Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 45
Page 1
Nomor Surat 092/MBR-SR/X/23
Nama Emiten PT Mulia Boga Raya Tbk
Kode Emiten KEJU
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Mulia Boga Raya Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Mulia Boga Raya Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Mulia Boga Raya Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas KEJU Entity code
Nomor identifikasi entitas AA935 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor D. Consumer Non-Cyclicals Sector
Subsektor D2. Food & Beverage Subsector
Industri D22. Processed Foods Industry
Subindustri D221. Dairy Products Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
97,894,246,180 131,685,970,327
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Other current financial
0 100,000,000,000
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
50,830,323,655 74,770,514,171
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
85,454,500,688 58,455,448,517
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
336,198,822 1,210,250,935
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
364,770,927 834,948,594
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 328,462,709,655 268,394,685,832 Current inventories
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
9,680,676,127 5,742,162,869
lainnya assets
Jumlah aset lancar 573,023,426,054 641,093,981,245 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 14,449,458,765 11,038,675,456 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
189,495,822,945 200,543,193,693
equipment
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
945,020,246 945,020,246
pajak tidak lancar refund
Aset tidak lancar Other non-current
3,046,054,051 6,479,488,349
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 207,936,356,007 219,006,377,744 Total non-current assets
Jumlah aset 780,959,782,061 860,100,358,989 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
40,639,950,030 76,685,125,443
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
4,136,042,468 12,059,177,768
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
397,823,904 1,127,769,878
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
6,407,528,188 927,394,739
pendek pihak third parties
ketiga
Liabilitas keuangan Other current financial
Page 5
jangka pendek lainnya 10,236,036,296 8,508,492,473 liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
63,067,851,959 50,660,232,701
pendek expenses
Utang pajak 9,707,409,546 3,926,431,538 Taxes payable
Jumlah liabilitas Total current
134,592,642,391 153,894,624,540
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 3,226,868,884 337,692,398 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
139,152,247
jangka panjang lainnya financial liabilities
Liabilitas Other non-current
non-keuangan jangka 1,720,981,134 2,223,070,467 non-financial liabilities
panjang
Jumlah liabilitas Total non-current
4,947,850,018 2,699,915,112
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 139,540,492,409 156,594,539,652 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 75,000,000,000 75,000,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
206,493,605,833 206,493,605,833
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 5,341,875,404 5,866,334,082 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 16,000,000,000 16,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 338,583,808,415 400,145,879,422 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
641,419,289,652 703,505,819,337
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 641,419,289,652 703,505,819,337 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
780,959,782,061 860,100,358,989
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
732,426,096,462 813,122,630,787
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 549,546,808,128 ) ( 555,105,285,732 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 182,879,288,334 258,017,345,055 Total gross profit
Beban penjualan ( 81,503,845,554 ) ( 77,137,663,394 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 40,579,030,053 ) ( 37,993,708,454 )
expenses
Pendapatan keuangan 5,720,021,053 6,048,588,969 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 945,631,574 ) ( 720,123,994 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 2,342,794,144 2,932,849,612 Other income
Beban lainnya ( 2,613,042,064 ) ( 5,096,422,685 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
65,300,554,286 146,050,865,109
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 14,362,625,293 ) ( 31,843,950,698 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
50,937,928,993 114,206,914,411
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 50,937,928,993 114,206,914,411 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 524,458,678 ) 239,129,941 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 524,458,678 ) 239,129,941 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 524,458,678 ) 239,129,941 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 50,413,470,315 114,446,044,352 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
50,937,928,993 114,206,914,411
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 50,413,470,315 114,446,044,352 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Page 7
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per dasar dari operasi yang 33.96 76.14 share from continuing dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa Tambahan modal disetor kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
75,000,000,000 206,493,605,833 5,866,334,082 16,000,000,000 400,145,879,422 703,505,819,337 703,505,819,337
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 75,000,000,000 206,493,605,833 5,866,334,082 16,000,000,000 400,145,879,422 703,505,819,337 703,505,819,337 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 50,937,928,993 50,937,928,993 50,937,928,993 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 524,458,678 ) ( 524,458,678 ) ( 524,458,678 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 112,500,000,000 ) ( 112,500,000,000 ) ( 112,500,000,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 75,000,000,000 206,493,605,833 5,341,875,404 16,000,000,000 338,583,808,415 641,419,289,652 641,419,289,652 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa Tambahan modal disetor kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
75,000,000,000 206,493,605,833 5,556,794,115 16,000,000,000 282,775,129,039 585,825,528,987 585,825,528,987
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 75,000,000,000 206,493,605,833 5,556,794,115 16,000,000,000 282,775,129,039 585,825,528,987 585,825,528,987 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 114,206,914,411 114,206,914,411 114,206,914,411 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 239,129,941 239,129,941 239,129,941 Other comprehensive income
Transaksi ekuitas lainnya 0 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 75,000,000,000 206,493,605,833 5,795,924,056 16,000,000,000 396,982,043,450 700,271,573,339 700,271,573,339 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
734,847,368,256 852,742,228,592
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 650,546,837,216 ) ( 655,574,462,552 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 85,276,195,301 ) ( 99,850,379,834 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 975,664,261 ) 97,317,386,206
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
5,720,021,053 5,731,127,886
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 791,920,503 ) ( 720,123,994 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 13,214,832,290 ) ( 49,342,795,975 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 9,262,396,001 ) 52,985,594,123
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 6,687,877,325 ) ( 64,638,754,652 ) purchase of property, plant
and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
1,594,340,243 4,430,626,681
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 3,689,234,843 ) ( 34,633,899,282 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,139,810,000 ) ( 1,301,067,225 )
aset takberwujud intangible assets
Penerimaan pembayaran Receipts from receivables
100,000,000,000
piutang dari pihak berelasi from related parties
Pembayaran pemberian Payments of receivables from
(0)
piutang kepada pihak berelasi related parties
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
90,077,418,075 ( 96,143,094,478 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 51,660,001,750 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 51,660,001,750 ) Payments of bank loans
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 112,500,000,000 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 2,106,746,221 ) ( 9,079,988,546 ) from financing activities
Page 11
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 114,606,746,221 ) ( 9,079,988,546 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 33,791,724,147 ) ( 52,237,488,901 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
131,685,970,327 159,541,793,979
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
0
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kenaikan (penurunan) kas dan Other increase (decrease) in
0
setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
97,894,246,180 107,304,305,078
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan Perusahaan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian diotorisasi oleh Dewan Direksi pada tanggal 27 Oktober 2023. Kebijakan akuntansi dan pelaporan statements
keuangan yang diterapkan oleh Perusahaan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (?PSAK?) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang ?Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik? yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (?OJK?).
Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika
dinyatakan lain. Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep harga perolehan dan menggunakan
dasar akrual kecuali untuk laporan arus kas. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode
langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam Rupiah (?Rp?), kecuali dinyatakan lain.
Kecuali dinyatakan dibawah ini, kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan
keuangan interim untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2023 yang telah sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia memerlukan penggunaan estimasi dan asumsi tertentu yang
signifikan. Penyusunan laporan keuangan juga mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang kompleks atau
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi, atau area dimana asumsi dan estimasi berdampak
signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan di Catatan 4.
Kas dan setara kas Pada laporan arus kas, kas dan bank termasuk kas dan kas di bank, yang tidak digunakan sebagai Cash and cash equivalents
jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya dan cerukan.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang dagangan atau Trade and other receivables
jasa dalam kegiatan usaha normal. Piutang lain-lain merupakan saldo piutang yang timbul dari
transaksi di luar kegiatan usaha biasa. Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas
penurunan nilai. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang (atau
dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak,
piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. Perusahaan menerapkan pendekatan yang
disederhanakan PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan kerugian
seumur hidup untuk semua piutang usaha dan piutang lain-lain. Untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian, piutang usaha dan piutang lain-lain dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit
bersama dan piutang yang telah lewat jatuh tempo. Jumlah kerugian penurunan nilai diakui laba rugi.
Ketika piutang usaha yang mana cadangan penurunan nilainya telah diakui menjadi tidak dapat
Page 13
terkoleksi di periode selanjutnya, piutang tersebut dihapus-buku kan terhadap akun pencadangan nya.
Pemulihan kemudian atas jumlah yang sebelumnya dihapus-buku kan dikreditkan terhadap laba rugi.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi Inventories
bersih. Harga perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Harga
perolehan barang jadi dan pekerjaan dalam proses terdiri dari bahan baku, tenaga kerja langsung,
biaya langsung lainnya dan biaya overhead produksi (berdasarkan kapasitas normal operasi).
Persediaan tidak mencakup biaya pinjaman. Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan
dalam kegiatan usaha biasa, dikurangi beban penjualan bervariasi.
Aset tetap Aset tetap diakui sebesar harga perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan. Harga perolehan Fixed assets
termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan aset tersebut. Biaya
legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah, biaya-biaya
tersebut tidak didepresiasikan. Perusahaan menganalisis fakta dan keadaan untuk setiap jenis hak
atas tanah dalam menentukan perlakuan akuntansi untuk setiap hak atas tanah tersebut sehingga
dapat secara akurat mewakili peristiwa atau transaksi ekonomi yang mendasarinya. Jika hak atas
tanah tidak mengalihkan pengendalian atas tanah kepada Perusahaan, tetapi memberikan hak untuk
menggunakan tanah, Perusahaan menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai
sewa berdasarkan PSAK 73 ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansial mengalihkan
pengendalian dan kepemilikan atas tanah yang dibeli, Perusahaan menerapkan PSAK 16 ?Aset
tetap?. Aset tetap didepresiasi menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat
aset tetap dengan tahun sebagai berikut: Bangunan dan prasarana 10 - 20 Mesin dan peralatan 4 - 8
Perlengkapan gudang dan kantor 4 - 8 Kendaraan 4 - 8 Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, pada setiap akhir periode pelaporan. Biaya setelah
perolehan awal diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai aset yang terpisah hanya
apabila kemungkinan besar Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan
berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Jumlah tercatat
komponen yang diganti tidak lagi diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
laporan laba rugi di tahun dimana biaya-biaya tersebut terjadi. Akumulasi biaya atas konstruksi dan
pemasangan bangunan dan prasarana, mesin dan peralatan dikapitalisasi sebagai ?Konstruksi dalam
penyelesaian?. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi dan/atau
pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk digunakan
sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen. Nilai tercatat aset diturunkan sebesar jumlah yang
dapat dipulihkan jika nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi jumlah yang dapat dipulihkan.
Keuntungan atau kerugian bersih atas pelepasan aset tetap ditentukan dengan membandingkan hasil
yang diterima dengan nilai tercatat dan diakui pada ?penghasilan lainnya atau beban lainnya? dalam
laporan laba rugi.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya, termasuk aset takberwujud, ditelaah untuk untuk mengetahui Impairment of non-financial assets
apakah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat
penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh
kembali dari aset tersebut. Nilai yang dapat diperoleh kembali atas sebuah aset adalah nilai yang lebih
tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Dalam rangka mengukur penurunan
nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah. Setiap tanggal
pelaporan, aset non keuangan, yang telah mengalami penurunan nilai ditelaah untuk menentukan
apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan nilai, maka langsung
diakui dalam laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang telah diakui
sebelumnya.
Page 14
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha Trade payables and other liabilities
biasa dari pemasok. Utang lain-lain merupakan saldo utang yang timbul dari transaksi di luar kegiatan
usaha biasa. Utang usaha dan utang lain-lain diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika
pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal
jika lebih panjang). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang. Utang usaha
dan utang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.
Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan menerapkan PSAK 72 yang membutuhkan pendapatan pengakuan untuk memenuhi 5 Revenue and expense recognition
langkah penilaian: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan
dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak untuk mentransfer barang atau jasa
yang berbeda kepada pelanggan. 3. Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan
yang diharapkan menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang
dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah
variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas
pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan
tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak. 4. Alokasikan harga transaksi untuk
setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa
berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual
berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin. 5. Mengakui
pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang
dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa
tersebut). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut: a) Pada waktu
tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau b) Sepanjang waktu
(biasanya untuk janji dalam memberikan jasa pada pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang
dipenuhi sepanjang waktu, Perusahaan memilih ukuran kemajuan yang sesuai untuk menentukan
jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi. Perusahaan mengakui
pendapatan dari penjualan barang pada saat pengendalian atas barang telah dialihkan dan diserahkan
kepada pelanggan, pelanggan memiliki kebijaksanaan penuh atas saluran dan harga jual produk, dan
tidak ada kewajiban yang tidak terpenuhi yang dapat memengaruhi penerimaan pelanggan atas produk
tersebut. berpindah kepada pelanggan Pengiriman terjadi ketika produk telah dikirim ke lokasi tertentu,
risiko keusangan dan kerugian telah dialihkan ke penjual pelanggan. Pendapatan dari penjualan ini
diakui berdasarkan harga, diskon dan setelah dikurangi pajak pertambahan nilai yang ditentukan
dalam faktur, setelah dikurangi dengan estimasi insentif penjualan, diskon volume dan biaya
pemasaran dan promosi lainnya. Beban diakui ketika terjadinya dengan menggunakan dasar akrual.
Penjabaran mata uang asing Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan diukur menggunakan mata uang yang sesuai Foreign currency translation
dengan lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata uang
fungsional Perusahaan adalah Rupiah. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam
Rupiah, kecuali dinyatakan lain. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang
Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah
menggunakan kurs penutup. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian
transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing secara umum diakui di dalam laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang
berhubungan dengan pinjaman, serta kas dan setara kas disajikan pada laporan laba rugi sebagai
?keuntungan/(kerugian) lain-lain?. Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs tengah yang
diterbitkan Bank Indonesia, adalah sebagai berikut (dalam satuan Rupiah): 30/09/2023 Dollar Amerika
serikat (?USD?) 15.526 Euro 16.404 31/12/2022 Dollar Amerika serikat (?USD?) 15.731 Euro 16.713
Page 15
Transaksi dengan pihak berelasi Transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang dilakukan oleh Perusahaan sesuai dengan yang Transactions with related parties
ditentukan dalam PSAK 7, ?Pengungkapan pihak-pihak berelasi?. Seluruh transaksi dan saldo yang
material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali Income taxes
jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain
atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan
komprehensif lain atau ekuitas. Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang
berlaku atau yang secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan. Manajemen secara periodik
mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (?SPT?) sehubungan dengan
situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Pajak
penghasilan tangguhan diakui sepenuhnya, dengan menggunakan metode liabilitas untuk semua
perbedaan temporer yang berasal dari selisih antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan
nilai tercatatnya pada laporan keuangan. Namun, liabilitas pajak penghasilan tangguhan tidak diakui
jika berasal dari pengakuan awal goodwill. Pajak penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika
pajak penghasilan tangguhan tersebut timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas
dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis yang pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba
akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak. Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang sudah diberlakukan atau secara substantif berlaku pada akhir periode
pelaporan dan diekspektasi akan digunakan ketika aset pajak tangguhan yang berhubungan direalisasi
atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan. Aset pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan
jumlah penghasilan kena pajak di masa depan akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan
temporer yang masih dapat dimanfaatkan. Liabilitas pajak tangguhan tidak diakui untuk perbedaan
temporer antara nilai tercatat dan dasar pengenaan pajak dari investasi pada operasi asing ketika
perusahaan bisa mengontrol periode pengembalian dari perbedaan temporer dan ada kemungkinan
bahwa perbedaan itu tidak akan dibalik di masa depan yang dapat diperkirakan. Aset dan liabilitas
pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas
pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama. Aset pajak kini dan
liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus dan adanya niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara
neto atau untuk merealisasikan dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Pinjaman Pinjaman diakui pada awalnya sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya transaksi yang terjadi. Borrowings
Pinjaman kemudian dicatat sebesar biaya perolehan yang diamortisasi; selisih antara hasil perolehan
(dikurangi dengan biaya transaksi) dan nilai penarikan diakui dalam laba rugi selama periode pinjaman
dengan menggunakan metode EIR. Biaya yang dibayarkan untuk pembukaan fasilitas pinjaman diakui
sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan
ditarik. Dalam hal ini, biaya tersebut ditangguhkan sampai penarikan terjadi. Sejauh tidak ada bukti
bahwa ada kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya tersebut dikapitalisasi
sebagai pembayaran di muka untuk layanan likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang
terkait. Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Perusahaan memiliki hak
tanpa syarat untuk menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Page 16
Provisi Akrual dan provisi diakui apabila Perusahaan mempunyai kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun Provisions
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya dan kewajiban tersebut diestimasi dengan andal.
Akrual dan provisi tidak diakui untuk kerugian operasi di masa mendatang. Akrual dan provisi diukur
sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk
menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas
nilai waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya
waktu diakui sebagai beban bunga.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang pada karyawan. Employee benefits
Imbalan pascakerja Perusahaan memiliki program imbalan pasti dibawah Dana Pensiun Lembaga
Keuangan (?DPLK?) Allianz. Perusahaan diharuskan menyediakan imbalan pensiun minimum yang
diatur dalam undang-undang, yang merupakan liabilitas imbalan pasti. Jika imbalan pensiun sesuai
dengan undang-undang lebih besar dari program pensiun yang ada, selisih tersebut diakui sebagai
bagian dari liabilitas imbalan pensiun. Kewajiban imbalan kerja adalah nilai kini dari kewajiban imbalan
pasti pada saat akhir periode pelaporan dikurangi dengan nilai wajar aset program. Kewajiban imbalan
pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit
credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas keluar yang
diestimasi dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah (dikarenakan saat ini tidak ada
pasar aktif untuk obligasi perusahaan berkualitas tinggi) pada tanggal pelaporan yang didenominasikan
dalam mata uang Rupiah, dimana imbalan tersebut akan dibayarkan dan memiliki waktu jatuh tempo
mendekati jangka waktu kewajiban pensiun. Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian
pengalaman dan perubahan asumsi-asumsi aktuari langsung diakui pada pendapatan komprehensif
lain. Akumulasi pengukuran diakui di penghasilan komprehensif lain. Biaya jasa lalu yang timbul dari
amandemen program atau kurtailmen diakui sebagai beban pada laba rugi pada saat terjadinya.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Earnings per share
induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada efek yang berpotensi menjadi
saham biasa. Oleh karena itu, laba per saham dilusian sama dengan laba per saham dasar.
Dividen Distribusi dividen kepada pemilik Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan keuangan Dividends
Perusahaan pada periode dimana dividen telah disetujui oleh pemegang saham entitas dalam Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan.
Pelaporan segmen Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan Segment reporting
kepada pengambil keputusan operasi utama. Pengambil keputusan operasi utama, yang bertanggung
jawab mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi, telah diidentifikasi sebagai
komite pengarah yang mengambil keputusan strategis.
Penerapan standar akutansi baru Penerapan dari amendemen standar relevan berikut yang berlaku efektif pada tahun 2022 tidak The implementation of new statements of
menimbulkan perubahan substansial atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki accounting standards
Page 17
pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya
adalah sebagai berikut: ? Penyesuaian tahunan PSAK 71 ?Instrumen Keuangan? ? Penyesuaian
tahunan PSAK 73 ?Sewa? ? Amandemen PSAK 57 ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset
Kontinjensi? (Kontrak memberatkan ? biaya memenuhi kontrak) Siaran Pers mengenai
?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa? yang diterbitkan pada bulan April 2022 Pada bulan April
2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK IAI?) mengeluarkan
siaran pers mengenai ?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa? sebagai bahan penjelasan
terhadap persyaratan yang relevan dari PSAK 24, ?Imbalan kerja?, yang secara khusus menjelaskan
cara mengatribusikan imbalan pensiun pada periode jasa program pensiun dengan pola tertentu
berdasarkan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Setiap perubahan kewajiban imbalan
pascakerja setelah penerapan atribusi imbalan sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers ini dianggap
sebagai perubahan kebijakan akuntansi. Berdasarkan siaran pers, setiap perusahaan perlu menilai
waktu yang wajar untuk mengubah kebijakan akuntansinya terkait hal ini, yang dampaknya harus
diperhitungkan secara retrospektif pada saldo awal periode komparatif paling awal, jika material.
Perusahaan telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan telah melakukan perikatan dengan
aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan kebijakan akuntansi ini sejak awal
periode komparatif yang disajikan. Perubahan pada PSAK yang akan berlaku efektif pada tahun 2023
Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut: ? Amendemen
PSAK 1 ?Penyajian laporan keuangan? (Klasifikasi liabilitas jangka pendek atau panjang) ?
Amendemen PSAK 16 ?Aset tetap? (Hasil sebelum penggunaan yang diintensikan) ? Amendemen
PSAK 25 ?Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan? (Definisi estimasi
akuntansi) ? Amendemen PSAK 46 ?Pajak penghasilan? (Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal) Pada saat tanggal otorisasi laporan keuangan interim, Perusahaan
sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amandemen
tersebut pada laporan keuangan.
Penentuan nilai wajar Untuk instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar pada tanggal posisi keuangan, pengukuran Determination of fair value
nilai wajarnya diungkapkan dengan tingkatan hirarki pengukuran nilai wajar sebagai berikut: a) Harga
kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (?harga yang
tersedia di pasar yang aktif?) ? Tingkat 1. b) Input selain harga kuotasian dalam pasar aktif yang dapat
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau secara tidak langsung (?transaksi
pasar yang dapat diobservasi?) ? Tingkat 2. Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga
pasar, estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain
yang substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang didiskonto dengan tingkat suku
bunga pasar yang relevan. c) Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan pada data pasar
yang dapat diobservasi (?transaksi pasar yang tidak dapat diobservasi?) ? Tingkat 3. Pengungkapan
nilai wajar dari aset keuangan yang diukur dengan hirarki nilai wajar Tingkat 3 menggunakan teknik
analisis arus kas yang didiskonto berdasarkan tingkat suku bunga kredit ritel pada akhir tahun,
sementara untuk liabilitas keuangan, digunakan tingkat suku bunga efektif terakhir yang berlaku untuk
utang jangka panjang. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan jangka pendek mendekati nilai
tercatatnya, karena dampak dari diskonto tidak signifikan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan diukur menggunakan mata uang yang sesuai Foreign currency transactions and balances
dengan lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata uang
fungsional Perusahaan adalah Rupiah. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam
Rupiah, kecuali dinyatakan lain. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang
Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah
Page 18
menggunakan kurs penutup. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian
transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing secara umum diakui di dalam laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang
berhubungan dengan pinjaman, serta kas dan setara kas disajikan pada laporan laba rugi sebagai
?keuntungan/(kerugian) lain-lain?. Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs tengah yang
diterbitkan Bank Indonesia, adalah sebagai berikut (dalam satuan Rupiah): 30/09/2023 Dollar Amerika
serikat (?USD?) 15.526 Euro 16.404 31/12/2022 Dollar Amerika serikat (?USD?) 15.731 Euro 16.713
Aset hak guna Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan yang terdiri dari jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, Right of use assets
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang
diterima, biaya langsung awal, dan biaya restorasi. Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan
metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat
aset hak-guna atau akhir masa sewa. Jika Perusahaan cukup yakin untuk melaksanakan opsi
pembelian, aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset yang mendasarinya.
Modal saham Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Biaya tambahan yang secara langsung dapat Share capital
diatribusikan kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang
penerimaan, setelah dikurangi pajak.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan liabilitas Financial instruments
keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain. (i) Aset keuangan Perusahaan
mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran berikut: 1. Aset keuangan pada
biaya perolehan diamortisasi 2. Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi 3. Aset keuangan
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain Pada tanggal 30 September 2023, Perusahaan
hanya memiliki aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, yang terutama terdiri
dari kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain dan pinjaman kepada pihak berelasi. Pada
pengakuan awal, Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya dan termasuk biaya
transaksi. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diukur menggunakan metode
Effective Interest Rate (?EIR?) dikurangi dengan penurunan nilai. Keuntungan atau kerugian dari aset
keuangan yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan bukan merupakan bagian
dari hubungan lindung nilai diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset tersebut dihentikan
pengakuannya atau mengalami penurunan nilai. Pendapatan bunga dari aset keuangan tersebut
dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan dengan menggunakan metode EIR. (ii) Liabilitas
keuangan Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai berikut: liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi dan liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Pada tanggal 30 September 2023, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan yang diukur sebesar
biaya perolehan diamortisasi, yang terutama terdiri dari utang usaha, uang muka pelanggan, akrual,
dan liabilitas sewa. Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi,
Perusahaan mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode bunga efektif. Liabilitas keuangan tidak diakui ketika liabilitas keuangan telah
dilepaskan atau dibatalkan. (iii) Saling hapus dari instrumen keuangan Aset dan liabilitas keuangan
disalinghapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan
adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
Page 19
liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat
dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar dalam
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.
Penerapan standar akuntansi baru Penerapan dari amendemen standar relevan berikut yang berlaku efektif pada tahun 2022 tidak Adoption of new accounting standards
menimbulkan perubahan substansial atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki
pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya
adalah sebagai berikut: ? Penyesuaian tahunan PSAK 71 ?Instrumen Keuangan? ? Penyesuaian
tahunan PSAK 73 ?Sewa? ? Amandemen PSAK 57 ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset
Kontinjensi? (Kontrak memberatkan ? biaya memenuhi kontrak) Siaran Pers mengenai
?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa? yang diterbitkan pada bulan April 2022 Pada bulan April
2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK IAI?) mengeluarkan
siaran pers mengenai ?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa? sebagai bahan penjelasan
terhadap persyaratan yang relevan dari PSAK 24, ?Imbalan kerja?, yang secara khusus menjelaskan
cara mengatribusikan imbalan pensiun pada periode jasa program pensiun dengan pola tertentu
berdasarkan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Setiap perubahan kewajiban imbalan
pascakerja setelah penerapan atribusi imbalan sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers ini dianggap
sebagai perubahan kebijakan akuntansi. Berdasarkan siaran pers, setiap perusahaan perlu menilai
waktu yang wajar untuk mengubah kebijakan akuntansinya terkait hal ini, yang dampaknya harus
diperhitungkan secara retrospektif pada saldo awal periode komparatif paling awal, jika material.
Perusahaan telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan telah melakukan perikatan dengan
aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan kebijakan akuntansi ini sejak awal
periode komparatif yang disajikan. Perubahan pada PSAK yang akan berlaku efektif pada tahun 2023
Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut: ? Amendemen
PSAK 1 ?Penyajian laporan keuangan? (Klasifikasi liabilitas jangka pendek atau panjang) ?
Amendemen PSAK 16 ?Aset tetap? (Hasil sebelum penggunaan yang diintensikan) ? Amendemen
PSAK 25 ?Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan? (Definisi estimasi
akuntansi) ? Amendemen PSAK 46 ?Pajak penghasilan? (Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal) Pada saat tanggal otorisasi laporan keuangan interim, Perusahaan
sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amandemen
tersebut pada laporan keuangan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut: ? Amendemen effective
PSAK 1 ?Penyajian laporan keuangan? (Klasifikasi liabilitas jangka pendek atau panjang) ?
Amendemen PSAK 16 ?Aset tetap? (Hasil sebelum penggunaan yang diintensikan) ? Amendemen
PSAK 25 ?Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan? (Definisi estimasi
akuntansi) ? Amendemen PSAK 46 ?Pajak penghasilan? (Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal) Pada saat tanggal otorisasi laporan keuangan interim, Perusahaan
sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amandemen
tersebut pada laporan keuangan.
Page 20
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 32,575,279,195 32,575,279,195 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 69,842,122,686 911,785,280 615,748,401 71,369,656,367 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 224,893,143,837 2,224,911,702 ( 423,136,800 ) 5,916,588,579 232,611,507,318 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 27,297,549,442 2,948,860,547 ( 1,036,667,870 ) 1,711,878,773 30,921,620,892 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
13,242,498,154 631,056,870 ( 2,376,485,227 ) 907,181,818 12,404,251,615
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 367,850,593,314 6,716,614,399 ( 3,836,289,897 ) 9,151,397,571 379,882,315,387 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
2,729,176,889 2,729,176,889
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
640,181,818 ( 640,181,818 ) 0
aset hak guna use assets
Aset hak guna 3,369,358,707 ( 640,181,818 ) 2,729,176,889 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0 565,873,401 ( 565,873,401 ) 0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 1,494,675,733 6,450,666,619 ( 7,945,342,352 ) 0 equipment, assets
under construction
Aset dalam Assets under
1,494,675,733 7,016,540,020 ( 8,511,215,753 ) 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
372,714,627,754 13,733,154,419 ( 3,836,289,897 ) 0 382,611,492,276
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 16,327,757,092 3,974,468,545 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Page 21
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 123,938,525,525 16,317,593,064 ( 423,136,800 ) ( 1,687,771,460 ) 138,145,210,329 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 22,647,376,579 1,599,193,158 ( 1,015,979,849 ) 1,687,771,460 24,918,361,348 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
7,537,720,171 731,358,503 ( 1,243,134,451 ) 345,818,867 7,371,763,090
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 170,451,379,367 22,622,613,270 ( 2,682,251,100 ) 345,818,867 190,737,560,404 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
1,407,686,162 970,422,765 2,378,108,927
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
312,368,532 33,450,335 ( 345,818,867 ) 0
aset hak guna use assets
Aset hak guna 1,720,054,694 1,003,873,100 ( 345,818,867 ) 2,378,108,927 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
172,171,434,061 23,626,486,370 ( 2,682,251,100 ) 193,115,669,331
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
200,543,193,693 189,495,822,945
equipment
Page 22
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
33,436,525,429 ( 861,246,234 ) 32,575,279,195
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 32,516,400,625 1,333,065,956 ( 2,317,652,285 ) 38,310,308,390 69,842,122,686 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 159,180,981,276 17,244,870,417 ( 809,194,325 ) 49,276,486,469 224,893,143,837 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 26,154,267,032 1,808,883,260 ( 1,456,423,350 ) 790,822,500 27,297,549,442 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
14,895,972,973 283,000,000 ( 1,936,474,819 ) 13,242,498,154
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 266,184,147,335 20,669,819,633 ( 7,380,991,013 ) 88,377,617,359 367,850,593,314 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
17,173,515,917 435,435,792 ( 14,879,774,820 ) 2,729,176,889
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
640,181,818 640,181,818
aset hak guna use assets
Aset hak guna 17,813,697,735 435,435,792 ( 14,879,774,820 ) 3,369,358,707 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
3,100,714,620 35,275,793,770 ( 66,200,000 ) ( 38,310,308,390 ) 0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 50,786,162,202 ( 15,000,000 ) ( 49,276,486,469 ) 1,494,675,733 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
790,822,500 ( 790,822,500 ) 0
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
3,100,714,620 86,852,778,472 ( 81,200,000 ) ( 88,377,617,359 ) 1,494,675,733
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
287,098,559,690 107,958,033,897 ( 22,341,965,833 ) 372,714,627,754
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
Page 23
fasilitasnya, dimiliki 13,882,646,809 3,641,333,072 ( 1,196,222,789 ) 16,327,757,092 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 106,743,700,720 18,004,019,130 ( 809,194,325 ) 123,938,525,525 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 22,194,566,280 1,909,233,649 ( 1,456,423,350 ) 22,647,376,579 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
7,175,238,227 1,279,968,848 ( 917,486,904 ) 7,537,720,171
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 149,996,152,036 24,834,554,699 ( 4,379,327,368 ) 170,451,379,367 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
7,924,531,760 7,334,566,011 ( 13,851,411,609 ) 1,407,686,162
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
233,399,604 78,968,928 312,368,532
aset hak guna use assets
Aset hak guna 8,157,931,364 7,413,534,939 ( 13,851,411,609 ) 1,720,054,694 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
158,154,083,400 32,248,089,638 ( 18,230,738,977 ) 172,171,434,061
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
128,944,476,290 200,543,193,693
equipment
Page 24
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Tanah dimiliki berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan dan Hak Guna Usaha dengan masa berlaku Disclosure of notes for property, plant and
yang akan berakhir antara tahun 2025 sampai 2043. Hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui. Pada equipment
tanggal 30 September 2023, harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih
digunakan adalah sebesar Rp 83.948.650.064 (2022: Rp 76.651.580.651). Pada tanggal 30
September 2023, tidak ada aset tetap tertentu yang dijaminkan untuk pinjaman dan liabilitas sewa.
Pada tanggal 30 September 2023, aset tetap tertentu yang dimiliki oleh Perusahaan telah
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp
151.872.984.047 (2022: Rp 150.000.000.000), yang menurut pendapat manajemen cukup untuk
menutup kerugian yang mungkin timbul. Berdasarkan reviu atas aset tetap pada akhir tahun,
manajemen berkeyakinan bahwa tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai aset tetap.
Page 25
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Sinarniaga Related party 1
392,672,256,151 301,702,494,872
Sejahtera
Pihak berelasi 2 PT Garudafood Related party 2
Putra Putri Jaya 798,058
Tbk
Pihak berelasi 3 Goldenbird Pacific Related party 3
787,895,730
Trading Pte., Ltd.
Pihak berelasi 393,460,949,939 301,702,494,872 Related parties
Pihak ketiga 1 Pelanggan pihak Third party 1
338,965,146,523 511,420,135,915
ketiga lainnya
Pihak ketiga 338,965,146,523 511,420,135,915 Third parties
Tipe pihak 732,426,096,462 813,122,630,787 Type of parties
Page 26
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Perusahaan mengakui pendapatan dari penjualan barang pada saat pengendalian atas barang telah Disclosure of notes for revenue
dialihkan dan diserahkan kepada pelanggan, pelanggan memiliki kebijaksanaan penuh atas saluran
dan harga jual produk, dan tidak ada kewajiban yang tidak terpenuhi yang dapat memengaruhi
penerimaan pelanggan atas produk tersebut. berpindah kepada pelanggan Pengiriman terjadi ketika
produk telah dikirim ke lokasi tertentu, risiko keusangan dan kerugian telah dialihkan ke penjual
pelanggan. Pendapatan dari penjualan ini diakui berdasarkan harga, diskon dan setelah dikurangi
pajak pertambahan nilai yang ditentukan dalam faktur, setelah dikurangi dengan estimasi insentif
penjualan, diskon volume dan biaya pemasaran dan promosi lainnya.
Page 27
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Sinarniaga Party 1
392,672,256,151 301,702,494,872
Sejahtera
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 392,672,256,151 301,702,494,872 more than 10%
10%
Page 28
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 50,864,121,539 74,806,237,279 IDR Third party
USD 1,925,224 USD
Mata uang 50,866,046,763 ( 35,723,108 ) 50,830,323,655 74,806,237,279 ( 35,723,108 ) 74,770,514,171 Currency
Pihak berelasi IDR 85,156,194,992 58,455,448,517 IDR Related party
USD 298,305,696 USD
Mata uang 85,454,500,688 (0) 85,454,500,688 58,455,448,517 (0) 58,455,448,517 Currency
Page 29
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
133,254,798,216 128,654,987,931
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 2,998,839,284 4,606,697,865 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 621,040 31 - 60 days
61 - 90 hari 66,288,911 61 - 90 days
Umur 3,065,749,235 4,606,697,865 Aging
Jatuh tempo Umur 136,320,547,451 ( 35,723,108 ) 136,284,824,343 133,261,685,796 ( 35,723,108 ) 133,225,962,688 Aging Due status
Page 30
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Counterparty Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
name, trade impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Pihak ketiga Rank 1, Third party
50,866,046,763 74,806,237,279
lainnya counterparty
Rincian pihak List of
50,866,046,763 ( 35,723,108 ) 50,830,323,655 74,806,237,279 ( 35,723,108 ) 74,770,514,171
counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Sinarniaga Rank 1, Related party
85,156,194,992 58,455,448,517
Sejahtera counterparty
Pihak 2 Goldenbird Rank 2,
Pacific Trading 298,305,696 counterparty
Pte., Ltd.
Rincian pihak List of
85,454,500,688 (0) 85,454,500,688 58,455,448,517 (0) 58,455,448,517
counterparty
Page 31
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 35,723,108 84,684,147 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
35,723,108
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 84,684,147 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 35,723,108 35,723,108 trade receivables, ending
period
Page 32
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pada tanggal 30 September 2023, piutang usaha sebesar Rp 133.228.269.209 belum jatuh tempo dan Disclosure of notes for trade receivables
tidak mengalami penurunan nilai. Piutang ini akan jatuh tempo dalam waktu 30 hari. Pada tanggal 30
September 2023, piutang usaha sebesar Rp 3.056.555.134 yang telah lewat jatuh tempo namun tidak
mengalami penurunan nilai. Piutang tersebut berasal dari sejumlah pelanggan yang tidak memiliki
sejarah gagal bayar. Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan piutang ragu-ragu tersebut cukup
untuk menutupi kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha. Pada tanggal 30 September 2023 dan
31 Desember 2022, tidak ada piutang usaha yang dijaminkan untuk pinjaman.
Page 33
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Barang jadi 70,841,152,983 48,229,843,716 Finished goods
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
243,644,877,556 207,483,654,889
pembantu
Lainnya 13,976,679,116 13,589,107,658 Other inventories
Persediaan, kotor 328,462,709,655 269,302,606,263 Inventories, gross
Persediaan 328,462,709,655 268,394,685,832 Inventories
Persediaan lancar 328,462,709,655 268,394,685,832 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
907,920,431 119,306,987
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan ( 907,920,431 ) 788,613,444 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
0 907,920,431
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 34
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada persediaan yang dijaminkan Disclosure of notes for inventories
untuk pinjaman. Pada tanggal 30 September 2023, persediaan Perusahaan telah diasuransikan
terhadap risiko kebakaran dan gempa bumi dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 352.869.978.249
(2022: Rp 239.000.000.000), yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kerugian yang
mungkin timbul. Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan yang dibentuk masih cukup untuk
menutup kerugian penurunan nilai persediaan.
Page 35
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 34,958,292,228 55,189,409,396 IDR Third party
EUR 78,620,483 478,289,900 EUR
USD 5,603,037,319 21,017,426,147 USD
Mata uang 40,639,950,030 76,685,125,443 Currency
Page 36
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Pihak ketiga lainnya 40,639,950,030 76,685,125,443 Rank 1, counterparty Third party
Rincian pihak 40,639,950,030 76,685,125,443 List of counterparty
Page 37
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 38
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan bahan baku awal 218,561,356,031 136,887,724,784 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 520,559,726,693 560,468,203,137 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 254,151,255,701 234,591,114,285 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 484,969,827,023 462,764,813,636 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 32,352,508,700 34,421,496,958 Wages and direct labor
Depresiasi 19,330,681,595 20,774,606,370 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 7,242,775,646 3,939,686,688 Repairs and maintenance
Beban utilitas 10,356,906,546 9,825,394,747 Utilities expense
Biaya pabrikasi lainya 18,813,338,316 17,334,651,840 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 573,066,037,826 549,060,650,239 Total production cost
Harga pokok produksi 573,066,037,826 549,060,650,239 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 47,321,923,285 56,437,400,765 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 70,841,152,983 50,392,765,272 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
549,546,808,128 555,105,285,732
pendapatan
Page 39
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pembelian persediaan yang dilakukan dengan pemasok dengan jumlah pembelian akumulatif melebihi Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan 10% dari total penjualan yaitu sebagai berikut: 30/09/2023 Fonterra Limited 151.486.220.598 PT Kerry
Ingredients Indonesia 131.392.191.982 30/09/2022 Fonterra Limited 91.324.829.098 PT Kerry
Ingredients Indonesia 154.332.361.499
Page 40
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 41
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 42
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 43
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 44
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 45
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.