Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 48
Page 1
Nomor Surat 042/GWSA/X/2023
Nama Emiten PT Greenwood Sejahtera Tbk
Kode Emiten GWSA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT TRISAKTI PROPERTI SURABAYA 0 BELUM 1.516.922.539.629 PENUH IDR 99.99
MAKMUR DAN REAL BEROPERASI
PERSADA ESTAT
2 PT PROPERTI JAKARTA 2007 BEROPERASI 63.934.150.471 PENUH IDR 55.0
PRAKARSA DAN REAL
NUSA ESTAT
CEMERLANG
3 PT SENTRA PROPERTI JAKARTA 2014 BEROPERASI 123.024.527.920 PENUH IDR 70.75
GRAHA DAN REAL
KENCANA ESTAT
4 PT PROPERTI JAKARTA 2006 BEROPERASI 4.814.583.077.264 PENUH IDR 27.4
MANGGALA DAN REAL
GELORA ESTAT
PERKASA
5 PT PLUIT PROPERTI JAKARTA 2009 BEROPERASI 567.431.235.873 PENUH IDR 47.17
PROPERTIN DAN REAL
DO ESTAT
6 PT PROPERTI BANDUNG 2010 BEROPERASI 453.996.175.615 PENUH IDR 30.0
BRILLIANT DAN REAL
SAKTI ESTAT
PERSADA
7 PT ARAH PROPERTI JAKARTA 2011 BEROPERASI 747.341.614.870 PENUH IDR 40.0
SEJAHTERA DAN REAL
ABADI ESTAT
8 PT CITRA PROPERTI JAKARTA 2006 BEROPERASI 158.264.273.586 PENUH IDR 23.0
GEMILANG DAN REAL
NUSANTARA ESTAT
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Greenwood Sejahtera Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Greenwood Sejahtera Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Greenwood Sejahtera Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas GWSA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA603 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E5. Consumer Services Subsector
Industri E51. Tourism & Recreation Industry
Subindustri E512. Hotels, Resorts & Cruise Subindustry
Lines
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Type of listed securities
Bond
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
165,032,978,613 78,805,683,622
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
1,623,910,771 784,010,772
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
867,286,725 1,189,939,787
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
0 73,125,000
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Aset real estat lancar Current real estate
1,343,115,162,233 1,293,801,829,024
assets
Persediaan lancar Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
6,723,085,590 6,311,281,536
lancar
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
75,479,919,242 71,352,736,833
lancar
Jumlah aset lancar 1,592,842,343,174 1,452,318,606,574 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 1,171,415,327 1,150,516,665 funds
lancar
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya receivables
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya pihak ketiga 2,948,638,168 2,948,638,168 receivables third
parties
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
3,544,906,650,380 3,598,448,227,343
asosiasi associates
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
2,500,000,000 2,500,000,000
lancar atas investasi on investments
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
185,040,000 184,320,000
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 246,982,256 246,982,256 Deferred tax assets
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
Aset real estat tidak Non-current real estate
293,622,897,287 293,430,247,663
lancar assets
Properti investasi 2,231,979,667,738 2,225,177,645,131 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
159,666,724,681 169,288,498,780
equipment
Goodwill 39,854,275,909 39,854,275,909 Goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
Page 5
non-keuangan lainnya 1,440,644,651 2,857,578,037 non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 6,278,522,936,397 6,336,086,929,952 Total non-current assets
Jumlah aset 7,871,365,279,571 7,788,405,536,526 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
0 4,328,742,940
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
13,754,301,658 10,476,307,544
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
0 0
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
2,933,063,253 2,712,435,042
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
1,576,039,860 1,566,270,118
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
20,197,215,152 6,801,881,481
pendek expenses
Utang pajak 1,373,090,305 1,998,857,492 Taxes payable
Uang jaminan jangka Current deposits
562,939,870 699,910,064
pendek
Pendapatan diterima Current unearned
4,031,521,993 5,377,742,813
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 7,350,000,000 60,886,869,888
tahun atas utang
bank
Jumlah liabilitas Total current
51,778,172,091 94,849,017,382
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
21,233,832,200 19,393,832,200
jangka panjang related parties
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 533,318,229,397 472,384,486,902 loans
bank
Pendapatan diterima Non-current unearned
2,863,799,365 2,536,053,252
dimuka jangka panjang revenue
Uang jaminan jangka Non-current deposits
2,532,973,103 2,853,633,244
panjang
Uang muka Non-current
pelanggan jangka advances from
Page 6
panjang customers
Uang muka Non-current
pelanggan jangka advances from
167,599,643,328 162,496,211,864
panjang pihak customers third
ketiga parties
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 8,169,514,104 7,280,698,441 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
735,717,991,497 666,944,915,903
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 787,496,163,588 761,793,933,285 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 780,076,000,000 780,076,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
222,442,743,783 222,442,743,783
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 6,894,672,948 6,883,466,322 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas 411,856,000 411,856,000 Changes of Equity in
Entitas Anak/Asosiasi Subsidiary/Associates
Komponen ekuitas Other components of
0
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 55,000,000,000 50,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 5,959,535,771,549 5,907,349,961,901 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
7,024,361,044,280 6,967,164,028,006
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
59,508,071,703 59,447,575,235
non-pengendali
Jumlah ekuitas 7,083,869,115,983 7,026,611,603,241 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
7,871,365,279,571 7,788,405,536,526
ekuitas
Page 7
[2311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
41,704,092,474 43,661,610,310
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 20,861,897,930 ) ( 23,688,820,108 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 20,842,194,544 19,972,790,202 Total gross profit
Beban penjualan ( 1,883,210,915 ) ( 5,036,949,049 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 72,121,653,745 ) ( 56,757,897,052 )
expenses
Pendapatan keuangan 2,719,876,354 1,086,853,877 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 18,593,163,724 ) ( 8,673,210,214 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 154,489,845 ) 744,908,028
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan 130,499,247,488 115,504,247,661 associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Beban lainnya ( 604,228,082 ) ( 652,729,965 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 3,454,581,256 ) 87,584,061 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
57,249,990,819 66,275,597,549
pajak penghasilan
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
57,249,990,819 66,275,597,549
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 57,249,990,819 66,275,597,549 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 38,546,374 ( 34,867,087 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan ( 31,024,451 ) ( 30,948,395 ) that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 7,521,923 ( 65,815,482 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 7,521,923 ( 65,815,482 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 57,257,512,742 66,209,782,067 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
57,185,809,648 65,544,769,665
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Page 8
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 64,181,171 730,827,884 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 57,197,016,274 65,341,072,828 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 60,496,468 868,709,239 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 7.330799774380957 8.402356906891123 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor kembali program Perubahan Ekuitas ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti Entitas Anak/Asosiasi penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of Difference Due to Changes
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of of Equity in Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans Subsidiary/Associates
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 780,076,000,000 222,442,743,783 6,883,466,322 411,856,000 50,000,000,000 5,907,349,961,901 6,967,164,028,006 59,447,575,235 7,026,611,603,241 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 780,076,000,000 222,442,743,783 6,883,466,322 411,856,000 50,000,000,000 5,907,349,961,901 6,967,164,028,006 59,447,575,235 7,026,611,603,241 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 57,185,809,648 57,185,809,648 64,181,171 57,249,990,819 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 11,206,626 11,206,626 ( 3,684,703 ) 7,521,923 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 5,000,000,000 ( 5,000,000,000 ) 0 Allocation for general reserves
Posisi ekuitas, akhir periode 780,076,000,000 222,442,743,783 6,894,672,948 411,856,000 55,000,000,000 5,959,535,771,549 7,024,361,044,280 59,508,071,703 7,083,869,115,983 Equity position, end of the period
Page 10
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor kembali program Perubahan Ekuitas ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti Entitas Anak/Asosiasi penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of Difference Due to Changes
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of of Equity in Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans Subsidiary/Associates
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 780,076,000,000 222,442,743,783 6,245,068,290 411,856,000 45,000,000,000 5,881,253,237,615 6,935,428,905,688 59,818,760,270 6,995,247,665,958 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 780,076,000,000 222,442,743,783 6,245,068,290 411,856,000 45,000,000,000 5,881,253,237,615 6,935,428,905,688 59,818,760,270 6,995,247,665,958 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 65,544,769,665 65,544,769,665 730,827,884 66,275,597,549 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 203,696,837 ) ( 203,696,837 ) 137,881,355 ( 65,815,482 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 5,000,000,000 ( 5,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Posisi ekuitas, akhir periode 780,076,000,000 222,442,743,783 6,041,371,453 411,856,000 50,000,000,000 5,941,798,007,280 7,000,769,978,516 60,687,469,509 7,061,457,448,025 Equity position, end of the period
Page 11
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
44,331,964,748 37,277,780,746
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 106,232,145,091 ) ( 229,881,398,778 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 36,500,522,396 ) ( 35,599,905,325 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 98,400,702,739 ) ( 228,203,523,357 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
2,662,810,941 1,109,939,005
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
0 ( 1,332,229 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 95,737,891,798 ) ( 227,094,916,581 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 6,802,022,607 ) ( 17,218,938,194 )
properti investasi investment properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
(0) ( 86,241,182 )
aset tetap property and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
( 20,898,662 ) ( 19,681,944 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Penerimaan dividen dari Dividends received from
184,009,800,000 50,384,000,000
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
177,186,878,731 33,059,138,680
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 17,800,000,000 185,200,000,000 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 14,826,392,510 ) ( 5,108,959,098 ) Payments of bank loans
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
1,913,125,005 1,614,701,200
berelasi parties
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
4,886,732,495 181,705,742,102
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
86,335,719,428 ( 12,330,035,799 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
Page 12
awal periode 78,805,683,622 92,925,401,952 flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 108,424,437 ) ( 26,952,304 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
165,032,978,613 80,568,413,849
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis, Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian kecuali untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam statements
kebijakan akuntansi masing-masing akun terkait.Laporan keuangan konsolidasian disusun
berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian, dengan menggunakan konsep
biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam Catatan atas laporan keuangan konsolidasian
yang relevan. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung
dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata
uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang
merupakan mata uang fungsional Grup.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup. Kendali diperoleh bila Grup Principles of consolidation
terekspos atau memiliki hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal balik tersebut melalui kekuasaannya atas investee.
Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal
berikut ini: i. Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan
kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee, ii. Eksposur atau hak atas timbal balik hasil
variabel dari keterlibatannya dengan investee, daniii. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya
atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil. Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak
serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan
yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee, termasuk: i.
Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee, ii. Hak yang timbul atas
pengaturan kontraktual lain, dan iii. Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup. Grup menilai
kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas
entitas-entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada
saat Grup kehilangan pengendalian atas Grup. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas anak
yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal
Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.
Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik
entitas induk dan pada kepentingan non- pengendali (?KNP?), walaupun hal ini akan menyebabkan
saldo KNP yang defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan
entitas anak untuk diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup. Seluruh saldo akun, transaksi,
penghasilan dan beban antar Grup yang signifikan, dan laba atau rugi hasil transaksi dari intra Grup
yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi. Perubahan dalam bagian
kepemilikan entitas induk terhadap entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian,
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup
menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas
terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang
tersisa diakui pada nilai wajar.Transaksi perubahan nilai investasi pada Entitas Anak yang timbul dari
Page 14
penerbitan saham baru oleh Entitas Anak kepada Perusahaan dicatat pada akun ?Selisih transaksi
perubahan ekuitas Entitas Anak dan dampak transaksi dengan kepentingan non-pengendali? sebagai
bagian dari ?Ekuitas? pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, rekening giro bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu Cash and cash equivalents
tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, tidak dipergunakan sebagai jaminan dan
tidak dibatasi penggunaannya. Setara kas yang dijaminkan dan dibatasi penggunaannya dicatat
sebagai bagian dari akun ?Aset Lainnya? dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Persediaan Aset Real Estat Persediaan aset real estat terdiri dari bangunan apartemen dan perkantoran yang siap Inventories
dijual, tanah yang belum dikembangkan dan tanah yang sedang dikembangkan, dinyatakan sebesar
biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Tanah belum dikembangkan
merupakan tanah mentah yang belum dikembangkan dan dinyatakan sebesar biaya perolehan atau
nilai realisasi bersih mana yang lebih rendah. Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
meliputi biaya pra-perolehan dan perolehan tanah. Biaya perolehan akan dipindahkan ke tanah yang
sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai atau dipindahkan ke bangunan
yang sedang dikonstruksi pada saat tanah tersebut siap dibangun. Biaya perolehan tanah yang sedang
dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan ditambah dengan biaya
pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada aset pengembangan real
estat serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan akan dipindahkan ke bangunan yang
sedang dikonstruksi pada saat tanah tersebut selesai dikembangkan. Biaya perolehan bangunan yang
sedang dikonstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai dikembangkan ditambah
dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real
estat dan biaya pinjaman, serta dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada saat selesai dibangun
dan siap dijual. Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan
real estat adalah: ? Biaya praperolehan tanah; ? Biaya perolehan tanah; ? Biaya yang secara langsung
berhubungan dengan proyek; ? Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real
estat; dan ? Biaya pinjaman. Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek adalah: ? Biaya
praperolehan tanah atas tanah yang tidak berhasil diperoleh. ? Kelebihan biaya dari hasil yang
diperoleh atas pembangunan sarana umum yang dikomersialkan, yang dijual atau dialihkan,
sehubungan dengan penjualan unit. Grup tetap melakukan akumulasi biaya ke proyek pengembangan
walaupun realisasi pendapatan pada masa depan lebih rendah dari nilai tercatat proyek, atas
perbedaan yang terjadi Grup melakukan penyisihan secara periodik. Jumlah penyisihan tersebut akan
mengurangi nilai tercatat proyek dan dibebankan ke laba rugi berjalan. Biaya yang telah dikapitalisasi
ke proyek pengembangan real estat dialokasikan ke setiap unit real estat dengan metode identifikasi
khusus. Pengkajian atas estimasi dan alokasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan
sampai proyek selesai secara substansial. Jika terjadi perubahan mendasar Grup akan melakukan
revisi dan realokasi biaya. Beban yang diakui pada saat terjadinya adalah biaya yang tidak
berhubungan dengan proyek real estat. Persediaan Hotel Persediaan hotel merupakan perlengkapan
operasional dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih
rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan - bagian dari bangunan - atau keduanya) yang Investment property
dikuasai (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) yang digunakan untuk menghasilkan
sewa atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha
sehari-hari. Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat
Page 15
ekonomi masa depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan biaya
perolehan properti investasi dapat diukur dengan andal. Properti investasi pada awalnya diukur
sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembeliannya dan setiap pengeluaran yang dapat
diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya transaksi lain).
Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut. Setelah pengakuan awal, properti investasi
diukur dengan menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai
wajar diakui pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada
laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan penambahan dikapitalisasi. Pengalihan ke
properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak lain.
Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi
secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari
selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode
terjadinya penghentian atau pelepasan.
Aset tetap Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian, Fixed assets
biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
lokasi dan kondisi yang diperlukan. Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian aset
tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Setelah pengakuan awal,
Perusahaan menggunakan model biaya di mana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada). Seluruh biaya
pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi pada saat
terjadinya. Penyusutan, dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomi aset tetap yang bersangkutan sebagai
berikut: Tahun Bangunan 10 - 20 Perlengkapan kantor 4 - 8 Peralatan kantor 4 - 8 Kendaraan
Penyusutan diakui bahkan jika nilai wajar aset melebihi jumlah tercatatnya, sepanjang nilai residu aset
tidak melebihi jumlah tercatatnya. Nilai residu suatu aset dapat meningkat menjadi suatu jumlah yang
setara atau lebih besar daripada jumlah tercatatnya. Ketika hal tersebut terjadi, maka beban
penyusutan aset tersebut adalah nol, hingga nilai residu selanjutnya berkurang menjadi lebih rendah
daripada jumlah tercatatnya. Penyusutan tidak dihentikan meskipun aset tidak digunakan atau
dihentikan penggunaannya, kecuali telah habis disusutkan. Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan
metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan tersebut dicatat
sebagai perubahan estimasi akuntansi yang diakui secara prospektif. Bagian aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset
individual. Jika tidak mungkin untuk mengestimasi jumlah terpulihkan aset individual, maka Grup
menentukan nilai terpulihkan dari Unit Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup (aset dari UPK).
Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi
antara nilai wajarnya dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya. Jika nilai tercatat aset lebih
besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan nilai
tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi
Page 16
arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum
pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga transaksi pasar
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang
sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
berganda atau indikator nilai wajar lain yang tersedia. Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada
laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan
nilainya. Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak
ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas mengestimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk
aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini,
jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah
tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan,
seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode sebelumnya. Pembalikan
rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Setelah pembalikan tersebut diakui, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang nilai sisanya, dengan dasar yang
sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Penjualan Real Estat: Grup mengakui pendapatan dengan melakukan analisis transaksi melalui lima Revenue and expense recognition
langkah model pengakuan pendapatan sebagai berikut:i. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan,
dimana Group mencatat kontrak dengan pelanggan hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:?
Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak;? Grup dapat mengidentifikasi hak dari para
pihak terkait dan jangka waktu pembayaran atas barang atau jasa yang akan dialihkan;? Kontrak
memiliki substansi komersial; dan? Besar kemungkinan Grup akan menerima imbalan atas barang
atau jasa yang dialihkan;ii. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;iii. Menentukan
harga transaksi;iv. Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan; dan Mengakui
pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau sepanjang
waktu). Grup mengakui pendapatan dari penjualan real estat pada saat semua kondisi berikut
terpenuhi:? Grup telah mengalihkan risiko dan manfaat yang signifikan dari kepemilikan real estat
kepada pembeli;? Grup tidak lagi melanjutkan keterlibatan manajerial atau kendali efektif atas real
estat yang dijual;? Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;? Kemungkinan besar manfaat
ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Grup; dan? Biaya yang terjadi atau
yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan andal. Penjualan
biasanya diakui pada saat serah terima aset yang dibuktikan dengan surat serah terima. Pendapatan
dari penjualan rumah, rumah toko, apartemen, perkantoran dan bangunan sejenis lainnya beserta
tanah kavling diakui dengan metode akrual penuh (full accrual method) apabila seluruh kriteria berikut
ini terpenuhi:? proses penjualan telah selesai;? harga jual akan tertagih;? tagihan penjual tidak akan
bersifat subordinasi di masa yang akan datang terhadap pinjaman lain yang akan diperoleh pembeli;
dan? penjual telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui
suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau
terlibat secara signifikan dengan unit bangunan tersebut.? Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi
sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan andal. Apabila persyaratan tersebut di
atas tidak dapat dipenuhi, maka seluruh uang yang diterima dari pembeli diperlakukan sebagai uang
muka dan dicatat dengan metode deposit sampai seluruh persyaratan tersebut dipenuhi. Biaya-biaya
yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat meliputi biaya perolehan tanah sebelum
Page 17
akuisisi, biaya perolehan tanah dan biaya-biaya lain yang dapat diatribusikan pada aktivitas
pengembangan real estat. Biaya- biaya yang tidak secara jelas terkait dengan proyek real estat seperti
biaya umum dan administrasi diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Pendapatan Sewa
Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama
masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa
ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar garis lurus selama masa
sewa. Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima
dimuka dan akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang
berlaku. Pendapatan Hotel; Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat
jasa diberikan atau barang diberikan kepada pelanggan. Pendapatan Dividen; Pendapatan dividen dari
investasi diakui ketika hak pemegang saham untuk menerima pembayaran ditetapkan. Pendapatan
Bunga; Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok aset
keuangan dan tingkat bunga yang berlaku.
Transaksi dengan pihak berelasi Grup memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 7 Transactions with related parties
?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak
berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan i. Pajak Penghasilan KiniAset (liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari Income taxes
(atau dibayarkan kepada) otoritas perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan
perpajakan) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal laporan posisi
keuangan konsolidasian.Pajak kini diakui atas laba kena pajak dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut terkait
dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui pada penghasilan komprehensif lain ataupun
dibebankan secara langsung ke ekuitas).Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Grup diakui pada
saat Surat Ketetapan Pajak (SKP) diterima dan/atau, jika Grup mengajukan keberatan dan/atau
banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau banding tersebut telah ditetapkan. ii. Pajak
TangguhanPajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer
antara dasar pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tiap tanggal pelaporan. Liabilitas
pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui
atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, serta atas kredit pajak dan akumulasi rugi
fiskal yang belum digunakan sepanjang masih dapat dimanfaatkan. Jumlah tercatat aset pajak
tangguhan ditelaah setiap akhir tanggal pelaporan dan dikurangi ketika tidak terdapat kemungkinan
bahwa laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang memadai untuk memanfaatkan seluruh atau
sebagian aset pajak tangguhan tersebut.Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas
diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara substansial
telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.Untuk tujuan pengukuran
liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan untuk properti investasi yang diukur dengan
menggunakan model nilai wajar, nilai tercatat properti tersebut dianggap dipulihkan seluruhnya melalui
penjualan, kecuali praduga tersebut dibantah. Praduga tersebut dibantah ketika properti investasi
dapat disusutkan dan dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara
substansial seluruh manfaat ekonomi atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui
penjualan. Direksi Perusahaan mereviu portofolio properti investasi Grup dan menyimpulkan bahwa
tidak ada properti investasi Grup yang dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi
Page 18
secara substansial seluruh manfaat ekonomik atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan
melalui penjualan. Oleh karena itu, direksi telah menentukan bahwa praduga penjualan yang
ditetapkan dalam amandemen PSAK No. 46 tidak dibantah. Akibatnya, Grup tidak mengakui pajak
tangguhan atas perubahan nilai wajar properti investasi karena Grup tidak dikenakan pajak
penghasilan atas perubahan nilai wajar properti investasi.Jumlah tercatat aset pajak tangguhan
ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar
laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian
atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau
penghasilan dalam laba rugi periode, kecuali sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari transaksi
atau peristiwa di luar laba rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi atau yang timbul dari akuntansi awal
kombinasi bisnis. Dalam kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi
bisnis.Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini
dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena
pajak yang berbeda yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar
neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode
masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk
diselesaikan atau dipulihkan.iii. Pajak Pertambahan NilaiPendapatan, beban-beban dan aset-aset
diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (?PPN?) kecuali:? PPN yang muncul dari pembelian
aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari item beban-beban yang diterapkan; dan?
Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN. Jumlah PPN Neto yang terpulihkan
dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari piutang atau utang pada
laporan posisi keuangan konsolidasian. iv. Pajak Final Sesuai dengan peraturan perpajakan di
Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap dikenakan walaupun atas
transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang
diatur oleh PSAK 46: Pajak Penghasilan.
Pinjaman Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau Borrowings
pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap
untuk digunakan atau dijual, ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut, sampai dengan saat
selesainya aset secara substansial siap untuk digunakan atau dijual. Penghasilan investasi diperoleh
atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik belum digunakan untuk pengeluaran aset
kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang dikapitalisasi. Biaya pinjaman lainnya diakui dalam
laba rugi pada periode terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga dan biaya lainnya yang
ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang Provisions
akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah
liabilitas tersebut dibuat. Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk
mencerminkan estimasi kini terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang
mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Grup mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa Employee benefits
diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan
setelah jasa tersebut diberikan.Imbalan pascakerja Grup telah menerapkan PSAK No. 24 ?Imbalan
Page 19
Kerja?. Penyisihan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode ?Projected
Unit Credit?. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup telah menerapkan
Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) No. 11 Tahun 2020 dan peraturan penerapan terkaitnya PP 35
Tahun 2021 yang diterbitkan di bulan Februari 2021.Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan
kerugian aktuaria, segera diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan pengaruh
langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan komprehensif lain pada
periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya.Biaya jasa
lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara: i) Ketika program amandemen atau
kurtailmen terjadi; dan ii) Ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.
Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan
kerja. Grup mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun ?Beban Umum dan
Administrasi? pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:i) Biaya jasa
terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (curtailment)
tidak rutin; dan ii) Beban atau penghasilan bunga neto.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh
selama tahun berjalan.Sedangkan, laba per saham dilusian dihitung dan disajikan apabila Perusahaan
memiliki instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.
Pelaporan segmen Segmen operasi disajikan dengan cara yang serupa dengan pelaporan internal yang disampaikan oleh Segment reporting
para manajer segmen kepada pembuat keputusan operasional. Segmen operasi tersebut dikelola
secara independen oleh tiap-tiap manajer yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing
segmen operasi dalam lingkup wewenangnya. Sedangkan pembuat keputusan operasional adalah
pihak yang melakukan penelaahan terhadap laporan segmen di mana laporan tersebut akan
digunakan sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen. Informasi
yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan
penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap bidang usaha.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset bersih yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi.Ketika melakukan akuisisi atas sebuah
bisnis, Perusahaan mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas
keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi
terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara
bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada
pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang
dihasilkan dalam laba atau rugi.
Penentuan nilai wajar Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diakuisisi Determination of fair value
pada kombinasi bisnis. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas (?UPK?)
tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan (fair value less cost of disposal atau
?FVLCD?), dan piutang yang tidak dikenakan bunga pada nilai wajar. Nilai wajar adalah harga yang
akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar
Page 20
mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:i. Di pasar
utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau ii. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling
menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Pasar utama atau pasar yang paling
menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup. Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur
dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi
terbaiknya. Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non- keuangan memperhitungkan kemampuan
pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan
aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.Grup menggunakan teknik penilaian yang
sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan
memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan
masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable). Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya
diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar berdasarkan
level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara
keseluruhan sebagai berikut:i. Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset
atau liabilitas yang identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.ii. Level 2 - Teknik
penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau tidak langsung.iii.
Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
langsung atau tidak langsung. Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara
berulang, Grup menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan
melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori (berdasarkan level masukan (input) paling rendah
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode
pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) dengan Foreign currency transactions and balances
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing disajikan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs
tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul
dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi. Nilai tukar kurs mata uang asing ke dalam Rupiah yang
digunakan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: Dolar
Amerika Serikat sebesar 15.526 dan 15.731. Euro Eropa sebesar 16.404 dan 16.713.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan - bagian dari bangunan - atau keduanya) yang Investment properties
dikuasai (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) yang digunakan untuk menghasilkan
sewa atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha
sehari-hari.Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat
ekonomi masa depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan biaya
perolehan properti investasi dapat diukur dengan andal.Properti investasi pada awalnya diukur sebesar
biaya perolehan, meliputi harga harga pembeliannya dan setiap pengeluaran yang dapat diatribusikan
secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya transaksi lain). Biaya
transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.Setelah pengakuan awal, properti investasi diukur
dengan menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar
diakui pada laba rugi pada saat terjadinya.Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba
rugi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan penambahan dikapitalisasi.Pengalihan ke
properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
Page 21
dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak
lain.Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan
yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk
dijual.Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan
lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari
selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode
terjadinya penghentian atau pelepasan.
Goodwill Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih Goodwill
nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai
wajar aset bersih entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan laba rugi sebagai
keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen meninjau kembali
identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih.Setelah pengakuan
awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan
pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Perusahaan yang diharapkan akan
bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi
tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan
atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup memiliki pengaruh signifikan dalam bentuk kekuasaan Investment in associates
untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak
mengendalikan atau mengendalikan bersama kebijakan tersebut. Pengaruh signifikan tersebut
dianggap timbul ketika Grup memiliki, baik secara langsung maupun tidak langsung, lebih dari 20% hak
suara investee.Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas di mana
investasi pada awal diakui sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan
pasca perolehan dalam bagian Perusahaan atas aset neto investee setelah tanggal perolehan. Laba
atau rugi dan penghasilan komprehensif lain Grup mencakup bagiannya atas laba atau rugi dan
penghasilan komprehensif lain investee. Pada saat kehilangan pengaruh signifikan atas entitas
asosiasi Grup mengukur dan mengakui bagian investasi bersisa pada nilai wajar. Selisih antara nilai
tercatat entitas asosiasi dan nilai wajar investasi yang tersisa dan penerimaan dari pelepasan investasi
diakui pada laba rugi.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Modal saham Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 Share capital
berdasarkan laporan yang disusun oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, adalah
sebagai berikut:PT Prima Permata Sejahtera; jumlah saham 4.387.657.776, persentase kepemilikan
Page 22
56,25%. PT Kencana Graha Nusamandiri; jumlah saham 1.813.102.224, persentase kepemilikan
23,24%. Ang Andri Pribadi (Komisaris Utama); jumlah saham 969.000; persentase kepemilikan 0,01%.
Masyarakat Umum (Dibawah 5%); jumlah saham 1.599.031.000; persentase kepemilikan 20,50%.
Instrumen keuangan Aset Keuangan; Pengakuan dan Pengukuran Awal, Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam Financial instruments
kategori: (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, dan (c) aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi.Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, usaha, piutang
lain-lain, dan aset lainnya-deposito berjangka yang dijaminkan diklasifikasikan sebagai aset keuangan
yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Grup menggunakan 2
(dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu model bisnis Grup dalam mengelola aset
keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan (SPPI). Pengujian SPPI; Sebagai
langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk
mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI. Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal dan dapat berubah selama
umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon).Elemen
bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari
uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan
memperhatikan faktor- faktor yang relevan seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan
dan periode pada saat suku bunga ditetapkan.Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan
eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait
dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI atas jumlah saldo.
Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair Value through Profit Loss
(FVPL). Penilaian Model BisnisGrup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling
mencerminkan bagaimana Grup mengelola kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan
bisnisnya. Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada
tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat
diamati seperti: - Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personil manajemen kunci; - Risiko yang mempengaruhi
kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan, khususnya,
bagaimana cara risiko tersebut dikelola; -Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah
kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang
tertagih); - Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari
penilaian Grup. Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa
mempertimbangkan skenario ?worst case? atau ?stress case?. Jika arus kas setelah pengakuan awal
direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi
aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut
dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya.Aset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model
bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual
dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas
yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPI?) dari jumlah pokok terutang.Pada saat
pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai
wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan suku bunga efektif.Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dan diakui sebagai ?Pendapatan Keuangan?. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian
Page 23
penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui di dalam laporan
keuangan sebagai ?Kerugian penurunan nilai?.Penurunan Nilai Aset KeuanganGrup mengakui
penyisihan untuk kerugian kredit ekspektasian ("ECL") untuk seluruh instrumen utang yang tidak
dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. ECL didasarkan pada selisih antara arus kas kontraktual
yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diperkirakan akan diterima Grup,
didiskontokan dengan SBE awal. Arus kas ekspektasian akan mencakup arus kas dari penjualan
agunan atau perbaikan risiko kredit lain yang merupakan bagian dari persyaratan kontraktual.ECL
diakui dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang
signifikan sejak pengakuan awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa
gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit
yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian
dilakukan untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu
gagal bayar (ECL sepanjang umur).Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang
disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak menelusuri perubahan dalam
risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umur pada setiap
tanggal pelaporan. Grup telah menyusun matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit
historisnya, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik bagi debitur dan
lingkungan ekonomi.Liabilitas keuanganPengakuan dan pengukuran awalLiabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas
keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka
pada saat pengakuan awal.Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi
yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar
liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
langsung diakui dalam laba rugi.Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank, utang usaha, utang
lain-lain, biaya masih harus dibayar, uang jaminan penyewa dan utang pihak berelasi diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Pengukuran SelanjutnyaSetelah pengakuan
awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode SBE.Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari
pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui
dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi
SBE.Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas
perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE
dicatat sebagai ?Beban Keuangan? dalam laba rugi.Penghentian PengakuanSuatu liabilitas keuangan
dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain
dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau
modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan
pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan
tersebut diakui pada laba rugi.Reklasifikasi Instrumen KeuanganGrup diperkenankan untuk melakukan
reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset
keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas liabilitas
keuangan.Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan Grup
seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan
Page 24
adanya perubahan tersebut kepada pihak eksternal. Yang bukan merupakan perubahan model bisnis
adalah: (a) perubahan intensi berkaitan dengan aset keuangan tertentu (bahkan dalam situasi
perubahan signifikan dalam kondisi pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu untuk aset
keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari Grup dengan model bisnis
berbeda.Saling hapus instrumen keuanganAset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan
dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika Grup memiliki hak yang
dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui; dan
berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.Hak saling hapus harus ada pada saat ini daripada bersifat kontinjen atas
terjadinya suatu peristiwa di masa depan dan harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi
bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan, atau kebangkrutan.
Penerapan standar akuntansi baru Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan Adoption of new accounting standards
dengan pelaporan keuangan dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
2023 sebagai berikut:1 Januari 2023? Amandemen PSAK 1 - ?Penyajian Laporan Keuangan tentang
Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?.? Amendemen PSAK 16 ?Aset
Tetap? tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan.? Amendemen PSAK 25 ?Kebijakan
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi?; dan?
Amendemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
timbul dari Transaksi Tunggal?.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar, interpretasi, amandemen ataupun penyesuaian tersebut yang akan berlaku efektif untuk Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025 adalah sebagai berikut:1 Januari 2025? effective
PSAK No. 74, ?Kontrak Asuransi?.? Amandemen PSAK No. 74, ?Kontrak Asuransi tentang Penerapan
Awal PSAK No. 74 dan No. 71 - Informasi Komparatif?.
Page 25
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 15,732,219,443 15,732,219,443 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
243,197,399,531 243,197,399,531
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
13,162,461,051 13,162,461,051
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
417,382,727 417,382,727
langsung
Lainnya, dimiliki langsung 3,866,820,989 3,866,820,989 Others, directly owned
Dimiliki langsung 276,376,283,741 276,376,283,741 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
276,376,283,741 276,376,283,741
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, accumulated
91,160,127,814 9,334,443,791 100,494,571,605
dimiliki langsung improvement, directly owned depreciation
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
12,686,825,338 129,273,629 12,816,098,967
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
416,123,977 1,258,750 417,382,727
langsung
Lainnya, dimiliki langsung 2,824,707,832 156,797,929 2,981,505,761 Others, directly owned
Dimiliki langsung 107,087,784,961 9,621,774,099 116,709,559,060 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
107,087,784,961 9,621,774,099 116,709,559,060
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
169,288,498,780 159,666,724,681
equipment
Page 26
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, and Property, plant, and
equipment, beginning period equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 15,732,219,443 15,732,219,443 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
243,197,399,531 243,197,399,531
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
12,808,522,269 353,938,782 13,162,461,051
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
417,382,727 417,382,727
langsung
Lainnya, dimiliki langsung 3,351,087,719 515,733,270 3,866,820,989 Others, directly owned
Dimiliki langsung 275,506,611,689 869,672,052 276,376,283,741 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
275,506,611,689 869,672,052 276,376,283,741
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, accumulated
78,714,202,760 12,445,925,054 91,160,127,814
dimiliki langsung improvement, directly owned depreciation
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
12,554,003,205 132,822,133 12,686,825,338
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
408,571,477 7,552,500 416,123,977
langsung
Lainnya, dimiliki langsung 2,635,332,994 189,374,838 2,824,707,832 Others, directly owned
Dimiliki langsung 94,312,110,436 12,775,674,525 107,087,784,961 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
94,312,110,436 12,775,674,525 107,087,784,961
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
181,194,501,253 169,288,498,780
equipment
Page 27
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat aset tetap yang tidak Disclosure of notes for property, plant and
digunakan sementara dan dihentikan dari penggunaan aktif namun tidak diklasifikasikan sebagai equipment
tersedia untuk dijual. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap berupa
tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas utang bank yang diperoleh dari PT Bank Pan
Indonesia dan PT Bank ICBC Indonesia (Catatan 11 dan 18). Hak legal atas tanah milik PNC, entitas
anak, berupa HGB atas nama PT Pluit Propertindo, pihak berelasi, yang akan jatuh tempo pada tahun
2036. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam pemecahan dan perpanjangan sertifikasi
hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan
yang memadai. Nilai wajar bangunan hotel Grup pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp
284.063.330.000. Penilaian dilakukan oleh KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan, penilai independen yang
tidak berelasi dengan Grup. Penilaian dilakukan berdasarkan metode pendekatan pendapatan dan
pendekatan pasar. Nilai tercatat bangunan hotel pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022 masing-masing sebesar Rp 111.068.058.520 dan Rp 118.757.385.640. Nilai wajar dengan
pendekatan pendapatan dikategorikan sebagai level 3 berdasarkan tingkat input pengukuran nilai
wajar. Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat dari seluruh aset tetap tersebut dapat
dipulihkan dan tidak terdapat adanya peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya
penurunan nilai, sehingga tidak diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai atas aset tetap.
Page 28
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan maupun penjualan yang melebihi 10% dari jumlah Disclosure of notes for revenue
penjualan dan pendapatan untuk periode 30 September 2023. Penjualan kepada pelanggan yang
melebihi 10% dari jumlah penjualan dan pendapatan untuk periode 30 September 2022 adalah
penjualan apartemen kepada Bapak J. O. Widjaja sebesar Rp 11.598.558.559. Tidak terdapat
penjualan dan pendapatan usaha yang diperoleh dari pihak berelasi.
Page 29
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Sewa 5,708,792,426 6,981,449,032 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Hotel 35,995,300,048 25,081,602,719 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 41,704,092,474 32,063,051,751 Service revenue
Pendapatan dari Product revenue 1
Apartemen 11,598,558,559
produk 1
Pendapatan dari Product revenue
0 11,598,558,559
produk
Tipe pendapatan 41,704,092,474 43,661,610,310 Type of revenue
Page 30
[2620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 2,669,610,779 1,829,710,780 IDR Third party
Mata uang 2,669,610,779 ( 1,045,700,008 ) 1,623,910,771 1,829,710,780 ( 1,045,700,008 ) 784,010,772 Currency
Page 31
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 705,726,182 171,791,020 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 848,465,774 426,726,798 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 31,753,206 98,217,562 31 - 60 days
61 - 90 hari 135,938 5,230,016 61 - 90 days
91 - 120 hari 1,083,529,679 1,127,745,384 91 - 120 days
Umur 1,963,884,597 1,657,919,760 Aging
Jatuh tempo Umur 2,669,610,779 ( 1,045,700,008 ) 1,623,910,771 1,829,710,780 ( 1,045,700,008 ) 784,010,772 Aging Due status
Page 32
[2620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Property Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 1,045,700,008 473,146,893 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
572,553,115
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 1,045,700,008 1,045,700,008 trade receivables, ending
period
Page 33
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, semua piutang usaha Grup dari pihak Disclosure of notes for trade receivables
ketiga dan dalam mata uang Rupiah. Piutang usaha tidak dijaminkan dan tidak dikenakan bunga. Grup
membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan estimasi nilai tidak terpulihkan secara
individual berdasarkan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai atas piutang usaha tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian dari piutang tidak tertagih.
Page 34
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Persediaan Tanah Belum Undeveloped land
293,622,897,287 293,430,247,663
Dikembangkan inventory
Bangunan dalam Building under
1,279,575,826,085 1,230,255,902,892
konstruksi construction
Bangunan siap jual 59,141,154,287 59,141,154,287 Building available for sale
Aset real estat lainnya 4,398,181,861 4,404,771,845 Other real estate assets
Aset real estat kotor Real estate assets,
1,636,738,059,520 1,587,232,076,687
gross
Aset real estat 1,636,738,059,520 1,587,232,076,687 Real estate assets
Aset real estat lancar 1,343,115,162,233 1,293,801,829,024 Current real estate assets
Aset real estat tidak lancar Non-current real estate
293,622,897,287 293,430,247,663
assets
Page 35
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Bangunan siap dijual Apartemen The Peak merupakan sisa unit apartemen siap jual milik PNC, entitas Disclosure of notes for inventories
anak. Aset pengembangan real estat Aset pengembangan real estat adalah Proyek Capital Square
yang merupakan proyek superblok milik TMP yang terdiri dari apartemen, perkantoran dan retail yang
sedang dalam tahap pembangunan bersama dengan properti investasi dan aset tetap (Catatan 8 dan
9), terletak di Jl. HR Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya. Persentase penyelesaian
per 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, adalah 54,32% dan 53,16%. Biaya pinjaman yang
dikapitalisasi ke aset real estat pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
sebesar Rp 21.998.502.014 dan Rp 27.979.284.140. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada 30
September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar 52,97% dan 65,06%. Persediaan
aset real estat diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa
nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan. Berdasarkan penelaahan terhadap aset real estat pada akhir periode, manajemen
berkeyakinan bahwa tidak perlu dilakukan penurunan nilai aset real estat. Persediaan hotel Persediaan
hotel merupakan persediaan milik SGK, entitas anak. Tidak terdapat cadangan kerugian penurunan
nilai untuk barang dan perlengkapan hotel, karena manajemen berkeyakinan bahwa seluruh
persediaan dapat dijual atau digunakan. Tanah yang Belum Dikembangkan Pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022, tanah belum dikembangkan merupakan tanah milik Perusahaan seluas 6.028
m2 di Jl. Lingkar Luar, Duri Kosambi dan tanah seluas 3.578 m2 di Jl. Abdul Wahid Siamin, Surabaya.
Hak legal atas tanah aset real estat sedang dalam pengembangan berupa Hak Guna Bangunan atas
nama Grup yang akan jatuh tempo pada tahun 2026 - 2044. Pada tahun 2022, seluruh bidang tanah
telah disertifikasi atas nama TMP, entitas anak. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
tanah TMP seluas 12.969 m2 digunakan sebagai jaminan utang bank jangka panjang (Catatan 18).
Page 36
[2640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Property Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 13,636,982,995 10,356,860,075 IDR Third party
EUR 103,345,263 105,289,569 EUR
USD 13,973,400 14,157,900 USD
Mata uang 13,754,301,658 10,476,307,544 Currency
Page 37
[2640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Property Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 7,682,586,535 4,404,592,421 1 - 30 days Overdue
Lebih dari 720 hari 6,071,715,123 6,071,715,123 More than 720 days
Umur 13,754,301,658 10,476,307,544 Aging
Jatuh tempo Umur 13,754,301,658 10,476,307,544 Aging Due status
Page 38
[2640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Property Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Graha Tunasmekar 6,071,715,123 6,071,715,123 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 PT Cendrawasih Farin 1,270,263,843 0 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT. Berca Rank 3, counterparty
979,362,466 0
Hardayaperkasa
Pihak 4 PT. Trimatra Tatagraha 643,261,556 0 Rank 4, counterparty
Pihak 5 PT Berca Schindler Lift 497,609,401 0 Rank 5, counterparty
Pihak 6 PT Perintis Dinamika Rank 6, counterparty
0 1,470,194,729
Sekatama
Pihak 7 PT Genius Loci Asia 0 1,218,079,988 Rank 7, counterparty
Pihak lainnya 4,292,089,269 1,716,317,704 Others, counterparty
Rincian pihak 13,754,301,658 10,476,307,544 List of counterparty
Page 39
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Tidak ada bunga ataupun jaminan yang secara khusus diberikan oleh Grup sehubungan dengan utang Disclosure of notes for trade payables
usaha di atas.
Page 40
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Upah, tenaga kerja langsung 0 0 Wages and direct labor
Depresiasi 0 0 Depreciation
Beban utilitas 0 0 Utilities expense
Biaya pabrikasi lainya 0 0 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 0 0 Total production cost
Realti dan properti 0 0 Realty and property
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
20,861,897,930 23,688,820,108
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
20,861,897,930 23,688,820,108
pendapatan
Page 41
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Page 42
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 38,099,851,731 41,249,851,731 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 38,099,851,731 41,249,851,731 Currency
Bank lokal lainnya IDR 503,558,333,231 493,105,982,801 IDR Other local banks
Mata uang 503,558,333,231 493,105,982,801 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 541,658,184,962 534,355,834,532 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 541,658,184,962 534,355,834,532 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 989,955,565 ) ( 1,084,477,742 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 540,668,229,397 533,271,356,790 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
7,350,000,000 60,886,869,888
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 533,318,229,397 472,384,486,902 Long-term bank loans
Page 43
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank ICBC Indonesia Pada tanggal 8 Oktober 2015 berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 7, dari Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Notaris Deni Thanur, S.E., S.H., M.Kn., TMP, entitas anak memperoleh fasilitas kredit Fasilitas
Pinjaman Tetap on Installment (PTI) dengan plafon maksimal sebesar Rp 400.000.000.000 dan sub
limit fasilitas Letter of Credit (L/C) serta fasilitas Trust Receipt (TR) dengan plafon maksimal AS$
6.000.000 dari PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga, untuk pembangunan konstruksi proyek ?Capital
Square?. Fasilitas tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 12,5% per tahun. Perjanjian kredit
tersebut telah beberapa kali diubah, terakhir pada tanggal 23 Juni 2023, berdasarkan Perubahan
Perjanjian Kredit No. 018/ICBC-TCT/PTI/IV/2018/PR4, di mana PT Bank ICBC Indonesia telah setuju
untuk melakukan restrukturisasi ketiga dengan perubahan jangka waktu fasilitas PTI sampai dengan 20
Februari 2026 dengan tingkat suku bunga sebesar 10,5% per tahun (floating). Fasilitas pinjaman ini
dijamin dengan: ? HGB tanah atas nama TMP, entitas anak, seluas 12.969 m2 terletak di Jalan HR.
Muhammad, Surabaya. Dari HGB yang dijaminkan tersebut telah diroya seluas 276 m2 yang
diperuntukkan untuk pelebaran jalan. ? Pembangunan yang akan datang dari Proyek Capital Square. ?
Fidusia atas tagihan yang sudah ada maupun yang akan ada di kemudian hari yang berasal dari
proyek Capital Square. ? Letter of Undertaking (LOU) dari PT Greenwood Sejahtera Tbk untuk
menjamin pembayaran fasilitas utang dan cost overrun proyek. Perjanjian pinjaman mencakup
beberapa persyaratan yang mengharuskan TMP, entitas anak, untuk: ? Mempertahankan collateral
leverage sebesar 250%; ? Rasio utang terhadap ekuitas Maksimal 1,50x; ? Mempertahankan ekuitas
positif minimal Rp 500.600.000.000; dan ? Financial covenant akan direview setiap 3 bulan sekali.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, TMP telah mematuhi seluruh ketentuan
perjanjian bank. PT Bank Pan Indonesia Tbk Pada bulan September 2012, SGK, entitas anak,
memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Pan Indonesia Tbk dengan jumlah maksimum sebesar Rp
120.000.000.000 yang terbagi atas: 1. Pinjaman jangka panjang dengan jumlah maksimum sebesar Rp
42.249.851.731. Jangka waktu pinjaman sampai dengan bulan September 2027 dan harus
dikembalikan dengan cicilan bulanan dengan tingkat bunga 9% per tahun (floating). 2. Pinjaman
Rekening Koran dengan jumlah maksimum sebesar Rp 15.000.000.000. Jangka waktu pinjaman 12
bulan sampai dengan September 2023 (Catatan 11). Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan : ? Akta
Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas tanah dan bangunan (Hotel Holiday Inn), hasil pecahan
SHGB No. 6127, Proyek Emporium Pluit di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta Utara, dengan nilai hak
tanggungan sebesar Rp 144.000.000.000 (Catatan 9). ? Fiduciaire Eigendomsoverdracht (FEO) mesin
dan peralatan Hotel Holiday Inn di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta Utara dengan nilai Rp
50.000.000.000 (Catatan 9). Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak
melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain
membatasi hak SGK untuk mengadakan merger, akuisisi, konsolidasi, menjual, mengalihkan,
menyewakan atau melepaskan harta kekayaan SGK kecuali untuk transaksi-transaksi yang umum,
mengubah anggaran dasar dan susunan direksi dan komisaris serta pemegang saham; menjaminkan
harta kekayaan; mengajukan permohonan kepailitan; mendapat pinjaman uang atau kredit dari pihak
lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain, termasuk tetapi tidak terbatas pada direksi, komisaris,
pemegang saham, entitas anak dan/atau perusahaan afiliasinya; melakukan pembagian dividen; serta
mengadakan penyertaan investasi pada perusahaan lain. Pada tanggal 30 April 2022 dan 31
Page 44
Desember 2021, SGK telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank. PT Bank INA Perdana Tbk Berdasarkan akta Perjanjian Kredit No. 11 tanggal 27 April 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman ?Refinancing? pada tanggal 27 April 2022 dengan jumlah pokok yang tidak lebih dari Rp 250.000.000.000. Fasilitas tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 9% per tahun yang dihitung dari jumlah baki debet (outstanding) fasilitas pinjamannya dengan ketentuan tingkat bunga tersebut dapat berubah dan akan ditinjau setiap saat oleh Bank (floating rate). Jangka waktu fasilitas maksimum fasilitas pinjaman yaitu selama 4 (empat) tahun termasuk Masa Tenggang Waktu dan Jangka Waktu Penarikan yang dimulai sejak tanggal Perjanjian sampai dengan Tanggal Akhir. Jangka Waktu Penarikan selama 18 (delapan belas) bulan sejak tanggal perjanjian. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan: ? 41 Unit kantor TCC Batavia Tower 1 di Jalan K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Kel. Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat, atas nama PT Greenwood Sejahtera Tbk dengan total luas 10.039 m2. Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain melakukan penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar, struktur modal, pemegang saham dan pengurus, mengubah usaha dan badan hukum, mengajukan permohonan kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran hutang, membubarkan perusahaan serta melakukan penggabungan usaha, pengambilalihan usaha, pemisahan atau peleburan usaha, memberikan pinjaman kepada pihak lain, memperoleh pinjaman uang atau kredit baru dari pihak lain, menggadaikan dan mengalihkan saham, bertindak sebagai penjamin dengan mengikatkan diri sebagai penjamin hutang, memberikan garansi atau menjamin harta kekayaan untuk kepentingan pihak lain, menjual dan menyewakan aset, mengalihkan usaha, mengalihkan usaha kepada pihak lain, mengadakan penyertaan modal dan investasi di perusahaan lain, melakukan pembayaran baik pokok, bunga maupun pembayaran lain atas hutang Pemegang Saham, melakukan pembelian harta tetap sepanjang tidak mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan pembayaran dipercepat atas suatu hutang yang belum jatuh tempo, kecuali berhubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dan tidak mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan transaksi tidak wajar dengan pihak lain termasuk kepada perusahaan afiliasi atau kepada Pemegang Saham dan harus berdasarkan praktek dan kebiasaan usaha serta prinsip perdagangan yang bebas, mengalihkan dan menyewakan jaminan. Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank.
Page 45
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
30 September 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 38,099,851,731 01 September 2027 9 persen per tahun Floating IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Bank lokal lainnya IDR 20 Februari 2026 dan 10,5 persen dan 9 IDR Other local banks
503,558,333,231 Floating
27 April 2026 persen per tahun
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 41,249,851,731 01 September 2027 9 persen per tahun Floating IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Bank lokal lainnya IDR 20 April 2025 dan 27 10,5 persen dan 9 IDR Other local banks
493,105,982,801 Floating
April 2026 persen per tahun
Page 46
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka
pendek, nilai dalam pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 0 4,328,742,940 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 0 4,328,742,940 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 0 4,328,742,940 Currency Creditor bank name
Page 47
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan Perjanjian Pinjaman No. 049/CIB-PK/XII/13 dengan PT Bank Pan Indonesia, SGK, entitas Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek anak, yang beberapa kali telah diubah terakhir dengan Surat Perubahan Perjanjian No.
1267/CIB/EXT/22 tanggal 26 Oktober 2022 telah setuju untuk memberikan fasilitas dari bank berupa
Fasilitas Pinjaman Rekening Koran dengan jumlah maksimal sebesar Rp 15.000.000.000. Fasilitas
tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 27 September 2023. Atas fasilitas tersebut, SGK, entitas anak,
dikenakan tingkat bunga sebesar 9,00% per tahun (floating). Fasilitas pinjaman ini dijamin bersamaan
dengan utang bank jangka panjang (Catatan 18). Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022, fasilitas ini telah digunakan masing-masing sebesar Rp 0 dan Rp 4.328.742.940. Biaya bunga
masih harus dibayar pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
sebesar Rp 889.484.261 dan Rp 1.482.810.663 (Catatan 15).
Page 48
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 4,328,742,940 September 2023 9 persen per tahun Floating IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.