Skip to content
Back to announcement

PT GREENWOOD SEJAHTERA TBK SEPTEMBER 2023 FIN.pdf

Financial statement Text extracted GWSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 54

Page 1
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN DAN INFORMASI TAMBAHAN

PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT)
DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
Page 2
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                                                             Halaman



SURAT PERNYATAAN DIREKSI                                                                          2



Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                                             3

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                               5

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                                           6

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                                    7

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                                       8



INFORMASI TAMBAHAN

Daftar I     : Informasi Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk                                   49

Daftar II    : Informasi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk       51

Daftar III   : Informasi Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk                                 52

Daftar IV    : Informasi Laporan Arus Kas Entitas Induk                                          53
Page 3

          
Page 4
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)

                                                                 30 September 2023       31 Desember 2022
                                                      Catatan      (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                         Rp                      Rp
ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                       4             165.032.978.613      78.805.683.622
Piutang usaha - pihak ketiga                             5               1.623.910.771         784.010.772
Piutang lain-lain
  Pihak berelasi                                        29                         -            73.125.000
  Pihak ketiga                                                           867.286.725         1.189.939.787
Persediaan                                              6          1.343.115.162.233     1.293.801.829.024
Pajak dibayar di muka                                  14a            75.479.919.242        71.352.736.833
Biaya dibayar di muka dan uang muka                                    6.723.085.590         6.311.281.536

Jumlah Aset Lancar                                                 1.592.842.343.174     1.452.318.606.574

ASET TIDAK LANCAR
Bagian tidak lancar
  Piutang lain-lain - pihak ketiga                                     2.948.638.168         2.948.638.168
Persediaan                                              6            293.622.897.287       293.430.247.663
Uang muka investasi saham                              31a             2.500.000.000         2.500.000.000
Investasi pada entitas asosiasi                         7          3.544.906.650.380     3.598.448.227.343
Aset pajak tangguhan                                   14d               246.982.256           246.982.256
Properti investasi - nilai wajar                        8          2.231.979.667.738     2.225.177.645.131
Aset tetap - bersih                                     9            159.666.724.681       169.288.498.780
Aset lainnya                                           10             42.651.375.887        44.046.690.611

Jumlah Aset Tidak Lancar                                           6.278.522.936.397     6.336.086.929.952

JUMLAH ASET                                                        7.871.365.279.571     7.788.405.536.526



Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                       -3-
Page 5
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                 30 September 2023      31 Desember 2022
                                                      Catatan      (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                         Rp                     Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                11                          -       4.328.742.940
Utang usaha pihak ketiga                                12             13.754.301.658      10.476.307.544
Utang lain-lain pihak ketiga                            13              2.933.063.253       2.712.435.042
Utang pajak                                             14b             1.373.090.305       1.998.857.492
Biaya masih harus dibayar                               15             20.197.215.152       6.801.881.481
Uang jaminan penyewa                                    16                562.939.870         699.910.064
Uang muka penjualan                                     17              1.576.039.860       1.566.270.118
Pendapatan diterima di muka -
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun              17              4.031.521.993       5.377.742.813
Utang bank jangka panjang - yang
  jatuh tempo dalam waktu satu tahun                    18              7.350.000.000      60.886.869.888

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                        51.778.172.091      94.849.017.382

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Uang jaminan penyewa                                    16              2.532.973.103       2.853.633.244
Uang muka penjualan                                     17            167.599.643.328     162.496.211.864
Pendapatan diterima di muka - setelah
  dikurangi yang direalisasi
  dalam waktu satu tahun                                17              2.863.799.365       2.536.053.252
Utang bank jangka panjang - setelah
  dikurangi bagian yang jatuh tempo
  dalam waktu satu tahun                                18            533.318.229.397     472.384.486.902
Utang pihak berelasi                                    29             21.233.832.200      19.393.832.200
Liabilitas imbalan pascakerja                           19              8.169.514.104       7.280.698.441

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                      735.717.991.497     666.944.915.903

Jumlah Liabilitas                                                     787.496.163.588     761.793.933.285

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham
  Modal dasar - 23.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
    7.800.760.000 saham                                 20            780.076.000.000     780.076.000.000
Tambahan modal disetor                                                222.442.743.783     222.442.743.783
Selisih transaksi perubahan ekuitas
  entitas asosiasi                                                        411.856.000         411.856.000
Penghasilan komprehensif lain                                           6.894.672.948       6.883.466.322
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                              21           55.000.000.000        50.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunaannya                                  5.959.535.771.549     5.907.349.961.901

Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk                                    7.024.361.044.280     6.967.164.028.006

KEPENTINGAN NONPENGENDALI                               22             59.508.071.703      59.447.575.235

Jumlah Ekuitas                                                    7.083.869.115.983     7.026.611.603.241
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     7.871.365.279.571     7.788.405.536.526

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
 bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                       -4-
Page 6
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 September 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                             30 September 2023       30 September 2022
                                                   Catatan     (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                     Rp                      Rp

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA                       23          41.704.092.474         43.661.610.310

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN
  BEBAN LANGSUNG                                     24          (20.861.897.930)       (23.688.820.108)

LABA BRUTO                                                       20.842.194.544         19.972.790.202

Beban penjualan                                      25          (1.883.210.915)        (5.036.949.049)
Beban umum dan administrasi                        26,31d       (72.121.653.745)       (56.757.897.052)
Beban pajak final                                   14c            (604.228.082)          (652.729.965)
Beban keuangan                                                  (18.593.163.724)        (8.673.210.214)
Bagian laba bersih Entitas Asosiasi                   7         130.499.247.488        115.504.247.661
Penghasilan bunga                                    27           2.719.876.354          1.086.853.877
Lain-lain - bersih                                               (3.609.071.101)           832.492.089

LABA SEBELUM PAJAK                                               57.249.990.819         66.275.597.549

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                              14c                         -                    -

LABA PERIODE BERJALAN                                            57.249.990.819         66.275.597.549

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
  ke laba (rugi):
  Pengukuran kembali liabilitas
      imbalan pasti                                                  38.546.374             (34.867.087)
  Bagian penghasilan komprehensif lain atas
     entitas asosiasi                                 7              (31.024.451)           (30.948.395)

JUMLAH LABA RUGI KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                               57.257.512.742         66.209.782.067

LABA PERIODE BERJALAN YANG
  DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                          57.185.809.648         65.544.769.665
  Kepentingan Nonpengendali                          22              64.181.171            730.827.884

Jumlah                                                           57.249.990.819         66.275.597.549

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE
  BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                          57.197.016.274         65.341.072.828
  Kepentingan Nonpengendali                                          60.496.468            868.709.239

Jumlah                                                           57.257.512.742         66.209.782.067

LABA PER SAHAM DASAR                                 28                       7,33                 8,40




                                                   -5-
Page 7
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 September 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                                                                                  Penghasilan komprehensif lain                                                           Ekuitas yang
                                                                                   Selisih transaksi       Bagian penghasilan      Pengukuran kembali                   Saldo laba                     dapat diatribusikan
                                                               Tambahan           perubahan ekuitas         komprehensif lain         atas program         Ditentukan           Tidak ditentukan        kepada pemilik         Kepentingan          Jumlah
                                       Modal saham            modal disetor        entitas asosiasi        atas entitas asosiasi      imbalan pasti                                                       entitas induk       nonpengendali         ekuitas
                                                                                                                                                         penggunaannya          penggunaannya
                                            Rp                     Rp                     Rp                        Rp                    Rp                  Rp                     Rp                        Rp                  Rp                 Rp


Saldo per 1 Januari 2022               780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000               (908.066.578)         7.153.134.868      45.000.000.000       5.881.253.237.615       6.935.428.905.688      59.818.760.270    6.995.247.665.958
Cadangan umum                                        -                      -                     -                          -                      -       5.000.000.000          (5.000.000.000)                      -                   -                    -
Laba periode berjalan                                -                      -                     -                          -                      -                   -          65.544.769.665          65.544.769.665         730.827.884       66.275.597.549
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                   -                       -                        -           (30.948.395)          (172.748.442)                    -                        -          (203.696.837)       137.881.355          (65.815.482)


Saldo per 30 September 2022            780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000               (939.014.973)         6.980.386.426      50.000.000.000       5.941.798.007.280       7.000.769.978.516      60.687.469.509    7.061.457.448.025


Saldo per 31 Desember 2022             780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000             (1.505.712.946)         8.389.179.268      50.000.000.000       5.907.349.961.901       6.967.164.028.006      59.447.575.235    7.026.611.603.241
Cadangan umum                                        -                      -                     -                          -                      -       5.000.000.000          (5.000.000.000)                      -                   -                    -
Laba periode berjalan                                -                      -                     -                          -                      -                   -          57.185.809.648          57.185.809.648          64.181.171       57.249.990.819
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                   -                       -                        -           (31.024.451)            42.231.077                     -                        -            11.206.626         (3.684.703)          7.521.923


Saldo per 30 September 2023            780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000             (1.536.737.397)         8.431.410.345      55.000.000.000       5.959.535.771.549       7.024.361.044.280      59.508.071.703    7.083.869.115.983



Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                                                                                                      -6-
Page 8
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 September 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                                30 September 2023     30 September 2022
                                                                  (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)
                                                                        Rp                    Rp
  ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

  Penerimaan dari pelanggan                                         44.817.060.872        38.270.546.122
  Pembayaran beban pajak final                                        (485.096.124)         (992.765.376)
  Penerimaan dari pelanggan - bersih                                44.331.964.748        37.277.780.746
  Penerimaan bunga                                                   2.662.810.941         1.109.939.005
  Pembayaran pajak penghasilan                                                   -            (1.332.229)
  Pembayaran kas kepada karyawan                                   (36.500.522.396)      (35.599.905.325)
  Pembayaran kas kepada pemasok
    dan beban operasional lainnya                                 (106.232.145.091)     (229.881.398.778)
                                                                                                       -
  Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                     (95.737.891.798)     (227.094.916.581)

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Penerimaan dividen entitas asosiasi                              184.009.800.000        50.384.000.000
  Perolehan properti investasi                                      (6.802.022.607)      (17.218.938.194)
  Penurunan deposito berjangka dan
    rekening yang dibatasi penggunaannya                               (20.898.662)          (19.681.944)
  Perolehan aset tetap                                                           -           (86.241.182)

  Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi                    177.186.878.731       33.059.138.680

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Penerimaan utang bank                                             17.800.000.000      185.200.000.000
  Penerimaan utang dari pihak berelasi                               1.913.125.005        1.614.701.200
  Pembayaran utang bank                                            (14.826.392.510)      (5.108.959.098)
  Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                      4.886.732.495      181.705.742.102

  KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS                           86.335.719.428       (12.330.035.799)
  Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                             (108.424.437)          (26.952.304)

  KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                   78.805.683.622       92.925.401.952

  KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                 165.032.978.613       80.568.413.849




                                                   -7-
Page 9
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 1.   UMUM

      a. Pendirian dan Informasi Umum

         PT Greenwood Sejahtera Tbk (“Perusahaan”), didirikan berdasarkan Akta No. 20 tanggal 16 April 1990 yang
         dibuat di hadapan Hendra Karyadi, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman
         Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-5277.HT.01.01.TH 91 tanggal 30 September 1991 dan telah
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 24 tanggal 24 Maret 1992, Tambahan No. 1276.
         Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Pernyataan
         Keputusan Rapat No. 120 tanggal 24 September 2021 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa
         NG, S.H., S.E., M.H., notaris di Jakarta Pusat, dalam rangka perubahan anggaran dasar Perusahaan.
         Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
         Keputusan No. AHU-0055952.AH.01.02 tanggal 11 Oktober 2021.

         Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utama Perusahaan adalah real estat yang
         dimiliki sendiri dan disewa, real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, aktivitas perusahaan holding,
         aktivitas konsultasi lainnya, hotel bintang lima, dan apartemen hotel. Kegiatan penunjang perusahaan adalah
         melakukan investasi baik secara langsung maupun melalui penyertaan (Investasi) ataupun pelepasan
         (Divestasi) modal sehubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dalam Perusahaan lain, melakukan
         penyertaan pada perusahaan-perusahaan lain yang memiliki kegiatan usaha yang sehubungan dengan
         kegiatan usaha Perusahaan. Proyek yang sedang dikembangkan Perusahaan adalah TCC Batavia serta
         melakukan investasi pada entitas anak dan asosiasi.

         Perusahaan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun 2010. Saat ini, kegiatan utama
         Perusahaan adalah pengembangan proyek TCC Batavia serta melakukan investasi pada entitas anak dan
         asosiasi.

         Perusahaan berdomisili di Jakarta Pusat dengan kantor pusat beralamat di Gedung TCC Batavia - Tower 1
         Lantai 35, Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

         Perusahaan tergabung dalam Grup PT Kencana Graha Global.

         Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, entitas induk dan entitas induk terakhir Perusahaan
         adalah PT Prima Permata Sejahtera.

      b. Penawaran Umum Saham Perusahaan

         Pada tanggal 14 Desember 2011, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
         Pasar Modal dan Lembaga Keuangan/Bapepam-LK (sekarang Otoritas Jasa Keuangan/OJK), dengan Suratnya
         No. S-13404/BL/ 2011 untuk melakukan penawaran umum atas 1.600.000.000 saham Perusahaan kepada
         masyarakat dengan nilai nominal Rp 100 per saham dan harga penawaran sebesar Rp 250 per saham. Pada
         tanggal 23 Desember 2011, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. Selisih lebih jumlah
         yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar Rp 240.000.000.000 dicatat dalam
         akun “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi total biaya emisi saham sebesar Rp 17.557.256.217.

         Pada tanggal 30 September 2023, seluruh saham Perusahaan sebanyak 7.800.760.000 saham telah tercatat
         pada Bursa Efek Indonesia.

      c. Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan

         Pada tanggal 31 Desember 2014, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua OJK dengan suratnya
         No. S-582/D.04/2014 untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Greenwood Sejahtera dengan
         target dana yang dihimpun sebesar Rp 1.500.000.000.000. Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi
         Berkelanjutan I tersebut Perusahaan menawarkan dan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Greenwood
         Sejahtera Tahap I Tahun 2014 sebesar Rp 72.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 14,25% per
         tahun. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi.

         Pada tanggal 14 Januari 2020, berdasarkan Surat No. 002/GWS-TCC/CORSEC/I/2020 tentang “Keterbukaan
         Informasi Sehubungan dengan Laporan Informasi atau Fakta Material PT Greenwood Sejahtera Tbk”,
         Perusahaan telah menyampaikan keterbukaan informasi terkait pelunasan obligasi berkelanjutan I Greenwood
         Sejahtera Tahap I Tahun 2004 sebesar Rp 72.000.000.000.




                                                         -8-
Page 10
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      d. Entitas Anak

         Informasi mengenai entitas anak yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perusahaan adalah
         sebagai berikut:

                                                                        Persentase Kepemilikan                                             Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
                Anak Perusahaan                                 30 September 2023 31 Desember 2022     Tahun                           30 September 2023   31 Desember 2022
                                       Domisili   Jenis Usaha                                                       Nama Proy ek
              Kepemilikan Langsung                                (Tidak Diaudit)      (Diaudit)      Operasi                            (Tidak Diaudit)       (Diaudit)
                                                                        Rp                Rp         Komersial                                Rp                  Rp




          PT Prakarsa Nusa Cemerlang   Jakarta    Pengembang         55,00%             55,00%          2003          The Peak            63.934.150.471     63.931.871.690
          (PNC)


          PT Sentra Graha Kencana      Jakarta    Perhotelan         70,75%             70,75%          2014       Hotel Holiday Inn     123.024.527.920    130.688.882.194
          (SGK)                                                                                                     Emporium Pluit


          PT Trisakti Makmur Persada   Surabay a Pengembang          99,99%             99,99%       Pra-operasi    Capital Square     1.516.922.539.629   1.433.911.210.137
          (TMP)




         PT Trisakti Makmur Persada (TMP)
         TMP didirikan berdasarkan Akta No. 83 tanggal 13 Maret 2013 dari Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di
         Jakarta Pusat. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-24230.AH.01.01. Tahun 2013 tanggal 6 Mei 2013 dan telah
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 10 September 2013 TBNRI 97700.
         Anggaran dasar TMP telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 71 tanggal 14
         September 2022 dari Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta Pusat, sehubungan dengan perubahan
         ruang lingkup kegiatan usaha. Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
         Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0067162.AH.01.02.Tahun 2022
         tanggal 19 September 2022.
         PT Sentra Graha Kencana (SGK)
         SGK didirikan di Jakarta pada tanggal 8 Oktober 2008, berdasarkan Akta No. 6 tanggal 8 Oktober 2008 dari
         Ira Sudjono, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-90028.AH.01.01.Tahun
         2008 tanggal 26 November 2008. Anggaran Dasar SGK telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 22 tanggal 10 Desember 2020 dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta, sehubungan dengan
         pengangkatan kembali Komisaris dan Direksi Perusahaan. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat di
         dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia No. AHU-AH.01.03-0420483.Tahun 2020 tanggal 17 Desember 2020.
         PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)
         PNC didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 10 tanggal 13 Mei 2003 dari Robert Purba, S.H., Notaris di
         Jakarta. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. C-12568.HT.01.01.Th.2003 tanggal 5 Juni 2003 dan telah diumumkan
         dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 71 tanggal 3 September 2004, Tambahan No. 8635. Anggaran
         Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 105 tanggal 18
         Oktober 2019 oleh Yulia, S.H., Notaris di Jakarta, sehubungan dengan penyesuaian Anggaran Dasar
         Perusahaan terhadap Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Akta Perubahan atas
         Anggaran Dasar tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
         Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU- 0086728.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 24 Oktober
         2019.

      e. Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan

         Susunan Pengurus Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 adalah sebagai berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                             Ang Andri Pribadi
          Komisaris Independen                        Arie Kusumastuti Maria

          Direksi
          Direktur Utama                              Paulus Indra Intan
          Direktur Independen                         Suherman Anggawinata
          Direktur                                    Dedy Ismunandar Soetiarto
                                                      Anita



                                                                               -9-
Page 11
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

             Susunan Pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
             Dewan Komisaris
             Komisaris Utama                Ang Andri Pribadi
             Komisaris Independen           Arie Kusumastuti Maria
             Komisaris                      Juanto Salim

             Direksi
             Direktur Utama                Paulus Indra Intan
             Direktur Independen           Suherman Anggawinata
             Direktur                      Dedy Ismunandar Soetiarto
                                           Anita
             Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (selain Komisaris
             dan Direktur Independen). Manajemen kunci memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
             memimpin dan mengendalikan aktivitas utama Perusahaan. Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal
             30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

              Komite Audit
              Ketua                          Arie Kusumastuti Maria
              Anggota                        Andreas Bahana
                                             Poltak Gindo Parluhutan Tampubolon

              Sekertaris Perusahaan          Linda Halim

              Audit Internal                 Erik Kartolo

             Jumlah karyawan tetap Perusahaan dan entitas anak (“Grup”) pada tanggal 30 September 2023 dan 31
             Desember 2022, masing-masing adalah sebanyak 97 dan 98 orang (tidak diaudit).

      f.     Penerbitan Laporan Keuangan

             Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang
             bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal 27 Oktober 2023.


 2.        IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

      a.     Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
             Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
             (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
             Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan
             Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

      b.     Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
             Dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis, kecuali untuk
             akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
             masing-masing akun terkait.

             Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian,
             dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam Catatan atas laporan
             keuangan konsolidasian yang relevan.

             Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
             arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

             Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan
             mata uang fungsional Grup.

      c.     Perubahan terhadap Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
             Akuntansi Keuangan (ISAK)

             Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan dengan
             pelaporan keuangan dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 sebagai
             berikut:



                                                            - 10 -
Page 12
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         1 Januari 2023
             Amandemen PSAK 1 - “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
              atau Jangka Panjang”.
             Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan.
             Amendemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang
              Definisi Estimasi Akuntansi”; dan
             Amendemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul
              dari Transaksi Tunggal”.

         Di samping itu, terdapat pula beberapa standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta
         amandemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan namun belum
         berlaku efektif sampai dengan tanggal laporan keuangan. Standar, interpretasi, amandemen ataupun
         penyesuaian tersebut yang akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
         2025 adalah sebagai berikut:
          1 Januari 2025
             PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi”.
             Amandemen PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan No. 71 -
              Informasi Komparatif”.
         Grup sedang mengevaluasi dan belum menentukan dampak dari standar akuntansi yang baru dan
         diamandemen ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.

    d.   Prinsip-prinsip Konsolidasi

         Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau
         memiliki hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan
         untuk mempengaruhi imbal balik tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, investor
         mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini:

              i.   Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
                   mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
             ii.   Eksposur atau hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
            iii.   Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
                   hasil.

         Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup
         mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki
         kekuasaan atas investee, termasuk:

              i.   Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
             ii.   Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
            iii.   Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.

         Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
         perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas-entitas anak
         dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada saat Grup kehilangan
         pengendalian atas Grup. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas anak yang diakuisisi pada tahun
         tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai
         tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.

         Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas induk
         dan pada kepentingan non- pengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit.
         Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan
         dengan kebijakan akuntansi Grup.

         Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar Grup yang signifikan, dan laba atau rugi hasil
         transaksi dari intra Grup yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi.

         Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk terhadap entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
         pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka
         Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait,
         sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada
         nilai wajar.




                                                        - 11 -
Page 13
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         Transaksi perubahan nilai investasi pada Entitas Anak yang timbul dari penerbitan saham baru oleh Entitas
         Anak kepada Perusahaan dicatat pada akun “Selisih transaksi perubahan ekuitas Entitas Anak dan dampak
         transaksi dengan kepentingan non-pengendali” sebagai bagian dari “Ekuitas” pada laporan posisi keuangan
         konsolidasian.

    e.   Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

         Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi
         lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:

               i.   akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
              ii.   untuk diperdagangkan,
             iii.   akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang
                    dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12
                    bulan setelah tanggal pelaporan.

         Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

         Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

         Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
             i.   akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
            ii.   untuk diperdagangkan,
           iii.   akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
           iv.    tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
                  tanggal pelaporan.


    f.   Transaksi Pihak-pihak Berelasi

         Grup memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 7
         “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

         Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas
         laporan keuangan konsolidasian.

    g.   Instrumen Keuangan

         Aset Keuangan

         Pengakuan dan Pengukuran Awal

         Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori: (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
         melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, dan
         (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

         Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, usaha, piutang lain-lain, dan aset lainnya-deposito berjangka
         yang dijaminkan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Grup
         tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian.

         Grup menggunakan 2 (dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu model bisnis Grup dalam
         mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan (SPPI).

         Pengujian SPPI

         Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk
         mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.

         Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal
         dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi
         premi/diskon).




                                                          - 12 -
Page 14
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

        Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang
        dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-
        faktor yang relevan seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku
        bunga ditetapkan.

        Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas
        dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas
        kontraktual SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair
        Value through Profit Loss (FVPL).

        Penilaian Model Bisnis

        Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Grup mengelola
        kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya.

        Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara
        agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti:

             Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi
              dan dilaporkan kepada personil manajemen kunci;
             Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
              tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
             Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari
              aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih);
             Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari penilaian Grup.

        Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan
        skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang
        berbeda dari yang awal diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam
        model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan
        yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya.

        Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis
        yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan
        kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran
        pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.

        Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai
        wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
        menggunakan suku bunga efektif.

        Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan
        laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan diakui sebagai “Pendapatan Keuangan”. Ketika
        penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan
        diakui di dalam laporan keuangan sebagai “Kerugian penurunan nilai”.

        Penurunan Nilai Aset Keuangan

        Grup mengakui penyisihan untuk kerugian kredit ekspektasian ("ECL") untuk seluruh instrumen utang yang tidak
        dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. ECL didasarkan pada selisih antara arus kas kontraktual yang jatuh
        tempo sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diperkirakan akan diterima Grup, didiskontokan
        dengan SBE awal. Arus kas ekspektasian akan mencakup arus kas dari penjualan agunan atau perbaikan risiko
        kredit lain yang merupakan bagian dari persyaratan kontraktual.

        ECL diakui dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan
        sejak pengakuan awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang
        mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan
        risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan untuk kerugian kredit yang
        diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu gagal bayar (ECL sepanjang umur).

        Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh karena
        itu, Grup tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL
        sepanjang umur pada setiap tanggal pelaporan. Grup telah menyusun matriks provisi berdasarkan pengalaman
        kerugian kredit historisnya, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik bagi debitur
        dan lingkungan ekonomi.




                                                        - 13 -
Page 15
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

        Liabilitas keuangan

        Pengakuan dan pengukuran awal

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
        atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
        mereka pada saat pengakuan awal.

        Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
        langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
        laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai pada pengakuan awal.
        Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur
        pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.

        Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank, utang usaha, utang lain-lain, biaya masih harus dibayar, uang
        jaminan penyewa dan utang pihak berelasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
        diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

        Pengukuran Selanjutnya

        Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi
        dengan menggunakan metode SBE.

        Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian
        liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut
        dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE.

        Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan
        komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban
        Keuangan” dalam laba rugi.

        Penghentian Pengakuan

        Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
        dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

        Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas
        persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara
        substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian
        pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
        masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.

        Reklasifikasi Instrumen Keuangan

        Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Grup mengubah model
        bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas
        liabilitas keuangan.

        Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan Grup seperti
        memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya
        perubahan tersebut kepada pihak eksternal.

        Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi berkaitan dengan aset keuangan
        tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu
        untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari Grup dengan model bisnis berbeda.

        Saling hapus instrumen keuangan

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi
        keuangan konsolidasian jika Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
        hapus atas jumlah yang telah diakui; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
        aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

        Hak saling hapus harus ada pada saat ini daripada bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa
        depan dan harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar,
        peristiwa kepailitan, atau kebangkrutan.




                                                        - 14 -
Page 16
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

    h.   Kas dan Setara Kas

         Kas dan setara kas terdiri dari kas, rekening giro bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga (3)
         bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, tidak dipergunakan sebagai jaminan dan tidak dibatasi
         penggunaannya.

         Setara kas yang dijaminkan dan dibatasi penggunaannya dicatat sebagai bagian dari akun “Aset Lainnya” dalam
         laporan posisi keuangan konsolidasian.

    i.   Dana / Cadangan untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel

         Cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel ditentukan sebesar 2% - 4% dari jumlah
         pendapatan hotel setiap bulan.

         Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank. Bunga yang
         diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari cadangan dan dana.

         Beban penggantian dan penambahan perlengkapan hotel merupakan pengurangan saldo dana cadangan.

    j.   Persediaan

         Aset Real Estat
         Persediaan aset real estat terdiri dari bangunan apartemen dan perkantoran yang siap dijual, tanah yang belum
         dikembangkan dan tanah yang sedang dikembangkan, dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi
         bersih, mana yang lebih rendah.

         Tanah belum dikembangkan merupakan tanah mentah yang belum dikembangkan dan dinyatakan sebesar biaya
         perolehan atau nilai realisasi bersih mana yang lebih rendah. Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
         meliputi biaya pra-perolehan dan perolehan tanah. Biaya perolehan akan dipindahkan ke tanah yang sedang
         dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai atau dipindahkan ke bangunan yang sedang
         dikonstruksi pada saat tanah tersebut siap dibangun.

         Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
         ditambah dengan biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada aset
         pengembangan real estat serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan akan dipindahkan ke
         bangunan yang sedang dikonstruksi pada saat tanah tersebut selesai dikembangkan.

         Biaya perolehan bangunan yang sedang dikonstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
         dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
         pengembangan real estat dan biaya pinjaman, serta dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada saat selesai
         dibangun dan siap dijual.

         Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat adalah:

                Biaya praperolehan tanah;
                Biaya perolehan tanah;
                Biaya yang secara langsung berhubungan dengan proyek;
                Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat; dan
                Biaya pinjaman.

         Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek adalah:

                Biaya praperolehan tanah atas tanah yang tidak berhasil diperoleh.
                Kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas pembangunan sarana umum yang dikomersialkan, yang
                 dijual atau dialihkan, sehubungan dengan penjualan unit.

         Grup tetap melakukan akumulasi biaya ke proyek pengembangan walaupun realisasi pendapatan pada masa
         depan lebih rendah dari nilai tercatat proyek, atas perbedaan yang terjadi Grup melakukan penyisihan secara
         periodik. Jumlah penyisihan tersebut akan mengurangi nilai tercatat proyek dan dibebankan ke laba rugi berjalan.

         Biaya yang telah dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat dialokasikan ke setiap unit real estat dengan
         metode identifikasi khusus.

         Pengkajian atas estimasi dan alokasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai
         secara substansial. Jika terjadi perubahan mendasar Grup akan melakukan revisi dan realokasi biaya.

         Beban yang diakui pada saat terjadinya adalah biaya yang tidak berhubungan dengan proyek real estat.




                                                         - 15 -
Page 17
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         Persediaan Hotel
         Persediaan hotel merupakan perlengkapan operasional dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai
         realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

    k.   Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka

         Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode
         garis lurus.

    l.   Investasi pada Entitas Asosiasi

         Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup memiliki pengaruh signifikan dalam bentuk kekuasaan untuk
         berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau
         mengendalikan bersama kebijakan tersebut. Pengaruh signifikan tersebut dianggap timbul ketika Grup memiliki,
         baik secara langsung maupun tidak langsung, lebih dari 20% hak suara investee.

         Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas di mana investasi pada awal diakui
         sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan pasca perolehan dalam bagian
         Perusahaan atas aset neto investee setelah tanggal perolehan. Laba atau rugi dan penghasilan komprehensif
         lain Grup mencakup bagiannya atas laba atau rugi dan penghasilan komprehensif lain investee.

         Pada saat kehilangan pengaruh signifikan atas entitas asosiasi Grup mengukur dan mengakui bagian investasi
         bersisa pada nilai wajar. Selisih antara nilai tercatat entitas asosiasi dan nilai wajar investasi yang tersisa dan
         penerimaan dari pelepasan investasi diakui pada laba rugi.

    m. Properti Investasi

         Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan - bagian dari bangunan - atau keduanya) yang dikuasai
         (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) yang digunakan untuk menghasilkan sewa atau untuk
         kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau
         untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.

         Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi masa depan yang
         terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan properti investasi dapat diukur
         dengan andal.

         Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembeliannya dan setiap
         pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya
         transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.

         Setelah pengakuan awal, properti investasi diukur dengan menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau kerugian
         yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui pada laba rugi pada saat terjadinya.

         Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan
         penambahan dikapitalisasi.

         Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
         ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak lain.

         Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
         ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual.

         Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi secara
         permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan
         atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan
         dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.

    n.   Aset Tetap

         Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya
         pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
         yang diperlukan. Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi,
         jika memenuhi kriteria pengakuan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya di mana
         seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
         penurunan nilai (jika ada). Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan
         diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.




                                                          - 16 -
Page 18
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         Penyusutan, dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis lurus
         berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomi aset tetap yang bersangkutan sebagai berikut:

                                             Tahun
         Bangunan                           10 - 20
         Perlengkapan kantor                 4-8
         Peralatan kantor                    4-8
         Kendaraan                           4-8

         Penyusutan diakui bahkan jika nilai wajar aset melebihi jumlah tercatatnya, sepanjang nilai residu aset tidak
         melebihi jumlah tercatatnya. Nilai residu suatu aset dapat meningkat menjadi suatu jumlah yang setara atau lebih
         besar daripada jumlah tercatatnya. Ketika hal tersebut terjadi, maka beban penyusutan aset tersebut adalah nol,
         hingga nilai residu selanjutnya berkurang menjadi lebih rendah daripada jumlah tercatatnya.

         Penyusutan tidak dihentikan meskipun aset tidak digunakan atau dihentikan penggunaannya, kecuali telah habis
         disusutkan.

         Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan pengaruh dari
         setiap perubahan tersebut dicatat sebagai perubahan estimasi akuntansi yang diakui secara prospektif.

         Bagian aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa
         depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
         pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset
         tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

    o.   Biaya Pinjaman

         Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau pembuatan aset
         kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan atau dijual,
         ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut, sampai dengan saat selesainya aset secara substansial siap
         untuk digunakan atau dijual.

         Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik belum digunakan
         untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang dikapitalisasi.

         Biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga
         dan biaya lainnya yang ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.

    p.   Kombinasi Bisnis dan Goodwill

         Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur
         pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP
         pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang
         diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset bersih yang teridentifikasi dari
         entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban
         administrasi.

         Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Perusahaan mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan
         yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
         ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

         Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
         kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
         mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba atau rugi.

         Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat
         dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh
         dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih entitas anak yang
         diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan laba rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon
         setelah sebelumnya manajemen meninjau kembali identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan
         liabilitas yang diambil alih.

         Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.
         Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal
         akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Perusahaan yang diharapkan akan
         bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
         ditetapkan atas UPK tersebut.

         Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka
         goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi


                                                           - 17 -
Page 19
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
         berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.

         Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali

         Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepentingan, dimana
         selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto entitas yang diakuisisi diakui
         sebagai bagian dari akun “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Dalam
         menerapkan metode penyatuan kepentingan tersebut, unsur- unsur laporan keuangan dari entitas yang
         bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung
         berada dalam sepengendalian.

    q.   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

         Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
         nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset individual. Jika tidak mungkin
         untuk mengestimasi jumlah terpulihkan aset individual, maka Grup menentukan nilai terpulihkan dari Unit
         Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup (aset dari UPK).

         Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
         wajarnya dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya.

         Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami
         penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya.

         Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
         menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang
         dan risiko spesifik atas aset.

         Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga transaksi pasar terakhir, jika
         tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang sesuai untuk
         menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai
         wajar lain yang tersedia.

         Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan
         fungsi dari aset yang diturunkan nilainya.

         Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai
         yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin
         telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian
         penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
         terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak
         rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.

         Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
         tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode
         sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut diakui, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang
         untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis
         selama sisa umur manfaatnya.

    r.   Imbalan Pascakerja

         Imbalan kerja jangka pendek

         Grup mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa
         tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan.

         Imbalan pascakerja

         Grup telah menerapkan PSAK No. 24 “Imbalan Kerja”. Penyisihan tersebut diestimasi dengan menggunakan
         perhitungan aktuarial metode “Projected Unit Credit”.

         Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup telah menerapkan Undang-Undang Cipta Kerja
         (UUCK) No. 11 Tahun 2020 dan peraturan penerapan terkaitnya PP 35 Tahun 2021 yang diterbitkan di bulan
         Februari 2021.

         Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuaria, segera diakui pada laporan posisi keuangan
         konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan



                                                           - 18 -
Page 20
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode
         berikutnya.

         Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
         i) Ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan
         ii) Ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.

         Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Grup
         mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban Umum dan Administrasi” pada
         laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
         i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
             (curtailment) tidak rutin; dan
         ii) Beban atau penghasilan bunga neto.

    s.   Tambahan Modal Disetor

         Tambahan modal disetor meliputi selisih antara modal disetor dari penerbitan saham dengan biaya-biaya yang
         terkait langsung dengan penerbitan efek ekuitas Perusahaan dalam penawaran umum (Catatan 1b).

    t.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

         Penjualan Real Estat

         Grup mengakui pendapatan dengan melakukan analisis transaksi melalui lima langkah model pengakuan
         pendapatan sebagai berikut:
              i. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Group mencatat kontrak dengan pelanggan
                 hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
                     Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak;
                     Grup dapat mengidentifikasi hak dari para pihak terkait dan jangka waktu pembayaran atas barang
                      atau jasa yang akan dialihkan;
                     Kontrak memiliki substansi komersial; dan
                     Besar kemungkinan Grup akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan;
             ii. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
            iii. Menentukan harga transaksi;
            iv.  Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan; dan
             v.  Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau
                 sepanjang waktu).

         Grup mengakui pendapatan dari penjualan real estat pada saat semua kondisi berikut terpenuhi:
           •   Grup telah mengalihkan risiko dan manfaat yang signifikan dari kepemilikan real estat kepada pembeli;
           •   Grup tidak lagi melanjutkan keterlibatan manajerial atau kendali efektif atas real estat yang dijual;
           •   Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
           •   Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Grup;
               dan
           •   Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan
               andal.

         Penjualan biasanya diakui pada saat serah terima aset yang dibuktikan dengan surat serah terima.

         Pendapatan dari penjualan rumah, rumah toko, apartemen, perkantoran dan bangunan sejenis lainnya beserta
         tanah kavling diakui dengan metode akrual penuh (full accrual method) apabila seluruh kriteria berikut ini
         terpenuhi:
             • proses penjualan telah selesai;
             • harga jual akan tertagih;
             • tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa yang akan datang terhadap pinjaman lain yang
               akan diperoleh pembeli; dan
             • penjual telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui
               suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau
               terlibat secara signifikan dengan unit bangunan tersebut.
             • biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan
               andal

         Apabila persyaratan tersebut di atas tidak dapat dipenuhi, maka seluruh uang yang diterima dari pembeli
         diperlakukan sebagai uang muka dan dicatat dengan metode deposit sampai seluruh persyaratan tersebut
         dipenuhi.

         Biaya-biaya yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat meliputi biaya perolehan tanah sebelum
         akuisisi, biaya perolehan tanah dan biaya-biaya lain yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real
         estat. Biaya- biaya yang tidak secara jelas terkait dengan proyek real estat seperti biaya umum dan administrasi
         diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.

                                                         - 19 -
Page 21
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

          Pendapatan Sewa

          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
          Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa ditambahkan ke jumlah tercatat
          dari aset sewaan dan diakui dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka dan
          akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.

          Pendapatan Hotel

          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diberikan
          kepada pelanggan.

          Pendapatan Dividen

          Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika hak pemegang saham untuk menerima pembayaran ditetapkan.

          Pendapatan Bunga

          Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok aset keuangan dan tingkat
          bunga yang berlaku.


    u.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

         Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) dengan menggunakan kurs
         yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
         asing disajikan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada
         tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi.

         Nilai tukar kurs mata uang asing ke dalam Rupiah yang digunakan pada tanggal 30 September 2023 dan
         31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                               30 September             31 Desember
                                                   2023                     2022
                                                    Rp                       Rp

           1 USD                                         15.526                    15.731
           1 EURO                                        16.404                    16.713


    v.   Pajak Penghasilan

         i. Pajak Penghasilan Kini

          Aset (liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari (atau dibayarkan kepada) otoritas
          perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang telah berlaku atau secara
          substantif telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Pajak kini diakui atas laba kena pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
          tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui
          pada penghasilan komprehensif lain ataupun dibebankan secara langsung ke ekuitas).

          Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Grup diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (SKP) diterima
          dan/atau, jika Grup mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
          banding tersebut telah ditetapkan.

         ii. Pajak Tangguhan

          Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pajak
          aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tiap tanggal pelaporan.

          Liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui
          atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, serta atas kredit pajak dan akumulasi rugi fiskal yang
          belum digunakan sepanjang masih dapat dimanfaatkan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah setiap
          akhir tanggal pelaporan dan dikurangi ketika tidak terdapat kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia
          dalam jumlah yang memadai untuk memanfaatkan seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan tersebut.




                                                          - 20 -
Page 22
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan berlaku
           ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang
           berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

           Untuk tujuan pengukuran liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan untuk properti investasi yang
           diukur dengan menggunakan model nilai wajar, nilai tercatat properti tersebut dianggap dipulihkan seluruhnya
           melalui penjualan, kecuali praduga tersebut dibantah. Praduga tersebut dibantah ketika properti investasi dapat
           disusutkan dan dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara substansial seluruh
           manfaat ekonomi atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui penjualan. Direksi Perusahaan
           mereviu portofolio properti investasi Grup dan menyimpulkan bahwa tidak ada properti investasi Grup yang
           dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara substansial seluruh manfaat ekonomik
           atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui penjualan. Oleh karena itu, direksi telah menentukan
           bahwa praduga penjualan yang ditetapkan dalam amandemen PSAK No. 46 tidak dibantah. Akibatnya, Grup
           tidak mengakui pajak tangguhan atas perubahan nilai wajar properti investasi karena Grup tidak dikenakan
           pajak penghasilan atas perubahan nilai wajar properti investasi.

           Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
           tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
           mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

           Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi periode, kecuali
           sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa di luar laba rugi (baik dalam penghasilan
           komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi
           atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
           akuntansi kombinasi bisnis.

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara
           hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak
           tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
           perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki
           intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan
           menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas
           aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.

         iii. Pajak Pertambahan Nilai

           Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) kecuali:
             PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, yang
              dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari item beban-
              beban yang diterapkan; dan
             Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

           Jumlah PPN Neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari
           piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

         iv. Pajak Final

           Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap
           dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

           Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 46: Pajak Penghasilan.

    w. Laba per Saham

          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
          entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun
          berjalan.

          Sedangkan, laba per saham dilusian dihitung dan disajikan apabila Perusahaan memiliki instrumen berpotensi
          saham biasa yang bersifat dilutif.

    x.    Segmen Operasi

          Segmen operasi disajikan dengan cara yang serupa dengan pelaporan internal yang disampaikan oleh para
          manajer segmen kepada pembuat keputusan operasional. Segmen operasi tersebut dikelola secara independen
          oleh tiap-tiap manajer yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen operasi dalam lingkup
          wewenangnya. Sedangkan pembuat keputusan operasional adalah pihak yang melakukan penelaahan terhadap
          laporan segmen di mana laporan tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya
          dan menilai kinerja segmen. Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka
          alokasi sumber daya dan penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap bidang usaha.

                                                          - 21 -
Page 23
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      y.   Provisi

           Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat
           peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
           daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dibuat.

           Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik.
           Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk
           menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi dibatalkan.

      z.   Pengukuran Nilai Wajar

           Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diakuisisi pada
           kombinasi bisnis. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas (“UPK”) tertentu berdasarkan
           nilai wajar dikurangi biaya pelepasan (fair value less cost of disposal atau “FVLCD”), dan piutang yang tidak
           dikenakan bunga pada nilai wajar.

           Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
           mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran
           nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:
             i.   Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau
            ii.   Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

           Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.

           Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
           menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
           ekonomi terbaiknya.

           Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
           menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau
           dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi
           dan terbaiknya.

           Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk
           mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan
           dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).

           Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan
           dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran
           nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:

              i.     Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang
                     dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
             ii.     Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
                     signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau
                     tidak langsung.
             iii.    Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
                     signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
                     langsung atau tidak langsung.

           Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Grup menentukan apakah
           terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori
           (berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara
           keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.


 3.    PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

       Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi
       dan asumsi yang akan mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang dilaporkan, serta
       pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode pelaporan. Pertimbangan dan estimasi yang digunakan
       dalam mempersiapkan laporan keuangan konsolidasian tersebut ditelaah secara berkala berdasarkan pengalaman
       historis dan berbagai faktor, termasuk ekspektasi dari kejadian-kejadian di masa depan yang mungkin terjadi.
       Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Adanya ketidakpastian terkait dengan asumsi
       dan estimasi dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada periode
       pelaporan berikutnya.




                                                            - 22 -
Page 24
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Pertimbangan

      Pertimbangan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
      konsolidasian berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup adalah
      klasifikasi aset dan liabilitas keuangan.

      Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

      Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan sesuai dengan ketentuan di dalam PSAK No. 71. Tiap-tiap
      kelompok aset dan liabilitas keuangan memiliki dampak perlakuan akuntansi yang berbeda.

      Pengklasifikasian Properti

      Grup menentukan apakah sebuah properti yang diperoleh diklasifikasikan sebagai properti investasi, aset tetap
      atau persediaan:
       •   Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan dan prasarana (terutama kantor, gudang komersial dan
           properti retail), fasilitas hotel dan aset dalam penyelesaian yang tidak bertujuan untuk digunakan oleh atau
           dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup, tetapi digunakan untuk
           memperoleh pendapatan sewa dan peningkatan nilai.

       •   Aset tetap terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kantor, dan
           aset dalam penyelesaian yang digunakan dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan
           bisnis Grup. dan tidak digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa.

           Persediaan terdiri dari properti yang bertujuan untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup. Terutama, properti
           hunian yang dikembangkan oleh Grup dan digunakan untuk dijual sebelum atau pada saat penyelesaian
           konstruksi.

      Estimasi dan Asumsi

      Asumsi dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi
      penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di
      bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolak ukur yang tersedia pada saat laporan keuangan
      konsolidasian disusun. Keadaan dan asumsi mengenai perkembangan masa depan yang ada saat ini dapat
      berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi
      terkait pada saat terjadinya.

      Penyisihan atas ECL Piutang Usaha

      Grup mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat
      memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Grup mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi
      yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit
      dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat
      penyisihan spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima
      oleh Grup. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima
      memengaruhi jumlah penyisihan atas ECL piutang usaha. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 5.

      Nilai Wajar Properti Investasi

      Nilai wajar properti investasi Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai independen
      dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat inflasi
      dan tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai,
      perbedaan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material nilai wajar dari
      properti investasi. Nilai wajar properti investasi diungkapkan dalam Catatan 8.

      Penyusutan Aset Tetap

      Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari
      aset yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan.
      Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat
      ekonomis serta nilai residu dari aset tetap dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan
      untuk direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 9.




                                                        - 23 -
Page 25
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Liabilitas imbalan pascakerja

      Penentuan liabilitas dan beban imbalan pascakerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi aktuarial yang
      digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat
      pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang
      berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana
      diuraikan dalam Catatan 2r atas laporan keuangan konsolidasian.

      Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai, perbedaan
      signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat memengaruhi
      secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 19.

      Pertimbangan komponen pembiayaan yang signifikan dalam kontrak

      Grup menjual kantor, apartemen, dll setelah penandatanganan kontrak jual beli dengan metode pembayaran tunai
      keras dan cicilan bertahap. Jenis kontrak ini mencakup dua opsi pembayaran alternatif bagi pelanggan, yaitu
      pembayaran harga transaksi yang lebih rendah pada saat kontrak ditandatangani. Grup menyimpulkan bahwa
      terdapat komponen pembiayaan yang signifikan untuk kontrak tersebut di mana pelanggan memilih untuk
      membayar di muka dengan mempertimbangkan lamanya waktu antara pembayaran pelanggan dan pengalihan
      kantor, apartemen, dll ke pelanggan, serta suku bunga yang berlaku di pasar.

      Dalam menentukan tingkat bunga yang akan diterapkan pada jumlah imbalan. Grup menyimpulkan bahwa tingkat
      bunga implisit dalam kontrak (yaitu, tingkat bunga yang mendiskontokan harga jual kas kantor, apartemen, dll ke
      dalam jumlah yang dibayar di muka) adalah tepat karena hal ini sepadan dengan tarif yang akan tercermin dalam
      transaksi pembiayaan terpisah antara entitas dan pelanggannya pada awal kontrak.

      Perpajakan

      Grup selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada peraturan
      yang berlaku. Sehubungan dengan pengampunan pajak, perhitungan pajak sampai dengan tanggal 31 Desember
      2015 dianggap benar. Untuk tahun berikutnya perhitungan pajak dianggap benar selama belum terdapat ketetapan
      dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai dengan jangka waktu lima (5)
      tahun (masa daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang
      terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pemeriksaan pajak, penemuan bukti- bukti pajak baru dan
      perbedaan interpretasi antara manajemen dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan
      hasil aktual dan jumlah tercatat tersebut dapat memengaruhi jumlah aset pajak tangguhan, utang pajak dan beban
      pajak.

      Instrumen Keuangan

      Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
      akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif
      yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi penilaian
      yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung
      laba atau rugi Grup. Nilai tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar dalam laporan posisi
      keuangan konsolidasian pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 diungkapkan dalam Catatan 32.




                                                         - 24 -
Page 26
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

4.   KAS DAN SETARA KAS
                                                              30 September 2023     31 Desember 2022
                                                                (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                      Rp                   Rp

      Kas - Rupiah                                                    74.778.900          117.000.000
      Bank
        Rupiah
          PT Bank CIMB Niaga Tbk                                  41.114.957.103         7.564.983.140
          PT Bank ICBC Indonesia                                   6.834.819.305         3.538.699.237
          PT Bank Central Asia Tbk                                 5.685.335.058         6.703.475.121
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   1.985.110.466           208.551.464
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              681.097.465           191.954.703
          PT Bank Ina Perdana Tbk                                     41.687.843            52.869.473
          PT Bank Pan Indonesia Tbk                                   39.100.515         1.512.095.393
          PT Bank Victoria International Tbk                          18.558.236            21.887.485

        Dolar Amerika Serikat
          PT Bank CIMB Niaga Tbk                                    398.960.754           404.894.074
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                     11.813.268            12.312.182
          PT
          PT Bank
              Bank Maybank  Indonesia
                   Pan Indonesia Tbk Tbk                                      -               887.071-

        Jumlah                                                    56.811.440.013        20.212.609.343

      Setara Kas
      Deposito berjangka
        Rupiah
          PT Bank Victoria International Tbk                      75.286.158.358        49.448.154.886
          PT Bank JTrust Indonesia Tbk                            22.500.000.000                       -
        Dolar Amerika Serikat
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                  11.801.245.993        11.885.497.430

        Jumlah                                                   109.587.404.351        61.333.652.316

      Jumlah                                                     166.473.623.264        81.663.261.659

      Dana/cadangan untuk penggantian
        perabotan dan perlengkapan hotel
        (Catatan 10)                                              (1.440.644.651)       (2.857.578.037)

      Bersih                                                     165.032.978.613        78.805.683.622
      Tingkat bunga deposito berjangka
        per tahun
        Rupiah                                                  3,25% - 6,00%        2,75% - 6,00%
        Dolar Amerika Serikat                                       1,00%                1,00%

      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang
      ditempatkan pada pihak berelasi ataupun yang digunakan sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.




                                                    - 25 -
Page 27
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

5.    PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA


      Rincian piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                     30 September 2023             31 Desember 2022
                                                                       (Tidak Diaudit)                 (Diaudit)
                                                                             Rp                           Rp
          Pendapatan
            Hotel                                                           1.950.103.026               1.728.380.949
            Sewa                                                              719.507.753                 101.329.831
          Jumlah                                                            2.669.610.779               1.829.710.780
          Dikurangi penyisihan penurunan piutang usaha                     (1.045.700.008)             (1.045.700.008)

          Jumlah                                                            1.623.910.771                784.010.772


         Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, semua piutang usaha Grup dari pihak ketiga dan
         dalam mata uang Rupiah.

         Piutang usaha tidak dijaminkan dan tidak dikenakan bunga.

        Rincian saldo piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                                      30 September 2023            31 Desember 2022
                                                                        (Tidak Diaudit)                (Diaudit)
                                                                              Rp                          Rp

          Belum Jatuh Tempo                                                   705.726.182                 171.791.020
          Jatuh Tempo
            1 - 30 hari                                                       848.465.774                 426.726.798
            31 - 60 hari                                                       31.753.206                  98.217.562
            61 - 90 hari                                                          135.938                   5.230.016
            Lebih dari 90 hari                                              1.083.529.679               1.127.745.384
          Jumlah                                                            2.669.610.779               1.829.710.780
          Dikurangi penyisihan penurunan piutang usaha                     (1.045.700.008)             (1.045.700.008)

          Jumlah                                                            1.623.910.771                 784.010.772

      Mutasi cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                         30 September 2023          31 Desember 2022
                                                                           (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                 Rp                        Rp

      Saldo awal                                                               1.045.700.008               473.146.893
      Cadangan atas penurunan nilai
        tahun berjalan                                                                         -           572.553.115

      Saldo akhir                                                              1.045.700.008             1.045.700.008

      Grup membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan estimasi nilai tidak terpulihkan secara individual
      berdasarkan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan
      penurunan nilai atas piutang usaha tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari piutang tidak tertagih.




                                                        - 26 -
Page 28
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

6.    PERSEDIAAN
      PERSEDIAAN ASET REAL ESTAT

                                                                       30 September 2023         31 Desember 2022
                                                                         (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                               Rp                       Rp

      Aset lancar
        Bangunan siap dijual - Apartemen The Peak                           59.141.154.287            59.141.154.287
        Proyek Capital Square                                            1.279.575.826.085         1.230.255.902.892
        Hotel                                                                4.398.181.861             4.404.771.845
         Jumlah                                                          1.343.115.162.233         1.293.801.829.024

      Aset tidak lancar
        Tanah belum dikembangkan                                          293.622.897.287            293.430.247.663


      Bangunan siap dijual

      Apartemen The Peak merupakan sisa unit apartemen siap jual milik PNC, entitas anak.

      Aset pengembangan real estat

      Aset pengembangan real estat adalah Proyek Capital Square yang merupakan proyek superblok milik TMP yang
      terdiri dari apartemen, perkantoran dan retail yang sedang dalam tahap pembangunan bersama dengan properti
      investasi dan aset tetap (Catatan 8 dan 9), terletak di Jl. HR Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya.

      Persentase penyelesaian per 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, adalah 54,32% dan 53,16%.

      Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset real estat pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-
      masing sebesar Rp 21.998.502.014 dan Rp 27.979.284.140. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada 30
      September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar 52,97% dan 65,06%.

      Persediaan aset real estat diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa
      nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

      Berdasarkan penelaahan terhadap aset real estat pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa tidak perlu
      dilakukan penurunan nilai aset real estat.

      Persediaan hotel

      Persediaan hotel merupakan persediaan milik SGK, entitas anak.

      Tidak terdapat cadangan kerugian penurunan nilai untuk barang dan perlengkapan hotel, karena manajemen
      berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan.

      Tanah yang Belum Dikembangkan

      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tanah belum dikembangkan merupakan tanah milik
      Perusahaan seluas 6.028 m2 di Jl. Lingkar Luar, Duri Kosambi dan tanah seluas 3.578 m 2 di Jl. Abdul Wahid Siamin,
      Surabaya.

      Pembayaran kepada kontraktor yang nilainya melebihi 10% dari jumlah pembayaran konstruksi dan pengembangan
      lahan aset real estat, aset tetap dan properti investasi berasal dari:

                                                                     30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                       (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                             Rp                      Rp
        PT Perintis Dinamika Sekatama                                      7.757.768.698                       -
        PT Sinar Arta Mulya                                                1.967.319.877         23.967.910.756
        PT Total Bangun Persada                                            3.603.603.602         78.378.677.633
        Jumlah                                                            13.328.692.177        102.346.588.389




                                                        - 27 -
Page 29
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

       Hak legal atas tanah aset real estat sedang dalam pengembangan berupa Hak Guna Bangunan atas nama Grup
       yang akan jatuh tempo pada tahun 2026 - 2044. Pada tahun 2022, seluruh bidang tanah telah disertifikasi atas
       nama TMP, entitas anak.

       Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tanah TMP seluas 12.969 m2 digunakan sebagai jaminan
       utang bank jangka panjang (Catatan 18).


  7.   INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

       Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, rincian investasi saham pada entitas asosiasi yang
       dicatat dengan metode ekuitas adalah sebagai berikut:

                                                                                      Presentase kepemilikan
                                                                          Tempat         dan hak suara yang                                    30 September 2023       31 Desember 2022
            Nama entitas asosiasi             Aktivitas utama                                                        Nama Proyek
                                                                         kedudukan          dimiliki Grup                                        (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                                     30 Sep 2023 31 Des 2022                                           Rp                     Rp

       PT Arah Sejahtera Abadi       Pusat Perbelanjaan, Apartemen        Jakarta      40,00%      40,00%           Kuningan City                 1.180.642.481.137       1.187.420.754.955
        (ASA)                        dan Perkantoran
       PT Pluit Propertindo          Pusat Perbelanjaan                   Jakarta      47,17%      47,17%        Emporium Pluit Mall              1.080.254.389.728       1.099.698.245.943
        (PP)
       PT Brilliant Sakti Persada    Pusat Perbelanjaan dan Hotel         Bandung      30,00%      30,00%          Festival CityLink,              308.541.572.835          304.644.329.730
        (BSP)                                                                                                  Hotel Haris dan Hotel PoP
       PT Citra Gemilang Nusantara   Pusat Perbelanjaan                   Jakarta      23,00%      23,00%      Lindeteves Trade Center                             -                      -
        (CGN)
       PT Manggala Gelora Perkasa    Pusat Perbelanjaan                   Jakarta      27,40%      27,40%            Senayan City                  975.468.206.680        1.006.684.896.715
        (MGP)

       Jumlah                                                                                                                                     3.544.906.650.380       3.598.448.227.343



       Investasi entitas asosiasi pada CGN bernilai nol dikarenakan nilai investasi pada CGN sudah melebihi
       kepentingan pada entitas asosiasi sehingga Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih
       lanjut. Akumulasi rugi CGN pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
       Rp 9.997.294.436 dan Rp 13.038.200.375.

       Mutasi investasi pada entitas asosiasi adalah sebagai berikut :

                                                                                         30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                                                                            Bagian Penghasilan (Rugi)
                                                                         Bagian Laba            komprehensif lain                      Dividen yang
                                      Saldo awal                     dari Entitas Asosiasi     dari entitas asosiasi                     Diterima                       Saldo akhir
                                          Rp                                   Rp                        Rp                                 Rp                              Rp

       ASA                           1.187.420.754.955                    23.297.177.284                     (5.451.102)                (30.070.000.000)               1.180.642.481.137
       PP                            1.099.698.245.943                    24.921.517.134                    (25.573.349)                (44.339.800.000)               1.080.254.389.728
       BSP                             304.644.329.730                     3.897.243.105                              -                               -                  308.541.572.835
       CGN                                           -                                 -                              -                               -                                -
       MGP                           1.006.684.896.715                    78.383.309.965                              -                (109.600.000.000)                 975.468.206.680

       Jumlah                        3.598.448.227.343                  130.499.247.488                     (31.024.451)               (184.009.800.000)               3.544.906.650.380



                                                                                             31 Desember 2022 (Diaudit)
                                                                                                     Bagian Rugi
                                                                         Bagian Laba              komprehensif lain                    Dividen yang
                                      Saldo awal                     dari Entitas Asosiasi       dari entitas asosiasi                   Diterima                       Saldo akhir
                                          Rp                                   Rp                          Rp                               Rp                              Rp

       ASA                           1.183.594.099.571                    33.665.097.095                 (238.441.711)                     (29.600.000.000)            1.187.420.754.955
       PP                            1.062.395.844.548                    57.657.906.847                  (72.405.452)                     (20.283.100.000)            1.099.698.245.943
       BSP                             303.277.914.891                     1.366.414.839                            -                                    -               304.644.329.730
       CGN                                           -                                 -                            -                                    -                             -
       MGP                           1.020.380.513.438                    20.841.182.482                 (286.799.205)                     (34.250.000.000)            1.006.684.896.715

       Jumlah                        3.569.648.372.448                   113.530.601.263                 (597.646.368)                     (84.133.100.000)            3.598.448.227.343




                                                                                       - 28 -
Page 30
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

       Ringkasan informasi keuangan dari entitas asosiasi diatas adalah sebagai berikut :
                                                                  30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                          Rp                       Rp

       Jumlah aset                                                 6.741.616.377.208        6.903.673.571.947
       Jumlah liabilitas                                          (1.523.670.556.322)      (1.491.936.630.578)
       Aset bersih                                                    5.217.945.820.886     5.411.736.941.369

       Laba periode/tahun berjalan                                     385.464.620.279           168.385.222.791

       Laba komprehensif periode/
         tahun berjalan                                                385.396.773.410           166.338.644.286

       Investasi pada perusahaan asosiasi diperoleh terutama untuk tujuan potensi pertumbuhan jangka panjang,
       karena seluruh entitas tersebut bergerak dalam industri properti yang sama dengan industri Grup.

       Entitas asosiasi mengukur properti investasi menggunakan model biaya. Penyesuaian terhadap saldo laba dan
       kenaikan nilai wajar properti investasi dilakukan pada pengakuan bagian laba bersih entitas asosiasi dalam laporan
       laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk memberikan efek pengukuran properti investasi
       menggunakan model nilai wajar yang diadopsi oleh Grup. Kenaikan nilai wajar properti investasi entitas asosiasi
       adalah sebagai berikut:
                                                   31 Desember 2022
                                                       (Diaudit)
                                                          Rp

       ASA                                                 3.260.128.234
       PP                                                (11.704.072.132)
       BSP                                                69.564.000.000

       Investasi pada perusahaan asosiasi diperoleh terutama untuk tujuan potensi pertumbuhan jangka panjang,
       karena seluruh entitas tersebut bergerak dalam industri properti yang sama dengan industri Grup.


  8.   PROPERTI INVESTASI

       Rincian dan mutasi properti investasi Grup adalah sebagai berikut:
                                     1 Januari 2023           Penambahan           Pengurangan         30 September 2023
                                          Rp                      Rp                   Rp                      Rp

       Tanah                          273.298.480.529                       -                     -        273.298.480.529
       Bangunan dan prasarana         188.354.761.299                       -                     -        188.354.761.299
       Aset dalam penyelesaian        164.025.668.498           6.802.022.607                     -        170.827.691.105
       Jumlah                         625.678.910.326           6.802.022.607                     -        632.480.932.933

       Akumulasi kenaikan
         nilai wajar                 1.599.498.734.805                       -                    -       1.599.498.734.805
       Jumlah Tercatat               2.225.177.645.131                                                    2.231.979.667.738



                                     1 Januari 2022           Penambahan           Pengurangan         31 Desember 2022
                                          Rp                      Rp                   Rp                     Rp

       Tanah                          273.298.480.529                       -                     -        273.298.480.529
       Bangunan dan prasarana         188.354.761.299                       -                     -        188.354.761.299
       Aset dalam penyelesaian        144.696.386.634          19.329.281.864                     -        164.025.668.498
       Jumlah                         606.349.628.462          19.329.281.864                     -        625.678.910.326

       Akumulasi kenaikan
         nilai wajar                 1.603.469.906.169         (3.971.171.364)                    -       1.599.498.734.805
       Jumlah Tercatat               2.209.819.534.631                                                    2.225.177.645.131




                                                             - 29 -
Page 31
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         a. Pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, perubahan properti investasi, terdiri dari penambahan
               biaya perolehan dan pengurangan masing-masing sebesar Rp 6.802.022.607 dan Rp 19.329.281.864.
         b. Properti investasi merupakan bagian dari unit perkantoran TCC Batavia - Tower 1 yang ditujukan untuk
               disewakan dan area perkantoran yang disewakan di Pluit.
         c.    Sampai dengan 30 September 2023, aset dalam penyelesaian untuk pembangunan gedung perkantoran
               TCC Batavia – Tower 2 masih belum dapat dilanjutkan oleh manajemen.
         d.    Aset dalam penyelesaian untuk pembangunan area pusat perbelanjaan Capital Square, Surabaya,
               diperkirakan akan selesai pada tahun 2024.

      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, nilai tercatat aset dalam penyelesaian masing-masing
      meliputi 6,69% dan 6,43% dari nilai kontrak.

      Hak legal atas tanah properti investasi berupa HGB atas nama Grup berjangka waktu 20 sampai 30 tahun yang
      akan jatuh tempo antara tahun 2032 - 2042. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan
      hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai.

      Penghasilan sewa dari properti investasi pada periode 30 September 2023 dan 2022, masing-masing sebesar
      Rp 5.370.312.966 dan Rp 6.629.491.756 (Catatan 23).

      Perubahan nilai wajar properti investasi pada tahun 2022 dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain konsolidasian sebesar (Rp 3.971.171.364).

      Properti investasi diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa nilai
      pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

      Rincian nilai wajar atas properti investasi Grup pada tanggal 31 Desember 2022:

               Nama proyek                 Nilai wajar                    Nama Penilai               Tanggal laporan
                                               Rp

      TCC Batavia Tower                  2.058.884.000.000        KJPP Iskandar & Rekan              27 Februari 2023

      Capital Square                      124.653.645.131         KJPP Iskandar & Rekan              23 Februari 2023
                                                                   KJPP Rizki Djunaedy
      Area perkantoran di Pluit            41.640.000.000                                             21 Maret 2023
                                                                        & Rekan

      Jumlah                             2.225.177.645.131


      Tanggal penilaian atas nilai wajar properti investasi adalah tanggal 31 Desember 2022. Metode penilaian yang
      digunakan adalah pendekatan pasar dan pendekatan pendapatan dengan arus kas terdiskonto.

      Berikut ini adalah asumsi-asumsi signifikan yang dipakai penilai dalam menghitung nilai wajar atas properti
      investasi:

                                                         31 Desember 2022

      Tingkat bunga diskonto per tahun                   10,53% - 11,16%
      Tingkat kenaikan harga                                  3,00%

      Rincian Properti Investasi Grup dan informasi nilai wajar pada 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                     Tingkat 1                Tingkat 2                  Tingkat 3                 Jumlah
                                        Rp                       Rp                         Rp                       Rp

      TCC Batavia Tower                            -         988.104.000.000        1.070.780.000.000          2.058.884.000.000
      Capital Square                               -                         -       124.653.645.131             124.653.645.131
      Area perkantoran di Pluit                    -          41.640.000.000                            -         41.640.000.000

      Tidak ada perpindahan antara tingkat 1 dan tingkat 2 selama tahun berjalan.

      Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke properti investasi pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-
      masing sebesar Rp 1.932.419.934 dan Rp 2.457.790.280. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada 30 September
      2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar 4,65% dan 5,72%.




                                                         - 30 -
Page 32
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

  9.   ASET TETAP

                                     1 Januari 2023         Penambahan           Pengurangan        30 September 2023
                                          Rp                    Rp                   Rp
       Biaya perolehan:
       Pemilikan langsung
         Tanah                        15.732.219.443                       -                   -       15.732.219.443
         Bangunan                    243.197.399.531                       -                   -      243.197.399.531
         Perlengkapan kantor           3.866.820.989                       -                   -        3.866.820.989
         Peralatan kantor             13.162.461.051                       -                   -       13.162.461.051
         Kendaraan                       417.382.727                       -                   -          417.382.727
       Jumlah                        276.376.283.741                       -                   -      276.376.283.741

       Akumulasi penyusutan:
         Bangunan                     91.160.127.814         9.334.443.791                     -      100.494.571.605
         Perlengkapan kantor           2.824.707.832           156.797.929                     -        2.981.505.761
         Peralatan kantor             12.686.825.338           129.273.629                     -       12.816.098.967
         Kendaraan                       416.123.977             1.258.750                     -          417.382.727
       Jumlah                        107.087.784.961         9.621.774.099                     -      116.709.559.060
       Jumlah Tercatat               169.288.498.780                                                  159.666.724.681



                                     1 Januari 2022         Penambahan           Pengurangan        31 Desember 2022
                                          Rp                    Rp                   Rp                    Rp
       Biaya perolehan:
       Pemilikan langsung
         Tanah                        15.732.219.443                     -                     -       15.732.219.443
         Bangunan                    243.197.399.531                     -                     -      243.197.399.531
         Perlengkapan kantor           3.351.087.719           515.733.270                     -        3.866.820.989
         Peralatan kantor             12.808.522.269           353.938.782                     -       13.162.461.051
         Kendaraan                       417.382.727                     -                     -          417.382.727
       Jumlah                        275.506.611.689           869.672.052                     -      276.376.283.741

       Akumulasi penyusutan:
         Bangunan                     78.714.202.760       12.445.925.054                      -       91.160.127.814
         Perlengkapan kantor           2.635.332.994          189.374.838                      -        2.824.707.832
         Peralatan kantor             12.554.003.205          132.822.133                      -       12.686.825.338
         Kendaraan                       408.571.477            7.552.500                      -          416.123.977
       Jumlah                         94.312.110.436       12.775.674.525                      -      107.087.784.961
       Jumlah Tercatat               181.194.501.253                                                  169.288.498.780


       Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                    30 September 2023        30 September 2022
                                                                      (Tidak Diaudit)          (Tidak Diaudit)
                                                                            Rp                       Rp

       Beban pokok penjualan dan
         beban langsung (Catatan 24)                                      7.782.443.718             7.727.046.444
       Beban penjualan(Catatan 25)                                           76.096.398                95.237.735
       Beban umum dan administrasi (Catatan 26)                           1.763.233.983             1.752.363.877

       Jumlah                                                             9.621.774.099             9.574.648.056

       Properti investasi, aset real estat dan aset tetap berupa bangunan hotel dan sebagian kendaraan milik Grup
       diasuransikan terhadap risiko-risiko antara lain asuransi property all risk, asuransi terhadap kerusakan mesin, serta
       asuransi terhadap terorisme dan sabotase kepada beberapa perusahaan asuransi pihak ketiga dengan rincian
       sebagai berikut:




                                                           - 31 -
Page 33
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                  30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                          Rp                      Rp

      Nilai pertanggungan aset
        (Catatan 6 dan 8)                                           3.852.538.088.000       3.852.538.088.000

      Jumlah tercatat aset
        Aset tetap                                                    142.776.842.717         151.747.095.881
        Properti investasi                                          2.231.979.667.738       2.225.177.645.131
        Aset real estat                                             1.338.716.980.372       1.478.086.317.146

      Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas
      aset yang dipertanggungkan.
      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat aset tetap yang tidak digunakan
      sementara dan dihentikan dari penggunaan aktif namun tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap berupa tanah dan bangunan digunakan
      sebagai jaminan atas utang bank yang diperoleh dari PT Bank Pan Indonesia dan PT Bank ICBC Indonesia
      (Catatan 11 dan 18).
      Hak legal atas tanah milik PNC, entitas anak, berupa HGB atas nama PT Pluit Propertindo, pihak berelasi, yang
      akan jatuh tempo pada tahun 2036. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam pemecahan dan
      perpanjangan sertifikasi hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
      kepemilikan yang memadai.

      Nilai wajar bangunan hotel Grup pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp 284.063.330.000. Penilaian
      dilakukan oleh KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan, penilai independen yang tidak berelasi dengan Grup. Penilaian
      dilakukan berdasarkan metode pendekatan pendapatan dan pendekatan pasar. Nilai tercatat bangunan hotel pada
      tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 111.068.058.520 dan
      Rp 118.757.385.640. Nilai wajar dengan pendekatan pendapatan dikategorikan sebagai level 3 berdasarkan tingkat
      input pengukuran nilai wajar.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat dari seluruh aset tetap tersebut dapat dipulihkan dan tidak terdapat
      adanya peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai, sehingga tidak
      diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai atas aset tetap.


  10. ASET LAINNYA


                                                                 30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                   (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                         Rp                      Rp

      Goodwill                                                        39.854.275.909          39.854.275.909
      Dana/cadangan untuk penggantian
        perabotan dan perlengkapan hotel (Catatan 4)                   1.440.644.651           2.857.578.037
      Deposito berjangka yang dijaminkan                               1.171.415.327           1.150.516.665
      Lain-lain                                                          185.040.000             184.320.000
      Jumlah                                                          42.651.375.887          44.046.690.611


      Goodwill

      Merupakan selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset bersih entitas anak
      pada saat akuisisi.
                                                               30 September 2023       31 Desember 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                       Rp                      Rp

      TMP                                                             39.851.112.779          39.851.112.779
      PNC                                                                  2.849.000               2.849.000
      SGK                                                                    314.130                 314.130
      Jumlah                                                          39.854.275.909          39.854.275.909



                                                        - 32 -
Page 34
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Deposito berjangka yang dijaminkan
      TMP, entitas anak, memiliki deposito berjangka yang dijaminkan pada PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga yang
      dijaminkan dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli unit perkantoran dan apartemen oleh Bank
      yang bersangkutan (Catatan 31c).
      Dana/cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel
      SGK, entitas anak, diwajibkan untuk membentuk cadangan rekening untuk penggantian perabot dan perlengkapan
      hotel dengan persentase sebesar 4% dari pendapatan hotel setiap bulan.


  11. UTANG BANK JANGKA PENDEK
      Berdasarkan Perjanjian Pinjaman No. 049/CIB-PK/XII/13 dengan PT Bank Pan Indonesia, SGK, entitas anak, yang
      beberapa kali telah diubah terakhir dengan Surat Perubahan Perjanjian No. 1267/CIB/EXT/22 tanggal 26 Oktober
      2022 telah setuju untuk memberikan fasilitas dari bank berupa Fasilitas Pinjaman Rekening Koran dengan jumlah
      maksimal sebesar Rp 15.000.000.000.

      Fasilitas tersebut telah jatuh tempo pada tanggal 27 September 2023 dan telah dilunasi oleh SGK, entitas anak.
      Atas fasilitas tersebut, dikenakan tingkat bunga sebesar 9,00% per tahun (floating).

      Fasilitas pinjaman ini dijamin bersamaan dengan utang bank jangka panjang (Catatan 18).

      Pada tanggal 31 Desember 2022, fasilitas ini telah digunakan sebesar Rp 4.328.742.940.

      Biaya bunga masih harus dibayar pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
      Rp 889.484.261 dan Rp 1.482.810.663 (Catatan 15).


  12. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA

      Rincian dari utang usaha berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut:

                                                                30 September 2023       31 Desember 2022
                                                                  (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                        Rp                     Rp
          Pihak ketiga
            PT Graha Tunasmekar                                       6.071.715.123             6.071.715.123
            PT Cendrawasih Farin                                      1.270.263.843                       -
            PT Berca Hardayaperkasa                                     979.362.466                       -
            PT Trimatra Tatagraha                                       643.261.556                       -
            PT Berca Schindler Lift                                     497.609.401                       -
            PT Perintis Dinamika Sekatama                                       -               1.470.194.729
            PT Genius Loci Asia                                                 -               1.218.079.988
            Lain-lain (masing-masing
              di bawah 5% dari utang usaha)                           4.292.089.269             1.716.317.704
          Jumlah                                                    13.754.301.658             10.476.307.544


      Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                30 September 2023       31 Desember 2022
                                                                  (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                        Rp                     Rp
       Rupiah                                                        13.636.982.995            10.356.860.075
       Dolar Amerika Serikat                                             13.973.400                14.157.900
       Euro                                                             103.345.263               105.289.569
       Jumlah                                                        13.754.301.658            10.476.307.544

      Tidak ada bunga ataupun jaminan yang secara khusus diberikan oleh Grup sehubungan dengan utang usaha di
      atas.




                                                       - 33 -
Page 35
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

  13. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA


                                                             30 September 2023      31 Desember 2022
                                                               (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                     Rp                    Rp

      Pihak ketiga
        PT SC Hotels & Resorts Indonesia                          1.495.063.027           879.188.242
        Lain-lain (masing-masing
          di bawah 5% dari utang lain-lain)                       1.438.000.226          1.833.246.800
        Jumlah                                                    2.933.063.253          2.712.435.042



  14. PERPAJAKAN

      A. Pajak Dibayar di Muka

         Akun ini terdiri dari:
                                                              30 September 2023      31 Desember 2022
                                                                (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                      Rp                    Rp

        Pajak pertambahan nilai
          Entitas Induk                                             3.478.099.478         2.260.130.863
          Perusahaan Anak                                          64.097.900.583        61.043.966.903
        Pajak Final
          Perusahaan                                                  608.729.700           734.105.514
          Entitas Anak                                              7.295.189.481         7.314.533.553

        Jumlah                                                     75.479.919.242        71.352.736.833


      B. Utang Pajak

         Akun ini terdiri dari:
                                                             30 September 2023      31 Desember 2022
                                                               (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                     Rp                    Rp

        Pajak penghasilan
          Pasal 21                                                  740.614.781          1.421.607.672
          Pasal 23                                                  142.968.130             22.677.435
        Persewaan dan pengalihan
          Hak atas tanah dan/atau bangunan                           13.119.589            38.707.517
          Jasa konstruksi                                            49.862.933            89.386.748
        Pajak hotel dan restoran                                    426.524.872           426.478.120
        Jumlah                                                    1.373.090.305          1.998.857.492


      C. Beban Pajak Final dan Beban Pajak Penghasilan

         Beban pajak final sehubungan dengan penyewaan pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 masing-masing
         sebesar Rp 604.228.082 dan Rp 652.729.965.

         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:




                                                    - 34 -
Page 36
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                   30 September 2023        30 September 2022
                                                                     (Tidak Diaudit)          (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                       Rp

      Laba sebelum pajak menurut
        laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain konsolidasian                                   57.249.990.819                66.275.597.549
      Pendapatan dividen dari entitas
        asosiasi (Catatan 7)                                            184.009.800.000                  50.384.000.000
      Rugi sebelum pajak entitas anak                                    14.165.026.241                  14.235.512.760
      Laba entitas asosiasi (Catatan 7)                                (130.499.247.488)               (115.504.247.661)
      Laba sebelum pajak - Perusahaan                                    124.925.569.572                15.390.862.648
      Pendapatan yang sudah diperhitungkan
        atau dibayar pajak final                                       (124.925.569.572)                (15.390.862.648)
      Laba sebelum pajak dari pendapatan
        yang tidak terutang pajak
        penghasilan final                                                              -                              -

      Beban pajak kini                                                                 -                              -
      Dikurangi pajak penghasilan dibayar
        Pasal 23                                                                       -                              -
        Pasal 25                                                                       -                              -
      Utang pajak kini                                                                 -                              -


      Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

      D. Pajak Tangguhan
      Rincian aset pajak tangguhan Grup terdiri dari:

                                                          30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                                                            Dibebankan ke
                                                          Dikreditkan ke     Penghasilan
                                      1 Januari 2023         laba rugi     komprehensif lain            30 September 2023
                                            Rp                  Rp                Rp                            Rp

      Liabilitas imbalan pascakerja         34.106.028                    -                    -              34.106.028
      Penyisihan penurunan
         piutang usaha                   212.876.228                      -                    -             212.876.228

      Jum lah                            246.982.256                      -                    -             246.982.256



                                                              31 Desember 2022 (Diaudit)
                                                                                Dibebankan ke
                                                          Dikreditkan ke         Penghasilan
                                      1 Januari 2022         laba rugi         komprehensif lain         31 Desember 2022
                                             Rp                   Rp                  Rp                        Rp

      Liabilitas imbalan pascakerja         40.933.432            (899.715)          (5.927.689)               34.106.028
      Penyisihan penurunan
         piutang usaha                      75.007.527       137.868.701                           -          212.876.228

      Jumlah                             115.940.959         136.968.986             (5.927.689)              246.982.256




                                                         - 35 -
Page 37
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

  15. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR


                                                               30 September 2023      31 Desember 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                      Rp                     Rp
      Biaya Pelayanan Gedung                                       15.783.078.869          2.401.484.904
      Jasa manajemen                                                  945.543.769            204.004.179
      Bunga atas utang bank (Catatan 11 dan 18)                       889.484.261          1.482.810.663
      Utilitas                                                        564.522.303            655.787.792
      Bonus                                                           399.636.995            358.498.798
      Asuransi                                                        271.072.328                      -
      Jasa profesional                                                 25.225.225            366.875.000
      Lain-lain                                                     1.318.651.402          1.332.420.145
      Total                                                        20.197.215.152          6.801.881.481



  16. UANG JAMINAN PENYEWA
      Uang jaminan penyewa jangka pendek dan jangka panjang merupakan uang yang diterima Grup sehubungan
      dengan penyewaan unit perkantoran.


  17. UANG MUKA PENJUALAN DAN PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA


      Uang muka penjualan

                                                               30 September 2023      31 Desember 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                       Rp                    Rp

      Penjualan apartemen                                          99.175.683.188        94.062.481.982
      Penjualan kantor (Catatan 31e)                               70.000.000.000        70.000.000.000
      Jumlah                                                      169.175.683.188       164.062.481.982
      Dikurang bagian jangka pendek                                (1.576.039.860)       (1.566.270.118)
      Bagian jangka panjang                                       167.599.643.328        162.496.211.864

      Uang muka penjualan merupakan uang muka atas penjualan apartemen dan unit perkantoran yang belum
      memenuhi kriteria untuk pengakuan pendapatan.

      Uang muka titipan pelanggan merupakan penerimaan dari calon pembeli yang masih dapat dibatalkan sewaktu-
      waktu.

      Uang muka penjualan merupakan uang muka atas penjualan apartemen dan unit perkantoran yang belum
      memenuhi kriteria untuk pengakuan pendapatan.

      Pendapatan diterima dimuka

                                                               30 September 2023      31 Desember 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                       Rp                    Rp

      Pendapatan sewa diterima dimuka                                6.895.321.358         7.913.796.065
      Bagian yang direalisasi dalam satu tahun                      (4.031.521.993)       (5.377.742.813)
      Bagian yang direalisasi lebih dari satu tahun                 2.863.799.365          2.536.053.252

      Pendapatan sewa diterima dimuka merupakan uang muka sewa yang diterima dari penyewa.




                                                      - 36 -
Page 38
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

18.   UTANG BANK JANGKA PANJANG
                                                                    30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                      (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                            Rp                      Rp

      PT Bank ICBC Indonesia                                           278.558.333.231           285.905.982.801
      PT Bank Ina Perdana Tbk                                          225.000.000.000           207.200.000.000
      PT Bank Pan Indonesia Tbk                                         38.099.851.731            41.249.851.731
      Jumlah                                                           541.658.184.962           534.355.834.532
      Biaya transaksi yang belum diamortisasi                             (989.955.565)           (1.084.477.742)
      Bersih                                                           540.668.229.397           533.271.356.790
      Dikurangi:
      Jatuh tempo dalam satu tahun                                       (7.350.000.000)         (60.886.869.888)
      Bagian jangka panjang - bersih                                   533.318.229.397           472.384.486.902


      PT Bank ICBC Indonesia

      Pada tanggal 8 Oktober 2015 berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 7, dari Notaris Deni Thanur, S.E., S.H., M.Kn.,
      TMP, entitas anak memperoleh fasilitas kredit Fasilitas Pinjaman Tetap on Installment (PTI) dengan plafon
      maksimal sebesar Rp 400.000.000.000 dan sub limit fasilitas Letter of Credit (L/C) serta fasilitas Trust Receipt (TR)
      dengan plafon maksimal AS$ 6.000.000 dari PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga, untuk pembangunan konstruksi
      proyek “Capital Square”. Fasilitas tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 12,5% per tahun.

      Perjanjian kredit tersebut telah beberapa kali diubah, terakhir pada tanggal 23 Juni 2023, berdasarkan Perubahan
      Perjanjian Kredit No. 018/ICBC-TCT/PTI/IV/2018/PR4, di mana PT Bank ICBC Indonesia telah setuju untuk
      melakukan restrukturisasi ketiga dengan perubahan jangka waktu fasilitas PTI sampai dengan 20 Februari 2026
      dengan tingkat suku bunga sebesar 10,5% per tahun (floating).

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
       HGB tanah atas nama TMP, entitas anak, seluas 12.969 m2 terletak di Jalan HR. Muhammad, Surabaya. Dari
         HGB yang dijaminkan tersebut telah diroya seluas 276 m2 yang diperuntukkan untuk pelebaran jalan.
       Pembangunan yang akan datang dari Proyek Capital Square.
       Fidusia atas tagihan yang sudah ada maupun yang akan ada di kemudian hari yang berasal dari proyek Capital
         Square.
       Letter of Undertaking (LOU) dari PT Greenwood Sejahtera Tbk untuk menjamin pembayaran fasilitas utang dan
         cost overrun proyek.
      Perjanjian pinjaman mencakup beberapa persyaratan yang mengharuskan TMP, entitas anak, untuk:
       Mempertahankan collateral leverage sebesar 250%;
       Rasio utang terhadap ekuitas Maksimal 1,50x;
       Mempertahankan ekuitas positif minimal Rp 500.600.000.000; dan
       Financial covenant akan direview setiap 3 bulan sekali.
      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, TMP telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank.

      PT Bank Pan Indonesia Tbk

      Pada bulan September 2012, SGK, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Pan Indonesia Tbk
      dengan jumlah maksimum sebesar Rp 120.000.000.000 yang terbagi atas:
      1. Pinjaman jangka panjang dengan jumlah maksimum sebesar Rp 42.249.851.731. Jangka waktu pinjaman
         sampai dengan bulan September 2027 dan harus dikembalikan dengan cicilan bulanan dengan tingkat bunga
         9% per tahun (floating).
      2. Pinjaman Rekening Koran dengan jumlah maksimum sebesar Rp 15.000.000.000. Jangka waktu pinjaman 12
         bulan sampai dengan September 2023 (Catatan 11).
      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan :
       Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas tanah dan bangunan (Hotel Holiday Inn), hasil pecahan SHGB
         No. 6127, Proyek Emporium Pluit di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta Utara, dengan nilai hak tanggungan sebesar
         Rp 144.000.000.000 (Catatan 9).
       Fiduciaire Eigendomsoverdracht (FEO) mesin dan peralatan Hotel Holiday Inn di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta
         Utara dengan nilai Rp 50.000.000.000 (Catatan 9).
      Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis
      terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain membatasi hak SGK untuk mengadakan merger, akuisisi, konsolidasi,
      menjual, mengalihkan, menyewakan atau melepaskan harta kekayaan SGK kecuali untuk transaksi-transaksi yang
      umum, mengubah anggaran dasar dan susunan direksi dan komisaris serta pemegang saham; menjaminkan harta
      kekayaan; mengajukan permohonan kepailitan; mendapat pinjaman uang atau kredit dari pihak lain; memberikan

                                                          - 37 -
Page 39
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      pinjaman kepada pihak lain, termasuk tetapi tidak terbatas pada direksi, komisaris, pemegang saham, entitas anak
      dan/atau perusahaan afiliasinya; melakukan pembagian dividen; serta mengadakan penyertaan investasi pada
      perusahaan lain.

      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, SGK telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank.

      PT Bank INA Perdana Tbk

      Berdasarkan akta Perjanjian Kredit No. 11 tanggal 27 April 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman
      “Refinancing” pada tanggal 27 April 2022 dengan jumlah pokok yang tidak lebih dari Rp 250.000.000.000. Fasilitas
      tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 9% per tahun yang dihitung dari jumlah baki debet (outstanding)
      fasilitas pinjamannya dengan ketentuan tingkat bunga tersebut dapat berubah dan akan ditinjau setiap saat oleh
      Bank (floating rate). Jangka waktu fasilitas maksimum fasilitas pinjaman yaitu selama 4 (empat) tahun termasuk
      Masa Tenggang Waktu dan Jangka Waktu Penarikan yang dimulai sejak tanggal Perjanjian sampai dengan Tanggal
      Akhir. Jangka Waktu Penarikan selama 18 (delapan belas) bulan sejak tanggal perjanjian.

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
       41 Unit kantor TCC Batavia Tower 1 di Jalan K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Kel. Karet Tengsin, Kec. Tanah
         Abang, Jakarta Pusat, atas nama PT Greenwood Sejahtera Tbk dengan total luas 10.039 m2.

      Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis
      terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain melakukan penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar, struktur
      modal, pemegang saham dan pengurus, mengubah usaha dan badan hukum, mengajukan permohonan kepailitan
      atau penundaan kewajiban pembayaran hutang, membubarkan perusahaan serta melakukan penggabungan
      usaha, pengambilalihan usaha, pemisahan atau peleburan usaha, memberikan pinjaman kepada pihak lain,
      memperoleh pinjaman uang atau kredit baru dari pihak lain, menggadaikan dan mengalihkan saham, bertindak
      sebagai penjamin dengan mengikatkan diri sebagai penjamin hutang, memberikan garansi atau menjamin harta
      kekayaan untuk kepentingan pihak lain, menjual dan menyewakan aset, mengalihkan usaha, mengalihkan usaha
      kepada pihak lain, mengadakan penyertaan modal dan investasi di perusahaan lain, melakukan pembayaran baik
      pokok, bunga maupun pembayaran lain atas hutang Pemegang Saham, melakukan pembelian harta tetap
      sepanjang tidak mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan pembayaran dipercepat atas
      suatu hutang yang belum jatuh tempo, kecuali berhubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dan tidak
      mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan transaksi tidak wajar dengan pihak lain termasuk
      kepada perusahaan afiliasi atau kepada Pemegang Saham dan harus berdasarkan praktek dan kebiasaan usaha
      serta prinsip perdagangan yang bebas, mengalihkan dan menyewakan jaminan.

      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah mematuhi seluruh ketentuan
      perjanjian bank.


 19. ESTIMASI LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

      Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pascakerja berdasarkan
      perhitungan yang dilakukan oleh KKA Tubagus Syafrial & Amran Nangasan, Aktuaris Independen, masing-masing
      tertanggal 27 Februari 2023 dan 13 April 2022, di mana disusun menggunakan metode aktuarial “Projected Unit
      Credit” dan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                               31 Desember 2022
      Tingkat pensiun normal                        55-56 tahun
      Tingkat diskonto per tahun                  7,10% - 7,22%
      Tingkat kenaikan gaji per tahun             8,00%-10,00%
      Tingkat mortalitas                             TMV 2019
      Tingkat cacat                             10 % TMI IV (2019)
      Tingkat pengunduran diri              5% pada umur 26 tahun
                                               dan menurun secara
                                             linier sampai 0% pada
                                                  umur 56 tahun




                                                        - 38 -
Page 40
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut:

                                                                     30 September 2023       31 Desember 2022
                                                                       (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                             Rp                     Rp

      Saldo awal                                                            7.280.698.441             8.837.012.302
      Beban imbalan kerja karyawan
        tahun berjalan (Catatan 26)                                          927.362.037               264.483.611
      Beban imbalan pasti yang
        diakui dalam penghasilan komprehensif lain                            (38.546.374)         (1.275.003.763)
      Pembayaran imbalan kerja                                                          -            (545.793.709)

      Jumlah                                                                8.169.514.104             7.280.698.441

      Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.
      Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar, dengan variabel lain
      dianggap tetap, terhadap kewajiban imbalan pascakerja dan beban jasa kini, pada tanggal 31 Desember 2022:
                                                               31 Desember 2022
                                                    Kewajiban imbalan   Beban jasa kini dan
                                                       pascakerja           beban bunga
      Tingkat diskonto
        Kenaikan 1%                                        6.776.959.209             588.463.151
        Penurunan 1%                                       7.847.516.642             717.856.996

      Tingkat kenaikan gaji per tahun
        Kenaikan 1%                                       7.801.090.833              712.864.027
        Penurunan 1%                                      6.806.645.329              591.427.712

      Analisis sensitivitas disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam liabilitas imbalan
      pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa asumsi
      tersebut mungkin berkorelasi.


 20. MODAL SAHAM

      Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 berdasarkan
      laporan yang disusun oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                       30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
      Nama Pemegang Saham                                  Jumlah                Persentase            Jumlah Modal
                                                           Saham                Kepemilikan                Disetor
                                                                                     %                       Rp

      PT Prima Permata Sejahtera                            4.387.657.776                     56,25          438.765.777.600
      PT Kencana Graha Nusamandiri                          1.813.102.224                     23,24          181.310.222.400
      Ang Andri Pribadi - Komisaris Utama                         969.000                      0,01               96.900.000
      Masyarakat umum
       (masing-masing dibawah 5%)                           1.599.031.000                     20,50          159.903.100.000

      Jumlah                                                7.800.760.000                    100,00          780.076.000.000



 21. CADANGAN UMUM

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 188 tanggal
      30 Juni 2023 dari Buntario Tigris Darmawa NG, Sarjana Hukum, Sarjana Ekonomi, Magister Hukum, notaris di
      Jakarta Pusat, pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk membentuk cadangan umum sebesar
      Rp 5.000.000.000.

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 64 tanggal
      29 Juli 2022 dari R.F. Limpele, Sarjana Hukum, notaris di Jakarta Pusat, pemegang saham Perusahaan menyetujui
      untuk membentuk cadangan umum sebesar Rp 5.000.000.000.

                                                            - 39 -
Page 41
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 22. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

      Kepentingan nonpengendali atas aset bersih Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                30 September 2023          31 Desember 2022
                                                                  (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                        Rp                        Rp

      a. Kepentingan nonpengendali atas
           Aset bersih Entitas Anak
         PT Sentra Graha Kencana (SGK)                              34.806.221.795             34.093.032.272
         PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)                           24.763.004.357             25.415.667.142
         PT Trisakti Makmur Persada (TMP)                              (61.154.449)               (61.124.179)
          Jumlah                                                    59.508.071.703             59.447.575.235


      Kepentingan Nonpengendali atas Laba (Rugi) Komprehensif Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                30 September 2023          30 September 2022
                                                                  (Tidak Diaudit)            (Tidak Diaudit)
                                                                        Rp                         Rp

      b. Kepentingan nonpengendali atas
           Laba (Rugi) bersih Entitas Anak
         PT Sentra Graha Kencana (SGK)                                  716.874.216              (745.482.922)
         PT Trisakti Makmur Persada (TMP)                                   (30.260)                  (30.121)
         PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)                              (652.662.785)            1.476.340.927
          Jumlah                                                        64.181.171                730.827.884



 23. PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA

      Rincian penjualan dan pendapatan usaha adalah sebagai berikut:

                                                                  30 September 2023          30 September 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)            (Tidak Diaudit)
                                                                          Rp                         Rp

        Penjualan:
          Apartemen                                                                    -         11.598.558.559

        Pendapatan:
          Sewa                                                          5.708.792.426             6.981.449.032
          Hotel                                                        35.995.300.048            25.081.602.719
          Jumlah                                                       41.704.092.474            32.063.051.751
        Jumlah                                                         41.704.092.474            43.661.610.310


      Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan maupun penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan dan
      pendapatan untuk periode 30 September 2023. Penjualan kepada pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah
      penjualan dan pendapatan untuk periode 30 September 2022 adalah penjualan apartemen kepada Bapak J. O.
      Widjaja sebesar Rp 11.598.558.559.

      Tidak terdapat penjualan dan pendapatan usaha yang diperoleh dari pihak berelasi.




                                                       - 40 -
Page 42
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 24. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG

      Rincian beban pokok penjualan dan beban langsung adalah sebagai berikut:

                                                              30 September 2023       30 September 2022
                                                                (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                      Rp                      Rp
      Beban pokok penjualan:
        Apartemen                                                                 -        6.539.223.951

      Beban langsung:
        Penyusutan (Catatan 9)                                      7.782.443.718          7.727.046.444
        Gaji dan tunjangan                                          3.188.261.200          2.557.733.877
        Utilitas                                                    2.718.029.684          2.545.104.691
        Lain-lain                                                   7.173.163.328          4.319.711.145
      Jumlah                                                       20.861.897.930         23.688.820.108



 25. BEBAN PENJUALAN

                                                              30 September 2023       30 September 2022
                                                                (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                      Rp                      Rp
      Komisi                                                          408.019.651          1.294.137.966
      Gaji dan tunjangan                                              172.268.330          2.545.416.806
      Penyusutan (Catatan 9)                                           76.096.398             95.237.735
      Iklan dan promosi                                                31.308.800            322.474.000
      Lain-lain                                                     1.195.517.736            779.682.542
      Jumlah                                                        1.883.210.915          5.036.949.049



26.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                              30 September 2023       30 September 2022
                                                                (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                      Rp                      Rp

      Gaji dan tunjangan                                          32.458.999.118         30.521.354.435
      Sewa dan jasa layanan                                       14.462.229.968          3.374.562.281
      Biaya konversi pembangunan rumah Susun                       7.837.150.359          5.124.842.565
      Jasa manajemen (Catatan 31d)                                 3.570.531.575          2.499.965.222
      Jasa keamanan                                                2.252.937.254          1.917.134.702
      Beban kantor                                                 1.821.775.395          2.343.189.485
      Penyusutan (Catatan 9)                                       1.763.233.983          1.752.363.877
      Jasa profesional                                             1.204.068.451          1.163.748.044
      Utilitas                                                     1.153.376.495          1.147.611.996
      Perbaikan dan pemeliharaan                                     955.970.419          1.410.583.548
      Imbalan pascakerja (Catatan 19)                                927.362.037            666.575.914
      Asuransi                                                       578.127.656            480.364.617
      Lain-lain                                                    3.135.891.035          4.355.600.366

      Jumlah                                                      72.121.653.745         56.757.897.052




                                                     - 41 -
Page 43
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 27. PENGHASILAN BUNGA

                                                                30 September 2023       30 September 2022
                                                                  (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                        Rp                      Rp
      Deposito berjangka                                               2.523.240.150            912.224.234
      Jasa giro                                                          196.636.204            174.629.643
      Jumlah                                                           2.719.876.354          1.086.853.877



 28. LABA PER SAHAM

                                                                30 September 2023       30 September 2022
                                                                  (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                        Rp                      Rp
      Laba
      Laba bersih yang dapat diatribusikan
        kepada pemilik entitas induk                                  57.185.809.648         65.544.769.665
      Jumlah Saham
      Jumlah rata-rata tertimbang saham
        untuk tujuan perhitungan laba
        bersih per saham dasar                                         7.800.760.000          7.800.760.000

      Laba Per Saham Dasar                                                      7,33                   8,40


      Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi saham biasa yang
      bersifat dilutif.


 29. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      a. PT Kencana Graha Nusamandiri dan PT Prima Permata Sejahtera adalah pemegang saham utama
         Perusahaan.

      b. PT Karya Multi Makmur adalah pemegang saham minoritas entitas anak, SGK.

      c. Pihak berelasi yang merupakan entitas yang dikendalikan personil manajemen kunci Perusahaan:
          PT Langgeng Gemilang Sejahtera

      d. Pihak berelasi yang merupakan entitas asosiasi Perusahaan:
          PT Arah Sejahtera Abadi
          PT Briliant Sakti Persada
          PT Pluit Propertindo
          PT Manggala Gelora Perkasa
          PT Citra Gemilang Nusantara

      Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi

      Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi tertentu dengan pihak berelasi, yang meliputi antara lain:
          a.   Sejak tahun 2013, Perusahaan mengadakan perjanjian pengelolaan Perkantoran TCC Batavia - Tower 1
               dengan PT Langgeng Gemilang Sejahtera. Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan 10 Februari
               2026.

          b.   Pada tanggal 7 Januari 2009, ASA, entitas asosiasi, mengadakan perjanjian jasa konsultasi manajemen
               dengan PNC, entitas anak, untuk memberi jasa konsultasi manajemen. Perjanjian ini telah diperpanjang
               beberapa kali terakhir pada tanggal 13 April 2023 yang berlaku sampai dengan 31 Desember 2023.

          c.   Perusahaan menerima dividen dari CGN, entitas asosiasi, akan tetapi bagian Perusahaan atas rugi CGN
               sudah melebihi kepentingannya, maka Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih
               lanjut (berdasarkan PSAK No. 15). Dividen yang sudah diterima oleh Perusahaan disajikan pada akun
               "Utang Pihak Berelasi". Saldo pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
               sebesar Rp 21.233.832.200 dan Rp 19.393.832.200. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember



                                                       - 42 -
Page 44
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                  2022 terdapat pengembalian modal saham sebesar Rp 1.150.000.000 dan Rp 2.300.000.000 oleh CGN
                  yang dicatat sebagai “Utang pihak berelasi”.
           d.     Piutang lain-lain dari PT Karya Multi Makmur sebesar Rp 73.125.000 pada 31 Desember 2022.


 30. INFORMASI SEGMEN

      Grup menetapkan segmen berdasarkan unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan keputusan
      mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba atau rugi operasi
      dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan konsolidasian.

      Segmen Usaha

      Grup melakukan kegiatan usaha sebagai berikut

      I.   Penjualan dan pendapatan sewa
            Apartemen
            Perkantoran

      II. Pendapatan
           Hotel

      Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:

                                                                                 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                                                                                    Tidak dapat
                                     Perkantoran          Apartemen               Hotel            dialokasikan            Eliminasi         Konsolidasian
                                         Rp                  Rp                    Rp                   Rp                    Rp                 Rp
      Penjualan dan pendapatan
       usaha                           5.370.312.966       338.479.460         35.995.300.048                        -                   -     41.704.092.474

      Hasil
       Hasil segmen                    5.370.312.966       338.479.460         15.133.402.118                        -                   -     20.842.194.544

      Beban penjualan                     (81.661.881)     (754.575.439)         (764.215.192)         (282.758.403)                     -      (1.883.210.915)
      Beban umum dan administrasi     (51.453.860.539)   (1.091.911.647)       (9.589.340.793)       (9.986.540.766)                     -     (72.121.653.745)
      Beban pajak final                  (503.962.761)      (73.327.591)          (26.937.730)                    -                      -        (604.228.082)
      Bagian laba bersih
       entitas asosiasi              130.499.247.488                 -                      -                     -                      -    130.499.247.488
      Pendapatan bunga                 2.507.486.296        42.864.083             19.894.225           149.631.750                      -      2.719.876.354
      Beban bunga dan keuangan       (15.579.624.916)       (2.023.304)        (2.754.423.780)         (257.091.724)                     -    (18.593.163.724)
      Keuntungan (kerugian)
       lainnya - neto                  1.100.107.054        21.931.878                      -        (4.731.110.033)                     -      (3.609.071.101)

      Laba (rugi) sebelum pajak       71.858.043.707     (1.518.562.560)        2.018.378.848       (15.107.869.176)                     -     57.249.990.819

      LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Aset segmen                   5.239.099.774.299    63.934.150.471    123.024.527.920        1.516.922.539.629       928.384.287.252    7.871.365.279.571
      Liabilitas segmen               259.899.763.569     9.173.200.363     43.367.657.504          455.952.355.272        19.103.186.880      787.496.163.588
      Informasi Lainnya
        Penyusutan                     1.686.088.040           112.486          7.794.856.593           140.716.980                      -      9.621.774.099


                                                                                 30 September 2022 (Tidak Diaudit)
                                                                                                    Tidak dapat
                                     Perkantoran          Apartemen               Hotel            dialokasikan            Eliminasi         Konsolidasian
                                         Rp                  Rp                    Rp                   Rp                    Rp                 Rp
      Penjualan dan pendapatan
       usaha                           6.629.491.756     11.950.515.835        25.081.602.719                        -                   -     43.661.610.310

      Hasil
       Hasil segmen                       90.267.805     11.950.515.835         7.932.006.562                        -                   -     19.972.790.202

      Beban penjualan                        (215.625)   (1.086.450.466)         (573.696.171)       (3.376.586.787)                     -      (5.036.949.049)
      Beban umum dan administrasi     (37.819.837.720)     (847.122.857)       (6.973.646.539)      (11.117.289.936)                     -     (56.757.897.052)
      Beban pajak final                  (593.853.975)      (35.195.724)          (23.680.266)                    -                      -        (652.729.965)
      Bagian laba bersih
       entitas asosiasi              115.504.247.661                  -                     -                     -                      -    115.504.247.661
      Pendapatan bunga                   936.875.787          8.792.534                     -           141.185.556                      -      1.086.853.877
      Beban bunga dan keuangan        (4.303.835.720)        (2.668.530)       (3.601.532.108)         (765.173.856)                     -     (8.673.210.214)
      Keuntungan (kerugian)
       lainnya - neto                    762.493.245          8.385.718           22.413.331             39.199.795                      -        832.492.089

      Laba (rugi) sebelum pajak       74.576.141.458      9.996.256.510        (3.218.135.191)      (15.078.665.228)                     -     66.275.597.549

      LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Aset segmen                   5.047.748.140.685    70.790.200.474    136.366.859.220        1.417.170.884.311      1.136.333.895.091   7.808.409.979.781
      Liabilitas segmen               209.505.155.397    12.032.970.848     57.261.346.897          448.838.874.920         19.314.183.694     746.952.531.756
      Informasi Lainnya
        Penyusutan                     1.704.253.157          3.345.209         7.732.589.694           134.459.996                      -      9.574.648.056




                                                                      - 43 -
Page 45
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 31. IKATAN

      a. Akta Kesepakatan Bersama II No. 138 tanggal 24 Agustus 2009 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris, S.H.,
         S.E., M.H., notaris di Jakarta, oleh dan antara Ny. Betty Donna Christina Siahaan (Betty) dan Tn. DR. Tunggul
         Simanjuntak (Tunggul) (yang dalam hal ini bertindak masing-masing sebagai pemegang dan pemilik hak atas
         seluruh saham sejumlah 50.000 lembar dalam PT Sinar Bonana Jaya (SBJ)) dan PT Kawasan Industri
         Jababeka Tbk (KIJA) dengan Perusahaan. Betty dan Tunggul setuju dan sepakat untuk menjual seluruh saham
         dan tagihan yang dimiliki oleh mereka terhadap SBJ kepada Perusahaan dan/atau pihak lain yang ditunjuk oleh
         Perusahaan dengan harga penjualan masing masing sebesar Rp 5.000.000.000 dan Rp 17.500.000.000. KIJA
         setuju dan sepakat untuk menjual tagihan miliknya terhadap SBJ kepada Perusahaan dan/atau pihak lain yang
         ditunjuk oleh Perusahaan sebesar Rp 50.000.000.000. Pembayaran oleh Perusahaan kepada Betty dan Tunggul
         dilakukan secara bertahap sebanyak 8 kali (dalam PPJB No. 139 tanggal 24 Agustus 2009, pembayaran
         dilakukan 7 kali, dimana pada pembayaran ketiga dilakukan secara 2 tahap) sesuai dengan pemenuhan kondisi
         tertentu oleh pihak Betty dan Tunggul. Sedangkan pembayaran kepada KIJA dilakukan secara bertahap
         sebanyak 5 kali sesuai dengan pemenuhan kondisi tertentu oleh pihak KIJA.

           Pada tanggal 15 Desember 2014, Betty dan Tunggul (Pemohon) mengajukan Permohonan Arbitrase
           No. 640/XII/ARB-BANI/2014 melawan Perusahaan (Termohon) dan Buntario Tigris, SH., S.E., M.H. (selaku turut
           Termohon) di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), untuk melakukan pembatalan perjanjian pengikatan
           jual beli saham dan tagihan PT Sinar Bonana Jaya (SBJ) yang dinyatakan dalam Akta No. 139 tanggal 24
           Agustus 2009. Perkara ini telah diputus oleh Mahkamah Arbitrase BANI pada tanggal 4 Februari 2016 dengan
           putusan menolak seluruhnya permohonan Pemohon. Dengan demikian, Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham
           dan Tagihan PT SBJ antara Perusahaan dengan Betty dan Tunggul dinyatakan sah dan masih mengikat kedua
           belah pihak.

           Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, Perusahaan telah membayar sebesar
           Rp 2.850.000.000 kepada Betty dan Tunggul, yang dicatat pada akun piutang lain-lain sebesar Rp 350.000.000
           dan akun uang muka investasi sebesar Rp 2.500.000.000 dan sebesar Rp 2.500.000.000 kepada KIJA yang
           dicatat sebagai bagian piutang lain-lain.

      b. Pada 27 Oktober 2003, PNC mengadakan perjanjian jual beIi dengan PT Graha Tunasmekar selaku pemilik
         tunggal yang sah dan memiliki hak penuh untuk unit yang sedang dibangun, dan merupakan kontraktor dan
         pengembang rumah susun apartemen “The Peak di Sudirman” (The Peak) yang telah diubah dengan adendum
         pada tanggal 2 Desember 2004.

      c. Grup mengadakan perjanjian dengan beberapa bank dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli
         untuk pemilikan perkantoran dan apartemen milik Grup sebagai berikut:
          1. Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan perkantoran (KPK)
              dengan PT Bank Central Asia Tbk.
          2. TMP mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan apartemen (KPA) dengan
              PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank ICBC Indonesia.
           Dalam perjanjian kerjasama tersebut, Grup menjamin pembayaran jumlah yang terutang atas pembelian unit
           perkantoran dan unit apartemen oleh pembeli kepada bank – bank pemberi KPK dan KPA melalui penempatan
           dana pada bank yang bersangkutan (Catatan 10). Penjaminan ini berlaku sampai dengan Akta Jual beli (AJB)
           dan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas unit perkantoran dan unit apartemen tersebut
           ditandatangani.

      d. Pada tahun 2012, SGK mengadakan perjanjian kerja sama dengan Intercontinental Hotel Group
         (PT SC Hotels & Resorts Indonesia) untuk pengawasan, pengarahan dan untuk mengelola Hotel Holiday Inn
         Express. Perjanjian ini berlaku selama 15 tahun. SGK diwajibkan untuk membayar:
           1. Biaya dasar manajemen sebesar persentase tertentu dari pendapatan kotor hotel.
           2. Biaya insentif manajemen sebesar persentase tertentu dari laba operasi kotor yang telah disesuaikan
              (AGOP).
           Pada periode 30 September 2023 dan 2022, beban jasa manajemen masing-masing sebesar Rp 3.570.531.575
           dan Rp 2.499.965.222 dicatat sebagai bagian dari beban umum dan administrasi (Catatan 26).

      e. Pada tanggal 30 Juli 2013 dengan addendum tertanggal 11 April 2014, TMP, entitas anak, melakukan transaksi
         pembelian tanah dengan PT Equator Paradise, dengan penandatanganan surat pesanan dan/atau Perjanjian
         Pengikatan Jual Beli atas unit-unit kantor oleh PT Eastern Star Capital (ESC), segera setelah didirikannya
         proyek Capital Square, proses balik nama keatas nama TMP dan setelah mendapatkan Izin Mendirikan
         Bangunan. Atas perjanjian ini, TMP, entitas anak, mencatat utang sebesar Rp 70.000.000.000 yang disajikan
         sebagai bagian dari uang muka penjualan (Catatan 17).

      f.   Pada tanggal 19 November 2019, berdasarkan hasil pembahasan perhitungan nilai konversi sesuai dengan
           Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 112 Tahun 2019, tentang Tata Cara Pemenuhan Kewajiban
           Pembiayaan dan Pembangunan Rumah Susun Murah/Sederhana Melalui Konversi oleh para Pemegang Izin
           Pemanfaatan Ruang, Perusahaan sebagai pemegang Izin Pemanfaatan Ruang telah menyepakati jumlah nilai
           konversi sebesar Rp 42.260.447.250 melalui Surat Pernyataan No. 8 tanggal 4 Juni 2021. Nilai konversi
           didasarkan oleh Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada tahun 2019 sebesar Rp 55.923.000/m2 dan luas lahan


                                                        - 44 -
Page 46
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         yang ditunjuk oleh Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (SIPPT) sebesar +/- 24.173 m2. Selanjutnya,
         berdasarkan Surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Khusus
         Ibukota Jakarta No. 32/C.47/31.71.07.1003.04.005.K.1.a.b/1/- 1.711.32/2021 tanggal 21 Oktober 2021
         memutuskan memberikan izin prinsip konversi kepada Perusahaan sebesar nilai konversi melalui
         pembangunan fasilitas publik dalam bentuk Pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium Tahap Dua, yang
         meliputi biaya KJPP dan Konsultan Manajemen untuk Blok A, E dan C, Konstruksi Blok A dan E serta konstruksi
         lansekap, di mana konstruksi pembangunan Blok A dan E diselesaikan paling lambat pada tanggal 20 Juni 2022
         dan serah terima kepada Walikota Jakarta Utara paling lambat bulan Oktober 2022 melalui Berita Acara Serah
         Terima.

         Pada tanggal 14 Maret 2022, berdasarkan Surat No. 024-002/GWS-TCC/DIR/III/2022, Perusahaan melakukan
         permohonan untuk membangun satu Blok terlebih dahulu atas Rumah Susun Kampung Akuarium, hal tersebut
         dikarenakan sesuai dengan Surat No. 025-002/GWS-TCC/DIR/III/2022 tanggal 18 Maret 2022 sehubungan
         dengan kesanggupan Perusahaan untuk mendanai pembangunan konstruksi pembangunan Rumah Susun
         Kampung Akuarium sebesar Rp 21.500.000.000.

         Berdasarkan Surat No. 1105/-1.796.32 tanggal 23 Maret 2022 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas
         Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Perusahaan diminta untuk segera menerbitkan Surat
         Kerjasama dengan PT Prosys Eka Persada sebagai Manajemen Konstruksi dan penunjukkan penyedia jasa
         konstruksi dengan PT Totalindo Eka Persada.

         Selanjutnya, pada tanggal 5 Oktober 2022 berdasarkan surat No. 076-012/GWS- RKA/DIR/X/2022, Perusahaan
         mengajukan permohonan perubahan tanggal penyerahan fisik bangunan dalam izin prinsip kepada Dinas
         Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta. Dan pada tanggal 13 Oktober 2022, Dinas
         Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat keputusan No.
         43/C.47/31.71.07.1003.04.005.K.1.a.b/1/-.711.32/202 tentang perpanjangan izin prinsip pelaksanaan bentuk
         konversi, dimana konstruksi pembangunan diselesaikan paling lambat Februari 2023 dan serah terima kepada
         Walikota Jakarta Utara paling lambat April 2023. Selanjutnya, atas izin prinsip yang telah berakhir tersebut,
         Perusahaan mengirimkan Surat No. 042-008/GWS-RKA/PRO/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 sehubungan
         dengan permohonan perubahan tanggal penyerahan fisik bangunan dalam izin prinsip pelaksanaan bentuk
         konversi kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta.

         Perusahaan sudah memulai proses konstruksi pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium.
         Pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium dilaksanakan oleh kontraktor yang penyelesaiannya
         berdasarkan progress proyek serta nilai proyek tersebut nilainya akan diverifikasi oleh pihak KJPP. (Manajemen
         Konstruksi yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah).


 32. INSTRUMEN KEUANGAN

      Selain dari piutang usaha dan utang bank jangka panjang, seluruh jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang
      diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
      telah mendekati nilai wajarnya karena merupakan instrumen keuangan yang berjangka pendek.

      Jumlah tercatat piutang lain-lain, aset lainnya, uang jaminan penyewa, utang bank jangka panjang dan utang pihak
      berelasi diakui berdasarkan arus kas masa depan yang didiskontokan dengan tingkat bunga pasar yang
      mencerminkan risiko kredit dengan mengacu pada instrumen keuangan yang serupa. Dengan demikian, jumlah
      tercatat utang tersebut juga telah mendekati nilai wajarnya.


 33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan

      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan
      yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing,
      risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko suku bunga. Grup beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh
      Direksi.

      I. Manajemen risiko mata uang asing

         Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional dari
         Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata uang asing tersebut. Volatilitas
         ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.

         Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari aktivitas operasi dan
         pendanaan dalam mata uang yang sama.

         Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan pembukuannya.



                                                         - 45 -
Page 47
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

          Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam
          mata uang asing sebagai berikut:


                                                              30 September 2023                   31 Desember 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)                       (Diaudit)
                                                         Mata Uang        Ekuivalen         Mata Uang        Ekuivalen
                                                           Asing             Rp               Asing              Rp

              Aset Moneter
              Kas dan setara kas                  US$      786.553       12.212.020.015        782.124      12.303.590.757
              Jumlah aset                                                12.212.020.015                     12.303.590.757

              Liabilitas Moneter
              Utang usaha kepada
                pihak ketiga                      US$          900           13.973.400            900           14.157.900
                                                 EURO        6.300          103.345.263          6.300         105.289.569
              Jumlah Liabilitas Moneter                                     117.318.663                        119.447.469
              Jumlah Aset Neto Moneter                                   12.094.701.352                     12.184.143.288


          II. Manajemen risiko kredit

                Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya yang
                mengakibatkan kerugian bagi Grup.

                Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha dan lain-lain.
                Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang layak serta terpercaya.
                Grup meminimalisasi risiko kredit atas piutang usaha yang timbul dari pembeli properti dengan mengenakan
                denda atas keterlambatan pembayaran, pembatalan penjualan dengan denda pembatalan dan apabila
                penjualan belum dilunasi tidak dilakukan serah terima unit yang dijual sehingga dapat dilakukan penjualan
                kembali properti dengan dikenakan klaim atas kerugian yang timbul dari penjualan kembali tersebut. Untuk
                risiko kredit yang timbul dari penyewa properti investasi dilakukan dengan cara meminta penyewa untuk
                memberikan deposit dalam bentuk tunai atau bank garansi untuk sewa selama 3 bulan, serta membayar
                uang muka sewa sebelum masa sewa berlaku.

                Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan
                meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup memiliki kebijakan untuk
                memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki sejarah dan reputasi kredit yang baik.
                Manajemen melakukan pengawasan secara terus menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit. Piutang
                usaha atas penjualan perkantoran dan apartemen Grup pada tanggal pelaporan sebagian besar merupakan
                selisih pengakuan pendapatan setelah dikurangi dengan bagian yang telah dibayar oleh pembeli sehingga
                pembayarannya belum jatuh tempo.

       III.     Manajemen risiko likuiditas

                Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada direksi, yang telah membangun kerangka
                manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen likuiditas dan pendanaan jangka
                pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan
                simpanan, fasilitas bank dan fasilitas pinjaman cadangan dengan terus menerus memonitor perkiraan dan
                arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo liabilitas keuangan.

                Tabel risiko likuiditas dan suku bunga

                Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan nonderivatif dengan periode
                pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang tidak terdiskontokan dari
                liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta untuk membayar. Tabel
                mencakup arus kas bunga dan pokok. Sepanjang arus bunga tingkat mengambang jumlah tidak
                didiskontokan berasal dari kurva suku bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan
                pada tanggal terawal di mana Grup mungkin akan diminta untuk membayar.




                                                           - 46 -
Page 48
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                                               30 September 2023 (Tidak Diaudit)
                                      Tingkat bunga
                                         efektif          Kurang dari
                                                                                 1 - 3 bulan             3 bulan - 1 tahun          1 - 5 tahun         Di atas 5 tahun           Jumlah
                                        rata-rata           1 bulan
                                       tertimbang
                                           Rp                 Rp                    Rp                         Rp                       Rp                     Rp                   Rp
             Tanpa bunga
             Utang usaha
               Pihak ketiga                           -                 -       13.388.430.838                            -           365.870.820                          -    13.754.301.658
             Utang lain-lain kepada
               pihak ketiga                           -                 -                        -         2.933.063.253                            -                      -     2.933.063.253
             Biaya yang masih
               harus dibayar                          -                 -       20.197.215.152                            -                         -                      -    20.197.215.152
             Uang jaminan
               penyewa                                -                 -         562.939.870                             -          2.532.973.103                         -     3.095.912.973
             Instrumen tingkat
               bunga variabel
             Utang bank jangka
               panjang                9,00% - 10,50%                    -        1.350.000.000             7.850.000.000           531.468.229.397                         -   540.668.229.397

             Jumlah                                                     -       35.498.585.860            10.783.063.253           534.367.073.320                         -   580.648.722.433


                                                                                                     31 Desember 2022 (Diaudit)
                                      Tingkat bunga
                                         efektif          Kurang dari
                                                                                   1 - 3 bulan             3 bulan - 1 tahun          1 - 5 tahun        Di atas 5 tahun         Jumlah
                                        rata-rata           1 bulan
                                       tertimbang
                                           Rp                 Rp                      Rp                         Rp                      Rp                    Rp                  Rp
             Tanpa bunga
             Utang usaha
              Pihak berelasi                -                               -                  -                               -                  -                        -                 -
              Pihak ketiga                  -                               -      3.119.864.421                               -      7.356.443.123                        -    10.476.307.544
             Utang lain-lain -
               pihak ketiga                 -                 971.571.476            695.416.091                               -      1.045.447.475                        -     2.712.435.042
             Biaya masih
               harus dibayar                -               4.046.547.452            358.498.798               2.396.835.231                        -                      -     6.801.881.481
             Uang jaminan
               penyewa                      -                               -        699.910.064                               -      2.853.633.244                        -     3.553.543.308

             Instrumen tingkat
               bunga variabel
             Utang bank jangka
               pendek                           9,00%                       -                        -         4.328.742.940                        -                      -     4.328.742.940
             Utang bank jangka
               panjang                9,00% - 10,50%        2.385.760.698         15.093.351.776             160.085.303.693        459.392.985.437     (103.686.044.814)      533.271.356.790

             Jumlah                                         7.403.879.626         19.967.041.150             166.810.881.864        470.648.509.279     (103.686.044.814)      561.144.267.105



             Jumlah yang dicantum di atas untuk instrumen suku bunga mengambang untuk liabilitas keuangan harus
             berubah jika perubahan suku bunga mengambang berbeda dengan estimasi suku bunga yang ditentukan
             pada akhir periode pelaporan.

             Grup memiliki fasilitas pembiayaan dari bank sebagaimana dijelaskan dalam catatan di bawah ini, yang tidak
             digunakan untuk mengurangi risiko likuiditas pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

                                                                                                              30 September 2023                          31 Desember 2022
                                                                                                                (Tidak Diaudit)                               (Diaudit)
                                                                                                                      Rp                                         Rp
             Fasilitas utang dengan
               jaminan dan tanggal jatuh tempo yang berbeda
               mulai tahun 2023 dan 2022 yang diperpanjang
               dengan perjanjian bersama:
               Jumlah yang digunakan                                                                                  552.155.834.532                          534.355.834.532
               Jumlah yang belum digunakan                                                                            217.844.165.468                          235.644.165.468
             Jumlah                                                                                                   770.000.000.000                          770.000.000.000


             Grup memelihara kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan.

       IV.   Manajemen risiko suku bunga

             Grup terpapar risiko suku bunga karena entitas dalam Grup meminjam dana dengan tingkat bunga
             mengambang. Risiko ini dikelola oleh Grup.

             Eksposur Grup terhadap suku bunga dalam liabilitas keuangan dirinci dalam bagian manajemen risiko
             likuiditas pada catatan ini.




                                                                                  - 47 -
Page 49
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

             Analisis sensitivitas suku bunga
             Analisis sensitivitas di bawah ini telah ditentukan berdasarkan eksposur suku bunga untuk instrumen non-
             derivatif pada akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas tingkat bunga mengambang, analisis tersebut disusun
             dengan asumsi jumlah liabilitas terutang pada akhir periode pelaporan itu terutang sepanjang tahun.
             Kenaikan atau penurunan 10 basis poin pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 digunakan ketika
             melaporkan risiko suku bunga secara internal kepada karyawan kunci dan merupakan penilaian manajemen
             terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada suku bunga.
             Jika suku bunga lebih tinggi/rendah masing-masing 30 basis poin dan 40 basis poin dan semua variabel
             lainnya tetap konstan, maka laba untuk 30 September 2023 dan 2022 akan turun/naik masing-masing
             sebesar Rp 107.262.036 dan Rp 137.032.292. Hal ini terutama disebabkan oleh eksposur Grup terhadap
             suku bunga atas pinjamannya dengan suku bunga mengambang.

             Eksposur risiko tingkat bunga berhubungan dengan jumlah aset atau liabilitas dimana pergerakan pada
             tingkat suku bunga dapat mempengaruhi laba setelah pajak. Risiko pada pendapatan bunga bersifat terbatas
             karena Grup hanya bermaksud untuk menjaga saldo kas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan
             operasional. Dalam beban bunga, keseimbangan optimal antara utang dengan tingkat bunga tetap dan
             mengambang ditetapkan di muka. Grup memiliki kebijakan dalam memperoleh pembiayaan yang akan
             memberikan kombinasi yang sesuai tingkat suku bunga mengambang dan tingkat bunga tetap. Persetujuan
             dari Direksi dan Dewan Komisaris harus diperoleh sebelum Grup menggunakan instrumen keuangan
             tersebut untuk mengelola eksposur risiko suku bunga.


 34. REKLASIFIKASI AKUN

      Akun berikut ini dalam laporan keuangan tanggal 30 September 2022 telah direklasifikasi agar sesuai dengan
      penyajian laporan keuangan tanggal 30 September 2023:

                Akun yang                   Saldo sebelum             Jumlah yang              Saldo setelah
               direklasifikasi               reklasifiasi             direklasifikasi           reklasifikasi
                                                                            %                        Rp

      Beban umum dan administrasi             (51.624.794.389)           (5.133.102.663)        (56.757.897.052)

      Keuntungan dan
         kerugian lain-lain - bersih            (4.300.610.574)          5.133.102.663              832.492.089



 35. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI PERUSAHAAN

      Informasi keuangan tersendiri entitas induk menyajikan informasi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, dimana penyertaan saham pada
      entitas anak dan asosiasi.

      Laporan keuangan tersendiri entitas induk disajikan dari halaman 49 sampai dengan 53. Informasi laporan
      keuangan induk tersendiri mengikuti kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan
      konsolidasian seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2, kecuali untuk investasi pada entitas anak dan asosiasi yang
      dicatat menggunakan metode ekuitas.




                                                         - 48 -
Page 50
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI LAPORAN POSISI KEUANGAN ENTITAS INDUK *)
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)



                                                                   30 September 2023    31 Desember 2022
                                                                     (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                           Rp                   Rp
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                                   128.821.101.571       69.514.705.674
Piutang usaha kepada pihak ketiga                                        607.146.148                    -
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                         585.942.427          910.872.551
Pajak dibayar di muka                                                  3.478.099.478        2.994.236.377
Biaya dibayar di muka dan uang muka                                      802.290.656          420.692.772

Jumlah Aset Lancar                                                   134.294.580.280       73.840.507.374

Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                       2.948.638.168        2.948.638.168
Persediaan                                                           293.622.897.287      293.430.247.662
Uang muka investasi saham                                            845.671.724.502      749.871.724.502
Investasi pada entitas asosiasi
  dan anak                                                          3.938.354.620.272   4.006.121.719.946
Properti investasi - nilai wajar                                    2.056.856.547.063   2.054.978.629.050
Aset tetap - neto                                                      31.905.632.400      33.591.720.440

Jumlah Aset Tidak Lancar                                            7.169.360.059.692   7.140.942.679.768

JUMLAH ASET                                                         7.303.654.639.972   7.214.783.187.142

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                       - 49 -
Page 51
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI LAPORAN POSISI KEUANGAN ENTITAS INDUK *)
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)



                                                                   30 September 2023    31 Desember 2022
                                                                     (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                           Rp                   Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - pihak ketiga                                               761.065.689          761.065.689
Utang lain-lain - pihak ketiga                                                     -        1.045.447.474
Utang pajak                                                              653.849.649          960.560.518
Biaya yang masih harus dibayar                                        17.399.083.193        3.072.114.429
Pendapatan diterima di muka -
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                             3.962.448.176        5.001.862.997

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                       22.776.446.707       10.841.051.107

Liabilitas Jangka Panjang
Uang jaminan penyewa                                                   2.232.998.103        2.556.158.244
Pendapatan diterima di muka - dikurangi
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                             2.529.122.369        2.536.053.252
Utang pihak berelasi                                                  21.233.832.200       19.393.832.200
Utang Bank                                                           224.643.101.093      207.001.369.863
Estimasi Liabilitas imbalan kerja karyawan                             5.878.095.220        5.290.694.470

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                     256.517.148.985      236.778.108.029

Jumlah Liabilitas                                                    279.293.595.692      247.619.159.136

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal - Rp 100 per saham
  Modal dasar - 23.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
  7.800.760.000 saham                                                780.076.000.000      780.076.000.000
Tambahan modal disetor                                               222.442.743.783      222.442.743.783
Selisih transaksi perubahan ekuitas
  entitas asosiasi                                                       411.856.000          411.856.000
Penghasilan komprehensif lain                                          6.894.672.948        6.883.466.322
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                                            55.000.000.000       50.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunaannya                                    5.959.535.771.549   5.907.349.961.901

Jumah Ekuitas                                                       7.024.361.044.280   6.967.164.028.006

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                       7.303.654.639.972   7.214.783.187.142

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                       - 50 -
Page 52
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR II : INFORMASI LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN ENTITAS INDUK *)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 September 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                                   30 September 2023    30 September 2022
                                                                     (Tidak Diaudit)      (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                   Rp

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA                                         4.909.880.443        6.136.291.069

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG                                           -                    -

LABA BRUTO                                                             4.909.880.443        6.136.291.069

Beban penjualan                                                          (81.661.881)            (215.625)
Beban umum dan administrasi                                          (51.453.860.539)     (37.819.837.720)
Beban pajak final                                                       (503.962.761)        (593.853.975)
Bagian rugi bersih entitas anak                                      (14.211.801.536)     (15.077.395.057)
Bagian laba bersih entitas asosiasi                                  130.499.247.488      115.504.247.661
Penghasilan bunga                                                      2.507.486.296          936.875.787
Beban bunga dan keuangan                                             (15.579.624.916)      (4.303.835.720)
Keuntungan dan kerugian lain-lain-neto                                 1.100.107.054          762.493.245

LABA SEBELUM PAJAK                                                    57.185.809.648       65.544.769.665

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                            -                    -

LABA PERIODE BERJALAN                                                 57.185.809.648       65.544.769.665

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi :
  Pengukuran kembali atas program imbalan pasti                           11.206.626         (181.063.856)

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                                    57.197.016.274       65.363.705.809

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                     - 51 -
Page 53
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR III : INFORMASI LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS ENTITAS INDUK *)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 September 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                                                                                          Komponen ekuitas lainnya
                                                                                        Selisih transaksi        Bagian penghasilan                                              Saldo laba
                                                                    Tambahan           perubahan ekuitas          komprehensif lain         Penghasilan             Ditentukan          Tidak ditentukan           Jumlah
                                             Modal disetor         modal disetor        entitas asosiasi        atas entitas asosiasi     komprehensif lain       penggunaannya         penggunaannya              ekuitas
                                                  Rp                    Rp                     Rp                                                                      Rp                    Rp                      Rp


Saldo per 1 Januari 2022                    780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000               (908.066.578)        7.153.134.868        45.000.000.000        5.881.253.237.615      6.935.428.905.688
Cadangan umum                                                -                     -                        -                         -                       -     5.000.000.000             (5.000.000.000)                   -
Laba tahun berjalan                                          -                     -                        -                         -                       -                   -           65.544.769.665      65.544.769.665
Penghasilan komprehensif lain                                -                     -                        -             (30.948.395)         (172.748.442)                      -                        -        (203.696.837)

Saldo per 30 September 2022                 780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000               (939.014.973)        6.980.386.426        50.000.000.000        5.941.798.007.280      7.000.769.978.516


Saldo per 31 Desember 2022                  780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.505.712.946)          8.389.179.268        50.000.000.000        5.907.349.961.901      6.967.164.028.006
Saldo per 1 Januari 2022
  setelah penyesuaian                       780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.505.712.946)          8.389.179.268        50.000.000.000        5.907.349.961.901      6.967.164.028.006
Cadangan umum                                                -                     -                        -                         -                       -     5.000.000.000             (5.000.000.000)                   -
Laba tahun berjalan                                          -                     -                        -                         -                       -                   -           57.185.809.648      57.185.809.648
Penghasilan komprehensif lain                                -                     -                        -             (31.024.451)           42.231.077                       -                        -          11.206.626

Saldo per 30 September 2023                 780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.536.737.397)          8.431.410.345        55.000.000.000        5.959.535.771.549      7.024.361.044.280


*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas.




                                                                                                                - 52 -
Page 54
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR IV : INFORMASI LAPORAN ARUS KAS ENTITAS INDUK
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 September 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                                   30 September 2023     30 September 2022
                                                                     (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)
                                                                           Rp                    Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                               4.718.340.893         4.618.070.452
Penerimaan bunga                                                        2.450.420.883           959.960.915
Pembayaran kas kepada karyawan                                        (22.420.615.883)      (22.065.653.993)
Pembayaran pajak penghasilan                                             (363.047.780)         (405.529.038)
Pembayaran kas kepada pemasok
  dan untuk beban operasional lainnya                                 (15.468.457.581)      (11.035.643.032)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi                            (31.083.359.468)      (27.928.794.696)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dividen entitas asosiasi                                  184.009.800.000         52.224.000.000
Penerimaan pengembalian investasi saham                                2.300.000.000                      -
Penempatan uang muka investasi saham                                 (96.260.000.000)      (238.210.000.000)
Perolehan aset tetap dan properti investasi                            (1.877.918.013)       (1.759.900.378)

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi         88.171.881.987       (187.745.900.378)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang bank                                                  17.641.731.230      185.200.000.000
Pembayaran bunga utang bank                                           (14.905.150.000)      (3.419.500.000)

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                             2.736.581.230      181.780.500.000


KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS                               59.825.103.749        (33.894.195.074)
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                  (518.707.852)         168.561.193

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                       69.514.705.674        86.766.249.130

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                     128.821.101.571        53.040.615.249


*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                        - 53 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.15 MB
Published27 Oct 2023
Pages54
Characters227,397
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-III-GWSA.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result