Skip to content
Back to announcement

LK Audited_LMAX_2025.pdf

Financial statement Text extracted LMAX

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 53

Page 1
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk


LAPORAN KEUANGAN

TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT




d1/
Page 2
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
DAFTAR ISI


                                                       Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

 Laporan Posisi Keuangan                                  1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain      3

 Laporan Perubahan Ekuitas                                4

 Laporan Arus Kas                                         5

 Catatan atas Laporan Keuangan                            6
Page 3

          
Page 4
                                                                                  Kantor Akuntan Publik
                                                                       Maurice Ganda Nainggolan & Rekan
                                                                Epiwalk Office Suites 7th Floor Unit B 708, Komplek Rasuna Epicentrum
                                                                                   Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, 12940
                                                                                              Tel : +62 21 299 122 72 , +62 21 299 124 73
                                                                           E-mail : mgnainggolan@kapmgn.co.id , kapmgn@gmail.com
                                                                                                                Web : www.kapmgn.co.id




                                  LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


Nomor: 00010/2.1104/AU.1/05/0147-5/1/III/2026

Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk


Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (“Perusahaan”), yang
terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,
posisi keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2025 serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap
Perusahaan sesuai dengan Kode Etik Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia, sebagaimana berlaku untuk audit atas laporan keuangan entitas dengan akuntabilitas publik di
Indonesia. Kami juga telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis
bagi opini audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal tersebut disampaikan dalam konteks
audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan
keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.

Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

1. Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha

   Pada tanggal 31 Desember 2025 piutang usaha bruto sebesar Rp 20.902.553.577 yang mencakup
   29,48% dari total aset Perusahaan. Perusahaan telah membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai
   sebesar Rp 658.572.788 pada tanggal 31 Desember 2025.

   Sesuai dengan PSAK 109 Instrumen Keuangan, Perusahaan menentukan penyisihan penurunan nilai
   piutang usaha yang dihitung secara kolektif dengan menggunakan model yang dipengaruhi oleh
   sejumlah input yang dapat diobservasi oleh manajemen. Asumsi dan parameter yang digunakan dalam
   perhitungan didasarkan pada data historis dan data kredit pelanggan saat ini, dan termasuk tunggakan
   pelanggan yang tercermin dalam skedul umur piutang.

                                                                       Maurice Ganda Nainggolan & Rekan
                                                                                               Registered Public Accountants
                                                                                           License : KMK No. 300/KM.1/2017
Page 5
   Tingkat kerugian historis kemudian disesuaikan untuk mencerminkan informasi saat ini dan informasi
   yang bersifat perkiraan masa depan (forward looking) dari faktor-faktor ekonomi makro yang dapat
   memengaruhi pelunasan piutang pelanggan. Penilaian ini melibatkan estimasi manajemen yang
   signifikan.

   Respon kami atas Hal Audit Utama:

   • Kami memperoleh pemahaman dan melaksanakan prosedur untuk mengevaluasi desain dan
     implementasi dari pengendalian internal manajemen yang relevan sehubungan dengan penyisihan
     kredit ekspektasian atas piutang usaha;
   • Kami mengevaluasi kesesuaian model kerugian kredit ekspektasian yang digunakan dan menguji
     kewajaran asumsi utama (yaitu definisi gagal bayar, pengelompokkan berbagai segmen pelanggan,
     karakteristik risiko kredit dan informasi masa depan (forward looking) yang digunakan oleh
     manajemen untuk mengestimasi cadangan kerugian kredit ekpektasian;
   • Kami melakukan perhitungan kembali kerugian kredit ekspektasian secara independen dengan
     menggunakan pengelompokan umur piutang dan menggunakan tingkat inflasi pada tahun berjalan;
   • Kami menilai apakah asumsi yang digunakan oleh manajemen didukung oleh data historis dan data
     tingkat kerugian aktual;
   • Kami menilai kecukupan pengungkapan terkait penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha
     dalam konteks persyaratan pengungkapan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Kami yakin
     bahwa pengungkapan yang tepat telah dilakukan.

2. Penilaian Persediaan

   Lihat Catatan 2.h (Informasi kebijakan akuntansi material) yang berkaitan dengan Persediaan dan
   Catatan 7 untuk pengungkapan yang relevan.

   Perusahaan mengakui persediaan sebesar Rp 16.743.766.766 pada tanggal 31 Desember 2025 atau
   setara dengan 23,62% dari total aset Perusahaan. Perusahaan diharuskan untuk menguji adanya
   penurunan nilai atas Persediaan usang yang ditentukan berdasarkan PSAK 236 “Penurunan Nilai
   Aset”.

   Respon kami atas Hal Audit Utama:

  • Memahami kebijakan akuntansi Perusahaan terkait penilaian persediaan dan penentuan nilai
    realisasi neto.
  • Melakukan diskusi dan permintaan keterangan kepada manajemen mengenai rencana penjualan
    dan prospek pasar atas persediaan yang telah lama tersimpan.
  • Menelaah analisis umur persediaan untuk mengidentifikasi persediaan yang bergerak lambat dan
    usang.
  • Menghitung penyisihan penurunan nilai persediaan berdasarkan metode uji nilai realisasi neto.
  • Mengevaluasi bukti pendukung yang tersedia dan observasi atas kondisi fisik persediaan.
  • Mengevaluasi kecukupan pengungkapan terkait persediaan dalam laporan keuangan.

Informasi Lain

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum
dalam Laporan Tahunan 2025 ("Laporan Tahunan"), tetapi tidak mencantumkan laporan keuangan dan
laporan auditor kami. Laporan tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor
ini.

Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan tersebut.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk membaca
Laporan Tahunan ketika tersedia dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan apakah Laporan
Tahunan mengandung ketidakkonsistensian material dengan laporan keuangan atau pemahaman yang
kami peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.
Page 6
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang
bertanggung jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap
Laporan Keuangan

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu
oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan
penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan dalam
mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang
berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif
yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan Perusahaan.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal
tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap
material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional
dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
  disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, merancang dan melaksanakan prosedur audit yang
  responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk
  menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang
  disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan
  dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
  pengendalian internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
  merancang prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan
  opini atas efektivitas pengendalian internal Perusahaan.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
  pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
  berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
  dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan
  Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
  terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor
  kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak
  memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami
  didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau
  kondisi masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan kelangsungan
  usaha.
Page 7
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
  pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
  mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain,
ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa
kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan
seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi
kami, dan, jika relevan, langkah yang diambil untuk menghilangkan ancaman atau pengamanan yang
diterapkan.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan
oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami,
kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika,
dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan
dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.


Kantor Akuntan Publik
Maurice Ganda Nainggolan & Rekan




Maurice Ganda Nainggolan
Izin Akuntan Publik No. AP.0147

Jakarta, 17 Maret 2026
Page 8
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                             Catatan             2025                   2024

ASET

ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas                                             4              29.143.661.047        30.278.974.317
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                5              20.243.980.789        25.881.126.929
Piutang Lain-lain Pihak Ketiga                                 6                 179.986.978           197.831.403
Persediaan                                                     7              16.743.766.766         6.460.945.991
Uang Muka                                                      8                  72.040.000         3.418.943.556
Aset Pajak Tangguhan                                          12.b               516.970.276           338.430.450
Jumlah Aset Lancar                                                            66.900.405.856        66.576.252.646

ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap                                                      9              3.569.531.647          3.181.593.075
Aset Hak-Guna                                                  10                406.666.667             16.666.667
Uang Jaminan                                                   11                 20.000.000             20.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                       3.996.198.314          3.218.259.742

JUMLAH ASET                                                                   70.896.604.170        69.794.512.388




         Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                       -1-
Page 9
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                            Catatan             2025                   2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Bank Jangka Pendek                                      17.a            4.345.741.378          6.082.121.484
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                13             7.807.122.635          7.426.493.877
Beban Akrual                                                   14               132.027.543            154.271.876
Uang Muka Pelanggan                                            15             3.652.400.000          1.864.090.987
Utang Pajak                                                   12.a              424.269.078            461.389.755
Bagian Lancar dari Pinjaman Jangka Panjang
  Utang Pembiayaan Aset Tetap                                  16               680.582.019            698.905.606
  Utang Bank                                                  17.b               80.000.004             80.000.004
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                              17.122.142.657         16.767.273.589

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
   Utang Pembiayaan Aset Tetap                                 16               494.551.010            600.748.319
   Utang Bank                                                 17.b              498.333.290            798.333.304
Liabilitas Imbalan Pascakerja                                  18             1.551.008.000          1.234.894.000
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                              2.543.892.300          2.633.975.623

JUMLAH LIABILITAS                                                            19.666.034.957         19.401.249.212
EKUITAS
Modal Saham - Nilai Nominal Rp 20 per Saham
  Modal Dasar 1.820.000.000 Saham
  Modal Ditempatkan dan Disetor
  650.008.775 Saham                                           19.a           13.000.175.500         13.000.175.500
Tambahan Modal Disetor                                        19.b           33.048.522.645         33.048.522.645
Penghasilan Komprehensif Lain                                  20               297.372.956            187.154.276
Saldo Laba
  Ditentukan Penggunaannya                                    19.c              300.000.000            200.000.000
  Tidak Ditentukan Penggunaannya                              19.c            4.584.498.112          3.957.410.755

JUMLAH EKUITAS                                                               51.230.569.213         50.393.263.176

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                70.896.604.170         69.794.512.388




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                      -2-
Page 10
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                             Catatan             2025                   2024

PENJUALAN                                                       21           67.712.609.415         78.252.446.798

BEBAN POKOK PENJUALAN                                           22           (37.808.549.916)       (52.222.352.801)

LABA BRUTO                                                                   29.904.059.499         26.030.093.997

Beban Penjualan                                                 23           (16.240.094.020)       (13.457.422.157)
Beban Umum dan Administrasi                                     24           (12.053.832.600)        (9.971.030.838)
Pendapatan (Beban) Lain-lain-Bersih                             25               270.427.076            236.619.222
Beban Bunga dan Keuangan                                        26              (662.966.244)          (810.768.389)

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                1.217.593.711           2.027.491.835

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Kini                                                     12.b             (700.133.500)          (777.875.340)
Pajak Tangguhan                                                12.c              209.627.146           (294.319.692)

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                                      727.087.357            955.296.803

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                               18,20            141.306.000            267.888.000
Pajak Penghasilan Terkait                                      18,20            (31.087.320)           (52.787.104)

LABA KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN                                                                        837.306.037           1.170.397.699

LABA PER SAHAM                                                  27                      1,12                   1,47




         Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                       -3-
Page 11
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                                                Saldo Laba
                                                                        Tambahan             Penghasilan             Ditentukan         Tidak Ditentukan
                                   Catatan       Modal Saham           Modal Disetor       Komprehensif Lain       Penggunaannya        Penggunaannya          Jumlah Ekuitas


Saldo per 1 Januari 2024                           13.000.000.000        33.047.118.645            (27.946.620)         100.000.000         3.102.113.952        49.221.285.977

Laba Tahun Berjalan                                             -                      -                       -                   -          955.296.803           955.296.803
Setoran Modal melalui
Pelaksanaan Waran                    19                  175.500                       -                       -                   -                       -           175.500
Penerimaan Agio Saham
Sehubungan dengan
Pelaksanaan Waran                    19                         -             1.404.000                      -                    -                     -             1.404.000
Cadangan Wajib                       19                         -                     -                      -          100.000.000          (100.000.000)                    -
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti    18,20                       -                     -            215.100.896                    -                     -           215.100.896
Saldo per 31 Desember 2024                         13.000.175.500        33.048.522.645            187.154.276          200.000.000         3.957.410.755        50.393.263.176

Laba Tahun Berjalan                                             -                      -                       -                  -           727.087.357           727.087.357
Cadangan Wajib                       19                                                                                 100.000.000          (100.000.000)                    -
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti    18,20                       -                      -           110.218.680                    -                     -           110.218.680
Saldo per 31 Desember 2025                         13.000.175.500        33.048.522.645            297.372.956          300.000.000         4.584.498.112        51.230.569.213




                                    Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                                                  -4-
Page 12
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                            Catatan               2025                  2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan                                  5, 15, 21          75.138.064.568        67.521.067.173
                                                         7, 8, 10,12.a
Pembayaran kepada Pemasok                               14,15,17,18, 20      (46.618.867.893)      (42.345.996.609)
Pembayaran Beban Operasional Lainnya                       6, 12, 24         (16.213.455.617)      (15.833.902.131)
Pembayaran kepada Karyawan                                 12,18,24           (8.420.048.917)       (6.019.842.992)
Pembayaran Pajak Penghasilan                                   12               (765.127.131)         (765.163.475)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                            26               (662.966.244)         (810.768.389)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                    2.457.598.766         1.745.393.577

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap                                          9, 28             (898.451.837)         (724.826.099)
Hasil Penjualan Aset Tetap                                      9                120.000.000                     -

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                  (778.451.837)         (724.826.099)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pinjaman Bank
  Penerimaan                                                   17              1.830.880.588         1.100.000.000
  Pembayaran                                                   17             (3.867.260.708)       (1.736.918.402)
Setoran Modal dari Pelaksanaan Waran                          19.a                         -               175.500
Penerimaan atas Agio Saham sehubungan
Dengan Pelaksanaan Waran                                      19.b                         -             1.404.000
Pembayaran Utang Pembiayaan Aset Tetap                         16               (778.080.079)         (394.890.617)

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                                (2.814.460.199)       (1.030.229.519)

PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                           (1.135.313.270)            (9.662.041)

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                                 30.278.974.317        30.288.636.358

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                                29.143.661.047        30.278.974.317




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                      -5-
Page 13
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

1.    UMUM

      1.a.   Pendirian dan Informasi Umum

             PT Lupromax Pelumas Indonesia (“Perusahaan”) didirikan dengan nama PT Karya Pelumas
             Indonesia berdasarkan akta notaris No. 42 tanggal 27 Februari 2017 dari Meissie Pholuan,
             S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
             Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-0009689.AH.01.01. Tahun
             2017 tanggal 1 Maret 2017.

             Pada tanggal 4 September 2017 berdasarkan akta notaris No. 211 dari R.F. Limpele, S.H.,
             Notaris di Jakarta, Perusahaan merubah nama menjadi PT Lupromax Pelumas Indonesia
             dan akta perubahan ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
             Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-0018561.AH.01.02. Tahun 2017 tanggal
             9 September 2017. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan.
             Perubahan terakhir sebagaimana dinyatakan dalam akta notaris No. 12 tanggal 2 Februari
             2024 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H, M.Kn., di Jakarta mengenai perubahan modal
             dasar, modal ditempatkan dan disetor Perusahaan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh
             Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
             No. AHU-AH.01.03-0032692 Tahun 2024.

             Perusahaan berdomisili di Ruko Graha Boulevard, Jl. Raya Gading Serpong Blok A No.15,
             Desa/Kelurahan Curug Sangereng, Kec. Kelapa Dua, Kab. Tangerang, Provinsi Banten
             15333.

             Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
             adalah di bidang perdagangan umum, jasa, pembangunan, pengangkutan, perbengkelan,
             dan perindustrian. Kegiatan utama Perusahaan adalah dibidang pembuatan minyak pelumas.

             Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 2017. Saat ini kegiatan
             Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam industrI perdagangan besar minyak pelumas,
             dengan Merek “Lupromax”.

             Berdasarkan surat keputusan perpanjangan jangka waktu perlindungan merek Lupromax-
             Superior dengan Nomor pendaftaran IDM000455932 dan jangka waktu penggunaan Merek
             Lupromax berlaku selama 10 tahun dari 24 Oktober 2022 sampai 24 Oktober 2032 dan
             pemilik merek adalah Magna International Pte., Ltd. Saat ini, Perusahaan merupakan
             distributor resmi dari pelumas dengan merek Lupromax di Indonesia yang berperan sebagai
             Principle di Indonesia.

             Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
             adalah 45 dan 39 orang (tidak diaudit).

      1.b.   Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

             Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai
             berikut:

                                                         31 Desember 2025 dan 2024
             Dewan Komisaris
             Komisaris                           :    Trisno Harnadi
             Komisaris Independen                :    Iman Turmansah

             Dewan Direksi
             Direktur Utama                      :    Kartiko Soemargono
             Direktur                            :    Sofia Tanizar




                                                -6-
Page 14
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

             Berdasarkan Akta No. 149 tanggal 24 Maret 2023 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H.,
             M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Selatan yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
             Asasi    Manusia        Republik     Indonesia     berdasarkan    Surat     Keputusan
             No. AHU-0018457.AH.01.02 tahun 2023, tanggal 27 Maret 2023.

             Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk
             No. 013/SK/DIR/LPI/III/2023 tanggal 27 Maret 2023, Perusahaan mengangkat Komite Audit
             adalah sebagai berikut:

             Komite Audit
             Ketua Komite Audit        : Iman Turmansah
             Anggota Komite Audit      : Dadang Sutra Mulyadi
             Anggota Komite Audit      : Yuni Andriani

             Pengendali terakhir Perusahaan adalah Kartiko Soemargono.

      1.c.   Penawaran Umum Saham Perusahaan

             Pada tanggal 20 Juli 2023 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
             Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-2053/PM.02/2023 untuk
             melakukan penawaran umum perdana 195.000.000 saham kepada masyarakat.

             Pada tanggal 9 Agustus 2023, 455.000.000 saham milik Pemegang Saham Pendiri telah
             tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

      1.d.   Penyelesaian Laporan Keuangan

             Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang
             telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 17 Maret 2026.


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     2.a.    Pernyataan Kepatuhan

             Laporan keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
             Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
             Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
             Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa
             Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK)
             No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
             Perusahaan Publik.

     2.b.    Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

             Laporan Keuangan Perusahaan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
             akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam
             catatan atas laporan keuangan yang relevan.

             Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
             pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
             pendanaan.

             Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang
             merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini
             disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.




                                                 -7-
Page 15
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      2.c.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

             Standar akuntansi revisian berikut berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2025 relevan untuk
             Perusahaan, tetapi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keuangan Perusahaan:

                  •   Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Ketertukaran/ Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kurs
                      Valuta Asing terkait Kekurangan Ketertukaran.

                  Amandemen berikut yang relevan untuk Perusahaan akan efektif untuk tahun buku yang
                  dimulai pada:

                  1 Januari 2026

                  •   Amendemen PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan: Klasifikasi dan
                      Pengukuran Instrumen Keuangan”.
                  •   Amendemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
                      Keuangan”.
                  •   Penyesuaian Tahunan PSAK 107 ”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”.
                  •   Penyesuaian Tahunan PSAK 109 ”Instrumen Keuangan”.
                  •   Penyesuaian Tahunan PSAK 207 ”Laporan Arus Kas”.

                  1 Januari 2027

                  •   PSAK 118 ”Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

                  Pada tanggal pengesahan laporan keuangan, Perusahaan sedang mempertimbangkan
                  implikasi dari penerapan standar-standar tersebut terhadap laporan keuangan Perusahaan.

       2.d. Instrumen Keuangan

             Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
             liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

             i.       Aset Keuangan

                      Pengakuan awal

                      Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus
                      kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                      Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
                      1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
                      2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                         penghasilan komprehensif lain.

                      Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan
                      tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

                      Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan
                      biaya-biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

                      Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain,
                      dan uang jaminan. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo
                      dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset
                      tidak lancar.




                                                      -8-
Page 16
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                 Pengukuran setelah pengakuan awal

                 Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya
                 sebagai berikut:

                 1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.

                     Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
                     menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
                     dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
                     memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
                     bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
                     Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.

                     Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Perusahaan terdiri
                     dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan uang jaminan.

                 2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                    komprehensif lain.

                     Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                     komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
                     wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
                     komprehensif lain.

                     Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
                     rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.

                 Penghentian pengakuan

                 Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
                 kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
                 1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
                 2) Perusahaan telah mengalihkan hak kontraktual mereka untuk menerima arus kas
                     yang berasal dari aset keuangan atau memiliki hak kontraktual untuk menerima arus
                     kas yang berasal dari aset keuangan, tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual
                     untuk membayar arus kas yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak
                     penerima.

           ii.   Liabilitas Keuangan

                 Pengakuan awal

                 Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109 diklasifikasikan sebagai berikut:
                 1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
                 2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                      penghasilan komprehensif lain.

                 Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

                 Pengukuran setelah pengakuan awal

                 Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
                 mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
                 menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                 -9-
Page 17
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                  Penghentian pengakuan

                  Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau
                  dibatalkan atau kadaluarsa.

                  Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari
                  pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau
                  modifikasi secara substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran
                  atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan
                  pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui
                  dalam laporan laba rugi.

           iii.   Instrumen Keuangan Disalinghapus

                  Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
                  laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
                  saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
                  secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
                  bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa
                  yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
                  dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak
                  lawan.

           iv.    Nilai Wajar Instrumen Keuangan

                  Perusahaan menilai instrumen keuangan, sebesar nilai wajar pada setiap tanggal laporan
                  posisi keuangan. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset
                  atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur
                  antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan
                  bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:

                  •    Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
                  •    Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
                       liabilitas tersebut.

                  Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling
                  menguntungkan.

                  Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
                  pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
                  pasar utamanya bertindak untuk kepentingan ekonomi terbaik mereka.

                  Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
                  pasar dalam menghasilkan manfaat ekonomi tertinggi dalam penggunaan aset atau
                  dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
                  secara maksimal.

                  Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan dimana
                  data memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input
                  yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input relevan yang
                  tidak dapat diobservasi.

                  Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan
                  keuangan dapat dikategorikan pada level hierarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan di
                  bawah ini, berdasarkan tingkatan input terendah yang signifikan atas pengukuran nilai
                  wajar secara keseluruhan:




                                                   - 10 -
Page 18
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                •   Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau
                    liabilitas yang identik;
                •   Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap
                    pengukuran nilai wajar yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak
                    langsung;
                •   Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap
                    pengukuran yang tidak dapat diobservasi.

                Untuk aset dan liabilitas yang diakui sebesar nilai wajar dalam laporan keuangan secara
                berulang, Perusahaan menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hierarki
                dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan input level terendah yang signifikan
                dalam pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada setiap akhir tahun pelaporan.

                Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Perusahaan telah menentukan kategori aset dan
                liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik, dan risiko dari aset atau liabilitas tersebut, dan
                level hierarki nilai wajar seperti dijelaskan di atas.

                Penyesuaian risiko kredit

                Perusahaan melakukan penyesuaian harga dalam kondisi pasar yang lebih
                menguntungkan untuk mencerminkan adanya perbedaan risiko kredit di pihak lawan
                antara instrumen yang diperdagangkan di pasar tersebut dengan instrumen yang sedang
                dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam menentukan nilai wajar liabilitas keuangan,
                risiko kredit Perusahaan terkait dengan instrumen harus diperhitungkan.

       2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan

            Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
            keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
            penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
            sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan.

            Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 109 untuk mengukur kerugian kredit
            ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya
            untuk semua piutang usaha dan aset keuangan lainnya.

            Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang
            terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
            terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan
            kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat
            tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas
            kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
            pengakuan awal.

       2.f. Transaksi Pihak Berelasi

            Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi, sebagaimana yang diuraikan
            dalam PSAK 224: ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.

            Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 32
            atas laporan keuangan.

       2.g. Transaksi dan Penjabaran dalam Mata Uang Asing

            Mata uang fungsional dan penyajian akun - akun yang disertakan dalam laporan keuangan
            Perusahaan diukur menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi dimana entitas
            tersebut beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah yang
            merupakan mata uang fungsional dan penyajian.


                                                  - 11 -
Page 19
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

              Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan
              kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul
              dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas
              moneter dalam mata uang asing menggunakan kurs yang berlaku pada akhir tahun diakui
              dalam laba rugi.

              Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari
              Bank Indonesia adalah sebagai berikut:

                                                                         2025                  2024
              Dolar Singapura (”SGD”)                                        13.068                11.962

       2.h. Persediaan

              Berdasarkan PSAK 202. ”Persediaan”, persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara
              harga perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
              tertimbang.

              Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi
              biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

              Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan
              masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.

       2.i.   Aset Tetap

              Berdasarkan PSAK 216, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada
              biaya perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang
              dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
              diperlukan.

              Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap
              selain mesin dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
              dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada). Biaya perolehan termasuk pengeluaran-
              pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung agar aset tetap tersebut siap
              digunakan.

              Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset
              yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi
              di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya
              tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan
              pengakuannya pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya
              perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan
              komprehensif lain.

              Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus. Untuk mencatat jumlah
              penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                           Tahun
              Peralatan                                                       4
              Kendaraan                                                    4 dan 8

              Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
              komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi.
              Ketika aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya
              dikeluarkan dari kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam
              laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.




                                                  - 12 -
Page 20
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

              Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi
              masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
              timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto
              hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan
              penghasilan komprehensif lain pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

       2.j.   Transaksi Sewa

              Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan atau
              mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
              memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
              waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Perusahaan dapat memilih untuk tidak mengakui
              aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk:

              1.   Sewa dengan masa sewa 12 bulan atau kurang dan
              2.   Sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah.

              Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
              identifikasian, Perusahaan harus menilai apakah:

              1. Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat
                 ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan
              2. Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.

                   Perusahaan memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan
                   keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah
                   ditentukan sebelumnya:
                   1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
                   2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya
                        bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

              Aset Hak-Guna

              Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
              tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna
              diukur pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya
              langsung awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
              tanggal mulai dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar
              dan memindahkan aset pendasar.

              Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana
              aset hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
              akumulasi kerugian penurunan nilai.

              Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
              selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                        Jenis Aset Hak-Guna                       Masa Manfaat
                                Kantor                               4 Tahun
                                Gudang                               4 Tahun

              Liabilitas Sewa

              Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
              kini dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.




                                                 - 13 -
Page 21
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

              Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku
              bunga pinjaman modal kerja pada tanggal dimulainya sewa. Setelah tanggal dimulainya,
              jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi
              untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat kewajiban sewa diukur
              kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa.

              Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

              Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
              memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
              mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
              aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

              Perusahaan sebagai Pesewa

              Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
              yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
              Pendapatan sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk
              dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.

       2.k. Biaya Dibayar Dimuka

              Biaya dibayar dimuka, diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
              menggunakan metode garis lurus.

       2.l.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

              Aset yang diamortisasi diuji untuk penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan
              keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali.
              Penurunan nilai diakui untuk jumlah dimana jumlah tercatat aset melebihi jumlah
              terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
              dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.

              Untuk tujuan pengujian terhadap penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil
              yang dapat teridentifikasi dalam menghasilkan arus kas terpisah (unit penghasil kas). Aset
              non-keuangan yang mengalami penurunan nilai ditelaah untuk kemungkinan pemulihan dari
              penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

       2.m. Imbalan Kerja

              Perusahaan mencatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai dengan Undang-Undang
              No. 11 tahun 2020 tentang Ketenagakerjaan.

              Berdasarkan PSAK 219, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang
              diukur dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya
              kepada Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan
              menggunakan teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari
              praktik kebiasaan Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan
              dengan menggunakan metode Projected Unit Credit.

              Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen
              untuk:

              a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal,
                 atau
              b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri
                 secara sukarela.




                                                  - 14 -
Page 22
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

            Perusahaan telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian
            imbalan pada periode jasa untuk program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan
            atau undang-undang cipta kerja beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan)
            sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-IAI pada April 2022. Tidak terdapat pendanaan
            yang disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan imbalan pascakerja ini.

            Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit
            yang dihitung oleh aktuaris independen setiap tahun. Pengukuran kembali, terdiri dari
            keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan dari
            imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam
            laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan dalam penghasilan komprehensif
            lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain
            tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan
            tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode
            amendemen program.

            Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
            dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai
            berikut:

            •   Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
                kurtailmen dan penyelesaian).
            •   Beban atau pendapatan bunga neto.
            •   Pengukuran kembali.

            Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi.
            Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

            Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
            surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari
            perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
            pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.

       2.n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

            Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

            Perusahaan melakukan penerapan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan
            harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

             a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
             b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan
                janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
                berbeda ke pelanggan.
             c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
                diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
                dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu
                jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan
                tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
                atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja
                jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
             d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar
                harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di
                kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
                diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
             e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan
                menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah
                memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut.


                                                 - 15 -
Page 23
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

            Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

             a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
             b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
                kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih
                ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus
                diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.

            Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
            penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
            Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
            pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
            kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.

            Penjualan Barang

            Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan
            dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset
            dialihkan ketika pelanggan memeroleh pengendalian atas aset tersebut.

            Beban

            Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

       2.o. Pajak Penghasilan

            Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
            dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
            komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau
            dikurangkan pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak
            dapat dikurangkan.

            Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
            yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Pajak tangguhan diakui atas perbedaan
            temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan Perusahaan
            dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak.
            Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.

            Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
            dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
            perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
            perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan
            liabilitas suatu transaksi yang tidak memengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain
            itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan
            awal goodwill.

            Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
            diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan
            dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
            berlaku pada akhir periode pelaporan.

            Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan
            dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia
            dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak
            tangguhan tersebut.




                                                - 16 -
Page 24
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

            Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
            dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
            pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan
            pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan
            yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar
            neto. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau
            rugi, kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang
            diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara
            langsung di ekuitas) dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul
            dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak
            termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.

       2.p. Modal Saham

            Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa
            atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak.
            Ketika Perusahaan membeli modal saham ekuitas Perusahaan (saham treasuri), imbalan
            yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi
            pajak penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas
            entitas sampai saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa
            tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan
            transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas
            yang dapat diatribusikan kepada pemilik ekuitas Perusahaan.

       2.q. Laba Per Saham

            Berdasarkan PSAK 233, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi
            laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
            saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
            biasa yang dibeli kembali.

       2.r. Biaya Emisi Saham

            Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada
            publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun
            tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.


3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
     diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
     liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
     pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
     dari estimasi tersebut.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
     dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya memengaruhi periode itu, atau pada
     periode revisi dan periode masa depan jika revisi memengaruhi kedua periode tersebut.

     Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
     pertimbangan kritis yang memiliki dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:




                                                 - 17 -
Page 25
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
     periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
     jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:

     Penurunan Nilai Aset

     Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
     pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
     penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai
     untuk menentukan nilai sekarang.

     Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
     keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
     berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
     penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.

     Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset
     Perusahaan.

     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha

     Perusahaan mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan
     tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan mempertimbangkan,
     berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu
     hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak
     ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi spesifik atas jumlah piutang
     pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan. Provisi
     spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima memengaruhi
     jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam
     Catatan 5 atas laporan keuangan.

     Imbalan Kerja

     Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan
     basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan
     biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji dimasa datang. Setiap
     perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas kewajiban imbalan pensiun.

     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji dimasa datang yang sesuai pada
     akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
     mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
     dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
     terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data
     historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikan dengan perencanaan bisnis
     masa mendatang.

     Asumsi kunci lainnya untuk kewajiban pensiun sebagai dasar pada kondisi pasar saat ini, informasi
     tambahan diungkapkan dalam Catatan 18.




                                                - 18 -
Page 26
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak-Guna

     Masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Perusahaan ditentukan berdasarkan kegunaan
     yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis
     internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan
     disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan
     teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat
     kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh
     perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor
     yang disebutkan di atas.

     Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat memengaruhi jumlah beban
     penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.

     Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna masing-masing diungkapkan dalam Catatan 9 dan 10.


4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                                     2025                  2024
     Kas                                                               9.373.700             2.225.800
     Bank
     Bank Central Asia                                            4.053.721.521            35.547.766
     Bank Rakyat Indonesia                                           41.707.290               996.687
     Bank OCBC NISP                                                  35.005.238           142.069.909
     Bank Negara Indonesia                                            3.091.500             3.666.500
     Bank Mandiri                                                       529.935            93.125.792
     Bank Maybank Indonesia                                             231.863             1.341.863
     Sub Jumlah                                                   4.134.287.347           276.748.517
     Deposito Berjangka
     Bank OCBC NISP                                              25.000.000.000        30.000.000.000
     Sub Jumlah                                                  25.000.000.000        30.000.000.000
     Jumlah                                                      29.143.661.047        30.278.974.317
     Suku Bunga Deposito Berjangka per Tahun                                  1%                   1%

     Seluruh saldo kas dan setara kas ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.


5.   PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA

                                                                     2025                  2024
     PT Golden Jaguarasia                                         6.090.000.001        10.875.000.001
     PT Oto Jaya Distribusindo                                    3.044.821.967         4.328.426.062
     PT Anugerah Lampung Sejahtera                                1.091.561.852           388.953.264
     CV Lancar Rezeki Berkat Jaya                                   787.141.314           229.770.560
     PT Rilexindo Pelumas Perkasa                                   760.438.488           518.867.088
     PT Kencana Indotama Grafika                                    598.912.450         1.095.214.414
     CV Danaswara                                                   508.254.098           472.502.050
     PT Bintang Timur Prima Lestari - Medan                         491.415.600                     -
     PT Surya Vesakha Pamungkas                                     462.530.274           241.669.573
     CV RR Auto Berkah                                              443.670.739           529.453.400
     PT Sarana Solusi Mandiri                                       347.254.981           527.538.870
     PT Oto Wira Eka Nusa                                           314.102.276                     -
     PT Bintang Timur Prima Lestari - Aceh                          297.682.872                     -
     PT Wahana Putra Widodo - Bantul                                198.343.800                     -
     PT Primason Indo Baru                                          171.766.902           699.131.020



                                                - 19 -
Page 27
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                  2025                 2024
     PT Veliz Niaga Utama                                        161.636.811                    -
     PT Wahana Putra Widodo - Wonosari                           151.927.200                    -
     PT Hana Cahaya Bersama                                      139.998.598          188.115.663
     Bengkel Automax                                             133.845.400          125.056.200
     PT Monchelinka Anugerah Abadi                               117.803.999                    -
     PT Delta Teguh Pratama                                      113.104.960                    -
     CV Hitam Manis                                              108.926.400          357.456.000
     PT Estima Auto Berkah                                       106.112.400                    -
     PT Sriwijaya Andalan Sakti                                            -          239.626.800
     CV Primarindo Otomitra Sejahtera                                      -          624.854.736
     CV Central Celebes Perkasa                                            -          813.206.541
     Bengkel Putra Agung Motor - Serang                                    -          171.421.600
     CV Sinar Rejeki Jaya                                                  -          150.000.000
     Lain-Lain (Dibawah Rp 100.000.000)                        4.261.300.195        3.906.236.416
     Total                                                    20.902.553.577       26.482.500.258
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                          (658.572.788)        (601.373.329)
     Jumlah – Bersih                                          20.243.980.789       25.881.126.929

     Umur piutang usaha per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                  2025                 2024
     Belum Jatuh Tempo                                         8.644.798.074       14.257.531.553
     Jatuh Tempo:
       1-30 hari                                               1.144.060.746        6.267.891.069
       31-60 hari                                                253.113.452        1.258.664.790
       61-90 hari                                              6.181.023.171          470.484.700
       ≥ 90 hari                                               4.679.558.134        4.227.928.146
     Sub Jumlah                                               20.902.553.577       26.482.500.258
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                          (658.572.788)        (601.373.329)
     Jumlah - Bersih                                           20.243.980.789      25.881.126.929

     Mutasi Cadangan Penurunan Nilai:

                                                                  2025                2024
     Saldo Awal                                                   601.373.329          347.972.021
     Penambahan Pencadangan (Catatan 24)                           57.199.459          253.401.308
     Jumlah                                                       658.572.788          601.373.329

     Perusahaan membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan kerugian kredit
     ekspektasian dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara kolektif dan mempertimbangkan
     informasi makro ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan.

     Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang masing-masing pelanggan pada akhir periode
     pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai telah memadai
     untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.

     Apabila ada pembayaran atas piutang yang telah dilakukan penurunan nilai, dilakukan pemulihan
     dan dicatat sebagai pendapatan lain-lain.




                                              - 20 -
Page 28
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN DARI PIHAK KETIGA

                                                                       2025                  2024
     Karyawan                                                          179.986.978           197.831.403
     Jumlah                                                            179.986.978           197.831.403


7.   PERSEDIAAN

                                                                       2025                  2024
     Barang Jadi                                                  11.542.009.550           4.492.759.280
     Bahan Baku                                                    4.485.088.122           1.888.683.889
     Barang Material Promosi                                         716.669.094              79.502.822
     Jumlah                                                       16.743.766.766           6.460.945.991

     Persediaan bahan baku merupakan persediaan yang akan digunakan dalam proses produksi berupa
     minyak dasar dan bahan adiktif.

     Persediaan barang jadi merupakan persediaan pelumas kendaraan yang siap untuk dijual.

     Persediaan barang material promosi merupakan persediaan yang digunakan untuk promosi berupa
     kanebo, kaos dan brosur.

     Persediaan milik Perusahaan diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar Mas terhadap risiko
     kebakaran, kerusakan, pencurian, dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
     Rp 16.750.000.000.

     Berdasarkan penelahaan pada akhir tahun, pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua jenis
     persediaan masih dalam kondisi baik dan masih dapat digunakan sehingga tidak diperlukan
     penyisihan penurunan nilai persediaan.


8.   UANG MUKA

                                                                       2025                  2024
     Perjalanan Dinas dan Promosi                                      72.040.000             32.500.000
     Pembelian Bahan Baku                                                        -         3.386.443.556
     Jumlah                                                            72.040.000          3.418.943.556


9.   ASET TETAP

                                                       31 Desember 2025
                                 Saldo Awal       Penambahan     Pengurangan                Saldo Akhir
     Biaya Perolehan
       Kendaraan                 5.930.720.107         1.219.142.911       220.000.000      6.929.863.018
       Peralatan                 1.553.603.644           332.868.109                 -      1.886.471.753
     Jumlah                      7.484.323.751         1.552.011.020       220.000.000      8.816.334.771
     Akumulasi Penyusutan
      Kendaraan                  3.222.484.518          770.724.080           50.416.667    3.942.791.931
      Peralatan                  1.080.246.158          223.765.035                    -    1.304.011.193
     Jumlah                      4.302.730.676          994.489.115           50.416.667    5.246.803.124
     Nilai Buku                  3.181.593.075                                              3.569.531.647




                                              - 21 -
Page 29
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                         31 Desember 2024
                                   Saldo Awal       Penambahan     Pengurangan             Saldo Akhir
     Biaya Perolehan
       Kendaraan                   4.538.451.034         1.392.269.073                 -   5.930.720.107
       Peralatan                   1.190.647.718           362.955.926                 -   1.553.603.644
     Jumlah                        5.729.098.752         1.755.224.999                 -   7.484.323.751
     Akumulasi Penyusutan
      Kendaraan                    2.558.143.519          664.340.999                  -   3.222.484.518
      Peralatan                      890.398.986          189.847.172                  -   1.080.246.158
     Jumlah                        3.448.542.505          854.188.171                  -   4.302.730.676
     Nilai Buku                    2.280.556.247                                           3.181.593.075

     Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                         2025               2024
     Beban Pokok Penjualan (Catatan 22)                                  168.552.383       219.687.125
     Beban Administrasi dan Umum (Catatan 24)                            825.936.732       634.501.046
     Jumlah                                                              994.489.115       854.188.171

     Perhitungan kerugian penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                            2025
     Harga Jual                                                                            120.000.000
     Dikurangi Nilai Buku
     Biaya Perolehan:
      Kendaraan                                                                            220.000.000
     Akumulasi Penyusutan                                                                  (50.416.667)
     Nilai Buku                                                                            169.583.333
     Rugi Penjualan Aset Tetap-Bersih (Catatan 25)                                         (49.583.333)

     Aset milik Perusahaan berupa kendaraan, diasuransikan kepada PT Malacca Trust Wuwungan
     Insurance Tbk terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir, ledakan,
     kejatuhan pesawat terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
     Rp 403.100.000, dengan jangka waktu 17 September 2025 sampai dengan tanggal 17 September
     2026.

     Aset milik Perusahaan berupa kendaraan, diasuransikan kepada PT KB Insurance Indonesia
     terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat
     terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 872.000.000, dengan
     jangka waktu 30 Maret 2025 sampai dengan tanggal 30 Maret 2026.

     Aset milik Perusahaan berupa kendaraan, diasuransikan kepada PT Asuransi Simas Insurtech dan
     PT Asuransi Sinar Mas terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir,
     ledakan, kejatuhan pesawat terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
     Rp 458.000.000, dengan jangka waktu 14 Agustus 2025 sampai dengan tanggal 14 Agustus 2026.

     Perusahaan melakukan perpanjangan asuransi aset milik Perusahaan berupa kendaraan kepada
     PT Asuransi Umum BCA terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir,
     ledakan, kejatuhan pesawat terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
     Rp 3.082.350.000 dengan jangka waktu 16 Oktober 2024 sampai dengan tanggal 6 November 2027.

     Perusahaan melakukan perpanjangan asuransi BCA Insurance atas bangunan dan perlengkapan
     dengan perjanjian terakhir dimulai dari 16 Oktober 2025 sampai dengan 16 Oktober 2026 dengan
     nilai pertanggungan sebesar Rp 760.000.000.



                                                - 22 -
Page 30
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut dapat menutup kemungkinan
      kerugian akibat risiko - risiko tersebut.


10.   ASET HAK-GUNA

                                                                     2025                2024
      Harga Perolehan                                             1.540.000.000          920.000.000
      Akumulasi Penyusutan                                      (1.133.333.333)        (903.333.333)
      Jumlah                                                       406.666.667            16.666.667

      Beban penyusutan aset hak-guna dialokasikan sebagai berikut:

                                                                     2025                2024
      Beban Pokok Penjualan (Catatan 22)                           130.000.000          130.000.000
      Beban Administrasi dan Umum (Catatan 24)                     100.000.000          100.000.000
      Jumlah                                                       230.000.000          230.000.000

      • Perusahaan melakukan perpanjangan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Tn. Tiurida Barita
        Pittauli Hutabarat atas bangunan pergudangan EHA yang terletak di Jl. Legok Raya KM 6
        No. 77 Blok A5 Carang Pulang Medang Legok, Tangerang. Sewa tersebut untuk periode 2 tahun
        sejak 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2026 dengan total nilai sewa sebesar
        Rp 260.000.000.

      • Perusahaan melakukan perpanjangan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Tn. Tiurida Barita
        Pittauli Hutabarat atas bangunan pergudangan EHA yang terletak di Jl. Legok Raya KM 6
        No. 77 Blok B6 Carang Pulang Medang Legok, Tangerang. Sewa tersebut untuk periode 2 tahun
        sejak 1 Maret 2025 sampai dengan 28 Februari 2027 dengan total nilai sewa sebesar
        Rp 260.000.000.

      • Perusahaan mengadakan perpanjangan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Tn. Kartiko
        Soemargono pada tanggal 1 Maret 2021 atas bangunan ruko yang terletak di Jl. Raya Gading
        Serpong Blok A No. 15 Kel. Curug Sangereng, Kec. Kelapa Dua, Tangerang - Banten. Sewa
        tersebut untuk periode 1 tahun sejak 1 Maret 2025 sampai dengan 28 Februari 2026 dengan total
        nilai sewa sebesar Rp 100.000.000.

      • Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Tn. Kartiko Soemargono pada
        tanggal 1 Maret 2021 atas bangunan ruko yang terletak di Jl. Raya Gading Serpong Blok A
        No. 15 Kel. Curug Sangereng, Kec. Kelapa Dua, Tangerang - Banten. Sewa tersebut untuk
        periode 4 tahun sejak 1 Maret 2021 sampai dengan 28 Februari 2025 dengan total nilai sewa
        sebesar Rp 400.000.000.

      • Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa dengan Holland H. Simanjuntak berdasarkan
        perjanjian tanggal 28 Desember 2020 atas bangunan seluas 360 m2 dengan Sertifikat Hak Milik
        No. 12.10.15.13.1.01719 atas nama Holland H. Simanjuntak yang terletak di Jl. Legok Raya KM 6
        No. 77 Carang Pulang Medang Legok, Tangerang. Masa sewa ini berlaku selama 2 tahun sejak
        1 Januari 2021 sampai dengan 31 Desember 2022 dengan nilai sewa sebesar Rp 260.000.000,
        selanjutnya terdapat addendum perjanjian sewa tersebut tertanggal 1 Januari 2023 dengan
        perpanjangan masa sewa sejak 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2024 dengan
        penambahan nilai sewa sebesar Rp 260.000.000.


11.   UANG JAMINAN

                                                                     2025                2024
      Jaminan Sewa                                                   20.000.000           20.000.000
      Jumlah                                                         20.000.000           20.000.000


                                                - 23 -
Page 31
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Merupakan deposit sewa gudang yang terletak di jalan raya Legok KM. 6 No. 77 Carang Pulang
      Medang Legok, Tangerang-Banten.


12.   PERPAJAKAN

      a. Utang Pajak

                                                                     2025                 2024
         Pajak Pertambahan Nilai – Bersih                          316.545.479           315.431.858
         Pajak Penghasilan
          Pasal 4 ayat 2                                              4.078.336               85.424
          Pasal 21                                                   39.390.517           23.476.605
          Pasal 23                                                    8.648.980            1.796.471
          Pasal 25                                                   51.141.073          110.171.771
          Pasal 29
           Tahun 2025                                                 4.464.693                    -
           Tahun 2024                                                         -           10.427.626
         Jumlah                                                    424.269.078           461.389.755

      b. Pajak Penghasilan Badan

         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
         lain dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:

                                                                     2025                 2024
         Laba Sebelum Pajak                                       1.217.593.711         2.027.491.835
         Beda Temporer:
           Beban Imbalan Pascakerja                                 457.420.000          579.358.000
           Beban Penyusutan Aset Tetap                              198.289.821          (58.005.725)
           Beban Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                  57.199.459          253.401.308
           Pembayaran Pesangon                                                -          (34.502.000)
         Beda Tetap:
           Beban Pajak                                               95.578.504            26.489.011
           Kerugian Pelepasan Aset                                   49.583.333                     -
           Beban yang Tidak Dapat Dikurangkan Secara
            Pajak                                                 1.106.760.394          741.565.310
         Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                             1.964.831.511        1.508.305.904
         Penghasilan Kena Pajak                                   3.182.425.222        3.535.797.739
         Penghasilan Kena Pajak (Pembulatan)                      3.182.425.000        3.535.797.000
         Beban Pajak
          Non Fasilitas                                             700.133.500          777.875.340
         Taksiran Beban Pajak Kini                                  700.133.500          777.875.340
         Dikurangi pajak penghasilan dibayar dimuka:
           Pasal 22                                                 114.799.453          164.182.463
           Pasal 25                                                 580.869.354          603.265.251
         Jumlah                                                     695.668.807          767.447.714
         Taksiran Utang Pajak Penghasilan Pasal 29                    4.464.693            10.427.626

         Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak
         Penghasilan Badan.




                                               - 24 -
Page 32
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      c. Pajak Tangguhan

                                                                              Dikreditkan
                                                                             (dibebankan)
                                                       Dikreditkan          ke Penghasilan
                                   31 Desember        (dibebankan)          Komprehensif       31 Desember
                                       2024            ke laba rugi              Lain              2025
         Aset Tetap                   (12.761.259)          43.623.761                     -       30.862.502
         Piutang Usaha                132.302.133           12.583.881                     -      144.886.014
         Imbalan Pascakerja           218.889.576          153.419.504          (31.087.320)      341.221.760
         Jumlah Aset Pajak
         Tangguhan                    338.430.450          209.627.146          (31.087.320)      516.970.276

                                                                              Dikreditkan
                                                                             (dibebankan)
                                                       Dikreditkan          ke Penghasilan
                                   31 Desember        (dibebankan)          Komprehensif       31 Desember
                                       2023            ke laba rugi              Lain              2024
         Aset Tetap                   377.804.760         (390.566.020)                    -      (12.761.259)
         Piutang Usaha                 76.553.845            55.748.288                    -      132.302.133
         Imbalan Pascakerja           231.178.640            40.498.040         (52.787.104)      218.889.576
         Jumlah Aset Pajak
         Tangguhan                    685.537.245         (294.319.692)         (52.787.104)      338.430.450



13.   UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA

                                                                            2025                 2024
      Rupiah
       PT Pacific Lubritama Indonesia                                     4.028.437.846        2.896.716.147
       PT Nusaraya Putra Mandiri                                          1.891.528.808        1.272.560.992
       PT Usaha Bersama Sukses                                              506.153.207          280.342.443
       PT Grafindo Jaya Pacific                                             361.285.020          171.671.580
       PT Dwi Prima Rezeky                                                  126.285.677           58.308.300
       PT Surya Terang Pratama                                               93.600.040          149.760.063
       PT Sinar Alam Abadijaya                                                         -         365.793.759
       Lain-lain (dibawah Rp 100.000.000)                                   159.931.281          257.058.092
      Sub Jumlah                                                          7.167.221.879        5.452.211.376
      Dolar Singapura
       Lupromax International Pte., Ltd                                     639.900.756        1.974.282.501
      Sub Jumlah                                                           639.900.756         1.974.282.501
      Jumlah                                                              7.807.122.635        7.426.493.877

      Rincian umur utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                            2025                 2024
      Belum Jatuh Tempo                                                   4.088.152.945        3.836.596.575
      Jatuh Tempo:
        1-30 hari                                                                     -                    -
        31-60 hari                                                        2.912.231.524        2.543.415.168
        61-90 hari                                                          166.677.570           61.350.402
        ≥ 90 hari                                                           640.060.596          985.131.732
      Jumlah                                                              7.807.122.635        7.426.493.877




                                                 - 25 -
Page 33
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

14.   BEBAN AKRUAL

                                                                    2025                  2024
      Operasional                                                   132.027.543          154.271.876
      Jumlah                                                        132.027.543          154.271.876


15.   UANG MUKA PELANGGAN

                                                                    2025                  2024
      PT Pulau Seroja Jaya                                        3.302.400.000        1.114.090.987
      PT Anugerah Lampung Sejahtera                                 350.000.000                    -
      PT Golden Jaguarasia                                                    -          750.000.000
      Jumlah                                                      3.652.400.000        1.864.090.987

      Merupakan uang muka yang dibayarkan oleh pelanggan kepada Perusahaan yang belum memenuhi
      kriteria penjualan.


16.   UTANG PEMBELIAN ASET TETAP

                                                                    2025                  2024
      Rincian Utang Pembelian Aset Tetap
      Berdasarkan Jatuh Tempo                                      680.582.019           698.905.606
      Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun             494.551.010           600.748.319
      Nilai Sekarang Atas Pembayaran Minimum Utang
      Pembiayaan                                                 1.175.133.029         1.299.653.925
      Dikurangi bagian yang Jatuh Tempo Dalam Waktu Satu
      Tahun                                                        680.582.019           698.905.606
      Bagian Jangka Panjang                                        494.551.010           600.748.319

      •   Pada tanggal 26 September 2025, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Calya 1.2 G
          A/T dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu
          fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari periode 26 September 2025 sampai dengan 27 Agustus 2028
          dengan suku bunga per tahun sebesar 2,25%.

      •   Pada tanggal 22 Maret 2025, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Honda HRV 1.5 SE CVT
          dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas
          selama 3 (tiga) tahun dari periode 22 Maret 2025 sampai dengan 22 Februari 2028 dengan
          suku bunga per tahun sebesar 2,88%.

      •   Pada tanggal 19 Maret 2025, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza 1.5 G
          CVT dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu
          fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari periode 19 Maret 2025 sampai dengan 19 Februari 2028
          dengan suku bunga per tahun sebesar 2,88%.

      •   Pada tanggal 6 November 2024, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Innova 2.4 G
          A/T dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu
          fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari periode 6 November 2024 sampai dengan 6 Oktober 2027
          dengan suku bunga per tahun sebesar 2,45%.




                                               - 26 -
Page 34
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      •    Pada tanggal 16 Oktober 2024, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Yaris Cross
           1.5 S HYBRID dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka
           waktu fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari periode 16 Oktober 2024 sampai dengan
           16 September 2027 dengan suku bunga per tahun sebesar 2,45%.

      •    Pada tanggal 1 February 2024, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Mitsubishi Canter
           dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas
           selama 3 (tiga) tahun dari periode 1 Februari 2024 sampai dengan 1 Juli 2027.


17.   UTANG BANK

      a. Utang Bank Jangka Pendek

                                                                       2025                 2024
           Bank Central Asia                                        4.345.741.378        6.082.121.484
           Jumlah                                                   4.345.741.378        6.082.121.484

      b. Utang Bank Jangka Panjang

                                                                       2025                 2024
           Bank Central Asia                                          578.333.294          878.333.308
           Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
           satu tahun:                                                 80.000.004           80.000.004
           Bagian Jangka Panjang                                      498.333.290          798.333.304

      Rincian angsuran di masa mendatang atas utang jangka panjang dari bank adalah sebagai berikut:

                         Jatuh Tempo                                   2025                  2024
      2025                                                                      -        6.162.121.488
      2026                                                          4.425.741.382           80.000.004
      2027                                                             80.000.004           80.000.004
      2028                                                            418.333.286          638.333.296
      Total Angsuran                                                4.924.074.672        6.960.454.792

      a) Berdasarkan      Surat Pemberitahuan       Perpanjangan      Jangka      Waktu     (SPPJ)
         No. 00133/SYP/SPPJ/2025 tanggal 9 April 2025 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
         sebagai berikut:

          Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 1:

          Plafon               :   Rp 4.000.000.000.
          Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
          Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2025 sampai
                                   dengan 5 Mei 2026.
          Suku Bunga           :   10,5% p.a.
          Provisi              :   0,5%.
          Biaya Administrasi   :   Rp 7.500.000




                                                  - 27 -
Page 35
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

        Berdasarkan      Surat Pemberitahuan        Perpanjangan      Jangka      Waktu     (SPPJ)
        No. 00157/SYP/SPPJ/2024 tanggal 25 April 2024 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Plafon               :   Rp 4.000.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2024 sampai
                                 dengan 5 Mei 2025.
        Suku Bunga           :   10,5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.

     b) Berdasarkan      Surat Pemberitahuan       Perpanjangan      Jangka      Waktu     (SPPJ)
        No. 00133/SYP/SPPJ/2025 tanggal 9 April 2025 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 2:

        Plafon               :   Rp 2.100.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2025 sampai
                                 dengan 5 Mei 2026.
        Suku Bunga           :   9,5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.
        Biaya Administrasi   :   Rp 7.500.000.

        Berdasarkan      Surat Pemberitahuan       Perpanjangan       Jangka      Waktu     (SPPJ)
        No. 00157/SYP/SPPJ/2024 tanggal 25 April 2024 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Plafon               :   Rp 2.100.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2024 sampai
                                 dengan 5 Mei 2025.
        Suku Bunga           :   9,5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.

     c) Berdasarkan surat Perjanjian Pinjaman Kredit Nomor 00474/0980S/SPPK/2022 tanggal 31 Mei
        2022 sebagai berikut:

        Fasilitas Installment Loan 1:

        Plafon               :   Rp 400.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Modal Kerja.
        Jangka Waktu         :   24 (dua puluh empat) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 22 Juni 2024
                                 sampai dengan 22 Juni 2026.
        Suku Bunga           :   8,75% p.a.
        Agunan               :   •   Sertifikat Hak-Guna Bangunan Nomor 02712. terletak dalam
                                      Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kecamatan Serpong,
                                      Kelurahan Cilenggang, setempat dikenal sebagai Blok L.1
                                      No. 5 seluas 153 m2 terdaftar atas nama Evyana Soemargono.
                                 •   Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
                                      ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
                                      sifatnya. peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
                                      barang tidak bergerak. tidak ada yang dikecualikan.




                                                - 28 -
Page 36
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     d) Berdasarkan      Surat Pemberitahuan       Perpanjangan      Jangka      Waktu     (SPPJ)
        No. 00133/SYP/SPPJ/2025 tanggal 9 April 2025 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 3:

        Plafon               :   Rp 900.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2025 sampai
                                 dengan 5 Mei 2026.
        Suku Bunga           :   10.5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.
        Biaya Administrasi   :   Rp 7.500.000.

        Berdasarkan      Surat Pemberitahuan       Perpanjangan       Jangka      Waktu     (SPPJ)
        No. 00157/SYP/SPPJ/2024 tanggal 25 April 2024 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Plafon               :   Rp 900.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2024 sampai
                                 dengan 5 Mei 2025.
        Suku Bunga           :   10.5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.

        Fasilitas Installment Loan 2:

        Plafon               :   Rp 1.100.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Modal Kerja.
        Jangka Waktu         :   60 (enam puluh bulan) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 13 Januari
                                 2023 sampai dengan 13 Januari 2028.
        Suku Bunga           :   7,25% p.a.
        Agunan               :   •   Sertifikat Hak-Guna Bangunan Nomor 337/Brontokusuman, terletak
                                     dalam Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Yogyakarta,
                                     Kecamatan Mergangsan. Kelurahan Brontokusuman, seluas 84 M2
                                     terdaftar atas nama Kartiko Soemargono.
                                 •   Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan,
                                     ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
                                     sifatnya, peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
                                     barang tidak bergerak, tidak ada yang dikecualikan.

         Agunan yang diserahkan:

         a. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak-Guna Bangunan
            Nomor 08301/Curug Sangereng, terletak dalam Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang,
            Kecamatan Kelapa Dua, Desa Curug Sangereng, setempat dikenal sebagai Blok A.
            No.15. seluas 80 m2 terdaftar atas nama Kartiko Soemargono; - demikian berikut bangunan
            dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan, ditanam dan ditempatkan di atas
            tanah tersebut yang menurut sifatnya, peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
            barang tidak bergerak, tidak ada yang dikecualikan.

         b. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Milik Nomor 02712/Cilenggang,
            terletak dalam Provinsi Banten, Kota Tangerang Selatan, Kecamatan Serpong, Kelurahan
            Cilenggang, setempat dikenal sebagai Blok: L.1 No.5. seluas 153 m2 terdaftar atas nama
            Evyana Soemargono; - demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau
            akan didirikan, ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya,
            peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak, tidak ada yang
            dikecualikan.


                                                - 29 -
Page 37
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

         c. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak-Guna Bangunan
            Nomor 337/Brontokusuman, terletak dalam Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota
            Yogyakarta, Kecamatan Mergangsan, Kelurahan Brontokusuman seluas 84 m2 terdaftar atas
            nama Kartiko Soemargono; - demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan
            atau akan didirikan ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya,
            peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak, tidak ada yang
            dikecualikan.

         d. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak-Guna Bangunan
            Nomor 04608/Sukamulya, terletak dalam Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kecamatan
            Cikupa, Desa Sukamulya setempat dikenal sebagai Blok O-2 No.208 Jl. Bizlink Boulevard
            Selatan No. 208, seluas 24 m2 terdaftar atas nama Yusuf Christiono.
            - Demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan,
                ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya, peruntukkannya
                dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak, tidak ada yang
                dikecualikan.
            - Satu dan lain yang telah diperoleh pemberi agunan berdasarkan akta jual-beli, tanggal
                10-01-2023 nomor 05/2023, dibuat di hadapan Elly Puspita Sunarya, S.H., Pejabat
                Pembuat Akta Tanah untuk wilayah Kabupaten Tangerang.

         e. Sebidang tanah sebagaiman diuraikan dalam Sertifikat Hak-Guna Bangunan
            Nomor 04714/Sukamulya, terletak dalam Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kecamatan
            Cikupa, Desa Sukamulya, setempat dikenal sebagai Blok O-2 No.208 Jl. Bizlink Boulevard
            Selatan No. 208, seluas 66 m2 terdaftar atas nama Yusuf Christiono;
            - Demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan,
                ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya, peruntukkannya
                dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak, tidak ada yang
                dikecualikan.
            - Satu dan lain yang telah diperoleh pemberi agunan berdasarkan akta jual-beli, tanggal
                10-01-2023 nomor 04/2023, dibuat di hadapan Elly Puspita Sunarya, S.H., Pejabat
                Pembuat Akta Tanah untuk wilayah Kabupaten Tangerang.

         Hal-hal yang tidak boleh dilaksanakan Perusahaan:

         Selama perusahaan belum bayar lunas utang atau batas waktu penarikan dan/atau penggunaan
         fasilitas kredit belum berakhir, perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal
         dibawah ini, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BCA:
         a. Memeroleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/ atau mengikatkan diri sebagai
              penangung/ penjamin dalam bentuk dan dengan nama apa pun dan/atau mengagunkan
              harta kekayaan perusahaan kepada pihak lain,
         b. Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya, kecuali
              dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari. Apabila perusahaan berbentuk badan:
              (i) Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, pembubaran/likuidasi.
              (ii) Mengubah status kelembagaan.

         Berikut syarat dan ketentuan negative covenant:
         -    Tidak diperkenankan mengubah susunan pemegang saham yang menyebabkan
              kepemilikan Ultimate Shareholder saat ini menjadi minoritas.
         -    Memberitahu secara tertulis kepada BCA setiap terdapat Corporate Action (termasuk
              mengubah pemegang saham dan pengurus), kecuali atas perubahan pemegang saham
              yang diakibatkan karena perdagangan saham harian dipasar modal.




                                               - 30 -
Page 38
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

18.   LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

      Besarnya imbalan kerja jangka panjang dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-
      Undang No. 11 tahun 2020 tentang “Cipta Kerja”. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan
      sehubungan dengan imbalan kerja jangka panjang tersebut. Perhitungan imbalan pascakerja
      dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits untuk tanggal
      31 Desember 2025 dengan nomor laporan 0941/MR-NM-PSAK219-LPIN/II/2026 tanggal laporan
      2 Februari 2026, dan untuk tanggal 31 Desember 2024 dihitung oleh aktuaris Kantor Konsultan
      Aktuaria Steven & Mourits dengan nomor laporan 1008/ST-NM-PSAK219-LPIN/II/2025 tanggal
      laporan 25 Februari 2025.

      Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja tersebut adalah 45 dan 39 karyawan pada
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

      Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti
      risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji.

      Risiko Tingkat Bunga

      Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.

      Risiko Harapan Hidup

      Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
      peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program
      akan meningkatkan liabilitas program.

      Risiko Gaji

      Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
      Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.

      Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
      sebagai berikut:

                                                                      2025                  2024
      Diakui pada Laba Rugi
      Biaya Jasa Kini                                                406.353.000           372.729.000
      Biaya Jasa Lalu                                                (81.193.000)           76.599.000
      Biaya Bunga Neto                                                 75.917.000           65.275.000
      Penyesuaian liabilitas akibat
      pengakuan masa kerja lalu                                       56.343.000            64.755.000
      Sub Jumlah                                                     457.420.000           579.358.000
      Pengukuran kembali liabilitas
      imbalan pasti - neto:
       Keuntungan (Kerugian) aktuarial
       yang timbul dari
       perubahan asumsi keuangan                                    (115.712.000)          (77.830.000)
       Keuntungan (Kerugian) aktuarial
       yang timbul dari
       penyesuaian atas pengalaman                                   (25.594.000)        (190.058.000)
      Jumlah                                                        (141.306.000)        (267.888.000)




                                                 - 31 -
Page 39
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti pada tahun berjalan adalah sebagai berikut:

                                                                        2025                    2024
     Liabilitas imbalan pasti - awal                                 1.234.894.000             957.926.000
     Biaya Jasa Kini                                                   406.353.000             372.729.000
     Biaya Jasa Lalu                                                   (81.193.000)             76.599.000
     Biaya Bunga                                                         75.917.000             65.275.000
     Pembayaran Imbalan oleh Perusahaan
     sesuai Provisi yang Dihitung                                                  -           (34.502.000)
     Penyesuaian Liabilitas Akibat
     Pengakuan Masa Kerja Lalu                                          56.343.000              64.755.000
     Karyawan (Keuntungan) dan Kerugian Aktuarial
     yang Timbul dari Perubahan Asumsi Keuangan                      (115.712.000)             (77.830.000)
     (Keuntungan) dan Kerugian Aktuarial yang Timbul
     dari Penyesuaian atas Pengalaman                                 (25.594.000)            (190.058.000)
     Jumlah                                                          1.551.008.000            1.234.894.000

     Perhitungan imbalan pascakerja pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dihitung oleh Kantor
     Konsultan Aktuaria Steven & Mourits dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dan
     mempertimbangkan beberapa asumsi sebagai berikut:

                                                                        2025                    2024
     Tingkat Diskonto per Tahun                                        6,60%                    7,15%
     Tingkat Kenaikan Gaji per Tahun
       Jangka Pendek                                                  3,00%                    5,00%
       Jangka Panjang                                                 7,00%                    8,50%
     Tingkat Pensiun Normal                                          59 Tahun                 58 Tahun
     Tingkat Kematian                                                TMI-2019                 TMI-2019

     Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
     kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas.

     Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
     sensitivitas dari tahun sebelumnya.

     Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas
     imbalan kerja dan biaya jasa kini:

                                                                        2025                    2024
     Kenaikan 1%
     Nilai kini                                                      1.429.256.000            1.131.985.000
     Penurunan 1%
     Nilai kini                                                      1.690.519.000            1.353.085.000

     Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas
     imbalan kerja dan biaya jasa kini:

                                                                        2025                    2024
     Kenaikan 1% Nilai kini                                          1.823.406.000            1.354.238.000
     Penurunan 1% Nilai kini                                         1.431.503.000            1.129.076.000




                                                  - 32 -
Page 40
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

19.   MODAL SAHAM DAN SALDO LABA

      a) Modal Saham

         Susunan pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan catatan
         yang dibuat oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                               31 Desember 2025
                                                                   Persentase        Jumlah Modal
            Nama Pemegang Saham            Jumlah Saham           Pemilikan (%)         Disetor
         Kartiko Soemargono                      216.125.000        33,25%              4.322.500.000
         Jong Anton Dwi Putro                     91.000.000        14,00%              1.820.000.000
         Trisno Harnadi                           86.450.000        13,30%              1.729.000.000
         Clarissa Calluella Haberth               61.425.000         9,45%              1.228.500.000
         Agus Sanusi                              39.003.700         6,00%                780.074.000
         Masyarakat (Masing-masing
         persentase kepemilikan < 5%)            156.005.075        24,00%              3.120.101.500
         Jumlah                                  650.008.775       100,00%             13.000.175.500

                                                               31 Desember 2024
                                                                   Persentase        Jumlah Modal
            Nama Pemegang Saham            Jumlah Saham           Pemilikan (%)         Disetor
         Kartiko Soemargono                      216.125.000        33,25%              4.322.500.000
         Jong Anton Dwi Putro                     91.000.000        14,00%              1.820.000.000
         Trisno Harnadi                           86.450.000        13,30%              1.729.000.000
         Clarissa Calluella Haberth               61.425.000         9,45%              1.228.500.000
         Agus Sanusi                              40.265.600         6,19%                805.312.000
         Masyarakat (Masing-masing
         persentase kepemilikan < 5%)            154.743.175        23,81%              3.094.863.500
         Jumlah                                  650.008.775       100,00%             13.000.175.500

         Berdasarkan akta No. 12 tanggal 2 Februari 2024 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H, M.Kn,
         Notaris di Kota Jakarta Selatan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
         Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0032692.
         Tahun 2024, tanggal 5 Februari 2024, menyetujui adanya perubahan anggaran dasar sebagai
         berikut:

         a. Menyetujui pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan sebanyak 195.000.000
            lembar saham dari modal disetor dan ditempatkan penuh setelah penawaran umum dengan
            nominal sebesar Rp 3.900.000.000, masing-masing saham bernilai nominal Rp 20,- melalui
            penawaran umum perdana saham kepada masyarakat.
         b. Modal Dasar Perusahaan berjumlah Rp 36.400.000.000 terbagi atas 1.820.000.000 lembar
            saham masing-masing bernilai nominal Rp 20,-
         c. Modal Dasar telah ditempatkan dan disetor sejumlah 650.000.000 lembar saham dengan nilai
            nominal seluruhnya sebesar Rp 13.000.000.000 oleh pemegang saham yang telah
            mengambil bagian saham dengan rincian tersebut.
             • Tn. Kartiko Soemargono sebanyak 216.125.000 saham atau sebesar Rp 4.322.500.000.
             • Tn. Jong Anton Dwi Putro sebanyak 91.000.000 saham atau sebesar Rp 1.820.000.000.
             • Tn. Trisno Harnadi sebanyak 86.450.000 saham atau sebesar Rp 1.729.000.000.
             • Ny. Clarissa Calluella Haberth sebanyak 61.425.000 saham atau sebesar
                Rp 1.228.500.000.
             • Masyarakat sebanyak 195.000.000 saham atau sebesar Rp 3.900.000.000.




                                               - 33 -
Page 41
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

         Berdasarkan akta No. 149 tanggal 24 Maret 2023 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H, M.Kn,
         Notaris di Kota Jakarta Selatan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
         Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0018457.AH.01.02
         tahun 2023, tanggal 24 Maret 2023, menyetujui hal sebagai berikut:

         a. Perubahan status Perusahaan dari Perusahaan tertutup menjadi Perusahaan terbuka dan
            menyetujui perubahan nama Perusahaan menjadi PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.
         b. Menyetujui perubahan permodalan, terdiri dari peningkatan modal ditempatkan dan disetor
            Perusahaan melalui pengeluaran saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perusahaan
            yaitu sebesar Rp 3.900.000.000 yang terdiri dari 195.000.000 dengan nilai nominal saham
            Rp 20,- yang akan ditawarkan kepada masyarakat melalui penawaran umum.
         c. Menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan dari semula sebesar Rp 7.000.000.000
            menjadi sebesar Rp 9.100.000.000 dan menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan
            secara keseluruhan termasuk merubah dan menyesuaikan maksud dan tujuan serta kegiatan
            usaha Perseroan.
         d. Menyetujui untuk merubah nilai nominal saham dari semula sebesar Rp 1.000.000 menjadi
            sebesar Rp 20.

     b) Tambahan Modal Disetor

                                                                     2025                  2024
         Tambahan modal disetor dari Initial
         Public Offering (IPO) Penawaran
         Perdana Saham sebesar 195.000.000 saham
         dengan nilai nominal Rp 20 yang ditawarkan Rp 200       35.100.000.000       35.100.000.000
         Pelaksanaan Warran                                           1.404.000            1.404.000
         Dikurangi Biaya Emisi Saham                             (2.052.881.355)      (2.052.881.355)
         Jumlah                                                  33.048.522.645       33.048.522.645

     c) Saldo Laba

         Ditentukan Penggunaannya

         Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas
         mengharuskan setiap Perusahaan untuk membentuk cadangan wajib dari laba bersih sampai
         cadangan mencapai paling sedikit 20% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
         Tidak terdapat batas waktu yang ditetapkan atas pemenuhan kewajiban tersebut. Perusahaan
         telah membentuk cadangan wajib sampai dengan 31 Desember 2025 sebesar Rp 300.000.000
         atau 2,31% dari modal saham disetor.

         Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham No. 102 tanggal 18 Juni 2025, Perusahaan
         meningkatkan cadangan wajib menjadi Rp 300.000.000 atau 2,31% dari modal disetor.

         Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham No. 196 tanggal 25 Juni 2024, Perusahaan
         meningkatkan cadangan wajib menjadi Rp 200.000.000 atau 1,53% dari modal disetor.

         Tidak Ditentukan Penggunaannya

         Merupakan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya oleh Perusahaan.

                                                                     2025                  2024
         Saldo Laba                                               4.584.498.112         3.957.410.755




                                               - 34 -
Page 42
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

20.   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                   2025                  2024
      Saldo Awal                                                  187.154.276          (27.946.620)
      Pengukuran Kembali atas
      Kewajiban Imbalan Pasti (Catatan 18)                        141.306.000          267.888.000
      Pajak Penghasilan                                           (31.087.320)         (52.787.104)
      Saldo Akhir                                                 297.372.956          187.154.276


21.   PENJUALAN

                                                                    2025                 2024
      Penjualan Oli Pelumas                                     67.712.609.415       78.252.446.798
      Jumlah                                                    67.712.609.415       78.252.446.798

      Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:

                                                                    2025                 2024
      Pihak Ketiga
      PT Golden Jaguarasa                                       17.400.000.001       25.918.918.920
      PT Anugerah Lampung Sejahtera                              5.299.580.892        1.237.537.421
      PT Oto Wira Eka Nusa                                       3.217.135.983          924.965.704
      PT Bintang Timur Prima Lestari                             3.262.606.028                    -
      PT Rilexindo Pelumas Perkasa                               2.925.983.200        2.098.938.818
      CV Lancar Rezeki Berkat Jaya                               2.924.327.562        2.152.691.781
      PT Oto Jaya Distribusindo                                  2.440.342.486        3.369.767.466
      PT Sarana Solusi Mandiri                                   2.215.998.403        2.958.199.931
      CV RR Auto Berkah                                          2.162.338.225        2.056.564.140
      PT Surya Vesakha Pamungkas                                 1.947.630.477                    -
      PT Kencana Indotama Grafika                                1.642.101.480        2.510.270.945
      PT Pulau Seroja Jaya                                       1.653.877.800        1.882.800.000
      CV Hitam Manis                                             1.517.672.400        1.196.242.523
      CV Danaswara                                               1.146.056.520        2.068.900.163
      CV Primarindo Otomitra Sejahtera                                       -        1.712.594.097
      PT Grande Bahana Nusa                                                  -        1.565.106.897
      PT Sriwijaya Andalan Sakti                                             -        1.420.054.580
      Lain-lain (Dibawah Rp 1.000.000.000)                      17.956.957.958       25.178.893.412
      Jumlah                                                    67.712.609.415       78.252.446.798

      Rincian pelanggan dengan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan adalah
      sebagai berikut:

                                                                   2025                  2024
      PT Golden Jaguarasa                                      17.400.000.001       25.918.918.920
      PT Oto Jaya Distribusindo                                 1.547.270.592        3.369.767.466
      Jumlah                                                   18.947.270.593       29.288.686.386




                                               - 35 -
Page 43
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

22.   BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                                  2025                2024
      Persediaan Awal                                          6.460.945.991      12.321.295.715
      Pembelian                                               44.675.194.832      43.458.731.934
      Persediaan Akhir                                      (16.743.766.766)      (6.460.945.991)
      Sub Jumlah                                              34.392.374.057      49.319.081.658
      Biaya Produksi
        Biaya Angkut                                           2.310.682.904       1.826.561.957
        Biaya Gudang                                             432.109.281          94.004.879
        Tenaga Kerja Langsung                                    205.810.600         434.091.500
        Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                        168.552.383         219.687.125
        Penyusutan Aset Hak -
        Guna Gudang (Catatan 10)                                130.000.000          130.000.000
        Listrik Gudang                                           78.200.118           30.944.475
        Utilitas                                                 29.240.814           29.387.747
        Pemeliharaan                                             25.376.411           61.676.552
        Produksi Lainnya                                         15.107.500           59.988.650
        Asuransi Gudang                                          14.751.165           11.776.250
        Telepon, Internet Gudang                                  6.344.683            5.152.008
      Jumlah                                                 37.808.549.916       52.222.352.801

      Rincian pemasok dengan jumlah nilai pembelian yang melebihi 10% dari jumlah beban penjualan
      adalah sebagai berikut:

                                                                 2025                 2024
      PT Bias Inti Sejahtera                                  16.999.777.200       6.034.400.000
      PT Pacific Lubritama Indonesia                          12.439.579.760       4.188.922.428
      PT Nusaraya Putra Mandiri                                5.732.991.138      14.758.785.751
      Lupromax International Pte Ltd                           2.363.270.509       4.219.093.495
      Jumlah                                                  37.535.618.607      29.201.201.674


23.   BEBAN PENJUALAN

                                                                  2025                2024
      Pemasaran                                               14.935.738.096      12.038.773.579
      Komisi                                                   1.281.557.455       1.365.612.081
      Lain-lain                                                   22.798.469          53.036.497
      Jumlah                                                  16.240.094.020      15.283.984.114




                                              - 36 -
Page 44
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

24.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                  2025                 2024
      Gaji dan Tunjangan                                       8.214.238.317        5.862.719.492
      Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                          825.936.732          634.501.046
      Jasa Profesional                                           603.002.000          582.415.487
      Kantor                                                     508.961.046          395.514.934
      Transportasi                                               503.107.440          455.367.444
      Imbalan Pascakerja (Catatan 18)                            457.420.000          579.358.000
      Perizinan                                                  200.841.780          348.057.782
      Pemeliharaan                                               144.157.564          137.023.560
      Jamuan                                                     138.662.500          118.960.115
      Asuransi                                                   132.890.833          135.191.001
      Penyusutan Aset Hak -
      Guna Ruko (Catatan 10)                                     100.000.000          100.000.000
      Denda Pajak                                                 98.138.503           28.931.511
      Pelatihan Seminar                                           69.276.426          339.589.159
      Penurunan Nilai Piutang (Catatan 5)                         57.199.459          253.401.308
      Jumlah                                                  12.053.832.600        9.971.030.839


25.   PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN - BERSIH

                                                                  2025                 2024
      Pendapatan Bunga                                           214.515.528         240.372.875
      Pendapatan Lain-lain                                       105.462.255           15.463.219
      Selisih Kurs                                                    32.626         (19.216.872)
      Kerugian Penjualan Aset Tetap
      (Catatan 9)                                                (49.583.333)                     -
      Jumlah                                                     270.427.076          236.619.222

      Pendapatan lain-lain tahun 2025 utamanya berasal dari penerimaan pengembalian atas penutupan
      polis asuransi AIA Finance sebesar Rp 96.476.478.


26.   BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                                  2025                 2024
      Bunga dan Keuangan                                         590.399.924          748.894.775
      Biaya Administrasi Bank                                     72.566.320           61.873.614
      Jumlah                                                     662.966.244          810.768.389


27.   LABA PER SAHAM

                                                                  2025                 2024
      Laba untuk Perhitungan Laba Per Saham                      727.087.357          955.296.803

      Jumlah Saham                                               Lembar               Lembar
      Jumlah Saham untuk per saham perhitungan laba              650.008.775          650.008.775
      Laba Per saham Dasar                                                1,12                 1,47




                                              - 37 -
Page 45
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

28.   PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON-KAS

                                                                         2025                       2024
      Penambahan Aset Tetap melalui peningkatan Utang
      Pembiayaan Aset Tetap                                            653.559.183               1.030.398.900


29.   REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN

                                                                                Perubahan Transaksi Non-Kas
                             Saldo Awal         Arus Kas (untuk) dari                            Saldo Akhir
                            31 Desember          Aktivitas Pendanaan            Penambahan      31 Desember
                                2024        Penerimaan       Pembayaran          Aset Tetap         2025
      Utang Pembiayaan
      Aset Tetap            1.299.653.925               -     (778.080.079)        653.559.183       1.175.133.029
      Utang Bank            6.960.454.792   1.830.880.588   (3.867.260.708)                  -       4.924.074.672
      Jumlah                8.260.108.717   1.830.880.588   (4.645.340.787)        653.559.183       6.099.207.701

                                                                                 Perubahan Transaksi Non-Kas
                             Saldo Awal         Arus Kas (untuk) dari                             Saldo Akhir
                            31 Desember         Aktivitas Pendanaan             Penambahan       31 Desember
                                2023        Penerimaan      Pembayaran           Aset Tetap          2025
      Utang Pembiayaan
      Aset Tetap              664.145.642               -     (394.890.617)      1.030.398.900      1.299.653.925
      Utang Bank            7.597.373.194   1.100.000.000   (1.736.918.402)                  -      6.960.454.792
      Jumlah                8.261.518.836   1.100.000.000   (2.131.809.019)      1.030.398.900      8.260.108.717



30.   INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

      a. Manajemen Risiko Modal

         Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk
         melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham
         melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas.

         Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas dan ekuitas yang terdiri dari modal
         ditempatkan dan disetor serta saldo laba (Catatan 4 dan 19).

         Dewan Direksi Perusahaan secara berkala melakukan reviu struktur permodalan Perusahaan.
         Sebagai bagian dari reviu ini, Dewan Direksi mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko
         yang berhubungan.

      b. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

         Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
         sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta
         untuk mengelola risiko tingkat bunga, risiko mata uang asing dan risiko likuiditas. Perusahaan
         beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.

         i.    Manajemen Risiko Tingkat Bunga

               Tingkat bunga mengacu kepada risiko pada nilai wajar atau arus kas dari instrumen
               keuangan akan berfluktuasi karena perubahan di tingkat suku bunga pasar.

               Perusahaan terpapar risiko suku bunga karena entitas dalam Perusahaan meminjam dana
               dengan tingkat bunga mengambang.

               Eksposur Perusahaan terhadap suku bunga dalam liabilitas keuangan dirinci dalam bagian
               manajemen risiko likuiditas pada catatan ini.




                                                  - 38 -
Page 46
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

         ii.   Risiko Mata Uang Asing

               Risiko mata uang adalah risiko di mana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
               instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.

               Eksposur Perusahaan terhadap fluktuasi nilai tukar terutama terkait dengan aset dalam mata
               uang asing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                         2025                                2024
                                                            Setara dengan                       Setara dengan
                                              Rupiah            Dolar             Rupiah            Dolar
               Liabilitas
               Utang Usaha                   639.900.756            38.132     1.974.282.501            122.156
               Jumlah                        639.900.756            38.132     1.974.282.501            122.156

         iii. Manajemen Risiko Likuiditas

               Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
               membangun kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan
               manajemen likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang
               Perusahaan. Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan,
               fasilitas bank dan fasilitas simpan pinjam dengan terus-menerus memonitor perkiraan dan
               arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

               Tabel risiko likuiditas dan tingkat bunga:

               Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
               periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus
               kas yang didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal dimana
               Perusahaan dapat diminta untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok.

                                                                        2025
                                           Kurang dari                          Lebih dari
                                            1 Tahun          1 - 2 Tahun         2 tahun            Jumlah
               Utang Usaha kepada
               Pihak Ketiga                 7.807.122.636                  -                 -    7.807.122.636
               Utang Pembiayaan Aset
               Tetap                          680.582.019     247.275.505        247.275.505      1.175.133.029
               Utang Bank                     878.333.308     356.927.151      3.688.814.213      4.924.074.672
               Jumlah                       9.366.037.963     604.202.656      3.936.089.718     13.906.330.337

                                                                        2024
                                           Kurang dari                          Lebih dari
                                            1 Tahun          1 - 2 Tahun         2 tahun            Jumlah
               Utang Usaha kepada
               Pihak Ketiga                 7.426.493.877                  -                 -    7.426.493.877
               Utang Pembiayaan Aset
               Tetap                          698.905.606     393.668.709        207.079.610      1.299.653.925
               Utang Bank                     878.333.308     356.927.151      5.725.194.333      6.960.454.792
               Jumlah                       9.003.732.791     750.595.860      5.932.273.943     15.686.602.594

     c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

         Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan diakui dalam laporan
         keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau
         menggunakan tingkat bunga pasar.



                                                   - 39 -
Page 47
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

         Estimasi Nilai Wajar

         Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan, pengukuran dan
         pengungkapan. Nilai wajar adalah suatu jumlah dimana suatu aset dapat dipertukarkan atau
         suatu liabilitas diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan
         transaksi wajar.

         PSAK 113 “ Pengukuran Nilai Wajar ” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar
         dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:

         • Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
           (Level 1).
         • Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
           atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
           derivasi dari harga) (Level 2), dan
         • Input untuk aset dan liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
           (input yang tidak dapat diobservasi) (Level 3).

         Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak di perdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
         menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat
         diobservasi sepanjang tersedia dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh
         input signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi instrumen keuangan ini termasuk dalam
         level 2.

         Tabel berikut ini merangkum nilai wajar aset dan liabilitas:

         31 Desember 2025                 Tingkat 1        Tingkat 2       Tingkat 3        Jumlah
         Aset yang nilai wajarnya
         diungkapkan
         Aset Non-Keuangan
         Aset Tetap                                   -    3.569.531.647               -   3.569.531.647
         Jumlah                                       -    3.569.531.647               -   3.569.531.647

         Liabilitas yang nilai wajarnya
         diungkapkan
         Liabilitas Keuangan pada
         Biaya Perolehan Diamortisasi
          Utang Bank                                  -    4.924.074.672               -   4.924.074.672
          Utang Pembelian Aset Tetap                  -    1.175.133.029               -   1.175.133.029
         Jumlah                                       -    6.099.207.701               -   6.099.207.701

         31 Desember 2024                 Tingkat 1        Tingkat 2       Tingkat 3        Jumlah
         Aset yang nilai wajarnya
         diungkapkan
         Aset Non-Keuangan
         Aset Tetap                                   -    3.181.593.075               -   3.181.593.075
         Jumlah                                       -    3.181.593.075               -   3.181.593.075

         Liabilitas yang nilai wajarnya
         diungkapkan
         Liabilitas Keuangan Pada
         Biaya Perolehan Diamortisasi
          Utang Bank                                  -    6.960.454.792               -   6.960.454.792
          Utang Pembelian Aset Tetap                  -    1.299.653.925               -   1.299.653.925
         Jumlah                                       -    8.260.108.717               -   8.260.108.717




                                                  - 40 -
Page 48
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

31.   SEGMEN GEOGRAFIS

      Perusahaan melakukan usaha berupa penjualan oli pelumas berdasarkan segmen geografis berikut
      ini:

                                                                   2025                2024
      Jawa dan Bali                                            46.482.139.015      56.011.960.367
      Sumatera                                                 13.731.990.552       2.588.222.789
      Kalimantan                                                4.610.967.517      12.654.420.634
      Sulawesi                                                  2.887.512.331       6.997.843.008
      Jumlah                                                   67.712.609.415      78.252.446.798


32.   SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan
      pada tingkat harga dan persyaratan tertentu.

      Kompensasi kepada manajemen kunci

      Personil manajemen kunci Perusahaan adalah pihak-pihak memiliki kewenangan dan tanggung
      jawab untuk merencanakan, memimpin, dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota
      Dewan Komisaris dan Direksi merupakan manajemen kunci Perusahaan.

      Kompensasi untuk manajemen kunci adalah sebagai berikut:

                                                                  2025                2024
      Gaji, bonus dan tunjangan                                1.089.785.526      1.002.800.508


33.   REKLASIFIKASI

      Laporan keuangan per 31 Desember 2024 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian
      Laporan Keuangan per 31 Desember 2025. Reklasifikasi tersebut adalah sebagai berikut:

      Laporan Laba Rugi

                                                         31 Desember 2024
                                       Sebelum                                     Setelah
                                      Reklasifikasi         Reklasifikasi        Reklasifikasi
      Beban Pokok Penjualan           50.395.790.844          1.826.561.957       52.222.352.801
      Beban Penjualan                 15.283.984.114        (1.826.561.957)       13.457.422.157


34.   IKATAN

      Perjanjian Perdagangan

      PT Golden Jaguarasia

      Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 052/PKP/DIRUT/LPI/IX/2023 antara Perusahaan
      dengan PT Golden Jaguarasia, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk melakukan
      pemasaran dan penjualan produk ATS Additive dengan Merek dagang Lupromax.

      Perjanjian dimulai sejak 25 September 2023 sampai dengan 31 Desember 2024. Perusahaan tidak
      melakukan perpanjangan Surat Perintah Kerja (SPK) di tahun 2025. Penjualan dilakukan
      berdasarkan sistem Purchase Order (PO).



                                              - 41 -
Page 49
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Perjanjian Distribusi Produk

     PT Kencana Indotama Grafika

     Berdasarkan perpanjangan Surat Perjanjian Kerjasama No. 03/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026, bahwa
     perusahaan dan PT Kencana Indotama Grafika melakukan perjanjian kerjasama untuk melakukan
     pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di wilayah
     kerjasama pemasaran Pontianak, Kalimantan Barat.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 04/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2024, bahwa perusahaan dan
     PT Kencana Indotama Grafika melakukan perjanjian kerjasama untuk melakukan pemasaran dan
     pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di wilayah kerjasama
     pemasaran Pontianak, Kalimantan Barat. Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2025 sampai dengan
     31 Desember 2025.

     PT Anugerah Lampung Sejahtera

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 9/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026 antara Perusahaan
     dengan PT Anugerah Lampung Sejahtera, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax
     di wilayah kerjasama pemasaran Lampung.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 14/PKS-PD/DIRUT-LPI/IX/2025 antara Perusahaan
     dengan PT Anugerah Lampung Sejahtera, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax
     di wilayah kerjasama pemasaran Lampung. Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2025 sampai dengan
     31 Desember 2025.

     PT Oto Wira Eka Nusa

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 8/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026 antara Perusahaan
     dengan PT Oto Wira Eka Nusa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk melakukan
     pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di wilayah
     kerjasama pemasaran Pekanbaru - Riau.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 2/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2025 antara Perusahaan
     dengan PT Oto Wira Eka Nusa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk melakukan
     pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di wilayah
     kerjasama pemasaran Pekanbaru - Riau. Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2025 sampai dengan
     31 Desember 2025.

     PT Rilexindo Pelumas Perkasa

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 1/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026 antara Perusahaan
     dengan PT Rilexindo Pelumas Perkasa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax
     dengan Type Oli Silver 54.000 liter dengan target dalam 1 tahun sebesar 13.500 liter termasuk Fleet
     (Oli Drum/Pail) di wilayah kerjasama pemasaran Jambi.




                                                - 42 -
Page 50
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 5/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2024 antara Perusahaan
     dengan PT Rilexindo Pelumas Perkasa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax
     dengan Type Oli Silver 54.000 liter dengan target dalam 1 tahun sebesar 13.500 liter termasuk Fleet
     (Oli Drum/Pail) di wilayah kerjasama pemasaran Jambi. Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2025
     sampai dengan 31 Desember 2025.

     PT Sarana Solusi Mandiri

     Berdasarkan Surat Perpanjangan Perjanjian Kerjasama No. 02/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026 antara
     Perusahaan dengan PT Sarana Solusi Mandiri, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif dengan
     Merek dagang Lupromax sebagai berikut:

     I. Daftar Produk OLI LUPROMAX

      No.                LUPROMAX Oil                               SAE                  API
      PCMO (Passenger Car Motor Oil)
      I.   GASOLINE ENGINE OIL
           Fully Synthetic Oil
           ➢ LUPROMAX RAZER 8000                                   0W 20                API SN
           ➢ LUPROMAX HYPERION 8000                                5W 40                API SN
           ➢ LUPROMAX ZELOS 8000                                   5W 30                API SN
           Synthetic Oil
           ➢ LUPROMAX AEGLE E+                                     5W 30                API SN
           ➢ LUPROMAX AEGLE 7000                                   10W40                API SN
           ➢ LUPROMAX AEGLE 8000                                   10W40                API SN
      II   DIESEL ENGINE OIL
           Synthetic Oil
           ➢ LUPROMAX ZELOS 5000D                                 5W 40               API CI4
           ➢ LUPROMAX ZELOS 8000D                                 5W 30             API CI4 PLUS
           ➢ LUPROMAX AEGLE 7000D                                 15W 40              API CI4

      III    GEAR & TRANSMISION FLUID
             ➢ LUPROMAX GUARD 5000                                80W 90                 GL 5
             ➢ LUPROMAX ATF CVT                                                         FULLY
             ➢ LUPROMAX ATF MV                                                          FULLY

      IV   INDUSTRIAL OIL
           LUPROMAX SHIELD 5000D ( DRUM )                         15W40                  CI 4
           LUPROMAX SHIELD 40                                     SAE40            API CF MINUS 4
           LUPROMAX GUARD GS 90                                   SAE90                API GL 4
           LUPROMAX GUARD GX 140                                  SAE140                GL 5
           LUPROMAX HYDROS HT 10                                                   HYDRAULIC OIL
           LUPROMAX HYDROS HY 68                                                   HYDRAULIC OIL
      MCO (Motorcycle Oil)
      I.   Fully Synthetic Oil
           ➢ LUPROMAX RAZER 4T RACING                             10W 30          JASO MA2 API SL
           ➢ LUPROMAX RAZER RACING MATIC                          10W 30          JASO MB2 API SL
           Synthetic Oil
           ➢ LUPROMAX AEGLE 4T                                    10W 40          JASO MA2 API SL
           ➢ LUPROMAX AEGLE MATIC                                 10W 30          JASO MB2 API SL
           ➢ LUPROMAX AEGLE SUPER MATIC                           10W 40          JASO MB2 API SL




                                                - 43 -
Page 51
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     II. Daftar Produk ADITIF LUPROMAX

      No.                 LUPROMAX Additives                  Kemasan           Karton / Botol
                                                                150 Ml                12
      1.     LUPROMAX EA – Engine Additive
                                                                30 Ml                 24
      2.     LUPROMAX DFT – Diesel Fuel Treatment               150 Ml                12
      3.     LUPROMAX ACCELERATOR                               225 Ml                12
      4.     LUPROMAX CHAIN LUBE Aerosol                        110 Ml                12
             LUPROMAX CARB + INJECTOR CLEANER
      5.                                                        200 Ml                12
             Aerosol
      6.     LUPROMAX GREASE Aerosol                            200 Ml                12
      7.     LUPROMAX X5 ( Super Penetrant Aerosol )            200 Ml                12
      8.     LUPROMAX ABC – COOLANNT                             4L                    3

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dengan PT Sarana Solusi Mandiri
     sehubungan dengan merek dagang diatur sebagai berikut:
     • PT Sarana Solusi Mandiri menggunakan logo ”Lupromax” dalam mengiklankan pelumas otomotif
        dan adiktif namun semua iklan harus mengajukan kepada Perusahaan terlebih dahulu dan hanya
        dapat digunakan dengan izin tertulis dari perusahaan.
     • PT Sarana Solusi Mandiri tidak akan melakukan dan tidak akan membiarkan dilakukannya hal-hal
        yang dapat mengurangi atau mengganggu itikad baik yang berhubungan dengan merek dagang
        ”Lupromax” atau mempunyai dampak negatif terhadap reputasi dari Lupromax.
     • PT Sarana Solusi Mandiri mengakui bahwa semua merek dagang terkait dengan pelumas dan
        adiktif merupakan hak eksklusif dari Perusahaan sebagai pemegang lisensi yang sah.

     Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     CV Central Celebes Perkasa

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 13/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2024 antara Perusahaan
     dengan CV Central Celebes Perkasa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di
     wilayah kerjasama pemasaran Palu dan Gorontalo.

     Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2024.

     Perjanjian Lisensi

     Magna International Pte Ltd

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama tanggal 2 Januari 2019 antara Perusahaan dengan Magna
     International Pte Ltd, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk menggunakan merek
     dagang Lupromax sebagai berikut:
     • Memulai dan menjalankan bisnis pembuatan, promosi, dan penjualan pelumas dengan
         menggunakan merek dagang Lupromax. Lisensi yang diberikan dengan merek dagang
         diantaranya:
         ▪ Lupromax
         ▪ Lupromax Shield
         ▪ Lupromax - Aegle
         ▪ Lupromax - Razor
         ▪ Lupromax - Hyperion
         ▪ Lupromax Acceleralor

     • Masa berlaku perjanjian kerjasama sejak tanggal perjanjian sampai dengan 31 Desember 2029.




                                              - 44 -
Page 52
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Perjanjian Kerjasama dengan Pemasok

     a. PT Pacific Lubritama Indonesia

        Berdasarkan Addendum perjanjian kerjasama No. 029/PLI-OEM/VIII/2025 antara Perusahaan
        dengan PT Pacific Lubritama Indonesia, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama Blending
        dan Filling produk pelumas dengan merek Lupromax dengan memberikan jaminan kualitas
        sebagai berikut:
        • PT Pacific Lubritama Indonesia menjamin produk pelumas yang disediakan dan dijual sesuai
           dengan spesifikasi yang dibutuhkan.
        • Perusahaan berhak melakukan pengujian produk pelumas yang dikirimkan oleh PT Pacific
           Lubritama Indonesia. Apabila hasil pengujian tidak sesuai dengan spesifikasi maka
           perusahaan berhak menolak kedatangan produk yang dikirimkan oleh PT Pacific Lubritama
           Indonesia.

        Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dengan PT Pacific Lubritama
        Indonesia sehubungan dengan merek diatur sebagai berikut:
        • Perusahaan dan PT Pacific Lubritama Indonesia sepakat menggunakan merek ”Lupromax”
           sebagaimana dalam Sertifikat Hak Merek No. IDM000418224.
        • Hak Merek pada Pasal 5 ayat 1 ini adalah Hak Kekayaan Intelektual milik Perusahaan yang
           mana PT Pacific Lubritama Indonesia tidak mempunyai hak untuk memiliki dan/atau
           mempergunakan untuk kepentingan usaha PT Pacific Lubritama Indonesia dengan pihak lain
           manapun, karena dapat membawa kerugian bagi perusahaan sebagai pemilik merek tersebut.

        Perjanjian dimulai sejak 5 Agustus 2025 sampai dengan 4 Agustus 2030.

        Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 04/006/PLI-OEM/I/2022 antara Perusahaan dengan
        PT Pacific Lubritama Indonesia, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama Blending dan
        Filling produk pelumas dengan merek Lupromax dengan memberikan jaminan kualitas. Perjanjian
        dimulai sejak 3 Januari 2022 sampai dengan 3 Januari 2025 dengan nilai kontrak 46.500 liter.

     b. PT Nusaraya Putra Mandiri

        Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 002/PK/NPM/I/2026 antara Perusahaan dengan
        PT Nusaraya Putra Mandiri, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama Blending dan Filling
        Pelumas sebagai berikut:
        • PT Nusaraya Putra Mandiri sebagai produsen minyak pelumas yang menjamin mutu dan
           kualitas dari setiap jenis produk yang akan di produksi dari waktu ke waktu sesuai dengan
           standar yang ditetapkan.
        • Perusahaan akan memberikan forecast setiap bulannya kepada PT Nusaraya Putra Mandiri
           sebelum tanggal 10, forecast diberikan dalam bentuk 3 month rolling forecast.
        • Packaging yang tersimpan di NPM yang mana tidak ada dalam 3 month rolling forecast atau
           apabila ada perubahan pada desain tidak akan digunakan lagi kedepannya agar dapat
           dilakukan penarikan kembali guna meminimalisir kesalahan pemakaian dan pemaksimalan
           space simpan.
        • Stock yang melebihi batas akan dikenakan biaya simpan senilai Rp.9.000 /palet atau perhari
           yang akan dibebankan ke pihak perusahaan.

        Perjanjian dimulai sejak 22 Februari sampai dengan 21 Februari 2031. Sampai tanggal terbitnya
        laporan keuangan PT Nusaraya Putra Mandiri masih bekerjasama dengan Perusahaan, dan
        perusahaan masih proses dalam pembuatan perpanjangan perjanjian.




                                               - 45 -
Page 53
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Perjanjian Distribusi dan Transportasi

     PT Pandu Siwi Sentosa Bali

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 000/PSS-BL/1/2023 antara Perusahaan dengan
     PT Pandu Siwi Sentosa Bali, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama Space Warehouse dan
     Delivery Paket dengan layanan pengiriman sebagai berikut:
     • PT Pandu Siwi Sentosa Bali akan mengirimkan barang berdasarkan AWB yang diisi oleh
        perusahaan untuk tujuan kota-kota yang ditentukan.
     • Barang yang dilarang untuk dikirim adalah sebagai berikut:
        a) Barang-barang berbahaya yang mudah meledak, beracun dan dapat menimbulkan api dan
            dapat merusak barang-barang lainnya seperti air accu.
        b) Barang-barang yang terlarang seperti narkotik, ganja, morphin, shabu dan sejenisnya.
        c) Waktu distribusi barang kiriman adalah setiap hari senin sampai sabtu, mulai pukul 08.30 wib
            sampai 17.00 wib
        d) Pihak pertama harus menyampaikan barang kiriman ke alamat tujuan sesuai batas waktu
            yang ditentukan.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Maret 2023 sampai dengan 28 Februari 2024. Sampai tanggal terbitnya
     laporan keuangan PT Pandu Siwi Sentosa Bali masih bekerjasama dengan Perusahaan, dan
     perusahaan masih proses dalam pembuatan perpanjangan perjanjian.




                                                - 46 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.28 MB
Published19 Mar 2026
Pages53
Characters179,645
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 81 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk p.1 ×159
linked person Maurice Ganda Nainggolan p.4 ×4
linked person Trisno Harnadi p.13 ×5
linked person Iman Turmansah p.13 ×2
linked person Kartiko Soemargono p.13 ×13
linked person Sofia Tanizar p.13
linked org Bank Central Asia p.26 ×16
linked org Bank OCBC NISP p.26 ×3
linked org Bank Mandiri p.26
linked org Sinar Mas p.28 ×2
linked — Agus Sanusi p.40 ×3
linked person Jong Anton Dwi Putro p.40 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.14 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.14
possible org Bank Bank Central Asia p.26
possible org Bank Rakyat Indonesia p.26
unresolved org Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan & Rekan p.4 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan p.4 ×2
unresolved org Maurice Ganda Nainggolan & Rekan p.4
unresolved org PT Karya Pelumas Indonesia p.13
unresolved person Meissie Pholuan p.13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13 ×5
unresolved person R.F. Limpele p.13
unresolved person Rosida Rajagukguk Siregar p.13 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.14
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.14
unresolved org Bapepam-LK p.14 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.19
unresolved org PT Golden Jaguarasia p.26 ×3
unresolved org PT Oto Jaya Distribusindo p.26 ×3
unresolved org PT Anugerah Lampung Sejahtera p.26 ×5
unresolved org PT Rilexindo Pelumas Perkasa p.26 ×4
unresolved org PT Kencana Indotama Grafika p.26 ×5
unresolved org PT Bintang Timur Prima Lestari p.26 ×3
unresolved org PT Surya Vesakha Pamungkas p.26 ×2
unresolved org PT Sarana Solusi Mandiri p.26 ×7
unresolved org PT Oto Wira Eka Nusa p.26 ×4
unresolved org PT Wahana Putra Widodo p.26 ×2
unresolved org PT Primason Indo Baru p.26
unresolved org PT Veliz Niaga Utama p.27
unresolved org PT Hana Cahaya Bersama p.27
unresolved org PT Monchelinka Anugerah Abadi p.27
unresolved org PT Delta Teguh Pratama p.27
unresolved org PT Estima Auto Berkah p.27
unresolved org PT Sriwijaya Andalan Sakti p.27 ×2
unresolved org PT Asuransi Sinar Mas p.28 ×2
unresolved org PT KB Insurance Indonesia p.29
unresolved org PT Asuransi Simas Insurtech p.29
unresolved org PT Asuransi Umum BCA p.29
unresolved person Tiurida Barita Pittauli Hutabarat p.30 ×2
unresolved person H. Simanjuntak p.30 ×2
unresolved org Rekonsiliasi p.31
unresolved org PT Pacific Lubritama Indonesia p.32 ×9
unresolved org PT Nusaraya Putra Mandiri p.32 ×6
unresolved org PT Usaha Bersama Sukses p.32
unresolved org PT Grafindo Jaya Pacific p.32
unresolved org PT Dwi Prima Rezeky p.32
unresolved org PT Surya Terang Pratama p.32
unresolved org PT Sinar Alam Abadijaya p.32
unresolved org PT Pulau Seroja Jaya p.33 ×2
unresolved person Elly Puspita Sunarya p.37 ×2
unresolved org PT Bima Registra p.40
unresolved person Clarissa Calluella Haberth p.40 ×5
unresolved org PT Golden Jaguarasa p.42 ×2
unresolved org PT Grande Bahana Nusa p.42
unresolved org PT Bias Inti Sejahtera p.43
unresolved org Lupromax International Pte Ltd p.43
unresolved org PT Golden Jaguarasia Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.48
unresolved org PT Anugerah Lampung Sejahtera Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.49
unresolved org PT Oto Wira Eka Nusa Berdasarkan Surat Perjanjian p.49
unresolved org PT Rilexindo Pelumas Perkasa Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.49
unresolved org PT Sarana Solusi Mandiri Berdasarkan Surat Perpanjangan Perjanjian p.50
unresolved org Perjanjian Lisensi Magna International Pte Ltd p.51
unresolved org Magna International Pte Ltd p.51
unresolved org PT Pacific Lubritama Indonesia Berdasarkan Addendum p.52
unresolved org PT Pacific Lubritama Indonesia. Apabila p.52
unresolved org PT Pacific Lubritama Indonesia. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.52
unresolved org PT Nusaraya Putra Mandiri Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.52
unresolved org PT Pandu Siwi Sentosa Bali Berdasarkan Surat Perjanjian p.53
unresolved org PT Pandu Siwi Sentosa Bali p.53 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-Tahunan-LMAX.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result