Skip to content
Back to announcement

Checklist Q3 2023.pdf

Financial statement Text extracted UNVR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 81

Page 1 OCR 0.920
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan. Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Pubtik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross. reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan. Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporah keuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Unilever Indonesia Tbk
Bidang Usaha Fast Moving Consumer Goods

Jenis penawaran Umum -

Tahun Tahun Tahun Tahun
30 September 2023 31 Desember 2022 31 Desember 2021 31 Desember 2020

Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Siddharta Widjaja & | KAP Siddharta Widjaja & | KAP Siddharta Widjaja &

Rekan Rekan Rekan
Nama Partner - Budi Susanto, S.E., Budi Susanto, S.E., Budi Susanto, S.E.,

M.B.A, CPA M.B.A, CPA M.B.A, CPA
Opini Akuntan - Opini tanpa modifikasian' | Opini tanpa modifikasian | Opini tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - - - -

Page 2 OCR 0.942
Page 20f81

Ya

Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting

(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30 September

30 September

30 September

30 September

Periode laporan keuangan 2023 2022 2021 2020
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 30,505,754 31,539,289 30,029,530 32,456,673
Laba (rugi) bruto 15,273,902 14,945,382 15,093,049 16,870,977
Laba (rugi) usaha/operasional 5,455,345 6,019,291 5,812,474 7,095,552
EBITDA 6,164,401 6,815,696 6,609,924 7,873,265
Laba (rugi) Bersih periode
Berjalan 4,188,857. 4,611,485 4,378,794 5,438,339
Laba (rugiy komprehensif 4,092,421 4,614,035 4,203,347 5,286,141
Laba Per saham (dasar) 110 121 115 143

Laba Per saham (dilusian)

Page 3 OCR 0.889
Page3 of.81

30 September

31 Desember

31 Desember

31 Desember

2023 2022 2021 2020
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 18,924,370 18,318,114 19,063,532 20,534,632
Jumlah Aset Lancar 8,516,724 7,567,768 7,642,208 8,823,360
Jumlah Aset Tidak Lancar 10,407,646 10,750,346. 11426,324 11,706,272
Jumlah Liab 13,543,343 14,320,858 14,747,263 15,597,264
Jumlah Lia
Pendek 11,609,737 12,442,223 12,445,152 13,357,536.
Jumlah Lia
Panjang 1,933,606 1,878,635 2,302,111 2,239,728
Jumlah Ekuitas 5,381,027 3,997,256 4,321,269 4,937,368
Modal Disetor (dan tambahan
modal disetor) 172,300 172,300 172,300 172,300
Saldo Laba 5,208,727 3,824,956 4,148,969 4,765,068
Rasio. Keuangan
Rasio Lancar (Y0) 7396 6196 61K 66K
ROA 21K 2394 2196 261
ROE 18K 11596 10116 11046
Ebitda thd pendapatan (Y6) 2016 221 22K 24K

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik.industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Pubi

atau Perusahaan Publik.

2. Emiten-atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist-ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

No VIII:G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek,

Page 4 OCR 0.903
Page 4of 81

Laporan Keuarigan Terdiri dari

1 Laporan posisi kevangan pada akhir periode “
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode “
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode “
4 Laporan arus kas selama periode “
5s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat “

Perusahaan menerapkan.suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan “

Kn 3 NA

Ketentuari Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkari:
Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan.perubahan-ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai-dengan' urutan penyajian laporan-dan. penyajian masing-masing pos: dan
d. “pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusatiaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau.persentase untuk menjelaskan
adanya bagian'dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian'".
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan. asuransi, dan risiko.yang ditutup serta pendapat
manajerner'atas kecukupan pertanggungan'asuransi, “apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

2,

Page 5 OCR 0.866
Page 5of81

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hai-hal yang harus diungkapkan, antara lai

Pendirian perusahaan

1) iwayat rirgkas perusahaan:
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang.
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) Kegiatan usaha sesuai-anggaran dasar Perusahaan.dan yang sedang. dijalankan pada
periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan, ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan-saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk-terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of'the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib-disebutkan. alasannya.
7) | Khusus Industri Media Perusahaan tidak termasuk
Penjelasan i. tentang Perizinan yang dimiliki dalam industri ini
8) | Khusus Industri Jalan Tol
: 4 Perusahaan tidak.termasuk.
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jaian dalam industri
tol tersebut.
9) | Khusus untuk-Asuransi dan Pembiayaan Perusahaan tidak termasuk
Izin bidang usaha dari. Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. dalam industri ini
10) | Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin-untuk Perusahaan Hak kermasuk
menjalankan kegiatan-berdasarkan prinsip Syariah (jika ada).
41) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi.dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan:
Penjelasan mengenai area eksplorasi.dan eksploitasi Perseroan meliputi :

a) Area Eksplorasi, meliputi
. Nama lokasi)

Perusahaan tidak termasuk.
dalam industi

Page 6 OCR 0.895
Page 60of 81

. Narna pemilik izin lokasi:
. Tanggal. peroiehan izin -ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan. saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal-Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi
. Nama, lokasi:

. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh.temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan. pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak-awal kegiatan ekspioitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)| Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lai
n Perusahaan tidak termasuk
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, dalam indust
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa.manfaat HPH, dan
c) sisa umur HPH.
Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkanj
8) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan
4 dakan. perusahaan.yang dapat mempengaruhi jumlah Efek.yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak

langsung,

Tidak ada entitas anak.

2)

Tempat kedudukan:

Tidak ada entitas anak.

Page 7 OCR 0.910
Page 7 of81

3) | Jenis usaha, Tidak ada entitas anak.
4) | Tahun beroperasi secara kornersial Tidak ada entitas anak.
5) | Persentase kepemilikan-dan proporsi hak suara (jika berbeda), Tidak ada entitas anak.
6) | Total Aset, dan Tidak.ada entitas anak.
2) | Informasi penting lainnya antara lain:

a). sifat hubungan antara entitas induk.dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan merigapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti-dengan
pengendalian,

C)' akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporari-keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat-dan luas'setiap restriksi signifikan.dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang. muka:

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan.entitas

induk pada entitas anak yang:tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian.atas entitas anak, maka-entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa. investasi pada entitas anak terdahulu derigan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian.dilepaskan,. dan

(6) jumlah Aset dan Lial

lainnya-dimana Pengendalian dilepaskan, yang

utamanya.

4

e

as selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau'bisnis
Ikhtisarkan berdasarkan kategori

Tidak ada entitas anak.

Page 8 OCR 0.879
Page8 of 81

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus-diungkapkan antara lai

1) |. Nama dan jabatan untuk masing-rnasing anggota .direksi, dewan Kornisaris, dan komite
audit,

2) | Cakupan manajemen kunci, dan

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode-atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
Penerbitan Laporan Keuangan

1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai.dengan SAK.

Pasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair valve) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali. untuk-laporan-arus kas.

3)

Mata uang fungsional dan mata. uang penyajian yang-digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan.dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan:.dan

€) -alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

52)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Tidak-berlaku.

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Page 9 OCR 0.888
1)

Page 9of 81

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan -keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling.
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus-mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian materiai terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

3)

Berkaitan dengan: Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan Keuiangan memasukkan rincian atas.sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode:
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

»

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

6) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan. kepemilikan tanpa kehilangan.
Pengendalian. atas entitas.anak,

d) :kebijakan akuntansi sehubungan dengan'kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo. pos dan:transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

Tidak ada entitas anak.

2)

Kombina:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode:yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwifl:
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili, dan

Tidak ada kombinasi bisnis
selama periode-pelaporan.

Page 10 OCR 0.887
Page 190f 81

d) kebijakan tainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yar
Perusahaan, antara tain:

(1) pembelian dengan. diskon:
(2) aki
(3) imbalan kontinjensi

g ada di

isi secara bertahap: dan

3) | Kas dan setara kasj
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas,

4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan-awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukurari setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus:dari instrumen keuangan
(4) metode yang digunakan. untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilal,

(b) klasifikasi lindung nilai-untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung. nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan rekia
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian artortisasi biaya transaksi.

Ikasi investasi pada Sukuk:

Tidak ada"investasi pada
sukuk dan sukuk yang
diterbitkan.

Page 11 OCR 0.861
Page ITof 81

c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara tain:
C1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah perigakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk, -dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wa
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank:Lain .
1 an , Perusahaan tidak termasuk
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank dalam.industri ini.
Laio.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain. unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan Tidak berlaku.
dan pengukurannya.
2 | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain: perusahaan tidak termasuk
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang diriliki, dalam industri ini:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah,dan
Cc) Dasar penyajian efek-efek.dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang: diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 12 OCR 0.872
Page 12 of 81

b) Ta
Yang harus.dijelaskan antara Iain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

an/Kewajiban Akseptasi

€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara ai
(1) Dasar pei ian.dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak-dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari'realisasi penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus. dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembi Ii aset pembiayaan-konsumen dari
konsumennya:

Perusahaan tidak termasuk.
dalam industri ini

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lai
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengari recourse atau tanpa-recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang diatihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan-anjak piutang(ditagihkan. kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

Tidak- berlaku.

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu.sewa merupakan sewa: pembiayaan-atau sewa operasi: dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak.sebagai lessee dan/atau lessor.

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang. unakan.

Page 13 OCR 0.876
Page 13of 81

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban: yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana. Perusahaan tidak termasuk
HTI Siap Panen dalam industri ini.
Yang harus dijelaskan antara Ia
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, Perusahaan tidak termasuk.
(2) Dasar penilaian dan pengukuran: dalam industri ini.
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,
(4) Metode penyusutan dan. masa manfaat tanamrian yang disusutkan, dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
€) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian: Perusahaan tidak termasuk
(b) Metode-amortisasi (deplesi): dan dalam industri 'ini.
(C) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan. waktu yang dibutuhkan untuk -dapat berpindah menjadi- hewan
ternak telah menghasilkan.
13) | Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a)

pengakuan awal. Aset Tetap:

Page 14 OCR 0.838
Page 140f81

€c) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

€@) kapitalisasi ya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi uniur manfaat dan tarif penyusutan,

g) penghentian pengakuan:

h). nilai.residu, dan

i) pernyataan bahwa' manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir. periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara fain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada “ Tidak berlaku.
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode. yang digunakan untuk. mencatat bagian “ Tidak berlaku.
partisipasi:dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama, y Tidak berlaku.
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) perigukuran-setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur-manfaat terbatas, Butir (F) dan (g) tidak
ngkapkan tarif .amortisasi yang digunakan-dan-umur-manfaatnya, “ berlaku.

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

@) metode.amortisasi yang digunakan)

f) penghentian pengakuan Aset. Takberwujud: dan
9) riset.dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
. “ Tidak berlaku.
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 15 OCR 0.889
Page 150f 81

a) suatu.aset tidak lanca:
sebagai aset yang ki untuk dijual:-dan
b) pengukuran aset tidak-lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investa:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus: untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk.model biaya, dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Tidak beriaku.

20)

Khusus. Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b)- Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat.atau.tarif penyusutan dan'amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang-mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Tidak-ada penurunan nilai
aset nonkeuangan pada
tahun

22)

Khusus Industri Perbankan
bilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas:simpanan dari bank lain, dan

Perusahaan.tidak termasuk
dalam industi

Page 16 OCR 0.875
Page 160f81

b) Dasar. penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus: dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

SISA LA

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provi:

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

Tidak berlaku.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas.bembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH-yang ditangguhkan:
c) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) “Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk rnasing-masing lokasi penambangan, dan
(4) “Saido akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam.industri ini,

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lai

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang miasih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest.yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yarig Ditangguhkan. atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan

adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada-saat dimulainya produksi:

Perusahaan tidak termasuk
dalam.indust

Page 17 OCR 0.891
Page 17 of 81

pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode-amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan-dasar
perhiitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
iabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang'harus dijelaskan antara lai
(4) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang adaj dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan,. kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Butir (a.2) tidak berlaku.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara Jain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Tidak berlaku.

6) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara Ia

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan. premi yang belum merupakan
pendapatan,

) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2. Beban Klaim
Penjelasan yang harus. ditambahkan antara lain:

ta) Kelompok beban klairi dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi.namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(tb) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

Perusahaan tidak termasuk
dalamiindustri Ii

Page 18 OCR 0.871
Page 18081

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) "Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai.
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real. Estat,

(S5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya'yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Perusahaan tidak.termasuk
dalain industri ini

28) | Program Loyalitas Pelangan
. Ta | Tidak berlaku.
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ketentuan dalam penjabaran transaksi dan'saldo dalam mata uang asing:
b) perlakuan akuntansi selisih kurs.yang timbul dari penjabaran aset.dan liabilitas
moneter, dan
Cc) referensi-dan kurs.yang digunakan untuk. menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak.berelasi
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan:
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam Tidak berlaku.
laporan keuangan.
32) | Pajak Penghasilan

Yang- harus dijelaskan antara lai

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak.kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus,

C) pengakuan. dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d). metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak.tangguhan.

Page 19 OCR 0.881
Page 19of 81

33) | rmbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan. kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai-jenis prograrfi imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment. dan penyelesaian.

34) | Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, Pd Tidak berlaku.
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan.antara lainkebijakan.akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis

saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, " Tidak berlaku.
termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar'dilakukannya-kuasi-reorganisasi,
“ Tidak berlaku.

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil cevaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk.kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman “ Tidak berlaku.
ikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan: aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digiinakan oleh manajemen untuk .
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba .
(rugi) per-saham dilu:

Page 20 OCR 0.854
Page 20 of 81

a Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara Ia

a) unsur Kas'dan Setara Kas pada pihak berelasi.dan pihak ketiga: “
b) rincian jumlah penempatan di bank: berdasarkan nama bank serta'jenis mata uang “
asing,
9 aaran-suku bunga'Kontraktual dari Setara Kas: selama periode pelaporan: dan »
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai peridapat. manajemen: “
2) | Khusus Industri Perbankan
a) Kas & Perusataan tidak.termasuk.
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. dalam industri ini.
b) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus-diungkapkan antara lai
(4) Rincian.jumlah.Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai Perusahaan tidak termasuk
dalam mata uang original): dan dalam industri ini,
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.
€) Giro pada Bank Lain
Yang.harus diungkapkan antara laii id
Rincian'jumilah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(4) Jumlah penyisihan penurunan
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk.masing-masing giro: Perusahaan'tidak terimasuk

dalam industi

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan. pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

“4

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

ingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan. antara lain:

Page 21 OCR 0.852
Page21 of'8I

(1) Rincianjumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

Na . Pan . dalam. industr
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)

dan tidak mengalami penurunan hilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan. mutasi selama periode berjalan:

(5) Rinciari jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat.suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas. yang berwenang, dan

(9). Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lai
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang menurut debitur: “

c) jumlah piutang menurut mata uang, .
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, “

e) jumlah cadangan kerugian penuruhan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

$ n n Tidak berlaku untuk butir
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen ta), tm W
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: “ (EN

9) piutang yang dijaminkan, nana pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan “
iy informasi keterlibatan. berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang-diatur.dalam perjanjian, dan ”

(2) jaminan yang diberikan (bila:ada).

4) | Khusus Industri Asuransi

ay Piutang Premi “ Perusahaan tidak termasuk
Tarnbahan pengungkapan mengenaiantara lain: dalam industri ini,

Page 22 OCR 0.886
Page.22 of'81

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang premi-yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara |.

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan'solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk
dalam indust:

€) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) “Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang Kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenarikan dalam perhitungan solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk
dalam. industri ini.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(Lt) Jumiah piutang menurut dan'jenis-obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan. lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3). Bagian pinjaman yang-dibiayai bank-bank sehubungan-dengan transaksi kerja.

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
jaman dan pengami an piutang apabila perusahaan membagi-risiko tidak

tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank daiam.rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

Perusahaan tidak termasuk
dalarn 'indusi

Page 23 OCR 0.893
Page 23 of'81

pembiayaan korisumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

utang pembiayaan konsumen yang di
jaminan atas utang.

hkan dan atau digunakan sebagai

b)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse-dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang.dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai-tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang.yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalarn perjanjian anjak piutang.

Perusahaan tidak termasuk.
dalam industri ini.

kal

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rincian jumlah berdasarkan pihak-berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi.antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada -akhir periode pelaporan. Disamping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b): lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nitai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(5) “akumulasi penyisihan tang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan
(7

penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(ly jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

Perusahaan' tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 24 OCR 0.846
Page 24of81

(a) kurang dari satu tahun
ima tahun

(b) lebih dari satu tahun.sampai
(ce) lebih dari
(2) total rental kontinjen yang diaki

ima tahun

sebagai pendapatan pada. periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi .
Yang tiarus diungkapkan antara lain: Perusahaan tidak termasuk
datam industri ini
a) “Jumlah piutang dari masing-masing Kontrak konstruksi, dan
b) Pendapat manajemen. akan kemungkinan tertagihnya piutang-retensi.
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Tidak Berlaku.
Yang harus.diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak -

konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu-:

a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakut,
c) kerugian yang terjadi: dari

d) pekerjaan yang. sudah ditagih (termin).

Page 25 OCR 0.853
Page 25 of81

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek.yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
Cc) Nara pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek.jaminan,

6) Tingkat bunga piutang reverse.repoj

 (jika-ada): dan

9g) Mutasi cadangan-kerugian penurunan

f) Cadangan kerugian penurunan ni

lai (jika ada).

Tidak Berlaku.

»)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan'antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi ber:
yang tidak tertagih: dan

atas agunan yang diambilaiih.dengan saldo piutang

CG) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-blaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut,

Tidak Berlaku.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara'lain rincian jenis-dan jurnlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

Tidak. Berlaku.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus. diungkapkan antara lai

a) Rincian.jenis dan jumlah piutang,

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan

(CKPN): dan

C) Pendapat mariajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

idak diperlukan cadangan
penurunan nilai atas piutang
Jain « lain.

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan.ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak.lancar.

a) Pengelompokkan aset. keuangan lainnya sesuai.klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Semua aset keuangan sudah
tercantum diatas.

Page 26 OCR 0.864
Page 26 of 81

(L) nilai tercatat aset keuangan untuk.setiap Kelompok -dan rincian investasinya)

(2) laba-atau rugi neto pada.setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang-disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba-atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode-suku bunga efektif
untuk aset.keuangan selain yang diukur pada nilai wajar-melalui.laba rugi

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek diri gga. jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6y uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk-aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7): jika terdapat reklasifikasi. aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi, dan

(e) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi.dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk. mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai.dan aset
kebangan yang tidak. mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif-dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui.dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum.direalisasi atas investasi:
yang tersedia untuk dijuat yang direklasifikasi menjadi dimiliki gga jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisatikan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b)

c) jenis.dan jumlah deposito. dalam mata uarig asing, dan

isaran.suku bunga kontraktuai selama periode pelaporan:

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi. kualitas pencairan deposito tersebut.

Tidak ada deposito dalam
mata uang asing.
Tidak berlaku.

Page 27 OCR 0.882
Page 27 of 81

14)

Khusus Investasi pada. Sukuk
Tarmbahan pengungkapan mengenai antara lait

ay rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit-dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan:

€) jumlah

vestasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

Tidak berlaku.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan: nilai:pasar'efek berdasarkan jenis,
'b) Tanggal jatuh tempo dani frekuerisi pembayaran bungaj
6) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

Tidak. berlaku.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tarmbahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba-atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

Tidak berlaku.

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian.tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha. atau lainnya).

Tidak:berlaku.

18)

Khusus Industri.Asuransi
Tarnbahan pengurigkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industi

19)

Pinjaman Polis

rincian berdasarkan:

Yang harus diungkapkan.antaral.

a) Saldo pinjaman p menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga.

Tidak berlaku.

20)

Khusus Industri Perbankan:

Kredit
Yang harus diungkapkan antara ia

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 28 OCR 0.856
Page28 of 81

a) Rincian jumlah: kredit berdasarkan jenis,. Mata uang, SeKtor-ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

by Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketig:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

2) Tingkat suku bunga. rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah'berdasarkan sektordan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan-Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum. cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
keterituan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

» Jumlah dan persentase bagian bank.atas. kredit sindikasi baik selaku pinan,
agen, atau anggota sindikasi,

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkari oleh. Bank Indonesia,

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Tidak berlaku.

Yang harus diiingkapkan- antara lain:

8) Rincian jumlah tagihan:dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan

dan mutasi selama periode berjalan,

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi.dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah.cadangan kerugian penurunan nilai

tagihan akseptasi
22) | Persediaan
a) Yang harus-diungkapkan antara lain: Butir (5), (6), (7), dan (8)

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlahnilai tercatat.menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

tidak berlaku.

Page 29 OCR 0.886
Page 290f81

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah-setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari-setiap pemulihan dari.setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan.yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peri
diturunkan,

ja penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang

(7) dalam hal terdapat kapital
memenuhi kriteria aset ku:

aya pinjaman untuk persediaan yang

kasian, maka-diungkapkan:

(WI) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

i) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(B8) persediaan yang dijaminkan,nama pihak yang: menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai-pertanggungan asuransi, dan
risikoyang ditutup'serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara la:

(4) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

9

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:
Bangunan: dan
Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jurnlahibiaya perolehan aset Real Estat.yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila-ada.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

Page 30 OCR 0.888
Page 30 of 81

d9)

Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jurnlah biaya bunga'dan rugi kurs.yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Tidak berlaku.

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi).

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

?

Khusus Industri Rumah Sakit

“Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan)

(2) Perlengkapan medis (disposable),-dan
(3) Persediaan lainnya

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Bj

Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumiah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak. menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan. Ternak.dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

fa) “Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belurn menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap-kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 31 OCR 0.861
Page 31 of 81

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d)- Peridapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang:mati atau hilang:

(ej Nilai hewan ternak yang-diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(f) Jika tak ada-asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9). Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan-nama pihak yang menerima

jaminan.
23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing. pajaknya: dan Butir (b) tidak berlaku.
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual tidak berlaku.

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) ursiaf dari aset yang: difniliki untcik-dijual atau kelompok lepasan,

(2) uraian-fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan.
yang diharapkan, serta cara dan waktu. pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset'yang dirniliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat.memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelorripok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
ta) i dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih reridah antara:

jurnlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau-kelompok lepasan

diklasifikasikan sebagai dimi untuk dijual, disesuaikan dengan

penyusutan, amortisasi-atau penilaian kembali'yang telah diakui apabila aset

Page 32 OCR 0.875
Page 320f81

atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasi
dijual, dan
jurnlah terpulihkan pada saat tangga! keputusan untuk tidak menjual,

asikan sebagai dimiliki untuk

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil-operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) tang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara. lain :
a) rincian jenis,.nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,
b) alasan dan-dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai-serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, Tidak diperlukan adanya
€) jumlah cadangan kerugian'penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai cadangan penurunan nilai
secara individual dani kolektif, dan penghapusan piutang: atas.akun ini
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan
@) dalam hal piutang berelasi.non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27)| Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi,
b) 'persentase kepemilikan dan perijelasan adanya.pengaruh signifikan, beserta alasannya,

Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar'investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan.informasi keuangan entitas-asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba-atau rugi:

6) alasan tidak. adanya pengaruh'signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 205
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung,

H) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas.asosiasi, ketika'laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal-atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periodeyang berbeda:.

9) 'sifat dan.tingkatan.setiap permbatasan signifikan-atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana Kepada Perusahaan,

h) bagian rugi'entitas asosiasi yang tidak diakui dan atasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun.secara kumulatif,

i) bagian-atas liabilitas kontinjensi entitas-asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

Tidak berlaku:

Page 33 OCR 0.882
Page 330f81

P liabilitas kontinjensi yang terjadi. karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
sernua-atau sebagian Liabilitas. entitas.asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas-asosiasi, secara individual atau. dalam

kelompok, yang. tidak dicatat dengan menggunakan metode.ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi Perusahaan tidak termasuk
Jaminan dalam. industri ini.
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan Perusahaan tidak termasuk
HTI dan HTI dalam pengembangan dalam industri ini.

ya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal,
b) Penyisihan periode berjalan,
Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo.akhir.

30) | Khusus Industri Jalan Tol Perusahaan tidak termasuk
Hak Bagi Hasil Tol dalam industri in
Investor tanpa'kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(ad) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,
(b) Masa hak bagi hasil tol-dan amortisasinya,
(ce) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus. Industri Perkebunan Perusahaan tidak termasuk

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama-paling sedikit 2 tahuh terakl

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai-tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman)

(5) Perbandingan-saldo tanaman belum menghasilkan-selama paling sedikit.2 tahun:
dan

dalam industri ini

Page 34 OCR 0.863
Page.34 of 81

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b). Untuk tanaman belum menghasilkan
(4) Mutasi tanaman'belum menghasilkan sebagai berikut :
ta) Saldo awat
Tambahan tahun berjalan
Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi-biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

Ii. Pengurangan tahun berjalan

Jumlah yang:direklasifikasi ke tanaman telah rnenghasilkan
(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir,

(2) Nilaf tanaman dalami Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan.Inti Plasma yang
menja perusahaan. (| dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebuhan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul.pada plasma.

32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
terriak telah. menghasilkan,
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,
€) Nilai amortisasi (depiesi) atas hewan ternak-telah menghasilkan:
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, Perusahaan tidak.termasuk
e) Kondisi hewan ternak, dalam industi
f) Persentase kematian. selama tiga tahun-terakhirj
9) Nilai hewan ternak-yang diasuransikan, -nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,
h)- Jika tak ada. asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
i) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan Kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak-yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33) | Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara tain:

(l) model pengukuran setelah pengakuan awal yang
atau model biaya,

unakan, model Nilai Wajar

Tidak berlaku.

Page 35 OCR 0.880
Page 35 of81

»)

5)

(2) metode.dan asumsi
dari Properti Investasi

(3) pernyataan bahwa penentuan N Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut.dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan.penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam'aba rugi untuk:

(a).penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak-merighasilkan penghasilan sewa selama
periode-tersebut, dan

(CJ perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan. hasil pelepasan: dan.
(7) kewajiban kontraktual untuk.membeli, membangun-ataumengembangkan
Properti Investasi. atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lai
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
(2) “saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan.harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) “jumlah-agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

an yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a)-ditambahkan pengungkapan

antara Jain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan-akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan rekiasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama-satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transferke dan dari persediaan dan: properti yang digunakan sendiri: dan

Page 36 OCR 0.879
Page 360f 81

(6) Wajar Properti Investasi

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara la!

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase'jumlah tercatat terhadap. nilai. kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan'kelanjutan penyelesalan:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
mernenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(3) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34) 1 Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lai'

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan Secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset 'yaitu.aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awai
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan: jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas Gika ada), v

8) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

f)» jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk.Aset Tetap yang mengalami penurunan Butir (a), (d), (9, (9), (h.4),
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,. apabila tidak (h-6), (0-1), (1.3), (14), (6),
diungkapkan secara-terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, ti), (i:8), dan (i.9) tidak

g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus.diungkapkan: v berlaku.
(L)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) hama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4ymetode dan-asumsi si ikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(Syjumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap. seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para:
pernegang saham.

Page 37 OCR 0.872
Page 37 of 81

h) Khusus untuk Aset Tetap'dalam proses pernbangunan, yang harus diungkapkan antara
Jai

(1) n.Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3yestimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika-ada),

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6)dalam hai terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria:
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi'selama periode berjalan: dan
(b) "tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi
Pengungkapan lainnya antara lain:
(l)jumlah tercatat Aset'Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2yjumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap' yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3)jumlah.tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan.tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(W)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(5ynilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
/Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7yperubahan estimasi masa. guna dan/atau metode penyusutan Menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jurnlah.aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan: nilai'aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
Fisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak-diasuransikan agar'diungkapkan atasannya.

Page 38 OCR 0.863
Page 38 of 81

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu. minyak dan gas bumij
Yang harus diungkapkan antara lai
(LH) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated.acreage, unoperatedacreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam.pengerjaan: perusahaan tidak termasuk
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Perigurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk.masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalan-bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis-Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan. akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman. yang
layak dikapitalisasi,

e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) perijelasan atas jumlah tercatat dan sisa. periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melaii bah. Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan-awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revalua:

c

ke)

Butir (d), (g), (h), (1), dan
(6) tidak berlaku:

Page 39 OCR 0.880
Page 39 of 81

h). keberadaan dan-jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

i) nilai komitmen kontraktual untuk aku Aset Takberwujud:

j) Aset. Takberwujud “disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) nama Penilai dan. tanggal laporan penilaian terakh!
(3) jumlair tercatat Aset. Takberwujud yang direvaluasi

(4) metode dan asum! gnifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap -Aset Takberwujud-seandainya. Aset tersebut dicatat
dengan model.biaya: dan

(6) surplus revaiuasi atau rugi penurunan i, yang menunjukkan perubahan selama.
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo Surplus kepada para
pemegang saham.

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(L) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

b)

Aset Ekspiorasi dan Evaluasi

Yang.harus diungkapkanantara lain:

(4) rincian biaya perolehan: aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup.saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan. saldo akhir, dan

(2) Jurnlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus:kas

vestasi yang timbul.dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

ka

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguha

Yang harus diungkapkan antara Isin:

(1) Kebijakan. akuntansi sehubungan dengan:

(a) “Metode pembebanan.biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2). Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual.tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan-dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

pengupasan tanah tambang.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 40 OCR 0.895
Page.40 of 81

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produl dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap. biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus.diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi-dan pengembangan:
(bj “Saldo awal:

(c) Penambahan/pengurangan,

(d) Amiortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan-yang ditangguhkan-atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan mariajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaany
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena-belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang-ditangguhkan tersebut,.serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area.of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Perusahaan tidak termasuk
dalam Industri ini

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan. antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:.

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

C) 'jamihan-yang diberikari oleh Perusahaan dengan menunjuk.pos-pos yang berhubungan.

Butir (c) tidak berlaku

2)

Provisi

8) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek.dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan'antara lain:
(1) i tercatat pada awal dan akhir periode,

Page 41 OCR 0.889
Page 41 of81

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumfah yang terjadi-dan dibebankari pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai-kini, yang terjadi
karena berlatunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan.perkiraan saat terjadinya arus.
keluar sumber daya ekonomi

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam.hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumilah-estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah 'dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

4)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengeniai:sifat masing-masing Kewajiban.

Perusahaari tidak termasuk:
dalam: industri ini,

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian.mengenat'jenis dan jurnlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) “ Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan. penjualan kembali Efek.

Tidak berlaku,

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos: ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam'bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin)..

Tidak berlaku.

7

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah

Page 42 OCR 0.872
Page 42 0f81

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis. simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktii,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkari pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat:suku. bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5). Rincian simpanan-bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya dibiokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pefnberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara iaii
(Ly Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah.-simpanan' berdasarkan pihak-berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada-tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dani statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

Perusahaan. tidak termasuk
dalam'industi

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan-dan asumsi aktuaris: dan

(5) jumlah pada awal.dan akhir periode yang-memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Perusahaafi tidak termasuk
dalam industri ini.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan-antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi-dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim. berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industi

a
Yang harus diungkapkan. antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuran
(2) Jumlah menurut tertanggung,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 43 OCR 0.855
Page 43-0f 81

(3) Jumlah menurut.mata uang, dan
(4) Jurilah-estimasi klaim yarig sudah terjadi namun belum dilaporkan.

a)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yarig harus diungkapkan antara fain
(1) Jumlah menurut progrann asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis.pertanggungan:

(3) Pemisahan.antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi.dan pihak ketiga,

(4) “Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi. jumlah pada awal dani akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

&)

£)

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus:diungkapkan antara la
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.
Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(29 Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Perusahaan tidak termasuk.
dalam industri ini:

1

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut'jenis asuran:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

n

Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(4) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:

Perusahaan tidak termasuk
Galam industi

Perusahaan' tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 44 OCR 0.891
Page 44 of 81

(2) Dasar perhitungan, dan
(3) “Saldo menurut usia.

9) bilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lai
a) jenis dan jumlahnya, dan
b) informasi mengenai ketetapari pajak.
11) | Khusus Industri Pembiayaan Perusahaan tidak termasuk
Kewajiban Anjak Piutang dalam industi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang-dengan recourse, dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) | Khusus. Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak Tidak berlaku.
Yang'harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima:
13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus ditingkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang “sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) | Liabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara lai

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku-untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,

(2) Perusahaan wajib. mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasij

(3) Yang hiarus diungkapkan antara lain:
ta) lai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba -atau rugi neto pada-setiap liabilitas keuangan, dan

(c) kejadian penting lainnya-antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan. kondisi-utang (misalnya restrukturisasi utang
dan- kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara Jain :

Butir (b) tidak berlaku,
perusahaan tidak melakukan
restrukturisasi utang.

Page 45 OCR 0.860
Page 45.0f 81

(T) Penjelasan-tentang pokok-pokok. perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumiah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut:.dan

(4) Jumlah utarig kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi

15)

Khusus.-Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain

n-jenis dan jumlahnya.

Perusahaan tidak termasuk.
dalam industri ini

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yarig harus-diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Perusahaan tidak termasuk,
dalam industri ini

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang. harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait'aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual “sesuai dengan dani dapat digabung dengan pengungkapan. aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Tidak berlaku

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) ak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

€)  janiinan yang-diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Butir (c):tidak. berlaku.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus.diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkari nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktuai. selama periode pelaporan,

€). tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo.dalam waktu Y2 (dua belas) bulan,

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoieh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

?) pembayaran yang
pinjaman:

lakukan pada: periode berjalan untuk masing-masing fasilitas

Tidak ada- utang bank dan
lembaga keuangan jangka
panjang.

Page 46 OCR 0.873
Page 46 of81

»

hn)

»

kejadian: penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaari-dalam.memenul
persyaratan dan koridisi utang (misalnya restrukturisasi utang-dan kondisi default):
jaminan yang erikan.dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:
persyaratan.lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan-utang baruj dan
pengungkapan inforniasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggai laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain. adalah:
(L) nama bank/lembaga keuangan dari jumlahnya, dan
(2) ringkasan perjanjtan lama-dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo,.dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok “aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa Minimum di masa-depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai Kininya. Selain'itu wajib mengungkapkan: total
pembayaran sewa minimum di.masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, :untuk setiap: periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun, Utang sewa terkait
(2). lebih dari satu tahun sampai'5 (lima) tahun, dan Penerapari PSAK 73.
(3) tebih dari.5 (lima)tahun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada. periode tersebut,
Li Butir c, d, e, dan f tidak
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (subicase) masa depan yang diperkirakan berlaku
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable "
sublease) pada tangga! laporan posisi keuangan,
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale .and.leaseback): dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa Yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang. sewa kontinjen,
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitari dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan
(3) pembatasan-pembatasari yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | Khusus Industri Perbankan

4)

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara |.

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi-dan pihak ketiga,

Page 47 OCR 0.894
Page 47 of 81

3)
(4
(5)
(6)

7)

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
Rincian. berdasarkan peringkat efek-dan perusahaan perneringkat:
Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

Ringkasan.perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman-Diterima
Yang harus diungkapkan. antara lain:

(1)
(2)
(3)

(4)
(5)

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Ingkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari'tingkat bunga pasar maka

manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

&) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3)
(3)

(5)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode-berjalan:

Ketentuan minimum"penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan. posisi penyisihan penghapusan bank pada-saat periode
pelaporan, dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumiah penyisihan penurunan nilai
komitrmien dan kontinjensi

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang. harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjaian dengan menunjukkan:
(1) Saldo.awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

Perusahaan tidak termasuk
dalam industriin

Page 48 OCR 0.822
Page 48 of 81

(4) Saldo.akhir.

b) Kegiatan.PLH-yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

c) ti tas-bersyarat sehubungan dengan PLH-dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur. dalam staridar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat:menyajikannya dalam pos yang

&) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo.awai:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang
imenunjukkari secara terpisah, pengaruhnya. selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa'kini,

(b) biaya bunga,

(c) Iuran oleh peserta program.

(d) keuntungan dan kerugian.aktuarial

(e): perubahan kurs: mata uang. asing pada program yang diukur dengan mata
yang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(9 imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

(i)  curtallment, dan

() penyelesaian.

(3) anal kewajiban imbalan pasti-terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan'dari program yang
seluruhnya atau sebagian “didanai,

(4) rekonsiliasi saido'awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir'dari setiap hak pengganttan yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak-selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktua

Tidak berlaku untuk butir
(a.2e), la.2.h), (a.2.i),
(a27), (3.3), (a40),
(a49), (a:4.h), (a.5.0),
(a.5.d), (a.5.e), Ca.6.d),
(a.6.e): (a.6.9), (a.6:h),
(a.7.b), (a.15), (a10.2),
(a:16) dan (2.17).

Page 49 OCR 0.867
Page 49 of 81

(5)

(6)

kel

(8)

ke)

(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda. dengan mata uang penyajian,

(dy iuran oleh pemberi pekerja,
(e) iuran oleh peserta program,
(imbalan yang dibayarkari:
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

rekonsi n kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai. Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan.posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(2) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui Sebagai Aset, dikarenakan.oleh batasan
dalam. SAK:

(d) “Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak.penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakui di Jaba riigi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
Gimana hai tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini,
(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) -hasil yang.diharapkan dari setiap hak penggan'
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan. dan kerugian-aktuariai, jika Perusahaan memilih metode koridor
10Yo (sepuluh per seratus),

(biaya jasa'lalu:
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam'saldo laba, -melipul

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuariat yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam peridapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap-kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset-program, yang mencakup,

n yang diakui sebagai Aset

Page 50 OCR 0.887
Page 50 of 81

namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai: Wajar aset program untuk:
fa) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap-properti-atau Aset lain yang.digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan-atas dasar-yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil-aktual atas aset programi, serta imbal hasil aktual atas-setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asurmsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut.dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
ka) tingkat diskonto:

(by tingkat imbal hasil'yang diharapkan atas setiap aset.program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(6) tingkat:imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d). tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel. tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai-dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),

(ej tingkat tren biaya kesehatan, dan

(P)- asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya.kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) -biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto,-dan

(b) akurnulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program -dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi
wajib diurigkapkan darnpak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang-diasumsikan dari makna yang serupa dengan.satu
angka persentase dalami.lingkungan inflasi yang rendah.

(45) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari
ta) ni kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan-surplus.atau

defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

itas.program dinyatakan sebagai jumlah atau.persentase dari

abilitas-program.pada akhir periode pelaporan: dan

(ii) aset-program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

Sudah tidak disyaratkan
Untuk ditingkapkan di PSAK
24 (Revisi 2013).

Page 51 OCR 0.856
Page 51 of 81

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran 'yang diharapkan akan dibayar dalam'program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk 'program.imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, -wajib diungkapkan sebagai berikut:

(ay perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis.untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(Bb) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(W) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat. program imbalan pasti dan dampak keuangan -atas
perubahan program selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (L) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk'dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(iliyjika Perusahaan rnencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program'secara keseluruhan disyaratkan sesuai-dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16)-serta butir

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jutnlah yang'diakui'sebagai beban untuk program iuran. pasti.
€) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang'harus-diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya,
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara:lain:
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja,-dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi
Yang harus diurigkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis,.nilai nominal-dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tangga! jatufi tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
c) jumlah bagian yang 'akan jatuh tempo-dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
d) nana. Wali Amanat dan.keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

Tidak berlaku.

Page 52 OCR 0.874
Page 52 of 81

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan. dalam memenuhi
persyaratan. dan. kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan. penting'lainnya.

25)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lai
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(ta) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(c) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

(e) pririsip pembagian hasil usaha, dasar bagi. hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(P)- rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hai

(9) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannyaj dan

(i) persyaratan penting lain,
(2). peringkat dan nama-Perusahaan Pemeringkat Efel
(3) bursa tempat.Sukuk dicatatkan:
(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5).nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos.yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:. dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk. (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

Tidak. berlaku.

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatari, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode- pelaporan

b) tujuan perolehannya,
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

Tidak berlaku.

Page 53 OCR 0.876
Page353 of81

Yang. harus diungkapkan antara lain :

a)

Bagi setiap jenis saharri, antara lain:

(1) Rekonsi jumlah saham beredar pada-awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistiniewaan, dan. pembatasan yang melekat pada'setiapjenis-saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran-kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan Kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi:
persyaratan.dan kon utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

&) -bembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan.

f) persyaratan penting lainnya.

27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi Konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode.konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak.koriversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

c) dampak. dilusi apabila. seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga: pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasikonversi

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, Tidak-berlaku,

f) jumlah bagian yang akan jatuh' tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dahia untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi.utang dan. kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi'tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi

I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

Cc Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas.
1) | modal Saham

Tidak berlaku untuk butir
(a.2), (a.3), (d), dan: (e).

Page 54 OCR 0.879
Page 54 of'81

b) Penjelasan mengenai.sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 5Y6 (lima perseratus) atau lebi hh:

(2) “Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham) dan

(3) Pemegang saham lainnyaj

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(W) Keputusan yang berhubungan dengan. perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saharn (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modai.saham, aritara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan.saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issite dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa. Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yarig harus diungkapkan. antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,
b) Uraian sumber agio saham,
c) Rincian biaya emisi Efek. ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,
d) Uraian mengenai sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor,
6) -Uratan mengenai sifat:dan asal tambahan modal disetor lainnya,
f) Pehgungkapan untuk selisih nilai: transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(2) Nama dan penjelasan tentang entitas-atau bisnis yang 'berkornbinasi:
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi'atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,
(5S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta: jeriis dan jumlah imbalan
yang terjadi,
(6) Nilai-tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

Tidak berlaku. untuk butir
(c), (d), te), (€.6) dan (f7).

Page 55 OCR 0.874
Page 550of 81

(7) Penyajian kembali laporan keuangan.yang memberikan informiasi-antara lai

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(bj Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas. atau bisnis yang
ikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(dj Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembal

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan. perubahan persentase-kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan Tidak berlaku.
(3) Nama pihak yang bertransaksi,
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara. lai
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurarigan modal
isetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh, Tidak berlaku.
CJ) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang. dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba
Yang harus-diungkapkan antara lain:
a) Alasan dari jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkai
dan
c) Saldo laba yang ditertukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

Tidak berlaku.

Page 56 OCR 0.847
Page 56 of 81

b) dasar penentuan. Nilai Wajar waran,

Cc) lai waran yang belum:dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),
d) jumlah waran yang. diterbitkan dan beredar serta dampak
e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

lusinya: dan

7) Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan. antara lain keterangan mengeni
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

perubahan masing-masing

8) | Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang Saham nonpengendali atas Tidak ada transaksi non
ekuitas masirig-masing entitas anak yang tidak-dapat diatribusikan secara langsurig atau “ pengendai selama periode
tidak.langsung pada entitas indtik. erjalan,

Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain::
a) Jumlah setiap kategori: signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(4) Perijualan barang:
(2) Penjualan jasa
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Tidak berlaku untuk-butir
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utamiaj ta (a.2)..fa.4), ta.5), (ej,-dan
6) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 (sepuluh (9)
perseratus) dari pendapatan,

dy Jumlah. pendapatan yang berasal dari pertukaran barang-atau jasa yang tercakup
datam setiap kategori signifikan'dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak-konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi

(a) Jumlah pendapatan Kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan konitrak yang
dalam periode berjalan, dan

kui

Page 57 OCR 0.874
Page 57 of 81

(cy Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan faba/rugi yang. diakui sampai tanggal
pelaporan,
(by Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah,,antara:lain
(l) Penjualan biasa dan penjualan dari'hubungan keagenan,

(2) Pendapatan kormisi-yang diperoleh Perusahaan sebagai. agen dari transaksi
keagenan derigan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari'komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prifisipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(ce) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

@e) Perjanjian iain yang terkait.

Tidak berlaku.

3)

Khusus Iridustri. pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen,
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

2)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, -rawat'inap, rawat jalan dan
penunjang. medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara I

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

Page 58 OCR 0.886
Page 580f81

a) Restitusis
b) Subsidi
c) Selisih perhitungan klaim.

lak mampuj dan

5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, Perusahaan tidak termasuk.
dj) Rincian pendapatan usaha-dari keagenan: dan dalam industi
e) Rincian.pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dari pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara'lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa Perusahaan tidak termasuk
telekomunikasi sendiri, jasa telekornunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan dalam industri
pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang.harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, Perusahaan tidak termasuk
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi. yang belum merupakan pendapatan dalam industri. ini
untuk setiap jenis asuransi,
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang. harus diungkapkan.antara lain:
P Tuti Fine 8 ii Perusahaan tidak termasuk.
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa:tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dalam' industri ini
dan rincian pendapatan kerjasama operasi
b) Jika perusahaan memi hak. penyelenggaraan sejumlah:ruas-jalan tol, maka
pendapatan usaha Untuk setiap.ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan.antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas.pada :
igasi Pernerintal

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 59 OCR 0.865
Pase 59 of 81

b) Kredit, dengari pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
c) #Efek-efek, dan
d) Pengmpatan.pada Bank Indonesia dan Bank'lain.

10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lai
a) Untuk-perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan Butir (c) tidak berlaku
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikuirangi.saldo awal dan akhir persediaan:
b) Nama pihak penjual dan nitai. pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
11) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahanj
b). Beban jasa pelayanan
Cc) Beban pegawai: Perusahaan tidak termasuk
d) Beban penyusutan sarana medis: dalam industri ini.
@) Beban pemeliharaan sarana,
8) Beban asuransi,
9): Beban langganan daya dan-jasa,
h) Beban depresiasi
12) | Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diurigkapkan antara lain.rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap:jenis asuransi.

Perusahaan.tidak termasuk
dalam industri ini.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara la)

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh.
ternpo, klaim nilai tunai, dan klaim. kematian.

€) Komisi Neto

Perusahaan tidak termasuk
“dalam industri ini,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 60 OCR 0.889
Page 60 of 81

Yang harus-diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok.
pendapatan komisi dan beban komisi untuk-setiap jenis asuransi

dj Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

13)

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus:diungKapkan antara !al
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) “Gaji dan-beban pegawai lainnya, dan

6) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

Perusahaan tidak termasuk

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi, dan

Cc) Beban umum dan.administrasi.

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang hiarus diungkapkan-antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utara.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang:harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok pfoduik/jasa utama.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Perusahaan tidak termasuk
dalam indusi

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus.diungkapkan antara lain :

a) lan dan jumlah Pendapatan lainnya.

b) rincian-dan- jumlah Beban lainnya.

C) Untuk Biaya Keuangan, meliput
(1) biaya pinjaman meliputi:

Butir (d) tidak berlaku.

Page 61 OCR 0.854
Page 61 of 81

ta) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalami sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

(9 selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi'instrumen keuangan meliputi:
(ta) rugi penurunan Rilai dari kuotasi'atas investasi tersedia untuk: dijual,

(b) neto dari'instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi, dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung.
ita

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas.Asosiasi dan/atau. Ventura Bersama meliputi :
(4) bagian. laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
Yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan
(2) bagian laba rugi dari-entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan-secara terpisah.

18) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Perusahaan tidak.termasuk
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. dalam Industri ini.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Perusahaan tidak termasuk
Yang harus'diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. dalam. industri.ini.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah Perusahaan tidak termasuk
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. dalam industri ini.
19) | Peridapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi.Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:
lisih kurs'ka mjabaran H n keyangan: Tidak bertaku untuk butir
Cc) selisih kurs karena penji n taporai gan, (B), (eh, (dh, dan (2).
d) keuntungan (kerugian) dari-aset keuangan tersedia untuk dijual,
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus Kas, dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
20) | Pajak Pengha: Tidak berlaku untuk butir:

(3.5), (26), (a.2), (d2, (D,

Page 62 OCR 0.885
Page62 of 81

Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

ko)

d)

8)

n

ko)

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu:

(3). jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang. berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak.tangguhan'

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
pentirunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(9) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak-dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikFeditkan langsung.ke ekuitas,

jurntah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatari komprehensif

lain, kecuali. untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara bebari (penghasilan) pajak dan laba aKuntansi-dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba.akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif-rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasari mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan-dengan

tarif pajak yang berlaku-pada periode-akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika.ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikomipensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan,

jurnlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas.anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas

pajak tangguhan yang belum diakui:

(Ob, (AO, (D3 (mM), (n), dan
(to).

Page 63 OCR 0.877
Page 63 0f'81

n)

D

Kk)

m)

n)

9

p)

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak Ki

(1) Jaba-sebelum pajak menurut akuntansi

(2) “ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena.pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak-sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak.yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekon

SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi

(Wb) jumlah aset dan.liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan. posisi
keuangan untuk periode. sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan-yang diakui dalam laba.rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

beban pajak terkait:dengan operasi yang dihentikan:

(1) “keuntungan atau. kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas.operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diimumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

uraian jumlah perubahan-pada jumlah pengakuan untuk aset pajak teangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah.pihak pengakuisisi dalarn suatu kombinasi

bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

akui apabila- manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis

kui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan-dan alasan atau bukti yang. mendukung pengakuan. atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait..

dengan cara sebagai berikut:

si menjadi dasar dalam pengisian

21

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

Tidak berlaku laba (rugi) per
saham dilusian.

Page 64 OCR 0.853
Page 64 of 81

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan: rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba'atau rugi.yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut

mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b:

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang-digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba- per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
miemperigaruhi laba per sahami,

c,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendiiusi iaba. per saham'dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusiar' Karena'instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajia'

d

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK. yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelapotan-dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum: akhir periode pelaporan, dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Butir (c). (d), dan (6) tidak:
berlaku.

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diurigkapkan antara lain:

a) Pengungkapan merigenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp:1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk“transaksi dengan
orang-atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari:0,596 (nol korna lima perseratus) dari modal disetor-untuk transaksi
dengan entitas.berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

&) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat.dan hubungan dengan
oihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang:diperlukan untuk memahami potensi: dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap'total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

Tidak berlaku untuk butir:
(a.1), (b), (c.3), (c.4),
(d.2), (4.3), (9.4), (d.5),
te:4), (e.5).dan (9.

Page 65 OCR 0.867
Page 65of81

(3)

(4

Ca) persyaratan.dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan,.dan
sifat imbalan yang-akan diberikan, untuk penyelesaian/ dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

jumlah cadangan-kerugian penurunan'nilai, beban cadangan kerugian
pehurunari- nilai secara individual dan Kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumiah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan
alasan dan-dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

d) pengungkapan. yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf'a) dan b)
dilakukan :secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1)
(2)

3)
“4
(5)
(2)
7)

entitas induk:

entitas dengan pengendalian bersama atau. Pengaruhi Signifikan terhadap
entitas,

entitas anak,

entitas asosiasi)

Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

personil manajemen kunci-dari entitas pelapor -atau entitas induknya, dan
pihak:pihak berelasi lainnya.

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota. atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

ke)
(2)
(3)
(4
5)

imbalan kerja jangka pendek:

imbalan pascakerja:

imbalan kerja jangka panjang lainnya:
pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
pembayaran berbasis saham.

f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

2)

(2)
(3)

namia entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

sifat dan jumlah. setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan
untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara-individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas.luasnya transaksi
tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata Uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.

b) Yang-harus diungkapkan antara lai

Tidakberlaku untuk butir
(b.3) dan (b:5).

Page 66 OCR 0.864
Page 66 of 81

(1)
2

3)
4

(5)

rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,

posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,
rincian kontrak valuta berjangka'dan ekuivalen-dalam mata uang fungsional,

jumlah. selisih kurs yang. diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada-instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan

selisih: kurs neto diakui.dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulas ikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta-rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada-awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yarig harus. diungkapkan antara lain:
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui-atau dibalik selama' periode tertentu
untuk-suatu aset individual, termasuk goodwilf atau.suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dari urisur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama Tidak berlaku.
periode tersebut dan unsur laporan-laba rugi Komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan i yang dibal
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
kornprehensif lain selama periode tersebut, dan
(6) jumlah pembalikan rugi.penhurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif Idin selama periode tersebut:
b) Pengungkapan-sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk.setiap
kelompok aset.
25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Tidak berlaku untuk butir:

Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan. antara lain :
(1) sifat'dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah'perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(ta). (b),.dan (c).

Page 67 OCR 0.867
Page 67 of 81

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus.
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan-akuntansi

(2) alasan penerapan kebijakan akuritansi baru memberikan informasi yang-andai
dan relevan:

(3) jumlah penyesudian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) seti
(b) laba per saham-dasar dan dilusian,

p-pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan. retrospektif tidak praktis untuk Suatu
periode tertentu atau Untuk periode-periode.sebelum periode-perlode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan 'kebijakan akuntansi.

€) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan) dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3). jumlah koreksi pada awal periode sajian-paling-awal, dan

(4) keadaan yang membuat. penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi “apabila penyajian
kembali. retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai beri
nis yang: terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

ut untuk setiap kombinasi

(1) nama dan. penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
(2) tanggaf akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi,-di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek-ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi

4 persentase kepentirigan ekuitas berhak suara yarig diperoleh,

Tidak.ada kombinasi bisnis
selama periode berjalan.

Page 68 OCR 0.872
Page 68 of 81

(5)

(6)
(7)

Ke)

(10)

(11)

(12)

(13)

alasan-utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang. membentuk-goodwill yang diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggal ak atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna.imbaian:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemni
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

asi:

(6) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat-diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, imaka piwak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus'mengungkapkan piutang yang diperoleh. berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pemblayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

ta) Nilai Wajar piutang,
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(G) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggai akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas:kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumilah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumiah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk. estimasi penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi.tidak-diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) “Informasi:sebagaimana-dimaksud dalam angka 33 huruf b)-angka: (4)
terkait perikatan dan kontijensi:-dan

(b) alasan Liabilitas tidak-dapat diukur secara-andal:
dalam hal pembelian dengan

Page 69 OCR 0.875
Page 69 of 81

ta) jumlah keuntungan yang diakui.dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(by penjelasan tentang alasan transaksi tersebut”menghasilkan keuntungan,

(14) kurang dari-10095”

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan
(5) teknik -penilaian dan input'model utama yang digunakan dalam penentuan
Nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang.diukur pada Nilai Wajar,
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang

ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak-pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembati Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos-dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai bei

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam. laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) peridapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode.pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi.untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode. pelaporan.

lakukan secara bertahap:

Uut:

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakui:

informasi berikut untuk setiap kom|

material:

Ki)  dalarn-hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbatan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihari, maka.diungkapkan:

(a) “alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

wajib mengungkapkan
asi bisnis yang material atau secara kolektif

Page 70 OCR 0.845
Page 70 081

(b) -Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

te) Sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode. pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2 — setiapperiode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
Mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
'sampai.dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas.imbalan kontinjensi atau

fabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(C6) teknik pel ian dan input model utama yang digunakan untuk.mengukur
imbalan kontinjensi,

(3) liabilitas kontinjensi yang:diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,
(9D rekonsiliasi. atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah-danpenjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode-pelaporan yang:

(ay terkait.dengani.aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode. pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran,.sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan-keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan-Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi-bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan:atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periodi
(il) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas:dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Perigendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset:dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas: pada-entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

Page 71 OCR 0.891
Page 71 of 81

27)

Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain. :

a) pengungkapan pada level segmen,
(1) informasi umum, yang terdiri dari

Ca) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen'dilaporkan: dan

(b) jenis produk-dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) informasi merigenai laba atau rugi segmen, termasuk. pendapatan dan beban
tertentu, aset-segmeri, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan.segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, as segmen,-dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait.dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas
(4) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk-dan jasa yang serupa.
(2). Informasi wilayah geografis
(3) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
negara-domisili Perusahaan: dan
semua hegara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara.asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,

aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi. akibat kontrak asuransi yang
berlokasi'd

. negara domi

Perusahaan, dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara-asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Tidak berlaku untuk butir
(b-2), (b.3)

Page 72 OCR 0.872
Page-72 of81

Dalami hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) fakta:
(b) total. peridapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang-melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan

a) Yang. harus diungkapkan antara lai

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah. kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) pengaruh: dari operasi yang. dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diurigkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain: Tidak ada operasi yang

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi “ dihentikan" selama periode
komprehensif meliputi berjalan.

(a) pendapatan, -beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
diheritikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

tb) laba atau rugi yang diakui dalarm pengukuran.ke. Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk:menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus'kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
peridanaan dari operasi yang dihentikan, dan
(3) jumlah penghasilan dati.operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

@a)  Perusahaan-wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung ni lai), seperti untuk-tujuan

spekulasi, n
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib Tidak terdapat transaksi dan
saldo derivatif untuk laporan

mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok non lindung nilai ” keuangan tahunan 2022 dan
2021:

(1) hakikat dan.sifat dari transaksi, berupa transaksi: berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo,

Page 73 OCR 0.864
Page 73 of 81

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai.Wajar pada tanggal laporan posi
keuangan:

(5) beban-atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(5) pos Aset dan/atau Liabilitas yang:dilindung nilai: dan

(7) persyaratan. penting. lainnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindurig nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung

(3) Bagi.iristrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,

tujuannya.
'30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar:setiap kelompok Aset dan Lial tas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam.laporan posisi
keuangan, dan

b) hierarki, metode,.dan asumsi signifikan yang diguriakan dalam.menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31) | Dividen

Yang harus-diungkapkan aritara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah.dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pernilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk: .
(1) periode pelaporan, dan Tidak berak Uu butir (c)
(2) periode sebelumnya:

c) jumlah dividen “dan dividen. per saham yang diusulkan atau didekiarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
djakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lairi:

a) jumlah agregat dai tas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,

Page 74 OCR 0.847
Page 74 of 81

bj jumlah agregat dari komitmen. modal terkait dengan bagian partis ipasinya dalam
Ventura Bersarna secara terpisahdari-komitmen lainnya,
C) 'daftar.dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna yang signifikan dan
1. partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan
d) datam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersarna entitas, agar.
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(4) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Tiabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33:

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi

(a) "perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

in pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
periode berlakunya perikatan,
dasar penentuan kompensasi dan denda,
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
W  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
periode berlakunya perikatan,
nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan

iv. sanksi-sanksi:

(2) pemberian jaminan atau'garansi, diungkapka

(a) pihak-pihak.yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak Ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(c) periode berlakunya jaminan: dan
Ce lai jaminan:

(3) fasilitas.kredit yang belum digunakan,

isalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan

Tidak ada Jiabilitas
kontijensi selama periode.
berjalan.
Tidak berlaku untuk bui
(a.La.iii), (a.l.a.iv),
(a.L.av), (a.l.b.iv), (2.2),
(4), (bl), (b:2), dah
(b:4).

Page 75 OCR 0.859
Page 750f81

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjen:
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
ta) pihak-pihak yang terkail
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan.status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya .masalah
ingkungani hidup, diungkapkan uraian singkat'tentang-peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,

(3) Kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan'atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan. denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding),

(4) peristiwa kontinjensi.lainnya, yang ngkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar.sumber daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak.ketiga.

34)

Khusus. Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak:pihak yang terkait dalam kerjasama,

CG) Lokasi.aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan Iiabilitas dari masing-rnasing pihak dalam kerjasama,
&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

Perusahaan tidak termasuk
dalam'industri ini

Page 76 OCR 0.901
Page 76 of 81

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas 0 yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi.tidak mengalami penurunan nilai,

isiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo" untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo. kontraktual yang bertujuan untuk.
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelota risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar.dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahari pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang. timbul dari
instrumen keuangan.

(2)

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapKan'antara lai

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada. tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturari Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang-mendasari perhitungan CAR.

Perusahaan tidak.termasuk
dalam industri in

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus-diungkapkan antara lai

incian perhitungan dan posi
keuangan:

devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal

(2) Posisi devisa neto. maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

&) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus.diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi'jaminan atas dana:
pihak-ketiga di bank.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Perusahaan tidak.termasuk

Page 77 OCR 0.852
Page 77 of 81

dy “Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara: lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan.investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang hiarus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi
a) Jumlah saldo-negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama. tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,
b) Statuis going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kudisi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa: mendatang: Tidak bertak
idal u.
c) Penyajian laporan po: keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
feorganisasi:
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian-Aset dan liabilitas sebelum
digunakari untuk mengeliminasi defisit, dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun. saldo laba dalam
laporan posisi keuangari untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.
38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam. mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
(2) sifat persyaratan dari implementasinya.dalam hal Perusahaan diharuskan untuk Terdapat dalam catatan
mermenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan manajemen resiko
Oa . permodalan (Catatan 33).
(3). cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: Tidak berlaku untuk buti
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang:dikelola sebagai modal, (a.2), (0), (d), dan (e).
GC) setiap perubahan pada angka a).dan angka b) dari-periode sebelumnya,
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

“Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan'Setara. Kas yang tidak termasuk dalarn laporan-arus kas,

Page 78 OCR 0.884
Page 78 of 81

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
'akuisisi melalui penerbitan-saham, dan Konversi utang menjadi modal:

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus-diungkapkan'antara lain :

a)

b)

ka
9)
e)

?

»

rincian jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek

ataupun jangka panjang,

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada

pada. suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti

kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok

opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama-periode, rata-rata tertimbang harga saham

pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

arari-harga eksekusi-dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham

yang beredar pada akhir periode:

penentuan Nilai Wajar dengan-mengungkapkan paling kurang-hal-hal sebagai

berikut:

(1) opsi yang diberikari selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal-pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham),

dampak transaksi pembayaran berbasis sahari terhadap laba-rugi Perusahaan dalam

suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

Tidak berlaku.

at)

Khusus Industri Asuransi:

a)

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang.harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan)

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas-tingkat solvabilitas yang harus dipenu
(4)'Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan,-dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhiitungan.-solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

42

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Tidak beriaku.

Page 79 OCR 0.870
Page 79 of 81

Hal-haj yang harus diungkapkan:

a) im Menteri Keuangan. atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,
€) Rintian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan.Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan
dj Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurmlah dan dampak. dari:
a) Kontrak reasuransi,
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: Tidak berlaku,
C) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
e) Peristiwa atau. keadaan Yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
b) Pemehuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan juran wajib
lainnya,
G). Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah Perusahaan tidak termasuk
kosong.dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), dalam-iridustri ini
d) Realisasi jenis kegiatan-sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan Serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada pei de berjalan dan akumutasinya.
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode.pelaporan tentang kondisi
yang-ada pada-akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
iwa yang sebelumnya tidak-diakui

Tidak ada. peristiwa setelah
periode pelaporan..

Page 80 OCR 0.849
Page 80 of 81

b) dalam hai terdapat peristiwa monpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misainya:

(L) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan Suatu SAKdan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang Amandemen atas PSAK yang
harus diungkapkan-antara lain: telah terbit haimun belum
gkapi " bertakurefektif untuk. laporan
a)  juduk-SAK dan'jenis peraturan baru tersebut, keuarigan tahunan 2022
b)  sifat:dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: di tidak berdampak
&) tanggal penerapan SAK dan peratutan baru tersebut disyaratkan) dan material atau tidak relevan
dengan transaksi Perseroan,
dy pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
kevarigan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar:
47) | Reklasifikasi
a) Dalam hai Perusahaari mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) Sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang'direklasifikasi,
dan Tidak berlaku.
(3) 'alasani reklasifikasi
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis. untuk dilakukan, maka
Perusahaan-harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang. diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hai-hal sebagai
berikut:

a) sifatdan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

Tidak berlaku.

Page 81 OCR 0.931
Page 81 of 81

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(“) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

vV Tidak berlaku.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

vV Tidak berlaku.

Tangerang, 25 Oktober 2023

«

rura pn

Vivek Agarwal
Direktur yang membawahi bidang

akuntansi dan keuangan

Padwestiana Ktistanti
Akuntan untuk tahun buku terakhir

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.64 MB
Published25 Oct 2023
Pages81
Characters155,466
Text sourceOCR
OCR confidence0.875

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2023-III-UNVR.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result