Back to announcement
20231010_INDY_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_31447642_lamp1.pdf
Other Text extracted INDYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
Page 2
05/08/23
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
For 5/9/23
Page 15
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 2
Page 16
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Total Luasan
Block Roto Samurangau
33,887.00 Ha
Block Susubang Uko
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Agustus 2023 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Agustus 2023 pada
wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 3
Page 17
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
31 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 4
Page 18
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Pamaluan, Formasi Berai, Formasi
Tanjung, dan Batuan Granit dan Diorit dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen Akhir, sedangkan Block
Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Tanjung,
dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang
berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung yang berumur Eosen
Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 5
Page 19
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 6
Page 20
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Agustus 2023 dilakukan di 2 area
berbeda, yaitu area Pit Samurangau AC (SM-AC) dan Samurangau D (SM-D). Kegiatan
pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu
PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 7
Page 21
PT KIDECO JAYA AGUNG
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Agustus 2023 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 1. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Agustus 2023
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Agustus)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,227,384,925 12 Holes ~ 2,415.45 meter
PT KUMALA DRILLINDO
2 Rp 2,156,332,500 13 Holes ~ 3,530.00 meter
PERSADA
TOTAL Rp 4,383,717,425 25 Holes ~ 5,945.45 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 8
Page 22
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 2 unit Mustang 9-F4 (DM01 dan
DM02), 1 unit dan Jacro 200 (DM03). PT Kumala Drillindo Persada mengoperasikan 5
unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04 dan RIG05).
Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada
dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab operasional dan
disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Agustus 2023 dilakukan pada 2 area
yaitu area Samurangau AC (SM-AC), dan Samurangau D (SM-D). Detail hasil kegiatan
eksplorasi pada setiap area tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 2. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Agustus 2023
A/PLAN 2023 AUGUST YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM - - - - - -
5 RTS - - - - - -
6 SSB - - - - 39 7,240.30
7 SM-AC 12 2,440 12 2,415.45 48 11,451.45
8 SM-D 12 2,650 13 3,530.00 63 13,422.40
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 24 5,090 25 5,945.45 150 32,114.15
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 9
Page 23
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 3. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Agustus 2023
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
1 2307SMMT37 - 15.00 15.00 265.00 Depth Cont. From Last Month
2 2308SMMT41 123.10 62.90 186.00 182.00
3 2308SMMT44 191.30 65.90 257.20 253.00
4 2308SMMT46 213.80 38.20 252.00 247.00
5 2308SMMT48 175.60 95.10 270.70 268.00
2308SMMT50 105.80 14.20 120.00 On Progress
6 2307SMMT39 54.00 35.20 89.20 232.50 Depth Cont. From Last Month
SM
7 2308SMMT42 140.40 125.80 266.20 263.00
8 2307SMMT38 - - - 203.00 Depth Cont. From Last Month
9 2308SMMT40 105.15 101.90 207.05 200.00
10 2308SMMT43 87.10 92.40 179.50 175.00
11 2308SMMT45 139.10 67.95 207.05 203.00
12 2308SMMT47 136.15 85.90 222.05 216.00
2308SMMT49 29.60 113.90 143.50 On Progress
13 2307SMDKD38 125.00 87.00 212.00 203.00
14 2308SMDKD42 146.50 83.50 230.00 221.00
15 2308SMDKD49 117.00 119.00 236.00 233.00
2308SMDKD51 115.00 47.50 162.50 On Progress
16 2307SMDKD35 86.50 64.50 151.00 224.00 Depth Cont. From Last Month
17 2308SMDKD43 141.00 42.50 183.50 176.00
18 2308SMDKD45 120.00 32.00 152.00 148.00
2308SMDKD50 136.00 103.00 239.00 On Progress
19 2307SMDKD36 111.00 50.00 161.00 205.00 Depth Cont. From Last Month
SMD
2308SMDKD48 126.50 97.50 224.00 On Progress
20 2307SMDKD37 21.00 30.00 51.00 203.50 Depth Cont. From Last Month
21 2308SMDKD40 170.00 55.00 225.00 221.00
22 2308SMDKD44 114.50 98.50 213.00 209.00
23 2308SMDKD47 161.00 108.00 269.00 264.00
2308SMDKD52 83.50 80.50 164.00 On Progress
24 2307SMDKD39 125.50 90.00 215.50 228.00 Depth Cont. From Last Month
25 2308SMDKD41 177.50 72.00 249.50 244.00
2308SMDKD46 150.00 42.00 192.00 On Progress
TOTAL 3,728.60 2,216.85 5,945.45 5,487.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 10
Page 24
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan September 2023
Kegiatan pemboran pada bulan September adalah melanjutkan aktivitas
kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan
sebelumnya. Dimana pada bulan September direncanakan kegiatan eksplorasi
dilaksanakan pada Block Roto Samurangau yaitu area Roto Selatan (RTS), Samurangau
AC (SM-AC), Samurangau D (SM-D) dan pada Blok Susubang-Uko yaitu area Susubang.
Kegiatan pemboran pada bulan September direncanakan dapat menyelesaikan 24
lubang dengan target kedalaman 5,640.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AGUSTUS 2023 Page 11
Page 25
Page 26
5 Oct'23
Page 27
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 2
Page 28
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Total Luasan
Block Roto Samurangau
33,887.00 Ha
Block Susubang Uko
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan September 2023 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode September 2023
pada wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 3
Page 29
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
31 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 4
Page 30
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 5
Page 31
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 6
Page 32
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan September 2023 dilakukan di 3 area
berbeda, yaitu area Pit Roto South (RTS), Samurangau AC (SM-AC) dan Samurangau D
(SM-D). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor pemboran PT Kideco
Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 7
Page 33
PT KIDECO JAYA AGUNG
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan September 2023 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 1. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode September 2023
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(September)
1 PT MINTEC ABADI Rp 1,471,490,200 8 Holes ~ 1,298.35 meter
PT KUMALA DRILLINDO
2 Rp 2,246,270,000 18 Holes ~ 3,742.75 meter
PERSADA
TOTAL Rp 3,717,760,200 26 Holes ~ 5,041.10 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 8
Page 34
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 2 unit Mustang 9-F4 (DM01 dan
DM02), 1 unit dan Jacro 200 (DM03). PT Kumala Drillindo Persada mengoperasikan 5
unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04 dan RIG05).
Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada
dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab operasional dan
disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan September 2023 dilakukan pada 3
area yaitu area Roto South (RTS), Samurangau AC (SM-AC), dan Samurangau D (SM-
D). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat dilihat pada tabel di
bawah ini.
Table 2. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode September 2023
A/PLAN 2023 SEPTEMBER YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM - - - - - -
5 RTS 4 900 2 476.20 2 476.20
6 SSB 3 600 - - 39 7,240.30
7 SM-AC 9 2,140 6 927.15 54 12,378.60
8 SM-D 8 2,000 18 3,637.75 81 17,060.15
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 24 5,640 26 5,041.10 176 37,115.25
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 9
Page 35
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 3. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode September 2023
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
1 2309RTSMT01 75.80 145.40 221.20 217.00
2 2309RTSMT02 RTS 145.60 79.40 225.00 221.00
2309RTSMT03 12.80 17.20 30.00 On Progress
Depth Cont. From
3 2308SMMT50 70.60 40.40 111.00 227.50
Last Month
4 2309SMMT51 112.70 127.30 240.00 236.00
5 2309SMMT52 98.40 81.60 180.00 176.00
Depth Cont. From
6 2308SMMT49 SM 66.55 - 66.55 197.00
Last Month
7 2309SMMT53 33.55 38.50 72.05 71.00
8 2309SMMT54 55.15 46.90 102.05 98.00
2309SMMT55 18.05 32.45 50.50 On Progress
2309SMKD01 65.00 40.00 105.00 On Progress
Depth Cont. From
9 2308SMDKD51 32.50 6.00 38.50 192.00
Last Month
10 2309SMDKD55 161.00 67.00 228.00 221.00
11 2309SMDKD59 195.00 59.00 254.00 246.00
12 2309SMDKD60 130.50 105.50 236.00 227.00
13 2309SMDKD63 146.00 96.00 242.00 237.00
2309SMDKD69 85.00 35.00 120.00 On Progress
Depth Cont. From
14 2308SMDKD50 - 12.00 12.00 242.00
Last Month
15 2309SMDKD54 150.50 71.25 221.75 212.00
16 2309SMDKD57 146.50 74.50 221.00 212.00
17 2309SMDKD62 182.50 71.50 254.00 247.00
2309SMDKD67 26.00 25.00 51.00 On Progress
SMD Depth Cont. From
18 2308SMDKD48 - 6.00 6.00 227.00
Last Month
19 2309SMDKD53 116.00 40.50 156.50 78.00
Depth Cont. From
20 2308SMDKD52 43.50 52.50 96.00 249.00
Last Month
21 2309SMDKD56 114.00 143.00 257.00 248.00
22 2309SMDKD61 94.00 125.00 219.00 209.00
23 2309SMDKD65 155.00 105.00 260.00 249.00
2309SMDKD66 129.50 34.50 164.00 On Progress
Depth Cont. From
24 2308SMDKD46 26.00 1.50 27.50 191.00
Last Month
25 2309SMDKD58 202.50 63.50 266.00 258.00
26 2309SMDKD64 221.50 41.50 263.00 252.00
2309SMDKD68 - 44.50 44.50 On Progress
TOTAL 3,111.70 1,929.40 5,041.10 5,440.50
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 10
Page 36
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan Oktober 2023
Kegiatan pemboran pada bulan Oktober adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan Oktober direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada Block
Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Samurangau AC
(SM-AC), dan Samurangau D (SM-D). Kegiatan pemboran pada bulan Oktober
direncanakan dapat menyelesaikan 28 lubang dengan target kedalaman 5,965.00
meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEPTEMBER 2023 Page 11
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.