Skip to content
Back to announcement

LAI PT Trimitra Prawara Goldland Tbk 31122025.pdf

Financial statement Text extracted ATAP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 56

Page 1
LAPORAN KEUANGAN
BESERTA
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN




PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND , Tbk.



Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2025 dan 2024
Page 2
                       PT.TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND,Tbk.


                                SURAT PERNYATAAN DIREKSI
            TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                                31 DESEMBER2025 DAN 2024


Nama                                 Indriati
Alamat kantor                       JI. Taman Cimanggu Selatan No. 12A, Kel. Kedung
                                    Waringin Kec. Tanah Sereal Kota Bogor
Nomor telepon                        (0251)8574836
Jabatan                             Direktur Utama


Nama                                Edo Noviardi
Alamat kantor                       JI. Taman Cimanggu Selatan No. 12A, Kel. Kedung
                                    Waringin Kec. Tanah Sereal Kota Bogor
Nomor telepon                       (0251) 8645359
Jabatan                             Direktur


Menyatakan bahwa:
1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Perusahaan
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024;
2. Laporan Keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
   Akuntansi Keuangan di Indonesia;
3. a) Semua informasi dalam laporan keuangan Perusahaan telah dimuat secara
          lengkap dan benar;
    b) Laporan keuangan Perusahaan tidak mengandung informasi atau fakta material
       yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalarm Perusahaan.
Demikian pernyataan inidibuat dengan sebenarnya.


                                          Jakarta, 16 Maret 2026

                     Direktur Utama                                  Direkţar


                                                      MERL
                                                COAANX310303517
                 Hj. Indriati, SE. M.Si, Ak                        Edo Noviardi
Page 3
                                 DAFTAR ISI




                                  Halaman



Surat Pernyataan Direksi
Laporan Auditor Independen                     i-v
Laporan Posisi Keuangan                       1a-1b
Laporan Laba Rugi Komprehensif                 2
Laporan Perubahan Ekuitas                      3
Laporan Arus Kas                               4
Catatan Atas Laporan Keuangan                 5-46
Page 4
         McMillan Woods

                                          Laporan Auditor Independen

      No : 00030/ 3.0360/AU.1/03/1806-4 /1/ 111/ 2026


      Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
      PT Trimitra Prawara Goldland, Tbk.

      Oplni

      Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Trimitra Prawara Goidland Tbk., (Perusahaan) yang
      terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang
      berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk ikhtisar kebijakan
      akuntansi material.

      Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang
      material, posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kas untuk
      tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

      Basis Opini

      Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
      Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam
      paragraf Tanggung jawab auditor terhadap audit atas laporan keuangan pada laporan kami. Kami
      independen terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas
      laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan
      ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat
      untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.

      Hal Audit Utama

      Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang
      paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan tahun kini. Hal-hal tersebut disampaikan
      dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini
      kami atas laporan keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit
      utama tersebut.

      Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

      Pengakuan Pendapatan

      Lihat ke Catatan 2n - Kebijakan Akuntansi Material atas Pengakuan Pendapatan dan Catatan 22 -
      Pendapatan Usaha.

      Pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
      Rp21,03 miliar. Pendapatan Perusahaan terutama berasal dari penjualan persediaan rumah tinggal
      sebesar Rp20,60 miliar atau sebesar 97,95% dari jumlah pendapatan.

      Kami menganggap proses, kebijakan dan prosedur pengakuan penjualan rumah tinggal signifikan
      bagi audit kami karena hal ini melibatkan penerapan pertimbangan dan estimasi signifikan dalam
      aspek-aspek berikut: a) penentuan harga transaksi; dan b) pengakuan pendapatan pada suatu titik
      waktu berdasarkan pengalihan pengendalian aset pada suatu titik waktu tertentu (pemenuhan
      kewajiban pelaksanaan pada suatu titik waktu tertentu).


                                                        Ruko Malibu Blok. D6            Telp. : 0811 1088 8812
                                                                                                   -    -
                                                        Jl. Pahlawan Seribu, BSD        e-mail : admin@ramawendra tng.co.id
                                                                                                                   -
RAMA WENDRA
REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS
                                                        Tangerang Selatan 15321                                -
                                                                                        web : www.ramawendra tng.co.id

                                                        Licensed No. : 1271/KM.1/2017
Page 5
i h McMillanWoods
     ^




         Dalam penentuan harga transaksi, Perusahaan mempertimbangkan apakah harga jual dari
         persediaan real estat termasuk komponen pembiayaan yang signifikan.

         Perusahaan juga mengevaluasi kapan pengendalian atas persediaan telah dialihkan ke pelanggan
         sebagai dasar penentuan pengakuan penjualan, yakni pengakuan pada suatu titik waktu atau
         sepanjang waktu. Pendapatan dari penjualan persediaan diakui pada suatu titik waktu pada saat
         persediaan diserahkan kepada pelanggan. Penentuan waktu pengakuan penjualan membutuhkan
         pertimbangan apakah Perusahaan telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan persediaan
         secara signifikan kepada pelanggan dan apakah Perusahaan masih memiliki keterlibatan yang
         berkelanjutan atas persediaan.

         Baqaimana audit kami merespon hal audit utama

            Kami menilai keseluruhan proses penjualan serta sistem dan desain pengendalian yang relevan
            atas perolehan dan pencatatan transaksi pendapatan. Kami telah menguji keefektifan
            pengendalian utama pada proses yang berkaitan dengan pengakuan pendapatan dan melakukan
            pengujian rinci atas sampel transaksi penjualan.
            Kami membaca kontrak penjualan dan menerapkan pemahaman kami tentang kontrak ini dalam
            menilai kelengkapan dan akurasi pendapatan. Secara khusus, pemahaman kami juga
            memungkinkan kami untuk mengevaluasi pertimbangan yang digunakan dalam menentukan
            waktu pengakuan pendapatan.
            Dalam penentuan harga transaksi, kami memilih sampel kontrak dari data kontrak penjualan dan
            mengidentifikasi ketentuan pembayaran. Kami menelusuri kontrak terpilih ini ke perhitungan
            komponen pembiayaan yang disiapkan oleh manajemen, yang meliputi perhitungan apakah
            komponen pembiayaan dari kontrak Perusahaan dengan pelanggan adalah signifikan. Kami
            menguji perhitungan komponen pembiayaan yang disiapkan oleh manajemen.

         Penilaian Persediaan

         Lihat ke Catatan 2e - Kebijakan Akuntansi Material atas Persediaan, dan Catatan 6 - Persediaan.

         Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah persediaan Perusahaan sebesar Rp67,44 miliar. Persediaan
         rumah tinggal dinyatakan berdasarkan biaya atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah.

         Pada tanggal 31 Desember 2025, tanah kavling dan bangunan yang siap dijual masing-masing
         sejumlah Rp53,59 miliar dan Rp6, 32 miliar dan bangunan yang sedang dalam penyelesaian sejumlah
         Rp7,53 miliar.

         Kami fokus pada area ini karena penentuan estimasi nilai realisasi bersih dari persediaan sangat
         tergantung pada ekspektasi Perusahaan atas harga jual persediaan di masa mendatang. Fluktuasi
         pada harga properti dan perubahan dari permintaan atas properti dapat menghasilkan penurunan
         signifikan pada nilai realisasi bersih.

         Baqaimana audit kami merespon hal audit utama

            Kami mereviu penelaahan manajemen mengenai apakah terdapat indikasi penurunan nilai
            persediaan Perusahaan. Kami melakukan diskusi mendetail dengan manajemen kunci
            Perusahaan dan mempertimbangkan pandangan mereka tentang kemungkinan penurunan nilai
            persediaan Perusahaan sehubungan dengan lingkungan ekonomi saat ini.
            Kami fokus pada persediaan dengan penjualan yang lebih lambat dan membandingkan harga jual
            dengan harga transaksi terbaru dari properti sebanding yang terletak di lokasi yang sama dengan
            proyek Perusahaan.

                                                        ii

RAMA WENDRA
REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS
Page 6
         McMlanWoods

          Kami mengunjungi lokasi persediaan, berdasarkan uji petik untuk memastikan keberadaan
          persediaan.
          Kami memahami kebijakan Perusahaan dan mengevaluasi proses identifikasi atas klasifikasi
          lancar dan tidak lancar atas persediaan.

       Informasi lain

       Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum
       dalam laporan tahunan, tetapi tidak termasuk laporan keuangan dan laporan auditor kami. Laporan
       tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini.

       Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain dan kami tidak menyatakan bentuk
       keyakinan apapun atas informasi lain tersebut.

       Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk membaca
       informasi lain yang teridentifikasi di atas, jika tersedia dan, dalam melaksanakannya ,
       mempertimbangkan apakah informasi lain mengandung ketidakkonsistensian material dengan
       laporan keuangan atau pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan
       penyajian material.

       Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan
       penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak
       yang bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil tindakan tepat berdasarkan Standar Audit
       yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.

       Tanggung jawab manajemen dan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola terhadap
       laporan keuangan

       Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut
       sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang
       dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas
       dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

       Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk meniiai kemampuan
       Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan
       kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi
       kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau
       menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

       Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
       pelaporan keuangan Perusahaan.

        Tanggung jawab auditor terhadap audit atas laporan keuangan

        Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
        keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan
        maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan
        memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa
        audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian
        material ketika hal tersebut ada.




                                                       iii


RAMA        WENDRA
REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS
Page 7
        McMillan Woods

       Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material
       jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
       memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
       tersebut.

       Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
       profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

          Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik
          yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur
          audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat
          untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material
          yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena
          kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah,
          atau pengabaian pengendalian internal.

          Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
          mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
          menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.

          Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi
          dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.

          Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
          berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
          dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan
          Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
          terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan
          auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut
          tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami
          didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa
          atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan
          kelangsungan usaha.

          Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
          pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
          mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.

       Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara
       lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit serta temuan audit signifikan, termasuk
       setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

       Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola
       bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
       mengomunikasikan seluruh hubungan serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh
       terhadap independensi kami, dan jika relevan, pengamanan terkait.




                                                       iv

RAMA        WENDRA
REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS
Page 8
k ii McMillanWoods
     ‘s
          .




              Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
              menentukan hai-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini
              dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan
              auditor kami kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal
              tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal
              tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari
              mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan
              publik atas komunikasi tersebut.


                                                KANTOR AKUNTAN PUBLIK
                                                    RAMA WENDRA




                                                   Rahman Akbar, CPA                       00030
                                          Registrasi Akuntan Publik No. : AP.1806

                                             Tangerang Selatan, 16 Maret 2026




                                                             V


RAMA        WENDRA
REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS
Page 9
?

J


                         PT. TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND, TBK.


    LAPORAN POSISI KEUANGAN
    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
    (Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                  Catatan            31 Desember 2025           31 Desember 2024

    ASET

    Aset Lancar
     Kas dan setara kas                                                        2c, 4, 30d, 31              7.058.841.879                 8.035.323.770
     Aset keuangan lancar lainnya -
      setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai                      2d, 2p, 5, 30d              5.265.187.571                 4.530.072.511
     Persediaan real estat                                                         2e, 6                  67.440.827.497                69.608.341.015
     Pajak dibayar dimuka                                                         2o, 11a                     21.211.537                     1.654.250
     Uang muka                                                                       7                    16.375.147.965                16.056.272.567
    Jumlah Aset Lancar                                                                                    96.161.216.449                98.231.664.113

    Aset Tidak Lancar
     Properti investasi                                                             2g, 8                    771.357.633                  818.157.633
     Aset tetap - setelah dikurangi
      akumulasi penyusutan                                                         2h, 9                   7.290.346.020                 7.706.794.865
     Aset tak berwujud                                                             2i, 10                     61.979.164                   187.852.291
    Jumlah Aset Tidak Lancar                                                                               8.123.682.817                 8.712.804.789



    JUMLAH ASET                                                                                         104284899.266                  106.944468. 902




    Jakarta, 16 Maret 2026

    Direviu oleh                                                          Disetujui oleh




                                                                          Direktur Utama




                       Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan laporan keuangan secara keseluruhan
                                                                            - 1a -
Page 10
                    PT. TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND, TBK.


LAPORAN POSISI KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)


                                                                              Catatan              31 Desember 2025        31 Desember 2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

Liabilitas Jangka Pendek
 Utang usaha                                                               2j, 12, 30c, 30d               590.774,458              934.155.688
 Utang bank jangka pendek                                                    13, 30c, 30d              12.650.000.000           12.650.000.000
 Utang Iain-lain pihak ketiga                                                 2j, 14, 30d                  54.557.277              121.622.221
 Utang pajak                                                                    2o, 11b                     9.417.585                5.086.541
 Pendapatan diterima dimuka                                                      21, 15                 1.910.857.469            2.149.491.227
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                        15.215.606.789           15.860.355.677

Liabilitas Jangka Panjang
 Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi
  bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
   - Utang bank                                                              16, 30c, 30d              11.104.400.000           13.288.800.000
 Liabilitas imbalan pasca kerja                                                 2p, 17                    187.719.109              140.390.467
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                       11.292.119.109           13.429.190.467
Jumlah Liabilitas                                                                                      26.507.725.898           29.289.546.144

Ekuitas
 Modal saham - nilai nominal Rp40 per saham
 pada 31 Desember 2025 dan 2024
  Modal dasar sebanyak 4.000.000.000 saham
   pada 31 Desember 2025 dan 2024
  Modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak
   1.250.000.000 saham pada 31 Desember 2025
   dan 2024                                                                     2m, 18                 50.000.000.000               50.000.000.000
 Tambahan modal disetor                                                          19                    12.227.500.000               12.227.500.000
 Saldo laba:
  TeJab diteniukan penggunaannya                                                 20b                      600.000.£100             500.000.000
  Belum ditentukan penggunaannya                                                 20a                   14.710.021.621           14.682.520.312
 Pendapatan komprehensif lainnya:
  Keuntungan/fkerugian) aktuarial                                                 21                      239.651.747                 244.902.446
Jumlah Ekuitas                                                                                         77.777 .173.368              77.654.922.758


JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                         104.284.899.266          106.944.468.902




Jakarta, 16 Maret 2026

Direviu oleh                                                            Disetujui oleh
                                                                                              'l
                                                                                                y
                                                                          firektur Utama

                   Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                                         - 1b -
Page 11
                    PT. TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND, TBK.


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)


                                                                              Catatan            31 Desember 2025         31 Desember 2024

PENDAPATAN USAHA                                                               2n, 22                 21.037.027.062              14.195.032.272

BEBAN POKOK PENJUALAN                                                          2n, 23                (12.888.559.218)             (8.753.382.196)

LABA KOTOR                                                                                             8.148.467.844               5.441.650.076

Beban penjualan                                                                2n, 24                   (635.302.468)                (515.848.462)
Beban umum dan administrasi                                                    2n, 25                 (4.657.202.519)             (4.505.236.293)
Beban pajak penghasilan final                                                 2o, 11d                   (455.096.928)                ( 280.810.666)
Beban pajak                                                                      .
                                                                              2o 11d                    (502.140.918)                (368.030.708)
Beban keuangan                                                                 2n, 27                 (2.300.247.418)             (2.280.731.446)
Pendapatan (beban) Iain-lain                                                   2n, 26                    529.023.716                   399.678.218
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                                    127.501.309              ( 2.109. 329.281 )

BEBAN (MANFAAT) PAJAK PENGHASILAN

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                                                               127.501.309              (2.109.329.281 )

PENGHASILAN/(RUGI ) KOMPREHENSIF LAIN
 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
  - Keuntungan/fkerugian) aktuarial imbalan pasca kerja                        2p, 17                      (5.250.699)               173.942.906
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN                                                                (5.250.699)               173.942906
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                                                         122.250.610              (1.935.386.375)

Laba (rugi) bersih per saham dasar                                             2r, 28                            0,10                        (1,69)




Jakarta, 16 Maret 2026

Direviu oleh                                                          Disetujui oleh
                                                                                          'l
                                                       l _ h
                                                       !        —     Direkfur Utam;
                                                                                            j




                 Catalan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                                         -2-
Page 12
                      PT.TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND, Tbk .




PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                      Tambahan                 Pendapatan                            Sal do Laba
                                                                                                        Modal                 Komprehensif            Telah Ditentukan         Belum Ditentukan
                                                      Catatan              Modal Saham                 Disetor                   Lainnya              Penggunaannya             Penggunaannya       Jumlah Ekuitas

Saldo per 1 Januari 2024                            18, 19, 20, 21            50.000.000.000           12.227.500.000                70.959.540               400.000.000         16.891.849.593       79.590.309.133

Rugi tahun berjalan                                                                                                                                                               (2.109.329.281)      (2.109 329.281)

Pembentukan cadangan umum                                                                                                                                     100.000.000           (100.000.000)

Penghasilan komprehensif lain                                                                                                       173.942.906                                                          173.942.906

Saldo per 31 Desember 2024                          18, 19, 20, 21            50.000 .000.000          12.227.500.000               244.902. 446              500.000.000         14.682.520.312       77.654.922.758

Laba tahun berjalan                                                                                                                                                                  127.501.309         127.501.309

Pembentukan cadangan umum                                                                                                                                     100.000.000           (100.000.000)

Penghasilan komprehensif lain                                                                                                        (5.250.699)                                                           (5.250. 699)

Saldo per 31 Desember 2025                          18 , 19, 20, 21           50.000 .000.000          12.227.500.000               239.651.747               600.000.000         14.710 .021.621      77.777 .173.368




                                                 Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                                                                         -3-
Page 13
                  PT. TR1MITRA PRAWARA GOLDLAND, TBK.


LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)


                                                                        Catatan             31 Desember 2025          31 Desember 2024

Arus Kas dari Aktivitas Operasi:
Penerimaan dari pelanggan                                                                       20.063.278.242               17.105. 645.298
Pengembangan dan pembelian tanah                                                                (2.781.051.694)               (3.364.884.646)
Pembayaran untuk konstruksi dan pemasok                                                          (8.602.250.633)              (9.698.159.789)
Pembayaran beban operasi                                                                         (4.616. 676.870)             (1.546.521.227)
Pembayaran bungs pinjaman                                                                       (2.300.247.418 )             (2.280.731.446 )
Pembayaran untuk pajak                                                                             (972.464.089)             (1.063.758.874)
Penerimaan/(pembayaran) lainnya                                                                     456.708.082               1.091.521.849
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi                                                 1.247.295.620                 243.111.165


Arus Kas dari Aktivitas Investasi:
Perolehan aset tetap                                                                                (39.377.511)                   (21.538.054)
Penjualan aset tetap                                                                                                                 4.500.000
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi                                                      (39.377.511)                   (17.038.054)


Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan :
Penerimaan pinjaman bank
Pembayaran pinjaman bank                                                                         (2.184.400.000)             (3.153.100.000)
Pembayaran deviden
Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan                                                    (2.184.400.000)                 (3.153.100.000)



Kenaikan (penurunan ) bersih kas dan setara kas                                                    (976.481.890 )                (2.927.026.889)


Kas dan setara kas pada awal tahun                                                                8.035.323.770              10.962.350.659

Kas dan setara kas pada akhir tahun                                   2c, 4, 30d, 31              7.058.841.879                  8.035.323.770



                                                                                                                                            OA




                Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                                   -4-
Page 14
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM

     a.   Pendirian Perusahaan

          PT Trimitra Prawara Goldland Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta No.13 tanggal 23 Maret 2015
          di hadapan Dede Munajat, S.H notaris di Bogor. Akta pendirian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0014092.AH.01.01.Tahun
          2015 tanggal 27 Maret 2015 dan telah didaftarkan dalam daftar Perseroan No. AHU-0036507.AH.01.011 Tahun
          2015 tanggal 27 Maret 2015 serta telah diumumkan dalam Berita Negara No. 39 dan Tambahan Berita Negara
          No. 27165 Tahun 2015.

          Berdasarkan Akta No. 138 tanggal 13 Juli 2020 yang dibuat di hadapan Christina S.H., M.Hum., M.Kn. Notaris di
          Jakarta Barat antara lain menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan, menyetujui penggunaan laba
          bersih Perusahaan dan menyetujui penggunaan sebagian laba ditahan (saldo laba) Perusahaan sampai dengan
          tahun buku 2019, yaitu sebesar Rp27.500.000.000 (dua tujuh miliar lima ratus juta Rupiah) dibagikan sebagai
          dividen saham kepada para pemegang saham secara proporsional.

          Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Akta
          No. 139 tanggal 13 Juli 2020 yang dibuat di hadapan Christina S.H., M.Hum., M.Kn. notaris di Jakarta Barat, dan
          telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam surat keputusan No. AHU-
          0048003.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 14 Juli 2020, serta telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi
          Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat No. AHU
          AH.01.03-0288988 tanggal 14 Juli 2020. Perubahan anggaran dasar tersebut antara lain mengenai persetujuan
          rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum perdana saham-saham Perseroan kepada masyarakat
          (“Penawaran Umum”) dan mencatatkan saham-saham Perseroan tersebut pada Bursa Efek Indonesia serta
          mengubah status Perseroan dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka dan menyetujui dan merubah
          susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta peningkatkan modal dasar Perseroan dari sebesar
          Rp12.500.000.000 menjadi sebesar Rp160.000.000.000, dengan modal ditempatkan dan disetor dari sebesar
          Rp12.500.000.000 menjadi sebesar Rp40.000.000.000, serta merubah nilai nominal masing-masing saham dari
          sebesar Rp1.000.000 menjadi sebesar Rp40. Dalam peningkatan modal tersebut telah menerbitkan sebanyak
          687.500.000 saham baru, dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp40, sehingga seluruhnya bernilai
          nominal sebesar Rp27.500.000.000, yang merupakan dividen saham yang berasal dari sebagian laba ditahan (saldo
          laba) Perseroan sampai dengan tahun buku 2019.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah berusaha dalam
          bidang perdagangan, dan untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perusahan dapat melaksanakan
          kegiatan usaha real estat yang dimiliki atau disewa. Kelompok ini mencakup usaha pembelian, penjualan,
          persewaan, dan pengoperasian real estat baik yang dimiliki sendiri maupun disewa, seperti bangunan apartemen,
          bangunan tempat tinggal serta penyediaan rumah dan flat atau apartemen dengan atau tanpa perabotan untuk
          digunakan secara permanen, baik dalam bulanan atau tahunan. Termasuk kegiatan penjualan tanah,
          pengembangan gedung untuk dioperasikan sendiri, pembagian real estat menjadi tanah kavling tanpa
          pengembangan lahan dan pengoperasian kawasan tempat tinggal untuk rumah yang bisa dipindah-pindah.
          Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 2015. Pada saat ini, kegiatan usaha utama Perusahaan
          adalah bergerak di bidang pengembangan properti.

          Perusahaan memiliki satu proyek yang sedang berjalan yaitu proyek Perumahan Cibungbulang Town Hill yang
          berlokasi di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

          Perusahaan berdomisili di Jl. H.Junaedi Komp. Pertamina Nomor 1, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, DKI
          Jakarta.

          Entitas induk Perusahaan per 31 Desember 2025 adalah PT Trimitra Prawara.

          Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 susunan entitas langsung dan tidak langsung
          perseroan adalah sebagai berikut:

                    Nama Perseroan                          Domisili                    Persentase kepemilikan
          PT Trimitra Prawara1                  Palangakraya                         76%
               1.     Dimiliki masing-masing oleh Ny. Indriati sebesar 95% dan Tn. Yoyo Sugeng Triyogo Sebesar 5%


                                                                   5
Page 15
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)

     b.   Penawaran Umum Saham Perusahaan

          Perusahaan telah menyelesaikan Penawaran Umum Perdana atas 250.000.000 saham kepada masyarakat dengan
          nilai nominal Rp40 (Rupiah penuh) per saham dan harga penawaran sebesar Rp100 (Rupiah penuh) per saham,
          serta mulai efektif berdasarkan surat keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-279/D.04/2020 tanggal
          30 November 2020. Pencatatan penawaran umum saham tersebut dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal
          11 Desember 2020.

     c.   Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan

          Berdasarkan akta No. 108 tanggal 25 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita S.H., M.Kn. notaris
          di Jakarta Selatan dan akta No. 146 tanggal 28 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita S.H.,
          M.Kn. notaris di Jakarta Selatan, susunan dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada
          31 Desember 2025 dan 2024, adalah sebagai berikut:

                                                                31 Desember 2025                 31 Desember 2024

          Dewan Komisaris
          Komisaris                                   :     Tn. Yoyo Sugeng Triyogo           Tn. Yoyo Sugeng Triyogo
          Komisaris Independen                        :     Nn. Nadia Hasna Humaira           Nn. Nadia Hasna Humaira
          Direksi
          Direktur Utama                              :              Ny. Indriati                    Ny. Indriati
          Direktur                                    :        Tn. Rachmat Yaktihadi            Tn. Rachmat Yaktihadi
          Direktur                                    :           Tn. Edo Noviardi                        -

          Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 001/SK-Dekom/TPG/VII/2024 tanggal 8 Juli 2024
          tentang pengangkatan Komite Audit dengan susunan komite audit dan anggota komite audit Perusahaan adalah
          sebagai berikut:

          Ketua         :    Nadia Hasna Humaira
          Anggota       :    Aditya Surya Tjahjana Putra
          Anggota       :    Hary Alamsyah

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 jumlah karyawan tetap Perusahaan masing-masing berjumlah 5 dan 6
          orang.

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada Komisaris dan
          Direksi Perusahaan berjumlah Rp704.500.000. dan Rp564.000.000.

     d.   Tanggung Jawab Manajemen atas Penyusunan Laporan Keuangan

          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas laporan keuangan Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen menyelesaikan laporan tersebut pada tanggal 16 Maret 2026.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     a.   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

          Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

          Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
          mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi – Keuangan Ikatan Akuntan
          Indonesia – dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar modal
          untuk entitas yang berada dibawah pengawasannya, antara lain Peraturan No. VIII.G.7 tanggal 25 Juni 2012 tentang
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
                                                           6
Page 16
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
     a.   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan (lanjutan)
          Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) (lanjutan)
          Laporan keuangan disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 201 (Revisi 2024),
          “Penyajian Laporan Keuangan”.
          Dasar penyusunan laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, adalah dasar akrual. Laporan keuangan
          tersebut disusun berdasarkan biaya historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain
          sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
          Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
          aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah mata uang Rupiah, yang
          merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
          Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
          Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan
          penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan
          dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat
          pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan
          keuangan diungkapkan di Catatan 3.
     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
          Keuangan (“ISAK”)
          DSAK-IAl juga mengesahkan perubahan penomoran PSAK dan ISAK yang berlaku efektif pada 1 Januari 2024,
          dimana perubahan ini tidak memengaruhi subtansi pengaturan dalam masing-masing PSAK dan ISAK tersebut.
          Standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen dan penyesuaian terhadap
          standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk laporan keuangan yang dimulai pada
          atau setelah 1 Januari 2024, namun tidak berdampak secara material terhadap pelaporan kinerja ataupun posisi
          keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut:
          -   Amendemen PSAK 201 : “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
              atau Jangka Panjang”; dan “Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan”;
          -   Amendemen PSAK. 116 : “Sewa tentang Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa-balik”;
          -   Amendemen PSAK 207 : “Laporan Arus Kas” dan Amendemen PSAK 107 : “Instrumen Keuangan
              Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.
          -   Revisi PSAK 409: Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah dan Revisi PSAK 401: Penyajian Laporan Keuangan
              Syariah.
          Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang material terhadap jumlah yang dilaporkan di
          periode berjalan atau tahun sebelumnya.
     c.   Kas dan Setara Kas
          Berdasarkan PSAK No. 207 : Laporan Arus Kas, kas dan setara kas terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan
          rekening giro (demand deposit) dan investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, yang dengan cepat
          dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai
          yang tidak signifikan.
     d.   Dana Yang Dibatasi Penggunaannya
          Dana yang dibatasi penggunaannya merupakan dana yang diperoleh dari bank melalui metode penjualan Kredit
          Pemilikan Rumah (“KPR”) yang dibatasi penggunaannya oleh Perusahaan sampai dengan pengakuan konstruksi
          tahap-tahap tertentu dicapai tergantung pada kesepakatan pada bank terkait.



                                                           7
Page 17
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      e.   Persediaan Real Estat

           Persediaan real estat, yang terutama terdiri dari tanah yang akan dikembangkan, unit bangunan siap jual dan unit
           bangunan dalam penyelesaian, dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi
           neto. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Biaya perolehan atas tanah dalam
           pengembangan termasuk biaya pengembangan dan pematangan tanah.

           Properti yang diperoleh atau yang sedang dalam penyelesaian untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, tidak
           untuk sewa atau kenaikan nilai, merupakan persediaan.

           Biaya perolehan tanah sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, biaya
           pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada kegiatan pengembangan real estat
           serta biaya-biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan dipindahkan ke tanah yang tersedia untuk dijual
           pada saat pengembangan tanah telah selesai. Semua biaya proyek dialokasikan secara proporsional ke tanah yang
           dapat dijual berdasarkan luas area masing-masing.

           Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak
           dapat dijual lainnya, dialokasikan menggunakan luas area yang dapat dijual.

           Biaya perolehan bangunan dalam penyelesaian dipindahkan ke rumah, bangunan komersial (strata title) tersedia
           untuk dijual pada saat pembangunan telah selesai.

           Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat adalah:
           - Biaya praperolehan tanah;
           - Biaya perolehan tanah;
           - Biaya yang secara langsung berhubungan dengan proyek;
           - Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat;

           Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek adalah:

           -   Biaya pra-perolehan tanah atas tanah yang tidak berhasil diperoleh;
           -   Kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas pembangunan sarana umum yang dikomersilkan, yang dijual
               atau dialihkan, sehubungan dengan penjualan unit.

           Pengkajian atas estimasi dan alokasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai
           secara substansial. Jika terjadi perubahan mendasar Perusahaan akan melakukan revisi dan relokasi biaya.

           Beban yang diakui di laba rugi pada saat terjadinya adalah biaya yang tidak berhubungan dengan proyek real estat.

           Tanah yang dimiliki oleh Perusahaan untuk pengembangan di masa yang akan datang, disajikan sebagai “Tanah
           yang belum dikembangkan” di bagian aset di laporan posisi keuangan. Pada saat dimulainya pengembangan dan
           pembangunan infrastruktur, nilai tanah tersebut akan diklasifikasikan sebagai persediaan, properti investasi atau
           aset tetap, mana yang lebih sesuai.

           Selisih lebih nilai tercatat persediaan atas estimasi jumlah terpulihkannya diakui sebagai rugi penurunan nilai
           sebagai “Penyisihan atas Penurunan Nilai Persediaan” dalam laba rugi.

      f.   Tanah yang Belum Dikembangkan

           Tanah yang belum dikembangkan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai
           realisasi neto.

           Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, yang terdiri dari biaya pra-perolehan dan perolehan tanah,
           dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai dan konstruksi
           dilakukan.
                                                             8
Page 18
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      g.   Properti Investasi

           Perusahaan menerapkan PSAK 240: Properti Investasi. Properti investasi Perusahaan merupakan properti yang
           dimiliki untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk digunakan dalam
           produksi atau penyediaan barang dan jasa untuk tujuan administratif, atau untuk dijual dalam kegiatan usaha sehari-
           hari.

           Perusahaan telah memilih metode biaya untuk pengukuran properti investasinya. Properti investasi dinyatakan
           sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis
           lurus dengan masa manfaat ekonomis properti investasi sampai 20 tahun, kecuali untuk tanah dinyatakan sebesar
           biaya perolehan dan tidak disusutkan.

           Perusahaan mengalihkan properti ke, atau dari, properti investasi jika, dan hanya jika, terdapat bukti atas perubahan
           penggunaan. Perubahan penggunaan terjadi ketika properti memenuhi, atau berhenti memenuhi, definisi properti
           investasi. Bukti yang mendukung perubahan penggunaan yang akan mengarah untuk pengalihan kepada properti
           investasi, antara lain, dengan penghentian penggunaan pemilik atau dimulainya suatu sewa operasi kepada pihak
           lain. Selanjutnya, bukti yang mendukung perubahan penggunaan yang akan mengarah untuk pengalihan dari
           properti investasi, antara lain, dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik maupun dimulainya rencana penjualan
           properti. Jika properti yang dimiliki oleh Perusahaan dijadikan sebagai properti investasi, Perusahaan
           memperhitungkan properti tersebut sesuai dengan kebijakan yang dinyatakan dalam aset tetap sampai dengan
           tanggal perubahan penggunaannya.

           Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa
           depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
           pengakuan aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.

      h.   Aset Tetap

           Perusahaan menerapkan PSAK 216: Aset Tetap.

           Biaya perolehan aset tetap meliputi harga perolehan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung
           untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan keinginan dan
           maksud manajemen. Estimasi awal biaya pembongkaran atau pemindahan aset tetap ditambahkan sebagai biaya
           perolehan.

           Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
           nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi
           kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam
           jumlah tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua
           biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi pada saat
           terjadinya.

           Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset
           tetap sebagai berikut:

                                                                                  Masa Manfaat              % Penyusutan

           Inventaris Kantor                                                        4 - 8 Tahun              25% - 12,5%
           Kendaraan                                                                  8 Tahun                  12,5%
           Bangunan                                                                  20 Tahun                    5%




                                                              9
Page 19
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     h.   Aset Tetap (lanjutan)

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis
          masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
          pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset)
          dimasukkan dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

          Nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat ekonomis aset tetap ditinjau kembali dan disesuaikan, jika perlu,
          pada setiap tanggal laporan posisi keuangan.

          Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif pada saat terjadinya.
          Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat atau memberi manfaat ekonomis di masa yang akan datang
          dalam bentuk peningkatan kapasitas, mutu pelayanan atau peningkatan standar kinerja dikapitalisasi.

          Aset dalam Pembangunan

          Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Biaya
          pinjaman, termasuk selisih kurs yang timbul dari pinjaman dalam mata uang asing sejauh bahwa selisih kurs adalah
          penyesuaian terhadap biaya bunga yang dikeluarkan khusus untuk mendanai pembangunan, dikapitalisasi selama
          periode sampai selesai. Setelah pembangunan selesai, biaya yang dikapitalisasi tersebut dipindahkan ke aset tetap.

          Perusahaan menerapkan PSAK No. 236 (Revisi 2024), “Penurunan Nilai Aset”. PSAK revisi menetapkan prosedur-
          prosedur yang diterapkan entitas agar aset dicatat tidak melebihi jumlah terpulihkannya. Suatu aset dicatat melebihi
          jumlah terpulihkannya jika jumlah tersebut melebihi jumlah yang akan dipulihkan melalui penggunaan atau penjualan
          aset. Pada kasus demikian, aset mengalami penurunan nilai dan pernyataan ini mensyaratkan entitas mengakui rugi
          penurunan nilai. PSAK yang direvisi ini juga menentukan kapan entitas membalik suatu rugi penurunan nilai dan
          pengungkapan yang diperlukan.

          Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan nilai.
          Jika terdapat indikasi tersebut, maka Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan
          suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
          dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset harus
          diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui segera dalam laba atau rugi.

     i.   Aset Tak Berwujud

          Perusahaan menerapkan PSAK 238: Aset Tak Berwujud. Aset tak berwujud yang dianggap memiliki masa manfaat
          ekonomis terbatas diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan ekspektasi masa manfaat.
          `
          Amortisasi dimulai pada saat aset tersedia untuk digunakan dan dicatat sebagai beban amortisasi, dengan
          menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis yang menghasilkan persentase
          amortisasi tahunan dari harga perolehan atau nilai wajar sebagai berikut:

                                                                                  Masa Manfaat              % Penyusutan

          Software                                                                   8 Tahun                     12,5%

     j.   Utang Usaha dan Utang Lain-lain

          Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal dari
          pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayarannya jatuh tempo dalam
          waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan
          sebagai liabilitas jangka panjang.


                                                             10
Page 20
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j.   Utang Usaha dan Utang Lain-lain (lanjutan)

          Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada biaya diamortisasi dengan
          menggunakan metode bunga efektif.

          Utang lain dari pihak berelasi merupakan saldo utang yang terkait dengan pinjaman yang di dapat dari pihak berelasi
          Perusahaan.

     k.   Transaksi dengan Pihak Berelasi

          Perusahaan menerapkan PSAK No. 224: Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.

          Pihak berelasi adalah orang atau Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan:

          a.   Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Entitas Pelapor jika orang tersebut:
               i.   Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Entitas Pelapor;
               ii. Memiliki pengaruh signifikan atas Entitas Pelapor; atau
               iii. Personil manajemen kunci Entitas Pelapor atau Entitas Induk, Entitas Pelapor.

          b.   Suatu Entitas Berelasi dengan Entitas Pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
               i.   Entitas dan Entitas Pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya Entitas Induk, Entitas
                    Anak dan Entitas Anak berikutnya terkait dengan Entitas lain);
               ii. Suatu Entitas adalah Entitas Asosiasi atau ventura bersama dari Entitas lain (atau Entitas Asosiasi atau
                    ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana Entitas lain tersebut
                    adalah anggotanya);
               iii. Kedua Entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
               iv. Suatu Entitas adalah ventura bersama dari Entitas ketiga dan Entitas yang lain adalah Entitas Asosiasi
                    dari Entitas ketiga;
               v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu
                    Entitas Pelapor atau Entitas yang terkait dengan Entitas Pelapor. Jika Entitas Pelapor adalah Entitas yang
                    menyelenggarakan program tersebut, maka Entitas sponsor juga berelasi dengan
                    Entitas Pelapor;
               vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a);atau
               vii Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
               .    manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

               Perusahaan mengungkapkan jumlah kompensasi yang dibayarkan kepada karyawan kunci sebagaimana yang
               dipersyaratkan oleh PSAK No.224 (Revisi 2024) tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Kompensasi
               yang diungkapkan mencakup imbalan kerja jangka pendek, imbalan kerja, imbalan kerja jangka panjang
               lainnya, pesangon pemutusan kontrak kerja dan pembayaran berbasis saham.

               Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan
               keuangan.

     l.   Pendapatan Diterima Dimuka

          Pendapatan diterima dimuka ditangguhkan pengakuannya dan akan dibukukan sebagai pendapatan sesuai dengan
          masa manfaat pendapatan tersebut.



                                                             11
Page 21
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     m.   Modal Saham

          Saham biasa dikelompokkan sebagai ekuitas.

          Biaya langsung yang berkaitan dengan penerbitan saham baru disajikan sebagai pengurang ekuitas, setelah
          dikurangi pajak, dari jumlah yang diterima.

     n.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Pengakuan pendapatan dari penjualan real estat diakui dengan menggunakan PSAK 115: “Pendapatan dari Kontrak
          dengan Pelanggan” yang diadopsi dari IFRS 15.

          Berdasarkan PSAK 115, Entitas mencatat kontrak dengan pelangaan hanya jika seluruh kriteria terpenuhi:
          a) Para pihak dalam kontrak telah menyetujui kontrak (secara tertulis, lisan atau sesuai dengan praktik bisnis
               pada umumnya) dan berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban mereka masing-masing;
          b) Entitas dapat mengindentifikasi hak setiap pihak mengenai barang atau jasa yang akan dialihkan;
          c)   Entitas dapat mengidentifikasi jangka waktu pembayaran barang atau jasa yang akan dialihkan;
          d) Kontrak memiliki substansi komersial (yaitu risiko, waktu atau jumlah arus kas masa depan entitas diperkirakan
               berubah sebagai akibat dari kontrak); dan
          e) Kemungkinan besar (probable) entitas akan menagih imbalan yang akan menjadi haknya dalam pertukaran
               barang atau jasa yang akan dialihkan ke pelanggan. Dalam mengevaluasi apakah kolektabilitas dari jumlah
               imbalan kemungkinan besar terjadi, entitas hanya mempertimbangkan kemampuan dan intensi pelanggan
               untuk membayar jumlah imbalan ketika jatuh tempo. Jumlah imbalan yang akan menjadi hak entitas mungkin
               lebih kecil dari harga yang tercatat dalam kontrak jika imbalan bersifat variable karena entitas dapat
               menawarkan suatu konsesi harga kepada pelanggan.

          Berdasarkan standar baru ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang umur kontrak
          (over the time) atau pada titik tertentu (at a point of time). Jika suatu kontrak tidak memenuhi syarat-syarat tersebut,
          pendapatan kontrak itu baru bisa diakui saat terjadi penyerahan aset (at a point of time).

          Kriteria pendapatan diakui secara over the time adalah sebagai berikut:
          1.     Pelanggan secara simultan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang disediakan oleh kinerja Entitas saat
                 Entitas melaksanakan kewajiban pelaksanaan tersebut;
          2.     Kinerja Entitas menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan sebagai aset yang
                 diciptakan atau ditingkatkan;
          3.     Kinerja Entitas tidak menciptakan suatu aset dengan penggunaan alternatif terhadap Entitas dan Entitas
                 memiliki hak yang dapat dipaksakan untuk pembayaran kinerja yang diselesaikan sampai suatu tanggal
                 tertentu.

          Metode yang digunakan untuk menentukan persentase penyelesaian adalah berdasarkan biaya aktual yang telah
          dikeluarkan dibandingkan dengan estimasi jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk pengembangan proyek real
          estate tersebut.

          Beban pokok penjualan tanah meliputi harga perolehan tanah ditambah pengeluaran-pengeluaran lain untuk
          pengembangan tanah. Beban pokok penjualan rumah tinggal, apartemen, dan sejenisnya meliputi tanah dan seluruh
          beban pembangunan rumah tinggal sampai siap ditempati / digunakan.

          Beban diakui sesuai manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual basis).



                                                              12
Page 22
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     o.   Perpajakan

          Pajak penghasilan final

          Peraturan pajak di Indonesia menentukan bahwa jenis pendapatan tertentu dikenakan pajak final. Pajak final yang
          berlaku atas nilai bruto transaksi diterapkan meskipun pihak-pihak yang melakukan transaksi mengakui kerugian.

          Sesuai dengan peraturan pemerintah No. 71/2008 tanggal 4 November 2008 berlaku efektif pada
          tanggal 1 Januari 2009. Pendapatan dari penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dikenakan
          pajak final sebesar 5% dari nilai penjualan atau pemindahan, yang telah digantikan oleh peraturan pemerintah
          No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016 yang berlaku efektif pada tanggal 8 September 2016. Penghasilan dari
          penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dikenakan pajak final sebesar 2,5% dari nilai
          penjualan atau pemindahan.

          Beban pajak final ditentukan berdasarkan jumlah pengakuan penjualan yang dihitung berdasarkan tarif pajak final
          dan peraturan perpajakan yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan.

          Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda dari dasar
          pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.

          Beban pajak atas pendapatan yang dikenakan pajak penghasilan final diakui secara proporsional dengan jumlah
          pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada tahun berjalan.

          Selisih antara jumlah pajak penghasilan final terutang dengan jumlah yang dibebankan sebagai pajak kini pada
          laporan laba rugi komprehensif diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak.

          Pajak penghasilan tidak final

          Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali
          jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui ke penghasilan komprehensif lain atau
          langsung ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau
          ekuitas.

          Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada akhir periode pelaporan.

          Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan menggunakan balance sheet liability method, perbedaan temporer
          antara dasar pengenaan pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya.

          Pajak penghasilan tangguhan ditentukan menggunakan tarif pajak yang telah berlaku atau secara substansial
          berlaku pada akhir periode pelaporan dan yang akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang
          bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.

     p.   Imbalan Kerja

          Perusahaan menerapkan PSAK No. 219: Imbalan Kerja.

          Imbalan kerja jangka pendek

          Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan.


                                                            13
Page 23
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     p.   Imbalan Kerja (lanjutan)

          Imbalan pensiun

          Sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“UU 13/2003”) Perusahaan disyaratkan untuk
          memberikan imbalan pensiun sekurang-kurangnya sama dengan imbalan pensiun yang diatur dalam UU 13/2003
          yang adalah program pensiun imbalan pasti. UU 13/2003 menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah
          minimal imbalan pensiun.

          Program imbalan pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima
          seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor atau lebih, misalnya usia, masa bekerja
          dan kompensasi.

          Kewajiban program pensiun imbalan pasti merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode
          pelaporan dengan penyesuaian biaya jasa lalu yang belum diakui. Kewajiban imbalan pasti dihitung sekali setahun
          oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.

          Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan dengan
          menggunakan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang pada tanggal laporan posisi keuangan dalam
          mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang dimana imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka
          waktu yang sama dengan kewajiban imbalan pensiun yang bersangkutan.

          Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuarial
          segera diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lain dalam periode terjadinya. Akumulasi saldo
          pengukuran kembali dilaporkan di saldo laba.

          Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba rugi.

          Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba rugi pada
          saat terjadinya.

     q.   Instrumen Keuangan

          Aset Keuangan

          Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana pembelian dan
          penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu
          yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang berlaku, dan awalnya diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya
          transaksi, kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang awalnya diukur sebesar
          nilai wajar.

          Aset keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai berikut:

          Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)

          Aset keuangan diklasifikasi dalam FVTPL, jika aset keuangan sebagai kelompok diperdagangkan atau pada saat
          pengakuan awal ditetapkan untuk diukur pada FVTPL.

          Aset keuangan diklasifikasi sebagai kelompok diperdagangkan, jika:
          - diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual kembali dalam waktu dekat; atau
          - pada pengakuan awal merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama
              dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek yang terkini; atau
          - merupakan derivatif yang tidak ditetapkan dan tidak efektif sebagai instrumen lindung nilai.


                                                             14
Page 24
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Aset Keuangan (lanjutan)

          Aset keuangan selain aset keuangan yang diperdagangkan, dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan
          awal, jika:
          - penetapan tersebut mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan ketidakkonsistenan pengukuran dan
            pengakuan yang timbul; atau
          - kelompok aset keuangan, liabilitas keuangan atau keduanya, dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai
            wajar, sesuai dengan manajemen risiko atau strategi investasi yang didokumentasikan, dan informasi tentang
            Perusahaan disediakan secara internal kepada manajemen kunci entitas.

          Aset keuangan FVTPL disajikan sebesar nilai wajar, keuntungan atau kerugian yang timbul diakui dalam laba rugi.
          Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi mencakup dividen atau bunga yang diperoleh dari
          aset keuangan. Nilai wajar ditentukan dengan cara seperti dijelaskan pada Catatan 30d.

          Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS)

          Aset keuangan selain aset keuangan yang dimiliki hingga jatuh tempo diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau
          pinjaman dan piutang yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual diukur pada nilai wajarnya
          ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan. Selanjutnya aset keuangan diukur pada nilai wajarnya.

          Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lainnya
          dan akumulasi Revaluasi Investasi AFS di ekuitas kecuali untuk kerugian penurunan nilai, bunga yang dihitung
          dengan metode suku bunga efektif dan laba rugi selisih kurs atas aset moneter yang diakui pada laba rugi. Jika
          investasi dilepas atau mengalami penurunan nilai, akumulasi laba atau rugi yang sebelumnya diakumulasi pada
          Revaluasi Investasi AFS, direklasifikasi ke laba rugi.

          Investasi dalam instrumen ekuitas pada perusahaan non-publik dengan kepemilikan kurang dari 20% diukur dengan
          biaya perolehan dikurangi penurunan nilai karena saham tidak memiliki kuotasi di pasar aktif atau nilai wajarnya
          tidak dapat diukur secara andal.

          Dividen atas instrumen ekuitas AFS, jika ada, diakui pada laba rugi pada saat hak Perusahaan untuk memperoleh
          pembayaran dividen ditetapkan.

          Pinjaman yang diberikan dan piutang

          Aset keuangan dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif
          diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang, yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi
          dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan kerugian penurunan nilai. Cadangan kerugian
          penurunan nilai piutang usaha dibentuk pada saat terdapat bukti objektif bahwa saldo piutang Perusahaan tidak
          dapat ditagih.

          Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali piutang jangka pendek dimana pengakuan
          bunga tidak material.

          Metode suku bunga efektif

          Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
          instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Suku
          bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan atau pengeluaran kas
          masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak
          yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto
          lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat
          untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal.

          Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari instrumen keuangan
          FVTPL.

                                                            15
Page 25
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Aset Keuangan (lanjutan)

          Penurunan nilai aset keuangan

          Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap tanggal
          pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih
          peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak
          pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal.

          Untuk investasi ekuitas AFS yang tercatat dan tidak tercatat di bursa, penurunan yang signifikan atau jangka
          panjang pada nilai wajar dari investasi ekuitas di bawah biaya perolehannya dianggap sebagai bukti objektif
          penurunan nilai.

          Untuk aset keuangan lainnya, bukti objektif penurunan nilai termasuk sebagai berikut:
          - kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak peminjam; atau
          - pelanggaran kontrak, seperti terjadinya wanprestasi atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga; atau
          - terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan.

          Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, aset yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual
          akan dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat
          termasuk pengalaman Perusahaan atas tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan
          pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional
          atau lokal yang berkorelasi dengan default atas piutang.

          Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan
          selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang yang didiskontokan
          menggunakan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan.

          Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas aset
          keuangan, kecuali piutang yang nilai tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang
          tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang
          sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan nilai tercatat akun cadangan piutang
          diakui dalam laporan laba rugi.

          Jika aset keuangan AFS dianggap menurun nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya telah
          diakui dalam ekuitas direklasifikasi ke laporan laba rugi.

          Kecuali instrumen ekuitas AFS, jika, pada periode berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai berkurang dan
          pengurangan tersebut dapat dikaitkan secara objektif dengan peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui,
          kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya dibalik melalui laba rugi hingga nilai tercatat investasi pada
          tanggal pemulihan penurunan nilai tidak melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum adanya pengakuan kerugian
          penurunan nilai dilakukan.

          Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui dalam laba rugi tidak boleh dibalik
          melalui laba rugi. Setiap kenaikan nilai wajar setelah penurunan nilai diakui secara langsung ke penghasilan
          komprehensif lain.

          Penghentian pengakuan aset keuangan

          Perusahaan menghentikan pengakuan asset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang
          berasal dari aset berakhir, atau Perusahaan mentransfer aset keuangan dan secara substansial seluruh risiko dan
          manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Perusahaan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang
          ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika memiliki secara substansial seluruh
          risiko dan manfaat kepemilikan asset keuangan yang ditransfer, Perusahaan masih mengakui aset keuangan dan
          juga mengakui pinjaman yang diterima.

                                                             16
Page 26
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Aset Keuangan (lanjutan)

          Penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat aset dan jumlah
          pembayaran dan piutang yang diterima dan keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam
          penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas diakui dalam laba rugi.

          Penghentian pengakuan aset keuangan terhadap satu bagian saja (misalnya ketika Perusahaan masih memiliki hak
          untuk membeli kembali bagian aset yang ditransfer), Perusahaan mengalokasikan jumlah tercatat sebelumnya dari
          aset keuangan tersebut pada bagian yang tetap diakui berdasarkan keterlibatan berkelanjutan dan bagian yang tidak
          lagi diakui berdasarkan nilai wajar relative dari kedua bagian tersebut pada tanggal transfer.

          Selisih antara jumlah tercatat yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui dan jumlah dari pembayaran
          yang diterima untuk bagian yang tidak lagi diakui dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang dialokasikan
          pada bagian yang tidak lagi diakui tersebut yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain,
          diakui pada laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
          komprehensif lain dialokasikan pada bagian yang tetap diakui dan bagian yang dihentikan pengakuannya,
          berdasarkan nilai wajar relatif kedua bagian tersebut.

          Liabilitas Keuangan

          Klasifikasi sebagai liabilitas

          Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasikan sesuai dengan
          substansi perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.

          Liabilitas keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi.

          Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi

          Liabilitas keuangan meliputi utang usaha dan lainnya, biaya masih harus dibayar, pada awalnya diukur pada nilai
          wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan
          metode suku bunga efektif.

          Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah
          dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
          pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.

          Nilai Wajar Instrumen Keuangan

          Nilai wajar adalah nilai yang digunakan untuk mempertukarkan suatu aset atau untuk menyelesaikan suatu liabilitas
          antara pihak – pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi secara wajar (arm’s length
          transaction).

          Dalam rangka konsistensi dan perbandingan dalam pengukuran nilai wajar pengungkapan terkait dalam dan
          diantara entitas pelaporan, Perusahaan melakukan pengukuran nilai wajar atas instrumen keuangan yang dimiliki
          dengan hirarki berikut yang dikategorikan menjadi tiga tingkat input ke teknik penilaian:

          -   Tingkat 1 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif
              untuk aset atau liabilitas yang identik.
          -   Tingkat 2 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari input selain harga kuotasian yang termasuk dalam
              Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara
              tidak langsung (misalnya deviasi dari harga).
          -   Tingkat 3 pengukuran nilai wajar adalah yang berasal dari teknik penilaian yang mencakup input untuk aset atau
              liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi).
                                                            17
Page 27
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Liabilitas Keuangan (lanjutan)

          Saling Hapus antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

          Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
          jika dan hanya jika;

          -   saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
              tersebut; dan
          -   berniat untuk menyelesaikan secara bersih atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
              simultan.

     r.   Laba per Saham

          Sesuai dengan PSAK 233: Laba per Saham, laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih
          dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun berjalan.

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN

     Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan manajemen untuk
     membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan
     keuangan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil sebenarnya yang
     dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi yang dibuat.

     Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.
     Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
     kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     a.   Pertimbangan di dalam penerapan kebijakan akuntansi

          Di dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan berikut,
          terlepas dari estimasi yang terkandung di dalamnya, yang memiliki dampak signifikan dari jumlah yang tercantum
          di dalam laporan keuangan:

          Klasifikasi Properti

          Perusahaan menentukan apakah suatu properti diklasifikasikan sebagai properti investasi atau persediaan:
           Properti investasi terdiri atas tanah dan bangunan yang tidak digunakan secara substansial untuk digunakan
              oleh, atau dalam operasional Perusahaan, maupun untuk dijual dalam kegiatan usaha umum, tetapi dimiliki
              terutama untuk mendapatakan pendapatan sewa dan kenaikan nilai modal. Bangunan ini secara substansial
              disewakan kepada penyewa dan tidak dimaksudkan untuk dijual dalam kegiatan usaha umum.
           Properti persediaan terdiri atas properti yang dimiliki untuk tujuan dijual dalam kegiatan usaha umum.
              Pada prinsipnya, ini adalah properti Rumah Hunian yang dikembangkan Perusahaan dan dimaksudkan untuk
              dijual sebelum maupun sesudah proses pembangunan selesai.

          Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

          Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila
          definisi yang ditetapkan PSAK No. 239 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan
          diklasifikasi dan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti yang diungkapkan pada Catatan 2.

     b.   Sumber utama ketidakpastian estimasi

          Asumsi utama berkenaan dengan sumber utama dan sumber lainnya dari ketidakpastian estimasi di masa depan
          pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
          terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku mendatang, diungkapkan sebagai berikut:

                                                           18
Page 28
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     b.   Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)

          Penyusutan Aset Tetap

          Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
          manfaat ekonomisnya. Manajemen Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomi aset tetap antara 4 tahun
          sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan
          menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa
          manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

          Penyusutan Properti Investasi

          Biaya perolehan properti investasi disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
          manfaat ekonomisnya. Manajemen Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomi properti investasi sampai
          20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan menjalankan
          bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat
          ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

          Pensiun dan Imbalan Kerja

          Nilai kini kewajiban pensiun bergantung pada faktor-faktor yang ditetapkan berdasarkan basis akrual dengan
          menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan di dalam menetapkan biaya (pendapatan) bersih pensiun
          meliputi tingkat suku bunga diskon dan tingkat kenaikan gaji di masa depan. Semua perubahan di dalam asumsi-
          asumsi ini akan berdampak pada nilai kini kewajiban pensiun.

          Perusahaan menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai dan kenaikan tingkat gaji di masa depan pada tiap akhir
          periode pelaporan. Tingkat suku bunga adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menetapkan arus
          kas keluar masa depan yang diharapkan yang disyaratkan untuk menyelesaikan kewajiban pensiun. Di dalam
          menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi
          pemerintah yang didenominasi oleh mata uang di mana manfaat tersebut akan dibayarkan dan memiliki syarat-
          syarat jatuh tempo yang mendekati syarat syarat kewajiban pensiun terkait.

          Tingkat kenaikan gaji di masa depan ditentukan dengan mengumpulkan semua data historis terkait dengan
          perubahan dasar gaji dan menyesuaikannya pada rencana bisnis di masa depan.

          Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada
          hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara
          material liabilitas diestimasi atas pensiun, imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih.

          Pengukuran Nilai Wajar

          Beberapa kebijakan akuntansi dan pengungkapan Perusahaan membutuhkan pengukuran nilai wajar, baik untuk
          aset dan liabilitas keuangan maupun non keuangan. Ketika mengukur kewajaran aset atau liabilitas, Perusahaan
          menggunakan data dari penelitian di pasar sebisa mungkin. Nilai wajar dikategorikan ke beberapa tingkatan berbeda
          di hierarki nilai wajar berdasarkan teknik penilaian sebagai berikut:

             Tingkat 1: Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di dalam pasar aktif bagi aset maupun liabilitas yang identikal
              yang dapat diakses Kelompok Usaha pada tanggal pengukuran;



                                                           19
Page 29
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     b.    Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)

                Tingkat 2: Input selain harga kuotasian yang termasuk di dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi bagi aset
                 atau liabilitas, baik langsung (misalnya, harga) maupun tidak langsung (misalnya, derivatif harga);
                Tingkat 3: Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

           Perusahaan mencatat aset keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
           akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang
           dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian
           yang berbeda.

           Perubahan nilai wajar aset keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Perusahaan.
           Perusahaan memiliki instrumen keuangan yang disajikan sebesar jumlah tercatat baik karena jumlah tersebut
           adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal.

4.   KAS DAN SETARA KAS

     Rincian kas dan setara kas adalah sebagai berikut:

                                                                            31 Desember 2025            31 Desember 2024

     Kas                                                                                5.483.279                   4.009.981
     Jumlah Kas                                                                         5.483.279                   4.009.981

     Bank – pihak ketiga
     Rupiah
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                                        5.990.964.967               7.290.273.824
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. – Syariah                                381.864.091                 178.001.106
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                                         367.355.093                 347.438.389
      PT Bank Central Asia Tbk.                                                       216.859.614                  83.326.474
      PT BRI Syariah Tbk.                                                              70.374.753                  10.589.753
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                                    9.710.483                  14.265.794
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                            9.271.150                           -
      PT Bank CIMB Niaga Syariah                                                        5.537.671                   5.537.671
      PT Bank Artha Graha Tbk.                                                          1.420.778                   1.880.778
     Jumlah bank                                                                    7.053.358.600               7.931.313.789

     Deposito
      PT BPR Syariah Mitra Amanah                                                               -                 100.000.000
     Jumlah                                                                         7.058.841.879               8.035.323.770

     Suku bunga jasa giro dan bagi hasil deposito per tahun yang berlaku selama periode berjalan adalah sebagai berikut:

                                                                            31 Desember 2025            31 Desember 2024

     Jasa Giro – Rupiah                                                         0,25 - 5,5%                0,25 - 5,5%
     Deposito (bagi hasil)                                                      2,25 – 2,8%                2,25 – 2,8%

     Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak terdapat saldo kas dan bank yang ditempatkan
     kepada pihak berelasi dan tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
     Perusahaan.
                                                             20
Page 30
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

     Rincian aset keuangan lancar lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                           31 Desember 2025          31 Desember 2024

     Jaminan KPR
     Rupiah
      PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk                                       4.144.594.173             3.046.310.475
      PT Bank Tabungan Negara Syariah (Persero)                                    1.295.293.613             1.616.981.347
      PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (Persero)                                     205.258.112               206.579.026
      PT Bank Artha Graha, Tbk                                                       136.705.000               136.705.000
      PT Dana Syariah Indonesia                                                       66.250.000                66.250.000
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                   65.000.000                         -
      Tunjangan Wajib Perumahan                                                       20.000.000                20.000.000
     Jumlah                                                                        5.933.100.898             5.092.825.848
     Cadangan penurunan nilai                                                      (667.913.327)             (562.753.337)
     Jaminan KPR – bersih                                                          5.265.187.571             4.530.072.511

     Penyajian saldo jaminan KPR berdasarkan umurnya disajikan sebagai berikut:

                                                                           31 Desember 2025          31 Desember 2024

     Kurang dari 30 hari                                                             583.726.216               262.152.700
     31 hari – 60 hari                                                                         -               256.004.800
     61 hari – 90 hari                                                               485.750.000                         -
     Lebih dari 90 hari                                                            4.863.624.682             4.574.668.348
                                                                                   5.933.100.898             5.092.825.848
     Cadangan penurunan nilai                                                      (667.913.327)             (562.753.337)
     Jaminan KPR – bersih                                                          5.265.187.571             4.530.072.511

     Rincian dari cadangan kerugian penurunan nilai atas jaminan KPR adalah sebagai berikut:.

                                                                           31 Desember 2025          31 Desember 2024

     Saldo awal                                                                      562.753.337               605.019.895
     Penyisihan selama tahun berjalan                                                105.159.990                          -
     Pemulihan piutang                                                                         -               (42.266.558)
     Saldo akhir                                                                     667.913.327               562.753.337

     Jaminan KPR timbul sehubungan dengan adanya penjualan rumah kepada konsumen yang pembayarannya melalui KPR
     Bank (Kredit Pemilikan Rumah). Jaminan KPR akan terealisasi pembayarannya jika Perusahaan telah memenuhi semua
     persyaratan yang terdapat dalam transaksi penjualan rumah melalui KPR Bank tersebut.

     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas jaminan KPR cukup untuk menutup kemungkinan
     kerugian atas tidak tertagihnya jaminan KPR. Cadangan ditentukan berdasarkan penelaahan individual dan secara kolektif
     terhadap saldo jaminan KPR pada tanggal pelaporan.

6.   PERSEDIAAN REAL ESTATE

     Persediaan real estat terdiri dari:

                                                                           31 Desember 2025          31 Desember 2024

     Persediaan tanah kavling                                                     53.592.560.110            56.054.736.422
     Persediaan bangunan dalam penyelesaian                                        7.526.186.306             5.511.428.066
     Persediaan bangunan siap dijual                                               6.322.081.081             8.042.176.527
     Jumlah                                                                       67.440.827.497            69.608.341.015



                                                            21
Page 31
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PERSEDIAAN REAL ESTATE (lanjutan)

     a.   Persediaan Tanah Kavling

          Rincian mutasi persediaan tanah kavling pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                            31 Desember 2025           31 Desember 2024

          Saldo awal                                                              56.054.736.422               54.559.273.849
          Penambahan                                                                2.257.679.862               3.618.177.131
          Pengurangan                                                                           -                           -
          Reklasifikasi:                                                                        -
          - Reklasifikasi dari tanah belum dikembangkan                                         -                3.602.233.092
          - Reklasifikasi ke bangunan dalam penyelesaian                          (4.719.856.174)              (5.724.947.650)
          Saldo akhir                                                             53.592.560.110               56.054.736.422

          Rincian luas dan unit tanah kavling pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                            31 Desember 2025           31 Desember 2024

          Luas tanah                                                                    54.952 m2                   60.322 m2
          Jumlah unit                                                                     600 unit                    684 unit

          Persediaan tanah kavling pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berlokasi di perumahan Cibungbulang Town Hill
          di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat dan di
          perumahan Bumi Abhirama Residence yang berlokasi di Kp Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi
          Jawa Barat.

          Pada tanggal 31 Desember 2025, Persediaan tanah kavling sebagaimana termuat didalam Siteplan Perseroan
          merupakan Persediaan berupa kavling-kavling siap bangun yang terdiri dari blok Ruko, area Komersil, Unit-Unit Tipe
          Carani, Tipe Dahayu, Cluster Bunder, Cluster Halimun, Cluster Salak, Cluster Pangrango, Cluster Munara, Cluster
          Ciremai, Cluster Krakatau, Cluster Boulevard, Cluster Citarum dan Cisadane. Tanah kavling yang direklasifikasi dari
          uang muka merupakan lahan yang telah matang dan telah siap dibangun yang berlokasi di Cibungbulang Town Hill,
          di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

     b.   Persediaan Bangunan Dalam Penyelesaian

          Rincian mutasi persediaan bangunan dalam penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
          berikut:

                                                                            31 Desember 2025           31 Desember 2024

          Saldo awal                                                                5.511.428.066               2.314.820.149
          Penambahan
          - Pembangunan konstruksi                                                  8.416.565.838               4.768.137.656
          Reklasifikasi:
          - Reklasifikasi dari tanah kavling                                        4.719.856.174                5.724.947.650
          - Reklasifikasi ke bangunan siap dijual                                (11.121.663.772)              (7.296.477.389)
          Saldo akhir                                                               7.526.186.306                5.511.428.066

          Rincian luas dan unit persediaan dalam penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
          berikut:

                                                                            31 Desember 2025           31 Desember 2024

          Luas tanah                                                                     3.014 m2                    3.515 m2
          Luas bangunan                                                                  5.105 m2                    2.330 m2
          Jumlah unit                                                                      78 Unit                     50 Unit

                                                            22
Page 32
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PERSEDIAAN REAL ESTAT (lanjutan)

     b.    Persediaan Bangunan Dalam Penyelesaian (lanjutan)

           Persediaan bangunan dalam penyelesaian pada tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
           2024 berlokasi di perumahan Cibungbulang Town Hill di Desa Cibatok Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor,
           Provinsi Jawa Barat dan di perumahan Bumi Abhirama Residence yang berlokasi di Kp Pasir Putih, Kecamatan
           Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Persediaan dalam penyelesaian tersebut terdapat dalam Cluster
           Munara, Cluster Citarum, Tipe Dahayu dan tipe Carani.

     c.   Persediaan Bangunan Siap Dijual

          Rincian persediaan bangunan siap dijual pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                            31 Desember 2025           31 Desember 2024

          Saldo awal                                                                8.042.176.527               9.452.281.334
          Pembebanan ke beban pokok penjualan (Catatan 23)                       (12.841.759.218)             (8.706.582.196)
          Reklasifikasi:
          - Reklasifikasi dari bangunan dalam penyelesaian                         11.121.663.772              7.296.477.389
          Saldo akhir                                                               6.322.081.081              8.042.176.527

          Rincian luas dan unit persediaan bangunan siap dijual pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
          berikut:
                                                                            31 Desember 2025           31 Desember 2024

          Luas tanah                                                                     3.156 m2                   4.249 m2
          Luas bangunan                                                                  1.324 m2                   1.784 m2
          Jumlah unit                                                                      40 Unit                    56 Unit

          Persediaan bangunan siap dijual pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berlokasi di perumahan Cibungbulang
          Town Hill yaitu di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa
          Barat dan di perumahan Bumi Abhirama Residence yang berlokasi di Kp Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota
          Depok, Provinsi Jawa Barat.

          Pada tanggal 31 Desember 2025, atas persediaan bangunan siap dijual tersebut terdapat dalam Cluster Bunder,
          Cluster Chopper, Cluster Bromo, Cluster Ciremai, Cluster Krakatau, Cluster Citarum dan tipe Carani serta Dahayu.

     Perusahaan tidak mengasuransikan persediaan yang dimilikinya.

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 persediaan Perusahaan dijadikan sebagai jaminan utang bank yang dimiliki
     oleh Perusahaan (Catatan 13).

7.   UANG MUKA

     Akun ini terdiri dari:

                                                                            31 Desember 2025           31 Desember 2024

     Uang muka pembelian tanah:
      - Tanah seluas 20.302 m2                                                     13.399.000.000             13.399.000.000
      - Tanah seluas 10.770 m2                                                      1.906.655.750              1.292.900.000
      - Tanah seluas 2.708 m2                                                         938.879.598              1.118.396.018
     Jumlah uang muka pembelian tanah                                              16.244.535.348             15.810.296.018
     Uang muka operasional                                                            130.612.617                245.976.549
     Jumlah                                                                        16.375.147.965             16.056.272.567

     Uang muka pembelian tanah pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 merupakan sejumlah pengeluaran
     biaya-biaya terkait dengan adanya pembelian tanah yang sudah dilunasi Perusahaan. Uang muka pembelian lahan
     direklasifikasi kedalam pos Persediaan tanah kavling pada saat dan/atau seluruh perizinan/legalitas telah rampung, lahan
     telah dimatangkan dan sudah siap bangun.
                                                             23
Page 33
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   UANG MUKA (lanjutan)

                                                            31 Desember 2025
                                                                           Jumlah      Nilai Transaksi
      No.                             Lokasi                              Luas (m2)          (Rp)        Jumlah Pembayaran (Rp)

     1.     Desa Cibatok II Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor            20.302    13.399.000.000             13.399.000.000
     2.     Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor             10.770     1.906.655.750              1.906.655.750
     3.     Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor              2.708       938.879.598                938.879.598
            Jumlah                                                            33.780    16.244.535.348             16.244.535.348

                                                            31 Desember 2024
                                                                           Jumlah      Nilai Transaksi
      No.                             Lokasi                              Luas (m2)          (Rp)        Jumlah Pembayaran (Rp)

     1.     Desa Cibatok II Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor            20.302    13.399.000.000             13.399.000.000
     2.     Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor             10.770     1.292.900.000              1.292.900.000
     3.     Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor              2.708     1.118.396.018              1.118.396.018
            Jumlah                                                            33.780    15.810.296.018             15.810.296.018

     Atas tanah seluas 2.708 m2 yang berlokasi di Desa Cibatok I Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, sedang dalam
     proses pertimbangan teknis surat keputusan, surat ukur dan penerbitan sertifikat oleh notaris & PPAT Milasari Rokayah,
     S.H., M.Kn..

     Berdasarkan Covernote nomor 05/N/III/2024 tanggal 22 Maret 2024 dari notaris Milasari Rokayah, S.H., M.Kn.
     menyampaikan bahwa Sertifikat Hak Milik No. 1202/Cibatok I, yang masih atas nama SITI CHODIJAH dengan luas
     10.770m2 yang terletak di Desa Cibatok I, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat sedang
     dalam proses balik nama di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor ke atas nama PT. Trimitra Prawara Goldland
     berdasarkan SPH Nomor 500.17/10/X/2023.

     Atas tanah seluas 20.302 m2 yang berlokasi di Desa Cibatok II Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, berdasarkan
     surat keterangan nomor : 013/AGS-Not/II/2021 tanggal 4 Februari 2021 dari notaris & PPAT Andre Grafe Sandi, S.H., M.Kn
     atas tanah seluas 20.302 m2 yang berlokasi Desa Cibatok II Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor yaitu seluas
     7.928 m2 sedang dalam proses penurunan hak pada Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor dan seluas
     12.374 m2 sedang dalam proses pengukuran untuk peta bidang tanah, SK Pemberian Hak dan Cetak Ukur.

     Biaya yang ditangguhkan merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan Perusahaan terkait dengan perizinan, pajak-pajak
     perolehan lahan dan biaya lain yang kedepannya dikapitalisasi ke dalam pos persediaan.

     Uang muka operasional merupakan uang muka yang diberikan kepada karyawan sehubungan dengan kegiatan
     operasional Perusahaan yang sampai dengan akhir tanggal laporan belum dipertanggungjawabkan.

8.   PROPERTI INVESTASI

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan yang disewakan kepada
     pihak ketiga.

     Mutasi properti investasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                           31 Desember 2025
                                      Saldo awal          Penambahan         Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo akhir

     Harga perolehan
      Tanah dan Bangunan               1.023.297.633                   -                 -                     -   1.023.297.633
     Jumlah                            1.023.297.633                   -                 -                     -   1.023.297.633

     Akumulasi penyusutan
      Bangunan                           205.140.000          46.800.000                 -                     -     251.940.000
     Jumlah                              205.140.000          46.800.000                 -                     -     251.940.000
     Jumlah tercatat                     818.157.633                   -                 -                     -     771.357.633


                                                                24
Page 34
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.   PROPERTI INVESTASI (lanjutan)

                                                                           31 Desember 2024
                                    Saldo awal           Penambahan          Pengurangan       Reklasifikasi         Saldo akhir


     Harga perolehan
      Tanah dan Bangunan            1.023.297.633                      -                 -                     -      1.023.297.633
     Jumlah                         1.023.297.633                      -                 -                     -      1.023.297.633

     Akumulasi penyusutan
      Bangunan                        158.340.000           46.800.000                   -                     -       205.140.000
     Jumlah                           158.340.000           46.800.000                   -                     -       205.140.000
     Jumlah tercatat                  864.957.633                                                                      818.157.633

     Rincian luas dan unit properti investasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                 31 Desember 2025           31 Desember 2024

     Luas tanah m2                                                                            259 m2                        259 m2
     Luas bangunan                                                                            210 m2                        210 m2
     Jumlah unit                                                                               5 unit                        5 unit

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, reklasifikasi dari persediaan bangunan siap dijual menjadi properti investasi
     dengan harga perolehan masing-masing sebesar Rp0 dan Rp0 sehubungan dengan penggunaan aset tersebut yang
     disewakan kepada pihak ketiga berdasarkan perjanjian sewa. Properti investasi tersebut berlokasi
     di perumahan Cibungbulang Town Hill yaitu di Desa Cibatok dan Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten
     Bogor, Provinsi Jawa Barat. Adapun jangka waktu sewa berkisar antara 1 sampai 3 tahun dan dapat di perpanjang.

     Beban penyusutan dialokasikan ke beban pokok pendapatan sebesar Rp46.800.000 dan Rp46.800.000 masing-masing
     untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 23).

     Pada tanggal 31 Desember 2025, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas properti investasi.

9.   ASET TETAP

                                                                           31 Desember 2025
                                      Saldo awal              Penambahan                Pengurangan                Saldo akhir

     Harga perolehan
     Kepemilikan langsung
      Tanah                              4.202.144.000                          -                       -             4.202.144.000
      Bangunan                           3.121.019.827                          -                       -             3.121.019.827
      Kendaraan                          1.229.593.982                          -                       -             1.229.593.982
      Peralatan kantor                   1.095.642.793                 39.377.511                       -             1.135.020.304
                                         9.648.400.602                 39.377.511                       -             9.687.778.113

     Aset dalam pembangunan
      Bangunan                             177.000.000                           -                      -               177.000.000
     Jumlah                              9.825.400.602                           -                      -             9.864.778.113

     Akumulasi penyusutan
     Kepemilikan langsung
      Bangunan                             906.402.096                156.050.993                       -             1.062.453.089
      Kendaraan                            387.177.870                150.880.499                       -               538.058.369
      Peralatan kantor                     825.025.771                148.894.864                       -               973.920.635
     Jumlah                              2.118.605.737                455.826.356                       -             2.574.432.093
     Jumlah tercatat                     7.706.794.865                           -                                    7.290.346.020

                                                              25
Page 35
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   ASET TETAP (lanjutan)

                                                                    31 Desember 2024
                                     Saldo awal            Penambahan               Pengurangan          Saldo akhir


     Harga perolehan
     Kepemilikan langsung
      Tanah                             4.202.144.000                      -                      -         4.202.144.000
      Bangunan                          3.121.019.827                      -                      -         3.121.019.827
      Kendaraan                         1.235.796.482                      -              6.202.500         1.229.593.982
      Peralatan kantor                  1.074.104.733             21.538.060                      -         1.095.642.793
                                        9.633.065.042             21.538.060              6.202.500         9.648.400.602

     Aset dalam pembangunan
      Bangunan                            177.000.000                      -                      -           177.000.000
     Jumlah                             9.810.065.042                      -                      -         9.825.400.602

     Akumulasi penyusutan
     Kepemilikan langsung
      Bangunan                            750.351.105            156.050.991                      -           906.402.096
      Kendaraan                           236.426.591            152.301.904              1.550.625           387.177.870
      Peralatan kantor                    678.343.747            146.682.024                      -           825.025.771
     Jumlah                             1.665.121.443            455.034.919              1.550.625         2.118.605.737
     Jumlah tercatat                    8.144.943.599                                                       7.706.794.865

     Tanah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dengan harga perolehan sebesar
     Rp4.202.144.000 merupakan tanah seluas 4.123 m2 berdasarkan SHGB No. 8 atas nama Perusahaan, berlokasi
     diperumahan Cibungbulang Town Hill yang di atasnya berdiri bangunan Cibungbulang Food Festival dan kios.

     Bangunan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dengan harga perolehan masing-masing
     sebesar Rp3.121.019.827, terdiri dari bangunan Cibungbulang Food Festival, kios, kantor pemasaran, Kantor teknik dan
     bangunan kantor pusat.

     Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 aset dalam pembangunan senilai Rp177.000.000
     merupakan bangunan lapangan futsal yang berlokasi di Perumahan Cibungbulang Town Hill, sampai dengan saat ini
     pembangunan lapangan tersebut ditangguhkan sementara dikarenakan pertimbangan adanya wabah pandemi Covid-19.

     Penambahan harga perolehan peralatan kantor untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
     masing-masing sebesar Rp39.377.511 dan Rp21.538.060 merupakan pembelian peralatan kantor di antaranya
     yaitu laptop, dan peralatan kantor lainnya.

     Pengurangan harga perolehan kendaraan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
     Rp6.202.500 merupakan penjualan penjualan 1 unit motor Yamaha Vixion, dengan rincian sebagai berikut:

                                                               31 Desember 2025 31 Desember 2024

     Harga Perolehan                                      :                     -            6.202.500
     Akumulasi Penyusutan                                 :                     -            1.550.625
     Nilai Buku                                           :                     -            4.651.875
     Harga Jual                                           :                     -            4.500.000
     Laba (Rugi) Pelepasan Aset                           :                     -            (151.875)




                                                          26
Page 36
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.    ASET TETAP (lanjutan)

      Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, aset bangunan Perusahaan telah diasuransikan dari risiko
      kebakaran, petir, maupun ledakan kepada PT Asuransi Tri Pakarta dengan nomor polis 11901012500794 dengan total nilai
      pertanggungan Rp4.794.100.000 dan jangka waktu periode 15 Juli 2025 - 15 Juli 2026. Manajemen berpendapat, nilai
      pertanggungan tersebut telah mencukupi dari segala risiko kerugian.
      Aset tetap Perusahaan berupa tanah dan bangunan, dijadikan sebagai jaminan atas perolehan fasilitas pinjaman bank.
      (Catatan 13)
      Beban penyusutan aset tetap dialokasikan pada:
                                                                          31 Desember 2025            31 Desember 2024

      Beban umum dan administrasi (Catatan 25)                                      455.826.356               455.034.919
      Jumlah                                                                        455.826.356               455.034.919

      Rincian penambahan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                          31 Desember 2025            31 Desember 2024

      Pembayaran kas                                                                 39.377.511                21.538.060
      Jumlah                                                                         39.377.511                21.538.060

10.   ASET TAK BERWUJUD
      Rincian aset tak berwujud adalah sebagai berikut:

                                                                   31 Desember 2025
                                        Saldo awal          Penambahan          Pengurangan                Saldo akhir

      Harga perolehan
       Software                            1.040.237.000                   -                      -           1.040.237.000
      Jumlah                               1.040.237.000                   -                      -           1.040.237.000

      Akumulasi amortisasi
       Software                             852.384.709          125.873.127                      -            978.257.836
      Jumlah                                852.384.709          125.873.127                      -            978.257.836
      Jumlah tercatat                       187.852.291                                                         61.979.164


                                                                   31 Desember 2024
                                        Saldo awal          Penambahan          Pengurangan                Saldo akhir

      Harga perolehan
       Software                            1.040.237.000                   -                      -           1.040.237.000
      Jumlah                               1.040.237.000                   -                      -           1.040.237.000

      Akumulasi amortisasi
       Software                             699.020.959          153.363.750                      -            852.384.709
      Jumlah                                699.020.959          153.363.750                      -            852.384.709
      Jumlah tercatat                       341.216.041                                                        187.852.291


      Beban amortisasi software dialokasikan pada:

                                                                          31 Desember 2025            31 Desember 2024

      Beban umum dan administrasi (Catatan 25)                                      125.873.127               153.363.750
      Jumlah                                                                        125.873.127               153.363.750




                                                           27
Page 37
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11.   PERPAJAKAN

      a.   Pajak Dibayar Dimuka

           Pajak dibayar dimuka per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing merupakan lebih bayar PPh 21 dan
           PPN. Saldo pajak dibayar dimuka per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing sebesar Rp21.211.537
           dan Rp1.654.250.

      b.   Utang Pajak

                                                                              31 Desember 2025            31 Desember 2024

           PPh Pasal 4 Ayat 2                                                             9.000.000                           -
           PPh Pasal 21                                                                     417.585                           -
           PPN Keluaran                                                                           -                   3.681.135
           PPh Pasal 23                                                                           -                   1.405.406
           Jumlah                                                                         9.417.585                   5.086.541

      c.   Pajak Kini

           Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan taksiran
           penghasilan kena pajak (rugi pajak):

                                                                              31 Desember 2025            31 Desember 2024

           Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan                                  127.501.309             (2.109.329.281)
           Beda tetap:
             Penghasilan telah dikenakan PPh Final                                 (21.037.027.062)            (14.195.032.272)
             Beban sehubungan dengan penghasilan yang telah dikenakan
                PPh Final                                                            20.481.311.622             16.281.967.112
             Lainnya                                                                    428.214.131                 22.394.441
           Jumlah Koreksi Pajak                                                         127.501.309              2.109.329.281

           Penghasilan Kena Pajak                                                                  -                           -
           Beban Pajak                                                                             -                           -

           Perusahaan melaporkan pajak berdasarkan self-assessment. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2025 dan 2024 terdapat perbedaan perhitungan kewajiban pajak penghasilan badan antara SPT yang
           telah dilaporkan dengan perhitungan kewajiban perpajakan di atas. Perusahaan akan melakukan pembetulan atas
           SPT yang telah dilaporkan.

           Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

           Direktorat Jenderal Pajak Indonesia dapat melakukan pemeriksaan dan menetapkan besarnya kewajiban pajak dalam
           batas waktu lima tahun berdasarkan UU No. 28/2007, dimana hasilnya dapat berbeda dengan perhitungan kewajiban
           perpajakan di atas.

      d.   Beban Pajak

                                                                              31 Desember 2025            31 Desember 2024

           Pajak final                                                                  455.096.928                280.810.666
           Pajak lainnya                                                                502.140.918                368.030.708
           Jumlah                                                                       957.237.846                648.841.374



                                                              28
Page 38
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   UTANG USAHA

      Rincian utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                               31 Desember 2025            31 Desember 2024

      Pihak ketiga
        PT Mitra Alkhanka Bakti Tama                                                     270.308.765                  355.453.048
        PT Ikatama Reka Konstruksi                                                       104.560.000                  104.560.000
        Notaris                                                                                    -                   93.063.750
        Patuh Ansori Rahman & Rekan                                                       82.804.000                   82.804.000
        PT Berwin Karya Kontruksi                                                                  -                   58.207.036
        PT Kharisa Griya Utama                                                                     -                   15.854.442
        Lain-lain (masing-masing di bawah Rp50 Juta)                                     133.101.693                  224.213.412
      Jumlah                                                                             590.774.458                  934.155.688

      Rincian umur utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                               31 Desember 2025             31 Desember 2024

      Belum jatuh tempo                                                                    71.100.000                 248.817.134
      Telah jatuh tempo:
        Kurang dari 30 hari                                                                        -                  106.635.914
        31 hari – 60 hari                                                                          -                   57.870.265
        61 hari – 90 hari                                                                  2.924.000                            -
        Lebih dari 90 hari                                                               516.750.458                  520.832.375
      Jumlah                                                                             590.774.458                  934.155.688

      Atas utang usaha tersebut, tidak terdapat pemberian jaminan atas utang usaha yang diterima oleh Perusahaan.

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK

      Rincian utang bank jangka pendek adalah sebagai berikut:

                                                                               31 Desember 2025             31 Desember 2024


      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                                         12.650.000.000                12.650.000.000
      Jumlah                                                                          12.650.000.000                12.650.000.000

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

      Pada tanggal 9 Juli 2025, Perusahaan telah memperoleh Persetujuan Perpanjangan Fasilitas Kredit Dengan Nomor Surat
      CMB1/9/200/R yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan pada Surat No. 021/BKM/PK-KMK/2019 dan
      No.023/BKM/PK-KMK/2019 tanggal 15 Juli 2019 dengan perubahan sebagai berikut :

      Limit                     :   Maksimum Rp2.000.000.000 (R/C Terbatas)
      Tujuan                    :   Kredit Modal Kerja dengan tujuan untuk tambahan modal usaha developer
      Sifat Kredit              :   Revolving
      Jangka Waktu              :   12 Bulan (15 Juli 2025 sampai dengan 14 Juli 2026)
      Bunga                     :   12% p.a yang dihitung dari Baki Debet
      Biaya Provisi             :   0,25% dari maksimum kredit
      Biaya Administrasi        :   Rp2.000.000



                                                               29
Page 39
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

      Limit                   :   Maksimum Rp10.650.000.000 (R/C Terbatas Tanpa Cek/BG)
      Tujuan                  :   Kredit Modal Kerja dengan tujuan untuk tambahan modal usaha developer
      Sifat Kredit            :   Revolving
      Jangka Waktu            :   12 Bulan (15 Juli 2025 sampai dengan 14 Juli 2026)
      Bunga                   :   12% p.a yang dihitung dari Baki Debet
      Biaya Provisi           :   0,25% dari maksimum kredit
      Biaya Administrasi      :   Rp10.650.000

      Sehingga Jaminan atas pinjaman bank kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk adalah sebagai berikut:

      1.   Tiga bidang tanah berikut Bangunan Ruko, Marketing Gallery dan Food Hall di atasnya yang terletak di Kelurahan
           Cimanggu II, Kec. Cibungbulang, Kab. Bogor, Jawa Barat. Dengan bukti kepemilikan:

           -    SHGB No. 8 / Cimanggu II tanggal 14 September 2016 jatuh tempo Hak s.d 13 September 2046 atas nama
                Perusahaan sesuai dengan Surat Ukur No.252/Cimanggu II/2016 tanggal 13 Mei 2016. Akan diikat Hak
                Tanggung I sebesar Rp12.000.000.000.
           -    SHGB No. 161 / Cimanggu II tanggal 17 Januari 2017 jatuh tempo Hak s.d 29 November 2046 atas nama
                Perusahaan sesuai dengan Surat Ukur No.267/Cimanggu II/2016 tanggal 10 November 2016. Akan diikat Hak
                Tanggung I sebesar Rp2.000.000.000.
           -    SHGB No. 360 / Cimanggu II tanggal 24 Januari 2019 jatuh tempo Hak s.d 13 September 2046 atas nama
                Perusahaan sesuai dengan Surat Ukur No. 711/Cimanggu II/2019 tanggal 16 Januari 2019. Akan diikat Hak
                Tanggung I sebesar Rp8.500.000.000.
                - IMB No. 644/003.1.1/00471/DPMPTSP/2018 tanggal 19 September 2018 PT Trimitra Prawara Goldland.
                - IMB No. 648/003.1.1/00691/DPMPTSP/2018 tanggal 18 Oktober 2017 PT Trimitra Prawara Goldland.

      2.   Sebidang tanah yang terletak di Kelurahan Cibatok I, Kec. Cibungbulang Kab. Bogor, Provinsi Jawa Barat dengan
           bukti kepemilikan berupa:

           -    SHGB No. 441 / Cibatok I tanggal 13 Oktober 2017 jatuh tempo Hak s.d 17 September 2047 atas nama
                Perusahaan sesuai dengan Surat Ukur No.171/Cibatok I/2017 tanggal 22 September 2017 akan diikat Hak
                Tanggung I sebesar Rp500.000.000.

      3.   Persediaan barang berupa Rumah Tinggal Ready, Persediaan barang berupa Rumah dalam Proses Pembangunan
           dan Persediaan barang berupa Material Bahan Bangunan yang berlokasi di Perumahan CITOH, Jalan Raya
           Cibungbulang Bogor akan diikat fidusia notarial sebesar Rp1.000.618.455.

      Affirmative Covenants

      1.   Menyalurkan transaksi keuangan Perusahaan melalui BNI minimal 80% (delapan puluh persen) dari omzet penjualan
           Perusahaan. Apabila dalam waktu 6 (enam) bulan sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Kredit tidak terpenuhi,
           maka suku bunga pinjaman dinaikkan sebesar 0,50% (nol koma lima puluh persen) per annum dari suku bunga
           efektif saat itu.
      2.   Minta persetujuan/melaporkan setiap perubahan Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
           Manusia Republik Indonesia serta tidak oleh dinyatakan dalam Akta Notaris setelah melewati waktu 30 (tiga puluh)
           hari, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
      3.   Penerima Kredit diharuskan memelihara dan menjaga rasio keuangan dibawah ini:
           a. Current Ratio minimal 1 kali
                 Current Ratio adalah perbandingan antara Aset Lancar dan Hutang Lancar pada Laporan Keuangan Home
                 Statement / Audited Perusahaan.
           b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali
                 Debt to Equity Ratio adalah perbandingan antara Total Hutang terhadap Total Ekuitas pada Laporan Keuangan
                 Home Statement / Audited Perusahaan.
           c. Debt Service Coverage minimal 100%
                 Debt Service Coverage adalah perbandingan antar EBITDA dengan kewajiban angsuran jatuh tempo dan bunga
                 pada Laporan Keuangan Home Statement / Audited Perusahaan.



                                                            30
Page 40
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

      Affirmative Covenants (lanjutan)

      4.   Melaksanakan dan menyampaikan secara rutin & tepat waktu kepada BNI data/laporan sebagai berikut:
           a. Laporan keuangan audited oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar sebagai rekanan BNI selambat-
                 lambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan setelah tanggal penutupan tahun buku dengan ketentuan:
                 a.1. Apabila penyampaian laporan keuangan audited tersebut melebihi jangka waktu yang ditetapkan maka
                        atas keterlambatan ini akan dikenakan penalty sebesar 0,25% (nol koma dua puluh lima persen) per
                        annum dihitung dari maksimum kredit dan dipungut secara proporsional atas jumlah hari kalender
                        keterlambatan, serta penurunan kolektibilitas pinjaman setinggi-tingginya pada kolektibilitas 3 (kurang
                        lancar).
                 a.2. Penggunaan KAP yang sama (termasuk partnernya) hanya diperkenankan dalam kurun waktu 3 (tiga)
                        tahun secara berturut-turut, kecuali KAP tersebut termasuk dalam daftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                        atau 10 (sepuluh) besar di Departemen Keuangan untuk paling lama 6 (enam) tahun buku secara
                        berturut-turut.
           b. Laporan keuangan (Home Statement) per triwulan berikut penjelasnnya yang telah ditandatangani oleh Direksi
                 Perusahaan dan sudah diterima Bank paling lambat 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya periode laporan
                 keuangan.
           c. Laporan aktivitas usah per triwulan mencakup penjualan (volume dan nilai), pembelian (volume dan nilai),
                 piutang usaha (daftar piutang dilengkapi dengan aging piutang), persediaan dan hutang usaha untuk
                 disampaikan kepada BNI paling lambat 1 (satu) bulan setelah berakhirnya periode laporan.
           d. Bukti pelunasan PBB Tahunan untuk barang jaminan berupa tanah/bangunan selam masih menjadi jaminan ke
                 BNI.
           e. Copy SPT/Tahunan PPh berikut Laporan Keuangannya, yang tidak perlu disahkan oleh Kantor Pelayanan Pajak
                 Setempat, setiap tahun.
           f. Copy rekening koran bank lain setiap bulan, paling lambat 1 (satu) bulan setelah berakhirnya periode pelaporan.
      5.   Melaksanakan penilaian kembali aset yang menjadi jaminan di bank BNI oleh Perusahaan Penilai yang terdaftar di
           BNI minimal setiap 2 (dua) tahun sekali dan penggunaan Perusahaan Penilai yang sama hanya diperkenankan 3
           (tiga) kali berturut-turut, setelah itu Penerima Kredit harus menggunakan Perusahaan Penilai yang lain yang terdaftar
           sebagai rekanan BNI.
      6.   Mempergunakan produk-produk jasa perbankan BNI, antara lain seperti produk simpanan, payroll gaji karyawan,
           RTGS, kliring, pembayaran listrik/telepon, kartu kredit, internet banking, dan lain-lain.
      7.   Memberitahukan kepada BNI secara tertulis selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari kalender
           bilamana terjadi:
           a. Kerusakan, kerugian atau kemusnahan atas harta kekayaan Perusahaan serta barang agunan BNI.
           b. Kerugian atau kerusakan atas harta kekayaan.
           c. Proses perkara baik perdata maupun pidana yang menyangkut Perusahaan maupun harta kekayaan
                 Perusahaan.
           d. Proses perkara antara pengurus perusahaan dengan pemegang saham, pemegang saham dengan pemegang
                 saham, pemegang saham dengan pemegang saham atau pengurus dengan pengurus.
           e. Pelanggaran Anggaran Dasar Perusahaan oleh pengurus Perusahaan.
           f. Perubahan material atas keadaan keuangan dan prospek usaha Perusahaan.
      8.   Memberikan izin kepada BNI atau petugas yang diberi kuasa oleh bank setiap saat untuk:
           a. Mengadakan kunjungan setempat ke lokasi usaha dalam rangka pemantauan perkembangan aktivitas
                 Peruahaan.
           b. Melakukan pemeriksaan atau verifikasi terhadap pencatatan keuangan/administrasi Perseroan dan dokumen-
                 dokumen kontrak kepada pihak pemberi pekerjaan serta memeriksa barang jaminan.
           c. Seluruh biaya (yang wajar) yang timbul sehubungan dengan pemeriksaan atau verifikasi tersebut menjadi beban
                 penerima kredit.




                                                              31
Page 41
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

      Affirmative Covenants (lanjutan)

      9.    Memberikan hak dan kuasa kepada BNI untuk:
            a. Melakukan pendebetan rekening simpanan penerima kredit di BNI, apabila terjadi tunggakan kewajiban bunga
               dan/atau hutang pokok pinjaman untuk sumber pelunasannya.
            b. Meminta langsung kepada Akuntan Publik yang ditunjuk oleh penerima kredit untuk memperoleh Management
               Letter dari tahun audit yang bersangkutan (jika ada) apabila Akuntan Publik memberikan opini selain unqualified
               opinion.
            c. Mendiskusikan permasalahan keuangan Perusahan penerima kredit secara terpisah atau bersama-sama
               dengan Akuntan Publik rekanan BNI yang ditunjuk oleh penerima kredit jika Akuntan Publik memberikan opini
               selain unqualified opinion.
            d. Menempatkan karyawan dan/atau kuasanya (baik staf maupun pihak ketiga yang ditunjuk BNI) dalam jajaran
               manajemen Perusahaan untuk ikut mengawasi pengelolaan Perusahaan.

      10.   Mencadangkan/menyediakan dana berkenaan dengan pemberian fasilitas kredit ini termasuk tetapi tidak terbatas
            pada:
            a. Biaya bunga, propisi, premi asuransi, biaya notaris dan lain-lain maupun biaya-biaya yang berkenaan dengan
                pengikatan agunan,
            b. Perkiraan kewajiban bunga untuk 1 (satu) bulan ke depan. Pembayaran/pembebanan kewajiban bank dilakukan
                setiap bulan pada tanggal 25 bulan yang bersangkutan. Apabila tanggal tersebut adalah hari libur, maka dana
                untuk pembayaran kewajiban bank harus telah tersedia paling lambat pada satu hari kerja sebelumnya.

      11.   Atas fasilitas kredit yang belum ditarik (undrawn balance) dapat dibatalkan sewaktu-waktu tanpa syarat dari BNI
            (unconditionally cancelled any time).
      12.   Atas fasilitas kredit yang belum ditarik (undrawn balance) dapat dibatalkan sewaktu-waktu apabila kualitas kredit
            menurun menjadi kurang lancar, diragukan atau macet.
      13.   Atas fasilitas kredit yang belum ditarik (undrawn balance) dapat dibatalkan sewaktu-waktu apabila hal tersebut akan
            berakibat pelanggaran terhadap ketentuan/peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk pada ketentuan
            tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BPMK).
      14.   Memberikan pemberitahuan tertulis terlebih dahulu kepada bank apabila mengubah susunan direksi dan komisaris
            Perusahaan penerima kredit dengan menyerahkan hasil keputusan RUPS berikut persetujuan dari instansi yang
            berwenang terkait perubahan tersebut.

      Negative Covenants

      Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank, maka Debitur tidak diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut:
      1. Mengadakan penggabungan usaha (merger), atau konsolidasi dengan Perusahaan lain.
      2. Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga yang menggunakan dana yang bersumber dari modal
           kerja atau pinjaman dari Bank, sedangkan yang bersumber dari dana lainnya cukup pemberitahuan tertulis kepada
           Bank, dengan syarat proses akuisisi/pengambilalihan asset tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-
           undangan yang berlaku. Apabila terdapat permasalahan terkait akuisisi/pengambilalihan asset milik pihak ketiga
           tersebut menjadi tanggung jawab debitur sendiri dan tidak menghambat pemenuhan kewajiban debitur kepada Bank.
      3. Melakukan investasi, penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada Perusahaan lain.
      4. Mengizinkan pihak lain menggunakan Perusahaan untuk kegiatan usaha pihak lain.
      5. Mengubah bentuk atau status hukum Perusahaan, bidang usaha, memindahtangankan resipis atau saham
           Perusahaan baik antar pemegang saham maupun kepada pihak lain yang mengakibatkan perubahan komposisi
           kepemilikan pemegang saham pengendali (ultimate shareholder) kecuali atas saham yang telah dilepas ke publik
           cukup pemberitahuan tertulis kepada Bank dengan syarat saham yang dilepas ke publik tersebut sebesar besarnya/
           maksimal sebesar 20% dari total modal yang ditempatkan dan disetor, dan tidak mengubah ultimate ownership yakni
           PT Trimitra Prawara Goldland Tbk sebesar 76%.




                                                              32
Page 42
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan)

      Negative Covenants (lanjutan)

      6.    Melunasi seluruh atau sebagian hutang Perusahaan kepada pemegang saham dan/ atau Perusahaan afiliasi yang
            belum atau telah didudukkan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas kredit BNI (Sub-Ordinated Loan).
      7.    Membagikan deviden atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun juga kecuali apabila debitur membagikan
            deviden dan tidak melanggar financial convenant cukup pemberitahuan terltulis pada Bank.
      8.    Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para pemegang saham, kecuali jika pinjaman
            tersebut diberikan dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya.
      9.    Menerima pinjaman dari pihak lain (termasuk menerbitkan obligasi), kecuali jika pinjaman tersebut diterima dalam
            rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya.
      10.   Mengambil lease dari Perusahaan leasing.
      11.   Mengikatkan diri sebagai Penjamin (Borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud apapun (baik
            yang belum dan/atau telah dijaminkan oleh debitur kepada BNI) kepada pihak lain.
      12.   Menjual dan/atau menyewakan harta kekayaan atau barang - barang agunan.
      13.   Membubarkan Perusahaan dan meminta dinyatakan pailit.
      14.   Menggunakan dana Perusahaan untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit dari BNI.
      15.   Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham Perusahaan kepada pihak manapun.
      16.   Mengubah bidang usaha.
      17.   Melakukan interfinancing dengan Perusahaan afiliasi, induk Perusahaan dan/atau anak Perusahaan.
      18.   Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, termasuk tetapi tidak terbatas pada :
             a. Mengadakan atau membatalkan kontrak atau perjanjian yang berdampak signifikan bagi debitur dengan pihak
                 lain dan/atau afiliasinya yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha debitur.
             b. Mengadakan kerjasama yang dapat membawa pengaruh negatif pada aktifitas usaha debitur dan mengancam
                 keberlangsungan usaha debitur.
             c. Mengadakan transaksi dengan pihak lain, baik perseorangan maupun Perusahaan, termasuk namun tidak
                 terbatas pada Perusahaan afiliasinya, dengan cara - cara yang berada diluar praktek - praktek dan kebiasaan
                 yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal serta melakukan penjualan lebih murah dari harga
                 pasar.
      19.   Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/atau kewajiban debitur yang timbul berdasarkan
            Perjanjian Kredit dan/atau dokumen jaminan kepada pihak lain.

      Permohonan Persetujuan Perubahan Pemegang Saham dan Perubahan Syarat Lainnya

      Sehubungan dengan pelaksanaan rencana IPO dan dengan mengingat status Perusahaan setelah pelaksanaan rencana
      IPO sebagai Perusahaan Terbuka, maka Perseroan mengajukan permohonan persetujuan dan/atau mengesampingkan
      ketentuan atas hal-hal sebagai berikut:
      1. Mengubah status hukum Perusahaan menjadi Perusahaan Terbuka dan mengubah anggaran dasar untuk
           menyesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal,
           memindahtangankan resipis atau saham Perusahaan baik antara pemegang saham maupun kepada pihak lain.
      2. Membagikan dividen atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun juga kepada pemegang saham.
      3. Mengubah susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan.

      Atas permohonan tersebut, Perseroan telah mendapatkan persetujuan tertulis dari PT Bank Negara Indonesia (Persero)
      Tbk. Sentra Kredit Menengah Bekasi berdasarkan Surat Persetujuan Waiver IPO PT Trimitra Prawara Goldland
      No. BKM/1/1189 tanggal 2 Juli 2020 yang menyetujui Perseroan untuk:
      1. Terkait pembagian dividen atau keuntungan usaha (laba), apabila Perseroan membagikan dividen dan tidak
           melanggar Financial Covenant, maka cukup pemberitahuan tertulis kepada Bank.
      2. Melakukan aksi korporasi terkait Penawaran Saham Perdana (IPO) dengan mengadakan perubahan nama, bentuk
           atau status hukum dengan melakukan perubahan Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan peraturan perundang-
           undangan di Pasar Modal.
      3    Terkait dengan memindahtangankan saham perusahaan, Perseroan hanya diwajibkan untuk meminta persetujuan
           tertulis kepada Bank apabila terdapat perubahan komposisi ultimate shareholder.
      4. Mengubah susunan Direksi dan Komisaris Perusahaan dengan menyerahkan hasil keputusan RUPS berikut
           persetujuan dari instansi yang berwenang.

      Berdasarkan Surat Persetujuan Penggunaan Dana IPO Perseroan No. BKM/1/1901 tertanggal 23 September 2020 dari
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sentra Kredit Menengah Bekasi, Perseroan wajib memberitahukan kepada Bank
      atas penggunaan dana hasil IPO.
                                                             33
Page 43
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14.   UTANG LAIN-LAIN PIHAK KETIGA

      Utang lain-lain pihak ketiga terdiri dari:

                                                                          31 Desember 2025          31 Desember 2024

      Pihak ketiga
       Titipan SBUM                                                                  44.000.000                44.000.000
       Titipan BPHTB                                                                 10.557.277                77.622.221
      Jumlah                                                                         54.557.277               121.622.221

      Utang lain-lain BPHTB dan PBB timbul sehubungan dengan adanya transaksi penjualan rumah dari Perusahaan
      ke konsumen dimana konsumen tersebut telah menitipkan uang pembayaran BPTHB dan PBB kepada Perusahaan dan
      akan dibayarkan oleh Perusahaan ke Dispenda setelah persetujuan perolehan KPR selesai. Lain-lain Merupakan biaya
      yang masih harus dibayar oleh perusahaan antara lain biaya listrik, air, telepon dan BPJS.

15.   PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

      Pendapatan diterima dimuka terdiri dari:

                                                                          31 Desember 2025           31 Desember 2024

      Sewa                                                                          333.181.078               297.933.337
      Uang muka penjualan rumah                                                   1.577.676.391             1.851.557.890
      Jumlah                                                                      1.910.857.469             2.149.491.227

      Rincian mutasi uang muka penjualan rumah pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                          31 Desember 2025           31 Desember 2024

      Saldo awal                                                                  1.851.557.890             3.141.403.180
      Penambahan                                                                 20.334.123.034            12.490.992.549
      Pengurangan:
      - Direklasifikasi ke penjualan                                            (20.608.004.533)          (13.780.837.839)
      Saldo akhir                                                                  1.577.676.391             1.851.557.890

16.   UTANG BANK JANGKA PANJANG

                                                                          31 Desember 2025           31 Desember 2024

      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                                     11.104.400.000            13.288.800.000
      Jumlah                                                                     11.104.400.000            13.288.800.000
      Dikurangi: bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                     -                         -
      Bagian jangka panjang                                                      11.104.400.000            13.288.800.000

      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

      Perusahaan memperoleh fasilitas kredit yang disetujui oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagaimana
      termuat dalam Surat Persetujuan Pemberian Kredit SP2K Nomor 14/S/CBC.BKS-RM2/II/2021 tanggal 15 Februari 2022
      dan Surat nomor: 878/S/CBC.BKS/RM2/III/2021 tanggal 24 Maret 2022 mengenai perubahan klausula pada SP2K atas
      nama PT Trimitra Prawara Goldland, Tbk. yang diterbitkan oleh Bank dan telah disetujui Debitur sebagai satu kesatuan
      dengan ketentuan dan syarat sebagai berikut:




                                                            34
Page 44
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

      Plafond Pembiayaan       :   Rp24.400.000.000
      Jenis Pembiayaan         :   Kontruksi BTN - Non Revolving
      Tujuan                       Pembiayaan Kredit konstruksi pembangunan rumah komersial sebanyak 127 unit Proyek
                                   Perumahan “Bumi Abhirama Residence” beserta sarana dan prasarananya yang berlokasi di
                               :   Kp Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.
      Jangka Waktu             :   36 Bulan (3 Tahun)
      Biaya Provisi            :   0,75% secara eenmalig dari Plafon Kredit
      Biaya Administrasi       :   0,25% secara eenmalig dari Plafon Kredit

      Perusahaan memperoleh persetujuan perpanjangan Jangka Waktu Kredit dengan Nomor 21/S/CBC.BKS/RM2/III/2025
      tanggal 25 Maret 2025, dangan akta Nomor 363 tanggal 20 Juni 2025, mengenai perubahan fasilitas kredit menjadi sebagai
      berikut :

      Plafond Pembiayaan       :   Rp22.215.000.000
      Jenis Pembiayaan         :   Kontruksi BTN - Non Revolving
      Tujuan                       Pembiayaan Kredit konstruksi pembangunan rumah komersial sebanyak 118 unit Proyek
                                   Perumahan “Bumi Abhirama Residence” beserta sarana dan prasarananya yang berlokasi di
                               :   Kp Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.
      Jangka Waktu             :   36 Bulan (3 Tahun)
      Biaya Provisi            :   1% secara eenmalig dari Plafon Kredit

      Jaminan atas pinjaman bank kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. adalah sebagai berikut:

      a.   Agunan pokok berupa tanah dan bangunan yang ada dan akan ada di atas Proyek Perumahan Bumi Abhirama
           Residence dengan rincian sebagai berikut:

           Sertifikat Hak Guna Bangunan sejumlah 118 unit yang terletak di Propinsi Jawa Barat, Kota Depok, Kecamatan
           Sawangan, Kelurahan Pasir Putih.

      b.   Jaminan lain:
            1. Personal Guarantee dari keseluruhan pengurus dan pemegang saham Perusahaan.
            2. Standing Intruction (SI) melalui PT Bank Tabungan Negara Tbk.
            3. Cessie atau piutang yang berkaitan dengan penjualan rumah perumahan Bumi Abhirama Residence.

      Negative Covenants

      Nasabah bersedia menerima pembatasan dan/atau tidak akan melakukan (negative covenant) tanpa persetujuan dari
      Bank, antara lain:
      a. Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain, kecuali pinjaman dari Pemegang Saham dan transaksi dagang yang lazim.
      b. Mengikat diri sebagai penjamin dan atau menjaminkan harta perusahaan yang merupakan lokasi proyek yang
           dibiayai Bank BTN.
      c. Mengubah Anggaran Dasar dan Pengurus Perusahaan (terkait modal, kepemilikan, dan pengurus).
      d. Melakukan merger atau akuisisi.
      e. Melunasi hutang kepada Pemegang Saham yang berkaitan dengan proyek yang dibiayai Bank BTN, sebelum hutang
           kepada Bank BTN Lunas.
       f. Membubarkan perusahaan dan meminta dinyatakan pailit.

      Syarat dan Ketentuan Teknis Lainnya

      a.   Apabila terjadi perubahan site plan tipe rumah serta spesifikasi teknis bangunan oleh PT Trimitra Prawara Goldland,
           Tbk maupun instansi setempat harus dengan persetujuan Bank BTN Commercial Banking Centre (CBC) Bekasi
           sebelum dilanjutkan ke instansi terkait.
      b.   Memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebetan giro atas nama PT Trimitra Prawara Goldland, Tbk
           untuk keperluan biaya-biaya realisasi dan kewajiban terkait dengan kredit konstruksi BTN yang diterima, termasuk
           pembayaran pokok, bunga dan denda jika ada.
      c.   PT Trimitra Prawara Goldland, Tbk bersedia dan sanggup untuk menanggung biaya-biaya yang muncul dari
           selisih/kekurangan biaya (cost over run) selama pembangunan, jika ternyata melebihi RAB yang dibiayai Bank.
                                                             35
Page 45
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (lanjutan)

      Syarat dan Ketentuan Teknis Lainnya (lanjutan)

       d.   PT Trimitra Prawara Goldland, Tbk menyatakan kesanggupannya untuk menyampaikan laporan prestasi proyek dan
            progress pemasaran/penjualannya sesuai format Bank BTN selama pelaksanaan pembangunan yang dibiayai Bank.
       e.   Utilitas dan fasilitas pendukung perumahan “Bumi Abhirama Residence” harus sesuai dengan ketentuan yang telah
            ditetapkan oleh Pemerintah setempat.
       f.   Apabila terdapat pembayaran deviden kepada pemegang saham, maka hasil pembayaran deviden tersebut
            diwajibkan untuk disampaikan kepada Bank.
       g.   Menjaga rasio-rasio keuangan selalu berada didalam batas wajar yang ditentukan oleh Bank dengan melampirkan
            laporan keuangan jika diminta Bank.
       h.   Menjaga DER selalu berada dibawah batas maksimal ketentuan Bank, yakni 500% (lima ratus persen).

      Perusahaan memperoleh fasilitas kredit yang disetujui oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Sebagaimana
      termuat dalam Surat Persetujuan Pemberian Kredit SP2K Nomor 111/S/CBC.BKS-RM2/VIII/2022 tanggal 19 Agustus 2022
      Dengan Akta No.102 tanggal 20 September 2022 yang dibuat dihadapan Shelvy Handayani SH.,MKn Notaris di Kabupaten
      Bogor. Perusahaan memperoleh persetujuan perpanjangan Jangka Waktu Kredit dengan Nomor
      144/S/CBC.BKS/RM2/IX/2025 tanggal 23 September 2025, dangan akta Nomor 03 tanggal 8 Oktober 2025, mengenai
      perubahan fasilitas kredit menjadi sebagai berikut :

      Plafond Pembiayaan        :   Rp19.200.000.000 yang terdiri dari:
                                :   Rp15.200.000.000 (Kredit Modal Kerja Konstruksi)
                                :   Rp4.000.000.000 (Kredit Pemilikan Lahan)
      Jenis Pembiayaan          :   Kredit Modal Kerja dan Kredit Pemilikan Lahan
      Tujuan                        Pembiayaan Pemilikan Lahan seluas 36.416 M2 dan Pembangunan Proyek Perumahan
                                    “Cibungbulang Town Hills” sebanyak 279 unit yang terletak di Desa Cibatok I dan Cibatok II,
                                :   Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
      Jangka Waktu              :   36 Bulan (3 Tahun)
      Biaya Provisi             :   0,5% secara eenmalig dari Plafon Kredit
      Biaya Administrasi        :   0,5% secara eenmalig dari Plafon Kredit

      Jaminan atas pinjaman bank kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. adalah sebagai berikut:

      a.    Agunan pokok dengan rincian sebagai berikut:

             No.                                          Agunan                                                  Luas (m2)
              1.                         SHGB No 330/Cibatok II atas nama Perusahaan                                    5.264
              2.                         SHGB No. 331/Cibatok II atas nama Perusahaan                                  10.456
              3.                         SHGB No. 332/Cibatok II atas nama Perusahaan                                  10.214
              4.                         SHGB No. 333/Cibatok II atas nama Perusahaan                                   4.543
              5.                         SHGB No. 603/Cibatok I atas nama Perusahaan                                    5.939

      Jaminan atas pinjaman bank kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. adalah sebagai berikut: (lanjutan)

      b.    Jaminan lain:
             1. Personal Guarantee dari keseluruhan pengurus dan pemegang saham Perusahaan.
             2. Standing Intruction (SI) melalui PT Bank Tabungan Negara Tbk.
             3. Cessie atau piutang yang berkaitan dengan penjualan rumah perumahan Cibung Bulang Townhills

      Negative Covenants

      Nasabah bersedia menerima pembatasan dan/atau tidak akan melakukan (negative covenant) tanpa persetujuan dari
      Bank, antara lain:
      a. Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan dengan proyek yang dibiayai berdasarkan perjanjian kredit ini,
           terkecuali pinjaman dari pemegang saham dan transaksi dagang yang lazim.
      b. Mengikat diri sebagai penjamin hutang.
      c. Mengubah Anggaran Dasarnya (atau susunan anggota direksinya atau dewan komisarisnya).
      d. Menjalankan penggabungan atau peleburan.
      e. Melunasi hutang kepada Pemegang Saham.
                                                              36
Page 46
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (lanjutan)

      Negative Covenants (lanjutan)

      f.    Melakukan pengambilalihan.
      g.    Membubarkan diri atau mengajukan pailit atau penundaan kewajiban pembayaran hutang.
      h.    Melakukan perubahan terhadap site plan dari proyek yang di biayai oleh Bank berdasarkan ketentuan perjanjian
            kredit ini.
       i.   Menyewakan Perusahaan kepada pihak ketiga.
       j.   Mengalihkan sebagian atau seluruh asetnya dalam bentuk apapun atau dengan cara apapun, kecuali pengecualian
            aset yang dilakukan oleh debitur sebagai bagian dari transaksi dagang yang lazim dilakukan oleh debitur dalam
            rangka menyelesaikan kewajiban-kewajibannya berdasarkan perjanjian kredit ini.

      Syarat dan Ketentuan Teknis Lainnya

      a.    Apabila terjadi perubahan site plan tipe rumah serta spesifikasi teknis bangunan oleh PT Trimitra Prawara Goldland,
            Tbk maupun instansi setempat harus dengan persetujuan Bank BTN Commercial Banking Centre (CBC) Bekasi
            sebelum dilanjutkan ke instansi terkait.
      b.    Memberikan kuasa kepada Bank BTN untuk melakukan pendebetan Giro atas nama PT Trimitra Prawara Goldland,
            Tbk untuk keperluan biaya-biaya realisasi dan kewajiban terkait dengan kredit konstruksi BTN yang diterima,
            termasuk pembayaran pokok, bunga dan denda jika ada.
      c.    Bersedia dan sanggup untuk menanggung biaya-biaya yang muncul dari selisih/kekurangan biaya (cost over run)
            selama pembangunan, jika ternyata melebihi RAB yang dibiayai Bank.
      d.    Apabila terdapat pembayaran deviden kepada pemegang saham, maka hasil pembayaran deviden tersebut untuk
            dilaporkan kepada Bank BTN.
      e.    Menjaga DER selalu berada dibawah batas maksimal ketentuan Bank, yakni 500% (lima ratus persen).

17.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

      Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja yang belum didanai untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Cipta
      Kerja No.11/2020.

      Perusahaan memberikan imbalan kerja berupa uang penghargaan dalam hal karyawan mengundurkan diri, meninggal,
      sakit/cacat, ataupun mencapai usia pensiun dini/normal yang besarnya tergantung dari masa kerja masing-masing
      karyawan, sesuai yang tercantum dalam Kesepakatan Kerja Bersama antara Perusahaan dan Serikat Pekerja
      Perusahaan.

      Metode yang digunakan dalam perhitungan liabilitas imbalan kerja adalah metode Projected Unit Credit. Perhitungan
      liabilitas imbalan kerja 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 dilakukan oleh konsultan independen
      KKA Bambang Sudradjad dengan laporan nomor 649/TEK-BS/I/2026 tanggal 22 Januari 2026 dan 743/TEK-BS/II/2025
      tanggal 25 Februari 2025.

      Tidak ada pendanaan yang dilakukan sehubungan dengan program manfaat karyawan tersebut. Jumlah karyawan
      yang berhak memperoleh imbalan tersebut untuk Perusahaan sebanyak 5 dan 6, karyawan pada tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024.

      Jumlah yang diakui dalam penghasilan sehubungan dengan imbalan kerja adalah sebagai berikut:

                                                                              31 Desember 2025           31 Desember 2024

      Beban jasa kini                                                                   32.110.220                  28.447.350
      Beban bunga                                                                        9.967.723                  17.825.992
      Biaya jasa lalu – vested                                                                   -                           -
      Jumlah                                                                            42.077.943                  46.273.342
                                                              37
Page 47
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)

      Perubahan liabilitas bersih tahun berjalan adalah sebagai berikut:

                                                                                  31 Desember 2025              31 Desember 2024

      Saldo awal tahun                                                                       140.397.467                   268.060.031
      Jumlah yang dibebankan ke laba rugi                                                     42.077.943                    46.273.342
      Penghasilan komprehensif lain                                                            5.250.699                 (173.942.906)
      Saldo akhir tahun                                                                      187.726.109                   140.397.467

      Penilaian aktuaria telah dilakukan dengan menggunakan data dan asumsi berikut ini:

                                                                                  31 Desember 2025              31 Desember 2024

      Metode perhitungan                                                          Projected Unit Credit         Projected Unit Credit
      Umur pensiun                                                                      55 Tahun                      55 Tahun
      Tingkat mortalita                                                                TMI – 2019                    TMI – 2019
      Tingkat diskonto – per tahun                                                       6,32%                         7,10%
      Tingkat kenaikan gaji                                                                5%                            5%
      Tingkat cacat                                                               10% dari TMI – 2019           10% dari TMI – 2019

      Analisa sensitivitas untuk asumsi tingkat bunga diskonto adalah sebagai berikut:

                                                       31 Desember 2025                              31 Desember 2024
                                             Kenaikan tingkat    Penurunan tingkat         Kenaikan tingkat    Penurunan tingkat
                                            bunga diskonto 1%   bunga diskonto 1%         bunga diskonto 1%   bunga diskonto 1%

      Nilai kini liabilitas imbalan kerja         206.141.637              171.328.979            155.192.481              127.301.117
      Beban jasa kini                              35.515.620               29.103.992             31.646.113               25.633.620
      Beban bunga                                  45.483.343                39.071715             49.472.105               43.459.612

      Durasi rata-rata liabilitas manfaat pasca kerja diakhir periode pelaporan berkisar antara 12,49 - 15,35 tahun.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku pada
      tanggal-tanggal pelaporan.

18.   MODAL SAHAM

      Susunan Pemegang Saham Perusahaan per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut :

                                                                                   31 Desember 2025 dan 2024
                         Pemegang Saham                         Jumlah Saham        Nilai Nominal Saham (Rp)          Persentase (%)

      PT Trimitra Prawara                                           950.000.000                   38.000.000.000                76,000
      Indriati                                                       25.040.000                    1.001.600.000                 2,003
      Yoyo Sugeng Triyogo                                            24.960.000                      998.400.000                 1,997
      Masyarakat                                                    250.000.000                   10.000.000.000                20,000
      Jumlah                                                      1.250.000.000                   50.000.000.000               100,000

      Perusahaan telah menyelesaikan Penawaran Umum Perdana atas 250.000.000 saham kepada masyarakat dengan nilai
      nominal Rp40 per saham dan harga penawaran sebesar Rp100 per saham, serta mulai efektif berdasarkan surat
      keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-279/D.04/2020 tanggal 30 November 2020. Pencatatan penawaran umum
      saham tersebut dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 Desember 2020.


                                                                 38
Page 48
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19.   TAMBAHAN MODAL DISETOR

      Rincian tambahan modal disetor per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut :

      Harga saham                                             Rp 100    X    250.000.000 saham        =     Rp25.000.000.000
      Nilai nominal saham                                     Rp 40     X    250.000.000 saham        =    Rp(10.000.000.000)
      Agio saham                                                                                            Rp15.000.000.000
      Dikurangi : Biaya emisi saham                                                                         Rp(2.772.500.000)
      Jumlah tambahan modal disetor                                                                         Rp12.227.500.000

      Perusahaan telah menyelesaikan Penawaran Umum Perdana atas 250.000.000 saham kepada masyarakat dengan nilai
      nominal Rp40 per saham dan harga penawaran sebesar Rp100 per saham, serta mulai efektif berdasarkan surat
      keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-279/D.04/2020 tanggal 30 Nopember 2020. Pencatatan penawaran umum
      saham tersebut dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 Desember 2020.

20.   SALDO LABA

      a.   Mutasi akun saldo laba belum ditentukan penggunaannya dalah sebagai berikut:

                                                                                 31 Desember 2025          31 Desember 2024

           Saldo awal                                                                     14.682.520.312       16.891.849.593
           Laba (rugi) periode berjalan                                                      127.501.309       (2.109.329.281)
           Pembentukan cadangan umum                                                       (100.000.000)         (100.000.000)
           Saldo akhir                                                                    14.710.021.621       14.682.520.312

      b.   Mutasi akun saldo laba telah ditentukan penggunaannya dalah sebagai berikut:

                                                                                 31 Desember 2025          31 Desember 2024

           Saldo awal                                                                       500.000.000           400.000.000
           Pembentukan cadangan umum                                                        100.000.000           100.000.000
           Saldo akhir                                                                      600.000.000           500.000.000

      Berdasarkan Akta No. 108 tanggal 25 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn. Notaris di
      Jakarta, menyatakan keputusan-keputusan yang telah disetujui oleh para pemegang saham Perusahaan di antaranya
      adalah sebagai berikut:

      1.   Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan yang meliputi Laporan Keuangan Perusahaan untuk
           tahun buku 2024.

      2.   Menetapkan rugi bersih Perusahaan untuk tahun buku 31 Desember 2024 Rp1.935.386.375. Sehubungan dengan
           tidak adanya laba usaha untuk tahun buku 31 Desember 2024 maka Perusahaan untuk tidak membagikan dividen
           dan tidak menyisihkan dana cadangan.

      3.   Mendelegasikan wewenang penunjukan Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
           tahun buku 31 Desember 2025 kepada Dewan Komisaris Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan yang berlaku
           dan memperoleh Akuntan Publik yang sesuai, dengan ketentuan kriteria Akuntan Publik yang ditunjuk adalah
           Akuntan Publik yang memiliki pengalaman audit di bidang kegiatan usaha Perseroan, memiliki sumber daya dan
           memiliki independensi.

      4.   Menyetujui memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya
           yang wajar bagi Akuntan Publik tersebut.

      5.   Menyetujui memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang masih
           menjabat, terhitung sejak ditutupnya Rapat, memberikan pembebasan, pemberesan dan pelepasan tanggung jawab
           (acquit et de charge) kepada seluruh Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang telah diberhentikan dengan
           hormat, atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan, sepanjang tindakan mereka tercermin
           dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan selama dalam masa jabatannya masing-
           masing.

                                                              39
Page 49
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20.   SALDO LABA (lanjutan)

      6.   Menetapkan susunan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris untuk masa jabatan 5 (lima) tahun yaitu 27 Juni
           2029, dengan rincian sebagai berikut:
           Dewan Komisaris
           - Komisaris Utama             : Tn. Yoyo Sugeng Triyogo
           - Komisaris Independen        : Ny. Nadia Hasna Humaira

           Dewan Direksi
           - Direktur Utama              :   Ny. Indriati
           - Direktur                    :   Tn. Rachmat Yaktihadi
           - Direktur                    :   Tn. Edo Noviardi

      7.   Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dan atau pihak lain yang ditunjuk, baik bersama-sama maupun sendiri-
           sendiri dengan hak substitusi, untuk menyatakan keputusan mata acara rapat kelima, dalam suatu akta tersendiri di
           hadapan Notaris, termasuk memberitahukan kepada instansi berwenang dan mendaftarkan serta melakukan tindakan
           yang diperlukan sehubungan dengan pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
           Perseroan tersebut.

      Berdasarkan Akta No. 146 tanggal 28 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn. Notaris di
      Jakarta, menyatakan keputusan-keputusan yang telah disetujui oleh para pemegang saham Perusahaan di antaranya
      adalah sebagai berikut:

      1.   Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan yang meliputi Laporan Keuangan Perusahaan untuk
           tahun buku 2023.

      2.   Menetapkan laba bersih Perusahaan untuk tahun buku 31 Desember 2023 Rp122.000.000 untuk pengembangan
           usaha Perusahaan dan memperkuat struktur permodalan sehingga tidak ada dividen yang dibagikan kepada para
           pemegang saham.

      3.   Mendelegasikan wewenang penunjukan Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
           tahun buku 31 Desember 2024 kepada Dewan Komisaris Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan yang berlaku
           dan memperoleh Akuntan Publik yang sesuai, dengan ketentuan kriteria Akuntan Publik yang ditunjuk adalah
           Akuntan Publik yang memiliki pengalaman audit di bidang kegiatan usaha Perseroan, memiliki sumber daya dan
           memiliki independensi.

      4.   Menyetujui memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya
           yang wajar bagi Akuntan Publik tersebut.

      5.   Menyetujui memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang masih
           menjabat, terhitung sejak ditutupnya Rapat, memberikan pembebasan, pemberesan dan pelepasan tanggung jawab
           (acquit et de charge) kepada seluruh Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang telah diberhentikan dengan
           hormat, atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan, sepanjang tindakan mereka tercermin
           dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan selama dalam masa jabatannya masing-
           masing.

      6.   Menetapkan susunan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris untuk masa jabatan 5 (lima) tahun yaitu 27 Juni
           2029, dengan rincian sebagai berikut:
           Dewan Komisaris
           - Komisaris Utama             : Tn. Yoyo Sugeng Triyogo
           - Komisaris Independen        : Ny. Nadia Hasna Humaira

           Dewan Direksi
           - Direktur Utama              :   Ny. Indriati
           - Direktur                    :   Tn. Rachmat Yaktihadi

      7.   Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dan atau pihak lain yang ditunjuk, baik bersama-sama maupun sendiri-
           sendiri dengan hak substitusi, untuk menyatakan keputusan mata acara rapat kelima, dalam suatu akta tersendiri di
           hadapan Notaris, termasuk memberitahukan kepada instansi berwenang dan mendaftarkan serta melakukan tindakan
           yang diperlukan sehubungan dengan pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
           Perseroan tersebut.

                                                            40
Page 50
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21.   PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAINNYA

      Akun ini terdiri dari keuntungan (kerugian) aktuaria yang merupakan hasil dari perubahan asumsi aktuaria dan
      penyesuaian yang timbul dari perhitungan aktuaria di laporan keuangan Perusahaan.

      Mutasi akun ini adalah sebagai berikut:

                                                                           31 Desember 2025           31 Desember 2024

      Saldo awal                                                                     244.902.446                70.959.540
      Keuntungan (kerugian) aktuarial                                                 (5.250.699)              173.942.906
      Saldo akhir                                                                    239.651.747               244.902.446

22.   PENDAPATAN USAHA

      Rincian pendapatan adalah sebagai berikut:

                                                                           31 Desember 2025           31 Desember 2024

      Penjualan rumah tinggal                                                     20.608.004.533            13.780.837.839
      Sewa                                                                           429.022.529               414.194.433
      Jumlah                                                                      21.037.027.062            14.195.032.272

      Seluruh pendapatan perusahaan diperoleh dari pihak ketiga.

      Tidak terdapat penjualan kepada satu pelanggan yang memiliki presentase melebihi 10% dari total nilai Penjualan untuk
      tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

23.   BEBAN POKOK PENJUALAN

      Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                                           31 Desember 2025           31 Desember 2024

      Beban pokok atas penjualan rumah tinggal                                    12.841.759.218             8.706.582.196
      Penyusutan properti investasi                                                   46.800.000                46.800.000
      Jumlah                                                                      12.888.559.218             8.753.382.196

      Tidak terdapat pembelian dan beban kepada pihak berelasi.

      Tidak terdapat pembelian dari satu pemasok yang nilainya melebihi 10% dari total beban pokok penjualan untuk tahun-
      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

24.   BEBAN PENJUALAN

      Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:

                                                                           31 Desember 2025           31 Desember 2024

      Komisi                                                                         402.844.534               324.553.828
      Pemasaran                                                                      176.409.046               140.104.404
      Iklan                                                                           56.048.888                51.190.230
      Jumlah                                                                         635.302.468               515.848.462



                                                              41
Page 51
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                            31 Desember 2025          31 Desember 2024

      Gaji dan tunjangan                                                            3.195.370.223             3.293.856.539
      Penyusutan                                                                      455.826.356               455.034.919
      Jasa professional                                                               261.515.382               215.840.090
      Amortisasi                                                                      125.873.127               153.363.750
      Retribusi, perizinan, dan legalitas                                             193.957.600                 87.981.000
      Utilitas                                                                         48.456.347                 46.603.106
      Beban manfaat karyawan                                                           42.077.943                 46.273.342
      Pemeliharaan                                                                     51.136.185                 20.471.886
      Perlengkapan kantor                                                              12.340.899                 19.433.604
      Perjalanan dinas                                                                 30.541.849                 17.699.940
      Beban (pemulihan) penyisihan jaminan KPR                                        105.159.990               (42.266.558)
      Lain-lain                                                                       134.946.618               190.944.675
      Jumlah                                                                        4.657.202.519             4.505.236.293

26.   PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

      Rincian pendapatan dan beban lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                            31 Desember 2025          31 Desember 2024

      Jasa giro                                                                         7.831.640                 30.453.755
      Biaya administrasi                                                             (94.557.474)               (42.644.461)
      Rugi penjualan aset                                                                       -                  (151.875)
      Pendapatan lainnya                                                             615.749.550                412.020.799
      Jumlah                                                                         529.023.716                399.678.218

27.   BEBAN KEUANGAN

      Beban keuangan sebesar Rp2.300.247.418 dan Rp2.280.731.446 pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 merupakan
      beban bunga atas pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.,
      dan PT Bank Tabungan Negara Syariah (Persero) Tbk.

28.   LABA (RUGI) PER SAHAM

      Laba (rugi) per saham dihitung dengan mambagi laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
      Perseroan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang beredar pada tahun
      bersangkutan, sebagai berikut:

                                         Laba (rugi) yang dapat          Jumlah Rata-rata
                                          Diatribusikan kepada       Tertimbang Saham yang          Nilai Laba (Rugi) per
                                           Pemilik Perseroan                Beredar                        Saham

      31 Desember 2024                             (2.109.329.281)               1.250.000.000                        (1,69)
      31 Desember 2025                                 127.501.309               1.250.000.000                          0,10

      Perusahaan tidak memiliki efek yang bersifat dilutive pada 31 Desember 2025 dan 2024.


                                                             42
Page 52
PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29.   SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI

      Sifat hubungan dan transaksi

      Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah hubungan berada di bawah pengendalian bersama melalui sebagian
      kepemilikan yang sama dan/atau memiliki sebagian direksi dan/atau komisaris yang sama dengan Perusahaan.

      Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi baik yang langsung atau tidak langsung berhubungan dengan kegiatan
      usaha utama Perusahaan, yang didefinisikan sebagai transaksi benturan kepentingan.

      a.   Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi

                   Pihak-pihak berelasi                       Sifat hubungan                          Sifat transaksi

           PT Trimitra Prawara                                Pemegang Saham                        Utang pihak berelasi
           Indriati                                           Pemegang Saham                        Utang pihak berelasi
           PT BPR Syariah Mitra Amanah                     Pengendalian yang sama                        Deposito

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Perusahaan mengadakan transaksi signifikan dengan pihak berelasi
           rincian saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                                                                Persentase
                                                             terhadap jumlah                                    Persentase terhadap
                                 31 Desember 2025                liabilitas           31 Desember 2024            jumlah liabilitas

           Aset
           Deposito                                    -                       -              100.000.000                     0,09%
           Jumlah aset                                 -                                  106.944.468.902

      a.   Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)

           Utang ke PT Trimitra Prawara merupakan pinjaman yang digunakan untuk modal kerja. Sampai dengan 31 Desember
           2025 pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan tidak ditentukan jangka waktu pengembalian. Pinjaman tersebut
           tanpa jaminan dan tidak ada pembatasan terkait pinjaman tersebut.

      b.   Kompensasi Manajemen Kunci

           Kompensasi yang dibayar atau terutang pada manajemen kunci atas jasa kepegawaian adalah sebagai berikut:

                                                                         31 Desember 2025
                                                                                    Pemegang Saham
                                                                                  yang juga bagian dari          Personil manajemen
                                       Dewan Direksi           Dewan Komisaris         manajemen                     kunci lainnya
                                   %a)          Rp             %a)       Rp        %a)        Rp                 %a)           Rp

      Gaji dan imbalan kerja
        karyawan jangka pendek
        lainnya                    15,48     494.500.000         6,57   210.000.000        -                -       -                 -

                                                                         31 Desember 2024
                                                                                    Pemegang Saham
                                                                                  yang juga bagian dari          Personil manajemen
                                       Dewan Direksi           Dewan Komisaris         manajemen                     kunci lainnya
                                   %a)          Rp             %a)       Rp        %a)        Rp                 %a)           Rp

      Gaji dan imbalan kerja
        karyawan jangka pendek
        lainnya                    11,84     390.000.000         5,28   174.000.000        -                -       -                 -
                                                                 43
Page 53
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29.   SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI (lanjutan)

      Sifat hubungan dan transaksi (lanjutan)

      % terhadap jumlah beban imbalan kerja

      Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan oleh manajemen kunci untuk tahun yang berakhir pada
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

30.   TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

      Dalam aktivitas usahanya sehari-hari. Perusahaan dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama yang dihadapi
      Perusahaan yang timbul adalah risiko kredit, risiko pasar (yaitu risiko harga) dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari
      manajemen risiko Perusahaan adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko utama, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola
      posisi risiko sesuai dengan kebijakan dan tata cara Perusahaan. Perusahaan secara rutin menelaah kebijakan dan sistem
      manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar produk dan praktek pasar terbaik.

      a.   Risiko Suku Bunga

           Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen
           keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perusahaan yang terpengaruh risiko
           suku bunga terutama terkait dengan utang bank.

           Untuk meminimalkan risiko suku bunga. Perusahaan mengelola beban bunga melalui kombinasi utang dengan suku
           bunga tetap dan suku bunga variabel dengan mengevaluasi kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen juga
           melakukan penelaahan berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang
           menguntungkan sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang baru.

      b.   Risiko Kredit
           Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan
           akibat gagal memenuhi liabilitas kontraktualnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang
           terkonsentrasi secara signifikan. Perusahaan mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan usaha
           dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, serta memantau
           kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.
           Kualitas kredit dari aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan jatuh
           tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada peringkat kredit eksternal (jika
           tersedia) atau mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar debitur.
      c.   Risiko Likuiditas
           Risiko likuiditas adalah risiko dimana Perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh tempo. Perusahaan
           melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk (cash-in) dan arus kas keluar (cash-out) untuk
           memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang jatuh tempo.
           Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap
           memadai untuk membiayai operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen
           juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang dan
           terus-menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.
           Tujuan utama dari pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa Perusahaan mempertahankan
           rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Perusahaan
           tidak diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.
           Perusahaan mengelola permodalan untuk menjaga kelangsungan usahanya dalam rangka memaksimumkan
           kekayaan para pemegang saham dan manfaat kepada pihak lain yang berkepentingan terhadap Perusahaan dan
           untuk menjaga struktur optimal permodalan untuk mengurangi biaya permodalan.
           Tabel di bawah ini menunjukan analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan dalam rentang waktu yang
           menunjukan jatuh tempo kontraktual untuk semua liabilitas keuangan dimana jatuh tempo kontraktual sangat penting
           untuk pemahaman terhadap arus kas. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak
           terdiskonto (termasuk pembayaran pokok dan bunga).
                                                             44
Page 54
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

      c.   Risiko Likuiditas (lanjutan)
                                                                               31 Desember 2025
                                                                        Jatuh Tempo
                                                   Jumlah                 1 Tahun          1 – 5 Tahun              Diatas 5 Tahun

           Utang bank                             23.754.400.000         12.650.000.000        11.104.400.000                         -
           Utang usaha                               590.774.458            287.009.770           303.764.688                         -
           Jumlah                                 24.645.174.458         12.937.009.770        11.408.164.688                         -

                                                                               31 Desember 2024
                                                                        Jatuh Tempo
                                                   Jumlah                 1 Tahun          1 – 5 Tahun              Diatas 5 Tahun

           Utang bank                             25.938.800.000         12.650.000.000        13.288.800.000                         -
           Utang usaha                               934.155.688            688.584.652           245.571.036                         -
           Jumlah                                 26.872.955.688         13.338.584.652        13.534.371.036                         -

      d.   Estimasi Nilai Wajar

           Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan
           pengungkapan.

           PSAK 113, “Pengukuran nilai wajar” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat hirarki
           nilai wajar sebagai berikut:

           a.    Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1),

           b.    Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas,
                 baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2), dan
           c.    Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak
                 dapat diobservasi) (tingkat 3).
           Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:
                                                                31 Desember 2025                           31 Desember 2024
                                                                              Estimasi                                   Estimasi
                                                      Nilai tercatat         Nilai Wajar         Nilai tercatat         Nilai Wajar

           Aset Keuangan
            Kas dan setara kas                          7.058.841.879         7.058.841.879        8.035.323.770         8.035.323.770
            Aset keuangan lancar lainnya                5.265.187.571         5.265.187.571        4.530.072.511         4.530.072.511
           Jumlah Aset Keuangan                        12.324.029.450        12.324.029.450       12.565.396.281        12.565.396.281

           Liabilitas Keuangan
             Utang usaha                                  590.774.458           590.774.458          934.155.688           934.155.688
             Utang lain-lain pihak ketiga                  54.557.276            54.557.276          121.622.221           121.622.221
             Pinjaman bank                             23.754.400.000        23.754.400.000       25.938.800.000        25.938.800.000
           Jumlah Liabilitas Keuangan                  24.699.731.734        24.699.731.734       26.994.577.909        26.994.577.909

           Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak pendiskontoan
           yang tidak signifikan.
           Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama periode berjalan.
           Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi nilai pasar
           pada tanggal pelaporan.
           Kuotasi nilai pasar yang digunakan Perusahaan untuk aset keuangan adalah harga penawaran (bid price),
           sedangkan untuk liabilitas keuangan menggunakan harga jual (ask price). Instrumen keuangan ini termasuk dalam
           tingkat 1.
                                                                 45
Page 55
 PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND Tbk.
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
      d.   Estimasi Nilai Wajar (lanjutan)
           Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan teknik
           penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang tersedia dan
           seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi,
           instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.
           Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen
           tersebut masuk ke dalam tingkat 3.
           Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:
           - Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis; dan
           - Teknik lain, seperti analisis arus kas diskontoan, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan
              lainnya.
31.   TRANSAKSI NON KAS
      Informasi pendukung laporan arus kas sehubungan dengan aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas adalah sebagai
      berikut:
                                                                            31 Desember 2025         31 Desember 2024

      Penambahan properti investasi melalui reklasifikasi dari persediaan
       bangunan siap dijual                                                                     -                       -

32.   PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA
      Berdasarkan Surat Keterangan Lunas No. CMB2/7/248 tanggal 3 Februari 2026 yang dikeluarkan oleh PT Bank Negara
      Indonesia (Persero) Tbk Cabang Bekasi Commercial Business Center, bahwa fasilitas kredit Perusahaan yang dimiliki
      telah lunas pada tanggal 29 Januari 2026.




                                                                 46
Page 56

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.22 MB
Published17 Mar 2026
Pages56
Characters212,968
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND p.1 ×167
linked org Trimitra Prawara p.4 ×10
linked org Bank Central Asia Tbk. p.29 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.29 ×5
linked org Bank CIMB Niaga p.29
linked org Artha Graha p.29 ×2
possible person Hj. Indriati p.2 ×7
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×4
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. p.29 ×24
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.29 ×3
unresolved person Direk · Direktur Utama p.2
unresolved org Trimitra Prawara Goidland Tbk. p.4 ×2
unresolved person KANTOR AKUNTAN PUBLIK RAMA WENDRA Rahman Akbar p.8
unresolved org PT. TR p.13
unresolved person Dede Munajat p.14
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14 ×2
unresolved person Christina S.H. · Notaris p.14 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.14
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14
unresolved person Yoyo Sugeng Triyogo Sebesar p.14 ×10
unresolved person Elizabeth Karina Leonita S.H. · Notaris p.15 ×5
unresolved person Rachmat Yaktihadi p.15 ×4
unresolved person Edo Noviardi p.15 ×2
unresolved org BRI Syariah Tbk. p.29 ×2
unresolved org PT Bank CIMB Niaga Syariah p.29
unresolved org Bank Artha Graha Tbk. p.29 ×3
unresolved org PT BPR Syariah Mitra Amanah p.29 ×2
unresolved org PT Bank Tabungan Negara Syariah (Persero) p.30 ×3
unresolved org PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (Persero) p.30
unresolved org PT Dana Syariah Indonesia p.30
unresolved person PPAT Milasari Rokayah p.33 ×2
unresolved person PPAT Andre Grafe Sandi p.33
unresolved org Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor p.33
unresolved org PT Asuransi Tri Pakarta p.36
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak Indonesia p.37
unresolved org PT Mitra Alkhanka Bakti Tama p.38
unresolved org PT Ikatama Reka Konstruksi p.38
unresolved org Patuh Ansori Rahman & Rekan p.38
unresolved org PT Berwin Karya Kontruksi p.38
unresolved org PT Kharisa Griya Utama p.38
unresolved org Departemen Keuangan p.40
unresolved org PT Trimitra Prawara Goldland No. BKM p.42
unresolved org Bank BTN Lunas. p.44
unresolved org Bank BTN Commercial Banking Centre p.44 ×2
unresolved person Shelvy Handayani SH. · Notaris p.45
unresolved person Nadia Hasna Humaira p.49 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-Tahunan-ATAP.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result