Skip to content
Back to announcement

Checklist LKT 2025 PT. Bakrieland Dev Tbk.pdf

Financial statement Text extracted ELTY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 78

Page 1 OCR 0.937
Page 1078

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:
1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan

Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No.
VIILG.17),

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v') diisi pada kolom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom "N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik | PT Bakrieland Development Tbk
Bidang Usaha Real Estat
Jenis penawaran Umum Saham
Tahun 2025 Tahun 2024
Nama Kantor Akuntan Publik Y. Santosa & Rekan Y, Santosa & Rekan
Nama Partner Tjiendradjaja Yamin Tjiendradjaja Yamin
"Opini Akuntan Wajar dengan pengecualian, Wajar dengan pengecualian.
Catatan tentang Opini (jika ada) | Kelangsungan Usaha Kelangsungan Usaha

Page 2 OCR 0.907
Page 20178

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No,VIII.A,2 tentang "Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Page 3 OCR 0.846
Data Keuangan Penting (Dalam Jutaan Rupiah kecuali EPS)

Page 30178

Periode laporan keuangan 2025 2024
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 1.425.943 1.226.740
Laba (rugi) bruto 485.860 418.308
Laba (rugi) usaha/operasional 156.307 93.785
kerroAa 236.006 171.781
Laba (rugi) tahun berjalan (42.085) (101.948)
Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan (19.922) (107.030)
Laba (rugi) Bersih Per saham (dasar) (0,98) (2,34)
Laba (rugi) Bersih Per saham (dilusian) (0,98) (2,34)
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 8.637.625 8.742.017
Jumlah Aset Lancar 1,571p,836 1.621.212
Jurnlah Aset Tidak Lancar 7.065.789 7.120.805
Jumlah Liabilitas 2.635.123 2.717.802
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.928.998 1.818.658
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 706.225 899.144
Jumlah Ekuitas 6.002.502 6.024.215
Modal Disetor 4.912.191 4.912.191
Saldo Laba (Defisit) (1.375.091) (1.358.394)
Rasio Keuangan?
Rasio Lancar (9) 81,49Yo 89.1490
ROA (0,49Y0) (1.179)
ROE (0,707) (1.6996)
Ebitda thd pendapatan (40) 17,004 14,0096

"dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 4 OCR 0.916
Page 4 of 78

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan

atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan
sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan

keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-

LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

aa

ablulnja

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian
kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

&@. gambaran umum Perusahaan)
b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan,
&. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba
rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan
penyajian laporan dan penyajian masing-masing posj dan
@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang bdak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan, dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan untuk mernabami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk rrenjelaskan adanya
bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian",

Page 5 OCR 0.909
Page Soft 78

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Asset yang
dijaminkon, nama pihak yang rmenerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk menjalankan
kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

4, | Dalam hal Aset Perusahaari diasuransikan, wajib diungkapkan Jenis dan nilai aset yang
@iasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen
atas kecukupan pertanggungan asuransi, apobile tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
2 Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan, Catatan la
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang Catatan 1a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode Catatan 1a
pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan 18
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan melakukan Catatan ia
#kspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
produksinya: dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent af the Catatan 18
group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol
tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan

Page 6 OCR 0.859
Page 6 of 78

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi,
«Nama pemilik &in lokasi:
«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
& Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per
tanggal Laporan Posisi Keuangan,
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
- Nama lokasi,
Nama penllik ijin lokasi,
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan
tanggal sertifikasi:
Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksplottasi/pengembangen oleh Perseroan
hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Khusus Industri Kehutanan

Yang narus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

&) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selarna rnasa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa urnur HPH,

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, terrnasuk penawaran Efek yang diterbitkan Catatan 1b

di luar Indonesia,

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan Catatan 1D

Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1b
Catatan 1b

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action)
sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Page 7 OCR 0.887
Page 7 of 78

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: v Catatan 1c
2) | Tempat kedudukan: v Catatan 16
3) | Jenis usaha: v Catatan Ic
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1c
6) | Total Aset, dan v Catatan 1c
7) | Inforrnasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dari entitas anak, apabila entitas Induk tidak memuliki baik v Catatan 1c
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak
suara yang sah,
b) alasan mengapa kepemilikan Baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5086 (lima puluh v Catatan 1e

perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian,

€) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda
dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda:
dj sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana
ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang
muka:
€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan
1 dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang dlakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi
dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi
pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan, dan

Page 8 OCR 0.889
Page 8 of 78

(6) jumlah Aset dan Labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarken berdasarkan kategori utamanya.

d, Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan kornisans, dan komite audit, v Catatan 1d
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan 1d
3) | Jurniah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap v Catatan 1d

selama periode yang bersangkutan, secara konsolkdesi untuk Perusahaan dan entitas anak.
- Penerbitan Laporan Keuangan

1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan 13 Catatan 1e
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, v Catatan 1e
3 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
3, Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Catatan 2
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai
dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (hustorical cost), biaya v Catatan Ia

perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (nef realizable valve), Nilai Wajar (air value) atau
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, v Catatan Ia
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v Catatan Ia

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan v
maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). v
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jlka ada). v

Page 9 OCR 0.883
Page 9 of 78

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

t)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain
dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses
penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling sgnifikan terhadap jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan,

2)

Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa depan,
dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir penode pelaporan, yang memiliki
risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 4

Catatan 4

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka Z), catatan atas laporan Catatan 8 dan 9
keuangan memasukkan rincian atas sirat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan
untuk memahami laporan kevangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas
pada hal-hal sebagai berikut:
1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan Catatan Ia dan 3b
entitas anak:
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk, Catatan Ia
Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tampa kehilangan Pengendalian Catatan 3b
atas entitas anak:
dj kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: Catatan 3b
@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali,
dan Catatan 3b
N) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah
disliminasi. Catatan 3b
2) | Kombinasi bisnis
Yang barus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk Catatan 3c
mengukur kepentingan nonpengendalij Catatan 3c
b) pengakuan awal untuk goodwili, Catatan 3c
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwW!, dan Catatan 3c

dj) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara
lain:

Page 10 OCR 0.864
Page W of 78

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) "mbatan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kasj v Catatan 3d, 3h, 31, 6, 44
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalarn menentukan komponen kas dan setara kas. dan 45
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya v Catatan 3i dan 45
transaksi,
(2) pengukuran setalah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategorij v Catatan 3i dan 45
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan) v Catatan Ji dan 45
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: v Catatan 3I dan 45
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilsi dari aset v Catatan 3i dan 45
keuangan,
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v Cikata Ii aan 45

(7) khusus mstrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilat, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung mai,

(b) klasifikasi neng nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan
7 dan

(ch) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilat.

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5S) penyajian amortisasi biaya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

3
Page 11 OCR 0.885
Page 11 of 78

(3) biaya transaksi penertitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan,

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

7)

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara kan:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dirniliki :
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitakisasi Pemerintah,dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko pertofolio kredit,
(8) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika nda): dan
(S) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi,
Cc) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nii reaisasi puutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
biutang/pembisyaan yang tidak dapat ditagih: dan

2
Page 12 OCR 0.893
Page 12 of 78

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang peribiayaan kensumenj dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi enjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan Jumlah bersih piutang
dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan),

1)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa)
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor,

Catatan Ip, 31, 290, 44
dan 45

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan skuntansi yang digunakan dan rumusan biaya
yang digunakan.

Catatan 3j dan 9

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana
dan pra-sarana,

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

&) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 13 OCR 0.868
Page 13 of 78

Tij Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan,
atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(a) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

d

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
fa) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(ce) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
ta) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasikan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a)
b)
c)
d)
e)
n
9)
h)
»

pengakuan awel Aset Tetap:

pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

pengelompokan Aset Tetap:

metode penyusutan yang digunakan,

kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

estimasi umur manfaot dan tarif penyusutan:

penghentian pengakuan,

milai residu: dan

pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonornis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan In, 30, 3p dan 16

Page 14 OCR 0.893
Page 14 of 78

14)

Investasi pada Entitas Asoslasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi,

Catatan 3i, 3I, 12, 44 dan
45

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama.

Catatan 3i dan 15

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kritera dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

2) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

CJ) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas, diungkapkan
tanf amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

2) metode arnortisasi yang digunakan:

IN) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dar

9) riset dan pengembangan (jika ada).

Catatan 3c dan 17

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak kancar diklasifikasikan sebagai aset

yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

G) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
2) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Catatan Im dan 15

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

Page 15 OCR 0.875
Page 15 of 78

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

D) Knteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (“npairment) dan penilaian kembali aset (evaluasi):
C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

dj Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

Ce) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai:
dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 30

22)

Khusus Industri Perbankan

Labilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian ilabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Penjelasan atas simpanan) dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lam:

@) Penjelasan atas simpanan dari bank lain dani

b) Dasar penyajian simpanan dari bank tain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang ditertitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto,

23)

Provisi

Yang barus dijeleskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakuij dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 3dd

24)

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

2
Page 16 OCR 0.894
Bage 16 of 78

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi stas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
C) Metode penyusutan prasarana PLHj dan
dd) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing kokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan,

b) Biaya Ekspicrasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amnortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi,

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas

Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH,

27

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dar
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan kesgenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan Ir, J2 dan Iga

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Page 17 OCR 0.889
Page 17 of 78

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tehap:
penyelesaian suatu kontrak.

Cc) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan prerni yang belum rberupekan pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klairn yang disetujut, klaim dalam proses
 nltirerangad klaim yang terjadi namun bslum dilaporkan dan beban penyelesalan
klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estirnasi kini, dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Catatan 3j, 3k, 9, 13, 14,
15 dan 33

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lam:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan

€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan sakio dalam mata uang
asing,

Catatan 3

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan 3f, 31, 7, 8, 21, 22,

24, 25, 38, 44 dan 45

ta
Page 18 OCR 0.894
Page 18 of 78

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan
keuangan,

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

€C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (|iabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 3s dan 26

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaanj

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Catatan 3u dan 37

34)

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan,
atau pembatalan saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham
yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk
pengukurannya.

Catatan 31

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)

Biaya Pinjaman
Yang barus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

Catatan 32, 9, 13 don 16

Page 19 OCR 0.896
Page 19 of 78

38) | Segmen Operasi Catatan 3x dan 39
Yang harus dijelaskan antara Isin dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan
Segmen Operasi,

39) | Laba (Rugi) per saham Catatan 3y dan 42

Yang harus dijelaskan antara Isin dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per
saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

3,

1

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) rindan jumlah penempatan di bank berdasarkan narna bank serta jenis mata uang asing:
Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama penode pelaporan, dan

d) jumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok
usaha disertai pendapat manajemen.

Catatan 3d, Ih, 3i, 6, 44
dan 45

2

Khusus Industri Perbankan

3) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rinoan jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata
uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang herus diungkapkan antara lain:

Rincian jurnlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(ap Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

Page 20 OCR 0.872
Page 20 of 78

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

dg

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus drungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak
mengalami penuruman nila' (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(a) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama penode berjalan,

(S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan
pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj
(9) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumiah dana yang bdak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)

d
a)
e)

»

ga
"

Jumlah ptutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

jumlah prutang menurut debitur,
jumlah putana menurut mata uang)
alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang.

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas
ketertagihan plutang apabila tidak dibentuk cadangan:

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj
jurnlah diarortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan

Catatan 3, 3i, 7, 38, 44

Gan 45

Ng
Page 21 OCR 0.867
Page 21 of 78

7

Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditranster, meliputi:

(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang

Giatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4)

Khusus Industri Asuransi

2)

Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

»)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(2) Jumlah menurut Jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

9

Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d)

Piutang Hasil Investasi

Tembahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pomisahen antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah plutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

s3
Page 22 OCR 0.880
Page 22 of 78

5)

Khusus Industri Pembiayaan

8)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

»)

(2)
(3)
(4)

(5)
(6)

(gp)
(8)

Jumlah plutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,
@bektronik, rumah, dan lain-lsin),

Rincian umur dari angsuran pembiysan konsumen,
Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman
dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya
piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

Kilai dari jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas
utang.

8)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

(2

Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang
retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan
anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

Pengungkapan mengensi tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperolen
serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

K3

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

tx)
(2)

Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pernbayaran sewa Minimum
pada akhir perinde pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto
dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:

ta) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun
(e) lebih dari lima tahun

Page 23 OCR 0.888
Fage 23078

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,

(9) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessar

(S5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum)
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Plutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tklak
dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

la) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(eh) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertaginnya piutang retensi.

7)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjciosan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabei yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 24 OCR 0.870
Page 24 of 78

8

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antarg Isin:

a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan)

b) Tangoai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
€) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

8) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (ika ada),

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambdlalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak

,

Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan
tersebut.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang barus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda
kepada pihak lain.

1)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 31, 8, 44 dan 45

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak
lancar.

Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasirikasi yang dipesahkan antara pihak ketiga
dan pihak berelasi,

Catatan 31, 44 dan 45

Page 25 OCR 0.866
Page 25 of 78

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinyay

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelomeok aset keuangan berdasarkan kiasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau
rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah prernium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjusl untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh bernpo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalarn kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi
dalom kelompok tersedia untuk dijual.

(B8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau
Nlabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara

kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dar

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang
tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara sin:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selarna periode pelaporan:

C) jenis dan jumlah deposito dalem mata uang asing, dan

d) hal-hal kain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut,

Catatan 3d, 3h, 3, 6, 44
dan 45

Page 26 OCR 0.899
Page 26 of 78

14) | Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) ringan Sukuk berdasarkan nara penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

€) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
6) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

2) Rincian jumlah narninal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh ternpo dan frekuensi pembayaran bunga)

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
kompeehensif lainnya maupun yang diakui sebagai lsba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo,
jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

Page 27 OCR 0.880
Page 27 of 78

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)
4
da)
e
4)

9

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan jangka waktu serta
kolektibilitas:

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahuny

Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia:

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
Cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

Jumlah dan persentase begian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimgenan, agen, atau
nggote sindikasi:

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

Pendapat mai akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)

d
a

Rincian jurntah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:
Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan
mutasi selama periode berjalan)

Rincian jumlah tagihan dan labilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan milai tagihan
akseptasi

Page 28 OCR 0.822
Page 28 of 78

22)

Persediaan

Catatan 3j dan 9

& Yang harus diungkapkan antara lain:

ta)
12)

3
&

(5)

(6)
»

(8)

ia)

total pemlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan:

Jumlah Srecalah persediaan yang dicatat dengan Nilsi Wajar dikurangi biaya untuk
menjual:
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakul sebagai beban dalam periode berjalan,

jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
junvah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan

korwiisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan)

dalam hal berdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria

aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.

persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

dijaminkan, dan

jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkaoan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan
antara lain:

“
2

(3)

Makanan dan minuman:
Perlengkapan: dan
Barang Dagangan.

Page 29 OCR 0.907
Page 29 of 78

Wi,

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
la) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

Catatan 3j dan 9

Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,

Catatan 3k dan 13

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (medis cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan Industrinya.

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

Page 30 OCR 0.870
Page 0 of 78

ii, Khusus Industri Peternakan v
a. Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan
ternak menjadi:

(a) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual) dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,

b.  Howan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang barus diungkapkan antara lain:

Ca) Total jumisn tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir:

(c) Nilai amortisasi (Oeplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan)

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mat atau hilang:

te) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

(E) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau
metode penghapusan langsung:

(a) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan
(th) Nilai hewon ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

23) | Pajak Dibayar Di muka v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24) | Biaya Dibayar Dimuka v Cototan 39 dan 10

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Page 31 OCR 0.877
Page 31 of 78

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
Giharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(9) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
|. Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau
penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan
IL jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rindan jenis, name pihak berelasi, dan jumlah piutang

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya
piutang pihak berelasi tersebut:

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan

&) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan
serta diungkapkan alasannya.

Catatan 3f, 3i, 8, 38, 44
dan 45

2?)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

8) sama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia:

dd) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi terrnasuk jumlah agregat Aset, Labilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi,

Catatan 3i, 3l, 12, 44 dan
45

Psp
Page 32 OCR 0.869
Page 32 of 78

€) alasan tdak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memliki lebih dari 2046 (dua
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak
langsung:

IM) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tenggal atau pernode yang berbeda)

g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asasiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk penode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif,

I) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor
lain,

fi) liabilitas kontinjansi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua
atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan inforrnasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelampok, yang
tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas,
Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut
sorta kontrak kenstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

€) Realisasi yang dilakukan selarna periode berjalan, dan
d) Saldo akhir,

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan arnortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi besil tol selama periode berjalani dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalarn pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

Page 33 OCR 0.884
Page 33 of 78

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/tokasi penanamang
(S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama poling sedikit 2 tahun: dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasiikan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
| Tambahan tahun berjalan
Ii, Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
i- Pengurangan tahun berjalan
IN. Jumlah yang direklasifikasi ks tamnarnan telah menghasilkan
(Cc) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,
(2) Nilai tanaman dalarn Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik

perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belurn menghasilkan) dan hewan ternak
telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir bewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasifarea peternakanj

€) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

Page 34 OCR 0.904
Page 34 of 78

1

»
»
&

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

Nilsi hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi

b)

Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilsi Wajar atau
model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(bj bebari operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selarna periode tersebut, dan

(Cc) perubahan kumulatif dalam Nila: Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok.
set yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan) dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti
Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan

sebagaimana dimaksud dalam buruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk
tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
ta) Era agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali,

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model bxaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(4) umur manfaat,

Catatan 3m dan 15

Page 35 OCR 0.876
Page 38 of 78

d)

(2) rekonsiltasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada
awal dan akhir perode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(8) jumlah rugi penurunan ndai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus

diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(S) jurniah pengeluaran yang diakul dalam jurnlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hol terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunskan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

9)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset

yeitu aset pemilikan langsung danfatau aset sewa pembiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir

periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:

mad Sad mWiai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas

aga):

jumlah kornitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketige untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilal, hilang,

atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah

pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalarn hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revelussian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dani Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumleh revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

Catatan In, 30, 3p dan 16

Page 36 OCR 0.887
Page 36 of 78

1

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
(Shjurnlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model
biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilsi, yang menunjukkan prubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lein:
(iyrincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),
(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset betap dalam pembangunan, dan
(G) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kuakfikasian, maka wajib diungkapkan:
(8) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:

(i) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan:

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidek diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual,

(a) dalam hal modei biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara matenal
dari jumlah tercatat:

(S) nilai buku, basil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan

nya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai
tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penuniman nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
penjaminan, dan

(t0O)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 37 OCR 0.881
Page 37 of 78

(Hj Rindan aset menurut Jenisnya, seperti, operated acreage, Lnoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
fa) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Sakco akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud

Yang barus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan
akhir perode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kuslifikasisn, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi:
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk
Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

IN penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

g) Aset Takbarwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dun awainya diakul pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau rnodel revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas,

i) nilai konvtmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, deungkapkan:
(1) tanggal ofektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(S) jumlah tercatat untuk sebap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

Page 38 OCR 0.890
Page 38 or 78

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

2)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir,

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

Li) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per.anes of interest yang mencakup
saldo awai, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas cperasi, dan arus kas Investasi
yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(8) Metode pembebanan biaya pengupasen tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanan yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal perbedaan
antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(3) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,
tneliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) ekibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap
biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung penurunan nilsi tersebut.

@

Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengernbangan,
(b) Saldo awal:

Page 39 OCR 0.882
Page 39 of 78

IG) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan

44) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya

yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rindan dari Biaya
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

€) jaminan yang diberikan aieh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

Catatan 31, 21, 44 dan 45

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada swal dan akhir periode:

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumiah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(a) jumlah yang dibatalkan selama perlode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
bertalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6)  uralan mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinye arus keluar
sumber daya ekonomi,

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka(6). Dalam hat diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasani prakiraan peristiwa masa depan, dan

(B) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumluh Aset yang
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

Catatan 3dd dan 23

Page 40 OCR 0.894
Page 40 of 78

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh
tempo.

Catatan 31, 23, 44 dan 45

5)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tonggel den harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yong harus diungkapkan dalam pos ini antara lain llabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tatel

yaitu :

8) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

»

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan!
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(Ia) Jumiah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan:
dan

(6) Pemberian fasilitas Istimewa kepeda pemilik rekening glro.

Page 41 OCR 0.878
Page 41 of 78

Simpanan dari Bank Lain

Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu

(2) Rindan jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan,

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a)

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rindan berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan)

(3) Rincian berdasarkan mata Lang

(4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(4) Jumlah utang menurut mata bang.

kj

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang horus disngkapkan antara lain:

(a) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung,

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

ta) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan,

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

Pen
Page 42 OCR 0.879
Page 41 of 78

(3) Pemisahan antara prerni yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5S) Rekonsiliasi jumlah peda awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

e)

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-esuradur,

(3) Jurnlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang,

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

48) Jumlah menurut umur utang, dan

(S) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang disalnghepuskan.

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

C1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

n)

Titipan Prami
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi,

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(L) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

Catatan Ju dan 37

Page 43 OCR 0.880
Page 43 of 78

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) inforrnasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 3s dan 26a

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Jurnlah labilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang dlatur dalam perjanjlan anjak piutang,

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
UYang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lsin jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai

dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist ini.

Catatan 31, 27, 28, 29,
dan 45

28

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk labiltas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan
lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga
dan pihak berelasi:
(3) Yang herus diungkapkan antara lain:
(2) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap Habilitas keuangan) dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(L) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang

:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selarna periode
tersebut, dan

ta) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

Catatan 3I, 19, 27, 29, 44

dan 45

Catatan 19, 20 dan 28

Page 44 OCR 0.888
Page 44 of 78

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam
Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Labilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain Nabilltas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut rnata uang, dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 3f, 3i, 38d, 44 dan
45

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaparan:

€) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

#) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

?) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman:

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

hh) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan
rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

Ih pengungkapan informasi sehubungan dengan katilitas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dus belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

Cetatan 3i, 27, 44 dan 45

Page 45 OCR 0.892
Page 45 of 78

(nama bank/flembaga keuangan dan jumlahnya, dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

8)
b)

(3)

8

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
laporan posisi keuangan:
rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilal kininya, untuk setiap
periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban peda periode tersebut,
total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan
Giterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable subicase) pada
tanggal laporan posisi keuangan,
keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amertisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Ieaseback): dan
penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen)
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian

dan eskalasi beserta syarat-syeratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Catatan 3p, 29, 44 dan 4S

21)

Khusus Industri Perbankan

3

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu)

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

ta) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan permeringkat:
(5) Jumlah omortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiben yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya
(Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang
diterbitkan.

Page 46 OCR 0.876
Page 46 of 78

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnyafdebt covenance):

(8) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5) Apabila bank menarima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
Gengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan Minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI
dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lam :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(ad) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

€)  Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(li) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,

Page 47 OCR 0.859
Page 47 of 78

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
3) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
(2)

(3)

(9

(5)

gambaran umum mengenai jenis program,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nila kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan

secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalarn:

(8) biaya jasa kini:

(b) biaya bungaj

(C) Iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(ce) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata yang penyajian,

(WM Imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu

(1) kombinasi bisnis:

(U  curtallment: dan

ti) penyelesaian,

analisis kewajiban irmbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang

seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau

sebagian didanai:

rekonsiliasi saido awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir

dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan

secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

ta) hasit yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarisl,

tc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang
yang berbeda dengan mata uang penyajian)

(6) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) Juran oleh peserta program:

(D- imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan

Nilai Wajar aset program sebegaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Uabilitas

yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

fa) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laparan posisi
keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK:

Catatan 3u dan 37

Page 48 OCR 0.868
Page 48 of 78

(6)

@)

B3)

a

(dj Nda Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) Jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal

tersebut termasuk:

(2) biaya jase kini:

(b) biaya bungaj

tc) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
engan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1045
(sepuluh per seratus):

(P biaya jasa lalu,

(ga) dampak dari turtaiiment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera

dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuanal: dan

(0) dampak dari batasan dalam SAK,

Jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada pendapatan

komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam

pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset

program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tdak

terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahsan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalien yang
diharapkan atas

Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal basil aktual atas setiap hak penggantian

yang diakul sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan

diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase
dan bea ara lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan:

Page 49 OCR 0.875
Page 49 of 78

() “Ungkat Imbsi hasil yang diharapkan untuk periode Yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel
tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria/

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) binya jas kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
periodik eto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggi, wajib:
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase
Galam lingkungan infiasi yang rendah.

(45) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dan:
ta) nilai kini kewajibon imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defist

pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(U) Ilabiktas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari tabilitas

program pada akhir periode pelaporan: dan

(WI) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada

akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran
yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan,

(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut:
ta) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti

neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

(U) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut,

(WN) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

Page 50 OCR 0.847
Page 50 of 78

Tyyka Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi
tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir
(2), butir (3), butir (a), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta
butir I.
b) turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang
diakui sebagai beban untuk program luran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja Jangka panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus dlungkapkanantara lain:
(t) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenal liabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

aj) rincian mengenai jenis, Mai nomunat dan ndai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj

b) peringkat dan nara Perusahaan Pemeringkat Efekj

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua betas) bulan,

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

@)  pounan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan, jika ada:

() pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

Ih) persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk
8) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(8) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasarij

(ch nilai nominal:

(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk Ijarah),

Page 51 OCR 0.879
Page 51 of 78

(e) peinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk
Sukuk mudharabah):

(CF) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi

(9) Jangka waktu,
(n) tujuan penerbitannya: dan
Ci) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(a)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nara Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan) dan

(9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Ervten atau Perusahaan Publik dalam
pda persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
ut).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

»)
9
@)

8
n

nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata vang, dan kisaran suku bunga kontraktual
selama periode pelaporan

tujuan perolehannya,

persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

pembatasan yang dipersyeratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan
persyaratan penting lainnya.

27

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

»)

9

da)
8

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya:

periode konversi den persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh ternpo serta persyaratannya, dan penalti:

dampak dilusi apabils seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi,

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinyaj

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

1
Page 52 OCR 0.877
Page S2 of 78

n
9
Lu)

»
»
K)
»

m)

Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pekak obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan (jika ada):

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

dalarn hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli:

komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

persyaratan penting lainnya

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1

Modai Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)
d

d)

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicodangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu:

(1) Pernegang saham yang memiliki 596 (lma perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan kornisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

li) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pernegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara Isin dari kapitalisasi aglo, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Erek
Terlebih Dahulu (nght issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi
obigasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

Catatan 30

Page 53 OCR 0.871
Page 53 of 78

&) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber aglo saham:

C) Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

&) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

MN Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Narna dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisriss yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang
terjadi,

(6) Ndai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta solisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah diaporkan sebelurnnya untuk
periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisais yang dikombinasikan:
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: den
(td) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali,

Catatan 39, 3t, Ice dan 31

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengondali
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanya hilangnya Pengendalian: dan
Cc) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.

Cotaten 3t dan 40

LJ)

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor:

Catatan 31

Page 54 OCR 0.882
Page 5d of 78

b) Tanggal atau perede perolehan serta Jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:
€) Tanggai dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

8)

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

8)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

€) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penertitan waran.

1

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprebensif lainnya.

Catatan 3i, 3, 35, 3u, 12,
26e dan 37

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuktas
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung
pada entitas induk.

Catatan 3b dan 41

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga,
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Catatan Ir, 32 dan 38

Page 55 OCR 0.879
Page S5 of 78

v)
(3)

3

2)

Rincian jumlah dan kelampok produk/jasa utara,
Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan,
Jumlah pendepatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika sda), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:
Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lin:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumiah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(Ca) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,
(B) Jurmah uang muka yang diterima: dan
(C) Jurniah retensij

(3) Tema tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan

Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan kesgenan, diungkapkan secara terpisah,

@ritara lain:

(4) Penjualan biasa dan penjualan dan hubungan keagenan)

(2) Pendapatan komnisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan
pendapatan lainnya) dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperaleh Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

ta) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(Cc) Total pendapatan neto,

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lam:

3)
b)
31
d)
e)

Dasar keterituan tari',

Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
Masa berlaku tarif:

Besaran tarif, dan

Perjanjian lain yang terkait.

Page 56 OCR 0.903
Page 56 of 78

3

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang, dan

€) Pendapatan sewa.

3)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang Isinya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan penunjang
medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
2) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan

C) Selisih perhitungan klaim.

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

6)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usahs antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak tan,

n

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurnlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Page 57 OCR 0.890
Page 57 of 78

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, Gan rincian
pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha
untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapetan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemenntah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indoresia dan Bank lain,

10)

Baban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirina:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan peda jasa yang dijual.

Catatan 3r dan 33

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

C) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana:

MN Beban asuransi:

Page 58 OCR 0.881
Page 58 of 78

G9) Beban langganan daya dan jasa,
Ih) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi: v
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang barus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi,
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa ed
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumiah beban menurut jenis kisim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo,
klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto v

Yang harus diungkapkan antara lain rinoan dan jurnlah berdasarkan kelompok pendapatan
kornisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi,

d) Hasil Investasi #
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi,
13) | Khusus Industri Perhotelan v
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rindan jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14) | Beban Usaha v Catatan 3m, 3n, 3 dan 34
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan,

b) Beban distnbusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

15) | Khusus Industri Perbankan v

8) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lam ringan jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi v
Yang harus diungkapkan antara Iain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama,

Page 59 OCR 0.873
Page 59 of 78

16)

Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing
&kun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjok Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rindan dan jumlah Pendapatan lainnya,

D) rindan dan jumlah Beban lainnya,

€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

Ci) biaya pinjaman memputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif,
(bj beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan
(c) amortisasi premni/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung adal,
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

tl) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
dicetat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara
terpisah.

Catatan Ic, Ih, Wi, 3I, 3m,
In, 30, Ir, 3s, Jaa, 3ee, 5,
79,12, 15, 16, 17, 26, 35
dan 36

18)

Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuengan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuanal atas program manfaat pasti,

Pel
Page 60 OCR 0.893
Page 60 of 78

€) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,
Gd) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas, dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya)

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tanf pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(S5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak
kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(2?) jumlah boban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
Giperlakukan secara retrospektif:

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas,

C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain,
kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain deri entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama)

dj) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan
tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tanf pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku

&) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tanf pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

Catatan 3s dan 26

Catatan 260

Catatan 269

Page 61 OCR 0.874
Page 61 of 78

9

)

m)

1

0)

?)

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika aca) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan

dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam

laporan keuangan

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang,

entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan

yang belum diakui,

rekoasiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan Nabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan

ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT

Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) jumiah aset dan liabilitas Ka pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan
untuk periode sayanj dan

2) mere beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam latis rugi, apabila
tersebut tidak terlihat dari perubahan jurnlah #set atau liabilitas pajak tangguhan

yang Bebe hee dalam laporan posisi keuangan,

beban pajak terkat dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama penode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang

diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keusngan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak

diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi

apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui

apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada

tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuissi: dan

Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset

pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena kaga merana
lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah adaj

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau perlode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Catatan 26e

Catatan 26e

Catatan 26d

Catatan 26

Catatan 264

Page 62 OCR 0.896
Page 62 of 78

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang barus diungkapkan antara hain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsillasi jumlah tersebut terhadap laba stau rugi yang dapat diatribusikan kepada
entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsillasi tersebut mencakup dampak individual dari
setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per sahamj

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

&) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk egerasi yang dihentikan.

Catatan 3y dan 42

22)

Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jurniahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000,000,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan arang atau
anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,59 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi,

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-
pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang
diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan,
paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:
ta) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat
Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

Catatan 3f, 3i, 7, 8, 22,
24, 25 dan 38

Catatan 38

Catatan 36

Page 63 OCR 0.887
Page 63 of 78

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo
piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan
secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhudap entitas,
(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersarna dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dani entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(7) pihak-pibak berelasi lainnya.

@) seluruh kompensasi yana diberikan kepada masing-rnasing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pernegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kund lainnya
untuk masing-masing kategon berikut:

(4) imbalan kerja jangka pendek,

(2) imbalan pascakerja:

(3) Imbalan kerja jangka panjang Winnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(S) pembayaran berbasis saham.

f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(L) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan, dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan,
Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut,

Catatan 7, 8 dan 38

Catatan 7, 8 dan 38

Catatan 1d dan 38g

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata wang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan Mabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata
uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan labilitas moneter dalam mata uang asing,

Catatan 3h dan 44

Page 64 OCR 0.866
Page 64 of 78

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional,

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen yang yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode.

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(L) peristiwa dan kandisi yang rmengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penuniman
milaij

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik:

(Aa) goodwil! yang telah diakul rugi penurunan Wlainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama penode tersebut: dan

(8) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang dlakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset,

Catatan 3c dan 17

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode
tatu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru mernberikan informasi yang andai dan
relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:

Catatan 3a, 3I, 3p, 3r dan
23

were
Page 65 OCR 0.890
Page 65 of 78

(4)

(5)

(2) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah penyesuaian yang terkait dengan penode-periade sebelum periode yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dari

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk periode-periode sebelum penode-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

Cc) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

&
2

(3)
(3)

sifat dari kesalahan penede lalu:

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan kevanganj dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif
tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis
3) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebegai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1)
(2)
3)

(4)
(5)

(6)
it)

(8)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,

tanggal akutsisi:

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas barhak suara yang diperoleh,

alesan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dani Nilai Wajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:

fa) jumtah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan

Catatan 3c dam 17

hp
Page 66 OCR 0.870
Pape 66 of 78

(9)

(10)

(tt)

(12)

43)

“4

(Cc) estimasi kisaran hasil (tidak dideskonto) atau, Jika apabila kisaran tidak dapat
diestirnasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
Giestimasikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama

piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok

piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang

(b) jumlah putang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang

diperoleh dan Lisbilitas yang diambil atih,

setiap llabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkirsan saat arus keluar sumber
daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan
peristiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakw untuk estimasi penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakut karena Nilai Wajarnya tidak depat diukur

secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensij dan

(b) atasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

dalam bal pembelian dengan diskon:

(8) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
dimana keuntungan tersebut diakulj dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10095 (seratus

perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

la) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakusisi, yang diakui
pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(8) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nila
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakulsisi yang
diukur pada Nilai Wajar:

Ip Ps
Page 67 OCR 0.871
Page 67 ot 78

b)

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuistsi segera sebelum tanggal akuisisi, dan

(D) jumiah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh
pihak pengakussisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akussisi
yang dimasukkan dalam laporan taba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombnasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal penode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,

Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk

setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan ponpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisms sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(o) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi awalnya
belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diaku' selama
periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan satelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau llabilitas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyelesalan)

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan atasan perubahan
tersebut, dan

(C) teknik penilaian dan input medel utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensij

(3)  labilitas kontinjensi yang diakui dalarn kombinasi bisnis, jika ada,

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwil pada awal dan akhir periode pelaporan)

Page 68 OCR 0.871
Page 68 of 78

(SY jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode
pelaporan yang:
la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau llabilitas yang diambil-alih
dalam kornbinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau penode pelaporan
sebelumnya, dan
(B) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan,
€) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis: dan
G) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan)
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau Disnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh, dan
(4) jumlah aset dan liabililas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh, diikhttsarkan berdasarkan kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang barus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) Informasi umum, yang terdiri dari:

la) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

(2) nforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset
segmen, dan llabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset
segmen, liabiltas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan kevangan Perusahaan)

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atawu setiap kelompok
produk dan jasa yang serups.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

1. negara domisili Perusahaan, dan

Catatan 3x dan 39

Page 69 OCR 0.892
Page 69 of 78

TI. semua negara asing secara totai dimana Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individusl jumlahnya
material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual,

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

| negara domisili Perusahaan: dan
fi. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset
dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, maka sset tersebut
Giungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10965
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsoldasi, Perusahean harus
mengungkapkan:

Ia) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(Cc) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Catatan 32

28)

Operasi yang Dihentikan
8) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uralon tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan hatilitas operasi yang dihentikan,
dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesual SAK yang berlaku,

b) Yeng barus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan,
antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan
operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Ike Ps
Page 70 OCR 0.858
Page 70 of 78

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
Nadung mlai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib rmengungkapkan untuk
setiap kontrak Instrumen denvatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
Indung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga,
komoditas atau lain-lain,

(2) pinak lawan transaksi (oounterparties),

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi kevangani

(S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan

(7). persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenal Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu Nndung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Uabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
keuangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 45

31)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Koan dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai

distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya)

Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan

tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan kevangan dan tidak diakui sebagai
Labiktas kepada pemilik pada akhir perlode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

Page 71 OCR 0.876
Page TI of 78

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jumlah agregat dari liatxlitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara
bj jumlah agregat dari kornitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama secara terpisan dari komitmen lainnya:
t) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersarna entitas, dan
d) dalam hal Veritura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat sebap aset lancar, aset tidak lancar, liabiltas jangka pendek, Ilabiltas

jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Veritura Bersama,

31 dan 18

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti,
an lisensi, diungkapkan:
| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
IL periode berlakunya perikatanj
Iii. dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. Jumlah beban atau pendapatan pede periode pelaporan: dan
W-  pembatasan-pembatasan lainnya
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan
datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk Investasi,
diungkapkan:
|. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
I. periode berlakunya penkatan,
Wi nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi dan
iv. sariksi-sanksi,

Catatan 43 dan 47

Page 72 OCR 0.857
Page 72 of 78

b)

(2)

(3)
(4)

pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d). lai jaminan,

fasilitas kredit yang belu digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan

uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya,

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

da)

(2)

(3)

(4

perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,

(b) jumiah yang diperkarakan:

(Cc) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan
(d) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan bidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan esbmasi dampak
keuangannya,

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(o) jenis ketetapan atsu tagihan pajak, Jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):

perstiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilltas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(ce) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya, dan

(dj) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasarna IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

Page 73 OCR 0.889
Page 73078

G) Hak dan llabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarna,
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama) dan
Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(4) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo poda akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk llabiltas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko fikuktitas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekwtas, dan

(4) risiko lainnya yang dirniliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dan pengungkapan kualitatif dan
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dan instrumen keuangan.

Catatan 44

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rindan perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(2) Posisi CAR minimmurn berdasarkan peraturan Banik Indonesia, dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasar perhitungan posisi devisa neto.

FT?
Page 74 OCR 0.868
Page 74 of 78

c)

d)

Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang rpetandasi jorninan atas dana pihak
ketiga di bank.

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas Mduciaryyang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37)

Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uratan mengenai kegiatan kuasi-rsorganisasi yang meliputi:
a) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut

b)

K3
3)

3)

disajikan selama biso tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

Status golag concern perusahsan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
feorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi,

Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunekan untuk mengeliminasi defisit, dan

Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan anteri kain :

al

v)
(3)
4)

2)

informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

permodalannya, termasuk:

(4) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam menasiola permodalannya)

ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagoi modal:

setiap perubahan pada angka 8) dan angka b) dari periode sebelumnya:

pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika

ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi

ketidakpatuhan,

Catatan 44

Page 75 OCR 0.874
Page 75 of 78

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan
Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi
melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 48

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain !

a) rincan jumlah Liabiltas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun
Jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesing,
Jangka waktu maksimurn atas cpsi yang diberikan, dan metode penyelesaian)

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelompok cpsi
saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
beredar pada akhir periode:

MD). penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut
pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur:
dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilal Wajar tersebut untuk instrumen
ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham)j

Gg) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi kevangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas,

Pelin
Page 76 OCR 0.870
Page 76 of 78

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

3)
b)
K3)
d

Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

Jenis Akad Asuransi Syariah)

Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan
Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang Harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, Jumlah dan dampak dani:

8)
6)
a
kj)
2)

Kontrak reasuransi,

Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

Rasio keuangan penting,

Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.

44)

Khusus Industri Kehutanan :

2)
b)
13)

a)
8

»

Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
Pemenuhan llabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya,

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kernbali hutan
alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
Untuk kelestarian alam):

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
Khusus HTI, diungkapkan realisasi onggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
@kumulasinya, dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada perlode berjalan dan akurnulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

3

b)

dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada
pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi
tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan
jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang
sebelumnya tidak diakui:

dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesusi yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

Catatan 49

sd
Page 77 OCR 0.900
Page 77 0f 78

(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak kevangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat.

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Catatan SO
Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK danfatau peraturan yang terkait dengan
aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan
d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
Gestimasi secara wajar,
47) | Reklasifikasi
@) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan
harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak merektasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesusian yang akan dilakukan jika jurnlah tersebut direklasifikasi,
48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sitat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan kevangan dan indikasi bentuk lain
dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang
telah diakui.

29)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan Otoritas pasar modal
di negara lain atau dalarn rangka penawaran Efek di negara lain.

Page 78 OCR 0.905
Page 78 of 78

b) Yang barus diungkapkan antara lain:
(Ll) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya) dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.
Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut,
maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan kevangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan,

Catatan 46

Jakarta, 16 Maret 2026

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.88 MB
Published16 Mar 2026
Pages78
Characters150,102
Text sourceOCR
OCR confidence0.881

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bakrieland Development Tbk p.1 ×2
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik Y. Santosa & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Y. Santosa p.1
unresolved org Santosa & Rekan p.1
unresolved org Bapepam p.4 ×4
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.35
unresolved person Hj Rindan p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.52
unresolved org Bank Indoresia p.57

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result