Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 68
Page 1
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk LAPORAN KEUANGAN/FINANCIAL STATEMENTS Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025/ As of and For the Year Ended December 31, 2025 dan/and LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/ INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 2
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
DAFTAR ISI/TABLE OF CONTENTS
Halaman/Page
SURAT PERNYATAAN DIREKSI/
DIRECTOR’S STATEMENT LETTER
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
LAPORAN KEUANGAN
PADA DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2025/
FINANCIAL STATEMENTS
AS OF AND FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
LAPORAN POSISI KEUANGAN/
STATEMENT OF FINANCIAL POSITION 1-2
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN/
STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME 3
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS/
STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY 4
LAPORAN ARUS KAS/
STATEMENT OF CASH FLOWS 5
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 6 - 60
Page 3
Page 4
Nexia KANAKA PURADIREDJA, SU HARTONO
Branch Jakarta Selatan
KPS Branch licence No. 1.165 / KM.1. /201.7
18 0ffice Park Tower A, 20th floor
Jt. TB. Simatupang No. 18. Pasar Minggu
Jakarta 12520 - Indonesia
P.62 - ?'t 22708292 F,62 - ?7 ?2708299
E. office18@nexia.id
www.nexia.id
IAPORA]I AUIIIIOR IN DEPEI{ DEN IN DEPEN DENr AU DIrORE REPORT
Laponn ll o: 0008 1/3.0 357 / AU.7 / M / 0777-7/ 1 fiII/ 2026 Report No: 00081/3.03 st /AU J/a/Ufi - 1/1fi11/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi The Stockholders, Board of Commissioners and Diredors
PT INDOI{ESIAN TOBACCO TBX PI INDONESIAN rOBACCO fBK
Opini Opinion
Kami tetah mengaudit laponn keuangan PT Indonesian Tobacco We have audited the financial statementt of PT Indonesian
Ibk ('Perusahaan-), yang terdiri dari laporan posisi keuangan Tobacco Tbk ("the Company'), which compise the statement of
tanggal 31 Desemher 2025, serta laporan laba rugi dan financial position as at December 31, 2025, and the statement
penghasilan komprehensif [ain, [aponn perubahan ekuitas, dan of profit or loss and other comprehensive income, statement of
laporan arus kas untuk tahun yang benkhir pada tangga[ changes in equity, and statement of cash flows for the year then
tenebut, serta catatan atas laponn keuangan, termasuk ended, and notes to the financial statements, including material
informasi kebijakan akuntansi material acco u nti n g po li q i nform ati o n.
Itlenurut opini kami, laponn keuangan terlampir menyajikan In our opinion, the accompanying financial statements present
secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan fairly, in all nateial respects, the financial position of the
Perusahaan tanggal 31 Desember 2025, setta kinerja keuangan Company as at December j1, 2025, and iB financial
dan arus kasnya untuk tahun yang benkhir pada tanggal pefformance and its cash flows for the year then ended, in
tersebuL sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan accordance with Indonesian Financial Accounting Standards.
Indonesia.
Basis Opini Basis for 0pinion
Kami melaksanakan audit kami berdasa*an Standar Audit yang We conduded our audit in accordance with Standards on
ditetapkan oleh Institut Akuntan Pubtik Indonesia. Tanggung Auditing established by the Indonesian Institute of Certified
jawab kami menurut standar tenebut diunikan tebih tanjut Public Accountants. Our responsibilities under those standards
dalam pangraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas are further described in the Auditors' Responsibilities {or the
Laponn Keuangan pada laporan kami. Kami independen Audit of the Financial Statements paragraph of our report. We
terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang retevan are independent of the Conpany in accordance with the ethical
dalam audit kami atas laponn keuangan di Indonesia, dan kami requirements that are relevant to our audit of the financial
tetah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan statements in Indonesia, and we have fulfilled our other ethical
ketenhran tenebul Kami yakin bahwa bukti audit yang tetah responsibilities in accordance with these reguiremenB.
kami peroteh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu V,le believe that the audit evidence we have obtained is
basis bagi opini audit kami. sufficient and appropriate to provide a basis for our opinion.
Hal Audit Utama Key Audit ltlafterc
Ha[ audit utama adalah hal-hat yang, menurut pertimbangan Key audit matterc are those matterc that, in our profussional
profesional kami, merupakan hal yang pating signifikan dalam judgment, were of most significance in our audit of the financial
audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hat-haltenebut statements ofthe cunent period. These mattens were addressed
disampaikan dalam kontek audit kami atas laponn keuangan in the context of our audit of the financial statements as a
secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas whole, and in forming our opinion thereon, and we do not
taporan keuangan te*ait, kami tidak menyatakan suatu opini provide a separate opinion on these matters.
terpisah atas hal audit utama tersebut.
Pengakuan Pendaoatan Revenue Recoanition
Lihat Gtatan 3k (Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi Refer to Note 3k (Sumnary of t4ateial Accounting Policies
l{ateria[ - Pengakuan Pendapatan dan Beban) dan Gtatan 18 Information) and Note 18 (Sales) to the financial statements.
(Penjualan) atas laporan keuangan.
i FonuvonFrnus
information visit wwwnexia.com
I Jakarta Pusat I Jakarta Barat I Jakarta Selatan I Medan I Surabaya I Semarang I
Page 5
Nexia KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO
KPS
Hal Audit lltama (l-anjutan) Key Audit l,latters (Continued)
Pendapatan Perusahaan terutama berasal dari penjuatan The Company's revenue nainly conpises sales of tobacco
produk berbahan dasar tembakau. Secara umum, pendapatan leaf produds. Pincipally, revenue is recognized when the
diakui saat pengendalian atas barang atau jasa dialihkan control of the goods or seryices is tnnsfetred to the
kepada pembeti, sepanjang wakhr atau pada waktu tertentu, customers, over time or at a point in tine, for the amount
sebesar jumlah imbatan yang dipe*inkan menjadi hak of considention to which the Company expefi to be
Perusahaan dalam pertukaran untuk mengalihkan banng atau entitbd in exchange for transfening promised goods or
jasa yang dijanjikan. seryrces.
Kami mengidentifikasi pengakuan pendapatan sebagai ha[ We identified revenue recognition as a key audit matter
audit utama karena jumlah pendapatan adalah signifikan because the amount of revenue is significant to the
terhadap laporan keuangan dan pendapatan merupakan satah consolidated financial statements and revenue is one of
satu ukunn penting bagi pan pemangku kepentingan untuk the inportant measunes for stakeholders to evaluate the
mengevatuasi kinerja Perusahaan. Oteh karena itu, terdapat Companyls per{ormance. fherefore, there l:s an inherent
risiko inheren atas kecurangan terkait dengan waktu maupun risk of fraud related to the timing and amount of revenue
jumtah pendapatan untuk mencapai target atau ekspektasi to meet specific targets or expectations.
tertenfu.
Bagaimana audit kami merespons hal audit utama: How our audit addressed the key audit mattec
- Kami memperoleh pemahaman serta mengevaluasi desain - We obtained an underctanding of and evafuated the
dan implementasi pengendalian intemal utama atas proses design and implementation of key intemal controk ornr
pengakuan pendapatan. the revenue recognition process.
- Kami menilai ketepatan kebijakan akuntansi Perusahaan - We assessed the appropriateness of the Conpanyls
serta pengungkapan te*ait atas pengakuan pendapatan accounting policies and related disclosures for revenue
dengan mengacu pada standar akuntansi yang berlaku. recognition with reference to the applicable accounting
standards.
- Kami melakukan pengujian substantif secara sampling atas - $le pefformed suhstantive testing on a sampb basis of
transaki penjualan yang dicatat selama tahun berjatan sales tnnsadions recorded duing the year by tracing
dengan menelusurinya ke dokumen pendukung yang relevan. them to relevant supporting documents-
- Kami melakukan pengujian cut-off atas transaksi penjualan - We pertormed cut-off testing of sales tnnsadions
yang dicatat sebelum dan sesudah tanggal pelaporan untuk recorded before and after the reporting date to assess
menilai apakah pendapatan telah diakui pada periode whether revenue was recognized in the appropiate
pelaporan yang tepaL repofting period.
Kami menelaah tnnsaksi setelah tanggal pelaponn untuk - We reviewed transactions subsequent to the repofting
mengidentifikasi adanya penerbitan nota kredit atau retur date to identify significant credit notes issued or sals
penjualan png signifikan yang dapat mengindikasikan retums that nay indicate revenue recognized in an
pengakuan pendapatan pada periode yang tidak tepat. in appropiate repofti ng peiod.
- Kami menelaah jumal yang dicatat pada akun pendapatan - We reviewed joumal entries recorded in rcvenue
untuk mengidentifikasi transaki yang tidak lazim atau tidak accounts to identify unusual or non-recuning
beru[ang serta menelusurinya ke dokumen pendukung yang transadions and tnced them to rebvant suppofting
retevan. documents.
Hal Lain 0ther l{atter
Laponn keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2o24 dan The financial statements of the Conpany as at Decemher
untuk tahun yang benkhir pada tanggal tersebut diaudit oleh 31, 2024 and for the year then ended were audited by
auditor independen lain, yang datam laporannya tertanggal other independent auditor, which in their repoft dated
10 lriaret 2025, menyatakan opini tanpa modifikasian atas March 10, 2025, expressed an unmodified opinion on those
laporan keuangan tersebut. financial statements.
Page 6
Nexia KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO
KPS
Informasi Lain 0ther Information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain Management is responsible for the other information.
terdiri dari informasi yang tercantum dalam laporan tahunan, fhe other information comprises information included
tetapi tidak termasuk laporan keuangan dan laporan auditor kami. in the annual repoft, but does not include the frnancial
Laporan tahunan diharapkan akan tenedia bagi kami setetah statements and our auditors' report thereon. The
tanggal laporan auditor ini. annual report is expeded to be made available to us
after the date ofthis auditorc' repoft.
0pini kami atas laponn keuangan tidak mencakup informasi [ain, Our opinion on the financial statements does not cover
dan oteh karena itu, kami tidak menyatakan bentuk keyahnan the other information and we do not express any form of
apapun atas informasi lain tersebuL assurance conclusion thereon-
Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, tanggung In connedion with our audit of the financial statemenB,
jawab kami adatah untuk membaca informasi [ain yang our responsibility is to read the other information
teridentifikasi di atas, jika tersedia dan, dalam metaksanakannya, identified above when it becomes available and, in doing
mempertimbangkan apakah informasi tain mengandung so, consider whether the other information is naterially
ketidakkonsistenan material dengan laporan keuangan atau inconsistent with the financial statements or our
pemahaman yang kami peroteh selama audit, atau mengandung knowledge obtained in the audit, or otheruise appears to
kesalahan penyajian material be matei ally mi sstated.
Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami menyimpulkan When we read the annual repoft, if we conclude that
bahwa terdapat suatu kesalahan penyajian material di dalamnya, there is a mateial misstatement therein, we arc requircd
kami diharuskan untuk mengomunikasikan ha[ tersebut kepada to conmunicate the natter to those charged with
pihak yang bertanggung jawab atas tata ketota dan melakukan govemance and take appropiate adions in accordance
tindakan lran g tepat berdasartan penturan perundan g-u nda n gan with the applicable laws and regulations.
yang berlaku.
Tanggung Jarab l,lanaiemen dan Pihak yang Bertanggung Responsibilities of llanagement and Those Charyed
Jarab atas Tata Ketola terhadap taporan Keuangan vith Govemance for the Financial Statements
Management is responsible for the prepantion and fair
Irlanajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian presentation of the financial statements in accordance
wajar laponn keuangan tenebut sesuai dengan Standar Akuntansi with Indonesian Financial Accounting Standards, and for
Keuangan di Indonesia, dan atas pengendatian intemal yang such intemal control as management determines is
dianggap pertu oteh manajemen untuk memunghnkan penyusunan necessary to enable the prepantion of financial
laponn keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian materiat, statements that are free from mateial misstatement,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesatahan. whether due to fraud or efior.
Dalam penyrsunan laponn keuangan, manajemen bertanggung In preparing the financial statements, management is
jawab untuk menilai kemampuan Perusahaan dalam responsible for assessing the Companyfs ahility to
mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai continue as a going concem, disclosing, as applicabb,
dengan kondisinya, hat-hat yang berkaitan dengan kelangsungan matterc related to going concem, and using the going
usaha, dan menggunakan basis akuntansi ketangsungan usaha, concem basis of accounting unless management either
kecuati manajemen memilih intensi untuk melikuidasi Perusahaan intends to liquidate the Company or to cease opentions,
atau menghentikan opensi, atau tidak memitiki altematif yang or has no realistic alternative but to do so.
realistis selain metaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata ketota bertanggung jawab Those charged with govemance are responsible for
unfuk mengawasi proses petaponn keuangan Perusahaan. overseeing the Company's financial reporting process.
Page 7
Nexia KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO
KPS
Tanggung Jm:ab Auditor terhadap Audit alas Laporan Keuangan Auditors' Responsibilities for tlrc Audit of dre
Financial StahmenB
Tujuan kami adalah unhrk memeroteh keyahnan memadai tentang Our objedives are to obbin rcasonable assunne abufi
apaloh laponn keuangan secara keseluruhan bebas dari kesalahan whether the financial statements as a whole are fte frcn
penyajian materiaL baikyang disebabkan oteh kecunngan maupun material misstatement, whether drc to fraud or enor, and
kesalahan, dan untrk menerbitkan laponn auditoryang mencakup to issue an auditors' report lhat induds wr opinion.
opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat Reasonable assutance is a high bvel of assunnce, but is
keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa not a guanntee that an audit conduded in accotdane
audit yang dilakanakan berdasartan Standar Audit akan selalu with Standards on Auditing will alwaye deted a mabdal
mendeteksi kesatahan penyajian material ketika hat tersebut ada. misstatement when it exists. lllistatemenb an ari*
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecunngan maupun from fraud or enor and are considered mabial if,
kesatahan dan dianggap material jika, baik secan individual indiidually or in the aggregate, they could reasonablyt
maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan be expected to influence the economic derisons of u*ts
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambit oleh pengguna taken on the basis of the* financial stzrtements.
berdasarkan laponn keuangan tenebut
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami As paft of an audit in accordance with Standards on
menerapkan pertimbangan profusiona[ dan mempertahankan Auditing, we exercise professional judgnent and
skeptisisme profesional selama audil Kami juga: maintain professional skepticisn lhrouqhout lhe audrL
We abo:
a Mengidenffikasi dan menilai risiko kesatahan penyajian a Identify and assess the islo of natcrial
material dalam laponn keuangan, baik yang disebabkan oteh misstatement of the financial statemenB, whether
keorrangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan due to fraud or enor, design and pffom audit
prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta procedures responsive to those isb, and obtain
memeroleh bukti audit yang orkup dan tepat untuk audit evidence that is sufficient and appropriatc to
menSediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya provide a basis for our opinion- The isk of not
kesalahan penpjian material yang disebabkan oleh deteding a material misstatement resulting fron
kecurangan tebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, fraud is higher than for one ruulting from error, as
karena kecunngan dapat metibatkan kolusi, pemalsuan, fraud may involve collusion, forgery, inbntional
penghilangan secan sengaja, pemyataan salah, atau omissions, misrepresentations, or the ovenide of
pengabaian pengendalian intemal intemal controL
a Memeroteh suatu pemahaman tentang pengendatian internal 0btain an undetstanding of inbmal anbol relrla,nt
yang reterran dengan audit untuk mendesain prosedur audit to the audit in order to dsign audit procedures thrt
yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk are appropriate in the circumstances, but not for the
tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian purpose of expressing an opinion ofl the
intemal Perusahaan. effediveness of the Conpants intemal contoL
a Itien genaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yan g di gunakan a Evaluate the appropiatenas of accounting Wlicie
serta kewajaran estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait used and the reasonableness of accounting es,timates
yang dibuat oteh manajemen. and related disclosures made by managemenL
a lilenyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi a Conclude on the appropiateness of managemenfs
kelangsungan usaha oteh manajemen dan, berdasarkan bukti use of the going concem basis of acaunting and,
audit yang diperoteh, apakah terdapat suatu ketidakpastian based on the aud?t ewfuncr obbind, wheilrer a
material yang te*ait dengan peristiwa atau kondisi yang matertal uncertainty exisB related to errcnB or
dapat menyebabkan kenguan signifikan atas kemampuan conditions that may cast signifiant dottht on the
Perusahaan untrk mempertahankan ketangsungan usahanya. Companyls ability to continue as a going conem. If
Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu we conclude that a mateial unceftainty exlisB, rre
ketidakpastian materiaL kami diharuskan untuk rnenarik are required to dnw attention in our auditod rcport
perhatian dalam laponn auditor kami ke pengungkapan to the rehted disclosures in the financialstahmenb
tertait dalam laponn keuangan atau, jika pengungkapan or, if such disclosurcs are inadquate, to nodify our
tersebut tidak memadai, harus menenhrkan apakah pertu opinion. 0ur anclusions are bd on the audit
untuk memodifikasi opini kami. Kesimputan kami didasarkan evidence obtained up to the date of our auditors'
pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laponn report. However, futurc evenB or conditions may
auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan cause the Company to cease to continue as a going
dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan concem.
kelangsungan usaha.
Page 8
Nexia KANAKA PURADIREDJA, SUHARTONO
KPS
Tanggurrg Jarab Auditor terhadap Audit atas laponn l(euangan Auditors' Responsibilities for the Audit of lhe
(lanjutan) Fi nan ci al Statements (Conti nued)
. ilengevaluasi penyajian, struktur, dan isi [aponn keuangan o Evaluate the ovenll presentation, structure, and
secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan apakah content of the financial statemenb, including the
laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang disclosures, and whether the financial statements
mendasarinya dengan suahr cara yang mencapai penyajian represent the underlying tnnsadions and evenB in
wajar- a manner that achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab We communicate with those charged wilh govemance rqarding,
atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang tingkup dan saat among other matterc, the planned scope and tining ofthe audit
yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, and significant audit findings, including any ignificant
termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendatian interna[ deficiencies in intemal control that we identify dudng our audit.
yang teridentifikasi oteh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pemyataan kepada pihak yang We abo provide those charged with govemance with a statement
bertanggung jawab atas tata ketola bahwa kami tetah mematuhi that we have complied with relevant ethical requiremenb
ketentuan etika yang retevan mengenai independensi, dan regarding independence, and to communicate with them aU
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hat-ha[ lain yang relationships and other matter that may reasonably be thought
dianggap secan wajar berpengaruh terhadap independensi kami, to bear on ow independence, and where applicahb, related
dan, jika retevan, pengamanan te*ait. safeguards.
Dari hat-hatyang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung From the mattes communicated with thosr- charged with
jawab atas tata ketola, kami menentukan hal-hat tersebut yang govemance, we determine those mattes that were of most
pating signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode hni significance in the audit of the financial statenents of the
dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan cunent peiod and are therefore the key audit matters- [fe
hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuati peraturan describe these matters in our auditors' repoft unlss law or
perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal regulation precludes public disclosure about the matter or when,
tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, in extremely nre circumstances. we determine that a matter
kami menentukan bahwa suatu hal tidak boteh dikomunikasikan should not be communicated in our report because the adverse
dalam laponn kami karena konsekuensi merugikan dari consequences of doing so would reasonably be expeded to
mengomunikasikan ha[ tersebut akan diekspektasikan secara wajar outweigh the public interest benefiB of such communication.
metebihi manfaat kepentingan pubtik atas komunikasi tersebut.
IGNAKA PURADIREINA. SUHARTOI{O
Tan Siddharta
Ijin/Licensi: AP.0111
16 Maret 2026/March 76, 2026
Page 9
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 3c,3d,3l,5,25,26g 3.233.711.876 3.423.401.613 Cash on hand and in banks
Piutang usaha Trade receivables
Pihak ketiga 3c,6,26g 13.024.976.500 12.694.406.500 Third parties
Persediaan 3f,7 170.056.061.975 185.586.038.721 Inventories
Biaya dibayar dimuka 3g 87.706.479 221.284.586 Prepaid expenses
Jumlah Aset Lancar 186.402.456.830 201.925.131.420 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset hak-guna 3e,12 2.502.137.030 5.004.274.062 Right-of-use assets
Uang muka 9 14.537.180.938 1.275.000.000 Advances
Aset tetap - bersih 3h,3i,8 443.216.563.914 428.067.951.943 Fixed assets - net
Aset pajak tangguhan 3m,14c 993.134.192 1.086.134.362 Deferred tax assets
Aset lain-lain 14.777.362 24.628.937 Other asset
Jumlah Aset Tidak Lancar 461.263.793.436 435.457.989.304 Total Non-current Assets
JUMLAH ASET 647.666.250.266 637.383.120.724 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes to the financial statements are an integral part of these
dari laporan keuangan secara keseluruhan. financial statements taken as a whole.
1
Page 10
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - Lanjutan STATEMENT OF FINANCIAL POSITION - Continued
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS CURRENT
JANGKA PENDEK LIABILITIES
Utang bank 3c,11,26g 69.389.609.182 79.719.176.027 Bank loans
Utang usaha Trade payables
Pihak ketiga 3c,13,26g 35.883.465.472 33.111.590.005 Third parties
Utang pajak 3l,14a 3.379.512.837 4.210.214.685 Taxes payable
Biaya masih harus dibayar 3c,26g 623.081.000 1.533.191.718 Accrued expenses
Bagian jangka pendek atas Current maturities of
liabilitas jangka panjang: long-term liabilities:
Liabilitas sewa 3c,3e,12,26g 2.579.699.372 2.424.574.690 Lease liabilities
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 3c,10,26g 175.946.524 1.341.330.478 payables
Utang bank 3c,11,26g 22.099.885.918 23.051.893.724 Bank loans
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 134.131.200.305 145.391.971.327 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA NON-CURRENT
PANJANG LIABILITIES
Liabilitas jangka panjang setelah Non-current liabilities net-off
dikurangi bagian jangka pendek: current maturities:
Liabilitas sewa 3c,3e,12,26g - 2.579.699.372 Lease liabilities
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 3c,10,26g - 175.946.524 payables
Utang bank 3c,11,26g 37.143.502.827 51.002.363.105 Bank loans
Liabilitas imbalan kerja 3n,15 4.514.246.330 4.936.974.377 Employee benefit liabilities
Jumlah Liabilitas Total Non-current
Jangka Panjang 41.657.749.157 58.694.983.378 Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 175.788.949.462 204.086.954.705 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Capital stock - Rp 50 par
Rp50 per saham value per share
modal dasar - 2.666.640.000 authorized - 2,666,640,000
saham, modal ditempatkan shares, subscribed and fully
dan disetor penuh - paid - 940,720,000
940.720.000 saham 16 47.036.000.000 47.036.000.000 shares
Tambahan modal disetor 17 37.906.140.000 37.906.140.000 Additional paid-in capital
Surplus revaluasi 294.030.759.344 275.160.354.039 Revaluation surplus
Saldo laba: Retained earnings:
Ditentukan penggunaannya 600.000.000 600.000.000 Appropriated
Tidak ditentukan penggunaannya 92.304.401.460 72.593.671.980 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 471.877.300.804 433.296.166.019 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 647.666.250.266 637.383.120.724 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes to the financial statements are an integral part of these
dari laporan keuangan secara keseluruhan. financial statements taken as a whole.
2
Page 11
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
Penjualan 3k,18 313.448.154.429 324.484.368.661 Sales
Beban pokok penjualan 3k,19 (246.049.160.956) (255.174.509.844) Cost of goods sold
LABA KOTOR 67.398.993.473 69.309.858.817 GROSS PROFIT
Beban usaha 3k,20 (26.422.529.541) (27.710.179.599) Operating expenses
Laba penjualan aset tetap 13.599.099 52.969.989 Gain on sale of fixed assets
Laba atas selisih kurs 27.981.936 6.005.036 Gain on foreign exchange
Denda pajak (41.515.577) (98.166.418) Tax penalty
Pendapatan lain-lain 79.444.660 809.151.165 Others income
Pendapatan (beban) keuangan 21 (13.114.716.846) (12.984.826.832) Finance income (expenses)
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 27.941.257.204 29.384.812.158 INCOME TAX
BEBAN PAJAK INCOME TAX
PENGHASILAN EXPENSES
Kini 3m,14b (7.337.394.900) (7.843.347.820) Current
Tangguhan 3m,14c (269.029.354) (300.220.126) Deferred
LABA BERSIH NET INCOME
TAHUN BERJALAN 20.334.832.950 21.241.244.212 FOR THE YEAR
PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Item not to be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi to profit or loss
dalam periode berikutnya: in subsequent periods:
Pengukuran kembali atas Remeasurement of employee
imbalan pasca kerja 3n,15 (800.132.654) 185.282.313 benefits liabilities
Peningkatan revaluasi Increase in revaluation of
aset tetap 3h,8 18.870.405.305 18.682.790.655 fixed assets
Pajak penghasilan terkait 3m,14c 176.029.184 (40.762.109) Related income tax
JUMLAH LABA
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 38.581.134.785 40.068.555.071 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
(dalam nilai penuh) 21,62 22,58 (in full amount)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes to the financial statements are an integral part of these
dari laporan keuangan secara keseluruhan. financial statements taken as a whole.
3
Page 12
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo Laba/
Retained Earnings
Tambahan Modal
Disetor/ Surplus Revaluasi/ Ditentukan Tidak Ditentukan
Catatan/ Modal Saham/ Additional Paid-in Revaluation Penggunaannya/ Penggunaannya/ Jumlah Ekuitas/
Notes Capital Stock Capital Surplus Appropriated Unappropriated Total Equity
Saldo per 1 Januari 2024 47.036.000.000 37.906.140.000 256.477.563.384 500.000.000 56.011.507.564 397.931.210.948 Balance as of January 1, 2024
Dividen tunai - - - - (4.703.600.000) (4.703.600.000) Cash dividends
Pembentukan cadangan umum - - - 100.000.000 (100.000.000) - General reserves
Laba bersih tahun berjalan - - - - 21.241.244.212 21.241.244.212 Net income for the year
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of post employment
imbalan pasca kerja - bersih - - - - 144.520.204 144.520.204 benefits liabilities - net
Peningkatan revaluasi aset tetap 8 - - 18.682.790.655 - - 18.682.790.655 Increase in revaluation of fixed assets
Saldo per 31 Desember 2024 47.036.000.000 37.906.140.000 275.160.354.039 600.000.000 72.593.671.980 433.296.166.019 Balance as of December 31, 2024
Laba bersih tahun berjalan - - - - 20.334.832.950 20.334.832.950 Net income for the year
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of post employment
imbalan pasca kerja - bersih - - - - (624.103.470) (624.103.470) benefits liabilities - net
Peningkatan revaluasi aset tetap 8 - - 18.870.405.305 - - 18.870.405.305 Increase in revaluation of fixed assets
Saldo per 31 Desember 2025 47.036.000.000 37.906.140.000 294.030.759.344 600.000.000 92.304.401.460 471.877.300.804 Balance as of December 31, 2025
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. The accompanying notes to the financial statements are an integral part of these financial statements taken as a whole.
4
Page 13
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari kas pelanggan 6,18 313.117.584.429 319.431.269.661 Cash receipts from customers
Pembayaran kepada Cash payment for suppliers
pemasok dan lainnya (210.412.514.163) (290.425.616.706) and others
Pembayaran kas kepada karyawan (38.168.901.168) (34.462.866.462) Cash payment for employees
Penerimaan pendapatan keuangan 3c 3.174.435 2.942.778 Finance income received
Pembayaran pajak (6.106.426.547) (8.724.039.293) Payment taxes
Kas Bersih Diperoleh dari Net Cash Provided by (Used in)
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 58.432.916.986 (14.178.310.022) Operating Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 8 (2.456.302.050) (1.579.697.630) Acquisition of fixed assets
Pembayaran uang muka aset tetap 9 (14.537.180.938) (1.275.000.000) Payment of advances of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap 8 265.765.766 1.054.054.055 Proceeds from sale of fixed assets
Kas Bersih Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (16.727.717.222) (1.800.643.575) Investing Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan utang bank 11 10.000.000.000 65.000.000.000 Proceeds from bank loans
Pembayaran utang bank 11 (35.140.434.929) (26.744.515.906) Payment of bank loans
Pembayaran utang pembiayaan Payment of consumer financing
konsumen 10 (1.341.330.478) (1.289.691.522) payables
Pembayaran bunga utang Payment of interest on consumer
pembiayaan konsumen 21 (65.723.074) (154.624.778) financing loans
Pembayaran bunga dan provisi Payment of interest and provision
pinjaman bank 21 (12.707.401.020) (12.583.988.696) on bank loans
Pembayaran liabilitas sewa 12 (2.424.574.690) (2.325.454.385) Payment of lease liabilities
Pembayaran beban bunga Payment of interest expenses
liabilitas sewa 12 (215.425.310) (74.545.615) lease liabilities
Pembayaran dividen 24 - (4.703.600.000) Payment of dividens
Kas Bersih Diperoleh dari Net Cash Provided by (Used in)
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (41.894.889.501) 17.123.579.098 Financing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH NET INCREASE (DECREASE) IN
KAS DAN BANK (189.689.737) 1.144.625.501 CASH ON HAND AND IN BANKS
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND IN BANKS
AWAL TAHUN 5 3.423.401.613 2.278.776.112 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND IN BANKS
AKHIR TAHUN 5 3.233.711.876 3.423.401.613 AT END OF YEAR
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes to the financial statements are an integral part of these
dari laporan keuangan secara keseluruhan. financial statements taken as a whole.
5
Page 14
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum a. The Company’s Establishment and General Information
PT Indonesian Tobacco Tbk (“Perusahaan”) didirikan PT Indonesian Tobacco Tbk (the “Company”) was
berdasarkan Akta No. 25 tanggal 16 Mei 1955 dari Notaris established based on Notarial Deed No. 25 dated May 16,
Raden Soediono dengan nama N.V. Indonesian Tobacco & 1955 of Public Notary Raden Soediono under the name of
Industrial Company. Akta Pendirian Perusahaan telah N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company. The
memeroleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Company’s Deed of Establishment was approved by the
Indonesia dalam Surat Keputusan No. J.A.5/61/3 tanggal Minister of Justice of the Republic of Indonesia in Decision
16 Juni 1955 dan diumumkan dalam Berita Negara Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was
Republik Indonesia No. 478 tanggal 22 Juni 1956, published in State Gazette of the Republic of Indonesia
Tambahan No. 50. No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.
Berdasarkan Akta No. 3 tanggal 7 Juli 2008 dari Notaris Based on Notarial Deed No. 3 dated July 7, 2008 of Public
Ermin Yuniastuti, S.H., seluruh Anggaran Dasar Notary Ermin Yuniastuti, S.H., the entire Articles of
Perusahaan telah disesuaikan dengan ketentuan Undang- Association of the Company have been adjusted to the
undang No. 40 tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas. provisions of Law No. 40 year 2007 concerning Limited
Akta penyesuaian tersebut telah memeroleh persetujuan Liability Companies. The deed of adjustment has been
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik approved by the Minister of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-
45448.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 28 Juli 2008. 45448.AH.01.02. Tahun 2008 dated July 28, 2008.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali The Company’s Articles of Association have been amended
perubahan, terakhir dalam Akta No. 62 tanggal 23 Mei several times, most recently by Notarial Deed No. 62 dated
2023 dari Notaris Rini Yulianti, S.H, mengenai perubahan May 23, 2023 of Public Notary Rini Yulianti, S.H.,
Pasal 17 Anggaran Dasar Perusahaan untuk disesuaikan concerning the changes in Article 17 of the Company’s
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Article of Association to comply with the Financial Services
No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Authority Regulation No. 14/POJK.04/2022 concerning the
Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik. Akta submission of Periodic Financial Reports of Issuers or
Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Public Companies. The Deed of Amendment has been
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam notified to the Minister of Law and Human Rights of the
Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03- Republic of Indonesia in Notification Letter
0075582 tanggal 12 Juni 2023. No. AHU-AH.01.03-0075582 dated June 12, 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, According to Article 3 of the Company Articles of
maksud dan tujuan Perusahaan adalah menjalankan usaha Association, the Company’s purposes and objectives are
dalam bidang industri pengolahan dan perdagangan. Untuk engaging in the processing industry and trading. To achive
mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perusahaan dapat its purposes and objectives, the Company may implement
melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: business activities as follows:
i) Kegiatan usaha utama mencakup industri pengering i) Main business activities including tobacco drying and
dan pengolahan tembakau, industri rokok dan produk processing industry, tobacco processing industry,
tembakau lainnya, industri kretek, industri rokok putih, cigarette and other tobacco product industry, clove
industri rokok lainnya, industri pengolahan tembakau industry, white cigarette industry, other cigarette
lainnya dan industri bumbu rokok serta kelengkapan industry, other tobacco processing industry and
rokok lainnya. cigarette condiment and other cigarette supply
industry.
ii) Kegiatan usaha penunjang mencakup perdagangan ii) Supporting business activities including cigarette,
besar rokok, tembakau dan tembakau rajangan. tobacco and shredded tobacco wholesale.
Pada saat ini, Perusahaan bergerak dalam bidang industri Currently, the Company engages in the other cigarette
rokok lainnya. industry.
Perusahaan mulai beroperasi komersial untuk jenis The Company commenced commercial operations for
tembakau iris pada tahun 1980. sliced tobacco in 1980.
Perusahaan tidak memiliki entitas induk dan entitas induk The Company has no immediate holding entity and ultimate
terakhir. Pemegang saham pengendali adalah Djonny parent entity. The controlling stockholder is Djonny
Saksono. Saksono.
6
Page 15
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM - Lanjutan 1. GENERAL - Continued
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum - Lanjutan a. The Company’s Establishment and General Information
- Continued
Perusahaan berdomisili di Malang dan berkantor pusat di The Company is domiciled in Malang and the head office
Jl. Letjen S. Parman No. 92, Malang, Jawa Timur. is at Jl. Letjen S. Parman No. 92, Malang, East Java.
b. Penawaran Umum b. Public Offering
Pada tanggal 5 April 2019, melalui Surat Pengantar On April 5, 2019, through Registration Statement Letter on
Pernyataan Pendaftaran dalam rangka penawaran Umum Initial Public Offering No. 009/IT-OFFICE/IV/2019, the
Perdana Saham No. 009/IT-OFFICE/IV/2019, Perusahaan Company conducted the initial public offering of its
telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui 274,060,000 shares at a par value of Rp50 per share with
pasar modal sejumlah 274.060.000 saham biasa dengan an offering price of Rp219 per share through the capital
nilai nominal Rp50 per saham dengan harga penawaran market. On June 24, 2019 based on Letter No. S-
Rp219 per saham. Pada tanggal 24 Juni 2019, berdasarkan 83/D.04/2019 from the Board of Commissioners of the
Surat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Kepala Financial Services Authority Chief Executive of the Capital
Eksekutif Pengawas Pasar Modal No. S-83/D.04/2019, Market Supervisor, the Company’s Statement Registration
Perusahaan telah memeroleh Surat Pemberitahuan Efektif became effective. The excess amount received from the
Pernyataan Penawaran. Selisih lebih jumlah yang diterima stock issuance over its nominal value amounting to
dari pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar Rp37,906,140,000 was recorded in the “Additional Paid-
Rp37.906.140.000 dicatat dalam akun “Tambahan Modal in Capital” account, after being deducted by the stock
Disetor” setelah dikurangi biaya emisi saham sebesar issuance cost of Rp8,410,000,000 (Note 17). On July 4,
Rp8.410.000.000 (Catatan 17). Pada tanggal 4 Juli 2019, 2019, all the Company’s shares were listed on the
seluruh saham Perusahaan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia Stock Exchange.
Indonesia.
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan c. Board of Commissioners, Directors, Audit Committee,
Karyawan and Employees
Berdasarkan Akta No. 3 tanggal 3 Agustus 2023 dari Based Notarial Deed No. 3 dated August 3, 2023 of Public
Notaris Rini Yulianti, S.H., susunan Dewan Komisaris dan Notary Rini Yulianti, S.H., the composition of the
Direksi Perusahaan per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Company’s Board of Commissioners and Directors as of
sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024, is as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Shirley Suwantina : President Commissioner
Komisaris Independen : Suprihadi : Independent Commissoner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Djonny Saksono : President Director
Direktur : Andre Martinus : Director
Manajemen kunci meliputi anggota Dewan Komisaris dan Key management includes the members of the Company’s
Direksi Perusahaan. Board of Commissioners and Directors.
Susunan Komite Audit Perusahaan per 31 Desember 2025 The composition of the Company’s Audit Committee as of
dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 is as follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Suprihadi : Chairman
Anggota : Andi Sudhana : Members
Erwin Saraswati
7
Page 16
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM - Lanjutan 1. GENERAL - Continued
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan c. Board of Commissioners, Directors, Audit Committee,
Karyawan - Lanjutan and Employees - Continued
Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada Komisaris dan Salaries and allowances paid to the Company’s Boards of
Direksi Perusahaan adalah sebesar Rp5.579.534.234 dan Commissioners and Directors amounted to
Rp4.775.510.018 masing-masing untuk tahun yang Rp5,579,534,234 and Rp4,775,510,018 for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024, respectively.
Jumlah karyawan tetap Perusahaan masing- masing adalah The Company had 234 and 272 permanent employees for
234 dan 272 karyawan untuk tahun 2025 dan 2024 (tidak the year 2025 and 2024, respectively (unaudited).
diaudit).
d. Penyelesaian Laporan Keuangan d. Completion of the Financial Statements
Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan The Company’s Board of Directors is responsible for the
dan penyajian laporan keuangan, yang telah diselesaikan preparation and presentation of the financial statements,
dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada which were completed and approved for issue by the
tanggal 16 Maret 2026. Company’s Board of Directors on March 16, 2026.
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”) AND
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU INTERPRETATION TO FINANCIAL ACCOUNTING
DAN REVISI STANDARDS (“ISAK”)
a. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan a. Statements of Financial Accounting Standards (PSAKs)
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang and Interpretation to Financial Accounting Standards
Diterbitkan dan Berlaku Efektif dalam Tahun Berjalan (ISAKs) Issued and Effective in the Current Year (on or
(pada atau setelah 1 Januari 2025) after January 1, 2025)
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah menerapkan In the current year, the Company has adopted all of the new
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan and revised Statements of Financial Accounting Standards
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) baru (PSAKs) and Interpretation to Financial Accounting
dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan Standards (ISAKs) including amendments and annual
penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan improvements issued by the Board of Financial Accounting
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Standards of the Indonesian Institute of Accountants that
yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan are relevant to its operations and affected to the financial
memengaruhi laporan keuangan berlaku efektif untuk statements effective for accounting period beginning on or
periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah after January 1, 2025.
1 Januari 2025.
PSAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan The New and revised PSAKs and ISAKs including
amedemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif amendments and annual improvements effective in the
dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: current year are as follows:
- Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs - Amendment to PSAK 221: Effect of Changes in Foreign
Valuta Asing. Amendemen tentang kekurangan Exchange Rates. Amendment on lack of convertibility.
ketertukaran. Amendemen ini memperjelas pengaturan This amendment clarifies the provisions related to
terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan conditions when a currency is not convertible and its
serta pengungkapannya. disclosure.
- PSAK 117 memperkenalkan Pendekatan Block - PSAK 117 introduces the Block Building Approach,
Building, yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi which is modified for insurance contracts with direct
dengan fitur partisipasi langsung, yang digambarkan participation features, described as a Variable Fee
sebagai Pendekatan Biaya Variabel. Terdapat Approach. There is simplification if certain criteria are
penyederhanaan jika kriteria tertentu terpenuhi dengan met by using the Premium Allocation Approach.
menggunakan Pendekatan Alokasi Premi.
8
Page 17
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”) AND
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU INTERPRETATION TO FINANCIAL ACCOUNTING
DAN REVISI - Lanjutan STANDARDS (“ISAK”) - Continued
a. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan a. Statements of Financial Accounting Standards (PSAKs)
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang and Interpretation to Financial Accounting Standards
Diterbitkan dan Berlaku Efektif dalam Tahun Berjalan (ISAKs) Issued and Effective in the Current Year (on or
(pada atau setelah 1 Januari 2025) - Lanjutan after January 1, 2025) - Continued
- Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi – - Amendment to PSAK 117: Insurance Contracts – Initial
Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 - Informasi Application of PSAK 117 and PSAK 109 – Comparative
Komparatif, berlaku efektif ketika Perusahaan pertama Information, effective when the Company first applies
kali menerapkan PSAK 117. PSAK 117.
b. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan b. Statements of Financial Accounting Standards (PSAKs)
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang and Interpretation to Financial Accounting Standards
Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif dalam (ISAKs) Issued but not Effective in the Current Year
Tahun Berjalan
- PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107 - PSAK 109: Financial Instruments and PSAK 107
Instrumen Keuangan: Pengungkapan terkait Financial Instruments: Disclosure related to
Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan. Classification and Measurement of Financial
Amandemen ini menambahkan dan mengklarifikasi Instruments. The amendment adds and clarifies
ketentuan dalam PSAK 109 mengenai penghentian provisions in PSAK 109 regarding the derecognition of
pengakuan liabilitas keuangan dan mengklarifikasi financial liabilities and clarifies the assessment of cash
penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan flow characteristics for financial assets with
dengan fitur terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola environmental, social and governance (ESG)-linked
(LST), aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan features, financial assets with non-recourse features
instrumen terkait kontraktual seperti tranche. and contractually linked instruments such as tranches.
Amandemen ini juga memodifikasi ketentuan dalam The amendment also modifies provisions in PSAK 107
PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan untuk related to disclosure requirements for investments in
investasi dalam instrumen ekuitas yang diukur pada equity instruments measured at fair value through
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income (OCI) and adds
(OCI) dan menambahkan ketentuan terkait instrumen provisions related to financial instruments with
keuangan dengan persyaratan kontraktual yang contractual terms that alter the timing or amount of
mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. contractual cash flows. Effective date January 1, 2026
Tanggal efektif 1 Januari 2026 dan penerapan dini and early adoption is allowed.
diperkenankan.
- PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam - PSAK 118: Presentation and Disclosure in Financial
Laporan Keuangan. PSAK 118 menggantikan Statements. PSAK 118 supersedes PSAK 201, retaining
PSAK 201, mempertahankan banyak prinsip yang ada many existing principles but significantly changing
tetapi secara signifikan mengubah cara Perusahaan how entities report “Operating Profit or Loss.” It
melaporkan "Laba Rugi Operasi". PSAK 118 establishes a defined structure for the statement of
menetapkan struktur yang jelas untuk laporan laba rugi, profit or loss, categorizing items into operating,
mengkategorikan pos-pos menjadi operasi, investasi, investing, financing, income taxes and discontinued
pendanaan, pajak penghasilan, dan operasi yang operations. The standard mandates specific
dihentikan. Standar ini mengamanatkan pengungkapan disclosures, including management-defined
spesifik, termasuk ukuran kinerja yang ditentukan performance measures (MPMs), which must be
manajemen (MPM), yang harus direkonsiliasi dengan reconciled to the most similar specified subtotal in
subtotal yang paling mirip dalam laba rugi PSAK. PSAK’s profit or loss. Effective date January 1, 2027
Tanggal efektif 1 Januari 2027 dan penerapan dini and early adoption is allowed.
diperkenankan.
Beberapa dari PSAK dan ISAK termasuk amendemen dan Several PSAKs and ISAKs including amendments and annual
penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan improvements that became effective in the current year and are
relevan dengan kegiatan Perusahaan telah diterapkan relevant to the Company’s operation have been adopted as
sebagaimana dijelaskan dalam “Ikhtisar Informasi Kebijakan disclosed in the “Summary of Material Accounting Policies
Akuntansi Material.” Information”.
9
Page 18
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAKs”)
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU AND INTERPRETATION TO FINANCIAL ACCOUNTING
DAN REVISI – Lanjutan STANDARDS (“ISAKs”) - Continued
Beberapa PSAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan Other PSAKs and ISAKs that are not relevant to the Company’s
kegiatan Perusahaan atau mungkin akan memengaruhi operation or might affect the accounting policies in the future
kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang dievaluasi oleh are being evaluated by the management the potential impact
manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari that might arise from the adoption of these standards to the
penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan. financial statements.
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL INFORMATION
Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam The accounting policies have been applied consistently in the
penyajian laporan keuangan kecuali bagi penerapan beberapa preparation of financial statements except for the adoption of
SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif sejak tanggal several new and revised SAKs that effective on or after
1 Januari 2025 yaitu sebagai berikut: January 1, 2025, as follows:
a. Pernyataan Kepatuhan a. Compliance Statement
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan SAK, yang The financial statements have been prepared in accordance
mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan with SAK, which comprises the Statements and
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Interpretations issued by the Board of Financial
Indonesia, termasuk standar baru dan yang direvisi, Accounting Standards of the Indonesian Institute of
amendemen dan penyesuaian tahunan, yang berlaku efektif Accountants, including applicable new and revised
pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025, serta Lampiran standards, effective on or after January 1, 2025, and
Keputusan Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal dan Attachment to the Decision of the Chairman of Bapepam –
Lembaga Keuangan (sekarang menjadi Otoritas Jasa LK (now becoming Indonesian Financial Services
Keuangan atau OJK) No. Kep-347/BL/2012 tanggal Authority or OJK) No. Kep-347/BL/2012 dated June 25,
25 Juni 2012 yaitu Peraturan No.VIII.G.7 tentang 2012 that is Regulation No.VIII.G.7 regarding
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten Presentation and Disclosures of the Financial Statements
atau Perusahaan Publik yang berlaku untuk laporan of the Public Company that effective for the financial
keuangan yang berakhir pada atau setelah tanggal statements that ended on or after December 31, 2012.
31 Desember 2012.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. Basic for the Preparation of Financial Statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi The financial statements have been prepared on the
kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan assumption of going concern and accrual basis except for
arus kas yang menggunakan dasar kas. statement of cash flows using cash basis.
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini The measurement in the preparation of financial statements
adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali is historical cost concept, except for certain accounts which
untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran are measured on the basis described in the related
lain sebagaimana yang diungkapkan pada kebijakan accounting policies of respective account.
akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode The statement of cash flows, which have been prepared
langsung (direct method) dengan mengelompokkan arus using the direct method, present cash receipts and
kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. payments classified into operating, investing, and
financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan The reporting currency used in the preparation of the
keuangan adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata financial statements is Rupiah (Rp) which also represents
uang fungsional Perusahaan. functional currency of the Company.
Ketika Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi When the Company adopts accounting policy
secara restrospektif atau membuat penyajian kembali pos- retrospectively or restates items in its financial statements
pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan or the Company reclassifies the items in its financial
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya maka statements, the statement of financial position at the
Perusahaan menyajikan kembali laporan posisi keuangan beginning of comparative period is presented.
pada awal periode komparatif yang disajikan.
10
Page 19
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan c. Financial Instruments
(1) Aset Keuangan (1) Financial Assets
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Aset keuangan diakui pada posisi keuangan ketika Financial assets are recognized on the financial
Perusahaan menjadi pihak dalam penyediaan position when the Company becomes a party to the
instrumen secara kontraktual. Semua aset keuangan contractual provision of the instrument. All financial
diakui dan dihentikan pengakuannya berdasarkan assets are recognized and de-recognized on a trade
tanggal perdagangan di mana pembelian atau penjualan date basis where the purchase or sale of financial
aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang assets is under a contract whose terms require delivery
persyaratannya mengharuskan penyerahan aset dalam of assets within the time frame established by the
jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang market concerned.
bersangkutan.
Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar, Financial assets are initially measured at fair value, in
dalam hal investasi tidak diklasifikasikan sebagai nilai the case of investments not classified as at fair value
wajar melalui laba rugi (FVTPL), nilai wajar ditambah through profit or loss (FVTPL), fair value plus
biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara transaction costs that are directly attributable to the
langsung dengan akuisisi atau penerbitan aset acquisition or issuance of financial assets.
keuangan.
Semua aset keuangan yang diakui kemudian diukur All recognized financial assets are subsequently
secara keseluruhan pada biaya perolehan diamortisasi measured in their entirety at either amortized cost or
atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset fair value, depending on the classification of the
keuangan tersebut. financial assets.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Instrumen utang yang memenuhi kondisi berikut Debt instruments that meet the following conditions are
diukur pada biaya perolehan diamortisasi: subsequently measured at amortized cost:
- Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang - The financial asset is held within a business model
bertujuan untuk memiliki aset keuangan untuk whose objective is to hold financial assets in order
mengumpulkan arus kas kontraktual; dan to collect contractual cash flows; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan - The contractual terms of the financial asset give
menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang rise on specified dates to cash flows that are solely
hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Instrumen utang yang memenuhi ketentuan berikut ini Debt instruments that meet the following conditions are
selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui subsequently measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain (FVOCI): comprehensive income (FVOCI):
- Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang - The financial asset is held within a business model
tujuannya dicapai dengan mengumpulkan arus kas whose objective is achieved by both collecting
kontraktual dan menjual aset keuangan; dan contractual cash flows and selling the financial
assets; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan - The contractual terms of the financial asset give
menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang rise on specified dates to cash flows that are solely
hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Semua aset keuangan lain yang tidak diklasifikasikan All other financial assets that are not classified as
sebagai biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI amortized cost or FVOCI are subsequently measured at
selanjutnya diukur pada FVTPL. FVTPL.
11
Page 20
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Pengukuran Selanjutnya - Lanjutan Subsequent Measurement - Continued
Biaya Perolehan Diamortisasi dan Metode Bunga Amortized Cost and Effective Interest Method
Efektif
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah The amortized cost of a financial asset is the amount at
jumlah di mana aset keuangan diukur pada pengakuan which the financial asset is measured at initial
awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah recognition minus the principal repayments, plus the
amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode cumulative amortization using the effective interest
suku bunga efektif dari setiap perbedaan antara jumlah method of any difference between that initial amount
awal dan jumlah jatuh tempo, disesuaikan dengan and the maturity amount, adjusted for any loss
penyisihan kerugian. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto allowance. On the other hand, the gross carrying
dari aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi amount of a financial asset is the amortized cost of a
dari aset keuangan sebelum disesuaikan dengan financial asset before adjusting for any loss allowance.
penyisihan kerugian.
Pendapatan bunga diakui dengan menggunakan Interest income is recognized using the effective
metode suku bunga efektif untuk instrumen utang yang interest method for debt instruments measured
diukur kemudian pada biaya perolehan diamortisasi subsequently at amortized cost and at FVOCI. For
dan pada FVOCI. Untuk instrumen keuangan selain financial instruments other than purchased or
yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan originated credit-impaired financial assets, interest
menurun, pendapatan bunga dihitung dengan income is calculated by applying the effective interest
menggunakan suku bunga efektif terhadap jumlah rate to the gross carrying amount of a financial asset
tercatat bruto dari aset keuangan (basis bruto), kecuali (gross basis), except for financial assets that have
untuk aset keuangan yang kemudian mengalami subsequently become credit-impaired. For financial
penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang assets that have subsequently become credit-impaired,
kemudian mengalami penurunan nilai kredit, interest income is recognized by applying the effective
pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku interest rate to the amortized cost of the financial asset.
bunga efektif pada biaya perolehan diamortisasi dari If, in subsequent reporting periods, the credit risk on
aset keuangan tersebut. Jika, pada periode pelaporan the credit-impaired financial instrument improves so
berikutnya, risiko kredit atas instrumen keuangan yang that the financial asset is no longer credit-impaired,
mengalami penurunan nilai kredit meningkat sehingga interest income is recognized by applying the effective
aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai interest rate to the gross carrying amount of the
kredit, maka pendapatan bunga diakui dengan financial asset.
menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat
bruto aset keuangan.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of calculating
digunakan untuk menghitung biaya perolehan the amortized cost of a debt instrument and of
diamortisasi dari instrumen utang dan metode untuk allocating interest income over the relevant period.
mengalokasikan pendapatan bunga selama periode
yang relevan.
Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau yang For financial instruments other than purchased or
berasal dari aset keuangan menurun (yaitu aset yang originated credit-impaired financial assets (i.e. assets
mengalami penurunan nilai kredit pada pengakuan that are credit impaired on initial recognition), the
awal), suku bunga efektif adalah suku bunga yang effective interest rate is the rate that exactly discounts
secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas estimated future cash receipts (including all fees and
masa depan (termasuk semua biaya dan poin bentuk points paid or received that form an integral part of the
lain yang dibayarkan atau diterima merupakan bagian effective interest rate, transaction costs and other
yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya premiums or discounts) excluding expected credit
transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak losses, through the expected life of the debt
termasuk kerugian kredit yang diharapkan, selama instrument, or, where appropriate, a shorter period,
perkiraan umur dari instrumen utang, atau, jika sesuai, to the gross carrying amount of the debt instrument
periode yang lebih pendek, ke jumlah tercatat bruto on initial recognition.
dari instrumen utang pada pengakuan awal.
12
Page 21
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Pengukuran Selanjutnya - Lanjutan Subsequent Measurement - Continued
Biaya Perolehan Diamortisasi dan Metode Bunga Amortized Cost and Effective Interest Method -
Efektif - Lanjutan Continued
Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari For purchased or originated credit-impaired financial
aset keuangan menurun, Perusahaan mengakui assets, the Company recognizes interest income by
pendapatan bunga dengan menerapkan suku bunga applying the credit-adjusted effective interest rate to
efektif yang disesuaikan dengan kredit ke biaya the amortized cost of the financial asset from initial
perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut recognition. The calculation does not revert to the
sejak pengakuan awal. Penghitungan tidak kembali ke gross basis even if the credit risk of the financial asset
basis bruto meskipun risiko kredit dari aset keuangan subsequently improves so that the financial asset is no
kemudian meningkat sehingga aset keuangan tidak lagi longer credit-impaired.
menurun.
Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan Interest income is recognized in profit or loss and is
dimasukkan dalam baris item "Pendapatan Keuangan - included in the "Finance Income – Interest Income"
Pendapatan Bunga". line item.
Investasi dalam Instrumen Utang yang Investment in Debt Instruments Classified as at
Diklasifikasikan sebagai FVOCI FVOCI
Instrumen utang pada awalnya diukur pada nilai wajar The debt instruments are initially measured at fair
ditambah biaya transaksi. Selanjutnya, perubahan nilai value plus transaction costs. Subsequently, changes in
tercatat instrumen utang sebagai akibat dari the carrying amount of the debt instruments as a result
keuntungan dan kerugian selisih kurs, keuntungan atau of foreign exchange gains and losses, impairment gains
kerugian penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang or losses, and interest income calculated using the
dihitung dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method are recognized in profit or
efektif, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang diakui loss. The amounts that are recognized in profit or loss
dalam laba rugi sama dengan jumlah yang akan diakui are the same as the amounts that would have been
dalam laba rugi jika aset keuangan tersebut diukur recognized in profit or loss if these financial assets had
dengan biaya perolehan diamortisasi. Semua been measured at amortized cost. All other changes in
perubahan lain dalam nilai tercatat dari aset keuangan the carrying amount of these financial assets are
tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain recognized in other comprehensive income and
dan diakumulasi dalam akun cadangan revaluasi accumulated under the heading of investments
investasi. Ketika aset keuangan ini dihentikan revaluation reserve. When these financial assets are
pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif derecognized, the cumulative gains or losses
yang sebelumnya diakui dalam penghasilan previously recognized in other comprehensive income
komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi. are reclassified to profit or loss.
Investasi dalam Instrumen Ekuitas yang Investment in Equity Instruments Designated as at
Ditetapkan pada FVOCI FVOCI
Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika: A financial asset is held for trading if:
- diakuisisi terutama untuk tujuan menjualnya dalam - it has been acquired principally for the purpose of
waktu dekat; atau selling it in the near term; or
- pada pengakuan awal, ini merupakan bagian dari - on initial recognition it is part of a portfolio of
portofolio instrumen keuangan teridentifikasi yang identified financial instruments that the Company
dikelola bersama oleh Perusahaan dan memiliki manages together and has evidence of a recent
bukti pola pengambilan laba jangka pendek aktual actual pattern of short-term profit-taking; or
terkini; atau
- merupakan derivatif (kecuali untuk derivatif yang - it is a derivative (except for a derivative that is a
merupakan kontrak jaminan keuangan atau financial guarantee contract or a designated and
instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan effective hedging instrument).
efektif).
13
Page 22
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Pengukuran Selanjutnya - Lanjutan Subsequent Measurement - Continued
Investasi dalam Instrumen Ekuitas yang Investment in Equity Instruments Designated as at
Ditetapkan pada FVOCI - Lanjutan FVOCI - Continued
Investasi dalam instrumen ekuitas pada FVOCI pada Investments in equity instruments at FVOCI are
awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya initially measured at fair value plus transaction costs.
transaksi. Selanjutnya, nilai wajar tersebut diukur pada Subsequently, they are measured at fair value with
nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian yang gains and losses arising from changes in fair value
timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam recognized in other comprehensive income and
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam accumulated in the investment revaluation reserve. The
cadangan revaluasi investasi. Keuntungan atau cumulative gain or loss will not be reclassified to profit
kerugian kumulatif tidak akan direklasifikasi ke laba or loss on disposal of the equity investments, instead,
rugi atas pelepasan investasi ekuitas, melainkan akan they will be transferred to retained earnings.
ditransfer ke saldo laba.
Pendapatan dividen dari investasi dalam instrumen Dividends income on these investments in equity
ekuitas ini diakui dalam laba rugi ketika hak instruments are recognized in profit or loss when the
Perusahaan untuk menerima dividen ditetapkan, Company’s right to receive the dividends is established
kecuali dividen tersebut secara jelas merupakan unless the dividends clearly represent a recovery of
pemulihan sebagian biaya investasi. Dividen part of the cost of the investment. Dividends are
disertakan dalam baris item "Pendapatan Keuangan - included in the “Finance Income – Dividend Income”
Pendapatan Dividen" dalam laba rugi. line item in profit or loss.
Aset Keuangan pada FVTPL Financial Assets at FVTPL
Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk Financial assets that do not meet the criteria for being
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI measured at amortized cost or FVOCI are measured at
diukur pada FVTPL. FVTPL.
Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar Financial assets at FVTPL are measured at fair value
pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan atau as at each reporting date, with any fair value gains or
kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi sepanjang losses recognized in profit or loss to the extent they are
bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai not part of a designated hedging relationship. The net
yang ditentukan. Keuntungan atau kerugian bersih gain or loss recognized in profit or loss includes any
yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen atau dividend or interest earned on the financial asset and
bunga yang diperoleh dari aset keuangan dan is included in the “Other Gains and Losses” line item.
dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan
Kerugian Lainnya".
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs Foreign Exchange Gains and Losses
Nilai tercatat aset keuangan dalam mata uang asing The carrying amount of financial assets that are
ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan denominated in a foreign currency is determined in that
dijabarkan dengan kurs spot pada setiap tanggal foreign currency and translated at the spot rate as at
pelaporan. each reporting date.
Secara khusus, Specifically,
- untuk aset keuangan yang diukur pada biaya - for financial assets measured at amortized cost that
perolehan diamortisasi yang bukan merupakan are not part of a designated hedging relationship,
bagian dari hubungan lindung nilai yang exchange differences are recognized in profit or
ditentukan, selisih kurs diakui dalam laba rugi pada loss in the “Gains or Losses on Foreign Exchange”
baris item “Keuntungan atau Kerugian Selisih line item;
Kurs”;
14
Page 23
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Pengukuran Selanjutnya - Lanjutan Subsequent Measurement - Continued
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs - Lanjutan Foreign Exchange Gains and Losses - Continued
- untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI - - for debt instruments measured at FVOCI that are
yang bukan merupakan bagian dari hubungan not part of a designated hedging relationship,
lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs atas exchange differences on the amortized cost of the
biaya perolehan diamortisasi dari instrumen utang debt instrument are recognized in profit or loss in
tersebut diakui dalam laba rugi pada baris item the “Gains or Losses on Foreign Exchange” line
“Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”; item;
-
- untuk aset keuangan yang diukur pada FVTPL yang - - for financial assets measured at FVTPL that are not
bukan merupakan bagian dari hubungan lindung part of a designated hedging relationship, exchange
nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laba differences are recognized in profit or loss in the
rugi pada baris item “Keuntungan atau Kerugian “Gains or Losses on Foreign Exchange” line item;
Selisih Kurs”; dan and
-
- untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan - - for equity instruments measured at FVOCI,
FVOCI, selisih kurs diakui dalam penghasilan exchange differences are recognized in other
komprehensif lain dalam cadangan revaluasi comprehensive income in the investments
investasi. revaluation reserve.
-
Penurunan Nilai Aset Keuangan - Impairment of Financial Assets
-
Perusahaan mengakui penyisihan kerugian kredit - The Company recognizes a loss allowance for expected
ekspektasian (“ECL”) atas investasi dalam instrumen credit losses (“ECL”) on investments in debt
utang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi instruments that are measured at amortized cost or at
atau pada FVOCI. Jumlah kerugian kredit ekspektasian FVOCI. The amount of expected credit losses is
diperbarui pada setiap tanggal pelaporan untuk updated at each reporting date to reflect changes in
mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan credit risk since initial recognition of the respective
awal atas instrumen keuangan tersebut. financial instrument.
-
Perusahaan selalu mengakui ECL sepanjang umur - The Company always recognizes lifetime ECL for trade
untuk piutang usaha. Kerugian kredit ekspektasian atas receivables. The expected credit losses on these
aset keuangan ini diestimasi dengan menggunakan financial assets are estimated using a provision matrix
matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian based on the Company’s historical credit loss
kredit historis Perusahaan, disesuaikan untuk faktor- experience, adjusted for factors that are specific to the
faktor yang spesifik bagi debitur, kondisi ekonomi debtors, general economic conditions and an
secara umum dan penilaian terhadap arah saat ini assessment of both the current as well as the forecast
maupun arah kondisi perkiraan kerugian pada tanggal direction of conditions at the reporting date, including
pelaporan, termasuk nilai waktu uang jika sesuai. time value of money where appropriate.
-
Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Perusahaan - For all other financial instruments, the Company
mengakui ECL sepanjang umur ketika terdapat recognizes lifetime ECL when there has been a
peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit sejak significant increase in credit risk since initial
pengakuan awal. Sebaliknya, jika risiko kredit atas recognition. If, on the other hand, the credit risk on the
instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan financial instrument has not increased significantly
sejak pengakuan awal, Perusahaan mengukur since initial recognition, the Company measures the
penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut loss allowance for that financial instrument at an
dengan jumlah yang sama dengan ECL 12 bulan amount equal to 12-month ECL (12mECL). The
(12mECL). Penilaian apakah ECL sepanjang umur assessment of whether lifetime ECL should be
harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan recognized is based on significant increases in the
dalam kemungkinan atau risiko gagal bayar yang terjadi likelihood or risk of a default occurring since initial
sejak pengakuan awal alih-alih pada bukti aset recognition instead of on evidence of a financial asset
keuangan mengalami penurunan nilai kredit pada being credit-impaired at the reporting date or an actual
tanggal pelaporan atau terjadi gagal bayar (default) default occurring.
yang sebenarnya.
-
15
Page 24
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Penurunan Nilai Aset Keuangan - Lanjutan Impairment of Financial Assets – Continued
ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit Lifetime ECL represents the expected credit losses that
ekspektasian yang dihasilkan dari semua kemungkinan will result from all possible default events over the
peristiwa gagal bayar (default) selama perkiraan umur expected life of a financial instrument. In contrast,
instrumen keuangan. Sebaliknya, 12mECL merupakan 12mECL represents the portion of lifetime ECL that is
porsi ECL sepanjang umur yang diharapkan dihasilkan expected to result from default events on a financial
dari peristiwa gagal bayar (default) pada instrumen instrument that are possible within 12 months after the
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah reporting date.
tanggal pelaporan.
Risiko Kredit Meningkat Signifikan Significant Increase in Credit Risk
Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen In assessing whether the credit risk on a financial
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak instrument has increased significantly since initial
pengakuan awal, Perusahaan membandingkan risiko recognition, the Company compares the risk of a
gagal bayar (default) yang terjadi pada instrumen default occurring on the financial instrument as at the
keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal reporting date with the risk of a default occurring on
bayar (default) yang terjadi pada instrumen keuangan the financial instrument as at the date of initial
pada tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan recognition. In making this assessment, the Company
penilaian ini, Perusahaan mempertimbangkan considers both quantitative and qualitative information
informasi kuantitatif dan kualitatif yang wajar dan that is reasonable and supportable, including
dapat didukung, termasuk pengalaman historis dan historical experience and forward-looking information
informasi berwawasan ke depan yang tersedia tanpa that is available without undue cost or effort.
biaya atau upaya yang tidak semestinya.
Informasi berwawasan kedepan yang dipertimbangkan Forward-looking information considered includes the
mencakup prospek masa depan industri dimana debitur future prospects of the industries in which the
Perusahaan beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli Company’s debtors operate, obtained from economic
ekonomi, analis keuangan, badan pemerintah, lembaga expert reports, financial analysts, governmental
periset (think-tanks) terkait, dan organisasi serupa bodies, relevant think-tanks, and other similar
lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber eksternal organizations, as well as consideration of various
dan memperkirakan informasi ekonomi yang terkait external sources of actual and forecast economic
dengan operasi inti Perusahaan. information that relate to the Company’s core
operations.
Perusahaan secara berkala memantau efektivitas The Company regularly monitors the effectiveness of
kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah the criteria used to identify whether there has been a
terdapat peningkatan risiko kredit yang signifikan dan significant increase in credit risk and revises them as
merevisinya sesuai kebutuhan untuk memastikan appropriate to ensure that the criteria are capable of
bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi identifying significant increase in credit risk before the
peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum amount becomes past due.
jumlah tersebut jatuh tempo.
Jika Perusahaan telah mengukur penyisihan kerugian If the Company has measured the loss allowance for a
untuk instrumen keuangan dengan jumlah yang sama financial instrument at an amount equal to lifetime
dengan ECL sepanjang umur pada periode pelaporan ECL in the previous reporting period, but determines
sebelumnya, tetapi menentukan pada tanggal pelaporan at the current reporting date that the conditions for
saat ini bahwa kondisi untuk ECL sepanjang umur lifetime ECL are no longer met, the Company measures
tidak lagi terpenuhi, Perusahaan mengukur penyisihan the loss allowance at an amount equal to 12mECL at
kerugian pada jumlah yang sama dengan 12mECL the current reporting date, except for assets for which
pada tanggal pelaporan saat ini, kecuali untuk aset yang simplified approach was used.
menggunakan pendekatan yang disederhanakan.
16
Page 25
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Risiko Kredit Meningkat Signifikan - Lanjutan Significant Increase in Credit Risk - Continued
Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian The Company recognizes an impairment gain or loss in
penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua instrumen profit or loss for all financial instruments with a
keuangan dengan penyesuaian yang sesuai dengan nilai corresponding adjustment to their carrying amount
tercatatnya melalui akun penyisihan kerugian, kecuali through a loss allowance account, except for
untuk investasi dalam instrumen utang yang diukur investments in debt instruments that are measured at
pada FVOCI, di mana penyisihan kerugian diakui pada FVOCI, for which the loss allowance is recognized in
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam other comprehensive income and accumulated in the
cadangan revaluasi investasi, dan tidak mengurangi investment revaluation reserve, and does not reduce
nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi the carrying amount of the financial asset in the
keuangan. statement of financial position.
Kebijakan Penghapusan Write-off Policy
Perusahaan menghapus aset keuangan jika terdapat The Company writes off a financial asset when there is
informasi yang menunjukkan bahwa debitur berada information indicating that the debtor is in severe
dalam kesulitan keuangan yang parah dan tidak ada financial difficulty and there is no realistic prospect of
prospek pemulihan yang realistis. Aset keuangan yang recovery. Financial assets written off may still be
dihapuskan mungkin masih tunduk pada aktivitas subject to enforcement activities under the Company’s
penegakan hukum berdasarkan prosedur pemulihan recovery procedures, taking into account legal advice
Perusahaan, dengan mempertimbangkan advis hukum where appropriate. Any recoveries made are
jika sesuai. Setiap pemulihan yang dilakukan diakui recognized in profit or loss.
dalam laba rugi.
Penghentian Pengakuan Aset Keuangan Derecognition of Financial Assets
Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan The Company derecognizes a financial asset only when
hanya jika hak kontraktual atas arus kas dari aset the contractual rights to the cash flows from the asset
tersebut berakhir, atau saat aset keuangan tersebut expire, or when it transfers the financial asset and
dialihkan dan secara substansial seluruh risiko dan substantially all the risks and rewards of ownership of
manfaat kepemilikan aset kepada pihak lain. Jika the asset to another party. If the Company’s neither
Perusahaan tidak mengalihkan atau mempertahankan transfers nor retains substantially all the risks and
secara substansial seluruh risiko dan manfaat rewards of ownership and continues to control the
kepemilikan dan terus mengendalikan aset yang transferred asset, the Company recognizes its retained
dialihkan, Perusahaan hak kepemilikannya atas aset interest in the asset and an associated liability for
dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin amounts it may have to pay. If the Company retains
harus dibayar. Jika Perusahaan memiliki secara substantially all the risks and rewards of ownership of
substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan a transferred financial asset, the Company continues to
aset keuangan yang dialihkan, Perusahaan tetap recognize the financial asset and also recognizes a
mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman collateralized borrowing for the proceeds received.
yang dijamin sebesar hasil yang diterima.
Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang On derecognition of a financial asset measured at
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, perbedaan amortized cost, the difference between the asset’s
antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang carrying amount and the sum of the consideration
diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, received and receivable is recognized in profit or loss.
pada penghentian pengakuan investasi dalam In addition, on derecognition of an investment in a debt
instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVOCI, instrument classified as at FVOCI, the cumulative gain
keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya or loss previously accumulated in the investments
diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi revaluation reserve is reclassified to profit or loss
direklasifikasi ke laba rugi.
17
Page 26
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(2) Liabilitas Keuangan (2) Financial Liabilities
Semua liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada All financial liabilities are subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan amortized cost using the effective interest method or at
metode suku bunga efektif atau pada FVTPL. FVTPL.
Liabilitas Keuangan Selanjutnya Diukur pada Financial Liabilities Subsequently Measured at
FVTPL FVTPL
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki A financial liability is classified as held for trading if:
untuk diperdagangkan jika:
- telah diperoleh terutama untuk tujuan dibeli - it has been acquired principally for the purpose of
kembali dalam waktu dekat; atau repurchasing it in the near term; or
- pada pengakuan awal, ini merupakan bagian dari - on initial recognition it is part of a portfolio of
portofolio instrumen keuangan yang diidentifikasi identified financial instruments that the Company
yang dikelola bersama oleh Perusahaan dan manages together and has a recent actual pattern
memiliki pola pengambilan keuntungan jangka of short-term profit-taking; or
pendek aktual terkini; atau
- merupakan derivatif, kecuali untuk derivatif yang - it is a derivative, except for a derivative that is a
merupakan kontrak jaminan keuangan atau financial guarantee contract or a designated and
instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. effective hedging instrument.
Liabilitas keuangan pada FVTPL disajikan sebesar nilai Financial liabilities at FVTPL are stated at fair value
wajar dengan keuntungan atau kerugian yang timbul with any gains or losses arising on changes in fair value
dari perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi recognized in profit or loss to the extent that they are
sepanjang hal tersebut bukan merupakan bagian dari not part of a designated hedging relationship. The net
hubungan lindung nilai yang ditentukan. Keuntungan gain or loss recognized in profit or loss incorporates
atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi any interest paid on the financial liabilities and is
menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan atas included in the “Other Gains and Losses” line item.
liabilitas keuangan dan dimasukkan dalam baris item
"Keuntungan dan Kerugian Lain-lain".
Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan However, for financial liabilities that are designated as
sebagai FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar liabilitas at FVTPL, the amount of change in the fair value of the
keuangan yang dapat diatribusikan pada perubahan financial liability that is attributable to changes in own
risiko kredit sendiri dari liabilitas tersebut diakui dalam credit risk of that liability is recognized in other
penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan comprehensive income, unless the recognition of the
dampak dari perubahan risiko kredit liabilitas dalam effects of changes in the liability’s credit risk in other
penghasilan komprehensif lain akan menciptakan atau comprehensive income would create or enlarge an
memperbesar inkonsistensi akuntansi dalam laba rugi. accounting mismatch in profit or loss. The remaining
Sisa perubahan nilai wajar karena selain risiko kredit amount of change in the fair value due to other than
sendiri dari liabilitas diakui dalam laba rugi. Perubahan own credit risk of liability is recognized in profit or
nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko kredit loss. Changes in fair value attributable to a financial
liabilitas keuangan diakui dalam penghasilan liability’s credit risk that are recognized in other
komprehensif lain dan kemudian tidak direklasifikasi comprehensive income are not subsequently
ke laba rugi; sebagai gantinya, dapat dipindahkan ke reclassified to profit or loss; instead, they are
saldo laba pada saat penghentian pengakuan liabilitas transferred to retained earnings upon derecognition of
keuangan. the financial liability.
18
Page 27
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(2) Liabilitas Keuangan – Lanjutan (2) Financial Liabilities - Continued
Liabilitas Keuangan Selanjutnya Diukur pada Financial Liabilities Subsequently Measured at
Biaya Perolehan Diamortisasi Amortized Cost
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan imbalan Financial liabilities that are not contingent
kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi consideration of an acquirer in a business
bisnis, dimiliki untuk tidak diperdagangkan, atau combination, not held-for-trading, or designated as at
ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada FVTPL, are subsequently measured at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan using the effective interest method.
metode suku bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode untuk The effective interest method is a method of calculating
menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas the amortized cost of a financial liability and of
keuangan dan metode untuk mengalokasikan beban allocating interest expense over the relevant period.
bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif The effective interest rate is the rate that exactly
adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan discounts estimated future cash payments (including all
estimasi pembayaran tunai di masa depan (termasuk fees and points paid or received that form an integral
semua biaya dan poin bentuk lain yang dibayarkan part of the effective interest rate, transaction costs and
atau diterima yang merupakan bagian integral dari other premiums or discounts) through the expected life
suku bunga efektif, biaya transaksi, dan premi atau of the financial liability, or (where appropriate) a
diskon lainnya) selama perkiraan umur liabilitas shorter period, to the amortized cost of a financial
keuangan, atau (jika sesuai) periode yang lebih singkat, liability.
untuk biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas
keuangan.
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs Foreign Exchange Gains and Losses
Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan For financial liabilities that are denominated in a
diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada setiap foreign currency and are measured at amortized cost
tanggal pelaporan, keuntungan dan kerugian selisih as at each reporting date, the foreign exchange gains
kurs ditentukan berdasarkan biaya perolehan and losses are determined based on the amortized cost
diamortisasi instrumen tersebut. Keuntungan dan of the instruments. These foreign exchange gains and
kerugian selisih kurs ini diakui dalam “Keuntungan losses are recognized in the “Gains or Losses on
atau Kerugian Selisih Kurs” dalam laba rugi untuk Foreign Exchange” in profit or loss for financial
liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari liabilities that are not part of a designated hedging
hubungan lindung nilai yang ditentukan. Untuk relationship. For those which are designated as a
liabilitas yang ditetapkan sebagai instrumen lindung hedging instrument for a hedge of foreign currency
nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing, risk, foreign exchange gains and losses are recognized
keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam in other comprehensive income and accumulated in a
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam separate component of equity.
komponen ekuitas yang terpisah.
Nilai wajar dari liabilitas keuangan dalam mata uang The fair value of financial liabilities denominated in a
asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan foreign currency is determined in that foreign currency
dijabarkan dengan kurs spot pada akhir periode and translated at the spot rate at the end of the
pelaporan. Untuk liabilitas keuangan yang diukur pada reporting period. For financial liabilities that are
FVTPL, komponen valuta asing merupakan bagian dari measured as at FVTPL, the foreign exchange
keuntungan atau kerugian nilai wajar dan diakui dalam component forms part of the fair value gains or losses
laba rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan and is recognized in profit or loss for financial
merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang liabilities that are not part of a designated hedging
ditentukan. relationship.
19
Page 28
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(2) Liabilitas Keuangan - Lanjutan (2) Financial Liabilities - Continued
Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan Derecognition of Financial Liabilities
Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas The Company derecognizes financial liabilities when,
keuangannya jika, dan hanya jika, kewajiban and only when, the Company’s obligations are
Perusahaan dilepaskan, dibatalkan, atau habis masa discharged, cancelled or they expire. The difference
berlakunya. Selisih antara nilai tercatat liabilitas between the carrying amount of the financial liability
keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan derecognized and the consideration paid and payable,
yang dibayarkan dan terutang, termasuk aset non tunai including any non-cash assets transferred or liabilities
yang dialihkan atau liabilitas yang diambil alih, diakui assumed, is recognized in profit or loss.
dalam laba rugi.
Ketika Perusahaan menukar dengan pemberi pinjaman When the Company exchanges with the existing lender
yang eksis, suatu instrumen utang ke instrumen lain one debt instrument into another one with the
dengan persyaratan yang secara substansial berbeda, substantially different terms, such exchange is
pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan accounted for as an extinguishment of the original
liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas financial liability and the recognition of a new
keuangan baru. Demikian pula, Perusahaan mencatat financial liability. Similarly, the Company accounts for
modifikasi substansial dari persyaratan liabilitas yang substantial modification of terms of an existing liability
ada atau bagian darinya sebagai penghapusan liabilitas or part of it as an extinguishment of the original
keuangan asli dan pengakuan liabilitas baru. financial liability and the recognition of a new liability.
Diasumsikan bahwa persyaratannya secara substansial It is assumed that the terms are substantially different
berbeda jika nilai sekarang yang didiskontokan dari if the discounted present value of the cash flows under
arus kas menurut persyaratan baru, termasuk biaya the new terms, including any fees paid net of any fees
yang dibayarkan setelah dikurangi biaya yang diterima received and discounted using the original effective
dan didiskontokan menggunakan tarif efektif awal rate is at least 10 percent different from the discounted
sekurang-kurangnya 10 persen berbeda dari nilai wajar present value of the remaining cash flows of the
yang didiskontokan atas nilai sisa arus kas dari original financial liability. If the modification is not
liabilitas keuangan awal. Jika modifikasi tidak substantial, the difference between: (1) the carrying
substansial, perbedaan antara: (1) nilai tercatat amount of the liability before the modification; and (2)
liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai kini arus kas the present value of the cash flows after modification
setelah modifikasi harus diakui dalam laba rugi sebagai should be recognized in profit or loss as the
keuntungan atau kerugian modifikasi dalam modification gain or loss within other gains and losses.
keuntungan dan kerugian lain.
(3) Pengaturan Saling Hapus (3) Offsetting Arrangements
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan Financial assets and financial liabilities are offset and
jumlah bersih disajikan di laporan posisi keuangan jika, the net amount presented in the statement of financial
dan hanya jika, Perusahaan memiliki hak yang dapat position when, and only when, the Company has a
diberlakukan secara hukum untuk menghapus jumlah legally enforceable right to set off the recognized
yang diakui; dan bermaksud untuk menyelesaikan amounts; and intends either to settle on a net basis, or
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan to realize the asset and settle the liability
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak untuk simultaneously. A right to set-off must be available
kompensasi harus tersedia saat kini daripada today rather than being contingent on a future event
bergantung pada peristiwa di masa depan dan harus and must be exercisable by any of the counterparties,
dapat dilaksanakan oleh salah satu pihak lawan, baik both in the normal course of business and in the event
dalam kegiatan bisnis normal dan dalam hal terjadi of default, insolvency or bankruptcy.
gagal bayar (default), keadaan tidak dapat membayar
(insolvency) atau kebangkrutan.
20
Page 29
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
d. Kas dan Bank d. Cash on Hand and in Banks
Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas Cash is the means of payment that ready and free to be used
dipergunakan untuk membiayai kegiatan Perusahaan. to finance the activities of the Company.
Kas di bank yang akan digunakan untuk membayar Cash in banks will be used to pay liabilities due within 1
liabilitas yang akan jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun, (one) year, is presented as part of current assets.
disajikan sebagai bagian dari aset lancar.
e. Sewa e. Leases
Perusahaan sebagai Penyewa Company as a Lessee
Pada insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak At the inception of a contract, the Company assesses
adalah, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak adalah atau whether the contract is, or contains, a lease. A contract is
mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak or contains a lease if the contract conveys the right to
untuk mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian control the use of an identified assets for a period of time
selama suatu jangka waktu waktu untuk dipertukarkan in exchange for consideration.
dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk To assess whether a contract conveys the right to control
mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian, the use of an identified asset, the Company shall assess
Perusahaan harus menilai apakah: whether:
- Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara - The Company has the right to obtain substantially all
substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan the economic benefits from use of the asset throughout
aset identifikasian selama periode penggunaan; dan the period of use; and
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the asset.
penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki The Company has this right when it has the decision-
hak ini ketika Perusahaan memiliki hak pengambilan making rights that are the most relevant to changing
keputusan yang paling relevan untuk mengubah cara how and for what purpose the asset is used are
dan tujuan penggunaan aset telah ditentukan predetermined:
sebelumnya:
1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan 1. The Company has the right to operate the asset;
aset identifikasian;
2. Perusahaan telah mendesain aset identifikasian 2. The Company has designed the asset in a way that
dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya predetermined how and for what purpose it will be
bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu akan used.
digunakan.
Pada insepsi atau penilaian kembali kontrak yang berisi At the inception or on reassessment of a contract that
komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan contains a lease component, the Company allocates the
dalam kontrak untuk setiap komponen sewa atas dasar consideration in the contract to each lease component on
harga relatif tersendiri dan harga tersendiri agregat dari the basis of their relative stand-alone prices and the
komponen non-sewa. Akan tetapi, untuk sewa perbaikan di aggregate stand-alone price of the non-lease components.
mana Perusahaan adalah penyewa, Perusahaan telah However, for the leases of improvements in which the
memilih untuk tidak memisahkan komponen non-sewa dan Company is a lessee, the Company has elected not to
mencatat komponen sewa dan non-sewa sebagai komponen separate non-lease components and account for the lease
sewa tunggal. and non-lease components as a single lease component.
Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset hak- Upon lease commencement a lessee recognizes a right-of-
guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna awalnya diukur use asset and a lease liability. The right-of-use asset is
pada harga perolehan, yang terdiri dari jumlah awal initially measured at cost, which comprises the initial
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa amount of the lease liability adjusted for any lease
yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, payment made at or before the commencement date,
ditambah biaya langsung awal yang timbul dan estimasi plus any initial direct cost incurred and an estimate of
biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar costs to dismantle and remove the underlying asset or to
atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan restore the underlying asset to the condition required by
oleh syarat dan ketentuan sewa, dikurangi insentif sewa the terms and conditions of the lease, less any lease
yang diterima. incentives received.
21
Page 30
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
e. Sewa - Lanjutan e. Leases - Continued
Perusahaan sebagai Penyewa - Lanjutan Company as a Lessee - Continued
Setelah tanggal permulaan, Perusahaan mengukur aset hak- After lease commencement, the Company measures the
guna dengan menggunakan model biaya yang berkaitan right-of-use asset using a cost model that relates to Fixed
Aset Tetap sesuai PSAK 116. Assets under PSAK 116.
Berdasarkan model biaya, aset hak-guna diukur pada biaya Under the cost model, a right-of-use asset is measured at
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi cost less accumulated depreciation and accumulated
penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset impairment. If the lease transfers ownership of the
pendasar kepada Perusahaan pada akhir masa sewa atau underlying assets to the Group at the end of the lease
jika biaya perolehan aset hak-guna mencerminkan bahwa period or if the acquisition cost of the right-of-use asset
penyewa akan mengeksekusi opsi beli, Perusahaan reflects that the lessee will make a purchase option, the
mendepresiasi hak-guna sejak tanggal permulaan hingga Group depreciates the right-of-use asset from the
akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, Perusahaan commencement date until the end of the useful life of the
mendepresiasi aset hak-guna dari tanggal permulaan asset underlying assets. If not, the Group depreciates the
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat right-of-use assets from the commencement date to the
aset hak-guna atau akhir masa sewa. earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset
or the end of the lease term.
Liabilitas sewa pada awalnya diukur pada nilai kini dari The lease liability is initially measured at the present value
pembayaran sewa yang terutang selama masa sewa, of the lease payments payable over the lease term,
didiskontokan pada suku bunga implisit dalam sewa jika discounted at the rate implicit in the lease if that can be
hal itu dapat segera ditentukan. Jika suku bunga implisit readily determined. If that rate cannot be readily
tersebut tidak dapat segera ditentukan, Entitas determined, the Entity uses its incremental borrowing rate.
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa terdiri dari: liability comprise the following:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara- - fixed payments, including in-substance fixed payments
substansi dikurangi piutang insentif sewa; less any lease incentive receivable;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada - variable lease payments that depend on an index or a
indeks atau suku bunga, awalnya diukur menggunakan rate, initially measured using the index or rate as at the
indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan; commencement date;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh Entitas - amounts expected to be payable by the Entity under a
dalam jaminan nilai residual; residual value guarantee;
- harga eksekusi opsi beli yang cukup pasti Entitas akan - the exercise price under a purchase option that the
mengeksekusi; dan Entity is reasonably certain to exercise; and
- pembayaran penalti untuk penghentian sewa lebih awal - penalties payment for early termination of a lease
kecuali Entitas cukup pasti untuk tidak menghentikan unless the Entity is reasonably certain not to terminate
kontrak lebih awal. early.
Pembayaran sewa variabel yang tidak termasuk dalam Variable lease payments that are not included in the
pengukuran liabilitas sewa diakui dalam laba rugi pada measurement of the lease liability are recognized in profit
periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang memicu or loss in the period in which the event or condition that
terjadinya pembayaran, kecuali biaya tersebut dimasukkan triggers payment occurs, unless the costs are included in
dalam nilai tercatat aset lain menurut Pernyataan lain. the carrying amount of another asset under another
Standard.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur kembali untuk The lease liability is subsequently remeasured to reflect
mencerminkan perubahan dalam: changes in:
- masa sewa (menggunakan tingkat diskonto yang - the lease term (using a revised discount rate);
direvisi);
- penilaian opsi beli (menggunakan tingkat diskonto - the assessment of a purchase option (using a revised
yang direvisi); discount rate);
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan dalam - the amounts expected to be payable under residual
jaminan nilai residual (menggunakan tingkat diskonto value guarantees (using an unchanged discount rate);
yang tidak berubah); atau or
- pembayaran sewa masa depan sebagai akibat dari - future lease payments resulting from a change in an
perubahan indeks atau suku bunga yang digunakan index or a rate used to determine those payments (using
untuk menentukan pembayaran tersebut an unchanged discount rate).
(menggunakan tingkat diskonto yang tidak berubah).
22
Page 31
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
e. Sewa - Lanjutan e. Leases - Continued
Perusahaan sebagai Penyewa – Lanjutan Company as a Lessee - Continued
Sewa Jangka Pendek dan Aset Pendasar Bernilai Short-term Leases and Low Value Underlying Assets
Rendah
Perusahaan telah memilih untuk tidak mengakui aset hak- The Company has elected not to recognize right-of-use
guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang assets and lease liability for short-term leases that have
memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang. a lease term of 12 months or less. The Company
Perusahaan mengakui pembayaran sewa terkait dengan recognizes the leases payments associated with these
sewa tersebut sebagai beban dengan metode garis lurus leases as an expense on a straight-line basis over the
selama masa sewa. lease term.
Perusahaan belum menentukan ambang batas aset bernilai The Company has not determined the threshold of low
rendah, oleh karena itu Perusahaan tidak menggunakan value assets, accordingly the Company does ot use this
pengecualian ini dan menerapkan PSAK 116 sebagaimana exemption and applies PSAK 116 as appropriate.
mestinya.
Modifikasi Sewa Lease Modification
Modifikasi sewa juga dapat meminta pengukuran kembali Lease modifications may also prompt remeasurement of the
liabilitas sewa kecuali jika diperlakukan sebagai sewa lease liability unless they are to be treated as separate
terpisah. leases.
Penyewa mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah The lessee accounts for a lease modification as a separate
jika keduanya: lease if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan - the modification increases the scope of the lease by
menambahkan hak untuk menggunakan satu atau lebih adding the right to use one or more underlying assets;
aset pendasar; dan and
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara - the consideration for the lease increases by an amount
dengan harga tersendiri untuk peningkatan ruang commensurate with the stand-alone price for the
lingkup dan penyesuaian yang tepat terhadap harga increase in scope and any appropriate adjustments to
tersendiri tersebut untuk mencerminkan kondisi that stand-alone price to reflect the circumstances of
kontrak tertentu. the particular contract.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa For a lease modification that is not accounted for as a
terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, penyewa: separate lease, at the effective date of the lease
modification, the lessee:
- mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan dalam - remeasure and allocate the consideration in the
kontrak modifikasian; modified contract;
- menentukan masa sewa dari sewa modifikasian; - determine the lease term of the modified lease;
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan - remeasure the lease liability by discounting the revised
mendiskontokan pembayaran sewa yang direvisi lease payments using a revised discount rate on the
menggunakan tingkat diskonto revisian atas dasar sisa basis of the remaining lease term and the remaining
masa sewa dan sisa pembayaran sewa dengan lease payment with a corresponding adjustment to the
penyesuaian yang sesuai dengan aset hak-guna. right-of-use assets. The revised discount rate is
Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku determined as the lessee’s incremental borrowing rate
bunga pinjaman inkremental penyewa pada tanggal at the effective date of the modification;
efektif modifikasi;
- menurunkan nilai tercatat aset hak-guna untuk - decrease the carrying amount of the right-of-use asset
mencerminkan penghentian parsial atau penuh dari to reflect the partial or full termination of the lease for
sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lease modifications that decrease the scope of the lease.
lingkup sewa. Penyewa mengakui dalam laba rugi The lessee recognizes in profit or loss any gain or loss
setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan relating to the partial or full termination of the lease;
penghentian parsial atau penuh sewa tersebut; dan and
- membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna - make a corresponding adjustment to the right-of-use
untuk semua modifikasi sewa lainnya. asset for all other lease modifications.
23
Page 32
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
f. Persediaan f. Inventories
Persediaan dibukukan berdasarkan nilai yang lebih rendah Inventories are stated at the lower of cost and net realizable
antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya value. Cost of inventories is computed using the moving
perolehan persediaan ditentukan dengan menggunakan average method except for the excise tape inventory whose
metode rata-rata bergerak (moving average method) cost is determined using the specific identification method.
kecuali untuk persediaan pita cukai yang biayanya
ditentukan dengan metode identifikasi khusus.
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam Net realizable value is the estimated selling price in the
kegiatan usaha normal, dikurangi estimasi biaya normal business activities, less the estimated completion
penyelesaian dan beban penjualan. costs and selling expenses.
Cadangan penurunan nilai persediaan dilakukan untuk Provision for impairment of inventories is made to reduce
mengurangi nilai tercatat menjadi nilai realisasi neto dan the carrying value of inventories to their net realizable
ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan value and determined based on the results of a review of
persediaan. the inventories condition.
g. Biaya Dibayar Dimuka g. Prepaid Expenses
Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat Prepaid expenses are amortized over the useful life of each
masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis expense using the straight-line method.
lurus (straight-line method).
h. Aset Tetap h. Fixed Assets
Tanah, bangunan, mesin, dan kendaraan dibukukan Land, buildings, machinery, and vehicles are stated at their
berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar revalued amounts, being the fair value at the date of
pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan revaluation, less any subsequent accumulated depreciation
dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah and subsequent accumulated impairment losses.
tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan maksimal setiap Revaluation is made for a maximum of every three years to
3 tahun untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak ensure that the carrying amount does not differ materially
berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan from that which would be determined using the fair value
dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal laporan at the statement of financial position date.
posisi keuangan.
Pada tanggal revaluasi, akumulasi penyusutan dieliminasi On the revaluation date, the accumulated depreciation was
dengan nilai tercatat bruto aset. eliminated against the gross carrying amount of the assets.
Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah, bangunan, Any increase arising from the revaluation of land, building,
mesin, dan kendaraan diakui pada penghasilan machinery, and vehicles is recognized in other
komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada comprehensive income and accumulated in equity under
bagian surplus revaluasian kecuali sebelumnya penurunan the heading of revaluation surplus, except to the extent that
revaluasi atas aset yang sama pernah diakui dalam laba it reverses a revaluation decrease, for the same asset which
rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi hingga sebesar was previously recognized in profit or loss, in which case
penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan the increase is credited to profit and loss to the extent of the
dalam laba rugi. Penurunan jumlah tercatat yang berasal decrease previously charged. A decrease in carrying
dari revaluasi seluruh aset tetap dibebankan ke laba rugi amount arising from the revaluation of all the fixed assets
apabila penurunan tersebut melebihi saldo surplus is charged to profit or loss to the extent that it exceeds the
revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada. balance, if any.
Surplus revaluasi yang telah disajikan dalam ekuitas The revaluation surplus that has been presented in equity
dipindahkan langsung ke saldo laba pada saat aset tersebut is directly transferred to retained earnings when the asset
dihentikan pengakuannya. is derecognized.
Aset tetap dibukukan berdasarkan biaya perolehan setelah Fixed assets are stated at cost less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, depreciation and impairment losses, if any.
jika ada.
24
Page 33
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
h. Aset Tetap - Lanjutan h. Fixed Assets - Continued
Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode saldo Fixed assets are depreciated using the double declining
menurun berdasarkan taksiran masa manfaat keekonomian method over the estimated useful lives of the fixed assets as
masing-masing aset tetap sebagai berikut: follows:
Tahun/Year
Mesin 8 Machinery
Perabotan dan Peralatan 4 Furniture and Fixtures
Kendaraan 5–8 Vehicles
Bangunan 20 Building
Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan Land rights are stated at cost and not amortized, as the
tidak diamortisasi, karena manajemen berpendapat bahwa management believes that the land rights will be
kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat renewed/extended when they expire. Legal costs of land
diperbarui/diperpanjang pada saat masa berlakunya telah rights when the land was acquired initially are recognized
berakhir. Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika as part of the cost of the land and not amortized. The legal
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari renewal costs of land rights are recognized as intangible
biaya perolehan tanah dan tidak diamortisasi. Biaya terkait asset and are amortized over the shorter of the right legal
dengan pembaharuan hak atas tanah diakui sebagai aset tak life and land’s economic life.
berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum atau
umur ekonomi tanah mana yang lebih pendek.
Masing-masing jenis hak atas tanah dianalisa untuk Each of the land rights is analysed to determine whether it
menentukan apakah hak atas tanah tersebut harus dicatat should be accounted for as either a fixed asset or a right-
sebagai aset tetap atau aset hak-guna tergantung pada of-use asset, depending on the underlying economic
substansi ekonomik yang mendasari kepemilikan hak atas substance of the landrights ownership. If the landrights do
tanah. Jika hak atas tanah tersebut tidak secara efektif not effectively provide control of the underlying assets, but
memberikan pengendalian atas aset pendasar, melainkan only give the rights to use the underlying assets, they are
hanya memberikan hak untuk menggunakan aset pendasar, accounted for as leases under PSAK 116, “Leases”. If the
transaksi tersebut dicatat sebagai sewa berdasarkan landrights are substantially similar to those of land
PSAK 116, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi purchases, they are accounted for as fixed assets under
menyerupai pembelian tanah, maka hak atas tanah tersebut PSAK 216 “Fixed Assets”.
dicatat sebagai aset tetap berdasarkan PSAK 216 “Aset
Tetap”.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui sebagai Subsequent costs are included in the asset's carrying
bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai aset yang amount or recognized as a separate asset, as appropriate,
terpisah, sebagaimana seharusnya, hanya apabila only when it is probable that future economic benefits
kemungkinan besar Perusahaan akan mendapatkan manfaat associated with the item will flow to the Company and the
ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut cost of the item can be measured reliably. Amounts related
dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai to component replacement are not recognized. Repairs and
yang terkait dengan penggantian komponen tidak diakui. maintenance costs are charged to profit or loss during the
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam period in which they are incurred.
laba rugi selama periode dimana biaya-biaya tersebut
terjadi.
Nilai residu, umur manfaat aset dan metode penyusutan The residual values, useful lives and methods of
ditelaah, dan jika perlu disesuaikan pada setiap akhir depreciation are reviewed, and adjusted prospectively if
periode pelaporan. appropriate at each financial year-end.
Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya, maka nilai When fixed assets are derecognized, their carrying values
tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari and the related accumulated depreciation are removed
akun aset tetap dan keuntungan atau kerugian yang from the fixed assets accounts and any resulting gain or loss
dihasilkan diakui dalam laba rugi tahun berjalan. is reflected in profit or loss for the year.
Hasil atas penjualan yang dihasilkan pada saat suatu aset The proceeds from selling the output generated when the
tetap dalam tahap pengembangan, misalnya hasil penjualan item of fixed assets is in the development phase, for
sampel yang dihasilkan pada saat pengujian suatu aset tetap example, the proceeds from selling samples produced when
beserta biaya produksinya diakui dalam laba rugi. testing an item of fixed assets, together with the costs of
production, are recognised in profit or loss.
25
Page 34
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
i. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan i. Impairment of Non-financial Assets
Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui apakah Non-financial assets are reviewed for impairment
telah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat kejadian whenever events or changes in circumstances indicate that
atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai the carrying amount may not be recoverable. An
tercatat aset tersebut tidak dapat dipulihkan. Kerugian impairment loss is recognized for the amount by which the
akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai carrying amount of the asset exceeds its recoverable
tercatat aset dengan jumlah terpulihkannya. amount.
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi antara Recoverable amount is the higher of its fair value less cost
nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai to sell or its value in use of the assets. For the purposes of
aset. Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset assessing impairment, assets are grouped at the lowest
dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan levels for which there are separately identifiable cash
arus kas terpisah. flows.
Pada setiap akhir periode pelaporan, aset non-keuangan, At each reporting date, non-financial assets that suffered
yang telah mengalami penurunan nilai ditelaah untuk impairment are reviewed for possible reversal of the
menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan impairment. Recoverable amount is immediately
penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan nilai, maka recognized in profit or loss, but not in excess of any
langsung diakui dalam laba rugi, tetapi tidak boleh accumulated impairment loss previously recognized.
melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang telah diakui
sebelumnya.
j. Pengukuran Nilai Wajar j. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual Fair value is the price that would be received to sell an
suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction
suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar between market participants at the measurement date. The
pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar fair value measurement is based on the presumption that
mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau the transaction to sell the asset or transfer the liability takes
mengalihkan liabilitas terjadi di pasar utama untuk aset place either in the principal market for the asset or liability,
atau liabilitas tersebut atau jika tidak terdapat pasar utama, or in the absence of a principal market, in the most
di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau advantageous market for the asset or liability.
liabilitas tersebut.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan A fair value measurement of a non-financial asset takes
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk into account a market participant's ability to generate
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan economic benefits by using the asset in its highest and best
aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau use or by selling it to another market participant that would
dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan use the asset in its highest and best use.
menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai The Company uses valuation techniques that are
dengan keadaan dan dimana data yang memadai tersedia appropriate in the circumstances and for which sufficient
untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan data are available to measure fair value, maximizing the
input yang dapat diobservasi yang relevan dan use of relevant observable inputs and minimizing the use of
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat unobservable inputs.
diobservasi.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau All assets and liabilities for which fair value is measured
diungkapkan dalam Laporan Keuangan dikategorikan or disclosed in the financial statements are categorized
dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level input terendah within the fair value hierarchy, described as follows, based
yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran nilai on the lowest level input that is significant to the fair value
wajar sebagai berikut: measurement as a whole:
i) Input Level 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di i) Level 1 inputs: quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang markets for indentical assets or liabilities accessible by
dapat diakses Perusahaan pada tanggal pengukuran. the Company at the measurement date.
26
Page 35
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
j. Pengukuran Nilai Wajar - Lanjutan j. Fair Value Measurement - Continued
ii) Input Level 2: input selain harga kuotasian yang ii) Level 2 inputs: inputs other than quoted prices included
termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk in Level 1 that are observable for the assets and
aset dan liabilitas, baik secara langsung atau tidak liabilities, either directly or indirectly.
langsung.
iii) Input Level 3: input yang tidak dapat diobservasi baik iii) Level 3 inputs: inputs that are directly or indirectly
secara langsung atau tidak langsung. unobservable.
k. Pengakuan Pendapatan dan Beban k. Revenue and Expense Recognition
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan In determining the revenue recognition, the Company
melakukan analisa transaksi melalui lima langkah analisa performs a transaction analysis through the following five
berikut: steps of assessment:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan 1. Identify contracts with customers with certain criteria
kriteria sebagai berikut: (a) kontrak telah disetujui oleh as follows: (a) the contract has been agreed by the
pihak-pihak terkait dalam kontrak; (b) Perusahaan bisa parties involved in the contract; (b) the Company can
mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan identify the rights of relevant parties and the term of
jangka waktu pembayaran dari barang yang akan payment for the goods to be transferred; (c) the
dialihkan; (c) kontrak memiliki substansi komersial; contract has commercial substance; (d) it is probable
(d) besar kemungkinan Perusahaan akan menerima that the Company will receive benefits for the goods
imbalan atas barang yang dialihkan. transferred.
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam 2. Identify the performance obligations in the contract to
kontrak ke pelanggan. the customer.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, 3. Determine the transaction price, net of discounts,
retur, potongan penjualan, pajak ekspor dan pungutan returns, trade allowances, export tax and export levies,
ekspor, yang berhak diperoleh Perusahaan sebagai which the Company expects to be entitled in exchange
kompensasi atas diserahkannya barang yang dijanjikan for transferring promised goods to a customer.
ke pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap 4. Allocate the transaction price to each performance
kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar obligation on the basis of the selling prices of each
harga jual dari setiap barang yang dijanjikan di kontrak. good promised in the contract.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan 5. Recognize revenue when the performance obligation is
telah dipenuhi (sepanjang waktu atau pada suatu waktu satisfied (over time or at a point in time).
tertentu).
Pendapatan diakui pada titik waktu tertentu. Pendapatan Revenue is recognized at a point in time. Revenue from the
dari penjualan barang jadi diakui pada saat pengendalian sales of finished goods is recognized when control is
atas barang jadi telah berpindah kepada pelanggan. transferred to a customer.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Expenses are recognized as incurred (accrual basis).
l. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing l. Transactions and Balances in Foreign Currency
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata Transactions denominated in foreign currencies are
uang Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat translated into Indonesian Rupiah based on the prevailing
transaksi terjadi. exchange rate at the time the transaction occurs.
Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing Foreign currency monetary assets and liabilities are
dijabarkan dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan translated into Indonesian Rupiah at Bank Indonesia
kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada akhir middle rates of exchange prevailing at the end of reporting
periode pelaporan. Laba atau rugi kurs yang timbul dari period. Any resulting gain or loss on the transaction and
transaksi dan penyesuaian aset dan liabilitas dalam mata adjustment of the foreign currency assets and liabilities is
uang asing tersebut dikreditkan atau dibebankan dalam credited or charged to profit or loss for the year.
laba rugi tahun berjalan.
27
Page 36
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
l. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing - l. Transactions and Balances in Foreign Currency -
Lanjutan Continued
Kurs yang digunakan adalah kurs tengah yang diumumkan The exchange rates used are the middle exchange rate
oleh Bank Indonesia, sebagai berikut: announced by Bank Indonesia, as follows:
31 Desember 2025 Rp 16.782/ 1 USD December 31, 2025
31 Desember 2024 Rp 16.162/ 1 USD December 31, 2024
m. Perpajakan m. Taxation
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan Current tax and deferred income tax are recognized as
atau beban dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali jika income or expense in profit or loss for the year, except to
pajak penghasilan tersebut terkait dengan transaksi atau the extent that it relates to items recognized to other
kejadian yang diakui ke penghasilan komprehensif lain atau comprehensive income or directly to equity.
langsung ke ekuitas.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan kena The current tax expense is determined based on the taxable
pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung income in the period calculated based on the prevailing tax
berdasarkan tarif pajak yang berlaku. rates.
Pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas Deferred tax is recognized using the liability method on
perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan temporary differences between the carrying amount of
liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya. Liabilitas assets and liabilities and their tax bases. Deferred tax
pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer liabilities are recognized for all taxable temporary
kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk differences and deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi deductible temporary differences and accumulated fiscal
rugi fiskal, sepanjang besar kemungkinan dapat losses, to the extent that it is probable to be utilized to
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa reduce future taxable profit.
datang.
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak Deferred income tax is calculated at the tax rates that have
yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada been enacted or substantively enacted at the end of the
akhir periode pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset atau reporting period. Changes in the carrying amount of
liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan penyisihan deferred tax assets or liabilities due to a provision and/or
dan/atau penyesuaian kembali dari seluruh perbedaan readjustment to all temporary differences are credited or
temporer, termasuk perubahan tarif pajak dibebankan atau charged to profit or loss for the period.
dikreditkan pada laba rugi periode berjalan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika Deferred tax assets and liabilities are offset if a legally
terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk enforceable right exists to set off current tax assets against
melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas current income tax liabilities and the deferred taxes relate
pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan to the same taxable company and the same taxation
perusahaan yang sama dan otoritas perpajakan yang sama. authority.
Pendapatan, beban dan aset diakui neto atas jumlah Pajak Revenues, expenses and assets are recognized net of the
Pertambahan Nilai (PPN), kecuali PPN yang timbul dari amount of Value Added Tax (VAT), except for VAT arising
pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan, maka from the purchase of assets or services that cannot be
PPN tersebut diakui sebagai bagian dari biaya perolehan credited, the VAT is recognized as part of the acquisition
aset atau sebagai bagian dari beban yang bersangkutan. cost of the asset or as part of the expense. Receivables and
Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah payables presented including the VAT amount.
PPN.
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan Additional principal amount of tax and penalties
dengan surat ketetapan pajak diakui sebagai penghasilan established by the tax assessment letter is recognized as
atau beban dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali jika income or expense in profit or loss for the year, unless there
diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan are further proposed remedies. An additional amount of
pokok pajak dan denda ditangguhkan pembebanannya principal outstanding taxes and penalties are deferred
sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset. when they meet the asset recognition criteria.
28
Page 37
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
n. Imbalan Kerja n. Employee Benefits
i) Liabilitas Imbalan Pasca Masa Kerja i) Pension Benefit Liabilities
Program pensiun imbalan pasti adalah program A defined benefit plan is a pension plan that defines an
pensiun yang menentukan jumlah imbalan pensiun amount of pension benefit to be provided, usually as a
yang akan diberikan, biasanya berdasarkan satu faktor function of one or more factors such as age, years of
atau lebih seperti usia, masa kerja, atau kompensasi. service, or compensation.
Perusahaan harus menyediakan imbalan pensiun The Company is required to provide a minimum
dengan jumlah minimal sesuai dengan Undang- amount of pension benefits in accordance with Job
Undang Cipta Kerja (“UU Cipta Kerja”) No. 6/2023 Creation Law (the “Job Creation Law”) No. 6/2023 for
untuk tahun 2025 dan 2024 atau Kontrak Kerja the year 2025 and 2024 or the Collective Labor
Bersama (“KKB”), mana yang lebih tinggi. Karena UU Agreement (the “CLA”), whichever is higher. Since the
Cipta Kerja atau KKB menentukan rumus tertentu Job Creation Law and the CLA set the formula for
untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, determining the minimum amount of benefits, in
pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU Cipta substance pension plans under the Job Creation Law
Kerja atau KKB adalah program pensiun imbalan pasti. or the CLA represent defined benefit plans.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang diakui di The liability recognized in the Statement of Financial
laporan posisi keuangan adalah nilai kini liabilitas imbalan Position in respect of the defined benefit pension plan is the
pasti pada tanggal akhir pelaporan dikurangi nilai wajar present value of the defined benefit liabilities at the
aset program. reporting date less the fair value of plan assets.
Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh aktuaris independen The defined benefit liability is calculated by independent
menggunakan metode Proyeksi Kredit Unit. Nilai kini actuaries using the Projected Unit Credit method. The
liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskonto present value of the defined benefit liability is determined
estimasi arus kas keluar masa depan menggunakan tingkat by discounting the estimated future cash outflows using
bunga obligasi pemerintah (dengan pertimbangan saat ini interest rates of government bonds (considering currently
tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat berkualitas there is no deep market for high-quality corporate bonds)
tinggi) dalam mata uang yang sama dengan mata uang that are denominated in the currency in which the benefit
imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang will be paid, and that have terms to maturity approximating
kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo imbalan yang the terms of the related pension liability.
bersangkutan.
Biaya jasa kini dari program pensiun imbalan pasti diakui The current service cost of the defined benefit plan is
dalam laba rugi pada beban imbalan kerja dimana recognized in the profit or loss in employee benefit
mencerminkan peningkatan liabilitas imbalan pasti yang expenses which reflect the increase in the defined benefit
dihasilkan dari jasa karyawan dalam tahun berjalan. liability resulting from the employees’ service in the
current year.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung di laba rugi. Past service costs are recognized immediately in profit or
loss.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains and losses arising from experience
penyesuaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan adjustments and changes in actuarial assumptions are
atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain charged or credited to other comprehensive income and
diperiode terjadinya. presented as part of retained earnings in the period in
which they arise.
Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Termination Benefits
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Termination benefits are payable when employment is
Perusahaan memberhentikan hubungan kerja sebelum usia terminated by the Company before the normal retirement
pensiun normal, atau ketika seorang pekerja menerima date, or whenever an employee accepts voluntary
penawaran mengundurkan diri secara sukarela dengan redundancy in exchange for these benefits.
kompensasi imbalan pesangon.
29
Page 38
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
n. Imbalan Kerja - Lanjutan n. Employee Benefits - Continued
ii) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja - Lanjutan ii) Termination Benefits - Continued
Perusahaan mengakui pesangon pemutusan kontrak The Company recognizes termination benefits at the
kerja pada tanggal yang lebih awal antara: (i) ketika earlier of the following dates: (i) when the Company
Perusahaan tidak dapat lagi menarik tawaran atas can no longer withdraw the offer of those benefits; and
imbalan tersebut; dan (ii) ketika Perusahaan mengakui (ii) when the Company recognizes costs for a
biaya untuk restrukturisasi yang berasal dalam ruang restructuring that is within the scope of PSAK 237 and
lingkup PSAK 237 dan melibatkan pembayaran involves the payment of termination benefits. In the
pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai case of an offer being made to encourage voluntary
penawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela, redundancy, the termination benefits are measured
pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan based on the number of employees expected to accept
jumlah karyawan yang diharapkan menerima the offer. Benefits falling due more than 12 months
penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh tempo lebih after the reporting date are discounted to their present
dari 12 bulan setelah periode pelaporan didiskontokan value.
menjadi nilai kininya.
o. Informasi Segmen o. Segment Information
Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat A segment is a distinguishable component of the Company
dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan engaged in providing products and services within a
ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko particular economic environment (geographical segment),
dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. which is subject to risks and rewards that are different from
those in other segments.
p. Laba per Saham Dasar p. Basic Earnings per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba Basic earnings per share is calculated by dividing the net
periode berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham income for the period with the weighted average number of
biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan. ordinary shares outstanding during the year.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of December 31, 2025 and 2024, the Company had no
tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat potential dilutive ordinary shares, accordingly there was no
dilutif, sehingga laba per saham dilusian tidak dihitung dan diluted earnings per share calculated and presented in the
disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other comprehensive income.
komprehensif lain.
q. Biaya Emisi Saham q. Stock Issuance Cost
Biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal Cost incurred in a connection with the issuance of shares of
saham Perusahaan kepada publik dikurangkan langsung the Company to the public is deducted directly with the
dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun result of issuance and presented as deduction to additional
tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan. paid-in capital in the statements of financial position. Stock
Biaya emisi yang terjadi sebelum pencatatan saham issuance cost that occurs before the initial listing of shares,
perdana, dicatat sebagai biaya ditangguhkan. is recorded as deferred charges.
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS
Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Judgments, Estimates, and Assumptions
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen The preparation of financial statements requires management
Perusahaan untuk membuat pertimbangan, estimasi, dan asumsi of the Company to make judgments, estimates, and assumptions
yang memengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, that affect the reported amounts of revenues, expenses, assets
beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas and liabilities and disclosure of contingent liabilities, at the end
kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian of the reporting period. Uncertainty about the judgments,
mengenai pertimbangan, estimasi, dan asumsi tersebut dapat estimates, and assumptions could result in material adjustments
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat to the carrying value of assets and liabilities in future period.
pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
30
Page 39
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi - Lanjutan Judgments,
r. Estimates, and Assumptions - Continued
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi The key assumptions of the future and the other key source of
ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki uncertainty in estimation at the reporting date that have a
risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai significant risk of material adjustment to the carrying amounts
tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya of assets and liabilities for the future period described below.
diungkapkan dibawah ini.
Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter The Company bases its estimates and assumptions on the
yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan parameters available at the time the financial statements are
situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah prepared. Assumptions and situation concerning the future
akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali Perusahaan. development may change due to market changes or
Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat circumstances beyond the control of the Company. The
terjadinya. changes are reflected in the related assumptions as incurred.
Pertimbangan, estimasi, dan asumsi berikut ini dibuat oleh The following judgments, estimates, and assumptions made by
manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi management in implementing accounting policies of the
Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas Company have the most significant effect on the amount
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: recognized in the financial statements:
- Menentukan Mata Uang Fungsional - Determining of Functional Currency
Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan The functional currency is the currency of the primary
ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi. economic environment in which the Company operates.
Manajemen mempertimbangkan mata uang yang paling The management considers the currency that mainly
memengaruhi pendapatan dan harga pokok penjualan dan influences the revenue and cost of sales and other
indikator lainnya dalam menentukan mata uang yang indicators in determining the currency that most faithfully
paling sesuai mewakili dampak ekonomi yang mendasari represents the economic effects of the underlying
transaksi, peristiwa dan kondisi. transactions, events and conditions.
- Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas - Determining Classification of Financial Assets and
Keuangan Financial Liabilities
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas The Company determines classification of certain assets
tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan and liabilities as financial assets and financial liabilities by
dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan considering the definitions set forth in PSAK 109 are met.
PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan Accordingly, financial assets and financial liabilities are
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan recognized in accordance with the Company’s accounting
akuntansi Perusahaan. policies.
- Menentukan Apakah Suatu Pengaturan adalah atau - Determining Whether an Arrangement is or Contains a
Mengandung Sewa Lease
Penentuan apakah suatu pengaturan merupakan atau Determining whether an arrangement is or contains a
mengandung sewa memerlukan pertimbangan yang cermat lease requires careful judgement to assess whether the
untuk menilai apakah pengaturan tersebut memberikan hak arrangement conveys a right to obtain substantially all
untuk memeroleh secara substansial semua manfaat the economic benefits from use of the asset throughout
ekonomik dari penggunaan aset selama periode the period of use and right to direct the use of the asset,
penggunaan dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset, even if the right is not explicitly specified in the
bahkan jika pengaturan tersebut hak tidak secara eksplisit arrangement.
ditentukan dalam pengaturan.
- Penentuan Opsi Masa Sewa - Determination Lease Term Option
Masa sewa merupakan komponen signifikan dalam The lease term is a significant component in the
pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa. measurement of both the right-of-use asset and lease
Pertimbangan dilakukan dalam menentukan apakah liability. Judgment is exercised in determining whether
terdapat opsi untuk memperpanjang sewa atau membeli there is reasonable certainty that an option to extend the
aset pendasar cukup pasti akan dieksekusi, atau opsi untuk lease or purchase the underlying asset will be exercised, or
mengakhiri sewa tidak akan dieksekusi, ketika memastikan an option to terminate the lease will not be exercised, when
periode yang akan disertakan dalam masa sewa. Dalam ascertaining the periods to be included in the lease term. In
menentukan masa sewa, semua fakta dan keadaan yang determining the lease term, all facts and circumstances that
menciptakan insentif ekonomik untuk menggunakan opsi create an economical incentive to exercise an extension
perpanjangan, atau tidak untuk menggunakan opsi option, or not to exercise a termination option, are
penghentian, dipertimbangkan pada tanggal insepsi sewa. considered at the lease commencement date.
31
Page 40
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
- Penentuan Opsi Masa Sewa - Lanjutan - Determination Lease Term Option - Continued
Faktor-faktor yang dipertimbangkan dapat mencakup Factors considered may include the importance of the asset
pentingnya aset untuk operasi Perusahaan; perbandingan to the Company's operations; comparison of terms and
syarat dan ketentuan dengan harga pasar yang berlaku; conditions to prevailing market rates; incurrence of
timbulnya penalti yang signifikan; adanya perbaikan hak significant penalties; existence of significant leasehold
penyewaan yang signifikan; dan biaya serta masalah improvements; and the costs and disruption to replace the
gangguan untuk mengganti aset. Perusahaan menilai asset. The Company reassesses whether it is reasonably
kembali apakah cukup pasti untuk mengeksekusi opsi certain to exercise an extension option, or not exercise a
perpanjangan, atau tidak mengeksekusi opsi penghentian, termination option, if there is a significant event or
jika terdapat peristiwa signifikan atau perubahan keadaan significant change in circumstances.
yang signifikan.
- Menentukan Jumlah Terpulihkan dari Aset Non-keuangan - Determining Recoverable Amount of Non-financial Assets
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan Provision for decline in market value and obsolescence of
persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang inventories is estimated based on available facts and
tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, kondisi fisik circumstances, including but not limited to, the physical
persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya condition of inventory on hand, the selling price of the
penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk market, estimated costs of completion and the estimated
penjualan. costs incurred for the sale.
Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan Provision re-evaluated and adjusted if additional
informasi yang memengaruhi jumlah yang diestimasi. information that affect the estimated amounts.
Jumlah pemulihan atas aset tetap didasarkan pada estimasi The recovery amounts of fixed assests are based on
dan asumsi khususnya mengenai prospek pasar dan arus estimates and assumptions especially about market
kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan prospects and cash flows associated with the asset.
mencakup perkiraan mengenai pendapatan masa depan. Estimates of future cash flows include estimates of future
Setiap perubahan dalam asumsi-asumsi ini mungkin revenues. Any changes in these assumptions may have a
memiliki dampak material terhadap pengukuran jumlah material impact on the measurement of recoverable
terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian amount and could result in adjustments to the allowance
penyisihan penurunan nilai yang sudah dibukukan. for impairment already booked.
- Cadangan Penurunan Nilai Piutang - Provision for Impairment of Receivables
Perusahaan menetapkan estimasi penyisihan penurunan The Company estimates impairment provision for trade
nilai piutang usaha menggunakan pendekatan yang receivables using a simplified approach of ECL. A
disederhanakan dari ECL. Matriks provisi digunakan untuk provision matrix is used to determine ECL for trade
menghitung ECL untuk piutang usaha dimana tarif provisi receivables, where the provision rates are based on days
didasarkan pada hari tunggakan untuk pengelompokan past due for groupings of various customer segments that
berbagai segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian have similar loss patterns.
serupa.
Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat tingkat The provision matrix is initially based on the customer’s
kerugian pelanggan. Perusahaan akan melakukan historical observed loss rates. The Company will adjust the
penyesuaian pengalaman kerugian historis dengan historical observed loss experience with forward-looking
informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan information. For instance, if forecast economic conditions
kondisi ekonomi yang terkait erat dengan riwayat tingkat closely related to the historical observed loss are expected
kerugian diperkirakan akan menurun pada tahun to deteriorate over the next year which can lead to an
berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah increased number of defaults in the sectors where
gagal bayar pada sektor-sektor pelanggan beroperasi, customers are operating, the historical losses are adjusted
riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal accordingly. At every reporting date, the historical
pelaporan, riwayat tingkat gagal bayar yang diamati observed loss rates are updated and changes in the
diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke forward- looking estimates are analyzed.
depan dianalisis.
32
Page 41
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
- Cadangan Penurunan Nilai Piutang - Lanjutan - Provision for Impairment of Receivables - Continued
Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang The assessment of the correlation between historical
diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi dan observed loss rates, forecast economic conditions and
ECL, adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif ECLs, is a significant estimate. The amount of ECLs is
terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi sensitive to changes in circumstances and of forecast
ekonomi. Kerugian kredit historis Perusahaan dan economic conditions. The Company’s historical observed
perkiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili tingkat loss rate and forecast of economic conditions may not be
gagal bayar pelanggan aktual di masa depan. representative of the customer’s actual default in the
future.
- Cadangan Penurunan Nilai Persediaan - Provision for Impairment of Inventories
Penurunan nilai realisasi neto persediaan diestimasi Provision for Impairment of inventories is estimated based
berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk on the best available facts and circumstances, including but
namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang not limited to, the inventories’ own physical conditions,
dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian, dan their market selling prices, estimated costs of completion,
estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penurunan and estimated costs to be incurred for their sales. The
nilai dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat impairment is re-evaluated and adjusted as additional
tambahan informasi yang memengaruhi jumlah yang information received affects the amount estimated.
diestimasi.
- Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap - Estimated Useful Lives of Fixed Assets
Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan ditentukan The useful lives of each item of the Company’s fixed assets
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya are determined based on the estimated useful lives. These
diharapkan. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi estimates are determined based on the Company’s internal
teknis internal dan pengalaman Perusahaan atas aset technical evaluation and experience from similar assets.
sejenis.
Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan The useful lives of each asset are reviewed periodically and
disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi adjusted if different from previous estimates due to wear
sebelumnya, yang disebabkan keausan, keusangan teknis and tear, technical and commercial obsolescence, legal or
dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas other limitations on the use of assets. However, it is
pemakaian aset. Tetapi, terdapat kemungkinan bahwa probable that future financial performance may be
kinerja keuangan di masa datang dapat dipengaruhi secara significantly affected by changes in the amount and period
signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode of recording costs due on account of the factors mentioned
pencatatan biaya yang diakibatkan karena faktor yang above. Changes in the useful life of fixed assets can affect
disebut diatas. Perubahan masa manfaat aset tetap dapat the amount of depreciation expense that is recognized and
memengaruhi jumlah biaya penyusutan yang diakui dan recorded asset impairment.
penurunan nilai tercatat aset.
- Penurunan Nilai Aset Non-moneter - Impairment of Non-monetary Assets
Reviu atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat Impairment review is performed when there is an
indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai pakai aset indication of asset impairment. The determination of the
memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan asset use value requires the estimation of cash flows
untuk dihasilkan dari penggunaan aset dan penjualan aset expected to result from the use of assets and the sale of
tersebut. Walaupun asumsi yang digunakan dalam assets. Although the assumptions used in estimating the
mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam value of disposable assets are reflected in the financial
laporan keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun statements have been considered appropriate and
perubahan signifikan atas asumsi ini akan berdampak reasonable, but significant changes in these assumptions
material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan would have a material effect on the determination of the
dan akibatnya kerugian penurunan nilai yang timbul akan amount that can be recovered and as a result, impairment
berdampak terhadap kinerja keuangan. losses will affect the results of financial performance.
33
Page 42
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
- Perpajakan - Taxation
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang Uncertainties existing with respects to the interpretation of
kompleks, perubahan peraturan pajak dan jumlah dan complex tax regulations, changes in tax laws and the
timbulnya pendapatan kena pajak dimasa depan, dapat amount and timing of future taxable income, necessitate
menyebabkan penyesuaian di masa depan atas pendapatan future adjustments to tax income and expenses already
dan beban pajak yang telah dicatat. recorded.
Estimasi signifikan juga dilakukan dalam menentukan Significant estimates are required in determining the
penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat provision for corporate income taxes. There are certain
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak transactions and computations whose final tax
akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha determination is uncertain during the normal business
normal. activities.
- Pemulihan Aset Pajak Tangguhan - Recovery of Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan Deferred tax assets are recognized for all deductible
temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang besar temporary difference, to the extent that it is probable that
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan taxable profit will be availabe against which the losses can
tersedia sehingga perbedaan temporer tersebut dapat be utilized. Significant management estimates are required
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen to determine the amount of deferred tax assets that can be
disyaratkan dalam menentukan total aset pajak tangguhan recognized, based upon the likely timing and the level of
yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan future taxable profits together with future tax planning
tingkat penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan strategies.
pajak masa depan.
- Imbalan Pasca Kerja - Employee Benefits
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada The determination of post-employment benefits liability is
pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dependent on the selection of certain assumptions used by
independen dalam menghitung jumlah liablitas tersebut. actuaries in calculating such amounts. Those assumptions
Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto, include among others, discount rate and annual salary
tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat kecacatan, umur increment rate, disability rate, pension age and mortality
pensiun dan tingkat kematian. rate.
Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Actual results that differ from the Company’s assumptions
Perusahaan langsung diakui dalam laba rugi pada saat are directly recognized as profit or loss when incurred.
terjadinya. Walaupun asumsi perusahaan dianggap tepat Although it is believed that the company’s assumptions are
dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya reasonable and appropriate, however significant changes
atau perubahan signifikan dalam asumsi yang digunakan in assumptions may materially affect the Company’s
dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas employee benefits liabilities.
imbalan kerja Perusahaan.
- Nilai Wajar Instrumen Keuangan - Fair Value of Financial Instruments
Penentuan nilai wajar instrumen keuangan memerlukan Measuring fair values of financial instruments has led to
adanya estimasi-estimasi tertentu. Dalam pasar yang tidak the use of key estimates. In markets that are not active,
aktif, manajemen menggunakan teknik penilaian tertentu management makes use of valuation techniques to measure
untuk menentukan nilai wajar. Manajemen memilih teknik fair values. Management selects valuation techniques that
penilaian yang dapat memaksimumkan penggunaan input maximize the use of observable parameters and minimize
yang dapat diobservasi dan meminimalkan penggunaan the use of unobservable parameters to estimate the fair
input yang tidak dapat diobservasi dalam menentukan nilai values. When estimating fair values in this way,
wajar. Ketika menentukan nilai wajar dengan cara tersebut management has taken into account current market
di atas, manajemen juga memasukkan unsur kondisi pasar conditions and included appropriate risk adjustments that
saat ini serta membuat penyesuaian risiko yang dianggap market participants would make.
tepat akan dibuat oleh pelaku pasar.
34
Page 43
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. KAS DAN BANK 5. CASH ON HAND AND IN BANKS
Rincian per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai The details as of December 31, 2025 and 2024 is as follows:
berikut:
2025 2024
Kas 115.812.600 156.240.700 Cash
Bank Banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 2.151.176.208 1.934.718.029 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 541.660.173 1.032.669.897 Indonesia 1906 Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.872.158 1.570.970 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dolar Singapura Singapore Dollar
PT Bank Central Asia Tbk 347.032.086 69.456.497 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk - 5.471.692 Indonesia 1906 Tbk
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Central Asia Tbk 74.158.651 215.217.071 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk - 8.056.757 Indonesia 1906 Tbk
Jumlah 3.233.711.876 3.423.401.613 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak ada kas dan As of December 31, 2025 and 2024, there was no restricted
bank yang dibatasi penggunaannya. cash on hand and in banks.
Seluruh kas di bank ditempatkan pada pihak ketiga. All cash in banks was placed in third parties.
6. PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA 6. TRADE RECEIVABLES FROM THIRD PARTIES
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan per 31 Desember The details of trade receivables by customer as of December
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 31, 2025 and 2024 is as follows:
2025 2024
CV Wijaya Raya 2.821.065.000 1.955.070.000 CV Wijaya Raya
CV Citra Prima Distributor 2.350.286.250 2.027.025.000 CV Citra Prima Distributor
CV Harapan Prima Lestari 1.515.500.000 1.503.000.000 CV Harapan Prima Lestari
CV Aman Jaya 1.208.512.500 1.172.340.000 CV Aman Jaya
PD Setia Mandiri 737.645.000 618.500.000 PD Setia Mandiri
PT Mariat Utama 610.453.750 - PT Mariat Utama
Toko Faiku Agats 610.453.750 1.776.546.000 Toko Faiku Agats
CV Senja Indah 607.355.000 - CV Senja Indah
CV Sinergi Padi 604.256.250 - CV Sinergi Padi
CV Faromas Timor Distribution 546.300.000 556.500.000 CV Faromas Timor Distribution
PT Senja Indah Timika - 1.172.340.000 PT Senja Indah Timika
CV Sarana Sumber Sejahtera - 666.468.000 CV Sarana Sumber Sejahtera
Lain-lain (Masing-masing Others (Each
dibawah Rp500.000.000) 1.413.149.000 1.246.617.500 below Rp500.000.000)
Jumlah 13.024.976.500 12.694.406.500 Total
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah. All of trade receivables were in Rupiah.
35
Page 44
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA - 6. TRADE RECEIVABLES FROM THIRD PARTIES -
Lanjutan Continued
Rincian piutang usaha berdasarkan umur sejak tanggal jatuh The details of trade receivables by age category are as follows:
tempo pembayarannya sebagai berikut:
2025 2024
Belum jatuh tempo Not yet due
Lewat jatuh tempo Over due
1 - 30 hari 13.024.976.500 12.694.406.500 1 - 30 days
31 - 60 hari - - 31 - 60 days
61 - 90 hari - - 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari - - Over 90 days
Jumlah 13.024.976.500 12.694.406.500 Total
Berdasarkan hasil penelaahan dan pengalaman manajemen, Based on management’s review and experience, the Company
Perusahaan tidak mengalami kesulitan atas kolektibilitas did not encounter difficulty in collecting its receivables,
piutang usaha, sehingga tidak dilakukan cadangan penurunan therefore no provision for impairment of receivables was
nilai piutang pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. provided as of December 31, 2025 and 2024.
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
Rincian per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai The details as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
2025 2024
Bahan baku 154.971.341.521 169.802.693.062 Raw materials
Barang dalam proses 9.345.512.316 12.699.539.329 Work in process
Barang jadi 3.240.473.745 65.367.937 Finished goods
Bahan pembantu lainnya 249.672.872 424.158.266 Other supporting materials
Pita cukai - 860.874.841 Excise tapes
Suku cadang 2.249.061.521 1.733.405.286 Sparepart
Jumlah 170.056.061.975 185.586.038.721 Total
Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan Inventories have been insured against fire and other risk with
risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar insurance coverage of Rp200,000,000,000. Management
Rp200.000.000.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai believes that the insurance coverage is adequate to cover
pertanggungan tersebut memadai untuk menutup kemungkinan possible losses arising from such risks.
kerugian yang timbul atas risiko yang dipertanggungkan.
Berdasarkan hasil penelaahan kondisi persediaan pada akhir Based on the results of inventories review at year- end,
tahun, manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada cadangan management believes that no provision for inventories
penurunan nilai persediaan yang perlu dibentuk pada tanggal impairment should be made as of December 31, 2025 and 2024.
31 Desember 2025 dan 2024.
36
Page 45
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP 8. FIXED ASSETS
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Eliminasi/ Revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Elimination Revaluation Ending Balance
Harga Acquisition
Perolehan Costs
Tanah 372.592.000.000 1.041.815.050 - - 16.527.184.950 390.161.000.000 Land
Bangunan 32.691.000.000 2.045.343.500 - (1.717.293.080) (784.050.420) 32.235.000.000 Buildings
Mesin 14.929.000.000 16.000.000 - (3.189.281.375) 1.662.281.375 13.418.000.000 Machinery
Kendaraan 7.808.000.000 3.900.000 395.000.000 (1.998.889.400) 1.464.989.400 6.883.000.000 Vehicles
Perabotan dan Furniture and
peralatan 1.535.204.624 624.243.500 - - - 2.159.448.124 fixture
Jumlah Harga Total Acquisition
Perolehan 429.555.204.624 3.731.302.050 395.000.000 (6.905.463.855) 18.870.405.305 444.856.448.124 Costs
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan - 1.717.293.080 - (1.717.293.080) - - Buildings
Mesin - 3.189.281.375 - (3.189.281.375) - - Machinery
Kendaraan - 2.141.722.733 142.833.333 (1.998.889.400) - - Vehicles
Perabotan dan Furniture and
peralatan 1.487.252.681 152.631.529 - - - 1.639.884.210 fixture
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 1.487.252.681 7.200.928.717 142.833.333 (6.905.463.855) - 1.639.884.210 Depreciation
Nilai Buku 428.067.951.943 443.216.563.914 Book Value
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Eliminasi/ Revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Elimination Revaluation Ending Balance
Harga Acquisition
Perolehan Costs
Tanah 358.752.000.000 494.660.415 - - 13.345.339.585 372.592.000.000 Land
Bangunan 32.288.000.000 238.721.970 - (1.621.626.953) 1.785.904.983 32.691.000.000 Buildings
Mesin 16.118.000.000 189.350.000 - (3.469.825.033) 2.091.475.033 14.929.000.000 Machinery
Kendaraan 7.957.000.000 1.606.895.495 1.255.000.000 (1.960.966.549) 1.460.071.054 7.808.000.000 Vehicles
Perabotan dan Furniture and
peralatan 1.505.404.624 29.800.000 - - - 1.535.204.624 fixture
Jumlah harga Total acquisition
perolehan 416.620.404.624 2.559.427.880 1.255.000.000 (7.052.418.535) 18.682.790.655 429.555.204.624 costs
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan - 1.621.626.953 - (1.621.626.953) - - Buildings
Mesin - 3.469.825.033 - (3.469.825.033) - - Machinery
Kendaraan - 2.214.882.483 253.915.934 (1.960.966.549) - - Vehicles
Perabotan dan Furniture and
peralatan 1.437.661.714 49.590.967 - - - 1.487.252.681 fixture
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 1.437.661.714 7.355.925.436 253.915.934 (7.052.418.535) - 1.487.252.681 Depreciation
Nilai Buku 415.182.742.910 428.067.951.943 Book Value
Akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi telah dieliminasi The accumulated depreciation as of the revaluation date has
dengan nilai tercatat bruto aset revaluasi yang disajikan dalam been eliminated against the gross carrying amount of the
eliminasi. revalued assets presented in elimination.
37
Page 46
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP - Lanjutan 8. FIXED ASSETS - Continued
Berdasarkan Akta Perikatan Jual Beli No. 36 tanggal Based on Deed on Sale and Purchase Agreement No. 36 dated
29 November 2023 dari Notaris Erlin Mulyatriani, S.H., November 29, 2023 of Public Notary Erlin Mulyatriani, S.H.,
Perusahaan melakukan pembelian bidang tanah yang berlokasi the Company 38urchased land located on Jl. Raya Yogya-Solo,
di Jl. Raya Yogya-Solo, Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Jombor Village, Ceper District, Klaten Regency covering an
Kabupaten Klaten seluas 5.378 m² dengan harga transaksi area of 5,378 m² with a transaction price of Rp13,982,800,000.
Rp13.982.800.000.
Penambahan biaya perolehan tanah merupakan biaya Additional land acquisition costs are the costs of acquiring
perolehan hak atas tanah untuk tahun 2025 dan 2024 masing- land rights in 2025 and 2024 amounting to Rp1,041,815,050
masing sebesar Rp1.041.815.050 dan Rp494.660.415. and Rp494,660,415, respectively.
Pada tanggal 20 Januari 2025, Perusahaan melakukan On January 20, 2025, the Company purchases tobacco
pembelian mesin pengolahan tembakau dengan processing machine from Korber Technologies GmbH, a third
Korber Technologies GmbH, pihak ketiga yang akan selesai party which expected to be completed on November, 2027. The
pada November 2027. Nilai transaksi sebesar EUR4.374.500. transaction value is amounting to EUR4,374,500. The
Pembayaran akan dilakukan secara bertahap dengan payments will be made in installments with financing through
pembiayaan dari pinjaman pihak ketiga dan kas Perusahaan. loan from third party and the Company’s cash.
Pada tanggal 20 Januari 2025, Perusahaan melakukan On January 20, 2025, the Company entered into sales and
perjanjian kerjasama jual beli untuk pembelian dan instalasi purchase agreement for the purchase and installation of
mesin serta peralatan primary line dari PT Buana Multi Teknik, machine and primary line equipment from PT Buana Multi
pihak ketiga yang akan selesai pada Februari 2026. Nilai Teknik, a third party which expected to be completed on
transaksi sebesar Rp40.000.000.000. Pembayaran akan February, 2026. The transaction value is amounting to
dilakukan secara bertahap dengan pembiayaan dari pinjaman Rp40,000,000,000. The payments will be made in installments
pihak ketiga dan kas Perusahaan. with financing through loan from third party and the
Company’s cash.
Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut: Depreciation expenses are allocated as follows:
2025 2024
Beban pokok pendapatan (Catatan 19) 4.906.574.455 5.091.451.986 Cost of revenue (Note 19)
Beban umum dan General and
administrasi (Catatan 20) 2.294.354.262 2.264.473.450 administrative expenses (Note 20)
Jumlah 7.200.928.717 7.355.925.436 Total
Pengurangan aset tetap pemilikan langsung per Deductions of directly acquired fixed assets as of
31 Desember 2025 merupakan penjualan aset kendaraan December 31, 2025 represent the sale of vehicle assets, with
dengan rincian sebagai berikut: details as follows:
2025 2024
Harga jual 265.765.766 1.054.054.055 Selling price
Jumlah tercatat 252.166.667 1.001.084.066 Carrying value
Laba Penjualan Aset Tetap 13.599.099 52.969.989 Gain on Sale of Fixed Assets
Jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah disusutkan The total gross fixed assets which had been fully depreciated
penuh dan masih digunakan hingga tanggal 31 Desember and were still being used until December 31, 2025 amounted
2025 sebesar Rp1.987.092.452 (2024: Rp1.873.208.988). to Rp1,987,092,452 (2024: Rp1,873,208,988).
Jumlah tercatat dari aset tetap dengan menggunakan model The carrying value of fixed assets using the cost model as
biaya per 31 Desember 2025 adalah sebesar December 31, 2025 amounted to Rp187,877,411,134
Rp187.877.411.134 (31 Desember 2024: Rp187.314.019.946). (December 31, 2024: Rp187,314,019,946).
38
Page 47
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP - Lanjutan 8. FIXED ASSETS - Continued
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset tetap bangunan On December 31, 2025 and 2024, fixed assets building and
dan mesin telah diasuransikan terhadap risiko lainnya dengan machinery have been insured against other risks with the
jumlah pertanggungan masing-masing sebesar respective coverage amount of Rp75,000,000,000 and
Rp75.000.000.000 dan Rp.60.309.401.625. Manajemen akan Rp60,309,401,625. Management will adjust the insurance
menyesuaikan nilai pertanggungan tersebut agar memadai coverage that is adequate to cover possible losses arising from
untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul atas risiko such risks.
yang dipertanggungkan.
Penilaian atas nilai wajar tanah, bangunan, mesin, dan The valuations of the fair values of land, buildings, machinery,
kendaraan dilakukan oleh KJPP Felix Sutandar dan Rekan pada and vehicles were performed by KJPP Felix Sutandar dan
tanggal 31 Desember 2025 dalam Laporan No. 00104/2.0072- Rekan on December 31, 2025 in Reports No. 00104/2.0072-
00/PI/04/0022/1/II/2026 tanggal 6 Februari 2026 dan Laporan 00/PI/04/0022/1/II/2026 dated February 6, 2026 and
No. 00105/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2026 tanggal 6 Februari No. 00105/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2026 dated February 6,
2026 sebesar Rp442.697.000.000. Pendekatan penilaian 2026 amounting to Rp442,697,000,000. The valuation used
menggunakan pendekatan biaya dan pendekatan pasar untuk the cost approach and market approach for the fair values of
nilai wajar tanah, bangunan, dan mesin dan untuk kendaraan land, buildings, and machinery and the market approach for
menggunakan pendekatan pasar. the vehicles.
Penilaian atas nilai wajar tanah, bangunan, mesin, dan The valuations of the fair values of land, buildings, machinery,
kendaraan dilakukan oleh KJPP Felix Sutandar dan Rekan pada and vehicles were performed by KJPP Felix Sutandar dan
tanggal 31 Desember 2024 dalam Laporan No. 00064/2.0072- Rekan on December 31, 2024 in Reports No. 00064/2.0072-
00/PI/04/0022/1/I/2025 tanggal 31 Januari 2025 dan Laporan 00/PI/04/0022/1/I/2025 dated January 31, 2025 and
No. 00077/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2025 tanggal 6 Februari No. 00077/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2025 dated February 6,
2025 sebesar Rp428.020.000.000. Pendekatan penilaian 2025 amounting to Rp428,020,000,000. The valuation used
menggunakan pendekatan biaya dan pendekatan pasar untuk the cost approach and market approach for the fair values of
nilai wajar tanah, bangunan, dan mesin dan untuk kendaraan land, buildings, and machinery and the market approach for
menggunakan pendekatan pasar. the vehicles.
Tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas Land and buildings are used as collateral for credit facilities
kredit yang diperoleh dari PT Bank Woori Saudara Indonesia obtined from PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
1906 Tbk (Catatan 11). (Note 11).
Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat Based on management’s evaluation, there were no events or
kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan changes in circumstances indicating any decline in the fixed
adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal assets value as of December 31, 2025 and 2024.
31 Desember 2025 dan 2024.
9. UANG MUKA 9. ADVANCES
Saldo per 31 Desember 2025 merupakan uang muka pembelian The balance of December 31, 2025 represents advances for the
aset tetap kepada Korber Technologies GmbH dan PT Buana purchase of fixed assets to Korber Technologies GmbH and PT
Multi Teknik masing-masing sebesar Rp10.537.180.938 dan Buana Multi Teknik amounting to Rp10,537,180,938 and
Rp4.000.000.000. Rp4,000,000,000, respectively.
Saldo per 31 Desember 2024 merupakan uang muka pembelian The balance of December 31, 2024, represents advances for
aset tetap sebesar Rp1.275.000.000. the purchase of fixed assets amounting to Rp1,275,000,000.
Pada tahun 2025, uang muka pembelian aset tetap sebesar In 2025, the advance purchases of fixed assets amounting to
Rp1.275.000.000 telah direklasifikasi ke aset tetap bangunan Rp1,275,000,000 was reclassified to fixed assets buildings
(Catatan 8). (Note 8).
10. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 10. CONSUMER FINANCING PAYABLES
Perusahaan melakukan perjanjian pembiayaan konsumen The Company entered into consumer financing loans
untuk pembelian kendaraan. agreements for the purchase of a vehicles.
39
Page 48
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - Lanjutan 10. CONSUMER FINANCING PAYABLES – Continued
Perusahaan telah melakukan perjanjian pembiayaan dengan The Company has entered into a financing agreement with
PT Dipo Star Finance atas 2 (dua) kendaraan Mitsubishi Fuso PT Dipo Star Finance for two Mitsubishi Fuso vehicles
sebesar Rp1.312.940.836 dengan jangka waktu 36 bulan sejak amounting to Rp1,312,940,836 for a 36-month term from
tanggal 16 Januari 2023 sampai dengan 16 Januari 2026. January 16, 2023, to January 16, 2026.
Perusahaan telah melakukan perjanjian pembiayaan dengan The Company has entered into a financing agreement with
PT Dipo Star Finance atas kendaraan Toyota Innova Zenix dan PT Dipo Star Finance for Toyota Innova Zenix and Toyota
Toyota Voxy masing-masing sebesar Rp462.477.750 dan Voxy vehicles amounting to Rp462,477,750 and
Rp407.612.250 dengan jangka waktu 24 bulan sejak tanggal Rp407,612,250, respectively, with a term of 24 months from
16 Mei 2024 sampai dengan 16 Maret 2026 untuk Toyota May 16, 2024, to March 16, 2026 for Toyota Innova Zenix and
Innova Zenix dan 16 April 2026 untuk Toyota Voxy. April 16, 2026 for Toyota Voxy.
Rincian pembayaran angsuran di masa yang akan datang The details of future installment payments based on the
berdasarkan perjanjian pembiayaan konsumen per consumer financing payables agreements as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
PT BCA Finance 135.329.200 1.032.509.800 PT BCA Finance
PT Dipo Star Finance 42.488.226 552.346.926 PT Dipo Star Finance
Jumlah 177.817.426 1.584.856.726 Total
Dikurangi: Beban keuangan (1.870.902) (67.579.724) Less: Finance expense
Present value of consumer
Nilai kini pembiayaan konsumen 175.946.524 1.517.277.002 financing loans
Bagian jatuh tempo dalam Current maturities
satu tahun (175.946.524) (1.341.330.478) within one year
Bagian Jangka Panjang - 175.946.524 Long Term Portion
Pembayaran minimum pembiayaan konsumen di masa yang The minimum consumer financing payments based on the
akan datang berdasarkan perjanjian pembiayaan sebagai consumer financing agreements are as follows:
berikut:
2025 2024
Tahun: Year:
2025 - 1.584.856.726 2025
2026 177.817.426 - 2026
Jumlah 177.817.426 1.584.856.726 Total
Dikurangi: Beban keuangan (1.870.902) (67.579.724) Less: Finance expense
Present value of consumer
Nilai kini pembiayaan konsumen 175.946.524 1.517.277.002 financing loans
Bagian jatuh tempo dalam Current maturities
satu tahun (175.946.524) (1.341.330.478) within one year
Bagian Jangka Panjang - 175.946.524 Long Term Portion
40
Page 49
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. UTANG BANK 11. BANK LOANS
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
2025 2024
Jangka Pendek Short-Term
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 69.389.609.182 79.719.176.027 Indonesia 1906 Tbk
Jangka Panjang Long-Term
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 59.243.388.745 74.054.256.829 Indonesia 1906 Tbk
Bagian jatuh tempo dalam Current maturities
satu tahun (22.099.885.918) (23.051.893.724) within one year
Jumlah 37.143.502.827 51.002.363.105 Total
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44 tanggal 17 Februari Based on Credit Agreement Deed No. 44 dated February 17,
2022 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., dan telah 2022 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., which has
diperbarui dengan Akta Perjanjian Kredit No. 45 tanggal been amended by Credit Agreement Deed No. 45 dated
17 Februari 2023 dari Notaris yang sama, Perusahaan February 17, 2023, the Company obtained a general financing
memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari PT Bank Woori facility from PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with
Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk a credit limit amounting to Rp20,000,000,000 to be used for
tambahan modal kerja dengan plafond sebesar additional working capital. This facility will mature on
Rp20.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada 18 Februari February 18, 2027. The annual interest is charged at 9.25%.
2027. Tingkat bunga per tahun yang dibebankan sebesar The outstanding balance as of December 31, 2025 and 2024
9,25%. Saldo terutang per 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar amounted to Rp4,666,666,667 and Rp8,666,666,667.
Rp4.666.666.667 dan Rp8.666.666.667.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 5 Juli 2022 Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated July 5, 2022 of
dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., Perusahaan Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., the Company
memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari PT Bank Woori obtained a general financing facility from PT Bank Woori
Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk modal Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit limit amounting to
kerja dengan nilai plafond sebesar Rp 15.000.000.000. Fasilitas Rp 15,000,000,000 to be used for working capital. This facility
ini jatuh tempo pada 5 Juli 2026. Tingkat bunga per tahun yang will mature on July 5, 2026. The annual interest is charged at
dibebankan sebesar 9,25%. Saldo terutang per 31 Desember 9.25%. The outstanding balance as of December 31, 2025
2025 dan 2024 sebesar Rp2.187.500.000 dan Rp5.937.500.000. amounted to Rp2,187,500,000 and Rp5,937,500,000.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 34 tanggal 19 Februari Based on Credit Agreement Deed No. 34 dated February 19,
2024 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., Perusahaan 2024 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., the
memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari PT Bank Woori Company obtained a general financing facility from PT Bank
Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit limit
tambahan modal kerja dengan nilai plafond sebesar amounting to Rp40,000,000,000 to be used for additional
Rp40.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada 19 Februari working capital. This facility will mature on February 19,
2029. Tingkat bunga per tahun yang dibebankan sebesar 9%. 2029. The annual interest is charged at 9%. The outstanding
Saldo terutang per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah balance as of December 31, 2025 and 2024 amounted to
Rp25.494.350.282 dan Rp33.545.197.743. Rp25,494,350,282 and Rp33,545,197,743.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 2 Oktober Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated October 2, 2024
2024 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., Perusahaan of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., the Company
memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari PT Bank Woori obtained a general financing facility from PT Bank Woori
Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit limit amounting to
tambahan modal kerja dengan nilai plafond sebesar Rp25,000,000,000 to be used for additional working capital.
Rp25.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada 2 Februari This facility will mature on February 2, 2029. The annual
2029. Tingkat bunga per tahun yang dibebankan sebesar 9%. interest is charged at 9%. The outstanding balance as of
Saldo terutang per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 amounted to Rp18,561,538,462
Rp18.561.538.462 dan Rp24.423.076.924. and Rp24,423,076,924.
41
Page 50
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. UTANG BANK - Lanjutan 11. BANK LOANS - Continued
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk - Lanjutan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk - Continued
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 19 Februari Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated February 19,
2019 dari Notaris Maya Hasanah, S.H., M.Kn. yang telah 2019 of Public Notary Maya Hasanah, S.H., M.Kn which has
diperpanjang dengan Akta Perjanjian Kredit No. 35 tanggal been extended with Credit Agreement Deed No. 35 dated
19 Februari 2024 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., February 19, 2024 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H.,
Perusahaan memeroleh fasilitas pinjaman rekening koran dari M.Kn., the Company obtained an overdraft credit facility from
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a maximum
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan limit maksimal limit amounting to Rp80,000,000,000 to be used for additional
Rp80.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada 19 Februari working capital. This facility matured on February 19, 2025.
2025. Tingkat bunga per tahun yang dibebankan sebesar The annual interest was charged at 9.00%.
9,00%.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 43 tanggal 17 Based on Credit Agreement Deed No. 43 dated February
Februari 2025 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., yang 17,2025 of Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., which
memperpanjang Akta Perjanjian kredit No. 35 tanggal 19 extended the Credit Agreement Deed No. 35 dated February
Februari 2024 dari Notaris yang sama, Perusahaan memperoleh 19, 2024 of the same Public Notary, the Company obtained an
fasilitas pinjaman rekening koran dari PT Bank Woori Saudara overdraft credit facility from PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk tambahan Indonesia 1906 Tbk with a maximum limit amounting to
modal kerja dengan limit maksimal Rp70.000.000.000. Rp70,000,000,000 to be used for additional working capital.
Fasilitas ini jatuh tempo pada 16 Februari 2026. Tingkat bunga This facility will mature on February 16, 2026. The annual
per tahun yang dibebankan sebesar 8,75%. interest is charged at 8.75%.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 26 tanggal 17 Februari Based on Credit Agreement Deed No. 26 dated February 17,
2020 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., dan telah 2020 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., which has
diperbarui dengan Akta Perjanjian Kredit No. 44 tanggal been amended by Credit Agreement Deed No. 44 dated
17 Februari 2023 dari Notaris yang sama, Perusahaan February 17, 2023 of the same Public Notary, the Company
memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari PT Bank Woori obtained a general financing facility from PT Bank Woori
Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit limit amounting to
tambahan modal kerja dengan nilai plafond Rp43.400.000.000. Rp43,400,000,000 to be used for additional working capital.
Fasilitas ini jatuh tempo pada 17 Februari 2025. Tingkat bunga This facility will mature on February 17, 2025. The annual
per tahun yang dibebankan sebesar 9,25%. Fasilitas ini telah interest is charged at 9.25%. This facility was settled by the
dilunasi Perusahaan pada bulan Februari 2025. Company in February 2025.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 44 dated February 17,
17 Februari 2025 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., 2025 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., the
Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari Company obtained a general financing facility from PT Bank
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit limit
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan nilai plafond amounting to Rp10,000,000,000 to be used for additional
sebesar Rp10.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada working capital. This facility will mature on February 17,
17 Februari 2030. Tingkat bunga per tahun yang dibebankan 2030. The annual interest is charged at 8.75%.
sebesar 8,75%.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 3 tanggal 19 Februari Based on Credit Agreement Deed No. 3 dated February 19,
2019 dari Notaris Maya Hasanah, S.H., M.Kn., dan telah 2019 of Public Notary Maya Hasanah, S.H., M.Kn., which has
diperbarui dengan Akta Perjanjian Kredit No. 43 tanggal been amended by Credit Agreement Deed No. 43 dated
17 Februari 2023 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., February 17, 2023 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H.,
Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari M.Kn., the Company obtained an additional general financing
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan facility from PT Bank Woori Saudara 1906 Tbk with a credit
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan nilai plafond limit amounting to Rp66,600,000,000 to be used for additional
sebesar Rp66.600.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada working capital. This facility will mature on February 19,
19 Februari 2024. Tingkat bunga per tahun yang dibebankan 2024. This facility was settled by the Company in February
sebesar 9,25%. Fasilitas ini telah dilunasi Perusahaan pada 2024.
bulan Februari 2024.
42
Page 51
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. UTANG BANK - Lanjutan 11. BANK LOANS - Continued
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk - Lanjutan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk - Continued
Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: The credit facilities are secured with:
a. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di a. A plot of 6,720 m² land along with everything thereon
atasnya termasuk bangunan, baik yang telah ada maupun including the building, existing and to exist which
yang akan ada yang menurut sifat dan peruntukannya according to its nature and purpose is an integral part of
merupakan satu kesatuan dengan bidang tanah tersebut, the plot of land, with Right to Build Title (HGB)
dengan Hak Guna Bangunan (HGB) No. 195/Kelurahan No. 195/Kelurahan Purwantoro located at Jalan Letnan
Purwantoro seluas 6.720 m² yang terletak di Jalan Letnan Jenderal S. Parman No. 92, Malang and registered on
Jenderal S. Parman No. 92, Malang dan terdaftar atas nama behalf of the Company.
Perusahaan.
b. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di b. A plot of 9,940 m² land along with everything thereon
atasnya termasuk bangunan, baik yang telah ada maupun including the building, existing and to exist which
yang akan ada yang menurut sifat dan peruntukannya according to its nature and purpose is an integral part of
merupakan satu kesatuan dengan bidang tanah tersebut, the plot of land, with HGB No. 297/Kelurahan Purwantoro
dengan HGB No. 297/Kelurahan Purwantoro seluas 9.940 located at Jalan Letnan Jenderal S. Parman No. 92,
m² yang terletak di Jalan Letnan Jenderal S. Parman Malang and registered on behalf of the Company.
No. 92, Malang dan terdaftar atas nama Perusahaan.
c. Jaminan pribadi Djonny Saksono. c. Personal guarantee from Djonny Saksono.
Perusahaan juga dibatasi dalam beberapa hal, antara lain: The Company is also restricted in several matters, among
others:
- Mengagunkan jaminan yang telah dijaminkan kepada - Pledge collateral that has been pledged to other parties;
pihak lain;
- Mengajukan permohonan pailit secara sendiri kepada - File a bankruptcy application by itself to the Commercial
Pengadilan Niaga; Court;
- Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan antara - The Company is not permitted to conduct, among others,
lain, namun tidak terbatas pada hal-hal dibawah ini dengan but not limited to the following matters, by obtaining prior
terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis: written approval:
a. Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak a. Bind itself as a guarantor for other parties.
lain.
b. Menerima pinjaman baru dari kreditur lain atau b. Receive new loans from other creditors or other
lembaga keuangan lainnya, kecuali transaksi dagang financial institutions, except the usual trade
yang lazim dan fasilitas bank lain yang sudah ada saat transactions and other bank facilities that already exist
ini. today.
c. Melakukan investasi jangka panjang dalam bentuk c. Make long-term investments in bonds and shares that
obligasi dan saham yang belum likuid yang are not liquid traded on the stock exchange without the
diperdagangkan di bursa saham tanpa sepengetahuan knowledge of the bank.
dari pihak bank.
- Perusahaan wajib menjaga rasio keuangan (financial - The Company is required to maintain a financial covenant,
covenant), yaitu penjualan tahun 2025 meningkat minimal whereby the Company’s sales in 2025 must increase by at
4% dari penjualan tahun 2024, jika financial covenant tidak least 4% compared to the sales in 2024. If the financial
dapat terpenuhi, maka pada saat perpanjangan fasilitas covenant cannot be fulfilled, the extension of the credit
akan disesuaikan dengan nilai likuidasi jaminan, facility will be adjusted based on the liquidation value of
berdasarkan ketentuan Bank. the collateral in accordance with the Bank’s applicable
provisions.
Pada tahun 2025, penjualan Perusahaan mengalami In 2025, the Company's sales experienced a decrease of
penurunan sebesar Rp11.036.214.232 atau 3,40% Rp11,036,214,232 or 3.40% compared to sales in 2024.
dibanding penjualan tahun 2024.
43
Page 52
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. UTANG BANK - Lanjutan 11. BANK LOANS - Continued
Atas hal tersebut pihak bank telah menerbitkan SPPK In relation to this matter, the Bank issued the SPPK
No. 992/ SPPK.KC.MLG/II/2026, tanggal 13 Februari No. 992/SPPK.KC.MLG/II/2026 dated February 13, 2026.
2026, Perihal Surat Prinsip Persertujuan Kredit, yang mana Through this letter, the Bank agreed to grant a reduction
pihak Bank telah menyetujui untuk memberikan penurunan and extension of the loan facility with adjustments in
dan perpanjangan fasilitas pinjaman dengan penyesuaian accordance with the Bank’s applicable terms and
berdasarkan ketentuan Bank. conditions.
12. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 12. RIGHT-OF-USE ASSET AND LEASE LIABILITIES
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Ending Balance
Harga Perolehan Acquisition Costs
Bangunan 5.004.274.062 - - 5.004.274.062 Building
Jumlah Harga Total Acquisition
Perolehan 5.004.274.062 - - 5.004.274.062 Costs
Accumulated
Akumulasi Penyusutan Depreciation
Bangunan - 2.502.137.032 - 2.502.137.032 Building
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan - 2.502.137.032 - 2.502.137.032 Depreciation
Nilai Buku 5.004.274.062 2.502.137.030 Book Value
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Ending Balance
Harga Perolehan Acquisition Costs
Bangunan 8.990.010.859 5.004.274.062 8.990.010.859 5.004.274.062 Building
Jumlah Harga Total Acquisition
Perolehan 8.990.010.859 5.004.274.062 8.990.010.859 5.004.274.062 Costs
Accumulated
Akumulasi Penyusutan Depreciation
Bangunan 6.759.189.903 2.230.820.956 8.990.010.859 - Building
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 6.759.189.903 2.230.820.956 8.990.010.859 - Depreciation
Nilai Buku 2.230.820.956 5.004.274.062 Book Value
44
Page 53
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA - Lanjutan 12. RIGHT-OF-USE ASSET AND LEASE LIABILITIES -
Continued
Jumlah liabilitas sewa per 31 Desember 2025 sebagai berikut: The total lease liabilities as of December 31, 2025 are as
follows:
2025 2024
Saldo awal 5.004.274.062 2.325.454.385 Beginning balance
Penambahan - 5.004.274.062 Additions
Penambahan bunga 215.425.310 74.545.615 Additional of interest
Pembayaran (2.640.000.000) (2.400.000.000) Payment
Saldo akhir 2.579.699.372 5.004.274.062 Ending balance
Bagian jatuh tempo dalam Current maturities
satu tahun (2.579.699.372) (2.424.574.690) within one year
Bagian Jangka Panjang - 2.579.699.372 Long Term Portion
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan The amount recognized in the statement of profit or loss and
komprehensif lain untuk tahun yang berakhir tanggal other comprehensive income for the year ended December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Beban penyusutan Depreciation expense
Aset-hak-guna (Catatan 20) 2.502.137.032 2.230.820.956 Right-of-use-assets (Note 20)
Beban bunga Interest expense
Liabilitas sewa 215.425.310 74.545.615 Lease liabilities
Jumlah 2.717.562.342 2.305.366.571 Total
Perusahaan melakukan perjanjian sewa gudang yang terletak di The Company entered into a warehouse rental agreement
Klaten, Jawa Tengah seluas 11.000 m² kepada Djonny which located at Klaten, Central Java covering an area of
Saksono, Direktur Utama Perusahaan untuk jangka waktu 2 11,000 m² with Djonny Saksono, the Company’s President
tahun dan telah diperpanjang untuk jangka waktu 2 tahun. Director, for a period of 2 years and has been extended for a
period of 2 years.
Pada tanggal 3 Januari 2025, Perusahaan melakukan On January 3, 2025, the Company entered into an extension of
perpanjangan perjanjian sewa gudang yang terletak di Klaten, rental agreement on a warehouse located at Klaten, Central
Jawa Tengah seluas 11.000 m² kepada Djonny Saksono, Java covering an area of 11.000 m² with Djonny Saksono, the
Direktur Utama Perusahaan untuk jangka waktu Company’s President Director, for a period of 2 years,
2 tahun, yang akan berakhir pada tanggal 3 Januari 2027 expiring on January 3, 2027 amounting to Rp220,000,000
sebesar Rp220.000.000 per bulan. per month.
13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA 13. TRADE PAYABLES TO THIRD PARTIES
Rincian per 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: The details as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Petani Tembakau 32.189.349.018 22.282.037.929 Tobacco Farmer
PT Sarianugerah Semesta 926.006.400 1.255.969.440 PT Sarianugerah Semesta
PT Hannovi Tiga Jaya 509.200.613 - PT Hannovi Tiga Jaya
PT Gracia Optima Masterpro 478.187.101 2.561.078.547 PT Gracia Optima Masterpro
PT Panverta Cakrakencana 125.671.703 1.400.602.695 PT Panverta Cakrakencana
CV Budi Jaya Sentosa - 1.735.551.713 CV Budi Jaya Sentosa
Lain-lain (Masing-masing Others (Each
dibawah Rp100.000.000) 1.655.050.637 3.876.349.681 below Rp100.000.000)
Jumlah 35.883.465.472 33.111.590.005 Total
Seluruh utang usaha dalam mata uang Rupiah. All of trade payables were in Rupiah.
45
Page 54
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA - Lanjutan 13. TRADE PAYABLES TO THIRD PARTIES - Continued
Rincian utang usaha berdasarkan umur sejak tanggal jatuh The details of trade payables by age category are as follows:
tempo pembayarannya sebagai berikut:
2025 2024
Belum jatuh tempo Not yet due
Lewat jatuh tempo Over due
1 - 30 hari 27.513.423.962 23.780.806.849 1 - 30 days
31 - 60 hari 8.370.041.510 9.330.783.156 31 - 60 days
61 - 90 hari - - 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari - - Over 90 days
Jumlah 35.883.465.472 33.111.590.005 Total
14. PERPAJAKAN 14. TAXATION
a. Utang Pajak a. Taxes Payable
2025 2024
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 21 82.636.470 300.263.338 Article 21
Pasal 22 37.455.285 110.360.097 Article 22
Pasal 23 7.952.927 7.064.879 Article 23
Pasal 25 555.134.298 177.823.403 Article 25
Pasal 29 1.894.545.765 1.040.888.307 Article 29
Pasal 4(2) 66.584.533 56.432.000 Article 4(2)
Pajak Pertambahan Nilai 735.203.559 2.517.382.661 Value Added Tax
Jumlah 3.379.512.837 4.210.214.685 Total
Kewajiban perpajakan lainnya, jika ada, akan diselesaikan pada Other tax obligations, if any, will be settled when they fall due.
saat jatuh tempo.
b. Pajak Penghasilan Badan b. Corporate Income Tax
Rincian untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember The details for the year ended December 31, 2025 and 2024
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Pajak kini (7.337.394.900) (7.843.347.820) Current tax
Pajak tangguhan (269.029.354) (300.220.126) Deferred tax
Jumlah (7.606.424.254) (8.143.567.946) Total
46
Page 55
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN - Lanjutan 14. TAXATION - Continued
b. Pajak Penghasilan Badan - Lanjutan b. Corporate Income Tax - Continued
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak dengan laba kena The reconciliation between income before tax and taxable
pajak adalah sebagai berikut: income is as follows:
2025 2024
Laba sebelum pajak 27.941.257.204 29.384.812.158 Income before tax
Beda waktu: Temporary differences:
Cadangan imbalan kerja 633.769.445 1.096.726.640 Provision for employee benefits
Pembayaran imbalan kerja (1.856.630.146) (2.461.363.576) Employee benefits payment
Beda tetap: Permanent differences:
Beban yang tidak bisa
dikurangkan 6.633.399.021 7.631.405.851 Undeductible expenses
Taksiran penghasilan kena pajak Current year estimated
tahun berjalan 33.351.795.524 35.651.581.073 taxables income
Pembulatan 33.351.795.000 35.651.581.000 Rounding
Pajak Penghasilan 7.337.394.900 7.843.347.820 Income Tax
Kredit pajak: Credit tax:
Pajak penghasilan pasal 22 (17.737.925) (19.171.975) Income tax article 22
Pajak penghasilan pasal 25 (5.425.111.210) (6.783.287.538) Income tax article 25
Pajak Penghasilan Pasal 29 1.894.545.765 1.040.888.307 Income Tax Article 29
Laba fiskal hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam Taxable Income resulting from a reconciliation becomes
pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan PPh Badan. the basis for filling in the Annual Corporate Income Tax
Sampai dengan laporan ini diterbitkan, Perusahaan belum Return. Until the issuance date of this report, the Company
melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan PPh has not filed the Annual Corporate Income Tax Return year
Badan tahun 2025 ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP). 2025 to the Directorate General of Taxes (DJP).
Berdasarkan Undang-undang Perpajakan yang berlaku di Under the taxation laws in Indonesia, the Company submits
Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan tax returns on the basis of self assessment. The Directorate
membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. General of Taxes may assess or amend taxes within five
Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan atau years of the time of the tax becomes due.
mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu lima tahun
sejak saat terutangnya pajak.
c. Pajak Tangguhan c. Deferred Tax
2025
Diakui dalam
Penghasilan
Komprehensif Lain/
Dibebankan ke Recognized in
Laba Rugi/ Other
1 Januari 2025/ Charged to Profit Comprehensive 31 Desember 2025/
Januari 1, 2025 or Loss Income December 31, 2025
Imbalan kerja 1.086.134.362 (269.029.354) 176.029.184 993.134.192 Employee benefits
Jumlah Aset Total Deferred
Pajak Tangguhan 1.086.134.362 (269.029.354) 176.029.184 993.134.192 Tax Assets
47
Page 56
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN - Lanjutan 14. TAXATION - Continued
c. Pajak Tangguhan - Lanjutan c. Deferred Tax - Continued
2024
Diakui dalam
Penghasilan
Komprehensif Lain/
Dibebankan ke Recognized in
Laba Rugi/ Other
1 Januari 2024/ Charged to Profit Comprehensive 31 Desember 2024/
Januari 1, 2024 or Loss Income December 31, 2024
Imbalan kerja 1.427.116.597 (300.220.126) (40.762.109) 1.086.134.362 Employee benefits
Jumlah Aset Total Deferred
Pajak Tangguhan 1.427.116.597 (300.220.126) (40.762.109) 1.086.134.362 Tax Assets
d. Rekonsiliasi Pajak Penghasilan Badan d. Corporate Income Tax Reconciliation
Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian laba The reconciliation between the tax expense and the
sebelum pajak dengan tarif pajak yang berlaku adalah amounts computed by applying the prevailing tax rate to
sebagai berikut: income before tax is as follows:
2025 2024
Laba Sebelum Pajak 27.941.257.204 29.384.812.158 Income Before Tax
Beban pajak sesuai tarif pajak Tax expense based on prevailing
yang berlaku 6.147.076.585 6.464.658.659 tax rates
Pengaruh atas pajak: Tax effect on:
Beda permanen 1.459.347.669 1.678.909.287 Permanent differences
Jumlah Beban Pajak 7.606.424.254 8.143.567.946 Total Tax Expense
15. LIABILITAS IMBALAN KERJA 15. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Perusahaan hanya Long-term employee benefits liabilities of the Company are
berhubungan dengan liabilitas imbalan pascakerja. Imbalan ini related only to post-employment benefits liabilities. These
tidak didanakan. benefits are not funded.
Perusahaan menghitung dan mencatat liabilitas imbalan The Company calculates and records post-employment benefits
pascakerja untuk semua karyawan tetap sesuai dengan Undang- liabilities for all its permanent employees in accordance with
Undang Cipta Kerja No. 6 tahun 2023 untuk tahun 2025 dan Job Creation Law No. 6 of 2023 for the year 2025 and 2024.
2024. Liabilitas imbalan kerja ditentukan berdasarkan The provision for employee benefits is based on the calculation
perhitungan aktuaria independen Kantor Konsultan Aktuaria of an independent actuary, Kantor Konsultan Aktuaria Indra
Indra Catarya Situmeang dan Rekan dalam Laporan Catarya Situmeang dan Rekan in Report No. 038/LA-
No. 038/LA-IK/KKAICS/II-2026 tanggal 9 Februari 2026 IK/KKAICS/II-2026 dated February 9, 2026 for the year 2025
untuk tahun 2025 dan No. 012/LA-IK/KKAICS/I-2025 tanggal and Report No. 012/LA- IK/KKAICS/I-2025 dated January 24,
24 Januari 2025 untuk tahun 2024. Pada tahun 2025 dan 2024, 2025 for the year 2024. There were 234 and 272 employees
jumlah karyawan tetap yang berhak masing-masing sebanyak entitled to such benefits in 2025 and 2024, respectively.
234 orang dan 272 orang.
48
Page 57
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. LIABILITAS IMBALAN KERJA - Lanjutan 15. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES - Continued
Asumsi yang digunakan untuk menghitung liabilitas imbalan The assumptions used in determining the employee benefits
kerja pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebagai liabilities at the statement of financial position dates are as
berikut: follows:
2025 2024
Usia Pensiun Normal 58 Tahun/58 Years old 58 Tahun/58 Years old Normal Pension Age
Tingkat Kenaikan Gaji Annual Salary Increment
per Tahun 6,00% 7,00% Rate
Tingkat Bunga Aktuaria Annual Actuarial Interest
per Tahun 6,26% 7,14% Rate
Tingkat Mortalitas Tabel Mortalitas Indonesia IV Tahun 2019/ Tabel Mortalitas Indonesia IV Tahun 2019/ Mortality Rate
Indonesian Mortality Table IV Year 2019 Indonesian Mortality Table IV Year 2019
Tingkat Cacat 1% dari tingkat mortalitas/ 1% dari tingkat mortalitas/ Disability Rate
1% of mortality rate 1% of mortality rate
Tingkat Pengunduran Diri 0% - 1% 0% - 1% Resignation Rate
Metode Penilaian Proyeksi Kredit Unit/ Proyeksi Kredit Unit/ Valuation Method
Projected Unit Credit Projected Unit Credit
Mutasi saldo liabilitas imbalan kerja sebagai berikut: The changes in employee benefits liabilities are as follows:
2025 2024
Saldo Awal 4.936.974.377 6.486.893.626 Beginning Balance
Cadangan tahun berjalan 633.769.445 1.096.726.640 Provision for the year
Pembayaran imbalan kerja (1.856.630.146) (2.461.363.576) Payment for employee benefits
Rugi (laba) actuarial imbalan Actuarial loss (gain) on post
pasca kerja diakui dalam penghasilan employment benefits recognized
komprehensif lain 800.132.654 (185.282.313) in other comprehensive income
Saldo Akhir 4.514.246.330 4.936.974.377 Ending Balance
Rincian cadangan imbalan kerja sebagai berikut: The details of the provision for employee benefits are as
follows:
2025 2024
Beban jasa kini 450.053.680 507.615.263 Current service cost
Beban bunga 286.218.274 356.988.039 Interest cost
Biaya jasa lalu (102.502.509) (73.272.351) Past service cost
Cadangan kelebihan pembayaran - 305.395.689 Provision for excess payment
Jumlah 633.769.445 1.096.726.640 Total
Beban imbalan kerja disajikan dalam akun Beban Usaha Provision for employee benefits is presented in Operating
(Catatan 20). Expenses account (Note 20).
Analisa sensitivitas terhadap asumsi utama yang digunakan Sensitivity of analysis to the key assumptions used in
dalam menentukan liabilitas imbalan kerja adalah sebagai determining employee benefits liabilities is as follows:
berikut:
2025
Kenaikan (Penurunan) Asumsi/ Saldo Liabilitas Imbalan Kerja/
Asumsi Utama Increase (Decrease) in Assumptions Employee Benefits Liability Balance Key Assumptions
Tingkat Diskonto Tahunan 1% (1%) 4.118.273.387/(4.969.665.412) Annual Discount Rate
Tingkat Kenaikan Gaji Annual Salary Increment
Tahunan 1% (1%) 4.986.768.217/(4.097.806.846) Rate
49
Page 58
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG - 15. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES -
Lanjutan Continued
2024
Kenaikan (Penurunan) Asumsi/ Saldo Liabilitas Imbalan Kerja/
Asumsi Utama Increase (Decrease) in Assumptions Employee Benefits Liability Balance Key Assumptions
Tingkat Diskonto Tahunan 1% (1%) 4.471.990.938/(5.472.707.496) Annual Discount Rate
Tingkat Kenaikan Gaji Annual Salary Increment
Tahunan 1% (1%) 5.513.142.322/(4.430.829.079) Rate
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi The sensitivity analysis was based on a change in one actuarial
aktuarial, dimana semua asumsi lainnya dianggap konstan. assumption, with all other assumptions held constant. In
Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan practice this is unlikely to happen and changes in some
beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam assumptions may be correlated. When calculating the
perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan kerja atas asumsi sensitivity of the defined benefits liabilities to significant
aktuarial utama, metode yang sama telah diterapkan. actuarial assumptions, the same method has been applied.
Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan Management has reviewed the assumptions used and believes
berpendapat bahwa asumsi tersebut sudah memadai. that such assumptions are adequate. Management believes that
Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja the employee benefits liabilities are adequate to cover the
tersebut telah memadai untuk menutupi liabilitas imbalan kerja Company’s employee benefits liabilities.
Perusahaan.
16. MODAL SAHAM 16. CAPITAL STOCK
Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Based on the Report from Stock Administration Bureau
Jasa Korpora, susunan pemegang saham per 31 Desember 2025 PT Adimitra Jasa Korpora, the composition of stockholders as
dan 2024 adalah sebagai berikut: of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025
Modal Ditempatkan dan Disetor/
Subscribed and Fully Paid Capital
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Total Shares Ownership Total Stockholders
Djonny Saksono 642.595.500 68,31% 32.129.775.000 Djonny Saksono
PT Anugerah Investindo Nusantara 66.000.000 7,02% 3.300.000.000 PT Anugerah Investindo Nusantara
Masyarakat 232.124.500 24,68% 11.606.225.000 Public
Jumlah/Total 940.720.000 100% 47.036.000.000 Total
2024
Modal Ditempatkan dan Disetor/
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Total Shares Ownership Total Stockholders
Djonny Saksono 636.560.100 67,67% 31.828.005.000 Djonny Saksono
PT Anugerah Investindo Nusantara 66.000.000 7,02% 3.300.000.000 PT Anugerah Investindo Nusantara
Masyarakat 238.159.900 25,32% 11.907.995.000 Masyarakat
Jumlah/Total 940.720.000 100% 47.036.000.000 Total
50
Page 59
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. TAMBAHAN MODAL DISETOR 17. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Rincian per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai The details as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
Penawaran Umum Perdana 46.316.140.000 Initial Public Offering
Biaya Emisi Saham (8.410.000.000) Share Issuance Cost
Jumlah 37.906.140.000 Total
18. PENJUALAN 18. SALES
2025 2024
Lokal 318.225.856.381 328.928.609.837 Local
Ekspor 1.106.409.548 1.549.750.074 Export
Retur dan diskon (5.884.111.500) (5.993.991.250) Return and discount
Jumlah 313.448.154.429 324.484.368.661 Total
Pada tahun 2025 dan 2024, tidak ada penjualan kepada pihak In 2025 and 2024, there were no sales to related parties.
berelasi.
Rincian pelanggan dengan nilai penjualan neto melebihi 10% The details of customers whose net sales value exceeded 10%
dari total penjualan neto sebagai berikut: of the total sales are as follows:
2025 2024
Rp % Rp %
CV Citra Prima Distributor 39.423.434.500 12,58% 41.656.658.375 12,84% CV Citra Prima Distributor
CV Wijaya Raya 34.213.860.570 10,92% 32.508.286.475 10,02% CV Wijaya Raya
PD Setia Mandiri 31.995.201.033 10,22% 35.989.308.200 11,09% PD Setia Mandiri
CV Sinergi Padi 31.850.302.210 10,16% 35.386.477.153 10,92% CV Sinergi Padi
Jumlah 137.482.798.313 43,87% 145.540.730.203 44,86% Total
19. BEBAN POKOK PENJUALAN 19. COST OF GOODS SOLD
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
2025 2024
Bahan baku awal 169.802.693.062 120.133.850.668 Raw materials beginning
Pembelian - bersih 157.509.251.667 233.201.840.862 Net - purchase
Bahan baku akhir (154.971.341.521) (169.802.693.062) Raw materials ending
Bahan baku yang digunakan 172.340.603.208 183.532.998.468 Raw materials used
Upah langsung 23.058.533.677 22.354.361.114 Direct labor
Biaya produksi tidak langsung 18.636.808.300 19.581.490.470 Factory overhead cost
Biaya produksi 214.035.945.185 225.468.850.052 Production cost
Persediaan awal Beginning inventory
barang dalam proses 12.699.539.329 8.060.155.821 work in process
Persediaan akhir Ending inventory
barang dalam proses (9.345.512.316) (12.699.539.329) work in process
Biaya pokok produksi 217.389.972.198 220.829.466.544 Cost of good manufactured
Pita cukai 31.834.294.566 33.808.081.600 Excise tapes
Persediaan awal barang jadi 65.367.937 602.329.637 Finished goods beginning
Persediaan akhir barang jadi (3.240.473.745) (65.367.937) Finished goods ending
Beban Pokok Penjualan 246.049.160.956 255.174.509.844 Cost of Goods Sold
Seluruh pembelian dilakukan dengan pihak ketiga. All purchases were made with third parties.
51
Page 60
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. BEBAN POKOK PENJUALAN - Lanjutan 19. COST OF GOODS SOLD - Continued
Rincian biaya produksi tidak langsung sebagai berikut: The details of factory overhead cost are as follows:
2025 2024
Bahan pembantu 10.460.161.966 11.023.168.311 Indirect materials
Penyusutan (Catatan 8) 4.906.574.455 5.091.451.986 Depreciation (Note 8)
BPJS 2.804.089.884 2.809.460.145 BPJS
Listrik dan air 294.638.362 311.325.300 Electricity and water
Perbaikan dan pemeliharaan 127.784.190 295.734.280 Repair and maintenance
Lain-lain 43.559.443 50.350.448 Others
Jumlah 18.636.808.300 19.581.490.470 Total
20. BEBAN USAHA 20. OPERATING EXPENSES
2025 2024
Beban Penjualan Selling Expenses
Pengangkutan 1.759.007.972 1.073.536.817 Freight out
Gaji dan tunjangan 1.717.674.425 2.908.712.506 Salaries and allowances
Perjalanan dinas 964.669.500 1.094.372.900 Businness trip
Lain-lain 392.876.304 388.060.133 Others
Jumlah 4.834.228.201 5.464.682.356 Total
Beban Umum dan Administrasi General and Administrative Expenses
Gaji dan tunjangan 9.972.690.142 9.199.792.842 Salaries and allowances
Penyusutan Depreciation
aset hak-guna (Catatan 11) 2.502.137.032 2.230.820.956 right-of-use-asset (Note 11)
Penyusutan (Catatan 8) 2.294.354.262 2.264.473.450 Depreciation (Note 8)
Keperluan kantor 1.595.749.599 875.541.479 Office supplies
Pajak 897.474.299 1.394.278.621 Taxes
Keamanan 809.377.039 822.384.843 Securities
Imbalan kerja (Catatan 15) 633.769.445 1.096.726.640 Employee benefits (Note 15)
Perjalanan dinas 525.607.284 523.421.131 Businness trip
Asuransi 387.101.427 395.575.012 Insurance
Pajak Bumi dan Bangunan 218.194.650 218.194.619 Land and Building Taxes
Jasa profesional 61.750.000 2.136.063.022 Profesional fees
Lain-lain 1.690.096.161 1.088.224.628 Others
Jumlah 21.588.301.340 22.245.497.243 Total
Jumlah 26.422.529.541 27.710.179.599 Total
21. PENDAPATAN DAN BEBAN KEUANGAN 21. FINANCE INCOME AND EXPENSES
2025 2024
Pendapatan Keuangan: Finance Income:
Jasa giro 3.174.435 2.942.778 Interest income
Beban Keuangan: Finance Expenses:
Bunga utang bank (12.627.401.020) (12.588.599.217) Interest on bank loans
Bunga liabilitas sewa (215.425.310) (74.545.615) Interest of lease liabilities
Provisi utang bank (80.000.000) (170.000.000) Bank loan provision
Bunga pembiayaan konsumen (65.723.074) (154.624.778) Interest on consumer financing loan
Lainnya (129.341.877) - Others
Jumlah (13.117.891.281) (12.987.769.610) Total
Jumlah (13.114.716.846) (12.984.826.832) Total
52
Page 61
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. INFORMASI SEGMEN 22. SEGMENT INFORMATION
Perusahaan hanya memiliki usaha dalam satu bidang industri, The Company only engages in one manufacturing operations,
sehingga informasi segmen operasi tidak disajikan, sedangkan therefore, the operating segment information is not presented,
segmen usaha berdasarkan geografis adalah sebagai berikut: while the geographical segment is as follows:
2025 2024
Papua 235.315.221.000 238.687.039.750 Papua
Nusa Tenggara 50.507.400.487 51.454.477.761 Nusa Tenggara
Kalimantan 39.050.635.833 43.685.550.000 Kalimantan
Sulawesi 25.556.484.101 29.299.202.480 Sulawesi
Sumatera 1.563.793.500 1.899.150.000 Sumatera
Malaysia 558.671.518 731.802.483 Malaysia
Singapura 505.458.030 521.620.166 Singapore
Jawa 466.453.750 113.703.250 Jawa
Maluku 108.150.000 124.687.500 Maluku
Jepang 42.280.000 20.890.000 Japan
India - 275.437.425 India
Pajak Pertambahan Nilai (40.226.393.790) (42.329.192.154) Value Added Tax
Jumlah 313.448.154.429 324.484.368.661 Total
23. LABA PER SAHAM 23. EARNINGS PER SHARE
Rincian perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut: The details of basic earnings per share are as follows:
2025 2024
Laba Tahun Berjalan 20.334.832.950 21.241.244.212 Income for The Year
Rata-rata Tertimbang Saham Outstanding Common
Biasa yang Beredar 940.720.000 940.720.000 Shares
Laba per Saham 21,62 22,58 Earnings per Share
24. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM 24. CASH DIVIDENDS AND GENERAL RESERVES
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on Minutes of Annual General Meeting of Shareholders
Tahunan Perusahaan No. 39 tanggal 21 Mei 2024 dari Notaris No. 39 dated May 21, 2024 of Public Notary Rini Yulianti, S.H.,
Rini Yulianti, S.H., pemegang saham Perusahaan menyetujui the stockholders agreed to distribute cash dividend for the year
pembagian dividen tunai dari tahun buku yang berakhir pada ended December 31, 2023 amounting to Rp 4,703,600,000 or
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 4.703.600.000 atau Rp 5 per share and approve the appropriation of general
Rp 5 per lembar saham dan menetapkan cadangan umum reserve amounting to Rp 100,000,000.
sebesar Rp 100.000.000.
25. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 25. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
UANG ASING CURRENCIES
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of December 31, 2025 and 2024, the Company had
mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing monetary assets and liabilities denominated in foreign
sebagai berikut: currencies as follows:
2025 2024
Ekuivalen/ Ekuivalen/
Mata Uang Asing/ Konversi Kurs/ Equivalent Mata Uang Asing/ Konversi Kurs/ Equivalent
Foreign Currency Kurs Convertion Rp Foreign Currency Kurs Convertion Rp
Aset Assets
Cash on Hand
Kas dan Bank SGD 26.555 13.069 347.032.086 6.286 11.919 74.928.189 and in Banks
USD 4.419 16.782 74.158.651 13.814 16.162 223.273.828
53
Page 62
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Mengingat bahwa penerapan praktik manajemen risiko yang Considering that good risk management practice
baik dapat mendukung kinerja Perusahaan, maka manajemen implementation could better support the performance of the
risiko selalu menjadi elemen pendukung penting bagi Company, hence, the risk management would always be an
Perusahaan dalam menjalankan usahanya. Sasaran dan tujuan important supporting element for the Company in operate its
utama dari diterapkannya praktik manajemen risiko di business. The target and main purpose of the implementation of
Perusahaan adalah untuk menjaga dan melindungi Perusahaan risk management practices in the Company is to maintain and
melalui pengelolaan risiko kerugian yang mungkin timbul dari protect the Company through managing the risk of losses,
berbagai aktivitasnya serta menjaga tingkat risiko agar sesuai which might arise from its various activities as well as
dengan arahan yang sudah ditetapkan oleh manajemen maintaining risk level in order to match with the direction
Perusahaan. already established by the management of the Company.
Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko risiko atas The Company has exposure to the following risk from financial
instrumen keuangan seperti: risiko kredit, risiko nilai tukar instruments, such as: credit risk, foreign exchange rate risk,
mata uang asing, risiko tingkat suku bunga, risiko harga, risiko interest rate risk, price risk, liquidity risk, capital management,
likuiditas, pengelolaan modal, dan nilai wajar aset dan liabilitas and the fair values of financial assets and liabilities.
keuangan.
a. Risiko Kredit a. Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul Credit risk is the risk of financial losses incurred if the
jika pelanggan Perusahaan gagal memenuhi kewajiban Company customer fails to meet the contractual obligations
kontraktualnya kepada Perusahaan. Risiko kredit terutama to the Company. Credit risk mainly from trade receivables
berasal dari piutang usaha yang diberikan kepada provided to the customers.
pelanggan.
Perusahaan telah mengembangkan model untuk The Company has developed a model to support the
mendukung kuantifikasi dari risiko kredit. Dalam quantification of credit risk. In measuring credit risk for
mengukur risiko kredit untuk kredit yang diberikan, loans, the Perusahaan considers the "Probability of
Perusahaan mempertimbangkan ”Probability of Default” Default" (PD) customers’ liability and the possibility of
(PD) pelanggan atas liabilitas dan kemungkinan rasio customer recovery ratio for obligations already in default
pemulihan atas kewajiban yang telah wanprestasi (“Loss ("Loss Given Default") (LGD). These models are reviewed
Given Default”) (LGD). Model ini ditelaah secara rutin on a regular basis to compare with actual results.
untuk membandingkan dengan hasil aktualnya.
LGD merupakan ekspektasi Perusahaan atas besarnya LGD is the Company magnitude expected loss of a
kerugian dari suatu piutang pada saat wanprestasi terjadi. receivable at the time of default occurs. It is expressed as a
Hal ini dinyatakan dalam persentase kerugian per unit dari percentage loss per unit of an exposure. LGD usually
suatu eksposur. LGD biasanya bervariasi sesuai dengan varies according to the type of customer.
tipe pelanggan.
Cadangan kerugian penurunan nilai yang diakui pada Allowance for impairment losses recognized on financial
pelaporan keuangan berdasarkan kerugian ekspektasian reporting is based on an expected losses on the date of the
pada tanggal laporan keuangan. financial statements.
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari nilai The maximum exposure to credit risk is reflected in the
tercatat setiap aset keuangan pada tanggal 31 Desember carrying amount of each financial asset as of December 31,
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2025 and 2024 as follows:
2025 2024
Kas dan bank 3.233.711.876 3.423.401.613 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - Pihak ketiga 13.024.976.500 12.694.406.500 Trade receivables - Third parties
Jumlah 16.258.688.376 16.117.808.113 Total
54
Page 63
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued
b. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing b. Foreign Exchange Rate Risk
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana Foreign currency risk is the risk that the fair value or future
nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu cash flows of a financial instrument will fluctuate due to
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan changes in foreign currency exchange rates. Currently, the
nilai tukar mata uang asing. Pada saat ini, Perusahaan tidak Company does not face foreign exchange rate risk.
menghadapi risiko nilai tukar mata uang asing.
c. Risiko Tingkat Suku Bunga c. Interest Rate Risk
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar Interest rate risk is the risk that the fair value of future cash
atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan flows of a financial instrument will fluctuate because of
akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. changes in market interest rates. The Company is exposed
Risiko suku bunga Perusahaan terutama timbul dari to interest rate risk arising from loans for working capital.
pinjaman untuk modal kerja. Pada saat ini, Perusahaan Currently, the Company has no policy to hedge the interest
tidak memiliki kebijakan untuk melakukan lindung nilai rate risk.
atas risiko tingkat suku bunga.
Pada tanggal 31 Desember 2025, berdasarkan simulasi As of December 31, 2025, based on a reasonable
yang rasional, jika tingkat suku bunga utang bank lebih simulation, if the bank loan interest rate had been
tinggi/rendah 50 basis poin, dengan asumsi variabel higher/lower by 50 basis points, with other variables held
lainnya tidak mengalami perubahan, maka laba sebelum constant, the income before tax would have
pajak akan turun/naik sebesar Rp643,2 juta (31 Desember decreased/increased by to Rp643,2 million (December 31,
2024: Rp768,9 juta) diakibatkan naik/turunnya beban 2024: Rp768.9 million) due to the increase/decrease in
bunga yang dicatat di laba rugi. interest expense recorded in profit or loss.
d. Risiko Harga d. Price Risk
Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen Price risk is the risk of fluctuations in the value of financial
keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar. Saat ini instruments as a result of changes in market prices.
Perusahaan tidak menghadapi risiko harga. Currently, the Company does not face price risk.
e. Risiko Likuiditas e. Liquidity Risk
Manajemen telah membentuk kerangka kerja manajemen The management has established an appropriate liquidity
risiko likuiditas untuk pengelolaan dana jangka pendek, risk management framework for the management of the
menengah dan jangka panjang dan persyaratan manajemen Company short, medium and long-term funding and
likuiditas. Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan liquidity management requirements. The Company
mempertahankan cadangan yang memadai dan dengan manages liquidity risk by maintaining adequate reserves
terus memantau rencana dan realisasi arus kas dengan cara and by continuously monitoring forecast and actual cash
pencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas flows, and by matching the maturity profiles of financial
keuangan. assets and liabilities.
55
Page 64
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued
e. Risiko Likuiditas - Lanjutan e. Liquidity Risk - Continued
Tabel di bawah ini merupakan jadwal jatuh tempo liabilitas The table below represents the maturity schedule of the
keuangan Perusahaan berdasarkan pembayaran kontraktual Company financial liabilities based on undiscounted
yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2025 contractual payments as of December 31, 2025 and 2024:
dan 2024:
2025
Lebih dari Tiga
Lebih dari Satu Tahun sampai Lima
Tahun sampai Tiga Tahun/
Sampai dengan Satu Tahun/ More than Three
Tahun/ More than One Year Year up to Five Jumlah/
Up to One Year up to Three Years Years Total
Utang usaha 35.883.465.472 - - 35.883.465.472 Trade payables
Biaya yang masih Accrued
harus dibayar 623.081.000 - - 623.081.000 expenses
Utang bank 91.489.495.100 32.491.438.507 4.652.064.320 128.632.997.927 Bank loans
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 175.946.524 - - 175.946.524 payables
Liabilitas sewa 2.579.699.372 - - 2.579.699.372 Lease liabilities
Jumlah 130.751.687.468 32.491.438.507 4.652.064.320 167.895.190.295 Total
2024
Lebih dari Tiga
Lebih dari Satu Tahun sampai Lima
Tahun sampai Tiga Tahun/
Sampai dengan Satu Tahun/ More than Three
Tahun/ More than One Year Year up to Five Jumlah/
Up to One Year up to Three Years Years Total
Utang usaha 33.111.590.005 - - 33.111.590.005 Trade payables
Biaya yang masih Accrued
harus dibayar 1.533.191.718 - - 1.533.191.718 expenses
Utang bank 102.771.069.751 48.314.401.348 2.687.961.757 153.773.432.856 Bank loans
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 1.341.330.478 175.946.524 - 1.517.277.002 payables
Liabilitas sewa 2.424.574.690 2.579.699.372 - 5.004.274.062 Lease liabilities
Jumlah 141.181.756.642 51.070.047.244 2.687.961.757 194.939.765.643 Total
f. Pengelolaan Modal f. Capital Management
Tujuan Perusahaan ketika mengelola modal adalah untuk The Company’s objectives when managing capital are to
mempertahankan kelangsungan usaha Perusahaan serta safeguard the Company’s ability to continue as a going
memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan concern whilst seeking to maximize benefits to stockholders
pemangku kepentingan lainnya. and other stakeholders.
56
Page 65
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued
f. Pengelolaan Modal - Lanjutan f. Capital Management - Continued
Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola The Company actively and regularly reviews and manages
struktur permodalan untuk memastikan struktur modal dan its capital structure and optimum stockholder return, by
hasil pengembalian ke pemegang saham yang optimal, taking into consideration the future capital requirements
dengan mempertimbangkan kebutuhan modal masa depan and capital efficiency of the Company, prevailing and
dan efisiensi modal Perusahaan, profitabilitas saat ini dan projected profitability, projected operating cash flows,
yang akan datang, proyeksi arus kas operasi, proyeksi projected capital expenditure and projected strategic
belanja modal, dan proyeksi peluang investasi yang investment opportunities. In order to maintain or adjust the
strategis. Dalam rangka mempertahankan atau capital structure, the Company may adjust the amount of
menyesuaikan struktur modal, Perusahaan dapat dividends paid to stockholders, issue new shares or sell
menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada assets to reduce debt.
para pemegang saham, mengeluarkan saham baru atau
menjual aset untuk mengurangi utang.
Perusahaan memonitor berdasarkan rasio gearing. Rasio The Company monitors capital on the basis of gearing
gearing dihitung dengan membagi pinjaman bersih dengan ratio. The gearing ratio is calculated as net debt divided by
total ekuitas. Pinjaman neto dihitung dengan the total equity. Net debt is calculated as total borrowings
mengurangkan jumlah pinjaman dengan kas dan bank. less cash on hand and in banks. The gearing ratio is as
Rasio gearing sebagai berikut: follows:
2025 2024
Jumlah pinjaman 128.808.944.451 155.290.709.858 Total debt
Kas dan bank (3.233.711.876) (3.423.401.613) Cash on hand and in banks
Pinjaman - bersih 125.575.232.575 151.867.308.245 Net - debt
Ekuitas 471.877.300.804 433.296.166.019 Equity
Rasio Gearing 26,61% 35,05% Gearing Ratio
g. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan g. The Fair Values of Financial Assets and Liabilities
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank dan The Company financial assets include cash on hand and
piutang usaha yang timbul dari kegiatan usahanya. cash in banks and trade receivables arising from its
Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, business activities. The Company financial liabilities
utang bank, biaya yang masih harus dibayar dan utang include trade payables, bank loans, accrued expenses,
pembiayaan konsumen yang tujuan utamanya untuk consumer financing payables and lease liabilities for the
pembiayaan kegiatan usaha. primary purpose financing activities.
Tabel berikut ini menyajikan nilai tercatat dan estimasi The following table sets forth the carrying value and
nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan sebagai estimated fair values of the Company’s financial
berikut: instruments as follows:
2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value
Aset Keuangan Financial Assets
Pada Biaya Perolehan At Amortized
Diamortisasi Cost
Kas dan bank 3.233.711.876 3.233.711.876 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - Pihak ketiga 13.024.976.500 13.024.976.500 Trade receivables - Third parties
Jumlah 16.258.688.376 16.258.688.376 Total
57
Page 66
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued
g. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan - Lanjutan g. The Fair Values of Financial Assets and Liabilities -
Continued
2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pada Biaya Perolehan At Amortized
Diamortisasi Cost
Utang usaha - Pihak ketiga 35.883.465.472 35.883.465.472 Trade payables - Third parties
Utang bank 128.632.997.927 128.632.997.927 Bank loans
Biaya yang masih harus dibayar 623.081.000 623.081.000 Accrued expenses
Utang pembiayaan konsumen 175.946.524 175.946.524 Consumer financing liabilities
Liabilitas sewa 2.579.699.372 2.579.699.372 Lease liabilities
Jumlah 167.895.190.295 167.895.190.295 Total
2024
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value
Aset Keuangan Financial Assets
Pada Biaya Perolehan At Amortized
Diamortisasi Cost
Kas dan bank 3.423.401.613 3.423.401.613 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - Pihak ketiga 12.694.406.500 12.694.406.500 Trade receivables - Third parties
Jumlah 16.117.808.113 16.117.808.113 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pada Biaya Perolehan At Amortized
Diamortisasi Cost
Utang usaha - Pihak ketiga 33.111.590.005 33.111.590.005 Trade payables - Third parties
Utang bank 153.773.432.856 153.773.432.856 Bank loans
Biaya yang masih harus dibayar 1.533.191.718 1.533.191.718 Accrued expenses
Utang pembiayaan konsumen 1.517.277.002 1.517.277.002 Consumer financing liabilities
Liabilitas sewa 5.004.274.062 5.004.274.062 Lease liabilities
Jumlah 194.939.765.643 194.939.765.643 Total
Nilai wajar didefinisikan sebagai harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to sell an
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur between market participants at the measurement date.
antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair values of financial assets and liabilities are
ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian dan determined by using valuation methods and assumptions of
asumsi nilai wajar kas dan bank, piutang usaha kepada the fair values of cash on hand and in banks, trade
pihak ketiga, utang usaha kepada pihak ketiga, beban receivables from third parties, trade payables to third
akrual, utang bank, utang pembiayaan konsumen dan parties, accrued expenses, bank loans, consumer financing
liabilitas sewa mendekati nilai tercatatnya, karena jangka payables and lease liabilities are reasonable
waktu jatuh tempo yang singkat atas instrumen keuangan approximations of their carrying values due to their short-
tersebut atau dikenakan suku bunga pinjaman yang berlaku term nature, or because they were charged with a loan
di pasar pada tanggal laporan posisi keuangan. interest rate applied in the market at the statement of
financial position date.
58
Page 67
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. PERJANJIAN DAN KOMITMEN PENTING 27. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND AGREEMENTS
a. Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diperoleh dari a. Related to the credit facilities obtained from PT Bank
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, Perusahaan Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, the Company is
diwajibkan untuk memenuhi persyaratan sebagaimana required to fulfill the requirements as stated in the credit
dicantumkan dalam perjanjian kredit (Catatan 11). agreements (Note 11).
b. Berdasarkan Perjanjian Lisensi Merek Dagang tanggal b. Based on the Trademark License Agreement dated March
26 Maret 2019, antara Djonny Saksono dengan Perusahaan 26, 2019, between Djonny Saksono and the Company
mengenai pemberian hak lisensi kepada Perusahaan untuk regarding the granting of licensing rights to the Company
menggunakan merek yang dilisensikan di dalam wilayah to use brands licensed within the territory of the Republic
Republik Indonesia yang bersifat eksklusif dan tidak dapat of Indonesia that are exclusive and cannot be transferred
dialihkan sebagai nama merek dagang sehubungan dengan as trademark names in connection with the implementation
pelaksanaan kegiatan usaha Perusahaan. Biaya penggunaan of the Company's business activities. Licensed brand usage
merek yang dilisensikan adalah sebesar Rp 0 untuk jangka fee is Rp 0 for a period of 10 years, in which the period can
waktu selama 10 tahun, jangka waktu dapat diperpanjang be extended again no later than 3 months before the
kembali paling lambat 3 bulan sebelum berakhirnya jangka expiration of this agreement period.
waktu perjanjian ini.
28. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 28. SUPPLEMENTARY INFORMATION TO THE
KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
a. Aktivitas Non kas yang Signifikan a. Significant Non-Cash Activities
2025 2024
Perolehan aset tetap melalui: Acquisition of fixed assets through:
Peningkatan utang Increase in consumer
pembiayaan konsumen - 870.090.000 financing payables
Penurunan uang muka 1.275.000.000 109.640.250 Decrease in advances
Peningkatan surplus revaluasi 18.870.405.305 18.682.790.655 Increase in revalution surplus
Perolehan aset hak-guna Acquisition of right-of-use-assets
melalui peningkatan liabilitas sewa - 5.004.274.062 through increase in lease liabilities
b. Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas b. Changes in Liabilities Arising from Financing Activities:
Pendanaan:
Utang Pembiayaan
Konsumen/
Utang Bank/ Consumer Financing Liabilitas Sewa/ Jumlah/
Bank Loans Payables Lease Liabilities Total
Saldo Balance as of
1 Januari 2024 115.517.948.762 1.936.878.524 2.325.454.385 119.780.281.671 Januari 1, 2024
Perolehan Aset Tetap Acquisition of Fixed
melalui Peningkatan Assets Increase
Liabilitas Pembiayaan in Consumer
Konsumen - 870.090.000 - 870.090.000 Financing Payables
Perolehan Aset Hak-Guna Acquisition of Right-of-
melalui Peningkatan Use-Assets through
Utang Pembiayaan increase in Consumer
Konsumen - - 5.004.274.062 5.004.274.062 Financing Loans
Arus Kas 38.255.484.094 (1.289.691.522) (2.325.454.385) 34.640.338.187 Cash Flows
Saldo Balance as of
31 Desember 2024 153.773.432.856 1.517.277.002 5.004.274.062 160.294.983.920 December 31, 2024
Perolehan Aset Tetap Acquisition of Fixed
melalui Peningkatan Assets Increase
Utang Pembiayaan in Consumer
Konsumen - - - - Financing Payables
Perolehan Aset Hak-Guna Acquisition of Right-of-
melalui Peningkatan Use-Assets through
Utang Pembiayaan increase in Consumer
Konsumen - - - - Financing Payables
Arus Kas (25.140.434.929) (1.341.330.478) (2.424.574.690) (28.906.340.097) Cash Flows
Saldo Balance as of
31 Desember 2025 128.632.997.927 175.946.524 2.579.699.372 131.388.643.823 December 31, 2025
59
Page 68
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - Lanjutan NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS - Continued
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of and For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 29. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD
a. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 41 tanggal a. Based on Credit Agreement Deed No. 41 dated
13 Februari 2026 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., February 13, 2026 of Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn.,
yang memperpanjang Akta Perjanjian Kredit No. 43 which extended the Credit Agreement Deed No. 43 dated
tanggal 17 Februari 2025 dari Notaris yang sama, February 17, 2025 of the same Public Notary, the Company
Perusahaan memeroleh fasilitas pinjaman rekening koran obtained an overdraft credit facility from PT Bank Woori
dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang Saudara Indonesia 1906 Tbk with a maximum limit
akan digunakan untuk tambahan modal kerja dengan limit amounting to Rp55,000,000,000 to be used for additional
maksimal Rp55.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada working capital. This facility will mature on February 12,
12 Februari 2027. Tingkat bunga per tahun yang 2027. The annual interest is charged at 8.75%.
dibebankan sebesar 8,75%.
b. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 42 tanggal b. Based on Credit Agreement Deed No. 42 dated
13 Februari 2026 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., February 13, 2026 of Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn.,
Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari the Company obtained a general financing facility from
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan nilai limit amounting to Rp15,000,000,000 to be used for
plafond sebesar Rp15.000.000.000. Fasilitas ini jatuh additional working capital. This facility will mature on
tempo pada 13 Februari 2030. Tingkat bunga per tahun February 13, 2030. The annual interest is charged at
yang dibebankan sebesar 8,75%. 8.75%.
zzz
60
Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT INDOI
p.4
unresolved
org
PT Indonesian Ibk
p.4
unresolved
org
Tobacco Tbk
p.4
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik
p.14
unresolved
org
Minister of Justice
p.14
unresolved
person
Public Ermin Yuniastuti
p.14
unresolved
person
Notary Ermin Yuniastuti
p.14
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.14
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.14 ×2
unresolved
person
Public Notary Rini Yulianti
p.14 ×5
unresolved
org
Financial Services Authority
p.15
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.15
unresolved
person
Public Notaris Rini Yulianti
p.15
unresolved
org
Pengawasan Pasar Modal
p.18
unresolved
org
Bapepam
p.18 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.35 ×4
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara
p.43 ×7
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara Indonesia
p.43 ×22
unresolved
org
PT Mariat Utama
p.43
unresolved
org
PT Mariat Utama Toko Faiku Agats
p.43
unresolved
org
PT Senja Indah Timika
p.43
unresolved
org
PT Senja Indah Timika CV Sarana Sumber Sejahtera
p.43
unresolved
person
Public Notary Erlin Mulyatriani
p.46 ×2
unresolved
org
Korber Technologies GmbH
p.46 ×4
unresolved
org
PT Buana Multi Teknik
p.46
unresolved
org
PT Buana Multi
p.46
unresolved
org
KJPP Felix Sutandar dan Rekan
p.47 ×2
unresolved
org
KJPP Felix Sutandar
p.47 ×4
unresolved
org
PT Buana
p.47
unresolved
org
PT Multi Teknik
p.47
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.48 ×6
unresolved
org
PT BCA Finance
p.48 ×2
unresolved
person
Public Notary Adeline Wijaya
p.49 ×18
unresolved
org
PT Bank Woori
p.49 ×5
unresolved
person
Public Notary Maya Hasanah
p.50 ×4
unresolved
org
PT Sarianugerah Semesta
p.53 ×2
unresolved
org
PT Hannovi Tiga Jaya
p.53 ×2
unresolved
org
PT Gracia Optima Masterpro
p.53 ×2
unresolved
org
PT Panverta Cakrakencana
p.53
unresolved
org
PT Panverta Cakrakencana CV Budi Jaya Sentosa
p.53
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.55 ×2
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.55
unresolved
org
Kantor Konsultan Aktuaria Indra Indra Catarya Situmeang dan Rekan
p.56
unresolved
org
Catarya Situmeang dan Rekan
p.56
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.58
unresolved
org
PT Anugerah Investindo Nusantara
p.58 ×3
unresolved
org
PT Anugerah Investindo Nusantara Masyarakat
p.58 ×2
unresolved
—
Jumlah/Total
p.58 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.