Back to announcement
FS PT Widiant Jaya Krenindo Tbk - 31 Desember 2025.pdf
Financial statement Text extracted WIDISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 76
Page 1
` PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN FINANCIAL STATEMENTS AS AT DECEMBER 31, 2025 AND FOR THE YEAR THEN ENDED AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 2
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 FINANCIAL STATEMENTS
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS AT DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Halaman/
Pages
Daftar Isi Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain 3 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan 6 - 67 Notes to the Financial Statements
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As at December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 5 630.611.991 7.533.278.155 Cash and cash equivalent
Piutang usaha - neto Trade receivables - net
Pihak ketiga 6 8.066.168.668 8.359.569.213 Third parties
Piutang non-usaha - Non-trade receivables -
Pihak ketiga - 11.796.164 third parties
Pajak dibayar di muka 12a 185.914.161 - Prepaid tax
Uang muka dan Advances and
biaya dibayar di muka 7 226.703.272 149.695.666 prepaid expenses
Investasi di efek ekuitas 8 3.014.573.000 - Investments in equity securities
Total Aset Lancar 12.123.971.092 16.054.339.198 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Uang muka 7 - 1.672.150.001 Advances
Aset tetap - neto 9 35.540.978.749 30.594.614.522 Fixed assets - net
Taksiran tagihan pajak 12b 285.554.772 285.554.772 Estimated claim for tax refund
Aset pajak tangguhan 12e 139.200.195 195.435.490 Deferred tax assets
Total Aset Tidak Lancar 35.965.733.716 32.747.754.785 Total Non-Current Assets
TOTAL ASET 48.089.704.808 48.802.093.983 TOTAL ASSETS
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
1
Page 11
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As at December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha - pihak ketiga 10 54.617.502 11.355.844 Trade payables - third parties
Utang non-usaha jangka pendek - Short-term non-trade payable -
pihak berelasi 24 - 4.041.614 related party
Beban akrual 11 76.500.000 83.946.781 Accrued expenses
Utang pajak 12c 9.789.654 214.967.138 Taxes payable
Liabilitas imbalan kerja Short-term employee
jangka pendek 13 185.257.294 26.552.916 benefits liabilities
Liabilitas jangka panjang jatuh Current maturities of
tempo dalam waktu satu tahun: long-term liabilties:
Utang non-usaha - Non-trade payable -
pihak berelasi 24 - 83.333.336 related party
Utang pembiayaan konsumen 14 389.492.452 351.623.147 Consumer financing payables
Total Liabilitas Jangka Pendek 715.656.902 775.820.776 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Utang pembiayaan konsumen Long-term consumer financing
setelah dikurangi bagian jatuh payables - net of current
tempo dalam satu tahun 14 723.748.656 37.325.868 maturities
Liabilitas imbalan kerja Long-term employee
jangka panjang 13 364.612.564 535.105.242 benefits liabilities
Total Liabilitas Jangka Panjang 1.088.361.220 572.431.110 Total Non-Current Liabilities
TOTAL LIABILITAS 1.804.018.122 1.348.251.886 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Dasar - 4.800.000.000 saham Authorized - 4,800,000,000
dengan nilai nominal Rp5 shares with par value of Rp5
per saham per share
Ditempatkan dan disetor penuh - Issued and fully paid -
1.600.031.683 saham pada 1,600,031,683 shares as at
31 Desember 2025 dan 2024 15 8.000.158.415 8.000.158.415 December 31, 2025 and 2024
Tambahan modal disetor 16 36.024.322.005 36.024.322.005 Additional paid-in capital
Saldo laba: Retained earnings:
Dicadangkan 17 50.000.000 25.000.000 Appropriated
Belum dicadangkan 1.940.859.856 3.342.916.727 Unappropriated
Penghasilan komprehensif lain 270.346.410 61.444.950 Other comprehensive income
TOTAL EKUITAS 46.285.686.686 47.453.842.097 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS TOTAL LIABILITIES AND
DAN EKUITAS 48.089.704.808 48.802.093.983 EQUITY
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
2
Page 12
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal OTHER COMPREHENSIVE INCOME
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENDAPATAN 18 15.985.626.753 15.119.420.877 REVENUE
BEBAN POKOK PENDAPATAN 19 (13.166.839.784 ) (9.700.324.345 ) COST OF REVENUE
LABA BRUTO 2.818.786.969 5.419.096.532 GROSS PROFIT
Beban umum General and administrative
dan administrasi 20 (4.249.709.655 ) (3.765.234.813 ) expenses
(RUGI) LABA USAHA (1.430.922.686 ) 1.653.861.719 OPERATING (LOSS) INCOME
PENGHASILAN (BEBAN) OTHER INCOME
LAIN-LAIN (EXPENSES)
Penghasilan bunga 169.652.260 60.442.168 Interest income
Beban keuangan 21 (26.546.487 ) (131.778.133 ) Finance costs
Kerugian lain-lain - neto 22 (90.111.716 ) (544.359.499 ) Other losses - net
Penghasilan (beban) lain-lain -
neto 52.994.057 (615.695.464 ) Other income (expenses) - net
(RUGI) LABA SEBELUM (LOSS) PROFIT
PAJAK PENGHASILAN (1.377.928.629 ) 1.038.166.255 BEFORE INCOME TAX
MANFAAT (BEBAN) PAJAK INCOME TAX
PENGHASILAN - NETO 12d 871.758 (537.889.100 ) BENEFIT (EXPENSE) - NET
(RUGI) LABA TAHUN (LOSS) PROFIT
BERJALAN (1.377.056.871 ) 500.277.155 FOR THE YEAR
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME (LOSS)
Pos-pos yang tidak akan Item that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss in
pada periode berikutnya: subsequent period:
Pengukuran kembali Remeasurements of
liabilitas imbalan kerja 13 259.577.513 94.772.309 employee benefits liabilities
Perubahan nilai wajar neto dari Net changes in the fair value of
investasi di efek ekuitas yang investment in equity
ditetapkan pada nilai wajar securities designated at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain 6.431.000 - comprehensive income
Beban pajak penghasilan
terkait 12e (57.107.053 ) (20.849.908 ) Related income tax expense
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
- setelah pajak 208.901.460 73.922.401 - net of tax
TOTAL (RUGI) PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF UNTUK (LOSS) INCOME
TAHUN BERJALAN (1.168.155.411 ) 574.199.556 FOR THE YEAR
(Rugi) laba per saham dasar Basic and diluted (loss) earnings
dan dilusian 23 (0,86 ) 0,31 per share
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
3
Page 13
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan komprehensif lain/Other
Saldo laba/Retained earnings comprehensive income
Cadangan perubahan nilai
wajar aset keuangan
diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan
Tambahan Pengukuran komprehensif lain/
modal kembali liabilitas Reserves for changes in
disetor/ imbalan kerja/ fair value of financial
Additional Telah ditentukan Belum ditentukan Remeasurement assets at fair value through Jumlah
Catatan/ Modal saham/ paid-in penggunaannya/ penggunaannya / of employee other comprehensive ekuitas/
Notes Share capital capital Appropriated Unappropriated benefits liabilities income Total equity
Saldo per 1 Januari 2024 8.000.000.000 36.020.678.460 25.000.000 2.842.639.572 (12.477.451 ) - 46.875.840.581 Balance as at January 1, 2024
Laba tahun berjalan - - - 500.277.155 - - 500.277.155 Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income -
setelah pajak - - - - 73.922.401 - 73.922.401 net of tax
Jumlah laba komprehensif 500.277.155 73.922.401 - 574.199.556 Total comprehensive income
Transaksi yang diakui langsung di Transaction recognized
ekuitas: directly in equity:
Pelaksanaan Waran Seri I 15,16 158.415 3.643.545 - - - - 3.801.960 Exercise of Warrants Series I
Saldo per 31 Desember 2024 8.000.158.415 36.024.322.005 25.000.000 3.342.916.727 61.444.950 - 47.453.842.097 Balance as at December 31, 2024
Rugi tahun berjalan - - - (1.377.056.871 ) - - (1.377.056.871 ) Loss for the year
Penambahan saldo laba ditentukan Additional appropriation for general
penggunaannya 17 25.000.000 (25.000.000 ) - - reserve
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income -
setelah pajak - - - - 202.470.460 6.431.000 208.901.460 net of tax
Saldo per 31 Desember 2025 8.000.158.415 36.024.322.005 50.000.000 1.940.859.856 263.915.410 6.431.000 46.285.686.686 Balance as at December 31, 2025
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
4
Page 14
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN ARUS KAS PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal STATEMENT OF CASH FLOWS
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 16.522.853.976 10.461.266.514 Cash receipts from customers
Pembayaran untuk: Cash paid to:
Pemasok (7.418.845.791 ) (4.450.279.699 ) Suppliers
Karyawan (4.712.048.251 ) (4.220.759.413 ) Employees
Kas yang dihasilkan dari operasi 4.391.959.934 1.790.227.402 Cash generated from operations
Penerimaan bunga 169.652.260 119.960.915 Interests received
Penerimaan deviden 12.693.000 - Dividends received
Pembayaran beban keuangan (26.546.487 ) (155.556.843 ) Finance costs paid
Pembayaran pajak penghasilan badan - (631.572.167) Corporate income tax paid
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas operasi 4.547.758.707 1.123.059.307 operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Pembelian investasi di efek Purchase of investments in equity
ekuitas 8 (3.008.142.000 ) - securities
Perolehan aset tetap 9 (7.963.579.559 ) (16.640.164.331) Acquisition of fixed assets
Penerimaan dari piutang non-usaha Loan repayment from
pihak berelasi - 36.000.000 related party
Penambahan uang muka pembelian Addition to advances for purchase of
aset tetap - (1.672.150.001) fixed assets
Kas neto yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas investasi (10.971.721.559 ) (18.276.314.332) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan bersih dari penerbitan saham 15,16 - 3.801.960 Net proceeds from issuance of shares
Pembayaran utang pembiayaan Payment of consumer financing
konsumen 14 (391.328.362 ) (993.682.021) payables
Pembayaran pinjaman dari Payment of loans from
pihak berelasi 24 (87.374.950 ) (1.247.542.965) related party
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
aktivitas pendanaan (478.703.312 ) (2.237.423.026) financing activities
PENURUNAN NETO NET DECREASE IN
KAS DAN SETARA KAS (6.902.666.164 ) (19.390.678.051) CASH AND CASH EQUIVALENT
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENT
PADA AWAL TAHUN 7.533.278.155 26.923.956.206 AT BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENT
PADA AKHIR TAHUN 5 630.611.991 7.533.278.155 AT END OF THE YEAR
Informasi tambahan untuk arus kas Supplementary information for cash
disajikan di Catatan 29 flows is presented in Note 29
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
5
Page 15
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (“Perusahaan”) PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (the “Company”)
didirikan berdasarkan Akta Notaris Ruping Lolo was established based on Notarial Deed No. 2
Alias Vince, S.H., M.Kn. No. 2 tanggal dated August 13, 2016 of Notary Ruping Lolo
13 Agustus 2016. Akta Pendirian telah disahkan Alias Vince, S.H., M.Kn. The Deed of
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Establishment was approved by the Ministry of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Law and Human Rights of the Republic of
No. AHU-0037233.AH.01.01.Tahun 2016 tanggal Indonesia in its Decision Letter
22 Agustus 2016 dan diumumkan dalam Berita No. AHU-0037233.AH.01.01.Tahun 2016 dated
Negara No. 27 Tambahan No. 10743 tanggal August 22, 2016 and was published in the State
4 April 2023. Gazette No. 27 Supplement No. 10743 dated
April 4, 2023.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association have
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir been amended several times, most recently
dilakukan berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi based on Notarial Deed No. 147 dated
Utami, S.H., M.H., M.Kn. No. 147 tanggal January 22, 2025 of Notary Christina Dwi Utami,
22 Januari 2025 mengenai peningkatan modal S.H., M.H., M.Kn. regarding the increase in
saham ditempatkan dan disetor penuh sebesar issued and fully paid share capital amounting to
Rp73.730 (atau setara dengan 14.746 saham), Rp73,730 (or equivalent to 14,746 shares).
sehingga jumlah seluruh saham yang telah Therefore, the total number of shares issued by
dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak the Company is 1,600,031,683 shares with a
1.600.031.683 saham dengan nilai nominal total nominal value of Rp8,000,158,415. The
seluruhnya sebesar Rp8.000.158.415. Perubahan amendment was acknowledged by the Ministry
Anggaran Dasar tersebut telah diberitahukan of Law and Human Rights of the Republic of
kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Indonesia in its letter No. AHU-AH.01.03-
Manusia Republik Indonesia dengan Surat 0029861 dated February 3, 2025 and was
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0029861 tanggal published in the State Gazette No. 12
3 Februari 2025 dan diumumkan dalam Berita Supplement No. 3558 dated February 11, 2025.
Negara No. 12 Tambahan No. 3558 tanggal
11 Februari 2025.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar According to Article 3 of the Company’s Articles
Perusahaan, kegiatan usaha Perusahaan meliputi of Association, the scope of activities of the
penyewaan alat konstruksi dengan operator, Company includes renting of construction
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi equipment with operators, renting and leasing
mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil, without option rights of construction and civil
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi engineering machines and equipment, renting
mesin, peralatan, dan barang berwujud lainnya and leasing without option rights of machines,
yang tidak dapat diklasifikasi di tempat lain, equipment and other tangible goods that cannot
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi be classified elsewhere, renting and leasing
mobil, bus, truk dan sejenisnya, perdagangan without option rights of cars, buses, trucks and
besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya, the like, wholesale trade of machines, tools and
perdagangan besar alat transportasi darat (bukan other equipment, wholesale trade of land
mobil, sepeda motor dan sejenisnya), suku transportation equipment (except cars,
cadang dan perlengkapannya, dan perdagangan motorbikes and the like), spare parts and retail
eceran mesin lainnya dan perlengkapan. trade of other machines and equipment.
Perusahaan berdomisili di Indonesia. Alamat The Company is domiciled in Indonesia. The
kantor yang teregristrasi di Jalan Teh No. 4-6, address of its registered office is Jl. Teh
RT/RW 007/003, Jakarta Barat. No. 4-6, RT/RW 007/003, West Jakarta.
Individu pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial The ultimate beneficial owner of the Company is
owner) dari Perusahaan adalah Bernard Widianto. Bernard Widianto.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial The Company started its commercial operations
pada tahun 2016 dan saat ini bergerak di bidang in 2016 and is currently engaged in heavy
jasa penyewaan alat berat. equipment rental services.
6
Page 16
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General Information
(continued)
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, As at December 31, 2025 and 2024, the
susunan Dewan Komisaris dan Direksi composition of the Company’s Boards of
Perusahaan sebagai berikut: Commissioners and Directors is as follows:
Dewan Komisaris 2025 2024 Board of Commissioners
Komisaris Utama Yanti Tene Yanto Tene President Commissioner
Komisaris Independen Mega Siti Sofia Mega Siti Sofia Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Bernard Widianto Bernard Widianto President Director
Direktur Budiman Sihombing Erik Angkasa Darma Director
Silaban
Susunan Komite Audit Perusahaan pada The composition of the Company’s Audit
tanggal 31 December 2025 dan 2024 adalah Committee as at December 31, 2025 and 2024
sebagai berikut: is as follows:
Komite Audit 2025 2024 Audit Committee
Ketua Mega Siti Sofia Mega Siti Sofia Chairman
Anggota Dianah Mukaromah Budiman S. Silaban Member
Anggota Lode Semdes E. Limbong Lode Semdes E. Limbong Member
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, As at December 31, 2025 and 2024, the
Perusahaan mempunyai karyawan tetap masing- Company has 14 permanent employees
masing sebanyak 14 orang (tidak diaudit). (unaudited).
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan ini sesuai and fair presentation of these financial
dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, statements in accordance with Indonesian
yang diselesaikan dan disetujui untuk Financial Accounting Standards, which were
diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal completed and authorized for issuance by the
13 Maret 2026. Company’s Directors on March 13, 2026.
b. Penawaran Saham Umum Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on Extraordinary General Shareholders
Luar Biasa tanggal 16 Februari 2023, yang berita Meeting dated February 16 , 2023, which was
acaranya dituangkan dalam Akta Notaris No. 1 notarized by Notarial Deed No. 1 dated
tanggal 16 Februari 2023 dari Notaris Gatot February 16, 2023 of Notary Gatot Widodo, S.E.,
Widodo, S.E., S.H., M.Kn. dan ditegaskan kembali S.H., M.Kn, and was reaffirmed by Notarial Deed
berdasarkan Akta Notaris No. 53 tanggal No. 53 dated October 5, 2023 of Notary Christina
5 Oktober 2023 dari Notaris Christina Dwi Utami, Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn, the
S.H., M.Hum., M.Kn., para pemegang saham shareholders approved the plan to conduct an
menyetujui rencana Penawaran Umum Saham Initial Public Offering of Ordinary Shares to the
Perdana Biasa kepada masyarakat melalui pasar public through capital market listing of the
modal serta melakukan pencatatan saham Company’s shares on the Indonesia Stock
Perusahaan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”). Exchange (“IDX”).
Pada tanggal 17 Juni 2023, Perusahaan On June 17, 2023, the Company obtained the
memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa notice of effectivity from Financial Services
Keuangan (“OJK”) dalam suratnya Authority (“OJK”) in its letter
No. S-153/D.04/2023 untuk melakukan No. S-153/D.04/2023 to conduct an Initial Public
Penawaran Umum Perdana saham sejumlah Offering of 400,000,000 shares to the public with
400.000.000 saham Perusahaan kepada a par value of Rp5 per share and an offering
masyarakat dengan nilai nominal Rp5 per saham price of Rp100 per share. The shares were listed
dan harga penawaran Rp100 per saham. on the IDX on July 10, 2023.
Perusahaan mencatatkan sahamnya pada IDX
pada tanggal 10 Juli 2023.
7
Page 17
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran Saham Umum Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
(lanjutan) (continued)
Dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham In connection with the Initial Public Offering, the
ini, Perusahaan secara bersamaan akan Company simultaneously issued a total of
menerbitkan sebanyak-banyaknya 420.000.000 420,000,000 Warrants Series I. The Warrants
Waran Seri I. Waran Seri I ini diberikan secara Series I shall be granted free of charge to the
cuma-cuma kepada para pemegang saham baru holders of new shares of the Company whose
Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar names are registered in the Register of
Pemegang Saham pada tanggal penjatahan Shareholders on the allotment date with a ratio
dengan perbandingan 20 pemegang Saham Baru of 20 new shares to 21 Warrants Series I. Each
mendapatkan 21 Waran Seri I. Dimana setiap Warrants Series I is entitled to purchase 1 new
1 Waran Seri I berhak untuk membeli 1 saham share of the Company. The Warrants Series I
baru Perseroan. Waran Seri I dengan harga has an exercise price of Rp120 per share and
pelaksanaan Rp120 per saham dan dapat can be exercised from January 8, 2024 until July
dieksekusi mulai tanggal 5, 2024. If the Warrants Series I are not
8 Januari 2024 sampai dengan 5 Juli 2024. Apabila exercised during this period, they will expire and
Waran Seri I tidak dilaksanakan selama periode will have no value.
tersebut, maka Waran Seri I akan menjadi
kadaluarsa dan tidak bernilai.
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, As at December 31, 2025 and 2024, 31,683
Waran Seri I telah di eksekusi sebanyak 31.683, Warrants Series I were exercised while the
sedangkan sisanya telah kadaluwarsa. remaining warrants have expired.
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, As at December 31, 2025 and 2024, all of the
seluruh saham Perusahaan yang beredar telah Company’s outstanding shares have been listed
tercatat di BEI. on the IDX.
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
a. Standar dan Amendemen/Penyesuaian Standar a. Standard and Amendments/Improvements to
yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Standards Effective in the Current Year
Dalam periode berjalan, Perusahaan telah In the current year, the Company has applied
menerapkan sejumlah standar dan new standard and amendments/improvements
amendemen/penyesuaian PSAK yang relevan to PSAK that are relevant to its operations and
dengan operasinya dan efektif untuk periode effective for accounting period beginning on or
akuntansi yang dimulai pada atau setelah after January 1, 2025. The adoption of these new
1 Januari 2025. Penerapan atas PSAK terbaru dan and revised PSAKs does not result in changes
revisi tidak mengakibatkan perubahan atas to the Company’s accounting policies and has no
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak material effect on the amounts reported for the
memiliki dampak material terhadap jumlah yang current or prior years.
dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-tahun
sebelumnya.
• PSAK 117, “Kontrak Asuransi” • PSAK 117, “Insurance Contracts”
PSAK 117 mengatur relaksasi beberapa PSAK 117 regulates the relaxation of
ketentuan antara lain berupa penambahan several provisions, including the addition of
pengecualian ruang lingkup, penyesuaian scope exceptions, adjustments to the
penyajian laporan keuangan, penerapan opsi presentation of financial statements,
mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada application of risk mitigation options and
ketentuan transisi. PSAK 117 juga some modifications to transitional
mensyaratkan pemisahan yang jelas antara provisions. PSAK 117 also requires a clear
pendapatan yang dihasilkan dari bisnis separation between income generated from
asuransi dengan yang berasal dari kegiatan the insurance business and from
investasi. investment activities.
8
Page 18
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
a. Standard dan Amendemen/Penyesuaian a. Standard and Amendments/Improvements
Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun to Standards Effective in the Current Year
Berjalan (lanjutan) (continued)
• PSAK 117 (Amendemen), “Kontrak • PSAK 117 (Amendment), “Insurance
Asuransi”, Penerapan Awal PSAK 117 dan Contracts”, Initial Application of PSAK
PSAK 109 - Informasi Komparatif 117 and PSAK 109 - Comparative
Information
Amendemen ini memperjelas pengaturan bagi This amendment clarifies the arrangements
entitas industri asuransi yang akan melakukan for insurance industry entities that will carry
penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 out the initial adoption of PSAK 117 and
dalam periode bersamaan. Amandemen ini PSAK 109 in the same period. This
juga mengatasi isu penerapan yang terkait amendment also addresses application
dengan informasi komparatif yang akan issues related to the comparative
disajikan pada penerapan awal untuk aset information that will be presented on initial
keuangan. application to financial assets.
• PSAK 221 (Amendemen), “Pengaruh • PSAK 221 (Amendment), “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates”:
Ketertukaran” Lack of Exchangeability
Amendemen ini mensyaratkan entitas untuk This amendment requires an entity to apply
menerapkan pendekatan yang konsisten a consistent approach to assessing whether
dalam menilai apakah suatu mata uang dapat a currency is exchangeable into another
ditukar dengan mata uang lain dan, jika tidak, currency and, when it is not, to determining
dalam menentukan nilai tukar yang akan the exchange rate to use and the
digunakan dan pengungkapan yang harus disclosures to provide
diberikan.
b. Standar dan Amendemen Standar Telah b. Standard and Amendments/Improvements
Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan to Standards Issued not yet Adopted
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of these financial
standar dan amendemen-amendemen atas statements, the following standard and
PSAK yang relevan bagi Perusahaan, yang telah amendments to PSAK relevant to the Company
diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan were issued but not effective, with early
penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: application permitted:
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2026 January 1, 2026
• Amandemen PSAK 109, “Instrumen • • Amendments to PSAK 109, “FInancial
Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Instruments” and PSAK 107, “Financial
Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Instruments: Disclosures”: Classification
Pengukuran Instrumen Keuangan and Measurement of Financial Instruments
• Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap PSAK • • 2024 Annual Improvements to PSAK 107,
107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, ”Financial Instruments: Disclosures”, PSAK
PSAK 109, “Instrumen Keuangan”, 109, ”Financial Instruments”, PSAK 110,
PSAK 110, “Laporan Keuangan ”Consolidated Financial Statements” and
Konsolidasian” dan PSAK 207, “Laporan PSAK 207, ”Statement of Cash Flows”
Arus Kas”
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2027 January 1, 2027
• PSAK 118, “Penyajian dan Pengungkapan • • PSAK 118, “Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan” Financial Statements”
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As at the issuance date of the financial
keuangan, dampak dari penerapan standar dan statements, the effects of adopting these
amendemen tersebut terhadap laporan standard and amendments on the financial
keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasi statements are not known nor reasonably
oleh manajemen. estimable by management.
9
Page 19
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
INFORMATION
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan Company’s Financial Statements
Laporan keuangan Perusahaan disusun The financial statements of the Company have
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan been prepared in accordance with Indonesian
Indonesia dan Peraturan-Peraturan serta Financial Accounting Standards and the
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Regulations and Guidelines on Financial
Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Statement Presentation and Disclosures issued
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). by the Financial Services Authority (Otoritas
Jasa Keuangan or “OJK”).
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam The accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan adalah selaras preparation of the financial statements are
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan consistent with those made in the preparation
dalam penyusunan laporan keuangan of the Company’s financial statements for the
Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada year ended December 31, 2024, except for the
tanggal 31 Desember 2024, kecuali bagi adoption of several amended SAKs. As
penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. disclosed in Note 2, several amended and
Seperti diungkapkan dalam Catatan 2, terkait published accounting standards were adopted
atas laporan keuangan, beberapa standar effective January 1, 2025.
akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan,
diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2025.
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan The Company has prepared the financial
dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus statements on the basis that it will continue to
mempertahankan kelangsungan usaha. operate as a going concern.
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus The financial statements, except for the
kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan statement of cash flows, have been prepared
menggunakan konsep harga perolehan, kecuali on the accrual basis using the historical cost
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan basis of accounting, except for certain accounts
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam which are measured on the bases described in
kebijakan akuntansi masing-masing akun the related accounting policies for those
tersebut. accounts.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan The statement of cash flows is prepared based
metode langsung dengan mengelompokkan on the direct method by classifying cash flows
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan on the basis of operating, investing, and
pendanaan. financing activities.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the
penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, preparation of the financial statements is the
yang merupakan mata uang fungsional Indonesian Rupiah, which is the Company’s
Perusahaan. functional currency.
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak b. Current and Non-Current Classification
Lancar/Jangka Panjang
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam The Company presents assets and liabilities in
laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi the statement of financial position based on
lancar/tidak lancar atau jangka pendek/jangka current/non-current classification.
panjang.
10
Page 20
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak b. Current and Non-Current Classification
Lancar/Jangka Panjang (lanjutan) (continued)
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i) diperkirakan akan direalisasi atau i) expected to be realized or intended to be
diintensikan untuk dijual atau digunakan sold or consumed in the normal operating
dalam siklus operasi normal, cycle,
ii) Untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) diperkirakan akan direalisasi dalam 12 bulan iii) expected to be realized within 12 months
setelah tanggal pelaporan, atau kas atau after the reporting period, or cash or cash
setara kas kecuali yang dibatasi equivalent unless restricted from being
penggunaannya atau akan digunakan untuk exchanged or used to settle a liability for at
melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat least 12 months after the reporting period.
12 bulan setelah periode pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai aset All other assets are classified as non-current
tidak lancar. assets.
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek A liability is current when it is:
bila:
i) diperkirakan akan dilunasi dalam siklus i) expected to be settled in the normal
operasi normal, operating cycle,
ii) Untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) telah jatuh tempo dan akan dilunasi dalam iii) due to be settled within 12 months after the
12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau reporting period, or
iv) Tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) there is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya selama settlement of the liability for at least
paling tidak 12 bulan setelah periode 12 months after the reporting period.
pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-current
liabilitas jangka panjang. liabilities.
Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai Deferred tax assets are classified as non-
aset tidak lancar. current assets.
c. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi c. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is
yang terkait dengan Perusahaan: related to the Company:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang a. A person or a close member of that person's
mempunyai relasi dengan Perusahaan jika family is related to the Company if that
orang tersebut: person:
(i) memiliki pengendalian atau (i) has control or joint control over the
pengendalian bersama atas Company;
Perusahaan;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas (ii) has significant influence over the
Perusahaan; atau Company; or,
(iii) personil manajemen kunci Perusahaan (iii) is a member of the key management
atau entitas induk Perusahaan. personnel of the Company or of a
parent of the Company.
11
Page 21
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi c. Transactions with Related parties
(lanjutan) (continued)
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan b. An entity is related to the Company if any of
jika memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies:
(i) entitas dan Perusahaan adalah (i) the entity and the Company are
anggota dari grup yang sama (artinya members of the same group (which
entitas induk, entitas anak, dan entitas means that each parent, subsidiary
anak berikutnya saling berelasi dengan and fellow subsidiary is related to the
entitas lainnya). others).
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau (ii) one entity is an associate or joint
ventura bersama dari entitas lain (atau venture of the other entity (or an
entitas asosiasi atau ventura bersama associate or joint venture of a member
yang merupakan anggota suatu grup, of a group of which the other entity is a
yang mana entitas lain tersebut adalah member).
anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura (iii)both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third party.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama (iv) one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity.
ketiga.
(v) entitas tersebut adalah suatu program (v) the entity is a post-employment
imbalan pasca kerja untuk imbalan defined benefit plan for the benefit of
kerja dari Perusahaan atau entitas yang employees of either the Company or
terkait dengan Perusahaan. an entity related to the Company.
(vi) entitas yang dikendalikan atau (vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in a).
diidentifikasi dalam huruf a).
(vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a (vii) a person identified in a.(i) has
(i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau merupakan personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity).
(viii) entitas, atau anggota dari kelompok (viii) the entity, or any member of a group of
yang mana entitas merupakan bagian which it is a part, provides key
dari kelompok tersebut, menyediakan management personnel services to
jasa personil manajemen kunci kepada the Company or to the parent of the
Perusahaan atau kepada entitas induk Company.
dari Perusahaan.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan Significant transactions with related parties,
pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan whether or not made at similar terms and
kondisi dan persyaratan yang sama dengan conditions as those done with third parties, are
pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada disclosed in the financial statements.
laporan keuangan.
d. Instrumen Keuangan d. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
menimbulkan aset keuangan pada satu entitas rise to a financial asset of one entity and a
dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas financial liability or equity instrument of another
pada entitas lain. entity.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui Financial assets and financial liabilities are
pada laporan posisi keuangan pada saat recognized on the statement of financial
Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam position when the Company becomes a party to
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. the contractual provisions of the instrument.
12
Page 22
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi Classification
i. Aset keuangan i. Financial assets
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat Financial assets are classified, at initial
pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada recognition, and subsequently measured at
(i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai (i) amortized cost, (ii) fair value through
wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), dan profit or loss (FVTPL), or (iii) fair value
(iii) nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain (“FVTOCI”). (FVTOCI).
• Aset keuangan diukur pada biaya • Financial assets at amortized cost
perolehan diamortisasi
Perusahaan mengukur aset keuangan The Company measures financial
pada biaya perolehan diamortisasi jika assets at amortized cost if both of the
kedua kondisi berikut dipenuhi: following conditions are met:
i) Aset keuangan dikelola dalam model i) The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model with the objective
aset keuangan dalam rangka to hold financial assets in order to
mendapatkan arus kas kontraktual; collect contractual cash flows; and
dan
ii) Persyaratan kontraktual dari aset ii) The contractual terms of the
keuangan pada tanggal tertentu financial asset give rise on specified
meningkatkan arus kas yang semata dates to cash flows that are solely
dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest
(“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.
(SPPI) on the principal amount
outstanding.
• Aset keuangan diukur pada FVTOCI • Financial assets at FVTOCI
Pada pengakuan awal, Perusahaan On initial recognition, the Company may
dapat membuat pilihan yang tidak dapat make an irrevocable election (on an
dibatalkan (atas dasar instrumen per instrument-by-instrument basis) to
instrumen) untuk menetapkan investasi designate investments in equity
dalam instrumen ekuitas pada FVTOCI. instruments as at FVTOCI. Designation
Penetapan pada FVTOCI tidak diizinkan at FVTOCI is not permitted if the equity
jika investasi ekuitas dimiliki untuk investment is held for trading or if it is a
diperdagangkan atau jika merupakan contingent consideration recognized by
imbalan kontinjensi yang diakui oleh
an acquirer in a business combination.
pihak pengakusisi dalam suatu
kombinasi bisnis.
Aset keuangan tersedia untuk A financial asset is held for trading if:
diperdagangkan jika:
• diperoleh untuk tujuan dijual dalam • it has been acquired principally for
waktu dekat; atau the purpose of selling it in the near
term; or
• pada pengakuan awal, merupakan • on initial recognition it is part of a
bagian dari portofolio instrument portfolio of identified financial
keuangan yang diidentifikasi dimana instruments that the Company
dikelola bersama oleh Perusahaan manages together and has
dan memiliki bukti pola pengambilan evidence of a recent actual pattern
aktual laba jangka pendek; atau of short-term profit-taking; or
• merupakan derivatif (kecuali untuk • it is a derivative (except for a
derivatif yang merupakan kontrak derivative that is a financial
jaminan keuangan atau instrumen guarantee contract or a designated
lindung nilai yang ditunjuk dan and effective hedging instrument).
efektif).
13
Page 23
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi (lanjutan) Classification (continued)
i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)
• Aset keuangan diukur pada FVTOCI • Financial assets at FVTOCI
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada In order for a financial asset to be classified
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, and measured at amortized cost or
aset keuangan harus memiliki arus kas yang FVTOCI, it needs to give rise to cash flows
semata dari pembayaran pokok dan bunga that are solely payments of principal and
dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini interest on the principal amount
dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan outstanding. This assessment is referred to
pada tingkat instrumen. as SPPI testing and it is performed at
instrument level.
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola The Company’s business model for
aset keuangan mengacu kepada bagaimana managing financial assets refers to how it
Perusahaan mengelola aset keuangan untuk manages its financial assets in order to
menghasilkan arus kas. Model bisnis generate cash flows. The business model
menentukan apakah arus kas akan determines whether cash flows will result
dihasilkan dari memperoleh arus kas from collecting contractual cash flows,
kontraktual, menjual aset keuangan atau selling the financial assets, or both.
keduanya.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas The Company’s financial assets consist of
dan setara kas, piutang usaha, piutang non- cash and cash equivalent, trade
usaha diklasifikasikan sebagai aset receivables, and non-trade receivables
keuangan yang diukur dengan biaya classified as financial assets measured at
perolehan diamortisasi, investasi di efek amortized cost, investments in equity
ekuitas diklasifikasikan sebagai aset securities classified as financial assets
keuangan yang diukur pada FVTOCI. measured at FVTOCI. The Company has no
Perusahaan tidak memiliki aset keuangan financial assets measured at FVTPL.
yang diukur pada FVTPL.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial
keuangannya pada pengakuan awal sebagai liabilities, at initial recognition, as:
(i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL (i) financial liabilities at FVTPL or (ii)
atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya financial liabilities measured at amortized
perolehan diamortisasi. cost.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari The Company’s financial liabilities consist of
utang usaha, utang non-usaha, beban akrual trade payables, non-trade payables,
dan utang pembiayaan konsumen accrued expenses and consumer financing
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan payables classified as financial liabilities at
yang diukur dengan biaya diamortisasi. amortized cost. The Company has no
Perusahaan tidak memiliki liabilitas financial liabilities measured at FVTPL.
keuangan yang diukur pada FVTPL.
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Aset keuangan, kecuali piutang usaha yang Financial assets, except for trade receivables
diukur sesuai harga transaksi, dan liabilitas which are measured at transaction price, and
keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. financial liabilities are initially measured at fair
Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara value. Transaction costs that are directly
langsung dengan perolehan atau penerbitan aset attributable to the acquisition or issue of
keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan financial assets and financial liabilities are
atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan added to or deducted from the fair value of the
dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada financial assets and financial liabilities, as
pengakuan awal. appropriate, on initial recognition.
14
Page 24
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
i. Aset keuangan i. Financial assets
Pembelian atau penjualan aset keuangan Purchases or sales of financial assets that
yang memerlukan penyerahan aset dalam require delivery of assets within a time
kurun waktu yang telah ditetapkan oleh frame established by regulation or
peraturan atau kebiasaan yang berlaku di convention in the marketplace (regular way
pasar (pembelian yang lazim) diakui pada trades) are recognized on the trade date,
tanggal perdagangan, yaitu tanggal i.e., the date that the Company commits to
Perusahaan berkomitmen untuk membeli buy or sell the asset.
atau menjual aset tersebut.
Semua aset keuangan yang diakui All recognized financial assets are
selanjutnya diukur secara keseluruhan pada measured subsequently in their entirety at
biaya perolehan yang diamortisasi atau nilai either amortized cost or fair value,
wajar, tergantung pada klasifikasi aset depending on the classification of the
keuangan tersebut sebagai berikut: financial assets as follows:
• Aset keuangan diukur pada biaya • Financial assets at amortized cost
perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi setelah subsequently measured using the
pengakuan awal diukur menggunakan effective interest method and are
metode suku bunga efektif dan subject to impairment. Gains and losses
merupakan subjek penurunan nilai. are recognized in profit or loss when the
Keuntungan dan kerugian diakui pada asset is derecognized, modified or
laba rugi saat aset dihentikan impaired.
pengakuannya, dimodifikasi atau
mengalami penurunan nilai.
• Instrumen ekuitas ditetapkan pada • Equity instruments designated at
FVTOCI tanpa fitur reklasifikasi FVTOCI with no recycling of cumulative
keuntungan dan kerugian kumulatif saat gains and losses upon derecognition
penghentian pengakuan
Selanjutnya, nilai wajar tersebut diukur Subsequently, they are measured at fair
pada nilai wajar dengan mengakui value with gains and losses arising from
keuntungan dan kerugian yang timbul changes in fair value recognized in
dari perubahan nilai wajar dalam other comprehensive income and
penghasilan komprehensif lain dan accumulated in the reserves for
diakumulasi dalam cadangan aset changes in fair value of financial assets
keuangan yang dinilai pada nilai wajar at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain. comprehensive income. The cumulative
Keuntungan atau kerugian kumulatif gain or loss is not reclassified to profit
tidak direklasifikasi ke laba rugi atas
or loss on disposal of the equity
pelepasan investasi ekuitas, melainkan
dialihkan ke saldo laba. Dividen diakui investments, instead, it is transferred to
sebagai penghasilan investasi lainnya retained earnings. Dividends are
pada laba rugi ketika hak untuk recognized as other investment income
menerima pembayaran dividen telah in profit or loss when the right of
ditetapkan, kecuali dividen secara jelas payment has been established, except
mewakili bagian terpulihkan dari biaya when the Company benefits from such
investasi, di mana keuntungan tersebut proceeds as a recovery of part of the
dicatat dalam penghasilan komprehensif cost of the investment, in which case
lain. Instrumen ekuitas yang ditetapkan such gains are recorded in other
pada FVTOCI tidak terpengaruh pada comprehensive income. Equity
persyaratan penurunan nilai. instruments designated at FVTOCI are
not subject to impairment assessment.
15
Page 25
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
i. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan Financial liabilities that are not 1) contingent
1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi consideration of an acquirer in a business
dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk combination, 2) held-for-trading, or 3)
diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai designated as at FVTPL, are subsequently
FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang Effective interest method is a method used in
digunakan dalam menghitung biaya perolehan the calculation of the amortized cost of a
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas financial asset or a financial liability and in the
keuangan dan dalam pengalokasian dan allocation and recognition of the interest income
pengakuan pendapatan bunga atau beban or interest expense in profit or loss over the
bunga pada laporan laba rugi selama periode relevant period.
relevan.
Metode Suku Bunga Efektif (lanjutan) Effective Interest Method (continued)
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi discounts estimated future cash payments or
pembayaran atau penerimaan kas masa depan receipts through the expected life of the
selama perkiraan umur dari aset atau liabilitas financial asset or financial liability to the gross
keuangan dengan jumlah tercatat bruto aset carrying amount of a financial asset or to the
keuangan atau biaya perolehan diamortisasi dari amortized cost of a financial liability. When
liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku calculating the effective interest rate, an entity
bunga efektif, entitas mengestimasi arus kas shall estimate the expected cash flows by
ekspektasian dengan mempertimbangkan considering all the contractual terms of the
seluruh persyaratan kontraktual dari instrument financial instrument (for example, prepayment,
keuangan tersebut (sebagai contoh, percepatan extension, call and similar options) but shall not
pelunasan, perpanjangan, opsi beli dan opsi-opsi consider the expected credit losses. The
serupa), tetapi tidak mempertimbangkan calculation includes all fees and points paid or
kerugian kredit ekspektasian. Perhitungan received between parties to the contract that
mencakup seluruh fee (imbalan) dan komisi yang are an integral part of the effective interest rate,
dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak yang transaction costs, and all other premiums or
terlibat dalam kontrak yang merupakan bagian discounts.
yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif,
biaya transaksi, dan seluruh premium atau
diskonto lainnya.
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling Financial assets and financial liabilities are
hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam offset and the net amount reported in the
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, statement of financial position if, and only if,
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk there is a currently enforceable legal right to
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah offset the recognized amounts and there is an
diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan intention to settle on a net basis, or to realize
tersebut dan terdapat intensi untuk the assets and settle the liabilities
menyelesaikan dengan menggunakan dasar simultaneously.
neto, atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
16
Page 26
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments (continued)
(lanjutan)
Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan A right to offset must be available today rather
tidak bersifat kontinjen atas terjadinya suatu than being contingent on a future event and
peristiwa di masa depan dan harus dapat must be exercisable by any of the
dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi counterparties, both in the normal course of
bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, business and in the event of default, insolvency
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan. or bankruptcy.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian The Company recognizes an allowance for
kredit ekspektasian (“ECL”) atas instrumen expected credit losses (ECL) on financial
keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. instruments that are measured at amortized
cost.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses is
merupakan fungsi dari probability of default, loss a function of the probability of default, loss given
given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi default (i.e. the magnitude of the loss if there is
gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. a default) and the exposure at default. The
Penilaian probability of default dan loss given assessment of the probability of default and
default berdasarkan data historis yang loss given default is based on historical data
disesuaikan dengan informasi masa depan. adjusted by forward-looking information. As for
Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk aset the exposure at default, for financial assets, this
keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto aset is represented by the assets’ gross carrying
pada tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan amount at the reporting date; for financial
keuangan, eksposur mencakup jumlah yang guarantee contracts, the exposure includes the
ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah dengan amount drawn down as at the reporting date,
jumlah yang diperkirakan akan ditarik di masa together with any additional amounts expected
depan sebelum tanggal gagal bayar yang to be drawn down in the future by default date
ditentukan berdasarkan tren historis, determined based on historical trend, the
pemahaman Perusahaan mengenai kebutuhan Company’s understanding of the specific future
pembiayaan masa depan yang spesifik dari financing needs of the debtors, and other
debiturnya, dan informasi perkiraan masa depan relevant forward-looking information.
lainnya yang relevan.
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas ECL are based on the difference between the
kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan contractual cash flows due in accordance with
seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima the contract and all the cash flows that the
Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku Company expects to receive, discounted at an
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan approximation of the original effective interest
akan diterima tersebut mencakup arus kas dari rate. The expected cash flows will include cash
penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan flows from the sale of collateral held or other
perbaikan risiko-kredit lainnya yang merupakan credit enhancements that are integral to the
bagian integral dari persyaratan kontrak. contractual terms.
17
Page 27
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit ECL are recognized in two stages. For credit
atas instrumen keuangan yang tidak mengalami exposures for which there has not been a
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang recognition, ECL are provided for credit losses
diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang that result from default events that are possible
mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL within the next 12-months (a 12-month ECL).
12 bulan). Untuk risiko kredit atas instrumen For those credit exposures for which there has
keuangan yang mengalami peningkatan secara been a significant increase in credit risk since
signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan initial recognition, a loss allowance is required
kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, for credit losses expected over the remaining
terlepas dari waktu terjadinya gagal bayar (ECL life of the exposure, irrespective of the timing of
sepanjang umurnya). the default (a lifetime ECL).
Karena piutang usaha tidak memiliki komponen Because its trade receivables does not contain
pembiayaan signifikan, Perusahaan significant financing component, the Company
menerapkan pendekatan yang disederhanakan applies a simplified approach in calculating
dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, ECL. Therefore, the Company does not track
Perusahaan tidak menelusuri perubahan dalam changes in credit risk, but instead recognizes a
risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan loss allowance based on lifetime ECL at each
kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya reporting date. The Company established a
pada setiap tanggal pelaporan. Perusahaan provision matrix that is based on its historical
membentuk matriks provisi berdasarkan credit loss experience, adjusted for forward-
pengalaman kerugian kredit masa lampau, looking factors specific to the debtors and the
disesuaikan dengan perkiraan masa depan economic environment.
(forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk
debitur dan lingkungan ekonomi.
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk
Dalam menilai apakah risiko kredit pada In assessing whether the credit risk on a
instrumen keuangan telah meningkat secara financial instrument has increased significantly
signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan since initial recognition, the Company
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi compares the risk of a default occurring on the
pada instrumen keuangan pada tanggal financial instrument as at the reporting date with
pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi the risk of a default occurring on the financial
pada instrumen keuangan pada tanggal instrument as at the date of initial recognition.
pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian, In making this assessment, the Company
Perusahaan mempertimbangkan baik informasi considers both quantitative and qualitative
kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan information that is reasonable and supportable,
mendukung, termasuk pengalaman historis dan including historical experience and forward-
informasi ke depan yang tersedia tanpa harus looking information that is available without
mengeluarkan biaya atau usaha yang tidak undue cost or effort.
semestinya.
Informasi masa depan yang dipertimbangkan Forward-looking information considered
mencakup prospek masa depan industri di mana includes the future prospects of the industries in
debitur Perusahaan beroperasi, yang diperoleh which the Company’s debtors operate,
dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, obtained from economic expert reports,
badan pemerintah, lembaga terkait, dan financial analysts, governmental bodies,
organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan relevant think-tanks and other similar
berbagai sumber eksternal aktual dan prakiraan organizations, as well as consideration of
informasi ekonomi yang terkait dengan operasi various external sources of actual and forecast
inti Perusahaan. economic information that relate to the
Company’s core operations.
18
Page 28
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan In particular, the following information is taken
ketika menilai apakah risiko kredit telah into account when assessing whether credit risk
meningkat secara signifikan sejak pengakuan has increased significantly since initial
awal: (a) indikasi pihak peminjam atau kelompok recognition: (a) indications that the debtors or a
pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan group of debtors is experiencing significant
signifikan, (b) wanprestasi atau tunggakan financial difficulty, (b) default or delinquency in
pembayaran bunga atau pokok, (c) kemungkinan interest or principal payments, (c) the
bahwa mereka akan dinyatakan pailit atau probability that they will enter bankruptcy or
melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan other financial reorganization and (d) where
(d) di mana data yang dapat diobservasi observable data indicate that there is a
mengindikasikan bahwa ada terukur penurunan measurable decrease in the estimated future
arus kas estimasi masa mendatang, seperti cash flows, such as changes in arrears or
perubahan tunggakan atau kondisi ekonomi economic conditions that correlate with
yang berkorelasi dengan wanprestasi. defaults.
Definisi gagal bayar Definition of default
Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini The Company considers the following as
merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan constituting an event of default for internal credit
manajemen risiko kredit internal karena risk management purposes as historical
pengalaman historis menunjukkan bahwa aset experience indicates that financial assets that
keuangan yang memenuhi salah satu kriteria meet either of the following criteria are generally
berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: not recoverable:
• ketika terdapat pelanggaran persyaratan • when there is a breach of financial
keuangan oleh debitur; atau covenants by the debtor; or
• informasi yang dikembangkan secara internal • information developed internally or obtained
atau diperoleh dari sumber eksternal from external sources indicates that the
menunjukkan bahwa debitur kemungkinan debtor is unlikely to pay its creditors,
tidak akan membayar kreditornya, termasuk including the Company, in full (without
Perusahaan, secara penuh (tanpa taking into account any collateral held by the
memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Company).
perusahaan).
Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan Irrespective of the above analysis, the
menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi Company considers that default has occurred
ketika aset keuangan tertunggak lebih dari when a financial asset is more than 90 days
90 hari kecuali jika Perusahaan memiliki past due unless the Company has reasonable
informasi yang wajar dan terdukung untuk and supportable information to demonstrate
menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang that a more lagging default criterion is more
lebih tepat. appropriate.
Aset keuangan memburuk Credit impaired financial assets
Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit A financial asset is credit impaired when one or
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki more events that have a detrimental impact on
dampak buruk pada estimasi arus kas masa the estimated future cash flows of that financial
depan dari aset keuangan tersebut telah terjadi. asset have occurred. Evidence that a financial
Bukti bahwa aset keuangan mengalami asset is credit impaired includes observable
penurunan nilai termasuk data yang dapat data about the following events:
diobservasi tentang peristiwa berikut:
19
Page 29
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Aset keuangan memburuk (lanjutan) Credit impaired financial assets (continued)
• kesulitan keuangan signifikan yang dialami • significant financial difficulty of the issuer or
penerbit atau peminjam; the borrower;
• pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal • a breach of contract, such as a default or
bayar atau tunggakan; past due event;
• pihak pemberi pinjaman, untuk alasan • the lender(s) of the borrower, for economic
ekonomik atau kontraktual sehubungan or contractual reasons relating to the
dengan kesulitan keuangan yang dialami borrower’s financial difficulty, having
pihak peminjam, telah memberikan konsesi granted to the borrower a concession(s) that
pada pihak peminjam yang tidak mungkin the lender(s) would not otherwise consider;
diberikan jika pihak peminjam tidak • it is becoming probable that the borrower
mengalami kesulitan tersebut; will enter bankruptcy or other financial
• terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam reorganization;
akan dinyatakan pailit atau melakukan • the disappearance of an active market for
reorganisasi keuangaN lainnya; that financial asset because of financial
• hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu difficulties; or
akibat kesulitan keuangan; atau • the purchase or origination of a financial
• pembelian atau penerbitan aset keuangan asset at a deep discount that reflects the
dengan diskon sangat besar yang incurred credit losses.
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi.
Perusahaan mengakui keuntungan atau The Company recognizes an impairment gain
kerugian penurunan nilai dalam laba rugi untuk or loss in profit or loss for all financial
semua instrumen keuangan dengan instruments with a corresponding adjustment to
penyesuaian terkait ke jumlah tercatat melalui their carrying amounts through a loss allowance
akun cadangan kerugian dan tidak mengurangi account and does not reduce the carrying
nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi amount of the financial asset in the statement
keuangan. of financial position.
Penghentian Pengakuan Derecognition
i. Aset keuangan i. Financial assets
Suatu aset keuangan, atau mana yang A financial asset, or where applicable a part
berlaku, bagian dari aset keuangan atau of a financial asset or part of a group of
bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, similar financial assets, is derecognized
dihentikan pengakuannya pada saat: when:
a. hak kontraktual atas arus kas yang a. the contractual rights to receive cash
berasal dari aset keuangan tersebut flows from the financial asset have
berakhir; atau expired; or
b. Perusahaan mengalihkan hak kontraktual c. b. the Company has transferred its
untuk menerima arus kas yang berasal contractual rights to receive cash flows
dari aset keuangan atau menanggung from the financial asset or has assumed
kewajiban untuk membayar arus kas an obligation to pay them in full without
yang diterima tanpa penundaan yang material delay to a third party under a
material kepada pihak ketiga melalui “pass-through” arrangement and either
suatu kesepakatan penyerahan dan (i) has transferred substantially all the
(i) secara substansial mengalihkan risks and rewards of the financial asset,
seluruh risiko dan manfaat atas or (ii) has neither transferred nor
kepemilikan aset keuangan tersebut, atau retained substantially all the risks and
(ii) secara substansial tidak mengalihkan rewards of the financial asset, but has
dan tidak mempertahankan seluruh risiko transferred control of the financial asset.
dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, namun telah
mengalihkan pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
20
Page 30
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)
Ketika Perusahaan telah mengalihkan hak When the Company has transferred its
untuk menerima arus kas dari suatu aset atau rights to receive cash flows from an asset or
telah menandatangani kesepakatan has entered into a pass-through
pelepasan (pass-through arrangement), dan arrangement, and has neither transferred
secara substansial tidak mengalihkan dan nor retained substantially all of the risks and
tidak mempertahankan seluruh risiko dan rewards of the asset nor transferred control
manfaat atas aset keuangan, maupun tidak of the asset, the asset is recognized to the
mengalihkan pengendalian atas aset, aset extent of the Company’s continuing
tersebut diakui sejauh keterlibatan involvement in the asset.
berkelanjutan Perusahaan terhadap aset
keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk Continuing involvement that takes the form
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer of a guarantee over the transferred asset is
diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah measured at the lower of the original
tercatat aset dan jumlah maksimal dari carrying amount of the asset and the
pembayaran yang diterima yang mungkin maximum amount of consideration that the
harus dibayar kembali. Company could be required to repay.
Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui In that case, the Company also recognizes
liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan an associated liability. The transferred asset
liabilitas terkait diukur dengan dasar yang and the associated liability are measured on
mencerminkan hak dan liabilitas yang masih a basis that reflects the rights and
dipertahankan Perusahaan. obligations that the Company has retained.
Pada penghentian pengkuan aset keuangan On derecognition of a financial asset measured
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, at amortized cost, the difference between the
perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah asset’s carrying amount and the sum of the
imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam consideration received and receivable is
laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian recognized in profit or loss. In contrast, on
pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas derecognition of an investment in an equity
yang telah dipilih Perusahaan pada pengakuan instrument which the Company has elected on
awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau initial recognition to measure at FVTOCI, the
kerugian kumulatif yang sebelumnya cumulative gain or loss previously accumulated
diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi in the investment revaluation reserve is not
tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi reclassified to profit or loss, but is transferred to
dipindahkan ke saldo laba. retained earnings.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when the
pengakuannya ketika liabilitas yang obligation specified in the contract is
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
Selisih antara jumlah tercatat liabilitas The difference between the carrying amount
keuangan yang dihentikan pengakuannya of the financial liability derecognized and the
dan imbalan yang dibayarkan dan utang consideration paid and payable is
diakui dalam laba rugi. recognized in profit or loss.
21
Page 31
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Pengukuran Nilai Wajar e. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam orderly transaction between market participants
transaksi teratur di antara pelaku pasar pada at the measurement date. The fair value
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar measurement is based on the presumption that
didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk the transaction to sell the asset or transfer the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan liability takes place either:
terjadi:
1. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas 1. In the principal market for the asset or
tersebut atau; liability or;
2. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar 2. In the absence of a principal market, in the
yang paling menguntungkan untuk aset atau most advantageous market for the asset or
liabilitas tersebut. liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar The principal or the most advantageous market
utama atau pasar yang paling menguntungkan. must be accessible to the Company.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku or liability, assuming that market participant act
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi in their best economic interest.
terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang are appropriate in the circumstances and for
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, which sufficient data are available to measure
memaksimalkan penggunaan input yang dapat fair value, maximizing the use of relevant
diobservasi yang relevan dan meminimalkan observable inputs and minimizing the use of
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. unobservable inputs.
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada All assets and liabilities for which fair value is
nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau measured or disclosed in the financial
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan statements are categorized within the fair value
dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat hierarchy, described as follows, based on the
input terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to fair value
keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: measurement as a whole:
1. Level 1 - Harga kuotasian (tanpa 1. Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices
penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau in active markets for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
2. Level 2 - Teknik penilaian dimana level input 2. Level 2 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, value measurement is directly or indirectly
baik secara langsung maupun tidak observable;
langsung;
3. Level 3 - Teknik penilaian dimana level input 3. Level 3 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar tidak dapat value measurement is unobservable.
diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai For assets and liabilities that are recognized in
wajar secara berulang dalam laporan keuangan, the financial statements on a recurring basis,
maka Perusahaan menentukan apakah telah the Company determines whether transfers
terjadi perpindahan di antara level hirarki nilai have occurred between levels in the hierarchy
wajar dengan cara menilai kembali by reassessing categorization at the end of
pengkategorian tingkat nilai wajar pada setiap each reporting period.
akhir periode pelaporan.
22
Page 32
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) e. Fair Value Measurement (continued)
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, For the purpose of fair value disclosures, the
Perusahaan mementukan klasifikasi aset dan Company has determined classes of assets
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik dan and liabilities on the basis of the nature,
risikonya dan level pada hierarki nilai wajar characteristics and risks of the asset or liability
sebagaimana dijelaskan diatas. and the level of the fair value hierarchy as
explained above.
f. Kas dan Setara Kas f. Cash and Cash Equivalents
Dalam laporan posisi keuangan, kas dan setara In the statement of financial position, cash and
kas terdiri dari kas, saldo bank, dan deposito cash equivalents include cash on hand, bank
jangka pendek yang umumnya memiliki jatuh balances, and short-term deposits generally
tempo awal tiga bulan atau kurang yang dapat with original maturity of three months or less
segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah that are readily convertible to known amounts
yang dapat yang ditentukan dan memiliki risiko of cash and neither pledged as collateral nor
perubahan nilai yang tidak signifikan dan tidak restricted for use and are subject to an
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman serta insignificant risk of changes in value.
tidak dibatasi penggunaannya.
g. Biaya Dibayar di Muka g. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortized and charged
dibebankan pada operasi selama periode to operations over the periods benefited using
manfaat masing-masing biaya dengan the straight-line method.
menggunakan metode garis lurus.
h. Aset Tetap h. Fixed Assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Fixed assets are stated at cost less
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi accumulated depreciation and any impairment
penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya loss. Such cost includes the cost of replacing
penggantian bagian aset tetap pada saat biaya part of the fixed assets when the cost is
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria incurred, if the recognition criteria are met.
pengakuan. Demikian pula, pada saat inspeksi Likewise, when a major inspection is
yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu performed, its cost is recognized in the carrying
diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap amount of the assets as a replacement if the
sebagai suatu penggantian jika memenuhi recognition criteria are met. All other repairs
kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan and maintenance costs that do not meet the
pemeliharaan lainnya yang tidak memenuhi recognition criteria are recognized in profit or
kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi loss as incurred.
pada saat terjadinya.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is computed using the straight-line
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa method over the estimated useful lives of the
manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut: assets as follows:
Tahun/Years
Plat kapal 8 Ship plates
Alat berat 8 Heavy equipment
Peralatan kantor 4 Office equipment
Kendaraan 4-8 Vehicles
Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode The residual values, estimated useful lives, and
penyusutan direviu dan disesuaikan, setiap akhir depreciation method are reviewed and
tahun, bila diperlukan, dengan dampak dari adjusted, at year end, if necessary, with the
setiap perubahan estimasi yang diakui secara effect of any changes in estimate accounted for
prospektif. on a prospective basis.
23
Page 33
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Aset Tetap (lanjutan) h. Fixed Assets (continued)
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan The carrying amount of fixed assets is
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat derecognized upon disposal or when no future
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang economic benefits are expected from its use.
diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset When fixed assets are sold or retired, the cost,
tetap dijual atau dihentikan, biaya perolehan, accumulated depreciation and any impairment
beban akumulasi penyusutan dan kerugian losses are eliminated from the accounts. Any
penurunan nilai dieliminasi dari akun. gain or loss arising on derecognition of the
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari assets is charged to profit or loss in the year the
penghentian pengakuan aset diakui dalam assets is derecognized.
laporan laba rugi pada tahun aset tersebut
dihentikan pengakuannya.
i. Sewa i. Leases
Sebagai Penyewa As Lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak The Company assesses whether a contract is
mengandung sewa, pada tanggal insepsi or contains a lease, at the inception of the
kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna contract. The Company recognizes a right-of-
dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan use asset and a corresponding lease liability
seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan with respect to all lease arrangements in which
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa it is the lessee, except for short-term leases
jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa (defined as leases with a lease term of 12
yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) months or less) and leases of low value assets.
dan sewa yang aset pendasarnya bernilai- For these leases, the Company recognizes the
rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan lease payments as an operating expense on a
mengakui pembayaran sewa sebagai beban straight-line basis over the term of the lease
operasi secara garis lurus selama masa sewa unless another systematic basis is more
kecuali dasar sistematis lainnya lebih representative of the time pattern in which
merepresentasikan pola konsumsi manfaat economic benefits from the leased assets are
penyewa dari aset sewa. consumed.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa masa depan yang belum present value of the lease payments that are
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang not paid at the commencement date,
didiskontokan menggunakan suku bunga implisit discounted by using the rate implicit in the
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat lease. If this rate cannot be readily determined,
ditentukan, Perusahaan menggunakan suku the Company uses the incremental borrowing
bunga pinjaman inkremental khusus untuk rate specific to the lessee.
penyewa.
Bunga pinjaman inkremental bergantung pada The incremental borrowing rate depends on the
jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai term, currency and start date of the lease and
sewa, dan ditentukan berdasarkan serangkaian is determined based on a series of inputs
input, termasuk: tingkat bebas risiko berdasarkan including: the risk-free rate based on
suku bunga obligasi pemerintah; penyesuaian government bond rates; a country-specific risk
risiko khusus negara; penyesuaian risiko kredit adjustment; a credit risk adjustment based on
berdasarkan imbal hasil obligasi; dan bond yields; and an entity-specific adjustment
penyesuaian khusus entitas ketika profil risiko when the risk profile of the entity that enters into
entitas yang melakukan perjanjian sewa berbeda the lease is different to that of the Company and
dengan Perusahaan dan sewa tersebut tidak the lease does not benefit from a guarantee
memperoleh manfaat atas jaminan dari from the Company.
Perusahaan.
24
Page 34
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Sewa (lanjutan) i. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam Lease payments included in the measurement
pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: of the lease liability comprise:
• pembayaran tetap (termasuk pembayaran • fixed lease payments (including in-
tetap secara-substansi), dikurangai insentif substance fixed payments), less any lease
sewa; incentives;
• pembayaran sewa variabel yang bergantung • variable lease payments that depend on an
pada indeks atau suku bunga yang pada index or rate, initially measured using the
awalnya diukur dengan menggunakan indeks index or rate at the commencement date;
atau suku bunga pada tanggal permulaan;
• jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan • the amount expected to be payable by the
oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; lessee under residual value guarantees;
• harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup • the exercise price of purchase options, if the
pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan lessee is reasonably certain to exercise the
options; and
• pembayaran penalti karena penghentian • payments of penalties for terminating the
sewa, jika masa sewa merefleksikan lease, if the lease term reflects the exercise
penyewa mengeksekusi opsi untuk of an option to terminate the lease.
menghentikan sewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah The lease liability is presented as a separate
dalam laporan posisi keuangan. line in the statement of financial position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk increasing the carrying amount to reflect the
merefleksikan bunga atas liabilitas sewa interest on the lease liability (using the effective
(menggunakan metode suku bunga efektif) dan interest method) and by reducing the carrying
dengan mengurangi jumlah tercatat untuk amount to reflect the lease payments made.
merefleksikan sewa yang telah dibayar.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the
liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa charged to profit or loss over the lease period
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga so as to produce a constant periodic rate of
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk interest on the remaining balance of the liability
setiap periode. for each period.
25
Page 35
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Sewa (lanjutan) i. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa The Company remeasures the lease liability
(dan melakukan penyesuaian terkait terhadap (and makes a corresponding adjustment to the
aset hak-guna) jika: related right-of-use assets) whenever:
• terdapat perubahan dalam masa sewa atau • the lease term has changed or there is a
perubahan dalam penilaian atas eksekusi change in the assessment of the exercise of
opsi pembelian, di mana liabilitas sewa diukur a purchase option, in which case the lease
dengan mendiskontokan pembayaran sewa liability is remeasured by discounting the
revisian menggunakan tingkat diskonto revised lease payments using a revised
revisian; discount rate;
• terdapat perubahan sewa masa depan • the lease payments change due to changes
sebagai akibat dari perubahan indeks atau in an index or rate or a change in expected
perubahan perkiraan pembayaran payment under a guaranteed residual value,
berdasarkan nilai residual jaminan di mana in which cases the lease liability is
liabilitas sewa diukur Kembali dengan remeasured by discounting the revised
mendiskontokan pembayaran sewa revisian lease payments using the initial discount
menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali rate (unless the lease payments change is
jika pembayaran sewa berubah karena due to a change in a floating interest rate, in
perubahan suku bunga mengambang, di which case a revised discount rate is used);
mana tingkat diskonto revisian digunakan); or
atau • a lease contract is modified and the lease
• kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi modification is not accounted for as a
sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di separate lease, in which case the lease
mana liabilitas sewa diukur dengan liability is remeasured by discounting the
mendiskontokan pembayaran sewa revisian revised lease payments using a revised
menggunakan tingkat diskonto revisian. discount rate.
Perusahaan tidak melakukan penyesuaian The Company did not make any such
tersebut selama periode yang disajikan. adjustment during the periods presented.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas The right-of-use assets comprise the initial
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang measurements of the corresponding lease
dilakukan pada saat atau sebelum permulaan liability, lease payments made at or before the
sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna commencement day and any initial direct costs.
selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi They are subsequently measured at cost less
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan accumulated depreciation and impairment
nilai. losses.
Aset hak-guna disusutkan secara garis lurus Right-of-use asset is depreciated on a straight-
selama jangka waktu sewa yang lebih pendek line basis over the shorter of the lease term and
dan estimasi masa manfaat aset, sebagai the estimated useful life of the asset, as follows:
berikut:
Gedung kantor 3 tahun/years Office building
Aset hak pakai disajikan sebagai bagian dari The right-of-use asset is presented as part of
“Aset tetap - neto” pada laporan keuangan. “Fixed assets - net” on the financial statements.
Perusahaan menerapkan PSAK 236 untuk The Company applies PSAK 236 to determine
menentukan apakah aset hak-guna mengalami whether a right-of-use asset is impaired and
penurunan nilai dan mencatat kerugian accounts for any identified impairment loss as -
penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana described in the impairment of non-financial
dijelaskan dalam kebijakan penurunan nilai aset assets policy.
non-keuangan.
26
Page 36
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Sewa (lanjutan) i. Leases (continued)
Sebagai Pesewa As Lessor
Perusahaan melakukan perjanjian sewa sebagai The Company enters into lease agreements as
pesewa sehubungan dengan beberapa alat a lessor with respect to its heavy equipment.
berat.
Sewa di mana Perusahaan sebagai pesewa Leases for which the Company is a lessor are
diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Seluruh classified as operating leases. All the risks and
risiko dan manfaat yang terkait dengan rewards of ownership remain with the
kepemilikan tetap berada di tangan Perusahaan. Company.
Ketika Perusahaan adalah pesewa-antara, When the Company is an intermediate lessor, it
Perusahaan mencatat sewa utama dan subsewa accounts for the head lease and the sublease
sebagai dua kontrak yang terpisah. Subsewa as two separate contracts. The sublease is
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau classified as a finance or operating lease by
sewa operasi dengan mengacu pada aset hak- reference to the right-of-use asset arising from
guna yang timbul dari sewa utama. the head lease.
Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui Rental income from operating leases is
berdasarkan penggunaan aktual atas alat berat recognized based on the actual usage of the
dan masa perjanjian. Biaya langsung awal yang heavy equipment and the terms of the
terjadi dalam negosiasi dan pengurusan sewa agreement. Initial direct costs incurred in
operasi ditambahkan ke nilai tercatat aset negotiating and arranging an operating lease
sewaan dan diakui secara garis lurus selama are added to the carrying amount of the leased
masa sewa. assets and recognized based on a straight-line
basis over the lease term.
Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa When a contract includes lease and non-lease
dan non-sewa, Perusahaan menerapkan PSAK components, the Company applies PSAK 115
115 untuk mengalokasikan imbalan berdasarkan to allocate the consideration under the contract
kontrak bagi setiap komponen. to each component.
j. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan j. Impairment of Non-financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, The Company assesses at each reporting
Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi period whether there is an indication that an
suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika asset may be impaired. If any such indication
terdapat indikasi tersebut, maka Perusahaan exists, the Company makes an estimate of the
membuat estimasi jumlah terpulihkan aset asset’s recoverable amount.
tersebut.
Jumlah terpulihkan suatu aset adalah jumlah An asset’s recoverable amount is the higher of
yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau unit the asset’s or cash-generating unit’s fair value
penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual dan less costs to sell and its value in use, and is
nilai pakainya, dan ditentukan untuk aset determined for an individual asset, unless the
individual, kecuali aset tersebut tidak asset does not generate cash inflows that are
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian largely independent of those from other assets
besar independen dari aset atau kelompok aset or groups of assets. Where the carrying amount
lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada of an asset or cash-generating unit exceeds its
nilai terpulihkannya, maka aset atau unit recoverable amount, the asset is considered
penghasil kas tersebut mengalami penurunan impaired and is written down to its recoverable
nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi amount and an impairment loss is recognized
sebesar nilai terpulihkannya dan rugi penurunan immediately in profit or loss.
nilai segera diakui dalam laba rugi.
27
Page 37
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan j. Impairment of Non-financial Assets
(lanjutan) (continued)
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas In assessing the value in use, the estimated net
masa depan neto didiskontokan ke nilai kini future cash flows are discounted to their present
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum value using a pre-tax discount rate that reflects
pajak yang menggambarkan penilaian pasar current market assessments of the time value of
terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko money and the risks specific to the asset. In
spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar determining fair value less costs to sell, recent
dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga market transactions are taken into account, if
penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak available. If no such transactions can be
terdapat transaksi tersebut, Perusahaan identified, an appropriate valuation model is
menggunakan model penilaian yang sesuai used to determine the fair value of the assets.
untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan- These calculations are corroborated by
perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian valuation multiples or other available fair value
berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia. indicators.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode An assessment is made at each annual
pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi reporting period as to whether there is any
bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui indication that previously recognized
dalam periode sebelumnya untuk aset mungkin impairment losses for an asset may no longer
tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika exist or may have decreased. If such indication
indikasi dimaksud ditemukan, maka Perusahaan exists, the Company estimates the asset’s or
mengestimasi jumlah terpulihkan aset atau unit cash generating unit’s recoverable amount.
penghasil kas tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam A previously recognized impairment loss for an
periode sebelumnya untuk aset selain goodwill asset other than goodwill is reversed only if
dibalik hanya jika terdapat perubahan estimasi there has been a change in the estimates used
yang digunakan untuk menentukan jumlah to determine the asset’s recoverable amount
terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan since the last impairment loss was recognized.
nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat If that is the case, the carrying amount of the
aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. asset is increased to its recoverable amount.
Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah The reversal is limited so that the carrying
tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya amount of the asset does not exceed its
maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan recoverable amount, nor exceeds the carrying
atau amortisasi, seandainya tidak ada rugi amount that would have been determined, net
penurunan nilai yang telah diakui untuk aset of depreciation or amortization, had no
tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. impairment loss been recognized for the asset
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam in prior years. Reversal of an impairment loss is
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif recognized in the statement of profit or loss and
lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan other comprehensive income. After such a
atau amortisasi aset tersebut disesuaikan di reversal, the depreciation or amortization
periode mendatang untuk mengalokasikan charge on the said asset is adjusted in future
jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai periods to allocate the asset’s revised carrying
sisanya, dengan dasar yang sistematis selama amount, less any residual value, on a
sisa umur manfaatnya. systematic basis over its remaining useful life.
k. Provisi dan Kontinjensi k. Provisions and contingencies
Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki Provisions are recognized when the Company
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun has a present obligation (legal or constructive)
bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa as a result of a past event, it is probable that the
masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan Company will be required to settle the
diharuskan menyelsaikan kewajiban dan obligation, and a reliable estimate can be made
estimasi yang andal mengenal jumlah kewajiban of the amount of the obligation.
tersebut dapat dibuat.
28
Page 38
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Provisi dan Kontinjensi (lanjutan) k. Provisions and contingencies (continued)
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil The amount recognized as a provisions is the
estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan best estimate of the consideration required to
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir settle the presenst obligation at the end of the
periode pelaporan, dengan mempertimbangkan reporting period, taking into account the risks
risiko dan ketidakpastian yang meliputi and uncertainties surrounding the obligation.
kewajibannya. Apabila suatu provisi dikukur Where a provision is measured using the cash
menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk flows estimated to settle the present obligation,
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai its carrying amount is the present value of those
tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas (ketika cash flows (when the effect of time value of
pengaruh nilai waktu uang bersifat material). monely is material).
Tingkat diskonto yang digunakan untuk The discount rate used to determine the present
menentukan nilai kini adalah tingkat sebelum value is a pre-tax rate that reflects current
pajak yang mencerminkan penilaian pasar saat market assessments of the time value of money
ini atas nilai waktu uang dan risiko spesifik and the risks specific to the liability. The
terhadap liabilitas. Peningkatan provisi karena increase in the provision due to the passage of
berlalunya waktu diakui sebagai beban bunga. time is recognized as interest expense.
When some or all of the economic benefits
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi
required to settle a provision are expected to be
untuk penyelesaian provisi yang diharapkan
recovered from a third party, a receivable is
dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang dikaui
recognized as an asset if it is virtually certain
sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa
that reimbursement will be received and the
penggantian akan diterima dan jumlah piutang
amount of the receivable can be measured
dapat diukur secara andal.
reliably.
Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam Contingent assets and liabilities are not
laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi recognized in the financial statements.
diungkapkan dalam laporan keuangan, kecuali Contingent liabilities are disclosed in the
kemungkinan arus keluar sumber daya yang financial statements, unless the possibility of an
mewujudkan manfaat ekonomi bersifat kecil. outflow of resources embodying economic
Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan benefits is remote. Contingent assets are
keuangan di mana kemungkinan besar terjadi disclosed in the financial statements where
arus masuk manfaat ekonomi. inflow of economic benefits is probable.
l. Imbalan Kerja l. Employee Benefits
Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term Employee Benefits
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan Short-term employee benefits are employee
kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua benefits which are due for payment within
belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan twelve months after the reporting period and
diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa recognized when the employees have rendered
kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan this related service. Liabilities are recognized
memberikan jasa kepada Perusahaan dimana when the employee renders services to the
semua perubahan pada nilai bawaan dari Company where all changes in the carrying
kewajiban diakuii pada laba rugi. amount of the liability are recognized in profit or
loss.
Hak karyawan atas cuti tahunan diakui ketika Employee entitlements to annual leave are
karyawan mendapat hak. Provisi dibuat untuk recognized when they accrue to employees. A
liabilitas cuti tahunan akibat jasa yang provision is made for the estimated liability for
diserahkan oleh karyawan sampai tanggal annual leave as a result of services rendered by
periode pelaporan. employees up to the end of the reporting period.
29
Page 39
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Imbalan Kerja (lanjutan) l. Employee Benefits (continued)
Imbalan Pascakerja Program Imbalan Pasti Defined Benefit Plan
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja The Company recognized unfunded employee
yang tidak didanai sesuai dengan Undang- benefits liability in accordance with Law No. 6
Undang No. 6 tahun 2023 tentang tentang of 2023 concerning the Stipulation of
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of
Undang-Undang No. 2 tahun 2022 Cipta Kerja 2022 on Job Creation to Become Law. Pension
menjadi Undang-Undang. Beban pensiun costs under the Company’s defined benefit
berdasarkan program dana pensiun manfaat pension plans are determined by periodic
pasti Perusahaan ditentukan melalui perhitungan actuarial calculation using the projected-unit-
aktuaria secara periodik dengan menggunakan credit method and applying the assumptions on
metode projected-unit credit dan menerapkan discount rate and annual rate of increase in
asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat compensation.
kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan Remeasurement, comprising actuarial gains
kerugian aktuarial, yang tercermin langsung and losses, is reflected immediately in the
dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan statement of financial position with a charge or
atau dikreditkan diakui dalam penghasilan credit recognized in other comprehensive
komprehensif lain pada periode terjadinya untuk income in the period in which they occur in
mencerminkan liabilitas pensiun neto yang diakui order for the net pension liability recognized in
pada laporan keuangan untuk mencerminkan the statement of financial position to reflect the
nilai penuh dari defisit. Pengukuran kembali full value of the plan deficit. Remeasurement
diakui sebagai pos terpisah pada penghasilan recognized in other comprehensive income is
komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan reflected immediately as a separate item under
direklasifikasi ke laba rugi. other comprehensive income in equity and will
not be reclassified to profit or loss.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika Past service cost is recognized in profit or loss
terjadi amendemen program atau kurtailmen, when the plan amendment or curtailment
atau ketika Perusahaan mengakui biaya occurs, or when the Company recognizes
restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih related restructuring costs or termination
dahulu. benefits, if earlier.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan Net interest is calculated by applying the
tingkat diskonto terhadap liabilitas imbalan pasti discount rate to the net defined benefit liability.
neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai Defined benefit costs are categorized as
berikut: follows:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya • Service cost (including current service cost,
jasa lalu serta keuntungan dan kerugian past service cost, as well as gains and
kurtailmen dan penyelesaian) losses on curtailments and settlements)
• Beban bunga neto • Net interest expense
• Pengukuran kembali • Remeasurement
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama The Company presents the first two
dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan components of defined benefit costs in profit or
dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya loss. Curtailment gains and losses are
jasa lalu. accounted for as past service costs.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada The retirement benefit obligation recognized in
laporan posisi keuangan merupakan deficit the statement of financial position represents
aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. the actual deficit in the Company’s defined
benefit plan.
Pesangon Termination
Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang A liability for a termination benefit is recognized
terjadi lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi at the earlier of when the entity can no longer
menarik penawaran imbalan tersebut dan ketika withdraw the offer of the termination benefit and
entitas mengakui biaya restrukturisasi terkait. when the entity recognizes any related
restructuring costs.
30
Page 40
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Pajak Penghasilan m. Income Taxes
Beban (manfaat) pajak penghasilan terdiri dari Income tax expense (income) comprises
pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak kini dan current and deferred tax. Current and deferred
pajak tangguhan harus diakui sebagai beban tax shall be recognized as expense or an
atau penghasilan dan dimasukkan dalam laba income and included in profit or loss for the
rugi periode berjalan, kecuali sepanjang pajak period, except to the extent that the tax arises
tersebut timbul dari suatu transaksi atau from a transaction or event which is recognised,
peristiwa yang diakui, pada periode yang sama in the same or a different period, outside profit
atau berbeda, di luar laba rugi, baik dalam or loss, either in other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain atau secara or directly in equity.
langsung dalam ekuitas.
Pajak Kini Current Tax
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan Current tax expense is calculated using tax
tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan rates that have been enacted or substantively
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran enacted at end of the reporting period, and is
laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen provided based on the estimated taxable
secara periodik mengevaluasi posisi yang income for the year. Management periodically
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan evaluates positions taken in tax returns with
(SPT) sehubungan dengan situasi di mana respect to situations in which applicable tax
aturan pajak yang berlaku membutuhkan regulation is subject to interpretation. It
interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan establishes provision where appropriate on the
provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan basis of amounts expected to be paid to the tax
akan dibayar kepada otoritas pajak. authorities.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak Underpayment or overpayment of corporate
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari income tax are presented as part of income tax
beban pajak dalam laporan laba rugi dan expense in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
Bunga dan denda yang timbul dari ketetapan Interests and penalties arising from tax
pajak dan kurang bayar atau lebih bayar pajak assessments and underpayment or
lainnya disajikan sebagai bagian dari overpayment of other taxes are presented as
penghasilan atau beban operasi lain karena tidak part of other operating income or expenses
dianggap sebagai bagian dari beban pajak since they are not considered as part of the
penghasilan. income tax expense.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui Amendments to tax obligations are recorded
pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika when a tax assessment letter is received. If the
Perusahaan mengajukan keberatan, Company files an appeal, the Company
Perusahaan mempertimbangkan apakah besar considers whether it is probable that a taxation
kemungkinan otoritas pajak akan menerima authority will accept the appeal and reflect its
keberatan tersebut dan merefleksikan effect on the Company’s tax obligations.
dampaknya terhadap liabilitas perpajakan
Perusahaan.
31
Page 41
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Pajak Penghasilan (lanjutan) m. Income Taxes (continued)
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas Deferred tax is provided using the liability
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara method on temporary differences at the
dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas reporting date between the tax bases of assets
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan and liabilities and their carrying amounts for
keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui financial reporting purposes. Deferred tax
untuk semua perbedaan temporer kena pajak liabilities are recognized for all taxable
dengan beberapa pengecualian. Aset pajak temporary differences with certain exceptions.
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer Deferred tax assets are recognized for
yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila deductible temporary differences and tax
terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba losses carry-forward to the extent that it is
kena pajak pada masa mendatang akan probable that taxable income will be available in
memadai untuk mengkompensasi perbedaan future years against which the deductible
temporer dan rugi fiskal. Aset dan liabilitas pajak temporary differences and tax losses carry-
tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer forward can be utilized. Such deferred tax
timbul dari pengakuan awal (selain dari assets and liabilities are not recognized if the
kombinasi bisnis atau transaksi yang tidak temporary differences arise from the initial
menimbulkan perbedaan temporer kena pajak recognition (other than in a business
dan perbedaan temporer dapat dikurangkan combination or transactions that give rise to
dalam jumlah yang sama) dari aset dan liabilitas equal taxable and deductible temporary
suatu transaksi yang tidak memengaruhi laba differences) of assets and liabilities in a
kena pajak atau laba akuntansi. transaction that affects neither the taxable profit
nor the accounting profit.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada at the tax rates that are expected to apply to the
periode saat aset direalisasikan atau liabilitas period when the asset is realized or the liability
tersebut diselesaikan, berdasarkan undang- is settled, based on tax laws that have been
undang pajak yang berlaku atau berlaku secara enacted or substantively enacted at the end of
substantif pada akhir periode laporan keuangan. reporting period. The related tax effects of the
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan provisions for and/or reversals of all temporary
dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer differences during the year, including the effect
selama tahun berjalan, termasuk pengaruh of change in tax rates, are credited or charged
perubahan tarif pajak, dikreditkan atau to current period operations, except to the
dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk extent that they relate to items previously
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah charged or credited to other comprehensive
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan income or directly in equity.
komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan The measurement of deferred tax assets and
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai liabilities reflects the tax consequences that
dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada would follow from the manner in which the
akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau Company expects, at the end of the reporting
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan period, to recover or settle the carrying amount
liabilitasnya. of their assets and liabilities.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji The carrying amount of a deferred tax asset is
ulang pada akhir periode pelaporan, dan reviewed at the end of each reporting period
mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan and reduced to the extent that it is no longer
besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam probable that sufficient taxable income will be
jumlah yang memadai untuk mengkompensasi available to allow all or part of the benefit of that
sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. deferred tax asset to be utilized. Unrecognized
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai deferred tax assets are reassessed at each
kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan reporting date and are recognized to the extent
diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena that it has become probable that future taxable
pajak mendatang akan memungkinkan aset income will allow the deferred tax assets to be
pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. recovered.
32
Page 42
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Pajak Penghasilan (lanjutan) m. Income Taxes (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan Deferred tax assets and liabilities are offset
secara saling hapus saat hak yang dapat when a legally enforceable right exists to offset
dipaksakan secara hukum ada untuk saling current tax assets against current tax liabilities,
hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, and the deferred tax assets and the deferred tax
atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak liabilities relate to the same taxable entity, or the
tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak Company intends to settle its current tax assets
yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk and liabilities on a net basis, or to realize the
menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini assets and settle the liabilities simultaneously,
dengan dasar neto, atau merealisasikan aset in each future period in which significant
dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, amounts of deferred tax liabilities or assets are
pada setiap periode masa depan di mana jumlah expected to be settled or recovered.
signifikan atas liabilitas atau aset pajak
tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau
dipulihkan.
n. Pajak Final n. Final Tax
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, pajak In accordance with the tax regulation in
final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan Indonesia, final tax is applied to the gross value
tetap dikenakan walaupun atas transaksi of transactions, even when the parties carrying
tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. the transaction recognized losses. Final tax is
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang scoped out from PSAK 212, “Income Tax”.
diatur oleh PSAK 212, “Pajak Penghasilan”.
Beban pajak sehubungan dengan penghasilan Tax expense related to income subject to final
yang menjadi subyek pajak final diakui tax is recognized in proportion to total income
proporsional dengan jumlah pendapatan recognized during the current year for
menurut akuntansi yang diakui pada accounting purposes and recorded as final tax
periode/tahun berjalan dan dicatat sebagai expense. The differences between the final tax
beban pajak final pada laporan laba rugi dan paid and the amount charged as final tax
penghasilan komprehensif lain diakui sebagai expense in the statement of profit or loss and
pajak dibayar di muka atau utang pajak. other comprehensive income is recognized as
prepaid tax or tax payable.
o. Pengakuan Pendapatan o. Revenue Recognition
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Revenue is measured based on the
Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam consideration to which the Company expects to
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk be entitled in a contract with a customer and
jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. excludes amounts collected on behalf of third
Perusahaan mengakui pendapatan ketika parties. The Company recognizes revenue
mengalihkan pengendalian barang atau jasa when it transfers control of a product or service
kepada pelanggan to a customer.
Lihat kebijakan akuntansi atas sewa pada Refer to accounting policy on leases in
Catatan 3i. Note 3i.
p. Laba per Saham q. p. Earnings per Share
Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by
membagi laba periode berjalan yang dapat dividing net profit for the year attributable to the
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan owners of the Company by the weighted
dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa average number of ordinary shares outstanding
yang beredar pada periode yang bersangkutan. during the year.
33
Page 43
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Laba per Saham (lanjutan) q. p. Earnings per Share (continued)
Laba per saham dilusi dihitung dengan membagi Diluted earnings per share is calculated by
laba periode berjalan yang dapat diatribusikan dividing the net profit attributable to the owners
kepada pemilik Perusahaan (setelah of the Company (after adjusting for the after-
disesuaikan dengan dampak setelah pajak income tax effect of interest and other financing
penghasilan atas bunga dan biaya keuangan costs associated with dilutive potential ordinary
lainnya yang terkait dengan instrumen shares) by the weighted average number of
berpotensi saham biasa yang dilutif) dengan ordinary shares outstanding during the year as
jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang adjusted for the effects of all dilutive potential
beredar selama periode yang telah disesuaikan ordinary shares.
dengan dampak dari semua efek berpotensi
saham biasa yang dilutif.
q. Informasi Segmen q. Segment Information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan Operating segments are identified on the basis
laporan internal mengenai komponen dari of internal reports about components of the
Perusahaan yang secara regular direviu oleh Company that are regularly reviewed by the
“pengambil keputusan operasional” dalam “chief operating decision maker” in order to
rangka mengalokasikan sumber daya dan allocate resources to the segments and to
menilai kinerja segmen operasi. assess their performances.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk a. that engages in business activities from
memperoleh pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenue and incur
beban (termasuk pendapatan dan beban expenses (including revenue and
terkait dengan transaksi dengan komponen expenses relating to the transactions with
lain dari entitas yang sama); other components of the same entity);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara b. whose operating results are reviewed
regular oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decision about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segments
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
c. dimana tersedia informasi keuangan yang c. for which discrete financial information is
dapat dipisahkan. available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil Information reported to the chief operating
keputusan operasional dalam rangka alokasi decision maker for the purpose of resource
sumber daya dan penillaian kinerja mereka allocation and assessment of performance is
terfokus pada kategori dari setiap produk. more specifically focused on the category of
each product.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets
segmen termasuk hal-hal yang dapat and liabilities include items directly attributable
diatribusikan secara langsung kepada suatu to a segment as well as those that can be
segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan allocated on a reasonable basis to that
dengan dasar yang memadai untuk segmen segment.
tersebut.
r. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan r. Events after the Reporting Period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang Events after the reporting period that provide
memberikan informasi tambahan tentang posisi additional information about the Company’s
Perusahaan pada periode pelaporan position at the reporting period (adjusting
(menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam events) are reflected in the financial statements.
laporan keuangan. Peristiwa setelah periode Events after the reporting period that are not
pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, adjusting events, if any, are disclosed when
jika ada, diungkapkan ketika material terhadap material to the financial statements.
laporan keuangan.
34
Page 44
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan The preparation of the Company’s financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan the reported amounts herein, and the related
dan pengungkapan yang terkait, pada akhir periode disclosures, at the end of the reporting period.
pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan However, uncertainty about these assumptions and
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian estimates could result in outcomes that require a
material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas material adjustment to the carrying amount of the
dalam periode pelaporan berikutnya. asset or liability affected in future periods.
Pertimbangan Judgment
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi In the process of applying the Company’s
Perusahaan, manajemen telah membuat accounting policies, management has made the
pertimbangan berikut, yang memiliki pengaruh paling following judgment, which has the most significant
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan effect on the amounts recognized in the financial
keuangan: statements:
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan Classification and measurement of financial assets
bergantung pada hasil SPPI testing dan uji model depends on the results of the SPPI testing and the
bisnis. Perusahaan menentukan model bisnis pada business model test. The Company determines the
tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok business model at a level that reflects how
aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai Companies of financial assets are managed
tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup together to achieve a particular business objective.
penilaian yang mencerminkan semua bukti yang This assessment includes judgment reflecting all
relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi relevant evidence including how the performance of
dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi the assets is evaluated and their performance
kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola dan measured, the risks that affect the performance of
bagaimana manajer aset diberi kompensasi. the assets and how these are managed and how the
Perusahaan memantau aset keuangan yang diukur managers of the assets are compensated. The
pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar Company monitors financial assets measured at
melalui penghasilan komprehensif lain yang amortized cost or fair value through other
dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk comprehensive income that are derecognized prior
memahami alasan pelepasannya dan apakah alasan to their maturity to understand the reason for their
tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset disposal and whether the reasons are consistent
tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari with the objective of the business for which the asset
penilaian berkelanjutan Perusahaan atas apakah was held. Monitoring is part of the Company’s
model bisnis di mana aset keuangan yang tersisa continuous assessment of whether the business
dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah model for which the remaining financial assets are
terjadi perubahan dalam model bisnis dan dengan held continues to be appropriate and if it is not
demikian terdapat perubahan prospektif terhadap appropriate whether there has been a change in
klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada business model and so a prospective change to the
perubahan yang diperlukan selama periode yang classification of those assets. No such changes were
disajikan. required during the periods presented.
35
Page 45
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian The key assumptions concerning the future and
sumber estimasi utama yang lain pada tanggal other key sources of estimation uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi reporting date, that have a significant risk of causing
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat a material adjustment to the carrying amounts of
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya assets and liabilities within the next financial year,
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan are described below. The Company based its
asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia assumptions and estimates on parameters available
pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan when the financial statements were prepared.
situasi mengenai perkembangan masa depan Existing circumstances and assumptions about
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi future developments however, may change due to
di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut market changes or circumstances arising beyond
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat the control of the Company. Such changes are
terjadinya. reflected in the assumptions when they occur.
Penurunan Nilai Piutang Usaha Impairment of Trade Receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk The Company uses a provision matrix to calculate
menghitung ECL piutang usaha. Tingkat provisi ECLs for trade receivables. The provision rates are
didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk based on days past due for groupings of various
pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang customer segments that have similar loss patterns
memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut (i.e., by geography, product type, customer type and
geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, rating, and coverage by letters of credit and other
dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan forms of credit insurance).
bentuk asuransi kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat gagal The provision matrix is initially based on the
bayar yang diamati secara historis Perusahaan. Company’s historical observed default rates. The
Perusahaan akan mengkalibrasi matriks untuk Company will calibrate the matrix to adjust the
menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis historical credit loss experience with forward-looking
dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, information. For instance, if forecast economic
jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk conditions (i.e., gross domestic product) are
domestik bruto) diperkirakan akan memburuk selama expected to deteriorate over the next year which can
tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan lead to an increased number of defaults, the
jumlah gagal bayar, maka tingkat gagal bayar historis historical default rates are adjusted. At every
disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat reporting date, the historical observed default rates
gagal bayar yang diamati secara historis diperbarui are updated and changes in the forward-looking
dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan estimates are analyzed.
dianalisis.
Penilaian korelasi antara tingkat gagal bayar yang The assessment of the correlation between historical
diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, observed default rates, forecast economic
dan ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL conditions and ECLs is a significant estimate. The
sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan amount of ECLs is sensitive to changes in
kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis circumstances and of forecast economic conditions.
Perusahaan dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin The Company’s historical credit loss experience and
tidak mewakili gagal bayar aktual pelanggan di masa forecast of economic conditions may also not be
depan. Informasi mengenai ECL pada piutang usaha representative of customer’s actual default in the
dalam Catatan 6. future. The information about the ECL on the
Company’s trade receivables is disclosed in Note 6.
36
Page 46
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Imbalan Pasca Kerja dan Pensiun Pension and Employee Benefits
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas The determination of the Company’s obligations and
imbalan kerja Perusahaan bergantung pada cost for pension and employee benefits liabilities is
pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris dependent on its selection of certain assumptions
independen dalam menghitung jumlah-jumlah used by the independent actuaries in calculating
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, such amounts. Those assumptions include among
tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat others, discount rates, future annual salary increase,
pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat annual employee turn-over rate, disability rate,
kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil retirement age and mortality rate. Actual results that
aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan differ from the Company’s assumptions are
Perusahaan diakui segera pada laporan posisi recognized immediately in the statement of financial
keuangan dengan debit atau kredit ke saldo position with a corresponding debit or credit to other
penghasilan komprehensif lain dalam periode comprehensive income in the period which they
terjadinya. occur.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi While the Company believes that its assumptions
tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan are reasonable and appropriate, significant
signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan differences in the Company’s actual experiences or
dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat significant changes in the Company’s assumptions
mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi may materially affect its estimated liabilities for
atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan pension and employee benefits and net employee
kerja neto. Nilai tercatat liabilitas imbalan kerja benefits expense. The carrying amount of the
diungkapkan pada Catatan 13. employee benefits obligation are disclosed in
Note 13.
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining the
menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. provision for corporate income tax. There are certain
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang transactions and computation for which the ultimate
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam tax determination is uncertain during the ordinary
kegiatan usaha normal. Karena ketidakpastian course of business. Due to the uncertainty
sehubungan dengan pos-pos pajak tersebut, terdapat associated with such tax items, there is a possibility
kemungkinan bahwa, pada saat penyelesaian that, on conclusion of open tax matters at a future
perpajakan di masa depan, hasil terakhir dapat date, the final outcome may differ significantly.
berbeda secara signifikan. Penjelasan lebih rinci Further details are disclosed in Note 12.
diungkapkan dalam Catatan 12.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas perbedaan Deferred tax assets are recognized for deductible
temporer yang dapat dikurangkan dan seluruh rugi temporary difference and all unused tax losses to the
fiskal yang belum digunakan sepanjang besar extent that it is probable that taxable profit will be
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak available against which the deductible temporary
akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat difference and unused tax losses can be utilized.
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen Significant management estimates are required to
diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak determine the amount of deferred tax assets that can
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat be recognized, based upon the likely timing and the
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak level of future taxable profits together with future tax
serta strategi perencanaan pajak masa depan. planning strategies. Further details are disclosed in
Rincian lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 12e. Note 12e.
37
Page 47
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Tagihan Pajak Claim for Tax Refund
Perusahaan mengakui tagihan pajak berdasarkan The Company recognizes claim for tax refund based
penilaian manajemen atas keterpulihan jumlah on management’s assessment of the recoverability
tersebut sesuai dengan peraturan perpajakan yang of such amount in accordance with the prevailing tax
berlaku. Penilaian ini memerlukan pertimbangan yang regulations. This assessment requires significant
signifikan, khususnya dalam menginterpretasikan judgment, particularly in interpreting tax laws and
peraturan dan ketentuan perpajakan, mengevaluasi regulations, evaluating the merits of the Company’s
kekuatan posisi perpajakan Perusahaan, serta positions, and estimating the likelihood and timing of
mengestimasi kemungkinan dan waktu persetujuan acceptance by the tax authority. The ultimate
oleh otoritas pajak. Hasil akhir atas permasalahan outcome of these matters is uncertain, as it depends
perpajakan tersebut mengandung ketidakpastian on the resolution of discussions, audits, objections,
karena bergantung pada penyelesaian pembahasan, and appeals with the tax authority, which may differ
pemeriksaan, keberatan, dan banding dengan from management’s expectations. Changes in facts
otoritas pajak, yang hasilnya dapat berbeda dari and circumstances, interpretations of tax laws, or the
ekspektasi manajemen. Perubahan fakta dan kondisi, issuance of new tax rulings could result in
interpretasi atas peraturan perpajakan, atau adjustments to the carrying amounts recognized. A
diterbitkannya ketentuan dan putusan perpajakan different outcome from management’s current
yang baru dapat mengakibatkan penyesuaian atas assessment could have a material impact on the
jumlah tercatat yang diakui. Perbedaan hasil dari Company’s financial position and profit or loss in
estimasi manajemen saat ini dapat berdampak future periods. The carrying amount of the
material terhadap posisi keuangan dan laba atau rugi Company’s claim for tax refund is disclosed in Note
Perusahaan pada periode mendatang. Jumlah 12b.
tercatat atas tagihan pengembalian pajak
diungkapkan dalam Catatan 12b.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Estimated Useful Lives of Fixed Assets and Right-
Aset Hak-Guna of-Use Asset
Biaya perolehan aset tetap dan aset hak-guna The costs of fixed assets and right-of use asset are
disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus depreciated on a straight-line basis over their
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. estimated useful lives. The useful life of each item of
Masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna the Company’s fixed assets and right-of-use asset is
Perusahaan ditentukan berdasarkan periode estimated based on the period over which the asset
kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. is expected to be available for use. Such estimation
Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis is based on internal technical evaluation and
internal dan pengalaman atas aset sejenis. experience with similar assets.
Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan The estimated useful life of each asset is reviewed
disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan periodically and updated if expectations differ from
estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan previous estimates due to physical wear and tear,
teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan technical or commercial obsolescence and legal or
lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat other limits on the use of the asset. It is possible,
kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang however, that future results of operations could be
dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan materially affected by changes in the amounts and
atas jumlah serta periode pencatatan beban yang timing of recorded expenses brought about by
diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan changes in the factors mentioned above.
di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak- A change in the estimated useful life of any item of
guna dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan fixed assets and right-of-use asset would affect the
yang diakui dan penurunan jumlah tercatat aset recorded depreciation expense and decrease in the
tersebut. carrying amounts of these assets.
Jumlah tercatat aset tetap dan aset hak-guna The carrying amounts of fixed assets and right-of-
diungkapkan dalam Catatan 9. use asset are disclosed in Note 9.
38
Page 48
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENT
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Kas - 10.000.000 Cash on hand
Bank Cash in banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 471.947.893 1.604.138 (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 86.766.237 518.015.924 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 69.732.370 1.708.243 (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 1.277.614 1.628.854 (Persero) Tbk
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk 887.877 100.320.996 Internasional Tbk
Sub-jumlah 630.611.991 633.278.155 Sub-total
Deposito berjangka Time deposit
Rupiah Rupiah
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk - 6.900.000.000 Internasional Tbk
Jumlah 630.611.991 7.533.278.155 Total
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, seluruh As at December 31, 2025 and 2024, all cash in
kas dan setara kas ditempatkan pada pihak ketiga, banks and cash equivalent were placed with third
dan tidak dijaminkan maupun dibatasi parties, and were neither pledged as collateral nor
penggunaannya. restricted in use.
Pada tahun 2025 dan 2024, suku bunga tahunan In 2025 and 2024, annual interest rates of time
deposito berjangka sebesar nihil dan 6,50%. deposit were nil and 6.50%, respectively.
6. PIUTANG USAHA - NETO 6. TRADE RECEIVABLES - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
PT. Tatamulia Nusantara Indah 2.027.472.029 1.172.683.349 PT. Tatamulia Nusantara Indah
Waskita - Nindya - LRS, Kso 1.250.797.182 682.578.960 Waskita - Nindya - LRS, Kso
PT. Mitra Mardika Multijasa 1.159.818.600 - PT. Mitra Mardika Multijasa
PT. Harkat Digdaya Konstruksi 587.312.225 - PT. Harkat Digdaya Konstruksi
PT. Liesco Darma Sentosa 397.331.750 - PT. Liesco Darma Sentosa
PT. Nusa Raya Cipta Tbk 379.128.000 - PT. Nusa Raya Cipta Tbk
PT. Mulia Investama Sejahtera 366.300.000 - PT. Mulia Investama Sejahtera
PT. Indotech Karya Mandiri 356.788.200 629.391.400 PT. Indotech Karya Mandiri
PT Jagat Konstruksi Abdipersada 322.095.400 177.866.400 PT Jagat Konstruksi Abdipersada
PT. Jaya Konstruksi Manggala PT. Jaya Konstruksi Manggala
Pratama Tbk 293.223.341 - Pratama Tbk
WIKA - Jaya Konstruksi KSO 244.377.600 569.734.213 WIKA - Jaya Konstruksi KSO
PT Baja Trikarsa Persada 222.631.538 - PT Baja Trikarsa Persada
PT Cipta Dimensi Baja Nusantara 199.504.800 22.954.800 PT Cipta Dimensi Baja Nusantara
PT Cipta Baja Rekayasa 136.674.000 - PT Cipta Baja Rekayasa
PT. Dwimitra Listenlights Indonesia 114.163.500 - PT. Dwimitra Listenlights Indonesia
Wika-PP-KMK-HKI, KSO 26.347.200 4.902.268.416 Wika-PP-KMK-HKI, KSO
Lain-lain (masing-masing di bawah
Rp100.000.000) 65.061.600 528.776.650 Others (below Rp100,000,000 each)
Sub-jumlah 8.149.026.965 8.686.254.188 Sub-total
Penyisihan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspetasian (82.858.297 ) (326.684.975 ) credit losses
Neto 8.066.168.668 8.359.569.213 Net
39
Page 49
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA - NETO (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES - NET (continued)
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, seluruh As at December 31, 2025 and 2024, all trade
piutang usaha berdenominasi Rupiah. receivables are denominated in Rupiah.
Berikut merupakan pelanggan yang mewakili lebih Details of customers who represent more than 5% of
dari 5% dari jumlah saldo piutang usaha: the total trade receivable balance are as follows:
2025
Persentase dari
piutang usaha/
Percentage to
total trade
Jumlah/Total receivables
PT. Tatamulia Nusantara Indah 2.027.472.029 25,88% PT. Tatamulia Nusantara Indah
PT. Mitra Mardika Multijasa 1.159.818.600 14,23% PT. Mitra Mardika Multijasa
Waskita - Nindya - LRS, Kso 1.250.797.182 15,35% Waskita - Nindya - LRS, Kso
PT. Harkat Digdaya Konstruksi 587.312.225 7,21% PT. Harkat Digdaya Konstruksi
2024
Persentase dari
piutang usaha/
Percentage to
total trade
Jumlah/Total receivables
Wika-PP-KMK-HKI, KSO 4.902.268.416 56,44% Wika-PP-KMK-HKI, KSO
PT Tatamulia Nusantara Indah 1.172.683.349 13,50% PT Tatamulia Nusantara Indah
Waskita-Nindya-LRS, KSO 682.578.960 7,86% Waskita-Nindya-LRS, KSO
PT Indotech Karya Mandiri 629.391.400 7,25% PT Indotech Karya Mandiri
Wika-Jaya Konstruksi KSO 569.734.213 6,56% Wika-Jaya Konstruksi KSO
Penyisihan atas ECL untuk piutang usaha telah diukur Allowance for ECLs for trade receivables has been
sejumlah ECL sepanjang umur. ECL pada piutang measured at an amount equal to lifetime ECL. The
usaha diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan ECL on trade receivables are estimated using a
mengacu pada pengalaman gagal bayar debitur masa provision matrix by reference to past default
lalu dan analisis posisi keuangan debitur saat ini, experience of the debtor and an analysis of the
disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik dari debtor’s current financial position, adjusted for factors
debitur dan kondisi ekonomi umum industri di mana that are specific to the debtors and general economic
debitur beroperasi. conditions of the industry in which the debtors
operate.
Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau There has been no change in the estimation
asumsi signifikan yang dibuat selama periode techniques or significant assumptions made during
pelaporan berjalan. the current reporting period.
Tabel berikut merinci profil risiko piutang usaha dari The following table details the risk profile of trade
kontrak dengan pelanggan berdasarkan matriks receivables from contracts with customers based on
provisi Perusahaan. Karena pengalaman historis the Company’s provision matrix. As the Company’s
kerugian kredit Perusahaan tidak menunjukkan pola historical credit loss experience does not show
kerugian yang berbeda signifikan untuk segmen significantly different loss patterns for different
pelanggan yang berbeda, ketentuan untuk cadangan customer segments, the provision for loss allowance
kerugian berdasarkan status masa lalu tidak lagi based on past due status is not further distinguished
dipisahkan antara basis pelanggan Perusahaan yang between the Company’s different customer base.
berbeda.
2025
Jatuh tempo/Past due
Belum jatuh 31 – 60 61 – 90
tempo/ < 30 hari/ hari/ hari/ > 90 hari/
Not past due days days days days Total
Tingkat kerugian kredit ekspektasian/
Expected credit loss rate 0,51% 0,63% 1,00% 1,36% 2,54%
Estimasi jumlah tercatat bruto
pada saat gagal bayar/
Estimated total gross carrying
amount at default 4.760.392.920 711.416.600 624.301.117 357.131.400 1.695.784.928 8.149.026.965
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umur/Lifetime expected credit losses (24.216.943) (4.490.993) (6.232.903) (4.866.599) (43.050.859) (82.858.297)
Total 8.066.168.668
40
Page 50
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA - NETO (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES - NET (continued)
Tabel berikut merinci profil risiko piutang usaha dari The following table details the risk profile of trade
kontrak dengan pelanggan berdasarkan matriks receivables from contracts with customers based on
provisi Perusahaan. Karena pengalaman historis the Company’s provision matrix. As the Company’s
kerugian kredit Perusahaan tidak menunjukkan pola historical credit loss experience does not show
kerugian yang berbeda signifikan untuk segmen significantly different loss patterns for different
pelanggan yang berbeda, ketentuan untuk cadangan customer segments, the provision for loss allowance
kerugian berdasarkan status masa lalu tidak lagi based on past due status is not further distinguished
dipisahkan antara basis pelanggan Perusahaan yang between the Company’s different customer base.
berbeda. (anjutan) (continued)
2024
Jatuh tempo/Past due
Belum jatuh 31 – 60 61 – 90
tempo/ < 30 hari/ hari/ hari/ > 90 hari/
Not past due days days days days Total
Tingkat kerugian kredit ekspektasian/
Expected credit loss rate 1,30% 1,59% 2,67% 4,09% 12,99%
Estimasi jumlah tercatat bruto
pada saat gagal bayar/
Estimated total gross carrying
amount at default 3.707.377.283 1.417.847.677 1.155.818.740 981.503.425 1.423.707.063 8.686.254.188
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umur/Lifetime expected credit losses (48.266.853) (22.530.017) (30.841.701) (40.132.572) (184.913.832) (326.684.975)
Total 8.359.569.213
Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian adalah The movement in allowance for expected credit
sebagai berikut: losses is as follows:
2025 2024
Saldo awal 326.684.975 74.863.672 Beginning balance
Penambahan (pemulihan) Provision (recovery) during
tahun berjalan (Catatan 22) (243.826.678 ) 251.821.303 the year (Note 22)
Saldo akhir 82.858.297 326.684.975 Ending Balance
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas Management believes that the allowance for ECLs is
ECL tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan adequate to cover possible losses on uncollectible
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha. trade receivables.
7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA 7. ADVANCES AND PREPAID EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Jangka pendek Current
Biaya dibayar di muka Prepaid expenses
Asuransi 226.703.272 149.695.666 Insurance
Jangka panjang Non-current
Uang muka Advances
Pembelian aset tetap - 1.672.150.001 Purchase of fixed assets
41
Page 51
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. INVESTASI DI EFEK EKUITAS 8. INVESTMENTS IN EQUITY SECURITIES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Efek yang tercatat dalam bursa 3.014.573.000 - Listed equity securities
Investasi di efek ekuitas yang tercatat Investments in listed equity securities are traded on
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. the Indonesian Stock Exchange.
Perubahan neto nilai wajar aset keuangan pada Net changes in fair values of financial assets at
FVTOCI dicatat pada “cadangan perubahan nilai FVTOCI are recorded in “reserves for changes in fair
wajar aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui value of financial assets at fair value through other
penghasilan komprehensif lain" pada ekuitas. comprehensive income” in equity.
Dividen dari efek ekuitas yang diukur pada FVTOCI Dividends from equity securities measured at
dicatat dalam ”keuntungan (kerugian) lain-lain - neto” FVTOCI are recorded in “other gains (losses) - net”
pada laporan laba rugi. Untuk tahun yang berakhir in profit or loss. For the year ended
pada 31 Desember 2025 dan 2024, pendapatan December 31, 2025 and 2024, dividend income
dividen masing-masing sebesar Rp12.693.000 dan amounted to Rp 12,693,000 and nil, respectively
nihil (Catatan 22). (Note 22).
9. ASET TETAP - NETO 9. FIXED ASSETS - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga Perolehan Acquisition Cost
Plat kapal 346.761.433 93.118.287 - 439.879.720 Ship plates
Alat berat 36.780.135.829 9.264.167.873 - 46.044.303.702 Heavy equipment
Peralatan kantor 714.425.850 22.336.973 - 736.762.823 Office equipment
Kendaraan 1.743.841.043 1.371.726.882 - 3.115.567.925 Vehicles
Sub-jumlah 39.585.164.155 10.751.350.015 - 50.336.514.170 Sub-total
Aset Hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 1.080.000.000 - - 1.080.000.000 Building
Jumlah Harga Perolehan 40.665.164.155 10.751.350.015 - 51.416.514.170 Total Acquisition Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Plat kapal 153.220.769 32.914.925 - 186.135.694 Ship plates
Alat berat 8.544.661.901 5.021.638.424 - 13.566.300.325 Heavy equipment
Peralatan kantor 304.307.962 155.788.612 - 460.096.574 Office equipment
Kendaraan 558.359.001 234.643.827 - 793.002.828 Vehicles
Sub-jumlah 9.560.549.633 5.444.985.788 - 15.005.535.421 Sub-total
Aset Hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 510.000.000 360.000.000 - 870.000.000 Building
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 10.070.549.633 5.804.985.788 - 15.875.535.421 Depreciation
Nilai Buku Neto 30.594.614.522 35.540.978.749 Net Book Value
42
Page 52
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 9. FIXED ASSETS - NET (continued)
2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga Perolehan Acquisition Cost
Plat kapal 131.949.000 214.812.433 - 346.761.433 Ship plates
Alat berat 16.297.006.155 20.483.129.674 - 36.780.135.829
- Heavy equipment
Peralatan kantor 702.064.950 12.360.900 - 714.425.850 Office equipment
Kendaraan 1.743.841.043 - - 1.743.841.043 Vehicles
Sub-jumlah 18.874.861.148 20.710.303.007 - 39.585.164.155 Sub-total
Aset Hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 1.080.000.000 - - 1.080.000.000 Building
Jumlah Harga Perolehan 19.954.861.148 20.710.303.007 - 40.665.164.155 Total Acquisition Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Plat kapal 111.331.989 41.888.780 - 153.220.769 Ship plates
Alat berat 5.008.298.482 3.536.363.419 - 8.544.661.901 Heavy equipment
Peralatan kantor 157.680.871 146.627.091 - 304.307.962 Office equipment
Kendaraan 343.033.154 215.325.847 - 558.359.001 Vehicles
Sub-jumlah 5.620.344.496 3.940.205.137 - 9.560.549.633 Sub-total
Aset Hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 150.000.000 360.000.000 - 510.000.000 Building
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 5.770.344.496 4.300.205.137 - 10.070.549.633 Depreciation
Nilai Buku Neto 14.184.516.652 30.594.614.522 Net Book Value
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the years ended
tanggal 31 December 2025 dan 2024 dibebankan December 31, 2025 and 2024 was charged to the
pada akun-akun sebagai berikut: following accounts:
2025 2024
Beban pokok pendapatan Cost of revenue
(Catatan 19) 5.414.553.349 3.938.252.199 (Note 19)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 20) 390.432.439 361.952.938 expenses (Note 20)
Jumlah 5.804.985.788 4.300.205.137 Total
Beberapa aset berupa alat berat digunakan sebagai Certain fixed assets consisting of heavy equipment
jaminan dengan nilai tercatat nihil dan with carrying amounts of nil and Rp2,812,500,000 as
Rp1.800.000.000 masing-masing pada at December 31, 2025 and 2024, respectively, were
31 Desember 2025 dan 2024 untuk utang pledged as collateral for consumer financing
pembiayaan konsumen kepada PT Chandra Sakti payables to PT Chandra Sakti Utama Leasing
Utama Leasing (Catatan 14). (Note 14).
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, As at December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan mengasuransikan alat berat dan insured its heavy equipment and vehicles against all
kendaraan terhadap semua risiko berdasarkan polis risks based on the insurance policy package with
asuransi dengan nilai pertanggungan masing-masing sum insured amounting to Rp32,872,620,721 and
sebesar Rp32.872.620.721 dan Rp28.135.310.000. Rp28,135,310,000, respectively. The Company’s
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai management believes that the insurance coverage
pertanggungan tersebut cukup memadai untuk is adequate to cover all possible risks of the insured
menutup kemungkinan kerugian atas risiko yang fixed assets.
mungkin timbul dari aset tetap yang
dipertanggungkan.
43
Page 53
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 9. FIXED ASSETS - NET (continued)
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, tidak As at December 31, 2025 and 2024, there were no
terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan fixed assets that were retired from active use and
aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk were not classified as held for sale, and there were
dijual, serta tidak ada aset tetap yang tidak digunakan no temporarily unused fixed assets.
sementara.
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, biaya As at December 31, 2025 and 2024, the cost of the
perolehan aset tetap Perusahaan yang telah Company’s fixed assets which have been fully
disusutkan penuh tetapi masih digunakan adalah depreciated but are still in use amounted to
sebesar Rp224.727.589 dan Rp92.778.589. Rp224,727,589 and Rp92,778,589.
Tidak terdapat perbedaan signifikan nilai wajar dan There are no significant differences in the fair value
nilai tercatat aset tetap yang material pada tanggal and the carrying value of fixed assets as at
31 December 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there were no events or
kejadian atau perubahan keadaan yang changes in circumstances which may indicate
mengindikasikan penurunan nilai atas aset tetap pada impairment of fixed assets at the reporting date.
tanggal laporan keuangan
Perusahaan memiliki sebuah kontrak sewa untuk The Company has a lease contract for building used
bangunan yang digunakan dalam kegiatan in its operations as a workshop. The lease has a
operasional sebagai workshop. Kontrak sewa term of 3 years. The lease contract includes
tersebut berjangka waktu 3 tahun. Kontrak sewa extension and termination options (Note 25).
mencakup opsi perpanjangan dan pengakhiran
(Catatan 25).
Perusahaan juga memiliki sewa jangka pendek untuk The Company also has short-term lease for its office
ruang kantor dengan jangka waktu sewa 12 bulan space with a lease term of 12 months (Note 25).
(Catatan 25).
10. UTANG USAHA 10. TRADE PAYABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
PT Cikurai Indah Semesta 22.000.000 11.200.000 PT Cikurai Indah Semesta
P Benka Surya Teknologi 20.767.500 - PT Benka Surya Teknologi
Lain-lain (masing-masing Others (below
di bawah Rp10.000.000) 11.850.002 155.844 Rp10,000,000 each)
Jumlah 54.617.502 11.355.844 Total
Seluruh utang usaha dalam mata uang Rupiah. All trade payables are denominated in Rupiah.
Tidak ada bunga yang dibebankan atas saldo utang No interest is charged on outstanding balance of
usaha. trade payables.
11. BEBAN AKRUAL 11. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Honorarium tenaga ahli 76.500.000 80.880.000 Professional fees
Utilitas - 3.066.781 Utilities
Jumlah 76.500.000 83.946.781 Total
44
Page 54
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. PERPAJAKAN 12. TAXATION
a. Pajak dibayar di muka a. Prepaid tax
Pajak dibayar di muka pada Prepaid tax as at December 31, 2025 and 2024
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 merupakan represents net Value Added Tax amounting to
Pajak Pertambahan Nilai - neto masing-masing Rp185,914,161 and nil, respectively.
sebesar Rp185.914.161 dan nihil.
b. Taksiran Tagihan Pajak Penghasilan b. Estimated Claim for Tax Refund
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Tahun fiskal 2024 285.554.772 285.554.772 Fiscal year 2024
Taksiran tagihan pajak penghasilan akan Estimated claim for tax refund will be settled
diselesaikan setelah pemeriksaan oleh Kantor after examination by the Tax Office.
Pajak.
c. Utang Pajak c. Taxes Payable
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pajak lain-lain Other taxes
Pasal 4(2) 3.000.000 - Article 4(2)
Pasal 21 4.141.654 5.183.517 Article 21
Pasal 23 2.648.000 2.578.000 Article 23
Pajak Pertambahan Nilai - 207.205.621 Value Added Tax
Jumlah 9.789.654 214.967.138 Total
d. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan d. Income Tax Expense (Benefit)
Rincian beban (manfaat) pajak penghasilan The details of income tax expense (benefit) of
Perusahaan adalah sebagai berikut: the Company are as follows:
2025 2024
Pajak kini: Current tax:
Beban pajak penghasilan tahun
berjalan - 165.933.636 Current year income tax expense
Penyesuaian yang diakui pada
tahun berjalan yang berkaitan Adjustment recognized in the
dengan pajak penghasilan tahun current year relating to prior year
sebelumnya - 171.827.259 income taxes
Jumlah beban pajak kini - 337.760.895 Total current tax expense
Beban (manfaat) pajak tangguhan (871.758) 200.128.205 Deferred tax expense (benefit)
Neto (871.758) 537.889.100 Net
45
Page 55
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. PERPAJAKAN (lanjutan) 12. TAXATION (continued)
d. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan (lanjutan) d. Income Tax Expense (Benefit) (continued)
Rekonsiliasi antara (rugi) laba sebelum The reconciliation between (loss) profit before
(manfaat) beban pajak penghasilan seperti yang income tax (benefit) expense as presented in
disajikan dalam laporan laba rugi dan the statements of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain dengan taksiran comprehensive income and estimated taxable
penghasilan kena pajak (rugi fiskal) untuk tahun income (tax loss) for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 December 2025 December 31, 2025 and 2024 is as follows:
dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Rugi) laba sebelum (manfaat) beban (Loss) profit before income
pajak penghasilan menurut laporan tax (benefit) expense per
laba rugi dan penghasilan statements of profit or loss and
komprehensif lain (1.377.928.629 ) 1.038.166.255 other comprehensive income
Beda temporer: Temporary differences:
Penyisihan imbalan kerja karyawan 247.789.213 109.966.286 Provision for employee benefits
(Pembalikan) penyisihan kerugian (Reversal of) provision for expected
kredit ekspektasian piutang usaha (243.826.678 ) 251.821.303 credit losses on trade receivables
Jumlah beda temporer 3.962.535 361.787.589 Total temporary differences
Beda permanen: Permanent differences:
Gaji dan tunjangan 97.632.692 93.971.085 Salaries and allowances
Pendapatan bunga (169.652.260 ) (60.442.168 ) Interest income
Penerimaan deviden (12.693.000 ) - Dividend income
Biaya perjamuan 209.334.317 125.083.894 Entertainment
Lain-lain 439.633.371 467.138.395 Others
Beda permanen neto 564.255.120 625.751.206 Net permanent differences
Estimasi penghasilan (rugi fiskal) Estimated (tax loss) taxable
kena pajak (809.710.974 ) 2.025.705.050 income
Rugi fiskal yang digunakan - (1.271.461.248 ) Tax loss utilized
Estimasi penghasilan (rugi fiskal) Estimated (tax loss) taxable
kena pajak (809.710.974 ) 754.243.802 income
Beban pajak penghasilan - 165.933.636 Current income tax expense
Pajak dibayar di muka Prepaid taxes
Pasal 22 - (210.177.850 ) Article 22
Pasal 23 - (216.541.058 ) Article 23
Pasal 25 - (24.769.500 ) Article 25
Estimated claim for
Taksiran tagihan pajak - (285.554.772 ) tax refund
46
Page 56
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. PERPAJAKAN (lanjutan) 12. TAXATION (continued)
d. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan (lanjutan) d. Income Tax Expense (Benefit) (continued)
Rekonsiliasi antara: (i) (manfaat) beban pajak The reconciliation between (i) income tax
penghasilan yang dihitung dengan (benefit) expense, calculated by applying the
menggunakan tarif pajak yang berlaku atas (rugi) applicable tax rate to the (loss) profit before
laba sebelum pajak penghasilan, dan (ii) income tax, and (ii) income tax (benefit)
(manfaat) beban pajak penghasilan seperti expense as shown in the statements of profit or
disajikan dalam laporan laba rugi dan pengasilan loss and comprehensive income is as follows:
komprehensif lain adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Rugi) laba sebelum pajak (Loss) profit before income tax
penghasilan per laporan laba rugi per statements of profit or loss
dan penghasilan komprehensif and other comprehensive
lain (1.377.928.629 ) 1.038.166.255 income
Pajak (manfaat) beban dihitung Income tax (benefit) expense
dengan tarif pajak sebesar 22% (303.144.298 ) 228.396.576 calculated at tax rate of 22%
Dampak perbedaan permanen pajak Tax effect of permanent
penghasilan 124.136.126 137.665.265 differences
Dampak dari aset pajak tangguhan Effect of unrecognized deferred
yang tidak diakui atas rugi pajak. 178.136.414 - tax asset on tax loss
Adjustment in respect of
Penyesuaian atas pajak penghasilan current income tax of
kini tahun sebelumnya - 171.827.259 prior year
(Manfaat) beban pajak Income tax (benefit)
penghasilan (871.758) 537.889.100 expense
e. Pajak Tangguhan e. Deferred Tax
Aset pajak tangguhan pada tanggal Deferred tax assets as at December 31, 2025
31 December 2025 dan 2024 adalah sebagai and 2024 are as follows:
berikut:
2025
Dikreditkan pada
Penghasilan
Dikreditkan pada Laba Komprehensif Lain/
1 Januari/ Rugi/ Charged to Other 31 Desember/
January 1, Credited (Charged) to Comprehensive December 31,
2025 Profit or Loss Income 2025
Penyisihan atas
ECL pada Allowance for ECL on
piutang usaha 71.870.695 (53.641.869) - 18.228.826 trade receivables
Liabilitas imbalan Employee benefits
kerja 123.564.795 54.513.627 (57.107.053) 120.971.369 liabilities
Jumlah 195.435.490 871.758 (57.107.053) 139.200.195 Total
2024
Dikreditkan pada
Penghasilan
Dikreditkan pada Laba Komprehensif Lain/
1 Januari/ Rugi/ Charged to Other 31 Desember/
January 1, Credited (Charged) to Comprehensive December 31,
2024 Profit or Loss Income 2024
Penyisihan atas
ECL pada Allowance for ECL on
piutang usaha 16.470.008 55.400.687 - 71.870.695 trade receivables
Liabilitas imbalan Employee benefits
kerja 120.222.120 24.192.583 (20.849.908) 123.564.795 liabilities
Rugi fiskal 279.721.475 (279.721.475) - - Tax loss
Jumlah 416.413.603 (200.128.205) (20.849.908) 195.435.490 Total
47
Page 57
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. PERPAJAKAN (lanjutan) 12. TAXATION (continued)
e. Pajak Tangguhan (lanjutan) e. Deferred Tax (continued)
Aset pajak tangguhan senilai Rp178.136.414 Deferred tax assets amounting to
dan nihil pada tanggal 31 Desember 2025 dan Rp178,136,414 and nil as at
2024 terkait dengan rugi pajak sejumlah December 31, 2025 and 2024 have not been
Rp809.710.974 dan nihil pada tahun yang recognized in respect of total tax losses of
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 tidak Rp809,710,974 and nil for the year ended
diakui karena manajemen berkeyakinan bahwa December 31, 2025 and 2024, respectively, as
terdapat ketidakpastian atas pemulihan aset management believes that there is uncertainty
pajak tangguhan di masa depan. Kerugian pajak on the recoverability of the deferred tax assets
tersebut akan berakhir pada tahun 2030. in the future. Such tax loss will expire in 2030.
f. Administrasi f. Administration
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Based on Indonesian tax regulations,
Perusahaan melaporkan SPT Tahunan the Company reports its annual tax return based
berdasarkan perhitungan sendiri. Otoritas Pajak on its own calculations. The Tax Authority can
dapat menilai atau mengubah besarnya liabilitas assess or amend the amount of tax liability
pajak dalam waktu lima tahun sejak tanggal within five years from the date the tax became
terutangnya pajak. due.
g. Surat Ketetapan Pajak g. Tax Assessment Letter
i. Pajak pertambahan nilai i. Value added tax
Pada tanggal 30 Agustus 2024, Perusahaan On August 30, 2024, the Company
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang received Underpayment Tax Assessment
Bayar (SKPKB) Pajak Pertambahan Nilai Letter (SKPKB) for Value Added Tax
(PPN) untuk tahun pajak 2022 dan Surat (VAT) for fiscal year 2022 and Tax
Tagihan Pajak (STP) atas denda atas Collection Letter (STP) for penalties on
SKPKB tersebut masing-masing sebesar such SKPKB amounting to Rp35,675,675
Rp35.675.675 dan Rp8.819.027. Kurang and Rp8,819,027, respectively.
bayar PPN dan denda tersebut telah dibayar The underpayment on VAT and penalties
oleh Perusahaan pada tanggal tanggal has been paid by the Company on
16 Agustus 2024. August 16, 2024.
ii. Pajak penghasilan badan ii. Corporate income tax
Pada tanggal 30 Agustus 2024, Perusahaan On August 30, 2024, the Company
menerima SKPKB Pajak penghasilan badan received SKPKB for corporate income
(PPh Badan) dan STP denda atas SKPKB tax (CIT) for fiscal year 2022 and STP for
masing-masing sebesar Rp171.827.259 dan penalties on such SKPKB amounting to
Rp6.738.383 Pada 31 Juli 2024, 7 Agustus Rp171,827,259 and Rp6,738,383,
2024, 24 Juni 2024 dan respectively. The underpayment on CIT
24 Juli 2024, Perusahaan telah melakukan and penalities has been paid by the
pembayaran atas pajak dan denda yang Company on July 31, 2024,
dinyatakan kurang bayar tersebut. August 7, 2024, June 24, 2024, and July
24, 2024.
13. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 13. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Liabilitas jangka pendek Short-term liabilities
Employee benefits of
Imbalan kerja karyawan dari PKWT 185.257.294 26.552.916 PKWT
Liabilitas jangka panjang Long-term liabilities
Imbalan pasca kerja 364.612.564 535.105.242 Post-employement benefits
Jumlah 549.869.858 561.658.158 Total
48
Page 58
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 13. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Liabilitas jangka pendek Short-term liabilities
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja The employee benefits on contractual employees
karyawan kontrak (“PKWT”) yang berasak dari (“PKWT”) resulted from the application of PP No. 35
penerapan PP No. 35 Tahun 2021 mengenai Year 2021 regarding “Work Agreement for Specific
“Perjanian Kerja Waktu Tertentu”. Time.”
Pada tahun 2025 dan 2024, beban imbalan kerja In 2025 and 2024, employee benefits expense
terkait PKWT masing-masing sebesar related to PKWT amounting to Rp158,704,378 and
Rp158.704.378 dan Rp26.552.916 termasuk dalam Rp26,552,916, respectively, was included in cost of
beban pokok pendapatan (Catatan 19). revenue (Note 19).
Liabilitas jangka panjang Long-term liabilities
Perusahaan memberikan imbalan yang diwajibkan The Company provides benefits required under the
oleh Undang-undang Ketenagakerjaan yang Labor Law determined based on years of service
ditentukan berdasarkan masa kerja dan gaji and salaries of the employees. The employee
karyawan. Liabilitas imbalan kerja tidak didanai. benefits liability is unfunded.
Program imbalan pasti mengakibatkan eksposur The defined benefit plan typically exposes the
Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti risiko Company to actuarial risks such as: interest risk,
tingkat bunga, risiko harapan hidup dan risiko gaji. longevity risk and salary risk.
a. Risiko Tingkat Bunga a. Interest risk
Penurunan suku bunga obligasi akan A decrease in the bond interest rate will increase
meningkatkan liabilitas program. the plan liability.
b. Risiko Harapan Hidup b. Longevity risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan
mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas liability is calculated by reference to the best
peserta program baik selama dan setelah kontrak estimate of the mortality of plan participants both
kerja. Peningkatan harapan hidup peserta during and after their employment. An increase
program akan meningkatkan liabilitas program. in the life expectancy of the plan participants will
increase the plan’s liability.
c. Risiko Gaji c. Salary risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan
mengacu pada gaji masa depan peserta program. liability is calculated by reference to the future
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program salaries of plan participants. As such, an
akan meningkatkan liabilitas program itu. increase in the salary of the plan participants will
increase the plan’s liability.
Perhitungan imbalan pasca kerja dihitung oleh The cost of providing post-employment benefits is
aktuaris independen KKA Setya Widodo dan calculated by independent actuaries, KKA Setya
KKA Marcel Pryadarshi Soepeno masing-masing Widodo and KKA Marcel Pryadarshi Soepeno as at
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Asumsi December 31, 2025 and 2024, respectively. The
utama yang digunakan dalam menentukan penilaian actuarial valuation was carried out using the
aktuaris adalah sebagai berikut: following key assumptions:
2025 2024
Tingkat Diskonto 6,74% 7,10% Discount rate
Tabel Mortalitas TMI IV TMI IV Mortality rate
5% dari/from 5% dari/from
Tingkat cacat TMI IV TMI IV Disability rate
Tingkat kenaikan gaji di masa depan 5,00% 5,00% Future salary increment rate
Usia pensiun normal 60 60 Normal retirement rate
49
Page 59
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 13. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Beban imbalan pasti yang diakui di penghasilan Amounts recognized in comprehensive income in
komprehensif adalah sebagai berikut: respect of the defined benefit plan are as follows:
2025 2024
Biaya jasa: Service cost:
Beban jasa kini 51.092.363 45.160.877 Current service cost
Beban bunga 37.992.472 38.252.493 Interest cost
Komponen dari biaya imbalan pasti yang Components of defined benefit
diakui dalam laba rugi 89.084.835 83.413.370 costs recognized in profit or loss
Remeasurement on the defined benefit
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti: liability:
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang Actuarial gains and losses arising from
timbul dari perubahan asumsi keuangan 13.209.195 (72.423.517 ) changes in financial assumptions
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang Actuarial gains and losses arising from
timbul dari penyesuaian atas pengalaman (272.786.708 ) (22.348.792 ) experience adjustment
Komponen biaya imbalan pasti yang Components of defined benefit costs
diakui dalam penghasilan komprehensi recognized in other comprehensive
lain (259.577.513 ) (94.772.309 ) income
Jumlah (170.492.678 ) (11.358.939 ) Total
Beban imbalan kerja diakui pada beban umum dan Employee benefits expense was included in general
administrasi (Catatan 20). and administrative expenses (Note 20).
Liabilitas Perusahaan sehubungan dengan program The amounts included in the statement of financial
pensiun imbalan pasti yang termasuk dalam laporan position arising from the Company’s obligation in
posisi keuangan adalah sebagai berikut: respect of the defined benefit plan are as follows:
2025 2024
Nilai kini kewajiban yang tidak Present value of unfunded
didanai 364.612.564 535.105.242 obligation
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah: Movements in the present value of the defined
benefit obligation are as follows:
2025 2024
Kewajiban imbalan pasti - awal 535.105.242 546.464.181 Opening defined benefit obligation
Biaya jasa kini 51.092.363 45.160.877 Current service cost
Beban bunga 37.992.472 38.252.493 Interest cost
Pengukuran kembali
(keuntungan/kerugian): Remeasurement (gains) losses:
Keuntungan dan kerugian Actuarial gains and losses arising
aktuarial yang timbul dari from changes in financial
perubahan asumsi keuangan 13.209.195 (72.423.517 ) assumptions
Keuntungan dan kerugian
aktuarial yang timbul dari
penyesuaian atas Actuarial gains and losses arising
pengalaman (272.786.708 ) (22.348.792 ) from experience adjustment
Kewajiban imbalan pasti - Closing defined benefit
akhir 364.612.564 535.105.242 obligation
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan Significant actuarial assumptions for the
kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan determination of the defined benefit obligation are
kenaikan gaji yang diharapkan. Sensitivitas analisis di discount rate and expected salary increase. The
bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing sensitivity analyses below have been determined
perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir based on reasonably possible changes of the
periode pelaporan, dengan semua asumsi lain respective assumptions occurring at the end of the
konstan. reporting period, while holding all other assumptions
constant.
50
Page 60
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 13. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Sensitivitas liabilitas imbalan pasti terhadap The sensitivity of the defined benefit obligation to
perubahan asumsi utama tertimbang adalah sebagai changes in significant key assumptions is as follows:
berikut:
2025
1% kenaikan/ 1% penurunan/
increase decrease
Tingkat diskonto Discount rate
Dampak kewajiban manfaat pasti (41.168.698 ) 47.812.142 Impact on the defined benefit obligation
Tingkat kenaikan gaji di masa depan 46.780.676 (41.095.189 ) Future salary increment rate
Dampak kewajiban manfaat pasti Impact on the defined benefit obligation
2024
1% kenaikan/ 1% penurunan/
increase decrease
Tingkat diskonto Discount rate
Dampak kewajiban manfaat pasti (65.041.039 ) 75.287.035 Impact on the defined benefit obligation
Tingkat kenaikan gaji di masa depan Future salary increment rate
Dampak kewajiban manfaat pasti 81.165.947 (70.722.294 ) Impact on the defined benefit obligation
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin The sensitivity analysis presented above may not be
tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam representative of the actual change in the defined
kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan benefit obligation as it is unlikely that the change in
asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain assumptions would occur in isolation of one another
karena beberapa asumsi tersebut mungkin as some of the assumptions may be correlated.
berkorelasi.
Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di Furthermore, in presenting the above sensitivity
atas, nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung analysis, the present value of the defined benefit
dengan menggunakan metode projected unit credit obligation has been calculated using the projected
pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan unit credit method at the end of the reporting period,
yang diterapkan dalam menghitung liabilitas manfaat which is the same as that applied in calculating the
pasti yang diakui dalam laporan posisi keuangan. defined benefit obligation liability recognized in the
statement of financial position.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang There was no change in the methods and
digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas. assumptions used in preparing the sensitivity
analysis.
Rincian jatuh tempo liabilitas imbalan kerja pada The maturity profile of defined benefit obligation as
tanggal 31 December 2025 dan 2024 adalah sebagai at December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
2025 2024
Kurang dari 1 tahun - - Less than 1 year
Antara 1 tahun dan 5 tahun - - Between 1 year and 5 years
Antara 5 tahun dan 10 tahun 80.979.333 - Between 5 years and 10 years
Lebih dari 10 tahun 3.116.202.830 5.018.904.781 More than 10 years
Jumlah 3.197.182.163
3.79 5.018.904.781 Total
Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja pada tanggal The average duration of defined benefit obligation as
31 December 2025 dan 2024 masing-masing adalah at December 31, 2025 and 2024 are 17.71 years and
17,71 tahun dan 22,50 tahun. 22.50 years, respectively.
51
Page 61
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 14. CONSUMER FINANCING PAYABLES
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, rincian As at December 31, 2025 and 2024, the details of
utang pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut: consumer financing payables are as follows:
Perjanjian/Agreement
Bunga per
tahun/
Total fasilitas/ Tgl jatuh tempo/ Interest rate
Nomor/Number Tanggal/Date Tujuan/Purpose Total facility Maturity date per annum 2025 2024
PT Maybank Indonesia Finance
22 Desember 2025/ Pembelian kendaraan/ 22 November 2028/
51101254676 December 22, 2025 Purchase of vehicle 948.744.000 November 22, 2028 2,78% 849.346.456 -
1 Desember 2025/ Pembelian kendaraan/ 1 November 2028/
51101254410 December 1, 2025 Purchase of vehicle 257.580.000 November 1, 2028 2,45% 226.568.785 -
15 Agustus 2022/ Pembelian kendaraan/ 1 Agustus 2025/
51101222558 August 15, 2022 Purchase of vehicle 618.696.000 August 1, 2025 4,20% - 118.633.657
16 Juni 2023/ Pembelian kendaraan/ 16 Mei 2026/
51101231627 June 16, 2023 Purchase of vehicle 272.232.000 May 16, 2026 2,57% 37.325.867 123.699.410
Subtotal 1.113.241.108 242.333.067
PT Chandra Sakti Utama Leasing
22 April 2022/ Pembelian alat berat/ 25 Maret 2025/
13302200256 April 22, 2022 Purchase of heavy equipment 2.812.500.000 March 25, 2025 14,75% - 146.615.948
Jumlah/Total 1.113.241.108 388.949.015
Dikurangi porsi jangka pendek/
Less current portion 389.492.452 351.623.147
Porsi jangka panjang/
Non-current portion 723.748.656 37.325.868
Utang pembiayaan konsumen kepada PT Chandra Consumer financing payables to PT Chandra Sakti
Sakti Utama Leasing dijamin dengan 2 unit Tadano Utama Leasing is collateralized by 2 unit Tadano
Rough Crane TR250 M6 dan 1 unit Tadano Rough Rough Crane TR250 M6 and 1 unit Tadano Rough
Crane TR250 (Catatan 9). Crane TR250 (Note 9).
Pada tahun 2025 dan 2024, bunga pinjaman atas In 2025 and 2024, interest expense on consumer
utang pembiayaan konsumen masing-masing financing payables amounted to Rp11,122,816 and
sebesar Rp11.122.816 dan Rp88.444.797 (Catatan Rp88,444,797, respectively (Note 21).
21).
15. MODAL SAHAM 15. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham dan kepemilikannya Details of shareholders and their shareholdings
berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Bima based on records maintained by PT Bima Registra,
Registra, biro administrasi efek, adalah sebagai securities administration agency, are as follows:
berikut:
December 31, 2025
Pemegang Saham/ Jumlah Saham/ Persentase Kepemilikan/ Jumlah/
Shareholders Number of Shares Percentage of Ownership Total
Bernard Widianto 924.400.000 57,774% 4.622.000.000
Yanto Tene 5.000.000 0,312% 25.000.000
Masyarakat/public
(masing-masing kepemilikan di
bawah 5%/below 5% ownership each) 670.631.683 41,914% 3.353.158.415
Jumlah/Total 1.600.031.683 100,000% 8.000.158.415
2024
Pemegang Saham/ Jumlah Saham/ Persentase Kepemilikan/ Jumlah/
Shareholders Number of Shares Percentage of Ownership Total
Bernard Widianto 924.400.000 57,774% 4.622.000.000
Yanto Tene 75.600.000 4,725% 378.000.000
Masyarakat/public
(masing-masing kepemilikan di
bawah 5%/below 5% ownership each) 600.031.683 37,501% 3.000.158.415
Jumlah/Total 1.600.031.683 100,000% 8.000.158.415
52
Page 62
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. MODAL SAHAM (lanjutan) 15. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan surat Laporan Kepemilikan atau Setiap Based on the Letters of Report on Ownership or Any
Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka Changes in Ownership of Shares of a
kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan Public Company submitted to the Financial
masing-masing nomor surat No. 046/CS/WJK- Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan),
SP/VII/2025, 065/CS/WJK/SP/IX/2025 dan each with letter numbers No. 046/CS/WJK-
071/CS/WJK/SP/IX/2025 dengan masing-masing SP/VII/2025, 065/CS/WJK/SP/IX/2025, and
tanggal surat 17 Juli 2025, 1 September 2025 dan 9 071/CS/WJK/SP/IX/2025 dated July 17, 2025,
September 2025 Tuan Yanto Tene menjual masing- September 1, 2025, and September 9, 2025,
masing 15.000.000, 35.600.000 dan 20.000.000 respectively, Mr. Yanto Tene sold 15,000,000,
lembar saham nya kepada masyarakat. Sehingga 35,600,000, and 20,000,000 of his shares to the
jumlah lembar saham Tuan Yanto Tene per 31 public. As a result, as at December 31, 2025, Mr.
Desember 2025 sebesar 5.000.000 lembar saham Yanto Tene held 5,000,000 shares with a total
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar nominal value of Rp25,000,000.
Rp25.000.000.
Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.E., Based on Notarial Deed No. 147 dated
S.H., M.Kn., No. 147 tanggal 22 Januari 2025, para Januari 22, 2025 of Christina Dwi Utami, S.E., S.H.,
pemegang saham Perusahaan menyetujui, M.Kn., the Company's shareholders approved,
antara lain: among others:
1. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor
Perseroan dari Rp8.000.084.685 menjadi 1. The increase in the Company's issued and paid-
Rp8.000.158.415. Peningkatan modal up capital from Rp8,000,084,685 to
ditempatkan dan disetor tersebut berasal dari hasil Rp8,000,158,415. The increase in issued and
pelaksanaan Waran Seri I. paid-up capital came from the exercise of
2. Jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh Warrants Series I.
Perseroan dalam rangka Penawaran Umum 2. The number of shares issued by the Company in
Saham Perseroan kepada Masyarakat adalah connection with the exercise of Warrants Series
sebanyak 14.746 saham dengan nilai nominal 1 related to initial public offering
seluruhnya sebesar Rp73.730, sehingga jumlah of the Company's shares to the public is
saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan 14,746 shares with a total nominal value of
adalah sebanyak 1.600.031.683 saham dengan Rp73,730. Therefore, the total number of shares
nilai nominal seluruhnya sebesar issued by the Company is 1,600,031,683 shares
Rp8.000.158.415. with a total nominal value of Rp8,000,158,415.
Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., Based on Notarial Deed No. 154 dated
M.Hum, M.Kn., No. 154 tanggal 28 Mei 2024, para May 28, 2024 of Notary Christina Dwi Utami, S.H.,
pemegang saham Perusahaan menyetujui, M.Hum, M.Kn., the Company’s shareholders
antara lain: approved, among others:
1. Meningkatkan modal ditempatkan dan disetor 1. The increase in the Company's issued and paid-
Perseroan dari sebesar Rp8.000.000.000 menjadi up capital from Rp8,000,000,000 to
sebesar Rp8.000.084.685. Peningkatan modal Rp8,000,084,685. The increase in issued and
yang ditempatkan dan disetor berasal dari paid-up capital came from the exercise of
pelaksanaan Waran Seri I. Warrants Series I.
2. Jumlah saham yang dikeluarkan Perseroan 2. The number of shares issued by the Company
sehubungan dengan pelaksanaan Waran Seri 1 in connection with the exercise of Warrants
dalam rangka penawaran umum perdana Saham Series 1 related to initial public offering of the
Perseroan kepada masyarakat adalah sebanyak Company's shares to the public is 16,937
16.937 lembar saham dengan nilai nominal shares with a total nominal value of Rp84,685.
seluruhnya sebesar Rp84.685. Dengan demikian, Therefore, the total number of shares issued by
jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh the Company is 1,600,016,937 shares with a
Perseroan adalah sebanyak 1.600.016.937 total nominal value of Rp8,000,084,685.
saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp8.000.084.685.
53
Page 63
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO 16. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Agio saham dari penawaran Stock premium from initial
umum perdana (Catatan 1b) 38.000.000.000 38.000.000.000 public offering (Note 1b)
Biaya emisi saham (1.979.321.540 ) (1.979.321.540 ) Share issuance costs
Pelaksanaan Waran Seri I 3.643.545 3.643.545 Exercise of Warrants Series I
Jumlah 36.024.322.005 36.024.322.005 Total
17. SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN 17. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
PENGGUNAANNYA
Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas, Under Indonesian Limited Company Law, the
Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan Company is required to set up a statutory reserve
cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari amounting to at least 20% of the issued and paid-up
jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. capital.
Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., Based on Notarial Deed No. 27 dated Juni 3, 2025
M.Hum, M.Kn., No. 27 tanggal 3 Juni 2025, para of Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., the
pemegang saham Perusahaan menyetujui, antara Company’s shareholders approved, among others:
lain:
1. Penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun 1. The appropriation of the Company’s net profit for
buku yang berakhir pada tanggal the financial year ended December 31, 2024, as
31 Desember 2024 sebagai berikut: follows:
a. Sebesar Rp25.000.000 disisihkan dan a. The amount of Rp25,000,000 shall be set
dibukukan sebagai dana cadangan. aside and recorded as a reserve fund.
b. Sisa dari laba bersih 2024 perseroan tidak b. The remaining net profit of the Company for
ditentukan penggunaannya, dimasukkan 2024, with no specific allocation
dan dibukukan sebagai laba ditahan. determined, shall be carried forward and
recorded as retained earnings.
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, saldo As at December 31, 2025 and 2024, the balance of
laba yang telah ditentukan penggunaannya masing- appropriated retained earnings amounted to
masing sebesar Rp50.000.000 dan Rp25.000.000. Rp50,000,000 and Rp25,000,000, respectively.
18. PENDAPATAN 18. REVENUE
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Sewa alat berat 15.985.626.753 15.119.420.877 Rental of heavy equipment
Rincian pelanggan dengan jumlah pendapatan Details of customers with cumulative revenue for the
kumulatif selama tahun yang berakhir pada tanggal years ended December 31, 2025 and 2024 which
31 December 2025 dan 2024 yang melebihi 10% dari exceeded 10% of total revenue are as follows:
pendapatan adalah sebagai berikut:
2025
Persentase dari
pendapatan/
Percentage to
Rp total revenue
PT Tatamulia Nusantara Indah 3.355.952.091 20,99% PT Tatamulia Nusantara Indah
PT BMB Dan Aksesoris Konstruksi 1.646.460.000 10,30% PT BMB Dan Aksesoris Konstruksi
54
Page 64
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. PENDAPATAN (lanjutan) 18. REVENUE (continued)
2024
Persentase dari
pendapatan/
Percentage to
Rp total revenue
Wika-PP-KMK-HKI, KSO 5.311.895.600 35,13% Wika-PP-KMK-HKI, KSO
Wika-Jaya Konstruksi, KSO 1.623.934.500 10,74% Wika-Jaya Konstruksi, KSO
PT Jagat Konstruksi Abdipersada 1.612.814.300 10,67% PT Jagat Konstruksi Abdipersada
PT Tatamulia Nusantara Indah 1.564.239.000 10,35% PT Tatamulia Nusantara Indah
19. BEBAN POKOK PENDAPATAN 19. COST OF REVENUE
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Penyusutan (Catatan 9) 5.414.553.349 3.938.252.199 Depreciation (Note 9)
Pemeliharaan 3.972.912.096 2.337.808.607 Maintenance
Gaji dan tunjangan 2.762.208.950 2.757.970.623 Salaries and allowances
Sewa 531.686.000 330.000.000 Rental
Mobilisasi 324.520.000 309.740.000 Mobilization
Imbalan kerja karyawan
(Catatan 13) 158.704.378 26.552.916 Employee benefits (Note 13)
Lain-lain 2.255.011 - Others
Jumlah 13.166.839.784 9.700.324.345 Total
Tidak ada pembelian barang dan penggunaan jasa There are no purchases of goods and use of
dari pemasok pihak ketiga yang melebihi 10% dari services from third party suppliers that exceed 10%
jumlah pendapatan. of total revenue.
20. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 20. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Gaji dan tunjangan 1.949.839.301 1.462.788.790 Salaries and allowances
Penyusutan (Catatan 9) 390.432.439 361.952.938 Depreciation (Note 9)
Sewa kantor (Catatan 25) 360.000.000 360.000.000 Office rental (Note 25)
Jasa profesional 347.599.600 312.680.000 Professional fees
Transportasi 339.359.183 541.828.718 Transportation
Perlengkapan dan konsumsi 272.441.561 184.021.390 Consumption and supplies
Asuransi 171.010.267 113.404.300 Insurance
Perizinan 92.588.600 72.345.100 Licenses
Imbalan kerja karyawan
(Catatan 13) 89.084.835 83.413.370 Employee benefits (Note 13)
Utilitas kantor 52.278.760 60.908.674 Office utilities
Renovasi kantor 11.534.000 103.673.000 Office renovation
Pajak 1.833.909 50.570.587 Tax
Lain-lain 171.707.200 57.647.946 Others
Jumlah 4.249.709.655 3.765.234.813 Total
55
Page 65
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. BEBAN KEUANGAN 21. FINANCE COSTS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Beban bunga: Interest expense:
Utang pembiayaan Consumer financing payables
konsumen (Catatan 14) 11.122.816 88.444.797 (Note 14)
Provisi 8.757.005 - Provision fee
Utang non-usaha - pihak Non-trade payable
berelasi (Catatan 24) 6.666.666 43.333.336 Related party (Note 24)
Jumlah 26.546.487 131.778.133 Total
22. KERUGIAN LAIN-LAIN - NETO 22. OTHER LOSSES - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pemulihan (penyisihan) kerugian Recovery (provision) for
kredit ekspektasian piutang expected credit losses on
usaha (Catatan 7) 243.826.678 (251.821.303 ) trade receivables (Note 7)
Penerimaan deviden (Catatan 8) 12.693.000 - Dividend income (Note 8)
Kerugian atas penghapusan Loss on write-off of
dari taksiran tagihan pajak - (256.723.010 ) claim for tax refund
Lain-lain (346.631.394) (35.815.186 ) Others
Neto (90.111.716) (544.359.499 ) Net
Pada tahun 2024, taksiran tagihan restitusi pajak In 2024, estimated claim for tax refund for fiscal year
tahun fiskal 2023 sebesar Rp256.723.010 dihapuskan 2023 amounting to Rp256,723,010 was written off
dan dicatat sebagai “kerugian lain-lain - neto” dalam and recorded in "other losses - net" in the statement
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. of profit or loss and other comprehensive income.
23. (RUGI) LABA PER SAHAM 23. (LOSS) EARNINGS PER SHARE
Perhitungan (rugi) laba per saham dasar dan dilusian Basic and diluted (loss) earnings per share
adalah sebagai berikut: calculation is as follows:
2025 2024
(Rugi) laba neto untuk tahun
berjalan (1.377.056.871) 500.277.155 Net (loss) profit for the year
Weighted average number
Jumlah rata-rata tertimbang saham of ordinary shares used in
dasar yang digunakan dalam the calculation of basic and
perhitungan (rugi) laba per diluted (loss) earnings per
saham dasar dan dilusian 1.600.031.683 1.600.021.462 share
(Rugi) laba per saham Basic and diluted
dasar dan dilusian (0,86) 0,31 (loss) earnings per share
Perusahaan tidak memiliki efek dilutif pada tanggal The Company has no potentially dilutive shares as
31 Desember 2025 dan 2024. Dengan demikian, laba at December 31, 2025 and 2024. As such, diluted
per saham dilusian sama dengan laba per saham earnings per share is the same as the basic earnings
dasar. per share.
56
Page 66
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 24. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Sifat hubungan dan transaksi Nature of relationships and transactions
Tabel berikut ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi The following table is a summary of related parties
yang bertransaksi dengan Perusahaan, termasuk who have transactions with the Company, and
sifat hubungan dan sifat transaksinya: includes the nature of the relationship and type of
transaction:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Transaksi/
Related parties Nature of relationship Transaction
Susinto Widianto Anggota keluarga dekat dari personil manajemen Beban penyusutan/
kunci/ Depreciation expense
Close member of the family of a key management
personnel
Bernard Widianto Pengendali dan pemilik manfaat akhir dan Direktur/ Sewa kantor, beban bunga,
Ultimate beneficial owner and Director utang non-usaha/
Office rent, interest expense,
non-trade payables
Dewan Komisaris dan Direksi/ Personil manajemen kunci/ Kompensasi dan remunerasi/
Board of Commissioners Key management personnel Compensation and
and Directors remuneration
Transaksi-transaksi pihak berelasi Transactions with related parties
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan In normal course of business, the Company
melakukan transaksi dengan pihak berelasi. conducts transactions with related parties. These
Transaksi-transaksi tersebut diungkapkan di bawah transactions are disclosed below:
ini:
a. Sewa kantor a. Office rental
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap beban terhadap beban
umum dan umum dan
administrasi/ administrasi/
Percentage to Percentage to
general and general and
administrative administrative
Rp expenses Rp expenses
Bernard Widianto
(Catatan 20 dan 25/
Notes 20 and 25 ) 360.000.000 8,47% 360.000.000 9,56%
b. Beban penyusutan aset hak-guna b. Depreciation expense on right-of-use asset
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap beban terhadap beban
pokok pendapatan/ pokok pendapatan/
Percentage to cost Percentage to cost
of revenue of revenue
Rp Rp
Susinto Widianto
(Catatan 19 dan 25/
Notes 19 and 25 ) 360.000.000 2,73% 360.000.000 3,71%
57
Page 67
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 24. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Sifat hubungan dan transaksi (lanjutan) Nature of relationships and transactions (continued)
c. Beban bunga c. Interest expense
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap beban terhadap beban
keuangan/ keuangan/
Percentage to Percentage to
Rp finance cost s Rp finance cost s
Bernard Widianto
(Catatan 21/Note 21 ) 6.666.666 25,11% 43.333.336 32,88%
d. Kompensasi manajemen kunci d. Key management compensation
Kompensasi yang dibayar atau terutang pada The compensation paid or payable to key
manajemen kunci atas jasa kepegawaian adalah management for employee services is shown
sebagai berikut: below:
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap total gaji terhadap total gaji
dan tunjangan/ dan tunjangan/
Percentage to Percentage to
Salaries and Salaries and
Rp allowances Rp allowances
Gaji dan Salaries and
tunjangan 449.434.860 9,54% 301.295.232 7,14% allowances
Saldo dengan pihak berelasi: Balances with related parties:
a. Utang non-usaha jangka pendek a. Short-term non-trade payable
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap total terhadap total
liabilitas/ liabilitas/
Percentage to total Percentage to total
Rp liabilities Rp liabilities
Bernard Widianto
(Catatan/Note 25) - - 4.041.614 0,30%
Saldo dengan pihak berelasi: (lanjutan) Balances with related parties: (continued)
b. Utang non-usaha jangka panjang b. Long-term non-trade payable
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap total terhadap total
liabilitas/ liabilitas/
Percentage to total Percentage to total
Rp liabilities Rp liabilities
Bernard Widianto
(Catatan/Note 25) - - 83.333.333 6,18%
58
Page 68
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN 25. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS
a. Perjanjian dengan pihak-pihak berelasi a. Related party agreements
1. Pada tanggal 27 September 2022, 1. On September 27, 2022, the Company and
Perusahaan dan Bernard Widianto (“BW”) Bernard Widianto (“BW”) signed a loan
menandatangani perjanjian pinjaman dimana agreement whereby BW agreed to provide a
BW menyetujui memberikan pinjaman loan to the Company with a maximum
kepada Perusahaan dengan maksimal amount of Rp8,000,000,000 for the
pinjaman sebesar Rp8.000.000.000 untuk Company's working capital. This agreement
modal kerja Perusahaan. Perjanjian ini tidak does not bear interest and has no term.
dikenakan bunga dan tidak ada jangka waktu.
Pada tanggal 1 Januari 2023, Perusahaan On January 1, 2023, the Company and BW
dan BW menandatangani adendum pertama signed the first addendum to the loan
perjanjian pinjaman dimana pinjaman agreement wherein the loan bears an
dikenakan tingkat suku bunga sebesar 8% interest rate of 8% per annum. On March 10,
per tahun. Pada tanggal 10 Maret 2023, 2023, the Company and BW signed the
Perusahaan dan BW menandatangani second addendum to the loan agreement,
adendum kedua perjanjian pinjaman, para whereby the parties agreed to change the
pihak setuju untuk mengubah tingkat suku interest rate from 8% per annum to 4% per
bunga dari 8% per tahun menjadi 4% per annum. On April 10, 2023, the Company
tahun. Pada tanggal 10 April 2023, and BW signed a third addendum to the loan
Perusahaan dan BW menandatangani agreement amending Article 5.1 regarding
addendum ketiga atas perjanjian pinjaman, the term, namely 1 year from April 10, 2023
mengubah pasal 5.1 mengenai jangka waktu, until April 10, 2024.
yaitu 1 tahun dari 10 April 2023 sampai
dengan 10 April 2024.
Pada tanggal 10 April 2024, Perusahaan dan On April 10, 2024, the Company and BW
BW menyetujui untuk memperpanjang agreed to extend the loan agreement from
jangka waktu pinjaman menjadi 10 April 2024 April 10, 2024 to April 10 2025.
sampai dengan 10 April 2025.
Pinjaman ini telah dilunasi pada tahun 2025 This loan was settled during 2025 (Note 24).
(Catatan 24).
2. Pada tanggal 5 April 2023, Perusahaan dan 2. On April 5, 2023, the Company and BW
BW menandatangani perjanjian pinjaman signed a loan agreement whereby BW
dimana BW menyetujui memberikan agreed to provide a loan to the Company
pinjaman kepada Perusahaan sebesar amounting to Rp1,000,000,000 for the
Rp1.000.000.000 untuk pembelian 1 unit purchase of 1 unit of SK 75 Kobelco Brand
excavator SK 75 Merek Kobelco dengan excavator with an interest rate of 4% per
tingkat suku bunga 4% per tahun dengan annum and a term of 2 years from April 2023
jangka waktu 2 tahun dari April 2023 sampai until March 2025.
dengan Maret 2025.
Pinjaman ini telah dilunasi pada tahun 2025 This loan was settled during 2025 (Note 24).
(Catatan 24).
b. Perjanjian sewa-menyewa workshop b. Workshop lease agreement
Pada tanggal 1 Agustus 2023, Perusahaan On August 1 2023, the Company entered into a
menandatangani perjanjian sewa menyewa rental agreement for a workshop located at
bengkel yang terletak di Jalan Pramuka 1, Jl. Pramuka 1, Sepanjang Jaya, Rawalumbu,
Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Bekasi dengan Bekasi with Susinto Widianto (“SW”). The rental
Susinto Widianto (“SW”). Jangka waktu sewa period is from August 1, 2023 until July 31, 2026
dari 1 Agustus 2023 sampai dengan 31 Juli 2026 for a total rental fee of Rp1,080,000,000, which
dengan total biaya sewa sebesar was paid at the commencement date of the
Rp1.080.000.000, yang telah dibayarkan pada lease (Notes 9 and 19).
tanggal pemakaian pertama (Catatan 9 dan 19).
59
Page 69
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN 25. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) COMMITMENTS (continued)
c. Perjanjian sewa menyewa kantor c. Office lease agreement
1. Pada tanggal 2 Januari 2024, Perusahaan 1. On January 2, 2024, the Company entered
menandatangani perjanjian sewa menyewa into lease agreement with BW for the lease
dengan BW untuk sewa ruang kantor yang of office space located at Jl. Teh No. 4-6
berlokasi di Jalan Teh No. 4-6 Pinangsia, Pinangsia, Taman Sari, West Jakarta with
Taman Sari, Jakarta Barat dengan jangka a rental period from January 2, 2024 until
waktu sewa sejak tanggal 2 Januari 2024 January 2, 2025 for a total rental fee of
sampai dengan tanggal 2 Januari 2025 Rp360,000,000 (Note 20).
dengan total biaya sewa sebesar
Rp360.000.000 (Catatan 20).
2. Pada tanggal 2 Januari 2025, Perusahaan 2. On January 2, 2025, the Company signed
menandatangani perjanjian sewa menyewa a lease agreement with BW to extend the
dengan BW untuk melakukan perpanjangan lease term for office space located at Jl.
jangka waktu sewa ruang kantor yang Teh No. 4-6 Pinangsia, Taman Sari, West
berlokasi di Jalan Teh No. 4-6 Pinangsia, Jakarta, with a lease period from
Taman Sari, Jakarta Barat dengan jangka January 2, 2025 until January 2, 2026, for
waktu sewa sejak tanggal 2 Januari 2025 a total rental fee of Rp360,000,000 (Note
sampai dengan tanggal 2 Januari 2026 20).
dengan total biaya sewa sebesar
Rp360.000.000 (Catatan 20).
26. ASET DAN LIABILITAS MONETER NETO DALAM 26. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
MATA UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, As at December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan tidak mempunyai aset dan liabilitas does not have monetary assets and liabilities
moneter dalam mata uang selain mata uang Rupiah. denominated in currencies other than Rupiah.
27. INSTRUMEN KEUANGAN 27. FINANCIAL INSTRUMENTS
a. Kategori dan kelas instrumen keuangan a. Categories and classes of financial
instruments
2025 2024
Aset Keuangan Financial Assets
Biaya perolehan
diamortisasi At amortized cost
Kas dan setara kas 630.611.991 7.533.278.155 Cash and cash equivalent
Piutang usaha - neto 8.066.168.668 8.359.569.213 Trade receivables - net
Piutang non-usaha - 11.796.164 Non-trade receivables
Sub-jumlah 8.696.780.659 15.904.643.532 Sub-total
Pada FVTOCI At FVTOCI
Investasi di efek ekuitas 3.014.573.000 - Investments in equity securities
Jumlah 11.711.353.659 15.904.643.532 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Biaya perolehan
diamortisasi At amortized cost
Utang usaha 54.617.502 11.355.844 Trade payables
Utang non-usaha - 87.374.950 Non-trade payables
Beban akrual 76.500.000 83.946.781 Accrued expenses
Utang pembiayaan konsumen 1.113.241.108 388.949.015 Consumer financing payables
Jumlah 1.244.358.610 571.626.590 Total
60
Page 70
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 27. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
b. Pengukuran nilai wajar b. Fair value measurement
Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha - The fair values of cash and cash equivalent,
neto, piutang non-usaha, utang usaha, utang trade receivables - net, non-trade receivables,
non-usaha jangka pendek dan beban akrual trade payables, short-term non-trade payable,
mendekati nilai tercatat karena jangka waktu and accrued expenses approximate their
jatuh tempo yang singkat atas instrumen carrying amounts due to the short maturity of
keuangan tersebut atau tingkat suku bunga these financial instruments.
pasar.
Nilai wajar investasi pada efek ekuitas ditentukan The fair value of investments in equity securities
berdasarkan harga pasar yang dipublikasikan. is determined based on published market
Hirarki nilai wajar atas aset keuangan tersebut prices. The fair value hierarchy of these
diklasifikasikan sebagai tingkat 1 karena finansial assets is classified as level 1 since it is
diperoleh dari harga dikutip (tidak disesuaikan) derived from quoted prices (unadjusted) in
dalam pasar aktif untuk aset yang identik. active markets for identical assets.
Nilai wajar dari utang non-usaha jangka panjang The fair value of long-term non-trade payable
dan utang pembiayaan konsumen mendekati and consumer financing payables approximate
nilai tercatatnya karena utang tersebut their carrying amounts because they carry a
menggunakan suku bunga pasar atau dampak market rate of interest or impact of discounting
pendiskontoan tidak material. is not material.
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN OBJECTIVES AND POLICES
Manajemen Risiko Keuangan Financial Risk Management
Program manajemen risiko Perusahaan secara The Company’s overall risk management programme
keseluruhan bertujuan untuk meminimalkan potensi seeks to minimize potential adverse effects on the
dampak buruk pada kinerja keuangan Perusahaan. financial performance of the Company.
Aktivitas Perseroan menghadapkan Perseroan pada The Company’s activities expose it to a variety of
berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko financial risks, including the credit risk, interest rate
suku bunga, risiko harga ekuitas dan risiko likuiditas. risk, equity price risk and liquidity risk. All transactions
Seluruh transaksi Perseroan dilakukan dalam mata of the Company are in Rupiah therefore, it is not
uang Rupiah sehingga tidak terpengaruh oleh risiko exposed to foreign currency risk.
nilai tukar mata uang asing.
Tidak ada perubahan pada eksposur Perusahaan There has been no change to the Company’s
terhadap risiko keuangan ini atau cara mengelola dan exposure to these financial risks or the manner in
mengukur risiko tersebut. which it manages and measures the risks.
Tujuan dari manajemen risiko Perusahaan adalah The objective of the Company's risk management is
untuk mengidentifikasi, mengukur, mengawasi, dan to identify, measure, monitor and manage basic risks
mengelola risiko dasar dalam upaya melindungi in an effort to protect long-term business continuity
kesinambungan bisnis dalam jangka panjang dan and minimize unexpected impacts on the Company's
meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada financial performance.
kinerja keuangan Perusahaan.
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Risk management is the responsibility of the Board of
Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan Directors. The Board of Directors has the
manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan responsibility to determine the basic principles of the
serta kebijakan pada area tertentu seperti risiko kredit, Company’s overall risk management as well as
risiko suku bunga, risiko harga ekuitas dan risiko principles covering specific areas, such as credit risk,
likuiditas. interest rate risk, equity price risk and liquidity risk.
61
Page 71
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Management (continued)
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit mengacu kepada risiko bahwa pihak Credit risk refers to the risk that a counterparty
lawan akan gagal memenuhi kewajiban will default on its contractual obligation resulting
kontraktualnya yang mengakibatkan kerugian bagi in a loss to the Company.
Perusahaan.
Perusahaan terekspos dengan risiko kredit dari The Company is exposed to credit risk from its
aktivitas operasi termasuk bank, piutang usaha, operating activities including cash in banks, trade
dan piutang non-usaha. receivables, and non-trade receivables.
Kas di bank ditempatkan di lembaga keuangan Cash in banks are placed with reputable financial
yang layak kredit. institutions.
Untuk mengurangi risiko kredit, Perusahaan telah In order to minimize credit risk, the Company has
mengadopsi kebijakan yaitu dengan bertransaksi adopted a policy of only dealing with creditworthy
dengan lawan transaksi yang bisa memenuhi counterparties. Credit approvals and other
kewajiban kontraktualnya. Persetujuan kredit dan monitoring procedures are also in place to
prosedur lainnya merupakan tindakan follow up ensure that follow-up action is taken to recover
untuk memenuhi pemulihan pinjaman yang sudah overdue debts.
jatuh tempo.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum At reporting dates, the Company's maximum
Perusahaan terhadap risiko kredit adalah sebesar exposure to credit risk is the carrying amount of
nilai tercatat masing-masing kategori dari aset each category of financial assets presented in the
keuangan yang disajikan pada laporan posisi statements of financial position.
keuangan.
Kerangka peringkat risiko kredit kini Perusahaan The Company’s current credit risk grading
terdiri dari kategori berikut: framework comprises the following categories:
Kategori/ Dasar pengakuan ECL/
Category Deskripsi/Description Basis for recognizing ECL
Lancar/Performing Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan tidak ECL 12 bulan/12-month ECL
memiliki tunggakan./
The counterparty has a low risk of default and does not have any
past-due amounts.
Dicadangkan/ Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau telah ada peningkatan ECL sepanjang umur - kredit tidak
Doubtful risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal./ memburuk/
Amount is >30 days past due or there has been a significant Lifetime ECL - not credit-impaired
increase in credit risk since initial recognition.
Gagal bayar/ Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ada bukti yang ECL sepanjang umur - kredit
In default mengindikasikan aset mengalami penurunan nilai kredit./ memburuk/
Amount is >90 days past due or there is evidence indicating the Lifetime ECL - credit-impaired
asset is credit-impaired.
Penghapusan/ Ada bukti yang mengindikasikan bahwa debitur dalam kesulitan Saldo dihapuskan/Amount is
Write-off keuangan yang buruk dan Perusahaan tidak memiliki prospek written off
pemulihan yang realistis./
There is evidence indicating that the debtor is in severe financial
difficulty and the Company has no realistic prospect of recovery.
62
Page 72
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Management (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset The table below details the credit quality of the
keuangan Perusahaan serta eksposur maksimum Company's financial assets as well as the
risiko kredit menurut peringkat risiko kredit: maximum exposure to credit risk by credit risk
rating:
2025
Peringkat Jumlah
kredit tercatat Jumlah
internal/ bruto/ Cadangan tercatat
Internal Gross kerugian/ neto/
credit ECL 12 bulan atau sepanjang umur/ carrying Loss Net carrying
rating 12-month or lifetime ECL amount allowance amount
Bank dan deposito Lancar/ ECL 12 bulan/ Cash in banks and cash equivalent
(Catatan 5) Performing 12-month ECL 630.611.991 - 630.611.991 (Note 5)
Piutang usaha - neto Trade receivables - net
(Catatan 6) N/A (i) 8.149.026.965 (82.858.297) 8.066.168.668 (Note 6)
Jumlah 8.779.638.956 (82.858.297) 8.696.780.659 Total
2024
Peringkat Jumlah
kredit tercatat Jumlah
internal/ bruto/ Cadangan tercatat
Internal Gross kerugian/ neto/
credit ECL 12 bulan atau sepanjang umur/ carrying Loss Net carrying
rating 12-month or lifetime ECL amount allowance amount
Bank dan deposito Lancar/ ECL 12 bulan/ Cash in banks and cash equivalent
(Catatan 5) Performing 12-month ECL 7.523.278.155 - 7.523.278.155 (Note 5)
Piutang usaha - neto Trade receivables - net
(Catatan 6) N/A (i) 8.686.254.188 (326.684.975) 8.359.569.213 (Note 6)
Lancar/ ECL 12 bulan/
Piutang non-usaha Performing 12-month ECL 11.796.164 - 11.796.164 Non-trade receivables
Jumlah 16.221.328.507 (326.684.975) 15.894.643.532 Total
(i) Untuk piutang usaha, Perusahaan telah (i) For trade receivables, the Company has
menerapkan pendekatan yang applied the simplified approach in PSAK 109
disederhanakan dalam PSAK 109 untuk to measure the loss allowance at lifetime
mengukur cadangan kerugian ECL sepanjang ECL. The Company determines the
umur. Perusahaan menentukan kerugian expected credit losses on these items by
kredit ekspektasian atas pos-pos ini dengan using a provision matrix, estimated based on
menggunakan matriks provisi, yang diestimasi historical credit loss experience based on the
berdasarkan pengalaman kerugian kredit past due status of the debtors, adjusted as
historis berdasarkan status jatuh tempo appropriate to reflect current conditions and
debitur, disesuaikan untuk mencerminkan estimates of future economic conditions.
kondisi saat ini dan estimasi kondisi ekonomik Accordingly, the credit risk profile of these
masa depan. Oleh karena itu, profil risiko assets is presented based on their past due
kredit dari aset tersebut disajikan berdasarkan status in terms of the provision matrix. Note
status tunggakannya dalam matriks provisi. 6 includes further details on the loss
Catatan 6 mencakup rincian lebih lanjut atas allowance for trade receivables.
cadangan kerugian piutang usaha.
63
Page 73
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Management (continued)
b. Risiko suku bunga b. Interest rate risk
Perusahaan terekspos terhadap risiko suku bunga The Company is exposed to interest rate risk
melalui dampak perubahan suku bunga atas through the impact of rate changes on interest
liabilitas dan aset yang dikenakan bunga. bearing liabilities and assets.
Tingkat suku bunga dan jangka waktu The interest rate and terms of repayment of the
pembayaran utang pembiayaan konsumen dan Company's consumer financing payables and
utang non-usaha Perusahaan diungkapkan non-trade payables are disclosed in Notes 14,
masing-masing pada Catatan 14, dan 24 dan 25. and 24 and 25, respectively.
Laba rugi Perusahaan tidak terpengaruh oleh The Company's profit and loss are not affected
perubahan tingkat suku bunga karena deposito by changes in interest rates as the interest-
berjangka berbunga, utang pembiayaan bearing time deposit, consumer financing
konsumen dan utang non-usaha dikenakan bunga payables and non-trade payables carry fixed
tetap dan diukur pada biaya perolehan interest and is measured at amortized cost,
diamortisasi, sehingga tidak ada analisis hence no sensitivity analysis has been
sensitivitas yang dilakukan. performed.
c. Risiko harga ekuitas c. Equity price risk
Perusahaan rentan terhadap risiko harga efek The Company is exposed to equity price risk
ekuitas karena investasi yang dimiliki because of investments held by the Company
Perusahaan diklasifikasikan dalam laporan and classified on the statement of financial
posisi keuangan sebagai FVTOCI. position as FVTOCI.
Manajemen risiko harga ekuitas Equity price risk management
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari To manage its price risk arising from
investasi efek ekuitas, Perusahaan melakukan investments in equity securities, the Company
diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio diversifies its portfolio. Diversification of the
dilakukan sesuai dengan batasan yang portfolio is done in accordance with the limits
ditentukan oleh Perusahaan. set by the Company.
Analisis sensitivitas harga ekuitas Equity price sensitivity analysis
Analisis sensitivitas di bawah telah ditentukan The sensitivity analyses below have been
berdasarkan eksposur terhadap risiko harga determined based on the exposure to equity
ekuitas pada akhir periode pelaporan. price risk at the end of the reporting period.
Jika harga ekuitas telah 2% lebih tinggi/rendah, If equity prices had been 2% higher/lower, other
penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang comprehensive income for the year ended
berakhir 31 Desember 2025 akan naik/ turun December 31, 2025 would increase/ decrease
sebesar Rp60.291.460 sebagai akibat dari by Rp60,291,460 as a result of the changes in
perubahan nilai wajar investasi instrumen ekuitas fair value of investments in equity instruments
yang ditetapkan pada FVTOCI. designated at FVTOCI.
d. Risiko likuiditas d. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan Liquidity risk is the risk that the Company will not
tidak akan mampu memenuhi kewajibannya pada be able to meet its obligations when they become
saat jatuh tempo. due.
64
Page 74
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Management (continued)
d. Risiko likuiditas (lanjutan) d. Liquidity risk (continued)
Perusahaan melakukan mitigasi risiko likuiditas The Company mitigates liquidity risk by analyzing
dengan cara menganalisa ketersediaan arus kas cash flow availability and funding structure. The
dan struktur pendanaan. Perusahaan memantau Company monitors its liquidity needs by
kebutuhan likuiditasnya dengan memonitor jadwal monitoring financial liabilities payment schedules
pembayaran liabilitas keuangan dan arus kas and cash outflows related to daily operations, to
keluar terkait dengan operasi sehari-hari, guna ensure the availability of sufficient funding.
memastikan ketersediaan pendanaan yang cukup.
Tabel berikut ini merinci sisa jangka waktu The following tables detail the Company’s
kontraktual liabilitas keuangan non derivatif remaining contractual maturity for its non-
Perusahaan dengan periode pembayaran yang derivative financial liabilities with agreed
telah disepakati. Tabel-tabel tersebut dibuat repayment periods. The tables have been drawn
berdasarkan arus kas yang tidak didiskontokan up based on the undiscounted cash flows of
dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal yang financial liabilities based on the earliest date on
paling awal dimana Perusahaan dapat diminta which the Company can be required to pay. The
untuk membayar. Tabel tersebut mencakup arus tables include both interest and principal cash
kas bunga dan pokok pinjaman. flows.
2025
Tingkat bunga efektif Antara 1 tahun dan 5
rata-rata tertimbang/ Kurang dari 1 tahun/ tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/ Nilai tercatat/
Weighted average Less than 1 year Between 1 year and More than 5 years Total Carrying amount
effective interest rate 5 years
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha - 54.617.502 - - - 54.617.502 Trade payables
Beban akrual - 76.500.000 - - 76.500.000 76.500.000 Accrued expenses
Instrumen tingkat bunga tetap Fixed interest rate instrument
Utang pembiayaan konsumen 2,45% - 2,57% 439.918.000 763.552.000 - 1.203.470.000 1.113.241.108 Consumer financing payables
Jumlah 571.035.502 763.552.000 - 1.279.970.000 1.244.358.610 Total
2024
Tingkat bunga efektif Antara 1 tahun dan 5
Kurang dari 1 (satu)
rata-rata tertimbang/ tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/ Nilai tercatat/
tahun/
Weighted average Between 1 year and More than 5 years Total Carrying amount
Less than 1 year
effective interest rate 5 years
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha - 11.355.844 - - 11.355.844 11.355.844 Trade payables
Utang non-usaha jangka pendek - 4.041.614 - - 4.041.614 4.041.614 Short-term non-trade payable
Beban akrual - 83.946.781 - - 83.946.781 83.946.781 Accrued expenses
Instrumen tingkat bunga tetap Fixed interest rate instrument
Utang non-usaha jangka panjang 4,00% 90.000.000 - - 90.000.000 83.333.336 Long-term non-trade payable
Utang pembiayaan konsumen 2,57% - 14,75% 361.313.000 37.810.000 - 399.123.000 388.949.015 Consumer financing payables
Jumlah 550.657.239 37.810.000 - 588.467.239 571.626.590 Total
Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan Perusahaan dalam pengelolaan permodalan The Company’s objectives when managing capital
adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha are to safeguard the Company’s ability to continue
Perusahaan guna memberikan imbal hasil kepada as a going concern in order to provide returns to
pemegang saham dan manfaat kepada pemangku shareholders and benefits to other stakeholders and
kepentingan lainnya serta menjaga struktur modal to maintain an optimal capital structure to reduce the
yang optimal untuk mengurangi biaya modal. cost of capital.
65
Page 75
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
Pengelolaan Modal (lanjutan) Capital Management (continued)
Perusahaan mengelola struktur permodalan dan The Company manages its capital structure and
melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan makes adjustments to it, in light of changes in
kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan economic conditions. To maintain or adjust the
menyesuaikan struktur permodalan. Perusahaan capital structure, the Company may adjust the
dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada dividend payment to shareholders, issue new shares
pemegang saham, mengembalikan modal kepada or sell assets to reduce debt. No changes were
pemegang saham, menerbitkan saham baru atau made in the objectives, policies or processes for the
menjual aset untuk mengurangi jumlah utang. Tidak year ended December 31, 2025.
ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses
pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025.
Perusahaan mengawasi modal menggunakan rasio The Company monitors capital using the debt to
utang terhadap ekuitas, yang merupakan nilai utang equity ratio, which is the value of debt divided by the
dibagi dengan jumlah ekuitas. Rasio ini dihitung amount of the equity. This ratio is calculated as net
dengan membagi jumlah utang neto dengan jumlah debt divided by total capital. Net debt is calculated
modal. Utang neto dihitung dari jumlah pinjaman as total borrowings (including “current and non-
(termasuk pinjaman “jangka pendek dan jangka current borrowings” as shown in the statement of
panjang” yang disajikan pada laporan posisi financial position) less cash and cash equivalents.
keuangan) dikurangi kas dan setara kas. Jumlah Total capital is calculated as “equity” as shown in the
modal dihitung dari “ekuitas” seperti yang ada pada statement of financial position plus net debt.
laporan posisi keuangan ditambah utang neto.
2025 2024
Pinjaman 1.113.241.108 476.323.965 Debt
Less: Cash and cash
Dikurangi: Kas dan setara kas (630.611.991) (7.533.278.155 ) equivalent
Pinjaman - neto 482.629.117 (7.056.954.190 ) Net - debt
Ekuitas 46.285.686.686 47.453.842.097 Equity
Rasio pinjaman terhadap modal 0,01 (0,15 ) Debt to equity ratio
29. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 29. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
KAS FLOWS
a. Aktivitas investasi dan pendanaan non-kas a. Significant non-cash investing and
yang signifikan financing activities
2025 2024
Penambahan aset tetap
melalui uang muka Additions to fixed assets through
pembelian 1.672.150.001 4.070.138.676 realization of advances
Penambahan aset tetap Additions to fixed assets
melalui utang through consumer
pembiayaan konsumen 1.115.620.455 - financing payables
Penambahan investasi di Addition to investments
efek ekuitas karena in equity securities due to
perubahan nilai wajar 6.431.000 - changes in fair value
66
Page 76
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 29. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
KAS (lanjutan) FLOWS (continued)
b. Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari b. Reconciliation of liabilities arising from
kegiatan pembiayaan financing activities
Tabel di bawah ini merinci perubahan dalam The table below details changes in liabilities
kegiatan Perusahaan yang timbul dari arising from financing activities, including both
pembiayaan, termasuk perubahan kas dan non- cash and non-cash changes. Liabilities arising
kas. Liabilitas yang timbul dari kegiatan from financing activities are those for which cash
pembiayaan adalah yang di mana arus kas, atau flows were, or future cash flows will be, classified
arus kas di masa depan akan, diklasifikasikan in statement of cash flows as cash flows from
dalam laporan arus kas Perusahaan sebagai financing activities.
arus kas dari kegiatan pembiayaan.
Arus kas
dari aktivitas
Pendanaan/ Perubahan
1 January 2025/ Financing transaksi non-kas/ 31 Desember 2025/
January 1, 2025 cash flows Non-cash changes December 31, 2025
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 388.949.015 (391.328.362) 1.115.620.455 1.113.241.108 payables
Utang non-usaha 87.374.950 (87.374.950) - - Non-trade payables
Jumlah 476.323.965 (478.703.312) 1.115.620.455 1.113.241.108 Total
Arus kas
dari aktivitas
Pendanaan/ Perubahan
1 January 2024/ Financing transaksi non-kas/ 31 Desember 2024/
January 1, 2024 cash flows Non-cash changes December 31, 2024
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 1.382.631.036 (993.682.021) - 388.949.015 payables
Utang non-usaha 1.334.917.915 (1.247.542.965) - 87.374.950 Non-trade payables
Jumlah 2.717.548.951 (2.241.224.986) - 476.323.965 Total
30. INFORMASI SEGMEN 30. SEGMENT INFORMATION
Segmen Operasi Operating Segment
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan The Company has only one reporting business
segmen bisnis berdasarkan PSAK 108, ”Segmen segment in accordance with PSAK 108, “Operating
Operasi”, yang merupakan segmen bisnis sewa alat Segments”, which is the heavy equipment rental
berat. business segment.
Pendapatan dari bisnis sewa alat berat termasuk Revenue from the heavy equipment rental business,
pelanggan utama, diungkapkan di Catatan 18. including major customers, is disclosed in Note 18.
Segmen Geografis Geographical Segments
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan The Company has only one reporting geographical
segmen geografis berdasarkan PSAK 108, “Segmen segment in accordance with PSAK 108, “Operating
Operasi”, yang merupakan bisnis di Indonesia. Segments”, which is the business in Indonesia.
31. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 31. EVENT AFTER THE REPORTING PERIOD
Pada tanggal 2 Januari 2026, perjanjian sewa On January 2, 2026, the lease agreement for the
menyewa kantor di Jl. Teh No. 4-6, RT/RW 007/003, office located at Jl. Teh No. 4-6, RT/RW 007/003,
Jakarta Barat telah diperpanjang sampai dengan West Jakarta has been extended until
tanggal 2 Januari 2027. January 2, 2027.
67
Names mentioned 63 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
p.1 ×270
unresolved
person
Alias Vince
p.15 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.15
unresolved
org
Ministry of Republik Indonesia
p.15
unresolved
person
Utami
p.15
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi
p.15
unresolved
person
Yanti Tene
· Komisaris Utama
p.16
unresolved
person
Notary Gatot Widodo
p.16 ×2
unresolved
person
Widodo
p.16
unresolved
org
Financial Services Authority
p.19
unresolved
org
PT Bank Mayapada
p.48 ×2
unresolved
org
Internasional Tbk
p.48 ×2
unresolved
org
PT. Tatamulia Nusantara Indah
p.48 ×8
unresolved
org
PT. Tatamulia Nusantara Indah Waskita
p.48
unresolved
org
PT. Mitra Mardika Multijasa
p.48 ×3
unresolved
org
PT. Harkat Digdaya Konstruksi
p.48 ×4
unresolved
org
PT. Liesco Darma Sentosa
p.48 ×2
unresolved
org
PT. Mulia Investama Sejahtera
p.48 ×2
unresolved
org
PT. Indotech Karya Mandiri
p.48 ×3
unresolved
org
PT Jagat Konstruksi Abdipersada
p.48 ×4
unresolved
org
PT. Jaya Konstruksi Manggala
p.48
unresolved
org
Pratama Tbk
p.48
unresolved
org
PT Baja Trikarsa Persada
p.48 ×2
unresolved
org
PT Cipta Dimensi Baja Nusantara
p.48 ×2
unresolved
org
PT Cipta Baja Rekayasa
p.48 ×2
unresolved
org
PT. Dwimitra Listenlights Indonesia
p.48
unresolved
org
PT. Dwimitra Listenlights Indonesia Wika-PP-KMK-HKI
p.48
unresolved
org
PT. Mitra Mardika Multijasa Waskita
p.49
unresolved
org
PT Tatamulia Nusantara Indah Waskita-Nindya-LRS
p.49
unresolved
org
PT Indotech Karya Mandiri Wika-Jaya Konstruksi KSO
p.49
unresolved
org
PT Chandra Sakti
p.52
unresolved
org
PT Cikurai Indah Semesta
p.53
unresolved
org
PT Cikurai Indah Semesta P Benka Surya Teknologi
p.53
unresolved
org
PT Benka Surya Teknologi Lain-lain
p.53
unresolved
org
PT Bima
p.61
unresolved
org
PT Bima Registra
p.61
unresolved
—
bawah 5%/below 5% ownership each)
p.61 ×2
unresolved
—
Jumlah/Total
p.61 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Christina Dwi Utami
p.62 ×6
unresolved
person
Notary Christina Dwi Utami
p.62
unresolved
org
PT BMB Dan Aksesoris Konstruksi
p.63 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.