Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 218
Page 1
Page 2
PT Avia Avian Tbk
Sanggahan dan Leading with Color,
Batasan Inspiring with Sustainability
Tanggung Jawab
Laporan Tahunan 2025 PT Avia Avian Tbk
(selanjutnya disebut “Avian Brands” atau “AVIA”
atau “kami”) ini disusun untuk memenuhi
ketentuan pelaporan hasil kinerja Avian
Di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif
Brands pada periode 1 Januari 2025 sampai
dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik
dengan 31 Desember 2025 kepada regulator
keberlanjutan, Avian Brands terus menegaskan posisi
dan pemangku kepentingan. Laporan
sebagai pemimpin pasar yang mampu menghadirkan
Tahunan ini antara lain disusun berdasarkan
dampak positif bagi industri, lingkungan, dan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
masyarakat. Kepemimpinan ini tercermin dari
No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan
kemampuan Avian Brands dalam menghadirkan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
rangkaian warna yang merepresentasikan inovasi,
dengan muatan konten sesuai Surat Edaran
tanggung jawab, serta visi jangka panjang dalam
Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021
setiap praktik bisnis.
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik.
Fondasi kekuatan Avian Brands tersebut terbangun
melalui jaringan distribusi yang luas, portofolio
Laporan Tahunan ini memuat pernyataan
produk yang komprehensif, kualitas yang konsisten
terkait tujuan, kebijakan, rencana, strategi,
terjaga, serta dominasi penjualan yang stabil dari
serta hasil operasional dan keuangan yang
periode ke periode. Reputasi tersebut semakin
disusun berdasarkan data faktual yang dapat
diperkuat melalui beragam penghargaan nasional,
dipertanggungjawabkan kebenarannya.
sertifikasi resmi, dan pengakuan internasional yang
Selain itu, Laporan Tahunan ini juga
menempatkan Avian Brands pada percentile rank
menyajikan informasi terkait proyeksi kerja Laporan Tahunan 2025 tinggi dalam berbagai indikator industri. Seluruh
Avian Brands di tahun selanjutnya yang
pencapaian ini merupakan hasil dari sinergi antara
disusun berdasarkan pernyataan-pernyataan
kemampuan Riset dan Inovasi (“RDI”) yang mumpuni,
prospektif dan berbagai asumsi mengenai
modernisasi fasilitas produksi, ketangguhan
kondisi mendatang Avian Brands, serta
rantai pasokan, serta profesionalisme tenaga kerja
lingkungan bisnis yang terkait, sehingga
tersertifikasi.
dapat mengakibatkan perkembangan aktual
secara material berbeda dari yang dilaporkan.
Komitmen Avian Brands terhadap keberlanjutan
Oleh karena itu, Avian Brands menghimbau
menjadi landasan dalam menjalankan strategi dan
agar pemangku kepentingan dapat
operasional. Prinsip ini menggerakkan Avian Brands
menggunakan informasi tersebut secara bijak
untuk terus menciptakan nilai bagi lingkungan,
dalam pengambilan keputusan.
masyarakat, dan para pemangku kepentingan
melalui pendekatan bisnis yang berintegritas,
inovatif, dan konsisten terhadap tujuan jangka
panjang. Dengan mengedepankan kreativitas dan
pembaruan yang berkesinambungan, Avian Brands
menjadi sumber inspirasi bagi ekosistem industri
untuk bertransformasi menuju masa depan yang
lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025 1
Page 3
PT Avia Avian Tbk
Kesinambungan Tema
TOWARDS A SUSTAINABLE 4 BRIGHTER FUTURE
AND COLORFUL FUTURE 4 COLOURFUL INDONESIA
Laporan Tahunan 2024 Laporan Tahunan 2022
Avian Brands senantiasa mengintegrasikan pencapaian yang telah diraih dengan aspirasi jangka panjang untuk menciptakan Keberlangsungan usaha Avian Brands selama lebih dari 44 tahun merupakan sebuah pencapaian yang diperoleh melalui
produk yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berkelanjutan. Dengan menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi pengelolaan usaha secara prudent dan inovasi tiada henti. Selama perjalanan bisnis tersebut, Avian Brands terus melangkah
yang telah mendapatkan sertifikasi ramah lingkungan, Avian Brands mempertegas posisinya sebagai pemimpin di sesuai Visi “menjadi perusahaan cat yang terintegrasi, ramah lingkungan, terdepan dan terpercaya di Indonesia”. Setiap
industri cat yang berkomitmen terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. Pada tahun ini, Avian Brands kebijakan dan strategi Avian Brands diarahkan untuk memberikan nilai tambah bagi berbagai kelompok pemangku
juga berhasil mencatat pencapaian strategis berupa perolehan paten internasional baru, yang semakin memperkuat daya kepentingan. Komitmen ini terlihat dari inovasi produk yang memperhatikan keramahan lingkungan dan kesehatan
saing di industri. Langkah ini mencerminkan fokus Avian Brands pada inovasi berkelanjutan yang mampu memberikan pelanggan.
nilai tambah tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat luas. Paten tersebut menjadi bukti
nyata dedikasi Avian Brands dalam mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus mendukung Sebanyak 24 produk cat Avian Brands telah memenuhi sertifikasi Singapore Green Label. Sebagian besar cat telah
tujuan keberlanjutan jangka panjang. diproduksi dengan bahan dasar air dan menggunakan bahan baku ramah lingkungan dengan tujuan mendukung konsep
green building. Selain itu, Avian Brands memproduksi cat dengan green active technology yang dapat menurunkan suhu
Komitmen terhadap keberlanjutan tidak hanya terlihat dari inovasi produk, tetapi juga dari berbagai upaya strategis untuk ruang serta cat dengan proteksi terhadap virus dan bakteri agar tidak menempel pada dinding. Seluruh inovasi ini ditujukan
menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan. Dengan pendekatan holistik, Avian Brands tidak hanya berorientasi untuk mendukung masa depan Indonesia yang lebih sehat dan lebih cerah dalam rangkaian warna-warni yang dihasilkan
pada pencapaian target bisnis, tetapi juga pada pemberian kontribusi nyata terhadap ekosistem sosial dan lingkungan. dari produk Avian Brands.
Avian Brands percaya bahwa keberhasilan yang sesungguhnya adalah yang dapat memberikan manfaat jangka panjang
bagi semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, pelanggan, mitra usaha, dan lingkungan. Melalui berbagai Inovasi-inovasi yang telah dilakukan Avian Brands tersebut mampu memperoleh apresiasi yang positif dari pihak
inisiatif strategis ini, Avian Brands terus melangkah maju untuk mewujudkan visi menjadi pelaku industri yang tidak eksternal. Dari aspek operasional, Avian Brands mampu meraih Sertifikat Industri Hijau atas kegiatan operasional yang
hanya mewarnai kehidupan, tetapi juga menjaga harmoni dengan alam dan masa depan. Dengan demikian, Avian Brands mengedepankan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu mendorong
senantiasa menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan, inovatif, dan penuh warna. pada kelestarian lingkungan hidup. Selain itu, Avian Brands juga telah meraih PROPER Hijau atas optimalnya pengelolaan
dampak lingkungan yang telah dilakukan melebihi dari apa yang dipersyaratkan. Pencapaian tersebut sekaligus menjadikan
Avian Brands sebagai perusahaan cat pertama di Indonesia yang mampu meraih PROPER Hijau.
PAINTING A BEAUTIFUL
PICTURE OF INDONESIA
Laporan Tahunan 2023
Selama lebih dari 4 dekade, Avian Brands hadir memberikan warna yang indah bagi kehidupan jutaan keluarga di Indonesia
melalui penyediaan aneka ragam produk-produk cat yang berkualitas dan ramah lingkungan. Sebagai pelopor dalam
industri cat, Avian Brands memahami betapa pentingnya kontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat, sehingga
sejak awal pendirian, Avian Brands tidak hanya menghadirkan warna dalam bentuk produk, tetapi juga melalui komitmen
berkelanjutan untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan ini, Avian Brands terus melakukan penelitian dan pengembangan untuk
menghadirkan solusi cat yang lebih ramah lingkungan. Dengan terus menggali potensi inovasi dalam formulasi cat yang
lebih efisien dan ekologis, Avian Brands berharap dapat terus mewarnai Indonesia dengan warna yang tidak hanya indah
tetapi juga berkelanjutan. Selain itu, Avian Brands juga terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat lokal, mendukung
inisiatif sosial, dan berinvestasi dalam program pendidikan untuk membentuk masa depan yang lebih cerah dan berwarna
bagi generasi penerus.
2 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 3
Page 4
PT Avia Avian Tbk
Keunggulan Kinerja
Kompetitif 2025
Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan dinamis, mempertahankan keunggulan tidak cukup hanya “Tahun 2025 menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan bagi Avian Brands, mulai dari peningkatan kinerja operasional dan
mengandalkan satu aspek kekuatan. Diperlukan sebuah pendekatan terpadu yang saling memperkuat dan membentuk siklus finansial, peluncuran produk inovatif, perluasan distribusi nasional, hingga komitmen menciptakan nilai tambah bagi seluruh
berkelanjutan yang mendorong kinerja dan pertumbuhan jangka panjang. Oleh karena itu, Avian Brands terus menunjukkan pemangku kepentingan.”
konsistensi dan keunggulan melalui strategi bisnis yang terintegrasi, inovatif, dan berorientasi jangka panjang.
Kekuatan Posisi Strategis
Merek dan dalam Lanskap
Kepemimpinan Industri Cat
Pasar Nasional Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja
Produksi Riset dan Profitabilitas Jaringan
Pengembangan Distribusi
Produksi Avian Brands Inovasi berkelanjutan Dengan mencatatkan Avian Brands terus
tahun 2025 meningkat menjadi fondasi laba tahun berjalan memperluas jangkauan
15,16% menjadi 227.266 keunggulan Avian Brands sebesar Rp1.744,02 miliar, distribusi ke berbagai
metrik ton. Capaian ini di 2025, ditandai dengan meningkat 4,83% dari kota di Indonesia melalui
Manajemen Mendorong Jaringan didorong oleh kontribusi peluncuran 12 produk tahun sebelumnya, Avian 129 pusat distribusi dan
yang Visioner Keunggulan yang Distribusi yang dominan dari Pabrik
Sidoarjo dan kestabilan
baru yang memperkaya
portofolio serta menjawab
Brands menunjukkan
ketangguhan profitabilitas
15 pusat distribusi mini
yang dimiliki sepenuhnya,
dan Berorientasi Berkelanjutan melalui Luas dan produksi di Pabrik Serang. kebutuhan pasar yang di tengah dinamika serta 38 pusat distribusi
dinamis. pasar. Kinerja keuangan pihak ketiga. Ekspansi ini
Kinerja Sinergi Strategi Kuat yang solid ini mendasari mempertegas komitmen
keberlanjutan pemberian Avian Brands dalam
dividen kepada Pemegang memastikan produk
Saham, yang pada tahun tersedia lebih dekat dan
2025 mencapai total lebih cepat untuk seluruh
Rp1.320,02 miliar melalui pelanggan di berbagai
dividen tunai dan interim. penjuru negeri.
Inovasi Produk Kapabilitas
Berbasis Riset Produksi
dan Teknologi Terintegrasi
Avian Brands mengedepankan 6 pilar utama keunggulan kompetitif yang menjadi fondasi dalam menjaga pertumbuhan
berkelanjutan dan memperkuat daya saing di industri cat nasional. Mulai dari pengakuan merek yang kuat, posisi strategis
dalam ekosistem industri nasional, jaringan distribusi yang luas dan efisien, sistem produksi terintegrasi yang andal,
kemampuan riset dan inovasi yang unggul, hingga struktur manajemen yang visioner mendorong Avian Brands hadir tidak
hanya sebagai produsen cat, tetapi juga sebagai penyedia solusi terdepan bagi kebutuhan konstruksi, dekorasi, dan industri
di Indonesia.
4 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 5
Page 5
PT Avia Avian Tbk
Daftar
Isi
ii Sanggahan dan Batasan 2 Kesinambungan Tema 5 Kinerja 2025 117 Transaksi Material yang 120 Prospek Usaha 125 Perubahan Peraturan
Tanggung Jawab Mengandung Benturan Perundang-Undangan
4 Keunggulan Kompetitif 6 Daftar Isi Kepentingan atau Transaksi
120 Proyeksi 2026
yang Berdampak Signifikan
1 Tema
dengan Pihak Afiliasi 121 Strategi Pencapaian Target terhadap Avian Brands
119 Perbandingan Target dan 122 Rencana Strategis Avian Brands 125 Informasi Material Setelah
Realisasi Tahun 2025 Tanggal Laporan Keuangan
Kilas Laporan 124 Perubahan Kebijakan Akuntansi
Kinerja Manajemen 125 Informasi Kelangsungan Usaha
10 Ikhtisar Data Keuangan Penting 14 Informasi Perdagangan Saham 30 Laporan Dewan Komisaris
12 Ikhtisar Operasional 14 Informasi mengenai Obligasi, 36 Laporan Direksi Tata Kelola Perusahaan
Sukuk, atau Obligasi Konversi yang Baik
12 Ikhtisar Saham
14 Peristiwa Penting
13 Aksi Korporasi 128 Komitmen Penerapan Tata Kelola 164 Komite Good Corporate 190 Sistem Pelaporan Pelanggaran
21 Penghargaan dan Sertifikasi Perusahaan yang Baik Governance (Whistleblowing System)
129 Dasar Penerapan Tata Kelola 167 Komite di Bawah Direksi 194 Kebijakan Anti-Korupsi dan
Perusahaan yang Baik Gratifikasi
Profil 167 Komite Transaksi Pihak Berelasi
130 Struktur Tata Kelola Perusahaan 194 Kebijakan untuk Mencegah
Perusahaan yang Baik 170 Sekretaris Perusahaan Terjadinya Insider Trading
130 Mekanisme Tata Kelola 174 Hubungan Investor 195 Kebijakan tentang Pemenuhan
44 Identitas Perusahaan 61 Struktur Organisasi 78 Kronologi Pencatatan Efek
Lainnya Perusahaan yang Baik 175 Unit Audit Internal Hak-Hak Kreditur
46 Jejak Langkah 62 Keanggotaan pada Asosiasi
78 Struktur Korporasi 131 Rapat Umum Pemegang Saham 179 Akuntan Publik 195 Pedoman Benturan Kepentingan
49 Riwayat Singkat 63 Profil Dewan Komisaris
79 Entitas Anak, Perusahaan 139 Dewan Komisaris 181 Sistem Pengendalian Internal 195 Pedoman Kebijakan Komunikasi
50 Visi, Misi, dan Nilai-Nilai 67 Profil Direksi Asosiasi, dan Perusahaan
Perusahaan 146 Direksi 183 Sistem Manajemen Risiko 196 Pedoman Kebijakan Tata Cara
73 Informasi Pemegang Saham Ventura Bersama Pengunduran Diri Dewan
52 Makna Logo Avian 151 Kebijakan Keberagaman 187 Perkara Hukum yang Berdampak Komisaris dan Direksi Apabila
75 Pemegang Saham Utama dan 81 Lembaga dan Profesi Penunjang Dewan Komisaris dan Direksi Material dan Sanksi Administratif
Pasar Modal Terlibat Kejahatan Keuangan
53 Kegiatan Usaha Pengendali yang Dihadapi
152 Nominasi dan Remunerasi
55 Produk dan Jasa 76 Kronologi Pencatatan Saham 82 Akses Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
196 Kebijakan Penelaahan dan
187 Kode Etik Persetujuan Transaksi dengan
59 Fasilitas Produksi 76 Efek Syariah 82 Sumber Daya Manusia 154 Dewan Pengawas Syariah 189 Program Kepemilikan Saham Pihak Afiliasi
60 Wilayah Operasional 77 Indeks Saham Perusahaan 90 Teknologi Informasi 154 Komite di Bawah Dewan Komisaris oleh Karyawan 197 Kebijakan Suksesi dalam
189 Kebijakan Pengungkapan Proses Nominasi Anggota
154 Komite Audit
Dewan Komisaris dan Direksi
Informasi
Analisis dan 160 Komite Nominasi dan
197 Penerapan Pedoman Tata Kelola
Remunerasi
Pembahasan Manajemen Perusahaan Terbuka
98 Tinjauan Ekonomi 112 Laporan Arus Kas Konsolidasian 116 Kebijakan dan Pembagian
Dividen Tanggung Jawab Sosial
99 Tinjauan Industri 112 Kemampuan Membayar Utang
117 Informasi Material terkait dan Lingkungan
99 Tinjauan Operasional 113 Tingkat Kolektibilitas Piutang Investasi, Ekspansi, Divestasi,
105 Aspek Pemasaran dan Distribusi 114 Struktur Modal Penggabungan/ Peleburan 202 Komitmen Keberlanjutan 203 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Usaha, Akuisisi, dan/atau Avian Brands
108 Tinjauan Keuangan 114 Investasi Barang Modal Restrukturisasi Utang/Modal
108 Laporan Posisi Keuangan 115 Ikatan Material terkait Investasi
Konsolidasian Barang Modal 207 Pernyataan Anggota Dewan Komisaris 209 Laporan Keuangan
110 Laporan Laba Rugi dan 115 Realisasi Penggunaan Dana dan Anggota Direksi tentang Konsolidasian
Penghasilan Komprehensif Hasil Penawaran Umum Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 PT Avia Avian Tbk
Lain Konsolidasian PT Avia Avian Tbk dan Entitas Anak
6 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 7
Page 6
PT Avia Avian Tbk Kilas Kinerja “Tahun 2025 menegaskan ketangguhan dan ketekunan Avian Brands sebagai pemimpin industri cat nasional yang terus menghadirkan kinerja konsisten, inovatif, dan bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan.” 8 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 9
Page 7
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk
Ikhtisar Data Keuangan Penting
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Total Aset Total Liabilitas Total Ekuitas
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024 2023
YoY (%) 3,47 (0,95) 0,21 YoY (%) 2,32 14,74 8,05 YoY (%) 3,62 (2,92) (0,95)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Total Aset 11.084.379 11.060.975 11.166.987 9.921.489
Total Aset Lancar 7.821.844 8.493.362 8.910.802 1.544.155
11.166.987 1.429.095
Total Aset Tidak Lancar 3.262.535 2.567.613 2.256.185 11.060.975 11.084.379 1.245.498 9.631.880
Total Liabilitas 1.544.155 1.429.095 1.245.498 9.540.224
Total Liabilitas Jangka Pendek 1.457.408 1.351.585 1.175.130
Total Liabilitas Jangka Panjang 86.747 77.510 70.368
Total Ekuitas 9.540.224 9.631.880 9.921.489
Total Liabilitas dan Ekuitas 11.084.379 11.060.975 11.166.987
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Penjualan Neto 8.123.685 7.471.356 7.016.882
Beban Pokok Penjualan (4.545.429) (4.130.606) (3.833.546)
Penjualan Neto Laba Sebelum Bunga, Pajak, Laba Tahun Berjalan
Laba Bruto 3.578.256 3.340.750 3.183.336 (dalam jutaan Rupiah) Depresiasi, dan Amortisasi (dalam jutaan Rupiah)
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 2.175.816 2.068.594 1.992.143 (dalam jutaan Rupiah)
Beban Pajak Penghasilan (431.796) (404.895) (349.047) YoY (%) 4,82 6,48 8,73 YoY (%) 15,85 5,53 8,65 YoY (%) 17,33 1,25 4,83
Laba Tahun Berjalan 1.744.020 1.663.699 1.643.096
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain 129.690 (46.983) 81.403
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 1.873.710 1.616.716 1.724.499 8.123.685
Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada: 2.210.409
7.471.356 1.744.020
1.927.857 2.034.486 1.643.096 1.663.699
Pemilik Entitas Induk 1.747.462 1.664.341 1.642.166
7.016.882
Kepentingan Non-Pengendali (3.442) (642) 930
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 1.877.154 1.617.351 1.723.608
Kepentingan Non-Pengendali (3.444) (635) 891
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Laba Per Saham Dasar dan Dilusian yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
29,11 27,16 26,51
(Rupiah penuh)
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Laba Tahun Berjalan Konsolidasian Total Aset Lancar Konsolidasian Total Liabilitas Konsolidasian
Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi 1.738.165 1.766.128 1.640.834 terhadap Penjualan Neto terhadap Total Liabilitas Jangka terhadap Total Ekuitas
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (372.862) 1.262.474 (1.138.195) Konsolidasian Pendek Konsolidasian Konsolidasian
Kas Bersih yang Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan (2.037.982) (1.933.622) (1.440.808)
YoY (%) 11,95 (4,91) (3,59) YoY (%) (3,68) (17,15) (14,59) YoY (%) 0,00 15,38 9,09
Rasio Keuangan Konsolidasian
Rasio Profitabilitas (%) 7,58x
Laba Tahun Berjalan Konsolidasian terhadap Penjualan Neto Konsolidasian 21,47 22,27 23,42 0,16x
6,28x 0,15x
Laba Tahun Berjalan Konsolidasian terhadap Total Aset Konsolidasian 15,73 15,04 14,71 5,37x 0,13x
Laba Tahun Berjalan Konsolidasian terhadap Total Ekuitas Konsolidasian 18,28 17,27 16,56
23,42% 22,27% 21,47%
Rasio Likuiditas (x)
Total Aset Lancar Konsolidasian terhadap Total Liabilitas Jangka Pendek Konsolidasian 5,37 6,28 7,58
Rasio Solvabilitas (x)
Total Liabilitas Konsolidasian terhadap Total Aset Konsolidasian 0,14 0,13 0,11
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Total Liabilitas Konsolidasian terhadap Total Ekuitas Konsolidasian 0,16 0,15 0,13
10 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 11
Page 8
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk
Ikhtisar Operasional Volume Perdagangan
(Lembar Saham)
Harga Penutupan
(Rp)
400.000.000 700
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2025 2024 2023 350.000.000 600
Solusi Arsitektur (Cat Tembok, Kayu dan Besi, Cat Pelapis Anti Bocor, Perawatan Kayu, 300.000.000
6.291.901 5.847.703 5.618.025 500
dan Lainnya)
Barang Dagangan (Pipa, Mebel, dan Produk Pendukung) 1.831.784 1.623.653 1.398.857 250.000.000
Total Penjualan Neto 8.123.685 7.471.356 7.016.882 400
200.000.000
300
Persentase Kinerja Penjualan Neto Berdasarkan Segmen Operasi 150.000.000
200
100.000.000
22,55% 21,73% 19,94% 100
50.000.000
- -
r r i
Jan Feb Ma Ap Me Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
2025 2024 2023
2024 2025
Volume Perdagangan (Lembar Saham) Harga Penutupan (Rp)
77,45% 78,27% 80,06%
Solusi Arsitektur Barang Dagangan
Ikhtisar Saham Aksi Korporasi
Harga Saham Total Saham Avian Brands melanjutkan program pembelian kembali 59.312.728.400 saham. Aksi ini tidak memengaruhi nilai
Volume Transaksi Kapitalisasi Pasar saham sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari strategi nominal saham dan dijalankan dengan mempertimbangkan
Periode Terendah Tertinggi Penutupan Beredar
(Lembar Saham) (Rp)
(Rp) (Rp) (Rp) (Lembar Saham) peningkatan nilai Pemegang Saham. Aksi korporasi ini kondisi pasar, regulasi yang berlaku, serta prinsip tata kelola
mengacu pada persetujuan RUPS Luar Biasa tanggal 10 April yang baik.
2025 2025, yang mengizinkan pembelian maksimal 1.425.000.000
Kuartal 1 336 432 406 1.355.705.900 60.528.555.600 25.153.143.573.600 saham atau sekitar 2,3% dari seluruh saham disetor. Program Selain pembelian kembali saham, sepanjang tahun 2025
Kuartal 2 372 482 420 1.310.331.300 60.173.630.500 26.020.493.352.000 ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa berdasarkan Avian Brands tidak melakukan aksi korporasi lainnya, baik
Kuartal 3 398 476 408 1.182.602.900 59.615.578.800 25.277.050.684.800 keputusan RUPS Luar Biasa pada 7 Desember 2023. pemecahan saham (stock split), penggabungan saham
Kuartal 4 402 505 505 1.595.554.100 59.312.728.400 31.286.545.578.000 Hingga akhir tahun 2025, jumlah saham yang berhasil (reverse stock), pembagian dividen saham, pembagian
dibeli kembali meningkat menjadi 2.640.827.200 saham, saham bonus, perubahan nilai nominal saham, penerbitan
2024
yang terdiri dari 1.425.000.000 saham aksi buyback periode efek konversi, maupun penambahan dan pengurangan
Kuartal 1 488 610 550 1.814.180.700 61.556.537.600 34.074.455.580.000 pertama dan 1.215.827.200 saham buyback periode modal.
Kuartal 2 488 570 515 1.353.097.300 61.256.923.300 31.906.081.134.000 kedua sehingga total saham beredar berkurang menjadi
Kuartal 3 444 535 498 1.469.498.600 61.195.158.500 30.852.870.688.800
Kuartal 4 358 520 400 3.563.375.400 60.790.106.400 24.781.422.240.000
12 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 13
Page 9
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk
Informasi Perdagangan Saham Februari 2025
17 Peluncuran Produk Avitex TOP
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands tidak pernah mengalami penghentian sementara perdagangan saham ataupun Avian Brands meluncurkan produk Avitex TOP, cat tembok yang
penghapusan pencatatan saham. hadir sebagai solusi terbaik untuk kebutuhan pengecatan rumah
dan bangunan modern. Dengan warna putih bersih serta hasil
akhir deep matt yang mampu menutup ketidaksempurnaan
pada tembok, Avitex TOP menawarkan kualitas unggul melalui
daya tutup maksimal, daya sebar luas, dan daya lekat terbaik
Informasi mengenai Obligasi, Sukuk, atau di kelasnya. Dirancang khusus untuk berbagai permukaan
interior, seperti tembok, langit-langit, plafon, gypsum,
Obligasi Konversi
GRC, beton, hingga plester, Avitex TOP menjadi pilihan tepat
bagi pelanggan yang mengutamakan estetika sekaligus
ketahanan cat.
Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands tidak pernah menerbitkan obligasi, sukuk, atau obligasi konversi.
Maret 2025
13 Investasi Strategis Avian Brands
Peristiwa Penting
di PT Dextone Lemindo
Pada 13 Maret 2025, Avian Brands merealisasikan investasi
strategis sebesar Rp275,8 miliar dengan mengambil 16,67%
saham baru PT Dextone Lemindo, produsen lem dengan merek
“Dextone” yang telah dipercaya selama lebih dari 3 dekade
Januari 2025 di Indonesia. Melalui langkah ini, Avian Brands memperkuat
strategi pertumbuhan organik maupun non-organik, sekaligus
01 Peluncuran Produk Boyo Wood Stain 2 in 1 memperkokoh posisi sebagai pemimpin pasar cat dekoratif.
Sinergi dengan Dextone diharapkan mendorong pertumbuhan
Avian Brands meluncurkan produk Boyo Wood Stain 2 in 1,
operasional kedua perusahaan serta menciptakan nilai
politur berbahan dasar air ramah lingkungan dengan fungsi
berkelanjutan bagi Pemegang Saham dan seluruh pemangku
ganda, yakni melindungi sekaligus mempercantik kayu interior
kepentingan.
maupun eksterior. Menggunakan resin acrylic berkualitas
tinggi, produk ini tidak mudah menguning, tahan sinar UV, dan
tersedia dalam beragam warna favorit. Hasil akhir yang elegan
dengan perlindungan maksimal serta harga yang ekonomis,
menjadikan Boyo Wood Stain 2 in 1 solusi praktis untuk menjaga
keindahan dan ketahanan kayu jangka panjang. April 2025
30 Avian Brands Resmi Bergabung dengan
United Nations Global Compact
Avian Brands secara resmi menjadi anggota United Nations
Global Compact (“UNGC”), sebuah inisiatif global yang
Februari 2025 mendorong praktik bisnis bertanggung jawab sesuai
prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa (“PBB”). Langkah
01 Peluncuran Produk No Drop Spray ini menegaskan komitmen Avian Brands untuk tidak hanya
fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada penciptaan nilai
Avian Brands meluncurkan produk No Drop Spray, sebuah berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Sebagai
produk yang memberikan solusi instan untuk mengatasi anggota UNGC, Avian Brands berkomitmen menyampaikan
retak dan bocor secara praktis, cepat, dan mudah digunakan. laporan tahunan Communication on Progress (“CoP”) yang
Dikemas dalam bentuk spray modern, produk ini dirancang memuat capaian, tantangan, dan perbaikan berkelanjutan
agar dapat diaplikasikan langsung tanpa peralatan tambahan, dalam penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan.
sehingga memberikan perlindungan kedap air sekaligus
menutup retakan kecil secara efektif. Dengan teknologi
anti-bocor terpercaya dari No Drop, produk ini menghadirkan
kemudahan maksimal bagi pelanggan.
14 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 15
Page 10
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk
Mei 2025 Agustus 2025
30 Avian Brands Kembali Raih Penghargaan
“2024 Market Leader in the Indonesian Paint &
01 Peluncuran Produk Giant Mortar 225 Plamir Instan
Ekonomis
Coating Industry” dari Frost & Sullivan
Avian Brands meluncurkan produk Giant Mortar 225 Plamir
Avian Brands kembali meraih penghargaan internasional Instan Ekonomis, plamir siap pakai yang dirancang untuk
sebagai “2024 Market Leader in the Indonesian Paint & Coating meratakan dan menghaluskan permukaan dinding serta langit-
Industry” dari Frost & Sullivan, untuk ketiga kalinya setelah tahun langit, baik untuk aplikasi interior maupun eksterior. Produk ini
2020 dan 2023. Penghargaan ini menegaskan posisi Avian merupakan semen instan berbahan dasar semen, filler, aditif,
Brands sebagai pemimpin pasar yang konsisten dan inovatif, dan special polymer yang tercampur secara homogen, sehingga
berkat strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui inovasi menghasilkan konsistensi aplikasi yang stabil dan mudah
produk, perluasan jaringan distribusi, layanan pelanggan digunakan. Dengan formulasi praktis dan ekonomis, Giant
unggul, serta komitmen pada prinsip ESG. Mortar 225 Plamir Instan Ekonomis memberikan solusi efisien
untuk pekerjaan persiapan permukaan, sekaligus mendukung
hasil akhir pengecatan yang lebih rapi dan berkualitas.
Juni 2025
Agustus 2025
01 Peluncuran Produk Avian Epoxy Filler
Avian Brands meluncurkan produk Avian Epoxy Filler, sebuah
primer epoxy 2 komponen anti-karat yang diformulasikan 22 Avian Brands Masuk Indeks Bergengsi FTSE Russell
dan Luncurkan Strategi Keberlanjutan
khusus untuk kebutuhan auto refinish dan aplikasi total
body otomotif. Produk ini berfungsi ganda sebagai cat dasar Avian Brands resmi tercatat dalam indeks global Financial
sekaligus filler, dengan daya lekat optimal pada logam maupun Times Stock Exchange (“FTSE”) Russell, salah satu indeks pasar
dempul plastik. Dengan sifat anti-karat yang kuat dan kualitas keuangan paling bergengsi di dunia yang menilai kinerja
adhesi unggul, Avian Epoxy Filler hadir sebagai solusi inovatif perusahaan berdasarkan standar ESG. Pencapaian ini menjadi
untuk memberikan perlindungan maksimal serta hasil akhir pengakuan internasional atas komitmen Avian Brands dalam
terbaik pada industri otomotif. membangun bisnis yang bertanggung jawab, transparan, dan
berkelanjutan. Capaian ini diperkuat juga dengan peluncuran
Avian Brands Sustainability Strategy yang dibangun atas 4 pilar
keberlanjutan, yaitu Product Pillars, Environment Pillars, People &
Community Pillars, serta Governance Pillars.
01 Peluncuran Produk No Drop Cat Dasar Anti Bocor
Avian Brands meluncurkan produk No Drop Cat Dasar Anti Bocor,
sebuah cat dasar dengan teknologi negative waterproofing
yang dirancang untuk mencegah tembok lembap sekaligus
meningkatkan daya tutup cat akhir. Produk ini memiliki September 2025
keunggulan kedap air, tahan alkali, dan tahan efflorescence,
sehingga ideal digunakan pada eksterior maupun interior.
Diformulasikan khusus untuk tembok baru dengan tingkat 01 Peluncuran Produk No Drop Kolam Ikan
2 Komponen
kelembaban di bawah 30% setelah 3 hari pengeringan, No Drop
Cat Dasar Anti Bocor memberikan perlindungan optimal sejak Avian Brands meluncurkan produk No Drop Kolam Ikan
lapisan pertama. 2 Komponen, sebuah pelapis berbahan dasar semen
2 komponen yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan
kolam ikan. Produk ini aman digunakan karena tidak beracun,
sekaligus memberikan perlindungan maksimal terhadap
Juli 2025 kebocoran dan rembesan air. Dengan sistem 2 komponen,
No Drop Kolam Ikan 2 Komponen mampu menciptakan lapisan
kedap air yang kuat, tahan lama, dan menyatu sempurna
01 Peluncuran Produk Avian Platinum dengan permukaan kolam. Solusi ini dirancang untuk
Avian Brands meluncurkan produk Avian Platinum, sebuah cat menjawab kebutuhan pelanggan yang menginginkan produk
super kilap premium yang diformulasikan dengan 100% resin pelapis kolam yang efektif, ramah lingkungan, serta menjaga
akrilik untuk memberikan hasil akhir berkilau sempurna dan kesehatan ikan dan ekosistem di dalamnya.
tidak menguning. Produk ini kompatibel dengan berbagai
jenis thinner sehingga menghadirkan fleksibilitas tinggi dalam
pengaplikasiannya. Dengan pigmen khusus berkualitas
tinggi, Avian Platinum menawarkan daya tutup optimal serta
ketahanan maksimum terhadap cuaca ekstrem. Keunggulan ini
menjadikannya solusi ideal untuk berbagai permukaan, mulai
dari kayu, besi, tembok, hingga GRC, baik pada area interior
maupun eksterior.
16 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 17
Page 11
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk
September 2025 Oktober 2025
04 Avian Carbon Reduction Initiative (“ACRI”),
Sebuah Komitmen Avian Brands Menuju
1 Peluncuran Produk Avitex Wizz Cat Dasar
Avian Brands meluncurkan produk Avitex Wizz Cat Dasar,
Net Zero Emissions 2050
sebuah cat dasar interior yang diformulasi 2x lebih kental
Avian Brands membangun ACRI sebagai sebuah langkah sehingga dapat diencerkan hingga 40% untuk penggunaan
strategis untuk mengelola dan menurunkan emisi GRK secara yang lebih irit tanpa mengurangi kualitas. Produk ini ideal untuk
sistematis demi merealisasikan komitmen menuju Net Zero tembok baru maupun lama karena mampu meningkatkan daya
Emission 2050. ACRI ini dibangun atas 4 pilar utama, yaitu lekat dan daya tutup cat akhir, sekaligus membantu mencegah
Technology, Utility, Heat Transfer, dan Combustion Reduction pengapuran, serangan alkali, dan efflorescence, sehingga
Initiative. Program ini mencakup transisi teknologi rendah memberikan hasil pengecatan yang lebih maksimal fitur, warna
emisi, pemanfaatan energi terbarukan, efisiensi utilitas industri, cat dan tentunya lebih tahan lama dalam satu langkah praktis.
optimalisasi sistem pendinginan, serta peningkatan efisiensi
pembakaran pada proses produksi. Dengan dukungan tata
kelola berstandar global, sertifikasi internasional, serta verifikasi
independen, ACRI bukan hanya sebatas program teknis, 13 Peluncuran Produk No Drop Plamir Anti Bocor
tetapi juga transformasi budaya sadar karbon di seluruh lini Avian Brands meluncurkan produk No Drop Plamir Anti Bocor,
operasional Avian Brands. sebuah plamir inovatif yang diformulasikan dengan teknologi
negative waterproofing untuk membantu mencegah tembok
lembap atau rembesan dari sisi lain bangunan sekaligus
menutup retak halus pada permukaan dinding. Produk ini
15 Avian Brands Kembali Meraih 2 Penghargaan dari
Indonesian Institute for Corporate Directorship
bersifat kedap air, anti-jamur dan anti-lumut, serta anti-alkali
dan anti-efflorescence, sehingga memberikan perlindungan
(“IICD”)
menyeluruh terhadap kerusakan tembok.
Avian Brands kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang
tata kelola dan keberlanjutan dengan meraih 2 penghargaan
bergengsi dari IICD, yaitu Top 50 Big Capitalization Public
Listed Company dan Best Sustainability and Resilience (Big Cap).
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Avian
Brands dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan
yang baik sekaligus komitmen terhadap keberlanjutan November 2025
jangka panjang di tengah dinamika industri yang kompetitif.
Melalui penerapan strategi keberlanjutan yang menyeluruh,
Avian Brands berhasil menjaga keseimbangan antara kinerja
1 Avian Brands Kembali Meraih Pengakuan
Internasional dengan Masuk Jajaran
ekonomi, tanggung jawab sosial, dan pelestarian lingkungan, Fortune Southeast Asia 500
sekaligus memperkuat ketahanan perusahaan menghadapi
Avian Brands kembali meraih pengakuan internasional dengan
tantangan global.
berhasil masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun
2025, sebuah pemeringkatan bergengsi yang menampilkan
500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan kinerja
18 Avian Brands Raih 2 Penghargaan Prestisius
di Bidang ESG
keuangan tahun fiskal 2024. Pencapaian ini menegaskan posisi
Avian Brands sebagai pemimpin pasar cat dekoratif nasional
yang mampu mempertahankan kinerja solid di tengah dinamika
Avian Brands kembali menegaskan komitmen terhadap
ekonomi global. Selain itu, pengakuan ini juga sekaligus
keberlanjutan dengan meraih 2 penghargaan nasional
memperkokoh komitmen Avian Brands untuk terus tumbuh
bergengsi pada tahun 2025. Pada ajang Katadata ESG Awards
secara berkelanjutan dan mempertahankan kepemimpinan di
2025, Avian Brands dianugerahi gelar Governance Winner untuk
industri cat dekoratif Indonesia.
sektor Chemicals, sebagai pengakuan atas konsistensi dalam
penerapan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan selaras
dengan standar global. Selain itu, dalam Environmental and
Social Innovation Awards 2025 yang diselenggarakan Sucofindo,
Avian Brands mendapat apresiasi di Kategori Inovasi Lingkungan
1 Peluncuran Produk Sunguard Basic
Avian Brands meluncurkan produk Sunguard Basic, cat
berkat program penurunan emisi yang dinilai inovatif dan
eksterior premium yang menawarkan perlindungan maksimal
terukur. Kedua penghargaan ini semakin memperkuat posisi
hingga 6 tahun dengan harga terjangkau di kelasnya. Dirancang
Avian Brands sebagai perusahaan cat nasional yang tidak hanya
dengan fitur UV Shield, Sunguard Basic mampu menjaga
unggul dalam inovasi produk, tetapi juga menjadi pelopor
ketahanan warna agar tidak mudah pudar meski terpapar cuaca
dalam penerapan prinsip ESG.
ekstrem. Selain itu, penggunaan Super-Cover Technology juga
membuat proses pengecatan lebih mudah dan cepat karena
cat dapat menyebar lebih merata, memberikan hasil akhir yang
rapi, halus, dan tahan lama.
18 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 19
Page 12
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk
November 2025 Penghargaan dan Sertifikasi
1 Peluncuran Produk No Drop Butyl Tape Anti Bocor
Avian Brands meluncurkan produk No Drop Butyl Tape Anti
Bocor, sebuah isolasi anti-bocor berbahan dasar butyl yang
Penghargaan
dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap
rembesan dan kebocoran. Produk ini memiliki daya rekat 2024 Market Leader in Best Sustainability and
1 5
yang sangat baik, kedap air, serta elastisitas tinggi sehingga the Indonesian Paint & Resilience (Big Cap)
mampu menyesuaikan diri dengan berbagai permukaan dan Coating Industry Penyelenggara:
perubahan suhu. Berbeda dengan isolasi anti bocor berbahan Penyelenggara: Indonesian Institute for
bitumen, No Drop Butyl Tape Anti Bocor ini dapat ditempelkan Frost & Sullivan Corporate Directorship (“IICD”)
pada permukaan yang basah. Penerima: Penerima:
PT Avia Avian Tbk PT Avia Avian Tbk
Periode: Periode:
2024 2025
Desember 2025
4 Avian Brands Pertahankan Kepemimpinan Pasar
Cat melalui Frost & Sullivan “2025 Indonesian
Katadata ESG Awards 2025
6 Fortune Southeast Asia 500
Sektor Chemicals untuk Kategori Penyelenggara:
Architectural Paints and Coatings Market Governance
Leadership” 2 Fortune
Penyelenggara: Penerima:
Avian Brands kembali memperoleh pengakuan internasional Katadata PT Avia Avian Tbk
dengan meraih penghargaan “2025 Indonesian Architectural Penerima: Periode:
Paints and Coatings Market Leadership” dari Frost & Sullivan. PT Avia Avian Tbk 2025
Penghargaan ini merupakan penghargaan keempat yang Periode:
diterima Avian Brands dari lembaga tersebut. Frost & Sullivan 2025
menilai Avian Brands unggul dalam inovasi berkelanjutan,
pengembangan portofolio produk lintas segmen dari ekonomis
hingga premium, serta kemampuannya merespons dinamika
pasar cat arsitektur yang terus berkembang, dengan tetap
mengedepankan kualitas, keamanan material, dan prinsip Environmental and Social 2025 Indonesian Architectural
7
keberlanjutan. Innovation Awards (“ENSIA”) Paints and Coatings Market
2025 Leadership
3
Kategori Inovasi Lingkungan Penyelenggara:
Berkat Program Penurunan Emisi Frost & Sullivan
Penyelenggara: Penerima:
Desember 2025 Sucofindo PT Avia Avian Tbk
Penerima: Periode:
4 Avian Brands Diakui sebagai Strong Performer –
Asia Top 30 dalam Kategori Paints & Coatings
PT Avia Avian Tbk
Periode:
2025
oleh Asian Coatings & Ink Federation (“ACIF”) dan 2025
Singapore Paints & Coatings Association (“SPACA”)
Avian Brands meraih pengakuan sebagai Strong Top 50 Big Capitalization Public Strong Performer – Asia Top 30
Performer – Asia Top 30 dalam kategori Paints & Coatings oleh 4 8
Listed Company Kategori Paints & Coatings
ACIF bersama SPACA pada ajang penghargaan di Singapura. Penyelenggara: Penyelenggara:
Penghargaan ini mencerminkan penguatan posisi Avian Brands Indonesian Institute for Corporate Asian Coatings & Ink Federation
dalam beberapa tahun terakhir di pasar cat Indonesia melalui Directorship (“IICD”) (“ACIF”) dan Singapore Paints &
inovasi berorientasi pelanggan, keunggulan operasional, serta Penerima: Coatings Association (“SPACA”)
pengembangan teknologi pelapis yang lebih berkelanjutan. PT Avia Avian Tbk Penerima:
Investasi berkelanjutan pada solusi berbasis air dan formulasi PT Avia Avian Tbk
Periode:
ramah lingkungan yang adaptif terhadap iklim menegaskan 2025 Periode:
kemampuan Avian Brands dalam menghadirkan produk 2025
berperforma tinggi sekaligus mendukung transisi menuju
industri pelapis yang berkelanjutan.
20 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 21
Page 13
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk
Sertifikasi
International Standardization Organization Standar Nasional Indonesia
Avian Brands terus menunjukkan komitmen terhadap keunggulan operasional dengan menerapkan sistem manajemen yang Avian Brands secara konsisten menerapkan Standar Nasional Indonesia (“SNI”) dalam setiap tahap proses produksi sebagai
sesuai dengan standar internasional. Sertifikasi International Standardization Organization (“ISO”) yang diperoleh di berbagai wujud komitmen terhadap kualitas dan keselamatan produk. Sertifikasi SNI menjadi indikator penting bahwa produk-produk
bidang menjadi bukti nyata dari upaya Avian Brands dalam menjunjung tinggi prinsip mutu, lingkungan, energi, keamanan Avian Brands telah memenuhi persyaratan mutu, kualitas, keselamatan, dan kinerja sesuai regulasi nasional yang berlaku.
informasi, dan keselamatan kerja. Melalui sertifikasi ini, Avian Brands tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap standar Keberhasilan memperoleh sertifikasi SNI ini tidak hanya mencerminkan keseriusan Avian Brands dalam menjaga standar
global, tetapi juga memperkuat penerapan praktik terbaik yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, kualitas, tetapi juga memperkuat daya saing produk di pasar domestik maupun regional. Hingga akhir tahun 2025, Avian
produktif, dan berkelanjutan. Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands telah berhasil meraih 5 sertifikasi ISO di bidang-bidang Brands telah mengantongi 2 sertifikasi SNI yang mencakup 3 produk unggulan di segmen eksterior dan interior sebagaimana
strategis sebagaimana diuraikan berikut: diuraikan berikut:
Nama Sertifikasi Penyelenggara Masa Berlaku Nama Sertifikasi Produk Tipe Penyelenggara Masa Berlaku
1 ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan 1 SNI 3564:2014 Sunguard Eksterior Lembaga Sertifikasi Produk
Intertek Certification Limited Hingga 16 Februari 2026
Informasi Chempack Balai Besar
Standarisasi dan Pelayanan
2 ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu Hingga 27 Februari 2027
Supersilk dan Jasa Industri Kimia, Farmasi, Hingga 3 November 2026
ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan 2 SNI 3564:2014 Interior dan Kemasan Kementerian
3 Hingga 26 Oktober 2027 Avitex
Keselamatan Kerja LRQA Limited Perindustrian Republik
Indonesia
4 ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan Hingga 18 Februari 2028
5 ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi Hingga 2 Maret 2028
Current issue date: 28 February 2024 Original approval(s): Current issue date: 27 October 2024 Original approval(s):
Expiry date: 27 February 2027 ISO 9001 - 28 February 2007 Expiry date: 26 October 2027 ISO 45001 - 5 November 2020
Certificate identity number: 10582361 Certificate identity number: 10639949
Certificate of Approval Certificate of Approval
This is to certify that the Management System of: This is to certify that the Management System of:
PT Avia Avian Tbk PT Avia Avian Tbk
Jl Raya Surabaya-Sidoarjo Km 19, Desa Wadungasih, Buduran Sidoarjo, East Java, Indonesia Jl Raya Surabaya-Sidoarjo Km 19, Desa Wadungasih, Buduran Sidoarjo, East Java, Indonesia
has been approved by LRQA to the following standards: has been approved by LRQA to the following standards:
ISO 9001:2015 ISO 45001:2018
Approval number(s): ISO 9001 – 0044727 Approval number(s): ISO 45001 – 0044850
This certificate is valid only in association with the certificate schedule bearing the same number on which the locations applicable This certificate is valid only in association with the certificate schedule bearing the same number on which the locations applicable
to this approval are listed. to this approval are listed.
The scope of this approval is applicable to: The scope of this approval is applicable to:
Manufacture of paint, resin, can making and mortar product. Manufacture of paint and resin including can making and mortar product.
Luis Cunha Luis Cunha
________________________ ________________________
Area Operations Manager - North Asia & SAMEA Area Operations Manager - North Asia & SAMEA
Issued by: LRQA Limited Issued by: LRQA Limited
LRQA Group Limited, its affiliates and subsidiaries and their respective officers, employees or agents are, individually and collectively, referred to in this clause as 'LRQA'. LRQA Group Limited, its affiliates and subsidiaries and their respective officers, employees or agents are, individually and collectively, referred to in this clause as 'LRQA'.
LRQA assumes no responsibility and shall not be liable to any person for any loss, damage or expense caused by reliance on the information or advice in this document or LRQA assumes no responsibility and shall not be liable to any person for any loss, damage or expense caused by reliance on the information or advice in this document or
howsoever provided, unless that person has signed a contract with the relevant LRQA entity for the provision of this information or advice and in that case any responsibility or howsoever provided, unless that person has signed a contract with the relevant LRQA entity for the provision of this information or advice and in that case any responsibility or
liability is exclusively on the terms and conditions set out in that contract. liability is exclusively on the terms and conditions set out in that contract.
Issued by: LRQA Limited, 1 Trinity Park, Bickenhill Lane, Birmingham B37 7ES, United Kingdom Issued by: LRQA Limited, 1 Trinity Park, Bickenhill Lane, Birmingham B37 7ES, United Kingdom
Page 1 of 2 Page 1 of 2
1 2 3
Current issue date: 19 February 2025 Original approval(s): Current Issue Date: 18 March 2025 Original approval(s):
Expiry date: 18 February 2028 ISO 14001 - 19 February 2013 Expiry Date: 2 March 2028 ISO 50001 - 3 March 2022
Certificate identity number: 10672436 Certificate Identity Number: 10679365
Certificate of Approval Certificate of Approval
This is to certify that the Management System of: This is to certify that the Management System of:
PT Avia Avian Tbk PT Avia Avian Tbk
Jl Raya Surabaya-Sidoarjo Km 19, Desa Wadungasih, Buduran Sidoarjo, East Java, Indonesia Jl Raya Surabaya-Sidoarjo Km.19, Desa Wadungasih Buduran Sidoarjo, East Java, 61252, Indonesia
has been approved by LRQA to the following standards:
ISO 14001:2015
Approval number(s): ISO 14001 – 00053962
has been approved by LRQA to the following standards:
ISO 50001:2018
Approval Number(s): ISO 50001 – 00035106
1 2
This certificate is valid only in association with the certificate schedule bearing the same number on which the locations applicable
to this approval are listed.
The scope of this approval is applicable to:
Manufacture of paint and resin including can making and mortar product. The scope of this approval is applicable to:
Manufacture of paint and resin including can making and mortar product.
Luis Cunha Luis Cunha
________________________ ________________________
Area Operations Manager - North Asia & SAMEA Area Operations Manager - North Asia & SAMEA
Issued by: LRQA Limited Issued by: LRQA Limited
LRQA Group Limited, its affiliates and subsidiaries and their respective officers, employees or agents are, individually and collectively, referred to in this clause as 'LRQA'. LRQA Group Limited, its affiliates and subsidiaries and their respective officers, employees or agents are, individually and collectively, referred to in this clause as 'LRQA'.
LRQA assumes no responsibility and shall not be liable to any person for any loss, damage or expense caused by reliance on the information or advice in this document or LRQA assumes no responsibility and shall not be liable to any person for any loss, damage or expense caused by reliance on the information or advice in this document or
howsoever provided, unless that person has signed a contract with the relevant LRQA entity for the provision of this information or advice and in that case any responsibility or howsoever provided, unless that person has signed a contract with the relevant LRQA entity for the provision of this information or advice and in that case any responsibility or
liability is exclusively on the terms and conditions set out in that contract. liability is exclusively on the terms and conditions set out in that contract.
Issued by: LRQA Limited, 1 Trinity Park, Bickenhill Lane, Birmingham B37 7ES, United Kingdom Issued by: LRQA Limited, 1 Trinity Park, Bickenhill Lane, Birmingham B37 7ES, United Kingdom
Page 1 of 1 Page 1 of 2
4 5
22 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 23
Page 14
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk
Sertifikasi
Green Label Singapura Sertifikasi Lainnya
Avian Brands terus menunjukkan komitmen terhadap Avian Brands juga telah memperoleh Sertifikat Industri Hijau dari Lembaga Sertifikasi Industri Hijau Balai Besar Standardisasi
keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan melalui dan Pelayanan Jasa Industri Kimia, Farmasi, dan Kemasan – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Sertifikasi ini
pengembangan produk ramah lingkungan yang memenuhi diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Avian Brands dalam menerapkan prinsip efisiensi energi, optimalisasi
standar sertifikasi internasional. Sertifikasi Green Label pengelolaan sumber daya, serta pengurangan dampak lingkungan dalam proses produksi. Berlaku hingga 7 September 2026,
Singapura (“GLS”) diberikan Singapore Environment sertifikat ini menegaskan konsistensi Avian Brands dalam mendorong inovasi yang ramah lingkungan dan peningkatan kinerja
Council kepada produk-produk Avian Brands yang industri secara berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan tujuan nasional untuk membangun industri yang lebih hijau dan
telah melalui proses evaluasi menyeluruh, mencakup bertanggung jawab di masa depan.
aspek penggunaan yang aman bagi pelanggan hingga
dampak lingkungan sepanjang siklus hidup produk PT. Avia Avian TBK
Jl. Raya Surabaya – Sidoarjo Km 19, Desa Wadungasih, Buduran, Sidoarjo-East Java.
(life cycle analysis). Pencapaian sertifikasi GLS menjadi bukti
Indonesia 61252
nyata bahwa Avian Brands senantiasa menghadirkan produk SUPERSILK SEMI KILAP
032-219-3926
Environmentally Preferred Paints & Surface Coatings
yang tidak hanya aman digunakan, tetapi juga berkontribusi (In accordance to SEC Green Label Category 32: Paints and Surface Coatings)
dalam mengurangi jejak lingkungan. Sertifikasi yang diakui Validity: 25 November 2023 to 24 November 2025
secara internasional ini, memberikan nilai tambah berupa
peningkatan kredibilitas, efisiensi produksi, penghematan Cheang Kok Chung
Executive Director
biaya, serta peluang ekspansi pasar hijau. Salah satu produk
unggulan yang telah memperoleh GLS adalah seri Supersilk
Semi Kilap. Hingga akhir tahun 2025, total 40 produk Avian
Brands telah berhasil meraih sertifikasi GLS.
Tingkat Komponen Dalam Negeri
Avian Brands terus mengedepankan penggunaan bahan
baku dan komponen lokal dalam proses produksi sebagai
bagian dari strategi keberlanjutan dan kontribusi terhadap
kemandirian ekonomi nasional. Komitmen ini diwujudkan
melalui pemenuhan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam SERTIFIKAT TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 16/M-IND/PER/2/2011
Negeri (“TKDN”), yakni sebuah sertifikasi dari Kementerian tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam
Negeri, hasil verifikasi atas capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
adalah sebagai berikut:
Perindustrian Republik Indonesia yang menandai peran aktif Jenis Produk
Tipe
Spesifikasi
:
:
:
Cat
Cat Tembok Semi Kilap
Water Based, Interior
Avian Brands dalam memperkuat rantai pasok domestik
Kode HS : 32091090
Merk : -
Nilai TKDN : 58,99%
Terbilang : Lima puluh delapan koma sembilan sembilan
dan mendukung pertumbuhan industri nasional. Salah satu Standard Produk :
Sertifikat Produk :
persen
-
-
produk unggulan yang telah memperoleh sertifikasi TKDN
No. Laporan : TKDN - 1611 - 2501675
yang telah ditandasahkan oleh Kementerian Perindustrian dan berlaku 3
tahun terhitung sejak tanggal tanda sah,
adalah Supersilk Semi Kilap, yang memadukan kualitas Nama Perusahaan :
diberikan kepada:
PT AVIA AVIAN Tbk
premium dengan dominasi kandungan lokal. Hingga akhir
Alamat : Jl. Raya Surabaya - Sidoarjo KM. 19 desa
Wadungasih RT.11, RW.3, Wadungasih, Buduran,
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 61252
NPWP : 01.203.265.2-641.000
tahun 2025, total 55 produk Avian Brands telah berhasil Jenis Industri
No. Tanda Sah
:
:
Industri Cat dan Tinta Cetak (KBLI: 20221)
4314/SJ-IND.8/E-TKDN/3/2025
meraih sertifikasi TKDN. Jakarta, 25 Maret 2025
Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Heru Kustanto
24 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 25
Page 15
Kilas Kinerja PT Avia Avian Tbk 26 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 27
Page 16
PT Avia Avian Tbk Laporan Manajemen “Ketahanan kinerja, kepemimpinan pasar, dan inovasi berkelanjutan menjadi fondasi Avian Brands dalam menciptakan nilai jangka panjang di tengah dinamika industri yang terus berkembang.” 28 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 29
Page 17
Laporan Manajemen PT Avia Avian Tbk
Laporan
Dewan Komisaris Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Kami memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan ekonomi global yang cenderung melambat, disertai
Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya, sehingga dengan dinamika inflasi yang belum sepenuhnya
Hermanto Tanoko Avian Brands dapat menjalankan kegiatan usaha sepanjang merata antarnegara, menuntut para pelaku usaha untuk
Komisaris Utama PT Avia Avian Tbk tahun 2025 secara terarah dan terkendali di tengah mengelola risiko eksternal secara lebih cermat dan adaptif.
dinamika lingkungan bisnis yang terus berkembang. Dalam konteks tersebut, kami memandang bahwa stabilitas
Kami memandang bahwa tahun 2025 merupakan periode makroekonomi global yang belum sepenuhnya pulih
yang menuntut ketajaman pengambilan keputusan dan menjadi faktor penting yang perlu terus diantisipasi dalam
kehati-hatian dalam pengelolaan usaha, seiring dengan perumusan dan evaluasi strategi Avian Brands ke depan.
meningkatnya ketidakpastian global, tekanan kompetisi
industri, serta tuntutan pemangku kepentingan terhadap Di tingkat nasional, kami menilai bahwa perekonomian
kinerja yang berkelanjutan. Indonesia menunjukkan ketahanan yang relatif baik di tengah
tekanan global. Pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga,
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, kami secara didukung oleh permintaan domestik, belanja pemerintah,
aktif mengevaluasi kecukupan strategi, efektivitas serta kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif,
pelaksanaannya, serta konsistensi Direksi dalam memberikan ruang bagi dunia usaha untuk tetap bergerak
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan secara produktif. Inflasi yang berada dalam kisaran terkendali
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good serta langkah penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia
Corporate Governance/”GCG”). Berdasarkan pemantauan turut memperkuat iklim usaha sepanjang tahun 2025.
dan penilaian yang kami lakukan sepanjang tahun 2025, Namun demikian, kami menekankan pentingnya
Direksi telah menunjukkan kemampuan adaptasi dan kewaspadaan terhadap potensi volatilitas ke depan,
disiplin pengelolaan yang memadai, sehingga Avian Brands khususnya terkait perubahan kebijakan global dan dinamika
mampu mempertahankan kinerja operasional dan pasar keuangan, agar keberlanjutan kinerja Avian Brands
keuangan yang stabil serta menjaga posisi kompetitifnya di tetap terjaga.
industri cat nasional.
Dalam kerangka tersebut, kami memandang bahwa
Tema “Leading with Color, Inspiring with Sustainability” meskipun kondisi makroekonomi nasional menunjukkan
juga kami pandang sebagai refleksi arah kepemimpinan ketahanan yang relatif baik, dampaknya terhadap kinerja
Avian Brands dalam menghadapi perubahan lanskap industri sektoral belum sepenuhnya merata. Pada sektor industri
ke depan. Tema ini tidak hanya mencerminkan keunggulan cat dan pelapis, aktivitas produksi secara umum telah
dalam menghasilkan pertumbuhan, tetapi juga menegaskan kembali berada pada fase ekspansi, namun pemulihan
pentingnya integrasi aspek keberlanjutan dalam setiap permintaan pasar masih berlangsung secara bertahap di
keputusan strategis. Kami meyakini bahwa pendekatan tengah berlanjutnya tekanan eksternal dan meningkatnya
tersebut merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehati-hatian pelanggan. Selain itu, dinamika geopolitik
nilai jangka panjang, memperkuat kepercayaan pemangku global dan fluktuasi harga bahan baku turut memberikan
kepentingan, dan menjaga kesinambungan usaha tekanan pada struktur biaya industri, sehingga menuntut
Avian Brands. Selanjutnya, kami menyampaikan pandangan pengelolaan usaha yang semakin disiplin dan adaptif.
dan evaluasi lebih lanjut atas kinerja, tata kelola, serta
prospek usaha Avian Brands ke depan sebagai berikut.
Kondisi Ekonomi dan Industri Tahun 2025
Kami mencermati bahwa sepanjang tahun 2025
perekonomian global masih berada dalam fase penyesuaian
yang ditandai oleh meningkatnya fragmentasi ekonomi,
ketidakpastian kebijakan perdagangan, serta perlambatan
pertumbuhan jangka menengah. Proyeksi pertumbuhan
30 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 31
Page 18
Laporan Manajemen PT Avia Avian Tbk
Pengawasan terhadap Perumusan dan Selain melalui mekanisme formal, kami juga menyampaikan menjaga pertumbuhan kinerja penjualan, mengelola Sejalan dengan perkembangan tersebut, kami memandang
Implementasi Strategi Avian Brands nasihat dan pandangan kepada Direksi melalui komunikasi struktur biaya, serta mempertahankan tingkat profitabilitas bahwa industri cat dan pelapis nasional masih memiliki
yang bersifat insidentil dan tematik, khususnya dalam di tengah dinamika pasar. Kontribusi segmen usaha kami ruang pertumbuhan jangka panjang, tercermin dari tingkat
Kami memandang bahwa strategi yang dirumuskan dan merespons isu-isu strategis, perkembangan industri, pandang telah dikelola secara proporsional, dengan fokus konsumsi per kapita yang relatif lebih rendah dibandingkan
diimplementasikan Direksi sepanjang tahun 2025 telah serta potensi risiko yang memerlukan perhatian segera. pada segmen yang memiliki potensi pertumbuhan dan nilai negara-negara regional. Meskipun dalam jangka pendek
mempertimbangkan secara memadai dinamika industri, Pendekatan ini memungkinkan kami untuk memberikan tambah yang lebih tinggi. Kami juga mencermati bahwa laju pertumbuhan industri dapat dipengaruhi oleh potensi
kondisi pasar, serta tantangan operasional yang dihadapi masukan secara tepat waktu dan relevan, tanpa mengurangi pengelolaan keuangan Avian Brands tetap dilakukan secara pelemahan daya beli, kami menilai bahwa potensi struktural
Avian Brands. Melalui fungsi pengawasan yang dijalankan prinsip-prinsip GCG. Setiap nasihat yang disampaikan prudent dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan industri tetap terjaga. Dalam menghadapi kondisi tersebut,
secara berkesinambungan, kami menelaah kecukupan arah diarahkan untuk memperkuat kualitas pengambilan keberlanjutan usaha. kami memandang bahwa fokus Avian Brands pada penguatan
strategis, konsistensi pelaksanaannya, serta keselarasan keputusan, meningkatkan efektivitas implementasi strategi, segmen operasi, efisiensi operasional, inovasi produk, serta
antara rencana kerja dan realisasi kinerja. Pendekatan serta menjaga keseimbangan antara pencapaian kinerja Selain capaian operasional dan keuangan, kami menyambut pengelolaan risiko yang disiplin merupakan faktor kunci
ini dilakukan untuk memastikan bahwa strategi yang dan pengelolaan risiko. baik langkah Direksi dalam merealisasikan inisiatif strategis untuk menjaga keberlanjutan kinerja dan memperkuat
dijalankan mampu menjaga daya saing Avian Brands yang mendukung pertumbuhan jangka menengah dan posisi Avian Brands di tengah dinamika industri ke depan.
sekaligus mendukung keberlanjutan usaha dalam jangka Melalui frekuensi dan mekanisme pemberian nasihat panjang Avian Brands, termasuk investasi strategis yang
menengah dan panjang. yang terstruktur dan adaptif tersebut, kami menilai bahwa bertujuan memperkuat sinergi portofolio dan memperluas
hubungan kerja dengan Direksi berjalan secara efektif dan kapabilitas bisnis. Pengakuan dan penghargaan dari pihak Pandangan atas Penerapan Tata Kelola
Sepanjang tahun 2025, kami mencermati implementasi profesional. Sinergi yang terjalin memungkinkan terjadinya eksternal yang diterima Avian Brands sepanjang tahun 2025 Perusahaan
berbagai inisiatif strategis yang difokuskan pada penguatan proses check and balance yang sehat, sekaligus memastikan juga dipandang sebagai indikator atas konsistensi kinerja,
jaringan distribusi, pengembangan portofolio dan kualitas bahwa pengelolaan Avian Brands senantiasa berada dalam kualitas tata kelola, serta komitmen terhadap inovasi dan Kami memandang bahwa penerapan GCG di Avian Brands
produk, peningkatan efisiensi operasional, serta perluasan koridor prinsip GCG dan berorientasi pada kepentingan keberlanjutan. Secara keseluruhan, kami menilai bahwa sepanjang tahun 2025 telah dilaksanakan secara konsisten
segmen pasar. Kami menilai bahwa langkah-langkah jangka panjang. kinerja Direksi sepanjang tahun 2025 telah berada pada dan terintegrasi dalam pengelolaan usaha. Penerapan
tersebut telah dijalankan secara terstruktur dan terukur, jalur yang selaras dengan kepentingan Avian Brands dan GCG tidak hanya berfokus pada pemenuhan ketentuan
dengan dukungan pengelolaan sumber daya yang pemangku kepentingan, dengan tetap terdapat ruang regulasi, tetapi juga diarahkan untuk mendukung
relatif efektif. Selain itu, penguatan kapabilitas riset dan Penilaian terhadap Kinerja Direksi penyempurnaan yang akan menjadi perhatian dalam pengambilan keputusan yang akuntabel, transparan, dan
pengembangan, pemanfaatan teknologi informasi, serta Avian Brands pengawasan ke depan. bertanggung jawab. Kami menilai bahwa struktur tata
peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan dipandang kelola yang diterapkan telah memberikan kejelasan peran
sebagai faktor penting dalam menjaga dominasi pasar dan Kami telah melakukan penilaian terhadap kinerja Direksi dan kewenangan antara Rapat Umum Pemegang Saham
stabilitas kinerja Avian Brands di tengah persaingan industri Avian Brands sepanjang tahun 2025 berdasarkan capaian Pandangan terhadap Prospek Usaha (“RUPS”), Dewan Komisaris, Direksi, serta komite dan unit
yang semakin ketat. operasional, kinerja keuangan, serta pelaksanaan inisiatif Avian Brands pendukung sehingga mekanisme checks and balances dapat
strategis yang telah ditetapkan dalam rencana kerja. berjalan secara efektif.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, kami juga Penilaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan Kami memandang bahwa prospek usaha Avian Brands
memberikan perhatian terhadap disiplin eksekusi, kondisi lingkungan usaha yang menantang, dinamika ke depan tetap berada dalam arah yang positif, meskipun Dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, kami mencermati
pengendalian risiko, serta penerapan prinsip GCG dalam industri yang kompetitif, serta ekspektasi pemangku dihadapkan pada tantangan global yang masih berlanjut. bahwa sistem pengendalian internal dan manajemen
setiap inisiatif strategis. Kami menilai bahwa Direksi telah kepentingan terhadap keberlanjutan kinerja jangka panjang Lanskap perekonomian internasional yang semakin risiko Avian Brands telah dirancang dan dijalankan untuk
menunjukkan komitmen untuk mengelola pertumbuhan Avian Brands. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kami terfragmentasi, dengan laju pertumbuhan global yang mendukung pencapaian tujuan operasional, keandalan
usaha secara prudent, dengan tetap memperhatikan menilai bahwa Direksi telah menjalankan fungsi pengelolaan diproyeksikan melambat serta tekanan struktural jangka pelaporan keuangan, serta kepatuhan terhadap peraturan
efisiensi, kualitas, dan kesinambungan kinerja. Ke depan, Avian Brands secara efektif dan bertanggung jawab, sehingga menengah, menuntut pengelolaan usaha yang adaptif perundang-undangan. Peran Komite Audit dan Unit Audit
kami akan terus mendorong penyempurnaan strategi mampu mempertahankan stabilitas kinerja sekaligus dan prudent. Dalam konteks tersebut, kami menilai bahwa Internal dalam melakukan evaluasi secara independen dan
dan pelaksanaannya agar Avian Brands senantiasa adaptif menjaga posisi kompetitifnya di industri cat nasional. stabilisasi inflasi global dan berlanjutnya penyesuaian berkesinambungan dinilai telah memberikan keyakinan
terhadap perubahan lingkungan usaha dan mampu kebijakan moneter di berbagai negara dapat memberikan yang memadai atas efektivitas pengendalian internal. Kami
mempertahankan kinerja yang berkelanjutan. Dari sisi operasional, kami mencermati bahwa Direksi telah ruang bagi perbaikan iklim usaha secara bertahap, meskipun juga menilai bahwa penerapan manajemen risiko telah
mengelola kapasitas produksi dan aktivitas manufaktur risiko eksternal tetap perlu dicermati secara berkelanjutan. diintegrasikan dalam proses perencanaan dan implementasi
secara terukur, dengan optimalisasi peran fasilitas produksi strategi, sehingga memungkinkan Avian Brands untuk
Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat yang ada serta dukungan inovasi produk yang berkelanjutan. Di tingkat nasional, kami menilai bahwa ketahanan mengelola risiko secara proaktif dan terukur.
kepada Direksi Avian Brands Upaya penguatan portofolio produk melalui peluncuran perekonomian Indonesia menjadi faktor pendukung
produk baru, penguatan portofolio produk yang memiliki penting bagi prospek usaha Avian Brands. Optimisme Selain itu, kami memandang bahwa Whistleblowing System
Sejalan dengan itu, kami melaksanakan fungsi pemberian sertifikasi SNI, TKDN, maupun GLS, serta konsistensi kualitas pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 (“WBS”) sebagai sarana pelaporan pelanggaran telah
nasihat kepada Direksi secara berkesinambungan sepanjang dan mutu produk dipandang sebagai langkah yang relevan yang ditopang oleh permintaan domestik, dukungan mendukung terciptanya budaya integritas dan kepatuhan
tahun 2025. Pemberian nasihat dilakukan melalui berbagai dalam merespons kebutuhan pasar dan memperkuat kebijakan fiskal dan moneter, serta penguatan agenda di lingkungan Avian Brands. Mekanisme pelaporan yang
media, termasuk rapat gabungan Dewan Komisaris dan daya saing Avian Brands. Kami menilai bahwa pendekatan perdagangan internasional memberikan landasan yang menjamin kerahasiaan dan perlindungan bagi pelapor
Direksi maupun rapat dengan komite-komite pendukung, tersebut mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan relatif kondusif bagi dunia usaha. Kondisi ini dipandang
dengan frekuensi yang disesuaikan dengan kebutuhan volume, kualitas produk, dan efisiensi operasional. dapat menjaga momentum aktivitas di sektor properti
dan dinamika pengelolaan usaha. Melalui forum-forum dan konstruksi, yang memiliki keterkaitan erat dengan
tersebut, kami memberikan masukan strategis, pandangan Dari sisi kinerja keuangan, kami menilai bahwa Direksi permintaan produk cat dan pelapis.
independen, serta arahan yang konstruktif terkait kebijakan telah menunjukkan disiplin pengelolaan keuangan yang
dan langkah-langkah pengelolaan Avian Brands. memadai, tercermin dari kemampuan Avian Brands dalam
32 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 33
Page 19
Laporan Manajemen PT Avia Avian Tbk
dinilai sebagai elemen penting dalam memperkuat tata kelola dan kepercayaan pemangku kepentingan. Secara keseluruhan,
kami menilai bahwa penerapan GCG di Avian Brands sepanjang tahun 2025 telah berjalan dengan baik dan menjadi fondasi
yang kuat dalam mendukung keberlanjutan usaha serta ketahanan Avian Brands dalam menghadapi dinamika lingkungan
bisnis ke depan.
Pandangan atas Penerapan Prinsip Keberlanjutan
Kami memandang bahwa penerapan prinsip keberlanjutan di Avian Brands sepanjang tahun 2025 telah diintegrasikan secara
konsisten ke dalam strategi dan operasional melalui pendekatan 4 pilar keberlanjutan, yaitu Product, Environment, People &
Community, dan Governance. Melalui fungsi pengawasan yang dijalankan, kami menilai bahwa kerangka keberlanjutan tersebut
telah memberikan arah yang jelas bagi Direksi dalam menyeimbangkan pencapaian kinerja usaha dengan pengelolaan
dampak ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola secara bertanggung jawab.
Dari hasil evaluasi yang dilakukan, kami mencermati bahwa inisiatif keberlanjutan yang dijalankan telah mencakup penguatan
kualitas dan keamanan produk, pengelolaan lingkungan yang lebih efisien dan terukur, peningkatan kesejahteraan dan
pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan integritas melalui tata kelola dan praktik rantai pasok yang
berkelanjutan. Secara keseluruhan, kami menilai bahwa penerapan prinsip keberlanjutan telah menjadi fondasi penting dalam
mendukung ketahanan dan nilai jangka panjang Avian Brands, dengan tetap mendorong penyempurnaan berkelanjutan
seiring perkembangan lingkungan usaha dan ekspektasi pemangku kepentingan.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris
Pada tahun 2025, terdapat perubahan komposisi Dewan Komisaris Avian Brands seiring dengan diangkatnya Bapak Oscar
Christian Maria Jozef Wezenbeek sebagai Komisaris Independen yang baru berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa
Avian Brands tanggal 10 April 2025. Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris Avian Brands menjadi sebagai berikut:
Nama Jabatan
Hermanto Tanoko Komisaris Utama
Mohammad Noor Rachman Soejoeti Komisaris Independen
Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek Komisaris Independen
Penutup
Sebagai penutup, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direksi Avian Brands atas kepemimpinan, dedikasi,
serta upaya pengelolaan yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh
karyawan Avian Brands atas kontribusi, profesionalisme, dan kerja keras yang menjadi fondasi utama keberlangsungan dan
pertumbuhan. Kami juga turut menyampaikan terima kasih kepada para Pemegang Saham atas kepercayaan dan dukungan
yang berkelanjutan, serta kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, mitra usaha, pemasok, dan regulator,
atas kerja sama dan hubungan yang konstruktif. Dengan sinergi yang terjaga dari seluruh pihak, kami optimistis Avian Brands
dapat terus memperkuat ketahanan usaha dan menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.
Atas nama Dewan Komisaris
PT Avia Avian Tbk,
Hermanto Tanoko
Komisaris Utama
34 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 35
Page 20
Laporan Manajemen PT Avia Avian Tbk
Laporan
Direksi Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang menjadi 3,2% pada tahun 2025. Sejalan dengan itu, tren
Maha Esa atas segala rahmat dan penyertaan-Nya, sehingga inflasi global juga diperkirakan menurun menjadi 4,2% pada
Wijono Tanoko Avian Brands dapat melalui tahun 2025 dengan kinerja 2025, sementara pertumbuhan perdagangan dunia masih
Direktur Utama PT Avia Avian Tbk yang tetap terjaga di tengah dinamika lingkungan usaha terbatas akibat berlanjutnya fragmentasi rantai pasok dan
yang penuh tantangan. Sepanjang tahun 2025, Avian perdagangan internasional.
Brands mencermati kondisi makroekonomi global dan
domestik yang bergerak secara dinamis dengan ditandai Di tingkat nasional, perekonomian Indonesia menunjukkan
oleh ketidakpastian pasar, fluktuasi harga komoditas, serta ketahanan yang relatif baik di tengah dinamika global
perubahan preferensi pelanggan yang semakin menuntut tersebut. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat
inovasi dan penerapan prinsip keberlanjutan. sebesar 5,11%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya
sebesar 5,03% yang didorong oleh permintaan domestik yang
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Avian Brands tetap kuat, kinerja ekspor yang solid, investasi yang resilien,
mampu mempertahankan kinerja yang solid, baik dari serta dukungan belanja pemerintah melalui APBN. Konsumsi
sisi operasional maupun keuangan, sekaligus terus rumah tangga sebagai penopang terbesar ekonomi nasional
memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar di industri cat tumbuh 4,98%, sejalan dengan meningkatnya mobilitas
nasional. Pada tahun ini, Avian Brands mengusung tema masyarakat, penguatan transaksi digital, serta kenaikan
“Leading with Color, Inspiring with Sustainability” sebagai aktivitas sektor transportasi, komunikasi, perhotelan,
penegasan arah strategis Avian Brands untuk tidak hanya dan restoran. Konsumsi pemerintah juga tumbuh 2,50%,
berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada peran mencerminkan peran aktif kebijakan fiskal dalam menjaga
kepemimpinan dalam menghadirkan dampak positif bagi daya beli dan momentum pertumbuhan ekonomi.
industri, lingkungan, dan masyarakat luas. Kami meyakini Dari sisi stabilitas, inflasi pada Desember 2025 tercatat
bahwa kepemimpinan yang berlandaskan keberlanjutan sebesar 2,92%, berada dalam kisaran yang terkendali.
merupakan fondasi utama dalam menciptakan nilai jangka Kebijakan moneter yang diimplementasikan Bank Indonesia
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Adapun juga cenderung akomodatif, ditandai dengan penurunan
penjelasan lebih lanjut mengenai tantangan, peluang, BI-Rate sebesar 125 basis poin sepanjang 2025 menjadi
strategi, serta pencapaian kinerja Avian Brands sepanjang 4,75% di akhir tahun 2025, turut mendukung iklim likuiditas
tahun 2025 diuraikan sebagai berikut. dan mendorong aktivitas ekonomi nasional.
Meskipun indikator makroekonomi nasional menunjukkan
Kondisi Ekonomi dan Industri Tahun 2025 ketahanan yang relatif baik, dinamika tersebut belum
sepenuhnya tertransmisi secara merata ke seluruh sektor
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global berada dalam industri. Pada tingkat sektoral, khususnya industri cat
fase penyesuaian yang ditandai oleh perubahan arah dan pelapis, tekanan eksternal yang bersumber dari
kebijakan dan meningkatnya ketidakpastian. Pergeseran ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan geopolitik
kebijakan perdagangan, termasuk penerapan tarif yang masih memengaruhi perilaku konsumsi dan struktur biaya
lebih tinggi oleh Amerika Serikat serta berbagai langkah produksi. Kondisi ini tercermin pada permintaan pelanggan
penyesuaian lanjutan, mencerminkan semakin menguatnya yang cenderung berhati-hati serta meningkatnya biaya
kecenderungan proteksionisme dan fragmentasi ekonomi bahan baku yang berdampak pada kenaikan harga pokok
global. Di sisi lain, sejumlah negara maju menerapkan penjualan. Tantangan tersebut mendorong pelaku usaha
kebijakan fiskal yang lebih ekspansif untuk menjaga untuk memperkuat efisiensi dan ketahanan rantai pasok
pertumbuhan, meskipun memunculkan kekhawatiran guna menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika
terhadap kelangsungan fiskal dan potensi dampak lintas pasar yang masih menantang.
negara. Dalam konteks tersebut, pertumbuhan ekonomi
global diproyeksikan melambat dari 3,3% pada tahun 2024
36 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 37
Page 21
Laporan Manajemen PT Avia Avian Tbk
Tantangan dan Kendala yang Dihadapi Sementara itu, dominasi penjualan yang stabil dari periode Pencapaian Kinerja dan Target Usaha Selain itu, Avian Brands memperoleh pengakuan sebagai
Serta Strategi Utama untuk Mendorong ke periode mencerminkan komitmen Avian Brands Avian Brands Market Leader in the Indonesian Paint & Coating Industry
Pertumbuhan Usaha Avian Brands dalam memperluas skala bisnis secara terukur sekaligus dari Frost & Sullivan, Katadata ESG Awards 2025 Sektor
memperkuat daya saing jangka panjang. Strategi Avian Brands terus menunjukkan keunggulan dan Chemicals untuk Kategori Governance dari Katadata, serta
Di tengah dinamika makroekonomi, iklim usaha yang pertumbuhan tersebut didukung oleh kualitas sumber ketangguhan kinerja melalui pencapaian operasional dan ENSIA 2025 Kategori Inovasi Lingkungan Berkat Program
dihadapi Avian Brands juga diwarnai dengan berbagai daya manusia yang kompeten dan berdedikasi serta keuangan yang selaras dengan strategi pertumbuhan Penurunan Emisi dari Sucofindo, Top 50 Big Capitalization
tantangan dan peluang yang melekat pada industri dikelola secara terencana dengan mengacu pada regulasi berkelanjutan, meskipun dihadapkan pada dinamika industri Public Listed Company dan Best Sustainability and Resilience
manufaktur dan bahan bangunan. Tantangan tersebut ketenagakerjaan dan praktik terbaik industri. Keandalan dan tantangan lingkungan usaha yang semakin kompleks. (Big Cap) dari Indonesian Institute for Corporate Directorship
antara lain meningkatnya persaingan di industri cat seiring teknologi informasi juga menjadi komponen strategis Dari sisi produksi, Avian Brands mencatatkan realisasi (“IICD”), masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500
masuknya pemain baru dan intensifikasi strategi harga, yang tidak terpisahkan dalam mendukung keseluruhan produksi sebesar 227.266 metrik ton atau 99,00% dari target versi Fortune, memperoleh pengakuan 2025 Indonesian
fluktuasi harga bahan baku yang dipengaruhi kondisi aktivitas usaha. Sejalan dengan itu, Avian Brands juga terus yang telah ditetapkan, meningkat 15,16% dibandingkan Architectural Paints and Coatings Market Leadership dari Frost
global, serta perubahan preferensi pelanggan yang semakin meningkatkan brand awareness melalui program pemasaran dengan realisasi tahun 2024 sebesar 197.339 metrik ton. & Sullivan, serta dinobatkan sebagai Strong Performer – Asia
menuntut produk berkualitas tinggi, inovatif, dan ramah yang berkelanjutan serta meningkatkan loyalitas pelanggan Dari total produksi tersebut, Pabrik Sidoarjo tetap menjadi Top 30 dalam kategori Paints & Coatings oleh Asian Coatings
lingkungan. Selain itu, tantangan logistik dan distribusi melalui program Avian Brands Priority Customer dan penopang utama dengan kontribusi sebesar 153.672 metrik & Ink Federation (“ACIF”) dan Singapore Paints & Coatings
di wilayah geografis Indonesia yang luas, kebutuhan akan Program Mitra Avian Brands. Avian Brands juga memperluas ton atau 67,62% dari total produksi. Sementara itu, sisanya Association (“SPACA”).
kecepatan layanan, serta tuntutan efisiensi biaya operasional pasar ke segmen non-ritel, seperti proyek, new build, dan diproduksi oleh Pabrik Serang dengan capaian sebesar
turut menjadi faktor yang harus dikelola secara cermat. business-to-business. 73.594 metrik ton atau 32,38% dari total produksi. Kinerja
Dalam menghadapi kondisi tersebut, Avian Brands terus operasional tersebut turut didukung oleh peluncuran hingga Prospek Usaha ke Depan Avian Brands
memperkuat fondasi bisnis agar tetap adaptif, kompetitif, 12 produk baru sepanjang tahun 2025, yang dirancang
dan berkelanjutan. Peran Direksi dalam Perumusan dan untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin beragam Ke depan, prospek usaha Avian Brands akan terus
Proses Implementasi Strategi serta memperkuat portofolio produk. Selain itu, Avian dipengaruhi oleh dinamika perekonomian global yang
Kekuatan Avian Brands dalam menjaga pertumbuhan usaha Avian Brands Brands juga berhasil menambah sertifikasi TKDN hingga masih berada dalam fase penyesuaian. Lanskap ekonomi
dibangun melalui jaringan distribusi yang luas, portofolio menjadi 55 produk serta mempertahankan sertifikasi GLS internasional yang semakin terfragmentasi, disertai
produk yang komprehensif, kualitas produk yang konsisten Direksi memegang peran sentral dalam merumuskan arah pada 40 produk, sebagai bagian dari komitmen terhadap tantangan struktural seperti penuaan populasi dan
terjaga, serta dominasi penjualan yang relatif stabil dari strategis Avian Brands dengan memastikan bahwa setiap peningkatan daya saing dan keberlanjutan produk. pertumbuhan produktivitas yang cenderung moderat,
periode ke periode. Dari aspek distribusi, Avian Brands secara keputusan bisnis didasari oleh pemahaman yang mendalam diperkirakan akan membatasi akselerasi pertumbuhan
berkelanjutan memperluas jangkauan ke berbagai kota di terhadap tren industri, dinamika pasar, serta kebutuhan dan Dari sisi kinerja keuangan, Avian Brands mencatatkan jangka menengah. Dalam kondisi tersebut, pertumbuhan
Indonesia melalui pengembangan pusat distribusi yang harapan pelanggan. Proses perumusan strategi dilakukan penjualan neto sebesar Rp8.123,69 miliar atau 99,85% dari ekonomi global tahun 2026 diproyeksikan melambat
dimiliki sepenuhnya serta melalui kerja sama dengan pihak secara komprehensif dengan mempertimbangkan target tahun 2025, meningkat 8,73% dibandingkan dengan dari tahun 2025, dengan inflasi global yang diperkirakan
ketiga. Keberhasilan distribusi tidak hanya ditentukan oleh perkembangan lingkungan usaha, kondisi internal realisasi tahun 2024 sebesar Rp7.471,36 miliar. Capaian terus menurun hingga mencapai 3,7% pada tahun 2026.
cakupan wilayah, tetapi juga oleh kemampuan menjangkau Avian Brands, serta peluang dan risiko yang melekat, tersebut ditopang oleh segmen solusi arsitektur yang Meskipun demikian, penurunan tekanan inflasi dan
pasar secara cepat dan efisien. Oleh karena itu, pendirian sehingga strategi yang ditetapkan tidak hanya responsif membukukan penjualan neto sebesar Rp6.291,90 miliar atau stabilisasi kebijakan moneter di sejumlah negara diharapkan
pusat distribusi baru terus dilakukan sebagai bagian dari terhadap perubahan jangka pendek, tetapi juga selaras 77,45% dari total penjualan neto. Sementara itu, segmen dapat memberikan ruang bagi pemulihan permintaan
strategi untuk mempercepat aliran produk, meningkatkan dengan tujuan jangka panjang dalam menciptakan nilai barang dagangan memberikan kontribusi penjualan neto global secara bertahap.
efisiensi operasional, serta memastikan ketersediaan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. sebesar Rp1.831,78 miliar atau 22,55% dari total penjualan
produk dan kualitas layanan yang optimal bagi pelanggan neto. Beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp4.545,43 Di tengah tantangan global yang masih berlanjut,
di seluruh wilayah Indonesia. Dalam proses implementasi strategi, Direksi bertanggung miliar, meningkat 10,04% dibandingkan dengan tahun 2024 perekonomian nasional diproyeksikan menunjukkan
jawab untuk memastikan bahwa setiap langkah operasional sebesar Rp4.130,61 miliar. Sejalan dengan itu, laba tahun ketahanan yang relatif kuat dan momentum pemulihan
Dari sisi portofolio dan kualitas produk, Avian Brands terus dijalankan secara konsisten dengan prinsip GCG, berorientasi berjalan Avian Brands tercatat sebesar Rp1.744,02 miliar yang positif. Untuk tahun 2026, upside risk diperkirakan
memperkuat kapabilitas inovasi melalui Avian Innovation pada efisiensi, serta berfokus pada pencapaian hasil atau 102,89% dari target, meningkat 4,83% dibandingkan lebih dominan dibandingkan downside risk, seiring
Center (“AIC”) sebagai pusat inovasi terbesar di Indonesia yang terukur. Direksi secara aktif melakukan pengawasan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.663,70 miliar. dengan terjaganya stabilitas makroekonomi, berlanjutnya
untuk produk cat dan bahan bangunan. AIC berperan terhadap pelaksanaan berbagai inisiatif strategis melalui dukungan kebijakan fiskal dan moneter, serta penguatan
penting pengembangan produk-produk yang memiliki mekanisme koordinasi lintas fungsi, pemantauan indikator Selain capaian operasional dan keuangan, Avian Brands agenda perdagangan internasional. Pemerintah Indonesia
kualitas terbaik, inovasi berkelanjutan, serta peningkatan kinerja utama, serta evaluasi berkala atas capaian yang juga mencatatkan pencapaian strategis yang signifikan optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun
proses manufaktur yang didukung oleh digitalisasi melalui telah diraih. Pendekatan ini memungkinkan Avian Brands sepanjang tahun 2025. Pada 13 Maret 2025, Avian Brands 2026 dapat mencapai target sebesar 5,4%, yang didukung
Laboratory Information Management System (“LIMS”) yang untuk memastikan bahwa seluruh inisiatif berjalan sesuai merealisasikan investasi strategis sebesar Rp275,8 miliar oleh konsumsi domestik yang tetap solid, investasi yang
terintegrasi dengan sistem Enterprise Resource Planning dengan rencana, memberikan dampak positif bagi kinerja melalui pengambilan 16,67% saham baru PT Dextone berkelanjutan, serta upaya diversifikasi pasar ekspor.
(“ERP”). Avian Brands juga memanfaatkan instrumen operasional dan keuangan, serta mendukung keberlanjutan Lemindo, produsen lem dengan merek “Dextone”. Kondisi ini menjadi fondasi penting bagi dunia usaha,
penelitian dan pengujian mutakhir, seperti Rheology usaha Avian Brands dalam jangka panjang. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan termasuk industri manufaktur dan bahan bangunan, untuk
Profiling dan Gas Chromatography, serta menerapkan Avian Brands, baik secara organik maupun non-organik, melanjutkan pertumbuhan secara berkesinambungan.
standar internasional untuk memastikan kualitas produk sekaligus memperkuat sinergi portofolio produk dan
terbaik dan konsisten. Sejalan dengan meningkatnya memperkokoh posisi Avian Brands sebagai pemimpin pasar
kesadaran terhadap keberlanjutan, Avian Brands secara aktif cat dekoratif di Indonesia.
memperkuat portofolio produk yang telah memperoleh
sertifikasi SNI, GLS, maupun TKDN.
38 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 39
Page 22
Laporan Manajemen PT Avia Avian Tbk
Sejalan dengan perkembangan tersebut, industri cat dan Sejalan dengan upaya tersebut, Avian Brands penguatan WBS, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Avian Brands juga menerapkan
pelapis Indonesia diproyeksikan mencatatkan pertumbuhan mengimplementasikan sistem manajemen risiko yang praktik pengadaan dan pengelolaan rantai pasok yang berkelanjutan, termasuk penilaian pemasok, penggunaan bahan baku
tahunan sekitar 6,5% sepanjang periode 2025–2032. terstruktur sebagai bagian dari proses perencanaan terbarukan, serta optimalisasi logistik untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan. Melalui penerapan
Prospek ini terutama didorong oleh peningkatan konsumsi dan pelaksanaan strategi, melalui identifikasi, evaluasi, keempat pilar tersebut, Avian Brands berkomitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang yang seimbang bagi Avian Brands
dalam negeri yang saat ini telah mencapai sekitar 1,3 juta dan pengendalian risiko secara proaktif. Avian Brands dan pemangku kepentingan, lingkungan, dan masyarakat luas.
metrik ton atau setara dengan 4,2 kilogram per kapita. juga mengoptimalkan WBS sebagai sarana pelaporan
Meskipun demikian, tingkat konsumsi per kapita Indonesia pelanggaran yang menjamin kerahasiaan dan perlindungan
masih relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara bagi pelapor, serta mendukung terciptanya lingkungan Perubahan Komposisi Anggota Direksi
regional, seperti Thailand dan Malaysia, yang berada pada kerja yang etis dan bertanggung jawab. Dengan
kisaran 8–12 kilogram per kapita, sehingga mencerminkan struktur tata kelola yang jelas, mekanisme checks and Komposisi Direksi Avian Brands tidak mengalami perubahan sepanjang tahun 2025. Adapun komposisi Direksi yang menjabat
ruang pertumbuhan jangka panjang yang masih terbuka. balances yang efektif, serta penguatan pengawasan dan saat ini diuraikan sebagai berikut:
Di sisi lain, potensi pelemahan daya beli dapat berpotensi pengendalian, Avian Brands optimistis mampu menjaga
menahan percepatan pertumbuhan konsumsi dalam kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus mendukung
Nama Jabatan
jangka pendek, namun tidak mengurangi prospek struktural pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
industri secara keseluruhan dalam jangka menengah hingga Wijono Tanoko Direktur Utama
panjang. Ruslan Tanoko Wakil Direktur Utama
Penerapan Prinsip Keberlanjutan Robert Christian Tanoko Direktur
Dalam mengoptimalkan momentum peluang pertumbuhan
Kurnia Hadi Sinanto Direktur
tersebut, Avian Brands menetapkan fokus strategis untuk Sejalan dengan penerapan prinsip GCG, Avian Brands juga
Angelica Tanisia Jozar Direktur
mendorong pertumbuhan penjualan hingga 2 digit, terutama mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi
melalui ekspansi pada segmen solusi arsitektur yang terus dan operasional melalui pendekatan 4 pilar yang mencakup
menunjukkan potensi seiring meningkatnya aktivitas di sektor Product, Environment, People & Community, dan Governance.
arsitektur dan konstruksi. Untuk mendukung pencapaian Melalui Product Pillar, Avian Brands memperkuat komitmen
Penutup
tersebut, Avian Brands akan mengedepankan pemanfaatan terhadap kualitas, keamanan produk, dan transparansi
Menutup laporan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan Avian Brands atas dedikasi, profesionalisme,
teknologi terkini guna meningkatkan efisiensi produksi, informasi, sekaligus mendorong inovasi formulasi rendah
dan komitmen yang ditunjukkan dalam menjalankan setiap peran dan tanggung jawab. Kontribusi nyata dari seluruh insan
pengembangan laboratorium modern yang didukung oleh karbon dan rendah Volatile Organic Compounds (“VOC”).
merupakan kekuatan utama yang memungkinkan Avian Brands untuk terus tumbuh, berinovasi, dan mempertahankan kinerja
tenaga ahli kimia untuk memperkuat inovasi produk, serta Avian Brands juga secara aktif mendengarkan kebutuhan
yang berkelanjutan. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Dewan Komisaris
peningkatan kualitas dan keandalan rantai pasok. Selain dan umpan balik dari pelanggan, meningkatkan kualitas
atas arahan, nasihat, serta fungsi pengawasan yang diberikan secara konsisten sepanjang tahun 2025. Dukungan dan sinergi
itu, Avian Brands akan terus mengoptimalkan penerapan standar mutu, serta memastikan pengalaman pelanggan
yang erat antara Dewan Komisaris dan Direksi telah menjadi landasan penting dalam menjaga disiplin tata kelola, ketepatan
prinsip ESG sebagai dasar operasional, mengembangkan yang lebih baik dan konsisten di setiap titik layanan. Pada
pengambilan keputusan, serta keberlangsungan implementasi strategi Avian Brands di tengah dinamika lingkungan usaha.
kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan, Environment Pillar, Avian Brands berfokus pada peningkatan
memperluas jaringan distribusi untuk menjangkau pasar efisiensi energi, pengelolaan air dan bahan baku secara
Apresiasi turut disampaikan kepada para Pemegang Saham atas kepercayaan dan dukungan yang berkelanjutan, serta kepada
yang lebih luas, serta memperkuat sistem teknologi lebih bijak, serta penguatan inisiatif circular economy di
seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, mitra usaha, pemasok, dan regulator, atas kerja sama yang terjalin
informasi yang terintegrasi. Dengan strategi tersebut, Avian seluruh proses bisnis. Avian Brands juga mengembangkan
dengan baik. Dengan dukungan seluruh pihak, Direksi optimistis Avian Brands dapat melangkah ke masa depan dengan lebih
Brands optimistis dapat menjaga pertumbuhan usaha peta jalan dekarbonisasi yang mencakup pemanfaatan
kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi sebagai energi terbarukan, pengelolaan emisi yang lebih terukur,
pemimpin pasar di industri cat nasional. serta pengembangan produk rendah karbon. Upaya ini
tidak hanya ditujukan untuk mencapai target operasional,
tetapi juga sebagai kontribusi nyata Avian Brands dalam Atas nama Direksi
Penerapan Tata Kelola Perusahaan menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga PT Avia Avian Tbk,
keberlanjutan lingkungan.
Avian Brands menempatkan penerapan GCG sebagai
fondasi utama dalam menjalankan seluruh aktivitas Melalui People & Community Pillar, Avian Brands memastikan
usaha dan pengambilan keputusan strategis. Penerapan bahwa pertumbuhan usaha berjalan seiring dengan
GCG tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap peningkatan kesejahteraan manusia. Oleh karena itu, Avian
peraturan perundang-undangan, tetapi juga diarahkan Brands terus memperluas pelaksanaan program tanggung Wijono Tanoko
untuk membangun budaya integritas, transparansi, dan jawab sosial perusahaan; memperkuat komitmen terhadap Direktur Utama
akuntabilitas yang berkelanjutan di seluruh lini organisasi. penghormatan hak asasi manusia; penerapan prinsip
Untuk mendukung hal tersebut, Avian Brands menerapkan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi; serta peningkatan
sistem pengendalian internal yang terintegrasi guna keselamatan dan kesehatan kerja. Pengembangan
memastikan efektivitas operasional, keandalan pelaporan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan dan
keuangan, perlindungan aset, serta kepatuhan terhadap peningkatan kesejahteraan karyawan terus menjadi pilar
regulasi, dengan dukungan Unit Audit Internal yang penting dalam membangun organisasi yang tangguh dan
menjalankan pengawasan secara independen dan berkelanjutan. Sementara itu, Governance Pillar menjadi
berkesinambungan. landasan dalam menjaga integritas dan akuntabilitas Avian
Brands melalui penerapan tata kelola yang transparan,
40 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 41
Page 23
PT Avia Avian Tbk Profil Perusahaan “Avian Brands telah tumbuh menjadi pionir transformasi dalam industri cat nasional melalui kombinasi keunggulan produk, jaringan distribusi luas, dedikasi terhadap kualitas, serta dan keandalan dalam satu ekosistem terpadu. Dengan lebih dari 2.600 produk (SKU) yang menjangkau lebih dari 60.000 gerai ritel di seluruh Indonesia, Avian Brands memastikan bahwa setiap warna yang diciptakan dapat hadir tepat waktu dan dengan produk yang berkualitas.” 42 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 43
Page 24
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Identitas
Perusahaan
PT Avia Avian Tbk*)
Kode Saham Bidang Usaha Kepemilikan Saham Kantor Pusat
AVIA Industri dan perdagangan cat serta tinta cetak,
PT Tancorp Surya Sentosa : 36,60% Jl. Raya Surabaya – Sidoarjo KM. 19
pernis, lak, perekat atau lem, mortar, atau beton Desa Wadungasih, Kec. Buduran, Sidoarjo 61252
PT Wahana Lancar Rejeki : 32,49%
siap pakai. Jawa Timur, Indonesia
Archipelago Investment Pte Ltd : 6,30%
Robert Christian Tanoko : 2,30% (62-31) 8968000
Pencatatan Saham di Bursa Saham Tanggal Pendirian Rudi Tanoko : 1,68% corsec@avianbrands.com
Rony Tanoko : 0,04% investor.relations@avianbrands.com
8 Desember 2021 1 Maret 1983 Saham Treasuri : 4,26% www.avianbrands.com
di Bursa Efek Indonesia Masyarakat : 16,33%
(masing-masing di bawah 5%)
Kantor Cabang
Modal Dasar Dasar Hukum Pendirian
Gedung Avian Brands
Rp2.000.000.000.000,- PT Avia Avian didirikan berdasarkan Akta Pendirian
Jl. Ahmad Yani No. 317
Perseroan Terbatas No. 06 tanggal 1 Maret 1983,
sebagaimana diubah dengan Akta No. 63 tanggal Surabaya 60234
23 Mei 1983, keduanya dibuat di hadapan Jawa Timur, Indonesia
Modal Ditempatkan dan Disetor Indrawati Setiabudhi, S.H., Notaris di Malang. (62-31) 99850500/99850600
Akta tersebut telah mendapatkan pengesahan
Rp619.535.556.000,- dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
berdasarkan Keputusan Departemen Kehakiman Alamat Fasilitas Produksi
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. C2-4948.HT01.01 Th83 tanggal 5 Juli 1983 dan
Perubahan Akta Terakhir telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri Malang
Sidoarjo
Jl. Raya Surabaya – Sidoarjo KM. 19
No. 016/PP/PI/VIII/1983 tanggal 8 Agustus 1983. Media Sosial
Perubahan akta Avian Brands terakhir adalah Akta Desa Wadungasih, Kec. Buduran
No. 3 tanggal 10 April 2025, yang dibuat di hadapan Sidoarjo 61252
Dr. Susanti S.H., M.Kn., Notaris di Kota Surabaya Jawa Timur, Indonesia
Total Karyawan (62-31) 8968000
mengenai Perubahan susunan Direksi dan/atau
Avian Brands
Dewan Komisaris PT Avia Avian Tbk. Perubahan ini Serang
(termasuk Entitas Anak dan Karyawan Alih Daya)
telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum
Pria: Jl. Raya Serang KM. 60
Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan
Kawasan Pancatama 5 Kav. 50,
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan 7.221 karyawan avian.brands Leuwilimus, Leuwi Limus, Cikande
No. AHU-AH.01.09-0182183 tanggal 11 April 2025. Wanita: Kabupaten Serang 42186
2.176 karyawan Banten, Indonesia
@avianbrands (62-254) 402655
*) Sepanjang tahun 2025, Avian Brands tidak melakukan perubahan nama.
44 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 45
Page 25
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Jejak Langkah
2011
2010 Avian Brands memperluas penawaran produk ke kategori
produk semen instan. Avian Brands menyelesaikan
2021
• Avian Brands mengadopsi model tinting point-of-sale dan pembangunan pabrik semen instan yang berlokasi di • Avian Brands mendirikan PT Bangun Bersama Solusindo,
menggunakan mesin tinting untuk pelanggan ritel yang fasilitas manufaktur di Sidoarjo dan memulai penjualan perusahaan ventura bersama, dengan kepemilikan
1978 dapat menyediakan ribuan pilihan warna bagi konsumen; produk semen instan di pasar dengan merek “Giant Mortar”. saham masing-masing sebesar 50,00% dimiliki oleh
• Avian Brands memperbaharui sertifikasi manajemen mutu Avian Brands dan PT Cipta Mortar Utama, Entitas Anak
Avian Brands memulai bisnisnya pada tahun 1978 oleh
menjadi ISO 9001:2008 tentang Sistem Manajemen Mutu; yang sepenuhnya dimiliki oleh Saint-Gobain Group
Bapak Soetikno Tanoko di Sidoarjo, Jawa Timur, dengan
berfokus pada produksi produk cat kayu dan besi.
serta 2012 yang merupakan pemain terkemuka dalam pembuatan
• Avian Brands mendirikan PT Tirtakencana Batamindo, mortar untuk konstruksi. Pendirian perusahaan tersebut
Entitas Anak Avian Brands, sebagai perusahaan distribusi • Avian Brands memperoleh sertifikasi ISO 14001:2005 ditujukan untuk pengembangan bisnis Avian Brands
yang berfokus pada pendirian pusat distribusi di Batam. tentang Sistem Manajemen Lingkungan, sebagai bagian dalam memasuki pasar cat pelapis anti bocor berbasis
1981 dari upaya Avian Brands untuk meningkatkan kinerja semen dua komponen di Indonesia;
lingkungan dan pengurangan limbah; serta • Avian Brands mengakuisisi 67,00% kepemilikan saham
Avian Brands meluncurkan usaha pertama dalam produk cat
tembok dengan merek “Avitex”. 2009 • Avian Brands terus memperluas jaringan distribusi
menjadi 55 pusat distribusi di seluruh Indonesia melalui
PT Multipro Paint Indonesia yang bergerak dalam bidang
manufaktur cat pelindung dan cat kapal laut pada
• Bapak Robert Christian Tanoko, anggota keluarga generasi PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands. Oktober 2021;
ketiga dari Bapak Soetikno Tanoko, bergabung dalam
1983 operasional Avian Brands. Bapak Robert Christian Tanoko
• Avian Brands mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia
Avian Brands dibentuk pada tahun 1983 sebagai perusahaan
merupakan Direktur Avian Brands sekaligus putra dari 2014 pada tanggal 8 Desember 2021 dengan kode saham AVIA;
serta
Komisaris Utama Avian Brands, Bapak Hermanto Tanoko; • Avian Brands melanjutkan rencana ekspansi dengan
manufaktur cat terintegrasi. Generasi kedua dari keluarga Avian Brands meningkatkan kapasitas produksi untuk cat
• Avian Brands berhasil memperoleh sertifikasi OHSAS menambah total pusat distribusi yang dimiliki sepenuhnya
Bapak Soetikno Tanoko terlibat dalam usaha Avian Brands tembok dan cat pelapis anti bocor sebesar 80.000 metrik ton.
18001:2007 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan menjadi 101 melalui PT Tirtakencana Tatawarna,
dan putra sulungnya, Bapak Wijono Tanoko, yang merupakan
Keselamatan Kerja; serta Entitas Anak Avian Brands.
Direktur Utama Avian Brands dan putra bungsunya, Bapak
Hermanto Tanoko, yang merupakan Komisaris Utama Avian
• Avian Brands memperluas jangkauan distribusi menjadi
48 pusat distribusi di seluruh Indonesia melalui
2016
Brands bergabung dengan Avian Brands pada tahun 1983.
PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands. Avian Brands terus memperluas jaringan distribusi 2020
menjadi 62 pusat distribusi di seluruh Indonesia melalui
• Avian Brands membangun Avian Innovation Center yang
1985 2006
PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands.
didedikasikan untuk penelitian, pengembangan, dan
Avian Brands terus memperluas jangkauan produk dalam inovasi dengan luas area sekitar 5.000 m2;
kategori cat yang mencakup cat ulang otomotif, termasuk
Avian Brands memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 tentang
Sistem Manajemen Mutu.
2017 • Avian Brands menerapkan standar ISO 45001:2018
tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan
top coat, primer, dan cat semprot.
• Avian Brands meningkatkan kapasitas produksi sebesar Kerja sebagai bukti komitmen berkelanjutan Avian
50.000 metrik ton; serta Brands untuk memberikan standar kesehatan dan
1986 2005 • GIC (Ventures) Pte Ltd menjadi Pemegang Saham keselamatan kerja yang berkualitas sesuai dengan standar
10,00% Avian Brands melalui Entitas Anak yang dimiliki internasional;
Avian Brands secara strategis berfokus pada integrasi Avian Brands memperluas penawaran produk cat yang sepenuhnya, yaitu Archipelago Pte Ltd. Hasil suntikan • Avian Brands berhasil mendapatkan penghargaan
vertikal dan memulai pembuatan resin sebagai bahan baku mencakup cat pelapis anti bocor dengan merek “No Drop”. dana dari GIC (Ventures) Pte Ltd digunakan untuk Indonesia Decorative Coating Company of The Year 2020
setelah membeli tiga reaktor dari Korea. Pada akhir tahun 2005, Avian Brands juga telah berhasil membayar seluruh pinjaman bank Avian Brands yang dari Frost & Sullivan; serta
memperluas jangkauan pemasaran pada 20 lokasi di belum terbayar. • Avian Brands meningkatkan jangkauan distribusi
Indonesia melalui perusahaan distribusi Avian Brands, di Indonesia menjadi 95 pusat distribusi melalui
1987 PT Tirtakencana Tatawarna. PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands.
Avian Brands membeli tanah seluas 60.000 m2 di dekat
2018
fasilitas manufaktur di Sidoarjo untuk memperluas fasilitas 2000 • Avian Brands melakukan pembelian tanah dari afiliasi 2019
manufaktur dan membangun lebih banyak gudang. Avian Brands, yaitu PT Bira Industri Rejeki Agung, yang
• Generasi ketiga dari keluarga Bapak Soetikno Tanoko • Avian Brands mengembangkan dan meluncurkan cat
berlokasi di Cirebon, Jawa Barat, Indonesia, dengan luas
bergabung dalam Avian Brands dan cucu tertua Bapak “Avitex One Coat” dan dianugerahi paten pertama untuk
total 110.211m2 yang rencananya akan dikembangkan
1992 Soetikno Tanoko, Wakil Direktur Utama Avian Brands,
sebagai lokasi fasilitas manufaktur ketiga Avian Brands; teknologi cat satu lapis Avitex, yang hanya membutuhkan
Bapak Ruslan Tanoko, yang merupakan putra dari satu lapis cat bukan dua lapis seperti biasa;
Avian Brands berinvestasi di pabrik kaleng logam yang • Avian Brands memperluas jaringan distribusi menjadi
Bapak Wijono Tanoko, Direktur Utama Avian Brands, • Avian Brands berhasil meningkatkan jaringan distribusi
berlokasi di fasilitas manufaktur Avian Brands di Sidoarjo 78 pusat distribusi di seluruh Indonesia melalui
bergabung dalam departemen penjualan dan pemasaran menjadi 90 pusat distribusi di seluruh Indonesia melalui
untuk mengatasi kekurangan kaleng logam dari pemasok. PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands;
Avian Brands; serta PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands;
serta
• Avian Brands mendirikan PT Tirtakencana Tatawarna, serta
• Avian Brands pindah ke kantor pusat berlantai 20 yang
Entitas Anak Avian Brands, sebagai perusahaan distribusi
1996 yang berfokus pada pendirian pusat-pusat distribusi di
baru dibangun di Surabaya dalam rangka memperingati • Avian Brands mengadakan perjanjian lisensi non-eksklusif
dengan PT Walt Disney Indonesia untuk penggunaan
hari jadi yang ke-40. Sebagai bukti semangat Avian Brands
seluruh Indonesia. logo, karakter, dan merek dagang Disney tertentu untuk
Avian Brands mendirikan fasilitas manufaktur kedua di untuk berinovasi, kantor pusat baru tersebut dirancang
Serang, Jawa Barat, Indonesia untuk memperkuat penetrasi secara unik menggunakan lengkungan dan lintiran, produk cat tembok, seperti cat tembok interior dan
produk dan kemampuan distribusi Avian Brands ke wilayah yang mana setiap lantai berotasi dan berputar sebanyak produk cat tembok spesial efek di Indonesia.
barat Indonesia. 60 derajat dari lantai dasar hingga puncak menara.
46 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 47
Page 26
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Jejak Langkah (lanjutan)
2025 Riwayat Singkat
• Avian Brands menambah total pusat distribusi yang
2022 dimiliki sepenuhnya menjadi 129 dan total pusat
distribusi mini yang dimiliki sepenuhnya menjadi Avian Brands memiliki rekam jejak panjang sebagai pelopor dengan semangat inovasi berkelanjutan. Komitmen tersebut
• Avian Brands terus memperluas jangkauan pemasaran 15 melalui PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak dalam industri cat nasional. Didirikan pada tahun 1978 membuahkan hasil dengan diraihnya 2 paten internasional
dengan menambah total pusat distribusi yang dimiliki Avian Brands; oleh Bapak Soetikno Tanoko, ayah dari Direktur Utama pada tahun 2024, yaitu teknologi Cat Magnetit (Fe₃O₄) pada
• Avian Brands melakukan investasi strategis sebesar
sepenuhnya menjadi 109, dan mendirikan 4 pusat saat ini, Bapak Wijono Tanoko, dan Komisaris Utama, produk HomeDeco Magnetic, serta bahan aditif inovatif
Rp275,8 miliar dengan mengambil 16,67% saham baru
distribusi mini yang dimiliki sepenuhnya melalui Bapak Hermanto Tanoko, Avian Brands ini terus berkembang yang mempercepat pengerasan dan penguatan beton pada
PT Dextone Lemindo sebagai strategi pertumbuhan
PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands;
organik maupun non-organik; sebagai bisnis keluarga lintas generasi, hingga kini dikelola produk No Drop Platon. Capaian ini menegaskan posisi
• Avian Brands mengangkat anggota Direksi yang
• Avian Brands secara resmi menjadi anggota UNGC oleh generasi ketiga yang diwakili oleh Bapak Ruslan Avian Brands sebagai pelopor inovasi di industri cat dan
baru, yaitu Ibu Angelica Tanisia Jozar, dalam rangka sebagai pengakuan atas komitmen yang ditunjukkan
meningkatkan proporsi wanita di jajaran top manajemen Tanoko (Wakil Direktur Utama) dan Bapak Robert Christian bahan bangunan, sekaligus memperkuat fondasi untuk
dalam mendorong praktik bisnis bertanggung jawab;
serta mewujudkan komitmen Avian Brands terhadap • Avian Brands memperoleh penghargaan 2024 Market Tanoko (Direktur). Sejak awal berdiri, Avian Brands telah pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di masa depan.
kesetaraan gender; Leader in the Indonesian Paint & Coating Industry dari menunjukkan visi jangka panjang melalui pembangunan
• Avian Brands berhasil memperoleh sertifikasi Frost & Sullivan, Katadata ESG Awards 2025 Sektor fasilitas manufaktur terintegrasi di Sidoarjo, Jawa Timur, Sejalan dengan komitmen terhadap inovasi tersebut,
ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi untuk Chemicals untuk Kategori Governance dari Katadata,
pabrik di Serang dan Sidoarjo; serta ENSIA 2025 Kategori Inovasi Lingkungan Berkat
yang menggabungkan produksi bahan baku dan kemasan Avian Brands juga terus memperkuat pendekatan
• Avian Brands meluncurkan produk baru, yaitu Woodcare Program Penurunan Emisi dari Sucofindo, dan Top dalam satu sistem modern. Investasi pada teknologi mesin keberlanjutan melalui penerapan prinsip-prinsip
Series, Avitex Anti Viruz, No Drop Anti Panas, Avitex Gold, 50 Big Capitalization Public Listed Company dan Best mutakhir menjadi pijakan awal komitmen Avian Brands Environmental, Social, and Governance (“ESG”) di seluruh
VIP Pengupas Cat Tembok (Water-Based), dan beberapa Sustainability and Resilience (Big Cap) dari Indonesian untuk menjadi pemimpin pasar dalam industri cat Indonesia. aspek operasional. Hingga akhir tahun 2025, sebanyak
produk lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasar. Institute for Corporate Directorship (“IICD”), Fortune
Southeast Asia 500 dari Fortune, 2025 Indonesian 40 produk Avian Brands telah memperoleh sertifikasi GLS
Architectural Paints and Coatings Market Leadership Keberhasilan fondasi awal ini memberikan keyakinan bagi sebagai bukti nyata kontribusi terhadap lingkungan melalui
2023 dari Frost & Sullivan, dan Strong Performer – Asia Top 30
dalam Kategori Paints & Coatings oleh Asian Coatings
Avian Brands untuk terus berkembang dan memperluas produk yang rendah emisi Volatile Organic Compounds
jangkauan bisnis. Langkah ekspansi dimulai pada tahun 1996 (“VOC”), bebas logam berat, serta menggunakan bahan
• Avian Brands menambah total pusat distribusi yang & Ink Federation (“ACIF”) dan Singapore Paints &
Coatings Association (“SPACA”); serta melalui pendirian fasilitas produksi kedua di Serang, Jawa baku berbasis bio atau alternatif ramah lingkungan.
dimiliki sepenuhnya menjadi 118, dan total pusat distribusi
mini yang dimiliki sepenuhnya menjadi 14 melalui • Avian Brands meluncurkan produk baru, yaitu Barat. Keputusan ini mempertegas strategi Avian Brands Reputasi Avian Brands sebagai perusahaan berkelanjutan
PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands; Sunguard Basic, Avian Platinum, No Drop Spray, dalam meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas juga diperkuat melalui beragam penghargaan bergengsi
No Drop Cat Dasar Anti Bocor, No Drop Kolam Ikan
• Avian Brands memulai pembangunan fasilitas produksi cakupan distribusi untuk menjawab pertumbuhan pasar yang diperoleh sepanjang tahun 2025.
baru di Cirebon dengan luas lahan mencapai 11 hektar 2 Komponen, No Drop Plamir Anti Bocor, No Drop Butyl
Tape Anti Bocor, Boyo Wood Stain 2in1, Avian Epoxy yang pesat. Kesadaran akan pentingnya sistem distribusi
dan kapasitas produksi hingga 225.000 ton per tahun
Filler, Avitex Wizz Cat Dasar, Avitex TOP, dan Giant yang kuat mendorong lahirnya PT Tirtakencana Tatawarna Keseluruhan pencapaian ini menunjukkan bahwa
sebagai strategi dalam meningkatkan kapasitas produksi
Mortar 225 – Plamir Instan Ekonomis. pada tahun 2000 sebagai Entitas Anak yang fokus pada Avian Brands tidak hanya berhasil memperluas skala bisnis
Avian Brands untuk merespons peluang dan potensi pasar
di masa depan; pengembangan jaringan distribusi dan pemasaran. Inisiatif dan memperkuat daya saing, tetapi juga membuktikan diri
• Avian Brands berhasil memperoleh sertifikasi 2024 ini diperluas lebih lanjut melalui pendirian PT Tirtakencana sebagai perusahaan nasional yang memiliki fondasi kokoh
ISO/IEC 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Batamindo di Batam pada 2010 untuk memperkuat dalam inovasi, keberlanjutan, dan kepemimpinan industri
Informasi; • Avian Brands menambah total pusat distribusi yang
dimiliki sepenuhnya menjadi 124 dan total pusat distribusi penetrasi pasar di wilayah strategis Indonesia bagian barat. jangka panjang.
• Avian Brands berhasil mendapatkan penghargaan Overall
Winner dalam ajang Katadata Corporate Sustainability mini yang dimiliki sepenuhnya menjadi 15 melalui
PT Tirtakencana Tatawarna, Entitas Anak Avian Brands; Sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha, pada tahun
Awards (“KCSA”) 2023 untuk kategori Chemicals Sector • Avian Brands memperoleh dua paten berskala global,
dari Katadata, Pelopor Industri Hijau Dalam Akselerasi yaitu Cat Magnetit (Fe₃O₄) yang teraplikasi pada produk 2018, Avian Brands memperluas portofolio bisnis dengan
Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Timur dari Gubernur HomeDeco Magnetic dan Bahan Aditif untuk Mempercepat mendirikan PT Solusi Rumah Praktis dengan kepemilikan
Jawa Timur, Going Green is Good for Your Business dari Pengerasan dan Penguatan Beton yang Disempurnakan,
yang teraplikasi pada produk No Drop Plaston;
mencapai 99,99%. Ekspansi ini dilanjutkan dengan
Xurya Daya Indonesia, Pencegahan dan Penanggulangan
Covid-19 di Tempat Kerja dari Menteri Ketenagakerjaan • Avian Brands memperoleh penghargaan ESG Award langkah strategis berupa investasi dalam ventura bersama
Republik Indonesia, Zero Accident Award dari Gubernur 2024 sebagai Emiten Terbaik pada Sektor Pasar Modal PT Bangun Bersama Solusindo dengan kepemilikan
dari Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia
Jawa Timur, serta Indonesia Architectural Paints and
(“KEHATI”), ESG Award 2024 di Sektor Chemicals untuk mencapai 50,00%. Selanjutnya, pada tahun 2021,
Coatings Market Leadership Award dari Frost & Sullivan; Kategori Environment dari Katadata, Penghargaan atas Avian Brands memperkuat ekspansi anorganiknya melalui
• Avian Brands meluncurkan produk baru, yaitu Admiral Prakarsanya dalam Menggerakkan Donor Darah Tahun akuisisi 67,00% saham PT Multipro Paint Indonesia.
Thinner Serbaguna dan Admiral Anti Fouling, Brilliant 2023 dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Sidoarjo,
Cat Tembok Interior dan Brilliant Cat Tembok Eksterior, Annual Report Award 2023 dari Komite Nasional Kebijakan Rangkaian inisiatif ini mencerminkan komitmen
Boyo Politur Melamin, Avian Cling Zinc Chromate, Admiral Governansi (“KNKG”), masuk dalam daftar “200 Best Under berkelanjutan Avian Brands dalam memperkokoh posisi
Wood Filler Epoxy, Admiral Cat Kapal, Aries Bling, Avitex A Billion 2024” dari Forbes, PROPER Nasional Peringkat bisnis, memperluas jangkauan pasar, serta mengintegrasikan
Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Wizz, No Drop Plus 3 in 1, No Drop Basic, Avian Lem Epoxy sinergi lintas entitas guna mendorong pertumbuhan jangka
Republik Indonesia, Top 50 Big Capitalization Public
Hemat, dan Cat Besi Anti Karat Avian 3 in 1; serta Listed Company dari Indonesian Institute for Corporate panjang dan nilai tambah yang berkelanjutan.
• Avian Brands melakukan aksi korporasi pembelian Directorship (“IICD”), serta Green Industry Leader dalam
kembali saham Avian Brands yang telah dikeluarkan dan Acara Green Future Summit 2024 dari Sun Energy; serta
tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam jumlah sebanyak- • Avian Brands meluncurkan produk baru, yaitu Avian Cling Tonggak penting lainnya dalam perjalanan Avian Brands
banyaknya 1.425.000.000 lembar saham atau sekitar 2,3% Water Based, Boyo Politur Spray, No Drop Tile Grout, tercapai pada tahun 2021 dengan dilaksanakannya
dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. No Drop Dempul Instan, No Drop Serat Fiber, GM 385
Perekat Bata Ringan Ekonomis, Pro-X 208, No Drop Beton Penawaran Umum Saham Perdana yang menandai
dan Batu Alam, Avian Non-Sag Epoxy Hemat, Supersilk transformasi Avian Brands menjadi perusahaan publik.
Semi Kilap, No Drop Kolam Ikan, GM 265 Acian Abu-Abu Momentum ini mendorong peningkatan tata kelola
Ekonomis, GM 275 Acian Putih Ekonomis, Supersilk Basic,
serta Avian Cat Lapangan. perusahaan yang lebih transparan dan akuntabel, sejalan
48 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 49
Page 27
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Visi, Misi, dan
Nilai-Nilai Perusahaan
VISI
“Menjadi perusahaan
MISI
cat yang terintegrasi, ramah “ Memberikan nilai tambah bagi pemangku
lingkungan, terdepan kepentingan melalui pengembangan beragam
dan terpercaya cat berkualitas.”
di Indonesia. “
Dewan Komisaris dan Direksi secara berkala meninjau Visi dan Misi Avian Brands untuk memastikan kesesuaiannya dengan
arah strategis, dinamika industri, serta perkembangan internal. Hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan bahwa Visi menjadi
produsen cat yang terintegrasi, ramah lingkungan, terdepan, dan terpercaya masih relevan dan selaras dengan tujuan
pendirian Avian Brands. Selain itu, Misi untuk memberikan nilai tambah melalui pengembangan produk cat berkualitas juga
dinilai telah mendukung penguatan posisi Avian Brands di tengah persaingan industri. Tinjauan ini menegaskan bahwa strategi
dan kebijakan yang dijalankan telah selaras dengan Visi dan Misi serta mampu mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
NILAI-NILAI PERUSAHAAN
Nilai-Nilai Perusahaan merupakan fondasi utama dalam membentuk budaya
kerja yang kuat dan berkelanjutan. Di Avian Brands, nilai-nilai ini tidak hanya
menjadi pedoman perilaku individu, tetapi juga menjadi landasan dalam
C IN T A
pengambilan keputusan strategis dan operasional di seluruh lini bisnis. Customer Focus Integrity Teamwork Agility
Dengan mengedepankan nilai CInTA (Customer Focus, Integrity, Teamwork,
Mampu menjadikan pelanggan Berperilaku jujur dalam Kemampuan untuk menjadi Kemampuan untuk bergerak
dan Agility), Avian Brands menanamkan semangat kolaborasi, kepercayaan,
(internal dan eksternal) serta hal perkataan, memiliki bagian dari suatu kelompok, cepat, fleksibel, dan tegas dalam
dan adaptabilitas tinggi yang mendukung terciptanya hubungan kerja yang kebutuhan-kebutuhan mereka komitmen dan konsistensi bekerja dengan anggota mengantisipasi, memulai dan
produktif dan lingkungan bisnis yang kompetitif serta berorientasi pada sebagai fokus utama dalam dalam bertindak sesuai aturan, kelompok, dan memberikan mengambil keuntungan dari peluang
kepuasan pelanggan. Penjelasan atas Nilai-Nilai Perusahaan Avian Brands hubungan kerja yang positif norma, dan moralitas. kontribusi bagi pencapaian serta menghindari konsekuensi
diuraikan sebagai berikut: dan produktif. tujuan kelompok. negatif dari perubahan.
50 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 51
Page 28
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Makna Logo Avian Kegiatan Usaha
Penentuan logo bukan sekadar simbol visual, melainkan cerminan nilai, filosofi, dan identitas perusahaan. Logo Avian Brands Avian Brands berfokus untuk menjalankan kegiatan usaha pada sektor industri pengolahan dan perdagangan besar, dengan
dirancang dengan makna mendalam yang merepresentasikan semangat pertumbuhan, profesionalisme, dan tata kelola yang lini produk utama berupa cat serta berbagai produk pelengkap lainnya. Ruang lingkup kegiatan usaha tersebut ditegaskan
baik dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan. Setiap elemen dalam logo ini, mulai dari bentuk, arah, hingga tipografi, dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Avian Brands sebagaimana termuat dalam Akta No. 3 tanggal 4 Agustus 2021 yang dibuat
mengandung filosofi yang mencerminkan perjalanan panjang, arah masa depan, dan komitmen kuat Avian Brands terhadap di hadapan Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, mengenai Perubahan Anggaran Dasar
para pemangku kepentingan. Penjelasan atas makna logo Avian Brands diuraikan sebagai berikut: PT Avia Avian Tbk. Melalui Anggaran Dasar tersebut, dinyatakan bahwa maksud dan tujuan pendirian Avian Brands adalah
untuk menjalankan kegiatan usaha di bidang industri pengolahan dan perdagangan besar. Untuk mencapai tujuan tersebut,
Avian Brands diberikan kewenangan untuk melaksanakan berbagai kegiatan usaha yang mendukung pertumbuhan bisnis
secara berkelanjutan dan selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana diuraikan
berikut:
Industri Cat dan Tinta Cetak
3 Helai Bulu Elemen garis-garis yang menggambarkan “3 Helai Bulu” melambangkan 3 generasi
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam cat, seperti cat dasar, cat logam, cat kayu, cat
manajemen Avian Brands, yaitu masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. 3 Helai Bulu
tembok, cat kapal, cat epoksi, dan email serta lak, termasuk industri pigmen dan bahan celup olahan,
tersebut menyatu membentuk tubuh bebek dengan figur melambangkan Avian Brands pewarna dan opacifier (peningkat daya tutup), industri email pengkilap dan pelapis serta preparat
yang dikelola secara profesional, transparan, dan berpedoman pada Good Corporate sejenisnya, tinta cetak, dan cat untuk melukis.
1
Governance sehingga Avian Brands dapat terus bertumbuh sehat dan kuat, serta memberi
2
nilai tambah kepada pemangku kepentingan, Pemegang Saham, dan investor.
3
Industri Pernis (Termasuk Mastik)
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pernis, seperti pelarut komposit organik dan
Figur Bebek Kepala bebek menunjukkan sikap kelembutan, kebaikan, kejujuran, dan kemanusiaan.
tiner serta penghapus cat atau pernis, termasuk mastik.
Figur bebek menghadap ke kanan, melambangkan Avian Brands untuk selalu bergerak
maju, bertumbuh kuat, gigih, dinamis, dan mampu mengubah segala tantangan di
masa depan menjadi peluang untuk pengembangan usaha secara berkelanjutan. Industri Lak
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan lak, termasuk industri dempul dan plamur atau senyawa
dempul dan dempul non-refraktori atau bahan penutup permukaan sejenis.
Logotype Logotype dibagi menjadi 2 bagian hierarki, yaitu:
• Kata “Avian” menggunakan font Serif tebal yang melambangkan identitas Avian Brands;
serta
Industri Perekat/Lem
• Kata “Brands” berfungsi sebagai penjelas karena menaungi berbagai jenis produk cat
dekoratif, cat kayu dan besi, pelapis anti bocor, bahan perekat, semen instan, dan bahan Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perekat/lem untuk keperluan industri atau alat rumah tangga
bangunan pendukung lainnya, serta menggunakan font Sans Serif yang lebih lugas. yang berasal dari tanaman, hewan atau plastik, seperti starch, perekat dari tulang, cellulose ester dan ether,
phenol formaldehyde, urea formaldehyde, melamine formaldehyde, dan perekat epoksi.
Filosofi Warna Logo Avian Industri Mortar atau Beton Siap Pakai
Filosofi logo juga semakin diperkuat dan direpresentasikan dengan pemilihan warna berikut: Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mortar atau beton siap pakai (ready mixed and dry mixed
concrete and mortar).
Emerald Green Turquoise Lime Green
Mewakili MASA LALU, Mewakili MASA KINI, Mewakili MASA DEPAN,
melindungi penerusnya dengan menjembatani hubungan membawa ide-ide segar
kebijaksanaan, pengalaman, generasi, memberikan serta semangat tanpa henti,
dan kedewasaan yang luas. keseimbangan, stabilitas, dan regenerasi, dan pertumbuhan.
akumulasi pengetahuan.
• Pemilihan gradasi warna hijau juga mewakili hubungan harmonis antara tiga generasi.
• HIJAU itu sendiri melambangkan “rasa seni”.
52 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 53
Page 29
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Produk dan Jasa
Selain dari kegiatan usaha utama di bidang industri pengolahan dan perdagangan besar, Avian Brands juga dapat menjalankan
kegiatan usaha penunjang sebagaimana diuraikan berikut:
Avian Brands secara konsisten membangun dan Solusi Arsitektur
Industri Damar Buatan (Resin Sintetis) dan Bahan Baku Plastik memperkuat reputasi sebagai penyedia solusi terdepan
Kelompok produk solusi arsitektur merupakan produk-produk
di bidang cat dan perlengkapan arsitektur melalui
utama yang dihasilkan Avian Brands yang terdiri dari cat
penyediaan produk dan layanan berkualitas tinggi. tembok, cat kayu dan besi, cat pelapis anti bocor, perawatan
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan damar buatan dan bahan baku plastik (bijih plastik murni),
Komitmen ini diwujudkan dengan menghadirkan kayu, serta solusi arsitektur lainnya, termasuk cat atap, semen
seperti alkid, poliester, aminos, poliamid, epoksid, silikon, poliuretan, polietilen (“PE”), polipropilen (“PP”),
polistiren, polivinil klorid, selulosa asetat, dan selulosa nitrat. Pengolahan lanjutan dari damar buatan dan
portofolio luas yang terbagi dalam 2 kategori utama. instan, dan cat ulang otomotif. Per tanggal 31 Desember 2025,
Kategori pertama adalah solusi arsitektur, yang mencakup Avian Brands memiliki portofolio terdiversifikasi sekitar lebih
bahan plastik yang dibeli untuk menghasilkan barang dari bahan baku tersebut, seperti barang plastik dari 2.600 SKU untuk produk solusi arsitektur yang Avian Brands
serta film dan lembaran film yang belum peka terhadap sinar dimasukkan dalam kelompok 26800. rangkaian produk pelapis dan bahan bangunan untuk
pasarkan dan distribusikan mencapai 124 merek. Beberapa
mendukung proses pembangunan, renovasi, hingga merek rumah tangga utama Avian Brands termasuk Avian,
Industri Kimia Dasar Organik untuk Bahan Baku Zat Warna dan Pigmen, penyempurnaan properti, baik pada sektor hunian Avitex, dan No Drop.
Zat Warna, dan Pigmen maupun komersial. Kategori kedua adalah barang
perdagangan, yaitu produk-produk pelengkap yang Barang Dagangan
mendukung solusi arsitektur agar lebih komprehensif
Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yang menghasilkan bahan kimia organik, zat warna,
dan pigmen dengan hasil antara siklisnya, seperti hasil antara phenol serta turunannya, zat warna tekstil, dan fungsional. Melalui kategori ini, Avian Brands Kelompok produk barang dagangan sebagian besar
dan zat warna untuk makanan serta obat-obatan. memastikan pelanggan dapat memperoleh seluruh merupakan produk pendukung dari solusi arsitektur yang
kebutuhan pelapis dan perlengkapan pendukung dalam terdiri dari penjualan pipa, mebel, dan produk pendukung
satu ekosistem layanan yang terintegrasi. yang diperlukan dalam proses pengecatan, seperti rol cat, kuas
Industri Ember, Kaleng, Drum, dan Wadah Sejenis dari Logam cat, pita segel, dan ampelas. Barang dagangan tersebut tidak
diproduksi oleh Avian Brands melainkan diperoleh dari pihak
Informasi lebih lengkap mengenai produk dan jasa Avian afiliasi Avian Brands. Perdagangan barang ini dilakukan oleh
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan wadah dari logam atau kaleng, seperti kaleng makanan atau Brands diuraikan sebagai berikut: Entitas Anak Avian Brands, PT Tirtakencana Tatawarna.
minuman, kaleng cat atau bahan kimia lainnya, tong, drum, ember, kotak, jerrycan, dan sejenisnya.
Termasuk industri metallic closure.
Solusi Arsitektur
Perdagangan Besar Cat Tembok Kayu dan Besi Pelapis Anti Bocor
Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam cat untuk bahan konstruksi, seperti cat
dasar, cat logam, cat kayu, dan cat tembok. Termasuk juga perdagangan eceran email, dempul, dan plamir. Sunguard
All-In-One
Sunguard Supersilk
Semi Kilap
Supersilk
Anti Noda
Supersilk Supersilk Basic Platinum Avian 3 in 1
Anti Karat
Avian Cat Kayu
dan Besi
No Drop
Anti Panas
No Drop Beton
dan Batu Alam
No Drop No Drop Basic No Drop
Bitumen Black
Avitex Gold Avitex Anti Avitex Avitex Cat Avitex Wizz Aquamatt Avian Cling Avian Cling Glovin Cat Kayu No Drop No Drop No Drop No Drop No Drop
Viruz Eksterior Tembok Synthetic Zinc Chromate dan Tembok Kolam Ikan Plus 3 in 1 Serat Fiber Plaston Mortar
Kegiatan Usaha yang Dijalankan pada Tahun 2025 Aries Gold Aries Bling Aries Cat Yoko Cat Kayu Avian Cling Admiral Cat No Drop Tape No Drop No Drop Pro-X 207
Tembok dan Tembok Water Based Kapal Tile Grout Dempul Instan
Perawatan Kayu dan Lem Lain-Lain
Kegiatan Usaha berdasarkan Anggaran Dasar Telah/Belum Dijalankan
Kegiatan Usaha Utama Wood Eco Series Avian Lem Avian Lem Avian Non-Sag Absolute Roof Avitex Cat Yoko Cat Giant Mortar GM 265 Acian Giant Mortar
Epoxy Super Epoxy Hemat Epoxy Super Coating Genteng & Seng Genteng & Seng 220 Abu-Abu Ekonomis 270
Industri Cat dan Tinta Cetak Cat Genteng dan Seng
Industri Pernis (Termasuk Mastik)
GM 275 Acian Giant Mortar GM 385 Perekat Bata
Boyo Series Avian Non-Sag Epoxy Hemat Lem Putih VIP Putih Ekonomis 380 Ringan Ekonomis
Industri Lak PVAc
Industri Perekat/Lem
Suzuka Cat Suzuka Spray Admiral Thinner VIP Pengupas VIP Paint Giant Mortar Giant Mortar Pro-X 208
Industri Mortar atau Beton Siap Pakai Boyo Series Boyo Politur
Spray
Admiral Wood Filler Epoxy
Duco Otomotif Serbaguna Cat Tembok Remover 420 L500
Cat Duco dan Spray Pengencer Pengupas Cat Semen Instan
Perawatan Kayu Lem Cat Tembok
Kegiatan Usaha Penunjang
Industri Damar Buatan (Resin Sintetis) dan Bahan Baku Plastik
Barang Dagangan
Industri Kimia Dasar Organik untuk Bahan Baku Zat Warna dan Pigmen, Zat Warna, dan Pigmen
Pipa Mebel Produk Pendukung
Industri Ember, Kaleng, Drum, dan Wadah Sejenis dari Logam
Perdagangan Besar Cat
Power Max Power Quad Homecare
Activ
54 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 55
Page 30
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Kategori Nama Produk Kategori Nama Produk
Cat Tembok • Sunguard All-In-One; • Avitex Gold; • Aries Bling; Pengencer Cat/ • Admiral Thinner Serbaguna; • Avia Thinner Lacquer Super; • Thinner 1633;
• Sunguard; • Avitex Anti Viruz; • Aries Gold; Thinner • Avian Thinner Enamel; • Aries Thinner Lacquer A; • Thinner 1634;
• Sunguard Basic; • Avitex Eksterior; • Aries Cat Tembok; • Avian Thinner B Asli; • Aries Thinner Lacquer A Special; • Thinner 1601; serta
• Supersilk Semi Kilap; • Avitex Cat Tembok; • Aquamatt; • Avia Thinner Lacquer A; • Thinner 16213; • Thinner 1602.
• Supersilk Anti Noda; • Avitex Wizz; • Everglo Kids Care; • Avia Thinner Lacquer A Special; • Thinner 1660;
• Supersilk; • Avitex 4kids; • No Odor Medicare;
Aditif Beton • No Drop Obat Cor Anti Bocor.
• Supersilk Basic; • Avitex One Coat; • No Odor;
• Brilliant Cat Tembok Interior; • Avitex Cat Tembok Dapur & • Jasmine; serta Perekat Konstruksi • Epoxy Bond Super Steel; • No Cracks; • Rust Off; serta
• Brilliant Cat Tembok Eksterior; Kamar Mandi; • Fres. • Epoxy Bond Super Strong; • Rapid Bond; • Ultimate Bond.
• Avitex TOP; • Grease Off; • Rocket Bond;
Cat Spesial Efek dan • HomeDeco Glow In The Dark; • HomeDeco Glitz; serta • HomeDeco Metallic. Lain-Lain • VIP Pengupas Cat Tembok; • Pro-X-208.
Tekstur • HomeDeco Magnetic; • VIP Paint Remover;
• Avitex Biocidal Wash; serta
Pelapis Anti Bocor • No Drop Anti Panas; • No Drop Serat Fiber; • No Drop Spray;
• No Drop Beton dan Batu Alam; • No Drop Mortar Anti Bocor; • No Drop Kolam Ikan Produk Pendukung • Basic Paint Roller; • All Paints Paint Roller; • Roof Drain;
• No Drop; • No Drop Tape; 2 Komponen; • Green Brush; • Budget Roller Cover; • Kran Air Taman;
• No Drop Basic; • No Drop Dempul Instan; • No Drop Plamir Anti Bocor; • Yellow Brush; • Regular Roller Cover; • Seal Tape Ekonomis;
• No Drop Bitumen; • No Drop Plus 3in1; • No Drop Butyl Tape Anti Bocor; • Plastic Scrapper; • All Paints Roller Cover; • Basic Paint Tray Set;
• No Drop Kolam Ikan; • No Drop 100; serta • Mini Refill; • Abrasive Paper; • Paint Tray Set;
• No Drop Membran; • PRO-X 207; • No Drop Acian Anti Bocor. • Mini Roller; • Abrasive Cloth Roll; • Eco Paint Roller;
• Paint Tray; • Masking Tape; • Amplas Bulat Velcro;
Cat Kayu dan Besi • Admiral Cat Kapal; • Avian Cat Kayu dan Besi; • Avian Cat Alumunium;
• White Brush; • Seal Tape; • Cloth Tape;
• Avian Cling Synthetic; • Glovin Cat Kayu dan Besi; • Cat Besi Anti Karat Avian 3 in 1;
• Synthetic Brush; • Drywall Tape; • Kran Air Besi;
• Yoko Cat Kayu dan Besi; • Avian Cling Water Based; serta
• Budget Paint Roller; • Fiberglass Tape; • Honeycomb Paint Roller; serta
• Avian Platinum.
• Kran Air Ekonomis.
Cat Pelindung Kayu • Wood-Eco Woodstain Water-Based; • Boyo Wood Stain Solvent-Based; • Boyo Clear Coat NC
Sealant • Silicone Sealant Multi Purpose; • Silicone Sealant Tube;
• Wood-Eco Woodstain • Boyo Politur Vernis Water-Based; Solvent-Based;
• Silicone Sealant Sanitary; • PRO-X 111;
Solvent-Based; • Boyo Politur Vernis Solvent-Based; • Boyo Politur Melamin;
• Silicone Sealant Glass & Metal; • PRO-X-222; serta
• Wood-Eco Politur Eksterior P03; • Boyo Wood Filler Solvent-Based; • Boyo Politur Spray; serta
• PRO-X-110.
• Wood-Eco Politur Interior P01; • Boyo Sanding Sealer NC • Boyo Wood Stain 2 in 1.
Solvent-Based;
Cat Dasar • Avian Cling Zinc Chromate; • Lenkote Alkali Resisting Primer; • Belmas Zinc Chromate;
• Avian Zinc Chromate; • Lenkote Wall Sealer; • Suzuka Epoxy Filler; Pengembangan Produk di Tahun 2025
• Avitex Alkali Resisting Primer; • Yoko Cat Dasar Kayu dan Besi; • Avian Epoxy Filler; serta
• No Drop Cat Dasar Anti Bocor; • Avitex Wizz Cat Dasar. Pengembangan produk merupakan salah satu pilar strategis Avian Brands dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan dan
Plamir • Lenkote Plamir Tembok • Avitex Plamir Tembok; serta memperkaya portofolio yang kompetitif. Dengan mengedepankan pendekatan berbasis riset mendalam dan pemahaman
(Wall Putty); • Aries Gold Wall Putty. pasar yang tajam, Avian Brands secara proaktif merespons dinamika kebutuhan pelanggan serta tren industri yang terus
• No Odor Wall Putty;
berkembang. Beberapa produk yang dikembangkan dan dipasarkan sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut:
Cat Genteng dan Seng • Absolute Roof Coating; • Avitex Cat Genteng & Seng; serta • Yoko Cat Genteng & Seng.
Semen Instan • Giant Mortar 220 - Plamir Instan; • Giant Mortar 275 - Acian Putih • Giant Mortar 480 - Perekat
• Giant Mortar 260 - Acian Abu-abu; Ekonomis; Keramik Dinding & Lantai;
• Giant Mortar 265 - Acian Abu-abu • Giant Mortar 380 - Perekat Bata • Giant Mortar L500 - Bonding
Ekonomis; Ringan; Adhesive;
• Giant Mortar 270 - Acian Putih; • Giant Mortar 385 - Perekat Bata • Giant Mortar 510 - Tile Grout;
Ringan Ekonomis; serta
• Giant Mortar 420 - Perekat • GM Mortar 225 - Plamir Instan
Keramik Ekonomis; Ekonomis.
Lem • Avian Lem Epoxy Super; • Viplas; • Non-Sag Epoxy;
• Avian Lem Epoxy Hemat; • Admiral Wood Filler Epoxy; • Lem Pipa PVC;
• Avian Non-Sag Epoxy Super; • Epoxy Steel 5 Menit; • Instant Glue;
• Avian Non-Sag Epoxy Hemat; • Epoxy Rapid 5 Menit; • Super Glue 808;
• Lem Putih VIP PVAc; • Epoxy Steel 2 Jam; • Lem Kuning Serbaguna; serta
• Lem Putih MAX PVAc; • Epoxy Adhesive No Filler; • Lem Putih PVAc.
Sunguard Basic Avian Platinum No Drop Spray No Drop Cat Dasar
Cat Pelapis Batu Alam • No Lumut Solvent-Based; serta • No Lumut Water-Based. Anti Bocor
Pengisi Nat • No Drop Tile Grout.
• Anti Jamur dan Lumut • Sangat Kilap • Kedap Air • Kedap Air
Cat Duco dan Spray • Suzuka Spray; • Suzuka 2:1 PU Clear Coat; serta • Suzuka 4:1 PU Clear Coat. • Daya Tutup Terbaik • Tidak Menguning • Elastis • Mencegah Tembok Lembab
• Suzuka Cat Duco Otomotif; • Super Cover Technology • Tahan Cuaca Ekstrem • Dapat Dicat • Tahan Alkali dan Efflorescence
Cat Lantai • Avian Roadline Paint; • Avian Cat Paving; serta • Avian Cat Lapangan.
56 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 57
Page 31
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Fasilitas Produksi
Avian Brands mengoperasikan 2 fasilitas produksi terintegrasi berskala besar yang menjadikannya salah satu produsen cat
terbesar dan paling modern di Indonesia. Fasilitas ini didukung sistem berbasis teknologi tinggi seperti Enterprise Resource
Planning (“ERP”), Warehouse Management System (“WMS”), dan berbagai sistem otomasi termasuk Automatic Weighing System
(“AWS”), Distributed Control System (“DCS”), Computerized Monitoring Board (“CMB”), Yard Management System (“YMS”), serta
Computerized Maintenance Management System (“CMMS”) untuk memastikan efisiensi, akurasi, dan pengendalian kualitas di
seluruh rantai produksi. Digitalisasi proses kerja juga diterapkan guna mengurangi penggunaan dokumen fisik dan mendukung
praktik ramah lingkungan.
No Drop Kolam Ikan 2 No Drop Plamir No Drop Butyl Tape Boyo Wood Stain 2 in 1
Komponen Anti Bocor Anti Bocor Komitmen keberlanjutan Avian Brands tercermin melalui pemanfaatan energi terbarukan dengan pemasangan panel surya
dan penggunaan atap transparan yang mengoptimalkan pencahayaan alami. Fasilitas produksinya telah tersertifikasi ISO 9001,
• Mudah Diaplikasikan • Anti Jamur dan Lumut • Elastis • Ramah Lingkungan
• Tidak Beracun • Dapat Dicat • Kedap Air • Untuk Eksterior dan Interior ISO 14001, ISO 45001, ISO 50001, dan ISO/IEC 27001:2013, menunjukkan standar mutu, lingkungan, keselamatan, energi, dan
• Kedap Air • Elastis • Dapat Dicat • Anti Jamur dan Serangga keamanan informasi yang tinggi. Selain itu, Avian Brands memiliki tenaga kerja profesional serta Tim Kesiapsiagaan Tanggap
Darurat (“TKTD”) bersertifikasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk memastikan kesiapan menghadapi
situasi darurat dan menjaga keselamatan seluruh karyawan.
Informasi lebih lanjut mengenai profil fasilitas produksi Avian Brands diuraikan sebagai berikut:
Kapasitas
Luas Tanah Shift Produksi
No. Pemilik Lokasi Tahun Produk Utama Kepemilikan
(m2) Produksi (dalam metrik
ton/tahun)
No Drop, Avitex,
Avian Cat Kayu
Sertifikat Beroperasi
dan Besi, Supersilk,
Hak Guna 1 - 2 shift
Avian Epoxy Filler Avitex Wizz Cat Dasar Avitex TOP Giant Mortar 225 – Plamir Avian Sunguard, Aries
1. Sidoarjo 105.121 1978 Bangunan per hari, 213.840
Instan Ekonomis Brands Gold, Boyo, Jasmine,
(milik Avian 5 hari/
Avian Thinner, Avian
Brands). minggu.
• Mudah Diamplas • 2x Lebih Kental • Warna Putih Bersih • Praktis Epoxy, Suzuka, dan
• Daya Rekat Terbaik • Cepat Kering • Daya Tutup Terbaik • Ekonomis Giant Mortar.
• Mengisi Pori Sangat Sempurna • Daya Tutup Terbaik • Daya Sebar Terbaik • Menutup Retak Rambut Sertifikat Beroperasi
dengan Sempurna No Drop, Avitex,
Hak Guna 1 - 2 shift
Avian Avian Cat Kayu dan
2. Serang 36.880 1996 Bangunan per hari, 72.576
Brands Besi, Aries Gold, dan
(milik Avian 5 hari/
Giant Mortar.
Brands). minggu.
Total 286.416
Persentase Kapasitas Produksi Avian Brands Berdasarkan Fasilitas Poduksi yang Dimiliki
25,34%
74,66%
Pabrik Sidoarjo Pabrik Serang
58 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 59
Page 32
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Wilayah Operasional Struktur Organisasi
Pusat distribusi yang dimiliki sendiri 129 RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Pusat distribusi mini yang dimiliki sendiri 15
Pusat distribusi pihak ketiga 38
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Hermanto Tanoko
Komisaris Independen : Mohammad Noor Rachman Soejoeti
Komisaris Independen : Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek
Komite Good Komite Nominasi
Komite Audit
Corporate Governance dan Remunerasi
Ketua : Robert Christian Ketua : Mohammad Noor Ketua : Mohammad Noor
Tanoko Rachman Soejoeti Rachman Soejoeti
Anggota : Kurnia Hadi Sinanto Anggota : Hermanto Tanoko Anggota : Sammy TS
Anggota : Iwan Sigit Anggota : Iwan Sigit Lalamentik
Anggota : Wardiman
Direktur Utama
Wilayah Distribusi Produk Wijono Tanoko
Pusat Distribusi yang Dimiliki Sepenuhnya
Sumatra Jawa Kalimantan Sulawesi Wilayah Indonesia Lainnya Total
26 57 15 16 15 129 Direktur Penelitian,
Pengembangan,
Direktur Operasional Wakil Direktur Direktur Keuangan dan
dan Pengembangan Utama Hubungan Investor
dan Inovasi
Angelica Tanisia Jozar Robert Christian Tanoko Ruslan Tanoko Kurnia Hadi Sinanto
Pusat Distribusi Mini yang Dimiliki Sepenuhnya
Sumatra Jawa Kalimantan Sulawesi Wilayah Indonesia Lainnya Total Komite Transaksi Operasional Penjualan Hubungan Investor
Pihak Berelasi
5 0 2 2 6 15 Iwan Sigit Dede Maryadi Andreas Timothy
Ketua : Kurnia Hadi Hadikrisno
Sinanto
Anggota : Wardiman
• Pengadaan
Anggota : Kristanto Pemasaran
• Sistem Manajemen
Nagatan • Keuangan
Strategi Novi Christiana
Pusat Distribusi Pihak Ketiga • Akuntansi dan Pajak
• Keberlanjutan
Sumatra Jawa Kalimantan Sulawesi Wilayah Indonesia Lainnya Total
Sekretaris Perusahaan Informasi Teknologi
8 17 3 5 5 38 Hera Septi Astuti Hendrik Antonius
Unit Audit Internal
Total Gerai Ritel yang Dipasok Kristanto Nagatan
Sumatra Jawa Kalimantan Sulawesi Wilayah Indonesia Lainnya Total
11.782 32.530 5.808 5.594 4.341 60.055
60 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 61
Page 33
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Keanggotaan pada Asosiasi Profil Dewan Komisaris
Avian Brands senantiasa menjaga keterlibatan aktif dalam berbagai asosiasi industri dan kelompok bisnis sebagai bagian
dari komitmen untuk terus berkembang secara kolaboratif dan adaptif. Keanggotaan ini memberikan nilai strategis dalam
memperluas jejaring usaha, mempererat hubungan antar pelaku industri, serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor
yang mendukung pertumbuhan Avian Brands secara berkelanjutan. Melalui forum-forum ini, Avian Brands dapat memperoleh
informasi terkini mengenai perkembangan kebijakan, teknologi, serta dinamika pasar yang relevan dengan industri cat dan
sektor terkait lainnya.
Selain itu, partisipasi aktif dalam asosiasi juga mendorong peningkatan kapabilitas internal melalui adopsi praktik-praktik
terbaik (best practices) serta benchmarking terhadap standar industri yang diakui secara luas. Dengan demikian, keterlibatan ini
tidak hanya menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan penguatan peran industri, tetapi juga menjadi bagian integral dalam
membangun tata kelola perusahaan yang unggul dan berstandar tinggi. Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands tergabung ke
dalam asosiasi-asosiasi sebagai berikut:
Asosiasi Produsen Cat Indonesia (“APCI”) Asosiasi Emiten Indonesia (“AEI”)
Skala : Nasional Skala : Nasional
Posisi Avian Brands : Anggota Posisi Avian Brands : Anggota
SK Menkumham RI No. C-54.HT.01.03 Tahun 2006
Badan Pengurus ARSI menetapkan dan menganugerahkan
SERTIFIKAT KEANGGOTAAN
Kepada :
PT. AVIA AVIAN
Sebagai Anggota Asosiasi Resin Sintetik Indonesia
Nomor : 006.DES.ARSI.XII.17
Jakarta, 19 Desember 2017
Badan Pengurus
Asosiasi Resin Sintetik Indonesia
Ketua Umum, Sekretaris Umum,
Fahrurrozi Utun Sutrisna Sastrawijaya
Asosiasi Resin Sintetik United Nations Global Asosiasi Pengusaha
Indonesia (“ARSI”) Compact (“UNGC”) Indonesia (“APINDO”)
Skala : Nasional Skala : Internasional Skala : Nasional
Posisi Avian Brands : Anggota Posisi Avian Brands : Anggota Posisi Avian Brands : Anggota Keterangan: Dari kiri ke kanan.
DEWAN KOMISARIS:
Hermanto Tanoko (Komisaris Utama), Mohammad Noor Rachman Soejoeti (Komisaris Independen),
Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek*) (Komisaris Independen)
*)
Efektif menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025.
62 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 63
Page 34
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Hermanto Mohammad Noor
Tanoko Rachman Soejoeti
Komisaris Utama Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 63 tahun. Warga Negara Indonesia, berusia 68 tahun.
Periode dan Dasar Pengangkatan • Komisaris Utama PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk Periode dan Dasar Pengangkatan Rangkap Jabatan
(2020 – sekarang);
2021 – 2026: • Komisaris Utama PT Multipro Paint Indonesia 2021 – 2026: • Ketua Komite Audit PT Bursa Efek Indonesia
Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham (2021 – sekarang); Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham (2018 – sekarang);
Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham • Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham • Ketua Komite Audit Avian Brands (2021 – sekarang);
Luar Biasa Avian Brands No. 19 tanggal 22 Juni 2021, Avian Brands (2021 – sekarang); Luar Biasa Avian Brands No. 19 tanggal 22 Juni 2021, • Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi Avian
dibuat di hadapan Anwar, S.H., M.Kn., Notaris di • Komisaris Utama PT Penta Valent Tbk dibuat di hadapan Anwar, S.H., M.Kn., Notaris di Brands (2021 – sekarang);
Kabupaten Gresik. (2022 – sekarang); Kabupaten Gresik. • Komisaris Independen PT Nusantara Sejahtera
• Komisaris Utama PT Solusi Rumah Praktis Raya Tbk (2023 – sekarang);
Riwayat Pendidikan dan Sertifikasi (2024 – sekarang); serta Riwayat Pendidikan dan Sertifikasi • Komisaris Independen PT Champ Resto
• Direktur PT Tancorp Global Sentosa Indonesia Tbk (2025 - sekarang); serta
Magister Manajemen dari IBMT School of (2025 – sekarang). • Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada,
• Komisaris Independen PT Sillo Maritim Perdana Tbk
Management tahun 2001. Yogyakarta, tahun 1982; serta
(2025 - sekarang).
Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025 • Master of Arts in Economics dari Colorado State
Pengalaman Kerja University, Colorado, Amerika Serikat, tahun 1991. Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025
• Business Dialogue Summit oleh International Trade
• Komisaris PT Sariguna Primatirta (2001 – 2009); Club; serta Pengalaman Kerja -
• Wakil Direktur Utama PT Solusi Rumah Praktis • Rapat Kerja Daerah oleh Dewan Pengurus Daerah
(2018 – 2024); serta Real Estate Indonesia. • Kepala Biro Pemeriksaan dan Penyidikan, Badan Hubungan Afiliasi
• Direktur Utama PT Tancorp Global Sentosa Pengawas Pasar Modal, Departemen Keuangan
(2010 – 2025). Hubungan Afiliasi Republik Indonesia (1999 – 2000); Bapak Mohammad Noor Rachman Soejoeti tidak
• Anggota Dewan Pengawas Perum Percetakan memiliki hubungan keluarga dengan anggota
Rangkap Jabatan Bapak Hermanto Tanoko merupakan ultimate Uang Republik Indonesia (2000 – 2007); Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, serta
beneficial owner Avian Brands yang memiliki • Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Pemegang Saham Utama dan Pengendali, baik
• Komisaris PT Tirtakencana Tatawarna hubungan keluarga dengan Bapak Wijono Tanoko Jasa, Badan Pengawas Pasar Modal, Kementerian langsung maupun tidak langsung, sampai kepada
(2000 – sekarang); sebagai Direktur Utama, Bapak Ruslan Tanoko Keuangan Republik Indonesia (2000 – 2011); Pemilik Individu.
• Komisaris Utama PT Jaya Sukses Makmur sebagai Wakil Direktur Utama, serta Bapak Robert • Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek, Badan
Sentosa Tbk (2003 – sekarang); Christian Tanoko sebagai Direktur. Beliau juga Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Pernyataan Independensi
• Komisaris Utama PT Sariguna Primatirta Tbk memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Kementerian Keuangan Republik Indonesia Komisaris Independen
(2009 – sekarang); Saham Utama dan Pengendali Avian Brands, yaitu (2012 – 2013);
• Komisaris PT Tirtakencana Batamindo PT Tancorp Surya Sentosa, di mana beliau menjabat Komisaris Independen yang ditunjuk saat ini
• Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II
(2010 – sekarang); sebagai Direktur Utama. Namun demikian, beliau menjabat untuk periode pertama sehingga
Otoritas Jasa Keuangan (2013 – 2017);
• Komisaris Utama PT Avia Avian Industri Pipa tidak memiliki hubungan keluarga dengan Anggota Avian Brands tidak menyampaikan informasi terkait
• Komisaris Utama PT Maybank Asset Management
(2014 – sekarang); Dewan Komisaris dan Direksi lainnya. pernyataan independensi Komisaris Independen
(2017 – 2020);
• Direktur Utama PT Tancorp Surya Sentosa yang telah menjabat lebih dari 2 periode.
• Komisaris Utama PT Ristia Bintang Mahkota
(2015 – sekarang); Sejati Tbk (2018 – 2020); serta
• Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (2018 – 2024).
64 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 65
Page 35
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Profil Direksi
Oscar Christian
Maria Jozef Wezenbeek*)
Komisaris Independen
Warga Negara Belanda, berusia 61 tahun.
Periode dan Dasar Pengangkatan Rangkap Jabatan
2025 – 2026: • Anggota Direksi DutchCham (2024 – sekarang);
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang • Managing Partner Sage Boardroom Consulting Pte.
Saham Luar Biasa Avian Brands No. 3 tanggal 10 April Ltd. (2024 – sekarang);
2025 dibuat di hadapan Dr. Susanti, S.H., M.Kn. Notaris • Senior Consultant Mercuri Urval (2025 – sekarang);
di Kota Surabaya. serta
• Faculty Lecturer Singapore Management University
Riwayat Pendidikan dan Sertifikasi (2025 – sekarang).
• Industrial Engineer dan Master of Business Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025
Administration dari Technical University, Eindhoven,
Belanda, tahun 1988; serta Accredited Assessor in Hogan Assessment Systems oleh
• Accredited Executive Coach at Practitioner Level Optimal di Singapore.
the European Mentoring and Coaching Council
(“EMCC”). Hubungan Afiliasi
Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek tidak
Pengalaman Kerja memiliki hubungan keluarga dengan anggota Dewan
• Deputy Chairman of the Board of Directors International Komisaris lainnya, anggota Direksi, serta Pemegang
Paint of Shanghai Co., Ltd. (2012 – 2018); Saham Utama dan Pengendali, baik langsung maupun
• Chairman of the Board of Directors International tidak langsung, sampai kepada Pemilik Individu.
Paint Ltd. (2013 – 2018);
• Chairman and Chief Executive Officer AkzoNobel Pernyataan Independensi
Paints Pte., Ltd. (2018 – 2023); Komisaris Independen
• Chairman of the Board of Directors AkzoNobel
Sri Lanka (PVT) Ltd. (2018 – 2023); Komisaris Independen yang ditunjuk saat ini menjabat
• President of the Board of Commissioners PT ICI Paints untuk periode pertama sehingga Avian Brands
Indonesia Ltd. (2018 – 2023 ); tidak menyampaikan informasi terkait pernyataan
• Chairman of the Board of Directors AkzoNobel independensi Komisaris Independen yang telah
Pakistan Ltd. (2019 – 2023); menjabat lebih dari 2 periode.
• Chairman of the Board of Directors AkzoNobel India
Ltd. (2019 – 2023); serta
• Chairman of the Members Council AkzoNobel
Vietnam, Ltd. (2020 – 2023).
*)
Efektif menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya
Keterangan: Dari kiri ke kanan.
Pada tahun 2025, terdapat perubahan komposisi Komisaris Utama : Hermanto Tanoko
Dewan Komisaris Avian Brands seiring dengan diangkatnya Komisaris Independen : Mohammad Noor Rachman Soejoeti DIREKSI:
Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek sebagai Komisaris Independen : Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek
Komisaris Independen yang baru berdasarkan Keputusan Ruslan Tanoko (Wakil Direktur Utama), Kurnia Hadi Sinanto (Direktur),
RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025. Dengan Komposisi Dewan Komisaris yang menjabat saat ini telah sesuai dengan Wijono Tanoko (Direktur Utama), Angelica Tanisia Jozar (Direktur),
demikian, komposisi Dewan Komisaris Avian Brands menjadi peraturan-peraturan yang relevan terkait dengan kegiatan usaha yang
sebagai berikut: Avian Brands jalankan.
dan Robert Christian Tanoko (Direktur).
66 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 67
Page 36
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Wijono Ruslan
Tanoko Tanoko
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, berusia 73 tahun. Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun.
Periode dan Dasar Pengangkatan • Direktur Utama PT Solusi Rumah Praktis
Periode dan Dasar Pengangkatan Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025
(2018 – sekarang);
2021 – 2026: - 2021 – 2026: • Komisaris Utama PT Bangun Bersama Solusindo
Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham (2021 – sekarang); serta
Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Hubungan Afiliasi Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham • Komisaris PT Multipro Paint Indonesia
Luar Biasa Avian Brands No. 19 tanggal 22 Juni 2021, Luar Biasa Avian Brands No. 19 tanggal 22 Juni 2021, (2021 – sekarang).
Bapak Wijono Tanoko merupakan ultimate beneficial dibuat di hadapan Anwar, S.H., M.Kn., Notaris di
dibuat di hadapan Anwar, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Gresik.
owner Avian Brands yang memiliki hubungan Kabupaten Gresik. Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025
keluarga dengan Bapak Hermanto Tanoko sebagai
Komisaris Utama, Bapak Ruslan Tanoko sebagai Riwayat Pendidikan dan Sertifikasi -
Riwayat Pendidikan dan Sertifikasi
Wakil Direktur Utama, serta Bapak Robert Christian
Lulus dari Sekolah Menengah Atas Kolese Santo Tanoko sebagai Direktur. Beliau juga memiliki • Sarjana Sains di bidang Kimia dan Sarjana Sains Hubungan Afiliasi
Yusuf, Malang, tahun 1972. hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham Utama di bidang Teknik Kimia dari University of Southern
Bapak Ruslan Tanoko merupakan ultimate beneficial
dan Pengendali Avian Brands, yaitu PT Wahana Lancar California, Los Angeles, Amerika Serikat, tahun
owner Avian Brands yang memiliki hubungan
Pengalaman Kerja Rejeki, di mana beliau menjabat sebagai Direktur. 1996; serta
keluarga dengan Bapak Hermanto Tanoko sebagai
Namun demikian, beliau tidak memiliki hubungan • Magister Teknik di bidang Teknik Kimia dari Cornell
• Direktur Utama PT Tirtakencana Batamindo Komisaris Utama, Bapak Wijono Tanoko sebagai
keluarga dengan Anggota Dewan Komisaris dan University, New York, Amerika Serikat, tahun 1997.
(2010 – 2016); serta Direktur Utama, serta Bapak Robert Christian Tanoko
Direksi lainnya.
• Komisaris Utama PT Wahana Lancar Rejeki Pengalaman Kerja sebagai Direktur. Beliau juga memiliki hubungan
(2013 – 2015). afiliasi dengan Pemegang Saham Utama dan
• Direktur Pemasaran Avian Brands (2000 – 2016); Pengendali Avian Brands, yaitu PT Wahana Lancar
Rangkap Jabatan • Direktur PT Tirtakencana Tatawarna (2006 – 2014); Rejeki, di mana beliau menjabat sebagai Direktur
• Direktur PT Tirtakencana Batamindo (2010 – 2016); Utama. Namun demikian, beliau tidak memiliki
• Direktur Utama PT Avia Avian Industri Pipa • Direktur PT Wahana Lancar Rejeki (2013 – 2015); hubungan keluarga dengan Anggota Dewan
(2014 – sekarang); serta Komisaris dan Direksi lainnya.
• Presiden Komisaris PT Tirtakencana Tatawarna • Komisaris PT Avia Avian Industri Pipa (2014 – 2017).
(2014 – sekarang);
• Direktur PT Wahana Lancar Rejeki (2015 – sekarang); Rangkap Jabatan
• Komisaris Utama PT Tirtakencana Batamindo
(2016 – sekarang); • Presiden Direktur PT Tirtakencana Tatawarna
• Komisaris PT Solusi Rumah Praktis (2014 – sekarang);
(2018 – sekarang); serta • Direktur Utama PT Wahana Lancar Rejeki
• Direktur Utama PT Multipro Paint Indonesia (2015 – sekarang);
(2021 – sekarang). • Direktur Utama PT Tirtakencana Batamindo
(2016 – sekarang);
• Wakil Direktur Utama PT Avia Avian Industri Pipa
(2017 – sekarang);
68 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 69
Page 37
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Robert Christian Kurnia
Tanoko Hadi Sinanto
Direktur Direktur
Warga Negara Indonesia, berusia 40 tahun Warga Negara Indonesia, berusia 56 tahun.
Periode dan Dasar Pengangkatan • Direktur PT Multipro Paint Indonesia Periode dan Dasar Pengangkatan Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025
(2021 – sekarang);
2021 – 2026: • Ketua Komite Good Corporate Governance 2021 – 2026: -
Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Avian Brands (2021 – sekarang); Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham • Wakil Direktur Utama PT Solusi Rumah Praktis Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Hubungan Afiliasi
Luar Biasa Avian Brands No. 19 tanggal 22 Juni 2021, (2024 – sekarang); serta Luar Biasa Avian Brands No. 19 tanggal 22 Juni 2021,
• Komisaris PT Tancorp Surya Sentosa Bapak Kurnia Hadi Sinanto tidak memiliki hubungan
dibuat di hadapan Anwar, S.H., M.Kn., Notaris di dibuat di hadapan Anwar, S.H., M.Kn., Notaris di
(2025 – sekarang). keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
Kabupaten Gresik. Kabupaten Gresik.
Direksi lainnya, serta Pemegang Saham Utama dan
Riwayat Pendidikan dan Sertifikasi Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025 Riwayat Pendidikan dan Sertifikasi Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung,
sampai kepada Pemilik Individu.
Sarjana Perdagangan di bidang Teknologi Informasi • Benchmarking bersama PT Astra International Tbk; Sarjana Akuntansi dari Universitas Airlangga,
dari Curtin University, Bentley, Australia, tahun 2006. • Business Acumen oleh NuPMK Consulting; serta Surabaya, tahun 1992.
• Benchmarking bersama PT Bank Central Asia Tbk.
Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja
Hubungan Afiliasi
• Wakil Direktur Operasi Avian Brands (2009 – 2015); • Manajer Akuntansi Keuangan Avian Brands
• Direktur PT Tirtakencana Tatawarna (2014 – 2017); Bapak Robert Christian Tanoko merupakan (2006 – 2010);
• Komisaris Utama PT Solusi Rumah Praktis Pemegang Saham Avian Brands yang memiliki • Wakil Direktur Keuangan dan Akunting Avian
(2018 – 2024); serta hubungan keluarga dengan Bapak Hermanto Tanoko Brands (2010 – 2016); serta
• Direktur PT Tancorp Surya Sentosa (2015 – 2025). sebagai Komisaris Utama, Bapak Wijono Tanoko • Sekretaris Perusahaan Avian Brands (2021 – 2022).
sebagai Direktur Utama, serta Bapak Ruslan Tanoko
Rangkap Jabatan sebagai Wakil Direktur Utama. Beliau juga memiliki Rangkap Jabatan
hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham Utama
• Direktur PT Avia Avian Industri Pipa dan Pengendali Avian Brands, yaitu PT Tancorp Surya • Direktur PT Avia Avian Industri Pipa
(2014 – sekarang); Sentosa, di mana beliau menjabat sebagai Komisaris. (2017 – sekarang);
• Wakil Presiden Direktur PT Tirtakencana Tatawarna Namun demikian, beliau tidak memiliki hubungan • Direktur PT Multipro Paint Indonesia
(2017 – sekarang); keluarga dengan Anggota Dewan Komisaris dan (2021 – sekarang);
• Wakil Direktur Utama PT Tirtakencana Batamindo Direksi lainnya. • Anggota Komite Good Corporate Governance Avian
(2017 – sekarang); Brands (2021 – sekarang); serta
• Direktur PT Bangun Bersama Solusindo • Ketua Komite Transaksi Pihak Berelasi Avian Brands
(2021 – sekarang); (2022 – sekarang).
70 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 71
Page 38
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Informasi Pemegang Saham
Angelica Avian Brands menyajikan informasi terkini mengenai struktur dan komposisi Pemegang Saham sebagai bentuk komitmen
terhadap keterbukaan informasi. Penyampaian data ini mencerminkan transparansi Avian Brands dalam memperkuat
Tanisia Jozar kepercayaan investor serta menunjukkan fondasi kepemilikan yang mendukung arah pertumbuhan jangka panjang Avian Brands.
31 Desember 2025 1 Januari 2025
Direktur (Akhir Penutupan Perdagangan Saham) (Awal Pembukaan Perdagangan Saham)
Uraian Total Saham Total Nilai Kepemilikan Total Saham Total Nilai Kepemilikan
(Lembar Nominal Saham (Lembar Nominal Saham
Saham) (Rp) (%) Saham) (Rp) (%)
Warga Negara Indonesia, berusia 44 tahun. Mencapai 5% atau Lebih
PT Tancorp Surya
22.674.971.000 226.749.710.000 36,60 22.674.971.000 226.749.710.000 36,60
Sentosa
PT Wahana Lancar
20.129.652.900 201.296.529.000 32,49 20.129.652.900 201.296.529.000 32,49
Rejeki
Archipelago
Periode dan Dasar Pengangkatan Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025 Investment Private 3.902.748.900 39.027.489.000 6,30 3.902.748.900 39.027.489.000 6,30
Limited
2022 – 2026: • Sealant Line Product oleh Saint Gobain;
Di Bawah 5%
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Avian Brands • Benchmarking bersama PT Astra International Tbk;
Robert Christian
No. 2 tanggal 7 September 2022, dibuat di hadapan • CEO of Chaos oleh Maxwell Leadership; Tanoko
1.425.406.300 14.254.063.000 2,30 1.425.406.300 14.254.063.000 2,30
Dr. Susanti, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Surabaya. • Marine oleh Mr. Pritesh Vinodkumar Pate;
Rudi Tanoko 1.041.265.000 10.412.650.000 1,68 1.041.265.000 10.412.650.000 1,68
• Benchmarking bersama PT Bank Central Asia Tbk;
Riwayat Pendidikan dan Sertifikasi serta Rony Tanoko 21.999.500 219.995.000 0,04 497.829.300 4.978.293.000 0,80
• Emulsion Polymerization oleh Syensqo. Saham Treasuri 2.640.827.200 26.408.272.000 4,26 1.163.449.200 11.634.492.000 1,88
• Sarjana Teknik dari Universitas Katolik Parahyangan,
Masyarakat*) 10.116.684.800 101.166.848.000 16,33 11.118.233.000 111.182.330.000 17,95
Bandung, tahun 2003; serta Hubungan Afiliasi Total Modal
• Profesi Insinyur dari Universitas Katolik
Ditempatkan 61.953.555.600 619.535.556.000 100,00 61.953.555.600 619.535.556.000 100,00
Parahyangan, Bandung, tahun 2021. Ibu Angelica Tanisia Jozar tidak memiliki hubungan dan Disetor
keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota *)
Termasuk saham yang dimiliki oleh Bapak Wijono Tanoko, Bapak Kurnia Hadi Sinanto, dan Ibu Angelica Tanisia Jozar.
Pengalaman Kerja Direksi lainnya, serta Pemegang Saham Utama dan
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung,
• Kepala Produksi PT Tiga Arga (2003 – 2010);
sampai kepada Pemilik Individu. Struktur Kepemilikan Saham Avian Brands
• Manager Research & Development, Divisi Trade Unit
Per 31 Desember 2025
PT Nipsea Paint & Chemicals (2010 – 2018); serta
• Research, Development & Innovation Director
Avian Brands (2018 – 2022).
16,33%
36,60%
Rangkap Jabatan
2,30%
0,04%
- 1,68%
4,26%
6,30%
Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Alasan Perubahannya
32,49%
Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan dalam komposisi anggota Direksi Avian Brands. Komposisi Direksi yang menjabat
saat ini telah sesuai dengan peraturan-peraturan yang relevan terkait dengan kegiatan usaha yang Avian Brands jalankan.
Keberlangsungan komposisi yang stabil ini mencerminkan kontinuitas kepemimpinan yang kuat dan komitmen Avian Brands w PT Tancorp Surya Sentosa PT Wahana Lancar Rejeki Archipelago Investment Private Limited
untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan dalam pengambilan keputusan strategis. Robert Christian Tanoko Rudi Tanoko Rony Tanoko
Saham Treasuri Masyarakat
72 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 73
Page 39
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Komposisi Kepemilikan Saham oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Pemegang Saham Utama dan Pengendali
31 Desember 2025 1 Januari 2025
(Akhir Penutupan (Awal Pembukaan
Perdagangan Saham) Perdagangan Saham) Status Neilson Audrey Caleb
Nama Jabatan Ruslan Rudi Rony Hermanto Lilyani Muliawati
Total Saham Kepemilikan Total Saham Kepemilikan Kepemilikan Tanoko
Fritz
Tanoko
Reis
Tanoko
Royce
Tanoko Tanoko Tanoko
Tanoko Tanoko Tanoko
(Lembar Saham (Lembar Saham
Saham) (%) Saham) (%) 99,995% 0,005% 99,997% 0,003% 99,999% 0,001% 82,72% 99,86% 70,00%
Dewan Komisaris
Hermanto Tanoko Komisaris Utama 0 0 0 0 - PT Asiapasifik PT Jaya Robert Marvin
PT Sensasi Belinda
Rekacipta Sentosa Christian Aditya
Istana Warna Natalia
Mohammad Noor Komisaris Teknik Lancarabadi Tanoko Pranoto
0 0 0 0 - PT Vista
Rachman Soejoeti Independen Maria
33,33% 33,33% 33,33% 4,32% 4,32% Sentral 10,00%
Lavetta
Oscar Christian Harmoni
Komisaris
Maria Jozef 0 0 0 0 -
Independen Caroline 0,14% Marcel 10,00%
Wezenbeek*) Melisa
Lim Lie Wijono PT Rukun Novilia Satya
Patricia
Direksi Tjijen Tanoko Rimpah Rejeki Tanoko Pramono
Wijono Tanoko Direktur Utama 2.504.200 0,00 2.504.200 0,00 Langsung 4,32% 4,32% 10,00%
1,54% 50,44% 48,03%
Tidak Langsung
Wakil Direktur melalui Minister for
Ruslan Tanoko 153.251.300 0,25 37.724.500 0,06 PT Sinar Surya PT Marco
Utama PT Sensasi Istana Finance,
Sarana Sukses Mega Mulia
Warna Singapore
Robert Christian 100,00% 50,00% 50,00%
Direktur 1.425.406.300 2,30 1.425.406.300 2,30 Langsung
Tanoko
Kurnia Hadi
Direktur 782.500 0,00 651.600 0,00 Langsung PT Tancorp
Sinanto PT Wira Laju PT Sensasi GIC (Ventures) PT Voka
Global
Rejeki Istana Warna Pte Ltd Nobelindo
Angelica Tanisia Sentosa
Direktur 311.300 0,00 222.400 0,00 Langsung
Jozar 73,56% 26,44% 100,00% 69,39% 30,61%
*)
Efektif menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025.
Archipelago Robert
Rudi Rony PT Wahana PT Tancorp Saham
Investment Christian Masyarakat
Tanoko Tanoko Lancar Rejeki Surya Sentosa Treasuri
Kepemilikan Saham Berdasarkan Klasifikasi Pte Ltd Tanoko
1,68% 0,04% 32,49% 6,30% 36,60% 2,30% 4,26% 16,33%
31 Desember 2025 1 Januari 2025
(Akhir Penutupan Perdagangan Saham) (Awal Pembukaan Perdagangan Saham)
Uraian Total Saham Kepemilikan Total Saham Kepemilikan PT Avia Avian Tbk
Total Total
(Lembar Saham (Lembar Saham
Investor Investor
Saham) (%) Saham) (%)
Berdasarkan struktur kepemilikan saham Avian Brands di atas, Pemegang Saham Utama dan Pengendali Avian Brands adalah
Pemodal Nasional PT Wahana Lancar Rejeki dan PT Tancorp Surya Sentosa. Sementara itu, pihak yang menjadi pemilik manfaat utama (ultimate
Perorangan Indonesia 13.262 3.249.275.772 5,24 15.371 4.115.116.372 6,64 beneficial owner) dari Avian Brands adalah Bapak Wijono Tanoko, Bapak Hermanto Tanoko, dan Bapak Ruslan Tanoko.
Perseroan Terbatas 50 46.953.476.375 75,79 83 45.640.469.594 73,67
Danareksa 39 255.983.595 0,41 0 0 0
Asuransi 33 111.748.900 0,18 12 120.484.900 0,20
Yayasan 19 52.158.600 0,08 11 53.999.000 0,09
Koperasi 2 711.300 0,00 0 0 0
Lain-Lain 0 0 0 1 353.100 0,00
Pemodal Asing
Perorangan Asing 11 179.200 0,00 12 2.879.200 0,00
Badan Usaha Asing 175 11.330.021.858 18,29 149 12.020.253.434 19,40
Total 13.591 61.953.555.600 100,00 15.639 61.953.555.600 100,00
74 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 75
Page 40
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Kronologi Pencatatan Saham
Masuknya Avian Brands dalam DES mencerminkan komitmen Avian Brands dalam menerapkan praktik bisnis yang selaras
dengan nilai-nilai etika dan kepatuhan terhadap prinsip syariah, baik dalam aktivitas usaha, struktur keuangan, maupun
pengelolaan risiko. Status ini tidak hanya memperluas akses Avian Brands terhadap basis investor yang lebih luas, khususnya
investor yang berfokus pada instrumen keuangan syariah, tetapi juga memperkuat reputasi Avian Brands sebagai perusahaan
Pada tanggal 8 Desember 2021, Avian Brands secara resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dengan yang menjunjung integritas dan tata kelola yang bertanggung jawab.
kode emiten AVIA, setelah memperoleh pernyataan efektif dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat
No. S-223/D.04/2021 tanggal 30 November 2021. Dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/”IPO”) Penentuan saham Avian Brands terdaftar dalam DES yang • barang atau jasa yang merusak moral dan
tersebut, Avian Brands menerbitkan sebanyak 6.200.000.000 lembar saham baru atau sekitar 10,0075% dari total modal ditetapkan oleh OJK, yaitu masuk dalam kategori efek bersifat mudarat; dan/atau
ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal Rp10,- per saham dan harga penawaran sebesar Rp930,- per saham. berupa saham yang diterbitkan oleh Avian Brands yang tidak • barang atau jasa yang lainnya yang bertentangan
Sejalan dengan aksi korporasi tersebut, Avian Brands juga mengalokasikan sebanyak 3.099.300 lembar saham atau sekitar 0,05% menyatakan kegiatan dan jenis usaha, cara pengelolaannya, dengan prinsip syariah berdasarkan ketetapan
dari total saham yang ditawarkan untuk merealisasikan program Employee Stock Allocation (“ESA”). Inisiatif ini mencerminkan dan/atau jasa yang diberikannya berdasarkan Prinsip dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama
upaya Avian Brands untuk memberikan apresiasi serta mendorong partisipasi aktif karyawan dalam pertumbuhan dan Syariah di Pasar Modal, sepanjang Avian Brands: Indonesia;
keberhasilan Avian Brands ke depan. 1. tidak melakukan kegiatan dan jenis usaha yang e. melakukan kegiatan lain yang bertentangan dengan
bertentangan dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal prinsip syariah berdasarkan ketetapan dari Dewan
Selain IPO, pada hari yang sama, dilakukan pula Penawaran Terbatas oleh Pemegang Saham Penjual dalam bentuk Private yang meliputi: Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia;
Placement sebanyak 5.575.355.600 saham biasa atas nama atau sekitar 10,00% dari total modal ditempatkan dan disetor a. perjudian dan permainan yang tergolong judi; 2. tidak melakukan transaksi yang bertentangan dengan
penuh. Penawaran ini dilaksanakan dengan harga yang sama seperti harga IPO, dan turut dicatatkan bersamaan di Bursa Efek b. jasa keuangan ribawi; Prinsip Syariah di Pasar Modal; serta
Indonesia. Dengan demikian, total saham Avian Brands yang tercatat di BEI saat itu mencapai 61.953.555.600 lembar saham c. jual beli risiko yang mengandung unsur 3. memenuhi rasio keuangan sebagai berikut:
dengan nilai nominal Rp10,- per saham. Langkah strategis ini memperkuat basis investor Avian Brands dan meningkatkan ketidakpastian (gharar) dan/atau judi (maisir); a. total utang yang berbasis bunga dibandingkan
likuiditas saham di pasar, sekaligus mencerminkan keyakinan investor terhadap fundamental dan prospek pertumbuhan d. memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan, dengan total aset tidak lebih dari 45%; serta
jangka panjang perusahaan. dan/atau menyediakan: b. total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal
• barang atau jasa haram zatnya (haram li-dzatihi); lainnya dibandingkan dengan total pendapatan
Sebagai bentuk strategi pengelolaan modal dan komitmen terhadap peningkatan nilai bagi Pemegang Saham, • barang atau jasa haram bukan karena zatnya usaha dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10%.
pada 7 Desember 2023, Avian Brands mengumumkan program pembelian kembali saham (buyback) atas saham yang telah (haram li-ghairi) yang ditetapkan oleh Dewan
diterbitkan dan tercatat di BEI, dengan jumlah maksimum sebanyak 1.425.000.000 saham atau sekitar 2,3% dari modal Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia;
ditempatkan dan disetor penuh. Selain itu, pada 10 April 2025, Avian Brands juga mengumumkan aksi buyback lanjutan,
di mana saham yang telah diterbitkan dan tercatat di BEI akan dilakukan pembelian kembali sebanyak 1.425.000.000 saham Masuknya saham Avian Brands ke dalam DES tersebut memberikan ketenangan bagi investor karena investasi yang dilakukan
atau sekitar 2,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Hingga 31 Desember 2025, Avian Brands telah merealisasikan dapat terjamin kehalalannya dan terbebas dari riba. Selain itu, investor juga diberikan keleluasaan untuk melakukan transaksi
pembelian kembali sebanyak 2.640.827.200 lembar saham melalui Bursa Efek Indonesia. Dengan pelaksanaan aksi korporasi saham Avian Brands karena dapat dilakukan di bursa konvensional maupun bursa syariah.
tersebut, jumlah saham beredar Avian Brands berkurang menjadi 59.312.728.400 lembar saham dari sebelum pelaksanaan
pembelian kembali sebanyak 61.953.555.600 lembar saham.
Total Saham Total Saham
Indeks Saham Perusahaan
Harga Harga
Tanggal Pelaksanaan Beredar Bursa
Aksi Korporasi Nominal Penawaran
Pelaksanaan Aksi Korporasi (Lembar Pencatatan
(Rp) (Rp)
(Lembar Saham) Saham)
Penawaran Umum Perdana
6.200.000.000 Indeks saham merupakan indikator statistik yang digunakan Hingga akhir tahun 2025, saham Avian Brands telah tercatat
Saham
8 Desember 2021 10 930 61.953.555.600 untuk merepresentasikan kinerja sekelompok saham terpilih sebagai konstituen dalam berbagai indeks prestisius di BEI,
Program ESA 3.099.300
Bursa Efek di pasar modal. Indeks ini dapat terdiri dari saham-saham antara lain ESGQKEHATI, ESGSKEHATI, IDXBASIC, IDXESGL,
Penawaran Terbatas 5.575.355.600
Indonesia lintas sektor atau yang memiliki karakteristik tertentu, seperti IDXQ30, IDXSMC–COM, IDXSMC–LIQ, IDX80, ISSI, JII70,
Pembelian Kembali Saham 31 Desember 2024 1.163.449.200 0 0 60.790.106.400 tingkat likuiditas, kapitalisasi pasar, atau kriteria keberlanjutan. KOMPAS 100, MBX, MNC36, PEFINDO25, dan SRI-KEHATI.
Fungsi utama indeks saham adalah memberikan gambaran Selain indeks di Bursa Efek Indonesia, Avian Brands juga
Pembelian Kembali Saham 31 Desember 2025 2.640.827.200 0 0 59.312.728.400 menyeluruh tentang dinamika dan tren pasar, baik secara tergabung dalam MSCI Small Cap Index, indeks global
umum maupun dalam cakupan sektor atau tema tertentu, terkemuka yang menilai kinerja perusahaan berdasarkan
sehingga menjadi acuan penting bagi investor dan pelaku aspek fundamental, tata kelola, serta penerapan prinsip
pasar dalam mengambil keputusan investasi. keberlanjutan (ESG).
Efek Syariah Keikutsertaan Avian Brands dalam indeks ESGQKEHATI, SRI-KEHATI, dan ESGSKEHATI mencerminkan keseriusan Avian Brands
dalam menerapkan prinsip ESG sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan. Sementara itu, tercatatnya Avian Brands
dalam indeks JII70 dan ISSI menegaskan status saham Avian Brands sebagai efek syariah yang memenuhi prinsip-prinsip
Sejak akhir tahun 2021, saham Avian Brands yang tercatat dan diperdagangkan di BEI telah dinyatakan memenuhi kriteria keuangan Islam serta tergolong paling likuid di segmennya.
sebagai efek ekuitas syariah, berdasarkan ketetapan dari OJK. Dengan pencapaian tersebut, saham Avian Brands secara resmi
masuk dalam Daftar Efek Syariah (“DES”), yaitu daftar surat berharga yang telah melalui penelaahan dan dinyatakan tidak
bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal.
76 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 77
Page 41
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Entitas Anak, Perusahaan Asosiasi, dan
Sementara itu, masuknya Avian Brands dalam indeks IDX80 dan KOMPAS100 menunjukkan pengakuan atas kekuatan
fundamental Avian Brands, kapitalisasi pasar yang solid, serta likuiditas perdagangan yang tinggi. Keanggotaan dalam IDXQ30
Perusahaan Ventura Bersama
memperkuat citra Avian Brands sebagai emiten yang memiliki kinerja finansial unggul, ditunjukkan oleh profitabilitas tinggi,
tingkat solvabilitas yang sehat, dan pertumbuhan laba yang konsisten. Adapun indeks IDXSMC-LIQ mencerminkan posisi
Avian Brands sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar kecil-menengah yang aktif diperdagangkan, sedangkan keberadaan
dalam indeks PEFINDO25 dan IDXESGL menandakan reputasi Avian Brands sebagai emiten berprospek tinggi dengan tata
kelola yang kredibel. Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands memiliki 3 Entitas Anak secara langsung, 1 Entitas Anak secara tidak langsung,
1 perusahaan ventura bersama, serta penyertaan lain dalam bentuk investasi saham. Struktur ini mencerminkan strategi
Dengan pencapaian tersebut, Avian Brands tidak hanya membuktikan daya saingnya di pasar modal, tetapi juga menunjukkan ekspansi yang terarah guna memperkuat diversifikasi usaha, meningkatkan sinergi operasional, serta menjangkau pasar yang
konsistensi dalam menjaga kualitas, tata kelola, dan kinerja yang berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang lebih luas. Informasi lebih lanjut mengenai Entitas Anak, perusahaan ventura bersama, serta penyertaan lain Avian Brands
kepada para pemangku kepentingan. diuraikan sebagai berikut:
Kepemilikan Langsung
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
PT Tirtakencana Tatawarna
Dasar Hukum Pendirian Bidang Usaha Status Operasional
Akta Pendirian No. 27, tanggal 14 Juli 2000, Perdagangan besar cat, pergudangan dan
dibuat di hadapan Dyah Ambarwaty penyimpanan, serta real estat yang dimiliki Beroperasi
Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands tidak menerbitkan efek lain, seperti obligasi, sukuk, obligasi konversi, maupun efek Setyoso, S.H., Notaris di Surabaya. sendiri atau disewa.
lainnya yang dibenarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Alamat Kepemilikan Saham Total Aset Sebelum Eliminasi
Jl. Raya Surabaya – Sidoarjo KM. 19,
Desa Wadungasih, Kec. Buduran, 99,99% Rp4.671.581 juta
Kab. Sidoarjo, Jawa Timur.
Struktur Korporasi Dasar Hukum Pendirian
PT Solusi Rumah Praktis
Bidang Usaha Status Operasional
Akta Pendirian No. 17, tanggal 22 November
Perdagangan eceran cat, pernis dan Lak,
2018, dibuat di hadapan Anwar, S.H., M.Kn., Beroperasi
PT Avia Avian Tbk serta pengecatan.
Notaris di Kabupaten Gresik.
Alamat Kepemilikan Saham Total Aset Sebelum Eliminasi
Gedung Avian Brands
50,00% 99,99% 99,99% 67,00% 16,67% Jl. Ahmad Yani No. 317,
99,99% Rp678 juta
Kel. Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan,
PT Bangun Bersama PT Tirtakencana PT Solusi Rumah PT Multipro Paint Kota Surabaya, Jawa Timur.
PT Dextone Lemindo
Solusindo Tatawarna Praktis Indonesia
99,98% PT Multipro Paint Indonesia
PT Tirtakencana Dasar Hukum Pendirian Bidang Usaha Status Operasional
Batamindo Industri cat dan tinta cetak, industri vernis
Akta Pendirian No. 80, tanggal 27 Agustus 2008,
(termasuk mastik), perdagangan besar cat, Tidak beroperasi sejak tanggal
dibuat di hadapan David, S.H., M.Kn.,
Struktur korporasi Avian Brands mencerminkan strategi integratif dalam memperkuat ekosistem bisnis. Melalui kepemilikan dan perdagangan besar berbagai macam 22 Desember 2025
Notaris di Jakarta.
material bangunan.
pada sejumlah Entitas Anak, perusahaan ventura bersama, serta penyertaan lainnya, Avian Brands membangun sinergi lintas
sektor yang saling melengkapi, mulai dari distribusi, produk pelengkap, hingga layanan solusi rumah. Struktur ini mendukung Alamat Kepemilikan Saham Total Aset Sebelum Eliminasi
operasional yang efisien sekaligus memperluas jangkauan pasar, sehingga memperkuat posisi Avian Brands sebagai pemimpin Menara Satu Sentra Kelapa Gading
di industri cat nasional. Lantai 7 Ruang 6
Jl. Boulevard Kelapa Gading LA 3 No. 1, 67,00% Rp16.910 juta
Kel. Kelapa Gading Timur, Kec. Kelapa Gading,
Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia.
78 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 79
Page 42
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Kepemilikan Tidak Langsung
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
PT Tirtakencana Batamindo (melalui PT Tirtakencana Tatawarna)
Dasar Hukum Pendirian Bidang Usaha Status Operasional
Avian Brands melibatkan berbagai lembaga dan profesi penunjang pasar modal dalam mendukung kepatuhan terhadap
Akta Pendirian No. 58, tanggal 30 September Perdagangan besar berbagai macam regulasi serta memastikan transparansi dan akuntabilitas sebagai perusahaan publik. Kerja sama ini mencakup jasa auditor
2010,dibuat di hadapan material bangunan, perdagangan besar
Rusdi Muljono, S.H., M.Kn., bahan konstruksi lainnya, dan perdagangan
Beroperasi independen, notaris, dan biro administrasi efek yang seluruhnya berperan penting dalam menjaga integritas dan kelancaran
Notaris di Surabaya. eceran furnitur. aktivitas korporasi Avian Brands di pasar modal.
Alamat Kepemilikan Saham Total Aset Sebelum Eliminasi
Komplek Executive Industrial Park Blok D2 No. 8, Kantor Akuntan Publik
Kel. Belian, Kec. Batam Kota, 99,98% Rp39.074 juta
Kantor Akuntan Publik Jasa yang Diberikan:
Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia.
Teramihardja, Pradhono & Chandra Jasa Audit :
(firma anggota Crowe Global) Melaksanakan audit atas Laporan Keuangan Tahunan Konsolidasian Avian Brands untuk tahun
AXA Tower Lantai 27, Suite 03 buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 berdasarkan standar audit yang ditetapkan
Perusahaan Ventura Bersama Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18 oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.
Jakarta, 12940, Indonesia
T: (62-21) 3005 6267 Jasa Non-Audit :
F: (62-21) 3005 6269 Tidak ada
PT Bangun Bersama Solusindo
Periode Penugasan:
Dasar Hukum Pendirian Bidang Usaha Status Operasional 2025
Perdagangan besar semen, kapur, pasir Biaya (Rp):
Akta Pendirian No. 1, tanggal 1 Februari 2021, Jasa Audit : Rp770.000.000,-
dan batu untuk bahan konstruksi, material
dibuat di hadapan Emmyra Fauzia Beroperasi Jasa Non-Audit : Tidak ada
bangunan, serta bahan dan barang kimia
Kariana, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.
dasar atau kimia industri.
Alamat Kepemilikan Saham Total Aset Notaris
Sequis Tower Level 15,
Dr. Susanti, S.H., M.Kn. Jasa yang Diberikan:
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 71, Kel. Senayan, 50,00%
Rp51.115 juta Ruko Office Park 1 Membuat akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan dan Luar Biasa
Kec. Kebayoran Baru, Kota Adm. Jakarta Selatan,
Jl. Bukit Darmo Golf Blok B1 No. 19 Avian Brands untuk tahun buku 2025.
DKI Jakarta, Indonesia.
Kel. Pradahkalikendal, Kec. Dukuh Pakis Periode Penugasan:
Surabaya, 60226, Indonesia 2025
T: (62-31) 9914 6264
Penyertaan Lain
Biro Administrasi Efek
PT Dextone Lemindo
PT Bima Registra Jasa yang Diberikan:
Dasar Hukum Pendirian Bidang Usaha Status Operasional Satrio Tower, Lantai 9 A2 1. Melakukan pemeliharaan data, penyajian Daftar Pemegang Saham (“DPS”), dan laporan
Jl. Prof. DR. Satrio Blok C4 bulanan;
Akta Pendirian No. 30, tanggal 20 Februari 2002,
Kuningan, Setiabudi 2. Membantu penyelenggaraan RUPS Tahunan dan Luar Biasa dalam hal penyajian DPS per
dibuat di hadapan Raden Johanes Sarwono, S.H., Industri perekat/lem. Beroperasi
Jakarta Selatan, Indonesia recording date, daftar hadir, serta membantu perhitungan suara pada RUPS; serta
Notaris di Jakarta.
T: (62-21) 2598 4818 3. Membantu pelaksanaan pembayaran dividen final dalam hal penyajian DPS per recording
Alamat Kepemilikan Saham Total Aset F: (62-21) 2598 4819 date, serta penghitungan besaran dividen dan pajak untuk setiap Pemegang Saham.
Ko. Pergudangan Nusa Indah No. 37 B, Periode Penugasan:
Kel. Jurumudi, Kec. Benda, Kota Tangerang, 16,67% Rp 490.628 juta 1 Januari 2025 – 22 Agustus 2025
Banten, Indonesia. PT Raya Saham Registra Jasa yang Diberikan:
Gedung Plaza Sentral Lantai 2 1. Melakukan pemeliharaan data, penyajian DPS, dan laporan bulanan; serta
Jl. Jend. Sudirman Kav. 47 – 48 2. Membantu pelaksanaan pembayaran dividen interim dalam hal penyajian DPS per recording
Jakarta Selatan 12930, Indonesia date, serta penghitungan besaran dividen dan pajak untuk setiap Pemegang Saham.
T: (62-21) 2525 666 Periode Penugasan:
F: (62-21) 2525 028 23 Agustus 2025 – 31 Desember 2025
80 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 81
Page 43
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Akses Informasi
Dengan menempatkan pengembangan SDM sebagai prioritas utama, Avian Brands optimistis bahwa daya saing dan ketahanan
perusahaan akan semakin kokoh, sekaligus mempersiapkan organisasi untuk terus tumbuh menghadapi tantangan masa
depan secara adaptif dan berkelanjutan.
Avian Brands secara konsisten menegaskan komitmen dalam menyediakan akses informasi yang transparan, akurat, dan tepat
waktu bagi seluruh Pemegang Saham dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam rangka memastikan keterbukaan informasi, Struktur Organisasi Pengelola SDM
fungsi pengelolaan dan pembaruan informasi ini dijalankan secara sinergis oleh Sekretaris Perusahaan dan Departemen
Struktur organisasi yang mengelola aspek SDM di Avian Untuk mendukung fungsi tersebut, HRGA terdiri dari
Hubungan Investor, sesuai dengan dinamika kebutuhan komunikasi dan ketentuan regulasi yang berlaku. Pendekatan ini tidak
Brands berada di bawah koordinasi Divisi Human Resources sejumlah sub-unit fungsional yang saling terintegrasi.
hanya bertujuan untuk memenuhi prinsip keterbukaan, tetapi juga membangun kepercayaan dan memperkuat hubungan
and General Affairs (“HRGA”). Divisi ini memegang peranan Sub-unit People Development bertanggung jawab atas
jangka panjang yang konstruktif antara Avian Brands dan para pemangku kepentingan. Informasi terkait Avian Brands dapat
strategis dalam memastikan pengelolaan SDM berlangsung peningkatan kapasitas dan kompetensi karyawan melalui
diakses melalui berbagai kanal berikut:
secara efisien, adaptif, dan selaras dengan Visi dan Misi Avian berbagai program pelatihan dan pengembangan.
Brands. HRGA tidak hanya menjalankan fungsi administratif, Organization Development berperan dalam menyusun
tetapi juga berperan aktif dalam membentuk budaya kerja organisasi yang adaptif terhadap dinamika bisnis.
yang mendukung kinerja berkelanjutan dan pertumbuhan Rekrutmen memastikan proses seleksi karyawan berjalan
organisasi. objektif dan tepat sasaran, sedangkan Personnel Administration
menangani aspek administratif ketenagakerjaan.
(62-31) Selain itu, terdapat unit General Affairs yang mengelola kebutuhan operasional dan fasilitas kerja, Industrial Relation yang
Gedung 99850500/99850600 membangun hubungan industrial yang harmonis, serta Human Resource Information System (“HRIS”) yang mendukung
Avian Brands transformasi digital dalam pengelolaan data SDM. Unit Human Resource Business Partner juga hadir untuk menjembatani
Jl. Ahmad Yani No. 317 www.avianbrands.com kebutuhan bisnis dan strategi pengelolaan SDM di setiap unit kerja. Informasi lebih lengkap mengenai struktur organisasi
Surabaya, 60234 pengelolaan SDM Avian Brands diuraikan sebagai berikut:
Jawa Timur,
Indonesia corsec@avianbrands.com
investor.relations@avianbrands.com HRGA
POD & Recruitment HR Operations
People Organization HR System & Personnel Industrial HR Business
Culture Recruitment General Affair
Sumber Daya Manusia
Development Development Administration Relation Partner
Pengembangan SDM
Sumber Daya Manusia (“SDM”) merupakan fondasi strategis bagi Avian Brands dalam mendorong pencapaian kinerja
berkelanjutan dan mewujudkan visi jangka panjang. Avian Brands memahami bahwa keberhasilan organisasi tidak
Avian Brands secara berkelanjutan menempatkan pengembangan SDM sebagai pilar strategis dalam mendukung pertumbuhan
semata ditentukan oleh strategi dan sistem, melainkan ditopang oleh kualitas, kompetensi, dan dedikasi setiap individu di
jangka panjang dan menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Upaya ini tercermin dari alokasi sumber daya
dalamnya. Oleh karena itu, pengelolaan SDM dilakukan secara terencana dan menyeluruh, dengan mengacu pada regulasi
yang konsisten untuk memperkuat kapabilitas internal melalui berbagai program pelatihan, pengembangan profesional, dan
ketenagakerjaan yang berlaku serta praktik terbaik di industri.
peningkatan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap jenjang jabatan. Hal ini dilakukan melalui beberapa
mekanisme, seperti kegiatan pelatihan di kelas, workshop, pelatihan daring dan webinar, on-the-job training, serta corporate
Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan inklusif, Avian Brands
benchmark.
mengembangkan berbagai inisiatif strategis yang mencakup program pelatihan dan pengembangan kompetensi
berkelanjutan, kebijakan kesejahteraan karyawan, serta dukungan terhadap keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi.
Fokus pengembangan tidak terbatas pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas
Seluruh program ini dirancang untuk memberdayakan karyawan agar mampu mencapai potensi terbaiknya dan memberikan
non-teknis guna membentuk tim yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kinerja. Dengan pendekatan ini,
kontribusi maksimal terhadap pertumbuhan Avian Brands.
Avian Brands membangun fondasi organisasi yang lebih tangguh dan siap menjawab dinamika industri, sekaligus menciptakan
lingkungan kerja yang mendorong pertumbuhan individu dan organisasi secara holistik. Secara umum, pengembangan SDM
Lebih dari itu, Avian Brands juga senantiasa menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi, memastikan bahwa
yang direalisasikan Avian Brands untuk tahun 2025 diuraikan sebagai berikut:
seluruh karyawan mendapatkan perlakuan yang adil tanpa memandang latar belakang, gender, agama, atau status sosial.
Avian Brands percaya bahwa keberagaman adalah kekuatan yang mendorong terciptanya inovasi, pemikiran kritis, dan sinergi
tim yang unggul. Oleh karena itu, budaya kerja inklusif terus dibangun untuk menciptakan ruang kolaboratif yang mendorong
rasa saling menghargai dan keterlibatan aktif.
82 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 83
Page 44
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands dan Entitas Anak telah merekrut sebanyak 146 karyawan baru yang ditempatkan di
Sistem Perencanaan dan Pengelolaan Talenta berbagai posisi strategis. Dari total tersebut, Avian Brands merekrut 103 karyawan dan TKTW sebanyak 43 karyawan. Angka ini
mencerminkan komitmen Avian Brands dalam memperkuat kapabilitas organisasi melalui perekrutan talenta yang kompeten
dan selaras dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Proses yang dirancang Avian Brands untuk mengelola, mengembangkan, dan memaksimalkan potensi
SDM, baik untuk kebutuhan saat ini maupun masa depan. Dengan pendekatan yang terencana, sistem
ini memastikan bahwa setiap karyawan dapat berkontribusi secara optimal sambil mempersiapkan
diri untuk menghadapi tantangan yang akan datang, sehingga mendukung pencapaian tujuan Komposisi SDM
Avian Brands secara berkelanjutan.
Hingga akhir tahun 2025, total karyawan Avian Brands dan Entitas Anak (termasuk karyawan alih daya) sebanyak 9.397 orang,
meningkat 0,12% dibandingkan dengan tahun 2024 sebanyak 9.386 orang. Komposisi karyawan Avian Brands dan Entitas
Infiltrasi dan Kampanye Budaya Perusahaan
Anak lebih lengkap diuraikan sebagai berikut:
Infiltrasi dan kampanye budaya perusahaan dirancang untuk memperkuat penerapan nilai-nilai inti
(core values) dan praktik bersama di seluruh kegiatan operasional. Budaya perusahaan yang kokoh 2025 2024
menjadi fondasi bagi pola pikir dan perilaku karyawan, sekaligus memperkuat citra Avian Brands di Kategori Avian Entitas Anak Avian Entitas Anak
mata publik. Melalui pendekatan sistematis dan kampanye yang berkesinambungan, nilai-nilai ini Brands Brands
TKTW TKBI SRP BBS MPI TKTW TKBI SRP BBS*) MPI
diintegrasikan ke dalam setiap aspek operasional, menciptakan harmoni antara Visi Avian Brands,
tindakan karyawan, dan persepsi eksternal. Total Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
Pria 1.588 5.589 36 0 5 3 1.583 5.593 37 1 5 44
Employer Branding Program Wanita 237 1.924 9 0 3 3 239 1.860 10 0 3 11
Total 1.825 7.513 45 0 8 6 1.822 7.453 47 1 8 55
Strategi untuk membangun dan mengelola reputasi Avian Brands sebagai pemberi kerja yang unggul. Total Karyawan berdasarkan Jabatan
Program ini bertujuan untuk menciptakan daya tarik bagi pencari kerja potensial, mempertahankan Direksi**) 5 1 0 0 1 0 5 1 0 1 1 1
loyalitas karyawan yang ada, dan memperkuat persepsi positif di kalangan pemangku kepentingan Deputi
utama. Melalui pendekatan yang terencana dan berkelanjutan, Avian Brands dapat menonjolkan 5 12 0 0 1 3 5 12 0 0 1 1
Direktur
nilai-nilai, budaya kerja, dan keunggulan kompetitifnya, sehingga memperkuat citra sebagai tempat Manajer 65 189 1 0 4 1 68 188 1 0 4 6
kerja yang ideal dan terpercaya.
Supervisor 142 575 3 0 1 1 131 588 3 0 1 5
Staf 404 233 0 0 1 1 424 237 0 0 1 32
Rekrutmen SDM Alih Daya 1.204 6.503 41 0 0 0 1.189 6.427 43 0 0 10
Total 1.825 7.513 45 0 8 6 1.822 7.453 47 1 8 55
Rekrutmen SDM merupakan fondasi utama dalam menjamin kesinambungan dan regenerasi organisasi. Sebagai langkah awal Total Karyawan berdasarkan Usia
dalam membangun keunggulan kompetitif jangka panjang, proses rekrutmen di Avian Brands dirancang secara strategis untuk 18 – 24 Tahun 306 1.119 7 0 0 0 348 1.246 8 0 0 2
menjaring talenta terbaik yang tidak hanya memenuhi kebutuhan spesifik Avian Brands, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai
25 – 34 Tahun 947 3.975 19 0 1 1 943 3.884 22 0 1 30
inti yang dijunjung tinggi oleh Avian Brands. Dengan seleksi yang ketat dan terstruktur, Avian Brands memastikan bahwa
35 – 44 Tahun 316 1.992 13 0 2 2 301 1.933 12 1 2 8
setiap individu yang bergabung memiliki potensi untuk berkontribusi secara berkelanjutan terhadap pertumbuhan organisasi.
45 – 54 Tahun 221 387 6 0 4 2 198 355 5 0 4 12
Sebagai bagian dari proses perencanaan yang terukur, Avian Brands menetapkan manpower planning di akhir tahun guna > 55 Tahun 35 40 0 0 1 1 32 35 0 0 1 3
memetakan kebutuhan tenaga kerja untuk tahun berikutnya. Dalam implementasinya, Avian Brands mengadopsi 2 pendekatan, Total 1.825 7.513 45 0 8 6 1.822 7.453 47 1 8 55
yaitu rekrutmen internal dan eksternal. Melalui rekrutmen internal, Avian Brands memberikan ruang pengembangan karier Total Karyawan berdasarkan Pendidikan
bagi karyawan melalui promosi, rotasi, dan mutasi lintas fungsi. Proses ini dilakukan dengan melakukan pemetaan kecocokan Strata 2 30 11 0 0 2 0 20 13 0 0 2 0
kompetensi terhadap kebutuhan posisi yang akan diisi. Seleksi internal umumnya difokuskan untuk memenuhi kebutuhan Strata 1 344 1.641 7 0 5 1 329 1.595 6 1 5 25
jabatan yang lebih tinggi, sekaligus memastikan kesinambungan talent pipeline di dalam Avian Brands. Sepanjang tahun Diploma (D3) 25 297 0 0 0 5 22 300 0 0 0 6
2025, terdapat 22 posisi yang berhasil dipenuhi melalui proses seleksi internal tersebut. Sementara itu, rekrutmen eksternal ≤SMU dan
1.426 5.564 38 0 1 0 1.451 5.545 41 0 1 24
dilakukan untuk menjangkau kandidat dari luar organisasi yang memiliki keahlian dan perspektif baru yang dibutuhkan untuk Sederajat
memperkaya keragaman kompetensi tim. Rekrutmen eksternal dilakukan melalui berbagai kanal, seperti job fair, kerja sama Total 1.825 7.513 45 0 8 6 1.822 7.453 47 1 8 55
dengan institusi pendidikan tinggi, serta pemanfaatan portal rekrutmen daring. Total Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Karyawan
Untuk mendukung efisiensi dan integrasi proses rekrutmen, Avian Brands memanfaatkan teknologi digital secara optimal. 506 779 4 0 7 2 537 842 4 1 7 33
Tetap
Sistem rekrutmen berbasis daring yang dimiliki Avian Brands memungkinkan pengelolaan proses rekrutmen secara Karyawan
115 231 0 0 1 4 96 184 0 0 1 12
menyeluruh, mulai dari publikasi lowongan kerja, pengelolaan database pelamar, seleksi awal, pelaksanaan tes daring, hingga Tidak Tetap
wawancara virtual. Selain itu, pada tahapan filtering, analisis, dan pelaporan hasil seleksi, Avian Brands telah memanfaatkan Alih Daya 1.204 6.503 41 0 0 0 1.189 6.427 43 0 0 10
teknologi Artificial Intelligence (“AI”) untuk mendukung percepatan proses seleksi berbasis Indi 4.0. Pendekatan proses Total 1.825 7.513 45 0 8 6 1.822 7.453 47 1 8 55
rekrutmen digital dan AI tidak hanya mempercepat proses seleksi, tetapi juga memperluas akses kandidat dari berbagai *)
Data disajikan kembali.
wilayah tanpa hambatan geografis. Avian Brands menjalankan seluruh proses rekrutmen secara transparan, bebas biaya, **)
Pengukuran jumlah anggota Direksi pada Entitas Anak tidak dilakukan secara terpisah untuk menghindari perhitungan ganda.
Anggota Direksi yang menjabat di Avian Brands tidak dihitung kembali rangkap jabatannya di Entitas Anak, sehingga dalam tabel ini
serta tanpa diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, jenis kelamin, atau latar belakang politik. Komitmen ini menjadi bagian terdapat jumlah anggota Direksi Entitas Anak yang tercatat sebagai “0” atau “1”. Hal ini mencerminkan bahwa keberadaan anggota Direksi
penting dari upaya Avian Brands dalam membangun proses seleksi yang inklusif dan akuntabel. dalam Entitas Anak tetap ada, namun secara administratif perhitungan dilakukan pada tingkat Avian Brands sebagai Entitas Induk.
Catatan: SRP : PT Solusi Rumah Praktis
TKTW : PT Tirtakencana Tatawarna BBS : PT Bangun Bersama Solusindo
TKBI : PT Tirtakencana Batamindo MPI : PT Multipro Paint Indonesia
84 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 85
Page 45
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi merupakan fondasi strategis dalam pengelolaan SDM di Avian Brands. Seiring dengan ekspansi
bisnis dan dinamika industri yang terus berkembang, peningkatan kapabilitas individu menjadi aspek krusial untuk memastikan
bahwa setiap karyawan mampu berkontribusi secara optimal terhadap pencapaian Visi, Misi, dan target Avian Brands.
Oleh karena itu, Avian Brands bersama seluruh Entitas Anak secara konsisten menjalankan program pengembangan
kompetensi yang komprehensif dan berkelanjutan. Program ini mencakup peningkatan kompetensi dasar, teknis, maupun
fungsional yang dirancang sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap unit kerja, sehingga mendorong efektivitas kerja dan
ketangguhan organisasi dalam menghadapi tantangan industri.
Penerapan program pengembangan kompetensi di Avian Brands tidak hanya difokuskan pada peningkatan produktivitas
semata, tetapi juga diarahkan untuk membentuk budaya pembelajaran berkelanjutan yang memungkinkan karyawan untuk
terus beradaptasi dengan perubahan teknologi, regulasi, dan praktik terbaik di pasar. Dengan pendekatan ini, Avian Brands
berupaya membangun tim kerja yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga inovatif dan resilien dalam menyikapi Standarisasi Sistem Pengelolaan SDM
dinamika bisnis yang kompleks dan cepat berubah.
Avian Brands memandang pengelolaan SDM sebagai
Untuk memastikan kualitas dan relevansi pelatihan, Avian Brands melakukan proses pengukuran terhadap pengembangan aspek fundamental dalam mendukung keberlanjutan
kompetensi dengan menerapkan standar jam pelatihan minimum yang ditetapkan untuk setiap karyawan serta dan keunggulan Avian Brands. Komitmen ini tidak hanya
penugasan–penugasan untuk memastikan implementasi dari setiap pelatihan yang terlaksana. Avian Brands mengintegrasikan tercermin melalui program pengembangan kompetensi
pemanfaatan sumber daya internal dengan kolaborasi bersama mitra eksternal yang memiliki kredibilitas dan keahlian di bidang karyawan, tetapi juga melalui inisiatif berkelanjutan dalam
masing-masing. Kerja sama ini membuka akses bagi karyawan terhadap pelatihan berbasis standar industri terbaru dan praktik- menyempurnakan sistem manajemen SDM secara holistik.
praktik global yang relevan. Selain itu, seluruh program dirancang dengan prinsip inklusif, di mana setiap karyawan mendapatkan Avian Brands secara proaktif melakukan analisis mendalam
kesempatan yang setara untuk mengikuti pengembangan kompetensi sesuai dengan jalur karier dan kebutuhan profesionalnya. dan evaluasi berkala terhadap kebijakan, proses, serta
praktik pengelolaan SDM yang telah diterapkan, guna
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands dan Entitas Anak telah mengikutsertakan sebanyak 58.889 peserta pada 384 program memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan organisasi
pengembangan kompetensi. Informasi lebih lengkap diuraikan sebagai berikut: yang terus berkembang serta dinamika industri yang
semakin kompleks.
Total Total Jam
Jenis Program Pembaruan dan penyempurnaan sistem dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan perubahan lingkungan
Tujuan Pengembangan Jabatan Pengembangan Pengembangan
Pengembangan Total Peserta *)
Kompetensi Peserta Kompetensi Kompetensi bisnis, regulasi ketenagakerjaan, serta tren praktik terbaik dalam manajemen talenta. Dengan pendekatan ini, Avian Brands
Kompetensi
(Program) (Jam) berupaya membangun sistem pengelolaan SDM yang adaptif, terukur, dan terintegrasi dengan strategi bisnis jangka
Mengasah kemampuan serta
panjang. Seluruh upaya ini diarahkan untuk menciptakan ekosistem kerja yang mendukung pertumbuhan organisasi dan
mengajarkan norma-norma pengembangan individu secara berkelanjutan, serta memastikan bahwa peran SDM sebagai penggerak utama pencapaian
Staf – Deputi
Kompetensi Dasar untuk mendukung karyawan
Direktur
13.391 162 22.120,50 Visi dan Misi Avian Brands dapat diwujudkan secara optimal.
dalam mengerjakan tugas
dan tanggung jawabnya.
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands telah melakukan penelaahan atas efektivitas Standar Operasional Prosedur (“SOP”) untuk
Memberikan sertifikasi serta keseluruhan sebanyak 5 SOP dan 17 form.
meningkatkan keterampilan Staf – Deputi
Kompetensi Teknis 45.498 222 58.294,00
yang dapat menunjang Direktur
pekerjaan karyawan. Manajemen Keluh Kesah
*)
Setiap karyawan dapat mengikuti lebih dari satu program pengembangan kompetensi.
Avian Brands menempatkan hubungan kerja yang sehat, terbuka, dan saling menghargai sebagai salah satu pilar utama dalam
Total Jam Pengembangan Kompetensi Karyawan Avian Brands Berdasarkan Jenis Program menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan. Komitmen ini tercermin dalam upaya Avian Brands untuk
membina komunikasi yang konstruktif antara manajemen dan seluruh karyawan, serta mendorong terciptanya iklim kerja
yang harmonis antar individu di dalam organisasi. Dalam rangka memperkuat hubungan industrial tersebut, Avian Brands
telah membangun sistem manajemen keluh kesah karyawan yang terstruktur, transparan, dan responsif sebagai media
27,51% penyaluran aspirasi, kritik, maupun permasalahan yang dihadapi karyawan dalam kesehariannya.
Sistem ini menyediakan 2 jalur pelaporan yang fleksibel, yakni melalui dialog langsung secara lisan dengan atasan atau
melalui pengisian formulir survei yang tersedia secara daring maupun luring, termasuk melalui kotak saran yang ditempatkan
di area-area strategis. Setiap keluhan yang masuk diproses secara serius, diawali dengan penanganan oleh atasan langsung
dan, bila diperlukan, ditindaklanjuti oleh Tim Khusus Keluh Kesah yang dibentuk untuk menangani isu-isu yang bersifat lebih
kompleks dan lintas fungsi.
72,49%
Kompetensi Dasar Kompetensi Teknis
86 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 87
Page 46
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Apabila keluhan belum terselesaikan pada tahap awal, maka proses eskalasi akan dilakukan melalui Lembaga Kerja Sama
2025*) 2024*)
(“LKS”) Bipartit serta melibatkan Top Manajemen untuk merumuskan solusi yang adil dan konstruktif. Pendekatan ini
dirancang untuk memastikan bahwa setiap suara karyawan dihargai, setiap permasalahan diselesaikan secara adil, dan setiap Sumber Persentase Persentase
Total Total
tindakan perbaikan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Dengan mekanisme ini, Avian Brands memperkuat fondasi (%) (%)
hubungan industrial yang sehat dan membangun kepercayaan 2 arah, sebagai wujud nyata perhatian Avian Brands terhadap Pensiun 0 0,00 5 2,25
kesejahteraan karyawan dan penciptaan suasana kerja yang aman, inklusif, dan kolaboratif. Mengundurkan Diri 135 60,81 97 43,69
Pemutusan Hubungan Kerja 61 27,48 82 36,94
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands telah melakukan survei keluh kesah kepada karyawan sebanyak 1 kali dan terdapat
Perubahan Status Ketenagakerjaan 26 11,71 38 17,12
69 responden yang mengisi survei tersebut. Selain survei keluh kesah, Avian Brands juga melakukan survei kepuasan karyawan
terhadap pelayanan Departemen Human Resources yang dilakukan sebanyak 2 kali sepanjang tahun 2025 dengan hasil sebagai Meninggal Dunia 0 0,00 0 0
berikut: Total Karyawan yang Keluar 222 100,00 222 100,00
*)
Pengukuran tingkat perputaran karyawan di atas mencakup karyawan tetap Avian Brands dan Entitas Anak. Avian Brands tidak melakukan pengukuran pada
tingkat karyawan alih daya mengingat tingginya fluktuasi karyawan alih daya yang bergantung pada meningkat atau menurunnya total produksi.
Evaluasi Kinerja Karyawan
Total Persentase Evaluasi kinerja karyawan merupakan bagian fundamental dalam sistem manajemen SDM Avian Brands yang dirancang untuk
Nilai Kepuasan 58,00% memastikan bahwa setiap individu menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara optimal dan profesional. Penilaian
Layanan kinerja dilakukan berdasarkan pencapaian target yang telah ditetapkan, dengan mempertimbangkan relevansi antara indikator
(Penanganan kinerja dan kompetensi sesuai jabatan masing-masing. Penilaian ini tidak semata berfokus pada hasil kerja kuantitatif, tetapi
Keluhan) juga memperhatikan kualitas kontribusi, kolaborasi tim, dan efektivitas dalam menjalankan tanggung jawab harian.
28,90%
Proses evaluasi dilaksanakan secara berkala dan terstruktur sebagai sarana untuk merefleksikan pencapaian kerja sekaligus
merancang langkah pengembangan selanjutnya. Dalam proses ini, umpan balik konstruktif diberikan secara transparan
11,62% untuk membantu karyawan memahami kekuatan yang perlu dioptimalkan dan area yang memerlukan peningkatan. Dengan
Persentase Kategori (%) 1,48% 0% menyediakan ruang dialog 2 arah yang terbuka, Avian Brands tidak hanya membangun budaya kerja yang akuntabel, tetapi
juga mendorong semangat perbaikan berkelanjutan.
Sangat Puas Puas Kurang Puas Tidak Puas Sangat Tidak Puas
Melalui sistem evaluasi yang adil dan berorientasi pengembangan ini, Avian Brands berkomitmen menciptakan lingkungan
kerja yang memberdayakan, mendukung pertumbuhan individu, dan selaras dengan arah strategis Avian Brands. Pendekatan
ini mempertegas tekad Avian Brands untuk menjadi organisasi pembelajar yang berdaya saing, sekaligus menjadi tempat kerja
Perputaran Karyawan yang memungkinkan setiap karyawan tumbuh bersama Avian Brands dan memberikan kontribusi terbaik demi pencapaian
Visi dan Misi jangka panjang. Adapun indikator yang menjadi penilaian evaluasi kinerja karyawan diuraikan sebagai berikut:
Avian Brands menempatkan kesejahteraan dan pengembangan karyawan sebagai bagian integral dari strategi pengelolaan
SDM yang berorientasi jangka panjang. Upaya ini dijalankan sebagai langkah proaktif untuk menekan tingkat perputaran
karyawan serta memperkuat loyalitas dan rasa kepemilikan individu. Avian Brands meyakini bahwa membangun ikatan yang
kuat antara perusahaan dan karyawan dimulai dari investasi yang berkelanjutan dalam pengembangan karier, peningkatan
kompetensi, serta penciptaan lingkungan kerja yang inklusif, kolaboratif, dan suportif.
Berbagai inisiatif telah dijalankan, mulai dari penyediaan akses terhadap pelatihan yang disesuaikan dengan dinamika industri,
pengembangan jalur karier yang jelas, hingga pembentukan budaya kerja yang menghargai kontribusi setiap individu.
Langkah-langkah ini tidak hanya meningkatkan kepuasan kerja dan motivasi karyawan, tetapi juga memperkuat stabilitas PERFORMANCE
MATRIKS KOMPETENSI ASSESSMENT
organisasi dengan mempertahankan talenta terbaik yang dimiliki. APPRAISAL
Melalui pendekatan holistik ini, Avian Brands berupaya menciptakan ekosistem kerja yang mendorong pertumbuhan personal
dan profesional secara berimbang. Avian Brands percaya bahwa lingkungan kerja yang sehat dan mendukung akan melahirkan Proses pengukuran pemenuhan Proses pengukuran pemenuhan Proses pengukuran potensi dan
kompetensi teknis serta kompetensi dalam mendukung performa yang dilakukan secara
karyawan yang produktif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Dengan demikian, pengelolaan perputaran karyawan tidak hanya
rencana pengembangan dalam pekerjaan, yang meliputi periodik dengan menggunakan
menjadi indikator operasional, tetapi juga refleksi dari komitmen Avian Brands terhadap keberlanjutan, keunggulan SDM,
mendukung pekerjaan secara pencapaian kinerja, budaya assessment tools sebagai salah
dan pencapaian kinerja jangka panjang yang solid. Informasi mengenai tingkat perputaran karyawan tetap Avian Brands dan teknis. kerja (CInTA), kompetensi satu dasar pertimbangan
Entitas Anak diuraikan sebagai berikut: umum, kedisiplinan kerja, dan pemberian promosi dan
kepemimpinan. pemetaan talenta.
88 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 89
Page 47
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Strategi Pengembangan SDM 2026
Memasuki tahun 2026, Avian Brands akan terus menjadikan pengembangan SDM sebagai salah satu pilar utama dalam strategi
pertumbuhan berkelanjutan. Sejalan dengan dinamika industri yang semakin kompleks dan kompetitif, Avian Brands telah
merancang berbagai inisiatif strategis yang berfokus pada peningkatan kapasitas individu dan kolektif, termasuk penguatan
keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan operasional, pengembangan kepemimpinan di seluruh jenjang
organisasi, serta penciptaan jalur karier yang progresif dan inklusif.
Langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat kesiapan internal dalam merespons tantangan pasar, tetapi juga
untuk memastikan bahwa Avian Brands senantiasa memiliki tim yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Dengan
SDM yang kompeten dan terus berkembang, Avian Brands meyakini bahwa keunggulan kompetitif dapat dipertahankan
secara berkelanjutan, sekaligus memperkokoh fondasi Avian Brands dalam mencapai visi jangka panjang dan memberikan
nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Secara umum, pengembangan SDM yang direalisasikan Avian Brands untuk tahun 2026 diuraikan sebagai berikut:
1. Mengoptimalkan pemanfaatan AI pada seluruh Human Capital Information System (“HCIS”);
2. Menerapkan sistem pengukuran kinerja individu di seluruh level jabatan;
3. Mengoptimalkan sistem manajemen talenta yang lebih merata dan terintegrasi;
4. Menggabungkan fitur dan fungsi HCIS ke dalam aplikasi MyAvian Development;
5. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perusahaan alih daya; serta
6. Mendorong budaya pekerjaan yang sehat melalui program Employee Wellness untuk menciptakan lingkungan kerja yang
aman, nyaman, sehat, dan “hommy” sebagai bagian dari upaya mendukung work-life balance dan work feels like home.
Teknologi Informasi Sebagai bentuk evaluasi dan peningkatan berkesinambungan, Departemen TI Avian Brands secara rutin mengadakan
management review setiap tahunnya. Forum ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk jajaran Top
Manajemen dan Manajer Representatif, guna menilai efektivitas implementasi sistem serta menyelaraskan target pengelolaan
Avian Brands memandang Teknologi Informasi (“TI”) sebagai komponen strategis yang tak terpisahkan dalam mendukung TI dengan arah strategis Avian Brands. Dalam forum tersebut, Key Performance Indicators (”KPI”) ditetapkan sebagai tolok ukur,
keseluruhan aktivitas usaha dan operasional. Peran TI tidak hanya terbatas sebagai alat bantu teknis, melainkan telah menjadi serta dibahas capaian yang telah diraih dan rencana tindak lanjut ke depan.
fondasi utama dalam pencapaian tujuan jangka panjang dan realisasi visi Avian Brands. Melalui sistem TI yang andal, Avian
Brands mampu mengintegrasikan proses bisnis secara lebih efisien dan akurat, mempercepat alur kerja, serta memperkuat Salah satu fokus utama dalam pengelolaan TI Avian Brands adalah penguatan aspek keamanan siber, terutama dalam upaya
kualitas pengambilan keputusan berbasis data yang valid, real-time, dan terstruktur. mencegah potensi gangguan terhadap kelancaran operasional serta meminimalisasi risiko serangan virus, malware, dan
ancaman digital lainnya. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Avian Brands dalam menjaga kesinambungan operasional
Sebagai perusahaan manufaktur berskala besar yang mengandalkan kecepatan dan presisi di setiap tahap produksi, dan kepercayaan pemangku kepentingan melalui pengelolaan TI yang profesional, adaptif, dan tangguh terhadap risiko.
optimalisasi TI menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan operasional dan produktivitas. Oleh karena itu, Avian Brands Sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman keamanan, prosedur mitigasi telah dirumuskan Avian Brands secara terperinci
terus mengembangkan kapabilitas TI untuk memastikan kecepatan transmisi informasi, ketepatan pemrosesan data, serta sesuai dengan ketentuan ISO 27001. Beberapa langkah strategis yang diterapkan Avian Brands antara lain diuraikan sebagai
stabilitas dan keandalan sistem komunikasi internal. Upaya ini dijalankan melalui pendekatan bertahap dan berkelanjutan, berikut:
termasuk otomasi proses bisnis, integrasi sistem lintas fungsi, dan peningkatan infrastruktur digital. 1. Manajemen Kendali Akses, di mana Avian Brands memastikan keamanan akses TI dengan menerapkan standardisasi
enkripsi, melakukan tinjauan akses pengguna secara tahunan, dan mengelola akses super user untuk menjaga kerahasiaan
Dengan pendekatan yang terstruktur dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, Avian Brands menegaskan komitmen dan integritas data;
dalam membangun sistem informasi yang lincah, tangguh, dan proaktif terhadap dinamika pasar. Hal ini tidak hanya 2. Audit Internal TI Tahunan, di mana audit rutin ini berfungsi untuk mengidentifikasi potensi risiko serta memastikan
memperkuat daya saing Avian Brands di tengah transformasi industri berbasis digital, tetapi juga mencerminkan orientasi kesesuaian prosedur keamanan dengan standar yang ditetapkan;
Avian Brands dalam menciptakan nilai tambah melalui inovasi berkelanjutan dan efisiensi operasional yang unggul. 3. Bisnis Berkelanjutan, di mana Avian Brands memastikan kelangsungan operasional melalui redundansi perangkat,
pemeliharaan, pemantauan pusat data secara berkala, dan menerapkan teknologi yang mendukung business continuity;
4. Disaster Recovery Plan (“DRP”), di mana menjadi langkah antisipasi bencana atau gangguan besar yang telah Avian
Tata Kelola TI Brands siapkan dengan membangun pusat pemulihan bencana (disaster recovery center) di Avian Innovation Center dan
menyiapkan rencana pemulihan untuk memastikan operasi dapat kembali normal secepat mungkin;
Avian Brands senantiasa menerapkan tata kelola TI yang kuat dan berstandar internasional sebagai bagian dari upaya 5. Backup dan Restore Data, di mana menjadi agenda rutin harian Avian Brands untuk menjaga ketersediaan data, diikuti
perlindungan aset informasi dan pemeliharaan integritas sistem. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan standar dengan simulasi pemulihan (restore) guna memastikan integritas dan keandalan data; serta
ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang menjadi acuan dalam membangun kerangka kerja keamanan 6. Simulasi Insiden Berkala, di mana Avian Brands melaksanakan simulasi insiden berkala dan
informasi secara menyeluruh dan berkelanjutan. skenario failover untuk menguji kesiapan sistem dalam menghadapi keadaan darurat.
90 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 91
Page 48
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari berbagai prosedur mitigasi yang telah dimiliki Avian Brands sesuai dengan Adapun pengembangan TI yang berhasil Avian Brands realisasikan sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut:
standar ISO 27001 yang dirancang untuk meminimalkan risiko terhadap gangguan serta memastikan kelangsungan bisnis 1. Vulnerability Management
yang aman dan andal. Vulnerability Management merupakan proses yang dilakukan Avian Brands untuk menganalisis, mengidentifikasi, dan
mengelompokkan tingkat risiko kerentanan pada sistem, sehingga Avian Brands dapat mengurangi risiko yang terkait
dengan kerentanan sistem informasi. Adapun langkah-langkah yang akan Avian Brands implementasikan terkait
Sistem Manajemen Keamanan Informasi Vulnerability Management diuraikan sebagai berikut:
a. Mengetahui seluruh aset informasi yang ada, seperti perangkat keras, perangkat lunak, data, dan jaringan, sehingga
Avian Brands memahami bahwa keamanan informasi bukan hanya sekadar kebutuhan, melainkan fondasi penting dalam Avian Brands dapat melakukan penilaian serta identifikasi titik lemah yang terdapat pada sistem;
menjaga keberlanjutan bisnis dan kepercayaan dari pemangku kepentingan. Komitmen ini direalisasikan Avian Brands melalui b. Mengelompokkan kerentanan berdasarkan tingkat risiko untuk menentukan prioritas penanganan;
penerapan Kebijakan Sistem Manajemen Keamanan Informasi PT Avia Avian Tbk. Berdasarkan kebijakan tersebut, Avian Brands c. Menyusun kebijakan yang jelas untuk pengelolaan kerentanan, termasuk prosedur untuk melaporkan dan menangani
senantiasa melakukan proses peningkatan yang berkelanjutan dari sistem manajemen keamanan informasi dengan cara: kerentanan yang ditemukan;
1. Menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data dengan cara mengelola semua aset informasi (termasuk data d. Melakukan pengawasan secara terus-menerus untuk mendeteksi kerentanan baru, sekaligus
pribadi) secara bertanggung jawab serta mengambil segala tindakan pencegahan terhadap pengungkapan yang tidak meninjau dan memperbarui kebijakan serta prosedur sesuai kebutuhan;
diizinkan, kehilangan, dan kerusakan data; e. Mencatat seluruh temuan, tindakan perbaikan, dan kebijakan untuk referensi
2. Mengambil tindakan koreksi untuk menangani dan mencegah di masa mendatang; serta
terjadinya insiden keamanan informasi serta memastikan peningkatan f. Melakukan pengujian penetrasi secara berkala untuk menguji
berkelanjutan terhadap sistem manajemen keamanan informasi; ketahanan sistem terhadap serangan.
3. Meningkatkan kompetensi karyawan dengan menyediakan pelatihan
keamanan informasi, menyediakan infrastruktur, dan meningkatkan
kesadaran akan pentingnya mengelola aset informasi secara
bertanggung jawab; serta
4. Mematuhi undang-undang serta peraturan lokal, regional, dan
nasional yang berlaku terkait dengan keamanan informasi.
Kebijakan tersebut senantiasa Avian Brands integrasikan ke dalam
proses bisnis sehari-hari guna memastikan bahwa setiap aktivitas
operasional didukung oleh sistem yang andal, transparan, dan terjamin
keamanannya. Selain itu, kebijakan tersebut juga telah dikomunikasikan
kepada seluruh tingkatan manajemen dan memastikan bahwa seluruh
karyawan memiliki kesadaran dalam mendokumentasikan, memelihara,
mengimplementasikan, meninjau secara berkala, dan menyediakan
informasi sistem manajemen keamanan informasi kepada pihak terkait.
Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk melindungi aset informasi Avian
Brands, tetapi juga untuk mendukung kepuasan pelanggan, memastikan
kualitas layanan yang unggul, dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh
pemangku kepentingan.
Pengembangan TI Tahun 2025
Memasuki tahun 2025, Avian Brands memperkuat komitmen dalam
menjadikan TI sebagai pendorong utama efisiensi operasional dan
keunggulan strategis di seluruh lini bisnis. Di tengah percepatan
transformasi digital dan meningkatnya kompleksitas industri manufaktur,
peran TI tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi telah berevolusi menjadi
fondasi penting dalam menciptakan sistem kerja yang lebih adaptif,
presisi, dan terhubung secara real-time. Pengembangan infrastruktur
dan sistem TI ditempatkan sebagai salah satu prioritas strategis guna
mempercepat proses otomasi, memperluas integrasi antar departemen,
serta meningkatkan keandalan komunikasi dan alur informasi. Dengan
pendekatan berbasis teknologi yang mutakhir dan pemanfaatan data
yang cermat, Avian Brands terus mendorong pengambilan keputusan
yang lebih akurat, cepat, dan berbasis insight. Inisiatif ini menjadi bagian
dari visi jangka panjang Avian Brands dalam membangun organisasi yang
responsif, tangguh terhadap perubahan, dan unggul dalam kompetisi
industri yang semakin digital.
92 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 93
Page 49
Profil Perusahaan PT Avia Avian Tbk
2. Backup System Management Adapun beberapa rencana pengembangan TI yang akan direalisasikan Avian Brands untuk tahun 2026 diuraikan sebagai
Dalam rangka mengelola seluruh aktivitas backup system di dalam Avian Brands secara efektif, maka Avian Brands berikut:
memandang perlu untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap jadwal backup serta pemeliharaan berkelanjutan 1. Perlindungan Data Pribadi (“PDP”)
untuk memastikan bahwa setiap proses backup berjalan dengan lancar dan berhasil. Backup System Management yang Kebijakan perlindungan data pribadi bukan hanya soal kepatuhan hukum dan menjaga kebocoran data, tetapi juga
baik tidak hanya berfungsi sebagai alat perlindungan data, tetapi juga sebagai elemen penting dalam menjaga kontinuitas strategi bisnis yang berdampak besar pada kepercayaan, efisiensi, dan reputasi Avian Brands. Selain itu, kebijakan PDP
operasional Avian Brands. Adapun manfaat dari implementasi Backup System Management diuraikan sebagai berikut: juga memberikan beberapa manfaat lainnya sebagai berikut:
a. Menyimpan backup data dengan baik, sehingga apabila terjadi kerusakan atau kehilangan data, maka data dapat a. Memastikan kepatuhan terhadap hukum sesuai dengan Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan
dipulihkan kembali secara utuh; Data Pribadi (“PDP”) sehingga dapat menghindari sanksi administratif dan pidana, seperti denda, penangguhan
b. Memulihkan data yang rusak atau hilang dapat dilakukan lebih cepat dengan meminimalkan faktor kehilangan data; kegiatan, atau gugatan hukum;
serta b. Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis, di mana pelanggan akan lebih percaya memberikan data
c. Menjaga proses kelancaran operasional Avian Brands dalam mendukung ketersediaan data yang dibutuhkan. pribadi, seperti email, nomor HP, atau data transaksi;
3. User Awareness terhadap Ancaman Siber c. Meningkatkan reputasi Avian Brands sebagai perusahaan yang transparan dan bertanggung jawab;
Avian Brands berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran pengguna (user awareness) sebagai bagian penting dari d. Meminimalkan risiko kebocoran data dan insiden keamanan melalui pengendalian akses, enkripsi, backup, serta
keamanan sistem informasi dalam rangka menanggapi meningkatnya ancaman siber. Program ini akan difokuskan pada pelaporan insiden sehingga akan mengurangi risiko serangan siber, pencurian data, atau penyalahgunaan informasi
edukasi berkelanjutan dan penerapan prosedur keamanan yang lebih ketat. Dengan meningkatkan kesadaran seluruh pribadi; serta
karyawan, Avian Brands bertujuan membangun budaya keamanan siber yang kuat untuk meminimalisir risiko serangan e. Meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab karyawan akan pentingnya menjaga kerahasiaan data pelanggan
dan melindungi integritas data Avian Brands. Adapun manfaat terkait dengan peningkatan user awareness karyawan maupun internal melalui pelatihan dan kebijakan PDP.
diuraikan sebagai berikut: 2. Virtualisasi Server
a. Karyawan yang lebih sadar tentang ancaman siber, seperti phishing, malware, dan ransomware, cenderung lebih Virtualisasi server merupakan teknologi yang memungkinkan 1 server fisik (hardware) dijalankan menjadi beberapa server
berhati-hati dalam tindakan online mereka, sehingga dapat mengurangi kemungkinan mereka menjadi korban virtual (Virtual Machine/”VM”) dengan fungsi yang berbeda-beda. Optimalisasi VM ini memberikan beberapa keunggulan
serangan siber; sebagai berikut:
b. Karyawan yang terlatih dapat mengenali dan melaporkan ancaman lebih cepat, memungkinkan respons yang lebih a. Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya di mana resource server bisa digunakan lebih optimal, sehingga
efektif untuk mengurangi dampak serangan; dapat meminimalkan biaya tanpa mengurangi performa sistem;
c. Perusahaan yang memiliki program kesadaran keamanan siber yang efektif dapat membangun kepercayaan dengan b. Menggunakan sistem isolasi dan menjaga keamanan antar sistem, di mana VM menggunakan sistem terpisah dan
pelanggan dan mitra bisnis mereka, sehingga dapat memperkuat reputasi sebagai entitas yang peduli dengan terisolasi dari VM lain. Jika 1 server virtual rusak, terkena virus, atau crash, maka server lainnya tetap aman dan berjalan
keamanan.; serta normal;
d. Meningkatkan kesadaran karyawan akan membantu menciptakan budaya keamanan yang kuat di dalam Avian Brands, c. Memberikan kemudahan backup, snapshot, dan recovery, di mana VM bisa di-backup seluruhnya dalam bentuk file serta
di mana setiap karyawan merasa bertanggung jawab untuk melindungi aset dan data Avian Brands. disaster recovery (pemulihan bencana) menjadi jauh lebih mudah dan cepat; serta
d. Memberikan kemudahan pengelolaan (centralized management), di mana semua server virtual bisa dikelola dari satu
dashboard (misalnya di VMware vCenter atau Proxmox VE). Selain itu, monitoring resource server dan performa juga
Pengembangan TI Tahun 2026 dapat dilakukan secara real-time.
3. Keamanan Infrastruktur Jaringan
Di tengah arus transformasi digital yang kian cepat dan tidak terelakkan, Avian Brands menatap tahun 2026 dengan tekad Keamanan infrastruktur jaringan (network security) merupakan fondasi utama agar seluruh sistem TI Avian Brands tetap
kuat untuk menjadikan TI sebagai penggerak utama inovasi dan keunggulan operasional. Dengan semangat untuk terus terlindungi, stabil, dan terpercaya. Keamanan infrastruktur jaringan ini juga memberikan beberapa manfaat sebagai
melangkah lebih maju, Avian Brands memprioritaskan pengembangan TI melalui berbagai inisiatif yang terarah, mulai berikut:
dari penguatan infrastruktur digital, modernisasi sistem keamanan informasi, hingga integrasi solusi berbasis data yang a. Melindungi data dari akses tidak sah melalui penggunaan teknologi yang tepat, sehingga dapat mencegah pencurian,
mendukung pengambilan keputusan secara real-time. Langkah ini menegaskan komitmen Avian Brands dalam membangun penyadapan, atau modifikasi data oleh pihak yang tidak berwenang;
organisasi yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi kompleksitas tantangan industri ke depan. b. Mencegah serangan siber (cyber attack prevention) melalui penggunaan sistem deteksi dan pencegahan intrusi
(IDS/IPS) serta endpoint protection yang dapat melindungi sistem dari ancaman, seperti malware, ransomware, DDoS,
dan phishing; serta
c. Menjaga Ketersediaan Layanan (Service Availability). Infrastruktur jaringan yang aman memastikan sistem tetap online
dan stabil meskipun ada upaya gangguan serta menghindari downtime akibat serangan atau kegagalan sistem.
94 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 95
Page 50
PT Avia Avian Tbk Analisis dan Pembahasan Manajemen “Di tengah dinamika eksternal yang penuh tantangan, Avian Brands terus melangkah dengan disiplin strategi dan keberanian dalam menangkap peluang. Ketangguhan ini tercermin dalam kinerja operasional yang solid dan pertumbuhan berkualitas yang membuktikan bahwa ketekunan, adaptasi, dan kepemimpinan yang visioner merupakan fondasi utama Avian Brands dalam menjaga momentum kemajuan.” 96 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 97
Page 51
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Tinjauan Ekonomi Tinjauan Industri
Perekonomian global pada tahun 2025 diwarnai oleh meningkatnya ketidakpastian kebijakan dan fragmentasi ekonomi, Sejalan dengan ketahanan makroekonomi nasional, kinerja industri manufaktur tetap menunjukkan resiliensi yang kuat hingga
seiring perubahan arah kebijakan perdagangan, pengetatan imigrasi, serta penerapan kebijakan fiskal yang lebih ekspansif di akhir tahun 2025, meskipun berlangsung di tengah tekanan ekonomi global yang berkelanjutan. Purchasing Managers’ Index
sejumlah negara maju. Dinamika tersebut menekan prospek pertumbuhan ekonomi dan mendorong penyesuaian kebijakan (“PMI”) Manufaktur pada Desember 2025 tercatat sebesar 51,2, menandakan fase ekspansi yang telah berlangsung selama
makroekonomi secara global. International Monetary Fund (“IMF”) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global tahun 5 bulan berturut-turut. Kondisi ini didukung oleh kuatnya permintaan domestik, peningkatan penyerapan tenaga kerja,
2025 sebesar sekitar 3,2%, menurun dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 3,3%. Penurunan proyeksi ini dipengaruhi serta aktivitas pembelian bahan baku yang terus meningkat. Sejalan dengan itu, optimisme pelaku usaha juga mengalami
oleh meningkatnya ketidakpastian kebijakan, menguatnya kecenderungan proteksionisme, serta fragmentasi perdagangan penguatan dan berada pada level tertinggi dalam 3 bulan terakhir, mencerminkan keyakinan dunia usaha terhadap prospek
global, dengan risiko pertumbuhan yang masih condong ke arah penurunan. Di sisi lain, tekanan inflasi global diperkirakan permintaan dan stabilitas perekonomian ke depan.
terus mereda, meskipun terdapat perbedaan antarnegara, seiring penyesuaian kebijakan moneter yang masih bersifat ketat
dan berhati-hati di berbagai yurisdiksi utama. Seiring dengan tren positif tersebut, industri cat nasional mulai menunjukkan penguatan kinerja dan prospek pertumbuhan
yang semakin kondusif. Meningkatnya aktivitas konstruksi, perbaikan sektor properti, serta keberlanjutan program
Di tengah tantangan global tersebut, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang solid. Pada tahun 2025, pembangunan nasional mendorong permintaan terhadap produk cat, baik untuk segmen residensial maupun non-residensial.
pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,11%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 5,03%. Dari sisi permintaan, konsumsi cat domestik yang saat ini berada di kisaran 1,3 juta metrik ton atau sekitar 4,2 kilogram per
Capaian ini didorong oleh permintaan domestik yang kuat, kinerja ekspor yang tetap solid, investasi yang resilien, serta kapita mencerminkan ruang pertumbuhan yang masih terbuka luas, seiring dengan peningkatan daya beli masyarakat dan
peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (“APBN”) yang efektif dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung berlanjutnya aktivitas pembangunan di berbagai wilayah.
dunia usaha. Stabilitas makroekonomi juga terjaga dengan inflasi yang terkendali dalam sasaran pemerintah, didukung oleh
koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar, likuiditas, Sumber:
• Informasi Publik Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang dapat diakses melalui link https://fiskal.
dan sistem keuangan. Dukungan fiskal yang prudent, termasuk penempatan kas negara dan percepatan debottlenecking
kemenkeu.go.id/baca/2026/01/06/4575-ekonomi-indonesia-tetap-tangguh-di-akhir-2025-manufaktur-menguat-dan-inflasi-terkendali; serta
regulasi, turut memperkuat likuiditas perekonomian dan iklim investasi. • Informasi Publik Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia yang dapat diakses melalui link https://wantimpres.go.id/id/newsflows/industri-cat-lesu-
produsen-minta-pemerintah-batasi-impor-produk-jadi/
Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi dengan pertumbuhan
sebesar 4,98%. Kinerja ini didukung oleh peningkatan mobilitas masyarakat, pertumbuhan transaksi digital, serta pemulihan
sektor pariwisata dan jasa. Konsumsi pemerintah juga tumbuh 2,50%, mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga
momentum pertumbuhan melalui belanja yang terarah dan tepat sasaran. Di sisi lain, investasi atau pembentukan modal
tetap bruto menunjukkan penguatan dengan pertumbuhan 5,09%, didorong oleh belanja modal pemerintah dan BUMN serta
modernisasi kapasitas produksi dunia usaha. Kinerja ekspor tetap menjadi penopang utama pertumbuhan, dengan ekspor
Tinjauan Operasional
barang dan jasa tumbuh 7,03%, sementara impor tumbuh sebesar 4,77% sejalan dengan kebutuhan produksi dalam negeri.
Sumber: Tinjauan operasional menguraikan pembahasan kinerja operasional Avian Brands sepanjang tahun 2025 dibandingkan
• World Economi Outlook Edisi Oktober 2025 dari International dengan tahun sebelumnya. Tinjauan operasional juga mencerminkan kemampuan Avian Brands dalam menjalankan aktivitas
Monetary Fund; bisnis inti secara efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Melalui tinjauan ini, Avian Brands menyoroti berbagai dinamika yang
• Berita Resmi Statistik dari Badan Pusat Statistik; serta terjadi di masing-masing segmen operasi, termasuk strategi yang diterapkan, capaian operasional, tantangan yang dihadapi,
• Tinjauan Ekonomi, Keuangan, dan Fiskal Edisi IV 2025 dari serta langkah-langkah penyesuaian yang dilakukan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan kinerja.
Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian
Keuangan Republik Indonesia.
Kebijakan Strategis 2025
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Avian Brands untuk memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan di tengah
dinamika pasar yang semakin kompetitif. Dengan berpegang pada prinsip inovasi, efisiensi, dan ketangguhan operasional,
kebijakan strategi Avian Brands tahun ini difokuskan untuk memperluas jangkauan pasar, memperkuat portofolio produk,
serta meningkatkan pelayanan dan loyalitas pelanggan. Adapun kebijakan-kebijakan strategis yang direalisasikan Avian
Brands sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut:
1. Menambah pusat-pusat distribusi sesuai perkembangan 6. Memperluas pasar dengan menjangkau segmen
pasar; di luar retail dan modern shops, seperti project, new
2. Melengkapi portofolio produk di setiap kategori dan price build, dan business to business;
point untuk memenuhi kebutuhan pasar; 7. Memperkuat inovasi dan pengembangan, baik
3. Meningkatkan brand awareness melalui berbagai program untuk produk-produk yang telah ada (cost saving)
pemasaran; maupun produk-produk baru; serta
4. Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan 8. Selalu meningkatkan fasilitas produksi dan fasilitas
pendekatan baru, salah satunya melalui pelayanan express penunjang lainnya, termasuk Enterprise Resource
delivery; Planning (“ERP”) System yang dipakai dengan
5. Meningkatkan loyalitas pelanggan dengan berbagai program, teknologi baru yang sesuai untuk meningkatkan
salah satunya melalui Avian Brands Priority Customer dan efisiensi.
Program Mitra Avian Brands;
Seluruh langkah strategis ini dirancang tidak hanya untuk mencapai target-target bisnis,
tetapi juga untuk mempertahankan posisi kompetitif di industri.
98 Laporan Tahunan 2025 99
Laporan Tahunan 2025
Page 52
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Tinjauan Operasional per Segmen Operasi Penjualan neto segmen solusi arsitektur tahun 2025 mencapai Rp6.291,90 miliar, meningkat 7,60% dibandingkan dengan
tahun 2024 sebesar Rp5.847,70 miliar. Sementara itu, beban pokok penjualan yang dicatatkan segmen solusi arsitektur
Avian Brands mengklasifikasikan segmen operasi berdasarkan ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan tahun 2025 mencapai Rp3.042,48 miliar, meningkat 6,65% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp2.852,89 miliar.
(“PSAK”) No. 5 tentang Segmen Operasi, sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian PT Avia Avian Tbk Dengan demikian, capaian laba bruto segmen solusi arsitektur tahun 2025 meningkat 8,50% menjadi Rp3.249,42 miliar dari
dan Entitas Anak untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Laporan ini telah diaudit Kantor Rp2.994,81 miliar di tahun 2024.
Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma anggota Crowe Global) dengan pengungkapan segmen operasi
tercantum dalam Catatan No. 3 huruf bb dan Catatan No. 36 tentang Informasi Segmen. Berdasarkan Laporan Keuangan Segmen Barang Dagangan
tersebut, Avian Brands membagi aktivitas usaha ke dalam 2 segmen utama, yakni segmen solusi arsitektur dan segmen barang Segmen barang dagangan merupakan bagian dari operasi Avian Brands yang berfokus pada kegiatan distribusi dan penjualan
dagangan. berbagai produk pelengkap, seperti pipa, furnitur, serta perlengkapan pendukung aktivitas pengecatan, termasuk rol cat, kuas,
isolasi, dan ampelas. Tidak seperti segmen solusi arsitektur yang melibatkan proses produksi internal, produk dalam segmen
Pengelompokan segmen ini berfungsi sebagai dasar dalam proses pelaporan keuangan dan pengambilan keputusan ini diperoleh dari pihak ketiga di luar Avian Brands. Meskipun demikian, aktivitas distribusi dan penjualan tetap dijalankan oleh
manajerial. Melalui pelaporan segmen yang terpisah, Manajemen dapat menilai secara lebih objektif kinerja masing-masing PT Tirtakencana Tatawarna, didukung oleh jaringan distributor pihak ketiga. Segmen ini memiliki sinergi yang kuat dengan
lini bisnis, menganalisis kontribusi terhadap kinerja keuangan konsolidasi, serta menetapkan strategi yang tepat sesuai basis pelanggan Avian Brands, tercermin dari data bahwa 86,62% dari total pelanggan Avian Brands juga memasarkan produk
karakteristik dan prospek setiap segmen. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Avian Brands terhadap transparansi, dari segmen barang dagangan. Hal ini menunjukkan bahwa strategi lintas-segmen yang diterapkan mampu memperkuat
akuntabilitas, dan pengelolaan usaha yang berbasis data dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan. penetrasi pasar dan memperluas cakupan layanan kepada pelanggan ritel.
Kinerja masing-masing segmen operasi terhadap total penjualan neto Avian Brands secara konsolidasian diuraikan sebagai berikut: Profitabilitas dan Kontribusi Segmen Barang Dagangan
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
22,55% 21,73%
Penjualan Neto 1.831.784 1.623.653 208.131 12,82
Beban Pokok Penjualan (1.502.945) (1.277.715) 225.230 17,63
Laba Bruto 328.839 345.938 (17.099) (4,94)
2025 2024
Penjualan neto segmen barang dagangan tahun 2025 mencapai Rp1.831,78 miliar, meningkat 12,82% dibandingkan dengan
tahun 2024 sebesar Rp1.623,65 miliar. Sementara itu, beban pokok penjualan yang dicatatkan segmen barang dagangan
77,45% 78,27% tahun 2025 mencapai Rp1.502,95 miliar, meningkat 17,63% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.277,72 miliar.
Namun demikian, capaian laba bruto segmen barang dagangan tahun 2025 menurun 4,94% menjadi Rp328,84 miliar dari
Rp345,94 miliar di tahun 2024.
Solusi Arsitektur Barang Dagangan
Kinerja Produksi Cat
Pada tahun 2025, segmen operasi solusi arsitektur masih menjadi kontributor utama bagi pendapatan neto Avian Brands
dengan porsi mencapai 77,45% dibandingkan segmen operasi barang dagangan sebesar 22,55%. Capaian ini mengalami Cat merupakan produk inti Avian Brands yang diproduksi melalui 2 fasilitas manufaktur modern milik sendiri. Sebagai
penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya, di mana segmen operasi solusi arsitektur berkontribusi sebesar 78,27% perwujudan komitmen terhadap kepuasan pelanggan, Avian Brands secara konsisten menghadirkan produk cat berkualitas
terhadap penjualan neto Avian Brands dan segmen operasi barang dagangan sebesar 21,73%. tinggi dengan standar mutu yang terjaga secara ketat. Proses produksi didukung oleh tenaga kerja yang andal, sistem
otomasi, serta penerapan teknologi terkini, sehingga memungkinkan lahirnya inovasi produk yang tidak hanya unggul dari
Segmen Solusi Arsitektur sisi performa, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan dan ramah lingkungan.
Segmen solusi arsitektur merupakan salah satu pilar utama dalam struktur operasional Avian Brands, yang mencakup kegiatan
produksi, distribusi, dan perdagangan beragam produk pelapis bangunan. Produk-produk dalam segmen ini meliputi cat Kombinasi antara keahlian teknis, inovasi berkelanjutan, dan proses produksi yang terintegrasi menjadi fondasi utama dalam
tembok, cat kayu dan logam, pelapis anti-bocor, perawatan kayu, lem, cat atap, serta produk semen instan, yang secara umum menjawab dinamika kebutuhan pasar serta mempertahankan konsistensi kualitas produk. Melalui investasi berkesinambungan
dikenal sebagai cat dekoratif. Dalam rantai nilai segmen ini, Avian Brands berperan sebagai produsen yang mengembangkan dalam riset dan pengembangan, Avian Brands telah melahirkan berbagai produk cat unggulan yang menjadi benchmark
dan memproduksi berbagai varian produk dengan formulasi inovatif dan standar kualitas tinggi. Sementara itu, proses distribusi industri dengan karakteristik lebih tahan lama, aman bagi kesehatan, dan sesuai dengan tuntutan pelanggan modern.
ke pasar ritel dijalankan oleh PT Tirtakencana Tatawarna sebagai distribusi utama, beserta dengan jaringan distributor pihak
ketiga untuk memastikan ketersediaan produk secara luas dan merata di seluruh wilayah pemasaran. Penerimaan pasar yang positif terhadap produk-produk tersebut menjadi bukti keberhasilan pendekatan inovatif yang
dijalankan. Dengan strategi produksi yang terarah dan disiplin eksekusi yang kuat, Avian Brands optimistis dapat terus
Profitabilitas dan Kontribusi Segmen Solusi Arsitektur meningkatkan produktivitas, memperluas pangsa pasar, dan memperkokoh posisi sebagai pemimpin pasar cat nasional.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Penjualan Neto 6.291.901 5.847.703 444.198 7,60
Beban Pokok Penjualan (3.042.484) (2.852.891) 189.593 6,65
Laba Bruto 3.249.417 2.994.812 254.605 8,50
100 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 101
Page 53
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Alur Proses Produksi Cat Proses produksi cat Avian Brands melibatkan penggunaan bahan baku yang dibeli dari pihak eksternal dan bahan baku yang
diproduksi sendiri oleh Avian Brands. Bahan baku yang diproduksi sendiri oleh Avian Brands antara lain resin dan pigmen.
Avian Brands juga memproduksi bahan baku kalsium yang dilakukan oleh sister company Avian Brands, yaitu PT Panca
Kalsiumindo Perkasa.
SILO REAKTOR
RESIN RESIN Proses produksi cat Avian Brands dimulai dengan Setiap kaleng kemasan mencantumkan informasi produk
pengolahan bahan dasar di reaktor resin, di mana resin yang mencakup kode cat, warna cat, dan batch produksi.
diolah untuk menjadi komponen utama cat. Resin yang telah Selain itu, tercantum juga informasi mengenai kesehatan
diproses kemudian disimpan dalam silo resin, sementara dan keselamatan produk, serta lingkungan. Setelah
MESIN bahan bubuk lainnya disimpan dalam silo powder. Proses proses pengisian dan pengemasan, produk disegel dan
PENGGILING selanjutnya melibatkan pencampuran resin dan powder dipersiapkan untuk penyimpanan di gudang. Produk jadi
dicampur menggunakan mesin dispenser berkecepatan kemudian disimpan di gudang sebelum didistribusikan.
tinggi (High Speed Dispenser/”HSD”) untuk menghasilkan
campuran yang homogen berupa cat dasar (based cat) sesuai Selanjutnya, pada proses distribusi, dilakukan dengan
dengan formula cat yang ditentukan. Sementara itu, pigmen menggunakan armada kendaraan milik Avian Brands, yang
diproses menggunakan mesin penggiling untuk mencapai memastikan produk cat berkualitas sampai ke berbagai
tekstur yang halus dan seragam sehingga menghasilkan titik penjualan dengan tepat waktu dan aman. Dengan alur
pasta. Proses selanjutnya adalah pencampuran cat dasar produksi yang terstruktur dan terintegrasi, Avian Brands
dan pasta melalui proses mixing untuk mendapatkan cat dapat memastikan bahwa setiap produk cat yang dihasilkan
dan warna yang sesuai spesifikasi. Hasil pencampuran dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan.
PENGADUK SILO
tersebut dilakukan uji di laboratorium pengendalian kualitas
KECEPATAN BUBUK
TINGGI untuk memastikan seluruh standar dan parameter kualitas Dengan tim produksi yang terampil dan berpengalaman,
terpenuhi. Proses ini diikuti dengan pencocokan warna, Avian Brands telah mampu mengoptimalkan setiap tahap
yang dilakukan untuk memastikan bahwa warna cat sesuai produksi, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas
PENCOCOKAN dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. hingga proses pengemasan akhir yang cermat. Selain itu,
WARNA penerapan program efisiensi yang efektif berhasil menekan
Setelah memenuhi semua kriteria kualitas dan warna, cat biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas, yang pada
dikemas menggunakan mesin pembuat kaleng. Pada tahap gilirannya meningkatkan profitabilitas dan daya saing
ini, Avian Brands juga memastikan kemasan yang dihasilkan produk cat Avian Brands di pasar.
senantiasa aman dan rapi sesuai dengan spesifikasi.
Realisasi Produksi Cat
Avian Brands memiliki 2 fasilitas produksi yang berada di Sidoarjo dan Serang dengan kapasitas produksi masing-masing
mencapai 213.840 dan 72.576 metrik ton per tahun. Informasi mengenai total produksi cat yang dihasilkan dari kedua fasilitas
produksi selama 2 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
KONTROL PENGISIAN MESIN
KUALITAS DAN PEMBUAT
PENGEMASAN KALENG 2025 2024 Kenaikan (Penurunan)
Uraian Kontribusi Kontribusi Kontribusi
Metrik Ton Metrik Ton Metrik Ton
(%) (%) (%)
Pabrik Sidoarjo 153.672 67,62 137.950 69,91 15.722 11,40
Pabrik Serang 73.594 32,38 59.389 30,09 14.205 23,92
Total Produksi 227.266 100,00 197.339 100,00 29.927 15,16
32,38% 30,09%
GUDANG DISTRIBUSI
2025 2024
67,62% 69,91%
Pabrik Sidoarjo Pabrik Serang
102 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 103
Page 54
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Aspek Pemasaran dan Distribusi
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands berhasil merealisasikan produksi cat sebesar 227.266 metrik ton, meningkat 15,16%
dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 197.339 metrik ton. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya
permintaan pasar, optimalisasi kapasitas produksi, serta bertambahnya jumlah pelanggan dan perluasan jaringan distribusi
yang semakin memperkuat jangkauan pasar perusahaan.
Aspek pemasaran memegang peranan strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis dan memperkuat posisi kompetitif
Inovasi dan Perkembangan Proses Produksi Cat Avian Brands di tengah dinamika persaingan industri yang semakin kompleks. Melalui strategi pemasaran yang terintegrasi,
Avian Brands senantiasa melakukan inovasi dan pengembangan dalam proses produksi cat sebagai bagian dari upaya adaptif, dan berorientasi pada pelanggan, Avian Brands terus mengembangkan pendekatan-pendekatan inovatif guna
berkelanjutan untuk menjaga keunggulan kompetitif dan memenuhi dinamika permintaan pasar. Avian Brands tidak hanya memahami secara mendalam kebutuhan, perilaku, dan preferensi pelanggan. Pendekatan ini tidak hanya difokuskan pada
berfokus pada peningkatan kapasitas dan efisiensi, tetapi juga pada penerapan teknologi ramah lingkungan yang mendukung peningkatan volume penjualan semata, tetapi juga diarahkan untuk membangun loyalitas pelanggan jangka panjang serta
prinsip keberlanjutan. Inisiatif ini menjadi fondasi penting dalam memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan tidak menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.
hanya memenuhi standar kualitas tinggi, tetapi juga dihasilkan melalui proses yang bertanggung jawab secara sosial dan
lingkungan. Adapun inovasi dan perkembangan produksi cat yang berhasil direalisasikan Avian Brands sepanjang tahun 2025 Dalam implementasinya, strategi pemasaran Avian Brands dijalankan melalui 2 pendekatan utama. Pertama, pendekatan
diuraikan sebagai berikut: below-the-line (“BTL”) yang melibatkan program loyalitas, kegiatan promosi langsung, dan aktivasi merek yang bertujuan
1. Merealisasikan program efisiensi kemasan melalui pengurangan gramasi, eliminasi material plastik tertentu, serta memperkuat keterlibatan pelanggan secara personal. Kedua, pendekatan above-the-line (“ATL”) yang memanfaatkan media
optimalisasi desain kemasan; massa, seperti televisi, radio, dan platform digital, untuk memperluas jangkauan komunikasi merek dan meningkatkan
2. Mengoptimalkan bauran material terbarukan dalam proses produksi; awareness secara luas. Sinergi kedua pendekatan ini memungkinkan Avian Brands untuk merespons dinamika pasar secara
3. Memanfaatkan kembali material sisa produksi, termasuk sludge cat berbasis air, setelah melalui proses penyaringan dan lebih efektif sekaligus memperkuat citra merek di benak pelanggan. Informasi kedua strategi tersebut lebih rinci diuraikan
pengujian mutu; sebagai berikut:
4. Menerapkan prinsip Sustainable Product Framework sebagai panduan dalam pengembangan dan transisi menuju portofolio
produk yang lebih ramah lingkungan;
5. Melaksanakan program efisiensi energi operasional serta optimalisasi proses produksi guna meningkatkan kinerja Strategi Pemasaran BTL
operasional;
6. Meningkatkan pemanfaatan energi ramah lingkungan dalam kegiatan produksi, melalui penggunaan panel surya dan Sebagai bagian dari pendekatan pemasaran yang berfokus langsung pada pelanggan dan mitra penjualan,
energi listrik yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (“PLTA”); serta Avian Brands secara konsisten menjalankan berbagai strategi pemasaran BTL untuk memperkuat penetrasi
7. Mengadopsi teknologi produksi rendah emisi dan lebih bersih untuk meminimalkan dampak lingkungan dari proses pasar, mendorong loyalitas, serta meningkatkan interaksi langsung dengan ekosistem distribusi. Strategi ini
produksi. didesain tidak hanya untuk mendorong volume penjualan, tetapi juga membangun hubungan yang kuat
dan berkelanjutan dengan para pengecer, tukang, serta karyawan toko sebagai ujung tombak distribusi
produk. Strategi-strategi pemasaran BTL yang direalisasikan Avian Brands diuraikan sebagai berikut:
Profitabilitas
1 Penargetan Pengecer (Retail Shop) Tradisional dan Modern 4 Program Avian Brands Priority Customers
Rasio profitabilitas merupakan salah satu parameter kunci dalam mengevaluasi kinerja keuangan Avian Brands. Rasio ini
Avian Brands menjalin kemitraan strategis dengan toko bahan Avian Brands mengembangkan program khusus bernama
mencerminkan sejauh mana efektivitas Avian Brands dalam mengelola sumber daya untuk menghasilkan laba dari kegiatan
bangunan, baik yang berskala tradisional maupun modern Avian Brands Priority Customers dalam upaya memperkuat
operasional. Melalui rasio ini, pemangku kepentingan dapat menilai efisiensi Manajemen dalam menciptakan nilai tambah, outlet, sebagai saluran utama distribusi produk ke pelanggan loyalitas mitra distribusi, terutama bagi toko-toko yang
sekaligus mengukur tingkat kesehatan dan keberlanjutan finansial Avian Brands. Semakin tinggi rasio profitabilitas yang akhir. Untuk memperkuat hubungan ini, Avian Brands secara konsisten memprioritaskan penjualan produk
dicapai, semakin besar pula kemampuan Avian Brands dalam mencetak keuntungan, memperkuat struktur keuangan, serta menawarkan berbagai skema penghargaan yang menarik, Avian Brands dalam jumlah tertentu. Sebagai bentuk apresiasi,
mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Informasi mengenai tingkat profitabilitas Avian Brands selama 2 tahun seperti program loyalitas berbasis poin yang dapat ditukar toko yang tergabung dalam program ini berhak memperoleh
terakhir diuraikan sebagai berikut: dengan voucher belanja, pemberian koin emas, diskon layanan prioritas serta insentif tambahan untuk memperkuat
khusus, hingga bentuk insentif lainnya yang dirancang untuk kolaborasi jangka panjang.
(dalam %) meningkatkan motivasi dan keterikatan para mitra pengecer.
5 Insentif bagi Karyawan Toko atas Penjualan Produk Baru
Uraian 2025 2024 2 Peluncuran Produk Melalui Aktivasi di Dalam Toko Avian Brands memberikan insentif khusus bagi karyawan
Avian Brands menyelenggarakan kegiatan peluncuran produk toko yang berhasil menjual produk yang sebelumnya belum
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan Konsolidasian terhadap Penjualan Neto Konsolidasian 26,78 27,69
di sejumlah toko pengecer untuk memperkenalkan produk pernah terjual. Strategi ini bertujuan untuk memotivasi tenaga
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan Konsolidasian terhadap Total Aset Konsolidasian 19,63 18,70 baru secara langsung kepada pasar. Kegiatan ini dilaksanakan penjualan dalam memperluas jangkauan produk secara aktif
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan Konsolidasian terhadap Total Ekuitas Konsolidasian 22,81 21,48 secara selektif pada produk dan gerai tertentu yang menjadi dan terukur. Selain itu, langkah ini juga merupakan strategi
fokus pemasaran. Melalui aktivasi tersebut, Avian Brands Avian Brands untuk mendorong penetrasi produk-produk
Laba Tahun Berjalan Konsolidasian terhadap Penjualan Neto Konsolidasian 21,47 22,27
menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih menarik yang belum banyak dikenal pasar, termasuk lini produk tinting.
Laba Tahun Berjalan Konsolidasian terhadap Total Aset Konsolidasian 15,73 15,04 sekaligus meningkatkan eksposur produk secara efektif di titik
Laba Tahun Berjalan Konsolidasian terhadap Total Ekuitas Konsolidasian 18,28 17,27 penjualan. 6 Program Gathering dan Pelatihan untuk Karyawan Toko
Avian Brands menyelenggarakan program gathering sebagai
3 Program Mitra Avian Brands bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas
Avian Brands mengukur kinerja profitabilitas melalui beberapa indikator utama, seperti rasio laba sebelum pajak dan laba
tahun berjalan terhadap penjualan neto, total aset, serta total ekuitas. Sepanjang tahun 2025, sebagian besar rasio profitabilitas Avian Brands melaksanakan program loyalitas berbasis kupon karyawan toko. Program ini mencakup pelatihan produk,
poin yang terdapat di dalam kemasan kaleng cat sebagai edukasi aplikasi yang tepat, serta sosialisasi berbagai program
menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan perolehan
bentuk apresiasi terhadap tukang atau pengguna langsung pemasaran dan penghargaan. Melalui forum ini, para karyawan
laba sebelum beban pajak penghasilan sebesar 5,18% serta laba tahun berjalan sebesar 4,83%. produk, yaitu Program Mitra Avian Brands. Poin ini dapat juga didorong untuk berbagi testimoni mengenai manfaat dan
ditukar dengan uang elektronik, seperti OVO, GoPay, dan pengalaman positif yang mereka peroleh dari pelaksanaan
lainnya, melalui pemindaian QR Code menggunakan ponsel. program insentif, guna meningkatkan motivasi dan semangat
Untuk mempermudah proses, Avian Brands juga bekerja rekan-rekan lainnya.
sama dengan toko ritel yang bertindak sebagai fasilitator
dalam memindai kupon dan memberikan insentif secara tunai
kepada tukang, dengan imbalan toko juga menerima insentif
dalam bentuk poin.
104 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 105
Page 55
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Sinergi antara kekuatan digital, dukungan SDM yang kompeten, dan jaringan distribusi yang luas telah menjadikan Avian
Strategi Pemasaran ATL Brands mampu menjangkau pasar secara lebih efektif, mempercepat waktu pengiriman, dan memastikan kepuasan pelanggan
terjaga pada tingkat optimal. Seluruh upaya ini dirancang tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan penjualan, tetapi juga
Avian Brands mengimplementasikan strategi pemasaran ATL sebagai bagian dari pendekatan komunikasi untuk memperkuat posisi Avian Brands sebagai pemimpin yang adaptif dan inovatif dalam industri bahan bangunan nasional.
yang berskala luas guna memperkuat eksposur merek, membangun citra yang konsisten, serta memperluas
jangkauan komunikasi kepada masyarakat umum. Strategi ini berfokus pada pemanfaatan media massa
dan kampanye promosi yang terstruktur guna meningkatkan kesadaran, preferensi, dan loyalitas terhadap Pangsa Pasar
produk-produk Avian Brands di berbagai segmen pasar. Strategi-strategi pemasaran ATL yang direalisasikan
Avian Brands diuraikan sebagai berikut: Pangsa pasar merupakan indikator penting yang mencerminkan seberapa besar kontribusi penjualan produk Avian Brands
terhadap total penjualan dalam industri cat nasional. Indikator ini tidak hanya menggambarkan keberhasilan komersial, tetapi
1 Pemanfaatan Media Digital untuk Jangkauan Luas juga menjadi tolok ukur posisi kompetitif Avian Brands dalam menarik kepercayaan pelanggan dibandingkan dengan pelaku
industri lainnya. Hingga akhir tahun 2025, berdasarkan evaluasi internal Manajemen, Avian Brands berhasil mencatatkan
Avian Brands secara aktif menempatkan iklan melalui berbagai kanal media untuk menjangkau audiens secara luas di tingkat nasional.
Pada tahun 2025, strategi komunikasi pemasaran Avian Brands lebih difokuskan pada pemanfaatan media dan platform digital guna penguasaan pangsa pasar nasional sebesar 26%. Avian Brands terus memperkuat posisi dan pangsa pasarnya di tingkat
meningkatkan efektivitas jangkauan serta relevansi dengan perilaku konsumsi media masyarakat yang semakin terdigitalisasi. nasional melalui eksekusi strategi yang disiplin, perluasan distribusi yang konsisten, serta penguatan portofolio produk yang
Pendekatan ini dirancang untuk memperkuat top-of-mind awareness sekaligus memperluas eksposur merek kepada pelanggan potensial relevan dengan kebutuhan pasar. Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi Avian Brands dalam menjaga daya saing
di berbagai wilayah dan segmen demografi. di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif. Capaian ini memperkuat posisi Avian Brands sebagai pemimpin pasar di
industri cat nasional yang sangat dinamis dan kompetitif.
2 Program Aktivasi Dalam Toko (In-Store Engagement) 3 Program Aktivasi Luar Toko (Out-of-Store Engagement)
Keunggulan ini tidak lepas dari kekuatan sistem distribusi yang ekstensif dan terintegrasi. Avian Brands secara konsisten
Di tingkat ritel, Avian Brands mengembangkan berbagai Avian Brands menyelenggarakan program luar toko untuk
program dalam toko guna memperkuat pengalaman visual memperluas pendekatan komunikasi secara langsung kepada
memperluas jangkauan distribusinya dan hingga akhir tahun 2025 telah bermitra dengan lebih dari 60.000 toko bahan
dan edukatif pelanggan. Program ini mencakup pemasangan komunitas pengguna, seperti peluncuran produk dan pelatihan bangunan yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Kolaborasi strategis ini memastikan ketersediaan produk Avian Brands
display produk dan papan informasi edukatif, dekorasi toko penggunaan kepada kelompok pelanggan tersegmentasi, di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, sehingga menjamin kemudahan akses pelanggan terhadap produk-produk
dengan elemen branding yang kuat, sistem pengelompokan termasuk tukang bangunan, kontraktor, hingga pemilik toko. berkualitas yang ditawarkan.
produk berdasarkan kategori, serta penempatan konsultan Program ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan
produk yang bertugas sebagai brand representative untuk keunggulan produk, tetapi juga membangun interaksi yang Lebih dari itu, Avian Brands juga menjadi pilihan utama berbagai kontraktor nasional untuk proyek-proyek berskala kecil
memberikan informasi dan rekomendasi kepada pelanggan lebih personal dan edukatif dengan pelanggan.
hingga besar, mulai dari pembangunan perumahan, gedung komersial, hingga fasilitas industri. Kepercayaan ini merupakan
secara langsung.
cerminan dari kualitas produk yang konsisten, reputasi merek yang kuat, serta komitmen Avian Brands terhadap keberlanjutan
dan ketepatan waktu pengiriman. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan Avian Brands tidak hanya dominan di
pasar ritel, tetapi juga di segmen bisnis proyek yang strategis.
Dalam menghadapi perkembangan lanskap pemasaran digital, Avian Brands secara proaktif mengintegrasikan teknologi
digital dan media sosial sebagai bagian dari strategi komunikasi dan perluasan pasar. Pemanfaatan berbagai platform Dengan pijakan pangsa pasar yang solid, jaringan distribusi yang luas, dan kepercayaan yang tinggi dari
digital, seperti Google, YouTube, LinkedIn, Facebook, Instagram, TikTok, hingga situs web, menjadi sarana untuk memperkuat pelanggan ritel maupun institusi, Avian Brands terus berinovasi untuk memperkuat daya saing.
kehadiran merek dan memperluas jangkauan interaksi dengan pelanggan. Optimalisasi mesin pencari di Google dimanfaatkan Avian Brands secara aktif mengembangkan strategi penetrasi pasar yang adaptif dan
untuk meningkatkan visibilitas merek, sementara YouTube digunakan untuk menyampaikan konten video edukatif dan berbasis kebutuhan pelanggan untuk memastikan bahwa setiap produk
inspiratif. LinkedIn menjadi media untuk membangun jejaring profesional dan komunikasi korporat, sedangkan Facebook dan Avian Brands tetap menjadi pilihan utama di tengah dinamika
Instagram difokuskan untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui kampanye visual yang kreatif dan interaktif. Adapun industri bahan bangunan yang terus berkembang.
TikTok digunakan untuk merangkul generasi muda dengan pendekatan konten yang segar dan relevan. Situs web resmi Avian
Brands berperan sebagai kanal utama informasi produk, layanan pelanggan, berita Avian Brands, dan pusat edukasi yang
mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.
Penerapan strategi digital ini diperkuat oleh kehadiran lebih dari 1.600 konsultan produk yang secara khusus ditugaskan di
berbagai outlet ritel pelanggan. Konsultan ini berfungsi sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi produk secara
langsung, menjawab pertanyaan pelanggan, serta memfasilitasi pengalaman pelanggan yang lebih baik di titik penjualan.
Kehadiran mereka menjadi komponen penting dalam membangun kepercayaan pelanggan dan memperkuat brand
engagement secara langsung.
Selain pendekatan digital dan personel penjualan yang solid, Avian Brands juga berkomitmen untuk menghadirkan layanan
distribusi yang unggul dan responsif. Hingga akhir tahun 2025, jaringan distribusi Avian Brands telah mencakup seluruh
provinsi di Indonesia, menjangkau 99 kota melalui 129 pusat distribusi dan 15 pusat distribusi mini yang sepenuhnya dimiliki,
serta kolaborasi dengan 38 pusat distribusi pihak ketiga. Dengan infrastruktur tersebut, Avian Brands berhasil mencapai target
layanan one day delivery hingga 90%, menciptakan efisiensi tinggi dalam pemenuhan permintaan. Di sisi lain, layanan express
delivery, yang memungkinkan pengiriman dalam waktu maksimal 2 jam untuk produk tertentu, dioptimalkan untuk memenuhi
kebutuhan pelanggan secara lebih cepat, khususnya pada produk baru, sehingga pelanggan tidak perlu menanggung beban
inventaris tambahan.
106 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 107
Page 56
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Tinjauan Keuangan
Total Aset Lancar
Total aset lancar Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp7.821,84 miliar, menurun 7,91% dibandingkan dengan tahun 2024
sebesar Rp8.493,36 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh penurunan kas dan setara kas sebesar 28,96%, investasi
jangka pendek sebesar 12,96%, dan piutang usaha pihak berelasi sebesar 50,69%.
Pembahasan dalam tinjauan keuangan ini dibuat berdasarkan informasi yang diperoleh dari Laporan Keuangan Konsolidasian
PT Avia Avian Tbk dan Entitas Anak untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 yang telah diaudit oleh Total Aset Tidak Lancar
Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma anggota Crowe Global) dan memperoleh opini wajar tanpa Total aset tidak lancar Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp3.262,54 miliar, meningkat 27,06% dibandingkan dengan tahun
modifikasian. 2024 sebesar Rp2.567,61 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan aset tetap sebesar 16,84%, investasi jangka
panjang 100,00%, dan aset pajak tangguhan sebesar 63,85%.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Liabilitas
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Aset Kenaikan (Penurunan)
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2025 2024 Persentase
Nominal
Kenaikan (Penurunan) (%)
Uraian 2025 2024 Persentase Liabilitas Jangka Pendek
Nominal
(%) Pinjaman Bank Jangka Pendek 7.187 9.189 (2.002) (21,79)
Aset Lancar Utang Usaha
Kas dan Setara Kas 1.654.810 2.329.491 (674.681) (28,96) Pihak Berelasi 355.641 362.941 (7.300) (2,01)
Kas di Bank dan Deposito yang Dibatasi Pihak Ketiga 428.566 424.760 3.806 0,90
0 3.000 (3.000) (100,00)
Penggunaannya Utang Lain-lain
Investasi Jangka Pendek 2.570.080 2.952.900 (382.820) (12,96) Pihak Berelasi 710 487 223 45,79
Piutang Usaha Pihak Ketiga 29.869 24.136 5.733 23,75
Pihak Berelasi 8.047 16.319 (8.272) (50,69) Pendapatan Diterima Dimuka
Pihak Ketiga 1.622.216 1.445.418 176.798 12,23 Pihak Berelasi 1.606 1.611 (5) (0,31)
Piutang Lain-lain Pihak Ketiga 545 599 (54) (9,02)
Pihak Berelasi 104.759 83.283 21.476 25,79 Beban Akrual 293.400 252.661 40.739 16,12
Pihak Ketiga 48.314 45.420 2.894 6,37 Imbalan Kerja Jangka Pendek 115.086 108.618 6.468 5,95
Persediaan 1.679.578 1.558.203 121.375 7,79 Utang Pajak 130.885 72.123 58.762 81,47
Hak Retur Aset 22.118 19.333 2.785 14,41 Uang Jaminan Pelanggan 0 3.000 (3.000) (100,00)
Uang Muka Pemasok 5.505 5.791 (286) (4,94) Provisi Retur Penjualan 29.514 26.683 2.831 10,61
Beban Dibayar Dimuka 11.009 14.456 (3.447) (23,84) Liabilitas Sewa – Bagian Jangka Pendek 64.399 64.777 (378) (0,58)
Pajak Dibayar Dimuka 95.408 19.748 75.660 383,13 Total Liabilitas Jangka Pendek 1.457.408 1.351.585 105.823 7,83
Total Aset Lancar 7.821.844 8.493.362 (671.518) (7,91) Liabilitas Jangka Panjang
Aset Tidak Lancar Liabilitas Sewa – Bagian Jangka Panjang 14.622 19.416 (4.794) (24,69)
Properti Investasi 289.864 290.510 (646) (0,22) Liabilitas Imbalan Kerja 72.125 58.094 14.031 24,15
Aset Tetap 2.255.297 1.930.297 325.000 16,84 Total Liabilitas Jangka Panjang 86.747 77.510 9.237 11,92
Aset Hak-Guna 185.630 180.949 4.681 2,59 Total Liabilitas 1.544.155 1.429.095 115.060 8,05
Aset Takberwujud 31.235 28.734 2.501 8,70
Investasi Jangka Panjang 371.958 0 371.958 100,00 Total Liabilitas
Investasi pada Ventura Bersama 20.558 19.976 582 2,91 Total liabilitas Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp1.544,16 miliar, meningkat 8,05% dibandingkan dengan tahun 2024
Aset Pajak Tangguhan 59.222 36.144 23.078 63,85 sebesar Rp1.429,09 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan total liabilitas jangka pendek dan total liabilitas
jangka panjang.
Taksiran Klaim Pajak Penghasilan 11.382 29.432 (18.050) (61,33)
Aset Tidak Lancar Lainnya 37.389 51.571 (14.182) (27,50) Total Liabilitas Jangka Pendek
Total Aset Tidak Lancar 3.262.535 2.567.613 694.922 27,06 Total liabilitas jangka pendek Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp1.457,41 miliar, meningkat 7,83% dibandingkan dengan
Total Aset 11.084.379 11.060.975 23.404 0,21 tahun 2024 sebesar Rp1.351,59 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan utang pajak sebesar 81,47%, beban
akrual sebesar 16,12%, dan imbalan kerja jangka pendek sebesar 5,95%.
Total Aset
Total Liabilitas Jangka Panjang
Total aset Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp11.084,38 miliar, meningkat 0,21% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
Total liabilitas jangka panjang Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp86,75 miliar, meningkat
Rp11.060,97 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan total aset tidak lancar.
11,92% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp77,51 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi
oleh peningkatan liabilitas imbalan kerja sebesar 24,15%.
108 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 109
Page 57
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Ekuitas (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kenaikan (Penurunan)
Kenaikan (Penurunan) Uraian 2025 2024 Persentase
Nominal
Uraian 2025 2024 Persentase (%)
Nominal
(%)
Laba Tahun Berjalan 1.744.020 1.663.699 80.321 4,83
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk Total Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain 129.690 (46.983) 176.673 376,04
Modal Saham 619.536 619.536 0 0 Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 1.873.710 1.616.716 256.994 15,90
Tambahan Modal Disetor 7.793.218 7.793.218 0 0 Laba Tahun Berjalan yang dapat Diatribusikan kepada:
Saham Treasuri (1.219.894) (574.552) (645.342) 112,32 Pemilik Entitas Induk 1.747.462 1.664.341 83.121 4,99
Surplus Revaluasi Aset Tetap 240.755 229.406 11.349 4,95 Kepentingan Non-Pengendali (3.442) (642) 2.800 436,14
Bagian Penghasilan Komprehensif Lain dari Ventura Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan yang dapat Diatribusikan kepada:
85 85 0 0
Bersama
Pemilik Entitas Induk 1.877.154 1.617.351 259.803 16,06
Perubahan Nilai Wajar atas Investasi pada Surat
17.624 (103.357) 120.981 117,05 Kepentingan Non-Pengendali (3.444) (635) 2.809 442,36
Utang Negara
Keuntungan Pengukuran Kembali Liabilitas Laba per Saham Dasar dan Dilusian yang dapat
7.242 9.880 (2.638) (26,70) Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk 29,11 27,16 1,95 7,18
Imbalan Kerja
(Rupiah Penuh)
Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya 124.000 124.000 0 0
Penjualan Neto
Belum Ditentukan Penggunaannya 1.954.615 1.527.177 427.438 27,99 Penjualan neto Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp8.123,68 miliar, meningkat 8,73% dibandingkan dengan tahun 2024
Sub-Total 9.537.181 9.625.393 (88.212) (0,92) sebesar Rp7.471,36 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan penjualan pada segmen solusi arsitektur dan
Kepentingan Non-Pengendali 3.043 6.487 (3.444) (53,09) barang dagangan.
Total Ekuitas 9.540.224 9.631.880 (91.656) (0,95)
Beban Pokok Penjualan
Beban pokok penjualan Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp4.545,43 miliar, meningkat 10,04% dibandingkan dengan tahun
Total ekuitas Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp9.540,22 miliar, menurun 0,95% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
2024 sebesar Rp4.130,61 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan pemakaian bahan baku yang mendorong
Rp9.631,88 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan saham treasuri sebesar 112,32%.
peningkatan beban produksi.
Laba Bruto
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Laba bruto Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp3.578,26 miliar, meningkat 7,11% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Rp3.340,75 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan penjualan neto Avian Brands.
Kenaikan (Penurunan) Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan
Uraian 2025 2024 Persentase Laba sebelum beban pajak penghasilan Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp2.175,82 miliar, meningkat 5,18% dibandingkan
Nominal
(%) dengan tahun 2024 sebesar Rp2.068,59 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan laba usaha Avian Brands.
Penjualan Neto 8.123.685 7.471.356 652.329 8,73
Laba Tahun Berjalan
Beban Pokok Penjualan (4.545.429) (4.130.606) 414.823 10,04
Laba tahun berjalan Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp1.744,02 miliar, meningkat 4,83% dibandingkan dengan tahun
Laba Bruto 3.578.256 3.340.750 237.506 7,11 2024 sebesar Rp1.663,70 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan laba usaha dan penghasilan lain-lain.
Beban Usaha
Beban Penjualan (1.378.266) (1.318.417) 59.849 4,54 Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain
Beban Umum dan Administrasi (277.680) (253.243) 24.437 9,65 Total penghasilan komprehensif lain Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp129,69 miliar, meningkat 376,04% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang mencatatkan rugi komprehensif lain sebesar Rp46,98 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh
Jumlah Beban Usaha (1.655.946) (1.571.660) 84.286 5,36
peningkatan perubahan nilai wajar atas investasi pada surat utang negara.
Laba Usaha 1.922.310 1.769.090 153.220 8,66
Penghasilan (Beban) Lain-Lain Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Pendapatan Keuangan 239.934 285.105 (45.171) (15,84) Total penghasilan komprehensif tahun berjalan Avian Brands tahun 2025 mencapai Rp1.873,71 miliar, meningkat 15,90%
Beban Keuangan (2.526) (2.539) (13) (0,51) dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.616,72 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan penghasilan
Bagian atas Laba Neto Ventura Bersama 582 2.678 (2.096) (78,27) komprehensif lain dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencatatkan rugi komprehensif lain.
Keuntungan (Kerugian) Neto Penurunan Nilai Aset
(1.549) 158 (1.707) (1.080,38)
Keuangan
Pendapatan (Beban) Lain-Lain – Neto 17.065 14.102 2.963 21,01
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 2.175.816 2.068.594 107.222 5,18
Beban Pajak Penghasilan (431.796) (404.895) 26.901 6,64
110 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 111
Page 58
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Laporan Arus Kas Konsolidasian Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan indikator penting yang digunakan untuk menilai kemampuan Avian Brands dalam memenuhi
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) kewajiban keuangan jangka pendek secara tepat waktu. Rasio ini mencerminkan seberapa efektif Avian Brands dalam
mengelola aset lancar untuk menghasilkan kas atau setara kas yang diperlukan guna membayar utang yang segera jatuh
Kenaikan (Penurunan)
tempo. Tingkat likuiditas yang tinggi menunjukkan kekuatan finansial Avian Brands dalam menjaga arus kas yang sehat serta
Uraian 2025 2024 Persentase
Nominal mengantisipasi kebutuhan dana jangka pendek tanpa harus bergantung pada sumber pembiayaan eksternal.
(%)
Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi 1.738.165 1.766.128 (27.963) (1,58) Dalam pengukuran rasio likuiditas, Avian Brands menggunakan rasio lancar (current ratio), yaitu perbandingan antara total aset
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) lancar dengan total liabilitas jangka pendek. Rasio ini memberikan gambaran yang jelas mengenai margin keamanan Avian
(372.862) 1.262.474 (1.635.336) (129,53)
Aktivitas Investasi Brands dalam menunaikan kewajiban finansial jangka pendek dengan menggunakan aset yang mudah dicairkan. Pemantauan
Kas Bersih yang Digunakan untuk Aktivitas rasio likuiditas dilakukan secara berkala sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko keuangan, guna memastikan stabilitas
(2.037.982) (1.933.622) 104.360 5,40
Pendanaan operasional serta menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas (672.679) 1.094.980 (1.767.659) (161,43)
Kas dan Setara Kas dan Cerukan Awal Tahun 2.320.302 1.225.322 1.094.980 89,36 Pada tahun 2025, rasio lancar Avian Brands menunjukkan penurunan menjadi 5,37X dibandingkan tahun 2024 sebesar 6,28X.
Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh penurunan total aset lancar sebesar 7,91% dan peningkatan liabilitas jangka pendek
Kas dan Setara Kas dan Cerukan Akhir Tahun 1.647.623 2.320.302 (672.679) (28,99)
sebesar 7,83%.
Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi
Rasio Solvabilitas
Kas bersih yang diperoleh Avian Brands dari aktivitas operasi tahun 2025 mencapai Rp1.738,17 miliar, menurun 1,58%
Rasio solvabilitas berfungsi sebagai indikator utama untuk menilai kapasitas Avian Brands dalam memenuhi seluruh kewajiban
dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.766,13 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan pembayaran
keuangan, baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang. Rasio ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai
kepada pemasok, karyawan, dan pajak penghasilan badan.
struktur permodalan dan daya tahan keuangan Avian Brands dalam menghadapi beban utang secara berkelanjutan.
Tingkat solvabilitas yang tinggi mencerminkan bahwa Avian Brands memiliki kecukupan aset untuk menutup seluruh liabilitas,
Kas Bersih yang Diperoleh dari/(Digunakan untuk) Aktivitas Investasi
sekaligus menunjukkan fondasi keuangan yang stabil dan sehat. Dengan menjaga rasio solvabilitas pada tingkat optimal,
Kas bersih yang digunakan Avian Brands untuk aktivitas investasi tahun 2025 mencapai Rp372,86 miliar, menurun 129,53%
Avian Brands memastikan bahwa kegiatan operasional dan strategi pertumbuhan jangka panjang dapat dijalankan tanpa
dibandingkan dengan tahun 2024 yang memperoleh kas bersih sebesar Rp1.262,47 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi
tekanan finansial yang berlebihan.
oleh penurunan penerimaan investasi jangka pendek.
Pada tahun 2025, rasio solvabilitas Avian Brands yang diukur melalui perbandingan total liabilitas jangka panjang terhadap
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan
total ekuitas, total liabilitas terhadap total ekuitas, dan total liabilitas terhadap total aset masing-masing menunjukkan
Kas bersih yang digunakan Avian Brands untuk aktivitas pendanaan tahun 2025 mencapai Rp2.037,98 miliar, meningkat 5,40%
peningkatan menjadi 0,01X, 0,16X, dan 0,14X dibandingkan tahun 2024 sebesar 0,01X, 0,15X, dan 0,13X. Kondisi ini terutama
dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.933,62 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan perolehan
dipengaruhi oleh peningkatan liabilitas sebesar 8,05%.
saham treasuri, pembayaran liabilitas sewa, dan pembayaran pinjaman bank.
Kemampuan Membayar Utang Tingkat Kolektibilitas Piutang
Tingkat kolektibilitas piutang merupakan indikator fundamental dalam menilai efektivitas pengelolaan keuangan Avian Brands,
Avian Brands senantiasa mengedepankan komitmen untuk memenuhi kewajiban terhadap kreditur dan pemasok dengan
khususnya dalam mengonversi penjualan neto menjadi arus kas riil. Indikator ini tidak hanya mencerminkan efisiensi
melakukan pembayaran atas utang yang jatuh tempo secara tepat waktu. Praktik ini tidak hanya penting dalam menjaga
proses penagihan, tetapi juga menjadi tolok ukur dalam menjaga likuiditas dan kesinambungan operasional Avian Brands.
kepercayaan dan hubungan bisnis yang harmonis, tetapi juga mencerminkan disiplin keuangan serta integritas dalam
Melalui pengukuran rasio perputaran piutang dan periode rata-rata penagihan, Avian Brands dapat memantau kinerja
menjalankan operasional Avian Brands. Konsistensi dalam memenuhi kewajiban ini menjadi bagian dari upaya Avian Brands
pengelolaan piutang secara sistematis, sekaligus mengidentifikasi potensi risiko keterlambatan pembayaran yang dapat
untuk mempertahankan reputasi sebagai mitra usaha yang andal dan bertanggung jawab.
berdampak pada stabilitas keuangan.
Kemampuan Avian Brands dalam memenuhi kewajiban finansial juga menjadi indikator penting atas kondisi kesehatan
Rasio perputaran piutang dihitung dengan membagi nilai penjualan neto terhadap saldo piutang usaha. Rasio ini
keuangan dan keberlanjutan operasional. Untuk memastikan pengelolaan utang yang optimal, Avian Brands menerapkan
mengindikasikan seberapa sering piutang dikonversi menjadi kas dalam satu tahun dan mencerminkan tingkat efisiensi
pendekatan strategis dengan memantau indikator keuangan utama, seperti rasio likuiditas dan rasio solvabilitas.
pengelolaan piutang. Sementara itu, rata-rata periode penagihan diukur berdasarkan waktu rata-rata yang dibutuhkan Avian
Rasio likuiditas digunakan untuk menilai kemampuan Avian Brands dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, sementara
Brands untuk menerima pembayaran dari pelanggan sejak transaksi penjualan terjadi. Indikator ini dihitung dengan membagi
rasio solvabilitas menggambarkan kapasitas Avian Brands dalam menanggung kewajiban jangka panjang. Informasi mengenai
saldo piutang usaha dengan rata-rata penjualan neto harian, yakni total penjualan neto tahunan dibagi 365 hari. Dengan
kinerja rasio tersebut selama 2 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
pendekatan ini, Avian Brands dapat mengidentifikasi tren perilaku pembayaran pelanggan secara lebih akurat dan merancang
(dalam X) strategi penagihan yang adaptif untuk menjaga arus kas tetap sehat.
Uraian 2025 2024 Informasi mengenai tingkat kolektibilitas piutang Avian Brands selama 2 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
Rasio Likuiditas
Total Aset Lancar Konsolidasian terhadap Total Liabilitas Jangka Pendek Konsolidasian 5,37 6,28 Uraian 2025 2024
Rasio Solvabilitas Rasio Perputaran Piutang (X) 5,25 5,52
Total Liabilitas Jangka Panjang Konsolidasian terhadap Total Ekuitas Konsolidasian 0,01 0,01 Rata-rata Periode Penagihan (hari) 69 66
Total Liabilitas Konsolidasian terhadap Total Ekuitas Konsolidasian 0,16 0,15
Total Liabilitas Konsolidasian terhadap Total Aset Konsolidasian 0,14 0,13
112 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 113
Page 59
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Pada tahun 2025, tingkat kolektibilitas piutang Avian Brands berdasarkan rasio perputaran piutang tercatat sebesar 5,25X, Strategi dan Tujuan Investasi Barang Modal
meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,52X. Sementara itu, rata-rata periode penagihan piutang Avian Brands Realisasi investasi barang modal oleh Avian Brands merupakan langkah strategis yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi
mengalami peningkatan menjadi 69 hari, dibanding tahun 2024 mencapai 66 hari. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh operasional, mempercepat inovasi produk, serta memperkuat daya saing di pasar yang terus berkembang. Investasi ini tidak
peningkatan nilai piutang kepada pihak ketiga sejalan dengan peningkatan penjualan. hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan
keunggulan berkelanjutan melalui penguatan kapabilitas produksi, adopsi teknologi baru, dan peningkatan kualitas layanan.
Struktur Modal Jenis dan Nilai Investasi
Investasi barang modal yang dilakukan Avian Brands mencakup pengembangan fasilitas produksi, pembelian aset-aset tetap,
Struktur modal merupakan komposisi antara utang dan ekuitas yang digunakan oleh Avian Brands untuk membiayai aktivitas serta pengembangan infrastruktur teknologi. Pada tahun 2025, nilai investasi barang modal yang direalisasikan mencapai
operasional dan investasi. Keseimbangan struktur ini mencerminkan strategi Manajemen dalam mengelola risiko dan Rp483,77 miliar, meningkat 18,99% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp406,55 miliar. Rincian nilai investasi barang modal
memastikan keberlanjutan pertumbuhan, serta menjadi dasar penting dalam mengevaluasi kapasitas keuangan dan stabilitas Avian Brands dalam 2 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
jangka panjang Avian Brands.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kebijakan dan Dasar Penentuan Struktur Modal
Kenaikan (Penurunan)
Kebijakan dan dasar penetapan struktur modal Avian Brands dirancang untuk menjaga kestabilan keuangan dan memastikan
Uraian 2025 2024 Persentase
tersedianya modal yang memadai guna mendukung keberlanjutan operasional serta pertumbuhan bisnis jangka panjang. Nominal
Untuk mencapai tujuan tersebut, Manajemen secara aktif mengevaluasi dan menyesuaikan struktur modal seiring dinamika (%)
ekonomi makro, kondisi pasar, dan kebutuhan strategis Avian Brands. Kepemilikan Langsung
Tanah 6.709 0 6.709 100,00
Pengelolaan struktur modal dilakukan melalui pendekatan yang strategis dan adaptif, antara lain dengan menyeimbangkan
Bangunan dan Prasarana 308 2.586 (2.278) (88,09)
kebijakan pembagian dividen terhadap kebutuhan pendanaan internal, serta pembentukan cadangan sebagai langkah
Mesin dan Peralatan 5.441 8.448 (3.007) (35,59)
mitigasi risiko dan dukungan terhadap rencana ekspansi di masa depan. Selain itu, Manajemen mempertimbangkan berbagai
alternatif sumber pembiayaan, baik melalui penerbitan saham baru untuk memperkuat ekuitas maupun pemanfaatan Instalasi Listrik 328 420 (92) (21,90)
pinjaman yang selektif untuk mengejar peluang investasi yang bernilai tambah. Dalam setiap pengambilan keputusan, Kendaraan 49.861 62.388 (12.527) (20,08)
Manajemen mempertimbangkan secara cermat tingkat risiko, biaya modal, serta dampaknya terhadap struktur modal yang Peralatan Kantor 44.209 39.684 4.525 11,40
optimal. Aset Tetap dalam Pembangunan 376.916 293.025 83.891 28,63
Total 483.772 406.551 77.221 18,99
Dengan menerapkan kebijakan struktur modal yang disiplin dan berorientasi jangka panjang, Avian Brands berupaya menjaga
kredibilitas finansial, meningkatkan kepercayaan investor, serta memperkuat ketahanan dan daya saing Avian Brands dalam
menghadapi tantangan dan dinamika pasar yang terus berkembang.
Ikatan Material terkait Investasi Barang Modal
Struktur Modal Sepanjang tahun 2025, Avian Brands tidak memiliki ikatan material terkait investasi barang modal, sehingga tidak menyajikan
Informasi mengenai struktur modal Avian Brands dalam 2 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
informasi mengenai nama pihak yang melakukan ikatan, tujuan ikatan, sumber dana diharapkan untuk memenuhi ikatan-
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
ikatan tersebut, mata uang yang menjadi denominasi, dan langkah-langkah yang direncanakan Avian Brands untuk melindungi
risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.
Kenaikan (Penurunan)
Uraian 2025 2024 Persentase
Nominal Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
(%)
Total Liabilitas 1.544.155 1.429.095 115.060 8,05
Avian Brands menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum yang telah dilakukan dalam rangka
Dikurangi: Kas dan Setara Kas 1.654.810 2.329.491 (674.681) (28,96) memenuhi kewajiban transparansi kepada publik dan Pemegang Saham. Seluruh dana yang diperoleh telah dan akan
Utang Neto (110.655) (900.396) 789.741 87,71 dialokasikan secara hati-hati, terukur, dan transparan sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah disusun dan
Total Ekuitas 9.540.224 9.631.880 (91.656) (0,95) diungkapkan dalam prospektus. Pengelolaan dana ini tidak hanya mencerminkan komitmen Avian Brands terhadap pilar-pilar
Rasio Utang Neto terhadap Ekuitas (%) N/A*) N/A*) 0 0 GCG, tetapi juga mendukung pelaksanaan berbagai inisiatif strategis yang dirancang untuk memperkuat struktur permodalan,
*)
Tidak relevan karena posisi surplus kas dan setara kas.
meningkatkan kapabilitas operasional, dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Avian Brands per 31 Desember 2025 diuraikan sebagai berikut:
dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Investasi Barang Modal
Nilai Realisasi Penawaran Umum Rencana Penggunaan Dana Sesuai Prospektus Realisasi Penggunaan Dana Sesuai Prospektus
Sisa Dana
Tanggal Pelunasan Pelunasan Hasil
Avian Brands secara konsisten merealisasikan investasi pada barang modal setiap tahunnya sebagai bagian dari strategi jangka Uraian
Efektif
Total Hasil Biaya Nilai Bersih
Modal Pembelanjaan Pokok Modal Pembelanjaan Pokok Penawaran
Penawaran Penawaran Penawaran Total Total
Kerja Modal Hutang Kerja Modal Hutang
panjang untuk memperkuat fondasi bisnis dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Melalui investasi barang modal, Umum Umum Umum
Bank Bank
Umum
Avian Brands memastikan tersedianya fasilitas dan teknologi yang andal guna mendukung kualitas produk, mempercepat
Avian Brands 2.979.500 702.144 550.000 4.231.644 2.979.500 451.577 550.000 3.981.077 250.567
inovasi, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing di tengah dinamika industri. Seluruh proses pengadaan dilakukan Penawaran
Umum
30
November 5.766.000 119.356 5.646.644 PT
dengan pertimbangan yang matang terhadap relevansi aset terhadap kebutuhan operasional dan proyeksi pertumbuhan, Perdana
Saham
2021 Tirtakencana 950.000 85.000 380.000 1.415.000 950.000 85.000 380.000 1.415.000 0
Tatawarna
sehingga investasi tersebut dapat memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan bagi Avian Brands.
114 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 115
Page 60
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Kebijakan dan Pembagian Dividen Informasi Material terkait Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha,
Akuisisi, dan/atau Restrukturisasi Utang/Modal
Dividen merupakan salah satu bentuk apresiasi Avian Brands kepada para Pemegang Saham atas dukungan dan
kepercayaannya. Oleh karena itu, penetapan kebijakan dividen dilakukan secara hati-hati dan mempertimbangkan berbagai Pada tahun 2025, Avian Brands melakukan investasi sebagai berikut:
aspek strategis dan keuangan. Hal ini tidak hanya mencerminkan komitmen Avian Brands dalam memberikan nilai tambah
bagi Pemegang Saham, tetapi juga menjaga keseimbangan antara pembagian laba dan kebutuhan pendanaan internal untuk
Pihak yang Melakukan Transaksi Avian Brands dan PT Dextone Lemindo
mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Tanggal Transaksi 13 Maret 2025
Kebijakan Dividen Nilai Transaksi Rp275,84 Miliar
Kebijakan pembagian dividen Avian Brands disusun berdasarkan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan ditetapkan melalui Objek Transaksi Investasi melalui penyertaan saham baru PT Dextone Lemindo oleh Avian Brands sebesar 16,67%.
persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”). Avian Brands menetapkan bahwa dividen yang dibagikan kepada Transaksi dengan pihak ketiga.
Sifat Hubungan Afiliasi
Pemegang Saham minimal sebesar 50,00% dari laba bersih yang dapat didistribusikan, dengan tetap mempertimbangkan
kapasitas arus kas dan kebutuhan investasi masa depan. Selain itu, pembagian dividen tunduk pada peraturan perundang- Menciptakan sinergi yang mampu memberikan kontribusi pertumbuhan kinerja operasional
yang substansial bagi Avian Brands dan Dextone. Selain itu, transaksi ini juga merupakan realisasi
undangan yang berlaku di Indonesia serta berbagai persyaratan keuangan lainnya.
Alasan Dilakukannya Transaksi atas komitmen pertumbuhan berkelanjutan Avian Brands, baik secara organik maupun secara
non-organik (melalui kemitraan strategis), dalam rangka memperkuat posisi sebagai pemimpin
Keputusan mengenai jumlah dan waktu pembayaran dividen dilakukan dengan mengacu pada rekomendasi Direksi, setelah pasar cat dekoratif nasional serta untuk memperkuat ekosistem bisnis.
mempertimbangkan sejumlah faktor strategis, seperti tingkat laba bersih, kinerja operasional dan kondisi keuangan, likuiditas, Penjelasan Mengenai Kewajaran Transaksi ini dilakukan secara wajar, mempertimbangkan harga pasar dan kepentingan
kebutuhan belanja modal, rencana ekspansi dan akuisisi, prospek usaha, serta kewajiban pemenuhan terhadap ketentuan Transaksi Avian Brands, serta tidak merugikan pihak manapun.
hukum dan regulasi. Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah kepada Pemenuhan peraturan dan ketentuan terkait, yaitu POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang
Pemegang Saham dan kebutuhan pendanaan untuk mendukung pertumbuhan usaha jangka panjang. Pemenuhan Ketentuan Terkait Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
Direksi menyatakan bahwa transaksi ini telah melalui prosedur yang memadai untuk memastikan
Dividen final dapat diumumkan dalam mata uang Rupiah apabila Avian Brands mencatatkan saldo laba ditahan yang positif pelaksanaannya sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, termasuk dengan menerapkan
Pernyataan Dewan Komisaris,
pada tahun berjalan. Sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan diputuskan dalam RUPS Tahunan, sebagian laba bersih prinsip kewajaran (arm’s length principle). Proses ini juga diawasi oleh Dewan Komisaris serta
Direksi, dan Komite Audit Komite Audit, yang menjalankan fungsi pengawasan dan penelaahan untuk memastikan bahwa
setelah pajak wajib dialokasikan sebagai dana cadangan hingga mencapai paling sedikit 20,00% dari modal disetor penuh,
transaksi dilakukan secara transparan, objektif, dan sejalan dengan standar tata kelola yang baik.
kecuali diputuskan lain dalam RUPS Tahunan. Selain dividen final, Avian Brands juga memiliki fleksibilitas untuk membagikan
dividen interim sebelum akhir tahun buku, sepanjang pembagian tersebut tidak mengurangi nilai aset bersih di bawah total
modal ditempatkan dan disetor penuh serta dana cadangan yang dipersyaratkan. Selain investasi di atas, sepanjang tahun 2025, Avian Brands maupun Entitas Anak tidak melakukan aktivitas ekspansi, divestasi,
penggabungan usaha, akuisisi, dan/atau restrukturisasi utang/modal.
Pengumuman dan Pembagian Dividen
Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 10 April 2025, Pemegang Saham telah menyetujui untuk membagikan dividen
tunai tahun buku 2024 sebesar Rp22,- per saham atau sejumlah Rp1.337.792.285.500,- dengan ketentuan bahwa atas dividen Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan atau Transaksi dengan
tunai tersebut akan diperhitungkan dengan dividen interim tahun buku 2024 sebesar Rp11,- per saham atau sejumlah Pihak Afiliasi
Rp671.978.173.900,- yang telah dibayarkan oleh Avian Brands kepada Pemegang Saham pada tanggal 21 November 2024,
sehingga sisa dividen tunai tahun buku 2024 yang dibayarkan pada tanggal 30 April 2025 oleh Avian Brands adalah sebesar Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan
Rp11,- per saham atau sejumlah Rp665.814.111.600,-. Informasi mengenai pembagian dividen yang dilakukan Avian Brands Sepanjang tahun 2025, Avian Brands tidak melakukan transaksi yang mengandung benturan kepentingan.
selama 2 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
Informasi Transaksi dengan Pihak Afiliasi
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Sepanjang tahun 2025, Avian Brands melaksanakan beberapa transaksi afiliasi yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan sebagaimana
Uraian 2025 2024 penjelasan saldo dan transaksi dengan pihak berelasi yang tertuang dalam Laporan Keuangan Konsolidasian PT Avia Avian Tbk
Dividen yang Diumumkan dan Entitas Anak untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 sebagaimana berikut:
Dividen Final N/A*) 665.814
Dividen Interim 654.210 671.979 Pihak-Pihak Berelasi Sifat Hubungan Jenis Transaksi
Total 654.210 1.337.792 PT Avia Avian Industri Pipa Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang, pembelian alat-alat dan
Dividen per Saham (Rupiah Penuh) 11 22 dan dalam entitas sepengendali. bahan bangunan, pendapatan sewa bangunan
kantor, serta penggantian biaya.
Dividend Payout Ratio (%) N/A*) 80,41
PT Bangun Bersama Solusindo Investasi pada ventura bersama. Penjualan barang, pendapatan sewa bangunan
Total Dividen yang Dibayarkan per Tahun Buku
kantor, dan pembelian bahan bangunan.
Dividen Final 665.814 676.163
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang.
Dividen Interim 654.210 671.979 dan dalam entitas sepengendali.
Total 1.320.024 1.348.142 PT CMN Indonesia Memiliki personil manajemen kunci yang sama Pembelian hadiah.
*) Nilai dividen final dan dividend payout ratio tahun 2025 belum tersedia menunggu keputusan RUPS Tahunan untuk tahun buku 2025 yang akan dilaksanakan
dan dalam entitas sepengendali.
di tahun 2026. PT Kencana Lintasindo Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang, pembelian alat-alat dan
Internasional dan dalam entitas sepengendali. bahan bangunan, serta penggantian biaya
116 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 117
Page 61
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pihak-Pihak Berelasi Sifat Hubungan Jenis Transaksi
Persentase dari Beban Pokok
PT Megadepo Indonesia Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang serta pembelian alat-alat dan Saldo Pihak Berelasi dalam Penjualan (%)
dan dalam entitas sepengendali. bahan bangunan. 2025 2024
Beban Pokok Penjualan
2025 2024
PT Mitra Mulia Makmur Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang, pembelian bahan pembantu,
dan dalam entitas sepengendali. dan pendapatan sewa bangunan pabrik. Pembelian Persediaan 2.033.095 1.825.367 44,73 44,19
PT Panca Kalsiumindo Perkasa Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang, pembelian alat-alat dan
dan dalam entitas sepengendali. bahan bangunan, serta jasa produksi. (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Sarana Depo Kencana Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang dan sewa bangunan.
dan dalam entitas sepengendali. Persentase dari Beban Umum
Saldo Pihak Berelasi dalam dan Administrasi (%)
2025 2024
PT Wahana Lentera Raya Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang, pembelian alat-alat dan Beban Umum dan Administrasi
dan dalam entitas sepengendali. bahan bangunan, pendapatan sewa bangunan 2025 2024
kantor, serta penggantian biaya.
Beban Sewa Ruang Apartemen 285 282 0,10 0,11
PT Kasakata Kimia Memiliki personil manajemen kunci yang sama Penjualan barang, pendapatan sewa
dan dalam entitas sepengendali. bangunan kantor, dan penggantian biaya.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Sarana Daya Hutama Dalam entitas sepengendali. Pendapatan sewa bangunan kantor dan
penggantian biaya. Persentase dari Pendapatan
Saldo Pihak Berelasi dalam Lain-Lain – Neto (%)
PT Umaq Tukung Mandiri Utama Dalam entitas sepengendali. Penjualan barang, pendapatan sewa 2025 2024
Pendapatan (Beban) Lain-Lain – Neto
bangunan kantor, dan penggantian biaya. 2025 2024
Dewan Komisaris dan Direksi Manajemen personil kunci. Gaji dan imbalan kerja jangka pendek lainnya
Pendapatan Sewa Gedung Kantor dan Pabrik 4.508 3.936 26,42 27,91
Realisasi Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi Kewajaran Transaksi
Realisasi saldo dan transaksi dengan pihak berelasi terhadap kinerja keuangan Avian Brands diuraikan sebagai berikut: Dalam transaksi yang dilakukan, Avian Brands tidak memiliki tujuan khusus yang berpotensi melanggar ketentuan yang
berlaku, termasuk tidak menimbulkan benturan kepentingan bagi Avian Brands maupun Pemegang Saham mayoritas ataupun
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
minoritas.
Persentase dari Total Aset (%)
Saldo Pihak Berelasi dalam Aset 2025 2024 Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait
2025 2024
Avian Brands telah memenuhi peraturan dan ketentuan terkait:
Piutang Usaha 8.047 16.319 0,07 0,15 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan;
Piutang Lain-Lain 104.759 83.283 0,95 0,75 serta
Beban Dibayar Dimuka 25 25 0,00 0,00 2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Aset Hak Guna 55.841 52.622 0,50 0,48
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi atas Transaksi Pihak Afiliasi dan Berelasi
Total 168.672 152.249 1,52 1,38
Melalui mekanisme transaksi dan keterbukaan laporan, Direksi menyatakan bahwa transaksi dengan pihak afiliasi dan berelasi
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
yang dilakukan Avian Brands telah melalui prosedur yang memadai serta dilakukan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms-length principle). Selain itu, Dewan Komisaris, dibantu Komite
Persentase dari Total Liabilitas (%) Audit, telah menelaah dan menyetujui transaksi dengan pihak afiliasi dan berelasi di atas, serta telah memastikan bahwa
Saldo Pihak Berelasi dalam Liabilitas 2025 2024
2025 2024 transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar
(arms-length principle).
Utang Usaha 355.641 362.941 23,03 25,40
Utang Lain-Lain 710 487 0,05 0,03 Transaksi Pihak Afiliasi dan Berelasi yang Membutuhkan Persetujuan dari Pemegang Saham
Pendapatan Diterima Dimuka 1.606 1.611 0,10 0,11 Independen
Liabilitas Sewa 55.841 52.622 3,62 3,68 Tidak terdapat transaksi dengan pihak afiliasi dan berelasi yang dilakukan Avian Brands yang membutuhkan persetujuan dari
Total 413.798 417.661 26,80 29,22 Pemegang Saham Independen.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Perbandingan Target dan Realisasi Tahun 2025
Persentase dari Penjualan Neto
Saldo Pihak Berelasi dalam (%)
2025 2024 Informasi terkait target dan realisasi pertumbuhan usaha yang ingin dicapai Avian Brands pada tahun 2025 diuraikan sebagai
Penjualan Neto
2025 2024 berikut:
Penjualan 50.259 60.083 0,62 0,80
Uraian Satuan Target 2025 Realisasi 2025 Pencapaian (%)
Total Produksi Metrik Ton 229.550 227.266 99,00
Penjualan Neto Jutaan Rupiah 8.136.000 8.123.685 99,85
118 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 119
Page 62
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Dalam aspek permodalan, Avian Brands tetap mempertahankan pendekatan konservatif dan tangguh dengan mengandalkan
Uraian Satuan Target 2025 Realisasi 2025 Pencapaian (%)
pembiayaan dari modal sendiri. Strategi struktur modal yang mengutamakan permodalan sendiri memungkinkan Avian
Laba Tahun berjalan Jutaan Rupiah 1.695.000 1.744.020 102,89 Brands menjaga fleksibilitas finansial, meminimalkan risiko pembiayaan, dan menopang stabilitas jangka panjang.
Struktur Modal Meski demikian, Avian Brands tetap membuka peluang untuk menggunakan pendanaan eksternal secara selektif dan prudent,
Rasio Utang Neto terhadap Ekuitas % N/A*) N/A*) -
dengan mempertimbangkan rasio keuangan yang sehat serta perhitungan risiko yang cermat guna mendukung rencana
ekspansi strategis.
*)
Tidak relevan karena posisi surplus kas dan setara kas.
Selain itu, Avian Brands berkomitmen untuk senantiasa memberikan nilai tambah kepada para Pemegang Saham.
Untuk tahun 2026, Avian Brands tetap menjaga komitmennya untuk merencanakan pembagian dividen minimal sebesar
Prospek Usaha 50% dari laba bersih, selaras dengan kebijakan dividen yang telah dijalankan secara konsisten. Pendekatan ini mencerminkan
keseimbangan antara komitmen untuk memberikan imbal hasil yang kompetitif kepada Pemegang Saham, serta kebutuhan
Ke depan, prospek perekonomian global diproyeksikan tetap berada dalam fase moderasi, seiring berlanjutnya penyesuaian untuk mempertahankan kecukupan modal internal sebagai landasan pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.
kebijakan dan dinamika perdagangan internasional. Pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan melambat menjadi sekitar
3,1% pada 2026, dengan tekanan yang masih berasal dari ketidakpastian kebijakan dan kecenderungan proteksionisme,
meskipun dampak kebijakan tarif relatif lebih terkendali dibandingkan perkiraan awal. Di sisi lain, inflasi global diperkirakan Strategi Pencapaian Target
terus menurun hingga sekitar 3,7% pada 2026, menciptakan ruang bagi stabilisasi kebijakan moneter, meskipun fragmentasi
perdagangan global masih membatasi laju pertumbuhan volume perdagangan internasional. Dalam menyongsong proyeksi tahun 2026, Avian Brands telah menyusun strategi pencapaian target secara menyeluruh dan
adaptif sebagai respons terhadap dinamika bisnis yang terus berkembang. Strategi ini disusun dengan mempertimbangkan
Dalam konteks nasional, pemerintah memandang prospek perekonomian Indonesia pada tahun 2026 tetap positif dengan berbagai tantangan eksternal serta peluang pertumbuhan yang muncul di tengah perubahan tren pasar, kebutuhan
dominasi upside risk yang lebih kuat dibandingkan downside risk. Sejalan dengan optimisme tersebut, pertumbuhan ekonomi pelanggan, dan lanskap industri cat yang semakin kompetitif.
Indonesia pada 2026 ditargetkan mencapai 5,4%, didukung oleh penguatan permintaan domestik, peningkatan investasi, serta
berlanjutnya reformasi struktural dan capaian penting dalam agenda perdagangan internasional. Stabilitas makroekonomi Fokus utama dari strategi ini mencakup penguatan daya saing melalui inovasi produk dan proses, optimalisasi efisiensi
yang terjaga, inflasi yang terkendali, serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang erat menjadi landasan utama untuk operasional, serta peningkatan kapabilitas distribusi dan pemasaran secara terintegrasi. Selain itu, Avian Brands juga
menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan. menempatkan keberlanjutan dan transformasi digital sebagai pilar penting dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Informasi lebih lengkap mengenai strategi pencapaian target Avian Brands untuk tahun 2026 diuraikan sebagai berikut:
Seiring dengan prospek ekonomi yang membaik, sektor industri, termasuk industri cat, diperkirakan memiliki peluang 1. Memaksimalkan peran pusat distribusi untuk meningkatkan penetrasi pasar serta menambah pusat distribusi untuk
pertumbuhan yang semakin terbuka. Peningkatan aktivitas konstruksi, penguatan sektor properti, serta berlanjutnya wilayah dengan distribusi produk yang belum maksimal;
pembangunan infrastruktur dan perumahan menjadi pendorong utama permintaan produk cat. Selain itu, ruang pertumbuhan 2. Melengkapi portofolio produk di setiap kategori dan price point untuk memenuhi kebutuhan pasar;
konsumsi domestik masih relatif besar, mengingat tingkat konsumsi cat nasional yang saat ini berada di kisaran 1,3 juta metrik 3. Meningkatkan brand awareness melalui berbagai program pemasaran dengan memperhatikan karakteristik tiap produk,
ton atau sekitar 4,2 kilogram per kapita, masih lebih rendah dibandingkan negara-negara kawasan seperti Thailand dan wilayah, dan pelanggan yang dituju;
Malaysia yang telah mencapai 8–12 kilogram per kapita. Dengan dukungan kebijakan yang kondusif, penguatan daya beli 4. Meningkatkan level pelayanan ke pelanggan dengan secara berkesinambungan memperkuat layanan one day delivery dan
masyarakat, serta fokus industri pada inovasi produk dan peningkatan kualitas, industri cat nasional berada pada posisi yang express delivery;
semakin strategis untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan pada tahun 2026. 5. Memonitor, mengevaluasi, dan terus meningkatkan program loyalitas pelanggan, seperti Avian Brands Priority Customer
dan program Mitra Avian Brands untuk tukang dan toko;
Sumber:
• World Economi Outlook Edisi Oktober 2025 dari International Monetary Fund;
6. Melanjutkan ekspansi pasar dengan menjangkau segmen di luar retail dan modern shops, seperti project, new build, dan
• Informasi Publik Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia yang dapat diakses melalui link business to business;
https://wantimpres.go.id/id/newsflows/industri-cat-lesu-produsen-minta-pemerintah-batasi-impor-produk-jadi/; serta 7. Memperkuat inovasi dan pengembangan, baik untuk produk-produk yang telah ada (cost saving) maupun produk-produk
• Informasi Publik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia yang dapat diakses melalui link baru; serta
https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6730/stabilitas-terjaga-prospek-pertumbuhan-ekonomi-2026-semakin-menguat.
8. Selalu meningkatkan fasilitas produksi dan fasilitas penunjang lainnya, termasuk Enterprise Resource Planning (“ERP”)
System yang dipakai dengan teknologi baru yang sesuai untuk meningkatkan efisiensi.
Proyeksi 2026
Memasuki tahun 2026, Avian Brands telah menyusun proyeksi kinerja sebagai pedoman strategis untuk mendorong
pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat fundamental bisnis di tengah dinamika pasar yang terus berkembang. Proyeksi
ini disusun berdasarkan kajian komprehensif terhadap tren industri, kondisi makroekonomi, serta kekuatan internal dan
peluang eksternal yang dimiliki oleh Avian Brands. Salah satu fokus utama Avian Brands adalah mengupayakan pertumbuhan
penjualan 2 digit yang didorong oleh ekspansi pada segmen solusi arsitektur. Segmen operasi ini Avian Brands terus
menunjukkan potensi besar seiring meningkatnya permintaan di sektor arsitektur dan konstruksi nasional.
Seiring dengan peningkatan penjualan, Avian Brands juga menargetkan peningkatan kapasitas produksi guna menjawab
kebutuhan pasar yang kian berkembang. Target pertumbuhan produksi 2 digit menjadi refleksi dari kesiapan operasional Avian
Brands dalam memenuhi permintaan sekaligus mempertahankan keunggulan kompetitif di industri. Di sisi lain, keberlanjutan
profitabilitas tetap menjadi prioritas utama, yang diwujudkan melalui penguatan margin usaha melalui program efisiensi
lintas fungsi dan optimalisasi proses bisnis secara menyeluruh.
120 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 121
Page 63
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Rencana Strategis Avian Brands Rencana Strategis Jangka Pendek
Sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, Avian Brands c. Penggunaan Air dan Pengelolaan Limbah 7. Pengembangan Sistem TI
• Mengadopsi sistem pendingin (cooling system) yang Penerapan sistem TI di Avian Brands terus ditingkatkan guna
merumuskan rencana strategis yang menyeluruh dan berorientasi jangka panjang. Strategi ini tidak hanya dirancang untuk memperkuat keandalan operasional, keamanan informasi,
dirancang untuk mengurangi konsumsi air secara signifikan;
memastikan pencapaian target-target tahunan, tetapi juga untuk membangun fondasi yang kokoh bagi keberlangsungan • Implementasi program panen air hujan (rainwater harvesting) serta integrasi sistem dalam mendukung aktivitas bisnis. Avian
bisnis dalam jangka panjang. Dalam merumuskan arah strategis, Avian Brands mempertimbangkan berbagai aspek untuk mendukung kebutuhan operasional dan mengurangi Brands mengimplementasikan Vulnerability Management untuk
ketergantungan pada sumber air bersih konvensional; menganalisis, mengidentifikasi, dan mengelompokkan tingkat
fundamental, seperti penguatan struktur operasional, diversifikasi produk, transformasi digital, keberlanjutan lingkungan, risiko kerentanan pada sistem informasi sehingga potensi
• Mengoperasikan Sewage Treatment Plant (“STP”) untuk
serta peningkatan nilai bagi para pemangku kepentingan. ancaman dapat dimitigasi secara lebih terstruktur. Selain itu,
mengolah limbah domestik dan Instalasi Pengolahan Air
penguatan Backup System Management dilakukan melalui
Limbah (“IPAL”) dengan teknologi filtrasi dan ozonisasi,
pengawasan yang lebih ketat terhadap jadwal backup dan
Dengan pendekatan yang adaptif terhadap dinamika pasar dan perubahan kebutuhan pelanggan, Avian Brands senantiasa sehingga air limbah industri yang dilepaskan telah pemeliharaan sistem secara berkelanjutan guna memastikan
menempatkan inovasi, efisiensi, dan ketahanan bisnis sebagai pilar utama strategi. Adapun informasi mengenai rencana memenuhi baku mutu sesuai peraturan; serta ketersediaan serta keamanan data sebagai bagian dari upaya
• Implementasi berbagai strategi efisiensi dan pemanfaatan menjaga kontinuitas operasional. Di sisi lain, Avian Brands juga
strategis jangka pendek dan jangka panjang Avian Brands diuraikan sebagai berikut:
kembali limbah melalui program Reduce, Reuse, Recycle (“3R”) meningkatkan user awareness terhadap ancaman siber melalui
6. Pengembangan Karyawan program edukasi dan penerapan prosedur keamanan yang lebih
Pengembangan SDM tetap menjadi prioritas utama yang disiplin, sehingga terbentuk budaya keamanan siber yang kuat
Rencana Strategis Jangka Pendek diimplementasikan Avian Brands dalam rencana strategis jangka dalam melindungi sistem dan integritas data Avian Brands.
Avian Brands telah merumuskan rencana strategis jangka pendek yang terfokus dan adaptif untuk memastikan pencapaian target pendek. Avian Brands melaksanakan berbagai program dalam 8. Pengembangan ESG
rangka mendukung peningkatan kualitas SDM melalui strategi Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan,
operasional dan keuangan dalam jangka waktu dekat. Strategi ini mencakup optimalisasi proses produksi, penguatan distribusi, peningkatan
berikut: Avian Brands terus menempatkan pengembangan produk ramah
efisiensi, serta pemanfaatan teknologi dan pengembangan SDM untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dalam tahun mendatang. lingkungan serta peningkatan kinerja ESG sebagai bagian dari
Rencana-rencana strategis Avian Brands dalam jangka pendek diuraikan sebagai berikut: a. Sistem Perencanaan dan Pengelolaan Talenta;
b. Infiltrasi dan Kampanye Budaya Perusahaan; serta strategi jangka pendek. Avian Brands berupaya memperluas
1. Pengembangan Produksi melalui Pabrik Cirebon a. DC Kotamobagu; c. Employer Branding Program. jumlah produk yang memperoleh sertifikasi lingkungan, termasuk
Avian Brands menempatkan optimalisasi pabrik cat berbasis air b. DC Malang Selatan; GLS yang telah tersertifikasi pada 40 produk, sebagai wujud
Pengembangan SDM ini tidak hanya bertujuan untuk
(water-based) di Cirebon sebagai salah satu fokus utama strategi c. DC Tangerang Selatan; penguatan standar keberlanjutan pada portofolio produk yang
meningkatkan kualitas karyawan, tetapi juga berupaya untuk
jangka pendek. Langkah ini diambil seiring dengan tingkat d. DC Morowali; serta dihasilkan. Selain itu, Avian Brands juga menargetkan peningkatan
meningkatkan keterampilan untuk menghadapi tantangan pasar kualitas tata kelola keberlanjutan melalui penguatan praktik ESG
utilisasi Pabrik Sidoarjo dan Serang yang telah mencapai sekitar e. DC Bekasi Utara. yang dinamis. yang selaras dengan metodologi penilaian lembaga pemeringkat
76%, mendekati batas kapasitas ideal maksimal sebesar 80%. 5. Pengembangan Pabrik
internasional, seperti EcoVadis dan Sustainalytics. Langkah ini
Melalui pengoperasian fasilitas water-based di Cirebon dengan Avian Brands terus mengembangkan infrastruktur produksi diharapkan mampu memperkuat reputasi Avian Brands dalam
kapasitas awal sebesar 100.000 metrik ton pada tahun pertama di pabrik-pabrik yang sudah ada untuk mendukung efisiensi praktik bisnis berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepercayaan
operasional di tahun 2026, Avian Brands mampu memperkuat operasional dan keberlanjutan. Pengembangan ini mencakup pemangku kepentingan terhadap kinerja keberlanjutan Avian
infrastruktur produksi secara signifikan. Strategi ini ditujukan untuk pembaruan teknologi produksi, penguatan sistem operasional, Brands.
memastikan kesiapan kapasitas dalam merespons pertumbuhan serta langkah-langkah konkret untuk menjaga kualitas produk
permintaan pasar, sekaligus meningkatkan ketahanan dan sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Beberapa langkah
fleksibilitas operasional hingga total kapasitas produksi nasional strategis Avian Brands terkait pengembangan fasilitas produksi
Avian Brands mencapai sekitar 225.000 metrik ton. diuraikan sebagai berikut: Langkah Strategis Jangka Panjang
2. Penambahan Produk Green Label a. Efisiensi Energi dan Emisi
Avian Brands juga telah menetapkan langkah-langkah strategis jangka panjang yang menyeluruh dan visioner dalam rangka menjaga
Avian Brands terus berupaya memperluas portofolio produk • Modifikasi pompa pada cooling tower untuk mengoptimalkan keberlanjutan bisnis dan memperkuat daya saing di tengah dinamika industri yang terus berkembang. Strategi ini dirancang tidak hanya
ramah lingkungan. Pada tahun 2025, Avian Brands telah penggunaan energi, sehingga konsumsi energi menjadi untuk mendorong pertumbuhan secara berkelanjutan, tetapi juga untuk memperkuat fondasi operasional, memperluas pangsa pasar, serta
menambah 5 produk baru bersertifikat GLS, antara lain: lebih efisien; meningkatkan nilai Avian Brands dalam jangka waktu yang lebih luas. Dengan pendekatan yang adaptif dan berbasis inovasi, Avian Brands
a. Avitex TOP; • Reposisi jalur pipa dan optimalisasi sistem kompresor udara berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan yang kokoh dan bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan. Rencana-rencana strategis
b. No Drop Cat Dasar Anti Bocor; dengan substitusi sistem hidrolis yang berhasil mengurangi Avian Brands dalam jangka panjang diuraikan sebagai berikut:
c. Avitex Wizz Cat Dasar; konsumsi listrik dan berkontribusi pada pengurangan emisi
1. Optimalisasi Pembangunan Pabrik di Cirebon 3. Pengembangan Laboratorium Modern dan Tenaga Ahli Kimia
d. No Drop Plamir Anti Bocor; serta gas rumah kaca;
Avian Brands telah memulai pembangunan fasilitas manufaktur untuk Inovasi Produk
e. Sunguard Basic. • Memasang lampu penerangan jalan berbasis tenaga surya di
baru di Cirebon yang diarahkan untuk mengoptimalkan kesiapan Investasi pada pengembangan laboratorium modern secara
3. Peluncuran Produk Baru area pabrik sebagai bagian dari inisiatif pengurangan emisi kapasitas produksi dalam menghadapi pertumbuhan permintaan berkelanjutan menjadi prioritas untuk mendukung aktivitas
Untuk melengkapi portofolio produk dan menjawab kebutuhan karbon dan penggunaan energi terbarukan; selama 10 tahun ke depan. Pengembangan pabrik ini menjadi RDI, sehingga Avian Brands dapat senantiasa mengikuti
masyarakat, Avian Brands meluncurkan sejumlah produk baru • Memanfaatkan panel surya di fasilitas produksi dan kantor langkah strategis untuk memperkuat fondasi operasional Avian perkembangan teknologi dan kebutuhan inovasi terbaru terkait
pada tahun 2025. Produk-produk ini dirancang untuk memperluas pusat untuk mendukung penggunaan energi bersih; Brands, meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi produksi, serta dengan produk-produk yang dihasilkan. Dengan fasilitas yang
segmentasi pasar Avian Brands. Produk-produk baru yang berhasil • Melakukan kerja sama dengan penyedia energi terbarukan menjaga keandalan rantai pasok di tengah dinamika industri. dilengkapi teknologi terkini dan tenaga ahli kimia yang kompeten,
diluncurkan Avian Brands di tahun 2025, antara lain: melalui Renewable Energy Certificate (“REC”) yang bersumber Optimalisasi pembangunan pabrik Cirebon diharapkan dapat Avian Brands akan mampu:
a. Sunguard Basic; dari PLTA Cirata dan Saguling yang mendukung pasokan memastikan ketersediaan kapasitas yang memadai secara a. Mengembangkan produk baru yang inovatif sesuai kebutuhan
b. Avian Platinum; listrik dari energi terbarukan; berkelanjutan, sekaligus mendukung kemampuan Avian Brands pasar;
c. No Drop Spray; • Meningkatkan efisiensi penggunaan energi gas dengan dalam memenuhi kebutuhan pasar secara konsisten sejalan b. Memastikan kualitas produk tetap konsisten dan sesuai standar
d. No Drop Cat Dasar Anti Bocor; melakukan modifikasi jalur thermo oil pada reaktor produk dengan arah pertumbuhan jangka panjang. internasional; serta
e. No Drop Kolam Ikan 2 Komponen; resin serta melakukan pemanfaatan suhu reaktor melalui 2. Pemanfaatan Teknologi Terkini untuk Efisiensi Produksi c. Mempercepat waktu peluncuran produk ke pasar untuk
f. No Drop Plamir Anti Bocor; tangki kondensat untuk umpan balik suhu boiler; serta Avian Brands akan terus memanfaatkan teknologi terbaru dengan mendahului kompetitor.
g. No Drop Butyl Tape Anti Bocor; • Melakukan berbagai inisiatif peningkatan efisiensi produksi melakukan pembaharuan mesin dan peralatan produksi untuk 4. Peningkatan Kualitas Rantai Pasok
meningkatkan efisiensi operasional. Hal ini mencakup: Penguatan rantai pasok (supply chain) menjadi pilar penting untuk
h. Boyo Wood Stain 2in1; melalui optimalisasi proses produksi, peningkatan utilisasi
a. Pengurangan konsumsi bahan baku melalui penggunaan mendukung ketahanan operasional. Upaya yang akan dilakukan,
i. Avian Epoxy Filler; mesin dengan teknologi yang lebih modern dan rendah
teknologi yang lebih presisi; antara lain:
j. Avitex Wizz Cat Dasar; emisi, peningkatan efisiensi penggunaan kemasan, efisiensi b. Penghematan energi dengan mesin yang lebih hemat daya; a. Menjalin kemitraan strategis dengan pemasok bahan baku
k. Avitex TOP; serta energi operasional, serta dukungan terhadap transisi menuju c. Pengurangan limbah untuk mendukung operasional yang berkualitas tinggi untuk menjaga pasokan yang stabil;
l. Giant Mortar 225 – Plamir Instan Ekonomis. pemanfaatan energi terbarukan. lebih ramah lingkungan; b. Optimalisasi kerja sama dengan vendor ekspedisi guna
4. Penambahan Distribution Center (“DC”) b. Produksi d. Peningkatan utilisasi mesin sehingga kapasitas produksi dapat memastikan pengiriman produk yang efisien; serta
Avian Brands terus memperluas jaringan distribusi dalam • Peningkatan produktivitas di plant Merapi untuk produk cat dioptimalkan; serta c. Penerapan sistem manajemen rantai pasok berbasis digital
mendukung pertumbuhan di pasar domestik. Pada tahun 2025, water based dengan beberapa insiatif dan otomasi proses e. Pemanfaatan peluang reuse dan recycle untuk memaksimalkan untuk meningkatkan visibilitas dan efisiensi operasional.
Avian Brands telah membuka pusat distribusi-distribusi baru, produksi yang lebih efisien hingga mencapai 9%; serta nilai dari limbah produksi.
antara lain: • Pembangunan fasilitas produksi mortar di site Tuban untuk Langkah ini tidak hanya mengurangi biaya operasional, tetapi
menambah kapasitas produksi mortar hingga 23%. juga meningkatkan daya saing produk di pasar dengan harga
yang lebih kompetitif dan kualitas yang tetap terjaga.
122 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 123
Page 64
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
PT Avia Avian Tbk
Langkah Strategis Jangka Panjang
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang Berdampak Signifikan terhadap
Avian Brands
5. Menjadikan ESG sebagai Dasar Operasional Avian Brands a. Menambah lini bisnis baru yang mendukung ekosistem Avian
Avian Brands akan menjadikan prinsip-prinsip ESG sebagai Brands sebagai produsen cat; serta
fondasi dalam seluruh aktivitas bisnis. Beberapa langkah utama
Avian Brands secara proaktif memantau, mengkaji, dan menyesuaikan diri terhadap setiap perubahan ketentuan peraturan
b. Melakukan akuisisi atau kolaborasi dengan perusahaan lain
yang akan direalisasikan, antara lain: yang memiliki nilai strategis untuk memperkuat core business. perundang-undangan yang berpotensi berdampak pada aspek bisnis maupun kepatuhan hukum. Langkah ini merupakan
a. Memperluas varian produk dan proses ramah lingkungan, 8. Sistem IT yang Terintegrasi bagian dari komitmen Avian Brands untuk menjaga integritas tata kelola serta memastikan seluruh aktivitas usaha senantiasa
sehingga dapat membuka peluang akses ke green finance, Pengembangan sistem TI akan menjadi tulang punggung untuk
seperti green bond issuance, serta meningkatkan daya tarik bagi
selaras dengan regulasi yang berlaku. Pendekatan adaptif ini tidak hanya memperkuat kepatuhan secara tepat waktu, tetapi
operasional yang lebih terintegrasi. Oleh karena itu, Avian Brands
investor yang berfokus pada keberlanjutan; juga memperkaya kemampuan Avian Brands dalam mengantisipasi dinamika lingkungan hukum yang terus berkembang,
telah menetapkan beberapa fokus yang akan direalisasikan dalam
b. Memastikan kepatuhan terhadap regulasi, termasuk sehingga mendukung keberlangsungan dan ketahanan usaha secara berkelanjutan. Peraturan perundang-undangan yang
rangka pengembangan TI, antara lain:
keterbukaan informasi dan penerapan etika bisnis; serta
c. Meningkatkan reputasi Avian Brands di pasar internasional a. Peningkatan sistem TI untuk mendukung bisnis yang seamless mengalami perubahan dan/atau peraturan yang baru disahkan oleh regulator sepanjang tahun 2025 yang berpengaruh
dengan mengikuti sertifikasi keberlanjutan dan penilaian ESG. dan berbasis digital; signifikan terhadap Avian Brands diuraikan sebagai berikut:
6. Pengembangan Sumber Daya Manusia b. Peningkatan keamanan data pelanggan dan perlindungan
Avian Brands menyadari bahwa SDM merupakan aset utama data pribadi sesuai dengan regulasi yang berlaku; serta
yang menjadi fondasi dan pendorong bagi kesinambungan dan c. Implementasi analitik data untuk pengambilan keputusan Peraturan Dampak bagi Avian Brands Penyesuaian yang Dilakukan
perkembangan bisnis Avian Brands ke depan. Oleh karena itu, yang lebih cepat dan akurat.
Avian Brands akan mengimplementasikan berbagai strategi 9. Ekspansi Jaringan Distribusi Peraturan Pemerintah (“PP”) No. 28 Tahun Perubahan sistem perizinan yang sebelumnya Untuk izin yang telah terbit, tidak perlu
untuk pengembangan SDM, antara lain: Untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia, Avian Brands akan 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan disebut Online Single Submission Risk-Based dilakukan penyesuaian karena secara
a. Meningkatkan employee engagement melalui program- terus mengembangkan jaringan distribusi. Strategi ini mencakup Berusaha Berbasis Risiko. Approach (“OSS RBA”), berdasarkan PP otomatis akan dimigrasikan oleh sistem,
program yang mendorong keterlibatan karyawan; pembukaan DC-DC baru di lokasi-lokasi strategis, sehingga tersebut menjadi Online Single Submission namun untuk permohonan izin baru,
b. Meningkatkan produktivitas dengan pelatihan dan produk dapat menjangkau pelanggan dengan lebih cepat dan - Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (“OSS penyesuaian harus dilakukan sesuai dengan
pengembangan keterampilan; serta efisien. PBBR”). Secara garis besar sistemnya sama, prosedur yang berlaku.
c. Menarik dan mempertahankan talenta berbakat untuk 10. Didukung oleh Nilai Perusahaan: CInTA
namun proses pengajuan perizinan di
mendukung pertumbuhan Avian Brands di masa depan.
Inisiatif-inisiatif strategis yang dijalankan Avian Brands juga akan dalamnya yang berubah.
7. Pengembangan Bisnis Inorganik
didukung oleh implementasi nilai-nilai utama yang dimiliki, yaitu
Avian Brands akan mengadopsi strategi pengembangan bisnis Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/ Perubahan kewenangan pengurusan Untuk saat ini, belum ada penyesuaian
CInTA.
melalui langkah-langkah inorganik, antara lain: Badan Pengendalian Lingkungan Hidup perizinan lingkungan yang semula masuk yang perlu dilakukan, namun nanti ke
No. 22 Tahun 2025 tentang Kewenangan ke Pusat (Kementerian Lingkungan Hidup) depannya apabila ada perubahan Dokumen
Penerbitan Persetujuan Lingkungan. menjadi ke Provinsi (Dinas Lingkungan Lingkungan masuk dalam kewenangan
Seluruh inisiatif strategis yang dijalankan oleh Avian Brands merupakan wujud komitmen untuk menciptakan pertumbuhan Hidup). Provinsi.
yang berkelanjutan, baik dari sisi pendapatan (top line) maupun laba bersih (bottom line), guna menghasilkan nilai dan imbal Peraturan Badan Pusat Statistik No. 7 Tahun Adanya perubahan KBLI yang merupakan Harus dilakukan penyesuaian KBLI dengan
hasil yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan. Upaya ini ditempuh melalui penguatan kinerja keuangan secara 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan kode untuk pengklasifikasian bidang langkah: melakukan perubahan Akta Avian
menyeluruh, termasuk peningkatan pendapatan yang didukung oleh pengendalian biaya yang efektif, serta pengelolaan Usaha Indonesia (“KLBI”). usaha di Indonesia. Dampak bagi Avian Brands kemudian melakukan penyesuaian
struktur neraca yang sehat melalui strategi optimalisasi modal kerja, pengelolaan utang yang bijaksana, dan penguatan ekuitas. Brands yakni terdapat perubahan KBLI dan dalam sistem OSS.
pemecahan KBLI.
Sebagai pendorong utama pertumbuhan pendapatan, Avian Brands mengandalkan kapabilitas dalam bidang RDI untuk
mengembangkan produk-produk yang inovatif, adaptif, dan sesuai dengan dinamika kebutuhan pasar. Di sisi lain, Avian
Brands juga terus mengeksplorasi peluang kolaborasi dan kemitraan strategis, serta memperluas jangkauan pasar dengan
Informasi Material Setelah Tanggal Laporan Keuangan
menyasar segmen-segmen potensial seperti proyek konstruksi dan arsitektur, sebagai pelengkap dari kekuatan yang telah Tidak terdapat informasi bersifat material yang terjadi di Avian Brands setelah tanggal Laporan Keuangan Konsolidasian
dimiliki di pasar ritel. Pendekatan yang holistik dan terarah ini diyakini mampu memperkuat daya saing Avian Brands, sekaligus PT Avia Avian Tbk dan Entitas Anak untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 diterbitkan.
memastikan penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Informasi Kelangsungan Usaha
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Hal yang Berpengaruh Signifikan terhadap Kelangsungan Usaha
Laporan Keuangan Konsolidasian PT Avia Avian Tbk dan Entitas Anak disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Sepanjang tahun 2025, tidak terjadi hal negatif yang memiliki pengaruh besar terhadap kegiatan operasional Avian Brands,
yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (“IA”I). Dalam rangka menjaga relevansi dan kualitas pelaporan keuangan baik yang berasal dari internal ataupun eksternal. Hal tersebut tidak terlepas dari semakin baiknya pengelolaan risiko yang
telah dijalankan oleh Avian Brands.
di tengah dinamika regulasi, IAI secara berkala melakukan pembaruan melalui penerbitan standar baru, amandemen,
revisi, maupun interpretasi atas standar yang berlaku. Seluruh perubahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan akurasi,
Assessment Manajemen untuk Mengelola Potensi yang Berpengaruh Signifikan
transparansi, serta daya banding Laporan Keuangan. Adapun informasi mengenai kebijakan akuntansi baru dan perubahan Didukung dengan rancangan bisnis yang telah disampaikan dalam strategi pengembangan usaha di tahun 2025, pihak
standar yang mulai berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 diuraikan sebagai Manajemen telah melakukan penilaian terhadap kemampuan Avian Brands untuk melanjutkan kegiatan usaha di masa depan.
berikut: Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat ketidakpastian material yang dapat memengaruhi kemampuan Avian Brands
untuk melanjutkan kegiatan usaha.
ISAK/Amendemen PSAK Dampak terhadap Avian Brands
Asumsi yang Digunakan Manajemen dalam Assessment
Tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan Dalam melakukan assessment, Manajemen menggunakan sejumlah asumsi, antara lain:
PSAK 221 (Amendemen), “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”:
akuntansi Avian Brands dan pengaruh yang material atas jumlah 1. Kinerja keuangan; 5. Berbagai risiko, seperti: d. Risiko kepatuhan/legal;
Kekurangan Ketertukaran.
yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya. 2. Kinerja operasional; a. Risiko bisnis; e. Risiko keuangan; serta
3. Struktur modal; b. Risiko operasional; f. Risiko-risiko lainnya
Alasan Perubahan Kebijakan Akuntansi 4. Regulasi; serta c. Risiko sumber daya; yang disebabkan oleh
Perubahan kebijakan akuntansi pada Laporan Keuangan Konsolidasian PT Avia Avian Tbk dan Entitas Anak untuk tahun faktor eksternal.
buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 dilakukan untuk memastikan bahwa Avian Brands mengikuti praktik
akuntansi yang sesuai dengan standar yang berlaku dalam tahun berjalan.
124 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 125
Page 65
PT Avia Avian Tbk Tata Kelola Perusahaan yang Baik “Tata Kelola Perusahaan yang Baik bukan hanya tentang memenuhi regulasi, tetapi tentang membangun budaya integritas dan akuntabilitas di setiap lini organisasi. Melalui prinsip transparansi dan pengawasan yang bertanggung jawab, Avian Brands terus menanamkan kepercayaan, melindungi kepentingan pemangku kepentingan, dan memastikan kesinambungan pertumbuhan di tengah dinamika industri.” 126 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 127
Page 66
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan Kebijakan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik secara Terintegrasi
yang Baik Sebagai perusahaan induk yang membawahi berbagai Entitas Anak, Avian Brands menegaskan komitmen untuk menerapkan
prinsip-prinsip GCG secara terintegrasi di seluruh lini usaha. Komitmen ini tertuang secara eksplisit dalam Pedoman GCG yang
berfungsi tidak hanya sebagai panduan, tetapi juga sebagai kerangka strategis dalam mengelola grup secara terpadu, selaras,
dan berintegritas. Melalui kebijakan GCG yang menyeluruh, Avian Brands memastikan setiap entitas dalam grup menjalankan
Avian Brands menempatkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/”GCG”) sebagai praktik transparan, akuntabel, dan patuh terhadap regulasi serta standar etika yang berlaku. Penerapan GCG secara konsisten
fondasi utama dalam menjalankan seluruh aktivitas usaha. Penerapan GCG tidak hanya berlandaskan kepatuhan, tetapi juga di seluruh proses bisnis menciptakan keselarasan tata kelola antara Entitas Induk dan Entitas Anak.
menjadi strategi inti untuk membangun sistem pengelolaan yang transparan, akuntabel, etis, dan berorientasi jangka panjang.
Melalui penerapan GCG yang kuat, Avian Brands mendorong pengambilan keputusan yang berkualitas, operasional yang Untuk menjaga efektivitasnya, Avian Brands secara berkala melakukan evaluasi dan pemantauan guna memastikan relevansi
efisien, serta penguatan integritas dalam menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan. praktik GCG terhadap perubahan regulasi dan ekspektasi pemangku kepentingan. Pendekatan ini memperkuat sinergi
antarentitas dan mendorong terciptanya nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sejalan dengan dinamika bisnis dan risiko yang terus berkembang, Avian Brands senantiasa mengevaluasi dan menyempurnakan
kebijakan, sistem, serta prosedur GCG agar tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan industri. Komitmen tersebut
diwujudkan melalui penerapan 4 pilar GCG, yaitu Perilaku Beretika, Akuntabilitas, Transparansi, dan Keberlanjutan, yang
dikembangkan dari nilai dasar TARIF (Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Fairness). Keempat pilar
ini menjadi pedoman utama dalam memperkuat struktur tata kelola yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan. Informasi
lebih rinci mengenai pelaksanaan masing-masing pilar GCG diuraikan sebagai berikut:
Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
Perilaku Beretika 1
Dalam menjalankan setiap kegiatan usaha, Avian Brands senantiasa mengedepankan kejujuran, memperlakukan
Penerapan GCG di Avian Brands dilandaskan pada sejumlah ketentuan dan regulasi yang menjadi acuan utama dalam
seluruh pihak dengan hormat, memenuhi komitmen, serta membangun dan menjaga nilai-nilai moral dan membangun sistem tata kelola yang kuat dan berintegritas, sebagaimana diuraikan berikut:
kepercayaan secara konsisten. Avian Brands juga senantiasa memperhatikan kepentingan Pemegang Saham 1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945;
dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan serta memastikan pengelolaan 2. Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal;
berjalan independen sehingga masing-masing organ Avian Brands tidak saling mendominasi dan tidak dapat 3. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
diintervensi oleh pihak lain. 4. Peraturan-Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”);
5. Peraturan-Peraturan Bursa Efek Indonesia;
Akuntabilitas 2 6. Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka;
7. Pedoman Umum GCG Indonesia yang dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi (“KNKG”) dengan
Avian Brands dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Oleh karena itu, memperhatikan ASEAN Corporate Governance Scorecard (“ACGS”);
pengelolaan Avian Brands senantiasa dijalankan secara benar, terukur, dan sesuai kepentingan Avian Brands 8. Anggaran Dasar Avian Brands; serta
dengan tetap memperhitungkan kepentingan Pemegang Saham dan pemangku kepentingan lainnya. 9. Pedoman dan kebijakan Avian Brands lainnya.
Akuntabilitas ini menjadi salah satu pilar yang menjadi fondasi utama untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan.
Avian Brands juga telah memiliki Pedoman GCG sebagai kerangka korporasi sejak 25 Juni 2021, dan terakhir diperbarui pada
24 Maret 2022, untuk memastikan relevansi dan kelengkapan regulatif. Dokumen ini mengatur struktur dan mekanisme tata
kelola perusahaan, termasuk alokasi peran, wewenang, dan tanggung jawab bagi Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan
Transparansi 3 Direksi. Dengan adanya pedoman ini, seluruh proses pengelolaan dan pengawasan Avian Brands dijalankan dengan konsistensi
dan akuntabilitas tinggi. Pembagian tugas dan wewenang yang jelas menjadikan setiap pihak menjalankan fungsinya secara
Dalam menjaga objektivitas pengelolaan bisnis, Avian Brands senantiasa menyediakan informasi yang material
tegas dan terukur, sehingga implementasi GCG tidak hanya formalitas, melainkan menjadi motor utama dalam mencapai
dan relevan dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh Pemegang Saham dan pemangku kepentingan
lainnya. Avian Brands telah mengambil langkah inisiatif untuk mengungkapkan informasi yang tidak hanya kinerja yang berkelanjutan dan berintegritas.
dipersyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, melainkan informasi penting lainnya yang dapat menunjang
pengambilan keputusan oleh Pemegang Saham, kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya.
Keberlanjutan 4
Avian Brands senantiasa mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berkomitmen untuk
melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan agar dapat berkontribusi pada pencapaian
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Langkah ini merupakan inisiatif strategis Avian Brands untuk meningkatkan kualitas kehidupan sekitar dengan cara
yang selaras dengan kepentingan bisnis Avian Brands dan agenda pembangunan berkelanjutan.
128 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 129
Page 67
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Struktur Tata Kelola Perusahaan yang Baik Rapat Umum Pemegang Saham
Avian Brands merancang struktur GCG sebagai sistem yang holistik untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan sekaligus RUPS merupakan organ dengan otoritas tertinggi dalam pengambilan keputusan strategis Avian Brands, sebagaimana diatur
memperkuat kualitas penerapan tata kelola secara berkelanjutan. Sebagai Perseroan Terbatas, Avian Brands menyusun dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Avian Brands. RUPS memiliki
struktur GCG berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang menetapkan 3 organ utama, kewenangan penuh untuk menetapkan arah strategis jangka panjang, mengesahkan kebijakan utama, serta menilai kinerja
yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”), Dewan Komisaris, dan Direksi. Avian Brands menerapkan sistem 2 tingkat dan pertanggungjawaban organ perusahaan. Implementasi keputusan RUPS dijalankan oleh Direksi, dengan pengawasan
(two-tier system) di mana Dewan Komisaris dan Direksi memiliki kewenangan serta tanggung jawab yang terpisah namun Dewan Komisaris.
saling melengkapi untuk menjaga keseimbangan fungsi pengawasan dan eksekusi.
Kedua organ tersebut didukung oleh Komite dan Unit Kerja Pendukung yang memperkuat efektivitas pengawasan dan Hak Pemegang Saham
pengambilan keputusan. Di bawah Dewan Komisaris terdapat Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite
Good Corporate Governance. Sementara di bawah Direksi terdapat Komite Transaksi Pihak Berelasi, Sekretaris Perusahaan, dan Avian Brands senantiasa memastikan bahwa hak-hak seluruh Pemegang Saham, baik mayoritas maupun publik, terlindungi
Unit Audit Internal. Struktur ini mencerminkan komitmen Avian Brands untuk menjalankan tata kelola yang efektif, terintegrasi, dan dilaksanakan secara adil. Penghormatan terhadap hak Pemegang Saham tidak hanya menjadi landasan utama dalam
dan berkelanjutan. membangun kepercayaan investor, tetapi juga merupakan wujud komitmen Avian Brands dalam menciptakan nilai jangka
panjang dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Informasi mengenai hak-hak Pemegang Saham Avian Brands diuraikan
sebagai berikut:
Rapat Umum Pemegang Saham 1. Menghadiri RUPS dan memberikan 1 suara per 1 lembar saham yang dimilikinya;
2. Memberikan kuasa kepada pihak lain apabila Pemegang Saham berhalangan hadir dalam pelaksanaan RUPS;
3. Memperoleh dan mempelajari materi RUPS selambat-lambatnya 21 hari sebelum pelaksanaan RUPS sehingga Pemegang
Saham tersebut dapat memberikan suara pada saat usulan putusan agenda RUPS;
4. Memperoleh kesempatan untuk bertanya di setiap pembahasan agenda dan setiap putusan agenda RUPS;
Dewan Komisaris Direksi
5. Memperoleh kesempatan untuk memberikan suara setuju, tidak setuju, atau abstain pada setiap usulan putusan agenda
RUPS;
6. Mendapat perlakuan yang sama dari Avian Brands; serta
7. Hak lainnya berdasarkan Anggaran Dasar dan peraturan lainnya yang berlaku.
Komite Nominasi Komite Good Sekretaris Komite Transaksi
Komite Audit Unit Audit Internal
dan Remunerasi Corporate Governance Perusahaan Pihak Berelasi
Jenis Rapat Umum Pemegang Saham
Dengan struktur yang jelas, fungsional, dan sesuai dengan pilar GCG, Avian Brands berkomitmen untuk menjalankan
operasional perusahaan secara efisien, etis, dan bertanggung jawab. Struktur tata kelola yang kokoh ini tidak hanya memperkuat Mengacu pada ketentuan Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi terciptanya budaya perusahaan yang Saham Perusahaan Terbuka serta ketentuan dalam Anggaran Dasar Avian Brands, pelaksanaan RUPS terbagi ke dalam 2 jenis
sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. sebagaimana diuraikan berikut:
1. RUPS Tahunan
RUPS Tahunan merupakan Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan setiap tahun. Sesuai dengan peraturan yang
berlaku, RUPS Tahunan wajib diselenggarakan selambat-lambatnya 6 bulan setelah tahun buku Avian Brands berakhir.
Mekanisme Tata Kelola Perusahaan yang Baik
RUPS Tahunan memiliki agenda-agenda seperti berikut:
a. Pengesahan Laporan Tahunan, paparan mengenai keadaan dan jalannya Avian Brands, termasuk Laporan Keuangan
Tahunan;
b. Penetapan penggunaan laba bersih;
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan GCG, Avian Brands menerapkan mekanisme tata kelola yang terstruktur dengan c. Penunjukan auditor eksternal yang terdaftar pada OJK; serta
pembagian tanggung jawab yang jelas dan proporsional antarorgan. Mekanisme ini memperkuat hubungan antara d. Agenda lainnya yang diajukan oleh Direksi demi kepentingan Avian Brands atau diajukan oleh satu atau lebih
fungsi pengawasan dan eksekusi, sekaligus menciptakan sistem checks and balances yang seimbang dalam pengambilan Pemegang Saham sesuai dengan ketentuan Undang-Undang dan Anggaran Dasar Avian Brands.
keputusan strategis. Dalam struktur GCG, RUPS berperan sebagai organ dengan otoritas tertinggi yang menetapkan arah 2. RUPS Luar Biasa
kebijakan strategis Avian Brands. Keputusan RUPS dijalankan oleh Direksi dengan pengawasan aktif dan independen dari RUPS Luar Biasa merupakan Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan sewaktu-waktu berdasarkan kebutuhan
Dewan Komisaris. mendesak untuk kepentingan Avian Brands. Tidak seperti RUPS Tahunan yang terjadwal secara tetap, RUPS Luar Biasa dapat
diselenggarakan kapan saja apabila terdapat keputusan penting yang harus segera diambil dan tidak dapat menunggu
Efektivitas fungsi pengawasan Dewan Komisaris diperkuat melalui dukungan komite-komite yang memberikan telaah dan hingga RUPS Tahunan berikutnya.
rekomendasi atas berbagai aspek penting, seperti kepatuhan hukum, tata kelola, pengendalian internal, serta kebijakan
remunerasi dan kinerja manajemen. Sementara itu, Direksi mengelola kegiatan operasional, strategi bisnis, manajemen risiko,
dan efisiensi operasional dengan dukungan unit kerja yang relevan untuk memastikan penerapan tata kelola yang konsisten
di seluruh lini organisasi. Sebagai wujud transparansi dan akurasi pelaporan, Avian Brands juga melibatkan auditor eksternal
independen untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan guna memberikan keyakinan tambahan kepada pemangku
kepentingan bahwa Laporan Keuangan disusun secara andal, akurat, dan sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum.
130 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 131
Page 68
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Wewenang Rapat Umum Pemegang Saham RUPS Tahunan 2025
RUPS memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjamin akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Avian Brands. Tahap Pelaksanaan RUPS Tahunan 2025
Melalui forum RUPS, para Pemegang Saham diberikan ruang untuk menjalankan hak-haknya secara proporsional, termasuk
dalam menetapkan kebijakan fundamental yang berdampak signifikan terhadap arah usaha, struktur modal, dan kinerja
jangka panjang Avian Brands. Dalam menjalankan peran tersebut, RUPS memiliki beberapa kewenangan sebagaimana
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaan Hasil RUPS
diuraikan berikut:
1. Menggunakan hak yang dimilikinya untuk 2. Meminta pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Diberitahukan kepada Diumumkan pada tanggal Diumumkan pada tanggal Diselenggarakan pada Ringkasan Rapat
mengemukakan pendapat dan memperoleh keterangan Direksi terkait pengelolaan Avian Brands; Otoritas Jasa Keuangan 28 Februari 2025 melalui 19 Maret 2025 melalui tanggal 10 April 2025 dipublikasikan pada
yang berkaitan dengan Avian Brands dari Direksi dan 3. Mengubah Anggaran Dasar; serta pada tanggal 20 Februari situs web Avian Brands, situs web Avian Brands, pukul 10.00 – 11.44 WIB tanggal 11 April 2025 di
Dewan Komisaris sepanjang berhubungan dengan 4. Mengangkat serta memberhentikan Dewan Komisaris 2025 melalui Surat Bursa Efek Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia, dan di Ruang Rapat Gedung situs web Avian Brands,
No. 014/AA/CORSEC/II/2025 Kustodian Sentral Efek Kustodian Sentral Efek Avian Brands, Jl. Ahmad Bursa Efek Indonesia, dan
mata acara rapat dan tidak bertentangan dengan dan Direksi. Indonesia. Indonesia. Yani No. 317, Surabaya, Kustodian Sentral Efek
kepentingan Avian Brands; 60234, Jawa Timur, Indonesia.
Indonesia.
Tata Cara Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Peserta RUPS Tahunan 2025
Pelaksanaan RUPS Avian Brands dilakukan dengan mengacu pada kerangka hukum dan regulasi yang berlaku guna menjamin RUPS Tahunan 2025 telah dihadiri sejumlah 56.494.708.218 saham atau 93,3356% yang merupakan
tertibnya proses pengambilan keputusan. Ketentuan tersebut meliputi Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan lebih dari ½ dari jumlah saham dengan hak suara yang telah dikeluarkan Avian Brands yang berjumlah
Pemegang Saham
Terbatas, Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham 60.528.555.600 saham, di mana saham tersebut tidak termasuk saham treasuri sejumlah 1.425.000.000
saham, dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Avian Brands per tanggal 18 Maret 2025.
Perusahaan Terbuka, serta Peraturan OJK No. 16/POJK.04/2020 mengenai Penyelenggaraan RUPS Secara Elektronik yang
Komisaris Utama Hermanto Tanoko
telah diubah dengan Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Dewan Komisaris
Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik. Selain itu, tata pelaksanaannya juga diselaraskan Komisaris Independen Mohammad Noor Rachman Soejoeti
dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar Avian Brands, sehingga seluruh proses penyelenggaraan RUPS dilakukan dalam Direktur Utama Wijono Tanoko
koridor hukum yang sah dan legitimate. Wakil Direktur Utama Ruslan Tanoko
Direksi Direktur Robert Christian Tanoko
Dengan mematuhi tata cara pelaksanaan yang telah ditetapkan dalam regulasi tersebut, Avian Brands memastikan bahwa
Direktur Kurnia Hadi Sinanto
RUPS dilaksanakan secara terstruktur, transparan, partisipatif, dan akuntabel, serta memungkinkan seluruh Pemegang Saham,
Direktur Angelica Tanisia Jozar
baik mayoritas maupun publik, untuk menggunakan haknya secara adil. Prosedur ini sekaligus memperkuat kepercayaan
pemangku kepentingan terhadap mekanisme pengambilan keputusan strategis yang berdampak langsung terhadap arah, Avian Brands menunjuk PT Bima Registra, selaku Biro Administrasi Efek, untuk melakukan
Pihak Independen dalam
penghitungan suara dan/atau melakukan validasi suara serta menunjuk Dr. Susanti, S.H., M.Kn.,
keberlanjutan, dan pertumbuhan jangka panjang Avian Brands. Pelaksanaan RUPS Tahunan
Notaris di Kota Surabaya selaku Notaris Publik, untuk melakukan verifikasi penghitungan suara dalam
2025
RUPS Tahunan 2025.
Mekanisme Pemungutan Suara
Hasil Keputusan RUPS Tahunan 2025
Mekanisme pemungutan suara dalam RUPS Avian Brands dirancang untuk menjamin pelaksanaan proses pengambilan Mata Acara 1
keputusan yang partisipatif, terbuka, dan menjunjung tinggi prinsip transparansi. Pada setiap mata acara RUPS, Pimpinan Agenda
Rapat memberikan kesempatan kepada para Pemegang Saham untuk menyampaikan pertanyaan, pendapat, atau tanggapan
Persetujuan atas Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan Konsolidasian Diaudit Avian Brands dan Laporan Tugas Pengawasan
sebelum dilakukan pengambilan keputusan. Fasilitasi diskusi terbuka ini memungkinkan terciptanya ruang dialog yang Dewan Komisaris Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, serta memberikan pelunasan dan
konstruktif, sehingga setiap usulan yang diajukan dapat dipertimbangkan secara menyeluruh dan objektif. pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada anggota Direksi Avian Brands atas tindakan pengurusan dan kepada anggota
Dewan Komisaris Avian Brands atas tindakan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Mengacu pada Pasal 12 ayat (13) Anggaran Dasar Avian Brands, pengambilan keputusan dalam RUPS pada prinsipnya Keputusan
diupayakan melalui mekanisme musyawarah untuk mufakat, yang mencerminkan nilai-nilai kolektif, demokrasi, dan kesetaraan 1. Menerima dengan baik dan menyetujui Laporan Tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
antar Pemegang Saham. Pendekatan ini menekankan pentingnya konsensus sebagai bentuk kesepahaman bersama dalam mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Diaudit Avian Brands dan Entitas Anak untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
menetapkan kebijakan strategis Avian Brands. Namun, apabila musyawarah tidak menghasilkan kesepakatan, keputusan 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma anggota Crowe Global) dengan opini
wajar tanpa modifikasian sebagaimana tercantum dalam laporannya No. 00032/2.0851/AU.1/04/0453-1/1/II/2025 tertanggal 24 Februari
akan diambil melalui pemungutan suara (voting) sebagai mekanisme alternatif yang sah. Proses pemungutan suara dilakukan
2025; dan
secara adil dan akuntabel, di mana setiap Pemegang Saham memiliki hak suara yang setara dengan jumlah saham yang 2. Menerima dengan baik dan menyetujui Laporan atas Fungsi Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada
dimiliki. Seluruh hasil pemungutan suara dihitung secara akurat dan diumumkan secara terbuka dalam forum RUPS, sehingga tanggal 31 Desember 2024 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada
menjamin bahwa keputusan yang diambil sepenuhnya mencerminkan aspirasi dan preferensi mayoritas Pemegang Saham. seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Avian Brands, atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2024 sejauh
tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan, dan Laporan Keuangan Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024, kecuali perbuatan penipuan, penggelapan, atau tindak pidana lainnya.
Hasil Pemungutan Suara Realisasi
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025
Setuju : 56.434.326.218 Telah terealisasi secara penuh. Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan Avian Brands untuk
Abstain : 60.382.000 tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah disampaikan kepada regulator
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands menyelenggarakan 1 kali RUPS Tahunan dan 1 kali RUPS Luar Biasa. Informasi lebih Tidak Setuju : 0 pada tanggal 26 Februari 2025 dan 12 Maret 2025 dan telah dimuat pada situs web, serta tidak
lengkap mengenai pelaksanaan RUPS tersebut diuraikan sebagai berikut: mengalami perubahan setelah pelaksanaan RUPS.
132 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 133
Page 69
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Hasil Keputusan RUPS Tahunan 2025 Hasil Keputusan RUPS Tahunan 2025
Mata Acara 2 Mata Acara 4
Agenda Agenda
Penetapan penggunaan laba bersih Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Penetapan gaji/honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Avian Brands untuk tahun 2025.
Keputusan Keputusan
1. Menetapkan bahwa berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Diaudit Avian Brands per 31 Desember 2024, maka jumlah laba bersih Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Avian Brands:
Avian Brands adalah sebesar Rp1.663.699.154.610,- (“Laba Bersih 2024”); 1. untuk menetapkan gaji/honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Avian Brands untuk
2. Menetapkan penggunaan Laba Bersih 2024 sebagai berikut: tahun 2025 melalui Rapat Dewan Komisaris; dan
a. sebesar Rp22,- per saham dibagikan sebagai dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 kepada 2. untuk menetapkan besarnya pembagiannya di antara anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi;
para Pemegang Saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai, di mana jumlah dividen tunai tersebut sudah termasuk dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi, ketentuan Anggaran Dasar, serta peraturan dan ketentuan
dividen interim, dengan penjelasan sebagai berikut: yang berlaku.
1) mengesahkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2024 dari Laba Bersih 2024 sebesar Rp11,- per saham atau
Hasil Pemungutan Suara Realisasi
sebesar Rp671.978.173.900,- dan pembayarannya telah dilakukan pada tanggal 21 November 2024 kepada pemegang/pemilik
61.088.924.900 saham Avian Brands; dan Setuju : 55.813.356.158 Telah terealisasi secara penuh. Dewan Komisaris telah menetapkan gaji/honorarium dan tunjangan
2) membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2024 dari Laba Bersih 2024 sebesar Rp11,- per saham kepada pemegang/pemilik Abstain : 54.015.400 lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Avian Brands untuk tahun 2025
saham Avian Brands yang berhak atas pembagian dividen tunai, di mana untuk saham treasuri (treasury stock) tidak berhak Tidak Setuju : 627.336.660 melalui Rapat Dewan Komisaris berdasarkan Berita Acara Rapat Dewan Komisaris Avian Brands
mendapat pembagian dividen; No. 004/AA/BAR/KOM/IV/2025 tanggal 30 April 2025.
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan perpajakan yang berlaku; Mata Acara 5
Atas pembayaran dividen tersebut berlaku syarat dan ketentuan sebagai berikut: Agenda
a) sisa dividen untuk tahun buku 2024 akan dibayarkan untuk setiap saham yang dikeluarkan oleh Avian Brands yang tercatat dalam Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham.
Daftar Pemegang Saham Avian Brands pada tanggal pencatatan (recording date) yang ditetapkan oleh Direksi;
b) atas pembayaran sisa dividen untuk tahun buku 2024, Direksi akan melakukan pemotongan pajak dividen sesuai dengan peraturan Keputusan
perpajakan yang berlaku; Mata Acara Kelima hanya bersifat Laporan sehubungan dengan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham, maka
c) Direksi diberi kuasa dan wewenang untuk menetapkan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pembayaran sisa dividen tahun tidak dilakukan pemungutan suara/persetujuan dari Rapat.
buku 2024, antara lain (akan tetapi tidak terbatas):
(1) menentukan tanggal pencatatan (recording date) yang dimaksud dalam huruf a untuk menentukan para Pemegang Saham Hasil Pemungutan Suara Realisasi
Avian Brands yang berhak menerima pembayaran sisa dividen tahun buku 2024; dan Setuju : - -
(2) menentukan tanggal pelaksanaan pembayaran sisa dividen tahun buku 2024 dan hal-hal teknis lainnya dengan tidak mengurangi Abstain : -
peraturan Bursa Efek di mana saham Avian Brands tercatat; Tidak Setuju : -
b. sisa dari Laba Bersih 2024 dibukukan sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.
3. Menyetujui untuk memberikan wewenang dan kuasa penuh kepada Direksi Avian Brands dengan hak substitusi untuk melakukan segala
tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut, satu dan lain hal tanpa ada yang dikecualikan. RUPS Luar Biasa 2025
Hasil Pemungutan Suara Realisasi
Tahap Pelaksanaan RUPS Luar Biasa 2025
Setuju : 56.437.343.418 Telah terealisasi secara penuh. Pembagian dividen tunai telah dilakukan pada tanggal 30 April 2025
Abstain : 54.015.400 kepada Pemegang Saham Avian Brands yang namanya tercatat dalam daftar Pemegang Saham
Tidak Setuju : 3.349.400 Avian Brands pada tanggal 23 April 2025.
Mata Acara 3
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaan Hasil RUPS
Agenda
Penunjukan Akuntan Publik Terdaftar dan/atau Kantor Akuntan Publik Terdaftar yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan Diberitahukan kepada Diumumkan pada tanggal Diumumkan pada tanggal Diselenggarakan pada Ringkasan Rapat
Konsolidasian Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Otoritas Jasa Keuangan 28 Februari 2025 melalui 19 Maret 2025 melalui tanggal 10 April 2025 dipublikasikan pada
pada tanggal 20 Februari situs web Avian Brands, situs web Avian Brands, pukul 12.07 – 12.36 WIB tanggal 11 April 2025 di
Keputusan
2025 melalui Surat Bursa Efek Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia, dan di Ruang Rapat Gedung situs web Avian Brands,
1. Mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Avian Brands untuk menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik No. 014/AA/CORSEC/II/2025. Kustodian Sentral Efek Kustodian Sentral Efek Avian Brands, Jl. Ahmad Bursa Efek Indonesia, dan
Terdaftar di Indonesia yang akan melakukan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir Indonesia. Indonesia. Yani No. 317, Surabaya, Kustodian Sentral Efek
pada tanggal 31 Desember 2025, dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit, dengan ketentuan Akuntan Publik dan/atau 60234, Jawa Timur, Indonesia.
Kantor Akuntan Publik tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, memiliki reputasi yang baik dan tidak memiliki benturan kepentingan Indonesia.
dengan Avian Brands serta afiliasinya; dan
2. Memberikan wewenang kepada Direksi Avian Brands untuk menetapkan jumlah honorarium Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan
Publik Terdaftar tersebut serta persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan tersebut.
Hasil Pemungutan Suara Realisasi
Setuju : 55.438.284.121 Telah terealisasi secara penuh. Dewan Komisaris telah menunjuk Kantor Akuntan Publik
Abstain : 54.015.400 Teramihardja, Pradhono & Chandra untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Avian
Tidak Setuju : 1.002.408.697 Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 berdasarkan Berita Acara
Rapat Dewan Komisaris Avian Brands No. 006/AA/BAR/KOM/IX/2025 tanggal 15 September 2025.
134 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 135
Page 70
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Peserta RUPS Luar Biasa 2025 Hasil Keputusan RUPS Luar Biasa 2025
RUPS Luar Biasa 2025 telah dihadiri sejumlah 56.496.257.672 saham atau 93,3382% yang merupakan Hasil Pemungutan Suara Realisasi
lebih dari ½ dari jumlah saham dengan hak suara yang telah dikeluarkan Avian Brands yang berjumlah Setuju : 56.494.038.272 Hasil keputusan mata acara kedua RUPS Luar Biasa 2025 belum dapat direalisasikan sepenuhnya di
Pemegang Saham
60.528.555.600 saham, di mana saham tersebut tidak termasuk saham treasuri sejumlah 1.425.000.000 Abstain : 2.219.400 tahun 2025 mengingat periode pembelian kembali saham masih berjalan dan selambatnya selesai
saham, dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Avian Brands per tanggal 18 Maret 2025. Tidak Setuju : 0 pada tanggal 9 April 2026.
Komisaris Utama Hermanto Tanoko
Dewan Komisaris
Komisaris Independen Mohammad Noor Rachman Soejoeti
Direktur Utama Wijono Tanoko Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2024
Wakil Direktur Utama Ruslan Tanoko
Sepanjang tahun 2024, Avian Brands menyelenggarakan 1 kali RUPS Tahunan dan tidak melaksanakan RUPS Luar Biasa.
Direksi Direktur Robert Christian Tanoko
Informasi lebih lengkap mengenai pelaksanaan RUPS tersebut diuraikan sebagai berikut:
Direktur Kurnia Hadi Sinanto
Direktur Angelica Tanisia Jozar RUPS Tahunan 2024
Avian Brands menunjuk PT Bima Registra, selaku Biro Administrasi Efek, untuk melakukan
Pihak Independen dalam
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa
penghitungan suara dan/atau melakukan validasi suara serta menunjuk Dr. Susanti, S.H., M.Kn., Tahap Pelaksanaan RUPS Tahunan 2024
Notaris di Kota Surabaya selaku Notaris Publik, untuk melakukan verifikasi penghitungan suara dalam
2025
RUPS Luar Biasa 2025.
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaan Hasil RUPS
Hasil Keputusan RUPS Luar Biasa 2025
Mata Acara 1 Diberitahukan kepada Diumumkan pada tanggal Diumumkan pada tanggal Diselenggarakan pada Ringkasan Rapat
Otoritas Jasa Keuangan 27 Februari 2024 melalui 13 Maret 2024 melalui tanggal 4 April 2024 pukul dipublikasikan pada
Agenda
pada tanggal 20 Februari situs web Avian Brands, situs web Avian Brands, 09.49 – 11.20 WIB di Ruang tanggal 5 April 2024 di
Persetujuan atas perubahan susunan anggota Dewan Komisaris Avian Brands. 2024 melalui Surat Bursa Efek Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia, dan Rapat Gedung Avian situs web Avian Brands,
No. 014/AA/CORSEC/II/2024. Kustodian Sentral Efek Kustodian Sentral Efek Brands, Jl. Ahmad Yani Bursa Efek Indonesia,
Keputusan Indonesia. Indonesia. No. 317, Surabaya, 60234, dan tanggal 6 April 2024
1. Mengangkat Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek sebagai Komisaris Independen Avian Brands terhitung sejak ditutupnya Jawa Timur, Indonesia. di situs web Kustodian
Rapat ini dengan akhir masa jabatan sama dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang menjabat saat ini, yaitu sampai dengan Sentral Efek Indonesia.
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Avian Brands pada tahun 2026, sehingga susunan anggota Dewan Komisaris dan
Direksi Avian Brands menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris Peserta RUPS Tahunan 2024
Komisaris Utama : Hermanto Tanoko
Komisaris Independen : Mohammad Noor Rachman Soejoeti
RUPS Tahunan 2024 telah dihadiri sejumlah 59.595.151.446 saham atau 96,6710% yang merupakan
Komisaris Independen : Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek
lebih dari ½ dari jumlah saham dengan hak suara yang telah dikeluarkan Avian Brands yang berjumlah
Direksi Pemegang Saham
61.647.392.400 saham, di mana saham tersebut tidak termasuk saham treasuri sejumlah 306.163.200
Direktur Utama : Wijono Tanoko
saham, dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Avian Brands per tanggal 8 Maret 2024.
Wakil Direktur Utama : Ruslan Tanoko
Direktur : Robert Christian Tanoko Komisaris Utama Hermanto Tanoko
Direktur : Kurnia Hadi Sinanto Dewan Komisaris
Direktur : Angelica Tanisia Jozar Komisaris Independen Mohammad Noor Rachman Soejoeti
2. Memberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Avian Brands untuk melakukan segala tindakan sehubungan Wakil Direktur Utama Ruslan Tanoko
dengan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris Avian Brands tersebut di atas, termasuk tetapi tidak terbatas pada untuk membuat
atau meminta untuk dibuatkan serta menandatangani segala akta yang dibuat di hadapan Notaris sehubungan dengan perubahan Direktur Robert Christian Tanoko
Direksi
susunan anggota Dewan Komisaris Avian Brands, untuk menyampaikan pemberitahuan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia Direktur Kurnia Hadi Sinanto
dan melaporkan kepada instansi yang berwenang lainnya, mendaftarkan dan mengumumkannya serta melakukan segala sesuatu yang
diperlukan dan disyaratkan oleh perundang-undangan yang berlaku. Direktur Angelica Tanisia Jozar
Hasil Pemungutan Suara Realisasi Pihak Independen dalam Avian Brands menunjuk PT Bima Registra, selaku Biro Administrasi Efek, untuk melakukan penghitungan
Pelaksanaan RUPS Tahunan suara dan/atau melakukan validasi suara serta menunjuk Dr. Susanti, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Surabaya
Setuju : 56.478.943.072 Telah terealisasi secara penuh. Pengangkatan Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek telah 2024 selaku Notaris Publik, untuk melakukan verifikasi penghitungan suara dalam RUPS Tahunan 2024.
Abstain : 2.219.400 dimuat Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 3 tanggal 10 April 2025, dibuat di hadapan
Tidak Setuju : 15.095.200 Dr. Susanti, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Surabaya.
Mata Acara 2 Hasil Keputusan RUPS Tahunan 2024
Agenda Mata Acara 1
Persetujuan untuk melakukan pembelian kembali saham Avian Brands. Agenda
Keputusan Persetujuan atas Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan Avian Brands dan Laporan Tugas Pengawasan
1. Menyetujui pembelian kembali saham Avian Brands yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam jumlah Dewan Komisaris Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, serta memberikan pelunasan dan
sebanyak-banyaknya 1.425.000.000 saham Avian Brands atau sekitar 2,3% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada anggota Direksi Avian Brands atas tindakan pengurusan dan kepada anggota
Avian Brands, dengan alokasi dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000,- termasuk biaya transaksi, biaya perdagangan, dan Dewan Komisaris Avian Brands atas tindakan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham Avian Brands, yang akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling Keputusan
lama 12 bulan sejak pembelian kembali saham Avian Brands disetujui oleh Rapat. Pembelian kembali saham tersebut akan dilakukan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku; serta 1. Menerima dengan baik dan menyetujui Laporan Tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2. Menyetujui untuk memberikan wewenang dan/atau kuasa kepada Direksi Avian Brands untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan Avian Brands dan Entitas Anak untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
sehubungan dengan pelaksanaan keputusan Rapat sebagaimana dimaksud dalam butir 1 di atas, termasuk namun tidak terbatas untuk 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan
menetapkan syarat pelaksanaan dan ketentuan lainnya atas pembelian kembali saham Avian Brands dan/atau menyatakan keputusan tersendiri global PwC) dengan opini tanpa modifikasian sebagaimana tercantum dalam laporannya No. 00202/2.1025/AU.1/04/1737-2/1/II/2024
dengan akta tersendiri di hadapan Notaris, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. tertanggal 27 Februari 2024; dan
136 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 137
Page 71
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Hasil Keputusan RUPS Tahunan 2024 Hasil Keputusan RUPS Tahunan 2024
2. Menerima dengan baik dan menyetujui Laporan atas Fungsi Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada Mata Acara 4
tanggal 31 Desember 2023 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada
Agenda
seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Avian Brands, atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2023 sejauh
tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan, dan Laporan Keuangan Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal Penetapan gaji/honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Avian Brands untuk tahun 2024.
31 Desember 2023, kecuali perbuatan penipuan, penggelapan, atau tindak pidana lainnya.
Keputusan
Hasil Pemungutan Suara Realisasi
Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Avian Brands:
Setuju : 59.595.151.046 Telah terealisasi secara penuh. Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan Avian Brands untuk 1. untuk menetapkan gaji/honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Avian Brands untuk
Abstain : 300 tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah disampaikan kepada regulator tahun 2024 melalui Rapat Dewan Komisaris; dan
Tidak Setuju : 100 pada tanggal 28 Februari 2024 dan 12 Maret 2024 dan telah dimuat pada situs web, serta tidak 2. untuk menetapkan besarnya pembagiannya di antara anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi;
mengalami perubahan setelah pelaksanaan RUPS. dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi, ketentuan Anggaran Dasar, serta peraturan dan ketentuan
Mata Acara 2 yang berlaku.
Agenda Hasil Pemungutan Suara Realisasi
Penetapan penggunaan laba bersih Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Setuju : 59.420.098.946 Telah terealisasi secara penuh. Dewan Komisaris telah menetapkan gaji/honorarium dan tunjangan
Abstain : 2.800 lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Avian Brands untuk tahun 2024
Keputusan
Tidak Setuju : 175.049.700 melalui Rapat Dewan Komisaris berdasarkan Berita Acara Rapat Dewan Komisaris Avian Brands
1. Menetapkan bahwa berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Diaudit Avian Brands per 31 Desember 2023, maka jumlah laba bersih No. 002/AA/BAR/KOM/IV/2024 tanggal 29 April 2024.
Avian Brands adalah sebesar Rp1.643.095.450.420,- (“Laba Bersih 2023”);
Mata Acara 5
2. Menetapkan penggunaan Laba Bersih 2023 sebagai berikut:
a. sebesar Rp22,- per saham dibagikan sebagai dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 kepada Agenda
para Pemegang Saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai, di mana jumlah dividen tunai tersebut sudah termasuk
dividen interim, dengan penjelasan sebagai berikut: Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham.
1) mengesahkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2023 dari Laba Bersih 2023 sebesar Rp11,- per saham atau sebesar Keputusan
Rp681.489.111.600,- dan pembayarannya telah dilakukan pada tanggal 31 Oktober 2023 kepada pemegang/pemilik 61.953.555.600
saham Avian Brands; dan Mata Acara Kelima hanya bersifat Laporan sehubungan dengan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham, maka
2) membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2023 dari Laba Bersih 2023 sebesar Rp11,- per saham kepada pemegang/pemilik tidak dilakukan pemungutan suara/persetujuan dari Rapat.
saham Avian Brands yang berhak atas pembagian dividen, di mana untuk saham treasuri (treasury stock) tidak berhak mendapat Hasil Pemungutan Suara Realisasi
pembagian dividen;
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan perpajakan yang berlaku; Setuju :- -
Atas pembayaran dividen tersebut berlaku syarat dan ketentuan sebagai berikut: Abstain :-
a) sisa dividen untuk tahun buku 2023 akan dibayarkan untuk setiap saham yang dikeluarkan oleh Avian Brands yang tercatat dalam Tidak Setuju :-
Daftar Pemegang Saham Avian Brands pada tanggal pencatatan (recording date) yang ditetapkan oleh Direksi;
b) atas pembayaran sisa dividen untuk tahun buku 2023, Direksi akan melakukan pemotongan pajak dividen sesuai dengan peraturan
perpajakan yang berlaku;
c) Direksi diberi kuasa dan wewenang untuk menetapkan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pembayaran sisa dividen tahun
buku 2023, antara lain (akan tetapi tidak terbatas):
Dewan Komisaris
(1) menentukan tanggal pencatatan (recording date) yang dimaksud dalam huruf a untuk menentukan para Pemegang Saham
Avian Brands yang berhak menerima pembayaran sisa dividen tahun buku 2023; dan
(2) menentukan tanggal pelaksanaan pembayaran sisa dividen tahun buku 2023 dan hal-hal teknis lainnya dengan tidak mengurangi
peraturan Bursa Efek di mana saham Avian Brands tercatat;
b. sisa dari Laba Bersih 2023 dibukukan sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.
3. Menyetujui untuk memberikan wewenang dan kuasa penuh kepada Direksi Avian Brands dengan hak substitusi untuk melakukan segala
tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut, satu dan lain hal tanpa ada yang dikecualikan. Dewan Komisaris merupakan organ Avian Brands yang memegang tanggung jawab kolektif untuk melakukan pengawasan
terhadap kebijakan dan jalannya pengelolaan Avian Brands oleh Direksi serta memberikan arahan dan nasihat strategis guna
Hasil Pemungutan Suara Realisasi
memastikan tercapainya tujuan Avian Brands secara berkelanjutan. Di samping itu, Dewan Komisaris juga bertanggung jawab
Setuju : 59.595.151.046 Telah terealisasi secara penuh. Pembagian dividen tunai telah dilakukan pada tanggal 30 April 2024
memastikan bahwa pilar-pilar GCG diterapkan secara konsisten di seluruh jenjang Avian Brands.
Abstain : 300 kepada Pemegang Saham Avian Brands yang namanya tercatat dalam daftar Pemegang Saham
Tidak Setuju : 100 Avian Brands pada tanggal 24 April 2024.
Mata Acara 3 Lebih lanjut, Dewan Komisaris juga berperan dalam mengawal penerapan kebijakan dan praktik GCG secara menyeluruh,
termasuk dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan etika bisnis. Dalam menjalankan fungsi pengawasan tersebut, Dewan
Agenda
Komisaris senantiasa menjaga independensi, objektivitas, dan integritas, sehingga seluruh proses evaluasi dan pengambilan
Penunjukan Akuntan Publik Terdaftar dan/atau Kantor Akuntan Publik Terdaftar yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan
keputusan dapat dilakukan secara profesional, bebas dari intervensi, serta terbebas dari potensi benturan kepentingan.
Konsolidasian Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Independensi ini menjadi landasan penting bagi terciptanya mekanisme checks and balances yang efektif antara pengawasan
Keputusan
dan pelaksanaan operasional Avian Brands.
1. Mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Avian Brands untuk menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
Terdaftar di Indonesia yang akan melakukan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024, dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit, dengan ketentuan Akuntan Publik dan/atau
Kantor Akuntan Publik tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, memiliki reputasi yang baik dan tidak memiliki benturan kepentingan Piagam Dewan Komisaris
dengan Avian Brands serta afiliasinya; dan
2. Memberikan wewenang kepada Direksi Avian Brands untuk menetapkan jumlah honorarium Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan
Publik Terdaftar tersebut serta persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan tersebut. Avian Brands memiliki Piagam Dewan Komisaris yang ditetapkan pada 16 Agustus 2021 (“Piagam Dewan Komisaris”) sebagai
pedoman dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi. Piagam ini memastikan seluruh
Hasil Pemungutan Suara Realisasi
proses pengelolaan Avian Brands selaras dengan prinsip-prinsip GCG serta memperjelas tugas, tanggung jawab, dan standar
Setuju : 58.886.680.431 Telah terealisasi secara penuh. Dewan Komisaris telah menunjuk Kantor Akuntan Publik
Abstain : 300 Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma anggota jaringan Crowe Global) untuk mengaudit
etika Dewan Komisaris. Disusun berdasarkan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Piagam
Tidak Setuju : 708.470.715 Laporan Keuangan Konsolidasian Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada Dewan Komisaris menjadi landasan bagi Dewan Komisaris untuk melaksanakan perannya secara profesional, akuntabel, dan
tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan Berita Acara Rapat Dewan Komisaris Avian Brands berintegritas dalam mendukung pencapaian visi, misi, serta nilai-nilai Avian Brands secara berkelanjutan.
No. 006/AA/BAR/KOM/X/2024 tanggal 24 Oktober 2024.
138 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 139
Page 72
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Komposisi Dewan Komisaris Mohammad Noor Oscar Christian Maria
Uraian Kriteria
Rachman Soejoeti Jozef Wezenbeek*)
Komposisi Dewan Komisaris Avian Brands diatur dalam Pasal 16 ayat (1) Anggaran Dasar yang menetapkan jumlah anggota
sekurang-kurangnya 2 orang, terdiri atas 1 Komisaris Utama dan minimal 1 Komisaris Independen. Struktur ini dirancang untuk Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan
tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan,
menjaga keseimbangan fungsi pengawasan yang independen dan profesional sesuai prinsip-prinsip GCG. Pengangkatan dan atau mengawasi kegiatan Avian Brands dalam waktu 6 bulan terakhir,
pemberhentian anggota Dewan Komisaris menjadi kewenangan RUPS dengan masa jabatan 5 tahun dan dapat diangkat kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen
kembali sesuai ketentuan yang berlaku. pada periode berikutnya.
Tidak mempunyai saham, baik langsung maupun tidak langsung,
Dalam pembentukannya, Avian Brands juga mengutamakan keberagaman latar belakang, pengalaman, keahlian, dan rentang pada Avian Brands.
usia untuk memperkaya perspektif strategis dalam pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi. Pada tahun 2025, Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Avian Brands, anggota
susunan Dewan Komisaris mengalami perubahan dengan diangkatnya Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek sebagai Dewan Komisaris, anggota Direksi, Pemegang Saham Utama, atau
Komisaris Independen, efektif sejak ditutupnya RUPS Luar Biasa pada 10 April 2025 hingga penutupan RUPS Tahunan tahun Pemegang Saham Pengendali Avian Brands.
2026. Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris Avian Brands per 31 Desember 2025 diuraikan sebagai berikut: Tidak mempunyai hubungan usaha, baik langsung maupun tidak
langsung, yang berkaitan dengan kegiatan usaha Avian Brands.
*)
Efektif menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025.
Nama Jabatan
Hermanto Tanoko Komisaris Utama
Mohammad Noor Rachman Soejoeti Komisaris Independen Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek *)
Komisaris Independen
Dewan Komisaris memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa pengelolaan Avian Brands berjalan sesuai dengan
*)
Efektif menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025.
pilar-pilar GCG, serta maksud dan tujuan Anggaran Dasar Avian Brands. Untuk menjalankan peran tersebut secara optimal,
Dewan Komisaris dibekali dengan mandat yang jelas, yang mencakup fungsi pengawasan, pemberian nasihat, dan
pengendalian dan evaluasi terhadap kebijakan strategis yang dijalankan oleh Direksi. Selama tahun 2025, Dewan Komisaris
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris telah meninjau, memantau, dan mengawasi pelaksanaan strategi Avian Brands melalui Rapat Gabungan Direksi dan
Dewan Komisaris yang diadakan setiap bulannya. Uraian tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah diatur secara rinci
Avian Brands senantiasa memastikan bahwa seluruh anggota Dewan Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawab
dalam Piagam Dewan Komisaris. Piagam ini menjadi landasan bagi Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsinya secara
dengan dedikasi penuh dan independensi yang tinggi. Salah satu aspek penting dalam hal ini adalah pengungkapan
independen, objektif, dan profesional guna menjaga keseimbangan kekuasaan, meningkatkan akuntabilitas pengelolaan,
mengenai rangkap jabatan, yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris dapat melaksanakan
serta memastikan keberlangsungan usaha Avian Brands secara berkelanjutan. Informasi lebih lengkap mengenai tugas dan
fungsinya secara optimal tanpa adanya konflik kepentingan ataupun beban tugas yang berlebihan. Berdasarkan Piagam
tanggung jawab Dewan Komisaris diuraikan sebagai berikut:
Dewan Komisaris, ketentuan mengenai rangkap jabatan Dewan Komisaris Avian Brands diuraikan sebagai berikut:
1. Melakukan pengawasan atas jalannya pengurusan Avian Brands oleh Direksi, baik mengenai Avian Brands maupun usaha
1. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap jabatan sebagai:
Avian Brands, serta memberikan nasihat kepada Direksi;
a. anggota Direksi paling banyak pada 2 Emiten atau Perusahaan Publik lain; dan
2. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan menurut Anggaran Dasar, peraturan perundang-undangan yang berlaku,
b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 3 Emiten atau Perusahaan Publik lain;
dan/atau berdasarkan keputusan RUPS;
2. Apabila anggota Dewan Komisaris tidak merangkap jabatan sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris tersebut
3. Melakukan tugas, tanggung jawab, dan wewenang sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Avian Brands dan keputusan
dapat merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 4 Emiten atau Perusahaan Publik lain;
RUPS, di antaranya mengusulkan penetapan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan jasa
3. Anggota Dewan Komisaris dapat menjadi anggota komite paling banyak 5 komite di Avian Brands dan Perusahaan Publik
audit atas Laporan Keuangan Avian Brands;
lain, di mana yang bersangkutan juga menjabat sebagai anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris; serta
4. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Avian Brands;
4. Rangkap jabatan yang disebutkan pada poin 3 di atas hanya dapat dilakukan selama tidak bertentangan dengan peraturan
5. Menerapkan dan memastikan pelaksanaan manajemen risiko dan prinsip-prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha Avian
perundang-undangan lainnya.
Brands pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi;
6. Mengevaluasi dan menyetujui rencana kerja Avian Brands;
7. Membantu dan mendorong usaha pembinaan serta pengembangan Avian Brands;
Komisaris Independen 8. Membentuk Komite Audit dan komite lainnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku;
9. Memastikan komite-komite pendukung Dewan Komisaris telah menjalankan tugas dan tanggung jawab secara efektif;
Komisaris Independen merupakan elemen penting dalam struktur Dewan Komisaris Avian Brands yang diangkat berdasarkan
10. Melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan tanggung
kriteria tertentu untuk menjamin independensi dalam menjalankan fungsi pengawasan. Sesuai ketentuan peraturan,
jawab setiap akhir tahun buku; serta
Komisaris Independen wajib bebas dari hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, maupun hubungan keluarga
11. Mengadakan RUPS Tahunan dan RUPS lainnya sesuai dengan kewenangannya sebagaimana telah diatur oleh peraturan
dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali agar dapat bertindak secara mandiri dan
perundang-undangan dan Anggaran Dasar.
objektif. Keberadaan Komisaris Independen berperan strategis dalam menjaga integritas dan fairness dalam pengambilan
keputusan, memberikan pandangan yang independen terhadap kebijakan manajemen, serta melindungi kepentingan
seluruh Pemegang Saham dan pemangku kepentingan.
Pembagian Tugas antara Dewan Komisaris
Avian Brands memiliki 2 Komisaris Independen yang mewakili 67% dari total anggota Dewan Komisaris, proporsi
Dewan Komisaris Avian Brands menetapkan pembagian tugas antar anggota melalui melalui Berita Acara Rapat
yang melampaui ketentuan minimum 30% sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
Dewan Komisaris No. 006/AA/BAR/KOM/IX/2023 tanggal 19 September 2023 yang telah diperbarui melalui Berita Acara
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 33/2014”). Penunjukan Bapak Mohammad Noor Rachman Soejoeti dan
Rapat Dewan Komisaris No. 008/AA/BAR/KOM/X/2025 tanggal 13 Oktober 2025 untuk memperkuat efektivitas dan efisiensi
Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek sebagai Komisaris Independen juga telah sepenuhnya memenuhi persyaratan
pelaksanaan fungsi pengawasan. Setiap anggota Dewan Komisaris memperoleh mandat pengawasan yang lebih spesifik
independensi sesuai peraturan tersebut sebagaimana diuraikan berikut:
terhadap area-area strategis Avian Brands, seperti audit, manajemen risiko, tata kelola, serta aspek lain yang relevan dengan
keberlanjutan usaha.
140 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 141
Page 73
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Implementasi pembagian tugas ini memastikan kualitas pengawasan dilakukan secara menyeluruh, sehingga menciptakan Pelaksanaan Rapat
koordinasi yang lebih terarah dan akuntabel dalam pengambilan keputusan strategis. Adapun untuk tugas dan tanggung Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah menyelenggarakan rapat internal sebanyak 6 kali dan rapat gabungan dengan
jawab masing-masing anggota Dewan Komisaris diuraikan sebagai berikut: Direksi sebanyak 12 kali. Informasi mengenai total rapat dan kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat diuraikan
sebagai berikut:
Nama Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Hermanto Komisaris Utama Bapak Hermanto Tanoko bertanggung jawab untuk: Rapat Internal Dewan Komisaris Rapat Gabungan dengan Direksi RUPS
Tanoko • mengkoordinasikan kegiatan anggota Dewan Komisaris dan memastikan agar setiap anggota
Dewan Komisaris dapat menyampaikan pendapatnya dengan didasarkan kepada informasi Nama Jabatan RUPS
Total Total Kehadiran Total Total Kehadiran RUPS Luar
yang cukup; Tahunan
• melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi dalam melaksanakan Rapat Kehadiran (%) Rapat Kehadiran (%) Biasa 2025
2025
pengurusan Avian Brands;
• memberikan pendapat dan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Avian Brands
serta rencana kerja lainnya yang disiapkan Direksi, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Hermanto Komisaris
6 6 100,00 12 9 75,00
Avian Brands; serta Tanoko Utama
• memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku Mohammad
yang baru lampau kepada RUPS. Noor Komisaris
6 6 100,00 12 12 100,00
Mohammad Komisaris Bapak Noor bertanggung jawab: Rachman Independen
Noor Rachman Independen • sebagai Ketua Komite Audit; Soejoeti
Soejoeti • sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi; Oscar
• melakukan pengawasan di bidang kepatuhan hukum pasar modal; Christian Komisaris
• meneliti dan menelaah laporan berkala dan Laporan Tahunan yang disiapkan Direksi; serta 6 4 66,67 12 8 66,67 -**) -**)
Maria Jozef Independen
• melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas pengawasan dan pemberian nasihat, Wezenbeek*)
sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar,
dan/atau keputusan RUPS.
*)
Efektif menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025.
**)
Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek belum efektif menjabat sebagai Komisaris Independen Avian Brands pada saat penyelenggaraan RUPS Tahunan
Oscar Christian Komisaris Bapak Oscar bertanggung jawab melakukan pemberian nasihat dan pengawasan dan RUPS Luar Biasa 2025.
Maria Jozef Independen di bidang operasional, penjualan, dan pemasaran, termasuk namun tidak terbatas
Wezenbeek*) pada pengembangan dan implementasi strategi bisnis, rencana operasi dan produksi,
program-program pemasaran, pengembangan produk baru, dan perluasan pasar baru.
*)
Efektif menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025. Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris
Kebijakan Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris
Keputusan yang Perlu Mendapat Persetujuan Dewan Komisaris Komitmen untuk melaksanakan program pengembangan kompetensi Dewan Komisaris secara berkesinambungan tersebut
dituangkan dalam Kebijakan Pengembangan Kompetensi. Kebijakan ini sejalan dengan ketentuan dalam Piagam Dewan
Avian Brands menetapkan bahwa setiap keputusan strategis yang berdampak signifikan terhadap keberlanjutan dan Komisaris, yang menggarisbawahi pentingnya peningkatan kapasitas individu secara berkelanjutan agar mampu merespons
pertumbuhan Avian Brands harus memperoleh persetujuan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar. dinamika di bidang ekonomi, keuangan, industri, regulasi, serta isu-isu strategis lainnya yang relevan dengan kegiatan
Ketentuan ini menjadi bagian dari mekanisme check and balance untuk memastikan kehati-hatian dalam pengambilan usaha Avian Brands. Dalam rangka memenuhi tuntutan peran tersebut, Dewan Komisaris diwajibkan untuk secara proaktif
keputusan strategis. Peran ini tidak hanya memperkuat fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperbarui pengetahuan dan wawasan melalui partisipasi dalam berbagai program pengembangan, yang mencakup
menjaga stabilitas, mitigasi risiko strategis, serta konsistensi arah transformasi usaha, sehingga seluruh keputusan utama program pelatihan dan pendidikan, seminar, visit, benchmarking, serta sesi brainstorming. Pendekatan ini tidak hanya
mencerminkan tata kelola yang bertanggung jawab dan berorientasi jangka panjang. Adapun keputusan-keputusan yang mendorong pembelajaran yang berkelanjutan, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam menjaga kualitas pengambilan
memerlukan persetujuan Dewan Komisaris diuraikan sebagai berikut: keputusan dan memperkuat nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
1. Menjual, menjaminkan, atau dengan jalan lain melepaskan hak atas barang-barang tidak bergerak milik Avian Brands;
2. Mengikat Avian Brands sebagai penjamin; Pelaksanaan Program Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris
3. Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta; Informasi terkait program pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris sepanjang tahun 2025
4. Mengalihkan penyertaan pada perusahaan lain, baik di dalam maupun di luar negeri; telah diungkapkan pada Bab Profil Perusahaan bagian Profil masing-masing anggota Dewan Komisaris.
5. Menerima pinjaman uang dari siapapun;
6. Memberi pinjaman uang kepada siapapun kecuali dalam kegiatan usaha dan pinjaman kepada karyawan dan Entitas Anak
Avian Brands; serta Program Orientasi bagi Anggota Dewan Komisaris Baru
7. Membuka cabang atau kantor perwakilan, baik di dalam maupun di luar wilayah Republik Indonesia.
Avian Brands telah mengimplementasikan kebijakan terkait program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru
diangkat. Melalui program ini, anggota baru Dewan Komisaris diharapkan dapat dengan cepat menguasai konteks strategis
Rapat Dewan Komisaris dan operasional Avian Brands, sehingga mampu menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat secara proaktif dan
konstruktif. Program orientasi bagi Dewan Komisaris yang baru diangkat, antara lain:
Kebijakan Rapat 1. Pengetahuan mengenai Avian Brands, antara lain: 2. Pengetahuan mengenai jabatan Dewan Komisaris,
Dewan Komisaris Avian Brands melaksanakan kebijakan rapat secara berkala sesuai ketentuan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 a. Visi, Misi, maksud, dan tujuan Avian Brands; antara lain:
dan Anggaran Dasar Avian Brands. Berdasarkan ketentuan tersebut, frekuensi rapat internal setidaknya dilaksanakan 1 kali b. Strategi Avian Brands; a. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang Dewan
setiap 2 bulan dan rapat gabungan dengan Direksi minimal 1 kali setiap 4 bulan. Kedua forum ini berfungsi sebagai sarana c. Rencana jangka menengah dan panjang Avian Brands; Komisaris;
strategis untuk mengkaji kinerja, menyelaraskan kebijakan, serta memastikan bahwa seluruh keputusan dan arah operasional d. Kinerja operasional Avian Brands; b. Waktu kerja;
Avian Brands berjalan konsisten, sekaligus memperkuat koordinasi dan efektivitas tata kelola secara menyeluruh. e. Kinerja keuangan Avian Brands; serta c. Hubungan dengan anggota Direksi; serta
f. Pengelolaan risiko Avian Brands; d. Aturan-aturan/ketentuan-ketentuan terkait.
142 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 143
Page 74
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Pelaksanaan Program Orientasi bagi Anggota Dewan Komisaris Baru Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Komisaris
Pada tahun 2025, Avian Brands telah melaksanakan program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris seiring dengan
pengangkatan Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek sebagai Komisaris Independen yang baru. Program ini dirancang
Kebijakan, Prosedur, dan Pelaksanaan Penilaian Kinerja
untuk membekali beliau dengan pemahaman menyeluruh mengenai struktur organisasi, visi dan misi, nilai-nilai inti, serta
proses bisnis yang dijalankan oleh Avian Brands. Melalui pelaksanaan program orientasi ini, Avian Brands memastikan bahwa Kebijakan penilaian kinerja komite di bawah Dewan Komisaris bertujuan untuk memastikan bahwa setiap komite telah menjalankan tugas
anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat dapat segera menjalankan peran pengawasan dan pemberian nasihat secara dan tanggung jawab secara efektif dan efisien. Penilaian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan
pengembangan. Hasil dari penilaian tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam proses pengangkatan kembali
efektif, dengan memahami konteks strategis dan operasional Avian Brands secara komprehensif.
anggota komite, memastikan bahwa hanya individu-individu yang memiliki kinerja terbaik yang terus mendukung Dewan Komisaris dalam
menjalankan fungsi pengawasan dan penasihatan kepada Direksi.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Pihak yang Melakukan Penilaian
Penilaian terhadap kinerja komite di bawah Dewan Komisaris dilakukan oleh Dewan Komisaris secara periodik setiap akhir tahun buku.
Kebijakan, Prosedur, dan Pelaksanaan Penilaian Kinerja Aspek Penilaian Kinerja
Kebijakan penilaian kinerja Dewan Komisaris didasarkan pada Kebijakan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Avian Brands yang Proses penilaian kinerja komite di bawah Dewan Komisaris melibatkan evaluasi yang cermat terhadap hasil laporan penugasan dan laporan
telah ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021 dan diperbarui terakhir kali pada tanggal 18 Desember 2025, serta peraturan relevan tahunan pelaksanaan kegiatan dari masing-masing komite. Adapun yang menjadi aspek penilaian kinerja komite di bawah Dewan Komisaris
lainnya. Melalui kebijakan ini, setiap anggota Dewan Komisaris melakukan penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris secara kolegial, diuraikan sebagai berikut:
bukan secara individual. Penilaian ini dirancang untuk mengevaluasi efektivitas dan kerja sama seluruh anggota Dewan Komisaris dalam 1. Realisasi rencana kerja;
menjalankan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi. 2. Kehadiran dalam rapat komite;
3. Kualitas pengawasan; serta
Pihak yang Melakukan Penilaian 4. Rekomendasi yang diberikan.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara periodik setiap 1 tahun sekali oleh masing-masing anggota. Proses penilaian ini Hasil Penilaian Kinerja
mempertimbangkan pencapaian berbagai aspek yang telah disepakati.
Komite Audit Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian kinerja tahun 2025, Komite Audit dinilai telah menjalankan tugas dan
Aspek Penilaian Kinerja tanggung jawab secara efektif, khususnya dalam memantau dan mengevaluasi audit atas Laporan Keuangan serta
efektivitas sistem pengendalian internal Avian Brands di seluruh aspek operasional. Komite Audit juga berperan aktif
Penilaian kinerja Dewan Komisaris melibatkan berbagai aspek yang esensial. Aspek-aspek penilaian ini dirancang untuk memberikan
dalam memastikan kepatuhan terhadap standar audit yang berlaku serta memperkuat transparansi dan ketangguhan
gambaran komprehensif mengenai kontribusi kerja Dewan Komisaris secara kolegial terhadap pencapaian tujuan strategis Avian Brands.
manajemen risiko Avian Brands. Kontribusi ini turut mendorong peningkatan akuntabilitas dan tata kelola yang sehat
Adapun yang menjadi aspek penilaian kinerja Dewan Komisaris diuraikan sebagai berikut:
di lingkungan Avian Brands. Selain itu, Komite Audit juga telah menyelenggarakan 5 kali rapat sepanjang tahun 2025
1. Mengawasi pengurusan Avian Brands yang dilaksanakan oleh Direksi;
yang difokuskan pada agenda strategis sesuai rencana kerja tahunan dan isu-isu yang menjadi perhatian utama dalam
2. Meninjau, memeriksa, dan menyetujui rencana kerja tahunan Avian Brands;
pengawasan dan pengendalian internal.
3. Melakukan tugas khusus yang diberikan kepada Dewan Komisaris sesuai dengan Anggaran Dasar Avian Brands, hukum serta peraturan
perundang-undangan yang berlaku, dan/atau keputusan RUPS; Komite Nominasi Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian kinerja tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi dinilai telah
4. Melakukan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar Avian Brands dan keputusan RUPS; dan Remunerasi menjalankan fungsi secara optimal dalam memberikan rekomendasi strategis terkait kebijakan nominasi, remunerasi,
5. Mematuhi Anggaran Dasar Avian Brands serta hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta wajib melaksanakan tugas serta pengembangan tata kelola sumber daya manusia di tingkat Dewan Komisaris dan Direksi. Komite Nominasi
sesuai dengan prinsip-prinsip profesionalisme, efisiensi, transparansi, independensi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, dan kewajaran, dan Remunerasi juga aktif memastikan bahwa seluruh proses berjalan selaras dengan prinsip-prinsip transparansi,
antara lain melaksanakan Rapat Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang berlaku; keadilan, dan akuntabilitas. Kontribusi Komite ini turut memperkuat struktur organisasi dan mendukung pencapaian
6. Mengevaluasi kinerja selama tahun buku, yang dinilai berdasarkan efektivitas pengawasan dan kontribusi terhadap pencapaian target tujuan jangka panjang Avian Brands secara berkelanjutan. Selain itu, Komite Nominasi dan Remunerasi juga telah
strategis Avian Brands; menyelenggarakan 3 kali rapat sepanjang tahun 2025 yang difokuskan pada evaluasi kebijakan remunerasi serta
7. Mengukur kompetensi Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, termasuk pengetahuan dan keahlian yang pelaksanaan program nominasi bagi Dewan Komisaris.
relevan dengan industri Avian Brands; serta Komite Good Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian kinerja tahun 2025, Komite Good Corporate Governance dinilai telah
8. Mengukur tingkat kehadiran dalam rapat Dewan Komisaris, baik rapat internal maupun gabungan bersama Direksi. Corporate menjalankan tugas dan tanggung jawab secara efektif dalam mendukung fungsi pengawasan Dewan Komisaris.
Governance Komite Good Corporate Governance telah menunjukkan ketelitian dan profesionalisme dalam menangani setiap
Hasil Penilaian
laporan pelanggaran terhadap Etika Usaha dan Pedoman Perilaku, serta memberikan rekomendasi penyelesaian yang
Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian kinerja tahun 2025 yang diterapkan, Dewan Komisaris dinilai telah menjalankan peran dan tepat, termasuk pemberian sanksi kepada pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, Komite Good Corporate Governance
tanggung jawabnya secara optimal. Hasil evaluasi tersebut mencerminkan dedikasi, integritas, dan kompetensi Dewan Komisaris dalam juga berperan aktif dalam menelaah data ESG Avian Brands secara periodik guna memastikan keselarasan antara
mengawasi serta memberikan arahan strategis bagi keberlangsungan Avian Brands. Solidnya kinerja Avian Brands sepanjang tahun 2025 kinerja keberlanjutan dan pilar-pilar GCG. Selain itu, Komite Good Corporate Governance juga telah menyelenggarakan
menjadi cerminan nyata atas efektivitas fungsi pengawasan yang dijalankan, sekaligus menunjukkan komitmen kuat Dewan Komisaris 4 kali rapat sepanjang tahun 2025 yang difokuskan pada isu-isu strategis yang menjadi perhatian bersama.
dalam menjaga stabilitas serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan Avian Brands. Selain itu, Dewan Komisaris juga dinilai aktif
melaksanakan fungsi pengawasan melalui keterlibatan dalam 6 kali rapat internal dan 12 kali rapat gabungan bersama Direksi sepanjang
tahun 2025 yang membahas agenda strategis sesuai rencana kerja maupun isu-isu penting yang menjadi perhatian bersama. Keaktifan
ini memperkuat peran pengawasan yang konstruktif dan kolaboratif dalam memastikan tercapainya tujuan jangka panjang Avian Brands.
144 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 145
Page 75
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Direksi Rangkap Jabatan Direksi
Piagam Direksi Avian Brands memuat ketentuan mengenai rangkap jabatan yang dapat dijalankan oleh anggota Direksi.
Ketentuan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap anggota Direksi dapat menjalankan tanggung jawabnya secara penuh
Direksi merupakan organ utama yang bertanggung jawab atas pengelolaan seluruh aspek operasional Avian Brands. dan fokus, tanpa gangguan kepentingan lain yang berpotensi menimbulkan konflik atau tumpang tindih dalam pengambilan
Direksi berperan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan strategis, mengelola sumber daya, serta memastikan keputusan. Dengan adanya pengaturan ini, Avian Brands menegaskan pentingnya prinsip independensi, akuntabilitas,
kegiatan usaha berjalan selaras dengan Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Avian Brands. Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi dan efektivitas manajerial, sehingga kebijakan yang diambil mencerminkan kepentingan terbaik Avian Brands dan seluruh
bertanggung jawab penuh atas kinerja dan keberlanjutan operasional, dengan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan pemangku kepentingan. Aturan mengenai rangkap jabatan juga menjadi bagian dari mekanisme pengendalian internal yang
orientasi jangka panjang. bertujuan menjaga kualitas kepemimpinan dan konsistensi pelaksanaan prinsip GCG di seluruh tingkat organisasi. Informasi
mengenai ketentuan rangkap jabatan Direksi diuraikan sebagai berikut:
Selain itu, Direksi mewakili Avian Brands secara sah, baik di dalam maupun di luar pengadilan, serta berperan aktif dalam 1. Anggota Direksi dapat merangkap jabatan sebagai:
membangun kemitraan strategis dan memperkuat reputasi Avian Brands. Setiap anggota Direksi memiliki tanggung jawab a. anggota Direksi pada 1 Emiten atau Perusahaan Publik lain;
fungsional sesuai pembagian wewenang, namun tetap bekerja secara kolektif dan sinergis untuk memastikan setiap keputusan b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 3 Emiten atau Perusahaan Publik lain; dan
strategis diambil berdasarkan kepentingan terbaik Avian Brands dan seluruh pemangku kepentingan. c. anggota komite paling banyak pada 5 komite di Avian Brands atau Perusahaan Publik lain, di mana yang bersangkutan
menjadi anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris; serta
2. Rangkap jabatan yang disebutkan pada poin di atas hanya dapat dilakukan selama tidak bertentangan dengan peraturan
Piagam Direksi perundang-undangan lainnya.
Avian Brands memiliki Piagam Direksi yang ditetapkan pada tanggal 16 Agustus 2021 (“Piagam Direksi”) sebagai pedoman
bagi Direksi dalam menjalankan fungsi pengelolaan Avian Brands. Piagam Direksi mengatur secara sistematis mengenai ruang Independensi
lingkup wewenang, tanggung jawab, etika kerja, serta prinsip kerja kolektif Direksi dalam mengelola Avian Brands. Ketentuan
dalam piagam ini disusun dengan merujuk pada Anggaran Dasar Avian Brands dan peraturan perundang-undangan yang Direksi Avian Brands senantiasa menegakkan prinsip independensi sebagai landasan utama dalam setiap pengambilan
berlaku, serta selaras dengan upaya pencapaian Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Avian Brands. Melalui keberadaan Piagam Direksi keputusan strategis. Setiap anggota Direksi bertindak secara profesional, berorientasi pada kepentingan terbaik Avian Brands,
ini, Direksi memiliki acuan yang jelas dalam menjalankan kepemimpinan yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada serta bebas dari tekanan atau pengaruh eksternal yang dapat menimbulkan benturan kepentingan. Sikap independen ini
penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. menjadi jaminan bahwa seluruh kebijakan dan keputusan yang diambil berlandaskan pada pertimbangan objektif, analisis
yang mendalam, dan penilaian yang adil.
Komposisi Direksi Independensi Direksi tidak hanya menjaga integritas proses pengambilan keputusan, tetapi juga memastikan bahwa
kebijakan yang diimplementasikan selaras dengan visi jangka panjang Avian Brands, sekaligus memenuhi ekspektasi para
Komposisi Direksi Avian Brands diatur dalam Pasal 13 ayat (1) Anggaran Dasar yang menetapkan bahwa Direksi terdiri dari pemangku kepentingan. Dengan mengedepankan profesionalisme dan tanggung jawab yang tinggi, Direksi berkomitmen
paling sedikit 3 anggota. Ketentuan ini dirancang untuk memastikan terselenggaranya fungsi pengelolaan yang efektif, untuk menciptakan nilai berkelanjutan secara transparan, adil, dan akuntabel bagi seluruh pihak yang berkepentingan.
terstruktur, dan akuntabel, sejalan dengan pilar-pilar GCG yang menekankan profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab.
Pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi merupakan kewenangan RUPS dengan masa jabatan selama 5 tahun dan
dapat diangkat kembali sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Dalam pembentukannya, Avian Brands juga mengutamakan keberagaman latar belakang, pengalaman, keahlian, dan Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Avian Brands berpedoman pada Piagam Direksi. Direksi berperan dalam
rentang usia untuk memperkaya perspektif dalam proses perumusan kebijakan, memperkuat kapabilitas manajerial, serta merancang dan melaksanakan serta melakukan peninjauan atas strategi bisnis, mengelola risiko, mengawasi kinerja keuangan,
meningkatkan ketanggapan Avian Brands terhadap dinamika industri. Pada tahun 2025, komposisi Direksi tidak mengalami serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Selain itu, Direksi menegakkan standar etika tinggi, menjaga
perubahan dari tahun sebelumnya, dan tetap terdiri dari 5 orang anggota yang menjalankan tugasnya secara kolaboratif. transparansi pelaporan, dan membangun hubungan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan. Selama tahun 2025,
Informasi mengenai komposisi Direksi Avian Brands per 31 Desember 2025 diuraikan sebagai berikut: Direksi telah meninjau, memantau, dan mengawasi pelaksanaan strategi Avian Brands melalui Rapat Gabungan Direksi dan
Dewan Komisaris yang diadakan setiap bulan. Informasi lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab Direksi diuraikan
sebagai berikut:
Nama Jabatan
1. Menjalankan dan bertanggung jawab atas pengurusan 4. Mengurus kekayaan Avian Brands sesuai dengan
Wijono Tanoko Direktur Utama
Avian Brands untuk kepentingan Avian Brands sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;
Ruslan Tanoko Wakil Direktur Utama dengan maksud dan tujuan Avian Brands yang sudah 5. Menerapkan sistem manajemen risiko dan prinsip-
Robert Christian Tanoko Direktur ditetapkan di dalam Anggaran Dasar; prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha Avian Brands
Kurnia Hadi Sinanto Direktur 2. Mengelola Avian Brands sesuai dengan kewenangan dan pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi;
Angelica Tanisia Jozar Direktur tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Anggaran 6. Menetapkan susunan organisasi dan tata kerja Avian
Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku; Brands;
3. Menyusun strategi dan/atau rencana kerja tahunan, 7. Menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS lainnya
termasuk anggaran belanja tahunan Avian Brands, yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan
diserahkan kepada Dewan Komisaris untuk disetujui perundang-undangan; serta
sebelum dimulainya tahun anggaran yang relevan, 8. Membentuk komite pendukung sesuai dengan
termasuk juga memantau penerapan strategi dan/atau peraturan perundangan yang berlaku dan mengevaluasi
rencana kerja tahunan Avian Brands; kinerja komite tersebut setiap akhir tahun buku.
146 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 147
Page 76
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Pembagian Tugas Antara Direksi Rapat Gabungan dengan
Rapat Internal Direksi RUPS
Dewan Komisaris
Direksi Avian Brands menetapkan pembagian tugas antaranggota melalui Keputusan Sirkuler Direksi
No. 013/AA/SK/DIR/IX/2023 tanggal 20 September 2023 untuk memperkuat efektivitas dan efisiensi pelaksanaan fungsi Nama Jabatan RUPS
Total Total Kehadiran Total Total Kehadiran RUPS Luar
manajerial. Setiap anggota Direksi memiliki fokus dan tanggung jawab yang jelas sesuai keahlian dan pengalaman Tahunan
Rapat Kehadiran (%) Rapat Kehadiran (%) Biasa 2025
profesionalnya, sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, akuntabel, dan tepat sasaran. 2025
Pembagian tugas yang terstruktur ini memastikan koordinasi internal yang optimal serta pengelolaan seluruh aspek bisnis Kurnia Hadi
Direktur 12 11 91,67 12 12 100,00
Avian Brands secara komprehensif dan responsif terhadap dinamika serta tantangan usaha yang dihadapi. Adapun untuk Sinanto
tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi diuraikan sebagai berikut: Angelica
Direktur 12 12 100,00 12 10 83,33
Tanisia Jozar
Nama Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Wijono Tanoko Direktur Utama Bapak Wijono bertanggung jawab atas keseluruhan jalannya Avian Brands. Direktur Utama Pengembangan Kompetensi Direksi
membawahi keempat Direktur lainnya.
Ruslan Tanoko Wakil Direktur Bapak Ruslan bertanggung jawab sebagai Wakil Direktur Utama dan memiliki tugas serta fungsi Kebijakan Pengembangan Kompetensi Direksi
Utama untuk pengembangan bisnis Avian Brands, termasuk penjualan dan pemasaran, serta membawahi
Komitmen untuk melaksanakan program pengembangan kompetensi Direksi secara berkesinambungan tercermin
Divisi Teknologi Informasi, Divisi Penjualan, dan Divisi Pemasaran Avian Brands.
dalam Kebijakan Pengembangan Kompetensi Direksi. Kebijakan ini selaras dengan ketentuan dalam Piagam Direksi, yang
Robert Christian Direktur Bapak Robert bertanggung jawab dan memiliki tugas serta fungsi pada aktivitas operasional
menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas kepemimpinan dan profesionalisme secara berkelanjutan agar Direksi
Tanoko Avian Brands serta membawahi Divisi Operasional, termasuk Departemen Pengadaan, Sistem
Manajemen Strategi, dan Keberlanjutan. mampu merespons dinamika di bidang ekonomi, keuangan, industri, regulasi, serta berbagai isu strategis lain yang relevan
Kurnia Hadi Direktur Bapak Hadi bertanggung jawab dan memiliki tugas serta fungsi pengelolaan keuangan Avian
dengan kegiatan usaha Avian Brands. Dalam rangka memenuhi tuntutan peran tersebut, setiap anggota Direksi diwajibkan
Sinanto Brands, akuntansi, pajak, serta hubungan investor. untuk secara aktif memperbarui pengetahuan dan wawasan melalui partisipasi dalam berbagai program pengembangan,
Angelica Tanisia Direktur Ibu Angel bertanggung jawab dan memiliki tugas serta fungsi untuk pengembangan bisnis yang mencakup program pelatihan dan pendidikan, seminar, visit, benchmarking, serta sesi brainstorming. Pendekatan ini
Jozar Avian Brands di bidang Research, Development & Innovation. tidak hanya memperkuat kesiapan Direksi dalam merumuskan kebijakan strategis, tetapi juga menjadi instrumen penting
dalam memastikan kualitas pengelolaan Avian Brands yang adaptif, inovatif, dan bernilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Rapat Direksi
Pelaksanaan Program Pengembangan Kompetensi Direksi
Kebijakan Rapat Informasi terkait program pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota Direksi Avian Brands sepanjang tahun 2025
Direksi Avian Brands melaksanakan kebijakan rapat secara berkala sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 telah diungkapkan pada Bab Profil Perusahaan bagian Profil masing-masing anggota Direksi.
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, serta Anggaran Dasar Avian Brands. Berdasarkan
ketentuan tersebut, rapat internal Direksi wajib diselenggarakan setidaknya 1 kali setiap bulan. Selain itu, rapat gabungan
antara Direksi dan Dewan Komisaris dijadwalkan minimal 1 kali setiap 4 bulan sebagai wadah koordinasi strategis antar organ Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru
utama Avian Brands. Kedua jenis rapat ini memiliki peran penting dalam memastikan bahwa seluruh kebijakan, inisiatif, dan
langkah operasional yang dijalankan dapat mendukung tercapainya kinerja Avian Brands yang berkelanjutan dan berintegritas. Avian Brands telah mengimplementasikan kebijakan terkait program orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat.
Melalui program ini, anggota baru Direksi diharapkan dapat segera memahami dinamika internal maupun eksternal Avian
Pelaksanaan Rapat Brands secara mendalam serta mampu mengambil peran secara aktif dan strategis dalam proses pengambilan keputusan,
Sepanjang tahun 2025, Direksi telah menyelenggarakan rapat internal sebanyak 12 kali dan rapat gabungan dengan pengelolaan sumber daya, dan pelaksanaan strategi jangka panjang. Program orientasi bagi Direksi yang baru diangkat
Dewan Komisaris sebanyak 12 kali. Informasi mengenai total rapat dan kehadiran anggota Direksi dalam rapat diuraikan mencakup beberapa hal sebagai berikut:
sebagai berikut: 1. Pengetahuan mengenai Avian Brands, antara lain: 2. Pengetahuan mengenai jabatan Direksi, antara lain:
a. Visi, Misi, maksud, dan tujuan Avian Brands; a. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang Direksi;
b. Strategi Avian Brands; b. Waktu kerja;
Rapat Gabungan dengan
Rapat Internal Direksi RUPS c. Rencana jangka menengah dan panjang Avian Brands; c. Hubungan dengan anggota Dewan Komisaris;
Dewan Komisaris
d. Kinerja operasional Avian Brands; serta
Nama Jabatan e. Kinerja keuangan Avian Brands; serta d. Aturan-aturan/ketentuan-ketentuan terkait.
RUPS
Total Total Kehadiran Total Total Kehadiran RUPS Luar f. Pengelolaan risiko Avian Brands;
Tahunan
Rapat Kehadiran (%) Rapat Kehadiran (%) Biasa 2025
2025
Wijono Direktur Pelaksanaan Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru
12 12 100,00 12 10 83,33
Tanoko Utama Sehubungan dengan komposisi Direksi Avian Brands pada tahun 2025 tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya,
Wakil maka pada tahun ini Avian Brands tidak mengimplementasikan program orientasi bagi anggota Direksi yang baru.
Ruslan
Direktur 12 12 100,00 12 12 100,00
Tanoko
Utama
Robert
Christian Direktur 12 11 91,67 12 12 100,00
Tanoko
148 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 149
Page 77
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Penilaian Kinerja Direksi Hasil Penilaian Kinerja
Komite Transaksi Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian kinerja tahun 2025 yang diterapkan, Komite Transaksi Pihak Berelasi dinilai
Kebijakan, Prosedur, dan Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pihak Berelasi telah menjalankan peran secara efektif dalam memberikan dukungan kepada Direksi dengan memberikan masukan
dan saran yang konstruktif atas setiap transaksi afiliasi yang dilakukan oleh Avian Brands dan Entitas Anak. Seluruh
Kebijakan penilaian kinerja Direksi didasarkan pada Kebijakan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Avian Brands yang telah transaksi tersebut telah dipastikan memenuhi prinsip kewajaran, sesuai praktik bisnis yang lazim, serta mematuhi
ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021 dan diperbarui terakhir kali pada tanggal 18 Desember 2025 serta peraturan relevan lainnya. peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, sepanjang tahun 2025, Komite Transaksi Pihak Berelasi telah
Melalui kebijakan ini, masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi melakukan penilaian terhadap kinerja Direksi secara kolegial, menyelenggarakan 4 kali rapat untuk membahas agenda sesuai rencana kerja serta isu-isu penting yang menjadi
bukan secara individual. Penilaian ini dirancang untuk mengevaluasi efektivitas dan kerja sama seluruh anggota Direksi dalam menjalankan perhatian bersama.
pengelolaan Avian Brands. Sekretaris Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian kinerja tahun 2025 yang diterapkan, Sekretaris Perusahaan dinilai telah
Perusahaan menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal. Perannya tercermin melalui keaktifan dalam memantau
Pihak yang Melakukan Penilaian perkembangan terbaru di sektor pasar modal serta memastikan kepatuhan Avian Brands terhadap seluruh peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, Sekretaris Perusahaan juga telah memberikan rekomendasi dan
Penilaian kinerja Direksi dilakukan secara periodik setiap 1 tahun sekali oleh masing-masing anggota Dewan Komisaris. Dalam hal ini, masukan strategis kepada Direksi dan Dewan Komisaris, guna memastikan bahwa setiap kebijakan dan langkah
masing-masing anggota Direksi menyampaikan penilaian Direksi secara kolegial untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan pencapaian Avian Brands diambil dengan dasar regulasi yang tepat. Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan juga secara konsisten hadir
target sepanjang tahun buku. Proses penilaian ini mempertimbangkan pencapaian berbagai aspek yang telah disepakati. dan berperan dalam penyelenggaraan rapat-rapat Dewan Komisaris, Direksi, maupun komite-komite terkait, serta
menyusun notulen sebagai bentuk dokumentasi akuntabel dalam proses pengambilan keputusan perusahaan.
Aspek Penilaian Kinerja
Unit Audit Internal Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian kinerja tahun 2025 yang diterapkan, Unit Audit Internal dinilai telah
Penilaian kinerja Direksi melibatkan berbagai aspek yang esensial. Aspek-aspek penilaian ini dirancang untuk memberikan gambaran menjalankan peran secara efektif dan menunjukkan kinerja yang solid. Unit Audit Internal berhasil memberikan dukungan
komprehensif mengenai kontribusi kerja Direksi secara kolegial terhadap pencapaian tujuan strategis Avian Brands. Adapun yang menjadi strategis kepada Direksi dalam penerapan sistem pengendalian internal, manajemen risiko, serta pilar-pilar GCG di seluruh
aspek penilaian kinerja Direksi diuraikan sebagai berikut: lini operasional Avian Brands. Dengan komitmen terhadap kepatuhan dan perbaikan berkelanjutan, Unit Audit Internal
memastikan bahwa setiap proses bisnis berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga mendukung terciptanya
1. Memimpin, mengelola, dan mengendalikan perusahaan 6. Mematuhi Anggaran Dasar Avian Brands serta hukum dan peraturan efektivitas dan efisiensi organisasi. Selain itu, sepanjang tahun 2025, Unit Audit Internal telah menyelenggarakan
sesuai dengan tujuan Avian Brands; perundang-undangan yang berlaku, serta wajib melaksanakan tugas 12 kali rapat dengan Direksi, 4 kali rapat dengan Komite Audit, dan 2 kali rapat dengan Kantor Akuntan Publik, yang
2. Melakukan upaya untuk meningkatkan efisiensi dan sesuai dengan prinsip-prinsip profesionalisme, efisiensi, transparansi, membahas topik-topik sesuai rencana kerja tahunan serta isu-isu penting yang menjadi perhatian strategis.
efektivitas Avian Brands; independensi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, dan kewajaran, antara
3. Mengendalikan, memelihara, dan mengelola aset Avian lain melaksanakan Rapat Direksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
Brands; 7. Mengevaluasi kinerja selama tahun buku, yang dinilai berdasarkan
4. Menyusun rencana kerja tahunan yang memuat anggaran pencapaian target operasional dan keuangan, penerapan kebijakan
tahunan Avian Brands dan menyampaikan rencana keberlanjutan, serta kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola Avian Brands;
tersebut kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan 8. Mengukur kompetensi Direksi dalam menjalankan tugas dan tanggung
persetujuan sebelum awal tahun buku berikutnya;
5. Melakukan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan
jawab, termasuk pengetahuan dan keahlian yang relevan dengan industri
Avian Brands; serta Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris
dan Direksi
ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar Avian Brands dan 9. Mengukur tingkat kehadiran dalam rapat Direksi, baik rapat internal
keputusan RUPS; maupun gabungan bersama Dewan Komisaris.
Hasil Penilaian
Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian kinerja tahun 2025 yang diterapkan, Direksi Avian Brands dinilai telah menjalankan tugas dan Avian Brands menerapkan kebijakan keberagaman dalam susunan Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana diatur
tanggung jawabnya secara efektif. Direksi mampu menerapkan strategi bisnis yang selaras dengan rencana kerja dan anggaran yang telah dalam Piagam Dewan Komisaris dan Piagam Direksi. Kebijakan ini menekankan pentingnya komposisi yang mencerminkan
ditetapkan, serta menunjukkan kepemimpinan yang solid dalam mengelola sumber daya perusahaan secara optimal. Hasil evaluasi ini
dibuktikan melalui pencapaian kinerja Avian Brands yang tetap terjaga di tengah dinamika bisnis yang menantang. Selain itu, sepanjang keragaman usia, latar belakang pendidikan, keahlian, dan pengalaman profesional untuk meningkatkan efektivitas fungsi
tahun 2025, Direksi telah menyelenggarakan 12 kali rapat internal dan 12 kali rapat gabungan dengan Dewan Komisaris, yang membahas pengawasan dan pengelolaan. Avian Brands meyakini bahwa keberagaman di tingkat manajerial merupakan fondasi penting
agenda-agenda strategis sesuai rencana kerja serta isu-isu penting yang menjadi perhatian bersama. bagi inovasi, efektivitas organisasi, dan budaya kerja yang inklusif. Keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Avian
Brands per 31 Desember 2025 diuraikan sebagai berikut:
Penilaian Kinerja Organ di Bawah Direksi Latar Belakang
Nama Jabatan Kewarganegaraan Jenis Kelamin Usia Pendidikan dan
Kebijakan, Prosedur, dan Pelaksanaan Penilaian Kinerja Keahlian
Kebijakan penilaian kinerja organ di bawah Direksi bertujuan untuk memastikan bahwa setiap organ telah menjalankan tugas dan tanggung Hermanto Tanoko Komisaris Utama Indonesia Pria 63 Tahun Manajemen
jawab secara efektif dan efisien. Penilaian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan pengembangan. Mohammad Noor
Hasil dari penilaian tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam proses pengangkatan kembali organ pendukung Komisaris Independen Indonesia Pria 68 Tahun Ekonomi
Rachman Soejoeti
Direksi serta memastikan bahwa hanya individu-individu yang memiliki kinerja terbaik yang terus mendukung Direksi dalam menjalankan
fungsi pengelolaan Avian Brands. Oscar Christian Maria Teknik Industri dan
Komisaris Independen Belanda Pria 61 Tahun
Jozef Wezenbeek*) Administrasi Bisnis
Pihak yang Melakukan Penilaian Penjualan dan
Wijono Tanoko Direktur Utama Indonesia Pria 73 Tahun
Penilaian terhadap kinerja organ di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi secara periodik setiap akhir tahun buku. Pemasaran
Ruslan Tanoko Wakil Direktur Utama Indonesia Pria 50 Tahun Teknik Kimia
Aspek Penilaian Kinerja
Robert Christian Bisnis dan
Direktur Indonesia Pria 40 Tahun
Proses penilaian kinerja organ di bawah Direksi melibatkan evaluasi yang cermat terhadap hasil laporan penugasan dan laporan tahunan Tanoko Perdagangan
pelaksanaan kegiatan dari masing-masing organ. Adapun yang menjadi aspek penilaian organ di bawah Direksi diuraikan sebagai berikut: Kurnia Hadi Sinanto Direktur Indonesia Pria 56 Tahun Akuntansi
1. Realisasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab; 3. Kehadiran dalam rapat; serta
2. Kompetensi yang dimiliki; 4. Rekomendasi yang diberikan. Angelica Tanisia
Direktur Indonesia Wanita 44 Tahun Teknik
Jozar
*)
Efektif menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Avian Brands tanggal 10 April 2025.
150 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 151
Page 78
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris
Struktur dan Total Remunerasi
Struktur remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi Avian Brands terdiri dari:
dan Direksi
Tunjangan-
Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Tunjangan
Tunjangan-
Tunjangan
dalam Bentuk
Lain
Kebijakan serta Prosedur Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Natura
Avian Brands menerapkan kebijakan dan prosedur nominasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi secara terstruktur
untuk memastikan terpilihnya individu yang berintegritas, kompeten, dan selaras dengan arah strategis serta nilai-nilai Avian
Struktur
Brands. Proses ini diawali dengan analisis kebutuhan organisasi guna mengidentifikasi profil kepemimpinan ideal berdasarkan
Remunerasi
keahlian, pengalaman, dan kapasitas yang mendukung keberlanjutan bisnis.
Avian Brands
Pelaksanaan nominasi didukung oleh Komite Nominasi dan Remunerasi yang menilai calon secara objektif dan komprehensif
dengan mempertimbangkan rekam jejak profesional, wawasan industri, etika kerja, dan kemampuan strategis. Informasi lebih
lengkap mengenai prosedur nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Avian Brands diuraikan sebagai berikut: Bonus
Gaji
Diskresioner
1. Komite Nominasi dan Remunerasi (“Komite”) menerima usulan dari Pemegang Saham/anggota Dewan Komisaris/anggota
Direksi terkait nominasi Dewan Komisaris dan/atau Direksi;
2. Komite melakukan pembahasan terkait usulan dimaksud dalam rapat Komite. Pembahasan tersebut dituangkan dalam
risalah rapat Komite. Dalam rapat tersebut terdapat beberapa hal yang dipertimbangkan, antara lain:
a. Alasan dan/atau pertimbangan atas usulan;
b. Kualifikasi kandidat sesuai usulan terkait; dan
c. Persyaratan sesuai dengan Anggaran Dasar Avian Brands, Piagam Dewan Komisaris, dan/atau Piagam Direksi Avian Informasi terkait total remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi Avian Brands pada tahun 2025 diuraikan
Brands; sebagai berikut:
3. Setelah melakukan pembahasan, Komite memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Rekomendasi tersebut
dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Komite; (dalam jutaan Rupiah)
4. Berdasarkan rekomendasi Komite, Dewan Komisaris memutuskan untuk mengajukan calon Dewan Komisaris dan/atau
Penerima Total Remunerasi*
Direksi kepada pimpinan RUPS. Keputusan Dewan Komisaris dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Dewan Komisaris;
serta Dewan Komisaris 64.463
5. Pimpinan RUPS menentukan susunan dan/atau perubahan anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi Avian Brands. Direksi 33.840
Keputusan RUPS tersebut dituangkan dalam Berita Acara RUPS. Total 98.303
*)
Di luar total remunerasi yang diterima Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Anak Avian Brands.
Avian Brands menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap proses nominasi untuk memastikan
seleksi yang adil, objektif, dan bebas dari konflik kepentingan. Proses ini menjunjung tinggi independensi dan integritas
Kebijakan Penghargaan dan Kompensasi yang Mempertimbangkan Kinerja Perusahaan
dengan menilai kesesuaian profil kandidat terhadap kebutuhan organisasi serta keselarasan dengan Visi, Misi, dan Nilai-Nilai
Jangka Panjang
Avian Brands. Melalui kebijakan ini, Dewan Komisaris dan Direksi yang terpilih diharapkan tidak hanya memiliki kapasitas
Avian Brands menetapkan kebijakan penghargaan dan kompensasi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka
manajerial dan pengawasan yang tinggi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan bagi seluruh pemangku kepentingan.
pendek, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan serta menciptakan nilai
berkelanjutan bagi Pemegang Saham. Kebijakan ini mengatur keseimbangan antara imbalan tetap (gaji dan tunjangan) serta
imbalan variabel (bonus berbasis kinerja) dengan memperhatikan indikator kinerja utama (Key Performance Indicators/”KPI”).
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Dalam praktiknya, insentif jangka panjang diberikan dengan mempertimbangkan pencapaian berkelanjutan seperti
Prosedur dan Dasar Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi profitabilitas, pertumbuhan pasar, efisiensi operasional, inovasi produk ramah lingkungan, serta pencapaian target-target
Prosedur dan dasar penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Avian Brands disusun secara cermat untuk
keberlanjutan lainnya. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip ex ante performance criteria, yang memastikan bahwa ukuran
menjamin prinsip keadilan, transparansi, dan keterkaitan langsung dengan kinerja serta ruang lingkup tanggung jawab
keberhasilan remunerasi didasarkan pada standar terukur yang menekankan kepentingan jangka panjang Avian Brands dan
masing-masing individu. Penetapan ini merujuk pada keputusan RUPS yang pelaksanaannya dapat dilimpahkan kepada
Pemegang Saham.
Dewan Komisaris dengan tetap mempertimbangkan masukan dan rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi.
Dalam praktiknya, penentuan besaran remunerasi mempertimbangkan berbagai faktor sebagai berikut:
Proses evaluasi atas implementasi kebijakan ini dilakukan secara berkala oleh Komite Nominasi dan Remunerasi dengan
1. Remunerasi yang berlaku pada industri sesuai dengan kegiatan usaha Avian Brands dan skala usaha dari Avian Brands
pengawasan Dewan Komisaris, sehingga menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan pada praktik tata kelola yang
dalam industrinya;
baik. Dengan kebijakan ini, Avian Brands menegaskan komitmen bahwa setiap penghargaan dan kompensasi yang diberikan
2. Tugas, tanggung jawab, serta wewenang anggota Dewan Komisaris dan Direksi dikaitkan dengan pencapaian tujuan dan
merupakan refleksi dari kinerja yang berorientasi pada kesinambungan usaha, ketahanan bisnis, dan penciptaan nilai tambah
kinerja Avian Brands;
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
3. Target dan kinerja masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi; serta
4. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan bersifat variabel.
152 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 153
Page 79
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Dewan Pengawas Syariah
Profil Komite Audit
Profil masing-masing anggota Komite Audit diuraikan sebagai berikut:
Sampai dengan akhir tahun 2025, Avian Brands tidak memiliki Dewan Pengawas Syariah karena mempertimbangkan produk
dan jasa yang dihasilkan, sistem manajemen, pengelolaan dana, dan kebijakan investasi yang dilakukan Avian Brands belum
Mohammad Noor
sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip syariah.
Rachman Soejoeti
Ketua Komite Audit
Komite di Bawah Dewan Komisaris Periode dan Dasar Pengangkatan
2021 – 2026:
Surat Keputusan Dewan Komisaris Avian Brands No. 023/AA/DIR/VI/2021 tanggal 16 Agustus 2021.
Dalam rangka memperkuat efektivitas pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat, Dewan Komisaris Avian Brands
didukung oleh 3 komite, yakni Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Good Corporate Governance.
Ketiga komite ini memiliki mandat strategis untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan tugasnya secara objektif,
Profil lengkap Ketua Komite Audit dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
akuntabel, dan sesuai dengan pilar-pilar GCG.
Komite Audit
Komite Audit merupakan organ pendukung Dewan Komisaris yang berperan memperkuat fungsi pengawasan, khususnya
terkait efektivitas sistem pengendalian internal dan integritas pelaporan keuangan Avian Brands. Komite Audit menilai
kecukupan dan konsistensi penerapan pengendalian internal untuk mencegah potensi penyimpangan serta memastikan
Laporan Keuangan disusun secara transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, Komite Audit menelaah
independensi dan profesionalisme auditor eksternal guna memastikan proses audit berjalan bebas dari intervensi dan sesuai
peraturan yang berlaku.
Piagam Komite Audit
Avian Brands telah memiliki Piagam Komite Audit yang ditetapkan pada tanggal 16 Agustus 2021 (“Piagam Komite Audit”).
Piagam ini disusun secara komprehensif guna memastikan bahwa pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Audit dapat
dilakukan secara efisien, efektif, dan independen, dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi serta tata kelola yang baik.
Melalui landasan ini, Komite Audit diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sistem pengawasan
internal dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan
terhadap integritas dan akuntabilitas Avian Brands.
Komposisi Komite Audit
Komposisi Komite Audit Avian Brands diatur dalam Piagam Komite Audit, yang menetapkan keberadaan sedikitnya 3 anggota,
terdiri atas 1 Komisaris Independen sebagai Ketua dan 2 anggota independen lainnya. Struktur ini dirancang untuk menjaga
objektivitas dan efektivitas fungsi pengawasan sesuai prinsip GCG. Seluruh anggota wajib memenuhi ketentuan kompetensi
dan independensi sebagaimana diatur dalam POJK No. 55/POJK.04/2015, termasuk keahlian di bidang akuntansi, keuangan,
hukum, pasar modal, serta pemahaman terhadap tata kelola perusahaan.
Pengangkatan dan pemberhentian anggota dilakukan oleh Dewan Komisaris secara profesional dan transparan dengan
mempertimbangkan integritas serta kinerja. Avian Brands juga menekankan keberagaman latar belakang, pendidikan, dan
pengalaman profesional guna memperkuat kualitas analisis dan evaluasi Komite Audit. Sepanjang tahun 2025, komposisi Komite
Audit tidak mengalami perubahan dan tetap terdiri atas 3 anggota yang menjalankan tugasnya secara kolaboratif, independen,
dan berintegritas. Informasi mengenai komposisi Komite Audit Avian Brands per 31 Desember 2025 diuraikan sebagai berikut:
Nama Jabatan
Mohammad Noor Rachman Soejoeti Ketua Komite Audit
Sammy TS Lalamentik Anggota Komite Audit
Wardiman Anggota Komite Audit
154 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 155
Page 80
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Sammy TS Wardiman
Lalamentik
Anggota Komite Audit
Anggota Komite Audit
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun.
Warga Negara Indonesia, berusia 63 tahun.
• Kepala Sub Bagian di Direktorat Lembaga dan Periode dan Dasar Pengangkatan Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025
Periode dan Dasar Pengangkatan
Profesi Penunjang Pasar Modal Otoritas Jasa
2024 – 2026: • Implementasi Kenaikan Tarif Pajak Pertambahan
2021 – 2026: Keuangan – Departemen PM2B (2014 – 2020); serta
Berita Acara Rapat Dewan Komisaris Avian Brands Nilai menjadi 12% (PMK No. 131 Tahun 2024) oleh
Surat Keputusan Dewan Komisaris Avian Brands • Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kepatuhan Akuntan
No. 004/AA/BAR/KOM/IX/2024 tanggal 17 September Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (“IKPI”);
No. 023/AA/DIR/VI/2021 tanggal 16 Agustus 2021. – DLPM Otoritas Jasa Keuangan – Departemen PM2B
2024. • Panduan Menyusun Kertas Kerja bagi Konsultan
(2016 – 2018).
Pajak dalam rangka Pemberian Jasa Perpajakan,
Riwayat Pendidikan Riwayat Pendidikan yang meliputi SPT Tahunan PPh Badan dan PPh
Rangkap Jabatan
Diploma III Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Orang Pribadi (Tax Compliance) oleh IKPI;
• Diploma III Akuntansi dari Politeknik Universitas • Sosialisasi PMK No. 15 Tahun 2025 tentang
Negara (“STAN”), Tangerang tahun 1984. • Komisaris PT Kredit Rating Indonesia
Sriwijaya, Palembang tahun 1994; serta Pemeriksaan Pajak oleh DJP & Manajemen
(2020 – sekarang);
• Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Program Pemeriksaan Pajak Pasca PMK No. 15 Tahun 2025
Sertifikasi • Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit Ekstensi Universitas Indonesia, Depok tahun 1998. oleh IKPI;
PT Super Energy Tbk (2020 – sekarang);
Sertifikasi Pengawas Sektor Jasa Keuangan (“SJK”) • Strategi Menghadapi SP2DK dan Pemeriksaan Pajak
• Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit Sertifikasi
Level 2. sesuai dengan PMK No. 15 Tahun 2025 oleh IKPI;
PT Perdana Karya Perkasa Tbk (2021 – sekarang);
• Kertas Kerja PPh Badan dan Manajemen Resiko
• Komisaris Independen PT OSO Sekuritas Indonesia • Bersertifikasi Chartered Accountant (“CA”); serta
Pengalaman Kerja (2022 – sekarang); • Izin Praktik Konsultan Pajak Tingkat B.
per 11 Tahun 2025 oleh IKPI;
• Seminar Nasional IKPI: Mengungkap Fakta Big Data
• Pemeriksa di Inspektorat Jenderal Departemen • Anggota Komite Audit PT Nusantara Sejahtera di Balik Pemeriksaan, dan Penyelidikan Pajak. Arah
Raya Tbk (2023 – sekarang); Pengalaman Kerja
Keuangan (1984 – 1989); Kebijakan dan Pengawasan Konsultan Pajak dan
• Pelaksana di Biro Pembinaan Perantara Badan • Komisaris Independen PT Surya Fajar Urun Dana Non-Konsultan Pajak. Pengaturan Kuasa Hukum
• Staf Akuntansi PT Eka Sinar Abadi (1995 – 1997);
Pelaksana Pasar Modal (1989 – 1991); (2024 - sekarang); Pengadilan Pajak oleh IKPI;
• Supervisor Hutang PT Carti Satria Megaswalayan
• Kepala Sub Bagian di Biro Penilaian Keuangan • Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit • Optimalisasi Pelaporan SPT Tahunan dalam Era
(Carrefour) (1998 – 1999)
Perusahaan I - Sektor Jasa Badan Pelaksana Pasar PT Arsy Buana Travelindo Tbk (2024 – sekarang); Core System of Tax Administration (“CTAS”) dan
• Senior Auditor KAP Hans Tuanakkota & Mustofa
Modal (1991 – 2000); serta (Deloitte Touche) (1999 – 2001); Aspek HTN, HAN, Perdata, dan Pidana dalam
• Kepala Sub Bagian di Biro Standar Akuntansi • Komisaris PT Teknologi Gotong Royong • Manajer Akuntansi Ristia Group (2001 – 2003); Perpajakan Indonesia oleh IKPI;
dan Keterbukaan Badan Pengawas Pasar Modal (2025 – sekarang). • Manajer Pengendalian Internal dan Corporate • SPT CORETAX Aplikasi Tahun Pertama atas SPT
Finance Yuwono Group (2003 – 2006); Badan dan SPT OP oleh IKPI;
(2000 –2006);
• Kepala Sub Bagian di Biro Penilaian Perusahaan
Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025 • Financial Controller Vision Group (2006 – 2013); • Implementasi Akuntansi Aset sesuai SAK Terkini
serta oleh Ikatan Akuntan Indonesia (“IAI”); serta
Sektor Riil Badan Pengawas Pasar Modal dan -
• Senior Manager PT Mitra Konsultan (2014 – 2019). • Management and Implementation of Carbon
Lembaga Keuangan (2006 – 2012);
Emission oleh IAI.
• Kepala Sub Bagian di Direktorat Penilaian Hubungan Afiliasi
Perusahaan Sektor Riil Otoritas Jasa Keuangan – Rangkap Jabatan
Hubungan Afiliasi
Pengawas Sektor Pasar Modal (2013 – 2014); Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota
• Direktur Finzone Group (2019 – sekarang);
Dewan Komisaris, anggota Direksi, serta Pemegang Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota
• Anggota Komite Audit PT Victoria Care
Saham Utama dan Pengendali. Dewan Komisaris, anggota Direksi, serta Pemegang
Indonesia Tbk (2020 – sekarang);
Saham Utama dan Pengendali.
• Anggota Komite Audit PT Superior Prima
Sukses Tbk (2024 – sekarang); serta
• Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi Avian
Brands (2024 – sekarang).
156 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 157
Page 81
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Rapat Komite Audit
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit Avian Brands ditetapkan dalam Piagam Komite Audit serta peraturan terkait yang
menjadi dasar dalam menjalankan fungsi pengawasan yang efektif dan independen. Komite Audit berperan dalam menilai Kebijakan Rapat
kecukupan sistem pengendalian internal, mengevaluasi kualitas pelaporan keuangan, serta memastikan kepatuhan terhadap Kebijakan penyelenggaraan rapat Komite Audit Avian Brands diatur secara jelas dalam Piagam Komite Audit. Berdasarkan
standar akuntansi dan regulasi yang berlaku. Selain itu, Komite Audit juga bertugas mengkaji independensi dan ruang lingkup ketentuan tersebut, rapat Komite Audit wajib dilaksanakan paling sedikit 1 kali dalam setiap triwulan. Agar keputusan yang
auditor eksternal, serta memberikan rekomendasi strategis kepada Dewan Komisaris guna memperkuat penerapan GCG dihasilkan memiliki legitimasi, kehadiran minimal 51% dari seluruh anggota Komite Audit menjadi syarat sahnya rapat,
secara berkelanjutan. Informasi lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab Komite Audit berdasarkan Piagam Komite termasuk kehadiran setidaknya 1 orang Komisaris Independen sebagai Ketua. Ketentuan ini dirancang untuk menjamin
Audit serta peraturan relevan lainnya diuraikan sebagai berikut: keterwakilan yang memadai dalam pengambilan keputusan, serta memastikan bahwa seluruh proses diskusi dan evaluasi
1. Menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Avian Brands kepada publik dan/atau pihak otoritas, antara lain dilakukan secara kolektif, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemangku kepentingan.
laporan keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya yang terkait dengan informasi keuangan Avian Brands;
2. Menelaah ketaatan terhadap peraturan internal dan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Pelaksanaan Rapat
Avian Brands serta menyampaikannya kepada Dewan Komisaris; Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah menyelenggarakan rapat sebanyak 5 kali. Informasi mengenai total dan kehadiran
3. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya perbedaan pendapat antara Manajemen dan akuntan atas jasa anggota Komite Audit dalam rapat diuraikan sebagai berikut:
yang diberikan;
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada
Persentase
independensi, ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa; Nama Jabatan Total Rapat Total Kehadiran
Kehadiran (%)
5. Mendiskusikan rencana audit yang meliputi sifat dan ruang lingkup audit;
6. Menelaah kecukupan pemeriksaan dengan mempertimbangkan seluruh risiko penting; Mohammad Noor Rachman Soejoeti Ketua Komite Audit 5 5 100,00
7. Menelaah perencanaan, pelaksanaan, dan mengawasi pelaksanaan tidak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal Sammy TS Lalamentik Anggota Komite Audit 5 5 100,00
maupun eksternal; Wardiman Anggota Komite Audit 5 5 100,00
8. Menelaah dan melaporkan kepada Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan
pelaporan keuangan Avian Brands, termasuk apabila terdapat dugaan adanya kesalahan keputusan rapat Direksi atau Pengembangan Kompetensi Komite Audit
penyimpangan pelaksanaan hasil keputusan rapat Direksi; Avian Brands secara berkelanjutan memfasilitasi peningkatan kapasitas dan kompetensi anggota Komite Audit melalui
9. Melakukan pemeriksaan, baik oleh Komite Audit itu sendiri maupun dengan menugaskan pihak ketiga, apabila diperlukan; program pengembangan yang terstruktur dan relevan. Setiap tahunnya, anggota Komite Audit didorong untuk mengikuti
10. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan Avian berbagai pelatihan, seminar, dan forum profesional guna memperbarui wawasan, memahami dinamika regulasi, serta
Brands; memperkuat kemampuan analitis dan evaluatif dalam menjalankan fungsi pengawasan. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan
11. Membantu Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan aktif terhadap fungsi kepatuhan dengan: menjaga kesiapan Komite Audit dalam merespons kompleksitas risiko dan perubahan lanskap bisnis, tetapi juga memastikan
a. mengevaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan Avian Brands terhadap peraturan internal dan peraturan bahwa seluruh proses pengawasan dilaksanakan secara objektif, adaptif, dan bernilai tambah bagi keberlanjutan Avian Brands.
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Avian Brands paling kurang 2 kali dalam 1 tahun; dan Informasi terkait program pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota Komite Audit sepanjang tahun 2025 telah
b. memberikan saran-saran dalam rangka meningkatkan kualitas fungsi kepatuhan Avian Brands; diungkapkan pada bagian profil masing-masing anggota Komite Audit.
12. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai pengangkatan, pemberhentian, serta penilaian kinerja
Kepala Unit Audit Internal; Pelaksanaan Tugas Komite Audit
13. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Avian Brands; Pelaksanaan tugas Komite Audit menjadi elemen penting dalam membangun sistem pengawasan yang kredibel dan
14. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi; serta akuntabel, sekaligus memberikan nilai tambah dalam mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis Avian Brands secara
15. Memberikan rekomendasi atas pemberhentian auditor eksternal. berkelanjutan. Informasi mengenai pelaksanaan tugas Komite Audit yang direalisasikan sepanjang tahun 2025 diuraikan
sebagai berikut:
Pernyataan Independensi Komite Audit 1. Membahas hasil audit akhir tahun atas Laporan Keuangan Konsolidasian Avian Brands dan Entitas Anak untuk tahun buku
Setiap anggota Komite Audit Avian Brands secara konsisten menjunjung tinggi prinsip independensi, objektivitas, dan yang berakhir pada 31 Desember 2024, sebagaimana diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma anggota
kehati-hatian dalam menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan. Komitmen ini tercermin secara Crowe Global);
nyata melalui struktur keanggotaan Komite Audit yang dirancang untuk memastikan pelaksanaan fungsi pengawasan 2. Menganalisis Laporan Keuangan Konsolidasian Avian Brands dan Entitas Anak untuk periode triwulanan yang berakhir
secara profesional dan bebas dari benturan kepentingan. Ketua Komite Audit dijabat oleh seorang Komisaris Independen, pada 31 Maret 2025, 30 Juni 2025, dan 30 September 2025;
sementara 2 anggota lainnya berasal dari pihak eksternal yang memiliki latar belakang dan kapasitas independen. Komposisi 3. Mengevaluasi pelaksanaan pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan oleh Akuntan Publik dan/atau
ini memungkinkan Komite Audit untuk beroperasi dengan tingkat integritas dan kredibilitas yang tinggi, serta memberikan KAP untuk tahun buku 2024;
rekomendasi yang akurat dan tidak memihak dalam rangka memperkuat tata kelola dan pengendalian internal secara 4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait penunjukan KAP yang akan melakukan audit atas Laporan
menyeluruh. Setiap anggota Komite Audit telah memenuhi persyaratan independensi sesuai dengan peraturan dan kaidah Keuangan tahun buku 2025;
praktik GCG, yaitu bahwa anggota Komite Audit: 5. Melakukan penelaahan terhadap independensi dan objektivitas KAP dalam menjalankan audit atas Laporan Keuangan
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, tahun buku 2025;
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Avian Brands dalam waktu 6 bulan terakhir; 6. Melakukan peninjauan atas pelaksanaan program kerja Unit Audit Internal dan memberikan masukan strategis untuk
2. Tidak mempunyai saham, baik langsung maupun tidak langsung, pada Avian Brands; meningkatkan efisiensi serta efektivitas pelaksanaan fungsi audit internal;
3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris, Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali 7. Menelaah temuan audit yang disampaikan oleh auditor internal maupun eksternal, serta memantau tindak lanjut atas
Avian Brands; serta rekomendasi yang diberikan guna memastikan perbaikan berkelanjutan; serta
4. Tidak mempunyai hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan dengan kegiatan usaha Avian 8. Melakukan evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian internal dan memberikan saran konstruktif guna memperkuat
Brands. sistem pengendalian internal yang mendukung implementasi GCG.
Pelaksanaan tugas-tugas tersebut menunjukkan komitmen Komite Audit dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan
integritas sistem pengendalian serta pelaporan keuangan Avian Brands.
158 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 159
Page 82
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan komite di bawah Dewan Komisaris yang berfungsi dalam memastikan
Hermanto
proses nominasi dan penetapan remunerasi di Avian Brands berlangsung secara objektif, transparan, dan sesuai peraturan
yang berlaku. Selain itu, Komite Nominasi dan Remunerasi berfokus pada peningkatan kualitas tata kelola melalui evaluasi
Tanoko
kompetensi, tanggung jawab, dan keselarasan kepemimpinan dengan strategi bisnis Avian Brands. Keberadaan Komite Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Nominasi dan Remunerasi menegaskan komitmen Avian Brands terhadap praktik pengelolaan yang adil, akuntabel, dan
berorientasi pada kinerja berkelanjutan.
Periode dan Dasar Pengangkatan
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi 2021 – 2026:
Avian Brands telah memiliki Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi yang ditetapkan pada tanggal 16 Agustus 2021
Surat Keputusan Dewan Komisaris Avian Brands No. 023/AA/DIR/VI/2021 tanggal 16 Agustus 2021.
(“Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi”) sebagai pedoman untuk memastikan bahwa seluruh tugas dan tanggung
jawab Komite Nominasi dan Remunerasi dijalankan secara sistematis, efisien, dan efektif, dengan menjunjung tinggi prinsip
transparansi, independensi, dan akuntabilitas. Melalui implementasi Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi, Avian Brands
berupaya menjaga integritas tata kelola dan memastikan bahwa setiap keputusan yang dihasilkan oleh Komite Nominasi dan Profil lengkap Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris
Remunerasi memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional. dalam Laporan Tahunan ini.
Komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi
Komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi Avian Brands diatur dalam Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi, yang
menetapkan sedikitnya 3 anggota, terdiri atas 1 Komisaris Independen sebagai Ketua dan 2 anggota lainnya yang dapat berasal
dari Dewan Komisaris atau pihak independen eksternal. Struktur ini dirancang untuk menjaga independensi, objektivitas, dan
efektivitas fungsi pengawasan dalam proses nominasi dan remunerasi sesuai prinsip GCG.
Iwan
Sigit
Pengangkatan dan pemberhentian anggota menjadi kewenangan Dewan Komisaris melalui keputusan resmi, dengan masa
jabatan yang diatur sesuai ketentuan internal. Sepanjang tahun 2025, komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi tidak
mengalami perubahan dan tetap terdiri dari 3 anggota yang menjalankan tugasnya secara kolaboratif. Informasi mengenai
komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi Avian Brands per 31 Desember 2025 diuraikan sebagai berikut: Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan
Mohammad Noor Rachman Soejoeti Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
Hermanto Tanoko Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun.
Iwan Sigit Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi
Profil masing-masing anggota Komite Nominasi dan Remunerasi diuraikan sebagai berikut:
Periode dan Dasar Pengangkatan Rangkap Jabatan
Mohammad Noor 2021 – 2026:
Surat Keputusan Dewan Komisaris Avian Brands
• Wakil Direktur Operasional Avian Brands
(2021 – sekarang); serta
Rachman Soejoeti No. 033/AA/DIR/VIII/2021 tanggal 31 Agustus 2021. • Anggota Komite Good Corporate Governance
Avian Brands (2022 – sekarang).
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi Riwayat Pendidikan
Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025
Sarjana Statistik Industri dari Universitas Brawijaya,
Periode dan Dasar Pengangkatan Malang tahun 1997. • Benchmarking bersama PT Astra Honda Motor;
• Business Acumen oleh NuPMK Consulting;
2021 – 2026: Sertifikasi • Benchmarking bersama PT Bank Central Asia Tbk;
Surat Keputusan Dewan Komisaris Avian Brands No. 023/AA/DIR/VI/2021 tanggal 16 Agustus 2021. serta
- • Factory Visit oleh PT Widatra Bakti.
Pengalaman Kerja Hubungan Afiliasi
Profil lengkap Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris
dalam Laporan Tahunan ini. Manajer Umum Operasional Avian Brands Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota
(2017 – 2021). Dewan Komisaris, anggota Direksi, serta Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
160 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 161
Page 83
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan Remunerasi Pelaksanaan Rapat
Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi Avian Brands didasarkan pada Piagam Komite Nominasi dan Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 3 kali. Informasi mengenai
Remunerasi serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Komite Nominasi dan Remunerasi berperan total dan kehadiran anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dalam rapat diuraikan sebagai berikut:
memastikan bahwa proses nominasi terhadap anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan secara objektif, transparan,
dan selaras dengan kebutuhan strategis Avian Brands. Selain itu, Komite Nominasi dan Remunerasi juga bertanggung jawab
Persentase
dalam merumuskan kebijakan remunerasi yang adil, kompetitif, dan berbasis kinerja, sehingga mampu mendorong pencapaian Nama Jabatan Total Rapat Total Kehadiran
Kehadiran (%)
kinerja yang optimal dan mendukung kesinambungan pertumbuhan Avian Brands dalam jangka panjang. Informasi lebih
lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Piagam Komite Nominasi dan Ketua Komite Nominasi dan
Mohammad Noor Rachman Soejoeti 3 3 100,00
Remunerasi
Remunerasi diuraikan sebagai berikut:
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan, besaran, dan struktur atas remunerasi bagi Anggota Komite Nominasi dan
Hermanto Tanoko 3 3 100,00
Remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi yang akan menjadi bagian dari Laporan Dewan Komisaris untuk kemudian disampaikan dan
kemudian ditetapkan dalam RUPS; Anggota Komite Nominasi dan
Iwan Sigit 3 3 100,00
Remunerasi
2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing-masing
anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
Pengembangan Kompetensi Komite Nominasi dan Remunerasi
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
Avian Brands senantiasa mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
a. komposisi jabatan Dewan Komisaris dan Direksi;
melalui program pengembangan yang berkelanjutan dan relevan dengan dinamika bisnis. Setiap tahun, anggota Komite
b. kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi; dan
Nominasi dan Remunerasi berpartisipasi dalam berbagai pelatihan, seminar, serta forum diskusi yang dirancang untuk
c. kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
memperluas wawasan, memperdalam pemahaman terhadap isu-isu strategis, dan memperkuat kapasitas dalam menjalankan
4. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan tolok ukur
fungsi nominasi dan remunerasi secara objektif dan efektif. Kegiatan ini juga mencakup pembaruan informasi mengenai
yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
praktik tata kelola terbaik serta regulasi terkini yang berlaku di sektor industri dan pasar modal. Informasi terkait program
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kompetensi anggota Dewan
pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota Komite Nominasi dan Remunerasi sepanjang tahun 2025 telah
Komisaris dan Direksi;
diungkapkan pada bagian profil masing-masing anggota Komite Nominasi dan Remunerasi.
6. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi kepada
Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS;
Pelaksanaan Tugas Komite Nominasi dan Remunerasi
7. Melakukan tugas-tugas lain selain yang disebutkan di atas yang diberikan oleh Dewan Komisaris sesuai dengan fungsi dan
Pelaksanaan tugas Komite Nominasi dan Remunerasi menekankan pentingnya efektivitas, objektivitas, dan akuntabilitas
tugasnya dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan; serta
dalam setiap proses nominasi dan penetapan remunerasi. Komite Nominasi dan Remunerasi menjalankan fungsinya dengan
8. Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dan wajib
penuh dedikasi dan kehati-hatian untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan rekomendasi yang diberikan kepada Dewan
bertindak independen dalam melaksanakan tugasnya.
Komisaris didasarkan pada penilaian yang profesional, adil, dan sesuai pilar-pilar GCG. Fokus utama pelaksanaan tugas Komite
terletak pada penyusunan kebijakan nominasi yang berbasis meritokrasi, serta struktur remunerasi yang kompetitif dan sejalan
Pernyataan Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
dengan kinerja. Informasi mengenai pelaksanaan tugas Komite Nominasi dan Remunerasi yang direalisasikan sepanjang tahun
Setiap anggota Komite Nominasi dan Remunerasi menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi prinsip independensi,
2025 diuraikan sebagai berikut:
objektivitas, dan integritas dalam setiap proses evaluasi dan pemberian rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Ketua Komite
1. Melakukan evaluasi dan penelaahan atas struktur, kebijakan, dan besaran remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris
Nominasi dan Remunerasi dijabat oleh seorang Komisaris Independen yang tidak memiliki afiliasi dengan Direksi maupun
dan Direksi untuk tahun buku 2025 guna memastikan kesesuaiannya dengan kinerja, tanggung jawab, dan kondisi
anggota Dewan Komisaris lainnya, sehingga menjaga netralitas dalam perumusan kebijakan nominasi dan remunerasi.
Avian Brands;
Seluruh proses kerja Komite Nominasi dan Remunerasi berlandaskan pada prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas
2. Membahas dan meninjau hasil penilaian mandiri (self-assessment) yang dilakukan oleh masing-masing anggota
guna memperkuat penerapan GCG serta menjaga kepercayaan pemangku kepentingan terhadap profesionalisme dan
Dewan Komisaris atas kinerja kolegial Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun buku 2024;
kredibilitas manajemen Avian Brands.
3. Mendukung proses penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi tahun buku 2025 berdasarkan parameter yang telah
ditetapkan serta memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris sebagai dasar pengambilan keputusan strategis;
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
4. Melakukan peninjauan atas Key Performance Indicator (“KPI”) Avian Brands dan Entitas Anak;
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kompetensi bagi anggota
Kebijakan Rapat
Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kepemimpinan dan penerapan GCG;
Kebijakan pelaksanaan rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Avian Brands diatur secara jelas dalam Piagam Komite
6. Membantu Dewan Komisaris dalam proses nominasi dan pengangkatan anggota Dewan Komisaris yang baru, termasuk
Nominasi dan Remunerasi, yang menetapkan bahwa rapat harus diselenggarakan secara berkala, paling sedikit 1 kali dalam
memberikan pertimbangan profesional atas pengangkatan Bapak Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek sebagai
4 bulan. Agar rapat dapat dinyatakan sah dan keputusannya valid, maka kehadiran mayoritas anggota Komite Nominasi dan
Komisaris Independen baru Avian Brands;
Remunerasi diperlukan. Dengan mekanisme ini, Avian Brands menjamin bahwa proses nominasi dan remunerasi dijalankan
7. Peninjauan atas kepatuhan dan efektivitas Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Kebijakan Suksesi dalam Proses
secara obyektif, transparan, dan berdasarkan prinsip kehati-hatian yang mendukung pencapaian tata kelola perusahaan yang
Nominasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
unggul dan berkelanjutan.
8. Pembahasan Program Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi 2026; serta
9. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris, sejalan dengan kewenangan dan tanggung jawab
Komite sesuai peraturan yang berlaku.
Pelaksanaan tugas tersebut mencerminkan peran strategis Komite Nominasi dan Remunerasi dalam mendukung terciptanya
struktur tata kelola perusahaan yang sehat, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan kinerja Avian Brands.
162 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 163
Page 84
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Komite Good Corporate Governance
Komite Good Corporate Governance merupakan komite di bawah Dewan Komisaris yang berperan memperkuat penerapan
Kurnia Hadi
prinsip-prinsip GCG di seluruh lingkungan Avian Brands. Komite Good Corporate Governance bertugas memantau implementasi
Etika Usaha dan Pedoman Perilaku, termasuk menelaah serta menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran secara profesional
Sinanto
dan sesuai prosedur, guna menjaga integritas dan akuntabilitas Avian Brands. Selain itu, Komite Good Corporate Governance Anggota Komite Good Corporate Governance
juga berperan strategis dalam mengawasi penerapan aspek ESG untuk memastikan keselarasan praktik bisnis dengan prinsip
keberlanjutan jangka panjang.
Periode dan Dasar Pengangkatan
Piagam Komite Good Corporate Governance 2023 – 2026:
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, Komite Good Corporate Governance berlandaskan pada Etika Usaha dan
Berita Acara Rapat Dewan Komisaris Avian Brands No. 004/AA/BAR/KOM/VIII/2023 tanggal
Pedoman Perilaku Avian Brands. Dokumen tersebut pertama kali ditetapkan pada tanggal 25 Juni 2021 dan telah diperbarui
16 Agustus 2023.
terakhir kali pada tanggal 24 Maret 2022 untuk memastikan kesesuaian dengan dinamika bisnis, regulasi yang berlaku, serta
praktik tata kelola yang terbaik. Dengan berpedoman pada ketentuan ini, Komite Good Corporate Governance senantiasa
memastikan bahwa seluruh aktivitas pengawasan dan penegakan etika dijalankan secara profesional, akuntabel, dan sejalan Profil lengkap Anggota Komite Good Corporate Governance dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
dengan nilai-nilai inti Avian Brands.
Komposisi Komite Good Corporate Governance
Komposisi Komite Good Corporate Governance Avian Brands disusun berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris dengan masa
jabatan selama 3 tahun. Komite Good Corporate Governance diketuai oleh Direktur Operasional dengan anggota tetap meliputi
Iwan
Direktur Keuangan dan Wakil Direktur Operasional. Selain itu, Komite Good Corporate Governance dapat melibatkan anggota
ad hoc dari pimpinan divisi sesuai kebutuhan isu tata kelola yang relevan, guna memastikan keterwakilan dan kolaborasi yang
Sigit
komprehensif di seluruh organisasi. Sepanjang tahun 2025, komposisi Komite Good Corporate Governance tidak mengalami Anggota Komite Good Corporate Governance
perubahan dan tetap terdiri atas 3 anggota yang menjalankan tugasnya secara kolaboratif. Informasi mengenai komposisi
Komite Good Corporate Governance Avian Brands per 31 Desember 2025 diuraikan sebagai berikut:
Periode dan Dasar Pengangkatan
Nama Jabatan 2023 – 2026:
Berita Acara Rapat Dewan Komisaris Avian Brands No. 004/AA/BAR/KOM/VIII/2023 tanggal
Robert Christian Tanoko Ketua Komite Good Corporate Governance
16 Agustus 2023.
Kurnia Hadi Sinanto Anggota Komite Good Corporate Governance
Iwan Sigit Anggota Komite Good Corporate Governance
Profil lengkap Anggota Komite Good Corporate Governance dapat dilihat pada bagian Profil Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi dalam Laporan Tahunan ini.
Profil Komite Good Corporate Governance
Profil masing-masing anggota Komite Good Corporate Governance diuraikan sebagai berikut:
Robert Christian
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Good Corporate Governance
Tugas dan tanggung jawab Komite Good Corporate Governance Avian Brands dijalankan berdasarkan Etika Usaha dan
Tanoko
Pedoman Perilaku yang telah ditetapkan, serta peraturan dan ketentuan lain yang relevan sebagai landasan utama dalam
penguatan tata kelola yang berintegritas dan berkelanjutan. Komite Good Corporate Governance memiliki peran penting
dalam mendukung Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan, khususnya dalam memastikan bahwa nilai-nilai etika,
Ketua Komite Good Corporate Governance integritas, dan kepatuhan terhadap Pedoman Perilaku senantiasa ditegakkan dalam seluruh aspek operasional. Informasi lebih
lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab Komite Good Corporate Governance berdasarkan Etika Usaha dan Pedoman
Periode dan Dasar Pengangkatan Perilaku serta peraturan relevan lainnya diuraikan sebagai berikut:
1. Melakukan kegiatan sosialisasi untuk menegakkan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku Avian Brands kepada seluruh Insan
2023 – 2026: Avian Brands sebagai bentuk pencegahan atas pelanggaran terhadap Etika Usaha dan Pedoman Perilaku Avian Brands;
Berita Acara Rapat Dewan Komisaris Avian Brands No. 004/AA/BAR/KOM/VIII/2023 tanggal 2. Menerima pertanyaan-pertanyaan yang timbul dari Insan Avian Brands atas isi Etika Usaha dan Pedoman Perilaku
16 Agustus 2023. Avian Brands;
3. Menerima laporan dari setiap pengaduan terhadap pelanggaran Etika Usaha dan Pedoman Perilaku Avian Brands yang
dilakukan oleh Insan Avian Brands;
Profil lengkap Ketua Komite Good Corporate Governance dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
4. Menindaklanjuti setiap pelaporan pelanggaran atas Etika Usaha dan Pedoman Perilaku Avian Brands;
5. Memberikan rekomendasi penyelesaian atas pelanggaran Etika Usaha dan Pedoman Perilaku Avian Brands kepada Direksi,
termasuk sanksi yang akan diberikan; serta
6. Melaksanakan pengawasan terhadap penerapan aspek Environmental, Social, and Governance (“ESG”) dalam operasional
Avian Brands, termasuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan, mendukung inisiatif sosial dan lingkungan,
serta mendorong tata kelola yang baik untuk meningkatkan nilai bagi pemangku kepentingan.
164 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 165
Page 85
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Komite di Bawah Direksi
Pernyataan Independensi Komite Good Corporate Governance
Komite Good Corporate Governance menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi prinsip independensi, profesionalisme,
serta kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip GCG. Dipimpin oleh Direktur Operasional, dengan anggota tetap terdiri dari
Direktur Keuangan dan Wakil Direktur Operasional, serta didukung oleh anggota ad hoc dari berbagai unit kerja memperkuat
representasi dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih komprehensif dan responsif terhadap dinamika Direksi memiliki 1 komite pendukung dalam membantu pelaksanaan tugas pengelolaan Avian Brands, yaitu Komite Transaksi
organisasi. Dengan struktur tersebut, Komite Good Corporate Governance memastikan setiap kajian dan rekomendasi bebas Pihak Berelasi.
dari konflik kepentingan serta berlandaskan pertimbangan objektif untuk mendukung tujuan jangka panjang Avian Brands
secara berintegritas dan berkelanjutan.
Komite Transaksi Pihak Berelasi
Rapat Komite Good Corporate Governance
Komite Transaksi Pihak Berelasi merupakan komite pendukung Direksi yang memastikan seluruh transaksi afiliasi Avian Brands
Kebijakan Rapat dilakukan secara wajar, setara, dan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Dalam tugasnya, Komite Transaksi Pihak Berelasi
Kebijakan pelaksanaan rapat Komite Good Corporate Governance diselenggarakan secara berkala sesuai dengan kebutuhan,
menilai kelayakan serta kepatuhan setiap transaksi dan memastikan tidak adanya konflik kepentingan yang dapat merugikan
dengan mempertimbangkan urgensi dan kompleksitas isu-isu yang berkaitan dengan kepatuhan terhadap Etika Usaha dan
Avian Brands maupun pemangku kepentingan. Melalui pengawasan yang independen, Komite Transaksi Pihak Berelasi
Pedoman Perilaku, serta pelaksanaan prinsip ESG di lingkungan Avian Brands. Agenda rapat mencakup pembahasan strategis,
menjaga integritas proses bisnis serta mendukung terciptanya praktik usaha yang beretika dan berkelanjutan.
termasuk evaluasi laporan pengaduan, tindak lanjut terhadap potensi pelanggaran etika, serta perkembangan indikator ESG
setiap kuartal.
Pedoman Kerja Komite Transaksi Pihak Berelasi
Komite Transaksi Pihak Berelasi menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan berpedoman pada Peraturan OJK
Pelaksanaan Rapat
No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, serta Pedoman Transaksi Afiliasi
Sepanjang tahun 2025, Komite Good Corporate Governance telah menyelenggarakan rapat sebanyak 4 kali. Informasi mengenai
Avian Brands yang ditetapkan pada 16 November 2022. Dengan dasar tersebut, Komite Transaksi Pihak Berelasi berkomitmen
total dan kehadiran anggota Komite Good Corporate Governance dalam rapat diuraikan sebagai berikut:
memastikan seluruh transaksi dilakukan secara wajar, transparan, dan bebas dari konflik kepentingan guna menjaga integritas
dan akuntabilitas Avian Brands.
Persentase
Nama Jabatan Total Rapat Total Kehadiran
Kehadiran (%) Komposisi Komite Transaksi Pihak Berelasi
Komposisi Komite Transaksi Pihak Berelasi Avian Brands terdiri atas 3 anggota, yakni 1 Ketua dan 2 Anggota, sebagaimana
Robert Christian Tanoko Ketua Komite Good Corporate Governance 4 4 100,00
diatur dalam ketentuan internal Avian Brands. Seluruh anggota diangkat dan diberhentikan oleh Direksi melalui keputusan
Kurnia Hadi Sinanto Anggota Komite Good Corporate Governance 4 4 100,00 resmi dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis dan efektivitas pengawasan transaksi afiliasi.
Iwan Sigit Anggota Komite Good Corporate Governance 4 4 100,00
Direksi memastikan setiap anggota memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalisme yang memadai untuk menjalankan
Pengembangan Kompetensi Komite Good Corporate Governance tugas secara objektif dan akuntabel sesuai prinsip GCG. Sepanjang tahun 2025, komposisi Komite Transaksi Pihak Berelasi tidak
Avian Brands secara aktif mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi seluruh anggota Komite Good Corporate mengalami perubahan dan tetap terdiri dari 3 anggota yang menjalankan tugasnya secara kolaboratif. Informasi mengenai
Governance melalui program pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan. Setiap tahunnya, para anggota mengikuti komposisi Komite Transaksi Pihak Berelasi Avian Brands per 31 Desember 2025 diuraikan sebagai berikut:
berbagai kegiatan peningkatan kapasitas yang dirancang untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman terhadap
pilar-pilar GCG, serta menyesuaikan diri dengan dinamika regulasi dan tren keberlanjutan global. Program ini tidak hanya
mencakup aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya integritas, akuntabilitas, dan sensitivitas terhadap isu-isu etika dan Nama Jabatan
kepatuhan. Informasi terkait program pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota Komite Good Corporate Governance Kurnia Hadi Sinanto Ketua Komite Transaksi Pihak Berelasi
sepanjang tahun 2025 telah diungkapkan pada bagian profil masing-masing anggota Komite Good Corporate Governance. Wardiman Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi
Kristanto Nagatan*) Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi
Pelaksanaan Tugas Komite Good Corporate Governance
Pelaksanaan tugas Komite Good Corporate Governance dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, objektivitas,
*)
Menjabat sebagai Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi sejak tanggal 12 Agustus 2025 menggantikan Bapak Bobby Septian Yahya.
dan integritas dalam setiap proses pengawasan dan evaluasi tata kelola perusahaan. Komite Good Corporate Governance
secara aktif memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional Avian Brands berjalan sesuai dengan nilai-nilai Etika Usaha dan Profil Komite Transaksi Pihak Berelasi
Pedoman Perilaku serta prinsip keberlanjutan yang dianut Avian Brands. Informasi lebih lengkap mengenai pelaksanaan tugas Profil masing-masing anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi diuraikan sebagai berikut:
Komite Good Corporate Governance yang direalisasikan sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut:
Kurnia Hadi
1. Menjamin bahwa setiap pengaduan pelanggaran terhadap Etika Usaha dan Pedoman Perilaku ditindaklanjuti melalui
proses investigasi yang menyeluruh dan berbasis fakta, sekaligus memastikan perlindungan penuh atas kerahasiaan
Sinanto
identitas pelapor guna menghindari risiko pembalasan atau pelanggaran privasi;
2. Melakukan pembahasan terhadap:
a. ringkasan data ESG Avian Brands dan Entitas Anak;
b. hasil tindak lanjut dari pelaporan pelanggaran atas Etika Usaha dan Pedoman Perilaku, serta Pedoman Tata Kelola Ketua Komite Transaksi Pihak Berelasi
Perusahaan yang Baik berdasarkan Sistem Pelaporan Pelanggaran Avian Brands dan Entitas Anak;
untuk periode 31 Desember 2024, 31 Maret 2025, 30 Juni 2025, dan 30 September 2025 sebagai bagian dari komitmen
dalam menjalankan usaha yang bertanggung jawab dan berkelanjutan; serta Periode dan Dasar Pengangkatan
3. Melakukan pembahasan penghargaan yang diterima oleh Avian Brands, yaitu penghargaan 2024 Market Leader in
2025 – 2028:
the Indonesian Paint & Coating Industry dari Frost & Sullivan, Katadata ESG Awards 2025 Sektor Chemicals untuk Kategori
Surat Keputusan Direksi Avian Brands No. 010/AA/SK/DIR/VIII/2025 tanggal 12 Agustus 2025.
Governance dari Katadata, ENSIA 2025 Kategori Inovasi Lingkungan Berkat Program Penurunan Emisi dari Sucofindo, serta
Top 50 Big Capitalization Public Listed Company dan Best Sustainability and Resilience (Big Cap) dari IICD.
Seluruh kegiatan ini mencerminkan peran strategis Komite GCG dalam memperkuat budaya integritas, meningkatkan Profil lengkap Ketua Komite Transaksi Pihak Berelasi dapat dilihat pada bagian Profil Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
transparansi, serta mendorong penerapan prinsip keberlanjutan yang terukur di lingkungan Avian Brand.
166 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 167
Page 86
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Wardiman Tugas dan Tanggung Jawab Komite Transaksi Pihak Berelasi
Tugas dan tanggung jawab Komite Transaksi Pihak Berelasi dilaksanakan berdasarkan Pedoman Transaksi Afiliasi serta
ketentuan yang berlaku, dengan menekankan pentingnya penerapan prinsip kewajaran, kepatuhan, dan akuntabilitas dalam
setiap proses transaksi. Komite Transaksi Pihak Berelasi bertanggung jawab melakukan penelaahan menyeluruh terhadap
setiap transaksi afiliasi yang dilakukan oleh Avian Brands guna memastikan bahwa seluruh kegiatan tersebut berjalan sesuai
Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi dengan peraturan perundang-undangan, memenuhi standar praktik bisnis yang wajar, serta tidak menimbulkan konflik
kepentingan. Informasi lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab Komite Transaksi Pihak Berelasi diuraikan sebagai
Periode dan Dasar Pengangkatan berikut:
1. Memberikan rekomendasi kepada Direksi mengenai transaksi-transaksi afiliasi yang dilakukan oleh Avian Brands, agar
2025 – 2028: sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan memenuhi prinsip
Surat Keputusan Direksi Avian Brands No. 010/AA/SK/DIR/VIII/2025 tanggal 12 Agustus 2025. transaksi yang wajar;
2. Membantu Direksi untuk memastikan bahwa transaksi yang dilakukan dengan pihak berelasi tidak merugikan kepentingan
Avian Brands dan Pemegang Saham Independen Avian Brands;
Profil lengkap Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi dapat dilihat pada bagian Profil Komite Audit dalam Laporan Tahunan ini. 3. Menjalin kerja sama dengan Sekretaris Perusahaan, Tim Finance, dan Tim Legal Avian Brands dalam mendiskusikan dan
membahas mengenai rencana transaksi afiliasi yang akan dilakukan oleh Avian Brands; serta
4. Melaksanakan pemeriksaan khusus terkait transaksi afiliasi, apabila diperlukan.
Pernyataan Independensi Komite Transaksi Pihak Berelasi
Kristanto
Komite Transaksi Pihak Berelasi menjunjung tinggi prinsip independensi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Komposisinya terdiri dari individu-individu independen tanpa afiliasi dengan pihak terkait, sehingga setiap evaluasi dan
rekomendasi dilakukan secara objektif dan bebas dari konflik kepentingan. Komite Transaksi Pihak Berelasi juga menjaga
Nagatan*) integritas proses penilaian melalui pendekatan transparan dan akuntabel, memastikan seluruh transaksi memenuhi prinsip
kewajaran serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Dengan demikian, Komite Transaksi Pihak Berelasi berperan
strategis dalam memperkuat GCG dan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap integritas proses bisnis Avian Brands.
Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi
Rapat Komite Transaksi Pihak Berelasi
Kebijakan Rapat
Kebijakan pelaksanaan rapat Komite Transaksi Pihak Berelasi diselenggarakan secara berkala dengan frekuensi minimal
Warga Negara Indonesia, berusia 30 tahun. 1 kali setiap 4 bulan. Rapat dinyatakan sah apabila dihadiri oleh mayoritas anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi, sehingga
memastikan adanya keterwakilan yang memadai dalam proses pembahasan dan pengambilan keputusan.
Pelaksanaan Rapat
Sepanjang tahun 2025, Komite Transaksi Pihak Berelasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 4 kali. Informasi mengenai
Periode dan Dasar Pengangkatan • Asisten Manajer Audit Internal PT Elang Mahkota total dan kehadiran anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi dalam rapat diuraikan sebagai berikut:
Teknologi Tbk (2023 – 2025).
2025 – 2028:
Rangkap Jabatan Persentase
2025 – 2028: Surat Keputusan Direksi Avian Brands Nama Jabatan Total Rapat Total Kehadiran
Kehadiran (%)
No. 010/AA/SK/DIR/VIII/2025 tanggal 12 Agustus 2025.
Kepala Unit Audit Internal Avian Brands (2025 -
Ketua Komite Transaksi Pihak
sekarang). Kurnia Hadi Sinanto 4 4 100,00
Riwayat Pendidikan Berelasi
Anggota Komite Transaksi Pihak
Sarjana Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pendidikan/Pelatihan Tahun 2025 Wardiman
Berelasi
4 4 100,00
(“STIE”) Kesatuan, Bogor, tahun 2017.
Informasi disampaikan di uraian Pengembangan Anggota Komite Transaksi Pihak
Kristanto Nagatan*) 4 2 50,00
Kompetensi Unit Audit Internal pada Laporan Berelasi
Sertifikasi
Tahunan ini. *)
Menjabat sebagai Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi sejak tanggal 12 Agustus 2025 menggantikan Bapak Bobby Septian Yahya.
• Penulisan Laporan Audit yang Efektif; serta
• Instrumen Pendukung bagi Manajer Audit. Hubungan Afiliasi Pengembangan Kompetensi Komite Transaksi Pihak Berelasi
Avian Brands senantiasa mendorong pengembangan kapasitas anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi melalui program
Pengalaman Kerja Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota
peningkatan kompetensi yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Setiap anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi difasilitasi
Dewan Komisaris, anggota Direksi, serta Pemegang
untuk mengikuti berbagai pelatihan dan pengembangan kapabilitas, baik yang bersifat internal maupun eksternal, yang
• Staf Audit Internal PT Enseval Putera Saham Utama dan Pengendali.
dirancang guna memperkuat pemahaman atas regulasi, standar transaksi afiliasi, serta pilar-pilar GCG. Informasi terkait
Megatrading Tbk (2017 – 2019);
program pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi sepanjang tahun 2025 telah
• Kepala Seksi Audit Investigasi Kecurangan
diungkapkan pada bagian profil masing-masing anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi.
PT Sayap Mas Utama (Wings Group Indonesia)
(2019 – 2023); serta
*)
Menjabat sebagai Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi sejak tanggal 12 Agustus 2025 menggantikan Bapak Bobby Septian Yahya.
168 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 169
Page 87
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Pelaksanaan Tugas Komite Transaksi Pihak Berelasi Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Sekretaris Perusahaan
Pelaksanaan tugas Komite Transaksi Pihak Berelasi dilakukan dengan mengedepankan prinsip kewajaran, akuntabilitas, dan
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Komite Transaksi Pihak Berelasi secara aktif melaksanakan fungsinya dalam Sekretaris Perusahaan merupakan posisi strategis yang berada langsung di bawah tanggung jawab Direksi dan diangkat
mengevaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap setiap rencana transaksi afiliasi, guna memastikan bahwa seluruh melalui keputusan resmi Direksi. Setiap keputusan terkait pengangkatan, penggantian, maupun pemberhentian Sekretaris
proses dijalankan secara transparan dan bebas dari konflik kepentingan. Informasi lebih lengkap mengenai pelaksanaan tugas Perusahaan wajib dilaporkan kepada OJK sebagai bagian dari bentuk kepatuhan terhadap peraturan pasar modal yang
Komite Transaksi Pihak Berelasi yang direalisasikan sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut: berlaku. Ketentuan ini dirancang untuk memastikan bahwa seluruh proses pengangkatan dilakukan secara transparan dan
1. Mendiskusikan secara berkala setiap triwulan atas transaksi-transaksi afiliasi, antara lain: akuntabel, serta mempertimbangkan integritas, kompetensi, dan kelayakan profesional individu yang dipercaya menjalankan
a. Pembelian produk pipa PVC oleh PT Tirtakencana Tatawarna (distributor) dari PT Avia Avian Industri Pipa (produsen); fungsi Sekretaris Perusahaan secara optimal. Dengan demikian, mekanisme ini tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap
b. Pembelian kemasan barang plastik untuk produk barang jadi oleh Avian Brands dari PT Mitra Mulia Makmur; ketentuan regulasi, tetapi juga memperkuat kredibilitas tata kelola perusahaan secara menyeluruh.
c. Pembelian produk bahan bangunan penunjang oleh PT Tirtakencana Tatawarna (distributor) dari PT Kencana Lintasindo
Internasional (produsen); Profil Sekretaris Perusahaan
d. Penyewaan gudang/depo untuk kegiatan distribusi oleh PT Tirtakencana Tatawarna dari PT Sarana Depo Kencana;
serta
e. Pembelian kalsium karbonat oleh Avian Brands dari PT Panca Kalsiumindo Perkasa.
2. Mendiskusikan rencana transaksi afiliasi yang akan dilakukan Avian Brands dan/atau Entitas Anak dengan pihak terafiliasi
yang cukup dilaporkan kepada OJK, antara lain pembelian aset, penyewaan tanah dan bangunan, perjanjian biaya
penyimpanan, perjanjian kerja sama jasa AI Logistic Management System, dan perjanjian jasa produksi.
Hera Septi
Astuti
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 40 tahun.
Sekretaris Perusahaan merupakan organ Avian Brands yang berperan mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Direksi,
khususnya dalam hal komunikasi dan kepatuhan terhadap regulasi. Peran ini meliputi pengelolaan hubungan yang harmonis
antara organ-organ Avian Brands serta membangun komunikasi yang konstruktif antara Avian Brands dengan Pemegang
Saham, regulator, otoritas pasar modal, dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, Sekretaris Perusahaan bertanggung
jawab untuk memastikan kepatuhan Avian Brands terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar
modal, serta menyediakan akses terhadap informasi yang relevan dan tepat waktu bagi publik. Melalui pelaksanaan tugas Periode dan Dasar Pengangkatan Pengalaman Kerja
tersebut, Sekretaris Perusahaan berperan strategis dalam menjamin prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas Avian
Brands senantiasa terjaga dengan baik. Surat Keputusan Direksi Avian Brands • Legal Staff Kantor Notaris Dr. Misahardi
No. 012/AA/SK/DIR/VIII/2022 tanggal 31 Agustus 2022. Wilamarta, S.H., M.Kn. (2008 – 2010);
• Senior Legal PT Profesional Telekomunikasi
Piagam Sekretaris Perusahaan Riwayat Pendidikan Indonesia (2010 – 2017);
• Corporate Secretary Manager PT Graha Layar
• Sarjana Hukum dari Universitas Atma Jaya, Jakarta
Avian Brands telah menetapkan Piagam Sekretaris Perusahaan sebagai pedoman kerja yang mengatur secara komprehensif Prima Tbk (2018 – 2020); serta
tahun 2007; serta
fungsi dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan dalam mendukung penerapan GCG. Piagam tersebut disahkan pada tanggal • Corporate Secretary Manager Avian Brands
• Magister Kenotariatan dari Universitas Pelita
16 Agustus 2021 dan disusun untuk memastikan bahwa seluruh pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan berjalan secara (2021 – 2022).
Harapan, Jakarta tahun 2019.
efisien, transparan, akuntabel, dan independen, sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
di sektor pasar modal. Keberadaan Piagam ini menjadi landasan penting dalam memperkuat integritas fungsi Sekretaris
Rangkap Jabatan
Sertifikasi
Perusahaan, serta menjamin bahwa peran strategisnya dalam pengelolaan komunikasi korporasi dan kepatuhan regulasi -
dapat dijalankan secara optimal. • Ujian Profesi Advokat (“UPA”) – Perhimpunan
Advokat Indonesia (“PERADI”); serta
• Pendidikan Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal
Dasar 1 – Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal
(“HKHPM”) dan FHP Education of Law (“FHP”).
170 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 171
Page 88
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan Tanggal Uraian Penyelenggara
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan dijalankan berdasarkan ketentuan dalam Piagam Sekretaris Perusahaan yang Pendalaman Peraturan Penggunaan Jasa AP dan/atau KAP dalam Kegiatan Jasa
19 Maret 2025 ICSA
Keuangan (POJK No. 9 Tahun 2023 dan SEOJK No. 18/SEOJK.03/2023).
menetapkan peran Sekretaris Perusahaan sebagai penghubung yang efektif antara Direksi, Dewan Komisaris, dan pemangku
kepentingan eksternal, termasuk regulator dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab Halal Bihalal dan Sharing Session Form E020 Strategi ESG dan Emisi GRK
16 Maret 2025 AEI
untuk Eksekutif Perusahaan Tercatat.
untuk menjaga kelancaran komunikasi antar organ Avian Brands, memastikan kepatuhan terhadap ketentuan di bidang pasar
modal, serta menyediakan informasi yang akurat, relevan, dan mudah diakses oleh publik. Informasi lebih lengkap mengenai 22 April 2025 Peraturan I-E tentang Kewajiban Penyampaikan Informasi oleh Perusahaan Tercatat. ICSA
tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan diuraikan sebagai berikut: 24 April 2025
Webinar "Communication Evaluation Measuring the Impact of Communications
ICSA
1. Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal; to Stakeholders".
2. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris dan Direksi untuk mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang Webinar "Kesiapan Perusahaan dalam Menghadapi Volatilitas Pasar Global Perspektif
20 Mei 2025 ICSA
pasar modal; Investor Relations dan Corporate Secretary".
3. Melakukan keterbukaan informasi kepada publik, termasuk ketersediaan informasi dalam situs web Avian Brands; 20 Mei 2025 Webinar Sustainable Landscape of Indonesia's Capital Market. BEI
4. Menyampaikan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan secara tepat waktu; Sosialisasi Peraturan Bursa No. II-Q tentang Kegiatan Liquidity Provider Saham di Bursa
27 Mei 2025 BEI
5. Menyelenggarakan serta mendokumentasikan RUPS serta rapat Dewan Komisaris dan/atau Direksi; dan Peraturan Bursa No. III-Q tentang Liquidity Provider Saham di Bursa.
6. Melaksanakan program orientasi untuk Dewan Komisaris dan/atau Direksi; Webinar IDX-S&P Global: “Value and Benefits of 2025 S&P Global Corporate
28 Mei 2025 BEI
7. Melakukan koordinasi dalam proses penyusunan dan penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan; Sustainability Assessment (“CSA”)”.
8. Bertindak sebagai penghubung antara Avian Brands dengan Pemegang Saham, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku 17 Juni 2025 Seminar Capital Market Dialog: "Seizing Opportunities Amid Global Policy Shifts". AEI
kepentingan yang lainnya; Pendalaman POJK No. 14/POJK.04/2019 tentang Penambahan Modal Perusahaan
17 Juni 2025 ICSA
9. Mewakili Avian Brands dalam korespondensi dengan otoritas pasar modal sesuai dengan kewenangan yang diberikan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.
oleh Avian Brands; serta Sosialisasi POJK No. 9 Tahun 2025 tentang Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan
19 Juni 2025 OJK
10. Menyampaikan laporan secara berkala paling kurang 1 kali dalam 1 tahun mengenai pelaksanaan fungsi Sekretaris Pengelolaan Aset yang Tidak Diklaim di Pasar Modal.
Perusahaan kepada Direksi dan ditembuskan kepada Dewan Komisaris. Seminar Emiten 2025, “Navigating Global Dynamics: The Resilience of Indonesia's Economic
8 Juli 2025 KSEI
and Financial System”.
22 Juli 2025 Webinar "Embracing Diversity, Equality, Inclusion in The Workplace". ICSA
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan Webinar Pendalaman POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau
29 Juli 2025 Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas ICSA
Avian Brands secara konsisten mendukung pengembangan kompetensi Sekretaris Perusahaan melalui partisipasi aktif dalam Menjaminkan Saham Perusahan.
berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas. Kegiatan pengembangan ini dilakukan secara berkelanjutan setiap Webinar Penerapan dan Pemahaman POJK No. 14 Tahun 2025
31 Juli 2025 AEI
tahun sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan bahwa Sekretaris Perusahaan memiliki pengetahuan terkini serta tentang eRUPS eRUPO eRUPSu.
pemahaman yang mendalam terhadap dinamika bisnis dan peraturan yang berlaku. Dengan keterlibatan dalam program- 5 Agustus 2025 Webinar ICSA Finance for Non-Finance Memahami Angka untuk Komunikasi yang Efektif. ICSA
program tersebut, Sekretaris Perusahaan diharapkan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara lebih efektif 19 Agustus 2025 Risk & Governance Summit 2025. OJK
dan adaptif, serta terus menjaga standar profesionalisme dalam mendukung pengelolaan Avian Brands yang transparan, 29 Agustus 2025 Sosialisasi SEOJK No. 10/SEOJK.04/2025. OJK
akuntabel, dan berintegritas. Informasi terkait program pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Sekretaris Perusahaan
29 Agustus 2025 Webinar ICSA "A Risk-Based Approach to ESG: Building Resilient, Responsible Businesses". ICSA
sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut:
Webinar Pendalaman POJK No. 17 Tahun 2020 tentang Transaksi Material
1 September 2025 ICSA
dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Tanggal Uraian Penyelenggara 9 September 2025 Webinar e-RUPS & eASY.KSEI Solusi Modern Tata Kelola RUPS. ICSA
Kustodian Sentral Efek 19 September Webinar "Tax for Non Tax: Peran Corporate Secretary dalam Kewajiban Pajak Emiten, M&A,
6 Januari 2025 Sosialisasi kepada Penerbit Efek Penggunaan eASY dan Fasilitas terkait Emiten di KSEI. ICSA
Indonesia (“KSEI”) 2025 dan Transaksi Saham".
Indonesia Corporate 23 September Webinar Eksplorasi E-RUPS: Alternatif Praktis Sistem BAE untuk Kemudahan dan
AEI
22 Januari 2025 Pendalaman POJK No. 29/POJK.04/2016 dan POJK No. 51/POJK.03/2017. Secretary Association 2025 Transparansi bagi Emiten.
(“ICSA”) 3 Oktober 2025 Webinar IDX Green Equity Designation Initiative. AEI
Bursa Efek Indonesia Diskusi Panel Strategic Move: M&A & Persaingan Usaha dalam
22 Januari 2025 Webinar Sosialisasi ESG Reporting. 8 Oktober 2025 AEI
(“BEI”) Lanskap Pasar Modal Indonesia.
Asosiasi Emiten Webinar "Integrasi Cyber Security dalam Good Corporate Governance (“GCG”):
Webinar Penyegaran POJK No. 15/POJK.04/2022 dan POJK No. 29 Indonesia (“AEI”) dan 29 Oktober 2025 ICSA
23 Januari 2025 Peran Penting Corporate Secretary".
Tahun 2023 bagi Emiten Perusahaan Publik. Otoritas Jasa Keuangan
(“OJK”) 7 November 2025 Webinar "From Compliance to Confidence: Redefining ACGS through ESG and Digital". ICSA
Sosialisasi POJK No. 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan 13 November 2025 Webinar "IFRS 1 & 2 Update and Practical Insights for Public Companies". ICSA
6 Februari 2025 OJK
Emiten dan Perusahaan Publik. 20 November 2025 Webinar "Media Handling 4.0: Peran Corporate Secretary dalam Era AI dan Reputasi Digital". ICSA
Pendalaman POJK No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Pendalaman POJK No. 42 Tahun 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
18 Februari 2025 ICSA 2 Desember 2025 ICSA
Berkala Emiten atau Perusahaan Publik. Transaksi Benturan Kepentingan
ESG Disclosure: Peran Corporate Secretary dalam Penyampaian ESG Metrics Pendalaman Peraturan No. I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas
24 Februari 2025 ICSA 9 Desember 2025 ICSA
melalui SPE-IDXnet. Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat
18 Maret 2025 Menavigasi Tantangan ESG melalui Penguatan Kebijakan Good Corporate Governance. ICSA
172 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 173
Page 89
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Pelaksanaan Tugas Hubungan Investor
Pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan dijalankan secara aktif, efektif, dan penuh tanggung jawab untuk mendukung terciptanya Sepanjang tahun 2025, fungsi hubungan investor menjalankan perannya untuk menjaga komunikasi yang konsisten dengan
komunikasi yang transparan dan hubungan yang harmonis antara Avian Brands dengan seluruh pemangku kepentingan. investor, calon investor, analis, serta komunitas keuangan dan pasar modal. Tujuan utamanya adalah memastikan seluruh
Seluruh aktivitas ini dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas, guna memperkuat pihak memperoleh pandangan yang akurat mengenai kinerja keuangan, strategi bisnis, perkembangan industri cat dan bahan
kepercayaan publik dan mendorong penerapan GCG secara menyeluruh di lingkungan Avian Brands. Informasi lebih lengkap bangunan, serta prospek Avian Brands secara menyeluruh. Seluruh aktivitas dilakukan dengan tetap menjunjung prinsip
mengenai pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan yang direalisasikan sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut: kerahasiaan informasi internal dan perlakuan setara kepada seluruh investor.
1. Mengelola dan memfasilitasi penyelenggaraan rapat 4. Menjalin komunikasi aktif dengan regulator dan
Dewan Komisaris, Direksi, serta berbagai Komite, lembaga pendukung pasar modal, termasuk Otoritas Sepanjang tahun, fungsi hubungan investor menyelenggarakan earnings call setiap triwulan dan public expose sesuai
termasuk Komite Audit, Komite Nominasi dan Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia; ketentuan yang berlaku sebagai sarana penyampaian update kinerja Avian Brands. Selain itu, fungsi hubungan investor aktif
Remunerasi, Komite Good Corporate Governance, dan 5. Melaksanakan kegiatan komunikasi eksternal guna berpartisipasi dalam berbagai konferensi pasar modal, termasuk kegiatan non-deal roadshow dan pertemuan yang difasilitasi
Komite Transaksi Pihak Berelasi, sekaligus menyusun menjaga keterbukaan informasi, termasuk publikasi oleh perusahaan sekuritas, yang mempertemukan Avian Brands dengan investor serta calon investor, baik dari dalam negeri
risalah rapat secara tertib dan akurat; 18 siaran pers kepada publik; maupun luar negeri. Fungsi hubungan investor juga memfasilitasi company visit dan diskusi tematik dengan analis serta
2. Memantau perkembangan regulasi pasar modal serta 6. Memutakhirkan informasi secara berkala di laman investor untuk memperkuat pemahaman pasar terhadap strategi dan kapabilitas operasional Avian Brands.
memastikan kepatuhan Avian Brands, antara lain melalui hubungan investor pada situs web resmi Avian Brands;
publikasi 12 laporan kepemilikan saham bulanan, 4 serta Aktivitas komunikasi dengan investor dilakukan dalam format tatap muka, hybrid, maupun daring untuk meningkatkan
Laporan Keuangan, 1 Laporan Tahunan, dan 1 Laporan 7. Menyusun rencana kerja tahunan Sekretaris Perusahaan fleksibilitas serta memperluas jangkauan audiens. Avian Brands juga menyediakan fasilitas komunikasi yang lebih luas melalui
Keberlanjutan; untuk mendukung agenda dan prioritas strategis Avian situs web resmi dan kanal digital, di mana investor dapat memperoleh Laporan Keuangan, materi presentasi, publikasi
3. Meningkatkan kapasitas profesional dengan mengikuti Brands ke depan. korporasi, serta informasi terkait aktivitas pasar modal lainnya. Penguatan kanal informasi ini dimaksudkan untuk memastikan
berbagai pelatihan yang relevan untuk mendukung transparansi dan kemudahan akses bagi seluruh pemangku kepentingan.
pelaksanaan tugas secara efektif;
Sepanjang tahun 2025, fungsi hubungan investor telah merealisasikan aktivitas keterbukaan informasi Avian Brands kepada
publik sebanyak 25 kali dengan uraian sebagai berikut:
Uraian Frekuensi Tahun 2025
Hubungan Investor Pertemuan Daring dengan Analis
Pertemuan Fisik dengan Analis
2
7
Earnings Call 7
Avian Brands menjalankan fungsi hubungan investor secara proaktif untuk memastikan keterbukaan informasi dan menjaga Paparan Publik 9
kepercayaan pasar terhadap kinerja serta tata Kelola yang dijalankan. Melalui pengelolaan komunikasi yang terstruktur,
Investor Visit 0
Avian Brands menyediakan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu kepada Pemegang Saham, analis, dan publik.
Fungsi tersebut direalisasikan melalui berbagai kegiatan, seperti public expose dan earnings call. Seluruh materi presentasi dan
Informasi lebih lengkap mengenai masing-masing aktivitas fungsi hubungan investor Avian Brands dapat diakses pada situs
informasi terkini dipublikasikan melalui situs web sehingga seluruh pemangku kepentingan dapat mengakses data secara
web dengan link berikut https://avianbrands.com/hubungan-investor/pusat-informasi-investor/aktivitas-hubungan-investor.
mudah dan transparan.
Tugas dan Tanggung Jawab Hubungan Investor
Unit Audit Internal
Pejabat pelaksana fungsi hubungan investor bertugas dan bertanggung jawab dalam memastikan seluruh informasi terkait
kinerja, prospek bisnis, serta aksi korporasi Avian Brands tersampaikan dengan baik. Adapun informasi lebih lengkap mengenai
tugas dan tanggung jawab fungsi hubungan investor diuraikan sebagai berikut:
1. Menjalankan komunikasi berkala mengenai perkembangan kinerja, strategi bisnis, serta prospek Avian Brands kepada
seluruh pemangku kepentingan pasar modal, termasuk investor institusi, investor ritel, analis riset, dan fund manager, serta Unit Audit Internal merupakan salah satu organ Avian Brands yang berperan mendukung Direksi dalam melaksanakan fungsi
memberikan pembaruan mengenai aktivitas Avian Brands yang relevan secara akurat, tepat waktu, dan sesuai ketentuan pengawasan dan evaluasi atas sistem pengendalian internal. Dalam menjalankan fungsinya, Unit Audit Internal memberikan
yang berlaku; jasa assurance dan konsultasi secara independen, obyektif, dan konstruktif guna menambah nilai serta meningkatkan
2. Menyelenggarakan pertemuan dengan analis, investor, dan pihak eksternal lainnya untuk memberikan pemahaman efektivitas dan efisiensi operasional Avian Brands. Melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis risiko, Unit Audit Internal
menyeluruh mengenai kinerja Avian Brands serta dinamika industri yang memengaruhi bisnis perusahaan; secara konsisten mengevaluasi kecukupan dan efektivitas sistem manajemen risiko, pengendalian internal, serta penerapan
3. Berpartisipasi dalam kegiatan roadshow, konferensi pasar modal, analyst meeting, serta company visit untuk memperluas pilar-pilar GCG.
jangkauan komunikasi Avian Brands dengan investor domestik maupun internasional, termasuk melaksanakan pertemuan
kelompok dan diskusi melalui konferensi daring; Seluruh kegiatan audit dilakukan dengan menyeluruh dan terukur untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional
4. Mengelola pembaruan informasi pada situs web resmi dan seluruh materi komunikasi untuk kepentingan investor, sejalan dengan kebijakan internal, standar operasional, dan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan demikian, Unit Audit
termasuk presentasi kinerja, investor deck, dan publikasi lainnya; serta Internal berkontribusi secara strategis dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pencapaian tujuan jangka panjang
5. Melakukan pemantauan dan kajian berkala terhadap tren industri cat dan bahan bangunan, kondisi kompetitor, Avian Brands secara berkelanjutan.
perkembangan saham, serta sentimen pasar modal sebagai masukan dan rekomendasi kepada Direksi, Dewan Komisaris,
serta pemangku kepentingan internal lainnya.
174 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 175
Page 90
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Piagam Unit Audit Internal Adapun pada tahun 2025, Unit Audit Internal Avian Brands terdiri dari 8 personel, yang mencakup 1 orang Kepala Unit Audit
Internal dan 7 orang anggota. Komposisi ini mencerminkan upaya Avian Brands dalam membangun tim audit internal yang
Avian Brands telah memiliki Piagam Audit Internal yang ditetapkan pada tanggal 16 Agustus 2021 (“Piagam Audit Internal”). solid, profesional, dan memiliki kapasitas memadai untuk melaksanakan tugas pengawasan secara menyeluruh di seluruh unit
Piagam ini disusun untuk memastikan bahwa seluruh pelaksanaan tugas Unit Audit Internal dilakukan secara sistematis, operasional.
objektif, dan profesional sesuai dengan pilar-pilar GCG serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Tugas dan Tanggung Jawab Unit Audit Internal
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Unit Audit Internal
Sebagai bagian integral dari mekanisme pengawasan internal Avian Brands, Unit Audit Internal memegang peran strategis
Kepemimpinan Unit Audit Internal berada di bawah tanggung jawab Kepala Unit Audit Internal yang pengangkatannya dalam mendukung efektivitas tata kelola dan pencapaian tujuan Avian Brands secara menyeluruh. Dalam pelaksanaannya,
dilakukan oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris, sebagaimana diatur dalam Piagam Audit Internal. Proses Unit Audit Internal bertugas untuk memastikan bahwa sistem pengendalian internal diterapkan secara optimal guna
pengangkatan, penggantian, maupun pemberhentian Kepala Unit Audit Internal wajib dilaporkan kepada OJK sebagai bentuk mendeteksi risiko, memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta menjaga efisiensi operasional. Informasi
kepatuhan terhadap ketentuan peraturan yang berlaku di sektor pasar modal. Ketentuan ini dirancang untuk memastikan lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab Unit Audit Internal diuraikan sebagai berikut:
bahwa proses penunjukan pimpinan Unit Audit Internal dilandasi prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta mencerminkan 1. Menyusun dan melaksanakan rencana audit internal tahunan;
komitmen Avian Brands dalam menjaga independensi fungsi pengawasan internal. Dengan demikian, mekanisme ini turut 2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan
memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap efektivitas pengendalian internal dan tata kelola Avian Avian Brands;
Brands secara keseluruhan. 3. Melakukan pemeriksaan serta penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber
daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
Profil Kepala Unit Audit Internal 4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diaudit kepada seluruh tingkat
Manajemen;
5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris;
Kristanto 6. Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
7. Bekerja sama dengan Komite Audit;
Nagatan*) 8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit yang dilakukannya; serta
9. Melaksanakan pemeriksaan khusus, apabila diperlukan.
Kepala Unit Audit Internal
Sertifikasi Keahlian Unit Audit Internal
Periode dan Dasar Pengangkatan
Kepemilikan sertifikasi profesional oleh anggota Unit Audit Internal menjadi salah satu landasan penting dalam menjamin mutu,
Surat Keputusan Direktur Utama Avian Brands No. 009/AA/SK/DIR/VII/2025 tanggal 12 Agustus 2025.
akuntabilitas, dan kredibilitas pelaksanaan fungsi audit di lingkungan Avian Brands. Sertifikasi ini tidak hanya membuktikan
penguasaan terhadap prinsip-prinsip audit internal, manajemen risiko, dan pengendalian internal, tetapi juga mencerminkan
kepatuhan terhadap standar dan kode etik profesi yang diakui secara nasional maupun internasional. Melalui proses sertifikasi
yang ketat, setiap auditor internal memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas secara objektif dan independen, serta
Profil lengkap Kepala Unit Audit Internal dapat dilihat pada bagian Profil Komite Transaksi Pihak Berelasi dalam Laporan Tahunan ini. memberikan rekomendasi yang relevan dan bernilai tambah bagi perbaikan sistem pengendalian internal. Dengan demikian,
*)
Menjabat sebagai Anggota Komite Transaksi Pihak Berelasi sejak tanggal 12 Agustus 2025 menggantikan Bapak Bobby Septian Yahya.
keberadaan auditor bersertifikasi turut memperkuat peran Unit Audit Internal dalam menciptakan lingkungan pengawasan
yang profesional, andal, dan berkontribusi pada pencapaian tujuan strategis Avian Brands. Informasi mengenai sertifikasi
keahlian yang dimiliki oleh Unit Audit Internal diuraikan sebagai berikut:
Struktur dan Kedudukan Unit Audit Internal
Jumlah
Sertifikasi
Karyawan
Dewan Komisaris Direktur Utama
ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu 2 Orang
ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan 2 Orang
ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2 Orang
Komite Audit Unit Audit Internal Auditor Internal Sistem Manajemen Terintegrasi 2 Orang
Risk Based Audit 1 Orang
Penulisan Laporan Audit yang Efektif 1 Orang
Unit Audit Internal secara struktural berada langsung di bawah Direktur Utama, yang bertanggung jawab atas pengawasan
Instrumen Pendukung bagi Manajer Audit 1 Orang
dan penerimaan laporan pelaksanaan tugas Unit Audit Internal secara menyeluruh. Struktur ini dirancang untuk memastikan
independensi dan efektivitas pelaksanaan fungsi audit internal, sekaligus menjamin bahwa setiap temuan audit, evaluasi
sistem pengendalian internal, serta rekomendasi perbaikan dapat disampaikan secara langsung kepada pimpinan tertinggi
Avian Brands. Dengan demikian, Avian Brands memastikan bahwa tindak lanjut atas hasil audit dapat direspons secara cepat,
tepat, dan strategis untuk memperkuat implementasi GCG yang transparan dan akuntabel. Struktur pelaporan langsung ini
juga menjadi bentuk nyata komitmen Avian Brands terhadap integritas fungsi pengawasan internal dan penerapan sistem
pengendalian yang efektif.
176 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 177
Page 91
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Rapat Unit Audit Internal 3. Melaksanakan pemeriksaan audit di area purchase and expense, antara lain:
a. Pemeriksaan audit terhadap pembayaran gaji dan lembur;
Kebijakan Rapat b. Pemeriksaan audit terhadap proses pembelian dan pemasok;
Unit Audit Internal memiliki otoritas untuk menyelenggarakan rapat secara berkala, baik dengan pihak internal seperti Direksi c. Pemeriksaan audit terhadap project dan maintenance; serta
dan Komite Audit, maupun dengan pihak eksternal seperti Kantor Akuntan Publik. Rapat-rapat ini bertujuan untuk membahas d. Pemeriksaan audit terhadap biaya promosi;
dan mengevaluasi hasil temuan dari General Audit, Compliance Audit, dan Operational Improvement. Melalui rapat ini, Unit 4. Melaksanakan pemeriksaan audit terhadap Entitas Anak Avian Brands.
Audit Internal dapat memastikan bahwa seluruh aspek audit diperiksa secara mendalam serta memastikan adanya tindak
lanjut yang efektif terhadap temuan dan rekomendasi yang dihasilkan. Selain melaksanakan tugas di atas, Unit Audit Internal juga secara berkala menyampaikan laporan hasil audit kepada Direksi
pada periode awal bulan berikutnya.
Pelaksanaan Rapat
Sepanjang tahun 2025, Unit Audit Internal telah menyelenggarakan 12 kali rapat dengan anggota Direksi, 4 kali rapat dengan
Komite Audit, dan 2 kali rapat dengan Kantor Akuntan Publik.
Pengembangan Kompetensi Unit Audit Internal
Akuntan Publik
Avian Brands senantiasa mendorong penguatan kapasitas dan kompetensi Unit Audit Internal melalui program pengembangan
berkelanjutan yang dirancang secara strategis. Setiap tahun, anggota Unit Audit Internal mengikuti berbagai pelatihan dan
sertifikasi profesional, baik yang diselenggarakan secara internal maupun oleh lembaga eksternal yang kredibel. Kegiatan ini Avian Brands menerapkan fungsi pengawasan eksternal yang independen melalui pelibatan Kantor Akuntan Publik (“KAP”)
bertujuan untuk memperbarui wawasan, memperdalam pemahaman atas praktik audit terkini, serta memastikan kemampuan untuk mengaudit Laporan Keuangan. Audit ini memberikan penilaian objektif atas kewajaran penyajian Laporan Keuangan
analitis dan evaluatif tetap selaras dengan dinamika perubahan regulasi dan lingkungan bisnis. Dengan demikian, Unit Audit serta memastikan kesesuaiannya dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia. Melalui audit eksternal,
Internal diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan dan konsultatif secara optimal, serta memberikan kontribusi Avian Brands memperkuat kepercayaan Pemegang Saham, regulator, dan pemangku kepentingan terhadap transparansi
nyata dalam menjaga efektivitas pengendalian internal dan tata kelola perusahaan yang sehat. Informasi terkait program serta akuntabilitas keuangannya. Hasil audit juga menjadi dasar bagi manajemen dalam memperbaiki proses dan kebijakan
pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Unit Audit Internal sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut: keuangan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan serta menjaga kinerja keuangan yang sehat dan berintegritas.
Tanggal Uraian Penyelenggara Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan Indonesia
13 Januari 2025 Tips Membuat Presentasi Avian Brands
Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan Indonesia merupakan komitmen utama Avian Brands dalam menyusun
16 Juni 2025 Ms. Office - Excel Advanced Level Elips Computer Academy
dan menyajikan Laporan Keuangan. Avian Brands secara konsisten memastikan bahwa seluruh transaksi keuangan dicatat dan
21 Agustus 2025 CINTA (Customer Focus, Integrity, Teamwork, Agility) Tancorp
dilaporkan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia sebagaimana diuraikan berikut:
29 – 30 Oktober 2025 Basic Paint Avia Brands 1. Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (“IAI”); serta
19 November 2025 Managing Your Boss Tancorp 2. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) No. KEP-347/BL/2012 tentang
2 – 5 Desember 2025 Certified Internal Audit Officer PPM Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
Dengan mematuhi standar ini, Avian Brands juga berupaya menjaga kepercayaan publik dan memastikan integritas informasi
Pelaksanaan Tugas Unit Audit Internal keuangan yang disajikan.
Pelaksanaan tugas Unit Audit Internal dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur dan menyeluruh sebagai bagian dari
komitmen Avian Brands dalam memperkuat sistem pengendalian internal dan meningkatkan efektivitas operasional. Melalui Prosedur Audit Eksternal dan Standar Audit
proses evaluasi yang sistematis dan berbasis risiko, Unit Audit Internal memberikan rekomendasi yang konstruktif dan
independen kepada Manajemen guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat, serta memastikan seluruh proses Audit atas Laporan Keuangan Avian Brands dilaksanakan oleh KAP sesuai Standar Profesional Akuntan Publik (“SPAP”) di
bisnis Avian Brands berjalan sesuai dengan pilar-pilar GCG dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang Indonesia. Proses audit mencakup pengujian, verifikasi, dan evaluasi atas kewajaran penyajian Laporan Keuangan untuk
berlaku. Informasi lebih lengkap mengenai pelaksanaan tugas Unit Audit Internal yang direalisasikan sepanjang tahun 2025 memastikan kesesuaiannya dengan SAK yang ditetapkan oleh IAI. Melalui audit yang komprehensif, KAP memberikan opini
diuraikan sebagai berikut: independen terhadap integritas Laporan Keuangan Avian Brands. Selama proses audit, KAP berkomunikasi secara intensif dengan
1. Melaksanakan pemeriksaan audit di area finance and accounting, antara lain: Manajemen untuk klarifikasi dan penyesuaian apabila ditemukan ketidaksesuaian atau pengungkapan yang belum memadai.
a. Pemeriksaan audit terhadap kas dan bank; Setelah ditinjau dan disetujui, hasil akhir audit disampaikan kepada otoritas terkait. Proses ini memastikan akurasi, transparansi,
b. Pemeriksaan audit terhadap piutang dan penjualan; serta kepatuhan terhadap standar pelaporan keuangan, sekaligus memperkuat akuntabilitas dan kredibilitas Avian Brands.
c. Pemeriksaan audit terhadap utang dan pembelian; serta
d. Pemeriksaan audit terhadap aset tetap;
2. Melaksanakan pemeriksaan audit di area operation, antara lain: Mekanisme Penunjukan Akuntan Publik
a. Pemeriksaan audit terhadap persediaan barang jadi dan proses operasional yang terjadi di area barang jadi;
b. Pemeriksaan audit terhadap persediaan di area produksi dan proses produksi (consumption raw material, output barang Mekanisme penunjukan KAP oleh Avian Brands dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sesuai Peraturan OJK
jadi, dan Bill of Material); No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Proses
c. Pemeriksaan audit terhadap persediaan bahan baku dan proses operasional yang terjadi di area bahan baku; serta diawali dengan evaluasi kebutuhan audit eksternal oleh Komite Audit, termasuk seleksi terhadap KAP yang independen,
d. Pemeriksaan audit terhadap barang waste dan B3 dari hasil produksi; berintegritas, serta memiliki rekam jejak dan kompetensi sesuai kebutuhan audit Avian Brands. Setelah evaluasi, Komite Audit
178 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 179
Page 92
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Sistem Pengendalian Internal
merekomendasikan calon KAP kepada Dewan Komisaris untuk dikaji dan disetujui, kemudian diajukan melalui RUPS atau
berdasarkan pendelegasian wewenang RUPS kepada Dewan Komisaris.
Dalam proses penunjukan KAP untuk tahun buku 2025, Komite Audit telah menyampaikan rekomendasi resmi melalui
Surat Rekomendasi Komite Audit Avian Brands No. 005/AA/SK/KA/IX/2025 tanggal 11 September 2025. Rekomendasi
Sistem Pengendalian Internal (“SPI”) merupakan elemen penting dalam tata kelola perusahaan yang dirancang untuk
tersebut kemudian disetujui oleh Dewan Komisaris sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Dewan Komisaris
mendukung pencapaian tujuan operasional Avian Brands secara efektif, efisien, dan berkelanjutan. SPI berfungsi sebagai
No. 006/AA/BAR/KOM/IX/2025 tanggal 15 September 2025.
kerangka kerja terpadu yang mencakup serangkaian kebijakan, prosedur, dan praktik pengawasan yang diterapkan di seluruh
tingkatan organisasi, mulai dari Manajemen Puncak hingga seluruh lini operasional. Sistem ini berperan dalam memberikan
Setelah mendapatkan persetujuan tersebut, Avian Brands akan menetapkan KAP yang terpilih melalui keputusan resmi.
keyakinan yang memadai atas tercapainya sasaran strategis Avian Brands, menjaga kepatuhan terhadap ketentuan internal
Penunjukan Akuntan Publik dan KAP tersebut selanjutnya dilaporkan kepada OJK dengan melampirkan:
1. Dokumen penunjukan serta rekomendasi Komite Audit; maupun eksternal, serta memastikan bahwa setiap aktivitas usaha berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen risiko
2. Hasil penilaian sendiri yang diterima dari KAP; serta dan standar pengendalian yang telah ditetapkan. Dengan demikian, SPI tidak hanya menjadi alat mitigasi risiko, tetapi juga
3. Dokumen perjanjian kerja dengan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik. instrumen penting dalam menjaga integritas, efisiensi, dan akuntabilitas proses bisnis Avian Brands secara keseluruhan.
KAP yang telah ditunjuk bertanggung jawab untuk melaksanakan audit eksternal terhadap Laporan Keuangan Avian Brands SPI mencakup berbagai aspek sebagaimana diuraikan berikut:
sesuai dengan standar profesional akuntan publik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Proses ini memastikan 1. Pengendalian Operasional untuk menjamin efektivitas dan efisiensi aktivitas operasional Avian Brands. Pengendalian ini
bahwa penunjukan Akuntan Publik dilakukan secara objektif dan transparan sehingga dapat menjaga integritas dan kredibilitas mencakup perlindungan aset Avian Brands dari risiko kehilangan atau penyalahgunaan serta pengoptimalan penggunaan
audit eksternal Avian Brands. sumber daya untuk mencapai hasil yang optimal.
2. Pengendalian Pelaporan untuk memastikan keakuratan dan Laporan Keuangan, Laporan Tahunan, dan Laporan
Keberlanjutan yang disajikan. Pengendalian ini bertujuan agar data keuangan maupun non-keuangan yang dihasilkan
Akuntan Publik 2025 dapat dipercaya dan mencerminkan kondisi dan kinerja Avian Brands yang sebenarnya, baik untuk keperluan internal
maupun eksternal.
Penunjukan Akuntan Publik dan/atau KAP yang bertugas melakukan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Avian 3. Pengendalian Kepatuhan untuk menyediakan kepastian bahwa Avian Brands mematuhi seluruh peraturan perundang-
Brands untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 dilakukan berdasarkan keputusan RUPS Tahunan yang undangan yang berlaku. Pengendalian ini mencakup kepatuhan terhadap hukum, regulasi, serta kebijakan internal yang
diselenggarakan pada tanggal 10 April 2025. Dalam keputusan tersebut, RUPS memberikan kewenangan kepada Dewan ditetapkan untuk menjaga standar etika dan legalitas Avian Brands.
Komisaris untuk menetapkan Akuntan Publik dan/atau KAP Terdaftar di Indonesia yang dinilai memiliki kompetensi,
independensi, dan rekam jejak profesional yang baik. SPI tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan dan pengendalian, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun
lingkungan yang kondusif bagi pencapaian visi dan tujuan strategis Avian Brands. Melalui penerapan SPI yang efektif dan
Sehubungan dengan mandat tersebut, Dewan Komisaris telah menunjuk KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma
terintegrasi, Avian Brands mampu mengelola dan memitigasi risiko operasional secara proaktif; meningkatkan keandalan
anggota Crowe Global), sebagai auditor eksternal untuk tahun buku 2025. Pemilihan KAP ini dilakukan melalui proses evaluasi
penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan, Laporan Tahunan, dan Laporan Keberlanjutan; serta memastikan kepatuhan
yang mempertimbangkan kapabilitas teknis, pengalaman industri, serta integritas profesional dalam menangani audit
terhadap ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Pada akhirnya, keberadaan SPI yang kuat mendukung pengambilan
perusahaan terbuka berskala besar di Indonesia.
keputusan yang lebih tepat, memperkuat tata kelola perusahaan, dan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Daftar Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik Periode 5 Tahun Terakhir
Implementasi Sistem Pengendalian Internal
Daftar Akuntan Publik dan KAP yang telah melakukan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Avian Brands selama periode
5 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut: Penerapan SPI merupakan fondasi penting dalam mendukung terciptanya operasional yang efisien, efektif, dan terkendali di
lingkungan Avian Brands. SPI dirancang secara komprehensif untuk membangun kerangka kerja yang mendorong pencapaian
sasaran strategis Avian Brands, meminimalkan potensi risiko yang dapat menghambat kinerja, serta memastikan kepatuhan
Tahun Buku Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Opini terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan mengintegrasikan SPI ke dalam seluruh lini proses bisnis
Wajar tanpa dan pengambilan keputusan manajerial, Avian Brands tidak hanya memperkuat akuntabilitas dan tata kelola internal, tetapi
2025 KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma anggota Crowe Global) Novida Winata
modifikasian juga menjaga integritas dan keandalan sistem operasional dalam jangka panjang. Adapun implementasi SPI di Avian Brands
Wajar tanpa diuraikan sebagai berikut:
2024 KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma anggota Crowe Global) Agustina Felisia
modifikasian
Tanpa
2023 KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) Ely
Modifikasian Komponen Sistem
Implementasi di Avian Brands
Pengendalian Internal
Tanpa
2022 KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) Ely
Modifikasian Mengkaji perbandingan antara target dengan realisasi anggaran biaya melalui laporan-laporan yang dibuat
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global Benyanto Wajar Tanpa secara berkala. Begitu juga dengan pengendalian efektif yang memerlukan penerapan sistem otorisasi jelas
2021 Keuangan dan berjenjang. Dengan adanya level otorisasi yang terstruktur, setiap pengeluaran dapat dipastikan sesuai
Limited) Suherman Pengecualian
dengan kewenangan yang telah ditetapkan, sehingga mendukung akuntabilitas dan meminimalkan risiko
penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.
Mewajibkan seluruh karyawan untuk mematuhi Standar Operasional Prosedur (“SOP”) yang mengatur
Jasa Lain yang Diberikan berbagai prosedur kegiatan operasional merupakan langkah penting untuk memastikan proses kerja berjalan
secara efektif dan efisien. Selain penerapan SOP, optimalisasi operasional juga dilakukan dengan mengurangi
Operasional
Tidak terdapat jasa lain yang diberikan oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra (firma anggota Crowe Global), selain jasa pekerjaan manual melalui penggunaan sistem yang terintegrasi. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan
audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Avian Brands untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. efisiensi, tetapi juga meminimalkan risiko penyimpangan atau pelanggaran dalam pelaksanaan kegiatan
operasional.
180 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 181
Page 93
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Komponen Sistem
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi atas Penerapan Sistem Pengendalian Internal
Implementasi di Avian Brands
Pengendalian Internal
Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa memastikan penerapan SPI di Avian Brands berjalan sistematis, terstruktur, dan
Aset Mengasuransikan seluruh aset tetap Avian Brands pada asuransi risiko kerugian kebakaran dan risiko lainnya. berkelanjutan melalui evaluasi berkala. Sepanjang tahun 2025, hasil evaluasi menunjukkan bahwa SPI berfungsi secara
Melalui Direksi, Sekretaris Perusahaan, Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Good Corporate efektif dan efisien dalam menjamin keandalan operasional, pelaporan keuangan, serta kepatuhan terhadap peraturan yang
Kepatuhan terhadap
Governance, Komite Transaksi Pihak Berelasi, serta Unit Audit Internal senantiasa melakukan komunikasi berlaku. Pelaksanaan SPI mencakup aspek operasional, pelaporan, dan kepatuhan, dengan hasil yang dinilai memadai tanpa
Hukum dan Peraturan
dan koordinasi untuk melakukan penelaahan atas kepatuhan Avian Brands terhadap hukum dan peraturan
Perundang-Undangan temuan material signifikan. Setiap penyimpangan ditindaklanjuti dengan cepat, mencerminkan responsivitas sistem dalam
perundang-undangan yang berlaku. Sekretaris Perusahaan juga secara rutin mengikuti perkembangan
yang Berlaku mendukung perbaikan berkelanjutan. Komitmen Dewan Komisaris dan Direksi terhadap penguatan SPI menunjukkan upaya
peraturan perundang-undangan, khususnya yang berkaitan dengan pasar modal.
berkesinambungan untuk menjaga kepatuhan, transparansi, serta menjadikan SPI sebagai sistem adaptif yang mendukung
Efektivitas penerapan SPI tidak semata-mata ditentukan oleh tersusunnya kebijakan dan prosedur yang sistematis, tetapi juga integritas dan daya saing Avian Brands di masa depan.
sangat bergantung pada partisipasi aktif dan komitmen dari seluruh lapisan organisasi. Setiap individu, dari jajaran Manajemen
hingga karyawan operasional, memegang peran penting dalam mengoperasikan sistem pengendalian secara konsisten dan
berintegritas. Oleh karena itu, Avian Brands secara berkelanjutan menyelenggarakan sosialisasi dan program pelatihan yang
bertujuan membangun pemahaman menyeluruh terhadap prinsip dan praktik SPI, sehingga dapat diterapkan secara efektif
dalam kegiatan sehari-hari. Lebih dari itu, SPI yang diterapkan harus mampu beradaptasi terhadap dinamika lingkungan
bisnis, termasuk risiko-risiko baru dan perkembangan regulasi yang terus berubah. Untuk itu, mekanisme pengendalian
internal senantiasa ditinjau dan disempurnakan secara berkala agar tetap relevan, responsif, dan efektif dalam mendukung
Sistem Manajemen Risiko
pencapaian tujuan strategis Avian Brands serta menjaga integritas dan transparansi seluruh aktivitas operasional Avian Brands.
Sistem manajemen risiko Avian Brands menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan usaha melalui
pendekatan yang terintegrasi dan sistematis. Sistem ini dirancang untuk secara proaktif mengidentifikasi, menganalisis, dan
Tinjauan atas Pengendalian Internal
mengelola potensi risiko maupun peluang yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan strategis Avian Brands. Dengan
penerapan yang efektif, Avian Brands mampu merespons dinamika bisnis secara adaptif, meminimalkan ancaman, dan
Unit Audit Internal memiliki peran strategis dalam memastikan efektivitas penerapan SPI di seluruh lini operasional Avian
mengoptimalkan peluang guna menjaga keberlangsungan operasional.
Brands. Melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis risiko, Unit Audit Internal melakukan penilaian menyeluruh
terhadap pelaksanaan SPI untuk menjamin bahwa setiap aktivitas usaha berjalan secara efisien, terkendali, dan sesuai dengan
Manajemen risiko di Avian Brands tidak hanya berfungsi sebagai alat mitigasi, tetapi juga menjadi bagian integral dari proses
kebijakan serta prosedur yang telah ditetapkan. Evaluasi ini tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi juga bertujuan
pengambilan keputusan strategis dan operasional di seluruh lini organisasi. Setiap kebijakan dan aktivitas usaha melalui
untuk mengidentifikasi area yang berpotensi menimbulkan kelemahan atau penyimpangan dalam proses bisnis. Temuan
penilaian risiko mendalam dengan langkah mitigasi yang terencana, memastikan penerapan tata kelola yang kuat dan
yang diperoleh dari proses audit menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi yang konstruktif, guna memperkuat desain
berorientasi pada nilai tambah berkelanjutan. Melalui penguatan kebijakan, prosedur, dan budaya risiko di seluruh tingkatan,
dan efektivitas SPI serta meningkatkan tata kelola dan kinerja operasional secara menyeluruh. Dengan demikian, Unit Audit
Avian Brands menegaskan komitmennya membangun perusahaan yang tangguh, kompetitif, dan akuntabel, sehingga sistem
Internal berkontribusi signifikan dalam menciptakan sistem pengendalian yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada
manajemen risiko berperan penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis serta mendukung pencapaian kinerja optimal
perbaikan berkelanjutan.
jangka panjang.
Dalam memastikan penerapan SPI dapat berjalan dengan baik, Unit Audit Internal melakukan beberapa hal sebagaimana
diuraikan berikut:
1. Menjalankan pemeriksaan secara independen di Avian Brands dengan maksud meningkatkan nilai tambah operasional
Jenis dan Mitigasi Risiko
Avian Brands dengan memberikan keyakinan (assurance) serta konsultasi yang bersifat independen dan objektif;
Berdasarkan kajian yang dilakukan selama tahun 2025, risiko-risiko yang dihadapi Avian Brands serta upaya mitigasinya
2. Mendukung pencapaian tujuan melalui pendekatan sistematis dengan cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas
diuraikan sebagai berikut:
manajemen risiko, pengendalian, dan proses tata kelola Avian Brands yang baik;
3. Menjadi penasihat profesional bagi Direksi dan katalisator bagi seluruh unit kerja maupun Avian Brands secara keseluruhan;
4. Memastikan bahwa pengelolaan risiko pengendalian internal dan proses tata kelola Avian Brands telah memadai dan Risiko Utama yang Mempunyai Pengaruh Signifikan terhadap Kelangsungan Usaha
berfungsi dengan baik;
Indikasi Mitigasi
5. Mengevaluasi ketaatan terhadap hukum, peraturan perundang-undangan, dan kebijakan serta prosedur Avian Brands
Kegiatan usaha Avian Brands bergantung pada kelangsungan • Melakukan benchmarking secara terus menerus dengan pesaing untuk
yang berlaku;
kesuksesan dari merek-merek utama Avian Brands, seperti memastikan produk-produk tersebut tetap unggul di pasaran;
6. Mengevaluasi informasi keuangan, manajemen, dan operasional yang penting dalam ruang lingkup audit telah disajikan Avian, Avitex, dan No Drop; serta kegagalan apa pun untuk • Mengalokasikan sejumlah biaya untuk mendukung kegiatan pemasaran
dengan akurat, lengkap, dapat dipercaya, dan tepat waktu; mempertahankan kekuatan dan nilai merek produk Avian produk-produk tersebut;
7. Mengidentifikasi setiap potensi penghematan dan efektivitas biaya, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan Brands dapat berdampak negatif dan material terhadap • Melakukan pengembangan produk-produk tersebut untuk menjaga
kegiatan usaha, kondisi keuangan, dan hasil operasi. atau meningkatkan kualitas; serta
efisiensi dan efektivitas biaya;
• Menambah varian produk-produk tersebut untuk memperkuat brand
8. Melaksanakan penugasan khusus dari Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit yang relevan dengan ruang lingkup image dan memenuhi kebutuhan yang berkembang di pasar.
pekerjaan tersebut di atas, misalnya penyelidikan dan pengungkapan atas penyimpangan, kecurangan, dan pemborosan;
serta
9. Menyiapkan laporan audit dan rekomendasi untuk perbaikan.
182 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 183
Page 94
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Risiko terkait Bisnis dan Industri Risiko Umum
Indikasi Mitigasi Indikasi Mitigasi
Avian Brands menghadapi persaingan yang ketat, dan jika • Meningkatkan investasi dalam pengembangan produk serta selektif Kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasi, dan prospek Mengawasi kondisi ekonomi global maupun nasional untuk memastikan
Avian Brands gagal bersaing secara efektif, Avian Brands dapat dalam kegiatan promosi, periklanan, dan distribusi produk; usaha Avian Brands dapat terpengaruh secara negatif oleh Avian Brands dapat merumuskan strategi yang tepat dan lentur untuk
kehilangan pangsa pasar serta hasil operasi Avian Brands • Menetapkan harga produk yang kompetitif berdasarkan kombinasi kondisi ekonomi global, regional, dan nasional. beradaptasi dengan perubahan yang ada.
dapat terpengaruh secara negatif. berbagai faktor, termasuk kemampuan Avian Brands untuk menciptakan
Indikasi Mitigasi
keunikan produk Avian Brands dari produk-produk pesaing;
• Menambah jaringan distribusi untuk memperkuat penetrasi produk Avian Brands mungkin tidak dapat melindungi hak kekayaan • Mengadakan perjanjian lisensi dengan pihak ketiga;
Avian Brands; serta intelektual Avian Brands secara memadai. • Mengandalkan perjanjian kontrak dan perlindungan hukum untuk
• Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, seperti Program Avian melindungi hak kekayaan intelektual Avian Brands; serta
Brands Priority Customers, Program Mitra Avian Brands, one day delivery, • Mengandalkan undang-undang paten, merek dagang, rahasia dagang,
maupun express delivery. dan hak cipta Indonesia untuk melindungi hak kekayaan intelektual
Avian Brands.
Indikasi Mitigasi
Indikasi Mitigasi
Upaya Avian Brands untuk berinovasi dan mengembangkan • Mengembangkan Research, Development, and Innovation (“RDI”) center
produk-produk mungkin tidak berhasil. yang lengkap dan modern dengan merekrut serta mengembangkan Avian Brands mungkin gagal memperoleh atau mengalami Mengawasi seluruh sertifikat, izin, lisensi, dan hal lain yang berhubungan
personil ahli kimia yang berkualitas; keterlambatan yang material dalam memperoleh atau dengan perizinan untuk kegiatan operasional, termasuk sewa-menyewa
• Menjaga hubungan baik dengan pemasok bahan untuk memperoleh memperbarui sertifikat, lisensi, izin, atau persetujuan selalu dipastikan diperbarui.
informasi mengenai perkembangan bahan-bahan terbaru; Pemerintah yang diperlukan untuk kegiatan operasi Avian
• Merekrut tenaga ahli dalam bidang coating global; serta Brands dan kegiatan sewa-menyewa yang relevan untuk
• Melakukan studi pasar ke negara-negara dengan tingkat perkembangan pabrik produksi Avian Brands. Sebagai akibatnya, kegiatan
industri yang lebih maju, seperti China dan India, sebagai bagian dari usaha, kondisi keuangan, dan hasil operasi Avian Brands
upaya untuk senantiasa mengikuti dan memahami dinamika serta tren mungkin terpengaruh secara material.
terkini di industri. Indikasi Mitigasi
Indikasi Mitigasi Regulasi emisi gas rumah kaca dan isu perubahan iklim dapat Menerapkan dan meningkatkan Sistem Manajemen Lingkungan
Dalam mempertahankan kesuksesan usahanya, Avian Brands • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Avian Brands; berdampak buruk pada operasi dan pasar Avian Brands. (ISO 14001) dan Sistem Manajemen Energi (ISO 50001), serta memantau
bergantung pada keberadaan personel inti tertentu dan • Memperhatikan proses rekrutmen, pengembangan, dan jenjang karier; konsistensi penerapannya di lingkungan Avian Brands, misalnya
keberhasilannya dalam merekrut serta mempertahankan serta pengembangan produk ramah lingkungan (green label), pemakaian energi
personel berkualifikasi tertentu lainnya. • Membangun kerja sama dengan universitas/akademi terkemuka untuk terbarukan (solar panel), dan pemakaian forklift listrik menggantikan diesel,
mendapatkan talenta-talenta yang berkualitas. serta menggantikan energi solar untuk thermo dan boiler dengan energi
gas. Sejalan dengan itu, program-program terkait kepedulian lingkungan
Indikasi Mitigasi
hidup juga senantiasa diselaraskan dengan ISO 26000 yang menjadi salah
Kegiatan usaha utama Avian Brands bergantung pada pasokan • Mendapatkan dan mempertahankan pasokan bahan baku yang satu standar panduan tentang tanggung jawab sosial.
bahan baku yang stabil dan memadai, serta hasil operasi Avian konsisten dan memadai dengan harga yang layak dengan selalu mencari
Brands dapat terpengaruh secara material sebagai akibat dari atau memperbaharui pemasok baru (alternatif ); serta Avian Brands juga telah menetapkan target pengurangan emisi yang
kenaikan biaya bahan baku atau kurangnya ketersediaan • Menerapkan strategi lindung nilai (hedging) secara terbatas atas dipantau secara berkala oleh tim Quality Assurance and Sustainability.
bahan baku. eksposur mata uang asing, seperti Dolar Amerika Serikat (“USD”) dan Pengawasan ini memastikan pencapaian target sesuai dengan komitmen
China Yuan (“CNY”), mengingat sebagian bahan baku masih diperoleh keberlanjutan Avian Brands, sekaligus mendukung kontribusi terhadap
melalui impor. pengurangan dampak lingkungan secara menyeluruh.
Indikasi Mitigasi Indikasi Mitigasi
Avian Brands menyewa aset-aset penting, seperti gudang Memaksimalkan dengan jangka waktu sewa yang lebih panjang Aktivisme buruh, kerusuhan, dan undang-undang Avian Brands selalu berusaha memenuhi seluruh peraturan yang terkait
dan pusat distribusi. Ketidakmampuan untuk memperbarui (3 – 5 tahun). ketenagakerjaan di Indonesia mungkin memiliki dampak dengan ketenagakerjaan untuk meminimalkan risiko terkait.
sewa tersebut dapat memengaruhi kemampuan operasional material yang merugikan bagi Avian Brands.
Avian Brands.
Indikasi Mitigasi
Avian Brands terlibat dalam sejumlah transaksi dengan pihak Memastikan seluruh transaksi dengan pihak berelasi (Related Party
terkait (pihak berelasi) dan Avian Brands tidak dapat menjamin Transaction) dilakukan secara arm’s lenght basis untuk menghindari
bahwa hasil usaha atau kondisi keuangan Avian Brands tidak pengaruh negatif yang mungkin timbul akibat praktik-praktik usaha yang
akan terpengaruh secara negatif jika di masa mendatang tidak sehat.
ketentuan perjanjian-perjanjian tersebut dihentikan atau
diubah sehingga berpotensi merugikan Avian Brands.
Indikasi Mitigasi
Avian Brands mungkin tidak dapat memperoleh pasokan • Memastikan perjanjian kerja sama dengan vendor terjaga dengan baik;
listrik, bahan bakar, air, peralatan, serta suku cadang yang • Memastikan alternatif vendor; serta
memadai dan tidak terputus, atau memperolehnya dengan • Mencari sumber energi alternatif, seperti pemakaian solar panel,
harga yang menguntungkan. sehingga cadangan pasokan listrik tetap terjaga.
184 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 185
Page 95
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Risiko Keuangan
Perkara Hukum yang Berdampak Material dan
Sanksi Administratif yang Dihadapi
Indikasi Mitigasi
Risiko Mata Uang Asing Avian Brands selalu disiplin dalam melakukan pembayaran kewajiban
Mata uang fungsional Avian Brands adalah Rupiah. Avian Brands dalam mata uang asing untuk menghindari efek spekulasi dan melakukan
menghadapi risiko nilai tukar mata uang asing karena sebagian aksi lindung nilai (forward contract) terbatas. Seluruh pinjaman bank jika
pembelian dan biaya operasionalnya dalam mata uang asing. ada dilakukan dalam mata uang Rupiah. Avian Brands juga melakukan
Risiko ini ditimbulkan dari penurunan/penguatan nilai tukar pemantauan pergerakan mata uang asing, khususnya USD dan CNY. Perkara Hukum yang Berdampak Material Sanksi Administratif
mata uang asing terhadap Rupiah yang mengakibatkan utang
dan biaya operasional dalam Rupiah berkurang/meningkat. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perkara hukum yang Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat sanksi administratif
Indikasi Mitigasi berdampak material, baik perdata maupun pidana, yang yang diterima Avian Brands, Dewan Komisaris, maupun
Risiko Kredit • Kebijakan untuk memastikan penjualan produk hanya dibuat kepada dihadapi oleh Avian Brands, Entitas Anak, Dewan Komisaris, Direksi oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia,
Risiko yang ditimbulkan dari ketidakmampuan atau pelanggan yang dapat dipercaya dan terbukti mempunyai sejarah kredit maupun Direksi. maupun otoritas yang telah berkekuatan hukum tetap.
keterlambatan pelanggan dalam memenuhi seluruh utang yang baik;
dari penjualan kredit terhadap Avian Brands. • Pembelian secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit;
• Memberikan jangka waktu kredit sebagian besar sampai dengan 63 hari
dari faktur yang diterbitkan;
• Memantau saldo piutang secara terus menerus untuk mengurangi
kemungkinan piutang yang tidak tertagih; serta
Kode Etik
• Memastikan pelanggan, khususnya distributor Avian Brands,
memberikan jaminan pembayaran yang dapat berupa cash (deposito),
bank garansi, ataupun kepastian pembayaran melalui distributor
financing dari bank-bank yang bekerja sama dengan Avian Brands.
Indikasi Mitigasi
Risiko Likuiditas • Mengelola profil likuiditas untuk menentukan alokasi modal (capital Avian Brands memandang penerapan GCG sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan
Risiko yang ditimbulkan dari ketidakmampuan Avian Brands allocation) yang terukur, termasuk pemenuhan kebutuhan modal kerja dan peningkatan nilai Avian Brands dalam jangka panjang. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Avian Brands telah
untuk memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo. (working capital), realisasi belanja modal (capital expenditure/capex), menyusun dan menerapkan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku sebagai rujukan moral dan profesional yang wajib diikuti oleh
kebijakan pembagian dividen, pelaksanaan pembelian kembali saham seluruh insan Avian Brands, termasuk Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh organ pendukung lainnya. Dokumen ini mengatur
(buyback), serta peluang aksi korporasi, seperti merger dan akuisisi (M&A);
• Memastikan ketersediaan pendanaan melalui total fasilitas kredit standar perilaku dalam menjalankan fungsi, wewenang, dan tanggung jawab masing-masing, sekaligus menjadi pedoman
berkomitmen yang cukup; serta dalam membangun budaya kerja yang dilandasi oleh nilai kejujuran, integritas, dan profesionalisme.
• Mengevaluasi arus kas proyeksi dan aktual, serta terus menerus menilai
kondisi pada pasar keuangan untuk kesempatan mengejar inisiatif Etika Usaha dan Pedoman Perilaku tidak hanya dirancang untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas usaha dijalankan secara
penggalangan dana.
etis, tetapi juga untuk membina hubungan kerja yang harmonis dan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Indikasi Mitigasi Melalui penerapan prinsip-prinsip etika yang konsisten, Avian Brands berupaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat,
Risiko Tingkat Suku Bunga Manajemen menelaah berbagai suku bunga yang ditawarkan kreditur meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat implementasi prinsip-prinsip GCG di seluruh lini operasional. Pendekatan ini
Risiko yang ditimbulkan dari fasilitas pinjaman yang diberikan untuk mendapatkan suku bunga yang paling menguntungkan sebelum sekaligus menjadi wujud komitmen Avian Brands dalam menjaga keberlangsungan usaha yang berintegritas serta memberikan
kepada Avian Brands untuk tujuan modal kerja dan investasi. melakukan perikatan utang.
dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh pihak yang terlibat atau terdampak oleh kegiatan usaha Avian Brands.
Tinjauan atas Efektivitas Penerapan Sistem Manajemen Risiko Pokok-pokok Etika Usaha dan Pedoman Perilaku
Avian Brands secara konsisten melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas sistem manajemen risiko untuk Pokok-pokok Etika Usaha Avian Brands memuat hal-hal sebagai berikut:
memastikan upaya mitigasi berjalan optimal dan selaras dengan sasaran strategis Avian Brands. Evaluasi ini mencakup
penelaahan terhadap rencana, pelaksanaan, serta hasil mitigasi guna mengidentifikasi kesenjangan antara perencanaan dan
realisasi. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar perumusan tindakan korektif yang relevan untuk memperbaiki area yang Kepatuhan terhadap Hukum dan Etika Perusahaan dengan Media
1 6
masih lemah atau kurang efisien. Melalui siklus peninjauan dan perbaikan berkelanjutan, sistem manajemen risiko Avian Peraturan Massa
Brands terus berkembang dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis serta regulasi. Pendekatan ini memperkuat
tata kelola perusahaan, menjaga nilai dan keberlanjutan usaha, serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan Etika Perusahaan dengan Insan
terhadap ketahanan dan integritas Avian Brands. 2 7 Etika Perusahaan dengan Mitra Kerja
Perusahaan
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi atas Penerapan Sistem Manajemen Risiko
3 Etika Perusahaan dengan Konsumen 8 Tanggung Jawab kepada Pemerintah
Dewan Komisaris dan Direksi menempatkan efektivitas sistem manajemen risiko sebagai elemen penting dalam tata kelola
Avian Brands dengan memastikan penerapannya dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan. Evaluasi berkala
menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, sistem manajemen risiko telah berfungsi efektif dalam mendeteksi potensi risiko Etika Perusahaan dengan Pemegang Tanggung Jawab kepada Masyarakat
4 9
serta menyediakan kerangka mitigasi yang mendukung pengambilan keputusan strategis secara responsif dan terukur. Saham dan Lingkungan
Menyadari dinamika bisnis yang terus berubah, Dewan Komisaris dan Direksi terus memperkuat sistem ini melalui integrasi
hasil evaluasi ke dalam perencanaan strategis, penyempurnaan kebijakan, serta pengembangan kapabilitas organisasi dalam 5 Etika Perusahaan dengan Pesaing 10 Tanggung Jawab dalam Berinovasi
menghadapi risiko baru. Komitmen ini menegaskan peran manajemen risiko sebagai alat strategis untuk menjaga ketahanan
usaha, keberlanjutan operasional, dan pencapaian tujuan jangka panjang Avian Brands.
186 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 187
Page 96
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Adapun pokok-pokok Pedoman Perilaku Avian Brands memuat hal-hal sebagai berikut: Sanksi Pelanggaran Etika Usaha dan Pedoman Perilaku
Pemberian dan Penerimaan Avian Brands menerapkan mekanisme sanksi yang tegas dan proporsional terhadap setiap pelanggaran Etika Usaha dan
1 Komitmen Individu 8 Pedoman Perilaku. Penerapan sanksi ini menjadi bagian dari sistem penegakan disiplin untuk menjaga kepatuhan terhadap
Gratifikasi
nilai-nilai etika dan menciptakan budaya kerja yang bertanggung jawab. Jenis sanksi diterapkan secara bertahap, mulai
dari teguran lisan dan tertulis, peringatan keras dengan skorsing, hingga sanksi finansial atau Pemutusan Hubungan Kerja
Komunikasi dan Penyampaian (“PHK”) untuk pelanggaran berat. Setiap tindakan disipliner dilakukan berdasarkan prinsip keadilan dan proporsionalitas,
2 9 Integritas Pelaporan Keuangan
Informasi mempertimbangkan tingkat pelanggaran dan dampaknya terhadap reputasi serta operasional perusahaan.
Menjaga Kerahasiaan Data, Informasi
3 Rahasia, dan Informasi Material 10 Perlindungan Aset Perusahaan
Perusahaan
Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
Perencanaan dan Penggunaan
4 Penggunaan Teknologi Perusahaan 11
Anggaran
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands tidak memiliki program Employee Stock Allocation (“ESA”) kepada Direksi, Dewan Komisaris
Kesehatan dan Keselamatan Kerja maupun karyawan. Adapun program tersebut telah direalisasikan Avian Brands pada tahun 2021 bertepatan dengan proses IPO.
5 Kerja Sama antar Insan Perusahaan 12
dan Lingkungan (“K3LH”)
Kebijakan Pengungkapan Informasi
Kesetaraan Perlakuan dan Pemberian
6 13 Benturan Kepentingan
Kesempatan
Kepatuhan terhadap Hukum dan
7
Peraturan Avian Brands menetapkan kebijakan terkait pelaporan kepemilikan saham oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi, baik
yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung. Kebijakan ini tertuang dalam dokumen resmi Laporan Kepemilikan dan
Perubahan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi yang pertama kali diberlakukan pada 27 Desember 2021 dan
terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2024.
Bentuk Sosialisasi dan Upaya Penyebarluasan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk menjamin tingkat transparansi dan menjaga akuntabilitas atas setiap bentuk
Avian Brands secara konsisten melaksanakan sosialisasi Etika Usaha dan Pedoman Perilaku kepada seluruh karyawan sebagai kepemilikan saham oleh Manajemen Avian Brands. Melalui kebijakan ini, Avian Brands memastikan bahwa setiap transaksi
bagian dari penerapan pilar-pilar GCG. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman dan kepatuhan terhadap standar atau perubahan dalam kepemilikan saham dilaporkan secara terbuka, tepat waktu, dan akurat, sesuai dengan pilar-pilar GCG.
perilaku perusahaan melalui proses orientasi karyawan baru dan program penguatan etika yang dilakukan secara berkala Dengan demikian, kebijakan ini tidak hanya memperkuat integritas internal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pemangku
oleh Komite Good Corporate Governance. Salah satu bentuk penerapannya adalah penandatanganan Pakta Integritas (Formulir kepentingan dan publik terhadap tata kelola perusahaan yang dijalankan.
No. AA-HRD-FRM-01-010) sebagai wujud komitmen individu terhadap integritas dan profesionalisme.
Adapun mekanisme penyampaian pelaporan dan jangka waktu pelaporan oleh setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Etika Usaha dan Pedoman Perilaku juga tersedia secara digital di situs internal untuk memudahkan akses seluruh karyawan. mengenai kepemilikan dan setiap perubahan kepemilikannya atas saham Avian Brands diuraikan sebagai berikut:
Selain itu, Avian Brands menyelenggarakan pelatihan dan edukasi rutin serta menyebarkan informasi melalui kanal komunikasi
internal, seperti email, forum diskusi, dan materi visual. Upaya berkelanjutan ini memperkuat budaya kerja yang menjunjung
Pelaporan Sendiri Pelaporan melalui Kuasa
kejujuran, akuntabilitas, dan tanggung jawab, sekaligus membentuk lingkungan kerja yang profesional, inklusif, dan selaras
dengan prinsip-prinsip GCG. Anggota Dewan Komisaris atau anggota Direksi menyampaikan Anggota Dewan Komisaris atau anggota Direksi menyampaikan
laporan secara langsung kepada OJK dan menyampaikan salinan laporan melalui Sekretaris Perusahaan dengan melampirkan Surat
laporan tersebut kepada Sekretaris Perusahaan. Jangka waktu Kuasa Khusus paling lambat 2 hari kalender setelah terjadinya
penyampaian laporan adalah paling lambat 3 hari kerja kepada kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham dalam Avian
Upaya Penegakan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku OJK terhitung sejak terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan Brands. Jangka waktu penyampaian laporan ke OJK paling lambat
kepemilikan saham dalam Avian Brands. 3 hari kerja sejak terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan
kepemilikan saham dalam Avian Brands.
Avian Brands berkomitmen menegakkan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku secara konsisten di seluruh tingkatan organisasi,
mulai dari karyawan hingga Direksi dan Dewan Komisaris. Kebijakan ini menjadi landasan utama dalam menjalankan kegiatan
usaha yang berintegritas, profesional, dan patuh terhadap peraturan yang berlaku, sekaligus membentuk budaya kerja yang Avian Brands juga dapat menyampaikan laporan kepada OJK atas transaksi tersebut paling lambat 3 hari kerja sejak terjadinya
akuntabel dan berkelanjutan. transaksi. Terkait hal tersebut, Avian Brands telah menyampaikan laporan atas kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris
dan/atau Direksi selama 2025 melalui e-reporting kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.
Untuk memastikan efektivitasnya, penerapan kebijakan ini diawasi oleh Komite Good Corporate Governance, yang bertugas
memantau dan menegakkan kepatuhan terhadap prinsip Etika Usaha dan Pedoman Perilaku di seluruh lini organisasi.
Melalui pengawasan yang ketat dan pendekatan proaktif, Komite Good Corporate Governance memastikan nilai-nilai etika Pengungkapan Kepemilikan Saham
tertanam dalam setiap keputusan dan aktivitas operasional, sehingga memperkuat transparansi, integritas, dan kepercayaan
pemangku kepentingan terhadap Avian Brands. Pengungkapan kepemilikan saham Avian Brands, baik langsung maupun tidak langsung, dapat dilihat di bagian Komposisi
Kepemilikan Saham oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi pada bab Profil Perusahaan dalam
Laporan Tahunan ini.
188 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 189
Page 97
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Cara Penyampaian dan Pihak yang Mengelola Laporan Pelanggaran
Seluruh individu di dalam organisasi senantiasa Avian Brands dorong untuk berperan aktif dan memiliki keberanian moral
dalam melaporkan setiap dugaan pelanggaran, penyimpangan, atau tindakan kecurangan yang ditemui di lingkungan
kerja. Agar proses pelaporan dapat ditindaklanjuti secara efektif, pelapor diharapkan menyampaikan informasi secara
lengkap, akurat, dan faktual. Penyampaian informasi yang komprehensif tidak hanya mempercepat proses verifikasi, tetapi
juga memastikan bahwa penanganan yang dilakukan bersifat objektif, tepat sasaran, dan sejalan dengan prinsip keadilan
serta kebijakan internal Avian Brands. Adapun informasi-informasi yang perlu dicantumkan dalam menyampaikan laporan
pelanggaran mencakup hal-hal sebagai berikut:
Jenis Tindakan yang Diduga sebagai
1 5 Bagaimana Terjadinya Pelanggaran
Pelanggaran
Apakah Pelanggaran Pernah
2 Pihak yang Terlibat Pelanggaran 6
Dilaporkan kepada Pihak Lain
Apakah Pelanggaran Tersebut Pernah
3 Lokasi Pelanggaran 7 Terjadi Sebelumnya dan Merupakan
Tindakan Berulang
Informasi Lain yang Dianggap
4 Waktu Pelanggaran 8
Penting dan Relevan
Laporan mengenai pelanggaran dapat diajukan melalui berbagai saluran berikut:
Komite Good Corporate
Sistem Pelaporan Pelanggaran Governcance
(Whistleblowing System) Gedung
Avian Brands
(62) 81138505000
Jl. Ahmad Yani No. 317 www.avianbrands.com
Avian Brands telah mengimplementasikan Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/”WBS”) sebagaimana Surabaya, 60234
tertuang dalam Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran, yang pertama kali ditetapkan pada 25 Juni 2021 dan diperbarui Jawa Timur,
pada 27 Desember 2021. Kebijakan ini dirancang sebagai mekanisme pengawasan internal yang proaktif untuk mencegah dan Indonesia pengaduan@avianbrands.com
mendeteksi potensi pelanggaran, kecurangan, atau tindakan tidak etis di lingkungan Avian Brands.
Melalui sistem ini, Avian Brands menyediakan saluran pelaporan yang aman, terpercaya, dan dapat diakses oleh seluruh
pemangku kepentingan, termasuk karyawan, mitra usaha, dan pihak eksternal, untuk menyampaikan dugaan pelanggaran
berdasarkan itikad baik dan disertai dengan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Sistem ini juga menjamin kerahasiaan
identitas pelapor serta perlindungan dari segala bentuk pembalasan. Implementasi WBS yang efektif memungkinkan Avian
Brands untuk menindaklanjuti laporan secara tepat dan obyektif, serta melakukan evaluasi mendalam terhadap potensi Mekanisme penanganan laporan pelanggaran diimplementasikan Avian Brands secara terstruktur dan berbasis GCG dengan
kelemahan dalam sistem pengendalian internal. Dengan demikian, Avian Brands dapat terus memperkuat budaya integritas, melibatkan pihak-pihak berwenang yang ditunjuk sesuai klasifikasi dan urgensi dari laporan yang diterima. Setiap laporan
transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap aspek operasional, sekaligus menjaga kepercayaan pemangku kepentingan yang masuk dikelola secara profesional oleh pihak yang berwenang, yang memiliki tanggung jawab penuh untuk menerima,
terhadap kredibilitas tata kelola perusahaan yang dijalankan. melakukan penilaian awal, serta melaksanakan proses investigasi secara menyeluruh dan objektif.
190 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 191
Page 98
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Seluruh tahapan penanganan, mulai dari verifikasi informasi awal hingga penyelidikan, dilakukan dengan menjunjung tinggi Prosedur Penanganan Pengaduan Pelanggaran
prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kerahasiaan, guna melindungi identitas pelapor serta menjaga integritas proses
investigasi. Penanganan laporan tidak hanya difokuskan pada identifikasi pelanggaran yang terjadi, tetapi juga diarahkan Setiap laporan pelanggaran yang diterima oleh Avian Brands akan ditindaklanjuti melalui tahapan yang sistematis dan berbasis
untuk merumuskan tindakan korektif dan pencegahan yang tepat agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang. bukti. Proses diawali dengan pengumpulan dan verifikasi awal atas bukti-bukti pendukung guna memastikan keabsahan
Adapun pihak yang berwenang atas tindak lanjut terhadap pelaporan di Avian Brands adalah sebagai berikut: serta kelengkapan informasi yang disampaikan. Setelah itu, Komite Good Corporate Governance akan melakukan evaluasi
menyeluruh untuk menilai apakah laporan tersebut memenuhi kriteria objektif yang ditetapkan untuk ditindaklanjuti lebih
lanjut.
Apabila laporan dinyatakan layak untuk diproses, status laporan akan ditingkatkan ke tahap investigasi dan informasi tersebut
akan disampaikan kepada Direksi untuk mendapatkan arahan dan tindakan selanjutnya. Sebaliknya, apabila laporan tidak
memenuhi ketentuan atau tidak didukung oleh bukti yang memadai, pelapor akan diberi penjelasan secara transparan
Komite Good mengenai keputusan tersebut beserta alasan penolakannya, guna menjaga keadilan dan membangun kepercayaan terhadap
Corporate Dewan Dewan Komisaris sistem pelaporan yang tersedia.
Direksi,
Governance dan Komisaris, dan Direksi,
perangkatnya, Terkait mekanisme penyaluran, laporan yang melibatkan karyawan akan diteruskan dalam bentuk surat kepada Direktur
Utama, sedangkan laporan yang menyangkut anggota Direksi akan dikirimkan langsung kepada Dewan Komisaris untuk
jika terlapor merupakan jika terlapor merupakan jika terlapor merupakan jika terlapor merupakan
ditindaklanjuti secara independen. Prosedur ini dirancang untuk memastikan bahwa seluruh laporan pelanggaran diproses
karyawan Avian Brands. anggota Pengelola Sistem anggota Direksi. anggota Dewan Komisaris. secara proporsional, akuntabel, dan sesuai dengan standar tata kelola yang berlaku, serta untuk menegakkan prinsip integritas
Pelaporan Pelanggaran. dan keadilan dalam lingkungan kerja Avian Brands.
Pengungkapan Pengaduan melalui Whistleblowing System pada Tahun 2025
Perlindungan bagi Pelapor
Total Pengaduan melalui Whistleblowing System
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands menerima 3 laporan pengaduan yang masuk ke whistleblowing system dengan uraian
Avian Brands menempatkan perlindungan terhadap pelapor sebagai aspek krusial dalam implementasi WBS guna mendorong
sebagai berikut:
budaya keterbukaan tanpa rasa takut akan pembalasan. Dalam rangka memitigasi potensi risiko yang mungkin timbul akibat
pelaporan, Avian Brands menjamin kerahasiaan identitas pelapor serta seluruh informasi terkait laporan yang disampaikan.
Akses terhadap data tersebut dibatasi hanya kepada pihak-pihak yang berwenang dan relevan dalam proses verifikasi maupun Kategori Laporan Total Laporan
investigasi. Sebagai bentuk perlindungan yang menyeluruh, Avian Brands secara tegas melarang segala bentuk ancaman,
Fraud
intimidasi, diskriminasi, maupun tindakan represif lainnya terhadap pelapor, termasuk terhadap individu yang terlibat dalam -
Pelaporan dari sebuah kasus yang mengakibatkan kerugian Avian Brands.
proses investigasi atau mereka yang memberikan informasi pendukung, sepanjang mereka menjaga itikad baik dan mematuhi
prinsip kerahasiaan. Pelanggaran Major
1
Pelaporan dari sebuah kasus yang merupakan penyelewengan dari SOP atau Peraturan Perusahaan.
Kebijakan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan suportif bagi seluruh Insan Avian Brands Pelanggaran Minor
-
Pelaporan dari sebuah kasus yang merupakan penyelewengan dari ketertiban/kerapian karyawan dan lingkungan kerja.
dalam menyuarakan dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan kerja. Dengan demikian, Avian Brands tidak hanya
memperkuat komitmen terhadap integritas dan akuntabilitas, tetapi juga membangun kepercayaan bahwa setiap pelaporan No Issue
2
Pelaporan dari sebuah kasus yang tidak berindikasi/tidak terbukti sebagai tindak pelanggaran.
yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara adil, profesional, dan tanpa risiko terhadap pelapor.
Seluruh laporan pelanggaran yang diterima oleh Avian Brands telah ditindaklanjuti oleh tim yang berwenang sesuai dengan
prosedur penanganan yang berlaku. Setiap laporan dievaluasi berdasarkan tingkat pelanggaran, dampak terhadap organisasi,
serta ketentuan dalam kebijakan internal dan regulasi yang berlaku. Proses penanganan dilakukan secara terukur dan
proporsional, dengan mempertimbangkan keadilan dan efektivitas penyelesaian agar sejalan dengan pilar-pilar GCG. Melalui
pendekatan ini, Avian Brands memastikan bahwa setiap pengaduan diproses dengan ketelitian dan ketegasan, guna menjaga
integritas organisasi serta menciptakan lingkungan kerja yang profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik pelanggaran.
Sanksi dan Tindak Lanjut Pengaduan melalui Whistleblowing System
Apabila berdasarkan hasil investigasi terbukti terlapor melakukan fraud atau pelanggaran, maka pejabat pemutus akan
memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
192 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 193
Page 99
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Kebijakan Anti-Korupsi dan Gratifikasi
Kebijakan ini menetapkan batasan yang jelas mengenai penggunaan informasi material yang belum diumumkan ke publik,
serta melarang pihak-pihak yang memiliki akses ke informasi rahasia untuk melakukan perdagangan yang dapat merugikan
kepentingan Avian Brands atau menimbulkan ketidakadilan di pasar. Dengan langkah ini, Avian Brands bertekad untuk
mencegah segala bentuk penyalahgunaan informasi dan memastikan bahwa seluruh aktivitas yang melibatkan efek Avian
Brands dilakukan dengan mematuhi prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Program dan Prosedur Kebijakan Anti-Korupsi dan Gratifikasi
Avian Brands senantiasa menjalankan seluruh aktivitas bisnis dan operasional secara akuntabel dan transparan, sejalan dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagai wujud nyata dari prinsip integritas tersebut, Avian Brands
memberlakukan larangan tegas terhadap segala bentuk praktik penyuapan, korupsi, gratifikasi, maupun tindak pencucian
uang. Kebijakan anti-korupsi dan gratifikasi ini tidak hanya bersifat normatif, tetapi telah terintegrasi secara menyeluruh dalam
Etika Usaha dan Pedoman Perilaku yang menjadi acuan utama bagi seluruh insan Avian Brands dalam menjalankan tugas dan Kebijakan tentang Pemenuhan Hak-Hak Kreditur
pengambilan keputusan. Kebijakan tersebut mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Insan Avian Brands dapat memberikan hadiah, cendera dapat mempengaruhi pengambilan keputusan Avian
mata, atau hiburan kepada pihak lain dengan syarat: Brands atau melanggar ketentuan yang berlaku; Avian Brands dengan tegas mengatur pemenuhan hak-hak kreditur melalui Kebijakan yang disahkan pada tanggal
a. Menunjang kepentingan Avian Brands, yang 3. Insan Avian Brands diperbolehkan untuk menerima 27 Desember 2021. Kebijakan ini dirancang sebagai panduan komprehensif dalam pengelolaan pinjaman dan kewajiban
dilakukan dengan tanggung jawab dan tidak sesuatu dari Avian Brands dan/atau pihak lain, yang tidak kepada kreditur, baik yang berdomisili di dalam negeri maupun di luar negeri. Dengan kebijakan ini, Avian Brands berkomitmen
menimbulkan citra negatif terhadap Avian Brands akan mempengaruhi tindakannya yang berhubungan untuk menjaga integritas hubungan dengan kreditur dan memastikan bahwa seluruh hak-hak mereka terpenuhi secara adil
serta dengan memperhatikan peraturan terkait dengan jabatan dan pekerjaannya di Avian Brands, dan tepat waktu. Hal ini penting untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan kreditur terhadap kemampuan dan
yang berlaku; dalam hal: komitmen Avian Brands dalam memenuhi kewajiban finansialnya.
b. Tidak dimaksudkan untuk menyuap dan/atau a. Menerima jamuan makan;
menawarkan atau mengarahkan pihak lain untuk b. Menerima benda-benda promosi yang Dalam melaksanakan kebijakan ini, Avian Brands tidak hanya memperhatikan kepentingan kreditur lokal, tetapi juga
melakukan penyuapan; serta mencantumkan logo/nama perusahaan pemberi; memberikan perhatian yang sama kepada kreditur internasional. Baik kreditur yang berlokasi di wilayah Negara Kesatuan
c. Tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi penerima c. Dalam rangka sumbangan saat tertimpa musibah Republik Indonesia (onshore creditors) maupun yang berada di luar wilayah Indonesia (offshore creditors) akan mendapatkan
untuk melakukan suatu tindakan yang bertentangan dan/atau perayaan/acara tertentu menurut adat perlakuan yang setara dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, Avian Brands berupaya
dengan kewajibannya atau ketentuan yang berlaku; istiadat daerah setempat; serta untuk memastikan bahwa seluruh aspek terkait pemenuhan hak-hak kreditur dijalankan dengan prinsip-prinsip keadilan dan
2. Insan Avian Brands tidak diperbolehkan untuk 4. Membuat laporan pengungkapan atas setiap pemberian tanggung jawab.
menerima hadiah, cendera mata, hiburan, atau fasilitas dan penerimaan gratifikasi sesuai dengan tata cara yang
lainnya atau gratifikasi dalam bentuk apa pun yang ditetapkan Avian Brands.
berhubungan dengan jabatan dan pekerjaannya, yang
Pelatihan atau Sosialisasi Kebijakan Anti-Korupsi dan Gratifikasi Pedoman Benturan Kepentingan
Avian Brands memastikan implementasi kebijakan anti-korupsi dan gratifikasi dilakukan secara efektif melalui proses sosialisasi
yang menyeluruh kepada seluruh Insan Avian Brands. Setiap individu di dalam organisasi diwajibkan untuk menandatangani Avian Brands mengakui betapa krusialnya menangani benturan kepentingan secara tegas untuk memastikan pengelolaan
Pakta Integritas sebagai pernyataan resmi atas komitmen pribadi mereka dalam mematuhi kebijakan tersebut. Bagi karyawan Avian Brands yang optimal serta hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Avian
baru, pemahaman atas kebijakan ini diperkuat sejak awal melalui program orientasi (induction program) yang dirancang Brands telah merumuskan Pedoman Benturan Kepentingan yang bertujuan menciptakan lingkungan yang transparan dan
secara khusus agar nilai-nilai anti-korupsi tertanam kuat sejak hari pertama bergabung. Dengan pendekatan ini, Avian Brands adil. Pedoman ini mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta mengintegrasikan prinsip-prinsip dalam
membangun fondasi etika yang kokoh untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab. Pedoman GCG Etika Usaha dan Pedoman Perilaku, dan Budaya Perusahaan yang diterapkan di Avian Brands. Penetapan dan
pembaruan pedoman ini pada tanggal 25 Juni 2021 dan 27 Desember 2021 mencerminkan komitmen Avian Brands untuk
terus menegakkan standar terbaik dalam mengelola potensi benturan kepentingan.
Dengan adanya Pedoman Benturan Kepentingan ini, Avian Brands berupaya untuk memastikan bahwa setiap keputusan
Kebijakan untuk Mencegah
dan tindakan yang diambil dalam lingkup Avian Brands tidak dipengaruhi oleh kepentingan pribadi yang dapat merugikan
integritas Avian Brands. Pedoman ini diterapkan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa seluruh elemen Avian Brands
Terjadinya Insider Trading
beroperasi dalam kerangka yang sama untuk mencapai tujuan Avian Brands secara berkelanjutan dan menjaga nilai-nilai
Avian Brands dengan konsisten.
Avian Brands telah mengimplementasikan Kebijakan Pencegahan Insider Trading yang disahkan pada tanggal 27 Desember
2021, sebagai bagian integral dari upaya Avian Brands untuk menjaga integritas pasar dan menghindari konflik kepentingan.
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas perdagangan efek Avian Brands dilakukan dengan
cara yang adil dan transparan serta melindungi kepentingan Avian Brands selama pelaksanaan berbagai aksi korporasi.
Dengan kebijakan ini, Avian Brands berkomitmen untuk menjaga keadilan pasar dan melindungi integritas informasi yang
berhubungan dengan perdagangan efek.
194 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 195
Page 100
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
Pedoman Kebijakan Komunikasi Pedoman Transaksi Afiliasi
Sebagai pelengkap kebijakan tersebut, Avian Brands memiliki Pedoman Transaksi Afiliasi yang ditetapkan pada
16 November 2022 sebagai panduan utama agar seluruh transaksi dengan pihak terafiliasi berjalan transparan dan sesuai
Avian Brands telah menetapkan Pedoman Kebijakan Komunikasi untuk mengatur interaksi dengan Pemegang Saham, Otoritas prinsip kewajaran. Pedoman ini memperkuat independensi Manajemen serta mencegah potensi konflik kepentingan. Setiap
Pasar Modal, serta komunitas pasar modal secara efektif dan transparan. Pedoman ini dirancang untuk memastikan bahwa rencana transaksi dilaporkan kepada Sekretaris Perusahaan dan Departemen Legal untuk ditelaah bersama Komite Transaksi
seluruh informasi yang disampaikan oleh Avian Brands bersifat secara lengkap, akurat, aktual, tidak menyesatkan, mudah Pihak Berelasi, lalu hasilnya disampaikan kepada Direksi, Komite Audit, dan Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan.
diakses sesuai ketentuan perundang-undangan, serta berlaku wajar (adil). Dengan adanya pedoman ini, Avian Brands bertujuan Apabila suatu transaksi afiliasi memenuhi kriteria yang mensyaratkan persetujuan RUPS, maka keputusan RUPS tersebut wajib
untuk memberikan akses yang mudah dan adil bagi semua Pemegang Saham, sehingga mereka dapat melaksanakan hak-hak diperoleh melalui persetujuan Pemegang Saham Independen. Proses ini dijalankan sesuai POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang
mereka dengan cara yang wajar dan transparan. Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan, guna menjamin seluruh transaksi dilaksanakan secara transparan, adil, dan
berintegritas.
Ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021, Pedoman Kebijakan Komunikasi ini juga berfungsi sebagai jaminan bahwa Avian
Brands menjaga standar komunikasi dalam setiap interaksi dengan pihak-pihak terkait. Pedoman ini mendukung upaya Avian
Brands untuk menjaga integritas dan kredibilitas dalam memberikan informasi serta memastikan bahwa seluruh pemangku
kepentingan menerima perlakuan yang setara dan adil. Dengan demikian, pedoman ini berperan penting dalam membangun
kepercayaan dan hubungan yang harmonis antara Avian Brands dan pemangku kepentingan terkait.
Kebijakan Suksesi dalam Proses Nominasi
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Pedoman Kebijakan Tata Cara Pengunduran Diri
Avian Brands telah menetapkan Kebijakan Suksesi dalam Proses Nominasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk
memastikan kelangsungan proses regenerasi dan kaderisasi kepemimpinan di Avian Brands. Kebijakan ini dirancang untuk
Dewan Komisaris dan Direksi Apabila Terlibat
menjaga kesinambungan bisnis dan mendukung tujuan jangka panjang Avian Brands. Dalam kebijakan ini, Komite Nominasi
dan Remunerasi memiliki tanggung jawab untuk menyusun sistem dan prosedur pemilihan serta penggantian anggota
Kejahatan Keuangan
Dewan Komisaris dan Direksi yang akan diajukan dalam RUPS. Setiap proses nominasi tersebut senantiasa mematuhi
prinsip-prinsip GCG, termasuk transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab.
Ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021, kebijakan ini juga mengatur prosedur penilaian calon anggota yang diajukan
oleh Pemegang Saham, Dewan Komisaris, atau Direksi. Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan evaluasi menyeluruh
Avian Brands telah menetapkan Pedoman Kebijakan Tata Cara Pengunduran Diri Dewan Komisaris dan Direksi Apabila Terlibat atas setiap usulan, mempertimbangkan kualifikasi dan persyaratan sesuai dengan Anggaran Dasar maupun Piagam
Kejahatan Keuangan sebagai bagian integral dari upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip GCG secara menyeluruh. Pedoman Dewan Komisaris dan/atau Piagam Direksi. Setelah melakukan pembahasan, rekomendasi disampaikan kepada Dewan
ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang terlibat dalam kejahatan keuangan Komisaris untuk keputusan akhir sebelum diajukan ke RUPS. Kebijakan ini memastikan bahwa proses suksesi berjalan dengan
secara otomatis wajib mengajukan pengunduran diri dari posisinya. Hal ini merupakan langkah strategis untuk menjaga efisien dan mendukung keberlanjutan operasional Avian Brands.
integritas dan transparansi dalam pengelolaan Avian Brands serta memastikan bahwa seluruh pimpinan Avian Brands
menjalankan tugasnya sesuai dengan standar etika dan hukum yang berlaku.
Ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021, Pedoman Kebijakan ini mencerminkan komitmen Avian Brands terhadap praktik
tata kelola yang bersih dan bertanggung jawab. Dengan adanya pedoman ini, Avian Brands menegaskan keseriusannya dalam
Penerapan Pedoman Tata Kelola
menegakkan aturan dan menanggapi pelanggaran secara tegas, demi melindungi reputasi dan keberlanjutan Avian Brands.
Pedoman ini berfungsi sebagai panduan untuk tindakan preventif serta responsif dalam menghadapi situasi yang melibatkan
Perusahaan Terbuka
dugaan kejahatan keuangan oleh Manajemen Puncak Avian Brands.
Adapun penerapan prinsip dan rekomendasi dari pedoman tersebut di Avian Brands berdasarkan pendekatan “terpenuhi atau
penjelasan” diuraikan sebagai berikut:
Kebijakan Penelaahan dan Persetujuan No. Aspek/Prinsip/Rekomendasi Status Penerapan di Avian Brands
Transaksi dengan Pihak Afiliasi
I. Hubungan Perusahaan terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.
1. Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
a. Perusahaan terbuka memiliki cara atau prosedur teknis Terpenuhi Prosedur pengumpulan suara dalam RUPS telah diatur dalam
pengumpulan suara (voting), baik secara terbuka Anggaran Dasar terkait tata tertib rapat dan diinformasikan
Avian Brands menerapkan kebijakan ketat untuk memastikan setiap transaksi dengan pihak afiliasi dilakukan secara wajar maupun tertutup, yang mengedepankan independensi kepada para Pemegang Saham pada saat pemanggilan
(arm’s length principle), transparan, dan bebas dari benturan kepentingan. Seluruh transaksi ditelaah oleh Manajemen dan dan kepentingan Pemegang Saham. RUPS dan di awal pelaksanaan RUPS.
Komite Audit yang memberikan rekomendasi independen kepada Dewan Komisaris. Untuk transaksi yang bersifat material b. Seluruh anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Terpenuhi Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi hadir dalam
atau signifikan, keputusan akhir dilakukan melalui RUPS, sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Melalui kebijakan ini, perusahaan terbuka hadir dalam RUPS Tahunan. pelaksanaan RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada
tanggal 10 April 2025.
Avian Brands menegaskan komitmen terhadap integritas, akuntabilitas, dan praktik bisnis yang prudent, guna melindungi
kepentingan Pemegang Saham dan mendukung keberlanjutan perusahaan. c. Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs web Terpenuhi Ringkasan risalah RUPS di tahun 2025 telah dimuat pada
perusahaan terbuka paling sedikit selama 1 tahun. situs web Avian Brands di bagian Pusat Informasi Investor.
196 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 197
Page 101
Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
PT Avia Avian Tbk
No. Aspek/Prinsip/Rekomendasi Status Penerapan di Avian Brands No. Aspek/Prinsip/Rekomendasi Status Penerapan di Avian Brands
2. Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor. IV. Partisipasi Pemangku Kepentingan.
a. Perusahaan terbuka memiliki suatu kebijakan Terpenuhi Kebijakan komunikasi dengan Pemegang Saham atau 7. Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
komunikasi dengan Pemegang Saham atau Investor. Investor diatur dalam Pedoman Kebijakan Komunikasi yang
a. Perusahaan terbuka memiliki kebijakan untuk Terpenuhi Kebijakan mencegah insider trading diatur dalam Kebijakan
telah ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021.
mencegah terjadinya insider trading. untuk Mencegah Terjadinya Insider Trading yang telah
b. Perusahaan terbuka mengungkapkan kebijakan Terpenuhi Pengungkapan kebijakan komunikasi Avian Brands telah ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021.
komunikasi perusahaan terbuka dengan Pemegang dimuat dalam situs web Avian Brands.
b. Perusahaan terbuka memiliki kebijakan anti-korupsi Terpenuhi Avian Brands memiliki kebijakan anti-korupsi dan
Saham atau Investor dalam situs web.
dan anti-fraud. anti-fraud yang tertuang dalam Etika Usaha dan Pedoman
II. Fungsi dan Peran Dewan Komisaris. Perilaku Avian Brands.
3. Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris. c. Perusahaan terbuka memiliki kebijakan tentang seleksi Terpenuhi Avian Brands memiliki kebijakan tentang seleksi dan
dan peningkatan kemampuan pemasok atau vendor. peningkatan kemampuan pemasok yang menjadi panduan
a. Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Terpenuhi Total anggota Dewan Komisaris telah sesuai dengan
bagi unit terkait dalam menentukan mitra kerja yang tertuang
mempertimbangkan kondisi perusahaan terbuka. ketentuan Anggaran Dasar Avian Brands dan telah
dalam Etika Usaha dan Pedoman Perilaku Avian Brands.
disesuaikan dengan kompleksitas usaha Avian Brands.
d. Perusahaan terbuka memiliki kebijakan tentang Terpenuhi Kebijakan pemenuhan hak-hak kreditur diatur dalam
b. Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris Terpenuhi Pengusulan dan pengangkatan Dewan Komisaris telah
pemenuhan hak-hak kreditur. Kebijakan tentang Pemenuhan Hak-Hak Kreditur yang telah
memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan
ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021.
dan pengalaman yang dibutuhkan. pengalaman yang relevan dengan tanggung jawab yang
diemban di Avian Brands. e. Perusahaan terbuka memiliki kebijakan sistem Terpenuhi Avian Brands telah memiliki Kebijakan Sistem Whistleblowing
whistleblowing. yang tertuang dalam Pedoman Sistem Pelaporan
4. Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
Pelanggaran.
a. Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian Terpenuhi Kebijakan penilaian kinerja Dewan Komisaris diatur dalam
f. Perusahaan terbuka memiliki kebijakan pemberian Terpenuhi Avian Brands memiliki kebijakan pemberian insentif jangka
sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Kebijakan Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan Komisaris
insentif jangka panjang kepada Direksi dan karyawan. panjang kepada karyawan yang tertuang dalam Program
Dewan Komisaris. yang telah ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021 dan
ESA.
diperbarui terakhir kali pada tanggal 18 Desember 2025.
V. Keterbukaan Informasi.
b. Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk Terpenuhi Kebijakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan
menilai kinerja Dewan Komisaris, diungkapkan melalui melalui self-assessment telah diungkapkan dalam Laporan 8. Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
Laporan Tahunan perusahaan terbuka. Tahunan ini pada uraian Penilaian Kinerja Dewan Komisaris.
a. Perusahaan terbuka memanfaatkan penggunaan Terpenuhi Avian Brands memanfaatkan teknologi informasi selain
c. Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait Terpenuhi Kebijakan pengunduran diri Dewan Komisaris diatur dalam teknologi informasi secara lebih luas selain situs web situs web Avian Brands dalam meningkatkan penyebaran
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila Kebijakan Tata Cara Pengunduran Diri Dewan Komisaris dan sebagai media keterbukaan informasi. informasi, antara lain melalui Youtube, Instagram, LinkedIn,
terlibat dalam kejahatan keuangan. Direksi Apabila Terlibat dalam Kejahatan Keuangan yang dan Facebook milik Avian Brands, serta melalui platform
telah ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021. yang disediakan oleh regulator, antara lain SPE OJK dan
IDXnet.
d. Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan Terpenuhi Kebijakan suksesi bagi anggota Direksi tertuang dalam
fungsi nominasi dan remunerasi menyusun kebijakan Kebijakan Suksesi dalam Proses Nominasi Anggota b. Laporan Tahunan perusahaan terbuka Terpenuhi Laporan Tahunan telah memuat pemilik manfaat akhir
suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi. Dewan Komisaris dan Direksi yang telah ditetapkan pada mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam dalam kepemilikan saham Avian Brands.
tanggal 27 Desember 2021. kepemilikan saham perusahaan terbuka paling sedikit
5%, selain pengungkapan pemilik manfaat akhir
III. Fungsi dan Peran Direksi.
dalam kepemilikan saham perusahaan terbuka melalui
5. Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi. Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
a. Penentuan jumlah anggota Direksi mempertimbangkan Terpenuhi Jumlah anggota Direksi telah sesuai dengan ketentuan
kondisi perusahaan terbuka serta efektivitas dalam Anggaran Dasar Avian Brands dan telah disesuaikan dengan
Selain menerapkan praktik GCG berdasarkan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, Avian Brands juga telah
pengambilan keputusan. kompleksitas usaha Avian Brands.
mengimplementasikan praktik-praktik GCG berdasarkan prinsip dan rekomendasi dari Pedoman Umum Governansi Korporat
b. Penentuan komposisi anggota Direksi memperhatikan, Terpenuhi Pengusulan dan pengangkatan Direksi telah memperhatikan
Indonesia (“PUGKI”) 2021. Secara umum, penerapan GCG berdasarkan PUGKI 2021 terdiri dari 8 prinsip tata kelola perusahaan
keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
yang dibutuhkan. yang relevan dengan tanggung jawab yang diemban di yang baik yang terbagi dalam 3 kelompok berikut:
Avian Brands. 1. Kelompok prinsip pertama yang mengatur fungsi pengurusan dan pengawasan korporasi, yaitu Direksi dan
c. Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi Terpenuhi Direktur yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan Dewan Komisaris;
atau keuangan memiliki keahlian dan/atau telah memiliki pengalaman di bidang akuntansi dan 2. Kelompok prinsip kedua yang mengatur proses dan keluaran yang dihasilkan oleh Direksi dan Dewan Komisaris; serta
pengetahuan di bidang akuntansi. keuangan. 3. Kelompok prinsip ketiga yang mengatur pemilik sumber daya, yang terutama akan menerima manfaat dari pelaksanaan
6. Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi. governansi korporat.
a. Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri Terpenuhi Kebijakan penilaian kinerja Direksi diatur dalam Kebijakan
(self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi. Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan Komisaris yang telah Penerapan atas setiap prinsip dan rekomendasi PUGKI 2021, termasuk langkah-langkah yang diambil untuk memastikan
ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021 dan diperbarui efektivitas pengurusan dan pengawasan, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut diintegrasikan dalam proses bisnis
terakhir kali pada tanggal 18 Desember 2025.
sehari-hari telah Avian Brands sampaikan dalam Laporan Tahunan ini sesuai dengan pembahasan masing-masing topik.
b. Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk Terpenuhi Kebijakan penilaian kinerja Direksi dilaksanakan melalui Selain itu, analisis pemenuhannya juga telah disampaikan melalui situs web Avian Brands. Dengan mengungkapkan penerapan
menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui Laporan self-assessment diungkapkan dalam Laporan Tahunan ini
Tahunan perusahaan terbuka. pada uraian Penilaian Kinerja Direksi. PUGKI 2021 di dalam Laporan Tahunan dan situs web, Avian Brands memastikan transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh
pemangku kepentingan, serta memberikan panduan yang jelas mengenai komitmen Avian Brands terhadap tata kelola yang
c. Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran Terpenuhi Kebijakan pengunduran diri Direksi diatur dalam Kebijakan
diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan Tata Cara Pengunduran Diri Dewan Komisaris dan Direksi baik dan berkelanjutan sesuai dengan praktik terbaik di industri.
keuangan. Apabila Terlibat dalam Kejahatan Keuangan yang telah
ditetapkan pada tanggal 27 Desember 2021.
198 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 199
Page 102
PT Avia Avian Tbk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan “Bagi Avian Brands, tanggung jawab sosial dan lingkungan bukan sekadar kewajiban, melainkan komitmen jangka panjang untuk tumbuh bersama masyarakat dan menjaga keberlanjutan bumi. Melalui aksi nyata yang terukur, Avian Brands terus berupaya menciptakan dampak positif bagi lingkungan, memberdayakan komunitas, dan memperkuat fondasi etika dalam setiap lini operasional Avian Brands.” 200 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 201
Page 103
Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan
PT Avia Avian Tbk
Komitmen Keberlanjutan Avian Brands
Avian Brands menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai inti dari strategi bisnis yang dijalankan sebagai bagian dari upaya
mempertahankan keunggulan kompetitif di industri manufaktur cat nasional. Komitmen ini tidak hanya tercermin melalui
penyediaan produk berkualitas tinggi, tetapi juga melalui penguatan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan
di seluruh aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan.
Bagi Avian Brands, keberlanjutan bukan sekadar pilihan, melainkan fondasi strategis yang memengaruhi setiap keputusan
operasional dan kebijakan korporasi. Oleh karena itu, Avian Brands secara aktif menyelaraskan arah dan strategi perusahaan
dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (“TPB”) serta target global yang ditetapkan oleh pemerintah dan lembaga
internasional. Konsistensi dalam implementasi strategi ini mempertegas posisi Avian Brands sebagai pelaku industri yang
inovatif, adaptif, dan bertanggung jawab dalam jangka panjang.
Avian Brands Sustainability Strategy
Komitmen Avian Brands dalam menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan direalisasikan melalui penyusunan Avian Brands
Dengan kerangka Avian Brands Sustainability Strategy, Avian Brands menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar inisiatif
Sustainability Strategy. Pedoman strategis ini dibangun di atas 4 pilar utama, yaitu Product Pillar, Environment Pillar, People &
tambahan, melainkan bagian integral dari strategi bisnis jangka panjang.
Community Pillar, serta Governance Pillar. Keempat pilar ini tidak berdiri sendiri, melainkan dirancang sebagai kerangka yang
saling melengkapi untuk memastikan keberlanjutan melekat dalam setiap aspek operasional dan pengambilan keputusan
strategis Avian Brands.
Product Environment
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Pillar Pillar
Ikhtisar kinerja keberlanjutan menyajikan ringkasan capaian utama Avian Brands dalam aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial
sepanjang tahun 2025 beserta dengan perbandingan 2 tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut tidak hanya mencerminkan
Avian Brands konsistensi Avian Brands dalam menerapkan prinsip keberlanjutan, tetapi juga berfungsi sebagai tolok ukur terhadap
Sustainability efektivitas strategi keberlanjutan yang dijalankan.
Strategy
Avian Brands percaya bahwa kinerja keberlanjutan merupakan bagian integral dari keberhasilan bisnis jangka panjang.
People & Oleh karena itu, setiap langkah strategis yang diambil dievaluasi melalui indikator keberlanjutan yang terukur dan relevan,
Governance guna memastikan bahwa dampak positif yang dihasilkan dapat dirasakan oleh seluruh pemangku kepentingan dan
Community
Pillar
Pillar lingkungan sekitar.
Keberlanjutan Aspek Ekonomi
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Melalui Product Pillar, Avian Brands menegaskan bahwa kualitas, inovasi, dan keberlanjutan harus berjalan seiring. Produk tidak
hanya diposisikan sebagai solusi unggulan bagi pelanggan, tetapi juga sebagai wujud tanggung jawab perusahaan dalam Uraian 2025 2024 2023
menghadirkan nilai tambah yang aman, ramah lingkungan, dan relevan dengan dinamika pasar modern. Pada Environment
Pillar, fokus diarahkan pada pengelolaan sumber daya secara efisien, pengurangan emisi, serta pelestarian lingkungan Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
hidup. Avian Brands mengintegrasikan berbagai inisiatif berbasis data, teknologi, dan inovasi untuk meminimalkan dampak Penerimaan Kas dari Pelanggan 7.925.974 7.229.124 6.850.984
lingkungan sekaligus mendukung agenda global menuju ekonomi rendah karbon. Penerimaan Lain-Lain 18.660 31.003 12.664
Penerimaan Penghasilan Bunga 244.521 291.459 308.589
People & Community Pillar merepresentasikan komitmen Avian Brands terhadap pembangunan manusia dan masyarakat.
Penerimaan dari Pelepasan Aset Tetap 9.710 11.156 14.094
Pilar ini menekankan pengembangan kapasitas karyawan, penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja, serta
pemberdayaan masyarakat sekitar melalui program sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan begitu, keberhasilan Total Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan 8.198.865 7.562.742 7.186.331
Avian Brands berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup para pemangku kepentingan. Sementara itu, Governance Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Pillar memperkuat landasan tata kelola perusahaan dengan menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, integritas, dan Pembayaran kepada Pemasok 5.140.099 4.625.552 4.341.998
etika bisnis. Pilar ini memastikan bahwa setiap langkah strategis Avian Brands dijalankan sesuai regulasi dan praktik terbaik Pembayaran kepada Karyawan 913.818 779.291 707.405
tata kelola, sekaligus menjaga kepercayaan investor, regulator, dan publik.
Pembayaran Pajak Penghasilan Badan 397.073 380.615 482.000
202 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 203
Page 104
Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan
PT Avia Avian Tbk
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Uraian 2025 2024 2023
Pengelolaan Emisi*)
Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham 1.320.024 1.348.142 1.362.978 Total Emisi Cakupan 1 dan 2 TonCO2e 9.736,20 11.282,59***) 11.343,51***)
Perolehan Aset Hak-Guna 39.393 39.600 69.588 KgCO2e/Ton
Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 17,21 23,34***) 24,55***)
Pembayaran Liabilitas Sewa 70.090 24.758 58.836 Produk
Pembayaran Beban Bunga 2.526 2.539 4.077 Total Emisi Cakupan 3 TonCO2e 60.764,16 63.056,67***) 0*)
Pengeluaran untuk Masyarakat 5.253 2.344 1.995 Pengelolaan Air
Biaya Lingkungan Hidup 1.098 1.293 1.059 Total Penggunaan Air Megaliter 186,11 137,54***) 137,77***)
Biaya Investasi K3 1.389 1.307 886 Megaliter/Ton
Intensitas Air 0,0010 0,0007 0,0008
Produk
Total Nilai Ekonomi yang Didistribusikan 7.890.763 7.205.441 7.030.822
Reduksi Timbulan Limbah B3
Nilai Ekonomi yang Ditahan 308.102 357.301 155.509
Penggunaan Kembali Air Limbah Industri Ton 4.261,09 2.650,14 1.820,24
Penggunaan Kembali Solvent Cuci Ton 235,84 151,19 166,27
Limbah B3 (cair dan padat yang diserahkan kepada pihak ketiga) Ton 709,57 733,94 886,77
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Sampah Sejenis Rumah Tangga (yang Dikelola oleh Pihak Ketiga) Ton 97,23 96,32 ***)
0****)
Kinerja Operasional Air Buangan Megaliter 5,47 5,18***) 3,83
Volume Produksi Metrik Ton 227.265,75 197.339 180.540 Pelestarian Keanekaragaman Hayati **)
Produk Ramah Lingkungan Total Pohon yang Ditanam Pohon 26.868 20.794 14.880
Merek Produk 40 34 29
(Kategori Produk Bersertifikasi Green Label Singapura)
Jenis Pohon yang Ditanam Jenis 153 169 94
Kuantitas Produk atau Jasa Merek Produk 124 105 96
Nilai Serapan Karbon KgCO2e 15.106.797 4.835.028 1.200.987
Pelibatan Pihak Lokal
Catatan:
Pemasok Lokal *)
Inventaris data penggunaan energi di luar organisasi dan emisi GRK Cakupan 3 baru dilakukan sejak tahun 2024 dengan ruang lingkup perhitungan terbatas
Total pada Kategori 4, 9, dan 11.
Total Pemasok Lokal 237 217 219 **)
Data merupakan akumulasi penanaman pohon dari tahun ke tahun yang dilakukan Avian Brands di lingkungan AVIA, TKTW, dan wilayah Lereng Gunung
Perusahaan
Arjuno.
Persentase Pelibatan Pemasok Lokal secara Entitas dibandingkan Total ***)
Data disajikan kembali.
% 75,24 76,14 77,94
Pemasok ****)
Data dalam proses inventaris.
Tenaga Kerja Lokal
Total Penggunaan Tenaga Kerja Lokal Orang 8.420*) 8.387*) 7.577*)
Persentase Pelibatan Tenaga Kerja Lokal dalam Kegiatan Operasional Keberlanjutan Aspek Sosial
% 90,19*) 90,03*) 89,38*)
Avian Brands
Catatan: Uraian Satuan 2025*) 2024*) 2023*)
*)
AVIA, TKTW, dan TKBI.
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)**)
Total Program PPM Total Program 264 195 98
Keberlanjutan Aspek Lingkungan Biaya Program PPM Juta Rupiah 5.253 2.344 1.995
Pengelolaan Tenaga Kerja
Uraian Satuan 2025 2024 2023 Total Karyawan (Termasuk Alih Daya) Orang 9.330 9.322 8.483
Total Karyawan Wanita (Termasuk Alih Daya) Orang 2.170 2.109 1.724
Efisiensi Energi
Total Peserta Pengembangan Kompetensi Orang 7.307 7.632 6.173
Konsumsi Energi dalam Organisasi GJ 100.722,08 101.477,45 99.930,92
Lost Time Injury Rate Rate 1,66 1,57 2,16
Konsumsi Energi di Luar Organisasi GJ 124.261,95 119.167,55 0*)
Total Recordable Injury Rate Rate 2,59 2,05 2,51***)
GJ/Ton Produk 0,14 0,17 0,18
Catatan:
kWh/Ton
38,21 46,99***) 49,57***) *)
AVIA, TKTW, dan TKBI;
Intensitas Energi Produk **)
AVIA; serta
Ribu Rupiah/ ***)
Data disajikan kembali.
30.931,00 36.190,55***) 37.775,99
Ton Produk
Efisiensi Intensitas Energi GJ/Ton Produk 0,03 0,01 0,01 Uraian lengkap terkait kebijakan dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dibahas secara lebih komprehensif
Penggunaan Material dalam Produksi Cat pada Laporan Keberlanjutan Avian Brands yang disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan ini.
Pembelian Material Terbarukan Ton 117.435,92 89.589,48 72.903,20
Pembelian Material Tak Terbarukan Ton 90.063,17 69.528,10 70.887,41
Total Pembelian Material Ton 207.499,09 159.117,58 143.790,61
204 Laporan Tahunan 2025 Laporan Tahunan 2025 205
Page 105
PT Avia Avian Tbk
Tanggung Jawab Laporan Tahunan
Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Avia Avian Tbk
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan bahwa seluruh informasi dalam Laporan Tahunan PT Avia Avian Tbk
(“Avian Brands”) tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi
Laporan Tahunan Avian Brands.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Surabaya, 16 Maret 2026
Dewan Komisaris,
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Hermanto Tanoko
Komisaris Utama
Mohammad Noor Rachman Soejoeti Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek
Komisaris Independen Komisaris Independen
Direksi,
Wijono Tanoko Ruslan Tanoko
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Robert Christian Tanoko Kurnia Hadi Sinanto Angelica Tanisia Jozar
Direktur Direktur Direktur
Laporan Tahunan 2025 207
Page 106
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Page 107
PT AVIA AVIAN TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA/
AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2025
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
AS OF DECEMBER 31, 2025
AND FOR THE YEAR THEN ENDED
AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 108
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN TBK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN AND ITS SUBSIDIARIES
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Halaman/Pages
Daftar isi Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-3 Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statement of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain Konsolidasian 4-5 Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6 Consolidated Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7-8 Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 9 - 101 Notes to the Consolidated Financial Statements
Page 109
Page 110
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00055/2.0851/AU.1/04/1114-1/1/II/2026 Report No. 00055/2.0851/AU.1/04/1114-1/1/II/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi The Shareholders, Boards of Commissioners and
Directors
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian We have audited the consolidated financial statements
PT Avia Avian Tbk dan Entitas Anaknya (“Grup”), yang of PT Avia Avian Tbk and its Subsidiaries (the
terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian “Group”), which comprise the consolidated statement
tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan of financial position as of December 31, 2025, and the
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan consolidated statements of profit or loss and other
perubahan ekuitas konsolidasian, dan laporan arus kas comprehensive income, consolidated statement of
konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal changes in equity and consolidated statement of cash
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan flows for the year then ended, and notes to the
konsolidasian, termasuk informasi kebijakan akuntansi consolidated financial statements, including material
material. accounting policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian In our opinion, the accompanying consolidated financial
terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal statements present fairly, in all material respects, the
yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup consolidated financial position of the Group as of
tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan December 31, 2025, and its consolidated financial
konsolidasian dan arus kas konsolidasiannya untuk performance and its consolidated cash flows for the
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai year then ended, in accordance with Indonesian
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Financial Accounting Standards.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar We conducted our audit in accordance with Standards
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik on Auditing established by the Indonesian Institute of
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar Certified Public Accountants. Our responsibilities under
tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung those standards are further described in the Auditor’s
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilities for the Audit of the Consolidated
Konsolidasian pada laporan kami. Kami independen Financial Statements paragraph of our report. We are
terhadap Grup berdasarkan ketentuan etika yang independent of the Group in accordance with the
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan ethical requirements that are relevant to our audit of the
konsolidasian di Indonesia, dan kami telah memenuhi consolidated financial statements in Indonesia, and we
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan have fulfilled our other ethical responsibilities in
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami accordance with these requirements. We believe that
peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan the audit evidence we have obtained is sufficient and
suatu basis bagi opini audit kami. appropriate to provide a basis for our opinion.
Hal Audit Utama Key Audit Matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang professional judgment, were of most significance in our
paling signifikan dalam audit kami atas laporan audit of the consolidated financial statements of the
keuangan konsolidasian periode kini. Hal-hal tersebut current period. These matters were addressed in the
disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan context of our audit of the consolidated financial
keuangan konsolidasian secara keseluruhan, dan statements as a whole, and in forming our opinion
dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan thereon, and we do not provide a separate opinion on
konsolidasian terkait, kami tidak menyatakan suatu these matters.
opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 111
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Hal Audit Utama (lanjutan) Key Audit Matters (continued)
Estimasi atas Beban Akrual Pemasaran dan Promosi Estimates for Accrued Marketing and Promotion
Expenses
Lihat Catatan 3t “Informasi Kebijakan Akuntansi yang Refer to Note 3t “Material Accounting Policy
Material - Akrual dan provisi”, Catatan 3v “Informasi Information - Accruals and provisions”, Note 3v
Kebijakan Akuntansi yang Material - Pengakuan “Material Accounting Policy Information - Revenue
pendapatan, Catatan 4 “Pertimbangan Akuntansi recognition, Note 4 “Critical Accounting Judgments and
Penting dan Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi”, Key Sources of Estimation Uncertainty”, and Note 16
dan Catatan 16 “Beban Akrual” atas laporan keuangan “Accrued Expenses” to the consolidated financial
konsolidasian. statements.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup mencatat As of December 31, 2025, the Group recorded accrued
beban akrual atas pemasaran dan promosi sebesar marketing and promotion expenses amounting to
Rp 212.981 juta pada laporan posisi keuangan Rp 212,981 million in the consolidated statement of
konsolidasian. Akrual tersebut adalah sehubungan financial position. The accrual relates to sales
dengan berbagai skema tetap dan variabel atas promotion schemes offered to customers, consisting of
promosi penjualan yang diberikan kepada pelanggan. both fixed and variable incentive programs.
Grup menggunakan pertimbangan yang signifikan dan The Group exercised significant judgment and
terdapat ketidakpastian estimasi dalam menentukan estimation uncertainty to estimate the amount of
jumlah akrual beban pemasaran dan promosi marketing and promotion accruals as of
per 31 Desember 2025. Asumsi-asumsi utama dalam December 31, 2025. The key assumptions in
penentuan beban akrual pemasaran dan promosi determining the accrued marketing and promotion
adalah harga barang promosi, tingkat pencapaian expenses were the price of promotional goods,
penjualan yang diharapkan dan tren realisasi historis expected sales achievement levels, and historical
dari program promosi penjualan sebelumnya. Terdapat realization trends of prior sales promotion programs.
ketidakpastian estimasi yang muncul sehubungan There is estimation uncertainty associated with the
dengan harga barang promosi dan tingkat pencapaian price of promotional goods and the level of actual sales
penjualan aktual, yang dapat berbeda dari estimasi achievement, which may differ from management’s
manajemen dan berpotensi mengakibatkan estimates and could result in material adjustments to
penyesuaian yang material terhadap saldo akrual. the accrued balance.
Kami menetapkan area ini sebagai hal audit utama We determined this area to be a key audit matter due
dikarenakan adanya risiko bawaan terkait to the inherent risk of estimation uncertainty and
ketidakpastian estimasi serta pertimbangan signifikan significant management judgment involved in
manajemen dalam menentukan jumlah beban akrual determining the amount of the accrued marketing and
pemasaran dan promosi pada akhir tahun. promotion expenses at the end of the year.
Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama How our audit addressed the Key Audit Matters
• Kami memperoleh pemahaman tentang • We obtained an understanding of the
metodologi yang digunakan oleh Grup untuk methodologies used by the Group to estimate the
melakukan estimasi atas beban akrual pemasaran accrual for marketing and promotion expenses.
dan promosi.
• Kami memperoleh daftar rincian pemasaran dan • We obtained the marketing and promotion listing
promosi dan menguji kelengkapan serta and tested the completeness and accuracy of
keakuratan input data yang mendasarinya dan underlying data inputs and evaluated the
mengevaluasi kewajaran asumsi-asumsi utama reasonableness of key assumptions used in the
yang digunakan dalam perhitungan akrual. computation of the accrual.
• Kami mengevaluasi perhitungan Grup atas beban • We evaluated the Group’s calculation of accrued
akrual pemasaran dan promosi dengan menguji, marketing and promotion expenses by assessing,
secara sampel, kecukupan saldo akrual dan on a sampling basis, the adequacy of accrued
keakuratan perhitungan secara matematis. balances and the mathematical accuracy of the
calculation.
Page 112
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Hal Audit Utama (lanjutan) Key Audit Matters (continued)
Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama How our audit addressed the Key Audit Matters
(lanjutan) (continued)
• Kami menguji realisasi beban akrual pemasaran • We tested the realization of the accrued marketing
dan promosi yang dibuat pada tahun sebelumnya and promotion expenses made in prior year and
dan tahun berjalan, dengan membandingkan during the year, comparing actual settlements to
penyelesaian aktual dengan akrual yang telah previously recorded accruals and inspecting
dicatat sebelumnya serta memeriksa ke dokumen supporting documentation on a sample basis.
pendukung berdasarkan pengujian secara
sampel.
• Kami mengevaluasi klasifikasi beban pemasaran • We evaluated the classification of marketing and
dan promosi dalam laporan laba rugi dan promotion expenses in the consolidated statement
penghasilan komprehensif lain konsolidasian of profit or loss and other comprehensive income
untuk setiap skema pemasaran dan promosi, for each of the marketing and promotion schemes,
serta menilai apakah pengungkapan terkait telah and assessed whether related disclosures were
memadai dan sesuai dengan standar pelaporan adequate and in accordance with the applicable
keuangan yang berlaku. financial reporting standards.
Informasi Lain Other Information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Management is responsible for the other information.
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum The other information comprises the information
dalam laporan tahunan pada tanggal included in the annual report as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada and for the year then ended, but does not include the
tanggal tersebut, tetapi tidak mencantumkan laporan consolidated financial statements and our auditor’s
keuangan konsolidasian dan laporan auditor kami. report thereon. The annual report is expected to be
Laporan tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami made available to us after the date of this auditor's
setelah tanggal laporan auditor ini. report.
Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian tidak Our opinion on the consolidated financial statements
mencakup informasi lain, dan oleh karena itu, kami does not cover the other information, and accordingly,
tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas we will not express any form of assurance conclusion
informasi lain tersebut. thereon.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan In connection with our audit of the consolidated
konsolidasian, tanggung jawab kami adalah untuk financial statements, our responsibility is to read the
membaca informasi lain yang teridentifikasi di atas, jika other information identified above when it becomes
tersedia dan, dalam melaksanakannya, available and, in doing so, consider whether the other
mempertimbangkan apakah informasi lain mengandung information is materially inconsistent with the
ketidakkonsistensian material dengan laporan consolidated financial statements or our knowledge
keuangan konsolidasian atau pemahaman yang kami obtained in the audit, or otherwise appears to be
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan materially misstated.
penyajian material.
Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami When we read the annual report, if we conclude that
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan there is a material misstatement therein, we are
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk required to communicate the matter to those charged
mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang with governance and take appropriate actions in
bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil accordance with Standards on Auditing established by
tindakan tepat berdasarkan Standar Audit yang the Indonesian Institute of Certified Public Accountants.
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.
Page 113
The original report included herein is in the Indonesian Language. Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Responsibilities of Management and Those Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Charged with Governance for the Consolidated Laporan Keuangan Konsolidasian Financial Statements Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for the preparation and fair penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian presentation of the consolidated financial statements in tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial Accounting Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan management determines is necessary to enable the penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang preparation of consolidated financial statements that bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang are free from material misstatement, whether due to disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. fraud or error. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, In preparing the consolidated financial statements, manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the Group’s kemampuan Grup dalam mempertahankan ability to continue as a going concern, disclosing, as kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai applicable, matters related to going concern, and using dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan the going concern basis of accounting, unless kelangsungan usaha, dan menggunakan basis management either intends to liquidate the Group or to akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen cease its operations, or has no realistic alternative but memiliki intensi untuk melikuidasi Grup atau to do so. menghentikan operasinya atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan overseeing the Group’s financial reporting process. keuangan Grup. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the consolidated financial statements as konsolidasian secara keseluruhan bebas dari kesalahan a whole are free from material misstatement, whether penyajian material, baik yang disebabkan oleh due to fraud or error, and to issue an auditor’s report kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan that includes our opinion. Reasonable assurance is a laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan high level of assurance, but is not a guarantee that an memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, audit conducted in accordance with Standards on namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing will always detect a material misstatement yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan when it exists. Misstatements can arise from fraud or selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika error and are considered material if, individually or in hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat the aggregate, they could reasonably be expected to disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan influence the economic decisions of users taken on the dianggap material jika, baik secara individual maupun basis of these consolidated financial statements. secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Page 114
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan) Consolidated Financial Statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar As part of an audit in accordance with Standards on
Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan Auditing, we exercise professional judgment and
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. maintain professional skepticism throughout the audit.
Kami juga: We also:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan • Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan misstatement of the consolidated financial
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh statements, whether due to fraud or error, design
kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan and perform audit procedures responsive to those
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is sufficient
terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti and appropriate to provide a basis for our opinion.
audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan The risk of not detecting a material misstatement
basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya resulting from fraud is higher than for one resulting
kesalahan penyajian material yang disebabkan from error, as fraud may involve collusion, forgery,
oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan intentional omissions, misrepresentations, or the
oleh kesalahan, karena kecurangan dapat override of internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian pengendalian internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang • Obtain an understanding of internal control relevant
pengendalian internal yang relevan dengan audit to the audit in order to design audit procedures that
untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai are appropriate in the circumstances, but not for the
dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan purpose of expressing an opinion on the
menyatakan opini atas keefektivitasan effectiveness of the Group’s internal control.
pengendalian internal Grup.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang • Evaluate the appropriateness of accounting policies
digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan used and the reasonableness of accounting
pengungkapan terkait yang dibuat oleh estimates and related disclosures made by
manajemen. management.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis • Conclude on the appropriateness of management's
akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen use of the going concern basis of accounting and,
dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, based on the audit evidence obtained, whether a
apakah terdapat suatu ketidakpastian material material uncertainty exists related to events or
yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang conditions that may cast significant doubt on the
dapat menyebabkan keraguan signifikan atas Group’s ability to continue as a going concern. If we
kemampuan Grup untuk mempertahankan conclude that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our auditor's report to
menyimpulkan bahwa terdapat suatu the related disclosures in the consolidated financial
ketidakpastian material, kami diharuskan untuk statements or, if such disclosures are inadequate,
menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke to modify our opinion. Our conclusions are based
pengungkapan terkait dalam laporan keuangan on the audit evidence obtained up to the date of our
konsolidasian atau, jika pengungkapan tersebut auditor's report. However, future events or
tidak memadai, harus menentukan apakah perlu conditions may cause the Group to cease to
untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami continue as a going concern.
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga
tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa
atau kondisi masa depan dapat menyebabkan
Grup tidak dapat mempertahankan kelangsungan
usaha.
Page 115
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan) Consolidated Financial Statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar As part of an audit in accordance with Standards on
Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan Auditing, we exercise professional judgment and
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. maintain professional skepticism throughout the audit.
Kami juga (lanjutan): We also (continued):
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan • Evaluate the overall presentation, structure and
keuangan konsolidasian secara keseluruhan, content of the consolidated financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan including the disclosures, and whether the
keuangan konsolidasian mencerminkan transaksi consolidated financial statements represent the
dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu underlying transactions and events in a manner that
cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
• Memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat • Obtain sufficient appropriate audit evidence
terkait informasi keuangan entitas atau aktivitas regarding the financial information of the entities or
bisnis dalam Grup untuk menyatakan opini atas business activities within the Group to express an
laporan keuangan konsolidasian. Kami opinion on the consolidated financial statements.
bertanggung jawab atas arahan, supervisi, dan We are responsible for the direction, supervision
pelaksanaan audit Grup. Kami tetap bertanggung and performance of the Group audit. We remain
jawab sepenuhnya atas opini audit kami. solely responsible for our audit opinion.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with governance
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara regarding, among other matters, the planned scope
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas and timing of the audit and significant audit findings,
audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap including any significant deficiencies in internal control
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang that we identify during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak We also provide those charged with governance with a
yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami statement that we have complied with relevant ethical
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai requirements regarding independence, and to
independensi, dan mengomunikasikan seluruh communicate with them all relationships and other
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara matters that may reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, independence, and where applicable, related
jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
Page 116
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan) Consolidated Financial Statements (continued)
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang From the matters communicated with those charged
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan with governance, we determine those matters that
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas were of most significance in the audit of the
laporan keuangan konsolidasian periode kini dan oleh consolidated financial statements of the current period
karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan and are therefore the key audit matters. We describe
hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali these matters in our auditor’s report unless law or
peraturan perundang-undangan melarang regulation precludes public disclosure about the matter
pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, or when, in extremely rare circumstances, we
dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami determine that a matter should not be communicated in
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh our report because the adverse consequences of doing
dikomunikasikan dalam laporan kami karena so would reasonably be expected to outweigh the
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal public interest benefits of such communication.
tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi
manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
Kantor Akuntan Publik/Registered Public Accountants
TERAMIHARDJA, PRADHONO & CHANDRA
24 Februari 2026 February 24, 2026
Page 117
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 5 1,654,810 2,329,491 Cash and cash equivalents
Kas di bank dan deposito Restricted cash in bank
yang dibatasi penggunaannya - 3,000 and time deposits
Investasi jangka pendek 10 2,570,080 2,952,900 Short-term investments
Piutang usaha Trade receivables
Pihak berelasi 6, 7 8,047 16,319 Related parties
Pihak ketiga 6 1,622,216 1,445,418 Third parties
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak berelasi 7, 8 104,759 83,283 Related parties
Pihak ketiga 8 48,314 45,420 Third parties
Persediaan 9 1,679,578 1,558,203 Inventories
Hak retur aset 22,118 19,333 Right of return assets
Uang muka pemasok 5,505 5,791 Advances to suppliers
Beban dibayar dimuka 7 11,009 14,456 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 20 95,408 19,748 Prepaid taxes
Jumlah Aset Lancar 7,821,844 8,493,362 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Properti investasi 12 289,864 290,510 Investment properties
Aset tetap 13 2,255,297 1,930,297 Fixed assets
Aset hak-guna 17 185,630 180,949 Right-of-use assets
Aset takberwujud 31,235 28,734 Intangible assets
Investasi jangka panjang 11 371,958 - Long-term investments
Investasi pada ventura bersama 14 20,558 19,976 Investment in joint venture
Aset pajak tangguhan 20 59,222 36,144 Deferred tax assets
Estimated claims for
Taksiran klaim pajak penghasilan 20 11,382 29,432 income tax refund
Aset tidak lancar lainnya 37,389 51,571 Other non-current assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 3,262,535 2,567,613 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 11,084,379 11,060,975 TOTAL ASSETS
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian form an integral part of these consolidated financial statements
1
Page 118
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Pinjaman bank jangka pendek 18 7,187 9,189 Short-term bank loans
Utang usaha Trade payables
Pihak berelasi 7, 15 355,641 362,941 Related parties
Pihak ketiga 15 428,566 424,760 Third parties
Utang lain-lain Other payables
Pihak berelasi 7 710 487 Related parties
Pihak ketiga 29,869 24,136 Third parties
Pendapatan diterima dimuka Unearned revenue
Pihak berelasi 7 1,606 1,611 Related parties
Pihak ketiga 545 599 Third parties
Beban akrual 16 293,400 252,661 Accrued expenses
Imbalan kerja jangka pendek 19 115,086 108,618 Short-term employee benefits
Utang pajak 20 130,885 72,123 Taxes payable
Uang jaminan pelanggan - 3,000 Customer guarantee
Provisi retur penjualan 29,514 26,683 Provision for sales return
Liabilitas sewa - bagian jangka Lease liabilities
pendek 17 64,399 64,777 - current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,457,408 1,351,585 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas sewa - bagian jangka Lease liabilities - non-current
panjang 17 14,622 19,416 portion
Liabilitas imbalan kerja 19 72,125 58,094 Employee benefits liability
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 86,747 77,510 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 1,544,155 1,429,095 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian form an integral part of these consolidated financial statements
2
Page 119
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang Dapat Equity Attributable to the
Diatribusikan kepada Equity Holders of the
Pemilik Entitas Induk Parent Company
Modal saham - nilai nominal Share capital - par value Rp 10
Rp 10 (nilai penuh) per saham (full amount) per share
Modal dasar - 200.000.000.000 Authorised - 200,000,000,000
saham shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh - 61.953.555.600 saham 21 619,536 619,536 61,953,555,600 shares
Tambahan modal disetor 22 7,793,218 7,793,218 Additional paid-in capital
Saham treasuri 21 (1,219,894) (574,552) Treasury shares
Penghasilan (rugi) komprehensif lain: Other comprehensive income (loss):
Revaluation surplus of
Surplus revaluasi aset tetap 240,755 229,406 fixed assets
Bagian penghasilan komprehensif Share of other comprehensive
lain dari ventura bersama 85 85 income of joint venture
Perubahan nilai wajar atas Changes in fair
investasi pada surat value of investment
utang negara 10 17,624 (103,357) in government bonds
Keuntungan pengukuran kembali Remeasurement gain on
liabilitas imbalan kerja 7,242 9,880 employee benefits liability
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 23 124,000 124,000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 1,954,615 1,527,177 Unappropriated
Sub-Jumlah 9,537,181 9,625,393 Sub-Total
Kepentingan Non-Pengendali 3,043 6,487 Non-Controlling Interests
JUMLAH EKUITAS 9,540,224 9,631,880 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 11,084,379 11,060,975 TOTAL LIABILlTlES AND EQUITY
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian form an integral part of these consolidated financial statements
3
Page 120
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI CONSOLIDATED STATEMENT OF
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND
KONSOLIDASIAN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENJUALAN NETO 26 8,123,685 7,471,356 NET REVENUES
BEBAN POKOK PENJUALAN 27 (4,545,429) (4,130,606) COST OF GOODS SOLD
LABA BRUTO 3,578,256 3,340,750 GROSS PROFIT
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES
Beban penjualan 28 (1,378,266) (1,318,417) Selling expenses
Beban umum dan General and administrative
administrasi 28 (277,680) (253,243) expenses
Jumlah Beban Usaha (1,655,946) (1,571,660) Total Operating Expenses
LABA USAHA 1,922,310 1,769,090 OPERATING PROFIT
PENGHASILAN (BEBAN)
LAIN-LAIN OTHER INCOME (EXPENSES)
Pendapatan keuangan 29 239,934 285,105 Finance income
Beban keuangan 30 (2,526) (2,539) Finance charges
Bagian atas laba neto Share in net profit of
ventura bersama 14 582 2,678 joint venture
Keuntungan (kerugian) neto penurunan Net impairment gains (losses)
nilai aset keuangan 6 (1,549) 158 on financial assets
Pendapatan lain-lain - neto 31 17,065 14,102 Other income - net
LABA SEBELUM BEBAN PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 2,175,816 2,068,594 INCOME TAX EXPENSE
Beban pajak penghasilan 20 (431,796) (404,895) Income tax expense
LABA TAHUN BERJALAN 1,744,020 1,663,699 PROFIT FOR THE YEAR
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME (LOSS)
Pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Surplus revaluasi aset tetap 13 11,349 - Revaluation surplus of fixed assets
Kerugian aktuarial dari liabilitas Actuarial loss on
atas imbalan kerja karyawan 19 (3,384) (44) employee benefits liability
Pajak tangguhan terkait 20 744 10 Related deferred tax
Sub-jumlah 8,709 (34) Sub-total
Pos yang akan direklasifikasi Item that will be reclassified
ke laba rugi: to profit or loss:
Perubahan nilai wajar Changes in fair value
atas investasi pada of investment in
surat utang negara 10 120,981 (46,949) government bonds
Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif Total other comprehensive
lain - setelah pajak 129,690 (46,983) income (loss) - net of tax
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 1,873,710 1,616,716 INCOME FOR THE YEAR
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian form an integral part of these consolidated financial statements
4
Page 121
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI CONSOLIDATED STATEMENT OF
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LABA TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT PROFIT FOR THE YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Equity Holders of the
Pemilik Entitas Induk 1,747,462 1,664,341 Parent Company
Kepentingan Non-Pengendali (3,442) (642) Non-Controlling Interests
JUMLAH 1,744,020 1,663,699 TOTAL
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN YANG DAPAT INCOME FOR THE YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Equity Holders of the
Pemilik Entitas Induk 1,877,154 1,617,351 Parent Company
Kepentingan Non-Pengendali (3,444) (635) Non-Controlling Interests
JUMLAH 1,873,710 1,616,716 TOTAL
Laba per Saham Dasar dan Basic and Diluted Earnings per
Dilusian yang Dapat Share Attributable to
Diatribusikan kepada Equity Holders of
Pemilik Entitas Induk 24 29.11 27.16 the Parent Company
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian form an integral part of these consolidated financial statements
5
Page 122
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk/
Equity Atributable to the Equity Holders of the Parent Company
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain/
Other Comprehensive Income (Loss)
Perubahan
Nilai
Wajar atas Keuntungan
Bagian dari Investasi pada (Kerugian)
Modal Saham Surplus Penghasilan Surat Utang Pengukuran
Ditempatkan Revaluasi Komprehensif Negara/ Kembali Saldo Laba/
dan Disetor Tambahan Aset Lain dari Changes Liabilitas Retained Earnings Kepentingan
Penuh/ Modal Tetap/ Ventura Bersama/ in Fair Imbalan Kerja/ Non-
Issued Disetor/ Revaluation Share of Other Value of Remeasurement Telah Belum Pengendali/ Jumlah
and Fully Additional Surplus Comprehensive Investment in Gain (Loss) Ditentukan Ditentukan Non- Ekuitas/
Catatan/ Paid Paid-in Saham Treasuri/ of Fixed Income of Government on Employee Penggunaannya/ Penggunaannya/ Sub-Jumlah/ Controlling Total
Notes Share Capital Capital Treasury Shares Assets Joint Venture Bonds Benefits Liability Appropriated Unappropriated Sub-Total Interests Equity
Saldo 1 Januari 2024 619,536 7,793,218 (16,369 ) 229,406 85 (56,408 ) 9,921 124,000 1,210,978 9,914,367 7,122 9,921,489 Balance as of January 1, 2024
Dividen 25 - - - - - - - - (1,348,142 ) (1,348,142 ) - (1,348,142 ) Dividends
Pembelian saham treasuri 21 - - (558,183 ) - - - - - - (558,183 ) - (558,183 ) Purchase of treasury shares
Laba tahun berjalan - - - - - - - - 1,664,341 1,664,341 (642 ) 1,663,699 Profit for the year
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - - - - - (46,949 ) (41 ) - - (46,990 ) 7 (46,983 ) Other comprehensive income (loss)
Saldo 31 Desember 2024 619,536 7,793,218 (574,552 ) 229,406 85 (103,357 ) 9,880 124,000 1,527,177 9,625,393 6,487 9,631,880 Balance as of December 31, 2024
Dividen 25 - - - - - - - - (1,320,024 ) (1,320,024 ) - (1,320,024 ) Dividends
Pembelian saham treasuri 21 - - (645,342 ) - - - - - - (645,342 ) - (645,342 ) Purchase of treasury shares
Laba tahun berjalan - - - - - - - - 1,747,462 1,747,462 (3,442 ) 1,744,020 Profit for the year
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - - - 11,349 - 120,981 (2,638 ) - - 129,692 (2 ) 129,690 Other comprehensive income (loss)
Saldo 31 Desember 2025 619,536 7,793,218 (1,219,894 ) 240,755 85 17,624 7,242 124,000 1,954,615 9,537,181 3,043 9,540,224 Balance as of December 31, 2025
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements form an integral part of
laporan keuangan konsolidasian these consolidated financial statements
6
Page 123
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 7,925,974 7,229,124 Cash receipts from customers
Pembayaran ke pemasok (5,140,099) (4,625,552) Payments to suppliers
Pembayaran ke karyawan (913,818) (779,291) Payments to employees
Kas yang diperoleh dari operasi 1,872,057 1,824,281 Cash provided by operations
Penerimaan lain-lain 18,660 31,003 Other receipts
Penerimaan penghasilan bunga 244,521 291,459 Receipts of finance income
Pembayaran pajak penghasilan Payments of corporate income
badan 20 (397,073) (380,615) taxes
Kas Bersih yang Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Operasi 1,738,165 1,766,128 Operating Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan dari penjualan investasi Proceeds from sale of investment
pada surat utang negara 725,249 - in government bonds
Pembelian aset tetap 13 (414,550) (346,045) Purchase of fixed assets
Additions of investment in
Penambahan investasi saham 11 (290,846) - shares of stock
Penambahan investasi pada Additions of long-term debt
surat utang jangka panjang 11 (100,000) - investment
Penambahan deposito berjangka 10 (100,000) - Additions of time deposit
Penambahan investasi pada Additions of investment in
surat utang negara 10 (99,775) - government bonds
Perolehan aset hak-guna 17 (39,393) (39,600) Additions of right-of-use assets
Penambahan uang muka pembelian Additions of advance for
aset tetap (37,876) (92,671) purchases of fixed assets
Penambahan investasi pada Additions of investment in
reksa dana 10 (30,000) - mutual fund
Penerimaan dividen tunai 11 15,350 - Dividends received
Penerimaan investasi jangka pendek - 1,740,000 Proceeds of short-term investments
Penambahan aset takberwujud (10,731) (10,366) Additions of intangible assets
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from disposal of
aset tetap 13 9,710 11,156 fixed assets
Kas Bersih yang Diperoleh dari Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) (Used in)
Aktivitas Investasi (372,862) 1,262,474 Investing Activities
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian form an integral part of these consolidated financial statements
7
Page 124
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Perolehan saham treasuri 21 (645,342) (558,183) Acquisition of treasury shares
Pembayaran liabilitas sewa 17 (70,090) (24,758) Payments of lease liabilities
Pembayaran beban bunga 30 (2,526) (2,539) Payment of interest expense
Pembayaran dividen tunai 25 (1,320,024) (1,348,142) Payment of cash dividends
Kas Bersih yang Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Pendanaan (2,037,982) (1,933,622) Financing Activities
NET INCREASE (DECREASE)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH IN CASH AND
KAS DAN SETARA KAS (672,679) 1,094,980 CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
DAN CERUKAN AND BANK OVERDRAFT AT
AWAL TAHUN 2,320,302 1,225,322 BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
DAN CERUKAN AND BANK OVERDRAFT AT
AKHIR TAHUN 5, 18 1,647,623 2,320,302 END OF YEAR
Kas, setara kas dan Cash, cash equivalent
cerukan terdiri and bank overdrafts
dari: comprise of the following:
Kas dan setara kas 5 1,654,810 2,329,491 Cash and cash equivalents
Cerukan 18 (7,187) (9,189) Bank overdrafts
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
DAN CERUKAN AND BANK OVERDRAFT AT
AKHIR TAHUN 1,647,623 2,320,302 END OF YEAR
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian form an integral part of these consolidated financial statements
8
Page 125
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan informasi umum Perusahaan a. The Company’s establishment and general
information
PT Avia Avian Tbk (“Perusahaan”) didirikan PT Avia Avian Tbk (the “Company”) was established
berdasarkan Akta Pendirian No. 6 tanggal 1 Maret based on Deed of Establishment No. 6 dated March 1,
1983, yang dibuat di hadapan Indrawati Setiabudhi, 1983, made by Indrawati Setiabudhi, S.H., notary in
S.H., notaris di Malang, yang diubah dengan Akta Malang, that was amended based on Deed No. 63
No. 63 tanggal 23 Mei 1983 yang dibuat di hadapan dated May 23, 1983 by the same notary. The
notaris yang sama. Akta Perubahan Perusahaan Company’s Deeds of Amendments have been
tersebut telah disahkan berdasarkan Keputusan approved based on the Decision of the Department of
Departemen Kehakiman Republik Indonesia Justice of the Republic of Indonesia dated July 5, 1983
tertanggal 5 Juli 1983 dengan Surat Keputusan with Decision Letter No. C2-4948.HT.01.01.Th83
No. C2-4948.HT.01.01.Th83 dan telah diumumkan and was published in State Gazette
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. C2-4948.HT.01.01.Th83 of the Republic of
No. C2- 4948.HT.01.01.Th83. Indonesia.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dibuat amended several times. The latest amendment was
melalui Akta Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn., made through Notarial Deed No. 3 of Liestiani Wang,
No. 3 tanggal 4 Agustus 2021, sehubungan dengan S.H., M.Kn., dated August 4, 2021, regarding the
perubahan status perusahaan dari perseroan change of the Company’s status from a limited
tertutup menjadi perseroan terbuka, perubahan company to a public company, the change in the
nama Perusahaan dari PT Avia Avian menjadi Company’s name from PT Avia Avian to PT Avia Avian
PT Avia Avian Tbk, peningkatan modal dasar Tbk, an increase in authorised share capital, changes
Perusahaan, perubahan nilai nominal saham, in the share par value, approval for public offering,
persetujuan pelaksanaan penawaran umum, approval for Employee Stock Allocation (“ESA”),
persetujuan pelaksanaan program Alokasi Saham rearrangement of the Company’s purposes and
Karyawan (“ESA”), penyusunan kembali maksud objectives and activities, reaffirmation of the
dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan, Company’s Boards of Commissioners and Directors,
penegasan kembali Dewan Komisaris dan Direksi approval of the change in Articles of Association in
Perusahaan, persetujuan perubahan Anggaran accordance with Regulation No. IX.J.1, Financial
Dasar sesuai dengan Peraturan No. IX.J.1, Services Authority’s Regulation (“POJK”) No. 15/2020
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) and POJK No. 33/2014 and appointment of the
No. 15/2020 dan POJK No. 33/2014, dan penetapan Company’s controlling interests in accordance with
pengendali Perusahaan sesuai POJK No. 3/2021. POJK No. 3/2021. This amendment has been
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh approved by the Minister of Law and Human Rights of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik the Republic of Indonesia in its Decree
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0043612.AH.01.02.TAHUN 2021 dated
No. AHU-0043612.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal August 12, 2021.
12 Agustus 2021.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang Based on the Company’s Articles of Association, the
lingkup kegiatan Perusahaan antara lain bergerak scope of activities of the Company comprises
dalam bidang industri pengolahan dan perdagangan processing industry and wholesale trading. The
besar. Perusahaan berkantor pusat di Sidoarjo dan Company’s head office is located in Sidoarjo, with
memiliki pabrik di Sidoarjo dan Serang. factories in Sidoarjo and Serang.
Perusahaan memulai operasi komersialnya pada The Company started its commercial operations in
tahun 1983. 1983.
9
Page 126
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran umum saham Perusahaan b. Public offering of the Company’s shares
Berdasarkan Akta Notaris No. 3 tanggal Based on Notarial Deed No. 3 dated August 4, 2021,
4 Agustus 2021 oleh Notaris Liestiani Wang, S.H., by Notary Liestiani Wang, S.H., M.Kn., notary in South
M.Kn., notaris di Jakarta Selatan, para pemegang Jakarta, the shareholders of the Company decided and
saham Perusahaan memutuskan dan menyetujui approved matters, including the changes of the
beberapa hal, antara lain perubahan status Company’s status from a limited company to a
Perusahaan dari perseroan tertutup menjadi public company and the Company’s name from
perseroan terbuka serta perubahan nama PT Avia Avian to PT Avia Avian Tbk. This amendment
Perusahaan dari PT Avia Avian menjadi PT Avia was approved by the Minister of Law and
Avian Tbk. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Human Rights under Decision Letter
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat No. AHU-0043612.AH.01.02.TAHUN 2021 dated
Keputusan No. AHU-0043612.AH.01.02.TAHUN August 12, 2021.
2021 tanggal 12 Agustus 2021.
Dalam rangka penawaran umum perdana saham In relation to the initial public offering of the Company’s
Perusahaan, Perusahaan mendapatkan Surat shares, the Company obtained the Notification Letter of
Pemberitahuan Efektif Pernyataan Pendaftaran Statement of Effective Registration
No. S-223/D.04/2021 tertanggal 30 November 2021 No. S-223/D.04/2021 dated November 30, 2021 from
dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) untuk the Financial Services Authority (“OJK”) to conduct an
melakukan penawaran umum perdana sebanyak initial public offering of 6,200,000,000 shares to the
6.200.000.000 lembar saham dengan nilai nominal public with a par value of Rp 10 (full amount) per share
Rp 10 (angka penuh) per lembar saham dan harga at an offering price of Rp 930 (full amount) per share.
penawaran sebesar Rp 930 (angka penuh) per All of the shares offered to the public in the initial public
lembar saham. Seluruh saham yang ditawarkan ke offering were new shares issued by the Company.
masyarakat pada saat penawaran umum perdana Effective on December 8, 2021, the Company’s shares
berasal dari saham baru yang diterbitkan have been listed on the Indonesia Stock Exchange
Perusahaan. Efektif tanggal 8 Desember 2021, (“IDX”).
saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek
Indonesia (“BEI”).
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Based on the Extraordinary General Shareholders
Biasa tanggal 7 Desember 2023, yang berita Meeting dated December 7, 2023, which was notarised
acaranya dituangkan dalam Akta Notaris No. 5 by Notarial Deed No. 5 dated December 7, 2023, of
tanggal 7 Desember 2023 dari Notaris Dr. Susanti, Notary Dr. Susanti, S.H., M.Kn., the shareholders
S.H., M.Kn., para pemegang saham menyetujui untuk agreed to repurchase 1,425,000,000 ordinary shares of
melakukan pembelian kembali sebanyak-banyaknya the Company through a transaction at the IDX (Notes
1.425.000.000 lembar saham biasa Perusahaan 21 and 37).
melalui pembelian pada BEI (Catatan 21 dan 37).
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Based on the Extraordinary General Shareholders
Biasa tanggal 10 April 2025, yang berita acaranya Meeting dated April 10, 2025, which was notarised by
dituangkan dalam Akta Notaris No. 2 tanggal Notarial Deed No. 2 dated April 10, 2025, of Notary Dr.
10 April 2025 dari Notaris Dr. Susanti, S.H., M.Kn., Susanti, S.H., M.Kn., the shareholders agreed to
para pemegang saham menyetujui untuk melakukan repurchase 1,425,000,000 ordinary shares of the
pembelian kembali sebanyak-banyaknya Company through a transaction at the IDX (Notes 21
1.425.000.000 lembar saham biasa Perusahaan and 37).
melalui pembelian pada BEI (Catatan 21 dan 37).
c. Entitas induk dan entitas induk utama c. Parent and ultimate parent entity
PT Wahana Lancar Rejeki dan PT Tancorp Surya PT Wahana Lancar Rejeki and PT Tancorp Surya
Sentosa merupakan pemegang saham pengendali Sentosa are the controlling shareholders of the
Perusahaan. Pemilik utama manfaat dari Perusahaan Company. The ultimate beneficial owners of the
adalah Wijono Tanoko, Hermanto Tanoko dan Ruslan Company are Wijono Tanoko, Hermanto Tanoko and
Tanoko.
Ruslan Tanoko.
10
Page 127
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Entitas anak yang dikonsolidasi d. Consolidated subsidiaries
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Company has
Perusahaan memiliki entitas anak dengan subsidiaries with effective percentage of ownership as
kepemilikan efektif sebagai berikut: follows:
Persentase Jumlah Aset
Dimulainya Kepemilikan/ Sebelum Eliminasi/
Kegiatan Percentage Total Assets
Komersial/ of Ownership Before Elimination
Commencement
Entitas Anak/ Domisili/ Bidang Usaha/ of Commercial
Subsidiaries Domicile Nature of Business Operations 2025 2024 2025 2024
Kepemilikan Langsung/
Direct Ownership
PT Tirta Kencana Tatawarna
(“PT TKTW”)a) Surabaya Perdagangan/Trading 2000 99,99% 99,99% 4,671,581 4,176,481
PT Solusi Rumah Perdagangan dan jasa/
Praktis (“PT SRP”) Surabaya Trading and service 2018 99.99% 99.99% 678 1,066
PT Multipro Paint Indonesia Perdagangan dan industri/
(“PT MPI”) Jakarta Trading and industry 2008 67.00% 67.00% 16,910 33,043
Kepemilikan Tidak Langsung/
Indirect Ownership
Melalui PT TKTW/Through
PT TKTW
PT Tirtakencana Batamindo
(“PT TKBI”) Batam Perdagangan/Trading 2010 99,98% 99,98% 39,074 34,708
a)
dan entitas anak/and subsidiaries
e. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan e. Boards of Commissioners and Directors, Audit
karyawan Committee and employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi pada tanggal The compositions of the Company’s Boards of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: Commissioners and Directors as of
December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Hermanto Tanoko Hermanto Tanoko President Commissioner
Komisaris Independen Oscar Christian Maria Josef - Independent Commissioner
Wezenbeek
Komisaris Independen Mohammad Noor Mohammad Noor Independent Commissioner
Rachman Soejoeti Rachman Soejoeti
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Wijono Tanoko Wijono Tanoko President Director
Wakil Direktur Utama Ruslan Tanoko Ruslan Tanoko Vice President Director
Direktur Robert Christian Tanoko Robert Christian Tanoko Director
Direktur Kurnia Hadi Sinanto Kurnia Hadi Sinanto Director
Direktur Angelica Tanisia Jozar Angelica Tanisia Jozar Director
Susunan komite audit pada tanggal 31 Desember The members of Company’s Audit Committee as of
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Komite Audit Audit Committee
Ketua Mohammad Noor Mohammad Noor Chairman
Rachman Soejoeti Rachman Soejoeti
Anggota Sammy TS Lalamentik Sammy TS Lalamentik Member
Anggota Wardiman Wijaya Wardiman Wijaya Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Company and
Perusahaan dan Entitas Anaknya (secara bersama- its Subsidiaries (collectively referred to herein as the
sama disebut “Grup”) memiliki masing-masing 1.292 “Group”) has a total of 1,292 and 1,417 permanent
dan 1.417 orang karyawan tetap (tidak diaudit). employees, respectively (unaudited).
11
Page 128
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Tanggal penyelesaian laporan keuangan f. Completion date of the consolidated financial
konsolidasian statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for the preparation and fair
penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian ini, presentation of these consolidated financial
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di statements, in accordance with Indonesian Financial
Indonesia, yang diselesaikan dan disetujui untuk Accounting Standards, which were completed and
diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal authorized for issuance by the Company’s Directors on
24 Februari 2026. February 24, 2026.
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
a. Amendemen/penyesuaian standar yang berlaku a. Amendments/improvements to standards effective
efektif pada tahun berjalan in the current year
Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan In the current year, the Group has applied
sejumlah amendemen/penyesuaian PSAK yang amendments/improvements to PSAK that are relevant
relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode to its operations and effective for accounting period
akuntansi yang dimulai pada atau setelah beginning on or after January 1, 2025. The adoption of
1 Januari 2025. Penerapan atas PSAK revisi tidak these revised PSAKs does not result in changes to the
mengakibatkan perubahan atas kebijakan akuntansi Group’s accounting policies and has no material effect
Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap on the amounts reported for the current year or prior
jumlah yang dilaporkan pada tahun berjalan atau years.
tahun-tahun sebelumnya.
• PSAK 221 (Amendemen), “Pengaruh • PSAK 221 (Amendment), “The Effects of Changes
Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kekurangan in Foreign Exchange Rates”: Lack of
Ketertukaran Exchangeability
Amendemen ini mensyaratkan entitas untuk This amendment requires an entity to apply a
menerapkan pendekatan yang konsisten dalam consistent approach to assessing whether a
menilai apakah suatu mata uang dapat ditukar currency is exchangeable into another currency
dengan mata uang lain dan, jika tidak, dalam and, when it is not, to determining the exchange
menentukan nilai tukar yang akan digunakan rate to use and the disclosures to provide.
dan pengungkapan yang harus diberikan.
b. Standar dan amendemen/penyesuaian standar b. Standards and amendments/improvements to
telah diterbitkan tapi belum diterapkan standards issued not yet adopted
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan At the date of authorization of these consolidated
konsolidasian, standar dan amendemen-amendemen financial statements, the following standards and
atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang telah amendments to PSAK relevant to the Group were
diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan issued but not yet effective, with early application
penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: permitted:
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah Effective for periods beginning on or after
tanggal 1 Januari 2026 January 1, 2026
• Amendemen PSAK 109, “Instrumen Keuangan” • Amendments to PSAK 109, “Financial Instruments”
dan PSAK 107, “Instrumen Keuangan: and PSAK 107,” Financial Instruments:
Pengungkapan”: Klasifikasi dan Pengukuran Disclosure”: Classification and Measurement of
Instrumen Keuangan Financial Instrument
12
Page 129
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI (lanjutan) 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(continued)
b. Standar dan amendemen/penyesuaian standar b. Standards and amendments/improvements to
telah diterbitkan tapi belum diterapkan (lanjutan) standards issued not yet adopted (continued)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah Effective for periods beginning on or after
tanggal 1 Januari 2026 (lanjutan) January 1, 2026 (continued)
• Amendemen PSAK 109, “Instrumen Keuangan” • Amendments to PSAK 109, “Financial Instruments”
dan PSAK 107, “Instrumen Keuangan: and PSAK 107,” Financial Instruments:
Pengungkapan”: Klasifikasi dan Pengukuran Disclosure”: Classification and Measurement of
Instrumen Keuangan (lanjutan) Financial Instrument (continued)
Amendemen tersebut mengklarifikasi The amendments clarify the requirements related
persyaratan yang terkait dengan tanggal to the date of recognition and derecognition of
penghentian pengakuan aset keuangan dan financial assets and financial liabilities, with an
liabilitas keuangan, dengan pengecualian untuk exception for derecognition of financial liabilities
penghentian pengakuan liabilitas keuangan settled via an electronic transfer; the requirements
yang diselesaikan melalui transfer elektronik; for assessing contractual cash flow characteristics
persyaratan untuk menilai karakteristik arus kas of financial assets, with additional guidance on
kontraktual dari aset keuangan, dengan assessment of contingent features; and the
panduan tambahan tentang penilaian fitur characteristics of non-recourse loans and
kontinjensi; dan karakteristik pinjaman non- contractually linked instruments. The amendments
course dan instrumen yang terkait secara also introduce additional disclosure requirements
kontraktual. Amendemen tersebut juga for equity instruments at fair value through other
memperkenalkan persyaratan pengungkapan comprehensive income and for financial
tambahan untuk instrumen ekuitas yang diukur instruments with contingent features.
pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain dan untuk instrumen
keuangan dengan fitur kontinjensi.
• Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap PSAK • 2024 Annual Improvements to PSAK 107,
107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, “Financial Instruments: Disclosures”, PSAK 109,
PSAK 109, “Instrumen Keuangan”, PSAK 110, “Financial Instruments”, PSAK 110, “Consolidated
“Laporan Keuangan Konsolidasian” dan PSAK Financial Statements” and PSAK 207, “Statement
207, “Laporan Arus Kas” of Cash Flows”
Penyesuaian tahunan ini terbatas pada These annual improvements are limited to
amendemen yang mengklarifikasi susunan kata amendments that either clarify the wording or
(wording) atau pembetulan minor atas correct relatively minor unintended consequences,
konsekuensi yang tidak diintensikan, oversights or conflicts between requirements in the
kekeliruan, atau persyaratan yang bertentangan standards.
dalam standar.
• PSAK 338 (Revisi 2025), Kombinasi Bisnis • PSAK 338 (2025 Revision), Business
Entitas Sepengendali Combinations of Entities under Common Control
Perubahan utama dalam revisi ini mencakup The key changes introduced in this revision include
pengecualian entitas investasi dari ruang the exclusion of investment entities from the scope
lingkup PSAK 338, serta tambahan definisi of PSAK 338, as well as the addition of definitions
bisnis alihan, entitas penerima, dan entitas for the transferred business, the receiving entity,
pengalih. Revisi ini juga mencakup rujukan and the transferring entity. This revision also
jumlah tercatat bisnis alihan dan penyajian includes references to the carrying amount of the
informasi prakombinasi bisnis ketika terjadi transferred business and the presentation of pre-
ketidakpraktisan dalam penerapan metode business combination information when the
penyatuan kepemilikan. application of the pooling-of-interests method is
impracticable.
13
Page 130
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI (lanjutan) 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(continued)
b. Standar dan amendemen/penyesuaian standar b. Standards and amendments/improvements to
telah diterbitkan tapi belum diterapkan (lanjutan) standards issued not yet adopted (continued)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah Effective for periods beginning on or after
tanggal 1 Januari 2027 January 1, 2027
• PSAK 118, “Penyajian dan Pengungkapan • PSAK 118, “Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan” Financial Statements”
PSAK 118 menggantikan PSAK 201, PSAK 118 supersedes PSAK 201, retaining many
mempertahankan banyak prinsip yang ada existing principles but significantly changing how
tetapi secara signifikan mengubah cara entitas entities report “operating profit or loss.” It
melaporkan “laba atau rugi operasional.” PSAK establishes a defined structure for the statement of
ini menetapkan struktur yang jelas untuk profit or loss, categorising items into operating,
laporan laba rugi dengan mengelompokkan investing, financing, income taxes and
pos-pos ke dalam kategori operasi, investasi, discontinued operations. The standard mandates
pembiayaan, pajak penghasilan, dan operasi specific disclosures, including management-
yang dihentikan. Standar ini mewajibkan defined performance measures (MPMs), allowing
pengungkapan tertentu, termasuk ukuran investors to understand management's view of the
kinerja tetapan manajemen (UKTM), yang company's financial performance and how these
memungkinkan investor memahami bagaimana measures compare to those defined in PSAK 118.
pandangan manajemen atas kinerja keuangan
perusahaan dan bagaimana ukuran tersebut
dibandingkan dengan ukuran yang didefinisikan
dalam PSAK 118.
Meskipun PSAK 118 tidak memengaruhi Even though PSAK 118 will not impact the
pengakuan atau pengukuran pos-pos dalam recognition or measurement of items in the
laporan keuangan, dampaknya terhadap financial statements, its impacts on presentation
penyajian dan pengungkapan diperkirakan and disclosure are expected to be pervasive, in
akan sangat luas, terutama yang berkaitan particular those related to the statement of
dengan laporan kinerja keuangan dan financial performance and providing MPM within
penyediaan UKTM dalam laporan keuangan. the financial statements.
Manajemen saat ini sedang menilai secara rinci Management is currently assessing the detailed
implikasi penerapan standar baru ini pada implications of applying the new standard on the
laporan keuangan konsolidasian Grup. Group’s consolidated financial statements.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan As at the issuance date of the consolidated financial
konsolidasian, dampak dari penerapan standar dan statements, the effects of adopting these standard and
amendemen tersebut terhadap laporan keuangan amendments on the consolidated financial statements
konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi are not known nor reasonably estimable by
oleh manajemen. management.
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated financial
konsolidasian statements
Laporan keuangan konsolidasian PT Avia Avian Tbk The consolidated financial statements of PT Avia Avian
dan Entitas Anaknya disusun berdasarkan Standar Tbk and its Subsidiaries have been prepared in
Akuntansi Keuangan di Indonesia dan Peraturan- accordance with Indonesian Financial Accounting
Peraturan serta Pedoman Penyajian dan Standards and the Regulations and Guidelines on
Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan Financial Statement Presentation and Disclosures
oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). issued by the Financial Services Authority (Otoritas
Jasa Keuangan or “OJK”).
14
Page 131
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated financial
konsolidasian (lanjutan) statements (continued)
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam The accounting policies adopted in the preparation of
penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah the consolidated financial statements are consistent
selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan with those adopted in the preparation of the
dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements for the year ended
tanggal 31 Desember 2024, kecuali bagi penerapan December 31, 2024, except for the adoption of several
beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti amended SAKs. As disclosed in Note 2, several
diungkapkan dalam Catatan 2, beberapa standar amended and published accounting standards were
akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, adopted effective January 1, 2025.
diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2025.
Grup telah menyusun laporan keuangan The Group has prepared the consolidated financial
konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus statements on the basis that it will continue to operate
mempertahankan kelangsungan usaha. as a going concern.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk The consolidated financial statements, except for the
laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan consolidated statement of cash flows, have been
dasar akrual dengan menggunakan konsep harga prepared on the accrual basis using the historical cost
perolehan, kecuali properti dan instrumen keuangan basis of accounting, except for certain properties and
tertentu yang diukur pada jumlah revaluasian atau financial instruments that are measured at revalued
nilai wajar yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi amounts or fair values as explained in the related
di bawah ini. accounting policies below.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan The consolidated statements of cash flows have been
menggunakan metode langsung dengan prepared using direct method which classify cash flows
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas-aktivitas into operating, investing and financing activities.
operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan The reporting currency used in the consolidated
keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang financial statements is Rupiah, which is the Group’s
merupakan mata uang fungsional Grup. functional currency.
b. Klasifikasi lancar/jangka pendek dan tidak b. Current and non-current classification
lancar/jangka panjang
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan The Group presents assets and liabilities in the
posisi keuangan konsolidasian berdasarkan consolidated statement of financial position based on
klasifikasi lancar/tidak lancar atau jangka current/non-current classification.
pendek/jangka panjang.
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i. diperkirakan akan direalisasi atau diintensikan i. expected to be realized or intended to be sold or
untuk dijual atau digunakan dalam siklus operasi consumed in the normal operating cycle,
normal,
ii. untuk diperdagangkan, ii. held primarily for the purpose of trading,
iii. diperkirakan akan direalisasi dalam 12 bulan iii. expected to be realized within 12 months after the
setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara reporting period, or cash or cash equivalent unless
kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau restricted from being exchanged or used to settle a
akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas liability for at least 12 months after the reporting
dalam paling lambat 12 bulan setelah periode period.
pelaporan.
15
Page 132
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
b. Klasifikasi lancar/jangka pendek dan tidak b. Current and non-current classification (continued)
lancar/jangka panjang (lanjutan)
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar. All other assets are classified as non-current.
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila: A liability is current when it is:
i. diperkirakan akan dilunasi dalam siklus operasi i. expected to be settled in the normal operating
normal, cycle,
ii. untuk diperdagangkan, ii. held primarily for the purpose of trading,
iii. telah jatuh tempo dan akan dilunasi dalam 12 iii. due to be settled within 12 months after the
bulan setelah tanggal pelaporan, atau reporting period, or
iv. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan iv. there is no unconditional right to defer the
pelunasannya selama paling tidak 12 bulan settlement of the liability for at least 12 months
setelah periode pelaporan. after the reporting period.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka All other liabilities are classified as non-current.
panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan Deferred tax assets and liabilities are classified as non-
sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka current assets and liabilities.
panjang.
c. Prinsip-prinsip konsolidasi c. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan The consolidated financial statements incorporate the
keuangan Perusahaan dan entitas yang dikendalikan financial statements of the Company and the entity in
secara langsung ataupun tidak langsung oleh which the Company has the ability to directly or
Perusahaan. Kendali diperoleh bila Grup terekspos indirectly exercise control. Control is achieved when
atau memiliki hak atas timbal balik hasil variabel dari the Group are exposed, or have rights, to variable
keterlibatannya dengan investee dan memiliki returns from its involvement with the investee and have
kemampuan untuk mempengaruhi timbal balik the ability to affect those returns through its power over
tersebut melalui kekuasaannya atas investee. the investee. Thus, the Group control an investee if
Dengan demikian, investor mengendalikan investee and only if the Group have all of the following:
jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal
berikut ini:
i. Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada i. Power over the investee, that is existing rights that
saat ini yang memberi investor kemampuan kini give the Group current ability to direct the relevant
untuk mengarahkan aktivitas relevan dari activities of the investee,
investee,
ii. Eksposur atau hak atas timbal balik hasil variabel ii. Exposure, or rights, to variable returns from its
dari keterlibatannya dengan investee, dan involvement with the investee, and
iii. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya iii. The ability to use its power over the investee to
atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal affect its returns.
hasil.
Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa When the Group have less than a majority of the voting
secara mayoritas atas suatu investee, Grup or similiar rights of an investee, the Group consider all
mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevant facts and circumstances in assessing whether
relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki it has power over an investee, including:
kekuasaan atas investee, termasuk:
i. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara i. The contractual arrangement with the other vote
lainnya dari investee, holders of the investee,
ii. Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, ii. Rights arising from other contractual
dan arrangements, and
iii. Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki iii. The Group’s voting rights and potential voting
Grup. rights.
16
Page 133
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
c. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued)
Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan The Group re-assesses whether or not it controls an
investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan investee if facts and circumstances indicate that there
adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari are changes to one or more of the three elements of
ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas control. Consolidation of a subsidiary begins when the
entitas-entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh Group obtain the control over the subsidiary and
pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada ceases when the Group loses control of the subsidiary.
saat Grup kehilangan pengendalian atas Assets, liabilities, income and expenses of a subsidiary
Perusahaan. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban acquired during the year are included in the
dari entitas anak yang diakuisisi pada tahun tertentu consolidated financial statements from the date the
disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian Group gain control until the date the Group cease to
sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai control the subsidiary.
tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak
tersebut.
Laporan keuangan entitas anak disusun dengan The financial statements of the subsidiaries are
periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan. prepared for the same reporting period as the
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian Company. The accounting policies adopted in
laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan preparing the consolidated financial statements have
secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain. been consistently applied by the Group, unless
otherwise stated.
Kepentingan non-pengendali (“KNP”) mencerminkan Non-controlling interests (“NCI”) represents the portion
bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas of the profit or loss and net assets of the subsidiary not
anak yang tidak dapat diatribusikan, secara langsung attributable directly or indirectly to the Company, which
maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang are presented in the consolidated statement of profit or
masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan loss and other comprehensive income and under the
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan equity section of the consolidated statement of
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan financial position, respectively, separately from the
konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat corresponding portion attributable to the owner of the
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan. Company.
Kepentingan non-pengendali pada awalnya dapat Non-controlling interest may initially be measured at
diukur sebesar nilai wajar atau bagian proporsional fair value or at the non-controlling interests’
kepentingan non-pengendali atas nilai wajar aset proportionate share of the fair value of the acquiree’s
neto teridentifikasi pihak yang diakuisisi. Pilihan identifiable net assets. The choice of measurement is
pengukuran dibuat untuk masing-masing akuisisi. made on an acquisition-by-acquisition basis. Other
Kepentingan non-pengendali lain awalnya diukur non-controlling interests are initially measured at fair
sebesar nilai wajar. Setelah akuisisi, jumlah tercatat value. Subsequent to acquisition, the carrying amount
kepentingan non-pengendali adalah jumlah of non-controlling interests is the amount of those
kepentingan tersebut pada pengakuan awal ditambah interests at initial recognition plus the non-controlling
bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan interests’ share of subsequent changes in equity.
selanjutnya di ekuitas.
Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan Profit or loss and each component of other
komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas comprehensive income are attributed to the equity
induk dan pada kepentingan non-pengendali (“KNP”), holders of the parent of the Company and to the non-
walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang controlling interests (“NCI”), even if this results in the
defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan NCI having deficit balance. When necessary,
terhadap laporan keuangan entitas anak untuk adjustments are made to the financial statements of
diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup. subsidiary to bring their accounting policies into the line
with the Group accounting policies.
Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan All intra and inter-group balances, transactions, income
beban antar perusahaan yang signifikan, dan laba and expenses, and unrealized profits and losses
atau rugi hasil transaksi dari intra Grup yang belum resulting from intra-group transactions and dividends
direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat are eliminated on consolidations.
konsolidasi.
17
Page 134
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
c. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued)
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk A change in the parent’s ownership interest in a
terhadap entitas anak yang tidak mengakibatkan subsidiary, without a loss of control, is accounted for as
hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi an equity transaction. If the Company loss control over
ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu a subsidiary, it derecognizes the related assets
entitas anak, maka Perusahaan menghentikan (including goodwill), liabilities, NCI and other
pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas component of equity, while any resulting gain or loss is
dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara recognized in the profit or loss. Any investment
rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. retained is recognized at fair value.
Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai
wajar.
Transaksi perubahan nilai investasi pada Entitas Change of carrying value of investment transaction
Anak yang timbul dari penerbitan saham baru oleh which derived from the issuance of new shares of
Entitas Anak kepada Perusahaan dicatat pada akun Subsidiary to the Company is recorded as “Differences
“Selisih transaksi perubahan ekuitas Entitas Anak arising from changes in equity of Subsidiary and effect
dan dampak transaksi dengan kepentingan non- of transactions with non-controlling interest” account
pengendali” sebagai bagian dari “Ekuitas” pada which is presented under the “Equity” account in the
laporan posisi keuangan konsolidasian. consolidated statement of financial position.
d. Kombinasi bisnis d. Business combination
Kombinasi bisnis dicatat menggunakan metode Business combinations are accounted for using
akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu acquisition method. The consideration transferred in a
kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang business combination is measured at fair value, which
dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar is calculated as the sum of the acquisition-date fair
tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh values of the assets transferred by the Group, liabilities
Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik incurred by the Group to the former owners of the
sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan acquiree, and the equity interests issued by the Group
kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup in exchange for control of the acquiree. The
dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang acquisition-related costs incurred are expensed in the
diakuisisi. Biaya akuisisi yang terjadi dibiayakan dan current year.
dicatat sebagai beban pada tahun berjalan.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang At the acquisition date, the identifiable assets acquired
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada and the liabilities assumed are recognized at their fair
nilai wajar, kecuali untuk: value, except that:
• aset atau liabilitas pajak tangguhan yang • deferred tax assets or liabilities and assets or
berkaitan dengan pengaturan imbalan kerja liabilities related to employee benefit arrangements
diakui dan diukur masing-masing berdasarkan are recognized and measured in accordance with
PSAK 212, “Pajak Penghasilan”, dan PSAK 219, PSAK 212, “Income Taxes”, and PSAK 219,
“Imbalan Kerja”; “Employee Benefits”, respectively;
• instrumen liabilitias atau ekuitas yang berkaitan • liabilities or equity instruments related to share-
dengan perjanjian pembayaran berbasis saham based payment arrangements of the acquiree or
dari pihak yang diakuisisi atau pengaturan share-based payment arrangements of the Group
pembayaran berbasis saham Grup yang dibuat entered into to replace share-based payment
untuk menggantikan pengaturan pembayaran arrangements of the acquirer are measured in
berbasis saham dari pihak yang mengakuisisi accordance with PSAK 102, “Share-based
diukur berdasarkan PSAK 102, “Pembayaran Payment”, at the acquisition date; and
Berbasis Saham”, pada tanggal akuisisi; dan
• aset (atau kelompok lepasan) yang • assets (or disposal groups) that are classified as
diklasifikasikan sebagai yang dimiliki untuk dijual held for sale in accordance with PSAK 105, “Non-
berdasarkan PSAK 105, “Aset tidak Lancar yang current Assets Held for Sale and Discontinued
Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Operations”, and are measured inaccordance with
Dihentikan”, diukur sesuai dengan standar that standard.
tersebut.
18
Page 135
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Kombinasi bisnis (lanjutan) d. Business combination (continued)
Selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang The excess of the aggregate of the consideration
dialihkan dan jumlah yang diakui untuk kepentingan transferred and the amount recognized for non-
non-pengendali dan nilai wajar kepentingan ekuitas controlling interest and the fair value of the acquirer’s
yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi previously held equity interest in the acquiree (if any)
pada pihak diakuisisi (jika ada) atas jumlah neto pada over the net of the acquisition-date amounts of the
tanggal akuisisi atas aset teridentifikasi yang identifiable assets acquired and liabilities assumed is
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada tanggal recorded as goodwill.
akuisisi dicatat sebagai goodwill.
Jika nilai wajar aset neto yang diperoleh melebihi If the fair value of the net assets acquired is in excess
jumlah gabungan imbalan yang dialihkan, Grup of the aggregate consideration transferred, the Group
menilai kembali apakah telah mengidentifikasi re-assesses whether it has correctly identified all of the
dengan tepat seluruh aset yang diperoleh dan assets acquired and all of the liabilities assumed and
seluruh liabilitas yang diambil alih dan menelaah reviews the procedures used to measure the amounts
prosedur yang digunakan untuk mengukur jumlah to be recognized at the acquisition date. If the
yang akan diakui pada tanggal akuisisi. Jika penilaian reassessment still results in an excess of the fair value
kembali masih menghasilkan selisih lebih nilai wajar of net assets acquired over the aggregate
aset neto yang diperoleh atas jumlah gabungan consideration transferred, then the gain is recognized
imbalan yang dialihkan, maka keuntungan diakui in profit or loss as a gain from bargain purchase.
dalam laba rugi sebagai keuntungan pembelian
dengan diskon.
Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu When the consideration transferred by the Group in a
kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang business combination includes assets or liabilities
berasal dari pengaturan imbalan kontinjensi resulting from a contingent consideration arrangement,
(contingent consideration arrangement), imbalan the contingent consideration is measured at its
kontinjensi tersebut diukur pada nilai wajar pada acquisition date fair value and included as part of the
tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari consideration transferred in a business combination.
imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Changes in the fair value of the contingent
Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjensi consideration that qualify as measurement period
yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode adjustments are adjusted retrospectively, with
pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan corresponding adjustments against goodwill.
penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian Measurement period adjustments are adjustments that
periode pengukuran adalah penyesuaian yang arise from additional information obtained during the
berasal dari informasi tambahan yang diperoleh measurement period (which cannot exceed one year
selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu from the acquisition date) about facts and
tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan circumstances that existed at the acquisition date.
kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.
Perlakuan akuntansi selanjutnya untuk perubahan The subsequent accounting for changes in the fair
nilai wajar dari imbalan kontinjensi yang tidak value of the contingent consideration that do not qualify
memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode as measurement period adjustments depends on how
pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan the contingent consideration is classified. Contingent
kontinjensi diklasifikasikan. Imbalan kontinjensi yang consideration that is classified as equity is not
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali remeasured at subsequent reporting dates and its
pada setiap tanggal pelaporan dan penyelesaian subsequent settlement is accounted for within equity.
selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.
19
Page 136
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Kombinasi bisnis (lanjutan) d. Business combination (continued)
Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai Contingent consideration classified as an asset or
aset atau liabilitas yang merupakan instrumen liability that is a financial instrument and within the
keuangan dan termasuk dalam ruang lingkup PSAK scope of PSAK 109 is measured at fair value with the
109 diukur pada nilai wajar dengan perubahan atas changes in fair value recognized in profit or loss in
nilai wajar diakui dalam laba rugi sesuai dengan accordance with PSAK 109. Other contingent
PSAK 109. Imbalan kontinjensi lain yang tidak consideration that is not within the scope of PSAK 109
termasuk dalam ruang lingkup PSAK 109 diukur pada is measured at fair value at each reporting date with
nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan dengan changes in fair value recognized in profit or loss.
perubahan atas nilai wajar diakui dalam laba rugi.
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara When a business combination is achieved in stages,
bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak the Group’s previously held equity interests in the
diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal acquired entity are remeasured to its acquisition-date
akuisisi dan keuntungan atau kerugian dihasilkan, jika fair value and the resulting gain or loss, if any, is
ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari recognized in profit or loss. Amounts arising from
kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang interests in the acquiree prior to the acquisition date
sebelumnya telah diakui dalam penghasilan that have previously been recognized in other
komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi dimana comprehensive income are reclassified to profit or loss
perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikan where such treatment would be appropriate if that
tersebut dilepas/dijual. interests were disposed of.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum If the initial accounting for a business combination is
selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi incomplete by the end of the reporting period in which
terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk the combination occurs, the Group reports provisional
pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai amounts for the items for which the accounting is
dalam laporan keuangannya. Selama periode incomplete. Those provisional amounts are adjusted
pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan retrospectively during the measurement period, or
secara retrospektif, aset atau liabilitas tambahan additional assets or liabilities are recognized, to reflect
yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru new information obtained about facts and
yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada circumstances that existed as at the acquisition date
pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan that, if known, would have affected the amount
berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal recognized as at that date.
tersebut.
e. Kombinasi bisnis entitas sepengendali e. Business combination of entities under common
control
Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali Business combination involving entities under common
diperlakukan sesuai dengan PSAK 338, “Kombinasi control is accounted in accordance with PSAK 338,
Bisnis Entitas Sepengendali”. Berdasarkan PSAK ini, “Business Combination of Entities Under Common
transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, Control”. Under this PSAK, business combination of
berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam entities under common control transactions, such as
rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada di transfers of business conducted within the framework
dalam suatu Grup yang sama, bukan merupakan of the reorganization of the entities that are in the same
perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, group, is not a change of ownership in terms of
sehingga transaksi tersebut tidak menimbulkan laba economic substance, hence, the transaction does not
atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi result in a gain or loss for the Group as a whole or for
entitas individu dalam Grup tersebut. individual entities within the Group.
Kombinasi bisnis sepengendali dicatat dengan Business combinations under common control are
menggunakan metode penyatuan kepemilikan. accounted for using the pooling-of-interests method.
20
Page 137
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
e. Kombinasi bisnis entitas sepengendali (lanjutan) e. Business combination of entities under common
control (continued)
Metode penyatuan kepemilikan diterapkan seolah- The pooling-of-interest method is applied as if the
olah entitas-entitas tersebut telah bergabung sejak entities had been combined from the period when the
periode dimana entitas yang bergabung berada merging entities were placed under common control.
dalam sepengendalian. Selisih antara imbalan yang The difference between the consideration transferred
dialihkan dan nilai tercatat aset neto pihak yang and the book value of the net assets of the acquiree is
diakuisisi disajikan dalam “tambahan modal disetor” presented under “additional paid-in capital” and is not
dan tidak direklasifikasi ke laba rugi atau recycled to profit or loss nor reclassified to retained
direklasifikasi ke saldo laba ketika pengendalian earnings when control is lost.
hilang.
f. Investasi pada ventura bersama f. Investment in joint ventures
Pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi Investments in joint arrangements are classified as
bersama atau ventura bersama bergantung pada hak either joint operations or joint ventures depending on
dan kewajiban kontraktual para investor bukan the contractual rights and obligations of each investor
struktur hukum dari pengaturan bersama. Grup telah rather than the legal structure of the joint arrangement.
menilai sifat dari pengaturan bersama dan Group has assessed the nature of its joint
menentukan pengaturan tersebut sebagai ventura arrangements and determined them to be joint
bersama. Ventura bersama dicatat menggunakan ventures. A joint venture is accounted for using the
metode ekuitas. equity method.
Sesuai metode ekuitas, investasi pada ventura Under the equity method, the investment in a joint
bersama pada awalnya dicatat pada biaya perolehan venture is initially recognised at cost and adjusted
dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian thereafter to recognise the investor’s share of the post-
investor atas laba rugi pasca akuisisi dari pihak yang acquisition profits or losses of the investee in profit or
diakuisisi atas laba rugi, dan bagiannya atas loss, and its share of movements in other
pergerakan penghasilan komprehensif lainnya dari comprehensive income of the investee in other
pihak yang diakuisisi atas penghasilan komprehensif comprehensive income.
lainnya.
Dividen yang diterima atau yang akan diterima dari Dividends received or receivable from a joint venture
ventura bersama diakui sebagai pengurang jumlah are recognised as a reduction in the carrying amount of
tercatat investasi. the investment.
Jika bagian Grup atas kerugian ventura bersama When the Group’s share of losses in a joint venture
sama dengan atau melebihi kepentingannya pada equals or exceeds its interest in the joint ventures,
ventura bersama, termasuk piutang tanpa agunan, including any other unsecured receivables, the Group
Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, does not recognise further losses, unless it has
kecuali Grup memiliki kewajiban legal atau konstruktif incurred legal or constructive obligations or made
atau melakukan pembayaran atas nama ventura payments on behalf of the joint venture.
bersama.
Keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas Unrealised gains and losses on transactions between
transaksi antara Grup dan ventura bersama telah the Group and a joint venture have been eliminated to
dieliminasi sebesar kepemilikan Grup pada ventura the extent of the Group’s interest in the joint venture.
bersama tersebut.
Setiap akhir periode pelaporan, Grup mengevaluasi At the end of each reporting period, the Group
apakah terdapat bukti objektif bahwa investasi assesses whether there is objective evidence that
pada ventura bersama mengalami penurunan nilai. investment in a joint venture is impaired.
21
Page 138
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
g. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing g. Foreign currency transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are recorded
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi at the rates of exchange prevailing at the time the
dilakukan. Pada tanggal laporan, aset dan liabilitas transactions are made. At reporting date, monetary
moneter dalam mata uang asing disesuaikan ke assets and liabilities denominated in foreign currencies
dalam Rupiah berdasarkan kurs rata-rata Bank are adjusted to Rupiah based on the average rates of
Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba exchange published by Bank Indonesia at that date.
atau rugi kurs yang terjadi, dikreditkan atau The resulting gains or losses are credited or charged to
dibebankan pada laba rugi tahun berjalan. the current year operations.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kurs As of December 31, 2025 and 2024, the middle rates
tengah yang diterbitkan Bank Indonesia mata uang published by Bank Indonesia of foreign currencies
asing yang digunakan adalah sebagai berikut: used are as follows:
2025 2024
1 Dolar Amerika Serikat
(“Dolar AS”) 16,782 16,162 United States Dollar 1 (“US Dollar”)
1 Yuan China (“CNY”) 2,401 2,214 Chinese Yuan 1 (“CNY”)
1 Dolar Singapura (“SGD”) 13,069 11,919 Singapore Dollar 1 (“SGD”)
1 Euro (“Euro”) 19,753 16,851 Euro 1 (“Euro”)
1 Poundsterling Inggris (“GBP”) 22,666 20,333 Great Britain Poundsterling 1 (“GBP”)
h. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi h. Transactions with related parties
Grup memiliki transaksi dengan pihak berelasi The Group has transactions with related parties as
sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK 224 defined under PSAK 224 “Related Party Disclosures”.
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan The transactions are made based on terms agreed by
yang disetujui oleh kedua belah pihak. the parties.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan All material transactions and balances with related
pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas parties are disclosed in the relevant notes to the
laporan keuangan konsolidasian yang relevan. consolidated financial statements.
i. Instrumen keuangan i. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives rise to
menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan a financial asset of one entity and a financial liability or
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada equity instrument of another entity.
entitas lain.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada Financial assets and financial liabilities are recognized
laporan posisi keuangan konsolidasian pada saat on the consolidated statement of financial position
Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan when the Group becomes a party to the contractual
kontraktual instrumen tersebut. provisions of the instrument.
22
Page 139
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
i. Instrumen keuangan (lanjutan) i. Financial instruments (continued)
(i) Aset keuangan (i) Financial assets
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam The Group classifies its financial assets into the
kategori berikut ini: following categories.
(i) aset keuangan diukur pada biaya (i) financial assets at amortised cost;
perolehan diamortisasi;
(ii) aset keuangan diukur pada nilai wajar (ii) financial assets at fair value through profit or
melalui laba rugi (“FVTPL”); dan loss (“FVTPL”); and
(iii) aset keuangan diukur pada nilai wajar (iii) financial assets at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive income (“FVTOCI”).
(“FVTOCI”).
Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup The classification depends on the Group’s
dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah business model and the contractual terms of the
penentuan arus kasnya semata-mata dari cash flows when determining whether their cash
pembayaran pokok dan bunga. flows are solely payment of principal and
interest.
Grup menentukan klasifikasi aset keuangan The Group determines the classification of its
pada pengakuan awal. Untuk investasi pada financial assets at initial recognition. For
instrumen utang, hal ini akan bergantung pada investments in debt instruments, this will depend
model bisnis dimana investasi tersebut on the business model in which the investment is
diadakan. Grup mereklasifikasi investasi pada held. The Group reclassifies investments in debt
instrumen utang jika dan hanya jika model bisnis instruments when and only when its business
untuk mengelola aset tersebut berubah. model for managing those assets changes.
Grup memiliki aset keuangan yang diukur pada The Group has financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi, yang terdiri dari amortised costs, which comprise cash and cash
kas dan setara kas, kas di bank dan deposito equivalents, restricted cash in bank and time
berjangka yang dibatasi penggunaannya, deposits, time deposit, trade receivables, other
deposito berjangka, piutang usaha, piutang lain- receivables, and long-term debt investment,
lain, dan investasi pada surat utang jangka financial assets measured at fair value through
panjang, aset keuangan yang diukur pada nilai other comprehensive income, which comprise of
wajar melalui penghasilan komprehensif lain, investment in government bonds, investment in
yang terdiri dari investasi pada surat utang shares of stock, and financial assets measured at
negara, investasi saham, dan aset keuangan fair value through profit or loss, which comprise of
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, investment in mutual funds.
yang terdiri dari investasi reksa dana.
- Aset keuangan diukur pada biaya - Financial assets at amortised cost
perolehan diamortisasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen This classification applies to debt
utang yang dikelola dalam model bisnis instruments which are held under a “hold to
“dimiliki untuk mendapatkan arus kas” dan collect” business model and which have
memiliki arus kas yang memenuhi kriteria cash flows that meet the “solely payments of
“semata-mata dari pembayaran pokok dan principal and interest” (“SPPI”) criteria.
bunga”.
23
Page 140
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
i. Instrumen keuangan (lanjutan) i. Financial instruments (continued)
(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)
Pengakuan dan pengukuran awal (lanjutan) Initial recognition and measurement (continued)
- Aset keuangan diukur pada biaya - Financial assets at amortised cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pada pengakuan awal, aset keuangan At initial recognition, financial assets that do
yang tidak memiliki komponen pendanaan not have a significant financing component
yang signifikan, diakui sebesar harga are recognised at their transaction price.
transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya Other financial assets are initially recognised
diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya at fair value less related transaction costs.
transaksi yang terkait. Aset keuangan ini They are subsequently measured at
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan amortised cost using the effective interest
diamortisasi menggunakan metode suku method. Any gains or losses on
bunga efektif. Keuntungan atau kerugian derecognition or modification of a financial
pada penghentian atau modifikasi aset asset held at amortised cost are recognised
keuangan yang dicatat yang dicatat pada in profit or loss.
biaya perolehan diamortisasi diakui pada
laba rugi.
- Aset keuangan diukur pada FVTOCI - Financial assets at FVTOCI
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen This classification applies to debt
utang yang dikelola dengan model bisnis instruments that are held under a business
yang bertujuan untuk memiliki aset model where they are held for collection of
keuangan dalam rangka mendapatkan arus contractual cash flows and also for sale
kas kontraktual dan menjual dan di mana (“collect and sell”) and which have cash
arus kasnya memenuhi kriteria “semata- flows that meet the “solely payments of
mata dari pembayaran pokok dan bunga”. principal and interest” criteria.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini All movements in the fair value of these
dicatat pada penghasilan komprehensif financial assets are taken through other
lain, kecuali pengakuan keuntungan atau comprehensive income, except for the
kerugian penurunan nilai, pendapatan recognition of impairment gains or losses,
bunga (termasuk biaya transaksi interest (including transaction costs by
menggunakan metode EIR), keuntungan revenue applying the effective interest
atau kerugian yang timbul dari penghentian method), gains or losses arising on
dan keuntungan dan kerugian dari selisih derecognition and foreign exchange gains
kurs diakui pada laba rugi. Ketika aset and losses which are recognised in profit or
keuangan dihentikan, keuntungan atau loss. When the financial asset is
kerugian nilai wajar kumulatif yang derecognised, the cumulative fair value
sebelumnya diakui pada penghasilan gains or losses previously recognised in
komprehensif lain direklasifikasi pada laba other comprehensive income is reclassified
rugi. to profit or loss.
24
Page 141
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
i. Instrumen keuangan (lanjutan) i. Financial instruments (continued)
(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)
Pengakuan dan pengukuran awal (lanjutan) Initial recognition and measurement (continued)
- Aset keuangan diukur pada FVTPL - Financial assets at FVTPL
Aset yang tidak memenuhi kriteria untuk Assets that do not meet the criteria for
biaya perolehan diamortisasi atau nilai amortised cost or FVTOCI are measured at
wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through profit or loss. A gain or
lain diukur pada nilai wajar melalui laporan loss on investment in mutual funds that is
laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari subsequently measured at fair value through
investasi reksa dana yang selanjutnya profit or loss and is not part of a hedging
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba relationship is recognised in profit or loss
rugi dan bukan merupakan bagian dari and presented net in the statement of profit
hubungan lindung nilai, diakui dalam or loss within other gains/(losses) in the
laporan laba rugi dan disajikan bersih period in which it arises.
dalam laporan laba rugi di dalam
keuntungan/(kerugian) lainnya dalam
periode kemunculannya.
Penghentian pengakuan Derecognition
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika: A financial asset is derecognised when:
- hak untuk menerima arus kas dari aset - the rights to receive cash flows from the
telah kedaluwarsa; atau asset have expired; or
- Grup telah mengalihkan haknya untuk - the Group has transferred its rights to
menerima arus kas dari aset atau telah receive cash flows from the asset or has
mengasumsikan kewajiban untuk assumed an obligation to pay the received
membayar arus kas yang diterima secara cash flows in full without material delay to a
penuh tanpa penundaan material kepada third party under a ‘pass-through’
pihak ketiga berdasarkan pengaturan arrangement; and either (a) the Group has
‘pass-through’; dan salah satu (a) Grup transferred substantially all the risks and
telah mengalihkan secara substansial rewards of the asset, or (b) the Group has
semua risiko dan manfaat aset, atau (b) neither transferred nor retained substantially
Grup tidak mengalihkan atau memiliki all the risks and rewards of the asset, but
secara substansial seluruh risiko dan has transferred control of the asset.
manfaat aset, tetapi telah mengalihkan
pengendalian aset.
Penurunan nilai Impairment
Grup menilai berdasarkan basis forward looking The Group assesses on a forward-looking basis,
untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian the expected credit losses (“ECL”) associated with
(“ECL”) terhadap aset keuangan yang diukur its financial assets carried at amortised cost and
pada biaya perolehan diamortisasi dan dan nilai FVTOCI. The impairment method applied
wajar melalui penghasilan komprehensif lain. depends on whether there has been a significant
Metode penurunan nilai dilakukan dengan increase in credit risk.
mempertimbangkan apakah risiko kredit telah
meningkat secara signifikan.
25
Page 142
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
i. Instrumen keuangan (lanjutan) i. Financial instruments (continued)
(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)
Penurunan nilai (lanjutan) Impairment (continued)
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai At each reporting date, the Group assesses
apakah risiko kredit dari instrumen keuangan whether the credit risk on a financial instrument
telah meningkat secara signifikan sejak has increased significantly since initial recognition.
pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, When making the assessment, the Group uses
Grup menggunakan perubahan atas risiko gagal the change in the risk of a default occurring over
bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia the expected life of the financial instrument
instrumen keuangan daripada perubahan atas instead of the change in the amount of ECL. To
jumlah ECL. Dalam melakukan penilaian, Grup make that assessment, the Group compares the
membandingkan antara risiko gagal bayar yang risk of a default occurring on the financial
terjadi atas instrumen keuangan pada saat instrument as at the reporting date with the risk of
periode pelaporan dengan risiko gagal bayar a default occurring on the financial instrument as
yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat at the date of initial recognition and considers
pengakuan awal dan mempertimbangkan reasonable and supportable information, that is
kewajaran serta ketersediaan informasi yang available without undue cost or effort at the
tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait reporting date about past events, current
dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan conditions and forecasts of future economic
perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, conditions, that is indicative of significant
yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit increases in credit risk since initial recognition.
sejak pengakuan awal.
Untuk piutang usaha dan piutang lain-lain tanpa For trade receivables and other receivables
komponen pendanaan yang signifikan, Grup without significant financing components, the
menerapkan pendekatan yang disederhanakan Group applies the simplified approach permitted
yang diizinkan oleh PSAK 109, yang by PSAK 109, which requires expected lifetime
mensyaratkan ekspektasi kerugian seumur losses to be recognised from the initial recognition
hidup harus diakui sejak pengakuan awal aset of the financial assets.
keuangan.
Grup menganggap aset keuangan gagal bayar The Group considers a financial asset in default
ketika pembayaran kontraktual telah lewat 90 when contractual payments are 90 days past due.
hari. Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga However, in certain cases, the Group may also
dapat mempertimbangkan aset keuangan consider a financial asset to be in default when
mengalami gagal bayar ketika informasi internal internal or external information indicates that the
atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak Group is unlikely to receive the outstanding
mungkin menerima jumlah kontraktual yang contractual amounts in full before taking into
terutang secara penuh sebelum account any credit enhancements held by the
memperhitungkan setiap peningkatan kredit Group. A financial asset is written off when there
yang dimiliki oleh Grup. Aset keuangan is no reasonable expectation of recovering the
dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar contractual cash flows.
untuk memulihkan arus kas kontraktual.
Kas dan setara kas dan investasi jangka pendek Cash and cash equivalents and short-term
juga tunduk pada persyaratan penurunan nilai investments are also subject to impairment
PSAK 109. ECL didasarkan pada rating kredit requirements of PSAK 109. The ECL rates are
bank untuk mengestimasi kemungkinan gagal based on the bank’s credit rating to estimate the
bayar selama jangka waktu tertentu dan probability of default over a given time horizon
menggunakan referensi Basel II yang digunakan and utilise the commonly used Basel II reference
secara umum untuk mengestimasi kerugian to estimate the losses arising on default.
yang muncul dari gagal bayar.
26
Page 143
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
i. Instrumen keuangan (lanjutan) i. Financial instruments (continued)
(ii) Liabilitas keuangan (ii) Financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as follows:
berikut: liabilitas keuangan yang diukur pada financial liabilities at fair value through profit or
nilai wajar melalui laba rugi dan liabilitas loss and financial liabilities at amortised cost.
keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Group
Grup hanya memiliki liabilitas keuangan yang only had financial liabilities measured at amortised
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi, cost, which comprise short-term bank loans, trade
yang terdiri dari pinjaman bank jangka pendek, payables, other payables, accrued expenses,
utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, lease liabilities and customer guarantee.
liabilitas sewa, dan uang jaminan pelanggan.
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar After initial recognition which is at fair value plus
ditambah biaya transaksi, Grup mengukur transaction costs, the Group measures all
seluruh liabilitas keuangan pada biaya financial liabilities at amortised cost using the
perolehan diamortisasi dengan menggunakan effective interest method. A financial liability is
metode suku bunga efektif. Liabilitas keuangan derecognised when the obligation under the
tidak diakui ketika liabilitas keuangan telah liability is discharged or cancelled.
dilepaskan atau dibatalkan.
(iii) Saling hapus instrumen keuangan (iii) Offsetting of financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and the
disalinghapuskan dan jumlah netonya net amount is reported in the statement of
dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika financial position when there is a legally
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk enforceable right to offset the recognised amounts
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah and there is an intention to settle on a net basis,
diakui tersebut dan adanya niat untuk or realise the asset and settle the liability
menyelesaikan secara neto, atau untuk simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan.
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa The legally enforceable right must not be
di masa depan dan dapat dipaksakan secara contingent on future events and must be
hukum dalam situasi bisnis yang normal dan enforceable in the normal course of business and
dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa in the event of default in solvency or bankruptcy of
kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak the Group or the counterparty.
lawan.
j. Kas dan setara kas j. Cash and cash equivalents
Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara In the consolidated statement of cash flows, cash and
kas termasuk kas, kas di bank, dan deposito cash equivalents consist of cash on hand, cash in
berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga banks, and time deposits with original maturity periods
bulan atau kurang sejak tanggal perolehan, yang of three months or less since the acquisition date,
tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi which are not pledged as collateral nor restricted for
penggunaannya dan cerukan. Setara kas use and bank overdrafts. Cash equivalents are defined
didefinisikan sebagai investasi jangka pendek dan as short-term, highly liquid investments that are readily
sangat likuid yang dapat dikonversi ke sejumlah kas convertible into known amounts of cash and which are
yang telah diketahui dan tidak memiliki risiko subject to insignificant risk of changes in value. In the
perubahan nilai yang signifikan. Pada laporan posisi consolidated statement of financial position, bank
keuangan konsolidasian, cerukan disajikan bersama overdraft is shown within bank loans in current
sebagai pinjaman bank dalam liabilitas jangka liabilities.
pendek.
27
Page 144
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
j. Kas dan setara kas (lanjutan) j. Cash and cash equivalents (continued)
Deposito berjangka dengan jangka waktu lebih dari 3 Time deposits with maturity period more than 3 (three)
(tiga) bulan sampai 12 (dua belas) bulan disajikan months up to 12 (twelve) months are presented as
sebagai investasi jangka pendek dalam laporan short-term investments in the consolidated statement
posisi keuangan konsolidasian. of financial position.
k. Piutang usaha dan piutang lain-lain k. Trade and other receivables
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari Trade receivables are amounts due from customers for
pelanggan atas penjualan barang dagangan atau merchandise sold or services performed in the ordinary
jasa dalam kegiatan usaha normal. Piutang lain-lain course of business. Other receivables are receivables
merupakan saldo piutang yang timbul dari transaksi arising from transactions outside of the ordinary course
di luar kegiatan usaha biasa. of business.
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya Trade and other receivables are recognised initially at
diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur fair value and subsequently measured at amortised
pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan cost using the effective interest method, if the impact of
menggunakan metode suku bunga efektif, apabila discounting is significant, less any provision for
dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi impairment.
atas penurunan nilai.
Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu If collection of the receivables is expected in one year
satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi or less (or in the normal operating cycle of the business
normal jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan if longer), they are classified as current assets. If not,
sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan they are presented as non-current assets.
sebagai aset tidak lancar.
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan The Group applies the PSAK 109 simplified approach
menurut PSAK 109 untuk mengukur ECL yang to measure ECL which uses a lifetime ECL for all trade
menggunakan kerugian seumur hidup untuk semua and other receivables. To measure the ECL, trade and
piutang usaha dan piutang lain-lain. Untuk mengukur other receivables have been grouped based on shared
ECL, piutang usaha dan piutang lain-lain credit risk characteristics and the receivables days past
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit due.
bersama dan piutang yang telah lewat jatuh tempo.
Lihat Catatan 3i untuk penurunan nilai aset Refer to Note 3i for impairment of financial assets,
keuangan, termasuk piutang usaha dan piutang lain- including trade and other receivables.
lain.
Jumlah kerugian penurunan nilai diakui laba rugi. The amount of the impairment loss is recognised in
Ketika piutang yang mana cadangan penurunan nilai profit or loss. When a receivable for which an
nya telah diakui menjadi tidak dapat terkoleksi di impairment allowance had been recognised becomes
periode selanjutnya, piutang tersebut dihapus- uncollectible in a subsequent period, it is written off
bukukan terhadap akun pencadangan nya. against the allowance account. Subsequent recoveries
Pemulihan kemudian atas jumlah yang sebelumnya of amounts previously written-off are credited against
dihapus-bukukan dikreditkan terhadap laba rugi. profit or loss.
28
Page 145
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
l. Persediaan l. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Inventories are stated at the lower of cost or net
rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi realisable value.
neto.
Harga perolehan ditentukan dengan menggunakan Cost is determined using the weighted average
metode rata-rata tertimbang. Harga perolehan barang method. The cost of finished goods and work in
jadi dan pekerjaan dalam proses terdiri dari bahan progress comprises raw materials, direct labour, other
baku, tenaga kerja langsung, biaya langsung lainnya direct costs and related production overheads (based
dan biaya overhead produksi (berdasarkan kapasitas on normal operating capacity). It excludes borrowing
normal operasi). Persediaan tidak mencakup biaya costs. Net realisable value is the estimated selling price
pinjaman. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga in the ordinary course of business less the estimated
penjualan dalam kegiatan usaha biasa, dikurangi costs of completion and the estimated costs necessary
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang to make the sale.
dibutuhkan untuk melakukan penjualan.
Penyisihan untuk persediaan lambat bergerak dan A provision for slow-moving inventories and
usang dibuat berdasarkan telaah manajemen setiap obsolescence is made based on management’s review
akhir tahun. at the end of the year.
m. Aset tetap m. Fixed assets
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya Fixed assets are initially recognised at cost, which
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan comprises its purchase price and any additional costs
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan directly attributable to bringing the asset to its working
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi condition and location for its intended use. Such cost
yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai also includes the initial estimation of the costs of
maksud manajemen. Biaya perolehan tersebut juga dismantling and removing the fixed assets and
termasuk estimasi awal atas biaya pembongkaran restoring the sites and the cost of replacing part of
dan pemindahan aset tetap dan pemulihan lokasi dan such fixed assets when that cost is incurred, if the
biaya untuk mengganti komponen dari aset tetap recognition criteria are met.
pada saat penggantian, bila kriteria pengakuan
terpenuhi.
Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan pada Subsequent to initial recognition, fixed assets are
biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan carried at cost less accumulated depreciation and
kerugian penurunan nilai, jika ada. impairment losses, if any.
Aset tetap, kecuali tanah, didepresiasi Fixed assets, except land, are depreciated using the
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line method over their expected economic
estimasi masa manfaat aset tetap dengan tahun useful lives at the following years:
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan dan prasarana 10 - 30 Buildings and improvements
Mesin dan peralatan 4 - 25 Machinery and equipment
Instalasi listrik 4 - 20 Electricity installations
Kendaraan 4 - 10 Vehicles
Peralatan kantor 4 - 15 Office equipment
29
Page 146
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
m. Aset tetap (lanjutan) m. Fixed assets (continued)
Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah Costs associated with the acquisition of legal right of
diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari land when the land was first acquired are recognized
biaya perolehan aset tanah. Biaya pengurusan as part of the cost of land. Costs associated with the
perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas extension or renewal of legal right of land are
tanah diakui sebagai aset takberwujud dan recognized as an intangible asset and amortized over
diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur the legal life of the land rights or economic life of the
ekonomis tanah, mana yang lebih pendek. land, whichever is shorter.
Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing- The Group analyzes the facts and circumstances for
masing jenis hak atas tanah dalam menentukan each type of land rights in determining the accounting
akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah for each of these land rights so that it can accurately
tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan represent an underlying economic event or transaction.
tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang If the land rights do not transfer control of the
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak underlying assets to the Group, but gives the rights to
mengalihkan pengendalian atas aset pendasar use the underlying assets, the Group applies the
kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk accounting treatment of these transactions as leases
menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan under PSAK 116, “Leases”. If land rights are
perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai substantially similar to land purchases, the Group
sewa berdasarkan PSAK 116, “Sewa”. Jika hak atas applies PSAK 216, “Property, Plant and Equipment”.
tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah,
maka Grup menerapkan PSAK 216, “Aset Tetap”.
Tanah dicatat pada nilai revaluasian. Revaluasi Land is stated at its revalued amount. Revaluations are
dilakukan dengan keteraturan yang cukup berkala performed with sufficient regularity such that the
untuk memastikan bahwa jumlah yang tercatat tidak carrying amount is not materially different from that
berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan which would be determined using fair values at the
dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal consolidated statement of financial position.
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Surplus revaluasi aset tetap yang termasuk dalam The revaluation surplus included in equity is transferred
ekuitas dipindahkan ke dalam saldo laba pada saat to retained earnings upon termination/disposal of
penghentian/pelepasan aset oleh entitas. assets by the entity. Transfer of revaluation surplus to
Pemindahan surplus revaluasi ke saldo laba tidak retained earnings is not made through profit or loss.
dilakukan melalui laba rugi.
Nilai tercatat atas aset tetap diestimasi apabila The carrying amount of fixed assets is estimated
terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang whenever events or changes in circumstances indicate
memberikan indikasi bahwa nilai perolehan mungkin that its carrying amount may not be fully recoverable.
tidak sepenuhnya dapat diperoleh kembali.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya An item of fixed assets is derecognised upon disposal
pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat or when no future economic benefits are expected from
ekonomis masa depan yang diharapkan dari its use or disposal. Any gain or loss arising on the
penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang derecognition of the asset (calculated as the difference
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung between the net disposal proceeds and the carrying
sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil amount of the asset) is included in profit or loss in the
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan year the asset is derecognised.
dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
[
30
Page 147
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
m. Aset tetap (lanjutan) m. Fixed assets (continued)
Pada setiap periode pelaporan, nilai residu, masa The asset’s residual values, useful lives and methods
manfaat dan metode penyusutan direviu, dan jika of depreciation are reviewed and adjusted
sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospectively, if appropriate, at each reporting period.
prospektif.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar harga Construction in progress is stated at cost. The
perolehan. Akumulasi biaya perolehan akan accumulated cost will be transferred to the appropriate
dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap pada fixed asset account when the construction is completed
saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan and the asset is ready for its intended use.
siap untuk digunakan sesuai tujuannya.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada Repairs and maintenance expenses are expensed to
laba rugi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan profit or loss as incurred. The cost of major renovation
penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi and restoration is included in the carrying amount of
kepada nilai tercatat aset tetap terkait bila besar the related fixed asset when it is probable that future
kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa economic benefits in excess of the originally assessed
depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal standard of performance of the existing asset will flow
yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan to the Group and is depreciated over the remaining
sepanjang sisa masa manfaat aset tetap terkait, jika useful life of the related asset, if any.
ada.
n. Sewa n. Leases
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan, atau The determination of whether an arrangement is, or
mengandung, sewa dibuat berdasarkan substansi contains, a lease is made based on the substance of
perjanjian itu sendiri dan penilaian apakah the arrangement and assessment of whether fulfillment
pemenuhan atas perjanjian bergantung dari of the arrangement is dependent on the use of a
penggunaan aset tertentu atau aset, dan apakah specific asset or assets, and the arrangement conveys
perjanjian memberikan hak untuk menggunakan aset. a right to use the asset.
Sebagai Penyewa As Lessee
Grup menerapkan satu pendekatan pengakuan dan The Group applies a single recognition and
pengukuran untuk semua sewa, kecuali untuk sewa measurement approach for all leases, except for short-
jangka pendek dan sewa aset bernilai-rendah. Grup term leases and leases of low-value assets. The Group
mengakui liabilitas sewa untuk melakukan recognises lease liabilities to make lease payments
pembayaran sewa dan aset hak-guna yang and right-of-use assets representing the right to use
merupakan hak untuk menggunakan aset pendasar. the underlying assets.
Aset hak-guna Right-of-use assets
Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana The right-of-use asset is initially measured at cost,
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang which comprises the initial amount of the lease liability
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang adjusted for any lease payment made at or before the
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, commencement date, plus any initial direct cost
ditambah dengan biaya langsung awal yang incurred and an estimate of costs to dismantle and
dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan remove the underlying asset or to restore the
dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan underlying asset to the condition required by the terms
aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar and conditions of the lease, less any lease incentives
ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa, received.
dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.
31
Page 148
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Sewa (lanjutan) n. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Aset hak-guna (lanjutan) Right-of-use assets (continued)
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan The right-of-use asset is subsequently depreciated
metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga using the straight-line method from the commencement
tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat date to the earlier of the end of the useful life of the
aset hak-guna atau akhir masa sewa. Jika Grup right-of-use asset or the end of the lease term. If the
cukup yakin untuk melaksanakan opsi pembelian, Group is reasonably certain to exercise a purchase
aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset option, the right-of-use asset is depreciated over the
yang mendasarinya. Selain itu, aset hak-guna juga underlying asset’s useful life. In addition, the right-of-
dikurangkan dengan kerugian penurunan nilai, use asset is reduced by impairment losses, if any, and
apabila ada, dan disesuaikan untuk pengukuran adjusted for certain remeasurements of the lease
kembali tertentu atas liabilitas sewa. liability.
Liabilitas sewa Lease liabilities
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran The lease liability is initially measured at the present
sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, value of the lease payments that are not paid at the
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga commencement date, discounted using the interest
implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut rate implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku determined, using the incremental borrowing rate.
bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup Generally, the Group uses its incremental borrowing
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental rate as the discount rate.
sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the
liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap, termasuk lease liability comprise fixed payments, including in-
pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan substance fixed payments less any lease incentive
piutang insentif sewa. Pembayaran sewa yang harus receivable. Lease payments to be made under
dilakukan berdasarkan opsi perpanjangan tertentu reasonably certain extension options are also included
juga termasuk dalam pengukuran liabilitas. in the measurement of the liability.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the liability
liabilitas dan beban keuangan. Utang sewa yang and the finance cost. The corresponding rental
terkait, dikurangi dengan beban keuangan, obligations, net of finance cost, are included in “Lease
dimasukkan ke dalam “Liabilitas sewa”. Elemen liabilities”. The finance cost is charged to profit or loss
bunga dari beban keuangan dibebankan pada laba over the lease period so as to produce a constant
rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan periodic rate of interest on the remaining balance of the
tingkat bunga periodik yang konstan untuk saldo liability for each period.
liabilitas yang tersisa pada setiap periode.
Modifikasi sewa Lease modification
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa The Group accounts for a lease modification as a
terpisah jika kedua kondisi berikut terpenuhi: separate lease if both condition met:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa - the modification increases the scope of the lease
dengan menambahkan hak untuk menggunakan by adding the right to use one or more underlying
satu atau lebih aset yang mendasarinya; dan assets; and
- pembayaran sewa meningkat sebesar jumlah - the consideration for the lease increases by an
yang setara dengan harga yang berdiri sendiri amount commensurate with the stand-alone price
untuk peningkatan ruang lingkup dan setiap for the increase in scope and any appropriate
penyesuaian yang tepat atas harga yang berdiri adjustments to that stand-alone price to reflect the
sendiri tersebut untuk mencerminkan keadaan circumstances of the particular contract.
kontrak tertentu.
32
Page 149
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Sewa (lanjutan) n. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Modifikasi sewa (lanjutan) Lease modification (continued)
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai For a lease modification that is not accounted for as a
sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, separate lease, at the effective date of the lease
Grup: modification, the Group:
- mengukur kembali dan mengalokasikan - remeasures and allocate the consideration in the
pembayaran dalam kontrak yang dimodifikasi. modified contract.
- menentukan masa sewa dari sewa yang - determines the lease term of the modified lease.
dimodifikasi.
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan - remeasures the lease liability by discounting the
mendiskontokan pembayaran sewa yang direvisi revised lease payments using a revised discount
menggunakan tingkat diskonto yang direvisi rate on the basis of the remaining lease term and
berdasarkan sisa masa sewa dan sisa the remaining lease payment with a corresponding
pembayaran sewa dengan penyesuaian yang adjustment to the right-of-use assets. The revised
sesuai dengan aset hak-guna. Tingkat diskonto discount rate is determined as the Group’s
yang direvisi ditentukan sebagai suku bunga incremental borrowing rate at the effective date of
pinjaman inkremental Grup pada tanggal efektif the modification.
modifikasi.
- menurunkan nilai tercatat aset hak-guna untuk - decreases the carrying amount of the right- of-use
mencerminkan penghentian sebagian atau asset to reflect the partial or full termination of the
seluruh sewa untuk modifikasi sewa yang lease for lease modifications that decrease the
mengurangi ruang lingkup sewa. Grup mengakui scope of the lease. The Group recognises in profit
dalam laporan laba rugi setiap keuntungan atau or loss any gain or loss relating to the partial or full
kerugian yang berkaitan dengan penghentian termination of the lease, and
sebagian atau seluruh sewa, dan
- membuat penyesuaian yang sesuai dengan aset - makes a corresponding adjustment to the right-of-
hak-guna untuk semua modifikasi sewa lainnya. use asset for all other lease modifications.
Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah Short-term leases and leases of low-value assets
Grup memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna The Group elected not to recognise right-of-use assets
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang and lease liabilities for short-term leases which have a
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang sejak lease term of 12 months or less from the
tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi commencement date and do not contain a purchase
pembelian dan aset bernilai-rendah. Pembayaran option and low-value assets. Lease payments on short-
sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa atas aset term leases and leases of low-value assets are
bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode recognised as expense on a straight-line basis over the
garis lurus selama masa sewa. lease term.
Sebagai Pesewa As Lessor
Pada sewa di mana Grup tidak mengalihkan secara Leases in which the Group does not transfer
substansial semua risiko dan manfaat kepemilikan substantially all the risks and rewards of ownership of
suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. an asset are classified as operating leases. Rental
Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara income from operating leases is recognized on a
garis lurus selama masa sewa yang relevan. Biaya straight-line basis over the terms of the relevant lease.
langsung awal yang dikeluarkan untuk melakukan Initial direct costs incurred in negotiating and arranging
negosiasi dan pengaturan sewa operasi ditambahkan an operating lease are added to the carrying amount of
ke nilai tercatat dari aset sewaan dan diakui selama the leased asset and recognised over the lease term
masa sewa dengan dasar yang sama dengan on the same basis as rental income. Contingent rents
pendapatan sewa. Sewa kontinjen diakui sebagai are recognised as revenue in the period in which they
pendapatan pada periode perolehan. are earned.
33
Page 150
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
o. Properti investasi o. Investment properties
Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka Property that is held for long-term rental yield or for
panjang atau untuk kenaikan harga atau keduanya, capital appreciation or both, and that is not occupied by
dan yang tidak ditempati oleh entitas-entitas dalam the entities within the Group, is classified as investment
Grup, diklasifikasikan sebagai properti investasi. property. Investment property also includes property
Properti investasi juga mencakup properti yang that is being constructed or developed for future use as
sedang dikonstruksi atau dikembangkan untuk an investment property.
digunakan sebagai properti investasi di masa depan.
Properti investasi awalnya diukur berdasarkan Investment property is measured initially at its cost,
biayanya, termasuk biaya transaksi yang terkait dan including related transaction costs and where
biaya pinjaman yang berlaku. applicable borrowing costs.
Setelah pengakuan awal, properti investasi dicatat After initial recognition, investment property is carried
sebesar nilai wajarnya. Properti investasi yang at fair value. Investment property that is being
sedang dalam pengembangan ulang untuk redeveloped for continuing use as an investment
penggunaan lebih lanjut sebagai properti investasi property or for which the market has become less
atau ketika pasar menjadi kurang aktif tetap dicatat active continues to be measured at fair value.
sebesar nilai wajarnya. Properti investasi dalam Investment property under construction is measured at
konstruksi diukur menggunakan nilai wajar jika nilai fair value if the fair value is considered to be reliably
wajar dianggap dapat diukur secara andal. Properti determinable. Investment properties under construction
investasi dalam konstruksi yang nilai wajarnya tidak for which the fair value cannot be determined reliably,
dapat diukur secara andal, tetapi Perusahaan but for which the Company expects that the fair value
mengharapkan nilai wajarnya dapat diukur secara of the property will be reliably determinable when
andal ketika konstruksi selesai, diukur senilai biaya construction is completed, are measured at cost less
dikurangi penurunan nilai sampai nilai wajarnya dapat impairment until the fair value becomes reliably
diukur secara andal atau konstruksi diselesaikan - determinable or construction is completed - whichever
yang mana yang lebih awal. is earlier.
Properti investasi Grup terdiri dari: Investment properties of the Group consist of the
following:
(i) Tanah (i) Land
Merupakan tanah yang belum ditentukan tujuan Represents land that its intended use has not
penggunaannya dan tidak untuk digunakan been determined yet and is not for use in the
dalam produksi atau penyediaan barang atau production or supply of goods or services or for
jasa untuk tujuan administratif atau dijual dalam administrative purposes or sale in the ordinary
kegiatan usaha sehari-hari. course of business.
(ii) Bangunan (ii) Building
Merupakan gedung perkantoran yang Represents office buildings rented to other
disewakan kepada pihak lain. parties.
Nilai wajar didasarkan kepada harga pasar aktif, Fair value is based on active market prices, adjusted, if
disesuaikan, jika perlu, dengan perbedaan alam, necessary, for differences in the nature, location or
lokasi atau kondisi dari aset tersebut. Jika informasi condition of the specific asset. If this information is not
tersebut tidak tersedia, Grup menggunakan metode available, the Group uses alternative valuation
penilaian alternatif, seperti harga terbaru di pasar methods, such as recent prices on less active markets
yang kurang aktif atau proyeksi arus kas yang or discounted cash flow projections. Valuations are
didiskontokan. Penilaian dilakukan pada tanggal performed as of the financial position date by
neraca oleh penilai ahli dengan kualifikasi yang diakui professional valuers who hold recognised and relevant
dan relevan dan memiliki pengalaman terbaru atas professional qualifications and have recent experience
lokasi dan kategori dari properti investasi dinilai. in the location and category of the investment property
Penilaian ini membentuk dasar untuk nilai tercatat being valued. These valuations form the basis for the
pada laporan keuangan konsolidasian. Perubahan carrying amounts in the consolidated financial
nilai wajar diakui di laba rugi sebagai bagian dari statements. Changes in the fair value are recognised in
“Penghasilan (beban) lain-lain - neto”. profit or loss as part of “Other income (expenses) -
net”.
34
Page 151
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
o. Properti investasi (lanjutan) o. Investment properties (continued)
Properti investasi dihentikan pengakuannya baik saat Investment properties are derecognised either when
dilepas atau ketika tidak digunakan lagi secara they have been disposed of or when they are
permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis permanently withdrawn from use and no future
masa depan yang diharapkan dari pelepasannya. economic benefit is expected from their disposal. The
Selisih antara hasil neto pelepasan dan nilai tercatat difference between the net disposal proceeds and the
aset diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya carrying amount of the asset is recognised in profit or
penghentian pengakuan. loss in the period of derecognition.
Pengalihan dilakukan ke (atau dari) properti investasi Transfers are made to (or from) investment property
hanya jika terdapat perubahan penggunaan. Untuk only when there is a change in use. For a transfer from
pengalihan dari properti investasi ke properti yang investment property to owner-occupied property, the
digunakan sendiri, biaya yang dianggap untuk deemed cost for subsequent accounting is the fair
akuntansi selanjutnya adalah nilai wajar pada tanggal value at the date of change in use. If an owner-
perubahan penggunaan. Jika properti yang occupied property becomes an investment property,
digunakan sendiri oleh Grup menjadi properti the Group shall record the investment property in
investasi, Grup mencatat properti tersebut sesuai accordance with the fixed assets policies for owned
dengan kebijakan aset tetap untuk properti yang property and in accordance with leases for property
dimiliki dan sesuai dengan sewa untuk properti yang held by a lessee as a right-of-use asset up to the date
dikuasai oleh penyewa sebagai aset hak-guna of change in use.
sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan
penggunaannya.
p. Aset takberwujud p. Intangible assets
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program Costs associated with maintaining computer software
piranti lunak komputer diakui sebagai beban pada programs are recognised as an expense as incurred.
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang dapat Development costs that are directly attributable to the
secara langsung diatribusikan kepada desain dan design and testing of identifiable and unique software
pengujian produk piranti lunak yang dapat products controlled by the Group are recognised as
diidentifikasi dan unik yang dikendalikan oleh Grup intangible assets. Computer software development
diakui sebagai aset takberwujud. Biaya costs recognised as assets are amortised over their
pengembangan piranti lunak komputer diakui sebagai estimated useful lives to be within 4 to 20 years.
aset yang diamortisasi selama estimasi masa
manfaat ekonomis antara 4 sampai dengan 20 tahun.
q. Penurunan nilai aset non-keuangan q. Impairment of non-financial assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai The Group assesses at each reporting period whether
apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami there is an indication that an asset may be impaired. If
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau any such indication exists, or when annual impairment
pada saat pengujian penurunan nilai aset diperlukan testing for an asset is required (i.e. an intangible asset
(yaitu aset takberwujud dengan umur manfaat tidak with an indefinite useful life, an intangible asset not yet
terbatas, aset takberwujud yang belum dapat available for use, or goodwill acquired in a business
digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam suatu combination), the Group makes an estimate of the
kombinasi bisnis), maka Grup membuat estimasi asset’s recoverable amount.
jumlah terpulihkan aset tersebut.
35
Page 152
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
q. Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan) q. Impairment of non-financial assets (continued)
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset An asset’s recoverable amount is the higher of the
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai asset’s or its cash-generating unit’s fair value less
wajar aset atau unit penghasil kas dikurangi biaya costs to sell and its value in use, and is determined for
untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset an individual asset, unless the asset does not generate
tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang cash inflows that are largely independent of those from
sebagian besar independen dari aset atau kelompok other assets or groups of assets. Where the carrying
aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada amount of an asset exceeds its recoverable amount,
nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami the asset is considered impaired and is written down to
penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan its recoverable amount and an impairment loss is
menjadi sebesar nilai terpulihkannya dan rugi recognized immediately in profit or loss, unless the
penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi, kecuali relevant asset is carried at revalued amount, in which
aset tersebut disajikan pada jumlah revaluasian, di the impairment loss is treated as a revaluation
mana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai decrease.
penurunan revaluasi.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas In assessing the value in use, the estimated net future
masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan cash flows are discounted to their present value using
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang a pre-tax discount rate that reflects current market
menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai assessments of the time value of money and the risks
waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam specific to the asset. In determining fair value less
menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk costs to sell, recent market transactions are taken into
menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, account, if available. If no such transactions can be
jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, identified, an appropriate valuation model is used to
Grup menggunakan model penilaian yang sesuai determine the fair value of the assets. These
untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan- calculations are corroborated by valuation multiples or
perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda other available fair value indicators.
atau indikasi nilai wajar yang tersedia.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode An assessment is made at each annual reporting
pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa period as to whether there is any indication that
rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode previously recognized impairment losses recognized
sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak for an asset other than goodwill may no longer exist or
ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi may have decreased. If such indication exists, the
dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi recoverable amount is estimated.
jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam A previously recognized impairment loss for an asset
periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik other than goodwill is reversed only if there has been a
hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang change in the assumptions used to determine the
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset asset’s recoverable amount since the last impairment
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. loss was recognized. If that is the case, the carrying
Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke amount of the asset is increased to its recoverable
jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi amount. The reversal is limited so that the carrying
sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah amount of the asset does not exceed its recoverable
terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah amount, nor exceeds the carrying amount that would
penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan have been determined, net of depreciation, had no
nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun impairment loss been recognized for the asset in prior
sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui years. Reversal of an impairment loss is recognized in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan the consolidated statement of profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian, kecuali aset yang comprehensive income, unless the relevant asset is
bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian, carried at a revalued amount, in which case the
dalam hal ini pembalikan kerugian penurunan nilai reversal of the impairment loss is treated as a
diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi. Setelah revaluation increase. After such a reversal, the
pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut depreciation charge on the said asset is adjusted in
disesuaikan di periode mendatang untuk future periods to allocate the asset’s revised carrying
mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, amount, less any residual value, on a systematic basis
dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis over its remaining useful life.
selama sisa umur manfaatnya.
36
Page 153
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
r. Utang usaha dan utang lain-lain r. Trade and other payables
Utang usaha adalah kewajiban membayar barang Trade payables are obligations to pay for goods or
atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha services that have been acquired in the ordinary
biasa dari pemasok. Utang lain-lain merupakan saldo course of business from suppliers. Other payables are
utang yang timbul dari transaksi di luar kegiatan payables arising from transactions outside of the
usaha biasa. ordinary course of business.
Utang usaha dan utang lain-lain diklasifikasikan Trade and other payables are classified as current
sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayarannya liabilities if payment is due within one year or less (or in
jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang the normal operating cycle of the business if longer). If
(atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang). not, they are presented as non-current liabilities.
Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas
jangka panjang.
Utang usaha dan utang lain-lain pada awalnya diakui Trade and other payables are recognised initially at fair
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya value and subsequently measured at amortised cost
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan using the effective interest method.
metode suku bunga efektif.
s. Imbalan kerja s. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja Short-term employee benefits are employee benefits
yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas which are due for payment within twelve months after
bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui the reporting period and recognized when the
pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. employees have rendered this related service.
Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa Liabilities are recognized when the employee renders
kepada Grup dimana semua perubahan pada nilai services to the Group where all changes in the carrying
bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi. amount of the liability are recognized in profit or loss.
Imbalan pascakerja program imbalan pasti Defined benefit plan
Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak The Group recognized unfunded employee benefits
didanai sesuai dengan Undang-Undang No. 6 tahun liability in accordance with Law No. 6 of 2023
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah concerning the Stipulation of Government Regulation in
Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 2022 Cipta Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job Creation to Become
Kerja menjadi Undang-Undang. Beban pensiun Law. Pension costs under the Group’s defined benefit
berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti pension plans are determined by periodic actuarial
Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara calculation using the projected-unit-credit method and
periodik dengan menggunakan metode projected-unit applying the assumptions on discount rate, return on
credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, plan assets and annual rate of increase in
hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat compensation.
pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan Remeasurement, comprising actuarial gains and
kerugian aktuarial, dampak perubahan pada batas losses, the effect of the changes to the asset ceiling (if
atas aset (jika ada) dan imbal hasil atas aset program applicable) and the return on plan assets (excluding
(tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung interest), is reflected immediately in the consolidated
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang statement of financial position with a charge or credit
dibebankan atau dikreditkan diakui dalam recognized in other comprehensive income in the
penghasilan komprehensif lain pada periode period in which they occur in order for the net pension
terjadinya untuk mencerminkan aset atau liabilitas asset or liability recognized in the consolidated
pensiun neto yang diakui pada laporan keuangan statement of financial position to reflect the full value of
konsolidasian untuk mencerminkan nilai penuh dari the plan deficit and surplus. Remeasurement
defisit dan surplus program. Pengukuran kembali recognized in other comprehensive income is reflected
diakui sebagai pos terpisah pada penghasilan immediately as a separate item under other
komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan comprehensive income in equity and will not be
direklasifikasi ke laba rugi. reclassified to profit or loss.
37
Page 154
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
Imbalan pascakerja program imbalan pasti (lanjutan) Defined benefit plan (continued)
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi Past service cost is recognized in profit or loss when
amendemen program atau kurtailmen, atau ketika the plan amendment or curtailment occurs, or when the
Grup mengakui biaya restrukturisasi terkait atau Group recognizes related restructuring costs or
pesangon, jika lebih dahulu. termination benefits, if earlier.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat Net interest is calculated by applying the discount rate
diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti to the net defined benefit liability or asset. Defined
neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai benefit costs are categorized as follows:
berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa • Service cost (including current service cost, past
lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen service cost, as well as gains and losses on
dan penyelesaian) curtailments and settlements)
• Beban atau pendapatan bunga neto • Net interest expense or income
• Pengukuran kembali • Remeasurement
Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya The Group presents the first two components of
imbalan pasti di laba rugi. Keuntungan dan kerugian defined benefit costs in profit or loss. Curtailment gains
kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. and losses are accounted for as past service costs.
t. Akrual dan provisi t. Accruals and provisions
Akrual dan provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas Accruals and provisions are recognised when the
kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) Group has a present obligation (legal or constructive)
yang akibat peristiwa masa lalu, besar where, as a result of a past event, it is probable that an
kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut outflow of resources embodying economic benefits will
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang be required to settle the obligation and a reliable
mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang estimate can be made of the amount of the obligation.
andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat Accruals and provisions are not recognised for future
dibuat. Akrual dan provisi tidak diakui untuk kerugian operating losses.
operasi di masa mendatang.
Akrual dan provisi diukur sebesar nilai kini dari Accruals and provisions are measured at the present
estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang value of management’s best estimate of the
diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada expenditure required to settle the present obligation at
akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang the end of the reporting period. The discount rate used
digunakan untuk menentukan nilai kini adalah tingkat to determine the present value is a pretax rate that
diskonto sebelum pajak yang mencerminkan reflects current market assessments of the time value
penilaian pasar atas nilai waktu uang dan risiko yang of money and the risks specific to the liability. The
terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena increase in the provision due to the passage of time is
berjalannya waktu diakui sebagai beban bunga. recognised as interest expense.
Akrual dan provisi direviu pada setiap tanggal Accruals and provisions are reviewed at each reporting
pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan date and adjusted to reflect the current best estimate. If
estimasi kini terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan it is no longer probable that an outflow of resources
arus kas keluar sumber daya yang mengandung embodying economic benefits will be required to settle
manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas the obligation, the provision is reversed.
tersebut, provisi tersebut dibalik.
38
Page 155
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
u. Pinjaman u. Borrowings
Pinjaman diakui pada awalnya sebesar nilai wajar, Borrowings are recognised initially at fair value, net of
dikurangi dengan biaya transaksi yang terjadi. transaction costs incurred. Borrowings are
Pinjaman kemudian dicatat sebesar biaya perolehan subsequently carried at amortised cost; any difference
yang diamortisasi; selisih antara hasil perolehan between the proceeds (net of transaction costs) and
(dikurangi dengan biaya transaksi) dan nilai the redemption value is recognised in profit or loss over
penarikan diakui dalam laba rugi selama periode the period of the borrowing, using the EIR method.
pinjaman dengan menggunakan metode EIR.
Biaya yang dibayarkan untuk pembukaan fasilitas Fees paid on the establishment of loan facilities are
pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman recognised as transaction costs of the loan to the
sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh extent that it is probable that some or all of the facility
fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya tersebut will be drawn down. In this case, the fee is deferred
ditangguhkan sampai penarikan terjadi. Sejauh tidak until the draw-down occurs. To the extent that there is
ada bukti bahwa ada kemungkinan sebagian atau no evidence that it is probable that some or all of the
seluruh fasilitas akan ditarik, biaya tersebut facility will be drawn down, the fee is capitalised as a
dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk pre-payment for liquidity services and amortised over
layanan likuiditas dan diamortisasi selama periode the period of the facility to which it relates.
fasilitas yang terkait.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka Borrowings are classified as current liabilities unless
pendek kecuali Grup memiliki hak tanpa syarat untuk the Group has an unconditional right to defer the
menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak settlement of the liability for at least 12 months after the
12 bulan setelah tanggal pelaporan. reporting date.
v. Pengakuan pendapatan v. Revenue recognition
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup Revenue is measured based on the consideration to
perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan which the Group expects to be entitled in a contract
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih with a customer and excludes amounts collected on
atas nama pihak ketiga. Grup mengakui pendapatan behalf of third parties. The Group recognizes revenue
ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa when it transfers control of a product or service to a
kepada pelanggan. Grup secara umum customer. The Group has generally concluded that it is
menyimpulkan bahwa Grup adalah prinsipal dalam the principal in its revenue arrangements.
pengaturan pendapatannya.
Penjualan barang Sale of goods
Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat Revenue from sale of goods is recognised at the point
pengendalian aset dialihkan kepada pelanggan, in time when control of the asset is transferred to the
umumnya pada saat penyerahan barang. customer, generally on delivery of the goods.
Grup mempertimbangkan apakah ada janji lain dalam The Group considers whether there are other promises
kontrak yang merupakan kewajiban pelaksanaan in the contract that are separate performance
terpisah yang perlu dialokasikan sebagian dari harga obligations to which a portion of the transaction price
transaksi. Dalam menentukan harga transaksi untuk needs to be allocated. In determining the transaction
penjualan barang, Grup mempertimbangkan price for the sale of goods, the Group considers the
pengaruh dari imbalan variabel. effects of variable consideration.
Pendapatan dari penjualan ini diakui berdasarkan Revenue from these sales is recognised based on the
harga jual dikurangi diskon, estimasi insentif sales price, net of the discount, estimated sales
penjualan, rabat volume dan biaya pemasaran dan incentives, volume rebates and other marketing and
promosi lainnya, dan tidak termasuk Pajak promotion costs and excludes Value Added Tax
Pertambahan Nilai (“PPN”). (“VAT”).
39
Page 156
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
v. Pengakuan pendapatan (lanjutan) v. Revenue recognition (continued)
Penjualan barang (lanjutan) Sale of goods (continued)
(i) Imbalan variabel (i) Variable consideration
Jika imbalan dalam kontrak mencakup jumlah If the consideration in a contract includes a
variabel, Grup mengestimasi jumlah imbalan variable amount, the Group estimates the amount
yang menjadi haknya sebagai imbalan atas of consideration to which it will be entitled in
pengalihan barang kepada pelanggan. Imbalan exchange for transferring the goods to the
variabel diestimasi pada awal kontrak dan customer. The variable consideration is estimated
dibatasi hingga kemungkinan besar bahwa at contract inception and constrained until it is
pembalikan pendapatan yang material dalam highly probable that a material revenue reversal in
jumlah pendapatan kumulatif yang diakui tidak the amount of cumulative revenue recognised will
akan terjadi ketika ketidakpastian terkait dengan not occur when the associated uncertainty with
imbalan variabel kemudian diselesaikan. the variable consideration is subsequently
resolved.
Beberapa kontrak untuk penjualan barang Some contracts for the sale of goods provide
memberi hak retur dan rabat volume kepada customers with a right of return and volume
pelanggan. Hak retur dan rabat volume rebates. The rights of return and volume rebates
menimbulkan imbalan variabel. give rise to variable consideration.
- Hak retur - Rights of return
Kontrak tertentu memberi pelanggan hak Certain contracts provide a customer with the
untuk mengembalikan barang dalam right to return the goods within a specified
jangka waktu tertentu. period.
Grup menggunakan metode nilai yang The Group uses the expected value method
diharapkan untuk mengestimasi barang to estimate the goods that will not be returned
yang tidak akan dikembalikan karena because this method best predicts the amount
metode ini paling baik memprediksi jumlah of variable consideration to which the Group
imbalan variabel yang menjadi hak Grup. will be entitled. The requirements in PSAK
Ketentuan dalam PSAK 115 tentang 115 on constraining estimates of variable
estimasi batasan atas imbalan variabel consideration are also applied in order to
juga diterapkan untuk menentukan jumlah determine the amount of variable
imbalan variabel yang dapat dimasukkan consideration that can be included in the
ke dalam harga transaksi. transaction price.
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup At each reporting period, the Group estimates
mengestimasi barang yang diharapkan the goods that are expected to be returned
akan dikembalikan dan mengakui provisi and recognises a provision for sales return as
retur penjualan sebagai liabilitas kontrak a contract liability and the right of return asset
beserta hak retur aset (untuk penyesuaian (for the corresponding cost of goods sold of
beban pokok penjualan atas provisi retur the provision for sales return) as a contract
penjualan tersebut) sebagai aset kontrak. asset.
- Rabat volume - Volume rebate
Kontrak tertentu dengan pelanggan Certain contracts customers provide volume
memberikan rabat volume berdasarkan rebate based on the sales achievement
pencapaian penjualan selama periode during the rebate programme period. The
program rabat. Grup mengakui liabilitas Group has recognised contract liability related
kontrak terkait dengan rabat volume ini to this volume rebate as part of accrual
sebagai bagian dari beban akrual marketing and promotion in the consolidated
pemasaran dan promosi pada laporan statement of financial position.
posisi keuangan konsolidasian.
40
Page 157
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
v. Pengakuan pendapatan (lanjutan) v. Revenue recognition (continued)
Program loyalitas pelanggan Customer loyalty programme
Grup memiliki program poin loyalitas yang The Group has a loyalty points programme that allows
memungkinkan pelanggan mengumpulkan poin yang customers to accumulate points that can be redeemed
dapat ditukarkan dengan barang gratis. Poin loyalitas for free goods. The loyalty points give rise to a
menimbulkan kewajiban pelaksanaan terpisah karena separate performance obligation as they provide a
memberikan hak material kepada pelanggan. material right to the customer. A portion of the
Sebagian dari harga transaksi dialokasikan ke poin transaction price is allocated to the loyalty points
loyalitas yang diberikan kepada pelanggan awarded to customers based on relative stand-alone
berdasarkan harga jual berdiri sendiri dan diakui selling price and recognised as a contract liability until
sebagai liabilitas kontrak sampai poin tersebut the points are redeemed. The contract liability is
ditukarkan. Liabilitas kontrak tersebut disajikan presented as part of “Accrued expenses” in the
sebagai bagian dari “Beban akrual” dalam laporan consolidated statements of financial position. Revenue
posisi keuangan konsolidasian. Pendapatan diakui is recognised upon redemption of products by the
pada saat penukaran produk oleh pelanggan. customer.
Ketika pihak lain terlibat dalam penyediaan barang When another party is involved in providing
gratis kepada pelanggannya, Grup menentukan promotional free goods to its customer, the Group
apakah ia adalah prinsipal atau agen dalam transaksi determines whether it is a principal or an agent in these
ini dengan mengevaluasi sifat dari janjinya kepada transactions by evaluating the nature of its promise to
pelanggan. Grup sepenuhnya bertanggung jawab the customer. The Group is primarily responsible for
untuk memenuhi janji atas pemberian barang gratis fulfilling the promise to provide free goods to eligible
kepada pelanggan yang memenuhi syarat. Grup customers. The Group determined that they control the
menetapkan bahwa Grup mengendalikan barang free goods before they are transferred to customers
gratis sebelum ditransfer ke pelanggan dan memiliki and have the ability to direct the use of the free goods.
kemampuan untuk mengarahkan penggunaan barang Therefore, the Group concluded that it is the principal
gratis tersebut. Oleh karena itu, Grup menyimpulkan in this arrangement. Upon redemption of loyalty points
bahwa Grup adalah prinsipal dalam pengaturan ini. by the customer, the Group records the cost of
Pada saat penukaran poin loyalitas oleh pelanggan, promotional free goods as part of the cost of goods
Grup mencatat biaya barang gratis sebagai bagian sold in the consolidated statement of profit or loss and
dari harga pokok penjualan dalam laporan laba rugi other comprehensive income.
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
w. Pajak penghasilan w. Income tax
Beban (manfaat) pajak penghasilan terdiri dari pajak Income tax expense (income) comprises current and
kini dan pajak tangguhan. Pajak kini dan pajak deferred tax. Current and deferred tax shall be
tangguhan harus diakui sebagai beban atau recognised as expense or an income and included in
penghasilan dan dimasukkan dalam laba rugi periode profit or loss for the period, except to the extent that the
berjalan, kecuali sepanjang pajak tersebut timbul dari tax arises from a transaction or event which is
suatu transaksi atau peristiwa yang diakui, pada recognised, in the same or a different period, outside
periode yang sama atau berbeda, di luar laba rugi, profit or loss, either in other comprehensive income or
baik dalam penghasilan komprehensif lain atau directly in equity or a business combination.
secara langsung dalam ekuitas atau dari suatu
kombinasi bisnis.
41
Page 158
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
w. Pajak penghasilan (lanjutan) w. Income tax (continued)
Pajak kini Current tax
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif Current tax expense is calculated using tax rates that
pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan have been enacted or substantively enacted at end of
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba the reporting period, and is provided based on the
kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara estimated taxable income for the year. Management
periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat periodically evaluates positions taken in tax returns
Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan with respect to situations in which applicable tax
situasi di mana aturan pajak yang berlaku regulation is subject to interpretation. It establishes
membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen provision where appropriate on the basis of amounts
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang expected to be paid to the tax authorities.
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak Underpayment or overpayment of corporate income tax
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban are presented as part of income tax expense in the
pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statement of profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian. comprehensive income.
Bunga dan denda yang timbul dari ketetapan pajak Interests and penalties arising from tax assessments
dan kurang bayar atau lebih bayar pajak lainnya and underpayment or overpayment of other taxes are
disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban presented as part of other operating income or
operasi lain karena tidak dianggap sebagai bagian expenses since they are not considered as part of the
dari beban pajak penghasilan. income tax expense.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada Amendments to tax obligations are recorded when a
saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup tax assessment letter is received. If the Group files an
mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan appeal, the Group considers whether it is probable that
apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan a taxation authority will accept the appeal and reflect its
menerima keberatan tersebut dan merefleksikan effect on the Group’s tax obligations.
dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Grup.
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas Deferred tax is provided using the liability method on
beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar temporary differences at the reporting date between
pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan the tax bases of assets and liabilities and their carrying
nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. amounts for financial reporting purposes. Deferred tax
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua liabilities are recognized for all taxable temporary
perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa differences with certain exceptions. Deferred tax assets
pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk are recognized for deductible temporary differences
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan and tax losses carry-forward to the extent that it is
rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar probable that taxable income will be available in future
bahwa jumlah laba kena pajak pada masa years against which the deductible temporary
mendatang akan memadai untuk mengkompensasi differences and tax losses carry-forward can be
perbedaan temporer dan rugi fiskal. Aset dan liabilitas utilized. Such deferred tax assets and liabilities are not
pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer recognized if the temporary differences arise from the
timbul dari pengakuan awal (selain dari kombinasi initial recognition (other than in a business combination
bisnis atau transaksi yang tidak menimbulkan or transactions that give rise to equal taxable and
perbedaan temporer kena pajak dan perbedaan deductible temporary differences) of assets and
temporer dapat dikurangkan dalam jumlah yang liabilities in a transaction that affects neither the taxable
sama) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang profit nor the accounting profit. In addition, deferred tax
tidak memengaruhi laba kena pajak atau laba liabilities are not recognized if the temporary
akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak differences arises from the initial recognition of
diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan goodwill.
awal goodwill.
42
Page 159
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
w. Pajak penghasilan (lanjutan) w. Income tax (continued)
Pajak tangguhan (lanjutan) Deferred tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are measured at the
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode tax rates that are expected to apply to the period when
saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut the asset is realized or the liability is settled, based on
diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak tax laws that have been enacted or substantively
yang berlaku atau berlaku secara substantif pada enacted at the end of reporting period. The related tax
akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak effects of the provisions for and/or reversals of all
terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua temporary differences during the year, including the
perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk effect of change in tax rates, are credited or charged to
pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau current period operations, except to the extent that they
dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk relate to items previously charged or credited to other
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah comprehensive income or directly in equity.
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan
komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan The measurement of deferred tax assets and liabilities
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai reflects the tax consequences that would follow from
dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir the manner in which the Group expects, at the end of
periode pelaporan, untuk memulihkan atau the reporting period, to recover or settle the carrying
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. amount of their assets and liabilities.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang The carrying amount of a deferred tax asset is
pada setiap akhir periode pelaporan, dan mengurangi reviewed at the end of each reporting period and
jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena reduced to the extent that it is no longer probable that
pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai sufficient taxable income will be available to allow all or
untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset part of the benefit of that deferred tax asset to be
pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum utilized. Unrecognized deferred tax assets are
diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode reassessed at each reporting date and are recognized
pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar to the extent that it has become probable that future
laba kena pajak mendatang akan memungkinkan taxable income will allow the deferred tax assets to be
aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara Deferred tax assets and liabilities are offset when a
saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara legally enforceable right exists to offset current tax
hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan assets against current tax liabilities, and the deferred
liabilitas pajak kini, dan aset pajak tangguhan dan tax assets and the deferred tax liabilities relate to the
liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas same taxable entity, or the Group intends to settle its
kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk current tax liabilities and assets on a net basis, or to
menyelesaikan liabilitas dan aset pajak kini dengan realise the assets and settle the liabilities
dasar neto, atau merealisasikan aset dan simultaneously, in each future period in which
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada significant amounts of deferred tax liabilities or assets
setiap periode masa depan di mana jumlah signifikan are expected to be settled or recovered.
atas liabilitas atau aset pajak tangguhan diharapkan
untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto Revenue, expenses and assets are recognized net of
atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) kecuali: the amount of Value Added Tax (“VAT”) except:
• PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa • Where the VAT incurred on a purchase of assets
yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, or services is not recoverable from the taxation
yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian authority, in which case the VAT is recognized as
dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian part of the cost of acquisition of the asset or as
dari item beban-beban yang diterapkan; dan part of the expense of the asset or as part of the
expense item as applicable; and
• Piutang dan utang yang disajikan termasuk • Receivables and payables that are stated with the
dengan jumlah PPN. amount of VAT included.
43
Page 160
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
w. Pajak penghasilan (lanjutan) w. Income tax (continued)
Pajak Pertambahan Nilai (lanjutan) Value Added Tax (continued)
Jumlah PPN Neto yang terpulihkan dari, atau The net amount of VAT recoverable from, or payable
terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai to, the taxation authorities is included as part of
bagian dari piutang atau utang pada laporan posisi receivables or payables in the consolidated statements
keuangan konsolidasian. of financial position.
Pajak final Final tax
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, pajak final In accordance with the tax regulation in Indonesia, final
dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap tax is applied to the gross value of transactions, even
dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku when the parties carrying the transactions are
transaksi mengalami kerugian. Pajak final tidak recognizing losses. Final tax is scoped out from PSAK
termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 212, 212, “Income Taxes”.
“Pajak Penghasilan”.
Beban pajak sehubungan dengan penghasilan yang Tax expense related to income subject to final tax is
menjadi subyek pajak final diakui proporsional recognised in proportion to total income recognised
dengan jumlah pendapatan menurut akuntansi yang during the current year for accounting purposes and
diakui pada tahun berjalan dan dicatat sebagai beban recorded as final tax expense. The differences
pajak final pada laporan laba rugi dan penghasilan between the final tax paid and the amount charged as
komprehensif lain konsolidasian diakui sebagai pajak final tax expense in the consolidated statement of profit
dibayar di muka atau utang pajak. or loss and other comprehensive income is recognised
as prepaid tax or tax payable.
x. Modal saham x. Share capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Biaya Ordinary shares are classified as equity. Incremental
tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan costs directly attributable to the issue of new ordinary
kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan shares or options are shown in equity as a deduction,
pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah net of tax, from the proceeds.
dikurangi pajak.
Biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan Costs incurred in connection with the Company’s
modal saham Perusahaan kepada publik dikurangkan issuance of share capital to the public were offset
langsung dengan penerimaan dan disajikan sebagai directly with the proceeds and presented as a
pengurang akun tambahan modal disetor dalam deduction to the additional paid-in capital account in
laporan posisi keuangan konsolidasian. the consolidated statements of financial position.
Ketika entitas Grup membeli modal saham ekuitas Where any Group entity purchases the Company’s
Perusahaan (saham treasuri), imbalan yang dibayar, equity share capital (treasury shares), the
termasuk biaya tambahan yang secara langsung consideration paid, including any directly attributable
dapat diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan) incremental costs (net of income taxes) is deducted
dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada from equity attributable to the Company’s equity
pemilik ekuitas Perusahaan sampai saham tersebut holders until the shares are cancelled or reissued.
dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham Where such ordinary shares are subsequently
biasa tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, reissued, any consideration received, net of any
imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan directly attributable incremental transaction costs and
transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan the related income tax effects, is included in equity
yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat attributable to the Company’s equity holders.
diatribusikan kepada pemilik ekuitas Perusahaan.
44
Page 161
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
y. Dividen y. Dividends
Distribusi dividen kepada para pemegang saham Dividend distribution to the Group’s shareholders is
Grup diakui sebagai liabilitas dalam laporan recognised as a liability in the Group’s consolidated
keuangan konsolidasian Grup pada periode dimana financial statements in the period in which the
dividen telah disetujui oleh pemegang saham entitas dividends are approved by the Group’s General
dalam Rapat Umum Pemegang Saham Grup Meeting of Shareholders.
(“RUPS”).
z. Laba per saham z. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share are calculated by dividing the
laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham profit attributable to the equity holders of the Company
Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang by the weighted average number of ordinary shares
saham biasa yang beredar pada tahun berjalan. outstanding during the year.
Apabila jumlah saham biasa yang beredar meningkat If the number of ordinary shares outstanding is
tanpa disertai peningkatan sumber daya, maka increased without an increase in resources, the
jumlah saham biasa yang beredar sebelum peristiwa number of ordinary shares outstanding before the
tersebut disesuaikan dengan perubahan proporsional event is adjusted for the proportionate change in the
atas jumlah saham beredar seolah-olah peristiwa number of ordinary shares outstanding as if the event
tersebut terjadi pada permulaan dari periode sajian had occurred at the beginning of the earliest period
paling awal. presented.
aa. Pengukuran nilai wajar aa. Fair value measurement
Grup mengukur aset tetap - tanah dan properti The Group measures fixed assets - land and
investasi pada nilai wajar. Grup juga mengukur pada investment properties at fair value. The Group also
pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan initially measure financial instruments at fair value, and
liabilitas yang diakuisisi pada kombinasi bisnis. assets and liabilities of the acquirees upon business
combinations.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari Fair value is the price that would be received to sell an
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur antara pelaku pasar pada tanggal measurement date. The fair value measurement is
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan based on the presumption that the transaction to sell
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the asset or transfer the liability takes place either:
mengalihkan liabilitas terjadi:
i)
i) Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, i) In the principal market for the asset or liability, or
atau
ii) Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang ii) In the absence of a principal market, in the most
paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas advantageous market for the asset or liability.
tersebut.
Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan The principal or the most advantageous market must
tersebut harus dapat diakses oleh Grup. be accessible to by the Group.
45
Page 162
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
aa. Pengukuran nilai wajar (lanjutan) aa. Fair value measurement (continued)
Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan The fair value of an asset or a liability is measured
menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku using the assumptions that market participants would
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas use when pricing the asset or liability, assuming that
tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar market participants act in their economic best interest.
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan A fair value measurement of a non-financial asset
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk takes into account a market participant’s ability to
menghasilkan manfaat ekonomik dengan generate economic benefits by using the asset in its
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan highest and best use or by selling it to another market
terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku participant that would use the asset in its highest and
pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut best use.
pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai The Group use valuation techniques that are
dengan keadaan dan data yang memadai tersedia appropriate in the circumstances and for which
untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan sufficient data are available to measure fair value,
masukan (input) yang dapat diamati (observable) maximizing the use of relevant observable inputs and
yang relevan dan meminimalkan masukan (input) minimizing the use of unobservable inputs.
yang tidak dapat diamati (unobservable).
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur All assets and liabilities for which fair value is
atau diungkapkan dalam laporan keuangan measured or disclosed in the consolidated financial
konsolidasian dikategorikan dalam hirarki nilai wajar statements are categorized within the fair value
berdasarkan level masukan (input) paling rendah hierarchy, described as follows, based on the lowest
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar level input that is significant to the fair value
secara keseluruhan sebagai berikut: measurement as a whole:
i) Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di i) Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices in
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik active markets for identical assets or liabilities.
yang dapat diakses entitas pada tanggal
pengukuran.
ii) Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan ii) Level 2 - Valuation techniques for which the lowest
tingkat masukan (input) yang paling rendah yang level input that is significant to the fair value
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang measurement is directly or indirectly observable.
dapat diamati (observable) baik secara langsung
atau tidak langsung.
iii) Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan iii) Level 3 - Valuation techniques for which the lowest
tingkat masukan (input) yang paling rendah yang level input that is significant to the fair value
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang measurement is directly or indirectly unobservable.
tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
langsung atau tidak langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan For assets and liabilities that are recognized in the
keuangan konsolidasian secara berulang, Grup consolidated financial statements on recurring basis,
menentukan apakah terdapat perpindahan antara the Group determine whether transfers have occurred
level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang between levels in the hierarchy by re-assessing
atas penetapan kategori (berdasarkan level masukan categorization (based on the lowest level input that is
(input) paling rendah yang signifikan terhadap significant to the fair value measurement as a whole) at
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap the end of each reporting period.
akhir periode pelaporan.
46
Page 163
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
MATERIAL (lanjutan) (continued)
bb. Informasi segmen bb. Segment information
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang Operating segments are reported in a manner
konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan consistent with the internal reporting provided to the
kepada pengambil keputusan operasi utama. chief operating decision-maker. The chief operating
Pengambil keputusan operasi utama, yang decision-maker, who is responsible for allocating
bertanggung jawab mengalokasikan sumber daya resources and assessing the performance of the
dan menilai kinerja segmen operasi, telah operating segments, has been identified as the
diidentifikasi sebagai komite pengarah yang steering committee that makes strategic decisions.
mengambil keputusan strategis.
Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi menjadi dua For management purposes, the Group is organised
segmen operasi berdasarkan produk yang dikelola into two operating segments based on their products
secara independen oleh masing-masing pengelola which are independently managed by the respective
segmen yang bertanggung jawab atas kinerja dari segment managers responsible for the performance of
masing-masing segmen. Para pengelola segmen the respective segments under their charge. The
melaporkan secara langsung kepada manajemen segment managers report directly to the Group’s
Grup yang secara teratur mengkaji laba segmen management who regularly review the segment’s
sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya results in order to allocate resources to the segments
ke masing-masing segmen dan untuk menilai kinerja and assess the segment’s performance. Additional
segmen. Pengungkapan tambahan pada masing- disclosures on each of these segments are shown in
masing segmen terdapat dalam Catatan 36, termasuk Note 36, including the factors used to identify the
faktor yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen reportable segments and the measurement basis of
yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi segment information.
segmen.
cc. Peristiwa setelah periode pelaporan cc. Events after the reporting period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang Events after the reporting period that provide additional
memberikan informasi tambahan tentang posisi Grup information about the Group’s position at the reporting
pada periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) period (adjusting events) are reflected in the
tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements. Events after the
Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak reporting period that are not adjusting events, if any,
menyesuaikan peristiwa, jika ada, diungkapkan ketika are disclosed when material to the consolidated
material terhadap laporan keuangan konsolidasian. financial statements.
4. PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup The preparation of the Group’s consolidated financial
mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, statements requires management to make judgements,
estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah yang estimates and assumptions that affect the reported amounts
dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan of revenues, expenses, assets and liabilities, and the
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir disclosure of contingent liabilities, at the end of the reporting
periode pelaporan. Estimasi, asumsi, dan pertimbangan period. Estimates, assumptions and judgements are
tersebut dievaluasi secara terus menerus berdasarkan continuously evaluated based on historical experience and
pengalaman historis dan faktor-faktor lainnya, termasuk other factors, including expectations of future events that
harapan peristiwa di masa datang yang diyakini wajar are believed to be reasonable under the circumstances.
berdasarkan kondisi yang ada.
Grup telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana The Group has identified the following matters under which
diperlukan pertimbangan, estimasi dan asumsi signifikan significant judgements, estimates and assumptions are
dan dimana hasil aktual dapat berbeda dari estimasi made and where actual results may differ from these
tersebut jika menggunakan asumsi dan kondisi yang estimates under different assumptions and conditions and
berbeda dan dapat memengaruhi secara material hasil may materially affect the consolidated financial results or
keuangan atau posisi keuangan konsolidasian Grup yang financial position of the Group reported in future years.
dilaporkan dalam tahun mendatang.
47
Page 164
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
(lanjutan)
Penilaian model bisnis Business model assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung Classification and measurement of financial assets depends
pada hasil SPPI testing dan uji model bisnis. Grup on the results of the SPPI testing and the business model
menentukan model bisnis pada tingkat yang test. The Group determines the business model at a level
mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan that reflects how groups of financial assets are managed
dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. together to achieve a particular business objective. This
Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan assessment includes judgment reflecting all relevant
semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja evidence including how the performance of the assets is
aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang evaluated and their performance measured, the risks that
memengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola affect the performance of the assets and how these are
dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi. Grup managed and how the managers of the assets are
memantau aset keuangan yang diukur pada biaya compensated. The Group monitors financial assets
perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui measured at amortized cost or fair value through other
penghasilan komprehensif lain yang dihentikan comprehensive income that are derecognized prior to their
pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami maturity to understand the reason for their disposal and
alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut whether the reasons are consistent with the objective of the
konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut business for which the asset was held. Monitoring is part of
dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian the Group’s continuous assessment of whether the
berkelanjutan Grup atas apakah model bisnis di mana aset business model for which the remaining financial assets are
keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak held continues to be appropriate and if it is not appropriate
sesuai apakah telah terjadi perubahan dalam model bisnis whether there has been a change in business model and so
dan dengan demikian terdapat perubahan prospektif a prospective change to the classification of those assets.
terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada No such changes were required during the periods
perubahan yang diperlukan selama periode yang presented.
disajikan.
Beban akrual pemasaran dan promosi Accrued marketing and promotion expenses
Grup mengevaluasi kelayakan beban akrual promosi dan The Group evaluates the appropriateness of accrued
pemasaran pada setiap akhir periode pelaporan. marketing and promotion expenses at every end of
reporting period.
Grup membuat pertimbangan yang signifikan untuk The Group exercised significant assumptions and
mengestimasi jumlah beban akrual pemasaran dan judgements to estimate the accrued marketing and
promosi pada akhir tahun. Asumsi-asumsi utama dalam promotion expenses amounts at the end of the year. The
penentuan beban akrual pemasaran dan promosi adalah key assumptions in determining the accrued marketing and
harga barang promosi dan estimasi pencapaian penjualan. promotion expenses were price of the promotional goods
Ketidakpastian muncul sehubungan dengan harga barang and estimated sales achievement. Uncertainties exist with
promosi dan jumlah aktual pencapaian penjualan, yang respect to price of the promotional goods and the actual
mungkin berbeda dengan estimasi. Setiap perubahan dari sales achievement, which may be different from the
faktor-faktor ini akan berdampak pada jumlah realisasi estimation. Any changes in these factors will impact the
yang dapat berbeda dari beban akrual pemasaran dan realisable amount which can be different from the reported
promosi. accrued marketing and promotion expenses.
Nilai wajar aset tetap (tanah) dan properti investasi (tanah Fair value fixed assets (land) and investment properties
dan bangunan) (land and buildings)
Nilai wajar dari aset tetap (tanah) dan properti investasi The fair value of fixed assets (land) and investment
(tanah dan bangunan) ditentukan menggunakan teknik properties (land and buildings) is determined by using
valuasi. Aset tetap (tanah) dan properti investasi (tanah valuation techniques. The Group’s fixed assets (land) and
dan bangunan) milik Grup divaluasi oleh penilai investment properties (land and buildings) were valued by
independen profesional yang memiliki kualifikasi yang independent professionally qualified valuers who hold a
relevan dan pengalaman yang berhubungan dengan lokasi recognised relevant professional qualification and have
dan segmen aset tetap (tanah) dan properti investasi recent experience in the locations and segment of the fixed
(tanah dan bangunan) yang akan dinilai. Untuk semua assets (land) and investment properties (land and buildings)
penilaian, penggunaan saat ini setara dengan penggunaan valued. For all valuations, their current use equates to the
tertinggi dan terbaik. highest and best use.
48
Page 165
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
(lanjutan)
Nilai wajar aset tetap (tanah) dan properti investasi (tanah Fair value fixed assets (land) and investment properties
dan bangunan) (lanjutan) (land and buildings) (continued)
Nilai wajar untuk tanah yang dimiliki dalam aset tetap dan The fair value for land held in fixed assets and investment
properti investasi ditentukan menggunakan pendekatan properties was determined using the market approach. This
pasar. Pendekatan ini mempertimbangkan nilai pasar approach takes into account the market price of land for
tanah untuk properti pembanding di sekitar lokasi, dengan comparable properties in the vicinity, with certain
penyesuaian- penyesuaian tertentu yang dilakukan adjustments for differences due to different characteristics
dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik dari of the land, such as land certificate status, property size,
tanah tersebut, seperti status sertifikasi tanah, ukuran location and accessibility. The most significant input into this
properti, lokasi, akses menuju lokasi. Hal yang paling valuation approach is the land market price per square
signifikan dalam pendekatan ini adalah harga pasar tanah metre.
per meter persegi.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap Estimated useful lives of fixed assets
Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis The fixed assets are depreciated on a straight-line method
lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. over their estimated useful lives. Management estimates the
Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset useful lives of these fixed assets to be within 4 to 30 years.
tetap antara 4 sampai dengan 30 tahun.
Grup secara periodik menelaah estimasi masa manfaat The Group periodically reviews the estimated useful lives of
aset tetap berdasarkan beberapa faktor diantaranya fixed assets based on several factors such as technical
spesifikasi teknis, operasi dan kebutuhan usaha. Laporan specification, operation and business needs. The
keuangan konsolidasian dapat terpengaruh secara consolidated financial statements could be materially
material terhadap perubahan dalam estimasi tersebut. affected by changes in these estimates. Management will
Manajemen akan merevisi beban penyusutan dimana revise the depreciation charged where useful lives are
masa manfaatnya berbeda dari estimasi sebelumnya, atau different to those previously estimated, or it will write off or
penghapusan atau melakukan penurunan nilai atas aset written down technically obsolete or non-strategic assets
yang secara teknis telah usang atau aset non-strategis that have been abandoned or sold. Further details are
yang dihentikan penggunaannya atau dijual. Penjelasan disclosed in Note 13.
lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 13.
Sewa Leases
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan atau Determining whether an arrangement is or contains a lease
mengandung sewa memerlukan pertimbangan yang requires careful judgement to assess whether the
cermat untuk menilai apakah perjanjian tersebut arrangement conveys a right to obtain substantially all the
memberikan hak untuk memperoleh secara substansial economic benefits from the use of the asset throughout the
seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset selama period of use and the right to direct the use of the asset,
periode penggunaan dan hak untuk mengarahkan even if the right is not explicitly specified in the
penggunaan aset, bahkan jika hak tidak secara eksplisit arrangement.
ditentukan dalam pengaturan.
Grup memiliki berbagai perjanjian sewa dimana Grup The Group has various lease agreements where the Group
bertindak sebagai lessee sehubungan dengan aset acts as a lessee in respect of certain assets. The Group
tertentu. Grup mengevaluasi apakah risiko dan manfaat evaluates whether significant risks and rewards of
yang signifikan atas kepemilikan aset sewaan dialihkan ownership of the leased asset are transferred to the lessee
kepada penyewa atau dipertahankan oleh Grup or retained by the Group based on PSAK 116, which
berdasarkan PSAK 116, yang mengharuskan Grup untuk requires the Group to make judgements and estimates of
membuat pertimbangan dan estimasi atas pengalihan the transfer of risks and rewards of ownership of the leased
risiko dan manfaat kepemilikan aset yang disewa. asset.
49
Page 166
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
(lanjutan)
Sewa (lanjutan) Leases (continued)
Karena Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku Since the Group could not readily determine the implicit
bunga implisit, manajemen menggunakan suku bunga rate, management uses the Group’s incremental borrowing
pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada rate as a discount rate. There are a number of factors to
beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam consider in determining an incremental borrowing rate,
menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang many of which need judgement in order to be able to
banyak di antaranya memerlukan pertimbangan untuk reliably quantify any necessary adjustments to arrive at the
dapat secara andal mengukur penyesuaian yang final discount rates. In determining the incremental
diperlukan untuk sampai pada tingkat diskonto akhir. borrowing rate, the Group considers the following main
Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, factors: the Group’s corporate credit risk, the lease term, the
Grup mempertimbangkan faktor-faktor utama berikut: lease payment term, the economic environment, the time at
risiko kredit korporat Grup, jangka waktu sewa, jangka which the lease is entered into, and the currency in which
waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi, waktu di the lease payments are denominated.
mana sewa dimasukkan, dan mata uang di mana
pembayaran sewa ditentukan.
Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka The Group determines the lease term as the non-
waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, bersama dengan cancellable term of the lease, together with any periods
setiap periode yang tercakup dalam opsi untuk covered by an option to extend the lease if it is reasonably
memperpanjang sewa jika cukup pasti akan dilaksanakan, certain to be exercised, or any periods covered by an option
atau setiap periode yang tercakup dalam opsi untuk to terminate the lease, if it is reasonably certain not to be
mengakhiri sewa, jika cukup pasti untuk tidak dilakukan. exercised.
Pertimbangan dilakukan dalam mengevaluasi apakah The Group applies judgement in evaluating whether it is
cukup pasti akan menggunakan opsi untuk memperbarui reasonably certain whether or not to exercise the option to
atau mengakhiri sewa. Artinya, Grup mempertimbangkan renew or terminate the lease. That is, it considers all
seluruh faktor relevan yang menciptakan insentif ekonomi relevant factors that create an economic incentive for it to
untuk melakukan pembaruan atau penghentian. Grup juga exercise either the renewal or termination. The Group also
mempertimbangkan apakah ada penalti signifikan untuk considers whether there are significant penalties to
membatalkan (atau untuk tidak memperpanjang) kontrak, terminate (or not extend) the contracts, any leasehold
adanya leasehold improvement yang diperkirakan memiliki improvement are expected to have a significant remaining
nilai sisa yang signifikan atau faktor lain mencakup sejarah value or other factors including historical lease durations
durasi sewa dan biaya serta halangan bisnis untuk and the costs and business disruption required to replace
menggantikan aset sewa dalam menelaah hak yang dapat the leased assets in assessing the enforceable rights to
dipaksakan untuk memperpanjang sewa diluar kontrak extend the lease beyond the written contract.
tertulis.
Grup menilai kembali masa sewa jika ada peristiwa atau The Group reassesses the lease term if there is a significant
perubahan signifikan dalam keadaan yang berada dalam event or change in circumstances that is within its control
kendali dan memengaruhi kemampuan Grup untuk and affects its ability to exercise or not to exercise the
menggunakan atau tidak menggunakan opsi untuk option to renew or to terminate.
memperbarui atau menghentikan.
Penilaian instrumen keuangan Valuation of financial instruments
Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada The Group’s carry certain financial assets and liabilities at
nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi fair value, which requires the use of accounting estimates.
akuntansi. Sementara komponen signifikan atas While significant components of fair value measurement
pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti were determined using verifiable objective evidences, the
obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai amount of changes in fair value would differ if the Company
wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi utilized a different valuation methodology. Any changes in a
penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan fair value of these financial assets and liabilities would
liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara directly affect the Company’s other comprehensive income.
langsung penghasilan komprehensif lain Grup.
50
Page 167
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
(lanjutan)
Penilaian instrumen keuangan (lanjutan) Valuation of financial instruments (continued)
Nilai tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan The carrying amounts of financial assets and financial
pada nilai wajar dalam laporan posisi keuangan liabilities carried at fair values in the consolidated
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 statements of financial position as of December 31, 2025
diungkapkan dalam Catatan 33. and 2024 are disclose in Note 33.
Penyisihan persediaan usang dan lambat bergerak Allowance for obsolescence and slow-moving inventories
Penyisihan persediaan usang dan lambat bergerak Allowance for obsolescence and slow-moving inventories is
diestimasi berdasarkan fakta dan situasi terbaik yang estimated based on the best available facts and
tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi circumstances, including but not limited to, the inventories’
fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi own physical conditions, their market selling prices,
biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk estimated costs of completion and estimated costs to be
penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika incurred for their sales. The provisions are re-evaluated and
terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah adjusted as additional information received affects the
yang diestimasi. Nilai tercatat persediaan diungkapkan amount estimated. The carrying amounts of inventories are
dalam Catatan 9. disclosed in Note 9.
Imbalan pasca kerja dan pensiun Pension and employee benefits
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan The determination of the Group’s obligations and cost for
kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang pension and employee benefits liabilities is dependent on its
digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung selection of certain assumptions used by the independent
jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara actuaries in calculating such amounts. Those assumptions
lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat include among others, discount rates, future annual salary
pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, increase, annual employee turn-over rate, disability rate,
umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang retirement age and mortality rate. Actual results that differ
berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup diakui segera from the Group’s assumptions are recognized immediately
sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain as a separate item under other comprehensive income in
di ekuitas. Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi equity. While the Group believes that its assumptions are
tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan reasonable and appropriate, significant differences in the
pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi Group’s actual experiences or significant changes in the
yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara Group’s assumptions may materially affect its estimated
material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan liabilities for pension and employee benefits and net
kerja dan beban imbalan kerja neto. Nilai tercatat liabilitas employee benefits expense. The carrying amount of the
imbalan kerja diungkapkan pada Catatan 19. employee benefits obligation are disclosed in Note 19.
Penurunan nilai piutang usaha dan lain-lain Impairment of trade and other receivables
Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL The Group uses a provision matrix to calculate ECLs for
atas piutang usaha dan lain-lain. Tarif provisi didasarkan trade and other receivables. The provision rates are based
pada hari yang lewat jatuh tempo untuk mengelompokan on days past due for groupings of various customer
pelanggan ke segmen yang memiliki pola kerugian serupa. segments that have similar loss patterns. The provision
Matriks provisi awalnya berdasarkan tarif default yang matrix is initially based on the Group’s historical observed
diamati Grup secara historis. Grup akan mengkalibrasi default rates. The Group will calibrate the matrix to adjust
matriks tersebut untuk menyesuaikan pengalaman the historical credit loss experience with forward-looking
kerugian kredit historis dengan informasi kedepan. information.
51
Page 168
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
(lanjutan)
Penurunan nilai piutang usaha dan lain-lain (lanjutan) Impairment of trade and other receivables (continued)
Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi diperkirakan For instance, if forecast economic conditions are expected
memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan to deteriorate over the next year which can lead to an
peningkatan jumlah default di sektor usaha Grup, tingkat increased number of defaults in the Group’s industry sector,
default historis disesuaikan. Pada setiap tanggal the historical default rates are adjusted. At every reporting
pelaporan, tarif default yang diamati secara historis date, the historical observed default rates are updated and
diperbarui dan perubahan dalam estimasi ke depan changes in the forward-looking estimates are analysed.
dianalisa kembali.
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati The assessment of the correlation between historical
secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, dan ECL observed default rates, forecast economic conditions and
adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap ECLs is a significant estimate. The amount of ECLs is
perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. sensitive to changes in circumstances and of forecast
Pengalaman kerugian kredit historis Grup dan prakiraan economic conditions. The Group’s historical credit loss
kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili actual default experience and forecast of economic conditions may also
pelanggan di masa depan. Informasi mengenai ECL atas not be representative of customer’s actual default in the
piutang usaha Grup diungkapkan pada Catatan 6. future. The information about the ECLs on the Group’s trade
receivables is disclosed in Note 6.
Menentukan apakah poin loyalitas memberikan hak Determining whether the loyalty points provide material
material kepada pelanggan rights to customers
Segmen ritel Grup menjalankan program poin loyalitas The Group’s retail segment operates a loyalty points
yang memungkinkan pelanggan untuk mengumpulkan program which allows customers to accumulate points when
poin ketika mereka membeli barang di toko ritel Grup. they purchase products in the Group’s retail stores. The
Poin-poin tersebut dapat ditukarkan dengan produk gratis, points can be redeemed for free products, subject to a
bergantung pada jumlah poin minimum yang diperoleh. minimum number of points obtained. The Group assessed
Grup menilai apakah poin loyalitas tersebut memberikan whether the loyalty points provide a material right to the
hak material kepada pelanggan yang perlu untuk customers that needs to be accounted for as a separate
diperhitungkan sebagai kewajiban pelaksanaan terpisah. performance obligation.
Grup menetapkan bahwa poin loyalitas memberikan hak The Group determined that the loyalty points provide a
material yang tidak akan diterima pelanggan tanpa material right that customers would not receive without
menandatangani kontrak. Produk gratis yang diterima entering into the contract. The free products the customers
pelanggan ketika menukar poin loyalitasnya tidak would receive by exercising the loyalty points do not reflect
mencerminkan harga yang berdiri sendiri yang akan the stand-alone selling price that customers without an
dibayar oleh pelanggan yang tidak memiliki hubungan existing relationship with the Group would pay for those
dengan Grup untuk produk tersebut. Hak pelanggan juga products. The customers’ right also accumulates as they
terkumpul ketika membeli produk tambahan. purchase additional products.
Pajak penghasilan Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgment is involved in determining the provision
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi for corporate income tax. There are certain transactions and
dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya computation for which the ultimate tax determination is
adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Karena uncertain during the ordinary course of business. Due to the
ketidakpastian sehubungan dengan pos-pos pajak uncertainty associated with such tax items, there is a
tersebut, terdapat kemungkinan bahwa, pada saat possibility that, on conclusion of open tax matters at a future
penyelesaian perpajakan di masa depan, hasil terakhir date, the final outcome may differ significantly. Further
dapat berbeda secara signifikan. Penjelasan lebih rinci details are disclosed in Note 20.
diungkapkan dalam Catatan 20.
52
Page 169
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
(lanjutan)
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax assets are recognized for deductible temporary
yang dapat dikurangkan dan seluruh rugi fiskal yang difference and all unused tax losses to the extent that it is
belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya probable that taxable profit will be available against which
bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga the losses can be utilized. Significant management
rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan estimates are required to determine the amount of deferred
oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah tax assets that can be recognized, based upon the likely
aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat timing and the level of future taxable profits together with
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta future tax planning strategies. Further details are disclosed
strategi perencanaan pajak masa depan. Rincian lebih in Note 20.
lanjut diungkapkan dalam Catatan 20.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Penurunan nilai muncul saat jumlah tercatat aset atau unit An impairment exists when the carrying amount of an asset
penghasil kas melebihi nilai terpulihkannya, yang lebih or cash-generating unit exceeds its recoverable amount,
besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan which is the higher of its fair value less costs to sell and its
nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual value in use. The fair value less costs to sell calculation is
didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian based on available data from binding sales transactions in
penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi an arm’s length transaction of similar assets or observable
normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat market prices less incremental costs for disposing of the
diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat asset. The value in use calculation is based on a discounted
diatribusikan dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai cash flow model. The cash flows are derived from the
pakai didasarkan pada model arus kas yang budget for the next five years and do not include
didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaran untuk restructuring activities that the Group is not yet committed to
lima tahun yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas or significant future investments that will enhance the
restrukturisasi yang belum dilakukan oleh Grup atau asset’s performance of the cash-generating unit being
investasi signifikan dimasa datang yang akan tested. The recoverable amount is most sensitive to the
memutakhirkan kinerja aset dari unit penghasil kas yang discount rate used for the discounted cash flow model as
diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat well as the expected future cash inflows and the growth rate
diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang used for extrapolation purposes.
didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk
di masa datang yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan
yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi Management believes that there is no indication of potential
atas penurunan nilai aset non-keuangan pada tanggal impairment in values of non-financial assets as of
31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
53
Page 170
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS
2025 2024
Kas Cash on hand
Rupiah 2,981 3,407 Rupiah
Lain-lain 25 81 Others
Jumlah kas 3,006 3,488 Total cash on hand
Kas di bank Cash in banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 188,348 84,017 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank UOB Indonesia 101,577 164,238 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 74,855 106,965 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 27,097 36,087 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 9,440 6,114 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 6,216 1,142 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 3,991 1,977 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Tabungan Negara Tbk 2,887 2,756 PT Bank Tabungan Negara Tbk
PT Bank Permata Tbk 428 2,450 PT Bank Permata Tbk
Lain-lain 1,914 4,994 Others
Dolar AS US Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(AS$ 3.017 pada tahun 2025 dan (US$ 3,017 in 2025 and
AS$ 16.249 pada tahun 2024) 51 263 US$ 16,249 in 2024)
Jumlah kas di bank 416,804 411,003 Total cash in banks
Deposito Time deposits
Rupiah Rupiah
PT Bank Tabungan Negara Tbk 535,000 670,000 PT Bank Tabungan Negara Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 250,000 600,000 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 150,000 150,000 PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 150,000 150,000 PT Bank Maspion Indonesia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 100,000 100,000 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 50,000 100,000 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk - 100,000 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk - 25,000 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 20,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Jumlah deposito 1,235,000 1,915,000 Total time deposits
Jumlah (tidak termasuk cerukan) 1,654,810 2,329,491 Total (excluding bank overdraft)
Tingkat bunga deposito per tahun 4.50% - 6.50% 6.50% - 6.75% Annual interest rates of time deposits
Kas dan setara kas termasuk hal-hal berikut untuk Cash and cash equivalents include the following for the
kepentingan penyajian laporan arus kas konsolidasian: purposes of the consolidated statement of cash flows:
2025 2024
Kas dan setara kas 1,654,810 2,329,491 Cash and cash equivalents
Cerukan (Catatan 18) (7,187 ) (9,189 ) Bank overdraft (Note 18)
Kas dan setara kas 1,647,623 2,320,302 Cash and cash equivalents
Tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang digunakan There is no balance of cash and cash equivalents pledged
sebagai jaminan dan dibatasi penggunaannya. as collateral and restricted in use.
54
Page 171
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA 6. TRADE RECEIVABLES
2025 2024
Pihak ketiga 1,625,076 1,446,729 Third parties
Dikurangi: penyisihan atas Less: allowance for expected
kerugian kredit ekspektasian (2,860 ) (1,311 ) credit losses
Pihak ketiga - neto 1,622,216 1,445,418 Third parties - net
Pihak berelasi (Catatan 7) 8,047 16,319 Related parties (Note 7)
Piutang usaha - neto 1,630,263 1,461,737 Trade receivables - net
Jangka waktu rata-rata kredit penjualan barang adalah The average credit period on sale of goods is 42 days. No
42 hari. Tidak ada bunga yang dibebankan pada piutang interest is charged on trade receivables.
usaha.
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of trade receivables is as follows:
2025 2024
Belum jatuh tempo 1,590,071 1,416,747 Not yet due
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 20,294 23,677 1 - 30 days
31 - 60 hari 10,316 9,717 31 - 60 days
Lebih dari 60 hari 12,442 12,907 Over 60 days
Dikurangi: penyisihan atas Less: allowance for expected
kerugian kredit ekspektasian (2,860 ) (1,311 ) credit losses
Jumlah piutang usaha 1,630,263 1,461,737 Total trade receivables
Mutasi penyisihan atas ECL piutang usaha Grup adalah Movements in the Group’s allowance for ECLs of trade
sebagai berikut: receivables are as follows:
2025 2024
Saldo awal (1,311 ) (1,469 ) Beginning balances
Perubahan selama tahun Changes during
berjalan (1,549 ) 158 the year
Saldo akhir (2,860 ) (1,311 ) Ending balances
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang pada Based on a review of the status of receivable accounts at
akhir periode pelaporan, manajemen Grup berkeyakinan the end of the reporting period, the Group’s management
bahwa penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian telah believes that the allowance for expected credit losses is
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak adequate to cover possible losses from uncollectible
tertagihnya piutang usaha. receivables.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh As of December 31, 2025 and 2024, all of the Group’s trade
piutang usaha Grup dalam mata uang Rupiah. receivables are denominated in Rupiah.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang usaha As of December 31, 2025 and 2024, trade receivables
masing-masing sebesar Rp 1.590.071 dan Rp 1.416.747 amounting to Rp 1,590,071 and Rp 1,416,747, respectively,
belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai. were not past due and not impaired. These receivables will
Piutang ini akan jatuh tempo dalam waktu 1-60 hari. be due in 1-60 days.
55
Page 172
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 and 2024 terdapat As of December 31, 2025 and 2024, trade receivables
piutang usaha masing-masing sebesar Rp 40.192 dan amounting to Rp 40,192 and Rp 44,990, respectively, were
Rp 44.990 telah lewat jatuh tempo namun tidak mengalami past due but not impaired. These relate to a number of
penurunan nilai. Piutang tersebut berasal dari sejumlah independent customers for whom there is no recent history
pelanggan yang tidak memiliki sejarah gagal bayar. of default.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang usaha As of December 31, 2025 and 2024, trade receivables
masing-masing sebesar Rp 2.860 dan Rp 1.311 amounting to Rp 2,860 and Rp 1,311, respectively, were
mengalami penurunan nilai dan telah diprovisikan. impaired and have been fully provisioned.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang usaha As of December 31, 2025 and 2024, certain trade
tertentu Grup dijaminkan atas fasilitas pinjaman dari receivables of the Group are pledged as collateral for the
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan perjanjian fidusia loan facilities from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with
senilai Rp 562.860 (Catatan 18). fiduciary agreement totalling Rp 562,860 (Note 18).
Lihat Catatan 33 mengenai risiko kredit piutang usaha Refer to Note 33 on the credit risk of trade receivables to
untuk memahami bagaimana Grup mengelola dan understand how the Group manages and measures the
mengukur kualitas kredit piutang usaha. credit quality of trade receivables.
7. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 7. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
PARTIES
a. Sifat hubungan pihak berelasi a. Nature of relationship
Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan In the normal course of business, the Group enters
transaksi usaha dan lainnya dengan pihak-pihak into trade and other transactions with related parties,
berelasi, yang terafiliasi dengan Grup melalui which are affiliated with the Group through direct or
kepemilikan langsung dan tak langsung, dan/atau indirect ownership, and/or under common control
dibawah entitas sepengendali. Transaksi antara entity. The transactions among related parties are
pihak-pihak berelasi dilakukan berdasarkan made based on terms agreed by the parties.
persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.
Saldo dan transaksi antara entitas induk dan entitas Balances and transactions between the parent
anaknya, yang merupakan pihak berelasi, telah company and its subsidiaries, which are related
dieliminasi pada saat konsolidasi dan tidak parties, have been eliminated on consolidation and are
diungkapkan dalam catatan ini. not disclosed in this note.
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi In the normal course of business, the Group entered
tertentu dengan pihak berelasi, yang meliputi antara into certain transactions with related parties, including
lain: the following:
Pihak-pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transactions
PT Avia Avian Memiliki personil manajemen kunci yang Penjualan barang, pembelian alat-alat dan
Industri Pipa sama dan dalam entitas sepengendali/ bahan bangunan, pendapatan sewa
Have the same key management bangunan kantor dan penggantian biaya/
personnel and under common control entity Sales of goods, purchase of tools and building
materials, office building rent income and
expense reimbursement
PT Bangun Bersama Investasi pada ventura bersama/ Penjualan barang, pendapatan sewa bangunan
Solusindo Investment in joint venture kantor dan pembelian bahan bangunan/
Sales of goods, office building rental income
and purchases of building materials
PT Caturkarda Depo Memiliki personil manajemen kunci yang Penjualan barang/Sales of goods
Bangunan Tbk sama dan dalam entitas sepengendali/
Have the same key management
personnel and under common control entity
56
Page 173
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 7. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
(lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
a. Sifat hubungan pihak berelasi (lanjutan) a. Nature of relationship (continued)
Pihak-pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transactions
PT CMN Indonesia Memiliki personil manajemen kunci yang Pembelian hadiah/Purchase of merchandise
sama dan dalam entitas sepengendali/
Have the same key management
personnel and under common control entity
PT Kencana Memiliki personil manajemen kunci yang Penjualan barang, pembelian alat-alat dan
Lintasindo sama dan dalam entitas sepengendali/ bahan bangunan dan penggantian biaya/
Internasional Have the same key management Sales of goods, purchase of tools and building
personnel and under common control entity materials and expense reimbursement
PT Megadepo Memiliki personil manajemen kunci yang Penjualan barang dan pembelian alat-alat dan
Indonesia sama dan dalam entitas sepengendali/ bahan bangunan/Sales of goods and
Have the same key management purchases of tools and building materials
personnel and under common control entity
PT Mitra Mulia Memiliki personil manajemen kunci yang Penjualan barang, pembelian bahan pembantu
Makmur sama dan dalam entitas sepengendali/ dan pendapatan sewa bangunan pabrik/
Have the same key management Sales of goods, purchase of supplies
personnel and under common control entity and building materials and factory
building rent income
PT Panca Memiliki personil manajemen kunci yang Penjualan barang dan pembelian alat-alat dan
Kalsiumindo sama dan dalam entitas sepengendali/ bahan bangunan, jasa produksi/Sales of goods and
Perkasa Have the same key management purchases of tools and building materials, production
personnel and under common control entity services
PT Sarana Depo Memiliki personil manajemen kunci yang Penjualan barang dan sewa bangunan/
Kencana sama dan dalam entitas sepengendali/ Sales of goods and building rent
Have the same key management
personnel and under common control entity
PT Wahana Lentera Memiliki personil manajemen kunci yang Penjualan barang, pembelian alat-alat dan
Raya sama dan dalam entitas sepengendali/ bahan bangunan, pendapatan sewa
Have the same key management bangunan kantor dan penggantian biaya/
personnel and under common control entity Sales of goods, purchase of tools and building
materials, office building rent income
and expense reimbursement
Dewan Komisaris Manajemen personil kunci/ Gaji dan imbalan kerja jangka pendek
dan Direksi/ Key management personnel lainnya/Salaries and other short-term
Board of compensation benefits
Commissioners
and Directors
b. Saldo dengan pihak berelasi b. Balances with related parties
2025 2024
Piutang usaha Trade receivables
PT Megadepo Indonesia 4,074 5,202 PT Megadepo Indonesia
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk 2,027 8,018 PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk
PT Bangun Bersama Solusindo 1,666 1,940 PT Bangun Bersama Solusindo
Lain-lain 280 1,159 Others
Jumlah 8,047 16,319 Total
Persentase terhadap jumlah aset 0.07% 0.15% Percentage to total assets
Piutang lain-lain Other receivables
PT Avia Avian Industri Pipa 90,703 70,752 PT Avia Avian Industri Pipa
PT Wahana Lentera Raya 11,370 10,293 PT Wahana Lentera Raya
PT Bangun Bersama Solusindo 1,292 927 PT Bangun Bersama Solusindo
Lain-lain 1,394 1,311 Others
Jumlah 104,759 83,283 Total
Persentase terhadap jumlah aset 0.95% 0.75% Percentage to total assets
57
Page 174
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 7. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
(lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Saldo dengan pihak berelasi (lanjutan) b. Balances with related parties (continued)
2025 2024
Beban dibayar dimuka Prepaid expenses
Lain-lain 25 25 Others
Persentase terhadap jumlah aset 0.00% 0.00% Percentage to total assets
Aset hak-guna Right-of-use assets
PT Sarana Depo Kencana 55,841 52,622 PT Sarana Depo Kencana
Persentase terhadap jumlah aset 0.50% 0.48% Percentage to total assets
Utang usaha Trade payables
PT Avia Avian Industri Pipa 233,967 207,725 PT Avia Avian Industri Pipa
PT Wahana Lentera Raya 48,828 47,315 PT Wahana Lentera Raya
PT Kencana Lintasindo Internasional 32,958 20,006 PT Kencana Lintasindo Internasional
PT Mitra Mulia Makmur 29,606 75,906 PT Mitra Mulia Makmur
PT Bangun Bersama Solusindo 5,837 8,234 PT Bangun Bersama Solusindo
PT Panca Kalsiumindo Perkasa 4,436 3,745 PT Panca Kalsiumindo Perkasa
Lain-lain 9 10 Others
Jumlah 355,641 362,941 Total
Persentase terhadap jumlah
liabilitas 23.03% 25.40% Percentage to total liabilities
Utang lain-lain Other payables
Lain-lain 710 487 Others
Persentase terhadap jumlah
liabilitas 0.05% 0.03% Percentage to total liabilities
Pendapatan diterima dimuka Unearned revenue
Lain-lain 1,606 1,611 Others
Persentase terhadap jumlah
liabilitas 0.10% 0.11% Percentage to total liabilities
Liabilitas sewa Lease liabilities
PT Sarana Depo Kencana 55,841 52,622 PT Sarana Depo Kencana
Persentase terhadap jumlah Percentage to total
liabilitas 3.62% 3.68% liabilities
58
Page 175
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 7. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
(lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
c. Transaksi dengan pihak berelasi c. Transactions with related parties
2025 2024
Penjualan Revenue
PT Megadepo Indonesia 21,303 20,185 PT Megadepo Indonesia
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk 19,373 25,472 PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk
PT Bangun Bersama Solusindo 6,211 8,667 PT Bangun Bersama Solusindo
PT Avia Avian Industri Pipa 502 3,520 PT Avia Avian Industri Pipa
Lain-lain 2,870 2,239 Others
Jumlah 50,259 60,083 Total
Persentase terhadap jumlah
penjualan 0.62% 0.80% Percentage to total revenue
Pembelian persediaan Purchase of inventories
PT Avia Avian Industri Pipa 1,159,509 1,053,497 PT Avia Avian Industri Pipa
PT Mitra Mulia Makmur 357,189 315,826 PT Mitra Mulia Makmur
PT Wahana Lentera Raya 291,805 265,189 PT Wahana Lentera Raya
PT Kencana Lintasindo Internasional 144,252 114,947 PT Kencana Lintasindo Internasional
PT Bangun Bersama Solusindo 42,496 36,533 PT Bangun Bersama Solusindo
PT Panca Kalsiumindo Perkasa 36,283 36,718 PT Panca Kalsiumindo Perkasa
PT CMN Indonesia 1,550 2,534 PT CMN Indonesia
Lain-lain 11 123 Others
Jumlah 2,033,095 1,825,367 Total
Persentase terhadap jumlah Percentage to total cost of
beban pokok penjualan 44.73% 44.19% goods sold
Beban sewa ruang
apartement Apartment rent expense
Lain-lain 285 282 Others
Persentase terhadap jumlah Percentage to total general
beban umum dan administrasi 0.10% 0.11% and administrative expense
Pendapatan sewa gedung kantor Factory and office building
dan pabrik rental income
PT Wahana Lentera Raya 1,212 1,211 PT Wahana Lentera Raya
PT Bangun Bersama Solusindo 1,033 509 PT Bangun Bersama Solusindo
Lain-lain 2,263 2,216 Others
Jumlah 4,508 3,936 Total
Persentase terhadap jumlah Percentage to total
pendapatan lain-lain - neto 26.42% 27.91% other income - net
d. Kompensasi manajemen kunci d. Key management compensation
Gaji dan kompensasi kesejahteraan jangka pendek Salaries and other short-term compensation benefits
lainnya yang dibebankan untuk Dewan Komisaris dan expensed to the Group’s Boards of Commissioners
Direksi Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal and Directors for the years ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah and 2024 amounted to Rp 114,222 and Rp 106,949,
sebesar Rp 114.222 dan Rp 106.949. respectively.
59
Page 176
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. PIUTANG LAIN-LAIN 8. OTHER RECEIVABLES
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 7) 104,759 83,283 Related parties (Note 7)
Pihak ketiga Third parties
Piutang bunga investasi pada Interest receivables from investment
surat utang negara 34,262 37,779 in government bonds
Lain-lain 14,052 7,641 Others
Jumlah 153,073 128,703 Total
Berdasarkan penilaian manajemen atas kerugian kredit Based on management’s assessment of the expected credit
ekspektasian, manajemen Grup berkeyakinan bahwa losses, the management of the Group believes that the
kerugian kredit ekspektasian mendekati nol, sehingga expected credit losses are close to zero, as such, allowance
cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian belum for expected credit losses has not been recognized.
diakui.
9. PERSEDIAAN 9. INVENTORIES
2025 2024
Barang jadi 1,095,072 1,051,043 Finished goods
Bahan baku 316,401 266,785 Raw materials
Barang dalam proses 68,035 41,994 Work in process
Bahan pembantu 40,680 34,790 Supplies
Barang promosi 35,930 36,584 Promotional goods
Suku cadang 17,726 8,823 Spareparts
Persediaan dalam perjalanan 129,469 132,686 Inventories in transit
Sub-jumlah 1,703,313 1,572,705 Sub-total
Cadangan persediaan usang Allowance for obsolescence
dan lambat bergerak (23,735 ) (14,502 ) and slow-moving inventories
Jumlah 1,679,578 1,558,203 Total
Mutasi cadangan persediaan usang dan lambat bergerak Movements in the allowance for obsolescence and slow-
adalah sebagai berikut: moving inventories are as follows:
2025 2024
Saldo awal 14,502 9,241 Beginning balance
Penyisihan tahun berjalan 9,233 5,261 Provision for the year
Saldo akhir 23,735 14,502 Ending balance
Berdasarkan penelaahan atas kondisi dan tingkat Based on the review of the condition and turnover of the
perputaran persediaan, manajemen Grup berkeyakinan inventory items, the Group’s management believes that the
bahwa cadangan persediaan usang dan lambat bergerak allowance for obsolescence and slow-moving inventories is
tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari adequate to cover any possible losses from the decrease in
penurunan nilai persediaan. the value of inventories.
Biaya persediaan yang diakui sebagai beban dalam The cost of inventories recognized as expense in “cost of
“beban pokok penjualan” dan “beban lain-lain” masing- goods sold” and “other expenses” amounted to Rp 9,233
masing sebesar Rp 9.233 dan Rp 5.261 pada 2025 dan and Rp 5,261 in 2025 and 2024, respectively.
2024.
60
Page 177
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERSEDIAAN (lanjutan) 9. INVENTORIES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh As of December 31, 2025 and 2024, all inventories are
persediaan dijaminkan atas fasilitas pinjaman dari pledged as collateral for the loan facilities from PT Bank
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan perjanjian fidusia Mandiri (Persero) Tbk with fiduciary agreements totalling
senilai Rp 763.198 (Catatan 18). Rp 763,198 (Note 18).
Persediaan diasuransikan terhadap risiko kerugian Inventories are covered against losses from fire or theft and
kebakaran atau pencurian dan risiko lainnya berdasarkan other risks under blanket amounting to US$ 41.7 million and
suatu paket polis dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 2,544,303 as of December 31, 2025 and US$ 37.5
AS$ 41,7 juta dan Rp 2.544.303 pada tanggal million and Rp 2,083,097 as of December 31, 2024, which in
31 Desember 2025 dan AS$ 37,5 juta dan Rp 2.083.097 management’s opinion are adequate to cover any possible
pada tanggal 31 Desember 2024, yang menurut pendapat losses arising from such risks.
manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
atas risiko-risiko tersebut.
10. INVESTASI JANGKA PENDEK 10. SHORT-TERM INVESTMENTS
2025 2024
Surat utang negara 2,415,606 2,931,602 Government bonds
Deposito berjangka 100,000 - Time deposit
Reksa dana 54,474 21,298 Mutual funds
Jumlah 2,570,080 2,952,900 Total
a. Investasi pada surat utang negara a. Investment in government bonds
Seluruh investasi pada surat utang negara All investment in government bonds are denominated
didenominasi dalam mata uang Rupiah. in Rupiah.
Surat Utang Negara (“SUN”) diterbitkan oleh Government bonds (“SUN”) issued by the Government
Pemerintah Republik Indonesia dengan tingkat suku of the Republic of Indonesia bear fixed interest rates
bunga tetap antara 5,13% hingga 7,00% per tahun ranging from 5.13% to 7.00% per annum and will be
dan akan jatuh tempo pada berbagai tanggal antara due on various dates from April 15, 2026 to April 15,
tanggal 15 April 2026 sampai dengan 15 April 2032. 2032. Investment in government bonds is used for the
Investasi pada SUN akan digunakan untuk keperluan Group’s working capital purpose and construction of
modal kerja Grup dan pembangunan pabrik di the factory in Cirebon, as such, the investment is
Cirebon, sehingga investasi tersebut disajikan presented as current assets in the consolidated
sebagai aset lancar pada laporan posisi keuangan statement of financial position.
konsolidasian.
Bunga atas SUN ini akan diterima setiap 6 (enam) The interest of the SUN will be received every 6 (six)
bulan sekali. Pendapatan bunga efektif yang months. Effective interest income earned for the years
diperoleh untuk tahun-tahun yang berakhir pada ended December 31, 2025 and 2024 amounted to
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing Rp 146,189 and Rp 154,994, respectively (Note 29).
adalah sebesar Rp 146.189 dan Rp 154.994
(Catatan 29).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the net unrealised
keuntungan (kerugian) nilai wajar neto yang belum gain (loss) of fair value on investment in debt
direalisasi atas investasi pada instrumen utang instruments of Rp 17,624 and (Rp 103,357),
masing-masing sebesar Rp 17.624 dan (Rp 103.357) respectively, was recognised in equity under changes
diakui dalam ekuitas sebagai perubahan nilai wajar in fair value of investment in government bonds.
atas investasi pada surat utang negara.
61
Page 178
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan) 10. SHORT-TERM INVESTMENTS (continued)
a. Investasi pada surat utang negara (lanjutan) a. Investment in government bonds (continued)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2025 and 2024, the
31 Desember 2025 dan 2024, keuntungan neto atas net gain in fair value amounting to Rp 1,353 and nill
nilai wajar masing-masing sebesar Rp 1.353 dan respectively, has been reclassified from equity to profit
nihil telah direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi or loss in current year.
tahun berjalan.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat The management is of the opinion that there are no
kejadian-kejadian atau perubahan keadaan yang events or changes in circumstances that indicate a
mengindikasikan adanya bukti objektif penurunan permanent decline in the fair value of the financial
nilai wajar aset keuangan pada nilai wajar melalui assets at FVTOCI, therefore, no provision for
penghasilan komprehensif lain, sehingga, tidak impairment is necessary.
diperlukan cadangan penurunan.
b. Deposito berjangka b. Time deposit
Deposito berjangka didenominasi dalam mata uang Time deposit is denominated in Rupiah and has a term
Rupiah dengan jangka waktu enam bulan yang of six months placed with PT Pan Indonesia Tbk. The
ditempatkan pada PT Pan Indonesia Tbk. Saldo pada outstanding balance as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 2024 amounted to Rp 100,000 and nill, respectively.
adalah sebesar Rp 100.000 dan nihil. Tingkat suku Annual interest rate of the time deposit as of December
bunga deposito berjangka tersebut pada 31, 2025 is 6.50%.
31 Desember 2025 adalah sebesar 6,50%.
Lihat Catatan 33 mengenai risiko kredit dari investasi Refer to Note 33 on the credit risk of the investments to
untuk memahami bagaimana Grup mengelola dan understand how the Group manages and measures the
mengukur kualitas kredit atas investasi. credit quality of investments.
11. INVESTASI JANGKA PANJANG 11. LONG-TERM INVESTMENTS
Investasi jangka panjang merupakan investasi langsung di Long-term investments represent direct investments in
saham ekuitas dengan kepemilikan kurang dari 20% dan equity shares with ownership of interests less than 20%
investasi pada surat utang jangka panjang sebagai berikut: and long-term debt investment as follows:
2025 2024
Investasi saham 290,846 - Equity shares investment
Surat utang jangka panjang 81,112 - Long-term debt investment
Jumlah 371,958 - Total
a. Investasi saham a. Equity shares investment
Pada tanggal 13 Maret 2025, Perusahaan On March 13, 2025, the Company acquired a 16.67%
mengakuisisi 16,67% kepemilikan saham pada equity interest in PT Dextone Lemindo (“PT DL”)
PT Dextone Lemindo (“PT DL”) melalui penerbitan through the subscription of newly issued shares of
saham baru PT DL, dengan nilai transaksi PT DL, with a transaction value of Rp 275,846. On
Rp 275.846. Pada tanggal 15 Oktober 2025, October 15, 2025, the Company made an additional
Perusahaan melakukan tambahan penyertaan modal capital contribution of Rp 15,000 in proportion to its
saham sebesar Rp 15.000 sesuai dengan proporsi ownership interest in PT DL, resulting in a total carrying
kepemilikannya pada PT DL, sehingga jumlah amount of the investment in PT DL of Rp 290,846.
tercatat investasi pada PT DL menjadi sebesar
Rp 290.846.
62
Page 179
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. INVESTASI JANGKA PANJANG (lanjutan) 11. LONG-TERM INVESTMENTS (continued)
a. Investasi saham (lanjutan) a. Equity shares investment (continued)
Investasi pada PT DL tidak tercatat di bursa efek dan The investment in PT DL is not listed on any stock
tidak mempunyai kuotasi harga di pasar aktif. Oleh exchange and does not have a quoted price in an
karena itu, investasi ini diklasifikasikan sebagai aset active market. Accordingly, the investment is classified
keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan as a financial asset at FVTOCI. The fair value of the
komprehensif lain. Nilai wajar investasi saham investment is determined using appropriate valuation
diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian techniques incorporating significant unobservable
yang wajar dengan input yang tidak dapat diobservasi inputs and is categorized within Level 3 of the fair value
yang dikategorikan dalam hierarki nilai wajar Level 3. hierarchy.
PT DL adalah perusahaan yang bergerak di bidang PT DL is a company engaged in the adhesive/glue
usaha industri perekat/lem. industry.
Pada tanggal 29 September 2025, Perusahaan On September 29, 2025, the Company received cash
menerima dividen tunai dari PT DL sebesar dividends from PT DL amounting to to Rp 15,350
Rp 15.350 (Catatan 31). (Note 31).
b. Investasi pada surat utang jangka panjang b. Long-term debt investment
Pada tanggal 12 Desember 2025, Perusahaan On December 12, 2025, the Company invested in
melakukan investasi pada Surat Utang Jangka Long-Term Debt Securities (Surat Utang Jangka
Panjang (“SUJP”) yang diterbitkan oleh PT Danantara Panjang / “SUJP”) issued by PT Danantara Investment
Investment Management (Persero) dengan nilai Management (Persero) with a transaction value of
transaksi sebesar Rp 100.000. SUJP tersebut Rp 100,000. The SUJP bear a fixed interest rate of 2%
dikenakan suku bunga tetap sebesar 2% per tahun, per annum, payable annually every 12 (twelve)
yang dibayarkan setiap 12 (dua belas) bulan. SUJP months. The SUJP 2025 Phase II Series A will mature
Tahun 2025 Tahap II Seri A akan jatuh tempo pada on December 13, 2030, while the SUJP 2025 Phase II
tanggal 13 Desember 2030, sedangkan SUJP Tahun Series B will mature on December 12, 2032. The
2025 Tahap II Seri B akan jatuh tempo pada tanggal investment is measured at amortized cost using the
12 Desember 2032. Investasi tersebut diukur pada effective interest method, less any impairment losses, if
biaya perolehan yang diamortisasi dengan any.
menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi
penurunan nilai, jika ada.
12. PROPERTI INVESTASI 12. INVESTMENT PROPERTIES
2025 2024
Tanah 272,487 272,487 Land
Bangunan 17,377 18,023 Building
Jumlah 289,864 290,510 Total
Mutasi perubahan properti investasi adalah sebagai The movements of investment properties are as follows:
berikut:
2025 2024
Saldo awal 290,510 290,113 Beginning balance
Perubahan nilai wajar (Catatan 31) (646 ) 397 Changes in fair value (Note 31)
Saldo akhir 289,864 290,510 Ending balance
63
Page 180
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. PROPERTI INVESTASI (lanjutan) 12. INVESTMENT PROPERTIES (continued)
Properti investasi terdiri dari bangunan yang terletak di Investment properties consist of building located at
Jl. Ahmad Yani No. 317, Dukuh Menanggal, Gayungan, Jl. Ahmad Yani No. 317, Dukuh Menanggal, Gayungan,
Surabaya, Jawa Timur, serta tanah yang terletak di Surabaya, Jawa Timur and land located in Makassar
Makassar seluas 175.798 m2 yang dimiliki sendiri oleh covering an area of 175,798 m2 that is owned by the Group.
Grup. Bangunan merupakan gedung perkantoran dalam Building represents office building under Build, Operate and
kontrak Bangun Guna Serah (“BOT”) selama 30 tahun Transfer (“BOT”) contract for 30 years that is rented to
yang disewakan kepada pihak-pihak berelasi, sedangkan related parties, while the land is empty land for which
tanah merupakan tanah kosong dimana manajemen management has not yet determined the intended use.
belum menentukan tujuan penggunaannya.
Nilai wajar properti investasi didasarkan pada penilaian The fair values of investment properties are based on
yang dilakukan oleh penilai independen, Kantor Jasa valuations performed by independent appraisers, Kantor
Penilai Publik (“KJPP”) Suhartanto Budhihardjo dan Rekan Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Suhartanto Budhihardjo dan
melalui laporannya tanggal 29 Januari 2026 Rekan through its reports dated January 29, 2026 for
untuk 31 Desember 2025 dan 21 Januari 2025 untuk December 31, 2025 and January 21, 2025 for
31 Desember 2024 (untuk tanah) dan KJPP Iskandar dan December 31, 2024 (for land) and KJPP Iskandar dan
Rekan tanggal 30 Januari 2026 untuk tanggal Rekan dated January 30, 2026 for December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 24 Januari 2025 untuk tanggal January 24, 2025 for December 31, 2024 (for building).
31 Desember 2024 (untuk bangunan).
Tidak terdapat perpindahan antar level atas pengukuran There was no inter-level transfers of fair value
nilai wajar selama tahun berjalan. measurement during the current year.
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan Amounts recognised in the consolidated statement of profit
penghasilan komprehensif lain konsolidasian atas properti or loss and other comprehensive income for investment
investasi selama 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: properties during 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Pendapatan sewa berasal dari Rental income derived from
properti investasi 3,220 3,219 investment properties
Biaya operasi langsung Direct operating expenses
(termasuk perbaikan dan (including repairs and
pemeliharaan) (Catatan 31) (2,847 ) (2,579) maintenance) (Note 31)
Input yang paling signifikan dalam pendekatan penilaian The most significant input in this approach is the land price
ini adalah asumsi harga tanah per meter persegi (m2) yang per square meter (m2) assumption which is based on the
didasarkan dari harga pasar tanah di sekitar lokasi, market price of land located in the vicinity, adjusted for the
disesuaikan dengan perbedaan atribut utama seperti jenis difference in main attributes such as the type and rights on
dan hak yang melekat pada properti, lokasi, karakteristik the property, location, physical characteristics, size and use
fisik, ukuran, dan penggunaan aset, sebagai berikut: of the assets, as follows:
2025 2024
Tanah Land
Harga per m2 (nilai penuh) 1,550,000 1,550,000 Price per m2 (full amount)
64
Page 181
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. PROPERTI INVESTASI (lanjutan) 12. INVESTMENT PROPERTIES (continued)
Pengukuran nilai wajar atas properti investasi bangunan The fair value measurement of building held in investment
menggunakan Level 3 hierarki nilai wajar. Penilaian atas properties uses Level 3 of the fair value hierarchy. The
properti investasi bangunan dengan pendekatan valuation of building held in investment properties is carried
pendapatan (metode arus kas diskontoan). Input yang out using an income approach (discounted cash flow
tidak dapat diobservasi yang digunakan dalam method). Unobservable input used in determining the fair
menentukan nilai wajar properti investasi bangunan adalah value of building held in investment properties is as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Bangunan Building
Tarif sewa per m2 (termasuk biaya jasa - Rental rate per m2 (including - service
nilai penuh) 2,200,000 2,230,000 charge full amount)
Tingkat diskonto 9.67% 10.02% Discount rate
Rincian properti investasi Grup yang diukur pada nilai Details of the Group’s investment properties measured at
wajar dan informasi hirarki nilai wajar adalah sebagai fair value and information about the fair value hierarchy are
berikut: as follows:
2025
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Tanah tidak dipakai - 272,487 - 272,487 Unused land
Bangunan yang
disewakan - - 17,377 17,377 Leased-out properties
Jumlah - 272,487 17,377 289,864 Total
2024
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Tanah tidak dipakai - 272,487 - 272,487 Unused land
Bangunan yang
disewakan - - 18,023 18,023 Leased-out properties
Jumlah - 272,487 18,023 290,510 Total
Sensitivitas dari nilai wajar properti investasi Sensitivity of fair value of building investment property on
bangunan terhadap asumsi utama adalah sebagai berikut: the principal assumptions is as follows:
Perubahan nilai wajar/Changes in fair value
Kenaikan asumsi/ Penurunan asumsi/
Perubahan asumsi/ Increase in Decrease in
Changes in assumption assumption
Asumsi assumption 2025 2024 2025 2024 Assumptions
Bangunan Building
Tarif sewa (termasuk 1% Kenaikan Kenaikan Penurunan Penurunan Rental rate (including
biaya jasa) sebesar/ sebesar/ sebesar/ sebesar/ service charge)
increase increase decrease decrease
by 1.34% by 0.94% by 0.89% by 0.94%
Tingkat diskonto 1% Penurunan Penurunan Kenaikan Kenaikan Discount rate
sebesar/ sebesar/ sebesar/ sebesar/
decrease decrease increase increase
by 0.45% by 0.82% by 0.89% by 0.83%
65
Page 182
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. ASET TETAP 13. FIXED ASSETS
2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications Revaluation balance
Nilai revaluasi Revalued amount
Tanah 543,234 6,709 - - 11,349 561,292 Land
Harga perolehan Cost
Bangunan dan Buildings and
prasarana 412,523 308 (89) 6,025 - 418,767 improvements
Mesin dan Machinery and
peralatan 869,408 5,441 (5,913) 71,425 - 940,361 equipment
Instalasi listrik 98,493 328 (209) 1,789 - 100,401 Electricity installations
Kendaraan 356,895 49,861 (27,057) - - 379,699 Vehicles
Peralatan kantor 253,778 44,209 (875) - - 297,112 Office equipment
Sub-jumlah 2,534,331 106,856 (34,143) 79,239 11,349 2,697,632 Sub-total
Aset tetap dalam Assets under
pembangunan 354,561 376,916 - (79,239) - 652,238 construction
Sub-jumlah 2,888,892 483,772 (34,143) - 11,349 3,349,870 Sub-total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan dan Buildings and
prasarana 107,762 13,636 (24) - - 121,374 improvements
Mesin dan Machinery and
peralatan 480,051 67,167 (4,312) - - 542,906 equipment
Instalasi listrik 52,209 8,590 (209) - - 60,590 Electricity installations
Kendaraan 158,534 45,396 (23,383) - - 180,547 Vehicles
Peralatan kantor 160,039 29,934 (817) - - 189,156 Office equipment
Sub-jumlah 958,595 164,723 (28,745) - - 1,094,573 Sub-total
Jumlah tercatat neto 1,930,297 2,255,297 Net carrying amount
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications Revaluation balance
Nilai revaluasi Revalued amount
Tanah 543,234 - - - - 543,234 Land
Harga perolehan Cost
Bangunan dan Buildings and
prasarana 399,917 2,586 (57) 10,077 - 412,523 improvements
Mesin dan Machinery and
peralatan 814,580 8,448 (2,015) 48,395 - 869,408 equipment
Instalasi listrik 97,733 420 - 340 - 98,493 Electricity installations
Kendaraan 325,524 62,388 (31,017) - - 356,895 Vehicles
Peralatan kantor 215,545 39,684 (1,451) - - 253,778 Office equipment
Sub-jumlah 2,396,533 113,526 (34,540) 58,812 - 2,534,331 Sub-total
Aset tetap dalam Assets under
pembangunan 93,712 319,661 - (58,812) - 354,561 construction
Sub-jumlah 2,490,245 433,187 (34,540) - - 2,888,892 Sub-total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan dan Buildings and
prasarana 94,564 13,223 (25) - - 107,762 improvements
Mesin dan Machinery and
peralatan 420,239 61,123 (1,311) - - 480,051 equipment
Instalasi listrik 43,841 8,368 - - - 52,209 Electricity installations
Kendaraan 139,834 41,474 (22,774) - - 158,534 Vehicles
Peralatan kantor 132,604 28,046 (611) - - 160,039 Office equipment
Sub-jumlah 831,082 152,234 (24,721) - - 958,595 Sub-total
Jumlah tercatat neto 1,659,163 1,930,297 Net carrying amount
66
Page 183
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. ASET TETAP (lanjutan) 13. FIXED ASSETS (continued)
Beban penyusutan dibebankan sebagai berikut: The depreciation expenses were charged to the following:
2025 2024
Beban pabrikasi (Catatan 27) 38,169 34,775 Factory overhead (Note 27)
Beban penjualan (Catatan 28) 81,240 74,485 Selling expenses (Note 28)
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
(Catatan 28) 45,199 42,974 (Note 28)
Beban lain-lain 115 - Other expenses
Jumlah 164,723 152,234 Total
Nilai perolehan dari setiap aset tetap yang telah The costs of fixed assets that have been fully depreciated
disusutkan penuh namun masih digunakan pada but still being utilised as of December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar amounted to Rp 172,900 and Rp 119,872, respectively,
Rp 172.900 dan Rp 119.872, terdiri atas mesin dan consisting of machinery and equipment, electricity
peralatan, instalasi listrik dan peralatan kantor. installations and office equipment.
Rincian pelepasan aset tetap adalah sebagai berikut: The details of disposal of fixed assets are as follows:
2025 2024
Penerimaan dari pelepasan aset tetap 9,710 11,156 Proceeds from disposal of fixed assets
Net carrying amount
Nilai tercatat aset tetap yang dijual (5,398 ) (9,819) of disposed fixed assets
Keuntungan pelepasan Gain on disposal of
aset tetap (Catatan 31) 4,312 1,337 fixed assets (Note 31)
Aset tetap dalam pembangunan merupakan proyek yang Fixed assets under construction represents projects that
masih belum selesai pada tanggal laporan keuangan have not been completed at the date of the consolidated
konsolidasian dengan rincian sebagai berikut: financial statements with the details as follows:
Perkiraan % penyelesaian/
Estimated % of completion
2025 2024
Bangunan dan prasarana 5% - 95% 20% - 80% Buildings and improvements
Mesin dan peralatan 10% - 95% 70% - 95% Machinery and equipment
Instalasi listrik 5% - 95% 90% - 95% Electricity installations
Aset tetap dalam pembangunan diperkirakan akan selesai The estimated completion date of the assets under
pada tahun 2026-2027. construction will be in 2026-2027.
Tidak ada perbedaan yang material antara nilai wajar dan There is no material difference between the fair value and
nilai tercatat dari aset tetap Grup selain tanah. carrying value of the Group’s fixed assets other than land.
Jika tanah milik Grup diukur berdasarkan biaya historis, Had the Group’s land been measured on historical cost
jumlah tercatatnya akan menjadi Rp 310.343 dan basis, their carrying amount would have been Rp 310,343
Rp 303.634 masing-masing pada tanggal 31 Desember and Rp 303,634 as of December 31, 2025 and 2024,
2025 dan 2024. respectively.
67
Page 184
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. ASET TETAP (lanjutan) 13. FIXED ASSETS (continued)
Grup memiliki beberapa bidang tanah dengan rincian The Group has land properties with the details as follows:
sebagai berikut:
Lokasi/Location Luasan/Area Penggunaan lahan/Land utilization
2
Sidoarjo 105,121 m Pabrik/Factory
Serang 36,880 m2 Pabrik/Factory
Medan 22,652 m2 Pabrik/Factory
Cirebon 110,211 m2 Pabrik/Factory
Bekasi 2,992 m2 Pabrik/Factory
Hak atas tanah Grup berupa Sertifikat Hak Guna The Group’s land represents land-use rights (“SHGB”) that
Bangunan (“SHGB”) yang memiliki masa berlaku antara will expire between 2026 until 2049. Management believes
tahun 2026 hingga 2049. Manajemen berpendapat bahwa that the SHGB can be extended.
SHGB tersebut dapat diperpanjang.
Tanah diukur dengan metode revaluasian. Pengukuran Land is measured using the revaluation model. The latest
nilai wajar terakhir tahun 2025 dilakukan oleh KJPP fair value measurement for the year 2025 was carried out
Suhartanto Budhihardjo dan Rekan, selaku penilai by KJPP Suhartanto Budhihardjo dan Rekan, an
independen, dalam laporannya tanggal 5 Agustus 2025, independent appraiser, in its reports dated
3 September 2025, dan 29 Januari 2026. August 5, 2025, September 3, 2025 and January 29, 2026.
Pengukuran nilai wajar atas tanah menggunakan Level 2 The fair value measurement of land uses Level 2 of the fair
hierarki nilai wajar. Penilaian atas tanah dilakukan dengan value hierarchy. The valuation of the land is carried out
pendekatan pasar. Input yang paling signifikan dalam using the market approach. The most significant input in
pendekatan penilaian ini adalah asumsi harga tanah per this approach is the land price per square metre (m 2)
meter persegi (m2) yang didasarkan dari harga pasar assumption which is based on the market price of land
tanah di sekitar lokasi, disesuaikan dengan perbedaan located in the vicinity, adjusted for the difference in main
atribut utama seperti jenis dan hak yang melekat pada attributes such as the type and rights on the property,
properti, lokasi, karakteristik fisik, ukuran, dan penggunaan location, physical characteristics, size and use of the
aset. Asumsi harga tanah per m2 yang digunakan pada assets. The assumed land price per m2 used in 2025
tahun 2025 adalah berkisar antara Rp 1.270.000 - ranges from Rp 1,270,000 - Rp 4,000,000 (full amount) per
Rp 4.000.000 (nilai penuh) per m2. m2.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset tetap As of December 31, 2025 and 2024, certain fixed assets are
tertentu dijaminkan atas fasilitas pinjaman dari pledged as collateral for the loan facilities from
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank OCBC NISP PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and PT Bank OCBC NISP
Tbk dengan perjanjian fidusia dan perjanjian Hak Tbk with fiduciary and mortgage agreements over certain
Tanggungan terhadap aset tetap tertentu senilai fixed assets amounting to Rp 967,990 (Note 18).
Rp 967.990 (Catatan 18).
Aset tetap, kecuali tanah, diasuransikan terhadap risiko Fixed assets, except for land, are covered against losses
kerugian kebakaran dan risiko lain berdasarkan suatu from fire and other risks under blanket policies amounting to
paket polis dengan nilai pertanggungan sebesar AS$ 58,7 US$ 58.7 million and Rp 910,717 as of December 31, 2025
juta dan Rp 910.717 pada tanggal 31 Desember 2025 dan and US$ 50.1 million and Rp 878,674 as of
AS$ 50,1 juta dan Rp 878.674 pada tanggal December 31, 2024. Management is of the opinion that the
31 Desember 2024. Manajemen berpendapat bahwa nilai sum insured is adequate to cover any possible losses
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup arising from such risks.
kemungkinan kerugian atas risiko-risiko tersebut.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan manajemen, tidak Based on management’s evaluation, there were no events
terdapat kejadian atau perubahan atas keadaan yang or changes in circumstances which might indicate an
menunjukkan adanya penurunan nilai aset tetap pada impairment in the value of fixed assets as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak ada aset As of December 31, 2025 and 2024 there were no idle fixed
tetap yang tidak digunakan. assets.
68
Page 185
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. INVESTASI PADA VENTURA BERSAMA 14. INVESTMENT IN JOINT VENTURE
2025 2024
Saldo awal 19,976 17,298 Beginning balance
Bagian atas laba
ventura bersama 582 2,678 Share in profit of a joint venture
Saldo akhir 20,558 19,976 Ending balance
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, ventura As of December 31, 2025 and 2024, the joint venture of the
bersama yang dimiliki oleh Grup adalah sebagai berikut: Group is follows:
Nama entitas/ Domisili/ Persentase kepemilikan/ Kegiatan usaha/
Entity name Domicile Percentage of ownership Business activity
PT Bangun Bersama Industri semen, mortar dan beton/
Solusindo Indonesia 50% Industry of cement, mortar and concrete
Berikut ini adalah ringkasan informasi keuangan Set out below are the summarized financial information of
PT Bangun Bersama Solusindo pada 31 Desember 2025 PT Bangun Bersama Solusindo as of December 31, 2025
dan 2024 yang dicatat dengan menggunakan metode and 2024 which is accounted for using the equity method:
ekuitas:
2025 2024
Aset lancar 49,278 52,842 Current assets
Aset tidak lancar 1,837 694 Non-current assets
Liabilitas jangka pendek 9,032 13,002 Current liabilities
Liabilitas jangka panjang 967 583 Non-current liabilities
Penjualan 47,316 40,757 Revenue
Laba tahun berjalan 1,163 5,356 Profit for the year
Jumlah laba komprehensif tahun Total comprehensive profit
berjalan 1,163 5,356 for the year
Arus kas yang diperoleh dari Cash flows provided by
dari aktivitas operasi 1,713 1,672 operating activities
Arus kas yang digunakan untuk Cash flows used in
aktivitas investasi (77 ) (16) investing activities
Rekonsiliasi atas ringkasan informasi keuangan yang The reconciliation of the summarised financial information
disajikan terhadap nilai buku dari kepentingan Grup dalam presented to the carrying amount of the Group’s interests in
ventura bersama adalah sebagai berikut: the joint venture is as follows:
2025 2024
Pada awal tahun 39,953 34,597 At the beginning of the year
Jumlah penghasilan Total comprehensive income
komprehensif tahun berjalan 1,163 5,356 for the year
Pada akhir tahun 41,116 39,953 At the end of the year
Persentase kepemilikan 50% 50% Percentage of ownership
Nilai tercatat 20,558 19,976 Carrying amount
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen As of December 31, 2025 and 2024, management believes
berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan that there are no impairment indicators on the carrying
nilai atas nilai tercatat investasi pada ventura bersama. amounts of investment in joint venture.
69
Page 186
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. UTANG USAHA 15. TRADE PAYABLES
2025 2024
Pihak berelasi - Rupiah (Catatan 7) 355,641 362,941 Related parties - Rupiah (Note 7)
Pihak ketiga: Third parties:
Rupiah 306,762 269,565 Rupiah
Dolar AS 76,887 79,732 US Dollar
CNY 34,998 63,499 CNY
SGD 7,322 4,456 SGD
Euro 2,597 7,307 Euro
GBP - 201 GBP
Sub-jumlah 428,566 424,760 Sub-total
Jumlah 784,207 787,701 Total
Utang usaha yang merupakan bagian dari pengaturan Trade payables of which amounts that are part of supplier
pembiayaan pemasok sebesar nihil dan Rp 75.906 finance arrangements as of December 31, 2025 and 2024
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 amounted to nill and Rp 75,906, respectively (Note 34).
(Catatan 34).
Jangka waktu kredit dari pembelian bahan baku utama Purchases of raw and indirect materials, have credit terms
dan pembantu, berkisar 30 sampai dengan 60 hari (tidak of 30 to 60 days (excluding supplier finance arrangements)
termasuk pengaturan keuangan pemasok) dan 45 hingga and 45 to 60 days (including supplier finance
60 hari (termasuk pengaturan keuangan pemasok). arrangements).
16. BEBAN AKRUAL 16. ACCRUED EXPENSES
2025 2024
Pemasaran dan promosi 212,981 187,362 Marketing and promotion
Komisi penjualan 38,373 28,659 Sales commission
Ongkos angkut 36,159 31,184 Freight
Lain-lain 5,887 5,456 Others
Jumlah 293,400 252,661 Total
17. SEWA 17. LEASES
Grup sebagai Penyewa The Group as Lessee
Grup memiliki kontrak sewa bangunan yang digunakan The Group has lease contracts for buildings used in its
dalam operasinya. Grup dibatasi untuk menyewakan operation. The Group is restricted from assigning and
kembali aset sewaan. Kontrak sewa ini merupakan sewa subleasing the leased assets. These lease contracts
bangunan oleh PT TKTW dan PT TKBI, entitas anak, dari represent leases for buildings by PT TKTW and PT TKBI,
PT Sarana Depo Kencana, pihak berelasi (Catatan 7), dan subsidiaries, from PT Sarana Depo Kencana, a related
dari pihak ketiga, yang digunakan sebagai kantor cabang. party (Note 7), and from third parties, which are used as
branch offices.
Grup juga memiliki sewa peralatan kantor dengan nilai The Group also has certain leases of office equipment with
yang rendah. Grup menerapkan pengecualian pengakuan low value. The Group applies the ‘lease of low-value assets’
‘sewa aset bernilai rendah’ untuk sewa tersebut. recognition exemptions for these leases.
70
Page 187
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SEWA (lanjutan) 17. LEASES (continued)
Grup sebagai Penyewa (lanjutan) The Group as Lessee (continued)
Di bawah ini adalah jumlah tercatat dari aset hak-guna Below are the carrying amounts of right-of-use assets
yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian recognised on the Group’s consolidated statement of
Grup dan mutasinya: financial position and its movements:
2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deduction balance
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 229,336 104,311 (721 ) 332,926 Buildings
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 48,387 99,630 (721 ) 147,296 Buildings
Nilai tercatat neto 180,949 185,630 Net carrying amount
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deduction balance
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 235,090 121,861 (127,615 ) 229,336 Buildings
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 84,539 91,463 (127,615 ) 48,387 Buildings
Nilai tercatat neto 150,551 180,949 Net carrying amount
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan Amounts recognised in the consolidated statement of profit
penghasilan komprehensif lain konsolidasian adalah or loss and other comprehensive income are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Beban penyusutan aset hak-guna - Depreciation of right-of-use assets -
beban penjualan (Catatan 28) 98,660 90,604 selling expenses (Note 28)
Beban penyusutan aset hak-guna - Depreciation of right-of-use assets -
beban administrasi dan umum general and administrative expenses
(Catatan 28) 970 859 (Note 28)
Beban bunga atas liabilitas sewa Interest expense on lease liabilities
(Catatan 30) 1,843 2,011 (Note 30)
Sewa aset bernilai rendah dan Low value assets and
sewa jangka pendek 754 691 short-term lease
Jumlah 102,227 94,165 Total
71
Page 188
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SEWA (lanjutan) 17. LEASES (continued)
Grup sebagai Penyewa (lanjutan) The Group as Lessee (continued)
Di bawah ini adalah jumlah tercatat dari liabilitas sewa Below are the carrying amounts of lease liabilities
yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian recognised on the Group’s consolidated statement of
Grup: financial position:
2025 2024
Saldo awal 84,193 26,690 Beginning balance
Penambahan 64,918 82,261 Additions
Pembayaran (70,090 ) (24,758 ) Payments
Saldo akhir 79,021 84,193 Ending balance
Dikurangi: Bagian lancar (64,399 ) (64,777 ) Less: Current portion
Bagian tidak lancar 14,622 19,416 Non-current portion
Pembayaran sewa operasi minimum di masa mendatang, Future minimum lease payments under operating leases
serta nilai kini atas pembayaran minimum sewa operasi together with the present value of the minimum lease
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai payments as of December 31, 2025 and 2024 are as
berikut: follows:
2025 2024
Liabilitas sewa bruto - pembayaran Lease liabilities - future
sewa dimasa mendatang lease payments
Tidak lebih dari 1 tahun 65,648 66,112 Less than 1 year
1-5 tahun 9,695 14,767 1-5 years
Lebih dari 5 tahun 17,572 18,604 More than 5 years
Jumlah 92,915 99,483 Total
Beban keuangan dimasa depan atas Future finance charges
liabilitas sewa (13,894 ) (15,290 ) of lease liabilities
Nilai kini liabilitas sewa 79,021 84,193 Present value of lease liabilities
2025 2024
Nilai kini liabilitas sewa adalah Present value of lease liabilities
sebagai berikut: is as follows:
Tidak lebih dari 1 tahun 64,399 64,777 Less than 1 year
1-5 tahun 5,528 10,216 1-5 years
Lebih dari 5 tahun 9,094 9,200 More than 5 years
Jumlah 79,021 84,193 Total
Tidak ada pembatasan signifikan yang ditetapkan oleh There is no significant restriction imposed by lease
lessor dalam perjanjian sewa pembiayaan dengan Grup arrangements between the lessor and the Group on the use
terkait dengan penggunaan aset atau pencapaian kinerja of the assets or maintenance of certain financial
keuangan tertentu. performance.
Jumlah pengeluaran kas untuk sewa (termasuk sewa The total cash outflow for leases (including short-term
jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah) masing- leases and leases of low value assets) amounted to
masing sebesar Rp 70.844 dan Rp 25.449 untuk tahun Rp 70,844 and Rp 25,449 for the year ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024, respectively. The Group also
Grup juga memiliki penambahan non-kas pada aset hak- had non-cash additions to right-of-use assets and lease
guna dan liabilitas sewa masing-masing sebesar liabilities amounted to Rp 64,918 and Rp 82,261 for the
Rp 64.918 dan Rp 82.261 untuk tahun yang berakhir pada years ended December 31, 2025 and 2024, respectively.
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
72
Page 189
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SEWA (lanjutan) 17. LEASES (continued)
Grup sebagai Pesewa The Group as Lessor
Grup telah menandatangani sewa properti komersial atas The Group has entered into commercial property leases on
portofolio properti investasi yang terdiri dari tanah dan its investment property portfolio consisting of certain land
bangunan perkantoran (Catatan 12). Grup and office buildings (Note 12). The Group retains
mempertahankan secara substansial semua risiko dan substantially all the risks and rewards incidental to
manfaat yang terkait dengan kepemilikan properti tersebut ownership of these properties and accounts for the
dan kontrak sebagai sewa operasi. Sewa ini memiliki masa contracts as operating leases. These leases have terms of
sewa 30 tahun. Semua sewa termasuk klausul 30 years. All leases include a clause to enable upward
memungkinkan revisi atas kenaikan biaya sewa tahunan revision of the rental charge on an annual basis according
berdasarkan kondisi pasar yang berlaku. Penghasilan to prevailing market conditions. Rental income recognized
sewa yang diakui Grup untuk tahun-tahun yang berakhir by the Group for the years ended December 31, 2025 and
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 2024 amounted to Rp 3,220 and Rp 3,219, respectively
adalah Rp 3.220 dan Rp 3.219 (Catatan 12). (Note 12).
18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK 18. SHORT-TERM BANK LOANS
2025 2024
PT Bank OCBC NISP Tbk 7,187 9,189 PT Bank OCBC NISP Tbk
Jumlah 7,187 9,189 Total
Grup memiliki beberapa fasilitas pinjaman sebagai berikut: The Group has several loan facilities as follows:
Pemberi Tanggal jatuh Tingkat suku
Nama entitas/ pinjaman/ Jenis fasilitas/ Mata uang/ Jumlah fasilitas/ tempo/ bunga/ Jaminan/
Entity name Lender Facility type Currency Total facility Maturity date Interest rate Collateral
PT Avia Avian PT Bank Mandiri Kredit Modal Kerja/ Rupiah Rp940,000 27 Agustus/ 4.25% Piutang usaha, persediaan,
Tbk (Persero) Tbk Working Capital Loan August 2026 dan aset tetap/
Trade receivables, inventories
and fixed assets
Letter of Credit (“L/C”) Dolar AS/ AS$/US$1,500,000
Impor atau SKBDN/ US Dollar
Import L/C or SKBDN
Treasury Line Dolar AS/ AS$/US$10,000,000
US Dollar
Bank Garansi/ Rupiah Rp2,000
Bank Guarantee
PT TKTW PT Bank Mandiri Kredit Modal Kerja/ Rupiah Rp550,000 27 Agustus/ 4.25% Piutang usaha, persediaan,
(Persero) Tbk Working Capital Loan August 2026 dan tanah milik
PT Sarana Depo
Kencana/
Trade receivables, inventories,
and PT Sarana Depo
Kencana’s land
PT MPI PT Bank OCBC Fasilitas cerukan/ Rupiah Rp10,000 10 Maret/ 8.25% Tanah dan bangunan/
NISP Tbk Overdraft facility March 2026 Land and building
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup memiliki As of December 31, 2025 and 2024, the Group has not
fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang drawn from the facilities obtained from PT Bank Mandiri
belum digunakan. (Persero) Tbk.
Dana yang diperoleh dari pinjaman bank digunakan untuk The funds received from the bank loans are used for
modal kerja. Bank garansi dari PT Bank Mandiri (Persero) working capital. Bank guarantee from PT Bank Mandiri
Tbk digunakan untuk jaminan pembayaran pembelian gas (Persero) Tbk is used for payment guarantee for gas
dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero). procurement from PT Perusahaan Gas Negara (Persero).
73
Page 190
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 18. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)
Berdasarkan perjanjian pinjaman, debitur diharuskan Under the loan agreements, the borrowers are required to
untuk memenuhi persyaratan tertentu, seperti persyaratan fulfill certain covenants, such as financial covenants and
rasio keuangan dan persyaratan administrasi. Pada administrative requirements. As of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup telah 2024, the Group has complied with these covenants. For
memenuhi persyaratan tersebut. Untuk rasio keuangan certain financial covenant ratios that were not met, the
tertentu yang tidak memenuhi persyaratan, Grup telah Group has obtained waiver letter from PT Bank OCBC
memperoleh surat persetujuan pengesampingan dari NISP Tbk.
PT Bank OCBC NISP Tbk.
19. LIABILITAS IMBALAN KERJA 19. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
2025 2024
Imbalan kerja jangka pendek 108,381 103,376 Short-term employee benefits
Imbalan pascakerja 78,830 63,336 Post-employment benefits
Jumlah 187,211 166,712 Total
Dikurangi : Liabilitas jangka pendek (115,086 ) (108,618 ) Less : Current liabilities
Liabilitas jangka panjang 72,125 58,094 Non-current liabilities
a. Imbalan kerja jangka pendek a. Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek terdiri atas akrual atas Short-term employee benefits comprise accruals for
gaji, tunjangan hari raya, dan bonus yang akan salary, religious allowance and bonus which will be paid
dibayarkan pada tahun 2025 dan 2026. in 2025 and 2026.
b. Liabilitas imbalan pascakerja b. Post-employment benefits liability
Grup mengakui liabilitas imbalan kerja karyawan yang The Group recognised an unfunded employee benefits
tidak didanai berdasarkan peraturan yang berlaku. liability in accordance with the applicable regulation. The
Liabilitas imbalan pascakerja dihitung menggunakan post-employment benefits liability is calculated using the
metode Projected Credit Unit. Projected Credit Unit method.
Liabilitas imbalan pascakerja dihitung oleh aktuaris The post-employment benefits liability is calculated by
independen, Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan the independent actuary, Kantor Konsultan Aktuaria
Rekan, dalam laporannya tanggal 30 Januari 2026 Riana dan Rekan, in its reports dated January 30, 2026
untuk 31 Desember 2025 dan 24 Januari 2025 dan for December 31, 2025 and dated January 24, 2025 and
31 Januari 2025 untuk 31 Desember 2024. January 31, 2025 for December 31, 2024.
Jumlah yang diakui pada laba rugi adalah sebagai The amount recognised in profit or loss is as follows:
berikut:
2025 2024
Biaya jasa kini 13,524 7,776 Current service cost
Biaya bunga 4,376 3,662 Interest cost
Biaya jasa lalu (2,328 ) (2,183) Past service cost
Jumlah beban imbalan kerja 15,572 9,255 Total employee benefits expense
74
Page 191
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 19. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued)
b. Liabilitas imbalan pascakerja (lanjutan) b. Post-employment benefits liability (continued)
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pascakerja adalah Movements in the present value of post-employment
sebagai berikut: benefits liability are as follows:
2025 2024
Saldo awal 63,336 59,521 Beginning balance
Beban imbalan kerja 15,572 9,255 Employee benefits expense
Pembayaran manfaat (3,462 ) (5,484 ) Benefits paid
Kerugian aktuaria neto Net actuarial loss
dibebankan ke penghasilan charged to other
komprehensif lain 3,384 44 comprehensive income
Saldo akhir 78,830 63,336 Ending balance
Dikurangi : bagian jangka
pendek (6,705 ) (5,242 ) Less : current portion
Bagian jangka panjang 72,125 58,094 Non-current portion
Asumsi-asumsi dasar yang digunakan untuk The principal assumptions used in determining the post-
menentukan liabilitas imbalan pascakerja adalah employment benefits liability are as follows:
sebagai berikut:
Usia pensiun : Sesuai tingkatan pada tahun 2025 dan 2024 : Retirement age
Based on level in 2025 and 2024
Tingkat kenaikan gaji : 5% - 7% pada 2025 dan 1% - 7% pada 2024 : Annual rate of increase in salary
tahunan 5% - 7% % in 2025 and 1% - 7% % in 2024
Tingkat diskonto : 6,25% - 6,75% pada 2025 dan 7,00% - 7,25% pada 2024 : Discount rate
6.25% - 6.75% % in 2025 and 7.00% - 7.25% % in 2024
Tingkat kematian : TMI-IV-2019 : Mortality rate
Tingkat kecacatan : 5% dari tingkat kematian/5% of mortality rate : Disability rate
Grup terekspos dengan beberapa risiko melalui The Group is exposed to a number of risks through its
program imbalan pasti. Risiko yang paling signifikan defined benefit pension plans. The most significant risks
adalah sebagai berikut: are as follows:
Perubahan tingkat diskonto Changes in discount rate
Penurunan tingkat diskonto akan meningkatkan A decrease in the discount rate will increase plan
liabilitas program. liabilities.
Tingkat kenaikan gaji Salary growth rate
Liabilitas imbalan pensiun Grup berhubungan dengan The Group’s pension obligations are linked to the salary
tingkat kenaikan gaji, dan semakin tinggi tingkat growth rate, and a higher salary growth rate will lead to
kenaikan gaji akan menyebabkan semakin besarnya higher liabilities.
liabilitas.
75
Page 192
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 19. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued)
b. Liabilitas imbalan pascakerja (lanjutan) b. Post-employment benefits liability (continued)
Analisis sensitivitas terhadap asumsi utama yang The sensitivity analysis to the key assumptions used in
digunakan dalam menentukan liabilitas imbalan determining post-employment benefits liability is as
pascakerja adalah sebagai berikut: follows:
Tingkat diskonto/ (Penurunan)/kenaikan/
Discount rate (Decrease)/increase
31 Desember 2025 1%/(1%) (Rp6,667)/ Rp7,568 December 31, 2025
31 Desember 2024 1%/(1%) (Rp5,087)/ Rp6,840 December 31, 2024
Tingkat gaji/ Kenaikan/(penurunan)/
Salary rate Increase/(decrease)
31 Desember 2025 1%/(1%) Rp8,137/ (Rp7,259) December 31, 2025
31 Desember 2024 1%/(1%) Rp7,331/ (Rp5,595) December 31, 2024
Analisis sensitivitas di atas ditentukan berdasarkan The sensitivity analyses above have been determined
perubahan wajar yang mungkin terjadi pada masing- based on reasonably possible changes of the respective
masing asumsi yang terjadi pada akhir periode assumptions occurring at the end of the reporting
pelaporan, dengan asumsi lainnya konstan. period, while holding all other assumptions constant.
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin The sensitivity analysis presented above may not be
tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam representative of the actual change in the defined
kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan benefit obligation as it is unlikely that the change in
asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain assumptions would occur in isolation of one another as
karena beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi. some of the assumptions may be correlated.
Metode dan asumsi yang digunakan dalam The methods and assumptions used in preparing the
menyiapkan analisis sensitivitas tidak berubah dari sensitivity analysis did not change compared to the
periode sebelumnya. previous period.
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas imbalan kerja The weighted average duration of the benefit obligation
di akhir periode pelaporan berkisar antara 13,82 tahun at the end of the reporting period is within a range of
sampai 19,05 tahun pada tahun 2025 dan 14,91 tahun 13.82 years to 19.05 years in 2025 and 14.91 years to
sampai 18,67 tahun pada tahun 2024. 18.67 years in 2024.
Jadwal jatuh tempo dari liabilitas imbalan pascakerja The maturity profile of undiscounted post-employment
tanpa diskonto adalah sebagai berikut: benefit liabilities is as follows:
2025 2024
Kurang dari 1 tahun 6,705 5,242 Within one year
1 - 5 tahun 10,404 10,818 1 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 615,323 586,252 More than 5 years
Jumlah 632,432 602,312 Total
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo liabilitas Management believes that the balance of post-
imbalan pascakerja tersebut cukup untuk memenuhi employment benefits liability is sufficient to cover the
imbalan minimum sesuai dengan peraturan yang minimum benefits required under the prevailing
berlaku. regulations.
76
Page 193
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN 20. TAXATION
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid taxes
2025 2024
Perusahaan The Company
Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
masukan 7,261 12,152 Value Added Tax (VAT) in
Pajak penghasilan pasal 21 12 148 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 23 - 873 Income tax article 23
Deposit pajak 52,370 - Tax deposit
Sub-jumlah 59,643 13,173 Sub-total
Entitas Anak Subsidiaries
Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
masukan 249 5,164 Value Added Tax (VAT) in
Pajak penghasilan pasal 21 15 928 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 4(2) 487 483 Income tax article 4(2)
Deposit pajak 35,014 - Tax deposit
Sub-jumlah 35,765 6,575 Sub-total
Jumlah 95,408 19,748 Total
b. Utang pajak b. Taxes payable
2025 2024
Perusahaan The Company
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 29 95,652 44,314 Article 29
Pasal 23 489 740 Article 23
Pasal 4(2) 236 325 Article 4(2)
Sub-jumlah 96,377 45,379 Sub-total
Entitas Anak Subsidiaries
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 25 2,181 1,715 Article 25
Pasal 29 953 13,749 Article 29
Pasal 4(2) 419 714 Article 4(2)
Pasal 15 1 1 Article 15
Pasal 21 7,990 8,889 Article 21
Pasal 23 920 1,669 Article 23
Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
keluaran 22,044 7 Value Added Tax (VAT) out
Sub-jumlah 34,508 26,744 Sub-total
Jumlah 130,885 72,123 Total
77
Page 194
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
c. Beban pajak penghasilan c. Income tax expense
2025 2024
Perusahaan The Company
Kini 342,258 301,662 Current
Tangguhan (12,733 ) 10,499 Deferred
Sub-jumlah 329,525 312,161 Sub-total
Entitas Anak Subsidiaries
Kini 111,872 95,489 Current
Tangguhan (9,601 ) (2,755 ) Deferred
Sub-jumlah 102,271 92,734 Sub-total
Jumlah beban pajak penghasilan 431,796 404,895 Total income tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak Reconciliation between consolidated profit before
penghasilan konsolidasian menurut laporan laba rugi income tax expense a shown in the consolidated
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian statement of profit or loss and other comprehensive
dengan taksiran laba kena pajak adalah sebagai income and the estimated taxable income is as follows:
berikut:
2025 2024
Laba sebelum beban pajak Consolidated profit before
penghasilan konsolidasian 2,175,816 2,068,594 income tax expense
Dikurangi laba sebelum pajak - Less profit before tax -
entitas anak (478,679 ) (442,687 ) subsidiaries
Disesuaikan dengan eliminasi Adjustment for consolidation
konsolidasian 184,526 265,959 elimination
Laba sebelum beban pajak Profit before tax attributable
Perusahaan 1,882,304 1,891,866 to the Company
Beda temporer Temporary differences
Penyusutan aset tetap 19,456 1,716 Depreciation of fixed assets
Penyisihan persediaan usang Provision for obsolescence
dan lambat bergerak (73 ) 1,177 and slow-moving inventories
Aset hak-guna dan liabilitas Right-of-use assets and
sewa 143 1,220 lease liabilities
Beban imbalan kerja (641 ) 962 Employee benefits expense
Provisi retur penjualan dan Provision for sales return and
hak retur aset 2,686 221 right of return assets
Akrual 33,770 (68,417 ) Accruals
Beda tetap Permanent differences
Beban yang tidak dapat dikurangkan 2,839 (858 ) Non-deductible expenses
Pendapatan yang dikenakan
pajak penghasilan final (219,418 ) (256,697 ) Income subject to final tax
Pendapatan yang bukan
merupakan objek pajak (165,350 ) (200,000 ) Income not subject to tax
Taksiran laba kena pajak - Estimated taxable income -
Perusahaan 1,555,716 1,371,190 the Company
78
Page 195
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expense (continued)
Beban pajak penghasilan tahun berjalan dan Income tax expense current year and the computation
perhitungan taksiran utang (klaim) pajak penghasilan of the estimated income tax payable (claims for income
adalah sebagai berikut: tax refund) are as follows:
2025 2024
Taksiran penghasilan kena pajak Estimated taxable income
(dibulatkan) (rounded off)
Perusahaan 1,555,716 1,371,190 The Company
Entitas Anak 508,512 434,041 Subsidiaries
Beban pajak penghasilan - Income tax expense -
tahun berjalan current year
Perusahaan 342,257 301,662 The Company
Entitas Anak 111,872 95,489 Subsidiaries
Beban pajak penghasilan menurut Income tax expense per consolidated
laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian other comprehensive income
- tahun berjalan 454,129 397,151 - current year
Pajak penghasilan dibayar di muka Prepayments of income taxes
(Pasal 22, 23 dan 25) (Articles 22, 23 and 25)
Perusahaan 246,605 257,348 Company
Entitas Anak 122,301 81,740 Subsidiaries
Pajak penghasilan dibayar di muka 368,906 339,088 Prepayments of income taxes
Taksiran klaim Estimated claims for income
pajak penghasilan - tax refund -
Entitas Anak (11,382 ) - Subsidiaries
Taksiran klaim pajak Estimated claims for income
Penghasilan (11,382 ) - tax refund
Jumlah utang pajak penghasilan Total income tax payable
Pasal 29 Article 29
Perusahaan 95,652 44,314 The Company
Entitas Anak 953 13,749 Subsidiaries
Jumlah utang pajak penghasilan Total income tax payable
Pasal 29 96,605 58,063 Article 29
Taksiran klaim pajak penghasilan pada tanggal Estimated claims for income tax refund at the date of
laporan posisi keuangan konsolidasian untuk periode the consolidated statement of financial position consist
pajak sebagai berikut: of the claims for the period as follows:
2025 2024
Taksiran klaim pajak Estimated claims for income
penghasilan tax refund
Entitas Anak Subsidiaries
2025 11,382 - 2025
2023 - 29,432 2023
Jumlah 11,382 29,432 Total
79
Page 196
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara hasil perhitungan laba sebelum Reconciliation between the computation of consolidated
beban pajak penghasilan konsolidasian dengan beban profit before tax expense and income tax expense as
pajak penghasilan dalam laporan laba rugi dan shown in the consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian adalah other comprehensive income is as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Laba sebelum beban pajak Consolidated profit before income
penghasilan konsolidasian 2,175,816 2,068,594 tax expense
Pengaruh pajak atas: The tax effect on:
Pajak penghasilan dihitung dengan Income tax calculated at
tarif pajak yang berlaku 478,679 455,091 applicable tax rate
Pengaruh pajak atas beda Tax effect on permanent
tetap dan pembulatan 8,758 13,537 differences and rounding
Pendapatan yang dikenakan
pajak penghasilan final (55,641 ) (63,733 ) Income subject to final tax
Jumlah beban pajak penghasilan 431,796 404,895 Total income tax expense
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi di atas menjadi The taxable income resulted from the above
dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak reconciliation provides the basis for the Company’s
Penghasilan (PPh) Badan Perusahaan. Annual Corporate Income Tax Return.
d. Aset (liabilitas) pajak tangguhan d. Deferred tax assets (liabilities)
Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan adalah The details of deferred tax assets and liabilities are as
sebagai berikut: follows:
2025
Dikreditkan ke
Dikreditkan penghasilan
(dibebankan) komprehensif
ke laba rugi/ lain/Credited
Saldo awal/ Credited to other Saldo akhir/
Beginning (charged) to comprehensive Ending
balance profit or loss income balance
Aset tetap (42,956 ) 3,308 - (39,648) Fixed assets
Aset hak-guna (17,010 ) 1,955 586 (14,469) Right-of-use assets
Liabilitas sewa 9,320 (2,311 ) - 7,009 Lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja 13,935 2,663 158 16,756 Employee benefits liability
Beban akrual 66,342 14,993 - 81,335 Accrued expenses
Penyisihan persediaan Provision for
usang dan lambat obsolescence and
bergerak 3,191 1,362 - 4,553 slow-moving inventories
Provisi retur penjualan 8,452 1,797 - 10,249 Provision for sales return
Hak retur aset (5,418 ) (1,110 ) - (6,528) Right to return assets
Cadangan atas kerugian Allowance for
kredit ekspektasian expected credit losses
piutang usaha 288 (323 ) - (35) of trade receivables
Jumlah 36,144 22,334 744 59,222 Total
80
Page 197
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
d. Aset (liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan) d. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan adalah The details of deferred tax assets and liabilities are as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
2025
Dikreditkan ke
Dikreditkan penghasilan
(dibebankan) komprehensif
ke laba rugi/ lain/Credited
Saldo awal/ Credited to other Saldo akhir/
Beginning (charged) to comprehensive Ending
balance profit or loss income balance
Disajikan sebagai: Presented as:
Aset pajak tangguhan 36,144 22,334 744 59,222 Deferred tax assets
Jumlah 36,144 22,334 744 59,222 Total
Terdiri atas: Comprises:
Perusahaan The Company
Aset pajak tangguhan 18,362 12,733 158 31,253 Deferred tax assets
Entitas anak Subsidiaries
Aset pajak tangguhan 17,782 9,601 586 27,969 Deferred tax assets
Jumlah 36,144 22,334 744 59,222 Total
2024
Dikreditkan ke
Dikreditkan penghasilan
(dibebankan) komprehensif
ke laba rugi/ lain/Credited
Saldo awal/ Credited to other Saldo akhir/
Beginning (charged) to comprehensive Ending
balance profit or loss income balance
Aset tetap (42,116 ) (840 ) - (42,956 ) Fixed assets
Aset hak-guna (15,062 ) (1,948 ) - (17,010 ) Right-of-use assets
Liabilitas sewa 8,713 607 - 9,320 Lease liabilities
Liabilitas imbalan Employee benefits
kerja 13,097 828 10 13,935 liability
Beban akrual 74,077 (7,735 ) - 66,342 Accrued expenses
Penyisihan persediaan Provision for obsolescence
usang dan lambat and slow-moving
bergerak 2,033 1,158 - 3,191 inventories
Provisi retur penjualan 7,947 505 - 8,452 Provision for sales return
Hak retur aset (5,134 ) (284 ) - (5,418 ) Right to return assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
piutang usaha 323 (35 ) - 288 of trade receivables
Jumlah 43,878 (7,744 ) 10 36,144 Total
Disajikan sebagai: Presented as:
Aset pajak tangguhan 43,878 (7,744 ) 10 36,144 Deferred tax assets
Jumlah 43,878 (7,744 ) 10 36,144 Total
Terdiri atas: Comprises:
Perusahaan The Company
Aset pajak tangguhan 28,962 (10,499 ) (101 ) 18,362 Deferred tax assets
Entitas anak Subsidiaries
Aset pajak tangguhan 14,916 2,755 111 17,782 Deferred tax assets
Jumlah 43,878 (7,744 ) 10 36,144 Total
81
Page 198
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
e. Administrasi e. Administration
Undang-undang perpajakan Indonesia mengatur The taxation laws in Indonesia require that each
bahwa masing-masing perusahaan dalam Grup company in the Group submits tax returns on the basis
menghitung, menetapkan dan membayar sendiri of self-assessment.
besarnya jumlah pajak yang terutang.
Berdasarkan perundang-undangan yang berlaku, Under prevailing regulations, the Directorate General of
Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) dapat menetapkan Taxes ("DGT") may assess or amend taxes within five
atau mengubah kewajiban pajak dalam jangka waktu years from the time the tax becomes due.
lima tahun sejak saat terutangnya pajak.
21. MODAL SAHAM 21. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Perusahaan dan The Company’s shareholders and their respective
kepemilikannya pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 ownership as of December 31, 2025 and 2024 are as
dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of kepemilikan/
shares issued Percentage Jumlah/
Pemegang saham and fully paid of ownership Total Shareholders
31 Desember 2025 December 31, 2025
PT Tancorp Surya Sentosa 22,674,971,000 36.60% 226,750 PT Tancorp Surya Sentosa
PT Wahana Lancar Rejeki 20,129,652,900 32.49% 201,297 PT Wahana Lancar Rejeki
Archipelago Investment Archipelago Investment
Private Limited 3,902,748,900 6.30% 39,027 Private Limited
Rudi Tanoko 1,041,265,000 1.68% 10,413 Rudi Tanoko
Rony Tanoko 21,999,500 0.04% 220 Rony Tanoko
Direksi Board of Directors
Robert Christian Tanoko 1,425,406,300 2.30% 14,254 Robert Christian Tanoko
Ruslan Tanoko *) 153,251,300 0.25% 1,533 Ruslan Tanoko *)
Wijono Tanoko 2,504,200 0.00% 25 Wijono Tanoko
Kurnia Hadi Sinanto 782,500 0.00% 7 Kurnia Hadi Sinanto
Angelica Tanisia Jozar 311,300 0.00% 3 Angelica Tanisia Jozar
Masyarakat (masing-masing Public (each below
kepemilikan di bawah 5%) 9,959,835,500 16.08% 99,599 5% ownership)
Jumlah saham beredar 59,312,728,400 95.74% 593,128 Total outstanding shares
Saham treasuri 2,640,827,200 4.26% 26,408 Treasury shares
Jumlah 61,953,555,600 100% 619,536 Total
*) Tidak Langsung melalui PT Sensasi Istana Warna *) Indirectly through PT Sensasi Istana Warna
82
Page 199
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
Susunan pemegang saham Perusahaan dan The Company’s shareholders and their respective
kepemilikannya pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 ownership as of December 31, 2025 and 2024 are as
dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of kepemilikan/
shares issued Percentage Jumlah/
Pemegang saham and fully paid of ownership Total Shareholders
31 Desember 2024 December 31, 2024
PT Tancorp Surya Sentosa 22,674,971,000 36.60% 226,750 PT Tancorp Surya Sentosa
PT Wahana Lancar Rejeki 20,129,652,900 32.49% 201,297 PT Wahana Lancar Rejeki
Archipelago Investment Archipelago Investment
Private Limited 3,902,748,900 6.30% 39,027 Private Limited
Rudi Tanoko 1,041,265,000 1.68% 10,413 Rudi Tanoko
Rony Tanoko 497,829,300 0.80% 4,978 Rony Tanoko
Direksi Board of Directors
Robert Christian Tanoko 1,425,406,300 2.30% 14,254 Robert Christian Tanoko
Ruslan Tanoko *) 37,724,500 0.06% 378 Ruslan Tanoko *)
Wijono Tanoko 2,504,200 0.00% 25 Wijono Tanoko
Kurnia Hadi Sinanto 651,600 0.00% 7 Kurnia Hadi Sinanto
Angelica Tanisia Jozar 222,400 0.00% 2 Angelica Tanisia Jozar
Masyarakat (masing-masing Public (each below
kepemilikan di bawah 5%) 11,077,130,300 17.89% 110,771 5% ownership)
Jumlah saham beredar 60,790,106,400 98.12% 607,902 Total outstanding shares
Saham treasuri 1,163,449,200 1.88% 11,634 Treasury shares
Jumlah 61,953,555,600 100% 619,536 Total
*) Tidak Langsung melalui PT Sensasi Istana Warna *) Indirectly through PT Sensasi Istana Warna
Pada tahun 2025 dan 2024, Perusahaan telah melakukan In 2025 and 2024, the Company repurchased
pembelian kembali masing-masing 1.477.378.000 dan 1,477,378,000 and 1,128,830,400, respectively, of its own
1.128.830.400 lembar saham biasa Perusahaan melalui shares through purchases on the IDX (Note 1b). This
pembelian pada BEI (Catatan 1b). Pembelian kembali repurchase transaction is intended to stabilise the
saham Perusahaan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas Company’s share price. The total amount paid to acquire
harga saham Perusahaan. Jumlah pembayaran untuk the shares was Rp 645,342 (Rp 382 - Rp 490/share - full
mengakuisisi saham tersebut masing-masing adalah amount) and Rp 558,183 (Rp 358 - Rp 600/share - full
Rp 645.342 (Rp 382 - Rp 490/lembar saham - nilai penuh) amount) in 2025 and 2024, respectively. The total amount
dan Rp 558.183 (Rp 358 - Rp 600/lembar saham - nilai paid to acquire the shares as of December 31, 2025 and
penuh) pada tahun 2025 dan 2024. Jumlah pembayaran 2024 amounted to Rp 1,219,894 and Rp 574,552,
untuk mengakuisisi saham tersebut pada tanggal respectively. The shares are held as “treasury shares” in
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar the consolidated statement of financial position as of
Rp 1.219.894 dan Rp 574.552. Saham tersebut dicatat December 31, 2025 and 2024.
pada “saham treasuri” dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
83
Page 200
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
Pengelolaan modal Capital management
Tujuan Grup dalam pengelolaan permodalan adalah untuk The Group’s objectives when managing capital are to
mempertahankan kelangsungan usaha Grup serta safeguard the Group’s ability to continue as a going
memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan concern while seeking to maximise benefits to shareholders
pemangku kepentingan lainnya serta menjaga struktur and other stakeholders and to maintain an optimal capital
modal yang optimal untuk mengurangi biaya modal. structure to reduce the cost of capital.
Manajemen Grup mengelola struktur permodalan dan The Group manages its capital structure and makes
melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan kondisi adjustments to it, in light of changes in economic conditions.
ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur To maintain or adjust the capital structure, the Group may
permodalan, Grup dapat memilih menyesuaikan adjust the dividend payment to shareholders, return capital
pembayaran dividen kepada pemegang saham, to shareholders, issue new shares or sell assets to reduce
mengembalikan modal kepada pemegang saham, debt. No changes were made in the objectives, policies or
menerbitkan saham baru atau menjual aset untuk processes during the periods presented.
mengurangi jumlah utang. Tidak ada perubahan yang
dibuat dalam tujuan, kebijakan, atau proses selama
periode yang disajikan.
Kebijakan Grup adalah mempertahankan struktur The Group’s policy is to maintain a healthy capital structure
permodalan yang sehat untuk mengamankan akses in order to secure access to finance at a reasonable cost.
terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.
22. TAMBAHAN MODAL DISETOR 22. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
2025 2024
Selisih nilai nominal dengan Difference between par value
penerimaan setoran modal 7,874,557 7,874,557 and proceeds of share capital
Biaya emisi saham (119,356 ) (119,356 ) Shares issuance costs
Dampak transaksi antara entitas Transactions between entities under
sepengendali 38,017 38,017 common control
Jumlah 7,793,218 7,793,218 Total
Perusahaan melakukan penawaran umum perdana The Company made an initial public offering of
sebanyak 6.200.000.000 lembar saham dengan nilai 6,200,000,000 shares to the public with a par value of
nominal Rp 10 (angka penuh) per lembar saham dan Rp 10 (full amount) per share at an offering price of Rp 930
harga penawaran sebesar Rp 930 (angka penuh) per (full amount) per share.
lembar saham.
Biaya emisi saham merupakan biaya transaksi yang timbul Share issuance costs are transaction costs arising from the
dari aktivitas Penawaran Umum Saham Perdana, antara Initial Public Offering, which includes underwriting and
lain mencakup biaya jasa penjaminan dan management fees, supporting professional service fees,
penyelenggaraan, biaya profesi penunjang pasar modal, capital market supporting institution fees and other fees.
biaya lembaga penunjang pasar modal dan biaya lain-lain.
84
Page 201
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SALDO LABA YANG DITENTUKAN 23. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
PENGGUNAANNYA
Perusahaan dipersyaratkan oleh Undang-undang The Company is required by the Limited Liability Company
Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 efektif tanggal Law No. 40, Year 2007 effective August 16, 2007 to
16 Agustus 2007 untuk mengalokasikan sampai dengan allocate to and maintain a non-distributable reserve fund
20% dari modal ditempatkan dan disetor ke dalam dana until the said reserve reaches at least 20% of the issued
cadangan yang tidak boleh didistribusikan. and paid capital.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on the Board of Directors’ Decision Letter
No. 036/AA/DIR/XI/2021 bertanggal 7 September 2021 No. 036/AA/DIR/XI/2021 dated September 7, 2021
tentang Pembentukan Cadangan Umum, Direksi concerning the Establishment of General Reserves, the
Perusahaan telah menyetujui untuk menyisihkan sebagian Company's Board of Directors has agreed to set aside a
saldo laba Perusahaan untuk cadangan umum sebesar portion of the Company's retained earnings for general
Rp 112.000 sebagai tindak lanjut atas keputusan reserves amounting to Rp 112,000 as a follow-up to the
pemegang saham Perusahaan dalam Rapat Umum decision of the Company's shareholders in the General
Pemegang Saham tertanggal 14 Juni 2021. Meeting of Shareholders dated June 14, 2021.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Based on the Annual General Shareholders’ Meeting held
yang diselenggarakan pada tanggal 22 April 2022, para on April 22, 2022, the Company’s shareholders approved
pemegang saham menyetujui tambahan pencadangan the addition of appropriation for general reserve of
umum sebesar Rp 12.000 dari laba konsolidasian tahun Rp 12,000 from 2021 consolidated profit.
2021.
Tidak ada penambahan pembentukan cadangan umum No additional appropriation for general reserve has been
pada tahun 2025 dan 2024. made in 2025 and 2024.
24. LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN 24. BASIC AND DILUTED EARNINGS PER SHARE
Rincian perhitungan laba per saham dasar dan dilusian Details of basic and diluted earnings per share computation
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Income for the year attributable to equity
entitas induk 1,747,462 1,664,341 holders of the parent company
Rata-rata tertimbang jumlah saham Weighted average number
yang beredar 60,033,042,942 61,289,388,327 of outstanding shares
Laba per saham dasar Basic and diluted earnings
dan dilusian (nilai penuh) 29.11 27.16 per share (full amount)
Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi dilusi saham The Company does not have any potentially dilutive shares.
sehingga laba per saham dasar sama dengan laba per Therefore, the diluted earnings per share is equal to the
saham dilusian. basic earnings per share.
25. DIVIDEN 25. DIVIDENDS
Berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi Based on Circular Resolution of Directors
No. 014/AA/SK/DIR/X/2025 tanggal 31 Oktober 2025, No. 014/AA/SK/DIR/X/2025 on October 31, 2025, the
pembagian dividen interim tunai sebesar Rp 654.210 distribution of interim cash dividends amounting to
(Rp 11/lembar saham - nilai penuh) telah disetujui dan Rp 654,210 (Rp 11/share - full amount) was approved and
telah dibayarkan pada tanggal 20 November 2025. paid on November 20, 2025.
85
Page 202
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. DIVIDEN (lanjutan) 25. DIVIDENDS (continued)
Berdasarkan Akta Notaris No. 1 yang dibuat oleh Notaris Based on Notarial Deed No. 1 by Notary Dr. Susanti, S.H.,
Dr. Susanti, S.H., M.Kn., dalam Rapat Umum Pemegang M.Kn., in the Annual General Shareholders’ Meeting of the
Saham Tahunan Perusahaan tanggal 10 April 2025, para Company dated April 10, 2025, the Company’s
pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai shareholders approved the distribution of cash dividends
dari laba bersih tahun 2024 sebesar Rp 1.337.793 from 2024 profit amounting to Rp 1,337,793 (Rp 22/share -
(Rp 22/lembar saham - nilai penuh) yang terdiri atas full amount) which comprises of interim dividends
dividen interim sebesar Rp 671.979 (Rp 11/lembar saham amounting to Rp 671,979 (Rp 11/share - full amount) paid
- nilai penuh) yang telah dibayarkan pada tanggal on November 21, 2024, and final dividends of
21 November 2024, dan dividen final sebesar Rp 665.814 Rp 665,814 (Rp 11/share - full amount) paid on
(Rp 11/lembar saham - nilai penuh) yang telah dibayarkan April 30, 2025.
pada tanggal 30 April 2025.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Based on Minutes of Annual General Meeting of
Saham Tahunan No. 2 tanggal 4 April 2024 yang dibuat Shareholders No. 2 dated April 4, 2024 by Notary
oleh Notaris Dr. Susanti, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, Dr. Susanti, S.H., M.Kn., Notary in Surabaya, the
para pemegang saham menyetujui pembagian dividen Company’s shareholders approved the distribution of cash
tunai dari laba bersih tahun 2023 sebesar Rp 1.357.652 dividends from 2023 profit amounting to Rp 1,357,652
(Rp 22/lembar saham - nilai penuh) yang terdiri atas (Rp 22/share - full amount) which comprises of interim
dividen interim sebesar Rp 681.489 (Rp 11/lembar saham dividends amounting to Rp 681,489 (Rp 11/share - full
- nilai penuh) yang telah dibayarkan pada tanggal amount) paid on October 31, 2023, and final dividends of
31 Oktober 2023, dan dividen final sebesar Rp 676.163 Rp 676,163 (Rp 11/share - full amount) paid on
(Rp11/lembar saham - nilai penuh) yang telah dibayarkan April 30, 2024.
pada tanggal 30 April 2024.
26. PENJUALAN NETO 26. NET REVENUES
Grup memperoleh pendapatan dari penjualan cat dan The Group derives its revenue from the sale of paints and
bahan bangunan, yang dicatat pada waktu tertentu ketika building materials, which is recognized at a point in time
kendali atas barang dialihkan ke pelanggan pada waktu when control of the goods is transferred to the customers.
tertentu.
Penjualan neto berdasarkan kategori pelanggan: Net revenues by customers category:
2025 2024
Pihak ketiga 8,073,426 7,411,273 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 7) 50,259 60,083 Related parties (Note 7)
Jumlah 8,123,685 7,471,356 Total
Penjualan neto berdasarkan jaringan distribusi: Net revenues by distribution channel:
2025 2024
Distributor sendiri 7,331,671 6,695,381 Own distributors
Distributor pihak ketiga 776,870 735,518 Third party distributors
Penjualan langsung 15,144 40,457 Direct sales
Jumlah 8,123,685 7,471,356 Total
86
Page 203
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PENJUALAN NETO (lanjutan) 26. NET REVENUES (continued)
Penjualan melalui distributor sendiri merupakan penjualan Sales through own distributors represent sales made
yang dilakukan melalui PT TKTW (entitas anak) dan through PT TKTW (subsidiary) and PT TKBI (indirect
PT TKBI (entitas anak tidak langsung) kepada pelanggan. subsidiary) to the customers. Sales through third party
Penjualan melalui distributor pihak ketiga merupakan distributors represent sales made through the Company’s
penjualan yang dilakukan melalui distributor Perusahaan. distributors. Direct sales represent non-retail/project sales.
Penjualan langsung merupakan penjualan kepada
pelanggan non-ritel/pelanggan proyek.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup tidak As of December 31, 2025 and 2024, the Group does not
memiliki penjualan kepada pelanggan tertentu dengan have any sales to certain customers with the individual
total penjualan kumulatif individual masing-masing cumulative amount each exceeding 10% of the total
melebihi 10% dari total pendapatan konsolidasian. consolidated revenues.
Seluruh pelanggan adalah pelanggan lokal. All customers are local customers.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, liabilitas As of December 31, 2025 and 2024, contract liabilities
kontrak yang berkaitan dengan kontrak penjualan masing- related to revenue contracts amounting to Rp 157,808 and
masing sebesar Rp 157.808 dan Rp 146.738 diakui Rp 146,738, respectively, were recognised as part of
sebagai bagian dari beban akrual pemasaran dan accrued marketing and promotion expense. The prior year’s
promosi. Liabilitas kontrak tahun sebelumnya yang telah contract liabilities which have been realised in the current
terealisasi pada periode pelaporan saat ini dan telah diakui reporting period and have been recognised as revenue
sebagai pendapatan sebesar Rp 146.738 amounted to Rp 146,738 (2024: Rp 205,579).
(2024: Rp 205.579).
27. BEBAN POKOK PENJUALAN 27. COST OF GOODS SOLD
2025 2024
Pemakaian bahan baku 2,040,639 1,925,433 Raw materials usage
Upah langsung 68,330 77,841 Direct labour
Beban pabrikasi: Factory overhead:
Upah tak langsung 120,081 96,034 Indirect labour
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed
(Catatan 13) 38,169 34,775 assets (Note 13)
Listrik, air, dan gas 18,470 18,459 Electricity, water, and gas
Perawatan dan pemeliharaan 18,431 20,148 Repairs and maintenance
Pemakaian bahan pembantu 6,257 5,422 Supporting materials used
Perlengkapan pabrik 4,491 4,850 Factory supplies
Amortisasi aset takberwujud 1,150 923 Amortization of intangible asset
Lain-lain 16,858 13,866 Others
Jumlah beban produksi 2,332,876 2,197,751 Total production cost
Barang dalam proses Work in process
Awal tahun 41,994 45,887 At beginning of year
Akhir tahun (68,035 ) (41,994 ) At end of year
Beban pokok produksi 2,306,835 2,201,644 Cost of goods manufactured
Barang jadi Finished goods
Awal tahun 1,051,043 996,609 At beginning of year
Pembelian 1,800,252 1,367,214 Purchases
Akhir tahun (1,095,072 ) (1,051,043 ) At end of year
Beban pokok penjualan sebelum Cost of goods sold before
pemakaian barang promosi 4,063,058 3,514,424 promotional goods consumption
Pemakaian barang promosi 482,371 616,182 Promotional goods consumption
Beban pokok penjualan 4,545,429 4,130,606 Cost of goods sold
87
Page 204
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. BEBAN POKOK PENJUALAN (lanjutan) 27. COST OF GOODS SOLD (continued)
Rincian pemasok yang memiliki transaksi pembelian lebih Details of suppliers with purchase transactions that
dari 10% dari total penjualan usaha konsolidasian adalah represent more than 10% of the total consolidated revenue
sebagai berikut: is as follows:
2025 2024
PT Avia Avian Industri Pipa 1,159,509 1,053,497 PT Avia Avian Industri Pipa
28. BEBAN USAHA 28. OPERATING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut: The details of selling expenses are as follows:
2025 2024
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 574,794 534,868 Salaries, wages and employee benefits
Biaya angkut penjualan 248,536 210,694 Freight out
Penyusutan (Catatan 13 dan 17) 179,900 165,089 Depreciation (Notes 13 and 17)
Pemasaran dan promosi 145,170 185,516 Marketing and promotion
Komisi penjualan 81,729 69,815 Sales commission
Perjalanan dinas 52,493 56,923 Business travel
Bahan bakar 31,921 29,076 Fuel
Pemeliharaan 25,871 22,221 Maintenance
Percetakan 22,303 26,673 Printing
Lain-lain 15,549 17,542 Others
Jumlah 1,378,266 1,318,417 Total
Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai The details of general and administrative expenses are as
berikut: follows:
2025 2024
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 85,313 81,082 Salaries, wages and employee benefits
Penyusutan (Catatan 13 dan 17) 46,169 43,833 Depreciation (Notes 13 and 17)
Perlengkapan kantor 25,315 22,360 Office supplies
Asuransi 23,209 21,506 Insurance
Perijinan dan legalitas 17,442 10,282 Permits and legal
Utilitas 14,996 13,867 Utilities
Perjalanan dinas 14,825 12,875 Business travelling
Jasa tenaga ahli 10,263 9,175 Professional fees
Pajak dan lisensi 9,553 4,020 Taxes and licenses
Amortisasi aset takberwujud 7,080 6,517 Amortization of intangible asset
Kebersihan dan keamanan 4,849 4,290 Cleaning and security
Sumbangan dan jamuan 3,874 4,500 Donation and entertainment
Pelatihan 3,674 6,543 Training
Lain-lain 11,118 12,393 Others
Jumlah 277,680 253,243 Total
29. PENDAPATAN KEUANGAN 29. FINANCE INCOME
2025 2024
Bunga dari investasi pada Interest from investment in
surat utang negara (Catatan 10) 146,189 154,994 government bonds (Note 10)
Bunga dari deposito 81,004 117,367 Interest from time deposits
Bunga dari rekening giro 12,741 12,744 Interest from current accounts
Jumlah 239,934 285,105 Total
88
Page 205
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. BEBAN KEUANGAN 30. FINANCE CHARGES
2025 2024
Beban bunga atas liabilitas sewa Interest expense on lease liabilities
(Catatan 17) 1,843 2,011 (Note 17)
Beban bunga pinjaman bank 683 528 Interest expense on bank loans
Jumlah 2,526 2,539 Total
31. PENDAPATAN LAIN-LAIN - NETO 31. OTHER INCOME - NET
Rincian pendapatan (beban) lain-lain - neto adalah The details of other income (expenses) - net are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Pendapatan dividen (Catatan 11) 15,350 - Dividend income (Note 11)
Pendapatan sewa gedung kantor Office and factory buildings
dan pabrik 6,111 4,307 rental income
Keuntungan pelepasan Gain on disposal of
aset tetap (Catatan 13) 4,312 1,337 fixed assets (Note 13)
Penjualan barang afalan 3,963 6,389 Sale of scrap
Keuntungan penjualan investasi Gain on sale of investment in
pada surat utang negara 1,353 - government bonds
Kenaikan (penurunan) nilai properti Increase (decrease) in fair value of
investasi (Catatan 12) (646 ) 397 investment properties (Note 12)
Beban operasional atas gedung yang Operational expenses of leased
disewakan (Catatan 12) (2,847 ) (2,579 ) building (Note 12)
Kerugian selisih kurs - neto (11,790 ) (4,283 ) Loss on foreign exchange - net
Lain-lain - neto 1,259 8,534 Others - net
Jumlah 17,065 14,102 Total
32. ASET ATAU LIABILITAS MONETER BERSIH DALAM 32. NET MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
MATA UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Aset dan liabilitas keuangan Grup dalam mata uang asing The Group’s financial assets and liabilities in foreign
adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2025 2024
Dalam mata Dalam mata
uang asing/ uang asing/
Mata uang/ In original Jumlah setara/ In original Jumlah setara/
Currency currencies Equivalent to currencies Equivalent to
Aset moneter Monetary assets
Dolar AS/
Kas dan setara kas US Dollar 3,017 51 16,249 263 Cash and cash equivalents
Liabilitas moneter Monetary liabilities
Dolar AS/
Utang usaha US Dollar (4,582,898) (76,887) (4,933,321) (79,732) Trade payables
CNY (14,629,500) (34,998) (28,678,389) (63,499)
Euro (131,419) (2,597) (433,631) (7,307)
SGD (560,869) (7,322) (373,878) (4,456)
GBP - - (9,903) (201)
(121,804) (155,195)
Liabilitas moneter - neto (121,753) (154,932) Monetary liabilities - net
89
Page 206
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
KEUANGAN POLICIES
Aktivitas Grup rentan terhadap berbagai risiko keuangan: The Group’s activities are exposed to a variety of financial
risiko pasar (termasuk risiko nilai mata uang asing, risiko risks: market risk (including foreign exchange risk, price risk
harga, dan risiko tingkat suku bunga), risiko kredit dan and interest rate risk), credit risk and liquidity risk. The
risiko likuiditas. Program manajemen risiko Grup secara Group’s overall risk management programme focuses on
keseluruhan dipusatkan pada pasar keuangan yang tidak the unpredictability of financial markets and seeks to
dapat diprediksi dan Grup berusaha untuk memperkecil minimise potential adverse effects on the Group’s financial
efek yang berpotensi merugikan kinerja keuangan Grup. performance. Financial risk management is carried out
Fungsi manajemen risiko keuangan dijalankan dalam under the monitoring of the Directors.
pengawasan Direksi.
Faktor-faktor risiko keuangan Financial risk factors
a. Risiko pasar a. Market risk
Risiko nilai tukar mata uang asing Foreign exchange risk
Mata uang fungsional Grup adalah Rupiah. Grup The Group’s functional currency is Rupiah. The Group
menghadapi risiko nilai tukar mata uang asing karena faces foreign exchange risk as a portion of its
sebagian pembelian dan biaya operasionalnya dalam purchases and operating expenses are denominated in
mata uang asing. Penurunan/penguatan nilai tukar foreign currencies. The weakening/strengthening of
mata uang asing terhadap Rupiah, mengakibatkan foreign currency exchange rate against Rupiah, will
utang dan biaya operasional dalam Rupiah cause payable and operating expenses in Rupiah
menurun/meningkat. decrease/increase.
Grup memonitor secara ketat fluktuasi dari nilai tukar The Group closely monitors the foreign exchange rate
mata uang asing sehingga dapat mengambil langkah- fluctuation and market expectation so it can take
langkah yang paling menguntungkan Grup pada necessary actions benefited most to the Group in due
waktu yang tepat. Grup mengelola eksposur mata time. The Group manages the foreign currency
uang asing dengan mencocokkan, sebisa mungkin, exposure by matching, as far as possible, receipts and
penerimaan dan pembayaran dalam masing-masing payments in each individual currency. The Group’s net
individu mata uang. Jumlah eksposur mata uang open foreign currency exposure as of reporting date is
asing neto Grup pada tanggal pelaporan diungkapkan disclosed in Note 32.
dalam Catatan 32.
Analisis sensitivitas untuk risiko nilai mata uang asing Sensitivity analysis for foreign currency risk
Pada tanggal 31 Desember 2025, jika nilai tukar As of December 31, 2025, had the Rupiah exchange
Rupiah terhadap Dolar AS menguat/melemah rate strengthened/weakened by 10% against US
sebesar 10%, dengan semua variabel lain konstan, Dollar, with all other variables held constant, post-tax
maka laba setelah pajak untuk tahun yang berakhir profit for the year then ended would have been
pada tanggal tersebut akan meningkat/menurun Rp 5,993 (December 31, 2024: Rp 6,199) higher/lower.
sebesar Rp 5.993 (31 Desember 2024: Rp 6.199). The impact on equity would have been the same as
Dampak terhadap ekuitas akan sama dengan the impact on profit for the year.
dampak pada laba tahun berjalan.
Risiko harga Price risk
Grup rentan terhadap risiko harga efek utang karena The Group is exposed to debt securities price risk
investasi yang dimiliki Grup diklasifikasikan dalam because the investments held by the Group are
laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai classified on the consolidated statement of financial
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan position at fair value through other comprehensive
komprehensif lain dan nilai wajar melalui laba rugi. income and fair value through profit or loss. The Group
Grup tidak rentan terhadap risiko harga komoditas. is not exposed to commodity price risk.
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari To manage price risk arising from investments in debt
investasi pada efek utang, Grup melakukan analisis securities, the Group performs an analysis of the
terkait besarnya bunga kupon yang ditawarkan number of coupon bonds offered and the required rate
dengan tingkat imbal hasil umum yang diharapkan of return which is generally expected by the market.
oleh pasar.
90
Page 207
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
KEUANGAN (lanjutan) POLICIES (continued)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factors (continued)
a. Risiko pasar (lanjutan) a. Market risk (continued)
Risiko harga (lanjutan) Price risk (continued)
Analisis sensitivitas untuk risiko harga Sensitivity analysis for price risk
Pada tanggal 31 Desember 2025, apabila tingkat As of December 31, 2025, if market required rate of
imbal hasil secara umum yang diharapkan oleh pasar return increased/decreased for 5%, post-tax profit for
bergerak naik/turun 5%, maka laba setelah pajak the year then ended would increased/decreased by
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut Rp 123,504 (December 31, 2024: Rp 148,942) as a
akan naik/turun sebesar Rp 123.504 result of gains/(losses) on investments in government
(31 Desember 2024: Rp 148.942) sebagai akibat bonds and mutual funds classified as at FVTOCI and
keuntungan/(kerugian) atas investasi pada surat FVTPL. The impact on equity would have been the
utang negara dan reksa dana yang diklasifikasikan same as the impact on the consolidated profit or loss
sebagai FVOCI dan FVTPL. Dampak terhadap and other comprehensive income for the year.
ekuitas akan sama dengan dampak pada laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
tahun berjalan.
Risiko tingkat suku bunga Interest rate risk
Risiko suku bunga dari kas di bank, deposito The interest rate risk from cash in banks, time deposits
berjangka, dan investasi jangka pendek tidak and short-term investments is not significant.
signifikan. Investasi pada surat utang negara, Investment in government bonds, bank loans and
pinjaman bank dan liabilitas sewa yang memiliki lease liabilities which bear fixed interest rates expose
tingkat suku bunga tetap mengekspos Grup terhadap the Group to fair value interest rate risk.
risiko nilai wajar suku bunga.
Tidak ada analisis sensitivitas yang dilakukan karena No sensitivity analysis is prepared as the Group does
Grup tidak memperkirakan adanya dampak material not expect any material effect on the Group’s profit or
terhadap laba atau rugi Grup yang timbul dari loss arising from the effects of reasonably possible
dampak perubahan suku bunga yang wajar pada changes to interest rates on interest bearing financial
instrumen keuangan berbunga pada akhir periode instruments at the end of the reporting period. The
pelaporan. Laba atau rugi Grup tidak terpengaruh Group’s profit or loss are not affected by changes in
oleh perubahan suku bunga karena instrumen interest rates as the interest-bearing instruments carry
berbunga tersebut memiliki tingkat bunga tetap dan fixed interest and are amortized cost.
merupakan biaya perolehan diamortisasi.
Grup memonitor secara ketat fluktuasi suku bunga The Group closely monitors the market interest rate
pasar dan ekspektasi pasar sehingga dapat fluctuation and market expectation so it can take
mengambil langkah-langkah yang paling necessary actions benefited most to the Group in due
menguntungkan Grup secara tepat waktu. time.
b. Risiko kredit b. Credit risk
Grup terekspos risiko kredit dari kas di bank, deposito The Group is exposed to credit risk from cash in
berjangka, kas di bank dan deposito yang dibatasi banks, time deposits, restricted cash in bank and time
penggunaannya, investasi jangka pendek, investasi deposits, short-term investments, investment in
pada surat utang negara, investasi reksa dana, government bond, investment in mutual funds,
investasi pada surat utang jangka panjang, piutang long-term debt investment, trade receivables and other
usaha dan piutang lain-lain dari pihak ketiga. receivables from third parties.
91
Page 208
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
KEUANGAN (lanjutan) POLICIES (continued)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factors (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Semua kas di bank, deposito berjangka, kas dan All the cash in banks, time deposits, restricted cash in
deposito yang dibatasi penggunaannya ditempatkan banks and short-term investments are placed in foreign
di bank asing dan lokal yang memiliki reputasi dan and local banks with good reputation and rating.
peringkat yang baik.
Dalam pemilihan pelanggan, Grup menerapkan In selecting its customers, the Group applies prudent
kebijakan persetujuan atas kontrak penjualan acceptance policies of new sales contracts and
berdasarkan prinsip kehati-hatian serta melakukan perform ongoing monitoring as well as managing the
pengelolaan atas piutangnya. Sebagai bagian dari collection of its receivables. As part of the approval
proses persetujuan tersebut, reputasi dan catatan process, the customer’s reputation and track record
historis pelanggan menjadi bahan pertimbangan. are taken into consideration.
Berdasarkan penilaian manajemen atas kerugian Based on management’s assessment of the expected
kredit ekspektasian berdasarkan PSAK 109, credit losses under PSAK 109, the Group’s
manajemen Grup berkeyakinan bahwa cadangan management believes that the allowance for expected
kerugian kredit ekspektasian piutang usaha dan credit losses of trade and other receivables is sufficient
piutang lain-lain telah memadai untuk menutup to cover possible losses from uncollectible receivables.
kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang Refer to Note 6 for detailed receivables aging and
usaha. Lihat Catatan 6 untuk rincian umur piutang allowance for expected credit losses of trade
dan cadangan kerugian kredit ekspektasian piutang receivables.
usaha.
Piutang lain-lain dari pihak berelasi merupakan Other receivables from related parties represents the
piutang Grup dari pihak berelasinya atas klaim Group’s receivables from its related parties for
program loyalitas pelanggan dan pengembalian customer loyalty program claim and reimbursement of
aktivitas pemasaran. Berdasarkan penilaian marketing activities. Based on management’s
manajemen atas kerugian kredit ekspektasian assessment of the expected credit losses under PSAK
berdasarkan PSAK 109, manajemen Grup 109, the Group’s management believes that the
berkeyakinan bahwa kerugian kredit ekspektasian expected credit losses is close to nil, as such, no
untuk piutang lain-lain mendekati nihil, sehingga allowance for expected credit of other receivables is
cadangan kredit ekspektasian atas piutang lain-lain necessary.
tidak diperlukan.
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset keuangan The table below details the credit quality of the Group’s
Grup serta eksposur maksimum risiko kredit menurut financial assets as well as maximum exposure to credit
peringkat risiko kredit: risk by credit risk rating grades:
2025
Peringkat Peringkat Jumlah
kredit kredit tercatat Jumlah
external/ internal/ bruto/ Cadangan tercatat
External Internal ECL 12 bulan atau sepanjang Gross kerugian/ neto/
credit credit umur/ carrying Loss Net carrying
rating rating 12-month or lifetime ECL amount allowance amount
Lancar/
Kas dan setara kas (Catatan 5) BBB Performing ECL 12 bulan/12-month ECL 1,654,810 - 1,654,810 Cash and cash equivalents (Note 5)
ECL sepanjang umur (pendekatan
sederhana)/ Lifetime ECL (simplified
approach)
Piutang usaha (Catatan 6) N/A (i) ECL sepanjang umur (pendekatan 1,633,123 (2,860) 1,630,263 Trade receivables (Note 6)
sederhana)/ Lifetime ECL (simplified
approach)
Lancar/
Piutang lain-lain (Catatan 8) N/A Performing ECL sepanjang umur (pendekatan 153,073 - 153,073 Other receivables (Note 8)
sederhana)/ Lifetime ECL (simplified
approach)
BBB/Baa2 Lancar/
Investasi jangka pendek (Catatan 10) Performing ECL 12 bulan/12-month ECL 2,570,080 - 2,570,080 Short-term investments (Note 10)
Investasi pada surat utang Lancar/
jangka panjang (Catatan 11) AAA/Idn Performing ECL 12 bulan/12-month ECL 81,112 - 81,112 Long-term debt investments (Note 11)
Jumlah 6,092,198 (2,860) 6,089,338 Total
92
Page 209
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
KEUANGAN (lanjutan) POLICIES (continued)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factors (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset keuangan The table below details the credit quality of the Group’s
Grup serta eksposur maksimum risiko kredit menurut financial assets as well as maximum exposure to credit
peringkat risiko kredit: (lanjutan) risk by credit risk rating grades: (continued)
2024
Peringkat Peringkat Jumlah
kredit kredit tercatat Jumlah
external/ internal/ bruto/ Cadangan tercatat
External Internal ECL 12 bulan atau sepanjang Gross kerugian/ neto/
credit credit umur/ carrying Loss Net carrying
rating rating 12-month or lifetime ECL amount allowance amount
Lancar/
Kas dan setara kas (Catatan 5) BBB Performing ECL 12 bulan/12-month ECL 2,329,491 - 2,329,491 Cash and cash equivalents (Note 5)
ECL sepanjang umur (pendekatan
sederhana)/ Lifetime ECL (simplified
approach)
Lancar/
Kas di bank dan deposito yang dibatasi BBB Performing ECL 12 bulan/12-month ECL 3,000 - 3,000 Restricted cash in bank
penggunaanya ECL sepanjang umur (pendekatan)/ and time deposits
Lifetime ECL (simplified approach)
Piutang usaha (Catatan 6) N/A (i) ECL sepanjang umur (pendekatan 1,463,048 (1,311) 1,461,737 Trade receivables (Note 6)
sederhana)/ Lifetime ECL (simplified
approach)
Lancar/
Piutang lain-lain (Catatan 8) N/A Performing ECL sepanjang umur (pendekatan 128,703 - 128,703 Other receivables (Note 8)
sederhana)/ Lifetime ECL (simplified
approach)
BBB/Baa2 Lancar/
Investasi jangka pendek (Catatan 10) Performing ECL 12 bulan/12-month ECL 2,952,900 - 2,952,900 Short-term investments (Note 10)
Jumlah 6,877,142 (1,311) 6,875,831 Total
(i) Untuk piutang usaha, Grup telah menerapkan (i) For trade receivables, the Group has applied the
pendekatan yang disederhanakan dalam PSAK simplified approach in PSAK 109 to measure the
109 untuk mengukur cadangan kerugian ECL loss allowance at lifetime ECL. The Group
sepanjang umur. Grup menentukan kerugian determines the expected credit losses on these
kredit ekspektasian atas pos-pos ini dengan items by using a provision matrix, estimated
based on historical credit loss experience based
menggunakan matriks provisi, yang diestimasi
on the past due status of the debtors, adjusted
berdasarkan pengalaman kerugian kredit as appropriate to reflect current conditions and
historis berdasarkan status jatuh tempo debitur, estimates of future economic conditions.
disesuaikan untuk mencerminkan kondisi saat Accordingly, the credit risk profile of these
ini dan estimasi kondisi ekonomik masa depan. assets is presented based on their past due
Oleh karena itu, profil risiko kredit dari aset status in terms of the provision matrix. Notes 6
tersebut disajikan berdasarkan status include further details on the loss allowance for
tunggakannya dalam matriks provisi. Catatan 6 these assets.
mencakup rincian lebih lanjut atas cadangan
kerugian aset tersebut.
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Grup akan Liquidity risk is the risk that the Group will have
mengalami kesulitan dalam membayar liabilitas difficulties in paying its financial liabilities. The Group
keuangannya. Grup mengelola risiko likuiditas manages its liquidity risk by maintaining an adequate
dengan mempertahankan kas dan setara kas yang level of cash and cash equivalents to cover its short-
cukup dalam memenuhi kebutuhan kas jangka term cash requirement. The Group also evaluates the
pendeknya. Grup juga secara rutin mengevaluasi projected and actual cash flows regularly, as well as
proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal the maturity date schedule of its financial assets and
tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan. liabilities.
93
Page 210
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
KEUANGAN (lanjutan) POLICIES (continued)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan) Financial risk factors (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah merupakan analisis jatuh tempo The following table analysis the Group’s financial
liabilitas keuangan Grup dalam rentang waktu yang liabilities by relevant maturity groupings based on their
menunjukkan jatuh tempo kontraktual untuk semua contractual maturities for an understanding of the timing
liabilitas keuangan untuk pemahaman terhadap arus of the cash flows. The amounts disclosed in the table are
kas. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel adalah arus the contractual undiscounted cash flows (including
kas kontraktual yang tidak terdiskonto (termasuk principal and interest payments).
pembayaran pokok dan bunga).
Di bawah Lebih dari
satu tahun/ 1-5 tahun/ 5 tahun/More Jumlah/
Below one year years than 5 years Total
31 Desember 2025 December 31, 2025
Pinjaman bank Short-term
jangka pendek 7,335 - - 7,335 bank loans
Utang usaha 784,207 - - 784,207 Trade payables
Utang lain-lain 30,579 - - 30,579 Other payables
Beban akrual 293,400 - - 293,400 Accrued expenses
Liabilitas sewa 65,648 9,695 17,572 92,915 Lease liabilities
Jumlah 1,181,169 9,695 17,572 1,208,436 Total
Di bawah Lebih dari
satu tahun/ 1-5 tahun/ 5 tahun/More Jumlah/
Below one year years than 5 years Total
31 Desember 2024 December 31, 2024
Pinjaman bank Short-term
jangka pendek 9,360 - - 9,360 bank loans
Utang usaha 787,701 - - 787,701 Trade payables
Utang lain-lain 24,623 - - 24,623 Other payables
Beban akrual 252,661 - - 252,661 Accrued expenses
Uang jaminan pelanggan 3,000 - - 3,000 Customers guarantee
Liabilitas sewa 66,112 14,767 18,604 99,483 Lease liabilities
Jumlah 1,143,457 14,767 18,604 1,176,828 Total
94
Page 211
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
KEUANGAN (lanjutan) POLICIES (continued)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen The fair values of the financial assets and liabilities are the
keuangan Grup yang dicatat di laporan posisi keuangan carrying values and the estimated fair values of the Group
konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, financial instruments that are carried in the consolidated
adalah sebagai berikut: statements of financial position as of December 31, 2025
and 2024, are as follows:
2025 2024
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Values Carrying Value Fair Values
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan setara kas 1,654,810 1,654,810 2,329,491 2,329,491 Cash and cash equivalents
Kas di bank dan deposito berjangka Restricted cash in bank
yang dibatasi penggunaannya - - 3,000 3,000 and time deposits
Investasi jangka pendek 2,570,080 2,570,080 2,952,900 2,952,900 Short-term investments
Piutang usaha 1,630,263 1,630,263 1,461,737 1,461,737 Trade receivables
Piutang lain-lain 153,073 153,073 128,703 128,703 Other receivables
Investasi jangka panjang 371,958 371,958 - - Long-term investments
Jumlah Aset Keuangan 6,380,184 6,380,184 6,875,831 6,875,831 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pinjaman bank jangka pendek 7,187 7,187 9,189 9,189 Short-term bank loans
Utang usaha 784,207 784,207 787,701 787,701 Trade payables
Utang lain-lain 30,579 30,579 24,623 24,623 Other payables
Beban akrual 293,400 293,400 252,661 252,661 Accrued expenses
Uang jaminan pelanggan - - 3,000 3,000 Customer guarantee
Liabilitas sewa 79,021 79,021 84,193 84,193 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan 1,194,394 1,194,394 1,161,367 1,161,367 Total Financial Liabilities
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan ditentukan The fair values of the financial assets and liabilities are
berdasarkan jumlah dimana instrumen tersebut dapat determined based on the amount at which the instrument
dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang could be exchanged in a current transaction between willing
berkeinginan (willing parties) dan bukan merupakan parties, other than in a forced sale or liquidation.
pendapatan yang dipaksakan atau likuidasi.
Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan Financial instruments presented in the consolidated
posisi keuangan konsolidasian dicatat sebesar nilai wajar, statements of financial position are carried at fair values,
atau disajikan dalam jumlah tercatat baik karena jumlah otherwise, they are presented at carrying amounts as either
tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau these are reasonable approximation of fair values or their
karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal. fair values cannot be measured reliably.
Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk The following methods and assumptions were used to
mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok instrumen estimate the fair value of each class of financial instrument
keuangan yang praktis untuk memperkirakan nilai for which it is practicable to estimate such value.
tersebut.
Nilai tercatat dari kas dan setara kas, kas di bank dan The carrying value of cash and cash equivalents, restricted
deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya, cash in bank and time deposits, time deposit, trade
deposito berjangka, piutang usaha, piutang lain-lain, receivables, other receivables, short-term bank loans, trade
pinjaman bank jangka pendek, utang usaha, utang lain- payables, other payables, accrued expenses and customer
lain, beban akrual dan uang jaminan pelanggan mendekati guarantee approximate their fair values due to their short-
nilai wajarnya karena bersifat jangka pendek. term nature.
Investasi pada surat utang negara dan reksa dana Investment in government bonds and mutual funds
merupakan aset Grup yang nilai wajarnya didasarkan represent the Group’s assets for which the fair value is
pada kuotasi harga pasar terakhir (Level 1). stated based on the last quoted market prices (Level 1).
95
Page 212
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
KEUANGAN (lanjutan) POLICIES (continued)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) Fair Value of Financial Instruments (continued)
Investasi pada surat utang jangka panjang merupakan Long-term debt investment represent the Group’s assets for
aset Grup yang nilai wajarnya dinilai menggunakan which the fair value are determined by discounting cash
diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga efektif. flows at effective interest rate.
Investasi saham jangka panjang yang tidak Long-term investment in shares which are not traded in the
diperdagangkan di pasar aktif diestimasi dengan active market is estimated using appropriate valuation
menggunakan teknik penilaian yang wajar dengan nilai techniques with unobservable inputs (Level 3).
input yang tidak dapat diobservasi (Level 3).
Nilai wajar atas liabilitas sewa dinilai menggunakan The fair value of lease liabilities are determined by
diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga efektif. discounting cash flows at effective interest rate.
34. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 34. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
a. Aktivitas non-kas a. Non-cash activities
Aktivitas non-kas yang mendukung laporan arus kas Non-cash activities supporting the statement of cash
pada setiap tanggal pelaporan adalah sebagai flows at each reporting dates are as follows:
berikut:
2025 2024
Penambahan aset hak-guna Addition of right-of-use assets
melalui liabilitas sewa 64,918 82,261 through lease liabilities
Penambahan aset tetap melalui Addition of fixed assets through
reklasifikasi uang muka reclassification advance for
pembelian aset tetap 69,222 87,142 purchases of fixed assets
b. Rekonsiliasi utang neto b. Net debt reconciliation
Pinjaman bank
jangka pendek/
Short-term Liabilitas sewa/ Jumlah/
bank loans Lease liabilities Total
Saldo Balance of
1 Januari 2024 5,222 (26,690 ) (21,468 ) January 1, 2024
Arus kas 3,967 24,758 28,725 Cash flows
Tambahan liabilitas sewa - (82,261 ) (82,261 ) Addition of lease liabilities
Saldo Balance of
31 Desember 2024 9,189 (84,193 ) (75,004 ) December 31, 2024
Arus kas (2,002 ) 70,090 68,088 Cash flows
Tambahan liabilitas sewa - (64,918 ) (64,918 ) Addition of lease liabilities
Saldo Balance of
31 Desember 2025 7,187 (79,021 ) (71,834 ) December 31, 2025
96
Page 213
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS (lanjutan) 34. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
(continued)
c. Pengaturan pembiayaan pemasok c. Supplier finance arrangements
Grup mengoperasikan pengaturan pembiayaan The Group operates the following types of supplier
pemasok sebagai berikut dengan PT Bank DBS finance arrangements with PT Bank DBS Indonesia:
Indonesia:
• Untuk memastikan akses mudah ke kredit untuk • In order to ensure easy access to credit for its
pemasoknya dan memfasilitasi penyelesaian suppliers and facilitate early settlement, the Group
awal, Grup telah melakukan pengaturan has entered into supplier finance arrangements
pembiayaan pemasok yang memungkinkan that permit the suppliers to obtain payment from
pemasok untuk mendapatkan pembayaran dari the banks for the amounts billed maximum up to
bank untuk jumlah yang ditagih maksimum 90 days before the invoice due date. The
hingga 90 hari sebelum tanggal jatuh tempo arrangements permit the banks to early settle
faktur. Pengaturan memungkinkan bank untuk invoices of up to Rp 300,000 per month. The
melunasi faktur lebih awal hingga Rp 300.000 per Group repays the banks the full invoice amount on
bulan. Grup membayar bank jumlah faktur penuh the scheduled payment date as required by the
pada tanggal pembayaran yang dijadwalkan invoice. As the arrangements do not permit the
seperti yang tertera dalam faktur. Karena Group to extend finance from the banks by paying
pengaturan tidak mengizinkan Grup untuk them later than the Group would have paid its
memperpanjang pembiayaan dari bank dengan suppliers, the Group considers amounts payable to
membayarnya lebih lambat dari Grup akan the banks should be presented as part of trade
membayar pemasoknya, Grup tersebut account payables. As of December 31, 2025, no
menganggap jumlah yang dibayarkan kepada trade payables were owed under these
bank disajikan sebagai bagian dari utang usaha. arrangements.
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak terdapat
utang usaha yang terutang berdasarkan
pengaturan ini.
2025 2024
Jumlah tercatat dari liabilitas Carrying amount of the
keuangan yang merupakan financial liabilities that are
subjek dari perjanjian subject to supplier finance
pembiayaan pemasok arrangement
Disajikan sebagai bagian dari Presented as part of
“utang usaha” - 75,906 “trade payables”
Rentang tanggal jatuh tempo Hari/Days Hari/Days Range of payment due dates
pembayaran (setelah tanggal (after invoice date)
faktur)
Untuk liabilitas yang disajikan For liabilities presented as part
sebagai bagian dari “utang usaha”: of “trade payables”:
Liabilitas yang merupakan bagian Liabilities that are part of
dari perjanjian pembiayaan supplier finance
pemasok - 60 arrangements
Utang usaha yang dapat
dibandingkan yang bukan
merupakan bagian dari Comparable trade payables
pengaturan pembiayaan that are not part of supplier
pemasok - 30 - 60 finance arrangement
97
Page 214
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS (lanjutan) 34. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
(continued)
c. Pengaturan pembiayaan pemasok (lanjutan) c. Supplier finance arrangements (continued)
Perubahan dalam liabilitas yang merupakan bagian Changes in liabilities that are subject to supplier
dari pengaturan pembiayaan pemasok terutama finance arrangements are primarily attributable to
disebabkan oleh pembelian barang dan penyelesaian additions resulting from purchases of goods and
kas. Tidak ada perubahan non-kas yang material subsequent cash settlements. There were no material
dalam liabilitas ini. non-cash changes in these liabilities.
Grup tidak menghadapi risiko likuiditas yang The Group does not face a significant liquidity risk as a
signifikan sebagai akibat dari pengaturan result of its supplier finance arrangements given the
pembiayaan pemasoknya mengingat jumlah liabilitas limited amount of liabilities subject to supplier finance
pada pengaturan pembiayaan pemasok yang arrangements and the Group’s access to other sources
terbatas dan akses Grup ke sumber pembiayaan lain of finance on similar terms.
dengan persyaratan serupa.
35. KOMITMEN 35. COMMITMENTS
Pengeluaran modal yang telah diperjanjikan pada tanggal Capital expenditure contracted as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 namun belum diakui sebagai and 2024 but not yet recognised as liabilities amounted to
kewajiban masing-masing sebesar Rp 477.326 dan Rp 477,326 and Rp 61,743, respectively.
Rp 61.743.
36. INFORMASI SEGMEN 36. SEGMENT INFORMATION
Manajemen telah menentukan segmen operasi Management has determined the operating segments
berdasarkan laporan yang ditelaah oleh Direksi, yang telah based on the reports reviewed by the Directors, who has
diidentifikasikan sebagai pengambil keputusan operasional been identified as the Group’s chief operating decision
utama Grup (”CODM”) dan yang mengambil keputusan maker (“CODM”) and made strategic decisions. The Group
strategis. Grup menentukan segmen operasi menurut determines the operating segment by group of products.
kelompok produk yang dijual.
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk The segment information provided to the Directors for the
segmen dilaporkan adalah sebagai berikut: reportable segments is as follows:
2025
Solusi Barang
arsitektur/ dagangan/
Architectural Trading Jumlah/
solution goods Total
Penjualan neto 6,291,901 1,831,784 8,123,685 Net revenues
Beban pokok penjualan (3,042,484) (1,502,945) (4,545,429) Cost of goods sold
Laba bruto 3,249,417 328,839 3,578,256 Gross profit
Beban usaha Operating expenses
Beban penjualan - - (1,378,266) Selling expenses
Beban umum General and administrative
dan administrasi - - (277,680) expenses
Jumlah Beban Usaha - - (1,655,946) Total Operating Expenses
Laba usaha 1,922,310 Operating profit
98
Page 215
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 36. SEGMENT INFORMATION (continued)
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk The segment information provided to the Directors for the
segmen dilaporkan adalah sebagai berikut: (lanjutan) reportable segments is as follows: (continued)
2025
Solusi Barang
arsitektur/ dagangan/
Architectural Trading Jumlah/
solution goods Total
Penghasilan (beban) lain-lain Other income (expenses)
Pendapatan keuangan - - 239,934 Finance income
Beban keuangan - - (2,526) Finance costs
Bagian atas laba neto - - 582 Share in net profit of
ventura bersama a joint venture
Keuntungan (kerugian) neto
penurunan nilai aset Net impairment gains (losses)
keuangan - - (1,549) on financial assets
Pendapatan lain-lain - neto - - 17,065 Other income - net
Laba sebelum beban - - 2,175,816 Profit before income
pajak penghasilan tax expense
Beban pajak penghasilan - - (431,796) Income Tax expense
Laba tahun berjalan - - 1,744,020 Profit for the year
Informasi segmen lainnya Other segment information
Belanja modal yang tidak Unallocated
dapat dialokasikan - - 483,772 capital expenditures
Beban depresiasi dan Unallocated
amortisasi yang tidak depreciation and
dapat dialokasikan - - 272,583 amortisation expenses
Aset dan liabilitas Assets and liabilities
Aset yang tidak dapat dialokasikan - - 11,084,379 Unallocated assets
Aset Grup - - 11,084,379 The Group’s Assets
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan - - 1,544,155 Unallocated liabilities
Liabilitas Grup - - 1,544,155 The Group’s Liabilities
2024
Solusi Barang
arsitektur/ dagangan/
Architectural Trading Jumlah/
solution goods Total
Penjualan neto 5,847,703 1,623,653 7,471,356 Net revenues
Beban pokok penjualan (2,852,891) (1,277,715) (4,130,606) Cost of goods sold
Laba bruto 2,994,812 345,938 3,340,750 Gross profit
Beban usaha Operating expenses
Beban penjualan - - (1,318,417) Selling expenses
Beban umum General and administrative
dan administrasi - - (253,243) expenses
Jumlah Beban Usaha - - (1,571,660) Total Operating Expenses
Laba usaha 1,769,090 Operating profit
99
Page 216
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 36. SEGMENT INFORMATION (continued)
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk The segment information provided to the Directors for the
segmen dilaporkan adalah sebagai berikut: (lanjutan) reportable segments is as follows: (continued)
2024
Solusi Barang
arsitektur/ dagangan/
Architectural Trading Jumlah/
solution goods Total
Penghasilan (beban) lain-lain Other income (expenses)
Pendapatan keuangan - - 285,105 Finance income
Beban keuangan - - (2,539) Finance costs
Bagian atas laba - - Share of profit of
ventura bersama 2,678 a joint venture
Keuntungan (kerugian) neto
penurunan nilai aset Net impairment gains (losses)
keuangan - - 158 on financial assets
Pendapatan lain-lain - neto - - 14,102 Other income - net
Laba sebelum Profit before income
pajak penghasilan - - 2,068,594 tax expense
Beban pajak penghasilan - - (404,895) Income tax expense
Laba tahun berjalan - - 1,663,699 Income for the year
Informasi segmen lainnya Other segment information
Belanja modal yang tidak Unallocated
dapat dialokasikan - - 406,551 capital expenditures
Beban depresiasi dan Unallocated
amortisasi yang tidak depreciation and
dapat dialokasikan - - 251,137 amortisation expenses
Aset dan liabilitas Assets and liabilities
Aset yang tidak dapat dialokasikan - - 11,060,975 Unallocated assets
Aset Grup - - 11,060,975 The Group’s Assets
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan - - 1,429,095 Unallocated liabilities
Liabilitas Grup - - 1,429,095 The Group’s Liabilities
SEGMEN GEOGRAFIS GEOGRAPHICAL SEGMENT
2025 2024
Penjualan neto Net revenues
Lokal 8,123,685 7,471,356 Local
Manajemen memonitor hasil dari kegiatan segmen Management monitors the operating results of its
dilaporkan secara terpisah dengan tujuan untuk reportable segments separately for the purpose of making
mengambil keputusan mengenai alokasi atas sumber decisions about resource allocation and performance
daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi assessment. Segment performance is evaluated based on
berdasarkan laba bruto. Beban penjualan, beban umum gross margin. The Group’s selling expenses, general and
dan administrasi, beban dan penghasilan keuangan, administrative expenses, finance income and costs, other
penghasilan (beban) lain-lain, neto, bagian dari laba (rugi) income (expenses), net, share in profit (loss) of a joint
ventura bersama dan pajak penghasilan Grup tidak venture and income taxes are not included in the measure
termasuk dalam ukuran laba rugi yang dilaporkan kepada of profit or loss that is reported to the CODM and therefore
CODM sehingga tidak dialokasikan pada segmen dil are not allocated to the reportable segments.
aporkan.
100
Page 217
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT AVIA AVIAN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA PT AVIA AVIAN Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AND ITS SUBSIDIARIES
KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
Tanggal 31 Desember 2025 FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. KEJADIAN SETELAH PERIODE PELAPORAN 37. SUBSEQUENT EVENTS AFTER REPORTING PERIOD
Pembelian saham treasuri Purchase of treasury shares
Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian Up to the issuance date of these consolidated financial
ini diterbitkan, Perusahaan telah melakukan pembelian statements, the Company repurchased 119,313,000 shares
kembali 119.313.000 lembar saham biasa Perusahaan of its own ordinary shares through purchases on the IDX
melalui pembelian pada BEI (Catatan 1b). Pembelian (Note 1b). This repurchase transaction is intended to
kembali saham Perusahaan ini ditujukan untuk menjaga stabilise the Company’s share price. The total amounts paid
stabilitas harga saham Perusahaan. Jumlah pembayaran to acquire the shares were Rp 58,048 (Rp 428 -
untuk mengakuisisi saham tersebut adalah sebesar Rp 525/share - full amount).
Rp 58.048 (Rp 428 - Rp 525/lembar saham - nilai penuh).
101
Page 218
Names mentioned 153 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Terjadinya Insider Trading
· Sekretaris Perusahaan
p.5
unresolved
org
PT Dextone Lemindo
p.9 ×5
unresolved
org
Lembaga Sertifikasi Produk Intertek Certification Limited
p.13
unresolved
org
LRQA Limited
p.13 ×7
unresolved
org
LRQA Limited LRQA Group Limited
p.13 ×2
unresolved
org
LRQA Group Limited
p.13 ×2
unresolved
org
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Sertifikasi
p.14
unresolved
org
Menteri Perindustrian
p.14
unresolved
org
Kementerian Perindustrian
p.14
unresolved
org
Bank Indonesia
p.17 ×2
unresolved
person
Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek
· Komisaris Independen
p.19 ×5
unresolved
org
PT Dextone
p.21
unresolved
—
jangka pendek, namun tidak mengurangi prospek struktural
· pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
p.22
unresolved
—
tersebut, Avian Brands menetapkan fokus strategis
· Sejalan dengan penerapan prinsip GCG, Avian Brands juga
p.22
unresolved
—
mendorong pertumbuhan penjualan hingga 2 digit, terutama
· mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi
p.22
unresolved
org
melalui ekspansi pada segmen solusi arsitektur yang terus
· dan operasional melalui pendekatan 4 pilar yang mencakup
p.22
unresolved
—
menunjukkan potensi seiring meningkatnya aktivitas di sektor
· Product, Environment, People & Community, dan Governance.
p.22
unresolved
org
arsitektur dan konstruksi. Untuk mendukung pencapaian
· Melalui Product Pillar, Avian Brands memperkuat komitmen
p.22
unresolved
—
tersebut, Avian Brands akan mengedepankan pemanfaatan
· terhadap kualitas, keamanan produk, dan transparansi
p.22
unresolved
—
pengembangan laboratorium modern yang didukung oleh
· karbon dan rendah Volatile Organic Compounds (“VOC”).
p.22
unresolved
—
peningkatan kualitas dan keandalan rantai pasok. Selain
· dan umpan balik dari pelanggan, meningkatkan kualitas
p.22
unresolved
—
itu, Avian Brands akan terus mengoptimalkan penerapan
· standar mutu, serta memastikan pengalaman pelanggan
p.22 ×2
unresolved
—
prinsip ESG sebagai dasar operasional, mengembangkan
· yang lebih baik dan konsisten di setiap titik layanan. Pada
p.22
unresolved
—
memperluas jaringan distribusi untuk menjangkau
· efisiensi energi, pengelolaan air dan bahan baku secara
p.22
unresolved
—
terintegrasi. Dengan strategi tersebut, Avian
· seluruh proses bisnis. Avian Brands juga mengembangkan
p.22
unresolved
—
Brands optimistis dapat menjaga pertumbuhan
· peta jalan dekarbonisasi yang mencakup pemanfaatan
p.22
unresolved
org
pemimpin pasar di industri cat nasional.
· serta pengembangan produk rendah karbon. Upaya ini
p.22
unresolved
—
GCG tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap
· peningkatan kesejahteraan manusia. Oleh karena itu, Avian
p.22
unresolved
—
akuntabilitas yang berkelanjutan di seluruh lini organisasi.
· penghormatan hak asasi manusia; penerapan prinsip
p.22
unresolved
—
mendukung hal tersebut, Avian Brands menerapkan
· keberagaman, kesetaraan, dan inklusi; serta peningkatan
p.22
unresolved
—
memastikan efektivitas operasional, keandalan pelaporan
· kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan dan
p.22
unresolved
—
berkesinambungan.
· landasan dalam menjaga integritas dan akuntabilitas Avian
p.22
unresolved
org
Indonesia Archipelago Investment Pte Ltd
p.24
unresolved
person
Indrawati Setiabudhi
p.24
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.24
unresolved
org
Departemen Kehakiman
p.24
unresolved
org
Pengadilan Negeri Malang Sidoarjo
p.24
unresolved
org
Kementerian Hukum Pria
p.24
unresolved
org
PT Bangun Bersama Solusindo
p.25 ×4
unresolved
org
PT Cipta Mortar Utama
p.25
unresolved
person
Soetikno Tanoko
p.25 ×5
unresolved
org
PT Tirtakencana Batamindo
p.25 ×7
unresolved
org
PT Multipro Paint Indonesia
p.25 ×4
unresolved
org
PT Tirtakencana Tatawarna
p.25 ×21
unresolved
org
Pte Ltd
p.25 ×4
unresolved
org
Archipelago Pte Ltd.
p.25
unresolved
org
PT Bira Industri Rejeki Agung
p.25
unresolved
org
PT Walt Disney Indonesia
p.25
unresolved
person
Ruslan
p.26
unresolved
org
PT Tirtakencana
p.26
unresolved
org
PT Solusi Rumah Praktis
p.26 ×6
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan
p.26
unresolved
org
Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia Jawa Timur
p.26
unresolved
org
PT Multipro Paint Indonesia. Thinner Serbaguna
p.26
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wizz
p.26
unresolved
person
Liestiani Wang
· Notaris
p.28
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
p.31
unresolved
person
Iwan Sigit
· Anggota
p.32 ×2
unresolved
person
Kristanto
· Anggota
p.32
unresolved
person
Posisi Avian Brands
· Anggota
p.33 ×3
unresolved
org
Pengurus ARSI
p.33
unresolved
org
Pengurus Asosiasi Resin Sintetik Indonesia Ketua Umum
p.33
unresolved
person
Anwar
· Notaris
p.34 ×11
unresolved
org
PT Nusantara Sejahtera
p.34
unresolved
org
Raya Tbk
p.34
unresolved
org
PT Champ Resto
p.34
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.34
unresolved
org
Sillo Maritim Perdana Tbk
p.34 ×2
unresolved
org
PT Tancorp Global Sentosa
p.34
unresolved
org
Departemen Keuangan
p.34
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.34
unresolved
org
PT Jaya Sukses Makmur
p.34
unresolved
person
Robert
p.34
unresolved
org
Sentosa Tbk
p.34
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.34
unresolved
org
Kementerian
· Komisaris Independen
p.34
unresolved
org
PT Avia Avian Industri Pipa
p.34 ×7
unresolved
org
PT Ristia Bintang Mahkota
p.34
unresolved
org
Sejati Tbk
p.34
unresolved
org
Shanghai Co., Ltd.
p.35
unresolved
org
Pemilik Individu. Paint Ltd.
p.35
unresolved
org
PT ICI Paints
p.35
unresolved
org
Avian Brands Indonesia Ltd.
p.35
unresolved
org
Pakistan Ltd.
p.35
unresolved
org
AkzoNobel India Ltd.
p.35
unresolved
org
PT Bangun Bersama Solusindo Akta Pernyataan Keputusan Para
p.36
unresolved
person
Robert Christian Lulus
p.36
unresolved
—
Tanoko
· Direktur
p.36
unresolved
org
PT Wahana Lancar
p.36 ×2
unresolved
org
PT Wahana Lancar Rangkap
p.36
unresolved
person
Ruslan Tanoko Rangkap
p.37
unresolved
org
PT Tancorp Surya
p.37 ×2
unresolved
person
Pritesh Vinodkumar Pate
p.38
unresolved
person
Angelica Tanisia Jozar. Pengalaman Kerja
· Direktur
p.38 ×11
unresolved
org
PT Tiga Arga
p.38
unresolved
org
PT Nipsea Paint
p.38
unresolved
org
Archipelago Investment Private Limited
p.38
unresolved
org
PT Asiapasifik
p.39
unresolved
org
PT Jaya
p.39
unresolved
org
PT Sensasi
p.39 ×2
unresolved
person
Teknik
· Komisaris
p.39
unresolved
org
PT Vista Rachman Soejoeti
p.39
unresolved
org
PT Rukun
p.39
unresolved
org
PT Sinar Surya
p.39
unresolved
org
PT Marco Utama
p.39
unresolved
org
PT Sensasi Istana
p.39
unresolved
org
PT Tancorp Sinanto
p.39
unresolved
org
PT Wira Laju
p.39
unresolved
org
PT Voka Global Rejeki
p.39
unresolved
org
PT Wahana
p.39
unresolved
org
PT Tancorp
p.39
unresolved
org
PT Tancorp Surya Sentosa. Sementara
p.39
unresolved
person
Ruslan Tanoko. Perseroan Terbatas
· Wakil Direktur Utama
p.39 ×18
unresolved
org
PT Solusi Rumah Praktis TKTW
p.44
unresolved
org
PT Bangun Bersama Solusindo TKBI
p.44
unresolved
org
PT CMN Indonesia
p.60
unresolved
org
PT Kencana Lintasindo
p.60
unresolved
org
PT Megadepo Indonesia
p.61
unresolved
org
PT Mitra Mulia Makmur
p.61
unresolved
org
PT Panca Kalsiumindo Perkasa
p.61
unresolved
org
PT Sarana Depo Kencana
p.61
unresolved
org
PT Wahana Lentera Raya
p.61
unresolved
org
PT Kasakata Kimia
p.61
unresolved
org
PT Sarana Daya Hutama
p.61
unresolved
org
PT Umaq Tukung Mandiri Utama
p.61
unresolved
org
PT Bima Registra
p.68
unresolved
org
Kota Surabaya
· Notaris
p.68
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik
p.69 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.