Skip to content
Back to announcement

FinancialStatement-2023-II-BKDP.pdf

Financial statement Text extracted BKDP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 43

Page 1
Nomor Surat                      23/BDP/CORSEC/VII/2023
Nama Emiten                      Bukit Darmo Property Tbk
Kode Emiten                      BKDP
Perihal                          Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit



Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :



Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :




 No      Nama           Kegiatan       Lokasi         Tahun         Status         Jumlah Aset         Satuan        Mata     Persentase
                         Usaha                       Komersil      Operasi                                           Uang        (%)
 1    PT. Sentra     Pembangunan      Jakarta                     Belum Aktif          279.494.992     PENUH         IDR         99.2
      Multi Unggul     dan Jasa
      dan Anak         konstruksi
      Perusaahaan




Dokumen ini merupakan dokumen resmi Bukit Darmo Property Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. Bukit

                          Darmo Property Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information

Informasi umum                                                                    General information
                                                 30 June 2023
Nama entitas                         Bukit Darmo Property Tbk                                       Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir                                      Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya                                                  the end of the preceding reporting
                                                                                                           period
Kode entitas                           BKDP                                                          Entity code
Nomor identifikasi entitas             AA481                                       Entity identification number
Industri utama entitas                 Properti / Property                                  Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih          PSAK                                    Selected accounting standards
Sektor                                 H. Properties & Real Estate                                         Sector
Subsektor                              H1. Properties & Real Estate                                    Subsector
Industri                               H11. Real Estate Management                                       Industry
                                       & Development
Subindustri                            H111. Real Estate Development                                 Subindustry
                                       & Management
Informasi pemegang saham                                                   Controlling shareholder information
                                       Individual WNI
pengendali
Jenis entitas                          Local Company - Indonesia                                   Type of entity
                                       Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan             Saham / Stock                                    Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat                                             Type of board on which the entity is
                                       Pengembangan / Development
entitas tercatat                                                                                            listed
Apakah merupakan laporan keuangan                                         Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok       Entitas tunggal / Single entity      of an individual entity or a group of
entitas                                                                                                   entities
Periode penyampaian laporan                                                      Period of financial statements
                                       Kuartal II / Second Quarter
keuangan                                                                                            submissions
Tanggal awal periode berjalan          April 01, 2023                                  Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan         June 30, 2023                                    Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya         December 31, 2022                                     Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya        April 01, 2022                                     Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya       June 30, 2022                                      Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya       December 31, 2021                                  Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan                    Rupiah / IDR                       Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan                                        Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah                                      presentation currency is other than
                                                                                                           rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam                                             Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan      Satuan Penuh / Full Amount                                        statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit              Type of report on financial statements
Jenis opini auditor                                                                   Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf                                                        Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu                                        emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan                                                               paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review                                                           Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama                                                          Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama                                                                 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama                                                         Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil                                           Date of auditor's opinion or result of
laporan review                                                                                     review report
Auditor tahun berjalan                                                                     Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan                   Name of current year audit signing
                                                                                   partner
Lama tahun penugasan partner yang                     Number of years served as audit
menandatangani                                                            signing partner
Auditor tahun sebelumnya                                                Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya                   Name of prior year audit signing
                                                                                   partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan                     Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor:                                 No. 75/POJK.04/2017 concerning
                                     Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung                responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan                                  financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan                       Compliance to the independency of
independensi akuntan yang                          Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal               Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor             Ya / Yes               rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang                                  concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik                        Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan                              Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry

Laporan posisi keuangan                                       Statement of financial position
                                    30 June 2023      31 December 2022
Aset                                                                                            Assets
  Aset lancar                                                                        Current assets
     Kas dan setara kas                                                           Cash and cash
                                      8,590,469,284      7,948,155,816
                                                                                      equivalents
      Piutang usaha                                                           Trade receivables
         Piutang usaha pihak                                           Trade receivables third
                                      1,356,989,140      1,475,207,769
         ketiga                                                                        parties
         Piutang usaha pihak                                               Trade receivables
                                       369,982,918         369,982,918
         berelasi                                                              related parties
      Piutang lainnya                                                         Other receivables
         Piutang lainnya pihak                                         Other receivables third
                                       388,168,733         436,991,944
         ketiga                                                                        parties
      Persediaan lancar                                                     Current inventories
         Aset real estat lancar                                            Current real estate
                                     50,780,475,512     50,778,075,512
                                                                                       assets
          Persediaan lancar           1,393,339,526      1,480,650,060   Current inventories
     Biaya dibayar dimuka                                              Current prepaid expenses
                                       614,231,540         761,929,716
     lancar
     Pajak dibayar dimuka                                                    Current prepaid taxes
                                      1,076,986,994       3,886,214,125
     lancar
     Jumlah aset lancar              64,570,643,647     67,137,207,860     Total current assets
   Aset tidak lancar                                                             Non-current assets
     Uang muka tidak lancar                                              Non-current advances
          Uang muka tidak                                               Non-current advances
                                      6,004,116,349      4,707,539,550
          lancar atas investasi                                                on investments
          Uang muka tidak                                                   Other non-current
                                       670,182,209         618,169,828
          lancar lainnya                                                              advances
     Aset pajak tangguhan                98,967,065         98,967,065        Deferred tax assets
     Persediaan tidak lancar                                            Non-current inventories
          Aset real estat tidak                                        Non-current real estate
                                    223,247,068,237    223,247,068,237
          lancar                                                                         assets
     Properti investasi             460,960,203,202    453,290,693,823     Investment properties
     Aset tetap                                                              Property, plant, and
                                      2,878,041,315      3,082,188,900
                                                                                        equipment
       Aset tidak lancar                                                        Other non-current
                                      4,346,007,634      4,317,871,600
       non-keuangan lainnya                                                  non-financial assets
       Jumlah aset tidak lancar     698,204,586,011    689,362,499,003 Total non-current assets
   Jumlah aset                      762,775,229,658    756,499,706,863                   Total assets
Liabilitas dan ekuitas                                                             Liabilities and equity
   Liabilitas                                                                                Liabilities
       Liabilitas jangka pendek                                                Current liabilities
          Utang usaha                                                        Trade payables
              Utang usaha pihak                                           Trade payables
                                      3,212,251,140      3,701,260,452
              ketiga                                                           third parties
          Utang lainnya                                                      Other payables
              Utang lainnya pihak                                          Other payables
                                      5,940,266,439      7,309,430,830
              ketiga                                                           third parties
              Utang lainnya pihak                                          Other payables
                                     86,650,284,256     79,872,618,150
              berelasi                                                      related parties
          Beban akrual jangka                                                 Current accrued
Page 5
      pendek                      2,061,541,860         2,078,927,954                expenses
      Utang pajak                20,980,584,978        19,101,441,232           Taxes payable
      Pendapatan diterima                                                    Current unearned
                                 22,781,443,386        17,476,421,970
      dimuka jangka pendek                                                             revenue
      Jumlah liabilitas                                                          Total current
                                141,626,372,059       129,540,100,588
      jangka pendek                                                                  liabilities
  Liabilitas jangka                                                         Non-current liabilities
  panjang
      Utang pihak berelasi                                                   Non-current due to
                                150,000,000,000       150,000,000,000
      jangka panjang                                                              related parties
      Pendapatan diterima                                                 Non-current unearned
                                 74,004,523,333        59,243,186,224
      dimuka jangka panjang                                                              revenue
      Kewajiban imbalan                                                               Long-term
      pasca kerja jangka           4,470,670,401         4,470,670,400         post-employment
      panjang                                                                 benefit obligations
      Jumlah liabilitas                                                      Total non-current
                                228,475,193,734       213,713,856,624
      jangka panjang                                                                   liabilities
  Jumlah liabilitas             370,101,565,793       343,253,957,212               Total liabilities
Ekuitas                                                                                           Equity
  Ekuitas yang                                                               Equity attributable to
  diatribusikan kepada                                                    equity owners of parent
  pemilik entitas induk                                                                         entity
      Saham biasa               799,802,225,200       799,802,225,200           Common stocks
      Tambahan modal                                                           Additional paid-in
                                 79,313,728,149        79,313,728,149
      disetor                                                                              capital
      Saham treasuri           ( 48,403,000,000 )    ( 48,403,000,000 )         Treasury stocks
      Komponen ekuitas                                                     Other components of
                                   5,350,528,364         5,350,528,364
      lainnya                                                                              equity
      Saldo laba                                                            Retained earnings
      (akumulasi kerugian)                                                               (deficit)
          Saldo laba yang                                                    Unappropriated
          belum ditentukan    ( 443,345,762,220 )   ( 422,774,477,100 )    retained earnings
          penggunaannya
      Jumlah ekuitas yang                                                       Total equity
      diatribusikan kepada                                             attributable to equity
                                392,717,719,493       413,289,004,613
      pemilik entitas induk                                                 owners of parent
                                                                                        entity
   Kepentingan                                                          Non-controlling interests
                                   ( 44,055,628 )       ( 43,254,962 )
   non-pengendali
   Jumlah ekuitas               392,673,663,865       413,245,749,651                   Total equity
Jumlah liabilitas dan                                                      Total liabilities and equity
                                762,775,229,658       756,499,706,863
ekuitas
Page 6
[2311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Property Industry

Laporan laba rugi dan penghasilan                         Statement of profit or loss and other
komprehensif lain                                                     comprehensive income
                                      30 June 2023          30 June 2022
Penjualan dan pendapatan                                                                     Sales and revenue
                                      16,280,181,136        19,090,548,664
usaha
Beban pokok penjualan dan                                                            Cost of sales and revenue
                                    ( 20,068,600,468 )    ( 20,119,297,766 )
pendapatan
Jumlah laba bruto                    ( 3,788,419,332 )     ( 1,028,749,102 )                Total gross profit
Beban penjualan                        ( 592,370,185 )       ( 151,220,504 )                   Selling expenses
Beban umum dan administrasi                                                        General and administrative
                                    ( 10,505,704,026 )     ( 9,461,815,876 )
                                                                                                       expenses
Beban bunga dan keuangan             ( 4,472,372,428 )    ( 10,312,500,000 )        Interest and finance costs
Pendapatan lainnya                         134,999,164           597,438,435                       Other income
Beban lainnya                            ( 10,193,122 )        ( 11,594,373 )                   Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum                                                       Total profit (loss) before tax
                                    ( 19,234,059,929 )    ( 20,368,441,420 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak             ( 1,338,025,855 )     ( 1,704,820,294 )            Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi                                                        Total profit (loss) from
                                    ( 20,572,085,784 )    ( 22,073,261,714 )
yang dilanjutkan                                                                       continuing operations
Jumlah laba (rugi)                  ( 20,572,085,784 )    ( 22,073,261,714 )                Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif       ( 20,572,085,784 )    ( 22,073,261,714 )    Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat                                                            Profit (loss) attributable to
diatribusikan
   Laba (rugi) yang dapat                                                         Profit (loss) attributable to
                                    ( 20,571,285,118 )    ( 22,065,079,476 )
   diatribusikan ke entitas induk                                                                parent entity
   Laba (rugi) yang dapat                                                         Profit (loss) attributable to
   diatribusikan ke kepentingan            ( 800,666 )         ( 8,182,238 )       non-controlling interests
   non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang                                                            Comprehensive income
dapat diatribusikan                                                                              attributable to
   Laba rugi komprehensif yang                                                       Comprehensive income
   dapat diatribusikan ke entitas   ( 20,571,285,118 )    ( 22,065,079,476 )     attributable to parent entity
   induk
   Laba rugi komprehensif yang                                                     Comprehensive income
   dapat diatribusikan ke                  ( 800,666 )         ( 8,182,238 ) attributable to non-controlling
   kepentingan non-pengendali                                                                      interests
Laba (rugi) per saham                                                              Earnings (loss) per share
   Laba per saham dasar                                                         Basic earnings per share
   diatribusikan kepada                                                              attributable to equity
   pemilik entitas induk                                                      owners of the parent entity
       Laba (rugi) per saham                                                  Basic earnings (loss) per
       dasar dari operasi yang                 ( 2.74 )              ( 2.94 )     share from continuing
       dilanjutkan                                                                            operations
Page 7
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year

30 June 2023


Laporan perubahan ekuitas                                                                                                                                                                                                                       Statement of changes in equity
                                                                                                                                            Saldo laba yang belum      Ekuitas yang dapat
                                                                                                                     Komponen transaksi                                                            Kepentingan
                                                 Saham biasa       Tambahan modal disetor        Saham treasuri                                   ditentukan          diatribusikan kepada                                     Ekuitas
                                                                                                                       ekuitas lainnya                                                            non-pengendali
                                                                                                                                               penggunaannya              entitas induk
                                                                                                                     Other components of    Unappropriated retained   Equity attributable to
                                                 Common stocks     Additional paid-in capital    Treasury stocks                                                                               Non-controlling interests       Equity
                                                                                                                      equity transactions          earnings                parent entity
Posisi ekuitas                                                                                                                                                                                                                                                               Equity position
  Saldo awal periode sebelum penyajian kembali                                                                                                                                                                                                  Balance before restatement at beginning of
                                                 799,802,225,200         79,313,728,149         ( 48,403,000,000 )        5,350,528,364      ( 422,774,477,102 )         413,289,004,611              ( 43,254,962 )        413,245,749,649
                                                                                                                                                                                                                                                                                     period
  Posisi ekuitas, awal periode                   799,802,225,200         79,313,728,149         ( 48,403,000,000 )        5,350,528,364      ( 422,774,477,102 )         413,289,004,611              ( 43,254,962 )         413,245,749,649    Equity position, beginning of the period
  Laba (rugi)                                                                                                                                  ( 20,571,285,118 )      ( 20,571,285,118 )                ( 800,666 )       ( 20,572,085,784 )                                  Profit (loss)
  Posisi ekuitas, akhir periode                  799,802,225,200         79,313,728,149         ( 48,403,000,000 )        5,350,528,364      ( 443,345,762,220 )         392,717,719,493              ( 44,055,628 )         392,673,663,865          Equity position, end of the period
Page 8
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year

30 June 2022


Laporan perubahan ekuitas                                                                                                                                                                                                                       Statement of changes in equity
                                                                                                                                            Saldo laba yang belum      Ekuitas yang dapat
                                                                                                                     Komponen transaksi                                                            Kepentingan
                                                 Saham biasa       Tambahan modal disetor        Saham treasuri                                   ditentukan          diatribusikan kepada                                     Ekuitas
                                                                                                                       ekuitas lainnya                                                            non-pengendali
                                                                                                                                               penggunaannya              entitas induk
                                                                                                                     Other components of    Unappropriated retained   Equity attributable to
                                                 Common stocks     Additional paid-in capital    Treasury stocks                                                                               Non-controlling interests       Equity
                                                                                                                      equity transactions          earnings                parent entity
Posisi ekuitas                                                                                                                                                                                                                                                               Equity position
  Saldo awal periode sebelum penyajian kembali                                                                                                                                                                                                  Balance before restatement at beginning of
                                                 799,802,225,200         79,313,728,149         ( 48,403,000,000 )        5,654,987,562      ( 389,770,692,009 )         446,597,248,902              ( 33,443,541 )        446,563,805,361
                                                                                                                                                                                                                                                                                     period
  Posisi ekuitas, awal periode                   799,802,225,200         79,313,728,149         ( 48,403,000,000 )        5,654,987,562      ( 389,770,692,009 )         446,597,248,902              ( 33,443,541 )         446,563,805,361    Equity position, beginning of the period
  Laba (rugi)                                                                                                                                  ( 22,065,079,476 )      ( 22,065,079,476 )               ( 8,182,238 )      ( 22,073,261,714 )                                  Profit (loss)
  Posisi ekuitas, akhir periode                  799,802,225,200         79,313,728,149         ( 48,403,000,000 )        5,654,987,562      ( 411,835,771,485 )         424,532,169,426              ( 41,625,779 )         424,490,543,647          Equity position, end of the period
Page 9
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry

Laporan arus kas                                                        Statement of cash flows
                                   30 June 2023         30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi                                              Cash flows from operating
                                                                                               activities
   Penerimaan kas dari                                                            Cash receipts from
   aktivitas operasi                                                              operating activities
       Penerimaan dari                                                     Receipts from customers
                                    2,607,069,808       22,820,876,642
       pelanggan
   Pembayaran kas dari                                                        Cash payments from
   aktivitas operasi                                                           operating activities
       Pembayaran kepada                                                 Payments to suppliers for
       pemasok atas barang dan    ( 2,269,184,201 )   ( 10,551,045,381 )     goods and services
       jasa
       Pembayaran gaji dan                                               Payments for salaries and
                                   ( 777,789,822 )     ( 3,689,532,364 )
       tunjangan                                                                         allowances
   Kas diperoleh dari                                                    Cash generated from (used
                                   ( 439,904,215 )        8,580,298,897
   (digunakan untuk) operasi                                                            in) operations
   Penerimaan bunga dari                                                        Interests received from
                                         8,132,761          229,464,347
   aktivitas operasi                                                                 operating activities
   Pembayaran bunga dari                                                  Interests paid from operating
                                        ( 862,642 )    ( 5,755,242,398 )
   aktivitas operasi                                                                           activities
   Penerimaan pengembalian                                               Income taxes refunded (paid)
   (pembayaran) pajak                                                          from operating activities
                                   ( 113,581,556 )     ( 1,519,142,597 )
   penghasilan dari aktivitas
   operasi
   Penerimaan (pengeluaran)                                                Other cash inflows (outflows)
   kas lainnya dari aktivitas            2,744,109         831,107,300         from operating activities
   operasi
   Jumlah arus kas bersih                                                         Total net cash flows
   yang diperoleh dari                                                         received from (used in)
                                   ( 543,471,543 )       2,366,485,549
   (digunakan untuk) aktivitas                                                     operating activities
   operasi
Arus kas dari aktivitas                                                        Cash flows from investing
investasi                                                                                        activities
   Pembayaran uang muka                                                      Payments for advances for
   pembelian aset tetap                                 ( 246,202,189 )       purchase of property and
                                                                                             equipment
   Pembayaran untuk perolehan                                                Payments for acquisition of
                                  ( 1,886,641,144 )     ( 852,658,012 )
   properti investasi                                                             investment properties
   Pembayaran untuk perolehan                                                Payments for acquisition of
                                     ( 96,014,526 )     ( 284,211,161 )
   aset tetap                                                                   property and equipment
   Jumlah arus kas bersih                                                         Total net cash flows
   yang diperoleh dari                                                         received from (used in)
                                  ( 1,982,655,670 )    ( 1,383,071,362 )
   (digunakan untuk) aktivitas                                                      investing activities
   investasi
Arus kas dari aktivitas                                                    Cash flows from financing
pendanaan                                                                                    activities
   Penerimaan utang pihak                                              Proceeds from due to related
                                                         1,150,917,500
   berelasi                                                                                 parties
   Jumlah arus kas bersih                                                     Total net cash flows
   yang diperoleh dari                                                     received from (used in)
                                                         1,150,917,500
   (digunakan untuk) aktivitas                                                 financing activities
   pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan)                                                 Total net increase (decrease)
                                  ( 2,526,127,213 )      2,134,331,687
bersih kas dan setara kas                                                   in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas,                                               Cash and cash equivalents cash
Page 10
awal periode                   11,116,596,497   23,245,128,403    flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas,                                       Cash and cash equivalents
                                8,590,469,284   25,379,460,090
akhir periode                                                    cash flows, end of the period
Page 11
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry


Kebijakan akuntansi signifikan                                                                                                                  Significant accounting policies
                                                                                 30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan   Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha               Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian                       serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan                                         statements
                                    laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
                                    yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing- masing
                                    akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam
                                    pemerolehan aset. Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung (direct method)
                                    dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang
                                    penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah yang
                                    merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata uang
                                    fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan
                                    mata uang fungsional tersebut.
Prinsip-prinsip konsolidasi         Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Grup seperti disebutkan pada Catatan                              Principles of consolidation
                                    1.c. Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Grup, yakni Grup terekspos, atau memiliki hak,
                                    atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk
                                    mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari
                                    entitas (kekuasaan atas investee). Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial dimana Grup
                                    memiliki kemampuan praktis untuk melaksanakan (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai
                                    apakah Grup mengendalikan entitas lain. Laporan keuangan Grup mencakup hasil usaha, arus kas,
                                    aset dan liabilitas dari Perusahaan dan seluruh entitas anak yang, secara langsung dan tidak
                                    langsung, dikendalikan oleh Perusahaan. Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi,
                                    yaitu tanggal dimana Grup secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai
                                    tanggal pengendalian berakhir. Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan
                                    menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang
                                    serupa. Seluruh transaksi, saldo, laba, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait
                                    dengan transaksi antar entitas dalam grup dieliminasi secara penuh. Grup mengatribusikan laba rugi
                                    dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada pemilik entitas induk dan
                                    kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan nonpengendali
                                    memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan nonpengendali di ekuitas dalam laporan posisi
                                    keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Perubahan dalam bagian
                                    kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian adalah
                                    transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi
                                    ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali berubah, Grup menyesuaikan jumlah tercatat
                                    kepentingan pengendali dan kepentingan nonpengendali untuk mencerminkan perubahan kepemilikan
                                    relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah dimana kepentingan nonpengendali disesuaikan
                                    dan nilai wajar dari jumlah yang diterima atau dibayarkan diakui langsung dalam ekuitas dan
                                    diatribusikan pada pemilik dari entitas induk. Jika Grup kehilangan pengendalian, maka Grup: a)
                                    Menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah tercatatnya
                                    ketika pengendalian hilang; b) Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan
                                    nonpengendali pada entitas anak terdahulu ketika pengendalian hilang (termasuk setiap komponen
                                    penghasilan komprehensif lain yang diatribusikan pada kepentingan nonpengendali); c) Mengakui nilai
Page 12
                                      wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan yang mengakibatkan
                                      hilangnya pengendalian; d) Mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya
                                      pada tanggal hilangnya pengendalian; e) Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan secara
                                      langsung ke saldo laba jika disyaratkan oleh SAK lain, jumlah yang diakui dalam penghasilan
                                      komprehensif lain dalam kaitan dengan entitas anak; f) Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan
                                      sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi yang diatribusikan kepada entitas induk.
Kas dan setara kas                    Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank (rekening giro), dan deposito berjangka yang jatuh          Cash and cash equivalents
                                      tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan
                                      sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.




Piutang usaha dan piutang lain-lain   Pinjaman yang Diberikan dan Piutang Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan             Trade and other receivables
                                      nonderivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar
                                      aktif, kecuali: a) pinjaman yang diberikan dan piutang yang dimaksudkan untuk dijual dalam waktu
                                      dekat dan yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai
                                      wajar melaluilaba rugi; b) pinjaman yang diberikan dan piutang yang pada saat pengakuan awal
                                      ditetapkan sebagai tersediauntuk dijual; atau c) pinjaman yang diberikan dan piutang dalam hal pemilik
                                      mungkin tidak akan memperoleh kembali investasi awal secara substansial kecuali yang disebabkan
                                      oleh penurunan kualitas pinjaman. Setelah pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan piutang
                                      diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Persediaan                            Aset real estat, yang terutama terdiri dari tanah dalam pematangan, unit bangunan siap jual dan unit                     Inventories
                                      bangunan dalam penyelesaian, dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan
                                      nilai realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Biaya
                                      perolehan atas tanah dalam pematangan termasuk biaya pengembangan dan pematangan tanah.
                                      Biaya perolehan atas unit bangunan terdiri dari biaya aktual konstruksi. Beban keuangan atas pinjaman
                                      bank dan fasilitas pinjaman lainnya yang diperoleh yang dapat diatribusikan langsung dengan
                                      pembelian; pengembangan dan pematangan tanah; serta konstruksi aset real estat akan dikapitalisasi.
                                      Tanah yang dimiliki oleh Grup untuk pengembangan di masa yang akan datang, disajikan sebagai
                                      ?Tanah untuk Pengembangan? di bagian aset di laporan posisi keuangan konsolidasian. Pada saat
                                      dimulainya pengembangan dan pembangunan infrastruktur, nilai tanah tersebut akan diklasifikasikan
                                      sebagai persediaan, properti investasi atau aset tetap, mana yang lebih sesuai. Selisih lebih nilai
                                      tercatat persediaan atas estimasi jumlah terpulihkannya diakui sebagai rugi penurunan nilai sebagai
                                      ?Penyisihan atas Penurunan Nilai Persediaan? dalam laba rugi.
Properti investasi                    Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau                    Investment property
                                      kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk
                                      menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam
                                      produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau dijual dalam kegiatan
                                      usaha sehari-hari. Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan
                                      manfaat ekonomik masa depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan
                                      biaya perolehan properti investasi dapat diukur dengan andal. Properti investasi pada awalnya diukur
                                      sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembelian dan setiap pengeluaran yang dapat
                                      diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya transaksi lain).
                                      Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut. Setelah pengakuan awal, Grup memilih
                                      menggunakan model biaya dan mengukur properti investasi sebesar biaya perolehan dikurangi
                                      akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset. Hak atas tanah tidak disusutkan dan
Page 13
                                   disajikan sebesar biaya perolehan. Bangunan dan prasarana disusutkan dengan menggunakan
                                   metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis (20 tahun). Biaya pemeliharaan dan
                                   perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan penambahan
                                   dikapitalisasi. Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan
                                   penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa
                                   operasi kepada pihak lain. Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
                                   perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya
                                   pengembangan untuk dijual. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
                                   ketika tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang
                                   diperkirakan dari pelepasannya.Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
                                   pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui
                                   dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
Aset tetap                         Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap                                 Fixed assets
                                   biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
                                   agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen. Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
                                   mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
                                   tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
                                   aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
                                   tersebut. Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
                                   dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga
                                   perolehannya dan tidak disusutkan. Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk
                                   digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
                                   berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset sebagai berikut: Tahun Kendaraan 8 Peralatan &
                                   Perabot Kantor 4-8 Peralatan Mesin 8-16 Peralatan dan Perabot Mall 4 Peralatan dan Perabot
                                   Apartemen 5 Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai ?Aset
                                   dalam Penyelesaian? dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya
                                   pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari
                                   biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak
                                   termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam
                                   pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya lain. Akumulasi biaya perolehan yang akan
                                   dipindahkan ke masing- masing pos aset tetap yang sesuai pada saat aset tersebut selesai dikerjakan
                                   atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi. Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan
                                   pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan
                                   yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
                                   penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto,
                                   jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi pada saat penghentian pengakuan
                                   tersebut dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa
                                   manfaat, nilai residu, metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
Penurunan nilai aset nonkeuangan   Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami                     Impairment of non-financial assets
                                   penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
                                   Jumlah terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Grup
                                   menentukan jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut. Jumlah terpulihkan adalah
                                   jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai pakai
                                   adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit penghasil kas. Nilai kini
                                   dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan nilai waktu uang
                                   dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur. Jika, dan hanya jika, jumlah
                                   terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset diturunkan menjadi
Page 14
                                       sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera diakui dalam
                                       laba rugi. Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill
                                       dibalik jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
                                       terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset
                                       dinaikan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain   Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Perusahaan sebisa mungkin menggunakan data pasar           Trade payables and other liabilities
                                       yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung,
                                       Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan
                                       penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang
                                       tidak dapat diobservasi. Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh Perusahaan pada akhir
                                       periode pelaporan dimana perpindahan terjadi. Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
                                       Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya pada saat pengakuan awal.
                                       Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam salah satu dari kategori berikut: i. Liabilitas
                                       Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL) Liabilitas keuangan yang diukur
                                       pada FVTPL adalah liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau yang pada saat
                                       pengakuan awal telah ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas keuangan
                                       diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan
                                       dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat, atau bagian dari portfolio instrumen keuangan tertentu
                                       yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek aktual
                                       saat ini, atau merupakan derivatif, kecuali derivatif yang ditetapkan dan efektif sebagai instrumen
                                       lindung nilai. Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai
                                       wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi. ii.
                                       Liabilitas Keuangan Lainnya Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan
                                       yang diukur pada FVTPL dikelompokan dalam kategori ini dan diukur pada biaya perolehan
                                       diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Perusahaan mengklasifikasikan seluruh
                                       liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan
                                       diamortisasi, kecuali: a. Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabiitas dimaksud,
                                       termasuk derivatif yang merupakan liabiliatas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar. b. Liabitas
                                       keuangan yang timbul Ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi kualifikasi penghentian
                                       pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan. c. Kontrak jaminan keuangan
                                       dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga dibawah pasar. Setelah pengakuan
                                       awal, penerbit kontrak dan penerbit komitment selanjutnya mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah
                                       yang lebih tinggi antara i. Jumlah penyisihan kerugian dan ii. Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi
                                       dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72. d.
                                       Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakusisi dalam kombinasi bisnis Ketika PSAK 22
                                       diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya dalam laba rugi. Saat
                                       pengakuan awal Perusahaan dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur liabilitas
                                       keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan akan
                                       menghasilkaninformasi yang lebih relevan, karena: a. Mengeliminasi atau mengurangi secara
                                       signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai ?accounting mismatch?)
                                       yang dapat timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas
                                       aset atau liabilitas dengan dasar yang berbeda beda; atau b. Sekelompok liabilitas keuangan atau aset
                                       keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai
                                       manajemen risiko atau strategi investasi yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar
                                       dimaksud atas kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci
                                       Perusahaan. Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan Perusahaan menghentikan pengakuan
                                       liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah dilepaskan, dibatalkan atau
Page 15
                                  kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya
                                  danimbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.
Pengakuan pendapatan dan beban    PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan PSAK 72 menggantikan PSAK 23: ?                           Revenue and expense recognition
                                  Pendapatan? dan memperkenalkan model pengakuan pendapatan 5 (lima) langkah dan menentukan
                                  pengakuan pendapatan, yaitu terjadi ketika pengendalian atas barang telah dialihkan atau pada saat
                                  (atau selama) jasa diberikan (kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi). Perusahaan menerapkan PSAK
                                  72 secara retrospektif dengan dampak kumulatif pada awal penerapan diakui pada tanggal 1 Januari
                                  2020 dan tidak melakukan penyajian kembali informasi komparatif. PSAK 72 menentukan pengakuan
                                  pendapatan, yaitu terjadi ketika pengendalian atas barang telah dialihkan atau pada saat (atau selama)
                                  jasa diberikan (kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi). Penerapan standar ini tidak mempengaruhi
                                  pengakuan pendapatan Perusahaan. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan Perusahaan terhadap
                                  kontrak pendapatan dengan mengacu 5 (lima) tahapan yang ada di dalam PSAK 72: Pendapatan dari
                                  Kontrak dengan Pelanggan, tidak terdapat dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan dan
                                  tidak memerlukan penyesuaian di saldo awal 1 Januari 2020.
Penjabaran mata uang asing        Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan                      Foreign currency translation
                                  mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata
                                  uang fungsional Perusahaan dan seluruh entitas anak adalah Rupiah. Transaksi-transaksi selama
                                  tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan
                                  valuta asing pada tanggal transaksi.

Transaksi dengan pihak berelasi   Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: a. Orang atau anggota          Transactions with related parties
                                  keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. Memiliki
                                  pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; ii. Memiliki pengaruh signifikan atas
                                  entitas pelapor; atau iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari
                                  entitas pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
                                  i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
                                  entitas anak,dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain); ii. Satu entitas adalah
                                  entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama
                                  yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
                                  iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. Satu entitas adalah
                                  ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; v.
                                  Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas
                                  pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang
                                  menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor; vi.
                                  Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a);
                                  atau vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
                                  merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas) viii. Entitas, atau anggota
                                  dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa
                                  personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
                                  Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan yang
                                  relevan.
Pajak penghasilan                 Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam                                     Income taxes
                                  menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi,
                                  kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan
                                  komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
                                  dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan
Page 16
           periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar
           untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terutang untuk
           periode tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset. Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode
           berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada
           (direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan undang-undang
           pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Manfaat
           terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode sebelumnya
           diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak belum dikompensasi dan
           kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak masa depan akan
           tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum
           dimanfaatkan. Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan,
           kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari: a. pengakuan awal goodwill ; atau b.
           pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi
           tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset pajak tangguhan diakui
           untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
           akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba dimaksud,
           kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas
           dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba
           akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
           menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan,
           berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku
           pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan
           konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir periode pelaporan,
           untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset
           pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan. Grup mengurangi jumlah tercatat aset
           pajak tangguhan jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
           memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Setiap
           pengurangan tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga kemungkinan besar
           laba kena pajak yang tersedia jumlahnya memadai. Grup melakukan saling hapus aset pajak
           tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika: a. Grup memiliki hak yang dapat
           dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini;
           dan b. aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
           dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas: i. entitas kena pajak yang sama; atau ii. entitas
           kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan
           dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap
           periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diperkirakan
           untuk diselesaikan atau dipulihkan. Grup melakukan saling hapus atas aset pajak kini dan liabilitas
           pajak kini jika dan hanya jika, Grup: a. memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
           melakukan saling hapus atas jumlah yang diakui; dan b. bermaksud untuk menyelesaikan dengan
           dasar neto atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Pinjaman   Pinjaman yang Diberikan dan Piutang Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan             Borrowings
           nonderivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar
           aktif, kecuali: a) pinjaman yang diberikan dan piutang yang dimaksudkan untuk dijual dalam waktu
           dekat dan yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai
           wajar melaluilaba rugi; b) pinjaman yang diberikan dan piutang yang pada saat pengakuan awal
           ditetapkan sebagai tersediauntuk dijual; atau c) pinjaman yang diberikan dan piutang dalam hal pemilik
           mungkin tidak akan memperoleh kembali investasi awal secara substansial kecuali yang disebabkan
Page 17
                         oleh penurunan kualitas pinjaman. Setelah pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan piutang
                         diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Provisi                  Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha Grup mengevaluasi akun tertentu jika terdapat                   Provisions
                         informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam
                         hal tersebut, Grup mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun
                         tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan
                         berdasarkan catatan kredit, untuk mencatat provisi spesifik atas jumlah piutang yang diharapkan dapat
                         diterima oleh Grup. Provisi spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi
                         yang diterima mempengaruhi jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha. Grup menilai
                         penurunan nilai pada aset keuangan dengan biaya perolehan yang diamortisasi pada setiap tanggal
                         pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen
                         harus mempertimbangkan informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya
                         berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi
                         ekonomi masa depan. Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian
                         kredit ekspektasian yang menggunakan roll rate dan discounted cash flow untuk menilai kas dan
                         setara kas, dana yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha dan piutang lain lain. Nilai tercatat aset
                         keuangan telah diungkapkan dalam Catatan 5.
Imbalan kerja karyawan   Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan           Employee benefits
                         jasanya dalam suatu periode akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka
                         pendek yang diharapkan akan dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut. Imbalan kerja jangka
                         pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif. Imbalan Pascakerja Imbalan pascakerja
                         seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang- Undang
                         Ketenagakerjaan No.13/2003 (?UU 13/2003?). Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto
                         sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset
                         program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit Credit.
                         Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan imbalan tersebut. Grup mencatat
                         tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan pasti, tetapi juga
                         kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas. Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan
                         keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto
                         diakui dalam laba rugi. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari
                         keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas aset program dan setiap perubahan dampak batas
                         atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif lain. Grup mengakui jumlah beban dan liabilitas
                         atas iuran terutang kepada program iuran pasti, ketika pekerja telah memberikan jasa kepada entitas
                         selama suatu periode. Pesangon Grup mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal
                         yang lebih awal di antara: a) Ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; dan
                         b) Ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK No. 57
                         dan melibatkan pembayaran pesangon. Grup mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan
                         mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja.
Laba per saham           Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada              Earnings per share
                         pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar
                         dalam suatu periode. Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba
                         atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-ata
                         tertimbang saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang
                         bersifat dilutif.
Dividen                  Penawaran Umum Efek Perusahaan Pada tanggal 7 Juni 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan                        Dividends
                         efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan
Page 18
                                  Surat Keputusan No. S-27/12BL/2007 untuk melakukan penawaran umum perdana 2.000.000.000
                                  saham dengan nilai nominal Rp100 (angka penuh) per saham kepada masyarakat melalui pasar modal
                                  dengan harga Rp120 (angka penuh) per saham. Pencatatan saham dilakukan di Bursa Efek Jakarta
                                  pada tanggal 15 Juni 2007. Perusahaan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 1.400.000.000 yang
                                  menyertai Saham Baru yang dikeluarkan dalam rangka Penawaran Umum, dengan harga pelaksanaan
                                  sebesar Rp 135 setiap lembar yang dapat dilaksanakan selama jangka waktu pelaksanaan, yaitu 6
                                  (enam) bulan setelah tanggal pencatatan Waran Seri I pada BEI sampai dengan tanggal 14 Juni 2010.
                                  Setiap 10 Saham baru melekat 7 Waran Seri I yang diberikan secara cuma- cuma sebagai insentif.
                                  Setiap pemegang 1 (satu) Waran Seri I berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Biasa atas nama pada
                                  harga pelaksanaan Waran Seri I selama jangka waktu pelaksanaan Waran Seri I. Pemegang Waran
                                  Seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham termasuk hak dividen dan hak suara selama
                                  Waran Seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi Saham Biasa atas nama. Bila Waran Seri I tersebut
                                  tidak dilaksanakan sampai tanggal akhir pelaksanaan, maka Waran Seri I menjadi kadaluarsa. Pada
                                  tanggal 5 November 2019, Perusahaan memperoleh Surat Persetujuan dari Direksi PT Bursa Efek
                                  Indonesia melalui Surat No.S-07098/BEI-PP2/11-2019, untuk melakukan pencatatan saham hasil
                                  Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar 683.000.000 saham, dengan
                                  nilai nominal Rp100 (angka penuh) per saham, dan harga pelaksanaan Rp115 (angka penuh) per
                                  saham. Pada tanggal 14 November 2019, semua saham Perusahaan dari hasil penambahan tersebut
                                  telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia, dengan demikian efektif sejak tanggal tersebut, seluruh
                                  saham Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia menjadi 7.513.992.252 saham. Perusahaan
                                  telah mencatatkan seluruh saham biasanya sebanyak 7.513.992.252 saham pada Bursa Efek
                                  Indonesia masing-masing pada 30 Juni 2023 dan 2022.
Instrumen keuangan derivatif      Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk                      Derivative financial instruments
                                  diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur
                                  pada FVTPL. Namun demikian, Perusahaan dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan
                                  saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam
                                  waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI. Penetapan ini menyebabkan semua
                                  keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen tetap
                                  diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
                                  komprehensif lain direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi. Reklasifikasi Perusahaan tidak
                                  mereklasifikasi derivatif dari diukur pada nilai wajar melalui laba rugi selama derivatif tersebut dimiliki
                                  atau diterbitkan dan tidak mereklasifikasi setiap instrumen keuangan dari diukur melalui laba rugi jika
                                  pada pengakuan awal instrumen keuangan tersebut ditetapkan oleh Perusahaan sebagai diukur pada
                                  nilai wajar melalui laba rugi. Perusahaan dapat mereklasifikasi aset keuangan yang diukur pada nilai
                                  wajar melalui laba rugi, jika aset keuangan tidak lagi dimiliki untuk tujuan penjualan atau pembelian
                                  kembali aset keuangan tersebut dalam waktu dekat. Perusahaan tidak mereklasifikasi setiap instrumen
                                  keuangan ke diukur pada nilai wajar melalui laba rugi setelah pengakuan awal.
Penerapan standar akutansi baru   Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun                 The implementation of new statements of
                                  Berjalan Berikut adalah revisi, amendemen dan penyesuaian atas standar akuntansi keuangan (SAK)                                 accounting standards
                                  serta interpretasi atas SAK berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
                                  2020, yaitu: 1) PSAK 71: Instrumen Keuangan; 2) PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan
                                  Pelanggan; 3) PSAK 73: Sewa; 4) PSAK 62 (Amendemen 2017): Kontrak Asuransi tentang
                                  Menerapkan PSAK 71: Instrumen Keuangan denganPSAK 62: Kontrak Asuransi; 5) PSAK 15
                                  (Amendemen 2017): Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama tentang Kepentingan
                                  Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan VenturaBersama; 6) PSAK 71 (Amendemen 2018):
                                  Instrumen Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan KompensasiNegatif; 7) ISAK 35:
                                  PenyajianBerorientasi Nonlaba; Laporan Keuangan Entitas 8) PSAK 1 (Amendemen dan Penyesuaian
Page 19
                   Tahunan 2019): Penyajian Laporan Keuangan; 9) PSAK 25 (Amendemen 2019): Kebijakan
                   Akuntansi,Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan; 10) PSAK 102 (Revisi 2019): Akuntansi
                   Murabahah; 11) ISAK 101: Pengakuan Pendapatan Murabahah Tangguh Tanpa Risiko Signifikan
                   terkait Kepemilikan Persediaan; 12) ISAK 102: Penurunan Nilai Piutang Murabahah; 13) ISAK 36:
                   Interpretasi atas Interaksi antara Ketentuan Mengenai Hak atas Tanah dalam PSAK 16: Aset Tetap
                   dan PSAK 73: Sewa; 14) PPSAK 13: Pencabutan PSAK 45: Pelaporan KeuanganEntitas Nirlaba;
                   danAmendemen PSAK 71, Amendemen PSAK 55, Amendemen PSAK 60, tentang Reformasi Acuan
                   Suku Bunga. Kecuali untuk perubahan yang dijelaskan di bawah ini, implementasi dari standar-standar
                   tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan
                   tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di tahun berjalan atautahun
                   sebelumnya. i) PSAK 71: Instrumen Keuangan PSAK 71 menggantikan PSAK 55 (Revisi 2014)
                   "Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran" dan memperkenalkan pengaturan baru untuk
                   klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan berdasarkan penilaian atas model bisnis dan arus kas
                   kontraktual, pengakuan dan pengukuran cadangan kerugian penurunan nilai instrumen keuangan
                   dengan menggunakan model kerugian kredit ekspektasian, yang menggantikan model kerugian kredit
                   yang terjadi serta memberikan pendekatan yang lebih sederhana untuk akuntansi lindung nilai. Sesuai
                   dengan persyaratan transisi pada PSAK 71, Perusahaan memilih penerapan secara retrospektif
                   dengan dampak kumulatif pada awal penerapan diakui pada tanggal1 Januari 2020 dan tidak
                   melakukan penyajian kembali informasi komparatif. Berdasarkan hasil kajian Perusahaan terhadap dua
                   kriteria dalam menentukan klasifikasi aset keuangan, terdapat perubahan klasifikasi dan pengukuran
                   investasi jangka panjang yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dan diukur dengan metode
                   biaya menurut PSAK 55 berubah menjadi klasifikasi aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
                   melalui penghasilan komprehensif lain sesuai PSAK 71. Perubahan pendekatan dalam perhitungan
                   penurunan nilai aset keuangan juga berdampak pada nilai tercatat aset keuangan Perusahaan pada
                   awal penerapan PSAK 71. ii) PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan PSAK 72
                   menggantikan PSAK 23: ? Pendapatan? dan memperkenalkan model pengakuan pendapatan 5 (lima)
                   langkah dan menentukan pengakuan pendapatan, yaitu terjadi ketika pengendalian atas barang telah
                   dialihkan atau pada saat (atau selama) jasa diberikan (kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi).
                   Perusahaan menerapkan PSAK 72 secara retrospektif dengan dampak kumulatif pada awal penerapan
                   diakui pada tanggal 1 Januari 2020 dan tidak melakukan penyajian kembali informasi komparatif.
                   PSAK 72 menentukan pengakuan pendapatan, yaitu terjadi ketika pengendalian atas barang telah
                   dialihkan atau pada saat (atau selama) jasa diberikan (kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi).
                   Penerapan standar ini tidak mempengaruhi pengakuan pendapatan Perusahaan. Berdasarkan kajian
                   yang telah dilakukan Perusahaan terhadap kontrak pendapatan dengan mengacu 5 (lima) tahapan
                   yang ada di dalam PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, tidak terdapat dampak yang
                   signifikan terhadap laporan keuangan dan tidak memerlukan penyesuaian di saldo awal 1 Januari
                   2020. iii) PSAK 73: Sewa PSAK 73: Sewa diterbitkan di bulan September 2017 dan berlaku efektif
                   pada tanggal 1 Januari 2020 dengan penerapan dini diperkenankan, untuk entitas yang menerapkan
                   PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, pada atau sebelum tanggal penerapan awal
                   PSAK 73: Sewa. Perusahaan telah menerapkan PSAK 73: Sewa sejak 1 Januari 2020, yang
                   berdampak pada perubahan atas kebijakan akuntansi dan adanya penyesuaian-penyesuaian terhadap
                   jumlah yang telah diakui pada laporan keuangan. Perusahaan menerapkan PSAK 73: Sewa secara
                   retrospektif dengan dampak kumulatif pada awal penerapan dan tidak melakukan penyajian kembali
                   untuk informasi komparasi. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan Perusahaan, tidak terdapat
                   dampak yang signifikan atas penerapan PSAK 73: Sewa terhadap saldo awal 1 Januari 2020.
Kombinasi bisnis   Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam          Business combination
                   rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan
Page 20
                                            merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak
                                            dapat menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas individual dalam
                                            Grup. Karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan
                                            substansi ekonomi pemilikan atas aset, liabilitas, saham atau instrumen kepemilikan lainnya yang
                                            dipertukarkan, maka aset ataupun liabilitas yang pemilikannya dialihkan (dalam bentuk hukumnya)
                                            dicatat sesuai dengan nilai buku seperti penggabungan usaha berdasarkan metode penyatuan
                                            kepemilikan. Entitas yang menerima bisnis, dalam kombinasi bisnis entitas sepengendali, mengakui
                                            selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis
                                            entitas sepengendali di ekuitas dalam akun tambahan modal disetor.
Penentuan nilai wajar                       Pengukuran Nilai Wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau                          Determination of fair value
                                            harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku
                                            pasar pada tanggal pengukuran. Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan
                                            pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan. Nilai wajar dikategorikan dalam level
                                            yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada apakah input suatu pengukuran dapat
                                            diobservasi dan signifikansi input terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar: i. Harga kuotasian
                                            (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses pada
                                            tanggal pengukuran (Level 1) ii. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat
                                            diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2) iii. Input
                                            yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3) Dalam mengukur nilai wajar aset atau
                                            liabilitas, Perusahaan sebisa mungkin menggunakan data pasar yang dapat diobservasi. Apabila nilai
                                            wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Perusahaan menggunakan teknik
                                            penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
                                            diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
                                            Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh Perusahaan pada akhir periode pelaporan
                                            dimana perpindahan terjadi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing   Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan               Foreign currency transactions and balances
                                            mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata
                                            uang fungsional Perusahaan dan seluruh entitas anak adalah Rupiah. Transaksi-transaksi selama
                                            tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan
                                            valuta asing pada tanggal transaksi.

Aset hak guna                               Pembayaran sewa yang termasuk dalam indeks utang sewa meliputi: pembayaran sewa tetap, sewa                                      Right of use assets
                                            variabel yang bergantung pada indeks, jumlah yang akan dibayarkan dalam jaminan nilai residu dan
                                            harga eksekusi opsi beli, opsi perpanjangan atau penalti penghentikan jika Perusahaan cukup pasti
                                            akan mengeksekusi opsi tersebut. Utang sewa awalnya diukur pada nilai kini atas pembayaran sewa
                                            yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam
                                            sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman
                                            inkremental Perusahaan. Umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental
                                            sebagai suku bunga diskonto. Setelah pengakuan awal utang sewa diukur pada biaya perolehan
                                            diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Utang sewa diukur kembali ketika ada
                                            perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika
                                            ada perubahan estimasi Perusahaan atas jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai
                                            residual, atau jika Perusahaan mengubah penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi
                                            beli,perpanjangan atau penghentian. Ketika utang sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian
                                            terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat aset hak guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah
                                            tercatat aset hak guna telah berkurang menjadi nol.
Page 21
Properti investasi                Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau                  Investment properties
                                  kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk
                                  menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam
                                  produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau dijual dalam kegiatan
                                  usaha sehari-hari. Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan
                                  manfaat ekonomik masa depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan
                                  biaya perolehan properti investasi dapat diukur dengan andal. Properti investasi pada awalnya diukur
                                  sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembelian dan setiap pengeluaran yang dapat
                                  diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya transaksi lain).
                                  Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut. Setelah pengakuan awal, Grup memilih
                                  menggunakan model biaya dan mengukur properti investasi sebesar biaya perolehan dikurangi
                                  akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset. Hak atas tanah tidak disusutkan dan
                                  disajikan sebesar biaya perolehan. Bangunan dan prasarana disusutkan dengan menggunakan
                                  metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis (20 tahun). Biaya pemeliharaan dan
                                  perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan penambahan
                                  dikapitalisasi. Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan
                                  penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa
                                  operasi kepada pihak lain. Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
                                  perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya
                                  pengembangan untuk dijual. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
                                  ketika tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang
                                  diperkirakan dari pelepasannya.Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
                                  pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui
                                  dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
Investasi pada entitas asosiasi   Entitas asosiasi adalah entitas dimana Grup memiliki kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan         Investment in associates
                                  kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan
                                  bersama atas kebijakan tersebut (pengaruh signifikan). Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan
                                  menggunakan metode ekuitas. Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi diakui sebesar biaya
                                  perolehan, dan jumlah tercatat ditambah atau dikurang untuk mengakui bagian atas laba rugi investee
                                  setelah tanggal perolehan. Bagian atas laba rugi investee diakui dalam laba rugi. Penerimaan distribusi
                                  dari investee mengurangi nilai tercatat investasi. Penyesuaian terhadap jumlah tercatat tersebut juga
                                  mungkin dibutuhkan untuk perubahan dalam proporsi bagian investor atas investee yang timbul dari
                                  penghasilan komprehensif lain, termasuk perubahan yang timbul dari revaluasi aset tetap dan selisih
                                  penjabaran valuta asing. Bagian investor atas perubahan tersebut diakui dalam penghasilan
                                  komprehensif lain. Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal ketika investasinya
                                  berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi sebagai berikut: a. jika investasi menjadi entitas anak.
                                  b. Jika sisa kepentingan dalam entitas asosiasi merupakan aset keuangan, maka Grup mengukur sisa
                                  kepentingan tersebut pada nilai wajar. c. Ketika Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas, Grup
                                  mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang
                                  terkait dengan investasi tersebut menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan
                                  jika investee telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas terkait.
Instrumen keuangan                PSAK 71 menggantikan PSAK 55 (Revisi 2014) "Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran"                      Financial instruments
                                  dan memperkenalkan pengaturan baru untuk klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan
                                  berdasarkan penilaian atas model bisnis dan arus kas kontraktual, pengakuan dan pengukuran
                                  cadangan kerugian penurunan nilai instrumen keuangan dengan menggunakan model kerugian kredit
                                  ekspektasian, yang menggantikan model kerugian kredit yang terjadi serta memberikan pendekatan
                                  yang lebih sederhana untuk akuntansi lindung nilai. Sesuai dengan persyaratan transisi pada PSAK
Page 22
71, Perusahaan memilih penerapan secara retrospektif dengan dampak kumulatif pada awal
penerapan diakui pada tanggal1 Januari 2020 dan tidak melakukan penyajian kembali informasi
komparatif. Berdasarkan hasil kajian Perusahaan terhadap dua kriteria dalam menentukan klasifikasi
aset keuangan, terdapat perubahan klasifikasi dan pengukuran investasi jangka panjang yang
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dan diukur dengan metode biaya menurut PSAK 55
berubah menjadi klasifikasi aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain sesuai PSAK 71. Perubahan pendekatan dalam perhitungan penurunan nilai aset
keuangan juga berdampak pada nilai tercatat aset keuangan Perusahaan pada awal penerapan PSAK
71. Pengakuan dan Pengukuran Awal Perusahaan mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan
dalam laporan posisi keuangan, jika dan hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam
ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas
keuangan, Perusahaan mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang
dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan
aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan
perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar
melalui laba rugi dibebankan segera. Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan Perlakuan Akuntansi
Sebelum 1 Januari 2020. Pengukuran selanjutnya aset keuangan tergantung pada klasifikasinya pada
saat pengakuan awal. Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dalam salah satu dari empat
kategori berikut: i. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL) Aset
keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau
yang pada saat pengakuan awal telah ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Aset
keuangan diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk
tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat, atau bagian dari portofolio instrumen keuangan
tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek
aktual saat ini, atau merupakan derivatif, kecuali derivatif yang ditetapkan dan efektif sebagai
instrumen lindung nilai. Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada
nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui
dalam laba rugi. ii. Pinjaman yang Diberikan dan Piutang Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah
aset keuangan nonderivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai
kuotasi di pasar aktif, kecuali: a) pinjaman yang diberikan dan piutang yang dimaksudkan untuk dijual
dalam waktu dekat dan yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melaluilaba rugi; b) pinjaman yang diberikan dan piutang yang pada saat
pengakuan awal ditetapkan sebagai tersediauntuk dijual; atau c) pinjaman yang diberikan dan piutang
dalam hal pemilik mungkin tidak akan memperoleh kembali investasi awal secara substansial kecuali
yang disebabkan oleh penurunan kualitas pinjaman. Setelah pengakuan awal, pinjaman yang diberikan
dan piutang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga
efektif. iii. Investasi Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (HTM) Investasi HTM adalah aset keuangan
nonderivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan,
serta Perusahaan mempunyai intensi positif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut
hingga jatuh tempo. Setelah pengakuan awal, investasi dimiliki hingga jatuh tempo diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Pengukuran selanjutnya aset
keuangan tergantung pada klasifikasinya pada saat pengakuan awal. Perusahaan mengklasifikasikan
aset keuangan dalam salah satu dari empat kategori berikut: (lanjutan) iv. Aset Keuangan Tersedia
Untuk Dijual (AFS) Aset keuangan AFS adalah aset keuangan nonderivatif yang ditetapkan sebagai
tersedia untuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan sebagai (a) pinjaman yang diberikan dan piutang,
(b) investasi yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo, atau (c) aset keuangan
Page 23
                                   yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Setelah pengakuan awal, aset keuangan AFS diukur
                                   pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam
                                   penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian
                                   akibat perubahan kurs, sampai aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya. Pada saat itu,
                                   keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
                                   direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi. Investasi dalam instrumen
                                   ekuitas yang tidak memiliki harga kuotasian di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat diukur secara
                                   andal diukur pada biaya perolehan. Perlakuan Akuntansi Sejak 1 Januari 2020. Pada saat pengakuan
                                   awal, aset keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada
                                   biaya perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                                   komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Penerapan standar akuntansi baru   Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun             Adoption of new accounting standards
                                   Berjalan Berikut adalah revisi, amendemen dan penyesuaian atas standar akuntansi keuangan (SAK)
                                   serta interpretasi atas SAK berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
                                   2020, yaitu: 1) PSAK 71: Instrumen Keuangan; 2) PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan
                                   Pelanggan; 3) PSAK 73: Sewa; 4) PSAK 62 (Amendemen 2017): Kontrak Asuransi tentang
                                   Menerapkan PSAK 71: Instrumen Keuangan denganPSAK 62: Kontrak Asuransi; 5) PSAK 15
                                   (Amendemen 2017): Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama tentang Kepentingan
                                   Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan VenturaBersama; 6) PSAK 71 (Amendemen 2018):
                                   Instrumen Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan KompensasiNegatif; 7) ISAK 35:
                                   PenyajianBerorientasi Nonlaba; Laporan Keuangan Entitas 8) PSAK 1 (Amendemen dan Penyesuaian
                                   Tahunan 2019): Penyajian Laporan Keuangan; 9) PSAK 25 (Amendemen 2019): Kebijakan
                                   Akuntansi,Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan; 10) PSAK 102 (Revisi 2019): Akuntansi
                                   Murabahah; 11) ISAK 101: Pengakuan Pendapatan Murabahah Tangguh Tanpa Risiko Signifikan
                                   terkait Kepemilikan Persediaan; 12) ISAK 102: Penurunan Nilai Piutang Murabahah; 13) ISAK 36:
                                   Interpretasi atas Interaksi antara Ketentuan Mengenai Hak atas Tanah dalam PSAK 16: Aset Tetap
                                   dan PSAK 73: Sewa; 14) PPSAK 13: Pencabutan PSAK 45: Pelaporan KeuanganEntitas Nirlaba;
                                   danAmendemen PSAK 71, Amendemen PSAK 55, Amendemen PSAK 60, tentang Reformasi Acuan
                                   Suku Bunga. Kecuali untuk perubahan yang dijelaskan di bawah ini, implementasi dari standar-standar
                                   tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan
                                   tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di tahun berjalan atautahun
                                   sebelumnya. i) PSAK 71: Instrumen Keuangan PSAK 71 menggantikan PSAK 55 (Revisi 2014)
                                   "Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran" dan memperkenalkan pengaturan baru untuk
                                   klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan berdasarkan penilaian atas model bisnis dan arus kas
                                   kontraktual, pengakuan dan pengukuran cadangan kerugian penurunan nilai instrumen keuangan
                                   dengan menggunakan model kerugian kredit ekspektasian, yang menggantikan model kerugian kredit
                                   yang terjadi serta memberikan pendekatan yang lebih sederhana untuk akuntansi lindung nilai. Sesuai
                                   dengan persyaratan transisi pada PSAK 71, Perusahaan memilih penerapan secara retrospektif
                                   dengan dampak kumulatif pada awal penerapan diakui pada tanggal1 Januari 2020 dan tidak
                                   melakukan penyajian kembali informasi komparatif. Berdasarkan hasil kajian Perusahaan terhadap dua
                                   kriteria dalam menentukan klasifikasi aset keuangan, terdapat perubahan klasifikasi dan pengukuran
                                   investasi jangka panjang yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dan diukur dengan metode
                                   biaya menurut PSAK 55 berubah menjadi klasifikasi aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
                                   melalui penghasilan komprehensif lain sesuai PSAK 71. Perubahan pendekatan dalam perhitungan
                                   penurunan nilai aset keuangan juga berdampak pada nilai tercatat aset keuangan Perusahaan pada
                                   awal penerapan PSAK 71. ii) PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan PSAK 72
                                   menggantikan PSAK 23: ? Pendapatan? dan memperkenalkan model pengakuan pendapatan 5 (lima)
Page 24
langkah dan menentukan pengakuan pendapatan, yaitu terjadi ketika pengendalian atas barang telah
dialihkan atau pada saat (atau selama) jasa diberikan (kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi).
Perusahaan menerapkan PSAK 72 secara retrospektif dengan dampak kumulatif pada awal penerapan
diakui pada tanggal 1 Januari 2020 dan tidak melakukan penyajian kembali informasi komparatif.
PSAK 72 menentukan pengakuan pendapatan, yaitu terjadi ketika pengendalian atas barang telah
dialihkan atau pada saat (atau selama) jasa diberikan (kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi).
Penerapan standar ini tidak mempengaruhi pengakuan pendapatan Perusahaan. Berdasarkan kajian
yang telah dilakukan Perusahaan terhadap kontrak pendapatan dengan mengacu 5 (lima) tahapan
yang ada di dalam PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, tidak terdapat dampak yang
signifikan terhadap laporan keuangan dan tidak memerlukan penyesuaian di saldo awal 1 Januari
2020. iii) PSAK 73: Sewa PSAK 73: Sewa diterbitkan di bulan September 2017 dan berlaku efektif
pada tanggal 1 Januari 2020 dengan penerapan dini diperkenankan, untuk entitas yang menerapkan
PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, pada atau sebelum tanggal penerapan awal
PSAK 73: Sewa. Perusahaan telah menerapkan PSAK 73: Sewa sejak 1 Januari 2020, yang
berdampak pada perubahan atas kebijakan akuntansi dan adanya penyesuaian-penyesuaian terhadap
jumlah yang telah diakui pada laporan keuangan. Perusahaan menerapkan PSAK 73: Sewa secara
retrospektif dengan dampak kumulatif pada awal penerapan dan tidak melakukan penyajian kembali
untuk informasi komparasi. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan Perusahaan, tidak terdapat
dampak yang signifikan atas penerapan PSAK 73: Sewa terhadap saldo awal 1 Januari 2020.
Page 25
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year

30 June 2023

Aset tetap                                                                                                                                                                        Property, plant, and equipment
                                                      Aset tetap, awal periode     Penambahan aset tetap          Pengurangan aset tetap    Aset tetap, akhir periode
                                                         Property, plant, and      Addition in property, plant,    Disposals in property,     Property, plant, and
                                                     equipment, beginning period         and equipment              plant, and equipment     equipment, end period
Nilai perolehan, kotor   Mesin dan peralatan,                                                                                                                           Machinery and equipment,        Carrying amount, gross
                                                             14,786,390,162                     61,450,000                                         14,847,840,162
                         dimiliki langsung                                                                                                                                         directly owned
                         Perabot dan peralatan                                                                                                                                Furniture and office
                                                             10,715,143,023                     88,922,560                   ( 680,000 )           10,803,385,583
                         kantor, dimiliki langsung                                                                                                                      equipment, directly owned
                         Kendaraan bermotor,                                                                                                                                Motor vehicle, directly
                                                              1,318,550,000                   478,115,000                                           1,796,665,000
                         dimiliki langsung                                                                                                                                                  owned
                         Dimiliki langsung                   26,820,083,185                   628,487,560                    ( 680,000 )           27,447,890,745                Directly owned
                         Aset tetap                                                                                                                                          Property, plant, and
                                                             26,820,083,185                   628,487,560                    ( 680,000 )           27,447,890,745
                                                                                                                                                                                      equipment
Akumulasi depresiasi     Mesin dan peralatan,                                                                                                                           Machinery and equipment,             Carrying amount,
                                                             12,229,483,677                   383,309,599                                          12,612,793,276
                         dimiliki langsung                                                                                                                                         directly owned     accumulated depreciation
                         Perabot dan peralatan                                                                                                                                Furniture and office
                                                             10,261,766,533                   102,764,996                    ( 170,000 )           10,364,361,529
                         kantor, dimiliki langsung                                                                                                                      equipment, directly owned
                         Kendaraan bermotor,                                                                                                                                Motor vehicle, directly
                                                              1,246,644,075                   346,050,550                                           1,592,694,625
                         dimiliki langsung                                                                                                                                                  owned
                         Dimiliki langsung                   23,737,894,285                   832,125,145                    ( 170,000 )           24,569,849,430                Directly owned
                         Aset tetap                                                                                                                                          Property, plant, and
                                                             23,737,894,285                   832,125,145                    ( 170,000 )           24,569,849,430
                                                                                                                                                                                      equipment
Page 26
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year

31 December 2022

Aset tetap                                                            Property, plant, and equipment
                                                            Aset tetap, awal periode          Penambahan aset tetap
                                                          Property, plant, and equipment,   Addition in property, plant, and
                                                                 beginning period                      equipment
Nilai perolehan, kotor    Mesin dan peralatan, dimiliki                                                                        Machinery and equipment, directly           Carrying amount, gross
                                                                      14,757,735,162                          28,655,000
                          langsung                                                                                                                           owned
                          Perabot dan peralatan kantor,                                                                           Furniture and office equipment,
                                                                      10,454,059,077                         261,083,946
                          dimiliki langsung                                                                                                         directly owned
                          Dimiliki langsung                           26,530,344,239                         289,738,946                         Directly owned
                          Aset tetap                                  26,530,344,239                         289,738,946        Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi      Mesin dan peralatan, dimiliki                                                                        Machinery and equipment, directly     Carrying amount, accumulated
                                                                      11,418,895,378                         810,588,299
                          langsung                                                                                                                           owned                    depreciation
                          Perabot dan peralatan kantor,                                                                           Furniture and office equipment,
                                                                      10,047,025,339                         214,741,194
                          dimiliki langsung                                                                                                         directly owned
                          Kendaraan bermotor, dimiliki                                                                              Motor vehicle, directly owned
                                                                        1,183,387,822                         63,256,253
                          langsung
                          Dimiliki langsung                           22,649,308,539                      1,088,585,746                          Directly owned
                          Aset tetap                                  22,649,308,539                      1,088,585,746         Property, plant, and equipment
Page 27
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Page 28
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Page 29
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry

Catatan untuk tipe pendapatan                                           Notes for revenue by type

                                                30 June 2023         30 June 2022

                      Nama produk atau            Penjualan dan        Penjualan dan
                           jasa                 pendapatan usaha     pendapatan usaha
                      Service or product name    Sales and revenue    Sales and revenue
Pendapatan dari jasa 1 Sewa Mall                    3,350,287,759        4,017,902,816        Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Jasa Pemeliharaan            6,577,332,010       12,955,204,332        Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Sewa Unit                                                              Service revenue 3
                                                       400,558,108          223,500,000
                       Apartemen
Pendapatan dari jasa 4 Sewa Gedung                                                            Service revenue 4
                                                       110,200,000          440,800,000
                       Perkantoran
Pendapatan dari jasa                               10,438,377,877       17,637,407,148         Service revenue
Pendapatan dari        Penjualan Unit                                                         Product revenue 1
produk 1               Gedung                       5,325,000,000                         0
                       Perkantoran
Pendapatan produk                                                                                Other product
                       Lain-lain                       516,803,259       1,453,141,516
lainnya                                                                                                revenue
Pendapatan dari                                                                               Product revenue
                                                    5,841,803,259        1,453,141,516
produk
Page 30
[2620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Property Industry
Page 31
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Page 32
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Page 33
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                   Disclosure
                                                                                  30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan   Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa persediaan telah mencerminkan nilai realisasi bersihnya,     Disclosure of notes for inventories
                                       sehingga tidak perlu dilakukan penyisihan atas persediaan tersebut. Persediaan digunakan sebagai
                                       jaminan atas utang bank jangka panjang dari PT Bank Bukopin Tbk (lihat Catatan 12). Beban
                                       pembiayaan neto yang dikapitalisasi ke dalam persediaan atas tanah dan bangunan apartemen tower
                                       B adalah sebesar Rp 0 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan tanggal 31
                                       Desember 2022. Persediaan, properti investasi dan aset tetap telah diasuransikan untuk semua jenis
                                       risiko kepada PT Asuransi FPG Indonesia dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk dengan jumlah
                                       nilai pertanggungan masing-masing sebesar lebih kurang Rp1.265.151.000 dan Rp.745.151.000.000
                                       pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai
                                       pertanggungan tersebut adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian.
Page 34
[2640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Property Industry
Page 35
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Page 36
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry

Beban pokok penjualan                                               Cost of good sold
                              30 June 2023     30 June 2022
Persediaan bahan baku awal    45,787,320,536                0         Beginning raw inventory
Persediaan bahan baku akhir   43,321,511,624                0            Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan      2,465,808,912                0            Raw inventory used
Beban jasa                       982,420,759    3,500,258,139                     Service Cost
Depresiasi                     9,693,279,347    9,686,154,028                     Depreciation
Beban utilitas                 6,927,091,450    6,932,885,599                Utilities expense
Jumlah biaya produksi         20,068,600,468   20,119,297,766          Total production cost
Harga pokok produksi          20,068,600,468   20,119,297,766   Cost of goods manufactured
Page 37
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Page 38
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Page 39
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Page 40
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Page 41
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 42
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 43
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.11 MB
Published21 Sep 2023
Pages43
Characters130,075
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2023-II-BKDP.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result