Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 32
Page 1
Nomor Surat 367/DIR-BNF/IX/23
Nama Emiten Buana Finance Tbk
Kode Emiten BBLD
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Buana Finance Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. Buana
Finance Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Buana Finance Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BBLD Entity code
Nomor identifikasi entitas AA079 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Diaudit / Audited Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Type of auditor's opinion
Unqualified
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review 1 Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 5 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
2023-09-11
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Paul Hadiwinata, Hidajat, Current year auditor
Arsono, Retno, Paliliingan &
Page 3
Rekan
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Darmenta Pinem, S.E, CPA
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
1
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo & Prior year auditor
Rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Riva Utama Winata, CPA
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 486,032 514,065 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
3,412,778 2,963,155
konsumen pihak ketiga receivables third parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa Lease investment in
1,015,343 986,220
pembiayaan finance leases
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables third
20,828 7,629
pihak ketiga parties
Piutang lainnya 31,000 31,722 Other receivables
Biaya dibayar dimuka 23,665 34,580 Prepaid expenses
Tagihan derivatif 215 110 Derivative receivables
Investasi yang dicatat dengan Investments accounted for
menggunakan metode 180 using equity method
ekuitas
Aset pajak tangguhan 8,653 7,897 Deferred tax assets
Aset takberwujud selain Intangible assets other than
8,658 9,031
goodwill goodwill
Aset tetap Property, plant, and
68,356 71,207
equipment
Aset hak guna 5,779 4,354 Right of use assets
Jumlah aset 5,081,307 4,630,150 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 11,936 4,369 Derivative payables
Utang asuransi 13,240 12,674 Insurance payables
Uang muka dan angsuran Advances and
19,626 25,352
installments
Utang dividen 26,710 377 Dividends payable
Pinjaman yang diterima Borrowings
Pinjaman yang Borrowings third
3,596,953 3,153,900
diterima pihak ketiga parties
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
9,481 8,167
kerja obligations
Liabilitas keuangan Other financial liabilities
57,323 84,540
lainnya
Beban akrual 6,354 7,337 Accrued expenses
Utang pajak 2,332 17,493 Taxes payable
Jumlah liabilitas 3,743,955 3,314,209 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 411,449 411,449 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
457 457
disetor capital
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
Page 5
arus kas ( 4,057 ) ( 3,918 ) hedges
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 524 846 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan retained earnings
penggunaanya
Cadangan General and
23,000 22,000
umum dan wajib legal reserves
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 905,979 885,107 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
1,337,352 1,315,941
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 1,337,352 1,315,941 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
5,081,307 4,630,150
ekuitas
Page 6
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan Interest and finance income
27,383 18,695
keuangan
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari Income from consumer
209,727 171,733
pembiayaan konsumen financing
Pendapatan dari sewa Income from finance lease
72,265 65,214
pembiayaan
Pendapatan dari anjak Income from factoring
594 66
piutang
Pendapatan administrasi 23,240 20,239 Administration income
Penerimaan kembali aset Income from recovery of
5,116 4,969
yang telah dihapusbukukan written off assets
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on disposal of
93 (8)
pelepasan aset tetap property and equipment
Pendapatan lainnya 101 3,180 Other income
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan ( 129,653 ) ( 98,961 ) Interest and finance costs
Pembentukan penyisihan Provision for impairment
( 27,649 ) ( 47,997 )
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan ( 2,745 ) ( 2,572 ) Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan Salary and employee benefit
( 70,980 ) ( 66,054 )
karyawan (expenses)
Beban umum dan General and administrative
( 32,264 ) ( 25,857 )
administrasi expenses
Beban penyusutan properti Depreciation of investment
investasi, aset sewa, aset property, lease assets,
tetap, aset yang diambil alih ( 9,034 ) ( 10,354 ) property and equipment,
dan aset ijarah foreclosed assets and ijarah
assets
Beban lainnya ( 5,404 ) ( 4,560 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
60,790 27,733
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 12,585 ) ( 5,541 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
48,205 22,192
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 48,205 22,192 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 322 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
Page 7
yang tidak akan ( 322 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, ( 139 ) 2,880 flow hedges, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi ( 139 ) 2,880 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 461 ) 2,880 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 47,744 25,072 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
48,205 22,192
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 47,744 25,072 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 29.29 13.48 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan lindung ditentukan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor nilai arus kas penggunaannya-cadangan
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Reserve of Appropriated retained
Additional paid-in Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of earnings-general and legal Equity
capital hedges earnings parent entity
defined benefit plans reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 411,449 457 ( 3,918 ) 846 22,000 885,107 1,315,941 1,315,941 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 411,449 457 ( 3,918 ) 846 22,000 885,107 1,315,941 1,315,941 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 48,205 48,205 48,205 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 139 ) ( 322 ) ( 461 ) ( 461 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000 ( 1,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 26,333 ) ( 26,333 ) ( 26,333 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 411,449 457 ( 4,057 ) 524 23,000 905,979 1,337,352 1,337,352 Equity position, end of the period
Page 9
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan lindung ditentukan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor nilai arus kas penggunaannya-cadangan
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Reserve of Appropriated retained
Additional paid-in Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of earnings-general and legal Equity
capital hedges earnings parent entity
defined benefit plans reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 411,449 457 1,151 1,242 21,000 808,522 1,243,821 1,243,821 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 411,449 457 1,151 1,242 21,000 808,522 1,243,821 1,243,821 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 22,192 22,192 22,192 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 2,880 2,880 2,880 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000 ( 1,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 9,875 ) ( 9,875 ) ( 9,875 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 411,449 457 4,031 1,242 22,000 819,839 1,259,018 1,259,018 Equity position, end of the period
Page 10
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa Receipts from finance
390,873 408,098
pembiayaan leases
Penerimaan dari Receipts from consumer
999,974 916,165
pembiayaan konsumen financing
Penerimaan dari anjak Receipts from factoring
50,340 4,635
piutang
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk sewa Payments for finance
( 416,988 ) ( 452,440 )
pembiayaan leases
Pembayaran untuk Payments for consumer
( 1,188,274 ) ( 991,248 )
pembiayaan konsumen financing
Pembayaran untuk anjak Payments for factoring
( 53,900 ) ( 5,700 )
piutang
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 217,975 ) ( 120,490 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
11,564 2,457
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 131,528 ) ( 100,994 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 28,644 ) ( 8,651 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 105,422 ) ( 91,145 ) from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 472,005 ) ( 318,823 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
102 1
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 4,604 ) ( 641 )
aset tetap property and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 4,502 ) ( 640 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 1,204,436 1,408,451 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 753,236 ) ( 1,095,897 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 2,640 ) ( 1,833 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 9,496 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
Page 11
yang diperoleh dari received from (used in)
448,560 301,225
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 27,947 ) ( 18,238 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
514,134 220,751
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 59 ) 3,209
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
486,128 205,722
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan interim Perusahaan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Intepretasi statements
Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
(DSAK-IAI) serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada di bawah
pengawasannya. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan interim
adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi penerapan
beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan
keuangan , beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1
Januari 2023. Perusahaan telah menyusun laporan keuangan interim dengan dasar bahwa
Perusahaan akan terus mempertahankan kelangsungan usaha. Laporan keuangan interim, kecuali
untuk laporan arus kas interim, disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga
perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas interim disusun
dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi,
investasi, dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan interim adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka
dalam laporan keuangan interim ini, dibulatkan dan disajikan dalam jutaan Rupiah (Rp), kecuali
dinyatakan lain.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, deposito berjangka dan investasi jangka pendek lainnya yang Cash and cash equivalents
dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan tidak dijaminkan
atau dibatasi penggunaannya dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang sewa pembiayaan pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi pendapatan administrasi Trade and other receivables
dan ditambah biaya-biaya transaksi (jika ada) yang dapat diatribusikan secara langsung dan
selanjutnya diukur dengan biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.
Pada saat pengakuan awal, nilai wajar piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah piutang sewa
pembiayaan ditambah nilai sisa yang akan diterima oleh Perusahaan pada akhir masa sewa
pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa pembiayaan yang ditangguhkan dan simpanan
jaminan. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang diakui sebagai pendapatan sewa
pembiayaan yang belum diakui. Pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui dialokasikan
sebagai pendapatan tahun berjalan menggunakan metode suku bunga efektif. Penyelesaian kontrak
sebelum masa sewa pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak sewa dan laba
atau rugi yang timbul dibebankan pada laporan laba rugi tahun berjalan pada tanggal terjadinya
transaksi. Sesuai dengan PSAK 73, klasifikasi sewa didasarkan atas sejauh mana risiko dan manfaat
yang terkait dengan kepemilikan aset sewaan berada pada lessor atau lessee. Piutang pembiayaan
konsumen diakui pada awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya-biaya transaksi (jika ada) yang
Page 13
dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
menggunakan metode tingkat bunga efektif. Piutang ini dinyatakan sebesar saldo terutang dikurangi
dengan pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan
nilai. Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dengan jumlah pokok
pembiayaan, yang akan diakui sebagai penghasilan sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan
konsumen berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan laba atau
rugi yang terjadi pada saat transaksi timbul diakui dalam laporan laba rugi tahun berjalan pada tanggal
terjadinya transaksi. Tagihan anjak piutang merupakan piutang yang dibeli dari perusahaan lain without
recourse dan merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan pendapatan tagihan anjak piutang
yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai.
Aset tetap Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam penyediaan jasa atau tujuan administratif pada saat Fixed assets
pengakuan awal diakui sebesar biaya perolehan dan selanjutnya dicatat sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai (jika ada). Tanah dinyatakan
berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan. Aset tetap lainnya disusutkan sampai nilai residu
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
sebagai berikut: bangunan 20 38 kendaraan 5 peralatan dan perlengkapan kantor 3 8. Masa manfaat
ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir periode pelaporan dan pengaruh
dari perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan
pada laporan laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul
untuk menambah, mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset, jika
dan hanya jika, besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut
akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap yang sudah
tidak digunakan lagi atau yang dijual dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi
penyusutan dan cadangan kerugian nilainya. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap
tersebut dibukukan pada laporan laba rugi pada periode yang bersangkutan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai
aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Rugi
penurunan nilai diakui sebagai rugi tahun berjalan, kecuali untuk aset non-keuangan yang dicatat
dengan nilai penilaian kembali. Rugi penurunan nilai akan dipulihkan jika terdapat perubahan dalam
taksiran yang digunakan untuk menentukan nilai aset non-keuangan yang dapat dipulihkan
(recoverable amount). Rugi penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai sebatas nilai tercatat aset
non-keuangan tidak boleh melebihi nilai terpulihkannya maupun nilai tercatat yang seharusnya diakui,
setelah dikurangi depresiasi atau amortisasi, jika tidak ada pengakuan rugi penurunan nilai aset
non-keuangan. Pemulihan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Pinjaman bank dan non-bank pada awalnya diakui sebesar nilai wajar setelah dikurangi biaya-biaya Trade payables and other liabilities
transaksi (jika ada) yang dapat diatribusikan secara langsung. Pinjaman yang diterima selanjutnya
dicatat menggunakan biaya perolehan diamortisasi. Selisih antara jumlah yang diterima (bersih setelah
dikurangi biaya-biaya transaksi) dan nilai penyelesaian pinjaman yang diterima tersebut diakui dalam
laba rugi sepanjang masa pinjaman dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Bunga
pinjaman diakui sebagai beban bunga pendanaan berdasarkan basis akrual.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan pembiayaan konsumen, pendapatan sewa pembiayaan, pendapatan anjak piutang, Revenue and expense recognition
pendapatan bunga dan beban bunga diakui secara akrual menggunakan metode suku bunga efektif
(Catatan 2d). Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perusahaan mengestimasi arus kas dengan
Page 14
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, namun tidak
mempertimbangkan kerugian kredit di masa depan. Perhitungan ini mencakup biaya transaksi (jika
ada). Pendapatan bunga atas aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain atau biaya perolehan diamortisasi yang mengalami penurunan nilai setelah
pengakuan awal (stage 3) diakui berdasarkan suku bunga efektif kredit yang disesuaikan. Tingkat
bunga ini dihitung dengan cara yang sama dalam perhitungan suku bunga efektif kecuali bahwa
cadangan kerugian kredit ekspektasian dimasukkan dalam arus kas ekspektasian. Oleh karenanya,
pendapatan bunga diakui atas aset keuangan termasuk kerugian kredit ekspektasian. Dalam kondisi
risiko kredit atas aset keuangan stage 3 mengalami perbaikan sehingga aset keuangan tidak lagi
dipertimbangkan mengalami penurunan nilai, pengakuan pendapatan bunga dihitung berdasarkan nilai
tercatat bruto aset keuangan. Pendapatan jasa administrasi yang tidak teratribusi secara langsung
dengan transaksi pembiayaan dibukukan sebagai pendapatan pada laporan laba rugi dan diakui pada
saat diterima. Pendapatan denda keterlambatan dan penghentian dini kontrak diakui pada saat
diterima. Beban lainnya diakui pada saat terjadinya
Penjabaran mata uang asing Laporan keuangan interim disajikan dalam mata uang Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Foreign currency translation
dan penyajian Perusahaan. Dalam penyusunan laporan keuangan interim, transaksi dalam mata uang
asing selain mata uang fungsional entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada setiap akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi
keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata
uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing secara umum
diakui di dalam laporan laba rugi, kecuali apabila ditangguhkan di dalam ekuitas sebagai lindung nilai
arus kas yang memenuhi syarat. Kurs nilai tukar utama yang digunakan adalah kurs tengah Bank
Indonesia. Berikut ini adalah kurs nilai tukar yang digunakan (nilai penuh): 1 usd 30 juni 2023 15.026
30 juni 2022 15.731
Transaksi dengan pihak berelasi Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 7, Transactions with related parties
Pengungkapan Pihak-pihak yang Berelasi.
Pajak penghasilan Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku pada periode pelaporan Income taxes
keuangan, di negara di mana Perusahaan beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena pajak.
Manajemen melakukan evaluasi secara periodik atas posisi yang diambil sehubungan dengan
pemahaman peraturan perpajakan. Di mana dapat memberikan dasar yang memadai untuk
menghitung jumlah yang harus dibayar ke kantor pajak. Pajak penghasilan tangguhan diakui
sepenuhnya, dengan menggunakan metode liabilitas untuk semua perbedaan temporer yang berasal
dari selisih antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan
keuangan. Namun, liabilitas pajak penghasilan tangguhan tidak diakui jika berasal dari pengakuan awal
goodwill. Pajak penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika pajak penghasilan tangguhan
tersebut timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan
kombinasi bisnis yang pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena
pajak/rugi pajak. Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang sudah
diberlakukan atau secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan dan diekspektasi akan
digunakan ketika aset pajak tangguhan yang terkait direalisasi atau liabilitas pajak tangguhan
diselesaikan. Aset pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di
Page 15
masa depan akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang masih dapat
dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak
kini dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan
yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk melakukan penyelesaian
saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan. Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan dikurangi
apabila kemungkinan besar penghasilan kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai
untuk mengkompensasi seluruh atau sebagian manfaat aset pajak tangguhan tersebut. Aset pajak
tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui sepanjang
besar kemungkinan bahwa penghasilan kena pajak masa depan akan memungkinkan aset pajak
tangguhan untuk dipulihkan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan berdasarkan metode akrual. Employee benefits
Program imbalan pasti adalah program pensiun yang bukan merupakan program iuran pasti. Pada
umumnya, program imbalan pasti ditentukan berdasarkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima
seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor atau lebih, misalnya usia,
masa bekerja dan kompensasi. Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk
karyawan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang
melaksanakan ketentuan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2 Tahun
2022 tentang Cipta Kerja Tahun 2022. Tidak terdapat pendanaan yang disisihkan oleh Perusahaan
sehubungan dengan imbalan pasca kerja ini. Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas
diakui pada laporan posisi keuangan interim sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun
oleh aktuaris yang independen dengan menggunakan metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban
imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas keluar yang diestimasi dengan
menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah (dikarenakan saat ini tidak ada pasar aktif untuk
obligasi korporasi yang berkualitas tinggi) yang didenominasikan dalam mata uang dimana imbalan
akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban pensiun.
Biaya bunga bersih dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto terhadap saldo bersih kewajiban
imbalan pasti dan nilai wajar aset program. Biaya ini termasuk dalam beban imbalan kerja dalam
laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian
dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya. Keuntungan dan kerugian ini termasuk didalam penghasilan
komprehensif lain pada laporan perubahan ekuitas interim dan pada laporan posisi keuangan interim.
Perubahan nilai kini atas kewajiban imbalan pasti yang timbul dari amendemen rencana atau
pembatasan langsung diakui dalam laporan laba rugi sebagai biaya jasa lalu.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang Earnings per share
saham yang beredar sepanjang tahun yang bersangkutan. Laba per saham dilusian dihitung dengan
membagi laba bersih dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang Segment reporting
secara regular ditelaah oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber
daya dan menilai kinerja segmen operasi.
Page 16
Instrumen keuangan derivatif Metode pengakuan keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar tergantung pada apakah Derivative financial instruments
derivatif tersebut adalah instrumen lindung nilai dan sifat dari unsur yang dilindungi nilainya.
Perusahaan menggunakan instrumen keuangan derivatif, cross currency dan interest rate swap,
sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset dan liabilitas untuk melindungi dampak risiko tingkat
suku bunga dan risiko mata uang asing. Perusahaan menerapkan akuntansi lindung nilai arus kas
pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai. Perusahaan tidak
menggunakan derivatif untuk perdagangan maupun tujuan spekulatif lainnya. Pada saat terjadinya
transaksi, Perusahaan membuat dokumentasi mengenai hubungan antara instrumen lindung nilai dan
unsur yang dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen risiko dan strategi yang diterapkan dalam
melakukan berbagai macam transaksi lindung nilai. Proses dokumentasi ini menghubungkan derivatif
yang ditujukan sebagai lindung nilai dengan aset dan liabilitas tertentu atau dengan komitmen penuh
tertentu atau transaksi yang diperkirakan. Pada saat terjadinya transaksi lindung nilai dan pada periode
berikutnya, Perusahaan membuat dokumentasi atas penilaian apakah derivatif yang digunakan
sebagai transaksi lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi dalam menandingi (offsetting) perubahan
nilai wajar atau arus kas dari unsur yang dilindungi nilainya. Bagian yang efektif atas perubahan nilai
wajar derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai
cadangan lindung nilai arus kas pada bagian penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau
kerugian atas bagian yang tidak efektif (jika ada) diakui langsung pada laporan laba rugi. Jumlah
akumulasi dalam ekuitas dibebankan ke laporan laba rugi ketika unsur yang dilindungi nilainya
mempengaruhi laba bersih. Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau dijual atau ketika suatu
lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai akuntansi lindung nilai, akumulasi penghasilan
komprehensif lain yang ada diakui pada laporan laba rugi.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi: di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau jika tidak
terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan. Nilai wajar
aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya. Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,
memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai
wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki
nilai wajar, berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran,
sebagai berikut: Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identic Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung Teknik penilaian dimana level input
terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. Untuk aset dan
liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan interim, maka
Page 17
Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar dengan cara
menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan
terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Laporan keuangan interim disajikan dalam mata uang Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Foreign currency transactions and balances
dan penyajian Perusahaan. Dalam penyusunan laporan keuangan interim, transaksi dalam mata uang
asing selain mata uang fungsional entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada setiap akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi
keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata
uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing secara umum
diakui di dalam laporan laba rugi, kecuali apabila ditangguhkan di dalam ekuitas sebagai lindung nilai
arus kas yang memenuhi syarat. Kurs nilai tukar utama yang digunakan adalah kurs tengah Bank
Indonesia. Berikut ini adalah kurs nilai tukar yang digunakan (nilai penuh): 1 usd 30 juni 2023 15.026
30 juni 2022 15.731
Aset takberwujud Aset takberwujud berupa perangkat lunak dan lisensi perangkat lunak. Aset tak berwujud dicatat Intangible assets
sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi diakui dalam laporan laba
rugi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang masa manfaatnya. Estimasi masa manfaat
perangkat lunak adalah 5 (lima) tahun. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan
dan dipindahkan ke aset tak berwujud yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan.
Instrumen keuangan Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya berdasarkan kategori sebagai berikut pada saat Financial instruments
pengakuan awal: Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), Aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI), Aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi jika memenuhi kondisi sebagai berikut aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang
bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus
kas yang diperoleh semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Aset
keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika memenuhi kondisi sebagai
berikut: aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk mendapatkan arus kas
kontraktual dan menjual aset keuangan; dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut
memenuhi kriteria SPPI. biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus memiliki arus
kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal
sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Perusahaan
mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas
akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pada
saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk
diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi. Saat pengakuan awal Perusahaan dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk
mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan
tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan
Page 18
(kadang disebut sebagai accounting mismatch). Model bisnis ditentukan pada level yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama-sama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian model bisnis dilakukan dengan mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas pada, hal-hal berikut: Bagaimana kinerja dari model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dievaluasi dan dilaporkan kepada personil manajemen kunci Perusahaan; Apakah risiko yang memengaruhi kinerja dari model bisnis (termasuk aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis) dan khususnya bagaimana cara aset keuangan tersebut dikelola; dan Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset keuangan (sebagai contoh, apakah penilaian kinerja berdasarkan nilai wajar dari aset yang dikelola atau arus kas kontraktual yang diperoleh). Aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dikelola dan penilaian kinerjanya berdasarkan nilai wajar diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Derivatif juga dikategorikan dalam kelompok ini, kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif. Untuk tujuan penilaian ini, pokok didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada saat pengakuan awal. Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai waktu atas uang dan risiko kredit terkait jumlah pokok terutang pada periode waktu tertentu dan juga risiko dan biaya peminjaman standar, dan juga marjin laba. Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang diperoleh semata dari pembayaran pokok dan bunga dilakukan dengan mempertimbangkan persyaratan kontraktual, termasuk apakah aset keuangan mengandung persyaratan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan mempertimbangkan Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas, piutang sewa pembiayaan, piutang pembiayaan konsumen, tagihan anjak piutang, piutang lain-lain dan uang jaminan yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan memiliki aset keuangan lainnya seperti surat berharga yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan derivatif lindung nilai. Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori sebagai berikut pada saat pengakuan awal Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, yang memiliki 2 (dua) sub klasifikasi, yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan demikian pada saat pengakuan awal dan liabilitas keuangan yang telah diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, merupakan liabilitas keuangan yang tidak dimiliki untuk dijual atau ditentukan sebagai nilai wajar melalui laba rugi saat pengakuan liabilitas. Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari pinjaman bank dan non-bank, beban akrual, utang dividen, dan utang lain-lain yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan juga memiliki derivatif lindung nilai yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Perusahaan menggunakan akuntansi tanggal perdagangan untuk kontrak regular ketika mencatat transaksi aset keuangan. Pada saat pengakuan awal, Perusahaan mengukur aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar ditambah/dikurangi, dalam hal aset keuangan dan liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan atau penerbitan liabilitas keuangan. Biaya transaksi dari aset keuangan dan liabilitas keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dibebankan pada laporan laba rugi. Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur instrumen keuangan berdasarkan metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan sewa pembiayaan, pendapatan pembiayaan konsumen, pendapatan anjak piutang dan pendapatan bunga untuk biaya transaksi sehubungan dengan aset keuangan dan sebagai bagian dari beban bunga untuk biaya transaksi sehubungan dengan liabillitas keuangan. Pengukuran selanjutnya atas aset keuangan dan liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut. Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Sedangkan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat sebesar nilai wajar. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari
Page 19
perubahan nilai wajar dan penjualan aset keuangan diakui dalam laba rugi. Pendapatan bunga dan dividen yang diperoleh dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diakui secara langsung ke dalam laba rugi. Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset keuangan. Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset dan liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan dan beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan dan pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur aset dan liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal. Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut telah ditransfer dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset tersebut telah ditransfer (jika secara substansial seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka Perusahaan melakukan evaluasi untuk memastikan keterlibatan berkelanjutan atas kendali yang masih dimiliki tidak mencegah penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Perusahaan menghapusbukukan saldo piutang sewa pembiayaan, piutang pembiayaan konsumen dan anjak piutang pada saat Perusahaan menentukan bahwa aset tersebut tidak dapat ditagih lagi. Penerimaan atau pemulihan kembali atas aset keuangan yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain. Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya disajikan pada laporan posisi keuangan interim jika, dan hanya jika Perusahaan memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya maksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak berkekuatan hukum tersebut haruslah tidak bergantung pada kondisi masa depan dan hak tersebut harus dapat tetap didapatkan dalam kondisi bisnis normal dan dalam hal terjadinya kegagalan, ketidakmampuan membayar maupun kebangkrutan dari Perusahaan ataupun pihak rekanan. Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi terhadap penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan. Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan mengukur cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas aset keuangan tersebut telah meningkat secara signfikan sejak pengakuan awal. Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas aset keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan mengukur cadangan kerugian untuk aset keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Kerugian dimaksud merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari peristiwa gagal bayar aset keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Selanjutnya, Perusahaan mengelompokkan aset keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset keuangan. Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko kredit atas aset keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal yang dapat dibuktikan dengan tidak terdapat tunggakan lebih dari 30 hari. Atas hal tersebut, Perusahaan akan mengukur cadangan kerugian untuk aset keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan adalah bagian dari kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya yang merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari peristiwa gagal bayar aset keuangan yang mungkin
Page 20
terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko kredit
atas aset keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal yang dapat dibuktikan
dengan terdapat tunggakan antara 31 hari sampai dengan 90 hari. Atas hal tersebut, Perusahaan akan
mengukur cadangan kerugian untuk aset keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya. Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, terdapat bukti objektif bahwa aset
keuangan mengalami penurunan nilai yang dapat dibuktikan dengan terdapat tunggakan lebih dari 90
hari atau telah diserahkannya jaminan pembiayaan milik konsumen untuk pelunasan piutang
pembiayaan. Atas hal tersebut, Perusahaan akan mengukur cadangan kerugian untuk aset keuangan
tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya. Tujuan dari persyaratan
penurunan nilai adalah untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya atas semua
aset keuangan yang telah mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal
- baik dinilai secara individual atau kolektif - dengan mempertimbangkan semua informasi yang wajar
dan terdukung, termasuk informasi yang bersifat perkiraan masa depan (forward looking). Dalam
beberapa keadaan Perusahaan tidak memiliki informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa
biaya atau upaya berlebihan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya pada
instrumen secara individual. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya diakui secara kolektif
dengan mempertimbangkan informasi risiko kredit komprehensif. Informasi risiko kredit komprehensif
tersebut harus memasukan tidak hanya informasi tunggakan tetapi juga seluruh informasi kredit
relevan, termasuk informasi makroekonomi forward-looking, untuk mendekati hasil dari pengakuan
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya ketika terdapat kenaikan signifikan pada risiko kredit
sejak pengakuan awal pada level instrumen individu. Cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dihitung dengan menggunakan metode diskonto arus kas (discounted cash flows).
Sedangkan cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif dihitung dengan menggunakan metode
statistik dari data historis selama 5 7 tahun berupa probability of default di masa lalu, waktu
pengembalian dan jumlah kerugian yang terjadi (Loss Given Default) yang selanjutnya disesuaikan lagi
dengan pertimbangan manajemen terkait kondisi ekonomi dan pembiayaan saat ini. Ketika suatu
piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik cadangan kerugian
penurunan nilai. Piutang tersebut dapat dihapus buku setelah semua prosedur yang diperlukan telah
dilakukan dan jumlah kerugian telah ditentukan. Jika pada periode berikutnya, jumlah kerugian
penurunan nilai berkurang dan pengurangan tersebut dapat dikaitkan secara obyektif pada peristiwa
yang terjadi setelah penurunan nilai diakui (seperti meningkatnya peringkat piutang konsumen), maka
kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan menyesuaikan akun
cadangan kerugian penurunan nilai. Jumlah pemulihan aset keuangan diakui pada laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan bukti tentang posisi Perusahaan pada tanggal Events after reporting period
pelaporan (peristiwa penyesuai) disajikan dalam laporan keuangan interim. Peristiwa setelah periode
pelaporan yang bukan merupakan peristiwa penyesuai, diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan interim apabila material.
Page 21
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset laporan Entitas anak Revaluasi aset Aset tetap, akhir
periode tetap tetap tetap keuangan aset baru aset tetap tetap periode
tetap
Translation
Property, plant, Addition in Disposals in Reclassifications of New subsidiaries Revaluation of Property, plant,
adjustment in
and equipment, property, plant, property, plant, and property, plant, and in property, plant, property, plant, and equipment,
property, plant,
beginning period and equipment equipment equipment and equipment and equipment end period
and equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
7,605 7,605
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
67,797 67,797
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 84,470 1,901 ( 534 ) 85,837 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 11,262 469 ( 189 ) 11,542 directly owned
langsung
Dimiliki Directly owned
171,134 2,370 ( 723 ) 0 0 0 0 172,781
langsung
Aset tetap Property, plant,
171,134 2,370 ( 723 ) 172,781
and equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, leasehold accumulated
19,171 1,259 (0) 20,430
dimiliki langsung improvement, depreciation
directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 72,229 3,427 ( 525 ) 75,131 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 8,527 526 ( 189 ) 8,864 directly owned
langsung
Dimiliki Directly owned
99,927 5,212 ( 714 ) 104,425
langsung
Page 22
Aset tetap 99,927 5,212 ( 714 ) 104,425 Property, plant,
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
71,207 68,356
and equipment
Page 23
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 7,605 7,605 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
67,797 67,797
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
81,969 4,345 ( 1,844 ) 84,470
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
10,728 912 ( 378 ) 11,262
dimiliki langsung
Dimiliki langsung 168,099 5,257 ( 2,222 ) 171,134 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
168,099 5,257 ( 2,222 ) 171,134
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
16,653 2,518 19,171
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
66,022 7,968 ( 1,761 ) 72,229
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
7,881 1,024 ( 378 ) 8,527
dimiliki langsung
Dimiliki langsung 90,556 11,510 ( 2,139 ) 99,927 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
90,556 11,510 ( 2,139 ) 99,927
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
77,543 71,207
equipment
Page 24
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat aset tetap yang digunakan sebagai Disclosure of notes for property, plant and
jaminan. Jenis kepemilikan hak atas tanah Perusahaan berupa. Hak Guna Bangunan (HGB). Hak atas equipment
tanah tersebut mempunyai sisa jangka waktu penggunaan sampai dengan tahun 2025 hingga tahun
2042. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui atau
diperpanjang pada saat jatuh tempo. Seluruh aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan dengan PT
Asuransi Buana Independent dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk dengan jumlah pertanggungan
asuransi masingmasing sebesar Rp 86.595 dan Rp 4.174 pada tanggal 30 Juni 2023 dan Rp 117.302
dan Rp 4.174 pada tanggal 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian akibat kebakaran, kebanjiran, huru-hara, dan
gempa bumi.Semua aset tetap pada tanggal pelaporan digunakan untuk menunjang aktivitas operasi
Perusahaan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, harga perolehan aset tetap yang
telah disusutkan secara penuh namun masih digunakan adalah Rp 60.574 dan Rp 59.141Berdasarkan
penilaian atas aset tetap yang dapat dipulihkan kembali, manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa
tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai
tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan kembali pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022.
Page 25
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Aset hak guna, periode
Penambahan aset hak guna
awal akhir
Right of use assets, Right of use assets, end
Addition in right of use assets
beginning period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 12,554 2,640 15,194 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 12,554 2,640 15,194 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 8,200 1,215 9,415 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 8,200 1,215 9,415 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 4,354 5,779 Right of use assets Carrying amount
Page 26
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Aset hak guna, periode
Penambahan aset hak guna
awal akhir
Right of use assets, Right of use assets, end
Addition in right of use assets
beginning period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 9,276 3,278 12,554 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 9,276 3,278 12,554 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 5,366 2,834 8,200 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 5,366 2,834 8,200 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 3,910 4,354 Right of use assets Carrying amount
Page 27
[8612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Perusahaan menyewa beberapa aset untukkegiatan operasionalnya, dengan rata-rata masasewa 5 Disclosure of notes for right of use assets
tahun. Tidak terdapat saldo liabilitas sewa pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Page 28
[8694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
Bank loans by order Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross
currency currency
Bank Danamon Indonesia USD 20,824,820 20,922,110 12,440,012 12,501,330 USD Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 20,922,110 12,501,330 Currency Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 20,922,110 12,501,330 Currency Creditor bank name
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 20,922,110 12,501,330 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 97,290 ) ( 61,318 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 20,824,820 12,440,012 Total bank loan, net
Page 29
[8694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank Pinjaman bank Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 akan jatuh tempo Disclosure of notes for bank loans by order of
berdasarkan tingkat likuiditas dalam tahun-tahun berikut ini : 30 Juni 2023 :2023 = 643.679, 2024 = 1.134.821, 2025 = 954.460, 2026 liquidity
= 530.919 dan 2027 = 86.333. 31 Desember 2022 : 2023 = 1.037.888, 2024 = 834.202, 2025 =
653.298, 2026 = 299.875 dan 2027 = 15.991 .
Page 30
[8695000] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency - Financing Industry
Catatan pinjaman Notes for borrowings
30 June 2023 31 December 2022
Pinjaman dalam mata Pinjaman dalam mata
Total pinjaman Total pinjaman
uang asing uang asing
Borrowings in foreign Borrowings in foreign
Total borrowings Total borrowings
currency currency
Bank Jago Tbk IDR 969,725 549,762 IDR Bank Jago Tbk
Mata uang 969,725 549,762 Currency
Bank Danamon Indonesia IDR 598,629 761,546 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk USD 312,886 195,698 USD Tbk
Mata uang 598,629 761,546 Currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 38,849 72,086 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 38,849 72,086 Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 19,427 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 19,427 Currency
Bank Btpn Tbk IDR 162,981 204,423 IDR Bank Btpn Tbk
Mata uang 162,981 204,423 Currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 58,244 80,410 IDR Bank OCBC Nisp Tbk
Mata uang 58,244 80,410 Currency
Bank lokal lainnya IDR 1,208,898 957,902 IDR Other local banks
Mata uang 1,208,898 957,902 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,208,898 957,902 Currency Creditor bank name
Page 31
[8695100] Disclosure of Notes to the financial statements - Borrowings - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pinjaman Pinjaman-pinjaman diatas dijamin dengan piutang sewa pembiayaan dan piutang pembiayaan Disclosure of notes for borrowings
konsumen Perusahaan sebesar 100% - 110% dari saldo pinjaman bank yang terutang (Catatan 5 dan
6).Untuk mengendalikan risiko fluktuasi mata uang asing dan tingkat suku bunga mengambang atas
pinjaman yang diperoleh dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Bank CIMB Niaga Tbk,
Perusahaan melakukan kontrak cross currency swap dan interest rate swap dengan PT Bank
Danamon Indonesia Tbk dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (Catatan 9).Pembayaran kembali dari seluruh
fasilitas pinjaman yang diterima bank dilakukan dengan basis bulanan, kecuali untuk fasilitas pinjaman
dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia yang pembayarannya dilakukan secara triwulanan.
Page 32
[8697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - Financing Industry
30 June 2023
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Due date for bank loan Interest rate Interest rate type
currency
Bank Danamon Indonesia USD 27 November 2026 USD Bank Danamon Indonesia
20,824,820 6.08367 dan 6.25367 Fixed
Tbk dan 23 Juni 2027 Tbk
31 December 2022
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Due date for bank loan Interest rate Interest rate type
currency
Bank Danamon Indonesia USD USD Bank Danamon Indonesia
12,440,012 27 Januari 2026 0.0505533 Fixed
Tbk Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.