Back to announcement
Checklist LKT 2022 PT Bakrieland Dev. Tbk.pdf
Financial statement Text extracted ELTYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 78
Page 1 OCR 0.938
Page 1 of 78 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: , Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No VIILG.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan, 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A'. 5, Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik | PT Bakrieland Development Tbk Bidang Usaha Real Estat Jenis penawaran Umum Saham Tahun 2022 Tahun 2021 Nama Kantor Akuntan Publik Y. Santosa & Rekan Y, Santosa & Rekan Nama Partner Hilda Ong Hilda Ong Opini Akuntan Wajar dengan pengecualian, Wajar dengan pengecualian. Catatan tentang Opini (jika ada) | Kelangsungan Usaha Kelangsungan Usaha
Page 2 OCR 0.924
Page 2 ol 78 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII,G.11 Tentang "Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII.A,2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Page 3 OCR 0.869
Data Keuangan Penting (Dalam Jutaan Rupiah kecuali EPS) Page 3 of 78 Periode laporan keuangan 2022 2021 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 1.027.232 784.410 Laba (rugi) bruto 345.250 187.470 Laba (rugi) usaha/operasional (34.197) (133.927) 74.712 (19.828) EBITDA Laba (rugi) tahun berjalan (789.619) (273.529) Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan (904.962) (288.251) Laba (rugi) Bersih Per saham (dasar) (18,14) (6,28) Laba (rugi) Bersih Per saham (dilusian) (18,14) (6,28) Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 9.913.459 11.681.203 Jumlah Aset Lancar 2,667.546 2.742.719 Jumlah Aset Tidak Lancar 7.245.913 8.938.482 | Jumlah Liabilitas 2.671.612 3.533.568 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.116.886 2.666.128 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 554.726 867.440 Jumiah Ekuitas 7.241.847 8.147.635 Modal Disetor 4.912.191 4.912.191 Saldo Laba (Defisit) (210.674) 33.966 Rasio Keuangan" Rasio Lancar (99) 126,01Y 102,87 Yo ROA (7,974) (2,34) 90 ROE (10,9090) (3,36) 92 Ebitda thd pendapatan (Se) 7,279 (2,53)90 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 4 OCR 0.911
Page 4 of 78 Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. . Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam- LK No VIILG.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprebensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode ajaaa Laporan arus kas selama periode nalu ml Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan v menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Catatan atas Laporan Keuangan v Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 8, gambaran umum Perusahaan, b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, &. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan d, pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) inforrnasi yang dipersyaratkan oleh SAK ying tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian” Pe
Page 5 OCR 0.891
Paye Sof 78 Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan #suransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan, Catatan ta 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: Catatan Ja 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Cntatan 18 2) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan ia 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan Catatan ia 8) Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalarn kelompok usaha (ultimate parent of the Group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan La Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. » Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, 19) Khusus untuk Industri Perbankan Irin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
Page 6 OCR 0.846
Page 6 ot 78 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : @) Area Eksplorasi, meliputi: «Nama lokasi: Nama pemslik izin lokasi, Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, Persentasi kepernilikan saham Perseroen pada perusahaan penwlik min lokasi: dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, | b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi! «Nara lokasi: «Nama pemilik ijin lokasi: «Tanggal perolehan ijin eksplottasi serta tanggal jatuh temponya: « Persantasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: «Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, & Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan 8 Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan tungga tanggal laporan posisi keuangan. 12) | Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: @) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan C) sisa umur HPH, b. Penawaran Umum Efek, yang barus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggai danfatau nomor surat sfektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan v Catatan ib di luar Indonesia: 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 10 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v Catatan 16 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jurnlah Efek yang diterbitkan (corporate action) v Catatan 1b sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. FP
Page 7 OCR 0.888
Page 7 ol 78 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama entitas anak danfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: 2) Tempat kedudukan, 3) Jenis usaha, 4) Tahun beroperasi secara komersial: Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 8) Total Aset: dan ejejaeja|jaja ? Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak Suara yang sah, b) alasan mengapa kepernilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensisl atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: €) akhir periode pelaporan dan laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut Sigunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau penode berbeda geri tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, G) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan (dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepeskani (3) jumlah harga yang diterima, (a) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis Minnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan
Page 8 OCR 0.883
Page & of 78 (6) Jumlah Aset dan Liabiltas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategon utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang barus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan kornisaris, dan kornite audit, 2» Cakupan manajemen kunci: dan - Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Penerbitan Laporan Keuangan 3) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 1e 2 Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Cetotan 1d Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan kebangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) Dasar pengukuran leporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau Jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang beriaku. Catatan 3a 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan Ja 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: 8) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasanperubahan mata vang penyajian (jika ada). 2) Masan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Page 9 OCR 0.860
Page 9 ot 78 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1 Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain Gari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampik yang paling signifikan terhadap jumlah yang Giakul dalam laporan kevangan, 2) Perusahaanhsrus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi kebdakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tdak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) ?) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: ruang Iingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas anak, Catatan 4 Cototan 3a dan 3b b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keusngan enlitas induk, Catatan Ia EC) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian Catatan Ib atas entitas anak, @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: Catatan 3b e) kanan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nompengendalii Catatan 3b IN pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. Catatan 3b 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan datam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk Cetatan Ic mengukur kepentingan nonpengendali, Catatan Ic b) pengakuan awal untuk goodwill, Catatan 3c C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwilt, dan Catatan Ic gd) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:
Page 10 OCR 0.846
Page 10 of 78 (L) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kasj v Catatan 3d, 3h, 31, 6, 45 Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. dan 46 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang barus dijelaskan antara lain: KA) Dengan Ba Gear Nana SAN MENU termasuk perlakuan atas biaya Ae es Gabe (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan) (la) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan, (S) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen kevangan) (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Indung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai) (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujusn akuntansi Indung nilai, b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lam: (1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi paca Sukuk, (2) pengakuan swal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijetaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, ss... « c Catatan Ji dan 46 Catatan 31 dan 46 Catatan 1 dan 46 Catatan Ii dan 46 Catatan 3i dan 46 Catatan 3| dan 46
Page 11 OCR 0.877
Page 11 of 78 (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan (S) akad syariah yang digunakan. Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lsin ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyayan Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 6) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obhgasi Rekapitalisasi Pernerintah:dan Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing masing jenas kresit yang diberikan) (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban skssptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Periskuan akuntansi atas nat nsaisasi putang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih dan
Page 12 OCR 0.876
Page 12 of 76 (3) “Perakusn #kuntans atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang barus dijelaskan antara lain: 3) Dasar penyajian piutang pernbiayaan konsurnenj dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsurnen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumiah bersih piutang dialihkan, dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau Gitanggung oleh perusahaan). 1) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan La kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Catatan 3p, 3i 45 dan 46 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan, Catatan 3j dan 9 a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-saraha. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 13 OCR 0.766
Page 13 0 78 (1) “Dasar klasifikasi untuk janis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasiikan, ateu tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran (3) Kabiakany akunkanai Tekan anna hekai NESOAAka: II Dan 4 SN pen dak Ge kiai He isa dar (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjamun. :3) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi), dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telan menghasilkan, Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: 3) 2) '3) 3) @) n 9) 2) » pengakuan awal Aset Tetap, pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: Kapitakansi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, penghentian pengakuan nilai residu dan pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pads setiap akhir periode pelaporari. Catatan In, 30, 3p dan 16
Page 14 OCR 0.883
Page 14 of'78 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi. Catatan Ji, 3, 12 dan 46 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama, Catatan N, dan 18 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasanw, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan llabilitas yang timbul: dan €C) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain | B8) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apatila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, €) metode amortisasi yang digunakan) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) riset dan pengembangan (jika ada), Catatan 3c, 17 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dgjelaskan #ntara lsin: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diktasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a8) pengakuan awal Properti Investasi: BD) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, €) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: G) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan €) penghentian pengakuan Properti Investasi, Catatan 3m dan 15 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain!
Page 15 OCR 0.878
Page 15 of 78 3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi blaya, penurunan nilai (Impatrmant) dan penilaian kembali aset (revaluasi): €C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfast atau tarif penyusutan dan arnortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi, 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nidal, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya, 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajan Nabilitas segera, Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antars lain: B) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dan bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain, Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelsskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lein: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilai provisi. 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. F3
Page 16 OCR 0.886
Page 16 of 78 Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan) C) Metode penyusutan prasarana PIH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi) (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan) b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengernbangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH, mn Pengakuan Pendapatan 8) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berrtesarkan jenis peridapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dan hubungan keagenan serta beban terkait. Catatan Ir, 33 dan 39a b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.
Page 17 OCR 0.880
Page 17 of 78 Cc) Khusus Industri Asuransi (4) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan prerni yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retrosktifs dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim ta) Kelompok beban kiaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses mono wiki (db) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi Kini dan (6) Unsur biaya yang diakw sebagai beban pada saat terjadinya. Catatan 3j, 3, 9, 13, 14, 15 dan 34 Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan ontara Isinkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: 8) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata wang asing, b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang tirmbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam nata uang asing. Catatan Ih 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij b) Pengungkapan Pihak-pihak bereiasi dalam Laporan Keuangan, dan Catatan 31, 31, 7, 21, 22, Fe ht
Page 18 OCR 0.863
Page 18 of 78 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laparan keuangan, 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, &) ketentuan mengenal saling hapus: Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Hebilitas) pajak tangguhan, Catatan 3s dan 26 33) Imbalan Kerja Yang barus dijelaskan antara lain: aj) pents imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) rotan ola anik alta Perusal H C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuanal, dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. Catatan Ju dan 38 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saharn treasuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan #kunitansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. Catatan 31 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain! a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum £ Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. Catatan 32, 9, 13 dan 16 38) Segmen Operasi Catatan Ix dan 40 AA
Page 19 OCR 0.880
Page 19 of 78 Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi, a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) jumiah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 39) | Laba (Rugi) per saham Catatan 3y dan 43 Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Bai ab ai Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: ewndkatlsa 2) Khusus Industri Perbankan s8) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. C) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara iain: Rincian jumlah Giro pada Barik Lain berdasarkan jenis mata uang, (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selarna periode berjalan untuk masing-masing giro:
Page 20 OCR 0.787
Page 20 of 78 (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan 'stimewa dan pihak ketiga) (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nila, Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (imparred) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimparred): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (a) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Deret Mann van 1220 Copa Ciedikkam PAN bani bermesalah, bank beku operasi atau Wkuidasi termasuk kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Inforrnasi dari otoritas yang : dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3 Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) '3) 8) 8) 4) 9 1 Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij Jumlah piutang menurut debitur: jumlah piutang menurut mata uang: alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang aa Ta aa gp AS PENA PANEN AAN ketertagihan piutang #pabila tidak dibentuk cad piutang yang dijaminkan, pengen atedk PE MENAAN IN TN NT Jumlah diamartisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dari Catatan 3f, 3i, 7, 39a, 45 dan 46
Page 21 OCR 0.811
Page 21 of 78 » Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) akan) ak kronbeietah beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang dalam perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4 Khusus Industri Asuransi 3) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (ti) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenajantara lain: (1) Jumiah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koosuransi yang diperkenankan delam perhitungan solvabilitas. t3) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: (ti) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumiah piutang atau utang reasuransi yang disaknghapuskan, dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 4) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (8) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 22 OCR 0.766
Page 22 of 78 5) Khusus Industri Pembiayaan 2) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: «) (2) (3) ta) (5) (6) » (8) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, @lektronik, rumah, dan lain-lain): Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja gema par Piayana bersua, bersama, penunjukan selaku pengelota piutang, penerusan penjaman dan pengambilalihan piutang apabila apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakus, Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pernixayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (4) (2) ipar bee-npepiLer ungu Duke kogpanokw hong oodgr-Snedi aamiin sgak pakan Oa pendapatan ajak pisang (tampa ecalran) mara pereapann Peengbansur on Kar pai ananda Penungaona mengkaah Sogkat bunga: NI: tempa Den Jantah SkTana ang pan ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, @ Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: ( @) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping tu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto la) kurang dari satu tahun (o) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun (c) lebih dari lima tahun
Page 23 OCR 0.855
Page 23 of 78 (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (ad) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessar, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa Minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. d) Plutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, ta) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari ima tahun (2) total rental kahtinjen yang diakui sebagai pendapatan pada perode: dan (3) penjetasan umum isi perjanjian sewa lessor. 8 Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. ti) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Daiam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, €). kerugian yang terjadi, dan @) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 24 OCR 0.770
Page 24 of 78 8) Piutang Reverse Repo Yang barus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, €) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: €) Tingkat bunga piutang reverse repo) #) Cadangan kerugian perurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian pehurunan nilai (jika ada). » Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nila reolisasi bersih pada saat diambilalih: bj Bakkah yetara ya (salam berilh akan Aeon Ya (Na dangan paha Pan Yang SO tertagih: C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jurnlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain. 11) Piutang Lain-Lain Yang barus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan Jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dari C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Catatan 3i, 8, 45 dan 46 12) Aset Keuangan Lainnya engilmokanpan ii LET ditrsflan nk dba Tisinngan Dhwo pa Yani perak en Meapirn BG rn 8) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, Catatan 31, 45 dan 46
Page 25 OCR 0.873
Page 25 of 78 b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai bercatot aset keuangan untuk setiap kelompok dan nnaan investasinya, (P3) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasfikasi, bulk yang disajikan pede pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga sfektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum dismartisasi, untuk (5) peringkat Efek utang berikut nama peneringkat (jika ada). (6) uralan tentang alasan diamlilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (8) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi, dan (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi Galam kelompok tersedia untuk dijual. (B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijominkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aset kevangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan (LO) jurnlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum dirsaksasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki tingga jatuh tempo. Khusus Deposito v Catatan 3d, Ih, 3, 6, 45 Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: gan 46 8) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak bereiasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 21 h
Page 26 OCR 0.866
Page 26 0178 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rindan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan aka syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan: €) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan Gd) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan, 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggai jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan d) Informasi penting lsinnya. 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan kissifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, Pena mata Lena Gan Cralan testang tKat den Wani terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan entaralain rincian berdasarkan: 8) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga.
Page 27 OCR 0.862
Page 270178 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) cd d) e) n 9 n » » L ul Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, rnata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga, Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum tadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesusi ketentuan Bank Indonesia, Jumlah kredit yang direstruktunisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, BIAU anggota sindikasi) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) v) ta) 3) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan, Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berslasi dan pihak kebga, Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
Page 28 OCR 0.860
Page 28 of 78 22) Catatan 3j dan 9 (1) 2 (3) (4) (5) (6) (8) » Yang harus diungkapkan antara lain: total jurnlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periodo berjalan, Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagal pengurang jumlah persediaan yang Giakui sebagai beban dalam periode berjalan: Jumlah dari setiap pemulihan dari setisp penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang dlakw sebagai beban dalam periode berjalan, kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan dalam hal terdapat kapitalisasi bsaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria set kualifikasian, miaka diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurnlah biaya pinjaman yang tayak dikapitalisasi. persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, deh alasan dijaminkan, dan Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: &) (2) (3) Makanan dan minumanj Perlengkapan: dan Barang Dagangan.
Page 29 OCR 0.887
Page 29 of 78 Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: fa) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan lc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada, | catatan Aj dan 9 iv Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizihan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. Catatan 3k dan 13 Lg Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (a) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (3) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya
Page 30 OCR 0.870
Page 30 of'78
vii, Khusus Industri Peternakan v
a, Pengungkapan jumlah tercatat dan nila tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan
ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Kawan Ternak dalam Pertumbuhan.
b. Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek v
Yang harus diungkapkan antara lain,
ta) Total jumlah tercatat dan nilm tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap keiompok selama paling tidak 2
tahun terakhir:
(C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewani ternak telah menghasilkan:
(a) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:
(ej Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:
(") Ika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan hilai pertanggungan asuransi, dan
(HI) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerirna jaminan.
23) | Pajak Dibayar Di muka v
Yang harus diungkapkan antara tain:
a) rncian menurut jenis dan jumilsh masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya,
24) | Biaya Dibayar Dimuka “ Catatan 3g dan 10
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
Page 31 OCR 0.838
Page 3 of 78 Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus drungkapkanentara lain: W& 2) 3) (3) (5) (6) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj ursian fakta dan keadaan dari penjualan, stau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau kesdaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang beriaku: dan dalam hai aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dirniliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilsi yang lebih rendah antara: IL Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan Ciklasifikasikan sebagai dimiliki untuk djual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan &, jumlah terpulihkon pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk perode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara Inin K3) v) 3) 3) e) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang) Panen ban Pane pet ANA PADI PARUT NN YA RO PENYAIN EL piutang pihak berelasi tersebut, jutnlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan dalam hai piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. Catatan 3f, Ji, 39c, 45 dan 16 27) Investasi pada Entitas Asosias| Yang herusdiungkapkan antara lain: 8) 0) 9 a Namg entitas asosiasi: persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh #gnifikan, beserta alasannya: nilaktercatat dan Nilsi Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: Catatan 31, 31, 12 dan 46
Page 32 OCR 0.819
Page 32 ol 78 EJ alasan bdak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dan 205 (dua pa Dra) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak n periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut Daunaan dalan memar sekan metode ekulkas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: a ipek Gir URakangi! Sikap Der Dataabi A aka Mas Kemerapaan maba Boga Uk mentransfer dana kepada Perusahaan: Ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila apobils Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas #sosiasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor aing I) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sarna untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan leba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rindan jaminan yang diberikan dan jurmtah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan amora yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai 2) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan: €) Reslisasi yang dilakukan selarna periode berjalanj dan G) Saldo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (3) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan arnortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
Page 33 OCR 0.867
Page 33 o 78 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanarnan telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jehis tanaman) (2) Rekonsiliasi nilal tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman, (5) Perbandingan sakdo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal | Tambahan tahun berjalan TH. Biaya langsung (0) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa IL Pengurangan tahun berjalan Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (C) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhirj 2 fitai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum rmenghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun €) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: @) Kondisi hewan ternak, f) Persentase kernatian selama tiga tahun terakhir 3) Nilai hewan ternak yang dinsuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup)
Page 34 OCR 0.868
Page 34 of 78 h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kernatian, jika ada, dan K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 33) Properti Investasi a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (3) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (3) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yeng diskul dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompak aset yang menggunakan model biaya ke kelompok pebseabetefenvenbo Ban Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan Beban nana dinakcud dalam huh ta) dkemberucen pengungkapan antara lnin: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir penode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: Ia) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang tetah ditambehkan kembali, dan (b) penyesuaian signifikan lain. €) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lam: (1) umur manfaat: Catatan 3m dan 15
Page 35 OCR 0.865
Page IS of 78 8) (2) “rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan (3) jumlah penyusutan untuk masng-masing persode penyajian dan wlokasi beban penyusutan, (8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu penode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendin, dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jurnlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (8) jumiah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang dgunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lan: 2) ») setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pernilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangen, dan reklasifikasij jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: Pa aa ea BRO jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalarn laba rugi dan ekuitas jumlah kornitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: jumiah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalarmi penurunan hilai, hilang, atau dibentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi kornprehensif, Dalarn hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggai Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian) (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: Catatan In, 30, 3p, dan 16
Page 36 OCR 0.817
Page 36 o?'78 (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, DP Pa Saka Kb Saing KIA Teka GOR ONNNYA SUN AnERUK DREN ora MR (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham, h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jurniah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan K2 Famsikitteetbg terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kasian, maka wajib diungkapkan: ta) keginasen See cost NNNNNNNN ENTER tb) tarif kapstalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak I) Pengungkapan lainnya antara lain: (L)jumiah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, SO Han Ma RENA OR KERAN KO TEPAN, KEAAN AA RAN DAAN NN (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (a@) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (S) nda buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasai dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilal tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: 18) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan hilal: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nila: pertanggungan asuransi, dan risiko yang Oitutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bunw) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 37 OCR 0.848
Page 37 of 78 (TJ Rincian aset menurut jenisnya, seperi opersted acrsage, unoperated acreage, sumur Gan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan, 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) alokasi jurnlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, €) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisas: selama periode berjalan, dan f3 KAV Kap YAAA SAGNYANGAG IKU PAPAN BANYAK PAPAN PRO PE @) Jumlah tercatat Aset dan faktoc signifikan yang mendukung penentuan dan penilalannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas) G) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnyaj dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Uabilitas, I) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, 1) Aset Takberwujud disajikan peda jumlah revaluasian, diungkepkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakiir, (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasij ta) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilsi Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan
Page 38 OCR 0.886
Page 38 of 78 UB) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama penode dan pembatasan-pernbatasan distribusi saido surplus kepada para pernegang saham. 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkan antara lain li) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per ares af interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saido akhir: dan (2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: ti) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, (2) Jumlah Bisya Pengupasan Tanah yang Oitangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan te) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalarn mengtutung penurunan nilai tersebut. 4) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saido awal:
Page 39 OCR 0.829
Page 39 of 78 (Cc) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan le) Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih (8 Penyiaan apab era penghapusan bye ksparan dn pengembangan tangguhan menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: KO AA ara mana Oon mengantanann yana GRmMaaNaa Sis Deli eka masa produksi, meliputi penjelasan: fa) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi) dan K3 Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan Pakan menjhitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. ” Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan €) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 3i, 21, 45 dan 46 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang, b) Yang harus diungkapkan antara lam: (1) nilsi tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibataikan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena Penalanya waktu dan dampak dasi setiep perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hai diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlsh Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.
Page 40 OCR 0.846
Page 40 of 78 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jurniah cari unsur utama beban yang belum jatuh tempo, Catatan 3i, 23, 45 dan 16 4) Khusus Industri Perbankan Wabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata bang: dan b) Uralan mengenai sifat masing-masing kewajiban, Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Penisahaan pada transaksi repo, b) Tanggai dan harga dilakukannya pernbelian dan penjualan kembali Efek. & Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang barus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, Juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui, C) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termun). 1 Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) EN BRG NAN DN TER E DIN ORA OKI SNN DAA PER PEN (6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening gsro.
Page 41 OCR 0.869
Page 41 of 78 Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, la) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) road os bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, rnisalnya diblokir atau 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa 2) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumiah utang klaim berdasarkan tertanggung) (3) Jumlah utang klaim menurut Jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata uang, d Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurnlah menurut jenis asuransi (2) Jurniah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang, dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:
Page 42 OCR 0.870
Page 42 of 78 83) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (a) Metode perhitungan yang digunakan) dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak bereiasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jurniah menurut jenis mata uang, dan (4) Jumlah menurut umur utang, Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang kiaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumtah berdasarkan rensuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (a) Jurmiah menurut umur utang: dan (5) Jurniah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 3 Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (t) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi, " Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain nncian menurut jenis asuransi. Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: Gan (3) Saido menurut usia. :) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Catatan Iu dan 38
Page 43 OCR 0.853
Page 43 of 78 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: &) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 3s, dan 262 Mm) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah Iiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recburse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, 12) Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima, 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas ilabilitas jangka panjang sesum dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. Catatan 31, 27, 45 dan 16 14) Uabilitas Keuangan Lainnya 8) Yang barus diungkapkan antara lain: (L) Pengungkapan untuk liabihtas keusngan lainnya berlaku untuk liabilites keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga Gan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilat tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, (b) laba atau rugi neto pada setiap Habilitas keuangan, dan ta kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahsan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : «1 Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) De: Ngeri ab ef Wap JH GAN Apag DAA PNPM AN (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersiti atas pengalihan aset yang diakul selama pericde tersebut: dan (3) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. Catatan Ii, 19, 27, 29, 45 dan 46 Catatan 19, 27 dan 49
Page 44 OCR 0.890
Page 4d of 78 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang barus diungkapkan antara lain Habilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian narne pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, b) jumlah utang menurut mata yang: dan C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 3f, Wi, 39e, 45 dan 46 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: 8) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, b) kisaran suku bunga kontraktusi selama periode pelaporan: Cc) tanggal jatuh tempa, d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: €) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannyaj "pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), B5) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan ji) pengungkapan Informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: Catatan 3i, 27, 45 dan 46
Page 45 OCR 0.826
Page 45 of 78 Ti) nama bankfembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliput tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain | 3) b) 8 a) e) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan) rekonsikasi antara total pembayaran Sewa minimum di masa denen pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan mulai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. pernbayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akai Sa aa Sa Aa Sah Mana dion (no concaabie subissnn) pak tanggal laporan posisi keuangan, keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan Keenakan penjualan dan payemsan kembali (sale and ieesebedi): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara Ibin: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjenj (2) 2da tidaknya kiausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa, Catatan 31, 3p, 45 dan 46 21) Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdosarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Mebt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang Hiterbitkan.
Page 46 OCR 0.834
Page 46 of 78 b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan rnata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance)/ (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej (5) Apabila bank menerirna dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap teba bersih. cd) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan pendurino: ia korean Gan konde Pon Pi Pranynwem paka ihpa deras hain napas aditeiKpe sabah (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (3) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalanj Cc) Uabiltas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimania diatur dalam standar akuntansi keuangan: dj Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya Galam pas yang terpisah: €) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan j (3) Saido akhir,
Page 47 OCR 0.870
Page 47 of 78 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang &) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengensi jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilal kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini, (b) biaya bunga: (Cc) luran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: (te) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata wang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (imbalan yang dibayarkan: (9) biaya jasa lalu: (hn) kombinasi bisnis: UU) curtaiment, dan Ci) penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumiah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, (3) rekonsiliasi sakdo awai dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saido awal dan akhir Gari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mate uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (@) turan oleh pemben pekerja: (8) Juran oleh peserta program: (MD imbalan yang dibayarkan) (9) kombinasi bisnisi dan (hn) penyelesaian: (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi lb) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: Catatan Iu dan 38 (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan Oleh batasan dalam SAK:
Page 48 OCR 0.876
Page 48 of 78 (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan (te) jumiah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: Ca) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dani aset programi (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai Gengan SAK: Ce) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per seratus). (0 biaya jasa lalu, (9) dampak dari curtailment terutarna terkait dengan penyelesakannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (9) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul segera dalam sakdo laba, meliputi: ta) keuntungan dan kerugian aktuarial dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktusrial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK, (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain) (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (la) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembakan yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utara dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakisi sebagai Aset, (13) Asurnsi aktuarial utarna yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: le) tingkat diskontoj (0) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset prograrn untuk periode yang disajikan daiam laporan keuangan,
Page 49 OCR 0.841
Page 49 ol 78 (31 Tingkat Imbai hasil yang diharapkan Untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, dd) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya datam masa program formal atau konstruktif sebagei dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): le) tingkat tren biaya kesehatan, dan (BH asurnsi material Isin yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalarn tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (o) biaya or mr AK Can ompogh DIN biga dar binya Kawuiatan pescnbara tb) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan, fcj Dalam hat program dioperasikan dalam tingkungan inftasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan Inftasi yang rendah, (15) Jumat periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: ta) Mai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surptus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (0) kabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Nabilitas program pada akhir periode pelaporan dan Ktiy aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari ruran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulm setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: ta) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti ituj tD) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sitat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (wy pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan
Page 50 OCR 0.848
Page 50 of 78 | Tiijyka Perusahann mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir Vi. b) Turan Pasti 2. Perusahaan yang menyelenggarakan peogram iuran pastiharus mengungkapkan Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program Iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja (1) turan program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai katlitas kontinjen (jika ada), 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lein: 2) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mnata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi Gcatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek, Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo Galam waktu 12 (dua belas) bulan: dj) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pskok obligasi dengan menunjuk pos- pos yang berhubungan, jika adaj f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 3 kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dani kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (8) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, (bj Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari (Oo) nilai nominal: (Id) besaran imbalan (untuk Sukuk Yarah),
Page 51 OCR 0.839
Page S1 of 78 Tej prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): tu) ben soanbeabus Sesi Sana dan/atau pembayaran imbalan atau bagi (9) jangka waktu: (hn) tujuan penerbitannya: dan Ci) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (a)jumlah bagian yang akan jatuh ternpo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliaranatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam icerura persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2 0) ka) @ 8 » narma kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan tujuan peroiehannya: persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: kejadian penting lainnya antara lain kepatutan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan persyaratan penting lainnya. 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) b) @ @ e) rincian mengenai jenis, nila nominal dan #ilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanean, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, dampak diusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
Page 52 OCR 0.876
Page 82 of 78 » 3) » m) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos- pos yang berhubungan (jika ada). kejadian peniting tainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dalam hal Perusahaan menerbitkan obbgasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan hama pembeli, komponen Labilitas dari obligasi konversi, keberadaan fitur derivatif melekat: dan persyaratan penting lainnya & Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk t3) Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) d) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir penode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratanj Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham an persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki sahamj dan (3) Pemegang saham lainnya, Dalam hal terjadi perubahan modalsaham daiam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, sepert pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Tertetuh Dahulu (right issue dan private plecement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saharn, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: Catatan 30
Page 53 OCR 0.864
Pape $3 of 78 e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian jumlah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saham, EC) Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekultasj d) Uraian mengenai sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor, €) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor Ikinnya, IM) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendah, antara kam: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggai efektif transaksi: (4) Operasi atsu kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jurniah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikanj (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. Catatan 3g, It, 3cc Gan J1 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : 3) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepernilikan, (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan 4 Jumlah yarig direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saot hilangnya Pengendalian. Catatan Jt, 31 dan 423 “ Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pernbelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, Catatan 31
Page 54 OCR 0.854
Page S4 of 78 b) “Tanggai atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, cd Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggsi dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasun: dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada). b) Perubahan saldo lsba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Catatan 32 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran don harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, C) milsi waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): Gd) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan €) Ikatan-ikatan yang terkait dengan pererbitan waran. Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara Isin keterangan mengenai perubahan rnasing-masing karponen pendapatan komprehensif lainnya. Catatan 3s, Ju, 26e dan 37 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain nncian bagian pemegang saham nonpengendak atas ekuitas tasing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk. Catatan 3b dan 42 Laba Rugi Komprehensif 1 Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : @) Jumlah setiap kategori #9nifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa, (3) Bunga: (4) Royalti, dan/atau (5) Okvidenj diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, | Gitatan Ir, 33 dan 39
Page 55 OCR 0.812
Page 88 of 78 b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: (3 Name pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: &) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi! (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan, dan tc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir penode pelaporan: ta) ur bal in dana yang diakui sampai tanggal (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (Cc) Jumlah retensi: 3) Denah tnghin don: wning Nest Japan Serkan beda: poor mutan Bian Ana fan Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperaleh Perusahaan sebagai ageri dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perindan dari kampanen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri darii (ea) Pendapatan brutoj (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. 2 Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif: dan e) Perjanjian lain yang terkait.
Page 56 OCR 0.851
Page 36 of 78 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarni antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak plutang: dan C) Pendapatan sewa. 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, b) Subsidi tidak mampu, dan €) Selisih perhitungan klaim. Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna antara lain: &) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: dj) Rincisn pendapatan usaha dari keagenan: dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telakomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak Jain. 3 Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi ressuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap Jenis asuransi. Catatan: menyesusikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) Se Pm
Page 57 OCR 0.860
Page S7 of 78 Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: 83) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memilki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: C) Efek-efeki dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dining: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditarnbah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan ce) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. “Catatan Ir dan 34 1t) Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, nncian beban departementalisasi: 8) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan, Cc) Beban pegawal: dj) Beban penyusutan sarana medis, €) Beban pemeliharaan sarana: () Beban asuransi, »
Page 58 OCR 0.883
Page 88 ol 78 G) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, kiaim ressuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. Cc). Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumiah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. @) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan €) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antars Isin: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan €) Beban umum din administrasi. Catatan 3m, In, Ir dan 35 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok. produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelornpok produk/jasa utama.
Page 59 OCR 0.842
Puge 39 of 78 16) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai Untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembsayaan. 11 Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a). rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rindan dan jumlah Beban lainnya. Ec) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : li) biaya pinjaman meliputi: da) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, to) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK yang berlaku: dan tg selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari trarisaksi Instrumen keuangan meliputi: ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, tb) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan te) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagan ne ik OA WNA Appa AL PON PA YON PENINAN, yang diungkapkan secara Catatan 3c, Ih, 3i, 3, 3rn, 3n, 30, Ir, 3s, Jaa, 3ee, 5, 6, 7, 9, 12, 14, 16, 18, 19, 27, 36 dan 37 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. 5) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 9 Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalsasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurnlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revalunsi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: ») keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, NP Ta
Page 60 OCR 0.866
Page @ of 78 C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas &sosiasi dan/atau Ventura Bersama, 20) Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dan: (1) beban (penghasilan) pajak kini: 2 penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasa! dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tengguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (S) jurniah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelurnnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penururtan atau pembalikan penurunan sebelurnnya atas aset pajak tangguhan: dan fusi jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi den kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan lab rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atav dikreditkan langsung ke ekuitas, ad jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama) @) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntatsi galam satu atau kedua bentuk berikut ini: eh) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajok dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau 2 rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, 31 penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode bkuntansi sebelumnya: Catatan 35, dan 26 Catatan 266 Catatan 26h
Page 61 OCR 0.851
Page 61 of 78 a hn) » Li) m) m 9) p) Turan (dan batas waktu penggunaan, Jika ada) perbedaan temporer yang dapat Gikurangkan dan tugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama atas Habilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) Isba kena pajak: perhitungan beban dan Iiabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: () jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan possi keuangan untuk periode sajianj dan (e31 jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi. apabila jumlah tersebut tidak tertihat dari perubahan jumlah aset atau lisbilitas pajak tanggunan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selarna penode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap penode sajian, jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kegada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalarn laporan keuangan: uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakulsisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis bdak diakui pada tanggal ekussisi tetapi diakul setelah tanggal akuksisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: ka) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kera pajak mendatang lebih besar dari labn pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah adaj dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. Catatan 268 Catatan 26d Catatan 26 Catatan 26d
Page 62 OCR 0.875
Page 62 0178 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : 3 jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilustan, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dwpat diatribusikan kepada b) jumlah rata-rata terombang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruti laba per saham €) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi labs per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajjan, d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelapgran dan akan secara #gnifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebalum akhir periode pelaporan, dan e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, Catatan 3y dan 43 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang Jumlahnya: «“) tetsn dari Rp 3.000.000,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma tima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi, bj terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, 3 terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak- pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkat, (2) Jumlah saido beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, termasuk kornitmen, dan: (& persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan silat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan Catatan 3f, 31, 7, 8, 22, 24, 25 dan 39 Catatan 39 Catatan 39 Catatan 39
Page 63 OCR 0.859
Page 63 of 78 (tb) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan ta) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan) G) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk, (2) entitas dengan pengendalian bersarna atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dirnana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lsinnya, e seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-rnasing anggota atau kelompok direksi, komisaris, penegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kung lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerjaj (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham, #) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikanj dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. Catatan 7, 8 dan 39c Catatan 7, E dan 39c Catatan Id dan 39h 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan Iabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekliivalennya dalam mata uang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing: Catatan ih, dan 45
Page 64 OCR 0.867
Page 64.078 (3) Tincian kontrak Valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional, ta) jumiah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalu laba rugi, dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumwlasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir perode, 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: ta) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan Lu (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur lsporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwili yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan milai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan (8 jumtah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revalussian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. Catatan Ic dan 17 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan entara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estirnasi akuntansi) (2) jumtah perubahan estimasi yang berdampsk pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jurntah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. B) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan 3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: Catatan 3a, 3i, 3p, Ir dan .«
Page 65 OCR 0.880
Page 65 ol 78 (3) (5) (Bj setiap pos laporan kevangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hai tdak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. C) Kesalahan Penode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) 2) (3) (1 sifat dari kesalahan periode laki: jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (») bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan keadaan yang membuat penarapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjeiasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26) Kombinasi Bisnis 2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: ) (2) (3) ta) (5) (6) » (8) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, tanggal akuisisi, biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh. alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakul, Nilai Wajar pada saat tanggol akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: (a) jumlah yang diakul pada tanggal akutsisij tb) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumiah pembayaran: dan | Catatan 3c dan 17
Page 66 OCR 0.850
Page 66 ot 78 3) (19) G1) (12) (13) (14) (c) Estimasi Kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan meka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah rmaksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak Perusahaan harus mengungkapkan peutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan keiompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang, (b) jumlah piutang beuto kontraktualj dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih, jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih) setiap llabilttas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (3) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber Gaya ekonomi terjadi: tb) indikasi ketidakpastian saat atau jurniah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan te) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi pengganban tersebut: dalam hm liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: ta) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) atasan Liabsitas tidak dapat diukur secara andal, dalam hal pembelian dengan diskan: ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dam Ib) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10616 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: ta) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan tb) teknik penitalan dan input model utarns yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,
Page 67 OCR 0.867
Page 67 or 78 b) (IS) dalam hal suatu kombinasi twsnis yang dilakukan secara bertahap: ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yana diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nitai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh Pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Inforrnasi sebagai berikut! (8) jumiah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuksisi sajak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan pericde sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabslitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan perode pengukuran yang diakul selama periode pelaparan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau ketilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan habilitas imbalan kontinjensi atau labilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selarna penyelesaian, Ib) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: (3) abilitas kontinjenisi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas milai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, —
Page 68 OCR 0.859
Page 68 of 78 (3) Jumlah den penjelasan dari setiap keuntungan stau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (3) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalarn kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau penode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang dlungkapkan untuk mernahami laporan keuangan Perusahsen hasil penggabungan, ce) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasi (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendakan Giperoleh: dan 4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 31) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain | a) pengungkapan pada level segmen: (t) Informasi umum, yang terdiri dari: ta) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan dan to) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: 2 informasi mengenai laba atau rugi segmeni, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan fiabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset seamen, labilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan b) pengungkapan pada level entitas (t) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, (2) Informasi wilayah geograns (a) Pendapatan dari pelanggan eksternai yang diatribusikan kepada: | negara domisili Perusahaan: dan Catatan 3x dan 40
Page 69 OCR 0.871
Page 69.01 78 IL “semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. (tb) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: 4 negara domisili Perusahaenj dan UI, semua negara asing secara total dimana Perusahaan merniliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1094 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan kansolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. Catatan 33 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uralan tentang atasan operasi dihentikan: 2 uraian fakta dan kesdaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Nag barus denebabhan 2at teori taka Gangan lebi final) CPATAS YEN Pangean, antara 3 (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan taba rugi komprehensif meliputi: (3) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: 2 arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat distribusikan pada pemilik entitas Induk.
Page 70 OCR 0.797
Page 70 078 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat aj Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk beer aini atau tujuan tanya (non indung Tila), sepert untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk panjat BOOK iratrima GE WOKR Dolar kelor Wii Modi YAAA Ki BONE Da jung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties), (3) tanggal jatuh tempo, (4) mal keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (SJ beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: 1G) pos Aset dan/atau Labilitas yang dillndung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. €) Yang harus diungkapkan antara lain: d1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi denvatif dan strategi untuk Mencapai tujuan (2) Kebijakan manayemen risiko untuk setiap klasifikasi indung rilal, termatuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilat, dan (3) Bagi etruriun yang tidak depakuodkan sebagai metn Inong akal disebutkan tujuannya, 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Latilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk Gapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) Na Sa AA SAN maa Jay Manda aka BEA Ma la Sl keuangan dan Ilabilitas keuangan, Catatan 46 31) Dividen Yang barus diungkapkan antara lain: 3) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan Gan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: €) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Uabilitas kepada pernilik pada akhir persode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul. Catatan 3e dan 30
Page 71 OCR 0.840
Page 71 of 78 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: 3) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumnlah Wabilitas kontinjensi lainnya secara 5) jumlah agregat dari kamvitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya Galam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, cd daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifitan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: Gan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset dek lancar, habilitas jangka pendek, katallitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalarn Ventura Bersama. 3) dan 18 33) Perikatan dan Kontinjensi 8) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (aj perjanjian sawa, kesgenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royatti, | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: IL periode berlakunya perikatan, IN, dasar penentuan kompensasi dan denda) Iv. jumlah beban atau pendapatan pada penode pelaporan: dan V. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk investasi, diungkapkan: |. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: IL periode berlakunya perikatan: Wi nilai keseluruhan, mate uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: Catatan 44 dan 48
Page 72 OCR 0.841
Page 72 ol 78 b) 2) 3) @ pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (2) pitiak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jaminan) dan (da) nilai jaminan, fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bari, dan uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-bstasannya. Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) S3 3) (4) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: la) pihak-pihak yang terkait, (b) jumiah yang diperkarakan: tc) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) darnpak keuangan: Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, kemungkinan Mabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan tb) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): peristiwa kontinjensi Iwinnya, yang diungkapkan antara lain (a) karakteristik aset atau Tiabilitas kontinjensi: (D) estimasi dari dampak keuangannya, (3) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. s 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang trarus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasrnaj b) Phak-pihak yang terkait dalam kerjasarng, Cc) Lokksi aset dan jangka waktu pengelolaan:
Page 73 OCR 0.875
Page 730178 G) Hak dan liabiltas dari masing-masing hak dalam kerjasama, (31 Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan #) Isi perubahan perjanjian, Jika ada, 35) dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: » risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis urnur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan hilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai) (2) risiko likuiditas, antara lain: ta) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan Gerivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, Gan (b) deskripsi mengenai care Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi Gan ekuitas dan (4) risiko lainnya yang dumiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. Catatan 45 36) Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratia) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Possi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Nato Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. 1
Page 74 OCR 0.871
Page 74 of 78 d 3 Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum. Yang barus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan entara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang disliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut b) (3) Kl K3) disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi- reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisas': Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisas pada akun saido laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sajak kuasi-reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : 3) b) K3) d) 3) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola perrnodalannyaj ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: see mnta ada): konsekuensi dan ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, Catatan 45
Page 75 OCR 0.893
Page 75 ol 78 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalarn laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Uabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap Jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjjan, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan rnetode penyelesaian. c) jumniah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: d) untuk opsi saharn yang dieksekusi selarna periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, (31 kisaran barga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa urnur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: 1) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi tentang bagaimana Nitai Wajar tersebut diukur, dan (r3) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen skuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: 8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvebilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan) dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 76 OCR 0.879
Page 76 ol 78 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah, EC) Rinaan Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Labs Usaha Unit Asuransi Syariah, dan d) Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reesuransij b). Perjanjian penting dan ikatan lainnya: €) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian valume penjualan kayu bulat (jenis kayu) bj) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanarnan kembali hutan alam (TPTI1, pembinaen dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha jamnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan () Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarang : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya) Gan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya, 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahsan mernutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jurniah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) datam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, rnisalnya: Catatan 49
Page 77 OCR 0.874
Page 77 ot 78 (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang berkat dengan aktivitas Perusahaan, yang telah ditertstkan tetapi belum efektif bertaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapen awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat Oketahui atau diestimasi secara wajar. Catatan S1 47) Reklasifikasi 3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasffikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasij (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan rekasifikasi. b) Dalam hat rekiasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (4) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut. dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam teporan keuangan dan indikasi bentuk lain dan bantuan pemerintah) dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui, 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,
Page 78 OCR 0.902
Page 78 of 78 bj) Yang harus diungkapkan antara lain: la) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan Isba rugi komprehensif beserta penjelasannya, C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dslam laporan keuangan. 50) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Catatan 47 Jakarta, 06 September 2023
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.