Back to announcement
Audit Report per 31 Desember 2026 PAMG.pdf
Financial statement Text extracted PAMGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 99
Page 1
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN FINANCIAL STATEMENTS AS AT DECEMBER 31, 2025 AND FOR THE YEAR THEN ENDED AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 2
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 FINANCIAL STATEMENTS
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS AT DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Halaman/
Pages
Daftar Isi Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statement of Financial Position
Statement of Profit or Loss and
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 3 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 6 - 90 Notes to the Financial Statements
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As at December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 5 443.339.374 1.045.239.704 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - neto 6 Trade receivables - net
Pihak ketiga 1.335.531.035 1.508.160.099 Third parties
Pihak berelasi 29 237.500.844 241.668.682 Related party
Non-trade receivables - third
Piutang non-usaha - pihak ketiga 2.293.564 - Parties
Persediaan 7 832.005.168 740.626.633 Inventories
Uang muka dan biaya dibayar Advances and
di muka 8 959.398.409 689.348.523 prepaid expenses
Pajak dibayar di muka 13a 244.467.873 319.890.836 Prepaid tax
Aset lancar lainnya 9 1.297.500.000 1.168.107.339 Other current assets
Jumlah Aset Lancar 5.352.036.267 5.713.041.816 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Uang muka 8 - 998.751.375 Advances
Aset tetap - neto 10 3.194.159.490 3.840.958.221 Fixed assets - net
Properti investasi 11 571.804.567.303 568.272.565.512 Investment properties
Aset takberwujud - neto 675.625.000 690.000.000 Intangible asset - net
Aset pajak tangguhan 13e 1.497.463.735 1.371.207.066 Deferred tax assets
Aset tidak lancar lainnya 12 8.828.848.180 7.074.437.886 Other non-current assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 586.000.663.708 582.247.920.060 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 591.352.699.975 587.960.961.876 TOTAL ASSETS
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
1
Page 11
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As at December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha - pihak ketiga 184.816.851 100.009.689 Trade payables - third parties
Utang non-usaha - pihak ketiga 108.568.360 153.973.971 Non-trade payables - third parties
Beban akrual 14 3.655.508.715 3.308.954.950 Accrued expenses
Utang pajak 13b 720.921.850 686.285.956 Taxes payable
Pendapatan diterima di muka 15 2.444.672.646 3.226.402.301 Unearned revenues
Jaminan dan deposit 16 2.025.065.204 1.014.590.900 Guarantees and deposits
Liabilitas imbalan kerja karyawan Short-term employee benefits
jangka pendek 18 22.150.944 24.294.194 Liabilities
Liabilitas jangka panjang jatuh Current maturities of
tempo dalam waktu satu tahun: long-term liabilities:
Liabilitas sewa 93.901.259 125.810.204 Lease liability
Pinjaman bank 17 8.700.000.000 18.000.000.000 Bank loan
Bunga ditangguhkan 17 1.200.000.000 4.800.000.000 Deferred interest
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 19.155.605.829 31.440.322.165 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Utang non-usaha - pihak berelasi 29 26.412.744.806 15.755.843.483 Non-trade payables - related party
Jaminan dan deposit 16 1.529.170.910 2.696.376.897 Guarantees and deposits
Liabilitas jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long-term liabilities - net of current
tempo dalam satu tahun: maturities:
Liabilitas sewa - 93.901.259 Lease liability
Pinjaman bank 17 81.834.832.110 79.534.832.110 Bank loan
Bunga ditangguhkan 17 25.909.602.985 23.459.602.983 Deferred interest
Liabilitas imbalan kerja karyawan Long-term employee
jangka panjang 18 6.783.275.595 6.204.995.845 benefits liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 142.469.626.406 127.745.552.577 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 161.625.232.235 159.185.874.742 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Dasar - 10.000.000.000 saham Authorized -10,000,000,000
dengan nominal Rp20 per shares with par value of Rp20
saham per share
Ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid -
- 3.125.000.000 saham 19 62.500.000.000 62.500.000.000 3,125,000,000 shares
Tambahan modal disetor 20 134.075.202.746 134.075.202.746 Additional paid-in capital
Saldo laba: Retained earnings:
Dicadangkan 21 1.050.000.000 1.050.000.000 Appropriated
Belum dicadangkan 227.396.130.691 226.288.131.102 Unappropriated
Penghasilan komprehensif lain 22 4.706.134.303 4.861.753.286 Other comprehensive income
JUMLAH EKUITAS 429.727.467.740 428.775.087.134 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 591.352.699.975 587.960.961.876 EQUITY
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
2
Page 12
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal OTHER COMPREHENSIVE INCOME
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENDAPATAN 23 49.844.328.064 52.440.667.650 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN 24 (26.870.529.607) (27.053.672.475) COST OF REVENUES
LABA KOTOR 22.973.798.457 25.386.995.175 GROSS PROFIT
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES
Beban pemasaran 25 (1.188.408.012) (1.404.647.097) Marketing expenses
General and administrative
Beban umum dan administrasi 25 (10.222.909.740) (10.761.280.318) Expenses
Jumlah beban usaha (11.411.317.752) (12.165.927.415) Total operating expenses
LABA USAHA 11.562.480.705 13.221.067.760 OPERATING PROFIT
PENGHASILAN (BEBAN)
LAIN-LAIN OTHER INCOME (EXPENSES)
Penghasilan bunga 12.963.710 18.577.431 Interest income
Keuntungan perubahan nilai wajar Gain on changes in fair value of
properti investasi 11 - 3.033.905.753 investment properties
Biaya keuangan 26 (8.411.870.627) (7.430.219.780) Finance costs
Keuntungan lain-lain - neto 27 1.994.853.791 180.234.249 Other gains - net
Beban lain-lain - neto (6.404.053.126) (4.197.502.347) Other expenses - net
LABA SEBELUM PAJAK FINAL PROFIT BEFORE FINAL TAX
DAN BEBAN PAJAK EXPENSE AND INCOME TAX
PENGHASILAN 5.158.427.579 9.023.565.413 EXPENSE
Beban pajak final 13c (3.998.550.410) (4.188.562.641) Final tax expense
LABA SEBELUM PROFIT BEFORE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 1.159.877.169 4.835.002.772 INCOME TAX EXPENSE
Beban pajak penghasilan - neto 13d (181.958.168) (286.434.782) Income tax expense - net
LABA TAHUN BERJALAN 977.919.001 4.548.567.990 PROFIT FOR THE YEAR
(RUGI) PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN (LOSS) INCOME
Item that will not
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke be reclassified to profit or loss in
laba rugi pada periode berikutnya: subsequent period:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan 18 (32.741.532) 175.370.354 benefits liabilities
Keuntungan atas revaluasi aset Gain on revaluation of
tetap 10 - 863.725.026 fixed assets
Manfaat (beban) pajak penghasilan Related income tax benefit
terkait 13d 7.203.137 (38.581.478) (expense)
(Rugi) penghasilan komprehensif lain Other comprehensive (loss)
- setelah pajak (25.538.395) 1.000.513.902 income - net of tax
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN 952.380.606 5.549.081.892 INCOME FOR THE YEAR
Laba per saham dasar dan Basic and diluted
dilusian 28 0,31 1,46 earnings per share
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
3
Page 13
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan (rugi) komprehensif
Saldo laba/ lainnya/Other comprehensive
Retained earnings income (loss)
Pengukuran
kembali
Surplus liabilitas
revaluasi aset imbalan kerja/
Tambahan tetap/ Remeasurement
modal disetor/ Belum Fixed asset of employee
Catatan/ Modal saham/ Additional Dicadangkan/ dicadangkan/ revaluation benefits Jumlah ekuitas/
Notes Share capital paid-in capital Appropriated Unappropriated surplus liabilities Total equity
Saldo 1 Januari 2024 62.500.000.000 134.075.202.746 1.050.000.000 221.739.563.112 3.934.252.364 (73.012.980 ) 423.226.005.242 Balance as at January 1, 2024
Laba tahun berjalan - - - 4.548.567.990 - - 4.548.567.990 Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain tahun Other comprehensive income
berjalan - setelah pajak 10,22 - - - - 863.725.026 136.788.876 1.000.513.902 for the year - net of tax
Jumlah penghasilan komprehensif - - - 4.548.567.990 863.725.026 136.788.876 5.549.081.892 Total comprehensive income
Saldo 31 Desember 2024 62.500.000.000 134.075.202.746 1.050.000.000 226.288.131.102 4.797.977.390 63.775.896 428.775.087.134 Balance as at December 31, 2024
Laba tahun berjalan - - - 977.919.001 - - 977.919.001 Profit for the year
Kerugian komprehensif lain tahun Other comprehensive loss
berjalan - setelah pajak 22 - - - - - (25.538.395 ) (25.538.395 ) for the year - net of tax
Jumlah penghasilan komprehensif - - - 977.919.001 - (25.538.395) 952.380.606 Total comprehensive income
Transaksi yang diakui langsung di Transaction recognized directly
ekuitas: in equity:
Reclassification of revaluation
Reklasifikasi surplus revaluasi atas surplus on disposal of fixed
pelepasan aset tetap 22 - - - 130.080.588 (130.080.588) - - assets
Saldo 31 Desember 2025 62.500.000.000 134.075.202.746 1.050.000.000 227.396.130.691 4.667.896.802 38.237.501 429.727.467.740 Balance as at December 31, 2025
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
4
Page 14
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
LAPORAN ARUS KAS PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal STATEMENT OF CASH FLOWS
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 49.110.829.780 49.672.216.809 Cash receipts from customers
Pembayaran kepada: Cash paid to:
Pemasok dan beban Suppliers and other operating
operasional lainnya (23.184.590.836) (24.296.393.045) expenses
Karyawan (15.359.640.464) (13.207.810.501) Employees
Kas yang dihasilkan dari operasi 10.566.598.480 12.168.013.263 Cash generated from operations
Penerimaan bunga 12.963.710 18.577.431 Interests received
Pembayaran biaya keuangan (7.893.793.617) (7.347.428.097) Finance costs paid
Pembayaran pajak final (3.923.127.447) (4.132.159.731) Final tax paid
Pembayaran pajak penghasilan badan (343.343.508) (351.194.679) Corporate income tax paid
Kas neto (digunakan untuk) Net cash (used in) provided by
diperoleh dari aktivitas operasi (1.580.702.382) 355.808.187 operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Proceeds from withdrawal of
Penerimaan dari penarikan investasi 12 144.007.359 138.207.308 investment
Penambahan uang muka Addition to advances for purchase
pembelian tanah dan bangunan 8 - (998.751.375) of land and building
Perolehan aset tetap 10 (43.733.874) (84.951.980) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset takberwujud - (690.000.000) Acquisition of intangible asset
Perolehan properti investasi (2.533.250.416) (5.703.368.039) Acquisition of investment properties
Kas neto digunakan untuk Net cash used in
aktivitas investasi (2.432.976.931) (7.338.864.086) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari pinjaman dari pihak Proceeds from loan from related
berelasi 10.656.901.323 8.755.843.483 party
Pembayaran pinjaman bank (7.000.000.000) (6.000.000.000) Payments of bank loan
Payments of issuance cost for
Pembayaran untuk biaya aksi korporasi (129.392.661) (1.168.107.339) corporate action
Pembayaran liabilitas sewa (115.729.679) (139.579.699) Payments of lease liability
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan 3.411.778.983 1.448.156.445 financing activities
Net decrease in
Penurunan neto kas dan bank (601.900.330) (5.534.899.454) cash on hand and in banks
Cash on hand and in banks
Kas dan bank pada awal tahun 1.045.239.704 6.580.139.158 at beginning of the year
Cash on hand and in banks
Kas dan bank pada akhir tahun 5 443.339.374 1.045.239.704 at end of the year
Tambahan informasi arus kas disajikan pada Catatan 35. Supplementary cash flow information are presented in Note 35.
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan, these financial statements.
5
Page 15
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum 1. a. Establishment and General Information
PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (“Perusahaan”) didirikan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (the “Company”) was
berdasarkan Akta No. 30 tanggal 28 April 1980 oleh established based on Deed No. 30 dated April 28,
Wakil Notaris Sementara Raden Minarno 1980 of Provisional Notary Representative Raden
Hardjokoesoemo, S.H., di Tanjung Pinang dan telah Minarno Hardjokoesoemo, S.H., in Tanjung
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Pinang and approved by the Ministry of
Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2- Justice of the Republic of Indonesia in its Decision
1548.HT01.01.TH.83 tanggal 18 Februari 1983 dan Letter No. C2-1548.HT01.01.TH.83 dated
diumumkan dalam Berita Negara No. 84 Tambahan February 18, 1983 and was published in State
No. 10495 tanggal 19 Oktober 2004. Gazette No. 84 Supplement No. 10495 dated
1. October 19, 2004.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan, yang terakhir berdasarkan amended several times, most recently based on
Akta Notaris No. 215 tanggal 26 Agustus 2021 oleh Notarial Deed No. 215 dated August 26, 2021 of
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn terkait Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.,
perubahan dan pernyataan kembali Anggaran Dasar regarding the amendment and restatement of the
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Articles of Association in accordance with the
Perubahan terakhir tersebut telah disahkan oleh regulations of the Otoritas Jasa Keuangan.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik The amendment was approved by the Ministry of
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- Law and Human Rights of the Republic of
AH.01.03-0444215 tanggal 3 September 2021 dan Indonesia through its Decision Letter No. AHU-
diumumkan dalam Berita Negara No. 91 Tambahan AH.01.03-0444215 dated September 3, 2021 and
No. 35265 tanggal 12 November 2021. was published in State Gazette No. 91
1. Supplement No. 35265 dated November 12, 2021.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang In accordance with Article 3 of the Articles of
lingkup kegiatan utama Perusahaan bergerak dalam Association, the Company’s scope of main
bidang penyewaan pusat perbelanjaan (Mal) dan activities was in the field of mall building rental and
penyewaan bangunan hotel. Perusahaan memulai hotel building rental. The Company commenced
operasi komersial pada tanggal 8 November 2003. 1. its commercial operations on November 8, 2003.
Perusahaan berdomisili di Indonesia. Alamat kantor The Company is domiciled in Indonesia. The
berada di Pekanbaru, Jl. Jend. Sudirman No. 123B, address of its registered office is Pekanbaru,
Kota Tinggi, Pekanbaru Kota, Riau dan kantor Jl. Jend. Sudirman No. 123B, Kota Tinggi,
perwakilan berlokasi di Jl. Hayam Wuruk No. 33, Pekanbaru Kota, Riau and its representative office
Jakarta. 1. is located at Jl. Hayam Wuruk No. 33, Jakarta.
Pemilik manfaat akhir dari Perusahaan adalah The ultimate beneficial owner of the Company is
Christopher Sumasto Tjia. 1. Christopher Sumasto Tjia.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As at December 31, 2025 and 2024, the
susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan composition of the Company’s Boards of
adalah sebagai berikut: 1. Commissioners and Directors is as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioner
Komisaris Utama Francisco Sumasto President Commissioner
Komisaris Independen Veronica Pudjiati Lias Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Christopher Sumasto Tjia President Director
Direktur Tjia Daniel Wirawan Director
Direktur Leonardus Sutarman Director
6
Page 16
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General Information
1. (continued)
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal The composition of the Company’s Audit
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai Committee as at December 31, 2025 and 2024 is
berikut: 1. as follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Veronica Pudjiati Lias : Chairman
Anggota : Steven Hartanto : Member
Anggota Penny Halim Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As at December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan memiliki masing-masing sebanyak has 70 and 71 permanent employees, respectively
70 dan 71 dan orang karyawan tetap (tidak diaudit). 1. (unaudited).
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan ini, sesuai and fair presentation of these financial statements,
dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, in accordance with Indonesian Financial
yang diselesaikan dan disetujui untuk Accounting Standards, which were completed and
diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal authorized for issuance by the Company’s
11 Maret 2026. 1. Directors on March 11, 2026.
b. Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan 1. b. Public Offering of the Company’s Shares
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Based on Extraordinary General Shareholders
Biasa tanggal 25 Maret 2019, yang dituangkan Meeting dated March 25, 2019, which was
dalam Akta Notaris No. 115 tanggal 25 Maret 2019 notarized by Notarial Deed No. 115 dated
dari Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., March 25, 2019 of Notary Christina Dwi Utami,
M.Kn., para pemegang saham menyetujui rencana S.H., M.Hum., M.Kn, the shareholders approved
Penawaran Umum Saham Perdana Biasa kepada the plan to conduct an Initial Public Offering of
masyarakat melalui pasar modal serta melakukan Ordinary Shares to the public through capital
pencatatan saham Perusahaan di Bursa Efek market listing of the Company’s shares on the
Indonesia. 1. Indonesia Stock Exchange.
Pada tanggal 25 Juni 2019, Perusahaan On June 25, 2019, the Company obtained the
memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas notice of effectivity from Financial Services
Jasa Keuangan (“OJK”) dalam suratnya Authority (“OJK”) in its letter No. S-90/D.04/2019
No.90/D.04/2019 untuk melakukan Penawaran to conduct an Initial Public Offering of 625,000,000
Umum Perdana sejumlah 625.000.000 saham shares of the Company to the public with a par
Perusahaan kepada masyarakat dengan nilai value of Rp20 per share and an offering price of
nominal Rp20 per saham dan harga penawaran Rp100 per share. The shares were listed on the
Rp100 per saham. Perusahaan mencatatkan Indonesia Stock Exchange on July 5, 2019.
sahamnya pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal
5 Juli 2019. 1.
Sehubungan dengan penawaran umum perdana, In connection with initial public offering, the
Perusahaan menerima Rp59.239.616.131 dari Company received net proceeds of
pemegang saham Perusahaan, setelah dikurangi Rp59,239,616,131 from the Company’s
biaya penerbitan saham sebesar Rp3.260.383.869. shareholders, after deducting stock issuance
Dana dari hasil penawaran umum perdana costs of Rp3,260,383,869. Funds from initial
digunakan untuk penambahan serta perbaikan public offering will be used to add and repair
fasilitas gedung dan pembelian tanah yang berlokasi building facilities and purchase land located
di belakang area Mal Pekanbaru seluas 1.200 m 2 behind the Pekanbaru Mall with an area of
dengan tujuan pengembangan usaha Perusahaan. 1. 1,200 m2 for developing the Company's business.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh As at December 31, 2025 and 2024 all of the
saham Perusahaan yang beredar telah dicatatkan Company's outstanding shares have been listed
pada Bursa Efek Indonesia. 1. on the Indonesia Stock Exchange.
7
Page 17
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
a. Amendemen/Penyesuaian Standar yang a. Standard and Amendments/Improvements to
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan 1. Standards Effective in the Current Year
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah
menerapkan sejumlah standar baru dan In the current year, the Company has applied new
amendemen/penyesuaian PSAK yang relevan standard and amendments/improvements to
dengan operasinya dan efektif untuk periode PSAK that are relevant to its operations and
akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1 Januari effective for accounting period beginning on or
2025. Penerapan atas PSAK baru dan revisi tidak after January 1, 2025. The adoption of these new
mengakibatkan perubahan atas kebijakan and revised PSAKs does not result in changes to
akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak the Company’s accounting policies and has no
material terhadap jumlah yang dilaporkan pada material effect on the amounts reported for the
tahun berjalan atau tahun-tahun sebelumnya. 1. current or prior years.
• PSAK 117, “Kontrak Asuransi” • PSAK 117, “Insurance Contracts”
PSAK 117 mengatur relaksasi beberapa PSAK 117 regulates the relaxation of
ketentuan antara lain berupa penambahan several provisions, including the addition of
pengecualian ruang lingkup, penyesuaian scope exceptions, adjustments to the
penyajian laporan keuangan, penerapan opsi presentation of financial statements,
mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada application of risk mitigation options and
ketentuan transisi. PSAK 117 juga some modifications to transitional
mensyaratkan pemisahan yang jelas antara provisions. PSAK 117 also requires a clear
pendapatan yang dihasilkan dari bisnis separation between income generated from
asuransi dengan yang berasal dari kegiatan the insurance business and from investment
investasi. activities.
• PSAK 117 (Amendemen), “Kontrak • PSAK 117 (Amendment), “Insurance
Asuransi”, Penerapan Awal PSAK 117 dan Contracts”, Initial Application of PSAK
PSAK 109 - Informasi Komparatif 117 and PSAK 109 - Comparative
Information
Amendemen ini memperjelas pengaturan bagi This amendment clarifies the arrangements
entitas industri asuransi yang akan melakukan for insurance industry entities that will carry
penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 out the initial adoption of PSAK 117 and
dalam periode bersamaan. Amendemen ini PSAK 109 in the same period. This
juga mengatasi isu penerapan yang terkait amendment also addresses application
dengan informasi komparatif yang akan issues related to the comparative
disajikan pada penerapan awal untuk aset information that will be presented on initial
keuangan. application to financial assets.
• PSAK 221 (Amendemen), “Pengaruh • PSAK 221 (Amendment), “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates”:
Ketertukaran” Lack of Exchangeability
Amandemen ini mensyaratkan entitas untuk This amendment requires an entity to apply
menerapkan pendekatan yang konsisten dalam a consistent approach to assessing whether
menilai apakah suatu mata uang dapat ditukar a currency is exchangeable into another
dengan mata uang lain dan, jika tidak, dalam currency and, when it is not, to determining
menentukan nilai tukar yang akan digunakan the exchange rate to use and the
dan pengungkapan yang harus diberikan. disclosures to provide.
b. Standar dan Amendemen Standar Telah b. Standard and Amendments/Improvements to
Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan 1. Standards Issued not yet Adopted
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of these financial
standar dan amendemen atas PSAK yang relevan statements, the following standard and
bagi Perusahaan, yang telah diterbitkan namun amendments to PSAK relevant to the Company
belum berlaku efektif, dengan penerapan dini were issued but not effective, with early
diizinkan, adalah sebagai berikut: 1. application permitted:
8
Page 18
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Standar dan Amendemen Standar Telah b. Standard and Amendments/Improvements to
Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan (lanjutan) Standards Issued not yet Adopted
1. (continued)
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of these financial
standar dan amendemen atas PSAK yang relevan statements, the following standard and
bagi Perusahaan, yang telah diterbitkan namun amendments to PSAK relevant to the Company
belum berlaku efektif, dengan penerapan dini were issued but not effective, with early
diizinkan, adalah sebagai berikut: (lanjutan) 1. application permitted: (continued)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2026 1. January 1, 2026
• Amandemen PSAK 109, “Instrumen • • Amendments to PSAK 109, “Financial
Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Instruments” and PSAK 107, “Financial
Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Instruments: Disclosures”: Classification and
Pengukuran Instrumen Keuangan Measurement of Financial Instruments
• Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap PSAK • • 2024 Annual Improvements to PSAK 107,
107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, “Financial Instruments: Disclosures”, PSAK
PSAK 109, “Instrument Keuangan”, PSAK 110, 109, “Financial Instruments”, PSAK 110,
“Laporan Keuangan Konsolidasian” dan PSAK “Consolidated Financial Statements” and
207, “Laporan Arus Kas” PSAK 207, “Statement of Cash Flows”
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2027 1. January 1, 2027
• PSAK 118, “Penyajian dan Pengungkapan • • PSAK 118, “Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan“ Financial statements”
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As at the issuance date of the financial
keuangan, dampak dari penerapan standar dan statements, the effects of adopting these
amendemen tersebut terhadap laporan keuangan standard and amendments on the financial
tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh statements are not known nor reasonably
manajemen. 1. estimable by management.
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan 1. Financial Statements
Laporan keuangan Perusahaan disusun The financial statements of the Company have
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan been prepared in accordance with Indonesian
Indonesia dan Peraturan-Peraturan serta Pedoman Financial Accounting Standards and the
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Regulations and Guidelines on Financial
yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan Statement Presentation and Disclosures issued
(“OJK”). by the Financial Services Authority (Otoritas Jasa
1. Keuangan or “OJK”).
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam The accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan adalah selaras preparation of the financial statements are
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam consistent with those made in the preparation of
penyusunan laporan keuangan Perusahaan untuk the Company’s financial statements for the year
tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2024, except for the
31 Desember 2024, kecuali bagi penerapan adoption of several amended SAKs. As disclosed
beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti in Note 2, several amended and published
diungkapkan dalam Catatan 2, beberapa standar accounting standards were adopted effective
akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, January 1, 2025.
diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2025. 1.
9
Page 19
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan (lanjutan) 1. Financial Statements (continued)
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan The Company has prepared the financial
dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus statements on the basis that it will continue to
mempertahankan kelangsungan usaha. 1. operate as a going concern.
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, The financial statements, except for the
disusun berdasarkan dasar akrual dengan statement of cash flows, have been prepared on
menggunakan konsep harga perolehan, kecuali the accrual basis using the historical cost basis of
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan accounting, except for certain accounts which are
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam measured on the bases described in the related
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. 1. accounting policies for those accounts.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan The statement of cash flows is prepared based
metode langsung dengan mengelompokkan arus on the direct method by classifying cash flows on
kas dalam aktivitas operasi, investasi dan the basis of operating, investing, and financing
pendanaan. 1. activities.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the
penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, preparation of the financial statements is the
yang merupakan mata uang fungsional Indonesian Rupiah, which is the Company’s
Perusahaan. 1. functional currency.
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak b. Current and Non-Current Classification
Lancar/Jangka Panjang 1.
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam The Company presents assets and liabilities in
laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi the statement of financial position based on
lancar/tidak lancar atau jangka pendek/jangka current/non-current classification.
panjang. 1.
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i) diperkirakan akan direalisasi atau diintensikan i) expected to be realized or intended to be sold
untuk dijual atau digunakan dalam siklus or consumed in the normal operating cycle,
operasi normal, ii) held primarily for the purpose of trading,
ii) untuk diperdagangkan, iii) expected to be realized within 12 months after
iii) diperkirakan akan direalisasi dalam 12 bulan the reporting period, or cash or cash
setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara equivalent unless restricted from being
kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau exchanged or used to settle a liability for at
akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas least 12 months after the reporting period.
dalam paling lambat 12 bulan setelah periode
pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai aset tidak All other assets are classified as non-current
lancar. 1. assets.
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila: A liability is current when it is:
i) diperkirakan akan dilunasi dalam siklus operasi i) expected to be settled in the normal
normal, operating cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) telah jatuh tempo dan akan dilunasi dalam 12 iii) due to be settled within 12 months after the
bulan setelah tanggal pelaporan, atau reporting period, or
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) there is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya selama paling settlement of the liability for at least
tidak 12 bulan setelah periode pelaporan. 12 months after the reporting period.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-current
liabilitas jangka panjang. 1. liabilities.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak Deferred tax assets and deferred tax liabilities are
tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak classified as non-current assets and non-current
lancar dan liabilitas jangka panjang. 1. liabilities, respectively.
10
Page 20
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transactions and
dan Translasi Saldo 1. Balances Translation
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Transactions involving foreign currencies are
Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded in Indonesian Rupiah at the rates of
transaksi dilakukan. Pada setiap akhir periode exchange prevailing at the time the transactions
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata are made. At the end of each reporting period,
uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs monetary assets and liabilities denominated in
jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia foreign currencies are adjusted to reflect the
pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk average of the selling and buying rates of
periode yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs exchange prevailing at the last banking
yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada transaction date of the period, as published by
operasi periode yang bersangkutan Bank Indonesia, and any resulting gains or losses
are credited or charged to operations of the
1. current period.
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan ke mata The exchange rates used for translation into
uang Rupiah pada tanggal 31 Desember 2025 dan Rupiah as at December 31, 2025 and 2024 are
2024 adalah sebagai berikut: 1. as follows:
2025 2024
1 Dolar Amerika Serikat 16.782 16.162 1 United States Dollar
d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang A related party is a person or entity that is related
terkait dengan Perusahaan: to the Company:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang a. A person or a close member of that person's
mempunyai relasi dengan Perusahaan jika family is related to the Company if that
orang tersebut: person:
i) memiliki pengendalian atau pengendalian i) has control or joint control over
bersama atas Perusahaan; the Company;
ii) memiliki pengaruh signifikan atas ii) has significant influence over
Perusahaan; atau the Company; or
iii) personil manajemen kunci Perusahaan iii) is a member of the key management
atau entitas induk Perusahaan. personnel of the Company or of a parent
of the Company.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika b. An entity is related to the Company if any of
memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies:
i) entitas dan Perusahaan adalah anggota i) The entity and the Company are
dari grup yang sama (artinya entitas induk, members of the same group (which
entitas anak, dan entitas anak berikutnya means that each parent, subsidiary and
saling berelasi dengan entitas lainnya). fellow subsidiary is related to the others).
ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ii) one entity is an associate or joint venture
ventura bersama dari entitas lain (atau of the other entity (or an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama venture of a member of a group of which
yang merupakan anggota suatu grup, yang the other entity is a member).
mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
iii) kedua entitas tersebut adalah ventura iii) both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third party.
iv) satu entitas adalah ventura bersama dari iv) one entity is a joint venture of a third entity
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah and the other entity is an associate of the
entitas asosiasi dari entitas ketiga. third entity.
v) entitas tersebut adalah suatu program v) the entity is a post-employment defined
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja benefit plan for the benefit of employees
dari Perusahaan atau entitas yang terkait of either the Company or an entity related
dengan Perusahaan. to the Company.
11
Page 21
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) d. Transactions with Related Parties (continued)
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika b. An entity is related to the Company if any of the
memenuhi salah satu hal berikut (lanjutan): following conditions applies (continued):
vi) entitas yang dikendalikan atau vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in a).
diidentifikasi dalam huruf a).
vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a (i) vii) a person identified in a.(i) has significant
memiliki pengaruh signifikan atas entitas influence over the entity or is a member
atau merupakan personil manajemen kunci of the key management personnel of the
entitas (atau entitas induk dari entitas). entity (or of a parent of the entity).
viii) entitas, atau anggota dari kelompok yang viii) the entity, or any member of a group of
mana entitas merupakan bagian dari which it is a part, provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel services to the
personil manajemen kunci kepada Company or to the parent of the
Perusahaan atau kepada entitas induk dari Company.
Perusahaan.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak- Significant transactions with related parties,
pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan whether or not made at similar terms and
persyaratan yang sama dengan pihak ketiga conditions as those done with third parties, are
maupun tidak, diungkapkan pada laporan disclosed in the financial statements.
keuangan.
e. Instrumen Keuangan e. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan rise to a financial asset of one entity and a
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada financial liability or equity instrument of another
entitas lain. entity.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada Financial assets and financial liabilities are
laporan posisi keuangan pada saat Perusahaan recognized on the statement of financial position
menjadi salah satu pihak dalam ketentuan when the Company becomes a party to the
kontraktual instrumen tersebut. contractual provisions of the instrument.
Klasifikasi Classification
i. Aset keuangan i. Financial assets
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat Financial assets are classified, at initial
pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) recognition, and subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar (i) amortized cost, (ii) fair value through profit
melalui laba rugi (“FVTPL”), dan (iii) nilai wajar or loss (“FVTPL”), or (iii) fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income (“FVTOCI”).
(“FVTOCI”).
• Aset keuangan diukur pada biaya • • Financial assets at amortized cost
perolehan diamortisasi
Perusahaan mengukur aset keuangan pada The Company measures financial
biaya perolehan diamortisasi jika kedua assets at amortized cost if both of the
kondisi berikut dipenuhi: following conditions are met:
i. Aset keuangan dikelola dalam model i. The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model with the objective to
aset keuangan dalam rangka hold financial assets in order to
mendapatkan arus kas kontraktual; dan collect contractual cash flows; and
12
Page 22
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi (lanjutan) Classification (continued)
i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)
• Aset keuangan diukur pada biaya • • Financial assets at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Perusahaan mengukur aset keuangan pada The Company measures financial
biaya perolehan diamortisasi jika kedua assets at amortized cost if both of the
kondisi berikut dipenuhi: (lanjutan) following conditions are met: (continued)
ii. Persyaratan kontraktual dari aset ii. The contractual terms of the financial
keuangan pada tanggal tertentu asset give rise on specified dates to
meningkatkan arus kas yang semata cash flows that are solely payments
dari pembayaran pokok dan bunga of principal and interest (“SPPI”) on
(“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. the principal amount outstanding.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada In order for a financial asset to be classified
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset and measured at amortized cost or FVTOCI,
keuangan harus memiliki arus kas yang semata it needs to give rise to cash flows that are
dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah solely payments of principal and interest on
pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai the principal amount outstanding. This
SPPI testing dan dilakukan pada tingkat assessment is referred to as SPPI testing
instrumen. and it is performed at instrument level.
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset The Company’s business model for
keuangan mengacu kepada bagaimana managing financial assets refers to how it
Perusahaan mengelola aset keuangan untuk manages its financial assets in order to
menghasilkan arus kas. Model bisnis generate cash flows. The business model
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan determines whether cash flows will result
dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual from collecting contractual cash flows, selling
aset keuangan atau keduanya. the financial assets, or both.
• Aset keuangan diukur pada FVTPL • • Financial assets at FVTPL
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet
memenuhi persyaratan untuk the requirements to be classified as
diklasifikasikan sebagai asset keuangan financial assets measured at amortized
diukur pada biaya perolehan diamortisasi cost or FVTOCI, are classified as
atau FVTOCI, diklasifikasikan sebagai measured at FVTPL.
diukur pada FTVPL.
Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat At initial recognition, the Company can
membuat penetapan yang tidak dapat make an irrevocable determination to
dibatalkan untuk mengukur aset yang measure assets that meet the
memenuhi persyaratan untuk diukur pada requirements to be measured at
biaya perolehan diamortisasi atau nilai amortized cost or FVTOCI at FVTPL, if
wajar melalui penghasilan komprehensif the determination eliminates or
lain pada nilai wajar melalui laba rugi, significantly reduces the measurement
apabila penetapan tersebut mengeliminasi or recognition inconsistencies
atau secara signifikan mengurangi (sometimes referred to as “accounting
inkonsistensi pengukuran atau pengakuan mismatch”).
(kadang disebut sebagai “accounting
mismatch”).
13
Page 23
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi (lanjutan) Classification (continued)
i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)
• Aset keuangan diukur pada FVTPL • • Financial assets at FVTOCI (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL Financial assets at FVTPL include
mencakup aset keuangan yang dimiliki financial assets held for trading, financial
untuk diperdagangkan, aset keuangan yang assets designated upon initial
ditetapkan pada saat pengakuan awal pada recognition at FVTPL, or financial assets
FVTPL, atau aset keuangan yang mandatorily required to be measured at
disyaratkan untuk diukur pada nilai fair value.
wajarnya.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan The Company’s financial assets consist of
bank, piutang usaha, dan piutang non-usaha cash on hand and in banks, trade
diklasifikasikan sebagai aset yang diukur receivables, and non-trade receivables
dengan biaya diamortisasi dan aset tidak lancar classified as financial assets at amortized
lainnya yang diklasifikasikan sebagai FVTPL. cost and other non-current assets classified
Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang as financial assets at FVTPL. The Company
diukur pada FVTOCI. has no financial assets measured at
FVTOCI.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial
keuangannya pada pengakuan awal sebagai liabilities, at initial recognition, as: (i) financial
(i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau liabilities at FVTPL or (ii) financial liabilities
(ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya measured at amortized cost.
perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari The Company’s financial liabilities consist of
utang usaha, utang non-usaha, beban akrual, trade payables, non-trade payables, accrued
jaminan dan deposit, liabilitas sewa, pinjaman expenses, guarantees and deposits, lease
bank, dan bunga ditangguhkan diklasifikasikan liability, bank loan, and deferred interest
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan classified as financial liabilities at amortized
biaya diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki cost. The Company has no financial liabilities
liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL. measured at FVTPL.
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Aset keuangan, kecuali piutang usaha yang diukur Financial assets, except for trade receivables
sesuai harga transaksi, dan liabilitas keuangan pada which are measured at transaction price, and
awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi financial liabilities are initially measured at fair
yang dapat diatribusikan secara langsung dengan value. Transaction costs that are directly
perolehan atau penerbitan aset keuangan dan attributable to the acquisition or issue of financial
liabilitas keuangan ditambahkan atau dikurangkan assets and financial liabilities are added to or
dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas deducted from the fair value of the financial assets
keuangan, jika diperlukan, pada pengakuan awal. and financial liabilities, as appropriate, on initial
Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara recognition. Transaction costs directly attributable
langsung dengan perolehan aset keuangan dan to the acquisition of financial assets or financial
liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi liabilities at FVTPL are recognized immediately in
diakui langsung pada laba rugi. profit or loss.
14
Page 24
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
i. Aset keuangan i. Financial assets
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang Purchases or sales of financial assets that
memerlukan penyerahan aset dalam kurun require delivery of assets within a time frame
waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau established by regulation or convention in the
kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian marketplace (regular way trades) are
yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, recognized on the trade date, i.e., the date
yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk that the Company commits to buy or sell the
membeli atau menjual aset tersebut. asset.
Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya All recognized financial assets are measured
diukur secara keseluruhan pada biaya subsequently in their entirety at either
perolehan yang diamortisasi atau nilai wajar, amortized cost or fair value, depending on
tergantung pada klasifikasi aset keuangan the classification of the financial assets as
tersebut sebagai berikut: follows:
• Aset keuangan diukur pada FVTPL • • Financial assets at FVTPL
Aset keuangan pada FVTPL diukur pada Financial assets at FVTPL are
nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan. measured at fair value at the end of
Keuntungan atau kerugian diakui dalam each reporting period, with any fair value
laba rugi sepanjang bukan merupakan gains or losses recognized in profit or
bagian dari hubungan lindung nilai yang loss to the extent they are not part of a
ditetapkan (lihat kebijakan akuntansi terkait designated hedging relationship. The
lindung nilai). Keuntungan atau kerugian net gain or loss recognized in profit or
neto yang diakui dalam laba rugi termasuk loss includes any dividend or interest
dividen atau bunga yang diperoleh atas earned on the financial asset and is
aset keuangan dan dimasukkan dalam pos included in the “other gains (losses) -
“keuntungan (kerugian) lain-lain - neto” net” line item (Note 27).
(Catatan 27).
• Aset keuangan diukur pada biaya • • Financial assets at amortized cost
perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi setelah pengakuan subsequently measured using the
awal diukur menggunakan metode suku effective interest method and are
bunga efektif dan merupakan subjek subject to impairment. Gains and losses
penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian are recognized in profit or loss when the
diakui pada laba rugi saat aset dihentikan asset is derecognized, modified or
pengakuannya, dimodifikasi atau impaired.
mengalami penurunan nilai.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) Financial liabilities that are not 1) contingent
imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam consideration of an acquirer in a business
kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk combination, 2) held-for-trading, or 3)
diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai designated as at FVTPL, are subsequently
FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan menggunakan effective interest method.
metode suku bunga efektif.
15
Page 25
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang Effective interest method is a method used in the
digunakan dalam menghitung biaya perolehan calculation of the amortized cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas asset or a financial liability and in the allocation
keuangan dan dalam pengalokasian dan pengakuan and recognition of the interest income or interest
pendapatan bunga atau beban bunga pada laporan expense in profit or loss over the relevant period.
laba rugi selama periode relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara The effective interest rate is the rate that exactly
tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau discounts estimated future cash payments or
penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur receipts through the expected life of the financial
dari aset atau liabilitas keuangan dengan jumlah asset or financial liability to the gross carrying
tercatat bruto aset keuangan atau biaya perolehan amount of a financial asset or to the amortized
diamortisasi dari liabilitas keuangan. Pada saat cost of a financial liability. When calculating the
menghitung suku bunga efektif, entitas effective interest rate, an entity shall estimate the
mengestimasi arus kas ekspektasian dengan expected cash flows by considering all the
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual contractual terms of the financial instrument (for
dari instrumen keuangan tersebut (sebagai contoh, example, prepayment, extension, call and similar
percepatan pelunasan, perpanjangan, opsi beli dan options) but shall not consider the expected credit
opsi-opsi serupa), tetapi tidak mempertimbangkan losses. The calculation includes all fees and
kerugian kredit ekspektasian. Perhitungan points paid or received between parties to the
mencakup seluruh fee (imbalan) dan komisi yang contract that are an integral part of the effective
dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak yang interest rate, transaction costs, and all other
terlibat dalam kontrak yang merupakan bagian yang premiums or discounts.
tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya
transaksi, dan seluruh premium atau diskonto
lainnya.
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus Financial assets and financial liabilities are offset
dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi and the net amount reported in the statement of
keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang financial position if, and only if, there is a currently
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus enforceable legal right to offset the recognized
atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan amounts and there is an intention to settle on a
dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi net basis, or to realize the assets and settle the
untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar liabilities simultaneously.
neto, atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan tidak A right to offset must be available today rather
bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di than being contingent on a future event and must
masa depan dan harus dapat dieksekusi oleh pihak be exercisable by any of the counterparties, both
lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan dalam in the normal course of business and in the event
peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan atau of default, insolvency or bankruptcy.
kebangkrutan.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian The Company recognizes an allowance for
kredit ekspektasian (“ECL”) atas aset keuangan expected credit losses (“ECL”) on financial assets
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. that are measured at amortized cost.
16
Page 26
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses is a
merupakan fungsi dari probability of default, loss function of the probability of default, loss given
given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi default (i.e. the magnitude of the loss if there is a
gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. default) and the exposure at default. The
Penilaian probability of default dan loss given default assessment of the probability of default and loss
berdasarkan data historis yang disesuaikan dengan given default is based on historical data adjusted
informasi masa depan. Adapun eksposur atas gagal by forward-looking information. As for the
bayar, untuk aset keuangan, diwakili oleh nilai exposure at default, for financial assets, this is
tercatat bruto aset pada tanggal pelaporan; untuk represented by the assets’ gross carrying amount
kontrak jaminan keuangan, eksposur mencakup at the reporting date; for financial guarantee
jumlah yang ditarik pada tanggal pelaporan, contracts, the exposure includes the amount
ditambah dengan jumlah yang diperkirakan akan drawn down as at the reporting date, together with
ditarik di masa depan sebelum tanggal gagal bayar any additional amounts expected to be drawn
yang ditentukan berdasarkan tren historis, down in the future by default date determined
pemahaman Perusahaan mengenai kebutuhan based on historical trend, the Company’s
pembiayaan masa depan yang spesifik dari understanding of the specific future financing
debiturnya, dan informasi perkiraan masa depan needs of the debtors, and other relevant forward-
lainnya yang relevan. looking information.
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas ECL are based on the difference between the
kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh contractual cash flows due in accordance with the
arus kas yang diharapkan akan diterima contract and all the cash flows that the Company
Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku expects to receive, discounted at an
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan approximation of the original effective interest
diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan rate. The expected cash flows will include cash
agunan yang dimiliki atau perluasan perbaikan flows from the sale of collateral held or other credit
risiko-kredit lainnya yang merupakan bagian integral enhancements that are integral to the contractual
dari persyaratan kontrak. terms.
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas ECL are recognized in two stages. For credit
instrumen keuangan yang tidak mengalami exposures for which there has not been a
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang recognition, ECL are provided for credit losses
diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang that result from default events that are possible
mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 within the next 12-months (a 12-month ECL). For
bulan). Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan those credit exposures for which there has been
yang mengalami peningkatan secara signifikan a significant increase in credit risk since initial
sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian recognition, a loss allowance is required for credit
dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari losses expected over the remaining life of the
waktu terjadinya gagal bayar (ECL sepanjang exposure, irrespective of the timing of the default
umurnya). (a lifetime ECL).
Karena piutang usaha tidak memiliki komponen Because its trade receivables does not contain
pembiayaan signifikan, Perusahaan menerapkan significant financing component, the Company
pendekatan yang disederhanakan dalam applies a simplified approach in calculating ECL.
perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perusahaan tidak Therefore, the Company does not track changes
menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun in credit risk, but instead recognizes a loss
justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan allowance based on lifetime ECL at each reporting
ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal date. The Company established a provision matrix
pelaporan. Perusahaan membentuk matriks provisi that is based on its historical credit loss
berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa experience, adjusted for forward-looking factors
lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan specific to the debtors and the economic
(forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk environment.
debitur dan lingkungan ekonomi.
17
Page 27
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk
Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen In assessing whether the credit risk on a financial
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak instrument has increased significantly since initial
pengakuan awal, Perusahaan membandingkan recognition, the Company compares the risk of a
risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen default occurring on the financial instrument as at
keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko the reporting date with the risk of a default
gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan occurring on the financial instrument as at the
pada tanggal pengakuan awal. date of initial recognition.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan In making this assessment, the Company
mempertimbangkan baik informasi kuantitatif considers both quantitative and qualitative
maupun kualitatif yang wajar dan mendukung, information that is reasonable and supportable,
termasuk pengalaman historis dan informasi ke including historical experience and forward-
depan yang tersedia tanpa harus mengeluarkan looking information that is available without undue
biaya atau upaya berlebihan. Informasi masa depan cost or effort. Forward-looking information
yang dipertimbangkan mencakup prospek masa considered includes the future prospects of the
depan industri di mana debitur Grup beroperasi, industries in which the Group’s debtors operate,
yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis obtained from economic expert reports, financial
keuangan, badan pemerintah, lembaga terkait, dan analysts, governmental bodies, relevant think-
organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan tanks and other similar organizations, as well as
berbagai sumber eksternal aktual dan prakiraan consideration of various external sources of
informasi ekonomi yang terkait dengan operasi inti actual and forecast economic information that
Perusahaan. relate to the Company’s core operations.
Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan In particular, the following information is taken into
ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat account when assessing whether credit risk has
secara signifikan sejak pengakuan awal: (a) indikasi increased significantly since initial recognition:
pihak peminjam atau kelompok pihak peminjam (a) indications that the debtors or a group of
mengalami kesulitan keuangan signifikan, debtors is experiencing significant financial
(b) wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga difficulty, (b) default or delinquency in interest or
atau pokok, (c) kemungkinan bahwa mereka akan principal payments, (c) the probability that they
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi will enter bankruptcy or other financial
keuangan lainnya dan (d) di mana data yang dapat reorganization and (d) where observable data
diobservasi mengindikasikan bahwa ada terukur indicate that there is a measurable decrease in
penurunan arus kas estimasi masa mendatang, the estimated future cash flows, such as changes
seperti perubahan tunggakan atau kondisi ekonomi in arrears or economic conditions that correlate
yang berkorelasi dengan wanprestasi. with defaults.
Definisi gagal bayar Definition of default
Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini The Company considers the following as
merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan constituting an event of default for internal credit
manajemen risiko kredit internal karena pengalaman risk management purposes as historical
historis menunjukkan bahwa aset keuangan yang experience indicates that financial assets that
memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya tidak meet either of the following criteria are generally
dapat dipulihkan: not recoverable:
• ketika terdapat pelanggaran persyaratan • when there is a breach of financial covenants
keuangan oleh debitur; atau by the debtor; or
• informasi yang dikembangkan secara internal • information developed internally or obtained
atau diperoleh dari sumber eksternal from external sources indicates that the
menunjukkan bahwa debitur kemungkinan tidak debtor is unlikely to pay its creditors,
akan membayar kreditornya, termasuk including the Company, in full (without taking
Perusahaan, secara penuh (tanpa into account any collateral held by the
memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Company).
Perusahaan).
18
Page 28
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Definisi gagal bayar (lanjutan) Definition of default (continued)
Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan Irrespective of the above analysis, the Company
menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi ketika considers that default has occurred when a
aset keuangan tertunggak lebih dari 90 hari kecuali financial asset is more than 90 days past due
jika Perusahaan memiliki informasi yang wajar dan unless the Company has reasonable and
terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang supportable information to demonstrate that a
lebih panjang lebih tepat. more lagging default criterion is more appropriate.
Aset keuangan memburuk Credit-impaired financial assets
Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit A financial asset is credit-impaired when one or
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki more events that have a detrimental impact on the
dampak buruk pada estimasi arus kas masa depan estimated future cash flows of that financial asset
dari aset keuangan tersebut telah terjadi. Bukti have occurred. Evidence that a financial asset is
bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai credit-impaired includes observable data about
termasuk data yang dapat diobservasi tentang the following events:
peristiwa berikut:
• kesulitan keuangan signifikan yang dialami • significant financial difficulty of the issuer or
penerbit atau peminjam; the borrower;
• pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal • a breach of contract, such as a default or
bayar atau tunggakan; past due event;
• pihak pemberi pinjaman, untuk alasan • the lender(s) of the borrower, for economic or
ekonomik atau kontraktual sehubungan dengan contractual reasons relating to the
kesulitan keuangan yang dialami pihak borrower’s financial difficulty, having granted
peminjam, telah memberikan konsesi pada to the borrower a concession(s) that the
pihak peminjam yang tidak mungkin diberikan lender(s) would not otherwise consider;
jika pihak peminjam tidak mengalami kesulitan
tersebut;
• terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam • it is becoming probable that the borrower will
akan dinyatakan pailit atau melakukan enter bankruptcy or other financial
reorganisasi keuanga lainnya; reorganization;
• hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu • the disappearance of an active market for
akibat kesulitan keuangan; atau that financial asset because of financial
difficulties; or
• pembelian atau penerbitan aset keuangan • the purchase or origination of a financial
dengan diskon sangat besar yang asset at a deep discount that reflects the
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. incurred credit losses.
Kebijakan penghapusan Write-off policy
Perusahaan menghapuskan aset keuangan ketika The Company writes off a financial asset when
ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak there is information indicating that the
lawan berada dalam kesulitan keuangan yang buruk counterparty is in severe financial difficulty and
dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, there is no realistic prospect of recovery, e.g.
contoh ketika pihak lawan dalam proses likuidasi when the counterparty has been placed under
atau telah memasuki proses kebangkrutan. Aset liquidation or has entered into bankruptcy
keuangan yang dihapuskan dapat menjadi subjek proceedings. Financial assets written-off may still
aktivitas penagihan dalam prosedur pemulihan be subject to enforcement activities under the
Perusahaan, dengan mempertimbangkan nasihat Company’s recovery procedures, taking into
hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi account legal advice where appropriate. Any
diakui dalam laba rugi. recoveries made are recognized in profit or loss.
19
Page 29
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian The Company recognizes an impairment gain or
penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua loss in profit or loss for all financial instruments
instrumen keuangan dengan penyesuaian terkait ke with a corresponding adjustment to their carrying
jumlah tercatat melalui akun cadangan kerugian dan amounts through a loss allowance account and
tidak mengurangi nilai tercatat aset keuangan pada does not reduce the carrying amount of the
laporan posisi keuangan. financial asset in the statement of financial
position.
Penghentian Pengakuan Derecognition
i. Aset keuangan i. Financial assets
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, A financial asset, or where applicable a part
bagian dari aset keuangan atau bagian dari of a financial asset or part of a group of
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan similar financial assets, is derecognized
pengakuannya pada saat: when:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal a. The contractual rights to receive cash
dari aset keuangan tersebut berakhir; atau flows from the financial asset have
expired; or
b. Perusahaan mengalihkan hak kontraktual b. The Company has transferred its
untuk menerima arus kas yang berasal dari contractual rights to receive cash flows
aset keuangan atau menanggung from the financial asset or has assumed
kewajiban untuk membayar arus kas yang an obligation to pay them in full without
diterima tanpa penundaan yang material material delay to a third party under a
kepada pihak ketiga melalui suatu “pass-through” arrangement and either
kesepakatan penyerahan dan (i) secara (i) has transferred substantially all the
substansial mengalihkan seluruh risiko dan risks and rewards of the financial asset,
manfaat atas kepemilikan aset keuangan or (ii) has neither transferred nor
tersebut, atau (ii) secara substansial tidak retained substantially all the risks and
mengalihkan dan tidak mempertahankan rewards of the financial asset, but has
seluruh risiko dan manfaat atas transferred control of the financial asset.
kepemilikan aset keuangan tersebut,
namun telah mengalihkan pengendalian
atas aset keuangan tersebut.
Ketika Perusahaan telah mengalihkan hak When the Company has transferred its rights
untuk menerima arus kas dari suatu aset atau to receive cash flows from an asset or has
telah menandatangani kesepakatan pelepasan entered into a pass-through arrangement,
(pass-through arrangement), dan secara and has neither transferred nor retained
substansial tidak mengalihkan dan tidak substantially all of the risks and rewards of
mempertahankan seluruh risiko dan manfaat the asset nor transferred control of the asset,
atas aset keuangan, maupun tidak mengalihkan the asset is recognized to the extent of the
pengendalian atas aset, aset tersebut diakui Company’s continuing involvement in the
sejauh keterlibatan berkelanjutan Perusahaan asset.
terhadap aset keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk Continuing involvement that takes the form of
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer a guarantee over the transferred asset is
diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah measured at the lower of the original carrying
tercatat aset dan jumlah maksimal dari amount of the asset and the maximum
pembayaran yang diterima yang mungkin harus amount of consideration that the Company
dibayar kembali. Dalam hal ini, Perusahaan juga could be required to repay. In that case, the
mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan Company also recognizes an associated
dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang liability. The transferred asset and the
mencerminkan hak dan liabilitas yang masih associated liability are measured on a basis
dipertahankan Perusahaan. that reflects the rights and obligations that the
Company has retained.
20
Page 30
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)
Pada penghentian pengakuan aset keuangan On derecognition of a financial asset
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, measured at amortized cost, the difference
perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah between the asset’s carrying amount and the
imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam sum of the consideration received and
laba rugi. receivable is recognized in profit or loss.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya A financial liability is derecognized when the
ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak obligation specified in the contract is
dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. discharged or cancelled or expired.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan When an existing financial liability is replaced
dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang by another from the same lender on
sama dengan persyaratan yang berbeda secara substantially different terms, or the terms of
substansial, atau modifikasi secara substansial an existing liability are substantially modified,
atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini such an exchange or modification is treated
ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut as a derecognition of the original liability and
dicatat sebagai penghapusan liabilitas the recognition of a new liability.
keuangan awal dan pengakuan liabilitas
keuangan baru.
Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan The difference between the carrying amount
yang dihentikan pengakuannya dan imbalan of the financial liability derecognized and the
yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba consideration paid and payable is recognized
rugi. in profit or loss.
f. Pengukuran Nilai Wajar f. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar sell an asset or paid to transfer a liability in an
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi orderly transaction between market participants
teratur di antara pelaku pasar pada tanggal at the measurement date. The fair value
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan measurement is based on the presumption that
pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset the transaction to sell the asset or transfer the
atau mengalihkan liabilitas akan terjadi: liability takes place either:
1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut 1. in the principal market for the asset or liability
atau; or;
2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang 2. in the absence of a principal market,
paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas in the most advantageous market for
tersebut. the asset or liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama The principal or the most advantageous market
atau pasar yang paling menguntungkan. must be accessible to the Company.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan The fair value of an asset or a liability is measured
asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika using the assumptions that market participants
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, would use when pricing the asset or liability,
dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam assuming that market participants act in their best
kepentingan ekonomi terbaiknya. economic interest.
21
Page 31
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Pengukuran Nilai Wajar f. Fair Value Measurement
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan A fair value measurement of a non-financial asset
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk takes into account a market participant's ability to
menghasilkan manfaat ekonomik dengan generate economic benefits by using the asset in
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan its highest and best use or by selling it to another
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku market participant that would use the asset in its
pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut highest and best use.
dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that are
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang appropriate in the circumstances and for which
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, sufficient data are available to measure fair value,
memaksimalkan penggunaan input yang dapat maximizing the use of relevant observable inputs
diobservasi yang relevan dan meminimalkan and minimizing the use of unobservable inputs.
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada All assets and liabilities for which fair value is
nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas measured or disclosed in the financial
tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki statements are categorized within the fair value
nilai wajar, berdasarkan tingkat input terendah yang hierarchy, described as follows, based on the
signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, lowest level input that is significant to fair value
sebagai berikut: measurement as a whole:
1. Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) 1. Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang in active markets for identical assets or
identik; liabilities;
2. Level 2 - Teknik penilaian dimana level input 2. Level 2 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap pengukuran lowest level input that is significant to the fair
nilai wajar dapat diobservasi, baik secara value measurement is directly or indirectly
langsung maupun tidak langsung; observable;
3. Level 3 - Teknik penilaian dimana level input 3. Level 3 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap pengukuran lowest level input that is significant to the fair
nilai wajar tidak dapat diobservasi. value measurement is unobservable.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar For assets and liabilities that are recognized in the
secara berulang dalam laporan keuangan , maka financial statements on a recurring basis, the
Perusahaan menentukan apakah telah terjadi Company determines whether transfers have
perpindahan di antara level hirarki nilai wajar dengan occurred between levels in the hierarchy by
cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai re-assessing categorization at the end of each
wajar pada setiap akhir periode pelaporan. reporting period.
Tim pelaporan keuangan Perusahaan bertanggung- The Company’s financial reporting team in charge
jawab atas penilaian dalam menentukan kebijakan of valuation determines the policies and
dan prosedur untuk pengukuran nilai wajar berulang, procedures for recurring fair value measurement,
seperti aset tetap, properti investasi, dan instrumen such as fixed assets, investment properties, and
keuangan yang diukur pada nilai wajar. financial instruments measured at fair value.
Penilai eksternal terlibat dalam penilaian aset External valuers are involved in the valuation of
signifikan, terutama aset tetap dan properti investasi. significant assets, in particular fixed assets and
Keterlibatan penilai eksternal ditentukan 3 tahun investment properties. Involvement of external
setelah dibahas dan disetujui oleh Direksi valuers is decided upon every three years after
Perusahaan. Kriteria pemilihan termasuk discussion with and approval by the Company’s
pengetahuan pasar, reputasi, independensi dan Board of Directors. Selection criteria include
kemampuan mematuhi standar profesi. Metode market knowledge, reputation, independence and
penilaian dan input yang digunakan dibahas dan whether professional standards are maintained.
diputuskan bersama oleh Perusahaan dan penilai Valuation techniques and inputs to use were
eksternal. discussed and decided by the Company and
external valuers.
22
Page 32
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) f. Fair Value Measurement (continued)
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Perusahaan For the purpose of fair value disclosures, the
menentukan klasifikasi aset dan liabilitas Company has determined classes of assets and
berdasarkan sifat, karakteristik dan risikonya dan liabilities on the basis of the nature,
level pada hierarki nilai wajar sebagaimana characteristics and risks of the asset or liability
dijelaskan diatas. and the level of the fair value hierarchy as
explained above.
g. Kas dan Bank g. Cash on Hand and in Banks
Dalam laporan posisi keuangan, kas dan bank terdiri In the statement of financial position, cash on
dari kas dan bank dimana tidak digunakan sebagai hand and in banks consist of cash on hand and in
jaminan maupun dibatasi penggunaannya. banks that are neither pledged as collateral nor
restricted in use.
h. Persediaan h. Inventories
Persediaan sehubungan dengan kegiatan Inventories in connection with mall operating
operasional mal dinyatakan sebesar nilai yang lebih activities are stated at the lower of cost or net
rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi realizable value.
neto.
Nilai realisasi bersih persediaan adalah estimasi Net realizable value is the estimated selling price
harga jual dalam kegiatan usaha dikurangi estimasi in the ordinary course of business, less estimated
biaya penyelesaian dan biaya yang diperlukan untuk costs of completion and the estimated costs
menjual. Penyisihan untuk persediaan usang (jika necessary to make the sale. Allowance for
ada) ditentukan berdasarkan hasil penelaahan inventory obsolescence (if any) is provided based
terhadap keadaan fisik persediaan pada akhir on the review of the physical condition of the
periode. inventories at the end of each period.
i. Biaya Dibayar di Muka i. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan Prepaid expenses are amortized and charged to
pada operasi selama periode manfaat masing- operations over the periods benefited using the
masing biaya dengan menggunakan metode garis straight-line method.
lurus.
j. Aset Tetap j. Fixed Assets
Aset tetap dinyatakan sebesar nilai revaluasian, Fixed assets are stated at revalued amounts,
yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi, dikurangi being fair value at the date of revaluation, less any
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi subsequent accumulated depreciation and
penurunan nilai setelah tanggal revaluasi. Revaluasi subsequent accumulated impairment losses.
dilakukan dengan keteraturan yang cukup reguler Revaluation is made with sufficient regularity to
untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang ensure that the carrying amounts do not differ
direvaluasi tidak berbeda secara material dengan materially from the determined fair values at the
jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan. reporting date.
Setiap kenaikan revaluasi yang berasal dari Any revaluation increase arising on the
revaluasi aset tetap dikreditkan ke akun ‟keuntungan revaluation of fixed assets is credited to the
revaluasi aset tetap” pada penghasilan “fixed asset revaluation surplus” account in other
komprehensif lain, kecuali untuk pembalikan comprehensive income, except to the extent that
penurunan revaluasi, atas aset yang sama yang it reverses a revaluation decrease, for the same
sebelumnya diakui dalam laporan laba rugi, dalam asset which was previously recognized in profit or
hal ini kenaikan tersebut dikreditkan ke laba rugi loss, in which case the increase is credited to
sebesar penurunan yang dibebankan sebelumnya. profit or loss to the extent of the decrease
Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari previously charged. A decrease in carrying
revaluasi aset tetap dibebankan dalam laporan laba amount arising on the revaluation of fixed assets
rugi hingga melebihi nilainya, jika ada, yang dicatat is charged to profit or loss to the extent that it
dalam cadangan revaluasi aset tetap terkait dengan exceeds the balance, if any, held in the reserves
revaluasi aset tetap sebelumnya. for revaluation of fixed assets relating to a
previous revaluation of fixed asset.
23
Page 33
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
j. Aset Tetap j. Fixed Assets
Selain itu, akumulasi penyusutan pada tanggal In addition, accumulated depreciation as at the
revaluasian dieliminasi terhadap nilai tercatat bruto revaluation date is eliminated against the gross
aset dan nilai aset neto disajikan kembali sebesar carrying amount of the asset and the net asset
jumlah revaluasian dari aset tersebut. Pada saat amount is restated to the revalued amount of the
pelepasan, cadangan revaluasi atas aset yang dijual asset. Upon disposal, any asset revaluation
dipindahkan ke saldo laba. reserves relating to the particular asset being sold
is transferred to retained earnings.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode Depreciation is computed using the straight-line
garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat method over the estimated useful lives of the
ekonomis aset tetap, sebagai berikut: assets as follows:
Tahun/Years
Bangunan 20 Building
Mesin 8 Machinery
Kendaraan 8 Vehicles
Peralatan kantor 4-8 Office equipment
Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode The residual values, estimated useful lives, and
penyusutan direviu dan disesuaikan, setiap akhir depreciation method are reviewed and adjusted,
tahun, bila diperlukan, dengan dampak dari setiap at year end, if necessary, with the effect of any
perubahan estimasi yang diakui secara prospektif. changes in estimate accounted for on a
prospective basis.
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan ke The cost of maintenance and repairs is charged
dalam laporan laba rugi dan penghasilan to the statement of profit or loss and other
komprehensif lain pada saat terjadinya; bila comprehensive income when incurred; significant
pergantian atau inspeksi yang signifikan replacement or inspection costs are capitalized
dikapitalisasi pada saat terjadinya jika besar when incurred if it is probable that the future
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan economic benefits associated with the asset will
berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke flow to the Company and the cost of the asset can
Perusahaan dan biaya perolehan aset dapat diukur be measured reliably.
secara andal.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya The carrying value of fixed assets is derecognized
pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat upon disposal or when no future economic
ekonomis masa depan yang diharapkan dari benefits are expected from its use. When fixed
penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau assets are sold or retired, the cost, accumulated
dihentikan, biaya perolehan, beban akumulasi depreciation and any impairment losses are
penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi eliminated from the accounts. Any gain or loss
dari akun. Keuntungan atau kerugian yang timbul arising on derecognition of the assets is charged
dari penghentian pengakuan aset diakui dalam to profit or loss in the year the assets is
laporan laba rugi pada tahun aset tersebut derecognized.
dihentikan pengakuannya.
k. Properti investasi k. Investment Properties
Properti investasi adalah properti (tanah atau Investment properties are properties (land or a
bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau building - or part of a building - or both) held to
kedua-duanya) untuk menghasilkan rental atau earn rentals or for capital appreciation or both.
untuk kenaikan nilai atau keduanya.
Properti investasi mencakup juga properti dalam Investment properties include properties in the
proses pembangunan dan akan digunakan sebagai process of development and will be used as
properti investasi setelah selesai. investment property after completion.
24
Page 34
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
k. Properti investasi k. Investment Properties
Properti investasi awalnya diukur berdasarkan Investment property is measured initially at its
biayanya, termasuk biaya transaksi yang terkait dan cost, including related transaction costs and
biaya pinjaman yang berlaku. where applicable borrowing costs.
Setelah pengakuan awal, properti investasi dicatat After initial recognition, investment properties are
pada nilai wajar. Properti investasi yang sedang carried at fair value. Investment property that is
dalam pengembangan ulang untuk penggunaan being redeveloped for continuing use as
lebih lanjut sebagai properti investasi atau ketika investment property or for which the market has
pasar menjadi kurang aktif tetap dicatat sebesar nilai become less active continues to be measured at
wajarnya. fair value.
Properti investasi dalam konstruksi diukur Investment property under construction is
menggunakan nilai wajar jika nilai wajar dianggap measured at fair value if the fair value is
dapat diukur secara andal. Properti investasi dalam considered to be reliably determinable.
konstruksi yang nilai wajarnya tidak dapat diukur Investment properties under construction for
secara andal, tetapi Perusahaan mengharapkan which the fair value cannot be determined
nilai wajarnya dapat diukur secara andal ketika reliably, but for which the Company expects that
konstruksi selesai, diukur senilai biaya dikurangi the fair value of the property will be reliably
penurunan nilai sampai nilai wajarnya dapat diukur determinable when construction is completed, are
secara andal atau konstruksi diselesaikan - yang measured at cost less impairment until the fair
mana yang lebih awal. value becomes reliably determinable or
construction is completed, whichever is earlier.
Terkadang sulit untuk mengukur secara andal nilai It may sometimes be difficult to determine reliably
wajar dari properti investasi dalam konstruksi. Untuk the fair value of the investment property under
mengevaluasi apakah nilai wajar dari properti construction. In order to evaluate whether the fair
investasi dalam konstruksi dapat diukur secara value of an investment property under
andal, manajemen mempertimbangkan faktor-faktor construction can be determined reliably,
berikut, antara lain, provisi dari kontrak konstruksi, management considers the following factors,
tahap penyelesaian, apabila properti standar (umum among others, the provisions of the construction
di pasaran) atau tidak standar, tingkat keandalan contract, the stage of completion, whether the
arus kas masuk setelah penyelesaian, risiko project/property is standard (typical for the
pengembangan spesifik atas properti, pengalaman market) or non-standard, the level of reliability of
terdahulu dengan konstruksi serupa, dan status izin cash inflows after completion, and the
konstruksi. development risk specific to the property, past
experience with similar constructions, and status
of construction permits.
Nilai wajar didasarkan kepada harga pasar aktif, Fair value is based on active market prices,
disesuaikan, jika perlu, dengan perbedaan alam, adjusted, if necessary, for differences in the
lokasi atau kondisi dari asset tersebut. Jika informasi nature, location or condition of the specific asset.
tersebut tidak tersedia, Perusahaan menggunakan If this information is not available, the Company
metode penilaian alternatif, seperti harga terbaru di uses alternative valuation methods, such as
pasar yang kurang aktif atau projeksi arus kas yang recent prices on less active markets or discounted
didiskontokan. Penilaian dilakukan pada tanggal cash flow projections. Valuations are performed
posisi keuangan oleh penilai ahli dengan kualifikasi as at the financial position date by professional
yang diakui dan relevan dan memiliki pengalaman valuers who hold recognized and relevant
terbaru atas lokasi dan kategori dari properti professional qualifications and have recent
investasi dinilai. Penilaian ini membentuk dasar experience in the location and category of the
untuk nilai tercatat pada laporan keuangan. investment property being valued.
These valuations form the basis for the carrying
amounts in the financial statements.
Perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi pada Changes in fair values are recognized in profit or
periode terjadinya. loss for the period in which they arise.
25
Page 35
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
k. Properti investasi (lanjutan) k. Investment Properties (continued)
Penambahan selanjutnya dikapitalisasi ke nilai Subsequent expenditure is capitalized to the
tercatat aset hanya ketika ada keuntungan ekonomi asset’s carrying amount only when it is probable
di masa yang akan datang dapat dinikmati oleh that future economic benefits associated with the
Perusahaan dari penambahan tersebut dan hal expenditure will flow to the Company and the cost
tersebut dapat diukur secara andal. Biaya perbaikan of the item can be measured reliably. All other
dan perawatan lainnya akan menjadi biaya saat repairs and maintenance costs are expensed
terjadi. Ketika bagian dari properti investasi when incurred. When part of an investment
digantikan, nilai tercatat dari bagian yang digantikan property is replaced, the carrying amount of the
tersebut akan dihapus. replaced part is derecognized.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada An investment property should be derecognized
saat pelepasan atau ketika properti investasi upon disposal or when the investment property is
tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan permanently withdrawn from use and no future
tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan economic benefits are expected from its disposal.
yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Any gain or loss arising on derecognition of the
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari investment property (calculated as the difference
penghentian atau pelepasan properti investasi between the net disposal proceeds and the
ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan carrying amount of the asset) is included in profit
dan jumlah tercatat aset dan diakui dalam laba rugi or loss in the period in which the property is
pada periode terjadinya penghentian atau derecognized.
pelepasan.
l. Aset Takberwujud l. Intangible Asset
Aset takberwujud lain-lain yang diperoleh secara Other intangible assets acquired separately are
terpisah pada awalnya diakui sebesar biaya measured on initial recognition at cost. Following
perolehan. Setelah pengakuan awal, aset initial recognition, other intangible assets are
takberwujud lain-lain dicatat sebesar biaya carried at cost less any accumulated amortization
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan and accumulated impairment losses, if any.
akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk The amortization period and the amortization
aset takberwujud dengan umur manfaat yang method for an intangible asset with a finite useful
terbatas ditinjau setidaknya pada setiap akhir life is reviewed at least at the end of each
periode pelaporan. Perubahan pada perkiraan umur reporting period. Changes in the expected useful
manfaat atau perkiraan pola konsumsi manfaat life or the expected pattern of consumption of
ekonomi terjadi pada aset tersebut dicatat dengan future economic benefits embodied in the asset is
mengubah periode amortisasi atau metode, yang accounted for by changing the amortization
sesuai, dan diperlakukan sebagai perubahan period or method, as appropriate, and are treated
estimasi akuntansi. as changes in accounting estimates.
Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas Intangible assets with finite useful lives are
diamortisasi dengan dasar garis lurus selama amortized on a straight-line basis over their
estimasi umur manfaat sebagai berikut: estimated useful lives as follows:
Tahun/Years
Hak atas tanah 20 Land rights
Suatu aset takberwujud dihentikan pengakuannya An intangible asset is derecognized on disposal,
saat pelepasan, atau ketika tidak terdapat or when no future economic benefits are expected
ekspektasi manfaat ekonomi masa depan dari from use or disposal. Gains or losses arising from
penggunaan atau pelepasan. Keuntungan atau derecognition of an intangible asset are
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan measured as the difference between the net
aset takberwujud ditentukan sebagai selisih antara disposal proceeds and the carrying amount of the
hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset dan asset and are recognized in profit or loss when
diakui dalam laporan laba rugi ketika aset tersebut the asset is derecognized.
dihentikan pengakuannya.
26
Page 36
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
m. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan m. Impairment of Non-financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan The Company assesses at each reporting period
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset whether there is an indication that an asset may
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi be impaired. If any such indication exists, the
tersebut, maka Perusahaan membuat estimasi Company makes an estimate of the asset’s
jumlah terpulihkan aset tersebut. recoverable amount.
Jumlah terpulihkan suatu aset adalah jumlah yang An asset’s recoverable amount is the higher of the
lebih tinggi antara nilai wajar aset atau unit penghasil asset’s or cash-generating unit’s fair value less
kas dikurangi biaya untuk menjual dan nilai costs to sell and its value in use, and is
pakainya, dan ditentukan untuk aset individual, determined for an individual asset, unless the
kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas asset does not generate cash inflows that are
masuk yang sebagian besar independen dari aset largely independent of those from other assets or
atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih groups of assets. Where the carrying amount of
besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset atau an asset or cash-generating unit exceeds its
unit penghasil kas tersebut mengalami penurunan recoverable amount, the asset is considered
nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi impaired and is written down to its recoverable
sebesar nilai terpulihkannya dan rugi penurunan nilai amount and an impairment loss is recognized
segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut immediately in profit or loss, unless the relevant
disajikan pada jumlah revaluasian, di mana kerugian asset is carried at revalued amount, in which the
penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan impairment loss is treated as a revaluation
revaluasi. decrease.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas In assessing the value in use, the estimated net
masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan future cash flows are discounted to their present
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang value using a pre-tax discount rate that reflects
menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai current market assessments of the time value of
waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam money and the risks specific to the asset. In
menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk determining fair value less costs to sell, recent
menjual, digunakan harga penawaran pasar market transactions are taken into account, if
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi available. If no such transactions can be
tersebut, Perusahaan menggunakan model identified, an appropriate valuation model is used
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar to determine the fair value of the assets. These
aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh calculations are corroborated by valuation
penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang multiples or other available fair value indicators.
tersedia.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode An assessment is made at each annual reporting
pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa period as to whether there is any indication that
rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode previously recognized impairment losses
sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi atau recognized for an asset may no longer exist or
mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud may have decreased. If such indication exists, the
ditemukan, maka Perusahaan mengestimasi jumlah Company estimates the assets or cash
terpulihkan aset atau unit penghasil kas tersebut. generating unit’s recoverable amount.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam A previously recognized impairment loss for an
periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika asset is reversed only if there has been a change
terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk in the estimates used to determine the asset’s
menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak recoverable amount since the last impairment
rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, loss was recognized. If that is the case, the
jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah carrying amount of the asset is increased to its
terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi recoverable amount. The reversal is limited so
sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah that the carrying amount of the asset does not
terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah exceed its recoverable amount, nor exceeds the
penyusutan atau amortisasi, seandainya tidak ada carrying amount that would have been
rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset determined, net of depreciation or amortization,
tersebut pada tahun - tahun sebelumnya. had no impairment loss been recognized for the
asset in prior years.
27
Page 37
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
m. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan (lanjutan) m. Impairment of Non-financial Assets
(continued)
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam Reversal of an impairment loss is recognized in
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statement of profit or loss and other
lain, kecuali aset yang bersangkutan disajikan pada comprehensive income, unless the relevant asset
jumlah revaluasian, dalam hal ini pembalikan is carried at a revalued amount, in which case the
kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai reversal of the impairment loss is treated as a
kenaikan revaluasi. Setelah pembalikan tersebut, revaluation increase. After such a reversal, the
penyusutan atau amortisasi aset tersebut depreciation or amortization charge on the said
disesuaikan di periode mendatang untuk asset is adjusted in future periods to allocate the
mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, asset’s revised carrying amount, less any residual
dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang value, on a systematic basis over its remaining
sistematis selama sisa umur manfaatnya. useful life.
n. Instrumen Ekuitas n. Equity Instruments
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang An equity instrument is any contract that
memberikan hak residual atas aset perusahaan evidences a residual interest in the assets of an
setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. entity after deducting all of its liabilities. Equity
Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perusahaan instruments issued by the Company are recorded
dicatat sebesar hasil penerimaan neto setelah at the proceeds received, net of direct issue costs.
dikurangi biaya penerbitan langsung.
o. Pengakuan Pendapatan o. Revenue Recognition
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Revenue is measured based on the consideration
Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam to which the Company expects to be entitled in a
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk contract with a customer and excludes amounts
jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. collected on behalf of third parties. The Company
Perusahaan mengakui pendapatan ketika recognizes revenue when it transfers control of a
mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada product or service to a customer.
pelanggan.
Perusahaan mengakui pendapatan yang berasal The Company recognizes revenue from the
dari berbagai sumber: following major sources:
• Pendapatan sewa; • Rental income;
• Biaya layanan dan biaya pengelolaan • Service charges and environmental
lingkungan untuk penyewa; management fee to tenants;
• Pendapatan dari biaya utilitas; • Revenue from utilities billing;
• Pendapatan parkir. • Parking fee.
Pendapatan Sewa Rental Income
Mengacu pada kebijakan akuntansi sewa di Catatan Refer to accounting policy on leases in
3r. Note 3r.
Pembayaran sewa dimuka disajikan sebagai Rental paid in advance are presented as
“pendapatan diterima di muka” dan di akui secara “unearned revenues” and recognized
proporsional selama masa sewa proportionally over the lease term.
28
Page 38
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
o. Pengakuan Pendapatan (lanjutan) o. Revenue Recognition (continued)
Biaya layanan dan biaya pengelolaan lingkungan Service charges and environmental management
untuk penyewa fee to tenants
Properti investasi yang dimiliki untuk mengakui For investment property held primarily to earn
pendapatan sewa, Perusahaan menyepakati rental income, the Company enters as a lessor
perjanjian sewa sebagai pesewa yang termasuk into lease agreements that fall within the scope of
dalam ruang lingkup PSAK 116. Perjanjian ini PSAK 116. These agreements include certain
mencakup layanan tertentu yang ditawarkan kepada services offered to tenants (i.e. customers)
penyewa (yaitu pelanggan) termasuk layanan including common area maintenance services
pemeliharaan area umum (seperti pembersihan dan (such as cleaning and security), as well as other
keamanan), serta layanan pendukung lainnya support services (e.g. reception services).
(misalnya layanan penerimaan).
Imbalan yang dibebankan kepada penyewa untuk The consideration charged to tenants for these
layanan ini termasuk biaya yang dibebankan services includes fees charged based on a
berdasarkan persentase dari pendapatan sewa atau percentage of the rental income or by reference
berdasarkan ukuran luasan unit dan penggantian to the size of the units and reimbursement of
biaya tertentu yang timbul. Layanan ini ditentukan certain expenses incurred. These services are
dalam perjanjian sewa dan ditagih secara terpisah. specified in the lease agreements and separately
invoiced.
Perusahaan telah menetapkan bahwa layanan ini The Company has determined that these services
merupakan komponen non-sewa yang berbeda constitute distinct non-lease components
(dialihkan secara terpisah dari hak yang mendasari (transferred separately from the right to use the
penggunaan aset) dan berada dalam ruang lingkup underlying asset) and are within the scope of
PSAK 115. Perusahaan mengalokasikan PSAK 115. The Company allocates the
pertimbangan kontrak kedalam pemisahan sewa dan consideration in the contract to the separate lease
pendapatan (non-sewa) komponen atas dasar harga and revenue (non-lease) components on a
jual relatif yang berdiri sendiri. relative stand-alone selling price basis.
Pendapatan dari biaya ulititas Revenue from utilities billing
Pendapatan dari biaya utilitas terutama berasal dari Revenue from utilities billing are mainly derived
listrik dan air yang ditagihkan ke penyewa. from electricity and water billed to tenants.
Pertimbangan yang dibebankan kepada penyewa The consideration charged to tenants for these
untuk layanan ini termasuk biaya yang dikenakan services includes fees charged based on
berdasarkan penggantian biaya tertentu yang timbul. reimbursement of certain expenses incurred.
Layanan ini ditentukan dalam perjanjian sewa dan These services are specified in the lease
ditagih secara terpisah. agreements and separately invoiced.
Pendapatan parkir Parking fee
Pendapatan parkir diakui sepanjang masa Parking fee is recognized over the membership
keanggotaan atau pada saat jasa diberikan. period or at a point in time when the services are
provided.
Perusahaan mengatur pihak ketiga untuk The Company arranges for third parties to provide
menyediakan layanan tertentu kepada penyewa. certain of these services to its tenants.
Perusahaan menyimpulkan bahwa Perusahaan The Company concluded that it acts as a principal
bertindak sebagai prinsipal dalam hubungannya in relation to these services as it controls the
dengan layanan ini karena Perusahaan mengontrol specified services before transferring them to the
layanan yang ditentukan sebelum mentransfernya customer. Therefore, the Company records
kepada pelanggan. Oleh karena itu, Perusahaan revenue on a gross basis.
mencatat pendapatan secara bruto.
29
Page 39
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
p. Laba per Saham p. Earnings per Share
Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by dividing
membagi laba periode/tahun berjalan yang dapat net profit for the year attributable to the owners of
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dengan the Company by the weighted average number of
rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang ordinary shares outstanding during the year.
beredar pada periode/tahun yang bersangkutan.
q. Imbalan Kerja q. Employee Benefits
Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term Employee Benefits
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja Short-term employee benefits are employee
yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan benefits which are due for payment within twelve
setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat months after the reporting period and recognized
pekerja telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban when the employees have rendered this related
diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada service. Liabilities are recognized when the
Perusahaan dimana semua perubahan pada nilai employee renders services to the Company
bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi. where all changes in the carrying amount of the
liability are recognized in profit or loss.
Hak karyawan atas cuti tahunan diakui ketika Employee entitlements to annual leave are
karyawan mendapat hak. Provisi dibuat untuk recognized when they accrue to employees. A
liabilitas cuti tahunan akibat jasa yang diserahkan provision is made for the estimated liability for
oleh karyawan sampai tanggal periode pelaporan. annual leave as a result of services rendered by
employees up to the end of the reporting period.
Imbalan Pascakerja Program Iuran Pasti Defined Benefit Plan
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang The Company recognized unfunded employee
tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang No. 6 benefits liability in accordance with Law No. 6 of
tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan 2023 concerning the Stipulation of Government
Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on
2022 Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Job Creation to Become Law. Pension costs
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun under the Company’s defined benefit pension
manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui plan are determined by periodic actuarial
perhitungan aktuaria secara periodik dengan calculation using the projected unit credit method
menggunakan metode projected unit credit dan and applying the assumptions on discount rate
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan and annual rate of increase in compensation.
tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan Remeasurement, comprising actuarial gains and
kerugian aktuarial, yang tercermin langsung dalam losses, is reflected immediately in the statement
laporan posisi keuangan yang dibebankan atau of financial position with a charge or credit
dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif recognized in other comprehensive income in the
lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan period in which they occur in order for the pension
liabilitas pensiun yang diakui pada laporan keuangan liability recognized in the statement of financial
untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit. position to reflect the full value of the plan deficit.
Pengukuran kembali diakui sebagai pos terpisah Remeasurement recognized in other
pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan comprehensive income is reflected immediately
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. as a separate item under other comprehensive
income in equity and will not be reclassified to
profit or loss.
30
Page 40
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Imbalan Kerja (lanjutan) q. Employee Benefits (continued)
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi Past service cost is recognized in profit or loss
amendemen program atau kurtailmen, atau ketika when the plan amendment or curtailment occurs,
Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait or when the Company recognizes related
atau pesangon, jika lebih dahulu. restructuring costs or termination benefits,
if earlier.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat Net interest is calculated by applying the discount
diskonto terhadap liabilitas imbalan pasti neto. Biaya rate to the net defined benefit liability. Defined
imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut: benefit costs are categorized as follows:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa • • •• Service cost (including current service cost,
lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen past service cost, as well as gains and losses
dan penyelesaian) on curtailments and settlements)
• Beban bunga • Interest expense
• Pengukuran kembali • Remeasurement
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama The Company presents the first two components
dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan of defined benefit costs in profit or loss.
kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. Curtailment gains and losses are accounted for
as past service costs.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada The retirement benefit obligation recognized in
laporan posisi keuangan merupakan defisit aktual the statement of financial position represents the
dalam program imbalan pasti Perusahaan. actual deficit in the Company’s defined benefit
plan.
Pesangon Termination
Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi A liability for a termination benefit is recognized at
lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik the earlier of when the entity can no longer
penawaran imbalan tersebut dan ketika entitas withdraw the offer of the termination benefit and
mengakui biaya restrukturisasi terkait. when the entity recognizes any related
restructuring costs.
r. Sewa r. Leases
Sebagai Penyewa As Lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak The Company assesses whether a contract is or
mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. contains a lease, at the inception of the contract.
Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas The Company recognizes a right-of-use asset
sewa terkait sehubungan dengan seluruh and a corresponding lease liability with respect to
kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan all lease arrangements in which it is the lessee,
penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang except for short-term leases (defined as leases
didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa with a lease term of 12 months or less) and leases
sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset of low value assets. For these leases, the
pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa Company recognizes the lease payments as an
tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa operating expense on a straight-line basis over
sebagai beban operasi secara garis lurus selama the term of the lease unless another systematic
masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih basis is more representative of the time pattern in
merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa which economic benefits from the leased assets
dari aset sewa. are consumed.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at
pembayaran sewa masa depan yang belum the present value of the lease payments that are
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang not paid at the commencement date, discounted
didiskontokan menggunakan suku bunga implisit by using the rate implicit in the lease. If this rate
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat cannot be readily determined, the Company uses
ditentukan, Perusahaan menggunakan suku bunga the incremental borrowing rate specific to the
pinjaman inkremental khusus untuk penyewa. lessee.
31
Page 41
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Sewa (lanjutan) r. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Bunga pinjaman inkremental bergantung pada The incremental borrowing rate depends on the
jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai sewa, term, currency and start date of the lease and is
dan ditentukan berdasarkan serangkaian input, determined based on a series of inputs including:
termasuk: tingkat bebas risiko berdasarkan suku the risk-free rate based on government bond
bunga obligasi pemerintah; penyesuaian risiko rates; a country-specific risk adjustment; a credit
khusus negara; penyesuaian risiko kredit risk adjustment based on bond yields; and an
berdasarkan imbal hasil obligasi; dan penyesuaian entity-specific adjustment when the risk profile of
khusus entitas ketika profil risiko entitas yang the entity that enters into the lease is different to
melakukan perjanjian sewa berbeda dengan grup that of the group and the lease does not benefit
dan sewa tersebut tidak memperoleh manfaat atas from a guarantee from the Company.
jaminan dari Perusahaan.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: the lease liability comprise:
• pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap • fixed lease payments (including in-
secara-substansi), dikurangi insentif sewa; substance fixed payments), less any lease
incentives;
• pembayaran sewa variabel yang bergantung • variable lease payments that depend on an
pada indeks atau suku bunga yang pada index or rate, initially measured using the
awalnya diukur dengan menggunakan indeks index or rate at the commencement date;
atau suku bunga pada tanggal permulaan;
• jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh • the amount expected to be payable by the
penyewa dalam jaminan nilai residual; lessee under residual value guarantees;
• harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup • the exercise price of purchase options, if the
pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan lessee is reasonably certain to exercise the
• pembayaran penalti karena penghentian sewa, options; and
jika masa sewa merefleksikan penyewa • payments of penalties for terminating the
mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa. lease, if the lease term reflects the exercise
of an option to terminate the lease.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam The lease liability is presented as a separate line
laporan posisi keuangan. in the statement of financial position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan increasing the carrying amount to reflect the
bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode interest on the lease liability (using the effective
suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah interest method) and by reducing the carrying
tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah amount to reflect the lease payments made.
dibayar.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the
liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa charged to profit or loss over the lease period so
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik as to produce a constant periodic rate of interest
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap on the remaining balance of the liability for each
periode. period.
32
Page 42
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Sewa (lanjutan) r. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa The Company remeasures the lease liability (and
(dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset makes a corresponding adjustment to the related
hak-guna) jika: right-of-use assets) whenever:
• terdapat perubahan dalam masa sewa atau • the lease term has changed or there is a
perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi change in the assessment of the exercise of
pembelian, di mana liabilitas sewa diukur a purchase option, in which case the lease
dengan mendiskontokan pembayaran sewa liability is remeasured by discounting the
revisian menggunakan tingkat diskonto revisian; revised lease payments using a revised
discount rate;
• terdapat perubahan sewa masa depan sebagai • the lease payments change due to changes
akibat dari perubahan indeks atau perubahan in an index or rate or a change in expected
perkiraan pembayaran berdasarkan nilai payment under a guaranteed residual value,
residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur in which cases the lease liability is
Kembali dengan mendiskontokan pembayaran remeasured by discounting the revised lease
sewa revisian menggunakan tingkat diskonto payments using the initial discount rate
awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah (unless the lease payments change is due to
karena perubahan suku bunga mengambang, di a change in a floating interest rate, in which
mana tingkat diskonto revisian digunakan); atau case a revised discount rate is used); or
• kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa • a lease contract is modified and the lease
tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana modification is not accounted for as a
liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan separate lease, in which case the lease
pembayaran sewa revisian menggunakan liability is remeasured by discounting the
tingkat diskonto revisian. revised lease payments using a revised
discount rate.
Perusahaan tidak melakukan penyesuaian tersebut The Company did not make any such adjustment
selama periode yang disajikan. during the periods presented.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas The right-of-use assets comprise the initial
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan measurements of the corresponding lease
pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya liability, lease payments made at or before the
langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur commencement day and any initial direct costs.
sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan They are subsequently measured at cost less
kerugian penurunan nilai. accumulated depreciation and impairment losses.
Aset hak-guna disusutkan secara garis lurus selama Right-of-use asset is depreciated on a straight-
jangka waktu sewa yang lebih pendek dan estimasi line basis over the shorter of the lease term and
masa manfaat aset, sebagai berikut: the estimated useful life of the asset, as follows:
Tahun/Years
Ruangan Kantor 2 Office space
Aset hak-guna disajikan sebagai bagian dari “Aset The right-of-use asset is presented as part of
tetap - neto” pada laporan posisi keuangan. “Fixed assets - net” in the statement of financial
position.
Perusahaan menerapkan PSAK 236 untuk The Company applies PSAK 236 to determine
menentukan apakah aset hak-guna mengalami whether a right-of-use asset is impaired and
penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan accounts for any identified impairment loss as
nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan described in the impairment of non-financial
dalam kebijakan penurunan nilai aset nonkeuangan. assets policy.
33
Page 43
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Sewa (lanjutan) r. Leases (continued)
Sebagai Pesewa As Lessor
Perusahaan melakukan perjanjian sewa sebagai The Company enters into lease agreements as a
pesewa sehubungan dengan beberapa properti lessor with respect to some of its investment
investasinya. properties.
Sewa di mana Perusahaan sebagai pesewa Leases for which the Company is a lessor are
diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Seluruh risiko classified as operating leases. All the risks and
dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan tetap rewards of ownership remain with the Company.
berada di tangan Perusahaan.
Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara Rental income from operating leases is
garis lurus selama masa sewa yang relevan. Biaya recognized on a straight-line basis over the terms
langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan of the relevant lease. Initial direct costs incurred
dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah in negotiating and arranging an operating lease
tercatat asset sewa dan diakui secara garis lurus are added to the carrying amount of the leased
selama masa sewa. assets and recognized on a straight-line basis
over the lease term.
Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa dan When a contract includes lease and non-lease
non-sewa, Perusahaan menerapkan PSAK 115 components, the Company applies PSAK 115 to
untuk mengalokasikan imbalan berdasarkan kontrak allocate the consideration under the contract to
bagi setiap komponen. each component.
s. Provisi dan Kontinjensi s. Provisions and Contingencies
Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban Provisions are recognized when the Company
kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) has a present obligation (legal or constructive) as
sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan a result of a past event, it is probable that the
besar Perusahaan diharuskan menyelesaikan Company will be required to settle the obligation,
kewajiban dan estimasi yang andal mengenal jumlah and a reliable estimate can be made of the
kewajiban tersebut dapat dibuat. amount of the obligation.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil The amount recognized as a provision is the best
estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk estimate of the consideration required to settle the
menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode present obligation at the end of the reporting
pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan period, taking into account the risks and
ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila uncertainties surrounding the obligation. Where a
suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang provision is measured using the cash flows
diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, estimated to settle the present obligation, its
maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas carrying amount is the present value of those
(ketika pengaruh nilai waktu uang bersifat material). cash flows (when the effect of time value of
money is material).
Tingkat diskonto yang digunakan untuk menentukan The discount rate used to determine the present
nilai kini adalah tingkat sebelum pajak yang value is a pre-tax rate that reflects current market
mencerminkan penilaian pasar saat ini atas nilai assessments of the time value of money and the
waktu uang dan risiko spesifik terhadap liabilitas. risks specific to the liability. The increase in the
Peningkatan provisi karena berlalunya waktu diakui provision due to the passage of time is recognized
sebagai beban bunga. as interest expense.
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi When some or all of the economic benefits
untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat required to settle a provision are expected to be
dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai recovered from a third party, a receivable is
aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian recognized as an asset if it is virtually certain that
akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur reimbursement will be received and the amount of
secara andal. the receivable can be measured reliably.
34
Page 44
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Provisi dan Kontinjensi (lanjutan) s. Provisions and Contingencies (continued)
Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam Contingent assets and liabilities are not
laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi recognized in the financial statements.
diungkapkan dalam laporan keuangan, kecuali Contingent liabilities are disclosed in the financial
kemungkinan arus keluar sumber daya yang statements, unless the possibility of an outflow of
mewujudkan manfaat ekonomi bersifat kecil. Aset resources embodying economic benefits is
kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan di remote. Contingent assets are disclosed in the
mana kemungkinan besar terjadi arus masuk financial statements where inflow of economic
manfaat ekonomi. benefits is probable.
t. Pajak Penghasilan t. Income Taxes
Beban (manfaat) pajak penghasilan terdiri dari pajak Income tax expense (income) comprises current
kini dan pajak tangguhan. Pajak kini dan pajak and deferred tax. Current and deferred tax shall
tangguhan harus diakui sebagai beban atau be recognised as expense or an income and
penghasilan dan dimasukkan dalam laba rugi included in profit or loss for the period, except to
periode berjalan, kecuali sepanjang pajak tersebut the extent that the tax arises from a transaction or
timbul dari suatu transaksi atau peristiwa yang event which is recognised, in the same or a
diakui, pada periode yang sama atau berbeda, di luar different period, outside profit or loss, either in
laba rugi, baik dalam penghasilan komprehensif lain other comprehensive income or directly in equity.
atau secara langsung dalam ekuitas.
Pajak Kini Current Tax
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif Current tax expense is calculated using tax rates
pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan that have been enacted or substantively enacted
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba at end of the reporting period, and is provided
kena pajak periode/tahun berjalan. Manajemen based on the estimated taxable income for the
secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan year. Management periodically evaluates
di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) positions taken in tax returns with respect to
sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak situations in which applicable tax regulation is
yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, subject to interpretation. It establishes provision
manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah where appropriate on the basis of amounts
yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. expected to be paid to the tax authorities.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak Underpayment or overpayment of corporate
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari income tax are presented as part of income tax
beban pajak dalam laporan laba rugi dan expense in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
Bunga dan denda yang timbul dari ketetapan pajak Interests and penalties arising from tax
dan kurang bayar atau lebih bayar pajak lainnya assessments and underpayment or overpayment
disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau of other taxes are presented as part of other
beban karena tidak dianggap sebagai bagian dari income or expenses since they are not
beban pajak penghasilan. considered as part of the income tax expense.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada Amendments to tax obligations are recorded
saat surat ketetapan pajak diterima. Jika when a tax assessment letter is received. If the
Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan Company files an appeal, the Company considers
mempertimbangkan apakah besar kemungkinan whether it is probable that a taxation authority will
otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut accept the appeal and reflect its effect on the
dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas Company’s tax obligations.
perpajakan Perusahaan.
35
Page 45
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
t. Pajak Penghasilan (lanjutan) t. Income Taxes (continued)
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas Deferred tax is provided using the liability method
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara on temporary differences at the reporting date
dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas between the tax bases of assets and liabilities and
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan their carrying amounts for financial reporting
keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk purposes. Deferred tax liabilities are recognized
semua perbedaan temporer kena pajak dengan for all taxable temporary differences with certain
beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan exceptions. Deferred tax assets are recognized
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh for deductible temporary differences and tax
dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat losses carry-forward to the extent that it is
kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak probable that taxable income will be available in
pada masa mendatang akan memadai untuk future years against which the deductible
mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi temporary differences and tax losses carry-
fiskal. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui forward can be utilized. Such deferred tax assets
jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal and liabilities are not recognized if the temporary
(selain dari kombinasi bisnis atau transaksi yang differences arise from the initial recognition (other
tidak menimbulkan perbedaan temporer kena pajak than in a business combination or transactions
dan perbedaan temporer dapat dikurangkan dalam that give rise to equal taxable and deductible
jumlah yang sama) dari aset dan liabilitas suatu temporary differences) of assets and liabilities in
transaksi yang tidak memengaruhi laba kena pajak a transaction that affects neither the taxable profit
atau laba akuntansi. nor the accounting profit.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode at the tax rates that are expected to apply to the
saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut period when the asset is realized or the liability is
diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak settled, based on tax laws that have been enacted
yang berlaku atau berlaku secara substantif pada or substantively enacted at the end of reporting
akhir periode. Pengaruh pajak terkait dengan period. The related tax effects of the provisions
penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan for and/or reversals of all temporary differences
temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh during the year, including the effect of change in
perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan tax rates, are credited or charged to current
pada periode operasi berjalan, untuk transaksi- period operations, except to the extent that they
transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau relate to items previously charged or credited to
dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain atau other comprehensive income or directly in equity.
langsung ke ekuitas.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan The measurement of deferred tax assets and
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai liabilities reflects the tax consequences that
dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada would follow from the manner in which the
akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau Company expects, at the end of the reporting
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. period, to recover or settle the carrying amount of
their assets and liabilities.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang The carrying amount of a deferred tax asset is
pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi reviewed at the end of each reporting period and
jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena reduced to the extent that it is no longer probable
pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai that sufficient taxable income will be available to
untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset allow all or part of the benefit of that deferred tax
pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum asset to be utilized. Unrecognized deferred tax
diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode assets are reassessed at each reporting date and
pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar are recognized to the extent that it has become
laba kena pajak mendatang akan memungkinkan probable that future taxable income will allow the
aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. deferred tax assets to be recovered.
36
Page 46
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
t. Pajak Penghasilan (lanjutan) t. Income Taxes (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara Deferred tax assets and liabilities are offset when
saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara a legally enforceable right exists to offset current
hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan tax assets against current tax liabilities, and the
liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan deferred tax assets and the deferred tax liabilities
liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas relate to the same taxable entity, or the Company
kena pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud intends to settle its current tax assets and
untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini liabilities on a net basis, or to realize the assets
dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan and settle the liabilities simultaneously, in each
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada future period in which significant amounts of
setiap periode masa depan di mana jumlah signifikan deferred tax liabilities or assets are expected to
atas liabilitas atau aset pajak tangguhan diharapkan be settled or recovered.
untuk diselesaikan atau dipulihkan.
u. Pajak Final u. Final Tax
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, pajak In accordance with the tax regulation in Indonesia,
final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap final tax is applied to the gross value of
dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transactions, even when the parties carrying the
transaksi mengalami kerugian. Pajak final tidak transaction suffer losses. Final tax is scoped out
termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 212, from PSAK 212, “Income Taxes”.
“Pajak Penghasilan”.
Beban pajak sehubungan dengan penghasilan yang Tax expense related to income subject to final tax
menjadi subyek pajak final diakui proporsional is recognized in proportion to total income
dengan jumlah pendapatan menurut akuntansi yang recognized during the current year for accounting
diakui pada tahun berjalan dan dicatat sebagai purposes and recorded as final tax expense. The
beban pajak final pada laporan laba rugi dan differences between the final tax paid and the
penghasilan komprehensif lain diakui sebagai pajak amount charged as final tax expense in the
dibayar di muka atau utang pajak. statement of profit or loss and other
comprehensive income is recognized as prepaid
tax or tax payable.
v. Informasi Segmen v. Segment Information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan Operating segments are identified on the basis of
internal mengenai komponen dari Perusahaan yang internal reports about components of the
secara regular direviu oleh “pengambil keputusan Company that are regularly reviewed by the “chief
operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber operating decision maker” in order to allocate
daya dan menilai kinerja segmen operasi. resources to the segments and to assess their
performances.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an entity:
entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk a. that engages in business activities from
memperoleh pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incur
beban (termasuk pendapatan dan beban terkait expenses (including revenues and expenses
dengan transaksi dengan komponen lain dari relating to the transactions with other
entitas yang sama); components of the same entity);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara b. whose operating results are reviewed
regular oleh pengambil keputusan operasional regularly by the entity’s chief operating
untuk membuat keputusan tentang sumber daya decision maker to make decision about
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan resources to be allocated to the segments
menilai kinerjanya; dan and assess its performance; and
c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat c. for which discrete financial information is
dipisahkan. available.
37
Page 47
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
v. Informasi Segmen (lanjutan) v. Segment Information (continued)
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan Information reported to the chief operating
operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan decision maker for the purpose of resource
penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari allocation and assessment of performance is
setiap produk. more specifically focused on the category of each
product.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen Segment revenue, expenses, results, assets and
termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara liabilities include items directly attributable to a
langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang segment as well as those that can be allocated on
dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai a reasonable basis to that segment.
untuk segmen tersebut.
w. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan w. Events after the Reporting Period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang Events after the reporting period that provide
memberikan informasi tambahan tentang posisi additional information about the Company’s
Perusahaan pada akhir periode pelaporan position at the end of the reporting period
(menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan (adjusting events) are reflected in the financial
keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang statements. Events after the reporting period that
tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada, diungkapkan are not adjusting events, if any, are disclosed
ketika material terhadap laporan keuangan. when material to the financial statements.
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan The preparation of the Company’s financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi estimates and assumptions that affect the reported
jumlah yang dilaporkan dalam laporan dan amounts herein, and the related disclosures, at the
pengungkapan yang terkait, pada akhir periode end of the reporting period. However, uncertainty
pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan about these assumptions and estimates could result
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian in outcomes that require a material adjustment to the
material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas carrying amount of the asset or liability affected in
dalam periode pelaporan berikutnya. future periods.
Pertimbangan Judgments
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi In the process of applying the Company’s accounting
Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan policies, management has made the following
berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan judgments, which have the most significant effect on
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: the amounts recognized in the financial statements:
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung Classification and measurement of financial assets
pada hasil SPPI testing dan uji model bisnis. depend on the results of the SPPI testing and the
Perusahaan menentukan model bisnis pada tingkat yang business model test. The Company determines the
mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan business model at a level that reflects how groups of
dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. financial assets are managed together to achieve a
Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan particular business objective. This assessment
semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja includes judgment reflecting all relevant evidence
aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang including how the performance of the assets is
memengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola evaluated and their performance measured, the risks
dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi. that affect the performance of the assets and how
these are managed and how the managers of the
assets are compensated.
38
Page 48
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Penilaian Model Bisnis (lanjutan) Business Model Assessment (continued)
Perusahaan memantau aset keuangan yang diukur pada The Company monitors financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi yang dihentikan amortized cost that are derecognized prior to their
pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami maturity to understand the reason for their disposal
alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut and whether the reasons are consistent with the
konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut objective of the business for which the asset was held.
dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian Monitoring is part of the Company’s continuous
berkelanjutan Perusahaan atas apakah model bisnis di assessment of whether the business model for which
mana aset keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai the remaining financial assets are held continues to
dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan be appropriate and if it is not appropriate whether
dalam model bisnis dan dengan demikian terdapat there has been a change in business model and so a
perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan prospective change to the classification of those
tersebut. Tidak ada perubahan yang diperlukan selama assets. No such changes were required during the
periode yang disajikan. periods presented.
Kelangsungan Usaha Going Concern
Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian The Company’s management has made an
terhadap kemampuan Perusahaan untuk assessment of the Company’s ability to continue as a
mempertahankan kelangsungan usaha dan menilai going concern and is satisfied that the Company has
keyakinan bahwa Perusahaan memiliki sumber daya the resources to continue in business for the
untuk melanjutkan bisnis di masa mendatang. Selain itu, foreseeable future. Furthermore, the management is
manajemen menilai tidak adanya ketidakpastian material not aware of any material uncertainties that may cast
yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap significant doubt upon the Company’s ability to
kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan continue as a going concern. Therefore, the financial
kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, laporan statements continue to be prepared on the going
keuangan dilanjutkan untuk disusun atas basis concern basis.
kelangsungan usaha.
Klasifikasi Sewa Properti - Perusahaan sebagai Pesewa Property Lease Classification - Company as Lessor
Perusahaan telah menandatangani sewa properti The Company has entered into commercial property
komersial atas portfolio properti investasinya. leases on its investment property portfolio. The
Perusahaan telah menentukan, berdasarkan evaluasi Company has determined, based on evaluation of the
syarat dan ketentuan perjanjian, seperti jangka waktu terms and conditions of the arrangements, such as the
sewa tidak merupakan bagian utama dari manfaat lease term not constituting a major part of the
ekonomi properti komersial dan nilai kini pembayaran economic life of the commercial property and the
sewa minimum yang tidak secara substansial sejumlah present value of the minimum lease payments not
semua nilai wajar dari properti komersial tersebut, bahwa amounting to substantially all of the fair value of the
Perusahaan mempertahankan secara substansial commercial property, that it retains substantially all the
semua risiko dan manfaat yang terkait dengan risks and rewards incidental to ownership of these
kepemilikan properti tersebut dan kontrak sebagai sewa properties and accounts for the control as operating
operasi. leases.
Properti Investasi dalam Pengerjaan Investment Properties under Construction
Perusahaan telah memulai pembangunan properti The Company has commenced construction of
investasi selama tahun berjalan. Perusahaan melakukan investment property during the year. The construction
ekspansi pada bangunan pusat perbelanjaan. relates to a building in relation to the planned
Manajemen berkesimpulan bahwa adanya batasan pada expansion of the shopping center. Management
transaksi yang diobservasi pada properti investasi dalam determines that due to the limited observable
pengerjaan dan penambahan asumsi yang harus dibuat transactions for investment property under
atas resiko dan biaya dari pembangunan yang belum construction and the additional assumptions to be
selesai, manajemen menyimpulkan bahwa nilai wajar made about the risks and costs of any incomplete
dari properti-properti dalam pengerjaan tersebut tidak construction, management concluded that the fair
dapat ditentukan dengan tepat di tingkat ini, walaupun value of the building under construction cannot
diharapkan dapat diketahui ketika properti telah selesai. reliably be determined at this stage, although it is
Oleh karena itu, bangunan dalam pengerjaan diukur expected to be when the property is completed.
sebesar biaya perolehan. Rincian dijelaskan pada Thus, the building under construction has been
Catatan 11. measured at cost. Details are disclosed in Note 11.
39
Page 49
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber The key assumptions concerning the future and other
estimasi utama yang lain pada tanggal pelaporan yang key sources of estimation uncertainty at the reporting
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material date, that have a significant risk of causing a material
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun adjustment to the carrying amounts of assets and
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan liabilities within the next financial year, are described
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang below. The Company based its assumptions and
tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi estimates on parameters available when the financial
dan situasi mengenai perkembangan masa depan statements were prepared. Existing circumstances
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di and assumptions about future developments
luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut however, may change due to market changes or
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. circumstances arising beyond the control of the
Company. Such changes are reflected in the
assumptions when they occur.
Penurunan Nilai Piutang Usaha Impairment of Trade Receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk The Company uses a provision matrix to calculate
menghitung ECL piutang usaha. Tingkat provisi ECLs for trade receivables. The provision rates are
didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk based on days past due for groupings of various
pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang customer segments that have similar loss patterns
memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut (i.e., by geography, product type, customer type and
geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, rating, and coverage by letters of credit and other
dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk forms of credit insurance).
asuransi kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat gagal The provision matrix is initially based on the
bayar yang diamati secara historis Perusahaan. Company’s historical observed default rates. The
Perusahaan akan mengkalibrasi matriks untuk Company will calibrate the matrix to adjust the
menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis historical credit loss experience with forward-looking
dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika information. For instance, if forecast economic
prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik bruto) conditions (i.e., gross domestic product) are expected
diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang to deteriorate over the next year which can lead to an
dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar, increased number of defaults, the historical default
maka tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada rates are adjusted. At every reporting date, the
setiap tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar yang historical observed default rates are updated and
diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam changes in the forward-looking estimates are
estimasi berwawasan ke depan dianalisis. analyzed.
Penilaian korelasi antara tingkat gagal bayar yang The assessment of the correlation between historical
diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, dan observed default rates, forecast economic conditions
ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif and ECLs is a significant estimate. The amount of
terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ECLs is sensitive to changes in circumstances and of
ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis forecast economic conditions. The Company’s
Perusahaan dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin historical credit loss experience and forecast of
tidak mewakili gagal bayar aktual pelanggan di masa economic conditions may also not be representative
depan. Informasi mengenai ECL atas piutang usaha of customer’s actual default in the future. The
Perusahaan diungkapkan pada Catatan 6. information about the ECLs on the Company’s trade
receivables is disclosed in Note 6.
40
Page 50
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Revaluasi Aset Tetap dan Nilai Wajar Properti Investasi Revaluation of Fixed Assets and Fair Value of
Investment Properties
Perusahaan mencatat properti investasinya pada nilai The Company carries its investment properties at fair
wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam value, with changes in fair value being recognized in
laporan laba rugi. Selain itu, pengukuran aset tetap pada profit or loss. In addition, it measures fixed assets at
nilai revaluasi dengan perubahan nilai wajar diakui dalam revalued amounts with changes in fair value being
penghasilan komprehensif lain. Perusahaan recognized in other comprehensive income.
menggunakan spesialis penilai independen untuk The Company engaged an independent valuation
menentukan nilai wajar pada tanggal 31 Desember 2024. specialist to determine the fair value as at
December 31, 2024.
Untuk aset tetap, penilai menggunakan pendekatan For fixed assets, the valuer used a market comparable
perbandingan pasar untuk bangunan dan kendaraan, approach for building and vehicles, a cost approach
pendekatan biaya untuk Peralatan kantor dan mesin, for office equipment and machinery, while for
sedangkan properti investasi penilai menggunakan investment properties, the valuer used a valuation
pendekatan teknik penilaian yang didasarkan pada technique based on a discounted cash flow model for
model arus kas yang didiskontokan untuk bangunan leased-out properties as there is a lack of comparable
yang disewakan karena terdapat kekurangan informasi market data because of the nature of the properties.
pasar yang sebanding dikarenakan sifat dari properti.
Manajemen melakukan penilaian apakah asumsi dan Management makes assessment on whether the
metode yang digunakan oleh penilai masih wajar untuk assumptions and methods used in the valuation
periode ketika tidak ada spesialis penilaian independen are still reasonable for periods when no independent
yang ditunjuk untuk menentukan nilai wajar. valuation specialist is engaged to determine the fair
values.
Asumsi utama yang digunakan untuk menentukan nilai The key assumptions used to determine the fair value
wajar aset tetap dan properti investasi serta nilai of the fixed assets and investment properties and their
tercatatnya dijelaskan lebih lanjut masing-masing pada carrying amounts are further disclosed in Notes 10
Catatan 10 dan 11. and 11, respectively.
Imbalan Pasca Kerja dan Pensiun Pension and Employee Benefits
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas The determination of the Company’s obligations and
imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan cost for pension and employee benefits is dependent
asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam on its selection of certain assumptions used by the
menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut independent actuaries in calculating such amounts.
termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan Those assumptions include among others, discount
gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan rates, future annual salary increase, annual employee
tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat turn-over rate, disability rate, retirement age and
kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang mortality rate. Actual results that differ from the
ditetapkan Perusahaan diakui segera pada laporan Company’s assumptions are recognized immediately
posisi keuangan dengan debit atau kredit ke saldo in the statement of financial position with a
penghasilan komprehensif lain dalam periode terjadinya. corresponding debit or credit to other comprehensive
income in the period which they occur.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi While the Company believes that its assumptions are
tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan reasonable and appropriate, significant differences in
pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam the Company’s actual experiences or significant
asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat changes in the Company’s assumptions may
mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas materially affect its estimated liabilities for pension
pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. and employee benefits and net employee benefits
Nilai tercatat liabilitas imbalan kerja diungkapkan pada expense. The carrying amount of the employee
Catatan 18. benefits obligation is disclosed in Note 18.
41
Page 51
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgment is involved in determining the
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi provision for corporate income tax. There are certain
dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya transactions and computation for which the ultimate
adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Karena tax determination is uncertain during the ordinary
ketidakpastian sehubungan dengan pos-pos pajak course of business. Due to the uncertainty associated
tersebut, terdapat kemungkinan bahwa, pada saat with such tax items, there is a possibility that,
penyelesaian perpajakan di masa depan, hasil terakhir on conclusion of open tax matters at a future date, the
dapat berbeda secara signifikan. Penjelasan lebih rinci final outcome may differ significantly. Further details
diungkapkan dalam Catatan 13. are disclosed in Note 13.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax assets are recognized for deductible
yang dapat dikurangkan dan seluruh rugi fiskal yang temporary differences to the extent that it is probable
belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya that taxable profit will be available against which
bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia dimana deductible temporary differences can be utilized.
pengurangan beda temporer dapat digunakan. Estimasi Significant management estimates are required to
signifikan oleh manajemen diharuskan dalam determine the amount of deferred tax assets that can
menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat be recognized, based upon the likely timing and the
diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat level of future taxable profits together with future tax
penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan pajak planning strategies. Further details are disclosed in
masa depan. Rincian lebih lanjut diungkapkan dalam Note 13.
Catatan 13.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap, Aset Hak- Estimated Useful Lives of Fixed Assets, Right-of-Use
Guna, dan Aset Takberwujud Asset, and Intangible Asset
Biaya perolehan aset tetap, aset hak-guna, dan aset The costs of fixed assets, right-of-use asset, and
takberwujud disusutkan dengan menggunakan metode intangible asset are depreciated on a straight-line
garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat basis over their estimated useful lives. The useful life
ekonomisnya. Masa manfaat setiap aset tetap, aset hak- of each item of the Company’s fixed assets, right-of-
guna, dan aset takberwujud Perusahaan ditentukan use asset, and intangible asset is estimated based on
berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan dari the period over which the asset is expected to be
aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan available for use. Such estimation is based on internal
evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset technical evaluation and experience with similar
sejenis. assets.
Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan The estimated useful life of each asset is reviewed
disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi periodically and updated if expectations differ from
sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan previous estimates due to physical wear and tear,
komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas technical or commercial obsolescence and legal or
pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa other limits on the use of the asset. It is possible,
hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi however, that future results of operations could be
secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta materially affected by changes in the amounts and
periode pencatatan beban yang diakibatkan karena timing of recorded expenses brought about by
perubahan faktor yang disebutkan di atas. changes in the factors mentioned above.
Perubahan masa manfaat aset tetap, aset hak-guna, dan A change in the estimated useful life of any item of
aset takberwujud dapat mempengaruhi jumlah beban fixed assets, right-of-use asset, and intangible asset,
penyusutan dan amortisasi yang diakui dan penurunan would affect the recorded depreciation and
jumlah tercatat aset tersebut. amortization expense, respectively, and decrease the
carrying amounts of these assets.
Jumlah tercatat aset tetap dan aset hak-guna The carrying amounts of fixed assets and right-of-use
diungkapkan dalam Catatan 10. asset are disclosed in Note 10.
42
Page 52
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. KAS DAN BANK 5. CASH ON HAND AND IN BANKS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Kas 20.000.000 20.000.000 Cash on hand
Bank Cash in banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Negara PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk 132.304.825 301.566.228 Indonesia (Persero)Tbk
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk 25.997.886 25.275.544 Internasional Tbk
PT Bank Victoria PT Bank Victoria
International Tbk 24.727.782 73.476.818 International Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 22.873.298 421.775.786 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 2.816.123 3.566.123 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
PT Bank QNB Indonesia Tbk 214.619.460 199.579.205 PT Bank QNB Indonesia Tbk
Sub-jumlah 423.339.374 1.025.239.704 Sub-total
Jumlah 443.339.374 1.045.239.704 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh bank As at December 31, 2025 and 2024, all cash in banks
ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak digunakan were placed with third parties and were neither
sebagai jaminan dan tidak dibatasi penggunaannya pledged as collateral nor restricted in use.
6. PIUTANG USAHA - NETO 6. TRADE RECEIVABLES - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
PT Securindo Packtama Indonesia 262.923.956 266.699.652 PT Securindo Packtama Indonesia
Muhammad Haris 115.448.006 138.761.818 Muhammad Haris
PT Boga Kreasi Indah 105.228.152 - PT Boga Kreasi Indah
CV Bakmi Budi Berjaya 81.346.704 - CV Bakmi Budi Berjaya
PT Bahagia Sukses Lestari 79.783.018 90.348.109 PT Bahagia Sukses Lestari
PT Fajar Utama Nuansa 76.350.835 78.026.551 PT Fajar Utama Nuansa
PT Cinemaxx Global Pasifik 63.896.282 60.929.329 PT Cinemaxx Global Pasifik
PT Gramedia Asri Media 56.468.227 51.087.884 PT Gramedia Asri Media
PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk 52.835.698 - PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
PT Mega Departement Store - 223.717.998 PT Mega Departement Store
Lain-lain (masing-masing dibawah
Rp50.000.000) 442.291.735 601.578.958 Other (each below Rp50.000.000)
Sub-jumlah 1.336.572.613 1.511.150.299 Sub-total
Cadangan atas kerugian Allowance for -
kredit ekspektasian (1.041.578 ) (2.990.200 ) expected credit losses
Pihak ketiga - neto 1.335.531.035 1.508.160.099 Net - third parties
Pihak berelasi (Catatan 29) Related party (Note 29)
PT Jatra Mandiri Indonesia 237.686.070 242.147.835 PT Jatra Mandiri Indonesia
Cadangan atas kerugian Allowance for
kredit ekspektasian (185.226 ) (479.153 ) expected credit losses
Pihak berelasi - neto 237.500.844 241.668.682 Net - related party
Piutang usaha - neto 1.573.031.879 1.749.828.781 Trade receivables - net
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh As at December 31, 2025 and 2024, all trade
piutang usaha berdenominasi Rupiah. Jangka waktu receivables are denominated in Rupiah. The average
rata-rata kredit masa sewa adalah 30 hari. credit period on rent is 30 days.
43
Page 53
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA - NETO (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES - NET (continued)
Tidak ada denda yang dibebankan pada piutang usaha No penalty is charged on trade receivables for the first
untuk 14 hari pertama dari tanggal faktur. 14 days from the date of the invoice.
Berikut merupakan pelanggan yang mewakili lebih dari Details of customers who represent more than 5% of
5% dari jumlah saldo piutang usaha: the total trade receivables balance are as follows:
2025
Persentase
dari jumlah
piutang usaha/
Percentage to
total trade
Rp receivables
PT Securindo Packatama PT Securindo Packatama
Indonesia 262.923.956 16,70% Indonesia
PT Jatra Mandiri Indonesia 237.686.070 15,10% PT Jatra Mandiri Indonesia
Muhammad Haris 115.448.006 7,33% Muhammad Haris
PT Boga Kreasi Indah 105.228.152 6,68% PT Boga Kreasi Indah
CV Bakmi Budi Berjaya 81.346.704 5,17% CV Bakmi Budi Berjaya
PT Bahagia Sukses Lestari 79.783.018 5,07% PT Bahagia Sukses Lestari
2024
Persentase
dari jumlah
piutang usaha/
Percentage to
total trade
Rp receivables
PT Securindo Packatama PT Securindo Packatama
Indonesia 266.699.652 15,21% Indonesia
PT Jatra Mandiri Indonesia 242.147.835 13,81% PT Jatra Mandiri Indonesia
PT Mega Departement Store 223.717.998 12,76% PT Mega Departement Store
Muhammad Haris 138.761.818 7,91% Muhammad Haris
PT Bahagia Sukses Lestari 90.348.109 5,15% PT Bahagia Sukses Lestari
Penyisihan atas ECL untuk piutang usaha telah diukur Allowance for ECLs for trade receivables has been
sejumlah ECL sepanjang umur. ECL pada piutang usaha measured at an amount equal to lifetime ECL.
diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan mengacu The ECL on trade receivables are estimated using a
pada pengalaman gagal bayar debitur masa lalu dan provision matrix by reference to past default
analisis posisi keuangan debitur saat ini, disesuaikan experience of the debtor and an analysis of the
dengan faktor-faktor yang spesifik dari debitur dan debtor’s current financial position, adjusted for factors
kondisi ekonomi umum industri di mana debitur that are specific to the debtors and general economic
beroperasi. conditions of the industry in which the debtors
operate.
Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau asumsi There has been no change in the estimation
signifikan yang dibuat selama periode pelaporan techniques or significant assumptions made during
berjalan. the current reporting period.
Tabel berikut merinci profil risiko piutang usaha dari The following table details the risk profile of trade
kontrak dengan pelanggan berdasarkan matriks provisi receivables from contracts with customers based on
Perusahaan. Karena pengalaman historis kerugian kredit the Company’s provision matrix. As the Company’s
Perusahaan tidak menunjukkan pola kerugian yang historical credit loss experience does not show
berbeda signifikan untuk segmen pelanggan yang significantly different loss patterns for different
berbeda, ketentuan untuk cadangan kerugian customer segments, the provision for loss allowance
berdasarkan status masa lalu tidak lagi dipisahkan antara based on past due status is not further distinguished
basis pelanggan Perusahaan yang berbeda. between the Company’s different customer base.
44
Page 54
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA - NETO (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES - NET (continued)
2025
Jatuh tempo/Past due
Belum jatuh 31-60 61-90 >90
tempo/ < 30 hari/ hari/ hari/ hari/ Jumlah/
Not past due days days days days Total
Tingkat ECL/ECL rate 0,02% 0,04% 0,10% 0,23% 1,00%
Estimasi jumlah tercatat bruto
pada saat gagal bayar/
Estimated total gross carrying
Amount at default 1.121.848.483 262.297.898 73.557.107 42.450.000 74.105.195 1.574.258.683
ECL sepanjang umur/
Lifetime ECL (210.178) (102.058) (72.852 ) (97.470) (744.246) (1.226.804 )
Jumlah/Total 1.573.031.879
2024
Jatuh tempo/Past due
Belum jatuh 31-60 61-90 >90
tempo/ < 30 hari/ hari/ hari/ hari/ Jumlah/
Not past due days days days days Total
Tingkat ECL/ECL rate 0,07% 0,11% 0,21% 0,31% 2,23%
Estimasi jumlah tercatat bruto
pada saat gagal bayar/
Estimated total gross carrying
Amount at default 1.548.095.861 104.789.839 372.714 508.349 99.531.371 1.753.298.134
ECL sepanjang umur/
Lifetime expected credit losses (1.124.401 ) (119.695 ) (779 ) (1.601 ) (2.222.877 ) (3.469.353 )
Jumlah/Total 1.749.828.781
Mutasi cadangan ECL adalah sebagai berikut: The movements in allowance for ECL is as follows:
2025 2024
Saldo awal 3.469.353 116.735.403 Beginning balance
Penyisihan (pemulihan) ECL pada Provision for (reversal of) ECL
tahun berjalan 30.386.802 (113.266.050 ) during the year
Amount written-off as
Jumlah tak tertagih yang dihapuskan (32.629.351 ) - uncollectible
Saldo akhir 1.226.804 3.469.353 Ending balance
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas ECL Management believes that the allowance for ECLs is
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian adequate to cover possible losses on uncollectible
dari tidak tertagihnya piutang usaha. trade receivables.
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2025 2024
Bahan bakar dan pelumas 324.987.082 260.530.809 Fuel and lubricants
Suku cadang 286.184.933 239.277.433 Spare parts
Lain-lain 220.833.153 240.818.391 Others
Jumlah 832.005.168 740.626.633 Total
Biaya persediaan yang diakui sebagai beban dan The cost of inventories recognized as expense and
termasuk dalam "beban pokok pendapatan” sebesar included in “cost of revenues” amounted to
Rp175.543.726 dan Rp75.397.504 masing-masing untuk Rp175,543,726 and Rp75,397,504 for the years
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 ended December 31, 2025 and 2024, respectively
(Catatan 24). (Note 24).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh nilai As at December 31, 2025 and 2024, all inventories are
persediaan tidak diasuransikan. not insured.
45
Page 55
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PERSEDIAAN (lanjutan) 7. INVENTORIES (continued)
Berdasarkan penelaahan manajemen terhadap kondisi Based on the review of the condition of inventories at
persediaan pada akhir tahun, manajemen Perusahaan year end, management believes that there was no
berkeyakinan bahwa tidak ada indikator atas penurunan indication of decrease in value of inventories,
nilai persediaan, sehingga tidak ada penyisihan yang therefore no allowance was provided.
dicadangkan.
8. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA 8. ADVANCES AND PREPAID EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2025 2024
Aset lancar Current assets
Biaya dibayar di muka Prepaid expenses
Perizinan dan lisensi 403.166.667 - Permits and licenses
Asuransi 299.468.797 299.088.684 Insurance
Lain-lain 5.557.505 3.307.499 Others
Uang muka Advances
Karyawan 251.205.440 149.672.340 Employees
Operasional - 237.280.000 Operational
Jumlah 959.398.409 689.348.523 Total
Aset tidak lancar Non-current assets
Uang muka Advances
Pembelian tanah dan bangunan - 998.751.375 Purchase of land and building
9. ASET LANCAR LAINNYA 9. OTHER CURRENT ASSETS
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini As at December 31, 2025 and 2024, this account
merupakan masing-masing akumulasi biaya yang represents the accumulated deferred costs
ditangguhkan sebesar Rp1.297.500.000 dan amounting to Rp1,297,500,000 and Rp1,168,107,339
Rp1.168.107.339 yang berkaitan dengan biaya aksi respectively, related to the Company’s corporate
korporasi Perusahaan. Biaya-biaya ini akan action costs. These costs are expected to be realized
direalisasikan pada tahun 2026. in 2026.
10. ASET TETAP - NETO 10. FIXED ASSETS - NET
Rincian dan mutasi aset tetap adalah sebagai berikut: Details and movements of fixed assets are as follows:
2025
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Pada harga perolehan
atau nilai wajar At cost or revalued amount
Bangunan 2.318.600.000 - - 2.318.600.000 Building
Peralatan kantor 795.230.000 43.733.874 (29.490.000 ) 809.473.874 Office equipment
Kendaraan 457.800.000 - - 457.800.000 Vehicles
Mesin 59.600.000 - - 59.600.000 Machinery
Sub-jumlah 3.631.230.000 43.733.874 (29.490.000 ) 3.645.473.874 Sub-total
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan kantor 238.091.470 - - 238.091.470 Office building
Jumlah 3.869.321.470 43.733.874 (29.490.000 ) 3.883.565.344 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan - 136.388.232 - 136.388.232 Building
Peralatan kantor - 308.363.637 (4.915.000 ) 303.448.637 Office equipment
Kendaraan - 96.199.996 - 96.199.996 Vehicles
Mesin - 5.960.004 - 5.960.004 Machinery
Sub-jumlah - 546.911.869 (4.915.000 ) 541.996.869 Sub-total
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan kantor 28.363.249 119.045.736 - 147.408.985 Office building
Jumlah 28.363.249 665.957.605 (4.915.000 ) 689.405.854 Total
Jumlah tercatat neto 3.840.958.221 3.194.159.490 Net carrying amount
46
Page 56
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP - NETO 10. FIXED ASSETS - NET
Rincian dan mutasi aset tetap adalah sebagai berikut: Details and movements of fixed assets are as follows:
2024
Eliminasi
akumulasi
penyusutan/
Elimination of
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ accumulated Revaluasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions depreciation Revaluation Ending balance
Pada harga perolehan At cost or revalued
atau nilai wajar amount
Bangunan 2.263.000.000 - - (339.450.000 ) 395.050.000 2.318.600.000 Building
Peralatan kantor 1.452.064.279 84.951.980 - (1.005.848.814 ) 264.062.555 795.230.000 Office equipment
Kendaraan 410.700.000 - - (155.474.994 ) 202.574.994 457.800.000 Vehicles
Mesin 92.100.000 - - (34.537.477 ) 2.037.477 59.600.000 Machinery
Sub-jumlah 4.217.864.279 84.951.980 - (1.535.311.285 ) 863.725.026 3.631.230.000 Sub-total
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan kantor 288.417.019 238.091.470 (288.417.019) - - 238.091.470 Office building
Jumlah 4.506.281.298 323.043.450 (288.417.019) (1.535.311.285) 863.725.026 3.869.321.470 Total
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 226.300.008 113.149.992 - (339.450.000 ) - - Building
Peralatan kantor 648.146.825 357.701.989 - (1.005.848.814 ) - - Office equipment
Kendaraan 103.649.994 51.825.000 - (155.474.994 ) - - Vehicles
Mesin 23.025.000 11.512.477 - (34.537.477 ) - - Machinery
Sub-jumlah 1.001.121.827 534.189.458 - (1.535.311.285 ) - - Sub-total
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan kantor 178.862.450 137.917.818 (288.417.019 ) - - 28.363.249 Office building
Jumlah 1.179.984.277 672.107.276 (288.417.019 ) (1.535.311.285 ) - 28.363.249 Total
Jumlah tercatat neto 3.326.297.021 3.840.958.221 Net carrying amount
Rincian pelepasan aset tetap untuk tahun yang berakhir The details of disposal of fixed assets for the year
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah ended December 31, 2025 and 2024 are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Harga perolehan 29.490.000 - Acquisition cost
Akumulasi penyusutan (4.915.000 ) - Accumulated depreciation
Jumlah tercatat neto 24.575.000 - Net carrying amount
Penerimaan dari pelepasan aset Proceeds from disposal of fixed
tetap - - assets
Rugi atas pelepasan aset tetap Loss on disposal of fixed assets
(Catatan 27) 24.575.000 - (Note 27)
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the years ended
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dibebankan pada December 31, 2025 and 2024 was charged to the
akun-akun sebagai berikut: following accounts:
2025 2024
Beban pokok pendapatan Cost of revenues
(Catatan 24) 154.097.150 170.201.385 (Note 24)
Beban pemasaran (Catatan 25) 28.492.765 37.478.234 Marketing expenses (Note 25)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 25) 483.367.690 464.427.657 expenses (Note 25)
Jumlah 665.957.605 672.107.276 Total
47
Page 57
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 10. FIXED ASSETS - NET (continued)
Aset tetap Perusahaan disajikan sebesar nilai The Company’s fixed assets are stated at their
revaluasian, yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi, revalued amounts, being the fair value at the date of
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi revaluation, less any subsequent accumulated
penurunan nilai yang terjadi. depreciation and subsequent accumulated
impairment losses.
Pengukuran nilai wajar atas aset tetap Perusahaan pada The fair value measurement of the Company’s fixed
tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan pada laporan assets as at December 31, 2024 were based on
penilaian yang diterbitkan tanggal 14 Maret 2025 oleh valuation report dated March 14, 2025 issued by
KJPP Iwan Bachron & Rekan, penilaian independen KJPP Iwan Bachron & Rekan, an independent valuer
yang terdaftar di OJK, yang memiliki kualifikasi yang registered in OJK, who has appropriate qualifications
sesuai serta pengalaman terbaru dalam pengukuran nilai and recent experience in the fair value measurement
wajar properti di lokasi terkait. Penilaian untuk of the properties in the relevant locations. Valuation to
menentukan nilai wajar aset tetap Perusahaan pada determine the fair value of the Company’s fixed assets
tanggal 31 Desember 2025 dilakukan berdasarkan as at December 31, 2025 was based on
penilaian manajemen serta merunjuk pada laporan management’s assessment and with reference to the
penilaian terbaru dari periode sebelumnya. Manajemen most recent valuation reports available from the
meyakini bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan preceding periods. Management believes that there is
antara jumlah tercatat aset tetap pada tanggal no significant difference between the carrying
31 Desember 2025 dengan nilai wajar yang ditetapkan amounts of fixed assets as at December 31, 2025
oleh KJPP Iwan Bachron & Rekan pada tanggal and the fair values determined by KJPP Iwan Bachron
31 Desember 2024. & Rekan as at December 31, 2024.
Nilai wajar aset tetap Perusahaan pada tanggal The fair values of the Company’s fixed assets as at
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2024 are as follows:
2024
Bangunan 2.318.600.000 Building
Peralatan kantor 795.230.000 Office equipment
Kendaraan 457.800.000 Vehicles
Mesin 59.600.000 Machinery
Jumlah nilai wajar 3.631.230.000 Total fair value
Harga perolehan 4.302.816.259 Acquisition cost
Akumulasi penyusutan (1.535.311.285) Accumulated depreciation
Jumlah tercatat neto 2.767.504.974 Net carrying amount
Keuntungan dari revaluasi aset tetap Gain on revaluation of fixed assets
(Catatan 22) 863.725.026 (Note 22)
Nilai wajar bangunan dan kendaraan ditentukan The fair value of the building and vehicles was
berdasarkan pendekatan pasar yang dapat dibandingkan determined based on the market comparable
yang mencerminkan harga transaksi terkini untuk asset approach that reflects recent transaction prices for
serupa. similar assets.
Nilai wajar peralatan kantor dan mesin ditentukan The fair value of the office equipment and machinery
berdasarkan berdasarkan pendekatan biaya yaitu biaya was determined based on the cost approach which is
pengganti baru. the new replacement cost.
Hierarki nilai wajar dari bangunan, peralatan kantor, The fair value hierarchy of building, office equipment,
kendaraan, dan mesin yang diukur pada nilai wajar vehicles, and machinery measured at fair value is
dikategorikan sebagai level 2 karena tingkat input categorized as level 2 since the lowest level of inputs
terendah yang signifikan untuk pengukuran nilai wajar that are significant to the fair value measurement are
dapat diamati secara langsung atau tidak langsung. directly or indirectly observable.
48
Page 58
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 10. FIXED ASSETS - NET (continued)
Tidak ada perubahan teknik penilaian pada tahun There has been no change to the valuation technique
berjalan. during the year.
Bangunan digunakan sebagai jaminan atas pinjaman Building is pledged as collateral for loan from
dari PT Bank Victoria International Tbk (Catatan 17). PT Bank Victoria International Tbk (Note 17).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As at December 31, 2025 and 2024, there were no
terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara dan temporarily idle fixed assets, fixed assets terminated
aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan from active use but were not classified as available-
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, dan for-sale, and fixed assets which have been fully
aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi masih depreciated but are still in use.
digunakan.
Perusahaan telah mengasuransikan seluruh aset tetap The Company has insured all of its fixed assets
terhadap seluruh risiko dengan nilai pertanggungan against all risks with a total coverage amounting to
seluruhnya sebesar Rp3.088.600.000 dan Rp3,088,600,000 and Rp2,918,600,000, respectively,
Rp2.918.600.000 masing-masing pada tanggal as at December 31, 2025 and 2024. The Company's
31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen Perusahaan management believes that the insurance coverage is
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan untuk seluruh adequate to cover all possible losses on the insured
aset tetap tersebut cukup untuk menutupi seluruh assets.
kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat adanya Management believes that were no events or changes
peristiwa atau perubahan keadaan yang in circumstances which may indicate impairment of
mengindikasikan adanya penurunan nilai atas aset tetap. fixed assets.
11. PROPERTI INVESTASI 11. INVESTMENT PROPERTIES
Rincian properti investasi dan perubahannya terdiri dari: The details and movements in investment properties
are as follows:
2025
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Reclassification Ending balance
Nilai wajar Fair value
Tanah 41.749.800.000 400.000.000 (4.098.500.000 ) 38.051.300.000 Land
Bangunan mal dan hotel 481.141.172.490 2.218.141.396 717.765.512 484.077.079.398 Mall and hotel buildings
Bangunan parkir 44.638.827.510 - - 44.638.827.510 Parking building
Bangunan ruko - - 4.098.500.000 4.098.500.000 Shophouse buildings
Sub-jumlah 567.529.800.000 2.618.141.396 717.765.512 570.865.706.908 Sub-total
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan dalam pengerjaan 742.765.512 913.860.395 (717.765.512 ) 983.860.395 Building under construction
Jumlah 568.272.565.512 3.532.001.791 - 571.804.567.303 Total
2024
Penyesuaian
Saldo awal/ nilai wajar/
Beginning Penambahan/ Reklasifikasi/ Fair value Saldo akhir/
balance Additions Reclassification adjustment Ending balance
Nilai wajar Fair value
Tanah 41.373.000.000 - - 376.800.000 41.749.800.000 Land
Mall and hotel
Bangunan mal dan hotel 471.960.868.846 7.360.602.527 - 1.819.701.117 481.141.172.490 buildings
Bangunan parkir 43.801.422.874 - - 837.404.636 44.638.827.510 Parking building
Sub-jumlah 557.135.291.720 7.360.602.527 - 3.033.905.753 567.529.800.000 Sub-total
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan dalam Building under
Pengerjaan - 742.765.512 - - 742.765.512 Construction
Jumlah 557.135.291.720 8.103.368.039 - 3.033.905.753 568.272.565.512 Total
49
Page 59
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. PROPERTI INVESTASI (lanjutan) 11. INVESTMENT PROPERTIES (continued)
Properti investasi merupakan tanah dan bangunan mal Investment properties consist of land, mall building
dan parkir yang disewakan di Mal Pekanbaru dan and parking for rent in Pekanbaru Mall and hotel
bangunan hotel (Hotel Jatra) untuk disewakan. building (Jatra Hotel) for rent.
Keuntungan atas perubahan nilai wajar properti investasi Gain on changes in fair value of investment properties
sebagai berikut: was derived as follows:
2024
Nilai wajar atas properti investasi 567.529.800.000 Fair value of investment properties
Nilai buku neto (selain dari bangunan Net book value (other than building under
dalam pengerjaan) 564.495.894.247 construction)
Keuntungan atas perubahan nilai wajar Gain on changes in fair value of
properti investasi 3.033.905.753 investment properties
Pengukuran nilai wajar atas properti investasi The fair value measurement of the Company’s
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 investment properties as at December 31, 2024 were
berdasarkan pada laporan penilaian yang diterbitkan based on valuation report dated March 14, 2025
tanggal 14 Maret 2025 oleh KJPP Iwan Bachron & issued by KJPP Iwan Bachron & Rekan, an
Rekan, penilaian independen yang terdaftar di OJK, yang independent valuer registered in OJK, who has
memiliki kualifikasi yang sesuai serta pengalaman appropriate qualifications and recent experience in
terbaru dalam pengukuran nilai wajar properti di lokasi the fair value measurement of the properties in the
terkait. Penilaian untuk menentukan nilai wajar properti relevant locations. Valuation to determine the fair
investasi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 value of the Company’s investment properties as at
dilakukan berdasarkan penilaian manajemen serta December 31, 2025 was based on management’s
merunjuk pada laporan penilaian terbaru dari periode assessment and with reference to the most recent
sebelumnya. Manajemen meyakini bahwa tidak terdapat valuation reports available from the preceding
perbedaan signifikan antara jumlah tercatat properti periods. Management believes that there is no
investasi pada tanggal 31 Desember 2025 dengan nilai significant difference between the carrying amounts of
wajar yang ditetapkan oleh KJPP Iwan Bachron & Rekan investment properties as at December 31, 2025 and
pada tanggal 31 Desember 2024. the fair values determined by KJPP Iwan Bachron &
Rekan as at December 31, 2024.
Nilai wajar tanah ditentukan berdasarkan pendekatan The fair value of the land was determined based on
pasar yang dapat dibandingkan yang mencerminkan the market comparable approach that reflects recent
harga transaksi terkini untuk asset serupa. transaction prices for similar asset.
Nilai wajar bangunan mal, hotel, dan bangunan parkir The fair value of the mall and hotel buildings and
berdasarkan pendekatan pendapatan dengan parking building was determined based on income
menggunakan metode arus kas diskonto, input signifikan approach using discounted cash flows. Significant
termasuk tingkat diskonto dan proyeksi arus kas. inputs include discount rate and cash flow projections.
Dalam mengestimasi nilai wajar properti investasi, In estimating the fair value of the properties,
penggunaan tertinggi dan terbaik dari properti investasi the highest and the best use of the properties is their
adalah penggunaan saat ini. Tidak terdapat perubahan current use. There has been no change to the
teknik penilaian selama tahun berjalan. valuation technique during the year.
Rincian properti investasi yang diukur pada nilai wajar Details of the investment properties measured at fair
dan informasi hirarki nilai wajar adalah sebagai berikut: value and information about the fair value hierarchy
are as follows:
2024
Level 1 Level 2 Level 3 Jumlah/Total
Tanah - 41.749.800.000 - 41.749.800.000 Land
Bangunan mal dan hotel - - 481.141.172.490 481.141.172.490 Mall and hotel buildings
Bangunan parkir - - 44.638.827.510 44.638.827.510 Parking building
Jumlah - 41.749.800.000 525.780.000.000 567.529.800.000 Total
50
Page 60
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. PROPERTI INVESTASI (lanjutan) 11. INVESTMENT PROPERTIES (continued)
Seluruh properti investasi dijadikan sebagai jaminan atas All investment properties are pledged as collateral for
pinjaman bank dari PT Bank Victoria International Tbk loan from PT Bank Victoria International Tbk
(Catatan 17). (Note 17).
Hak atas tanah diperoleh berdasarkan Sertifikat Hak Land rights are held under renewable Building Use
Guna Bangunan (“HGB”) yang dapat diperbaharui Rights (“HGB”) certificate which will expire in 2050.
dengan masa yang akan berakhir tahun 2050. The Company believes that such land rights can be
Perusahaan berkeyakinan bahwa hak atas tanah renewed based on historical practices.
tersebut dapat diperbarui berdasarkan praktik historis.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, properti As at December 31, 2025 and 2024, investment
investasi dalam tahap konstruksi terkait dengan property under construction relates to mall building
perluasan gedung mal, yang masing-masing telah extension which are 10% - 95% and 50% - 95%
mencapai 10% - 95% dan 50% - 95%, serta diperkirakan complete, respectively, and are estimated to be
selesai pada 2026. Tidak ada biaya pinjaman yang completed in 2026. There is no borrowing costs
dikapitalisasi untuk konstruksi properti investasi tersebut. capitalized for the construction of investment property.
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan Amounts recognized in the statements of profit or loss
penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir and other comprehensive income for the years ended
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
2025 2024
Pendapatan sewa (Catatan 23) 25.372.159.710 26.850.869.899 Rental income (Note 23)
Keuntungan perubahan nilai wajar - 3.033.905.753 Gain on changes in fair value
Perusahaan telah mengasuransikan properti investasi The Company has insured its investment properties in
berupa gedung terhadap seluruh risiko dengan nilai the form of buildings against all risks with a total
pertanggungan seluruhnya sebesar masing-masing coverage of Rp214,000,000,000 and
Rp214.000.000.000 dan Rp212.000.000.000 pada Rp212,000,000,000 as at December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen 2024, respectively. The Company's management
Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan believes that the insurance coverage is adequate to
asuransi adalah cukup untuk menutupi seluruh cover all possible risks on the assets insured.
kemungkinan risiko atas aset yang dipertanggungkan.
12. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA 12. OTHER NON-CURRENT ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Aset pengembangan
jangka panjang Long-term development assets
Prulink Rupiah Managed Fund 4.857.784.158 3.866.174.738 Prulink Rupiah Managed Fund
Prulink Rupiah Equity Fund 3.971.064.022 3.208.263.148 Prulink Rupiah Equity Fund
Jumlah 8.828.848.180 7.074.437.886 Total
Perusahaan melakukan investasi jangka panjang pada The Company has long-term investments with
PT Prudential Life Assurance dalam bentuk Unit Link PT Prudential Life Assurance in the form of
yang digunakan sebagai dana pensiun karyawan Unit-Linked funds which will be used as a retirement
Perusahaan. Saldo aset pengembangan jangka panjang fund for the Company's employees. Balance of long-
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan term development assets at December 31, 2025 and
laporan dari PT Prudential Life Assurance. 2024 is based on reports from PT Prudential Life
Assurance.
51
Page 61
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan) 12. OTHER NON-CURRENT ASSETS (continued)
Aset pengembangan jangka panjang memenuhi Long-term development assets do meet the
persyaratan sebagai polis asuransi yang memenuhi requirements as qualifying insurance policies as they
syarat karena dapat digunakan oleh Perusahaan untuk can be used by the Company for its operations.
operasionalnya. Oleh karena itu, aset tersebut tidak Hence, it cannot qualify as a plan asset in accordance
dapat memenuhi syarat sebagai aset perogram sesuai with PSAK 219, “Employee Benefits”.
dengan PSAK 219, “Imbalan Kerja”.
Biaya neto dari nilai wajar aset pengembangan jangka Net changes in fair values of these long-term
panjang yang diukur pada FVTPL dicatat dalam development assets measured at FVTPL are
“keuntungan lain-lain - neto” pada laporan laba rugi dan recorded in “other gains - net” in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain (Catatan 27). or loss and other comprehensive income (Note 27).
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember For the years ended December 31, 2025 and 2024,
2025 dan 2024, Perusahaan melakukan penarikan dana the Company has withdrawn from the fund amounting
masing-masing sebesar Rp144.007.359 dan to Rp144,007,359 and Rp138,207,308, respectively.
Rp138.207.308.
13. PERPAJAKAN 13. TAXATION
a. Pajak Dibayar di Muka a. Prepaid tax
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pajak As at December 31, 2025 and 2024, prepaid tax
dibayar di muka merupakan pajak penghasilan Pasal represents income tax Article 4(2) amounting to
4(2) masing-masing sebesar Rp244.467.873 dan Rp244,467,873 and Rp319,890,836, respectively
Rp319.890.836.
b. Utang Pajak b. Taxes Payable
Rincian utang pajak adalah sebagai berikut: The details of taxes payable are as follows:
2025 2024
Pajak pertambahan nilai 352.679.500 269.908.413 Value added tax
Pajak lain-lain: Other taxes:
Pasal 4(2) 99.834.905 113.311.180 Article 4(2)
Pasal 21 195.003.641 169.667.356 Article 21
Pasal 23 9.317.605 26.698.200 Article 23
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Pasal 25 14.737.572 10.714.736 Article 25
Pasal 29 Article 29
2025 15.235.827 - 2025
2024 - 61.590.471 2024
Pajak daerah 34.112.800 34.395.600 Local taxes
Jumlah 720.921.850 686.285.956 Total
c. Beban Pajak Final c. Final Tax Expense
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, beban pajak final 2024, final tax expense amounting to
sebesar Rp3.998.550.410 dan Rp4.188.562.641, Rp3,998,550,410 and Rp4,188,562,641,
berkaitan dengan pajak penghasilan final atas respectively, relates to final tax on revenue from
pendapatan sewa, jasa pemeliharaan dan utilitas. rental, service charge and utilities.
52
Page 62
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
d. Beban Pajak Penghasilan - Neto d. Income Tax Expense - Net
Rincian beban pajak penghasilan - neto adalah The details of income tax expense - net are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Pajak kini: Current tax:
Beban pajak penghasilan Current year income tax
tahun berjalan 199.006.060 196.447.676 expense
Penyesuaian yang diakui pada
tahun berjalan yang Adjustment recognized in
berkaitan dengan tahun the current year relating
sebelumnya 102.005.640 163.083.850 to prior years
Jumlah beban pajak kini 301.011.700 359.531.526 Total current tax expense
Manfaat pajak tangguhan (119.053.532 ) (73.096.744 ) Deferred tax benefit
Neto 181.958.168 286.434.782 Net
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak final The reconciliation between profit before final tax
dan beban pajak penghasilan seperti yang disajikan expense and income tax expense as presented in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan the statements of profit or loss and other
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena comprehensive income and estimated taxable
pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal income for the years ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: and 2024 are as follows:
2025 2024
Laba sebelum beban pajak final Profit before final tax expense
dan beban pajak penghasilan 5.158.427.579 9.023.565.413 and income tax expense
Laba yang sudah diperhitungkan Profit already subjected to
pajak final (2.900.942.293) (5.482.451.279) final tax
Laba sebelum beban pajak Profit before income tax
penghasilan 2.257.485.286 3.541.114.134 expense
Beda temporer: Temporary differences:
Beban imbalan kerja karyawan 680.584.968 616.490.030 Employee benefits expense
Pembayaran imbalan kerja Payment of employee
karyawan (137.190.000) (209.502.611) benefits
Penyisihan (pemulihan) ECL Provision for (reversal of)
pada piutang usaha 30.386.802 (74.729.492) ECLs on trade receivables
Beda temporer neto 573.781.770 332.257.927 Net temporary differences
Beda permanen: Permanent differences:
Net fair value changes in
Perubahan nilai wajar atas long-term development
aset jangka panjang neto (1.898.417.653) 304.180.676 assets
Jamuan dan sumbangan 176.260.054 264.219.189 Meals and donation
Amortisasi atas diskonto dari Amortization of discount
jaminan dan deposito 132.273.130 128.518.416 on guarantees and deposits
Beban pajak 18.332.996 10.110.727 Tax expenses
Keuntungan atas perubahan Gain on changes in fair
nilai wajar dari properti value of investment
investasi - (3.033.905.753) properties
Depreciation expense on
Beban penyusutan aset tetap (534.206.489) (610.700.795) fixed assets
Lain-lain 179.064.306 (42.850.541) Others
Beda permanen neto (1.926.693.656) (2.980.428.081) Net permanent differences
Taksiran penghasilan kena
Pajak 904.573.400 892.943.980 Estimated taxable income
53
Page 63
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
d. Beban Pajak Penghasilan - Neto (lanjutan) d. Income Tax Expense - Net (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak final The reconciliation between profit before final tax
dan beban pajak penghasilan seperti yang disajikan expense and income tax expense as presented in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan the statements of profit or loss and other
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena comprehensive income and estimated taxable
pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal income for the years ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: and 2024 are as follows: (continued)
(lanjutan)
2025 2024
Taksiran kena pajak Estimated taxable income
(dibulatkan) 904.573.000 892.943.980 (rounded)
Beban pajak penghasilan 199.006.060 196.447.676 Income tax expense
Dikurangi uang muka pajak: Less prepaid taxes:
Pasal 23 (18.987.877) (19.596.809) Article 23
Pasal 25 (164.782.356) (115.260.396) Article 25
Sub-jumlah (183.770.233) (134.857.205) Sub-total
Utang pajak penghasilan Income tax payable under
Pasal 29 15.235.827 61.590.471 Article 29
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dan A reconciliation between income tax expense and
jumlah yang dihitung dengan menggunakan tarif the amounts calculated by applying the effective
pajak yang berlaku atas laba sebelum beban pajak tax rates to profit before income tax expense is as
penghasilan adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Profit before final tax expense
Laba sebelum beban pajak final and income tax expense per
dan beban pajak penghasilan statements of profit or loss
per laporan laba rugi dan and other comprehensive
penghasilan komprehensif lain 5.158.427.579 9.023.565.413 income
Laba yang sudah diperhitungkan Profit already subjected to
pajak final (2.900.942.293) (5.482.451.279) final tax
Laba yang sebelum beban pajak Profit before income tax
penghasilan 2.257.485.286 3.541.114.134 expense
Pajak penghasilan dihitung
dengan tarif pajak sebesar Income tax calculated
22% 496.646.763 779.045.110 at tax rate of 22%
Dampak pajak dari perbedaan Tax effect of permanent
permanen (423.872.604) (655.694.178) differences
Penyesuaian atas pajak Adjustment in respect of
penghasilan kini tahun current income tax of prior
sebelumnya 102.005.640 163.083.850 years
Penyesuaian atas pajak
tangguhan berkaitan dengan Adjustment in respect of
tahun sebelumnya 7.178.369 - deferred tax of prior years
Beban pajak penghasilan –
neto 181.958.168 286.434.782 Income tax expense - net
Penghasilan kena pajak Perusahaan untuk tahun The Company’s taxable income for the year
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 ended December 31, 2025 as computed above
tersebut di atas akan dilaporkan di Surat will be reported in the 2025 Annual Tax Return
Pemberitahuan (“SPT”) tahun 2025. (“SPT”).
54
Page 64
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
e. Aset Pajak Tangguhan e. Deferred Tax Assets
Rincian atas aset pajak tangguhan adalah sebagai Details of deferred tax assets are as follows:
berikut:
2025
Dikreditkan pada
penghasilan
Dikreditkan (dibebankan) komprehensif lain/
pada laba rugi/ Credited to other
Saldo awal/ Credited (charged) to comprehensive Saldo akhir/
Beginning balance profit or loss income Ending balance
Liabilitas Employee benefits
imbalan kerja 1.370.443.808 119.546.893 7.203.137 1.497.193.838 liabilities
Penyisihan atas Allowance for ECL
ECL pada on trade
piutang usaha 763.258 (493.361 ) - 269.897 receivables
Jumlah 1.371.207.066 119.053.532 7.203.137 1.497.463.735 Total
2024
Dibebankan pada
penghasilan
Dikreditkan (dibebankan) komprehensif lain/
pada laba rugi/ Charged to other
Saldo awal/ Credited (charged) to comprehensive Saldo akhir/
Beginning balance profit or loss income Ending balance
Liabilitas Employee benefits
imbalan kerja 1.319.488.054 89.537.232 (38.581.478) 1.370.443.808 liabilities
Penyisihan atas
ECL pada Allowance for ECL
piutang on trade
usaha 17.201.184 (16.437.926 ) - 763.258 receivables
Penyisihan atas
ECL pada Allowance for ECL
piutang non- on non-trade
usaha 2.562 (2.562 ) - - receivables
Jumlah 1.336.691.800 73.096.744 (38.581.478) 1.371.207.066 Total
f. Administrasi pajak di Indonesia f. Tax administration in Indonesia
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Based on Indonesian tax regulations,
Perusahaan melaporkan SPT Tahunan berdasarkan the Company reports its SPT based on its own
perhitungan sendiri. Otoritas Pajak dapat menilai calculations. The Tax Authority can assess or
atau mengubah besarnya liabilitas pajak dalam change the amount of tax liabilities within five
waktu lima tahun sejak tanggal terutangnya pajak. years from the date the tax became due.
Apabila ada kewajiban perpajakan lainnya, akan If there are other tax obligations, they will be
diselesaikan oleh Perusahaan pada saat jatuh settled by the Company at maturity.
temponya.
g. Surat ketetapan pajak g. Tax assessment letters
i. Pajak Penambahan Nilai i. Value Added Tax
Pada tanggal 30 Agustus 2024 dan On August 30, 2024 and November 11, 2024,
11 November 2024, Perusahaan menerima the Company received Request for
Surat Permintaan Penjelasan atas Data Clarification of Data and/or Information
dan/atau Keterangan (“SP2DK”) Pajak (“SP2DK”) for Value Added Tax (“VAT”) and
Pertambahan Nilai (“PPN”) dan Surat Tagihan Tax Collection Letter (“STP”) for penalties on
Pajak (“STP”) denda atas PPN untuk tahun VAT for its 2020 fiscal year amounting to
pajak 2020 masing-masing senilai Rp1.220.300 Rp1,220,300 and Rp269,442, respectively.
dan Rp269.442. Kekurangan bayar atas PPN The underpayment on VAT has been paid by
tersebut telah dibayar oleh Perusahaan pada the Company on October 9, 2024 and
tanggal 9 Oktober 2024 dan 28 November November 28, 2024.
2024.
55
Page 65
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessment letters (continued)
ii. Pajak Penghasilan Badan ii. Corporate Income Tax
Pada tanggal 28 April 2025 dan On April 28, 2025 and June 16, 2025, the
16 Juni 2025, Perusahaan menerima SP2DK Company received SP2DK for Corporate
untuk Pajak penghasilan (“PPh”) Badan dan Income Tax (“CIT”) and STP for penalties on
STP denda atas PPh Badan untuk tahun pajak CIT for its 2022 fiscal year amounting to
2022 masing-masing senilai Rp102.005.640 Rp102,005,640 and Rp23,746,912,
dan Rp23.746.912. Kekurangan bayar atas respectively. The underpayment on CIT has
PPN tersebut telah dibayar oleh Perusahaan been paid by the Company on
pada tanggal 26 Juni 2025 dan 5 September June 26, 2025 and September 5, 2025.
2025.
Pada tanggal 30 Agustus 2024 dan On August 30, 2024 and November 11, 2024,
11 November 2024, Perusahaan menerima the Company received SP2DK for CIT and
SP2DK untuk PPh Badan dan STP denda atas STP for penalties on CIT for its 2020
PPh Badan untuk tahun pajak 2020 masing- fiscal year amounting to Rp60,037,120
masing senilai Rp60.037.120 dan and Rp13,832,552, respectively.
Rp13.832.552. Kekurangan bayar atas PPh The underpayment on CIT has been paid by
Badan tersebut telah dibayar Perusahaan pada the Company on October 9, 2024 and
tanggal 9 Oktober 2024 dan 28 November November 28, 2024.
2024.
Pada tanggal 1 Maret 2024 dan 7 Agutus 2024, On March 1, 2024 and August 7, 2024, the
Perusahaan menerima SP2DK untuk PPh Company received SP2DK for CIT and STP
Badan dan STP denda atas PPh Badan untuk for penalties on CIT for its 2021 fiscal year
tahun pajak 2021 masing-masing senilai amounting to Rp103,046,730 and
Rp103.046.730 dan Rp24.470.887. Rp24,470,887, respectively. The
Kekurangan bayar atas PPh Badan tersebut underpayment on CIT has been paid by the
telah dibayar Perusahaan pada tanggal 7 Juni Company on June 7, 2024 and August 27,
2024 dan 27 Agustus 2024. 2024.
14. BEBAN AKRUAL 14. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Utilitas 1.037.061.462 1.255.524.402 Utilities
Bunga 742.716.722 357.627.717 Interest
Asuransi 309.917.938 265.643.946 Insurance
Gaji 270.296.764 - Salaries
Jasa tenaga ahli 245.532.499 711.015.000 Professional fees
Lain-lain 1.049.983.330 719.143.885 Others
Jumlah 3.655.508.715 3.308.954.950 Total
15. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA 15. UNEARNED REVENUES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Kios 1.700.283.826 1.993.192.603 Kiosks
Tempat Base Transceiver Base Transceiver Station (BTS)
Station (BTS) 566.666.663 966.666.659 space
Sewa pameran 126.722.136 126.376.364 Exhibition rent
Tempat Anjungan Tunai Automatic Teller Machine (ATM)
Mandiri (ATM) 51.000.021 112.666.673 space
Media promosi - 27.500.002 Media promotion
Jumlah 2.444.672.646 3.226.402.301 Total
56
Page 66
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. JAMINAN DAN DEPOSIT 16. GUARANTEES AND DEPOSITS
Rincian jaminan dan deposit adalah sebagai berikut: The details of guarantees and deposits are as follows:
2025 2024
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Jaminan 1.739.213.304 673.341.500 Guarantees
Deposit 285.851.900 341.249.400 Deposits
Sub-jumlah 2.025.065.204 1.014.590.900 Sub-total
Liabilitas jangka panjang Non-current liabilities
Jaminan 1.529.170.910 2.469.225.764 Guarantees
Deposit - 227.151.133 Deposits
Sub-jumlah 1.529.170.910 2.696.376.897 Sub-total
Jumlah 3.554.236.114 3.710.967.797 Total
Seluruh jaminan dan deposit adalah dalam mata uang All guarantees and deposits are denominated in
Rupiah. Rupiah.
17. PINJAMAN BANK 17. BANK LOAN
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
PT Bank Victoria International Tbk 90.534.832.110 97.534.832.110 PT Bank Victoria International Tbk
Dikurangi bagian jatuh tempo
dalam satu tahun (8.700.000.000) (18.000.000.000) Less current maturities
Bagian jangka panjang 81.834.832.110 79.534.832.110 Non-current portion
2025 2024
Bunga ditangguhkan Deferred interest
Bunga pinjaman ditangguhkan 27.109.602.985 28.259.602.983 Deferred interest loan
Dikurangi bagian jatuh tempo
dalam satu tahun (1.200.000.000) (4.800.000.000) Less current maturities
Bagian jangka panjang 25.909.602.985 23.459.602.983 Non-current portion
Berdasarkan Surat Perjanjian No. Based on the Agreement Letter
500/SPK/CBG/XI/2016 tanggal 23 November 2016, No. 500/SPK/CBG/XI/2016 dated November 23,
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank 2016, the Company obtained credit facilities from
Victoria International Tbk (“Bank Victoria”) berupa Term PT Bank Victoria International Tbk (“Bank Victoria”) in
Loan I (“TL I”) adalah sebesar Rp35.000.000.000 yang the form of Term Loan I (“TL I”) in the amount of
merupakan take over fasilitas kredit di PT Bank Mandiri Rp35,000,000,000 which is a takeover credit facility
(Persero) Tbk dan Term Loan II (“TL II”) adalah sebesar from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and Term Loan
Rp100.000.000.000 yang digunakan untuk refinancing II (“TL II”) in the amount of Rp100,000,000,000 used
utang pemegang saham. Jangka waktu fasilitas kredit for refinancing shareholder debt. The term of the
selama 72 bulan sejak tanggal penandatanganan credit facilities is 72 months from the date of signing
perjanjian kredit dengan suku bunga sebesar 12,5% per of the credit agreement with an interest rate of 12.5%
tahun. per annum.
57
Page 67
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN BANK (lanjutan) 17. BANK LOAN (continued)
Perjanjian kredit telah diubah beberapa kali, dengan The Credit Agreement was amended several times
perubahan terakhir melalui Adendum IV terkait Perjanjian with the latest being Addendum IV related to Credit
Kredit No. 140 dan No. 141 tertanggal 30 Agustus 2021, Agreement No. 140 and No. 141 dated
di mana perubahan berikut dilakukan terhadap fasilitas August 30, 2021, wherein the following changes were
kredit TL I dan TL II: made to TL I and TL II credit facilities:
- Perusahaan telah mendapat fasilitas kredit TL I dan - The Company obtained TL I and TL II credit
TL II dari Bank Victoria masing-masing sebesar facilities from Bank Victoria amounting to
Rp24.745.526.555 dan Rp84.789.305.555 dengan Rp24,745,526,555 and Rp84,789,305,555 with
outstanding terakhir per tanggal 29 Agustus 2021 outstanding balance as at August 29, 2021
masing-masing adalah sebesar Rp24.745.526.555 amounting to Rp24,745,526,555 and
dan Rp84.789.305.555; Rp84,789,305,555, respectively;
- Jangka waktu fasilitas kredit TL I dan TL II - The terms of TL I and TL II credit facilities will
masing-masing akan berakhir pada tanggal expire on October 15, 2025 and August 15, 2028,
15 Oktober 2025 dan 15 Agustus 2028; respectively;
- Atas permohonan Perusahaan, Bank Victoria telah - Bank Victoria has accepted the Company’s
menyetujui untuk merestrukturisasi utang request for loan restructurization of TL I and TL II
Perusahaan atas fasilitas TL I dan TL II dengan cara: credit facilities with details as follows:
a. Memperpanjang jangka waktu fasilitas kredit a. Extend the due date for TL I and TL II credit
TL I dan TL II masing-masing sampai dengan facilities until October 15, 2026 and August
15 Oktober 2026 dan 15 Agustus 2029; 15, 2029, respectively;
b. Memperpanjang grace period yang semula b. The grace period, which originally ended on
berakhir 15 Desember 2021, diperpanjang December 15, 2021, was extended until
sampai dengan 15 Desember 2022 atas December 15, 2022 for TL I and TL II credit
fasilitas kredit TL I dan TL II dan perubahan facilities and the amount of monthly principal
pembayaran jumlah angsuran pokok setiap payment was revised;
bulannya;
c. Memberikan penangguhan (deferred) c. Defer the payment of interest for the third
kewajiban pembayaran bunga untuk restructurization on TL I and TL II credit
restrukturisasi ketiga atas fasilitas kredit TL I facilities;
dan TL II;
d. Memberikan penangguhan (deferred) atas d. Defer all arrears on credit facilities TL I and
seluruh tunggakan atas fasilitas kredit TL I dan TL II;
TL II;
e. Terhitung dari tanggal jatuh tempo pembayaran e. Starting from the due date of interest
bunga pada 16 Agustus 2021 hinggal 15 Juli payment on August 16, 2021 until July 15,
2022, jumlah yang harus dibayarkan adalah 2022, the amount to be paid is 4% per
sebesar 4% per tahun, sedangkan sisanya annum and the remainder is 7% per annum
dikenakan bunga sebesar 7% per tahun hingga for up to 12 months in accordance with the
maksimal 12 bulan sesuai dengan jadwal payment schedule;
pembayaran;
f. Setelah berakhirnya masa penangguhan f. After the end of the deferral period, the
(deferred), suku bunga yang dikenakan kepada interest rate charged to Company is 11%
Debitur sebesar 11% per tahun. per annum.
Pada bulan Agustus 2022, tingkat suku bunga pinjaman In August 2022, the loan interest rate decreased to
menjadi sebesar 8% per tahun. 8% per annum.
Jaminan yang diberikan Perusahaan atas fasilitas ini The guarantees given by the Company for these
adalah sebagai berikut: facilities are as follows:
1. Hak Tanggungan Peringkat I atas sebidang Tanah 1. Rank I Mortgage Rights for a Land with Building
Hak Guna Bangunan yang terletak di dalam Propinsi Use Rights No. 232/Kota Tinggi Rights and
Riau, Kotamadya Pekanbaru, Kecamatan Pekanbaru No. 223/Kota Tinggi located in Riau Province,
Riau, Kelurahan Kota Tinggi dengan SHGB Pekanbaru Municipality, Pekanbaru Riau District,
No. 232/Kota Tinggi dan SHGB No. 223/Kota Tinggi Kota Tinggi Village with on behalf of the Company;
atas nama Perusahaan;
2. Hak Tanggungan Peringkat I atas 223 unit kios dan 2. Rank I Mortgage Rights for 223 kiosks units and
hotel dengan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah hotels with Land Ownership Certificates of Flats
Susun yang semuanya terletak di kota Pekanbaru; which all are located in Pekanbaru;
58
Page 68
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN BANK (lanjutan) 17. BANK LOAN (continued)
Jaminan yang diberikan Perusahaan atas fasilitas ini The guarantees given by the Company for these
adalah sebagai berikut: (lanjutan) facilities are as follows : (continued)
3. Pemberian jaminan fidusia atas sarana 3. Providing fiduciary guarantees for hotel equipment
perlengkapan hotel berupa interior dan furnitur, in the form of interiors and furniture, machines and
mesin dan perlengkapan milik pemberi fidusia; utilities owned by fiduciary provider;
4. Pemberian jaminan fidusia berupa kendaraan 4. Providing fiduciary guarantees in the form of
operasional milik pemberi fidusia; operational vehicles belonging to the fiduciary
provider;
5. Pemberian jaminan perusahaan (corporate 5. Providing corporate guarantee from
guarantee) dari PT Jatra Mandiri Indonesia; PT Jatra Mandiri Indonesia;
6. Pemberian Pernyataan Pemegang Saham, yaitu 6. Providing the Statement of Shareholders, namely
Christopher Sumasto Tjia dan Tjia Daniel Wirawan, Christopher Sumasto Tjia and Tjia Daniel
sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Wirawan, as stated in the Deed of Statement No.
No. 148 dan 149 tanggal 29 November 2016, dibuat 148 and 149 dated November 29, 2016, which
di hadapan Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di were made before Suwarni Sukiman, S.H., Notary
Jakarta; in Jakarta;
7. Pemberian jaminan pribadi (personal guarantee) 7. Providing personal guarantee of Christopher
Christopher Sumasto Tjia; dan Sumasto Tjia; and
8. Pengikatan Jaminan secara Cessie atas butir 1 dan 8. Guarantee binding by way of Cessie of items 1
3 di atas. Sebagaimana pengikatan jaminannya and 3 above. The guarantee binding is included in:
termasuk dalam: - Deed of guarantee binding by way of Cessie
- Akta pengikatan jaminan secara Cessie No. 151 No. 151 dated November 29, 2016; and
tanggal 29 November 2016; dan - Power of attorney No. 152 dated
- Akta kuasa No. 152 tanggal 29 November 2016. November 29, 2016.
Sebelum semua pokok pinjaman, bunga, dan biaya Before all loan principal, interest, and other fees owed
lainnya yang terhutang dilunasi maka Perusahaan are settled, the Company promises and commits itself
berjanji dan mengikatkan diri untuk tidak melakukan hal- not to do the things listed below without prior written
hal yang tercantum di bawah ini tanpa persetujuan approval from Bank Victoria:
tertulis terlebih dahulu dari Bank Victoria:
1. Menggunakan fasilitas kredit yang diterima selain dari 1. Use the credit facilities received other than for
tujuan dan keperluan yang telah disepakati the purposes and needs previously agreed upon
sebelumnya sesuai perjanjian kredit berikut in accordance with the credit agreement and its
perubahannya; amendments;
2. Melakukan merger, akuisisi dan penjualan atau 2. Conduct mergers, acquisitions and sale or
pemindahtanganan atau melepaskan hak atas harta transfer or relinquishment of the Company’s
kekayaan Perusahaan; assets;
3. Mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham yang 3. Hold a General Meeting of Shareholders with
agendanya adalah mengubah Anggaran Dasar the agenda to amend the Company’s Articles of
Perusahaan, terutama tentang struktur permodalan Association, especially regarding the capital
dan susunan pemegang saham, serta susunan structure and composition of shareholders, as
Direksi dan Komisaris; well as the composition of the Directors and
Commissioners;
4. Mengikatkan diri sebagai penjamin/penanggung 4. Bind itself as a guarantor/underwriter (Corporate
(Corporate Guarantor) terhadap pihak lain dan atau Guarantor) for other parties and/or guarantee the
menjaminkan harta kekayaan Perusahaan untuk Company’s assets for the benefit of other parties,
kepentingan pihak lain, kecuali yang telah ada pada except those that already exist when the credit
saat fasilitas kredit ini diberikan; facility was provided;
5. Melakukan pelunasan pinjaman pemegang 5. Pay shareholder/affiliate loans;
saham/afiliasi;
6. Memperoleh kredit dalam bentuk apapun dari pihak 6. Obtain credit in any form from other parties, either
lain baik untuk modal kerja maupun investasi kecuali for working capital and investment, except in the
dalam rangka transaksi dagang yang lazim atau context of normal trade transactions or
pinjaman subordinasi dari pemegang saham; subordinated loan from shareholders;
7. Melakukan perluasan atau penyempitan usaha yang 7. Conduct business expansion or narrowing that
dapat mempengaruhi pengembalian jumlah hutang can affect the return of the Company’s debt to the
Perusahaan kepada kreditur; creditor;
8. Melakukan investasi lainnya dan/atau menjalankan 8. Make other investments and/or run a business
usaha yang tidak mempunyai hubungan dengan that is not related to the business currently being
usaha yang sedang dijalankan kecuali investasi run except for other investments that already
lainnya yang telah ada saat ini; exist;
59
Page 69
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PINJAMAN BANK (lanjutan) 17. BANK LOAN (continued)
Sebelum semua pokok pinjaman, bunga, dan biaya Before all loan principal, interest, and other fees owed
lainnya yang terhutang dilunasi maka debitur berjanji dan are settled, the debtor promises and commits itself not
mengikatkan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang to do the things listed below without prior written
tercantum di bawah ini tanpa persetujuan tertulis terlebih approval from Bank Victoria (continued):
dahulu dari Bank Victoria (lanjutan):
9. Memberikan pinjaman kepada pihak lain terkecuali 9. Submit a request for bankruptcy and/or
dalam rangka transaksi dagang yang lazim atau suspension of debt repayment to
kegiatan operasional sehari-hari; the Commercial Court;
10. Mengalihkan sebagian atau seluruh hak dan atau 10. Transfer some or all of the Company’s rights
kewajiban Perusahaan berdasarkan perjanjian kredit and/or obligations based on credit agreement to
kepada pihak lain; dan another party, and
11. Memberikan pinjaman kepada pihak lain terkecuali 11. Provide loans to other parties except in the
dalam rangka transaksi dagang yang lazim atau context of normal trade transactions or daily
kegiatan operasional sehari-hari. operational activities.
Pada bulan November 2023, tingkat suku bunga In November 2023, the loan interest rate increased to
pinjaman menjadi sebesar 8,25% per tahun. 8.25% per annum.
Pada tanggal 31 Desember 2025, dan 2024, Perusahaan As at December 31, 2025, and 2024, the Company
telah memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan di has complied with the requirements as mentioned
atas. Perusahaan tidak memiliki batasan atas rasio above. The Company is not required to comply with
keuangan dalam fasilitas pinjaman yang diterima dari any financial ratios on the loan facilities received from
Bank Victoria. Bank Victoria.
Berdasarkan Surat Restrukturisasi tertanggal Based on Letter on Restructuring dated February 21,
21 Februari 2025, Perusahaan memperoleh 2025, the Company obtained an extension of the
perpanjangan tenor untuk fasilitas TL I dan TL II hingga tenor of TL I and TL II facilities until March 15, 2033.
15 Maret 2033. Perpanjangan ini mengakibatkan This extension led to changes in the repayment
perubahan pada jadwal pembayaran, sehingga schedule, allowing the Company to reschedule the
Perusahaan dapat menyesuaikan kembali angsuran principal installments for TL I and TL II facilities in
pokok fasilitas TL I dan TL II sesuai dengan jadwal accordance with the latest payment schedule.
terbaru. Selain itu, angsuran yang tertunda (deferred) Additionally, the deferred interest for TL I and TL II
untuk fasilitas TL I dan TL II juga akan disesuaikan facilities will also be adjusted to align with the new
dengan jadwal pembayaran yang baru. Di samping itu, payment schedule. Furthermore, the Company was
Perusahaan diberikan keringanan berupa penghapusan granted relief in the form of a waiver for outstanding
tunggakan bunga untuk periode Juni dan Juli 2021. deferred interest payments for the period of June and
July 2021.
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Liabilitas jangka pendek Short-term liabilities
Imbalan kerja karyawan dari Employee benefits of
PKWT 22.150.944 24.294.194 PKWT
Liabilitas jangka panjang Long-term liabilities
Imbalan pasca kerja 6.783.275.595 6.204.995.845 Post-employment benefits
Jumlah 6.805.426.539 6.229.290.039 Total
Liabilitas jangka pendek Short-term liabilities
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja The employee benefits on contractual employees
karyawan kontrak (“PKWT”) yang berasal dari (“PKWT”) resulted from the application of PP No. 35
penerapan PP No. 35 Tahun 2021 mengenai “Perjanjian Year 2021 regarding “Work Agreement for Specific
Kerja Waktu Tertentu”. Time”.
Pada tahun 2025 dan 2024, beban imbalan kerja terkait In 2025 and 2024, employee benefits expense related
PKWT masing-masing sebesar Rp49.366.750 dan to PKWT amounting to Rp49,366,750 and
Rp25.194.194 termasuk dalam beban umum dan Rp25,194,194, respectively, was included in general
administrasi (Catatan 25). and administrative expenses (Note 25).
60
Page 70
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (lanjutan) 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
Liabilitas jangka panjang Long-term liabilities
Perusahaan memberikan imbalan yang diwajibkan oleh The Company provides benefits required under the
Undang-undang Ketenagakerjaan yang ditentukan Labor Law determined based on years of service and
berdasarkan masa kerja dan gaji karyawan. Liabilitas salaries of the employees. The employee benefits
imbalan kerja tidak didanai. liability is unfunded.
Program imbalan pasti mengakibatkan eksposur The defined benefit plan typically exposes the
Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti risiko Company to actuarial risks such as: interest risk,
tingkat bunga, risiko harapan hidup dan risiko gaji. longevity risk and salary risk.
a. Risiko Tingkat Bunga a. Interest risk
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan A decrease in the bond interest rate will increase
liabilitas program. the plan liability.
b. Risiko Harapan Hidup b. Longevity risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan
mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas liability is calculated by reference to the best
peserta program baik selama dan setelah kontrak estimate of the mortality of plan participants both
kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program during and after their employment. An increase in
akan meningkatkan liabilitas program. the life expectancy of the plan participants will
increase the plan’s liability.
c. Risiko Gaji c. Salary risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan
mengacu pada gaji masa depan peserta program. liability is calculated by reference to the future
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program salaries of plan participants. As such, an increase
akan meningkatkan liabilitas program itu. in the salary of the plan participants will increase
the plan’s liability.
Perhitungan imbalan pasca kerja dihitung oleh aktuaris The cost of providing post-employment benefits is
independen KKA Marcel Pryadarshi Soepeno. Asumsi calculated by independent actuary, KKA Marcel
utama yang digunakan dalam menentukan penilaian Pryadarshi Soepeno. The actuarial valuation was
aktuaris adalah sebagai berikut: carried out using the following key assumptions:
2025 2024
Tingkat diskonto 6,30% 7,10% Discount rate
Tingkat kematian TMI IV TMI IV Mortality rate
5% dari/from 5% dari/from
Tingkat cacat TMI IV TMI IV Disability rate
Tingkat kenaikan gaji di masa depan 5,00% 5,00% Future salary increment rate
Usia pensiun 57 57 Retirement age
Beban imbalan pasti yang diakui di penghasilan Amounts recognized in comprehensive income in
komprehensif adalah sebagai berikut: respect of the defined benefit plan are as follows:
2025 2024
Biaya jasa: Service costs:
Beban jasa kini 196.746.793 184.781.611 Current service cost
Biaya bunga 434.471.425 406.514.225 Interest cost
Komponen dari biaya imbalan pasti Components of defined benefit
yang diakui dalam laba rugi 631.218.218 591.295.836 costs recognized in profit or loss
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement on the net
pasti - neto: defined benefit liability:
Kerugian dan (keuntungan) aktuarial Actuarial losses and (gains)
yang timbul dari perubahan asumsi arising from changes in financial
keuangan 26.707.827 (140.764.645) assumptions
Kerugian dan (keuntungan) aktuarial Actuarial losses and (gains)
yang timbul dari penyesuaian atas arising from experience
pengalaman 6.033.705 (34.605.709) adjustments
Komponen biaya imbalan pasti yang Components of defined benefit
diakui dalam penghasilan costs recognized in other
komprehensif lain 32.741.532 (175.370.354) comprehensive income
Jumlah 663.959.750 415.925.482 Total
61
Page 71
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (lanjutan) 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
Liabilitas jangka panjang (lanjutan) Long-term liabilities (continued)
Beban imbalan kerja diakui pada beban umum dan Employee benefits expense was included in general
administrasi (Catatan 25). and administrative expenses (Note 25).
Liabilitas Perusahaan sehubungan dengan program The amounts included in the statements of financial
pensiun imbalan pasti yang termasuk dalam laporan position arising from the Company’s obligation in
posisi keuangan adalah sebagai berikut: respect of the defined benefits plan are as follows:
2025 2024
Nilai kini kewajiban yang tidak Present value of unfunded
didanai 6.783.275.595 6.204.995.845 obligations
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah: Movements in the present value of the defined benefit
obligation are as follows:
2025 2024
Saldo awal 6.204.995.845 5.978.150.363 Beginning balance
Biaya jasa kini 196.746.793 184.781.611 Current service cost
Biaya bunga 434.471.425 406.514.225 Interest cost
Pengukuran kembali kerugian Remeasurement losses
(keuntungan): (gains):
Kerugian dan (keuntungan) Actuarial losses and (gains)
aktuarial yang timbul dari arising from changes in
perubahan asumsi keuangan 26.707.827 (140.764.645) financial assumptions
Kerugian dan (keuntungan) Actuarial losses and (gains)
aktuarial yang timbul dari arising from experience
penyesuaian atas pengalaman 6.033.705 (34.605.709) adjustments
Pembayaran imbalan kerja pada Actual benefits paid during the
tahun berjalan (85.680.000) (189.080.000) year
Saldo akhir 6.783.275.595 6.204.995.845 Ending balance
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan Significant actuarial assumptions for the
kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan determination of the defined obligation are discount
kenaikan gaji yang diharapkan. Sensitivitas analisis di rate and expected salary increase. The sensitivity
bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing analyses below have been determined based on
perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir reasonably possible changes of the respective
periode pelaporan, dengan semua asumsi lain konstan. assumptions occurring at the end of the reporting
period, while holding all other assumptions constant.
Analisis sensitivitas untuk asumsi yang signifikan pada Sensitivity analysis for significant assumptions as
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: at December 31, 2025 and 2024 is as follows:
2025
1% kenaikan/ 1% penurunan/
increase decrease
Tingkat diskonto Discount rate
Dampak kewajiban manfaat pasti (70.074.932 ) 79.560.678 Impact on the defined benefit obligation
Tingkat kenaikan gaji di masa depan Future salary increment rate
Dampak kewajiban manfaat pasti 86.207.195 (76.629.576 ) Impact on the defined benefit obligation
2024
1% kenaikan/ 1% penurunan/
increase decrease
Tingkat diskonto Discount rate
Dampak kewajiban manfaat pasti (50.733.722) 57.906.273 Impact on the defined benefit obligation
Tingkat kenaikan gaji di masa depan Future salary increment rate
Dampak kewajiban manfaat pasti 63.014.530 (55.673.571) Impact on the defined benefit obligation
62
Page 72
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (lanjutan) 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
Liabilitas jangka panjang (lanjutan) Long-term liabilities (continued)
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak The sensitivity analysis presented above may not be
mewakili perubahan yang sebenarnya dalam kewajiban representative of the actual change in the defined
imbalan pasti mengingat bahwa perubahan asumsi benefit obligation as it is unlikely that the change in
terjadinya tidak terisolasi satu sama lain karena assumptions would occur in isolation of one another
beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi. as some of the assumptions may be correlated.
Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di Furthermore, in presenting the above sensitivity
atas, nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan analysis, the present value of the defined benefit
menggunakan metode projected unit credit pada akhir obligation has been calculated using the projected unit
periode pelaporan, yang sama dengan yang diterapkan credit method at the end of the reporting period, which
dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang diakui is the same as that applied in calculating the defined
dalam laporan posisi keuangan. benefit obligation recognized in the statement of
financial position.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang There was no change in the methods and
digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas. assumptions used in preparing the sensitivity
analysis.
Rincian jatuh tempo liabilitas imbalan kerja pada tanggal The maturity profile of defined benefit obligation as at
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Kurang dari 1 tahun 852.780.681 818.254.725 Less than 1 year
Antara 1 dan 3 tahun 871.929.119 601.096.494 Between 1 and 3 years
Antara 3 dan 5 tahun 1.214.967.877 1.057.974.083 Between 3 and 5 years
Antara 5 dan 10 tahun 4.621.846.435 3.994.026.714 Between 5 and 10 years
Di atas 10 tahun 11.264.066.889 12.022.603.500 Beyond 10 years
Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan pada tanggal The average duration of the benefit obligation at
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah December 31, 2025 and 2024 is 10.93 years and
10,93 tahun dan 11,47 tahun. 11.47 years, respectively.
19. MODAL SAHAM 19. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham dan kepemilikannya Details of shareholders and their shareholdings based
berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Bima Registra, on records maintained by PT Bima Registra,
biro administrasi efek, adalah sebagi berikut: securities administration agency, are as follows:
Persentase
Kepemilikan/
Pemegang Saham/ Jumlah Saham/ Percentage of Jumlah/
Shareholders Number of Shares Ownership Total
Christopher Sumasto Tjia 2.132.397.200 68,24% 42.647.944.000
Masyarakat/Public 992.602.800 31,76% 19.852.056.000
Jumlah/Total 3.125.000.000 100,00% 62.500.000.000
63
Page 73
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. TAMBAHAN MODAL DISETOR 20. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Agio saham terkait dengan Additional paid-in capital related to
Penawaran Umum Perdana Initial Public Offering of
Saham Perusahaan the Company’s Shares
(Catatan 1b) 50.000.000.000 50.000.000.000 (Note 1b)
Biaya emisi terkait dengan Share issuance cost related to
Penawaran Umum Perdana Initial Public Offering of
Saham Perusahaan (3.260.383.869 ) (3.260.383.869 ) the Company’s Shares
Pengampunan pajak 87.335.586.615 87.335.586.615 Tax amnesty
Neto 134.075.202.746 134.075.202.746 Net
Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak Based on Tax Amnesty Certificate
No. KET-14141/PP/WPJ.02/2016 tanggal 12 Oktober No. KET-14141/PP/WPJ.02/2016 dated October 12,
2016, Perusahaan telah mengikuti program 2016, the Company has participated in the tax
pengampunan pajak berupa properti investasi. amnesty program in the form of investment properties.
21. SALDO LABA TELAH DITENTUKAN 21. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
PENGGUNAANNYA
Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas, Under Indonesian Limited Company Law,
Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan the Company is required to set up a statutory reserve
cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari amounting to at least 20% of the issued and paid-up
jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. capital.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah saldo As at December 31, 2025 and 2024, the total
laba telah ditentukan penggunaannya adalah sebesar appropriated retained earnings amounted to
Rp1.050.000.000. Rp1,050,000,000.
22. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 22. OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Saldo awal 4.861.753.286 3.861.239.384 Beginning balance
Keuntungan atas revaluasi Gain on revaluation of fixed assets
aset tetap (Catatan 10) - 863.725.026 (Note 10)
Pengukuran kembali karyawan Remeasurement of employee
liabilitas imbalan kerja (25.538.395) 136.788.876 benefits liabilities
Reklasifikasi surplus revaluasi atas Reclassification of revaluation
pelepasan aset tetap (130.080.588) - surplus on disposal of fixed assets
Saldo akhir 4.706.134.303 4.861.753.286 Ending balance
Pada tahun 2025, Perusahaan melakukan pelepasan In 2025, the Company disposed several fixed assets.
beberapa aset tetap. Selisih nilai buku dan nilai revaluasi The difference between carrying amount and
sebesar Rp130.080.588 yang telah dicatat pada akun revaluation amount of Rp130,080,588, which has
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke saldo been recorded as other comprehensive income, is
laba pada saat Perusahaan melepaskan aset tetapnya. reclassified to retained earnings when the Company
disposed the fixed assets.
Pada tahun 2024, Perusahaan melakukan revaluasi nilai In 2024, the Company revalued its fixed assets.
wajar aset tetap. Selisih nilai buku dan nilai revaluasi The difference between carrying amount and
sebesar Rp863.725.026 yang telah dicatat pada akun revaluation amount of Rp863,725,026, has been
penghasilan komprehensif lain. recorded as other comprehensive income.
64
Page 74
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PENDAPATAN 23. REVENUES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pendapatan sewa Rental income
Mal dan hotel 21.743.433.117 23.350.482.084 Mall and hotel
Pameran 3.628.726.593 3.500.387.815 Exhibition
Sub-jumlah (Catatan 11) 25.372.159.710 26.850.869.899 Sub-total (Note 11)
Pendapatan dari kontrak Revenue from contract
dengan pelanggan with customers
Jasa pemeliharaan 11.503.675.608 11.631.161.950 Service charges
Utilitas 9.673.763.084 10.119.022.648 Utilities
Pengelolaan parkir 3.218.715.900 3.706.544.600 Parking management
Lain-lain 76.013.762 133.068.553 Others
Sub-jumlah 24.472.168.354 25.589.797.751 Sub-total
Jumlah 49.844.328.064 52.440.667.650 Total
Pada tahun 2025 dan 2024, pendapatan masing-masing In 2025 and 2024, revenue of approximately
sebesar Rp10.302.528.479 atau setara dengan 20,67% Rp10,302,528,479 or 20.67% of total revenues and
dari jumlah pendapatan dan Rp10.387.389.371 atau Rp10,387,389,371 or 19.81% of total revenues,
setara dengan 19,81% dari jumlah pendapatan diterima respectively, are derived from a single customer,
dari satu pelanggan, PT Jatra Mandiri Indonesia. PT Jatra Mandiri Indonesia. This revenue is
Pendapatan ini dapat diatribusikan dari bisnis sewa attributable to the hotel building rental business.
bangunan hotel.
Pada tahun 2025 dan 2024, seluruh pendapatan dari In 2025 and 2024, all revenues from contracts with
kontrak dengan pelanggan berdasarkan waktu customers based on timing of transfer of goods and
pengalihan barang atau jasa seluruhnya diakui pada services are recognized at a point in time, other than
suatu waktu tertentu, kecuali pendapatan pengelolaan parking management revenues.
parkir.
24. BEBAN POKOK PENDAPATAN 24. COST OF REVENUES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Listrik, air, dan telepon 13.309.660.052 14.423.552.025 Electricity, water, and telephone
Gaji dan tunjangan 6.473.501.431 6.169.065.514 Salaries and allowances
Kebersihan dan keamanan 3.798.595.277 3.316.742.548 Cleaning and security
Perbaikan dan pemeliharaan 1.589.237.299 1.494.866.387 Repairs and maintenance
Pengelolaan parkir 1.369.894.672 1.403.847.112 Parking management
Bahan bakar (Catatan 7) 175.543.726 75.397.504 Fuel (Note 7)
Penyusutan (Catatan 10) 154.097.150 170.201.385 Depreciation (Note 10)
Jumlah 26.870.529.607 27.053.672.475 Total
Tidak terdapat transaksi kumulatif dengan pemasok There are no cumulative transactions with individual
individual yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan supplier that exceeds 10% of the total revenues for
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember the years ended December 31, 2025 and 2024.
2025 dan 2024.
65
Page 75
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. BEBAN USAHA 25. OPERATING EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Beban pemasaran Marketing expenses
Gaji dan tunjangan 784.165.160 741.507.225 Salaries and allowances
Advertising, billboards, and
Iklan, reklame, dan promosi 375.750.087 625.661.638 promotions
Penyusutan (Catatan 10) 28.492.765 37.478.234 Depreciation (Note 10)
Jumlah beban pemasaran 1.188.408.012 1.404.647.097 Total marketing expenses
General and administrative
Beban umum dan administrasi expenses
Gaji dan tunjangan 5.587.820.599 5.578.118.308 Salaries and allowances
Jasa tenaga ahli 1.469.519.143 1.177.908.449 Professional services
Imbalan kerja karyawan (Catatan 18) 680.584.968 616.490.030 Employee benefits (Note 18)
Penyusutan (Catatan 10) 483.367.690 464.427.657 Depreciation (Note 10)
Pajak bumi dan bangunan 475.853.120 1.036.243.433 Land and building tax
Asuransi 454.688.471 453.772.071 Insurance
Perjalanan dinas 260.380.573 194.980.006 Business trips
Jamuan dan sumbangan 176.260.054 264.219.189 Entertainment and donations
Perijinan 171.019.410 302.926.973 Licensing
Perbaikan dan pemeliharaan 106.911.399 305.754.525 Repairs and maintenances
Lain-lain 356.504.313 366.439.677 Others
Jumlah beban dan administrasi Total general and administrative
Umum 10.222.909.740 10.761.280.318 expenses
26. BIAYA KEUANGAN 26. FINANCE COSTS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Beban bunga: Interest expense:
Pinjaman bank 7.825.059.396 7.294.492.804 Bank loan
Pinjaman dari pemegang saham 390.008.105 - Shareholder loan
Liabilitas sewa 14.529.996 7.208.560 Lease liability
Amortisasi atas diskonto Amortization of discount on
jaminan dan deposito 132.273.130 128.518.416 guarantees and deposits
Biaya provisi 50.000.000 - Provision fee
Jumlah 8.411.870.627 7.430.219.780 Total
27. KEUNTUNGAN LAIN-LAIN - NETO 27. OTHER GAINS - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Keuntungan (kerugian) neto aset
keuangan yang diklasifikasikan Net gains (losses) on financial assets
sebagai FVTPL (Catatan 12) 1.898.417.653 (304.180.676) classified as at FVTPL (Note 12)
Pendapatan dari denda 190.826.084 308.145.933 Income from penalties
Laba selisih kurs - neto 7.677.389 9.237.768 Gain on foreign exchange - net
Rugi atas pelepasan aset tetap Loss on disposal of fixed assets
(Catatan 10) (24.575.000) - (Note 10)
(Provisi) pemulihan ECL atas (Provision for) reversal of ECL on
piutang (Catatan 6) (30.386.802) 121.146.946 receivables (Note 6)
Pajak (92.688.128) (50.233.181) Taxes
Lain-lain - neto 45.582.595 96.117.459 Others - net
Neto 1.994.853.791 180.234.249 Net
66
Page 76
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. KEUNTUNGAN LAIN-LAIN - NETO (lanjutan) 27. OTHER GAINS - NET (continued)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024, For the years ended December 31, 2025 and 2024,
pemulihan atas penyisihan ECL piutang non-usaha reversal of ECL on non-trade receivables amounting
sebesar nihil dan Rp7.880.896 merupakan to nil and Rp7,880,896, respectively, was reversed
pengembalian atas penerimaan dari pihak ketiga. due to collection from third party.
28. LABA PER SAHAM DASAR 28. BASIC EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar adalah sebagai berikut: Basic earnings per share are as follows:
2025 2024
Laba tahun berjalan 977.919.001 4.548.567.990 Profit for the year
Rata-rata tertimbang jumlah saham Weighted average number
biasa yang beredar 3.125.000.000 3.125.000.000 of outstanding ordinary shares
Laba per saham dasar 0,31 1,46 Basic earnings per share
Perusahaan tidak memiliki efek dilutif pada tanggal The Company has no potentially dilutive shares as at
31 Desember 2025 dan 2024. Dengan demikian, December 31, 2025 and 2024. As such, diluted
laba per saham dilusian sama dengan laba per saham earnings per share is the same as the basic earnings
dasar. per share.
29. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 29. BALANCES AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI PARTIES
Tabel berikut ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi The following table is a summary of related parties
yang bertransaksi dengan Perusahaan, termasuk sifat who have transactions with the Company, and
hubungan dan sifat transaksinya: includes the nature of the relationship and type of
transaction:
Sifat hubungan dan transaksi Nature of relationships and transactions
Sifat Saldo/Transaksi/
Pihak Berelasi/ Sifat Hubungan/ Nature of Account
Related Parties Nature of Relationship Balances/Transaction
Entitas di bawah pengendalian yang Piutang usaha dan pendapatan/
PT Jatra Mandiri Indonesia sama/Entity under common control Trade receivables and revenues
Pemegang saham/Ultimate beneficial Utang non-usaha/
Christopher Sumasto Tjia owner Non-trade payables
Komisaris dan Direksi/ Personil manajemen kunci/ Kompensasi dan remunerasi/
Commissioners and Directors Key management personnel Compensation and remuneration
Transaksi dengan pihak berelasi: Transaction with related parties:
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan melakukan In normal business activities, the Company conducts
transaksi dengan pihak berelasi. Transaksi-transaksi transactions with relatepd parties. These transactions
tersebut adalah sebagai berikut: were as follows:
a. Pendapatan (Catatan 23) a. Revenue (Note 23)
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap terhadap
pendapatan/ pendapatan/
Percentage to Percentage to
Rp revenues Rp revenues
Pendapatan
PT Jatra Revenue
Mandiri PT Jatra Mandiri
Indonesia 10.302.528.479 20,67% 10.387.389.371 19,81% Indonesia
67
Page 77
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 29. BALANCES AND TRANSACTION WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Transaksi dengan pihak berelasi: (lanjutan) Transaction with related parties: (continued)
b. Kompensasi manajemen kunci b. Key management compensation
Kompensasi yang dibayar atau terutang pada The compensation paid or payable to key
manajemen kunci atas jasa kepegawaian adalah management for employee services is shown
sebagai berikut: below:
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap gaji dan terhadap gaji dan
tunjangan/ tunjangan/
Percentage to Percentage to
salaries and salaries and
Rp allowance Rp allowance
Gaji dan tunjangan 3.556.107.932 27,68% 3.556.107.932 28,65% Salaries and allowance
Saldo dengan pihak berelasi Balances with related party
a. Piutang usaha - neto (Catatan 6 dan 32) a. Trade receivables - net (Notes 6 and 32)
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap terhadap
jumlah aset/ jumlah aset/
Percentage to Percentage to
Rp total assets Rp total assets
PT Jatra Mandiri
Indonesia 237.500.844 0,04% 241.668.682 0,04% PT Jatra Mandiri Indonesia
b. Utang non-usaha (Catatan 32) b. Non-trade payable (Note 32)
2025 2024
Persentase Persentase
terhadap terhadap
jumlah liabilitas/ jumlah liabilitas/
Percentage to Percentage to
Rp total liabilities Rp total liabilities
Christopher Sumasto Christopher Sumasto
Tjia 26.412.744.806 16,34% 15.755.843.483 9,90% Tjia
30. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 30. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES IN
UANG ASING FOREIGN CURRENCY
Perusahaan memiliki aset dalam mata uang asing The Company has assets denominated in foreign
dengan rincian sebagai berikut (dalam satuan penuh): currency as follows (in full amounts):
2025 2024
Setara Rupiah/ Setara Rupiah/
USD Rupiah Equivalent USD Rupiah Equivalent
Aset moneter Monetary asset
Bank 12.789 214.619.460 12.348 199.579.205 Cash in bank
31. INFORMASI SEGMEN 31. SEGMENT INFORMATION
Segmen operasi Operating segment
Informasi yang dilaporkan kepada Pengambil Keputusan Information reported to the Company’s Chief
Operasional (“CODM”) Perusahaan untuk tujuan alokasi Operating Decision Maker (“CODM”) for the purposes
sumber daya dan penilaian kinerja segmen difokuskan of resource allocation and assessment of segment
pada kategori pelanggan untuk masing-masing jenis performance is focused on the category of customer
aktivitas. for each activity.
68
Page 78
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)
Segmen operasi (lanjutan) Operating segment (continued)
Segmen yang dapat dilaporkan oleh Perusahaan The Company’s reportable segments under PSAK
berdasarkan PSAK 108 terdiri dari segmen Developer 108 are developer and estate segments. Developer
dan segmen estate. Segmen developer mencakup mal segment includes rental of mall space and hotel
serta penyewaan gedung hotel, sedangkan segmen building, while estate segment includes revenue from
estate mencakup pendapatan dari service charge, service charges, utilities, parking management and
utilitas, pengelolaan parkir, serta lain-lain. Setiap others. These individual operating segments have
segmen operasi individu telah digabungkan menjadi satu been aggregated into single operating segment based
segmen operasi berdasarkan kesamaan sifat layanan on the nature of the service provided to customers.
yang diberikan kepada pelaanggan.
Berikut ini adalah analisis pendapatan dan hasil The following is an analysis of the Company’s
Perusahaan berdasarkan segmen yang dapat revenue and results by reportable segments:
dilaporkan:
2025
Pengembang/ Pengelola/ Jumlah/
Developer Estate Total
PENDAPATAN 21.743.433.117 28.100.894.947 49.844.328.064 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN - (26.870.529.607) (26.870.529.607) COST OF REVENUES
LABA KOTOR 21.743.433.117 1.230.365.340 22.973.798.457 GROSS PROFIT
Beban pemasaran (138.216.176) (1.050.191.836) (1.188.408.012) Marketing expenses
General and administrative
Beban umum dan administrasi (9.092.032.790) (1.130.876.950) (10.222.909.740) expenses
Jumlah beban usaha (9.230.248.966) (2.181.068.786) (11.411.317.752) Total operating expenses
LABA (RUGI) USAHA 12.513.184.151 (950.703.446) 11.562.480.705 OPERATING PROFIT (LOSS)
Penghasilan bunga 9.774.638 3.189.072 12.963.710 Interest income
Biaya keuangan (8.402.227.763) (9.642.864) (8.411.870.627) Finance costs
Keuntungan lain-lain - neto 1.747.235.779 247.618.012 1.994.853.791 Other gains - net
(Beban) pendapatan lain-lain - neto (6.645.217.346) 241.164.220 (6.404.053.126) Other (expenses) income - net
LABA (RUGI) SEBELUM
BEBAN PAJAK FINAL DAN PROFIT (LOSS) BEFORE
BEBAN PAJAK FINAL TAX EXPENSE AND
PENGHASILAN 5.867.966.805 (709.539.226) 5.158.427.579 INCOME TAX EXPENSE
Beban pajak final (2.174.343.308) (1.824.207.102) (3.998.550.410) Final tax expense
LABA (RUGI) SEBELUM
BEBAN PAJAK PROFIT (LOSS) BEFORE
PENGHASILAN 3.693.623.497 (2.533.746.328) 1.159.877.169 INCOME TAX EXPENSE
(Beban) manfaat pajak Income tax (expense) benefit -
penghasilan - neto (301.011.700) 119.053.532 (181.958.168) net
LABA (RUGI) NETO TAHUN PROFIT (LOSS)
BERJALAN 3.392.611.797 (2.414.692.796) 977.919.001 FOR THE YEAR
OTHER COMPREHENSIVE
RUGI KOMPREHENSIF LAIN LOSS
Pos yang tidak akan Item that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi to profit or loss in subsequent
pada periode berikutnya: period:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of
imbalan kerja karyawan - (32.741.532) (32.741.532) employee benefits liabilities
Manfaat penghasilan pajak
terkait - 7.203.137 7.203.137 Related income tax benefit
Rugi komprehensif lain - setelah Other comprehensive loss -
pajak - (25.538.395) (25.538.395) net of tax
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
(RUGI) KOMPREHENSIF INCOME (LOSS)
TAHUN BERJALAN 3.392.611.797 (2.440.231.191) 952.380.606 FOR THE YEAR
INFORMASI LAINNYA OTHER INFORMATION
Aset segmen 583.750.055.449 7.602.644.526 591.352.699.975 Segment assets
Liabilitas segmen (151.962.584.163) (9.662.648.072) (161.625.232.235) Segment liabilities
Perolehan aset tetap dan properti Acquisition of fixed assets and
investasi 3.533.651.791 42.083.874 3.575.735.665 investment properties
Penyusutan 483.367.690 182.589.915 665.957.605 Depreciation
69
Page 79
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)
Berikut ini adalah analisis pendapatan dan hasil The following is an analysis of the Company’s
Perusahaan berdasarkan segmen yang dapat revenue and results by reportable segment:
dilaporkan: (lanjutan) (continued)
2024
Pengembang/ Pengelola/ Jumlah/
Developer Estate Total
PENDAPATAN 23.350.482.084 29.090.185.566 52.440.667.650 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN - (27.053.672.475) (27.053.672.475) COST OF REVENUES
LABA KOTOR 23.350.482.084 2.036.513.091 25.386.995.175 GROSS PROFIT
Beban pemasaran (135.128.700) (1.269.518.397) (1.404.647.097) Marketing expenses
General and administrative
Beban umum dan administrasi (9.622.578.111) (1.138.702.207) (10.761.280.318) expenses
Jumlah beban usaha (9.757.706.811) (2.408.220.604) (12.165.927.415) Total operating expenses
LABA (RUGI) USAHA 13.592.775.273 (371.707.513) 13.221.067.760 OPERATING PROFIT (LOSS)
Keuntungan perubahan nilai Gain on changes in fair value
wajar properti investasi 3.033.905.753 - 3.033.905.753 of investment properties
Penghasilan bunga 15.353.418 3.224.013 18.577.431 Interest income
Biaya keuangan (7.427.845.232) (2.374.548) (7.430.219.780) Finance costs
Keuntungan lain-lain - neto 37.876.315 142.357.934 180.234.249 Other gains - net
(Beban) pendapatan lain-lain - neto (4.340.709.746) 143.207.399 (4.197.502.347) Other (expenses) income - net
LABA (RUGI) SEBELUM PROFIT (LOSS) BEFORE
BEBAN PAJAK FINAL DAN FINAL TAX EXPENSE AND
BEBAN PAJAK INCOME TAX EXPENSE
PENGHASILAN 9.252.065.527 (228.500.114) 9.023.565.413
Beban pajak final (2.335.048.237) (1.853.514.404) (4.188.562.641) Final tax expense
LABA (RUGI) SEBELUM
BEBAN PAJAK PROFIT (LOSS) BEFORE
PENGHASILAN 6.917.017.290 (2.082.014.518) 4.835.002.772 INCOME TAX EXPENSE
Manfaat (beban) pajak Income tax benefit (expense) -
penghasilan - neto (359.531.526) 73.096.744 (286.434.782) net
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 6.557.485.764 (2.008.917.774) 4.548.567.990 PROFIT (LOSS) FOR THE YEAR
PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME
Pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi to profit or loss in subsequent
pada periode berikutnya: period:
Keuntungan revaluasi aset Gain on revaluation of
tetap 694.753.156 168.971.870 863.725.026 fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of
imbalan kerja karyawan - 175.370.354 175.370.354 employee benefits liabilities
Beban pajak terkait - (38.581.478) (38.581.478) Related income tax expense
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income -
setelah pajak 694.753.156 305.760.746 1.000.513.902 net of tax
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF TAHUN INCOME (LOSS)
BERJALAN 7.252.238.920 (1.703.157.028) 5.549.081.892 FOR THE YEAR
INFORMASI LAINNYA OTHER INFORMATION
Aset segmen 580.701.211.715 7.501.897.994 587.960.961.876 Segment assets
Liabilitas segmen (150.147.561.870) (9.265.464.066) (159.185.874.742) Segment liabilities
Perolehan aset tetap, properti Acquisition of fixed assets,
investasi dan aset tak investment properties and
berwujud 8.826.058.039 52.261.980 8.878.320.019 intangible assets
Penyusutan 464.427.657 207.679.619 672.107.276 Depreciation
Segmen Geografis Geographical Segments
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan segmen The Company has only one reporting geographical
geografis berdasarkan PSAK 108, yang merupakan segment in accordance with PSAK 108, which is the
bisnis di Pekanbaru, Indonesia. business in Pekanbaru, Indonesia.
70
Page 80
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS
a. Perjanjian dengan pihak-pihak berelasi a. Related party agreements
1. Perjanjian atas Pengakuan Utang Piutang 1. Debt Acknowledgment Agreement
Sesuai dengan Perjanjian Pengakuan Utang Based on Debt Acknowledgment Agreement
Piutang tanggal 5 Januari 2023, Perusahaan dated January 5, 2023, the Company entered
menandatangani perjanjian pinjaman dari into a loan agreement with Christopher
Christopher Sumasto Tjia, dengan plafon Sumasto Tjia, with a credit limit of
pinjaman sebesar Rp30.000.000.000. Rp30,000,000,000. This agreement is valid
Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal until January 4, 2025. There is no interest
4 Januari 2025. Tidak terdapat bunga yang charged on this loan.
dibebankan atas pinjaman ini.
Pada tanggal 30 Desember 2024, Perusahaan On December 30, 2024, the Company
menandatangani perjanjian pinjaman dengan entered into a loan agreement with
Christopher Sumasto Tjia, dengan plafon Christopher Sumasto Tjia, with a credit limit of
pinjaman sebesar Rp40.000.000.000. Rp40,000,000,000. This agreement is valid
Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal until December 29, 2026. There is no interest
29 Desember 2026. Tidak terdapat bunga yang charged on this loan. The Debt
dibebankan atas pinjaman ini. Surat Perjanjian Acknowledgment Agreement dated
Pengakuan Utang Piutang tanggal 5 Januari January 5, 2023, which was supposed to end
2023 yang seharusnya berakhir 4 Januari 2025 on January 4, 2025, is no longer valid.
tidak berlaku lagi.
Pada tanggal 25 Juli 2025, Perusahaan dan On July 25, 2025, the Company and
Christopher Sumasto Tjia menandatangani Christopher Sumasto Tjia entered into an
amandemen perjanjian pinjaman, dimana amendment to the loan agreement, whereby
terdapat beberapa perubahan sebagai berikut: several changes were made as follows:
a. Meningkatkan plafon pinjaman a. Increase credit limit from
dari Rp40.000.000.000 menjadi Rp40,000,000,000 to Rp80,000,000,000;
Rp80.000.000.000; dan
b. Jangka waktu pinjaman menjadi 10 tahun b. Term of loan is 10 years from date of initial
sejak tanggal penarikan pertama; dan drawdown; and
c. Pinjaman dikenakan bunga sebesar 5,5% c. Loan bears interest at a rate of 5.5% per
per tahun dari jumlah pinjaman, dengan annum on the outstanding loan amount,
pembayaran bunga dilakukan setiap with interest payments to be made every
6 bulan setelah perjanjian ditandatangani. 6 months after the agreement is signed.
2. Perjanjian Sewa Menyewa Gedung Hotel 2. Hotel Building Lease Agreement
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Based on Lease Agreement with
dengan PT Jatra Mandiri Indonesia (“JMI”) PT Jatra Mandiri Indonesia (“JMI”)
No. 001/BSP/PSM/I/15 tanggal 2 Januari 2015, No. 001/BSP/PSM/I/15 dated
Perusahaan dengan ini menyatakan January 2, 2015, the Company hereby
menyewakan tempat usaha kepada JMI. declares to lease its business premises to
JMI.
Objek sewa menyewa adalah Gedung Hotel The object for rent is the Hotel Building
milik Perusahaan yang akan disewakan kepada owned by the Company which will be leased
JMI dengan kondisi sebagai berikut: to JMI with the following conditions:
Jumlah : 8 lantai terdiri dari lantai dasar, 1, 4, Numbers : 8 floors, consisting of ground
lantai 5 s/d 9. of Floors floor, 1, 4, 5 to 9.
Luas : 17.407 m². Area : 17,407 m².
Jumlah : 201 kamar terdiri dari 85 kamar Number : 201 rooms consist of 85 superior
Kamar superior, 96 kamar deluxe, 19 junior of rooms, 96 deluxe rooms, 19
dan executive suite dan 1 Rooms junior and executive suites and
apartemen, pub, dan laundry. 1 apartment, pub, and laundry.
Fasilitas : Lounge Bar, Restaurant, Ball Room, Facilities : Lounge Bar, Restaurant, Ball
Meeting Room, Business Center, Room, Meeting Room, Business
Swimming Pool, Fitness Center, Center, Swimming Pool, Fitness
Spa, Sauna, Kantor Pengelolaan Center, Spa, Sauna, Office
dan Hotel, Computer System dan Management and Hotel,
Hardware. Computer System and
Hardware.
71
Page 81
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
a. Perjanjian dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan) a. Related party agreements (continued)
2. Perjanjian Sewa Menyewa Gedung Hotel 2. Hotel Building Lease Agreement
(lanjutan) (continued)
Perjanjian ini berlaku sejak selama 5 tahun This agreement is valid for 5 years since
sejak tanggal 1 Januari 2015 dan berakhir pada January 1, 2015 and ends on December 31,
tanggal 31 Desember 2019. 2019.
Harga sewa yang berlaku untuk periode dari The rental price that applies for the period
1 Januari 2015 sampai dengan from January 1, 2015 until December 31,
31 Desember 2017 sebesar Rp611.111.111 per 2017 is Rp611,111,111 per month.
bulan.
Harga sudah termasuk PPN 10%. Harga dapat Prices already include 10% VAT. Prices are
mengalami perubahan dan akan ditinjau subject to change and will be reviewed for the
kembali untuk tahun berikutnya. following year.
Penyewa wajib membayar kepada pihak Tenants are required to pay to the Company
Perusahaan uang service charge untuk biaya- a service charge for building operational costs
biaya operasional gedung dan biaya-biaya lain and other costs of Rp25,277/m² per month, so
sebesar Rp25.277/m² per bulan, sehingga that the total service charge is
jumlah biaya service charge adalah senilai Rp440,000,000 per month. Prices already
Rp440.000.000 per bulan. Harga sudah include 10% VAT. The service charge can be
termasuk PPN 10%. Biaya service charge ini adjusted at any time by the Company, among
dapat disesuaikan sewaktu-waktu oleh others, due to influence of inflation rates at a
Perusahaan antara lain karena pengaruh reasonable price, unless there is a change in
perkembangan laju inflasi dengan harga yang monetary policy or other policies
wajar, kecuali ada perubahan kebijakan implemented by the Government.
moneter atau kebijakan lain yang dilakukan
Pemerintah.
Berdasarkan Adendum I Perjanjian Sewa Based on Addendum I of the Lease
Menyewa tanggal 12 Desember 2018, para Agreement dated December 12, 2018, the
pihak setuju untuk merubah harga sewa dan parties agreed to change the rental price and
service charge serta jangka waktu perjanjian. service charge and the term of the
Harga sewa dan service charge untuk periode agreement. Rental and service charge price
sewa dari 1 Januari 2018 sampai dengan for the lease period from January 1, 2018 until
31 Desember 2029 adalah sebesar December 31, 2029 is Rp670,000,000 per
Rp670.000.000 per bulan dan sudah termasuk month and include VAT. The term of the
PPN. Jangka waktu perjanjian diperpanjang agreement is extended for 10 years from
selama 10 tahun dari tanggal 1 Januari 2018 January 1, 2018 until December 31, 2029.
sampai dengan 31 Desember 2029.
Berdasarkan Adendum II Perjanjian Sewa Based on Addendum II of the Lease
Menyewa tanggal 16 November 2020, para Agreement dated November 16, 2020, the
pihak setuju untuk merubah harga sewa karena parties agreed to change the rental price due
pandemi COVID-19. Harga sewa untuk periode to COVID-19 pandemic. Rental price for the
sewa 1 April sampai dengan 31 Desember 2020 lease period of April 1, 2020 until
adalah sebesar Rp200.000.000 per bulan dan December 31, 2020 is Rp200,000,000
sudah termasuk PPN. per month and include VAT.
Berdasarkan Adendum III Perjanjian Sewa Based on Addendum III to the Lease
Menyewa tanggal 4 Januari 2022, para pihak Agreement dated January 4, 2022, the parties
setuju untuk merubah harga sewa karena masih agreed to change the rental price due to the
berlangsungnya pandemi COVID-19. Harga ongoing COVID-19 pandemic. The rental
sewa untuk periode sewa 1 Januari 2021 price for the rental period from
sampai dengan 31 Maret 2021 adalah sebesar January 1, 2021 to March 31, 2021 is
Rp200.000.000 per bulan dan sudah termasuk Rp200,000,000 per month and includes VAT.
PPN. Sejak April 2021, harga sewa kembali Since April 2021, the rental price is back to
normal (tidak ada pemberian diskon). normal price (there is no discount given).
72
Page 82
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga b. Third party agreements
1. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 1. Kiosk Lease Agreement with PT Cinemaxx
PT Cinemaxx Global Pasifik Global Pasifik
Berdasarkan Surat Konfirmasi Sewa tanggal Under the Lease Confirmation Letter dated
2 Maret 2020, Perusahaan menyewakan March 2, 2020, the Company hereby
tempat usaha kepada PT Cinemaxx Global declares renting its premises to PT Cinemaxx
Pasifik (”CGP”). Global Pasifik (”CGP”).
Objek sewa menyewa adalah ruangan di The object for rent is a room in the
dalam gedung Mal Pekanbaru pada lantai 3 Pekanbaru Mall building on the 3rd floor of 3
Anchor E Cinema dengan luas 1.102 m² milik Anchor E Cinema with an area of 1,102 m²
Perusahaan. owned by the Company.
Jangka waktu Perjanjian Sewa Menyewa ini The term of this Lease Agreement is 20 years
adalah 20 tahun (240 bulan) beserta 6 bulan and 6 months of grace period. The rental
masa tenggang. Tanggal mulai sewa akan start date will be calculated starting from
dihitung mulai tanggal 3 Maret 2020 dan akan March 3, 2020 and will end on March 2, 2040.
berakhir pada tanggal 2 Maret 2040.
Besarnya harga sewa dihitung secara progresif The rental price is calculated progressively
dengan perhitungan: with the calculation:
- Harga sewa pada tahun ke-1 hingga tahun - The rental price in the first year until fifth
ke-5 adalah Rp35.000/m²/bulan. year is Rp35,000/m²/month
- Harga sewa pada tahun ke-6 hingga tahun - The rental price in the sixth year until tenth
ke-10 adalah Rp40.000/m²/bulan. year is Rp40,000/m²/month.
- Harga sewa pada tahun ke-11 hingga tahun - The rental price in the eleventh year until
ke-15 adalah Rp45.000/m²/bulan. fifteenth year is Rp45,000/m²/month.
- Harga sewa pada tahun ke-16 hingga tahun - The rental price in the sixteenth year until
ke-20 adalah Rp50.000/m²/bulan. twentieth year is Rp50,000/m²/month.
Jumlah seluruh uang sewa selama masa sewa The total amount of rent during the lease
yang dikenakan adalah sejumlah period is Rp11,240,400,900, not including
Rp11.240.400.900 belum termasuk PPN. VAT.
Service charge untuk biaya-biaya operasional Service charge for building operational costs
gedung dan biaya-biaya lain sebesar and other costs is Rp45,000/m² for rented
Rp45.000/m² atas ruangan yang disewa. space.
Biaya-biaya untuk penyambungan, Costs for connection, installation and
pemasangan dan pemeliharaan pemakaian maintenance of electricity, water, telephone,
listrik, air, telepon, fax, telex, dan peralatan fax, telex, and other communication
komunikasi lainnya serta segala perijinan ke equipment as well as all licenses to the
instansi yang berwenang untuk kepentingan competent authority for the benefit of the
usaha penyewa merupakan biaya-biaya di luar tenant's business are costs outside the
service charge. Pembayaran biaya langganan service charge. Payment of electricity and
dan pemakaian listrik, air dikenakan biaya water subscription and usage fees is subject
administrasi listrik dan air sebesar 10% dari to electricity and water administration fees of
jumlah tagihan. 10% of the total bill.
Khusus biaya service charge untuk area lobby Special service charge for the lobby area
sudah termasuk Air Conditioner (“AC”) dan includes Air Conditioner (“AC”) and
listrik. electricity.
73
Page 83
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga (lanjutan) b. Third party agreements (continued)
1. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 1. Kiosk Lease Agreement with PT Cinemaxx
PT Cinemaxx Global Pasifik (lanjutan) Global Pasifik (continued)
Selama masa pandemi, terdapat beberapa During the pandemic, there have been
kali perubahan kesepakatan tarif sewa, dimana several changes in the rental rate agreement,
Perusahaan terakhir kali memberikan balasan where the Company last gave a reply to letter
surat No. 002/BSP/SK/LGL/2022 tanggal No. 002/BSP/SK/LGL/2022 dated
11 November 2022 kepada CGP yang berisi November 11, 2022 to CGP which contains:
tentang:
- Perusahaan memberikan sewa dan service - The Company provides free rental and
charge gratis untuk penagihan bulan service charges for billing in November
November 2022. 2022.
- Perusahaan memberikan diskon sewa - The Company provides a rental discount of
sebesar 50% setiap bulan selama 5 bulan 50% every month for 5 months starting from
terhitung mulai penagihan bulan Desember billing in December 2022 to April 2023.
2022 hingga April 2023.
Berdasarkan Surat Tanggapan permintaan Based on the response letter to the discount
diskon No. 002/BSP/SK/LGL/2022 yang berisi request No. 002/BSP/SK/LGL/2022 which
pernyataan menyetujui pemberian diskon contains a statement approving the provision
sebesar 50% dari tarif normal, tarif normal yang of a discount of 50% of the normal rate,
berlaku sebesar Rp34.713.000. Setelah diskon, the normal applicable rate is Rp34,713,000.
tarif sewa yang harus dibayarkan oleh CGP After the discount, the rental rate that must
sebesar Rp17.356.500. Diskon sewa tersebut be paid by CGP is Rp17,356,500. The rental
berlaku selama 5 bulan terhitung mulai discount is given for 5 months starting from
penagihan bulan Desember 2022 sampai December 2022 billing to April 2023.
dengan April 2023.
Pada bulan Mei 2023 sampai dengan bulan From May 2023 to October 2023, the rental
Oktober 2023 tarif sewa kembali normal. rate will return to normal.
Berdasarkan Surat Tanggapan permintaan Based on the response letter to discount
diskon No. 012/SK/LS-MP/BSP/X/2023 request No. 012/SK/LS-MP/BSP/X/2023
yang berisi pernyataan menyetujui pemberian which contains a statement agreeing to
diskon sewa sebesar 20% sehingga tagihan provide a rental discount of 20% so that the
perbulan menjadi Rp27.770.400 per bulan tidak monthly bill will be Rp27,770,400 per month
termasuk PPN, berlaku mulai penagihan excluding VAT, valid from November 2023 to
November 2023 sampai dengan April 2024. April 2024 billing. Service charges are still
Service charge tetap dikenakan tarif normal subject to normal rates according to building
sesuai ketentuan gedung. regulations.
2. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 2. Kiosk Lease Agreement with PT Nusa
PT Nusa Prima Pangan Prima Pangan
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Based on the Lease Agreement
No. 001/BSP/PSM/I/2019 tanggal No. 001/BSP/PSM/I/2019 dated
10 Januari 2019, Perusahaan dan PT Nusa January 10, 2019, the Company and
Prima Pangan (“Solaria”) setuju untuk membuat PT Nusa Prima Pangan (“Solaria”) agreed to
perjanjian sewa menyewa dari periode enter into a lease agreement for a period
1 Maret 2019 hingga 29 Februari 2024. from March 1, 2019 to February 29, 2024.
Atas penggunaan ruangan usaha, penyewa For the use of business space, the
wajib membayar uang sewa dengan jumlah tenant is obliged to pay rent totaling
Rp2.187.000.000 belum termasuk PPN. Rp2,2187,000,000 excluding VAT.
74
Page 84
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga (lanjutan) b. Third party agreements (continued)
2. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 2. Kiosk Lease Agreement with PT Nusa
PT Nusa Prima Pangan (lanjutan) Prima Pangan (continued)
Service charge untuk biaya-biaya operasional Service charge for building operational costs
gedung dan biaya-biaya lain sebesar and other costs is Rp135,500/m² for rented
Rp135.500/m² atas ruangan yang disewa. space. The amount of monthly service
Besarnya jumlah service charge per bulan untuk charge for rented space is Rp32,926,500
ruangan disewa adalah sebesar Rp32.926.500 excluding VAT.
belum termasuk PPN.
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Based on the Lease Agreement
dengan PT Nusa Prima Pangan (“Solaria”) with PT Nusa Prima Pangan (“Solaria”)
No. 052/BSP/PSM/LGL/X/2023 tanggal No. 052/BSP/PSM/LGL/X/2023 dated
30 Oktober 2023, Perusahaan dan Solaria October 30, 2023, the Company and
setuju untuk memperpanjang masa sewa Solaria agreed to extend a lease agreement
menyewa dari periode 1 Maret 2024 hingga for a period from March 1, 2024 to
28 Februari 2025. Atas penggunaan ruangan February 28, 2025. For the use of business
usaha, penyewa wajib membayar uang sewa space, the tenant is obliged to pay rent
dengan jumlah Rp495.720.000 belum termasuk totaling Rp495,720,000 excluding VAT. The
PPN. Besarnya jumlah service charge per bulan amount of monthly service charge for rented
adalah Rp36.450.000 belum termasuk PPN. space is Rp36,450,500 excluding VAT.
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Based on the Lease Agreement
dengan PT Nusa Prima Pangan (“Solaria”) with PT Nusa Prima Pangan (“Solaria”)
No. 006/BSP/PSM/LGL/II/2025 tanggal No. 006/BSP/PSM/LGL/II/2025 dated
20 Februari 2025, Perusahaan dan Solaria February 20, 2025, the Company and Solaria
setuju untuk membuat perjanjian sewa agreed to enter into a lease agreement
menyewa dari periode 1 Maret 2025 hingga for a period from March 1, 2025 to
28 Februari 2026. Atas penggunaan ruangan February 28, 2026. For the use of business
usaha, penyewa wajib membayar uang sewa space, the tenant is obliged to pay rent
dengan jumlah Rp495.720.000 belum termasuk totaling Rp495,720,000 excluding VAT.
PPN.
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Based on the Lease Agreement
dengan PT Nusa Prima Pangan (“Solaria”) with PT Nusa Prima Pangan (“Solaria”)
No. 103/BSP/PSM/LGL/XII/2025 tanggal No. 103/BSP/PSM/LGL/XII/2025 dated
16 Desember 2025, Perusahaan dan Solaria December 16, 2025, the Company and
setuju untuk membuat perjanjian sewa Solaria agreed to enter into a lease
menyewa untuk periode 1 Maret 2026 hingga agreement for a period from March 1, 2026 to
28 Februari 2027. Atas penggunaan ruangan February 28, 2027. For the use of business
usaha, penyewa wajib membayar uang sewa space, the tenant is obliged to pay rent
dengan jumlah Rp495.720.000 belum termasuk totaling Rp495,720,000 excluding VAT.
PPN.
Solaria diikenakan jaminan atas sewa sebesar Solaria is charged a guarantee for the rent of
Rp208.129.500. Biaya service charge yang Rp208,129,500. The service charge fee
dikenakan sebesar Rp36.450.000. charged is Rp36,450,000.
3. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 3. Kiosk Lease Agreement with PT Gramedia
PT Gramedia Asri Media Asri Media
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Under the Lease Agreement
No. 083/BSP/PSM/XII/2015 tanggal No. 083/BSP/PSM/XII/2015 dated
28 Desember 2015, Perusahaan dengan ini December 28, 2015, the Company hereby
menyatakan menyewakan tempat usaha declares renting its premises to PT Gramedia
kepada PT Gramedia Asri Media (“GAM”). Asri Media (“GAM”).
Objek sewa menyewa adalah ruangan di dalam The object for rent is a room in the Pekanbaru
gedung Mal Pekanbaru pada lantai 2 Anchor Mall building on the 2nd floor of Anchor
Tenant dengan luas 1.540 m² milik Perusahaan. Tenant with an area of 1,540 m² owned by
the Company.
75
Page 85
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga (lanjutan) b. Third party agreements (continued)
3. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 3. Kiosk Lease Agreement with PT Gramedia
PT Gramedia Asri Media (lanjutan) Asri Media (continued)
Besarnya harga sewa dihitung secara progresif The rental price is calculated progressively
dengan perhitungan: with the calculation:
- Harga sewa pada tahun pertama - The rental price in the first year is
adalahRp65.000/m²/bulan; Rp65,000/m²/ month;
- Harga sewa pada tahun kedua dan ketiga - The rental price in the second and third
adalah sebesar Rp70.000/m²/bulan; dan year is Rp70,000/m²/month; and
- Harga sewa pada tahun keempat dan - The rental prices in the fourth and fifth
kelima adalah sebesar Rp75.000/m²/bulan. year is Rp75,000/m²/month.
Jumlah seluruh uang sewa selama masa sewa The total amount of rent during the lease
yang dikenakan adalah sejumlah period is Rp6,560,400,000 excluding VAT.
Rp6.560.400.000 belum termasuk PPN.
Service charge untuk biaya-biaya operasional Service charge for building operational costs
gedung dan biaya-biaya lain sebesar and other costs is Rp64,500/m² for rented
Rp64.500/m² atas ruangan yang disewa. space. The amount of monthly service charge
Besarnya jumlah uang service charge per bulan for rented space is Rp99,330,000 excluding
untuk ruangan disewa adalah sebesar 10% VAT.
Rp99.330.000 belum termasuk PPN 10%.
Biaya-biaya untuk penyambungan, Costs for connection, installation and
pemasangan dan pemeliharaan pemakaian maintenance of electricity, water, telephone,
listrik, air, telepon, fax, telex, dan peralatan fax, telex, and other communication
komunikasi lainnya serta segala perijinan ke equipment as well as all licenses to the
instansi yang berwenang untuk kepentingan competent authority for the benefit of the
usaha penyewa merupakan biaya-biaya di luar tenant's business are costs outside the
service charge. Pembayaran biaya langganan service charge. Payment of electricity and
dan pemakaian listrik dan air dikenakan biaya water subscription and usage fees is subject
administrasi listrik dan air sebesar 10% dari to electricity and water administration fees of
jumlah tagihan. 10% of the total bill.
Berdasarkan Adendum II Perjanjian Sewa Based on Addendum II to the Lease
Menyewa No. 001/BSP/PSM/LGL/IV/2021 Agreement No. 001/BSP/PSM/LGL/IV/2021
tanggal 13 April 2021, Perusahaan dan GAM dated April 13, 2021, the Company and GAM
setuju untuk memperpanjang periode sewa dari agreed to extend the rental period from July
tanggal 9 Juli 2021 hingga 8 Juli 2022. Selain 9, 2021 to July 8, 2022. In addition, there was
itu, terdapat perubahan skema pembayaran a change in the rental payment scheme from
sewa dari fixed rental menjadi revenue sharing fixed rental to revenue sharing with a
dengan perhitungan 5,5% dari net sales setiap calculation of 5.5% of net sales every month,
bulan, belum termasuk PPN 10%. Pembayaran excluding 10% VAT. Service charge
service charge telah termasuk pada skema payments have been included in the revenue
revenue sharing yang dibayarkan oleh GAM. sharing scheme paid by GAM.
Berdasarkan Adendum III Perjanjian Sewa Based on Addendum III to the Lease
Menyewa No. 002/BSP/PSM/LGL/IV/2022 Agreement No. 002/BSP/PSM/LGL/IV/2022
tanggal 8 April 2022, Perusahaan dan GAM dated April 8, 2022, the Company and GAM
setuju untuk memperpanjang periode sewa dari agreed to extend the rental period from
tanggal 9 Juli 2022 hingga 8 Juli 2023. July 9, 2022 to July 8, 2023.
Berdasarkan Adendum IV Perjanjian Sewa Based on Addendum IV to the Lease
Menyewa tanggal 19 Juni 2023, jangka waktu Agreement dated June 19, 2023, the term of
Perjanjian Sewa Menyewa ini adalah 6 (enam) this Lease Agreement is 6 months. The rental
bulan. Tanggal mulai sewa akan dihitung mulai start date will be calculated starting from
tanggal 9 Juli 2023 dan akan berakhir pada July 9, 2023 and will end on January 8, 2024.
tanggal 8 Januari 2024.
76
Page 86
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga (lanjutan) b. Third party agreements (continued)
3. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 3. Kiosk Lease Agreement with PT Gramedia
PT Gramedia Asri Media (lanjutan) Asri Media (continued)
Selain itu, terdapat perubahan skema In addition, there was a change in the rental
pembayaran sewa dari fixed rental menjadi payment scheme from fixed rental to revenue
revenue sharing dengan perhitungan 5,5% dari sharing with a calculation of 5.5% of net sales
net sales setiap bulan, belum termasuk PPN every month, excluding 11% VAT. Service
11%. Pembayaran service charge telah charge payments have been included in the
termasuk pada skema revenue sharing yang revenue sharing scheme paid by GAM.
dibayarkan oleh GAM.
Berdasarkan Adendum V Perjanjian Sewa Based on Addendum V to the Lease
Menyewa tanggal 19 Desember 2023, jangka Agreement dated December 19, 2023, the
waktu Perjanjian Sewa Menyewa ini adalah term of this Lease Agreement is 6 months.
6 bulan. Tanggal mulai sewa akan dihitung The rental start date will be calculated starting
mulai tanggal 9 Januari 2024 dan akan berakhir from January 9, 2024 and will end on
pada tanggal 8 Juni 2024. June 8, 2024.
Berdasarkan Adendum VI Perjanjian Sewa Based on Addendum VI to the Lease
Menyewa tanggal 16 Mei 2024, jangka waktu Agreement dated May 16, 2024, the term of
Perjanjian Sewa Menyewa ini adalah 6 bulan. this Lease Agreement is 6 months.
Tanggal mulai sewa akan dihitung mulai The rental start date will be calculated starting
tanggal 9 Juni 2024 dan akan berakhir pada from June 9, 2024 and will end on
tanggal 8 Desember 2024. December 8, 2024.
Berdasarkan Adendum VII Perjanjian Sewa Based on Addendum VII to the Lease
Menyewa tanggal 18 November 2024, jangka Agreement dated November 18, 2024, the
waktu Perjanjian Sewa Menyewa ini adalah term of this Lease Agreement is 6 months.
6 bulan. Tanggal mulai sewa akan dihitung The rental start date will be calculated starting
mulai tanggal 9 Desember 2024 dan akan from December 9, 2024 and will end on
berakhir pada tanggal 8 Juni 2025. June 8, 2025.
Berdasarkan Adendum VIII Perjanjian Sewa Based on Addendum VIII to the Lease
Menyewa tanggal 30 Mei 2025, jangka waktu Agreement dated May 30, 2025, the term of
Perjanjian Sewa Menyewa ini adalah 6 bulan. this Lease Agreement is 6 months. The rental
Tanggal mulai sewa akan dihitung mulai start date will be calculated starting
tanggal 9 Juni 2025 dan akan berakhir pada from June 9, 2025 and will end on
tanggal 8 Desember 2025. December 8, 2025.
Berdasarkan Adendum IX Perjanjian Sewa Based on Addendum IX to the Lease
Menyewa tanggal 7 November 2025, jangka Agreement dated November 7, 2025,
waktu Perjanjian Sewa Menyewa ini adalah the term of this Lease Agreement is 6 months.
6 bulan. Tanggal mulai sewa akan dihitung The rental start date will be calculated starting
mulai tanggal 9 Desember 2025 dan akan from December 9, 2025 and will end on
berakhir pada tanggal 8 Juni 2026. June 8, 2026.
4. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 4. Kiosk Lease Agreement with PT Aspirasi
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Hidup Indonesia Tbk
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Under the Lease Agreement
No. 021/BSP/PSM/VIII/2019 tanggal 6 Agustus No. 021/BSP/PSM/VIII/2019 dated August 6,
2019, Perusahaan dengan ini menyatakan 2019, the Company hereby declares renting
menyewakan tempat usaha kepada PT Aspirasi its premises to PT Aspirasi Hidup Indonesia
Hidup Indonesia Tbk (“AZKO”). Objek sewa Tbk (“AZKO”). The object for rent is a room in
menyewa adalah ruangan di dalam gedung Mal the Pekanbaru Mall building on the 1st floor
Pekanbaru pada lantai 1 Anchor A seluas of Anchor A covering 2,234 m², the 2nd floor
2.234 m², lantai 2 Anchor B seluas 587 m² of Anchor B covering an area of 587 m²
dengan jumlah luas 2.821 m². for a total area of 2,821 m².
77
Page 87
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga (lanjutan) b. Third party agreements (continued)
4. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 4. Kiosk Lease Agreement with PT Aspirasi
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (lanjutan) Hidup Indonesia Tbk (continued)
Jangka waktu perjanjian sewa menyewa ini The term of this lease agreement is 5 years
adalah 5 tahun (61 bulan) terhitung mulai (61 months) starting from April 5, 2018 and
tanggal 5 April 2018 dan berakhir pada tanggal end on May 4, 2023.
4 Mei 2023.
Besarnya harga sewa adalah sebesar The rental price is Rp38,500/m²/month,
Rp38.500/m²/bulan, oleh karena itu jumlah therefore the total rent for the rental period is
seluruh uang sewa selama masa sewa adalah Rp6,516,510,000. Prices do not include 10%
Rp6.516.510.000. Harga belum termasuk PPN VAT.
10%.
Service charge untuk biaya-biaya operasional Service charge for building operational costs
gedung dan biaya-biaya lain sebesar and other costs is Rp46,500/m² for rented
Rp46.500/m² atas ruangan yang disewa. space. The amount of monthly service
Besarnya jumlah uang service charge per bulan charge for rented space is Rp131,176,500
untuk ruangan disewa adalah sebesar excluding VAT.
Rp131.176.500 belum termasuk PPN.
Biaya-biaya untuk penyambungan, Costs for connection, installation and
pemasangan dan pemeliharaan pemakaian maintenance of electricity, water, telephone,
listrik, air, telepon, fax, telex, dan peralatan fax, telex, and other communication
komunikasi lainnya serta segala perijinan ke equipment as well as all licenses to the
instansi yang berwenang untuk kepentingan competent authority for the benefit of the
usaha penyewa merupakan biaya-biaya di luar tenant's business are costs outside the
service charge. Pembayaran biaya langganan service charge. Payment of electricity and
dan pemakaian listrik dan air dikenakan biaya water subscription and usage fees is subject
administrasi listrik dan air sebesar 10% dari to electricity and water administration fees of
jumlah tagihan. 10% of the total bill.
Perusahaan dan AZKO telah mengalami The Company and AZKO have undergone
beberapa adendum, terakhir kali pada several addendums, most recently on
1 Desember 2022 dimana berdasarkan December 1, 2022 where based on
Adendum III terkait perjanjian sewa menyewa, Addendum III regarding the lease
para pihak setuju untuk memperpanjang masa agreement, the parties agreed to extend the
sewa. Jangka waktu perjanjian sewa menyewa lease period. The term of this lease
ini adalah 5 tahun (60 bulan) terhitung mulai agreement is 5 years (60 months)
tanggal 5 Mei 2024 dan akan berakhir pada commencing from May 5, 2024 and will end
tanggal 4 Mei 2028. on May 4, 2028.
5. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 5. Kiosk Lease Agreement with PT Animasi
PT Animasi Sukses Lestari Sukses Lestari
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Based on the Lease Agreement
No. 003/BSP/PSM/VI/2018 tanggal 1 Juni 2018, No. 003/BSP/PSM/VI/2018 dated
dengan PT Animasi Sukses Lestari (“ASL”), June 1, 2018 with PT Animasi Sukses Lestari
Perusahaan setuju untuk menyewakan (“ASL”), the Company agreed to lease the
ruangan yang terletak dalam gedung Mal space located in the Pekanbaru Mall building
Pekanbaru pada lantai 3/A1-07 seluas 120 m2. on the 3rd/A1-07 with floor area of 120 m2.
Jangka waktu perjanjian sewa menyewa ini The term of this lease agreement is 3 years
adalah 3 tahun mulai dari periode 1 Juni 2018 for the period from June 1, 2018 to May 31,
sampai dengan 31 Mei 2021. 2021.
78
Page 88
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga (lanjutan) b. Third party agreements (continued)
5. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 5. Kiosk Lease Agreement with PT Animasi
PT Animasi Sukses Lestari (lanjutan) Sukses Lestari (continued)
Besarnya harga sewa adalah sebesar The rental price is Rp140,000/m²/month or
Rp140.000/m²/bulan atau Rp604.800.000 Rp604,800,000 during the rental period
selama masa sewa belum termasuk PPN. excluding VAT.
Pada tanggal 18 Februari 2021, ASL On February 18, 2021, ASL submitted a
menyampaikan perubahan manajemen menjadi management change to PT Bahagia Sukses
PT Bahagia Sukses Lestari. Lestari.
Berdasarkan Adendum IV Perjanjian Sewa Based on Addendum IV to the Lease
Menyewa No. 004/BSP/PSM/LGL/XI/2022 Agreement No.004/BSP/PSM/LGL/XI/2022
tanggal 21 November 2022, Perusahaan setuju dated November 21, 2022, the Company
untuk menyewakan ruangan yang terletak agreed to lease the space located in the
dalam gedung Mal Pekanbaru pada lantai 3/A1- Pekanbaru Mall building on the 3rd/A1-09 and
09 dan 10 seluas 619 m2. 10 with floor area of 619 m2.
Jangka waktu perjanjian sewa menyewa ini The term of this lease agreement is 2 years
adalah 2 tahun terhitung mulai tanggal starting from June 9, 2022 and will expire on
9 Juni 2022 dan akan berakhir pada tanggal December 8, 2024.
8 Desember 2024.
Besarnya harga sewa adalah bagi hasil sebesar The amount of the rental price is a profit
25% dari penjualan bersih untuk Cocoland sharing of 25% of net sales for Cocoland
Xperience, bagi hasil 10% dari harga jual-PB1 Xperience, a profit sharing of 10% of the
untuk souvenir disertai pengenaan minimum selling price-PB1 for souvenirs accompanied
charge senilai Rp55.000.000, dan biaya by the imposition of a minimum charge of
pelayanan termasuk ke dalam bagi hasil. Rp55,000,000, and service fees are included
in the profit sharing.
Berdasarkan Adendum Perjanjian Sewa Based on the Addendum to the Lease
Menyewa No. 039/BSP/PSM/LGL/VII/2025 Agreement No. 039/BSP/PSM/LGL/VII/2025
tanggal 31 Mei 2025, Perusahaan setuju untuk dated May 31, 2025, the Company agreed to
memperpanjang periode sewa dari tanggal extend the lease period from August 1, 2025
1 Agustus 2025 hingga 8 Desember 2027. to December 8, 2027.
Selain itu, terdapat perubahan skema In addition, there is a change in the rental
pembayaran sewa atas revenue sharing payment scheme for Cocoland Xperience
Cocoland Xperience dan suvenir yang and Souvenir revenue sharing which was
sebelumnya dengan perhitungan 5,5% dari net previously calculated at 5.5% of net sales
sales setiap bulan, belum termasuk PPN 11% every month, excluding 11% VAT with a
dengan minimum charge sebesar minimum charge of Rp55,000,000 to
Rp55.000.000 menjadi Rp67.000.000 selama Rp67,000,000 during August to November
bulan Agustus sampai dengan November 2024 2024 excluding 11% VAT, Rp70,000,000
belum termasuk PPN 11%, sebesar during December 2024 to May 2026, and
Rp70.000.000 selama Desember 2024 sampai Rp75,000,000 during August to November
dengan Mei 2026, dan sebesar Rp75.000.000 2024. There is a fit out period during June
selama Agustus sampai dengan November and July 2024 not subject to minimum
2024. Terdapat masa fit out selama bulan Juni charge. Coco Race & Coco Train revenue
dan Juli 2024 tidak dikenakan minimum charge. are without a minimum charge. This lease
Pendapatan Coco Race & Coco Train tanpa agreement is also subject to charges for
minimum charge. Perjanjian sewa menyewa ini electricity and water.
juga dikenakan biaya atas listrik dan air.
79
Page 89
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga (lanjutan) b. Third party agreements (continued)
6. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 6. Kiosk Lease Agreement with PT Fajar
PT Fajar Utama Nuansa Utama Nuansa
Berdasarkan Adendum IV Perjanjian Kerja Based on Addendum IV of Production
Sama Bagi Hasil dengan PT Fajar Utama Sharing Cooperation Agreement with
Nuansa (“FUN”) No. 006/BSP/PSM/LGL/2020 PT Fajar Utama Nuansa (“FUN”)
tanggal 29 Mei 2020, Perusahaan dan FUN No. 006/BSP/PSM/LGL/2020 dated
setuju untuk membuat perjanjian kerja sama May 29, 2020, the Company and FUN agreed
bagi hasil sewa dari 1 Juni 2020 hingga to enter into a production sharing cooperation
31 Mei 2025. Atas penggunaan ruangan usaha, agreement from June 1, 2020 to
penyewa wajib membayar uang bagi hasil May 31, 2025. For the use of business space,
kepada Perusahaan sebesar 35% dari bulan the tenant is obliged to pay profit sharing to
ke-1 sampai dengan bulan ke 30 dan the company of 35% from month 1 to month
pembayaran dari bulan ke-31 sampai dengan 30 and payment from month 31 to 60 of 40%
ke-60 sebesar 40% sudah termasuk service including service charge. The security deposit
charge. Uang jaminan yang wajib dibayarkan that must be paid by FUN to the Company is
oleh FUN kepada Perusahaan sebesar Rp450,000,000.
Rp450.000.000.
Berdasarkan Adendum V Perjanjian Kerja Based on Addendum V of Production
Sama Bagi Hasil No. Sharing Cooperation Agreement
069B/BSP/PSM/LGL/V/2025 tanggal 26 Mei No.069B/BSP/PSM/LGL/V/2025 dated
2025, Perusahaan dan FUN setuju untuk May 26, 2025, the Company and FUN agreed
membuat perjanjian kerja sama bagi hasil sewa to enter into a production sharing cooperation
dari 1 Juni 2025 hingga 31 Januari 2026. agreement from June 1, 2025 to
Atas penggunaan ruangan usaha, penyewa January 31, 2026. For the use of business
wajib membayar uang bagi hasil kepada space, the tenant is obliged to pay profit
Perusahaan sebesar 25% dari total penjualan sharing to the Company of 25% from the total
bersih setiap bulan sudah termasuk service net sales for each month including service
charge dan VAT. Uang jaminan yang wajib charge and VAT. The security deposit that
dibayarkan oleh FUN kepada Perusahaan must be paid by FUN to the Company is
sebesar Rp450.000.000. Rp450,000,000.
7. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 7. Kiosk Lease Agreement with PT Home
PT Home Center Indonesia Retail Center Indonesia Retail
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Based on the Lease Agreement with
dengan PT Home Center Indonesia Retail PT Home Center Indonesia Retail (“Selma”)
(“Selma”) No. 002/BSP/PSM/LGL/XII/2022 No. 002/BSP/PSM/LGL/XII/2022 dated
tanggal 14 December 2022, Perusahaan dan December 14, 2022, the Company and
Selma setuju untuk membuat perjanjian sewa Selma agreed to enter into a lease agreement
menyewa untuk periode dari 27 Januari 2023 for a period from January 27, 2023 to January
hingga 26 Januari 2028. Atas penggunaan 26, 2028. For the use of business space, the
ruangan usaha, penyewa wajib membayar tenant is obliged to pay rent totaling
uang sewa dengan jumlah Rp2.484.000.000 Rp2,484,000,000 excluding VAT. The
belum termasuk PPN. Tata cara pembayaran payment procedure is by paying a down
dengan cara membayar down payment 10% payment of 10% of the nominal rent and the
dari nominal sewa dan sisanya dibayarkan rest is paid every month in installments of
setiap bulan dengan angsuran sebesar Rp41,400,000. Selma is subject to a
Rp41.400.000. Selma dikenakan jaminan atas guarantee for rent of Rp41,400,000 and a
sewa sebesar Rp41.400.000 dan jaminan atas guarantee for electricity and water of
listrik dan air sebesar Rp1.500.000. Biaya Rp1,500,000. The service charge fee is
service charge sudah termasuk kedalam harga included in the rental price.
sewa.
80
Page 90
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN (lanjutan) 32. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS (continued)
b. Perjanjian dengan pihak ketiga (lanjutan) b. Third party agreements (continued)
8. Perjanjian Sewa Menyewa Kios dengan 8. Kiosk Lease Agreement with PT Miniso
PT Miniso Internasional Compani Internasional Compani
Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa Based on the Lease Agreement with
dengan PT Miniso Internasional Compani PT Miniso Internasional Compani (“Miniso”)
(“Miniso”) No. 010/BSP/PSMLGL/III/2023 No. 010/BSP/PSMLGL/III/2023 dated March
tanggal 15 Maret 2023, Perusahaan dan Miniso 15, 2023, the Company and Miniso agreed to
setuju untuk membuat perjanjian sewa enter into a lease agreement for a period
menyewa untuk periode dari 6 April 2023 hingga from April 6, 2023 to April 5, 2026. For the
5 April 2026. Atas penggunaan ruangan usaha, use of business space, tenants are required
penyewa wajib membayar uang sewa dengan to pay rent totaling Rp928,800,000 excluding
jumlah Rp928.800.000 belum termasuk PPN. VAT. The payment procedure is by paying a
Tata cara pembayaran dengan cara membayar down payment of 25% of the nominal rent
down payment 25% dari nominal sewa dan and the rest is paid every month in
sisanya dibayarkan setiap bulan dengan installments of Rp29,025,500. Miniso is
angsuran sebesar Rp29.025.500. Miniso charged a guarantee for the rent of
dikenakan jaminan atas sewa sebesar Rp126,180,000 and Rp1,500,000 for
Rp126.180.000 dan Rp1.500.000 untuk jaminan telephone guarantee. The service charge is
telepon. Biaya service charge yang dikenakan Rp18,000,000.
sebesar Rp18.000.000.
33. INSTRUMEN KEUANGAN 33. FINANCIAL INSTRUMENTS
a. Kategori dan kelas instrumen keuangan a. Categories and classes of financial
instruments
2025 2024
Aset keuangan Financial assets
Biaya perolehan dimortisasi At amortized cost
Kas dan bank 443.339.374 1.045.239.704 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - neto 1.573.031.879 1.749.828.781 Trade receivables - net
Piutang non-usaha 2.293.564 - Non-trade receivables
Nilai wajar melalui laporan At fair value through profit
laba rugi or loss
Aset tidak lancar lainnya 8.828.848.180 7.074.437.886 Other non-current assets
Jumlah 10.847.512.997 9.869.506.371 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Biaya perolehan dimortisasi At amortized cost
Utang usaha 184.816.851 100.009.689 Trade payables
Utang non-usaha 26.521.313.166 15.909.817.454 Non-trade payables
Beban akrual 3.655.508.715 3.308.954.950 Accrued expenses
Jaminan dan deposit 3.554.236.114 3.710.967.797 Guarantees and deposits
Liabilitas sewa 93.901.259 219.711.463 Lease liability
Bunga ditangguhkan 27.109.602.985 28.259.602.983 Deferred interest
Pinjaman bank 90.534.832.110 97.534.832.110 Bank loan
Jumlah 151.654.211.200 149.043.896.446 Total
81
Page 91
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 33. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
b. Pengukuran nilai wajar b. Fair value measurement
Manajemen menganggap bahwa jumlah tercatat kas The management considers that the carrying
dan bank, piutang usaha, piutang non-usaha, utang amounts of cash on hand and in banks,
usaha, utang non-usaha jangka pendek dan beban trade receivables, non-trade receivables, trade
akrual mendekati nilai wajarnya dikarenakan jangka payables, short-term non-trade payables and
waktu yang singkat atas instrumen keuangan accrued expenses approximate their fair values
tersebut. due to the short-term maturities of these financial
instruments.
Selain itu, jumlah tercatat kewajiban sewa, uang In addition, the carrying amounts of lease liability,
jaminan dan deposito, pinjaman bank, bunga bank guarantees and deposits, bank loans, deferred
ditangguhkan, dan utang non-usaha jangka panjang interest, and long-term non-trade payables
mendekati nilai wajar mereka karena mereka approximate their fair values as they carry a
dikenakan tingkat bunga pasar atau dampak market rate of interest or impact of discounting is
diskonto tidak material. not material.
Nilai wajar dari aset pengembangan ditentukan The fair value of long-term development assets is
berdasarkan harga pasar yang diterbitkan. determined based on published market price.
Hierarki nilai wajar atas instrumen-instrumen ini The fair value hierarchy of these assets is
dikelompokkan dalam tingkat 1 sejak diperoleh dari classified as level 1 since it is derived from quoted
harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif prices (unadjusted) in active markets for identical
untuk aset yang identik. assets.
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 34. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN MODAL OBJECTIVES AND POLICIES
Manajemen Risiko Keuangan Financial Risk Management
Program manajemen risiko Perusahaan secara The Company’s overall risk management program
keseluruhan bertujuan untuk meminimalkan potensi seeks to minimize potential adverse effects on the
dampak buruk pada kinerja keuangan Perusahaan. financial performance of the Company.
Aktivitas Perusahaan terekspos terutama untuk berbagai The Company’s activities expose it to a variety of
macam risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko financial risks, including the credit risk, interest rate
bunga, risiko nilai mata uang asing dan risiko likuiditas. risk, foreign currency risk and liquidity risk.
Tidak ada perubahan pada eksposur Perusahaan There has been no change to the Company’s
terhadap risiko keuangan ini atau cara mengelola dan exposure to these financial risks or the manner in
mengukur risiko tersebut. which it manages and measures the risk.
Tujuan dari manajemen risiko Perusahaan adalah untuk The objective of the Company's risk management is
mengidentifikasi, mengukur, mengawasi, dan mengelola to identify, measure, monitor and manage basic risks
risiko dasar dalam upaya melindungi kesinambungan in an effort to protect long-term business continuity
bisnis dalam jangka panjang dan meminimalkan dampak and minimize unexpected impacts on the Company's
yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan financial performance.
Perusahaan.
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Risk management is the responsibility of the Board of
Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan Directors. The Board of Directors has the
manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan serta responsibility to determine the basic principles of the
kebijakan pada area tertentu seperti risiko kredit, risiko Company’s overall risk management as well as
bunga, risiko nilai mata uang asing dan risiko likuiditas. principles covering specific areas, such as credit risk,
interest rate risk, foreign currency risk and liquidity
risk.
82
Page 92
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 34. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN MODAL (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICIES (continued)
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit mengacu kepada risiko bahwa pihak Credit risk refers to the risk that a counterparty will
lawan akan gagal memenuhi kewajiban default on its contractual obligation resulting in a
kontraktualnya yang mengakibatkan kerugian bagi loss to the Company.
Perusahaan.
Perusahaan terekspos dengan risiko kredit dari The Company is exposed to credit risk from its
aktivitas operasi termasuk bank, piutang usaha dan operating activities including cash in banks,
piutang non-usaha. trade receivables and non-trade receivables.
Bank ditempatkan di lembaga keuangan yang layak Cash in banks are placed with reputable financial
kredit. institutions.
Untuk mengurangi risiko kredit, Perusahaan telah In order to minimize credit risk, the Company has
mengadopsi kebijakan yaitu dengan bertransaksi adopted a policy of only dealing with creditworthy
dengan lawan transaksi yang bisa memenuhi counterparties. Credit approvals and other
kewajiban kontraktualnya. Persetujuan kredit dan monitoring procedures are also in place to ensure
prosedur lainnya merupakan tindakan follow up that follow-up action is taken to recover overdue
untuk memenuhi pemulihan pinjaman yang sudah debts.
jatuh tempo.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum At reporting dates, the Company's maximum
Perusahaan terhadap risiko kredit adalah sebesar exposure to credit risk is the carrying amount of
nilai tercatat masing-masing kategori dari aset each category of financial assets presented in the
keuangan yang disajikan pada laporan posisi statements of financial position.
keuangan.
Kerangka peringkat risiko kredit kini Perusahaan The Company’s current credit risk grading
terdiri dari kategori berikut: framework comprises the following categories:
Kategori/ Dasar pengakuan ECL/
Category Deskripsi/Description Basis for recognizing ECL
Lancar/ Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan tidak ECL 12 bulan/
Performing memiliki tunggakan./ 12-month ECL
The counterparty has a low risk of default and does not have any
past due amounts.
Dicadangkan/ Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau telah ada peningkatan ECL sepanjang umur - kredit tidak
Doubtful risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal./ memburuk/
Amount is >30 days past due or there has been a significant Lifetime ECL - not credit-impaired
increase in credit risk since initial recognition.
Gagal bayar/ Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ada bukti yang ECL sepanjang umur - kredit
In default mengindikasikan aset mengalami penurunan nilai kredit./ memburuk/
Amount is >90 days past due or there is evidence indicating Lifetime ECL - credit-impaired
the asset is credit-impaired.
Penghapusan/ Ada bukti yang mengindikasikan bahwa debitur dalam kesulitan Saldo dihapuskan/
Write-off keuangan yang buruk dan Perusahaan tidak memiliki Amount is written off
prospek pemulihan yang realistis./
There is evidence indicating that the debtor is in severe financial
difficulty and the Company has no realistic prospect of recovery.
83
Page 93
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 34. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN MODAL (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICIES (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset keuangan The table below details the credit quality of the
Perusahaan serta eksposur maksimum risiko kredit Company's financial assets as well as the
menurut peringkat risiko kredit: maximum exposure to credit risk by credit risk
rating:
2025
Peringkat kredit ECL 12 bulan atau Jumlah tercatat
internal/ sepanjang umur/ bruto/
Internal credit 12-month or lifetime Gross carrying Cadagan kerugian/ Jumlah tercatat neto/
rating ECL amount Loss allowance Net carrying amount
Lancar/ ECL 12 bulan/ Cash in banks
Bank (Catatan 5) Performing 12-month ECL 423.339.374 - 423.339.374 (Note 5)
Trade receivables -
Piutang usaha - neto net
Pihak ketiga Third parties
(Catatan 6) N/A (i) 1.336.572.613 (1.041.578 ) 1.335.531.035 (Note 6)
Pihak berelasi Related party
(Catatan (Notes 6
6 dan 29) N/A (i) 237.686.070 (185.226 ) 237.500.844 and 29)
Non-trade
Piutang non-usaha - Lancar/ ECL 12 bulan/ receivables
pihak ketiga Performing 12-month ECL 2.293.564 - 2.293.564 - third parties
Jumlah 1.999.891.621 (1.226.804 ) 1.998.664.817 Total
2024
Peringkat kredit ECL 12 bulan atau Jumlah tercatat
internal/ sepanjang umur/ bruto/
Internal credit 12-month or lifetime Gross carrying Cadagan kerugian/ Jumlah tercatat neto/
rating ECL amount Loss allowance Net carrying amount
Lancar/ ECL 12 bulan/ Cash in banks
Bank (catatan 5) Performing 12-month ECL 1.025.239.704 - 1.025.239.704 (Note 5)
Trade receivables -
Piutang usaha - neto net
Pihak ketiga Third parties
(Catatan 6) N/A (i) 1.511.150.299 (2.990.200 ) 1.508.160.099 (Note 6)
Pihak berelasi Related party
(Catatan (Notes
6 dan 29) N/A (i) 242.147.835 (479.153 ) 241.668.682 6 and 29)
Jumlah 2.778.537.838 (3.469.353 ) 2.775.068.485 Total
(i) Untuk piutang usaha, Perusahaan telah (i) For trade receivables, the Company has
menerapkan pendekatan yang disederhan akan applied the simplified approach in PSAK 109
dalam PSAK 109 untuk mengukur cadangan to measure the loss allowance at lifetime ECL.
kerugian ECL sepanjang umur. Perusahaan The Company determines the expected credit
menentukan kerugian kredit ekspektasian atas losses on these items by using a provision
pos-pos ini dengan menggunakan matriks matrix, estimated based on historical credit
provisi, yang diestimasi berdasarkan loss experience based on the past due status
pengalaman kerugian kredit historis berdasarkan of the debtors, adjusted as appropriate to
status jatuh tempo debitur, disesuaikan untuk reflect current conditions and estimates of
mencerminkan kondisi saat ini dan estimasi future economic conditions. Accordingly,
kondisi ekonomik masa depan. Oleh karena itu, the credit risk profile of these assets is
profil risiko kredit dari aset tersebut disajikan presented based on their past due status in
berdasarkan status tunggakannya dalam matriks terms of the provision matrix. Note 6 includes
provisi. Catatan 6 mencakup rincian lebih lanjut further details on the loss allowance for trade
atas cadangan kerugian piutang usaha. receivables.
84
Page 94
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 34. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN MODAL (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICIES (continued)
Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Management (continued)
b. Risiko likuiditas b. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan Liquidity risk is the risk that the Company will not
tidak akan mampu memenuhi kewajibannya saat be able to meet its obligations when they become
jatuh tempo. due.
Perusahaan melakukan mitigasi risiko likuiditas The Company mitigates liquidity risk by analyzing
dengan cara menganalisa ketersediaan arus kas cash flow availability and funding structure.
dan struktur pendanaan. Perusahaan memantau The Company monitors its liquidity needs by
kebutuhan likuiditasnya dengan memonitor jadwal monitoring financial liabilities payment schedules
pembayaran liabilitas keuangan dan arus kas keluar and cash outflows related to daily operations, to
terkait dengan operasi sehari-hari, guna memastikan ensure the availability of sufficient funding.
ketersediaan pendanaan yang cukup.
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontraktual The following tables detail the Company’s
untuk liabilitas keuangan non derivatif dengan remaining contractual maturity for its non-
periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. derivative financial liabilities with agreed
Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang tak repayment periods. The tables have been drawn
terdiskonto dari liabilitas keuangan berdasarkan up based on the undiscounted cash flows of
tanggal terawal di mana Perusahaan dapat diminta financial liabilities based on the earliest date on
untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga which the Company can be required to pay.
dan pokok. The tables include both interest and principal cash
flows.
2025
Tingkat bunga efektif Antara 1 dan 5
rata-rata tertimbang/ Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 5
Weighted average tahun/Less than Between 1 and 5 tahun/ Jumlah/ Nilai tercatat/
effective interest rate 1 year years Over 5 years Total Carrying amount
Tanpa bunga Non-interest bearing
Trade payables - third
Utang usaha -pihak ketiga - 184.816.851 - - 184.816.851 184.816.851 parties
Utang non - usaha - pihak Non-trade payables -
ketiga - 108.568.360 - - 108.568.360 108.568.360 third parties
Beban akrual - 3.655.508.715 - - 3.655.508.715 3.655.508.715 Accrued expenses
Jaminan dan Guarantees and
deposit - 2.025.065.204 1.529.170.910 - 3.554.236.114 3.554.236.114 deposit
Bunga
ditangguhkan - 1.200.000.000 19.680.000.000 6.229.602.985 27.109.602.985 27.109.602.985 Deferred interest
Instrumen tingkat bunga Fixed interest rate
tetap instruments
Utang non-usaha - pihak Non-trade payables
berelasi 5,50% 980.573.151 7.368.422.114 32.401.101.003 40.750.096.268 26.412.744.806 - related party
Liabilitas sewa 8,25% 97.158.600 - - 97.158.600 93.901.259 Lease liability
Pinjaman bank 8,25% 15.938.908.356 85.859.032.672 18.238.510.817 120.036.451.845 90.534.832.110 Bank loan
Jumlah 24.190.599.237 114.436.625.696 56.869.214.805 195.496.439.738 151.654.211.200 Total
2024
Tingkat bunga efektif Antara 1 dan 5
rata-rata tertimbang/ Kurang dari 1 tahun/
Weighted average tahun/ Less than Between 1 and 5 Lebih dari 5 tahun/ Nilai tercatat/
effective interest rate 1 year years Over 5 years Jumlah/Total Carrying amount
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha - 100.009.689 - - 100.009.689 100.009.689 Trade payables
Utang non -
usaha - 153.973.971 15.755.843.483 - 15.909.817.454 15.909.817.454 Non-trade payables
Beban akrual - 3.308.954.950 - - 3.308.954.950 3.308.954.950 Accrued expenses
Jaminan dan
deposit - 2.398.160.216 1.312.807.581 - 3.710.967.797 3.710.967.797 Guarantees and deposit
Bunga
ditangguhkan - 4.800.000.000 23.459.602.983 - 28.259.602.983 28.259.602.983 Deferred interest
Instrumen
tingkat Fixed interest rate
bunga tetap instruments
Liabilitas sewa 8,25% 140.340.200 97.158.600 - 237.498.800 219.711.463 Lease liability
Pinjaman bank 8,25% 18.219.400.306 79.932.036.227 - 98.151.436.533 97.534.832.110 Bank loan
Jumlah 29.120.839.332 120.557.448.874 - 149.678.288.206 149.043.896.446 Total
85
Page 95
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 34. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN MODAL (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICIES (continued)
Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Management (continued)
c. Risiko tingkat suku bunga c. Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dalam hal Interest rate risk is the risk that the fair value or
nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang future contractual cash flows of a financial
dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh instrument will be affected by changes in market
akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur interest rates. The Company's exposure to interest
Perusahaan yang terpengaruh risiko suku bunga rate risk is primarily related to cash in banks, bank
terutama terkait dengan bank, pinjaman bank, loan, lease liability and non-trade payables to
liabilitas sewa dan utang non-usaha kepada pihak related party.
berelasi.
Perusahaan secara cermat memantau fluktuasi suku The Company closely monitors the market interest
bunga pasar dan ekspektasi pasar sehingga dapat rate fluctuation and market expectation so it can
mengambil tindakan yang diperlukan yang paling take necessary actions that are most beneficial to
menguntungkan bagi Perusahaan. the Company.
Tidak ada analisis sensitivitas yang dilakukan karena No sensitivity analysis is prepared as the
Perusahaan tidak memperkirakan adanya dampak Company does not expect any material effect on
material terhadap laba atau rugi Perusahaan yang the Company’s profit or loss arising from the
timbul dari dampak perubahan suku bunga yang effects of reasonably possible changes to interest
wajar pada instrumen keuangan berbunga pada rates on interest bearing financial instruments at
akhir periode pelaporan. the end of the reporting period.
Laba rugi Perusahaan juga tidak terpengaruh oleh The Company's profit and loss are also not
perubahan tingkat suku bunga karena bank, affected by changes in interest rates as the
pinjaman bank, liabilitas sewa dan utang non-usaha interest-bearing cash in banks, bank loan, lease
kepada pihak-berelasi memiliki suku bunga tetap dan liability and non-trade payables to related party
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. carry fixed interest and are measured at amortized
cost.
d. Risiko nilai mata uang asing d. Foreign currency risk
Resiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko Foreign currency risk is the risk that the fair value
bahwa nilai wajar atau arus kas masa depan dari or future cash flows of a financial instrument will
suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat fluctuate because of changes in foreign exchange
perubahan kurs mata uang asing. Perusahaan rates. The Company is exposed to foreign currency
terekspos terhadap risiko mata uang asing yang risk arising from monetary assets and liabilities that
timbul dari aset dan liabilitas moneter yang tidak are not denominated in the Company’s functional
didenominasikan dalam mata uang fungsional currency.
Perusahaan.
Eksposur tersebut terutama dikelola melalui lindung Those exposures are managed primarily by using
nilai alami (nature hedge) yang berasal dari saling natural hedges that arise from offsetting assets and
hapus antara aset dan liabilitas yang liabilities that are denominated in foreign
didenominasikan dalam mata uang asing. currencies
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As at December 31, 2025 and 2024,
moneter Perusahaan yang didenominasikan dalam the Company’s monetary assets denominated in
mata uang asing diungkapkan pada Catatan 30. foreign currency are disclosed in Note 30.
Perusahaan sebagian besar bertransaksi dalam The Company mainly transacts in Rupiah except
Rupiah dan tidak mempunyai risiko nilai tukar mata for cash in bank in USD and is not exposed to
uang asing yang signifikan, sehingga tidak dilakukan significant foreign exchange risk, hence no
analisis sensitivitas. sensitivity analysis has been performed.
86
Page 96
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 34. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN MODAL (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICIES (continued)
Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan Perusahaan dalam pengelolaan permodalan The Company’s objectives when managing capital
adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha are to safeguard the Company’s ability to continue as
Perusahaan guna memberikan imbal hasil kepada a going concern in order to provide returns for
pemegang saham dan manfaat kepada pemangku shareholders and benefits for other stakeholders and
kepentingan lainnya serta menjaga struktur modal yang to maintain an optimal capital structure to reduce the
optimal untuk mengurangi biaya modal. cost of capital.
Perusahaan mengelola struktur permodalan dan The Company manages its capital structure and
melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan makes adjustments to it, in light of changes in
kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan economic conditions. To maintain or adjust the capital
struktur permodalan. Perusahaan dapat menyesuaikan structure, the Company may adjust the dividend
pembayaran dividen kepada pemegang saham, payment to shareholders, issue new shares or sell
mengembalikan modal kepada pemegang saham, assets to reduce debt. No changes were made in the
menerbitkan saham baru atau menjual aset untuk objectives, policies or processes for the year ended
mengurangi jumlah utang. Tidak ada perubahan atas December 31, 2025.
tujuan, kebijakan maupun proses untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Perusahaan mengawasi modal menggunakan rasio The Company monitors capital using the debt to
utang terhadap ekuitas, yang merupakan nilai utang equity ratio, which is the value of debt divided by the
dibagi dengan jumlah ekuitas. Rasio ini dihitung dengan amount of the equity. This ratio is calculated as net
membagi jumlah utang neto dengan jumlah modal. debt divided by total capital. Net debt is calculated as
Utang neto dihitung dari jumlah pinjaman (termasuk total borrowings (including “current and non-current
pinjaman “jangka pendek dan jangka panjang” yang borrowings” as shown in the statement of financial
disajikan pada laporan posisi keuangan) dikurangi kas position) less cash on hand and cash in banks.
dan bank. Jumlah modal dihitung dari “ekuitas” seperti Total capital is calculated as “equity” as shown in the
yang ada pada laporan posisi keuangan ditambah utang statement of financial position plus net debt.
neto.
Gearing ratio pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 The gearing ratio as at December 31, 2025 and 2024
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Pinjaman 144.151.081.160 141.769.990.039 Debt
Dikurangi: kas dan bank (443.339.374 ) (1.045.239.704 ) Less: cash on hand and in banks
Pinjaman neto 143.707.741.786 140.724.750.335 Net debt
Ekuitas 429.727.467.740 428.775.087.134 Equity
Rasio pinjaman neto terhadap
modal 33,44% 32,82% Net debt to equity ratio
87
Page 97
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 35. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
KAS FLOWS
a. Aktivitas investasi non-kas yang signifikan a. Significant non-cash investing activities was
adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
Perubahan nilai wajar pada aset Net fair value changes on other non-
tidak lancar lainnya (Catatan 27) 1.898.417.653 (304.180.676) current assets (Note 27)
Perolehan properti investasi melalui Acquisition of investment properties
realisasi pembelian uang muka through realization of advances for
tanah dan bangunan 998.751.375 2.400.000.000 purchase of land and building
Penurunan liabilitas sewa karena Decrease in lease liability due to
pengukuran kembali - (15.437.702) remeasurement
Penambahan aset hak-guna melalui Addition to right-of-use asset through
liabilitas sewa (Catatan 10) - 238.091.470 lease liability (Note 10)
Penurunan liabilitas sewa melalui Decrease in lease liability through
akrual (10.795.400) - accruals
Penambahan liabilitas sewa melalui Increase in lease liability through
akumulasi bunga 714.875 - accretion of interest
b. Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas b. Reconciliation of liabilities arising from
pendanaan dijelaskan sebagai berikut: financing activities was explained as follows:
Tabel di bawah ini merinci perubahan dalam The table below details changes in liabilities
kegiatan Perusahaan yang timbul dari pembiayaan, arising from financing activities, including both
termasuk perubahan kas dan non-kas. Liabilitas cash and non-cash changes. Liabilities arising
yang timbul dari kegiatan pembiayaan adalah yang from financing activities are those for which cash
di mana arus kas, atau arus kas di masa depan flows were, or future cash flows will be, classified
akan, diklasifikasikan dalam laporan arus kas in statement of cash flows as cash flows from
Perusahaan sebagai arus kas dari kegiatan financing activities.
pembiayaan.
Perubahan transaksi non-kas/
Non-cash changes
Arus kas
pendanaan/ Akumulasi bunga/
1 Januari/ Financing Akrual/ Accretion of 31 Desember/
January 1, 2025 cash flows Accruals interest December 31, 2025
Liabilitas sewa 219.711.463 (115.729.679) (10.795.400) 714.875 93.901.259 Lease liability
Pinjaman bank 97.534.832.110 (7.000.000.000) - - 90.534.832.110 Bank loan
Non-trade
Utang non-usaha - payables -
pihak berelasi 15.755.843.483 10.656.901.323 - - 26.412.744.806 related party
Jumlah 113.510.387.056 3.541.171.644 (10.795.400) 714.875 117.041.478.175 Total
Perubahan transaksi non-kas/
Non-cash changes
Penambahan Pengukuran
Arus kas aset hak-guna/ kembali atas
pendanaan/ Addition to liabilitas sewa/
1 Januari/ Financing right-of-use Remeasurement 31 Desember/
January 1, 2024 cash flows asset of lease liability December 31, 2024
Liabilitas sewa 136.637.394 (139.579.699) 238.091.470 (15.437.702) 219.711.463 Lease liability
Pinjaman bank 103.534.832.110 (6.000.000.000) - - 97.534.832.110 Bank loan
Non-trade
Utang non-usaha - payables -
pihak berelasi 7.000.000.000 8.755.843.483 - - 15.755.843.483 related party
Jumlah 110.671.469.504 2.616.263.784 238.091.470 (15.437.702) 113.510.387.056 Total
88
Page 98
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. KELANGSUNGAN USAHA 36. GOING CONCERN
Laporan keuangan telah disusun atas dasar The financial statements have been prepared on a
kelangsungan usaha, yang mempertimbangkan realisasi going concern basis, which contemplates the
aset dan kepuasan liabilitas dalam kegiatan usaha realization of assets and the satisfaction of liabilities
normal. in the normal course of business.
Seperti yang ditunjukkan dalam laporan keuangan, pada As shown in the financial statements, as at
tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan berada pada December 31, 2025, the Company is in a net current
liabilitas jangka pendek neto sebesar liability position amounting to Rp13,803,569,562.
Rp13.803.569.562. Selain itu, Perusahaan memiliki arus In addition, the Company has negative operating cash
kas operasi negatif sebesar Rp1.580.702.382 untuk flows amounting Rp1,580,702,382 for the year ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. December 31, 2025.
Faktor-faktor ini, antara lain, menunjukkan adanya These factors, among others, indicate the existence
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan of a material uncertainty that may cast significant
keraguan signifikan pada kemampuan Perusahaan doubt on the Company’s ability to continue as a going
untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan, oleh concern and, therefore, it may be unable to realize its
karena itu, mungkin tidak dapat merealisasikan asetnya assets and discharge its liabilities in the normal
dan melunasi kewajibannya dalam kegiatan bisnis course of business. The financial statements do not
normal. Laporan keuangan tidak termasuk penyesuaian include any adjustments that might result from the
yang mungkin timbul dari hasil ketidakpastian ini. outcome of this uncertainty.
Mengenai hal-hal ini, manajemen Perusahaan Regarding these matters, the Company’s
berencana untuk: management plans to:
1. Melakukan rekondisi dan penataan ulang untuk 1. Conduct a comprehensive refurbishment and
gedung secara menyeluruh termasuk façade dan relayout of the building, including the façade and
public area dengan design yang inovatif dan public areas, incorporating innovative designs and
arsitektur yang menarik. attractive architectural concepts.
2. Perekrutan calon mix tenant baru bersamaan 2. Recruit prospective new tenants in line with the
dengan penataan ulang gedung. building relayout program.
3. Melakukan strategi tenant mix yang optimal meliputi: 3. Implement an optimal tenant mix strategy, which
includes:
- Campuran ritel yang lengkap dengan - Provide a comprehensive retail mix by
menghadirkan berbagai jenis toko baru mulai introducing various types of new stores,
dari toko hobi, fashion dan aksesories untuk including hobby, fashion and accessories
memenuhi keragaman kebutuhan pengunjung. outlets to accommodate diverse visitor
needs.
- Pusat food and beverage (“F&B”) yang menarik - Develop an attractive food and beverage
mulai dari kafe dan restoran yang menjadi daya (“F&B”) area consisting of cafés and
tarik tersendiri bagi pengunjung. restaurants that serve as key attractions for
visitors.
- Hiburan dan rekreasi dengan menghadirkan - Enhance entertainment and recreational
arena permainan, olahraga, bioskop yang facilities, including gaming areas, sports
meningkatkan pengalaman pengunjung. facilities, and cinemas to improve visitor
experience.
- Tersedianya layanan profesional kesehatan - Provide professional health services such as
seperti klinik kecantikan yang memberikan beauty clinics to enhance visitor
kenyamanan bagi pengunjung. convenience.
4. Menciptakan manajemen operasional yang efisien 4. Establish efficient operational management,
meliputi: including:
- Meningkatkan kebersihan dan keamanan pusat - Improve the cleanliness and security of the
perbelanjaan untuk kenyamanan pengunjung. shopping center to ensure visitor comfort.
- Menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik - Maintain effective communication and
dengan tenant untuk menciptakan pengalaman cooperation with tenants to support an
belanja yang optimal. optimal shopping experience.
- Mengatur logistik barang dan fasiltas secara - Manage logistics and operational facilities
efektif untuk kelancaran operasional. effectively to ensure smooth operational
activities.
89
Page 99
PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT BIMA SAKTI PERTIWI TBK
Tanggal 31 Desember 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2025
Pada Tanggal Tersebut And For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. KELANGSUNGAN USAHA (lanjutan) 36. GOING CONCERN (continued)
Mengenai hal-hal ini, manajemen Perusahaan Regarding these matters, the Company management
berencana untuk: (lanjutan) plans to: (continued)
5. Menciptakan pengelolaan keuangan yang sehat 5. Maintain sound financial management by:
dengan:
- Mengoptimalkan sumber pendapatan dari sewa - Optimize revenue sources from retail space
toko, pameran, media promosi dan parkir. rentals, exhibitions, advertising media, and
parking facilities.
- Mengoptimalkan pengendalian biaya - Strengthening cost control over operational
operasional, perawatan dan sumber daya untuk expenses, maintenance, and resources to
meningkatkan profitibilitas. improve profitability.
6. Melakukan strategi pemasaran dan promosi yang 6. Implement effective marketing and promotional
efektif: strategies, including:
- Mengoptimalkan semua platform media sosial - Optimize the use of social media platforms
untuk menjangkau audiens yang luas dan aktif. to reach a broader and more active
audience.
- Melakukan kampanye iklan yang kreatif dan - Conduct creative and integrated advertising
terintegrasi di berbagai saluran. campaigns across multiple channels.
- Memperbanyak event dan promosi untuk - Organize events and promotional programs
menarik pengunjung. to increase visitor traffic.
- Kemitraan dengan influencer. - Establish partnerships with influencer.
Selain itu, Christopher Sumasto Tjia, ultimate beneficial In addition, Christopher Sumasto Tjia, the beneficial
owner, berkomitmen untuk memberikan dukungan owner, committed to provide financial support to the
keuangan kepada Perusahaan sehingga Company so as to allow it to meet its maturing
memungkinkannya untuk memenuhi kewajiban jatuh obligations as they fall due. Accordingly, they
tempo pada saat telah jatuh tempo. Untuk itu, mereka continue to adopt the going concern basis in preparing
terus mengadopsi dasar kelangsungan usaha dalam the financial statements.
menyiapkan laporan keuangan.
90
Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Provisional Notary Representative Raden Hardjokoesoemo
p.15
unresolved
person
Minarno Hardjokoesoemo
p.15
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik
p.15
unresolved
org
Ministry of Indonesia
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.15
unresolved
person
Francisco Sumasto
· Komisaris Utama
p.15
unresolved
person
Notary Christina Dwi Utami
p.16 ×4
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.16 ×3
unresolved
org
Financial Services Authority
p.18
unresolved
org
Bank Indonesia
p.20 ×2
unresolved
org
PT Bank Mayapada
p.52
unresolved
org
Internasional Tbk
p.52
unresolved
org
PT Bank Victoria
p.52 ×13
unresolved
org
PT Securindo Packtama Indonesia
p.52
unresolved
org
PT Securindo Packtama Indonesia Muhammad Haris
p.52
unresolved
org
PT Boga Kreasi Indah
p.52 ×2
unresolved
org
PT Boga Kreasi Indah CV Bakmi Budi Berjaya
p.52 ×2
unresolved
org
PT Bahagia Sukses Lestari
p.52 ×5
unresolved
org
PT Fajar Utama Nuansa
p.52 ×2
unresolved
org
PT Cinemaxx Global Pasifik
p.52 ×2
unresolved
org
PT Gramedia Asri Media
p.52 ×2
unresolved
org
PT Mega Departement Store
p.52 ×2
unresolved
org
PT Mega Departement Store Lain-lain
p.52
unresolved
org
PT Jatra Mandiri Indonesia
p.52 ×8
unresolved
org
PT Jatra Mandiri Indonesia Cadangan
p.52
unresolved
org
PT Securindo Packatama
p.53 ×2
unresolved
org
PT Securindo Packatama Indonesia
p.53 ×2
unresolved
org
PT Jatra Mandiri Indonesia Muhammad Haris
p.53
unresolved
org
PT Mega Departement Store Muhammad Haris
p.53
unresolved
org
PT Bahagia Sukses Lestari Penyisihan
p.53
unresolved
org
KJPP Iwan Bachron & Rekan
p.57 ×6
unresolved
org
KJPP Iwan Bachron
p.57 ×8
unresolved
org
PT Prudential Life Assurance
p.60 ×4
unresolved
org
Victoria International Tbk
p.66
unresolved
person
Suwarni Sukiman
· Notaris
p.68 ×3
unresolved
org
PT Jatra
p.76
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.