Skip to content
Back to announcement

20260311_GOTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_32053374_lamp1.pdf

Other Text extracted GOTO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 21

Page 1
Nomor / Number: 025/GOTO/CS/JKT/III/2026

Perihal: Laporan Informasi kepada Otoritas       Subject: Report to the Financial Services
         Jasa Keuangan sehubungan dengan                  Authority (Otoritas Jasa Keuangan)
         Informasi atau Fakta Material                    in connection with a Material
                                                          Information or Facts

Kepada Yth. / To:

 1. Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services Authority (“OJK”)
    Gedung Sumitro Djojohadikusumo Lantai 1
    Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4
    Jakarta 10710
    U.p. / Attn: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa
                 Karbon / Executive Chief of the Capital Market, Derivative Financial and
                 Carbon Trading Supervisory


 2. PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) / Indonesia Stock Exchange (“IDX”)
    Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
    Jakarta 12190
    U.p. / Attn: Direktur Penilaian Perusahaan / Director of Listing



Dengan hormat,                                   Dear Sir / Madam,

Merujuk     pada     Peraturan     OJK     No.   Referring to the OJK Regulation No.
31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas         31/POJK.04/2015          concerning    Disclosure
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau   Information on Material Information or Facts by
Perusahaan Publik sebagaimana dicabut            Issuers or Public Companies as partially
sebagian berdasarkan Peraturan OJK No. 45        revoked by the OJK Regulation No. 45 of 2024
Tahun 2024 tentang Pengembangan dan              concerning Development and Reinforcement of
Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik dan       Issuers and Public Companies and the Decree
Keputusan Direksi BEI No:Kep-00087/BEI/12-       of the Board of Directors of the IDX No: Kep-
2025 Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban       00087/BEI/12-2025         Regulation   No.    I-E
Penyampaian Informasi, PT GoTo Gojek             regarding    the       Information    Submission
Tokopedia Tbk (“Perseroan”) dengan ini           Obligation, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“the
menyampaikan Keterbukaan Informasi dengan        Company”) hereby conveys a Disclosure of
maksud untuk memberikan penjelasan sebagai       Information for the purpose of providing an
pemenuhan        ketentuan       perundangan-    explanation to fulfill the relevant requirements
undangan pada Lampiran I.                        under the applicable laws and regulations on
                                                 Attachment I.

Sehubungan dengan hal di atas, bersama ini       In connection with the foregoing, we hereby, for
kami untuk dan atas nama Perseroan               and on behalf of the Company, convey a
menyampaikan       Keterbukaan   Informasi       Disclosure of Information in connection with
sehubungan dengan informasi atau fakta           material information or facts as follows:
material sebagai berikut:




                                                                                                 1
Page 2
Nama Emiten / Name of the Issuer                 :   PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) /
                                                     PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Company”)

Alamat / Address                                 :   Gedung Pasaraya Blok M, 6-7/F,                Jl.
                                                     Iskandarsyah II No. 2, Jakarta 12160

Bidang Usaha / Business Line                     :   Perusahaan induk dan penyedia platform digital
                                                     yang mengintegrasikan on-demand services, e-
                                                     commerce dan produk digital, serta financial
                                                     technology services secara langsung maupun
                                                     tidak langsung melalui entitas-entitas di dalam
                                                     Perusahaan. /

                                                     Holding company and digital platform provider
                                                     integrating on-demand services, e-commerce
                                                     and digital products and financial technology
                                                     services, directly or indirectly through entities
                                                     within the Company.

Telepon / Phone                                  :   (021) 2910 1072

Faksimili / Fax                                  :   (021) 2709 7877

Email                                            :   corpsecretary@gotocompany.com

Website                                          :   www.gotocompany.com


1. Tanggal Kejadian                                  1. Date of the Event

    Rabu, 11 Maret 2026                                  Wednesday, March 11, 2026

2. Jenis Informasi                                   2. Information Type

    Informasi atau Fakta Material Lainnya                Other Material Facts or Information

3. Uraian Informasi                                  3. Description of Information

    Pada hari ini, Perseroan telah menerbitkan          The Company today released its Audited
    Laporan Keuangan Konsolidasian Tanggal              Consolidated Financial Statements as of
    31 Desember 2025 dan untuk Tahun Yang               December 31 2025 and For The Year Then
    Berakhir Pada Tanggal Tersebut yang                 Ended,     through    its   letter  No.
    Telah Diaudit, melalui surat Perseroan No.          021/GOTO/CS/JKT/III/2026, dated March
    021/GOTO/CS/JKT/III/2026, tanggal 11                11, 2026.
    Maret 2026.

    Perseroan hari ini mengumumkan kinerja               The Company today announced its fourth-
    keuangan kuartal keempat dan tahun buku              quarter and full year 2025 financial results.
    2025. Perseroan berhasil melampaui                   The Company beat its 2025 adjusted
    pedoman EBITDA Grup yang Disesuaikan                 EBITDA guidance of Rp1.8-1.9 trillion, and
    tahun 2025 sebesar Rp1,8-1,9 triliun, dan            set ambitious guidance of Rp3.2-3.4 trillion
    menetapkan pedoman untuk tahun buku                  for the full year 2026 - growth of 59-69%.
    2026 naik 59-69% menjadi Rp3,2-3,4
    triliun.




                                                                                                     2
Page 3
GTV Inti Grup tumbuh 57% YoY menjadi          Group core GTV grew 57% YoY to Rp124
Rp124 triliun pada Kuartal 4, dan             trillion in 4Q, increasing 49% YoY to Rp400
meningkat 49% YoY menjadi Rp400 triliun       trillion for the full year, with total GTV
untuk setahun penuh, total GTV naik           climbing to Rp212 trillion, up 47% YoY in
menjadi Rp212 triliun, atau tumbuh 47%        4Q, rising 32% to Rp686 trillion in the full
YoY pada Kuartal 4, dan meningkat 32%         year.
menjadi Rp686 triliun untuk setahun
penuh.

Pendapatan bersih naik 19% YoY menjadi        Net revenue grew 19% YoY to Rp5 trillion in
Rp5 triliun pada Kuartal 4, dan naik 24%      4Q, and 24% YoY to Rp18.3 trillion for the
YoY menjadi Rp18,3 triliun untuk setahun      full year as Group Annual Transacting Users
penuh. Sejalan dengan meningkatnya            (ATU) rose 24% YoY to 66 million.
jumlah Pengguna yang Bertransaksi
Tahunan (ATU) Grup sebesar 24% YoY
menjadi 66 juta pengguna.

EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai         Group adjusted EBITDA reached Rp672
Rp672 miliar pada Kuartal 4, meningkat        billion in 4Q, an improvement of 106% YoY,
106% YoY, dan Rp2 triliun untuk tahun         and Rp2 trillion for the full year, representing
buku 2025, mencerminkan peningkatan           544% YoY, surpassing the Company’s
544%    YoY,    melampaui        pedoman      guidance of Rp1.8-1.9 trillion.
Perseroan sebesar Rp1,8-1,9 triliun.

Perseroan juga membukukan arus kas            The Company achieved positive adjusted
bebas yang disesuaikan positif sebesar        free cash flow amounting to Rp748 billion in
Rp748 miliar pada Kuartal 4, atau Rp966       4Q, or Rp966 billion for the full year,
miliar   untuk     tahun   penuh       yang   demonstrating      improved       business
menunjukkan perbaikan fundamental             fundamentals     and    effective   capital
bisnis dan alokasi modal yang efektif.        allocation.

Imbalan jasa e-commerce dari PT               The e-commerce service fee from PT
Tokopedia mencapai Rp193 miliar pada          Tokopedia reached Rp193 billion in the
kuartal keempat, atau mencapai Rp820          fourth quarter, and Rp820 billion for the full
miliar untuk setahun penuh.                   year.

Unit   usaha    Financial   Technology        Financial Technology achieved record
mencetak rekor EBITDA yang disesuaikan        adjusted EBITDA of Rp226 billion in 4Q,
sebesar Rp226 miliar pada Kuartal 4,          bringing the full year to Rp497 billion,
membawa capaian setahun penuh di angka        marking the fifth consecutive quarter of
Rp497 miliar, menandai profitabilitas         profitability, driven    by    improving
selama   lima   kuartal   berturut-turut,     performance across both payments and
didorong oleh peningkatan kinerja dari        lending.
segmen payments dan pinjaman.

Unit usaha On-Demand Services (ODS)           On-Demand Services Adjusted EBITDA
mencatatkan    rekor     EBITDA    yang       increased 55% YoY to a record Rp415
disesuaikan meningkat 55% YoY dan             billion, the sixth consecutive quarter of
mencetak rekor tertinggi ke angka Rp415       positive adjusted EBITDA improvement. For
miliar, yang menandakan peningkatan           the full year, adjusted EBITDA increased
EBITDA yang disesuaikan selama enam           105% YoY to Rp1.4 trillion.
kuartal berturut-turut. EBITDA yang
disesuaikan juga meningkat 105% YoY
menjadi Rp1,4 triliun untuk periode
setahun penuh.




                                                                                             3
Page 4
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola           Environmental, Social and Governance
(ESG)                                         (ESG)

Perseroan terus memperkuat inisiatif yang     The Company continued to focus on
berfokus pada keberlanjutan, inklusivitas,    sustainability, inclusion and community
dan      pengembangan         komunitas.      development. Highlights from 4Q25 include:
Pencapaian di Kuartal 4 tahun 2025
mencakup:

 ●   Menjadi ekosistem digital pertama di      ● Becoming the first Indonesian digital
     Indonesia     yang     menyediakan            ecosystem to provide comprehensive
     perlindungan      sosial      secara          social         security       (BPJS
     menyeluruh (BPJS Ketenagakerjaan              Ketenagakerjaan         and    BPJS
     dan BPJS Kesehatan) untuk mitra               Kesehatan) for top-performing driver-
     pengemudi dengan performa yang                partners through GoTo’s Program
     baik melalui Program Apresiasi Mitra          Apresiasi Mitra.
     GoTo.

 ●   Meningkatkan aksesibilitas beasiswa       ●   Increasing availability of scholarships
     bagi mitra pengemudi dan keluarga             for driver-partners and their families
     mereka melalui Yayasan GoTo                   through the GoTo Merah Putih
     Merah Putih, serta meluncurkan                Foundation, and launching Bursa
     Bursa Kerja Mitra Driver Gojek,               Kerja Mitra Driver Gojek, a job
     sebuah platform penyedia lapangan             marketplace to support driver-partner
     kerja    yang   dirancang     untuk           professional development and future
     mendukung           pengembangan              resilience.
     profesional dan ketangguhan masa
     depan mitra pengemudi.

 ●   Melampaui target Perseroan dalam          ● Surpassing the Company's target of
     pengadaan 10.000 kendaran listrik             10,000 Electric Vehicles (EVs) in its
     (Electric Vehicles) pada armada mitra         driver-partner fleet, advancing its long-
     pengemudi, guna mempercepat                   term decarbonization goals.
     pencapaian target dekarbonisasi
     jangka panjang.

 ●   Memperluas program pengelolaan            ● Expanding       the Company’s office
     limbah operasional ke seluruh kantor          waste management program to all
     di Jakarta, sebagai bentuk komitmen           Jakarta     offices,   advancing    its
     Perseroan dalam mencapai target               commitment to zero-waste-to-landfill in
     zero-waste-to-landfill pada seluruh           its corporate operations.
     kegiatan operasional perusahaan.

 ●   Meluncurkan       pelatihan     Bahasa    ● Launching the first official Indonesian
     Isyarat Indonesia (BISINDO) resmi             Sign Language (BISINDO) training
     pertama bagi karyawan GoTo,                   workshop for GoTo employees,
     sebagai upaya memberdayakan                   empowering employees to build a
     sumber daya manusia dalam                     more inclusive and communicative
     menciptakan lingkungan kerja yang             environment.
     lebih inklusif dan komunikatif.




                                                                                           4
Page 5
   Pedoman Kinerja 2026                            2026 Company Outlook

   Perseroan memperkirakan percepatan              The Company expects accelerated growth
   pertumbuhan        dan      peningkatan         and improved profitability throughout 2026
   profitabilitas sepanjang tahun 2026             as it leverages its ecosystem to solve
   dengan memanfaatkan ekosistemnya                customer problems, while investing the
   yang bisa memberikan solusi atas                capabilities required to support this.
   permasalahan sehari-hari pelanggan, dan
   terus berinvestasi ke kapabilitas yang
   penting untuk mendukung hal tersebut.

   Untuk periode tahun penuh 2026, saat ini        For full-year 2026, the Company currently
   Perseroan memperkirakan:                        expects:

    ● EBITDA Grup yang disesuaikan                  ● Group adjusted EBITDA of between
      berada di kisaran Rp3,2 triliun - Rp3,4         Rp3.2 trillion and Rp3.4 trillion.
      triliun.

    ● EBITDA yang disesuaikan untuk unit            ● Fintech adjusted EBITDA of between
      usaha Financial Technology berada di             Rp1.4 trillion and Rp1.5 trillion.
      kisaran Rp1,4 - Rp1,5 triliun.
                                                    ● ODS adjusted EBITDA of between
    ● EBITDA yang disesuaikan untuk unit               Rp1.7 trillion and Rp1.8 trillion.
      usaha On-Demand Services berada di
      kisaran Rp1,7 - Rp1,8 triliun.

   Prospek ini didasarkan pada kondisi pasar       This outlook is based on current market
   saat ini dan mencerminkan perkiraan awal        conditions and reflects the Company's
   Perseroan, yang seluruhnya bergantung           preliminary estimates, which are all subject
   pada berbagai ketidakpastian dan risiko         to various uncertainties and risks including
   termasuk meningkatnya persaingan pasar,         increasing market competition, cost
   inflasi biaya, kondisi perekonomian makro,      inflation, macroeconomic conditions and
   dan variabel lainnya.                           other variables.


Penjelasan lebih lanjut tersedia pada siaran    Further explanation is available on the press
pers pada Lampiran I.                           release in Attachment I.

4. Dampak Kejadian Informasi                    4. Impact of the Information

   Informasi tersebut tidak berdampak              This information does not have a detrimental
   merugikan terhadap kegiatan operasional,        effect on the operational activities, legal,
   hukum,     kondisi   keuangan,     atau         financial condition or business continuity of
   kelangsungan usaha Perseroan.                   the Company.

5. Keterangan Lain-Lain                         5. Other Information

   Untuk informasi lebih lanjut mengenai           For more detailed information on the Q4
   kinerja  keuangan     dan     operasional       2025 and FY 2025’s financial and
   Perseroan untuk Kuartal 4 2025 dan Tahun        operational performance of the Company
   Buku 2025, termasuk kinerja dari masing-        including the performance of each segment,
   masing segmen operasional Perseroan,            kindly refer to the press release attached as
   mohon merujuk pada siaran pers yang             Attachment 1 of this letter.
   kami lampirkan pada Lampiran 1 surat ini.




                                                                                               5
Page 6
Demikian Keterbukaan Informasi kami                         We hereby convey this Disclosure of
sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan                   Information, and we thank you for your attention.
terima kasih.


Jakarta,11 Maret/ March 11, 2026
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk




R.A. Koesoemohadiani
Direktur / Sekretaris Perusahaan
Director / Corporate Secretary



Tembusan / Carbon Copied:
1. Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Jasa, PT Bursa Efek Indonesia
2. Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan




                                                                                                            6
Page 7
      Kinerja Kuartal Keempat & Tahun Buku 2025 Grup GoTo, Lampaui
                       Pedoman Kinerja & Cetak Rekor
Ikhtisar Kinerja
    ●​ GoTo mencatatkan EBITDA Grup yang disesuaikan3 untuk tahun buku 2025 sebesar Rp2 triliun,
         melampaui pedoman kinerja sebesar Rp1,8-1,9 triliun. EBITDA Grup yang disesuaikan3 pada Kuartal
         4 mencapai rekor tertinggi sebesar Rp672 miliar.
    ●​ Pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan3 untuk tahun 2026 ditetapkan pada kisaran Rp3,2
         hingga Rp3,4 triliun, naik 59-69% YoY sejalan dengan momentum pertumbuhan yang
         berkelanjutan, berdasarkan perkiraan saat ini dan bergantung pada faktor-faktor ekonomi makro.
    ●​ GTV inti1,4 Grup tumbuh menjadi Rp124 triliun pada Kuartal 4, naik 57% YoY dan Rp400 triliun atau
         49% untuk setahun penuh, seiring meningkatnya jumlah Pengguna yang Bertransaksi Tahunan
         (ATU)1,12 Grup sebesar 24% YoY menjadi 66 juta pengguna.
    ●​ Pendapatan bersih Grup1 meningkat 19% YoY menjadi Rp5 triliun pada Kuartal 4, dan naik sebesar
         24% menjadi Rp18,3 triliun untuk setahun penuh.
    ●​ Arus kas bebas yang disesuaikan9 mencapai Rp748 miliar pada Kuartal 4 dan Rp966 miliar untuk
         setahun penuh.
    ●​ Unit usaha Financial Technology mencetak rekor EBITDA yang disesuaikan3 sebesar Rp226 miliar
         pada Kuartal 4, dan Rp497 miliar untuk setahun penuh, didorong oleh pertumbuhan di layanan
         pembayaran dan pinjaman.
    ●​ Unit usaha On-Demand Services (ODS) mencatatkan rekor EBITDA yang disesuaikan3 sebesar
         Rp415 miliar, naik 55% YoY pada Kuartal 4, dan Rp1,4 triliun atau naik 105% YoY untuk setahun
         penuh.
    ●​ Imbalan jasa e-commerce mencapai Rp193 miliar pada Kuartal 4, dengan total Rp820 miliar untuk
         setahun penuh.


Jakarta, Indonesia, 11 Maret 2026 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI:
GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja keuangan kuartal keempat
dan tahun buku 2025. Perseroan berhasil melampaui pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan3 tahun
2025 sebesar Rp1,8-1,9 triliun, dan menetapkan pedoman untuk tahun buku 2026 naik 59-69% menjadi
Rp3,2-3,4 triliun.

Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo, menyatakan: “Kami mencatatkan kinerja yang kuat di kuartal
keempat dan selama tahun 2025, dengan GTV inti1 meningkat 49% secara tahunan dan EBITDA yang
disesuaikan3 mencapai Rp2 triliun, melampaui pedoman yang telah kami tetapkan. Seiring berlanjutnya
momentum ini, kami menetapkan pedoman EBITDA yang disesuaikan3 untuk 2026 di kisaran Rp3,2–3,4
triliun.”

“Pertumbuhan laba diperkirakan akan terus berlanjut di seluruh lini bisnis Financial Technology dan
On-Demand Services sepanjang 2026. Untuk unit usaha On-Demand Services, kami memperkirakan
pertumbuhan pendapatan yang lebih kuat pada paruh kedua tahun ini seiring peningkatan kemampuan
kami dalam melayani segmen mass market dengan lebih baik.”

“Untuk mewujudkannya, kami akan tetap fokus memberikan solusi nyata sesuai kebutuhan konsumen, baik
di segmen affluent maupun mass market, sembari terus berinvestasi pada kapabilitas utama yang
memungkinkan kami menghadirkan solusi tersebut.”

Simon Ho, Direktur Keuangan Grup GoTo, menambahkan: “Kinerja kami mencerminkan keberhasilan yang
terus berlanjut dalam upaya mencetak pertumbuhan pendapatan (top-line) dan meningkatkan profitabilitas




                                                                                                       1
Page 8
(bottom-line). Kami kembali mencetak rekor EBITDA Grup yang disesuaikan3, ditopang oleh peningkatan
pendapatan bersih, disiplin biaya, dan operating leverage yang positif.”

“Kami juga mencatatkan peningkatan arus kas bebas yang disesuaikan9 positif, sebuah indikasi yang jelas
dari penguatan fundamental bisnis dan alokasi modal yang efektif. Kinerja setahun penuh ini juga menjadi
fondasi solid untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitabilitas seiring fokus kami menjalankan
strategi di tahun 2026.”


Ikhtisar Kinerja Grup

Aktual
 (dalam miliar Rupiah)   Untuk periode tiga bulan yang berakhir 31              Untuk periode 12 bulan yang berakhir 31
                                     Desember 2025                                         Desember 2025

                           2025              2024               Perubahan ​      2025         2024        Perubahan ​
                                                                  YoY %                                     YoY %

 Indikator Operasional

 GTV Inti4                124.022            79.223                57%           399.848     277.058          44%

 GTV2                     211.732            144.464               47%           685.649     538.200          27%




 Indikator Keuangan

 Pendapatan Bersih         5.027              4.231                19%           18.322       15.894          15%

 EBITDA yang                672               32610               106%            2.008        24710          713%
 disesuaikan3

 Rugi Periode Berjalan     (505)              (926)                45%           (1.502)      (5.465)         73%



Proforma1
 (dalam miliar Rupiah)            Untuk periode 12 bulan yang berakhir
                                          31 Desember 2025

                                    2025               2024         Perubahan
                                                                      YoY %

 Indikator Operasional

 GTV Inti4                         399.848            268.165            49%

 GTV2                              685.649            519.784            32%




                                                                                                                        2
Page 9
 Indikator Keuangan

 Pendapatan Bersih                    18.322              14.753           24%


 EBITDA yang disesuaikan3             2.008               31210            544%

 Rugi Periode Berjalan                (1.633)            (3.084)           47%



GTV Inti1,4 Grup tumbuh 57% YoY menjadi Rp124 triliun pada Kuartal 4, dan meningkat 49% YoY menjadi
Rp400 triliun untuk setahun penuh, total GTV1,2 naik menjadi Rp212 triliun, atau tumbuh 47% YoY pada
Kuartal 4, dan meningkat 32% menjadi Rp686 triliun untuk setahun penuh.

Pendapatan bersih1 naik 19% YoY menjadi Rp5 triliun pada Kuartal 4, dan naik 24% YoY menjadi Rp18,3
triliun untuk setahun penuh. Sejalan dengan meningkatnya jumlah Pengguna yang Bertransaksi Tahunan
(ATU)12 Grup sebesar 24% YoY menjadi 66 juta pengguna.

EBITDA Grup yang disesuaikan1,3 mencapai Rp672 miliar pada Kuartal 4, meningkat 106% YoY, dan Rp2
triliun untuk tahun buku 2025, mencerminkan peningkatan 544% YoY, melampaui pedoman Perseroan
sebesar Rp1,8-1,9 triliun.

Perseroan juga membukukan arus kas bebas yang disesuaikan9 positif sebesar Rp748 miliar pada Kuartal
4, atau Rp966 miliar untuk tahun penuh yang menunjukkan perbaikan fundamental bisnis dan alokasi
modal yang efektif.

Imbalan jasa e-commerce dari PT Tokopedia mencapai Rp193 miliar pada kuartal keempat, atau mencapai
Rp820 miliar untuk setahun penuh.


Financial Technology


 (dalam miliar Rupiah,   Untuk periode tiga bulan yang berakhir 31                Untuk periode 12 bulan yang berakhir 31
 kecuali   dinyatakan                Desember 2025                                           Desember 2025
 lain)
                            2025                2024               Perubahan         2025          2024       Perubahan
                                                                     YoY %                                      YoY %

 Indikator
 Operasional

 GTV Inti4                  116.267             71.612               62%            369.965       240.789        54%

 GTV2                       204.970             137.691              49%            659.608       494.590        33%

 Nilai Buku Pinjaman         8.777              5.224                68%              8.777        5.224         68%
 Konsumen6

 Pengguna yang               26,2                20,2                30%              23,4          18,1         29%
 Bertransaksi Bulanan
 (MTU’s, dalam satuan
 juta)11



                                                                                                                            3
Page 10
 Indikator Keuangan

 Pendapatan Bersih         1.676          1.157          45%          5.780         3.557         62%

Pendapatan                  1.101         704            56%           3.781        1.935         95%
Pinjaman7

EBITDA yang                 226            14           1.514%         497          (467)         n.a
disesuaikan3


   ●​ Pengguna yang Bertransaksi Bulanan (MTU)11 naik 30% YoY menjadi 26,2 juta pada Kuartal 4, dan
      mencapai rekor 27,3 juta pengguna pada akhir tahun 2025. Pengguna yang Bertransaksi Tahunan
      (ATU)12 tumbuh 36% menjadi 57 juta seiring langkah Perseroan yang terus meningkatkan interaksi
      pengguna di dalam aplikasi dan monetisasi.
   ●​ Unit usaha financial technology mencapai lebih dari 600 juta transaksi bulanan pada Desember
      2025, meningkat 76% YoY seiring dengan penambahan fitur-fitur baru yang mendorong tingkat
      interaksi lebih tinggi.
   ●​ GTV inti4 tumbuh 62% YoY menjadi Rp116,3 triliun pada Kuartal 4, dan meningkat 54% YoY menjadi
      Rp370 triliun untuk setahun penuh, ditopang oleh semakin kuatnya segmen consumer payments
      serta pertumbuhan pengguna dan transaksi yang kuat.
   ●​ Pendapatan bersih tumbuh 45% YoY menjadi Rp1,7 triliun pada Kuartal 4, dan 62% YoY menjadi
      Rp5,8 triliun untuk setahun penuh, didukung oleh ekspansi nilai buku pinjaman konsumen dan
      pertumbuhan transaksi pembayaran yang stabil.
   ●​ Pendapatan pinjaman7 tumbuh 56% YoY menjadi Rp1,1 triliun pada Kuartal 4 dan tumbuh 95% YoY
      menjadi Rp3,8 triliun untuk setahun penuh dikarenakan peningkatan nilai buku pinjaman
      konsumen6 menjadi Rp8,8 triliun, atau naik 68% YoY.
   ●​ EBITDA yang disesuaikan3 mencapai rekor Rp226 miliar pada Kuartal 4, membawa capaian
      setahun penuh di angka Rp497 miliar, menandai profitabilitas selama lima kuartal berturut-turut,
      didorong oleh peningkatan kinerja dari segmen payments dan pinjaman.
   ●​ Manajemen risiko yang disiplin terus dipertahankan seiring dengan pertumbuhan skala bisnis
      pinjaman. Didukung oleh proses underwriting berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial
      Intelligence/AI), dan data ekosistem yang memungkinkan penilaian kredit yang komprehensif
      untuk menjaga kualitas aset yang kuat.


On-Demand Services

(dalam miliar Rupiah)   Untuk periode tiga bulan yang berakhir   Untuk periode 12 bulan yang berakhir 31
                                 31 Desember 2025                           Desember 2025

                          2025          2024       Perubahan       2025          2024        Perubahan
                                                     YoY %                                     YoY %

Indikator
Operasional5

GTV2,5                    17.710        17.058         4%         66.534         61.873          8%

Mobility2,5,8             6.516         6.359          2%          24.715        23.113          7%

Delivery2,5,8             11.194        10.699         5%          41.819        38.760          8%




                                                                                                           4
Page 11
Indikator Keuangan

Pendapatan Bersih5      3.397        3.090        10%          12.596        10.880        16%

Mobility5,8             858          746          15%           3.133        2.733         15%

Delivery5,8             2.539        2.344         8%          9.463         8.147         16%




EBITDA         yang      415         267          55%           1.393         679          105%
disesuaikan3

Mobility3,8             275          226          22%           870           736          18%

Delivery3,8              183          82          123%          691           143          383%

Biaya Korporasi Grup     (43)         (41)        -5%           (168)        (200)         16%
yang Dialokasikan


   ●​ GTV On-Demand Services2,5 tumbuh 4% YoY menjadi Rp17,7 triliun pada Kuartal 4, dan meningkat
      8% YoY menjadi Rp66,5 triliun untuk setahun penuh.
   ●​ Pendapatan bersih5 meningkat 10% YoY pada Kuartal 4, mencapai Rp3,4 triliun, dan meningkat 16%
      YoY menjadi Rp12,6 triliun untuk setahun penuh, didukung oleh optimalisasi product mix,
      pendapatan iklan yang lebih tinggi, dan pengeluaran insentif yang disiplin.
   ●​ EBITDA yang disesuaikan3 meningkat 55% YoY dan mencetak rekor tertinggi ke angka Rp415
      miliar, yang menandakan peningkatan EBITDA yang disesuaikan3 selama enam kuartal
      berturut-turut. EBITDA yang disesuaikan3 juga meningkat 105% YoY menjadi Rp1,4 triliun untuk
      periode setahun penuh.
   ●​ Perseroan tetap berkomitmen untuk mengakselerasi pertumbuhan melalui strategi berbasis
      produk yang berfokus pada kebutuhan pengguna affluent maupun mass market.
   ●​ AI telah berperan penting dalam mendorong pertumbuhan usaha, sebagai contoh Perseroan
      sudah meningkatkan kemampuan pencarian dan rekomendasi, memperluas visibilitas pencarian,
      konversi konsumen, dan nilai belanja per transaksi (basket size).
   ●​ Kesejahteraan mitra pengemudi tetap menjadi prioritas utama yang merepresentasikan investasi
      disiplin yang sehat dalam ekosistem GoTo. Oleh karena itu, telah diumumkan bahwa sebanyak
      400.000 mitra pengemudi yang memenuhi syarat, menerima Bonus Hari Raya (BHR) menjelang
      Lebaran 2026.
   ●​ Mobility
           ○​ GTV Mobility2,5,8 tumbuh sebesar 2% YoY menjadi Rp6,5 triliun pada Kuartal 4 dan 7% YoY
               menjadi Rp24,7 triliun untuk setahun penuh.
           ○​ Pendapatan bersih5,8 meningkat sebesar 15% YoY pada Kuartal 4, mencapai Rp858 miliar,
               dan 15% YoY menjadi Rp3,13 triliun untuk setahun penuh.
           ○​ EBITDA yang disesuaikan3,8 meningkat sebesar 22% YoY menjadi Rp275 miliar pada
               Kuartal 4, dan 18% YoY menjadi Rp870 miliar untuk setahun penuh.
   ●​ Delivery
           ○​ GTV Delivery2,5,8 tumbuh sebesar 5% YoY menjadi Rp11,2 triliun pada Kuartal 4 dan 8% YoY
               menjadi Rp41,8 triliun untuk setahun penuh.
           ○​ Pendapatan bersih5,8 meningkat sebesar 8% YoY, mencapai Rp2,54 triliun pada Kuartal 4,
               dan 16% YoY atau Rp9,46 triliun untuk setahun penuh.
           ○​ EBITDA yang disesuaikan3,8 bertumbuh sebesar 123% YoY mencapai Rp183 miliar pada
               Kuartal 4, tumbuh 383% YoY ke angka Rp691 miliar untuk setahun penuh.


                                                                                                    5
Page 12
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)​

GoTo terus memperkuat inisiatif yang berfokus pada keberlanjutan, inklusivitas, dan pengembangan
komunitas. Pencapaian di Kuartal 4 tahun 2025 mencakup:

   ●​ Menjadi ekosistem digital pertama di Indonesia yang menyediakan perlindungan sosial secara
      menyeluruh (BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan) untuk mitra pengemudi dengan performa
      yang baik melalui Program Apresiasi Mitra GoTo.
   ●​ Meningkatkan aksesibilitas beasiswa bagi mitra pengemudi dan keluarga mereka melalui Yayasan
      GoTo Merah Putih, serta meluncurkan Bursa Kerja Mitra Driver Gojek, sebuah platform penyedia
      lapangan kerja yang dirancang untuk mendukung pengembangan profesional dan masa depan
      mitra pengemudi.
   ●​ Melampaui target Perseroan dalam pengadaan 10.000 kendaran listrik (Electric Vehicles) pada
      armada mitra pengemudi, guna mempercepat pencapaian target dekarbonisasi jangka panjang.
   ●​ Memperluas program pengelolaan limbah operasional ke seluruh kantor di Jakarta, sebagai
      bentuk komitmen Perseroan dalam mencapai target zero-waste-to-landfill pada seluruh kegiatan
      operasional perusahaan.
   ●​ Meluncurkan pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) resmi pertama bagi karyawan GoTo,
      sebagai upaya memberdayakan sumber daya manusia dalam menciptakan lingkungan kerja yang
      lebih inklusif dan komunikatif.


Pedoman Kinerja 2026​

GoTo memperkirakan percepatan pertumbuhan dan peningkatan profitabilitas sepanjang tahun 2026
dengan memanfaatkan ekosistemnya yang bisa memberikan solusi atas permasalahan sehari-hari
pelanggan, dan terus berinvestasi ke kapabilitas yang dibutuhkan untuk mendukung hal tersebut.

Untuk periode tahun penuh 2026, saat ini Perseroan memperkirakan:
   ●​ EBITDA Grup yang disesuaikan3 berada di kisaran Rp3,2 triliun-Rp3,4 triliun.
   ●​ EBITDA yang disesuaikan3 untuk unit usaha Financial Technology berada di kisaran Rp1,4-Rp1,5
       triliun.
   ●​ EBITDA yang disesuaikan3 untuk unit usaha On-Demand Services berada di kisaran Rp1,7-Rp1,8
       triliun.

Pedoman ini didasarkan pada kondisi pasar saat ini dan mencerminkan perkiraan awal Perseroan, yang
seluruhnya bergantung pada berbagai ketidakpastian dan risiko termasuk meningkatnya persaingan pasar,
inflasi biaya, kondisi perekonomian makro, dan variabel lainnya.


                                             - SELESAI -

​
Tentang Grup GoTo
GoTo adalah ekosistem digital terbesar di Indonesia. Misi GoTo adalah 'mendorong kemajuan' dengan
menyediakan infrastruktur teknologi dan solusi yang membantu semua orang untuk mengakses dan
berkembang dalam ekonomi digital. Ekosistem GoTo menawarkan berbagai layanan, termasuk mobilitas,
pengantaran, pembayaran, layanan keuangan, dan solusi teknologi untuk para pedagang. Selain itu,
ekosistem ini juga menyediakan layanan e-commerce melalui Tokopedia dan layanan perbankan melalui
kemitraannya dengan Bank Jago.




                                                                                                   6
Page 13
Pernyataan Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Statements)​
Dokumen ini dapat memuat informasi berwawasan ke depan atau pernyataan berwawasan ke depan, termasuk namun tidak terbatas
pada diskusi tentang strategi, rencana ke depan, dan kinerja keuangan indikatif (secara kolektif disebut “forward-looking
information”). Forward-looking information ini didasarkan pada sejumlah ekspektasi, estimasi, proyeksi, dan asumsi manajemen saat
ini. Meskipun dianggap wajar, forward-looking information ini tunduk pada risiko dan ketidakpastian yang signifikan, termasuk bisnis,
ekonomi, persaingan, serta faktor lainnya. Forward-looking information bukan merupakan suatu jaminan atas kinerja di masa
mendatang, dan untuk tidak sepenuhnya dijadikan sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi apa pun karena melibatkan
risiko, ketidakpastian, dan faktor lain yang diketahui maupun yang tidak diketahui (termasuk risiko dan ketidakpastian dalam laporan
keuangan konsolidasian GoTo dan Analisis dan Pembahasan Manajemen yang tersedia di situs web GoTo), yang mungkin dapat
menyebabkan hasil aktual atau masa depan yang berbeda secara material dari yang dipaparkan atau tersirat dari forward-looking
information tersebut. Setiap estimasi, strategi investasi, atau pandangan yang diungkapkan dalam dokumen ini didasarkan pada
kondisi pasar saat ini, dan/atau data dan informasi yang diberikan oleh pihak ketiga yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu. Grup GoTo belum melakukan verifikasi secara independen atas informasi apa pun yang diperoleh dari
sumber pihak ketiga, yang dapat mempengaruhi keakuratan asumsi yang dibuat dan kesimpulan yang diambil. Kecuali diwajibkan
oleh peraturan perundang-undangan, Grup GoTo menyangkal adanya tanggung jawab apa pun untuk memperbaharui informasi atau
atau melakukan revisi terhadap forward-looking information apa pun, baik sebagai akibat dari adanya informasi atau peristiwa baru,
atau lainnya. Para pembaca diminta untuk tidak bergantung semata-mata pada forward-looking information ini, yang tidak boleh
dipandang, dengan sendirinya, sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi.

Pengukuran Keuangan Non-PSAK​
Grup GoTo menggunakan sejumlah ukuran keuangan non-Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK), termasuk EBITDA yang
disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan dan arus kas bebas yang disesuaikan untuk memahami dan mengevaluasi kinerja
operasional utama Grup GoTo. Namun, definisi pengukuran keuangan non-PSAK yang digunakan oleh Grup GoTo yang disajikan di
sini mungkin berbeda dari yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan lain, dan oleh karena itu mungkin tidak dapat saling
dibandingkan. Selanjutnya, pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu, karena tidak mencakup dampak dari
biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasi Grup GoTo yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan
usahanya. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai
pengganti, atau terpisah dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK.

Pengukuran non-PSAK tidak dimaksudkan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Grup GoTo sesuai dengan PSAK. Namun,
Grup GoTo percaya bahwa penyajian EBITDA yang disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan dan arus kas bebas yang
disesuaikan memberikan informasi tambahan kepada investor untuk memfasilitasi perbandingan kinerja masa lalu dan saat ini,
dengan mengecualikan item-item yang menurut Grup GoTo tidak mencerminkan operasi berkelanjutan Grup GoTo karena besarnya
dan/atau sifatnya. EBITDA yang disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan, dan arus kas bebas yang disesuaikan yang
disajikan di sini mungkin tidak dapat dibandingkan dengan pengukuran dengan istilah serupa yang disajikan oleh
perusahaan-perusahaan lain, yang mungkin menggunakan dan menentukan pengukuran ini secara berbeda. Oleh karena itu,
pengukuran non-PSAK ini tidak boleh dibandingkan dengan yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan lain.

Informasi Keuangan Konsolidasian​
Grup GoTo telah menyajikan hasil untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Informasi keuangan untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 diambil dari laporan keuangan konsolidasi GoTo pada tanggal dan untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 (dengan informasi keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2024 sebagai pembanding) yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Bersertifikat Independen.

Grup GoTo telah menyajikan hasil untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025, 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31
Maret 2025 dan 31 Desember 2024 yang telah disiapkan oleh dan merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan
konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025, 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31 Maret 2025 dan 31
Desember 2024 belum diaudit, ditelaah, diperiksa, atau diterapkan prosedur apapun. Oleh karena itu, tidak terdapat opini atau
bentuk keyakinan lainnya yang diungkapkan sehubungan dengan setiap dan seluruh informasi keuangan konsolidasian untuk tiga
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
yang disajikan dalam dokumen ini.

Grup GoTo juga telah menyajikan beberapa informasi keuangan konsolidasian secara proforma seolah-olah Tokopedia dan kegiatan
usaha pengiriman serta fulfillment terkait dibawah GoTo Logistics telah didekonsolidasikan sejak 1 Januari 2024. Informasi keuangan
proforma tersebut telah disusun berdasarkan informasi keuangan historis Grup GoTo. Informasi keuangan proforma ini (i) tidak dapat
diartikan sebagai penyajian lengkap atas kinerja keuangan atau hasil operasi Grup GoTo jika transaksi-transaksi tersebut telah
diselesaikan pada dan untuk periode yang disajikan; (ii) disajikan berdasarkan informasi dan perkiraan serta asumsi yang tersedia saat
ini yang diyakini oleh manajemen Grup GoTo wajar pada tanggal diterbitkannya dokumen ini; (iii) diperuntukkan untuk tujuan
penyajian informasi semata; dan (iv) tidak mencerminkan seluruh keputusan yang diambil oleh Grup GoTo setelah dekonsolidasi.
Selain itu, informasi keuangan proforma tersebut disajikan hanya untuk tujuan ilustrasi dan informasi semata serta tidak selalu
mencerminkan hasil operasional atau kondisi keuangan Grup GoTo di masa mendatang sebagai perusahaan independen yang
sahamnya diperdagangkan secara publik. Informasi keuangan proforma yang tercantum dalam dokumen ini telah disiapkan oleh dan
merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan proforma ini belum diaudit, ditinjau, diperiksa, atau dikenakan prosedur
apa pun oleh konsultan pihak ketiga atau akuntan publik bersertifikat independen. Oleh karena itu, tidak ada pendapat atau bentuk
jaminan lainnya yang diberikan terkait dengan informasi keuangan proforma yang disajikan dalam dokumen ini.



                                                                                                                                    7
Page 14
1
 ​    Indikator proforma mengasumsikan Tokopedia dan bisnis pengiriman serta pemenuhan (fulfillment) di bawah GoTo Logistics
      didekonsolidasi per 1 Januari 2024. Angka spesifik per segmen adalah sebagaimana dilaporkan, kecuali dinyatakan sebaliknya.
 2
    ​ Nilai Transaksi Bruto (GTV) merupakan ukuran operasional yang mencakup:

          a.​    Jumlah nilai transaksi dari segmen On-Demand Services serta berbagai biaya tambahan termasuk biaya tol dan tip.
          b.​    Jumlah nilai produk dan layanan yang tercatat dari platform e-commerce kami, tidak termasuk Tokopedia.
          c.​    Jumlah nilai total volume pembayaran, atau TPV (Total Payments Volume) yang diproses melalui platform financial
                 technology kami, dan
          d.​    Pengecualian transaksi antarperusahaan antara entitas di dalam perusahaan yang telah dieliminasi saat konsolidasi.
 3
    ​ Grup GoTo menghitung EBITDA yang disesuaikan, yang merupakan pengukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan rugi

      sebelum pajak penghasilan dan disesuaikan dengan: (i) beban penyusutan dan amortisasi; (ii) pendapatan keuangan; (iii) biaya
      bunga; (iv) kerugian penurunan nilai aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual; (v) (pembalikan)/kerugian penurunan
      nilai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama; (vi) kerugian atas penurunan nilai goodwill; (vii) penyesuaian nilai wajar
      instrumen keuangan; (viii) (pembalikan)/rugi penurunan nilai aset tak berwujud dan aset tetap; (ix) biaya kompensasi berbasis
      saham; (x) (keuntungan)/kerugian selisih kurs, bersih; (xi) bagian (keuntungan)/kerugian bersih pada entitas asosiasi dan ventura
      bersama; (xii) (keuntungan)/kerugian atas divestasi dan dilusi investasi, bersih; (xiii) pendapatan dividen; dan (xiv) pos-pos yang
      tidak berulang (non-recurring items).
4
  ​ GTV inti adalah GTV dengan mengecualikan GTV dari gerbang pembayaran mitra pedagang (merchant payment gateway) untuk

      segmen Financial Technology dan GTV Vietnam pada segmen On-Demand Services.
5
  ​ Tidak memasukkan Vietnam.
6
  ​ Nilai buku pinjaman konsumen mencakup pokok pinjaman yang tercatat pada neraca maupun di luar neraca. Pinjaman di luar

      neraca merupakan pinjaman yang disalurkan oleh segmen Financial Technology namun didanai melalui skema penyaluran
      pinjaman dengan mitra penyalur lembaga keuangan lainnya.
7
  ​ Pendapatan pinjaman mengacu pada jasa pinjaman pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian Perseroan catatan 25.
8
  ​ Di unit bisnis On-Demand Services, Mobility mencakup bisnis transportasi online kendaraan roda dua dan roda empat. Delivery

      mencakup jasa pengantaran makanan online, logistik on-demand, dan bisnis quick commerce.
9
  ​ Arus kas bebas yang disesuaikan adalah arus kas operasi setelah disesuaikan dengan arus kas yang terkait dengan belanja

      modal, pembiayaan dan pinjaman yang disalurkan kepada pengguna, serta penerimaan dari pengguna dikurangi pembayaran
      kepada pedagang, penyedia jasa, dan pemberi pinjaman.
10
    ​ Per Kuartal 1 2025, EBITDA yang disesuaikan telah disajikan ulang dengan mengecualikan keuntungan dan kerugian selisih kurs

      yang telah direalisasi guna memastikan bahwa angka tersebut mencerminkan kinerja operasional yang mendasarinya secara
      akurat.
11
   ​ MTU Financial Technology berarti rata-rata Pengguna Bertransaksi Bulanan menggunakan layanan Financial Technology, baik di

      dalam platform maupun di luar platform, selama periode pelaporan.
12
    ​ Pengguna yang Bertransaksi Tahunan (ATU) berarti jumlah pengguna unik yang menggunakan produk On-Demand Services, atau

      Financial Technology, baik di dalam platform maupun di luar platform, selama dua belas bulan terakhir hingga akhir periode
      pelaporan.



Kontak:

Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com

Investor/Analis
GoTo Group: ir@gotocompany.com




                                                                                                                                         8
Page 15
GoTo Beats Guidance Achieving Record Results as it Reports 2025 Fourth
                   Quarter and Full Year Earnings

Key Highlights
    ●​ GoTo booked adjusted EBITDA³ of Rp2 trillion for the full year, beating 2025 guidance of Rp1.8-1.9
       trillion. 4Q25 adjusted EBITDA³ reached a record high of Rp672 billion.
    ●​ Adjusted EBITDA³ guidance for 2026 set at Rp3.2-3.4 trillion, an increase of 59-69% YoY, with
       sustained momentum anticipated, based on current estimates and subject to macroeconomic
       factors.
    ●​ Group core GTV1,4 grew to Rp124 trillion in 4Q, up 57% YoY and Rp400 trillion for the full year, up
       49%, as Group Annual Transacting Users (ATU)1,12 increased 24% YoY to 66 million.
    ●​ Group net revenue1 increased 19% YoY to Rp5 trillion in Q4, up 24% to Rp18.3 trillion for the full
       year.
    ●​ Adjusted free cash flow9 reached Rp748 billion in 4Q and Rp966 billion for the full year.
    ●​ Financial Technology achieved record adjusted EBITDA³ of Rp226 billion in 4Q, and Rp497 billion
       for the full year, driven by improving economics across payments and lending.
    ●​ On-Demand Services delivered record adjusted EBITDA³ of Rp415 billion, up 55% YoY in 4Q and
       Rp1.4 trillion for the full year, up 105% YoY.
    ●​ E-commerce service fee reached Rp193 billion in 4Q, reaching a total of Rp820 billion for the full
       year.


Jakarta, Indonesia, 11 March 2026 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO, “GoTo Group” or the
“Company”), the largest digital ecosystem in Indonesia, today announced its fourth-quarter and full year
2025 financial results. The Company beat its 2025 adjusted EBITDA³ guidance of Rp1.8-1.9 trillion, and set
ambitious guidance of Rp3.2-3.4 trillion for the full year 2026 - growth of 59-69%.

Hans Patuwo, GoTo Group CEO, said: “We delivered strong results in the fourth quarter and full year, as
2025 core GTV1 increased 49% year-on-year and adjusted EBITDA3 reached Rp2 trillion, exceeding our
guidance. As this momentum continues, we have set 2026 adjusted EBITDA3 guidance at Rp3.2-3.4
trillion.”

“Continued earnings growth is expected across our Fintech and On-Demand Services businesses
throughout 2026. Within On-Demand Services, we anticipate stronger topline growth in the second half of
the year as we expand capabilities to better serve the mass market.”

“To deliver on this, we will remain focused on solving real-world problems for both affluent and
mass-market consumers, while continuing to invest in the core capabilities that enable us to do so.”

Simon Ho, GoTo Group CFO, said: “Our results reflect continued success in top-line expansion and bottom
line improvement. We achieved another record Group adjusted EBITDA³, underpinned by increased net
revenue, cost discipline and positive operating leverage.”

“We also recorded positive and improving adjusted free cash flow9, a clear indication of strengthening
business fundamentals and effective capital allocation. Our full-year performance establishes a solid
foundation for sustainable growth and profitability as we focus on our 2026 strategies.”




                                                                                                             1
Page 16
Group Highlights

Actual
                                       Three-month period                         12-month period
(in billions of Rupiah)
                                    ended December 31, 2025                   ended December 31, 2025
                                                         YoY %                                     YoY %
                          2025            2024                      2025             2024
                                                        change                                    change
Operational metrics
Core GTV4                 124,022         79,223         57%        399,848         277,058         44%
      2
GTV                       211,732        144,464         47%        685,649         538,200         27%


Financial metrics
Net revenue                5,027          4,231          19%        18,322           15,894         15%
                   3                          10                                         10
Adjusted EBITDA            672            326            106%        2,008           247            713%
Loss for the period        (505)          (926)          45%        (1,502)          (5,465)        73%


Pro-Forma1
                                        12-month period
(in billions of Rupiah)
                                    ended December 31, 2025
                          2025              2024          YoY % ​
                                                         change
Operational metrics
Core GTV4                 399,848          268,165         49%
      2
GTV                       685,649          519,784         32%


Financial metrics
Net revenue               18,322            14,753         24%
                   3                               10
Adjusted EBITDA            2,008            312           544%
Loss for the period       (1,633)          (3,084)         47%


Group core GTV1,4 grew 57% YoY to Rp124 trillion in 4Q, increasing 49% YoY to Rp400 trillion for the full
year, with total GTV1,2 climbing to Rp212 trillion, up 47% YoY in 4Q, rising 32% to Rp686 trillion over the full
year.

Net revenue1 grew 19% YoY to Rp5 trillion in 4Q, and 24% YoY to Rp18.3 trillion for the full year as Group
Annual Transacting Users (ATU)12 rose 24% YoY to 66 million.

Group adjusted EBITDA1,3 reached Rp672 billion in 4Q, an improvement of 106% YoY, and Rp2 trillion for the
full year, representing 544% YoY growth, surpassing the Company’s guidance of Rp1.8-1.9 trillion.

The Company achieved positive adjusted free cash flow9 amounting to Rp748 billion in 4Q, or Rp966
billion for the full year, demonstrating improved business fundamentals and effective capital allocation.

GoTo’s e-commerce service fee from PT Tokopedia reached Rp193 billion in the fourth quarter, and Rp820
billion for the full year.




                                                                                                              2
Page 17
Financial Technology

 (in billions of Rupiah,           Three-month period                           12-month period
unless otherwise stated)        ended December 31, 2025                     ended December 31, 2025
                           2025         2024         YoY % ​        2025             2024         YoY % ​
                                                    change                                       change
Operational metrics
Core GTV4                  116,267      71,612        62%          369,965          240,789           54%
      2
GTV                        204,970      137,691       49%          659,608          494,590           33%
Consumer loans
outstanding principal6      8,777       5,224         68%           8,777            5,224            68%
Monthly Transacting
Users (MTUs, in
millions)11                 26.2         20.2         30%            23.4             18.1            29%


Financial metrics
Net revenue                 1,676        1,157        45%           5,780            3,557            62%
Lending revenue7            1,101        704          56%           3,781            1,935            95%
Adjusted EBITDA3            226           14         1,514%          497             (467)            n.a


    ●​ Monthly transacting users (MTUs)11 rose 30% YoY to 26.2 million in 4Q, reaching a record 27.3
       million users in Dec 2025. Annual Transacting Users (ATU)12 grew 36% to 57 million as the
       Company continues to increase engagement and monetization.
    ●​ Fintech recorded more than 600 million monthly transactions in December 2025, an increase of
       76% YoY, as the addition of new features drove higher engagement.
    ●​ Core GTV⁴ grew 62% YoY to Rp116.3 trillion in 4Q, and increased 54% YoY to Rp370 trillion for the
       full year, underpinned by continued strength in consumer payments and strong growth in users
       and transactions.
    ●​ Net revenue grew 45% YoY to Rp1.7 trillion in 4Q, and 62% YoY to Rp5.8 trillion for the full year,
       supported by expanding consumer loans outstanding and steady growth in payment transactions.
    ●​ Lending revenue⁷ grew 56% YoY to Rp1.1 trillion in 4Q and for the full year grew 95% YoY to Rp3.8
       trillion, due to an increase in consumer loans outstanding principal⁶ to Rp8.8 trillion, up 68% YoY.
    ●​ Adjusted EBITDA³ reached a record Rp226 billion in 4Q, bringing the full year to Rp497 billion,
       marking the fifth consecutive quarter of profitability, driven by improving performance across both
       payments and lending.
    ●​ Disciplined risk management maintained, as the lending business has scaled, supported by
       AI-driven underwriting and ecosystem data that enable robust credit assessment while preserving
       strong asset quality.




                                                                                                            3
Page 18
On-Demand Services

(in billions of Rupiah)                 Three-month period                      12-month period
                                     ended December 31, 2025                ended December 31, 2025
                               2025           2024         YoY %        2025          2024          YoY % ​
                                                          change                                   change
Operational metrics5
GTV2,5                       17,710           17,058       4%           66,534        61,873          8%
           2,5,8
Mobility                      6,516          6,359         2%           24,715        23,113          7%
           2,5,8
Delivery                      11,194         10,699        5%           41,819        38,760          8%


Financial metrics
Net revenue5                 3,397           3,090         10%          12,596        10,880         16%
Mobility5,8                   858             746          15%           3,133         2,733         15%
           5,8
Delivery                     2,539           2,344         8%           9,463          8,147         16%


Adjusted EBITDA3               415            267          55%           1,393         679           105%
Mobility3,8                   275             226          22%           870           736           18%
           3,8
Delivery                       183             82          123%          691           143           383%
 Group allocated              (43)            (41)         -5%           (168)         (200)         16%
corporate costs

    ●​ On-Demand Services GTV2,5 grew 4% YoY to Rp17.7 trillion in 4Q, and increased 8% YoY to Rp66.5
       trillion for the full year.
    ●​ Net revenue⁵ increased 10% YoY in 4Q, reaching Rp3.4 trillion, and increased 16% YoY to Rp12.6
       trillion for the full year, supported by optimization of our product mix, higher advertising revenues,
       and disciplined incentive spend.
    ●​ Adjusted EBITDA³ increased 55% YoY to a record Rp415 billion, the sixth consecutive quarter of
       positive adjusted EBITDA³ improvement. For the full year, adjusted EBITDA³ increased 105% YoY to
       Rp1.4 trillion.
    ●​ The Company remains committed to accelerating growth through a product-led strategy focused
       on the needs of both affluent and mass market segments.
    ●​ AI has played a key role in driving the business, for example the Company has advanced its
       Search and Recommendation capabilities, increasing discovery, conversion rates and basket size.
    ●​ Driver-partner wellbeing remains a core priority representing a disciplined investment into the
       health of GoTo’s ecosystem. It was therefore recently announced that 400,000 eligible
       driver-partners are receiving Bonus Hari Raya (BHR) allowances ahead of Lebaran 2026.
    ●​ Mobility:
             ○​ Mobility GTV2,5,8 grew by 2% YoY to Rp6.5 trillion in 4Q and 7% YoY to Rp24.7 trillion for the
                  full year.
             ○​ Net revenue5,8 increased by 15% YoY in 4Q, reaching Rp858 billion, and 15% YoY to Rp3.13
                  trillion for the full year.
             ○​ Adjusted EBITDA3,8 increased by 22% YoY to Rp275 billion in 4Q, and 18% YoY to Rp870
                  billion for the full year.
    ●​ Delivery:
             ○​ Delivery GTV2,5,8 grew by 5% YoY to Rp11.2 trillion in 4Q and 8% YoY to Rp41.8 trillion for the
                  full year.
             ○​ Net revenue5,8 increased by 8% YoY, reaching Rp2.54 trillion in 4Q, and 16% YoY, Rp9.46
                  trillion for the full year.



                                                                                                              4
Page 19
             ○​ Adjusted EBITDA3,8 improved by 123% YoY, reaching Rp183 billion in 4Q, and 383% YoY to
                Rp691 billion for the full year.


Environmental, Social and Governance (ESG)

GoTo continued to focus on sustainability, inclusion and community development. Highlights from 4Q25
include:

    ●​ Becoming the first Indonesian digital ecosystem to provide comprehensive social security (BPJS
         Ketenagakerjaan and BPJS Kesehatan) for top-performing driver-partners through GoTo’s Program
         Apresiasi Mitra.
    ●​   Increasing availability of scholarships for driver-partners and their families through the GoTo Merah
         Putih Foundation, and launching Bursa Kerja Mitra Driver Gojek, a job marketplace to support
         driver-partner professional development and future resilience.
    ●​   Surpassing the Company's target of 10,000 Electric Vehicles (EVs) in its driver-partner fleet,
         advancing its long-term decarbonization goals.
    ●​   Expanding the Company’s office waste management program to all Jakarta offices, advancing its
         commitment to zero-waste-to-landfill in its corporate operations.
    ●​   Launching the first official Indonesian Sign Language (BISINDO) training workshop for GoTo
         employees, empowering employees to build a more inclusive and communicative environment.


2026 Company Outlook

GoTo expects accelerated growth and improved profitability throughout 2026 as it leverages its ecosystem
to solve customer problems, while investing the capabilities required to support this.

For full-year 2026, the Company currently expects:

    ●​ Group adjusted EBITDA3 of between Rp3.2 trillion and Rp3.4 trillion.
    ●​ Fintech adjusted EBITDA3 of between Rp1.4 and Rp1.5 trillion.
    ●​ ODS adjusted EBITDA3 of between Rp1.7 and Rp1.8 trillion.

This outlook is based on current market conditions and reflects the Company's preliminary estimates,
which are all subject to various uncertainties and risks including increasing market competition, cost
inflation, macroeconomic conditions and other variables.


                                                    - END -


About GoTo Group
GoTo is the largest digital ecosystem in Indonesia. GoTo's mission is to 'empower progress' by offering
technology infrastructure and solutions that help everyone to access and thrive in the digital economy. The
GoTo ecosystem provides a wide range of services, including mobility, delivery, payments, financial
services, and technology solutions for merchants. The ecosystem also provides e-commerce services
through Tokopedia and banking services through its partnership with Bank Jago.




                                                                                                             5
Page 20
Forward-Looking Statements
This document may contain forward-looking information or forward-looking statements including, but not limited to discussions of
strategy, future plans and indicative financial performance (collectively, “forward-looking information”). Forward-looking information is
based on the management’s current expectations, estimates, projections, and assumptions. While considered reasonable, these are
subject to significant risks and uncertainties, including business, economic, competitive and other factors. Forward-looking information
is not a guarantee of future performance, and undue reliance should not be placed on them as a basis for making any investment
decision as they involve known and unknown risks, uncertainties and other factors (including the risks and uncertainties in GoTo’s
consolidated financial statements and Management’s Discussion and Analysis available on the GoTo website), that may cause the
actual or future results to differ materially from those expressed or implied by such forward-looking information. Any estimates,
investment strategies or views expressed in this document are based upon current market conditions, and/or data and information
provided by unaffiliated third parties, and are subject to change without notice. GoTo Group has not independently verified any
information obtained from third-party sources, which may impact the accuracy of the assumptions made and conclusions drawn.
Except as required by law, GoTo Group disclaims any obligation to update or revise any forward-looking information, whether as a
result of new information, events or otherwise. Readers are cautioned not to put undue reliance on this forward-looking information,
which should not be viewed, in and of itself, as any basis for making any investment decision.

Non-IFAS Financial Measures
GoTo Group uses a number of non-Indonesian Financial Accounting Standards (IFAS) financial measures including adjusted EBITDA
and adjusted free cash flow, to understand and evaluate GoTo Group’s core operating performance. However, the definitions of GoTo
Group’s non-IFAS financial measures may be different from those used by other companies, and therefore, may not be comparable.
Furthermore, these non-IFAS financial measures have certain limitations in that they do not include the impact of certain expenses that
are reflected in GoTo Group’s consolidated financial statements that are necessary to run GoTo Group’s business. Thus, these
non-IFAS financial measures should be considered in addition to, not as substitutes for, or in isolation from, measures prepared in
accordance with IFAS.

Non-IFAS measurements are not intended to replace the presentation of GoTo Group’s financial results in accordance with IFAS.
Rather, GoTo Group believes that the presentation of adjusted EBITDA and adjusted free cash flow provide additional information to
investors to facilitate the comparison of past and present results, excluding those items that GoTo Group does not believe are
indicative of GoTo Group’s ongoing operations due to their size and/or nature. Adjusted EBITDA and adjusted free cash flow
presented herein may not be comparable to similarly entitled measures presented by other companies, who may use and define this
measure differently. Accordingly, these non-IFAS measures should not be compared to those presented by other companies.

Consolidated Financial Information
GoTo Group has furnished results for the year ended December 31, 2025 and 2024. The information for the year ended December 31,
2025 is extracted from the consolidated financial statements of GoTo as of and for the year ended December 31, 2025 (with
consolidated financial information as of and for the year ended December 31, 2024 as comparative) that has been audited by an
Independent Certified Public Accountant.

GoTo Group has furnished the results of the three months ended December 31, 2025, September 30, 2025, June 30, 2025, March 31,
2025 and December 31, 2024, which have been prepared by and are the responsibility of management. The consolidated financial
information for the three months ended December 31, 2025, September 30, 2025, June 30, 2025, March 31, 2025 and December 31,
2024 have not been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied. Accordingly, there are no opinions or any other
form of assurance expressed with respect to any and all consolidated financial information for the three months ended December 31,
2025, September 30, 2025, June 30, 2025, March 31, 2025, December 31, 2024 presented in this document.

GoTo Group has also furnished certain pro forma consolidated financial information as if Tokopedia and its related delivery and
fulfillment businesses under GoTo Logistics had been deconsolidated since January 1, 2024. The pro forma financial information has
been prepared based on GoTo Group’s historical financial information. The pro forma financial information is (i) not intended to be a
complete presentation of the GoTo Group’s financial performance or results of operations had the transactions been concluded as of
and for the periods indicated; (ii) is presented based on currently available information and estimates and assumptions that the GoTo
Group’s management believes are reasonable as of the issuance date of this document; (iii) is intended for informational purposes
only; and (iv) does not reflect all decisions that are undertaken by the GoTo Group after the deconsolidation. In addition, the pro forma
financial information is provided for illustrative and informational purposes only and is not necessarily indicative of the GoTo Group’s
future results of operations or financial condition as an independent, publicly traded company. The pro forma financial information
included in this document has been prepared by and is the responsibility of management. This pro forma financial information has not
been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied by any third-party consultant or independent certified public
accountant. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to any and all pro forma
financial information presented in this document.




1
 ​   Pro forma numbers assume Tokopedia and its related delivery and fulfillment businesses under GoTo Logistics were
     deconsolidated as of January 1, 2024. Segment-specific figures are as reported, unless otherwise stated.



                                                                                                                                       6
Page 21
2
 ​   GTV means gross transaction value, an operating measure representing:
          a.​   the sum of the value of the transactions from On-Demand Services and any additional fees such as tolls and tips.
          b.​   the sum of the value of the product and services recorded on our remaining E-commerce platforms, excluding Tokopedia.
          c.​   the sum of the total payments volume, or TPV processed through GoTo’s Financial Technology platform.
          d.​   the exclusion of inter-Company transactions between entities within the Company that are eliminated upon consolidation.
 3
   ​ GoTo Group calculates the adjusted EBITDA, a non-IFAS financial measure, beginning with loss before income tax and adjusting for

     (i) depreciation and amortization expenses; (ii) finance income; (iii) interest expenses; (iv) loss on impairment of assets of disposal
     group classified as held for sale; (v) loss on impairment of investment in associates and joint ventures; (vi) loss on goodwill; (vii) fair
     value adjustment of financial instruments; (viii) loss on impairment of intangible and fixed assets; (ix) share-based compensation
     costs; (x) foreign exchange (gain), net; (xi) share of net (gain)/losses in associates and joint ventures; (xii) (gain)/loss on divestment
     and dilution of investments, net (xiii) dividend income; and (xiv) non-recurring items.
 4
   ​ Core GTV means GTV excluding merchant payment gateway GTV in Financial Technology and Vietnam GTV in On-Demand

     Services.
 5
   ​ Excluding Vietnam.
 6
   ​ Consumer loans outstanding principal includes both on and off balance sheet loans outstanding principal. Off-balance sheet loans

     represent loans originated by GoTo’s Financial Technology segment but funded through loan channelling arrangements with
     channelling partners.
 7
   ​ Lending revenue corresponds with Lending Fee in Note 25 of GoTo’s Financial Statements.
 8
   ​ Within On-Demand Services, Mobility includes the Company’s two-wheel and four-wheel online transportation businesses. Delivery

     includes online food delivery, on-demand logistics, and quick commerce businesses.
9
  ​ Adjusted free cash flow is calculated starting with net cash generated from operating cash flow after adjusting for cash flows

     related to capital expenditures, net financing and lending disbursed to users, and proceeds from users net-off with payments to
     merchants, service providers and lenders.
10
   ​ As of 1Q25, adjusted EBITDA was restated to exclude realized foreign exchange gains and losses to ensure it accurately reflects

     underlying operational performance.
11
  ​ Financial Technology MTUs means average Monthly Transacting Users who are using Financial Technology Services, on-platform

     or off-platform, over the stated period.
12
   ​ Annual Transacting Users (ATU) means the number of unique users who are using On-Demand Services products, or Financial

     Technology Services, on-platform or off-platform, over the past twelve months as of the end of stated period.




Contacts:

Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com

Investors/analysts
GoTo Group: ir@gotocompany.com




                                                                                                                                              7

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.02 MB
Published11 Mar 2026
Pages21
Characters72,232
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.1 ×17
linked person Hans Patuwo p.7 ×2
linked org Bank Jago. p.12 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org PT Tokopedia p.3 ×3
unresolved org Financial Services Authority p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved org PT GoTo Gojek p.1
unresolved org Submission Tokopedia Tbk p.1
unresolved org Yayasan GoTo p.4
unresolved org Departemen Pengawas Pasar Modal p.6
unresolved org Yayasan GoTo Merah Putih p.12

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result