Back to announcement
20260311_GOTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_32053374_lamp1.pdf
Other Text extracted GOTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 21
Page 1
Nomor / Number: 025/GOTO/CS/JKT/III/2026
Perihal: Laporan Informasi kepada Otoritas Subject: Report to the Financial Services
Jasa Keuangan sehubungan dengan Authority (Otoritas Jasa Keuangan)
Informasi atau Fakta Material in connection with a Material
Information or Facts
Kepada Yth. / To:
1. Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services Authority (“OJK”)
Gedung Sumitro Djojohadikusumo Lantai 1
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4
Jakarta 10710
U.p. / Attn: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa
Karbon / Executive Chief of the Capital Market, Derivative Financial and
Carbon Trading Supervisory
2. PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) / Indonesia Stock Exchange (“IDX”)
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.p. / Attn: Direktur Penilaian Perusahaan / Director of Listing
Dengan hormat, Dear Sir / Madam,
Merujuk pada Peraturan OJK No. Referring to the OJK Regulation No.
31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas 31/POJK.04/2015 concerning Disclosure
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Information on Material Information or Facts by
Perusahaan Publik sebagaimana dicabut Issuers or Public Companies as partially
sebagian berdasarkan Peraturan OJK No. 45 revoked by the OJK Regulation No. 45 of 2024
Tahun 2024 tentang Pengembangan dan concerning Development and Reinforcement of
Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik dan Issuers and Public Companies and the Decree
Keputusan Direksi BEI No:Kep-00087/BEI/12- of the Board of Directors of the IDX No: Kep-
2025 Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban 00087/BEI/12-2025 Regulation No. I-E
Penyampaian Informasi, PT GoTo Gojek regarding the Information Submission
Tokopedia Tbk (“Perseroan”) dengan ini Obligation, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“the
menyampaikan Keterbukaan Informasi dengan Company”) hereby conveys a Disclosure of
maksud untuk memberikan penjelasan sebagai Information for the purpose of providing an
pemenuhan ketentuan perundangan- explanation to fulfill the relevant requirements
undangan pada Lampiran I. under the applicable laws and regulations on
Attachment I.
Sehubungan dengan hal di atas, bersama ini In connection with the foregoing, we hereby, for
kami untuk dan atas nama Perseroan and on behalf of the Company, convey a
menyampaikan Keterbukaan Informasi Disclosure of Information in connection with
sehubungan dengan informasi atau fakta material information or facts as follows:
material sebagai berikut:
1
Page 2
Nama Emiten / Name of the Issuer : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) /
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Company”)
Alamat / Address : Gedung Pasaraya Blok M, 6-7/F, Jl.
Iskandarsyah II No. 2, Jakarta 12160
Bidang Usaha / Business Line : Perusahaan induk dan penyedia platform digital
yang mengintegrasikan on-demand services, e-
commerce dan produk digital, serta financial
technology services secara langsung maupun
tidak langsung melalui entitas-entitas di dalam
Perusahaan. /
Holding company and digital platform provider
integrating on-demand services, e-commerce
and digital products and financial technology
services, directly or indirectly through entities
within the Company.
Telepon / Phone : (021) 2910 1072
Faksimili / Fax : (021) 2709 7877
Email : corpsecretary@gotocompany.com
Website : www.gotocompany.com
1. Tanggal Kejadian 1. Date of the Event
Rabu, 11 Maret 2026 Wednesday, March 11, 2026
2. Jenis Informasi 2. Information Type
Informasi atau Fakta Material Lainnya Other Material Facts or Information
3. Uraian Informasi 3. Description of Information
Pada hari ini, Perseroan telah menerbitkan The Company today released its Audited
Laporan Keuangan Konsolidasian Tanggal Consolidated Financial Statements as of
31 Desember 2025 dan untuk Tahun Yang December 31 2025 and For The Year Then
Berakhir Pada Tanggal Tersebut yang Ended, through its letter No.
Telah Diaudit, melalui surat Perseroan No. 021/GOTO/CS/JKT/III/2026, dated March
021/GOTO/CS/JKT/III/2026, tanggal 11 11, 2026.
Maret 2026.
Perseroan hari ini mengumumkan kinerja The Company today announced its fourth-
keuangan kuartal keempat dan tahun buku quarter and full year 2025 financial results.
2025. Perseroan berhasil melampaui The Company beat its 2025 adjusted
pedoman EBITDA Grup yang Disesuaikan EBITDA guidance of Rp1.8-1.9 trillion, and
tahun 2025 sebesar Rp1,8-1,9 triliun, dan set ambitious guidance of Rp3.2-3.4 trillion
menetapkan pedoman untuk tahun buku for the full year 2026 - growth of 59-69%.
2026 naik 59-69% menjadi Rp3,2-3,4
triliun.
2
Page 3
GTV Inti Grup tumbuh 57% YoY menjadi Group core GTV grew 57% YoY to Rp124
Rp124 triliun pada Kuartal 4, dan trillion in 4Q, increasing 49% YoY to Rp400
meningkat 49% YoY menjadi Rp400 triliun trillion for the full year, with total GTV
untuk setahun penuh, total GTV naik climbing to Rp212 trillion, up 47% YoY in
menjadi Rp212 triliun, atau tumbuh 47% 4Q, rising 32% to Rp686 trillion in the full
YoY pada Kuartal 4, dan meningkat 32% year.
menjadi Rp686 triliun untuk setahun
penuh.
Pendapatan bersih naik 19% YoY menjadi Net revenue grew 19% YoY to Rp5 trillion in
Rp5 triliun pada Kuartal 4, dan naik 24% 4Q, and 24% YoY to Rp18.3 trillion for the
YoY menjadi Rp18,3 triliun untuk setahun full year as Group Annual Transacting Users
penuh. Sejalan dengan meningkatnya (ATU) rose 24% YoY to 66 million.
jumlah Pengguna yang Bertransaksi
Tahunan (ATU) Grup sebesar 24% YoY
menjadi 66 juta pengguna.
EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Group adjusted EBITDA reached Rp672
Rp672 miliar pada Kuartal 4, meningkat billion in 4Q, an improvement of 106% YoY,
106% YoY, dan Rp2 triliun untuk tahun and Rp2 trillion for the full year, representing
buku 2025, mencerminkan peningkatan 544% YoY, surpassing the Company’s
544% YoY, melampaui pedoman guidance of Rp1.8-1.9 trillion.
Perseroan sebesar Rp1,8-1,9 triliun.
Perseroan juga membukukan arus kas The Company achieved positive adjusted
bebas yang disesuaikan positif sebesar free cash flow amounting to Rp748 billion in
Rp748 miliar pada Kuartal 4, atau Rp966 4Q, or Rp966 billion for the full year,
miliar untuk tahun penuh yang demonstrating improved business
menunjukkan perbaikan fundamental fundamentals and effective capital
bisnis dan alokasi modal yang efektif. allocation.
Imbalan jasa e-commerce dari PT The e-commerce service fee from PT
Tokopedia mencapai Rp193 miliar pada Tokopedia reached Rp193 billion in the
kuartal keempat, atau mencapai Rp820 fourth quarter, and Rp820 billion for the full
miliar untuk setahun penuh. year.
Unit usaha Financial Technology Financial Technology achieved record
mencetak rekor EBITDA yang disesuaikan adjusted EBITDA of Rp226 billion in 4Q,
sebesar Rp226 miliar pada Kuartal 4, bringing the full year to Rp497 billion,
membawa capaian setahun penuh di angka marking the fifth consecutive quarter of
Rp497 miliar, menandai profitabilitas profitability, driven by improving
selama lima kuartal berturut-turut, performance across both payments and
didorong oleh peningkatan kinerja dari lending.
segmen payments dan pinjaman.
Unit usaha On-Demand Services (ODS) On-Demand Services Adjusted EBITDA
mencatatkan rekor EBITDA yang increased 55% YoY to a record Rp415
disesuaikan meningkat 55% YoY dan billion, the sixth consecutive quarter of
mencetak rekor tertinggi ke angka Rp415 positive adjusted EBITDA improvement. For
miliar, yang menandakan peningkatan the full year, adjusted EBITDA increased
EBITDA yang disesuaikan selama enam 105% YoY to Rp1.4 trillion.
kuartal berturut-turut. EBITDA yang
disesuaikan juga meningkat 105% YoY
menjadi Rp1,4 triliun untuk periode
setahun penuh.
3
Page 4
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Environmental, Social and Governance
(ESG) (ESG)
Perseroan terus memperkuat inisiatif yang The Company continued to focus on
berfokus pada keberlanjutan, inklusivitas, sustainability, inclusion and community
dan pengembangan komunitas. development. Highlights from 4Q25 include:
Pencapaian di Kuartal 4 tahun 2025
mencakup:
● Menjadi ekosistem digital pertama di ● Becoming the first Indonesian digital
Indonesia yang menyediakan ecosystem to provide comprehensive
perlindungan sosial secara social security (BPJS
menyeluruh (BPJS Ketenagakerjaan Ketenagakerjaan and BPJS
dan BPJS Kesehatan) untuk mitra Kesehatan) for top-performing driver-
pengemudi dengan performa yang partners through GoTo’s Program
baik melalui Program Apresiasi Mitra Apresiasi Mitra.
GoTo.
● Meningkatkan aksesibilitas beasiswa ● Increasing availability of scholarships
bagi mitra pengemudi dan keluarga for driver-partners and their families
mereka melalui Yayasan GoTo through the GoTo Merah Putih
Merah Putih, serta meluncurkan Foundation, and launching Bursa
Bursa Kerja Mitra Driver Gojek, Kerja Mitra Driver Gojek, a job
sebuah platform penyedia lapangan marketplace to support driver-partner
kerja yang dirancang untuk professional development and future
mendukung pengembangan resilience.
profesional dan ketangguhan masa
depan mitra pengemudi.
● Melampaui target Perseroan dalam ● Surpassing the Company's target of
pengadaan 10.000 kendaran listrik 10,000 Electric Vehicles (EVs) in its
(Electric Vehicles) pada armada mitra driver-partner fleet, advancing its long-
pengemudi, guna mempercepat term decarbonization goals.
pencapaian target dekarbonisasi
jangka panjang.
● Memperluas program pengelolaan ● Expanding the Company’s office
limbah operasional ke seluruh kantor waste management program to all
di Jakarta, sebagai bentuk komitmen Jakarta offices, advancing its
Perseroan dalam mencapai target commitment to zero-waste-to-landfill in
zero-waste-to-landfill pada seluruh its corporate operations.
kegiatan operasional perusahaan.
● Meluncurkan pelatihan Bahasa ● Launching the first official Indonesian
Isyarat Indonesia (BISINDO) resmi Sign Language (BISINDO) training
pertama bagi karyawan GoTo, workshop for GoTo employees,
sebagai upaya memberdayakan empowering employees to build a
sumber daya manusia dalam more inclusive and communicative
menciptakan lingkungan kerja yang environment.
lebih inklusif dan komunikatif.
4
Page 5
Pedoman Kinerja 2026 2026 Company Outlook
Perseroan memperkirakan percepatan The Company expects accelerated growth
pertumbuhan dan peningkatan and improved profitability throughout 2026
profitabilitas sepanjang tahun 2026 as it leverages its ecosystem to solve
dengan memanfaatkan ekosistemnya customer problems, while investing the
yang bisa memberikan solusi atas capabilities required to support this.
permasalahan sehari-hari pelanggan, dan
terus berinvestasi ke kapabilitas yang
penting untuk mendukung hal tersebut.
Untuk periode tahun penuh 2026, saat ini For full-year 2026, the Company currently
Perseroan memperkirakan: expects:
● EBITDA Grup yang disesuaikan ● Group adjusted EBITDA of between
berada di kisaran Rp3,2 triliun - Rp3,4 Rp3.2 trillion and Rp3.4 trillion.
triliun.
● EBITDA yang disesuaikan untuk unit ● Fintech adjusted EBITDA of between
usaha Financial Technology berada di Rp1.4 trillion and Rp1.5 trillion.
kisaran Rp1,4 - Rp1,5 triliun.
● ODS adjusted EBITDA of between
● EBITDA yang disesuaikan untuk unit Rp1.7 trillion and Rp1.8 trillion.
usaha On-Demand Services berada di
kisaran Rp1,7 - Rp1,8 triliun.
Prospek ini didasarkan pada kondisi pasar This outlook is based on current market
saat ini dan mencerminkan perkiraan awal conditions and reflects the Company's
Perseroan, yang seluruhnya bergantung preliminary estimates, which are all subject
pada berbagai ketidakpastian dan risiko to various uncertainties and risks including
termasuk meningkatnya persaingan pasar, increasing market competition, cost
inflasi biaya, kondisi perekonomian makro, inflation, macroeconomic conditions and
dan variabel lainnya. other variables.
Penjelasan lebih lanjut tersedia pada siaran Further explanation is available on the press
pers pada Lampiran I. release in Attachment I.
4. Dampak Kejadian Informasi 4. Impact of the Information
Informasi tersebut tidak berdampak This information does not have a detrimental
merugikan terhadap kegiatan operasional, effect on the operational activities, legal,
hukum, kondisi keuangan, atau financial condition or business continuity of
kelangsungan usaha Perseroan. the Company.
5. Keterangan Lain-Lain 5. Other Information
Untuk informasi lebih lanjut mengenai For more detailed information on the Q4
kinerja keuangan dan operasional 2025 and FY 2025’s financial and
Perseroan untuk Kuartal 4 2025 dan Tahun operational performance of the Company
Buku 2025, termasuk kinerja dari masing- including the performance of each segment,
masing segmen operasional Perseroan, kindly refer to the press release attached as
mohon merujuk pada siaran pers yang Attachment 1 of this letter.
kami lampirkan pada Lampiran 1 surat ini.
5
Page 6
Demikian Keterbukaan Informasi kami We hereby convey this Disclosure of
sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan Information, and we thank you for your attention.
terima kasih.
Jakarta,11 Maret/ March 11, 2026
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
R.A. Koesoemohadiani
Direktur / Sekretaris Perusahaan
Director / Corporate Secretary
Tembusan / Carbon Copied:
1. Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Jasa, PT Bursa Efek Indonesia
2. Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan
6
Page 7
Kinerja Kuartal Keempat & Tahun Buku 2025 Grup GoTo, Lampaui
Pedoman Kinerja & Cetak Rekor
Ikhtisar Kinerja
● GoTo mencatatkan EBITDA Grup yang disesuaikan3 untuk tahun buku 2025 sebesar Rp2 triliun,
melampaui pedoman kinerja sebesar Rp1,8-1,9 triliun. EBITDA Grup yang disesuaikan3 pada Kuartal
4 mencapai rekor tertinggi sebesar Rp672 miliar.
● Pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan3 untuk tahun 2026 ditetapkan pada kisaran Rp3,2
hingga Rp3,4 triliun, naik 59-69% YoY sejalan dengan momentum pertumbuhan yang
berkelanjutan, berdasarkan perkiraan saat ini dan bergantung pada faktor-faktor ekonomi makro.
● GTV inti1,4 Grup tumbuh menjadi Rp124 triliun pada Kuartal 4, naik 57% YoY dan Rp400 triliun atau
49% untuk setahun penuh, seiring meningkatnya jumlah Pengguna yang Bertransaksi Tahunan
(ATU)1,12 Grup sebesar 24% YoY menjadi 66 juta pengguna.
● Pendapatan bersih Grup1 meningkat 19% YoY menjadi Rp5 triliun pada Kuartal 4, dan naik sebesar
24% menjadi Rp18,3 triliun untuk setahun penuh.
● Arus kas bebas yang disesuaikan9 mencapai Rp748 miliar pada Kuartal 4 dan Rp966 miliar untuk
setahun penuh.
● Unit usaha Financial Technology mencetak rekor EBITDA yang disesuaikan3 sebesar Rp226 miliar
pada Kuartal 4, dan Rp497 miliar untuk setahun penuh, didorong oleh pertumbuhan di layanan
pembayaran dan pinjaman.
● Unit usaha On-Demand Services (ODS) mencatatkan rekor EBITDA yang disesuaikan3 sebesar
Rp415 miliar, naik 55% YoY pada Kuartal 4, dan Rp1,4 triliun atau naik 105% YoY untuk setahun
penuh.
● Imbalan jasa e-commerce mencapai Rp193 miliar pada Kuartal 4, dengan total Rp820 miliar untuk
setahun penuh.
Jakarta, Indonesia, 11 Maret 2026 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI:
GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja keuangan kuartal keempat
dan tahun buku 2025. Perseroan berhasil melampaui pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan3 tahun
2025 sebesar Rp1,8-1,9 triliun, dan menetapkan pedoman untuk tahun buku 2026 naik 59-69% menjadi
Rp3,2-3,4 triliun.
Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo, menyatakan: “Kami mencatatkan kinerja yang kuat di kuartal
keempat dan selama tahun 2025, dengan GTV inti1 meningkat 49% secara tahunan dan EBITDA yang
disesuaikan3 mencapai Rp2 triliun, melampaui pedoman yang telah kami tetapkan. Seiring berlanjutnya
momentum ini, kami menetapkan pedoman EBITDA yang disesuaikan3 untuk 2026 di kisaran Rp3,2–3,4
triliun.”
“Pertumbuhan laba diperkirakan akan terus berlanjut di seluruh lini bisnis Financial Technology dan
On-Demand Services sepanjang 2026. Untuk unit usaha On-Demand Services, kami memperkirakan
pertumbuhan pendapatan yang lebih kuat pada paruh kedua tahun ini seiring peningkatan kemampuan
kami dalam melayani segmen mass market dengan lebih baik.”
“Untuk mewujudkannya, kami akan tetap fokus memberikan solusi nyata sesuai kebutuhan konsumen, baik
di segmen affluent maupun mass market, sembari terus berinvestasi pada kapabilitas utama yang
memungkinkan kami menghadirkan solusi tersebut.”
Simon Ho, Direktur Keuangan Grup GoTo, menambahkan: “Kinerja kami mencerminkan keberhasilan yang
terus berlanjut dalam upaya mencetak pertumbuhan pendapatan (top-line) dan meningkatkan profitabilitas
1
Page 8
(bottom-line). Kami kembali mencetak rekor EBITDA Grup yang disesuaikan3, ditopang oleh peningkatan
pendapatan bersih, disiplin biaya, dan operating leverage yang positif.”
“Kami juga mencatatkan peningkatan arus kas bebas yang disesuaikan9 positif, sebuah indikasi yang jelas
dari penguatan fundamental bisnis dan alokasi modal yang efektif. Kinerja setahun penuh ini juga menjadi
fondasi solid untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitabilitas seiring fokus kami menjalankan
strategi di tahun 2026.”
Ikhtisar Kinerja Grup
Aktual
(dalam miliar Rupiah) Untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Untuk periode 12 bulan yang berakhir 31
Desember 2025 Desember 2025
2025 2024 Perubahan 2025 2024 Perubahan
YoY % YoY %
Indikator Operasional
GTV Inti4 124.022 79.223 57% 399.848 277.058 44%
GTV2 211.732 144.464 47% 685.649 538.200 27%
Indikator Keuangan
Pendapatan Bersih 5.027 4.231 19% 18.322 15.894 15%
EBITDA yang 672 32610 106% 2.008 24710 713%
disesuaikan3
Rugi Periode Berjalan (505) (926) 45% (1.502) (5.465) 73%
Proforma1
(dalam miliar Rupiah) Untuk periode 12 bulan yang berakhir
31 Desember 2025
2025 2024 Perubahan
YoY %
Indikator Operasional
GTV Inti4 399.848 268.165 49%
GTV2 685.649 519.784 32%
2
Page 9
Indikator Keuangan
Pendapatan Bersih 18.322 14.753 24%
EBITDA yang disesuaikan3 2.008 31210 544%
Rugi Periode Berjalan (1.633) (3.084) 47%
GTV Inti1,4 Grup tumbuh 57% YoY menjadi Rp124 triliun pada Kuartal 4, dan meningkat 49% YoY menjadi
Rp400 triliun untuk setahun penuh, total GTV1,2 naik menjadi Rp212 triliun, atau tumbuh 47% YoY pada
Kuartal 4, dan meningkat 32% menjadi Rp686 triliun untuk setahun penuh.
Pendapatan bersih1 naik 19% YoY menjadi Rp5 triliun pada Kuartal 4, dan naik 24% YoY menjadi Rp18,3
triliun untuk setahun penuh. Sejalan dengan meningkatnya jumlah Pengguna yang Bertransaksi Tahunan
(ATU)12 Grup sebesar 24% YoY menjadi 66 juta pengguna.
EBITDA Grup yang disesuaikan1,3 mencapai Rp672 miliar pada Kuartal 4, meningkat 106% YoY, dan Rp2
triliun untuk tahun buku 2025, mencerminkan peningkatan 544% YoY, melampaui pedoman Perseroan
sebesar Rp1,8-1,9 triliun.
Perseroan juga membukukan arus kas bebas yang disesuaikan9 positif sebesar Rp748 miliar pada Kuartal
4, atau Rp966 miliar untuk tahun penuh yang menunjukkan perbaikan fundamental bisnis dan alokasi
modal yang efektif.
Imbalan jasa e-commerce dari PT Tokopedia mencapai Rp193 miliar pada kuartal keempat, atau mencapai
Rp820 miliar untuk setahun penuh.
Financial Technology
(dalam miliar Rupiah, Untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Untuk periode 12 bulan yang berakhir 31
kecuali dinyatakan Desember 2025 Desember 2025
lain)
2025 2024 Perubahan 2025 2024 Perubahan
YoY % YoY %
Indikator
Operasional
GTV Inti4 116.267 71.612 62% 369.965 240.789 54%
GTV2 204.970 137.691 49% 659.608 494.590 33%
Nilai Buku Pinjaman 8.777 5.224 68% 8.777 5.224 68%
Konsumen6
Pengguna yang 26,2 20,2 30% 23,4 18,1 29%
Bertransaksi Bulanan
(MTU’s, dalam satuan
juta)11
3
Page 10
Indikator Keuangan
Pendapatan Bersih 1.676 1.157 45% 5.780 3.557 62%
Pendapatan 1.101 704 56% 3.781 1.935 95%
Pinjaman7
EBITDA yang 226 14 1.514% 497 (467) n.a
disesuaikan3
● Pengguna yang Bertransaksi Bulanan (MTU)11 naik 30% YoY menjadi 26,2 juta pada Kuartal 4, dan
mencapai rekor 27,3 juta pengguna pada akhir tahun 2025. Pengguna yang Bertransaksi Tahunan
(ATU)12 tumbuh 36% menjadi 57 juta seiring langkah Perseroan yang terus meningkatkan interaksi
pengguna di dalam aplikasi dan monetisasi.
● Unit usaha financial technology mencapai lebih dari 600 juta transaksi bulanan pada Desember
2025, meningkat 76% YoY seiring dengan penambahan fitur-fitur baru yang mendorong tingkat
interaksi lebih tinggi.
● GTV inti4 tumbuh 62% YoY menjadi Rp116,3 triliun pada Kuartal 4, dan meningkat 54% YoY menjadi
Rp370 triliun untuk setahun penuh, ditopang oleh semakin kuatnya segmen consumer payments
serta pertumbuhan pengguna dan transaksi yang kuat.
● Pendapatan bersih tumbuh 45% YoY menjadi Rp1,7 triliun pada Kuartal 4, dan 62% YoY menjadi
Rp5,8 triliun untuk setahun penuh, didukung oleh ekspansi nilai buku pinjaman konsumen dan
pertumbuhan transaksi pembayaran yang stabil.
● Pendapatan pinjaman7 tumbuh 56% YoY menjadi Rp1,1 triliun pada Kuartal 4 dan tumbuh 95% YoY
menjadi Rp3,8 triliun untuk setahun penuh dikarenakan peningkatan nilai buku pinjaman
konsumen6 menjadi Rp8,8 triliun, atau naik 68% YoY.
● EBITDA yang disesuaikan3 mencapai rekor Rp226 miliar pada Kuartal 4, membawa capaian
setahun penuh di angka Rp497 miliar, menandai profitabilitas selama lima kuartal berturut-turut,
didorong oleh peningkatan kinerja dari segmen payments dan pinjaman.
● Manajemen risiko yang disiplin terus dipertahankan seiring dengan pertumbuhan skala bisnis
pinjaman. Didukung oleh proses underwriting berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial
Intelligence/AI), dan data ekosistem yang memungkinkan penilaian kredit yang komprehensif
untuk menjaga kualitas aset yang kuat.
On-Demand Services
(dalam miliar Rupiah) Untuk periode tiga bulan yang berakhir Untuk periode 12 bulan yang berakhir 31
31 Desember 2025 Desember 2025
2025 2024 Perubahan 2025 2024 Perubahan
YoY % YoY %
Indikator
Operasional5
GTV2,5 17.710 17.058 4% 66.534 61.873 8%
Mobility2,5,8 6.516 6.359 2% 24.715 23.113 7%
Delivery2,5,8 11.194 10.699 5% 41.819 38.760 8%
4
Page 11
Indikator Keuangan
Pendapatan Bersih5 3.397 3.090 10% 12.596 10.880 16%
Mobility5,8 858 746 15% 3.133 2.733 15%
Delivery5,8 2.539 2.344 8% 9.463 8.147 16%
EBITDA yang 415 267 55% 1.393 679 105%
disesuaikan3
Mobility3,8 275 226 22% 870 736 18%
Delivery3,8 183 82 123% 691 143 383%
Biaya Korporasi Grup (43) (41) -5% (168) (200) 16%
yang Dialokasikan
● GTV On-Demand Services2,5 tumbuh 4% YoY menjadi Rp17,7 triliun pada Kuartal 4, dan meningkat
8% YoY menjadi Rp66,5 triliun untuk setahun penuh.
● Pendapatan bersih5 meningkat 10% YoY pada Kuartal 4, mencapai Rp3,4 triliun, dan meningkat 16%
YoY menjadi Rp12,6 triliun untuk setahun penuh, didukung oleh optimalisasi product mix,
pendapatan iklan yang lebih tinggi, dan pengeluaran insentif yang disiplin.
● EBITDA yang disesuaikan3 meningkat 55% YoY dan mencetak rekor tertinggi ke angka Rp415
miliar, yang menandakan peningkatan EBITDA yang disesuaikan3 selama enam kuartal
berturut-turut. EBITDA yang disesuaikan3 juga meningkat 105% YoY menjadi Rp1,4 triliun untuk
periode setahun penuh.
● Perseroan tetap berkomitmen untuk mengakselerasi pertumbuhan melalui strategi berbasis
produk yang berfokus pada kebutuhan pengguna affluent maupun mass market.
● AI telah berperan penting dalam mendorong pertumbuhan usaha, sebagai contoh Perseroan
sudah meningkatkan kemampuan pencarian dan rekomendasi, memperluas visibilitas pencarian,
konversi konsumen, dan nilai belanja per transaksi (basket size).
● Kesejahteraan mitra pengemudi tetap menjadi prioritas utama yang merepresentasikan investasi
disiplin yang sehat dalam ekosistem GoTo. Oleh karena itu, telah diumumkan bahwa sebanyak
400.000 mitra pengemudi yang memenuhi syarat, menerima Bonus Hari Raya (BHR) menjelang
Lebaran 2026.
● Mobility
○ GTV Mobility2,5,8 tumbuh sebesar 2% YoY menjadi Rp6,5 triliun pada Kuartal 4 dan 7% YoY
menjadi Rp24,7 triliun untuk setahun penuh.
○ Pendapatan bersih5,8 meningkat sebesar 15% YoY pada Kuartal 4, mencapai Rp858 miliar,
dan 15% YoY menjadi Rp3,13 triliun untuk setahun penuh.
○ EBITDA yang disesuaikan3,8 meningkat sebesar 22% YoY menjadi Rp275 miliar pada
Kuartal 4, dan 18% YoY menjadi Rp870 miliar untuk setahun penuh.
● Delivery
○ GTV Delivery2,5,8 tumbuh sebesar 5% YoY menjadi Rp11,2 triliun pada Kuartal 4 dan 8% YoY
menjadi Rp41,8 triliun untuk setahun penuh.
○ Pendapatan bersih5,8 meningkat sebesar 8% YoY, mencapai Rp2,54 triliun pada Kuartal 4,
dan 16% YoY atau Rp9,46 triliun untuk setahun penuh.
○ EBITDA yang disesuaikan3,8 bertumbuh sebesar 123% YoY mencapai Rp183 miliar pada
Kuartal 4, tumbuh 383% YoY ke angka Rp691 miliar untuk setahun penuh.
5
Page 12
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)
GoTo terus memperkuat inisiatif yang berfokus pada keberlanjutan, inklusivitas, dan pengembangan
komunitas. Pencapaian di Kuartal 4 tahun 2025 mencakup:
● Menjadi ekosistem digital pertama di Indonesia yang menyediakan perlindungan sosial secara
menyeluruh (BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan) untuk mitra pengemudi dengan performa
yang baik melalui Program Apresiasi Mitra GoTo.
● Meningkatkan aksesibilitas beasiswa bagi mitra pengemudi dan keluarga mereka melalui Yayasan
GoTo Merah Putih, serta meluncurkan Bursa Kerja Mitra Driver Gojek, sebuah platform penyedia
lapangan kerja yang dirancang untuk mendukung pengembangan profesional dan masa depan
mitra pengemudi.
● Melampaui target Perseroan dalam pengadaan 10.000 kendaran listrik (Electric Vehicles) pada
armada mitra pengemudi, guna mempercepat pencapaian target dekarbonisasi jangka panjang.
● Memperluas program pengelolaan limbah operasional ke seluruh kantor di Jakarta, sebagai
bentuk komitmen Perseroan dalam mencapai target zero-waste-to-landfill pada seluruh kegiatan
operasional perusahaan.
● Meluncurkan pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) resmi pertama bagi karyawan GoTo,
sebagai upaya memberdayakan sumber daya manusia dalam menciptakan lingkungan kerja yang
lebih inklusif dan komunikatif.
Pedoman Kinerja 2026
GoTo memperkirakan percepatan pertumbuhan dan peningkatan profitabilitas sepanjang tahun 2026
dengan memanfaatkan ekosistemnya yang bisa memberikan solusi atas permasalahan sehari-hari
pelanggan, dan terus berinvestasi ke kapabilitas yang dibutuhkan untuk mendukung hal tersebut.
Untuk periode tahun penuh 2026, saat ini Perseroan memperkirakan:
● EBITDA Grup yang disesuaikan3 berada di kisaran Rp3,2 triliun-Rp3,4 triliun.
● EBITDA yang disesuaikan3 untuk unit usaha Financial Technology berada di kisaran Rp1,4-Rp1,5
triliun.
● EBITDA yang disesuaikan3 untuk unit usaha On-Demand Services berada di kisaran Rp1,7-Rp1,8
triliun.
Pedoman ini didasarkan pada kondisi pasar saat ini dan mencerminkan perkiraan awal Perseroan, yang
seluruhnya bergantung pada berbagai ketidakpastian dan risiko termasuk meningkatnya persaingan pasar,
inflasi biaya, kondisi perekonomian makro, dan variabel lainnya.
- SELESAI -
Tentang Grup GoTo
GoTo adalah ekosistem digital terbesar di Indonesia. Misi GoTo adalah 'mendorong kemajuan' dengan
menyediakan infrastruktur teknologi dan solusi yang membantu semua orang untuk mengakses dan
berkembang dalam ekonomi digital. Ekosistem GoTo menawarkan berbagai layanan, termasuk mobilitas,
pengantaran, pembayaran, layanan keuangan, dan solusi teknologi untuk para pedagang. Selain itu,
ekosistem ini juga menyediakan layanan e-commerce melalui Tokopedia dan layanan perbankan melalui
kemitraannya dengan Bank Jago.
6
Page 13
Pernyataan Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Statements)
Dokumen ini dapat memuat informasi berwawasan ke depan atau pernyataan berwawasan ke depan, termasuk namun tidak terbatas
pada diskusi tentang strategi, rencana ke depan, dan kinerja keuangan indikatif (secara kolektif disebut “forward-looking
information”). Forward-looking information ini didasarkan pada sejumlah ekspektasi, estimasi, proyeksi, dan asumsi manajemen saat
ini. Meskipun dianggap wajar, forward-looking information ini tunduk pada risiko dan ketidakpastian yang signifikan, termasuk bisnis,
ekonomi, persaingan, serta faktor lainnya. Forward-looking information bukan merupakan suatu jaminan atas kinerja di masa
mendatang, dan untuk tidak sepenuhnya dijadikan sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi apa pun karena melibatkan
risiko, ketidakpastian, dan faktor lain yang diketahui maupun yang tidak diketahui (termasuk risiko dan ketidakpastian dalam laporan
keuangan konsolidasian GoTo dan Analisis dan Pembahasan Manajemen yang tersedia di situs web GoTo), yang mungkin dapat
menyebabkan hasil aktual atau masa depan yang berbeda secara material dari yang dipaparkan atau tersirat dari forward-looking
information tersebut. Setiap estimasi, strategi investasi, atau pandangan yang diungkapkan dalam dokumen ini didasarkan pada
kondisi pasar saat ini, dan/atau data dan informasi yang diberikan oleh pihak ketiga yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu. Grup GoTo belum melakukan verifikasi secara independen atas informasi apa pun yang diperoleh dari
sumber pihak ketiga, yang dapat mempengaruhi keakuratan asumsi yang dibuat dan kesimpulan yang diambil. Kecuali diwajibkan
oleh peraturan perundang-undangan, Grup GoTo menyangkal adanya tanggung jawab apa pun untuk memperbaharui informasi atau
atau melakukan revisi terhadap forward-looking information apa pun, baik sebagai akibat dari adanya informasi atau peristiwa baru,
atau lainnya. Para pembaca diminta untuk tidak bergantung semata-mata pada forward-looking information ini, yang tidak boleh
dipandang, dengan sendirinya, sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi.
Pengukuran Keuangan Non-PSAK
Grup GoTo menggunakan sejumlah ukuran keuangan non-Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK), termasuk EBITDA yang
disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan dan arus kas bebas yang disesuaikan untuk memahami dan mengevaluasi kinerja
operasional utama Grup GoTo. Namun, definisi pengukuran keuangan non-PSAK yang digunakan oleh Grup GoTo yang disajikan di
sini mungkin berbeda dari yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan lain, dan oleh karena itu mungkin tidak dapat saling
dibandingkan. Selanjutnya, pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu, karena tidak mencakup dampak dari
biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasi Grup GoTo yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan
usahanya. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai
pengganti, atau terpisah dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK.
Pengukuran non-PSAK tidak dimaksudkan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Grup GoTo sesuai dengan PSAK. Namun,
Grup GoTo percaya bahwa penyajian EBITDA yang disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan dan arus kas bebas yang
disesuaikan memberikan informasi tambahan kepada investor untuk memfasilitasi perbandingan kinerja masa lalu dan saat ini,
dengan mengecualikan item-item yang menurut Grup GoTo tidak mencerminkan operasi berkelanjutan Grup GoTo karena besarnya
dan/atau sifatnya. EBITDA yang disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan, dan arus kas bebas yang disesuaikan yang
disajikan di sini mungkin tidak dapat dibandingkan dengan pengukuran dengan istilah serupa yang disajikan oleh
perusahaan-perusahaan lain, yang mungkin menggunakan dan menentukan pengukuran ini secara berbeda. Oleh karena itu,
pengukuran non-PSAK ini tidak boleh dibandingkan dengan yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan lain.
Informasi Keuangan Konsolidasian
Grup GoTo telah menyajikan hasil untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Informasi keuangan untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 diambil dari laporan keuangan konsolidasi GoTo pada tanggal dan untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 (dengan informasi keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2024 sebagai pembanding) yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Bersertifikat Independen.
Grup GoTo telah menyajikan hasil untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025, 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31
Maret 2025 dan 31 Desember 2024 yang telah disiapkan oleh dan merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan
konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025, 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31 Maret 2025 dan 31
Desember 2024 belum diaudit, ditelaah, diperiksa, atau diterapkan prosedur apapun. Oleh karena itu, tidak terdapat opini atau
bentuk keyakinan lainnya yang diungkapkan sehubungan dengan setiap dan seluruh informasi keuangan konsolidasian untuk tiga
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
yang disajikan dalam dokumen ini.
Grup GoTo juga telah menyajikan beberapa informasi keuangan konsolidasian secara proforma seolah-olah Tokopedia dan kegiatan
usaha pengiriman serta fulfillment terkait dibawah GoTo Logistics telah didekonsolidasikan sejak 1 Januari 2024. Informasi keuangan
proforma tersebut telah disusun berdasarkan informasi keuangan historis Grup GoTo. Informasi keuangan proforma ini (i) tidak dapat
diartikan sebagai penyajian lengkap atas kinerja keuangan atau hasil operasi Grup GoTo jika transaksi-transaksi tersebut telah
diselesaikan pada dan untuk periode yang disajikan; (ii) disajikan berdasarkan informasi dan perkiraan serta asumsi yang tersedia saat
ini yang diyakini oleh manajemen Grup GoTo wajar pada tanggal diterbitkannya dokumen ini; (iii) diperuntukkan untuk tujuan
penyajian informasi semata; dan (iv) tidak mencerminkan seluruh keputusan yang diambil oleh Grup GoTo setelah dekonsolidasi.
Selain itu, informasi keuangan proforma tersebut disajikan hanya untuk tujuan ilustrasi dan informasi semata serta tidak selalu
mencerminkan hasil operasional atau kondisi keuangan Grup GoTo di masa mendatang sebagai perusahaan independen yang
sahamnya diperdagangkan secara publik. Informasi keuangan proforma yang tercantum dalam dokumen ini telah disiapkan oleh dan
merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan proforma ini belum diaudit, ditinjau, diperiksa, atau dikenakan prosedur
apa pun oleh konsultan pihak ketiga atau akuntan publik bersertifikat independen. Oleh karena itu, tidak ada pendapat atau bentuk
jaminan lainnya yang diberikan terkait dengan informasi keuangan proforma yang disajikan dalam dokumen ini.
7
Page 14
1
Indikator proforma mengasumsikan Tokopedia dan bisnis pengiriman serta pemenuhan (fulfillment) di bawah GoTo Logistics
didekonsolidasi per 1 Januari 2024. Angka spesifik per segmen adalah sebagaimana dilaporkan, kecuali dinyatakan sebaliknya.
2
Nilai Transaksi Bruto (GTV) merupakan ukuran operasional yang mencakup:
a. Jumlah nilai transaksi dari segmen On-Demand Services serta berbagai biaya tambahan termasuk biaya tol dan tip.
b. Jumlah nilai produk dan layanan yang tercatat dari platform e-commerce kami, tidak termasuk Tokopedia.
c. Jumlah nilai total volume pembayaran, atau TPV (Total Payments Volume) yang diproses melalui platform financial
technology kami, dan
d. Pengecualian transaksi antarperusahaan antara entitas di dalam perusahaan yang telah dieliminasi saat konsolidasi.
3
Grup GoTo menghitung EBITDA yang disesuaikan, yang merupakan pengukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan rugi
sebelum pajak penghasilan dan disesuaikan dengan: (i) beban penyusutan dan amortisasi; (ii) pendapatan keuangan; (iii) biaya
bunga; (iv) kerugian penurunan nilai aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual; (v) (pembalikan)/kerugian penurunan
nilai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama; (vi) kerugian atas penurunan nilai goodwill; (vii) penyesuaian nilai wajar
instrumen keuangan; (viii) (pembalikan)/rugi penurunan nilai aset tak berwujud dan aset tetap; (ix) biaya kompensasi berbasis
saham; (x) (keuntungan)/kerugian selisih kurs, bersih; (xi) bagian (keuntungan)/kerugian bersih pada entitas asosiasi dan ventura
bersama; (xii) (keuntungan)/kerugian atas divestasi dan dilusi investasi, bersih; (xiii) pendapatan dividen; dan (xiv) pos-pos yang
tidak berulang (non-recurring items).
4
GTV inti adalah GTV dengan mengecualikan GTV dari gerbang pembayaran mitra pedagang (merchant payment gateway) untuk
segmen Financial Technology dan GTV Vietnam pada segmen On-Demand Services.
5
Tidak memasukkan Vietnam.
6
Nilai buku pinjaman konsumen mencakup pokok pinjaman yang tercatat pada neraca maupun di luar neraca. Pinjaman di luar
neraca merupakan pinjaman yang disalurkan oleh segmen Financial Technology namun didanai melalui skema penyaluran
pinjaman dengan mitra penyalur lembaga keuangan lainnya.
7
Pendapatan pinjaman mengacu pada jasa pinjaman pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian Perseroan catatan 25.
8
Di unit bisnis On-Demand Services, Mobility mencakup bisnis transportasi online kendaraan roda dua dan roda empat. Delivery
mencakup jasa pengantaran makanan online, logistik on-demand, dan bisnis quick commerce.
9
Arus kas bebas yang disesuaikan adalah arus kas operasi setelah disesuaikan dengan arus kas yang terkait dengan belanja
modal, pembiayaan dan pinjaman yang disalurkan kepada pengguna, serta penerimaan dari pengguna dikurangi pembayaran
kepada pedagang, penyedia jasa, dan pemberi pinjaman.
10
Per Kuartal 1 2025, EBITDA yang disesuaikan telah disajikan ulang dengan mengecualikan keuntungan dan kerugian selisih kurs
yang telah direalisasi guna memastikan bahwa angka tersebut mencerminkan kinerja operasional yang mendasarinya secara
akurat.
11
MTU Financial Technology berarti rata-rata Pengguna Bertransaksi Bulanan menggunakan layanan Financial Technology, baik di
dalam platform maupun di luar platform, selama periode pelaporan.
12
Pengguna yang Bertransaksi Tahunan (ATU) berarti jumlah pengguna unik yang menggunakan produk On-Demand Services, atau
Financial Technology, baik di dalam platform maupun di luar platform, selama dua belas bulan terakhir hingga akhir periode
pelaporan.
Kontak:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investor/Analis
GoTo Group: ir@gotocompany.com
8
Page 15
GoTo Beats Guidance Achieving Record Results as it Reports 2025 Fourth
Quarter and Full Year Earnings
Key Highlights
● GoTo booked adjusted EBITDA³ of Rp2 trillion for the full year, beating 2025 guidance of Rp1.8-1.9
trillion. 4Q25 adjusted EBITDA³ reached a record high of Rp672 billion.
● Adjusted EBITDA³ guidance for 2026 set at Rp3.2-3.4 trillion, an increase of 59-69% YoY, with
sustained momentum anticipated, based on current estimates and subject to macroeconomic
factors.
● Group core GTV1,4 grew to Rp124 trillion in 4Q, up 57% YoY and Rp400 trillion for the full year, up
49%, as Group Annual Transacting Users (ATU)1,12 increased 24% YoY to 66 million.
● Group net revenue1 increased 19% YoY to Rp5 trillion in Q4, up 24% to Rp18.3 trillion for the full
year.
● Adjusted free cash flow9 reached Rp748 billion in 4Q and Rp966 billion for the full year.
● Financial Technology achieved record adjusted EBITDA³ of Rp226 billion in 4Q, and Rp497 billion
for the full year, driven by improving economics across payments and lending.
● On-Demand Services delivered record adjusted EBITDA³ of Rp415 billion, up 55% YoY in 4Q and
Rp1.4 trillion for the full year, up 105% YoY.
● E-commerce service fee reached Rp193 billion in 4Q, reaching a total of Rp820 billion for the full
year.
Jakarta, Indonesia, 11 March 2026 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO, “GoTo Group” or the
“Company”), the largest digital ecosystem in Indonesia, today announced its fourth-quarter and full year
2025 financial results. The Company beat its 2025 adjusted EBITDA³ guidance of Rp1.8-1.9 trillion, and set
ambitious guidance of Rp3.2-3.4 trillion for the full year 2026 - growth of 59-69%.
Hans Patuwo, GoTo Group CEO, said: “We delivered strong results in the fourth quarter and full year, as
2025 core GTV1 increased 49% year-on-year and adjusted EBITDA3 reached Rp2 trillion, exceeding our
guidance. As this momentum continues, we have set 2026 adjusted EBITDA3 guidance at Rp3.2-3.4
trillion.”
“Continued earnings growth is expected across our Fintech and On-Demand Services businesses
throughout 2026. Within On-Demand Services, we anticipate stronger topline growth in the second half of
the year as we expand capabilities to better serve the mass market.”
“To deliver on this, we will remain focused on solving real-world problems for both affluent and
mass-market consumers, while continuing to invest in the core capabilities that enable us to do so.”
Simon Ho, GoTo Group CFO, said: “Our results reflect continued success in top-line expansion and bottom
line improvement. We achieved another record Group adjusted EBITDA³, underpinned by increased net
revenue, cost discipline and positive operating leverage.”
“We also recorded positive and improving adjusted free cash flow9, a clear indication of strengthening
business fundamentals and effective capital allocation. Our full-year performance establishes a solid
foundation for sustainable growth and profitability as we focus on our 2026 strategies.”
1
Page 16
Group Highlights
Actual
Three-month period 12-month period
(in billions of Rupiah)
ended December 31, 2025 ended December 31, 2025
YoY % YoY %
2025 2024 2025 2024
change change
Operational metrics
Core GTV4 124,022 79,223 57% 399,848 277,058 44%
2
GTV 211,732 144,464 47% 685,649 538,200 27%
Financial metrics
Net revenue 5,027 4,231 19% 18,322 15,894 15%
3 10 10
Adjusted EBITDA 672 326 106% 2,008 247 713%
Loss for the period (505) (926) 45% (1,502) (5,465) 73%
Pro-Forma1
12-month period
(in billions of Rupiah)
ended December 31, 2025
2025 2024 YoY %
change
Operational metrics
Core GTV4 399,848 268,165 49%
2
GTV 685,649 519,784 32%
Financial metrics
Net revenue 18,322 14,753 24%
3 10
Adjusted EBITDA 2,008 312 544%
Loss for the period (1,633) (3,084) 47%
Group core GTV1,4 grew 57% YoY to Rp124 trillion in 4Q, increasing 49% YoY to Rp400 trillion for the full
year, with total GTV1,2 climbing to Rp212 trillion, up 47% YoY in 4Q, rising 32% to Rp686 trillion over the full
year.
Net revenue1 grew 19% YoY to Rp5 trillion in 4Q, and 24% YoY to Rp18.3 trillion for the full year as Group
Annual Transacting Users (ATU)12 rose 24% YoY to 66 million.
Group adjusted EBITDA1,3 reached Rp672 billion in 4Q, an improvement of 106% YoY, and Rp2 trillion for the
full year, representing 544% YoY growth, surpassing the Company’s guidance of Rp1.8-1.9 trillion.
The Company achieved positive adjusted free cash flow9 amounting to Rp748 billion in 4Q, or Rp966
billion for the full year, demonstrating improved business fundamentals and effective capital allocation.
GoTo’s e-commerce service fee from PT Tokopedia reached Rp193 billion in the fourth quarter, and Rp820
billion for the full year.
2
Page 17
Financial Technology
(in billions of Rupiah, Three-month period 12-month period
unless otherwise stated) ended December 31, 2025 ended December 31, 2025
2025 2024 YoY % 2025 2024 YoY %
change change
Operational metrics
Core GTV4 116,267 71,612 62% 369,965 240,789 54%
2
GTV 204,970 137,691 49% 659,608 494,590 33%
Consumer loans
outstanding principal6 8,777 5,224 68% 8,777 5,224 68%
Monthly Transacting
Users (MTUs, in
millions)11 26.2 20.2 30% 23.4 18.1 29%
Financial metrics
Net revenue 1,676 1,157 45% 5,780 3,557 62%
Lending revenue7 1,101 704 56% 3,781 1,935 95%
Adjusted EBITDA3 226 14 1,514% 497 (467) n.a
● Monthly transacting users (MTUs)11 rose 30% YoY to 26.2 million in 4Q, reaching a record 27.3
million users in Dec 2025. Annual Transacting Users (ATU)12 grew 36% to 57 million as the
Company continues to increase engagement and monetization.
● Fintech recorded more than 600 million monthly transactions in December 2025, an increase of
76% YoY, as the addition of new features drove higher engagement.
● Core GTV⁴ grew 62% YoY to Rp116.3 trillion in 4Q, and increased 54% YoY to Rp370 trillion for the
full year, underpinned by continued strength in consumer payments and strong growth in users
and transactions.
● Net revenue grew 45% YoY to Rp1.7 trillion in 4Q, and 62% YoY to Rp5.8 trillion for the full year,
supported by expanding consumer loans outstanding and steady growth in payment transactions.
● Lending revenue⁷ grew 56% YoY to Rp1.1 trillion in 4Q and for the full year grew 95% YoY to Rp3.8
trillion, due to an increase in consumer loans outstanding principal⁶ to Rp8.8 trillion, up 68% YoY.
● Adjusted EBITDA³ reached a record Rp226 billion in 4Q, bringing the full year to Rp497 billion,
marking the fifth consecutive quarter of profitability, driven by improving performance across both
payments and lending.
● Disciplined risk management maintained, as the lending business has scaled, supported by
AI-driven underwriting and ecosystem data that enable robust credit assessment while preserving
strong asset quality.
3
Page 18
On-Demand Services
(in billions of Rupiah) Three-month period 12-month period
ended December 31, 2025 ended December 31, 2025
2025 2024 YoY % 2025 2024 YoY %
change change
Operational metrics5
GTV2,5 17,710 17,058 4% 66,534 61,873 8%
2,5,8
Mobility 6,516 6,359 2% 24,715 23,113 7%
2,5,8
Delivery 11,194 10,699 5% 41,819 38,760 8%
Financial metrics
Net revenue5 3,397 3,090 10% 12,596 10,880 16%
Mobility5,8 858 746 15% 3,133 2,733 15%
5,8
Delivery 2,539 2,344 8% 9,463 8,147 16%
Adjusted EBITDA3 415 267 55% 1,393 679 105%
Mobility3,8 275 226 22% 870 736 18%
3,8
Delivery 183 82 123% 691 143 383%
Group allocated (43) (41) -5% (168) (200) 16%
corporate costs
● On-Demand Services GTV2,5 grew 4% YoY to Rp17.7 trillion in 4Q, and increased 8% YoY to Rp66.5
trillion for the full year.
● Net revenue⁵ increased 10% YoY in 4Q, reaching Rp3.4 trillion, and increased 16% YoY to Rp12.6
trillion for the full year, supported by optimization of our product mix, higher advertising revenues,
and disciplined incentive spend.
● Adjusted EBITDA³ increased 55% YoY to a record Rp415 billion, the sixth consecutive quarter of
positive adjusted EBITDA³ improvement. For the full year, adjusted EBITDA³ increased 105% YoY to
Rp1.4 trillion.
● The Company remains committed to accelerating growth through a product-led strategy focused
on the needs of both affluent and mass market segments.
● AI has played a key role in driving the business, for example the Company has advanced its
Search and Recommendation capabilities, increasing discovery, conversion rates and basket size.
● Driver-partner wellbeing remains a core priority representing a disciplined investment into the
health of GoTo’s ecosystem. It was therefore recently announced that 400,000 eligible
driver-partners are receiving Bonus Hari Raya (BHR) allowances ahead of Lebaran 2026.
● Mobility:
○ Mobility GTV2,5,8 grew by 2% YoY to Rp6.5 trillion in 4Q and 7% YoY to Rp24.7 trillion for the
full year.
○ Net revenue5,8 increased by 15% YoY in 4Q, reaching Rp858 billion, and 15% YoY to Rp3.13
trillion for the full year.
○ Adjusted EBITDA3,8 increased by 22% YoY to Rp275 billion in 4Q, and 18% YoY to Rp870
billion for the full year.
● Delivery:
○ Delivery GTV2,5,8 grew by 5% YoY to Rp11.2 trillion in 4Q and 8% YoY to Rp41.8 trillion for the
full year.
○ Net revenue5,8 increased by 8% YoY, reaching Rp2.54 trillion in 4Q, and 16% YoY, Rp9.46
trillion for the full year.
4
Page 19
○ Adjusted EBITDA3,8 improved by 123% YoY, reaching Rp183 billion in 4Q, and 383% YoY to
Rp691 billion for the full year.
Environmental, Social and Governance (ESG)
GoTo continued to focus on sustainability, inclusion and community development. Highlights from 4Q25
include:
● Becoming the first Indonesian digital ecosystem to provide comprehensive social security (BPJS
Ketenagakerjaan and BPJS Kesehatan) for top-performing driver-partners through GoTo’s Program
Apresiasi Mitra.
● Increasing availability of scholarships for driver-partners and their families through the GoTo Merah
Putih Foundation, and launching Bursa Kerja Mitra Driver Gojek, a job marketplace to support
driver-partner professional development and future resilience.
● Surpassing the Company's target of 10,000 Electric Vehicles (EVs) in its driver-partner fleet,
advancing its long-term decarbonization goals.
● Expanding the Company’s office waste management program to all Jakarta offices, advancing its
commitment to zero-waste-to-landfill in its corporate operations.
● Launching the first official Indonesian Sign Language (BISINDO) training workshop for GoTo
employees, empowering employees to build a more inclusive and communicative environment.
2026 Company Outlook
GoTo expects accelerated growth and improved profitability throughout 2026 as it leverages its ecosystem
to solve customer problems, while investing the capabilities required to support this.
For full-year 2026, the Company currently expects:
● Group adjusted EBITDA3 of between Rp3.2 trillion and Rp3.4 trillion.
● Fintech adjusted EBITDA3 of between Rp1.4 and Rp1.5 trillion.
● ODS adjusted EBITDA3 of between Rp1.7 and Rp1.8 trillion.
This outlook is based on current market conditions and reflects the Company's preliminary estimates,
which are all subject to various uncertainties and risks including increasing market competition, cost
inflation, macroeconomic conditions and other variables.
- END -
About GoTo Group
GoTo is the largest digital ecosystem in Indonesia. GoTo's mission is to 'empower progress' by offering
technology infrastructure and solutions that help everyone to access and thrive in the digital economy. The
GoTo ecosystem provides a wide range of services, including mobility, delivery, payments, financial
services, and technology solutions for merchants. The ecosystem also provides e-commerce services
through Tokopedia and banking services through its partnership with Bank Jago.
5
Page 20
Forward-Looking Statements
This document may contain forward-looking information or forward-looking statements including, but not limited to discussions of
strategy, future plans and indicative financial performance (collectively, “forward-looking information”). Forward-looking information is
based on the management’s current expectations, estimates, projections, and assumptions. While considered reasonable, these are
subject to significant risks and uncertainties, including business, economic, competitive and other factors. Forward-looking information
is not a guarantee of future performance, and undue reliance should not be placed on them as a basis for making any investment
decision as they involve known and unknown risks, uncertainties and other factors (including the risks and uncertainties in GoTo’s
consolidated financial statements and Management’s Discussion and Analysis available on the GoTo website), that may cause the
actual or future results to differ materially from those expressed or implied by such forward-looking information. Any estimates,
investment strategies or views expressed in this document are based upon current market conditions, and/or data and information
provided by unaffiliated third parties, and are subject to change without notice. GoTo Group has not independently verified any
information obtained from third-party sources, which may impact the accuracy of the assumptions made and conclusions drawn.
Except as required by law, GoTo Group disclaims any obligation to update or revise any forward-looking information, whether as a
result of new information, events or otherwise. Readers are cautioned not to put undue reliance on this forward-looking information,
which should not be viewed, in and of itself, as any basis for making any investment decision.
Non-IFAS Financial Measures
GoTo Group uses a number of non-Indonesian Financial Accounting Standards (IFAS) financial measures including adjusted EBITDA
and adjusted free cash flow, to understand and evaluate GoTo Group’s core operating performance. However, the definitions of GoTo
Group’s non-IFAS financial measures may be different from those used by other companies, and therefore, may not be comparable.
Furthermore, these non-IFAS financial measures have certain limitations in that they do not include the impact of certain expenses that
are reflected in GoTo Group’s consolidated financial statements that are necessary to run GoTo Group’s business. Thus, these
non-IFAS financial measures should be considered in addition to, not as substitutes for, or in isolation from, measures prepared in
accordance with IFAS.
Non-IFAS measurements are not intended to replace the presentation of GoTo Group’s financial results in accordance with IFAS.
Rather, GoTo Group believes that the presentation of adjusted EBITDA and adjusted free cash flow provide additional information to
investors to facilitate the comparison of past and present results, excluding those items that GoTo Group does not believe are
indicative of GoTo Group’s ongoing operations due to their size and/or nature. Adjusted EBITDA and adjusted free cash flow
presented herein may not be comparable to similarly entitled measures presented by other companies, who may use and define this
measure differently. Accordingly, these non-IFAS measures should not be compared to those presented by other companies.
Consolidated Financial Information
GoTo Group has furnished results for the year ended December 31, 2025 and 2024. The information for the year ended December 31,
2025 is extracted from the consolidated financial statements of GoTo as of and for the year ended December 31, 2025 (with
consolidated financial information as of and for the year ended December 31, 2024 as comparative) that has been audited by an
Independent Certified Public Accountant.
GoTo Group has furnished the results of the three months ended December 31, 2025, September 30, 2025, June 30, 2025, March 31,
2025 and December 31, 2024, which have been prepared by and are the responsibility of management. The consolidated financial
information for the three months ended December 31, 2025, September 30, 2025, June 30, 2025, March 31, 2025 and December 31,
2024 have not been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied. Accordingly, there are no opinions or any other
form of assurance expressed with respect to any and all consolidated financial information for the three months ended December 31,
2025, September 30, 2025, June 30, 2025, March 31, 2025, December 31, 2024 presented in this document.
GoTo Group has also furnished certain pro forma consolidated financial information as if Tokopedia and its related delivery and
fulfillment businesses under GoTo Logistics had been deconsolidated since January 1, 2024. The pro forma financial information has
been prepared based on GoTo Group’s historical financial information. The pro forma financial information is (i) not intended to be a
complete presentation of the GoTo Group’s financial performance or results of operations had the transactions been concluded as of
and for the periods indicated; (ii) is presented based on currently available information and estimates and assumptions that the GoTo
Group’s management believes are reasonable as of the issuance date of this document; (iii) is intended for informational purposes
only; and (iv) does not reflect all decisions that are undertaken by the GoTo Group after the deconsolidation. In addition, the pro forma
financial information is provided for illustrative and informational purposes only and is not necessarily indicative of the GoTo Group’s
future results of operations or financial condition as an independent, publicly traded company. The pro forma financial information
included in this document has been prepared by and is the responsibility of management. This pro forma financial information has not
been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied by any third-party consultant or independent certified public
accountant. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to any and all pro forma
financial information presented in this document.
1
Pro forma numbers assume Tokopedia and its related delivery and fulfillment businesses under GoTo Logistics were
deconsolidated as of January 1, 2024. Segment-specific figures are as reported, unless otherwise stated.
6
Page 21
2
GTV means gross transaction value, an operating measure representing:
a. the sum of the value of the transactions from On-Demand Services and any additional fees such as tolls and tips.
b. the sum of the value of the product and services recorded on our remaining E-commerce platforms, excluding Tokopedia.
c. the sum of the total payments volume, or TPV processed through GoTo’s Financial Technology platform.
d. the exclusion of inter-Company transactions between entities within the Company that are eliminated upon consolidation.
3
GoTo Group calculates the adjusted EBITDA, a non-IFAS financial measure, beginning with loss before income tax and adjusting for
(i) depreciation and amortization expenses; (ii) finance income; (iii) interest expenses; (iv) loss on impairment of assets of disposal
group classified as held for sale; (v) loss on impairment of investment in associates and joint ventures; (vi) loss on goodwill; (vii) fair
value adjustment of financial instruments; (viii) loss on impairment of intangible and fixed assets; (ix) share-based compensation
costs; (x) foreign exchange (gain), net; (xi) share of net (gain)/losses in associates and joint ventures; (xii) (gain)/loss on divestment
and dilution of investments, net (xiii) dividend income; and (xiv) non-recurring items.
4
Core GTV means GTV excluding merchant payment gateway GTV in Financial Technology and Vietnam GTV in On-Demand
Services.
5
Excluding Vietnam.
6
Consumer loans outstanding principal includes both on and off balance sheet loans outstanding principal. Off-balance sheet loans
represent loans originated by GoTo’s Financial Technology segment but funded through loan channelling arrangements with
channelling partners.
7
Lending revenue corresponds with Lending Fee in Note 25 of GoTo’s Financial Statements.
8
Within On-Demand Services, Mobility includes the Company’s two-wheel and four-wheel online transportation businesses. Delivery
includes online food delivery, on-demand logistics, and quick commerce businesses.
9
Adjusted free cash flow is calculated starting with net cash generated from operating cash flow after adjusting for cash flows
related to capital expenditures, net financing and lending disbursed to users, and proceeds from users net-off with payments to
merchants, service providers and lenders.
10
As of 1Q25, adjusted EBITDA was restated to exclude realized foreign exchange gains and losses to ensure it accurately reflects
underlying operational performance.
11
Financial Technology MTUs means average Monthly Transacting Users who are using Financial Technology Services, on-platform
or off-platform, over the stated period.
12
Annual Transacting Users (ATU) means the number of unique users who are using On-Demand Services products, or Financial
Technology Services, on-platform or off-platform, over the past twelve months as of the end of stated period.
Contacts:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investors/analysts
GoTo Group: ir@gotocompany.com
7
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
PT GoTo Gojek
p.1
unresolved
org
Submission Tokopedia Tbk
p.1
unresolved
org
Yayasan GoTo
p.4
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.6
unresolved
org
Yayasan GoTo Merah Putih
p.12
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.