Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 50
Page 1
Nomor Surat 221/DFIJKT-VIII/2023
Nama Emiten PT Dewata Freightinternational Tbk.
Kode Emiten DEAL
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Dewata Konstruksi Jakarta 2013 Beroperasi 43.522.719.273 PENUH IDR 99.9
Makmur Gedung,
Bersama Instalasi
(DMB) Listrik,
Instalasi
Telekomunika
si dan lainnya,
Perdagangan
Besar Mesin,
Peralatan dan
Perlengkapan
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Dewata Freightinternational Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Dewata Freightinternational Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Dewata Freightinternational Entity name
Tbk.
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas DEAL Entity code
Nomor identifikasi entitas AA862 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor K. Transportation & Logistic Sector
Subsektor K2. Logistics & Deliveries Subsector
Industri K21. Logistics & Deliveries Industry
Subindustri K211. Logistics & Deliveries Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
6,740,060,825 2,294,721,545
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
42,236,759,099 50,502,799,434
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
9,416,241,077 10,726,195,098
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 4,156,597,125 4,156,597,125 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
274,269,943 236,433,575
lancar
Uang muka lancar 8,385,506,080 8,392,706,080 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
5,757,043,632 4,121,483,193
lancar
Jumlah aset lancar 76,966,477,781 80,430,936,050 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
7,655,437,385 7,915,437,385
parties
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
32,049,465,579 32,049,465,579
tidak lancar expenses
Aset pajak tangguhan 12,974,571,084 12,974,571,084 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
25,899,228,890 26,560,619,867
equipment
Goodwill 0 Goodwill
Aset takberwujud selain Intangible assets other
0
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
24,365,526 24,365,526
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 78,603,068,464 79,524,459,441 Total non-current assets
Jumlah aset 155,569,546,245 159,955,395,491 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
39,764,697,595 39,273,315,267
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
43,864,911,899 42,374,540,157
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
26,633,206,941 26,636,846,736
ketiga third parties
Liabilitas keuangan Other current financial
2,208,388,191 1,302,413,166
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
4,056,932,711 3,956,445,315
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 0 post-employment
pendek benefit obligations
Page 5
Utang pajak 3,413,904,480 7,868,015,647 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 0
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 0 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
119,942,041,817 121,411,576,288
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 61,135,520,014 61,135,520,014 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
16,711,745,071 16,711,745,071
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 5,409,158,397 5,409,158,397 borrowings
pinjaman lainnya
Pendapatan diterima Non-current unearned
0
dimuka jangka panjang revenue
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 2,806,366,496 2,806,366,496 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
86,062,789,978 86,062,789,978
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 206,004,831,795 207,474,366,266 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 114,617,095,900 114,617,095,900 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
11,026,222,358 11,026,222,358
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
( 3,591,710,383 ) ( 3,591,710,383 )
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 695,644,394 695,644,394 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 173,097,696,155 ) ( 170,200,241,463 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
Page 6
diatribusikan kepada ( 50,350,443,886 ) ( 47,452,989,194 ) attributable to equity
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
( 84,841,664 ) ( 65,981,581 )
non-pengendali
Jumlah ekuitas ( 50,435,285,550 ) ( 47,518,970,775 ) Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
155,569,546,245 159,955,395,491
ekuitas
Page 7
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
26,068,802,119 45,327,422,943
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 20,938,632,141 ) ( 39,564,254,216 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 5,130,169,978 5,763,168,727 Total gross profit
Beban penjualan ( 310,259,243 ) ( 481,025,940 ) Selling expenses
Beban interkoneksi ( 913,785,493 ) ( 2,245,760,611 ) Interconnection expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 6,410,615,164 ) ( 11,678,139,844 )
expenses
Pendapatan keuangan 17,340,608 3,302,771 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 316,474,027 ) ( 53,238,469 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 6,727,712 ) 23,301,658
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya ( 9,764,000 ) 5,035,801,978 Other income
Beban lainnya ( 96,199,722 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 2,916,314,775 ) ( 3,632,589,730 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 0 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 2,916,314,775 ) ( 3,632,589,730 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 2,916,314,775 ) ( 3,632,589,730 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 0 1,481,371,074 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 0 1,481,371,074 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 0 1,481,371,074 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi Total comprehensive income
( 2,916,314,775 ) ( 2,151,218,656 )
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 2,897,454,692 ) ( 3,632,589,730 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 18,860,083 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Page 8
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 2,897,454,692 ) ( 2,151,218,656 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 18,860,083 ) 0 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham ( Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 2.5279428595203894 ( 3.17 ) share from continuing
dilanjutkan ) operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 114,617,095,900 11,026,222,358 ( 3,591,710,383 ) 695,644,394 ( 170,200,241,463 ) ( 47,452,989,194 ) ( 65,981,581 ) ( 47,518,970,775 ) Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 114,617,095,900 11,026,222,358 ( 3,591,710,383 ) 695,644,394 ( 170,200,241,463 ) ( 47,452,989,194 ) ( 65,981,581 ) ( 47,518,970,775 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 2,897,454,692 ) ( 2,897,454,692 ) ( 18,860,083 ) ( 2,916,314,775 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 114,617,095,900 11,026,222,358 ( 3,591,710,383 ) 695,644,394 ( 173,097,696,155 ) ( 50,350,443,886 ) ( 84,841,664 ) ( 50,435,285,550 ) Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor kembali program dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 114,617,095,900 11,026,222,358 0 ( 3,591,710,383 ) 695,644,394 ( 157,274,998,239 ) ( 34,527,745,970 ) ( 438,110,310 ) ( 34,965,856,280 ) Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penyesuaian lainnya 438,110,310 438,110,310 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 114,617,095,900 11,026,222,358 0 ( 3,591,710,383 ) 695,644,394 ( 157,274,998,239 ) ( 34,527,745,970 ) 0 ( 34,527,745,970 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 3,632,589,730 ) ( 3,632,589,730 ) ( 3,632,589,730 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 0 1,481,371,074 1,481,371,074 1,481,371,074 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 114,617,095,900 11,026,222,358 0 ( 3,591,710,383 ) 695,644,394 ( 159,426,216,895 ) ( 36,678,964,626 ) 0 ( 36,678,964,626 ) Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
34,334,842,454 32,781,519,237
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 19,441,060,399 ) ( 25,359,724,586 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 3,848,973,115 ) ( 5,945,273,615 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
11,044,808,940 1,476,521,036
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
13,480,427 3,302,771
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 913,785,494 ) ( 2,298,999,080 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 2,284,154,023 ) ( 188,033,137 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 4,808,728,127 ) 8,058,098,390 from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
3,051,621,723 7,050,889,980
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
0
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
(0)
aset tetap property and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
0 0
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 491,382,328 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank (0) ( 974,114,641 ) Payments of bank loans
Penerimaan liabilitas sewa Proceeds from finance lease
( 3,639,796 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
905,975,025 ( 665,504,559 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
0
borrowings
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
0
saham biasa common stocks
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
Page 12
(digunakan untuk) aktivitas 1,393,717,557 ( 1,639,619,200 ) financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
4,445,339,280 5,411,270,780
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
2,294,721,545 3,344,259,420
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
6,740,060,825 8,755,530,200
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar statements
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada di bawah
pengawasannya. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, kecuali
bagi penerapan beberapa PSAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait
atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan
efektif tanggal 1 Januari 2022. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas
konsolidasian, disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan,
kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan
menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi
dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup. Untuk memberikan
pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan jumlahnya yang signifikan,
beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah. Penyusunan laporan keuangan
konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal
tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih
tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan
konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
Prinsip-prinsip konsolidasi """Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Principles of consolidation
entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan. Laporan
keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan. Kebijakan
akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara
konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain. Pengendalian dianggap ada ketika perusahaan memiliki
secara langsung atau tidak langsung melalui entitas-entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara
entitas. Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal
berikut ini: i.Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan
kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee; ii.eksposur atau hak atas timbal balik hasil
variabel dari keterlibatannya dengan investee , dan iii.Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya
atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil. Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara
mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai
apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut: i. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara
yang lain. ii. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain. iii. Hak suara dan hak suara potensial
Grup. Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan berhenti
Page 14
ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas
entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai
dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak. Laba atau rugi dan setiap
komponen atas penghasilan komprehensif lain (OCI) diatribusikan pada pemegang saham entitas
induk Perusahaan dan pada kepentingan non pengendali (KNP), walaupun hasil di KNP mempunyai
saldo defisit. Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi
dari transaksi antar grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus
kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses
konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Transaksi dengan KNP yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan
yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas.
Keuntungan atau kerugian pelepasan KNP juga dicatat pada ekuitas. Perubahan kepemilikan pada
entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan
pengendalian atas entitas anak, maka Grup: a.menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap
goodwill) dan liabilitas Entitas Anak; b.menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan
nonpengendali; c.menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila
ada; d. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; e. mengakui setiap sisa investasi pada nilai
wajarnya; f.mengakui perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ; dan g.mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan
dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain. KNP mencerminkan
bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan, secara
langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi
keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk."""
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan Cash and cash equivalents
atau kurang dari tanggal penempatannya dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi
penggunaannya. Deposito berjangka dengan jangka waktu lebih dari 3 (tiga) bulan tapi tidak melebihi 1
(satu) tahun dari tanggal penempatannya disajikan sebagai bagian dari ? aset keuangan lancar
lainnya?. Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya yang akan digunakan untuk membayar
liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 (satu) tahun disajikan sebagai ? kas yang dibatasi
penggunaannya ? sebagai bagian dari ? aset keuangan lancar lainnya ? . Kas dan setara kas yang
dibatasi penggunaannya untuk membayar liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu lebih dari 1
(satu) tahun disajikan sebagai bagian dari ? aset keuangan tidak lancar lainnya?.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang yang dimiliki Entitas tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan. oleh Trade and other receivables
karenanya, entitas menerapkan kebijakan praktisnya, yaitu mengukur nilai piutang usaha sebesar
harga transaksi sebagaimana diungkapkan dalam "pendapatan dari kontrak dengan pelanggan".
Piutang usaha disajikan sebesar net realizable value yaitu dengan cara mengurangkan piutang usaha
terhadappenyisiahan kerugian penurunan nilai. sesuai PSAK 71 poin 5.15, asar pembentukan
penyisihan kerugian penurunan nilai piutang yaitu bahwa entitas selalu mengukur penyisiahan kerugian
sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya untuk piutang usaha dan piutang sewa.
Aset tetap Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan Fixed assets
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
yang diinginkan supaya aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Aset tetap
dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penyisihan
Page 15
penurunan nilai. Tanah tidak disusutkan. Termasuk juga ke dalam biaya perolehan adalah biaya-biaya
penggantian bagian dari aset tetap jika biaya itu terjadi, dan apabila terdapat kemungkinan yang besar
bahwa Grup akan mendapat manfaat ekonomis di masa depan dari bagian aset tersebut serta biaya
perolehannya dapat diukur secara andal. Demikian pula, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan,
biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai suatu
penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak
memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus selama estimasi masa manfaat aset tetap yang bersangkutan yaitu
sebagai berikut: Tahun/ Years Bangunan 20 Tahun, Peralatan 4-8 Tahun dan Inventaris Kantor 8
Tahun. Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan
metode penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif. Tanah
dinyatakan sebesar nilai perolehan dan tidak disusutkan, kecuali dapat dibuktikan bahwa tanah
tersebut mempunyai umur manfaat tertentu. Beban-beban tertentu sehubungan dengan perolehan
tanah pada saat perolehan pertama kali diakui sebagai bagian perolehan tanah. Grup menganalisa
fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk
masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu
kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan
pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset
pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan
PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup
menerapkan PSAK 16 ?Aset tetap?. Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya; Biaya penggantian
atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan jika besar kemungkinan manfaat
ekonomis dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup, dan biaya perolehan
aset dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat
dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan
atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam
laporan laba rugi komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset dalam penyelesaian disajikan dalam ?Aset Tetap? dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing- masing aset
tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan
tujuannya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai (PSAK 48 poin 9). Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian
penurunan nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset
tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi
antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai
pakainya (PSAK 48 poin 18),. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka
aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke
nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar
terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset (PSAK 48 poin 54- 55). Dalam
menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika
tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian yang
sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan- perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia. Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih
Page 16
kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan.
Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai (PSAK 48 poin 59). Rugi penurunan nilai aset yang
tidak direvaluasi diakui dalam laba rugi. Akan tetapi, kerugian penurunan nilai atas aset revaluasian
diakui dalam penghasilan komprehensif lain, sepanjang kerugian penurunan nilai tidak melebihi surplus
revaluasi untuk aset yang sama. Rugi penurunan nilai atas aset revaluasian mengurangi surplus
revaluasi untuk aset tersebut (PSAK 48 poin 61). Jika goodwill yang terkait dengan unit penghasil kas
tetapi belum dialokasikan ke unit tersebut, maka unit tersebut diuji penurunan nilai ketika terdapat
indikasi bahwa unit tersebut mungkin mengalami penurunan nilai. Pengujian penurunan nilai tersebut
dilakukan dengan membandingkan jumlah tercatat unit tersebut (tidak termasuk goodwill ) dengan
jumlah terpulihkannya. Setiap rugi penurunan nilai diakui.
Beban tangguhan Merupakan pengeluaran terkait pelaksanaan suatu projek yang diestimasikan membutuhkan lebih dari Deferred charges
1 (satu) tahun untuk bisa ditagihkan kepada pelanggan. Pengeluaran atas suatu projek yang
diperkirakan dapat ditagihkan dalam rentang paling lama 1 (satu) tahun diakui pada akun barang/jasa
dalam proses
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau Trade payables and other liabilities
(ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Instrumen keuangan yang diterbitkan
atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, ika substansi
perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada
pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas
atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Liabilitas
keuangan Grup terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang kontraktor, utang lain-lain,
akrual, utang pembiayaan dan utang bank jangka panjang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan
yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
Pengakuan pendapatan dan beban Sejak 1 Januari 2020, Perusahaan telah menerapkan PSAK 72 yang membutuhkan pengakuan Revenue and expense recognition
pendapatan untuk memenuhi 5 langkah penilaian: i. Identifikasi kontrak dengan pelanggan;, ii.
Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak
untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan; iii. Tentukan harga transaksi.
Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak Perusahaan sebagai imbalan
untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang
dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah imbalan yang
diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada
pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa
kontrak; c. Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini
tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan biaya
ekspektasian ditambah marjin; dan d. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi
dengan mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika
pelangganmemperoleh kendali atas barang atau jasa tersebut). Identifikasi kontrak dengan pelanggan
(PSAK 72 poin 9) Entittas mencatat kontrak dengan pelanggan dalam ruang lingkup pernyataan ini jika
seluruh kriteria berikut terpenuhi: a. Para pihak dengan kontrak telah menyetujui kontrak (secara
tertulis, lisan atau sesuai dengan praktik bisnis pada umumnya) dan berkomitmen untuk melaksanakan
kewajiban mereka masing-masing; b. Entitas dapat mengidentifikasi hak setiap pihak mengenai barang
Page 17
atau jasa yang akan dialihkan; c. Entitas dapat mengidentifikasi jangka waktu pembayaran barang atau
jasa yang akan dialihkan; d. Kontrak memiliki substansi komersial yaitu risikio, waktu atau jumlah arus
kas masa depan entitas diperkirakan berubah sebagai akibat dari kontrak; e. Kemungkinan besar
(probable ) entitas akan menagih imbalan yang akan menjadi haknya dalam pertukaran barang atau
jasa yang akan dialihkan ke pelanggan. Dalam mengevaluasi apakah kolektibilitas dari jumlah imbalan
kemungkinan besar terjadi, entitas hanya mempertimbangkan kemampuan dan intensi pelanggan
untuk membayar jumlah imbalan ketika jatuh tempo. Jumlah imbalan yang akan menjadi hak entitas
mungkin lebih kecil dari harga yang tercatat dalam kontrak jika imbalan bersifat variabel karena entitas
dapat menawarkan suatu konsesi harga kepada pelanggan. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam
kontrak. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut: a. pada waktu tertentu
(biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau b. Sepanjang waktu (biasanya
untuk janji dalam memberikan layanan pada pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi
sepanjang waktu, Perusahaan memilih ukuran kemajuan yang sesuai untuk menentukan jumlah
pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi. Identifikasi jangka waktu
pembayaran barang atau jasa yang akan dialihkan Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap
kontrak. Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang dari saldo
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan
oleh pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Pendapatan grup terdiri
dari jasa trucking (freight forwarding) , sewa kendaraan, dan jasa konstruksi pada umumnya
Pendapatan jasa trucking dan sewa kendaraan diakui pada saat jasa diserahkan, yang ditandai
dengan dokumen penagihan Pendapatan dan Biaya Konstruksi Pendapatan dan Biaya Konstruksi.
Dengan metode ini, pendapatan yang diakui setara dengan estimasi terbaru dari total nilai kontrak
dikalikan dengan tingkat penyelesaian sebenarnya yang ditentukan dengan mengacu pada hasil survei
atas pekerjaan yang telah dilaksanakan. Biaya kontrak yang tidak mungkin dipulihkan diakui segera
sebagai beban tahun berjalan pada laba rugi. Beban langsung dan tidak langsung projek yang dapat
dialokasikan ke suatu projek tertentu, diakui sebagai beban pada projek bersangkutan, sedangkan
beban yang tidak dapat diatribusikan atau tidak dapat dialokasikan ke aktivitas projek menjadi beban
non projek.
Penjabaran mata uang asing Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Perusahaan diukur Foreign currency translation
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang
fungsional). Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional dan
mata uang penyajian Perusahaan.
Transaksi dengan pihak berelasi Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Perusahaan apabila memenuhi definisi pihak Transactions with related parties
berelasi berdasarkan PSAK No..7 ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Semua transaksi signifikan
dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali Income taxes
untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik dalam
penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas. Pajak kini Aset dan liabilitas pajak kini
untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan
kepada otoritas perpajakan. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan estimasi penghasilan kena pajak
periode berjalan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang an pembayaran pajak penghasilan dicatat
Page 18
sebagai bagian dari beban pajak kini dalam laba rugi. Grup juga menyajikan bunga/denda, jika ada,
sebagai bagian dari beban pajak kini.
Imbalan kerja karyawan Efektif 1 Januari 2019, Grup menerapkan Amandemen PSAK 24, ?Imbalan Kerja tentang Amendemen, Employee benefits
Kurtailmen, atau Penyelesaian Program?. Biaya jasa lalu (atau keuntungan atau kerugian atas
penyelesaian) dihitung dengan mengukur liabilitas (aset) imbalan pasti menggunakan asumsi aktuarial
kini dan membandingkan imbalan yang ditawarkan dalam program dan aset program sebelum dan
setelah amendemen, tetapi tidak mempertimbangkan dampak batas atas aset (yang mungkin timbul
ketika program imbalan pasti dalam keadaan surplus). PSAK 24 secara jelas mengatur bahwa dampak
perubahan dari batas atas aset yang timbul dari perubahan program (atau kurtailmen atau
penyelesaian) ditentukan dalam tahap kedua dan diakui secara normal di penghasilan komprehensif
lain. Paragraf yang berkaitan dengan pengukuran biaya jasa kini dan bunga neto atas liabilitas (aset)
manfaat pasti juga telah diamandemen. Grup sekarang disyaratkan untuk menggunakan asumsi yang
diperbarui dari pengukuran kembali tersebut untuk menentukan biaya jasa kini dan bunga neto untuk
sisa periode pelaporan setelah perubahan program. Dalam hal bunga neto, amandemen telah
menjelaskan bahwa untuk periode setelah amandemen program, bunga neto dihitung dengan
mengalikan liabilitas (aset) manfaat pasti neto sebagaimana telah diukur kembali berdasarkan PSAK
24 dengan tingkat diskonto yang digunakan dalam pengukuran kembali (juga memperhitungkan
dampak kontribusi dan pembayaran manfaat terhadap liabilitas (aset) manfaat pasti). Penerapan dari
amandemen PSAK 24 tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas
aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan
komprehensif lain periode terjadinya untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program.
Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba
dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu
antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan
hubungan kerja diakui. Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas
atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut: i. Biaya jasa (termasuk
biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian), ii. Beban
atau pendapatan bunga neto, iii. Pengukuran kembali. Namun pada tahun 2020, Grup tidak
menghitung kewajiban imbalan kerja untuk periode 31 Desember 2020.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada tahun yang
bersangkutan. Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
beredar pada tahun yang bersangkutan ditambah jumlah saham rata-rata tertimbang yang akan
diterbitkan pada saat pengkonversian instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilusi menjadi
saham biasa.
Pelaporan segmen Segmen adalah bagian khusus dari Grup yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa Segment reporting
(segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen
geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. Jumlah setiap unsur
segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional
untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen dan menilai
kinerjanya. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat
diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
sesuai terhadap segmen tersebut.
Page 19
Penerapan standar akutansi baru a. Amendemen/Penyesuaian Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Dalam tahun berjalan, The implementation of new statements of
Grup telah menerapkan, sejumlah amandemen dan penyesuaian tahunan PSAK yang relevan dengan accounting standards
operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, yaitu:
PSAK 1. PSAK 22 (amendemen), Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual. 2.
PSAK 57 (amendemen), Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak
Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak. 3. PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), Instrumen
Keuangan tentang Biaya dalam Pengujian '10 persen' untuk Penghentian Pengakuan Liabilitas
Keuangan. 4. PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), Sewa tentang Insentif Sewa. Penerapan
Penyesuaian tahunan 2022 ini tidak mempunyai pengaruh material atas pengungkapan atau
jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat menggunakan metode akuisisi. Biaya suatu akuisisi diakui sebagai Business combination
penjumlahan atas imbalan yang dialihkan, yang diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan
jumlah atas kepentingan non- pengendali dientitas yang diakuisisi. Biaya akuisisi yang terjadi
dibiayakan dan dicatat sebagai beban pada periode berjalan. Selisih lebih antara penjumlahan imbalan
yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk kepentingan non- pengendali dengan aset teridentifikasi
dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai goodwill. Dalam kondisi sebaliknya,
Perusahaan mengakui selisih kurang sebagai keuntungan dalam laba rugi pada tanggal akuisisi.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi
penurunan nilai. Untuk tujuan penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari kombinasi bisnis, sejak
tanggal akuisisi dialokasikan ke setiap unit penghasil kas yang diharapkan mendapatkan manfaat dari
kombinasi bisnis tersebut. Goodwill merupakan selisih lebih antara harga perolehan investasi entitas
anak, entitas asosiasi, atau bisnis dan nilai wajar bagian Grup atas aset neto entitas anak. Goodwill
dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada lagi manfaat masa depan yang
diharapkan.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi: 1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau; 2. jika
tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan. Nilai wajar aset
atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggidan terbaiknya. Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai
dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan
penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang
tidak dapat diobservasi. Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai
wajar aset atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan
level input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: Tingkat 1 -
Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; Tingkat 2 -
Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat
diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung; Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level
input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. Untuk aset dan
liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian, maka
Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar dengan cara menilai
Page 20
kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan
terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada Foreign currency transactions and balances
tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan
dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui
dalam laba rugi. Aset non-moneter yang diukur pada nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada
tanggal nilai wajar ditentukan. Selisih penjabaran akun ekuitas dan akun nonmoneter serupa yang
diukur pada nilai wajar diakui dalam laba.rugi. Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022,
kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia, yang digunakan oleh Perusahaan masing-masing
adalah sebesar Rp 15.062 dan Rp 15.731 per 1 Dolar Amerika Serikat (angka penuh dalam Rupiah).
Goodwill Goodwill merupakan selisih lebih biaya perolehan atas kepemilikan Grup terhadap nilai wajar aset Goodwill
bersih teridentifikasi dari entitas anak, entitas asosiasi atau pengendalian bersama entitas pada
tanggal akuisisi. Kepentingan nonpengendali diukur pada proporsi kepemilikan kepentingan
nonpengendali atas aset neto teridentifikasi pada tanggal akuisisi. Jika biaya perolehan lebih rendah
dari nilai wajar aset neto yang diperoleh, perbedaan tersebut diakui dalam laporan laba rugi
konsolidasian. Goodwill atas akuisisi entitas asosiasi dan pengendalian bersama entitas disajikan di
dalam investasi pada entitas asosiasi dan pengendalian bersama entitas. Goodwill dicatat sebesar
biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi kerugian penurunan nilai. Goodwill atas akuisisi entitas
anak diuji penurunan nilainya setiap tahun. Goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau
kelompok unit penghasil kas untuk tujuan uji penurunan nilai.
Aset takberwujud Aset tak berwujud yang diperoleh secara terpisah pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan. Intangible assets
Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
amortisasi dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Umur manfaat aset takberwujud dinilai
terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi selama
masa manfaat ekonomis dan menguji penurunan nilai apabila terdapat indikasi aset takberwujud
mengalami penurunan nilai. Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset takberwujud dengan
umur manfaat yang terbatas ditinjau setidaknya pada setiap akhir periode pelaporan. Perubahan pada
perkiraan umur manfaat atau perkiraan pola konsumsi manfaat ekonomi terjadi pada aset tersebut
dicatat dengan mengubah periode amortisasi atau metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai
perubahan estimasi akuntansi. Beban amortisasi aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas
diakui dalam laporan laba rugi dalam kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset
takberwujud.
Modal saham Manajemen permodalan Tujuan utama dari pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan Share capital
bahwa Perusahaan mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan
memaksimalkan nilai pemegang saham. Perusahaan tidak diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat
modal tertentu.
Instrumen keuangan Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. Aset keuangan Aset keuangan
diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya (?FVTOCI?), dan nilai wajar melalui laba rugi
(?FVTPL?). Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Model
bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset
Page 21
keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, dan kas yang dibatasi penggunaannya diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi sesuai dengan rencana grup untuk mempertahankan aset keuangan tersebut dengan tujuan mendapatkan arus kas kontraktual dan aset tersebut telat memenuhi persyaratan SPPI test. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. ii. Liabilitas keuangan Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, ika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang kontraktor, utang lain-lain, akrual, utang pembiayaan dan utang bank jangka panjang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Pengakuan dan pengukuran Aset keuangan Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. ii. Liabilitas keuangan Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya pendanaan pada laba rugi. Saling hapus dari instrumen keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
Page 22
liabilitasnya secara bersamaan. Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Penurunan nilai aset keuangan Grup mengakui cadangan untuk ECL untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi. Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. Penghentian Pengakuan i. Aset keuangan Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: 1. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau 2. Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset keuangan tersebut. Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali. Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup. Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang diakui pada pendapatan komprehensif lain harus diakui pada laporan laba rugi. ii. Liabilitas keuangan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas
Page 23
yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa. Ketika liabilitas keuangan
saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang
berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan
yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas
keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas
keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.
Penerapan standar akuntansi baru a. Amendemen/Penyesuaian Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Dalam tahun berjalan, Adoption of new accounting standards
Grup telah menerapkan, sejumlah amandemen dan penyesuaian tahunan PSAK yang relevan dengan
operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, yaitu:
PSAK 1. PSAK 22 (amendemen), Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual. 2.
PSAK 57 (amendemen), Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak
Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak. 3. PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), Instrumen
Keuangan tentang Biaya dalam Pengujian '10 persen' untuk Penghentian Pengakuan Liabilitas
Keuangan. 4. PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), Sewa tentang Insentif Sewa. Penerapan
Penyesuaian tahunan 2022 ini tidak mempunyai pengaruh material atas pengungkapan atau
jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.
Page 24
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 0 0 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
17,476,580,000 17,476,580,000
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
0 0
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0 0
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
0 0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
947,583,433 1,908,000 949,491,433
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
30,037,694,648 30,037,694,648
langsung
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki BTS Tower, directly owned
0 0
langsung
Jaringan Fiber Optik, dimiliki Fiber Optic Network, directly
0 0
langsung owned
Infrastruktur Telekomunikasi, Telecommunication
0 0
dimiliki langsung Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment, directly
0 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 48,461,858,081 1,908,000 48,463,766,081 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment, right
0 0
guna of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use
0 0
assets
Bangunan, aset hak guna 0 0 Building, right of use assets
Page 25
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset BTS Tower, right of use assets
0 0
hak guna
Jaringan Fiber Optik, aset hak Fiber Optic Network, right of use
0 0
guna assets
Infrastruktur Telekomunikasi, Telecommunication
0 0
aset hak guna Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak Technical Equipment, right of
0 0
guna use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under
0 0
construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 0 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam BTS Tower, assets under
0 0
penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, dalam Fiber Optic Network, assets
0 0
penyelesaian under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, Telecommunication
dalam penyelesaian 0 0 Infrastructure, assets under
construction
Peralatan Teknikal, dalam Technical Equipment, assets
0 0
penyelesaian under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under
0 0
construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
48,461,858,081 1,908,000 48,463,766,081
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 0 0 Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold depreciation
6,782,337,000 434,814,499 7,217,151,499
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
0 0
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0 0
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
0 0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
Page 26
dimiliki langsung 761,829,113 187,662,320 949,491,433 directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
14,357,072,101 40,822,158 14,397,894,259
langsung
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki BTS Tower, directly owned
0 0
langsung
Jaringan Fiber Optik, dimiliki Fiber Optic Network, directly
0 0
langsung owned
Infrastruktur Telekomunikasi, Telecommunication
0 0
dimiliki langsung Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment, directly
0 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 21,901,238,214 663,298,977 22,564,537,191 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment, right
0 0
guna of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use
0 0
assets
Bangunan, aset hak guna 0 0 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset BTS Tower, right of use assets
0 0
hak guna
Jaringan Fiber Optik, aset hak Fiber Optic Network, right of use
0 0
guna assets
Infrastruktur Telekomunikasi, Telecommunication
0 0
aset hak guna Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak Technical Equipment, right of
0 0
guna use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under
0 0
construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 0 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam BTS Tower, assets under
0 0
penyelesaian construction
Page 27
Jaringan Fiber Optik, dalam 0 0 Fiber Optic Network, assets
penyelesaian under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, Telecommunication
dalam penyelesaian 0 0 Infrastructure, assets under
construction
Peralatan Teknikal, dalam Technical Equipment, assets
0 0
penyelesaian under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under
0 0
construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 0 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
21,901,238,214 663,298,977 22,564,537,191
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
26,560,619,867 25,899,228,890
equipment
Page 28
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 2,968,349,670 ( 2,968,349,670 ) 0 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
18,124,230,000 ( 647,650,000 ) 17,476,580,000
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
875,299,607 ( 875,299,607 ) 0
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0 0
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
0 0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
3,541,853,159 ( 2,594,269,726 ) 947,583,433
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
44,962,706,897 ( 14,925,012,249 ) 30,037,694,648
dimiliki langsung
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly owned
0 0
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Optik, dimiliki Fiber Optic Network, directly
0 0
langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 0 Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment, directly
0 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 70,472,439,333 ( 22,010,581,252 ) 48,461,858,081 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
0 0
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0 0
hak guna right of use assets
Page 29
Alat berat, aset hak guna 0 0 Heavy equipment, right of
use assets
Bangunan, aset hak guna 0 0 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, BTS Tower, right of use
0 0
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, aset Fiber Optic Network, right of
0 0
hak guna use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset hak 0 0 Infrastructure, right of use
guna assets
Peralatan Teknikal, aset Technical Equipment, right of
0 0
hak guna use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0 0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 0 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, BTS Tower, assets under
0 0
dalam penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, dalam Fiber Optic Network, assets
0 0
penyelesaian under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 0 0 Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam Technical Equipment, assets
0 0
penyelesaian under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
0 0
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
70,472,439,333 ( 22,010,581,252 ) 48,461,858,081
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 0 0 Land, directly owned Carrying amount,
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold accumulated depreciation
5,960,561,750 869,629,000 ( 47,853,750 ) 6,782,337,000
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
455,089,134 ( 455,089,134 ) 0
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
Page 30
0 0 owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
0 0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
1,542,366,498 88,227,656 ( 868,765,041 ) 761,829,113
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
22,413,920,768 2,162,510,603 ( 10,219,359,270 ) 14,357,072,101
dimiliki langsung
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly owned
0 0
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Optik, dimiliki Fiber Optic Network, directly
0 0
langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 0 Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment, directly
0 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 30,371,938,150 3,120,367,259 ( 11,591,067,195 ) 21,901,238,214 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
0 0
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0 0
hak guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
0 0
use assets
Bangunan, aset hak guna 0 0 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, BTS Tower, right of use
0 0
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, aset Fiber Optic Network, right of
0 0
hak guna use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset hak 0 0 Infrastructure, right of use
guna assets
Peralatan Teknikal, aset Technical Equipment, right of
0 0
hak guna use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
Page 31
penyelesaian 0 0 construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 0 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, BTS Tower, assets under
0 0
dalam penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, dalam Fiber Optic Network, assets
0 0
penyelesaian under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 0 0 Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam Technical Equipment, assets
0 0
penyelesaian under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
0 0
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
30,371,938,150 3,120,367,259 ( 11,591,067,195 ) 21,901,238,214
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
40,100,501,183 26,560,619,867
equipment
Page 32
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Beban penyusutan dialokasikan pada harga pokok pendapatan dan beban administrasi dan umum Disclosure of notes for property, plant and
(Catatan 31 dan 32). Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, Grup tidak memiliki aset tetap yang equipment
tidak dipakai sementara, yang tidak dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai
tersedia untuk dijual. Bangunan milik Grup terdiri atas Ruang kantor di Gedung Kirana Two, Rukan
Ruko Metro Trade Center dan Rukan Gading Bukit Indah. Bangunan milik Grup yang terletak di
Gedung Kirana Two Office Tower dijadikan jaminan ke PT Bank Syariah Mandiri (Catatan 18 dan 24).
Bangunan milik Grup yang terletak di Ruko Metro Trade Center dijadikan jaminan ke PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 18 dan 24. Bangunan milik Grup yang terletak di Rukan Gading Bukit
Indah dijadikan jaminan ke PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 18 dan 24). Beberapa
kendaraan milik Grup, dijadikan jaminan ke lessor (Catatan 25). Pada tanggal 31 Desember 2021,
Grup telah mengasuransikan kendaraan kepada PT Asuransi Central Asia, PT Malacca Trust
Wuwungan Insurance Tbk, PT Asuransi Chubb Syariah Indonesia, PT Asuransi Raksa Pratikara, PT
Sompo Japan Insurance Indonesia, dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk dengan nilai
pertanggungan masing-masing sebesar Rp 26.769.000.000. Manajemen Grup berkeyakinan bahwa
tidak terdapat kejadian kejadian khusus atau perubahan-perubahan yang mengindentifikasikan adanya
penurunan nilai aset tetap.
Page 33
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Page 34
[3618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source -
Infrastructure Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan domestik Other domestic
26,068,802,119 45,327,422,943
lainnya revenue
Pendapatan domestik 26,068,802,119 45,327,422,943 Domestic revenue
Sumber pendapatan 26,068,802,119 45,327,422,943 Source of revenue
Page 35
[3620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Counterparty Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
name, trade impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables receivables
Pihak ketiga Pihak lainnya 44,844,588,681 53,110,629,016 Others, counterparty Third party
Rincian pihak List of
44,844,588,681 ( 2,607,829,582 ) 42,236,759,099 53,110,629,016 ( 2,607,829,582 ) 50,502,799,434
counterparty
Page 36
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Entitas menerapkan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk seluruh piutang Disclosure of notes for trade receivables
usaha pihak ketiga. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan
berdasarkan karakteristik risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang serupa. Berdasarkan hasil
penelaahan terhadap keadaan akun piutang usaha pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha yang dibentuk
adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagih. Pada tanggal-tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, seluruh piutang usaha dijaminkan kepada PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Page 37
[3621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - Infrastructure Industry
Page 38
[3621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - Infrastructure Industry
Page 39
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang dalam proses 4,156,597,125 4,156,597,125 Work in process
Persediaan, kotor 4,156,597,125 4,156,597,125 Inventories, gross
Persediaan 4,156,597,125 4,156,597,125 Inventories
Persediaan lancar 4,156,597,125 4,156,597,125 Current inventories
Page 40
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Page 41
[3640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 629,327,116 10,643,590,311 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 56,062,362 46,127,202 1 - 60 days
1 - 90 hari 3,587,433,449 161,590,767 1 - 90 days
Lebih dari 90 hari 39,592,088,972 31,523,231,877 More than 90 days
Umur 43,864,911,899 42,374,540,157 Aging
Jatuh tempo Umur 43,864,911,899 42,374,540,157 Aging Due status
Page 42
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Page 43
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 0 0 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 0 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 0 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 0 Raw inventory used
Beban jasa 20,938,632,141 30,786,784,240 Service Cost
Biaya pelaksanaan proyek 0 8,777,469,976 Project implementation costs
Jumlah biaya produksi 20,938,632,141 39,564,254,216 Total production cost
Harga pokok produksi 20,938,632,141 39,564,254,216 Cost of goods manufactured
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
20,938,632,141 39,564,254,216
pendapatan
Page 44
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 45
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Syariah Indonesia IDR 8,629,051,680 8,629,051,680 IDR Bank Syariah Indonesia
Tbk Mata uang 8,629,051,680 8,629,051,680 Currency Tbk
Bank Negara Indonesia IDR 17,506,468,334 17,506,468,334 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 17,506,468,334 17,506,468,334 Currency (Persero) Tbk
Bank Danamon Indonesia IDR 35,000,000,000 35,000,000,000 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 35,000,000,000 35,000,000,000 Currency Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 61,135,520,014 61,135,520,014 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 61,135,520,014 61,135,520,014 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 61,135,520,014 61,135,520,014 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
0 0
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 61,135,520,014 61,135,520,014 Long-term bank loans
Page 46
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 47
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Page 48
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Rakyat Indonesia IDR 999,937,848 999,937,848 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 999,937,848 999,937,848 Currency (Persero) Tbk
Bank Negara Indonesia IDR 38,764,759,747 38,273,377,419 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 38,764,759,747 38,273,377,419 Currency (Persero) Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 39,764,697,595 39,273,315,267 Currency Creditor bank name
Page 49
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 50
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
instance.zip
done
inlineXBRL.zip
done