Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 45
Page 1
Nomor Surat 102/LET-CorsecLGL/VIII/2023
Nama Emiten Plaza Indonesia Realty Tbk
Kode Emiten PLIN
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Plaza Indonesia Realty Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Plaza Indonesia Realty Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Plaza Indonesia Realty Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas PLIN Entity code
Nomor identifikasi entitas AA149 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor H. Properties & Real Estate Sector
Subsektor H1. Properties & Real Estate Subsector
Industri H11. Real Estate Management Industry
& Development
Subindustri H111. Real Estate Development Subindustry
& Management
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
645,232,592 847,854,652
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
254,920,810 305,202,355
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
1,604,103 1,359,081
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
16,402,084 19,147,928
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
8,444,180 64,760,947
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 7,306,032 10,571,237 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
19,607,815 22,746,739
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
23,642,219 13,391,726
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
1,462,459 381
lancar
Jumlah aset lancar 978,622,294 1,285,035,046 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 21,500,000 21,500,000 funds
lancar
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
15,208,748 21,118,966
aset tetap property and
equipment
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
3,765,375 3,765,375
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 195,506,615 203,448,662 Deferred tax assets
Properti investasi 10,237,173,029 10,216,226,498 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
610,786,227 567,465,432
equipment
Aset tidak lancar Other non-current
64,091,175 51,060,412
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 11,148,031,169 11,084,585,345 Total non-current assets
Jumlah aset 12,126,653,463 12,369,620,391 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
45,763,461 41,535,760
ketiga third parties
Page 5
Utang usaha pihak Trade payables
6,336,195 6,487,526
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
28,767,824 21,614,279
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
415,493
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
18,012,972 15,068,917
pendek pihak third parties
ketiga
Utang dividen 27,389,264 24,572,562 Dividends payable
Beban akrual jangka Current accrued
46,048,360 64,329,073
pendek expenses
Utang pajak 30,138,415 35,817,488 Taxes payable
Uang jaminan jangka Current deposits
166,455,196 201,377,903
pendek
Pendapatan diterima Current unearned
165,195,323 162,608,273
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 9,310,227 6,918,388
tahun atas utang
bank
Jumlah liabilitas Total current
543,417,237 580,745,662
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 502,641,624 531,538,477 loans
bank
Uang jaminan jangka Non-current deposits
228,296,670 187,213,115
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 28,120,979 25,050,343 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
759,059,273 743,801,935
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 1,302,476,510 1,324,547,597 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 710,000,000 710,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
337,141,423 337,141,423
disetor capital
Saham treasuri ( 41,837,455 ) ( 41,837,455 ) Treasury stocks
Page 6
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 142,000,000 142,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 9,676,872,985 9,897,768,826 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
10,824,176,953 11,045,072,794
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 10,824,176,953 11,045,072,794 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
12,126,653,463 12,369,620,391
ekuitas
Page 7
[2311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
615,197,898 499,673,530
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 189,057,084 ) ( 151,078,904 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 426,140,814 348,594,626 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 128,459,624 ) ( 116,047,469 )
expenses
Pendapatan keuangan 11,429,279 4,678,958 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 6,759,559 ) ( 9,963,363 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
14,115,835 ( 5,125,121 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 9,743,877 2,064,725 Other income
Beban lainnya ( 44,158,894 ) ( 38,117,409 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 10,352,162 ) Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
282,051,728 175,732,785
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 7,942,047 ) ( 955,037 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
274,109,681 174,777,748
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 274,109,681 174,777,748 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif 274,109,681 174,777,748 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
274,109,681 174,777,748
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 274,109,681 174,777,748 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 77.53 49.43 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa Saham treasuri ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
710,000,000 337,141,423 ( 41,837,455 ) 142,000,000 9,897,768,826 11,045,072,794 11,045,072,794
period
Posisi ekuitas, awal periode 710,000,000 337,141,423 ( 41,837,455 ) 142,000,000 9,897,768,826 11,045,072,794 11,045,072,794 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 274,109,681 274,109,681 274,109,681 Profit (loss)
Distribusi dividen kas ( 495,005,522 ) ( 495,005,522 ) ( 495,005,522 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 710,000,000 337,141,423 ( 41,837,455 ) 142,000,000 9,676,872,985 10,824,176,953 10,824,176,953 Equity position, end of the period
Page 9
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa Saham treasuri ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
710,000,000 337,141,423 ( 41,837,455 ) 142,000,000 9,650,151,207 10,797,455,175 10,797,455,175
period
Posisi ekuitas, awal periode 710,000,000 337,141,423 ( 41,837,455 ) 142,000,000 9,650,151,207 10,797,455,175 10,797,455,175 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 174,777,748 174,777,748 174,777,748 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 710,000,000 337,141,423 ( 41,837,455 ) 142,000,000 9,824,928,955 10,972,232,923 10,972,232,923 Equity position, end of the period
Page 10
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
676,926,302 540,818,669
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 250,750,962 ) ( 213,978,619 ) goods and services
jasa
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
426,175,340 326,840,050
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 6,759,487 ) ( 776,596 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 54,150,063 ) ( 36,164,687 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
365,265,790 289,898,767
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 1,189,735 ) ( 842,467 ) purchase of property and
equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 20,946,531 ) ( 9,080,967 )
properti investasi investment properties
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
588,125 354,000
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 63,297,231 ) ( 54,131,062 )
aset tetap property and equipment
Penerimaan bunga dari Interests received from
11,813,167 4,669,639
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 73,032,205 ) ( 59,030,857 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 506,625,000 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 2,666,825 ) ( 506,625,000 ) Payments of bank loans
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 492,188,820 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 64,151,637 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 494,855,645 ) ( 64,151,637 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
Page 11
bersih kas dan setara kas ( 202,622,060 ) 166,716,273 in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
847,854,652 704,815,641
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
645,232,592 871,531,914
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Dasar penyusunan laporan keuangan adalah biaya historis, kecuali properti dan instrumen keuangan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian tertentu yang diukur pada jumlah revaluasian atau nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan, statements
yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi di bawah ini. Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai
wajar dari imbalan yang diberikan dalam pertukaran barang dan jasa. Nilai wajar adalah harga yang
akan diterimauntuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu
liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran, terlepas dari
apakah harga tersebut dapat diamati secara langsung atau diestimasi menggunakan teknik penilaian
lain. Dalam mengestimasi nilai wajar dari suatu aset atau liabilitias, Perseroan memperhitungkan
karakteristik aset atau liabilitas jika pelaku pasar akan memperhitungkan karakteristik tersebut ketika
menentukan harga aset atau liabilitas pada tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk tujuan pengukuran
dan/atau pengungkapan pada laporan keuangan ditentukan atas dasar tersebut, kecuali untuk,
transaksi sewa yang merupakan ruang lingkup PSAK 73 Sewa (?PSAK 73?), dan pengukuran yang
memiliki kemiripan dengan nilai wajar namun bukan merupakan nilai wajar, seperti nilai realisasi bersih
dalam PSAK 14 Persediaan atau nilai pakai dalam PSAK 48 Penurunan Nilai Aset. Laporan arus kas
disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas atas dasar
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Direksi memiliki, pada saat persetujuan laporan keuangan,
suatu ekspektasi yang memadai bahwa Perseoran memiliki sumber daya yang cukup untuk
melanjutkan keberadaan operasinya untuk di masa yang akan datang. Sehingga, mereka melanjutkan
penerapan dasar akuntansi kelangsungan usaha dalam penyusunan laporan keuangan.
Kas dan setara kas Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua deposito yang Cash and cash equivalents
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal penempatannya dan yang tidak
dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Inventories
Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah estimasi
harga jual persediaan dalam kegiatan usaha biasa dari dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau Investment property
kedua-duanya) untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya. Properti
investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan dan biaya pembangunan (termasuk biaya
pinjaman yang terjadi). Perseroan menggunakan model nilai wajar untuk pengukuran setelah
pengakuan. Berdasarkan model nilai wajar, keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai
wajar diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya. Tanah yang peruntukkan masa depannya belum
ditentukan diklasifikasikan sebagai properti investasi dan tidak disusutkan. Properti investasi mencakup
juga properti dalam proses pembangunan yang akan digunakan sebagai properti investasi setelah
Page 13
selesai. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika properti investasi
tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang
diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat
aset dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
Aset tetap Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk Fixed assets
tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi kerugian penurunan nilai. Penyusutan diakui sebagai penghapusan biaya perolehan aset
dikurangi nilai residu dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis aset tetap sebagai berikut: Bangunan 40 Peralatan dan prasarana kantor 4 - 8 Mesin 12
Peralatan operasional 4 - 5 Perabot dan perlengkapan 4 Prasarana gedung 5 - 10 Kendaraan 4 - 5
Tanah yang sedang dikembangkan diklasifikasikan sesuai alokasi perencanaan pengembangan tanah
tersebut dan tidak disusutkan. Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah
setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Beban
pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya lain
yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat
sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa
depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat
diukur secara andal. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan, termasuk biaya
pinjaman yang terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari utang yang digunakan untuk
pembangunan aset tersebut. Aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap
yang bersangkutan pada saat pembangunan selesai dan siap digunakan. Aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak ada manfaat ekonomik masa depan yang
diharapkan timbul dari penggunaan aset secara berkelanjutan. Keuntungan atau kerugian yang timbul
dari pelepasan atau penghentian pengakuan suatu aset tetap ditentukan sebagai selisih antara hasil
penjualan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam laba rugi. Aset tetap yang telah disusutkan
sepenuhnya yang masih digunakan tetap termasuk dalam laporan keuangan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perseroan menelaah nilai tercatat aset nonkeuangan untuk Impairment of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan
tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang
dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu, Perseroan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh
kembali dari unit penghasil kas atas aset. Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai
tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai,
estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang
mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari
aset nonkeuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil
kas) dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui
langsung ke laba rugi. Apabila penurunan nilai selanjutnya dipulihkan, jumlah tercatat aset (atau unit
penghasil kas) ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun kenaikan
jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat yang tidak ada kerugian penurunan nilai yang
diakui untuk aset (atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya untuk aset nonkeuangan
yang diukur dengan model biaya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perseroan perkirakan menjadi haknya dalam kontrak Revenue and expense recognition
dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Perseroan
Page 14
mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan.
Pendapatan Sewa Merujuk ke peraturan akuntansi atas sewa pada Catatan 3m. Pendapatan Service
Charges Untuk properti investasi yang dikuasai terutama untuk memperoleh pendapatan sewa,
Perseroan menyepakati perjanjian sewa sebagai lessor yang termasuk dalam ruang lingkup PSAK 73
Sewa. Perjanjian ini mencakup jasa tertentu yang ditawarkan kepada penyewa (yaitu pelanggan)
termasuk layanan pemeliharaan area umum, (seperti pembersihan dan keamanan) serta jasa
pendukung lainnya (misalnya jasa penerimaan). Imbalan yang ditagihkan kepada penyewa untuk
layanan ini termasuk biaya yang dibebankan berdasarkan pemakaian atau mengacu luas area sewa
dan pengganti biaya tertentu. Jasa ini ditentukan dalam perjanjian sewa dan ditagih secara terpisah.
Perseroan telah menetapkan bahwa jasa ini merupakan komponen non-sewa yang berbeda (dialihkan
secara terpisah dari hak untuk menggunakan aset yang mendasari) dan berada dalam ruang lingkup
PSAK 72. Perseroan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke sewa dan pendapatan (non-sewa)
secara terpisah komponen atas dasar harga jual yang relatif berdiri sendiri. Perseroan mengatur pihak
ketiga untuk memberikan jasa tertentu kepada penyewa. Perseroan menyimpulkan bahwa Perseroan
bertindak sebagai prinsipal dalam kaitannya dengan layanan ini karena Perseroan mengontrol jasa
yang ditentukan sebelum mentransfernya ke pelanggan. Oleh karena itu, Perseroan mencatat
pendapatan secara bruto. Pendapatan Hotel Pendapatan hotel dihasilkan dengan menyediakan
akomodasi, makanan dan minuman, dan layanan tambahan untuk tamu hotel. Pendapatan dari
akomodasi diakui selama periode tamu menginap di hotel; pendapatan makanan dan minuman serta
pendapatan dari jasa penunjang diakui pada saat barang dan jasa disediakan. Pendapatan Operasi
Lainnya Pendapatan operasi lainnya terutama berasal dari biaya promosi dan parkir. Layanan ini
ditentukan dalam perjanjian sewa dan ditagih secara terpisah. Pendapatan operasi lainnya diakui pada
saat jasa disediakan.
Penjabaran mata uang asing Laporan keuangan Perseroan diukur dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang merupakan mata Foreign currency translation
uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perseroan beroperasi (mata uang fungsional). Transaksi
dalam mata uang selain mata uang fungsional Perseroan (mata uang asing) diakui pada kurs yang
berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap akhir periode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing
dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non moneter yang diukur
dalam biaya historis dalam valuta asing tidak dijabarkan kembali.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perseroan (entitas pelapor): a. Orang Transactions with related parties
atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i.
memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; ii. memiliki pengaruh signifikan
entitas pelapor; atau iii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari
entitas pelapor. b. Suatu entitas berelasi entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: i. Entitas
dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas
anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). ii. Satu entitas adalah entitas
asosiasi dari entitas lain (atau entitas asosiasi yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari
pihak ketiga yang sama. iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang
lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan
pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas
pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas
sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama
oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a). vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki
pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
Page 15
menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari
entitas pelapor. Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi dilakukan dengan
kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga dan diungkapkan pada laporan keuangan
(Catatan 31).
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak yang terhutang dan pajak tangguhan. Pajak kini Income taxes
terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba sebelum
pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain karena pos
pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan pos-pos
yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. Beban pajak penghasilan kini
ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
tarif pajak yang berlaku. Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset
dan liabilitas dalam laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam
perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan
temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang
dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas
suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Aset dan liabilitas
pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku dalam periode
ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan
liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perseroan
memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat
aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan
dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam
jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
tersebut. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi,
kecuali sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui, di luar laba
rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal
tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika
entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak
kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait
dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perseroan yang
berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Untuk
pendapatan yang dikenakan pajak penghasilan final, beban pajak final diakui secara proporsional
dengan jumlah pendapatan yang diakui pada periode berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan
final yang terutang dengan jumlah yang dibebankan diakui sebagai pajak dibayar di muka atau utang
pajak.
Provisi Provisi diakui ketika Perseroan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat Provisions
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perseroan diharuskan
menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dari pertimbangan yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir tahun pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko
dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas
yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus
Page 16
kas. Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat
dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian
akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.
Imbalan kerja karyawan Imbalan Kerja Jangka Pendek Liabilitas jangka pendek diakui atas manfaat yang menjadi hak Employee benefits
karyawan seperti upah dan gaji, cuti tahunan dan tunjangan dalam periode di mana jasa terkait
diserahkan, sebesar jumlah yang tidak didiskontokan dari pembayaran manfaat ekspektasian sebagai
imbalan atas jasa tersebut. Imbalan Pascakerja Perseroan memberikan imbalan pascakerja untuk
karyawan mengacu kepada peraturan perundangan-undangan dan peraturan Pemerintah yang
relevan. Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti pada
tanggal laporan posisi keuangan. Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui dalam pendapatan
komprehensif lainnya dan penyesuaian atas biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi. Biaya jasa kini
diakui sebagai beban periode berjalan dalam laba rugi. Perseroan mengakui keuntungan atau kerugian
atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program imbalan pasti ketika kurtailmen atau penyelesaian
tersebut terjadi. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian terdiri dari perubahan
yang terjadi dalam nilai kini kewajiban imbalan pasti. Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang
terjadi lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik penawaran imbalan tersebut dan ketika entitas
mengakui biaya restrukturisasi terkait. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Perhitungan imbalan
kerja jangka panjang ditentukan dengan menggunakan Projected Unit Credit. Biaya jasa lalu dan
keuntungan atau kerugian aktuarial diakui langsung pada periode yang bersangkutan di dalam laba
rugi. Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan kerja jangka panjang di laporan posisi keuangan
merupakan nilai kini liabilitas imbalan kerja manfaat pasti.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik Earnings per share
entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
Perseroan tidak menghitung laba per saham dilusian karena tidak terdapat efek berpotensi saham
biasa yang bersifat dilutif.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perseroan yang Segment reporting
secara regular ditelaah oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber
daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: a)
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
sama); b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan c) tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang digunakan oleh
pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penillaian kinerja terfokus
pada kategori dari setiap bisnis.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau Investment properties
kedua-duanya) untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya. Properti
investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan dan biaya pembangunan (termasuk biaya
pinjaman yang terjadi). Perseroan menggunakan model nilai wajar untuk pengukuran setelah
pengakuan. Berdasarkan model nilai wajar, keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai
wajar diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya. Tanah yang peruntukkan masa depannya belum
ditentukan diklasifikasikan sebagai properti investasi dan tidak disusutkan. Properti investasi mencakup
juga properti dalam proses pembangunan yang akan digunakan sebagai properti investasi setelah
selesai. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika properti investasi
Page 17
tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang
diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat
aset dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
Aset takberwujud Biaya pengurusan hak atas tanah pada saat perolehan tanah tersebut diakui sebagai bagian dari biaya Intangible assets
perolehan aset real estat, aset tetap atau properti investasi. Biaya pembaruan atau pengurusan
perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud yang dicatat pada asset lain-lain tidak
lancar dan diamortisasi selama tahun hak atas tanah sebagaimana tercantum dalam kontrak atau
umur ekonomis aset, mana yang lebih pendek.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Instrumen keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada laporan posisi keuangan pada saat Perseroan Financial instruments
menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrument tersebut. Aset keuangan dan liabilitas
keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang terkait langsung dengan
perolehan atau penerbitan aset keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan atau dikurangkan dari
nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada pengakuan awal. Biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan dan liabilitas
keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba rugi. Semua pembelian atau
penjualan reguler aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya berdasarkan tanggal
perdagangan. Pembelian atau penjualan reguler adalah pembelian atau penjualan aset keuangan yang
memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di
pasar. Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur secara keseluruhan pada biaya perolehan
yang diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset keuangan tersebut. Aset Keuangan
Klasifikasi aset keuangan Instrumen utang yang memenuhi persyaratan berikut selanjutnya diukur
pada biaya perolehan diamortisasi: ? aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk
memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan ? persyaratan
kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Instrumen utang selanjutnya diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVTOCI?), jika memenuhi kedua kondisi berikut ini:
? aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan tercapai dengan mendapatkan arus
kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan ? persyaratan kontraktual dari aset keuangan
menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga
dari jumlah pokok terutang. Seluruh aset keuangan lain selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi (?FVTPL?). Meskipun telah disebutkan sebelumnya, Perseroan dapat menetapkan pilihan tak
terbatalkan pada saat pengakuan awal aset keuangan sebagai berikut: ? menyajikan perubahan
selanjutnya nilai wajar investasi pada instrumen ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain jika
kriteria tertentu dipenuhi (lihat di bawah); dan ? menetapkan aset keuangan yang memenuhi kriteria
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI sebagai diukur pada FVTPL, jika penetapan itu
mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan
(accounting mismatch). Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku bunga efektif Metode suku
bunga efektif adalah metode menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen utang dan
Page 18
mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif adalah tingkat suku bunga yang secara tepat mendiskontokan penerimaan kas masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak termasuk kerugian kredit ekspektasian, melalui umur ekspektasian dari instrumen utang, atau, jika tepat, periode yang lebih pendek, ke jumlah tercatat bruto instrumen utang pada saat pengakuan awal. Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko kredit dihitung dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan, termasuk estimasi kerugian kredit, ke biaya perolehan diamortisasi instrumen utang pada pengakuan awal. Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah nilai aset keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, disesuaikan dengan penyisihan kerugiannya. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan, sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk instrumen utang yang diukur selanjutnya pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali untuk saldo lancar ketika dampak diskonto tidak material. Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan dimasukkan dalam pos ?Penghasilan investasi?. Keuntungan dan kerugian kurs mata uang asing Jumlah tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang tersebut dan dijabarkan dengan menggunakan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan. Secara spesifik: ? untuk aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs diakui dalam laba rugi pada pos ?Kerugian lain-lain ? bersih?; ? untuk aset keuangan diukur pada FVTPL yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs diakui dalam laba rugi pada pos ?Kerugian lain-lain - bersih?. Penurunan nilai aset keuangan Perseroan mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) atas instrumen utang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi. Nilai kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal masing-masing instrumen keuangan. Perseroan selalu mengakui ECL sepanjang umurnya untuk piutang usaha mengingat jatuh tempo dibawah 12 bulan. Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi berdasarkan penilaian individual dan kolektif dengan mengacu pada pengalaman kerugian kredit historis Perseroan, disesuaikan untuk faktor spesifik debitur, kondisi ekonomi umum serta penilaian atas arah kondisi kini dan perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat. Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Perseroan mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika, sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Perseroan mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan pada bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Peningkatan risiko kredit secara signifikan Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Perseroan membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal.
Page 19
Dalam melakukan penilaian ini, Perseroan mempertimbangkan tingkat kerugian historis untuk setiap kategori pelanggan dan menyesuaikan untuk mencerminkan faktor makroekonomi saat ini dan masa depan yang memengaruhi kemampuan pelanggan untuk menyelesaikan piutang. Perseroaan secara berkala mengidentifikasi faktor ekonomi sebagai faktor yang paling relevan dalam periode tertentu, antara lain, namun tidak terbatas pada, nilai tukar mata uang asing, tingkat suku bunga, tingkat inflasi, dan dengan demikian menyesuaikan tingkat kerugian historis berdasarkan perubahan yang diharapkan pada faktor-faktor ini. Perseroan membuat praduga risiko kredit aset keuangan telah meningkat signifikan sejak pengakuan awal ketika pembayaran kontraktual tertunggak lebih dari 30 hari dan jaminan peminjam tidak cukup untuk menutupi saldo terutang kecuali jika Perseroan memiliki informasi yang wajar dan terdukung yang menunjukkan hal sebaliknya. Perseroan mengasumsikan bahwa risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal jika i) instrumen keuangan memiliki risiko gagal bayar yang rendah, ii) peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam waktu dekat dan iii) memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Perseroan secara teratur memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan dan merevisinya jika perlu untuk memastikan bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum jumlahnya jatuh tempo. Definisi gagal bayar Perseroan menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 90 hari kecuali jika Perseroan memiliki informasi yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat. Aset keuangan memburuk Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki dampak merugikan atas estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan telah terjadi. Kebijakan penghapusan Perseroan menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan. Aset keuangan yang dihapuskan dapat menjadi subjek aktivitas paksaan dalam prosedur pemulihan Perseroan, dengan mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi. Pengukuran dan pengakuan atas ECL Pengukuran kerugian kredit ekspektasian merupakan fungsi dari probability of default, loss given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. Penilaian probability of default dan loss given default berdasarkan data historis yang disesuaikan dengan informasi masa depan seperti dijelaskan di atas. Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk aset keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto aset pada tanggal pelaporan. Untuk aset keuangan, ECL diestimasi sebagai selisih antara seluruh arus kas kontraktual yang jatuh tempo kepada Perseroan sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diekspektasi akan diterima oleh Perseroan, didiskontokan pada suku bunga efektif awal. Penghentian pengakuan aset keuangan Perseroan menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau Perseroan mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Perseroan tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan asset yang ditransfer, maka Perseroan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Perseroan memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Perseroan masih mengakui asset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima diakui dalam laba rugi. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Liabilitas keuangan
Page 20
awalnya diukur sebesar nilaiw wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehana tau penerbitan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajarm elalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perseroan diklasifikasikan sesuai dengan substansi perjanjian kontraktual dand efinisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Liabilitas keuangan pada biaya perolehand iamortisasi Liabilitas keuangan meliputi utang usaha danl ain-lain, utang dividen, jaminan dan utang jangka panjang, pada awalnya diukur pada nilaiw ajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Metode suku bunga efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yangd igunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metodeu ntuk mengalokasikan biaya bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalahs uku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkand an diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal.
Page 21
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 37,735,613 37,735,613 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 495,166,482 495,166,482 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
305,842,942 9,195,391 315,038,333
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
121,930,729 1,216,080 ( 566,528 ) 122,580,281
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
10,338,297 1,708,000 ( 2,261,900 ) 9,784,397
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 431,748,814 2,446,655 434,195,469 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,402,762,877 14,566,126 ( 2,828,428 ) 1,414,500,575 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
239,189,689 55,831,059 295,020,748
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
239,189,689 55,831,059 295,020,748
construction
Aset tetap Property, plant, and
1,641,952,566 70,397,185 ( 2,828,428 ) 1,709,521,323
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 338,018,606 6,189,581 344,208,187 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
276,932,416 5,996,607 282,929,023
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
115,087,915 1,686,875 ( 566,528 ) 116,208,262
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
9,768,315 288,487 ( 2,261,900 ) 7,794,902
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 334,679,882 12,914,840 347,594,722 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,074,487,134 27,076,390 ( 2,828,428 ) 1,098,735,096 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
Page 22
1,074,487,134 27,076,390 ( 2,828,428 ) 1,098,735,096 equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
567,465,432 610,786,227
equipment
Page 23
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 37,735,613 37,735,613 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 495,166,482 495,166,482 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
292,283,142 13,962,763 ( 402,963 ) 305,842,942
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
116,640,825 5,532,291 ( 242,387 ) 121,930,729
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
10,338,297 10,338,297
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 388,770,748 42,980,142 ( 2,076 ) 431,748,814 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,340,935,107 62,475,196 ( 647,426 ) 1,402,762,877 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
148,843,454 90,346,235 239,189,689
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
148,843,454 90,346,235 239,189,689
construction
Aset tetap Property, plant, and
1,489,778,561 152,821,431 ( 647,426 ) 1,641,952,566
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 325,639,444 12,379,162 338,018,606 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
265,971,099 11,348,123 ( 386,806 ) 276,932,416
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
110,803,752 4,526,550 ( 242,387 ) 115,087,915
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
9,186,409 581,906 9,768,315
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 304,221,091 30,460,867 ( 2,076 ) 334,679,882 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,015,821,795 59,296,608 ( 631,269 ) 1,074,487,134 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
Page 24
1,015,821,795 59,296,608 ( 631,269 ) 1,074,487,134 equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
473,956,766 567,465,432
equipment
Page 25
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Page 26
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Page 27
[2618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - Property
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Pendapatan sewa 281,885,100 229,043,509
domestik 1
Pendapatan dari Domestic revenue 2
Pendapatan hotel 207,801,894 156,131,755
domestik 2
Pendapatan dari Pendapatan Domestic revenue 3
97,806,009 92,018,874
domestik 3 service charges
Pendapatan dari Domestic revenue 4
Pendapatan parkir 14,294,940 12,944,517
domestik 4
Pendapatan dari Domestic revenue 5
Promosi 13,409,955 9,534,875
domestik 5
Pendapatan domestik 615,197,898 499,673,530 Domestic revenue
Sumber pendapatan 615,197,898 499,673,530 Source of revenue
Page 28
[2620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 253,245,370 302,927,475 IDR Third party
USD 4,048,911 4,648,351 USD
Mata uang 257,294,281 ( 2,373,471 ) 254,920,810 307,575,826 ( 2,373,471 ) 305,202,355 Currency
Pihak berelasi IDR 1,604,103 1,359,081 IDR Related party
Mata uang 1,604,103 1,604,103 1,359,081 1,359,081 Currency
Page 29
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 200,588,082 222,281,153 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 8,090,117 14,940,486 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 4,293,959 8,142,892 31 - 60 days
61 - 90 hari 6,549,917 8,569,558 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 39,376,309 55,000,818 More than 90 days
Umur 58,310,302 86,653,754 Aging
Jatuh tempo Umur 258,898,384 ( 2,373,471 ) 256,524,913 308,934,907 ( 2,373,471 ) 306,561,436 Aging Due status
Page 30
[2620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Property Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Pihak ketiga 257,294,281 307,575,826 Rank 1, counterparty Third party
Rincian pihak 257,294,281 ( 2,373,471 ) 254,920,810 307,575,826 ( 2,373,471 ) 305,202,355 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 Pihak berelasi 1,604,103 1,359,081 Rank 1, counterparty Related party
Rincian pihak 1,604,103 1,604,103 1,359,081 1,359,081 List of counterparty
Page 31
[2620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Property Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 2,373,471 2,089,680 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
283,791
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 2,373,471 2,373,471 trade receivables, ending
period
Page 32
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Page 33
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Persediaan, kotor 7,306,032 10,571,237 Inventories, gross
Persediaan 7,306,032 10,571,237 Inventories
Persediaan lancar 7,306,032 10,571,237 Current inventories
Page 34
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Page 35
[2640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Property Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 42,859,781 41,535,760 IDR Third party
JPY 2,903,680 JPY
Mata uang 45,763,461 41,535,760 Currency
Pihak berelasi IDR 6,336,195 6,487,526 IDR Related party
Mata uang 6,336,195 6,487,526 Currency
Page 36
[2640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Property Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Pihak ketiga 45,763,461 41,535,760 Rank 1, counterparty Third party
Rincian pihak 45,763,461 41,535,760 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Plaza Indonesia Rank 1, counterparty Related party
Mandiri dan entitas 6,336,195 6,487,526
anak
Rincian pihak 6,336,195 6,487,526 List of counterparty
Page 37
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Page 38
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Realti dan properti 189,057,084 151,078,904 Realty and property
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
189,057,084 151,078,904
pendapatan
Page 39
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Page 40
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Pinjaman sindikasi USD 34,650,000 520,650,900 34,825,000 547,832,075 USD Syndicated bank loans
Mata uang 520,650,900 547,832,075 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 520,650,900 547,832,075 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 520,650,900 547,832,075 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 8,699,049 ) ( 9,375,210 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 511,951,851 538,456,865 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
9,310,227 6,918,388
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 502,641,624 531,538,477 Long-term bank loans
Page 41
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Page 42
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Pinjaman sindikasi USD SOFR + 2.8% USD Syndicated bank loans
34,650,000 24 Mei 2027 (offshore) SOFR + Floating Rate
3.0% (onshore)
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Pinjaman sindikasi USD SOFR + 2.8% USD Syndicated bank loans
34,825,000 24 Mei 2027 (offshore) SOFR + Floating Rate
3.0% (onshore)
Page 43
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 44
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 45
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.