Back to announcement
20230808_FOLK_Informasi Transaksi Afiliasi_31359414_lamp4.pdf
Asset transaction Needs review FOLKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 79
Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
PINJAMAN
PT MULTI GARAM UTAMA TBK
KEPADA ENTITAS ANAK
PT AMAZARA INDONESIA
MUDAKARYA
No. 00032/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023
Tanggal : 3 Agustus 2023
Atas Revisi
No. 00029/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023
Tanggal : 20 Juni 2023
1
Page 2
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
PINJAMAN
PT MULTI GARAM UTAMA TBK
KEPADA ENTITAS ANAK
PT AMAZARA INDONESIA
MUDAKARYA
No. 00032/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023
Tanggal : 3 Agustus 2023
Atas Revisi
No. 00029/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023
Tanggal : 20 Juni 2023
Page 3
No. 00032/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023 Bekasi, 3 Agustus 2023
Kepada :
PT MULTI GARAM UTAMA TBK
Prosperity Tower 17-F
District 8, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Kavling 52-53
Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta, 12190
Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman PT Multi Garam
Utama Tbk kepada Entitas Anak yaitu PT Amazara Indonesia Mudakarya
Dengan hormat,
KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan
Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan
Republik lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-
1/PM.02/2023.
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0052/SPK/MSE-01/ES/VII/2023, tanggal 25 Juli
2023, Kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Pinjaman PT Multi Garam Utama Tbk (selanjutnya disebut “FOLK”)
kepada Entitas Anak yaitu PT Amazara Indonesia Mudakarya (selanjutnya disebut “AIM”)
seperti yang tertuang dalam laporan ini.
Latar Belakang
FOLK berencana melakukan transaksi Pinjaman kepada Entitas Anak yaitu AIM. AIM
merupakan pihak yang terafiliasi dengan FOLK dari sisi kepemilikan saham maupun sisi
manajemen kepengurusan.
Nilai Rencana Transaksi Pinjaman antara FOLK dengan AIM adalah sebesar
Rp6.271.900.000,- (Enam Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Ribu
rupiah). Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 8,97% terhadap jumlah ekuitas FOLK
yang sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Lima
Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan keuangan
Audit FOLK per 31 Desember 2022.
Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena
transaksi dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki afiliasi dengan FOLK dari sisi
kepemilikan saham maupun sisi manajemen kepengurusan. Rencana Transaksi tidak
memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20
April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut
“Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai rencana transaksi di bawah 20% dari
ekuitas FOLK per 31 Desember 2022.
Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
Laporan No. 00032/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023, tanggal 3 Agustus 2023 atas
revisi No. 00029/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023, tanggal 20 Juni 2023.
Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Maret 2023.
Objek Penilaian
Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi Pinjaman FOLK
kepada Entitas Anak yaitu AIM.
Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM sebesar
Rp6.271.900.000,- (Enam Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Ribu
rupiah).
Pendekatan dan Metode
Pendekatan dan Metode dalam penyusunan laporan Pendapat Kewajaran ini, diantaranya
adalah:
a. Analisis transaksi;
b. Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi;
d. Analisis atas faktor lain yang relevan.
ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
adalah:
• Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
Pendapat Kewajaran.
• Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
informasi yang disediakan oleh atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia
untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta
Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh dengan mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional FOLK.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
dihasilkan.
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum obyek Pendapat Kewajaran dari
pemberi tugas.
Kesimpulan
A. Analisis Transaksi
Pihak yang terlibat Transaksi antara lain:
1. PT Multi Garam Utama Tbk
FOLK didirikan berdasarkan Akta No. 6, tanggal 10 April 2019, dibuat di hadapan
Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasar
kan Keputusan No.AHU-0019154.AH.01.01.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019,
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0059848.AH.01.11.Tahun 2019,
tanggal 11 April 2019, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 075, tanggal 20 September 2022, Tambahan No. 032247.
2. PT Amazara Indonesia Mudakarya
AIM didirikan berdasarkan Akta Notaris A. Yossi Aribowo, S.T., S.H., M.Kn.,
No. 263, tanggal 28 Agustus 2018 Notaris di Daerah Istimewa Yogyakarta. Akta
Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0041473.AH.01.01.Tahun 2018,
iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
tanggal 1 September 2018. Sampai dengan tanggal penilaian, FOLK merupakan
salah satu pemegang saham AIM dengan kepemilikan sebanyak 51,07%.
Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Rencana Transaksi Pinjaman FOLK
kepada Entitas Anak yaitu AIM berdasarkan keterangan manajemen FOLK:
Pemberi Pinjaman : FOLK
: Danny Sutradewa yang mewakili dan selaku Direktur
Utama FOLK
Penerima Pinjaman : AIM
: Uma Hapsari yang mewakili dan selaku Direktur AIM
Perjanjian : Pinjam Meminjam No. MGI/UP/II-2023/001
Tanggal Perjanjian : 17 Februari 2023
Nilai : Rp6.271.900.000,-
Penerimaan Pinjaman : Selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2023 (tanggal
IPO)
Pencairan Pinjaman : 30 hari kerja setelah pemberi pinjaman menerima
keseluruhan dana dari IPO
Jatuh Tempo : 36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman.
Bunga : 6,5% per tahun
Jaminan : Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman ini
tidak dijamin dengan jaminan khusus.
Dengan terdapatnya hubungan afiliasi keterlibatan pihak-pihak dengan FOLK, maka
Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”).
Berdasarkan Laporan keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022, total ekuitas FOLK
adalah sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Lima
Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah). Berdasarkan informasi dari
manajemen FOLK, diketahui bahwa nilai Rencana Transaksi adalah sebesar
Rp6.271.900.000,- (Enam Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Ribu
rupiah). Dengan demikian, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar
8,97%.
Berdasarkan Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan sebagai
transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas
Perusahaan Terbuka.
iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Dengan demikian, Rencana Transaksi bukan termasuk transaksi material sesuai dengan
Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha Utama.
Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga pada
waktu yang telah ditetapkan.
Manfaat dari adanya Transaksi tersebut, AIM memperoleh tambahan modal kerja atau
Operational Expense (Opex) untuk kelangsungan usahanya.
B. Analisis Kualitatif
FOLK didirikan berdasarkan AKta No. 6, tanggal 10 April 2019, dibuat di hadapan Tri
Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah disahkan oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. A
HU-0019154.AH.01.01.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0059848.AH.01.11.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, dan
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 075, tanggal 20 September
2022, Tambahan No.032247.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28 November 2022 tentang
Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal dasar dan tambahan modal
ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02
Tahun 2022, tanggal 30 November 2022.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan Pasal 3, kegiatan utama Perusahaan adalah
dalam bidang aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas konsultasi manajemen
lainnya, aktivitas konsultasi bisnis dan broker bisnis, penyediaan sumber daya manusia
dan manajemen fungsi sumber daya manusia, jasa pendidikan manajemen dan
perbankan, pendidikan bimbingan belajar dan konseling siswa.
Kantor Perusahaan berdomisili di Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD, Jalan Jenderal
Sudirman Kav. 52-53, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
PT Garam Ventura Indonesia merupakan entitas induk terakhir Perusahaan.
Alasan Transaksi adalah Transaksi ini sinergis dengan rencana bisnis FOLK dalam
pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Latar belakang Transaksi adalah untuk menjaga kelangsungan usaha dan kepercayaan
pelanggan yang besar dan terus berkembang.
C. Analisis Kuantitatif
Kami melakukan analisa inkremental atas Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada
Entitas Anak yaitu AIM. Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi ini
dapat memberikan nilai tambah sebagai berikut:
• Pada pendapatan sebesar Rp4,61 miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp65,23
miliar pada tahun 2028;
• Pada laba setelah pajak sebesar Rp843,93 juta di tahun 2023 hingga mencapai
Rp17,38 miliar pada tahun 2028;
• Pada aset sebesar Rp7,23 miliar pada tahun 2023 hingga mencapai Rp49,01 miliar
pada tahun 2028;
• Pada liabilitas sebesar Rp6,39 miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028
mencapai Rp1,68 miliar;
• Pada ekuitas sebesar Rp883,93 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp47,33
miliar pada tahun 2028; dan
• Pada kas dan setara kas akhir sebesar Rp5,93 miliar di tahun 2023 hingga mencapai
Rp17,38 miliar pada tahun 2028.
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya transaksi
didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp65.071.000.000,-.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,20769 yang berarti lebih besar dari 1.
• Break Event Point ( BEP )
BEP yang dihasilkan sebesar Rp34.876.000.000,- atau 35,53% dari penjualan.
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
sebesar Rp65,07 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
negatif Rp14,03 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana
struktur biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp28,78 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana
discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp59,51 miliar.
Berdasarkan grafik sensitivitas terlihat bahwa kelayakan AIM dengan dilakukannya
transaksi lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.
vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
D. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Rencana Transaksi Pinjaman dari FOLK kepada AIM dilakukan untuk memberikan
dukungan pembiayaan modal kerja kepada entitas anak untuk menjaga kelangsungan
usaha dan agar mampu memaksimalkan peluang bisnis. Dimana hal tersebut sinergis
dengan rencana bisnis FOLK dalam pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
Pinjaman dari FOLK kepada AIM tidak dijamin dengan jaminan khusus, namun jika
debitur dalam keadaan tidak mampu membayar maka debitur akan melakukan suatu
kesepakatan atau pengalihan, moratorium (penundaan pembayaran hutang),
reorganisasi atau kesepakatan lainnya. Jaminan juga diperoleh secara langsung maupun
tidak langsung karena kedudukan FOLK sebagai induk perusahaan. Sebagai induk
perusahaan, FOLK dapat mengendalikan pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo
sehingga mengurangi risiko tidak tertagih.
Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi Pinjaman dapat memberikan
nilai tambah pada pendapatan sebesar Rp4,61 miliar di tahun 2023 hingga mencapai
Rp65,23 miliar pada tahun 2028, pada laba setelah pajak sebesar Rp843,93 juta di
tahun 2023 hingga mencapai Rp17,38 miliar pada tahun 2028, pada aset sebesar
Rp7,23 miliar pada tahun 2023 hingga mencapai Rp49,01 miliar pada tahun 2028, pada
liabilitas sebesar Rp6,39 miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai
Rp1,68 miliar, pada ekuitas sebesar Rp883,93 juta pada tahun 2023 hingga mencapai
Rp47,33 miliar pada tahun 2028; dan kas dan setara kas akhir sebesar Rp5,93 miliar di
tahun 2023 hingga mencapai Rp30,54 miliar pada tahun 2028.
Berdasarkan hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa dengan dilakukannya transaksi
adalah layak yang ditunjukkan dengan NPV positif Rp65.071.000.000,-, PI sebesar
2,20769, dan BEP sebesar Rp34.876.000.000,- atau 35,53% dari penjualan. Dengan
indikator tersebut, rencana transaksi layak dilaksanakan.
E. Analisis Faktor-faktor Lain yang Relevan
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum setelah dikurangi biaya-biaya yang
berhubungan dengan Penawaran Umum ini akan digunakan:
1. Sekitar 22,76% (dua puluh dua koma tujuh enam persen) akan dilakukan untuk
penyetoran modal kepada PT Finfolk Media Nusantara (“FMN”).
2. Sekitar 19,00% (sembilan belas koma nol nol persen) akan digunakan Perseroan
untuk pembayaran jasa kontraktor dengan rincian sebagai berikut: renovasi terhadap
Gedung kantor, pembuatan studio, tempat workshop, meeting hall dan juga
pembelian peralatan perlengkapan di dalamnya.
3. Sekitar 17,50% (tujuh belas koma lima nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
pembelian saham PT Untung Selalu Sukses (USS).
vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
4. Sekitar 12,38% (dua belas koma tiga delapan persen) akan dipinjamkan kepada
PT Drsoap Global Indonesia (DGI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang
saham ("shareholder's loan”).
5. Sekitar 11,90% (sebelas koma sembilan nol persen) akan dipinjamkan kepada
PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
pemegang saham ("shareholder's loan”).
6. Sekitar 6,54% (enam koma lima empat persen) akan dipinjamkan kepada PT Syca
Kreasi Indonesia (SKI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang saham
("shareholder's loan”).
7. Sekitar 5,10% (lima koma satu nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
pembelian software dengan rincian sebagai berikut jasa Enterprise Resource Planning
(ERP) dan jasa Customer Relationship Management (CRM) dimana akan
mengintegrasikan seluruh sumber daya Perseroan dan Entitas Anak. Selain itu akan
digunakan Perseroan untuk mengembangkan aplikasi (Folk Superapps).
8. Sekitar 4,82% (empat koma delapan dua persen) akan digunakan Perseroan untuk
modal kerja Perseroan yaitu untuk pembayaran jasa Outsourcing dengan rincian
sebagai berikut marketing & sales agent, customer service, administration support,
jasa kebersihan dan keamanan.
Dana yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi pinjaman dari FOLK kepada AIM
merupakan dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum. Dimana sekitar
11,90% dari dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum akan dipinjamkan
kepada AIM yang selanjutnya akan digunakan untuk:
• Sekitar 10,71% digunakan untuk kebutuhan pembelian persediaan produk; dan
• Sekitar 1,19% digunakan untuk biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan kegiatan
branding lainnya.
Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas
Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang
relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas
Anak yaitu AIM adalah Wajar.
viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
material terhadap Pinjaman kepada Entitas Anak yaitu AIM. Perubahan tersebut termasuk,
namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal
yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan
serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah
tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan
Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka
kesimpulan mengenai kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
yaitu AIM ini mungkin berbeda.
Hormat kami,
KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN
Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert)
Rekan
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilaian bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa :
1. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan FOLK, dan pihak-
pihak yang terkait dengan rencana transaksi. Kami juga tidak mempunyai
kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya,
Laporan Pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
atau kerugian pada pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali
tidak dipengaruhi oleh pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat
kewajaran ini dan kami hanya menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum
pada Surat Perjanjian Kerja (SPK) No. 0052/SPK/MSE-01/ES/VII/2023, tanggal 25
Juli 2023;
2. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
dilakukan dengan benar;
3. Penilai bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan dalam rangka penugasan
Pendapat kewajaran;
4. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
tanggal Pendapat Kewajaran;
5. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Pendapat Kewajaran;
6. Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
pembatas;
7. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
8. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
No. 17/POJK.04/2020, dan Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar
Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi
Penilai Indonesia ("MAPPI");
9. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan
dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah;
10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.
x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
penilaian yang baik.
Bekasi, 3 Agustus 2023
No. Nama Tugas Tanda Tangan
1. Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert) Penanggung (....................)
Jawab
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilaian bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No.173/NB.122/STTD-P/2019
2. Meilindra Indriani, S.Si Reviewer (....................)
MAPPI : No. 14-T-05006
Register : No. RMK-2017.01002
3. Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev Staf Penilai (...................)
MAPPI : No. 09-P-02398
Register : No. RMK-2021.03694
4. Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt Tenaga Inspeksi (...................)
MAPPI : No. 13-A-04453
xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
DAFTAR ISI
SURAT PERNYATAAN ........................................................................................................ i
PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................... x
DAFTAR ISI .................................................................................................................. xii
DAFTAR TABEL ............................................................................................................ xiv
DAFTAR GAMBAR .........................................................................................................xv
1 PENDAHULUAN................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ................................................................................................... 1
1.2 Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ............................................................... 2
1.3 Tanggal Penilaian ............................................................................................... 2
1.4 Identitas Pemberi Tugas ..................................................................................... 2
1.5 Objek Penilaian .................................................................................................. 3
1.6 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran ........................................... 3
1.7 Benturan Kepentingan Atas Transaksi yang Akan Dilakukan ............................... 3
1.8 Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan ................................................... 3
1.9 Ruang Lingkup Penilaian .................................................................................... 4
1.10 Pendekatan dan Metode ..................................................................................... 5
1.11 Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................ 5
1.12 Kejadian Setelah Tanggal Penilaian..................................................................... 6
2 ANALISIS TRANSAKSI .......................................................................................... 8
2.1 Analisis Pengaruh Rencana Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan ............... 8
2.2 Hubungan Pihak yang Akan Melakukan Transaksi .............................................. 8
2.3 Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 9
2.4 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Transaksi ............................ 10
2.5 Risiko dan Manfaat Transaksi Atas Transaksi yang Akan Dilakukan .................. 11
3 ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS RENCANA TRANSAKSI
....................................................................................................................... 12
4 ANALISIS KUALITATIF ....................................................................................... 13
4.1 Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha ................................................... 13
4.2 Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana ....................................................... 14
4.3 Analisis Industri dan Bisnis .............................................................................. 16
4.3.1 Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia .................................................................. 16
4.3.2 Kondisi Industri ............................................................................................... 18
4.4 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan .................................................. 21
4.5 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi .................................................. 22
4.6 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................ 23
4.7 Analisis Dampak leverage pada Keuangan ........................................................ 23
4.8 Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan ................................... 24
5 ANALISIS KUANTITATIF ..................................................................................... 26
5.1 Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
Perusahaan ...................................................................................................... 26
xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5.1.1 Penilaian Kinerja Historis.................................................................................. 26
5.1.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan .................................................................... 37
5.1.3 Analisis Rasio Keuangan .................................................................................. 42
5.1.4 Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan ........... 46
5.1.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana Transaksi .... 47
5.1.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi ...... 49
5.1.7 Analisis Tingkat Suku Bunga ............................................................................ 49
5.2 Analisis Inkremental ........................................................................................ 49
5.2.1 Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 49
5.2.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan ................................................................ 54
5.2.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan ............................................................. 54
5.3 Analisis Sensitivitas .......................................................................................... 55
6 ANALISIS ATAS JAMINAN................................................................................... 57
7 ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ..................................................... 58
8 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN .............................................. 59
9 PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI ................................................. 60
10 KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................. 61
11 KESIMPULAN .................................................................................................... 62
xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Susunan Pemegang Saham AIM ............................................................... 9
Tabel 2 Nilai Transaksi Material ......................................................................... 10
Tabel 3 Perhitungan Analisis Kelayakan Transaksi (Rp.Juta) ............................... 12
Tabel 4 Susunan Pemegang Saham FOLK ........................................................... 14
Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .. 16
Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha
............................................................................................................... 17
Tabel 7 Proyeksi DAR dan DER ........................................................................... 23
Tabel 8 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri
Sejenis .................................................................................................... 24
Tabel 9 Current Ratio dan Quick Ratio ............................................................... 25
Tabel 10 Proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio ............................................... 25
Tabel 11 Kinerja Posisi Keuangan (Aset) FOLK (Rp.000) ..................................... 26
Tabel 12 Kinerja Posisi Keuangan (Liabilitas dan Ekuitas) FOLK (Rp.000) ............ 28
Tabel 13 Kinerja Laba (Rugi) FOLK (Rp.000) ....................................................... 30
Tabel 14 Rasio Keuangan .................................................................................. 34
Tabel 15 Arus Kas FOLK (Rp.000) ...................................................................... 36
Tabel 16 Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ............. 38
Tabel 17 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ....................... 40
Tabel 18 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ......................... 41
Tabel 19 Rasio Keuangan .................................................................................. 43
Tabel 20 Proforma Posisi Keuangan AIM (Rp.Juta) .............................................. 46
Tabel 21 Proyeksi Arus Kas AIM dengan Adanya Transaksi Terkait Dengan
Kemampuan Melunasi Utang (Rp.Juta) ..................................................... 48
Tabel 22 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta) ................................................. 50
Tabel 23 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta) .......................................................... 51
Tabel 24 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta) ............................................................ 52
Tabel 25 Analisis Sensitivitas ............................................................................. 55
xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................. 17
Gambar 2 Peta Inflasi Daerah (%, yoy) ........................................................................... 18
Gambar 3 Nilai dan Pertumbuhan PDB Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kaki
(2010-2021) ............................................................................................... 19
Gambar 4 Analisis Sensitivitas ...................................................................................... 55
xv
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT Multi Garam Utama Tbk (selanjutnya “FOLK”) didirikan di Jakarta berdasarkan
Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 6, tanggal 10 April 2019. Akta
Pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
0019154.AH.01.01 Tahun 2019, tanggal 11 April 2019.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28
November 2022 tentang Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal
dasar dan tambahan modal ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02 Tahun 2022, tanggal 30
November 2022.
FOLK berencana melakukan transaksi Pinjaman Utang kepada Entitas Anak yaitu
AIM sebesar Rp6.271.900.000,-. (Enam Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Juta
Sembilan Ratus Ribu rupiah).
Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 8,97% terhadap jumlah ekuitas FOLK
yang sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus
Lima Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan
keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022.
Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi
afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut
“Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh pihak-pihak
yang memiliki afiliasi dengan FOLK dari sisi kepemilikan saham maupun sisi
manajemen kepengurusan. Rencana Transaksi tidak memenuhi ketentuan terkait
transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut
“Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai rencana transaksi di bawah 20%
dari ekuitas FOLK per 31 Desember 2022.
1
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
1.2 Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
KJPP Syarif, Endang & Rekan telah ditunjuk oleh FOLK dengan Surat Perjanjian
Kerja No. 0052/SPK/MSE-01/ES/VII/2023, tanggal 25 Juli 2023, dengan maksud
untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Pinjaman PT Multi
Garam Utama Tbk kepada Entitas Anak PT Amazara Indonesia Mudakarya.
KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah
memiliki perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik
No. 2.12.0113 dan Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan
oleh Menteri Keuangan Republik lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi
Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda
Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.
Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
Laporan No. 00032/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023, tanggal 3 Agustus 2023
atas revisi No. 00029/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023, tanggal 20 Juni 2023.
Kami menyatakan bahwa membatalkan laporan penilaian sebelumnya. Hal yang
menjadi objek revisi diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Perubahan tanggal penilaian dari 31 Desember 2022 menjadi 31 Maret 2023;
2. Penyesuaian Laporan terkait perubahan pada Laporan keuangan Audit per 31
Desember 2022.
1.3 Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Maret
2023.
1.4 Identitas Pemberi Tugas
Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:
Nama Perusahaan : PT Multi Garam Utama Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas
konsultasi manajemen lainnya, aktivitas konsultasi
bisnis dan broker bisnis, penyediaan sumber daya
manusia dan manajemen fungsi sumber daya
manusia, jasa pendidikan manajemen dan perbankan,
pendidikan bimbingan belajar dan konseling siswa.
Alamat : District 8, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52-
53, Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta
Selatan, Provinsi DKI Jakarta
2
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Telepon : (021) 50123124
Email : corporatesecretary@folkgroup.co
Situs : folkgroup.co
1.5 Objek Penilaian
Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi
Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM.
1.6 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat
Kewajaran atas Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM sebesar
Rp6.271.900.000,-. (Enam Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Sembilan Ratus
Ribu rupiah).
Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK
No. 17/SEOJK.004/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Usaha di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020, Kode Etik Penilai
Indonesia ("KEPI"), serta Standar Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang
ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia ("MAPPI").
1.7 Benturan Kepentingan Atas Transaksi yang Akan Dilakukan
Rencana Transaksi melibatkan pihak yang secara kepentingan ekonomis dari
masing-masing pihak diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Rencana
Transaksi yang akan dilakukan.
1.8 Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan
Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Rencana Transaksi, sebagai
Penilai Independen kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu atau
melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
1. Laporan Keuangan Konsolidasian FOLK dan entitas anak tanggal 31 Desember
2022 dan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2021 dan
2020 No. 00773/3.0357/AU.1/05/1625-3/1/VII/2023, tanggal 17 Juli 2023
yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Doly Fajar Damanik, CPA dari Kantor
Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini wajar dalam
semua hal yang material;
2. Laporan Keuangan Konsolidasian FOLK dan entitas anak tanggal 31 Maret
2023 (Tidak Audit);
3. Proyeksi Keuangan FOLK dengan dan tanpa transaksi;
3
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
4. Proforma Keuangan FOLK tanggal 31 Maret 2023;
5. Akta dan Legalitas Umum FOLK;
6. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
Indonesia No. 031a/Srt-MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus 2023, dinyatakan
bahwa Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak
terdapat benturan kepentingan;
7. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Material No. 031b/Srt-
MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus 2023, dinyatakan bahwa Rencana
Transaksi tidak termasuk pada transaksi material;
8. Diskusi dengan manajemen FOLK yaitu Bapak Danny Sutradewa sebagai
Direktur Utama FOLK dan Komisaris AIM;
9. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang
diberikan No. 031c/Srt-MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus 2023.
Prosedur yang Digunakan
Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
dan representasi yang disediakan oleh manajemen dan dikompilasi oleh Penilai.
Informasi yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam
semua hal yang material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya,
yang mana jika dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau
pernyataan di dalamnya menjadi menyesatkan.
Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) FOLK telah diberikan kesempatan untuk
meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
di dalamnya (ii) FOLK tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang
memiliki hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan
Penilai sehubungan dengan pemeriksaan keakuratan informasi atau keputusan.
Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal
kewajarannya.
1.9 Ruang Lingkup Penilaian
Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang
diberikan oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan
dilakukan adalah wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa
4
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan
analisis atas:
a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham;
c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegangsaham.
Nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
Sehubungan dengan peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan Penilai
untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari
Rencana Transaksi tersebut.
1.10 Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan
adalah:
a. Analisis transaksi;
b. Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi;
d. Analisis atas faktor lain yang relevan.
1.11 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
Kewajaran ini adalah:
• Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam Pendapat Kewajaran.
• Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
kelengkapan informasi yang disediakan oleh FOLK atau data yang diperoleh
dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
penelitian yang kami anggap relevan.
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi serta Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh FOLK
dengan mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).
5
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional FOLK.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
yang dihasilkan.
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum obyek Pendapat
Kewajaran dari pemberi tugas.
1.12 Kejadian Setelah Tanggal Penilaian
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada
Entitas Anak yaitu AIM, terdapat kejadian penting yang patut diketahui setelah
Tanggal Penilaian sampai dengan Tanggal Laporan Penilaian. Kejadian-kejadian
tersebut adalah:
1. Perubahan manajemen AIM merujuk pada Akta No.2 tanggal 2 Agustus 2023
oleh Notaris Tri Theresa Tarigan, SH., M. Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang,
sehingga manajemen AIM menjadi sebagai berikut:
Dewan Direksi:
Direktur Utama : Danny Sutradewa
Direktur Kreatif : Uma Hapsari
Dewan Komisaris:
Komisaris : Christina Buti Pama
Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.093- 0147296,
tanggal 2 Agustus 2023.
2. Addendum I perjanjian pinjam meminjam tanggal 2 Agustus 2023 yang
memuat informasi transaksi berikut:
Pemberi Pinjaman : FOLK
: Andika Sutoro Putra yang mewakili dan selaku
Wakil Direktur Utama FOLK
Penerima Pinjaman : AIM
: Danny Sutradewa yang mewakili dan selaku
Direktur AIM
Tanggal : 2 Agustus 2023
Nilai : Rp6.271.900.000,-
Penerimaan Pinjaman : Selambat-lambatnya tanggal 3 Agustus 2023
(tanggal IPO)
Pencairan Pinjaman : 30 hari kerja setelah pemberi pinjaman
menerima keseluruhan dana dari IPO
6
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Jatuh Tempo : 36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman
Bunga : 6,5% per tahun
Jaminan : Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman
oleh Pemberi Pinjaman kepada Penerima
Pinjaman ini tidak dijamin dengan jaminan
khusus
7
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
2 ANALISIS TRANSAKSI
2.1 Analisis Pengaruh Rencana Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan
Berdasarkan analisis terhadap Laporan posisi keuangan sebelum transaksi dan
posisi keuangan setelah transaksi pinjaman FOLK kepada entitas anak yaitu AIM,
mengakibatkan AIM mengalami peningkatan pada pendapatan sebesar Rp4,61
miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp65,23 miliar pada tahun 2028, pada laba
setelah pajak sebesar Rp843,93 juta di tahun 2023 hingga mencapai Rp17,38
miliar pada tahun 2028, pada aset sebesar Rp7,23 miliar pada tahun 2023 hingga
mencapai Rp49,01 miliar pada tahun 2028, pada liabilitas sebesar Rp6,39 miliar
pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp1,68 miliar, pada
ekuitas sebesar Rp883,93 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp47,33 miliar
pada tahun 2028; dan kas dan setara kas akhir sebesar Rp5,93 miliar di tahun
2023 hingga mencapai Rp30,54 miliar pada tahun 2028.
2.2 Hubungan Pihak yang Akan Melakukan Transaksi
PT Amazara Indonesia Mudakarya (”AIM”) didirikan berdasarkan Akta Notaris
A. Yossi Aribowo, S.T., S.H., M.Kn., No. 263, tanggal 28 Agustus 2018 Notaris di
Daerah Istimewa Yogyakarta. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
No. AHU-0041473.AH.01.01.Tahun 2018, tanggal 1 September 2018.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta Notaris No. 14, tanggal 21 Maret 2023 yang dibuat di hadapan Tri
Theresa Tarigan, S.H., M.H, M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, mengenai
penegasan atas peningkatan modal Perusahaan. Akta tersebut telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0045014, tanggal 24 Maret 2023.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup usaha Perusahaan
adalah bidang industri pengolahan, perdagangan, pengangkutan, dan
pergudangan dan informasi dan komunikasi. Kantor Perusahaan terletak di
Jl. HOS. Cokroaminoto No. 47, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sampai dengan tanggal penilaian, kepemilikan saham AIM terinci pada tabel
berikut:
8
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 1 Susunan Pemegang Saham AIM
Seri Jumlah Lembar Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham
Saham Saham Kepemilikan (Rp.)
Uma Hapsari A 345 48,94% 17.250.000
PT Multi Garam Utama Tbk A 155 21,99% 7.750.000
PT Multi Garam Utama Tbk B 89 12,62% 999.999.995
PT Multi Garam Utama Tbk C 79 11,21% 999.999.993
PT Multi Garam Utama Tbk D 37 5,25% 999.999.999
Jumlah 705 100,00% 3.024.999.987
Sumber: Manajemen AIM
Susunan kepemilikan saham AIM sampai dengan tanggal penilaian adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris : Monica Tanty Octaviany
Direksi
Direktur Utama : Pamela
Direktur : Jeffrey Kurniawan
Hubungan antara FOLK dengan AIM dalam Rencana Transaksi adalah sebagai
berikut:
• FOLK sebagai pihak pemberi pinjaman dan AIM sebagai pihak penerima
pinjaman memiliki hubungan afiliasi karena kepemilikan 51,06% saham AIM
dimiliki oleh FOLK;
• Ibu Uma Hapsari yang merupakan Komisaris FOLK dan pemilik 3,78% saham
FOLK juga merupakan Direktur Utama AIM;
• Bapak Danny Sutradewa yang merupakan Direktur Utama FOLK juga merupakan
Komisaris AIM.
Dengan terdapatnya hubungan afiliasi keterlibatan pihak-pihak dengan FOLK,
maka Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang
transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya
disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”).
2.3 Materialitas Nilai Transaksi
Nilai Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan transaksi material
dengan gambaran sebagai berikut:
9
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 2 Nilai Transaksi Material
Ekuitas Nilai Rencana
Persentase
Uraian 31 Desember 2022 Transaksi
(%)
(Rp.000) (Rp.000)
Rencana Transaksi Pinjaman
FOLK kepada Entitas Anak 69.956.136 6.271.900 8,97
yaitu AIM
Berdasarkan Laporan keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022, total ekuitas
FOLK adalah sebesar Rp69.956.136.000,-. Berdasarkan informasi dari manajemen
FOLK, diketahui bahwa nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp6.271.900.000,-
Dengan demikian, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar
8,97%.
Berdasarkan Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan
sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari
ekuitas Perusahaan Terbuka.
Dengan demikian, Rencana Transaksi bukan termasuk transaksi material sesuai
dengan Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
2.4 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Transaksi
Berdasarkan informasi dari manajemen, terdapat perjanjian yang dilakukan
sehubungan dengan Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu
AIM.
Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Rencana Transaksi
Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM berdasarkan keterangan manajemen
FOLK:
Pemberi Pinjaman : FOLK
: Danny Sutradewa yang mewakili dan selaku Direktur
Utama FOLK
Penerima Pinjaman : AIM
: Uma Hapsari yang mewakili dan selaku Direktur AIM
Perjanjian : Perjanjian Pinjam Meminjam No. MGI/UP/II-
2023/001
Tanggal : 17 Februari 2023
Nilai : Rp6.271.900.000,-
Penerimaan Pinjaman : Selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2023 (tanggal
IPO)
10
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Pencairan Pinjaman : 30 hari kerja setelah pemberi pinjaman menerima
keseluruhan dana dari IPO
Jatuh Tempo : 36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman
Bunga : 6,5% per tahun
Jaminan : Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman ini
tidak dijamin dengan jaminan khusus
2.5 Risiko dan Manfaat Transaksi Atas Transaksi yang Akan Dilakukan
Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga
pada waktu yang telah ditetapkan.
Manfaat dari adanya Transaksi tersebut, AIM memperoleh tambahan modal kerja
atau Operational Expense (Opex) untuk kelangsungan usahanya.
11
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
3 ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS RENCANA TRANSAKSI
Berikut ini disampaikan perhitungan terkait dengan analisis transaksi yang akan
dilakukan.
Tabel 3 Perhitungan Analisis Kelayakan Transaksi (Rp.Juta)
Ke te ra nga n TOTAL 2023 2024 2025 2026 2027 2028
0,75 1,75 2,75 3,75 4,75 5,75
EBI TDA 187.485 9.185 18.389 26.659 35.886 43.827 53.539
CASH OUT FLOW
- Tax (41.112) (1.936) (3.937) (5.878) (7.909) (9.657) (11.795)
- Interest ( i x T ) - - - - - - -
- Investment Outlays - Eksisting (369) (369) - - - - -
+ / - Working Capital (39.592) (7.332) (4.982) (6.176) (7.217) (6.289) (7.594)
TOTAL (81.072) (9.637) (8.919) (12.055) (15.126) (15.946) (19.389)
NET CASH FLOW 106.412 (452) 9.470 14.604 20.760 27.881 34.149
Discount Factor 12,26% 0,9169 0,8168 0,7277 0,6482 0,5774 0,5144
DISCOUNTED CASH FLOW 65.071 (414) 7.735 10.627 13.457 16.099 17.566
P ROCEED (452) 9.018 23.622 44.382 72.263 106.412
PRESENT VALUE KAS MASUK 118.951 8.423 15.021 19.398 23.262 25.307 27.540
PRESENT VALUE KAS KELUAR (53.880) (8.837) (7.286) (8.772) (9.805) (9.208) (9.974)
NET PRESENT VALUE NPV 65.071
PROFITABILITY INDEX PI 2,20769
BREAK EVEN POINT BEP
Penjualan 34.588 65.371 89.241 117.133 141.439 170.787
Variable Cost 18.772 35.479 48.434 63.572 76.764 92.692
Fixed Cost 6.760 11.656 14.160 17.687 20.861 24.563
BEP 14.784 25.490 30.966 38.679 45.620 53.718
BEP Rata-rata (Rp.Juta) 34.876 42,74% 38,99% 34,70% 33,02% 32,25% 31,45%
BEP Rata-rata ( % ) 35,53%
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya
transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp65.071.000.000,-.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,20769 yang berarti lebih besar dari 1.
• Break Event Point ( BEP )
BEP yang dihasilkan sebesar Rp34.876.000.000,- atau 35,53% dari penjualan.
12
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
4 ANALISIS KUALITATIF
4.1 Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha
PT Multi Garam Utama Tbk (“FOLK”) didirikan berdasarkan Akta No. 6, tanggal 10
April 2019, dibuat di hadapan Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Tangerang yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. AHU-0019154.AH.01.01.
Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0059848.AH.01.11.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, dan diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 075, tanggal 20 September 2022, Tambahan
No. 032247.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28
November 2022 tentang Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal
dasar dan tambahan modal ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02 Tahun 2022, tanggal 30
November 2022.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan Pasal 3, kegiatan utama Perusahaan
adalah dalam bidang aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas konsultasi
manajemen lainnya, aktivitas konsultasi bisnis dan broker bisnis, penyediaan
sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia, jasa
pendidikan manajemen dan perbankan, pendidikan bimbingan belajar dan
konseling siswa.
Kantor Perusahaan berdomisili di Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD, Jalan
Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan.
PT Garam Ventura Indonesia merupakan entitas induk terakhir Perusahaan.
Susunan Pemegang Saham
Susunan Pemegang Saham FOLK per 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:
13
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 4 Susunan Pemegang Saham FOLK
Jumlah Lembar Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham
Saham Kepemilikan (Rp.000)
PT Sumber Garam Pratam 5.150.000 54,12% 36.565.000
PT Garam Ventura Indonesia 2.330.000 24,49% 16.543.000
Uma Hapsari 360.000 3,78% 2.556.000
Ricky Subagjo 260.000 2,73% 1.846.000
Stefanie Santoso 260.000 2,73% 1.846.000
Kalin Velicia 250.000 2,63% 1.775.000
Monica Tanty Oktaviany 230.000 2,42% 1.633.000
Pamela 230.000 2,42% 1.633.000
Mandy 190.000 2,00% 1.349.000
PT Samudra Garam Ventura 121.842 1,28% 865.078
Ricky Sukono 73.105 0,77% 519.046
Lawrence Kurnia Satyanagara 60.921 0,64% 432.539
Jumlah 9.515.868 100,00% 67.562.663
Sumber: Laporan Keuangan Audited FOLK per 31 Desember 2022
Susunan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi FOLK per 31 Maret 2023 adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Chandra
Komisaris : Eunike Christiani Santoso
Komisaris : Pamela
Komisaris : Stefanie Santoso
Komisaris : Uma Hapsari
Dewan Direksi
Direktur Utama : Danny Sutradewa
Direktur : Andika Sutoro Putra
Direktur : Bryan Purwa Hartono
Direktur : Mandy
4.2 Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana
PT Rute Enampuluhenam Indonesia (“REI”)
Berdasarkan perjanjian tanggal 10 November 2022, Perusahaan dan REI
mengadakan perjanjian pemberian pinjaman, dengan ketentuan sebagai berikut:
14
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
a) Kewajiban REI kepada Perusahaan sebesar Rp 500.000.000.
b) Jangka waktu pinjaman adalah 12 (dua belas) bulan dimulai pada tanggal 10
November 2022 sampai dengan 10 November 2023.
PT Garam Ventura Indonesia (“GVI”)
Pada tanggal 27 Juli 2022, FOLK dan GVI (pihak berelasi yang memiliki kesamaan
pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut disepakati
bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp4.501.179.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 1 Agustus 2024.
c) Bunga 6% per tahun.
PT Sukses Sejahtera Selamanya (“SSS”)
Pada tanggal 9 November 2020, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
disepakati bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp180.000.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 10 Februari 2021.
c) Bunga 1% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
dilunaskan oleh SSS.
Pada tanggal 28 Oktober 2021, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
disepakati bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp120.000.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 28 April 2022.
c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
dilunaskan oleh SSS.
Pada tanggal 15 Desember 2021, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
disepakati bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp120.000.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 15 Juni 2022.
c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
dilunaskan oleh SSS.
Pada tanggal 24 Januari 2022, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
disepakati bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp200.000.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 24 Juli 2022.
15
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
dilunaskan oleh SSS.
Berdasarkan addendum I, tanggal 25 Juli 2022 bahwa jangka waktu pelunasan
diperpanjang sampai tanggal 25 Juli 2023. Pada tanggal 30 November 2022, 31
Desember 2021 dan 2020, saldo piutang SSS yang dimiliki oleh FOLK masing-
masing sebesar Rp580.000.000,-, Rp431.800.000,-, dan Rp190.000.000,-.
4.3 Analisis Industri dan Bisnis
4.3.1 Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi
Perbaikan ekonomi domestik terus berlanjut. Kinerja ekonomi Indonesia terus
menguat pada triwulan III 2022 dengan tumbuh 5,72% (yoy), lebih tinggi dari
prakiraan dan capaian triwulan sebelumnya sebesar 5,45% (yoy), ditopang oleh
berlanjutnya perbaikan permintaan domestik dan tetap tingginya kinerja ekspor.
Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran
Sumber: Bank Indonesia
Perbaikan ekonomi nasional juga tercermin pada peningkatan pertumbuhan
mayoritas Lapangan Usaha (LU), terutama Industri Pengolahan, Transportasi dan
Pergudangan, serta Perdagangan Besar dan Eceran. Secara spasial, perbaikan
ekonomi ditopang oleh pertumbuhan yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia,
dengan pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua
(Sulampua), diikuti Bali-Nusa Tenggara (Balinusra), Jawa, Kalimantan, dan
Sumatera. Berbagai indikator bulan Oktober 2022 dan hasil survei Bank Indonesia
terakhir, seperti keyakinan konsumen, penjualan eceran, dan Purchasing
Managers' Index (PMI) Manufaktur mengindikasikan terus berlangsungnya proses
pemulihan ekonomi domestik. Dari sisi eksternal, kinerja ekspor diprakirakan
tetap kuat, khususnya batu bara, CPO, besi dan baja, serta ekspor jasa, seiring
dengan permintaan beberapa mitra dagang utama yang masih kuat didukung
16
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
kebijakan Pemerintah. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi
2022 diprakirakan tetap bisa ke atas dalam kisaran proyeksi Bank Indonesia pada
4,5 - 5,3%. Pertumbuhan ekonomi pada 2023 diprakirakan tetap tinggi didorong
oleh permintaan domestik serta kinerja ekspor yang tetap positif di tengah risiko
lebih dalamnya perlambatan perekonomian global.
Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha
Sumber: Bank Indonesia
Inflasi
Inflasi IHK pada Oktober 2022 tercatat sebesar 5,71% (yoy), masih di atas sasaran
3,0±1%, meskipun lebih rendah dari prakiraan dan inflasi bulan sebelumnya
sebesar 5,95% (yoy).
Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen
Sumber: Bank Indonesia
17
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Inflasi kelompok volatile food turun menjadi 7,19% (yoy) dan perlu penguatan
sinergi dan koordinasi kebijakan yang erat melalui TPIP-TPID dan GNPIP untuk
penurunan lebih lanjut. Inflasi administered prices tercatat sebesar 13,28% (yoy)
dan perlu penguatan koordinasi untuk memitigasi dampak lanjutan dari
penyesuaian harga BBM dan tarif angkutan agar lebih rendah. Sementara itu,
inflasi inti tercatat sebesar 3,31% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sejalan
dengan dampak rambatan dari penyesuaian harga BBM dan meningkatnya
ekspektasi inflasi. Consensus Forecast bulan November 2022 menunjukkan
ekspektasi inflasi pada akhir 2022 masih tinggi yaitu 5,9%(yoy) meskipun lebih
rendah dari bulan sebelumnya 6,7%(yoy). Dengan perkembangan tersebut, Bank
Indonesia akan memperkuat respons kebijakan moneter untuk menurunkan
ekspektasi inflasi yang saat ini masih tinggi dan memastikan inflasi inti ke depan
kembali ke dalam sasaran 3,0±1% lebih awal yaitu ke paruh pertama 2023.
Gambar 2 Peta Inflasi Daerah (%, yoy)
Sumber: Bank Indonesia
4.3.2 Kondisi Industri
Industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki berhasil tumbuh pada 2021 setelah
sempat terpuruk di tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19. Badan Pusat
Statistik (BPS) melaporkan produk domestik bruto (PDB) industri kulit, barang dari
kulit, dan alas kaki atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp42,51 triliun
pada 2021. Nilai tersebut porsinya sebesar 1,44% dari industri pengolahan
nonmigas nasional.
18
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Jika diukur menurut PDB atas dasar harga konstan (ADHK) industri ini tumbuh
7,75% menjadi Rp28,17 triliun pada 2021, dibanding tahun sebelumnya yang
mengalami kontraksi sedalam 8,76% seperti terlihat pada grafik.
Gambar 3 Nilai dan Pertumbuhan PDB Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas
Kaki (2010-2021)
Sumber: BPS
Pertumbuhan sektor industri ini terjadi seiring dengan perekonomian domestik
dan global yang mulai bergeliat lagi pada tahun lalu. Hal tersebut selaras dengan
menyempitnya kontraksi dari komponen konsumsi masyarakat untuk kebutuhan
pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya menjadi 0,06% pada 2021, setelah
mengalami kontraksi di tahun sebelumnya sedalam 4,21%.
Penanaman modal dalam negeri (PMDN) ke industri kulit, barang dari kulit, dan
alas kaki tercatat tumbuh 77,41% secara tahunan menjadi US$700,4 juta pada
2021. Penanaman modal asing (PMA) ke industri tersebut juga melonjak 126,87%
menjadi US$485,5 juta. Demikian pula nilai ekspor industri kulit, barang dari kulit,
dan alas kaki tumbuh 30,97% menjadi US$7,1 miliar pada 2021, dibanding tahun
sebelumnya yang berjumlah US$5,42 miliar.
Produksi Industri Alas Kaki Indonesia menempati posisi 4 Dunia
Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal akan industrinya, terdapat
berbagai jenis industri seperti makanan, minuman, dan fashion. Dengan
banyaknya pelaku industri dan terus berkembangnya zaman, semakin banyak
19
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
perkembangan yang terjadi di dunia industri, salah satunya industri fashion
contohnya alas kaki. Dengan semakin berkembangnya zaman, alas kaki semakin
berkembang juga jenisnya, dan yang tadinya hanya sebagai pelindung kaki,
sekarang bahkan tidak sedikit yang memiliki alas kaki sebagai koleksi.
Industri alas kaki indonesia sudah mencapai pasar global, dengan beragamnya
jenis yang berkualitas dan inovatif. Bahkan pada tahun 2018 Indonesia
mencatatkan jumlah produksi sebanyak 1,41 miliar pasang sepatu dan telah
berkontribusi sebanyak 4,6 persen dari total produksi sepatu dunia. Dengan
pencapaian tersebut indonesia menempati posisi ke-4 sebagai produsen alas kaki
dunia setelah China, India, dan Vietnam. Selain memproduksi alas kaki dalam
jumlah besar, Indonesia juga menjadi negara konsumen sepatu terbesar ke-4
dengan konsumsi 886 juta pasang alas kaki.
Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin mengungkapkan
bahwa tahun 2019 jumlah industri alas kaki Indonesia tercatat ada 18.867 unit
usaha yang meliputi sebanyak 18.091 unit usaha merupakan usaha skala kecil,
kemudian 441 unit usaha skala menengah, dan 155 unit usaha skala besar. Dan
dari belasan ribu unit usaha tersebut, telah menyerap tenaga kerja sebanyak
795.000 orang. Dari hal tersebut bisa dilihat bahwa industri alas kaki menjadi
salah satu industri yang bisa dibanggakan di Indonesia karena perkembangannya
yang sangat pesat dan memiliki peluang bisnis secara global yang sangat baik.
Keadaan Industri Alas Kaki Indonesia Kala Pandemi
Industri alas kaki Indonesia di kala pandemi ini sempat mengalami penurunan.
Tercatat pada triwulan pertama 2020, kinerja ekspor alas kaki Indonesia
mengalami kenaikan 15% dibandingkan tahun 2019. Namun akibat adanya
pandemi Covid-19 sejak bulan Maret 2020, produksi alas kaki Tanah Air anjlok
hingga 70%. Karena adanya pandemi ini misalnya pada awal covid-19 pembeli
domestik cenderung menahan pemesanan ketika kasus covid-19 diumumkan,
padahal saat itu pabrik-pabrik sedang menyiapkan produksi untuk mengantisipasi
permintaan ramadhan dan lebaran yang biasanya mengalami lonjakan.
Industri Alas Kaki Indonesia Saat Ini
Tetapi keadaan industri alas kaki Indonesia pada tahun 2021 diketahui sudah
mulai menggeliat naik. Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia
(Aprisindo) meyakini bahwa kinerja positif ekspor alas kaki akan berlanjut. Masa
pemulihan ekonomi yang berlangsung tahun 2021 ini menjadi faktor utama. Selain
itu kemenperin mencoba meningkatkan industri alas kaki supaya lebih bersaing
salah satunya dengan menggelar ajang Indonesia Footwear Creative Competition
yang dilaksanakan pada bulan April kemarin. Ajang ini diharapkan dapat menggali
20
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
potensi dan kreativitas generasi muda agar mampu menangkap peluang dan terus
menciptakan karya-karya terbaik khususnya di bidang alas kaki.
Industri kulit, barang jadi kulit dan alas kaki tumbuh positif sebesar 13,12% pada
triwulan II tahun 2022. Kinerja gemilang ini masuk dalam tiga besar di sektor
industri pengolahan karena didorong tingginya permintaan ekspor serta daya tarik
investasi yang semakin baik dan pengalihan order dari beberapa brand global ke
Indonesia.
Utilisasi industri kulit, barang jadi kulit dan alas kaki juga mengalami kenaikan
sebesar 84,49% pada bulan Juli 2022 apabila dibandingkan dengan utilisasi
sebelum pandemi sekitar 80,18%,” kata Menteri Perindustrian.
Nilai ekspor kulit, barang jadi kulit dan alas kaki sampai dengan Juni tahun 2022
mencapai USD4,62 miliar atau naik 41,26% dibandingkan periode sama pada
tahun sebelumnya sebesar USD3,26 miliar. Dari nilai tersebut, distribusi ekspor
berupa alas kaki sebesar 86%, barang jadi kulit 13%, dan kulit samak 1%.
Bahkan, di tengah dinamika global dan dampak pandemi Covid-19, sektor industri
terus menunjukkan geliatnya melalui perkembangan positif dari Purchasing
Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia. PMI manufaktur Indonesia sebesar
51,7 poin pada Agustus 2022, naik dibandingkan bulan Juli sebesar 51,3 poin. Hal
ini menunjukan bahwa industri manufaktur nasional masih berada pada level
ekspansif, sehingga Indonesia optimis dalam menilai prospek ekonomi ke depan
di sektor industri manufaktur.
Guna menjaga industri alas kaki, kulit dan barang jadi kulit pada level ekspansif,
pemerintah melakukan berbagai program strategis, diantaranya melalui program
substitusi impor 35% tahun 2022, dengan tujuan mendorong peningkatan utilisasi
industri existing sekaligus peningkatan investasi di Indonesia, baik investasi baru
maupun perluasan.
Berikutnya, implementasi program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
(P3DN), percepatan transformasi menuju industri 4.0 dengan memanfaatkan
beberapa teknologi kunci seperti Artificial Intelligence dan internet of things (IoT),
serta peningkatan kemampuan SDM industri.
4.4 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
AIM adalah perusahaan sepatu berbasis Direct to Consumer (“D2C”) popular yang
menjual sepatu dengan harga terjangkau, nyaman dan stylish. Produknya adalah
salah satu sepatu terlaris di berbagai platform e-commerce dengan brand
utamanya yaitu Amazara.
21
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Prospek usaha FOLK sangat menjanjikan mengingat potensi pertumbuhan di
sektor omnichannel retail yang semakin besar. Sebagai perusahaan holding multi-
sektor, FOLK memiliki potensi untuk terus berkembang dan mencapai kesuksesan
di masa depan.
Di sektor omnichannel retail, FOLK memiliki keunggulan dalam ketiga brand
utamanya, yaitu Amazara, dr Soap, dan SYCA. Masing-masing brand memiliki ciri
khas dan pasar yang berbeda-beda, sehingga dapat menjangkau konsumen dari
berbagai lapisan masyarakat. FOLK terus berinovasi dalam mengembangkan
produk-produk terbarunya dan memperluas jangkauan pasar dengan
memanfaatkan teknologi dan e-commerce.
Dalam menghadapi persaingan, FOLK telah menyiapkan strategi yang kuat dan
berinovasi untuk terus bersaing di pasar. FOLK terus meningkatkan efisiensi
produksi dengan mencari beberapa alternatif manufaktur OEM dan manajemen
persediaan untuk memperoleh keuntungan yang lebih tinggi. FOLK juga terus
meningkatkan kualitas produk dan pelayanan untuk mempertahankan loyalitas
konsumen.
Posisi FOLK di sektor omnichannel retail semakin kuat dengan munculnya tren
konsumen yang semakin sadar akan kualitas dan harga produk. FOLK memiliki
potensi untuk menjadi pemain kunci di sektor tersebut dengan meningkatkan
kualitas produk dan pelayanan serta memperluas jangkauan pasar melalui
teknologi dan e-commerce.
FOLK mengoperasikan bisnis omnichannel retail melalui tiga brand utama, yaitu
Amazara (AIM), dr Soap (DGI), dan SYCA (SKI). Meskipun bisnis Perusahaan relatif
baru di Indonesia, namun FOLK telah memperoleh kepercayaan pelanggan yang
besar dan terus berkembang.
Dalam segmen omnichannel retail, FOLK mengalami peningkatan yang signifikan
pada musim liburan dan perayaan, seperti Natal, Imlek, dan Lebaran, di mana
permintaan terhadap produk konsumen meningkat. Selain itu, FOLK juga mencatat
peningkatan penjualan selama akhir pekan dan hari-hari libur. Namun, FOLK terus
berinovasi dengan menghadirkan promo-promo menarik sepanjang tahun untuk
mempertahankan minat pelanggan.
4.5 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
➢ Alasan dilakukannya Rencana Transaksi pinjaman dana dari FOLK kepada AIM
adalah dalam rangka untuk memberikan dukungan pembiayaan modal kerja
kepada entitas anak untuk menjaga kelangsungan usaha dan agar mampu
22
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
memaksimalkan peluang bisnis. Dimana hal tersebut sinergis dengan rencana
bisnis FOLK dalam pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
➢ Latar belakang Transaksi adalah untuk menjaga kelangsungan usaha dan
kepercayaan pelanggan yang besar dan terus berkembang.
4.6 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif
Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah Pemberian Pinjaman dari FOLK akan
digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional termasuk kewajiban-
kewajiban AIM.
Kerugian yang bersifat kualitatif adalah jika kinerja AIM tidak sesuai dengan yang
ditargetkan dalam proyeksi keuangan tentunya akan berpengaruh terhadap
perspektif stakeholder AIM.
4.7 Analisis Dampak leverage pada Keuangan
Analisis dampak leverage pada keuangan AIM dilakukan dengan menggunakan
rasio solvabilitas yaitu Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER).
Selama tahun 2019 sampai dengan 31 Maret 2023, rata-rata DAR AIM adalah
sebesar 42,65%, dengan DAR pada 31 Maret 2023 sebesar 18,75%, yang artinya
bahwa utang AIM dapat dipenuhi oleh aset AIM. Sementara itu, rata-rata DER
adalah sebesar 210,95% yang artinya bahwa utang AIM belum dapat dipenuhi oleh
ekuitas.
Analisis Dampak leverage AIM di masa yang akan datang terkait dengan Rencana
Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM dari hasil proyeksi DAR
dan DER adalah sebagai berikut:
Tabel 7 Proyeksi DAR dan DER
Rata-
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
rata
DER 67,94% 35,20% 8,31% 6,22% 4,89% 4,06% 21,10%
DAR 40,45% 26,03% 7,67% 5,85% 4,66% 3,91% 14,76%
Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, DAR dan DER lebih
rendah bila dibandingkan dengan kondisi historisnya.
Analisis dampak leverage juga dapat dilakukan dengan membandingkan DAR dan
DER dengan perusahaan pada industri produk alas kaki (footware).
23
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 8 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri
Sejenis
KING HWA 361
BATA. PAF. ASICS. TOHO.
Uraian BIMA. JK MAKER. SEUNG. DEGREES. AIM
JK BK JPY JPY
HK KS HK
DER 80,13% 577,52% 55,44% 138,22% 39,98% 31,76% 159,55% 48,88% 210,95%
DAR 40,56% 97,10% 34,62% 57,77% 28,54% 24,08% 60,75% 31,75% 42,65%
Dari tabel di atas, rata-rata DER AIM adalah sebesar 210,95% dan DAR sebesar
42,65%. Sedangkan untuk perusahaan terbuka pada industri produk alas kaki
(footware) rata-rata DER dan DAR selama tahun 2018 sampai dengan 31 Maret
2023 adalah sebagai berikut:
• PT Sepatu Bata Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 80,13% dan DAR sebesar
40,56%;
• PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar
577,52% dan DAR sebesar 97,10%;
• Pan Asia Footwear PCL, diperoleh rata-rata DER sebesar 55,44% dan DAR
sebesar 34,62%;
• Asics Corp JPY, diperoleh rata-rata DER sebesar 138,22% dan DAR sebesar
57,77%;
• Toho Lamac Co Ltd, diperoleh rata-rata DER sebesar 39,98% dan DAR sebesar
28,54%;
• Kingmaker Footwear Holdings Ltd, diperoleh rata-rata DER sebesar 31,76%
dan DAR sebesar 24,08%;
• Hwaseung Enterprise CO. LTD, diperoleh rata-rata DER sebesar 159,55% dan
DAR sebesar 60,75%;
• 361 Degrees International Ltd, diperoleh rata-rata DER sebesar 48,88% dan
DAR sebesar 31,75%;
Berdasarkan rasio di atas, posisi DAR AIM cenderung berada di antara kisaran DAR
perusahaan pembanding yang bergerak pada industri produk alas kaki (footware),
sedangkan posisi DER FOLK cenderung lebih tinggi dibandingkan perusahaan pada
industri produk alas kaki (footware).
4.8 Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan
Berikut adalah kinerja likuiditas Keuangan AIM secara historis yang tercermin pada
Current Ratio dan Quick Ratio:
24
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 9 Current Ratio dan Quick Ratio
2023
Keterangan 2022 2021 2020 2019 Rata-rata
Maret
Current Ratio 505,86% 391,32% 219,04% 230,43% 102,37% 289,80%
Quick Ratio 139,35% 77,95% 27,29% 64,26% 10,40% 63,85%
Analisis Dampak Likuiditas Keuangan AIM di masa yang akan datang terkait
dengan Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM dari hasil
proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio adalah sebagai berikut:
Tabel 10 Proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028 Rata-rata
Current Ratio 786,49% 1113,10% 1333,15% 1757,77% 2224,30% 2669,38% 1647,37%
Quick Ratio 411,44% 667,43% 823,81% 1194,77% 1626,14% 2038,28% 1126,98%
Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, Current Ratio dan
Quick Ratio lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga
kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek akan semakin
besar.
25
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5 ANALISIS KUANTITATIF
5.1 Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
Perusahaan
5.1.1 Penilaian Kinerja Historis
Berdasarkan data Laporan Keuangan yang kami peroleh, kondisi keuangan FOLK
adalah sebagai berikut:
Kinerja Posisi Keuangan
Kinerja Posisi Keuangan FOLK selama per 31 Desember 2019 sampai dengan per
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Tabel 11 Kinerja Posisi Keuangan (Aset) FOLK (Rp.000)
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudted Audited Audited Audited Audited
ASET
Aset Lancar
Kas dan Bank 15.919.089 10.165.731 2.961.384 8.530.891 5.230.326
Piutang usaha - Pihak ketiga 4.166.941 4.819.141 1.237.136 610.407 32.000
Piutang usaha lain-lain
> Pihak berelasi 547.984 682.500 431.800 190.000 -
> Pihak ketiga 9.393.537 3.298.399 10.094.771 7.302.408 3.012.624
Persediaan 8.245.303 6.144.383 4.954.085 1.331.739 14.809
Pajak dibayar di muka 237.733 152.592 21.037 72.822 1.002
Uang muka 4.368.066 4.179.845 1.587.280 2.925.832 2.158.500
Beban dibayar di muka 746.305 111.419 144.224 61.939 2.693
Investasi lain-lain jangka pendek - 8.961.809 5.992.488 5.497.826 -
Uang jaminan - 61.029 - - -
Total Aset Lancar 43.624.958 38.576.849 27.424.206 26.523.864 10.451.954
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan - neto 94.807 94.807 5.212 - -
Aset Tetap
Biaya Perolehan
Kepemilikan Langsung 2.537.657 2.421.559 1.095.035 368.691 38.202
Aset hak-guna 2.445.952 2.445.952 717.139 220.000 -
Total biaya perolehan 4.983.609 4.867.512 1.812.174 588.691 4.983.609
Akumulasi penyusutan
Kepemilikan Langsung (957.531) (695.969) (293.768) (59.189) (1.735.463)
Aset hak-guna (777.933) (838.729) (399.160) (82.500) -
Jumlah akumulasi penyusutan (1.735.463) (1.534.698) (692.927) (141.689) (1.735.463)
Nilai Buku 3.248.145 3.332.814 1.119.246 447.003 3.248.145
Aset Tak berwujud 99.468 106.550 144.993 128.393 -
26
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudted Audited Audited Audited Audited
Piutang lain-lain
> Pihak berelasi - 4.501.113 20.239.954 17.515.454 1.679.924
Investasi pada entitas - Asosiasi 10.000 997.423 2.211.134 2.361.935 1.011.069
Investasi lain-lain jangka
panjang 26.780.353 25.662.737 18.036.022 9.562.219 2.840.135
Goodwill 2.763.491 2.763.491
Uang Jaminan 72.729 21.700 73.729 20.000 -
Total Aset Tidak Lancar 33.068.992 37.480.635 41.830.291 30.035.005 5.563.838
TOTAL ASET 76.693.950 76.057.484 69.254.497 56.558.869 16.015.792
Sumber: Laporan Keuangan FOLK
Aset
Total aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp76,69 miliar dimana terdapat peningkatan total aset
sebesar Rp636,47 juta atau sebesar 0,84% bila dibandingkan dengan saldo total
aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan persediaan pada aset
lancar sebesar Rp8,25 miliar.
Total aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp76,06 miliar dimana terdapat peningkatan total
aset sebesar Rp6,80 miliar atau sebesar 9,82% bila dibandingkan dengan saldo
total aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah kas dan
bank pada aset lancar sebesar Rp7,20 miliar.
Total Aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp69,25 miliar dimana terdapat kenaikan total
aset sebesar Rp12,70 miliar atau sebesar 22,45% bila dibandingkan dengan total
aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan investasi
lain-lain jangka panjang pada aset tidak lancar sebesar Rp8,47 miliar.
Total Aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp56,56 miliar dimana terdapat peningkatan total
aset sebesar Rp40,54 miliar atau sebesar 253,14% bila dibandingkan dengan total
aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan piutang
lain-lain pihak berelasi pada aset tidak lancar sebesar Rp15,84 miliar.
27
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 12 Kinerja Posisi Keuangan (Liabilitas dan Ekuitas) FOLK (Rp.000)
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudited Audited Audited Audited Audited
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha 1.818.642 733.200 1.341.212 161.173 -
Utang Lain-lain 528.109 264.121 82.749 69.450 15.131
Utang pihak berelasi 86.402 181.788 13.324.424 4.093.450 194.788
Beban Akrual 103.506 293.848 151.276 75.369 16.938
Utang Pajak 633.497 588.611 97.852 13.029 23.443
Pendapatan diterima di muka 25.575 114.500 80.125 1.194 -
Bagian liabilitas sewa yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun 292.962 292.962 96.962 - -
Total Liabilitas Jangka Pendek 3.488.949 2.469.030 15.174.600 4.413.666 250.299
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa setelah dikurangi bagian
jatuh tempo dalam waktu satu tahun 741.975 741.975 - - -
Liabilitas imbalan kerja 238.898 238.898 209.899 73.654 -
Total Liabilitas Jangka Panjang 980.873 980.873 209.899 73.654 0
TOTAL LIABILITAS 4.469.822 3.449.903 15.384.499 4.487.319 250.299
EKUITAS
Modal saham 67.562.663 67.562.663 51.672.000 51.672.000 12.542.000
Uang moka setoran modal - - - - 4.000.000
Tambahan modal disetor (990.000) (990.000) (990.000) (990.000) (990.000)
Selisih transaksi dengan pihak non
pengendali (2.109.075) (2.109.075) - - -
Penghasilan komprehensif lain 21.524 31.541 21.524 - -
Saldo laba 6.773.636 5.969.545 92.044 85.513 96.078
Total Ekuitas yg dapat diatribusikan kpd
pemilik entitas induk 71.258.748 70.464.674 50.795.568 50.767.513 15.648.078
Kepentingan non pengendali 965.379 2.142.906 3.074.430 1.304.036 117.415
Total Ekuitas 72.224.128 72.607.580 53.869.997 52.071.549 15.765.493
TOTAL LIABILITAS AND EKUITAS 76.693.950 76.057.484 69.254.497 56.558.869 16.015.792
Sumber: Laporan Keuangan FOLK
Liabilitas
Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2023 adalah sebesar Rp4,47 miliar dimana terdapat peningkatan total
liabilitas sebesar Rp1,02 miliar bila dibandingkan dengan total liabilitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
28
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan utang usaha pada liabilitas
jangka pendek sebesar Rp1,09 miliar.
Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 adalah sebesar Rp3,45 miliar dimana terdapat penurunan total
liabilitas sebesar Rp11,93 miliar bila dibandingkan dengan total liabilitas FOLK
dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh utang pihak berelasi pada liabilitas
jangka pendek sebesar Rp13,14 miliar.
Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp15,38 miliar dimana terdapat peningkatan total
liabilitas sebesar Rp10,90 miliar bila dibandingkan dengan saldo liabilitas FOLK
dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya utang pihak
berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp9,23 miliar.
Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebesar adalah sebesar Rp4,49 miliar dimana terdapat
peningkatan total liabilitas sebesar Rp4,24 miliar bila dibandingkan dengan total
liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya
utang pihak berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp3,90 miliar.
Ekuitas
Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp72,22 miliar dimana terdapat penurunan total
ekuitas sebesar Rp383,45 juta dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya kepentingan non pengendali dari
tahun sebelumnya sebesar Rp1,18 miliar.
Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp69,96 miliar dimana terdapat peningkatan total
ekuitas sebesar Rp16,09 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya modal disetor dari tahun
sebelumnya sebesar Rp15,89 miliar.
29
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp53,87 miliar dimana terdapat kenaikan total
ekuitas sebesar Rp1,80 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan kepentingan non pengendali dari
tahun sebelumnya sebesar Rp1,77 miliar.
Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp52,07 miliar dimana terdapat kenaikan total
ekuitas sebesar Rp36,31 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya modal disetor dari tahun
sebelumnya sebesar Rp39,13 miliar.
Kinerja Laba (Rugi)
Kinerja Laba (Rugi) FOLK selama per 31 Desember 2019 sampai dengan per 31
Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Tabel 13 Kinerja Laba (Rugi) FOLK (Rp.000)
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudited Audited Audited Audited Audited
PENDAPATAN 7.525.202 40.237.613 23.800.668 6.459.455 1.186.857
HARGA POKOK PENJUALAN (2.906.560) (16.314.180) (11.300.008) (2.353.778) (621.448)
LABA (RUGI) BRUTO 4.618.642 23.923.433 12.500.660 4.105.677 565.409
BEBAN USAHA (5.133.536) (18.751.567) (12.546.329) (3.879.036) (565.183)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 151.641 3.959.242 1.033.421 719.693 59.480
LABA (RUGI) USAHA (514.894) 5.171.866 (45.668) 226.641 225
Penghasilan keuangan 187.368 294.467 295.134 595.000 127.049
Biaya Keuangan (50.895) (96.128) (23.110) (19.733) (3.782)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (378.421) 5.370.205 226.356 801.908 123.493
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN - (168.866) (46.085) - -
Pajak kini - (266.490) (63.436) - -
Pajak tangguhan - 97.624 17.351 - -
LABA NETO PERIODE / TAHUN BERJALAN (378.421) 5.201.339 180.271 801.908 123.493
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
30
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudited Audited Audited Audited Audited
LAINNYA
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Pengukuran kembali program imbalan
pasti - 36.501 157.531 - -
Pajak penghasilan terkait - (8.030) (12.139) - -
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN -
NETO SETELAH PAJAK - 28.471 145.393 - -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF
PERIODE/TAHUN BERJALAN (378.421) 5.229.810 325.664 801.908 123.493
LABA NETO PERIODE / TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (1.700.441) 5.056.659 6.530 (10.565) 96.078
Kepentingan non pengendali 1.322.020 144.681 173.741 812.473 27.415
TOTAL (378.421) 5.201.339 180.271 801.908 123.493
Sumber: Laporan Keuangan FOLK
Pendapatan
Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp7,53 miliar atau setara dengan 18,70% dari
pendapatan per 31 Desember 2022.
Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp40,24 miliar dimana terdapat peningkatan
Pendapatan sebesar Rp16,43 miliar atau sebesar 69,06% bila dibandingkan
dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut disebabkan oleh adanya
peningkatan penjualan barang sebesar Rp10,72 miliar.
Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp23,80 miliar dimana terdapat peningkatan
Pendapatan sebesar Rp17,34 miliar atau sebesar 268,46% bila dibandingkan
dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan pendapatan penjualan barang sebesar Rp16,26 miliar.
Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp6,46 miliar dimana terdapat kenaikan
Pendapatan sebesar Rp1,19 miliar atau sebesar 444,25% bila dibandingkan
31
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya
peningkatan pendapatan penjualan barang Rp5,37 miliar.
Laba Kotor
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar Rp2,91 miliar atau setara dengan 17,82%
dari beban pokok penjualan per 31 Desember 2022. Sehingga pada 31 Maret
2023, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp4,62 miliar atau
19,31% dari tahun sebelumnya.
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp16,31 miliar dimana terdapat
kenaikan sebesar Rp5,01 miliar atau sebesar 44,37% bila dibandingkan dengan
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan tersebut disebabkan oleh adanya kenaikan
persediaan awal barang dagangan sebesar Rp2,66 miliar. Sehingga pada 31
Desember 2022, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp23,92 miliar
atau meningkat sebesar Rp11,42 miliar atau meningkat sebesar 49,46% dari tahun
sebelumnya.
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp11,30 miliar dimana terdapat
peningkatan sebesar Rp8,95 miliar atau sebesar 380,08% bila dibandingkan
dengan Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan pembelian barang dagangan sebesar Rp8,72 miliar. Sehingga pada 31
Desember 2021, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp12,50 miliar
atau meningkat sebesar Rp8,39 miliar atau meningkat sebesar 204,47% dari tahun
sebelumnya.
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp2,35 miliar dimana terdapat
peningkatan beban pokok penjualan sebesar Rp1,73 miliar atau sebesar 278,76%
bila dibandingkan dengan beban pokok penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini disebabkan
oleh adanya kenaikan pembelian barang dagangan Rp3,33 miliar. Sehingga pada
31 Desember 2020, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp4,11
miliar atau meningkat sebesar Rp3,54 miliar atau meningkat sebesar 626,14% dari
tahun sebelumnya.
32
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Laba Usaha
Beban Usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp5,13 miliar atau setara dengan 27,38% dari
pendapatan per 31 Desember 2022. Sehingga pada 31 Maret 2023, tercatat rugi
usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp514,89 juta atau negatif 9,96%
dari tahun sebelumnya.
Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp18,75 miliar dimana terdapat kenaikan sebesar
Rp6,21 miliar atau sebesar 49,46% bila dibandingkan dengan Beban usaha FOLK
dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya operasional dan perlengkapan
kantor pada biaya umum dan administrasi sebesar Rp7,41 miliar. Sehingga pada
31 Desember 2022, laba usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp5,17
miliar atau meningkat sebesar Rp5,22 miliar.
Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp12,55 miliar dimana terdapat peningkatan
sebesar Rp8,67 miliar atau sebesar 223,44% bila dibandingkan dengan Beban
usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan gaji dan
tunjangan karyawan sebesar Rp3,64 miliar. Sehingga pada 31 Desember 2021,
rugi usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp45,67 juta miliar atau
menurun sebesar 272,31 juta.
Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp3,88 miliar dimana terdapat peningkatan Beban
usaha sebesar Rp3,54 miliar atau sebesar 586,33% bila dibandingkan dengan
Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2019. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya kenaikan gaji dan
tunjangan karyawan sebesar Rp1,15 miliar. Sehingga pada 31 Desember 2020,
laba usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp226,64 juta atau meningkat
sebesar Rp226,42 juta.
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Rugi bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp378,42 juta atau tercatat sebesar negatif 7,28% dari
tahun sebelumnya.
33
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp5,20 miliar meningkat sebesar Rp5,02 miliar
atau 2785,29% dari tahun sebelumnya.
Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp180,27 juta menurun sebesar Rp621,64 juta
atau 77,52% dari tahun sebelumnya.
Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp801,91 juta meningkat sebesar Rp678,42 juta
atau 549,36% dari tahun sebelumnya.
Rasio Keuangan
Berdasarkan atas kinerja keuangan FOLK dan Entitas Anak per 31 Desember 2019
sampai dengan per 31 Desember 2022, diperoleh hasil analisis rasio sebagai
berikut:
Tabel 14 Rasio Keuangan
31 Mar
KETERANGAN 2022 2021 2020 2019 Average
2023
LIQUIDITY (%)
Current Ratio 1250,38 1562,43 180,72 600,95 4175,79 1554,05
Quick Ratio 575,70 606,91 27,67 207,11 2102,42 703,96
Working Capital to Total Assets Ratio 52,33 47,47 17,69 39,09 63,70 44,06
ACTIVITY
Total Assets Turnover (X) 0,39 0,53 0,34 0,11 0,07 0,29
Inventory Turnover (X) 1,41 2,66 2,28 1,77 41,96 10,02
Average Day's Inventory (Day) 259 137 160 207 9 154,31
Account Receivable Turnover (X) 7,22 8,35 19,24 10,58 37,09 16,50
Average Collection Period (Day) 51 44 19 34 10 31,51
Working Capital Turnover (X) 0,75 1,11 1,94 0,29 0,12 0,84
SOLVABILITY (%)
Total Debt to Equity Ratio 6,27 4,90 30,29 8,84 1,60 10,38
Total Debt to Asset Ratio 5,83 4,54 22,21 7,93 1,56 8,42
Long Term Debt to Equity Ratio 1,38 1,39 0,41 0,15 0,00 0,67
RENTABILITY (%)
Gross Profit Margin 61,38 59,46 52,52 63,56 47,64 56,91
Operating Profit Margin -6,84 12,85 -0,19 3,51 0,02 1,87
Net Profit Margin -5,03 12,93 0,76 12,41 10,41 6,29
Rate of Return on Investment -1,97 6,84 0,26 1,42 0,77 1,46
Rate of Return on Equity -2,12 7,38 0,35 1,58 0,79 1,60
34
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata Current Ratio sebesar 1554,05%.
Sedangkan untuk quick ratio memiliki rata-rata sebesar 703,96%. Semakin besar
perbandingan aktiva lancar dengan utang lancar maka artinya semakin tinggi pula
kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban lancarnya.
Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan
aset-aset yang dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata
perputaran aset adalah sebanyak 0,29 kali per tahunnya. Rasio ini mengukur
aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan melalui
asetnya. Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang Perseroan adalah sebanyak
16,50 kali per tahun atau setiap 31,51 hari. Rasio ini untuk mengukur berapa kali
piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.
Rasio Solvabilitas
Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah Debt to Equity Rasio (DER)
menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan
perusahaan sedangkan Debt to Asset Rasio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas
terhadap aset dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas menunjukkan
rata-rata DER sebesar 10,38%. Sementara itu rata-rata DAR adalah sebesar 8,42%.
Rasio Rentabilitas
Rasio Rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
menghasilkan sebuah laba. Rata-rata Gross Profit Margin sebesar 56,91%. Gross
Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
pendapatan. Sementara itu rata-rata Net Profit Margin sebesar 6,29%. Net profit
margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan
perusahaan dari pendapatan bersih.
Arus Kas
Arus kas FOLK selama per 31 Desember 2019 sampai dengan per 31 Desember
2022 adalah sebagai berikut:
35
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 15 Arus Kas FOLK (Rp.000)
KETERANGAN 2022 2021 2020 2019
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 36.689.983 23.252.869 5.882.242 1.154.857
Pembayaran kepada pemasok (20.826.102) (12.403.763) (6.426.867) (621.448)
Pembayaran kepada karyawan (9.863.915) (5.213.187) (1.575.824) (423.706)
Pembayaran kepada pihak ketiga
(5.014.492) (1.037.570) (2.871.813) (3.848.472)
lainnya
Penerimaan dari penghasilan
294.467 295.134 595.000 127.049
keuangan
Pembayaran biaya keuangan (96.128) (23.109) (19.733) (3.782)
Pembayaran pajak penghasilan (112.686) (30.022) - -
Kas Neto Diperoleh (Digunakan
1.071.127 4.840.352 (4.416.995) (3.615.502)
untuk) Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI
Penerimaan piutang lain-lain pihak
16.140.391 792.000 - -
berelasi
Pembayaran piutang lain-lain
(149.750) (3.758.300) (16.025.531) (3.012.624)
pihak berelasi
Penerimaan hasil penjualan
1.500.000 - - -
investasi pada entitas asosiasi
Akuisisi pada entitas anak (5.033.734) (3.250.000) (1.750.000) (1.000.000)
Peningkatan investasi pada entitas
(150.000) (12.750) (1.350.000) (1.000.000)
asosiasi
Peningkatan investasi lain-lain (19.687.747) (29.448.952) (13.646.942) (2.840.135)
Penerimaan hasil penjualan
12.966.717 16.765.013 1.438.467 -
investasi lain-lain
Dividen dari investasi pada entitas
- - 120.000 -
asosiasi
Perolehan aset tetap (1.646.525) (350.342) (13.078) (38.202)
Perolehan aset takberwujud (16.844) (52.500) (84.020) -
Kas Neto Diperoleh (Digunakan
3.922.508 (19.315.831) (31.311.103) (7.890.960)
untuk) Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Penerimaan dari setoran modal 15.890.663 - 35.130.000 12.542.000
Penerimaan utang pihak berelasi 166.101 12.860.051 3.898.662 194.788
Pembayaran utang pihak berelasi (13.311.236) (3.629.077)
Uang muka setoran modal - - - 4.000.000
Pembayaran liabilitas sewa (534.816) (325.000) - -
Kas Neto Diperoleh (Digunakan
untuk) dari Aktivitas 2.210.711 8.905.974 39.028.662 16.736.788
Pendanaan
36
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
KETERANGAN 2022 2021 2020 2019
Peningkatan (Penurunan) Neto Kas
7.204.346 (5.569.506) 3.300.563 5.230.326
dan Setara Kas
Kas dan setara kas awal tahun 2.961.385 8.530.891 5.230.326 -
KAS DAN SETARA KAS AKHIR
10.165.731 2.961.385 8.530.891 5.230.326
TAHUN
Sumber: Laporan Keuangan FOLK
Pada 31 Desember 2022, kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas operasi
sebesar Rp1,07 miliar, dan kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas investasi
sebesar Rp3,92 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan
sebesar Rp2,21 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp7,20 miliar.
Pada tahun 2021, kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas operasi sebesar
Rp4,84 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp19,32 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
Rp8,91 miliar sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp5,57 miliar.
Pada tahun 2020, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar
Rp4,42 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp31,31 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
Rp39,03 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp3,30 miliar.
Pada tahun 2019, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar
Rp3,62 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp7,89 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
Rp16,74 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp5,23 miliar.
5.1.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan
Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari
manajemen. Kami tidak melakukan penyesuaian atas proyeksi keuangan tersebut.
Berdasarkan penilaian kami, proyeksi keuangan tersebut telah mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan dengan kemampuan pencapaiannya. Asumsi-asumsi
dasar utama penyusunan proyeksi dijelaskan sebagai berikut:
• Proyeksi keuangan disajikan mulai 1 April 2023 sampai dengan 31 Desember
2028;
• Proyeksi penjualan diproyeksikan meningkat dari sisi volume penjualan
maupun dari sisi kenaikan harga jual. Asumsi discount produk sebesar 24,11%;
• Beban pokok penjualan diasumsikan sebesar 30,16% dari total penjualan;
37
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
• Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 19,54% dari penjualan pada
tahun 2023; 17,83% dari penjualan pada tahun 2024; 15,87% dari penjualan
pada tahun 2025; 15,10% dari penjualan pada tahun 2026; 14,75% dari
penjualan pada tahun 2027; dan 14,38% dari penjualan pada tahun 2028;
• Pendapatan lain-lain diasumsikan sebesar Rp71,76 juta di tahun 2025; sebesar
Rp75,35 juta di tahun 2026; sebesar Rp79,12 juta di tahun 2027; dan sebesar
Rp83,07 juta di tahun 2028;
• Beban lain-lain diasumsikan sebesar Rp342,58 juta di tahun 2023 dan sebesar
Rp339,33 juta di tahun 2024;
• Pajak badan diasumsikan sebesar 22,00% dari pendapatan sebelum pajak.
Proyeksi Posisi Keuangan
Proyeksi laba rugi AIM selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
berikut:
Tabel 16 Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASSETS
Current Assets
Cash and cash equivalents 8.555 17.712 26.150 47.031 75.044 109.339
Trade receivables 3.163 4.484 6.121 8.034 9.701 11.714
Other receivables 85 85 85 85 85 85
Due from related parties - - - - - -
Inventories 9.913 14.052 19.183 25.179 30.404 36.713
Advance payment 615 615 615 615 615 615
Prepayment 16 16 16 16 16 16
Prepaid taxes 54 54 54 54 54 54
Other Investment - - - - - -
Other Current financial
aset - - - - - -
Total Current Assets 22.400 37.016 52.223 81.012 115.917 158.534
Non Current Assets
Deferred tax assets 3 3 3 3 3 3
Fixed assets 141 - - - - -
Intangible assets 55 43 31 19 7 -
Investment in shares - - - - - -
other Investment - - - - - -
Refundable deposits - - - - - -
Other Assets 22 22 22 22 22 22
Total Non Current Assets 221 67 55 43 32 25
38
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
TOTAL ASSETS 22.621 37.084 52.278 81.055 115.948 158.559
LIABILITIES AND EQUITY
Current Liabilities
Trade payables 1.143 1.621 2.212 2.904 3.507 4.234
Other payables 119 119 119 119 119 119
Due to related parties 937 937 937 937 937 937
Accrued expenses 226 226 226 226 226 226
Taxes payable 423 423 423 423 423 423
Unearned revenue - - - - - -
Advances from customer - - - - - -
lease liability - - - - - -
Total Current Liabilities 2.848 3.325 3.917 4.609 5.211 5.939
Non Current Liabilities
Employee benefits liability 31 57 92 136 190 253
Finance Lease - - - - - -
Intercompany Loan 6.272 6.272 - - - -
Total Non Current
Liabilities 6.303 6.329 92 136 190 253
Total Liabilities 9.151 9.654 4.009 4.745 5.401 6.192
Equity
Share capital 3.025 3.025 3.025 3.025 3.025 3.025
Additional paid-in capital - - - - - -
Retained earnings 1.294 10.445 24.404 45.245 73.285 107.522
Other comprehensive
income - - - - - -
Profit (loss) for the year 9.151 13.959 20.840 28.041 34.237 41.820
Total Equity 13.470 27.429 48.270 76.310 110.547 152.367
TOTAL LIABILITIES AND
EQUITY 22.621 37.084 52.278 81.055 115.948 158.559
Selama periode proyeksi 2023-2028, jumlah aset AIM diproyeksikan akan terus
mengalami peningkatan yaitu dari sebesar Rp22,62 miliar pada tahun 2023
menjadi sebesar Rp158,56 miliar pada tahun 2028. Peningkatan terutama sisi aset
lancar pada akun kas dan setara kas.
Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi 2023-2028, jumlah liabilitas
diperkirakan akan mengalami penurunan yaitu dari sebesar Rp9,15 miliar pada
tahun 2023 menjadi sebesar Rp6,19 miliar pada tahun 2028. Perkembangan
liabilitas tersebut didominasi oleh adanya pinjaman FOLK kepada AIM pada tahun
39
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
2023 dan 2024 di sisi liabilitas jangka panjang sedangkan perkembangan yang
signifikan juga terjadi selama proyeksi keuangan di akun utang usaha pada
liabilitas jangka pendek.
Pada sisi ekuitas, selama periode 2023-2028, AIM diproyeksikan akan mengalami
peningkatan jumlah ekuitas. Pada tahun 2023, ekuitas AIM diperkirakan adalah
sebesar Rp13,47 miliar menjadi sebesar Rp152,37 miliar pada tahun 2028.
Peningkatan pada sisi ekuitas tersebut terutama terjadi pada akun laba ditahan.
Proyeksi Laba Rugi
Proyeksi laba rugi AIM selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
berikut:
Tabel 17 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
REVENUE 46.117 65.371 89.241 117.133 141.439 170.787
Discount (11.119) (15.761) (21.516) (28.241) (34.101) (41.176)
Growth / Year
COST OF REVENUE (13.911) (19.718) (26.918) (35.331) (42.663) (51.516)
% To Sales
GROSS PROFIT 21.088 29.892 40.807 53.561 64.675 78.095
Gross Profit Margin 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
OPERATIONAL EXPENSES
Marketing expenses (2.536) (3.269) (3.570) (4.685) (5.658) (6.831)
Salaries and allowances (2.530) (3.678) (5.131) (6.532) (7.876) (9.401)
Employee benefit expenses (46) (64) (87) (112) (133) (158)
Professional fee expenses (238) (332) (446) (577) (686) (816)
Utility, adm, rent and other
expenses (2.058) (2.161) (2.226) (2.293) (2.361) (2.432)
Repair and maintenances (48) (68) (91) (118) (140) (166)
Depreciation expenses (161) (141) - - - -
Amortization expenses (12) (12) (12) (12) (12) (7)
Management fee - - - - - -
Tax expenses (1.384) (1.932) (2.598) (3.358) (3.994) (4.751)
Other Operational Expenses - - - - - -
Operational Expenses (9.013) (11.656) (14.160) (17.687) (20.861) (24.563)
OPERATING PROFIT - EBIT 12.074 18.236 26.647 35.874 43.815 53.532
Operating Profit Margin
OTHER INCOME (EXPENSES)
Other Income/Expenses (net) (343) (339) 72 75 79 83
Finance income - - - - - -
40
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Finance charges - - - - - -
TOTAL (343) (339) 72 75 79 83
EARNING BEFORE TAX 11.732 17.897 26.719 35.949 43.894 53.615
Taxes (2.581) (3.937) (5.878) (7.909) (9.657) (11.795)
EARNING AFTER TAX 9.151 13.959 20.840 28.041 34.237 41.820
Pendapatan AIM setelah diskon pada tahun 2023 diperkirakan sebesar Rp35,00
miliar hingga tercatat sebesar Rp129,61 miliar di tahun 2028. AIM
memproyeksikan perkembangan laba kotor yaitu sebesar Rp21,09 miliar pada
tahun 2023 menjadi sebesar Rp78,10 miliar pada tahun 2028. Sedangkan laba
bersih mencatatkan perkembangan dari sebesar Rp9,15 miliar di tahun 2023
menjadi sebesar Rp41,82 miliar di tahun 2028.
Proyeksi Arus Kas
Proyeksi arus kas AIM selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
berikut:
Tabel 18 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
I. CASH FLOW FROM OPERATING
ACTIVITIES
EBITDA 12.247 18.389 26.659 35.886 43.827 53.539
(-) Tax (2.581) (3.937) (5.878) (7.909) (9.657) (11.795)
Other Income/Expenses (343) (339) 72 75 79 83
Other receivables - - - - - -
Due from related parties - - - - - -
Advance payment - - - - - -
Prepayment - - - - - -
Prepaid taxes - - - - - -
Other Investment - - - - - -
Other Current financial aset - - - - - -
Deferred tax assets - - - - - -
Investment in shares - - - - - -
Refundable deposits - - - - - -
Other payables - - - - - -
Due to related parties - - - - - -
Accrued expenses - - - - - -
Taxes payable - - - - - -
Unearned revenue - - - - - -
Advances from customer - - - - - -
41
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Current portion of lease liablity - - - - - -
Employee benefits liability 18 26 35 45 53 63
Current portion of lease liablity 9.342 14.138 20.887 28.097 34.302 41.890
Changes in Working Capital (7.332) (4.982) (6.176) (7.217) (6.289) (7.594)
NET CASH FLOW FROM
OPERATING ACTIVITIES 2.010 9.156 14.711 20.880 28.013 34.296
II. CASH FLOW FROM INVESTING
ACTIVITIES
Fixed Assets - - - - - -
NET CASH FLOW FROM
INVESTING ACTIVITIES - - - - - -
III. CASH FLOW FROM FINANCING
ACTIVITIES
Equity Injection - - - - - -
Debt - Addition - - - - - -
Debt - Repayment - - - - - -
Intercompany Loan - Addition 6.272 - - - - -
Intercompany Loan - Repayment - - (6.272) - - -
NET CASH FLOW FROM
FINANCING ACTIVITIES 6.272 - (6.272) - - -
IV. NET CASH FLOW FOR THE PERIOD 8.282 9.156 8.439 20.880 28.013 34.296
V. CASH FLOW AT BEGINNING OF
PERIOD 274 8.555 17.712 26.150 47.031 75.044
VI. CASH FLOW AT END OF PERIOD 8.555 17.712 26.150 47.031 75.044 109.339
Kenaikan bersih kas dan setara kas pada tahun 2023 sebesar Rp8,28 miliar dan
menjadi sebesar Rp34,30 miliar di tahun 2028.
5.1.3 Analisis Rasio Keuangan
Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan, diperoleh hasil analisis
rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:
42
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 19 Rasio Keuangan
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028 Rata-rata
I. RATIO LIKUIDITAS
Dengan
Current Ratio 786,49% 1113,10% 1333,15% 1757,77% 2224,30% 2669,38% 1647,37%
Quick (Acid Test) Ratio 411,44% 667,43% 823,81% 1194,77% 1626,14% 2038,28% 1126,98%
Working Capital to Total
Assets Ratio 86,43% 90,85% 92,40% 94,26% 95,48% 96,24% 92,61%
Tanpa
Current Ratio 554,67% 888,41% 1260,06% 1656,55% 2077,62% 2532,47% 1494,96%
Quick (Acid Test) Ratio 199,99% 479,75% 804,10% 1161,95% 1553,93% 1989,44% 1031,53%
Working Capital to Total
Assets Ratio 80,80% 88,52% 91,95% 93,90% 95,15% 96,03% 91,06%
Dengan-Tanpa
Current Ratio 231,82% 224,69% 73,08% 101,22% 146,68% 136,91% 152,40%
Quick (Acid Test) Ratio 211,45% 187,68% 19,71% 32,81% 72,21% 48,84% 95,45%
Working Capital to Total
Assets Ratio 5,64% 2,33% 0,46% 0,36% 0,33% 0,21% 1,55%
II. RATIO LEVERAGE
Dengan
Total Debt to Equity Ratio DER 67,94% 35,20% 8,31% 6,22% 4,89% 4,06% 21,10%
Total Debt to Total Assets
Ratio DAR 40,45% 26,03% 7,67% 5,85% 4,66% 3,91% 14,76%
Tanpa
Total Debt to Equity Ratio DER 21,89% 12,89% 8,82% 6,62% 5,24% 4,29% 9,96%
Total Debt to Total Assets
Ratio DAR 17,96% 11,41% 8,11% 6,21% 4,98% 4,12% 8,80%
Dengan-Tanpa
Total Debt to Equity Ratio DER 46,05% 22,31% -0,52% -0,40% -0,36% -0,23% 11,14%
Total Debt to Total Assets
Ratio DAR 22,49% 14,62% -0,44% -0,35% -0,32% -0,21% 5,96%
III. RATIO AKTIVITAS
Dengan
Total Assets Turnover Kali 2,04 1,76 1,71 1,45 1,22 1,08 1,54
Receivables Turnover Kali 14,58 14,58 14,58 14,58 14,58 14,58 14,58
Collection Period Hari 25 25 25 25 25 25 25
Working Capital Turnover Kali 2,36 1,94 1,85 1,53 1,28 1,12 1,68
Tanpa
Total Assets Turnover Kali 2,70 2,00 1,60 1,33 1,13 0,96 1,62
Receivables Turnover Kali 14,58 14,58 14,58 14,58 14,58 14,58 14,58
Collection Period Hari 25 25 25 25 25 25 25
Working Capital Turnover Kali 3,34 2,26 1,74 1,42 1,19 1,00 1,82
Dengan-Tanpa
Total Assets Turnover Kali (0,66) (0,24) 0,11 0,12 0,09 0,11 -0,08
Receivables Turnover Kali - - - - - - -
Collection Period Hari - - - - - - -
-
Working Capital Turnover Kali (0,98) (0,32) 0,11 0,12 0,09 0,12 0,14
43
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028 Rata-rata
IV. RATIO KEUANGAN
Dengan
Gross Profit Margin 45,73% 45,73% 45,73% 45,73% 45,73% 45,73% 45,73%
Operating Profit Margin 26,18% 27,90% 29,86% 30,63% 30,98% 31,34% 29,48%
Net Profit Margin 19,84% 21,35% 23,35% 23,94% 24,21% 24,49% 22,86%
Return On Investment,
ROI 40,45% 37,64% 39,86% 34,59% 29,53% 26,37% 34,74%
Return On Equity, ROE 67,94% 50,89% 43,18% 36,75% 30,97% 27,45% 42,86%
Tanpa
Gross Profit Margin 45,69% 45,69% 45,69% 45,69% 45,69% 45,69% 45,69%
Operating Profit Margin 25,50% 26,92% 28,66% 29,25% 29,51% 29,61% 28,24%
Net Profit Margin 20,01% 21,09% 22,44% 22,89% 23,08% 23,15% 22,11%
Return On Investment,
ROI 53,98% 42,21% 35,81% 30,43% 26,05% 22,31% 35,13%
Return On Equity, ROE 65,79% 47,65% 38,97% 32,44% 27,42% 23,27% 39,26%
Dengan-Tanpa
Gross Profit Margin 0,03% 0,03% 0,03% 0,03% 0,03% 0,03% 0,03%
Operating Profit Margin 0,68% 0,98% 1,20% 1,37% 1,47% 1,74% 1,24%
Net Profit Margin -0,17% 0,26% 0,92% 1,05% 1,13% 1,33% 0,75%
Return On Investment,
ROI -13,52% -4,57% 4,05% 4,17% 3,47% 4,06% -0,39%
Return On Equity, ROE 2,14% 3,24% 4,20% 4,31% 3,55% 4,18% 3,60%
Rasio likuiditas
Rasio ini untuk mengetahui sampai seberapa jauh perusahaan dapat melunasi
liabilitas jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar
pembayaran liabilitas jangka pendeknya.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 1647,37% dan quick ratio
menunjukkan rata-rata sebesar 1126,98%.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata 1494,96% dan quick ratio
menunjukkan rata-rata sebesar 1031,53%.
Rasio leverage
Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend menurun dengan
rata-rata sebesar 21,10%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan
untuk menjamin Rp0,21 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR) menunjukkan
44
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
trend menurun dengan rata-rata sebesar 14,76%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
digunakan untuk menjaminan Rp0,15 hutang.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend menurun dengan
rata-rata sebesar 9,96%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan
untuk menjamin Rp0,10 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR) menunjukkan
trend menurun dengan rata-rata sebesar 8,80%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
digunakan untuk menjaminan Rp0,09 hutang.
Rasio Aktivitas
Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 1,54 kali per tahunnya.
Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 14,58 kali per tahun
atau setiap 25 hari.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 1,62 kali per tahunnya.
Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 14,58 kali per tahun
atau setiap 25 hari.
Perputaran aset mengukur aktivitas aset dan kemampuan perusahaan
menghasilkan penjualan melalui asetnya. Sementara itu, perputaran piutang untuk
mengukur berapa kali piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.
Rasio Keuangan
Rasio ini bertujuan untuk kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
menghasilkan sebuah laba.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 45,73%. Sementara itu
rata-rata Net Profit Margin adalah sebesar 22,86%.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 45,69%. Sementara itu
rata-rata Net Profit Margin adalah sebesar 28,24%.
45
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Gross Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
penjualan. Sementara itu, Net profit margin merupakan rasio yang
membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan perusahaan dari pendapatan
bersih.
5.1.4 Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan
Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi
keuangan setelah transaksi dilakukan:
Tabel 20 Proforma Posisi Keuangan AIM (Rp.Juta)
Uraian Historis Penyesuaian Proforma
ASET
ASET LANCAR
Cash and cash equivalents 1.160 6.272 7.432
Trade receivables 894 - 894
Other receivables 344 344
Due from related parties 1 - 1
Inventories 4.308 - 4.308
Advance payment 670 - 670
Prepayment 27 - 27
Prepaid taxes 53 - 53
Other Investment - - -
Other Current financial aset - - -
Jumlah Aset Lancar 7.458 6.272 13.730
ASET TIDAK LANCAR
Deferred tax assets 1 - 1
Fixed assets 345 - 345
Intangible assets 65 - 65
Investment in shares - - -
other Investment - -
Refundable deposits - - -
Other Assets 22 - 22
Jumlah Aset Tidak Lancar 432 - 432
JUMLAH ASET 7.890 6.272 14.162
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Trade payables 254 - 254
Other payables 142 - 142
Due to related parties 530 - 530
Accrued expenses 61 - 61
46
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Uraian Historis Penyesuaian Proforma
Taxes payable 400 - 400
Loan to shareholder 86 86
Unearned revenue - - -
Advances from customer - - -
lease liability - - -
-
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.474 - 1.474
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Employee benefits liability 5 - 5
Finance Lease - - -
Intercompany Loan 6.272 6.272
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 5 - 6.277
JUMLAH LIABILITAS 1.480 - 7.752
EKUITAS
Share capital 3.025 3.025
Additional paid-in capital - -
Retained earnings 1.394 1.394
Other comprehensive income - -
Profit (loss) for the year 1.991 1.991
Non-Controlling Interest 0 0
Jumlah Ekuitas 6.411 - 6.411
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 7.890 - 14.162
Penyesuaian yang terjadi pada transaksi ini adalah
a. Penyesuaian kas dan setara kas merupakan penyesuaian atas penerimaan
utang pada akun bank dari FOLK sebesar Rp6.271.900.000,-.
b. Penyesuaian utang pihak Berelasi sebesar Rp6.271.900.000,- merupakan
penyesuaian atas penerimaan utang jangka panjang dari FOLK.
5.1.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana Transaksi
Berikut adalah proyeksi arus kas AIM dengan adanya Transaksi:
47
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 21 Proyeksi Arus Kas AIM dengan Adanya Transaksi Terkait Dengan
Kemampuan Melunasi Utang (Rp.Juta)
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
CASH FLOW FROM OPERATING
I. ACTIVITIES
EBITDA 12.247 18.389 26.659 35.886 43.827 53.539
(-) Tax (2.581) (3.937) (5.878) (7.909) (9.657) (11.795)
Other Income/Expenses (343) (339) 72 75 79 83
Other receivables - - - - - -
Due from related parties - - - - - -
Advance payment - - - - - -
Prepayment - - - - - -
Prepaid taxes - - - - - -
Other Investment - - - - - -
Other Current financial aset - - - - - -
Deferred tax assets - - - - - -
Investment in shares - - - - - -
Refundable deposits - - - - - -
Other payables - - - - - -
Due to related parties - - - - - -
Accrued expenses - - - - - -
Taxes payable - - - - - -
Unearned revenue - - - - - -
Advances from customer - - - - - -
Current portion of lease liablity - - - - - -
Employee benefits liability 18 26 35 45 53 63
Current portion of lease liablity 9.342 14.138 20.887 28.097 34.302 41.890
Changes in Working Capital (7.332) (4.982) (6.176) (7.217) (6.289) (7.594)
NET CASH FLOW FROM
OPERATING ACTIVITIES 2.010 9.156 14.711 20.880 28.013 34.296
CASH FLOW FROM INVESTING
II. ACTIVITIES
Fixed Assets - - - - - -
NET CASH FLOW FROM
INVESTING ACTIVITIES - - - - - -
CASH FLOW FROM FINANCING
III. ACTIVITIES
Equity Injection - - - - - -
Debt - Addition - - - - - -
Debt - Repayment - - - - - -
Intercompany Loan - Addition 6.272 - - - - -
Intercompany Loan - Repayment - - (6.272) - - -
NET CASH FLOW FROM
FINANCING ACTIVITIES 6.272 - (6.272) - - -
IV. NET CASH FLOW FOR THE PERIOD 8.282 9.156 8.439 20.880 28.013 34.296
48
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
CASH FLOW AT BEGINNING OF
V. PERIOD 274 8.555 17.712 26.150 47.031 75.044
VI. CASH FLOW AT END OF PERIOD 8.555 17.712 26.150 47.031 75.044 109.339
Berdasarkan analisis terhadap arus kas yang tersedia dengan adanya transaksi,
total kas pada akhir periode tahun 2023-2028 diproyeksikan akan tetap positif.
Selama periode proyeksi, kas bersih yang diperoleh AIM telah cukup untuk
melunasi pembayaran utang sehubungan dengan transaksi.
5.1.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis Cash Management, dari Rencana Transaksi sebesar
Rp6.271.900.000,-, AIM berencana untuk melakukan pembayaran pinjaman
tersebut sejumlah melalui penerimaan kas dari pelanggan atas penjualan produk
footware yang dijalankannya.
Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak ada financial covenant
sehubungan dengan rencana transaksi ini.
5.1.7 Analisis Tingkat Suku Bunga
Rencana transaksi ini merupakan rencana pinjaman dengan tingkat bunga sebesar
6,5% yang tidak memerlukan jaminan/collateral dari debitur yang biasanya
jumlahnya lebih besar dari nilai yang dipinjamkan. Sehingga kami tidak
menemukan data pasar atas tingkat suku bunga yang sebanding untuk menjadi
acuan kewajaran atas tingkat suku bunga pinjaman yang diberikan oleh FOLK.
5.2 Analisis Inkremental
5.2.1 Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan
Analisis inkremental dari Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
yaitu AIM dilakukan dengan membandingkan proyeksi tanpa dilakukannya
transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.
Inkremental Posisi Keuangan
Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:
49
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 22 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta)
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASSETS
Current Assets
Cash and cash equivalents 5.932 6.783 3.450 9.000 18.192 30.542
Trade receivables 316 747 1.412 2.348 3.134 4.474
Other receivables - - - - - -
Due from related parties - - - - - -
Inventories 982 2.328 4.410 7.339 9.800 13.997
Advance payment - - - - - -
Prepayment - - - - - -
Prepaid taxes - - - - - -
Other Investment - - - - - -
Other Current financial aset - - - - - -
Total Current Assets 7.231 9.858 9.271 18.687 31.126 49.012
Non Current Assets
Deferred tax assets - - - - - -
Fixed assets - - - - - -
Intangible assets - - - - - -
Investment in shares - - - - - -
other Investment - - - - - -
Refundable deposits - - - - - -
Other Assets - - - - - -
Total Non Current Assets - - - - - -
TOTAL ASSETS 7.231 9.858 9.271 18.687 31.126 49.012
LIABILITIES AND EQUITY
Current Liabilities
Trade payables 113 269 509 846 1.130 1.614
Other payables - - - - - -
Due to related parties - - - - - -
Accrued expenses - - - - - -
Taxes payable - - - - - -
Unearned revenue - - - - - -
Advances from customer - - - - - -
lease liability - - - - - -
Total Current Liabilities 113 269 509 846 1.130 1.614
Non Current Liabilities
Employee benefits liability 2 6 14 27 44 69
Finance Lease - - - - - -
Intercompany Loan 6.272 6.272 - - - -
50
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Total Non Current Liabilities 6.274 6.278 14 27 44 69
Total Liabilities 6.387 6.547 523 874 1.175 1.683
Equity
Share capital - - - - - -
Additional paid-in capital - - - - - -
Retained earnings - 844 3.311 8.749 17.814 29.951
Other comprehensive income - - - - - -
Profit (loss) for the year 844 2.467 5.437 9.065 12.138 17.378
Total Equity 844 3.311 8.749 17.814 29.951 47.329
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 7.231 9.858 9.271 18.687 31.126 49.012
Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas aset sebesar Rp7,23 miliar pada
tahun 2023 hingga mencapai Rp49,01 miliar pada tahun 2028.
Dari sisi liabilitas, diperkirakan nilai tambah sebesar Rp6,39 miliar pada tahun
2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp1,68 miliar.
Pada ekuitas sebesar Rp883,93 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp47,33
miliar pada tahun 2028.
Inkremental Laba Rugi
Inkremental laba rugi AIM adalah sebagai berikut:
Tabel 23 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta)
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
REVENUE 4.613 10.890 20.588 34.232 45.692 65.226
Discount (1.112) (2.625) (4.964) (8.253) (11.016) (15.726)
Growth / Year
COST OF REVENUE (1.378) (3.267) (6.188) (10.299) (13.751) (19.640)
% To Sales
GROSS PROFIT 2.123 4.997 9.437 15.680 20.925 29.860
Gross Profit Margin 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
OPERATIONAL EXPENSES
Marketing expenses (254) (544) (824) (1.369) (1.828) (2.609)
Salaries and allowances (208) (483) (899) (1.472) (1.936) (2.722)
Employee benefit expenses (5) (11) (20) (33) (43) (60)
Professional fee expenses (24) (55) (103) (169) (222) (312)
Utility, adm, rent and other
expenses - - - - - -
51
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Repair and maintenances (5) (11) (21) (34) (45) (64)
Depreciation expenses - - - - - -
Amortization expenses - - - - - -
Management fee - - - - - -
Tax expenses (138) (322) (599) (981) (1.290) (1.814)
Other Operational Expenses - - - - - -
Operational Expenses (633) (1.426) (2.466) (4.059) (5.363) (7.581)
OPERATING PROFIT - EBIT 1.490 3.571 6.971 11.622 15.561 22.279
Operating Profit Margin
OTHER INCOME (EXPENSES)
Other Income/Expenses (net) (408) (408) - - - -
Finance income - - - - - -
Finance charges - - - - - -
TOTAL (408) (408) - - - -
EARNING BEFORE TAX 1.082 3.163 6.971 11.622 15.561 22.279
Taxes (238) (696) (1.534) (2.557) (3.423) (4.901)
EARNING AFTER TAX 844 2.467 5.437 9.065 12.138 17.378
Dari tabel di atas diketahui nilai tambah pada pendapatan sebesar Rp4,61 miliar di
tahun 2023 hingga mencapai Rp65,23 miliar pada tahun 2028.
Pada laba setelah pajak sebesar Rp843,93 juta di tahun 2023 hingga mencapai
Rp17,38 miliar pada tahun 2028.
Inkremental Arus Kas
Inkremental arus kas AIM adalah sebagai berikut:
Tabel 24 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
I. CASH FLOW FROM
OPERATING ACTIVITIES
EBITDA 1.490 3.571 6.971 11.622 15.561 22.279
(-) Tax (238) (696) (1.534) (2.557) (3.423) (4.901)
Other Income/Expenses (408) (408) - - - -
Other receivables - - - - - -
Due from related parties - - - - - -
Advance payment - - - - - -
Prepayment - - - - - -
Prepaid taxes - - - - - -
52
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Other Investment - - - - - -
Other Current financial aset - - - - - -
Deferred tax assets - - - - - -
Investment in shares - - - - - -
Refundable deposits - - - - - -
Other payables - - - - - -
Due to related parties - - - - - -
Accrued expenses - - - - - -
Taxes payable - - - - - -
Unearned revenue - - - - - -
Advances from customer - - - - - -
Current portion of lease
liablity - - - - - -
Employee benefits liability 2 4 8 13 17 24
Current portion of lease
liablity 846 2.472 5.445 9.078 12.155 17.402
Changes in Working Capital (1.185) (1.621) (2.507) (3.528) (2.963) (5.053)
NET CASH FLOW FROM
OPERATING ACTIVITIES (339) 850 2.939 5.550 9.192 12.349
II. CASH FLOW FROM INVESTING
ACTIVITIES
Fixed Assets - - - - - -
NET CASH FLOW FROM
INVESTING ACTIVITIES - - - - - -
III. CASH FLOW FROM
FINANCING ACTIVITIES
Equity Injection - - - - - -
Debt - Addition - - - - - -
Debt - Repayment - - - - - -
Intercompany Loan -
Addition 6.272 - - - - -
Intercompany Loan -
Repayment - - (6.272) - - -
NET CASH FLOW FROM
FINANCING ACTIVITIES 6.272 - (6.272) - - -
IV. NET CASH FLOW FOR THE
PERIOD 5.932 850 (3.333) 5.550 9.192 12.349
V. CASH FLOW AT BEGINNING
OF PERIOD - 5.932 6.783 3.450 9.000 18.192
53
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
VI. CASH FLOW AT END OF
PERIOD 5.932 6.783 3.450 9.000 18.192 30.542
Dari tabel di atas diperoleh nilai tambah kas dan setara kas akhir sebesar Rp5,93
miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp30,54 miliar pada tahun 2028.
Analisis Kelayakan
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya
transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp65.071.000.000,-.
• Payback Period ( PP )
PP akan diperoleh dalam waktu 9 bulan.
• Break Event Point ( BEP )
BEP yang dihasilkan sebesar Rp34.876.000.000,- atau 35,53% dari penjualan.
Sementara itu, tanpa dilakukannya transaksi didapat kriteria kelayakan dengan
variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp46.913.000.000,-.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,33862 yang berarti lebih besar dari 1.
• Break Event Point ( BEP )
BEP yang dihasilkan sebesar Rp27.107.000.000,- atau 38,19% dari penjualan.
5.2.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Transaksi yang dilakukan menimbulan biaya-biaya sehubungan dengan
pelaksanaan transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM yang
termasuk tetapi tidak terbatas pada imbalan jasa, biaya dan/atau kompensasi
untuk underwriter, konsultan hukum, auditor, dan biaya terkait lainnya.
5.2.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan
Tidak terdaftar Informasi non keuangan yang relevan terkait Rencana Transaksi
Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM.
54
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5.3 Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas dilakukan terhadap adanya penurunan penjualan, kenaikan
struktur biaya, kenaikan biaya investasi dan kenaikan discount rate yang
berpengaruh terhadap kelayakan AIM dengan dilakukannya transaksi yang
digambarkan dengan tabel dan grafik sensitivitas sebagai berikut:
Tabel 25 Analisis Sensitivitas
KONDISI PERUBAHAN KONDISI
Ke te ra nga n
NORMAL 5,00% 10,00% 15,00% 20,00%
1. PENDAPATAN TURUN
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 65.071 45.296 25.521 5.746 -14.030
Internal Rate of Return (IRR) 2149,85% 339,76% 128,43% 34,91% n/a
Return On Investment (ROI) 34,74% 34,74% 34,74% 34,74% 34,74%
Profitability Index (PI) 2,20769 1,84067 1,47365 1,10664 0,73962
Payback Period (PP) 0 Th 9 Bln 1 Th 1 Bln 1 Th 11 Bln 3 Th 11 Bln 5 Th 9 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 34.876 34.876 34.876 34.876 34.876
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 35,53% 35,53% 35,53% 35,53% 35,53%
2. STRUKTUR BIAYA NAIK
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 65.071 55.997 46.924 37.851 28.777
Internal Rate of Return (IRR) 2149,85% 657,88% 348,76% 215,11% 139,46%
Return On Investment (ROI) 34,74% 34,74% 34,74% 34,74% 34,74%
Profitability Index (PI) 2,20769 2,03929 1,87089 1,70250 1,53410
Payback Period (PP) 0 Th 9 Bln 0 Th 10 Bln 1 Th 1 Bln 1 Th 4 Bln 1 Th 10 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 34.876 34.876 34.876 34.876 34.876
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 35,53% 35,53% 35,53% 35,53% 35,53%
3. DISCOUNT RATE NAIK
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 65.071 63.617 62.206 60.838 59.509
Internal Rate of Return (IRR) 2149,85% 2149,85% 2149,85% 2149,85% 2149,85%
Return On Investment (ROI) 34,74% 34,74% 34,74% 34,74% 34,74%
Profitability Index (PI) 2,20769 2,20249 2,19729 2,19211 2,18693
Payback Period (PP) 0 Th 9 Bln 0 Th 9 Bln 0 Th 9 Bln 0 Th 9 Bln 0 Th 9 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 34.876 34.876 34.876 34.876 34.876
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 35,53% 35,53% 35,53% 35,53% 35,53%
Gambar 4 Analisis Sensitivitas
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
sebesar Rp65,07 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
sebesar negatif Rp14,03 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya,
dimana struktur biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan
55
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
adalah sebesar Rp28,78 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap
discount rate, dimana discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang
dihasilkan adalah sebesar Rp59,51 miliar.
Berdasarkan grafik sensitivitas terlihat bahwa kelayakan AIM dengan dilakukannya
transaksi lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.
56
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
6 ANALISIS ATAS JAMINAN
Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas FOLK
kepada Entitas Anak yaitu AIM. Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman
oleh Pemberi Pinjaman dan Penerima Pinjaman ini tidak dijamin dengan jaminan
khusus.
57
Page 75
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
7 ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
Analisis yang dilakukan dalam menyusun pendapat kewajaran atas Rencana
Transaksi adalah dengan melakukan beberapa analisis transaksi, analisis kualitatif,
analisis kuantitatif, analisis kelayakan Rencana Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
yaitu AIM dan analisis atas jaminan. Berikut ini adalah analisis Kewajaran Rencana
Transaksi:
a. Rencana Transaksi Pinjaman dari FOLK kepada AIM dilakukan untuk
memberikan dukungan pembiayaan modal kerja kepada entitas anak untuk
menjaga kelangsungan usaha dan agar mampu memaksimalkan peluang
bisnis. Dimana hal tersebut sinergis dengan rencana bisnis FOLK dalam
pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
b. Pinjaman dari FOLK kepada AIM tidak dijamin dengan jaminan khusus, namun
jika debitur dalam keadaan tidak mampu membayar maka debitur akan
melakukan suatu kesepakatan atau pengalihan, moratorium (penundaan
pembayaran hutang), reorganisasi atau kesepakatan lainnya. Jaminan juga
diperoleh secara langsung maupun tidak langsung karena kedudukan FOLK
sebagai induk perusahaan. Sebagai induk perusahaan, FOLK dapat
mengendalikan pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo sehingga
mengurangi risiko tidak tertagih.
c. Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi Pinjaman dapat
memberikan nilai tambah pada pendapatan sebesar Rp4,61 miliar di tahun
2023 hingga mencapai Rp65,23 miliar pada tahun 2028, pada laba setelah
pajak sebesar Rp843,93 juta di tahun 2023 hingga mencapai Rp17,38 miliar
pada tahun 2028, pada aset sebesar Rp7,23 miliar pada tahun 2023 hingga
mencapai Rp49,01 miliar pada tahun 2028, pada liabilitas sebesar Rp6,39
miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp1,68 miliar,
pada ekuitas sebesar Rp883,93 juta pada tahun 2023 hingga mencapai
Rp47,33 miliar pada tahun 2028; dan kas dan setara kas akhir sebesar Rp5,93
miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp30,54 miliar pada tahun 2028.
d. Berdasarkan hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa dengan
dilakukannya transaksi adalah layak yang ditunjukkan dengan IRR sebesar
2149,85%, NPV positif Rp65.071.000.000,-, PI sebesar 2,20769, PP dalam
waktu 9 bulan dan BEP sebesar Rp34.876.000.000,- atau 35,53% dari
penjualan. Dengan indikator tersebut, rencana transaksi layak dilaksanakan.
58
Page 76
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
8 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum setelah dikurangi biaya-biaya
yang berhubungan dengan Penawaran Umum ini akan digunakan:
1. Sekitar 22,76% (dua puluh dua koma tujuh enam persen) akan dilakukan untuk
penyetoran modal kepada PT Finfolk Media Nusantara (“FMN”).
2. Sekitar 19,00% (sembilan belas koma nol nol persen) akan digunakan Perseroan
untuk pembayaran jasa kontraktor dengan rincian sebagai berikut: renovasi
terhadap Gedung kantor, pembuatan studio, tempat workshop, meeting hall
dan juga pembelian peralatan perlengkapan didalamnya.
3. Sekitar 17,50% (tujuh belas koma lima nol persen) akan digunakan Perseroan
untuk pembelian saham PT Untung Selalu Sukses (USS).
4. Sekitar 12,38% (dua belas koma tiga delapan persen) akan dipinjamkan kepada
PT Drsoap Global Indonesia (DGI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
pemegang saham ("shareholder's loan”).
5. Sekitar 11,90% (sebelas koma sembilan nol persen) akan dipinjamkan kepada
PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
pemegang saham ("shareholder's loan”).
6. Sekitar 6,54% (enam koma lima empat persen) akan dipinjamkan kepada
PT Syca Kreasi Indonesia (SKI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang
saham ("shareholder's loan”).
7. Sekitar 5,10% (lima koma satu nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
pembelian software dengan rincian sebagai berikut jasa Enterprise Resource
Planning (ERP) dan jasa Customer Relationship Management (CRM) dimana akan
mengintegrasikan seluruh sumber daya Perseroan dan Entitas Anak. Selain itu
akan digunakan Perseroan untuk mengembangkan aplikasi (Folk Superapps).
8. Sekitar 4,82% (empat koma delapan dua persen) akan digunakan Perseroan
untuk modal kerja Perseroan yaitu untuk pembayaran jasa Outsourcing dengan
rincian sebagai berikut marketing & sales agent, customer service,
administration support, jasa kebersihan dan keamanan.
Dana yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi pinjaman dari FOLK kepada
AIM merupakan dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum. Dimana
sekitar 11,90% dari dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum akan
dipinjamkan kepada AIM yang selanjutnya akan digunakan untuk:
• Sekitar 10,71% digunakan untuk kebutuhan pembelian persediaan produk;
dan
• Sekitar 1,19% digunakan untuk biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan
kegiatan branding lainnya.
59
Page 77
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
9 PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana
Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM yang akan dilakukan FOLK
adalah Wajar.
Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut
termasuk, namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal
maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah
Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat
Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan
mengenai kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu
AIM ini mungkin berbeda.
60
Page 78
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
10 KUALIFIKASI PENILAI USAHA
Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal 28
Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan
dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.
Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai Publik : No. B-1.12.00340
Klasifikasi izin : Penilaian bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
61
Page 79
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
11 KESIMPULAN
Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Rencana Transaksi yang
meliputi analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana
Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
maka kami berpendapat bahwa Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu AIM adalah
Wajar.
62
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
8148 ms
12 Sep 2026 22:06
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '10'}