Skip to content
Back to announcement

CHECKLIST OJK 30 Juni 2023.pdf

Financial statement Text extracted ARKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1
                 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
                            INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA


Petunjuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini,
    kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus
    menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (√) diisi pada kolom ‘Ada’ apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan
    pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ‘Keterangan’ ditambahkan cross reference ke
    nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda
    √) diisi pada kolom ‘Tidak Ada’ dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi
    persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (√) diisi pada kolom ‘N/A’.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan
    (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
 Nama Emiten/Perusahaan Publik      PT Arkha Jayanti Persada Tbk.
 Bidang Usaha                       Fabrikasi komponen alat berat, Fabrikasi struktur baja, jasa pengangkutan
                                    batu bara dan karoseri dump truck.
 Jenis penawaran Umum               -

                                               30 Juni 2023                    31 Desember 2022
  Nama Kantor Akuntan Publik                       n/a                   Jamaludin, Ardi, Sukimto & Rekan
  Nama Partner                                      n/a                      Ben Ardi, CA, CPA, CLI
  Opini Akuntan                                     n/a                     Wajar Tanpa Pengecualian
  Catatan tentang Opini (jika ada)                   -                                    -
* disesuaikan dengan tahun penyajian laporan keuangan.


                                                                         Ya                    Tidak
 Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
                                                                          √
 Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
 Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
                                                                          √
 Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”




                                                     1
Page 2
Data Keuangan Penting (dalam rupiah penuh)

              Tahun laporan keuangan          30 Juni 2023            30 Juni 2022


Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan                                     103.248.525.222          85.576.967.608
 Laba (rugi) bruto                              14.614.643.066          14.097.471.541
 Laba (rugi) usaha/operasional                   5.659.287.518              7.148.501.291
 EBITDA                                          5.659.287.518          16.866.877.329
 Laba (rugi) Bersih tahun berjalan               5.659.287.518              7.145.814.773
 Laba (rugi) komprehensif                                       -                       -
 Laba Per saham (dasar)                                      2,83                    3,57
 Laba Per saham (dilusian)                                   2,83                    3,57




                     Tahun laporan keuangan           30 Juni 2023                30 Juni 2022


Jumlah Aset                                              480.966.790.564          480.584.345.099
Jumlah Aset Lancar                                       279.254.686.369          270.245.886.791
  Jumlah Aset Tidak Lancar                               201.712.104.195          210.338.458.308

Jumlah Liabilitas                                        374.218.076.004          379.494.918.059
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                          176.840.157.952          178.847.000.007
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                         197.377.918.052          200.647.918.052

Jumlah Ekuitas                                           106.748.714.560          101.089.427.041
 Modal Disetor                                           200.000.000.000          200.000.000.000
 Saldo Laba                                           -157.452.715.556            -163.112.003.075

 Pendapatan komprehensif lain                                652.077.793              652.077.793
Rasio Keuangan*
 Rasio Lancar (%)                                                   158%                    151%

 ROA                                                                1,18%                   1,49%
 ROE                                                                5,30%                   7,07%
 Ebitda thd pendapatan (%)                                            5%                         8%



*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:


    1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya. kecuali
       pengungkapan tersebut tidak. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan
       sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau
       relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
    2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini.
       namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.




                                                     2
Page 3
     No                         Keterangan                                Ada   Tidak   N/A            Keterangan
          Laporan Keuangan Terdiri dari:
     1    Laporan posisi keuangan pada akhir periode                       √                  Hal. 1 dan 2
     2    Laporan laba rugi komprehensif selama periode                    √                  Hal. 3
     3    Laporan perubahan ekuitas selama periode                         √                  Hal. 4
     4    Laporan arus kas selama periode                                  √                  Hal. 5
     5    Laporan posisi keuangan pada awal periode                                      √
          komparatif yang disajikan saat Perusahaan
          menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
          retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-
          pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
          mereklasifikasi    pos-pos    dalam     laporan
          keuangannya.
     6    Catatan atas Laporan Keuangan                                    √                  Hal. 6 sampai 57


          Ketentuan Umum
1.        Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan
          keuangan dengan urutan sebagai berikut:
          a. gambaran umum Perusahaan;                                     √                  CALK 1a – 1d. Hal. 6 - 7
          b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar                √                  CALK 2a Hal. 7 - 8
               kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan;
          c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan               √                  CALK 4 sampai 27. Hal 19
               dalam laporan posisi keuangan. laporan laba rugi                               sampai 57
               komprehensif. laporan perubahan ekuitas dan
               laporan arus kas. sesuai dengan urutan penyajian
               laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
          d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
               1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang
                                                                           √
                   tidak disajikan di bagian manapun dalam
                   laporan keuangan; dan
               2) informasi yang tidak disajikan di bagian
                                                                                         √
                   manapun dalam laporan keuangan. tetapi
                   informasi tersebut relevan untuk memahami
                   laporan keuangan.
2.        Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau
          persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu            √
          jumlah. tidak menggunakan kata “sebagian”.
3.        Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan
          masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan.                                    CALK 12 sampai 13 Hal. 31
          nama pihak yang menerima jaminan. dan alasan                     √                  sampai 44
          dijaminkan.
4.        Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan.            wajib
          diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan.             √
          nilai pertanggungan asuransi. dan risiko yang ditutup                               CALK 6 dan 8 Hal. 22 dan 23 -
          serta     pendapat    manajemen       atas     kecukupan                            25
          pertanggungan asuransi. apabila tidak diasuransikan
          wajib diungkapkan alasannya.
          Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1.        Gambaran Umum Perusahaan
          Hal-hal yang harus diungkapkan. antara lain:
a.        Pendirian perusahaan
     1)   Riwayat ringkas perusahaan;                                      √                  CALK 1a.1b.1c Hal. 6
     2)   Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan                 √                  CALK 1a. Hal 6
          terakhir. pengesahan dari instansi yang berwenang. dan




                                                                      3
Page 4
No                          Keterangan                              Ada   Tidak   N/A            Keterangan
      nomor serta tanggal Berita Negara;
3)    Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan            √                  CALK 1c Hal 6
      yang sedang dijalankan pada periode pelaporan;
4)    Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama                   √                  CALK 1c Hal 6
      kegiatan usaha;

5)    Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara                  √                  CALK 1c. Hal 6
      komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi
      atau perampingan usaha secara signifikan pada periode
      laporan yang disajikan. wajib disebutkan saat
      dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
      perampingan usaha dan kapasitas produksinya; dan
6)    Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir             √                  CALK 1a hal 6
      dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group).
      Dalam hal tidak dapat diungkapkan. wajib disebutkan
      alasannya.
7)    Khusus Industri Media                                                        √
      Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8)    Khusus Industri Jalan Tol                                                    √
      Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah
      yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9)    Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan                                         √
      Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas
      yang berwenang.
10)   Khusus untuk Industri Perbankan                                              √
      Izin usaha sebagai bank umum. sebagai bank devisa
      (jika ada). serta izin untuk menjalankan kegiatan
      berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11)   Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan                                      √
      Pertambangan Umum
      Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
      Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi
      Perseroan meliputi :
      a) Area Eksplorasi. meliputi:
              Nama lokasi;
              Nama pemilik izin lokasi;
              Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal
               jatuh temponya;
              Persentasi kepemilikan saham Perseroan
               pada perusahaan pemilik izin lokasi; dan
              Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan
               sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per
               tanggal Laporan Posisi Keuangan;
      b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
              Nama lokasi;
              Nama pemilik ijin lokasi;
              Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta
               tanggal jatuh temponya;
              Persentasi kepemilikan saham Perseroan
               pada perusahaan pemilik ijin lokasi;
              Jumlah Cadangan Terbukti (P1). keterangan
               tentang pihak yang melakukan sertifikasi. dan
               tanggal sertifikasi;
              Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
              Akumulasi jumlah produksi sejak awal
               kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
               Perseroan hingga tanggal laporan posisi
               keuangan.




                                                                4
Page 5
No                          Keterangan                               Ada   Tidak   N/A   Keterangan




 12)   Khusus Industri Kehutanan                                                    √
       Yang harus diungkapkan antara lain:
       a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
       b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola
           selama masa sisa manfaat HPH; dan
       c) sisa umur HPH.
b.     Penawaran Umum Efek. yang harus diungkapkan
       antara lain:
1)     Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum.                         √
       termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar
       Indonesia;
2)     Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan;                                       √
3)     Bursa tempat Efek dicatatkan; dan                                            √
4)     Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah                           √
       Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak
       penawaran umum perdana sampai dengan periode
       pelaporan terakhir.
c.     Struktur Perusahaan. entitas anak. dan Entitas
       Bertujuan Khusus (EBK)
       Yang harus diungkapkan antara lain:
1)     Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan                             √
       baik secara langsung maupun tidak langsung;
2)     Tempat kedudukan;                                                            √
3)     Jenis usaha;                                                                 √
4)     Tahun beroperasi secara komersial;                                           √
5)     Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika                          √
       berbeda);
6)     Total Aset; dan                                                              √
7)     Informasi penting lainnya antara lain:
       a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas                           √
           anak. apabila entitas induk tidak memiliki baik
           langsung maupun tidak langsung melalui entitas
           anak. lebih dari 50% (lima puluh perseratus) hak
           suara yang sah;
       b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun                           √
           tidak langsung lebih dari 50% (lima puluh
           perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas
           investee tidak diikuti dengan pengendalian;
       c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan
                                                                                    √
           entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
           digunakan untuk menyusun laporan keuangan
           konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
           tanggal laporan keuangan entitas induk. dan alasan
           menggunakan tanggal atau periode yang berbeda;
       d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam
           kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke                         √
           entitas induk dalam bentuk dividen tunai. atau
           pembayaran kembali pinjaman atau uang muka;
       e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap
           perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada                          √
           entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya




                                                                 5
Page 6
               Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
               pada pemilik entitas induk; dan
           f) dalam hal hilangnya pengendalian atas entitas anak.
               maka entitas induk harus mengungkapkan:                            √
                (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang                      √
                      diakui dari hilangnya Pengendalian. dan porsi
                      dari keuntungan atau kerugian yang dapat
                      diatribusikan pada pengakuan sisa investasi
                      pada entitas anak terdahulu dengan Nilai
                      Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian;
                (2) jumlah       persentase    kepemilikan     yang
                                                                                  √
                      dilepaskan;
                                                                                  √
                (3) jumlah harga yang diterima;
                                                                                  √
                (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan
                      Setara Kas;
                (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak
                      atau bisnis lainnya dimana Pengendalian                     √
                      dilepaskan; dan
                (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan
                      Setara Kas pada entitas anak atau bisnis                    √
                      lainnya dimana Pengendalian dilepaskan.
                      yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
                      utamanya.
     d.    Karyawan. direksi. komisaris. dan komite audit
           Yang harus diungkapkan antara lain:
      1)   Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota                       √       CALK 1d Hal. 6 - 7
           direksi. dewan komisaris. dan komite audit;
      2)   Cakupan manajemen kunci; dan                                       √       CALK 1d. Hal 6 - 7
      3)   Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir                     √       CALK 1d. Hal 7
           periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama
           periode yang bersangkutan. secara konsolidasi untuk
           Perusahaan dan entitas anak.
     e.    Penerbitan Laporan Keuangan
      1)   Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan             √       CALK 29. Hal 58
      2)   Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan                 √       CALK 29. Hal 58
           keuangan.
2.         Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
           Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
           berikut:
     a.    Pernyataan kepatuhan terhadap SAK                                  √       CALK 2a. Hal 7 - 8
           Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan
           keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan
           SAK.
     b.    Dasar pengukuran dan penyusunan laporan
           keuangan
      1)   Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan                √       CALK 2a. Hal 7
           biaya historis (historical cost). biaya perolehan kini
           (current cost). nilai realisasi neto (net realizable value).
           Nilai Wajar      (fair value) atau jumlah yang dapat
           dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
      2)   Dasar penyusunan laporan keuangan. yaitu dasar                     √       CALK 2a. Hal 7
           akrual. kecuali untuk laporan arus kas.
      3)   Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang
           digunakan. meliputi:
           a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak;               √       CALK 2a. Hal 7
           b) fakta dan alasan perubahan. apabila terdapat                        √
               perubahan mata uang fungsional Perusahaan
               maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
           c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).                    √
      4)   Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).                         √
     c.    Penggunaan Pertimbangan. Estimasi. dan Asumsi
           Signifikan oleh Manajemen




                                                                          6
Page 7
 1)   Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar                   √       CALK 2a. Hal 8
      kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari
      catatan atas laporan keuangan. pertimbangan yang
      telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
      kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
      signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
      keuangan;


 2)   Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang                √       CALK 3. Hal 17 sampai 19
      asumsi yang dibuat mengenai masa depan. dan sumber
      utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir
      periode pelaporan. yang memiliki risiko signifikan yang
      mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
      tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan
      berikutnya; dan
 3)   Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana                √       CALK 26. Hal 55 - 56
      dimaksud dalam angka 2). catatan atas laporan
      keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah
      tercatat pada akhir periode pelaporan.
d.    Kebijakan Akuntansi Tertentu
      Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
      akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
      memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
      tertentu meliputi. tetapi tidak terbatas pada hal-hal
      sebagai berikut:
 1)   Prinsip-prinsip konsolidasi
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian.                    √
          yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas
          anak;
      b) dasar dan            kapan suatu entitas anak                    √
          dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
          entitas induk;
      c) kebijakan       akuntansi    sehubungan        dengan            √
          perubahan       kepemilikan    tanpa       kehilangan
          Pengendalian atas entitas anak;
      d) kebijakan       akuntansi    sehubungan        dengan            √
          kehilangan Pengendalian atas entitasanak;
      e) kebijakan       akuntansi    sehubungan        dengan            √
          pencatatan       dan     penyajian       kepentingan
          nonpengendali; dan
      f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material                √
          antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.
 2)   Kombinasi bisnis
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis.                    √
          termasuk metode yang digunakan untuk mengukur
          kepentingan nonpengendali;
      b) pengakuan awal untuk goodwill;                                   √
      c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk                          √
          goodwill; dan
      d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan
          kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan. antara
          lain:
         (1) pembelian dengan diskon;                                     √
         (2) akuisisi secara bertahap; dan                                √
         (3) imbalan kontinjensi.                                         √
 3)   Kas dan setara kas;                                             √       CALK 2b. Hal 8
      Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam
      menentukan komponen kas dan setara kas.



                                                                  7
Page 8
4)   Instrumen Keuangan
      a)   Instrumen Keuangan selain Sukuk
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap               √       CALK 2k. Hal 12
               kategori. termasuk perlakuan atas biaya
               transaksi;
           (2) pengukuran       setelah     pengakuan     awal        √       CALK 2k. Hal 12 - 13
               instrumen keuangan setiap kategori;
           (3) ketentuan saling hapus dari instrumen                  √       CALK 2k. Hal 15
               keuangan;
           (4) metode yang digunakan untuk menentukan                 √       CALK 2k. Hal 15
               Nilai Wajar instrumen keuangan;
           (5) metode perhitungan yang digunakan untuk                √       CALK 2i. Hal 15
               menentukan penurunan nilai dari aset
               keuangan;
           (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen              √       CALK 2k. Hal 14
               keuangan;
           (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan
               akuntansi lindung nilai. selain penjelasan
               sebagaimana dimaksud dalam angka (1).
               angka (2). angka (3). angka (4). angka (5).
               dan angka (6). wajib ditambahkan penjelasan
               mengenai;
               (a) ketentuan           pemenuhan       kriteria           √
                       akuntansi lindung nilai;
               (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan                 √
                       akuntansi lindung nilai atas instrumen
                       keuangan derivatif; dan
               (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk                √
                       tujuan akuntansi lindung nilai.
      b)   Investasi pada Sukuk
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada               √
                  Sukuk;
           (2) pengakuan awal Sukuk;                                      √
           (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;                   √
           (4) Penyajian pendapatan sukuk; dan                            √
           (5) penyajian amortisasi biaya transaksi.                      √

     c)    Sukuk yang diterbitkan
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) pengakuan awal Sukuk;                                      √
           (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;                   √
           (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;                          √
           (4) posisi penyajian Sukuk; dan                                √
           (5) akad syariah yang digunakan.                               √
5)   Khusus Industri Perbankan
     a)   Giro Wajib Minimum                                              √
          Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan
          mengenai jumlah giro wajib minimum.
     b)   Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain                          √
          Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
          Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
     c)   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
          Lain
          Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian               √
          Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
          Lain.
6)   Piutang Reverse Repo                                                 √
     Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang



                                                                  8
Page 9
      Reverse Repo. metode pencatatan dan pengukurannya.
7)    Khusus Industri Perbankan
      Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;              √
      b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap                  √
          kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah;dan
      c) Dasar penyajian efek-efek dalam              laporan         √
          keuangan.



8)    Khusus Industri Perbankan
      a)   Kredit
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang        √
                 diberikan;
           (2) Dasar penyajian atas kredit;                           √
           (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan                    √
                 pengendalian risiko portofolio kredit;
           (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli           √
                 dari BPPN (jika ada); dan
           (5) Kebijakan bank akan agunan kredit.                     √
      b)   Tagihan/Kewajiban Akseptasi
           Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian          √
           atas tagihan/kewajiban akseptasi.
      c)   Agunan yang Diambil Alih
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) Dasar penilaian dan penyajian;                         √
           (2) Perlakuan akuntansi         atas nilai realisasi       √
                 piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
                 saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat
                 ditagih; dan
           (3) Perlakuan    akuntansi      atas    keuntungan         √
                 (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
9)    Khusus untuk Industri Pembiayaan
      Piutang Pembiayaan Konsumen
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen;                 √
           dan
      b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik                 √
           kembali aset pembiayaan konsumen dari
           konsumennya.


10)   Anjak Piutang
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse               √
          atau tanpa recourse);
      b) Penyajian transaksi anjak piutang;                           √
      c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga              √
          pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan;
          dan
      d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak              √
          piutang(ditagihkan    kembali   ke klien   atau
          ditanggung oleh perusahaan).

11)   Sewa
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung              √
         suatu sewa;
      b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa                √
         pembiayaan atau sewa operasi; dan




                                                                  9
Page 10
       c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak          √
           sebagai lessee dan/atau lessor.
12)    Persediaan :                                             √       CALK 2c. Hal 8
       yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan
       akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang
       digunakan.
       a) Khusus Industri Kehutanan
           HTI Dalam Pengembangan                                   √
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           Beban-beban yang dikapitalisasi. antara lain:
           kewajiban kepada negara. pemeliharaan sarana
           dan pra-sarana.
           HTI Siap Panen                                           √
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           Biaya perolehan. mutasi pembebanan ke biaya
           produksi.
       b) Khusus Industri Perkebunan
           Tanaman Perkebunan
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai        √
                 persediaan. tanaman belum menghasilkan.
                 atau tanaman telah menghasilkan;
           (2) Dasar penilaian dan pengukuran;
                                                                    √
           (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman
                 belum menghasilkan ke tanaman telah                √
                 menghasilkan;
           (4) Metode penyusutan dan masa manfaat                   √
                 tanaman yang disusutkan; dan
           (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.                  √
       c) Khusus Industri Peternakan
           Hewan Ternak
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) Hewan ternak telah menghasilkan :
                 (a) Metode penilaian;                              √
                 (b) Metode amortisasi (deplesi); dan               √
                 (c) Cadangan kematian atau metode                  √
                       penghapusan langsung. jika ada.
           (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum
                 menghasilkan) :
                 (a) Metode penilaian; dan                          √
                 (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk
                                                                    √
                       dapat berpindah menjadi hewan ternak
                       telah menghasilkan.
13)     Aset Tetap:
        Yang harus dijelaskan antara lain:
       a) pengakuan awal Aset Tetap;                            √       CALK 2f. Hal 9
       b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;         √       CALK 2f. Hal 9
       c) pengelompokan Aset Tetap;                             √       CALK 2f. Hal 9
       d) metode penyusutan yang digunakan;                     √       CALK 2f. Hal 9
       e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap;    √       CALK 2f. Hal 9
       f)   estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan;         √       CALK 2f. Hal 9
       g) penghentian pengakuan;                                √       CALK 2f. Hal 9
       h) nilai residu; dan                                     √       CALK 2f. Hal 9
       i)   pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji           √       CALK 2f. Hal 9
            ulang atas estimasi umur ekonomis. metode
            penyusutan. dan nilai residu pada setiap akhir
            periode pelaporan.
 14)    Investasi pada Entitas Asosiasi                             √
        Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
        digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.
 15)    Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama                    √
        Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
        digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
        Ventura Bersama.



                                                           10
Page 11
16)   Pola Kerjasama
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Kriteria dari bentuk kerjasama;                           √
      b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan           √
           liabilitas yang timbul; dan
      c) Sistem pembagian hasil. jika ada.                         √
17)    Aset Tak Berwujud
       Yang harus dijelaskan antara lain :
       a) pengakuan awal Aset Tak berwujud;                        √
       b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset                   √
           Takberwujud;
       c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas. dan           √
           apabila umur manfaat terbatas. diungkapkan tarif
           amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya;
       d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud;                     √
       e) metode amortisasi yang digunakan;                        √
       f) penghentian pengakuan Aset Tak berwujud; dan             √
       g) riset dan pengembangan (jika ada).                       √
18)    Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang
       dimiliki untuk dijual
       Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu             √
           aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
           dimiliki untuk dijual; dan
      b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok                √
           lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19)    Properti Investasi :
       Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) pengakuan awal Properti Investasi;                        √
      b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti                √
           Investasi;
      c) metode penyusutan yang digunakan. khusus untuk            √
           model biaya;
      d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan           √
           untuk model biaya; dan
      e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
                                                                   √
20)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Aset Minyak dan Gas Bumi
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk                     √
          menentukan jumlah tercatat bruto;
      b) Kriteria kapitalisasi biaya. penurunan nilai              √
           (impairment)    dan    penilaian   kembali   aset
           (revaluasi);
      c) Metode       penyusutan dan        amortisasi yang        √
          digunakan;
      d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi         √
          yang digunakan; dan
      e) Pertanggungan Asuransi.                                   √
21)   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) ketentuan      peristiwa     dan   kondisi    yang        √
         mengindikasikan         kemungkinan      terjadinya
         penurunan nilai; dan
      b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai             √
         aset nonkeuangan dan pembalikannya.
22)   Khusus Industri Perbankan
      Liabilitas Segera                                            √
      Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
      liabilitas segera.
      Simpanan Nasabah                                             √




                                                              11
Page 12
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Penjelasan atas simpanan; dan                           √
      b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori             √
          simpanan.
      Simpanan dari bank lain
      Yang harus dijelaskan antara lain:                         √
      a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
      b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.                √
      Surat Berharga yang Diterbitkan                            √
      Yang harus dijelaskan antara lain:                         √
      a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang
          diterbitkan; dan                                       √
      b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23)   Provisi
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) kondisi provisi yang harus diakui; dan                  √
      b) dasar penentuan nilai provisi.                          √
24)   Utang Repo                                                 √
      Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang
      Repo. metode pencatatan dan pengukurannya.
25)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
      Hidup       Tangguhan/       Penyisihan      Liabilitas
      Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
      Tangguhan.
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;          √
      b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang                   √
          ditangguhkan;
      c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan                    √
      d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
          (1) Lokasi penambangan;                                √
          (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;             √
          (3) Penambahan        dan      Pengurangan   untuk     √
                 masing-masing lokasi penambangan; dan
          (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi             √
                 penambangan.
26)   Khusus Industri Pertambangan Umum
      Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
       Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan        √
          eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan
          mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of
          Interest yang bersangkutan;
      b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan        √
          eksplorasi yang sudah menemukan adanya
          Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
          amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
          dimulainya produksi;                                   √
      c) Dasar       penentuan     ditangguhkannya     biaya
          pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
          konstruksi dan prasarana; dan                          √
      d) Metode amortisasi dan penyusutan yang
          dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
          perijinan penambangan. taksiran umur ekonomis
          tambang dan dasar perhitungan amortisasi.
      Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
      Hidup       Tangguhan/       Penyisihan      Liabilitas
      Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
      Tangguhan
       Yang harus dijelaskan antara lain:                        √
      a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;          √




                                                            12
Page 13
      b)   Metode amortisasi atas biaya          PLH     yang
           ditangguhkan; dan                                          √
      c)   Metode penyusutan prasarana PLH.
27)   Pengakuan Pendapatan
      a) Yang harus dijelaskan antara lain:
         (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan              √       CALK 2g. Hal 10
              serta dasar pengukuran yang digunakan
              berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan
         (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan                    √
              keagenan. kebijakan pengakuan pendapatan
              dan penjualan dari hubungan keagenan serta
              beban terkait.
      b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan                        √
         menggunakan metode persentase penyelesaian
         Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
         diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian
         suatu kontrak.
      c)    Khusus Industri Asuransi
           (1) Pengakuan pendapatan premi
                Penjelasan yang harus ditambahkan antara
                     lain:
                (a) Tarif      yang      digunakan      dalam         √
                     perhitungan        premi yang belum
                     merupakan pendapatan;
                (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi               √
                     reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
                (c) Penyajian pendapatan premi dalam                  √
                     laporan laba rugi.
           (2) Beban Klaim
                Penjelasan yang harus ditambahkan antara
                     lain:
                (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk:                √
                     klaim yang disetujui. klaim dalam
                     proses penyelesaian. klaim yang terjadi
                     namun belum dilaporkan dan beban
                     penyelesaian klaim; dan
                (b) Penyajian beban klaim dalam laporan               √
                     laba rugi.
      d) Khusus Industri Real Estate
         Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
              pengembangan Real Estat
         Yang harus dijelaskan antara lain:
         (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek                  √
              pengembangan Real Estat;
         (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban              √
              proyek;
         (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada                √
              masa mendatang lebih rendah dari nilai
              tercatat proyek;
         (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi           √
              ke setiap unit Real Estat;
         (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat               √
              perubahan mendasar pada estimasi kini; dan
         (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada               √
              saat terjadinya.
28)   Program Loyalitas Pelangan
      Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait              √
      program loyalitas pelanggan
29)   Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
      Yang harus dijelaskan antara lain:




                                                             13
Page 14
      a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo         √       CALK 2e. Hal 8 - 9
          dalam mata uang asing;
      b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari      √       CALK 2e. Hal 8 - 9
          penjabaran aset dan liabilitas moneter; dan
      c) referensi dan kurs yang digunakan untuk                √       CALK 2e. Hal 8 - 9
          menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang
          asing.
30)   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;                  √       CALK 2p. Hal 16
      b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan        √       CALK 2p. Hal 17
          Keuangan; dan




31)   Hibah Pemerintah                                              √
      Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
      tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.
32)   Pajak Penghasilan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak       √       CALK 2i. Hal 10
           kini dan pajak tangguhan;
      b) ketentuan mengenai saling hapus;                       √       CALK 2i. Hal 11
      c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan;         √       CALK 2i. Hal 11
           dan
      d) metode yang digunakan dalam menilai aset               √       CALK 2i. Hal 11
           (liabilitas) pajak tangguhan.
33)   Imbalan Kerja
      Yang harus dijelaskan antara lain:
       a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada             √       CALK 2h. Hal 10
          karyawan;
       b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan         √       CALK 2h Hal 10
          pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan;
       c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui         √       CALK 2h. Hal 10
          keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
       d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk               √       CALK 2h. Hal 10
          curtailment dan penyelesaian.
34)   Saham Treasuri                                                √
      Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan
      dan pengukuran atas pembelian. penjualan. atau
      pembatalan saham treasuri.
35)   Pembayaran Berbasis Saham                                     √
      Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi
      untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
      diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau
      diselesaikan melalui Kas. termasuk pengukurannya.
36)   Kuasi-Reorganisasi
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;                     √
      b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas;           √
           dan
                                                                    √
      c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi
           Aset dan Liabilitas.
      Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum
      1 Januari 2013.
37)   Biaya Pinjaman                                                √
      Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang
      mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai
      bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38)   Segmen Operasi                                            √       CALK 2n. Hal 16
      Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan
      oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen
      Operasi.
39)   Laba (Rugi) per saham                                     √       CALK 2o. Hal 16
      Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan



                                                           14
Page 15
               laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham
               dilusian.
3.             Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
     a.        Aset
          1)   Kas dan Setara Kas
               Yang harus diungkapkan antara lain:
                a)    unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi         √       CALK 4. Hal 19
                      dan pihak ketiga;
               b)    rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan         √       CALK 4. Hal 19
                     nama bank serta jenis mata uang asing;
               c)    kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas        √       CALK 4. Hal 19
                     selama periode pelaporan; dan
               d)   jumlah    saldo Kas dan Setara Kas      yang               √
                    signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
                    kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
          2)   Khusus Industri Perbankan
               a)   Kas                                                        √
                    Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah
                    kas berdasarkan jenis mata uang.
               b)   Giro pada Bank Indonesia
                    Yang harus diungkapkan antara lain:
                     (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia               √
                           berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam
                           mata uang original); dan
                     (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM)                    √
                           menurut BI dan posisi GWM bank pada
                           saat periode pelaporan.
               c)    Giro pada Bank Lain
                     Yang harus diungkapkan antara lain:
                     Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan
                     jenis mata uang;
                     (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai;                    √
                     (2) Perubahan penyisihan selama periode                   √
                        berjalan untuk masing-masing giro;
                     (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain                    √
                        berdasarkan     pihak     yang      mempunyai
                        hubungan istimewa dan pihak ketiga;
                     (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan           √
                     (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah              √
                        penyisihan penurunan nilai.
               d)    Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
                     Lain
                     Yang harus diungkapkan antara lain:
                     (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan                 √
                           jenis dan mata uang;
                     (2) Rincian penempatan berdasarkan yang                   √
                         mengalami penurunan nilai (impaired) dan
                         tidak    mengalami       penurunan     nilai
                         (unimpaired);
                     (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);           √
                     (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai       dan           √
                         mutasi selama periode berjalan;
                     (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan                 √
                         pihak yang mempunyai hubungan istimewa
                         dan pihak ketiga;
                     (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;               √
                     (7)   Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;            √
                     (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan                √
                         pada bank bermasalah. bank beku operasi
                         atau    likuidasi   termasuk     tingkat
                         kemungkinan diterimanya kembali dana



                                                                      15
Page 16
                 tersebut berdasarkan informasi dari otoritas
                 yang berwenang; dan
           (9) Pendapat manajemen akan kecukupan                     √
               jumlah penyisihan penurunan nilai.
3)   Piutang Usaha
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga     √       CALK 5. Hal 20 - 21
          dan pihak berelasi;
     b)   jumlah piutang menurut debitur;                        √       CALK 5 dan 20 - 21

     c)   jumlah piutang menurut mata uang;                      √       CALK 5. Hal 20 - 21
     d)   alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian         √       CALK 5. Hal 20 - 21
          penurunan nilai;
     e)   jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. beban        √       CALK 5. Hal 21
          cadangan kerugian penurunan nilai secara
          individual dan kolektif. dan penghapusan piutang;
     f)   pendapat manajemen akan kecukupan jumlah               √       CALK 5. Hal 21
          cadangan atau keyakinan manajemen atas
          ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk
          cadangan;
     g)   piutang yang dijaminkan. nama pihak            yang    √       CALK 5 Hal 21
          menerima jaminan. dan alasan dijaminkan;
     h)   jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode              √
          suku bunga efektif; dan
     i)   informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang
          yang ditransfer. meliputi:
          (1) jumlah yang ditransfer. beban bunga. retensi.          √
               jatuh tempo. dan ikatan penting lain yang
               diatur dalam perjanjian; dan
          (2) jaminan yang diberikan (bila ada).                     √
4)   Khusus Industri Asuransi
     a)   Piutang Premi
          Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
          (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan             √
              asuradur;
          (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi;             √
              dan
          (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan                √
              dalam perhitungan solvabilitas.
     b)   Piutang Koasuransi
          Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
          (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;                        √
          (2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan                     √
          (3) Jumlah          piutang    koasuransi     yang         √
                diperkenankan         dalam      perhitungan
                solvabilitas.
     c)    Piutang Reasuransi
           Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
          (1)   Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;               √
          (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang              √
              disalinghapuskan; dan
          (3) Jumlah       piutang    reasuransi      yang           √
               diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
     d)   Piutang Hasil Investasi
          Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
          (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak                  √
              berelasi dan pihak ketiga;
          (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi;                √
          (3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan                  √




                                                            16
Page 17
        (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam            √
              perhitungan solvabilitas.
5)   Khusus Industri Pembiayaan
     a)   Piutang Pembiayaan Konsumen
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek           √
                pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor.
                elektronik. rumah. dan lain-lain);
          (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan             √
                konsumen;
          (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank          √
              sehubungan dengan transaksi kerja sama
          (4) Pembiayaan bersama. penunjukan selaku            √
              pengelola piutang. penerusan pinjaman dan
              pengambilalihan        piutang       apabila
              perusahaan      membagi       risiko   tidak
              tertagihnya piutang tersebut dengan bank-
              bank dalam rangka transaksi di atas;
          (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang              √
              belum diakui;
          (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan          √
              oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
              konsumen yang diberikan berdasarkan
              objek pembiayaan;
          (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan      √

          (8) Piutang pembiayaan konsumen yang                 √
               dialihkan dan atau digunakan sebagai
               jaminan atas utang.
     b)   Tagihan Anjak Piutang
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa               √
               recourse dan dengan recourse. beserta
               jumlah utang retensi anjak piutang dan
               pendapatan anjak piutang (tanpa recourse)
               serta pendapatan anjak piutang tangguhan
               (dengan recourse); dan
          (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga.             √
               jatuh tempo dan jumlah piutang yang
               diperoleh serta ikatan penting yang diatur
               dalam perjanjian anjak piutang.
     c)   PiutangSewa Pembiayaan
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi        √
              dan pihak ketiga;

          (2) Rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan
              nilai kini piutang pembayaran sewa minimum       √
              pada akhir periode pelaporan. Di samping
              itu. lessor mengungkapkan investasi sewa
              bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
              minimum pada akhir periode pelaporan.
              untuk setiap periode berikut:
                (a) kurang dari satu tahun                     √
                (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun    √
                (c) lebih dari lima tahun                      √
          (3) Pendapatan keuangan yang belum diterima;         √
          (4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru      √
              sebagai manfaat lessor;
          (5) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih      √
              atas pembayaran sewa minimum;
          (6) Rental kontinjen yang diakui sebagai             √
              pendapatan dalam periode; dan
          (7) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor       √




                                                          17
Page 18
                  yang material.
      d)    Piutang Sewa Operasi
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)    jumlah agregat pembayaran sewa minimum
                   masa depan dalam sewa operasi yang tidak        √
                   dapat dibatalkan untuk setiap periode
                   berikut;
                   (a)   kurang dari satu tahun                    √
                   (b)   lebih dari satu tahun sampai lima         √
                         tahun
                   (c)   lebih dari lima tahun                     √
            (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai         √
                 pendapatan pada periode; dan
            (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.        √
6)    Khusus Kontrak Konstruksi
      Piutang Retensi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Jumlah piutang      dari     masing-masing   kontrak    √
           konstruksi; dan
      b)    Pendapat     manajemen        akan    kemungkinan      √
           tertagihnya piutang retensi.
7)    Tagihan Bruto kepada Pelanggan
      Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
      tagihan bruto dari setiap kontrak
      konstruksi.
      Dalam penjelasan tagihan tersebut. juga harus dirinci
      dalam bentuk tabel yaitu :
      a)   biaya kontrak yang terjadi;                             √
      b)   laba yang diakui;                                       √
      c)   kerugian yang terjadi; dan                              √
      d)   pekerjaan yang sudah ditagih (termin).                  √
8)    Piutang Reverse Repo
      Yang harus diungkapkan antara lain:
       a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang              √
          ditransaksikan;
       b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan             √
          penjualan kembali Efek;
       c) Nama pihak/counterparty;                                 √
       d) Lokasi Efek jaminan;                                     √
       e) Tingkat bunga piutang reverse repo;                      √
       f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan        √

      g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika            √
          ada).
9)    Agunan Yang Diambil Alih
      Yang harus diungkapkan antara lain:
       a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;            √
      b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan         √
          yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak
          tertagih; dan
      c) Laba atau rugi yang timbul. termasuk biaya-biaya          √
          yang timbul setelah pengambilalihan agunan
          tersebut.
10)   Piutang Dividen dan Bunga
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan         √
      jumlah tagihan dividen. bunga. dan denda kepada pihak
      lain.
11)   Piutang Lain-Lain
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Rincian jenis dan jumlah piutang;                         √




                                                              18
Page 19
      b)    Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                  √
           (CKPN); dan
       c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah                    √
           penyisihan.
12)   Aset Keuangan Lainnya
      Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan
      lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.
      a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai                  √
            klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
            pihak berelasi.
      b) Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap              √
                  kelompok dan rincian investasinya;
           (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset          √
                  keuangan berdasarkan klasifikasi. baik yang
                  disajikan pada pos pendapatan komprehensif
                  lainnya maupun yang diakui sebagai laba
                  atau rugi periode berjalan;
           (3) total pendapatan bunga yang dihitung                   √
                  menggunakan metode suku bunga efektif
                  untuk aset keuangan selain yang diukur pada
                  nilai wajar melalui laba rugi;
           (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium                √
                  dan diskonto yang belum diamortisasi. untuk
                  Efek dimiliki hingga jatuh tempo;
           (5) peringkat        Efek     utang     berikut   nama     √
                  pemeringkat (jika ada).
           (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan             √
                  menjual      untuk    aset     keuangan     yang
                  diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;
           (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan.
                  maka wajib diungkapkan:
                  (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari         √
                         setiap kategori;

                 (b)    alasan reklasifikasi; dan                     √
                 (c)    sisa investasi dalam kelompok dimiliki        √
                        hingga jatuh tempo yang telah
                        direklasifikasi dalam kelompok tersedia
                        untuk dijual.
           (8) jumlah tercatat aset keuangan yang                     √
                 dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
                 atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan
                 kondisi yang terkait dengan penjaminan
                 tersebut;
           (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan              √
                 (jika ada). termasuk mutasinya. dipisahkan
                 antara aset keuangan yang mengalami
                 penurunan nilai dan aset keuangan yang
                 tidak mengalami penurunan nilai. serta
                 dipisahkan antara penurunan nilai yang
                 dihitung secara kolektif dan individual.
                 termasuk beban penurunan nilai yang diakui
                 dalam laba rugi; dan
           (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang          √
                 belum direalisasi atas investasi yang tersedia
                 untuk dijual yang direklasifikasi menjadi
                 dimiliki hingga jatuh tempo.
13)   Khusus Deposito
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
      a) nama bank. dipisahkan antara pihak ketiga dan                √
         pihak berelasi;




                                                                 19
Page 20
      b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode              √
         pelaporan;
      c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing;           √
         dan
      d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi           kualitas    √
         pencairan deposito tersebut.
14)   Khusus Investasi pada Sukuk
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
      a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad           √
         syariah;
      b) tujuan model usaha yang digunakan;                         √
      c) jumlah investasi yang direklasifikasikan. jika ada.        √
         dan penyebabnya; dan
      d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya         √
         perolehan.
15)   Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
      a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek                √
         berdasarkan jenis;
      b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran               √
         bunga;
      c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan                √
      d) Informasi penting lainnya.                                 √
16)   Khusus Unit Penyertaan Reksadana
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
      a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset           √
         Bersih; dan
       b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi. baik         √
          yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
          lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
          periode berjalan
17)   Khusus Wesel Tagih
      Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain. pihak              √
      penerbit. kisaran tingkat bunga. jatuh tempo. jenis mata
      uang. dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
      transaksi usaha atau lainnya).
18)   Khusus Industri Asuransi
      Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang                 √
      menjadi dana jaminan.
19)   Pinjaman Polis
      Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
      a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang;              √
      b)   Tingkat suku bunga.                                      √
20)   Khusus Industri Perbankan
      Kredit
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)      Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis. mata         √
              uang. sektor ekonomi dan jangka waktu serta
              kolektibilitas;
      b)      Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai              √
              dan mutasi selama periode berjalan;
      c)      Rincian jumlah kredit berdasarkan           pihak     √
              berelasi dan pihak ketiga;
      d)      Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit       √
              yang diberikan;
      e)      Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;               √
      f)      Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor          √
              dan jumlah cadangan penghapusan menurut
              ketentuan Bank Indonesia;
      g)      Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset          √



                                                               20
Page 21
              keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
              penurunan nilai Aset keuangan yang telah
              dibentuk    terhadap     jumlah     minimum
              cadangankerugian     penurunan   nilai  Aset
              keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia;
      h)      Jumlah     kredit     yang        direstrukturisasi        √
              berdasarkan jenis dan kolektibilitas;
      i)      Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit              √
              sindikasi baik selaku pimpinan. agen. atau
              anggota sindikasi;
      j)      Ikhtisar  pembelian    kredit    dari    BPPN              √
              berdasarkan periode pembelian. jika ada;
      k)      Pendapat manajemen akan ketaatan bank                      √
              terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit
              (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
      l)     Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah                    √
             cadangan kerugian penurunan nilai.
21)   Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan             √
           pihak. mata uang. dan jatuh tempo;
      b)   Untuk        tagihan     akseptasi      diungkapkan           √
           kolektibilitas. jumlah cadangan penghapusan dan
           mutasi selama periode berjalan;
      c)    Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan            √
           pihak berelasi dan pihak ketiga;
      d)    Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah                     √
           cadangan kerugian penurunan nilai            tagihan
           akseptasi
22)   Persediaan
      a)   Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah           √       CALK 6. Hal 22
                 nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
                 bagi Perusahaan;




            (2)   jumlah tercatat persediaan yang dicatat                √
                  dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
                  menjual;
            (3)   jumlah persediaan yang diakui sebagai              √       CALK 17. Hal 47
                  beban selama periode berjalan;
            (4)   jumlah setiap penurunan nilai yang diakui              √
                  sebagai pengurang jumlah persediaan yang
                  diakui sebagai beban dalam periode
                  berjalan;
            (5)   jumlah dari setiap pemulihan dari setiap               √
                  penurunan nilai yang diakui sebagai
                  pengurang jumlah persediaan yang diakui
                  sebagai beban dalam periode berjalan;
            (6)   kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya             √
                  pemulihan     nilai    persediaan    yang
                  diturunkan;
            (7)   dalam hal     terdapat kapitalisasi biaya
                  pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
                  kriteria  aset     kualifikasian.   maka
                  diungkapkan:
                  (i)  jumlah       biaya    pinjaman     yang           √
                       dikapitalisasi selama periode berjalan;
                       dan
                  (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk           √




                                                                21
Page 22
                  menentukan jumlah biaya pinjaman
                  yang layak dikapitalisasi.
      (8)  persediaan yang dijaminkan. nama pihak             √       CALK 6. Hal 22
           yang menerima jaminan. dan alasan
           dijaminkan; dan
      (9) jenis    dan     nilai     persediaan      yang     √
           diasuransikan.      nilai      pertanggungan               CALK 6. Hal 22
           asuransi. dan risiko yang ditutup serta
           pendapat manajemen atas kecukupan
           pertanggungan asuransi. apabila tidak
           diasuransikan        wajib        diungkapkan
           alasannya.
b)    Khusus Industri Perhotelan
      Tambahan      pengungkapan         nilai    tercatat
      persediaan menurut klasifikasi yang harus
      diungkapkan antara lain:
      (1)     Makanan dan minuman;                                √
      (2)      Perlengkapan; dan                                  √
      (3)      Barang Dagangan.                                   √
c)    Khusus Industri Real Estat
      Tambahan pengungkapan antara lain:
      (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan
          menurut klasifikasi:
          (a) Tanah Matang;                                       √
          (b) Unit Bangunan; dan                                  √
           (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.                  √
      (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat                  √
           yang pengikatan jual belinya telah berlaku
           namun      penjualannya    belum     diakui.
           termasuk jumlah utang terkait yang akan
           dialihkan. bila ada.
d)    Tanah untuk Pengembangan
      Tambahan pengungkapan antara lain:
      (1) Lokasi. luas tanah. proses perizinan;                   √
      (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang                   √
          dikapitalisasi    ke     tanah      untuk
          pengembangan; dan
      (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan                   √
          utang.
e)    Khusus Industri Media
      Tambahan pengungkapan antara lain:
      (1) Materi program : lokal. impor (media                    √
          televisi);
      (2) Buku. kertas koran. barang pra cetak                    √
          (media cetak);
      (3) Barang promosi dan barter (media cetak);                √
          dan
      (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan                √
          industrinya.
f)    Khusus Industri Rumah Sakit

       Tambahan pengungkapan antara lain:
       (1) Obat-obatan;                                           √
       (2) Perlengkapan medis (disposable); dan                   √
       (3) Persediaan lainnya                                     √
g)   Khusus Industri Peternakan
     (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai
           tercatat menurut klasifikasi tertentu. seperti
           hewan ternak menjadi:
           (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual;                √
                 dan




                                                         22
Page 23
               (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.                      √
           (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
               Yang harus diungkapkan antara lain:
               (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat             √
                    menurut klasifikasi hewan ternak telah
                    menghasilkan dan hewan ternak belum
                    menghasilkan;
               (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir                    √
                    hewan ternak tiap kelompok selama
                    paling tidak 2 tahun terakhir;
               (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan                √
                    ternak telah menghasilkan;
               (d) Pendapat manajemen atas kecukupan                    √
                    jumlah penyisihan atau penghapusan
                    persediaan yang mati atau hilang;
               (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan.               √
                    nilai pertanggungan asuransi dan risiko
                    yang ditutup;
               (f) Jika tak ada asuransi untuk wabah                    √
                    penyakit. perlu dibuat cadangan
                    kematian atau metode penghapusan
                    langsung;
               (g) Pendapat manajemen atas kecukupan                    √
                    nilai pertanggungan asuransi; dan
               (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan               √
                    nama pihak yang menerima jaminan.
23)   Pajak Dibayar Di muka
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing           √       CALK 11a. Hal 27
           pajaknya; dan
      b)   uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang                  √
           diajukan dan statusnya.
24)   Biaya Dibayar Dimuka
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut            √       CALK 7. Hal 22-23
      jenis dan jumlah.
25)   Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang
      Dimiliki untuk Dijual
      Yang harus diungkapkanantara lain:
      (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau              √
            kelompok lepasan;
      (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan. atau                 √
            yang mengarah kepada pelepasan yang
            diharapkan. serta cara dan waktu pelepasan;
      (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan                      √
            pemulihan penurunan nilai;
      (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum               √
            dapat     direalisasikan    dalam     satu    tahun.
            diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat
            memperpanjang periode penyelesaian penjualan
            menjadi lebih dari satu tahun;
      (5) dalam hal dapat diterapkan. segmen yang                       √
            dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
            kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK
            yang berlaku; dan
      (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset             √
            yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
            dihentikan pengklasifikasiannya. diungkapkan:
            (a) nilai dari aset tersebut. yaitu nilai yang lebih
                   rendah antara:
                   i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum
                       aset      atau    kelompok       lepasan
                       diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
                       dijual. disesuaikan dengan penyusutan.



                                                               23
Page 24
                       amortisasi atau penilaian kembali yang
                       telah diakui apabila aset atau kelompok
                       lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
                       sebagai dimiliki untuk dijual; dan
                   ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal
                       keputusan untuk tidak menjual;
             (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah
                   kepada keputusan tersebut; dan
             (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk
                   periode tersebut dan periode sajian
                   sebelumnya.
26)   Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)    Rincian jenis. nama pihak berelasi. dan jumlah           √       CALK 24a. Hal 49-50
            piutang;
      b)    Alasan dan dasar pembentukan cadangan
            kerugian penurunan nilai serta penjelasan
            terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;                  √
      c)   Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. beban
           cadangan kerugian penurunan nilai secara
           individual dan kolektif. dan penghapusan piutang;             √
      d)   Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
           cadangan kerugian penurunan nilai; dan
      e)   Dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan                √
           dalam aset lancar. hal tersebut harus dibuktikan
           serta diungkapkan alasannya.                                  √

27)   Investasi pada Entitas Asosiasi
      Yang harusdiungkapkan antara lain:
      a) nama entitas asosiasi;                                          √
      b) Persentase kepemilikan dan penjelasan adanya                    √
          pengaruh signifikan. beserta alasannya;
      c)    Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam               √
          entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia;
      d)    ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi                √
          termasuk       jumlah    agregat   Aset.    Liabilitas.
          pendapatan. dan laba atau rugi;
      e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun                √
          Perusahaan memiliki lebih dari 20% (dua puluh
          perseratus) hak suara atau hak suara potensial
          investee secara langsung atau tidak langsung;
      f)   akhir periode pelaporan dari laporan keuangan                 √
          entitas asosiasi. ketika laporan keuangan tersebut
          digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan
          tanggal atau periode yang berbeda dengan
          Perusahaan. dan alasan menggunakan tanggal
          atau periode yang berbeda;
      g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan                √
          atas       kemampuan      entitas   asosiasi    untuk
          mentransfer dana kepada Perusahaan;
      h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan              √
          alasannya. apabila Perusahaan menghentikan
          pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi.
          baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
          maupun secara kumulatif;
      i)   bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi           √
          yang terjadi bersama-sama dengan investor lain;
      j)   liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor           √
          berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
          sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
      k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi.
          secara individual atau dalam kelompok. yang tidak



                                                                24
Page 25
          dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
          termasuk total Aset. total Liabilitas. Pendapatan.
          dan laba atau rugi.
28)   Khusus Industri Konstruksi Jaminan
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan
      yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta             √
      kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
      tersebut.
29)   Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam
      pengembangan
      Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan
      pembangunan HTI. yang disajikan sebagai berikut:
      a) Saldo awal;                                               √
      b) Penyisihan periode berjalan;                              √
      c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan;         √
          dan
      d) Saldo akhir.                                              √



30)   Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol
      Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus
      mengungkapkan hal-hal berikut:
      (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol;                     √
      (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya;               √
      (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode
           berjalan; dan                                           √
      (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam
           pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.                      √
31)   Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Untuk tanaman telah menghasilkan
         (1) Rincian       nilai  tercatat    dan   akumulasi
               penyusutan menurut jenis tanaman;                   √
         (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir
               tahun tanaman untuk setiap kelompok selama          √
               paling sedikit 2 tahun terakhir;
         (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam;            √
         (4) Nilai       tanaman       telah     menghasilkan
               berdasarkan area/lokasi penanaman;                  √
         (5) Perbandingan         saldo     tanaman     belum
               menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;         √
               dan
         (6) Tanaman yang dijaminkan.                              √
      b) Untuk tanaman belum menghasilkan
         (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai
               berikut :
               (a) Saldo awal
                    i.    Tambahan tahun berjalan                  √
                    ii. Biaya langsung                             √
               (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman. dan
                    rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar
                    biasa
                    i.    Pengurangan tahun berjalan
                    ii. Jumlah yang direklasifikasi ke             √
                          tanaman telah menghasilkan               √
               (c) Pengurangan lainnya
               (d) Saldo akhir;                                    √
         (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat /          √
               Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
               perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan            √



                                                              25
Page 26
                milik       perusahaan         (perkebunan
                rakyat/perkebunan plasma); dan
          (3)   Cadangan kerugian yang mungkin timbul
                pada plasma.                                       √
32)   Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi
      – Berumur Panjang
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan
          (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah              √
          menghasilkan;
      b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap       √
          kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir;
      c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah        √
          menghasilkan;
      d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan              √
          lokasi/area peternakan;
      e) Kondisi hewan ternak;                                     √
      f)  Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;          √
      g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan. nilai
          pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup;          √
      h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit. perlu
          dibuat    cadangan     kematian    atau    metode        √
          penghapusan langsung;
      i)  Nilai    cadangan     kematian    atau     metode        √
          penghapusan langsung. jika ada;
      j)  Pendapat manajemen atas kecukupan nilai                  √
          cadangan kematian. jika ada; dan
      k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama               √
          pihak yang menerima jaminan.




33)   Properti Investasi
      a) Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) model pengukuran setelah pengakuan awal
                  yang digunakan. model Nilai Wajar atau           √
                  model biaya;
           (2) metode dan asumsi signifikan yang
                  diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
                  dari Properti Investasi;                         √
           (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar
                  didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
                  berdasarkan faktor lain karena sifat properti    √
                  tersebut dan keterbatasan data pasar yang
                  dapat diperbandingkan;
           (4) nama Penilai. tanggal penilaian. dan
                  tanggal laporan penilaian terakhir;              √
           (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
                  (a) penghasilan      sewa    dari    Properti    √
                      Investasi;
                  (b) beban operasi langsung yang terjadi          √
                      baik dari Properti Investasi        yang
                      menghasilkan maupun yang tidak
                      menghasilkan        penghasilan    sewa
                      selama periode tersebut; dan
                  (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar
                      yang diakui dalam laba rugi atas
                      penjualan      Properti Investasi dari
                      sekelompok aset yang menggunakan             √
                      model biaya ke kelompok aset yang



                                                              26
Page 27
                menggunakan model Nilai Wajar;
      (6)   keberadaan dan jumlah pembatasan atas
            realisasi dari Properti Investasi   atau
            pembayaran      penghasilan   dan  hasil
            pelepasan; dan                                  √
      (7)   kewajiban kontraktual untuk membeli.
            membangun        atau     mengembangkan
            Properti Investasi atau untuk perbaikan.        √
            pemeliharaan atau peningkatan.




b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan
   model        Nilai Wajar.       selain pengungkapan
   sebagaimana         dimaksud     dalam    huruf   (a)
   ditambahkan pengungkapan antara lain:
      (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti
          Investasi pada awal dan akhir periode dengan
          menunjukkan penambahan. pengurangan.              √
          dan reklasifikasi;
      (2) suatu penilaian terhadap Properti Investasi
          disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
          pelaporan keuangan. maka Perusahaan harus
          mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian       √
          tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan
          yang dilaporkan dalam laporan keuangan.
          dengan menunjukkan secara terpisah:
             (a) jumlah agregat dari pengakuan
                    kewajiban     sewa     yang    telah
                    ditambahkan kembali; dan
             (b) penyesuaian signifikan lain.               √
             (c)
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan
   model biaya. selain pengungkapan sebagaimana             √
   dimaksud        dalam     huruf     a)   ditambahkan
   pengungkapan antara lain:
      b. umur manfaat;                                      √
      c. rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan             √
              akumulasi penyusutan Properti Investasi
              pada awal dan akhir periode dengan
              menunjukkan penambahan. pengurangan.
              dan reklasifikasi;
      d. jumlah penyusutan untuk masing-masing              √
              periode penyajian dan alokasi beban
              penyusutan;
      e. jumlah rugi penurunan nilai yang diakui. dan       √
              jumlah pemulihan rugi penurunan nilai.
              selama satu periode sesuai SAK yang
              berlaku;
      f. transfer ke dan dari persediaan dan properti       √
              yang digunakan sendiri; dan
      g. Nilai Wajar Properti Investasi.                    √
d)Khusus untuk Properti Investasi dalam proses
  pembangunan dan pengembangan. Yang harus
  diungkapkan antara lain:
       h. rincian Properti Investasi dalam proses           √
              pembangunan dan pengembangan;
       i. persentase jumlah tercatat terhadap nilai         √
              kontrak;
       j. estimasi saat penyelesaian;                       √




                                                       27
Page 28
             k. hambatan kelanjutan penyelesaian;                      √
             l. jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah            √
                    tercatat Properti Investasi dalam proses
                    pembangunan dan pengembangan; dan
             m. dalam hal          terdapat kapitalisasi biaya         √
                    pinjaman untuk properti investasi yang
                    memenuhi kriteria aset kualifikasian. maka
                    wajib diungkapkan:
                   (a) jumlah        biaya    pinjaman    yang
                        dikapitalisasi selama periode berjalan;
                        dan
                   (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
                        menentukan jumlah biaya pinjaman
                        yang layak dikapitalisasi.
34)   Aset Tetap
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan              √       CALK 8. Hal 23-24
          secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu
          aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa
          pembiayaan;
      b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi          √       CALK 8. Hal 23-24
          penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir
          periode dengan menunjukkan penambahan.
          pengurangan. dan reklasifikasi;
      c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode             √       CALK 8. Hal 23-24
          penyajian dan alokasi beban penyusutan;
      d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik           √
          yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada);
      e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset              √
          Tetap;
      f)  jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset
          Tetap yang mengalami penurunan nilai. hilang.                √
          atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi.
          apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada
          laporan laba rugi komprehensif;
      g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah
          revaluasian. yang harus diungkapkan:
          (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
          (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat
               Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk           √
               perhitungan pajak menggunakan jumlah                    √
               revaluasian;
          (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
               terakhir;
          (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan              √
               dalam mengestimasi Nilai Wajar aset;
          (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap                  √
               seandainya aset tersebut dicatat dengan model
               biaya; dan                                              √
          (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai.
               yang menunjukkan prubahan selama periode                √
               dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
               surplus kepada para pemegang saham.                     √
      h) Khusus untuk             Aset Tetap dalam proses
          pembangunan. yang harus diungkapkan antara
          lain:
          (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam
               pembangunan;
          (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai
               kontrak;                                                √
          (3) estimasi saat penyelesaian;
          (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada);             √
          (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah              √
               tercatat aset tetap dalam pembangunan; dan              √




                                                              28
Page 29
          (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman           √
               untuk aset yang memenuhi kriteria aset
               kualifikasian. maka wajib diungkapkan:
              (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
                      selama periode berjalan; dan
               (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk             √
                      menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                      layak dikapitalisasi.
      i)  Pengungkapan lainnya antara lain:                            √
          (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai
               sementara;
          (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap             √
               yang telah disusutkan penuh dan masih
               digunakan;
          (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan
               dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan        √
               sebagai tersedia untuk dijual;
          (4) dalam hal model biaya digunakan. Nilai Wajar
               Aset Tetap apabila berbeda secara material              √
               dari jumlah tercatat;
          (5) nilai buku. hasil penjualan neto. keuntungan
               (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
               pengakuannya;
          (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal
               dari hibah. agar diungkapkan jenis Aset. nilai          √
               tercatat. dan tanggal perolehan;
          (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau
               metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap;             √
          (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan
               terjadinya penurunan nilai atau pemulihan               √
               penurunan nilai;                                            CALK 8 Hal 25
          (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan.            √
               nama pihak yang menerima jaminan dan
               alasan penjaminan; dan                                      CALK 8 Hal 25
          (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan.      √
               nilai pertanggungan asuransi. dan risiko yang
               ditutup. serta pendapat manajemen atas
               kecukupan pertanggungan asuransi. apabila
               tidak     diasuransikan      agar   diungkapkan
               alasannya.
35)   Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak
      dan Gas Bumi
      (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu
      minyak dan gas bumi)
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      (1) Rincian aset menurut jenisnya. seperti; operated             √
           acreage. unoperated acreage. sumur dan
           peralatan serta fasilitas yang berhubungan.
           peralatan kantor. kendaraan. sumur dan peralatan
           serta fasilitas dalam pengerjaan;
      (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
            (a) Lokasi penambangan;                                    √
            (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;                 √
            (c) Penambahan        dan      Pengurangan    untuk        √
                 masing-masing lokasi penambangan; dan
            (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi                 √
                 penambangan

      (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut            √
          mengandung hak tagih kepada Regulator terkait.
          perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut
          dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.
36)   Aset Tak Berwujud
      Yang harus diungkapkan untuk setiap          jenis Aset
      Takberwujud antara lain:




                                                              29
Page 30
      a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi;        √
      b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke         √
         dalam pos laporan laba rugi komprehensif;
      c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi       √
         amortisasi Aset Tak berwujud pada awal dan akhir
         periode dengan menunjukkan penambahan.
         pengurangan. dan reklasifikasi;
      d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
         untuk aset yang memenuhi kriteria aset
         kualifikasian. maka harus diungkapkan:
         (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi          √
                selama periode berjalan; dan
         (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk            √
                menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                layak dikapitalisasi;
      e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang        √
         mendukung penentuan dan penilaiannya untuk
         Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur
         manfaat tidak terbatas;
      f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode
         amortisasi dari setiap Aset Tak berwujud yang
         material terhadap laporan keuangan Perusahaan;         √
      g) Aset Tak berwujud yang diperoleh melalui Hibah
         Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
         sesuai SAK yang berlaku. diungkapkan:
         (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-
                aset tersebut;                                  √
         (2) jumlah tercatatnya; dan                            √
         (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal        √
                dengan model biaya atau model revaluasi;
      h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tak berwujud
         yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat
         Aset Tak berwujud yang menjadi jaminan untuk           √
         Liabilitas;
      i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset         √
         Takberwujud;
      j) Aset Tak berwujud             disajikan pada jumlah
         revaluasian. diungkapkan:
         (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);     √
         (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
                terakhir;                                       √
         (3) jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang
                direvaluasi;                                    √
         (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan
                dalam mengestimasi Nilai Wajar aset;
         (5) jumlah tercatat         untuk setiap   Aset Tak    √
                berwujud seandainya Aset tersebut dicatat
                dengan model biaya; dan
         (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai.       √
                yang menunjukkan perubahan selama
                periode      dan      pembatasan-pembatasan
                distribusi saldo surplus kepada para
                pemegang saham.
37)   Khusus Industri Gas       dan   Minyak    Bumi    dan
      Pertambangan umum
       a)   Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
            Hidup    Tangguhan/Penyisihan       Liabilitas
            Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
            Hidup Tangguhan
            Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang



                                                           30
Page 31
     memuat penjelasan tentang :
     (1) Saldo awal;                                     √
     (2) Penambahan dan pengurangan;                     √
     (3) Saldo akhir.                                    √
b)   Aset Eksplorasi dan Evaluasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1) Rincian biaya perolehan aset eksplorasi         √
          dan evaluasi per area of interest yang
          mencakup saldo awal. penambahan dan
          pengurangan. dan saldo akhir; dan
     (2) Jumlah aset. liabilitas. penghasilan dan
          beban. arus kas operasi. dan arus kas          √
          investasi yang timbul dari eksplorasi dan
          evaluasi pertambangan.
c)   Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:
     pengupasan tanah tambang.
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
          (a) Metode          pembebanan       biaya     √
                pengupasan tanah. dan
          (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata         √
                Tanah Penutup.
     (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang              √
          Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
          pengupasan awal. (2) biaya pengupasan
          lanjutan dengan penjelasan mengenai
          perbedaan antara rasio aktual tanah
          menutup terhadap rasio rata-ratanya;
     (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah            √
          Penutup (bila ada);
     (4) Biaya       Pengupasan       Tanah    yang
          Ditangguhkan dimana terjadi penundaan
          masa produksi. meliputi penjelasan :
          (a) Alasan terjadinya penundaan;               √
          (b) Amortisasi belum diperhitungkan            √
                karena belum dimulainya produksi.
                dan
          (c) Jumlah penurunan (write down)              √
                akibat dilakukannya evaluasi (jika
                ada).    terhadap      biaya   yang
                ditangguhkan tersebut. serta metode
                dan      asumsi      utama     yang
                dipergunakan dalam menghitung
                penurunan nilai tersebut.
d)   Biaya Pengembangan Tangguhan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
         Tangguhan selama tahun berjalan dengan
         menunjukkan:
         (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan;         √
         (b) Saldo awal;                                 √
         (c) Penambahan/pengurangan;                     √
         (d) Amortisasi. dan                             √
         (e) Saldo akhir.                                √
     (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan
         atas kegiatan pengembangan yang masih
         berjalan;
     (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya    √
         eksplorasi dan pengembangan tangguhan
         yang menurut penelaahan manajemen tidak
         dapat dipulihkan;                               √



                                                    31
Page 32
                 (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan
                     yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
                     masa produksi. meliputi penjelasan:
                     (a) Alasan terjadinya penundaan;                        √
                     (b) Amortisasi         belum      diperhitungkan        √
                            karena belum dinilainya produksi; dan
                     (c) Jumlah penurunan (write down) akibat                √
                            dilakukannya      evaluasi    bila   ada.
                            terhadap biaya yang ditangguhkan
                            tersebut. serta metode dan asumsi
                            utama yang dipergunakan dalam
                            menghitung penurunan nilai tersebut.
                 (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of                √
                     Interest. maka harus diungkapkan rincian dari
                     Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
                     tiap-tiap Area of Interest.
b.        Liabilitas
     1)   Utang Usaha
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak             √       CALK 9. Hal 25 sampai 27
              ketiga dan pihak berelasi;
          b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan                   √
                                                                                 CALK 9. Hal 25 sampai 27
          c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan
              menunjuk pos-pos yang berhubungan.                             √
     2)   Provisi
          a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi                √
              jangka pendek dan provisi jangka panjang.
          b) Yang harus diungkapkan antara lain:                             √
              (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode;
              (2) provisi        tambahan        dalam      periode          √
                     bersangkutan;                                           √
              (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada
                     provisi selama periode bersangkutan;                    √
              (4) jumlah yang dibatalkan selama periode
                     bersangkutan atas jumlah yang belum                     √
                     digunakan;
              (5) peningkatan           selama      periode   yang
                     bersangkutan. dalam nilai kini. yang terjadi            √
                     karena berlalunya waktu dan dampak dari
                     setiap perubahan tingkat diskonto;
              (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan
                     perkiraan saat      terjadinya     arus keluar          √
                     sumber daya ekonomi;
              (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah
                     arus keluar sebagaimana dimaksud dalam                  √
                     angka(6). Dalam hal diperlukan. Perusahaan
                     mengungkapkan        asumsi     utama    yang
                     mendasari prakiraan peristiwa masa depan;
                     dan
              (8) jumlah estimasi penggantian yang akan
                     diterima dengan menyebutkan jumlah Aset                 √
                     yang telah diakui untuk estimasi penggantian
                     tersebut.

     3)   Beban akrual
          Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah            √       CALK 10. Hal 27
          dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo.
     4)   Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan                    √
          b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.                  √
     5)   Utang Repo
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang                     √



                                                                    32
Page 33
             dijual Perusahaan pada transaksi repo;
      b)     Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan            √
             penjualan kembali Efek.
6)    Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada
      Pelanggan
      Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
      liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
      penjelasan tagihan tersebut. juga harus dirinci dalam
      bentuk tabel
      yaitu :
        a) biaya kontrak yang terjadi;                               √
        b) laba yang diakui;                                         √
        c) kerugian yang dialami; dan                                √
        d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).                    √
7)    Khusus Industri Perbankan
      a) Simpanan Nasabah
            Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap
            jenis simpanan yang mengungkapkan:
            (1) Rincian berdasarkan mata uang. dan jangka            √
                   waktu;
            (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak            √
                   berelasi dan pihak ketiga;
            (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;              √
            (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk          √
                   sertifikat deposito;
            (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan              √
                   statusnya. misalnya diblokir atau dijaminkan;
                   dan
            (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik          √
                   rekening giro.
     b)     Simpanan dari Bank Lain
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan            √
                   jangka waktu;
            (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak            √
                   berelasi dan pihak ketiga;
            (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;              √
            (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk          √
                   sertifikat deposito; dan
            (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan              √
                   jenis dan statusnya. misalnya diblokir atau
                   dijaminkan.
8)      Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
        a)     Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
               Yang harus diungkapkan antara lain :
               (1) Rincian berdasarkan program asuransi;             √
               (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;          √
               (3) Rincian berdasarkan mata uang;                    √
               (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris;            √
                     dan
               (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir           √
                     periode yang memperlihatkan penambahan
                     dan pengurangan.
        b)     Utang Klaim
               Yang harus diungkapkan antara lain:
               (1) Pemisahan antara utang klaim kepada               √
                     pihak berelasi dan pihak ketiga;
               (2) Jumlah         utang     klaim     berdasarkan    √
                     tertanggung;
               (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi;        √
                     dan
               (4) Jumlah utang menurut mata uang.                   √
        c)     Estimasi Klaim Retensi Sendiri
               Yang harus diungkapkan antara lain:
               (1) Jumlah menurut jenis asuransi;                    √




                                                                33
Page 34
            (2)   Jumlah menurut tertanggung;                        √
            (3)   Jumlah menurut mata uang; dan                      √
            (4)   Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi           √
                  namun belum dilaporkan.
      d)    Premi yang belum merupakan Pendapatan
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Jumlah menurut program asuransi;                     √
            (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan;                  √
            (3) Pemisahan antara premi yang belum                    √
                  merupakan pendapatan kepada pihak
                  berelasi dan pihak ketiga;
            (4) Metode perhitungan yang digunakan; dan               √
            (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir              √
                  periode yang memperlihatkan penambahan
                  dan pengurangan.
      e)    Utang Koasuransi (rewrite)
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Pemisahan antara utang klaim kepada                  √
                  pihak berelasi dan pihak ketiga;
            (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;                      √
            (3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan                  √
            (4) Jumlah menurut umur utang.                           √
      f)    Utang Reasuransi
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Pemisahan antara utang klaim kepada                  √
                  pihak berelasi dan pihak ketiga;
            (2) Jumlah berdasarkan reasuradur;                       √
            (3) Jumlah menurut jenis mata uang;                      √
            (4) Jumlah menurut umur utang; dan                       √
            (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang            √
                  disalinghapuskan.
      g)    Utang Komisi
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan                   √
                  asuradur;
            (2) Jumlah menurut jenis mata uang; dan                  √
            (3) Jumlah menurut jenis asuransi.                       √
      h)    Titipan Premi
            Yang harus diungkapkan antara lain rincian               √
            menurut jenis asuransi.
      i)    Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum
            Dibagikan
            Yang harus diungkapkan:
            (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat                    √
                  pemegang saham;
            (2) Dasar perhitungan; dan                               √
            (3) Saldo menurut usia.                                  √
9)    Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
      Yang harus diungkapkan antara lain          jenis   dan        √
      jumlahnya.
10)   Utang Pajak
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jenis dan jumlahnya; dan                                √       CALK 11a. Hal 27
      b) informasi mengenai ketetapan pajak.                     √       CALK 11e. Hal 29
11)   Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak
      Piutang
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak          √
          piutang dengan recourse; dan
      b) Jumlah beban tangguhan. piutang retensi anjak               √
          piutang. dan jatuh tempo serta ikatan penting
          lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12)   Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak



                                                            34
Page 35
      Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka
      kontrak yang diterima.                                             √
13)   Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
      Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas
      liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan           √       CALK 13. Hal 35
      utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang
      sebagaimana diatur dalam Checklist ini.
14)   Liabilitas Keuangan Lainnya
       a)      Yang harus diungkapkan antara lain:
               (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan                √
                     lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan
                     lainnya yang bersifat jangka pendek dan
                     jangka panjang;
               (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai
                     klasifikasi yang dipisahkan antara pihak            √
                     ketiga dan pihak berelasi;
               (3) Yang harus diungkapkan antara lain:
                     (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk        √
                           setiap kategori;
                     (b) laba atau rugi neto pada setiap                 √
                           liabilitas keuangan; dan
                     (c) kejadian penting lainnya antara lain            √
                           kepatuhan        Perusahaan     dalam
                           memenuhi persyaratan dan kondisi
                           utang (misalnya restrukturisasi utang
                           dan kondisi default).
        b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
               Yang harus diungkapkan antara lain :
               (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan              √
                  persyaratan dan penyelesaian utang;
               (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang
                  dan dampak pajak penghasilan yang terkait;             √
               (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas
                  pengalihan aset yang diakui selama periode
                  tersebut; dan                                          √
                 (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkann
                    dalam nilai tercatat utang yang telah
                    direstrukturisasi.                                   √
15)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
      Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
      Tahun
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan               √
      jumlahnya.
16)   Khusus Industri Pertambangan Umum
      Bagian     Penyisihan  untuk    Pengelolaan      dan
      Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
      dalam Satu Tahun
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan               √
      jumlahnya.
17)   Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
      dimiliki untuk dijual.
      Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait              √
      aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual
      sesuai dengan dan dapat digabung dengan
      pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan
      yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
      Liabilitas Jangka Panjang
18)   Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
      Yang Harus diungkapkan antara lain :
      a)   rincian nama pihak berelasi. jenis. dan jumlah            √       CALK 24. Hal 49 sampai 52
            utang;
      b)   jumlah utang menurut mata uang; dan                       √       CALK 24. Hal 49 sampai 52



                                                                35
Page 36
      c)    jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos           √
             yang berhubungan.
19)   Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka
      Panjang
      Yang Harus diungkapkan antara lain:
      a)   rincian jumlah utang berdasarkan nama
           bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang;            √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
      b)   kisaran suku bunga kontraktual selama periode
           pelaporan;                                            √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
      c)   tanggal jatuh tempo;                                  √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
      d)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
           waktu 12 (dua belas) bulan;                           √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
      e)   penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang
           diperoleh.     termasuk   jumlah     dan    tujuan    √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
           perolehannya;
      f)   pembayaran yang dilakukan pada periode                √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
           berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman;
      g)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
           Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan             √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
           kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
           kondisi default);
      h)   jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-           √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
           pos yang berhubungan;
      i)   persyaratan lain yang penting. seperti adanya         √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
           pembatasan pembagian dividen. pembatasan
           rasio tertentu. dan/atau pembatasan perolehan
           utang baru; dan
      j)   pengungkapan informasi sehubungan dengan
           liabilitas berbunga jangka panjang yang akan
           jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas)
           bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
           tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas
           jangka panjang. antara lain adalah:
           (1) nama       bank/lembaga     keuangan       dan
                jumlahnya; dan                                       √
           (2) ringkasan perjanjian lama dan baru. yang
                meliputi tanggal kesepakatan. jangka waktu       √       CALK 13. Hal 35 sampai 44
                pinjaman. tanggal jatuh tempo. dan
                persyaratan penting.
20)   Utang Sewa Pembiayaan
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)   jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok      √       CALK 12. Hal 31 sampai 34
           aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
           laporan posisi keuangan;
      b)   rekonsiliasi antara total pembayaran sewa                     Seluruh     kewajiban  sewa
           minimum di masa depan pada tanggal laporan                    pembiayaan     sudah   jatuh
           posisi keuangan. dengan nilai kininya. Selain itu             tempo.    dan    belum   ada
           wajib mengungkapkan total pembayaran sewa                     restrukturisasi atas jadual
           minimum di masa depan pada tanggal laporan                    angsuran.
           posisi keuangan. dan nilai kininya. untuk setiap
           periode berikut:
            (1) sampai dengan satu tahun;                            √
            (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun;         √
                  dan
            (3) lebih dari 5 (lima)tahun.                            √
      c)   pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai             √
           beban pada periode tersebut;
      d)   total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease)           √
           masa depan yang diperkirakan akan diterima dari
           kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan



                                                            36
Page 37
           (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan
           posisi keuangan;
      e)   keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan           √
           beserta amortisasinya sehubungan dengan
           transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale
           and leaseback); dan
      f)   penjelasan umum isi perjanjian sewa yang
           material. antara lain:
           (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;            √
           (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan      √
               dengan opsi perpanjangan atau pembelian
               dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
           (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan            √
               dalam perjanjian sewa.
21)   Khusus Industri Perbankan
      a)   Surat Berharga yang Diterbitkan
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan        √
                jangka waktu;
           (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi        √
                dan pihak ketiga;
           (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;          √
           (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan           √
                perusahaan pemeringkat;
           (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;           √
           (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal       √
                kesepakatan. jangka waktu perjanjian.
                tanggal jatuh tempo. kewajiban yang harus
                dipenuhi. dan persyaratan penting lainnya
                (Debt Covenance);
           (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan             √
                Debt Covenanceatas surat berharga yang
                diterbitkan.
      b)   Pinjaman Diterima
           Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Rincian berdasarkan pihak. jenis. dan           √
                  mata uang;
            (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi       √
                  dan pihak ketiga;
            (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi              √
                  tanggal kesepakatan. jangka waktu
                  perjanjian. tingkat bunga. tanggal jatuh
                  tempo. nilai Aset bank yang dijaminkan.
                  dan persyaratan penting lainnya(debt
                  covenance);
            (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan            √
                  debt covenance;
            (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas       √
                  pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
                  dengan tingkat imbalan yang lebih rendah
                  dari tingkat bunga pasar maka manajemen
                  mengungkapkan        mengenai    fasilitas
                  tersebut dan dampaknya terhadap laba
                  bersih.
      c)   Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan        √
                  kolektibilitas;
           (2)    Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi     √
                  dan pihak ketiga;



                                                           37
Page 38
            (3)    Jumlah penyisihan penurunan nilai dan               √
                   mutasi selama periode berjalan;
            (4)    Ketentuan minimum penyisihan penurunan              √
                   nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI
                   dan posisi penyisihan penghapusan bank
                   pada saat periode pelaporan; dan
            (5)    Pendapat manajemen akan kecukupan                   √
                   jumlah     penyisihan  penurunan     nilai
                   komitmen dan kontinjensi.
22)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
      Hidup Tangguhan
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan
           dengan menunjukkan:
          (1) Saldo awal;                                              √
          (2) Penyisihan yang dibentuk;                                √
          (3) Pengeluaran yang terjadi; dan                            √
          (4) Saldo akhir.                                             √
      b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang                 √
           sedang berjalan;
      c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan                √
           liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
           dalam standar akuntansi keuangan;
      d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya                 √
           yang sifatnya material. misalnya beban penutupan
           tambang. maka perusahaan dapat menyajikannya
           dalam pos yang terpisah;
      e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
          (1) Saldo awal;                                              √
          (2) Penambahan dan Pengurangan ;                             √
          (3) Saldo akhir.                                             √
23)   Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
      a) imbalan Pasti
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) gambaran umum mengenai jenis program.                √       CALK 14. Hal 44
          (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini
                  kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
                  secara terpisah. pengaruhnya selama periode
                  berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
                  (a) biaya jasa kini;                             √       CALK 14. Hal 44
                  (b) biaya bunga;                                 √       CALK 14. Hal 44
                  (c) iuran oleh peserta program;                      √
                  (d) keuntungan dan kerugian aktuarial;           √       CALK 14. Hal 44
                  (e) perubahan kurs mata uang asing pada              √
                        program yang diukur dengan mata
                        uang yang berbeda dengan mata uang
                        penyajian;
                  (f) imbalan yang dibayarkan;                     √       CALK 14. Hal 44
                  (g) biaya jasa lalu;                             √
                  (h) kombinasi bisnis;                                √
                  (i) curtailment; dan                                 √
                  (j) penyelesaian.                                    √

          (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap
              jumlah yang dihasilkan dari program yang                 √
              seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang
              dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
              sebagian didanai;
          (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai



                                                              38
Page 39
    Wajar aset program serta saldo awal dan
    akhir dari setiap hak penggantian yang diakui
    sebagai        Aset sesuai dengan SAK
    menunjukkan secara terpisah. dampak
    selama periode yang dapat diatribusikan
    pada setiap:
    (a) hasil yang diharapkan dari aset                    √
           program;
    (b) keuntungan dan kerugian aktuarial;                 √
    (c) perubahan kurs mata uang asing                     √
           pada program yang diukur dengan
           mata uang yang berbeda dengan mata
           uang penyajian;
    (d) iuran oleh pemberi pekerja;                        √
    (e) iuran oleh peserta program;                        √
    (f) imbalan yang dibayarkan;                           √
    (g) kombinasi bisnis; dan                              √
    (h) penyelesaian;                                      √
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti
    sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan
    Nilai Wajar aset program          sebagaimana
    dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan
    Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi
    keuangan. paling kurang mengungkapkan:
    (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto
           yang tidak diakui dalam laporan posisi      √       CALK 14. Hal 44
           keuangan;
    (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam        √       CALK 14. Hal 44
           laporan posisi keuangan;
    (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai        √       CALK 14. Hal 44
           Aset. dikarenakan oleh batasan dalam
           SAK;
    (d) Nilai Wajar           pada akhir periode       √       CALK 14. Hal 44
           pelaporan dari setiap hak penggantian
           yang diakui sebagai         Aset sesuai
           dengan SAK; dan                                     CALK 14. Hal 44
    (e) jumlah lainnya yang diakui dalam               √
           laporan posisi keuangan;

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk
     setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana
     hal tersebut termasuk:
     (a) biaya jasa kini;                              √       CALK 14. Hal 44
     (b) biaya bunga;                                  √       CALK 14. Hal 44
     (c) hasil yang diharapkan dari aset                   √
            program;
     (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak             √
            penggantian yang diakui sebagai Aset
            sesuai dengan SAK;
     (e) keuntungan dan kerugian aktuarial. jika           √
            Perusahaan memilih metode koridor
            10% (sepuluh per seratus);
     (f) biaya jasa lalu;                                  √
     (g) dampak dari curtailment terutama                  √
            terkait dengan penyelesaiannya; dan
     (h) dampak dari batasan dalam SAK;                    √
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan
     komprehensif lain yang akan diakui segera
     dalam saldo laba. meliputi:
     (a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan            √




                                                  39
Page 40
      (b) dampak dari batasan dalam SAK;                   √
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan
      kerugian aktuarial yang diakui pada                  √
      pendapatan komprehensif lain. dalam hal
      Perusahaan mengakui keuntungan dan
      kerugian dalam pendapatan komprehensif
      lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama           √
      yang merupakan Nilai Wajar total aset
      program. untuk setiap kategori utama dari
      aset program. yang mencakup. namun tidak
      terbatas pada. instrumen ekuitas. instrumen
      utang. properti. dan seluruh aset lain;
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset
      program untuk:
      (a) setiap kategori instrumen keuangan               √
             milik Perusahaan; dan
      (b) setiap properti atau Aset lain yang              √
             digunakan oleh Perusahaan;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk
      menentukan tingkat pengembalian yang                 √
      diharapkan atas Aset secara keseluruhan.
      termasuk dampak kategori utama dari aset
      program;
(12) imbal hasil aktual atas aset program. serta           √
      imbal hasil aktual atas setiap hak
      penggantian yang diakui sebagai Aset;

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan
     sampai pada akhir periode pelaporan dan
     diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan
     tidak hanya sebagai marjin antara persentase
     dan variabel lainnya. termasuk:
     (a) tingkat diskonto;                             √       CALK 14. Hal 45
     (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan               √
           atas setiap aset program untuk periode
           yang      disajikan     dalam    laporan
           keuangan;
     (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan           √       CALK 14. Hal 45
           untuk periode yang disajikan dalam
           laporan keuangan pada setiap hak
           penggantian yang diakui sebagai Aset;
     (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan         √       CALK 14. Hal 45
           (dan perubahan dalam indeks atau
           variabel tertentu lainnya dalam masa
           program formal atau konstruktif sebagai
           dasar untuk kenaikan imbalan masa
           depan);
     (e) tingkat tren biaya kesehatan; dan                 √
     (f) asumsi material lain yang digunakan               √
           dalam aktuaria;
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu
     angka persentase dalam tingkat tren biaya
     kesehatan yang diasumsikan pada:
     (a) biaya jasa kini agregat dan komponen              √
           biaya bunga dari biaya kesehatan
           pascakerja periodik neto; dan
     (b) akumulasi           kewajiban     imbalan         √
           pascakerja untuk biaya kesehatan.
     (c) Dalam hal          program    dioperasikan        √




                                                  40
Page 41
               dalam lingkungan inflasi yang tinggi.
               wajib           diungkapkan          dampak
               persentase kenaikan atau penurunan
               tingkat tren biaya kesehatan yang
               diasumsikan dari makna yang serupa
               dengan satu angka persentase dalam
               lingkungan inflasi yang rendah.
   (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode
         empat tahun sebelumnya dari:
         (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti. Nilai          √
               Wajar aset program dan surplus atau
               defisit pada program; dan
         (b) penyesuaian yang timbul pada:
               (i) liabilitas      program       dinyatakan     √
                    sebagai jumlah atau persentase dari
                    liabilitas program pada akhir periode
                    pelaporan; dan
               (ii) aset program dinyatakan sebagai             √
                    jumlah atau persentase dari aset
                    program       pada     akhir     periode
                    pelaporan;
   (16) estimasi terbaik pemberi kerja. segera setelah          √
         dapat ditentukan secara andal. dari iuran
         yang diharapkan akan dibayar dalam program
         selama periode tahunan dimulai setelah
         periode pelaporan;
   (17) khusus untuk program imbalan pasti yang
         membagi risiko antar entitas sepengendali.
         wajib diungkapkan sebagai berikut:
         (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan              √
               tertulis untuk pembebanan biaya
               imbalan pasti neto atau bukti bahwa
               tidak ada kebijakan seperti itu;
         (b) dalam hal Perusahaan mencatat
               alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai
               SAK.              maka          Perusahaan
               mengungkapkan:
               (i) informasi       yang     memungkinkan        √
                     pengguna laporan keuangan untuk
                     mengevaluasi        sifat      program
                     imbalan      pasti    dan      dampak
                     keuangan atas perubahan program
                     selama periode tersebut;
               (ii) pengungkapan gambaran umum                  √
                     jenis program sesuai dengan huruf
                     a) butir (1) mencakup penjelasan
                     praktik informal yang menimbulkan
                     kewajiban konstruktif termasuk
                     dalam       pengukuran       kewajiban
                     imbalan pasti; dan
               (iii) jika Perusahaan mencatat iuran             √
                     yang terutang untuk periode sesuai
                     SAK informasi tentang program
                     secara keseluruhan disyaratkan
                     sesuai dengan butir (1). butir (2).
                     butir (3). butir (4). butir (9). butir
                     (13). butir (14). dan butir (16) serta
                     butir ii.
b) Iuran Pasti                                                  √
     Perusahaan yang menyelenggarakan program




                                                           41
Page 42
           iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang
           diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
      c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
           Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan       √
           jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.
      d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
           Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) iuran program dan jumlah pesangon                 √
               pemutusan kontrak kerja; dan
          (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika    √
               ada).



24)   Utang Obligasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   rincian mengenai jenis. nilai nominal dan nilai      √
           tercatat dalam rupiah dan mata uang asing.
           tanggal jatuh tempo. jadwal pembayaran bunga.
           suku bunga. bursa tempat obligasi dicatatkan.
           dan tujuan penerbitannya;
      b)   peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat            √
           Efek;
      c)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu      √
           12 (dua belas) bulan;
      d)   nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan        √
           Perusahaan;
      e)   jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan       √
           utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
           yang berhubungan. jika ada;
      f)   pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak         √
           Perwaliamanatan;
      g)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan       √
           Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
           kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
           kondisi default); dan
      h)   persyaratan penting lainnya.                         √
25)   Sukuk
      a)   Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk                √
           berdasarkan akad syariah yang digunakan.
      b)   Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
           (1) uraian tentang persyaratan utama dalam
              penerbitan Sukuk. termasuk:
                 (a) ringkasan akad syariah dan skema           √
                      transaksisyariah yang digunakan;
                 (b) Aset. manfaat. atau aktivitas yang         √
                      mendasari;
                 (c) nilai nominal;                             √
                 (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);      √
                 (e) prinsip pembagian hasil usaha. dasar       √
                      bagi hasil. dan besaran nisbah bagi
                      hasil (untuk Sukuk mudharabah);
                 (f) rencana      jadwal    dan   tata cara     √
                      pembagian       dan/atau pembayaran
                      imbalan atau bagi hasil;
                 (g) jangka waktu;                              √
                 (h) tujuan penerbitannya; dan                  √
                 (i) persyaratan penting lain;                  √
           (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat        √
                Efek;
           (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan;                   √
           (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam        √
                waktu 12 (dua belas) bulan;
           (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha           √
                dengan Perusahaan;




                                                           42
Page 43
                (6) jaminan    dengan menunjuk pos-pos yang           √
                    berhubungan (jika ada);
                (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam              √
                    Kontrak Perwaliamanatan; dan
                (8) kejadian penting lainnya antara       lain        √
                    kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
                    dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
                    Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan
                    kondisi default).
     26)   Utang Subordinasi
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           a) nama kreditur. sifat ikatan. jangka waktu. jenis        √
                mata uang. dan kisaran suku bunga kontraktual
                selama periode pelaporan
           b) tujuan perolehannya;                                    √
           c)   persyaratan terkait dengan pelunasan utang            √
                subordinasi;
           d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan          √
                Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
                kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
                kondisi default);
           e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak            √
                Perwaliamanatan; dan
           f)   persyaratan penting lainnya.                          √
     27)   Obligasi Konversi
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           a)   rincian mengenai jenis. nilai nominal dan nilai       √
                tercatat. tanggal jatuh tempo. jadwal pembayaran
                bunga. suku bunga. bursa tempat obligasi
                konversi dicatatkan. dan tujuan penerbitannya;
           b)   periode konversi dan persyaratan konversi. antara     √
                lain meliputi rasio konversi. harga pelaksanaan.
                hak konversi sebelum jatuh tempo serta
                persyaratannya. dan penalti;
           c)   dampak       dilusi    apabila    seluruh obligasi    √
                dikonversikan. dengan memperhatikan tingkat
                konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)
                yang paling menguntungkan dari sudut pandang
                pemegang obligasi konversi;
           d)   jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan          √
                dampak dilusinya;
           e)   peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat             √
                Efek;
           f)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu       √
                12 (dua belas) bulan;
           g)   nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan         √
                Perusahaan;
           h)   jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan        √
                utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
                yang berhubungan (jika ada);
           i)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan        √
                Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
                kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
                kondisi default);
           j)   dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi             √
                konversi tanpa melalui penawaran umum. wajib
                diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
           k)   komponen Liabilitas dari obligasi konversi;           √
           l)   keberadaan fitur derivatif melekat; dan               √
           m) persyaratan penting lainnya                             √
c.         Ekuitas
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
           entitas induk
     1)    Modal Saham



                                                                 43
Page 44
     Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)   Bagi setiap jenis saham. antara lain:
           (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada           √
                awal dan akhir periode;
           (2) Hak. keistimewaan. dan pembatasan yang               √
                melekat pada setiap jenis saham. termasuk
                pembatasan atas dividen dan pembayaran
                kembali atas modal; dan
           (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan              √
                dengan hak opsi dan kontrak penjualan
                saham. termasuk jumlah dan persyaratan;
      b)   Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos          √
           cadangan dalam ekuitas;
      c)   Susunan      pemegang       saham         dengan
           mengungkapkan jumlah lembar saham dan
           persentase kepemilikan. yaitu:
          (1) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima             √       CALK 15. Hal 45
                perseratus) atau lebih;
          (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki         √       CALK 24 Hal 50
                saham; dan
          (3) Pemegang saham lainnya;                           √       CALK 15. Hal 45 - 46
      d)   Dalam hal terjadi perubahan modal saham
           dalam periode berjalan:
          (1) Keputusan yang berhubungan dengan
                perubahan modal saham tersebut. seperti
                pengesahan Menteri Hukum dan            Hak     √       CALK 15 dan 1a. Hal 46 dan 6
                Asasi Manusia.        persetujuan dan/atau
                pemberitahuan Menteri terkait.           dan
                keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
                (RUPS);
          (2) Sumber peningkatan modal saham. antara                √
                lain dari kapitalisasi agio.     saldo laba.
                penerbitan saham baru dari Penawaran
                Umum dengan dan/atau tanpa Hak
                Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue
                dan private placement). pelaksanaan
                waran. serta konversi obligasi; dan
          (3) Tujuan perubahan modal saham. antara              √       CALK 15 dan 1. Hal 46 dan 6
                lain dalam rangka ekspansi. penyelesaian
                pinjaman. atau pemenuhan kecukupan
                modal;
      e)   Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan
           yang dicatatkan di Bursa Efek. agar disebutkan
           jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak              √
           dicatatkan pada Bursa Efek.
2)   Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Rincian jumlah tambahan modal disetor;                      √
     b) Uraian sumber agio saham;                                   √
     c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan                √
        penerbitan Efek ekuitas;
     d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas            √
        modal disetor;
     e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal               √
        disetor lainnya;
     f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan
        entitas sepengendali. antara lain:
        (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau                √
              bisnis yang berkombinasi;
        (2) Penjelasan           mengenai       hubungan            √



                                                           44
Page 45
               sepengendali         dari entitas-entitas yang
               bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut
               tidak bersifat sementara;
         (3)   Tanggal efektif transaksi;                          √
         (4)   Operasi atau kegiatan bisnis yang telah             √
               diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
               kombinasi bisnis tersebut;
         (5)   Kepemilikan entitas atau bisnis yang                √
               dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
               yang terjadi;
         (6)   Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau      √
               dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
               tersebut dengan jumlah imbalan yang
               diserahkan atau diterima; dan                       √
         (7)   Penyajian kembali laporan keuangan yang
               memberikan informasi antara lain:
               (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan           √
                      yang telah dilaporkan sebelumnya
                      untuk periode yang disajikan kembali;
               (b) Ikhtisar jumlah         tercatat Aset dan       √
                      Liabilitas    entitas atau bisnis yang
                      dikombinasikan;
               (c) Dampak            penyesuaian      kebijakan    √
                      akuntansi; dan
               (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan           √
                      setelah disajikan kembali.
3)   Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa
          hilangnya Pengendalian yang meliputi:
         (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase              √
               kepemilikan;
         (2) Nama entitas anak; dan                                √
         (3) Nama pihak yang bertransaksi;                         √
     b) Perhitungan       selisih    transaksi   perubahan         √
          kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian; dan
     c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan
          investasi pada saat hilangnya Pengendalian.              √
4)   Saham Treasuri
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   Latar     belakang pembelian kembali saham.              √
          pelepasan. atau pengurangan modal disetor;
     b)   Tanggal atau periode perolehan serta jumlah              √
          lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh;
     c)   Tanggal dan jumlah saham treasuri yang                   √
          digunakan sebagai pengurangan modal disetor;
     d)   Tanggal dan jumlah saham treasuri yang                   √
          dilepaskan kembali serta selisih antara harga
          perolehan dengan harga pelepasan saham
          treasuri; dan
     e)   Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham                  √
          treasuri.
5)   Saldo Laba
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu          √
          (jika ada);
     b)   Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan           √
          dan persetujuan RUPS yang terkait; dan
     c)   Saldo laba yang ditentukan penggunaannya. sifat.         √
          dan tujuan setiap pos cadangan.



                                                              45
Page 46
     6)   Waran
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-                √
             masing waran;
          b) dasar penentuan Nilai Wajar waran;                            √
          c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan                 √
             (kadaluwarsa);
          d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta               √
             dampak dilusinya; dan
          e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.           √
     7)   Pendapatan Komprehensif Lainnya
          Yang harus diungkapkan antara lain           keterangan          √
          mengenai perubahan       masing-masing        komponen
          pendapatan komprehensif lainnya.
     8)   Kepentingan Nonpengendali
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian                √
          pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-
          masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan
          secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.



d.        Laba Rugi Komprehensif
     1)   Pendapatan
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan
              yang diakui selama periode. termasuk pendapatan
              yang berasal dari:
              (1) Penjualan barang;                                    √       CALK 16. Hal 46
              (2) Penjualan jasa;                                          √
              (3) Bunga;                                                   √
              (4) Royalti; dan/atau                                        √
              (5) Dividen;                                                 √
              diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak
              berelasi dan pihak ketiga;
          b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama;           √       CALK 16. Hal 46
          c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan             √       CALK 16. Hal 46
              yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari
              pendapatan;
          d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran
                                                                           √
              barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
              kategori signifikan dari pendapatan (jika ada). yang
              diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi
              dan pihak ketiga;
          e) Khusus untuk kontrak konstruksi. diungkapkan
              antara lain:
              (1) Pendapatan kontrak konstruksi:
                    (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui
                                                                           √
                           sebagai pendapatan dalam periode
                           berjalan;
                    (b) Metode         yang    digunakan      untuk
                                                                           √
                           menentukan pendapatan kontrak yang
                           diakui dalam periode berjalan; dan
                    (c) Metode         yang    digunakan      untuk
                                                                           √
                           menentukan       tahap     penyelesaian
                           kontrak;
              (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada
                   tanggal akhir periode pelaporan:
                    (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan
                                                                           √
                           laba/rugi yang diakui sampai tanggal
                           pelaporan;
                    (b) Jumlah uang muka yang diterima; dan
                                                                           √
                    (c) Jumlah retensi;
                                                                           √
              (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada
                                                                           √



                                                                  46
Page 47
               pemberi kerja. masing-masing sebagai Aset
               dan Liabilitas;
     f)   Dalam hal          Perusahaan memiliki transaksi
          hubungan keagenan. diungkapkan secara terpisah.
          antara lain:
          (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan        √
               keagenan;
          (2) Pendapatan         komisi  yang       diperoleh    √
               Perusahaan sebagai agen dari transaksi
               keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
          (3) Perincian dari komponen pendapatan neto
               yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
               dari transaksi keagenan. yang antara lain
               terdiri dari:
                (a) Pendapatan bruto;                            √
                (b) Retur/rabat/diskon terkait; dan              √
                (c) Total pendapatan neto.                       √

2)   Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
     Ketentuan Tarif
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)       Dasar ketentuan tarif;                             √
     b)       Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif;         √
     c)       Masa berlaku tarif;                                √
     d)       Besaran tarif; dan                                 √
     e)       Perjanjian lain yang terkait.                      √
3)   Khusus Industri pembiayaan
     Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa
     utama antara lain:
     a) Pendapatan pembiayaan konsumen;                          √
     b) Pendapatan anjak piutang; dan                            √
     c) Pendapatan sewa.                                         √
4)   Khusus Industri Rumah Sakit
     Terdiri dari:
     Jasa pelayanan medis. jasa penunjang lainnya. jasa
     dokter. rawat inap. rawat jalan dan penunjang medis.
     Rincian pengurang pendapatan. antara lain:
      a) Restitusi;                                              √
      b) Subsidi tidak mampu; dan                                √
      c) Selisih perhitungan klaim.                              √
5)   Khusus Industri Transportasi
     Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara
     lain:
     a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;             √
     b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan             √
           alat transportasi;
     c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;            √
     d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan              √
     e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan              √
           jenisnya armada (bus. taksi. feri. tanker dan
           pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan
           atas dasar kepemilikan armada tersebut.
6)   Khusus Industri Telekomunikasi
     Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan             √
     usaha jasa interkoneksi. jasa telekomunikasi sendiri.
     jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui
     kerjasama dengan pihak lain.
7)   Khusus Industri Asuransi:
     Pendapatan Premi
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah       √
     berdasarkan kelompok premi bruto. premi reasuransi.
     dan penurunan (kenaikan) premi yang belum
     merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.



                                                            47
Page 48
      Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku
      (PSAK 36 dan 62)
8)    Khusus Industri Jalan Tol:
      Pendapatan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol                √
          sendiri. rincian pendapatan jasa lain. dan rincian
          pendapatan kerjasama operasi;
      b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan                  √
          sejumlah ruas jalan tol. maka pendapatan usaha
          untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
          diungkapkan.
9)    Khusus Industri Perbankan
      Pendapatan Bunga
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      Pendapatan bunga. yang dapat terdiri dari dan tidak
      terbatas pada :
      a) Obligasi Pemerintah;                                          √
      b) Kredit. dengan pengungkapan tambahan untuk                    √
           provisi dan komisi yang diakui;
      c) Efek-efek; dan                                                √
      d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.                 √
10)   Beban Pokok Penjualan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Untuk perusahaan manufaktur. diungkapkan beban
          pokok produksi yang dirinci:
         (1) Biaya bahan baku;                                     √       CALK 17. Hal 47
         (2) Biaya tenaga kerja; dan                               √       CALK 17. Hal 47
         (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo           √       CALK 17. Hal 47
               awal dan akhir persediaan;
      b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang
          melebihi   10%      (sepuluh    perseratus) dari         √       CALK 17. Hal 47
          pendapatan; dan
      c) Untuk industri jasa. diungkapkan beban pokok                  √
          berdasarkan pada jasa yang dijual.
11)   Khusus Industri Rumah Sakit
      Beban Departementalisasi/Beban Operasional
      Yang harus diungkapkan antara lain. rincian beban
      departementalisasi:
      a) Beban bahan;                                                  √
      b) Beban jasa pelayanan;                                         √
      c) Beban pegawai;                                                √
      d) Beban penyusutan sarana medis;                                √
      e) Beban pemeliharaan sarana;                                    √
      f)  Beban asuransi;                                              √
      g) Beban langganan daya dan jasa;                                √
      h) Beban depresiasi.                                             √
12)    Khusus Industri Asuransi:
      a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan               √
          jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto. klaim
          reasuransi. dan kenaikan (penurunan) estimasi
          klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
      b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
          Yang harus diungkapkan antara lain:                          √
          Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan
          manfaat. diantaranya : klaim jatuh tempo. klaim nilai
          tunai. dan klaim kematian.
       c) Komisi Neto
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan               √
          jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi




                                                              48
Page 49
           dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
      d)    Hasil Investasi
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan             √
           jumlah menurut jenis investasi.




13)   Khusus Industri Perhotelan
      Beban Departementalisasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Rincian       jumlah        unsur-unsur         beban        √
          departementalisasi;
      b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan                          √
      c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen                  √
          lainnya.
14)   Beban Usaha
      Yang harus diungkapkan           rincian sifat beban
      berdasarkan kategori fungsinya. yaitu antara lain:
      a) Beban penjualan;                                         √       CALK 19. Hal 48
      b) Beban distribusi; dan                                    √       CALK 19. Hal 48
      c) Beban umum dan administrasi.                             √       CALK 19. Hal 48
15)   Khusus Industri Perbankan
      a) Beban Bunga
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah           √
          beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
          utama.
      b) Beban Provisi dan Komisi
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah           √
          beban beban provisi dan komisi berdasarkan
          kelompok produk/jasa utama.
16)   Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian
      Penurunan Nilai
      Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban                 √
      kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun
      Piutang Pembiayaan Konsumen. Tagihan Anjak
      Piutang. dan Piutang Sewa Pembiayaan.
17)   Pendapatan dan Beban Lainnya
      Yang harus diungkapkan antara lain :
       a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.                  √       CALK 22. Hal 49
       b) rincian dan jumlah Beban lainnya.                       √       CALK 22. Hal 49
       c) Untuk Biaya Keuangan. meliputi :
          (1) biaya pinjaman meliputi:
                (a) beban keuangan yang dihitung dengan               √
                      menggunakan metode suku bunga
                      efektif;
                (b) beban        keuangan      dalam     sewa         √
                      pembiayaan yang diakui sesuai SAK
                      yang berlaku; dan
                (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman           √
                      dalam mata uang asing sepanjang
                      selisih kurs tersebut diperlakukan
                      sebagai penyesuaian terhadap bunga;
          (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari
                transaksi instrumen keuangan meliputi:                √
                (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas
                      investasi tersedia untuk dijual;                √
                (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang
                      diakui pada Nilai Wajar melalui laba
                      rugi; dan                                       √
                (c) amortisasi       premi/diskonto    kontrak
                      berjangka yang bertujuan untuk lindung
                      nilai.
       d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi
          dan/atau Ventura Bersama meliputi :                         √
          (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas




                                                             49
Page 50
                 asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
                 dicatat   dengan      menggunakan metode
                 ekuitas; dan                                            √
          (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari
                 operasi yang dihentikan. yang diungkapkan
                 secara terpisah.
18)   Khusus Industri Perbankan
      a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
          Keuangan
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah              √
          berdasarkan jenis aset keuangan.
      b) Keuntungan           (Kerugian)      dari     kenaikan
           (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
           Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah             √
           berdasarkan jenis.
      c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat
           Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah             √
           berdasarkan jenis.
19)   Pendapatan Komprehensif Lain
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap                    √
          maupun Aset Takberwujud;
      b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program              √       Hal 3 Laporan Laba Rugi dan
          manfaat pasti;                                                     Penghasilan Komprehensif Lain
      c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan;                √
      d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia               √
          untuk dijual;
      e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian                     √
          instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
          arus kas; dan
      f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas                √
          asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
      Pajak Penghasilan
      Yang harus diungkapkan antara lain :
       a)   komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri
            dari:
             (1) beban (penghasilan) pajak kini;                     √       CALK 11b. Hal 28
             (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas           √       CALK 11c. Hal 28
                   pajak kini yang berasal dari periode lalu;
             (3) jumlah        beban     (penghasilan)     pajak     √       CALK 11. Hal 28
                   tangguhan yang berasal dari perbedaan
                   temporer dan pembalikannya;
             (4) jumlah        beban     (penghasilan)     pajak         √
                   tangguhan terkait dengan perubahan tarif
                   pajak atau penerapan peraturan perpajakan
                   yang baru;
             (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi               √       CALK 11c. Hal 28
                   pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
                   perbedaan temporer suatu periode lalu
                   yang digunakan untuk mengurangi beban
                   pajak kini dan beban pajak tangguhan;
             (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan               √       CALK 11 Hal 29
                   oleh     penurunan       atau     pembalikan
                   penurunan sebelumnya atas aset pajak
                   tangguhan; dan
             (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan           √       CALK 11. Hal 29
                   perubahan      kebijakan     akuntansi     dan
                   kesalahan yang diperhitungkan dalam
                   laporan     laba        rugi   komprehensif.
                   dikarenakan tidak dapat diperlakukan
                   secara retrospektif;
       b)   agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait               √
            dengan transaksi yang dibebankan atau




                                                                50
Page 51
     dikreditkan langsung ke ekuitas;
c)   jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap                   CALK 11. Hal 29
     komponen pendapatan komprehensif lain. kecuali           √
     untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari
     entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama;
d)   penjelasan hubungan antara beban (penghasilan)
     pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua
     bentuk berikut ini:
     (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan)                  √
           pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
           dengan tarif pajak yang berlaku. dengan
           mengungkapkan dasar perhitungan tarif
           pajak yang berlaku; atau
     (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata        √
           dan tarif pajak yang berlaku. dengan
           mengungkapkan dasar perhitungan tarif
           pajak yang berlaku;
                                                                  √
e)   penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang               √
     berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang
     berlaku pada periode akuntansi sebelumnya;
f)   jumlah (dan batas waktu penggunaan. jika ada)            √       CALK 11. Hal 28
     perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
     dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak
     diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam
     laporan keuangan;
g)   jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait               √
     dengan investasi pada entitas anak. cabang.
     entitas asosiasi. dan bagian partisipasi dalam
     Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
     yang belum diakui;
h)   rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak
     kini dengan cara sebagai berikut:
     (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi;                √       CALK 11c. Hal 28
     (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif      √       CALK 11c. Hal 28
            (dirinci); dan
     (3) laba kena pajak;                                     √       CALK 11c. Hal 28
i)   perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan       √
     menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan
     perundang-undangan pajak yang berlaku;
j)   pernyataan bahwa         laba kena pajak       hasil     √       CALK 11c. Hal 28
     rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
     Tahunan PPh Badan;
k)   setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis
     rugi pajak yang belum dikompensasi:                              Laporan Posisi Keuangan Hal. 2 &
     (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan           √       CALK 11 Hal 27
            yang diakui pada laporan posisi keuangan
            untuk periode sajian; dan                                 Lap Laba rugi komprehensif Hal 2 &
     (2) jumlah         beban    (penghasilan)     pajak      √       CALK 11d hal 28
            tangguhan yang diakui dalam laba rugi.
            apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari
            perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak
            tangguhan yang diakui dalam laporan posisi
            keuangan;
l)   beban pajak terkait dengan operasi yang
     dihentikan:
     (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian;               √
            dan
     (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi              √
            yang dihentikan selama periode. bersama
            dengan jumlah terkait untuk setiap periode
            sajian;
m)   jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas                    √
     dividen kepada pemegang saham Perusahaan
     yang diusulkan atau diumumkan sebelum
     Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit



                                                         51
Page 52
            namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam
            laporan keuangan;
      n)    uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan                √
            untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila
            Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam
            suatu kombinasi bisnis;
      o)    peristiwa atau perubahan keadaan yang                        √
            menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
            diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang
            diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
            tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal
            akuisisi; dan
      p)    jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau
            bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak
            tangguhan. apabila:
            (1) penggunaan        aset    pajak    tangguhan         √
                   bergantung pada kondisi laba kena pajak                   CALK 11d. Hal 28-29
                   mendatang       lebih besar dari       laba
                   pembalikan perbedaan temporer kena
                   pajak yang telah ada; dan
            (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini         √
                   atau     periode      sebelumnya      yang                CALK 11d Hal 28-29
                   mengakibatkan diakuinya aset pajak
                   tangguhan terkait.

20)   Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam               √       CALK 23. Hal 49
         penghitungan laba per saham dasar dan dilusian.
         dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau
         rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk
         untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
         mencakup dampak individual dari setiap         jenis
         instrumen yang mempengaruhi laba per saham;                         CALK 23. Hal 49

      b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang                √
          digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
          laba per saham dasar dan dilusian. dan rekonsiliasi
          penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
          dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
          mempengaruhi laba per saham;
      c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan
          secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per           √
          saham dasar di masa depan. namun tidak
          dimasukkan dalam penghitungan laba per saham
          dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
          untuk periode sajian;
      d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi
          instrumen berpotensi saham biasa. selain yang                  √
          dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku. yang
          terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
          signifikan mengubah jumlah saham biasa atau
          instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
          pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
          dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan;
          dan
      e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi
          yang dihentikan.                                               √
21)   Transaksi Pihak Berelasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
       a)    Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo
             dengan pihak berelasi. yang jumlahnya:
              (1) lebih dari Rp 1.000.000.000.00 (satu miliar            √
                    rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
                    anggota keluarga terdekat; dan/atau




                                                                52
Page 53
     (2)    lebih dari 0.5% (nol koma lima perseratus)      √       CALK 24. Hal 50
            dari modal disetor untuk transaksi dengan
            entitas berelasi.
b)   terkait dengan transaksi dengan orang atau             √       CALK 24. Hal 50
     anggota keluarga terdekat meliputi nama. sifat
     dan hubungan dengan pihak berelasi serta
     informasi tentang transaksi dan saldo dengan
     pihak dimaksud;
c)   terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi
     meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
     berelasi serta informasi mengenai transaksi dan
     saldo. termasuk komitmen. yang diperlukan untuk
     memahami potensi dampak hubungan tersebut
     dalam laporan keuangan. paling kurang:
      (1) jumlah transaksi beserta persentasenya                √
            terhadap total pendapatan dan beban
            terkait;
      (2) jumlah       saldo beserta persentasenya                  CALK 24. Hal 49 sampai 52
            terhadap total        Aset atau Liabilitas.     √
            termasuk komitmen. dan:
            (a) persyaratan        dan     ketentuannya.            CALK 24. Hal 49 sampai 52
                   termasuk apakah terdapat jaminan.        √
                   dan sifat imbalan yang akan
                   diberikan. untuk penyelesaian; dan
            (b) rincian garansi yang diberikan atau             √
                   diterima;
      (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.             √
            beban cadangan kerugian penurunan nilai
            secara individual dan kolektif. dan
            penghapusan piutang terkait dengan jumlah
            saldo piutang usaha dan piutang pihak
            berelasi non-usaha; dan
      (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan                 √
            kerugian penurunan nilai. jika dilakukan
            pembentukan;

d)   pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana
     dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan
     secara terpisah untuk masing-masing kategori
     berikut:
     (1) entitas induk;                                         √
     (2) entitas dengan pengendalian bersama atau
         Pengaruh Signifikan terhadap entitas;                  √
     (3) entitas anak;                                          √
     (4) entitas asosiasi;                                      √
     (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan               √
         venturer;
     (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor          √
         atau entitas induknya; dan
     (7) pihak-pihak berelasi lainnya.
e)   seluruh kompensasi yang diberikan kepada               √       CALK 24. Hal 49 sampai 52
     masing-masing anggota atau kelompok direksi.
     komisaris. pemegang saham utama yang juga
     sebagai karyawan. dan manajemen kunci lainnya
     untuk masing-masing kategori berikut:
      (1)imbalan kerja jangka pendek;                           √
      (2)imbalan pascakerja;                                    √
      (3)imbalan kerja jangka panjang lainnya;                  √
      (4)pesangon pemutusan kontrak kerja; dan                  √
      (5)pembayaran berbasis saham.                             √
f)   untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
     (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah                √
            dan      sifat    hubungannya       dengan
            Perusahaan;
     (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang                 √
            secara individual signifikan; dan



                                                       53
Page 54
            (3)    untuk transaksi lainnya yang secara                 √
                  kolektif. tetapi tidak secara individual.
                  signifikan. indikasi secara kuantitatif atau
                  kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.
22)   Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
       a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata
           uang selain mata uang fungsional.
       b) Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam           √
                 mata uang asing serta ekuivalennya dalam
                 mata uang fungsional;
           (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter        √
                 dalam mata uang asing;
           (3) rincian kontrak valuta berjangka dan                    √
                 ekuivalen dalam mata uang fungsional;
           (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba              √
                 rugi. kecuali untuk selisih kurs yang timbul
                 pada instrumen keuangan yang diukur pada
                 nilai wajar melalui laba rugi; dan
           (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan               √
                 komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
                 komponen ekuitas yang terpisah. serta
                 rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal
                 dan akhir periode.
23)   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau
          dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
          individual. termasuk goodwill atau suatu unit
          penghasil kas:
          (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan               √
                pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
                nilai;
          (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam            √
                laba rugi selama periode tersebut dan unsur
                laporan laba rugi komprehensif yang
                didalamnya tercakup rugi penurunan nilai;
          (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang              √
                diakui dalam laba rugi selama periode
                tersebut dan unsur laporan laba rugi
                komprehensif yang di dalamnya tercakup
                rugi penurunan nilai yang dibalik;
          (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan                √
                nilainya;
          (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset                    √
                revaluasian yang diakui dalam pendapatan
                komprehensif lain selama periode tersebut;
                dan
          (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas              √
                aset revaluasian yang diakui dalam
                pendapatan komprehensif lain selama
                periode tersebut.
      b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam                       √
          angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
24)   Perubahan        Estimasi      Akuntansi.      Perubahan
      Kebijakan Akuntansi. dan Kesalahan Periode Lalu
      a)   Perubahan Estimasi Akuntansi
            Yang harus diungkapkan antara lain :
            (1) sifat dan alasan perubahan estimasi                √
                  akuntansi;
            (2) jumlah         perubahan       estimasi    yang    √
                  berdampak pada periode berjalan; dan
            (3) perkiraan dampak estimasi pada periode                 √
                  mendatang. Dalam hal jumlah dampak
                  pada periode mendatang tidak praktis. fakta
                  tersebut harus diungkapkan.
      b)   Perubahan Kebijakan Akuntansi
            Yang harus diungkapkan antara lain :




                                                              54
Page 55
             (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;          √
             (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru          √
                 memberikan informasi yang andal dan
                 relevan;
           (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan
                 dan setiap periode lalu sajian:
                 (a) setiap pos laporan keuangan yang               √
                 terpengaruh; dan
                 (b) laba per saham dasar dan dilusian;             √
           (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan               √
                 periode-periode sebelum periode yang
                 disajikan.      Dalam hal       tidak praktis
                 dilakukan. maka diungkapkan alasannya;
                 dan
           (5) keadaan         yang    membuat       penerapan      √
                 retrospektif tidak praktis untuk suatu
                 periode tertentu atau untuk periode-periode
                 sebelum periode-periode tersebut disajikan
                 dan      tanggal    dimulainya      perubahan
                 kebijakan akuntansi.
      c)  Kesalahan Periode Lalu
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1) sifat dari kesalahan periode lalu;                   √
           (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
                 (a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan          √
                 (b) laba per saham dasar dan dilusian;             √
           (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian              √
                 paling awal; dan
           (4) keadaan         yang    membuat       penerapan      √
                 retrospketif tidak praktis dilakukan dan
                 penjelasan mengenai cara dan waktu
                 dilakukannya koreksi       apabila penyajian
                 kembali retrospektif tidak praktis.
25)   Kombinasi Bisnis
      a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
         berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
         selama periode pelaporan. yaitu:
         (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang                 √
              diakuisisi;
         (2) tanggal akuisisi;                                      √
         (3) biaya terkait akuisisi. di luar biaya penerbitan
              Efek utang dan Efek ekuitas. periode berjalan.
              dan akumulasinya untuk masing-masing
              kombinasi bisnis;                                     √
         (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara
              yang diperoleh;                                       √
         (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan
              penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
              memperoleh Pengendalian atas pihak yang
              diakuisisi;                                           √
         (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang
              membentuk goodwill yang diakui;                       √
         (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas
              total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
              tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama          √
              imbalan;
         (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset
              indemnifikasi:
                 (a) jumlah yang diakui pada tanggal
                        akuisisi;                                   √
                 (b) penjelasan tentang kesepakatan dan
                        dasar penentuan jumlah pembayaran;
                        dan                                         √
                 (c) estimasi        kisaran     hasil    (tidak




                                                               55
Page 56
              didiskonto) atau. jika apabila kisaran
              tidak dapat diestimasikan maka fakta         √
              dan alasan mengapa kisaran tersebut
              tidak dapat diestimasikan. Dalam hal
              jumlah maksimum pembayaran tidak
              terbatas. maka pihak pengakuisisi
              mengungkapkan fakta tersebut;
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang
     yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
     piutang. misalnya pinjaman yang diberikan.
     sewa pembiayaan langsung. dan kelompok
     piutang lain. yaitu sebagai berikut:
        (a) Nilai Wajar piutang;                           √
        (b) jumlah piutang bruto kontraktual; dan          √
        (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi
              atas jumlah arus kas kontraktual yang
              diperkirakan tidak tertagih;                 √
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk
     setiap kelompok utama Aset yang diperoleh
     dan Liabilitas yang diambil alih;
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada
     Nilai Wajar:
        (a) uraian         mengenai       karakteristik    √
              kewajiban dan perkiraan saat arus
              keluar sumber daya ekonomi terjadi;
        (b) indikasi ketidakpastian saat atau              √
              jumlah arus keluar tersebut. Dalam
              hal diperlukan. Perusahaan harus
              mengungkapkan asumsi utama yang
              mendasari prakiraan peristiwa masa
              depan; dan
        (c) jumlah estimasi penggantian yang               √
              akan diterima dengan menyebutkan
              jumlah Aset yang telah diakui untuk
              estimasi penggantian tersebut;
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui
       karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
       secara andal. maka pihak pengakuisisi
       mengungkapkan:
        (a) informasi sebagaimana dimaksud                 √
              dalam angka 33 huruf b) angka (4)
              terkait perikatan dan kontijensi; dan
        (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur           √
              secara andal;
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
        (a) jumlah keuntungan yang diakui dan
              pos dalam laporan laba rugi
              komprehensif dimana keuntungan
              tersebut diakui; dan                         √
        (b) penjelasan tentang alasan transaksi
              tersebut menghasilkan keuntungan;
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak
     pengakuisisi memiliki kurang dari 100%
     (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas
     pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:
        (a) jumlah            dari        kepentingan
              nonpengendali pada pihak yang                √
              diakuisisi. yang diakui pada tanggal
              akuisisi dan dasar pengukurannya;
              dan
         (b) teknik penilaian dan input model
              utama      yang      digunakan    dalam      √
              penentuan nilai tersebut. untuk setiap



                                                      56
Page 57
                   kepentingan nonpengendali pada
                   pihak yang diakuisisi yang diukur
                   pada Nilai Wajar;
     (15)    dalam hal suatu kombinasi bisnis yang
             dilakukan secara bertahap:
             (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi              √
                   atas kepentingan ekuitas pihak yang
                   diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
                   pengakuisisi segera sebelum tanggal
                   akuisisi; dan
             (b) jumlah keuntungan atau kerugian                √
                   yang diakui sebagai hasil dari
                   pengukuran kembali Nilai Wajar dari
                   kepentingan ekuitas pada pihak yang
                   diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
                   pengakuisisi   sebelum    kombinasi
                   bisnis dan pos dalam laporan laba
                   rugi komprehensif untuk mengakui
                   keuntungan atau kerugian tersebut;

     (16)  Informasi sebagai berikut:
             (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi           √
                     dari pihak yang diakuisisi sejak
                     tanggal akuisisi yang dimasukkan
                     dalam laporan laba rugi komprehensif
                     pada periode pelaporan; dan
             (b)      pendapatan dan laba atau rugi dari        √
                     entitas hasil penggabungan untuk
                     periode pelaporan berjalan seolah-
                     olah tanggal akuisisi untuk semua
                     kombinasi bisnis yang terjadi selama
                     tahun berjalan telah diperhitungkan
                     sejak awal periode pelaporan.
b)   Terhadap       kombinasi bisnis yang terjadi pada
     periode sekarang dan periode sebelumnya.
     Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib
     mengungkapkan informasi berikut untuk setiap
     kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
     material:
     (1)     dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi           √
             bisnis belum selesai untuk Aset. Liabilitas.
             kepentingan nonpengendali tertentu atau
             jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
             laporan       keuangan     kombinasi    bisnis
             sehingga       ditentukan     hanya    bersifat
             penyisihan. maka diungkapkan:
             (a) alasan         akuntansi     awal    untuk     √
                     kombinasi bisnis belum selesai;
             (b) Aset. Liabilitas. kepentingan ekuitas          √
                     atau jenis imbalan yang akuntansi
                     awalnya belum selesai; dan
             (c) sifat       dan     jumlah    dari  setiap     √
                     penyesuaian periode pengukuran
                     yang      diakui    selama     periode
                     pelaporan
     (2)     setiap periode pelaporan setelah tanggal           √
             akuisisi sampai dengan Perusahaan
             mendapatkan. menjual atau kehilangan hak
             atas aset imbalan kontinjensi. atau sampai
             dengan         Perusahaan       menyelesaikan
             liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas
             tersebut dibatalkan atau lewat waktu. maka
             diungkapkan:



                                                           57
Page 58
                  (a)     setiap perubahan dalam jumlah yang            √
                          diakui. termasuk setiap perbedaan
                          yang timbul selama penyelesaian;
                  (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil              √
                          (tidak   didiskonto)   dan    alasan
                          perubahan tersebut; dan
                  (c) teknik penilaian dan input model                  √
                          utama     yang    digunakan    untuk
                          mengukur imbalan kontinjensi;
          (3)     liabilitas kontinjensi yang diakui dalam              √
                  kombinasi bisnis. jika ada;
          (4)     rekonsiliasi atas nilai tercatat    goodwill          √
                  pada awal dan akhir periode pelaporan;

          (5)     jumlah dan penjelasan dari setiap
                  keuntungan atau kerugian yang diakui pada
                  periode pelaporan yang:
                  (a) terkait dengan aset teridentifikasi
                         yang diperoleh atau liabilitas yang            √
                         diambil-alih dalam kombinasi bisnis
                         pada periode pelaporan berjalan atau
                         periode pelaporan sebelumnya; dan
                  (b) ukuran. sifat. atau kejadian relevan              √
                         yang diungkapkan untuk memahami
                         laporan keuangan Perusahaan hasil
                         penggabungan;                                  √
      c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam
         dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi
         bisnis; dan
      d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut
         secara       keseluruhan.      sehubungan      dengan
         perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya
         selama suatu periode:
         (1)      jumlah harga yang dibayarkan;                         √
         (2)      bagian dari harga yang merupakan Kas dan
                  Setara Kas;                                           √
         (3)      jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas
                  anak      atau    bisnis   lainnya     apabila
                  Pengendalian diperoleh; dan                           √
         (4)      jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan
                  Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
                  lainnya apabila Pengendalian diperoleh.               √
                  diikhtisarkan       berdasarkan       kategori
                  utamanya.
26)   Segmen Operasi
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) pengungkapan pada level segmen;
         (1) informasi umum. yang terdiri dari:
               (a) faktor-faktor yang digunakan oleh                √       CALK 25. Hal 52 sampai 53
                       manajemen untuk mengidentifikasi
                       segmen dilaporkan; dan
               (b) jenis        produk     dan     jasa    yang
                       menghasilkan pendapatan dari setiap          √       CALK 25. Hal 52 sampai 53
                       segmen dilaporkan;
         (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen.
               termasuk pendapatan dan beban tertentu.              √       CALK 25. Hal 52 sampai 53
               aset segmen. dan liabilitas segmen dari
               segmen          dilaporkan.      serta     dasar
               pengukurannya;
         (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen.             √       CALK 25. Hal 52 sampai 53
               ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan.
               aset segmen. liabilitas segmen. dan unsur
               segmen material lainnya terhadap jumlah
               yang terkait dalam laporan keuangan



                                                               58
Page 59
                Perusahaan;
      b)   pengungkapan pada level entitas
           (1) Informasi produk dan jasa                            √
                Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk
                setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
                produk dan jasa yang serupa.
           (2) Informasi wilayah geografis
                (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal
                      yang diatribusikan kepada:
                      i. negara domisili Perusahaan; dan            √
                      ii. semua negara asing secara total           √
                          dimana Perusahaan memperoleh
                          pendapatan.         Dalam          hal
                          pendapatan dari suatu negara asing
                          secara individual         jumlahnya
                          material.    pendapatan      tersebut
                          diungkapkan      secara     terpisah.
                          termasuk dasar pengatribusian
                          pendapatannya kepada negara
                          tersebut secara individual.
                (b) Aset tidak lancar selain instrumen
                      keuangan.       aset     pajak       yang
                      ditangguhkan. aset imbalan pascakerja.
                      dan hak yang terjadi akibat kontrak
                      asuransi yang berlokasi di:
                      i. negara domisili Perusahaan; dan            √
                      ii. semua negara asing secara total           √
                          dimana Perusahaan memiliki aset.
                          Dalam hal aset dari suatu negara
                          asing secara individual jumlahnya
                          material.     maka aset tersebut
                          diungkapkan secara terpisah.
           (3) Informasi pelanggan utama
                Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan
                pelanggan eksternal tunggal mencapai 10%
                (sepuluh perseratus)        atau lebih dari
                pendapatan konsolidasi. Perusahaan harus
                mengungkapkan:
                                                                    √
                (a) fakta;
                (b) total pendapatan dari setiap pelanggan;
                      dan                                           √
                (c) identitas segmen yang melaporkan
                      pendapatan tersebut.                          √

27)   Operasi yang Dihentikan
       a) Yang harus diungkapkan antara lain:
             (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;          √
            (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan.            √
                 atau yang mengarah kepada pelepasan
                 yang diharapkan. cara.           dan waktu
                 pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
                 yang dihentikan; dan
            (3) pengaruh       dari operasi yang dihentikan         √
                 terhadap segmen yang dilaporkan dari aset
                 tidak lancar atau kelompok lepasan
                 disajikan sesuai SAK yang berlaku.
       b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait
           dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan. antara
           lain:
             (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan
                 dalam laporan laba rugi komprehensif
                 meliputi:
                   (a) pendapatan. beban. dan laba atau             √
                        rugi sebelum pajak dari operasi yang
                        dihentikan    dan    beban      pajak
                        penghasilan yang terkait; dan
                   (b) laba atau rugi yang diakui dalam             √



                                                               59
Page 60
                         pengukuran ke Nilai Wajar setelah
                         dikurangi biaya untuk menjual atau
                         pelepasan aset atau kelompok
                         lepasan yang terkait dengan operasi
                         yang dihentikan dan beban pajak
                         penghasilan yang terkait;
             (2)   arus kas neto yang dapat diatribusikan                √
                   pada aktivitas operasi. investasi dan
                   pendanaan dari operasi yang dihentikan;
                   dan
             (3)   jumlah penghasilan dari operasi yang
                                                                         √
                   dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
                   yang dapat diatribusikan pada pemilik
                   entitas induk.
28)   Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
       a)   Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen                    √
            derivatif sesuai dengan tujuannya. yaitu untuk
            lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung
            nilai). seperti untuk tujuan spekulasi;
       b)   Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan
            instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
            setiap kontrak instrumen derivatif dalam
            kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok
            non lindung nilai:
            (1) hakikat dan sifat dari         transaksi. berupa         √
                transaksi berjangka dalam bentuk valuta.
                bunga. komoditas atau lain-lain;
            (2) pihak lawan transaksi (counterparties);                  √
            (3) tanggal jatuh tempo;                                     √
            (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar                √
                pada tanggal laporan posisi keuangan;
            (5) beban atau Pendapatan pada periode                       √
                pelaporan;
            (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung              √
                nilai; dan
            (7) persyaratan penting lainnya                              √
       c)   Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami
                    tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk        √
                    mencapai tujuan tersebut;
            (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap
                    klasifikasi    lindung     nilai.   termasuk         √
                    penjelasan mengenai Aset dan/atau
                    Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
                    nilai; dan
            (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan
                    sebagai suatu lindung nilai. disebutkan              √
                    tujuannya.


29)   Nilai Wajar Instrumen Keuangan
      Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset
      keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
      a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas             √       CALK 26. Hal 53 dan 56
           tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
           dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
           laporan posisi keuangan; dan                                      CALK 26. Hal 53 dan 56
      b) hierarki. metode. dan asumsi signifikan yang                √
           digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
           keuangan dan liabilitas keuangan.


30)   Dividen
      Yang harus diungkapkan antara lain:



                                                                60
Page 61
      a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah
         dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
         kepada pemilik pada periode pelaporan;                            √
      b) jumlah utang dividen untuk:
         (1) periode pelaporan. dan                                        √
         (2) periode sebelumnya;                                           √
      c) jumlah dividen dan dividen per saham yang                         √
         diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
         pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian
         laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
         Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode
         pelaporan; dan
      d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.              √
31)   Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
      Yang harus diungkapkan antara lain:
        a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan               √
             jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara
             terpisah;
        b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait                      √
             dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
             Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
        c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam                  √
             Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
             partisipasi kepemilikan dalam pengendalian
             bersama entitas; dan
        d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam
             pengendalian          bersama       entitas.     agar
             ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
            (1) metode yang digunakan untuk mengakui                       √
                   bagian partisipasinya; dan
            (2) jumlah agregat setiap aset lancar. aset tidak              √
                   lancar. liabilitas jangka pendek. liabilitas
                   jangka panjang. penghasilan dan beban
                   yang terkait dengan bagian partisipasinya
                   dalam Ventura Bersama.
33)   Perikatan dan Kontinjensi
      a) Perikatan
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          (1) perikatan yang meliputi:
                 (a) perjanjian        sewa.     keagenan      dan
                       distribusi. bantuan manajemen dan
                       teknis. royalti. dan lisensi. diungkapkan:
                       i.      pihak-pihak yang terkait dalam          √       CALK 27. Hal 56 - 57
                               perjanjian;
                       ii.     periode berlakunya perikatan;           √       CALK 27. Hal 56 - 57
                       iii.    dasar penentuan kompensasi dan              √
                               denda;
                       iv.     jumlah beban atau pendapatan                √
                               pada periode pelaporan; dan
                       v.      pembatasan-pembatasan lainnya;              √
                 (b) kontrak          atau      perjanjian yang
                       memerlukan penggunaan dana di masa
                       yang         akan      datang.      seperti:
                       pembangunan          pabrik.      perjanjian
                       pembelian. ikatan untuk investasi.
                       diungkapkan:
                       i. pihak-pihak yang terkait dalam                   √
                            perjanjian;
                       ii. periode berlakunya perikatan;                   √
                       iii. nilai keseluruhan. mata uang. dan
                            bagian yang telah direalisasi; dan             √
                       iv. sanksi-sanksi;                                  √
          (2) pemberian            jaminan      atau      garansi.
                 diungkapkan:
                 (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang                     √



                                                                  61
Page 62
                       menerima jaminan. yang dipisahkan
                       antara pihak berelasi dan pihak ketiga
                       untuk pihak yang dijamin;
                (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan;                     √
                (c) periode berlakunya jaminan; dan                            √
                (d) nilai jaminan;                                             √
          (3) fasilitas kredit yang belum digunakan.
                misalnya fasilitas L/C. cerukan bank; dan                      √
          (4) uraian mengenai sifat. jenis. jumlah dan
                batasan-batasannya.                                            √
      b) Kontinjensi
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          (1) perkara atau sengketa hukum.
                diungkapkan:
                (a) pihak-pihak yang terkait;                                      CALK 28 Hal 57
                (b) jumlah yang diperkarakan;                          √           CALK 28. Hal 57
                (c) latar       belakang.     isi    dan    status     √           CALK 28. Hal 57
                       perkaradan pendapat hukum (legal                √
                       opinion); dan
                (d) dampak keuangan;                                               CALK 28. Hal 57
          (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak                      √
                terhadap Perusahaan. misalnya masalah
                lingkungan hidup. diungkapkan uraian singkat
                tentang peraturan dan estimasi dampak                          √
                keuangannya;
          (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
                (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak.                            CALK11d. Hal 28
                       jenis pajak. tahun pajak serta jumlah           √
                       pokok dan denda atau bunganya; dan
                (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan                            CALK11d. Hal 28
                       atau tagihan pajak (keberatan atau              √
                       banding);
          (4) peristiwa        kontinjensi      lainnya.     yang
                diungkapkan antara lain:
                (a) karakteristik       aset      atau   liabilitas        √
                       kontinjensi;
                (b) estimasi dari dampak keuangannya;                      √
                (c) indikasi tentang ketidakpastian yang
                       terkait dengan jumlah atau waktu arus               √
                       keluar sumber daya; dan
                (d)     kemungkinan penggantian oleh pihak
                       ketiga.
34)   Khusus Industri Perkebunan
      Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma;                                   √
      b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;                             √
      c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;                             √
      d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam                     √
          kerjasama;
      e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama;                      √
          dan
      f) Isi perubahan perjanjian. jika ada.                                   √
35)   Manajemen Risiko Keuangan
       a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang
          memungkinkan para pengguna laporan keuangan
          untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul
          dari instrumen keuangan. serta kebijakan dalam
          pengelolaan risiko. termasuk. namun tidak terbatas
          pada risiko sebagai berikut:
          (1) risiko kredit. antara lain ikhtisar analisis umur        √           CALK 26a. Hal 55
                aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
                tidak mengalami penurunan nilai dan yang
                lewat jatuh tempo pada akhir periode
                pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan
                nilai;
          (2) risiko likuiditas. antara lain:
                (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas              √           CALK 26c. Hal 55 - 56




                                                                  62
Page 63
                     keuangan derivatif dan nonderivatif
                     yang menunjukkan sisa jatuh tempo
                     kontraktual yang bertujuan untuk
                     pemahaman terhadap periode arus kas;
                     dan
               (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan            √       CALK 26c. Hal 55 – 56
                     mengelola risiko likuiditas;
         (3) risiko pasar. antara lain analisis sensitivitas
               untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
               terdampak pada akhir periode pelaporan.
               yang menunjukkan dampak perubahan pada
               variabel risiko yang relevan pada tanggal
               tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas; dan
         (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
      b) Pengungkapan        sebagaimana dimaksud dalam          √       CALK 26. Hal 55-56
         huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
         pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko
         yang timbul dari instrumen keuangan.

36)   Khusus Industri Perbankan
      a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy
         Ratio)
         Yang harus diungkapkan antara lain:
         (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio                    √
               kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
               keuangan;
         (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank           √
               Indonesia; dan
         (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan                 √
               CAR.
      b) Posisi Devisa Neto
         Yang harus diungkapkan antara lain:
         (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto              √
               menurut jenis mata uang pada tanggal
               laporan posisi keuangan;
         (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan                 √
               peraturan Bank Indonesia;
         (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan                 √
               posisi devisa neto.
      c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran
         Bank Umum
         Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum              √
         yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di
         bank.
      d) Aktivitas Fiduciary
         Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-           √
         masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
         kustodian. wali amanat. pengelolaan investasi dan
         reksadana.
37)   Kuasi-Reorganisasi
      Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai
      kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:
       a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam                √
           laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
           disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-
           reorganisasi;
      b) Status going concern perusahaan dan rencana                 √
            manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
            reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha
            di masa mendatang;

      c)   Penyajian laporan posisi keuangan sebelum. pada           √



                                                            63
Page 64
           saat dan sesudah kuasi-reorganisasi;
      d)   Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih       √
           penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan
           untuk mengeliminasi defisit; dan
      e)   Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-          √
           reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
           posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke
           depan sejak kuasi-reorganisasi.
38)   Pengelolaan Modal
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) informasi kualitatif tentang tujuan. kebijakan. dan     √
         proses      Perusahaan        dalam       mengelola
         permodalannya. termasuk:
         (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai
             modal;
         (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam
             hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
             persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh
             pihak eksternal; dan
         (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam
             mengelola permodalannya;
      b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang
         dikelola sebagai modal;
      c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari        √
         periode sebelumnya;
      d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap               √
         persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika
         ada); dan                                               √
      e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan
         permodalan dari pihak eksternal. apabila terjadi
         ketidakpatuhan.                                         √
39)   Transaksi Nonkas
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang      √
      tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas
      yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
      Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset
      secara kredit atau sewa pembiayaan. akuisisi melalui
      penerbitan saham. dan konversi utang menjadi modal.
40)   Pembayaran Berbasis Saham
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)     rincian jumlah       Liabilitas atas pembayaran     √
             berbasis saham baik untuk jangka pendek
             ataupun jangka panjang;
      b)     penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian         √
             pembayaran berbasis saham yang ada pada
             suatu periode. termasuk syarat dan ketentuan
             umum setiap perjanjian. seperti kondisi vesting.
             jangka waktu maksimum atas opsi yang
             diberikan. dan metode penyelesaian;
      c)     jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi      √
             opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham;
      d)     untuk opsi saham yang dieksekusi selama             √
             periode. rata-rata tertimbang harga saham pada
             tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan;
      e)     kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang     √
             sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar
             pada akhir periode;
      f)     penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan          √
             paling kurang hal-hal sebagai berikut:

            (1) opsi yang diberikan selama suatu periode.



                                                            64
Page 65
                   rata-rata tertimbang     Nilai Wajar     opsi
                   tersebut pada tanggal pengukuran dan
                   informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
                   tersebut diukur; dan
            (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar
                   instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
                   pengukuran.      dan    informasi     tentang
                   pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk
                   instrumen ekuitas lain yang diberikan
                   selama suatu periode (yaitu selain opsi
                   saham);
      g)    dampak transaksi pembayaran berbasis saham              √
            terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
            periode dan terhadap posisi keuangannya.
41)   Khusus Industri Asuransi:
      a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat            √
          Solvabilitas
      Yang harus diungkapkan antara lain :
          (1) Analisis Kekayaan;
          (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
          (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
          (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan
               per tanggal pelaporan; dan
          (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam
               perhitungan solvabilitas.
42)   Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi
      Syariah
      Hal-hal yang harus diungkapkan:
      a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi         √
           Syariah;
      b) Jenis Akad Asuransi Syariah;                               √
      c) Rincian Aset. Liabilitas. Pendapatan. Beban. dan           √
           Laba Usaha Unit Asuransi Syariah; dan
      d) Zakat.                                                     √
43)   Informasi Penting Lainnya
      Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis. jumlah
      dan dampak dari:
      a) Kontrak reasuransi;                                        √
      b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya;                     √
      c) Rasio keuangan penting;                                    √
      d) Pendapatan. beban dan hasil underwriting; dan              √
      e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi                   √
           kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.
44)   Khusus Industri Kehutanan :
      a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);          √
      b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR.           √
           IHH. BPPHH. IHPH dan iuran wajib lainnya;
      c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan              √
           dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan
           alam (TPTI. pembinaan dan perlindungan hutan.
           penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk
           kelestarian alam);
      d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan            √
           Bina desa hutan dan biayanya;
      e) Khusus HTI. diungkapkan realisasi anggaran dan             √
           penanaman        pada     periode    berjalan     dan
           akumulasinya; dan
      f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan                   √
           prasarana :
           (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan
                serta pemeliharaannya; dan
           (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode
                berjalan dan akumulasinya.




                                                               65
Page 66
45)   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)     dalam hal Perusahaan menerima informasi
             setelah periode pelaporan tentang kondisi yang             √
             ada      pada akhir periode pelaporan. maka
             Perusahaan         memutakhirkan      pengungkapan
             kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini;
             dan
             contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
             mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah
             yang diakui dalam laporan keuangannya. atau
             untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak
             diakui:
      b)     dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang
             material setelah periode pelaporan.           maka         √
             Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa.
             misalnya:
             (1) tanggal terjadinya;
             (2) sifat peristiwa; dan
             (3) estimasi atas dampak keuangan. atau
                 pernyataan dan alasan bahwa estimasi
                 tersebut tidak dapat dibuat.
46)   Perkembangan           Terakhir      Standar    Akuntansi
      Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
      Aktivitas Perusahaan
      Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK
      dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
      Perusahaan. yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
      berlaku. Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)     judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut;           √       CALK 2.a Hal 7 sampai 8
      b)     sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif
             atau perubahan kebijakan akuntansi;                    √       CALK 2.a. Hal 7 sampai 8
      c)     tanggal penerapan SAK dan peraturan baru
             tersebut disyaratkan; dan                              √       CALK 2.a. Hal 7 sampai 8
      d)     pembahasan mengenai dampak penerapan awal
             SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan           √       CALK 2.a. Hal 7 sampai 8
             atau pernyataan manajemen bahwa dampak
             tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi
             secara wajar.
47)   Reklasifikasi
      a)     Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau
             pengklasifikasian        pos-pos   dalam    laporan
             keuangan.          maka       Perusahaan      harus
             mengungkapkan antara lain:
             (1) sifat reklasifikasi;                                   √
             (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan                 √
                 beberapa pos yang direklasifikasi; dan
             (3) alasan reklasifikasi.                                  √
      b)     Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak
             praktis untuk dilakukan. maka Perusahaan harus
             mengungkapkan:
             (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut;          √
                 dan
             (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika             √
                 jumlah tersebut direklasifikasi.
48)   Hibah Pemerintah
      Setiap Hibah Pemerintah yang diterima. Perusahaan
      harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
      a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam              √
           laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari
           bantuan pemerintah; dan
      b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain
           yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah              √
           diakui.




                                                               66
Page 67
     49)   Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi
           di Negara Lain
            a)    Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang
                  menyusun         laporan    keuangan     dengan      √
                  menggunakan standar akuntansi selain SAK
                  untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
                  modal di negara lain atau dalam rangka
                  penawaran Efek di negara lain.
            b)    Yang harus diungkapkan antara lain:
                  (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar
                     akuntansi di negara lain;                         √
                  (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk
                     laporan        posisi   keuangan      beserta     √
                     penjelasannya; dan
                  (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk
                     laporan laba rugi komprehensif beserta            √
                     penjelasannya.
            c)    Dalam hal       Perusahaan dipersyaratkan oleh
                  otoritas pasar modal di negara lain untuk            √
                  melakukan pengungkapan tambahan mengikuti
                  ketentuan yang berlaku di negara tersebut. maka
                  pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam
                  laporan keuangan.
     50)   Informasi Penting Lainnya
           Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis. jumlah
           dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang        √
           mempengaruhi          kinerja   perusahaan.      seperti
           peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan
           hidup perusahaan.




Bogor, 31 Juli 2023

PT Arkha Jayanti Persada Tbk




                                                                  67

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.27 MB
Published4 Aug 2023
Pages67
Characters230,454
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2023-II-ARKA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result