Skip to content
Back to announcement

ARKHA (Report) 30 Juni 2023 - Final.pdf

Financial statement Text extracted ARKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 61

Page 1
      PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk

                 Laporan Keuangan
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal
               30 Juni 2023 dan 2022
   Serta Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal
                 31 Desember 2022
Page 2
                                               DAFTAR ISI



                                                            Halaman

Surat pernyataan direksi

Laporan posisi keuangan                                      1-2

Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain            3

Laporan perubahan ekuitas                                      4

Laporan arus kas                                               5

Catatan atas laporan keuangan                                6 - 58
Page 3

          
Page 4
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Periode 30 Juni 2023 dengan angka perbandingan 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                        Catatan             30 Juni 2023             31 Desember 2022
ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                        2b,4               4.174.345.352                4.773.465.076
Piutang usaha pihak ketiga - neto                          5               108.714.779.208               82.513.535.353
Pajak dibayar dimuka                                                         2.257.433.797                1.803.347.010
Persediaan                                                2c,6              88.129.383.261              105.165.261.352
Uang muka dan biaya dibayar dimuka                        2d,7              75.978.744.751               75.990.278.000
Total Aset Lancar                                                          279.254.686.369              270.245.886.791

ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                                    2h,11d               9.791.010.900                9.791.010.900
Aset tetap - neto                                        2f,8               64.346.664.006               72.091.230.280
Piutang lain-lain - pihak berelasi                      2p,24              127.574.429.289              128.456.217.128
Total Aset Tidak Lancar                                                    201.712.104.195              210.338.458.308
TOTAL ASET                                                                 480.966.790.564              480.584.345.099




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
                                                                                                                               1
Page 5
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Periode 30 Juni 2023 dengan angka perbandingan 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                        Catatan             30 Juni 2023             31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha - pihak ketiga                                  9                63.559.887.669              68.903.118.246
Beban akrual                                               10                51.976.013.253              53.482.225.894
Utang pajak                                              2i,11b              21.402.030.246              16.189.429.083
Liabilitas jangka panjang yang
  jatuh tempo dalam dari satu tahun:
  Utang bank                                               13                33.820.575.143              34.120.575.143
  Utang pembiayaan konsumen                                12                 6.081.651.641               6.151.651.641
Total Liabilitas Jangka Pendek                                             176.840.157.952              178.847.000.007

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
  bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
  Utang bank jangka panjang                               13               193.832.088.396              197.102.088.396
Liabilitas imbalan kerja                                 2h,14               3.545.829.656                3.545.829.656
Total Liabilitas Jangka Panjang                                            197.377.918.052              200.647.918.052
Total Liabilitas                                                           374.218.076.004              379.494.918.059

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
  Rp100 per lembar saham
  Modal dasar - 6.000.000.000 lembar saham
  Modal ditempatkan dan disetor -
    2.000.000.000 saham pada tanggal
    30 Desember 2022 dan 2021                              15              200.000.000.000              200.000.000.000
Tambahan modal disetor                                                      63.558.268.075               63.558.268.075
Penghasilan komprehensif lain                                                  643.162.041                  643.162.041
Saldo laba                                                                (157.452.715.556)            (163.112.003.075)
Ekuitas - Neto                                                             106.748.714.560              101.089.427.041
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                               480.966.790.564              480.584.345.099




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
                                                                                                                               2
Page 6
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                        Catatan             30 Juni 2023                 30 Juni 2022
PENDAPATAN NETO                                          2g,16             103.248.525.222               85.576.967.608

BEBAN LANGSUNG                                           2g,17              (88.633.882.156)            (71.479.496.067)

LABA BRUTO                                                                   14.614.643.066              14.097.471.541

Beban pemasaran                                           18                 (4.593.703.322)              (1.908.709.447)
Beban umum dan administrasi                              2g,19               (7.142.245.818)              (9.039.030.652)
Pendapatan bunga                                          20                  3.203.141.631                4.611.236.664
Beban keuangan                                            21                   (366.730.063)                (695.948.251)
Pendapatan (beban) lain-lain                             2g,22                  (55.817.977)                  83.481.435
LABA (RUGI) USAHA                                                             5.659.287.518               7.148.501.291

LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN)
PAJAK PENGHASILAN                                                             5.659.287.518               7.148.501.291

MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN                                              2i,11c
Kini                                                                                          -                (2.686.518)
Tangguhan                                                                                     -
Beban Pajak Penghasilan - Neto                                                                -                (2.686.518)
LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN                                               5.659.287.518               7.145.814.773

RUGI KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasikan
 lebih lanjut ke laba rugi:
 Pengukuran kembali liabilitas
   imbalan kerja                                                                              -                           -
 Pajak penghasilan terkait                               2i,11e                               -                           -
Laba (Rugi) Komprehensif Lain - Neto                                                          -                           -
LABA KOMPREHENSIF NETO
TAHUN BERJALAN                                                                5.659.287.518               7.145.814.773
LABA (RUGI) NETO PER SAHAM DASAR                         2o,23                            2,83                        3,57




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
                                                                                                                               3
Page 7
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                       Tambahan             Penghasilan
                                  Modal Saham         Modal Disetor       Komprehensif Lain     Saldo Laba         Ekuitas - Neto
Saldo 1 Januari 2022              200.000.000.000      63.558.268.075          652.077.793    (169.222.067.064)     94.988.278.804

Penerbitan saham                                -                     -                  -                                          -

Agio saham                                      -                     -                  -                   -                      -

Laba komprehensif lain - neto                   -                     -                          7.145.814.773       7.145.814.773

Saldo 30 Juni 2022                200.000.000.000      63.558.268.075          652.077.793    (162.076.252.291)    102.134.093.577

Saldo 1 Januari 2023              200.000.000.000      63.558.268.075          643.162.041    (163.112.003.074)    101.089.427.042

Laba neto tahun berjalan                        -                     -                  -       5.659.287.518       5.659.287.518

Laba komprehensif lain - neto                   -                     -                  -                   -                      -
Saldo 30 Juni 2023                200.000.000.000      63.558.268.075          643.162.041    (157.452.715.556)    106.748.714.560




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
                                                                                                                                4
Page 8
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                            30 Juni 2023                 30 Juni 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                                    77.047.281.368              69.639.786.119
Pembayaran kepada pemasok                                                   (69.191.188.365)            (53.936.200.809)
Pembayaran untuk beban operasional                                           (8.018.027.369)             (5.949.862.353)
Penerimaan bunga                                                                  6.259.817                  14.436.100
Pembayaran beban bunga                                                         (366.730.063)               (695.948.251)
Pembayaran pajak                                                               (454.086.787)               (566.772.871)
Penerimaan (Pengeluaran) dari (untuk) operasi lainnya
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi                                (976.491.399)              8.505.437.935

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan aset tetap                                                            (5.480.000)              (2.824.524.675)
Penerimaan dari piutang pihak berelasi                                        4.078.669.653                2.165.782.368
Pembayaran pinjaman dari pihak berelasi
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                             4.073.189.652                 (658.742.307)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan (pembayaran) utang bank jangka panjang                            (3.570.000.000)              (2.952.000.000)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen                                            (70.000.000)                 (50.000.000)
Tambahan setoran modal                                                                    -                            -
Agio saham                                                                                -                            -
Arus Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
  Aktivitas Pendanaan                                                        (3.640.000.000)              (3.002.000.000)

KENAIKAN NETO KAS DAN BANK                                                     (543.301.747)              4.844.695.628

Pengaruh Selisih Kurs Mata Uang Asing                                            (55.817.977)                 83.481.435

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                                            4.773.465.076                  706.000.828
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE                                         4.174.345.352               5.634.177.891




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
                                                                                                                               5
Page 9
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   a. Pendirian dan Informasi Umum

      PT Arkha Jayanti Persada Tbk. (“Perusahaan“) didirikan berdasarkan akta No. 83 tanggal
      24 November 1999 yang dibuat dihadapan Notaris B. Wirastuti Puntaraksma, S.H., M.Kn., Notaris di
      Depok. Akta pendirian tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
      Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-11154.HT.01.01.TH.2003 tanggal
      21 Mei 2003.

      Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir Berdasarkan akta No.
      03 tanggal 6 Januari 2020, yang dibuat dihadapan Notaris Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta
      Selatan dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
      Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0001116.AH.01.02.Tahun 2020 dan AHU-AH.01.03-
      0008009 Tanggal 8 Januari 2020.


   b. Bidang dan Lokasi Usaha

      Sesuai dengan pasal 3 Anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha
      Perusahaan meliputi Perdagangan lokal, Antar pulau, ekspor, impor, pengecer, agen, suplier, leveransir,
      grosir, distributor, perwakilan dari perusahaan lain baik atas tanggungan sendiri maupun atas
      tanggungan orang lain, secara amanat atau komisi. Ruang lingkup kegiatan Perusahaan saat ini
      meliputi bidang pabrikasi komponen alat berat, jasa pengangkutan batu bara dan pembuatan dump
      truck.

      Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 2009.

      Perusahaan berkedudukan di Jl. Lanbau No. 8 Kampung Gudang RT.06 RW.09, Kelurahan Karang
      Asam Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor 16810.

   c. Susunan Komisaris dan Direksi

      Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 adalah
      sebagai berikut:

      Dewan
      Komisaris
      Komisaris utama                         Tatit Jatmiko
      Komisaris Independen                  Wawan Setyawan


      Direksi
      Direktur Utama                           Dwi Hartanto
      Direktur                               Baharaja Sianipar



                                                                                                           6
Page 10
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

   a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan dan Pernyataan Kepatuhan

      Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
      Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
      Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
      Indonesia serta Peraturan VIII.G.7 mengenai “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
      Emiten atau Perusahaan Publik” yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

      Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah selaras dengan
      kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan untuk tahun
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, kecuali untuk penerapan standar baru yang berlaku
      efektif tanggal 1 Januari 2020 seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.

      Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan
      konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan
      basis lain seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.

      Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam
      aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

      Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah
      (Rp), yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

      Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Baru dan Direvisi

      Perusahaan telah menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif:

      1 Januari 2022

      -   PSAK No. 1 (Penyesuaian Tahunan 2021): Penyajian Laporan Keuangan
      -   PSAK No. 48 (Penyesuaian Tahunan 2021): Penurunan Nilai Aset
      -   Amendemen PSAK No. 55: Instrumen Keuangan - Pengakuan dan Pengukuran, PSAK No. 60:
          Instrumen Keuangan - Pengungkapan, PSAK No. 62: Kontrak Asuransi, PSAK No. 71: Instrumen
          Keuangan dan PSAK No. 73: Sewa tentang Reformasi Acuan Suku Bunga Tahap 2

      1 April 2022

      -   Amendemen PSAK No. 73: Konsensi Sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021

      Penerapan standar yang direvisi tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi
      Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun berjalan.




                                                                                                          7
Page 11
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

   b. Kas dan Bank

      Kas dan bank mencakup saldo kas dan bank yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau
      kurang, dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya.

   c. Persediaan

      Persediaan dinilai berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya
      perolehan meliputi biaya pembelian serta biaya lainnya yang dapat diatribusikan dengan perolehan
      barang. Biaya perolehan ditentukan dengan metode Masuk Pertama Keluar Pertama (FIFO).

      Penyisihan persediaan using ditentukan berdasarkan hasil penelaahan atas keadaan persediaan pada
      akhir periode pelaporan.

   d. Beban Dibayar Dimuka

      Beban dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing beban dengan
      menggunakan metode garis lurus.

   e. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing

      Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs
      yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam
      mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs penutup. Kurs yang
      digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

      Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing
      dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui di dalam laporan laba
      rugi komprehensif.

      Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan dengan kas dan setara kas disajikan pada
      laporan laba rugi komprehensif sebagai kerugian/keuntungan selisih kurs.

      Perubahan nilai wajar efek moneter yang didenominasikan dalam mata uang asing yang
      diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dianalisa antara selisih penjabaran yang timbul dari
      perubahan biaya perolehan diamortisasi efek dan perubahan nilai tercatat efek lainnya. Selisih
      penjabaran terkait dengan perubahan biaya perolehan diamortisasi diakui di dalam laporan laba rugi,
      dan perubahan nilai tercatat lainnya diakui pada laba komprehensif lainnya.




                                                                                                         8
Page 12
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

        Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing pada
        tanggal 30 Juni 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:

                                                            30 Juni 2023           30 Juni 2022

        Dolar Amerika Serikat (USD)                              15.000                 14.848
        Euro (EUR)                                               16.409                 15.610


   f.   Aset Tetap

        Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
        nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat aset.
        Taksiran masa manfaat ekonomis aset adalah sebagai berikut:

                                                                             Taksiran Masa Manfaat /
                                                                                Tarif Penyusutan
        Bangunan                                                                     20 tahun
        Kendaraan                                                                    8 tahun
        Mesin dan peralatan pabrik                                                   8 tahun
        Inventaris kantor                                                            5 tahun

        Manajemen menelaah masa manfaat aset, metode penyusutan dan nilai sisa ditelaah dan disesuaikan,
        jika diperlukan, pada setiap akhir periode pelaporan.

        Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya; biaya
        penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya dan jika besar
        kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke
        Perusahaan, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya
        pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari
        penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan
        aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.

   g. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pada tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan menerapkan PSAK No. 72 “Pendapatan dari Kontrak
        dengan Pelanggan”. Berdasarkan standar baru ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara
        bertahap sepanjang umur kontrak (over the time) atau pada waktu tertentu (at a point of time).

        Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan telah memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
        mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika
        pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.

        Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).


                                                                                                        9
Page 13
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

   h. Imbalan Kerja

        Perusahaan menentukan liabilitas imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-undang
        Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“Undang-Undang”) tanggal 25 Maret 2003. PSAK No. 24 mensyaratkan
        entitas menggunakan metode “Projected Unit Credit” untuk menentukan nilai kini kewajiban imbalan
        pasti, biaya jasa kini terkait, dan biaya jasa lalu.

        Ketika entitas memiliki surplus dalam program imbalan pasti, maka entitas mengukur aset imbalan pasti
        pada jumlah yang lebih rendah antara surplus program imbalan pasti dan batas atas aset yang
        ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto.

        Pengukuran kembali terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset dana pensiun
        (tidak termasuk bunga neto) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan agar
        aset atau kewajiban pensiun bersih diakui dalam laporan posisi keuangan untuk mencerminkan nilai
        penuh dari defisit dan surplus dana pensiun. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada
        periode berikutnya.

        Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen atau kurtailmen
        terjadi dan ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya,
        biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui selama periode vesting
        masa depan.

   i.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak periode berjalan.

        Pajak penghasilan dalam laba rugi periode berjalan terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Pajak
        penghasilan diakui dalam laba rugi, kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi yang
        diakui langsung dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain, dalam hal ini diakui dalam ekuitas
        atau penghasilan komprehensif lain.




                                                                                                            10
Page 14
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

        Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas memiliki hak
        yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus jumlah yang diakui; dan memiliki
        intensi untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
        secara bersamaan.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan liabilitas untuk
        tujuan komersial dan tujuan perpajakan setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk
        seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan sepanjang besar kemungkinan perbedaan
        temporer yang boleh dikurangkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak
        pada masa yang akan datang. Manfaat pajak di masa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum
        digunakan, diakui sejauh besar kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada
        periode ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
        perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada akhir periode pelaporan.

        Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas
        memiliki hak secara hukum untuk saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, dan aset
        pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh
        otoritas perpajakan atas entitas kena pajak, yang sama atau entitas kena pajak berbeda yang
        bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan
        aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan yang mana
        jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.

        Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima dan/atau, jika
        Perusahaan mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
        banding telah ditetapkan.

        Pajak Penghasilan Final

        Beban pajak penghasilan final diakui secara proporsional dengan jumlah pendapatan menurut
        akuntansi yang diakui selama periode berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang
        dibayar dengan jumlah yang dibebankan pada penghitungan laba rugi tahun berjalan, diakui sebagai
        pajak dibayar dimuka atau utang pajak.

        Jika penghasilan telah dikenakan pajak penghasilan final, perbedaan antara jumlah tercatat aset dan
        liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.

   j.   Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak

        Perusahaan menerapkan PSAK No. 70, “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”, secara
        prospektif. Standar ini mengatur perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak
        sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak (UU Pengampunan
        Pajak). Pernyataan ini berlaku efektif sejak tanggal pengesahan UU Pengampunan Pajak.



                                                                                                                11
Page 15
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

      Perusahaan telah memilih pendekatan opsional terkait dengan pengukuran, penyajian dan
      pengungkapan aset dan liabilitas Pengampunan Pajak.

      Aset Pengampunan Pajak diukur sebesar biaya perolehan atas aset yang timbul dari Pengampunan
      Pajak berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak (“Surat Keterangan”). Liabilitas
      Pengampunan Pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas
      untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset Pengampunan Pajak.

      Perusahaan mengakui selisih antara aset Pengampunan Pajak dan liabilitas Pengampunan Pajak di
      ekuitas dalam akun “Tambahan Modal Disetor”. Jumlah tersebut tidak dapat diakui sebagai laba rugi
      direalisasi maupun direklasifikasi ke saldo laba. Uang tebusan yang dibayarkan diakui dalam laba rugi
      pada periode Surat Keterangan disampaikan.

      Setelah pengukuran awal, Perusahaan mengukur aset dan liabilitas Pengampunan Pajaknya mengacu
      pada SAK yang relevan. Selanjutnya, entitas diperkenankan, namun tidak disyaratkan untuk mengukur
      kembali aset dan liabilitas Pengampunan Pajak berdasarkan nilai wajar sesuai dengan SAK yang
      relevan pada tanggal Surat Keterangan.

      Selisih pengukuran kembali antara nilai wajar pada tanggal Surat Keterangan dengan biaya perolehan
      aset dan liabilitas Pengampunan Pajak yang telah diakui sebelumnya disesuaikan dalam saldo
      tambahan modal disetor.

   k. Instrumen Keuangan

      Perusahaan menerapkan PSAK No. 71 “Instrumen Keuangan”. Perusahaan mengakui aset dan
      liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu
      pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen keuangan tersebut.

      1. Aset Keuangan

          Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut ini:
           diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan
           diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau diukur melalui laba rugi.

          Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Perusahaan dan persyaratan kontraktual arus kas.

          a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi

              Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
              mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata-mata dari
              pembayaran pokok dan bunga”.

              Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
              signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai
              wajar dikurangi biaya transaksi yang terkait.


                                                                                                           12
Page 16
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

             Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan
             metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian atau modifikasi aset
             keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi.

          b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

             Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini:

             (i) Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
                 keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan dimana arus
                 kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.

                Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain,
                kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, penghasilan bunga
                (termasuk biaya transaksi menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau
                kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan, serta keuntungan atau kerugian dari
                selisih kurs diakui pada laba rugi.

                Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar
                kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada
                laba rugi.

             (ii) Investasi ekuitas dimana Perusahaan telah memilih secara takterbatalkan untuk menyajikan
                  keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada penghasilan komprehensif lain.

                Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi
                ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari
                revaluasi investasi ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan
                komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau
                kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak
                direklasifikasi pada laba rugi. Deviden diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima
                pembayaran telah ditetapkan.

          c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

             Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini, dimana dalam semua kasus, biaya
             transaksi dibebankan pada laba rugi:
             (i) Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
                  melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya
                  akan dicatat pada laba rugi.
             (ii) Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan
                  komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan
                  dividen terkait diakui pada laba rugi.




                                                                                                        13
Page 17
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.       IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

         Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan
         tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan Perusahaan telah mentransfer secara substansial
         seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Pada saat penghentian pengakuan aset
         keuangan, selisih antara jumlah tercatat dengan imbalan yang diterima diakui dalam laba rugi.

         Penurunan Nilai Aset Keuangan

         Penelaahan kerugian kredit ekspektasian masa depan diharuskan untuk: instrumen utang yang
         diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
         komprehensif lain, piutang sewa dan piutang usaha yang tidak memberi hak tanpa syarat untuk
         menerima imbalan.

         Perusahaan mengakui provisi atas kerugian penurunan nilai untuk kerugian kredit ekspektasian
         atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Provisi atas kerugian
         penurunan nilai piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama dengan kerugian kredit
         ekspektasian sepanjang umurnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya adalah
         kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua kemungkinan kejadian gagal bayar
         sepanjang umur yang diharapkan dari suatu instrumen keuangan.

         Ketika menentukan apakah risiko kredit dari suatu aset keuangan telah meningkat secara signifikan
         sejak pengakuan awal dan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian, Perusahaan
         mempertimbangkan informasi relevan yang wajar dan dapat dibuktikan dan tersedia tanpa biaya
         atau usaha yang tidak semestinya. Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif,
         berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan penilaian kredit dan termasuk informasi masa
         depan.

         Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pelanggan tidak mampu membayar
         kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan
         ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana
         Perusahaan terekspos terhadap risiko kredit.

         Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit.
         Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan penerimaan kas (yaitu
         perbedaan antara arus kas terutang dari suatu entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang
         Perusahaan harapkan untuk diterima). Kerugian kredit ekspektasian didiskontokan pada tingkat
         bunga efektif dari aset keuangan tersebut.

      2. Liabilitas Keuangan

         Pada saat pengakuan awal, Perusahaan mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar ditambah
         atau dikurangi, biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan liabilitas
         keuangan. Perusahaan mengklasifikasikan semua liabilitas keuangannya ke dalam kategori
         liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.




                                                                                                       14
Page 18
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

            Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
            dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba
            rugi ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai,
            dan melalui proses amortisasi.

            Perusahaan mengeluarkan liabilitas keuangan dari laporan posisi keuangannya jika, dan hanya
            jika, kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
            Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang berakhir atau yang dialihkan ke pihak lain,
            dan imbalan yang dibayarkan, termasuk aset nonkas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung
            diakui dalam laba rugi.

        3. Saling Hapus Instrumen Keuangan

            Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan dalam laporan
            posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
            melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikannya
            secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

        4. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

            Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan
            dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang berlaku pada penutupan pasar pada akhir
            periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar
            ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian.

            Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
            (arm’s-length market transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
            substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya.

   l.   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

        Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
        setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
        mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang tidak diamortisasi diuji ketika terdapat
        indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat
        aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
        dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset
        dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah dimana terdapat arus kas - yang dapat diidentifikasi
        (unit penghasil kas). Aset non keuangan yang mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal pelaporan
        untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai.

        Pemulihan rugi penurunan nilai, diakui jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang
        digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali.
        Pemulihan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset yang diukur
        dengan menggunakan model revaluasi yang diperlukan oleh PSAK yang lain.


                                                                                                                15
Page 19
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

   m. Provisi dan Kontinjensi

      Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
      yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
      mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
      mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

      Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
      terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan
      besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.

      Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan
      dalam laporan keuangan, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
      kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan, jika terdapat
      kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan diperoleh.

   n. Informasi Segmen

      Perusahaan mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
      mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis dan menggunakan “pendekatan
      manajemen” dalam menyajikan informasi segmen menggunakan dasar yang sama seperti halnya
      pelaporan internal. Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal
      yang disampaikan kepada pengambil keputusan operasional. Dalam hal ini pengambil keputusan
      operasional yang mengambil keputusan strategis adalah Direksi.

   o. Laba Per Saham Dasar

      Perusahaan menghitung jumlah laba per saham dasar atas laba rugi yang dapat diatribusikan kepada
      pemegang saham biasa dan, jika disajikan, laba rugi dari operasi yang dilanjutkan yang dapat
      diatribusikan kepada pemegang saham biasa tersebut.

   p. Transaksi Pihak Berelasi

      Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan ketentuan PSAK No. 7
      “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

      Pihak-pihak berelasi adalah orang atau Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan pelapor.

      1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan pelapor jika orang
         tersebut:
         a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan pelapor;
         b. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan pelapor; atau
         c. Personil manajemen kunci Perusahaan pelapor.




                                                                                                           16
Page 20
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

       2) Suatu Perusahaan berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
          a. Perusahaan dan Perusahaan pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
             entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
          b. Satu Perusahaan adalah Perusahaan asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
             Perusahaan asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha,
             yang mana Perusahaan lain tersebut adalah anggotanya).
          c. Kedua Perusahaan tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
          d. Satu Perusahaan adalah ventura bersama dari Perusahaan ketiga dan entitas yang lain adalah
             Perusahaan asosiasi dari Perusahaan ketiga.
          e. Perusahaan tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
             satu Perusahaan pelapor atau Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan pelapor. Jika
             Perusahaan pelapor adalah Perusahaan yang menyelenggarakan program tersebut, maka
             Perusahaan sponsor juga berelasi dengan Perusahaan pelapor.
          f. Perusahaan yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
             angka (i).
          g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (i) (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
             personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

   Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

   Sifat dan besarnya transaksi dengan pihak-pihak yang mana Perusahaan mempunyai kemampuan untuk
   mengendalikan, atau dengan pihak yang mana entitas mempunyai pengaturan khusus atau transaksi yang
   signifikan dan juga apakah transaksi telah dilakukan atau dengan kondisi dan syarat sebagaimana
   dilakukan dengan pihak yang berelasi telah diuraikan dalam laporan keuangan.


3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

   Penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
   mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan
   liabilitas, pengungkapan nilai aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan, serta jumlah
   pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Estimasi, asumsi dan pertimbangan akan dievaluasi
   secara berkelanjutan dan didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-faktor lainnya, termasuk
   harapan peristiwa di masa mendatang yang memungkinkan.

   Perusahaan telah mengidentifikasi kebijakan akuntansi penting berikut ini dimana pertimbangan, estimasi
   dan asumsi signifikan telah dibuat dan dimana hasil actual dapat berbeda dari estimasi tersebut
   berdasarkan asumsi dan kondisi yang berbeda dan secara material dapat mempengaruhi hasil keuangan
   atau posisi keuangan yang dilaporkan di periode mendatang. Rincian lebih lanjut mengenai sifat dari
   asumsi-asumsi dan kondisi-kondisi tersebut dapat ditemukan dalam catatan yang relevan atas laporan
   keuangan.




                                                                                                          17
Page 21
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

   Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan

   Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan berdasarkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 71. Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan
   diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti diungkapkan pada Catatan 2.

   Taksiran nilai realisasi neto persediaan

   Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.

   Nilai realisasi neto untuk persediaan yang telah selesai ditentukan berdasarkan keadaan pasar dan harga
   yang tersedia pada tanggal pelaporan dan ditentukan oleh Perusahaan sesuai dengan transaksi pasar
   terkini.

   Nilai realisasi neto untuk persediaan dalam penyelesaian ditentukan berdasarkan harga pasar pada tanggal
   pelaporan untuk persediaan sama yang telah selesai, dikurangi dengan taksiran biaya penyelesaian
   konstruksi dan taksiran nilai waktu uang sampai dengan tanggal penyelesaian persediaan.

   Menilai jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan

   Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang
   tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar,
   estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali
   dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi.

   Jumlah terpulihkan aset nonkeuangan didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai prospek
   pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan mengenai
   pendapatan masa depan. Setiap perubahan dalam asumsi-asumsi ini mungkin memiliki dampak material
   terhadap pengukuran jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian penyisihan penurunan nilai
   yang sudah dibukukan.

   Menentukan pajak penghasilan

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
   transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
   usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah
   akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

   Penyusutan aset tetap

   Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat aset tetap berdasarkan faktor-faktor
   seperti kondisi teknis dan perkembangan teknologi di masa depan.




                                                                                                            18
Page 22
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

   Perusahaan akan menyesuaikan beban penyusutan jika masa manfaatnya berbeda dari estimasi
   sebelumnya atau manajemen akan menghapusbukukan atau melakukan penurunan nilai atas aset yang
   secara teknis telah usang atau aset non-strategis yang dihentikan penggunaannya atau dijual.

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
   masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap adalah 4-8
   tahun. Umur masa manfaat ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana
   Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
   mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan
   mungkin direvisi.




                                                                                                 19
Page 23
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. KAS DAN SETARA KAS

   Akun ini terdiri dari:

                                                                 30 Juni 2023        31 Desember 2022
    Kas                                                                466.637.293        341.299.649

    Bank
    Rupiah
     PT Bank Permata Tbk                                             898.129.208          131.317.178
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                2.381.364.889        3.878.221.129
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                          12.235.328            2.682.643
     PT Bank Victoria Syariah                                        245.554.713          245.709.713
     PT Bank Commonwealth                                             31.077.916           31.137.916
     PT Bank UOB Indonesia                                            11.318.359           11.528.359
     PT Bank MNC Internasional Tbk.                                    2.032.904            2.182.904
     PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.                                   1.747.727            1.867.727
     PT Bank Central Asia Tbk                                          3.488.511            1.453.118
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                           1.000.000            1.000.000
     PT Indonesia Eximbank                                                72.076               72.075
    Sub total                                                      3.588.021.631        4.307.172.762

    Dollar Amerika
     PT Bank MNC Internasional Tbk.                                              -         89.164.624
     PT Bank UOB Indonesia                                              15.000.000         15.000.000
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                            12.991.902         13.883.079
     PT Bank CIMB Niaga Tbk.                                            88.686.058          3.704.587
     PT Bank Permata Tbk.                                                  161.920            161.920
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                               146.196            146.196
     PT Bank Commonwealth                                                2.700.352          2.932.259
    Sub total                                                          119.686.428        124.992.665
    Total Kas dan Setara Kas                                       4.174.345.352        4.773.465.076

Tidak ada kas dan setara kas yang ditempatkan kepada pihak berelasi.




                                                                                                    20
Page 24
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan)

                                                      30 Juni 2023      31 Desember 2022
     Tingkat Bunga deposito berjangka dan
           on call pertahun
     Rupiah                                          2,25% - 5,75%          2,25% - 4,00%
     Dollar Amerika Serikat                          0,30% - 4,50%          0,20 % - 3,90%

5. PIUTANG USAHA

Akun ini terdiri dari:

                                                  30 Juni 2023       31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Rupiah
  PT Swadaya Graha                                 38.989.678.571      38.989.678.571
  PT Legon Pari                                    18.810.166.667      18.810.166.667
   RDMP Balikpapan JO                              13.784.336.270       1.489.050.751
  PT Hino Motors Sales Indonesia                   12.190.020.000      11.682.750.000
  PT Komatsu Indonesia                              9.576.358.518       9.902.853.379
  PT Pama Persada Nusantara                         6.653.504.929       6.653.504.929
  PT Indo Truck Utama                               6.317.695.000       1.787.100.000
  PT Eka Dharma Jaya Sakti                          5.738.700.000                   -
  PT Bangun Bejana Baja                             3.520.766.376       3.520.766.376
  Victor Dua Tiga Mega                              2.585.343.167       2.585.343.167
  PT Pindad (Persero)                               2.241.507.234       2.241.507.234
  KSO Haka Modern Mitra                             2.132.603.018       2.132.603.018
   PT Eman Mulia Perkasa                            2.082.590.705       2.082.590.705
  PT Krakatau Engineering                           2.038.669.139                   -
  PT Borneo Mitra Strategi                          1.525.000.822                   -
  PT Hutama Karya                                   1.114.989.398       1.114.989.398
  PT Mitra Profitamas Motor                           797.500.000         797.500.000
   PT Manna Jaya                                      735.870.359         735.870.359
  PT Caturpilar Perkasa                               583.058.000         583.058.000
  PT. Dayamitra Telekomunikasi                        549.866.099         549.866.099
  PT Arkha Jasa Mekanika                              492.190.394         492.190.394
  PT Hutama Modern                                    402.353.969         402.353.969
  PT Caturpilar Tuju Wali Wali                        341.400.000         341.400.000




                                                                                             21
Page 25
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)

   PT Chakra Jawara                                            291.447.883             291.447.883
  PT Eptco Dian Persada                                        289.986.314             289.986.314
  PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk                       200.000.200             200.000.200
  PT Lonceng Kencana Perkasa                                   187.867.500             187.867.500
  PT Huawei Tech Investment                                     77.740.186              77.740.186
  Lain-lain                                                  5.060.687.152           5.157.635.306

Sub Total                                                  139.311.897.869        113.099.820.404

Dollar Amerika
 S-Tank Engineering Co.,Ltd.                                 2.621.034.838           2.631.868.449
Total Piutang Usaha
Cadangan penurunan nilai piutang usaha (Catatan 24)         (33.218.153.500)       (33.218.153.500)

Piutang Usaha - Neto                                       108.714.779.207         82.513.535.353


                                                            30 Juni 2023        31 Desember 2022
Mutasi atas cadangan penurunan nilai piutang:
Saldo awal                                                  33.218.153.500         33.218.153.500
Penambahan                                                               -                      -


Saldo Akhir                                                 33.218.153.500         33.218.153.500


Berdasarkan hasil penelaahan atas penurunan nilai piutang usaha pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan
bahwa cadangan penurunan nilai piutang usaha cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul dari
tidak tertagihnya piutang usaha.




                                                                                                      22
Page 26
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)

Rincian piutang usaha berdasarkan kelompok umur adalah sebagai berikut:

                                                             30 Juni 2023         31 Desember 2022

Lancar                                                       10.948.404.893          35.649.898.264
Jatuh tempo 1 - 30 hari                                      42.782.864.707           6.284.692.556
Jatuh tempo 31 - 60 hari                                        728.715.000           2.968.122.503
Jatuh tempo 61 - 90 hari                                      2.545.915.000             566.729.012
Jatuh tempo lebih dari 91 hari                               84.927.033.108          70.262.246.518

                                                            141.932.932.708         115.731.688.853

Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 terdapat piutang usaha yang digunakan sebagai jaminan atas utang bank
(lihat Catatan 13).


6. PERSEDIAAN

                                                             30 Juni 2023         31 Desember 2022
Bahan baku                                                   38.323.502.615          40.359.233.535
Bahan pembantu                                                8.766.528.795           9.730.848.386
Barang jadi                                                   5.975.933.443           1.760.291.878
Barang dalam proses                                          35.063.418.408          53.314.887.553
Total                                                        88.129.383.261         105.165.261.352

Perusahaan tidak melakukan penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.

Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya menggunakan jasa asuransi dari
PT Asuransi Binagriya Upakara pada tahun 2022 dengan nilai total sebesar Rp5.000.000.000.

Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
yang dapat timbul dari risiko tersebut.

Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 terdapat persediaan yang digunakan sebagai jaminan atas utang Bank
(lihat Catatan 13).




                                                                                                       23
Page 27
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. UANG MUKA DAN BEBAN DIBAYAR DIMUKA

    Akun ini terdiri dari:

                                                              30 Juni 2023         31 Desember 2022
Proyek                                                         74.912.881.714          74.912.881.714
Pembelian                                                       1.065.863.037           1.065.863.037
Jaminan                                                                                    11.533.249
Total                                                          75.978.744.751          75.990.278.000

Uang muka proyek pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2020, merupakan pembayaran dimuka
kepada pemasok atas pembelian bahan baku dan bahan pembantu yang digunakan untuk pekerjaan atas
proyek-proyek Perusahaan antara lain RDMP Jo Balikpapan, Manggarai, Supply, Fabrication, dan Installation of
Steel Structure Package 1 - 3 JTB Project.

Uang muka dan biaya dibayar dimuka lain-lain merupakan uang muka pembelian barang konsumabel dan uang
muka operasional yang belum dipertanggung jawabkan.

8. ASET TETAP

                                   Saldo                                                        Saldo
                               1 Januari 2023       Penambahan           Pengurangan         30 Juni 2023
Biaya Perolehan
Kepemilikan langsung
  Tanah                         21.910.047.978                    -                    -      21.910.047.978
  Bangunan                      38.124.094.874                    -                    -      38.124.094.874
  Kendaraan                     53.880.589.000                    -                    -      53.880.589.000
  Mesin dan peralatan pabrik   139.341.185.752            5.480.000                    -     139.346.665.752
  Inventaris kantor              1.764.896.332                    -                    -       1.764.896.332
Sub total                      255.020.813.936            5.480.000                    -     255.026.293.936

Sewa Pembiayaan
 Kendaraan                      21.996.440.000                    -                    -      21.996.440.000
Total Biaya Perolehan          277.017.253.936            5.480.000                    -     277.022.733.936

Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
 Bangunan                       24.715.404.331          953.102.372                    -      25.668.506.703
 Kendaraan                      37.789.627.260        2.898.809.313                    -      40.688.436.573
 Mesin dan peralatan pabrik    119.088.101.099        3.830.588.175                    -     122.918.689.273
 Inventaris kantor               1.664.310.341           18.468.290                    -       1.682.778.631
Sub total                      183.257.443.031        7.700.968.149                    -     190.958.411.180

Sewa Pembiayaan
 Kendaraan                      21.668.580.625           49.078.125                    -      21.717.658.750
Total Akumulasi Penyusutan     204.926.023.656        7.750.046.274                    -     212.676.069.930
Jumlah Tercatat                 72.091.230.280                                                64.346.664.006




                                                                                                            24
Page 28
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. ASET TETAP (Lanjutan)
                                   Saldo                                                   Saldo
                               1 Januari 2022    Penambahan        Pengurangan       31 Desember 2022
Biaya Perolehan
Kepemilikan langsung
  Tanah                         21.910.047.978                -                  -     21.910.047.978
  Bangunan                      38.120.534.874        3.560.000                  -     38.124.094.874
  Kendaraan                     53.880.589.000                -                  -     53.880.589.000
  Mesin dan peralatan pabrik   136.106.178.076    3.235.007.676                  -    139.341.185.752
  Inventaris kantor              1.725.831.332       39.065.000                  -      1.764.896.332
Sub total                      251.743.181.260    3.277.632.676                  -    255.020.813.936

Sewa Pembiayaan
  Kendaraan                     21.996.440.000                -                  -     21.996.440.000
Total Biaya Perolehan          273.739.621.260    3.277.632.676                  -    277.017.253.936

Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan langsung
  Bangunan                      22.902.624.831    1.812.779.500                  -     24.715.404.331
  Kendaraan                     31.992.008.636    5.797.618.624                  -     37.789.627.260
  Mesin dan peralatan pabrik   110.863.856.474    8.224.244.625                  -    119.088.101.099
  Inventaris kantor              1.630.298.761       34.011.580                  -      1.664.310.341
Sub total                      167.388.788.702   15.868.654.329                  -    183.257.443.031

Sewa Pembiayaan
  Kendaraan                     20.465.674.895    1.202.905.730                        21.668.580.625
Total Akumulasi Penyusutan     187.854.463.597   17.071.560.059                  -    204.926.023.656
Jumlah Tercatat                 85.885.157.663                                         72.091.230.280




Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut:

                                                          30 Juni 2023      31 Desember 2022
Beban langsung (Catatan 17)                                 7.699.378.152        16.978.223.815
Beban usaha                                                    50.668.122            93.336.244
Total                                                       7.750.046.274        17.071.560.059




                                                                                                   25
Page 29
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. ASET TETAP (Lanjutan)

Aset bangunan pabrik dan kantor merupakan aset yang berdiri diatas tanah berlokasi di Jalan Lanbau dan Jalan
Bumi Pabuaran – Bogor Jawa Barat Seluas 17.439 m2.

Aset tetap mesin dan bangunan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya. Pada tahun 2022,
Perusahaan menggunakan jasa asuransi dari PT Asuransi Bintang, Tbk dengan nilai total pertanggungan Rp
174.856.921.950.

Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
yang dapat timbul dari resiko tersebut.

Berdasarkan hasil penelaahan, manajemen Perusahaan berkeyakinan tidak ada situasi atau keadaan yang
mengindikasikan penurunan nilai aset tetap.

Aset tetap berupa mesin dan bangunan telah dijaminkan atas utang Bank (lihat Catatan 13).


9. UTANG USAHA

Akun ini merupakan utang usaha kepada:

                                                              30 Juni 2023          31 Desember 2022
Rupiah
  PT Multi Bangun Sejahtera                                    36.862.054.506           30.187.915.954
  PT Sinarindo Megah Perkasa                                    8.320.938.602            4.397.917.301
 PT Paradise Perkasa                                            2.357.455.350            2.507.455.350
 PT Synergy Jayatama                                            1.857.386.823            1.857.386.823
  PT Multi Gapura Pembangunan Semesta                           1.354.501.916            4.510.956.338
 PT Adhiyaksa Daya Sentosa                                      1.174.578.900            1.174.578.900
  PT Wahana Sentra Niaga                                        1.056.094.878            1.746.596.383
 PT Union Tetap Jaya                                              730.851.491              429.061.916
  PT Krakatau Steel                                               723.542.400                        -
 PT Pelita Jaya                                                   716.402.900              565.150.299
 PT Zink Power Austrindo                                          694.966.643                        -
 PT Multi Sukses Mandiri                                          622.249.072              622.249.072
 PT Kinmasaru Ranggun Mandiri                                     575.627.205            2.575.627.205
 PT Prima Hokarbon Internusa                                      463.221.837              463.221.837
 PT Fanah Jaya Maindo                                             454.019.824              454.019.824
 PT Komatsu Marketing and Support Indonesia                       419.584.000              209.792.000
 PT Hempel Indonesia                                              401.974.000              536.818.250
 PT Hanwa Indonesia                                               392.661.922              448.661.922
 PT Petrotec Air Power                                            338.550.000              338.550.000
 PT Pendawa Jaya Abadi                                            327.400.000              327.400.000


                                                                                                             26
Page 30
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. UTANG USAHA (Lanjutan)

                                                                30 Juni 2023     31 Desember 2022
  PT Mitra Logam Pratama                                        299.946.001        299.946.001
  PT Allaloy Cahaya Dynaweld                                    232.005.897        228.411.297
  PT Arthanindo cemerlang                                       225.967.206        225.967.206
  PT Hamasa Steel Centre                                        210.439.001                  -
  PT Jasa langgeng mandiri                                      202.164.151                  -


  Lain-lain                                                   1.388.394.347      13.570.641.384

 Sub Total                                                   62.402.978.871      67.678.325.262

Dollar Amerika Serikat
 PT Indoprima Mandiri Utama                                     383.685.000        427.487.459
 PT Cipta Satria Informatika                                    199.858.683        209.598.463
 PT Quadra Solution                                              92.449.861         96.955.251
 PT Istpro Inti Nusa                                             25.623.339         26.872.050
 Trimble Solution                                                 4.949.687          5.190.902

Sub total                                                       706.566.570        766.104.125

Euro
 PT Optimus Machinery                                           450.342.228        458.688.859

Total Utang usaha                                            63.559.887.669      68.903.118.246

Berikut ini rincian utang usaha berdasarkan kelompok umur sebagai berikut:

                                                               30 Juni 2023     31 Desember 2022
Lancar                                                            725.560.582     12.703.558.133
Jatuh tempo 1 - 30 hari                                        28.839.218.243     17.198.023.706
Jatuh tempo 31 - 60 hari                                        6.431.316.901      4.011.184.137
Jatuh tempo 61 - 90 hari                                        8.796.415.578      4.800.684.321
Jatuh tempo lebih dari 91 hari                                 18.767.376.365     30.189.667.949
Total                                                          63.559.887.669     68.903.118.246




                                                                                                    27
Page 31
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. BEBAN AKRUAL

                                                            30 Juni 2023       31 Desember 2022
   Bunga pinjaman bank                                      49.768.331.755        50.893.331.755
   Denda Utang sewa pembiayaan                                 800.000.000           800.000.000
   Gaji                                                      1.400.807.760           753.862.901
   BPJS                                                          6.873.738             6.873.738
   Lainnya                                                               -         1.028.157.500
   Total                                                    51.976.013.253        53.482.225.894

   Akrual denda pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 merupakan beban yang timbul terkait solusi
   penyelesaian yang ditawarkan Perusahaan kepada lembaga pembiayaan atas penarikan dan penjualan
   aset pembiayaan. Bunga pinjaman bank merupakan beban bunga atas pinjaman bank yang belum
   dibayarkan oleh Perusahaan yang terdiri dari beban bunga PT Indonesia Exim Bank dan PT Bank MNC
   Internasional dengan rincian sebagai berikut:

                                                            30 Juni 2023       31 Desember 2022
   PT Indonesia Exim Bank                                   38.122.562.358        39.247.562.358
   PT Bank MNC Internasional                                11.645.769.397        11.645.769.397
   Total                                                    49.768.331.755        50.893.331.755

11. PERPAJAKAN

   a. Pajak Dibayar Dimuka

                                                           30 Juni 2023         31 Desember 2022
    PPh Psl 28 A                                                259.687.524           259.687.524
    PPh Pasal 23                                              1.997.746.273         1.543.659.486
    Total                                                     2.257.433.797         1.803.347.010



   b. Utang Pajak
                                                           30 Juni 2023         31 Desember 2022
    Pajak Penghasilan
     PPN Keluaran                                            20.003.156.331        14.809.704.466
     PPN SKP/STP                                              1.398.873.915         1.341.174.725
     Pasal 23                                                                          34.602.294
     Pasal 29                                                                           3.947.598
    Total                                                    21.402.030.246        16.189.429.083



                                                                                               28
Page 32
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



11. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan

                                                              30 Juni 2023           31 Desember 2022
    Pajak kini                                                                 -                      -
    Pajak tangguhan                                                            -           (869.886.288)
    Neto                                                                       -           (869.886.288)


   d. Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan dengan taksiran laba kena pajak
      untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                              30 Juni 2023           31 Desember 2022
    Laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan
      menurut laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain                                           5.659.287.518          6.949.950.276

    Beda temporer
     Beban imbalan kerja                                                       -            545.417.587
     (Laba) rugi aktuaria                                                      -             11.430.451
     Beban penyisihan piutang tak tertagih                                     -         (5.154.844.789)
     Sewa guna usaha                                                           -          1.052.905.728
    Sub total                                                                  -         (3.545.091.023)

    Beda tetap
     Pendapatan bunga                                                         -                       -
     Entertainment                                                2.239.262.000           5.050.939.429
     Lain-lain                                                                -          (8.560.981.757)
    Sub total                                                     2.239.262.000          (3.510.042.328)

    Taksiran laba kena pajak                                      7.898.549.518            (105.183.075)
    Kompensasi rugi fiskal                                        7.898.549.518                       -
    Akumulasi Kerugian Fiskal                                                  -           (105.183.075)

    Beban pajak kini                                                           -                      -
    Kredit pajak:
      Pajak penghasilan pasal 23                                               -                      -
    Utang Pajak Penghasilan Pasal 29                                           -                      -



                                                                                                     29
Page 33
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PERPAJAKAN (Lanjutan)

       Taksiran laba kena pajak hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan
       Tahunan Pajak Penghasilan Badan Perusahaan.

   e. Pajak Tangguhan

                                                                               Dikreditkan ke
                                                                                Penghasilan
                                          Saldo           Dikreditkan ke       Komprehensif              Saldo
                                      1 Januari 2023        Laba Rugi               Lain              30 Juni 2023
    Liabilitas imbalan kerja              780.082.524                      -                    -        780.082.524
    Penyisihan piutang tak tertagih     7.307.993.770                      -                    -      7.307.993.770
    Sewa guna usaha                     1.702.934.605                      -                    -      1.702.934.605
    Aset Pajak Tangguhan                9.791.010.898                      -                    -      9.791.010.900


                                                                               Dikreditkan ke
                                                                                Penghasilan
                                          Saldo           Dikreditkan ke       Komprehensif               Saldo
                                      1 Januari 2022        Laba Rugi               Lain            31 Desember 2022
    Liabilitas imbalan kerja              715.027.519           62.540.306           2.514.699           780.082.524
    Penyisihan piutang tak tertagih     8.442.059.624       (1.134.065.854)                  -         7.307.993.770
    Sewa guna usaha                     1.471.295.345          231.639.260                   -         1.702.934.605
    Aset Pajak Tangguhan               10.628.382.487        (839.886.288)           2.514.699         9.791.010.900




                                                                                                            30
Page 34
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   f. Surat Ketetapan Pajak

      Daftar Sisa Tagihan Pajak

      Berdasarkan daftar sisa pajak terutang dari Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi, Perusahaan masih
      memiliki kewajiban perpajakan dengan rincian sebagai berikut:
                                                                      Tanggal
      Nomor SKP/STP                        Tanggal Terbit           Jatuh Tempo       Sisa Tagihan Pajak
       00019/206/11/431/15                    2015                  6/1/2016                661,412,873
       00163/207/11/431/15                    2015                  6/1/2016                175,815,229
       00002/109/11/431/17                    2017                 5/16/2017                283,652,119
       00003/109/11/431/17                    2017                 5/16/2017                583,988,960
       00534/207/16/431/18                 6/26/2018               7/28/2018              1,566,874,833
       Total                                                                              3,271,744,014
      Pada tahun 2018 Perusahaan telah menerima Surat Ketetapan Pajak (SKP) dan Surat Tagihan Pajak
      (STP) dari Direktorat Jenderal Pajak KPP Pratama Depok atas pemeriksaan pajak penghasilkan
      dengan rincian sebagai berikut:

                                                                   Tanggal
       Nomor SKP/STP                     Tanggal Terbit          Jatuh Tempo         Sisa Tagihan Pajak
       00023/201/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                112,875,444
       00051/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,184,000
       00052/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,184,000
       00053/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,184,000
       00054/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,184,000
       00055/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,184,000
       00056/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,184,000
       00057/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,152,000
       00058/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,136,000
       00059/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,120,000
       00060/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,104,000
       00061/240/16/412/18                 7/13/2018               8/12/2018                  1,088,000
       Total                                                                                125,579,444




                                                                                                     31
Page 35
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PERPAJAKAN (Lanjutan)

    Pada tangal 31 Januari 2017 Perusahaan mendapatkan surat teguran No.ST00123/WPJ.33/KP.0604/2017
    yang dikeluarkan oleh DJP KPP Pratama Depok Cimanggis, atas objek pajak sebagai berikut:

      Nomor Produk Hukum       Tahun Pajak      Pokok (SKP)          Sanksi (SKP)        Jumlah (SKP)

    00004/201/12/412/16            2012            625,186,871          300,089,698          925,276,569
    00001/203/11/412/16            2011             29,006,855           13,923,290           42,930,145
    00001/201/11/412/16            2011             80,523,200           38,651,136          119,174,336
    Total                                                                                  1,087,381,050



12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

   Akun ini merupakan utang pembiayaan atas kendaraan kepada:

                                                                30 Juni 2023          31 Desember 2022
   Rupiah
    PT Bank Victoria Syariah                                       267.714.949             337.714.949
    PT Dipo Star Finance                                           127.888.001             127.888.001
   Sub total                                                       395.602.950             465.602.950

   Dollar Amerika
    PT Chandra Sakti Utama Leassing                                800.000.000             800.000.000
    PT Indomobil Finance Indonesia                               4.886.048.691           4.886.048.691
   Sub total                                                     5.686.048.691           5.686.048.691
   Total                                                         6.081.651.641           6.151.651.641
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo
     dalam satu tahun                                                          -                        0

   Bagian Jangka Panjang                                         6.081.651.641           6.151.651.641

   PT Bank Victoria Syariah

   Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. 012/OL-BVIS/COMM/IX/13 tanggal 30 September 2013
   antara Perusahaan dengan PT Bank Victoria Syariah, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai
   berikut:




                                                                                                        32
Page 36
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (Lanjutan)

   Penggunaan fasilitas : Take Over Fasilitas PT Yustika Utama Energi
   Jenis aset           : Dua Unit Excavator Kobelco HD SK480LC-8 Super X
   Pembiayaan           : Rp4.425.000.000
   Harga beli bank      : Rp4.425.000.000
   Harga jual bank      : Rp5.522.186.831
   Bunga                : 15%
   Jangka waktu         : 36 bulan

   Jadual angsuran pokok atas pinjaman pembiayaan kepada PT Bank Victoria Syariah, yang telah jatuh
   tempo sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan belum terdapat restrukturisasi jadual
   angsuran pinjaman.

   PT Dipo Star Finance

   Berdasarkan surat No. 0026296/2/01/11/2014 tanggal 26 Januari 2015 antara Perusahaan dengan PT Dipo
   Star Finance, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai berikut :

   Jenis aset             : Mitsubishi L200 Strada E-2 Double Cab CR-HD-X Triton TH.2014 Plat Hitam
   Harga perolehan        : Rp900.000.000
   Pembiayaan             : Rp720.000.000
   Uang muka              : Rp180.000.000
   Bunga                  : 5% Flat
   Jangka waktu           : 24 bulan

   Jadual angsuran pokok atas pinjaman pembiayaan kepada PT Dipo Star Finance, yang telah jatuh tempo
   sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan belum terdapat restrukturisasi jadual angsuran
   pinjaman.

   PT Indomobil Finance Indonesia

   Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. 00008/CAD-FLEET/III/14 tanggal 12 Mei 2014 antara
   Perusahaan dengan PT Indomobil Finance Indonesia, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai
   berikut :

   Penjual/Supplier       : PT Mitra Profitamas Motor
   Jenis Aset             : 10 Unit Hino ZY5041 8X4 700
   Pembiayaan             : USD138.061/unit
   Imbalan Jasa           : USD20.004,92
   Jangka Waktu           : 36 Bulan

   Berdasarkan perjanjian diatas diketahui bahwa pada akhir masa sewa guna usaha, Perusahaan
   mempunyai hak opsi untuk membeli aset tersebut atau untuk memperpanjang masa sewa guna usaha.




                                                                                                      33
Page 37
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (Lanjutan)

   PT BTMU – BRI Finance

   a. Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. F035522 tanggal 26 November 2013 antara Perusahaan
      dengan PT BTMU – BRI Finance, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai berikut :

      Penjual/Supplier     : PT Tri Swardana Utama
      Jenis Aset           : Delapan Unit Mercedes Benz Actros 3939K+ (2013)
      Pembiayaan           : USD168.300/unit
      Imbalan Jasa         : USD1.000.000
      Jaminan              : USD346.400
      Imbalan jasa         : SIBOR (6M) + per tahun
      Jangka Waktu         : 36 Bulan

   b. Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. F036897 tanggal 20 Oktober 2014 antara Perusahaan
      dengan PT BTMU – BRI Finance, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai berikut :

      Penjual/Supplier     : PT Tri Swardana Utama
      Jenis Aset           : Man TGS 40 480
      Jumlah               : 10 Unit
      Tahun                : 2 unit 2012, 5 unit 2013 dan 3 unit 2012
      Harga perolehan      : USD1.482.800
      Jangka Waktu         : 36 Bulan

   c. Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No. F036895 tanggal 24 Oktober 2014 antara Perusahaan
      dengan PT BTMU – BRI Finance, perincian sewa guna usaha antara lain sebagai berikut :

      Penjual/Supplier     : PT Tri Swardana Utama
      Jenis Aset           : Dua Unit Komatsu Bulldozer D85E-SS-2
      Harga perolehan      : USD517.000
      Uang muka 20%        : USD103.400
      Pembiayaan           : USD413.600
      Imbalan Jasa         : Berdasarkan Rate H-3
      Jangka Waktu         : 36 Bulan

      Berdasarkan perjanjian diatas diketahui bahwa pada akhir masa sewa guna usaha, Perusahaan
      mempunyai hak opsi untuk membeli aset tersebut atau untuk memperpanjang masa sewa guna usaha.

      Berdasarkan Novasi perjanjian No. 009LA2017011 tanggal 19 Juli 2017 antara BRI-Finance (“BRIF”)
      dengan PT Victor Dua Tiga Mega (“VDTM”) (selanjutnya disebut “Perjanjian Pengalihan Hak dan
      Kewajiban”) telah terjadi pengalihan hak dan kewajiban dari Perseroan kepada VDTM yang akan
      mengambil alih dan mengoperasikan barang modal serta menjalankan kewajiban pembayaran uang
      sewa guna usaha kepada BRIF Hal tersebut juga telah dikonfirmasi oleh VDTM berdasarkan surat
      keterangan yang dikeluarkan oleh VDTM kepada pihak-pihak yang berkepentingan No. 024/SK/VDTM-
      Legal/III/18. Perusahaan telah melepaskan aset-aset sewa guna usaha berupa Delapan Unit Mercedes
      Benz Actros 3939K, Lima Unit Man TGS 40.400, Lima Unit Man TGS 40.480 dan Dua Unit Komatsu
      Bulldozer D85E-SS-2 kepada PT BTMU - BRI Finance (catatan 8 dan 12).


                                                                                                   34
Page 38
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (Lanjutan)

   PT Chandra Sakti Utama Leasing (CSUL)

   Berdasarkan perjanjian sewa guna usaha yang dibuat antara Perusahaan dengan PT Chandra Sakti Utama
   Leasing (CSUL) No.10.30.2013.08.08678 tanggal 19 Agustus 2013 yang telah diubah berdasarkan surat
   No.354/CSUL/IV/2014, dan berdasarkan perjanjian sewa guna usaha No.10.30.2014.04.00209 tanggal 10
   April 2014 yang telah diubah berdasarkan surat No.0287/CSUL/III/2014 perincian sewa guna usaha antara
   lain sebagai berikut :

   Penjual/Supplier     : PT Tri Swardana Utama
   Jenis Aset           : 10 Unit Mercedez Benz Actros 4843K (8x4) dan 7 Unit Mercedez Benz Actros
                          3939K (6x4)
   Pembiayaan           : USD1.545.775,00 dan USD966.042,00
   Jangka Waktu         : 31 Bulan

   Berdasarkan putusan Pengadilan Niaga dengan Surat Putusan No. 62/PDT.SUS-PKPU/2016/PN dan
   No. 90/PDT.SUS-PKPU/2016/PN Jakarta Pusat, CSUL telah melakukan gugatan kepada Perusahaan
   terkait tidak dipenuhinya kewajiban pembayaran angsuran aset pembiayaan sejak tahun 2016, didalam
   putusan, Hakim memutuskan menolak semua tuntutan hak tagih CSUL kepada Perusahaan atas sisa
   kewajiban pembayaran yang dianggap oleh CSUL belum dibayarkan, dikarenakan tagihan tersebut tidak
   dapat dibuktikan secara sederhana. CSUL menganggap Perusahaan masih memiliki sisa kewajiban yang
   masih harus dibayarkan, sementara Perusahaan menyatakan CSUL telah melakukan penjualan atas
   seluruh objek leasing dan hasil penjualan objek leasing tersebut telah melebihi seluruh kewajiban
   Perusahaan kepada CSUL berdasarkan Perjanjian Leasing CSUL I dan Perjanjian Leasing CSUL II,
   sehingga Perusahaan tidak memiliki kewajiban pembayaran apapun kepada CSUL. Dikarenakan tuntutan
   CSUL mengenai sisa kewajiban telah dibantah oleh Perusahaan, maka diperlukan adanya pembuktian dari
   CSUL mengenai sisa kewajiban Perusahaan tersebut. Oleh karena itu masih ada upaya hukum yang dapat
   dilakukan CSUL terhadap Perusahaan yaitu mengajukan gugatan Perdata terhadap Perusahaan pada
   Pengadilan Negeri sebagaimana diamanahkan dalam Pasal 25 ayat (2) syarat dan ketentuan Perjanjian
   Leasing CSUL I dan Perjanjian Leasing CSUL II. Namun demikian, sampai dengan tanggal diterbitkannya
   laporan keuangan CSUL tidak melakukan pengajuan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri.

   Perusahaan dengan CSUL telah beberapa kali melakukan komunikasi guna mencapai kesepakatan dalam
   penyelesesian permasalahan tersebut diatas, terakhir, berdasarkan komunikasi dan pembahasan antara
   Manajemen Perusahaan dengan CSUL, melalui surat Nomor 049/LIT/HO/CSUL/VI/2019 tanggal 13 Juni
   2019, CSUL memberikan persetujuan penyelesaian kewajiban Perusahaan senilai Rp5.000.000.000
   (catatan 8 dan 29).

   Semua utang sewa pembiayaan tersebut diatas, merupakan transaksi kepada pihak ketiga.




                                                                                                     35
Page 39
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK

                                                                 30 Juni 2023        31 Desember 2022
   PT Indonesia Exim Bank                                       196.986.868.439         200.556.868.439
   PT Bank MNC Internasional Tbk                                 30.665.795.100          30.665.795.100
   Total Utang Bank                                             227.652.663.539         231.222.663.539
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
     satu tahun                                                  33.820.575.143          34.120.575.143
   Bagian Jangka Panjang                                        193.832.088.396         197.102.088.396

   PT Indonesia Exim Bank

   Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari PT Indonesia Exim Bank berdasarkan Perjanjian Kredit Modal
   Kerja Ekspor No. 60 tanggal 20 Mei 2013 yang dibuat dihadapan Notaris Sri Rahayuningsih, SH. Perjanjian
   kredit tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan. Berdasarkan surat No. BS.0079/RSA/06/2016
   tanggal 9 Juni 2016 dan surat No. BS.0083/RSA/06/2016 tanggal 28 Juni 2016, Perusahaan dan PT
   Indonesia Exim Bank setuju untuk melakukan penurunan suku bunga dan perubahan (konversi) valuta
   mata uang seluruh fasilitas pembiayaan atas nama PT Arkha Jayanti Persada Tbk. dari valuta Dolar
   Amerika Serikat (USD) menjadi valuta Rupiah (IDR) dengan menggunakan nilai tukar/kurs USD ke IDR
   sesuai pada saat dilakukannya penandatanganan Perjanjian Restrukturisasi (1 USD = Rp13.345). Terakhir,
   berdasarkan surat No. BS.0107/RSA/03/209 tanggal 29 Maret 2019, Perusahaan dan PT Indonesia Exim
   Bank setuju untuk melakukan perubahan jadwal angsuran dan perubahan covenant pinjaman. Rincian
   fasilitas kredit setelah restrukturisasi adalah sebagai berikut:

   a. Jenis Kredit    : Modal Kerja Ekspor - I
      Sifat Kredit    : Non Revolving
      Nilai Plafond   : Rp26.428.989.838
      Suku Bunga      : Oktober 2018 - September 2020 sebesar 0,50% p.a
      Jatuh tempo     : 30 September 2028

   Ketentuan KMKE 1
   Digunakan untuk pembiayaan modal kerja industri komponen alat berat (Take Over dari CIMB niaga &
   Tambahan Modal Kerja)

   b. Jenis Kredit    : Pembiayaan Modal Kerja Ekspor - II
      Sifat Kredit    : Revolving
      Nilai Plafond   : Rp94.395.998.555
      Suku Bunga      : Oktober 2018 - September 2020 sebesar 0,50% p.a
      Jatuh tempo     : 30 September 2028

      Ketentuan KMKE 2
      Modal Kerja Untuk Pembuatan komponen alat-alat berat




                                                                                                       36
Page 40
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

   c. Jenis Kredit      : Pembiayaan Modal Kerja Ekspor - III
      Sifat Kredit      : Tetap
      Nilai Plafond     : Rp39.643.848.757
      Suku Bunga        : Oktober 2018 - September 2020 sebesar 0,50% p.a
      Jatuh tempo       : 30 September 2028

   d. Jenis Kredit      : Pembiayaan Investasi Ekspor - I
      Sifat Kredit      : Tetap
      Nilai Plafond     : Rp51.870.529.302
      Suku Bunga        : Oktober 2018 - September 2020 sebesar 0,50% p.a
      Jatuh tempo       : 30 September 2028

   e. Fasilitas Kredit Investasi Ekspor - II dengan nilai plafond USD2.800.000 dihapuskan.

   f.   Jenis Kredit    : Tunggakan Bunga yang dijadwalkan atas Pembiayaan Modal Kerja Ekspor - I, II & III
        Sifat Kredit    : Non Revolving
        Nilai Plafond   : Rp26.137.887.428
        Suku Bunga      : Tidak dikenakan suku bunga
        Jatuh tempo     : 28 September 2028

   g. Jenis Kredit      : Tunggakan Bunga Yang Dijadwalkan atas Pembiayaan Investasi Ekspor - I
      Sifat Kredit      : Non Revolving
      Nilai Plafond     : Rp8.659.297.063
      Suku Bunga        : Tidak dikenakan suku bunga
      Jatuh tempo       : 28 September 2028

   h. Jenis Kredit      : Bunga Yang Ditangguhkan atas Pembiayaan Modal Kerja Ekspor - I, II dan III
      Sifat Kredit      : Non Revolving
      Nilai Plafond     : Rp3.260.989.565
      Suku Bunga        : Tidak dikenakan suku bunga
      Jatuh tempo       : 28 September 2028

   i.   Jenis Kredit    : Bunga Yang Ditangguhkan atas Pembiayaan Investasi Ekspor - I
        Sifat Kredit    : Non Revolving
        Nilai Plafond   : Rp1.016.458.535
        Suku Bunga      : Tidak dikenakan suku bunga
        Jatuh tempo     : 28 September 2028

   Jaminan:

   a. Satu bidang tanah dan bangunan, SHGB No. 665 yang berlokasi Perumahan Jatijajar, Kecamatan
      Cimanggis, Kabupaten Bogor, dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar
      Rp511.800.000




                                                                                                         37
Page 41
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

   b. Satu bidang tanah dan bangunan, SHM No. 19 yang berlokasi di Perumahan Duren Village Blok C4
      No. 12C, Kelurahan Sudimara Selatan, dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar
      Rp412.890.000
   c. Satu bidang tanah dan pabrik, SHM No. 10571 yang berlokasi di Desa Pabuaran, Kecamatan Cibinong,
      Bogor, dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar Rp6.467.641.000
   d. Tujuh bidang tanah dan bangunan pabrik terdiri dari SHM No. 1321, 1322, 1405, 1324, 1325, 1326 dan
      1327 yang berlokasi di Karang Asem Barat dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar
      Rp32.514.800.000
   e. Enam bidang tanah dan bangunan pabrik terdiri dari SHM No. 159, 160, 161, 162, 163 dan 164 yang
      berlokasi di Cimahi dengan nilai hak tanggungan tanah dan bangunan sebesar Rp43.198.270.000
   f. Satu bidang tanah dan pabrik dengan nilai Rp23.750.000.000
   g. Fidusia atas mesin dan peralatan pabrik milik Perusahaan yang berlokasi di Pabuaran dengan nilai
      Rp10.005.729.000
   h. Fidusia atas mesin dan peralatan pabrik milik Perusahaan yang berlokasi di Jl. Lanbau No. 8 dengan
      nilai Rp25.824.450.000
   i. Fidusia atas mesin dan peralatan pabrik milik Perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Kosambi Curug
      dengan nilai Rp26.973.810.000.
   j. Fidusia atas mesin milik Perusahaan yang berlokasi di Jl. Lanbau No. 8 dengan nilai Rp9.500.000.000
   k. Fidusia atas mesin milik Perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Kosambi Curug dengan nilai
      Rp33.250.000.000
   l. Fidusia atas seluruh piutang milik Perusahaan dengan nilai Rp10.000.000.000
   m. Fidusia atas seluruh persediaan milik Perusahaan dengan nilai Rp10.000.000.000
   n. Fidusia atas seluruh utang milik Perusahaan dengan nilai Rp100.000.000.000
   o. Fidusia atas seluruh persediaan barang berupa alat baja milik Perusahaan yang berlokasi di Jl.
      Kampung Padurenan dengan nilai Rp80.000.000.000
   p. Corporate Guarantee atas nama Perusahaan.
   q. Personal Guarantee atas nama Tatit Jatmiko.
   r. Personal Guarantee atas nama Dwi Hartanto.
   s. Personal Guarantee atas nama Lasmini Nurhayati Novi.

   Selama Debitur masih memiliki kewajiban membayar kepada Kreditur dan/atau selama jangka waktu
   Perjanjian Kredit, maka tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Kreditur, Debitur dilarang melakukan
   hal-hal sebagai berikut:

   1. Melakukan merger atau akuisisi yang dapat menghambat kewajiban pembayaran fasilitas Kredit
      kepada Kreditur jika Debitur merupakan badan hukum Perusahaan Terbatas.
   2. Dalam hal Debitur merupakan badan hukum Perusahaan Terbatas atau badan usaha Perusahaan
      Komanditer, terkait struktur dan aset perusahaan
      a. Melakukan konsolidasi usaha dan/atau penyertaan modal dan/atau pembelian saham kepada
          perusahaan lain; dan/atau,
      b. Mengubah anggaran dasar atau mengubah status Debitur; dan/atau,
      c. Membagikan deviden atau keuntungan usaha dalam bentuk apapun juga dan/atau dalam jumlah
          beberapapun juga kepada pemegang sahamnya atau pemilik modalnya; dan/atau,




                                                                                                            38
Page 42
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

      d.  Mengubah atau memperbolehkan struktur permodalannya diubah; dan/atau,
      e.  Mengubah komposisi pemegang saham atau pemilik modal Debitur dan/atau susuna pengurus
          Debitur (anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris) atau susunan pesero Debitur
          (anggota pesero pengurus dan/atau anggota pesero Komanditer).
   3. Syarat lainnya sesuai Syarat-syarat Umum Perjanjian Kredit PT Indonesia Exim Bank.

   Hal yang harus dilakukan debitur:

   1. Menyampaikan ke kreditur :
      a. Laporan Keuangan yang diaudit KAP yang terdaftar sbg rekanan kreditur selambatnya 180 hari
      b. Laporan Keuangan triwulan yang di tanda tangan direksi debitur yang berwenang selambatnya 60
           hari kalender setelah akhir periode laporan
      c. Laporan. Penilaian atas seluruh jaminan yang dijaminkan debitur (aktiva tetap) & jaminan dari
           pihak ketiga yang dijaminkan
   2. Memelihara D.E.R. maks. 3 kali
   3. Jaga rasio persediaan barang & piutang dagang serta uang muka pembelian bahan baku min. 125%
      dari baki debet KMKE 1 & 2
   4. Lapor secara tertulis ke kreditur atas tambahan hutang dari bank atau lembaga pembiayaan lain
   5. Pembagian deviden bisa dilakukan dahulu, dengan pemberitahuan ke kreditur paling lambat 14 hari
      setelah deviden dibagi
   6. Pejabat berwenang yang mewakili debitur telah melakukan pengikatan atas seluruh jaminan dalam
      perjanjian kredit secara yuridis sempurna & diserahkan kreditur maks. 3 bulan sejak tanggal
      penandatangan perjanjian pengikatan jaminan

   Permohonan Persetujuan

   Sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi dan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan
   dalam Perjanjian Kredit yang terkait dengan Rencana Transaksi, Perusahaan dengan ini mengajukan
   permohonan persetujuan untuk mengubah dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka (Go
   Public) dengan No 011/AJP/LO-IEB/VI/18 tanggal 28 Juni 2018.

   Permohonan Perubahan

   Sehubungan dengan pelaksanaan Rencana IPO dan dengan mengingat status Perusahaan setelah
   pelaksanaan Rencana IPO sebagai suatu perusahaan terbuka, maka Perusahaan dengan ini mengajukan
   perubahan oleh Bank atas ketentuan dalam Perjanjian Kredit yang terkait dengan kewajiban Perusahaan
   untuk mengajukan permohonan persetujuan tertulis terlebih dahulu kepada Bank sebelum melaksanakan
   perubahan susunan pemegang saham Perusahaan dan untuk meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu
   kepada Bank untuk membayar atau menyatakan dapat dibayar suatu deviden.

   Surat permohonan perubahan negative covenant telah disampaikan kepada pihak Bank dan telah
   mendapatkan persetujuan perubahan/restrukturisasi Nomor BS.0059/RSA/09/2018 tanggal 27 September
   2018 dengan perubahan sebagai berikut:




                                                                                                   39
Page 43
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

   Selama Debitur masih memiliki kewajiban membayar kepada kreditur dan/atau selama jangka waktu
   Perjanjian Kredit, maka tanpa pemberitahuan secara tertulis terlebihdahulu dalam jangka waktu 30 Hari
   (tigapuluh) hari kalender kepada LPEI Debitur dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut:
   a. Melakukan konsolidasi usaha dan/atau penyertaan modal dan/atau pembelian saham kepada
        perusahaan lain; dan/atau,
   b. Mengubah anggaran dasar atau mengubah status Debitur; dan/atau,
   c. Membagikan deviden atau keuntungan usaha dalam bentuk apapun juga dan/atau dalam jumlah
        beberapapun juga kepada pemegang sahamnya atau pemilik modalnya; dan/atau,
   d. Mengubah atau memperbolehkan struktur permodalannya diubah; dan/atau,
   e. Mengubah komposisi pemegang saham atau pemilik modal Debitur dan/atau susuna pengurus Debitur
        (anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris) atau susunan pesero Debitur (anggota pesero
        pengurus dan/atau anggota pesero Komanditer).

   Berikut mutasi atas pembayaran utang bank masing-masing fasilitas:

                                                                 30 Juni 2023       31 Desember 2022
   KMKE I                                                         1.197.763.639         1.546.484.756
   KMKE II                                                        1.426.487.416         3.354.478.446
   KMKE III                                                         945.748.945         1.945.816.452
   KIE I                                                                      -         1.849.720.347
   Total Pembayaran                                               3.570.000.000         8.696.500.001


   PT Bank MNC Internasional Tbk

   Berdasarkan Surat Nomor 723/SAMG-AJP/XI18 tanggal 23 Nopember 2018 dari PT Bank MNC
   Internasional Tbk ("Kreditur") mengenai Persetujuan Permohonan Addendum Atas Perubahan Susunan
   Pengurus dan Permodalan dan IPO (Go Publik) PT Arkha Jayanti Persada ("Debitur"), dengan syarat dan
   kondisi sebagai berikut:

   1. Kreditur       : PT Bank MNC International, Tbk
   2. Debitur        : PT Arkha Jayanti Persada, Tbk.
   3. Kondisi Khusus :
      a. Bank menyetujui debitur untuk melakukan IPO (Go Publik) menjadi perusahaan terbuka;
      b. Dalam kaitan proses IPO tersebut Bank menyetujui untuk:
          - Perubahan Anggaran Dasar Debitur.
          - Perubahan Susunan Pengurus Debitur.
          - Perubahan Pemegang Saham Debitur, sesuai surat debitur diatas.
      c. Memberikan persetujuan bank dan merubah Negative Covenant (Tidak Diperkenankan Tanpa
         Persetujuan Tertulis dari Bank) menjadi Affirmative Covenant (Diperkenankan Dengan
         Pemberitahuan Secara Tertulis Kepada Bank) minimal 30 hari sebelum perubahan tersebut
         dilaksanakan, dengan rincian sebagai berikut:




                                                                                                     40
Page 44
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

          - Pembagian deviden kepada pemegang saham (khususnya pemegang saham public)
          - Perubahan Struktur Permodalan
          - Perubahan Pemegang Saham
          - Perubahan Susunan Pengurus
      d. Mewajibkan Bpk. Dwi Hartanto dan Bpk. Tatit Jatmiko mempertahankan kepemilikan Mayoritas.
      e. Melakukan pembayaran pokok pinjaman kepada Bank MNC sebesar Rp10 Milyar (hasil dari IPO)
         paling lambat 30 hari setelah hasil IPO diterima debitur.
      f. Debitur wajib menyerahkan dan melakukan pengikatan Hak Tanggungan atas Sertifikat Jaminan
         SHM 1458 dan SHM 1460, yang belum diserahkan ke Bank MNC paling lambat 1 bulan sejak dana
         IPO diterima debitur.
      g. Debitur wajib menyerahkan dan mengupdate Jaminan Fidusia Piutang (Account Receivable) dan
         Persediaan (Inventory).

   4. Hal-hal Yang Wajib dilakukan Debitur (Positive Covenant) :
      Tetap, merujuk kepada Pasal 6 perihal "Ketentuan Khusus", ayat 1a "Debitur Wajib melakukan hal-hal"
      dalam Akta Perjanjian Kredit No. 270, 271 dan 272 tanggal 26 September 2018 yang dibuat dihadapan
      Notaris Herry Sosiawan, SH, Notaris di Tangerang berikut seluruh turutannya dan seluruh
      perubahannya dengan mengubah dan menambahkan point-point sebagai berikut:
      a. Menyampaikan update proses IPO menjadi emiten ke Bank MNC per triwulan.
      b. Menyampaikan surat pernyataan dari Direksi dan Dewan Komisaris baru (sesuai rencana IPO)
          untuk tetap berkomitmen terkait pemenuhan kewajiban debitur kepada Bank MNC.
      c. Jika Debitur Batal melakukan IPO, maka akan dilakukan perubahan kembali atas perubahan
          positive dan negative covenant yang terkait dengan IPO.

   5. Hal-hal Yang Tidak Boleh Dilakukan (Negative Covenants):
      Tetap, sesuai Perjanjian Kredit Merujuk kepada Pasal 6 perihal "Ketentuan Khusus", ayat 1b "Tanpa
      persetujuan Tertulis terlebih dahulu dari bank, Debitur tidak diperkenankan melakukan tindakan-
      tindakan dalam Akta Perjanjian Kredit No. 270,271 dan 272 tanggal 26 September 2013 yang dibuat
      dihadapan Notaris Herry Sosiawan, SH, Notaris di Tangerang berikut seluruh turutannya dan seluruh
      perubahannya, kecuali yang disetujui dalam kondisi khusus diatas (point 3).

   6. Struktur Pinjaman :
      Outstanding                 : Rp33.584.572.360
      Tunggakan Bunga             : Rp1.849.268.911,50 (Dibayar diakhir periode)
      Bunga Deffered              : Rp3.009.292.035,40 (Dibayar diakhir periode)
      Denda                       : Rp2.165.983.778,64 (Dihapuskan)
      Suku Bunga                  : 10% pa (subject to review)
      Tenor                       : 36 bulan (sesuai jangka waktu sebelumnya)
      Pembayaran Pokok            : a.Upfront : Rp 10 Milyar (paling lambat 30 hari setelah IPO)
                                    b.Tahun I : Rp333.333.333/bulan
                                    c.Tahun II : Rp1.000.000.000/bulan
                                    d.Tahun III : Rp1.500.000.000/bulan




                                                                                                      41
Page 45
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

   7. Jaminan:
      1. Tanah kosong rencana perluasan pabrik di Jl. Lanbau No. 8 Kampung Gudang RT.06 RW.09
         Dewa Karang Asem, Kec. Citeureup, Bogor, SHM.1458, 1460 an. Dwi Hartanto sudah diserahkan
         ke Bank dan SHM.1452 dan 1455 belum diserahkan ke Bank.
      2. Fiducia atas Persediaan/Inventory PT Arkha Jayanti Persada Rp25 Milyar.
      3. Fiducia atas Piutang/Account Receivable PT Arkha Jayanti Persada Rp25 Milyar.
      4. PG an. Tatit Jatmiko, Dwi Hartanto, Lasmini N Novi.

   8. Biaya-biaya : Biaya asuransi, appraisal, notaris dan seluruh biaya yang timbul dikemudian hari yang
      berkaitan dengan fasilitas ini menjadi beban Debitur.

   9. Ketentuan Lainnya: Tetap dan tidak berubah sesuai dengan Perjanjian Kredit terdahulu yang sudah
      disepakati.

    Berdasarkan surat perubahan No. 122/MNCB-AJP/PTK/Add/10/2016 tanggal 31 Oktober 2016,
    Perusahaan dan PT Bank MNC Internasional Tbk setuju untuk melakukan alokasi seluruh jumlah
    kewajiban pokok fasilitas kredit yang tertunggak menjadi fasilitas pinjaman baru dan melakukan perubahan
    (konversi) valuta mata uang seluruh kewajiban pokok fasilitas kredit yang tertunggak atas nama PT Arkha
    Jayanti Persada Tbk. dari valuta Dolar Amerika Serikat (USD) menjadi valuta Rupiah (IDR), dengan rincian
    sebagai berikut:

   a. Mengalokasikan seluruh jumlah kewajiban pokok fasilitas kredit yang tertunggak menjadi fasilitas
      Pinjaman Transaksi Khusus 2 dan mengkonversi seluruh jumlah kewajiban pokok fasilitas kredit yang
      tertunggak berdasarkan perjanjian Transaksi Khusus yaitu sebesar USD1.877.616 kedalam mata uang
      Rupiah sehingga menjadi sebesar Rp24.502.888.800 dan sekaligus menggabungkan jumlah tersebut
      dengan jumlah kewajiban pokok berdasarkan Pinjaman Investasi - II yaitu sebesar Rp9.687.906.300
      sehingga jumlah keseluruhan kewajiban pokok fasilitas kredit yang tertunggak adalah sebesar
      Rp34.190.795.100.

       Jenis Kredit                            : Pinjaman Transaksi Khusus
       Jumlah kewajiban pokok yang             : USD1.877.616
       tertunggak
       Jumlah kewajiban bunga tertunggak       : USD47.882,66
       yang ditangguhkan pembayarannya
       (Deffered)
       Jumlah kewajiban bunga tertunggak       : USD95.387,46
       s.d tanggal 30 September 2016
       Jenis Kredit                            : Pinjaman Investasi - II
       Jumlah kewajiban pokok yang             : Rp9.687.906.300
       tertunggak
       Jumlah kewajiban bunga tertunggak       : Rp325.932.678
       yang ditangguhkan pembayarannya
       (Deffered)
       Jumlah kewajiban bunga tertunggak       : Rp902.702.706
       s.d tanggal 30 September 2016


                                                                                                         42
Page 46
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

      Sehingga rincian fasilitas kredit setelah alokasi dan konversi (restrukturisasi) menjadi sebagai berikut:

      Jenis Kredit     : Pinjaman Transaksi Khusus - II
      Nilai Plafond    : Rp34.190.795.100
      Sifat            : On Liquidation Basis
      Suku Bunga       : 10% p.a - 12% p.a
      Jangka Waktu     : 1 Oktober 2016 s.d 25 April 2021

   b. Mengkonversi seluruh kewajiban bunga fasilitas kredit tertunggak yang ditangguhkan pembayarannya
      berdasarkan perjanjian Transaksi Khusus yaitu sebesar USD47.882,66 ke dalam mata uang Rupiah
      sehingga menjadi sebesar Rp624.868.713 dan menggabungkan jumlah tersebut dengan bunga fasilitas
      kredit tertunggak yang ditangguhkan pembayarannya berdasarkan Pinjaman Investasi - II yaitu sebesar
      Rp325.932.678. Sehingga jumlah keseluruhan kewajiban bunga fasilitas kredit tertunggak yang
      ditangguhkan pembayarannya adalah sebesar Rp950.801.391.

   c. Mengkonversi seluruh kewajiban bunga fasilitas kredit yang terunggak berdasarkan perjanjian
      Transaksi Khusus sampai dengan tanggal 30 September 2016 yaitu sebesar USD95.387,46 kedalam
      mata uang Rupiah sehingga menjadi sebesar Rp1.244.806.353 dan menggabungkan jumlah tersebut
      dengan kewajiban bunga fasilitas kredit yang tertunggak berdasarkan Pinjaman Investasi - II yaitu
      sebesar Rp902.702.706. Sehingga jumlah keseluruhannya menjadi Rp2.147.509.059,43.

   Jaminan :

   a. Hak tanggungan atas tanah yang masih berstatus (AJB) atas nama Dwi Hartanto dan Tatit Jatmiko
      yang terletak di Karang Asem Barat, Bogor.
   b. Fidusia atas tagihan atas nama Perusahaan sebesar Rp25.000.000.000
   c. Fidusia atas inventory atas nama Perusahaan sebesar Rp25.000.000.000
   d. Fidusia atas mesin atas nama Perusahaan sebesar Rp11.375.000.000
   e. Personal Guarantee dari pemegang saham sebesar plafond.
   f. Cash Collateral sebesar 20% dari nilai opening letter of credit/SKBDN

   Negative Covenants

   1. Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari kreditur, debitur tidak diperkenankan melakukan
      tindakan dibawah ini, kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur sehari-hari yang tidak
      mempengaruhi kemampuan DEBITUR untuk melaksnakan:
      - Menjual dan atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/memyerahkan
          pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik DEBITUR baik berupa barang bergerak maupun
          tidak bergerak.
      - Menjaminkan/mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan DEBITUR kepada orang/pihak
          lain, kecuali menjaminkan/mengagunkan kekayaan kepada KREDITUR sebagaimana termaktub
          dalam perjanjian jaminan.




                                                                                                              43
Page 47
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

      -   Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban membayar kepada pihak ketiga,
          termasuk memberikan jaminan secara langsung maupun tidak langsung atas kewajiban pihak
          ketiga.
      -   Memberikan pinjaman kepada atau menerima pinjaman dari pihak lain.

   2. Tindakan yang berkaitan dengan struktur perusahaan debitur, namun tidak terbatas pada:
      - Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur ;
      - Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan (corporate structure) antara lain
          peleburan, penggabungan dan pengambilalihan.

   Syarat dan Ketentuan Umum Fasilitas Kredit

   1. Mengasuransikan seluruh jaminan
   2. Menyalurkan transaksi keuangan melalui rekening Debitur
      Memberikan pada Bank setiap waktu, baik diminta maupun tidak diminta segala dokumen dan atau
      transaksi/informasi/keterangan/data secara lengkap, tepat, benar dan terkini serta sesuai dengan
      kedaan sebenarnya berkenaan dengan:
      a. Keadaan keuangan dan usaha debitur (seperti namun tidak terbatas pada laporan keuangan)
      b. Perubahan anggaran dasar berikut seluruh pengesahan, persetujuan dan atau pelaporan oleh dan
          kepada pihak yang berwenang, serta pendaftaran keapda pihak berwenang
   3. Menyerahkan laporan keuangan tahunan (audited) paling lambat 120 Hari
   4. Menyerahkan laporan keuangan tahunan yang merupakan lampiran SPT PPh tahunan Perusahaan
   5. Menyerahkan laporan penjualan, aging piutang dan persediaan per 3 bulanan

   Permohonan Persetujuan

   Sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi dan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan
   dalam Perjanjian Kredit yang terkait dengan Rencana Transaksi, Perusahaan dengan ini mengajukan
   permohonan persetujuan untuk mengubah dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka (Go
   Public) dengan No 015/AJP/LO-MNC-VI/18 tanggal 28 Juni 2018.

   Permohonan Perubahan

   Sehubungan dengan pelaksanaan Rencana IPO dan dengan mengingat status Perusahaan setelah
   pelaksanaan Rencana IPO sebagai suatu perusahaan terbuka, maka Perusahaan dengan ini mengajukan
   pencabutan oleh Bank atas ketentuan dalam Perjanjian Kredit yang terkait dengan kewajiban Perusahaan
   untuk mengajukan permohonan persetujuan tertulis terlebih dahulu kepada Bank sebelum melaksanakan
   perubahan susunan pemegang saham Perusahaan dan untuk meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu
   kepada Bank untuk membayar atau menyatakan dapat dibayar suatu deviden,

   Surat permohonan perubahan negative covenant telah disampaikan kepada pihak Bank dan telah
   mendapatkan persetujuan perubahan/restrukturisasi Berdasarkan Surat Nomor 723/SAMG-AJP/XI18
   tanggal 23 November 2018 mengenai Persetujuan Permohonan Addendum Atas Perubahan Susunan
   Pengurus.



                                                                                                    44
Page 48
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG BANK (Lanjutan)

   Berikut mutasi atas pembayaran utang bank masing-masing fasilitas:

                                                                  30 Juni 2023       31 Desember 2022
   Pinjaman Transaksi Khusus - II                                                -      1.550.000.000


14. LIABILITAS IMBALAN KERJA

   Perusahaan telah menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti untuk seluruh karyawan tetap, uang
   penghargaan masa kerja dan ganti kerugian dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja. Perhitungan
   dilakukan berdasarkan Undang-undang Tenaga Kerja No. 13 tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003. Tidak ada
   pendanaan khusus yang disisihkan sehubungan dengan imbalan pasti pasca-kerja tersebut.

   Liabilitas imbalan kerja Perusahaan yang diakui pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 oleh KKAMarcel
   {ryadarshi Soepeno, aktuaris independen, dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
   laporannya tanggal 28 Maret 2023 dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023       31 Desember 2022
   Tingkat mortalita                                                 TMI IV               TMI IV
   Tingkat diskonto                                                  7,50%                7,50%
   Tingkat kenaikan gaji tahunan                                     5,00%                5,00%
   Umur pensiun                                                     58 tahun             58 tahun

   Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023       31 Desember 2022
   Saldo awal tahun                                                3.545.829.656        3.545.829.656
   Pembayaran imbalan                                                           -                    -
   Beban tahun berjalan (Catatan 24)                                            -                    -
   Penghasilan komprehensif lain                                                -                    -
   Saldo Akhir Tahun                                               3.545.829.656        3.545.829.656

   Rincian beban imbalan kerja yang diakui di laba rugi adalah:

                                                                  30 Juni 2023       31 Desember 2022
   Beban jasa masa kini                                                          -        320.115.239
   Beban bunga                                                                   -        243.759.382
   Biaya jasa masa lalu                                                          -       (279.600.505)
   Beban yang diakui dalam laba rugi                                             -        284.274.116




                                                                                                     45
Page 49
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)

   Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain:

                                                                  30 Juni 2023         31 Desember 2022
   Kerugian aktuaria yang timbul dari:
    Deviasi asumsi dengan realisasi                                                -               7.880.912
    Perubahan asumsi                                                               -               3.549.539
   Total                                                                           -              11.430.451

   Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai
   berikut:

                                         Perubahan          Dampak terhadap Kewajiban Imbalan Pasti
                                          Asumsi               Kenaikan              Penurunan
   30 Juni 2023
   Tingkat diskonto                        1,00%                               -                          -
   Tingkat kenaikan gaji                   1,00%                               -                          -

    31 Desember 2022
   Tingkat diskonto                        1,00%                    292.360.855              353.280.121
   Tingkat kenaikan gaji                   1,00%                    353.759.820              291.532.496


15. MODAL SAHAM

   Komposisi pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, adalah sebagai berikut:

                                                            30 Juni 2023 dan 2022
                                         Jumlah Saham           Persentase                   Total
   Pemegang Saham                          (Lembar)              Pemilikan                 (Rupiah)
    PT Arkha Tanto Prima                    891.076.600            44,55%                 89.107.660.000
    PT JAF Asia Investment                  200.000.000            10,00%                 20.000.000.000
    Tn. Dwi Hartono                           1.250.000             0,06%                    125.000.000
    Masyarakat                              907.673.400            45,38%                 90.767.340.000
   Total                                   2.000.000.000            100%                  200.000.000.000




                                                                                                           46
Page 50
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. MODAL SAHAM (Lanjutan)

   Berdasarkan akta No. 09 tanggal 18 Desember 2019, yang dibuat dihadapan Notaris Rahayu Ningsih, S.H.,
   Notaris di Jakarta Selatan dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
   Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0375269 dan AHU-AH.01.03-
   0375270 Tanggal 19 Desember 2019, mengenai peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan
   dari sebanyak 1.500.000.000 (satu milyar lima ratus) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
   Rp150.000.000.000 (seratus lima puluh milyar Rupiah) menjadi 2.000.000.000 (dua milyar) saham dengan
   nilai nominal seluruhnya sebesar Rp200.000.000.000 (dua ratus milyar Rupiah), sehingga terjadi
   peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebesar 500.000.000 (lima ratus juta) saham dengan nilai
   nominal seluruhnya sebesar Rp50.000.000.000 (lima puluh milyar Rupiah), peningkatan tersebut
   sehubungan dengan pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan.

16. PENJUALAN

   Akun ini terdiri dari:

                                                                30 Juni 2023            30 Juni 2022
   Kontruksi baja                                               15.872.680.920          37.164.178.279
   Komponen                                                     27.269.687.274          26.085.857.429
   Body dump                                                    60.106.157.028          22.326.931.900
   Total                                                       103.248.525.222          85.576.967.608

   Rincian pelanggan dengan jumlah pendapatan melebihi 10% dari total pendapatan adalah sebagai berikut:

                                                                30 Juni 2023            30 Juni 2022
   PT Hino Motors Sales Indonesia                               45.788.157.028          22.326.931.900
   RDMP BALIKPAPAN JO                                           11.347.748.517          30.711.408.063
   PT Komatsu Indonesia                                         27.269.687.274          25.964.357.429
   Total                                                        84.405.592.819          79.002.697.392

   Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 seluruh transaksi penjualan Perusahaan
   merupakan penjualan kepada pihak ketiga dan tidak ada penjualan kepada pihak berelasi.




                                                                                                       47
Page 51
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. BEBAN LANGSUNG

   Akun ini terdiri dari:

                                                      30 Juni 2023          30 Juni 2022
   Persediaan Bahan Baku
    Bahan Baku Awal                                   40.359.233.535         42.513.257.117
    Pembelian                                         37.914.618.408         29.156.460.762
    Bahan Baku Akhir                                 (38.323.502.615)       (39.051.757.117)
   Bahan Baku Yang Digunakan                          39.950.349.328        32.617.960.762

      Biaya Penyusutan (catatan 8)                     7.699.378.152         9.022.427.787
      Biaya Tenaga Kerja                               4.443.305.092         3.981.833.847
      Biaya Pabrikasi                                  1.900.840.934           260.338.356
      Biaya Pemeliharaan                               1.008.228.600           638.943.480
      Biaya Overhead Lainnya                          19.595.952.470        14.028.042.023
   Total Biaya Produksi                               74.598.054.576        60.549.546.255

   Barang Dalam Proses
    Barang Dalam Proses Awal                          53.314.887.553         22.776.480.712
    Barang Dalam Proses Akhir                        (35.063.418.408)       (12.279.529.628)
   Beban Pokok Produksi                               92.849.523.721        71.046.497.339

   Persediaan Barang Jadi
    Barang Jadi Awal                                   1.760.291.878         1.324.879.946
    Barang Jadi Akhir                                 (5.975.933.443)         (891.881.218)
   Total Beban Pokok Penjualan                        88.633.882.156        71.479.496.067

18. BEBAN PEMASARAN

   Akun ini terdiri dari:

                                                      30 Juni 2023          30 Juni 2022
   Pemasaran                                           1.917.360.776            54.250.000
   Entertainment                                       2.239.262.000         1.546.475.556
   Pengiriman Barang                                     235.180.470           224.526.000
   Bahan Bakar Minyak dan Pelumas                        201.900.076            83.457.891
   Lain-Lain                                                       -
   Total                                               4.593.703.322         1.908.709.447



                                                                                           48
Page 52
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. BEBAN USAHA

   Akun ini terdiri dari:
                                                      30 Juni 2023          30 Juni 2022
   Gaji dan tunjangan                                  3.867.878.594         2.591.404.685
   Perizinan                                             618.884.395         2.644.920.355
   Listrik, air dan telepon                            1.371.658.879         1.191.384.787
   Perjalanan dinas                                      202.186.655           127.303.890
   Pemeliharaan                                          257.560.047           182.494.720
   Imbalan Pasca Kerja                                             -                     -
   Retribusi dan sumbangan                                         -            96.250.000
   Penyusutan (Catatan 8)                                 50.668.122            46.668.122
   Asuransi                                              217.901.157            38.865.019
   Perlengkapan kantor                                   243.634.969           175.270.800
   Sewa                                                  229.490.000           101.614.000
   Lain-lain                                              82.383.000         1.842.854.274
   Total                                               7.142.245.818         9.039.030.652


20. PENDAPATAN BUNGA

                                                      30 Juni 2023          30 Juni 2022
   Pendapatan bunga atas piutang berelasi              3.196.881.814         4.596.800.564
   Jasa giro                                               6.259.817            14.436.100
   Total                                               3.203.141.631         4.611.236.664

21. BEBAN KEUANGAN

                                                      30 Juni 2023          30 Juni 2022
   Bunga pinjaman bank dan pinalti                       271.223.192           521.577.777
   Bunga pinjaman dan denda pembiayaan                    95.506.871           174.370.474

   Total                                                 366.730.063           695.948.251




                                                                                           49
Page 53
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN

   Akun ini terdiri dari:
                                                                   30 Juni 2023            30 Juni 2022
   Penghasilan Lain-lain
    Laba selisih kurs                                                    8.346.631              16.080.402
    Pendapatan lain-lain                                                         -              67.401.034
   Subtotal                                                              8.346.631              83.481.436

   Beban Keuangan
    Denda pajak                                                                  -                        -
    Lain-lain                                                                    -                        -
    Cadangan kerugian piutang                                                    -                        -
    Rugi selisih kurs                                                   64.164.608                        -
   Subtotal                                                             64.164.608                        -
   Neto                                                                (55.817.977)             83.481.435

23. LABA PER SAHAM

                                                                   30 Juni 2023            30 Juni 2022
   Laba neto periode/tahun berjalan                                  5.659.287.518           7.145.814.773
   Jumlah rata-rata tertimbang
     saham beredar                                                   2.000.000.000           2.000.000.000
   Laba Neto Per Saham Dasar/Dilusian                                          2,83                    3,57

   Perusahaan tidak memiliki efek yang bersifat dilutive per 30 Juni 2023 dan 2022.


24. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI

   a. Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi:

       Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah hubungan berada di bawah pengendalian bersama
       melalui sebagian kepemilikan yang sama dan/atau memiliki sebagian direksi dan/atau komisaris yang
       sama dengan Perusahaan.

       Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi baik yang langsung atau tidak langsung berhubungan
       dengan kegiatan usaha utama Perusahaan, yang didefinisikan sebagai transaksi benturan kepentingan.

       Syarat dan kondisi dengan pihak berelasi kecuali transaksi piutang lain-lain dengan karyawan, memiliki
       syarat dan kondisi yang sama dengan pihak ketiga.



                                                                                                          50
Page 54
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI (Lanjutan)

       Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal
       31 Desember 2021 adalah sebesar Rp 1.550.250.000.

       Tabel berikut ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi yang bertransaksi dengan Perusahaan, termasuk
       sifat hubungan dan sifat transaksinya:

               Pihak Berelasi                     Sifat Dari Hubungan                    Sifat Dari Transaksi

       PT Arkha Forging Indonesia       Memiliki Kesamaan Personil Manajemen                Piutang lain-lain
                                                        Kunci
       PT Prima Mulia Engineering       Memiliki Kesamaan Personil Manajemen                Piutang lain-lain
                                                        Kunci
       PT Arkha Tanto Prima                  Memiliki Kesamaan Personil                      Utang lain-lain
                                        Manajemen Kunci dan Pemegang Saham
                                                     Perusahaan
       Tn. Dwi Hartanto                    Komisaris dan Pemegang Saham                  Piutang/Utang lain-lain
                                                     Perusahaan

   b. Rincian piutang lain-lain pihak berelasi adalah sebagai berikut :

                                                                          30 Juni 2023           31 Desember 2022
       Pihak Berelasi (Catatan 26)
         PT Arkha Forging Indonesia                                        87.874.526.237           88.498.560.528
         Prima Mulia Engineering                                           39.699.903.053           39.957.656.600
       Total                                                              127.574.429.290          128.456.217.128

       Piutang lain-lain kepada pihak berelasi PT Arkha Forging Indonesia (PT ARFI) dan PT Prima Mulia
       Engineering (PT PME) merupakan pengeluaran modal kerja, berdasarkan surat pemberian modal kerja
       Nomor 02/AJP-ARFI/PPMK/VIII/2018 tanggal 7 Agustus 2018 dan Nomor 09/AJP-PME/PPMK/I/2018
       tanggal 4 Januari 2018. Pemberian modal kerja tersebut pada periode 31 Agustus 2018 telah
       dikenakan bunga masing-masing sebesar 6% dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak tanggal
       penandatanganan perjanjian dan berakhir pada tanggal 31 Juli 2020 dan para pihak sepakat
       ketentuan-ketentuan yang diatur dalam perjanjian ini telah diberlakukan dan mengikat sejak bulan
       Januari 2012 sampai dengan telah dipenuhinya seluruh kewajiban. Pinjaman modal kerja yang
       diberikan Perusahaan kepada pihak berelasi tersebut antara lain digunakan untuk:
       1. Pembelian bahan baku dan bahan pembantu;
       2. Utilisasi;
       3. Gaji dan tunjangan;
       4. Biaya lain-lain.




                                                                                                                51
Page 55
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI (Lanjutan)

   Berdasarkan Surat Nomor : 01/AJP-ARFI/PPMK/ADD/II/2019 dan Nomor : 01/AJP-PME/PPMK/ADD/II/
   2019 tanggal 11 Februari 2019 mengenai perubahan Perjanjian Pemberian Modal Kerja tersebut diatas,
   terdapat perubahan pada Pasal 3 "Bunga", dimana tingkat penetapan bunga yang sebelumnya sebesar 6%
   (enam persen) per tahun berubah menjadi sebesar 8% (delapan persen) terhitung dari saldo sejak tanggal
   perubahan perjanjian ini dilakukan oleh kedua belah pihak. Ketentuan-ketentuan selain dari perubahan
   tersebut di atas masih tetap berlaku sebagaimana tercantum dalam perjanjian ini.

   Berdasarkan perjanjian diatas, para pihak sepakat sewaktu-waktu saldo pokok pemberian modal kerja
   tersebut dapat dikonversi menjadi penyertaan modal, dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

   1. Hak dan Kewajiban Perusahaan
      A. Hak :
        1) Menerima pengembalian total modal kerja berikut bunga (Pasal 3 ayat (1) dan ayat (2) Perjanjian
            Pemberian Modal Kerja;
        2) Setiap saat selama jangka waktu Perjanjian Pemberian Modal Kerja, Perusahaan berhak
            memilih untuk melaksanakan konversi Total Modal Kerja yang tercatat pada Jurnal Modal Kerja
            menjadi saham atas nama Perusahaan dengan cara menyampaikan pernyataan tertulis untuk
            melaksanakan hak konversi saham (Pasal 6 ayat (1) Perjanjian Pemberian Modal Kerja.
       B. Kewajiban :
          1) Memberikan modal kerja tambahan apabila terdapat permintaan tertulis untuk meningkatkan
               kegiatan operasional usaha pihak berelasi tersebut (Pasal 2 ayat (1) Perjanjian Pemberian
               Modal Kerja.

   2. Hak dan Kewajiban Penerima Modal Kerja
      A. Hak :
         1) Menerima total modal kerja dan modal kerja tambahan (Pasal 1 dan Pasal 2 Perjanjian
             Pemberian Modal Kerja;
         2) Dalam kondisi dan waktu tertentu, pihak berelasi dapat meminta Modal Kerja Tambahan
             kepada Perusahaan yang disampaikan secara tertulis (Pasal 2 ayat (1) Perjanjian Pemberian
             Modal Kerja.
       B. Kewajiban :
         1) Jumlah total bunga sampai dengan bulan Agustus 2018 beserta jumlah total bunga bulan-bulan
             berikutnya selama Jangka Waktu Perjanjian ini akan berlaku dan wajib dibayarkan pada saat
             Perusahaan memilih menerima pengembalian Total Modal Kerja berikut bunga (Pasal 3 ayat (1)
             Perjanjian Pemberian Modal Kerja);
         2) Dalam hal Perusahaan memilih menerima pengembalian Total Modal Kerja berikut bunga dari
             pihak berelasi yang berhutang maka, jumlah total bunga sampai dengan bulan Agustus 2018
             beserta jumlah total bunga bulan-bulan berikutnya selama Jangka Waktu Perjanjian Pemberian
             Modal Kerja akan dibayarkan sekaligus kepada Perusahaan selambat-lambatnya pada 7 (tujuh)
             hari kerja setelah tanggal berakhirnya Perjanjian Pemberian Modal Kerja (Pasal 3 ayat (2)
             Perjanjian Pemberian Modal Kerja);




                                                                                                       52
Page 56
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI (Lanjutan)

             3) Untuk melaksanakan konversi Total Modal Kerja menjadi saham, maka dalam waktu selambat-
                lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal Pernyataan Konversi Saham, Penerima
                Modal Kerja (pihak berelasi) wajib menerbitkan saham-saham baru baik dengan cara
                menambah modal dasar atau tidak, dalam jumlah dan nilai yang setara dengan nilai Total
                Modal Kerja yang tercatat Jurnal Modal Kerja pada waktu tanggal Pernyataan Konversi Saham,
                yang akan diambil seluruhnya oleh Perusahaan (Pasal 6 ayat (2) Perjanjian Pemberian Modal
                Kerja); dan
             4) Apabila sampai dengan tanggal berakhirnya Jangka Waktu Perjanjian Pemberian Modal Kerja,
                Perusahaan tidak melaksanakan haknya untuk melakukan konversi Total Modal Kerja dengan
                saham, maka selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah tanggal berakhirnya Jangka
                Waktu Perjanjian Pemberian Modal Kerja wajib melakukan pembayaran kembali secara
                sekaligus atas Total Modal Kerja yang tercatat pada Jurnal Modal Kerja berikut seluruh bunga
                (Pasal 6 ayat (4) Perjanjian Pemberian Modal Kerja).


25. INFORMASI SEGMEN USAHA

   Berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh Direksi sebagai pengambil keputusan operasional
   dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang dimilikinya, manajemen
   menetapkan segmen berdasarkan aktivitas.

   Manajemen menentukan segmen operasi berdasarkan aktivitas penjualannya menjadi komponen alat berat,
   body dump, Jasa pengakutan batu bara, dan konstruksi baja sesuai keputusan strategis yang diambil oleh
   Manajemen atas segmen tersebut

                                                              30 Juni 2023
                                       Jawa Barat              Kalimantan                 Total
Penjualan                             103.248.525.222                        -       103.248.525.222
Beban pokok penjualan                  88.633.882.156                        -        88.633.882.156
Laba Bruto                             14.614.643.066                        -         14.614.643.066
Beban pemasaran                                                                        (4.593.703.322)
Beban umum dan administrasi                                                            (7.142.245.818)
Pendapatan bunga                                                                        3.203.141.631
Beban keuangan                                                                           (366.730.063)
Pendapatan (beban) lain-lain                                                              (55.817.977)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                          5.659.287.518
Pajak penghasilan                                                                                   -
Laba Setelah Pajak Penghasilan                                                          5.659.287.518
Laba Komprehensif Lainnya                                                                            -
Jumlah Laba Komprehensif
  Tahun Berjalan                                                                        5.659.287.518


                                                                                                         53
Page 57
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. INFORMASI SEGMEN USAHA (Lanjutan)

                                                                     30 Juni 2022
                                            Jawa Barat                Kalimantan                  Total
   Penjualan                               85.576.967.608                           -         85.576.967.608
   Beban pokok penjualan                   71.479.496.067                           -         71.479.496.067
   Laba Bruto                              14.097.471.541                           -         14.097.471.541
   Beban pemasaran                                                                             (1.908.709.447)
   Beban umum dan administrasi                                                                 (9.039.030.652)
   Pendapatan bunga                                                                             4.611.236.664
   Beban keuangan                                                                                (695.948.251)
   Pendapatan (beban) lain-lain                                                                    83.481.435
   Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                               7.148.501.290
   Pajak penghasilan                                                                               (2.686.518)
   Laba Setelah Pajak Penghasilan                                                               7.145.814.772
   Laba Komprehensif Lainnya                                                                                  -
   Jumlah Laba Komprehensif
     Tahun Berjalan                                                                             7.145.814.772


26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Estimasi Nilai Wajar

   Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk
   keperluan pengungkapan.

   PSAK 68, “Pengukuran nilai wajar” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan
   tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:

   a. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1),
   b. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
      liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari
      harga) (tingkat 2), dan
   c. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang
      tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).




                                                                                                              54
Page 58
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:

                                              30 Juni 2023                           31 Desember 2022
                                   Jumlah Tercatat       Nilai Wajar        Jumlah Tercatat       Nilai Wajar
   Aset Keuangan
    Kas dan setara kas                4.174.345.352       4.174.345.352        4.773.465.076       4.773.465.076
    Piutang usaha                   108.714.779.208     108.714.779.208       82.513.535.353      82.513.535.353
    Piutang lain-lain               127.574.429.289     127.574.429.289      128.456.217.128     128.456.217.128
   Total Aset Keuangan              240.463.553.849     240.463.553.849      215.743.217.557     215.743.217.557

   Liabilitas Keuangan
     Utang bank jangka pendek        33.820.575.143      33.820.575.143       34.120.575.143      34.120.575.143
     Utang usaha                     63.559.887.669      63.559.887.669       68.903.118.246      68.903.118.246
     Beban akrual                    51.976.013.253      51.976.013.253       53.482.225.894      53.482.225.894
     Utang bank jangka panjang      193.832.088.396     193.832.088.396      197.102.088.396     197.102.088.396
     Utang pembiayaan konsumen        6.081.651.641       6.081.651.641        6.151.651.641       6.151.651.641
   Total Liabilitas Keuangan        349.270.216.102     349.270.216.102      359.759.659.320     359.759.659.320



   Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak
   pendiskontoan yang tidak signifikan.

   Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama periode berjalan.

   Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi
   nilai pasar pada tanggal pelaporan.

   Kuotasi nilai pasar yang digunakan Perusahaan untuk aset keuangan adalah harga penawaran (bid price),
   sedangkan untuk liabilitas keuangan menggunakan harga jual (ask price). Instrumen keuangan ini termasuk
   dalam tingkat 1.

   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan
   teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang
   tersedia dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar
   dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.

   Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
   instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.

   Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:

   a. Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis; dan
   b. Teknik lain, seperti analisis arus kas diskontoan, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen
      keuangan lainnya.


                                                                                                            55
Page 59
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   a. Risiko Kredit

         Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan,
         klien atau pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Kebijakan Perusahaan
         mengelola risiko tersebut adalah dengan menerapkan kebijakan persetujuan pembelian berdasarkan
         prinsip kehati-hatian, melakukan pengawasan terhadap portofolio kredit secara berkesinambungan
         serta melakukan pengelolaan atas piutangnya. Instrumen keuangan Perusahaan yang mempunyai
         potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-lain. Jumlah eksposur
         risiko kredit maksimum sama dengan jumlah tercatat atas akun-akun tersebut.

   b. Risiko Suku Bunga

         Eksposur Perusahaan terhadap risiko tingkat suku bunga adalah rendah, karena Perusahaan tidak
         memiliki pinjaman jangka panjang dengan tingkat suku bunga mengambang. Tidak terdapat dampak
         yang signifikan terhadap laba rugi atas kenaikan/penurunan tingkat suku bunga.

   c. Risiko Likuiditas

         Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati termasuk mengatur kas dan setara kas yang cukup untuk
         menunjang aktivitas usaha secara tepat waktu. Perusahaan mengatur keseimbangan antara
         kesinambungan kolektibilitas dan fleksibilitas piutang melalui penggunaan utang bank dan pinjaman
         lainnya.

         Tabel di bawah menunjukkan analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan dalam rentang waktu
         yang menunjukkan jatuh tempo kontraktual untuk semua liabilitas keuangan nonderivatif dan instrumen
         keuangan derivatif yang diperlukan dalam pemahaman jatuh tempo kebutuhan arus kas. Jumlah yang
         diungkapkan dalam tabel juga termasuk arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto (yang terdiri dari
         saldo pokok terutang ditambah pembayaran bunga yang akan datang, jika ada) yang mungkin berbeda
         dengan jumlah tercatat liabilitas keuangan pada tanggal pelaporan.

                                                                       30 Juni 2023
                                                              Nilai arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto
                                                                                            Lebih dari
                               Dibawah 1 tahun    1 - 2 tahun           3 - 5 tahun          5 tahun              Total
 Utang bank jangka pendek        33.820.575.143               -                   -                     -      33.820.575.143
 Utang usaha                     63.559.887.669               -                   -                     -      63.559.887.669
 Beban akrual                    51.976.013.253               -                   -                     -      51.976.013.253
 Utang bank jangka panjang                    -               -     193.832.088.396                     -     193.832.088.396
 Utang pembiayaan konsumen        6.081.651.641               -                   -                     -       6.081.651.641
 Total                          155.438.127.706               -     193.832.088.396                     -     349.270.216.102




                                                                                                                                56
Page 60
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

                                                                  31 Desember 2022
                                                            Nilai arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto
                                                                                          Lebih dari
                             Dibawah 1 tahun    1 - 2 tahun           3 - 5 tahun          5 tahun              Total
Utang bank jangka pendek      34.120.575.143                -                   -                     -      34.120.575.143
Utang usaha                   68.903.118.246                -                   -                     -      68.903.118.246
Beban akrual                  53.482.225.894                -                   -                     -      53.482.225.894
Utang bank jangka panjang                  -                -     197.102.088.396                     -     197.102.088.396
Utang pembiayaan konsumen      6.151.651.641                -                   -                     -       6.151.651.641
Total                        162.657.570.924                -     197.102.088.396                     -     359.759.659.320

    d. Risiko Harga

        Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar.


27. PERJANJIAN - PERJANJIAN PENTING

    a. Perusahaan melakukan perjanjian dengan PT Komatsu Indonesia untuk pengadaan bahan-bahan
       utama (parts) dan bahan-bahan pembantu (assemblies).

    b. Perusahaan melakukan perjanjian dengan PT Hutama Karya untuk pengadaan material steel structure
       3 & 4 berdasarkan perjanjian No. HK.EPC/RD.473.a/Proc.MTW/SSP.005.a/XI/20 tanggal 26 November
       2020.

    c. Perjanjian Nomor: 63/SP-FB/10.2018 tanggal 3 Oktober 2018 antara PT. Swadaya Graha – Gresik
       dengan PT Arkha Jayanti Persada – Bogor, Perjanjian Nomor: 67/SP/09.2018 tanggal 24 September
       2018 antara PT. Swadaya Graha – Gresik dengan PT. Arkha Jayanti Persada – Bogor, l. Surat PT.
       Swadaya Graha Nomor: 003501/P/201912/07.1003049 tanggal 20 Desember 2018 perihal
       Pemberitahuan Perpanjangan Surat Perjanjian;

    d. Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dengan rincian sebagai berikut:

        1. Nomor 003/AJP/PPJB/I/2010 tanggal 11 Januari 2010 antara Perusahaan dan Bapak Tatit Jatmiko,
           berikut dengan Addendum-Adendumnya atas jual beli tanah dan bangunan yang berlokasi di
           Citereup Kabupaten Bogor Jawa Barat dengan luas tanah 2.300M2. Didalam addendum terakhir
           PPJB tanggal 21 Mei 2020 pasal 1 menyatakan bahwa Perusahaan telah menyelesaikan
           pembayaran harga tanah objek PPJB dan selanjutnya para pihak sepakat melakukan proses balik
           nama selambat-lambatnya pada tanggal 20 Mei 2021.




                                                                                                                         57
Page 61
PT ARKHA JAYANTI PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. PERJANJIAN - PERJANJIAN PENTING (Lanjutan)

      2. Nomor 001/AJP/PPJB/III/2012 tanggal 1 Maret 2012 antara Perusahaan dengan Bapak Dwi
         Hartanto dan Tatit Jatmiko berikut dengan Addendum-Addendumnya atas jual beli tanah yang
         berlokasi di Citereup Kabupaten Bogor Jawa Barat dengan jumlah luas tanah 10.798M2. Didalam
         addendum terakhir PPJB tanggal 21 Mei 2020 pasal 1 menyatakan bahwa Perusahaan telah
         menyelesaikan pembayaran harga tanah objek PPJB dan selanjutnya para pihak sepakat
         melakukan proses balik nama selambat-lambatnya pada tanggal 20 Mei 2021.
      3. Nomor 002/AJP/PPJB/X/2013 tanggal 11 Oktober 2013 antara Perusahaan dan Bapak Dwi
         Hartanto berikut Addendum-Addendumnya atas jual beli tanah dan bangunan yang berlokasi di
         Citereup Kabupaten Bogor Jawa Barat dengan luas tanah 4.341M2. Didalam Addendum terakhir
         PPJB tanggal 21 Mei 2020 pasal 1 menyatakan bahwa Perusahaan telah menyelesaikan
         pembayaran harga tanah objek PPJB dan selanjutnya para pihak sepakat melakukan proses balik
         nama selambat-lambatnya pada tanggal 20 Mei 2021.


28. KONTINJENSI

   a. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri No. 1222K/Pdt.Sus-PHI/2017 tanggal 19 Oktober 2017
      dketahui bahwa pada tanggal 24 Oktober 2014 Perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja
      terhadap 147 orang pegawai dikarenakan Perusahaan mengalami kerugian dua tahun berturut-turut.
      Sehingga Perusahaan harus membayar uang pesangon dan penggantian sebesar Rp1.383.600.598
      atas perkara tersebut.

   b. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Samarinda No. 35/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Smr tanggal
      13 Desember 2016 diketahui bahwa Perusahaan dan 54 orang pegawai sepakat untuk melakukan
      pemutusan hubungan kerja sejak tanggal 1 April 2016 dan Perusahaan harus membayar secara tunai
      hak-hak para pegawai berupa upah/gaji yang belum dibayarkan sejak bulan Juni – Desember tahun
      2015 dan bulan Januari – Maret tahun 2016, serta membayar uang penggantian hak atas perumahan,
      pengobatan dan perawatan yang ditetapkan sebesar 15% dari jumlah dua bulan gaji. Secara
      keseluruhan jumlah upah/gaji dan uang penggantian atas 54 orang pegawai adalah sebesar
      Rp1.324.144.310.

      Pada tanggal 23 Agustus 2018, Perusahaan mengajukan permohonan peninjauan kembali kepada
      Pengadilan Negeri Cibinong atas kasus tersebut diatas. Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini
      diterbitkan, Perusahaan belum menerima hasil putusan kasasi tersebut.

29. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN

   Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah disetujui
   oleh Direktur untuk diterbitkan pada tanggal 31 Juli 2023.




                                                                                                    58

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.92 MB
Published4 Aug 2023
Pages61
Characters171,437
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2023-II-ARKA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result