Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 94
Page 1
PT Sinar Mas Multifinance Dan Entitas Anak Laporan Keuangan Konsolidasian Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit), dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Audit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
Page 2
PT SINAR MAS MULTIFINANCE DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
Konsolidasian PT Sinar Mas Multifinance dan Entitas Anak pada Tanggal 30 Juni 2022
(Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit), dan untuk Periode Enam Bulan yang
Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN – Pada Tanggal Tanggal 30 Juni 2022
(Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit), dan untuk Periode Enam Bulan yang
Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 5
Laporan Arus Kas Konsolidasian 6
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 7
Page 3
Page 4
PT SINAR MAS MULTIFINANCE DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah,
kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
ASET
Kas dan Setara Kas - bersih 4 416.208 291.160
Investasi - bersih 5 457.787 1.241.434
Piutang Pembiayaan Multiguna - setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
Rp 86.131 dan Rp 80.937 pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 6 1.827.786 1.770.197
Piutang Pembiayaan Modal Kerja Skema
Anjak Piutang - setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
Rp 149.780 dan Rp 152.678 pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 7 1.666.750 1.665.662
Piutang Sewa Pembiayaan - setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
Rp 13.839 dan Rp 10.557 pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 8 121.881 147.233
Piutang Premi - setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
Rp 984 dan Rp 984 pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 9 141.681 78.023
Piutang Ijarah Multijasa - bersih 10 1.575 1.673
Piutang Pembiayaan Murabahah - bersih 11 17.186 14.005
Piutang Lain-lain - bersih 12 48.594 90.765
Aset Reasuransi 13 100.784 46.921
Properti investasi - setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar Rp 42.011 dan Rp 39.953
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 14 52.607 54.657
Aset Tetap - setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar Rp 665.153 dan Rp 648.666
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 15 766.821 787.068
Aset untuk Disewakan - setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar Rp 707 dan Rp 872
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 16 910 1.344
Aset Ijarah Muntahiyah Bittamlik -
setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
Rp 14.496 dan Rp 14.466 pada tanggal
31 Desember 2022 dan 2021 17 65.433 74.317
Uang Muka 18 20.833 19.862
Agunan yang Diambil Alih - bersih 19 292.179 262.990
Aset Pajak Tangguhan 39 58.184 58.184
Aset Lain-lain - bersih 20 169.575 47.130
JUMLAH ASET 6.226.774 6.652.625
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
-1-
Page 5
PT SINAR MAS MULTIFINANCE DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah,
kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Pinjaman yang Diterima 21 1.940.656 2.586.871
Utang Asuransi 22 82.138 72.054
Liabilitas Kontrak Asuransi 23 385.093 327.811
Utang Obligasi 24 2.328.222 1.903.956
Utang Pemegang Saham 6.250 313.557
Utang Pajak 25 4.909 3.286
Beban Akrual 26 56.810 50.439
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 38 22.611 22.911
Liabilitas Lain-lain 27 67.778 45.847
Jumlah Liabilitas 4.894.467 5.326.732
Ekuitas
Modal Saham - nilai nominal Rp 1.000.000
per saham (dalam Rupiah penuh)
Modal dasar - 3.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh -
1.190.000 saham 29 1.190.000 1.190.000
Tambahan Modal Disetor 29 76.447 76.447
Uang Muka Setoran Modal 360.000 -
Selisih Nilai Transaksi dengan
Kepentingan Nonpengendali 1c (927) (927)
Rugi yang Belum Direalisasi atas
Penurunan Nilai Wajar Investasi 5 3.270 1.630
Saldo Laba (Defisit)
Ditentukan penggunaannya 29 24.000 24.000
Belum ditentukan penggunaannya 2d (481.021) (124.209)
Jumlah Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk 1.171.769 1.166.941
Kepentingan Nonpengendali 160.538 158.952
Jumlah Ekuitas 1.332.307 1.325.893
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 6.226.774 6.652.625
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
-2-
Page 6
PT SINAR MAS MULTIFINANCE DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah,
kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
PENDAPATAN
Bunga
Pembiayaan multiguna 30 320.450 291.536
Pembiayaan modal kerja skema anjak piutang 31 69.876 90.614
Sewa pembiayaan 18.613 8.036
Underwriting asuransi 32 576.147 343.961
Administrasi 33 98.694 93.532
Asuransi 942 8.283
Keuntungan selisih kurs
mata uang asing - bersih - 1.204
Ijarah multijasa 10 10.114 7.008
Marjin murabahah 11 1.437 752
Marjin Ijarah Muntahiyah Bittamlik 901 349
Sewa operasi 244 179
Lain-lain 34 130.120 38.557
Jumlah Pendapatan 1.227.538 884.011
BEBAN
Bunga 21,24 257.218 281.444
Gaji dan tunjangan 146.890 135.779
Underwriting asuransi 35 451.243 273.198
4,5,6,7,8,
Kerugian penurunan nilai 9,10,11, 183.126 80.341
12,19
Umum dan administrasi 36 108.457 56.705
Penyusutan 14,15,16 26.604 27.381
Kerugian selisih kurs
mata uang asing - bersih 1.447 -
Kerugian penjualan investasi
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 5 354.543 157
Kerugian yang belum direalisasi dari
perubahan nilai wajar dari investasi
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 5 - 259.865
Lain-lain 37 22.586 11.190
Jumlah Beban 1.552.114 1.126.060
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK (324.576) (242.049)
BEBAN (MANFAAT) PAJAK 39
Kini - -
Tangguhan - (1.905)
- (1.905)
LABA (RUGI) BERSIH (324.576) (240.144)
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
-3-
Page 7
PT SINAR MAS MULTIFINANCE DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah,
kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti 38 - 3.087
Pajak yang berhubungan dengan
pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi 39 - (679)
Jumlah - 2.408
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi -
setelah dampak pajak tangguhan
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas
perubahan nilai investasi jangka pendek
yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain 5 2.390 (4.709)
Jumlah Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain 2.390 (2.301)
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF (322.186) (242.445)
JUMLAH LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (356.812) (255.338)
Kepentingan nonpengendali 32.236 15.194
(324.576) (240.144)
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (355.172) (256.229)
Kepentingan nonpengendali 32.986 13.784
(322.186) (242.445)
Laba (Rugi) Bersih per Saham Dasar
(dalam Rupiah penuh) 40 (299.842) (214.570)
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
-4-
Page 8
PT SINAR MAS MULTIFINANCE DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Selisih Nilai Laba (Rugi) yang
Transaksi Belum Direalisasi
dengan atas Kenaikan Saldo Laba (Defisit)
Tambahan Uang Muka Kepentingan (Penurunan) Nilai Wajar Ditentukan Belum Ditentukan Jumlah Kepentingan Jumlah
Catatan Modal Saham Modal Disetor Setoran Modal Nonpengendali Investasi Penggunaannya Penggunaannya Ekuitas Nonpengendali Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2022 1.190.000 76.447 - (927) (18) 22.000 162.408 1.449.910 112.768 1.562.678
Laba (rugi) komprehensif
Laba (rugi) periode berjalan - - - - - - (255.338) (255.338) 15.194 (240.144)
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar
investasi yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain - - - - (3.240) - - (3.240) (1.469) (4.709)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan kerja jangka panjang 38,39 - - - - - - 2.349 2.349 59 2.408
Jumlah penghasilan komprehensif - - - - (3.240) - (252.989) (256.229) 13.784 (242.445)
Pembentukan cadangan umum 29 - - - - - 2.000 (2.000) - - -
Saldo pada tanggal 30 Juni 2022 1.190.000 76.447 - (927) (3.258) 24.000 (92.581) 1.193.681 126.552 1.320.233
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 1.190.000 76.447 - (927) 1.630 24.000 (124.209) 1.166.941 158.952 1.325.893
Uang Muka Setoran Modal - - 360.000 - - - - 360.000 - 360.000
Laba (rugi) komprehensif
Laba (rugi) periode berjalan - - - - - - (356.812) (356.812) 32.236 (324.576)
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar
investasi yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain - - - - 1.640 - - 1.640 750 2.390
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan kerja jangka panjang - - - - - - - - - -
Jumlah rugi komprehensif - - - - 1.640 - (356.812) (355.172) 32.986 (322.186)
Pembentukan cadangan umum 29 - - - - - - - - - -
Transaksi dengan pemilik
Dividen entitas anak yang menjadi bagian
kepentingan non pengendali - - - - - - - - (31.400) (31.400)
Saldo pada tanggal 30 Juni 2023 1.190.000 76.447 360.000 -927 3.270 24.000 -481.021 1.171.769 160.538 1.332.307
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-5-
Page 9
PT SINAR MAS MULTIFINANCE DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode-periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah,
kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari:
Pembiayaan multiguna 6 2.066.898 2.170.411
Pembiayaan modal kerja skema anjak piutang 7 1.228.211 55.254
Sewa pembiayaan 8 40.936 11.809
Underwriting asuransi 33 521.227 362.998
Ijarah multijasa 10 39.173 8.109
Administrasi 31 98.694 93.532
Asuransi 942 1.042
Lain-lain 177.452 81.291
Jumlah penerimaan kas 4.173.533 2.784.446
Pengeluaran kas untuk:
Pembiayaan multiguna 6 (2.017.507) (1.860.225)
Pembiayaan modal kerja skema anjak piutang 7 (1.113.370) (558.861)
Sewa pembiayaan 8 - -
Underwriting asuransi 35 (492.955) (209.178)
Ijarah multijasa 10 (20.476) (15.176)
Beban umum dan administrasi 36 (261.418) (469.300)
Lain-lain 37 (354) (98.141)
Jumlah pengeluaran kas (3.906.079) (3.210.881)
Pembayaran pajak penghasilan badan 25,39 13.626 (2.634)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi 281.079 (429.069)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aset tetap 15 603 625
Pendapatan dividen dari investasi dalam saham 34 137 73
Penambahan investasi 5,34 - (1.754.722)
Perolehan aset tetap 15 (3.737) -9.250
Penerimaan dari penjualan dan pelunasan investasi 5,34 367.283 1.744.362
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi 364.286 (18.912)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perolehan pinjaman yang diterima 21 2.962.287 3.153.794
Pembayaran pinjaman yang diterima 21 (3.867.597) (2.740.510)
Perolehan utang obligasi 24 1.000.000 559.200
Pelunasan utang obligasi 24 (567.700) (483.000)
Pelunasan utang pemegang saham (307.307) -155.693
Uang Muka Setoran Modal 360.000 -
Pembayaran Deviden (100.000) -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan (520.317) 333.791
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS 125.048 (114.190)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 4 291.160 456.155
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing - -
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 4 416.208 341.965
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian.
-6-
Page 10
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Sinar Mas Multifinance (selanjutnya disebut “Perusahaan”) didirikan dengan nama PT
Sinar Supra Leasing Company berdasarkan Akta No. 45 tanggal 7 September 1985,
kemudian diubah dengan Akta No. 125 tanggal 13 Desember 1985, keduanya dibuat
dihadapan Benny Kristianto, S.H., notaris di Jakarta, dan telah mendapat pengesahan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-
8205.HT.01.01.Th.85 tanggal 21 Desember 1985 serta telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia tanggal 4 April 1989 No. 27, Tambahan No. 584/1989.
Pada tanggal 2 Februari 1996, pemegang saham Perusahaan mengadakan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa untuk mengubah Anggaran Dasar, antara lain untuk mengubah
nama Perusahaan menjadi PT Sinar Mas Multifinance. Keputusan ini termaktub dalam Akta
No. 19 tanggal 2 Februari 1996 dan Akta No. 26 tanggal 7 Februari 1996
dari Veronica Lily Dharma, S.H., notaris di Jakarta. Akta ini telah mendapat persetujuan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-3110.HT.01.04.Th.
1996 tanggal 29 Februari 1996.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan
terakhir berdasarkan Akta No. 2100 tanggal 21 Oktober 2022 dari Syofilawati, S.H., notaris di
Bekasi, tentang perubahan susunan direksi dan komisaris Perusahaan. Perubahan Anggaran
Dasar ini telah dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
melalui Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0068625. Tahun 2022 tanggal 24 Oktober 2022.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utama Perusahaan adalah
menjalankan usaha di bidang pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan
multiguna, pembiayaan syariah, kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan
OJK, sewa operasi atau kegiatan berbasis fee sepanjang tidak bertentangan dengan
peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.
Dalam melaksanakan kegiatan usahanya tersebut, Perusahaan telah memperoleh ijin dari
Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 441/KMK.017/1996 tertanggal 21 Juni 1996.
Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1996.
Pada tanggal 6 November 2017, Grup secara resmi mengoperasikan Unit Usaha Syariah.
Grup telah memperoleh rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional pada tanggal 30 Agustus
2017 berdasarkan surat No. U-515/DSN-MUI/VIII/2017.
Perusahaan dan entitas anak (selanjutnya disebut “Grup”) tergabung dalam kelompok usaha
(grup) Sinar Mas dengan entitas induk PT Sinar Mas Multiartha Tbk. Perusahaan dan entitas
anak berkedudukan di Jakarta. Kantor pusat Perusahaan beralamat di Jalan Lombok No. 71,
RT/RW 004/005, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
Perusahaan memiliki 110 kantor cabang yang berlokasi di pulau Jawa dan Bali, Sumatera,
Belitung, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
Pemegang saham akhir Perusahaan adalah Indra Widjaja.
-7-
Page 11
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan
1. Perusahaan memperoleh pernyataan efektif tanggal 26 Maret 1997 dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal (Bapepam) (sekarang Otoritas Jasa Keuangan/OJK) untuk
melakukan penawaran umum Obligasi Sinar Mas Multifinance I Tahun 1997 dengan
Tingkat Bunga Tetap dengan jumlah nominal sebesar Rp 500.000. Obligasi ini dicatat
pada PT Bursa Efek Surabaya. Jangka waktu obligasi ini adalah 5 (lima) tahun dengan
suku bunga tetap sebesar 15,65% per tahun.
Perusahaan telah melunasi Obligasi SMMF I Tahun 1997 pada tanggal 16 Agustus 2004.
2. Pada tanggal 28 Maret 2013, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S-
63/D.04/2013 untuk melaksanakan Penawaran Umum Obligasi Sinar Mas Multifinance II
Tahun 2013 Dengan Tingkat Bunga Tetap, dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp
500.000 dan jangka waktu 5 (lima) tahun. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan
ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi. Bunga
Obligasi sebesar 10,75% per tahun.
Perusahaan telah melunasi Obligasi SMMF II Tahun 2013 pada tanggal 9 April 2018.
3. Pada tanggal 1 Desember 2016, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S-
713/D.04/2016 untuk melaksanakan Penawaran Umum Obligasi Sinar Mas Multifinance
III Tahun 2016 Dengan Tingkat Bunga Tetap, dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp
500.000 dan jangka waktu 5 (lima) tahun. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan
ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi. Bunga
Obligasi sebesar 9,50% per tahun dan dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi ini
dijamin dengan piutang Perusahaan berupa piutang pembiayaan multiguna dan piutang
pembiayaan modal kerja.
Perusahaan telah melunasi Obligasi SMMF III Tahun 2016 pada tanggal 13 Desember
2021.
4. Pada tanggal 29 Juni 2018 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S-
95/D.04/2018 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan I Obligasi Sinar Mas
Multifinance Tahun 2018 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp
2.000.000.
Obligasi Berkelanjutan I telah diterbitkan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
a. Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Tahap I Tahun 2018 dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp 400.000.
b. Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Tahap II Tahun 2019 dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp 400.000.
c. Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Tahap III Tahun 2019 dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp 800.000.
d. Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Tahap IV Tahun 2020 dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp 400.000.
-8-
Page 12
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
5. Pada tanggal 13 Juli 2020 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-189/D.04/2020 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan II Obligasi
Sinar Mas Multifinance Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000.
Obligasi Berkelanjutan II yang telah diterbitkan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
a. Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp 708.300.
b. Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap II Tahun 2021 dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp 732.500.
c. Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap III Tahun 2022 dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp 559.200.
6. Pada tanggal 31 Januari 2023 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-35/D.04/2023 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan III Obligasi
Sinar Mas Multifinance Tahun 2023 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000.
Obligasi Berkelanjutan II yang telah diterbitkan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
a. Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah
pokok Obligasi sebesar Rp 708.300.
c. Entitas Anak yang Dikonsolidasikan
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, entitas anak yang dikonsolidasikan
termasuk persentase kepemilikan Perusahaan adalah sebagai berikut:
Persentas Kepemilikan
Tahun dan Hak Suara Jumlah Aset (sebelum eliminasi)
Operasi 30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
Entitas Anak Domisili Jenis Usaha Komersial 2023 2022 2023 2022
PT Asuransi Simas Insurtech Jakarta Asuransi 2013 68.60% 68.60% 995,605 808,289
PT Asuransi Simas Insurtech (ASI)
PT Asuransi Simas Insurtech (ASI) didirikan pada tanggal 13 Desember 2013 oleh PT Sinar
Mas Multiartha Tbk (SMMA) dan PT Asuransi Sinarmas (ASM), dengan persentase
kepemilikan masing-masing sebesar 1% dan 99%.
ASI telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk
menyelenggarakan usaha asuransi kerugian dan asuransi syariah secara online dan internet
e-commerce berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No.
KEP-122/D.05/2014 tanggal 21 Oktober 2014.
Tahun 2017
Berdasarkan Akta Penyertaan Keputusan Para Pemegang Saham No. 21 tanggal 13 Oktober
2017 dari Dahlia, S.H., notaris di Jakarta, Perusahaan mengakuisisi 85.000 lembar saham
ASI dari ASM, dan membayar sejumlah Rp 85.000, mencerminkan kepemilikan sebesar
85,00% pengendalian atas ASI. Selain itu Perusahaan dan SMMA, melakukan penambahan
-9-
Page 13
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
investasi pada ASI masing-masing sebesar Rp 42.500 dan Rp 7.500 secara proporsional
sehingga jumlah investasi Perusahaan menjadi sebesar Rp 127.500 dengan kepemilikan
85,00%.
Terkait dengan transaksi akuisisi Perusahaan yang dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2017
atas ASI, dimana entitas tersebut diakuisisi dari ASM, maka Perusahaan mencatat transaksi
tersebut menggunakan metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest) sesuai dengan
ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 38 (Revisi 2012),
“Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”, yang mensyaratkan penyajian retrospektif untuk
mencerminkan transaksi akuisisi dari entitas sepengendali, seolah-olah entitas anak tersebut
telah diakuisisi sejak awal periode yang disajikan.
Akuisisi ASI dilakukan pada nilai buku sehingga tidak terdapat selisih yang diakui sebagai
tambahan modal disetor.
Tahun 2018
Berdasarkan Akta Penyertaan Keputusan Para Pemegang Saham Luar Biasa No. 12 tanggal
22 November 2018 dari Syofilawati, S.H., notaris di Kota Bekasi, menyetujui perubahan nama
ASN menjadi ASI.
Berdasarkan Akta Penyertaan Keputusan Para Pemegang Saham No. 6 tanggal 17
September 2018 dari Syofilawati, S.H., notaris di Bekasi, Perusahaan, SMMA, dan PT
Sinartama Gunita melakukan penambahan investasi pada ASI masing-masing sebesar Rp
44.000, Rp 39.000 dan Rp 17.000, sehingga jumlah investasi Perusahaan menjadi sebesar
Rp 171.500 dengan kepemilikan 68,60%. Selisih transaksi yang timbul sebesar Rp 927
dibukukan pada akun “Selisih nilai transaksi dengan kepentingan nonpengendali” di bagian
ekuitas.
Informasi keuangan entitas anak yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali dalam jumlah
material pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
Ekuitas Kepentingan
Nama Kepemilikan Saldo Akumulasi Bagian Laba
%
ASI 31.40% 160,538 32,236
31 Desember 2022
Ekuitas Kepentingan
Entitas Anak Kepemilikan Saldo Akumulasi Bagian Laba
%
ASI 31.40% 158,952 45,460
- 10 -
Page 14
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berikut adalah ringkasan informasi keuangan dari entitas anak. Jumlah-jumlah tersebut
sebelum dieliminasi dengan transaksi antar entitas dalam Grup.
Ringkasan laporan posisi keuangan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
30 Juni 2023 31 Desember
2023 2022
Aset 995,605 920,252
Liabilitas 480,359 409,815
Ekuitas 515,246 510,437
Teratribusikan pada:
Pemilik entitas induk 354,708 351,485
Kepentingan nonpengendali 160,538 158,952
Ringkasan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ASI, pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pendapatan 148,091 219,120
Laba sebelum pajak 102,664 145,001
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - 2,305
Jumlah penghasilan komprehensif 102,664 147,086
Teratribusikan pada kepentingan
non pengendali 32,236 45,460
Dividen yang dibayarkan pada kepentingan
non pengendali 31,400 -
d. Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, susunan pengurus Perusahaan
berdasarkan Akta No. 2458 tanggal 30 Januari 2023 dan Akta No. 2100 tanggal 21 Oktober
2022, keduanya dari Syofilawati, S.H., M.K.n, notaris di Bekasi, adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Indra Widjaja Indra Widjaja
Komisaris : Loa Johnny Mailoa Loa Johnny Mailoa
Komisaris Independen : Mulabasa Hutabarat Mulabasa Hutabarat
Eko Nugroho Tjahjadi Eko Nugroho Tjahjadi
Direksi:
Direktur Utama : Rosalina Dhanudimuljo Hawanto Hartono
Direktur Keuangan dan Akuntansi : Henry Ricardo Liasnawi Henry Ricardo Liasnawi
Direktur Kepatuhan : Ricky Faerus Ricky Faerus
Direktur Operasional : Irawan Susatya L. Irawan Susatya L.
Direktur Pemasaran : Robby Tricahyo Wibowo Robby Tricahyo Wibowo
- 11 -
Page 15
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Personel manajemen kunci terdiri dari Dewan Komisaris, Direksi, Kepala Divisi dan
Koordinator Wilayah.
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Ketua : Mulabasa Hutabarat Mulabasa Hutabarat
Anggota : Loa Johnny Mailoa Loa Johnny Mailoa
Sopar Matoga Marnaek Marpaung Sandy Widjaja
Susunan komite Pemantau Risiko Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Ketua : Eko Nugroho Tjahjadi Eko Nugroho Tjahjadi
Anggota : Sinar Sambas Sinar Sambas
Susunan Komite Tata Kelola Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Ketua : Mulabasa Hutabarat Mulabasa Hutabarat
Anggota : Loa Johnny Mailoa Loa Johnny Mailoa
Susunan Komite Audit Perusahaan tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, adalah
sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Ketua : Mulabasa Hutabarat Mulabasa Hutabarat
Anggota : Eko Nugroho Tjahjadi Eko Nugroho Tjahjadi
Sinar Sambas Sinar Sambas
Susunan Komite Manajemen Risiko Perusahaan tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Ketua : Rosalina Dhanudimuljo Irawan Susatya L
Anggota : Irawan Susatya L Ricky Faerus
Ricky Faerus Robby Tricahyo Wibowo
Stephen Martin Aries S Gunawan
- 12 -
Page 16
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Susunan Komite Pengarah Teknologi Informasi Perusahaan tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022, adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Ketua : Rosalina Dhanudimuljo Irawan Susatya L
Anggota : Stephen Martin Ricky Faerus
Aries S Gunawan Robby Tricahyo Wibowo
Sudianto Aries S Gunawan
Dewan Pengawas Syariah pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah Luqyan
Tamanni.
Jumlah karyawan Grup (tidak diaudit) 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
adalah 2.800 orang (termasuk 2.315 orang karyawan kontrak) dan 2.769 orang (termasuk
2.264 orang karyawan kontrak).
e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian PT Sinar Mas Multifinance dan entitas anak untuk periode
enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh
Direksi Perusahaan pada tanggal 28 Juli 2023. Direksi bertanggung jawab atas penyusunan
dan penyajian laporan keuangan konsolidasian tersebut.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar
Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan,
kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan
konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 adalah konsisten dengan kebijakan
akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun
yang berakhir 31 Desember 2022.
- 13 -
Page 17
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
ASI, entitas anak yang bergerak di bidang asuransi belum menerapkan PSAK
No. 71 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan
konsolidasian adalah mata uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang
fungsional Perusahaan.
b. Prinsip Konsolidasi
Grup menerapkan PSAK No. 65, “Laporan Keuangan Konsolidasian”.
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas
(termasuk entitas terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup).
Pengendalian diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini:
• kekuasaan atas investee;
• eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
• kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi
jumlah imbal hasil Grup.
Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas
entitas anak dan berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara
khusus, penghasilan dan beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun
berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup kehilangan
pengendalian atas entitas anak.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok
usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam
laporan keuangan konsolidasian.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada Pemilik
Entitas Induk dan kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan
KNP memiliki saldo defisit.
KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat
diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas
nilai tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau
kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas.
- 14 -
Page 18
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
Grup menerapkan PSAK No. 38, “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”.
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang
sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga
transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap kombinasi bisnis
entitas sepengendali disajikan dalam akun tambahan modal disetor pada bagian ekuitas
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Entitas yang melepas bisnis, dalam pelepasan bisnis entitas sepengendali, mengakui selisih
antara imbalan yang diterima dan jumlah tercatat bisnis yang dilepas dalam akun tambahan
modal disetor pada bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
d. Standar Akuntansi Keuangan Baru
Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Diterapkan pada tahun 2022
Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif
1 Januari 2022, relevan bagi Grup namun tidak menyebabkan perubahan signifikan atas
kebijakan akuntansi Grup dan tidak berdampak material terhadap jumlah-jumlah yang
dilaporkan dalam laporan keuangan:
- Amandemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual
- Amandemen PSAK No. 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang
Kontrak yang Memberatkan - Biaya Pemenuhan Kontrak
- Amandemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan
- Penyesuaian Tahunan PSAK No. 73: Sewa
Terkait siaran pers DSAK IAI mengenai “Atribusi Imbalan pada Periode Jasa” pada April
2022, Grup telah mengubah kebijakan atas atribusi imbalan pensiun pada periode jasa sesuai
dengan ketentuan pada PSAK 24 untuk pola fakta umum dari program pensiun berdasarkan
PP35/2021. Dampak dari perubahan perhitungan sebesar Rp 6.933 tidak material terhadap
Grup, sehingga dampak atas perubahan dibukukan pada laporan keuangan tahun berjalan.
Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif
Amandemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan, yang berlaku efektif sejak
tanggal:
1 Januari 2023
- Amandemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Pengungkapan
Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi
Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi Material.
- Amendemen PSAK No. 16: Aset Tetap: Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
- Amendemen PSAK No. 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi.
- Amendemen PSAK No. 46: Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan
Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal.
- 15 -
Page 19
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
- Amandemen PSAK No. 107: “Akuntansi Ijarah”
1 Januari 2024
- Amandemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Liabilitas Jangka
Panjang dengan Kovenan.
- Amendemen PSAK No. 73: “Sewa” terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-
balik.
1 Januari 2025
- PSAK 74: “Kontrak Asuransi”
- Amendemen PSAK No. 74: “Kontrak Asuransi” terkait Penerapan Awal PSAK No. 74 dan
PSAK No. 71 - Informasi Komparatif.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih
mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan amandemen PSAK tersebut dan
dampak dari penerapan amandemen PSAK tersebut pada laporan keuangan konsolidasian
belum dapat ditentukan.
e. Penjabaran Mata Uang Asing
Grup menerapkan PSAK No. 10, “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”.
Mata Uang Fungsional dan Pelaporan
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata
uang fungsional).
Transaksi dan Saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional menggunakan
kurs pada tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dan dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi yakni kurs tengah Bank
Indonesia yaitu masing-masing sebesar Rp 15.026 dan Rp 15.731 per US$ 1.
f. Transaksi Pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi
pihak berelasi berdasarkan PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan
keuangan konsolidasian.
- 16 -
Page 20
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
g. Kas dan Setara Kas dan Deposito Berjangka
Kas dan Setara Kas
Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek
dan sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam
waktu tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya dan yang tidak dijaminkan
serta tidak dibatasi pencairannya.
Deposito Berjangka
Deposito berjangka yang jatuh temponya kurang dari tiga (3) bulan pada saat penempatan
namun dijaminkan, atau dibatasi pencairannya, dan deposito berjangka yang jatuh temponya
lebih dari tiga (3) bulan pada saat penempatan disajikan sebagai “Investasi jangka pendek”.
h. Instrumen Keuangan
Aset Keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain, dan aset keuangan yang diukur nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua
dasar, yaitu:
• Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
• Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset keuangan Grup terdiri dari aset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
1. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai
awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 kategori ini meliputi kas
dan setara kas, investasi (deposito berjangka dan obligasi), piutang pembiayaan
multiguna, piutang pembiayaan modal kerja, piutang sewa pembiayaan, piutang lain-lain,
dan aset lain-lain berupa simpanan jaminan.
- 17 -
Page 21
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua
kondisi berikut terpenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan berupa surat berharga utang yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar dikurangi dengan
cadangan kerugian penurunan nilai, dengan keuntungan atau kerugian yang belum
direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain, sampai aset keuangan tersebut
dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, dimana pada saat itu akumulasi keuntungan
atau kerugian direklasifikasi ke laba rugi. Keuntungan atau kerugian penurunan nilai dan
selisih kurs dan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif diakui
dalam laba rugi.
Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian
yang belum direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat aset keuangan
tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi keuntungan atau
kerugian direklasifikasi ke saldo laba.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengklasifikasikan investasi
(saham dan obligasi) dalam katergori ini.
3. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.
Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi
keuangan konsolidasian pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam
laba rugi. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan
pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan lain-lain sesuai dengan
persyaratan dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas
dividen tersebut telah ditetapkan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengklasifikasikan investasi
(saham, reksadana dan obligasi) dalam katergori ini.
- 18 -
Page 22
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan
akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini. Dan
instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta
definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas
instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah
hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi, liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi, dan liabilitas
keuangan yang diukur melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi
liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman
dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan
dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki liabilitas keuangan dalam
kategori liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal
dan nilai jatuh temponya. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban
keuangan dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengklasifikasikan pinjaman
diterima, utang obligasi, utang pemegang saham, beban akrual dan liabilitas lain-lain dalam
kategori ini.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
- 19 -
Page 23
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Reklasifikasi Instrumen Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh
aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup mengubah model
bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak
direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
mengacu pada perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia
instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian (“KKE”).
Dalam melakukan penilaian, Grup juga membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran
serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal
pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi
ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara
signifikan sejak pengukuran awal, maka Grup akan mengukur cadangan kerugian untuk aset
keuangan tersebut sejumlah KKE 12 bulan. Jika risiko kredit atas aset keuangan meningkat
secara signifikan, maka pengukuran cadangan kerugian untuk aset keuangan tersebut
menggunakan KKE sepanjang umurnya (lifetime).
Grup menggunakan pendekatan umum dalam mengukur penurunan nilai (Tahap 1, Tahap 2
dan Tahap 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan
atas aset keuangan sejak awal atau fasilitas tersebut gagal bayar pada tanggal pelaporan.
1. Tahap 1 – Kerugian kredit ekspektasian (“KKE”) 12 bulan
Tahap 1 mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas risiko
kredit sejak pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan.
Untuk aset ini, KKE 12 bulan akan dihitung.
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 1 adalah aset keuangan yang telah
jatuh tempo 30 hari atau kurang.
2. Tahap 2 - Peningkatan risiko kredit yang signifikan
Tahap 2 mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas risiko
kredit, namun tidak memiliki bukti penurunan nilai yang obyektif. Untuk aset ini, KKE
lifetime dihitung.
Aset keuangan yang dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan
dan dikategorikan sebagai Tahap 2 adalah aset keuangan yang telah jatuh tempo lebih
dari 31 hari tetapi kurang dari 90 hari. Aset keuangan yang telah mengajukan program
restrukturisasi, juga dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan
sehingga akan dikategorikan sebagai Tahap 2.
- 20 -
Page 24
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
3. Tahap 3 - Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit atau gagal bayar
Tahap 3 mencakup aset keuangan yang memiliki bukti obyektif penurunan nilai pada
tanggal pelaporan. Tahap ini berisi debitur yang telah impaired (gagal bayar).
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 3 adalah aset keuangan yang telah
jatuh tempo lebih dari 90 hari.
Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan KKE
12 bulan (Tahap 1) atau KKE lifetime (Tahap 2) disebut dengan kriteria Peningkatan
Signifikan dalam Risiko Kredit (SICR). Penentuan kriteria peningkatan risiko kredit yang
signifikan (SICR) memerlukan pengkajian apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang
signifikan pada tanggal pelaporan.
PSAK N o . 71 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi saat
ini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian
kredit yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan,
perubahan dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan KKE ini
membutuhkan estimasi forward-looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default
(LGD), dan Exposure at Default (EAD).
1. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur mengalami gagal bayar,
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau
sepanjang umur (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi ekonomi masa
depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada suatu titik waktu (point in time)
dimana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.
2. Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar dengan
menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan dimana hal ini
mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan jatuh tempo dengan arus kas
yang diharapkan untuk diterima. Grup mengestimasikan LGD berdasarkan data historis
dari tingkat pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang berasal dari seluruh aset
yang dikelola oleh Grup dengan mempertimbangkan asumsi ekonomi masa depan.
3. Exposure of Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur laporan posisi keuangan konsolidasi pada saat gagal bayar
dengan mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak penarikan fasilitas yang hampir pasti terjadi
(committed), pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dipercepat,
bersama dengan dampak asumsi ekonomi masa depan.
- 21 -
Page 25
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
1. Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
dihentikan pengakuannya jika:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
b. Grup tetap mempertahankan hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
tersebut, namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar arus kas yang
diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan;
atau
c. Grup telah mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset keuangan
dan (i) telah secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mengalihkan atau tidak memiliki seluruh
risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mengalihkan pengendalian atas
aset keuangan tersebut.
2. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut dilepaskan,
dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
i. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi:
• di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
• jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input
yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi.
- 22 -
Page 26
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau
diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
• Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik;
• Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
• Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level
hirarki dengan menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode
pelaporan.
j. Investasi
Investasi selain Sukuk
Investasi yang dimiliki terdiri dari deposito berjangka, saham, unit reksadana dan obligasi.
Investasi diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi, pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan biaya perolehan
diamortisasi.
Sukuk
Sebelum pengakuan awal, Grup menentukan klasifikasi investasi pada sukuk sebagai diukur
pada biaya perolehan atau diukur pada nilai wajar.
Grup mengakui investasi pada sukuk sebesar biaya perolehan, dimana termasuk biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan investasi pada sukuk.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi pada awalnya diakui sebesar
biaya perolehan, tidak termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal, selisih antara nilai
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam laba rugi.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada
awalnya diakui sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal,
selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal diamortisasi secara garis lurus selama jangka
waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar
diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi sukuk dihentikan
pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada
jumlah tercatat, setelah memperhitungkan saldo dalam penghasilan komprehensif lain.
- 23 -
Page 27
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
k. Pembiayaan Multiguna
Pembiayaan multiguna adalah kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan
kebutuhan konsumen dengan pembayaran secara angsuran.
Sehubungan dengan pembiayaan bersama dan penerusan kredit dengan pihak lain,
kewajiban Grup adalah melakukan penagihan dan administrasi dari piutang-piutang yang
dialihkan. Selisih antara suku bunga yang dibebankan Grup kepada nasabah dengan suku
bunga yang ditetapkan oleh investor merupakan pendapatan bagi Grup dan dikreditkan
langsung dalam akun “Pendapatan pembiayaan multiguna” pada laba rugi.
Apabila pembiayaan bersama dan penerusan kredit dilakukan secara with recourse, Grup
akan membukukan aset dan liabilitas dari transaksi tersebut. Namun apabila dilakukan secara
without recourse, aset dari transaksi tersebut akan disajikan secara bersih di laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Piutang dinyatakan tidak tertagih apabila debitur sudah tidak mampu membayar dan atau
sulit untuk ditagih, serta telah menunggak lebih dari 90 hari untuk pembiayaan motor dan 120
hari untuk pembiayaan mobil.
Grup melakukan penarikan jaminan atas kendaraan apabila setelah dikeluarkannya Surat
Peringatan (SP) sebanyak 2 kali dan konsumen tidak melakukan pembayaran. Ketika jaminan
kendaraan ditarik dari konsumen, piutang pembiayaan multiguna dihapuskan.
Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik
cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang tersebut dapat dihapus buku setelah semua
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah ditentukan. Penerimaan
kembali atas piutang yang telah dihapusbukukan pada periode berjalan ataupun periode yang
telah lalu, dikreditkan pada akun cadangan kerugian penurunan nilai.
l. Pembiayaan Modal Kerja
Pembiayaan modal kerja adalah pembiayaan untuk pembiayaan modal usaha dengan jangka
waktu antara 1 sampai dengan 2 tahun.
Piutang pembiayaan modal kerja dihapusbukukan dengan mendebit cadangan kerugian
penurunan nilai pada saat manajemen berpendapat bahwa konsumen tersebut harus
dihapuskan karena secara operasional konsumen sudah tidak mampu membayar atau sulit
untuk ditagih.
m. Sewa Pembiayaan
Sewa pembiayaan adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang oleh
perusahaan pembiayaan untuk digunakan debitur selama jangka waktu tertentu, yang
mengalihkan secara substansial manfaat dan risiko atas barang yang dibiayai.
Jumlah yang terutang dari lessee dalam sewa pembiayaan dicatat sebesar jumlah piutang
sewa pembiayaan. Piutang sewa pembiayaan terdiri dari jumlah piutang sewa ditambah nilai
residu yang dijamin (harga opsi) yang akan diterima pada akhir masa sewa, dikurangi
penghasilan pembiayaan tangguhan, simpanan jaminan, dan cadangan kerugian penurunan
nilai.
- 24 -
Page 28
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Selisih antara piutang sewa pembiayaan ditambah nilai residu yang dijamin dengan biaya
perolehan aset sewaan dicatat sebagai penghasilan pembiayaan tangguhan dan
dialokasikan sebagai pendapatan selama masa sewa berdasarkan suatu tingkat
pengembalian berkala yang tetap dari piutang sewa pembiayaan. Perusahaan tidak
mengakui pendapatan bunga dari piutang sewa pembiayaan yang telah menunggak
pembayaran lebih dari 90 hari. Pendapatan tersebut diakui pada saat pendapatan tersebut
diterima.
Pada awal masa sewa, apabila aset sewaan memiliki nilai residu pada akhir periode sewa,
lessee diwajibkan untuk memberikan simpanan jaminan yang akan diperhitungkan dengan
nilai aset sewa pada akhir masa sewaan, bila hak opsi dilaksanakan lessee. Apabila hak opsi
tidak dilaksanakan, simpanan jaminan tersebut akan dikembalikan kepada lessee.
Apabila aset sewaan dijual kepada lessee sebelum masa sewa berakhir, maka perbedaan
harga jual dengan investasi neto pembiayaan dicatat sebagai keuntungan atau kerugian pada
saat terjadinya.
n. Piutang Premi dan Piutang Reasuransi
Piutang premi meliputi tagihan premi kepada tertanggung, agen atau broker sebagai akibat
transaksi asuransi. Dalam hal Grup memberikan potongan premi kepada tertanggung, maka
potongan tersebut langsung dikurangkan dari piutang preminya.
Grup menelaah penurunan piutang secara berkala. Jika ada bukti obyektif bahwa piutang
tersebut menurun, Grup mengurangi nilai tercatat piutang sebesar yang dapat dipulihkan dan
mengakui rugi penurunan nilai dalam laba rugi. Grup mengumpulkan bukti obyektif bahwa
terdapat penurunan nilai piutang dengan menggunakan proses yang diterapkan untuk aset
keuangan atas biaya yang diamortisasi.
Piutang reasuransi tidak dapat dikompensasikan dengan utang reasuransi, kecuali kontrak
reasuransi khusus memungkinkan adanya kompensasi.
o. Pembiayaan Syariah
Piutang Ijarah Multijasa
Ijarah multijasa adalah kegiatan pembiayaan untuk Pembiayaan Perjalanan Biaya Haji
(“PPIH”) dengan pembayaran secara angsuran.
Piutang Ijarah multijasa diukur sebesar nilai yang dapat direalisasikan, yakni saldo piutang
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai.
Piutang Pembiayaan Murabahah
Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan
ditambah keuntungan (marjin) yang disepakati dan penjual harus mengungkapan biaya
perolehan barang tersebut kepada pembeli.
Pada saat akad murabahah, piutang pembiayaan murabahah diakui sebesar biaya perolehan
ditambah marjin. Marjin murabahah diakui selama tahun akud berdasarkan pengakuan marjin
dari piutang pembiayaan murabahah.
- 25 -
Page 29
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pembiayaan syariah dengan akad murabahah disajikan sebesar jumlah pembiayaan
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sesuai dengan PSAK No. 102 (Amandemen
2019).
Piutang Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT)
IMBT adalah Ijarah dengan wa’ad (janji) perpindahan kepemilikan aset yang diIjarahkan pada
saat tertentu. Dalam IMBT, perpindahan kepemilikan suatu aset yang di Ijarahkan dari pemilik
ke penyewa, dilakukan jika akad Ijarah telah berakhir atau diakhiri dan aset Ijarah telah
diserahkan kepada penyewa dengan membuat akad terpisah.
Aset IMBT dinyatakan sebesar harga perolehan dan dikurangi dengan akumulasi
penyusutan. Aset IMBT disusutkan berdasarkan pola konsumsi berdasarkan perjanjian IMBT.
Pendapatan Ijarah selama masa akad diakui pada saat manfaat atas aset telah diserahkan
kepada penyewa. Pendapatan Ijarah disajikan secara neto setelah dikurangi beban
penyusutan aset Ijarah.
Piutang pendapatan Ijarah diukur sebesar nilai yang dapat direalisasikan, yakni saldo piutang
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai.
p. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
q. Properti Investasi
Grup menerapkan PSAK No. 13, “Properti Investasi”.
Properti investasi, kecuali tanah, diukur sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi,
setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai, jika ada.
Jumlah tercatat termasuk biaya penggantian untuk bagian tertentu dari properti investasi yang
telah ada pada saat beban terjadi, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya
perawatan sehari-hari properti investasi. Properti investasi tanah tidak disusutkan dan
dinyatakan pada biaya perolehan.
Properti investasi dihentikan pengakuannya (dikeluarkan dari laporan posisi keuangan) pada
saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen
dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat
pelepasannya. keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan
properti investasi diakui dalam laba rugi dalam periode terjadinya penghentian atau
pelepasan tersebut.
Properti investasi berupa bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
(straight line method) dengan persentase penyusutan sebesar 5% per tahun.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan,
yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, atau dimulainya sewa operasi
ke pihak lain. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan penggunaan, yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual.
- 26 -
Page 30
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
r. Aset Tetap
Grup menerapkan PSAK No. 16, “Aset Tetap”.
Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk
biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan
nilai, jika ada. Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi
akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak
pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan
pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap
tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Penyusutan aset tetap kendaraan, peralatan
kantor dan perlengkapan kantor dihitung berdasarkan metode saldo menurun berganda,
sedangkan penyusutan bangunan dan prasarana dihitung berdasarkan garis lurus selama
masa manfaat aset tetap sebagai berikut:
Persentase Estimasi Umur
Penyusutan Manfaat
Bangunan 5% 20 tahun
Kendaraan 25% 8 tahun
Peralatan kantor 50% 4 tahun
Perlengkapan kantor 50% 4 tahun
Prasarana 50% - 100% 1-2 tahun
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat
peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak
dapat dipulihkan sepenuhnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam
laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir
tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Aset tetap dalam Pembangunan
Aset tetap dalam pembangunan merupakan aset tetap dalam tahap konstruksi, yang
dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya akan
direklasifikasi ke akun aset tetap yang bersangkutan dan akan disusutkan pada saat
konstruksi selesai secara substansial dan aset tersebut telah siap digunaka n sesuai
tujuannya.
- 27 -
Page 31
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
s. Aset untuk Disewakan
Aset untuk disewakan yang terdiri dari kendaraan bermotor, dinyatakan berdasarkan
biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai,
jika ada. Aset untuk disewakan disusutkan dengan menggunakan metode dan estimasi
masa manfaat yang sama dengan aset tetap (Catatan 2r).
Pendapatan sewa diakui dan disajikan dalam akun “Pendapatan sewa operasi” pada laba
rugi berdasarkan berlalunya waktu sesuai dengan periode sewa.
Setiap pembayaran sewa pembiayaan dipisahkan antara bagian yang merupakan beban
keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban. Jumlah kewajiban sewa,
dikurangi beban keuangan disajikan sebagai liabilitas jangka panjang. Unsur bunga sebagai
biaya keuangan dibebankan dalam laba rugi setiap periode selama masa sewa sedemikian
rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo
liabilitas. Aset tetap yang diperoleh melalui sewa pembiayaan disusutkan selama jangka
waktu yang lebih pendek antara periode masa sewa dan umur manfaatnya.
t. Transaksi Sewa
Grup menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa
sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.
Sebagai Penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan asset identifikasian selama suatu jangka
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian, Grup harus menilai apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
penggunaan aset identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan asset identifikasian. Grup memiliki
hakini ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
bagaimana dan untuk tujuan apa asset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana
dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang
mengandung sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa
dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-
guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa
yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
permulaan.
- 28 -
Page 32
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau
akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika
suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai
tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran
berikut ini:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada
awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak
menghentikan lebih awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Sewa jangka-pendek
Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa
jangka-pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran
sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Sebagai pesewa
Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik
sewa operasi atau sewa pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan
atas apakah sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak maka, merupakan sewa operasi.
Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa indikator seperti
apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.
u. Agunan yang Diambil Alih
Agunan yang diambil alih diperoleh dalam kaitannya dengan penyelesaian piutang, dicatat
berdasarkan nilai bersih yang dapat direalisasi pada saat pengambilalihan. Selisih lebih saldo
piutang diatas nilai bersih yang dapat direalisasi dari agunan yang diambil alih akan
dibebankan ke cadangan kerugian penurunan nilai piutang.
Nilai realisasi bersih adalah nilai wajar agunan yang diambil alih dikurangi biaya-biaya untuk
melikuidasi aset tersebut. Apabila terjadi selisih lebih nilai realisasi bersih diatas saldo
piutang, agunan yang diambil alih diakui maksimum sebesar saldo piutang.
- 29 -
Page 33
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Selisih antara nilai agunan yang telah diambil alih dan hasil penjualannya diakui sebagai
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan.
Beban-beban yang berkaitan dengan pemeliharaan dan renovasi agunan yang diambil alih
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatat agunan yang diambil
alih dikurangi untuk mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba
rugi.
Manajemen melakukan evaluasi secara berkala atas nilai agunan yang diambil alih. Bila
terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi.
v. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 48, “Penurunan Nilai Aset”.
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu
aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan
penurunan nilai aset perlu dilakukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dinyatakan mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke
nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian
pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui
apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode
sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan
nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak
melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya
tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-tahun
sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode
mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
w. Kontrak Asuransi
Grup menerapkan PSAK No. 28, “Akuntansi Kontrak Asuransi Kerugian” dan PSAK No. 62,
“Kontrak Asuransi”.
Kontrak asuransi adalah kontrak dimana penanggung menerima risiko asuransi signifikan
dari tertanggung. Risiko asuransi yang signifikan didefinisikan sebagai kemungkinan
membayar manfaat signifikan kepada tertanggung jika suatu kejadian yang diasuransikan
terjadi dibandingkan dengan manfaat minimum yang akan dibayarkan apabila risiko yang
diasuransikan tidak terjadi.
- 30 -
Page 34
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengakuan Pendapatan Premi
Premi dari kontrak asuransi dan reasuransi jangka pendek diakui sebagai pendapatan sesuai
periode polis (kontrak) berdasarkan proporsi jumlah proteksi yang diberikan. Premi dari polis
bersama diakui sebesar pangsa premi milik Grup. Premi hak reasuradur diakui sebagai premi
asuransi selama periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan proteksi yang
diperoleh dari kontrak asuransi dan reasuransi jangka pendek diakui sebagai pendapatan
sesuai periode polis (kontrak) berdasarkan proporsi jumlah proteksi yang diberikan. Premi
dari polis bersama diakui sebesar pangsa premi milik Grup. Premi hak reasuradur diakui
sebagai premi asuransi selama periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan
proteksi yang diperoleh.
Premi belum merupakan pendapatan dari kontrak asuransi jangka pendek ditentukan untuk
masing-masing jenis pertanggungan dihitung berdasarkan premi neto sesuai dengan proporsi
jumlah hari sampai dengan polis berakhir (proporsional harian). Cadangan premi jangka
panjang adalah nilai sekarang estimasi manfaat polis masa depan yang akan dibayar kepada
pemegang polis, dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi premi masa depan yang akan
diterima dari pemegang polis dan diakui pada saat pengakuan pendapatan premi.
Kenaikan atau penurunan premi yang belum merupakan pendapatan adalah selisih antara
saldo premi yang belum merupakan pendapatan tahun berjalan dan tahun lalu.
Premi kontrak asuransi jangka panjang diakui sebagai pendapatan pada saat jatuh tempo
dari pemegang polis.
Grup melakukan reasuransi sebagian risiko atas akseptasi pertanggungan yang diperoleh
kepada perusahaan asuransi lain dan perusahaan reasuransi. Jumlah premi dibayar atau
bagian premi atas transaksi reasuransi prospektif diakui sebagai premi reasuransi sesuai
periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan proteksi yang diberikan. Pembayaran
atau kewajiban atas transaksi reasuransi retrospektif diakui sebagai piutang reasuransi
sebesar kewajiban yang dibukukan sehubungan kontrak reasuransi tersebut.
Beban Klaim
Beban klaim meliputi klaim disetujui (settled claims), klaim dalam proses penyelesaian
termasuk klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim. Beban
klaim tersebut diakui sebagai beban pada saat timbulnya kewajiban untuk memenuhi klaim.
Bagian klaim reasuradur diakui dan dicatat sebagai pengurang beban klaim pada periode
yang sama dengan periode pengakuan beban klaim. Hak subrogasi diakui sebagai
pengurang beban klaim pada saat realisasi.
Jumlah klaim dalam proses penyelesaian (estimasi klaim) dihitung berdasarkan estimasi
kerugian dari klaim yang pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian masih dalam
proses penyelesaian, termasuk klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
Perubahan dalam estimasi klaim diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya perubahan.
Kenaikan (penurunan estimasi klaim adalah selisih antara klaim periode berjalan dengan
periode lalu.
- 31 -
Page 35
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Komisi
Komisi yang diberikan kepada pialang asuransi, dan perusahaan asuransi lain sehubungan
dengan penutupan pertanggungan dicatat sebagai beban komisi, sedangkan komisi yang
diperoleh dari transaksi reasuransi dicatat sebaga pengurang beban komisi dan diakui dalam
laba rugi pada saat terjadinya. Dalam hal jumlah komisi yang diperoleh lebih besar dari jumlah
beban komisi, maka selisih tersebut disajikan sebagai pendapatan komisi neto dalam laba
rugi.
Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan
Liabilitas manfaat polis masa depan adalah nilai sekarang estimasi manfaat polis masa depan
yang akan dibayar kepada pemegang polis, dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi
premi masa depan yang akan diterima dari pemegang polis dan diakui pada saat pengakuan
pendapatan premi. Liabilitas manfaat polis masa depan dinyatakan dalam laporan posisi
keuangan berdasarkan perhitungan aktuaria. Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis
masa depan diakui sebagai beban (pendapatan) dalam laba rugi
Aset Reasuransi
Aset reasuransi adalah hak kontraktual neto cedant dalam suatu kontrak reasuransi. Nilai
aset reasuransi atas liabilitas manfaat polis masa depan, premi yang belum merupakan
pendapatan dan estimasi liabilitas klaim diestimasi secara konsisten dengan pendekatan
yang digunakan dalam menentukan masing-masing liabilitas manfaat polis masa depan,
premi yang belum merupakan pendapatan dan estimasi liabilitas klaim, berdasarkan syarat
dan ketentuan dari kontrak reasuransi.
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, manajemen Grup menelaah apakah aset
reasuransi telah mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai aset reasuransi terjadi jika, dan
hanya jika terdapat bukti obyektif yang menyebabkan cedant tidak menerima seluruh jumlah
yang sesuai dengan persyaratan kontrak dan dampaknya dapat diukur secara andal.
Penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
Keuntungan atau kerugian membeli reasuransi diakui dalam laba rugi segera pada tanggal
pembelian dan tidak diamortisasi.
Perjanjian reasuransi tidak membebaskan Grup dari kewajiban kepada pemegang polis.
Liabilitas Kontrak Asuransi
Liabilitas kontrak asuransi mencakup klaim dalam proses, premi belum merupakan
pendapatan dan liabilitas manfaat polis masa depan. Pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, Grup menilai apakah liabilitas asuransi yang diakui telah mencukupi, dengan
menggunakan estimasi kini atas arus kas masa depan berdasarkan kontrak asuransi. Jika
penilaian tersebut menunjukkan bahwa nilai tercatat liabilitas asuransi dikurangi dengan
biaya akuisisi tangguhan terkait tidak mencukupi dibandingkan dengan estimasi arus kas
masa depan, maka seluruh kekurangan tersebut diakui dalam laba rugi.
- 32 -
Page 36
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
x. Pinjaman yang Diterima, Utang Obligasi dan Utang Pemegang Saham
Pinjaman yang diterima, utang obligasi dan utang pemegang saham diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode
suku bunga efektif. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan nilai
perolehan pinjaman yang diterima, utang obligasi, dan utang pemegang saham dikurangkan
dari jumlah pinjaman yang diterima, utang obligasi dan utang pemegang saham.
y. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam laba rugi menggunakan metode suku
bunga efektif.
Biaya transaksi yang terjadi dan dapat diatribusikan secara langsung terhadap perolehan
atau penerbitan instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
diamortisasi sepanjang umur instrumen keuangan menggunakan metode suku bunga efektif
dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga untuk biaya transaksi terkait aset
keuangan, dan sebagai bagian dari beban bunga untuk biaya transaksi terkait liabilitas
keuangan.
Pendapatan pembiayaan multiguna yang belum diakui merupakan perbedaan antara jumlah
angsuran yang akan diterima dan jumlah pokok dari pembiayaan. Pendapatan pembiayaan
multiguna yang belum diakui diamortisasi dan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan
jangka waktu perjanjian dengan menggunakan tingkat pengembalian berkala yang efektif dari
piutang pembiayaan multiguna. Pelunasan sebelum masa pembiayaan multiguna berakhir
dianggap sebagai pembatalan perjanjian pembiayaan multiguna dan keuntungan atau
kerugian yang timbul diakui dalam laba rugi peroide berjalan. Grup tidak mengakui
pendapatan bunga dari piutang pembiayaan multiguna yang telah menunggak pembayaran
lebih dari 90 hari. Pendapatan bunga tersebut diakui pada saat pendapatan tersebut telah
diterima.
Pendapatan administrasi yang pertama kali terjadi sehubungan dengan transaksi
pembiayaan multiguna dan pembiayaan modal kerja diakui pada saat terjadinya.
Penghasilan dividen diakui bila hak pemegang saham untuk menerima pembayaran
ditetapkan.
Pendapatan dan beban lainnya diakui pada saat terjadinya atau sesuai dengan masa
manfaatnya (accrual basis).
z. Imbalan Kerja
Grup menerapkan PSAK No. 24, “Imbalan Kerja”.
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah
dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi.
- 33 -
Page 37
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang
dibentuk pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan
karyawan pada saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan
pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang yang diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian mencerminkan nilai kini kewajiban imbalan pasti setelah dikurangi dengan nilai
wajar aset program. Aset (surplus) imbalan kerja jangka panjang yang timbul dari perhitungan
tersebut diakui sebesar nilai kini pengembalian kas serta pengurangan iuran masa depan dari
program tersebut.
aa. Pajak Penghasilan
Grup menerapkan PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan”.
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang
timbul dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah
tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap
tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba
kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal
pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika,
terdapat hak yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini
terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak
yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
- 34 -
Page 38
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
bb. Laba (Rugi) Per Saham Dasar
Grup menerapkan PSAK No. 56, “Laba Per Saham”.
Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) yang dapat diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari saham yang beredar
selama tahun bersangkutan.
cc. Segmen Operasi
Grup menerapkan PSAK No. 5, Segmen Operasi.
Segmen operasi disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan
dan penyajian laporan keuangan konsolidasian.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang
secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi
sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
dd. Provisi
Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
peristiwa masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan
risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
ee. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
informasi mengenai posisi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal laporan posisi
keuangan konsolidasian (peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan
keuangan konsolidasian. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang
tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material, telah
diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
laporan keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan
asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi
dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan
relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.
- 35 -
Page 39
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan konsolidasian:
a. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi kriteria yang
ditetapkan dalam PSAK No. 71. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan
kebijakan akuntansi Grup sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
b. Aset Keuangan yang Tidak Memiliki Kuotasi Harga di Pasar yang Aktif
Grup mengukur seluruh aset keuangan berupa investasi dalam instrumen ekuitas pada nilai
wajarnya. Akan tetapi, pada keadaan terbatas, biaya perolehan dapat merupakan estimasi
nilai wajar yang tepat. Hal tersebut dapat terjadi jika informasi yang terkini tidak tersedia untuk
mengukur nilai wajar, atau terdapat rentang kemungkinan yang cukup besar atas nilai wajar,
dimana biaya perolehan yang merupakan estimasi terbaik nilai wajar berada dalam rentang
tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen Grup memutuskan untuk
mengukur investasi dalam saham pada Catatan 5 pada biaya perolehan, karena nilai wajar
yang dapat diandalkan tidak tersedia dan dampaknya tidak material terhadap laporan
keuangan konsolidasian.
c. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Grup menilai apakah risiko kredit atas instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian tersebut, Grup mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Grup
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal
bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi
masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking),
yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka
Grup mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian
kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah
cadangan kerugian ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap
periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian ekspektasian
yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas
informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.
- 36 -
Page 40
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai tercatat aset keuangan Grup pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kas dan setara kas - bersih 416,208 291,160
Investasi - bersih 175,569 303,473
Piutang pembiayaan multiguna - bersih 1,827,786 1,770,197
Piutang pembiayaan modal kerja - bersih 1,666,750 1,665,662
Piutang sewa pembiayaan - bersih 121,881 147,233
Piutang lain-lain - bersih 46,562 88,371
Aset lain-lain - simpanan jaminan 282 275
Jumlah 4,255,038 4,266,371
d. Sewa
Grup Sebagai Penyewa
Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan. Grup menentukan bahwa
sewa tersebut memenuhi kriteria pengakuan dan pengukuran aset hak-guna dan liabilitas
sewa sesuai dengan PSAK No. 73, Sewa.
Grup Sebagai Pesewa
Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan. Grup menentukan bahwa
sewa tersebut adalah sewa operasi karena Grup menanggung secara signifikan seluruh risiko
dan manfaat dari kepemilikan aset-aset tersebut.
e. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode
dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah
ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan
disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah
karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin
dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:
- 37 -
Page 41
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan
liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan
estimasi. Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti
obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran
perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang
berbeda.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 28.
b. Estimasi Masa Manfaat Properti Investasi, Aset Tetap, dan Aset untuk Disewakan
Masa manfaat dari properti investasi, aset tetap, dan aset untuk disewakan Grup diestimasi
berdasarkan jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi
tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi
teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat aset ditelaah
secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang
disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan hak
atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di masa
mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan
waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor yang disebutkan
di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis aset tetap akan menyebabkan kenaikan
beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat properti investasi, aset tetap, aset untuk
disewakan.
Nilai tercatat properti investasi, aset tetap, dan aset untuk disewakan diungkapkan pada
Catatan 14, 15, dan 16.
c. Estimasi Liabilitas Klaim
Perusahaan wajib membentuk cadangan untuk pembayaran klaim yang timbul, dimana
merupakan biaya yang diharapkan untuk menyelesaikan klaim yang telah terjadi, tetapi masih
dalam proses pada saat tanggal laporan posisi keuangan.
Estimasi klaim terdiri dari 2 jenis, yaitu cadangan atas klaim yang sudah dilaporkan dan klaim
yang sudah terjadi tetapi belum dilaporkan (“IBNR”).
Cadangan atas klaim yang sudah dilaporkan berdasarkan pada estimasi pembayaran di masa
mendatang untuk menyelesaikan klaim. Estimasi dibentuk berdasarkan fakta-fakta yang
tersedia pada saat cadangan ditetapkan.
Cadangan atas klaim IBNR dibentuk dengan menggunakan data historis pengalaman klaim
yang diproyeksikan untuk memperoleh perkiraan biaya dari klaim yang sudah terjadi tetapi
belum dilaporkan.
Perhitungan liabilitas asuransi ASI per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dilakukan
oleh aktuaris internal ASI.
- 38 -
Page 42
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
d. Aset Reasuransi
Aset yang timbul dari kontrak reasuransi juga dihitung dengan menggunakan metode yang
sama dengan liabilitas kontrak asuransi. Selain itu, pemulihan aset ini dinilai secara periodik
untuk memastikan bahwa jumlahnya mencerminkan jumlah yang pada akhirnya akan diterima,
mempertimbangkan faktor-faktor seperti counterparty dan risiko kredit. Penurunan nilai diakui
di mana terdapat bukti objektif bahwa Grup tidak dapat menerima jumlah yang terutang untuk
itu dan jumlah ini dapat diukur secara andal.
e. Pengujian Kecukupan Liabilitas
Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, keseluruhan jumlah liabilitas asuransi
yang dicatat meliputi cadangan premi dan cadangan klaim, telah dilakukan pengujian
kecukupan liabilitas dengan menggunakan perhitungan teknik aktuaria yang menggunakan
asumsi dan estimasi aktuaria masa depan. Manajemen meyakini bahwa hasil tes kecukupan
liabilitas pada tanggal pelaporan telah memadai.
f. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang
digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut
dijelaskan dalam Catatan 38 dan mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat
diskonto yang ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi
Pemerintah. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup dibukukan pada penghasilan
komprehensif lain dan dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif
lain yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Grup
berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun
demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-
asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka
panjang.
Nilai tercatat liabilitas imbalan kerja diungkapkan pada Catatan 38.
g. Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan
liabilitas pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan
bahwa jumlah laba kena pajak akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang
diakui. Estimasi manajemen yang siginifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu realisasinya dan jumlah laba kena
pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan. Aset pajak
tangguhan diungkapkan pada Catatan 39.
h. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset
tertentu. Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan
dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan
signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat
berdampak signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi
mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.
Nilai tercatat aset-aset non keuangan tersebut diungkapkan pada Catatan 14, 15
dan 16.
- 39 -
Page 43
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
4. Kas dan Setara Kas
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kas 787 837
Bank
Rupiah
Pihak berelasi
PT Bank Sinarmas Tbk 83,192 11,042
PT Bank Sinarmas Tbk -
Unit Usaha Syariah 14,274 10,519
Jumlah 97,466 21,561
Pihak ketiga
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 27,056 907
PT Bank Mega Tbk 8,268 8,090
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 1,797 795
PT Bank Central Asia Tbk 1,487 1,222
PT Bank CIMB Niaga Tbk 968 959
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 519 492
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 415 394
PT Bank Maybank Indonesia Tbk -
Unit Usaha Syariah 360 88
PT Bank Neo Commerce Tbk 284 10,235
PT Bank Mega Tbk -
Unit Usaha Syariah 160 13
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk -
Unit Usaha Syariah 160 204
PT Bank Jago Tbk 135 -
PT Bank Pan Indonesia Tbk 129 43
PT Bank MNC Internasional Tbk 76 76
PT Bank Mayapada International Tbk 75 67
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 21 21
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk 5 5
Lainnya 61 33
Jumlah 41,976 23,644
Jumlah 139,442 45,205
Dolar Amerika Serikat (Catatan 41)
Pihak berelasi
PT Bank Sinarmas Tbk 139 1,040
Pihak ketiga
PT Bank Maybank Indonesia Tbk - 53
Jumlah 139 1,093
Jumlah - Bank 139,581 46,298
- 40 -
Page 44
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Deposito berjangka
Rupiah
Pihak berelasi
PT Bank Sinarmas Tbk 962 -
Pihak ketiga
PT Bank Mega Tbk 114,500 102,500
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 94,725 10,000
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 56,078 1,950
PT Victoria Syariah Tbk 10,000 -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 130,000
Jumlah 275,303 244,450
Jumlah deposito berjangka 276,265 244,450
Jumlah kas dan setara kas 416,633 291,585
Cadangan kerugian penurunan nilai (425) (425)
Jumlah kas dan setara kas - bersih 416,208 291,160
Suku bunga per tahun
Rupiah 0,00%-5,50% 0,00%-4,50%
Dolar Amerika Serikat 0,00%-0,00% 0,00%-0,00%
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal 1,014 - - 1,014
Pemulihan periode berjalan (589) - - (589)
Saldo akhir 425 - - 425
31 Desember 2022
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal 1,014 - - 1,014
Penambahan tahun berjalan (589) - - (589)
Saldo akhir 425 - - 425
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian untuk penurunan nilai yang dibentuk pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
yang timbul dari kas dan setara kas.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang
tidak dapat digunakan oleh Grup.
- 41 -
Page 45
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
5. Investasi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Deposito berjangka
Pihak ketiga 1,500 41,500
Sukuk
Pihak ketiga 25,012 25,014
Obligasi
Pihak ketiga 19,386 19,334
Jumlah 45,898 85,848
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Saham
Pihak berelasi - 353,921
Pihak ketiga - 370,270
Jumlah - 724,191
Unit Reksadana
Rupiah
Pihak ketiga 153,217 80,654
Dolar Amerika Serikat (Catatan 41)
Pihak ketiga 45 -
Jumlah 153,262 80,654
Sukuk
Pihak Berelasi 26,251
Pihak ketiga 69,115 -
95,366 -
Obligasi
Pihak Berelasi 8,160
Pihak ketiga 146,523 -
154,683 -
Jumlah 403,311 804,845
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Saham
Pihak berelasi 5,102 5,409
Pihak ketiga 4,824 5,670
9,926 11,079
Sukuk
Pihak ketiga - 98,371
- 42 -
Page 46
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Obligasi
Pihak ketiga - 242,639
Jumlah 9,926 352,089
Jumlah 459,135 1,242,782
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,348) (1,348)
Jumlah - bersih 457,787 1,241,434
Termasuk investasi yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atas
investasi dalam saham PT Bima Multi Finance yang berasal dari restrukturisasi obligasi oleh PT
Bima Multi Finance sebesar Rp 4.324 pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal 1,348 1,348
Pemulihan periode berjalan - -
Saldo akhir 1,348 1,348
ASI telah memenuhi ketentuan mengenai besarnya dana jaminan tersebut diatas pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Deposito berjangka pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 mempunyai jangka waktu
penempatan antara 1-3 bulan.
Suku bunga deposito berjangka per tahun pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
masing-masing berkisar antara 2,50% - 3,00%, 3,25% - 5,50%.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022 memadai untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari
investasi.
- 43 -
Page 47
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
6. Piutang Pembiayaan Multiguna
a. Terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak berelasi
Piutang pembiayaan multiguna - bruto 756 802
Pihak ketiga
Piutang pembiayaan multiguna - bruto 6,262,250 5,837,031
Jumlah 6,263,006 5,837,833
Dikurangi:
Bagian yang dibiayai pihak lain (3,447,748) (3,181,779)
Jumlah piutang pembiayaan multiguna 2,815,258 2,656,054
Pendapatan pembiayaan multiguna yang
belum diakui - bruto (1,221,378) (1,110,514)
Dikurangi:
Bagian yang dibiayai pihak lain 320,037 305,594
Jumlah pendapatan pembiayaan multiguna (901,341) (804,920)
yang belum diakui
Jumlah 1,913,917 1,851,134
Cadangan kerugian penurunan nilai (86,131) (80,937)
Jumlah - bersih 1,827,786 1,770,197
b. Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat bruto terkait piutang pembiayaan multiguna
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Nilai tercatat bruto awal 1,602,885 128,492 119,757 1,851,134
Transfer ke tahap 1 7,952 (7,700) (252) -
Transfer ke tahap 2 (137,530) 138,599 (1,069) -
Transfer ke tahap 3 (39,457) (41,965) 81,422 -
Aset baru 1,967,265 20,633 1,516 1,989,414
Perubahan neto (1,767,342) (66,192) 84,499 (1,749,035)
Aset dihentikan pengakuannya
(selain karena penghapusbukuan) - - - -
Penghapusbukuan - - (177,596) (177,596)
Nilai tercatat bruto akhir 1,633,773 171,867 108,277 1,913,917
- 44 -
Page 48
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Nilai tercatat bruto awal 1,935,189 106,060 66,306 2,107,555
Transfer ke tahap 1 3,413 (3,270) (143) -
Transfer ke tahap 2 (81,998) 82,298 (300) -
Transfer ke tahap 3 (70,387) (16,991) 87,378 -
Aset baru 3,560,252 112,822 32,047 3,705,121
Perubahan neto (3,743,584) (152,427) (5,054) (3,901,065)
Aset dihentikan pengakuannya
(selain karena penghapusbukuan) - - - -
Penghapusbukuan - - (60,477) (60,477)
Nilai tercatat bruto akhir 1,602,885 128,492 119,757 1,851,134
c. Analisis atas perubahan dalam nilai cadangan atas kerugian kredit ekspektasian terkait
piutang pembiayaan multiguna adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal 28,067 17,720 35,150 80,937
Transfer ke tahap 1 262 (255) (7) -
Transfer ke tahap 2 (17,684) 17,854 (170) -
Transfer ke tahap 3 (39,457) (12,274) 51,731 -
Aset baru 10,753 875 135 11,763
Perubahan neto 49,652 (1,227) 122,602 171,027
Aset dihentikan pengakuannya
(selain karena penghapusbukuan) - - - -
Penghapusbukuan - - (177,596) (177,596)
Saldo akhir 31,593 22,693 31,845 86,131
31 Desember 2022
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal 31,482 14,362 18,908 64,752
Transfer ke tahap 1 109 (104) (5) -
Transfer ke tahap 2 (11,303) 11,351 (48) -
Transfer ke tahap 3 (20,663) (4,986) 25,649 -
Aset baru 14,698 5,167 3,429 23,294
Perubahan neto 13,744 (8,070) 47,694 53,368
Aset dihentikan pengakuannya -
(selain karena penghapusbukuan) - - - -
Penghapusbukuan - - (60,477) (60,477)
Saldo akhir 28,067 17,720 35,150 80,937
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 memadai untuk menutup kerugian yang mungkin timbul
dari tidak tertagihnya piutang pembiayaan multiguna tersebut.
d. Suku bunga per tahun pembiayaan multiguna untuk tahun 2023 dan 2022 masing-masing
sebesar 5,49% - 20,89% dan 6,51% - 20,64%.
- 45 -
Page 49
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
e. Rincian pembiayaan multiguna menurut jenis objek pembiayaan:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Objek Pembiayaan
Mobil 2,804,964 2,640,947
Motor 1,137 1,853
Rumah 6,607 11,834
Lain-lain 2,550 1,420
Jumlah 2,815,258 2,656,054
f. Perusahaan memberikan pembiayaan untuk kendaraan dengan jangka waktu antara 1 (satu)
sampai dengan 5 (lima) tahun.
g. Berikut ini disajikan rincian piutang pembiayaan multiguna berdasarkan sisa umur sampai
dengan saat jatuh temponya sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Tidak lebih atau sama dengan 1 tahun 1,336,118 1,348,488
Lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun 857,173 819,532
Lebih dari 2 tahun sampai dengan 3 tahun 515,948 376,421
Lebih dari 3 tahun sampai dengan 4 tahun 106,019 111,613
Jumlah 2,815,258 2,656,054
h. Piutang pembiayaan multiguna dijamin dengan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB)
dari kendaraan bermotor yang dibiayai Perusahaan.
i. Piutang pembiayaan multiguna pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 digunakan
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima sebesar 68,23% dan 70,47% (Catatan 21) serta
utang obligasi sebesar 3,02% dan 2,33% (Catatan 24).
7. Piutang Pembiayaan Modal Kerja
a. Terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2022 2022
Pihak berelasi
Skema anjak piutang 20,654 21,654
Pihak ketiga
Skema anjak piutang 1,610,715 1,611,525
Pembiayaan modal kerja 185,161 185,161
Jumlah 1,795,876 1,796,686
Jumlah 1,816,530 1,818,340
Cadangan kerugian penurunan nilai (149,780) (152,678)
Jumlah - bersih 1,666,750 1,665,662
- 46 -
Page 50
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat bruto terkait pembiayaan modal kerja adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Nilai tercatat bruto awal 1,802,533 - 15,807 1,818,340
Transfer ke tahap 1 6,468 - (6,468) -
Transfer ke tahap 2 - - - -
Transfer ke tahap 3 - - - -
Aset baru 1,106,790 - - 1,106,790
Perubahan neto (1,108,276) - (324) (1,108,600)
Aset dihentikan pengakuannya
(selain karena penghapusbukuan) - - - -
Penghapusbukuan - - - -
Nilai tercatat bruto akhir 1,807,515 - 9,015 1,816,530
31 Desember 2022
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Nilai tercatat bruto awal 1,531,228 9,015 - 1,540,243
Transfer ke tahap 1 - - - -
Transfer ke tahap 2 - - - -
Transfer ke tahap 3 (6,792) (9,015) 15,807 -
Aset baru 558,861 - - 558,861
Perubahan neto (280,764) - - (280,764)
Aset dihentikan pengakuannya
(selain karena penghapusbukuan) - - - -
Penghapusbukuan - - - -
Nilai tercatat bruto akhir 1,802,533 - 15,807 1,818,340
c. Analisis atas perubahan dalam nilai cadangan atas kerugian kredit ekspektasian terkait
pembiayaan modal kerja adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal 142,650 - 10,028 152,678
Transfer ke tahap 1 (178) - 178 -
Transfer ke tahap 2 - - - -
Transfer ke tahap 3 - - - -
Aset baru 27,507 - - 27,507
Perubahan neto (29,214) - (1,191) (30,405)
Aset dihentikan pengakuannya
(selain karena penghapusbukuan) - - - -
Penghapusbukuan - - - -
Saldo akhir 140,765 - 9,015 149,780
- 47 -
Page 51
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal 66,130 1,067 - 67,197
Transfer ke tahap 1 - - - -
Transfer ke tahap 2 - - - -
Transfer ke tahap 3 (1,013) (9,015) 10,028 -
Aset baru 29,392 - - 29,392
Perubahan neto 48,141 7,948 - 56,089
Aset dihentikan pengakuannya -
(selain karena penghapusbukuan) - - - -
Penghapusbukuan - - - -
Saldo akhir 142,650 - 10,028 152,678
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 telah memadai untuk menutup kerugian yang mungkin
timbul dari tidak tertagihnya piutang pembiayaan modal kerja tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh piutang pembiayaan modal kerja
dinilai secara individual penurunan nilainya.
d. Piutang pembiayaan modal kerja Perusahaan jatuh tempo dalam waktu 1 (satu) sampai
dengan 2 (dua) tahun.
e. Berikut ini disajikan rincian piutang pembiayaan modal kerja berdasarkan jatuh tempo
perjanjiannya sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Tidak lebih atau sama dengan 1 tahun 1,393,581 1,818,340
Lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun 422,949 -
Jumlah 1,816,530 1,818,340
f. Seluruh piutang pembiayaan modal kerja menggunakan syarat with recourse.
g. Piutang pembiayaan modal kerja pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima sebesar 31,36% dan 44,51%
(Catatan 21) serta utang obligasi sebesar 68,14% dan 55,00% (Catatan 24).
- 48 -
Page 52
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
8. Piutang Sewa Pembiayaan
a. Terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rupiah
Pihak ketiga 150,927 160,528
Pendapatan pembiayaan yang belum diakui (15,207) (2,738)
Jumlah 135,720 157,790
Cadangan kerugian penurunan nilai (13,839) (10,557)
Jumlah - bersih 121,881 147,233
Suku bunga per tahun
Rupiah 12,70% - 17,77% 12,70% - 17,77%
b. Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat bruto terkait piutang sewa pembiayaan adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Nilai tercatat bruto awal 157,790 - - 157,790
Aset baru - - - -
Perubahan neto (22,070) - - (22,070)
Nilai tercatat bruto akhir 135,720 - - 135,720
31 Desember 2022
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Nilai tercatat bruto awal 174,935 - - 174,935
Aset baru - -
Perubahan neto (17,145) - - (17,145)
Nilai tercatat bruto akhir 157,790 - - 157,790
c. Analisis atas perubahan dalam nilai cadangan atas kerugian kredit ekspektasian terkait
piutang sewa pembiayaan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal 10,557 - - 10,557
Aset baru - - - -
Perubahan neto 3,282 - - 3,282
Saldo akhir 13,839 - - 13,839
- 49 -
Page 53
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal 2,872 - - 2,872
Aset baru - - - -
Perubahan neto 7,685 - - 7,685
Saldo akhir 10,557 - - 10,557
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 telah memadai untuk menutup kerugian yang mungkin
timbul dari tidak tertagihnya piutang sewa pembiayaan tersebut.
d. Piutang sewa pembiayaan Perusahaan jatuh tempo dalam waktu 1 (satu) sampai dengan
3 (tiga) tahun.
e. Berikut ini disajikan rincian piutang sewa pembiayaan berdasarkan jatuh tempo perjanjiannya
sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Tidak lebih atau sama dengan 1 tahun 147,960 160,045
Lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun 2,967 483
Lebih dari 2 tahun sampai dengan 3 tahun - -
Jumlah 150,927 160,528
f. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang sewa pembiayaan yang
digunakan sebagai jaminan pinjaman yang diterima sebesar nihil dan 20,42% (Catatan 21)
serta utang obligasi sebesar 100,00% dan 79,58% (Catatan 24).
9. Piutang Premi
a. Berdasarkan Tertanggung dan Asuradur
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak berelasi
Rupiah
PT Sinarmas Hana Finance 58 22
PT Bank Sinarmas Tbk - 2
Jumlah pihak berelasi 58 24
Pihak ketiga
Rupiah
PT Pialang Asuransi Indotekno 67,884 48,727
PT Mitra Dana Mediatama 26,550 8,607
PT Futura Finansial Prosperindo 16,798 11,765
PT Anugerah Atma Adiguna 16,027 -
PT Fokus Solusi Proteksi 5,544 5,058
PT Mitra Jasa Pratama 2,276 1,642
- 50 -
Page 54
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
PT Artha Prima Finance - 1,103
PT Perdana Wahana Sentosa - 588
Lainnya (dibawah Rp 500) 7,528 1,493
Jumlah pihak ketiga 142,607 78,983
Jumlah 142,665 79,007
Cadangan kerugian penurunan nilai (984) (984)
Jumlah - bersih 141,681 78,023
b. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal 984 829
Penambahan periode berjalan - 155
Pemulihan periode berjalan - -
Saldo akhir 984 984
Manajemen berpendapat bahwa berdasarkan penelaahan manajemen, jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai piutang premi adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat
tidak tertagihnya piutang premi.
10. Piutang Ijarah Multijasa
Akun ini merupakan Piutang Pembiayaan Perjalanan Ibadah Haji (PPIH) dari pihak ketiga, dengan
rincian sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak ketiga
Piutang ijarah multijasa 5,272 5,644
Cadangan kerugian penurunan nilai (3,697) (3,971)
Jumlah 1,575 1,673
- 51 -
Page 55
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal 3,971 -
Penambahan (pemulihan) periode berjalan (274) 3,971
Saldo akhir 3,697 3,971
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 atas piutang ijarah multijasa telah memadai.
11. Piutang Pembiayaan Murabahah
Akun ini merupakan Piutang Pembiayaan Murabahah dari pihak ketiga, dengan rincian sebagai
berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak ketiga
Piutang pembiayaan murabahah 17,704 14,325
Cadangan kerugian penurunan nilai (518) (320)
Jumlah 17,186 14,005
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal 320 48
Penambahan periode berjalan 198 272
Saldo akhir 518 320
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 atas piutang pembiayaan murabahah telah memadai.
- 52 -
Page 56
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
12. Piutang Lain-lain
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak berelasi
Reasuransi 1,897 2,394
Piutang hipotik 853 931
Jumlah pihak berelasi 2,750 3,325
Pihak ketiga
Bunga 39,269 83,148
Reasuransi 355 -
Lain-lain 6,581 4,624
Jumlah pihak ketiga 46,205 87,772
Jumlah 48,955 91,097
Cadangan kerugian penurunan nilai (361) (332)
Jumlah - bersih 48,594 90,765
Mutasi cadangan penurunan nilai atas piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal 332 113
Penambahan periode berjalan 29 219
Pemulihan periode berjalan - -
Saldo akhir 361 332
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2021 atas piutang lain-lain telah memadai.
13. Aset Reasuransi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Premi reasuransi belum merupakan pendapatan 100,594 44,665
Estimasi klaim beban reasuransi 190 2,256
Jumlah 100,784 46,921
Tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai atas aset reasuransi karena manajemen
berpendapat bahwa seluruh aset reasuransi tersebut dapat dipulihkan.
- 53 -
Page 57
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. Properti Investasi
1 Januari Perubahan selama periode 2023 30 Juni
2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2023
Biaya perolehan:
Tanah 16,365 - - 16,365
Bangunan 78,245 8 - - 78,253
Jumlah 94,610 8 - - 94,618
Akumulasi penyusutan:
Bangunan 39,953 2,058 - - 42,011
Nilai Tercatat 54,657 52,607
1 Januari Perubahan selama tahun 2022 31 Desember
2022 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2022
Biaya perolehan:
Tanah 16,365 - - - 16,365
Bangunan 78,111 134 - - 78,245
Jumlah 94,476 134 - - 94,610
Akumulasi penyusutan:
Bangunan 35,840 4,113 - - 39,953
Nilai Tercatat 58,636 54,657
Beban penyusutan properti investasi untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 2.058 dan Rp 4.113,
disajikan sebagai bagian dari laba rugi.
Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa dengan PT Bank Sinarmas Tbk, pihak berelasi,
atas properti investasi Grup.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, properti investasi Perusahaan telah
diasuransikan pada PT Asuransi Sinar Mas, pihak berelasi (Catatan 15).
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas properti investasi tersebut
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
- 54 -
Page 58
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
15. Aset Tetap
1 Januari Perubahan selama periode 2023 30 Juni
2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2023
Biaya perolehan:
Pemilikan langsung
Tanah 390,328 - - - 390,328
Bangunan 710,997 2,034 (1,671) - 711,360
Kendaraan 33,515 520 (862) 599 33,772
Peralatan kantor 249,886 1,084 (935) - 250,035
Perlengkapan kantor 29,816 51 (10) - 29,857
Prasarana 9,573 - (5,216) - 4,357
Aset dalam pembangunan 5,294 267 - - 5,561
Aset hak-guna
Bangunan 6,325 379 - - 6,704
Jumlah 1,435,734 4,335 (8,694) 599 1,431,974
Akumulasi penyusutan:
Bangunan 336,589 21,953 (1,678) - 356,864
Kendaraan 24,896 66 (533) 302 24,731
Peralatan kantor 246,763 928 (897) - 246,794
Perlengkapan kantor 29,222 167 (10) - 29,379
Prasarana 8,868 - (5,106) - 3,762
Aset hak-guna -
Bangunan 2,328 1,295 - - 3,623
Jumlah 648,666 24,409 (8,224) 302 665,153
Nilai Tercatat 787,068 766,821
1 Januari Perubahan selama tahun 2022 31 Desember
2022 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2022
Biaya perolehan:
Pemilikan langsung
Tanah 386,218 121 - 3,989 390,328
Bangunan 706,967 3,135 - 895 710,997
Kendaraan 32,136 4,740 (3,361) - 33,515
Peralatan kantor 247,985 2,458 (557) - 249,886
Perlengkapan kantor 29,585 231 - - 29,816
Prasarana 9,809 961 (1,197) - 9,573
Aset dalam pembangunan 9,801 555 (178) (4,884) 5,294
Aset hak-guna
Bangunan 3,331 6,170 (3,176) - 6,325
Jumlah 1,425,832 18,371 (8,469) - 1,435,734
Akumulasi penyusutan:
Bangunan 295,832 40,757 - - 336,589
Kendaraan 25,388 2,412 (2,904) - 24,896
Peralatan kantor 243,286 4,026 (549) - 246,763
Perlengkapan kantor 28,500 722 - - 29,222
Prasarana 9,191 874 (1,197) - 8,868
Aset hak-guna
Bangunan 1,478 2,990 (2,140) - 2,328
Jumlah 603,675 51,781 (6,790) - 648,666
Nilai Tercatat 822,157 787,068
- 55 -
Page 59
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Beban penyusutan aset tetap untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan untuk
tahun yang berakhir 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 24.409 dan Rp 51.781,
disajikan sebagai bagian dari laba rugi.
Selama periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023, dan tahun yang berakhir
31 Desember 2022, Grup menjual aset tetap dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Harga jual 1,108 1,266
Nilai tercatat (418) (457)
Keuntungan penjualan aset tetap 690 809
Keuntungan penjualan aset tetap dibukukan dalam akun pendapatan lain-lain dalam laba rugi
(Catatan 34).
Pengurangan aset tetap selama periode 30 Juni 2023 dan tahun yang berakhir
31 Desember 2022 termasuk penghapusan aset tetap dengan nilai tercatat masing-masing
sebesar Rp 52 dan Rp 8, karena aset tetap tersebut sudah rusak ataupun tidak dimiliki secara fisik
oleh Grup. Kerugian atas penghapusbukuan tersebut dicatat dalam akun “Beban - lain-lain” dalam
laba rugi.
Aset dalam pembangunan merupakan gedung dan renovasi gedung dengan rincian sebagai
berikut:
30 Juni 2023
Nilai Kontrak
Pembangunan Pembayaran Jumlah Komitmen
Lokasi dan Renovasi Sementara Kontraktual
Batam, Denpasar, Yogyakarta, Ponorogo, Cianjur,
Jakarta 5,954 5,561 393
31 Desember 2022
Nilai Kontrak
Pembangunan Pembayaran Jumlah Komitmen
Lokasi dan Renovasi Sementara Kontraktual
Batam, Bali, Yogyakarta, Ponorogo, Cianjur, Jakarta,
Garut, Pekanbaru, Semarang 6,165 5,294 871
Penyelesaian bangunan dalam pembangunan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
adalah sebesar 20%-80% dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2023 sampai 2024.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nilai wajar untuk tanah dan bangunan dan
properti investasi Grup masing-masing adalah sebesar Rp 1.713.573 dan Rp 1.713.573, yang
ditentukan berdasarkan estimasi manajemen.
- 56 -
Page 60
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah tercatat bruto aset tetap yang telah
disusutkan penuh namun masih digunakan oleh Grup masing-masing sebesar Rp 292.386 dan Rp
279.724.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari
penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
Seluruh hak pemilikan atas tanah Grup dalam bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) memiliki jangka
waktu berkisar antara 20 sampai dengan 30 tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2023 dan
2052. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah pada
saat jatuh tempo karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
kepemilikan yang memadai.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, properti investasi (Catatan 14), aset tetap,
dan aset untuk disewakan (Catatan 16) Perusahan telah diasuransikan pada PT Asuransi Sinar
Mas, pihak berelasi, terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan
masing-masing sebesar Rp 427.179 dan Rp 427.179. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset tetap terhadap
risiko-risiko yang dipertanggungkan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, 6,92% dan 7,40% atas aset tetap digunakan
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 21).
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset tersebut pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
16. Aset untuk Disewakan
1 Januari Perubahan selama periode 2023 30 Juni
2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2023
Biaya perolehan:
Kendaraan 2,216 - - (599) 1,617
Akumulasi penyusutan:
Kendaraan (872) (137) - 302 (707)
Nilai Tercatat 1,344 910
1 Januari Perubahan selama tahun 2022 31 Desember
2022 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2022
Biaya perolehan:
Kendaraan 606 1,610 - - 2,216
Akumulasi penyusutan:
Kendaraan (517) (355) - - (872)
Nilai Tercatat 89 1,344
Beban penyusutan aset untuk disewakan untuk periode enam bulan yang berakhir
30 Juni 2023 serta untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 137
dan Rp 355, disajikan sebagai bagian dari laba rugi.
- 57 -
Page 61
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset di atas disewakan kepada pihak ketiga.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset untuk disewakan telah diasuransikan
pada PT Asuransi Sinar Mas, pihak berelasi (Catatan 15).
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai tercatat aset untuk disewakan
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
17. Aset Ijarah Muntahiyah Bittamlik
1 Januari Perubahan selama periode 2023 30 Juni
2023 Penambahan Pengurangan 2023
Biaya perolehan: 88,783 20,476 (29,330) 79,929
Akumulasi penyusutan: (14,466) (18,437) 18,407 (14,496)
Nilai Tercatat 74,317 65,433
1 Januari Perubahan selama tahun 2022 31 Desember
2022 Penambahan Pengurangan 2022
Biaya perolehan: 81,226 31,652 (24,095) 88,783
Akumulasi penyusutan: (5,751) (32,463) 23,748 (14,466)
Nilai Tercatat 75,475 74,317
18. Uang Muka
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Uang muka perolehan aset tetap
Pembelian tanah dan bangunan serta
pengurusan surat-surat terkait 16,100 16,100
Pembayaran ke kontraktor 896 319
Pembelian peralatan kantor 919 308
Lain-lain 2,918 3,135
Jumlah 20,833 19,862
- 58 -
Page 62
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
19. Agunan yang Diambil Alih – Bersih
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Tanah dan bangunan 236,713 236,713
Kendaraan 57,867 28,678
Jumlah 294,580 265,391
Cadangan kerugian penurunan nilai (2,401) (2,401)
Jumlah bersih 292,179 262,990
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal 2,401 1,054
Penambahan periode berjalan - 1,347
Pemulihan periode berjalan - -
Saldo akhir 2,401 2,401
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas agunan yang diambil
alih adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat penurunan nilai agunan
yang diambil alih tersebut.
Kepemilikan Perusahaan atas agunan yang diambil alih didukung dengan Surat Peralihan Hak
kepada Perusahaan dan Surat Kuasa Menjual. Agunan yang diambil alih berupa rumah dan
apartemen tidak diasuransikan. Saat ini, Perusahaan sedang dalam proses untuk menjual agunan
yang diambil alih, antara lain dengan bekerjasama dengan agen pemasaran properti untuk
memasarkan agunan tersebut.
- 59 -
Page 63
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
20. Aset Lain-lain
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Persediaan barang untuk pembiayaan
multiguna 216 123
Biaya dibayar dimuka
Asuransi (Catatan 42) 158,377 5,603
Iklan 4,959 19,835
Sewa 775 655
Printing 481 486
Perawatan peralatan kantor 71 -
Lain-lain 157 323
Jumlah 164,820 26,902
Taksiran tagihan pajak (Catatan 39)
Tahun 2021 - 874
Tahun 2020 - 12,446
Jumlah - 13,320
Simpanan jaminan 2,722 2,765
Lain-lain 1,817 4,020
Jumlah 169,575 47,130
Cadangan kerugian penurunan nilai - -
Jumlah - bersih 169,575 47,130
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai tercatat aset lain-lain pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
21. Pinjaman yang Diterima
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak ketiga
PT Bank Mega Tbk 519,166 870,833
PT Bank Pan Indonesia Tbk 377,778 511,111
PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk 341,884 356,345
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 332,973 223,011
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 251,778 301,778
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 93,424 -
PT Bank Neo Commerce Tbk 34,722 243,055
PT Bank Capital Tbk - 50,000
PT Bank Mayapada International Tbk - 41,667
Jumlah 1,951,725 2,597,800
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (11,069) (10,929)
Jumlah 1,940,656 2,586,871
Suku bunga per tahun 9,00% - 11,90% 8,04% - 12,75%
- 60 -
Page 64
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
a. PT Bank Mega Tbk (Bank Mega)
Fasilitas kredit yang diterima Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Pada tanggal 9 Maret 2017, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam
bentuk Demand Loan dari Bank Mega, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp
125.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan. Pada tahun
2018, fasilitas ini ditingkatkan menjadi Rp 526.000 dan pada tahun 2019, fasilitas ini
ditingkatkan lagi menjadi Rp 800.000. Pada tahun 2022, fasilitas ini diturunkan menjadi
Rp 200.000 dan akan jatuh tempo tanggal 9 Maret 2024
2. Pada tanggal 25 Juli 2019, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 300.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal 25
Juli 2023.
3. Pada tanggal 29 Desember 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap II
dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 250.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo
tanggal 29 Maret 2024.
4. Pada tanggal 9 Maret 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap III dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 400.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal 9
Desember 2024.
5. Pada tanggal 14 April 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap IV dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 600.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal 14
Januari 2026.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 6), serta jaminan
perusahaan dari SMMA.
Pinjaman Perusahaan dari Bank Mega mencakup persyaratan yang membatasi hak
Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari Bank Mega antara lain untuk melakukan atau
menyebabkan dilakukannya penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar
Perusahaan, melakukan perubahan bidang atau jenis kegiatan usahanya, mengajukan
permohonan kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman
kepada pihak lain, memperoleh pinjaman, mengikatkan diri sebagai penjamin utang,
menyebabkan beralihnya saham Perusahaan kepada pihak lain, mengalihkan aset kecuali
dalam rangka kegiatan usaha, melakukan pembayaran utang pemegang saham, dan
melakukan pembayaran dipercepat atas suatu utang atau pembayaran kewajiban lainnya
yang belum jatuh tempo. Di samping itu, Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio
keuangan sebagai berikut:
• Rasio lancar minimal 1 kali (100%);
• Rasio utang terhadap ekuitas maksimal 10 kali (1.000%);
• Rasio NPL dengan saldo tunggakan diatas 90 hari tidak melebihi 3% dari jumlah
pembiayaan yang disalurkan Perusahaan.
- 61 -
Page 65
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rasio-rasio tersebut adalah sebagai berikut
(tidak diaudit):
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rasio lancar 147% 130%
Rasio utang terhadap ekuitas 447% 498%
NPL (saldo tunggakan diatas 90 hari) 2.12% 2.53%
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh
kewajiban yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman.
b. PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin)
Fasilitas kredit yang diterima Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Fasilitas Pinjaman Tetap III dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 500.000 dan
bersifat Non revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 3 bulan dengan jatuh
tempo sampai dengan 18 September 2022. Fasilitas ini telah dilunasi pada tanggal 4 Juli
2022.
2. Fasilitas Pinjaman Tetap IV dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 400.000 dan
bersifat Non revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 3 bulan dengan jatuh
tempo sampai dengan 30 Juni 2024.
3. Fasilitas Money Market dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 1.000.000 dan
bersifat revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 3 bulan. Fasilitas ini telah
diperpanjang beberapa kali dengan jatuh tempo terakhir 30 Juni 2022. Pada tahun 2020,
fasilitas ini diturunkan menjadi Rp 800.000, kemudian pada tahun 2021, fasilitas ini
diturunkan lagi menjadi Rp 400.000. Fasilitas ini tidak diperpanjang lagi.
4. Fasilitas Pinjaman Tetap V dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 400.000 dan
bersifat Non revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 3 bulan dengan jatuh
tempo sampai dengan 27 September 2025.
Fasilitas kredit dari Bank Panin dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang
pembiayaan modal kerja (Catatan 6 dan 7) serta jaminan perusahaan dari SMMA.
Pinjaman Perusahaan dari Bank Panin mencakup persyaratan yang membatasi hak
Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari Bank Panin antara lain untuk menerima pinjaman
kredit baru dari bank lain atau pihak ketiga atau menerbitkan surat berharga yang dapat
menyebabkan dilanggarnya rasio keuangan pada financial covenant, memberikan pinjaman
atau kredit kepada pihak yang memiliki hubungan afiliasi (kecuali karyawan Perusahaan),
menjadi penjamin, mengubah anggaran dasar Perusahaan, memindahtangankan barang-
barang yang dipergunakan sebagai jaminan, mengeluarkan saham-saham baru dan menjual
saham-saham yang telah ada, melakukan merger, memperbolehkan pemegang saham untuk
menarik modalnya dan menggadaikan saham Perusahaan. Di samping pembatasan di atas,
Perusahaan diwajibkan untuk mempertahankan rasio keuangan sebagai berikut:
• Rasio utang terhadap ekuitas maksimal 7,5 kali.
• Rasio NPL dengan saldo tunggakan diatas 60 hari tidak melebihi 5%.
- 62 -
Page 66
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rasio-rasio tersebut adalah sebagai berikut
(tidak diaudit):
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rasio utang terhadap ekuitas 447% 498%
NPL (saldo tunggakan diatas 60 hari) 3.26% 3.62%
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh
kewajiban yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman.
c. PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk (Bank Sampoerna)
Fasilitas kredit yang diterima Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Pada tanggal 18 Juni 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank
Sampoerna, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000 dan bersifat
Nonrevolving. Fasilitas ini digunakan untuk penyaluran pembiayaan kepada end user
untuk kendaraan roda dua. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu pencairan 12 bulan dan
akan jatuh tempo tanggal 18 Juni 2026.
2. Pada tanggal 18 Juni 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Pinjaman Rekening
Koran dari Bank Sampoerna, dengan jumlah fasilitas sebesar Rp 150.000 yang digunakan
untuk untuk membiayaan modal kerja anjak piutang. Fasilitas ini telah diperpanjang dan
akan jatuh tempo tanggal 18 Juni 2024.
3. Pada tanggal 25 Agsutus 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja,
dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 150.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini
memiliki jangka waktu 12 bulan dengan jatuh tempo terakhir sampai dengan 29 Agustus
2023. Pada tanggal 22 Juni 2023 perusahaan memperoleh penambahan fasilitas sebesar
Rp 150.000 dan bersifat revolving sehingga total fasilitas menjadi Rp. 300.000. Fasilitas
ini memiliki jatuh tempo terakhir sampai dengan 29 Agustus 2024.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 6), piutang sewa
pembiayaan (Catatan 8), serta jaminan perusahaan dari SMMA.
Pinjaman Perusahaan dari Bank Sampoerna mencakup persyaratan yang membatasi hak
Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari Bank Sampoerna antara lain untuk mengubah
status hukum Perusahaan, akuisisi, melikuidasi, meleburkan, mengeluarkan saham-saham
baru dan menjual saham-saham yang telah ada, memindahtangankan sebagian besar aset,
mengikatkan diri sebagai penjamin dengan nilai lebih besar dari 50% total aset, mengajukan
permohonan pailit atau permohonan penundaan pembayaran utang, mengakibatkan
terjadinya pengeluaran modal dengan nilai lebih besar dari 50% dari total aset, membuat
perjanjian yang bersifat material yang menguntukan anggota Direksi, Komisaris, atau
Pemegang Saham, laba bersih dalam kondisi surplus. Disamping itu, Perusahaan diwajibkan
untuk memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
• Gearing ratio maksimal 8x;
• Saldo tunggakan 90 hari (NPL) maksimum 3% dan tunggakan diatas 30 hari maksimum
6%
- 63 -
Page 67
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rasio-rasio tersebut adalah sebagai berikut
(tidak diaudit):
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Gearing ratio 4,14x 4,38x
Saldo tunggakan
diatas 90 hari (NPL) maksimum 3% 2.12% 2.53%
diatas 30 hari maksimum 6% 6.27% 5.63%
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh
kewajiban yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman.
d. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BNI dengan jumlah maksimum
fasilitas sebesar Rp 350.000 dan bersifat revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah
12 bulan. Fasilitas ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan
25 April 2024.
Fasilitas kredit dari BNI ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna untuk kredit
kendaraan bermotor (Catatan 6), serta jaminan perusahaan dari SMMA (Catatan 42).
Pinjaman dari BNI mencakup persyaratan yang membatasi hak Perusahaan tanpa
persetujuan tertulis dari BNI antara lain menyerahkan jaminan yang telah dijaminkan kepada
BNI kepada pihak lain, pembatasan penjaminan jaminan, melakukan interfinancing antar
perusahaan dalam grup usaha Perusahaan, melakukan merger, akuisisi, dan investasi baru
yang tidak berkaitan dengan core bisnis saat ini. Disamping itu, Perusahaan diwajibkan untuk
memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
• Rasio lancar minimal 1 kali (100%);
• Rasio utang terhadap ekuitas maksimal 10x (1.000%);
• Rasio NPL dengan saldo tunggakan diatas 90 hari tidak melebihi 3% dari jumlah
pembiayaan yang disalurkan Perusahaan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rasio-rasio tersebut adalah sebagai berikut
(tidak diaudit):
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rasio lancar 147% 130%
Rasio utang terhadap ekuitas 447% 498%
NPL (saldo tunggakan diatas 90 hari) 2.12% 2.53%
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi kewajiban
yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman, kecuali untuk pemenuhan rasio kemampuan
pembayaran utang pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Perusahaan tidak
mendapatkan waiver dari BNI terkait tidak dipenuhinya rasio tersebut. Disamping itu,
Perusahaan juga tidak pernah menerima surat dari BNI yang menyatakan Perusahaan
wanprestasi.
- 64 -
Page 68
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
e. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon)
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk yang pada
tahun 2019 telah bergabung dengan PT Bank Danamon Tbk, sebagai berikut:
1. Pada tanggal 15 Juni 2017, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja, dengan
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki
jangka waktu 12 bulan dan telah diperpanjang beberapa kali dengan jatuh tempo terakhir
sampai dengan 15 Juni 2023. Dan diperpanjang sementara sampai 15 Juli 2023.
2. Pada tanggal 11 November 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Angsuran
Berjangka (KAB) untuk kredit modal kerja (khusus pembiayaan konsumen) dengan jumlah
maksimum fasilitas sebesar Rp 300.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu penarikan
maksimal 12 bulan sejak penandatanganan perjanjain kredit. Fasilitas ini
memiliki jatuh tempo hingga 11 November 2025.
3. Pada tanggal 11 November 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas transaksi valuta asing
dengan Pre Settlement Exposure Line (PSE Line) untuk tujuan forward, cross currency
swap and interest rate swap (plain vanilla) transactions / Hedging dengan jumlah
maksimum fasilitas sebesar USD 1.500.000. Fasilitas ini memiliki jatuh tempo hingga 15
Juni 2023, Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, fasilitas ini tidak digunakan.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 6), asset tetap (Catatan
14) dan jaminan perusahaan dari SMMA (Catatan 42).
Pinjaman dari Bank Danamon mencakup hal-hal dan ketentuan yang tidak boleh dilakukan
Perusahaan, kecuali Perusahaan wajib memberitahukan secara tertulis kepada Bank
Danamon dalam waktu paling lambat 14 hari kerja setelah terjadinya salah satu kejadian
antara lain memperoleh kredit dari pihak ketiga, menjaminkan/menjual/ memindahtangankan
harta kekayaan selain yang terkait dengan usaha Perusahaan kepada pihak ketiga, menjual
saham-sahamnya kepada pihak ketiga, mengadakan deversifikasi usahanya atau mengubah
maksud dan tujuan Perusahaan, merger atau konsolidasi dengan perusahaan lain, mengubah
anggaran dasar, membayar dividen atau kewajiban lainnya kepada para pendiri Perusahaan,
dan memberikan jaminan perusahaan. Disamping itu, Perusahaan diwajibkan untuk
memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
• Rasio utang terhadap ekuitas maksimal 10 kali (1.000%);
• Rasio NPL tidak melebihi 5% untuk saldo tunggakan diatas 90 hari.
• Borrowing (on+off)/NSA maksimum 100.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rasio-rasio tersebut adalah sebagai
berikut (tidak diaudit):
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rasio utang terhadap ekuitas 447% 498%
NPL (saldo tunggakan diatas 90 hari) 2.12% 2.53%
Borrowing (on + off )/ NSA 104% 113%
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh
kewajiban yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman, kecuali untuk pemenuhan rasio
borrowing (on+off) / NSA pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Perusahaan
tidak mendapatkan waiver dari Bank Danamon terkait tidak dipenuhinya rasio tersebut.
- 65 -
Page 69
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Disamping itu, Perusahaan juga tidak pernah menerima surat dari Bank Danamon tersebut
yang menyatakan Perusahaan wanprestasi.
f. PT Bank JTrust Indonesia Tbk
Pada tanggal 05 Januari 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Eksekuting
Multifinance dari PT Bank Jtrust Indonesia, Tbk dengan jumlah maksimum fasilitas ini sebesar
Rp 100.000. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu pencairan maksimal 36 bulan serta batas
waktu penarikan 6 bulan dan akan jatuh tempo tanggal 05 Juli 2026.
g. PT Bank Neo Commerce Tbk (Bank Neo)
Fasilitas kredit yang diterima Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Pada tanggal 24 Juni 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Reguler dari
Bank Neo, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 200.000 dan bersifat Executing
Revolving. Fasilitas ini digunakan untuk pembiayaan modal kerja anjak piutang. Fasilitas
ini mempunyai jangka waktu pencairan maksimal 12 bulan dan akan jatuh tempo tanggal
24 Juni 2023. Dan diperpanjang sementara sampai 22 Agustus 2023
2. Pada Pada tanggal 24 Juni 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Angsuran
dari Bank Neo, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 50.000 dan bersifat
Executing Non Revolving. Fasilitas ini digunakan untuk pembiayaan modal kerja
konsumen dan sewa guna usaha. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu pencairan
maksimal 36 bulan Serta batas waktu penarikan 3 bulan dan akan jatuh tempo tanggal
24 September 2025.
Fasilitas kredit dari Bank Neo dijamin dengan piutang pembiayaan modal kerja (Catatan 7)
dan jaminan perusahaan dari SMMA.
Pinjaman Perusahaan dari Bank Neo mencakup persyaratan yang membatasi hak
Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari Bank Neo antara lain untuk mengubah status
hukum Perusahaan, akuisisi, melikuidasi, meleburkan, mengeluarkan saham-saham baru dan
menjual saham-saham yang telah ada, memindahtangankan sebagian besar aset,
mengikatkan diri sebagai penjamin dengan nilai lebih besar dari 50% total aset, mengajukan
permohonan pailit atau permohonan penundaan pembayaran utang, mengakibatkan
terjadinya pengeluaran modal dengan nilai lebih besar dari 50% dari total aset, membuat
perjanjian yang bersifat material yang menguntungkan anggota Direksi, Komisaris, atau
Pemegang Saham. Disamping itu, Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan
sebagai berikut:
• Gearing ratio maksimal 8x;
• Saldo tunggakan 90 hari (NPL) maksimum 3%;
• Total modal terhadap total aset minimal 15%;
• Total piutang pembiayaan dan investasi terhadap total aset minimal 80%.
- 66 -
Page 70
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 Juni 2023, rasio-rasio tersebut adalah sebagai berikut (tidak diaudit):
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Gearing ratio 4,14x 4,38x
Saldo tunggakan
diatas 90 hari (NPL) maksimum 3% 2.12% 2.53%
Total modal terhadap total aset 18.30% 16.72%
Total piutang pembiayaan dan
investasi terhadap total aset 67.29% 73.23%
Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh kewajiban yang
dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman, kecuali untuk pemenuhan rasio total piutang
pembiayaan dan investasi terhadap total aset. Perusahaan tidak mendapatkan waiver dari
Bank Neo tersebut terkait tidak dipenuhinya rasio tersebut. Disamping itu, Perusahaan juga
tidak pernah menerima surat dari Bank Neo tersebut yang menyatakan Perusahaan
wanprestasi.
h. PT Bank Capital Tbk (Bank Capital)
Pada tanggal 22 Juni 2015, jumlah maksimum fasilitas ini ditingkatkan menjadi sebesar Rp
200.000. Fasilitas ini telah diperpanjang beberapa kali dengan perpanjangan terakhir sampai
dengan 16 Desember 2023.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan aset tetap (Catatan 6 dan 15).
Pinjaman Perusahaan dari Bank Capital mencakup persyaratan yang membatasi hak
Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari Bank Capital antara lain untuk melakukan merger,
akuisisi, konsolidasi, mengalihkan harta kekayaan Perusahaan, mengubah susunan
pemegang saham mayoritas, membagikan dividen, melakukan transaksi yang merugikan
Perusahaan, mengubah status hukum Perusahaan, mengalihkan kepada pihak lain kewajiban
Perusahaan
i. PT Bank Mayapada International Tbk (Bank Mayapada)
Fasilitas kredit yang diterima Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Pada tanggal 21 Juni 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran
(PTA) Line dari Bank Mayapada, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 50.000 dan bersifat Executing. Fasilitas ini digunakan untuk tambahan modal usaha
pembiayaan. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu pencairan maksimal 36 bulan serta
batas waktu penarikan 6 bulan dan akan jatuh tempo tanggal 23 Juni 2025.
2. Pada tanggal 21 Juni 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Tetap On Demand (PTX-
OD) dari Bank Mayapada, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 50.000. Fasilitas
ini digunakan untuk tambahan modal usaha pembiayaan. Fasilitas ini mempunyai jangka
waktu pencairan maksimal 12 bulan dan akan jatuh tempo tanggal 21 Juni 2023. (Saat ini
masih dalam proses perpanjangan). Pada tanggal 30 Juni 2023, fasilitas ini tidak
digunakan.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 6).
- 67 -
Page 71
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pinjaman Perusahaan dari Bank Mayapada mencakup persyaratan yang membatasi hak
Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari Bank Mayapada antara lain untuk melakukan
merger, akuisisi dan penjualan/ pemindahtanganan/melepaskan hak atas harta kekayaan
Perusahaan, melakukan perubahan terhadap susunan manajemen serta perubahan
kepemilikan saham, melakukan pembagian dividen tunai, mengikat diri sebagai penjamin/
penanggung terhadap pihak lain dan/atau menjamin harta kekayaan, memperoleh kredit
dalam bentuk apapun dari pihak lain, melakukan perluasan atau penyempitan usaha yang
dapat mempengaruhi pengembalian jumlah utang, mengajukan permohonan kepailitan, serta
mengalihkan sebagian atau seluruh hak dan/atau kewajiban Perusahaan berdasarkan
perjanjian kredit kepada pihak lain. Disamping itu, Perusahaan diwajibkan untuk memelihara
rasio keuangan berupa saldo NPL dengan tunggakan 90 hari maksimum 5%;
Pada tanggal 30 Juni 2023, rasio NPL (saldo tunggakan 90 hari) adalah sebesar 2,12%.
Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh kewajiban yang
dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman.
j. PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas)
Pada tanggal 22 April 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Pinjaman Rekening
Koran dari Bank Sinarmas, pihak berelasi (Catatan 42), dengan jumlah fasilitas sebesar Rp
90.000. Pada tanggal 13 Oktober 2020, fasilitas ini diturunkan menjadi Rp 10.000. Pada
tanggal 25 Januari 2022, fasilitas ini diturunkan menjadi Rp 2.000. Fasilitas ini telah
diperpanjang beberapa kali dengan jatuh tempo terakhir pada tanggal 22 April 2024. Pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, fasilitas ini tidak digunakan.
Fasilitas ini dijamin dengan aset tetap (Catatan 15).
Pinjaman yang diperoleh Perusahaan dari Bank Sinarmas mencakup persyaratan yang
membatasi Perusahaan untuk mengubah anggaran dasar dan susunan pengurus tanpa
pemberitahuan tertulis kepada Bank Sinarmas.
Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian, Perusahaan telah memenuhi
seluruh kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman dengan tepat waktu.
Beban bunga yang diakui pada laba rugi untuk periode enam bulan yang berakhir
30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp
114.060 dan Rp 284.005.
- 68 -
Page 72
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
22. Utang Asuransi
Terdiri dari akun:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rupiah
Pihak berelasi
Utang reasuransi 725 925
Utang komisi 391 386
Utang klaim 378 1,496
Utang Coas 103 -
Jumlah 1,597 2,807
Pihak ketiga:
Utang komisi 50,918 46,144
Utang klaim 28,797 22,919
Utang reasuransi 782 184
Utang Coas 44 -
Jumlah 80,541 69,247
Jumlah 82,138 72,054
23. Liabilitas Kontrak Asuransi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Estimasi liabilitas premi 351,017 -
Estimasi liabilitas klaim 22,145 312,567
Premi diterima dimuka 11,931 15,244
Jumlah 385,093 327,811
24. Utang Obligasi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Nilai nominal 2,347,000 1,914,700
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (18,778) (10,744)
Jumlah 2,328,222 1,903,956
- 69 -
Page 73
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
a. Pada tanggal 29 Juni 2018, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S-
95/D.04/2018 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan I Obligasi Sinar Mas
Multifinance Tahun 2018 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000. PT KB Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Obligasi ini dijamin dengan piutang Perusahaan berupa piutang pembiayaan multiguna
(Catatan 6) dan piutang pembiayaan modal kerja (Catatan 7).
Penarikan Tahap I Tahun 2018 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 100.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 21 Juli
2019 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 21 Juli 2019.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 80.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 11 Juli
2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 9 Juli 2021.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 220.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 11 Juli
2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan.
Pada tanggal 5 Maret 2019, sesuai dengan Akta No. 16 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap II Tahun 2019.
Penarikan Tahap II Tahun 2019 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 265.000 pada tanggal 10 April 2019 dan jatuh tempo 20 April
2020 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 17 April 2020.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 135.000 pada tanggal 10 April 2019 dan jatuh tempo 10 April
2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 8 April 2022.
Pada tanggal 11 Juli 2019, sesuai dengan Akta No. 35 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap III Tahun 2019.
Penarikan Tahap III Tahun 2019 sebesar Rp 800.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 261.000 pada tanggal 2 Agustus 2019 dan jatuh tempo 12
Agustus 2020 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 11 Agustus 2020.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 539.000 pada tanggal 2 Agustus 2019 dan jatuh tempo 2
Agustus 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 1 Agustus 2022.
- 70 -
Page 74
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 13 Januari 2020, sesuai dengan Akta No. 13 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap IV Tahun 2020.
Penarikan Tahap IV Tahun 2020 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 150.000 pada tanggal 12 Februari 2020 dan jatuh tempo 22
Februari 2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 19 Februari 2021.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 250.000 pada tanggal 12 Februari 2020 dan jatuh tempo 12
Februari 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 10 Februari 2023.
b. Pada tanggal 13 Juli 2020, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S-
189/D.04/2020 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan II Obligasi Sinar Mas
Multifinance Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000. PT KB Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Obligasi ini dijamin dengan piutang Perusahaan berupa piutang pembiayaan multiguna
(Catatan 6) dan piutang pembiayaan modal kerja (Catatan 7).
Penarikan Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp 708.300 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 207.300 pada tanggal 17 Juli 2020 dan jatuh tempo 27 Juli
2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 26 Juli 2021.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 501.000 pada tanggal 17 Juli 2020 dan jatuh tempo 17 Juli
2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,50% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
Penarikan Tahap II Tahun 2021 sebesar Rp 732.500 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 348.000 pada tanggal 11 Februari 2021 dan jatuh tempo 21
Februari 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal
18 Februari 2022.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 333.500 pada tanggal 11 Februari 2021 dan jatuh tempo 11
Februari 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 51.000 pada tanggal 11 Februari 2021 dan jatuh tempo 11
Februari 2026 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
- 71 -
Page 75
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penarikan Tahap III Tahun 2022 sebesar Rp 559.200 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 317.700 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 18
Februari 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 17 Februari 2023.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 232.500 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 8
Februari 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 9.000 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 8
Februari 2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
c. Pada tanggal 31 Januari 2023, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S-
35/D.04/2023 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan III Obligasi Sinar Mas
Multifinance Tahun 2023 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000. PT KB Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Obligasi ini dijamin dengan piutang Perusahaan berupa piutang pembiayaan multiguna
(Catatan 6) dan piutang pembiayaan modal kerja (Catatan 7).
Penarikan Tahap I Tahun 2023 sebesar Rp 1.000.000 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 42.700 pada tanggal 7 Feb 2023 dan jatuh tempo 17 Juli 2026
dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,50% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 851.850 pada tanggal 7 Feb 2023 dan jatuh tempo 7 Feb 2026
dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 105.450 pada tanggal 7 Feb 2023 dan jatuh tempo 7 Feb 2028
dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
Seluruh obligasi Perusahaan dijual pada nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dana
yang diperoleh dari utang obligasi Perusahaan digunakan untuk modal kerja, investasi dan
multiguna. Perusahaan tidak menyelenggarakan pencadangan dana untuk seluruh utang obligasi
Perusahaan. Seluruh utang obligasi Perusahaan dijamin dengan piutang pembiayaan. Namun jika
hasil pemeringkatan lebih rendah dari A- (single A minus), maka Perusahaan wajib menyisihkan
dana yang sama nilainya dengan bunga untuk satu periode (triwulan) yang ditempatkan dalam
bentuk deposito pada bank yang ditentukan oleh Wali Amanat dan Perusahaan paling lambat 14
(empat belas) Hari Kalender setelah keluarnya hasil pemeringkatan tersebut dan deposito tersebut
diblokir oleh Wali Amanat.
- 72 -
Page 76
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan surat PT Fitch Ratings Indonesia No. 031/DIR/RATLTR/III/2022 tanggal 1 Maret
2022, Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Perusahaan memperoleh peringkat [Idn]
BBB+ (BBB plus).
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-001/KRI-DIR/XI/2022 tanggal 7 November
2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Perusahaan memperoleh peringkat irA+
(Single A plus).
Utang obligasi Perusahaan mencakup persyaratan yang membatasi hak Perusahaan tanpa
persetujuan dari pemegang obligasi, antara lain melakukan penggabungan atau peleburan atau
pengambilalihan perusahaan lain, mengubah kegiatan usaha, melakukan pembayaran kepada
pemegang saham Perusahaan jika Perusahaan lalai dalam melakukan pembayaran jumlah
terutang, memberikan pinjaman kepada pihak berelasi atau pihak ketiga kecuali dilakukan
sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2014, mengalihkan/
menjaminkan harta Perusahaan, mengurangi modal dasar dan/atau modal ditempatkan/ disetor,
melakukan pengeluaran obligasi atau instrumen lain yang sejenis. Disamping itu, Perusahaan
diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
• Rasio lancar minimal 1 kali
• Rasio utang terhadap ekuitas maksimal 10 kali (1.000%);
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rasio-rasio tersebut adalah sebagai berikut :
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rasio lancar 147% 130%
Rasio utang terhadap ekuitas 447% 498%
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh
kewajiban yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang obligasi.
Perusahaan dapat membeli kembali atau menjual Obligasi baik seluruhnya maupun sebagian, di
pasar terbuka. Pembelian kembali dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) tahun setelah
Tanggal Penjatahan sebagaimana disebutkan dalam Prospektus.
- 73 -
Page 77
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
25. Utang Pajak
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pajak penghasilan:
Pasal 4 (2) 32 43
Pasal 21 3,199 2,375
Pasal 23 580 660
Pajak Pertambahan Nilai - Bersih 1,098 208
Jumlah 4,909 3,286
26. Beban Akrual
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Bunga 47,029 40,871
Jasa profesional 3,773 2,553
Insentif dan komisi 2,951 3,937
BPJS 1,012 955
Perbaikan dan pemeliharaan 656 3
Lain-lain 1,389 2,120
Jumlah 56,810 50,439
27. Liabilitas Lain-lain
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Titipan nasabah 28,026 27,401
Pembayaran dari nasabah 25,487 2,368
Pendapatan diterima di muka 3,530 136
Liabilitas sewa 2,563 3,349
Titipan premi 272 1,247
Utang retensi kontraktor 2 44
Lain-lain 7,898 11,302
Jumlah 67,778 45,847
- 74 -
Page 78
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
28. Pengukuran Nilai Wajar
Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas tertentu Grup:
30 Juni 2023
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Input signifikan
Input signifikan yang tidak
Harga kuotasian yang dapat dapat
dalam pasar aktif diobservasi diobservasi
Nilai Tercatat (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang nilai wajarnya disajikan:
Biaya perolehan diamortisasi
Investasi 20,886 - 1,500 19,386
Piutang pembiayaan multiguna 1,827,786 - 1,827,786 -
Piutang pembiayaan modal kerja 1,666,750 - 1,666,750 -
Piutang sewa pembiayaan 121,882 - 121,882 -
Piutang lain-lain 46,342 - 46,342 -
Aset lain-lain - simpanan jaminan 282 - 282 -
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Investasi 403,311 403,311 - -
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
Investasi 8,578 4,937 - 3,641
Properti investasi dan aset tetap
yang dicatat pada biaya perolehan
Tanah dan bangunan 797,431 - - 1,713,573
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Biaya perolehan diamortisasi
Pinjaman diterima 1,940,656 - 1,940,656 -
Utang obligasi 2,404,837 2,404,837 -
Utang pemegang saham 6,250 - 6,250 -
- 75 -
Page 79
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Input signifikan
Input signifikan yang tidak
Harga kuotasian yang dapat dapat
dalam pasar aktif diobservasi diobservasi
Nilai Tercatat (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang nilai wajarnya disajikan:
Biaya perolehan diamortisasi
Investasi 60,834 - 41,500 19,334
Piutang pembiayaan multiguna 1,770,197 - 1,770,197 -
Piutang pembiayaan modal kerja 1,665,662 - 1,665,662 -
Piutang sewa pembiayaan 147,233 - 147,233 -
Piutang lain-lain 88,371 - 88,371 -
Aset lain-lain - simpanan jaminan 275 - 275 -
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Investasi 804,845 804,845 - -
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
Investasi 252,370 248,729 - 3,641
Properti investasi dan aset tetap
yang dicatat pada biaya perolehan
Tanah dan bangunan 819,393 - - 1,713,573
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Biaya perolehan diamortisasi
Pinjaman diterima 2,586,871 - 2,586,871 -
Utang obligasi 1,903,956 1,973,724 - -
Utang pemegang saham 313,557 - 313,557 -
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek atau perantara efek, badan
penyedia jasa penentuan harga kelompok industri atau badan pengatur, dan harga tersebut
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi
harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Grup adalah harga
penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1. Nilai
wajar investasi pada unit reksadana, saham, obligasi dan utang obligasi diukur berdasarkan
kuotasi harga pasar terakhir yang dipublikasikan pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
entitas. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat
diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 2. Nilai wajar piutang
pembiayaan multiguna, piutang pembiayaan modal kerja, piutang sewa pembiayaan, piutang lain-
lain, setoran jaminan, pinjaman diterima dan utang pemegang saham diestimasi berdasarkan arus
kas yang didiskontokan menggunakan suku bunga pasar yang dapat diobservasi.
- 76 -
Page 80
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka
instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 3. Nilai wajar aset tetap tanah dan bangunan
(Level 3) ditentukan berdasarkan pendekatan pasar pembanding dengan penyesuaian yang
dianggap relevan oleh manajemen.
29. Modal Saham, Tambahan Modal Disetor dan Saldo Laba
Modal Saham
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Lembar Persentase Jumlah Modal
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Disetor
PT Sinar Mas Multiartha Tbk 1,189,999 99.9999% 1,189,999
PT Sinartama Gunita 1 0.0001% 1
Jumlah 1,190,000 100.0000% 1,190,000
Tambahan Modal Disetor
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Selisih antara aset dan liabilitas
Pengampunan pajak tahun 2016 74,422
Selisih nilai transaksi restrukturisasi
entitas sepengendali 2,025
Jumlah 76,447
Saldo Laba yang Ditentukan Penggunaannya
Berdasarkan Akta No. 846 tanggal 16 Juni 2022 dari Aviandini Hanuranti, S.H., M.Kn., notaris di
Sukabumi, Pemegang Saham menyetujui untuk menyisihkan saldo laba sebesar Rp 2.000 untuk
cadangan umum.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo laba yang ditentukan penggunaannya
untuk cadangan umum adalah masing-masing sebesar nihil dan Rp 24.000.
Manajemen Permodalan
Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan
nilai pemegang saham.
- 77 -
Page 81
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Grup mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan
dengan perubahan kondisi ekonomi. Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisa
gearing ratio (rasio utang berbunga terhadap modal). Utang berbunga adalah jumlah pinjaman
yang diterima, surat utang jangka menengah, utang obligasi, dan utang pemegang saham. Modal
adalah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham, yang disajikan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian.
Rasio utang terhadap modal pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Utang berbunga 4,275,128 4,804,384
Kas dan setara kas - bersih (416,208) (291,160)
Utang berbunga - bersih 3,858,920 4,513,224
Ekuitas 1,332,307 1,325,893
Rasio utang berbunga - bersih terhadap modal 289.64% 340.39%
Grup telah memenuhi ketentuan gearing ratio sebagaimana yang dipersyaratkan dalam POJK No.
35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 setinggi-tingginya 10 kali (1.000%).
30. Pendapatan Pembiayaan Multiguna
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pihak berelasi 10 13
Pihak ketiga 320,440 291,523
Jumlah 320,450 291,536
31. Pendapatan Pembiayaan Modal Kerja
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pihak berelasi 107 113
Pihak ketiga 69,769 90,501
Jumlah 69,876 90,614
- 78 -
Page 82
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
32. Pendapatan Underwriting Asuransi
30 Juni 2023
Penurunan
(kenaikan) premi
Premi belum merupakan Pendapatan
Premi bruto reasuransi pendapatan premi
Kebakaran 1,616 (59) 173 1,730
Kendaraan bermotor 55,229 (445) (19,211) 35,573
Kesehatan 7 - 6 13
Kecelakaan 16,897 (290) 611 17,218
Kewajiban komprehensif 3,702 (146) (156) 3,400
Kredit 481,571 (75,238) 15,181 421,514
Engineering 7 (1) 4 10
Aneka 96,175 (38) 552 96,689
Jumlah 655,204 (76,217) (2,840) 576,147
30 Juni 2022
Penurunan
(kenaikan) premi
Premi belum merupakan Pendapatan
Premi bruto reasuransi pendapatan premi
Kebakaran 1,625 (164) (437) 1,024
Kendaraan bermotor 21,576 - (5,068) 16,508
Kesehatan 9 - 6 15
Kecelakaan 26,102 - (2,441) 23,661
Kewajiban komprehensif 334 - - 334
Kredit 300,746 - (70,050) 230,696
Aneka 76,055 - (4,332) 71,723
Jumlah 426,447 (164) (82,322) 343,961
33. Pendapatan Administrasi
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pembiayaan multiguna 98,684 93,482
Sewa pembiayaan 10 10
Pembiayaan modal kerja - 40
Jumlah 98,694 93,532
- 79 -
Page 83
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
34. Pendapatan Lain-lain
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pend claim ass kredit 92,197 -
Pendapatan bunga 19,582 11,260
Kelebihan pembayaran dari nasabah 3,800 5,623
Sewa gedung 3,431 3,631
Pendapatan imbal hasil reksa dana 2,574 6,050
Keuntungan penjualan aset tetap (Catatan 15) 690 449
Pendapatan dividen 137 73
Denda dan pinalti keterlambatan pembayaran
nasabah 38 43
Lainnya 7,671 11,428
Jumlah 130,120 38,557
35. Beban Underwriting Asuransi
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Klaim bruto 326,592 171,346
Kenaikan (penurunan) estimasi klaim
retensi sendiri 3,893 7,293
Beban komisi 120,758 94,559
Jumlah 451,243 273,198
36. Beban Umum dan Administrasi
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Penjaminan kredit 37,292 -
Pemasaran dan iklan 31,122 21,535
Perbaikan dan pemeliharaan 8,013 7,822
Jamuan dan perjalanan 7,601 6,184
Jasa profesional 4,434 634
Komunikasi 3,505 4,737
Listrik dan air 3,294 3,772
Sewa 3,188 2,146
Perlengkapan kantor 2,444 1,242
Pelatihan dan pengembangan 2,293 1,467
Kendaraan 1,879 1,872
Surat kabar, majalah dan cetakan 1,096 942
Administrasi 767 721
Imbalan kerja jangka panjang - 2,392
Lain-lain 1,529 1,239
Jumlah 108,457 56,705
- 80 -
Page 84
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
37. Beban Lain-lain
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Kerugian penjualan agunan
yang diambil alih 17,380 8,087
Pajak-pajak 947 723
Renovasi 6 4
Lain-lain 4,253 2,376
Jumlah 22,586 11,190
38. Dana Pensiun dan Imbalan Pasca-Kerja
Dana Pensiun
Sejak 29 Juni 2001, Grup menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan
tetap yang memenuhi syarat. Manfaat tersebut akan dibayarkan pada saat karyawan pensiun,
mengalami cacat atau meninggal dunia.
Grup telah menunjuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Eka Life dalam mengelola
program dana pensiunnya yang pendiriannya telah disetujui oleh Menteri Keuangan Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. Kep-072/KM.17/2000 tanggal 17 Februari 2000.
Sejak tahun 2006, Grup tidak lagi melakukan pembayaran iuran pensiun sehubungan dengan
program pensiun di atas, dan sebagai gantinya, Grup hanya melakukan perhitungan imbalan
pasca-kerja sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
Dana atas setoran yang telah dibayarkan Grup sebelumnya, masih dikelola oleh DPLK, dan baru
akan dicairkan pada saat karyawan Grup mencapai usia pensiun.
Imbalan Pasca-Kerja
Mulai tanggal 2 Februari 2021, Perusahaan melakukan perhitungan liabilitas imbalan kerja
berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“Undang-Undang Cipta
Kerja”) dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu,
Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. Sebelum Peraturan
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 diberlakukan, perhitungan liabilitas imbalan kerja didasarkan pada
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003.
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal
30 Desember 2022 yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020.
Dengan berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak
berlaku.
Untuk pendanaan imbalan kerja jangka panjang tersebut, Grup menyelenggarakan program dana
pensiun manfaat pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat. Imbalan tersebut
akan dibayarkan pada saat karyawan pensiun, cacat tetap atau diberhentikan.
Grup telah menunjuk PT Asuransi Simas Jiwa untuk mengelola program pensiun tersebut melalui
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Simas Jiwa, yang pendiriannya telah disahkan menurut
Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-61/NB.1/2018 tanggal 16
- 81 -
Page 85
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Oktober 2018 mengenai Pengesahan atas Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga
Keuangan (DPLK) Simas Jiwa.
Perhitungan aktuaria pada tahun 2022 atas imbalan kerja jangka panjang dilakukan oleh KKA
Rinaldi & Zulhamdi, aktuaris independen.
Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan kerja jangka panjang tersebut sebanyak 485
karyawan dan 505 karyawan, masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
39. Pajak Penghasilan
Beban (manfaat) pajak Grup terdiri dari:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Beban (penghasilan) pajak tangguhan
Perusahaan - 299
Entitas anak - (2,204)
Jumlah - (1,905)
40. Laba (Rugi) Per Saham Dasar
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Laba (rugi) bersih untuk perhitungan laba
per saham dasar (356,812) (255,338)
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
untuk perhitungan laba (rugi) per
saham dasar (lembar saham) 1,190,000 1,190,000
Laba (rugi) bersih per saham dasar
(dalam Rupiah penuh) (299,842) (214,570)
41. Manajemen Risiko Keuangan
Pendahuluan dan Gambaran Umum
Grup memiliki eksposur terhadap risiko-risiko atas instrumen keuangan sebagai berikut:
a. Risiko Kredit
b. Risiko Pasar
c. Risiko Likuiditas
d. Risiko Asuransi
e. Risiko Operasional
- 82 -
Page 86
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Disamping itu, manajemen juga mengidentifikasi risiko-risiko lain seperti risiko reputasi, risiko
hukum, dan risiko kepatuhan yang dikelola sebagai bagian dari risiko operasional.
Catatan ini menyajikan informasi mengenai eksposur Grup terhadap setiap risiko di atas, serta
tujuan, kebijakan dan proses yang dilakukan oleh Grup dalam mengukur dan mengelola risiko.
Kerangka Manajemen Risiko
Manajemen menggunakan pendekatan pengelolaan risiko yang menyeluruh berdasarkan prinsip-
prinsip dan nilai-nilai yang positif, dimana meliputi strategi risiko yang terdefinisikan dengan baik,
dewan yang terstruktur, komite kerja yang bertanggung jawab, pengelolaan wewenang dan
jenjang pendelegasian yang terstruktur.
Komite manajemen risiko juga berkewajiban untuk menjaga arahan risiko yang disetujui oleh
Dewan Komisaris dan Direksi dengan tetap mengikuti pedoman yang ada. Perusahaan sebagai
entitas anak dari PT Sinar Mas Multiartha Tbk menerapkan konsep berkesinambungan terkait
dengan penerapan manajemen risiko yang dilaksanakan oleh entitas induk.
Kemitraan antara Perusahaan dengan PT Sinar Mas Multiartha Tbk adalah hal yang penting,
dimana keduanya saling terkait dalam menghadapi segala kemungkinan risiko yang dapat muncul
seiring dengan pertumbuhan dan pengelolaan kinerja Grup.
Dalam menerapkan manajemen risiko, Grup menerapkan 4 pilar, yaitu pengawasan yang aktif dari
Direksi dan Dewan Komisaris, Kebijakan dan Penerapan Batasan, Pengendalian Sistem Informasi
Manajemen, dan Pengendalian Internal.
a. Risiko Kredit
Risiko kredit terkait dengan kemampuan nasabah untuk membayar kembali jumlah pokok
utang, bunga beserta liabilitas lainnya yang melekat kepada Grup. Risiko kredit dikelola
dengan menetapkan kebijakan dan prosedur yang meliputi pembentukan, penjaminan,
pemeliharaan dan penagihan kredit untuk memastikan bahwa profil risiko kredit masih berada
dalam kisaran yang dapat diterima. Kisaran tersebut berdasarkan batasan portofolio Grup
secara keseluruhan, dengan mempertimbangkan unsur kemampuan Grup, konsentrasi atau
kecenderungan-kecenderungan lainnya, kondisi ekonomi, kondisi pasar, efektivitas produk
serta perkiraan kerugian kredit.
Fungsi manajemen risiko kredit adalah untuk memastikan adanya pemisahan tugas dan
tanggung jawab antara personel yang berwenang memberikan kredit, batasan yang
ditentukan berdasarkan pertimbangan kebijakan dari direksi, pengalaman dan bukti historis,
karakteristik bisnis dan pengelolaan risiko yang terintegrasi untuk menilai setiap kredit yang
disalurkan secara terstruktur dan independen. Penelaahan dilakukan oleh Audit Internal.
Manajemen juga menerapkan panduan kebijakan dan prosedur mengenai penertiban
batasan dan pengetatan wewenang pihak-pihak yang bertugas menyetujui kredit-kredit yang
akan disalurkan.
Prioritas utama manajemen adalah mematuhi kebijakan dan peraturan dari Menteri
Keuangan, peraturan hukum dan peraturan lainnya yang relevan.
- 83 -
Page 87
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berikut adalah ekposur maksimum laporan posisi keuangan konsolidasian yang terkait risiko
kredit pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
30 Juni 2023
Jumlah Bruto Jumlah Neto
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kas dan setara kas 415,846 415,421
Investasi 1,500 1,500
Piutang pembiayaan multiguna 1,913,917 1,827,786
Piutang pembiayaan modal kerja 1,816,530 1,666,750
Piutang sewa pembiayaan 135,720 121,881
Piutang lain-lain 48,955 48,594
Aset lain-lain - simpanan jaminan 282 282
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Investasi 403,311 403,311
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
investasi 9,926 8,578
Jumlah 4,745,987 4,494,103
31 Desember 2022
Jumlah Bruto Jumlah Neto
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kas dan setara kas 290,748 290,323
Investasi 41,500 41,500
Piutang pembiayaan multiguna 1,851,134 1,770,197
Piutang pembiayaan modal kerja 1,818,340 1,665,662
Piutang sewa pembiayaan 157,790 147,233
Piutang lain-lain 91,097 90,765
Aset lain-lain - simpanan jaminan 275 275
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Investasi 804,845 804,845
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
investasi 293,970 292,622
Jumlah 5,349,699 5,103,422
- 84 -
Page 88
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Kualitas kredit dari aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami
penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal
bayar debitur pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
30 Juni 2023
Belum jatuh
tempo atau tidak Mengalami
mengalami penurunan
penurunan nilai nilai Jumlah
Kas dan setara kas 415,421 - 415,421
Investasi
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi 1,500 - 1,500
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 403,311 - 403,311
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan
komprehensif lain 8,578 - 8,578
Piutang pembiayaan multiguna 1,751,354 76,432 1,827,786
Piutang pembiayaan modal kerja 1,666,750 - 1,666,750
Piutang sewa pembiayaan 121,881 - 121,881
Piutang lain-lain 48,594 - 48,594
Aset lain-lain - simpanan jaminan 282 - 282
4,417,671 76,432 4,494,103
31 Desember 2022
Belum jatuh
tempo atau tidak Mengalami
mengalami penurunan
penurunan nilai nilai Jumlah
Kas dan setara kas 290,323 - 290,323
Investasi
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi 41,500 - 41,500
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 804,845 - 804,845
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan
komprehensif lain 292,622 - 292,622
Piutang pembiayaan multiguna 1,685,590 84,607 1,770,197
Piutang pembiayaan modal kerja 1,659,883 5,779 1,665,662
Piutang sewa pembiayaan 147,233 - 147,233
Piutang lain-lain 90,765 - 90,765
Aset lain-lain - simpanan jaminan 275 - 275
5,013,036 90,386 5,103,422
- 85 -
Page 89
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Risiko Pasar
Risiko ini mengukur dan mengelola risiko yang berasal dari perubahan faktor-faktor pasar
terutama suku bunga dan nilai tukar.
Risiko Nilai Tukar
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mempunyai aset moneter dalam
mata uang Dolar Amerika Serikat sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Ekuivalen Ekuivalen
US$ Rupiah US$ Rupiah
Aset
Kas dan setara kas 9,255 139 69,469 1,093
Jumlah aset 139 1,093
Kurs mata uang asing yang digunakan oleh Grup pada tanggal laporan posisi keuangan
diungkapkan pada Catatan 2.
Sensitivitas Nilai Tukar
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas perubahan yang wajar dari nilai tukar kas
dan setara kas Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah, dimana semua variabel lain
konstan, terhadap laba sebelum pajak untuk tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022. 5% adalah tingkat sensitivitas yang digunakan pada saat pelaporan
mata uang asing kepada manajemen kunci secara internal dan merupakan asumsi
manajemen yang mungkin terjadi atas nilai tukar.
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kenaikan Kenaikan
(penurunan) nilai Efek terhadap (penurunan) nilai Efek terhadap
tukar dalam laba sebelum tukar dalam laba sebelum
persentase pajak persentase pajak
Rupiah terhadap:
Dolar Amerika Serikat 5% 7 5% 55
(5%) (7) (5%) (55)
Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga adalah risiko bahwa nilai wajar atau arus kas masa datang atas instrumen
keuangan akan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Kebijakan Grup mengatur
agar suku bunga pinjaman dari bank (cost of fund) yang menggunakan suku bunga dapat
menutup suku bunga yang dikenakan kepada konsumen. Manajemen juga melakukan
penelaahan berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku
bunga yang menguntungkan sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perikatan
utang.
Tabel di bawah menyajikan instrumen keuangan yang terdampak risiko suku bunga:
- 86 -
Page 90
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rata-Rata Rata-Rata
Suku Bunga Jumlah Suku Bunga Jumlah
Mengambang Tercatat Mengambang Tercatat
% %
Liabilitas
Pinjaman yang diterima 9,00% - 11,45% 1,609,116 9,00% - 12,00% 2,364,782
Sensitivitas Suku Bunga
Analisa sensitivitas berikut ditentukan berdasarkan eksposur Grup berupa aset keuangan
dengan bunga (interest bearing) pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian,
dengan asumsi perubahan suku bunga terjadi pada awal tahun dan konstan sepanjang tahun
pelaporan, dalam hal variabel tersebut memiliki suku bunga mengambang.
Jika suku bunga meningkat atau menurun sebesar 50 basis poin sedangkan variabel lainnya
konstan, maka jumlah penghasilan komprehensif Grup untuk periode yang berakhir 30 Juni
2023, dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 akan meningkat atau menurun
masing-masing sebesar Rp 8.094 dan Rp 11.874, yang terutama disebabkan oleh kenaikan
beban bunga.
Sesuai dengan kebijakan Grup, Direksi memonitor dan melakukan review atas sensitivitas
suku bunga Grup secara menyeluruh setiap bulan.
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup tidak memiliki arus kas yang
cukup untuk memenuhi liabilitasnya.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan
setara kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi
dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus
kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan
penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.
Tabel di bawah menyajikan analisa nilai tercatat liabilitas keuangan Grup berdasarkan jangka
waktu yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diterapkan
dalam tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan (tidak termasuk beban
bunga pinjaman masa yang akan datang):
30 Juni 2023
Jatuh Tempo Jatuh Tempo Jatuh Tempo Jatuh Tempo Jatuh Tempo Jatuh Tempo
dalam Setelah Setelah Setelah Setelah Setelah Biaya
< 1 tahun 1 tahun 2 tahun 3 tahun 4 tahun 5 tahun Jumlah Transaksi Jumlah
Pinjaman yang diterima 1,177,786 503,838 170,871 99,230 - - 1,951,725 (11,069) 1,940,656
Utang obligasi 596,200 733,500 902,850 9,000 105,450 - 2,347,000 (18,778) 2,328,222
Utang pemegang saham - - 5,250 - 1,000 6,250 6,250
Beban akrual 56,810 - - - - 56,810 56,810
Liabilitas lain-lain 38,761 - - - - 38,761 38,761
Jumlah 1,869,557 1,237,338 1,078,971 108,230 106,450 - 4,400,546 (29,847) 4,370,699
- 87 -
Page 91
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Jatuh Tempo Jatuh Tempo Jatuh Tempo Jatuh Tempo Jatuh Tempo Jatuh Tempo
dalam Setelah Setelah Setelah Setelah Setelah Biaya
< 1 tahun 1 tahun 2 tahun 3 tahun 4 tahun 5 tahun Jumlah Transaksi Jumlah
Pinjaman yang diterima 1,242,388 737,541 463,568 154,303 - - 2,597,800 (10,929) 2,586,871
Utang obligasi 787,700 333,500 733,500 51,000 9,000 - 1,914,700 (10,744) 1,903,956
Utang pemegang saham - - 31,250 282,307 - - 313,557 - 313,557
Beban akrual 50,439 - - - - - 50,439 - 50,439
Liabilitas lain-lain 43,343 - - - - - 43,343 - 43,343
Jumlah 2,123,870 1,071,041 1,228,318 487,610 9,000 - 4,919,839 (21,673) 4,898,166
d. Risiko Asuransi
Risiko utama yang dihadapi Grup terkait dengan kontrak asuransi adalah perbedaan antara
jumlah klaim yang terjadi, manfaat yang dibayarkan dan waktu terjadinya klaim dengan yang
diprediksikan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh frekuensi, tingkat keparahan (severity)
dari klaim, manfaat actual yang dibayarkan, dan perkembangan dari klaim jangka panjang.
Oleh karena itu, tujuan Grup adalah untuk memastikan bahwa cadangan yang dibentuk cukup
untuk memenuhi semua liabilitas tersebut.
Eksposur risiko yang terkait dengan kontrak asuransi dapat dimitigasi dengan melakukan
diversifikasi portofolio kontrak asuransi dan area geografis. Keberagaman risiko diperbaiki
juga melalui pemilihan risiko dengan hati-hati dan implementasi dari pedoman underwriting
serta pengaturan program reasuransi.
Kontrak Asuransi
Dalam rangka manajemen risiko atas pertanggungan asuransi yang bernilai signifikan dan
mempunyai risiko khusus, Grup mengadakan kontrak reasuransi baik yang bersifat
proporsional maupun non-proporsional dengan beberapa perusahaan asuransi dan
reasuransi dalam negeri dan luar negeri. Program reasuransi untuk tahun 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
1. Program Reasuransi Proporsional Treaty
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Program treaty untuk setiap kerugian dan risiko
Jenis Pertanggungan Retensi Dalam Negeri Luar Negeri Jumlah
Kebakaran 19,000 80,000 - 99,000
Rekayasa 16,000 50,000 - 66,000
Kerugian 16,000 20,000 - 36,000
Pengangkutan 6,000 10,000 - 16,000
2. Program Reasuransi non Proporsional - Excess of Loss
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Program excess of loss untuk setiap kerugian dan setiap risiko
Jenis Pertanggungan Retensi Dalam Negeri Luar Negeri Jumlah
Harta benda, rekayasa dan marine cargo 6,100 30,000 - 36,100
Kendaraan bermotor 150 30,000 - 30,150
Umum 750 51,100 - 51,850
Kecelakaan diri 150 51,100 - 51,250
- 88 -
Page 92
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Grup tidak tergantung pada satu reasuradur ataupun satu kontrak reasuransi tertentu secara
signifikan.
Asumsi Utama
Asumsi utama yang menjadi dasar dalam perhitungan estimasi kewajiban klaim yaitu bahwa
pembentukan klaim masa depan Grup akan memiliki pola yang sama dengan pembentukan
klaim yang terjadi di masa lampau. Termasuk asumsi dari rata-rata beban klaim, beban
penanganan klaim, faktor inflasi klaim, dan jumlah klaim untuk setiap tahun kecelakaan.
Justifikasi kualitatif tambahan digunakan untuk memperkirakan tingkat di mana tren masa
lampau tidak akan terulang lagi di masa depan, misalnya: kejadian khusus yang hanya terjadi
sekali, perubahan yang terjadi di pasar seperti sikap masyarakat terhadap klaim, kondisi
ekonomi maupun faktor internal seperti campuran portofolio, syarat dan ketentuan polis dan
prosedur penanganan klaim.
Justifikasi lebih lanjut digunakan untuk menghitung tingkat di mana faktor eksternal seperti
keputusan peradilan dan peraturan Pemerintah yang mempengaruhi estimasi besaran klaim.
Kondisi utama yang mempengaruhi keandalan dari asumsi yang digunakan adalah rasio
kerugian, perbedaan tingkat bunga, keterlambatan dalam penyelesaian dan perubahan nilai
tukar mata uang asing.
Sensitivitas
Liabilitas klaim sangat sensitif terhadap asumsi utama yang digunakan. Hingga saat ini
adalah hal yang tidak mungkin untuk dapat menentukan tingkat sensitivitas dari beberapa
asumsi seperti perubahan perundangan atau ketidakpastian dalam proses estimasi. Analisis
berikut dibuat untuk menunjukkan pengaruh terhadap laporan laba rugi komprehensif apabila
asumsi utama diubah dengan semua asumsi lain dianggap tetap. Korelasi antara asumsi-
asumsi yang ada dapat memberikan dampak yang signifikan dalam menentukan liabilitas
klaim. Dampak atas perubahan kenaikan (penurunan) rasio kerugian sebesar 5% terhadap
tahun berjalan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Pengaruh pada laba
Rasio kerugian + 5% (21,891)
Rasio kerugian - 5% 21,891
Tabel Perkembangan Klaim
Tabel berikut memperlihatkan estimasi kumulatif klaim yang terjadi, termasuk klaim yang
dilaporkan dan IBNR untuk setiap kejadian pada tanggal posisi laporan keuangan:
Klaim dibayar
Perkembangan Tahun ke -
Tahun kejadian 1 2 3 4 5 6 7 8
2015 214 611 682 488 488 485 485 485
2016 2.881 3.423 3.439 3.438 3.434 3.433 3.433 -
2017 5.368 6.384 6.426 6.670 6.670 6.669 - -
2018 7.079 8.591 8.148 8.219 8.229 - - -
2019 46.947 58.651 58.980 59.541 - - - -
2020 1.518.571 1.532.736 1.527.559 - - - - -
2021 367.385 379.049 - - - - - -
2022 272.979 - - - - - - -
- 89 -
Page 93
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Klaim terjadi
Perkembangan Tahun ke -
Tahun kejadian 1 2 3 4 5 6 7 8
2015 119 462 616 422 422 422 422 422
2016 2.320 3.112 3.130 3.131 3.131 3.131 3.131 -
2017 4.233 6.089 6.161 6.420 6.420 6.420 - -
2018 5.245 7.330 7.427 7.530 7.540 - - -
2019 38.484 54.343 55.418 55.788 - - - -
2020 1.503.604 1.522.382 1.518.882 - - - - -
2021 297.811 313.506 - - - - - -
2022 261.635 - - - - - - -
Ringkasan
Tahun kejadian Premi diterima
2016 12.027
2017 11.408
2018 15.820
2019 59.921
2020 538.321
2021 472.566
2022 368.389
e. Risiko Operasional
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang langsung atau tidak langsung berhubungan
dengan ketidakmampuan internal atau kegagalan proses internal Grup yang umumnya
merujuk pada kesalahan manusia, teknologi, risiko hukum dan kasus penipuan.
Kerangka manajemen risiko operasional yang sistematis diterapkan untuk memastikan
semua risiko operasional terkendali dan terpantau secara komprehensif dan diterapkan
secara teratur dalam semua bidang utama Grup. Evaluasi yang berkelanjutan terhadap
efektivitas dan integritas diperlukan guna menunjang penyempurnaan setiap langkah
pengelolaan risiko operasional. Grup mengelola risiko operasional sesuai dengan ketentuan
yang berlaku dari Menteri Keuangan dan lembaga pengatur lainnya serta
membandingkannya dengan praktek-praktek usaha sejenis yang ada.
Perencanaan Kesinambungan Bisnis
Rencana kesinambungan bisnis yang spesifik telah dirumuskan dengan baik yang mencakup
kemungkinan kredit macet. Rencana berkesinambungan bisnis yang menyeluruh juga dibuat
untuk menunjukkan peran dan tanggung jawab setiap pihak, dimana bila terjadi peningkatan
risiko tertentu maka akan dikoordinasi oleh kantor pusat, mengingat Grup memiliki cabang
yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pengelolaan Risiko
Penanganan risiko operasional dilakukan dengan cara identifikasi risiko, pengukuran risiko,
dan pengendalian risiko oleh manajemen. Ketiga hal tersebut merupakan satu kesatuan yang
tidak terpisahkan.
- 90 -
Page 94
PT SINAR MAS MULTIFINANCE
DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode Enam Bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Semua posisi risiko telah dikelola oleh manajemen dengan prinsip kehati-hatian dan teratur.
Faktor-faktor eksternal dan kecenderungan pasar, sektor ekonomi dan bisnis secara
keseluruhan juga dievaluasi. Selain itu, evaluasi bulanan yang komprehensif juga dilakukan
terhadap semua parameter risiko.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan mempunyai 110 cabang
yang tersebar di pulau Sumatera, Belitung, Jawa, DKI Jakarta, Kalimantan, Sulawesi, Bali,
Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Papua.
*******
- 91 -
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.