Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan LK Bank OCBC NISP 0623.pdf

Financial statement Text extracted NISP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.930
Page L of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VHLG.17).

Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom “Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor Catatan atas laporan keuangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom “Tidak Ada"

dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.
Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank OCBC NISP Tbk dan Entitas Anak

Bidang Usaha Perbankan

Jenis penawaran Umum -

30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik Tidak di audit Tanudiredja, Wibisana, Rintis
& Rekan
(firma anggota jaringan
global PwC)
Nama Partner Tidak di audit Lucy Luciana Suhenda,
S.E.,Ak., CPA
Opini Akuntan Tidak di audit Opini Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - -

Page 2 OCR 0.933
Page 2 of 84

30 Juni 2023 31 Desember 2022
Ya Ya
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang “Independensi v v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting (Konsolidasian)

(dalam jutaan Rupiah, kecuali laba persih per saham dasar)

Untuk periode yang

Untuk tahun yang

Untuk periode

berakhir berakhir yang berakhir
30 Juni 2023 31 Desember 2022 30 Juni 2022

Periode laporan keuangan

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan

Komprehensif Lainnya "

Pendapatan bunga Neto 4.896.517 8.740.701 4.033.515
Laba (Rugi) Bruto N/A N/A N/A
Pendapatan Operasional Neto 2.625.361 4.214.177 2.092.691
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 2.629.238 4.218.016 2.094.331
Laba (Rugi) Bersih 2.065.098 3.326.930 1.649.350

Total Laba (Rugi) Komprehensif 2.416.378 2.388.211 963.712
Laba Bersih Per saham (dasar - nilai penuh) 90,00 144,99 71,88

Laba Bersih Per saham (dilusian - nilai penuh)

Page 3 OCR 0.782
Page 3 of 84

Laporan Posisi Keuangan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jumlah Aset 245.456.958 238.498.560
Jumlah Liabilitas 210.160.312 204.287.525
Jumlah Ekuitas 35.296.646 34.211.035
Modal Saham
Saldo Laba
- Sudah ditentukan penggunaannya 2.650 2.550
-  Belim ditentukan penggunaannya 25.736.916 24.984.692
Rasio Keuangan
CAR 23,20Y6 21,53Yo
ROA 2,21Y9 1,86Y0
ROE 12,31Ya 10,519
NIM 4,39Y0 4,04Yo
BOPO 69,982 71,09Yo
RIM 79,46 78,285
NPL - bersih 0,670 0,96Y6

Catatan:

Page 4 OCR 0.918
Page 4 of 84

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik yariah apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan

Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Konsolidasian Terdiri dari
1 Laporan posisi keuangan pada akhir perlode v
2 Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya selama perlode v
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v
4 Laporan arus kas selama periode v
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos taporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum
L. | perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan faporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

€. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam taporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian taporan dan penyajian masing-masing posj dan

»

pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

2. | perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Page 5 OCR 0.907
Page 5 of 84

PEN Aa ea
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
@. | Dalam hat Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
dlungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
3 Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan L.a

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan L.a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan La
periode pelaporan:

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan La

5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan Catatan L.a
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada perlode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Catatan 1,d, 28
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tof tersebut,

9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) | Khusus untuk Industri Perbankan Catatan i.a

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip yariah (jika ada),

Page 6 OCR 0.882
Page 6 of 84

PO: 5 5
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
» Nama lokasi:
«Nama pemilik izin lokasi:
«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin lokasi, dan
«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
# Nama lokasi:
«Nama pemilik ijin lokasi
« Tanggai perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,
«  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lckasi,
«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
«Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12) | Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian tuas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
c) sisa umur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1.b
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan 1.b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1.b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate Catatan 1.b
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 7 OCR 0.915
Page 7 of 84

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak Catatan 1.c
langsung,

2) | Tempat kedudukan: Catatan 1.c
3) | Jenis usaha, Catatan 4.c
4) | Tahun beroperasi secara komersial, Catatan 1.c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6) | Total Aset: dan Catatan L.c
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari S0Y6 (lima

buluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan

pengendalian:

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan fuas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka:

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas

induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

dalam hal hifangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus

mengungkapkan:

(4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

ie)

“@

c)

d

el

f)

jumlah harga yang diterima,
bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

Page 8 OCR 0.915
Page 8 of 84

3 Ket g 2 a
jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

-

utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1.d
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1.d
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1.d
tetap selama periode yang bersangkutan, secara Konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 2
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 2

kan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 2.a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaltu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilal Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2.a

2)

Dasar penyusunan faporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2.a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

Catatan 2.a

Page 9 OCR 0.923
Page 9 of 84

Te) alasan perubahan mata uang penyajian

1

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian faln dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Catatan 2

2)

Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode petaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinstp-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

Ph pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi,

&«

Catatan 2.c

Catatan 2.d

Catatan 2.c

Catatan 2.c

Catatan 2.c
Catatan 2.c

Page 10 OCR 0.893
Page 10 of 84

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan vV
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,
b) pengakuan awal untuk goodwill, v
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwif/, dan v
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon, v
(2) akuisisi secara bertahap: dan v
(3) imbalan kontinjensi. v
3) | Kas dan setara kas,
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan Zh
kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 2.6
biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 2.e
(3) Ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: v Catatan 2.e
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: v Catatan 2.6
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v Catatan 2.e
keuangan:
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v Catatan 2.e
v Catatan 2.e dan 2.n

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(@), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nila,

(6) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilat atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(cd) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

Page 11 OCR 0.897
Page 11 of 84

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 2e dan 2.1
(1)ktasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: v Catatan 2e dan 2.1
(2)pengakuan awal Sukuk, v Catatan 2e dan 2.1
(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4)Penyajian pendapatan sukuk, dan v Catatan 2e dan 2.1
(5)penyajian amortisasi biaya transaksi. v Catatan 2e dan 2.1
c) Sukuk yang diterbitkan v
Yang harus dijelaskan antara tain:
(d)pengakuan awal Sukuk:
(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3)biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(W)posisi penyajian Sukuk: dan
(S)akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v Catatan 6
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank v Catatan 2.
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia v Catatan 2.j
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan v Catatan 2.m
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan v
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Catatan 2.1
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan niat pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

Page 12 OCR 0.884
Page 12 of 84

PA eteran

Khusus Industri Perbankan

8)
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan v Catatan 2.0
(2)basar penyajian atas kredit: v Catatan 2.0
(3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: v Catatan 2.0
(4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan v Catatan 2.0
(5)Kebijakan bank akan agunan kredit. v Catatan 2.0
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. v Catatan 2.p
€c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)Dasar penllalan dan penyajian: v Catatan 2.
(2)Perlakuan akuntansi atas nilai reafisasi plutang/pemblayaan yang diberikan dengan saldo
plutang/pemblayaan yang tidak dapat ditagih: dan v Catatan 2.
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v Catatan 2.s
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) | Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a)
b)
&

d)

Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
Penyajian transaksi anjak piutang:

Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

Periakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

Page 13 OCR 0.925
Page 13 of 84

11) | Sewa v Catatan 2.ad
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
€) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12) | Persediaan : v

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
tumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuranj

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Page 14 OCR 0.917
Page 14 of 84

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasitkan) :
(a) Metode penilalan: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibututikan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama,

13) | Aset Tetap: Catatan 2.r
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
Cc) pengelompokan Aset Tetap:
d) metode penyusutan yang digunakan:
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:
9) penghentian pengakuan)
h) nilai residu: dan
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir perlode pelaporan.
14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara sin metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Page 15 OCR 0.902
Page 15 of 84

16) | Pota Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasamaj
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud: v
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, v
dlungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: v
&e) metode amortisasi yang digunakan v
£) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan v
9) riset dan pengembangan (jika ada).
18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak jancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) | Properti Investasi : v
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi,
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi)
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

Page 16 OCR 0.912
Page 16 of 84

2
Kriteria kapitalis
(revaluasi),

€) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
€) Pertanggungan Asuransi.

b)

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilal aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijetaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara ain:

a) Penjelasan atas simpananj dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

Catatan 2.t

Catatan 2.

Catatan 2.u

Catatan 2.w

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 2y

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

Catatan 2.m, 23

Page 17 OCR 0.901
Page 17 of 84

TP Aaa “1

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan blaya PLHj
b) Metode amaortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
c) Metode penyusutan prasarana PLHj dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

a Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkanj dan

c) Metode penyusutan prasarana PLH,

Page 18 OCR 0.918
Page 18 ot 84

27

Pengakuan Pendapatan
Aa) Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 2.x

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metoda persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Khusus Industri Asuransi
(4) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara iain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalarn laporan laba rugi.

c

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi blaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(da) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 19 OCR 0.905
Page 19 of 84

Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan tiabilitas

moneter: dan

6) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

a
b'

Catatan 2.f

30)

Transaksi dengan Pihakepihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berctasi dalam Laporan Keuangan.

Catatan 2.g dan 43

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenal saling hapus,

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2.2, 21

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbaian pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Catatan 2aa, 42,3, 41

Page 20 OCR 0.924
34)

Page 20 of 84

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijefaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
€) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman
Yang harus difetaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perotehan aset kualifikasian.
38) | segmen Operasi Catatan 2.ae
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) ! Laba (Rugi) per saham Catatan 2.ac

Yang harus dijelaskan antara ialn dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada plhak beretasi dan pihak ketiga

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

Catatan 5

Page 21 OCR 0.913
Page 21 of 84

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

2)

Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adatah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

Catatan 5

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4)Rinclan jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2)Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

Catatan 6

&) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1)Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giroj

(3)Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

Catatan 7
Catatan 7
Catatan 7 dan Catatan 43

(4)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun dan Catatan 3.b
(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Catatan 7
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: Catatan 8
(2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impaired) dan Catatan 8
tidak mengalami penurunan nila (unimpaired)
Catatan 8

(3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(@)Jumtah penyisihan penurunan nila! dan mutas! selama perlode berjalan:

(6)Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga

(6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj

Catatan 8 dan Catatan 43

Catatan 3.b

Page 22 OCR 0.898
Page 22 of 84

(7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
(8)Jumiah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi

atau likuldasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya Kembali dana tersebut
berdasarkan Informasi darl otoritas yang berwenang, dan

(9)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Catatan 8

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur:
c) jumlah piutang menurut mata uang,
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,
P) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
ay | khusus Industri Asuransi

3

Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(A) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b,

Piutang Koasurans!
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(4) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

Page 23 OCR 0.889
Page 23 of 84

KE
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(8) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenal antara fain:

(4) Pemisahan antara plutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)'| Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(d) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan fain-lain),
(2
(3) Bagian pinjaman yang dibiayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(5) Pendapatan pembtayaan konsumen yang belum diakui,
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

Rincian umur dari angsuran pemblyaan konsumen,

Page 24 OCR 0.914
b)

Page 24 of 84

Tagihan Anjak
Yang harus diungkapkan antara tain:
(U) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak plutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak plutang.

ke)

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumtah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilat kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) febih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) tebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

(7) penjetasan umum isi perjanjian sewa lessar yang material.

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(i)jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2)total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan
(3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor,

Page 25 OCR 0.913
8)

Page 25 of 84

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakulj

c) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek
c) Nama plhak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nifal (jika ada).

Cara

Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih, dan

CG) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Catatan 16

Catatan 16

10,

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

Piutang bunga pada Catatan
16
Plutang bunga kredit disajikan
sebagai bagian dari saldo
kredit

Page 26 OCR 0.898
Pago 26 of 84

1) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v Catatan 16
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v Catatan 16
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v Catatan 16
121 Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan fainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v Catatan 9
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya) v Catatan 9
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, v Catatan 33, Laporan
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang perubahan ekuitas
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif v Catatan 30
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimitiki hingga jatuh tempo:
v Catatan 9

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang atasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setlap kategori,
(b) alasan reklasifikasi dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direktasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Page 27 OCR 0.903
Page 27 of 84

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi: dan

(10) jumiah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimlliki hingga jatuh
tempo,

Catatan 9

13

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporanj

G) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut,

«

Catatan 8a
Catatan 3b
Catatan 18

14!

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jlka ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang dlukur pada blaya perolehan.

Catatan 9
Catatan 9

Catatan 9

15,

Khusus Obligasi Rekapitatisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

Sat

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 3.b
Catatan 10

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilal Aset Bersih dan

Page 28 OCR 0.906
Page 28 of 84

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17

Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

Catatan 9

18!

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uangj

b) Tingkat suku bunga.

20,

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi setama periode berjalan:
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahung

H) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

Catatan 12

Catatan 12

Laporan posisi keuangan
dan Catatan 43

Catatan 12
Catatan 3.b

Catatan 12
Catatan 3.2

Catatan 12

Catatan 12
Catatan 12

Page 29 OCR 0.883
Page 29 of 84

PeAda 2) Taidak ENYA
v

i) Ikhtisar pembelian kredit dari BI
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian v Catatan 12
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v Catatan 12
21) Yagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, Catatan 13
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan Catatan 13
dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumtah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v Laporan posisi keuangan
dan Catatan 43
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v Catatan 13
tagihan akseptasi
Persediaan
v

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang dlakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam perlode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hat terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
Gi) jumtah biaya pinjaman yang dikapitalisasi sefama periode berjalan: dan

(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Page 30 OCR 0.900
Page 30 of 84

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

2 “Keterangan |

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan.

ta)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(4)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(€) Unit Bangunan dalam Penyelesalan.

(2)Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan
diatihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
“ Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembanganj dan

3 Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 31 OCR 0.912
Page 31 of 84

(1)Materi program : lokal, impor (media televisi),

(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3)Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4)Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(W) Obat-obatan:
(2)Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
V

9) Khusus Industri Peternakan

(4) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(0) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

Page 32 OCR 0.914
Page 32 of 84

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

22

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan

b) uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 21.a

23

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 14

24

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahunj

(S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hat aset yang diklasifikasikan sebaga! aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a)nilat dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

1. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apabila aset
atau kelompok tepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan

Ji, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

25)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 33 OCR 0.881
Page 33 of 84

3

Tinclan jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilat serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

&) dalam hai plutang beretasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

26| Investasi pada Entitas Asoslasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi: v
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya: v
Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya v
tersedia,
d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, v
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2014
v

(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
atau tidak langsung

9 akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan v
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi v
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk perlode v
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

I) bagian atas Nabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain: v

j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk v
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

K) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam v

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Uabilltas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Page 34 OCR 0.903
Page 34 of 84

27

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta Kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

28.

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTi, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan,

c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

29!

Khusus Industri Jatan To?

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil toi dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

30!

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara
a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awaf tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman,

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

Page 35 OCR 0.879
Page 35 of 84

Saldo awal

1. Tambahan tahun berjalan

ii, Biaya langsung

Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi

luar biasa

i. Pengurangan tahun berjalan

II. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman datar Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

(a

(&

31

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

CG) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tlap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

@) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9 Juta hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang

tutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

32?

Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:
(3) pernyataan bahwa penentuan Nila Wajar didukung ofeh bukti pasar atau

Page 36 OCR 0.912
Page 36 of 84

lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan

keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkanj

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasij

(b)beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7)  kewafiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rektasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali, dan
(b) penyesuaian signifikan lain.

Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasl,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutanj

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(5) Nilai Wajar Properti Investasi.

Page 37 OCR 0.894
Page 37 of 84

Ta 23 Ka a . 21
Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) nambatan kelanjutan penyelesalan,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
Galam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapltalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

33

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
a
d)
e)
8

KB)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan

kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal

dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban

penyusutan)

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan

ekuitas (jika ada),

jumtah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan

nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak

diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(2) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderat Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

cat

Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15

Catatan 45

Catatan 15

Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15

Catatan 15

Page 38 OCR 0.919
Page 38 of 84

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

lain:

(d)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesatan (jika ada):

(Shjumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara

(4)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagal tersedia untuk dijual,

(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hat terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
Tisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

cat

Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15

34

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

Page 39 OCR 0.903
Page 39 of 84

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d)Satdo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagikan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

eterangan. |

35

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setlap jenis Aset Tak berwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(4) jumlah biaya pinjaman yang dikapltalisasi selama periode berjalan, dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasis

&) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

Page 40 OCR 0.914
Page 40 of 84

4) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Aa berwujud,
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal faporan penilaian terakhir
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

36) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan v
Liabilitas Pengelofaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1)Satdo awal,

(2)Penambahan dan pengurangan,

(3)Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(a) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area Of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan tanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

Page 41 OCR 0.903
Page 41 of 84

Alasan terjadinya penundaan:
(b)  Amortisasl belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal
(c) Penambahan/pengurangan:
(dy Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2)Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3)Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4)Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksij dan

(6) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5)Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan aleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 42 OCR 0.920
Page 42 of 84

Ada

(4) nilal tercatat pada awal dan akhir pertode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan)

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(S8) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah

Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 22

»

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

Catatan 17
Catatan 17

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumtah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Catatan 23

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain Ifabilitas bruto dari settap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang dialami: dan

Page 43 OCR 0.891
d) peke

Page 43 of 84

jaan yang sudah ditagih (termin).

t)

Khusus

d)
2
3)
(3)
(5)

(6)

Yang
ke)
(2)

3)
@)
(5)

Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tlap jenis simpanan yang mengungkapkan:

Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito

Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

harus diungkapkan antara lain:
Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

&«

Catatan 18

Laporan Posisi Keuangan,
Catatan 18, Catatan 43

Catatan 3.b

Catatan 19
Laporan posisi keuangan
dan Catatan 43

Catatan 3.b

Catatan 19

8)

Khusus

(1
(2
(3)
@
(5)

Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Rincian berdasarkan program asuransi,
Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
Rincian berdasarkan mata uang:

Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

Rekonsillasi jumlah pada awal! dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Page 44 OCR 0.901
Page 44 of 84

b)

tang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelast dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lalin:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang dan
(4) Jumiah estimasi klaim yang sudah terjadi namun betum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lalin:
(3) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berefasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Jumiah menurut jenis mata uang: dan
(d) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Page 45 OCR 0.892
Page 45 of 84

9) Utang Ko
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis mata vangj dan
(3) Jumtah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

i) — Hak Laba Pemegang Polis Yang Bctum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitunganj dan
(3) Saldo menurut usia.

2)

Ltabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara |
a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 21.2
Catatan 21,d, 21.6

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah Ilabilitas anjak plutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Llabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Habilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkahan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Pengungkapan untuk. Ifabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas

Page 46 OCR 0.896
Page 46 of 84

keuangan lainnya yang bersifat Barata pendek dan jangka panjang:
(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sesual klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3)Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuanganj dan

(ce) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(W) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3)Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut, dan

(Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam'Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain Itabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimlliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara laln :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Page 47 OCR 0.903
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Page 47 of 84

19)

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktuai selarna periode pelaporan:

Cc) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

9 pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

ih pengungkapan informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
bosisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(L)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya) dan
(2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

3)
b)

kl
9

jurnlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap perlode berikut:

(1) sampai dengan satu tahunj

(2) lebih dari satu tahun sampal 5 (Ilma) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (Ilmajtahun,

pembayaran sewa Kontinjen yang diakut sebagai beban pada periode tersebut,
totat pembayaran minimum sewa-lanjut (subtease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
subiease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Page 48 OCR 0.892
8

Page 48 of 84

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isl perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan

2)

b)

9

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2)Rincian jumlah berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketigaj

(3)Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj

(4)Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5)Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(8)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting
lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan,

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(d)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilat Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan penting lainnya(debt covenance):

(A) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)RIncian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilltas:

(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

«

saat

Catatan 24
Catatan 43
Catatan 24, 43

Catatan 40
Catatan 40

Page 49 OCR 0.917
Page 49 of 84

(3)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4)Ketentuan minimum penyisihan penurunan nila komitmen dan Kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(L) Saldo awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadis dan

(a) Saldo akhir.

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ifabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3) Saldo akhir.

Page 50 OCR 0.887
Page 50 of 84

Ketera
23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) gambaran Umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang v Catatan 41
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kinij

(b) blaya bunga:

(c) turan oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(P- imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu
(h) kombinasi bisnis:
(Ci) curtailment, dan
G) penyelesatan,
(3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

v Catatan 41

yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang v Catatan 41
seluruhnya atau sebagian didanat,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal v Catatan 41

dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
dtatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program)
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) uran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program:

(f) Imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir v
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a)....keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan

Page 51 OCR 0.910
Page S1 of 84

posisi keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

(d) Nilat Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setlap hal-hal berikut dan nama pos

dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:

(b) btaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuartal, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus):

(P) biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya) dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah totat yang diakul dalam pendapatan komprehensif Jain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarlal yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, datam hal Perusahaan mengakut keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekultas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(1G)jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara

Catatan 41
Catatan 41

Catatan 42

Catatan 42

Catatan 42

Page 52 OCR 0.912
Page 52 of 84

eteran
persentase dan variabel lainnya, termasu!

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuarla,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
blaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang dlasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah pericde tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai Kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan

(b) penyesualan yang timbul pada:

(W) Ilabllitas program dinyatakan sebagai Jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

Cii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas

sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjfan kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:
(1) Inforrnasi yang memungkinkan pengguna faporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

Catatan 42

Catatan 42

Catatan 42

Page 53 OCR 0.913
Page 53 of 84

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(ili)jtka Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir Il.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan
jumtah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilal nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

9 pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj

9) kejadian penting fainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan Kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 3.c
Catatan 24

Catatan 24
Catatan 24

Page 54 OCR 0.896
Page 54 of 84

25) | sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(2) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(tc) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasii, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
atau bagi hasil:
(a) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannyaj dan
Ci) persyaratan penting lain
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkanj
(a)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga Catatan 25
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannyas
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, Catatan 25
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Catatan 25
€e) pembatasan yang dipersyaratkan datam Kontrak Perwaliamanatanj dan
persyaratan penting lainnya.

Page 55 OCR 0.905
Page 55 of 84

27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

H) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

« Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal! dan akhir periode: Catatan l.b
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

GC) Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

Page 56 OCR 0.899
Page 36 of 84

erseratus) atau lebih, v Catatan 27
v Catatan 27

v Catatan 27

(1)Pemegang saham yang memiliki 546 (lima
(2)Nama direktur dan komisaris yang memiliki saharm: dan
(3)Pemegang saham lainnya,
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1)Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau V
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):
(2)Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi aglo, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi dan
(3)Tujuan perubahan moda! saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian v
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
&) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar v Catatan 1.b
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,
b) Uraian sumber agio saham
€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekultas,
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modat disetor lainnya:
? Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(4) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenat hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara iain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya

v Catatan 27
Catatan 27
v Catatan 27

«

«

fe)

Page 57 OCR 0.893
Page 57 of 84

untuk periode yang disajikan Kebal
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
lan
CG) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendaftan,
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) latar belakang pembellan kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagal pengurangan modal
setor:
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nila saham treasuri.
5) Saido Laba
Yang harus diungkapkan antara tain:
a) Alasan dan jumlah penyesuatan periode yang lalu (jika ada):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkalt, Catatan 28
an
€) Saldo taba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Catatan 28
6) Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

Page 58 OCR 0.897
Page 58 of 84

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan
@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif iainnya.

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya

1)

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah settap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga:

(WM Royalti: dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebiht 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesalan kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

Page 59 OCR 0.893
Page 59 of 84

Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan

(c) Jumlah retensi,

(8) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

P Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan)

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto
(b)  Retur/rabat/diskon terkait: dan
(9 Total pendapatan neto.

&)

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara tatn:

3) Dasar ketentuan tarif

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

c) Masa berlaku tarif,

8d) Besaran tarif dan

8) perjanjian jain yang terkait,

3)

Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi:

Page 60 OCR 0.927
Page 60 of 84

b) Subsidi tidak mampu, dan
c) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

€) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan

pihak lain.

»

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antata lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industrl Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

Page 61 OCR 0.901
Page 61 of 84

a) Obligasi Pemerintah,
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

:

aa at

Catatan 29

Catatan 29
Catatan 29

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan
c) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:

ge) Beban pemeliharaan sarana:

H Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi,

12)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenalkan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap Jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Page 62 OCR 0.934
Page 62 of 84

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawal lainnya, dan

€) Rincian jumtah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi,

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara tain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama,

Catatan 30

Catatan 30

16)

Khusus Industri Pemblayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Plutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

Catatan 39

Page 63 OCR 0.905
Page 63 of 84

b) rincian dan jumlah Beban lainny:
€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(4) biaya pinjaman meliputi:
&) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang
berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dar! instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
milai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asoslasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(4) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah,

18) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Catatan 34
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
&) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga Catatan 32
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Catatan 32
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan datam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,
Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

Page 64 OCR 0.908
Page 64 of 84

@) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka v
lindung nilai arus kas: dan
() bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. v

20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara Iain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini: v Catatan 21.b
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak Kini yang berasal dari periode v
latu:
(8) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v Catatan 21.c
temporer dan pembalikannyaj
(a) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif v Catatan 21.c

pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu perlode lalu yang digunakan untuk mengurangi v
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v

kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:
€) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama, v Catatan 21.d
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut Ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkallan taba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan

Catatan 21.c

tarif pajak yang berlaku atau v Catatan 21.b
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Page 65 OCR 0.912
9)

h)

»

k)

m)

n)

a)

p)

Page 65 of 84

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
urangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakul:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlakuj

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badanj

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang dlakui pada laporan posisi

keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau fiabilitas
pajak tangguhan yang diakul dalam taporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(L)keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2)laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap perlode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis

tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak

sa.

Catatan 21.b
Catatan 21.b
Catatan 21.b
Catatan 21.c

Catatan 21.c

Catatan 21.c

Catatan 21.c

Page 66 OCR 0.926
Page G6 of 84

yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsillasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam

penghitungan laba per saham dasar dan diluslan, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setlap jenis Instrumen yang

mempengaruhi laba per sahamj

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian,

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang beriaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

c

Catatan 42

Catatan 42

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) febih dari 0,592 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas beretasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Page 67 OCR 0.888
d)

8

f

Page 67 of 84

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(L)fumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait

(2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap totat Aset atau Labilitas, termasuk
komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak beretasi non-usaha: dan

(@)alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud datam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(d)entitas Induk:

(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(3)entitas anak:

(ajentitas asosiasi)

(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6)personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan
(7)pihak-pihak berelasi lainnya,

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok

direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagal karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(Wimbalan kerja jangka pendek:

(2)imbalan pascakerja:

(3)imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4)pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5)pembayaran berbasis saham,

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(4) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan juralah setiap transaksi yang secara individuai signifikan, dan

cacat

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 36
Catatan 36
Catatan 36
Catatan 36

Page 68 OCR 0.906
Page 68 of 84

signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing, v Catatan 3.b
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional: v
(4) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang v Catatan 34
Umbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
lan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

Catatan 3.b

v Catatan 3.b

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara Jain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodWwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang dlakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilal,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwili yang telah diakul rugi penurunan nilainya) v

(S5) jumlah rugi penurunan nitat atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan v
komprehensif fain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam v
pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap v
kelompok aset.

v Catatan 35

Catatan 35

Page 69 OCR 0.893
Page 69 of 84

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada perlode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada perlode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara laii

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: v Catatan 2.b
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang anda! v Catatan 2.b
dan relevan:
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: v
Ca) setiap pos taporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(4) jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang v
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu v

periode tertentu atau untuk perlode-periode sebelum periode-periode tersebut
ikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Cc) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain : v
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap perlode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuanganj dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kemball retrospektif tidak praktis.

Page 70 OCR 0.899
26)

Page 70 of 84

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1)
(2)
(3)

a
(5)

6)
kei

(8)

(0)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
tanggal akulsisi:

biaya terkalt akuisisi, di luar blaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, perlode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilat Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggaf akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
Ka) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(6) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:
Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktuat
yang diperkirakan tidak tertagih:

(40) jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang

diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakul pada Nilai Wajar:

(a) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

Page 71 OCR 0.918
Page 71 of 84

mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,
(12) dalam hat liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

Ka) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10016

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisi

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akulsisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input modet utama yang digunakan dalam penentuan
Nitai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembai' Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang dlakulsisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sefak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada perlode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan,

Page 72 OCR 0.901
Page 72 of 84

K

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pinak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendall tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk Kombinasi bisnis belum selesat:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi atau
Iiabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesalan,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbafan kontinjensi,

(3)  Ilabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau fiabilitas yang
dtambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

d

(4) jumlah harga yang dibayarkan

Page 73 OCR 0.921
Page 73 or 84

bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(d) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dilkhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmenj

(1) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada levei entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

i. negara domisili Perusahaan, dan

Hi. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumtahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

1 negara domisili Perusahaan, dan

Catatan 44

Catatan 44

Catatan 44

Catatan 44

Page 74 OCR 0.927
Page 74 of 84

Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapal 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) faktaj
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan,

(2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
operasi yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesual SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) faba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan Wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non findung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok non lindung nilai:

Catatan 11

Page 75 OCR 0.894
Page 75 of 84

(W)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,

bunga, komoditas atau lain-lain: Catatan 11

(2)pihak lawan transaksi (counterparties): v

(3)tanggal jatuh tempo v

(4)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan,

(5)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, v

(6)pos Aset dan/atau Liabllitas yang dilindung nila: dan v

(7)persyaratan penting lainnya. v

c) Yang harus diungkapkan antara lain: v
(4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
Catatan 2.n
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi indung nilai, termasuk Catatan Zn
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung "
nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilal, disebutkan
tujuannya. Catatan 2.n

30) | Nifai Wajar Instrumen Keuangan Catatan 3.1
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan Ilabilitas keuangan.
31) | Dividen vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada perlode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

6) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakul sebagai Liabilltas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

@) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

Page 76 OCR 0.894
Page 76 of 84

st dai
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnyas
CG) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1)metode yang digunakan untuk mengakul bagian partisipasinyaj dan
(2)jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan iisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Il. periode berlakunya perikatan:

HI, dasar penentuan kompensasi dan dendaj

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya)

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait datam perjanjian:
li. periode berlakunya perikatan,
. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan

Iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, dlungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerirna jaminan, yang dipisahkan

Page 77 OCR 0.900
b'

3)
(4)

Page 77 of 84

antara pihak berelasi dan pihak ket
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(0 perlode berlakunya jaminan: dan

ntuk pihak yang dijamin,

(d) nilai jaminan:
fasilitas kredit yang belum digunakanA misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

1)

(ea)

3)

4

perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:

(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinton):
dan

(d) dampak keuanganj

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

Iingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi

dampak keuangannya:

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Catatan 40
Catatan 40

Catatan 48

34)

Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

Page 78 OCR 0.914
Page 78 of 84

c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

H Isi perubahan perjanjian, jika ada.

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan datam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(&) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh Catatan 3.a
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilal,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk Catatan 3.c
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana Catatan 3.c
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak Catatan 3.b
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekultas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan Catatan 3.d-j
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Catatan 3
instrumen keuangan.

36) | Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan Catatan 3.j
posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan Catatan 3.)

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. Catatan 3.j

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal Catatan 3.b
laporan posisi keuangan,

Catatan 3.b

Page 79 OCR 0.899
Page 79 of 84

a neto.

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posi

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduclary

Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduclary yang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Catatan
Catatan 48

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksterna!: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodatannya,
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
CG) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perlode sebelumnya:

@d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila

«

Catatan 3.j

Catatan 3.j
Catatan 3.j
Catatan 3.j

Page 80 OCR 0.901
Page 80 of 84

Pn D3

terjadi ketidakpatuhan.

39) | Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akulsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabllitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesalan,

c)  jumiah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama perlode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

IP) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(L)opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur: dan

(2)jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekultas lain yang diberikan selama suatu perlode (yaltu selain
opsi saham))

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

Page 81 OCR 0.887
Page 81 of 84

TA Kana “Keterangan an | Ada
41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhij
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah $'

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syarlah:

€) Rincian Aset, Liabifitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat.

43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi, v
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, v Catatan 45
EC) Rasio keuangan penting: v
d) Pendapatan, beban dan hasil underwritingj dan v
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v
perusahaan,
v

44) | Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya:

c) Realisasi kegiatan dan btaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perlode berjalan
dan akumulasinya: dan

Page 82 OCR 0.906
Page 82 of 84

Fa 2 2

PD Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hai terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(L)tanggal terjadinya:

(2)sifat peristiwa, dan

(3)estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait

dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait

dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang

harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

&) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkanj dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

aa aa

Catatan 49
Catatan 49
Catatan 49
Catatan 49

Page 83 OCR 0.912
47)

Page 83 of 84

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikaslan pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(d)sifat reklasifikasi,
(2)jumtah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3)alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(L)alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2jsifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

cc

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:
a) sifat danluas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi
bentuk tain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

49)

Rekonsliiasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lalin:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

Page 84 OCR 0.890
Page 84 of 84

50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 31 Juli 2023 r

Hartati
Direktur yang membawahi bidang
akuntansi dan keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.46 MB
Published2 Aug 2023
Pages84
Characters151,845
Text sourceOCR
OCR confidence0.904

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result