Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 49
Page 1
Nomor Surat 033/SMMT-CS/2023
Nama Emiten GOLDEN EAGLE ENERGY Tbk
Kode Emiten SMMT
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Prima Jasa Jakarta 2015 Jasa 11.975.097 PENUH IDR 60.99
Buana pengangkutan pengangkutan
Karunia batubara batubara
2 PT Naga Mas Jasa Jakarta 2011 Jasa 529.073.629.333 PENUH IDR 99.99
Makmur Jaya penunjang penunjang
pertambangan pertambangan
3 PT Mega Perusahaan Jakarta 2007 Jasa 520.060.498.157 PENUH IDR 99.64
Raya Kusuma Induk
4 PT Rajawali Perusahaan Jakarta 2011 Jasa 787.327.516.629 PENUH IDR 99.64
Resources Induk
5 PT Triaryani Tambang Jakarta 2014 Operasi 531.963.593.091 PENUH IDR 84.99
Batubara Produksi
Dokumen ini merupakan dokumen resmi GOLDEN EAGLE ENERGY Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. GOLDEN EAGLE ENERGY Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas GOLDEN EAGLE ENERGY Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SMMT Entity code
Nomor identifikasi entitas AA297 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A12. Coal Industry
Subindustri A121. Coal Production Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
31,736,320,660 82,682,187,925
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
97,405,485,509 54,763,915,701
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
9,030,579,249 1,243,623,257
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 18,871,214,445 23,860,130,403 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
5,491,004,690 581,929,961
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
4,733,399,101 8,669,629,121
lainnya advances
Jumlah aset lancar 167,268,003,654 171,801,416,368 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 10,995,395,075 9,113,149,776 funds
lancar
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
516,406,558,908 434,899,573,467
asosiasi associates
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
221,232,501 221,232,501
lancar lainnya financial assets
Aset tetap Property, plant, and
13,580,798,412 13,763,348,334
equipment
Aset eksplorasi dan Exploration and evaluation
167,404,110,933 165,832,110,933
evaluasi assets
Properti pertambangan 64,292,667,148 81,005,191,948 Mining properties
Biaya pengupasan tanah Non-current deferred
yang ditangguhkan tidak 111,502,022,869 45,901,711,992 stripping costs
lancar
Goodwill 1,315,050,000 1,315,050,000 Goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
264,000,000,000 259,000,000,000
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 1,149,717,835,846 1,011,051,368,951 Total non-current assets
Jumlah aset 1,316,985,839,500 1,182,852,785,319 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
56,857,734,457 42,632,907,664
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Page 5
Utang lainnya pihak Other payables
947,444,016 609,728,513
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
5,682,714,308 15,712,384,734
pendek pihak third parties
ketiga
Utang dividen 148,050,000,000 Dividends payable
Beban akrual jangka Current accrued
63,759,839,048 45,875,320,765
pendek expenses
Utang pajak 7,908,943,306 55,155,646,873 Taxes payable
Jumlah liabilitas Total current
283,206,675,135 159,985,988,549
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 6,552,229,411 5,970,618,637 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
6,552,229,411 5,970,618,637
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 289,758,904,546 165,956,607,186 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 393,750,000,000 393,750,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
17,761,620,443 17,761,620,443
disetor capital
Cadangan selisih kurs Reserve of exchange
penjabaran 70,915,572,118 86,602,476,057 differences on
translation
Komponen ekuitas Other components of
69,087,651,815 69,087,651,815
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 20,000,000,000 10,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 399,266,341,547 395,096,842,336 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
970,781,185,923 972,298,590,651
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
56,445,749,031 44,597,587,482
non-pengendali
Jumlah ekuitas 1,027,226,934,954 1,016,896,178,133 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,316,985,839,500 1,182,852,785,319
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
491,579,412,512 474,694,197,804
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 360,438,474,690 ) ( 290,931,867,353 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 131,140,937,822 183,762,330,451 Total gross profit
Beban penjualan ( 2,505,302,840 ) ( 7,775,635,782 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 30,454,104,192 ) ( 22,366,021,297 )
expenses
Pendapatan keuangan 592,515,456 1,055,994,214 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 5,063,865,858 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 197,963,550 ) ( 4,908,441,709 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan 97,251,235,686 90,917,818,537 associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Pendapatan lainnya 511,090,486 4,040,682,673 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
196,338,408,868 239,662,861,229
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 22,213,401,802 ) ( 33,486,589,457 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
174,125,007,066 206,176,271,772
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 174,125,007,066 206,176,271,772 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, ( 15,744,250,245 ) exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi ( 15,744,250,245 ) that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 15,744,250,245 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 158,380,756,821 206,176,271,772 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
162,219,499,211 189,003,595,559
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 11,905,507,855 17,172,676,213 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 146,532,595,272 189,003,595,559 attributable to parent entity
Page 7
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 11,848,161,549 17,172,676,213 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 51.5 60 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Cadangan selisih kurs Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
penjabaran ekuitas lainnya non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Reserve of exchange Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
differences on translation equity transactions earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 393,750,000,000 17,761,620,443 86,602,476,057 65,955,267,205 3,132,384,610 10,000,000,000 395,096,842,336 972,298,590,651 44,597,587,482 1,016,896,178,133 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 393,750,000,000 17,761,620,443 86,602,476,057 65,955,267,205 3,132,384,610 10,000,000,000 395,096,842,336 972,298,590,651 44,597,587,482 1,016,896,178,133 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 162,219,499,211 162,219,499,211 11,905,507,855 174,125,007,066 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 15,686,903,939 ) ( 15,686,903,939 ) ( 57,346,306 ) ( 15,744,250,245 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 10,000,000,000 ( 10,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 148,050,000,000 ) ( 148,050,000,000 ) ( 148,050,000,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 393,750,000,000 17,761,620,443 70,915,572,118 65,955,267,205 3,132,384,610 20,000,000,000 399,266,341,547 970,781,185,923 56,445,749,031 1,027,226,934,954 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Cadangan selisih kurs Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
penjabaran ekuitas lainnya non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Reserve of exchange Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
differences on translation equity transactions earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 393,750,000,000 17,761,620,443 53,708,819,875 65,955,267,205 3,519,053,812 4,000,000,000 275,015,042,566 813,709,803,901 4,137,779,814 817,847,583,715 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 393,750,000,000 17,761,620,443 53,708,819,875 65,955,267,205 3,519,053,812 4,000,000,000 275,015,042,566 813,709,803,901 4,137,779,814 817,847,583,715 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 189,003,595,559 189,003,595,559 17,172,676,213 206,176,271,772 Profit (loss)
Pembentukan cadangan umum 6,000,000,000 ( 6,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Posisi ekuitas, akhir periode 393,750,000,000 17,761,620,443 53,708,819,875 65,955,267,205 3,519,053,812 10,000,000,000 458,018,638,125 1,002,713,399,460 21,310,456,027 1,024,023,855,487 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
424,131,323,311 394,232,547,318
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 275,738,017,033 ) ( 224,151,711,522 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 25,108,255,472 ) ( 17,650,905,296 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
123,285,050,806 152,429,930,500
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 5,678,764,868 )
aktivitas operasi activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 55,149,324,132 )
penghasilan badan income tax
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 68,135,726,674 146,751,165,632 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
68,135,726,674 146,751,165,632
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran biaya Payments for deferred
pengupasan tanah ( 108,448,357,008 ) stripping costs
ditangguhkan
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
563,063,063 3,853,600,000
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,834,597,601 ) ( 2,393,632,609 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
aset eksplorasi dan evaluasi ( 1,572,000,000 ) ( 6,369,029,850 ) exploration and evaluation
assets
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,302,009,000 ) ( 35,363,481,517 )
properti pertambangan mining properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 5,000,000,000 ) ( 130,500,000,000 )
aset non-keuangan lainnya other non-financial assets
Penerimaan dividen dari Dividends received from
62,667,056,296
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan bunga dari Interests received from
592,515,456 1,117,265,447
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 1,882,245,299 ) ( 1,697,417,249 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) aktivitas ( 118,883,630,389 ) ( 108,685,639,482 ) investing activities
Page 11
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 56,930,680,534 ) Payments of bank loans
Pembayaran utang Payments of consumer
( 257,791,039 )
pembiayaan konsumen financing payables
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 57,188,471,573 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 50,747,903,715 ) ( 19,122,945,423 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
82,682,187,925 188,362,676,843
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 197,963,550 ) 2,524,694,427
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
31,736,320,660 171,764,425,847
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian PT Golden Eagle Energy Tbk dan entitas anak disusun berdasarkan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi statements
Keuangan (?PSAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang diterbitkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK?) dan Peraturan-peraturan
serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (?OJK?). Grup memilih menyajikan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dalam satu laporan dan menyajikan tambahan pengungkapan pertimbangan kritis
akuntansi dan sumber utama ketidakpastian estimasi pada Catatan 3 serta pengelolaan modal pada
Catatan 19. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi
penerapan beberapa PSAK baru dan revisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas
laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan baru diterbitkan, diterapkan
efektif tanggal 1 Januari 2023. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas
konsolidasian, disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali
untuk beberapa akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran sebagaimana diuraikan dalam
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan
menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi
dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Principles of consolidation
entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan. Entitas
anak adalah entitas (termasuk entitas yang terstruktur) dimana Grup memiliki kontrol. Grup memiliki
kontrol atas entitas anak apabila Grup memiliki dampak dari, atau memiliki hak atas, penerimaan
variabel dari hubungannya dengan entitas anak dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
penerimaan tersebut melalui kuasa atas entitas anak. Konsolidasi entitas anak dimulai sejak tanggal
Grup memperoleh kontrol atas entitas anak dan konsolidasi dihentikan sejak tanggal Grup kehilangan
kontrol atas entitas anak. Laporan keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang
sama dengan Perusahaan. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan
konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain. Seluruh saldo akun
dan transaksi yang signifikan antara Perusahaan dengan entitas anak telah di eliminasi. Laba atau rugi
dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham entitas
induk Grup dan pada Kepentingan Non-Pengendali (?KNP?), bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP
mempunyai saldo defisit. Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian,
dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup: ?
menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak; ? menghentikan
pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; ? menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran,
yang dicatat di ekuitas, bila ada; ? mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; ? mengakui setiap
sisa investasi pada nilai wajarnya; ? mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan
atau kerugian sebagai laba rugi; dan ? mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian
Page 13
yang telah diakui sebelumnya dalam enghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi
persyaratan jika Grup akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait. KNP
mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas dan bank, serta deposito berjangka yang jatuh tempo dalam Cash and cash equivalents
waktu tiga bulan atau kurang yang tidak dibatasi penggunaannya dan dapat segera dikonversikan
menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak
signifikan.
Persediaan Persediaan batubara diakui sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dengan nilai Inventories
realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan berdasarkan metode rata-rata tertimbang atas biaya yang
terjadi selama periode berjalan yang termasuk biaya tenaga kerja dan biaya overhead yang berkaitan
dengan kegiatan pertambangan. Bahan bakar, suku cadang dan peralatan diakui pada biaya
perolehan, ditentukan dengan metode first-in, first-out. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual
dalam kegiatan usaha normal, dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang
diperlukan untuk melakukan penjualan. Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan,
kerusakan dan kehilangan ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing
persediaan guna menyesuaikan jumlah tercatat persediaan ke nilai realisasi netonya. Seluruh kerugian
persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai atau terjadinya kerugian.
Aset tetap Grup memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap. Aset tetap dinyatakan Fixed assets
sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya
perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi
kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui
ke dalam jumlah nilai tercatat (?carrying amount?) aset tetap sebagai suatu penggantian jika
memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria
pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat
terjadinya. Penyusutan dihitung sejak aset tetap siap untuk digunakan dengan menggunakan metode
garis lurus (straight-line method) berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai
berikut: Bangunan 20 Tahun Kendaraan bermotor 3-5 Tahun Tongkang 8 Tahun Peralatan kantor 5
Tahun Perabotan kantor 4 Tahun Partisi kantor 3 Tahun Mesin dan alat berat 2-10 Tahun Peralatan
lapangan 3-10 Tahun Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara
jumlah neto hasil pelepasan dan nilai tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. Pada
setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah dan jika
sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset
diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Rugi penurunan nilai diakui
sebagai rugi tahun berjalan, kecuali untuk aset non-keuangan yang dicatat dengan nilai penilaian
kembali. Rugi penurunan nilai akan dipulihkan jika terdapat perubahan dalam taksiran yang digunakan
Page 14
untuk menentukan nilai aset non-keuangan yang dapat dipulihkan (recoverable amount). Rugi
penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai sebatas nilai tercatat aset non-keuangan tidak boleh
melebihi nilai terpulihkannya maupun nilai tercatat yang seharusnya diakui, setelah dikurangi
depresiasi atau amortisasi, jika tidak ada pengakuan rugi penurunan nilai aset non-keuangan.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diakui ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan memberikan jasa kepada Revenue and expense recognition
pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau manfaat yang diperoleh dari
penggunaan jasa. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada suatu titik waktu atau suatu periode
waktu. Jika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dalam suatu periode waktu, pendapatan diakui
berdasarkan persentase penyelesaian yang mencerminkan kemajuan terhadap penyelesaian penuh
atas kewajiban pelaksanaan. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk
kewajiban pelaksanaan yang telah terpenuhi. Pendapatan diukur berdasarkan pertimbangan yang
diharapkan menjadi hak Grup atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan,
tidak termasuk jumlah yang dikumpulkan atas nama pihak ketiga. Penjualan Batu bara Pendapatan
dari penjualan batu bara diakui pada saat terpenuhinya seluruh kondisi berikut: 1) Grup telah
memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan kepada pembeli; 2) Grup tidak
lagi melanjutkan keterlibatan pengelolaan ataupun melakukan pengendalian efektif atas barang yang
dijual; 3) Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal; 4) Kemungkinan besar manfaat ekonomis
terkait dengan transaksi penjualan akan mengalir kepada Grup; dan 5) Biaya yang terjadi atau yang
akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan andal. Penghasilan Dividen
Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika hak pemegang saham untuk menerima pembayaran
ditetapkan. Penghasilan Bunga Penghasilan bunga diakui berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan
jumlah pokok dan tingkat bunga yang berlaku. Beban Beban diakui pada saat terjadinya dengan
menggunakan dasar akrual. Liabilitas kontrak Suatu liabilitas kontrak adalah kewajiban untuk
menyerahkan barang atau jasa kepada pelanggan dimana Grup telah menerima pembayaran (atau
sejumlah pembayaran jatuh tempo) dari pelanggan. Jika pelanggan telah melakukan pembayaran
sebelum Grup mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan, liabilitas kontrak diakui pada saat
pembayaran dilakukan atau pembayaran telah jatuh tempo (mana yang lebih awal). Liabilitas kontrak
diakui sebagai pendapatan pada saat Grup melaksanakan berdasarkan kontrak.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup: a. Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: (i) memiliki pengendalian
atau pengendalian bersama atas Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau (iii) personil
manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup. b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi
salah satu hal berikut: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya); (ii) satu
entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
adalah anggotanya); (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
(iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga; (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk
imbalan kerja dari Grup atau entitas yang terkait dengan Grup; (vi) entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); (vii) orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas); (viii) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas
merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup
atau kepada entitas induk Grup. Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian
Page 15
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali Income taxes
untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui langsung ke ekuitas, dalam hal ini diakui
sebagai pendapatan komprehensif lainnya. Pajak Kini Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan
tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba
kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat
Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku
membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat
surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah
besar kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya
terhadap liabilitas perpajakan Grup. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk
semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui
untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar
bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi
perbedaan temporer dan rugi fiskal. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir
periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi
tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak
tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode
pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan
aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut
diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada
akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua
perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau
dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling
hapus saat terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset
pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan
dengan entitas kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas
pajak kini dengan dasar neto.
Provisi Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa Provisions
masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang
andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal
pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan
besar tidak terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan
liabilitas tersebut, maka provisi dibalik. Restorasi, rehabilitasi dan pengeluaran lingkungan lainnya yang
timbul selama tahap produksi dibebankan sebagai bagian dari biaya produksi. Grup memiliki liabilitas
tertentu untuk merestorasi dan merehabilitasi daerah pertambangan serta penarikan aset sesudah
produksi selesai. Provisi untuk pengelolaan dan reklamasi lingkungan hidup diakrual menggunakan
metode unit produksi sepanjang umur tambang sehingga akrual tersebut akan cukup untuk memenuhi
liabilitas tersebut ketika produksi dari sumber daya selesai. Perubahan dalam estimasi biaya restorasi
dan lingkungan yang harus dikeluarkan dicatat secara prospektif selama sisa umur tambang.
Sehubungan dengan masalah lingkungan, di mana Grup merupakan pihak yang bertanggung jawab
Page 16
dan ditentukan bahwa ada liabilitas dan jumlahnya dapat ditentukan, maka Grup mencatat akrual untuk
liabilitas estimasi. Dalam menentukan apakah terdapat liabilitas sehubungan dengan masalah
lingkungan, maka Grup menerapkan kriteria pengakuan liabilitas berdasarkan standar akuntansi yang
berlaku.
Imbalan kerja karyawan Berdasarkan PSAK No. 24, perhitungan estimasi beban dan liabilitas imbalan kerja berdasarkan Employee benefits
Undang-undang ditentukan dengan metode penilaian aktuaria ?Projected Unit Credit?. Pengukuran
kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain,
terdiri dari: i. Keuntungan dan kerugian aktuarial; ii. Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk
jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto liabilitas (aset); iii. Setiap perubahan dampak batas aset,
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset). Pengukuran kembali
atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak
direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari
penyelesaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas pada
penghasilan komprehensif lainnya pada tahun di mana terjadinya perubahan tersebut. Keuntungan
atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui ketika kurtailmen
atau penyelesaian terjadi.
Laba per saham Jumlah laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
beredar pada tahun yang bersangkutan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup
tidak memiliki efek yang berpotensi menjadi saham biasa, sehingga laba per saham dilusian sama
dengan laba per saham.
Pelaporan segmen Segmen operasi disajikan dengan cara yang serupa dengan pelaporan internal yang disampaikan oleh Segment reporting
para manajer segmen kepada pembuat keputusan operasional. Segmen operasi tersebut dikelola
secara independen oleh tiap-tiap manajer yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing
segmen operasi dalam lingkup wewenangnya. Sedangkan pembuat keputusan operasional adalah
pihak yang melakukan penelaahan terhadap laporan segmen di mana laporan tersebut akan
digunakan sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen. Kegiatan
Grup telah mencerminkan seluruh informasi segmen usaha, sehingga dengan demikian Grup tidak
menyajikan informasi segmen pada catatan tersendiri.
Penerapan standar akutansi baru Amendemen dan standar akuntansi baru dan interpretasi baru yang telah diterbitkan, dan yang berlaku The implementation of new statements of
efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 namun tidak accounting standards
berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup adalah sebagai berikut: -
Amendemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
atau Jangka Panjang dan Pengungkapan Kebijakan Akuntansi?; - Amendemen PSAK No. 16, ?Aset
Tetap - Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan?; - Amendemen PSAK No. 25, ?Kebijakan
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi?. - Amendemen
PSAK No. 46, "Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari
Transaksi Tunggal "; - PSAK No. 107 (Revisi 2021), "Akuntansi Ijarah". Standar baru, amendemen dan
interpretasi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1
Januari 2024 yang mungkin berdampak pada laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
- PSAK No. 101 (Revisi 2022), ?Penyajian Laporan Keuangan Syariah?; - PSAK No. 109 (Revisi
2022), ?Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah?. Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2025: -
PSAK No. 74, ?Kontrak Asuransi?; Grup sedang menganalisa dampak penerapan amendemen dan
standar akuntansi baru, dan interpretasi baru tersebut di atas terhadap laporan keuangan
konsolidasian Grup.
Page 17
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat menggunakan metode akuisisi. Biaya suatu akuisisi diakui sebagai Business combination
penjumlahan atas imbalan yang dialihkan, yang diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan
jumlah atas kepentingan non-pengendali di entitas yang diakuisisi. Biaya akuisisi yang terjadi
dibiayakan dan dicatat sebagai beban pada periode berjalan. Kombinasi Bisnis (lanjutan) Selisih lebih
antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk kepentingan non-pengendali
dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai goodwill. Dalam
kondisi sebaliknya, Perusahaan mengakui selisih kurang tersebut sebagai keuntungan dalam laba rugi
pada tanggal akuisisi. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur sebesar biaya perolehan dikurangi
dengan akumulasi penurunan nilai. Untuk tujuan penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari
kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan ke setiap unit penghasil kas yang diharapkan
mendapatkan manfaat dari kombinasi bisnis tersebut terlepas apakah aset dan liabilitas lainnya dari
entitas yang diakuisisi ditetapkan ke unit tersebut. Goodwill merupakan selisih lebih antara harga
perolehan investasi entitas anak, entitas asosiasi atau bisnis dan nilai wajar bagian Grup atas aset neto
entitas anak/entitas asosiasi atau bisnis yang dapat diidentifikasi pada tanggal akuisisi. Kombinasi
bisnis entitas sepengendali Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali diperlakukan sesuai dengan
PSAK No. 38. Berdasarkan PSAK No. 38, transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa
pengalihan bisnis yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada di dalam
suatu Grup yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi,
sehingga transaksi tersebut tidak menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun
bagi entitas individu dalam Grup tersebut. Karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak
menyebabkan perubahan substansi ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka
transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan. Dalam
menerapkan metode penyatuan kepemilikan, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang
bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk periode
komparatif sajian, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak
awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian. Jumlah tercatat dari unsur-unsur
laporan keuangan tersebut merupakan jumlah tercatat dari entitas yang bergabung dalam kombinasi
bisnis entitas sepengendali. Selisih antara imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap
transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali disajikan di ekuitas dalam pos tambahan modal
disetor.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) dengan Foreign currency transactions and balances
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan ke dalam mata uang
fungsional berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau
rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan, kecuali untuk laba atau
rugi selisih kurs yang timbul dari penjabaran laporan keuangan dalam mata uang penyajian Grup. Grup
melalui MRK memiliki investasi pada entitas asosiasi, PT Internasional Prima Coal (IPC) (Catatan 7)
yang memiliki mata uang fungsional Dolar Amerika Serikat dan menyajikan laporan keuangannya
dalam mata uang yang sama. Investasi pada entitas asosiasi dicatat dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian sebesar nilai perolehan ditambah dengan perubahan setelah tanggal perolehan atas
bagian Grup dalam aset neto entitas asosiasi, yang mencakup selisih kurs yang timbul dari penjabaran
laporan keuangan entitas asosiasi dari Dolar Amerika Serikat ke Rupiah yang diakui sebagai
pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam ?Cadangan Selisih Penjabaran Mata Uang
Asing? di ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Pada saat pelepasan entitas asosiasi,
jumlah kumulatif yang ditangguhkan yang diakui dalam ekuitas terkait dengan entitas asosiasi tersebut
diakui dalam laba rugi. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nilai tukar kurs Dolar
Amerika Serikat (AS$1) ke dalam Rupiah masing-masing adalah sebesar Rp15.026 dan Rp15.731.
Page 18
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka dibebankan selama masa manfaatnya. Prepaid expenses
Aset eksplorasi dan evaluasi Aktivitas eksplorasi dan evaluasi melibatkan pencarian mineral, penentuan kelayakan teknis dan Exploration and evaluation assets
penilaian kelayakan komersial dari sebuah sumber daya teridentifikasi. Kegiatan tersebut meliputi:
1)pengumpulan data eksplorasi melalui topografi, studi geokimia dan geofisika; 2)pengeboran,
penggalian dan sampel; 3)menentukan dan memeriksa volume serta kualitas sumber daya; dan
4)meneliti persyaratan transportasi dan infrastruktur. Biaya administrasi yang tidak langsung dapat
diatribusikan dengan suatu daerah eksplorasi khusus dibebankan pada laba rugi. Biaya lisensi yang
dibayar sehubungan dengan hak untuk mengeksplorasi di daerah eksplorasi yang ada dikapitalisasi
dan diamortisasi selama jangka waktu lisensi atau izin. Biaya eksplorasi dan evaluasi (termasuk
amortisasi atas biaya lisensi yang dikapitalisasi) yang berhubungan dengan suatu area of interest
dikapitalisasi pada saat terjadinya, kecuali dalam keadaan berikut: 1)sebelum memperoleh hak hukum
untuk mengeksplorasi suatu wilayah tertentu; 2)setelah dapat dibuktikan dengan kelayakan teknis dan
komersial atas penambangan sumber daya mineral atau ditemukannya cadangan terbukti. Kapitalisasi
biaya eksplorasi dan evaluasi dicatat dalam akun ?Aset Eksplorasi dan Evaluasi? dan selanjutnya
diukur sebesar biaya perolehan dikurangi penyisihan penurunan nilai. Aset tersebut tidak disusutkan
karena belum tersedia untuk digunakan tetapi ditelaah terhadap indikasi penurunan nilai. Apabila suatu
penurunan potensial terindikasi, penilaian dilakukan untuk setiap area of interest dalam kaitannya
dengan kelompok aset operasi terkait (yang merupakan UPK) terhadap eksplorasi yang terkait
tersebut. Sejauh biaya eksplorasi dan evaluasi tidak diharapkan untuk dipulihkan, biaya tersebut
dibebankan pada laba rugi. Arus kas terkait dengan kapitalisasi biaya eksplorasi dan evaluasi
diklasifikasikan sebagai arus kas dari aktivitas investasi dalam laporan arus kas konsolidasian,
sedangkan arus kas terkait dengan biaya eksplorasi dan evaluasi yang dibebankan diklasifikasikan
sebagai aktivitas operasi. Ketika keputusan pengembangan telah diambil, jumlah tercatat aset
eksplorasi dan evaluasi pada area of interest tertentu direklasifikasi ke ?Tambang dalam
Pembangunan?, yang merupakan bagian dari akun ?Properti Pertambangan?. Seluruh biaya
pengembangan setelah pengakuan awal untuk area of interest tersebut yang berkaitan dengan
pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mengoperasikan tambang dikapitalisasi dan
diklasifikasikan sebagai ?Tambang dalam Pembangunan?. Pada saat pengembangan telah selesai,
seluruh aset dalam area of interest tersebut yang termasuk dalam ?Tambang dalam Pembangunan?
diklasifikasikan ke ?Tambang Berproduksi? dalam properti pertambangan atau komponen lain dalam
aset tetap. Tambang berproduksi dicatat sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi
amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Properti pertambangan mencakup aset dalam tahap
produksi dan pengembangan serta aset yang ditransfer dari aset eksplorasi dan evaluasi. Properti
pertambangan dalam tahap pengembangan tidak diamortisasi sampai tahapan produksi dimulai. Pada
saat proyek konstruksi tambang bergerak ke tahap produksi, kapitalisasi atas biaya konstruksi tambang
tertentu dihentikan dan dibebankan sebagai bagian dari biaya persediaan atau dibebankan, kecuali
biaya yang memenuhi syarat untuk kapitalisasi yang berkaitan dengan penambahan dan
pengembangan aset pertambangan serta pengembangan cadangan tambang. Akumulasi biaya dari
tambang yang telah berproduksi diamortisasi dengan menggunakan metode unit produksi sejak
tanggal dimulainya operasi komersial serta sepanjang cadangan tambang tersebut dapat dipulihkan
secara ekonomis. Amortisasi tersebut menggunakan basis estimasi cadangan. Perubahan dalam
estimasi cadangan dilakukan secara prospektif, dimulai sejak awal periode terjadinya perubahan.
Page 19
Manajemen menelaah jumlah tercatat properti pertambangan dan biaya eksplorasi dan evaluasi setiap
tahun. Apabila jumlah tercatat melebihi nilai kini taksiran produksi selama sisa umur tambang atau
periode hak pertambangan yang mana yang lebih pendek, selisihnya dibebankan pada tahun berjalan.
Biaya Pengupasan Lapisan Tanah Grup menerapkan ISAK No. 29: ?Biaya Pengupasan Lapisan
Tanah dalam Tahap Produksi pada Tambang Terbuka?, dalam mengakui biaya pengupasan lapisan
tanah. Biaya pengupasan lapisan tanah adalah biaya atas aktivitas memindahkan material sisa
tambang. Biaya pengupasan lapisan tanah yang timbul pada tahap pengembangan suatu area of
interest sebelum dimulainya tahap produksi dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya pengembangan
tambang, dan setelah pengakuan awal akan disusutkan atau diamortisasi menggunakan metode unit
produksi berdasarkan estimasi cadangan terbukti dan terduga pada saat produksi dimulai pada area of
interest tersebut. Aktivitas pengupasan lapisan tanah yang terjadi selama tahap produksi mungkin
memiliki dua manfaat: (i) batu bara yang dapat diproses untuk menjadi persediaan dalam periode
berjalan dan (ii) meningkatkan akses ke badan batu bara di periode berikutnya. Sepanjang manfaat
dari aktivitas pengupasan lapisan tanah dapat direalisasikan dalam bentuk persediaan yang diproduksi
dalam periode tersebut, Grup mencatat biaya atas aktivitas pengupasan lapisan tanah sesuai dengan
PSAK No. 14 (Revisi 2014): ?Persediaan?. Sepanjang biaya pengupasan lapisan tanah tahap produksi
yang timbul dengan manfaat peningkatan akses menuju badan batu bara di periode yang akan datang,
Grup mencatat biaya tersebut sebagai aset aktivitas pengupasan lapisan tanah, jika dan hanya jika,
seluruh kriteria berikut terpenuhi: ?Besar kemungkinan bahwa manfaat ekonomis masa depan
(peningkatan akses menuju badan batu bara) yang terkait dengan aktivitas pengupasan lapisan tanah
akan mengalir kepada Grup; ?Grup dapat mengidentifikasi komponen badan batu bara yang aksesnya
telah ditingkatkan; dan ?Biaya yang terkait dengan aktivitas pengupasan lapisan tanah atas komponen
tersebut dapat diukur secara andal. Aset aktivitas pengupasan lapisan tanah pada awalnya diukur
pada biaya perolehan, biaya ini merupakan akumulasi dari biaya-biaya yang secara langsung terjadi
untuk melakukan aktivitas pengupasan lapisan tanah yang meningkatkan akses terhadap komponen
badan batu bara teridentifikasi, ditambah alokasi biaya overhead yang diatribusikan secara langsung.
Jika aktivitas insidentil terjadi pada saat yang bersamaan dengan pengupasan lapisan tanah tahap
produksi, namun aktivitas insidentil tersebut tidak harus ada untuk melanjutkan aktivitas pengupasan
lapisan tanah sebagaimana direncanakan, biaya yang terkait dengan aktivitas insidentil tersebut tidak
dapat dimasukkan sebagai biaya perolehan aset aktivitas pengupasan lapisan tanah. Ketika biaya
perolehan aset aktivitas pengupasan lapisan tanah dan persediaan yang diproduksi tidak dapat
diidentifikasi secara terpisah, Grup mengalokasikan biaya pengupasan lapisan tanah dalam tahap
produksi antara persediaan yang diproduksi dan aset aktivitas pengupasan lapisan tanah
menggunakan dasar alokasi berdasarkan ukuran produksi yang relevan. Ukuran produksi tersebut
dihitung untuk komponen badan batu bara teridentifikasi, dan digunakan sebagai patokan untuk
mengidentifikasi sejauh mana aktivitas tambahan yang menciptakan manfaat di masa depan telah
terjadi. Grup menggunakan volume aktual dibandingkan ekspektasi volume sisa yang diekstrak.
Instrumen keuangan Klasifikasi Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas Financial instruments
keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu
entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. i.Aset keuangan Aset
keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVTOCI?), dan nilai wajar melalui
laba rugi (?FVTPL?). Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang
lain-lain, kas di bank yang dibatasi penggunaannya, deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya
dan uang jaminan diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak
memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain. ii.Liabilitas keuangan Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas
Page 20
keuangan diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar, utang kepada pihak berelasi, pinjaman bank jangka pendek, utang pembiayaan konsumen jangka panjang dan pinjaman bank jangka panjang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Pengakuan dan Pengukuran i.Aset keuangan Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. "Pengukuran setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)" Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: -Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki Aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan -Persyaratan kontraktual dari Aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Seluruh aset keuangan Grup termasuk dalam kategori ini. ii.Liabilitas keuangan Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. "Pengukuran liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi" Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Pada saat pengakuan awal, Grup mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajarnya termasuk biaya transaksi untuk liabilitas keuangan yang tidak diukur pada FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain (?PKL?) hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian
Page 21
integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya. Seluruh liabilitas keuangan Grup termasuk dalam kategori ini. Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan. Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan (bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm?s length market transactions); penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang didiskonto; atau model penilaian lain. Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya. Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Penurunan Nilai Aset Keuangan Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). Untuk piutang usaha, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi. Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika, antara lain, telah menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. Penghentian Pengakuan i.Aset keuangan Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: a.hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau b.Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan
Page 22
yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, dan juga tidak mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset keuangan tersebut. Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali oleh Grup. Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup. Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang diakui pada pendapatan komprehensif lain harus diakui pada laporan laba rugi. ii.Liabilitas keuangan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa. Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.
Page 23
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
dimiliki langsung 9,803,354,086 9,803,354,086 improvement, directly
owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
23,362,716,146 217,075,965 ( 1,114,531,525 ) 22,465,260,586
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
13,625,400,000 13,625,400,000
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
4,069,209,879 86,780,500 4,155,990,379
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
16,861,261,364 1,168,235,136 18,029,496,500
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 2,603,597,202 362,506,000 2,966,103,202 Others, directly owned
Dimiliki langsung 70,325,538,677 1,834,597,601 ( 1,114,531,525 ) 71,045,604,753 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
295,709,196 ( 15,995,558 ) 279,713,638
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
295,709,196 ( 15,995,558 ) 279,713,638
construction
Aset tetap Property, plant, and
70,621,247,873 1,834,597,601 ( 1,130,527,083 ) 71,325,318,391
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 3,680,638,716 245,083,852 3,925,722,568 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
19,061,023,138 677,037,943 ( 724,445,491 ) 19,013,615,590
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
13,625,399,953 13,625,399,953
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
3,665,593,842 98,662,544 3,764,256,386
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
14,859,234,673 465,991,363 15,325,226,036
dimiliki langsung owned
Page 24
Lainnya, dimiliki langsung 1,966,009,217 124,290,229 2,090,299,446 Others, directly owned
Dimiliki langsung 56,857,899,539 1,611,065,931 ( 724,445,491 ) 57,744,519,979 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
56,857,899,539 1,611,065,931 ( 724,445,491 ) 57,744,519,979
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
13,763,348,334 13,580,798,412
equipment
Page 25
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
dimiliki langsung 9,803,354,086 9,803,354,086 improvement, directly
owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
21,719,006,146 1,643,710,000 23,362,716,146
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
13,625,400,000 13,625,400,000
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
3,721,970,304 347,239,575 4,069,209,879
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
39,568,852,458 1,582,500,909 ( 24,290,092,003 ) 16,861,261,364
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 1,939,302,502 689,433,200 ( 25,138,500 ) 2,603,597,202 Others, directly owned
Dimiliki langsung 90,377,885,496 4,262,883,684 ( 24,315,230,503 ) 70,325,538,677 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
295,709,196 295,709,196
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
295,709,196 295,709,196
construction
Aset tetap Property, plant, and
90,377,885,496 4,558,592,880 ( 24,315,230,503 ) 70,621,247,873
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 3,190,471,011 490,167,705 3,680,638,716 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
17,736,589,657 1,324,433,481 19,061,023,138
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
13,258,629,119 366,770,834 13,625,399,953
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
3,471,201,920 194,391,922 3,665,593,842
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
38,058,944,450 1,090,382,226 ( 24,290,092,003 ) 14,859,234,673
dimiliki langsung owned
Page 26
Lainnya, dimiliki langsung 1,905,884,766 85,262,951 ( 25,138,500 ) 1,966,009,217 Others, directly owned
Dimiliki langsung 77,621,720,923 3,551,409,119 ( 24,315,230,503 ) 56,857,899,539 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
77,621,720,923 3,551,409,119 ( 24,315,230,503 ) 56,857,899,539
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
12,756,164,573 13,763,348,334
equipment
Page 27
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, semua aset tetap telah diasuransikan terhadap Disclosure of notes for property, plant and
kerugian akibat bencana alam, kebakaran, gempa bumi, sabotase, dan risiko lainnya dengan jumlah equipment
pertanggungan masing-masing sebesar Rp35.615.217.857 dan Rp38.892.052.662. Manajemen
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset yang dipertanggungkan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, harga perolehan
aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan masing-masing adalah sebesar
Rp44.943.888.557 dan Rp57.456.685.926. Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat dari
seluruh aset tetap tersebut dapat dipulihkan dan tidak terdapat adanya peristiwa atau perubahan
keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai, sehingga tidak diperlukan adanya penyisihan
penurunan nilai atas aset tetap.
Page 28
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga 1 Pelanggan dalam Third party 1
491,579,412,512 474,694,197,804
negeri
Pihak ketiga 491,579,412,512 474,694,197,804 Third parties
Tipe pihak 491,579,412,512 474,694,197,804 Type of parties
Page 29
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 30
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Penjualan Product revenue 1
491,579,412,512 474,694,197,804
produk 1 Batubara
Pendapatan dari Product revenue
491,579,412,512 474,694,197,804
produk
Tipe pendapatan 491,579,412,512 474,694,197,804 Type of revenue
Page 31
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Penjualan Domestic revenue 1
491,579,412,512 474,694,197,804
domestik 1 batubara
Pendapatan domestik 491,579,412,512 474,694,197,804 Domestic revenue
Sumber pendapatan 491,579,412,512 474,694,197,804 Source of revenue
Page 32
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Ashindo Bara Party 1
86,706,588,163
Persada
Pihak 2 PT Artha Daya Party 2
82,000,245,752 102,243,793,064
Coalindo
Pihak 3 PT Mega Karya Party 3
75,725,289,022
Sakti
Pihak 4 PT Sinar Baru Party 4
61,694,376,192
Wijaya Perkasa
Pihak 5 PT Etika Party 5
61,467,275,557
Realtindo
Pihak 6 PT Tiga Daya Party 6
48,920,340,720
Energi
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 306,126,499,129 212,631,409,341 more than 10%
10%
Page 33
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 97,910,483,423 55,268,913,615 IDR Third party
Mata uang 97,910,483,423 ( 504,997,914 ) 97,405,485,509 55,268,913,615 ( 504,997,914 ) 54,763,915,701 Currency
Page 34
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 77,062,627,558 22,307,014,905 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 2,239,589,571 12,080,320,838 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 4,049,846,375 31 - 60 days
61 - 90 hari 18,103,268,380 16,326,733,583 61 - 90 days
Umur 20,342,857,951 32,456,900,796 Aging
Jatuh tempo Umur 97,405,485,509 97,405,485,509 54,763,915,701 54,763,915,701 Aging Due status
Page 35
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Counterparty Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
name, trade impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Pelanggan Rank 1, Third party
97,910,483,423 55,268,913,615
dalam negeri counterparty
Rincian pihak List of
97,910,483,423 ( 504,997,914 ) 97,405,485,509 55,268,913,615 ( 504,997,914 ) 54,763,915,701
counterparty
Page 36
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Piutang usaha di atas dalam mata uang Rupiah serta tidak dikenakan bunga dan umumnya memiliki Disclosure of notes for trade receivables
syarat pembayaran yang berkisar antara 1 hingga 90 hari. Piutang usaha diakui sebesar jumlah
tagihan yang diterbitkan di mana telah mencerminkan nilai wajar pada tanggal pengakuan awal.
Page 37
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Batubara 8,769,268,684 22,569,371,595 Coal
Barang dalam perjalanan 9,068,319,898 Inventories in transit
Lainnya 1,131,128,446 1,548,907,274 Other inventories
Persediaan, kotor 18,968,717,028 24,118,278,869 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 97,502,583 ) ( 258,148,466 )
persediaan of inventories
Persediaan 18,871,214,445 23,860,130,403 Inventories
Persediaan lancar 18,871,214,445 23,860,130,403 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
258,148,466 162,244,272
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan ( 160,645,883 ) 95,904,194 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
97,502,583 258,148,466
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 38
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan batu bara merupakan persediaan yang diangkat ke permukaan dari area of interest. Pada Disclosure of notes for inventories
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan
nilai persediaan telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul.
Page 39
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 56,857,734,457 42,632,907,664 IDR Third party
Mata uang 56,857,734,457 42,632,907,664 Currency
Page 40
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Pelanggan dalam Rank 1, counterparty Third party
56,857,734,457 42,632,907,664
negeri
Rincian pihak 56,857,734,457 42,632,907,664 List of counterparty
Page 41
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Seluruh transaksi utang usaha dilakukan dengan pihak ketiga menggunakan mata uang Rupiah dan Disclosure of notes for trade payables
tanpa jaminan.
Page 42
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Pertambangan 25,399,955,114 19,404,513,162 Mining cost
Royalti kepada pemerintah 57,022,064,300 27,366,942,251 Royalties to government
Pengangkutan dan bongkar muat 190,848,779,422 169,031,901,798 Freight and handling costs
Upah, tenaga kerja langsung 6,012,418,268 3,158,009,718 Wages and direct labor
Amortisasi 60,862,579,931 88,392,611,705 Amortization
Depresiasi 258,427,643 628,504,775 Depreciation
Beban bahan bakar 5,202,002,916 3,403,654,218 Fuel expenses
Biaya pabrikasi lainya 10,100,464,083 9,767,706,085 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 355,706,691,677 321,153,843,712 Total production cost
Harga pokok produksi 355,706,691,677 321,153,843,712 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 22,569,371,595 9,707,482,070 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 17,837,588,582 39,929,458,429 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
360,438,474,690 290,931,867,353
pendapatan
Page 43
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pemasok yang memiliki transaksi lebih dari 10% dari total penjualan neto adalah PT Peputra Inti Indo Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023; dan tidak ada pemasok yang memiliki
transaksi lebih dari 10% untuk yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022. Tidak ada transaksi dengan
pihak berelasi untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.
Page 44
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 45
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 46
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 47
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 48
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 49
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.