Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1
Nomor Surat 041/SFTbk-CS/VII/2023
Nama Emiten PT Smartfren Telecom Tbk
Kode Emiten FREN
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Smart Telekomunika Jl. H. Agus 2007 Beroperasi 42.823.006.823.88 PENUH IDR 99.996
Telecom si Salim 45 5
Sabang,
Jakarta
2 PT Distribusi Perdagangan Jl. Pahlawan 2014 Beroperasi 1.276.899.819.757 PENUH IDR 99.996
Sentra Jaya Umum Seribu CBD
Lot 12A , BSD
, Serpong-
Tangerang
Selatan
3 PT SF Digital Perusahaan Jl. H. Agus 0 Belum 74.613.618.281 PENUH IDR 100.0
Terdepan Holding Salim 45 Beroperasi
Sabang,
Jakarta
4 PT SF Digital Perusahaan Jl. H. Agus 0 Belum 641.994.155 PENUH IDR 100.0
Commerce Holding Salim 45 Beroperasi
Sabang,
Jakarta
5 PT Nuri Gaya Perdagangan Jl. H. Agus 2022 Belum 0 PENUH IDR 25.0
Citra Umum Salim 45 Beroperasi
Sabang,
Jakarta
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Smartfren Telecom Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Smartfren Telecom Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Smartfren Telecom Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas FREN Entity code
Nomor identifikasi entitas AA477 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J3. Telecommunication Subsector
Industri J31. Telecommunication Industry
Service
Subindustri J312. Integrated Subindustry
Telecommunication Service
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
198,747,097,112 308,146,889,728
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
21,525,091,288 21,427,196,815
penggunaannya lancar
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
130,411,398,319 120,092,977,653
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
177,215,965,623 114,804,211,994
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
3,957,824,025 4,548,621,424
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
813,454,913 799,147,889
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 115,692,506,456 125,892,127,550 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
922,525,573,661 1,605,395,101,042
lancar
Uang muka lancar 27,029,408,222 20,207,354,491 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
3,790,993,938 42,445,631,798
lancar
Klaim atas pengembalian Current claims for tax
12,601,387,892 908,669,823
pajak lancar refund
Jumlah aset lancar 1,614,310,701,449 2,364,667,930,207 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Uang muka tidak lancar 3,500,200,563,873 3,635,453,523,354 Non-current advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar yang diukur assets at fair value
2,109,912,783,700 2,499,777,997,600
pada nilai wajar through profit or loss
melalui laba rugi
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar biaya perolehan 54,000,000,000 assets amortized cost
diamortisasi
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
32,940,214,883 36,684,425,050
tidak lancar expenses
Aset pajak tangguhan 1,641,430,024,559 1,781,225,114,314 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
35,077,661,815,151 34,422,038,390,400
equipment
Beban tangguhan Deferred charges
Beban tangguhan hak Deferred charges on
atas tanah dan 704,447,740 723,426,592 landrights and
bangunan buildings
Beban tangguhan Other deferred charges
41,757,610,403 11,139,675,277
lainnya
Goodwill 901,765,131,350 901,765,131,350 Goodwill
Aset takberwujud selain Intangible assets other
917,556,622,884 820,770,424,838
goodwill than goodwill
Page 5
Aset tidak lancar 17,674,887,608 18,121,186,804 Other non-current
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 44,295,604,102,151 44,127,699,295,579 Total non-current assets
Jumlah aset 45,909,914,803,600 46,492,367,225,786 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
352,111,899,303 408,277,377,224
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
998,348,266 7,750,005
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
999,046,274,472 1,464,459,174,485
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
118,975,134 2,734,161,673
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
304,925,596,337 426,823,858,808
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
1,772,444,005,809 1,825,987,058,402
pendek expenses
Utang pajak 63,600,612,738 97,816,530,985 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
764,617,816,939 710,462,909,772
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 62,910,492,320 1,108,316,326,327
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 2,652,266,806,902 2,536,854,237,695 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 64,143,082,262 77,129,966,351
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
7,037,183,910,482 8,658,869,351,727
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas keuangan Long-term derivative
derivatif jangka 749,383,599,057 729,650,327,933 financial liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Page 6
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 5,024,194,413,352 3,855,962,238,789 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
10,350,827,864,015 10,175,853,682,500
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 1,149,642,462,670 1,158,310,641,660 payable
obligasi
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 5,255,780,654,180 4,794,705,168,409 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 252,916,610,000 229,685,231,000 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
873,679,204,688 1,129,818,384,779
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
23,656,424,807,962 22,073,985,675,070
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 30,693,608,718,444 30,732,855,026,797 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 39,889,361,662,100 39,889,354,155,800 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
826,398,789,433 826,398,789,433
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 100,000,000 100,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang ( ( Unappropriated
belum ditentukan 25,499,672,471,227 24,956,464,481,533 retained earnings
penggunaannya ) )
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
15,216,187,980,306 15,759,388,463,700
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
118,104,850 123,735,289
non-pengendali
Jumlah ekuitas 15,216,306,085,156 15,759,512,198,989 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
45,909,914,803,600 46,492,367,225,786
ekuitas
Page 7
[3321000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
5,561,833,255,248 5,453,340,003,149
usaha
Jumlah laba bruto 5,561,833,255,248 5,453,340,003,149 Total gross profit
Beban penjualan ( 662,553,443,098 ) ( 647,988,158,843 ) Selling expenses
Beban interkoneksi ( 319,870,028,216 ) ( 329,530,455,922 ) Interconnection expenses
Beban umum dan administrasi ( 4,435,772,373,535 ( 4,173,639,853,359 General and administrative
) ) expenses
Pendapatan keuangan 1,788,790,521 3,028,714,891 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 585,965,086,539 ) ( 513,754,661,597 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
410,022,933,465 ( 57,312,866,529 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan 70,975,542,878 associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Keuntungan (kerugian) atas Gains (losses) on derivative
( 19,733,271,124 ) ( 11,374,401,252 )
instrumen keuangan derivatif financial instruments
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 353,169,307,100 ) 23,510,230,739 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 403,418,530,378 ) ( 182,745,905,845 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 139,795,089,755 ) 237,349,971,251 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 543,213,620,133 ) 54,604,065,406
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 543,213,620,133 ) 54,604,065,406 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan 688,877,974 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, before tax
sebelum pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 688,877,974 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya dari comprehensive income of
entitas asosiasi yang associates accounted for
938,929,386
dicatat dengan using equity method,
menggunakan metode before tax
ekuitas, sebelum pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
Page 8
yang akan direklasifikasi 938,929,386 that may be reclassified
ke laba rugi, sebelum to profit or loss, before
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 1,627,807,360 income, before tax
sebelum pajak
Pajak atas pendapatan Tax on other comprehensive
( 358,117,619 )
komprehensif lainnya income
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, setelah 1,269,689,741 income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 543,213,620,133 ) 55,873,755,147 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 543,207,989,694 ) 54,600,009,482
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 5,630,439 ) 4,055,924 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 543,207,989,694 ) 55,869,654,270 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 5,630,439 ) 4,100,877 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 1.62 ) 0.17 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
39,889,354,155,800 826,398,789,433 100,000,000 ( 24,956,464,481,533 ) 15,759,388,463,700 123,735,289 15,759,512,198,989
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 39,889,354,155,800 826,398,789,433 100,000,000 ( 24,956,464,481,533 ) 15,759,388,463,700 123,735,289 15,759,512,198,989 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 543,207,989,694 ) ( 543,207,989,694 ) ( 5,630,439 ) ( 543,213,620,133 ) Profit (loss)
Pelaksanaan waran 7,506,300 7,506,300 7,506,300 Exercise of warrants
Posisi ekuitas, akhir periode 39,889,361,662,100 826,398,789,433 100,000,000 ( 25,499,672,471,227 ) 15,216,187,980,306 118,104,850 15,216,306,085,156 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
37,161,209,633,400 826,398,789,433 700,000,000,000 100,000,000 ( 26,034,314,234,122 ) 12,653,394,188,711 48,305,256 12,653,442,493,967
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 37,161,209,633,400 826,398,789,433 700,000,000,000 100,000,000 ( 26,034,314,234,122 ) 12,653,394,188,711 48,305,256 12,653,442,493,967 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 54,600,009,482 54,600,009,482 4,055,924 54,604,065,406 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 1,269,644,788 1,269,644,788 44,953 1,269,689,741 Other comprehensive income
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 200,000,000,000 ( 200,000,000,000 ) Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 53,226,100 53,226,100 53,226,100 Exercise of warrants
Posisi ekuitas, akhir periode 37,361,262,859,500 826,398,789,433 500,000,000,000 100,000,000 ( 25,978,444,579,852 ) 12,709,317,069,081 52,406,133 12,709,369,475,214 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
5,535,674,113,528 5,360,907,977,092
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
( 2,518,587,012,972 ( 2,095,254,464,662
pemasok atas barang dan goods and services
) )
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 330,417,342,517 ) ( 291,882,057,161 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
2,686,669,758,039 2,973,771,455,269
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
1,789,991,727 2,944,815,442
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 591,706,071,419 ) ( 519,166,156,025 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 4,219,421,351 ) 5,895,457,485
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
2,092,534,256,996 2,463,445,572,171
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 893,451,332,080 ) ( 90,031,575,044 ) purchase of property and
equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
216,892,201,952 58,351,334,367
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 781,293,439,798 ) ( 594,369,081,970 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 154,166,596,050 ) ( 14,237,462,637 )
aset takberwujud intangible assets
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 220,754,722,024 ) ( 118,307,473,894 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari ( 1,832,773,888,000 received from (used in)
( 758,594,259,178 )
(digunakan untuk) aktivitas ) investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 5,828,424,695,852 131,068,651,526 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 4,975,577,027,449 Payments of bank loans
( 618,077,208,475 )
)
Pembayaran liabilitas sewa ( 1,183,444,704,213 ( 1,330,289,137,889 Payments of finance lease
pembiayaan ) ) liabilities
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 35,755,931,341 ) ( 32,507,017,888 )
lainnya
Page 12
Penerimaan dari penerbitan 7,506,300 53,226,100 Proceeds from issuance of
saham biasa common stocks
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari ( 1,849,751,486,626 received from (used in)
( 366,345,460,851 )
(digunakan untuk) aktivitas ) financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 106,585,091,855 ) ( 144,900,173,633 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
308,146,889,728 463,219,099,857
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 2,814,700,761 ) 2,958,741,314
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
198,747,097,112 321,277,667,538
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar statements
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI serta
Peraturan No. VIII.G.7 tentang ?Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik?. Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya
perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian
ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Laporan arus kas
konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas
dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 30 Juni 2023 adalah
konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup. Pengendalian diperoleh apabila Principles of consolidation
Grup memiliki seluruh hal berikut ini: ? kekuasaan atas investee; ? eksposur atau hak atas imbal hasil
variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan ? kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya
atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Grup. Pengkonsolidasian entitas anak dimulai
pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir pada saat Grup kehilangan
pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan dan beban entitas anak yang diakuisisi
atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal
Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan,
beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup
dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan konsolidasian. Laba rugi dan setiap komponen
penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
non-pengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit. KNP disajikan
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk. Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat
sebagai transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas
nilai tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari
pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas. Ketika Grup kehilangan pengendalian pada entitas
anak, keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat
nilai wajar pembayaran yang diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah
tercatat sebelumnya dari aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap
kepentingan non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan
komprehensif lain yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan
secara langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer
Page 14
ke kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan/diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku).
Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
dianggap nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya.
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan Cash and cash equivalents
sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga (3)
bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
pencairannya.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah (the Inventories
lower of cost and net realizable value). Biaya persediaan ditentukan berdasarkan metode rata-rata
tertimbang. Cadangan penurunan nilai persediaan dibentuk untuk menyesuaikan nilai persediaan ke
nilai realisasi bersih.
Aset tetap Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan (cost method), tetapi tidak Fixed assets
termasuk biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai,
jika ada. Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi
penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea
impor dan pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan
secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan. Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban
perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban
tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap
tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai
tambahan biaya perolehan aset tetap. Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus
(straight-line method) selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut: Infrastruktur telekomunikasi:
persentase: 5% - 25%, 4 - 20 tahun; Bangunan dan prasarana: persentase: 5% - 25%, 4 - 20 tahun;
Kendaraan: persentase: 12,5% - 25%, 4 - 8 tahun; Peralatan kantor: persentase: 12,5% - 25%, 4 - 8
tahun; Peralatan penunjang lainnya: persentase: 12,5% - 25%, 4 - 8 tahun. Nilai tercatat aset tetap
ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan kondisi
tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Dalam setiap
inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi
tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya. Jumlah
tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang
timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya
penghentian pengakuan. Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir
tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. Aset
dalam pembangunan merupakan aset tetap dalam tahap pembangunan, dinyatakan pada biaya
perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya akan direklasifikasi ke akun aset tetap yang
bersangkutan dan akan disusutkan pada saat pembangunan selesai secara substansial dan aset
tersebut telah digunakan sesuai tujuannya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai
Page 15
aset diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut. Jika nilai
tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami
penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan nilai menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Penurunan
nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih
didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan
penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Penelaahan dilakukan pada
akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa penurunan nilai aset yang
telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika
indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Penurunan
nilai yang diakui dalam periode sebelumnya selain goodwill dibalikan dalam laba atau rugi apabila nilai
tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan,
seandainya tidak ada penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-tahun
sebelumnya. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode
mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan
dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap akhir
tahun dan ketika terdapat suatu indikasi bahwa nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai.
Penurunan nilai bagi goodwill ditetapkan dengan menentukan jumlah tercatat tiap UPK (atau kelompok
UPK) dimana goodwill terkait. Jika jumlah terpulihkan UPK kurang dari jumlah tercatatnya, rugi
penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai terkait goodwill tidak dapat dibalik pada periode
berikutnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 Revenue and expense recognition
langkah analisa sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban
pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
ke pelanggan. 3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel,
maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak
diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi
jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak. 4. Alokasi harga transaksi
ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari
setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban
pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
(ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau jasa tersebut). Kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni: a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk
menyerahkan barang ke pelanggan); atau b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan
jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup
memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui
karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap
kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan
lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak disajikan dalam
"Pendapatan diterima di muka" dan ?Uang muka pelanggan?. Pendapatan jasa prabayar terdiri dari
penjualan paket perdana dan penjualan voucher pulsa isi ulang. Paket perdana terdiri dari kartu
Removable User Identification Module (RUIM) dan pulsa. Penjualan kartu RUIM diakui sebagai
pendapatan pada saat paket perdana diserahkan kepada distributor, agen atau pelanggan dan pulsa
paket perdana dicatat sebagai pendapatan diterima dimuka dan diakui sebagai pendapatan pada saat
jasa diserahkan berdasarkan pulsa yang digunakan oleh pelanggan. Penjualan voucher pulsa isi ulang
Page 16
kepada distributor, agen atau pelanggan dicatat sebagai pendapatan diterima dimuka dan diakui
sebagai pendapatan pada saat jasa diserahkan berdasarkan pulsa yang digunakan oleh pelanggan
atau pada saat voucher tersebut kadaluarsa. Pendapatan dari jasa pasca bayar diakui pada saat jasa
diserahkan kepada pelanggan berdasarkan tarif yang berlaku dan durasi hubungan telepon melalui
jaringan selular Perusahaan. Pendapatan jasa bulanan (abonemen) dan jasa layanan nilai tambah
diakui berdasarkan tagihan atas jasa yang diberikan pada periode tersebut. Pendapatan dan beban
interkoneksi yang didasarkan pada perjanjian interkoneksi dengan penyelenggara telekomunikasi
dalam negeri dan luar negeri, diakui pada saat terjadinya. Pendapatan penjualan modem dan telepon
selular diakui pada saat pengalihan barang kepada pelanggan atau distributor. Pendapatan komunikasi
data diakui pada saat jasa tersebut diberikan kepada pelanggan. Pendapatan jasa lainnya diakui pada
saat jasa tersebut diberikan kepada pelanggan. Beban diakui sesuai manfaatnya (accrual basis). Biaya
langsung untuk memperoleh kontrak yang memenuhi syarat kapitalisasi PSAK No. 72 diakui sebagai
?Aset takberwujud? dan diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau
jasa yang terkait dengan kontrak tersebut. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
terhadap perolehan atau penerbitan instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi diamortisasi sepanjang umur instrument keuangan menggunakan metode suku
bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga untuk biaya transaksi terkait aset
keuangan, dan sebagai bagian dari beban bunga untuk biaya transaksi terkait liabilitas keuangan.
Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam laba rugi menggunakan metode suku bunga efektif.
Penjabaran mata uang asing Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur menggunakan Foreign currency translation
mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan
keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan
dan mata uang penyajian Grup.
Transaksi dengan pihak berelasi Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi Transactions with related parties
berdasarkan PSAK No. 7 ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Semua transaksi signifikan dengan
pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang Income taxes
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas
konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas
menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak
tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan manfaat pajak dari saldo rugi fiskal yang belum
digunakan sepanjang besar kemungkinan timbulnya laba fiskal dan besar kemungkinan perbedaan
temporer dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa yang akan datang. Pajak
tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku
pada tanggal laporan posisi keuangan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laba rugi,
kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. Nilai tercatat aset
pajak tangguhan ditinjau kembali pada tanggal laporan posisi keuangan dan nilai tercatat tersebut
diturunkan apabila laba fiskal tidak mungkin memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua
aset pajak tangguhan. Penurunan tersebut harus disesuaikan kembali apabila besar kemungkinan laba
fiskal memadai untuk kompensasi tersebut. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling hapus
Page 17
di laporan posisi keuangan konsolidasian, kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk entitas
yang berbeda, atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
Provisi Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa Provisions
masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang
andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Jumlah yang diakui sebagai provisi
merupakan estimasi terbaik dari pertimbangan yang diwajibkan untuk menyelesaikan kewajiban
tersebut pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian terkait
kewajiban tersebut.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan Employee benefits
posisi keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban
dalam laba rugi. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti
yang dibentuk tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan
karyawan saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran
kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan
penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi,
namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program
imbalan pasti diakui dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian aktuarial merupakan kenaikan atau
penurunan nilai kini kewajiban imbalan pasti karena perubahan asumsi aktuarial dan penyesuaian atas
pengalaman dan diakui sebagai penghasilan komprehensif lainnya. Pesangon pemutusan kontrak
terutang ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya sebelum usia pensiun normal. Grup mengakui
pesangon pemutusan kontrak kerja ketika Grup menunjukkan komitmennya untuk memberhentikan
kontrak kerja dengan karyawan berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang kecil kemungkinan
untuk dibatalkan.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik dengan jumlah rata-rata tertimbang saham Perusahaan yang beredar pada tahun yang
bersangkutan.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara Segment reporting
berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke
dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
Instrumen keuangan derivatif Derivatif melekat dipisahkan dari kontrak utama dan dicatat sebagai derivatif jika seluruh kondisi Derivative financial instruments
berikut terpenuhi: a. karakteristik ekonomi dan risiko dari derivatif melekat tidak berkaitan erat dengan
karakteristik ekonomi dan risiko dari kontrak utama. b. instrumen terpisah yang memiliki persyaratan
yang sama dengan derivatif melekat memenuhi definisi sebagai derivatif; dan c. instrumen campuran
atau instrumen yang digabungkan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Derivatif yang berdiri
sendiri dan derivatif melekat yang dipisahkan diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali derivatif tersebut ditetapkan sebagai instrumen
lindung nilai yang efektif. Pada pengakuan awal, instrumen derivatif diukur pada nilai wajar pada
tanggal transaksi derivatif terjadi atau dipisahkan, dan selanjutnya diukur pada nilai wajar. Derivatif
disajikan sebagai aset apabila nilai wajarnya positif, dan disajikan sebagai liabilitas apabila nilai
Page 18
wajarnya negatif. Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar derivatif langsung diakui dalam
laba rugi. Manajemen menelaah apakah derivatif melekat harus dipisahkan dari kontrak utamanya
pada saat pertama kali Grup menjadi salah satu pihak dari kontrak tersebut. Penelaahan kembali
dilakukan apabila terdapat perubahan syarat-syarat kontrak yang mengakibatkan modifikasi arus kas
secara signifikan.
Penentuan nilai wajar Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan Determination of fair value
liabilitas akan terjadi: ? di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau; ? jika tidak terdapat
pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Grup harus
memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran. Nilai
wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya. Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup
memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset
atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
? Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; ?
Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung; ? Level 3 - teknik penilaian dimana
level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. Untuk
aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian,
maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali
pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada Foreign currency transactions and balances
tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan
dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui
dalam laba rugi.
Aset hak guna Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna diukur Right of use assets
pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan. Aset hak-guna
kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang
lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Jika sewa mengalihkan
kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset
hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset hak-guna
dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset
hak-guna atau akhir masa sewa.
Goodwill Goodwill merupakan selisih lebih biaya perolehan akuisisi atas nilai wajar kepemilikan Grup pada aset Goodwill
teridentifikasi milik entitas anak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi. Goodwill diuji penurunan nilainya
secara periodik dan dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi penurunan nilai.
Penurunan nilai goodwill tidak dapat dipulihkan. Keuntungan atau kerugian yang diakui pada saat
pelepasan entitas anak harus memperhitungkan nilai tercatat goodwill dari entitas anak yang dijual
tersebut. Goodwill dialokasikan ke UPK untuk tujuan uji penurunan nilai. Alokasi dilakukan ke UPK
atau kelompok UPK yang diharapkan akan mendapat manfaat dari kombinasi bisnis yang
menimbulkan goodwill tersebut.
Page 19
Investasi pada entitas asosiasi Hasil usaha dan aset dan liabilitas entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian Investment in associates
menggunakan metode ekuitas, kecuali investasi pada entitas asosiasi tertentu yang dimiliki secara
tidak langsung melalui entitas yang merupakan organisasi modal ventura, reksa dana, unit perwalian
atau entitas sejenis, yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Investasi pada entitas asosiasi
dicatat menggunakan metode ekuitas sejak tanggal investasi tersebut memenuhi definisi entitas
asosiasi. Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi diakui pada laporan
posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui
bagian Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi. Jika bagian Grup
atas rugi entitas asosiasi adalah sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi,
maka Grup menghentikan pengakuannya atas rugi lebih lanjut. Kerugian lebih lanjut diakui hanya jika
Grup memiliki kewajiban konstruktif atau hukum atau melakukan pembayaran atas nama entitas
asosiasi. Ketika Grup memiliki sisa kepentingan atas entitas asosiasi yang dahulu dimiliki dan sisa
kepentingan tersebut merupakan aset keuangan, maka Grup mengukur sisa kepentingan tersebut
pada nilai wajar pada tanggal penghentian metode ekuitas, dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai
nilai wajar pada saat pengakuan awal. Selisih antara nilai tercatat investasi pada entitas asosiasi pada
tanggal penghentian metode ekuitas, dengan nilai wajar sisa kepentingan dan hasil dari pelepasan
sebagian kepentingan pada entitas asosiasi diperhitungkan dalam menentukan keuntungan atau
kerugian pelepasan entitas asosiasi. Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya
telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan investasi pada entitas asosiasi
menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika Grup telah melepaskan
secara langsung aset dan liabilitas terkait. Oleh karena itu, jika keuntungan atau kerugian yang
sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain oleh entitas asosiasi akan direklasifikasi
ke laba rugi pada saat pelepasan aset atau liabilitas yang terkait, maka Grup mereklasifikasi
keuntungan atau kerugian dari ekuitas ke laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) ketika
penggunaan metode ekuitas dihentikan. Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan pada entitas
asosiasi tetapi Grup tetap menerapkan metode ekuitas, Grup mereklasifikasi ke laba rugi proporsi
keuntungan atau kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang
terkait dengan pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian tersebut akan
direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait). Pada setiap tanggal
pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat penurunan nilai yang harus diakui atas investasi Grup
pada entitas asosiasi.
Aset takberwujud Lisensi dan aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah disajikan pada biaya perolehan. Lisensi Intangible assets
dan aset takberwujud yang diperoleh dari kombinasi bisnis diakui sebesar biaya perolehan yang
merupakan nilai wajar pada tanggal akuisisi. Lisensi dan aset takberwujud memiliki umur manfaat
terbatas dan disajikan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi dihitung
menggunakan metode garis lurus yang mengalokasikan biaya perolehan sepanjang estimasi umur
manfaat.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Biaya emisi efek ekuitas Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal disetor dan tidak diamortisasi. Stock issuance cost
Page 20
Instrumen keuangan Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan Financial instruments
terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan akuntansi lindung
nilai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki instrumen keuangan dalam
kategori sebagai berikut: - aset dan liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi - aset dan
liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Aset Keuangan Grup mengklasifikasikan aset
keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal,
diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar,
yaitu: (a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan (b) Karakteristik arus kas kontraktual
dari aset keuangan. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) Aset keuangan dikelola dalam
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual; dan (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan
pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku
bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi
dengan cadangan penurunan nilai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini
meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, kas yang dibatasi penggunaannya,
piutang lain-lain jangka panjang dan uang jaminan sewa. Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba
rugi Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut diukur
pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi keuangan
konsolidasian pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi. Bunga yang
diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan dividen dicatat sebagai bagian
dari pendapatan dividen sesuai dengan persyaratan dalam kontrak, atau pada saat hak untuk
memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah ditetapkan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022, kategori ini meliputi investasi Grup dalam saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk
dan Dalligent Solutions Pte., Ltd. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Liabilitas keuangan dan
instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta definisi
liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen
keuangan tersebut diungkapkan berikut ini. Instrumen Ekuitas Instrumen ekuitas merupakan setiap
kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh
liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya
penerbitan langsung. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai berikut: (i)
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan
nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi
liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya
sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari
beban keuangan dalam laba rugi. 1. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui
saat pengakuan awal, yang diukur pada nilai wajar, dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau
Page 21
dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari
selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
kategori ini meliputi utang usaha dan utang lain-lain, akrual, utang pinjaman, utang obligasi dan
liabilitas tidak lancar lainnya. 2. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kategori ini apabila liabilitas tersebut merupakan hasil dari
aktivitas perdagangan atau transaksi derivatif yang tidak dimaksudkan sebagai lindung nilai, atau jika
Grup memilih untuk menetapkan liabilitas keuangan tersebut dalam kategori ini. Perubahan dalam nilai
wajar langsung diakui dalam laba rugi. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, termasuk
dalam kategori ini adalah liabilitas derivatif Perusahaan. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset
keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan
secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Aset Keuangan Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Grup
mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan
tidak direklasifikasi. Penurunan Nilai Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi Grup selalu
mengakui kerugian kredit ekspetasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit
ekspetasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian berdasarkan
pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan penilaian
baik atas kondisi kini maupun perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu
atas uang jika tepat. Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur
ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko
kredit pada instrument keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup
mengukur penyisihan kerugian untuk instrument keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian
apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan
terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset
keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar
sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspetasian yang timbul dari seluruh
kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12
bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrument
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Penghentian Pengakuan
Aset dan Liabilitas Keuangan (1) Aset Keuangan Aset keuangan (atau bagian dari kelompok aset
keuangan serupa) dihentikan pengakuannya jika: a. hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari
aset keuangan tersebut berakhir; b. Grup tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset
keuangan tersebut, namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar kepada pihak
ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan
berdasarkan suatu kesepakatan; atau c. Grup telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari
aset keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat
atas aset keuangan, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. (2) Liabilitas
Keuangan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
dibatalkan atau telah kadaluarsa.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi Events after reporting period
mengenai posisi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian.
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian
Page 22
(peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan
konsolidasian.
Penerapan standar akuntansi baru Terkait siaran pers DSAK IAI mengenai ?Atribusi Imbalan pada Periode Jasa? pada April 2022, Grup Adoption of new accounting standards
telah mengubah kebijakan atas atribusi imbalan pensiun pada periode jasa sesuai dengan ketentuan
pada PSAK 24 untuk pola fakta umum dari program pensiun berdasarkan UU Cipta Kerja No 11/2020
dan PP35/2021. Dampak dari perubahan perhitungan tidak material terhadap Grup, sehingga dampak
atas perubahan dibukukan pada laporan keuangan konsolidasian tahun berjalan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun 1 Januari 2023 - Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah ?Signifikan? menjadi ?Material? dan Memberi Penjelasan effective
mengenai Kebijakan Akuntansi Material. - Amendemen PSAK No. 16: Aset Tetap tentang Hasil
Sebelum Penggunaan yang Diintensikan. - Amandemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi. - Amandemen PSAK No.
46, Pajak Penghasilan Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi
Tunggal. 1 Januari 2024 - Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas
Jangka Panjang dengan Kovenan. - Amandemen PSAK No. 73, Sewa terkait Liabilitas Sewa pada
Transaksi Jual dan Sewa-balik. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian,
Grup masih mengevaluasi dampak penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak terhadap
laporan keuangan konsolidasian dari penerapan amandemen PSAK tersebut belum dapat ditentukan.
Page 23
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
87,354,584,902 87,354,584,902
kotor langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 614,169,243,582 ( 114,004,625 ) 1,083,117,676 615,138,356,633 improvement, directly
langsung owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 201,894,804,841 1,153,388,887 ( 2,558,266,507 ) 536,805,000 201,026,732,221 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
82,345,020,294 ( 218,826,909 ) 82,126,193,385
dimiliki langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 21,036,169,566,253 808,701,668 ( 125,679,817,666 ) 395,513,999,812 21,306,812,450,067 Infrastructure, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
978,164,814,221 2,171,154,000 ( 7,002,109,561 ) 25,379,362,422 998,713,221,082
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 23,000,098,034,093 4,133,244,555 ( 135,573,025,268 ) 422,513,284,910 23,291,171,538,290 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
18,637,485,331 8,589,762,492 ( 4,066,751,969 ) 23,160,495,854
guna assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset 17,430,819,082,201 1,680,529,557,692 ( 856,471,263,184 ) 18,254,877,376,709 Infrastructure, right of
hak guna use assets
Aset hak guna 17,449,456,567,532 1,689,119,320,184 ( 860,538,015,153 ) 18,278,037,872,563 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
1,105,412,814 1,059,142,681 ( 1,126,613,026 ) 1,037,942,469
penyelesaian construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 13,862,937,804,240 1,426,925,195,252 ( 205,958,967,519 ) ( 395,513,999,812 ) 14,688,390,032,161 Infrastructure, assets
penyelesaian under construction
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
dalam penyelesaian 232,226,106,280 245,818,346,393 ( 25,379,362,422 ) 452,665,090,251 assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets under
Page 24
penyelesaian 457,809,651 363,925,400 ( 493,309,650 ) 328,425,401 construction
Aset dalam Assets under
14,096,727,132,985 1,674,166,609,726 ( 205,958,967,519 ) ( 422,513,284,910 ) 15,142,421,490,282
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
54,546,281,734,610 3,367,419,174,465 ( 1,202,070,007,940 ) 0 56,711,630,901,135
equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki 313,646,679,846 14,711,530,105 ( 114,004,625 ) 328,244,205,326 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 177,938,807,014 6,243,716,656 ( 2,451,902,258 ) 181,730,621,412 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
64,961,874,832 2,372,095,940 ( 218,826,909 ) 67,115,143,863
dimiliki langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 13,016,199,647,334 882,111,710,464 ( 73,551,748,148 ) 13,824,759,609,650 Infrastructure, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
703,565,355,794 75,360,929,614 ( 6,996,382,575 ) 771,929,902,833
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 14,276,312,364,820 980,799,982,779 ( 83,332,864,515 ) 15,173,779,483,084 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
9,114,340,404 3,148,311,064 ( 3,395,918,635 ) 8,866,732,833
guna assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset 5,838,816,638,986 1,263,800,573,543 ( 651,294,342,462 ) 6,451,322,870,067 Infrastructure, right of
hak guna use assets
Aset hak guna 5,847,930,979,390 1,266,948,884,607 ( 654,690,261,097 ) 6,460,189,602,900 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
20,124,243,344,210 2,247,748,867,386 ( 738,023,125,612 ) 21,633,969,085,984
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
34,422,038,390,400 35,077,661,815,151
equipment
Page 25
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
87,354,584,902 87,354,584,902
kotor langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 601,604,261,871 ( 85,445,525 ) 12,650,427,236 614,169,243,582 improvement, directly
langsung owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 198,193,565,624 3,214,240,837 ( 3,290,452,148 ) 3,777,450,528 201,894,804,841 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
88,192,372,766 1,794,678,020 ( 7,642,030,492 ) 82,345,020,294
dimiliki langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 20,087,552,947,669 106,768,570,796 ( 157,154,550,832 ) 999,002,598,620 21,036,169,566,253 Infrastructure, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
765,843,838,042 5,664,320,292 ( 4,195,516,375 ) 210,852,172,262 978,164,814,221
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 21,828,741,570,874 117,441,809,945 ( 172,367,995,372 ) 1,226,282,648,646 23,000,098,034,093 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
42,808,131,890 1,446,184,178 ( 25,616,830,737 ) 18,637,485,331
guna assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset 15,227,519,610,628 2,980,877,244,764 ( 777,577,773,191 ) 17,430,819,082,201 Infrastructure, right of
hak guna use assets
Aset hak guna 15,270,327,742,518 2,982,323,428,942 ( 803,194,603,928 ) 17,449,456,567,532 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
7,528,616,470 8,056,735,430 ( 14,479,939,086 ) 1,105,412,814
penyelesaian construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 12,212,158,002,075 2,642,295,733,104 ( 991,515,930,939 ) 13,862,937,804,240 Infrastructure, assets
penyelesaian under construction
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
dalam penyelesaian 383,486,126,251 67,072,670,972 ( 218,332,690,943 ) 232,226,106,280 assets under
construction
Page 26
Lainnya, dalam 635,225,279 1,776,672,050 ( 1,954,087,678 ) 457,809,651 Others, assets under
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
12,603,807,970,075 2,719,201,811,556 ( 1,226,282,648,646 ) 14,096,727,132,985
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
49,702,877,283,467 5,818,967,050,443 ( 975,562,599,300 ) 0 54,546,281,734,610
equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki 284,513,609,266 29,218,516,105 ( 85,445,525 ) 313,646,679,846 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 166,313,699,469 14,801,776,373 ( 3,176,668,828 ) 177,938,807,014 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
66,505,123,109 5,860,424,238 ( 7,403,672,515 ) 64,961,874,832
dimiliki langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 11,414,570,014,147 1,677,321,595,046 ( 75,691,961,859 ) 13,016,199,647,334 Infrastructure, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
533,095,195,688 174,629,434,523 ( 4,159,274,417 ) 703,565,355,794
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 12,464,997,641,679 1,901,831,746,285 ( 90,517,023,144 ) 14,276,312,364,820 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
14,074,790,829 2,803,174,976 ( 7,763,625,401 ) 9,114,340,404
guna assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset 3,932,021,930,900 2,374,614,421,502 ( 467,819,713,416 ) 5,838,816,638,986 Infrastructure, right of
hak guna use assets
Aset hak guna 3,946,096,721,729 2,377,417,596,478 ( 475,583,338,817 ) 5,847,930,979,390 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
16,411,094,363,408 4,279,249,342,763 ( 566,100,361,961 ) 20,124,243,344,210
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
33,291,782,920,059 34,422,038,390,400
equipment
Page 27
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Beban penyusutan adalah sebesar Rp 2.247.748.867.386 dan Rp 2.073.722.049.528 masing-masing Disclosure of notes for property, plant and
untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022. Biaya pinjaman dan biaya-biaya yang equipment
diperlukan untuk membawa aset ke kondisi kerjanya dikapitalisasi sebagai bagian dari aset dalam
penyelesaian untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
Rp 816.406.392.347 dan Rp 566.108.116.478. Aset dalam pembangunan merupakan pengembangan
infrastruktur telekomunikasi dan peralatan penunjang lainnya dalam rangka ekspansi Grup serta
konstruksi jaringan LTE di beberapa wilayah Indonesia. Pada tanggal 30 Juni 2023, persentase
penyelesaian berkisar 71% dan diharapkan akan selesai pada tahun 2024 - 2025. Grup memiliki
beberapa bidang tanah yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia dengan Hak Guna Bangunan
(HGB) atas nama Grup dengan jangka waktu antara lima belas (15) sampai dengan empat puluh (40)
tahun dan akan jatuh tempo antara tahun 2024 sampai dengan 2044. Manajemen berpendapat tidak
terdapat masalah dengan sertifikasi dan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh
secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022, seluruh aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar Mas,
pihak berelasi, dan perusahaan asuransi pihak ketiga dengan jumlah pertanggungan masing-masing
sebesar Rp 1.251.580.455.570 dan US$ 622.582.493 dan Rp 1.780.683.207.061 dan US$
330.091.458 terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya. Grup juga mengasuransikan
menara pemancar terhadap risiko kerugian publik dengan jumlah pertanggungan masing-masing
sebesar US$ 2.000.000 kepada perusahaan asuransi pihak ketiga pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Pada tanggal 30 Juni 2023, infrastruktur
telekomunikasi sebesar Rp6.398.315.570.729 dijadikan jaminan atas utang sindikasi. Pada tanggal 31
Desember 2022, infrastruktur telekomunikasi sebesar Rp 6.474.322.148.929 dijadikan jaminan atas
pinjaman dari CDB. Biaya perolehan atas aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan, sebagian besar berupa infrastruktur telekomunikasi, adalah masing-masing sebesar Rp
3.588.364.054.741 dan Rp 3.554.996.067.432 masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen Perusahaan
berpendapat tidak terdapat penurunan nilai atas aset tetap.
Page 28
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Page 29
[3617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Infrastructure
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product name Sales and revenue Sales and revenue
Pendapatan dari jasa Jasa Service revenue 1
1 telekomunikasi - 5,006,910,425,876 4,947,266,226,944
Data
Pendapatan dari jasa Jasa Service revenue 2
2 telekomunikasi - 127,630,097,019 139,423,716,471
Non Data
Pendapatan dari jasa Service revenue 3
Jasa interkoneksi 213,297,627,164 127,469,824,116
3
Pendapatan jasa Other service
Lain-lain 213,995,105,189 239,180,235,618
lainnya revenue
Pendapatan dari Service revenue
5,561,833,255,248 5,453,340,003,149
jasa
Tipe pendapatan 5,561,833,255,248 5,453,340,003,149 Type of revenue
Page 30
[3620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 134,743,778,750 125,289,821,328 IDR Third party
USD 6,018,394,029 8,404,677,039 USD
Mata uang 140,762,172,779 ( 10,350,774,460 ) 130,411,398,319 133,694,498,367 ( 13,601,520,714 ) 120,092,977,653 Currency
Pihak berelasi IDR 177,215,140,696 114,803,348,362 IDR Related party
USD 824,927 863,632 USD
Mata uang 177,215,965,623 177,215,965,623 114,804,211,994 114,804,211,994 Currency
Page 31
[3620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
149,723,428,065 157,014,513,413
tempo
Telah jatuh 1 - 30 hari 58,349,153,497 43,586,697,238 1 - 30 days Overdue
tempo 31 - 60 hari 43,149,245,922 29,461,648,776 31 - 60 days
61 - 90 hari 25,104,076,635 4,118,347,989 61 - 90 days
91 - 120 hari 10,782,439,204 3,756,485,708 91 - 120 days
Lebih dari 120 More than 120
30,869,795,079 10,561,017,237
hari days
Umur 168,254,710,337 91,484,196,948 Aging
Jatuh tempo Umur 317,978,138,402 ( 10,350,774,460 ) 307,627,363,942 248,498,710,361 ( 13,601,520,714 ) 234,897,189,647 Aging Due status
Page 32
[3620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 310,404,033,554 238,579,447,100 Domestic
International 7,574,104,848 9,919,263,261 International
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik 317,978,138,402 ( 10,350,774,460 ) 307,627,363,942 248,498,710,361 ( 13,601,520,714 ) 234,897,189,647 domestic or international
atau international
Page 33
[3620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Infrastructure Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 13,601,520,714 16,985,459,034 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
1,068,066,845 14,260,882
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 1,528,387,652 ) ( 3,223,996,625 ) allowance for impairment of trade
receivables
Dihapusbukukannya cadangan Written off of movement of
penurunan nilai piutang usaha ( 2,790,425,447 ) ( 174,202,577 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 10,350,774,460 13,601,520,714 trade receivables, ending
period
Page 34
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pemulihan cadangan penurunan nilai piutang berkaitan dengan penerimaan dari pelanggan pihak Disclosure of notes for trade receivables
domestik dan internasional atas piutang yang telah dicadangkan sebagai penurunan nilai pada tahun
sebelumnya. Penghapusan nilai piutang merupakan penghapusan piutang untuk pelanggan pihak
domestik dan internasional yang tidak dapat tertagih. Manajemen berpendapat bahwa jumlah
cadangan penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat
tidak tertagihnya piutang usaha. Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang
terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha pihak ketiga. Pada tanggal 30 Juni 2023, piutang
usaha milik Grup sebesar Rp 317.978.138.402 digunakan sebagai jaminan atas utang sindikasi. Pada
tanggal 31 Desember 2022, piutang usaha milik entitas anak digunakan sebagai jaminan atas
perolehan pinjaman dari CDB sebesar Rp 48.739.627.763.
Page 35
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang dagang 116,973,638,360 127,605,755,623 Merchandise inventory
Persediaan, kotor 116,973,638,360 127,605,755,623 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 1,281,131,904 ) ( 1,713,628,073 )
persediaan of inventories
Persediaan 115,692,506,456 125,892,127,550 Inventories
Persediaan lancar 115,692,506,456 125,892,127,550 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
1,713,628,073 1,234,996,854
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan ( 432,496,169 ) 478,631,219 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
1,281,131,904 1,713,628,073
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 36
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Manajemen berpendapat bahwa cadangan penurunan nilai persediaan tersebut adalah cukup untuk Disclosure of notes for inventories
menutup kerugian yang mungkin timbul akibat penurunan nilai wajar persediaan. Biaya pokok
penjualan diakui sebagai ?Beban lain-lain? dalam laba rugi adalah masing-masing sebesar Rp
141.010.764 dan Rp 1.498.356.305 untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022.
Pemulihan cadangan penurunan nilai persediaan Grup berkaitan dengan persediaan yang sudah
terjual dimana pada tahun sebelumnya dikategorikan sebagai persediaan yang perputarannya lambat.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh persediaan telah diasuransikan kepada
perusahaan asuransi, pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp
25.133.981.047 dan Rp 18.056.408.807 terhadap risiko kebakaran, bencana alam, dan risiko
keuangan lainnya. Nilai pertanggungan persediaan tersebut termasuk dalam asuransi properti Grup.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas aset yang diasuransikan.
Page 37
[3634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount in Due date for bonds
Bond name Currency Total bonds payable, gross Interest rate Interest rate type
foreign currency payable
Nama obligasi 1 Global Notes USD 100,000,000 2,362,576,438,013 31 Desember 2023 0.0175 Flat Bond name 1
Nama obligasi 2,362,576,438,013 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount in Due date for bonds
Bond name Currency Total bonds payable, gross Interest rate Interest rate type
foreign currency payable
Nama obligasi 1 Global Notes USD 100,000,000 2,473,425,392,412 31 Desember 2023 0.0175 Flat Bond name 1
Nama obligasi 2,473,425,392,412 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2023 31 December 2022
Total obligasi, kotor 2,362,576,438,013 2,473,425,392,412 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 1,212,933,975,343 ) ( 1,315,114,750,752 ) Unamortized bond issuance cost
Total utang obligasi, bersih 1,149,642,462,670 1,158,310,641,660 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 1,149,642,462,670 1,158,310,641,660 Long-term bonds payable
Page 38
[3634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Guaranteed Senior Notes - US$ 100 juta Pada tanggal 15 Agustus 2007, Mobile-8 Telecom Finance Disclosure of notes for bonds payable
Company B.V. (Mobile-8 B.V.), Entitas anak, yang telah dilikuidasi pada akhir Desember 2015,
menerbitkan 11,25% Guaranteed Senior Notes (Notes) sebesar US$ 100 juta, jatuh tempo pada
tanggal 1 Maret 2013. Notes ini tercatat di Bursa Efek Singapura. Dalam rangka penerbitan Notes ini,
Deutsche Bank Trustees (Hongkong) Limited bertindak sebagai wali amanat dan agen penjamin. Notes
ini ditawarkan pada nilai nominal dengan suku bunga tetap sebesar 11,25% per tahun. Bunga Notes
dibayarkan setiap tanggal 1 Maret dan 1 September dimulai sejak 1 Maret 2008. Setiap saat pada atau
setelah tanggal 15 Agustus 2010, Mobile-8 B.V. dapat menebus Notes, secara keseluruhan atau
sebagian, pada harga tebusan yang sama dengan persentase dari nilai pokok yang telah ditetapkan,
ditambah bunga yang belum dibayar, jika ada, pada tanggal tebusan, jika ditebus selama masa 12
bulan sejak tanggal 15 Agustus dari tahun berikut: tahun 2010 sebesar 105,625%, tahun 2011 sebesar
102,813% dan tahun 2012 dan seterusnya sebesar 100%. Setiap saat sebelum tanggal 15 Agustus
2010, Mobile-8 B.V. mempunyai opsi untuk menebus Notes, secara keseluruhan tetapi tidak secara
sebagian, dengan harga tebusan 100% dari nilai pokok Notes, ditambah premi yang berlaku saat itu,
dan bunga yang belum dibayar, jika ada, pada saat tanggal tebusan. Selain itu, setiap saat sebelum 15
Agustus 2010, Mobile-8 B.V. dapat menebus sampai dengan 35% dari nilai pokok Notes, ditambah
dengan bunga yang belum dibayar, jika ada, pada saat tanggal tebusan; asalkan setidaknya 65% dari
nilai pokok agregat Notes yang diterbitkan pada tanggal penerbitan awal, tetap beredar setelah
tebusan tersebut dan tebusan tersebut dilakukan dalam 60 hari setelah penutupan penawaran saham
di masa datang. Hasil penerbitan Notes digunakan untuk melunasi seluruh pinjaman dan bunga yang
belum dibayar dari fasilitas Lehman Commercial Paper Inc. dengan jumlah US$ 71.600.000 dan untuk
pembelian perlengkapan jaringan serta untuk tujuan umum Perusahaan. Perusahaan dan Mobile-8
B.V. diwajibkan untuk memenuhi persyaratan umum dan keuangan tertentu. Notes ini dijamin oleh
Perusahaan dan Mobile-8 B.V. dimana Perusahaan menjaminkan sahamnya di Mobile-8 B.V. dan
Mobile-8 B.V. mengalihkan seluruh haknya atas pinjaman antar perusahaan. Pinjaman antar
perusahaan dibuat pada tanggal penerbitan Notes merupakan pinjaman dalam Dolar Amerika Serikat
yang diberikan oleh Mobile-8 B.V. kepada Perusahaan sebesar jumlah yang sama dengan penerimaan
Mobile-8 B.V. dari penawaran Notes sesuai dengan perjanjian pinjaman antar perusahaan awal yang
dibuat antara Mobile-8 B.V. dan Perusahaan. Restrukturisasi Guaranteed Senior Notes Pada tanggal
24 Juni 2011, restrukturisasi Guaranteed Senior Notes menjadi Global Notes telah selesai dilakukan
dengan beberapa ketentuan sebagai berikut: a) PT Smartfren Telecom Tbk menerbitkan Global Notes
sebesar US$ 100.000.000 untuk menggantikan Guaranteed Senior Notes yang sebelumnya diterbitkan
oleh Mobile-8 Telecom Finance Company B.V. b) Global Notes memiliki jangka waktu selama lima
belas (15) tahun dan akan jatuh tempo pada tahun 2025. c) Pembayaran bunga Global Notes akan
jatuh tempo tengah tahunan setiap tanggal 30 Juni dan 31 Desember dengan suku bunga sebagai
berikut: i. 1% per tahun sampai dengan dan termasuk tahun 2015 ii. 1,5% per tahun sampai dengan
dan termasuk tahun 2020 iii. 2% per tahun sampai dengan dan termasuk tahun 2025 d) Global Notes
dapat ditarik kembali selama sepuluh (10) kali cicilan tahunan, masing-masing sebesar US$
10.000.000 mulai 31 Desember 2016 sampai dengan 31 Desember 2025 ditambahkan dengan premi
sebesar 25%. e) Perusahaan memiliki opsi untuk melunasi Global Notes, pada setiap tanggal
Page 39
pelunasan, dengan menyerahkan saham berdasarkan harga konversi yang berlaku. f) Perusahaan disyaratkan untuk memenuhi beberapa batasan umum dan keuangan, yaitu: (1) kepatuhan terhadap hukum yang berlaku; (2) mempertahankan kegiatan usahanya; (3) pengelolaan dan penutupan asuransi atas aset Perusahaan; (4) pembayaran pajak yang tepat waktu; (5) penyampaian laporan keuangan secara berkala kepada pemegang obligasi. g) Perusahaan memiliki kewajiban membayar biaya restrukturisasi masing-masing sebesar US$ 12.000.000 pada tanggal 31 Desember 2026 dan 31 Desember 2027, yang secara opsional dapat juga dibayarkan dengan menggunakan saham Perusahaan. Penerbitan Global Notes untuk mengganti Guaranteed Senior Notes menghasilkan modifikasi substansial terhadap persyaratan liabilitas keuangan yang ada sehingga dicatat sebagai pelunasan atas liabilitas keuangan yang ada dan pengakuan atas liabilitas keuangan yang baru. Pada tanggal 13 Desember 2016, restrukturisasi Global Notes telah selesai dilakukan dengan beberapa ketentuan sebagai berikut: a) Tanggal jatuh tempo menjadi 31 Desember 2028. b) Suku bunga Global Notes sebagai berikut: i. 1,5% per tahun dari dan termasuk 31 Desember 2016 sampai dengan termasuk tahun 2020 ii. 2% per tahun sampai dengan dan termasuk tahun 2028 c) Global Notes dapat ditarik kembali selama sepuluh (10) kali cicilan tahunan, masing-masing sebesar US$ 10.000.000 mulai 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2028. d) Kewajiban membayar biaya restrukturisasi masing-masing sebesar US$ 12.000.000 diganti menjadi tanggal 31 Desember 2029 dan 31 Desember 2030. Pada tanggal 26 Desember 2018, telah dilakukan perubahan ketentuan penting Global Notes sebagai berikut: a) Tanggal jatuh tempo menjadi 31 Desember 2023 dan dapat diperpanjang ke 31 Desember 2028 dan dapat diperpanjang kembali ke 31 Desember 2033. b) Suku bunga akan dibayarkan hanya pada saat jatuh tempo dan suku bunganya sebagai berikut: i. 1,75% per tahun dari dan termasuk 30 Juni 2018 sampai dengan 31 Desember 2023 ii. jika diperpanjang, 2,25% per tahun dari 1 Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2028 iii. jika diperpanjang kembali, 2,75% per tahun dari 1 Januari 2029 sampai dengan 31 Desember 2033 c) Premi atas obligasi jumlah pokok diubah dari 25% menjadi 35% dari obligasi yang terhutang. d) Penerbit membayar biaya restrukturisasi masing-masing sebesar US$ 12.000.000 akan dibayarkan dalam dua tanggal pembayaran: i. 31 Desember 2024 dan 2025, bila jatuh tempo pokok adalah tanggal 31 Desember 2023 ii. 31 Desember 2029 dan 2030, bila jatuh tempo pokok diperpanjang menjadi tanggal 31 Desember 2028 iii. 31 Desember 2034 dan 2035, bila jatuh tempo pokok diperpanjang kembali menjadi tanggal 31 Desember 2033 Bila pembayaran obligasi dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo: a) tidak ada premi yang dibayarkan bila dibayarkan melalui kas; b) biaya restrukturisasi hanya berlaku bila pembayaran obligasi dilakukan setelah 31 Desember 2021. Bila pembayaran dilakukan melalui opsi konversi ke saham, maka akan ditambahkan tambahan premium tertentu. Opsi konversi yang melekat pada Global Notes diakui sebagai derivatif yang terpisah dan diukur pada nilai wajar dan disajikan sebagai ?Liabilitas derivatif? pada laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Perbedaan antara nilai wajar Global Notes dan nilai wajar opsi konversi merupakan komponen liabilitas keuangan dari Global Notes. Komponen liabilitas keuangan diukur pada biaya amortisasi dan disajikan pada ?Utang Obligasi? pada laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nilai wajar opsi konversi masing-masing adalah sebesar US$ 49.872.461 (setara dengan Rp 749.383.599.057) dan US$ 46.382.959 (setara dengan Rp 729.650.327.933). Kerugian atas perubahan nilai wajar opsi konversi untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp 19.733.271.124 dan Rp 11.374.401.252 serta disajikan sebagai ?Kerugian dari perubahan nilai wajar opsi konversi? pada laba rugi. Nilai wajar opsi konversi pada tanggal 31 Desember 2022 ditentukan berdasarkan metode valuasi Binomial, oleh KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan, penilai independen. Ukuran-ukuran signifikan yang digunakan dalam model valuasi opsi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: - hasil deividen : masing-masing 0% - Volatilitas
Page 40
yang diharapkan : 72% dan 76% - Rata-rata suku bunga bebas risiko : 5,06% dan 5,08% - Rata-rata faktor diskonto : 0,995789 dan 0,995774 - Harga saham pada tanggal penilaian (per saham) : Rp 60 dan Rp 66 Pada tanggal penerbitan, Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi pada nilai wajar sebesar US$ 4.326.106 (setara dengan Rp 37.191.535.714) dan dicatat sebagai ?Liabilitas Tidak Lancar Lainnya?. Pada tahun 2018, biaya restukturisasi tersebut dihitung kembali dengan nilai wajarnya menjadi US$ 15.945.147. Amortisasi biaya restrukturisasi untuk periode enam bulan yang berakhir yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar US$ 234.948 (setara dengan Rp 3.525.897.113) dan US$ 228.829 (setara dengan Rp 3.314.685.219) sebagai ?Beban bunga dan keuangan lainnya? pada laba rugi.
Page 41
[3640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 332,784,768,427 390,123,098,594 IDR Third party
AUD 2,235,255 3,499,454 AUD
EUR 1,337 EUR
HKD 281,553,246 75,508,689 HKD
SGD 120,678 SGD
USD 19,035,500,876 18,040,051,875 USD
Mata uang lainnya 7,720,821 35,217,275 Other currency
Mata uang 352,111,899,303 408,277,377,224 Currency
Pihak berelasi IDR 998,348,266 7,750,005 IDR Related party
Mata uang 998,348,266 7,750,005 Currency
Page 42
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Page 43
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Infrastructure Industry
Page 44
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 45
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai
Utang bank, nilai dalam
dalam mata uang Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing
asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Pinjaman sindikasi IDR 5,170,774,973,694 IDR Syndicated bank loans
Mata uang 5,170,774,973,694 Currency
Bank asing lainnya CNY 2,021,838,978 4,563,533,192,577 CNY Other foreign banks
USD 37,499,540 589,905,258,706 USD
Mata uang 5,153,438,451,283 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 5,170,774,973,694 5,153,438,451,283 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 5,170,774,973,694 5,153,438,451,283 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 83,670,068,022 ) ( 189,159,886,167 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 5,087,104,905,672 4,964,278,565,116 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
62,910,492,320 1,108,316,326,327
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 5,024,194,413,352 3,855,962,238,789 Long-term bank loans
Page 46
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pada tanggal 1 Februari 2023, Perusahaan dan Smartel, entitas anak, menandatangani Akta Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Perjanjian Kredit Sindikasi, dengan fasilitas pinjaman sebesar maksimum IDR 7.200.000.000.000,
dimana Perusahaan dan Smartel sebagai peminjam; PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Sarana
Multi Infrastruktur (SMI) sebagai pemberi pinjaman dan Original Mandated Lead Arranger and
Bookrunner; PT Bank Mega Tbk, PT Allo Bank Indonesia Tbk, PT Bank Mayapada International Tbk,
PT Bank Permata Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF), PT Bank
Ina Perdana Tbk, dan PT Bank Pembangunan Daerah Papua sebagai pemberi pinjaman. Selain itu,
BCA juga merupakan agen fasilitas dan agen jaminan. Pinjaman tersebut digunakan untuk
pembiayaan kembali pinjaman Smartel kepada China Development Bank Shenzhen Branch dan
belanja barang modal Perusahaan dan/atau Smartel. Fasilitas pinjaman ini berjangka waktu 7 (tujuh)
tahun dengan tingkat suku bunga JIBOR + margin tertentu. Utang sindikasi tersebut dijamin dengan
saham Smartel yang dimiliki oleh Perusahaan, sebagian saham Perusahaan, akta fidusiari atas
sebagian aset tetap, piutang usaha, sebagian kas di bank yang dimiliki Grup. Saldo terutang pada
tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar Rp 5.170.774.973.694. Pada periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2023, Grup telah melakukan penarikan dari fasilitas pinjaman tersebut sebesar
Rp 5.187.160.281.676. Pembayaran pokok pinjaman pada periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp 16.385.307.982. Pada tanggal 30 Juni 2023, biaya transaksi dari
fasilitas pinjaman yang tidak diamortisasi sebesar Rp 83.670.068.022. Bagian bunga yang dibebankan
ke laba rugi atas utang sindikasi untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 sebesar Rp
1.316.472.454. China Development Bank Shenzhen Branch (CDB) Fasilitas Kredit Pembelian Fase III
Pada tanggal 30 Juni 2015, Smartel, entitas anak, menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit
Pembelian Fase III sebesar US$ 300.000.000 dimana Smartel sebagai peminjam, CDB sebagai
pemberi pinjaman, arranger dan agen, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai agen sekuritas.
Pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai belanja modal Perusahaan. Pinjaman ini dibayar
dengan sebelas (11) kali cicilan semesteran dengan masa tenggang waktu tiga puluh enam (36) bulan
atas pembayaran pokok dan akan jatuh tempo di tahun 2023. Pinjaman ini dikenakan suku bunga
LIBOR enam bulan ditambah margin tertentu dan jatuh tempo setiap tanggal 20 Mei dan 20 November
setiap tahunnya, kecuali untuk pembayaran pokok dan bunga terakhir akan jatuh tempo tanggal 30
Juni 2023. Suku bunga efektif rata-rata untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan
2022 masing-masing sebesar 8,32% dan 3,53%. Saldo terutang pada tanggal 31 Desember 2022
sebesar US$ 37.499.540. Pada bulan Juni 2023, Smartel telah melunasi pinjaman tersebut. Fasilitas
Kredit Pembelian Fase IV Pada tanggal 21 Januari 2020, Smartel, entitas anak, menandatangani
Perjanjian Fasilitas Kredit Pembelian Fase IV sebesar RMB 1.580.000.000 dimana Smartel sebagai
peminjam, CDB, sebagai pemberi pinjaman, arranger dan agen, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
sebagai agen sekuritas. Pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai belanja modal Perusahaan.
Pinjaman ini dibayar dengan tujuh (7) kali cicilan semesteran dengan masa tenggang waktu tiga puluh
enam (36) bulan atas pembayaran pokok dan cicilan terakhir akan jatuh tempo di tahun 2026.
Pinjaman ini dikenakan suku bunga Loan Prime Rate (LPR) lima tahun ditambah margin tertentu dan
jatuh tempo pembayaran bunga adalah setiap tanggal 20 Maret, 20 Juni, 20 September dan 20
Desember setiap tahunnya. Suku bunga efektif rata-rata untuk periode enam bulan yang berakhir 30
Page 47
Juni 2023 dan 2022 sebesar 5,30%. Saldo terutang pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar RMB 1.576.943.732. Pada bulan Juni 2023, Smartel telah melunasi pinjaman tersebut. Fasilitas Kredit Pembelian Fase IV.2 Pada tanggal 20 Mei 2022, Perjanjian Fasilitas Kredit Pembelian Fase IV.2 sebesar RMB 500.000.000 dengan jangka waktu 8 (delapan) tahun, telah ditandatangani oleh Smartel, entitas anak, sebagai peminjam, dan CDB, pihak ketiga, sebagai pemberi pinjaman. Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai belanja modal Perusahaan. Fasilitas pinjaman tersebut dibayar dengan sebelas (11) kali cicilan semesteran dengan masa tenggang waktu tiga puluh enam (36) bulan atas pembayaran pokok dan cicilan terakhir akan jatuh tempo di tahun 2030. Fasilitas pinjaman ini dikenakan bunga 5% per tahun dan jatuh tempo pembayaran bunga adalah setiap tanggal 20 Maret, 20 Juni, 20 September dan 20 Desember setiap tahunnya. Saldo terutang pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar RMB 444.895.246. Pada bulan Juni 2023, Smartel telah melunasi pinjaman tersebut. Fasilitas kredit pembelian Fase III, IV dan IV.2 dijamin dengan saham Smartel yang dimiliki oleh Perusahaan, sebagian saham Perusahaan, akta fidusiari pengalihan seluruh aset yang dibeli dari pinjaman ini, piutang usaha, seluruh kas di bank yang dimiliki Smartel, sebagian saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSS), corporate guarantee dari PT Sinar Mas Tunggal, dan sebagian saham dari perusahaan yang merupakan bagian dari pilar bisnis Sinar Mas. Smartel harus memperoleh persetujuan dari CDB apabila hendak menjaminkan asetnya, melakukan restrukturisasi perusahaan, merger, de-merger, akuisisi, melakukan perubahan bisnis perusahaan dan melakukan investasi pada suatu aset yang tidak sesuai dengan proyek. Terdapat persyaratan pendahuluan bagi Smartel untuk menjual, mengalihkan dan melepaskan aset perusahaan, termasuk transaksi dengan pihak berelasi, menukar modal saham atau menerbitkan saham baru kepada pihak lain. Tidak ada penarikan yang dilakukan untuk semua fasilitas CDB pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023. Pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022, Smartel telah melakukan penarikan dari fasilitas CDB sebesar RMB 23.449.702. Pembayaran pokok pinjaman fasilitas CDB untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023 sebesar US$ 37.499.540 dan RMB 2.021.838.978 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 sebesar US$ 37.499.540. Pada tanggal 31 Desember 2022, biaya transaksi dari fasilitas pinjaman yang tidak diamortisasi sebesar Rp 189.159.886.167. Bagian bunga yang dibebankan ke laba rugi atas seluruh fasilitas pinjaman CDB untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 5.142.188.511 dan Rp 10.454.123.236.
Page 48
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
jangka panjang panjang jangka panjang
Due date for long-term bank Interest rate long-term bank Interest rate type long-term
loan loan bank loan
Pinjaman sindikasi IDR JIBOR + margin IDR Syndicated bank loans
2030 -
tertentu
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank asing lainnya CNY 2,021,838,978 2026 dan 2030 5,3% dan 5% - CNY Other foreign banks
USD LIBOR + margin USD
37,499,540 2023 -
tertentu
Page 49
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 50
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 51
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.