Back to announcement
20230731_KAEF_Penyampaian Bukti Iklan_31355935_lamp1.pdf
Other Text extracted KAEFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Senin, 31 Juli 2023 K O R P O R A S I 17
PROSPEK IDXBUMN20
SAHAM BANK TETAP JADI ANDALAN
Bisnis, JAKARTA — Perubahan konstituen indeks IDXBUMN20 tak banyak mengubah arah. Indeks saham BUMN pilihan tersebut masih
akan mengandalkan saham-saham perbankan untuk jadi motor penggerak.
M. Taufikul Basari & Dionisio Damara
redaksi@bisnis.com
B
ursa Efek Indonesia lam risetnya masih memberikan
sendiri mendepak bobot overweight untuk BBNI dengan Dua saham bank, BBRI dan BMRI, menjadi pendorong utama kenaikan
saham PT Waski- dengan target harga di level Rp10.000 indeks IDXBUMN20 sepanjang 2023 yang melaju 0,87% ke 406,37. Meski
ta Karya (Persero) per saham. “Pelaksanaan rencana begitu, kinerja terbaik dicatatkan saham JSMR yang melaju 31,36% year to
Tbk. (WSKT) dari perbaikan di BBNI memberikan date ke Rp3.830.
IDXBUMN20 dan alasan bagi kami untuk optimistis
menggantinya dengan memasuk- terhadap saham ini,” ujar tim riset Pendorong IDXBUMN20 Sepanjang 2023
an PT Jaya Konstruksi Manggala Harsh Wardhan Modi dan rekan.
Pratama Tbk. (JKON). Perubahan kunci, lanjutnya, Kode Saham BBRI BMRI JSMR SMGR TLKM
Sepanjang tahun ini IDXBUMN20 meliputi penyesuaian KPI untuk Harga 28/7 (Rp) 5.700 5.700 3.830 6.750 3.720
bergerak naik 0,87% ke 406,37, manajemen senior, serta perubahan Perubahan (%) 22,62 20,72 31,36 7,15 3,37
unggul tipis dari indeks harga sa- signifikan dalam pemberian kredit.
ham gabungan (IHSG) yang melaju Apalagi, fokus BBNI bergeser untuk Kode Saham BRIS PTBA ANTM ELSA BBNI
0,72% ke level 6.900. lebih menekankan kualitas korporasi Harga 28/7 (Rp) 1.650 2.800 1.960 374 8.875
Motor utamanya adalah PT Bank yang menjadi mitra bisnis bank. Perubahan (%) 28,59 7,74 2,81 29,63 0,36
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Menurut mereka, cost of fund Sumber: Bloomberg Bisnis/Adi Pramono
(BBRI) dan PT Bank Mandiri (Per- (CoF) telah menurun secara signi-
sero) Tbk. (BMRI) yang masing- fikan dibandingkan dengan 18-24
masing naik 22,62% dan 20,72% bulan lalu, yang memberikan ke- “Meningkatkan yield mungkin akan karena rasio LDR-nya yang ting-
ke level yang sama Rp5.700 per mampuan untuk melayani pemin- menantang mengingat tingkat suku gi. Ditambah dengan upaya untuk
saham (Lihat infografik). jam berkualitas tinggi sambil tetap bunga acuan yang stabil, sementara memperluas portofolio pinjaman di
“
Kepala Riset Praus Capital Al- mempertahankan spread. ketergantungan bank pada depo- segmen komersial, hal itu dapat
fred Nainggolan mengatakan Sebelumnya, Direktur Utama BNI sito berjangka yang mahal tetap mengakibatkan NPL dan CoC yang
IDXBUMN20 masih akan meng- Royke Tumilaar mengatakan por- berlanjut,” lanjutnya. lebih tinggi.
andalkan saham-saham perbank- tofolio kredit BNI pada semester Untuk sentimen Sementara itu PT Telkom Indone-
an, seperti BBRI, BMRI, BBNI, dan pertama 2023 mencapai Rp650,8 BEBAN BUNGA sia (Persero) Tbk. (TLKM) meraih
BBTN, serta saham lainnya yakni triliun yang ditopang oleh segmen Bank pelat merah lain yang sudah negatif, kami lihat kenaikan pendapatan 2,07% YoY
TLKM serta PGAS. korporasi swasta blue chip (tumbuh melaporkan kinerjanya adalah PT cukup minim. menjadi Rp73,47 triliun dan laba
Namun, meskipun saham BBRI 17% YoY) dan segmen konsumer Bank Tabungan Negara (Persero) bersih turun 4,16% menjadi Rp12,75
dan BMRI bobot terbesar di indeks yang tumbuh 12% YoY. Tbk. (BBTN) yang mencetak laba triliun pada semester I/2023.
BUMN 20, penguatannya dinilai Sementara itu, analis Mirae As- bersih Rp1,47 triliun, naik tipis Direktur Utama Telkom Ririek
sudah terbatas. set Sekuritas Indonesia, Handiman 0,23% YoY. Capaian ini di bawah Adriansyah mengklaim kinerja
Sementara itu, sentimen terbesar Soetoyo dan Abyan H. Yuntoharjo, ekspektasi analis. pendapatan perseroan pada paruh
untuk emiten pelat merah masih juga merekomendasikan beli untuk Analis Samuel Sekuritas Indonesia, pertama 2023 tak lepas dari stra-
berasal dari situasi makro ekonomi, saham BBNI tetapi dengan target Prasetya Gunadi dan Brandon Boed- tegi utama Five Bold Moves, salah
tepatnya setelah periode berakhirnya harga yang direvisi lebih rendah ke himan, dalam risetnya mengatakan satunya dengan spin off lini bisnis
kenaikan suku bunga acuan dalam Rp10.950 dari sebelumnya Rp12.400 penurunan laba yang lebih rendah IndiHome ke Telkomsel.
negeri dan dimulainya penurunan per saham. dari yang diharapkan ini disebabkan “Salah satu implementasi yang
suku bunga global, yang diproyek- Penurunan target harga itu meng- terutama oleh peningkatan beban baru saja kami resmikan adalah
sikan terjadi pada kuartal IV/2023. ingat prospek profitabilitas yang bunga menjadi Rp7,04 triliun, naik dengan target harga yang lebih FMC [fixed mobile convergence],
Kondisi makro Indonesia saat ini suram dalam jangka dekat. “Risiko 42,6% YoY. rendah ke level Rp1.500 per saham. di mana IndiHome berpindah ke
sudah sangat baik, katanya, sehingga utama adalah margin yang lebih Pendapatan bunga bersih bank “Mengingat backlog kepemilikan Telkomsel yang menandai bahwa
kondisi tersebut semakin mendorong rendah, penurunan kualitas aset, pun turun 19,4% YoY pada kuartal rumah di Indonesia diperkirakan ke depannya Telkomsel akan fokus
minat investor khususnya asing. dan pertumbuhan pinjaman yang kedua 2023 lantaran cost of fund tetap di atas 12,7 juta pada 2023, menyasar segmen B2C [business to
Selain itu, sejumlah bank sentral lebih lambat,” kata mereka dalam yang mulai meningkat menjadi BBTN masih memiliki potensi per- consumer] dengan solusi layanan
global juga mulai melakukan pe- riset terbaru. 3,90% pada paruh pertama di- tumbuhan besar.” lengkap dan terintegrasi, sedangkan
nurunan suku bunga. Margin BBNI diyakini akan terus bandingkan dengan 2,92% pada Namun, lanjutnya, dalam tren Telkom di segmen B2B [business
“Untuk sentimen negatif, kami tetap terbebani karena kombinasi semester I/2022. suku bunga tinggi, BBTN meng- to business],” ujar Ririek dalam
lihat cukup minim, hanya tahun aset penghasilan yang tidak meng- Meski begitu, Samuel Sekuritas hadapi risiko memiliki CoF yang keterangan tertulis, Sabtu (29/7).
Pemilu yang kami perkirakan bisa untungkan dan komposisi simpanan. tetap pertahankan peringkat beli lebih tinggi daripada pesaingnya (Fahmi Ahmad Burhan)
menjadi potensi in-
vestor melakukan
wait and see dan
sentimen potensi
faktor ‘politis’ yang
melekat pada emi-
ten BUMN, seper-
PT KIMIA FARMA Tbk
ti kebijakan dari DAN ENTITAS ANAK
kementerian dan
pemerintah,” tutur-
nya kepada Bisnis, LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
pekan lalu. ‘PER 30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 2022
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 2022
Alfred menye- (Disajikan Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) (Disajikan Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
but bahwa secara 30 Juni 2023 31 Desember 2022 30 Juni 2023 31 Desember 2022 30 Juni 2023 30 Juni 2022 30 Juni 2023 30 Juni 2022
fundamental atau ASET
Tidak Diaudit Diaudit
LIABILITAS DAN EKUITAS
Tidak Diaudit Diaudit Tidak Diaudit Diaudit
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Tidak Diaudit Diaudit
performa, emiten LIABILITAS PENJUALAN NETO 4.946.438.383 4.425.143.855 Penerimaan Kas dari Pelanggan 4.482.219.931 4.160.741.685
BUMN perbankan, ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 833.784.435
LIABILITAS JANGKA PENDEK
2.153.023.582 Utang Bank Jangka Pendek 5.004.089.850 4.304.586.996
BEBAN POKOK PENJUALAN
LABA BRUTO
(3.117.738.656) (2.948.485.954)
1.828.699.727 1.476.657.901
Pembayaran Kas kepada Pemasok dan
Pihak Ketiga (3.391.813.822) (2.807.093.527)
telekomunikasi, Piutang Usaha Utang Usaha Kas yang Dihasilkan dari Aktivitas Operasi 1.090.406.109 1.353.648.158
Pihak Berelasi 615.886.997 590.299.128 Pihak Berelasi 178.895.095 198.739.068 Beban Usaha (1.741.543.967) (1.605.092.805) Penghasilan Bunga 17.332.475 6.249.909
dan PGAS memi- Pihak Ketiga 1.954.466.386 1.236.957.386 Pihak Ketiga 1.151.642.883 896.546.645 Pendapatan Lain-lain - Bersih 148.238.466 114.524.377 Pembayaran Bunga (256.560.604) (246.683.414)
liki prospek yang Piutang Lain-lain 692.061.900 569.621.415 Utang Lain-lain - Pihak Ketiga 392.365.935 269.015.858 Selisih Kurs Mata Uang Asing - bersih 901.451 (1.762.801) Penerimaan Pajak 315.160.867 202.243.020
Persediaan 3.711.224.292 3.176.945.674 Utang Pajak 73.574.512 58.567.265 LABA USAHA 236.295.677 (15.673.328) Pembayaran Pajak Penghasilan (103.207.068) (165.787.894)
baik pada 2023 Pajak Dibayar di Muka 339.712.432 462.457.913 Beban Akrual 118.475.890 107.235.404 Pembayaran Operasi Lain-Lain 49.062.454 -
serta 2024. Uang Muka
Biaya Dibayar di Muka
163.572.959
291.414.642
133.707.195 Utang Jangka Panjang yang Jatuh Tempo dalam
85.892.956 Satu Tahun:
Beban Keuangan
Penghasilan Keuangan
(256.560.604)
17.332.475
(246.683.414)
6.249.909
Pembayaran Kepada Karyawan
Pembayaran Beban Usaha
(968.945.475) (1.057.679.330)
(1.025.012.450) (782.530.771)
Dia pun mereko- Sub Jumlah 8.602.124.042 8.408.905.249 Utang Bank 1.429.608.872 2.073.811.949 LABA SEBELUM PAJAK (2.932.452) (256.106.833) Arus Kas Bersih Digunakan untuk
mendasikan saham Aset atas Kelompok Lepasan Dimiliki untuk
Liabilitas Sewa
Utang Pembiayaan Konsumen
26.646.444
1.613.268
27.246.444
2.650.227 MANFAAT (BEBAN) PAJAK
Aktivitas Operasi (881.763.691) (690.540.322)
BBNI dengan target Dijual 92.517.032 92.517.032 Sub Jumlah 8.376.912.750 7.938.399.856 PENGHASILAN ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Jumlah Aset Lancar 8.694.641.074 8.501.422.281 Pajak Kini (40.475.409) (25.933.040) Hasil Pelepasan Aset Tetap 323.433 1.132.356
harga Rp10.400, Liabilitas atas Kelompok Lepasan Dimiliki Pajak Tangguhan 44.297.033 75.736.124 Perolehan Aset tetap (181.002.635) (169.262.839)
diikuti saham PT untuk Dijual 92.457.328 92.457.328 Total Pajak Penghasilan 3.821.624 49.803.084 Perolehan Aset Hak Guna (77.517.743) (49.844.440)
ASET TIDAK LANCAR Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 8.496.370.078 8.030.857.184 LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN DARI Penambahan Aset Takberwujud (2.051.143) (2.150.635)
Bank BBTN sebe- Aset Keuangan Diukur Pada Nilai Wajar Melalui OPERASI YANG DILANJUTKAN 889.172 (206.303.749) Arus Kas Bersih Digunakan untuk
sar Rp1.600 per Penghasilan Komprehensif Lain 166.002.181 166.002.181 OPERASI YANG DIHENTIKAN Aktivitas Investasi (260.248.088) (220.125.558)
Piutang Lain-lain 4.077.490 2.904.147 LIABILITAS JANGKA PANJANG Laba Tahun Berjalan dari Operasi yang
lembar, dan sa- Aset Tetap 9.934.585.072 9.904.375.150 Utang Jangka Panjang Setelah Dikurangi Bagian Dihentikan 18.585.022 - ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
ham PGAS senilai Aset Hak Guna
Properti Investasi
383.501.348
1.088.649.000
376.961.496
1.081.103.000
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun:
Utang Bank 1.141.724.157 1.544.140.386
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 19.474.194 (206.303.749) Pencairan Utang Bank Jangka Pendek
Pembayaran Utang Bank Jangka Pendek
5.041.502.854 3.241.501.976
(4.342.000.000) (1.936.735.026)
Rp1.700. Adapun Goodwill 134.443.900 134.443.900 Liabiltas Sewa 27.981.696 35.314.700 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Pencairan Utang Bank Jangka Panjang - 2.820.500.000
Aset Takberwujud 60.013.007 60.428.252 Utang Pembiayaan Konsumen 2.949.521 3.549.521 3RV\DQJ7LGDNDNDQ'LUHNODVLÀNDVLNH Pembayaran Utang Bank Jangka Panjang (1.046.619.306) (3.166.979.826)
saham TLKM me- Aset Pajak Tangguhan 76.273.802 74.134.156 Pinjaman kepada pemegang saham 121.937.524 121.937.524 Laba Rugi: Penambahan Liabilitas Sewa - (3.004.214)
miliki target harga Aset Tidak Lancar Lainnya 57.474.283 52.218.330 Liabilitas Imbalan Kerja 746.810.703 770.846.310 Pengukuran kembali atas Program Penambahan Pembiayaan Konsumen (7.649.785) -
Jumlah Aset Tidak Lancar 11.905.020.083 11.852.570.612 Obligasi Wajib Konversi 253.992.448 - Imbalan Pasti - 72.670.639 Pembayaran Dividen Tunai (1.256.081) (9.023.102)
Rp4.150 dan saham Liabilitas Pajak Tangguhan 467.535.935 508.056.938 Selisih Revaluasi Aset Tetap - 306.764.773 Pembayaran Anjak Piutang (81.094.531) -
ANTM sebesar Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2.762.931.984 2.983.845.379 Pajak Penghasilan Terkait - (46.664.018) Pembayaran Biaya Aksi Korporasi (55.986.516) -
Jumlah Liabilitas 11.232.302.062 11.014.702.563 Penerimaan dari Obligasi Wajib Konversi 315.898.224
Rp2.220. 3RV\DQJDNDQ'LUHNODVLÀNDVLNH Pembagian Dividen dari Entitas Anak
Sementara itu, EKUITAS
Laba Rugi:
Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan
untukKepentingan Nonpengendali
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
- (2.646.819)
sejumlah BUMN Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Keuangan - 9.020.637 Pendanaan (177.205.141) 943.612.989
Pemilik Entitas Induk Total Penghasilan Komprehensif Lain
anggota indeks Modal Saham - Nilai Nominal Rp 100 (angka Setelah Pajak - 341.792.031 KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN
yang sudah me- penuh) SETARA KAS (1.319.216.921) 32.947.109
Modal Dasar - 20.000.000.000 saham JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
laporkan kinerja- terdiri dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan TAHUN BERJALAN 19.474.194 135.488.282 DAMPAK DARI PERUBAHAN KURS
nya pada semester 19.999.999.999 saham Seri B TERHADAP
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Jumlah Laba Tahun Berjalan Yang Dapat KAS DAN SETARA KAS (22.227) 9.020.637
kedua 2023 antara 5.562.384.948 saham yang terbagi atas 1 Diatribusikan kepada:
lain TLKM, ELSA, saham Seri
saham Seri B
A Dwiwarna dan 5.562.384.947
556.238.495 555.400.000
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
(21.757.785)
41.231.979
(205.122.713)
(1.181.036)
B B N I , B BT N , Tambahan Modal Disetor - Neto (886.414.474) (894.170.551) Total 19.474.194 (206.303.749)
Transaksi dengan Kepentingan Non-
MTEL, dan BJBR. Pengendali 1.380.999.045 1.380.999.045 Jumlah Laba Komprehensif Tahun
Mayoritas mem- Komponen Ekuitas Lainnya 5.073.839.448 5.073.839.448 Berjalan Yang Dapat Diatribusikan
Saldo laba: kepada:
bukukan kinerja Telah Ditentukan Penggunaanya 1.852.294.416 2.022.339.544 Pemilik Entitas Induk (21.757.785) 138.113.478
positif. Belum Ditentukan Penggunaanya (21.757.785) (170.045.128) Kepentingan Nonpengendali 41.231.979 (2.625.196)
Jumlah Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Total 19.474.194 135.488.282
PT Bank Negara kepada Pemilik Entitas Induk 7.955.199.144 7.968.362.358
Indonesia (Persero) Kepentingan Nonpengendali
Jumlah Ekuitas
1.412.159.951
9.367.395.095
1.370.927.972
9.339.290.330
Tbk. (BBNI) mi-
salnya, mencetak
laba bersih Rp10,3
triliun dalam 6 bu-
lan pertama 2023, KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 2.153.023.582 748.481.112
naik 17% year on
year (YoY). Kena- Laba per Saham Dasar yang dapat
ikan laba diiringi JUMLAH ASET 20.599.661.157 20.353.992.893 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 20.599.661.157 20.353.992.893 diatribusikan pemilik induk (3,91) (36,93) KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 833.784.435 790.448.858
dengan perbaikan
non performing Catatan :
1. Penyajian Laporan Keuangan Publikasi ini disusun berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Kimia Farma Tbk dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 (tidak diaudit) yang disusun oleh
Jakarta, 31 Juli 2023
www.kimiafarma.co.id
corsec@kimiafarma.co.id
Kantor :
Jl. Veteran No. 9
loan (NPL) yang manajemen perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
2. Informasi Keuangan publikasi ini diterbitkan untuk memenuhi Peraturan Bapepam-LK Nomor X.K 2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor : Kep-346/BL/2011 tanggal 5 Juli 2011 tentang Penyampaian Laporan Keuangan
SE&O
@kimiafarma.ind Jakarta 10110 - Indonesia
PT Kimia Farma Tbk
turun 71 bps jadi Berkala Emiten atau Perusahaan Publik. Kimia Farma Care
Tlp. : (021) 3847709
Fax. : (021) 3814441
2,5%. @kimiafarmaind
J.P. Morgan da-
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.