Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 49
Page 1
Nomor Surat 28072023
Nama Emiten Citra Tubindo Tbk
Kode Emiten CTBN
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT. Sarana Jasa Batam 2000 Operasional 13.640.860 PENUH USD 99.94
Citranusa Kepelabuhana
Kabil n dan Logistik
2 NS Jasa Singapura 2002 Operasional 890.678 PENUH USD 100.0
Connection Dukungan
Technology Teknis
Pte.Ltd.
3 Citra Pembina Jasa Batam 1984 Operasional 4.754.653 PENUH USD 99.0
Pengangkutan Angkutan
Industries
4 PT Jasa Bongkar Batam 1989 Operasional 556.393 PENUH USD 98.0
Citramadya Muat
Cargindo
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Citra Tubindo Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. Citra Tubindo
Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Citra Tubindo Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas CTBN Entity code
Nomor identifikasi entitas AA054 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor B. Basic Materials Sector
Subsektor B1. Basic Materials Subsector
Industri B14. Metals & Minerals Industry
Subindustri B144. Iron & Steel Subindustry
Informasi pemegang saham National and Foreign Controlling shareholder information
pengendali Corporation
Jenis entitas Joint Venture - Non-Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,026.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Tanubrata Sutanto Fahmi Current year auditor
Bambang dan Rekan
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
Sutomo partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
1
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Tanubrata Sutanto Fahmi Prior year auditor
Bambang dan Rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Sutomo
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
3,589,351 11,134,047
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
10,366,798 10,702,575
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
16,587,902 2,564,983
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
0 242
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 71,257,665 59,186,962 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
627,616 178,960
lancar
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
2,690,566 1,492,266
lainnya assets
Jumlah aset lancar 105,119,898 85,260,035 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
1,492,180 1,415,455
asosiasi associates
Aset pajak tangguhan 2,028,189 2,935,682 Deferred tax assets
Properti investasi 1,671,438 1,746,727 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
40,291,279 42,287,386
equipment
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
14,639 14,639
pajak tidak lancar refund
Aset tidak lancar Other non-current
44,519 281,219
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 45,542,244 48,681,108 Total non-current assets
Jumlah aset 150,662,142 133,941,143 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
9,708,658 28,474,940
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
27,708,709 9,583,528
berelasi related parties
Beban akrual jangka Current accrued
2,520,030 2,149,833
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 783,396 937,363 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 252,819 266,692 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
Page 5
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 788,931 502,345 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas Other current
non-keuangan jangka 13,656,208 1,549,055 non-financial liabilities
pendek lainnya
Jumlah liabilitas Total current
55,418,751 43,463,756
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
207,633 157,404
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
188,825 380,512
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 7,235,574 6,454,471 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas Other non-current
non-keuangan jangka 142,875 165,457 non-financial liabilities
panjang
Jumlah liabilitas Total non-current
7,774,907 7,157,844
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 63,193,658 50,621,600 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 37,938,203 37,938,203 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
12,869,517 12,869,517
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
( 5,900,483 ) ( 6,011,876 )
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 7,613,641 7,613,641 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 34,946,202 30,874,299 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
87,467,080 83,283,784
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
1,404 35,759
non-pengendali
Jumlah ekuitas 87,468,484 83,319,543 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
150,662,142 133,941,143
ekuitas
Page 6
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
87,140,492 60,849,809
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 73,169,679 ) ( 55,512,910 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 13,970,813 5,336,899 Total gross profit
Beban penjualan ( 2,919,453 ) ( 1,559,612 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 5,100,502 ) ( 4,963,002 )
expenses
Pendapatan keuangan 18,597 19,556 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 338,823 ) ( 664,660 ) Interest and finance costs
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan 76,725 ( 16,733 ) associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Pendapatan lainnya 940,713 Other income
Beban lainnya ( 303,749 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
5,403,608 ( 906,839 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 1,155,626 ) ( 554,984 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
4,247,982 ( 1,461,823 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 4,247,982 ( 1,461,823 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 175,534 ) ( 158,211 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 175,534 ) ( 158,211 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, 76,493 84,400 exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 76,493 84,400 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 99,041 ) ( 73,811 ) income, after tax
Page 8
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 4,148,941 ( 1,535,634 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
4,247,437 ( 1,463,431 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 545 1,608 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 4,183,296 ( 1,501,507 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 34,355 ) ( 34,127 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.0053 ( 0.0018 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 37,938,203 12,869,517 ( 6,011,876 ) 7,613,641 30,874,299 83,283,784 35,759 83,319,543 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 37,938,203 12,869,517 ( 6,011,876 ) 7,613,641 30,874,299 83,283,784 35,759 83,319,543 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 4,247,437 4,247,437 545 4,247,982 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 111,393 ( 175,534 ) ( 64,141 ) ( 34,900 ) ( 99,041 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 37,938,203 12,869,517 ( 5,900,483 ) 7,613,641 34,946,202 87,467,080 1,404 87,468,484 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 37,938,203 12,869,517 ( 5,930,372 ) 7,613,641 36,991,162 89,482,151 33,393 89,515,544 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 37,938,203 12,869,517 ( 5,930,372 ) 7,613,641 36,991,162 89,482,151 33,393 89,515,544 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 1,463,431 ) ( 1,463,431 ) 1,608 ( 1,461,823 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 120,135 ( 158,211 ) ( 38,076 ) ( 35,735 ) ( 73,811 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 37,938,203 12,869,517 ( 5,810,237 ) 7,613,641 35,369,520 87,980,644 ( 734 ) 87,979,910 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
73,453,350 59,641,393
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
943,562
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 73,147,584 ) ( 55,981,139 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 6,014,329 ) ( 6,249,101 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 314,808 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 6,023,371 ) ( 1,645,285 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 251,758 ) ( 43,834 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pengembalian (penempatan) Repayment (placement) of
236,700 ( 9,900 )
uang jaminan refundable deposits
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 260,154 ) ( 554,507 ) from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 6,298,583 ) ( 2,253,526 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
11,301
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,357,448 ) ( 1,442,302 )
aset tetap property, plant and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 1,346,147 ) ( 1,442,302 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan liabilitas sewa Proceeds from finance lease
34,828
pembiayaan liabilities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 475,270 )
pembiayaan liabilities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
34,828 ( 475,270 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 7,609,902 ) ( 4,171,098 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Page 12
Kas dan setara kas arus kas, 11,134,047 8,810,819 Cash and cash equivalents cash
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
65,206 41,154
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
3,589,351 4,680,875
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian konsep harga perolehan dan dasar akrual, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur statements
berdasarkan pengukuran sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengklasifikasikan arus kas sebagai aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Transaksi-transaksi
yang termasuk dalam laporan keuangan konsolidasian pada tiap entitas diukur dengan mata uang
lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan
konsolidasian disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, yang merupakan mata uang fungsional dan
penyajian Grup. Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
KEP-654/PJ.42/1998 tanggal 2 Desember 1998, menyetujui permohonan Perusahaan untuk
menggunakan bahasa Inggris dan mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) dalam mencatat transaksi
dan pembukuan Perusahaan mulai tanggal 1 Januari 1999. Penerapan standar baru, amendemen dan
penyesuaian yang telah diterbitkan, dan yang akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada
atau setelah 1 Januari 2022 namun tidak berdampak secara subtansial terhadap kebijakan akuntansi
Grup dan pengaruh material terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: ? PSAK
69 (Penyesuaian 2020), ?Agrikultur? Penyesuaian ini mengklarifikasi tentang pengakuan dan
pengukuran dalam memperhitungkan arus kas dimana Entitas tidak memperhitungkan arus kas untuk
pembiayaan aset atau penumbuhan kembali aset biologis setelah panen. ? PSAK 71 (Penyesuaian
2020), ?Instrument Keuangan? Penyesuaian ini mengklarifikasi tentang pengakuan atas fee (imbalan)
yang diakui oleh peminjam atas penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Peminjam dalam
menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang diterima, peminjam
hanya memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi
pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima baik peminjam atau pemberi pinjaman
atas nama pihak lain. ? PSAK 73 (Penyesuaian 2020), ?Sewa? Penyesuaian ini menghapus ilustrasi
pembayaran dari pesewa berkaitan dengan insentif sewa. Contoh yang ada saat ini memiliki potensi
kekeliruan dalam mengidentifikasikan insentif sewa dan terkait dengan perbaikan properti sewaan
dalam menentukan perubahan masa sewa. ? Amendemen PSAK 1 ?Penyajian Laporan Keuangan?
Amendemen PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan
sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan.
Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya
penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang
dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas. Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi
liabilitas, terutama untuk entitas yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk
menentukan klasifikasi dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas. Standar ini
harus diterapkan secara retrospektif sesuai dengan persyaratan dalam PSAK 25 Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan. Amendemen tersebut akan berlaku efektif pada 1
Januari 2023 dan penerapan lebih awal diizinkan. ? Amendemen PSAK 1 ?Penyajian Laporan
Keuangan? ? Pengungkapan Kebijakan Akuntansi Amendemen PSAK 1 mengharuskan perusahaan
untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi yang material dibandingkan signifikan. Amendemen ini
mendefinisikan apa itu ?informasi kebijakan akuntansi material? dan menjelaskan bagaimana
Page 14
mengidentifikasi kapan kebijakan akuntansi itu material. Lebih lanjut, amendemen ini mengklarifikasi
bahwa kebijakan akuntansi yang tidak material tidak perlu diungkapkan. Apabila diungkapkan, tidak
mengaburkan informasi kebijakan akuntansi material. ? Amendemen PSAK 16 ?Aset Tetap? tentang
hasil sebelum penggunaan yang diintensikan Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi
biaya perolehan aset tetap dari penerimaan penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum
penggunaan yang diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh
karena itu harus diakui dalam laporan laba rugi. ? Amendemen PSAK 25 ?Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? ? Definisi estimasi akuntansi Amendemen PSAK 25
?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? ? Definisi estimasi akuntansi
mengklarifikasi bagaimana perusahaan membedakan perubahan kebijakan akuntansi dari perubahan
estimasi akuntansi. Perbedaan ini penting, karena perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara
prospektif untuk transaksi masa depan dan peristiwa masa depan lainnya, sedangkan perubahan
kebijakan akuntansi umumnya diterapkan secara retrospektif terhadap transaksi masa lalu dan
peristiwa masa lalu lainnya serta periode berjalan. ? Amendemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan? ?
Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal Amendemen PSAK 46
?Pajak Penghasilan? ? Pajak Tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal
mensyaratkan entitas untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi dimana pada pengakuan
awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena pajak yang dapat dikurangkan dalam jumlah yang
sama. Amendemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi seperti sewa menyewa dan kewajiban
pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan tambahan atas aset dan liabilitas pajak tangguhan.
Amendemen tersebut harus diterapkan pada transaksi yang terjadi pada atau setelah awal periode
komparatif paling awal yang disajikan. Selain itu, entitas harus mengakui aset pajak tangguhan
(sepanjang kemungkinan besar aset tersebut dapat digunakan) dan liabilitas pajak tangguhan
termasuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan perbedaan temporer terkait
lainnya, akan diakui pada awal periode komparatif paling awal. Efek kumulatif atas pengakuan
penyesuaian ini diakui dalam saldo laba, atau komponen ekuitas lainnya, jika sesuai. ? PSAK 74
?Kontrak Asuransi? Standar ini mengatur tentang relaksasi beberapa ketentuan antara lain berupa
penambahan pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi
mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada ketentuan transisi. Standar ini juga mensyaratkan
pemisahan yang jelas antara pendapatan yang dihasilkan dari bisnis asuransi dengan pendapatan
yang berasal dari kegiatan investasi.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan entitas yang Principles of consolidation
dikendalikan oleh Perusahaan (entitas anak). Pengendalian dianggap ada apabila Perusahaan
mempunyai hak untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional suatu entitas untuk memperoleh
manfaat dari aktivitasnya. Perusahaan juga menilai keberadaan pengendalian ketika Perusahaan tidak
memiliki hak suara mayoritas namun dapat mengatur kebijakan keuangan dan operasional secara
de-facto. Pengendalian dimiliki Ketika Perusahaan memiliki kekuasaan, terekspos atau memiliki hak
atas imbal hasil variable dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal
pengendalian dialihkan kepada Perusahaan dan tidak dikonsolidasikan sejak tanggal Perusahaan
kehilangan pengendalian. Kombinasi bisnis dihitung dengan menggunakan metode akuisisi pada
tanggal akuisisi, yaitu tanggal pengendalian beralih kepada Entitas. Biaya perolehan termasuk nilai
wajar imbalan kontinjensi pada tanggal akuisisi. Biaya terkait akusisi dibebankan ketika terjadi. Aset,
liabilitas dan liabilitas kontinjensi dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar
pada tanggal akuisisi. Untuk setiap akuisisi, Perusahaan mengakui kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebagian proporsional kepentingan nonpengendali
atas aset neto pihak yang diakuisisi. Imbalan yang dialihkan tidak termasuk jumlah yang terkait dengan
Page 15
penyelesaian pada hubungan yang sebelumnya ada. Jumlah tersebut, umumnya diakui di dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Semua imbalan kontinjensi diakui pada nilai
wajar pada saat tanggal akuisisi. Apabila imbalan kontinjensi diklasifikasikan sebagai ekuitas, maka hal
tersebut tidak diukur kembali dan penyelesaiannya dicatat di dalam ekuitas. Selain itu, perubahan
berikutnya terhadap nilai wajar imbalan kontinjensi diakui di laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain. Entitas anak Laporan keuangan entitas anak dimasukkan ke dalam laporan
keuangan konsolidasian sejak tanggal pengendalian dimulai sampai dengan tanggal pengendalian
dihentikan. Kebijakan akuntansi entitas anak diubah apabila dipandang perlu untuk menyelaraskan
kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh Entitas. Kerugian yang terjadi pada kepentingan
nonpengendali pada entitas anak dialokasikan kepada kepentingan nonpengendali bahkan apabila
dialokasikan kepada kepentingan nonpengendali tersebut dapat menimbulkan saldo defisit.
Kepentingan nonpengendali disajikan di dalam laporan keuangan konsolidasian pada bagian ekuitas,
yang terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Setelah terjadi hilangnya pengendalian, Grup
menghentikan pengakuan aset dan liabilitas entitas anak, semua kepentingan nonpengendali dan
komponen ekuitas lainnya terkait dengan entitas anak. Segala surplus atau defisit yang timbul dari
hilangnya pengendalian, diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Apabila
Perusahaan masih memiliki bagian di dalam entitas anak sebelumnya, maka bagian tersebut diukur
pada nilai wajar pada tanggal saat pengendalian dihentikan. Selanjutnya, bagian tersebut dicatat
sebagai investee dengan ekuitas yang dihitung atau sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual
bergantung pada besarnya pengaruh. Transaksi yang dieliminasi pada konsolidasi Saldo dan transaksi
antar Grup dan semua pendapatan dan beban yang belum terealisasi yang timbul dari transaksi antar
Grup, dieliminasi di dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian. Laba yang
belum terealisasi yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi, dieliminasi terhadap investasi dari
bagian Grup di dalam investee. Kerugian yang belum terealisasi, dieliminasi dengan cara yang sama
dengan keuntungan yang belum terealisasi, hanya apabila tidak terdapat bukti penurunan nilai.
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali dihitung sebagai transaksi dengan pemilik dalam
kapasitasnya sebagai pemilik dan oleh karena itu tidak terdapat goodwill yang diakui sebagai hasil
transaksi tersebut. Penyesuaian kepentingan nonpengendali berdasarkan jumlah proporsional aset
bersih entitas anak. Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup: ?
menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak; ? menghentikan
pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali; ? menghentikan pengakuan akumulasi
selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; ? mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
? mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; ? mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan
sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi; dan ? mereklasifikasi bagian induk atas komponen
yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif ke laporan laba rugi, atau mengalihkan
secara langsung ke saldo laba.
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan Cash and cash equivalents
sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas penuh dengan jatuh tempo dalam waktu 3
(tiga) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
penggunaannya. Kas dan setara kas yang ditempatkan pada rekening penampungan (escrow account)
selama periode tertentu, sesuai dengan persyaratan restrukturisasi utang bank, disajikan sebagai
?Bank yang Dibatasi Penggunaannya?.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha dan lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya Trade and other receivables
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali efek diskontonya tidak
Page 16
material, setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai piutang. Cadangan kerugian penurunan
nilai piutang dibentuk pada saat terdapat bukti objektif bahwa saldo piutang tidak dapat ditagih. Piutang
ragu-ragu dihapuskan pada saat piutang tersebut tidak tertagih.
Persediaan Persediaan dinilai dengan nilai yang terendah antara harga perolehan atau nilai realisasi bersih. Inventories
Metode yang dipakai untuk menentukan harga perolehan adalah metode rata-rata tertimbang. Harga
perolehan barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung
serta alokasi biaya overhead yang dapat diatribusi secara langsung baik yang bersifat tetap maupun
variable. Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi beban penjualan. Provisi untuk persediaan usang dan
persediaan tidak terpakai/tidak laris ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan
masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau Investment property
kedua-duanya) yang dikuasai (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) untuk menghasilkan
rental atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk: a. Digunakan dalam produksi atau
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau b. Dijual dalam kegiatan usaha
sehari-hari. Properti investasi, kecuali tanah, diakui sebesar biaya perolehan dan disusutkan sesuai
dengan estimasi umur ekonomisnya. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis properti investasi sebagai berikut: Jenis Properti
Investasi (Masa Manfaat): Bangunan dan prasarana (20-25) Biaya pemeliharaan dan perbaikan
dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat atau
memberi manfaat ekonomis di masa yang akan datang dalam bentuk peningkatan kapasitas, atau
peningkatan standar kinerja, dikapitalisasi. Properti investasi yang tidak digunakan lagi atau dijual
dikeluarkan dari kelompok properti investasi berikut akumulasi penyusutan dan penurunan nilainya, jika
ada. Keuntungan atau kerugian dari penjualan properti investasi tersebut dibukukan dalam operasi
pada tahun penjualan terjadi. Tanah dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak diamortisasi. Biaya
pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB)
dan Hak Pakai (HP) yang dikeluarkan pada saat tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian
dari biaya perolehan tanah dan tidak diamortisasi. Sementara itu, biaya yang berhubungan dengan
perpanjangan atau pembaruan hak-hak tersebut di atas diakui sebagai biaya tangguhan dalam akun
aset tidak lancar lainnya pada laporan posisi keuangan konsolidasian dan akan diamortisasi
menggunakan metode garis lurus sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomi tanah, mana yang
lebih pendek. Manajemen melakukan penilaian atas properti investasi secara berkala untuk
memastikan ada tidaknya penurunan nilai permanen yang material. Transfer dilakukan ke (atau dari)
properti investasi hanya jika ada perubahan penggunaan. Jika properti yang ditempati pemiliknya
menjadi properti investasi, Grup mencatat properti tersebut menggunakan metode biaya.
Aset tetap Grup mengadopsi metode biaya, dimana aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar harga Fixed assets
perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai, jika ada. Penyusutan aset
tetap selain tanah dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan harga
perolehan hingga mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: Jenis Aset
Tetap (Masa Manfaat) ? Pengembangan prasarana (5) ? Bangunan dan prasarana (20) ? Mesin dan
peralatan (5-15) ? Inventaris kantor (3-7) ? Peralatan pengangkutan (4-10) Tanah dan hak atas tanah
dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan. Estimasi masa manfaat aset tetap
ditentukan berdasarkan ekspektasi pemakaian dan pengalaman historis atas aset sejenis. Biaya
perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang
tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa
aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan. Jumlah
Page 17
tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau
dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi
penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada,
dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai tercatat aset
tetap, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian
apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. Aset dalam Pelaksanaan Aset dalam
pelaksanaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan termasuk biaya perolehan tanah dan akumulasi
biaya pembangunan. Pada saat pembangunan tersebut selesai dan siap untuk digunakan, jumlah
biaya yang terjadi diklasifikasikan ke akun ?Aset Tetap? sesuai peruntukannya. Penyusutan mulai
dibebankan pada saat aset tersebut siap digunakan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada tanggal pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah Impairment of non-financial assets
terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut,
nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan
nilai. Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali atas suatu aset
individu, Grup mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas atas aset.
Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya
untuk menjual atau nilai pakai. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset non-keuangan (unit
penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi
sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha dan lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya Trade payables and other liabilities
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.
Pengakuan pendapatan dan beban Grup mengadopsi PSAK 72 yang memperkenalkan kerangka baru berupa lima-tahapan model untuk Revenue and expense recognition
menentukan bagaimana, berapa dan kapan pendapatan diakui, sebagai berikut: 1. Mengidentifikasi
kontrak dengan pelanggan. 2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. 3. Menentukan
harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai yang
berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan kepada pelanggan. 4. Mengalokasi harga transaksi setiap kewajiban pelaksanaan dengan
menggunakan dasar harga jual dari setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. 5. Pengakuan
pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi ketika barang atau jasa yang dijanjikan
diserahkan kepada pelanggan. Berikut ini kriteria khusus pengakuan pendapatan: (i) Penjualan Grup
mengakui penjualan pada waktu tertentu saat resiko dan manfaat kepemilikan barang telah berpindah
kepada pelanggan, yang umumnya terjadi pada saat pengiriman barang kepada pelanggan. Ada
penilaian yang terbatas diperlukan dalam mengidentifikasi titik melewati kontrol: Setelah pengiriman
produk secara fisik ke lokasi yang disepakati telah terjadi, grup tidak lagi memiliki kepemilikan fisik,
biasanya akan memiliki hak untuk pembayaran (sebagai pembayaran tunggal pada pengiriman) dan
tidak mempertahankan risiko yang signifikan dan manfaat dari barang yang bersangkutan. Grup
Page 18
memiliki divisi jasa pemeliharaan dan jasa perbaikan kendaraan pelanggan, yang pengakuan
pendapatan dilakukan pada saat jasa telah selesai diberikan. (ii) Beban Beban diakui pada saat
terjadinya dengan dasar akrual.
Penjabaran mata uang asing Grup menerapkan PSAK 10: ?Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing?, yang menggambarkan Foreign currency translation
bagaimana memasukkan transaksi mata uang asing dan kegiatan usaha luar negeri dalam laporan
keuangan entitas dan menjabarkan laporan keuangan ke dalam mata uang penyajian. Grup
mempertimbangkan indikator utama dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang
fungsionalnya, dan jika ada indikator yang tercampur dan mata uang fungsional tidak jelas, manajemen
menggunakan penilaian untuk menentukan mata uang fungsional yang paling tepat menggambarkan
pengaruh ekonomi dari transaksi, kejadian dan kondisi yang mendasarinya. Laporan keuangan
konsolidasian disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, yang merupakan mata uang fungsional
Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Setiap entitas dalam Grup menentukan mata uang
fungsionalnya sendiri dan laporan keuangannya diukur menggunakan mata uang fungsional. Transaksi
dan saldo Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Dolar Amerika Serikat
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Dolar Amerika Serikat dengan
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Keuntungan
dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui pada laporan laba rugi tahun berjalan. Kurs yang
digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing adalah sebagai
berikut: 2023: 1 Rupiah (IDR) 0,000066 1 Dolar Singapore (SGD) 0,753041 1 Euro (EUR) 1,085201 1
Baht Thailand (BHT) 0,029197 2022: 1 Rupiah (IDR) 0,000063 1 Dolar Singapore (SGD) 0,741153 1
Euro (EUR) 1,062401 1 Baht Thailand (BHT) 0,028894 G r u p Untuk tujuan konsolidasi, aset dan
liabilitas entitas anak, yang memiliki mata uang fungsional selain Dolar Amerika Serikat dijabarkan ke
mata uang penyajian Grup yaitu Dolar Amerika Serikat dengan menggunakan pedoman berikut ini: a.
Aset dan liabilitas, baik moneter dan non-moneter, dijabarkan dengan menggunakan kurs tukar yang
berlaku pada akhir tanggal pelaporan, sedangkan akun-akun ekuitas dijabarkan dengan menggunakan
kurs tukar historis; b. Pendapatan dan beban serta arus kas dijabarkan dengan menggunakan kurs
tukar rata-rata; c. Selisih kurs tukar yang terjadi dikreditkan atau dibebankan ke akun ?Penghasilan
Komprehensif Lain - Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan? yang disajikan pada bagian
Ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian, sampai pelepasan investasi neto yang bersangkutan
atau kegiatan usaha luar negeri. Entitas anak tertentu menyelenggarakan pembukuan dalam Rupiah
dan mengukur kembali pembukuan mereka ke dalam mata uang fungsional mereka untuk tujuan
penyusunan laporan keuangan. Entitas anak tersebut mengukur kembali aset dan liabilitas
non-moneter ke dalam mata uang fungsional mereka dengan menggunakan kurs historis, sedangkan
aset dan liabilitas moneter dijabarkan ke dalam mata uang fungsional dengan menggunakan kurs yang
berlaku pada akhir tanggal pelaporan. Pendapatan dan beban diukur kembali ke dalam mata uang
fungsional dengan menggunakan nilai aktual mata uang fungsional tersebut atau menggunakan nilai
tukar rata-rata tertimbang setiap bulan yang mendekati kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.
Keuntungan atau kerugian selisih kurs dari proses pengukuran kembali diakui dalam laba rugi.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: (a) Orang atau Transactions with related parties
anggota keluarga terdekat memiliki relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: (i) memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor; atau (iii) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
(b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: (i) entitas dan
entitas pelapor adalah anggota dari grup yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, entitas anak
berikutnya terkait dengan entitas lain). (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama
Page 19
dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu grup,
yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan
entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (v) entitas tersebut adalah suatu program
imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait
dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut,
maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. (vi) entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a). (vii) orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas
(atau entitas induk dari entitas). (viii) entitas atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan
bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personal manajemen kunci kepada entitas pelapor
atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Pajak penghasilan Pajak Kini dan Pajak Tangguhan Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak Income taxes
tangguhan. Pajak diakui dalam dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di
pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Beban pajak kini ditentukan
berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak
dan undang-undang pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan. Aset dan liabilitas pajak kini diukur
sebesar nilai yang diharapkan dapat terpulihkan atau dibayar. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan
liabilitas menurut laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak
tangguhan diakui untuk perbedaan yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa mendatang. Pajak tangguhan diukur
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal
pelaporan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir tahun
pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia
dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
tersebut. Pajak Final Peraturan pajak di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan yang
dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap
dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Mengacu pada
revisi PSAK 46, pajak final tersebut tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 46. Oleh
karena itu, Perusahaan menyajikan beban pajak final sehubungan dengan penghasilan yang menjadi
obyek pajak final sebagai bagian dari beban usaha.
Pinjaman Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya Borrowings
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Pinjaman
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Grup memiliki hak tanpa syarat untuk menunda
pembayaran liabilitas selama lebih dari 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Biaya pinjaman yang
dapat diatribusikan secara langsung dengan akuisisi atau konstruksi aset kualifikasian (?qualifying
asset?), dikapitalisasi hingga aset tersebut selesai secara substansial.
Provisi Provisi diakui apabila Grup memiliki kewajiban hukum atau konstruktif di masa kini sebagai akibat dari Provisions
kejadian di masa lalu; dan besar kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban tersebut
dapat diestimasi secara handal. Provisi tidak diakui untuk kerugian operasi masa depan. Provisi diukur
sebesar nilai kini pengeluaran yang diharapkan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban dengan
Page 20
menggunakan tingkat bunga sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas nilai waktu uang
dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya waktu diakui sebagai
biaya keuangan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan Employee benefits
berdasarkan metode akrual. Imbalan pensiun dan liabilitas imbalan pasca-kerja lainnya Grup
mencadangkan jumlah minimum imbalan panjang sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan
(UUCK) atau Kontrak Kerja Bersama (KKB), mana yang lebih tinggi, karena UUCK atau KKB adalah
program imbalan pasti yang menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan
pensiun Liabilitas imbalan pasca-kerja merupakan nilai kini imbalan pasca-kerja pada tanggal
pelaporan dan penyesuaian atas keuntungan atau kerugian aktuarial. Perhitungan liabilitas imbalan
pasca-kerja menggunakan metode Projected Unit Credit oleh aktuaris independen. Nilai kini liabilitas
imbalan pasca-kerja ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan dengan
menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada tanggal pelaporan dan memiliki
jangka waktu yang sama dengan liabilitas imbalan pensiun yang bersangkutan. Keuntungan atau
kerugian aktuaria yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial yang
jumlahnya dibebankan atau dikreditkan di penghasilan komprehensif lain sebesar nilai yang timbul
pada tahun tersebut. Biaya jasa lalu akan diakui segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau penyelesaian liabilitas
imbalan pasca-kerja diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut terjadi. Grup memberikan
liabilitas imbalan pasca-kerja lainnya, seperti uang penghargaan dan uang pisah. Imbalan berupa uang
penghargaan diberikan apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun. Sedangkan imbalan
berupa uang pisah, dibayarkan kepada karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela, setelah
memenuhi minimal masa kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan metodologi yang
sama dengan metodologi yang digunakan dalam perhitungan pensiun liabilitas imbalan pasca-kerja.
Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan siaran pers terkait PSAK 24: Imbalan Kerja terkait
pengatribusian imbalan kerja pada periode jasa, dengan basis penilaian bahwa pola fakta program
pension berbasis Undang-Undang Cipta Kerja yang berlaku memiliki pola fakta serupa mengenai
kapan entitas mulai mengatribusikan imbalan pada periode jasa dengan pola jasa dalam IFRIC Agenda
Decision IAS 19 Employee Benefit. Dampak perubahan tersebut telah dicatat pada laporan Keuangan
tahun berjalan.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar
selama tahun berjalan. Grup tidak memiliki efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutive, dan
oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Dividen Pembagian dividen kepada para pemegang saham Grup diakui sebagai suatu liabilitas dalam laporan Dividends
keuangan pada tahun ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham. Pembagian dividen
diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan rapat direksi sesuai dengan anggaran
dasar Grup.
Pelaporan segmen Grup bergerak dalam bidang usaha jasa penyediaan fasilitas yang berhubungan dengan pipa dan Segment reporting
aksesorisnya untuk industri minyak bumi. Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi menjadi tiga segmen
operasi berdasarkan produk dan jasa yang dikelola oleh masing-masing pengelola segmen yang
bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen melaporkan
Page 21
secara langsung kepada manajemen yang secara teratur mengkaji hasil segmen sebagai dasar untuk
mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen dan untuk menilai kinerja segmen. Segmen
operasi adalah komponen yang dapat dibedakan dari Grup yang terlibat dalam aktivitas usaha yang
dapat memperoleh pendapatan dan menimbulkan biaya serta hasil operasinya dikaji oleh pimpinan
pembuat keputusan operasi entitas untuk mengambil keputusan terkait alokasi sumber daya ke
masing-masing segmen dan menilai kinerja segmen. Segmen pendapatan, beban, hasil, aset dan
liabilitas termasuk bagian yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta yang
dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum
saldo dan transaksi antar Grup dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Grup menerapkan PSAK 10: ?Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing?, yang menggambarkan Foreign currency transactions and balances
bagaimana memasukkan transaksi mata uang asing dan kegiatan usaha luar negeri dalam laporan
keuangan entitas dan menjabarkan laporan keuangan ke dalam mata uang penyajian. Grup
mempertimbangkan indikator utama dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang
fungsionalnya, dan jika ada indikator yang tercampur dan mata uang fungsional tidak jelas, manajemen
menggunakan penilaian untuk menentukan mata uang fungsional yang paling tepat menggambarkan
pengaruh ekonomi dari transaksi, kejadian dan kondisi yang mendasarinya. Laporan keuangan
konsolidasian disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, yang merupakan mata uang fungsional
Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Setiap entitas dalam Grup menentukan mata uang
fungsionalnya sendiri dan laporan keuangannya diukur menggunakan mata uang fungsional. Transaksi
dan saldo Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Dolar Amerika Serikat
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Dolar Amerika Serikat dengan
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Keuntungan
dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui pada laporan laba rugi tahun berjalan. Kurs yang
digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing adalah sebagai
berikut: 2023: 1 Rupiah (IDR) 0,000066 1 Dolar Singapore (SGD) 0,753041 1 Euro (EUR) 1,085201 1
Baht Thailand (BHT) 0,029197 2022: 1 Rupiah (IDR) 0,000063 1 Dolar Singapore (SGD) 0,741153 1
Euro (EUR) 1,062401 1 Baht Thailand (BHT) 0,028894 G r u p Untuk tujuan konsolidasi, aset dan
liabilitas entitas anak, yang memiliki mata uang fungsional selain Dolar Amerika Serikat dijabarkan ke
mata uang penyajian Grup yaitu Dolar Amerika Serikat dengan menggunakan pedoman berikut ini: a.
Aset dan liabilitas, baik moneter dan non-moneter, dijabarkan dengan menggunakan kurs tukar yang
berlaku pada akhir tanggal pelaporan, sedangkan akun-akun ekuitas dijabarkan dengan menggunakan
kurs tukar historis; b. Pendapatan dan beban serta arus kas dijabarkan dengan menggunakan kurs
tukar rata-rata; c. Selisih kurs tukar yang terjadi dikreditkan atau dibebankan ke akun ?Penghasilan
Komprehensif Lain - Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan? yang disajikan pada bagian
Ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian, sampai pelepasan investasi neto yang bersangkutan
atau kegiatan usaha luar negeri. Entitas anak tertentu menyelenggarakan pembukuan dalam Rupiah
dan mengukur kembali pembukuan mereka ke dalam mata uang fungsional mereka untuk tujuan
penyusunan laporan keuangan. Entitas anak tersebut mengukur kembali aset dan liabilitas
non-moneter ke dalam mata uang fungsional mereka dengan menggunakan kurs historis, sedangkan
aset dan liabilitas moneter dijabarkan ke dalam mata uang fungsional dengan menggunakan kurs yang
berlaku pada akhir tanggal pelaporan. Pendapatan dan beban diukur kembali ke dalam mata uang
fungsional dengan menggunakan nilai aktual mata uang fungsional tersebut atau menggunakan nilai
tukar rata-rata tertimbang setiap bulan yang mendekati kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.
Keuntungan atau kerugian selisih kurs dari proses pengukuran kembali diakui dalam laba rugi.
Aset hak guna Grup mengadopsi dan menerapkan PSAK 73. Sebagai Lessee Sebagai penyewa, pada saat Right of use assets
Page 22
dimulainya kontrak, Perusahaan dan entitas anaknya menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Dalam menilai suatu kontrak memberikan hak pengendalian penggunaan aset identifikasian, Perusahaan dan entitas anaknya menilai kondisi berikut: a. Perusahaan dan entitas anaknya memiliki hak untuk memperoleh seluruh manfaat ekonomi secara substansial dari penggunaan aset identifikasian; dan b. Perusahaan dan entitas anaknya memiliki hak untuk menentukan penggunaan aset identifikasian, yang diperoleh melalui pengambilan keputusan yang relevan atas bagaimana dan tujuan penggunaan aset yang telah ditentukan sebelumnya. Pada tanggal permulaan atau pada saat penilaian kembali kontrak yang mengandung sewa, Perusahaan dan entitas anaknya mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga relatif tersendiri dari komponen sewa dan harga agregat tersendiri dari komponen non-sewa. Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan dan entitas anaknya mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna di ukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka penggunaan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Perusahaan dan entitas anaknya menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat suku bunga diskonto. Sebagai penyewa, pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap termasuk pembayaran tetap secara substansi, pembayaran variabel yang tergantung pada indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan, jumlah yang diperkirakan dapat dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual, harga eksekusi opsi beli jika terdapat kepastian eksekusi opsi tersebut, dan penalti karena penghentian awal sewa kecuali terdapat cukup kepastian untuk tidak ada penghentian lebih awal. Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas di setiap periode. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan dan entitas anaknya pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan dan entitas anaknya akan mengeksekusi opsi beli, maka Perusahaan dan entitas anaknya melakukan penyusutan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Perusahaan dan entitas anaknya melakukan penyusutan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Perusahaan dan entitas anaknya tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang masa sewa terdiri dari 12 bulan atau kurang, yang dicatat sebagai sewa dimuka dan dibebankan dengan dasar garis lurus selama periode sewa. Sebagai Lessor Sebagai pesewa, apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran sewa diakui sebagai piutang. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang tersebut diakui sebagai penghasilan sewa pembiayaan ditangguhkan. Sebagai pesewa, apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran sewa diakui sebagai piutang. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang tersebut diakui sebagai penghasilan sewa pembiayaan ditangguhkan. Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang mencerminkan tingkat pengembalian periodik yang konstan. Apabila aset disewakan melalui sewa operasi, aset disajikan pada laporan posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut. Penghasilan sewa diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Page 23
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau Investment properties
kedua-duanya) yang dikuasai (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) untuk menghasilkan
rental atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk: a. Digunakan dalam produksi atau
penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau b. Dijual dalam kegiatan usaha
sehari-hari. Properti investasi, kecuali tanah, diakui sebesar biaya perolehan dan disusutkan sesuai
dengan estimasi umur ekonomisnya. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis properti investasi sebagai berikut: Jenis Properti
Investasi (Masa Manfaat): Bangunan dan prasarana (20-25) Biaya pemeliharaan dan perbaikan
dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat atau
memberi manfaat ekonomis di masa yang akan datang dalam bentuk peningkatan kapasitas, atau
peningkatan standar kinerja, dikapitalisasi. Properti investasi yang tidak digunakan lagi atau dijual
dikeluarkan dari kelompok properti investasi berikut akumulasi penyusutan dan penurunan nilainya, jika
ada. Keuntungan atau kerugian dari penjualan properti investasi tersebut dibukukan dalam operasi
pada tahun penjualan terjadi. Tanah dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak diamortisasi. Biaya
pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB)
dan Hak Pakai (HP) yang dikeluarkan pada saat tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian
dari biaya perolehan tanah dan tidak diamortisasi. Sementara itu, biaya yang berhubungan dengan
perpanjangan atau pembaruan hak-hak tersebut di atas diakui sebagai biaya tangguhan dalam akun
aset tidak lancar lainnya pada laporan posisi keuangan konsolidasian dan akan diamortisasi
menggunakan metode garis lurus sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomi tanah, mana yang
lebih pendek. Manajemen melakukan penilaian atas properti investasi secara berkala untuk
memastikan ada tidaknya penurunan nilai permanen yang material. Transfer dilakukan ke (atau dari)
properti investasi hanya jika ada perubahan penggunaan. Jika properti yang ditempati pemiliknya
menjadi properti investasi, Grup mencatat properti tersebut menggunakan metode biaya.
Investasi pada entitas asosiasi Investasi Grup pada saham diukur dengan metode ekuitas. Entitas asosiasi adalah entitas yang Investment in associates
terhadapnya Grup memiliki pengaruh signifikan. Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk
berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak
mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. Dalam metode ini, penyertaan
awal dicatat sebesar harga perolehannya yang disesuaikan dengan bagian Grup atas aset bersih
entitas asosiasi sejak tanggal akuisisi dan dikurangi dengan penerimaan dividen sejak tanggal
perolehannya.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Modal saham Modal saham diukur sebesar nilai nominal untuk semua saham yang ditempatkan dan beredar. Biaya Share capital
tambahan langsung yang berkaitan dengan penerbitan saham baru disajikan pada ekuitas sebagai
pengurang, neto setelah pajak, dari jumlah yang diterima. Selisih lebih antara jumlah yang diterima
dengan nilai nominal yang timbul dari penerbitan saham dikreditkan ke tambahan modal disetor pada
ekuitas.
Instrumen keuangan Aset Keuangan Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori (i) diukur pada nilai wajar melalui Financial instruments
laporan laba rugi, (ii) biaya perolehan diamortisasi, dan (iii) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
pendapatan komprehensif lain. Pada pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar,
Page 24
ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan langsung untuk aset keuangan yang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan pendapatan komprehensif lain. Manajemen menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut setelah pengakuan awal aset keuangan berdasarkan model bisnis entitas dalam mengelola aset keuangan atau karakteristik arus kas kontraktual hanya dari pembayaran pokok dan bunga saja. (i) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi adalah aset keuangan yang diperdagangkan. Entitas dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat pengakuan awal atas investasi pada intrumen ekuitas tertentu yang pada umumnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi sehingga perubahan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan komprehensif lain. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. (ii) Biaya perolehan diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika memenuhi kriteria sebagai berikut: a. Aset keuangan dikelola dalam bisnis yang bertujuan untuk memiliki arus kas keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan b. Persyaratan kontraktual aset keuangan yang menimbulkan arus kas yang hanya dari pembayaran pokok dan bunga. Pada saat pengakuan awal, instrumen keuangan diakui pada nilai wajarnya ditambah nilai transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Grup memiliki pinjaman yang diberikan dan piutang meliputi kas dan setara kas, piutang usaha dan lain-lain, dan investasi jangka panjang. (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar pendapatan komprehensif lain Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar pendapatan komprehensif lain adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan, serta manajemen mempunyai intensi positif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo, kecuali: a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang hanya dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain. Penurunan nilai aset keuangan Aset keuangan dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya menggunakan basis akuntasi kerugian kredit ekpektasian (ECL) pada aset keuangan dan kontraktual, yang bunga penurunannya dihitung menggunakan suku bunga efektif (EIR) pada cadangan penurunan nilai pada jumlah probabilitas tertimbang yang mempertimbangkan kondisi yang terjadi pada masa lampau, saat sekarang, dan proyeksi atas kondisi ekonomi masa depan pelanggan. ECL diperbarui pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan resiko sejak pengakuan awal. ECL dhitung untuk semua aset keuangan, terlepas apakah telah jatuh tempo atau tidak. Pengukuran atas penurunan nilai dimana basis pengukuran bergantung pada resiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal adalah sebagai berikut: (i) Penurunan nilai diakui berdasarkan pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari peristiwa default yang diperkirakan akan terjadi untuk 12 (dua belas) bulan mendatang; atau (ii) kerugian kredit sepanjang umurnya Penghentian pengakuan aset keuangan Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari asset berakhir, atau Grup mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. Liabilitas Keuangan Perusahaan mengklasifikasi liabilitas keuangannya dalam kategori: (i) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba
Page 25
rugi Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi adalah liabilitas
keuangan yang diperdagangkan. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diperdagangkan jika perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat dan
terdapat adanya kecenderungan ambil untung. (ii) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diklasifikasikan dalam kategori ini dan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan yang termasuk adalah utang usaha, beban akrual,
dan liabilitas sewa. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan
disaling-hapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan
adanya niat untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah akhir tahun yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Grup pada akhir Events after reporting period
periode pelaporan (peristiwa penyesuaian) dicerminkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Peristiwa setelah akhir tahun yang tidak disesuaikan diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian jika material.
Page 26
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 2,692,486 2,692,486 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 41,211,581 93,028 41,304,609 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 90,971,811 948,899 ( 186,205 ) 91,734,505 equipment, directly
owned
Alat pengangkutan, Transportation
dimiliki langsung 436,451 ( 18,236 ) 418,215 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 1,574,873 28,048 1,602,921 equipment, directly
owned
Lainnya, dimiliki langsung 331,743 331,743 Others, directly owned
Dimiliki langsung 137,218,945 1,069,975 ( 204,441 ) 138,084,479 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
1,957,705 523,795 2,481,500
assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use
520,447 520,447
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
897,017 897,017
aset hak guna use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
1,254,606 1,254,606
assets
Aset hak guna 4,629,775 523,795 5,153,570 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
583,887 287,473 ( 443,226 ) 428,134
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
583,887 287,473 ( 443,226 ) 428,134
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
142,432,607 1,881,243 ( 204,441 ) ( 443,226 ) 143,666,183
equipment
Page 27
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 27,549,821 253,270 27,803,091 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 67,780,277 2,665,475 ( 186,205 ) 70,259,547 equipment, directly
owned
Alat pengangkutan, Transportation
dimiliki langsung 427,571 226 ( 18,236 ) 409,561 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 1,194,689 77,382 1,272,071 equipment, directly
owned
Lainnya, dimiliki langsung 331,743 331,743 Others, directly owned
Dimiliki langsung 97,284,101 2,996,353 ( 204,441 ) 100,076,013 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
1,703,196 260,874 1,964,070
assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use
341,321 50,017 391,338
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
644,637 91,803 736,440
aset hak guna use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
171,966 35,077 207,043
assets
Aset hak guna 2,861,120 437,771 3,298,891 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
100,145,221 3,434,124 ( 204,441 ) 103,374,904
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
42,287,386 40,291,279
equipment
Page 28
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 2,692,486 2,692,486 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 40,414,252 811,459 ( 14,130 ) 41,211,581 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 108,087,167 3,264,248 ( 19,992,274 ) ( 387,330 ) 90,971,811 equipment, directly
owned
Alat pengangkutan, Transportation
dimiliki langsung 715,528 ( 279,077 ) 436,451 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 2,097,338 175,704 ( 752,423 ) 54,254 1,574,873 equipment, directly
owned
Lainnya, dimiliki langsung 331,743 331,743 Others, directly owned
Dimiliki langsung 154,338,514 4,251,411 ( 21,037,904 ) ( 333,076 ) 137,218,945 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
1,764,984 192,721 1,957,705
assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use
520,447 520,447
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
940,617 ( 43,600 ) 897,017
aset hak guna use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
1,254,606 1,254,606
assets
Aset hak guna 4,480,654 192,721 ( 43,600 ) 4,629,775 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
71,262 1,430,422 ( 917,797 ) 583,887
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
71,262 1,430,422 ( 917,797 ) 583,887
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
158,890,430 5,874,554 ( 21,081,504 ) ( 1,250,873 ) 142,432,607
equipment
Page 29
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 26,447,459 1,116,492 ( 14,130 ) 27,549,821 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 82,496,495 4,543,282 ( 19,259,500 ) 67,780,277 equipment, directly
owned
Alat pengangkutan, Transportation
dimiliki langsung 706,154 494 ( 279,077 ) 427,571 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 1,759,975 184,183 ( 749,469 ) 1,194,689 equipment, directly
owned
Lainnya, dimiliki langsung 331,743 331,743 Others, directly owned
Dimiliki langsung 111,741,826 5,844,451 ( 20,302,176 ) 97,284,101 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
1,240,047 463,149 1,703,196
assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use
239,657 101,664 341,321
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
443,934 200,703 644,637
aset hak guna use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
125,156 46,810 171,966
assets
Aset hak guna 2,048,794 812,326 2,861,120 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
113,790,620 6,656,777 ( 20,302,176 ) 100,145,221
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
45,099,810 42,287,386
equipment
Page 30
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Grup mengadopsi metode biaya, dimana aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar harga Disclosure of notes for property, plant and
perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai, jika ada. Penyusutan aset equipment
tetap selain tanah dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan harga
perolehan hingga mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: Jenis Aset
Tetap (Masa Manfaat) ? Pengembangan prasarana (5) ? Bangunan dan prasarana (20) ? Mesin dan
peralatan (5-15) ? Inventaris kantor (3-7) ? Peralatan pengangkutan (4-10) Tanah dan hak atas tanah
dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan. Estimasi masa manfaat aset tetap
ditentukan berdasarkan ekspektasi pemakaian dan pengalaman historis atas aset sejenis. Biaya
perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang
tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa
aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan. Jumlah
tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau
dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi
penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada,
dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai tercatat aset
tetap, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian
apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. Aset dalam Pelaksanaan Aset dalam
pelaksanaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan termasuk biaya perolehan tanah dan akumulasi
biaya pembangunan. Pada saat pembangunan tersebut selesai dan siap untuk digunakan, jumlah
biaya yang terjadi diklasifikasikan ke akun ?Aset Tetap? sesuai peruntukannya. Penyusutan mulai
dibebankan pada saat aset tersebut siap digunakan.
Page 31
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan pihak Notes for revenue by parties
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 VALLOUREC Related party 1
44,842,778 32,434,636
MIDDLE EAST FZE
Pihak berelasi 2 Vallourec Asia Related party 2
8,691,393 3,152,422
Pacific Corp. Pte Ltd
Pihak berelasi 3 VALLOUREC OIL & Related party 3
3,112,963 5,093,920
GAS UK LTD
Pihak berelasi 4 VALLOUREC OIL Related party 4
2,548,210 272,117
AND GAS FRANCE
Pihak berelasi 5 Vallourec Tubular Related party 5
3,631 267,766
Services L.L.C
Pihak berelasi 59,198,975 41,220,861 Related parties
Pihak ketiga 1 PT PERTAMINA Third party 1
7,256,935 2,571,373
HULU MAHAKAM
Pihak ketiga 2 MEDCO E&P Third party 2
3,056,126
GRISSIK LTD
Pihak ketiga 3 PT PERTAMINA Third party 3
3,015,097
HULU ROKAN
Pihak ketiga 4 MEDCO E&P Third party 4
2,028,458 38,398
NATUNA LTD
Pihak ketiga 5 PT. DINAMIKA Third party 5
1,444,628
LOGAMU MULIA
Pihak ketiga 6 PT PERTAMINA EP 1,412,121 3,439,020 Third party 6
Pihak ketiga 7 PT Pertamina Hulu Third party 7
1,267,014
Energi OSES
Pihak ketiga 8 MARI PETROLEUM Third party 8
1,008,408 834,349
COMPANY LIMITED
Pihak ketiga 9 ENVENTURE Third party 9
GLOBAL 983,639 241,522
TECHNOLOGY
Pihak ketiga 10 Hindustan Oil Third party 10
Exploration 624,686
Company Limited
Pihak ketiga lainnya 5,844,405 12,504,286 Other third parties
Pihak ketiga 27,941,517 19,628,948 Third parties
Tipe pihak 87,140,492 60,849,809 Type of parties
Page 32
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Grup mengakui penjualan pada waktu tertentu saat resiko dan manfaat kepemilikan barang telah Disclosure of notes for revenue
berpindah kepada pelanggan, yang umumnya terjadi pada saat pengiriman barang kepada pelanggan.
Ada penilaian yang terbatas diperlukan dalam mengidentifikasi titik melewati kontrol: Setelah
pengiriman produk secara fisik ke lokasi yang disepakati telah terjadi, grup tidak lagi memiliki
kepemilikan fisik, biasanya akan memiliki hak untuk pembayaran (sebagai pembayaran tunggal pada
pengiriman) dan tidak mempertahankan risiko yang signifikan dan manfaat dari barang yang
bersangkutan. Grup memiliki divisi jasa pemeliharaan dan jasa perbaikan kendaraan pelanggan, yang
pengakuan pendapatan dilakukan pada saat jasa telah selesai diberikan.
Page 33
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product name Sales and revenue Sales and revenue
Pendapatan dari jasa 1 Pendapatan dari Service revenue 1
penjualan bahan
pipa, jasa
82,783,230 58,458,244
pemrosesan pipa
dan penjualan
aksesoris pipa
Pendapatan dari jasa 2 Pendapatan dari Service revenue 2
jasa pengangkutan 4,264,178 2,285,398
dan lainnhya
Pendapatan dari jasa 3 Pendapatan dari Service revenue 3
jasa dukungan 93,084 106,167
teknik
Pendapatan dari jasa 87,140,492 60,849,809 Service revenue
Tipe pendapatan 87,140,492 60,849,809 Type of revenue
Page 34
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Page 35
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Page 36
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Page 37
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 25,812,062 13,993,634 Finished goods
Barang dalam proses 15,222,187 13,085,217 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
33,097,557 33,392,923
pembantu
Persediaan, kotor 74,131,806 60,471,774 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 2,874,141 ) ( 1,284,812 )
persediaan of inventories
Persediaan 71,257,665 59,186,962 Inventories
Persediaan lancar 71,257,665 59,186,962 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
1,284,812 747,947
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 1,589,329 536,865 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
2,874,141 1,284,812
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 38
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan dinilai dengan nilai yang terendah antara harga perolehan atau nilai realisasi bersih. Disclosure of notes for inventories
Metode yang dipakai untuk menentukan harga perolehan adalah metode rata-rata tertimbang. Harga
perolehan barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung
serta alokasi biaya overhead yang dapat diatribusi secara langsung baik yang bersifat tetap maupun
variable. Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi beban penjualan. Provisi untuk persediaan usang dan
persediaan tidak terpakai/tidak laris ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan
masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.
Page 39
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Page 40
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Page 41
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 42
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 33,392,923 30,535,403 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 68,141,483 52,478,837 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 33,097,557 24,353,066 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 68,436,849 58,661,174 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 2,059,224 1,820,439 Wages and direct labor
Biaya pabrikasi lainya 14,228,940 10,721,288 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 84,725,013 71,202,901 Total production cost
Barang setengah jadi awal 13,085,217 11,286,965 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 15,222,187 23,420,596 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 82,588,043 59,069,270 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 13,993,634 15,986,568 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 25,812,062 21,258,314 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
2,400,064 1,715,386
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
73,169,679 55,512,910
pendapatan
Page 43
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pembelian bahan baku, royalti, beban subkontrak, penggunaan fasilitas dan lain-lain dari pihak-pihak Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan berelasi masing-masing sebesar USD 50.227.337 dan USD 31.195.737 atau 52,83 persen dan 39,30
persen dari total beban pokok penjualan dan jasa untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30
Juni 2023 dan 2022.
Page 44
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 45
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 46
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 47
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 48
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 49
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.