Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 48
Page 1
Nomor Surat NPH-OL-2307-10
Nama Emiten PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.
Kode Emiten PORT
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Mustika Jasa Handling Jakarta 2004 2004 347.421.461 RIBUAN IDR 99.99
Alam Lestari dan
Stevedoring
Container
untuk
Komoditas
Ekspor/Impor.
2 PT PBM Bongkar Muat Jakarta 1986 1986 543.394.474 RIBUAN IDR 83.34
Adipurusa Barang
3 PT Parvi Perdagangan, Jakarta 2010 2010 738.131.862 RIBUAN IDR 100.0
Indah Persada Operator
Terminal dan
Jasa
Perbaikan dan
Pemeliharaan
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Nusantara Pelabuhan Entity name
Handal Tbk.
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas PORT Entity code
Nomor identifikasi entitas AA751 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J1. Transportation Infrastructure Subsector
Industri J11. Transport Infrastructure Industry
Operator
Subindustri J113. Marine Ports & Services Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
225,007,115 304,907,396
equivalents
Investasi jangka pendek 3,966,188 4,150,908 Short-term investments
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
111,630,557 65,821,870
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
15,097,068 42,431,128
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 136,398,338 122,059,872 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
4,223,112 6,932,514
lancar
Uang muka lancar 1,772,363 849,365 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
16,258,245 20,620,543
lancar
Jumlah aset lancar 514,352,986 567,773,596 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current other
451,201 472,370
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 22,906,287 15,246,536 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
1,044,443,183 1,074,572,153
equipment
Goodwill 29,127,982 29,127,982 Goodwill
Aset takberwujud selain Intangible assets other
111,648,827 116,549,439
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
14,933,142 26,699,047
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 1,223,510,622 1,262,667,527 Total non-current assets
Jumlah aset 1,737,863,608 1,830,441,123 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
14,244,793 16,877,360
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
33,953,377 114,038,022
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
5,716,221 131,338
pendek pihak third parties
ketiga
Page 5
Beban akrual jangka 20,505,483 39,635,658 Current accrued
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 329,465 676,124 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 16,338,460 18,964,969 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 69,000,000 66,000,000
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 120,932,825 55,147,689 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
281,020,624 311,471,160
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
4,307,369 3,433,210
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 167,889,710 203,647,913 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
327,699,093 358,005,403
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 33,852,949 32,539,558 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
533,749,121 597,626,084
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 814,769,745 909,097,244 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 281,394,199 281,394,199 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
243,798,490 243,798,490
disetor capital
Penjabaran laporan Translation adjustment
43,327,659 62,123,061
keuangan
Cadangan revaluasi 35,666,370 37,757,550 Revaluation reserves
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas ( 41,026 ) ( 41,026 ) Changes of Equity in
Entitas Anak/Asosiasi Subsidiary/Associates
Komponen ekuitas Other components of
26,148,330 26,148,330
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
Page 6
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 2,000,000 2,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 353,682,610 336,808,643 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
985,976,632 989,989,247
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
( 62,882,769 ) ( 68,645,368 )
non-pengendali
Jumlah ekuitas 923,093,863 921,343,879 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,737,863,608 1,830,441,123
ekuitas
Page 7
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
592,714,650 552,403,524
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 461,414,458 ) ( 445,969,473 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 131,300,192 106,434,051 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 44,880,910 ) ( 42,590,469 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 42,401,578 ) ( 25,283,081 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 1,774,675 9,213,905 Other income
Beban lainnya ( 8,112,302 ) ( 39,585,309 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
37,680,077 8,189,097
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 26,203,804 ) ( 19,283,841 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
11,476,273 ( 11,094,744 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 11,476,273 ( 11,094,744 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, ( 14,920,977 ) 23,333,954 exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi ( 14,920,977 ) 23,333,954 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 14,920,977 ) 23,333,954 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 3,444,704 ) 12,239,210 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
14,192,965 ( 2,502,221 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 2,716,692 ) ( 8,592,523 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 4,602,437 ) 16,762,237 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 1,157,733 ( 4,523,027 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
Page 8
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 5.04 ( 0.89 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 5.04 ( 0.89 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih Transaksi Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi Perubahan Ekuitas Entitas dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
keuangan non-pengendali
Anak/Asosiasi non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference Due to Changes Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Translation adjustment Revaluation reserves of Equity in equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Subsidiary/Associates non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 281,394,199 243,798,490 62,123,061 37,757,550 ( 41,026 ) 26,148,330 2,000,000 336,808,643 989,989,247 ( 68,645,368 ) 921,343,879 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 281,394,199 243,798,490 62,123,061 37,757,550 ( 41,026 ) 26,148,330 2,000,000 336,808,643 989,989,247 ( 68,645,368 ) 921,343,879 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 14,192,965 14,192,965 ( 2,716,692 ) 11,476,273 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 18,795,402 ) ( 18,795,402 ) 3,874,425 ( 14,920,977 ) Other comprehensive income
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi Changes in non-controlling interests due to other
4,543,666 4,543,666
lainnya dengan kepentingan non-pengendali transactions with non-controlling interests
Transaksi ekuitas lainnya ( 2,091,180 ) 2,681,002 589,822 61,200 651,022 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 281,394,199 243,798,490 43,327,659 35,666,370 ( 41,026 ) 26,148,330 2,000,000 353,682,610 985,976,632 ( 62,882,769 ) 923,093,863 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih Transaksi Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi Perubahan Ekuitas Entitas dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
keuangan non-pengendali
Anak/Asosiasi non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference Due to Changes Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Translation adjustment Revaluation reserves of Equity in equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Subsidiary/Associates non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 281,394,199 243,798,490 35,542,496 43,946,787 ( 39,216 ) 26,148,330 2,000,000 266,228,450 899,019,536 ( 63,657,257 ) 835,362,279 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 281,394,199 243,798,490 35,542,496 43,946,787 ( 39,216 ) 26,148,330 2,000,000 266,228,450 899,019,536 ( 63,657,257 ) 835,362,279 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 2,502,221 ) ( 2,502,221 ) ( 8,592,523 ) ( 11,094,744 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 19,264,458 19,264,458 4,069,496 23,333,954 Other comprehensive income
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi Changes in non-controlling interests due to other
( 2,378,015 ) ( 2,378,015 )
lainnya dengan kepentingan non-pengendali transactions with non-controlling interests
Transaksi ekuitas lainnya ( 3,311,692 ) 4,213,896 902,204 58,794 960,998 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 281,394,199 243,798,490 54,806,954 40,635,095 ( 39,216 ) 26,148,330 2,000,000 267,940,125 916,683,977 ( 70,499,505 ) 846,184,472 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
579,912,994 614,650,028
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 321,531,113 ) ( 321,545,801 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 100,736,634 ) ( 94,274,984 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
157,645,247 198,829,243
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 42,241,193 ) ( 25,117,708 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 21,706,832 ) ( 13,673,560 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
93,697,222 160,037,975
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
90,966 15,590,352
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,965,586 ) ( 11,616,757 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 3,369 ) ( 9,546 )
aset takberwujud intangible assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
12,683,474 ( 3,774,334 )
investasi jangka pendek short-term investments
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
10,805,485 189,715
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 33,000,000 ) ( 34,280,702 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 71,391,968 ) ( 72,410,707 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 78,655,000 ) ( 7,134,503 )
lainnya
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 183,046,968 ) ( 113,825,912 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 78,544,261 ) 46,401,778
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
304,907,396 157,243,101
awal periode flows, beginning of the period
Page 12
Efek perubahan nilai kurs pada ( 1,356,020 ) 1,102,282 Effect of exchange rate changes
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
225,007,115 204,747,161
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan statements
laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam
pemerolehan aset. Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang penyajian
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata uang
fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan
mata uang fungsional tersebut.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas anak Principles of consolidation
seperti disebutkan pada Catatan 1.c. Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Grup, yakni
Grup terekspos, atau memiliki hak, atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kemampuan kini untuk
mengarahkan aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas investee). Keberadaan dan dampak dari
hak suara potensial dimana Grup memiliki kemampuan praktis untuk melaksanakan (yakni hak
substantif) dipertimbangkan saat menilai apakah Grup mengendalikan entitas lain. Laporan keuangan
Grup mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari Perusahaan dan seluruh entitas anak
yang, secara lagsung dan tidak langsung, dikendalikan oleh Perusahaan. Entitas anak
dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana Grup secara efektif memperoleh
pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal pengendalian berakhir. Entitas induk
menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama
untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Seluruh transaksi, saldo pendapatan,
beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup
dieliminasi secara penuh. Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan
komprehensif lain kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali meskipun hal tersebut
mengakibatkan kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan
nonpengendali di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik
entitas induk. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam
kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan non-pengendali
berubah, Grup menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan non-pengendali
untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah
dimana kepentingan non-pengendali disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang diterima atau
dibayarkan diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari entitas induk. Jika Grup
kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup: Menghentikan pengakuan aset (termasuk
goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah tercatatnya ketika pengendalian hilang; Menghentikan
pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan non pengendali pada entitas anak terdahulu ketika
pengendalian hilang (termasuk setiap komponen penghasilan komprehensif lain yang diatribusikan
Page 14
pada kepentingan non pengendali); Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari
transaksi, peristiwa, atau keadaan yang mengakibatkan hilangnya pengendalian; Mengakui sisa
investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal hilangnya pengendalian;
Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba jika disyaratkan oleh
SAK lain, jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain dalam kaitan dengan entitas anak;
Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi yang
diatribusikan kepada entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank (rekening giro), dan deposito berjangka yang jatuh Cash and cash equivalents
tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan
sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul
sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan generator sets, suku
cadang, dan spreader ditentukan dengan metode masuk pertama keluar pertama, sedangkan untuk
crane dan barang dalam proses ditentukan dengan metode identifikasi khusus. Nilai realisasi neto
merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan. Setiap penurunan nilai persediaan dibawah
biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban
pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai
persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap
jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan tersebut.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Fixed assets
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen. Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
tersebut. Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Grup memilih untuk
menggunakan model revaluasi untuk container handling yang nilai wajarnya dapat diukur secara andal,
yakni nilai wajar pada tanggal revaluasi. Tanah diakui sebesar harga perolehannya dan tidak
disusutkan. Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai
maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
masa manfaat ekonomis aset sebagai berikut: kendaraan (4-8 tahun), gedung (8-20 tahun),
perlengkapan EDP (3 tahun), perabot kantor (4-10 tahun), container handling (4-20 tahun), peralatan
lapangan (4-10 tahun). Jika aset tetap direvaluasi, maka akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi
dieliminasi terhadap jumlah tercatat bruto aset dan jumlah tercatat neto setelah eliminasi disajikan
kembali sebesar jumlah revaluasiannya dari aset tersebut. Jumlah penyesuaian yang timbul dari
penyajian kembali atau eliminasi akumulasi penyusutan tersebut membentuk bagian kenaikan atau
penurunan dalam jumlah tercatat yang jumlah tercatat yang ditentukan sebagaimana dinyatakan dalam
kebijakan berikut ini. Jika jumlah tercatat Container Handling meningkat akibat revaluasi, maka
kenaikan tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada
bagian surplus revaluasi. Akan tetapi, kenaikan tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah
Page 15
penurunan nilai aset yang sama akibat revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam laba rugi. Jika
jumlah tercatat Container Handling menurun akibat revaluasi, maka penurunan tersebut diakui dalam
laba rugi. Akan tetapi, penurunan nilai tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain sepanjang
tidak melebihi saldo surplus revaluasi untuk aset tersebut. Penurunan nilai yang diakui dalam
penghasilan komprehensif lain tersebut mengurangi jumlah akumulasi dalam ekuitas pada bagian
surplus revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup regular untuk memastikan
bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dengan jumlah yang ditentukan dengan
menggunakan nilai wajar pada akhir periode pelaporan. Sebagian surplus revaluasi dialihkan sejalan
dengan penggunaan aset ke saldo laba sebesar perbedaan antara jumlah penyusutan berdasarkan
nilai revaluasian aset dengan jumlah penyusutan berdasarkan biaya perolehan aset awalnya. Pada
saat penghentian pengakuan aset, surplus revaluasi untuk aset tersebut dialihkan ke saldo laba. Aset
tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai Aset dalam Konstruksi dan
dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman, yang terjadi
sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset
tetap dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak termasuk setiap laba
internal, jumlah tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga
kerja atau sumber daya lain. Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos
aset tetap yang sesuai pada saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan
sejak beroperasi. Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan
atau ketika tidak terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang
ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya)
dimasukkan dalam laba rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan. Pada akhir periode
pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu, metode penyusutan,
dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi asset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Grup
menentukan jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas dari asset tersebut. Jumlah terpulihkan adalah
jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai pakai
adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit penghasil kas. Nilai kini
dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan nilai waktu uang
dan risiko spesifik atas asset atau unit yang penurunan nilainya diukur. Jika, dan hanya jika, jumlah
terpulihkan asset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset diturunkan menjadi
sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera diakui dalam
laba rugi. Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill
dibalik jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset
dinaikan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.
Pengakuan pendapatan dan beban Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Grup melakukan analisa transaksi melalui lima langkah Revenue and expense recognition
analisa berikut: Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut: Kontrak
telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak; Grup bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak
terkait dan jangka waktu pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan; Kontrak memiliki
substansi komersial; dan Besar kemungkinan entitas akan menerima imbalan atas barang atau jasa
yang dialihkan. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang
atau jasa yang memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan. Menentukan harga transaksi, setelah
dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak penjualan barang mewah, pajak pertambahan nilai
Page 16
dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap
kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual dari setiap barang atau jasa yang
dijanjikan di kontrak. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang
waktu atau pada suatu waktu tertentu). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai
berikut: Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau Suatu
periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan
yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk
penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Suatu kewajiban kinerja dipenuhi pada suatu titik waktu kecuali jika memenuhi salah satu kriteria
berikut, dalam hal ini dipenuhi dari waktu ke waktu: Pelanggan secara bersamaan menerima dan
menggunakan manfaat yang diberikan oleh kinerja Perusahaan sebagaimana yang dilakukan Grup;
Kinerja Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu dibuat
atau ditingkatkan; dan Kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup
dan Grup memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja yang diselesaikan
hingga saat ini. Kriteria spesifik berikut juga harus dipenuhi sebelum pendapatan diakui: Penjualan
barang diakui pada saat terjadinya perpindahan kepemilikan atas barang kepada pelanggan, yaitu
pada saat penyerahan barang, atau dalam hal barang disimpan di gudang Grup atas permintaan
pelanggan, pada saat diterbitkan faktur. Penjualan jasa diakui saat jasa diberikan dengan mengacu
pada tingkat penyelesaian transaksi. Pendapatan sewa dan operasi terminal diakui berdasarkan
ketentuan yang tercantum pada masing-masing kontrak. Beban diakui pada saat terjadinya (metode
akrual), kecuali merupakan aset yang terkait dengan aktivitas kontrak masa depan. Biaya yang secara
langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak (biaya
untuk memenuhi) atau penambahan untuk mendapatkan kontrak (biaya untuk memperoleh) dan
diharapkan dapat dipulihkan. Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi
berdasarkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan dicatat sebagai aset lancar
lainnya. Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau
jasa yang terkait dengan aset tersebut.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: Memiliki pengendalian
atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor;
atau Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. Suatu entitas
berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: Entitas dan entitas pelapor
adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak
berikutnya terkait entitas lain); Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas
lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha,
yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama
dari pihak ketiga yang sama; Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang
lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; Entitas tersebut adalah suatu program imbalan kerja
untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor.
Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor
juga berelasi dengan entitas pelapor; Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang
yang diidentifkasi dalam huruf (a); Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a.i) memiliki pengaruh
signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas); atau
Entitas, atau anggota dari kelompok dimana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
Page 17
menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari
entitas pelapor. Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam
Catatan yang relevan.
Pajak penghasilan Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam Income taxes
menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi,
kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan
periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar
untuk periode berjalan dan periode periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terutang untuk
periode tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset. Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode
berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada
(direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan undang-undang
pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Manfaat
terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode sebelumnya
diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak belum dikompensasi dan
kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak masa depan akan
tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum
dimanfaatkan. Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan,
kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari: Pengakuan awal goodwill; atau Pengakuan
awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak
mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset pajak tangguhan diakui untuk
seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak akan
tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba dimaksud, kecuali
jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam
transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi
atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif
pajak yang diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif
pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang
sesuai dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah
ulang pada akhir periode pelaporan. Grup mengurangi jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika
kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Setiap pengurangan
tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga kemungkinan besar laba kena pajak
yang tersedia jumlahnya memadai. Grup melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas
pajak tangguhan jika dan hanya jika: Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini; dan Aset pajak tangguhan dan
liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan
yang sama atas: Entitas kena pajak yang sama; atau Entitas kena pajak yang berbeda yang
bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah
signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diperkirakan untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Grup melakukan saling hapus atas aset pajak kini dan liabilitas pajak kini jika dan hanya jika, Grup:
Page 18
Memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang
diakui; dan Bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar neto atau merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan jasanya dalam suatu periode Employee benefits
akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek yang diharapkan akan
dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut. Imbalan kerja jangka pendek mencakup antara lain upah,
gaji, bonus dan insentif. Imbalan kerja seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja
dihitung berdasarkan Undang Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Grup mengakui jumlah liabilitas
imbalan pasti neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi
nilai wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode
Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan imbalan
tersebut. Grup mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program
imbalan pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas. Biaya jasa kini,
biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas liabilitas (aset)
imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto
yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas asset program dan setiap
perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif lain.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar
dalam suatu periode. Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba
atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrument berpotensi saham biasa yang
bersifat dilutif.
Pelaporan segmen Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil Segment reporting
keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal didalam Grup.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: Yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban yang terkait
dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); Hasil operasinya dikaji ulang secara
berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan Tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan.
Penerapan standar akutansi baru Amandemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari The implementation of new statements of
2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan accounting standards
Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan
Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang; Amendemen
PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan tentang Definisi
Estimasi Akuntansi; Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset
dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan Revisi PSAK 107: Akuntansi Ijarah.
Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang
dilaporkan di periode berjalan atau tahun sebelumnya.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan. Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda
dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi
Page 19
dan signifikansi input terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar: Harga kuotasian (tanpa
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses pada tanggal
pengukuran (Level 1); Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2); dan Input
yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3). Dalam mengukur nilai wajar aset atau
liabilitas, Grup sebisa mungkin menggunakan data pasar yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar
aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Grup menggunakan teknik penilaian yang
sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang
relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Perpindahan antara level
hirarki nilai wajar diakui oleh Grup pada akhir periode pelaporan dimana perpindahan terjadi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas dalam Grup melakukan pencatatan dengan Foreign currency transactions and balances
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (mata uang
fungsional). Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah Rupiah, kecuali mata uang
fungsional PIP dan PE, adalah Dolar Amerika Serikat (USD) serta SSW dan PS adalah Thailand Baht
(THB). Untuk tujuan penyajian laporan keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas PIP, PE, SSW dan
PS pada tanggal laporan dijabarkan menggunakan kurs penutup yang berlaku pada tanggal laporan
posisi keuangan, sedangkan pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs rata-rata
periode pelaporan. Selisih kurs yang dihasilkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain sebagai
selisih kurs penjabaran laporan keuangan. Transaksi-transaksi dalam mata uang asing selama tahun
berjalan dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal
transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam
Rupiah menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank Indonesia pada 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 sebagai berikut (dalam nilai penuh): Dolar Amerika Serikat (USD) 15.026 dan 15.731,
Dolar Singapura (SGD) 11.102 dan 11.659, Baht Thailand (THB) 427 dan 455. Selisih kurs yang timbul
dari transaksi mata uang yang bukan Rupiah dan dari penjabaran saldo aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang yang bukan Rupiah diakui dalam laba rugi.
Aset hak guna Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Grup menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau Right of use assets
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian selama suatu jangka
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak
untuk mengendalikan suatu aset identifikasian, Grup menilai apakah: Kontrak melibatkan penggunaan
suatu aset identifikasian ? ini dapat ditentukan secara eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat
dibedakan atau mewakili secara substantial seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan.
Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset tersebut tidak teridentifikasi; Grup memiliki
hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan aset selama
periode penggunaan; dan Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup
memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah bagaimana
dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua keputusan
tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, Grup memiliki
hak untuk mengarahkan penggunaan aset tersebut jika: Grup memiliki hak untuk mengoperasikan
aset; atau Grup mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan
apa aset akan digunakan. Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali suatu kontrak yang
mengandung suatu komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing
komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa. Pembayaran sewa yang
termasuk dalam indeks utang sewa meliputi: pembayaran sewa tetap, sewa variabel yang bergantung
pada indeks, jumlah yang akan dibayarkan dalam jaminan nilai residu dan harga eksekusi opsi beli,
opsi perpanjangan atau penalti menghentikan jika Grup cukup pasti akan mengeksekusi opsi tersebut.
Page 20
Grup mengakui aset hak-guna dan utang sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna awalnya
diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari utang sewa disesuaikan
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan
biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk membongkar dan memindahkan aset
pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar atau tempat di mana aset berada, dikurangi insentif
sewa yang diterima. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar pada akhir masa sewa atau
jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan penyewa akan mengeksekusi opsi beli, maka
penyewa menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset
pendasar. Periode penyusutan untuk aset hak-guna dengan opsi beli yang dieksekusi tersebut
mengacu pada ketentuan masa manfaat aset tetap. Utang sewa awalnya diukur pada nilai kini atas
pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan suku
bunga implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan suku
bunga pinjaman inkremental Grup. Umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental
sebagai suku bunga diskonto. Setelah pengakuan awal utang sewa diukur pada biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Utang sewa diukur kembali ketika ada
perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika
ada perubahan estimasi Grup atas jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual,
atau jika Grup mengubah penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau
penghentian. Ketika utang sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian terkait dilakukan
terhadap jumlah tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset hak-guna
telah berkurang menjadi nol. Grup menerapkan pengecualian untuk sewa jangka pendek dan sewa
aset bernilai rendah berdasarkan sewa-per-sewa. Selanjutnya, pembayaran atas kontrak yang
termasuk ke dalam pengecualian, yakni pembayaran atas sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai
rendah diakui pada metode garis lurus dan dibebankan pada laba rugi. Pembayaran sewa terkait
dengan sewa yang dikecualikan tersebut diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis
lurus selama masa sewa. Sewa jangka pendek adalah sewa dengan masa sewa kurang dari atau
sama dengan 12 bulan. Sewa aset bernilai rendah adalah sewa untuk perlengkapan umum seperti
komputer, laptop, telepon genggam, dan perlengkapan kantor lainnya, serta aset lain yang harga
barunya tidak lebih dari plafon nilai rendah yang ditetapkan oleh Grup.
Aset takberwujud Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset Intangible assets
takberwujud dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi
penurunan nilai. Umur manfaat aset takberwujud dinilai apakah terbatas atau tidak terbatas. Aset
takberwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi selama umur manfaat ekonomisnya dengan
metode garis lurus. Amortisasi dihitung sebagai penghapusan biaya perolehan aset, dikurangi nilai
residunya, atas umur ekonomisnya sebagai berikut: konsesi pelabuhan terminal petikemas, hak
konsesi (10-20 tahun), hak tanah (10-20 tahun), hak bangunan (10-20 tahun), konsesi pengoperasian
crane (5 tahun), perangkat lunak (5 tahun). Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset
takberwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah setidaknya setiap akhir tahun buku. Goodwill
berasal dari suatu kombinasi bisnis awalnya diukur pada biaya perolehan, yang merupakan selisih
lebih antara nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan nonpengendali, dan
nilai wajar kepentingan ekuitas yang telah dimiliki pengakuisisi dalam pihak yang diakuisisi atas jumlah
neto terindentifikasi dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Setelah pengakuan awal,
goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada harga perolehan dikurangi
akumulasi rugi penurunan nilai. Goodwill tidak diamortisasi.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Page 21
Instrumen keuangan Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, Financial instruments
jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut.
Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai
wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera. Aset
keuangan Grup diklasifikasikan sebagai berikut: Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan
Diamortisasi; Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
(FVTOCI); Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi (FVTPL). Grup
mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan
diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali: Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba
rugi. Liabiitas dimaksud, termasuk derivatif yang merupakan liabiliatas, selanjutnya akan diukur pada
nilai wajar. Liabitas keuangan yang timbul Ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi
kualifikasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan.
Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga dibawah
pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya mengukur
kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara: Jumlah penyisihan kerugian dan Jumlah yang
pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari penghasilan yang diakui sesuai
dengan prinsip PSAK 72. Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakusisi dalam kombinasi
bisnis ketika PSAK 22 diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya
dalam laba rugi. Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang tak terbatalkan untuk
mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika
penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena: Mengeliminasi atau mengurangi
secara signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai accounting
mismatch) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan
kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang berbeda beda; atau Sekelompok liabilitas
keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan
nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi investasi yang terdokumentasi, dan informasi dengan
dasar nilai wajar dimaksud atas kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil
manajemen kunci Grup. Grup menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika hak
kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir atau Grup mengalihkan hak
kontraktual untuk menerima kas yang berasal dari aset keuangan atau tetap memiliki hak kontraktual
untuk menerima kas tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang
diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Grup secara
substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup
menghentikan pengakuan aset keuangan dan mengakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas
untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam pengalihan. Jika Grup
secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan
aset keuangan tersebut dan masih memiliki pengendalian, maka Grup mengakui aset keuangan
sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut. Jika Grup secara substansial
masih memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup tetap mengakui
aset keuangan tersebut. Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika,
Page 22
liabilitas keuangan tersebut berakhir, yaitu ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Aset keuangan dinilai apakah terdapat indikasi penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya apabila terdapat bukti obyektif sebagai akibat adanya satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan tersebut dan dilakukan estimasi terhadap arus kas masa depan dari investasi tersebut yang akan terdampak. Grup mengakui kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada FVTOCI, piutang sewa, aset kontrak atau komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan. Aset keuangan yang berupa investasi pada instrumen ekuitas tidak dilakukan penurunan nilai. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko kredit instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka mengakui sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 (dua belas) bulan. Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan. Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban kreditnya kepada Grup secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Grup terekspos terhadap risiko kredit. Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan kerugiannya diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) diakui dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai. Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang mencerminkan: Jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi; Nilai waktu uang; dan Informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko gagal bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomik dan bisnis dalam jangka waktu panjang mungkin, namun tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki risiko kredit rendah, Grup dapat menggunakan peringkat risiko kredit internal atau penilaian eksternal. Misal, aset keuangan dengan peringkat ?investment grade? berdasarkan penilaian eksternal merupakan instrumen yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal. Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Grup mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima
Page 23
oleh pihak-pihak dalam kontrak yang merupakan bagian takterpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh premium atau diskonto lain. Grup mereklasifikasi aset keuangan ketika Grup mengubah tujuan model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan. Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan, maka Grup menerapkan reklasifikasi secara prospektif dari tanggal reklasifikasi. Grup tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang diakui sebelumnya. Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat Grup melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu dari aset keuangan kategori FVTPL menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka nilai wajar pada tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto baru. Pada saat Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi menjadi kategori FVTOCI, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan sebaliknya, yaitu keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan direklasifikasi pada nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Akan tetapi keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dihapus dari ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada tanggal reklasifikasi aset keuangan diukur seperti halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak memengaruhi laba rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi. Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Pada saat Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran FVTPL menjadi kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Sama halnya, ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori pengukuran FVTPL, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada tanggal reklasifikasi. Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan, jika dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan. Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar: Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset at au liabilitas yang identik yang dapat diakses pada tanggal pengukuran (Level 1); Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2); dan Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3). Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Grup sebisa mungkin menggunakan data pasar yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
Page 24
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh
Grup pada akhir periode pelaporan dimana perpindahan terjadi.
Penerapan standar akuntansi baru Amandemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari Adoption of new accounting standards
2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan
Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan
Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang; Amendemen
PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan tentang Definisi
Estimasi Akuntansi; Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset
dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan Revisi PSAK 107: Akuntansi Ijarah.
Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang
dilaporkan di periode berjalan atau tahun sebelumnya.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru, amandemen dan penyesuaian atas standar, serta Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif interpretasi atas standar namun belum berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada 1 Januari 2023. effective
Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: PSAK 74: Kontrak Asuransi; dan
Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -Informasi
Komparatif. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian diotorisasi, Grup masih
melakukan evaluasi atas dampak potensial dari penerapan standar baru, amendemen standar dan
interpretasi standar tersebut.
Page 25
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran laporan
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Aset tetap, akhir
keuangan aset
periode tetap tetap tetap periode
tetap
Translation
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property, adjustment in
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment property, plant, and
period equipment period
equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
2,114,316 2,114,316
kotor langsung gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
18,741,704 ( 76,497 ) 18,665,207
langsung improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 46,978,036 197,096 ( 2,703,972 ) 44,471,160 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
821,764,577 1,093,505 ( 13,012,133 ) 809,845,949
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 6,774,433 183,497 ( 113,577 ) 6,844,353 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
28,797,610 35,642 ( 261,917 ) ( 236,333 ) 28,335,002
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
21,783,961 455,846 ( 111,854 ) ( 260,795 ) 21,867,158
langsung owned
Dimiliki langsung 946,954,637 1,965,586 ( 373,771 ) ( 16,403,307 ) 932,143,145 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
1,826,348 1,826,348
guna assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
451,230,955 132,727,267 ( 135,410,601 ) ( 22,722,236 ) 425,825,385
guna assets
Aset hak guna 453,057,303 132,727,267 ( 135,410,601 ) ( 22,722,236 ) 427,651,733 Right of use assets
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 5,584,615 ( 3,912,350 ) ( 1,672,265 ) 0 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
59,780,616 ( 4,301,018 ) 55,479,598
penyelesaian construction
Page 26
Aset dalam Assets under
65,365,231 ( 3,912,350 ) ( 5,973,283 ) 55,479,598
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,465,377,171 134,692,853 ( 135,784,372 ) ( 3,912,350 ) ( 45,098,826 ) 1,415,274,476
equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki leasehold accumulated
10,705,261 628,666 ( 72,673 ) 11,261,254
langsung improvement, directly depreciation
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 39,733,407 1,162,752 ( 2,260,271 ) 38,635,888 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
170,576,133 45,803,447 ( 4,115,992 ) 212,263,588
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 6,014,669 171,665 ( 93,826 ) 6,092,508 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
13,563,243 1,489,015 ( 259,881 ) ( 206,967 ) 14,585,410
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
18,390,658 668,665 ( 111,854 ) ( 226,896 ) 18,720,573
langsung owned
Dimiliki langsung 258,983,371 49,924,210 ( 371,735 ) ( 6,976,625 ) 301,559,221 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
913,174 304,391 1,217,565
guna assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
130,908,473 75,894,582 ( 135,410,601 ) ( 3,337,947 ) 68,054,507
guna assets
Aset hak guna 131,821,647 76,198,973 ( 135,410,601 ) ( 3,337,947 ) 69,272,072 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
390,805,018 126,123,183 ( 135,782,336 ) ( 10,314,572 ) 370,831,293
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
1,074,572,153 1,044,443,183
equipment
Page 27
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Revaluasi aset Aset tetap, akhir
laporan keuangan
periode tetap tetap tetap tetap periode
aset tetap
Translation
Property, plant, and Addition in property, Disposals in Reclassifications of Revaluation of Property, plant, and
adjustment in
equipment, beginning plant, and property, plant, and property, plant, and property, plant, and equipment, end
property, plant, and
period equipment equipment equipment equipment period
equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
2,114,316 2,114,316
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
18,412,752 257,143 71,809 18,741,704
langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 43,784,042 1,632,296 ( 6,558,694 ) 4,212,148 3,908,244 46,978,036 equipment, directly
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
1,001,819,996 6,555,675 ( 256,108,091 ) ( 3,170,347 ) 25,597,498 47,069,846 821,764,577
langsung directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 7,157,716 167,778 ( 747,805 ) 196,744 6,774,433 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 26,326,086 6,413,881 ( 4,274,123 ) 331,766 28,797,610 directly owned
langsung
Kapal, dimiliki Vessels, directly
13,167,638 ( 14,040,075 ) 872,437 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
19,619,443 2,925,647 ( 955,845 ) 194,716 21,783,961
langsung owned
Dimiliki langsung 1,132,401,989 17,952,420 ( 282,684,633 ) 1,041,801 31,173,214 47,069,846 946,954,637 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of
1,826,348 1,826,348
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
385,665,141 135,410,601 ( 89,469,591 ) 19,624,804 451,230,955
guna assets
Aset hak guna Right of use
387,491,489 135,410,601 ( 89,469,591 ) 19,624,804 453,057,303
assets
Mesin dan alat Machinery and
Page 28
berat, dalam heavy equipment,
0 5,584,615 5,584,615
penyelesaian assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets
56,031,657 1,078,313 ( 1,041,801 ) 3,712,447 59,780,616
penyelesaian under construction
Aset dalam Assets under
56,031,657 6,662,928 ( 1,041,801 ) 3,712,447 65,365,231
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
1,575,925,135 160,025,949 ( 372,154,224 ) 0 54,510,465 47,069,846 1,465,377,171
and equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki leasehold accumulated
9,348,068 1,293,751 63,442 10,705,261
langsung improvement, depreciation
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 40,166,778 1,916,536 ( 6,096,848 ) 3,746,941 39,733,407 equipment, directly
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
287,994,789 89,556,104 ( 217,392,732 ) 10,417,972 170,576,133
langsung directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 6,204,424 338,544 ( 708,461 ) 180,162 6,014,669 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 13,749,827 2,899,381 ( 3,414,052 ) 328,087 13,563,243 directly owned
langsung
Kapal, dimiliki Vessels, directly
1,400,945 ( 1,493,769 ) 92,824 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
17,230,787 1,921,576 ( 955,845 ) 194,140 18,390,658
langsung owned
Dimiliki langsung 376,095,618 97,925,892 ( 230,061,707 ) 15,023,568 258,983,371 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of
304,391 608,783 913,174
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
71,259,778 146,398,582 ( 89,469,591 ) 2,719,704 130,908,473
guna assets
Aset hak guna Right of use
71,564,169 147,007,365 ( 89,469,591 ) 2,719,704 131,821,647
assets
Aset tetap Property, plant,
447,659,787 244,933,257 ( 319,531,298 ) 17,743,272 390,805,018
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
1,128,265,348 1,074,572,153
and equipment
Page 29
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada 30 Juni 2023, aset tetap Grup telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, bencana alam, Disclosure of notes for property, plant and
pencurian dan risiko lainnya yang mungkin terjadi dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 8.795.081, equipment
USD 19.000.000 dan THB 587.020.321. Pada 31 Desember 2022, aset tetap Grup telah diasuransikan
terhadap risiko kebakaran, bencana alam, pencurian dan risiko lainnya yang mungkin terjadi dengan
nilai pertanggungan sebesar Rp 9.054.098, USD 19.000.000 dan THB 587.020.321. Manajemen Grup
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset yang dipertanggungkan. Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, container handling yang
dimiliki oleh PBMA dijadikan jaminan atas utang bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pada 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, sebagian container handling yang dimiliki oleh PIP dijadikan jaminan
atas utang bank PT Bank Permata Tbk. Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat
perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022. Pada 30 Juni 2023, aset dalam konstruksi Grup merupakan peralatan lapangan
dengan persentase penyelesaian sekitar 50%. Estimasi waktu penyelesaian aset tersebut adalah pada
2024. Tidak terdapat hambatan atas kelanjutan penyelesaian proyek aset dalam penyelesaian
tersebut. Pada 2022, PBMA merevaluasi aset tetap - alat bongkar muat berdasarkan Laporan No.
00353/ 2.0072-00/PP/05/0002/1/III/2023 tertanggal 8 Maret 2023 dari Kantor Jasa Penilai Independen
Felix Sutandar dan Rekan dengan nilai wajar sebesar Rp 395.676.600. Eliminasi nilai akumulasi
penyusutan untuk aset-aset tersebut adalah sebesar Rp 96.374.421. Pada 2022, MAL merevaluasi
aset tetap - alat bongkar muat berdasarkan Laporan No. 00355/ 2.0072-00/PP/05/0002/1/III/2023
tertanggal 8 Maret 2023 dari Kantor Jasa Penilai Independen Felix Sutandar dan Rekan dengan nilai
wajar sebesar Rp 49.971.200. Eliminasi nilai akumulasi penyusutan untuk aset-aset tersebut adalah
sebesar Rp 38.155.772. Pada 2022, PIP merevaluasi aset tetap - alat bongkar muat berdasarkan
Laporan No. 00354/2.0072-00/PP/05/0002/1/III/2023 tertanggal 8 Maret 2023 dari Kantor Jasa Penilai
Independen Felix Sutandar dan Rekan dengan nilai wajar sebesar Rp 79.430.800. Eliminasi nilai
akumulasi penyusutan untuk aset-aset tersebut adalah sebesar Rp 42.339.813. Pendekatan penilaian
yang digunakan dalam menentukan nilai pasar akun container handling Grup adalah pendekatan
biaya. Metode penilaian yang digunakan dalam pendekatan biaya ini adalah metode biaya pengganti,
yaitu metode yang mengindikasikan nilai dengan menghitung biaya untuk membuat aset yang serupa
dengan utilitas yang setara. Biaya pengganti baru tersebut kemudian disesuaikan untuk kerusakan fisik
dan seluruh bentuk keusangan yang relevan sehingga disebut sebagai biaya pengganti terdepresiasi.
Asumsi yang dipakai adalah: Kantor Jasa Penilai Independen Felix Sutandar dan Rekan (KJPP) tidak
menyelidiki masalah legalitas dari objek yang dinilai. Objek yang dinilai diasumsikan tidak memiliki
masalah hukum dan dimiliki secara sah, bebas dari sengketa dan dapat dialihkan haknya; Objek yang
dinilai adalah benar merupakan properti yang dimaksud sebagai objek dalam penilaian ini. KJPP tidak
melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kebenarannya; Bila objek penilaian dilakukan secara
sampling maka objek penilaian yang berada di luar identifikasi sampling, diasumsikan adalah benar,
mendekati karakteristik yang sama dengan objek yang diperiksa secara sampling; dan Objek yang
dinilai diasumsikan dapat beroperasi secara maksimal.
Page 30
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Semua pendapatan terkait dengan operasi entitas anak. Disclosure of notes for revenue
Page 31
[3617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Infrastructure
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product name Sales and revenue Sales and revenue
Pendapatan dari jasa 1 Jasa Stevedoring 366,240,972 329,371,272 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Jasa Storage Yard 171,767,550 164,492,331 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Servis Service revenue 3
25,873,412 22,451,540
Pemeliharaan
Pendapatan dari jasa 4 Operasi Terminal 7,449,682 4,765,854 Service revenue 4
Pendapatan dari jasa 5 Barging Services 2,308,670 10,862,970 Service revenue 5
Pendapatan jasa Other service revenue
Lain-lain 19,074,364 20,459,557
lainnya
Pendapatan dari jasa 592,714,650 552,403,524 Service revenue
Tipe pendapatan 592,714,650 552,403,524 Type of revenue
Page 32
[3620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 106,781,896 60,096,975 IDR Third party
THB 4,986,395 5,726,411 THB
USD 1,653,576 1,877,882 USD
Mata uang 113,421,867 ( 1,791,310 ) 111,630,557 67,701,268 ( 1,879,398 ) 65,821,870 Currency
Page 33
[3620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 103,954,044 48,542,338 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 90 hari 2,855,121 7,061,707 1 - 90 days Overdue
91 - 180 hari 662,013 2,146,534 91 - 180 days
Lebih dari 180 hari 5,950,689 9,950,689 More than 180 days
Umur 9,467,823 19,158,930 Aging
Jatuh tempo Umur 113,421,867 ( 1,791,310 ) 111,630,557 67,701,268 ( 1,879,398 ) 65,821,870 Aging Due status
Page 34
[3620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Salam Pacific Rank 1, counterparty Third party
65,990,362 13,098,346
Indonesia Lines
Pihak 2 PT Evergreen Rank 2, counterparty
9,258,712 11,061,895
Marine Indonesia
Pihak 3 PT Transindo Rank 3, counterparty
5,950,689 9,950,689
Interdwipantara
Pihak 4 PT Meratus Line 5,521,630 3,733,167 Rank 4, counterparty
Pihak 5 Ocean Network Rank 5, counterparty
5,038,277 4,557,489
Express Pte Ltd
Pihak lainnya Lain-lain 21,662,197 25,299,682 Others, counterparty
Rincian pihak 113,421,867 ( 1,791,310 ) 111,630,557 67,701,268 ( 1,879,398 ) 65,821,870 List of counterparty
Page 35
[3620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Infrastructure Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 1,879,398 1,642,063 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
( 88,088 ) 237,335
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 1,791,310 1,879,398 trade receivables, ending
period
Page 36
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen Grup berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha kepada pihak Disclosure of notes for trade receivables
ketiga adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang
tersebut.
Page 37
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang dalam proses 79,434,622 62,263,880 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
27,054,922 29,330,878
pembantu
Suku cadang 29,908,794 30,363,772 Spareparts
Lainnya 0 101,342 Other inventories
Persediaan, kotor 136,398,338 122,059,872 Inventories, gross
Persediaan 136,398,338 122,059,872 Inventories
Persediaan lancar 136,398,338 122,059,872 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
0 11,777,708
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 0 ( 11,777,708 ) allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
0 0
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 38
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Berdasarkan hasil penelaahan kondisi persediaan pada akhir periode, manajemen Grup berpendapat Disclosure of notes for inventories
bahwa tidak terdapat kejadian atau kondisi yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai persediaan.
Page 39
[3640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Pelabuhan Rank 1, counterparty Third party
3,383,988 2,990,193
Indonesia (Persero)
Pihak 2 PT Bayu Sinergi Sakti 2,327,200 2,439,200 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Howden Insurance Rank 3, counterparty
0 1,887,370
Brokers Indonesia
Pihak lainnya Lain-lain 8,533,605 9,560,597 Others, counterparty
Rincian pihak 14,244,793 16,877,360 List of counterparty
Page 40
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Page 41
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban jasa 193,198,286 182,909,624 Service Cost
Upah, tenaga kerja langsung 69,638,738 69,951,621 Wages and direct labor
Depresiasi 124,376,776 121,167,869 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 22,040,975 17,179,807 Repairs and maintenance
Beban bahan bakar 28,471,035 32,449,940 Fuel expenses
Biaya pabrikasi lainya 23,688,648 22,310,612 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 461,414,458 445,969,473 Total production cost
Harga pokok produksi 461,414,458 445,969,473 Cost of goods manufactured
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
461,414,458 445,969,473
pendapatan
Page 42
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Semua biaya langsung terkait dengan operasi entitas anak. Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan
Page 43
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 237,703,160 270,703,160 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 237,703,160 270,703,160 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 237,703,160 270,703,160 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 237,703,160 270,703,160 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 813,450 ) ( 1,055,247 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 236,889,710 269,647,913 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
69,000,000 66,000,000
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 167,889,710 203,647,913 Long-term bank loans
Page 44
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan perjanjian pinjaman tertanggal 17 September 2021 antara Perusahaan sebagai Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang penanggung dan/atau entitas anak (PBMA) sebagai peminjam dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
sebagai kreditur dengan fasilitas pinjaman sebagai berikut: Fasilitas Tranche 1 sebesar Rp
186.000.000 dan Fasilitas Tranche 2 sebesar Rp 155.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga 7,5% per
tahun dengan cicilan bulanan sampai dengan September 2026. Persyaratan Keuangan debitur yang
harus dipenuhi sebagai berikut: Debt Service Coverage Ratio minimum 1x; Debt to Equity Ratio
maksimum 3x; Laba bersih positif; dan Total Bank Debt dibagi EBITDA maksimum: Tahun 2021 4,5x;
Tahun 2022 3,5x; dan Tahun 2023 - 2026 2,5x. Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, PBMA
telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman. Peminjam setuju bahwa sejak tanggal penandatanganan
perjanjian fasilitas dan selama masih ada jumlah terutang berdasarkan fasilitas perjanjian, Debitur tidak
akan melakukan hal-hal berikut: Melakukan perubahan Anggaran Dasar termasuk di dalamnya
pemegang saham, direktur dan/atau komisaris, permodalan dan nilai saham; Memindahtangankan
dan/atau menyewakan barang agunan kecuali dalam rangka transaksi usaha yang wajar; Membagikan
atau mengambil dividen atau modal untuk kepentingan di luar usaha dan kepentingan pribadi;
Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari lembaga keuangan lain termasuk namun tidak terbatas
pada transaksi derivatif kecuali pinjaman dengan nilai maksimal Rp 3.000.000 sepanjang seluruh
financial covenant masih terpenuhi dan melaporkannya kepada Bank; Melakukan transaksi dengan
pihak lain di luar kewajaran praktek bisnis; Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan
harta kekayaan yang menjadi agunan kepada pihak lain; Mengalihkan/menyerahkan kepada pihak lain,
sebagian atau seluruh hak dan kewajiban yang timbul berkaitan dengan fasilitas kredit debitur;
Melunasi seluruh atau sebagian utang kepada pemilik/pemegang saham kecuali seluruh financial
covenant masih terpenuhi dan melaporkannya kepada Bank; Membuat suatu negosiasi, perikatan,
perjanjian atau dokumen lain yang bertentangan dengan Perjanjian Kredit dan/atau Dokumen Agunan;
Melakukan investasi dalam nilai material yang dapat mempengaruhi kemampuan membayar debitur
kepada Bank; dan Melakukan perubahan ultimate shareholder yakni Garibaldi Thohir. Fasilitas ini
dijamin dengan: Fidusia atas Peralatan Pelabuhan; dan Corporate Guarantee dari Perusahaan. Saldo
utang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
sebesar Rp 237.703.160 dan Rp 270.703.160. Pembayaran yang dilakukan untuk periode dan tahun
yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 33.000.000 dan
Rp 60.000.000.
Page 45
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 254,203,160 2026-09-30 0.075 Bunga efektif IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 270,703,160 2026-09-30 0.075 Bunga efektif IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Page 46
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 47
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pada 30 Mei 2011, PIP mendapatkan fasilitas Omnibus Invoice Financing dan FX Line dari Bank Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Permata. Perjanjian pinjaman ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan jangka
waktu sampai dengan 28 Februari 2024. Pinjaman yang diberikan kepada PIP adalah Fasilitas
Omnibus RL yang terdiri dari Revolving Loan (RL), Letter of Credit (LC), Surat Kredit Berdokumen
Dalam Negeri (SKBDN), Bank Garansi, Standby Letter of Credit (SBLC), dan Post Import Financing
(PIF) dengan jumlah maksimum sebesar USD 5.000.000 dengan tingkat suku bunga untuk Rupiah
sebesar 11,25% dan untuk USD sebesar SOFR + 3,5%. Fasilitas ini dijamin dengan rekening yang
tidak bisa digunakan sebesar 20% dari setiap pembukaan fasilitas dan container handling yang dimiliki
PIP. Perjanjian ini mengharuskan PIP untuk menjaga rasio-rasio keuangan tertentu yang
dipersyaratkan yaitu: EBITDA / Interest Expense minimal 2x; Interest Bearing Debt to Tangible Net
Worth + Shareholders Loan (Leverage) maksimum 3x; dan AR + Inventory + Advance Payment to
Supplier ? AP ? Advance Payment from Buyer > 100% Short Term Bank Loan. Saldo per 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar nihil.
Page 48
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.