Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 95
Page 1
PT SUMMARECON AGUNG TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
Daftar Isi
Halaman
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ...................………………………………………………………………... 1-3
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian............................................................. 4
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian....………………………………………………..…............................... 5-7
Laporan Arus Kas Konsolidasian ……………..............…..…………………………………………………………... 8
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian……..…..…….……………………………………………………… 9-94
Page 2
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Tidak diaudit) (Diaudit)
ASET
ASET LANCAR X`
Kas dan setara kas 2e,2s,2v,4,33 3.213.690.011 3.142.557.829
Piutang usaha - neto 2m,2v,5
Pihak-pihak berelasi 2g,32 7.440.246 6.833.267
Pihak ketiga 245.002.051 287.037.323
Piutang lain-lain 2v,5 14.054.206 14.078.687
Piutang pihak-pihak berelasi non-usaha 2g,2v,32 70.014.736 68.210.730
Persediaan 2h,2n,2o,6,12 10.310.026.907 9.959.605.756
Pajak dibayar dimuka 2u,18a 583.913.387 499.989.083
Biaya dibayar dimuka 2i,8 61.464.350 35.419.560
Uang muka 8 271.434.362 272.920.480
Aset keuangan lancar lainnya 2v,11 3.967.874 3.967.874
Total aset lancar 14.781.008.130 14.290.620.589
ASET TIDAK LANCAR
Piutang usaha - neto 2m,2v,5
Pihak ketiga 26.595.291 63.573.772
Piutang lain-lain 2v,5 3.482.717 3.482.717
Piutang pihak berelasi non-usaha 2g,2v,32 68.305.312 64.105.312
Tanah yang belum dikembangkan 2j,7,12 7.312.194.249 6.760.372.934
Investasi pada entitas asosiasi 2aa,11 86.118.873 82.193.562
Uang muka 8 972.381.762 1.005.092.604
Aset tetap - neto 2k,2m,2o,9,12 383.612.442 370.444.862
Properti investasi - neto 2l,2m,2o,10,12 4.842.188.013 4.574.318.047
Aset pajak tangguhan 2u 3.003.786 3.003.786
Aset keuangan tidak lancar lainnya 2e,2f,2v,11,12 941.878.469 1.142.618.290
Aset tidak lancar lainnya 2k 65.443.335 73.748.403
Total aset tidak lancar 14.705.204.249 14.142.954.289
TOTAL ASET 29.486.212.379 28.433.574.878
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
integral dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
1
Page 3
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Tidak diaudit) (Diaudit)
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 2s,2v,12,33 2.461.426.367 2.018.402.804
Utang usaha kepada pihak ketiga 2s,2v,14,33 62.711.938 87.415.278
Utang lain-lain 2s,2v,15,33 391.260.041 215.403.538
Utang pihak berelasi non-usaha 2g, 2v,32 24.960.613 84.837
Beban akrual 17,33 1.056.355.931 1.104.003.642
Utang pajak 2u,18b 59.133.364 75.642.434
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 2r,2v,19 26.366.619 30.259.044
Liabilitas kontrak 2b,2q,20
Pihak berelasi 2g,32 - 3.517.197
Pihak ketiga 6.217.217.168 4.784.677.001
Uang jaminan yang diterima 2m,2v,21
Pihak-pihak berelasi 2g,32 219.501 225.461
Pihak ketiga 158.524.748 155.865.067
Pendapatan diterima dimuka 2m,2q,22
Pihak-pihak berelasi 2g,32 4.136.495 4.358.314
Pihak ketiga 435.994.537 414.865.161
Utang jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun - neto:
Utang bank dan lembaga pembiayaan 2s,2v,12,33 637.930.918 606.419.941
Liabilitas sewa 2b,2m,2v,16 362.006 134.657
Total liabilitas jangka pendek 11.536.600.246 9.501.274.376
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun - neto:
Utang bank dan lembaga pembiayaan 2s,2v,12,33 2.479.606.662 2.641.615.495
Utang obligasi 2v,13 643.048.943 642.407.115
Liabilitas sewa 2b,2m,2v,16 5.538.748 5.542.135
Utang lain-lain 2s,2v,15,33 12.296.343 12.322.868
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2r,2v,19 129.386.961 122.064.645
Liabilitas kontrak 2b,2q,20
Pihak berelasi 2g,32 3.291.059 3.291.059
Pihak ketiga 2.310.000.842 3.469.619.022
Uang jaminan yang diterima 2m,2v,21
Pihak-pihak berelasi 2g,32 7.563.329 7.564.329
Pihak ketiga 114.488.099 104.619.448
Pendapatan diterima dimuka 2m,2q,22
Pihak berelasi 2g,32 10.000.000 12.000.000
Pihak ketiga 213.095.123 143.228.062
Liabilitas pajak tangguhan 2u 17.985.817 17.985.817
Total liabilitas jangka panjang 5.946.301.926 7.182.259.995
TOTAL LIABILITAS 17.482.902.172 16.683.534.371
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
integral dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
2
Page 4
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Catatan (Tidak diaudit) (Diaudit)
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Entitas Induk
Modal saham:
Modal dasar - 25.000.000.000 saham
dengan nominal Rp100 per saham (satuan penuh)
Modal ditempatkan dan disetor penuh
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebesar
16.508.568.358 saham 1b,24 1.650.856.837 1.650.856.837
Tambahan modal disetor 1b,2p,2y,25 1.307.203.212 1.307.203.212
Selisih transaksi dengan kepentingan nonpengendali 2d (1.665.128) (1.665.128)
Saldo laba:
Telah ditentukan penggunaannya -
cadangan umum 133.501.999 125.685.442
Belum ditentukan penggunaannya 6.432.178.625 6.115.325.627
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik Entitas Induk 9.522.075.545 9.197.405.990
Kepentingan nonpengendali 2d,23 2.481.234.662 2.552.634.517
TOTAL EKUITAS 12.003.310.207 11.750.040.507
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 29.486.212.379 28.433.574.878
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
integral dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
3
Page 5
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Catatan (Tidak diaudit) (Tidak diaudit)
PENDAPATAN NETO 2b,2g,2m,2q,28,32 2.964.443.305 2.728.943.693
BEBAN POKOK PENJUALAN DAN
BEBAN LANGSUNG 2q,29 (1.423.782.152) (1.276.154.374)
LABA KOTOR 1.540.661.153 1.452.789.319
Beban penjualan 2q,30 (171.703.317) (137.087.423)
Beban umum dan administrasi 2q,30 (460.115.751) (417.777.921)
Penghasilan operasi lain 2.978.220 9.377.707
Beban operasi lain (1.301.815) (621.854)
LABA USAHA 910.518.490 906.679.828
Pendapatan keuangan 2q 89.561.820 67.462.757
Biaya keuangan 2q,31 (341.475.038) (551.690.005)
Laba pada ekuitas entitas asosiasi 2aa,11 3.925.311 4.501.185
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
FINAL DAN PAJAK PENGHASILAN 662.530.583 426.953.765
BEBAN PAJAK FINAL 2u (133.665.392) (115.823.066)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN 528.865.191 311.130.699
BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO 2u (1.060.351) (3.511.806)
LABA PERIODE BERJALAN 527.804.840 307.618.893
PENGHASILAN (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi periode berikutnya:
kerugian atas liabilitas imbalan kerja 2r 6.340.966 (560.045)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN 534.145.806 307.058.848
LABA PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 433.888.568 254.609.541
Kepentingan Nonpengendali 2d,23 93.916.272 53.009.352
TOTAL 527.804.840 307.618.893
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 440.229.534 254.049.496
Kepentingan Nonpengendali 2d,23 93.916.272 53.009.352
TOTAL 534.145.806 307.058.848
LABA PER SAHAM DASAR YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
(satuan penuh) 2w,24,37 26,28 15,42
4
Page 6
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Saldo Laba
Modal Selisih nilai
ditempatkan transaksi dengan Telah ditentukan
dan disetor Tambahan kepentingan penggunaannya- Belum ditentukan Kepentingan Total
Catatan penuh modal disetor nonpengendali cadangan umum penggunaannya Total Nonpengendali ekuitas
Saldo tanggal
31 Desember 2021 1.650.856.837 1.307.203.212 (1.665.128) 120.196.205 5.584.576.744 8.661.167.870 2.569.055.297 11.230.223.167
Pencadangan saldo laba sebagai
cadangan umum 26 - - - 5.489.237 (5.489.237) - - -
Dividen kas 27 - - - - (99.051.410) (99.051.410) - (99.051.410)
Total penghasilan komprehensif
tahun berjalan - - - - 635.289.530 635.289.530 146.366.184 781.655.714
Pembayaran kepada kepentingan
nonpengendali 23 - - - - - - (207.480.942) (207.480.942)
Penambahan setoran modal dari
kepentingan nonpengendali 23 - - - - - - 83.893.978 83.893.978
Penurunan setoran modal dari
kepentingan nonpengendali 23 - - - - - - (39.200.000) (39.200.000)
Saldo tanggal
31 Desember 2022 1.650.856.837 1.307.203.212 (1.665.128) 125.685.442 6.115.325.627 9.197.405.990 2.552.634.517 11.750.040.507
5
Page 7
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Saldo Laba
Modal Selisih nilai
ditempatkan transaksi dengan Telah ditentukan
dan disetor Tambahan kepentingan penggunaannya- Belum ditentukan Kepentingan Total
Catatan penuh modal disetor nonpengendali cadangan umum penggunaannya Total Nonpengendali ekuitas
Saldo tanggal
31 Desember 2021 1.650.856.837 1.307.203.212 (1.665.128) 120.196.205 5.584.576.744 8.661.167.870 2.569.055.297 11.230.223.167
Total penghasilan komprehensif
periode berjalan - - - - 254.049.496 254.049.496 53.009.352 307.058.848
Pembayaran kepada kepentingan
nonpengendali 23 - - - - - - (207.480.942) (207.480.942)
Saldo tanggal
30 Juni 2022 1.650.856.837 1.307.203.212 (1.665.128) 120.196.205 5.838.626.240 8.915.217.366 2.414.583.707 11.329.801.073
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
integral dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
6
Page 8
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Saldo Laba
Modal Selisih nilai
ditempatkan transaksi dengan Telah ditentukan
dan disetor Tambahan kepentingan penggunaannya- Belum ditentukan Kepentingan Total
Catatan penuh modal disetor nonpengendali cadangan umum penggunaannya Total Nonpengendali ekuitas
Saldo tanggal
31 Desember 2022 1.650.856.837 1.307.203.212 (1.665.128) 125.685.442 6.115.325.627 9.197.405.990 2.552.634.517 11.750.040.507
Pencadangan saldo laba sebagai
cadangan umum 26 - - - 7.816.557 (7.816.557) - - -
Dividen kas 27 - - - - (115.559.979) (115.559.979) (24.475.500) (140.035.479)
Total penghasilan komprehensif
periode berjalan - - - - 440.229.534 440.229.534 93.916.272 534.145.806
Pembayaran kepada kepentingan
nonpengendali 23 - - - - - - (116.340.627) (116.340.627)
Penurunan setoran modal dari
kepentingan nonpengendali 23 - - - - - - (24.500.000) (24.500.000)
Saldo tanggal
30 Juni 2023 1.650.856.837 1.307.203.212 (1.665.128) 133.501.999 6.432.178.625 9.522.075.545 2.481.234.662 12.003.310.207
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
integral dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
7
Page 9
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Catatan (Tidak diaudit) (Tidak diaudit)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 3.498.206.699 4.047.011.124
Penerimaan dari pendapatan bunga 72.391.398 49.534.757
Pembayaran kas kepada:
Pemasok dan beban operasi lainnya (1.963.666.265) (1.570.707.335)
Karyawan (397.160.506) (355.598.741)
Pembayaran untuk:
Beban bunga (236.346.595) (251.062.100)
Pajak final (163.583.084) (169.420.977)
Pajak penghasilan (3.852.541) (2.705.975)
Pihak-pihak berelasi non-usaha (5.987.639) -
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi 800.001.467 1.747.050.753
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penurunan (peningkatan) atas piutang pihak-pihak
berelasi non-usaha 2.000.000 (9.032.620)
Hasil penjualan aset tetap 9 199.144 850.599
Perolehan tanah yang belum dikembangkan (592.848.799) 103.826.702)
Perolehan properti investasi 10 (273.127.920) (143.596.811)
Perolehan aset tetap 9 (33.241.528) (12.373.620)
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi (897.019.103) (267.979.154)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari utang bank 12 1.823.121.176 426.359.217
Pembayaran utang bank dan lembaga pembiayaan (1.510.685.366) (1.267.420.308)
Pembayaran kepada kepentingan nonpengendali 12 (116.340.627) (207.480.942)
Penurunan setoran modal dari kepentingan nonpengendali (24.500.000) -
Pembayaran dividen kas oleh Perusahaan (474.949) -
Penempatan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya (243.512) (3.143.892)
Pembayaran utang pihak berelasi non-usaha (84.837) -
Penerimaan uang muka setoran modal dari kepentingan
nonpengendali - 45.856.114
Kas neto yang digunakan untuk (diperoleh dari)
aktivitas pendanaan 170.791.885 (1.005.829.811)
KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS 73.774.249 473.241.788
Reklasifikasi dari kas dan setara kas menjadi
aset keuangan tidak lancar lainnya (2.642.067) -
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 4 3.142.557.829 2.773.938.380
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 4 3.213.690.011 3.247.180.168
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
integral dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
8
Page 10
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Summarecon Agung Tbk (“Perusahaan”) didirikan sesuai dengan Undang-undang Penanaman Modal
Dalam Negeri berdasarkan akta notaris Ridwan Suselo, S.H., No. 308 tanggal 26 November 1975 yang diubah
dengan akta notaris Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinyal No. 60 tanggal 23 Desember 1976 dan kemudian
diubah dengan akta notaris Ridwan Suselo No. 434 tanggal 28 Juni 1977. Ketiganya telah diterima dan dicatat oleh
Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. YA.5/344/6 tanggal 12 Juli 1977 dan telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 79, Tambahan No. 597 tanggal 4 Oktober 1977. Anggaran dasar Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 20 tanggal 7 Juli 2021,
mengenai penambahan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui penambahan modal dengan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) tahap II sebanyak 2.081.786.678 saham, perubahan terakhir tersebut telah diterima
dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHHAM) dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
0426491 tanggal 8 Juli 2021.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan bergerak dalam bidang
pembangunan real estat, aktivitas olahraga, penyediaan makanan dan minuman beserta sarana penunjangnya
serta menjalankan usaha dalam bidang jasa dan perdagangan. Saat ini, ruang lingkup bisnis perusahaan bergerak
di bidang penjualan atau penyewaan real estat, pusat perbelanjaan, fasilitas perkantoran, fasilitas olahraga,
restoran beserta sarana penunjangnya.
Kantor pusat Perusahaan berkedudukan di Jakarta Timur dan berkantor pusat di Plaza Summarecon,
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42, RT 010, RW 016, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1976.
PT Semarop Agung adalah Entitas Induk terakhir Perusahaan dan Entitas Anaknya (selanjutnya secara
bersama-sama disebut sebagai “Grup”).
b. Penawaran Umum Perusahaan
b1. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK), melalui Surat
No. SI-085/SHM/MK.10/1990 tanggal 1 Maret 1990, menyatakan bahwa sejak tanggal tersebut, telah efektif
penawaran umum sejumlah 6.667.000 saham Perusahaan dengan nilai nominal Rp1.000 (satuan penuh) per saham
kepada masyarakat, dengan harga penawaran sebesar Rp6.800 (satuan penuh) per saham. Perusahaan
mencatatkan seluruh sahamnya pada Bursa Efek Jakarta pada tanggal 14 Agustus 1996.
Berdasarkan berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diaktakan dengan akta
notaris Sutjipto, S.H., No. 191 tanggal 21 Juni 1996, para pemegang saham menyetujui perubahan nilai nominal
saham Perusahaan dari Rp1.000 (satuan penuh) menjadi Rp500 (satuan penuh) per saham. Perubahan tersebut
telah diterima dan dicatat oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2.9225.HT.01.04.TH.96
tanggal 27 September 1996 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 44, Tambahan
No. 2168 tanggal 3 Juni 1997.
Berdasarkan berita acara RUPSLB yang diaktakan dengan akta notaris Sutjipto, S.H., No. 99
tanggal 21 Juni 2002, para pemegang saham menyetujui perubahan nilai nominal saham Perusahaan dari
Rp500 (satuan penuh) menjadi Rp100 (satuan penuh) per saham. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat
oleh MHHAM dalam Surat Keputusan No. C-12844 HT.01.04.TH.2002 tanggal 12 Juli 2002 dan telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 77, Tambahan No. 780 tanggal 24 September 2002.
Pada tahun 2005, Perusahaan menerbitkan 93.676.000 saham tambahan dengan nilai nominal
Rp100 (satuan penuh) per saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh oleh Valence Asset Limited,
British Virgin Islands, dengan harga penawaran sebesar Rp775 (satuan penuh) per saham. Perusahaan
mencatatkan seluruh tambahan saham yang diterbitkan tersebut pada Bursa Efek Jakarta pada
tanggal 17 November 2005. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh ini telah memenuhi Peraturan
BAPEPAM-LK No. IX.D.4., Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK No. Kep-44/PM/1998 tanggal
14 Agustus 1998 tentang tambahan penerbitan saham tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”).
Pada tahun 2006, Perusahaan membagikan 786.881.920 lembar saham bonus dengan nilai nominal sebesar
Rp100 (satuan penuh) per saham.
9
Page 11
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
b. Penawaran Umum Perusahaan (lanjutan)
b1. Penawaran Umum Saham Perusahaan (lanjutan)
Pada tanggal 28 Agustus 2007, Pernyataan Pendaftaran Perusahaan dalam rangka Penawaran Umum Terbatas
atas Saham kepada Pemegang Saham dalam rangka Penerbitan HMETD sejumlah 459.014.453 saham baru yang
disertai dengan penerbitan Waran Seri I dengan jumlah sebanyak-banyaknya 229.507.226 waran dinyatakan efektif
melalui surat No. S-2709/BL2007 pada tanggal 7 Juli 2007. Perusahaan mencatatkan seluruh saham baru tersebut
di Bursa Efek Indonesia.
Pada bulan Juni 2008, Perusahaan membagikan 3.217.893.796 lembar saham bonus dengan nilai nominal sebesar
Rp100 (satuan penuh) per saham.
Pada bulan Juni 2010 dan Desember 2009, masing-masing sebesar 436.340.202 dan 1.013.046 Waran Seri I
dilaksanakan.
Penawaran Umum Saham Terbatas I
Pada tahun 2012, Perusahaan menerbitkan 340.250.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 (satuan penuh)
per saham melalui penerbitan modal tanpa HMETD tahap I, dengan harga pelaksanaan minimum sebesar
Rp1.550 (satuan penuh) per saham, sehingga meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan
dari 6.873.140.840 lembar saham menjadi 7.213.390.840 lembar saham. Penambahan tersebut telah disetujui oleh
PT Bursa Efek Indonesia melalui surat No. Peng-P-00555/BEI.PPJ/10-2012 tertanggal 19 Oktober 2012.
Berdasarkan berita acara RUPSLB tanggal 5 Juni 2013 yang diaktakan dengan akta notaris Fathiah Helmi, S.H.,
No. 21, para pemegang saham menyetujui pembagian saham bonus melalui kapitalisasi tambahan modal disetor
sebesar Rp721.339.084, dengan ketentuan untuk setiap saham yang ada akan mendapatkan 1 saham bonus.
Dengan demikian, modal saham yang ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat dari Rp721.339.084 menjadi
Rp1.442.678.168. Pembagian saham bonus ini telah dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2013.
Penawaran Umum Saham Terbatas II
Pada tanggal 24 Mei 2021, Perusahaan memperoleh surat persetujuan No. S-67/D.04/2021 dari OJK untuk
melakukan penambahan setoran modal saham dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(“HMETD”) kepada para pemegang saham perusahaan melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas dengan
HMETD. Jumlah saham yang diterbitkan adalah 2.081.786.678 lembar saham dengan nilai nominal Rp100
(satuan penuh) per lembar saham (Catatan 24 dan 25). Seluruh saham telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia
pada tanggal 9 Juni 2021. Dengan demikian, modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 14.426.781.680
menjadi 16.508.568.358 saham.
b2. Penawaran Umum Obligasi Perusahaan
Perusahaan telah melakukan beberapa kali Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk sejak awal berdirinya dengan
rincian sebagai berikut:
Jumlah
Periode
Jumlah Tingkat Pendapatan Obligasi
No Nama Obligasi Peringkat Tanggal Efektif Jatuh Jatuh Tempo Nomor Surat Efektif
Obligasi Bunga Bagi Hasil yang masih
Tempo
terhutang
Obligasi Berkelanjutan I 5 (lima) 03/12/2013
1 450.000.000 idA+ 10,85% - 3 Desember 2013 11 Desember 2018 -
Summarecon Agung tahun (S-400/D.04/2013)
Tahap I Tahun 2013
Sukuk Ijarah
5 (lima) 03/12/2013
2 Berkelanjutan I 150.000.000 idA+(sy) - 16.275.000 3 Desember 2013 11 Desember 2018 -
tahun (S-400/D.04/2013)
Summarecon Agung
Tahap I Tahun 2013
Obligasi Berkelanjutan I 5 (lima) 03/12/2013
3 800.000.000 idA+ 11,50% - 3 Desember 2013 10 Oktober 2019 -
Summarecon Agung tahun (S-400/D.04/2013)
Tahap II Tahun 2014
Sukuk Ijarah
5 (lima) 03/12/2013
4 Berkelanjutan I 300.000.000 idA+(sy) - 34.500.000 3 Desember 2013 10 Oktober 2019 -
tahun (S-400/D.04/2013)
Summarecon Agung
Tahap II Tahun 2014
Obligasi Berkelanjutan II 5 (lima) 04/12/2015
5 500.000.000 idA+ 11,25% - 4 Desember 2015 16 Desember 2020 -
Summarecon Agung tahun (S-569/D.04/2015)
Tahap I Tahun 2015
10
Page 12
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
b. Penawaran Umum Perusahaan (lanjutan)
b2. Penawaran Umum Obligasi Perusahaan (lanjutan)
Perusahaan telah melakukan beberapa kali Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk sejak awal berdirinya dengan
rincian sebagai berikut: (lanjutan)
Jumlah
Periode
Jumlah Tingkat Pendapatan Obligasi
No Nama Obligasi Peringkat Tanggal Efektif Jatuh Jatuh Tempo Nomor Surat Efektif
Obligasi Bunga Bagi Hasil yang masih
Tempo
terhutang
Obligasi Berkelanjutan II 3 (tiga) 04/12/2015
6 800.000.000 idA+ 8,80% - 4 Desember 2015 28 November 2020 -
Summarecon Agung tahun (S-569/D.04/2015)
Tahap II Tahun 2017
Obligasi Berkelanjutan III 3 (tiga) 29/11/2018
7 416.000.000 idA 10,75% - 29 November 2018 6 Desember 2021 -
Summarecon Agung tahun (S-163/D.04/2018)
Tahap I Tahun 2018
Obligasi Berkelanjutan III
3 (tiga) 29/11/2018
8 Summarecon Agung 500.000.000 idA 9,125% - 29 November 2018 15 Oktober 2022 -
tahun (S-163/D.04/2018)
Tahap II Tahun 2019
Seri A
Obligasi Berkelanjutan III
5 (lima) 29/11/2018
9 Summarecon Agung 200.000.000 9,50% - 29 November 2018 15 Oktober 2024 200.000.000
idA tahun (S-163/D.04/2018)
Tahap II Tahun 2019
Seri B
Obligasi Berkelanjutan IV
5 (lima)
Summarecon Agung 448.450.000 8,00% - 30 Juni 2022 8 Juli 2027 448.450.000 30/06/2022
10 idA + tahun
Tahap I Tahun 2022 (S-111/D.04/2022)
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan
Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi Komisaris dan Direktur. Manajemen kunci tersebut memiliki
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris Direksi
Direktur
Komisaris Utama : Soetjipto Nagaria Utama : Ir. Adrianto P Adhi
Komisaris : Harto Djojo Nagaria Direktur : Liliawati Rahardjo
Komisaris : Hendri Rahardja Direktur : Soegianto Nagaria
Komisaris
Independen : Drs. H. Edi Darnadi, M.M. Direktur : Herman Nagaria
Komisaris
Independen : Lexy Arie Tumiwa Direktur : Lydia Tjio
Komisaris
Independen : Ir. Ge Lilies Yamin Direktur : Nanik Widjaja
Direktur : Ir. Sharif Benyamin
Direktur : Jason Lim
11
Page 13
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan (lanjutan)
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris Direksi
Direktur
Komisaris Utama : Soetjipto Nagaria Utama : Ir. Adrianto P Adhi
Komisaris : Harto Djojo Nagaria Direktur : Liliawati Rahardjo
Komisaris
Independen : Drs. H. Edi Darnadi, M.M. Direktur : Soegianto Nagaria
Komisaris
Independen : Lexy Arie Tumiwa Direktur : Herman Nagaria
Komisaris
Independen : Ir. Ge Lilies Yamin Direktur : Lydia Tjio
Direktur : Nanik Widjaja
Direktur : Ir. Sharif Benyamin
Direktur : Jason Lim
Susunan Komite Audit pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut :
Ketua : Lexy Arie Tumiwa
Anggota : Leo Andi Mancianno
Anggota : Ir. Ge Lilies Yamin
Pembentukan Komite audit telah dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015.
Gaji dan tunjangan lain yang diberikan untuk Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebesar Rp21.539.876 dan
Rp19.504.638 untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.
Grup memiliki 2.517 dan 2.477 karyawan tetap, masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022.
d. Struktur Entitas Anak
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki kepemilikan langsung maupun tidak
langsung pada Entitas Anak berikut:
Persentase Kepemilikan (%) Total Aset Sebelum Eliminasi
Tahun 30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
Nama Entitas Anak Domisili Kegiatan Usaha Beroperasi 2023 2022 2023 2022
Entitas Anak Langsung
Pengembang
PT Bahagia Makmursejati (BHMS) Jakarta Properti 2003 99,99 99,99 13.410.031 13.202.631
Pengembang
PT Serpong Cipta Kreasi (SPCK) Tangerang Properti 2004 100,00 100,00 6.444.634.877 6.424.880.139
12
Page 14
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki kepemilikan langsung maupun tidak
langsung pada Entitas Anak berikut: (lanjutan)
Persentase Kepemilikan (%) Total Aset Sebelum Eliminasi
Tahun 30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
Nama Entitas Anak Domisili Kegiatan Usaha Beroperasi 2023 2022 2023 2022
Entitas Anak Langsung (lanjutan)
Retail,
Makanan
PT Anugerah Damai Abadi (AGDA) Tangerang dan Minuman 2007 100,00 100,00 10.035.187 8.227.579
PT Summerville Property Manajemen
Management (SVPM) Jakarta Properti 2007 100,00 100,00 9.883.285 9.199.122
Pengembang
PT Gading Orchard (GDOR) Jakarta Properti 2008 100,00 100,00 53.875.062 51.484.603
PT Summarecon Property Pengembang
Development (SMPD) Jakarta Properti 2012 100,00 100,00 13.260.280.958 12.928.794.778
PT Summarecon Investment
Property (SMIP) Jakarta Properti Investasi 2012 100,00 100,00 4.851.930.808 4.490.227.447
PT Multi Abadi Prima (MTAP) Jakarta SPBU 2013 100,00 100,00 9.489.531 9.689.493
Pengembang
PT Citra Damai Agung (CTDA) Jakarta Properti 2014 100,00 100,00 2.114.941 2.081.840
PT Sagraha Mitraloka Elok
(SMLE) Jakarta Perdagangan 2017 100,00 100,00 2.196.186 2.259.162
PT Setia Mitra Edudharma (SMED) Jakarta Pendidikan 2020 100,00 100,00 281.516.206 258.448.997
PT Satu Summarecon Sukses
(STSS) Tangerang Sistem Informasi 2022 100,00 100,00 273.217 2.471.448
PT Layar Sukses Investama
(LYSI) Tangerang Investasi 2022 100,00 100,00 24.103.210 24.010.074
PT Java Investama Properti (JVIP) Jakarta Properti Investasi - 100,00 100,00 15.077.435 15.077.435
Pengembang
PT Setia Mitra Intifajar (SMIF) Jakarta Infrastruktur - 100,00 100,00 32.097.466 32.003.239
PT Mahakarya Sinar Simphoni
(MSSP) Tangerang Properti Investasi - 100,00 100,00 2.800.714 2.754.140
Pengembang
PT Nusantara Selaras Sejati (NTSS) Balikpapan Properti - 100,00 - 2.487.635 -
Entitas Anak Tidak Langsung
melalui SMPD
Manajemen
PT Eskage Tatanan Kota (EKTK) Jakarta Lingkungan 2009 100,00 100,00 4.107.409 3.960.951
Manajemen
PT Bekasi Tatanan Kota (BKTK) Bekasi Lingkungan 2012 100,00 100,00 13.304.414 13.546.150
PT Mahkota Permata Perdana Pengembang
(MKPP) Bandung Properti 2015 100,00 100,00 4.721.254.570 4.823.104.846
PT Sinergi Mutiara Cemerlang Pengembang
(SGMC) Makassar Properti 2018 67,54 67,54 1.572.967.178 1.561.367.894
Manajemen
PT Bandung Tatanan Kota (BDTK) Bandung Lingkungan 2018 100,00 100,00 7.998.457 5.099.724
PT Karawang Tatanan Kota Manajemen
(KRTK) Karawang Lingkungan 2018 100,00 100,00 3.448.447 3.245.262
13
Page 15
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki kepemilikan langsung maupun tidak
langsung pada Entitas Anak berikut: (lanjutan)
Persentase Kepemilikan (%) Total Aset Sebelum Eliminasi
Tahun 30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
Nama Entitas Anak Domisili Kegiatan Usaha Beroperasi 2023 2022 2023 2022
Entitas Anak Tidak Langsung
melalui SMPD (lanjutan)
Pengembang
PT Selaras Maju Mandiri (SLMM) Jakarta Properti 2018 100,00 100,00 1.977.008.069 1.999.755.761
Pengembang
PT Summa Sinar Fajar (SMSF) Bekasi Properti 2019 51,00 51,00 338.023.273 363.414.609
PT Summatoyo Talaga Harmoni Pengembang
(SMTH) Karawang Properti 2019 51,00 51,00 191.041.078 188.836.319
PT Kencana Jayaproperti Agung Pengembang
(KCJA) Bogor Properti 2020 51,00 51,00 2.576.856.050 2.523.712.092
Pengembang
PT Inovasi Jaya Properti (IVJP) Jakarta Properti 2021 100,00 100,00 3.731.411.426 3.587.509.843
PT Makassar Tatanan Kota Manajemen
(MKTK) Makassar Lingkungan 2021 67,54 67,54 3.325.918 2.904.839
Manajemen
PT Bogor Tatanan Kota (BGTK) Bogor Lingkungan 2022 51,00 51,00 4.304.366 2.782.314
Pengembang
PT Duta Sumara Abadi (DTSA) Jakarta Properti 2022 51,00 51,00 1.248.496.625 1.000.113.883
PT Gunung Srimala Permai Pengembang
(GNSP) Bogor Properti 2023 51,00 51,00 344.619.819 287.955.648
PT Gunung Suwarna Abadi Pengembang
(GNSA) Bogor Properti - 51,00 51,00 414.126.426 414.737.285
PT Kencana Jayaproperti Mulia Pengembang
(KCJM) Bogor Properti - 51,00 51,00 358.223.158 254.423.589
Pengembang
PT Aruna Cahaya Abadi (ARCA) Jakarta Properti - 100,00 100,00 31.302.251 31.507.414
Pengembang
PT Kahuripan Jaya Mandiri (KHJM) Bogor Properti - 51,00 51,00 30.831.301 31.020.274
Pengembang
PT Maju Lestari Properti (MJLP) Jakarta Properti - 100,00 100,00 26.839.942 26.831.485
PT Mahkota Intan Cemerlang Pengembang
(MKIC) Jakarta Properti - 100,00 100,00 235.670.496 229.119.498
Pengembang
PT Banyumas Eka Mandiri (BYEM) Jakarta Properti - 100,00 100,00 123.430.001 117.297.869
Pengembang
PT Orient City (ORCT) Jakarta Properti - 100,00 100,00 1.496.026 1.496.506
Pengembang
PT Bumi Perintis Asri (BMPA) Tangerang Properti - 100,00 100,00 517.810 517.658
Pengembang
PT Sinar Mahakam Indah (SNMI) Samarinda Properti - 89,37 89,37 52.973.013 52.221.683
Pengembang
PT Sinar Semesta Indah (SNSI) Tangerang Properti - 100,00 100,00 748.275 749.773
PT Wahyu Kurnia Sejahtera Pengembang
(WYKS) Jakarta Properti - 100,00 100,00 20.632.955 20.671.729
Pengembang
PT Taruna Maju Berkarya (TRMB) Jakarta Properti - 100,00 100,00 807.870 809.629
Pengembang
PT Sunda Besar Properti (SDBP) Bandung Properti - 100,00 100,00 1.370.486 1.352.980
PT Maju Singa Parahyangan Pengembang
(MJSP) Bandung Properti - 100,00 100,00 1.372.957 1.352.988
14
Page 16
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki kepemilikan langsung maupun tidak
langsung pada Entitas Anak berikut: (lanjutan)
Persentase Kepemilikan (%) Total Aset Sebelum Eliminasi
Tahun 30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
Nama Entitas Anak Domisili Kegiatan Usaha Beroperasi 2023 2022 2023 2022
Entitas Anak Tidak Langsung
melalui SMPD (lanjutan)
PT Surya Mentari Diptamas Pengembang
(SYMD) Jakarta Properti - 51,00 51,00 255.581 259.598
Pengembang
PT Surya Menata Elokjaya (SYME) Jakarta Properti - 100,00 100,00 3.764.259 3.704.679
PT Sukmabumi Mahakam Jaya Pengembang
(SBMJ) Jakarta Properti - 100,00 100,00 1.122.116 1.110.419
Pengembang
PT Bintang Mentari Indah (BNMI) Maros Properti - 67,54 67,54 294.671.918 303.686.462
Pengembang
PT Sinergi Mentari Fajar (SGMF) Makassar Properti - 51,00 51,00 389.899.216 388.641.118
Pengembang
PT Serpong Cipta Cahaya (SPCC) Tangerang Properti - 100,00 - 223.876.188 -
Entitas Anak Tidak Langsung
melalui SMIP
PT Lestari Mahadibya (LTMD) Tangerang Properti Investasi 2006 100,00 100,00 1.052.044.620 1.030.182.988
PT Summarecon Hotelindo
(SMHO) Jakarta Hotel 2010 100,00 100,00 225.192.042 226.333.637
PT Makmur Orient Jaya (MKOJ) Bekasi Properti Investasi 2013 100,00 100,00 864.370.958 778.693.619
PT Kharisma Intan Properti (KRIP) Tangerang Properti Investasi 2013 100,00 100,00 177.487.158 181.617.405
PT Dunia Makmur Properti (DNMP) Jakarta Properti Investasi 2015 100,00 100,00 102.241.526 106.029.873
PT Summarecon Bali Indah (SMBI) Jakarta Properti Investasi 2016 100,00 100,00 1.089.443.081 1.098.240.954
PT Permata Jimbaran Agung
(PMJA) Badung Properti Investasi 2016 61,60 61,60 604.737.949 613.403.489
PT Pradana Jaya Berniaga Retail, Makanan &
(PDJB) Badung Minuman 2016 61,60 61,60 117.215 117.215
PT Hotelindo Permata Jimbaran
(HOPJ) Badung Hotel 2017 61,60 61,60 209.105.432 212.995.915
PT Mahakarya Lastari Gading
(MKLG) Jakarta Properti Investasi 2021 100,00 100,00 5.642.886 5.551.816
PT Seruni Persada Indah (SRPI) Jakarta Properti Investasi - 100,00 100,00 414.000 407.445
PT Bali Indah Development (BLID) Badung Properti Investasi - 100,00 100,00 228.912.447 229.215.768
PT Bali Indah Property (BLIP) Badung Properti Investasi - 100,00 100,00 3.817.872 3.823.872
Pengembang
PT Bukit Jimbaran Indah (BKJI) Badung Properti - 100,00 100,00 181.910 179.221
Pengembang
PT Bukit Permai Properti (BKPP) Badung Properti - 100,00 100,00 477.151.317 477.205.746
PT Nirwana Jaya Semesta (NWJS) Jakarta Hotel - 100,00 100,00 3.215.432 3.169.256
PT Sadhana Bumi Jayamas
(SDBJ) Jakarta Properti Investasi - 100,00 100,00 84.687.367 84.718.803
PT Unota Persadajaya (UNPS) Jakarta Properti Investasi - 100,00 100,00 47.755.069 49.396.156
PT Java Orient Properti (JVOP) Yogyakarta Hotel - 90,00 90,00 150.514.045 150.486.169
PT Mahakarya Buana Damai
(MKBD) Bandung Properti Investasi - 100,00 100,00 682.323.964 517.630.560
15
Page 17
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki kepemilikan langsung maupun tidak
langsung pada Entitas Anak berikut: (lanjutan)
Persentase Kepemilikan (%) Total Aset Sebelum Eliminasi
Tahun 30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
Nama Entitas Anak Domisili Kegiatan Usaha Beroperasi 2023 2022 2023 2022
Entitas Anak Tidak Langsung
melalui SMIP (lanjutan)
PT Hotelindo Saribuana
Damai (HSBD) Bandung Hotel - 100,00 100,00 242.339 240.226
PT Hotelindo Java
Properti (HIJP) Yogyakarta Hotel - 100,00 100,00 241.515 239.085
PT Hotelindo Cahaya
Gemilang (HICG) Jakarta Hotel - 100,00 100,00 249.408 246.841
PT Maha Karya Reksawarga
(MKRW) Karawang Properti Investasi - 100,00 100,00 365.408.986 295.554.584
PT Mahakarya Mitra Kreasi
(MMKS) Makassar Properti Investasi - 100,00 100,00 5.458.959 5.277.337
PT Mahakarya Bersama Gemilang
(MBGR) Bogor Properti Investasi - 100,00 100,00 60.201.928 7.506.402
Entitas Anak Tidak Langsung
melalui SPCK
Manajemen
PT Serpong Tatanan Kota (SPTK) Tangerang Lingkungan 2010 100,00 100,00 63.723.941 60.866.421
Pengembang
PT Jaya Bangun Abadi (JYBA) Tangerang Properti - 100,00 100,00 87.911.839 88.261.405
PT Permata Cahaya Cemerlang Pengembang
(PMCC) Tangerang Properti - 100,00 100,00 278.121.119 280.869.636
Pengembang
PT Surya Intan Properti (SYIP) Tangerang Properti - 100,00 100,00 120.848.020 121.225.338
Pengembang
PT Mahkota Berlian Indah (MKBI) Tangerang Properti - 100,00 100,00 70.013.626 72.148.542
Pengembang
PT Mahkota Permata Indah (MKPI) Tangerang Properti - 100,00 100,00 82.105.736 82.253.691
Entitas Anak Tidak Langsung
melalui SMIF
Pengembang
PT Jejaring Ultra Prima (JJUP) Jakarta Infrastruktur 2018 100,00 100,00 32.087.730 31.995.340
Entitas Anak Tidak Langsung
melalui SMED
PT Bhakti Karya Sejahtera (BTKS) Jakarta Pendidikan 2013 100,00 100,00 198.800.869 177.270.380
PT Bhakti Karya Bangsa (BTKB) Tangerang Pendidikan 2016 100,00 100,00 2.560.724 4.055.096
PT Edustar Akademi Indonesia
(ESAI) Jakarta Pendidikan 2021 60,00 60,00 11.865.257 11.855.409
Pada tahun 2023, Perusahaan mendirikan Entitas Anak langsung baru yaitu PT NTSS dan Entitas Anak tidak
langsung melalui SMPD yaitu SPCC.
Pada tahun 2022, Perusahaan mendirikan Entitas Anak langsung baru yaitu PT LYSI dan Entitas Anak tidak
langsung melalui SMIP yaitu MBGR.
16
Page 18
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)
Pada tanggal 30 Juni 2023, JVIP, SMIF, MSSP, NTSS, GNSA, KCJM, ARCA, KHJM, MJLP, MKIC, BYEM, ORCT,
BMPA, SNMI, SNSI, WYKS. TRMB, SDBP, MJSP, SYMD, SYME, SBMJ, BNMI, SGMF, SPCC, SRPI, BLID, BLIP,
BKJI, BKPP, NWJS, SDBJ, UNPS, JVOP, MKBD, HSBD, HIJP, HICG, MKRW, MMKS, MBGR, JYBA, PMCC, SYIP,
MKBI, dan MKPI belum memulai kegiatan operasionalnya.
e. Persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Grup bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian ini sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang telah diselesaikan serta disetujui dan disahkan untuk
diterbitkan oleh Direksi Grup pada tanggal 28 Juli 2023.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a. Dasar penyajian laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia (”SAK”) yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (”PSAK”) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (”ISAK”), yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK - IAI) serta Peraturan OJK No. VIII G.7. Kebijakan ini telah diterapkan secara
konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali dinyatakan lain.
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian disusun berdasarkan basis akrual,
menggunakan dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk akun-akun tertentu yang disajikan berdasarkan
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian yang disajikan dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan
dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Tahun buku Grup adalah 1 Januari sampai dengan 31 Desember.
Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan konsolidasian adalah rupiah (Rp), yang juga
merupakan mata uang fungsional Grup.
b. Perubahan kebijakan akuntansi
Grup menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau yang direvisi yang berlaku efektif untuk periode yang
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, termasuk standar yang direvisi berikut ini yang mempengaruhi laporan
keuangan konsolidasian Grup:
Amandemen PSAK No. 22: Kombinasi bisnis - Rujukan ke Kerangka Konseptual
Amendemen ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka Konseptual
Pelaporan Keuangan.
Secara umum, amendemen PSAK 22:
Menambahkan deskripsi terkait “liabilitas dan liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup PSAK 57 atau
ISAK 30”.
Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi yang telah diakui pada tanggal akuisisi.
Menambahkan definisi aset kontinjensi dan perlakuan akuntansinya.
Amendemen PSAK 22 ini berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan
dan amandemen ini tidak memiliki dampak pada pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama
kali.
17
Page 19
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
b. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan)
Grup menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau yang direvisi yang berlaku efektif untuk periode yang
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, termasuk standar yang direvisi berikut ini yang mempengaruhi laporan
keuangan konsolidasian Grup: (lanjutan)
Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset kontinjensi tentang kontrak memberatkan -
Biaya memenuhi kontrak
Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya dalam menentukan
apakah suatu kontrak merupakan kontrak memberatkan.
Amendemen PSAK 57 mengatur bahwa biaya untuk memenuhi kontrak meliputi biaya yang berhubungan
langsung dengan kontrak. Biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak terdiri dari:
1. Biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut, dan
2. Alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak.
Amendemen ini berlaku efektif untuk periode 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan dan
amandemen ini tidak memiliki dampak pada pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali.
Penyesuaian Tahun 2020 - PSAK 71: Instrumen keuangan
Penyesuaian ini mengklarifikasi fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam terkait penghentian pengakuan
liabilitas keuangan. Dalam menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang
diterima, peminjam hanya memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan
pemberi pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima baik peminjam atau pemberi pinjaman
atas nama pihak lain.
Amendemen ini berlaku efektif untuk periode 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan dan
amandemen ini tidak memiliki dampak pada pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali.
Penyempurnaan Tahun 2020 - PSAK 73: Sewa
Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang diproduksi
saat membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat beroperasi sesuai
dengan intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya, entitas mengakui hasil dari
penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item tersebut, dalam laba rugi.
Amendemen ini berlaku efektif untuk periode 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan dan
amandemen ini tidak memiliki dampak pada pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali.
c. Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif
Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Grup namun
belum berlaku efektif diungkapkan dibawah ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan standar-standar tersebut
yang dipertimbangkan relevan terhadap Grup pada saat efektif, dan dampaknya terhadap posisi dan kinerja
keuangan konsolidasian Grup masih dikaji pada tanggal 28 Juli 2023:
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024
Amandemen PSAK 1: Liabilitas jangka panjang dengan kovenan
Entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek
atau jangka panjang pada periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 secara
retrospektif sesuai dengan PSAK 25. Jika entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) pada
periode yang lebih awal setelah terbitnya amandemen PSAK 1 (Desember 2022) tentang liabilitas jangka
panjang dengan kovenan, maka entitas juga menerapkan amandemen PSAK 1 (Desember 2022) pada periode
tersebut. Jika entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) untuk periode sebelumnya, maka
entitas mengungkapkan fakta tersebut.
18
Page 20
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
c. Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif (lanjutan)
Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Grup namun
belum berlaku efektif diungkapkan dibawah ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan standar-standar tersebut
yang dipertimbangkan relevan terhadap Grup pada saat efektif, dan dampaknya terhadap posisi dan kinerja
keuangan konsolidasian Grup masih dikaji pada tanggal 28 Juli 2023: (lanjutan)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024 (lanjutan)
Amandemen PSAK 73: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik
Amandemen PSAK 73 - Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur
kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa tidak
mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan.
Amandemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan.
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023
Amendemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Dimaksudkan
Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas mengurangi kepada biaya perolehan suatu aset tetap, hasil dari
penjualan barang yang diproduksi saat menyiapkan aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan agar
dapat beroperasi dengan cara yang dimaksudkan oleh manajemen. Sebaliknya, entitas mengakui hasil dari
penjualan barang-barang tersebut, dan biaya untuk memproduksi barang-barang tersebut dalam laba rugi.
Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif terhadap aset tetap yang tersedia untuk digunakan pada atau
setelah awal periode penyajian paling awal ketika entitas pertama kali menerapkan amandemen tersebut.
Amendemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau
jangka panjang
Amandemen ini menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka pendek atau
jangka panjang dan menjelaskan:
1. hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan,
2. hak untuk menangguhkan pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan,
3. klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh kemungkinan entitas akan menggunakan haknya untuk
menangguhkan liabilitas, dan
4. hanya jika derivatif melekat pada liabilitas konversi tersebut adalah suatu instrumen ekuitas, maka syarat
dan ketentuan dari suatu liabilitas konversi tidak akan berdampak pada klasifikasinya.
Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi
Amandemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan
materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen tersebut bertujuan untuk membantu
entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan
untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan' entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan
kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan
konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.
19
Page 21
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
c. Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif (lanjutan)
Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Grup namun
belum berlaku efektif diungkapkan dibawah ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan standar-standar tersebut
yang dipertimbangkan relevan terhadap Grup pada saat efektif, dan dampaknya terhadap posisi dan kinerja
keuangan konsolidasian Grup masih dikaji pada tanggal 28 Juli 2023: (lanjutan)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 (lanjutan)
Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi
Estimasi Akuntansi.
Amandemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan antara
perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amandemen
tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan input untuk
mengembangkan estimasi akuntansi.
Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang Timbul
Dari Transaksi Tunggal
Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat
pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik saat ini atas
transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.
d. Prinsip-prinsip konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi akun-akun Entitas Anak yang dimiliki oleh Perusahaan dengan
persentase pemilikan lebih dari 50%, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Entitas Anak lainnya
seperti yang disebutkan pada Catatan 1d.
Seluruh transaksi material dan saldo akun antar perusahaan (termasuk laba atau rugi yang signifikan yang belum
direalisasi) telah dieliminasi. Entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal
Perusahaan memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal entitas induk kehilangan pengendalian.
Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini:
Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberi kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan
investee);
Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil
investor.
Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan
yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain;
Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain;
Hak suara dan hak suara potensial Grup.
Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika
Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas
entitas anak.
20
Page 22
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh
pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak.
Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain datribusikan pada pemegang saham
entitas induk Grup dan pada Kepentingan nonpengendali (“KNP”), walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit.
Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansinya sesuai
dengan kebijakan akuntansi Grup.
Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup
akan dieliminasi secara penuh dalam proses konsolidasi.
Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Bila
kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset, liabilitas dan
komponen lain dari ekuitas terkait, dan selisihnya diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi tersisa diakui pada
nilai wajar. Rugi Entitas Anak yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada KNP bahkan jika kerugian ini
mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.
Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka:
menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas Entitas Anak;
menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi;
mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan
komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup akan melepas secara langsung
aset atau liabilitas yang terkait.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan berhenti ketika Grup
kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas anak yang diakuisisi
atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas
anak.
e. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank serta deposito
berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan, yang tidak dibatasi
penggunaannya atau tidak digunakan sebagai jaminan atas utang yang dapat segera dikonversikan menjadi kas
dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan diklasifikasikan
sebagai “Setara Kas”. Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya atau dijaminkan disajikan
sebagai bagian dari “Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya”.
f. Dana yang dibatasi penggunaannya
Dana yang dibatasi penggunaannya merupakan dana yang diperoleh dari bank melalui metode penjualan
Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”) dan Kredit Pemilikan Apartemen (“KPA”) yang dibatasi penggunaannya oleh Grup
sampai pengakuan konstruksi tahap-tahap tertentu dicapai tergantung pada kesepakatan dengan bank terkait.
21
Page 23
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
g. Transaksi dengan pihak berelasi
Perusahaan dan entitas anaknya mempunyai transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan
pada PSAK 7: Pengungkapan pihak-pihak berelasi.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunya relasi dengan Grup, jika:
(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Grup;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau
(iii) merupakan personil manajemen kunci Grup atau entitas induk dari Perusahaan.
b. Suatu pihak dianggap berelasi dengan Grup, jika:
(i) langsung, atau tidak langsung yang melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengendalikan,
dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian yang sama dengan Grup; (ii) memiliki kepentingan
dalam Grup yang memberikan pengaruh signifikan atas Grup; atau (iii) memiliki pengendalian bersama
atas Grup;
(ii) suatu pihak adalah entitas asosiasi Grup;
(iii) suatu pihak adalah ventura bersama dimana Grup sebagai venturer;
(iv) suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci Grup;
(v) suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan dalam butir (a) atau (d)
(vi) suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan oleh atau
dimana hak suara signifikan dimiliki oleh langsung maupun tidak langsung, individu seperti yang diuraikan
dalam butir (d) atau (e); atau;
(vii) suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari Grup, atau entitas yang
terkait dengan Grup.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Persyaratan tersebut
mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi disajikan dalam Catatan 32.
Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan dalam catatan atas
laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi.
h. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto
(the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata
tertimbang.
Properti yang diperoleh atau yang sedang dalam penyelesaian untuk dijual dalam kegiatan usaha normal,
tidak untuk sewa atau kenaikan nilai, merupakan persediaan.
Biaya perolehan tanah sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan,
biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada kegiatan pengembangan
real estat serta biaya-biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan dipindahkan ke tanah yang tersedia untuk
dijual pada saat pengembangan tanah telah selesai. Semua biaya proyek dialokasikan secara proporsional ke tanah
yang dapat dijual berdasarkan luas area masing-masing.
22
Page 24
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
h. Persediaan (lanjutan)
Biaya perolehan apartemen yang sudah dikontruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada
aktifitas pengembang apartemen. Biaya yang dikapitalisasi apartemen dalam konstruksi dialokasikan untuk setiap
unit apartemen menggunakan metode area yang dapat dijual.
Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak
dapat dijual lainnya, dialokasikan menggunakan luas area yang dapat dijual.
Biaya perolehan bangunan dan apartemen dalam penyelesaian dipindahkan ke rumah, bangunan komersial dan
apartemen (strata title) tersedia untuk dijual pada saat pembangunan telah selesai.
Untuk proyek properti residensial, harga perolehan dipindahkan ke persediaan pada saat dimulainya
pengembangan dan pembangunan infrastruktur. Sedangkan untuk proyek properti komersial, pada saat selesainya
pengembangan tanah dan pembangunan infrastruktur, harga perolehan akan tetap disajikan sebagai bagian dari
persediaan atau direklasifikasi ke properti investasi, mana yang lebih sesuai.
Pengkajian atas estimasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai secara
substansial, jika terjadi perubahan dasar, Grup akan melakukan revisi biaya.
Persediaan lainnya seperti makanan, minuman dan persediaan lain-lain sehubungan dengan kegiatan operasional
hotel, klub olahraga dan rumah sakit dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan
nilai realisasi neto (the lower of cost or net realizable value).
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga penjualan dalam kegiatan usaha normal yang didasarkan pada
harga pasar pada tanggal pelaporan dan didiskontokan untuk nilai waktu uang, jika material, dikurangi taksiran biaya
penyelesaian dan taksiran biaya untuk melaksanakan penjualan. Penurunan nilai persediaan ditetapkan untuk
mengurangi nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi neto dan penurunannya diakui sebagai rugi pada laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun yang bersangkutan.
i. Biaya dibayar dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi dan dibebankan berdasarkan masa manfaat dengan menggunakan metode garis
lurus, dan disajikan sebagai aset lancar atau tidak lancar sesuai sifatnya masing-masing.
j. Tanah yang belum dikembangkan
Tanah yang belum dikembangkan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau
nilai realisasi neto.
Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, yang terdiri dari biaya pra-perolehan dan perolehan tanah,
dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai dan konstruksi
dilakukan.
k. Aset tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada,
kecuali untuk tanah yang tidak disusutkan. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat
biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan.
23
Page 25
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
k. Aset tetap (lanjutan)
Selanjutnya, pada saat pemeriksaan yang signifikan dilakukan untuk kelangsungan dari pengoperasian suatu aset
tetap, biaya pemeriksaan itu diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai suatu
penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi
kriteria pengakuan dibebankan langsung pada operasi tahun berjalan.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan estimasi masa
manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut:
Tahun Persentase
Bangunan dan prasarana 2-40 50%-2,5%
Mesin-mesin dan alat-alat berat 10 10%
Kendaraan 5-10 20%-10%
Peralatan dan perlengkapan kantor 2-5 50%-20%
Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan.
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan perpanjangan atau pembaharuan hak atas tanah ditangguhkan dan
diamortisasi selama periode hak atas tanah atau estimasi masa manfaat ekonomis tanah, periode mana yang lebih
pendek.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.
Akumulasi biaya perolehan aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap atau properti
investasi yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset)
dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan direviu, dan jika sesuai dengan
keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) ketika tanah pertama kali diakui
sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun Aset Tetap. Biaya pengurusan atas perpanjangan atau
pembaharuan legal hak atas tanah dalam bentuk HGB ditangguhkan dan diamortisasi sesuai umur hukum hak atas
tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun “Aset tidak lancar lainnya” pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
l. Properti investasi
Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi penyusutan
dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Biaya perolehan tercatat termasuk biaya
penggantian dari bagian properti investasi, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian
penggunaan properti investasi.
Properti investasi terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, mesin-mesin dan alat-alat berat, fasilitas hotel dan
aset dalam penyelesaian yang dikuasai Grup untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau
kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk tujuan
administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.
24
Page 26
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
l. Properti investasi (lanjutan)
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama masa manfaat ekonomis properti investasi
sebagai berikut:
Tahun Persentase
Bangunan dan prasarana 3-40 33,33%-2,5%
Mesin-mesin dan alat-alat berat 10 10%
Fasilitas hotel 2-5 50%-25%
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada
saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi dikreditkan atau
dibebankan pada operasi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan
atau pengembangan. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan
penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk
dijual. Perubahan taksiran umur manfaat ekonomis ini dilakukan setelah mempertimbangkan pengaruh
pemeliharaan dan perbaikan bangunan yang dilakukan oleh Grup.
m. Sewa
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak memberikan
hak untuk mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu sebagai imbalan untuk
imbalan..
Grup sebagai lessee
Grup menerapkan satu pendekatan pengakuan dan pengukuran bagi seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka
pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset
hak-guna yang merupakan hak untuk menggunakan aset pendasar.
i) Aset Hak-guna
Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk digunakan). Aset
hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan
untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa
yang diakui, biaya langsung yang timbul diawal, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
mulai dikurangi setiap insentif sewa yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama
periode yang lebih pendek antara sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:
Tahun Persentase
Tanah 5 20%
Bangunan dan prasarana 3-15 33,33%-6,67%
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan mencerminkan
pelaksanaan opsi beli, penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa manfaat aset.
Aset hak-guna juga mengalami penurunan nilai. Lihat kebijakan akuntansi pada Catatan 2o.
25
Page 27
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
m. Sewa (lanjutan)
ii) Liabilitas sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang
harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap
secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau
tarif, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar dibawah jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga mencakup
harga pelaksanaan dari opsi beli yang cukup pasti akan dilaksanakan oleh Grup, dan pembayaran denda untuk
penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan Grup melaksanakan opsi untuk menghentikan sewa.
Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tarif diakui sebagai beban (kecuali terjadi untuk
menghasilkan persediaan) pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya pembayaran.
Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga pinjaman tambahan pada tanggal
dimulainya sewa karena tingkat bunga implisit dalam sewa tidak dapat segera ditentukan. Setelah tanggal
permulaan, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk merefleksikan penambahan bunga dan mengurangi
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi,
perubahan masa sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya, perubahan pembayaran masa depan akibat
perubahan indeks atau kurs yang digunakan untuk pembayaran sewa) atau perubahan penilaian opsi untuk
membeli aset pendasar.
iii) Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah
Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa bangunan (yaitu, sewa yang memiliki
jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang, dari tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi beli). Hal ini juga
berlaku untuk pengecualian pengakuan sewa aset bernilai rendah untuk sewa bangunan yang dianggap bernilai
rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban
dengan metode garis lurus selama masa sewa.
Grup sebagai lessor
Sewa di mana Grup tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan
kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa yang timbul dicatat dengan metode
garis lurus selama masa sewa dan dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian karena sifat operasinya. Biaya perolehan langsung awal yang timbul dalam
negosiasi dan pengaturan sewa operasi ditambahkan ke nilai tercatat aset sewaan dan diakui selama masa sewa
atas dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada periode
perolehannya.
n. Kapitalisasi biaya pinjaman
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, konstruksi atau pembuatan aset kualifikasian
dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada
periode terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga dan biaya pendanaan lainnya yang ditanggung oleh
Grup sehubungan dengan peminjaman dana.
Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian
agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dimulai dan pengeluaran untuk aset kualifikasian dan biaya
pinjamannya telah terjadi.
Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara substansial seluruh aktivitas yang diperlukan
untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya.
Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan sementara jika aktivitas pembangunan terganggu untuk waktu yang
berkelanjutan.
Beban bunga juga dikapitalisasi ke dalam biaya perolehan dari properti yang diperoleh secara spesifik untuk
pembangunan, tetapi hanya atas aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan properti sedang dalam
penyelesaian.
26
Page 28
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
o. Penurunan nilai aset non-keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai.
Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (yaitu aset takberwujud dengan umur
manfaat tidak terbatas, atau aset takberwujud yang belum dapat digunakan) diperlukan, maka Grup membuat
estimasi jumlah terpulihkan atas aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau
UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk
yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai
terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan
nilainya menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto
didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian
pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk
menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, model
penilaian yang sesuai digunakan untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh
penilaian berganda (multiple valuation) atau indikator nilai wajar lain yang tersedia.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang
diturunkan nilainya.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui pada periode sebelumnya untuk aset akan dibalik hanya jika terdapat
perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, nilai tercatat aset dinaikan ke jumlah terpulihkannya.
Pembalikan tersebut dibatasi sehingga nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat,
neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada
tahun sebelumnya.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan
nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
p. Biaya emisi saham
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik dikurangkan
langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal disetor dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
q. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Grup menerapkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan yang berlaku efektif pada atau setelah
tanggal 1 Januari 2020.
Grup bergerak dalam bisnis penjualan bangunan rumah, apartemen, bangunan komersial dan bangunan sejenis
lainnya beserta kapling tanahnya, dll. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada saat pengendalian
barang atau jasa dialihkan kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan akan
menjadi hak Grup dalam pertukaran barang atau jasa tersebut. Grup secara umum menyimpulkan bahwa Grup
merupakan prinsipal dalam pengaturan pendapatannya. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada
saat kepemilikan aset dialihkan kepada pelanggan, umumnya pada saat penyerahan aset kepada pelanggan.
Dalam menentukan harga transaksi penjualan bangunan rumah, apartemen, bangunan komersial dan bangunan
sejenis lainnya beserta kapling tanahnya, dll, Grup mempertimbangkan keberadaan komponen pembiayaan yang
signifikan. Grup menerima uang muka yang diperoleh dari pelanggan yang diakui sebagai liabilitas kontrak. Ada
komponen pembiayaan yang signifikan untuk perjanjian ini, mengingat lamanya waktu antara pembayaran
pelanggan dengan serah terima bangunan rumah, apartemen, bangunan komersial dan bangunan sejenis lainnya
beserta kapling tanahnya, dll dan tingkat bunga yang berlaku dipasar.
27
Page 29
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
q. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)
Grup menerapkan kebijaksanaan praktis untuk liabilitas kontrak jangka pendek yang diterima dari pelanggan.
Artinya, jumlah imbalan yang dijanjikan tidak disesuaikan dengan dampak komponen pembiayaan yang signifikan
jika periode antara pengalihan bangunan rumah, apartemen, bangunan komersial dan bangunan sejenis lainnya
beserta kapling tanahnya, dll yang dijanjikan dan pembayarannya adalah satu tahun atau kurang.
Pendapatan sewa dan iuran keanggotaan klub olahraga diakui sebagai pendapatan sesuai masa sewa atau
keanggotaannya. Sewa dan iuran keanggotaan klub diterima dimuka disajikan sebagai “Pendapatan Diterima
Dimuka”. Pendapatan dari restoran diakui pada saat barang atau jasa diberikan.
Pendapatan dari hunian kamar hotel diakui pada periode terhuninya. Pendapatan dari jasa hotel lainnya diakui pada
saat jasa atau barang diserahkan kepada pelanggan.
Unsur-unsur biaya yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat antara lain meliputi biaya pra-perolehan
tanah, biaya perolehan tanah dan biaya-biaya lain yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat.
Biaya-biaya tersebut dialokasikan ke proyek pengembangan real estat menggunakan metode luas area yang dapat
dijual atau metode nilai jual.
Beban diakui pada saat terjadinya.
Untuk semua instrumen keuangan yang dikukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan atau biaya bunga
dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskotokan estimsai
pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan datang selama umur yang diharapkan dari instrumen
keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih singkat, terhadap nilai tercatat neto dari aset keuangan
atau liabilitas keuangan.
r. Imbalan kerja
Imbalan kerja jangka pendek
Grup mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek (jika ada) ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan
atas jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan.
Imbalan pasca-kerja
Pada bulan April 2022, DSAK IAI Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK IAI”)
menerbitkan siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja
yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta
umum dari program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki
pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda
Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19). Grup telah menerapkan siaran pers tersebut dan dengan
demikian merubah kebijakan akuntansi terkait atribusi imbalan kerja pada periode jasa dari kebijakan yang telah
diterapkan sebelumnya.
Bahwa karena pengaruh atas perubahan Kebijakan akuntansi tersebut pada periodeperiode sebelumnya tidak
material, maka dibukukan ditahun berjalan.
Grup mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Omnibus Law No. 11 tahun 2020 tanggal
2 November 2020 dan Peraturan Pemerintah No.35/2021 (PP35/2021) tanggal 2 Februari 2021 (“UU”) dan PSAK 24
(Revisi 2013), “Imbalan Kerja”.
28
Page 30
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
r. Imbalan kerja (lanjutan)
Imbalan pasca-kerja (lanjutan)
Berdasarkan Undang-Undang tersebut, Grup diharuskan untuk membayar pesangon, uang penghargaan masa kerja
dan uang pengganti hak kepada karyawan apabila persyaratan ditentukan dalam UU tersebut dipenuhi.
Grup juga menyelenggarakan program iuran pasti untuk karyawan tetap yang telah berusia 50 tahun. Imbalan atas
Undang-Undang Ketenagakerjaan (UUK) tersebut telah dihitung dengan membandingkan manfaat yang akan
diterima oleh karyawan pada usia normal pensiun dari Dana Pensiun dengan manfaat yang diperoleh sesuai dengan
UUK tersebut setelah dikurangi akumulasi imbalan kerja karyawan dan hasil investasi yang terkait. Jika manfaat
program pensiun iuran pasti kurang dari persyaratan yang ditetapkan UUK, Grup harus menyediakan kekurangannya.
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria
secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit-credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto,
hasil yang diharapkan atas aset dana pensiun dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset dana pensiun
(tidak termasuk bunga bersih) diakui langsung melalui pendapatan komprehensif lainnya dengan tujuan agar aset
atau kewajiban pensiun bersih diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian untuk mencerminkan nilai penuh
dari defisit dan surplus dana pensiun. Pengukuran kembali tidak mereklasifikasi laba atau rugi pada periode
berikutnya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya
restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya, biaya jasa lalu yang belum vested tidak
lagi dapat ditangguhkan dan diakui selama periode vesting masa depan.
s. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional entitas induk.
Setiap entitas anak menentukan mata uang fungsional dan transaksi-transaksi yang termasuk dalam laporan
keuangan pada setiap entitas diukur dengan mata uang fungsional tersebut.
Transaksi dalam mata uang asing yang pada awal pengakuan dicatat oleh Perseroan dan entitas anaknya dengan
mata uang fungsional menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada
tanggal transaksi perbankan terakhir untuk periode yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang timbul,
dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode kini.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kurs yang digunakan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Mata Uang Asing (Satuan Penuh) (Satuan Penuh)
1 Euro Eropa (Euro) 16.374 16.713
1 Dolar Amerika Serikat (US$) 15.026 15.731
1 Dolar Singapura (Sin$) 11.102 11.659
Transaksi dalam mata uang asing lainnya dianggap tidak signifikan.
t. Provisi
Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa
masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang
mengandung manfaat ekonomi dan estimasi andal mengenai total liabilitas tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling
kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi
dibatalkan.
29
Page 31
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
u. Pajak penghasilan
Grup telah menerapkan secara retrospektif PSAK No. 46 (Revisi 2014), Pajak Penghasilan”.
Pajak penghasilan final
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak
final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi
mengalami kerugian. Pajak penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan berdasarkan nilai kontrak.
Berdasarkan PSAK 46 tersebut di atas, pajak penghasilan final di luar cakupan PSAK 46. Oleh karena itu, tidak ada
aset/kewajiban pajak tangguhan yang diakui. Grup memutuskan untuk menyajikan beban pajak final sehubungan
dengan penjualan kapling, rumah, bangunan komersial, apartemen dan pendapatan bunga dari bank dan deposito
berjangka sebagai pos tersendiri.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tanggal 23 Maret 2002, pendapatan sewa ruang perkantoran dan pusat
ritel dikenakan pajak bersifat final sebesar 10% dari nilai pendapatan yang bersangkutan. Berdasarkan peraturan
Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016, efektif tanggal 8 September 2016, penghasilan dari pengalihan hak
atas tanah dan atau bangunan dikenakan pajak final sebesar 2,5% dari nilai penjualan atau pengalihan.
Pendapatan bunga dari bank dan deposito berjangka dikenakan pajak final sebesar 20%.
Pajak Kini
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan dan tahun sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diharapkan
dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena
pajak tahun berjalan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban Pajak Kini” dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Grup juga menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai
bagian dari “Beban Pajak Kini”.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, jika diajukan keberatan,
pada saat keputusan atas keberatan ditetapkan.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang mengatur antara lain penurunan tarif pajak bagi Wajib Pajak
Penghasilan Badan dan Bentuk Usaha Tetap dari sebelumnya 25% menjadi 22% mulai tahun pajak 2022
(sebelumnya 20% yang diatur dalam Perpu Nomor 1 Tahun 2020) dan seterusnya, serta pengurangan lebih lanjut
sebesar 3% bagi Wajib Pajak Badan yang memenuhi kriteria tertentu
Pajak Tangguhan
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas konsekuensi pajak pada masa
mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas pada akhir tanggal pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan
dan akumulasi rugi fiskal, sepanjang besar kemungkinan perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan
akumulasi rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa depan.
Nilai tercatat aset pajak tangguhan direviu ulang pada akhir periode pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal
mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. Pada
setiap periode pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak
tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan
tersedia sebagai aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan.
30
Page 32
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
v. Instrumen keuangan
i. Aset keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Aset keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain (OCI).
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset
keuangan dan model bisnis Grup untuk mengelolanya. Dengan pengecualian piutang usaha yang tidak
mengandung komponen pembiayaan yang signifikan atau yang mana Grup telah menerapkan kebijaksanaan
praktisnya, Grup pada awalnya mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, biaya transaksi. Piutang usaha yang tidak mengandung
komponen pembiayaan yang signifikan atau yang mana Grup telah menerapkan kebijaksanaan praktis diukur
pada harga transaksi yang ditentukan berdasarkan PSAK 72. Lihat kebijakan akuntansi pada bagian Catatan 2q.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui OCI,
aset keuangan harus menghasilkan arus kas yang 'semata-mata pembayaran pokok dan bunga (SPPI)’ dari
jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai tes SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen.
Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset
keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari
pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.
Pengukuran selanjutnya
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori:
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan dan kerugian
kumulatif setelah penghentian pengakuan (instrumen ekuitas)
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
Kategori ini adalah yang paling relevan dengan Grup. Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk
mengumpulkan arus kas kontraktual; dan
Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya
merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan
metode suku bunga efektif (SBE) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba
rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau rusak.
Aset keuangan Grup pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang
lain-lain, piutang pihak-pihak berelasi non-usaha dan aset keuangan lainnya.
Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI (instrumen ekuitas)
Setelah pengakuan awal, Grup dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitasnya yang tidak dapat
ditarik kembali sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI jika definisi ekuitas
berdasarkan PSAK 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan tidak dimiliki untuk diperdagangkan memenuhi
definisi tersebut. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.
31
Page 33
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
v. Instrumen keuangan (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI (instrumen ekuitas) (lanjutan)
Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang ke laba rugi. Dividen diakui sebagai
pendapatan lain-lain dalam laporan laba rugi pada saat hak pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Grup
mendapatkan keuntungan dari hasil tersebut sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan,
dalam hal ini, keuntungan tersebut adalah tercatat di OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar
melalui OCI tidak tunduk pada penilaian penurunan nilai.
Grup memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitas yang tidak terdaftar dalam kategori ini yang tidak dapat
ditarik kembali.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan
serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup)
ketika:
Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau
Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban
untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga
berdasarkan pengaturan 'pass- through'; dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan secara substansial
semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh
risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset.
Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani
perjanjian pass-through, Grup mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, telah mempertahankan risiko dan
manfaat kepemilikan. Ketika Grup tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko
dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset yang ditransfer
tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas
terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang mencerminkan hak dan kewajiban yang dimiliki
Grup.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah
dari nilai tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan yang mungkin diminta untuk dibayar kembali oleh
Grup.
Penurunan nilai aset keuangan
Grup mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (KKE) untuk semua instrumen utang yang tidak
dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. KKE didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang
jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan
dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan
agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan
kontraktual.
32
Page 34
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
v. Instrumen keuangan (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)
KKE dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan
sejak pengakuan awal, KKE disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang
mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan
risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit yang
diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (KKE seumur hidup).
Untuk piutang dagang, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung KKE. Oleh
karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan
KKE seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Grup telah menetapkan matriks provisi berdasarkan
pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang
spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat 90 hari. Namun,
dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal bayar ketika
informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang
terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Kelompok Aset
keuangan dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual.
ii. Liabilitas keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai utang dan pinjaman dan utang.
Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar dan, untuk utang dan pinjaman dan utang
usaha, setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Liabilitas keuangan Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha kepada pihak ketiga, utang lain-lain,
utang pihak berelasi, beban akrual, liabilitas imbalan kerja jangka pendek - gaji dan tunjangan lainnya, utang
bank dan lembaga pembiayaan, utang obligasi, liabilitas sewa dan uang jaminan yang diterima.
Pengukuran selanjutnya
Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasinya, seperti yang dijelaskan di bawah ini:
Utang dan pinjaman
Ini adalah kategori yang paling relevan dengan Grup. Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang
dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE.
Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat kewajiban dihentikan pengakuannya serta melalui
proses amortisasi SBE.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premi atas akuisisi dan biaya
atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban
keuangan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
33
Page 35
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
v. Instrumen keuangan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas tersebut dilepaskan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa. Ketika kewajiban keuangan yang ada digantikan oleh yang lain dari pemberi pinjaman yang sama
dengan persyaratan yang secara substansial berbeda, atau persyaratan dari kewajiban yang ada secara
substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
kewajiban awal dan pengakuan kewajiban baru. Selisih nilai tercatat masing-masing diakui pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
iii. Saling hapus instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah neto dilaporkan dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian jika terdapat hak hukum yang dapat diberlakukan saat ini untuk mengimbangi jumlah yang diakui
dan ada niat untuk menyelesaikan secara neto, untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajiban
secara bersamaan.
w. Laba per saham dasar
Laba per saham dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas
Induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode yang bersangkutan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang
bersifat dilutif.
x. Segmen operasi
Segmen adalah bagian khusus dari Perseroan dan entitas anaknya yang terlibat baik dalam menyediakan produk
dan jasa (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
(segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk pos-pos yang dapat diatribusikan langsung kepada
suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai dengan segmen tersebut.
Segmen ditentukan sebelum saldo antar perusahaan dan transaksi antar perusahaan dieliminasi. Jumlah setiap
unsur segmen yang dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional untuk
tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen dan menilai kinerjanya.
Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen telah diungkapkan pada Catatan 34.
y. Kombinasi bisnis entitas sepengendali
Pengalihan bisnis antara entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan substansi ekonomi kepemilikan atas
bisnis yang dialihkan dan tidak dapat menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi
entitas individual dalam Grup tersebut. Karena pengalihan bisnis antara entitas sepengendali tidak mengakibatkan
perubahan substansi ekonomi, bisnis yang dipertukarkan dicatat pada nilai buku sebagai kombinasi bisnis dengan
menggunakan metode penyatuan kepemilikan.
Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, komponen laporan keuangan dimana terjadi kombinasi bisnis
dan untuk periode lain yang disajikan untuk tujuan perbandingan, disajikan sedemikian rupa seolah-olah kombinasi
bisnis telah terjadi sejak awal periode terjadi sepengendalian. Selisih antara nilai tercatat transaksi kombinasi bisnis
dan jumlah imbalan yang dialihkan diakui dalam akun “Tambahan Modal Disetor”.
34
Page 36
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
z. Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non- keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau
dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi
dan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk
mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan dan
meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian
dikategorikan dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:
i) Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat
diakses entitas pada tanggal pengukuran.
ii) Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan
terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau tidak langsung.
iii) Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan
terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara langsung atau tidak
langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup menentukan
apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori
(berdasarkan Level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara
keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.
aa. Investasi pada entitas asosiasi
Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup mempunyai pengaruh signifikan. Pengaruh signifikan adalah
kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak
mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. Pertimbangan yang dibuat dalam
menentukan pengaruh signifikan atas pengendalian bersama adalah serupa dengan yang diperlukan untuk
menentukan pengendalian atas entitas anak. Investasi Grup pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan
metode ekuitas. Sesuai dengan metode ekuitas, nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian
Grup atas laba atau rugi neto, dan penerimaan dividen dari investee sejak tanggal perolehan.
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain mencerminkan bagian Grup atas hasil operasi dari
entitas asosiasi. Apabila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi,
Grup mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika ada, dalam laporan perubahan
ekuitas. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Grup dengan
entitas asosiasi dieliminasi sesuai dengan kepentingan Grup dalam entitas asosiasi.
Grup menentukan apakah diperlukan untuk mengakui rugi penurunan nilai atas investasi Grup dalam investasi pada
entitas asosiasi. Grup menentukan apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan pada investasi dalam
entitas asosiasi mengalami penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan. Dalam hal ini, Grup menghitung jumlah
penurunan nilai berdasarkan selisih antara nilai terpulihkan atas investasi pada entitas asosiasi dan nilai tercatatnya
dan mengakuinya dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Grup.
35
Page 37
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
bb. Klasifikasi lancar dan tak lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi
lancar/tak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
(i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
(ii) untuk diperdagangkan,
(iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang dibatasi
penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Suatu liabilitas disajikan lancar bila:
(i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
(ii) untuk diperdagangkan,
(iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
(iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas tidak lancar.
cc. Peristiwa setelah periode laporan keuangan
Peristiwa setelah periode laporan yang memberikan informasi tambahan terkait posisi Perusahaan pada periode
laporan keuangan konsolidasian (“adjusting events”) disajikan dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode
laporan yang bukan adjusting events telah diungkapkan dalam catatan laporan keuangan konsolidasian apabila
material.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mensyaratkan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan
asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas pendapatan, beban, aset dan liabilitas, serta pengungkapan
liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan. Namun, ketidakpastian asumsi dan estimasi ini dapat menyebabkan
hasil yang memerlukan penyesuaian material atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang berdampak pada masa
mendatang.
Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan berikut, yang
terpisah dari estimasi dan asumsi yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang dicatat dalam laporan
keuangan:
Penentuan mata uang fungsional
Manajemen telah membuat pertimbangan dalam penentuan mata uang fungsional. Mata uang fungsional dari
Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut
adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan neto dan beban pokok pendapatan di masa yang akan datang.
Pengklasifikasian aset keuangan dan liabilitas keuangan
Perusahaan menetapkan pengklasifikasian aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
dengan pertimbangan bila definisi yang ditetapkan dalam PSAK. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas
keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti yang diungkapkan pada Catatan 2v.
36
Page 38
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mensyaratkan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan
asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas pendapatan, beban, aset dan liabilitas, serta pengungkapan
liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan. Namun, ketidakpastian asumsi dan estimasi ini dapat menyebabkan
hasil yang memerlukan penyesuaian material atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang berdampak pada masa
mendatang. (lanjutan)
Pertimbangan (lanjutan)
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan berikut, yang
terpisah dari estimasi dan asumsi yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang dicatat dalam laporan
keuangan: (lanjutan)
Pengklasifikasian properti
Grup menentukan apakah sebuah properti yang diperoleh diklasifikasikan sebagai properti investasi, aset tetap atau
persediaan:
- Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan dan prasarana (terutama kantor, gudang komersial dan
properti retail) mesin-mesin dan alat-alat berat, fasilitas hotel dan aset dalam penyelesaian yang tidak bertujuan
untuk digunakan oleh atau dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup, tetapi
digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa dan peningkatan nilai.
- Aset tetap terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, mesin-mesin dan alat berat, kendaraan, peralatan dan
perlengkapan kantor dan aset dalam penyelesaian yang digunakan dalam kegiatan operasi Grup, dan tidak
untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup. Dan tidak digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa.
- Persediaan terdiri dari properti yang bertujuan untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup. Terutama, properti
hunian yang dikembangkan oleh Grup dan digunakan untuk dijual sebelum atau pada saat penyelesaian
konstruksi.
Penilaian properti
Nilai wajar tanah yang diungkapkan sebagai bagian dari akun “Aset tetap” dan “Properti investasi” ditentukan oleh
penilai real estat independen dengan menggunakan teknik penilaian yang telah diakui. Teknik penilaian tersebut
merupakan pendekatan biaya dan pendekatan pasar dan pendapatan. Pada kasus tertentu, nilai wajar aset
ditentukan berdasarkan transaksi real estat terkini yang memiliki karakteristik dan lokasi aset Grup yang sejenis.
Jumlah nilai wajar pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, diungkapkan di Catatan 9 dan 10 dalam
laporan keuangan konsolidasian.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi kunci mengenai masa depan dan sumber kunci lainnya untuk estimasi ketidakpastian pada akhir periode
pelaporan yang memiliki risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijabarkan sebagai berikut:
Estimasi masa manfaat atas aset tetap dan properti investasi
Grup mengestimasi masa manfaat dari aset tetap dan properti investasi berdasarkan utilisasi dari aset yang
diharapkan dapat didukung dengan rencana dan strategi usaha yang juga mempertimbangkan perkembangan
teknologi di masa depan dan perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset tetap dan properti investasi adalah
berdasarkan penelaahan Grup secara kolektif terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan pengalaman
untuk aset yang setara. Estimasi masa manfaat ditelaah paling sedikit setiap akhir tahun pelaporan dan diperbarui
jika ekspektasi berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara
teknis atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset.
37
Page 39
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Asumsi kunci mengenai masa depan dan sumber kunci lainnya untuk estimasi ketidakpastian pada akhir periode
pelaporan yang memiliki risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijabarkan sebagai berikut: (lanjutan)
Estimasi masa manfaat atas aset tetap dan properti investasi (lanjutan)
Namun, adalah mungkin, hasil di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh perubahan-
perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas.
Jumlah dan waktu dari beban yang dicatat untuk setiap tahun akan terpengaruh oleh perubahan atasfaktor-faktor dan
situasi tersebut. Pengurangan dalam estimasi masa manfaat dari aset tetap dan properti investasi Grup akan
meningkatkan beban pokok penjualan dan beban langsung dan beban operasi dan menurunkan aset. Penjelasan
lebih rinci telah diungkapkan pada Catatan 9 dan 10.
Estimasi beban pensiun dan imbalan kerja
Beban dari program pensiun manfaat pasti dan nilai kini dari liabilitas pensiun ditentukan dengan menggunakan
metode projected-unit-credit. Penilaian aktuaris termasuk membuat variasi asumsi yang terdiri dari, antara lain,
tingkat diskonto, tingkat pengembalian dana pensiun yang diharapkan, tingkat kenaikan kompensasi dan tingkat
kematian. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup diakui langsung seluruhnya melalui penghasilan
komprehensiflainnya dikarenakan kompleksitas dari penilaian, dasar asumsi dan periode jangka panjang, liabilitas
manfaat pasti sangat sensitif terhadap perubahan asumsi.
Grup percaya bahwa asumsi mereka adalah memadai dan tepat, perbedaan signifikan dalam pengalaman aktual
Grup atau perubahan signifikan dalam asumsi dapat mempengaruhi secara material liabilitas imbalan kerja yang
berjumlah Rp141.101.779 pada tahun 2023 (2022: Rp133.779.462).
Ketidakpastian liabilitas perpajakan
Dalam situasi tertentu, Perusahaan tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka pada saat ini
atau masa depan karena proses pemeriksaan, atau negosiasi dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul
terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks dan jumlah dan waktu dari penghasilan kena
pajak di masa depan. Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti,
Perusahaan menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan
yang harus diakui sesuai dengan ISAK 34, “Ketidakpastian dalam perlakuan pajak penghasilan”. Perusahaan
membuat analisa untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak
untuk manfaat pajak yang belum diakui harus diakui.
Pertimbangan komponen pembiayaan yang signifikan dalam kontrak
Grup menjual rumah, rukan, kantor, apartemen, dll setelah penandatanganan kontrak jual beli dengan metode
pembayaran tunai keras dan cicilan bertahap. Jenis kontrak ini mencakup dua opsi pembayaran alternatif bagi
pelanggan, yaitu pembayaran harga transaksi yang sama dengan harga jual kas pada saat penyerahan rumah,
rukan, kantor, apartement, dll atau pembayaran harga transaksi yang lebih rendah pada saat kontrak ditandatangani.
Grup menyimpulkan bahwa terdapat komponen pembiayaan yang signifikan untuk kontrak tersebut di mana
pelanggan memilih untuk membayar di muka dengan mempertimbangkan lamanya waktu antara pembayaran
pelanggan dan pengalihan rumah, rukan, kantor, apartement, dll ke pelanggan, serta suku bunga yang berlaku di
pasar.
Dalam menentukan tingkat bunga yang akan diterapkan pada jumlah imbalan, Grup menyimpulkan bahwa tingkat
bunga implisit dalam kontrak (yaitu, tingkat bunga yang mendiskontokan harga jual kas rumah, rukan, kantor,
apartement, dll ke dalam jumlah yang dibayar di muka) adalah tepat karena hal ini sepadan dengan tarif yang akan
tercermin dalam transaksi pembiayaan terpisah antara entitas dan pelanggannya pada awal kontrak.
38
Page 40
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Asumsi kunci mengenai masa depan dan sumber kunci lainnya untuk estimasi ketidakpastian pada akhir periode
pelaporan yang memiliki risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijabarkan sebagai berikut: (lanjutan)
Sewa - memperkirakan suku bunga pinjaman tambahan
Grup tidak dapat langsung menentukan tingkat bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu, Grup menggunakan suku
bunga pinjaman tambahan (IBR) untuk mengukur liabilitas sewa. IBR adalah tingkat bunga yang harus dibayar oleh
Grup untuk meminjam dengan syarat yang sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang diperlukan untuk
memperoleh aset dengan nilai yang sama dengan aset hak-guna dalam lingkup ekonomi yang serupa. Oleh karena
itu, IBR mencerminkan apa yang ’harus dibayar’ oleh Grup, yang memerlukan estimasi ketika tidak tersedianya
tingkat suku bunga yang dapat diobservasi (seperti untuk entitas-entitas anak yang tidak mengadakan transaksi
pembiayaan) atau ketika perlu disesuaikan untuk mencerminkan syarat dan ketentuan dari sewa (misalnya, ketika
sewa tidak dalam mata uang fungsional anak perusahaan). Grup mengestimasi IBR menggunakan input yang dapat
diamati (seperti tingkat suku bunga pasar) jika tersedia dan diperlukan untuk membuat estimasi spesifik entitas
tertentu (seperti peringkat kredit anak perusahaan yang berdiri sendiri).
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha
Grup menetapkan estimasi penyisihan kerugian kredit ekspetasian piutang usaha menggunakan pendekatan yang
disederhanakan dari KKE. Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung KKE untuk piutang usaha. Tarif
provisi didasarkan pada hari tunggakan untuk pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang memiliki pola
kerugian serupa.
Matriks provisi pada awalnya didasarkan pada tingkat gagal bayar Grup yang diamati secara historis. Grup akan
mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi yang bersifat
perkiraan masa depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi yang terkait erat dengan riwayat tingkat kerugian
diperkirakan akan memburuk pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar pada
sektor-sektor pelanggan beroperasi, riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, riwayat
tingkat gagal bayar yang diamati diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisis.
Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi dan KKE,
adalah estimasi signifikan. Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi.
Kerugian kredit historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili tingkat gagal bayar pelanggan
aktual di masa depan.
Nilai tercatat dari piutang usaha Grup sebelum estimasi penyisihan kerugian kredit ekspetasian pada tanggal
30 Juni 2023 adalah sebesar Rp280.609.665 (2022: Rp359.370.376). Penjelasan lebih lanjut atas piutang usaha
diungkapkan dalam Catatan 5.
39
Page 41
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kas
Rupiah 3.514.399 3.337.963
Mata uang asing 161.303 336.918
Total kas 3.675.702 3.674.881
Bank
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 434.891.443 895.450.890
PT Bank Permata Tbk 407.725.691 525.088.140
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 60.561.708 154.181.081
PT Bank BCA Syariah 57.124.425 92.293.071
PT Bank CIMB Niaga Tbk 36.114.839 46.978.263
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 20.721.971 36.831.472
PT Bank OCBC NISP Tbk 11.006.283 24.010.189
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp20.000.000) 48.688.137 39.497.769
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Central Asia Tbk 16.360.373 8.400.631
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp10.000.000) 8.629.905 489.917
Total bank 1.101.824.775 1.823.221.423
Deposito berjangka
Rupiah
PT Bank Permata Tbk 1.265.650.000 717.150.000
PT Bank BCA Syariah 312.895.000 308.945.000
PT Bank Central Asia Tbk 213.349.537 142.802.000
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 190.000.000 -
PT Bank Permata Syariah - 20.000.000
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp20.000.000) 6.856.784 1.833.596
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Permata Tbk 108.101.552 113.173.533
PT Bank Resona Perdania 9.009.134 9.320.663
PT Bank OCBC NISP Tbk 2.327.527 2.436.733
Total deposito berjangka 2.108.189.534 1.315.661.525
Total kas dan setara kas 3.213.690.011 3.142.557.829
40
Page 42
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS (LANJUTAN)
Tingkat bunga deposito berjangka adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 1,75% - 5,25% 2,00% - 5,00%
Dolar Amerika Serikat 0,75% - 4,00% 2,65% - 3,25%
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh kas telah diasuransikan pada PT Asuransi Multi Artha Guna
Tbk, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi Reliance Indonesia, PT Asuransi FPG Indonesia dan PT China Taiping
Insurance Indonesia, seluruhnya pihak ketiga, terhadap risiko kecurian dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan
sebesar Rp50.442.857 (2022: Rp60.357.139). Manajemen Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup
untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Pendapatan bunga yang berasal dari deposito berjangka disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian sebagai bagian dari “Pendapatan Keuangan”.
Seluruh rekening bank dan deposito berjangka ditempatkan pada bank pihak ketiga. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022, tidak terdapat kas dan setara kas yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman.
5. PIUTANG USAHA - NETO DAN LAIN-LAIN
Rincian piutang usaha - neto adalah sebagai berikut :
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak-pihak berelasi (Catatan 32)
Sewa properti investasi, retail dan komersial 4.731.420 4.018.970
Jasa manajemen 1.737.217 1.947.612
Lainnya 971.609 866.685
Sub-total 7.440.246 6.833.267
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian - -
Total piutang usaha pihak-pihak berelasi - neto 7.440.246 6.833.267
Pihak ketiga
Sewa properti investasi retail dan komersial 100.763.550 109.580.642
Penjualan rumah, bangunan komersial dan kapling 68.980.115 113.902.003
Penjualan apartemen 43.900.085 69.298.888
Pengelolaan properti dan estat 31.599.976 31.270.864
Jasa hotel 12.187.202 7.614.247
Lainnya 15.738.491 20.870.465
Sub-total 273.169.419 352.537.109
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (1.572.077) (1.926.014)
Total piutang usaha pihak ketiga - neto 271.597.342 350.611.095
Total piutang usaha - neto 279.037.588 357.444.362
Dikurangi bagian lancar (252.442.297) (293.870.590)
Bagian tidak lancar 26.595.291 63.573.772
41
Page 43
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA - NETO DAN LAIN-LAIN (LANJUTAN)
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak-pihak berelasi
Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai 1.303.598 3.741.130
Telah jatuh tempo namun tidak mengalami penurunan nilai
1 - 30 hari 4.222.841 2.108.706
31 - 60 hari 1.795.139 648.617
61 - 90 hari 1.829 211.166
Lebih dari 90 hari 116.839 123.648
Sub-total 7.440.246 6.833.267
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai 117.999.779 213.665.608
Telah jatuh tempo namun tidak mengalami penurunan nilai
1 - 30 hari 41.439.329 35.703.229
31 - 60 hari 21.302.768 20.689.203
61 - 90 hari 12.095.294 8.534.438
Lebih dari 90 hari 80.332.249 73.944.631
Sub-total 273.169.419 352.537.109
Penyisihan kerugian kredit ekspetasian (1.572.077) (1.926.014)
Sub total 271.597.342 350.611.095
Neto 279.037.588 357.444.362
Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian piutang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 1.926.014 14.801.132
Penyisihan periode berjalan 3.837 1.809.688
Penghapusan/Pembalikan selama periode berjalan (357.774) (14.684.806)
Saldo akhir 1.572.077 1.926.014
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian piutang usaha merupakan evaluasi secara individual berdasarkan fakta dan
situasi yang tersedia.
Seluruh piutang usaha milik Grup merupakan saldo piutang usaha dalam Rupiah. Piutang usaha tidak lancar sebesar
Rp26.595.291 (2022: Rp63.573.772) di atas, merupakan piutang usaha tidak lancar yang memiliki jatuh tempo dalam
waktu antara 2-4 tahun setelah akhir periode pelaporan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
tidak terdapat piutang usaha yang digunakan sebagai jaminan atas utang bank.
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan kerugian kredit ekspektasian tersebut di atas cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas menurunnya nilai piutang.
42
Page 44
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA - NETO DAN LAIN-LAIN (LANJUTAN)
Piutang lain-lain
Pada tanggal 30 Juni 2023, akun ini terutama merupakan piutang bunga dan piutang dari pengelola unit bisnis
entitas anak (2022: terutama merupakan piutang bunga dan piutang dari pengelola unit bisnis entitas anak).
Manajemen berpendapat bahwa piutang lain-lain tidak diperlukan penyisihan kerugian kredit ekspektasian dikarenakan
dapat tertagih seluruhnya.
6. PERSEDIAAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Persediaan terdiri dari:
Persediaan tersedia untuk dijual:
Apartemen 302.020.312 351.605.314
Rumah 265.189.027 167.879.399
Perkantoran 118.041.939 121.048.006
Kapling 101.916.805 109.150.676
Bangunan komersial 65.568.955 62.549.413
Total persediaan tersedia untuk dijual 852.737.038 812.232.808
Persediaan dalam penyelesaian:
Bangunan 6.663.529.500 6.405.754.008
Kapling 2.169.017.761 2.200.191.617
Apartemen 586.714.849 501.213.387
Total persediaan dalam penyelesaian 9.419.262.110 9.107.159.012
Lain lain 38.027.759 40.213.936
Total persediaan 10.310.026.907 9.959.605.756
Mutasi persediaan bangunan dan apartemen dalam penyelesaian adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 6.906.967.395 5.641.698.294
Penambahan (pengurangan)* 1.135.967.354 2.706.783.437
Transfer ke persediaan bangunan dan apartemen
yang tersedia untuk dijual (792.690.400) (1.441.514.336)
Saldo akhir 7.250.244.349 6.906.967.395
*termasuk reklasifikasi (Catatan 9 dan 10)
43
Page 45
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PERSEDIAAN (LANJUTAN)
Mutasi persediaan bangunan dan apartemen yang tersedia untuk dijual adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal:
Apartemen 351.605.314 369.957.728
Rumah 167.879.399 117.055.542
Perkantoran 121.048.006 143.147.169
Bangunan Komersial 62.549.413 97.975.468
Transfer dari persediaan bangunan dan apartemen
dalam penyelesaian 792.690.400 1.441.514.336
Harga pokok penjualan (Catatan 29)
Rumah (599.932.451) (934.781.373)
Bangunan komersial (100.817.519) (304.938.743)
Apartemen (36.216.953) (211.026.862)
Perkantoran (6.005.180) (8.934.490)
Pergudangan (1.980.196) (6.886.643)
Saldo akhir 750.820.233 703.082.132
Pada tahun 2023, reklasifikasi properti investasi dari persediaan dengan nilai buku neto sebesar Rp20.930.412
(2022: Rp111.622.645) (Catatan 10)
Pada tahun 2023, reklasifikasi properti investasi menjadi persediaan dengan nilai buku neto sebesar Rp4.045.474
(2022: Rp1.562.290) (Catatan 10).
Pada tahun 2023, reklasifikasi persediaan menjadi aset tetap sebesar Rp1.921.687 (2022: Rp36.137.096) dikarenakan
perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut (Catatan 9).
Pada tahun 2023, reklasifikasi persediaan dalam penyelesaian menjadi aset dalam penyelesaian - aset tetap sebesar
RpNil (2022: Rp41.266.578) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut
(Catatan 9).
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset tetap menjadi persediaan sebesar RpNil (2022: Rp654.500) dikarenakan perubahan
intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut (Catatan 9).
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset dalam penyelesaian - aset tetap menjadi persediaan sebesar RpNil
(2022: Rp6.028.980) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut
(Catatan 9).
Pada tahun 2023, reklasifikasi persediaan menjadi tanah yang belum dikembangkan sebesar RpNil
(2022: Rp476.252.491) (Catatan 7).
Pada tahun 2023, pengurangan tanah yang belum dikembangkan digunakan untuk proyek persediaan dalam penyelesaian
Grup adalah sebesar Rp26.757.075 (2022: Rp203.801.223). (Catatan 7)
Liabilitas kontrak yang diterima sehubungan dengan persediaan di atas pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar
Rp8.530.509.069 (2022: Rp8.261.104.279) disajikan sebagai liabilitas kontrak pada laporan posisi keuangan konsolidasian
pada Catatan 20.
Pada tanggal 30 Juni 2023, persediaan sebesar Rp708.710 (2022: Rp708.710) digunakan sebagai jaminan atas utang
bank OCBC NISP (Catatan 12).
44
Page 46
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PERSEDIAAN (LANJUTAN)
Pada tanggal 30 Juni 2023, biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke dalam akun persediaan adalah sebesar Rp51.678.359
(2022: Rp101.076.825).
Pada tanggal 30 Juni 2023, persediaan rumah, bangunan komersial dan apartemen telah diasuransikan terhadap risiko
kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi FPG Indonesia, PT China Taiping Insurance Indonesia, PT Asuransi Multi
Arthaguna seluruhnya pihak ketiga, dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp743.810.811 dan US$297.719.550
(2022: Rp685.330.491 dan US$292.866.252). Manajemen Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup
memadai untuk menutup kerugian atas risiko tersebut.
Pendapatan dari pengembang properti disajikan sebagai bagian dari pendapatan neto pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 adalah sebesar Rp1.744.950.715 (2022: Rp1.743.190.289) (Catatan 28).
Berdasarkan hasil penelaahan atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan di atas pada tanggal 30 Juni 2023,
manajemen Grup berkeyakinan bahwa nilai neto persediaan telah mencerminkan nilai realisasinya, sehingga tidak perlu
dilakukan penyisihan atas persediaan tersebut.
7. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN
Rincian tanah yang belum dikembangkan adalah sebagai berikut :
30 Juni 2023 31 Desember 2022
2
Lokasi Luas (m ) Total Luas (m 2) Total
Summarecon Serpong 3.332.155 1.448.735.187 3.365.953 1.453.021.760
Summarecon Bekasi 880.362 588.030.501 803.800 336.685.382
Summarecon Bandung 2.966.372 1.609.053.166 2.951.463 1.578.342.784
Summarecon Karawang 65.281 78.741.384 65.362 78.755.207
Summarecon Makassar 3.231.417 904.610.289 3.209.090 892.001.922
Summarecon Bogor 3.815.393 1.129.965.384 3.719.794 956.994.595
Summarecon Crown Gading 2.925.244 750.795.149 2.921.804 663.008.438
Lain-lain 2.452.587 802.263.189 2.452.588 801.562.846
Total tanah yang belum
dikembangkan 19.668.811 7.312.194.249 19.489.854 6.760.372.934
Status kepemilikan tanah yang belum dikembangkan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
2 2
Status Area (m ) Area (m )
Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) 11.419.050 11.330.760
Non HGB 8.249.761 8.159.094
Total 19.668.811 19.489.854
Tanah yang belum dikembangkan tersebut termasuk tanah-tanah yang masih dalam perkara hukum (Catatan 36).
Pada tahun 2023, pengurangan tanah yang belum dikembangkan digunakan untuk proyek persediaan dalam penyelesaian
Grup adalah sebesar Rp26.757.075 (2022: Rp203.801.223). (Catatan 6)
45
Page 47
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN (LANJUTAN)
Pada tahun 2023, reklasifikasi ke properti investasi dengan nilai buku neto sebesar RpNil (2022: Rp5.834.809) dari tanah
yang belum dikembangkan dikarenakan telah masuk dalam rencana manajemen pada segmen properti investasi
(Catatan 10).
Pada tahun 2023, reklasifikasi properti investasi menjadi tanah yang belum dikembangkan dengan nilai buku neto sebesar
RpNil (2022: Rp6.340.388) (Catatan 10).
Pada tahun 2023, reklasifikasi tanah yang belum dikembangkan menjadi aset tetap sebesar Rp6.398.494
(2022: Rp194.139) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut
(Catatan 9).
Pada tahun 2022, reklasifikasi persediaan menjadi tanah yang belum dikembangkan sebesar RpNil
(2022: Rp476.252.491) (Catatan 6).
Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam proses sertifikasi dan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh
tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai.
Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 rincian nilai tercatat beberapa tanah yang belum dikembangkan yang dijadikan
sebagai jaminan untuk utang bank (catatan 12) adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Lokasi
Luas (m 2) Total Luas (m 2) Total
Summarecon Serpong
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 284.144 26.710.673 284.144 26.710.673
- PT Bank OCBC NISP Tbk 184.499 20.543.073 184.499 20.543.073
- PT Bank Central Asia Tbk 161.738 14.994.584 161.738 14.994.584
- PT Bank KEB Hana Indonesia 108.134 10.277.163 108.134 10.277.163
Summarecon Bekasi
- PT Bank Central Asia Tbk 466.042 77.838.679 466.042 77.838.679
Summarecon Bandung
- PT Bank Central Asia Tbk 475.242 341.715.178 475.242 341.715.178
Summarecon Makassar
- PT Bank Central Asia Tbk 573.753 157.860.684 573.753 157.860.684
Summarecon Bogor
- PT Bank BCA Syariah 253.491 34.707.794 253.491 34.707.794
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk 260.049 25.552.576 260.049 25.552.576
Total 2.767.092 710.200.404 2.767.092 710.200.404
Tidak ada biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanah yang belum dikembangkan untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
46
Page 48
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN (LANJUTAN)
Rincian nilai wajar dari sebagian tanah yang belum dikembangkan pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar
Rp26.743.030.000 (2022: Rp26.743.030.000) yang dinilai oleh KJPP Hendra dan Rekan dalam laporannya tertanggal
17 Maret 2021 dan 11 Maret 2022.
Lokasi Nilai Tercatat Nilai Wajar
Summarecon Serpong 1.342.918.867 9.067.180.000
Summarecon Bekasi 542.519.551 5.046.770.000
Summarecon Bandung 1.609.053.166 4.085.090.000
Summarecon Karawang 78.741.384 166.250.799
Summarecon Makassar 790.978.847 2.832.540.000
Summarecon Bogor 1.015.341.021 3.169.810.000
Summarecon Crown Gading 558.982.109 894.430.000
Lainnya 682.683.409 1.480.959.201
Total 6.621.218.354 26.743.030.000
8. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
Akun ini terdiri dari uang muka untuk:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Uang muka lancar:
Biaya keagenan 152.160.800 158.043.477
Pembelian bahan baku konstruksi 51.147.502 59.086.740
Lain-lain 68.126.060 55.790.263
Total uang muka lancar 271.434.362 272.920.480
Uang muka tidak lancar:
Pembelian:
Tanah 932.474.440 963.742.155
Aset tetap dan properti investasi 39.907.322 41.350.449
Total uang muka tidak lancar 972.381.762 1.005.092.604
Total uang muka 1.243.816.124 1.278.013.084
Akun ini terdiri dari biaya dibayar dimuka untuk:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Iklan dan promosi 28.555.662 15.130.266
Asuransi 10.959.762 6.549.496
PBB 9.140.545 245.559
Biaya transaksi yang ditangguhkan 5.015.025 6.233.671
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp5.000.000) 7.793.356 7.260.568
Total biaya dibayar dimuka 61.464.350 35.419.560
47
Page 49
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - NETO
30 Juni 2023
Saldo Saldo
31 Desember 2022 Penambahan Pengurangan** Reklasifikasi 30 Juni 2023
Biaya Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 24.478.796 - - 6.151.294 30.630.090
Bangunan dan prasarana 341.159.244 674.030 720.642 33.714.252 374.826.884
Mesin-mesin dan
alat alat berat 101.744.277 191.760 - - 101.936.037
Kendaraan 118.412.897 7.740.868 1.217.297 - 124.936.468
Peralatan dan perlengkapan
kantor 577.404.942 30.193.567 5.280.870 1.084.010 603.401.649
Sub-total 1.163.200.156 38.800.225 7.218.809 40.949.556 1.235.731.128
Aset hak guna - Bangunan 6.648.160 - - - 6.648.160
Aset hak guna - Tanah 1.941.310 - - - 1.941.310
Aset dalam penyelesaian 47.766.150 8.712.016 - (43.021.165) 13.457.001
Total biaya perolehan 1.219.555.776 47.512.241 7.218.809 (2.071.609) 1.257.777.599
Akumulasi penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan dan prasarana 164.035.360 7.403.751 664.246 (2.864.108) 167.910.757
Mesin-mesin dan
alat alat berat 67.874.709 4.222.785 - - 72.097.494
Kendaraan 100.843.329 3.714.828 1.212.516 - 103.345.641
Peralatan dan perlengkapan
kantor 514.614.023 16.674.327 2.687.380 - 528.600.970
Sub-total 847.367.421 32.015.691 4.564.142 (2.864.108) 871.954.862
Aset hak guna - Bangunan 1.532.481 203.272 - - 1.735.753
Aset hak guna - Tanah 211.012 263.530 - - 474.542
Total akumulasi
penyusutan 849.110.914 32.482.493 4.564.142 (2.864.108) 874.165.157
Nilai buku neto 370.444.862 383.612.442
** terdiri dari penjualan dan penghapusan.
48
Page 50
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - NETO (LANJUTAN)
31 Desember 2022
Saldo Saldo
31 Desember 2021 Penambahan Pengurangan** Reklasifikasi 31 Desember 2022
Biaya Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 23.872.071 412.586 - 194.139 24.478.796
Bangunan dan prasarana 309.339.422 5.810.471 - 26.009.351 341.159.244
Mesin-mesin dan
alat alat berat 98.223.674 3.069.303 63.700 515.000 101.744.277
Kendaraan 115.514.925 10.957.564 8.059.592 - 118.412.897
Peralatan dan perlengkapan
kantor 547.860.530 24.429.290 3.523.779 8.638.901 577.404.942
Sub-total 1.094.810.622 44.679.214 11.647.071 35.357.391 1.163.200.156
Aset hak guna - Bangunan 6.648.160 - - - 6.648.160
Aset hak guna - Tanah - 1.941.310 - - 1.941.310
Aset dalam penyelesaian 11.738.729 4.688.398 - 31.339.023 47.766.150
Total biaya
perolehan 1.113.197.511 51.308.922 11.647.071 66.696.414 1.219.555.776
Akumulasi penyusutan
Kepemilikan langsung
Bangunan dan prasarana 149.003.491 15.875.092 - (843.223) 164.035.360
Mesin-mesin dan
alat alat berat 59.445.350 8.429.359 - - 67.874.709
Kendaraan 101.592.035 7.310.886 8.059.592 - 100.843.329
Peralatan dan perlengkapan
kantor 484.324.035 33.627.756 3.337.768 - 514.614.023
Sub-total 794.364.911 65.243.093 11.397.360 (843.223) 847.367.421
Aset hak guna - Bangunan 985.937 546.544 - - 1.532.481
Aset hak guna - Tanah - 211.012 - - 211.012
Total akumulasi
penyusutan 795.350.848 66.000.649 11.397.360 (843.223) 849.110.914
Nilai buku neto 317.846.663 370.444.862
** terdiri dari penjualan dan penghapusan.
Penyusutan atas aset tetap - neto dibebankan sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Beban umum dan administrasi (Catatan 30) 29.097.207 25.763.960
Beban pokok penjualan dan beban langsung 3.385.286 3.373.326
Total penyusutan 32.482.493 29.137.286
49
Page 51
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - NETO (LANJUTAN)
Rincian penjualan aset tetap - neto adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Biaya perolehan 805.388 3.241.672
Akumulasi penyusutan (795.437) (3.241.672)
Nilai buku neto 9.951 -
Harga jual 199.144 850.599
Laba penjualan aset tetap 189.193 850.599
Rincian aset dalam penyelesaian adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Persentase Persentase
Penyelesaian Penyelesaian
Proyek Total (%) Total (%)
Kantor Pemasaran - - 40.299.646 95,00
Masjid Summarecon Bandung 6.240.409 63,64 - -
Office Extension 2.069.941 74,11 1.930.686 69,12
Lain-lain 5.146.651 5.535.818
Total aset dalam penyelesaian 13.457.001 47.766.150
Persentase penyelesaian aset dalam penyelesaian didasarkan pada biaya aktual yang terjadi dibandingkan dengan biaya
proyek yang dianggarkan.
Di bawah ini adalah tanggal estimasi waktu penyelesaian atas aset dalam penyelesaian pada tanggal 30 Juni 2023 :
Estimasi Waktu Penyelesaian
Masjid Summarecon Bandung Juli 2023
Office Extension September 2023
Pada tahun 2023, Grup menghapus beberapa aset tetap dengan nilai buku sebesar Rp2.644.716
Pada tahun 2022, Grup menghapus beberapa aset tetap dengan nilai buku sebesar Rp249.711.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset tetap.
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset tetap dengan nilai buku neto sebesar Rp6.186.490 (2022: RpNil), menjadi properti
investasi dikarenakan telah dimulainya sewa atas aset tersebut (catatan 10).
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset dalam penyelesaian - aset tetap menjadi properti investasi sebesar Rp1.341.192
(2022: RpNil) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut (Catatan 10).
Pada tahun 2023, reklasifikasi dari aset dalam penyelesaian ke aset tetap masing-masing sebesar Rp41.679.973
(2022: Rp523.879).
Pada tahun 2023, reklasifikasi tanah yang belum dikembangkan menjadi aset tetap sebesar Rp6.398.494
(2022: Rp194.139) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut
(Catatan 7).
50
Page 52
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP - NETO (LANJUTAN)
Pada tahun 2023, reklasifikasi persediaan menjadi aset tetap sebesar Rp1.921.687 (2022: Rp36.137.096) dikarenakan
perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut (Catatan 6).
Pada tahun 2023, reklasifikasi persediaan dalam penyelesaian menjadi aset dalam penyelesaian - aset tetap sebesar
RpNil (2022: Rp41.266.578) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut
(Catatan 6).
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset dalam penyelesaian - aset tetap menjadi aset tidak lancar lainnya sebesar RpNil
(2022: Rp3.374.696) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan belum adanya proses
pembangunan atas proyek tersebut.
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset tetap menjadi persediaan sebesar RpNil (2022: Rp654.500) dikarenakan perubahan
intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut (Catatan 6).
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset dalam penyelesaian - aset tetap menjadi persediaan sebesar RpNil
(2022: Rp6.028.980) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut
(Catatan 6).
Pada 30 Juni 2023, aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, kebanjiran dan risiko lainnya
(semua risiko) berdasarkan suatu paket polis dengan beberapa perusahaan termasuk PT Asuransi FPG Indonesia,
PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, PT Asuransi Sinarmas, PT Asuransi Bintang, PT Asuransi Multi Artha Guna,
PT Asuransi Realiance Indonesia, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi Central Asia, dan PT Asuransi ETIQA
Internasional Indonesia, seluruhnya pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan sebesar US$25.704.815 dan
Rp130.487.230 (2022: US$24.129.176 dan Rp115.545.512). Pada tahun 2022, manajemen Grup berpendapat bahwa
nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2023, aset tetap dengan nilai buku neto sebesar Rp14.327.114 (2022: Rp10.480.051), digunakan
sebagai jaminan atas utang bank dan lembaga pembiayaan.
Rincian Nilai wajar dari aset tetap tertentu seperti tanah dan bangunan yang dinilai oleh KJPP untuk tanggal
30 Juni 2023 sebesar Rp711.024.000 (2022:Rp711.024.000) yang dinilai oleh KJPP Hendra dan Rekan dalam laporannya
tertanggal 17 Maret 2021. Berdasarkan penelaahan manajemen Grup, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-
perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022.
10. PROPERTI INVESTASI - NETO
30 Juni 2023
Saldo Saldo
31 Desember 2022 Penambahan Pengurangan** Reklasifikasi 30 Juni 2023
Biaya Perolehan
Tanah 1.038.311.719 52.753.453 - 4.555.957 1.095.621.129
Bangunan dan prasarana 4.150.837.007 55.616.190 - 81.028.693 4.287.481.890
Mesin mesin dan
alat alat berat 822.727.006 15.297.952 - - 838.024.958
Fasilitas hotel 330.738.159 644.200 - - 331.382.359
Sub-total 6.342.613.891 124.311.795 - 85.584.650 6.552.510.336
Aset dalam penyelesaian 479.197.111 215.983.590 - (58.530.201) 636.650.500
Total biaya perolehan 6.821.811.002 340.295.385 - 27.054.449 7.189.160.836
51
Page 53
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. PROPERTI INVESTASI - NETO (LANJUTAN)
30 Juni 2023
Saldo Saldo
31 Desember 2022 Penambahan Pengurangan** Reklasifikasi 30 Juni 2023
Akumulasi Penyusutan
Bangunan dan prasarana 1.333.387.165 63.167.688 - 2.641.829 1.399.196.682
Mesin mesin dan
alat alat berat 659.639.671 21.074.339 - - 680.714.010
Fasilitas hotel 254.466.119 12.596.012 - - 267.062.131
Total akumulasi penyusutan 2.247.492.955 96.838.039 - 2.641.829 2.346.972.823
Nilai buku neto 4.574.318.047 4.842.188.013
31 Desember 2022
Saldo Saldo
31 Desember 2021 Penambahan Pengurangan** Reklasifikasi 31 Desember 2022
Biaya Perolehan
Tanah 989.566.335 18.938.993 - 29.806.391 1.038.311.719
Bangunan dan prasarana 4.048.914.266 40.415.804 17.621.831 79.128.768 4.150.837.007
Mesin mesin dan
alat alat berat 808.971.868 14.687.140 932.002 - 822.727.006
Fasilitas hotel 329.970.858 1.468.538 890.902 189.665 330.738.159
Sub-total 6.177.423.327 75.510.475 19.444.735 109.124.824 6.342.613.891
Aset dalam penyelesaian 155.996.932 324.947.174 - (1.746.995) 479.197.111
Total biaya perolehan 6.333.420.259 400.457.649 19.444.735 107.377.829 6.821.811.002
Akumulasi Penyusutan
Bangunan dan prasarana 1.229.642.354 121.565.013 17.200.585 (619.617) 1.333.387.165
Mesin mesin dan
alat alat berat 614.692.887 45.854.307 907.523 - 659.639.671
Fasilitas hotel 229.471.897 24.994.222 - - 254.466.119
Total akumulasi penyusutan 2.073.807.138 192.413.542 18.108.108 (619.617) 2.247.492.955
Nilai buku neto 4.259.613.121 4.574.318.047
** terdiri dari penghapusan
Penyusutan atas properti investasi - neto dibebankan sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Beban pokok penjualan dan beban langsung 96.730.926 92.743.137
Beban umum dan administrasi (Catatan 30) 107.113 74.978
Total 96.838.039 92.818.115
Pada tanggal 30 Juni 2023, Grup menghapus beberapa properti investasi dengan nilai buku neto sebesar RpNil
(2022: Rp1.336.627).
52
Page 54
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. PROPERTI INVESTASI - NETO (LANJUTAN)
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset dalam penyelesaian menjadi properti investasi masing-masing sebesar Rp59.871.393
(2022: Rp189.665).
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset dalam penyelesaian - properti investasi menjadi aset tidak lancar lainnya masing-
masing sebesar RpNil (2022: Rp1.557.330) karena belum ada pembangunan.
Pada tahun 2023, reklasifikasi properti investasi dengan nilai buku neto sebesar Rp6.186.490 (2022: RpNil) dari aset tetap
dikarenakan telah dimulainya sewa atas aset tersebut (Catatan 9).
Pada tahun 2023, reklasifikasi aset dalam penyelesaian - aset tetap menjadi properti investasi sebesar Rp1.341.192
(2022: RpNil) dikarenakan perubahan intensi manajemen sehubungan dengan penggunaan aset tersebut (Catatan 9).
Pada tahun 2023, reklasifikasi properti investasi dengan nilai buku neto sebesar RpNil
(2022: Rp5.834.809) dari tanah yang belum dikembangkan dikarenakan telah masuk dalam rencana manajemen pada
segmen properti investasi (Catatan 7).
Pada tahun 2023, reklasifikasi properti investasi menjadi tanah yang belum dikembangkan dengan nilai buku neto sebesar
RpNil (2022: Rp6.340.388) (Catatan 7).
Pada tahun 2023, reklasifikasi properti investasi dari persediaan dengan nilai buku neto sebesar Rp20.930.412
(2022: Rp111.622.645) (Catatan 6).
Pada tahun 2023, reklasifikasi properti investasi menjadi persediaan dengan nilai buku neto sebesar Rp4.045.474
(2022: Rp1.562.290) (Catatan 6).
Rincian aset dalam penyelesaian adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Persentase Persentase
Penyelesaian Penyelesaian
Proyek Total (%) Total (%)
Summarecon Mal Bandung 410.913.229 44,29 276.840.959 39,55
Summarecon Villaggio Jakarta Luxury Outlet 154.996.981 89,96 127.298.686 83,50
Sekolah Al Azhar Bandung - - 64.409.066 80,08
Ground Zero 20.235.012 27,34 - -
La Piazza 18.865.641 78,00 1.552.872 5,25
Summarecon Park Bandung 12.827.593 4,28 - -
Lain-lain 18.812.044 9.095.528
Total aset dalam penyelesaian 636.650.500 479.197.111
53
Page 55
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. PROPERTI INVESTASI - NETO (LANJUTAN)
Di bawah ini adalah tanggal estimasi jangka waktu penyelesaian atas aset dalam penyelesaian pada
tanggal 30 Juni 2023 :
Estimasi Waktu Penyelesaian
Summarecon Mal Bandung Januari 2024
Summarecon Villaggio Jakarta Luxury Outlet Oktober 2023
Ground Zero November 2023
La Piazza November 2023
Summarecon Park Bandung Oktober 2024
Persentase penyelesaian aset dalam penyelesaian didasarkan pada biaya aktual yang terjadi dibandingkan dengan jumlah
biaya proyek yang dianggarkan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, terdapat pinjaman yang dikapitalisasi sebesar Rp11.516.985
(2022: Rp1.886.749).
Pada tanggal 30 Juni 2023, properti investasi, kecuali tanah, telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, kebanjiran
dan risiko lainnya (all risks) berdasarkan suatu paket polis dengan beberapa perusahaan termasuk PT Asuransi FPG
Indonesia, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Bintang, PT Asuransi Multi Artha
Guna, PT Asuransi Realiance Indonesia, PT Asuransi Umum Mega, dan PT Avrist General Insurance seluruhnya pihak
ketiga, dengan nilai pertanggungan sebesar US$706.296.108 dan Rp2.107.944.778 (2022: US$673.241.064 dan
Rp1.652.604.867).
Pada tanggal 30 Juni 2023, Grup juga telah mengasuransikan properti investasi terhadap terorisme dan sabotase sebesar
US$374.440.027 dan Rp1.125.709.332 (2022: US$364.744.020 dan Rp851.576.153). Selain itu, Grup telah diasuransikan
atas gangguan usaha sebesar US$45.276.000 dan Rp1.637.649.572 (2022: US$45.276.000 dan Rp1.296.747.914).
Manajemen Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas
risiko tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2023, properti investasi dengan nilai buku neto sebesar Rp2.037.125.102
(2022: Rp1.986.749.950) digunakan sebagai jaminan atas utang bank dan lembaga pembiayaan, utang obligasi
(Catatan 12).
Nilai wajar dari properti investasi tertentu (sebagian tanah dan bangunan) dengan nilai buku sebesar Rp3.273.258.575
(2022: Rp3.274.271.092) pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar Rp22.723.408.000 (2022: Rp22.723.408.000) yang
dinilai oleh KJPP Hendra dan Rekan dalam laporannya tertanggal 17 Maret 2021 dan 11 Maret 2022.
Pendapatan sewa dari properti investasi yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp820.185.830 (2022: Rp681.760.689).
Beban pokok penjualan dan beban langsung dari properti investasi yang menghasilkan sewa yang dicatat sebagai properti
investasi dan lain-lain hotel di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 adalah masing-masing sebesar Rp306.885.245 dan Rp69.101.787
(2022: Rp260.430.700 dan Rp43.830.736), sedangkan beban pokok penjualan dan beban langsung dari properti investasi
yang tidak menghasilkan sewa yang dicatat sebagai properti investasi dan lain-lain hotel di laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lainnya untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 adalah masing-
masing sebesar Rp25.926.654 dan Rp29.926.258 (2022: Rp38.887.051 dan Rp32.494.614).
Berdasarkan penelaahan Grup, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai properti investasi pada tanggal 30 Juni 2023.
54
Page 56
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET KEUANGAN LAINNYA DAN INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
a. Aset keuangan lainnya, akun ini terdiri dari: 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Aset keuangan lancar
Uang jaminan 3.967.874 3.967.874
Aset keuangan tidak lancar lainnya
Deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya:
PT Bank Permata Tbk 145.043.300 311.736.655
PT Bank CIMB Niaga Tbk 126.807.780 128.733.116
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 98.125.848 111.028.122
PT Bank OCBC NISP Tbk 54.440.504 67.835.609
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 51.427.841 63.436.874
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 47.508.423 35.239.339
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 9.514.404 9.843.937
PT Bank Central Asia Tbk 9.191.902 7.493.187
PT Bank Mandiri Syariah 5.266.147 6.365.882
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp5.000.000) 8.504.911 10.978.868
Bank yang dibatasi penggunaannya:
PT Bank Central Asia Tbk 318.269.530 321.684.219
PT Bank UOB Indonesia Tbk 17.225.154 18.130.694
PT Bank Panin Tbk 12.451.487 11.386.241
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp5.000.000) 1.284.706 2.047.997
Uang jaminan 12.079.032 11.940.050
Investasi pada entitas lainnya yang diukur pada nilai wajar 24.737.500 24.737.500
Total aset keuangan tidak lancar lainnya 941.878.469 1.142.618.290
Total aset keuangan lainnya 945.846.343 1.146.586.164
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya pada
PT Bank Permata Tbk (Permata), PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri),
PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC), PT Maybank Indonesia Tbk (Maybank), PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(Danamon), PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (CCB), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Mandiri
Syariah (Mandiri Syariah), dan lainnya digunakan sebagai jaminan perusahaan yang diberikan oleh Perusahaan, SMPD,
MKPP, SGMC, SMSF, SPCK, KCJA dan DTSA kepada bank-bank tersebut atas fasilitas kredit kepemilikan rumah yang
diperoleh pelanggan Perusahaan, SMPD, MKPP, SGMC, SMSF, SPCK, KCJA dan DTSA.
Rekening bank yang dibatasi penggunaannya, pada PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank UOB Indonesia Tbk
(UOB), PT Bank Pan Indonesia (Panin) dan lainnya merupakan rekening penampungan yang digunakan sebagai jaminan
sehubungan dengan fasilitas kredit kepemilikan rumah dan apartemen kepada pelanggan Perusahaan, SMPD, MKPP,
SGMC, SPCK, KCJA dan DTSA.
Rekening bank BCA milik JVOP milik JVOP dibatasi penggunaannya terkait dengan kasus hukum sebesar Rp2.642.067
(2022:Rp2.616.855) (Catatan 36h)
55
Page 57
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET KEUANGAN LAINNYA DAN INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (LANJUTAN)
a. Aset keuangan lainnya (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Persentase Persentase
Kepemilikan Kepemilikan
Entitas Total (%) Total (%)
PT Inspira Citra Asia (ICA) 24.000.000 20,00 24.000.000 20,00
PT Daksawira Perdana 687.500 6,25 687.500 6,25
PT Jakartabaru Cosmopolitan 50.000 1,00 50.000 1,00
Total 24.737.500 24.737.500
ICA
Pada tahun 2022, Perusahaan melalui entitas anak langsung yaitu PT Layar Sukses Investama (LYSI) yang bergerak di
bidang investasi, melakukan investasi pada ICA dengan kepemilikan sebesar 20% atau dengan imbalan yang dialihkan
sebesar Rp24.000.000.
Investasi pada entitas lainnya adalah saham yang tidak mempunyai harga kuotasian dan Manajemen Perusahaan yakin
nilai tercatatnya telah mencerminkan nilai wajarnya.
Pada tanggal 7 Maret 2022, Perusahaan menerima dividen dari PT Daksawira Perdana sebesar Rp1.825.000 dimana
sebesar Rp525.000 akan disetorkan kembali ke rekening PT Daksawira Perdana dan digunakan untuk peningkatan
investasi perusahaan pada PT Daksawira Perdana.
b. Investasi pada entitas asosiasi
Akun ini merupakan investasi pada PT Bhakti Karya Vita (BTKV). BTKV berdomisili di Tangerang dan telah beroperasi
dari tahun 2011 dan bergerak di rumah sakit.
Rincian investasi pada BTKV pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Persentase Penambahan Laba pada ekuitas Nilai tercatat
Kepemilikan (Pengurangan) entitas asosiasi
Nilai buku (%)
82.193.562 40 - 3.925.311 86.118.873
Rincian investasi pada BTKV pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Persentase Penambahan Laba pada ekuitas Nilai tercatat
Kepemilikan (Pengurangan) entitas asosiasi
Nilai buku (%)
72.887.190 40 - 9.306.372 82.193.562
Investasi pada BTKV adalah saham ekuitas yang tidak mempunyai harga kuotasian dan dicatat dengan menggunakan
metode ekuitas.
56
Page 58
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET KEUANGAN LAINNYA DAN INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (LANJUTAN)
b. Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan)
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai investasi pada BTKV.
Informasi tambahan sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi BTKV adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Aset lancar 76.845.855 67.723.402
Aset tidak lancar 165.329.517 163.429.167
Liabilitas jangka pendek 22.372.241 20.822.728
Liabilitas jangka panjang 2.949.310 3.291.492
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Laba komprehensif periode berjalan 9.815.472 11.252.961
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG
a. Utang bank jangka pendek dari pihak ketiga yang terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 579.296.367 77.114.208
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk 475.000.000 250.000.000
PT Bank HSBC Indonesia 300.000.000 300.000.000
PT Bank CIMB Niaga Tbk 300.000.000 300.000.000
PT Bank Hibank Indonesia 200.000.000 200.000.000
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 150.000.000 152.735.104
PT Bank BTPN Tbk 150.000.000 -
PT Bank Resona Perdania 132.000.000 2.000.000
PT Bank KEB Hana Indonesia 100.000.000 57.898.492
PT Bank OCBC NISP Tbk - 600.000.000
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Resona Perdania (US$5.000.000 pada
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022) 75.130.000 78.655.000
Total 2.461.426.367 2.018.402.804
57
Page 59
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
b. Utang bank jangka panjang dan lembaga pembiayaan dari pihak ketiga yang terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Utang bank
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 1.263.834.853 1.455.586.145
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 725.000.000 825.000.000
PT Bank OCBC NISP Tbk 539.750.000 555.250.000
PT Bank CIMB Niaga Tbk 336.096.917 148.040.068
PT Bank KEB Hana Indonesia 135.000.000 145.000.000
PT Bank Central Asia Syariah 45.755.222 46.785.106
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 32.518.729 34.325.325
Sub-total 3.077.955.721 3.209.986.644
Lembaga pembiayaan
PT BCA Finance 8.701.252 5.728.343
Utang bank
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Central Asia Tbk 39.197.936 41.556.507
Total pokok pinjaman 3.125.854.909 3.257.271.494
Dikurangi biaya pinjaman yang belum diamortisasi (8.317.329) (9.236.058)
Neto 3.117.537.580 3.248.035.436
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (637.930.918) (606.419.941)
Bagian yang akan jatuh tempo lebih dari satu tahun 2.479.606.662 2.641.615.495
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rincian angsuran di masa mendatang atas utang jangka panjang dari
bank dan lembaga pembiayaan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jatuh Tempo
2023 - 608.642.596
2024 640.044.979 797.130.265
2025 938.107.656 664.701.769
2026 326.728.874 440.587.228
2027 324.030.371 377.421.765
2028 367.600.991 210.244.998
2029 161.845.740 49.914.573
2030 128.851.229 36.458.514
2031 119.355.907 38.860.518
2032 99.331.809 33.309.268
2033 19.957.353 -
Total angsuran pembayaran 3.125.854.909 3.257.271.494
58
Page 60
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup:
a. Utang Bank Jangka Pendek
Penarikan pinjaman/
pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran
Pihak-pihak Tingkat bunga tahunan Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) Pinjaman pembayaran bunga
selama periode/tahun
berjalan
Perusahaan dan PT Bank Rp250.000.000 sampai dengan Januari 2024 Bulanan 2023: 7,00%, Clean basis Modal Kerja 2023: Rp250.000.000/ 2023: Rp250.000.000
Central Asia Tbk Januari 2024 2022: 7,25% (Rp60.000.000) 2022: Rp60.000.000
2022: Rpnil/
Fasilitas Kredit (Rp190.000.000)
Revolving
Perusahaan dan PT Bank Rp80.000.000 sampai dengan Januari 2024 Bulanan 2023: 7.50%, Properti investasi Modal Kerja 2023: 2023: Rpnil
Central Asia Tbk Januari 2024 2022: 7,50% (MKG3) Rpnil/(Rp6.298.869) 2022: Rp6.298.869
(Catatan 10) 2022:
Fasilitas Kredit Rp6.298.869/(Rpnil)
Rekening Koran
Perusahaan dan PT Bank Rp500.000.000 sampai dengan Januari 2024 Bulanan 2023: 7,00%, Properti investasi Modal Kerja 2023: Rp500.000.000/ 2023: Rp300.000.000
Central Asia Tbk Januari 2024 2022: 7,25% (MKG3) (Rp200.000.000) 2022: Rpnil
(Catatan 10) 2022: Rpnil/
Fasilitas Kredit (Rp250.000.000)
Revolving
SGMC dan PT Bank Central Rp50.000.000 sampai dengan November 2023 Bulanan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: Rp26.164.147/ 2023: Rp26.164.147
Asia Tbk November 2023 2022: 7,50% dikembangkan (Rp5.777.805) 2022: Rp5.777.805
(Catatan 7) 2022:
Fasilitas Kredit Rp4.065.772/(Rpnil)
Rekening Koran
SPCK dan PT Bank Central Rp80.000.000 sampai dengan Desember 2023 Bulanan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: Rp3.132.220/ 2023: Rp3.132.220
Asia Tbk Desember 2023 2022: 7,50% dikembangkan (Rp5.037.534) 2022: Rp5.037.534
(Catatan 7) 2022: Rpnil/
Fasilitas Kredit (Rp710.725))
Rekening Koran
SPCK dan PT Bank Central Rp100.000.000 sampai dengan Desember 2023 Bulanan 2023: 7,25%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rpnil
Asia Tbk Desember 2023 2022: 7,25% dikembangkan 2022: Rpnil/(Rpnil) 2022: Rpnil
(Catatan 7)
Fasilitas Kredit
Revolving
59
Page 61
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup: (lanjutan)
a. Utang Bank Jangka Pendek (lanjutan)
Penarikan pinjaman/
pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran
Pihak-pihak Tingkat bunga tahunan Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) Pinjaman pembayaran bunga
selama periode/tahun
berjalan
MKPP dan PT Bank Central Rp100.000.000 sampai dengan Desember 2023 Bulanan 2023: 7,25%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rpnil
Asia Tbk Desember 2023 2022: 7,25% dikembangkan 2022: Rpnil/(Rpnil) 2022: Rpnil
(Catatan 7)
Fasilitas Kredit
Rekening Koran
DTSA dan PT Bank Central Rp25.000.000 sampai dengan September 2023 Bulanan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rpnil
Asia Tbk September 2023 2022: 7,25% dikembangkan 2022: Rpnil/(Rpnil) 2022: Rpnil
(Catatan 7)
Fasilitas Kredit
Rekening Koran
Perusahaan dan PT Bank Rp500.000.000 sampai dengan Juli 2024 Bulanan 2023: 6,15%, - Modal Kerja 2023: Rp475.000.000/ 2023: Rp475.000.000
Muamalat Indonesia Tbk Juli 2024 2022: 6,00% (Rp250.000.000) 2022: Rp250.000.000
2022: Rp485.000.000/
Fasilitas Kredit (Rp260.000.000)
Pinjaman Berjangka
Perusahaan dan PT Bank Rp300.000.000 sampai dengan Februari 2024 Bulanan 2023: 6,50%, - Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rp300.000.000
HSBC Indonesia Februari 2024 2022: 6,00% 2022:Rp50.000.000/ 2022: Rp300.000.000
(Rpnil)
Fasilitas Kredit
Pinjaman Berjangka
Perusahaan dan PT Bank Rp300.000.000 sampai dengan September 2023 Bulanan 2023: 6,75%, - Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rp300.000.000
CIMB Niaga Tbk September 2023 2022: 6,25% 2022: Rp300.000.000/ 2022: Rp300.000.000
(Rp200.000.000)
Fasilitas Kredit
Pinjaman Berjangka
Perusahaan dan PT Bank Rp200.000.000 sampai dengan Oktober 2023 Bulanan 2023: 6,80%, - Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rp200.000.000
Hibank Indonesia Oktober 2023 2022: 6,00% 2022: Rp175.000.000/ 2022: Rp200.000.000
(Rp75.000.000)
Fasilitas Kredit
Pinjaman Berjangka
60
Page 62
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup: (lanjutan)
a. Utang Bank Jangka Pendek (lanjutan)
Penarikan pinjaman/
pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran
Pihak-pihak Tingkat bunga tahunan Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) Pinjaman pembayaran bunga
selama periode/tahun
berjalan
Perusahaan dan PT Bank Rp500.000.000 sampai dengan Agustus 2023 Bulanan 2023: 6,00%, - Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rp150.000.000
Danamon Indonesia Tbk Agustus 2023 2022: 6,00% 2022: Rp270.000.000/ 2022: Rp150.000.000
(Rp120.000.000)
Fasilitas Kredit
Rekening Koran
KCJA dan PT Bank Rp50.000.000 sampai dengan Juni 2024 Bulanan 2023: 8,00%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: Rp767.960/ 2023: Rpnil
Danamon Indonesia Tbk Juni 2024 2022: 7,70% dikembangkan (Rp3.503.064) 2022: Rp2.735.104
(Catatan 7) 2022: Rp1.359.217/
Fasilitas Kredit (Rp2.068.966))
Rekening Koran
Perusahaan dan PT Bank Rp250.000.000 sampai dengan Agustus 2023 Bulanan 2023: 6,65%, - Modal Kerja 2023: 2023: Rp150.000.000
BTPN Tbk Agustus 2023 2022: 6,90% Rp150.000.000/(Rpnil) 2022: Rpnil
2022: Rp165.000.000/
Fasilitas Kredit (Rp415.000.000)
Revolving
Perusahaan dan PT Bank US$5.000.000 dan sampai dengan Desember 2023 Bulanan 2023: 4,95%-6,78%, Properti investasi Modal Kerja 2023: US$nil dan 2023: US$5.000.000 atau
Resona Perdania Rp130.000.000 Desember 2023 2022: 4,93% (Catatan 10) Rp130.000.000/ (US$nil setara dengan
dan Rpnil) Rp75.130.000 (Catatan 33)
dan Rp130.000.000
Fasilitas Kredit 2022: US$nil atau 2022: US$5.000.000 atau
Revolving setara dengan setara dengan
Rp7.310.000 dan Rpnil/ Rp78.655.000 (Catatan 33)
(US$nil dan dan Rpnil
Rp130.000.000)
SPCK dan PT Bank Resona Rp30.000.000 sampai dengan Agustus 2023 Bulanan 2023: 6,88%, Letter of Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rp2.000.000
Perdania Agustus 2023 2022: 6,88% Undertaking 2022: Rpnil/(Rpnil) 2022: Rp2.000.000
PT Summarecon
Fasilitas Kredit Agung Tbk
Modal Kerja
61
Page 63
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup: (lanjutan)
a. Utang Bank Jangka Pendek (lanjutan)
Penarikan pinjaman/
pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran
Pihak-pihak Tingkat bunga tahunan Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) Pinjaman pembayaran bunga
selama periode/tahun
berjalan
Perusahaan dan PT Bank Rp100.000.000 Perpanjangan Agustus 2023 Bulanan 2023: 7,00%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: 2023: Rp100.000.000
KEB Hana Indonesia Tbk sementara 2022: 7,00% dikembangkan dan Rp100.000.000/(Rpnil) 2022: Rpnil
sampai dengan properti investasi 2022: Rpnil/
Fasilitas Kredit Agustus 2023 (Catatan 7 dan 10) (Rp26.000.000)
Pinjaman Berjangka
Perusahaan dan PT Bank Rp100.000.000 Perpanjangan Agustus 2023 Bulanan 2023: 7,00%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: Rpnil/ 2023: Rpnil
KEB Hana Indonesia Tbk sementara 2022: 7,00% dikembangkan dan (Rp57.898.492) 2022: Rp57.898.492
sampai dengan properti investasi 2022: Rp57.898.492/
Fasilitas Kredit Agustus 2023 (Catatan 7 dan 10) (Rpnil)
Rekening Koran
Perusahaan dan PT Bank Rp600.000.000 Perpanjangan Oktober 2023 Bulanan 2023: 7,25%, Tanah dan Modal Kerja 2023: 2023: Rpnil
OCBC NISP sementara 2022: 5,75%, bangunan milik Rpnil/(Rp600.000.000) 2022: Rp600.000.000
sampai dengan Perusahaan 2022: Rp600.000.000/
Fasilitas Kreditc Oktober 2023 (Catatan 9 dan 10) (Rpnil)
Demand Loan
Perusahaan dan PT Bank Rp200.000.000 sampai dengan Juni 2024 Bulanan 2023: 7,25%, Properti investasi Modal Kerja 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rpnil
Mandiri (Persero) Tbk Juni 2024 2022: 7,75% milik LTMD 2022: Rpnil/ 2022: Rpnil
(Catatan 10) (Rp25.000.000)
Fasilitas Kredit
Modal Kerja
Total Utang Bank Jangka US$5.000.000 dan 2023: US$nil dan 2023: US$5.000.000 atau
Pendek Rp4.445.000.000 Rp1.635.064.327/ setara dengan
(US$nil dan Rp75.130.000 dan
Rp1.188.515.764) Rp2.386.296.367
2022: US$nil dan 2022: US$5.000.000 atau
Rp2.114.622.350/ setara dengan
(US$nil dan Rp78.655.000 dan
Rp1.693.779.691) Rp1.939.747.804
62
Page 64
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup: (lanjutan)
b.1 Utang Bank Jangka Panjang
Penarikan pinjaman/
Pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran Tingkat bunga
Pihak-pihak Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) pinjaman pembayaran bunga tahunan
selama periode/
tahun berjalan
Perusahaan dan Rp550.000.000 Februari 2015 Cicilan setiap Triwulan/ 2023: 7,25%, Properti investasi Pembangunan 2023: 2023: Rpnil
PT Bank Central Asia - triwulan (triwulan Quarterly 2022: 7,25% (MKG3) Apartemen The Rpnil/(Rp45.375.000) 2022: Rp45.375.000
Tbk Februari 2023 kedua 2018 - (Catatan 10) Kensington Royal Suite 2022: Rpnil/
triwulan pertama (Rp177.375.000)
Fasilitas Kredit 2023)
Investasi
Perusahaan dan Rp500.000.000 April 2021 - Cicilan setiap Triwulan/ 2023: 7,50%, Properti investasi Tujuan umum 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023:Rpnil
PT Bank Central Asia April 2029 triwulan Quarterly 2022: 7,25% (MKG3) 2022: Rpnil/(Rpnil) 2022:Rpnil
Tbk (Catatan 10)
Fasilitas Kredit
Investasi
Perusahaan dan Rp650.000.000 September Cicilan setiap Triwulan/ 2023: 7,00-7,50%, Properti investasi Pembangunan Hotel 2023 Rpnil/ 2023: Rp40.000.000
entitas anak tertentu 2013 - triwulan (triwulan Quarterly 2022: 7,00-7,50% (MKG3) Pop! Kelapa Gading (Rp57.500.000) 2022: Rp97.500.000
dan Perusahaan: September keempat 2016 - (Catatan 10) MKOJ : Pembangunan 2022: Rpnil/
PT Bank Central Asia Rp75.000.000, 2023 triwulan ketiga Harris Hotel Bekasi, (Rp97.500.000)
Tbk MKOJ: 2023) DNMP; Pembangunan
Rp165.000.000, Plaza Summarecon
DNMP: Rp70.000.000, Bekasi,
Fasilitas Kredit SMHO: Rp65.000.000, SMHO: Pembelian
Investasi LTMD: peralatan Hotel Pop!
Rp225.000.000, Kelapa Gading dan
KRIP: Rp50.000.000 Harris Hotel Bekasi,
LTMD: Pembangunan
Summarecon Digital
Center, KRIP:
Pembangunan Scientia
Business Park
63
Page 65
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup: (lanjutan)
b.1 Utang Bank Jangka Panjang
Penarikan pinjaman/
Pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran Tingkat bunga
Pihak-pihak Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) pinjaman pembayaran bunga tahunan
selama periode/
tahun berjalan
SPCK dan PT Bank Rp100.000.000 Juli 2014 - Cicilan setiap Triwulan 2023: 7,25%, Tanah yang belum Pembangunan The 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rpnil
Central Asia Tbk September triwulan - (triwulan 2022: 7,25% dikembangkan Spring Club 2022: Rpnil/ 2022: Rpnil
2022 keempat 2016 - (Catatan 7) (Rp15.000.000)
Fasilitas Kredit triwulan ketiga
Investasi I 2022)
SPCK dan PT Bank Rp200.000.000 Juni 2015 - Cicilan setiap Triwulan 2023: 7,25%, Tanah yang belum Tujuan umum 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rpnil
Central Asia Tbk Juni 2022 triwulan - (triwulan 2022: 7,25% dikembangkan pembiayaan capital 2022: Rpnil/ 2022: Rpnil
keempat 2017 - (Catatan 7) expenditure dan (Rp25.000.000)
Fasilitas Kredit triwulan kedua development cost
Investasi II 2022)
SPCK dan PT Bank Rp400.000.000 Maret 2016 - Cicilan setiap Triwulan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Pembangunan rumah, 2023: 2023: Rpnil
Central Asia Tbk Februari 2023 triwulan (triwulan 2022: 7,25% dikembangkan apartemen dan Rpnil/(Rp25.000.000) 2022: Rp25.000.000
keempat 2018 - (Catatan 7) infrastruktur 2022: Rpnil/
Fasilitas Kredit triwulan pertama Summarecon Serpong (Rp100.000.000),
Investasi III 2023)
SPCK dan PT Bank Rp425.000.000 November Cicilan setiap Triwulan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Modal kerja dan biaya 2023: 2023: Rp40.381.950
Central Asia Tbk 2017 - triwulan 2022: 7,25% dikembangkan pengembangan proyek Rpnil/(Rp5.768.850) 2022: Rp46.150.800
November (Catatan 7) apartemen, rumah dan 2022: Rpnil/
Fasilitas Kredit 2026 insfrastruktur di (Rp11.537.700)
Investasi IV kawasan Summarecon
Serpong
LTMD dan PT Bank Rp350.000.000 Maret 2011 - Cicilan setiap Triwulan 2023: 7,00%, Properti investasi Pembangunan 2023: 2023: Rpnil
Central Asia Tbk Maret 2023 triwulan (triwulan 2022: 7,00% dan rekening Summarecon Mal Rpnil/(Rp15.750.000) 2022: Rp15.750.000
kedua 2013 - penampungan Serpong Tahap II 2022:
Fasilitas Kredit triwulan pertama (Catatan 10 dan 11) Rpnil/(Rp47.250.000)
Investasi II 2023)
64
Page 66
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup: (lanjutan)
b.1 Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
Penarikan pinjaman/
Pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran Tingkat bunga
Pihak-pihak Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) pinjaman pembayaran bunga tahunan
selama periode/
tahun berjalan
PMJA, HOPJ dan PT PMJA : Desember Cicilan setiap Triwulan 2023: 6,50%, Aset tetap, properti Pembangunan 2023: 2023: Rp186.237.895
Bank Central Asia Rp220.000.000 2013 - triwulan 2022: 6,25% investasi Movenpick Rpnil/(Rp2.357.442) 2022: Rp188.595.337
Tbk HOPJ : Desember (triwulan ketiga dan saham PMJA & Resort & Spa 2022:
Rp307.000.000 2031 2017 - triwulan HOPJ Rpnil/(Rp287.415.070)
Fasilitas Kredit keempat 2031) (Catatan 9 dan 10)
Investasi
PMJA, HOPJ dan PT PMJA : US$5.000.000 Desember Cicilan setiap Triwulan 2023: 4,75%, Aset tetap, properti Pembangunan 2023: US$nil atau 2023: US$2.608.764
Bank Central Asia HOPJ : US$4.800.000 2013 - triwulan (triwulan 2022: 4,50% investasi Movenpick setara dengan Rpnil/ (Catatan 33) atau setara
Tbk Desember ketiga 2017 - dan saham PMJA & Resort & Spa (US$33.021 atau dengan Rp39.197.936
2031 triwulan keempat HOPJ setara dengan
Fasilitas Kredit 2031) (Catatan 9 dan 10) Rp496.176) 2022: US$2.641.695 (Catatan
Investasi 2022: US$nil atau 33) atau setara dengan
setara dengan Rpnil/ Rp41.556.507
(US$4.862.439 atau
setara dengan
Rp76.135.223)
SGMC dan PT Bank Rp200.000.000 November Triwulan Bulanan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Modal kerja dan biaya 2023: 2023: Rp112.500.000
Central Asia Tbk 2017 - 2022: 7,50% dikembangkan pengembangan proyek Rpnil/(Rp15.000.000) 2022: Rp127.500.000
Agustus 2025 (Catatan 7) apartemen rumah dan 2022: Rpnil/(Rpnil)
Fasilitas Kredit insfrastruktur di
Investasi kawasan Summarecon
Mutiara Makassar
SGMC dan PT Bank Rp200.000.000 Agustus 2019 Triwulan Bulanan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Modal kerja dan biaya 2023: 2023: Rp170.000.000
Central Asia Tbk - 2022: 7,50% dikembangkan pengembangan proyek Rpnil/(Rp15.000.000) 2022: Rp185.000.000
Januari 2026 (Catatan 7) apartemen rumah dan 2022:
Fasilitas Kredit insfrastruktur di Rpnil/(Rp15.000.000)
Investasi II kawasan Summarecon
Mutiara Makassar
MKPP dan PT Bank Rp500.000.000 Juni 2016 - Triwulan Bulanan 2023: 7,25%, Tanah yang belum Pembangunan proyek 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023 : Rp281.250.000
Central Asia Tbk Juni 2025 2022: 7,25% dikembangkan residential dan 2022: Rpnil/(Rpnil) 2022 : Rp281.250.000
(Catatan 7) infrastruktur kawasan
Fasilitas Kredit Summarecon Bandung
Investasi
65
Page 67
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup: (lanjutan)
b.1 Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
Penarikan pinjaman/
Pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran Tingkat bunga
Pihak-pihak Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) pinjaman pembayaran bunga tahunan
selama periode/
tahun berjalan
MKPP dan PT Bank Rp400.000.000 November Triwulan Bulanan 2023: 7,25%, Tanah yang belum Pembangunan proyek 2023: 2023: Rp390.000.000
Central Asia Tbk 2019 - 2022: 7,25% dikembangkan residential dan Rpnil/(Rp10.000.000) 2022: Rp400.000.000
Oktober 2027 (Catatan 7) infrastruktur kawasan 2022: Rpnil/(Rpnil)
Fasilitas Kredit Summarecon Bandung
Investasi II
DTSA dan PT Bank Rp125.000.000 September Triwulan Bulanan 2023: 7,50% Tanah yang belum Pembangunan proyek 2023: Rpnil/(Rpnil) 2023: Rp43.465.008
Central Asia Tbk 2022 - 2022: 7,50% dikembangkan residential dan 2022: 2022: Rp43.465.008
September (Catatan 7) infrastruktur kawasan Rp43.465.008/(Rpnil),
Fasilitas Kredit 2029 Summarecon Crown
Investasi Gading
Perusahaan dan Rp1.100.000.000 Juni 2020 - Triwulan Bulanan 2023: 7,25%, Tanah yang belum Tujuan Umum 2023: 2023: Rp725.000.000
PT Bank Mandiri Juni 2025 2022: 7,25% dikembangkan dan Rpnil/(Rp100.000.000) 2022: Rp825.000.000
(Persero) Tbk Properti investasi 2022:
milik LTMD Rpnil/(Rp175.000.000)
Fasilitas Kredit (Catatan 7 dan 10)
Investasi
Perusahaan dan Rp1.100.000.000 Oktober 2019 - Cicilan setiap Triwulan 2023: 7,25%, Tanah yang belum Pembangunan proyek 2023: 2023: Rp539.750.000
PT Bank OCBC NISP September triwulan (triwulan 2022: 7,25% dikembangkan residential dan Rpnil/(Rp15.500.000) 2022: Rp555.250.000
Tbk 2028 keempat 2021 - (Catatan 7) infrastruktur kawasan 2022: Rpnil/
triwulan ketiga (Rp531.000.000)
Fasilitas Kredit 2028)
Investasi
MKBD dan Rp350.000.000 September Triwulan Triwulan 2023: 7,50% Aset tetap dan Pembangunan proyek 2023: 2023: Rp266.096.917
PT Bank CIMB NIaga 2022 - 2022: 7,00%-7,50% Properti investasi Summarecon Mal Rp118.056.849/(Rpnil) 2022: Rp148.040.068
Tbk September (Catatan 9 dan 10) Bandung 2022:
2032 Rp148.040.068/(Rpnil)
Fasilitas Kredit
Investasi
66
Page 68
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Berikut ini merupakan rincian informasi terkait dengan fasilitas pinjaman milik Grup: (lanjutan)
b.1 Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
Penarikan pinjaman/
Pembayaran cicilan Saldo pada tanggal
Total fasilitas Periode Periode Jadwal Pembayaran Tingkat bunga
Pihak-pihak Jaminan Tujuan pokok 30 Juni 2023
(dalam ribuan) pinjaman pembayaran bunga tahunan
selama periode/
tahun berjalan
MKRW dan Rp80.000.000 Desember Triwulan Triwulan 2023: 7,50%, Aset tetap dan Pembangunan proyek 2023: 2023: Rp70.000.000
PT Bank CIMB NIaga 2022 - 2022: 7,00%-7,50% Properti investasi Summarecon Villaggio Rp70.000.000/(Rpnil) 2022: Rpnil
Tbk Desember (Catatan 9 dan 10)/ Jakarta Luxury Outlet 2022: Rpnil/(Rpnil)
2030
Fasilitas Kredit
Investasi
Perusahaan dan Rp200.000.000 Maret 2020 - Triwulan Triwulan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Modal Kerja 2023: 2023: Rp135,000,000
PT Bank KEB Hana Maret 2030 2022: 7,50% dikembangkan dan Rpnil/(Rp10.000.000) 2022: Rp145.000.000
Indonesia properti investasi 2022: Rpnil/
(Catatan 7 dan 10) (Rp20.000.000)
Fasilitas Kredit
Modal Kerja
KCJA, GNSA, GNSP Rp250.000.000 Desember Triwulan Bulanan 2023: 7,50%, Tanah yang belum Pembangunan proyek 2023: 2023: Rp45.755.222
dan PT Bank Central 2018 - 2022: 7,50% dikembangkan residential dan Rpnil/(Rp1.029.884) 2022: Rp46.785.106
Asia Syariah Maret 2028 (Catatan 7) infrastruktur kawasan 2022: Rpnil/
Summarecon Bogor (Rp20.601.296))
Fasilitas Kredit
Investasi
KCJA dan PT Bank Rp200.000.000 September Triwulan Bulanan 2023: 8,75%, Tanah yang belum Pembiayaan capex dan 2023: 2023: Rp32.518.729
Danamon Indonesia 2020 - 2022: 7,70% dikembangkan development cost Rpnil/(Rp1.806.596) 2022: Rp34.325.325
Tbk Juni 2025 (Catatan 7) proyek residential dan 2022: Rpnil/
komersial serta (Rp41.806.596)
Fasilitas Kredit infrastruktur di kawasan
Investasi Summarecon Bogor
Total Utang Bank Rp8.407.000.000 dan 2023: US$nil dan 2023: US$2.608.764 atau
Jangka Panjang US$ 9.800.000 Rp188.056.849/ setara dengan Rp39.197.936
(US$33.021 atau dan Rp3.077.955.721
setara dengan
Rp496.176 dan 2022: US$2.641.695 atau
Rp320.087.772) setara dengan
2022: US$nil dan Rp41.556.507 dan
Rp191.505.076/ Rp3.209.986.644
(US$4.862.439 atau
setara dengan
Rp76.135.223 dan
Rp1.636.985.662)
67
Page 69
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN UTANG JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
b1. Utang Bank Jangka Panjang (lanjutan)
Sehubungan dengan perjanjian pinjaman tersebut di atas, Perusahaan dan Entitas Anak tertentu (Debitur) diwajibkan
untuk memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:
a. Menjaga rasio keuangan tertentu sebagai berikut:
(1) EBITDA to interest expense;
(2) Debt to equity ratio;
(3) Current ratio; dan
(4) Menjaga ekuitas dan laba positif.
b. Debitur wajib memperoleh persetujuan tertulis dari Bank terkait sebelum melakukan kegiatan berikut:
(1) Memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai penanggung/penjamin,
dengan menggunakan nama apapun dan/atau mengagunkan harta kekayaan Debitur kepada pihak lain, kecuali
dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari yang jumlahnya melebihi 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas
Perusahaan;
(2) Menjual atau melepaskan harta kekayaan utama dalam menjalankan usahanya, kecuali dalam rangka
menjalankan usaha sehari-hari;
(3) Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, pembubaran;
(4) Mengubah anggaran dasar, selain mengenai peningkatan modal.
c. Menyampaikan surat pemberitahuan pembagian dividen.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh persyaratan yang telah ditetapkan terkait dengan utang
bank jangka pendek dan jangka panjang telah dipenuhi oleh masing-masing Debitur.
b2. Utang Lembaga Pembiayaan
PT BCA Finance
Pinjaman dari PT BCA Finance merupakan pencairan dari berbagai fasilitas kredit pembiayaan konsumen yang diperoleh
Perusahaan dan Entitas Anaknya dan digunakan untuk membiayai pembelian kendaraan. Pinjaman ini diangsur setiap
bulan pada tanggal-tanggal yang berbeda, terakhir sampai dengan tanggal 25 Oktober 2025 dan dijaminkan dengan
kendaraan yang dibeli (Catatan 9). Saldo pinjaman pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar Rp8.701.252
(2022: Rp5.728.343).
Selama tahun 2023, Grup telah melakukan pembayaran cicilan pokok sebesar Rp1.585.654 (2022: Rp3.863.617).
Untuk tahun 2023, pinjaman ini dikenakan bunga dengan tingkat bunga tahunan berkisar antara 5,35% sampai dengan
11,76% (2022: 5,92% sampai dengan 13,23%).
Tidak ada persyaratan yang diwajibkan oleh PT BCA Finance terkait dengan fasilitas ini.
13. UTANG OBLIGASI
Rincian obligasi yang diterbitkan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nilai Nominal
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II 200.000.000 200.000.000
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I 448.450.000 448.450.000
Total nilai nominal 648.450.000 648.450.000
Dikurangi beban emisi ditangguhkan (setelah dikurangi amortisasi
periode berjalan sebesar Rp641.828 pada 30 Juni 2023 dan
Rp1.600.433 pada 31 Desember 2022) (5.401.057) (6.042.885)
Neto 643.048.943 642.407.115
Dikurangi bagian jangka pendek - -
Bagian jangka panjang 643.048.943 642.407.115
68
Page 70
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG OBLIGASI (LANJUTAN)
Rincian beban emisi ditangguhkan dan akumulasi amortisasi terkait tersebut diatas adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II 4.237.900 4.237.900
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I 6.022.699 6.022.699
Total 10.260.599 10.260.599
Dikurangi akumulasi amortisasi beban emisi ditangguhkan (termasuk
amortisasi periode berjalan sebesar Rp641.828 pada 30 Juni 2023 dan
Rp1.600.433 pada 31 Desember 2022) (4.859.542) (4.217.714)
Neto 5.401.057 6.042.885
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II (“OB III Tahap II”)
Pada tanggal 15 Oktober 2019, Perusahaan menerbitkan OB III Tahap II dengan 2 Seri, yaitu Seri A dengan nilai nominal
sebesar Rp500.000.000 dan Seri B dengan nilai nominal sebesar Rp200.000.000 dengan tingkat bunga tetap masing-
masing sebesar 9,125% dan 9,500% per tahun. Pembayaran bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, dimulai pada tanggal
15 Januari 2020 sampai dengan 15 Oktober 2022 untuk Seri A dan 15 Oktober 2024 untuk Seri B. OB III Tahap II akan
jatuh tempo masing-masing pada tanggal 15 Oktober 2022 untuk Obligasi Seri A dan 15 Oktober 2024 untuk Obligasi seri
B. OB III Tahap II Seri A telah dilunasi pada tanggal 15 Oktober 2022.
OB III Tahap II telah dicatat di Bursa Efek Indonesia sejak tanggal 16 Oktober 2019.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), agen pemeringkat efek di Indonesia, memberikan peringkat idA+ (single A plus)
untuk OB III Tahap II pada tahun 2022 dan 2023.
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I (“OB IV Tahap I”)
Pada tanggal 8 Juli 2022, Perusahaan menerbitkan OB IV Tahap I dengan nilai nominal sebesar Rp448.450.000 dengan
tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun. Pembayaran bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, dimulai pada tanggal
8 Oktober 2022 sampai dengan 8 Juli 2027.
OB IV Tahap I telah dicatat di Bursa Efek Indonesia sejak tanggal 11 Juli 2022.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), agen pemeringkat efek di Indonesia, memberikan peringkat idA+ (single A plus)
untuk OB IV Tahap I pada tahun 2023.
Seluruh obligasi Perusahaan memiliki wali amanat yang sama, yaitu PT Bank Permata Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk. Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
ketentuan antara lain:
a. Menjaga rasio-rasio keuangan tertentu sebagai berikut:
(1) Interest bearing debt to equity ratio tidak lebih dari 3:1;
(2) EBITDA to interest expense ratio tidak kurang dari 1,5:1;
Perusahaan telah memenuhi semua rasio keuangan yang ditetapkan dalam perjanjian tersebut.
b. Perusahaan tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan berikut tanpa pemberitahuan kepada
Wali Amanat:
(i) Membayar atau membuat atau distribusi pembayaran lain pada tahun buku Perusahaan selama Perusahaan lalai
dalam melakukan pembayaran kewajibannya kepada pemegang obligasi;
(ii) Memberikan pinjaman kepada pihak manapun;
(iii) Melakukan penggabungan, konsolidasi dan peleburan;
(iv) Merubah bidang usaha utama Perusahaan;
(v) Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Perusahaan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan tidak melanggar ketentuan yang ada pada perjanjian
obligasi.
69
Page 71
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
Utang usaha kepada pihak ketiga terdiri dari pembelian barang dan jasa antara lain:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pemasok 55.221.729 54.005.072
Pemborong pembangunan infrastruktur 2.859.659 29.543.664
Pemborong pembangunan rumah 2.514.451 1.814.504
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp2.000.000) 2.116.099 2.052.038
Total utang usaha kepada pihak ketiga 62.711.938 87.415.278
Rincian utang usaha kepada pihak ketiga menurut jenis mata uang (Catatan 33) adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 62.528.143 87.376.402
Dolar Amerika Serikat (US$11.810 pada 30 Juni 2023
dan US$2.060 pada 31 Desember 2022) 177.457 32.406
Euro Eropa (Euro387 pada 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022) 6.338 6.470
Total utang usaha kepada pihak ketiga 62.711.938 87.415.278
Tidak terdapat aset Perusahaan yang dijaminkan sehubungan dengan utang usaha kepada pihak ketiga tersebut pada
tanggal 30 Juni 2023.
15. UTANG LAIN-LAIN
Utang lain-lain merupakan utang kepada pihak ketiga yang terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga:
Utang titipan 179.839.919 150.603.138
Utang dividen 117.027.796 1.942.767
Utang kontraktor 42.051.770 26.499.255
Pendapatan sewa yang ditangguhkan 17.119.157 17.145.683
Utang pembelian aset tetap dan properti investasi 14.553.057 1.747.031
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp10.000.000) 32.964.685 29.788.532
Total utang lain-lain 403.556.384 227.726.406
Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
dalam satu tahun (391.260.041) (215.403.538)
Bagian jangka panjang 12.296.343 12.322.868
Utang titipan merupakan uang yang diterima dari pihak ketiga atas transaksi yang belum terealisasi.
Lain-lain terutama merupakan utang pajak pertambahan nilai supplier.
70
Page 72
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. LIABILITAS SEWA
Entitas anak tertentu sebagai penyewa
Entitas anak tertentu memiliki kontrak sewa untuk bangunan kantor yang digunakan untuk operasinya. Entitas anak
tertentu dibatasi untuk menyewakan kembali aset sewaan tersebut. Sewa bangunan kantor tersebut memiliki jangka
waktu 3 - 15 tahun. Entitas anak tertentu juga memiliki sewa tertentu untuk bangunan rumah dengan masa sewa kurang
dari 12 bulan atau dengan nilai rendah. Entitas anak tertentu tersebut menerapkan pengecualian pengakuan untuk sewa
ini dan mengakui biaya sewa berdasarkan metode garis lurus dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian.
Mutasi jumlah tercatat liabilitas sewa:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo Awal 5.676.792 5.731.368
Penambahan bunga 223.962 452.016
Pembayaran liabilitas periode berjalan - (506.592)
Sub-total 5.900.754 5.676.792
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (362.006) (134.657)
Bagian jangka panjang 5.538.748 5.542.135
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Beban penyusutan aset hak guna 466.801 296.605
Beban bunga atas liabilitas sewa 223.962 226.008
Biaya terkait dengan sewa atas aset
bernilai rendah dan sewa jangka pendek 575.353 1.035.857
Total 1.266.116 1.558.470
17. BEBAN AKRUAL
Akun ini terdiri dari akrual untuk:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pembangunan proyek, prasarana, fasilitas sosial dan umum 839.972.837 887.623.513
Perbaikan dan pemeliharaan 48.936.527 47.752.346
Promosi 34.530.596 37.667.971
Beban bunga 27.807.571 38.259.590
Listrik, air dan telepon 25.209.082 24.696.042
Keamanan 21.057.971 18.745.512
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp10.000.000) 58.841.347 49.258.668
Total beban akrual 1.056.355.931 1.104.003.642
Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akrual dari pembangunan proyek, prasarana, fasilitas sosial dan umum
tersebut disediakan untuk proyek baru Grup yang termasuk dalam pengembang properti. Akrual tersebut dihitung
berdasarkan biaya per meter persegi (m²) yang akan dikeluarkan pada area yang akan dikembangkan sebagai prasarana
dan fasilitas sosial dan umum.
71
Page 73
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. PERPAJAKAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
a. Pajak dibayar dimuka terdiri dari:
Pasal 21 202.086 70.022
Pasal 23 1.400.884 -
Pasal 25 265.338 -
Pasal 26 19.101 -
Pajak penghasilan final 304.000.153 285.335.407
Pajak pertambahan nilai 278.025.825 214.583.654
Total pajak dibayar dimuka 583.913.387 499.989.083
b. Utang pajak terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pajak penghasilan
Pasal 21 6.124.671 7.432.092
Pasal 23 1.950.008 4.144.629
Pasal 25 1.985 90.709
Pasal 26 213.065 173.206
Pasal 29 1.221.484 2.239.627
Pajak penghasilan final 39.955.213 51.208.159
Pajak pembangunan 9.666.938 10.354.012
Total utang pajak 59.133.364 75.642.434
19. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Liabilitas imbalan kerja ini tidak didanai, kecuali untuk karyawan tetap yang telah berusia 50 tahun pada dana Pensiun
yang dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan Central Asia Raya, yang keseluruhannya ditempatkan sebagai
deposito berjangka.
20. LIABILITAS KONTRAK
Liabilitas kontrak yang diterima dari pelanggan atas penjualan persediaan (Catatan 6) terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi (Catatan 32)
Apartemen - 3.517.197
Bangunan komersial 3.291.059 3.291.059
72
Page 74
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. LIABILITAS KONTRAK (LANJUTAN)
Liabilitas kontrak yang diterima dari pelanggan atas penjualan persediaan (Catatan 6) terdiri dari: (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
Rumah 6.990.693.203 6.763.886.589
Bangunan komersial 720.034.003 662.494.812
Kapling 529.270.993 591.879.643
Apartemen 256.036.827 210.350.542
Pergudangan 13.314.234 8.788.385
Perkantoran 10.461.046 10.115.365
Lain-lain 7.407.704 6.780.687
Total liabilitas kontrak 8.530.509.069 8.261.104.279
Dikurangi bagian jangka pendek (6.217.217.168) (4.788.194.198)
Bagian jangka panjang 2.313.291.901 3.472.910.081
21. UANG JAMINAN YANG DITERIMA
Uang jaminan yang diterima terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Uang jaminan atas pelanggan:
Pihak-pihak berelasi (Catatan 32)
Sewa 7.549.422 7.544.422
Telepon 97.000 103.000
Lain-lain 136.408 142.368
Pihak ketiga
Sewa 172.678.344 163.534.900
Lain-lain 100.334.503 96.949.615
Total uang jaminan atas pelanggan 280.795.677 268.274.305
Dikurangi bagian jangka pendek (158.744.249) (156.090.528)
Bagian jangka panjang 122.051.428 112.183.777
22. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
Akun ini terdiri dari pendapatan sewa diterima dimuka atas:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak-pihak berelasi (Catatan 32):
Komersial dan lainnya 14.136.112 16.358.314
Perkantoran 383 -
73
Page 75
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA (LANJUTAN)
Akun ini terdiri dari pendapatan sewa diterima dimuka atas: (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga:
Mal dan retail 547.906.943 474.092.403
Komersial dan lainnya 97.075.757 81.247.246
Perkantoran 3.923.254 2.305.000
Hunian 183.706 448.574
Total pendapatan diterima dimuka 663.226.155 574.451.537
Dikurangi bagian jangka pendek (440.131.032) (419.223.475)
Bagian jangka panjang 223.095.123 155.228.062
23. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Rincian Kepentingan nonpengendali atas aset neto Entitas Anak yang dikonsolidasikan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
SMPD dan Entitas Anak 1.440.120.657 1.426.429.378
SPCK dan Entitas Anak 1.061.599.917 1.146.338.448
SMED dan Entitas Anak 3.135.799 3.123.696
SMIP dan Entitas Anak (23.621.697) (23.256.984)
BHMS (14) (21)
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Kepentingan
nonpengendali 2.481.234.662 2.552.634.517
Pada tanggal 30 Juni 2023, terdapat penambahan setoran modal sebesar RpNil (2022: Rp83.893.978) dan terdapat
penurunan setoran modal sebesar Rp24.500.000 (2022: Rp39.200.000) dari kepentingan non pengendali atas SMPD dan
entitas anak. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, laba periode berjalan yang dapat
diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali adalah sebesar Rp93.916.272 dan pada tanggal 30 Juni 2022 adalah
sebesar Rp53.009.352. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 terdapat pembayaran
kepada kepentingan nonpengendali terkait bagi hasil pada SPCK sebesar Rp116.340.627 (2022: Rp207.480.942)
24. MODAL SAHAM
Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Des 2022 adalah sebagai berikut:
Total saham
ditempatkan dan Persentase
disetor penuh Kepemilikan Total
Komisaris
Harto Djojo Nagaria 20.800.002 0,13 2.080.000
Direktur
Liliawati Rahardjo 238.327.436 1,44 23.832.744
Kepemilikan 5% atau lebih
PT Semarop Agung 5.585.167.916 33,83 558.516.792
Lain lain (masing masing dengan pemilikan kurang
dari 5%) 10.664.273.004 64,60 1.066.427.301
Total 16.508.568.358 100,00 1.650.856.837
74
Page 76
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. MODAL SAHAM (LANJUTAN)
Direksi dan anggota lain dalam Dewan Komisaris Perusahaan tidak memiliki saham di Perusahaan. Informasi mengenai
susunan pemegang saham dan kepemilikan saham Perusahaan tersebut diatas adalah berdasarkan laporan dari
PT Saham Raya Registra, Biro Administrasi Efek Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
25. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini berasal dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Agio saham 721.671.346 721.671.346
Agio saham lainnya 17.103.214 17.103.214
Agio saham tanpa Hak Memesan Efek terlebih dahulu (HMETD)
tahap II (catatan 1b) 1.284.206.897 1.284.206.897
Selisih nilai transaksi entitas sepengendali 5.560.839 5.560.839
Saham bonus (721.339.084) (721.339.084)
Total 1.307.203.212 1.307.203.212
Agio saham merupakan kelebihan jumlah yang diterima dan/atau nilai tercatat saham dan waran konversi atas nilai
nominal saham yang dikeluarkan setelah dikurangi semua biaya penerbitan saham/waran.
Agio saham lainnya merupakan kelebihan nilai tercatat dari pembagian dividen dalam bentuk saham atas nilai nominal
saham yang dikeluarkan.
Selisih nilai transaksi entitas sepengendali merupakan selisih yang timbul antara nilai akuisisi dengan nilai buku Entitas
Anak yang telah diakuisisi oleh Entitas Anak tidak langsung dari Soetjipto Nagaria (pihak pengendali) dengan
menggunakan metode penyatuan kepemilikan pada tahun 2012.
26. SALDO LABA - DANA CADANGAN
Berdasarkan rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 15 Juni 2023 dan 7 Juli 2022
para pemegang saham menyetujui penyisihan saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya masing-masing sebesar
Rp7.816.557 dan Rp5.489.237 dan telah disajikan sebagai ”Saldo laba-Telah ditentukan penggunaannya” pada laporan
posisi keuangan konsolidasian.
Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya masih dibawah 20% dari total modal
ditempatkan dan disetor penuh. Tambahan total laba yang telah ditentukan penggunaannya akan dilakukan setelah
memperoleh persetujuan dari para pemegang saham dalam rapat tahunan berikutnya.
Sesuai dengan Pasal 70 Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007, Perusahaan wajib mengalokasikan
penggunaan sejumlah dana tertentu dari laba neto tahunannya hingga mencapai 20% dari modal ditempatkan tersebut.
27. DIVIDEN KAS
Dalam rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 15 Juni 2023 dan 7 Juli 2022 para
pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas sebesar Rp7 (satuan penuh) per saham atau sebesar
Rp115.559.979 (2022: Rp6 (satuan penuh) per saham atau sebesar Rp99.051.410).
Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo utang dividen adalah sebesar Rp117.027.796 (2022: Rp1.942.767), yang disajikan
sebagai bagian dari “Utang Lain-lain” pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
75
Page 77
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. PENDAPATAN NETO
Rincian pendapatan neto adalah sebagai berikut:
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Pengembang Properti
Pihak berelasi
Apartemen 3.496.680 -
Pihak ketiga
Rumah 1.202.932.172 813.144.081
Bangunan komersial 278.176.776 498.358.317
Kapling 179.914.398 161.697.049
Apartemen 54.430.106 233.242.181
Perkantoran 11.623.373 13.856.647
Pendapatan lainnya 14.377.210 22.892.014
Sub-total 1.744.950.715 1.743.190.289
Properti Investasi
Pihak-pihak berelasi (catatan 32)
Mal dan retail 24.540.768 15.553.458
Perkantoran 4.642.981 4.217.286
Komersial dan lainnya 2.704.081 2.213.375
Pihak ketiga
Mal dan retail 743.007.014 619.290.053
Komersial dan lainnya 31.695.146 27.630.129
Perkantoran 12.424.476 11.222.301
Hunian 1.171.364 1.634.087
Sub-total 820.185.830 681.760.689
Lain-lain
Pihak-pihak berelasi (catatan 32)
Pengelolaan properti dan estat 146.597 52.281
Lain-lain 5.279.089 3.493.864
Pihak ketiga
Hotel 183.531.411 107.883.811
Pengelolaan properti dan estat 170.332.793 162.377.300
Rekreasi 28.967.584 21.937.613
Lain-lain 11.049.286 8.247.846
Sub-total 399.306.760 303.992.715
Total pendapatan neto 2.964.443.305 2.728.943.693
Pendapatan dari penjualan kepada pihak-pihak berelasi adalah sebesar 1,38% pada 30 Juni 2023 (2022: 0,94%).
Pada 30 Juni 2023 dan 2022, tidak ada penjualan kepada satu pelanggan yang melebihi 10% dari total pendapatan neto.
76
Page 78
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG
Rincian beban pokok penjualan dan beban langsung adalah sebagai berikut:
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Pengembang Properti
Rumah 599.932.451 380.450.207
Bangunan komersial 100.817.519 166.582.985
Kapling 40.739.955 27.183.277
Apartemen 36.216.953 121.003.713
Perkantoran 6.005.180 6.558.610
Lain-lain 1.980.196 5.993.134
Sub-total 785.692.254 707.771.926
Properti Investasi
Mal dan retail 302.867.957 273.862.523
Komersial dan lainnya 15.003.702 11.558.038
Perkantoran 13.455.437 12.495.342
Hunian 1.484.803 1.401.848
Sub-total 332.811.899 299.317.751
Lain-lain
Hotel 99.028.045 76.325.350
Pengelolaan properti dan estat 168.528.931 159.716.061
Rekreasi 26.126.671 22.532.886
Lain-lain 11.594.352 10.490.400
Sub-total 305.277.999 269.064.697
Total beban pokok penjualan dan beban langsung 1.423.782.152 1.276.154.374
Pada periode yang berakhir tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, tidak ada pembelian dari satu pemasok yang
nilainya melebihi 10% dari total pendapatan neto.
77
Page 79
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. BEBAN USAHA
Rincian beban usaha adalah sebagai berikut:
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Beban penjualan
Promosi dan iklan 99.995.177 66.976.890
Biaya keagenan 37.852.253 40.241.684
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp10.000.000) 33.855.887 29.868.849
Total beban penjualan 171.703.317 137.087.423
Beban umum dan administrasi
Gaji dan kesejahteraan karyawan 308.965.524 292.747.439
Penyusutan (Catatan 9 dan 10) 29.204.320 25.838.938
Listrik, air dan telepon 10.474.563 7.729.403
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp10.000.000) 111.471.344 91.462.141
Total beban umum dan administrasi 460.115.751 417.777.921
Total beban usaha 631.819.068 554.865.344
31. BIAYA KEUANGAN DAN PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI LAIN
Rincian biaya keuangan adalah sebagai berikut:
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Beban bunga atas:
Utang bank 135.443.207 168.632.941
Utang obligasi 27.013.805 32.449.883
Utang lembaga pembiayaan 242.220 76.401
Bunga dari pendapatan kontrak 168.306.706 337.553.531
Lain-lain 10.469.100 12.977.249
Total biaya keuangan 341.475.038 551.690.005
Penghasilan operasi lainnya
Untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023, akun ini terutama merupakan laba penjualan aset tetap,
hasil penjualan barang bekas dan penghapusan dividen yang sudah kadaluwarsa (dimana hal ini telah sesuai dengan
Undang-Undang No 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas) (2022: laba penjualan aset tetap, hasil penjualan
barang bekas, pendapatan dividen dari entitas lainnya).
Beban operasi lain
Untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023, akun ini terutama merupakan rugi penghapusan aset tetap
(2022: terutama merupakan rugi penghapusan properti investasi).
78
Page 80
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK PIHAK BERELASI
Grup dalam kegiatan usahanya melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Saldo akun dan transaksi
tersebut adalah sebagai berikut:
Persentase dari total aset/
Saldo pada tanggal liabilitas konsolidasian (%)
30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Piutang usaha (catatan 5)
Piutang usaha jangka pendek
Pihak-pihak berelasi lainnya
Yayasan Pendidikan Pradita Indonesia 1.746.400 1.947.612 0,0059 0,0068
Yayasan Akademi Anak Indonesia 1.059.073 1.000.356 0,0036 0,0035
Di bawah pengendalian yang sama
PT Star Maju Sentosa 4.634.773 3.884.539 0,0157 0,0137
Personil manajemen kunci
Ge Lilies Yamin - 760 - 0,0000
Total piutang usaha jangka pendek 7.440.246 6.833.267 0,0252 0,0240
Piutang pihak-pihak berelasi non-usaha
Piutang pihak-pihak berelasi
non-usaha, lancar
Pihak-pihak berelasi lainnya
Yayasan Akademi Anak Indonesia 5.500.000 7.500.000 0,0186 0,0264
PT Mulia Colliman International 2.016.366 - 0,0068 -
Dibawah pengendalian yang sama
PT Star Maju Sentosa - 202.249 - 0,0007
Ventura bersama
PT Jakartabaru Cosmopolitan 62.498.370 60.508.481 0,2120 0,2129
Total piutang pihak-pihak berelasi non-usaha,
lancar 70.014.736 68.210.730 0,2374 0,2400
79
Page 81
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
Grup dalam kegiatan usahanya melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Saldo akun dan transaksi
tersebut adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Persentase dari total aset/
Saldo pada tanggal liabilitas konsolidasian (%)
30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Piutang pihak berelasi
non-usaha, tidak lancar
Pihak berelasi lainnya
Yayasan Pendidikan Pradita Indonesia 68.305.312 64.105.312 0,2316 0,2255
Total piutang pihak berelasi non-usaha,
tidak lancar 68.305.312 64.105.312 0,2316 0,2255
Total piutang pihak-pihak berelasi
non-usaha 138.320.048 132.316.042 0,4690 0,4655
Utang pihak berelasi
non-usaha lancar:
Pihak berelasi lainnya
PT Sumitomo Forestry Indonesia 24.960.613 84.837 0,1428 0,0005
Liabilitas kontrak
Liabilitas kontrak jangka pendek
Personil manajemen kunci
Herman Nagaria - 3.517.197 - 0,0211
Total liabilitas kontrak jangka pendek - 3.517.197 - 0,0211
Liabilitas kontrak
Liabilitas kontrak jangka panjang
Personil manajemen kunci
Herman Nagaria 3.291.059 3.291.059 0,0188 0,0197
Total liabilitas kontrak jangka panjang 3.291.059 3.291.059 0,0188 0,0197
80
Page 82
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
Grup dalam kegiatan usahanya melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Saldo akun dan transaksi tersebut
adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Persentase dari total aset/
Saldo pada tanggal liabilitas konsolidasian (%)
30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Uang jaminan yang diterima
Uang jaminan yang diterima,
jangka pendek
Personil manajemen kunci
Soegianto Nagaria 11.428 10.516 0,0001 0,0001
Liliawati Rahardjo 10.722 9.521 0,0001 0,0001
Adrianto P. Adhi 7.140 6.723 0,0000 0,0000
Herman Nagaria 6.915 2.896 0,0000 0,0000
Lexy Arie Tumiwa 4.819 4.458 0,0000 0,0000
Ge Lilies Yamin 3.827 3.465 0,0000 0,0000
Harto Djojo Nagaria 3.100 3.006 0,0000 0,0000
Pihak-pihak berelasi lainnya
PT Maktosa Jaya Indah 10.682 9.864 0,0001 0,0001
Theresia Mareta 8.376 7.519 0,0000 0,0000
Di bawah pengendalian yang sama
PT Star Maju Sentosa 152.492 167.493 0,0010 0,0010
Total uang jaminan yang diterima
jangka pendek 219.501 225.461 0,0013 0,0013
Uang jaminan yang diterima,
jangka panjang
Pihak-pihak berelasi lainnya
Yayasan Akademi Anak Indonesia 547.436 547.436 0,0031 0,0032
Yayasan Syiar Bangsa 111.188 111.188 0,0006 0,0007
Di bawah pengendalian yang sama
PT Star Maju Sentosa 6.904.705 6.905.705 0,0395 0,0414
Total uang jaminan yang diterima
jangka panjang 7.563.329 7.564.329 0,0432 0,0453
Total uang jaminan yang diterima 7.782.830 7.789.790 0,0445 0,0466
81
Page 83
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
Grup dalam kegiatan usahanya melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Saldo akun dan transaksi tersebut
adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Persentase dari total aset/
Saldo pada tanggal liabilitas konsolidasian (%)
30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Pendapatan diterima dimuka
Pendapatan diterima dimuka jangka pendek
Pihak-pihak berelasi lainnya
Yayasan Syiar Bangsa 4.057.869 4.280.077 0,0232 0,0257
Yayasan Akademi Anak Indonesia 78.243 78.237 0,0004 0,0005
Yayasan Pendidikan Pradita Indonesia 383 - 0,0000 -
Total pendapatan diterima dimuka
jangka pendek 4.136.495 4.358.314 0,0236 0,0262
Pendapatan diterima dimuka jangka panjang
Pihak berelasi lainnya
Yayasan Syiar Bangsa 10.000.000 12.000.000 0,0572 0,0719
Total pendapatan diterima dimuka
jangka panjang 10.000.000 12.000.000 0,0572 0,0719
Total pendapatan diterima dimuka 14.136.495 16.358.314 0,0808 0,0981
Persentase dari total pendapatan
Saldo pada tanggal konsolidasian (%)
30 Juni 30 Juni 30 Juni 30 Juni
2023 2022 2023 2022
Pendapatan neto
Pihak-pihak berelasi lainnya
Yayasan Pendidikan Pradita Indonesia 7.385.257 6.642.932 0,2491 0,2543
Yayasan Syiar Bangsa 3.437.631 3.367.139 0,1160 0,1289
Yayasan Akademi Anak Indonesia 3.422.697 910.769 0,1155 0,0349
PT Maktosa Jaya Indah 20.836 8.560 0,0007 0,0003
Theresia Mareta 25.650 8.212 0,0009 0,0003
Entitas di bawah pengendalian yang sama
PT Star Maju Sentosa 22.921.334 14.557.144 0,7732 0,5573
Personil manajemen kunci
Herman Nagaria 3.501.639 4.190 0,1182 0,0002
Liliawati Rahardjo 33.673 10.739 0,0011 0,0004
82
Page 84
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
Grup dalam kegiatan usahanya melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Saldo akun dan transaksi tersebut
adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Persentase dari total pendapatan
Saldo pada tanggal konsolidasian (%)
30 Juni 30 Juni 30 Juni 30 Juni
2023 2022 2023 2022
Pendapatan neto (lanjutan)
Personil manajemen kunci (lanjutan)
Soegianto Nagaria 25.650 8.212 0,0009 0,0003
Adrianto P. Adhi 10.213 3.285 0,0003 0,0001
Lexy Arie Tumiwa 10.213 3.285 0,0003 0,0001
Ge Lilies Yamin 10.213 3.285 0,0003 0,0001
Harto Djojo Nagaria 5.190 2.512 0,0002 0,0001
Total pendapatan neto 40.810.196 25.530.264 1,3767 0,9773
Piutang dan utang dari pihak berelasi berasal dari transaksi non-usaha, tidak terbeban bunga dan tidak memiliki waktu
jatuh tempo pembayaran yang tetap dan akan diselesaikan dalam bentuk tunai. Tidak terdapat jaminan yang diberikan
atau diterima untuk setiap piutang dan utang dari pihak-pihak berelasi.
Pada tanggal 30 Juni 2023, manajemen Grup berkeyakinan bahwa penyisihan kerugian kredit ekspektasian tersebut
diatas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas menurunnya nilai piutang pihak-pihak berelasi.
Sifat hubungan dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak-pihak berelasi Hubungan Transaksi
Piutang atas jasa manajemen,
Yayasan Pendidikan Pradita Indonesia Lainnya jasa manajemen dan sewa ruangan
Piutang non usaha dan sewa ruangan,
jaminan, pendapatan sewa ruangan, jasa
Yayasan Akademi Anak Indonesia Lainnya manajemen
Piutang usaha sewa, jaminan, pendapatan
PT Star Maju Sentosa Di bawah pengendalian yang sama sewa ruangan
Jaminan dan pendapatan pengelolaan
Ge Lilies Yamin Personel manajemen kunci lingkungan
PT Mulia Colliman International Lainnya Piutang non usaha
PT Jakartabaru Cosmopolitan Ventura bersama Piutang non usaha
PT Sumitomo Forestry Indonesia Pemegang saham Piutang non usaha dan dividen
Penjualan apartemen, jaminan dan
Herman Nagaria Personel manajemen kunci pendapatan pengelolaan lingkungan
Jaminan dan pendapatan pengelolaan
Soegianto Nagaria Personel manajemen kunci lingkungan
83
Page 85
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
Grup dalam kegiatan usahanya melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Saldo akun dan transaksi tersebut
adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Sifat hubungan dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Pihak-pihak berelasi Hubungan Transaksi
Jaminan dan pendapatan pengelolaan
Liliawati Rahardjo Personel manajemen kunci lingkungan
Jaminan dan pendapatan pengelolaan
Adrianto P. Adhi Personel manajemen kunci lingkungan
Jaminan dan pendapatan pengelolaan
Lexy Arie Tumiwa Personel manajemen kunci lingkungan
Jaminan dan pendapatan pengelolaan
Harto Djojo Nagaria Personel manajemen kunci lingkungan
Jaminan dan pendapatan pengelolaan
PT Maktosa Jaya Indah Pemegang saham lingkungan
Anggota keluarga dekat dengan Jaminan dan pendapatan pengelolaan
Theresia Mareta Direktur lingkungan
Yayasan Syiar Bangsa Lainnya Pendapatan dari sewa ruangan
33. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki aset dan liabilitas keuangan dalam mata uang asing,
sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dalam Setara Dalam Setara
Mata uang asing Rupiah Mata uang asing Rupiah
Aset
Kas dan setara kas
Dolar Amerika Serikat US$ 9.613.110 144.446.593 US$ 8.512.470 133.909.667
Euro Eropa Euro 3.220 52.722 Euro 6.486 108.394
Dolar Singapura Sin$ 5 53 Sin$ 1.489 17.357
Lainnya 90.426 122.977
Total aset dalam mata uang asing 144.589.794 134.158.395
84
Page 86
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING (LANJUTAN)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki aset dan liabilitas keuangan dalam mata uang asing,
sebagai berikut: (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dalam Setara Dalam Setara
Mata uang asing Rupiah Mata uang asing Rupiah
Liabilitas
Utang bank jangka pendek
Dolar Amerika Serikat US$ 5.000.000 75.130.000 US$ 5.000.000 78.655.000
Utang bank jangka panjang
Dolar Amerika Serikat US$ 2.608.674 39.197.936 US$ 2.641.695 41.556.507
Utang usaha kepada pihak ketiga
Dolar Amerika Serikat US$ 11.810 177.457 US$ 2.060 32.406
Euro Eropa Euro 387 6.338 Euro 387 6.470
Utang lain-lain
Dolar Amerika Serikat US$ 75.516 1.134.697 US$ 75.516 1.187.935
Beban Akrual
Dolar Amerika Serikat US$ 293.790 4.414.488 US$ 339.866 5.346.430
Total liabilitas dalam
mata uang asing 120.060.916 126.784.748
Aset dalam mata uang asing - neto 24.528.878 7.373.646
34. SEGMEN OPERASI
Segmen operasi di bawah ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi kinerja
setiap segmen usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya. Tidak terdapat segmen geografis, karena seluruh
kegiatan bisnis Grup yang telah beroperasi berada di Indonesia.
Segmen bisnis yang signifikan adalah pendapatan yang berasal dari pengembang properti, properti investasi, rekreasi dan
perhotelan dan lainnya yang merupakan sumber utama pendapatan. Segmen pengembang properti merupakan penjualan
unit rumah, bangunan komersial, apartemen dan kapling. Segmen properti investasi menyediakan sewa pusat niaga dan
perkantoran. Segmen rekreasi dan perhotelan terkait klub olahraga dan hotel. Sedangkan lain-lain berasal dari jasa
pelayanan kesehatan, pengelolaan lingkungan, kantor dan lainnya.
85
Page 87
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. SEGMEN OPERASI (LANJUTAN)
Manajemen Grup memantau hasil operasi unit bisnis secara terpisah untuk tujuan pengambilan keputusan tentang alokasi
sumber daya dan menilai kinerja. Kinerja segmen dinilai berdasarkan laba atau rugi usaha segmen yang diukur sesuai
dengan laba atau rugi usaha dalam laporan keuangan konsolidasian.
Seluruh transaksi didalam segmen telah di-eliminasi dan tidak terdapat transaksi antar segmen. Informasi konsolidasian
menurut segmen usaha sebagai berikut:
30 Juni 2023 dan untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal tersebut
Pengembang Properti Rekreasi dan
Properti Investasi Perhotelan Lain-lain Konsolidasian
Pendapatan neto 1.744.950.715 820.185.830 212.498.995 186.807.765 2.964.443.305
Laba kotor 959.258.461 487.373.930 87.344.278 6.684.484 1.540.661.153
Laba (rugi) usaha 502.136.035 414.028.683 32.683.640 (38.329.868) 910.518.490
Pendapatan keuangan 89.561.820
Biaya keuangan (341.475.038)
Laba pada ekuitas entitas
asosiasi 3.925.311
Laba sebelum beban
pajak final dan pajak
penghasilan 662.530.583
Beban pajak final (133.665.392)
Laba sebelum pajak
penghasilan 528.865.191
Beban pajak penghasilan (1.060.351)
Laba periode berjalan 527.804.840
Informasi lainnya
Aset segmen 23.533.515.296 5.102.543.154 431.686.345 418.467.584 29.486.212.379
Liabilitas segmen 15.371.680.143 1.476.779.929 314.675.429 319.766.671 17.482.902.172
Perolehan aset tetap dan
18.496.462 342.704.001 2.349.829 24.257.334 387.807.626
properti investasi
Depresiasi 19.065.521 77.147.138 26.884.043 6.223.830 129.320.532
86
Page 88
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. SEGMEN OPERASI (LANJUTAN)
30 Juni 2022 dan untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal tersebut
Pengembang Properti Rekreasi dan
Properti Investasi Perhotelan Lain-lain Konsolidasian
Pendapatan neto 1.743.190.289 681.760.689 129.821.424 174.171.291 2.728.943.693
Laba kotor 1.035.418.364 382.442.938 30.963.188 3.964.829 1.452.789.319
Laba (rugi) usaha 619.163.616 337.001.898 (8.317.043) (41.168.643) 906.679.828
Pendapatan keuangan 67.462.757
Biaya keuangan (551.690.005)
Laba pada ekuitas entitas
asosiasi 4.501.185
Laba sebelum beban
pajak final dan pajak
penghasilan 426.953.765
Beban pajak final (115.823.066)
Laba sebelum pajak
penghasilan 311.130.699
Beban pajak penghasilan (3.511.806)
Laba periode berjalan 307.618.893
Informasi lainnya
Aset segmen 22.039.126.403 4.359.171.693 460.809.615 377.726.017 27.236.833.728
Liabilitas segmen 13.932.143.100 1.240.887.245 558.893.097 175.109.213 15.907.032.655
Perolehan aset tetap dan
properti investasi 6.572.907 125.918.150 2.254.454 32.639.742 167.385.253
Depresiasi 17.662.652 72.992.038 24.823.181 6.477.530 121.955.401
Pendapatan dan biaya keuangan, laba pada ekuitas entitas asosiasi, beban pajak final dan pajak penghasilan tidak
dialokasikan dalam segmen individu karena hal tersebut disajikan secara kelompok.
87
Page 89
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING
a. Pada bulan April 2022, PT Sinergi Mentari Fajar (SGMF) mengadakan perjanjian jasa manajemen dengan
PT Sumitomo Forestry Indonesia (SFI), pihak berelasi, dimana SFI memberikan bantuan teknis dan jasa konsultasi
sehubungan dengan pengembangan dan pengadaan proyek. Perjanjian ini berlaku 87 bulan sejak perjanjian ini
disepakati bersama.
b. Pada bulan Agustus 2020, PT Edustar Akademi Indonesia (ESAI) memberikan fasilitas pinjaman kepada
Yayasan Akademi Anak Indonesia (YAAI), dengan pinjaman sebesar Rp6.000.000 yang akan diberikan oleh ESAI.
Jangka waktu pinjaman tersebut adalah selama 12 bulan yang berakhir pada 19 Agustus 2021. Pinjaman tersebut
dikenakan bunga pinjaman sebesar 9,25% yang akan dibayar secara bulanan. Perjanjian tersebut telah
diamandemen pada tanggal 10 September 2021, dimana para pihak sepakat untuk menaikkan fasilitas pinjaman
menjadi Rp20.000.000 yang berakhir pada tanggal 19 Agustus 2022 dengan dikenakan bunga pinjaman sebesar
9,5% (berlaku dari tanggal 20 Desember 2021 - 19 Agustus 2022) dan 7,5% (berlaku dari tanggal 21 Mei 2021 -
19 Desember 2021) dan telah diperpanjang sampai dengan 19 Agustus 2023 dengan bunga pinjaman sebesar
9,5%.
c. Pada bulan Januari 2019, PT Serpong Cipta Kreasi (SPCK) mengadakan beberapa perjanjian dengan beberapa
pihak tertentu sebagai berikut:
1. Perjanjian kerja sama operasi yang bernama KSO Summarecon Lestari Lakeview (KSO SLL) untuk
mengembangkan tanah milik Lestari Kreasi yang berlokasi di Tangerang. Laba atau rugi dari operasi akan
didistribusikan dengan persentase sebesar 70% untuk SPCK dan 30% untuk LK. Perjanjian ini berlaku selama
10 tahun sampai dengan tanggal 18 September 2027 dan telah diaktakan dengan akta notaris Dewi Himijati
Tandika, S.H., No. 62 tanggal 31 Januari 2019.
2. Perjanjian kerja sama operasi yang bernama KSO Summarecon Variatata Serpong (KSO SVS) dengan
PT Variatata (VT) untuk mengembangkan tanah milik Variatata yang berlokasi di Tangerang. Laba atau rugi
dari operasi akan didistribusikan dengan persentase sebesar 20% untuk VT dan 80% untuk SPCK. Perjanjian
ini berlaku selama 10 tahun sampai dengan tanggal 18 September 2027 dan telah diaktakan dengan akta
notaris Dewi Himijati Tandika, S.H., No 63 tanggal 31 Januari 2019.
3. Perjanjian kerja sama operasi yang bernama KSO Summarecon Lakeview Serpong (KSO Summarecon
Lakeview) dengan PT Lestari Kreasi (LK) dan PT Telaga Gading Serpong (TGS) untuk mengembangkan
Tanah Unit Bisnis Timur yang berlokasi di Tangerang. Laba atau rugi dari operasi akan didistribusikan dengan
persentase sebesar 5% untuk TGS, 40% untuk LK dan 55% untuk SPCK. Perjanjian ini berlaku selama
10 tahun sampai dengan tanggal 29 April 2029 dan telah diaktakan dengan akta notaris Dewi Himijati
Tandika, S.H., No 64 tanggal 31 Januari 2019.
4. Perjanjian kerja sama operasi yang bernama KSO Summarecon Serpong (KSO Summarecon Serpong)
dengan PT Jakartabaru Cosmopolitan (JBC) untuk mengembangkan Tanah Unit Bisnis 2 dan Tanah belum
Bebas Unit Bisnis 2 yang berlokasi di Tangerang. Laba atau rugi dari operasi akan didistribusikan dengan
persentase sebesar 20% untuk JBC dan 80% untuk SPCK. Perjanjian ini berlaku selama 10 tahun sampai
dengan tanggal 18 Juli 2029 dan telah diaktakan dengan akta notaris Dewi Himijati Tandika, S.H., No 65
tanggal 31 Januari 2019.
88
Page 90
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (LANJUTAN)
d. Perusahaan dan Entitas Anak tertentu mengadakan perjanjian dengan beberapa bank (“Bank”) dalam rangka
penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli untuk rumah toko, rumah kantor, apartemen milik Perusahaan dan
Entitas Anak tertentu. Pada umumnya, perjanjian tersebut berlaku hingga batas waktu yang tidak ditentukan sejak
perjanjian diadakan. Dalam perjanjian kerjasama tersebut Perusahaan dan Entitas Anak tertentu bertanggung
jawab sepenuhnya dan mengikatkan diri sebagai penjamin atas pembayaran seluruh jumlah uang yang terutang
dari pembeli kepada bank, baik atas pembayaran utang pokok, bunga dan biaya-biaya lainnya yang timbul
berdasarkan perjanjian kredit yang dibuat antara pembeli/debitur dengan bank (buy back guarantee):
1. Sebelum pembeli/debitur menandatangani Akta Jual Beli (AJB);
2. Sebelum pembeli/debitur menandatangani Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT)/
Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) dan atau;
3. Pembeli/debitur telah melalaikan kewajibannya membayar angsuran selama tiga bulan berturut-turut kepada
Bank.
Penjaminan tersebut diberikan selama AJB belum ditandatangani. Jaminan ini dengan cara bagaimanapun juga
tidak dapat ditarik atau dicabut kembali selama AJB terhadap sertifikat hak atas unit dan SKMHT/APHT belum
ditandatangani serta belum diserahkan dan diterima oleh Bank.
Dengan dilakukan pembayaran yang dilakukan Perusahaan dan Entitas Anak tertentu kepada Bank. Maka pihak
Bank telah melepaskan dan mengalihkan seluruh hak-hak yang ada berdasarkan Perjanjian Kredit kepada pihak
Perusahaan dan Entitas Anak, tanpa terkecuali.
e. Pada tanggal 1 Mei 2017, PT Hotelindo Permata Jimbaran (HOPJ) mengadakan perjanjian Lisensi Nama Dagang
dan Merek Dagang dengan Soho Hospitality Co., Ltd, dimana HOPJ memiliki hak untuk menggunakan merek
dagang “Above Eleven” dimana restoran tesebut akan diberi nama “Above Eleven, Bali”. Sebagai kompensasinya,
HOPJ harus membayarkan imbalan kepada Soho Hospitality Co., Ltd sebesar presentase tertentu yang disepakati
berdasarkan perjanjian tersebut. Perjanjian ini berlaku 5 tahun sejak perjanjian dan telah diakhiri pada
30 April 2022.
f. Pada tanggal 28 Juli 2016, PT Bhakti Karya Bangsa (BTKB) mengadakan perjanjian kerjasama operasional dengan
Yayasan Pendidikan Pradita Indonesia (YPPI) (sebelumnya Yayasan Pendidikan Inti Prima Bangsa (YIPB)),
dimana BTKB sepakat bekerjasama dengan YPPI untuk memperbaiki mutu pendidikan dan sistem manajemen
YPPI, serta membawa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Inovasi Sains Teknologi dan Bisnis
(STMIK ISTB) menjadi suatu perguruan tinggi dengan standar kompetensi yang bertaraf internasional.
g. Pada bulan November 2014, PT Summarecon Hotelindo (SMHO) mengadakan beberapa perjanjian dengan
Pop International Hotel Corporation (PIHC) dan PT Tauzia International Management (Tauzia), sebagai berikut:
1. Perjanjian Lisensi Nama Dagang dan Merek Dagang, dimana SMHO memiliki hak untuk menggunakan merek
dagang "Pop! Hotels" dimana hotel tersebut akan diberi nama "Pop! Hotel Kelapa Gading".
Sebagai kompensasinya, SMHO harus membayarkan royalti sesuai ketentuan pada perjanjian. Perjanjian ini
berlaku untuk 10 tahun sejak tanggal beroperasinya hotel.
2. Perjanjian Manajemen Hotel, dimana Tauzia akan menjadi operator dari Pop! Hotel Kelapa Gading.
Atas jasa tersebut, Tauzia berhak untuk menerima imbalan yang dihitung sebesar tarif tertentu sesuai dengan
yang disepakati bersama dalam perjanjian.
89
Page 91
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (LANJUTAN)
h. Pada bulan November 2014, PT Summarecon Hotelindo (SMHO) mengadakan beberapa perjanjian dengan
Harris International Hotel Corporation (HIHC) dan PT Tauzia International Management (Tauzia), sebagai berikut:
1. Lisensi Nama Dagang dan Merek Dagang, dimana SMHO memiliki hak untuk menggunakan merek dagang
"Harris" dimana hotel tersebut akan diberi nama "Harris Hotel Bekasi". Sebagai kompensasinya, SMHO harus
membayarkan royalti sesuai ketentuan pada perjanjian. Perjanjian ini berlaku untuk 10 tahun sejak tanggal
beroperasinya hotel.
2. Perjanjian Manajemen Hotel, dimana Tauzia akan menjadi operator dari Harris Hotel Bekasi. Atas jasa
tersebut, Tauzia berhak untuk menerima imbalan yang dihitung sebesar tarif tertentu sesuai dengan yang
disepakati bersama dalam perjanjian.
i. Pada bulan Desember 2011, PT Hotelindo Permata Jimbaran (HOPJ) mengadakan beberapa perjanjian dengan
Movenpick Hotels and Resort Management AG (MH&R) sebagai berikut:
1. Perjanjian Pemasaran dan Jasa Hotel, dimana MH&R setuju untuk memberikan bantuan kontribusi hotel
termasuk pengembangan sumber daya manusia, pemasaran dan reservasi. Sebagai kompensasinya, MH&R
akan menerima imbalan yang dihitung sebesar tarif tertentu sesuai dengan yang disepakati bersama dalam
perjanjian. Perjanjian ini berlaku untuk 15 tahun sejak hotel mulai beroperasi. Pada tanggal 10 Februari 2022,
terjadi pengalihan tanggung jawab dari MP Investment AG kepada PT Accor Asia Pacific (AAPC) Indonesia.
Sebagaimana perjanjian dibuat, mulai tanggal 1 Januari 2021 PT HOPJ menyetujui pengalihan pembayaran
tarif terkait Pemasaran dan Jasa Hotel dari Movenpick Hotels and Resorts Management AG ke PT AAPC
Indonesia.
2. Perjanjian Lisensi Nama Dagang dan Merek Dagang, dimana HOPJ memiliki hak untuk menggunakan merek
dagang "Movenpick" dimana hotel tersebut akan diberi nama "Movenpick Resort & Spa Jimbaran, Bali".
Sebagai kompensasinya, HOPJ harus membayarkan royalti sesuai ketentuan pada perjanjian. Perjanjian ini
berlaku untuk 15 tahun sejak tanggal beroperasinya hotel. Pada tanggal 10 Februari 2022, terjadi pengalihan
tanggung jawab dari MP Investment AG kepada PT AAPC Indonesia. Sebagaimana perjanjian dibuat, mulai
tanggal 1 Januari 2021 PT HOPJ menyetujui pengalihan pembayaran royalti terkait Lisensi Nama Dagang dan
Merek Dagang dari Movenpick Hotels and Resorts Management AG ke PT AAPC Indonesia.
3. Perjanjian Konsultasi Manajemen Hotel, dimana MH&R akan menjadi operator dari Movenpick Resort & Spa
Jimbaran, Bali. Sebagai kompensasinya, MH&R akan menerima biaya konsultasi yang dinilai dengan tarif
tertentu sesuai dengan yang disepakati bersama dalam perjanjian. Perjanjian ini berlaku untuk 15 tahun sejak
tanggal beroperasinya hotel. Pada tanggal 10 Februari 2022, terjadi pengalihan tanggung jawab dari MP
Investment AG kepada PT AAPC Indonesia. Sebagaimana perjanjian dibuat, mulai tanggal 1 Januari 2021
PT HOPJ menyetujui pengalihan pembayaran tarif terkait Konsultasi Manajemen dari Movenpick Hotels and
Resorts Management AG ke PT AAPC Indonesia.
j. Pada bulan November 2009, PT Summarecon Hotelindo (SMHO) mengadakan beberapa perjanjian dengan Harris
International Hotel Corporation (HIHC) dan PT Tauzia International Management (Tauzia), sebagai berikut:
1. Lisensi Nama Dagang dan Merek Dagang, dimana SMHO memiliki hak untuk menggunakan merek dagang
"Harris" dimana hotel tersebut akan diberi nama "Harris Hotel Kelapa Gading". Sebagai kompensasinya,
SMHO harus membayarkan royalti sesuai ketentuan pada perjanjian. Perjanjian ini berlaku untuk 10 tahun
sejak tanggal beroperasinya hotel. Perjanjian telah diperpanjang berdasarkan amandemen pada tanggal
30 April 2020 dan amandemen tersebut berlaku sampai dengan tanggal 11 Mei 2025.
2. Perjanjian Manajemen Hotel, dimana Harris akan menjadi operator dari Harris Hotel Kelapa Gading. Atas jasa
tersebut, Harris berhak untuk menerima imbalan yang dihitung sebesar tarif tertentu sesuai dengan yang
disepakati bersama dalam perjanjian.
3. Pada tanggal 30 April 2020, PT Summarecon Hotelindo (SMHO) dan Perusahaan mengadakan amandemen
atas Perjanjian Konsultasi Manajemen Hotel dengan Tauzia dimana Tauzia akan menjadi pihak penasehat
dan konsultan satu-satunya dan eksklusif untuk melakukan pengawasan, mengarahkan, mengatur dan
mengendalikan operasional Hotel HARRIS Kelapa Gading. Tauzia berhak untuk menerima imbalan yang
dihitung sebesar tarif tertentu sesuai dengan yang disepakati bersama dalam perjanjian. Amandemen
perjanjian ini berlaku untuk 5 tahun, sejak tanggal 12 Mei 2020, Hotel memulai kegiatan operasinya. Seluruh
biaya insentif dibayarkan secara bulanan.
90
Page 92
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (LANJUTAN)
k. Pada tanggal 1 Oktober 2021, PT Setia Mitra Edudharma (SMED) memberikan fasilitas pinjaman kepada Yayasan
Pendidikan Pradita Indonesia (YPPI) (sebelumnya Yayasan Inti Prima Bangsa (YIPB)), dengan pinjaman sebesar
Rp90.000.000. Jangka waktu pinjaman tersebut adalah selama 98 bulan yang berakhir pada 31 Desember 2029.
Pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga.
l. Pada tanggal 31 Desember 2018, PT Sinergi Mutiara Cemerlang (SGMC) mengadakan Perjanjian Pinjaman Uang
dengan PT Mutiara Properti Cemerlang (MPC) yang diaktakan dengan Akta Notaris Dewi Himijati Tandika, S.H,
No. 69 tanggal 8 Juni 2018, sebesar Rp24.358.494.390 yang akan jatuh tempo pada 8 Juni 2022. Pinjaman ini
dikenakan bunga sebesar 13% per tahun. Pinjaman ini telah dilunasi pada tanggal 31 Desember 2022.
36. LITIGASI
Perusahaan dan Entitas anak tertentu dalam Grup terlibat dalam beberapa gugatan hukum sebagai berikut:
a. Perusahaan (Tergugat IV) dan Para Tergugat lainnya melawan MAKAWI, dkk sebagai Para Penggugat mengenai
sengketa tanah seluas 33.100m2 terletak di Kel. Kelapa Gading Barat (dahulu Kelurahan Pengangsaan Dua),
Kec. Kelapa Gading (dahulu Kecamatan Koja), Jakarta Utara. Gugatan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan
Negeri Jakarta Utara pada tanggal 28 Maret 2019. Pada tanggal 25 Januari 2021, Pengadilan Negeri Jakarta Utara
telah menjatuhkan putusan yang amarnya mengabulkan gugatan Penggugat sebagian. Atas putusan Pengadilan
Negeri Jakarta Utara tersebut pada tanggal 4 Februari 2021, Para Tergugat telah mengajukan permohonan
banding kehadapan Pengadilan Tinggi Jakarta. Pada tanggal 23 Desember 2021, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
telah menjatuhkan putusan yang amarnya menolak gugatan para penggugat untuk seluruhnya. Atas putusan
tersebut, pada tanggal 14 Februari 2022, Para Penggugat telah mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah
Agung RI. Pada tanggal 28 Juli 2022, Mahkamah Agung RI telah menjatuhkan Putusan yang amarnya pada
pokoknya menolak permohonan Kasasi yang diajukan oleh Pemohon Kasasi. Perkara tersebut telah memiliki
kekuatan hukum tetap.
b. CTDA (Tergugat II) dan Para Tergugat lainnya melawan H. Husin bin Madi sebagai Penggugat dan
Para Penggugat lainnya mengenai sengketa tanah seluas 9.240m2 (sembilan ribu dua ratus empat puluh meter
persegi) terletak di Kel. Rawa Terate, Kec. Cakung, Jakarta Timur. Gugatan didaftarkan di Kepaniteraan
Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada tanggal 25 Juni 2019. Pada tanggal 1 Oktober 2020, Pengadilan Negeri
Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan yang amarnya tidak dapat menerima gugatan Penggugat. Atas putusan
tersebut, pada tanggal 13 Oktober 2020, Penggugat telah mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan
Tinggi DKI Jakarta. Pada tanggal 2 Mei 2023, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah menjatuhkan putusan yang
amarnya menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Sampai dengan tanggal persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian,
Penggugat belum melakukan upaya hukum.
c. SGMC (Tergugat V) dan Para Tergugat lainnya melawan Bollo dan Kadir M sebagai Penggugat sehubungan
dengan sengketa tanah seluas 13.700m2 (tiga belas ribu tujuh ratus meter persegi) yang berlokasi di Kelurahan
Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Gugatan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri
Makassar pada tanggal 28 Februari 2020. Pada tanggal 7 Januari 2021, Pengadilan Negeri Makassar telah
menjatuhkan putusan yang amarnya pada pokoknya menolak gugatan Para Penggugat seluruhnya. Atas putusan
tersebut, pada tanggal 15 Januari 2021, Penggugat telah mengajukan upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi
Makassar. Pada tanggal 15 Juni 2021, Pengadilan Tinggi Makassar telah menjatuhkan putusan yang amarnya
menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Makassar. Atas putusan Pengadilan Tinggi Makassar tersebut,
Penggugat pada tanggal 4 Agustus 2021 telah mengajukan upaya hukum Kasasi ke hadapan
Mahkamah Agung RI.
Pada tanggal 10 Mei 2022, Mahkamah Agung Republik Indonesia telah menjatuhkan Putusan yang amarnya pada
pokoknya menolak permohonan Kasasi yang diajukan oleh Penggugat. Perkara tersebut telah memiliki kekuatan
hukum tetap.
91
Page 93
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. LITIGASI (LANJUTAN)
Perusahaan dan Entitas anak tertentu dalam Grup terlibat dalam beberapa gugatan hukum sebagai berikut: (lanjutan)
d. KCJA (Tergugat II Intervensi) dan Bupati Bogor (Tergugat) melawan Suko Sarjono, AK, DKK (Penggugat)
sehubungan dengan Keputusan Tergugat No: 591.1/001/00071/BPT/2013 tentang Izin lokasi dan
No. 591.1/001.OSS/00040/DPMPTSP/2021 tentang Persetujuan Pemenuhan Komitmen Izin Lokasi Online Single
Submission (OSS) kepada PT. Kencana Jayaproperti Agung. Gugatan didaftarkan di Pengadilan Tata Usaha
Negara Bandung pada tanggal 28 Oktober 2021. Pada tanggal 8 Desember 2021, Perseroan mengajukan
permohonan intervensi dalam perkara tersebut. Pada tanggal 23 Maret 2022, Pengadilan Tata Usaha Negara
Bandung telah menjatuhkan putusan yang amarnya tidak dapat menerima gugatan Penggugat. Atas putusan
tersebut, pada tanggal 28 Maret 2022, Penggugat telah mengajukan upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi
Tata Usaha Negara Jakarta.
Pada tanggal 1 September 2022, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta telah menjatuhkan Putusan yang
amarnya pada pokoknya menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung. Atas Putusan tersebut,
pada tanggal 14 September 2022, Penggugat telah mengajukan upaya hukum Kasasi ke hadapan Mahkamah
Agung RI.
Pada tanggal 12 Januari 2023, Mahkamah Agung Republik Indonesia telah menjatuhkan Putusan yang amarnya
pada pokoknya menolak permohonan Kasasi yang diajukan oleh Pemohon Kasasi (Penggugat).
Perkara tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap.
e. KCJA (Tergugat II Intervensi) dan Kepala Kantor Pertanahan/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor
(Tergugat) melawan Suko Sarjono, AK, DKK (Penggugat) sehubungan dengan penerbitan Surat Keputusan
pemberian Hak Guna Bangunan atas tanah seluas 54.279m2 (lima puluh empat ribu dua ratus tujuh puluh
sembilan meter persegi) dan seluas 7.294m2 (tujuh ribu dua ratus sembilan puluh empat meter persegi) yang
berlokasi di Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Gugatan didaftarkan di Pengadilan
Tata Usaha Negara Bandung pada tanggal 13 Desember 2021. Pada tanggal 17 Januari 2022, Perseroan
mengajukan permohonan intervensi dalam perkara tersebut. Pada tanggal 25 Mei 2022, Pengadilan Tata Usaha
Negara Bandung telah menjatuhkan Putusan yang amarnya tidak dapat menerima gugatan Penggugat. Atas
putusan tersebut, pada tanggal 2 Juni 2022, Penggugat telah mengajukan upaya hukum banding di Pengadilan
Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta.
Pada tanggal 14 September 2022, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta telah menjatuhkan Putusan yang
amarnya pada pokoknya menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung. Atas Putusan tersebut,
pada tanggal 22 September 2022, Penggugat telah mengajukan upaya hukum Kasasi ke hadapan Mahkamah
Agung RI.
Pada tanggal 12 Januari 2023, Mahkamah Agung Republik Indonesia telah menjatuhkan Putusan yang amarnya
pada pokoknya menolak permohonan Kasasi yang diajukan oleh Pemohon Kasasi (Penggugat).
Perkara tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap.
f. SPCK (Tergugat) melawan Yayasan Perlindungan Konsumen Amanat Perjuangan Rakyat Malang (YAPERMA)
(Penggugat) terkait Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah dan Bangunan Cluster Maxwell di Kawasan
Summarecon Serpong No. E.0010/SSPG/RMH/2019 tanggal 31 Mei 2019. Gugatan didaftarkan di Kepaniteraan
Pengadilan Negeri Tangerang pada tanggal 5 April 2022. Pada tanggal 4 Juli 2022, Penggugat telah mengajukan
permohonan pencabutan gugatan. Atas permohonan tersebut, pada tanggal 18 Juli 2022, Pengadilan Negeri
Tangerang mengabulkan permohonan pencabutan perkara tersebut.
Perkara tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap.
92
Page 94
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. LITIGASI (LANJUTAN)
Perusahaan tertentu dalam Grup terlibat dalam beberapa gugatan hukum sebagai berikut: (lanjutan)
g. SPCK (Tergugat) melawan Agus Darma Wijaya (Penggugat) terkait Pembatalan Perjanjian Pengikatan Jual Beli
Tanah dan Bangunan Cluster Maxwell di Kawasan Summarecon Serpong No. E.0010/SSPG/RMH/2019 tanggal
31 Mei 2019. Gugatan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Tangerang pada tanggal 29 Juli 2022. Pada
tanggal 4 Januari 2023, Pengadilan Negeri Tangerang telah menjatuhkan Putusan yang amarnya menolak gugatan
Penggugat seluruhnya. Atas putusan tersebut, pada tanggal 16 Januari 2023, Penggugat telah mengajukan upaya
hukum banding di Pengadilan Tinggi Banten.
Pada tanggal 28 Maret 2023, Pengadilan Tinggi Banten telah menjatuhkan Putusan yang amarnya menguatkan
putusan Pengadilan Negeri Tangerang. Atas putusan tersebut, pada tanggal 15 Mei 2023, Penggugat telah
mengajukan upaya hukum Kasasi ke hadapan Mahkamah Agung RI.
Sampai dengan tanggal persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian, perkara
tersebut masih dalam proses pemeriksaan kasasi di Mahkamah Agung RI.
h. Berkaitan pengurusan IMB Apartemen Royal Kedathon, salah seorang direksi JVOP diputuskan pidana penjara
selama 2 (dua) tahun dan 6 (enam) bulan dan denda sejumlah Rp200.000 dengan ketentuan apabila denda tidak
dibayar diganti dengan pidana penjara kurungan selama 4 (empat) bulan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di
Pengadilan Negeri Yogyakarta pada tanggal 7 November 2022 (Catatan 11a).
Pada tanggal 4 Januari 2023, Pengadilan Negeri Tinggi Yogyakarta menjatuhkan putusan banding dengan amar
pada pokoknya menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Yogyakarta.
Pada tanggal 11 Mei 2023 Mahkamah Agung Republik Indonesia telah menjatuhkan putusan Kasasi terhadap
perkara dimaksud dengan amar yang pada pokoknya menolak permohonan kasasi, sehingga dengan demikian
perkara tersebut telah memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap (Inkracht Van Gewisjde).
i. UNPS (Tergugat Intervensi II) dan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat (Tergugat) melawan
Winangku Prihatiningsih dan Bagus Ari Wibowo (Penggugat) sehubungan dengan penerbitan Sertipikat Hak Guna
Bangunan atas Nama PT Unota Persada Jaya seluas 10.805m2 (sepuluh ribu delapan ratus lima meter persegi)
yang berlokasi di Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Kotamadya Jakarta Barat, DKI Jakarta. Gugatan
didaftarkan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada tanggal 15 Maret 2023. Pada tanggal 12 Mei 2023,
Perseroan mengajukan permohonan intervensi dalam perkara tersebut.
Sampai dengan tanggal persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian, perkara
tersebut masih dalam tahap pemeriksaan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
j. SMRA (Turut Tergugat III) dan Para Tergugat lainnya melawan Ir. H. Novalita Namida H, MT (Penggugat)
Sehubungan permintaan Penggugat untuk meletakkan sita/menarik aset-aset Tergugat antara lain 1 (satu) unit
Apartemen SpringLake Summarecon Bekasi, terletak di Jl. Boulevard Jend. A. Yani, Kel. Marga Mulya, Kec. Bekasi
Utara, Bekasi (yang dibeli dari Turut Tergugat II) sebagai ganti kerugian atas perbuatan melawan hukum Tergugat.
Gugatan didaftarkan di Pengadilan Negeri Bekasi pada tanggal 10 Mei 2023.
Sampai dengan tanggal persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian, perkara
tersebut masih dalam tahap pemeriksaan di Pengadilan Negeri Bekasi.
k. MKPP (Tergugat I), SMRA (Tergugat II) dan para Tergugat lainnya melawan Dadang Darajat Suwisnar, Dkk
(Penggugat) sehubungan dengan kepemilikan sebidang tanah seluas 7.060m2 (tujuh ribu enam puluh meter
persegi) yang terletak di kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. Gugatan
didaftarkan di Pengadilan Negeri Bandung pada tanggal 7 Juni 2023.
Sampai dengan tanggal persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian, perkara
tersebut masih dalam tahap pemeriksaan di Pengadilan Negeri Bandung.
Manajemen Perusahaan percaya bahwa proses litigasi di atas tidak akan memiliki efek material dan tidak akan
berpengaruh pada status kelangsungan Grup dan bahwa hal ini akan dapat diselesaikan sesuai dengan hukum yang
berlaku.
93
Page 95
PT SUMMARECON AGUNG Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 dan
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. LABA PER SAHAM
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas
Induk 433.888.568 254.609.541
Total rata-rata tertimbang saham untuk menghitung laba per saham 16.508.568.368 16.508.568.368
Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Entitas Induk (satuan penuh) 26,28 15,42
38. AKTIVITAS NON KAS
Periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni
2023 2022
Reklasifikasi tanah yang belum dikembangkan
ke persediaan dalam penyelesaian 26.757.075 116.948.860
Perolehan tanah yang belum dikembangkan melalui:
Uang muka 231.791.215 -
Perolehan aset tetap melalui:
Utang lembaga pembiayaan 4.558.563 1.495.259
Uang muka 4.412.776 9.919.563
Tanah yang belum dikembangkan 6.398.494 -
Utang lain-lain 5.299.374 -
Perolehan properti investasi melalui:
Utang lain-lain 7.506.653 -
Utang kontraktor 9.004.197 -
Uang muka 39.139.630 -
Reklasifikasi persediaan ke:
Properti Investasi 20.930.412 19.435.706
Aset tetap 1.921.687 -
Reklasifikasi properti investasi ke:
Persediaan 4.045.474 -
Penambahan kapitalisasi biaya pinjaman ke:
Persediaan 51.678.359 41.377.650
Properti Investasi 11.516.985 -
94
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.