Back to announcement
Final_LKT_IIA_30 Juni 2023 (Consolidated).pdf
Financial statement Text extracted IDEASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN
31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
DAN ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
30 JUNI 2023 DAN 2022 (TIDAK DIAUDIT)
Page 2
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
Daftar Isi
Halaman
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian Interim 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim 5
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 6 - 33
Page 3
Page 4
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 2e; 2f; 2g; 4 2.145.843.451 1.327.689.887
Deposito berjangka 2e; 2g; 5 1.000.000.000 3.000.000.000
Piutang usaha
Pihak ketiga, neto 2e; 2g; 6 7.882.896.872 5.644.552.528
Piutang lain-lain
Pihak berelasi 2d; 2e; 2g; 7; 29 13.875.001 589.564.845
Pihak ketiga 2e; 2g; 7 1.595.001 11.995.001
Persediaan 2e; 2i; 8 104.379.526 80.607.947
Uang muka dan beban dibayar di muka 2e; 2j; 9 10.238.223.019 9.698.241.726
Total Aset Lancar 21.386.812.870 20.352.651.934
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap, neto 2e; 2k; 10 58.709.831.841 60.819.055.115
Aset pajak tangguhan 2e; 2p; 27 8.051.588 8.051.588
Total Aset Tidak Lancar 58.717.883.429 60.827.106.703
TOTAL ASET 80.104.696.299 81.179.758.637
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga 2e; 2g; 11 209.584.709 96.759.700
Utang pajak 2e; 12 90.628.669 238.415.637
Pendapatan diterima di muka 2e - 23.000.000
Beban yang masih harus dibayar 2e; 2g; 13 92.198.102 273.554.557
Utang bank jangka pendek 2e; 2g; 13 2.809.154.917 2.631.475.097
Utang lain-lain
Pihak berelasi 2d; 2e; 2g; 17 831.002.913 1.434.442.758
Pihak ketiga 2e; 2g; 17 1.073.654.267 52.211.546
Bagian liabilitas jangka panjang - yang akan
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang bank jangka panjang 2e; 2g; 15 2.373.626.376 2.373.626.376
Utang pembiayaan konsumen 2e; 2g; 16 99.695.967 31.849.249
Total Liabilitas Jangka Pendek 7.579.545.920 7.155.334.920
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja 2e; 2o; 18 5.607.835 5.607.835
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
Utang bank jangka panjang 2e; 2g; 15 10.285.714.278 11.472.527.466
Utang pembiayaan konsumen 2e; 2g; 16 272.348.931 393.595.649
Total Liabilitas Jangka Panjang 10.563.671.044 11.871.730.950
TOTAL LIABILITAS 18.143.216.964 19.027.065.870
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.
-1-
Page 5
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk
Modal dasar
3.399.800.000 saham dengan nilai nominal
Rp40 per saham pada 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022
Ditempatkan dan disetor penuh
1.062.437.500 saham pada
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 19 42.497.500.000 42.497.500.000
Tambahan modal disetor - neto 2q; 20 17.707.968.529 17.707.968.529
Saldo laba (rugi)
Ditentukan penggunaannya 100.000.000 -
Belum ditentukan penggunaannya 1.621.904.194 1.913.122.412
Penghasilan komprehensif lain 32.312.472 32.312.472
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 61.959.685.195 62.150.903.413
Kepentingan non pengendali 1d; 21 1.794.141 1.789.354
TOTAL EKUITAS 61.961.479.336 62.152.692.767
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 80.104.696.300 81.179.758.637
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.
-2-
Page 6
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2023 Catatan 30 Juni 2022
PENDAPATAN USAHA 9.051.687.602 2n; 22 7.354.618.843
BEBAN POKOK PENDAPATAN 3.069.594.603 2n; 23 2.315.349.965
LABA BRUTO 5.982.092.999 5.039.268.878
BEBAN USAHA
Beban pemasaran 705.607.869 2n; 24 573.731.164
Beban umum dan administrasi 3.655.893.695 2n; 25 3.426.195.460
Total Beban Usaha 4.361.501.564 3.999.926.624
LABA USAHA 1.620.591.435 1.039.342.254
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan lain-lain 81.632.993 2n; 26 194.864.769
Beban lain-lain (831.000.361) 2n; 26 (894.527.931)
Total Penghasilan (Beban) Lain-lain (749.367.367) (699.663.162)
LABA SEBELUM PAJAK
PENGHASILAN 871.224.068 339.679.092
Pajak penghasilan - 2p; 27 -
LABA TAHUN BERJALAN 871.224.068 339.679.092
Keuntungan aktuarial atas
program imbalan kerja - 18 -
LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 871.224.068 339.679.092
Laba tahun berjalan
yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 871.219.281 1d 339.714.610
Kepentingan nonpengendali 4.787 1d; 21 (35.518)
TOTAL LABA TAHUN BERJALAN 871.224.068 339.679.092
Total laba komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 871.219.281 1d 339.715.166
Kepentingan nonpengendali 4.787 1d; 21 (36.074)
TOTAL LABA KOMPREHENSIF 871.224.068 339.679.092
LABA PER SAHAM DASAR YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK ENTITAS INDUK 0,82 2r; 28 0,40
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.
-3-
Page 7
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo laba
Modal ditempatkan Tambahan modal
Jumlah ekuitas
dan disetor penuh disetor Belum Penghasilan Kepentingan
Dicadangkan Total
dicadangkan komprehensif lain Non Pengendali
Saldo per 31 Desember 2021 42.497.500.000 17.707.968.529 1.304.582.245 - 34.276.534 61.544.327.308 1.825.428 61.546.152.736
Tambahan modal disetor - - - - - - - -
Penghasilan komprehensif
tahun berjalan - - 608.540.167 - (1.964.062) 606.576.105 (36.074) 606.540.031
Saldo per 31 Desember 2022 42.497.500.000 17.707.968.529 1.913.122.412 - 32.312.472 62.150.903.413 1.789.354 62.152.692.767
Pencadangan - - (100.000.000) 100.000.000 - - - -
Dividen - - (1.062.437.499) - - (1.062.437.499) - (1.062.437.499)
Penghasilan komprehensif
tahun berjalan - - 871.219.281 - - 871.219.281 4.787 871.224.068
Saldo per 30 Juni 2023 42.497.500.000 17.707.968.529 1.621.904.194 100.000.000 32.312.472 61.959.685.195 1.794.141 61.961.479.336
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.
-4-
Page 8
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2023 30 Juni 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 6.790.343.258 5.907.116.856
Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan (5.438.098.855) (7.041.973.992)
Pembayaran pajak penghasilan (147.786.968) (480.343.204)
Penerimaan dari (pembayaran untuk) operasi lainnya (715.341.530) (699.663.162)
Kas Neto yang Diperoleh dari
489.115.905 (2.314.863.502)
Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pencairan deposito berjangka 2.000.000.000 -
Pembayaran uang muka pembangunan aset tetap (539.981.293) -
Perolehan aset tetap (10.102.900) (43.842.000)
Kas Neto yang Digunakan untuk
1.449.915.807 (43.842.000)
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran dividen (1.062.437.499) -
Penerimaan (pembayaran) ke pihak ketiga 978.442.721 (300.000.000)
Pembayaran hutang bank (1.009.133.368) (1.174.148.087)
Pembayaran ke pihak berelasi (27.750.001) (50.169.989)
Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Pendanaan (1.120.878.147) (1.524.318.076)
KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS 818.153.565 (3.883.023.578)
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.327.689.887 15.638.123.173
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 2.145.843.452 11.755.099.595
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.
-5-
Page 9
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Idea Indonesia Akademi Tbk ("Perusahaan") didirikan dengan akta No. 24, tanggal 13 Agustus 2019 dari Panji
Kresna, SH., M.Kn., Notaris di Kota Bekasi. Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.AHU-0039874.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 13
Agustus 2019, serta diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 24541 tahun 2019, Berita
Negara Republik Indonesia No. 68 tanggal 23 Agustus 2019.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan dengan terakhir Akta Notaris No. 71 tanggal 28
Juli 2022 dari Notaris Rini Yulianti, S.H., yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia, sebagaimana pemberitahuan anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sebagaimana ternyata
dalam suratnya tertanggal 01 Agustus 2022 No.AHU-AH.01.09-0039155.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi Pendidikan lainnya swasta,
Konsultasi Manajemen lainnya dan Penyediaan akomodasi lainnya. Selain kegiatan usaha utama, Perusahaan dapat
melakukan kegiatan usaha pendukung untuk melakukan segala kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mendukung
terlaksananya kegiatan usaha utama Perusahaan.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2019.
Perusahaan berdomisili di Jakarta Selatan dan berkantor di 18 office park lantai 10 unit A Jl. TB Simatupang Kav 18,
Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
PT Idea Asia Investama merupakan entitas induk dan entitas induk terakhir Perusahaan yang didirikan dan berkedudukan
di Indonesia.
b. Maksud dan Tujuan Perusahaan
Maksud dan tujuan Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang Pendidikan lainnya swasta, aktivitas konsultasi
manajemen lainnya dan penyediaan akomodasi lainnya.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Kegiatan utama
• Pendidikan lainnya swasta
b. Kegiatan usaha penunjang
• Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya
• Penyediaan akomodasi lainnya
• Selain kegiatan usaha utama, Perusahaan dapat melakukan kegiatan usaha pendukung untuk melakukan segala
kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mendukung terlaksananya kegiatan usaha utama Perusahaan.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2019.
c. Penawaran Umum Efek Entitas Induk
Pada tanggal 31 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan No. S-154/D.04/2021 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering / IPO ). Penawaran
Umum Perdana ini terdiri dari 212.487.500 (dua ratus dua belas juta empat ratus delapan puluh tujuh ribu lima ratus)
Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp40 (empat puluh rupiah) setiap saham dan harga penawaran Rp140
(seratus empat puluh rupiah) per saham.
Saham tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 September 2021.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah masing-masing
1.062.437.500 saham telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
d. Struktur Entitas Anak
Perusahaan memiliki baik secara langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% saham entitas-entitas anak dan/atau
mempunyai kendali atas manajemen entitas anak. Penyertaan saham pada entitas anak pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
PT Idea Hospitality Management
PT Idea Hospitality Management (“IHM”), didirikan pada tanggal 15 September 2020 di Kota Metro berdasarkan akta
notaris No. 03 dari Karamia Dwi Monica, S.H.,M.Kn. Anggaran Dasar tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No.AHU-0047135.AH.01.01.Tahun 2020
tanggal 17 September 2020.
-6-
Page 10
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Struktur Entitas Anak (Lanjutan)
PT Idea Hospitality Management
Anggaran Dasar IHM telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan terakhir Akta Notaris No. 03 tanggal
05 Februari 2021 dari Notaris Karamia Dwi Monica, S.H.,M.Kn. yaitu menyetujui perubahan ketentuan dalam anggaran
dasar Perusahaan tersebut, yaitu merubah maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan.
Perubahan di atas telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat Keputusan No. AHU-0007708.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal 05 Februari 2021.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas IHM dapat melaksanakan kegiatan usaha menjalankan usaha dalam
bidang aktivitas konsultasi manajemen yang meliputi:
• Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya (Kode KBLI 70209), mencakup ketentuan bantuan nasihat, bimbingan dan
operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya, seperti perencanaan startegi dan
organisasi; keputusan berkaitan dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; perencanaan, praktik dan
kebijakan sumber daya manusia; perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. Penyediaan jasa usaha ini
dapat mencakup bantuan nasihat, bimbingan dan operasional berbagai fungsi manajemen, konsultasi manajemen
oleh agronomist dan agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya, rancangan dari metode dan
prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian nasihat dan
bantuan untuk usaha dan pelayanan masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan pengawasan,
informasi manajemen dan lain-lain. termasuk jasa pelayanan studi investasi infrastruktur.
Total aset IHM pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar Rp
557.884.156 dan Rp 498.700.000 atau 0,70% dan 0,61% dari total aset konsolidasian interim.
IHM berdomisili di Kota Metro Pusat dan berkantor di Jl. AR Prawiranegara No.99 RT.045 RW.008, Kelurahan Metro,
Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro - Lampung.
PT Aidia Indonesia Propertindo
PT Aidia Indonesia Propertindo ("AIP") didirikan di Kota Metro Lampung berdasarkan Akta Notaris No. 48, tanggal 20
Agustus 2019 dibuat oleh Panji Kresna, SH., M.Kn. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.AHU-0041950.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 23
Agustus 2019 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 70 Tambahan No.26358
tanggal 30 Agustus 2019.
Anggaran Dasar AIP telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan terakhir Akta Notaris
No. 01 tanggal 30 Agustus 2022 dari Notaris Karamia Dwi Monica, S.H., M.Kn., yaitu menyetujui perubahan anggaran
dasar AIP dan pemberhentian Direktur AIP serta mengangkat Direktur baru AIP. Perubahan di atas telah mendapat
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
0285005 dan AHU-AH.01.09-0049212 tanggal 30 Agustus 2022.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar AIP, ruang lingkup kegiatan AIP adalah berusaha dalam bidang jasa hotel
bintang lima, hotel bintang empat, hotel bintang tiga, hotel bintang dua, hotel bintang satu, apartemen hotel, penyedia
akomodasi dan penyedia akomodasi jangka pendek. AIP mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun
2019.
Total aset AIP pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar Rp
53.954.530.336 dan Rp 54.515.772.108 atau 67,35% dan 67,15% dari total aset konsolidasian interim.
AIP berdomisili di Kota Metro dan berkantor di Jl. Bungur Timur RT.045 RW.008, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro
Pusat, Kota Metro.
e. Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan
Berdasarkan salinan Akta No.59 tanggal 22 Juni 2023 yang dibuat dihadapan Notaris Rini Yulianti, S.H., dan Akta No.71
tanggal 28 Juli 2022 yang dibuat dihadapan Notaris Rini Yulianti, S.H., susunan Dewan Komisaris, dan Direksi
Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Achmad Machlus Sadat Achmad Machlus Sadat
Komisaris Independen : Wendy Insnandar Wendy Insnandar
Direksi
Direktur Utama : Eko Desriyanto Eko Desriyanto
Direktur : Yusuf Nur Fauzan Edy Abdul Malik
-7-
Page 11
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
e. Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan (Lanjutan)
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Ketua : Wendy Isnandar
Anggota : Lukman Prasetyo
Anggota : Yuki Ariawan
Corporate Secretary Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dijabat oleh Dody Arifianto.
Dalam memastikan operasional Perusahaan berjalan sesuai dengan Prosedur Operasi Standar, diperlukan fungsi Audit
Internal yang bekerja secara independen membantu Direktur Utama dalam pengawasan dan pengendalian. Fungsi audit
internal Perusahaan dilaksanakan oleh Satuan Pengawasan Intern (“SPI”).
Berdasarkan Surat Keputusan Internal Audit Perseroan No,001/SK-DIR/IIA/XII/2022 tanggal 21 Desember 2022 dan
No.005/SK-KOM-SGE/VI/2020 tanggal 11 Juni 2020, Audit Internal Perusahaan periode 31 Desember 2022 dan 2021
adalah Cholidya Rahma Nikmawati dan Handi Ariansyah.
Perusahaan dan entitas anak memiliki karyawan tetap masing-masing sebanyak 61 dan 58 karyawan (tidak diaudit) pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
f. Penyelesaian Laporan Keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian interim ini sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi
Perusahaan pada tanggal 31 Juli 2023.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING
Laporan keuangan konsolidasian interim telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan dari
Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK)
No.VIII.G.7 tentang "Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik", yang terlampir
dalam surat Keputusan No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012. Suatu ikhtisar kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh
Grup yang mempengaruhi penentuan posisi keuangan dan hasil usahanya dijelaskan berikut ini:
a. Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim adalah konsep biaya historis (historical
cost), kecuali untuk investasi pada efek tertentu yang dinyatakan sebesar nilai wajar. Laporan keuangan konsolidasian
interim disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali arus kas.
Laporan arus kas konsolidasian interim disajikan dengan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian interim Perusahaan diungkapkan pada Catatan 3.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim ini adalah Rupiah
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (“ISAK”)
Penerapan dari standar dan interpretasi baru/revisi standar berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2023, tidak
menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang material atas jumlah yang
dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan Tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang”
- Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan
- Amendemen PSAK 25 "Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan" tentang definisi estimasi
akuntansi
- Amendemen PSAK 46 ”Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Kewajiban yang Timbul dari Satu
Transaksi”
-8-
Page 12
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
c. Prinsip-prinsip Konsolidasian
Pengaruh dari seluruh transaksi dan saldo antara perusahaan-perusahaan di dalam Grup yang material telah dieliminasi
dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian interim.
Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian,
sampai dengan tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian.
Entitas anak adalah entitas dimana Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan entitas ketika Grup terekspos atas,
atau memiliki hak untuk, imbal hasil yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Keberadaan dan dampak dari hak suara
potensial yang saat ini dapat dilaksanakan atau dikonversi, dipertimbangkan ketika menilai apakah Perusahaan
mengendalikan entitas lain.
Perusahaan juga menilai keberadaan pengendalian ketika Perusahaan tidak memiliki lebih dari 50% hak suara namun
dapat mengatur kebijakan keuangan dan operasional secara de-facto . Pengendalian de-facto dapat timbul ketika jumlah
hak suara yang dimiliki Perusahaan, secara relatif terhadap jumlah dan penyebaran kepemilikan hak suara pemegang
saham lain memberikan Perusahaan kemampuan untuk mengendalikan kebijakan keuangan dan operasi, serta kebijakan
lainnya. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal pengendalian dialihkan kepada Perusahaan dan tidak
dikonsolidasikan sejak tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi serta nilai wajar pada
tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya, terhadap bagian kepemilikan Perusahaan atas nilai wajar
aset neto teridentifikasi yang diakuisisi, dicatat sebagai goodwill . Jika jumlah ini lebih rendah dari nilai wajar aset neto
entitas yang diakuisisi, selisihnya diakui langsung dalam laporan laba rugi konsolidasian interim.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan yang tersisa di entitas
tersebut diukur kembali pada nilai wajarnya dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi
konsolidasian interim.
Laporan keuangan konsolidasian interim disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk peristiwa
dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Apabila laporan keuangan Entitas Anak menggunakan kebijakan
akuntansi yang berbeda dari kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian interim, maka
dilakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap laporan keuangan Entitas Anak tersebut.
Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian interim dan dinyatakan
sebesar proporsi pemegang saham non-pengendali atas laba tahun berjalan dan ekuitas. Entitas Anak tersebut sesuai
dengan persentase kepemilikan pemegang saham non-pengendali pada Entitas Anak tersebut.
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi berdasarkan
PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian interim.
e. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian interim berdasarkan klasifikasi
lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
i. akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
ii. untuk diperdagangkan; atau
iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas, kecuali yang dibatasi
penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
i. akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
ii. untuk diperdagangkan;
iii. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
iv. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
-9-
Page 13
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
f. Kas dan Bank
Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan sangat likuid yang
dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal
penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi pencairannya.
g. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan
pengukuran dan penurunan nilai atas instrumen keuangan.
Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan
awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai
wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
a. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
b. Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori aset keuangan
pada biaya perolehan diamortisasi.
Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan
arus kas kontraktual; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang
dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang
usaha dan piutang lain-lain yang dimiliki oleh Grup.
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta
definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut
diungkapkan berikut ini.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan
seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan
langsung.
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan
dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang
dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi utang usaha, beban yang masih harus dibayar,
utang bank, utang pembiayaan dan utang lain-lain.
- 10 -
Page 14
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian interim jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Aset Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam
kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut.
Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit
ekspetasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian berdasarkan pengalaman
kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun
perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat.
Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit
yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara
signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL
12 bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam
kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan
yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL sepanjang umur
merupakan kerugian kredit ekspetasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan
umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal
bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
i. Aset Keuangan
Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan, atau, bila dapat diterapkan untuk bagian dari aset keuangan atau
bagian dari kelompok aset keuangan serupa, terjadi apabila:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir atau aset telah dialihkan;
b. Grup telah mengalihkan hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut atau menanggung
kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan terhadap pihak ketiga
melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (a) Grup secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat
atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) Grup secara substansial tidak mengalihkan maupun tidak
mempertahankan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mengalihkan
pengendalian atas aset keuangan tersebut.
ii. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan atau telah
kadaluarsa.
h. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan
terjadi:
● di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
● jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga
aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat
ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang
relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
- 11 -
Page 15
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
h. Pengukuran Nilai Wajar (Lanjutan)
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan, dikategorikan dalam
hirarki nilai wajar sebagai berikut:
● Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
● Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat
diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
● Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat
diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian, maka Grup
menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali pengkategorian level nilai wajar
pada setiap akhir periode pelaporan.
i. Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya persediaan
terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi dan biaya lain yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi
dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan
taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan
untuk membuat penjualan.
Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan
diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan
nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban
persediaan pada periode terjadinya pemulihan tersebut.
Barang dan perlengkapan hotel terdiri dari makanan, minuman, perlengkapan teknik dan perlengkapan hotel.
j. Beban Dibayar Di Muka
Beban dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing beban dengan menggunakan metode garis lurus dan
dibebankan selama umur manfaatnya.
k. Aset Tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan
termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi dan jika memenuhi kriteria pengakuan.
Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap
sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak
memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim
pada saat terjadinya.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi umur manfaat ekonomis.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap,
sebagai berikut:
Tarif
Bangunan dan prasarana 20
Perlengkapan dan Perabot 8
Kendaraan 4
Peralatan Kantor 4-8
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa
depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam
laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direview dan disesuaikan, setiap akhir tahun, bila diperlukan.
l. Transaksi Sewa
Sebagai penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
- 12 -
Page 16
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
l. Transaksi Sewa (Lanjutan)
Sebagai penyewa (Lanjutan)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup harus menilai
apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset
identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika Grup memiliki hak
untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan
sebelumnya dan:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan
digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah
komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen non sewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya
perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih
awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan
dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental
sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan
menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi
selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap
periode.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset
hak guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal
permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Sewa jangka-pendek
Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka- pendek yang memiliki
masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar
garis lurus selama masa sewa.
Modifikasi sewa
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset pendasar atau
lebih; dan
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam ruang lingkup
dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak tertentu.
- 13 -
Page 17
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
l. Transaksi Sewa (Lanjutan)
Modifikasi sewa (Lanjutan)
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, Grup:
- mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
- menentukan masa sewa dari sewa modifikasian;
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisi menggunakan tingkat diskonto
revisi berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan penyesuaian terhadap aset hak-
guna. Tingkat diskonto revisi ditentukan sebagai suku bunga pinjaman inkremental Grup pada tanggal efektif
modifikasi;
- menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa untuk
modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui dalam laba rugi setiap laba rugi yang terkait
dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut; dan
- membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.
Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi atau sewa
pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian
membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak maka, merupakan sewa
operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah
sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan nilai aset perlu dilakukan, maka Grup membuat
estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami penurunan nilai
dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih
didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini
dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi bahwa rugi
penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun.
Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai
yang diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya
maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset
tersebut pada periode-periode sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode
mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis
selama sisa umur manfaatnya.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pengakuan Pendapatan
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai
berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak
mengandung suatu jumlah yang bersifat variable, maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar
jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi
dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif
dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual
berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
5. Pengakuan pendapatan Ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau jasa tersebut).
- 14 -
Page 18
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)
Pengakuan Pendapatan (Lanjutan)
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
1. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
2. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang
dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah
pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhi kewajiban pelaksanaan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan
kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak disajikan sebagai "Liabilitas
kontrak” pada laporan posisi keuangan konsolidasian interim.
Kewajiban Grup terhadap kontrak dengan pelanggan sehubungan dengan pendapatan dibawah ini ditentukan sebagai
kewajiban pelaksanaan tunggal yang dipenuhi pada suatu titik waktu:
● Pendapatan dari program siswa dan jasa pelayanan diakui pada saat jasa diberikan.
● Pendapatan kamar hotel diakui berdasarkan tingkat hunian sementara pendapatan hotel lainnya diakui pada saat
barang atau jasa telah diberikan kepada pelanggan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan
kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam “Piutang usaha” dan
liabilitas kontrak disajikan dalam “Pendapatan diterima di muka”.
Pendapatan sewa dan Pendapatan lainnya
Pendapatan sewa ruangan serba guna dan pendapatan jasa pelayanan diakui pada saat jasa diserahkan.
Pendapatan lain-lain diakui pada saat diperoleh dan telah menjadi hak.
Pendapatan dari jasa telekomunikasi diakui pada saat jasa telah diserahkan kepada pelanggan.
Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode suku bunga
Pengakuan Beban
Biaya penambahan yang secara langsung berhubungan untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk memperoleh") dan
diharapkan dapat dipulihkan, biaya tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK No. 72
dan termasuk sebagai bagian dari akun “biaya dibayar dimuka”. Beban tersebut diakui pada laba rugi pada saat
penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan aset tersebut.
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
Beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode suku bunga efektif.
o. Imbalan Kerja
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi.
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk tanpa pendanaan
khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat pensiun yang dihitung
menggunakan metode Projected Unit Credit . Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian interim dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim pada periode terjadinya
dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya
terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun
2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja
yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya.
- 15 -
Page 19
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
o. Imbalan Kerja (Lanjutan)
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022
tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang merupakan pelaksanaan dari
Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan
dinyatakan tidak berlaku.
PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu kerja, waktu
istirahat dan pemutusan hubungan kerja, yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus diberikan
kepada karyawan.
Penyisihan dihitung dengan membandingkan manfaat yang akan diterima oleh karyawan pada umur wajar pensiun dari
dana pensiun dengan manfaat yang diatur dalam Perppu Cipta Kerja 2/2022 setelah dikurangi akumulasi kontribusi dari
karyawan dan hasil investasi yang berkaitan. Jika manfaat dana pensiun yang didanai pemberi kerja lebih kecil dari
manfaat sesuai Perppu Cipta Kerja 2/2022, Grup akan menyediakan kekurangannya.
Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Pesangon pemutusan kontrak terutang ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya sebelum usia pensiun normal. Grup
mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja ketika Grup menunjukkan komitmennya untuk memberhentikan kontrak
kerja dengan karyawan berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang kecil kemungkinan untuk dibatalkan.
p. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif
pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari perbedaan antara
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat
dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah
tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset
dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara
substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang dipaksakan
secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut
terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
q. Biaya Emisi Saham
Biaya emisi saham disajikan sebagai bagian dari akun tambahan modal disetor dan tidak diamortisasi.
r. Laba per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
s. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan
keuangan konsolidasian interim.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal atas komponen-komponen Grup yang secara berkala
dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian
kinerja Grup.
- 16 -
Page 20
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
t. Provisi
Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, yang
memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban
tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan
kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
u. Peristiwa setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi
keuangan konsolidasian Grup pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian interim (peristiwa penyesuai), jika ada,
telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian interim. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan
yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam
laporan keuangan konsolidasian interim.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan keuangan
konsolidasian interim, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas
yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain
yang dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan asumsi
signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan
dalam laporan keuangan konsolidasian interim.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup yang
memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian interim:
a. Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana masing-masing
entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling mempengaruhi harga jual barang dan jasa, dan mata uang dari
negara yang kekuatan persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas, dan
merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.
b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan menilai
apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 71. Aset keuangan dan liabilitas
keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2g.
c. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit
ekspetasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian berdasarkan pengalaman
kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun
perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat.
Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit
yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara
signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL
12 bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam
kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan
yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL sepanjang umur
merupakan kerugian kredit ekspetasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan
umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal
bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang harus dibentuk,
dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian
kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
tersedia atau berlaku pada saat itu.
- 17 -
Page 21
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (LANJUTAN)
c. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (Lanjutan)
Nilai tercatat aset keuangan Grup dalam kategori yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kas dan setara kas 2.145.843.451 1.327.689.887
Deposito berjangka 1.000.000.000 3.000.000.000
Piutang usaha, bersih 7.882.896.872 5.644.552.528
Piutang lain-lain, bersih 15.470.002 601.559.846
Total 11.044.210.325 10.573.802.261
d. Pajak Penghasilan
Perbedaan atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks mengakibatkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak
penghasilan. Jika hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan
tersebut terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan
yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia
saat laporan keuangan konsolidasian interim disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan
dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam
asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu
pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai wajar yang
signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan
saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.
b. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Masa manfaat dari aset tetap Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk
digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis
internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui
jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau
keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di masa
mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena
perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis
setiap aset tetap akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset-aset tersebut.
c. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu. Penentuan nilai wajar
aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir
atas aset tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat
berdampak signifikan pada jumlah terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak
material pada hasil operasi Grup.
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dalam
menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 19 dan mencakup, antara lain, tingkat
kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi
berkualitas tinggi dalam mata uang yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang
mendekati estimasi jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda dengan
asumsi Grup dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan
komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan
bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual,
atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja
jangka panjang.
- 18 -
Page 22
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN BANK
Terdiri atas:
2023 2022
Kas
Rupiah 90.698.750 55.215.359
Subtotal 90.698.750 55.215.359
Bank
Pihak ketiga
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk. 1.922.876.081 1.115.281.418
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 5.782.225 -
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 54.105.372 138.954.038
PT Bank CIMB Niaga Tbk. 16.883.953 17.239.072
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. 51.455.926 1.000.000
PT Bank Lampung 4.041.144 -
Subtotal 2.055.144.701 1.272.474.528
Total kas dan bank 2.145.843.451 1.327.689.887
Saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat kas dan bank yang dijaminkan dan yang dibatasi
penggunaannya.
5. DEPOSITO BERJANGKA
2023 2022
Rupiah
Pihak ketiga
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. 1.000.000.000 3.000.000.000
Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Tingkat bagi hasil atas deposito berjangka tersebut 45:55 dengan jangka waktu
1 tahun.
6. PIUTANG USAHA
a. Berdasarkan Pelanggan
2023 2022
Pihak Ketiga
Piutang program 7.628.765.000 5.552.140.000
Kamar, makanan dan minuman, dan lain-lain 308.338.488 146.619.144
Subtotal 7.937.103.488 5.698.759.144
Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha (54.206.616) (54.206.616)
Total Pihak ketiga - neto 7.882.896.872 5.644.552.528
b. Berdasarkan Umur
2023 2022
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo 20.168.759 102.593.049
Jatuh tempo
1 bulan - 3 bulan 3.461.761.922 2.500.996.845
> 3 bulan - 6 bulan 1.833.099.870 1.152.893.000
> 6 bulan 2.622.072.938 1.942.276.250
Total 7.937.103.488 5.698.759.144
Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha (54.206.616) (54.206.616)
Bersih 7.882.896.872 5.644.552.528
- 19 -
Page 23
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA (LANJUTAN)
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk menghitung cadangan kerugian ekspektasian pada tanggal 30
Juni 2023 dan 31 Desember 2022 yang disyaratkan oleh PSAK No. 71, yang memperbolehkan penerapan cadangan
kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk piutang usaha dengan komponen pendanaan yang signifikan. Untuk
mengukur cadangan kerugian ekspektasian tersebut, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit
yang sejenis dan pola tunggakan atau gagal bayar.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak ketiga.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat piutang usaha yang dijadikan sebagai jaminan.
7. PIUTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan No.29) 13.875.001 589.564.845
Pihak ketiga
Lainnya - -
Karyawan 1.595.001 11.995.001
Subtotal 1.595.001 11.995.001
Total 15.470.002 601.559.846
Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari transaksi diluar kegiatan usaha normal Perusahaan yang merupakan
pinjaman yang diberikan kepada karyawan Perusahaan.
Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan cadangan penurunan
nilai.
Seluruh piutang lain-lain tidak dikenakan jaminan dan bunga.
8. PERSEDIAAN
2023 2022
Perlengkapan 45.291.765 41.453.419
Makanan dan Minuman 38.489.511 29.978.496
Lain-lain 20.598.250 9.176.032
Total 104.379.526 80.607.947
Tidak terdapat cadangan kerugian penurunan nilai untuk barang dan perlengkapan hotel, karena manajemen berkeyakinan
bahwa seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.
9. UANG MUKA DAN BEBAN DIBAYAR DI MUKA
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Uang Muka
Uang Muka Kontraktor 8.196.792.352 8.337.277.009
Lain-lain 1.750.672.827 1.070.275.912
Beban dibayar di muka
Sewa 100.000.000 100.000.000
Lain-lain 190.757.840 190.688.805
Total 10.238.223.019 9.698.241.726
- 20 -
Page 24
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP
Rincian dan mutasi aset tetap adalah sebagai berikut:
2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 12.315.263.667 - - 12.315.263.667
Bangunan & prasarana 41.457.044.016 - - 41.457.044.016
Kendaraan 947.640.000 - - 947.640.000
Peralatan kantor 1.869.250.921 1.244.700 - 1.870.495.621
Perlengkapan dan perabot 12.662.223.127 8.858.200 - 12.671.081.327
Total harga perolehan 69.251.421.731 10.102.900 - 69.261.524.631
Akumulasi Penyusutan
Bangunan & prasarana 3.868.444.077 1.067.023.595 - 4.935.467.672
Peralatan kantor 794.303.076 271.438.576 - 1.065.741.652
Kendaraan 34.742.502 59.227.505 - 93.970.007
Perlengkapan dan perabot 3.734.876.961 721.636.498 - 4.456.513.459
Total Akumulasi Penyusutan 8.432.366.616 2.119.326.174 - 10.551.692.790
Nilai Buku 60.819.055.115 58.709.831.841
2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 12.315.263.667 - - 12.315.263.667
Bangunan & prasarana 28.229.509.378 13.227.534.638 - 41.457.044.016
Kendaraan - 947.640.000 - 947.640.000
Peralatan kantor 1.807.760.421 61.490.500 - 1.869.250.921
Perlengkapan dan perabot 11.738.536.167 923.686.960 - 12.662.223.127
Total harga perolehan 54.091.069.633 15.160.352.098 - 69.251.421.731
Akumulasi Penyusutan
Bangunan & prasarana 2.069.951.199 1.798.492.878 - 3.868.444.077
Kendaraan - 34.742.502 - 34.742.502
Peralatan kantor 530.248.873 264.054.203 - 794.303.076
Perlengkapan dan perabot 2.201.735.027 1.533.141.934 - 3.734.876.961
Total Akumulasi Penyusutan 4.801.935.099 3.630.431.517 - 8.432.366.616
Nilai Buku 49.289.134.534 60.819.055.115
Penyusutan yang dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif lain konsolidasian interim untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 2.119.326.174 dan Rp
3.630.431.517
Tanah merupakan hak atas tanah Perusahaan dan entitas anak yang sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna
Bangunan Hak Guna Bangunan (HGB) No. 1057-1060 yang berlaku sampai tanggal 20 November 2039, Hak Guna
Bangunan (HGB) No. 1062-1070 yang berlaku sampai tanggal 18 Mei 2040 dan Hak Guna Bangunan (HGB) No.1110/Metro
yang berlaku sampai tanggal 26 Agustus 2040.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengasuransikan aset tetapnya, kecuali tanah, kepada PT
Asuransi Dayin Mitra Tbk, pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 25.241.500.000.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
Tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit dari PT Bank Ganesha Tbk.
- 21 -
Page 25
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. UTANG USAHA
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Pihak ketiga
Supplier 36.805.353 95.209.700
Refund program 172.779.356 1.550.000
Total 209.584.709 96.759.700
Berikut ini tabel rentang waktu jatuh tempo pelunasan utang usaha (liabilitas keuangan - non derivatif):
2023 2022
Belum jatuh tempo 209.584.709 58.859.806
Jatuh tempo > 30 hari - 37.899.894
Total 209.584.709 96.759.700
12. UTANG PAJAK
2023 2022
Entitas Induk
Pajak Penghasilan
Pasal 29 - 122.451.890
Pasal 21 3.044.287 3.736.217
Pasal 23 - 300.000
3.044.287 126.488.107
Entitas Anak
Pajak Pembangunan (PB 1) 86.311.725 85.280.441
Pajak Penghasilan
Pasal 29 25.199.020
Pasal 4 (2) 1.062.000 -
Pasal 21 143.010 1.343.669
Pasal 23 67.647 104.400
87.584.382 111.927.530
Total 90.628.669 238.415.637
13. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR
Akun ini merupakan beban masih harus dibayar atas:
2023 2022
Insentif jasa layanan kamar - 73.437.880
Gaji dan tunjangan - 69.612.605
Listrik telp & air 66.642.280 59.663.276
Jasa profesional - 50.250.000
Photocopy - -
Transportasi - -
Pemeliharaan 16.080.820 -
Lain-lain 9.475.002 20.590.796
Total 92.198.102 273.554.557
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK
2023 2022
Pihak ketiga
PT Bank Ganesha Tbk 2.809.154.917 2.631.475.097
Total 2.809.154.917 2.631.475.097
- 22 -
Page 26
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (LANJUTAN)
Berdasarkan surat persetujuan dan pengalihan fasilitas kredit (novasi) dari PT Idea Asia Investama untuk menjadi PT Aidia
Indonesia Propertindo No.060/KCU-ADK/III/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan akta perjanjian kredit No. 05 tanggal 01 Juli
2021, entitas anak memperoleh fasilitas Pinjaman Rekening koran (PRK) sebesar Rp2.900.000.000, untuk tujuan menunjang
biaya operasional entitas anak dari PT Bank Ganesha Tbk.
Tingkat suku bunga atas Fasilitas Pinjaman Rekening koran (PRK) sebesar 10,75% p.a, dengan jangka waktu fasilitas 12
(dua belas) bulan atau selambat-lambatnya pada tanggal 20 Maret 2023.
Fasilitas pinjaman tersebut diperoleh dengan jaminan berupa 14 (empat belas) bidang tanah dan bangunan yang terletak di
Jalan Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung
dengan bukti kepemilikan berupa:
1. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1066/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02011/2020, seluas 484 m2;
2. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1063/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02016/2020, seluas 496 m2;
3. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1070/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02013/2020, seluas 474 m2;
4. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1067/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02017/2020, seluas 1.471 m2;
5. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1064/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02015/2020, seluas 963 m2;
6. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1065/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02018/2020, seluas 2.973 m2;
7. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1069/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02012/2020, seluas 236 m2;
8. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1062/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02019/2020, seluas 239 m2;
9. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1068/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02014/2020, seluas 1.689 m2;
10. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1057/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01926/2019, seluas 195 m2;
11. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1058/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01929/2019, seluas 188 m2;
12. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1059/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01928/2019, seluas 242 m2;
13. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1060/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01927/2019, seluas 200 m2;
Ketiga belas sertifikat tersebut terletak di Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro
Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo.
14. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1110/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 24 Agustus 2020, No.02102/2020, seluas 974 m2, terletak di Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara,
kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas nama PT Idea Indonesia
Akademi.
Corporate guarantee atas nama PT Idea Asia Investama.
15. UTANG BANK JANGKA PANJANG
Pada tanggal 30 Juni 2023, akun ini merupakan pinjaman entitas anak kepada PT Bank Ganesha Tbk.
2023 2022
Pihak ketiga
Rupiah
Kredit Investasi 1 (KI 1) 6.329.670.327 6.923.076.921
Kredit Investasi 2 (KI 2) 6.329.670.327 6.923.076.921
Total 12.659.340.654 13.846.153.842
Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
dalam satu tahun 2.373.626.376 2.373.626.376
Bagian yang akan jatuh tempo lebih
dari satu tahun 10.285.714.278 11.472.527.466
- 23 -
Page 27
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG BANK JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Kredit Investasi 1 (KI 1)
Berdasarkan surat persetujuan dan pengalihan fasilitas kredit (novasi) dari PT Idea Asia Investama untuk menjadi PT Aidia
Indonesia Propertindo No.060/KCU-ADK/III/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan akta perjanjian kredit No. 06 tanggal 01 Juli
2021, entitas anak memperoleh fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 1 (KI 1) sebesar Rp9.000.000.000, untuk tujuan investasi
pembangunan hotel, asrama dan sarana penunjang lainnya PT Bank Ganesha Tbk.
Tingkat suku bunga atas Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 1 (KI 1) sebesar 10,75% p.a, dengan jangka waktu sampai
dengan 23 Oktober 2028.
Kredit Investasi 2 (KI 2)
Berdasarkan surat persetujuan dan pengalihan fasilitas kredit (novasi) dari PT Idea Asia Investama untuk menjadi PT Aidia
Indonesia Propertindo No.060/KCU-ADK/III/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan akta perjanjian kredit No. 07 tanggal 01 Juli
2021, entitas anak memperoleh fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 2 (KI 2) sebesar Rp16.750.000.000, untuk tujuan investasi
pembangunan hotel, asrama dan sarana penunjang lainnya dari PT Bank Ganesha Tbk.
Tingkat suku bunga atas Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 2 (KI 2) sebesar 10,75% p.a, dengan jangka waktu sampai
dengan 23 Oktober 2028.
Seluruh fasilitas pinjaman tersebut diperoleh dengan jaminan berupa 14 (empat belas) bidang tanah dan bangunan yang
terletak di Jalan Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi
Lampung dengan bukti kepemilikan berupa:
1. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1066/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02011/2020, seluas 484 m2;
2. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1063/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02016/2020, seluas 496 m2;
3. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1070/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02013/2020, seluas 474 m2;
4. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1067/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02017/2020, seluas 1.471 m2;
5. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1064/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02015/2020, seluas 963 m2;
6. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1065/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02018/2020, seluas 2.973 m2;
7. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1069/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02012/2020, seluas 236 m2;
8. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1062/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02019/2020, seluas 239 m2;
9. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1068/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02014/2020, seluas 1.689 m2;
10. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1057/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01926/2019, seluas 195 m2;
11. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1058/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01929/2019, seluas 188 m2;
12. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1059/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01928/2019, seluas 242 m2;
13. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1060/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01927/2019, seluas 200 m2;
Ketiga belas sertifikat tersebut terletak di Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro
Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo.
14. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1110/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 24 Agustus 2020, No.02102/2020, seluas 974 m2, terletak di Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara,
kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas nama PT Idea Indonesia
Akademi.
Corporate guarantee atas nama PT Idea Asia Investama.
- 24 -
Page 28
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Rincian pembayaran utang pembiayaan konsumen minimum pada masa yang akan datang berdasarkan perjanjian utang
pembiayaan konsumen tersebut adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pembayaran angsuran minimum:
Sampai dengan satu tahun 128.160.000 128.160.000
Lebih dari satu tahun dan kurang dari empat tahun 303.078.850 373.800.000
Total 431.238.850 501.960.000
Dikurangi beban bunga yang belum jatuh tempo (59.193.952) (76.515.102)
Nilai sekarang atas pembayaran minimum
utang pembiayaan konsumen 372.044.898 425.444.898
Dikurangi bagian jangka pendek (99.695.967) (31.849.249)
Bagian jangka Panjang 272.348.931 393.595.649
Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Mandiri Tunas Finance, untuk pengadaan
kendaraan. Perjanjian pembiayaan konsumen akan mensyaratkan pembayaran dengan jangka waktu 48 bulan, dan akan
jatuh tempo pada tanggal 10 November 2026 dengan tingkat suku bunga 8,53% per tahun.
Utang ini dijaminkan dengan aset yang dibeli menggunakan dana dari pinjaman terkait. Perjanjian pembiayaan konsumen
membatasi Perusahaan, antara lain, untuk meminjamkan, menyewakan, menjual dan mengalihkan hak pemilikan kendaraan
yang dibeli. Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah mematuhi pembatasan sesuai dengan perjanjian.
17. UTANG LAIN-LAIN
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan 29)
PT Idea Asia Investama 831.002.913 1.434.442.758
831.002.913 1.434.442.758
Pihak ketiga
Karyawan 77.525.364 -
Catering siswa 946.979.806
Setoran jaminan 49.149.097 52.211.546
1.073.654.267 52.211.546
Total 1.904.657.180 1.486.654.304
Pada tanggal 30 Juni 2023, utang kepada PT Idea Asia Investama, pihak berelasi merupakan sisa utang pengalihan fasilitas
kredit (novasi) bank ganesha.
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Liabilitas imbalan kerja karyawan Grup pada tanggal 31 Desember 2022 ditentukan berdasarkan penilaian aktuaris yang
dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan, aktuaris independen, berdasarkan
laporannya masing-masing.
Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan beban imbalan kerja pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Usia pensiun 55 - 58 tahun 55 - 58 tahun
Tingkat diskonto 7,26% - 7,27% 7,26% - 7,27%
Tingkat kenaikan gaji 8,00% 8,00%
Tingkat mortalitas (Tabel Mortalitas Indonesia / TMI) TMI 2019 TMI 2019
Tingkat pensiun dini / pengunduran diri 10,00% 10,00%
- 25 -
Page 29
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA (LANJUTAN)
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari program imbalan kerja
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Biaya jasa kini - 1.148.704
Biaya Bunga - 96.676
Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested - 174.027
Dampak Kurtailmen / Penyelesaian - (42.521.928)
Biaya imbalan pasti yang diakui
pada laba rugi - (41.102.521)
Pengukuran kembali yang diakui pada
penghasilan komprehensif lain - (2.518.076)
Total - (43.620.597)
Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
2023 2022
Saldo awal, 1 Januari 5.607.835 44.192.280
Biaya yang diakui di laporan laba/rugi - 1.148.704
Biaya Bunga - 96.676
Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested - 174.027
Dampak Kurtailmen / Penyelesaian - (42.521.928)
Realisasi pembayaran manfaat - -
Laba aktuaria yang dicatat dalam penghasilan
komprehensif lain - 2.518.076
Saldo akhir 5.607.835 5.607.835
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji sebesar 1%,
dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap nilai kini liabilitas imbalan kerja karyawan: (tidak diaudit)
31 Desember 2022
Tingkat diskonto Tingkat gaji mendatang
Dampak pada Dampak pada
nilai kini nilai kini
Persentase kewajiban pasti Persentase kewajiban pasti
Kenaikan 1% 5.230.888 1% 3.155.535
Penurunan 1% 6.045.470 1% 2.768.884
Jatuh tempo yang didiskontokan, manfaat program manfaat pasti yang didiskontokan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Antara 1 sampai dengan 3 tahun - -
Antara 3 sampai dengan 5 tahun - -
Antara 5 sampai dengan 10 tahun - -
Diatas 10 tahun 5.607.835 5.607.835
Total liabilitas 5.607.835 5.607.835
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo liabilitas imbalan kerja tersebut cukup untuk memenuhi imbalan minimum sesuai
dengan Undang-undang Tenaga Kerja.
- 26 -
Page 30
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham berdasarkan laporan kepemilikan saham untuk posisi tanggal 30 Juni 2023 yang dibuat oleh PT
Adimitra Jasa Korpora - Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
Saham Jumlah
Ditempatkan dan Persentase
Nama pemegang saham
Disetor Penuh Kepemilikan (%)
(Lembar) (Rp)
PT Idea Asia Investama 591.400.000 55,66% 23.656.000.000
Achmad Machlus Sadat 258.375.000 24,32% 10.335.000.000
Eko Desriyanto 30.837.100 2,90% 1.233.484.000
Masyarakat 181.825.400 17,11% 7.273.016.000
Total 1.062.437.500 100,00% 42.497.500.000
Susunan pemegang saham berdasarkan laporan kepemilikan saham untuk posisi tanggal 31 Desember 2022 yang dibuat
oleh PT Adimitra Jasa Korpora - Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
Saham
Jumlah
Ditempatkan dan Persentase
Nama pemegang saham
Disetor Penuh Kepemilikan (%)
(Lembar) (Rp)
PT Idea Asia Investama 591.400.000 55,66% 23.656.000.000
Achmad Machlus Sadat 258.375.000 24,32% 10.335.000.000
Eko Desriyanto 30.254.900 2,85% 1.210.196.000
Masyarakat 182.407.600 17,17% 7.296.304.000
Total 1.062.437.500 100,00% 42.497.500.000
20. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Efek transaksi restrukturisasi entitas sepengendali
PT Aidia Indonesia Propertindo (269.658.691) (269.658.691)
Agio saham dari hasil Penawaran Umum Saham Perdana 21.248.750.000 21.248.750.000
Biaya emisi saham Penawaran Umum Saham Perdana (3.271.122.780) (3.271.122.780)
Total 17.707.968.529 17.707.968.529
21. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Akun ini merupakan bagian kepentingan non-pengendali atas aset bersih dan rugi bersih entitas anak dengan rincian
sebagai berikut:
30 Juni 2023
Bagian atas laba Penghasilan
Saldo Awal (rugi) neto komprehensif lain Saldo Akhir
PT Aidia Indonesia
Propertindo 892.460 2.915 - 895.375
PT Idea Hospitality
Management 896.894 1.872 - 898.766
Total 1.789.354 4.787 - 1.794.141
- 27 -
Page 31
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. KEPENTINGAN NONPENGENDALI (LANJUTAN)
Akun ini merupakan bagian kepentingan non-pengendali atas aset bersih dan rugi bersih entitas anak dengan rincian
sebagai berikut:
31 Desember 2022
Bagian atas laba Penghasilan
Saldo Awal (rugi) neto komprehensif lain Saldo Akhir
PT Aidia Indonesia
Propertindo 890.689 1.808 (37) 892.460
PT Idea Hospitality
Management 934.739 (37.845) - 896.894
Total 1.825.428 (36.037) (37) 1.789.354
22. PENDAPATAN USAHA
Rincian pendapatan usaha adalah sebagai berikut:
2023 2022
Program siswa 5.062.875.000 3.983.398.719
Makanan dan minuman 1.898.508.017 1.921.969.997
Kamar 2.016.962.559 1.390.350.953
Registrasi 11.750.000 37.800.000
Lain-lain 61.592.026 21.099.174
Total 9.051.687.602 7.354.618.843
23. BEBAN POKOK PENDAPATAN
Rincian beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pendidikan 1.214.616.724 411.383.722
Tenaga kerja langsung 252.743.003 558.705.109
Makanan dan minuman 604.699.888 641.433.990
Lain-lain 997.534.988 703.827.144
Total 3.069.594.603 2.315.349.965
24. BEBAN PEMASARAN
Rincian beban pemasaran adalah sebagai berikut:
2023 2022
Gaji dan tunjangan 203.674.481 336.325.406
Promosi dan Iklan 38.789.136 7.825.450
Perjalanan dinas 4.772.000 10.192.220
Entertainment 1.209.511 1.109.427
Lain-lain 457.162.741 218.278.661
Total 705.607.869 573.731.164
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Penyusutan 2.119.326.174 1.631.513.253
Gaji dan tunjangan 639.932.450 904.343.368
Sewa - 36.087.365
Listrik, telephone dan air 72.023.581 112.501.311
Perbaikan dan pemeliharaan 116.692.077 12.980.247
Jasa profesional 204.756.413 159.625.002
Perjalanan dinas 117.939.211 170.692.969
Jamuan dan sumbangan 5.171.500 1.517.008
Pajak 121.873.500 41.269.697
Umum dan administrasi lain 258.178.789 355.665.240
Total 3.655.893.695 3.426.195.460
- 28 -
Page 32
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Pendapatan lain-lain
Pendapatan bunga 56.153.719 11.822.810
Pendapatan lain-lain 25.479.274 183.041.960
Beban lain-lain
Beban bunga pinjaman (798.406.232) (880.675.846)
Beban administrasi bank (3.992.831) (4.060.386)
Beban lain-lain (28.601.298) (9.791.700)
Total (749.367.367) (699.663.162)
27. PERPAJAKAN
Pajak tangguhan
2023
Dibebankan ke
Dibebankan ke
Saldo awal penghasilan Saldo akhir
laporan laba rugi
komprehensif lain
Imbalan kerja (3.873.868) - - (3.873.868)
Penyisihan penurunan nilai 11.925.456 - - 11.925.456
Aset pajak tangguhan 8.051.588 - - 8.051.588
2022
Dibebankan ke
Dibebankan ke
Saldo awal penghasilan Saldo akhir
laporan laba rugi
komprehensif lain
Imbalan kerja 4.614.709 (9.042.554) 553.977 (3.873.868)
Penyisihan penurunan nilai - 11.925.456 - 11.925.456
Aset pajak tangguhan 4.614.709 2.882.902 553.977 8.051.588
28. LABA NETO PER SAHAM DASAR
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa
yang ditempatkan penuh, yang beredar selama tahun bersangkutan, sebagai berikut:
2023 2022
Laba neto tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik
Entitas Induk 871.219.281 339.714.610
Rata-rata tertimbang jumlah
saham biasa yang beredar 1.062.437.500 849.950.000
Laba per Saham Dasar 0,82 0,40
29. SIFAT, SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usaha normal, perusahaan melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan pihak-pihak berelasi,
berdasarkan persyaratan yang disetujui kedua belah pihak.
Sifat hubungan dan transaksi perusahaan dengan pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak Berelasi Hubungan Transaksi
Direksi dan Komisaris Pemegang Saham, Manajemen kunci Utang berelasi, Remunerasi
PT Idea Asia Investama Pemegang Saham Piutang berelasi, Utang berelasi
Utang berelasi
- 29 -
Page 33
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. SIFAT, SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi adalah:
a. Perusahaan melakukan pembayaran remunerasi kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dengan rincian
sebagai berikut:
2023 2022
Dewan Komisaris 120.000.000 120.000.000
Dewan Direksi 219.000.000 229.455.200
Total 339.000.000 349.455.200
b. Pada Tahun 2023 dan 2022 Grup memberikan pinjaman kepada PT Idea Asia Investama. Saldo yang timbul dari
transaksi ini disajikan sebagai akun “Piutang lain-lain – Pihak Berelasi” dalam laporan posisi keuangan (lihat Catatan 7).
c. Pada tahun 2023 dan 2022, PT Aidia Indonesia Propertindo, entitas anak mendapat pinjaman dari PT Idea Asia
Investama. Saldo yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai akun “Utang lain-lain – Pihak berelasi” dalam laporan
posisi keuangan (lihat Catatan 18).
Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi disajikan sebagai berikut:
a. Piutang lain-lain
2023 2022
Total Persentase Total Persentase
PT Idea Asia Investama 13.875.001 0,02% 589.564.845 0,73%
Total 13.875.001 0,02% 589.564.845 0,73%
*) persentase terhadap total aset
b. Utang berelasi
2023 2022
Total Persentase Total Persentase
PT Idea Asia Investama 831.002.913 4,58% 1.434.442.758 7,54%
Total 831.002.913 4,58% 1.434.442.758 7,54%
*) persentase terhadap total liabilities
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
a. Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Grup adalah risiko pasar (termasuk risiko suku
bunga dan risiko mata uang asing), risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Grup dijalankan secara berhati-
hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Grup.
Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan manajemen risiko Grup secara keseluruhan serta kebijakan pada
area tertentu seperti risiko mata uang asing, risiko suku bunga, risiko kredit, dan risiko likuiditas.
Risiko Pasar
a. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen
keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Grup yang terpengaruh risiko suku bunga
terutama terkait dengan utang bank dan utang pembiayaan.
Untuk meminimalkan risiko suku bunga, Grup mengelola beban bunga melalui kombinasi utang dengan suku bunga
tetap dan suku bunga variabel, dengan mengevaluasi kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen juga melakukan
penelaahan berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang menguntungkan
sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang.
- 30 -
Page 34
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN)
a. Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan (Lanjutan)
Risiko Pasar (Lanjutan)
a. Risiko Suku Bunga (Lanjutan)
Tabel berikut adalah nilai tercatat, berdasarkan jatuh temponya, atas liabilitas keuangan konsolidasian interim Grup
yang terkait risiko suku bunga:
2023
Suku bunga < 1 tahun 1 - 5 tahun Total
Utang bank 10,75% 5.182.781.293 10.285.714.278 15.468.495.571
Utang pembiayaan 8,53% 99.695.967 272.348.931 372.044.898
2022
Suku bunga < 1 tahun 1 - 5 tahun Total
Utang bank 10,75% 5.005.101.473 11.472.527.466 16.477.628.939
Utang pembiayaan 8,53% 31.849.249 393.595.649 425.444.898
b. Risiko Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar adalah risiko usaha dalam nilai instrumen keuangan akibat berfluktuasinya perubahan nilai tukar.
Grup dalam melakukan kegiatan usahanya sebagian besar mempergunakan mata uang Rupiah dalam hal transaksi
penjualan, pembelian bahan baku dan beban usaha. Transaksi usaha dalam mata uang asing hanya dilakukan untuk
hal-hal khusus, dan jika hal tersebut terjadi manajemen akan melakukan review berkala atas eksposur mata uang
asing tersebut.
Risiko Kredit
Risiko kredit timbul dari kemungkinan ketidakmampuan pelanggan untuk memenuhi kewajibannya sesuai dengan syarat
normal transaksi pada saat jatuh tempo pembayaran.
Risiko kredit timbul dari kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang usaha dan piutang lain-lain. Manajemen
menempatkan kas dan deposito berjangka hanya pada bank dan lembaga keuangan yang bereputasi baik dan
terpercaya. Untuk meminimalisasi risiko kredit atas piutang usaha yang berasal dari pendapatan program siswa,
manajemen mengenakan denda atas keterlambatan pembayaran. Untuk penyewaan gedung serbaguna, pelanggan
diminta membayar uang sewa di muka dan memberikan uang jaminan.
Untuk piutang kamar hotel, manajemen melakukan hubungan usaha dengan pihak agen perjalanan yang memiliki
Berdasarkan evaluasi tersebut pihak manajemen akan menentukan perkiraan jumlah yang tidak dapat ditagih atas piutang
tersebut serta menentukan pembentukan akun cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha tersebut.
Lihat Catatan 6 untuk informasi jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari) dihitung sejak tanggal faktur.
Kualitas kredit dari aset keuangan Grup berupa kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang usaha dan piutang lain-
lain adalah lancar, yang ditelaah dengan mengacu pada kredibilitas dan reputasi pihak rekanan serta informasi historis
mengenai penerimaan pembayaran.
Berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk komponen laporan posisi keuangan konsolidasian interim
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
2023 2022
Kas dan bank 2.145.843.451 1.327.689.887
Deposito berjangka 1.000.000.000 3.000.000.000
Piutang usaha 7.882.896.872 5.644.552.528
Piutang lain-lain 15.470.002 601.559.846
Total 11.044.210.325 10.573.802.261
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi
liabilitasnya.
- 31 -
Page 35
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN)
a. Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan (Lanjutan)
Risiko Likuiditas (Lanjutan)
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap
memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga
melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-
menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.
Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Grup yang diselesaikan secara neto yang dikelompokkan berdasarkan
periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan
arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan:
30 Juni 2023
< 1 tahun 1 - 5 tahun > 5 tahun Total
Liabilitas Keuangan Lainnya
Utang usaha 209.584.709 - - 209.584.709
Beban yang masih harus dibayar 92.198.102 - - 92.198.102
Utang lain-lain 1.904.657.180 - - 1.904.657.180
Total 2.206.439.991 - - 2.206.439.991
31 Desember 2022
< 1 tahun 1 - 5 tahun > 5 tahun Total
Liabilitas Keuangan Lainnya
Utang usaha 96.759.700 - - 96.759.700
Beban yang masih harus dibayar 273.554.557 - - 273.554.557
Utang lain-lain 1.486.654.304 - - 1.486.654.304
Total 1.856.968.561 - - 1.856.968.561
b. Estimasi Nilai Wajar
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset keuangan
Kas dan setara kas 2.145.843.451 2.145.843.451 1.327.689.887 1.327.689.887
Deposito berjangka 1.000.000.000 1.000.000.000 3.000.000.000 3.000.000.000
Piutang usaha 7.882.896.872 7.882.896.872 5.644.552.528 5.644.552.528
Piutang lain-lain 15.470.002 15.470.002 601.559.846 601.559.846
Total 11.044.210.325 11.044.210.325 10.573.802.261 10.573.802.261
Liabilitas keuangan
Utang usaha 209.584.709 209.584.709 96.759.700 96.759.700
Beban yang masih harus dibayar 92.198.102 92.198.102 273.554.557 273.554.557
Utang bank 15.468.495.571 15.468.495.571 16.477.628.939 16.477.628.939
Utang pembiayaan 372.044.898 372.044.898 425.444.898 425.444.898
Utang lain-lain 1.904.657.180 1.904.657.180 1.486.654.304 1.486.654.304
Total 17.837.395.751 17.837.395.751 18.663.282.698 18.663.282.698
Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak pendiskontoan yang
tidak signifikan.
c. Manajemen Permodalan
Tujuan Grup dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan Grup dalam mempertahankan
kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan imbal hasil bagi pemegang saham dan manfaat bagi
pemangku kepentingan lainnya dan untuk mengelola struktur modal yang optimal untuk meminimalisasi biaya modal yang
efektif.
Dalam rangka mengelola struktur modal, Grup mungkin menyesuaikan jumlah dividen, menerbitkan saham baru atau
menambah/mengurangi jumlah utang.
- 32 -
Page 36
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 INFORMASI SEGMEN
Informasi Segmen Operasi
Grup dikelola dan dikelompokkan dalam divisi usaha yang terdiri dari lembaga pendidikan, hotel dan operator hotel.
Informasi bentuk segmen operasi yang berupa segmen usaha Grup adalah sebagai berikut:
2023
Lembaga Hotel dan
Eliminasi Total
pendidikan Operator hotel
Pendapatan usaha 5.015.125.000 4.786.762.602 (750.200.000) 9.051.687.602
Beban pokok pendapatan 1.939.753.724 1.880.040.879 (750.200.000) 3.069.594.603
Laba kotor 3.075.371.276 2.906.721.723 - 5.982.092.999
Beban usaha 2.330.368.098 2.031.133.466 - 4.361.501.564
Laba usaha 745.003.178 875.588.257 - 1.620.591.435
Laba sebelum taksiran pajak 785.244.391 85.979.676 - 871.224.068
Beban pajak penghasilan - - - -
Laba tahun berjalan 785.244.391 85.979.676 - 871.224.068
Segmen operasi lainnya
2023
Lembaga Hotel dan
Eliminasi Total
pendidikan Operator hotel
Aset segmen 64.236.421.161 54.512.414.492 (38.644.139.354) 80.104.696.299
Liabilitas segmen 2.276.735.967 19.641.179.551 (3.774.698.554) 18.143.216.964
2022
Lembaga Hotel dan
Eliminasi Total
pendidikan Operator hotel
Pendapatan usaha 4.021.198.719 3.333.420.124 - 7.354.618.843
Beban pokok pendapatan 411.383.722 1.903.966.243 - 2.315.349.965
Laba kotor 3.609.814.997 1.429.453.881 - 5.039.268.878
Beban usaha 2.110.880.190 1.889.046.434 - 3.999.926.624
Laba usaha 1.498.934.807 (459.592.553) - 1.039.342.254
Laba sebelum taksiran pajak 1.549.783.093 (1.210.104.001) - 339.679.092
Beban pajak penghasilan - - - -
Laba tahun berjalan 1.549.783.093 (1.210.104.001) - 339.679.092
Segmen operasi lainnya
2022
Lembaga Hotel dan
Eliminasi Total
pendidikan Operator hotel
Aset segmen 65.512.754.629 55.014.749.717 (39.347.745.709) 81.179.758.637
Liabilitas segmen 687.317.127 20.229.494.452 (1.889.745.709) 19.027.065.870
32. TRANSAKSI NON KAS
Berikut ini transaski non kas yang signifikan:
2023 2022
Reklasifikasi aset tetap bangunan dari
uang muka kontraktor - 12.000.000.000
Reklasifikasi piutang lain-lain pihak ketiga dari
piutang usaha pihak ketiga - 400.000.000
- 33 -
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.