Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 35
Page 1
Nomor Surat 055/LAPD/VII/2023
Nama Emiten Leyand International Tbk
Kode Emiten LAPD
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT. Rusindo Perdagangan Tangerang 2003 Aktif 194.327.607.759 PENUH IDR 51.0
Eka Raya Besar
2 Sumatera Penyertaan Singapura 2006 Aktif 0 PENUH IDR 100.0
Energy Modal dan
Capital Pte, Investasi
Ltd
3 PT Asta Pembangkit Jakarta 2005 Aktif 35.070.421 PENUH IDR 60.0
Keramasan Listrik
Energi
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Leyand International Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Leyand International Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Leyand International Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas LAPD Entity code
Nomor identifikasi entitas AA363 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J4. Utilities Subsector
Industri J41. Electric Utilities Industry
Subindustri J411. Electric Utilities Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,026.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
28,436,330,393 36,553,333
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
23,750,000,000
penggunaannya lancar
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
11,821,650,690
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
10,286,479,189
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 22,006,785,656 Current inventories
Jumlah aset lancar 96,301,245,928 36,553,333 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi yang dicatat Investments accounted for
dengan menggunakan 995,000,000 using equity method
metode ekuitas
Aset pajak tangguhan 454,953,198 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
96,630,774,941 0
equipment
Aset tidak lancar Other non-current
27,977,500 27,977,500
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 98,108,705,639 27,977,500 Total non-current assets
Jumlah aset 194,409,951,567 64,530,833 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
12,595,647,991
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
41,479,237,671 9,025,040,411
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
3,026,719,102 497,590,000
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
19,856,043,998 3,801,773,998
berelasi related parties
Liabilitas keuangan Other current financial
122,763,313
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
1,112,933,888 1,633,933,887
pendek expenses
Utang pajak 358,507,509 30,689,500 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of secured loans
tempo dalam satu
Page 5
tahun atas 219,232,000
pinjaman
beragunan
Jumlah liabilitas Total current
78,771,085,472 14,989,027,796
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas keuangan Long-term derivative
derivatif jangka 922,569,031 financial liabilities
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
63,730,114,526
jangka panjang related parties
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 1,439,758,171 500,915,000 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
66,092,441,728 500,915,000
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 144,863,527,200 15,489,942,796 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 396,635,013,900 396,635,013,900 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
32,548,364,560 32,548,364,560
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 1,044,170,005 995,282,505 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 444,117,050,204 ) ( 445,604,072,928 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
( 13,889,501,739 ) ( 15,425,411,963 )
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
63,435,926,106
non-pengendali
Jumlah ekuitas 49,546,424,367 ( 15,425,411,963 ) Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
194,409,951,567 64,530,833
ekuitas
Page 6
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
0
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
(0)
pendapatan
Jumlah laba bruto 0 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 845,627,739 ) ( 1,089,748,250 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 349,536 ) ( 1,396,320,659 ) Interest and finance costs
Beban lainnya ( 6,205,532,024 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya 2,333,000,000 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
1,487,022,725 ( 8,691,600,933 )
pajak penghasilan
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
1,487,022,725 ( 8,691,600,933 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 1,487,022,725 ( 8,691,600,933 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 48,887,500 142,373,000 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 48,887,500 142,373,000 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 48,887,500 142,373,000 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 1,535,910,225 ( 8,549,227,933 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
1,487,022,725 ( 8,691,600,933 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 1,535,910,225 ( 8,549,227,933 ) attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.37 ( 2.19 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 7
Page 8
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
396,635,013,900 32,548,364,560 995,282,505 ( 445,604,072,929 ) ( 15,425,411,964 ) ( 15,425,411,964 )
period
Posisi ekuitas, awal periode 396,635,013,900 32,548,364,560 995,282,505 ( 445,604,072,929 ) ( 15,425,411,964 ) ( 15,425,411,964 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 1,487,022,725 1,487,022,725 1,487,022,725 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 48,887,500 48,887,500 48,887,500 Other comprehensive income
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to
63,435,926,106 63,435,926,106
akuisisi entitas anak acquisition of subsidiaries
Posisi ekuitas, akhir periode 396,635,013,900 32,548,364,560 1,044,170,005 ( 444,117,050,204 ) ( 13,889,501,739 ) 63,435,926,106 49,546,424,367 Equity position, end of the period
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Equity
earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
396,635,013,900 32,548,364,560 897,507,505 ( 678,718,003,610 ) ( 248,637,117,645 ) ( 248,637,117,645 )
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 396,635,013,900 32,548,364,560 897,507,505 ( 678,718,003,610 ) ( 248,637,117,645 ) ( 248,637,117,645 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 8,691,600,933 ) ( 8,691,600,933 ) ( 8,691,600,933 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 142,373,000 0 142,373,000 142,373,000 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 396,635,013,900 32,548,364,560 1,039,880,505 ( 687,409,604,543 ) ( 257,186,345,578 ) ( 257,186,345,578 ) Equity position, end of the period
Page 10
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
0
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
1,646,488
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 444,096,733 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 290,394,750 ) ( 508,925,000 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 1,077,461,245 ) ( 46,126,648 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 1,366,209,507 ) ( 999,148,381 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
(0)
aktivitas operasi activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 1,366,209,507 ) ( 999,148,381 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 18,059,530 )
aset tetap property and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 18,059,530 ) 0
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank (0) Payments of bank loans
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
991,200,000
borrowings
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
59,386,070,000
berelasi parties
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from sales of
kepentingan di entitas anak interests in subsidiaries
( 58,000,000,000 )
tanpa hilangnya pengendalian without loss of control from
dari kegiatan pendanaan financing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
1,386,070,000 991,200,000
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
1,800,963 ( 7,948,381 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
36,553,333 49,962,239
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
38,354,296 42,013,858
akhir periode cash flows, end of the period
Page 11
Page 12
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian interim Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan statements
atas laporan keuangan yang relevan. Laporan arus kas konsolidasian interim disajikan dengan metode
langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan
keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka
dalam laporan keuangan konsolidasian ini disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian interim menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang Principles of consolidation
dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas investee;
eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan kemampuan
untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor.
Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
disebutkan di atas. Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia
memiliki kekuasaan atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan
praktis untuk mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh
fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk
memberikan Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif
terhadap ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang
dimiliki oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang relevan
pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS sebelumnya.
Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara khusus,
pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk dalam
laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal diperolehnya
pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk mengendalikan entitas
anak. Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali meskipun hal
tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan,
penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansi yang
digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh Grup. Seluruh aset dan liabilitas
dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan dengan transaksi dalam
kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian. Kepentingan nonpengendali pada
entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam ekuitas. Kepentingan non-pengendali
pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan
non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan
pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat
Page 13
kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan pada pengakuan awal ditambah bagian
kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya dalam ekuitas. Seluruh laba rugi
komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali bahkan jika hal ini mengakibatkan
kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit. Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Nilai tercatat kepentingan Grup dan kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan
perubahan bagian kepemilikannya atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan
nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara
langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik entitas induk. Ketika konsolidasian kehilangan
pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi dan dihitung
sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang diterima dan nilai wajar sisa
kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya dari aset (termasuk goodwill), dan
liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan nonpengendali. Seluruh jumlah yang diakui
sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas anak yang dicatat
seolah-olah Grup telah melepaskan secara langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu
direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan /
diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku). Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak
terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan
awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK 55, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran
atau, ketika berlaku, biaya perolehan pada saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi
atau ventura bersama.
Kas dan setara kas Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Deposito Berjangka pada Bank CIMB Niaga Cash and cash equivalents
digunakan sebagai jaminan utang bank (Catatan 16). Pada tahun 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, Deposito Berjangka pada Bank Danamon digunakan sebagai jaminan utang bank (Catatan 16).
Deposito Berjangka tersebut akan diperbarui secara otomatis dengan perjanjian sebagai berikut: a)
Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor Pelanggan 11280000133915
tanggal 28 Juni 2022 ? No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000001 ? Nominal : Rp
813.952.293,20 ? Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 28 Desember 2022 ? 28 Maret 2023
? Suku Bunga : 4,19% b) Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor
Pelanggan 11280000133915 tanggal 28 Juni 2022 ? No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No.
5600719733000002 ? Nominal : Rp 4.069.761.465,96 ? Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai
tanggal 28 Desember 2022 ? 28 Maret 2023 ? Suku Bunga : 4,19% c) Berdasarkan Pemberitahuan
Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor Pelanggan 11280000133915 tanggal 28 Juni 2022 ? No.
Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000003 ? Nominal : Rp 813.952.293,20 ? Jangka
Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 28 Desember 2022 ? 28 Maret 2023 ? Suku Bunga : 4,18% d)
Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor Pelanggan 11280000133915
tanggal 28 Juni 2022 ? No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5001678206000001 ? Nominal : Rp
5.827.879.126,57 ? Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 26 November 2022 ? 26 Februari
2023 ? Suku Bunga : 4% e) Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor
Pelanggan 11280000133915 tanggal 28 Juni 2022 ? No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA
No.5001678206000002 ? Nominal : Rp 4.927.206.579,94 ? Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai
tanggal 26 Desember 2022 ? 27 Desember 2023 ? Suku Bunga : 4% f) Berdasarkan Pemberitahuan
Pembuatan Deposito Berjangka tanggal 28 September 2022 ? No. Deposito Berjangka : DANAMON
003650526811 ? Nominal : Rp 1.500.000.000 ? Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 28
September 2022 ? 28 September 2023 ? Suku Bunga : 2,5% g) Berdasarkan Pemberitahuan
Perpanjangan Deposito Berjangka tanggal 11 April 2022 ? No. Deposito Berjangka : OCBC NISP
130820076680 ? Nominal : Rp 1.500.000.000 ? Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 11
Page 14
April 2022 ? 11 April 2023 ? Suku Bunga : 3,10% h) Berdasarkan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 15
November 2022 ? No. Deposito Berjangka : Pan Indonesia 0327012 ? Nominal : 6.000.000.000 ?
Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 15 November 2022 ? 15 Februari 2023 ? Suku Bunga :
3,75%
Piutang usaha dan piutang lain-lain Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Perusahaan menggunakan model kerugian kredit Trade and other receivables
ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang
tersebut. Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen
memutuskan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak
terdapat perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih. Pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 piutang dagang dengan produk dari PT Uni-Charm
Indonesia senilai Rp 25.000.000.000 digunakan sebagai jaminan utang bank (Catatan 16).Piutang
karyawan merupakan pinjaman karyawan Perusahaan yang dilakukan tanpa bunga dan berjangka
waktu kurang dari 12 bulan. Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang
kepada distributor Perusahaan atas program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus
atas pencapaian yang diperoleh dari Perusahaan. Piutang Principle Market Return Voucher (MRV)
merupakan piutang atas pengembalian barang oleh Perusahaan kepada pemasok.
Persediaan Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir periode, manajemen Inventories
Perusahaan berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai dan persediaan usang
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Seluruh persediaan merupakan persediaan yang
dimiliki oleh Perusahaan dan tidak terdapat persediaan yang dikonsinyasikan kepada pihak lain. Pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 seluruh persediaan Perusahaan tidak diasuransikan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 persediaan diikat dengan Fidusia digunakan
sebagai jaminan utang bank (Catatan 16). Persediaan lain-lain tersebut adalah barang konsumsi
pendamping yang merupakan barang pokok yang terdiri dari kebutuhan dapur, bumbu masak dan
amunitis.
Aset tetap Perusahaan memiliki aset tanah pada 30 Juni 2023 dengan rincian sebagai berikut: ? Berdasarkan Fixed assets
Akta Jual Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Persil 25.D.46,
Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 3.244 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Persil 25.D.46, Blok: 004,
Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan
Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 2.770 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli No.
82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Komplek Pergudangan Industri
Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 1.390 M2. ?
Berdasarkan Akta Jual Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
dengan luas 195 M2. Berdasarkan Akta Jual Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang
tanah yang terletak di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal,
Kec Legok,Tangerang dengan luas 601 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni
2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 363 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Kampung Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.011 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Kampung Bojong Kamal,
Page 15
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.366 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Kampung Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.965 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Kampung Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.220 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Jalan Raya Imam Bonjol No.
228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli No. 91/2022
tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong
Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 M2. Berdasarkan Surat Keterangan (Cover Note) yang
dibuat oleh Notaris Ari Indriyani SP., S.H., M.Kn., tanggal 6 April 2023 dengan rincian: ? Surat
Keterangan (Cover Note) No. 7/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 80/2022. ? Surat Keterangan
(Cover Note) No. 8/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 81/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note)
No. 9/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 87/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
10/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 89/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
11/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 90/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
12/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 88/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
13/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 86/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
14/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 91/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
15/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 82/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
16/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 83/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
17/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 84/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
18/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 85/2022. Bahwa sampai dengan diterbitkannya laporan
keuangan ini, Sertifikat Hak Guna Bangunan atas bidang tanah dan bangunan berdasarkan Akta Jual
Beli di atas masih dalam proses pendaftaran pada Kantor Pertanahan Wilayah Kabupaten Tangerang
dan sedang dalam pengajuan Izin Lokasi (IL) dan Pertimbangan Teknis (PERTEK).
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk Impairment of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu
aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset. Estimasi
jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai.
Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan
tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan
risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. Jika jumlah
terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset
(unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai diakui
langsung ke laba rugi. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam
Catatan 2e.
Pengakuan pendapatan dan beban Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan melakukan penerapan PSAK 72 yang mensyaratkan Revenue and expense recognition
pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: a. Identifikasi kontrak
dengan pelanggan. b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan
merupakan janjijanji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
berbeda ke pelanggan. c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan
yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang
bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
Page 16
dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat
diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin. e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi
dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki
kendali atas barang atau jasa tersebut). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau b. Suatu periode
waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang
dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan
jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pembayaran
harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui
ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan
tangguhan?. Pendapatan Bunga Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan
acuan jumlah pokok terutang dan tingkat bunga yang berlaku. Biaya dan Beban Beban diakui pada
saat terjadinya (accrual basis).
Penjabaran mata uang asing Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim setiap Grup, transaksi dalam mata uang Foreign currency translation
asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal
transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan kembali
pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non moneter yang diukur pada nilai wajar
dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai wajar
ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak dijabarkan
kembali. Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian interim pada periode saat
terjadinya. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 kurs yang digunakan adalah kurs
tengah dari Bank Indonesia sebagai berikut: 30 Juni 2023 31 Desember 2022 Dolar Amerika Serikat
(USD) 15.026 15.731
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor): a. Orang Transactions with related parties
atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i.
Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; ii. Memiliki pengaruh signifikan
atas entitas pelapor; atau iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk
dari entitas pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal
berikut: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain). ii. Satu entitas
adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. iv. Satu
entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
entitas ketiga. v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor. vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a). vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). viii. Entitas, atau anggota dari
kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil
manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. Transaksi
Page 17
signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan
yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian
interim.
Provisi Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai Provisions
akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan
estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Jumlah yang diakui sebagai provisi
adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada
akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi
kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas. Ketika beberapa
atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak
ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan
jumlah piutang dapat diukur secara andal.
Imbalan kerja karyawan Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto, Employee benefits
kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian. Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak
mewakili perubahan yang sebenarnya dalam kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa
perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu sama lain karena beberapa dari asumsi dapat
berkorelasi. Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan
analisis sensitivitas dari tahun sebelumnya.
Laba per saham Berdasarkan PSAK 56, ?Laba per Saham?, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba Earnings per share
bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari saham
yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham biasa yang
dibeli Kembali. Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada
pemilik entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.
Kombinasi bisnis Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu Business combination
kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada
pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup
dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui di dalam
laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya. Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh
dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang
diukur sesuai dengan standar yang relevan. Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan
dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai
wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada
pihak diakuisisi (jika ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang
diambilalih pada tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi
yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang
dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada
tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak
diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan diskon.
Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak atas
bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik pada nilai
wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas aset neto
teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar transaksi.
Kepentingan nonpengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada dasar
Page 18
pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain. Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup
dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan
kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar
pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi
bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai
penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait
terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi
tambahan yang diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal
akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya dalam
nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode
pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut diklasifikasikan. Imbalan kontinjen
yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada tanggal sesudah tanggal pelaporan
dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai
aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai dengan standar akuntansi yang relevan
dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam laba rugi kosolidasian atau dalam
pendapatan komprehensif lain (OCI). Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap,
kepemilikan terdahulu Grup atas pihak terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi
dan keuntungan atau kerugian nya, jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari
kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif
lain direklasifikasi ke laba rugi dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya
dilepas/dijual. Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan
saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang
diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.
Penentuan nilai wajar Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar biaya Determination of fair value
perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya karena jatuh
tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim setiap Grup, transaksi dalam mata uang Foreign currency transactions and balances
asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal
transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan kembali
pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non moneter yang diukur pada nilai wajar
dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai wajar
ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak dijabarkan
kembali. Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian interim pada periode saat
terjadinya.
Instrumen keuangan a. Manajemen Risiko Modal Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan Financial instruments
mampu untuk melanjutkan kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang
saham melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan bank
(Catatan 4) dan ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan
komprehensif lain, saldo laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 12). b. Tujuan dan Kebijakan
Manajemen Risiko Keuangan Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk
Page 19
memastikan bahwa sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan
bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi
dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi. i. Manajemen Risiko Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata uang
asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang mempengaruhi
pendapatan dan beban Grup. Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara
penyeimbangan arus kas dari aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.
Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
pembukuannya. ii. Manajemen Risiko Kredit Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam
memenuhi kewajiban kontraktualnya yang mengakibatkan kerugian bagi Grup. Risiko kredit Grup
terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha lain-lain. Grup menempatkan
saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang layak serta terpercaya. Grup memiliki
kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan meminimalkan
kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup memiliki kebijakan untuk
memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki sejarah dan reputasi kredit yang
baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus menerus untuk mengurangi eksposur risiko
kredit. Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit. iii. Manajemen Risiko Likuiditas
Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen likuiditas
dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola risiko likuiditas
dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus memonitor perkiraan
dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan. Tabel Risiko
Likuiditas dan Suku Bunga Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan
nonderivatif dengan periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus
kas yang didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat
diminta untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
akan diminta untuk membayar.
Utang pembiayaan konsumen Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai Consumer financing liabilities
berikut: Pembelian kendaraan bermotor kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 3,59%
(flat) dan jangka waktu 24 bulan. Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin M087148
kepada PT Astra Sedaya Finance dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu 23 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin M087082 kepada PT Astra Sedaya Finance
dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu 23 bulan. Pembelian kendaraan bermotor dengan
nomor mesin MF3PE812TNJ040236 kepada Cimb Niaga Finance dengan suku bunga 6,90% dan
jangka waktu 24 bulan. Pembelian kendaraan bermotor dengan merk ISUZU/ELF/NLR 55 TLX 4B
LIGHT TRUCK kepada PT Astra Sedaya Finance dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu
23 bulan.
Page 20
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, and Property, plant, and
equipment, beginning period equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 71,914,730,000 71,914,730,000 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
817,505,000 24,215,608,000 25,033,113,000
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
152,233,200 1,411,167,754 1,563,400,954
langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
7,126,829,834 7,126,829,834
langsung
Dimiliki langsung 969,738,200 104,668,335,588 105,638,073,788 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 1,786,686,895 1,786,686,895 Building, right of use assets
Aset hak guna 1,786,686,895 1,786,686,895 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
969,738,200 106,455,022,483 107,424,760,683
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, accumulated
817,505,000 1,548,060,100 2,365,565,100
dimiliki langsung improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
152,233,200 1,333,386,969 1,485,620,169
langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
6,063,960,060 6,063,960,060
langsung
Dimiliki langsung 969,738,200 8,945,407,129 9,915,145,329 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 878,840,413 878,840,413 Building, right of use assets
Aset hak guna 878,840,413 878,840,413 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
969,738,200 9,824,247,542 10,793,985,742
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
0 96,630,774,941
equipment
Page 21
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Entitas anak baru aset
Aset tetap, awal periode Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and New subsidiaries in property, Property, plant, and
equipment, beginning period plant, and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
817,505,000 817,505,000
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
152,233,200 152,233,200
langsung directly owned
Dimiliki langsung 969,738,200 969,738,200 Directly owned
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
969,738,200 969,738,200
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, accumulated
817,505,000 817,505,000
dimiliki langsung improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
152,233,200 152,233,200
langsung directly owned
Dimiliki langsung 969,738,200 969,738,200 Directly owned
Aset hak guna 0 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
969,738,200 969,738,200
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
0 0
equipment
Page 22
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Perusahaan memiliki aset tanah pada 30 Juni 2023 dengan rincian sebagai berikut: ? Berdasarkan Disclosure of notes for property, plant and
Akta Jual Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Persil 25.D.46, equipment
Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 3.244 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Persil 25.D.46, Blok: 004,
Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan
Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 2.770 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli No.
82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Komplek Pergudangan Industri
Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 1.390 M2. ?
Berdasarkan Akta Jual Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
dengan luas 195 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang
tanah yang terletak di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal,
Kec Legok,Tangerang dengan luas 601 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni
2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 363 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Kampung Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.011 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Kampung Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.366 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Kampung Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.965 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Kampung Bojong Kamal,
Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.220 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli
No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Jalan Raya Imam Bonjol No.
228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 M2. ? Berdasarkan Akta Jual Beli No. 91/2022
tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong
Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 M2. Berdasarkan Surat Keterangan (Cover Note) yang
dibuat oleh Notaris Ari Indriyani SP., S.H., M.Kn., tanggal 6 April 2023 dengan rincian: ? Surat
Keterangan (Cover Note) No. 7/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 80/2022. ? Surat Keterangan
(Cover Note) No. 8/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 81/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note)
No. 9/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 87/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
10/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 89/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
11/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 90/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
12/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 88/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
13/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 86/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
14/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 91/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
15/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 82/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
16/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 83/2022 ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
17/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 84/2022. ? Surat Keterangan (Cover Note) No.
Page 23
18/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 85/2022. Bahwa sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan ini, Sertifikat Hak Guna Bangunan atas bidang tanah dan bangunan berdasarkan Akta Jual Beli di atas masih dalam proses pendaftaran pada Kantor Pertanahan Wilayah Kabupaten Tangerang dan sedang dalam pengajuan Izin Lokasi (IL) dan Pertimbangan Teknis (PERTEK).
Page 24
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 22,006,785,656 Finished goods
Persediaan, kotor 22,006,785,656 Inventories, gross
Persediaan 22,006,785,656 Inventories
Persediaan lancar 22,006,785,656 Current inventories
Page 25
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir periode, manajemen Disclosure of notes for inventories
Perusahaan berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai dan persediaan usang
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Seluruh persediaan merupakan persediaan yang
dimiliki oleh Perusahaan dan tidak terdapat persediaan yang dikonsinyasikan kepada pihak lain. Pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 seluruh persediaan Perusahaan tidak diasuransikan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 persediaan diikat dengan Fidusia digunakan
sebagai jaminan utang bank (Catatan 16). Persediaan lain-lain tersebut adalah barang konsumsi
pendamping yang merupakan barang pokok yang terdiri dari kebutuhan dapur, bumbu masak dan
amunitis.
Page 26
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Infrastructure Industry
Page 27
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 28
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 29
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 30
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Page 31
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam
pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Danamon Indonesia IDR 738,912,546 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 738,912,546 Currency Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 11,856,735,445 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 11,856,735,445 Currency
Page 32
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka 1) Bank CIMB Niaga a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 157/OL/SME-CAS/XII/2019 Tanggal 20 Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Desember 2019 Perihal Persetujuan Pemberian Fasilitas Kartu Kredit ? Plafon : Rp 8.000.000.000 ?
Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus e-Chain ? Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai
tanggal 26-12-2022 s/d 26-12-2023 ? Suku Bunga : 9.75 % p.a b. Berdasarkan Perjanjian Kredit
Nomor 157/OL/SME-CAS/XII/2019 Tanggal 20 Desember 2019 Perihal Persetujuan Pemberian
Fasilitas Kartu Kredit ? Plafon : Rp 13.000.000.000 ? Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus
? Jangka Waktu : 12 bulan terhitung dari tanggal pembukuan ? Suku Bunga : Rate TD + 0,75% p.a ?
Jaminan a) Sertifikat Fiducia atas Tagihan Piutang Dagang produk dari PT Uni-Charm Indonesia atas
nama Rusindo Eka Raya dengan nilai pengikatan sebesar Rp 5.000.000.000. b) Sertifikat Fiducia atas
Tagihan Piutang Dagang dari produk PT Uni-Charm Indonesia atas nama Rusindo Eka Raya dengan
nilai pengikatan sebesar Rp 5.000.000.000. c) Piutang Dagang (Tagihan) yang diikat dengan Fidusia
sebesar Rp 8.000.000.000 d) Piutang Dagang (Tagihan) yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp
7.000.000.000 e) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 800.000.000 f) Cash Collateral berupa
Deposito sebesar Rp 800.000.000 g) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 4.000.000.000 h)
Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 5.000.000.000 i) Cash Collateral berupa Deposito
sebesar Rp 4.500.000.000 j) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000
k) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 2.000.000.000 l) Persediaan Barang
yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000 m) Persediaan Barang yang diikat dengan
Fidusia sebesar Rp 6.500.000.000 n) Deposito sebesar Rp 10.000.000.000 Perusahaan tidak
diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu
dari Bank: a) Perusahaan dilarang menyewakan Agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan
tertulis dari Bank CIMB Niaga. b) Dilarang merubah nilai saham perseroan, susunan
pengurus/pemegang saham/ komisaris/direksi dan sifat perusahaan tanpa persetujuan bank CIMB
Niaga. c) Tanpa persetujuan tertulis dari Bank CIMB Niaga, Perusahaan tidak diperkenankan
mengubah status kelembagaan dan melakukan penurunan modal. c. Berdasarkan Perjanjian Kredit
Nomor 0466/GMA/JKT/07 Tanggal 26 Desember 2007 dengan perubahan ke 21 dan pernyataan
kembali serta telah disetujui tanggal 21 November 2022. ? Plafon : Rp 8.000.000.000 ? Jenis Kredit :
Pinjaman Rekening Koran Khusus E-Chain ? Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal
26-12-2022 s/d 26-12-2023 ? Suku Bunga : Efektif 9,75% per tahun Dan penambahan fasilitas berupa:
? Plafon : Rp 13.000.000.000 ? Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran ? Jangka Waktu : 12 bulan
dari tanggal pembukuan ? Suku Bunga : Rate TD + 0,75% Agunan yang akan diserahkan: ? Piutang
dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000 ? Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000 ? Piutang
dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 8.000.000.000 ? Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya
senilai Rp 7.000.000.000 ? Perjanjian penanggunan perorangan (Rustono Fulia) sebesar Rp
31.000.000.000 ? Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000 ? Cash
Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000 ? Cash Collateral berupa
deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.000.000.000 ? Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB
Niaga sebesar Rp 5.000.000.000 ? Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp
4.500.000.000 ? Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000 ? Persediaan barang fidusia
sebesar Rp 2.000.000.000 ? Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000 ? Persediaan
Page 33
barang fidusia sebesar Rp 6.500.000.000 ? Cash Collateral Bank Garansi sebesar Rp 10.000.000.000 Atas Perjanjian Kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut: a) Dilakukan Merchandise Inspection setiap 3 (tiga) bulan. b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir periode laporan. c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan invetory kuartalan, maksimal 90 hari setelah akhir kuartal. d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari Kreditur. e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-Ke-Chain g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada melalui Surat Pernyataan dan Kuasa e-Chain sesuai format yang ditetap oleh Kreditur h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk Principal dengan pembiayaan dari fasilitas PRK. j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari kreditur k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu berdasarkan pertimbangan dan kebijakan kreditur l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan pertimbangan dan kebijakan kreditur m) Dalam hal Debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran Fasilitas Kredit sebelum jatuh tempo Fasilitas Kredit, maka Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kreditur. n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan yang telah diterima oleh Kreditur baik dari Debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta tanah, Developer atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang lunas. Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank: a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik Debitur baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak; b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan Debitur kepada pihak lain; c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban Debitur membayar kepada pihak lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha Debitur sehari hari yang tidak mempengaruhi kemampuan Debitur untuk melaksanakan Perjanjian Kredit. d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Debitur; e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak yang setara lainnya; f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya; g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan. h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari Kreditur apabila: ? Merubah nilai saham perseroan; ? Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi; ? Menjaminkan kepada pihak ketiga; ? Merubah sifat usaha Perusahaan. i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke Principal melalui rekening RPKK e Chain Kreditur. j. Debitur dilarang menyewakan Agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari Kreditur. Perusahaan telah mengajukan permohonan kepada Bank CIMB Niaga untuk melakukan perubahan susunan pemegang saham debitur dan perubahan susunan direksi dan susunan dewan komisaris di dalam Surat Permohonan Perubahan Pembatasan, sehubungan dengan PT Rusco Logistic Internasional dan PT Indoraya Tunggal Pratama sebagai pemegang saham, serta rencana masuknya PT Leyand International Tbk menjadi pemegang saham mayoritas debitur. 2) Bank Danamon Indonesia a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 118 tanggal 30 September 2022 Perihal Pemberian Gadai Deposito sebagai Agunan Kredit. ? Plafon : Rp 5.000.000.000 ? Jenis Kredit : Rekening Koran Passive ? Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 30-09-2022 s/d 30-09-23 ? Suku Bunga : 7,50% ? Jaminan: a) TD same currency ARO P + I atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000 b) Fidusia atas Persediaan atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000 c) Fidusia atas Piutang atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000 ? Ketentuan Tambahan: a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada
Page 34
Bank b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan labarugi, segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal laporan. d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang berwenang dari debitur.
Page 35
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.