Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 49
Page 1
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TANGGAL 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) d1/July 28, 2023 paraf:
Page 2
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim 5
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 6
Page 3
Page 4
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 31 Juni 2023 31 Desember 2022*)
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 4 28.436.330.393 36.553.333
Kas yang Dibatasi Penggunaannya 5 23.750.000.000 -
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 6 11.821.650.691 -
Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga 7 10.286.479.189 -
Persediaan 8 22.006.785.656 -
Jumlah Aset Lancar 96.301.245.928 36.553.333
ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap
(Setelah dikurangi akumulasi penyusutan
sebesar Rp 9.915.145.328 dan Rp 969.738.200
masing-masing per 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022) 9 95.722.928.459 -
Aset Hak-Guna
(Setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar Rp 878.840.413
pada tanggal 30 Juni 2023) 10 907.846.482 -
Investasi pada Obligasi 11 995.000.000 -
Uang Jaminan 12 27.977.500 27.977.500
Aset Pajak Tangguhan 18c 454.953.198 -
Jumlah Aset Tidak Lancar 98.108.705.639 27.977.500
JUMLAH ASET 194.409.951.567 64.530.833
*) Tidak
Disajikan
Konsolidasi
Kembali - Catatan 30
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -1-
Page 5
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 31 Juni 2023 31 Desember 2022*)
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 13 41.479.237.672 9.025.040.411
Utang Lain-lain
Pihak Berelasi 14 19.856.043.998 3.801.773.998
Pihak Ketiga 14 3.026.719.102 497.590.000
Beban Akrual 15 1.112.933.888 1.633.933.887
Utang Bank 16 12.595.647.991 -
Utang Pajak 18a 358.507.509 30.689.500
Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada
Pihak Berelasi 122.763.313 -
Bagian Lancar Pinjaman Jangka Panjang
Utang Pembelian Aset Tetap 17 219.232.000 -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 78.771.085.473 14.989.027.796
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 14 63.730.114.526 -
Liabilitas Sewa Jangka Panjang kepada
Pihak Berelasi 922.569.031 -
Liabilitas Imbalan Pascakerja 19 1.439.758.171 500.915.000
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 66.092.441.728 500.915.000
JUMLAH LIABILITAS 144.863.527.201 15.489.942.796
EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp100 per saham
Modal Dasar 15.000.000.000 saham,
Ditempatkan dan Disetor
3.966.350.139 saham 20 396.635.013.900 396.635.013.900
Tambahan Modal Disetor 21 32.548.364.560 32.548.364.560
Penghasilan Komprehensif Lain 25 1.044.170.005 995.282.505
Akumulasi Rugi (444.117.050.204) (445.604.072.928)
Ekuitas Yang dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk (13.889.501.739) (15.425.411.963)
Kepentingan-Non Pengendali 22 63.435.926.106 -
JUMLAH EKUITAS 49.546.424.367 (15.425.411.963)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 194.409.951.567 64.530.834
*) Tidak
Disajikan
Konsolidasi
Kembali - Catatan 30
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -2-
Page 6
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023*) 2022*)
Catatan (6 Bulan) (6 Bulan)
PENJUALAN 23 - -
BEBAN POKOK PENJUALAN 24 - -
LABA BRUTO - -
Beban Umum dan Administrasi 27 (845.627.739) (1.089.748.250)
Pendapatan (Beban) Lain-lain 28 2.333.000.000 (6.205.532.024)
Beban Bunga dan Keuangan 29 (349.536) (1.396.320.659)
Sub Jumlah 1.487.022.725 (8.691.600.933)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
PENGHASILAN 1.487.022.725 (8.691.600.933)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Beban Pajak Penghasilan 18b - -
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 1.487.022.725 (8.691.600.933)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 25 48.887.500 142.373.000
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 1.535.910.225 (8.549.227.933)
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN
BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 1.487.022.725 (8.691.600.933)
JUMLAH 1.487.022.725 (8.691.600.933)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 1.535.910.225 (8.549.227.933)
JUMLAH 1.535.910.225 (8.549.227.933)
LABA (RUGI) PER SAHAM 26 0,37 (2,19)
*) Tidak Konsolidasi (Catatan 1.C)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -3-
Page 7
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Defisiensi Modal yang
Pengukuran Akumulasi Rugi Dapat Diatribusikan
Tambahan Kembali Tidak Ditentukan kepada Pemilik Kepentingan Jumlah
Catatan Modal Saham Modal Disetor Imbalan Pasti Penggunaannya Entitas Induk Nonpengendali Ekuitas
Saldo per 1 Januari 2022 396.635.013.900 32.548.364.560 897.507.505 (678.718.003.610) (248.637.117.645) - (248.637.117.645)
Rugi Bersih Tahun Berjalan - - - (8.691.600.933) (8.691.600.933) - (8.691.600.933)
Penghasilan Komprehensif Lain - - 142.373.000 - 142.373.000 - 142.373.000
Saldo per 30 Juni 2022*) 396.635.013.900 32.548.364.560 1.039.880.505 (687.409.604.543) (257.186.345.579) - (257.186.345.579)
Saldo per 1 Januari 2022 396.635.013.900 32.548.364.560 897.507.505 (678.718.003.610) (248.637.117.645) - (248.637.117.645)
Laba Bersih Tahun Berjalan - - - 233.113.930.682 233.113.930.682 - 233.113.930.682
Penghasilan Komprehensif Lain - - 97.775.000 - 97.775.000 - 97.775.000
Saldo per 31 Desember 2022*) 396.635.013.900 32.548.364.560 995.282.505 (445.604.072.928) (15.425.411.963) - (15.425.411.963)
Kepentingan Nonpengendali
dari Investasi pada Entitas Anak 22 - - - - - 63.435.926.106 63.435.926.106
Laba Bersih Tahun Berjalan - - - 1.487.022.725 1.487.022.725 - 1.487.022.725
Penghasilan Komprehensif Lain - - 48.887.500 - 48.887.500 - 48.887.500
Saldo per 30 Juni 2023 396.635.013.900 32.548.364.560 1.044.170.005 (444.117.050.203) (13.889.501.738) 63.435.926.106 49.546.424.366
*) Tidak Konsolidasi
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2012 -4-
Page 8
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023*) 2022*)
(6 Bulan) (6 Bulan)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pembayaran Kepada
Pemasok - (444.096.733)
Karyawan (290.394.750) (508.925.000)
Operasional Lainnya (1.077.461.245) (46.126.648)
Penerimaan Bunga 1.646.488 -
Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Operasi (1.366.209.507) (999.148.381)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap (18.059.530) -
Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi (18.059.530) -
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan Utang Lain-lain
kepada Pihak Berelasi 59.386.070.000 -
Investasi pada entitas anak (58.000.000.000) -
Penerimaan Pinjaman dari Pihak Ketiga - 991.200.000
Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 1.386.070.000 991.200.000
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 1.800.963 (7.948.381)
KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN 36.553.333 49.962.237
KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN 38.354.296 42.013.858
*) Tidak Konsolidasi
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan
201- 5 -
Page 9
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”), semula bernama PT Lapindo International Tbk,
didirikan berdasarkan Akta No. 52, tanggal 7 Juni 1990 yang dibuat dihadapan Oriana Roosdilan,
S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6175.HT.01.01.TH.95 tanggal 17 Mei 1995.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
No. 5 tanggal 6 Juni 2023 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai susunan dewan
direksi dan komisaris, ruang lingkup kegiatan Perusahaan, persetujuan rencana Perusahaan untuk
mendapatkan pinjaman dari Pemegang Saham dan pengambilalihan saham RER serta perubahan
Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Akta perubahan ini telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0111782.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 16 Juni
2023.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara
lain meliputi bidang aktivitas keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus
pada aktivitas Perusahaan Holding dan aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya.
Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor beralamat di Panin Tower Lantai 11 Jl. Asia
Afrika Lot 19, Senayan, Jakarta Pusat.
Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing adalah
39 dan 6 karyawan (tidak diaudit).
1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi
Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rustono Fulia Bobby Alianto
Komisaris : Bobby Alianto -
Komisaris Independen : Frans Saul Noija Ferry Hadi Saputra
Dewan Direksi
Direktur Utama : Bambang Rahardja Burhan Risming Andyanto
Direktur : Yehezkiel Fulia Djoko Purwanto
Direktur Independen : - Toto Iriyanto
Komite Audit
Ketua : Frans Saul Noija Ferry Hadi Saputra
Anggota : Elisabet Yunia Astriani Wisnu Widodo
Anggota : Chintya Rusli Mumajad
Perusahaan mengangkat komite audit Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand
International Tbk No. 02/SK/DEKOM/VI/2023 Tanggal 7 Juni 2023.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 04/SK/DIR/VI/2023
Tanggal 7 Juni 2023 Perusahaan menetapkan Lidiawati sebagai Audit Internal.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKEP/HRD-
DIR/IV/2015 Tanggal 28 April 2015 Perusahaan menetapkan Alie Budi Susanto sebagai Sekretaris
Perusahaan.
Manajemen Kunci Perusahaan meliputi jabatan Direktur Utama dan Direktur.
-6-
Page 10
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha Layman Holding Pte Ltd dengan Tn. Leo Andyanto
sebagai pengendali terakhir.
1.c. Entitas Anak
Perusahaan memiliki lebih dari 50% saham entitas anak sebagai berikut:
Jumlah Aset Persentase Tahun
Entitas Anak Domisili Sebelum Eliminasi Kepemilikan Pendirian
Sumatera Energy Capital Pte., Ltd Singapura - 100% 2006
PT Asta Keramasan Energi *) Indonesia 35.554.378 60% 2005
PT Rusindo Eka Raya Indonesia 194.327.607.759 51% 1999
*) Kepemilikan Tidak Langsung sebesar 60% melalui Sumatera Energy Capital Pte., Ltd
Sumatera Energy Capital Pte. Ltd (SEC)
Pada tanggal 14 Pebruari 2008, Perusahaan mengakuisisi 100% kepemilikan saham SEC dengan
biaya perolehan sebesar Rp 16.362.500.000. SEC berkedudukan di Singapura. Kantor SEC
terletak di 10 Anson Road #03-05 International Plaza, Singapore.
PT Asta Keramasan Energi (AKE)
AKE didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris Hannywati Gunawan, S.H., No. 55 tanggal
30 Nopember 2004. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-01759.HT.01.01.TH.2005 tanggal
20 Januari 2005. AKE berkedudukan di Jakarta dengan kegiatan utama dalam bidang konstruksi
dan pengoperasian di bidang pembangkit listrik. Lokasi proyek terletak di kota Medan, Palembang
dan Pontianak. AKE sudah tidak beroperasi sejak tahun 2021.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham No. 15, tanggal 29 November
2021 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., modal ditempatkan dan disetor sebesar
Rp 569.500.000. Akta perubahaan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
0210430.AH.01.11 Tahun 2021, tanggal 29 November 2021.
PT Rusindo Eka Raya (RER)
RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal
17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal
2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan
besar bahan makanan dan minuman.
Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No 8 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham.
Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No 10 tanggal 22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
Tunggal Pratama sebesar 15.333 saham.
-7-
Page 11
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal akuisisi RER, nilai wajar aset bersih dan nilai yang dibayarkan sebagai berikut:
Rupiah
Nilai Wajar Aset Bersih 60.333.000.000
Nilai Kas yang Dikeluarkan pada Saat Akuisisi 58.000.000.000
Pembelian dengan Diskon (Gain on Purcahse Bargain) 2.333.000.000
Pada 30 Juni 2023 Laporan Laba Rugi RER belum efektif dikonsolidasikan karena akuisisi efektif
di 23 Juni 2023, sehingga Laporan Laba Rugi baru akan dikonsolidasikan sejak 1 Juli 2023
sehubungan tidak tersedianya Laporan periode tanggal 23 Juni 2023 sampai dengan 30 Juni 2023.
1.d. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 27 Juni 2001 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan penawaran
umum perdana sebanyak 60.000.000 saham disertai penerbitan waran seri I sebanyak 30.000.000
kepada masyarakat. Pada tanggal 17 Juli 2001, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa efek
Indonesia.
Pada tanggal 27 Maret 2008 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan
penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Ketua Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dengan suratnya No. 5.1764/BL/2008 untuk
melakukan penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak
3.701.574.800 saham baru dari portepel disertai penerbitan waran seri II sebanyak 92.539.370
kepada masyarakat. Pada tanggal 31 Desember 2014, waran yang telah dilaksanakan adalah
sebanyak 377.139 waran pada harga pelaksanaan Rp 120 (dalam jumlah penuh) atau seluruhnya
sebesar Rp 45.256.680.
Sejak Maret 2020 Perusahaan tidak membukukan pendapatan. Berdasarkan Pengumuman
Penghentian Sementara Perdagangan Efek Sementara PT Leyand International Tbk dengan
Nomor Peng-SPT-00014/BEI.PP3/07-2020, Bursa Efek Indonesia (Bursa) memutuskan untuk
melakukan penghentian sementara perdagangan efek PT Leyand International Tbk di seluruh
pasar sejak sesi I Perdagangan hari kamis, 2 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.
Sampai dengan tanggal laporan akuntan independen diterbitkan, perdagangan efek Perusahaan
masih dihentikan.
1.e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
ini yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 27 Juli 2023.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
2.a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan konsolidasian interim Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan peraturan pasar modal antara
lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.
-8-
Page 12
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
Laporan keuangan konsolidasian interim Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan
konsep akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam
catatan atas laporan keuangan yang relevan.
Laporan arus kas konsolidasian interim disajikan dengan metode langsung, menyajikan
penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Standar akuntansi revisian berikut, yang relevan untuk Grup, berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari
2022 dan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup:
− Amandemen PSAK 22 “Kombinasi Bisnis”.
− Amandemen PSAK 57 “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi” tentang kontrak
memberatkan - biaya memenuhi kontrak.
− Penyesuaian Tahunan PSAK 71 “Instrumen Keuangan”.
− Penyesuaian Tahunan PSAK 73 “Sewa”.
Standar akuntansi revisian yang telah diterbitkan dan relevan untuk Grup berlaku efektif sejak
tanggal 1 Januari 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh Grup:
− Amandemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan”.
− Amandemen PSAK 16, “Aset Tetap”.
− Amandemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”.
− Amandemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan”.
2.d. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
(i) Aset Keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
-9-
Page 13
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang lain-lain dan aset keuangan tidak lancar
lainnya (instrumen keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi
konsolidasian. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba
rugi konsolidasian.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi Grup terdiri dari kas dan bank dan
piutang lain-lain.
2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
konsilidasian atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2) Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah satu
diantara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari
aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh
risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
(ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau
melalui penghasilan komprehensif lain.
- 10 -
Page 14
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup hanya memiliki liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Grup mengukur
seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.
(iii) Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.
2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
keuangan.
Grup menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua piutang
dagang dan aset keuangan lainnya.
Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
2.f. Dasar Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian interim menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas
yang dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas
investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
disebutkan di atas.
- 11 -
Page 15
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan
atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk
mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan
keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap
ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki
oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang
relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
sebelumnya.
Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak
dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara
khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal
diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
mengendalikan entitas anak.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali
meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.
Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
Grup.
Seluruh aset dan liabilitas dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan
dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.
Kepentingan nonpengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar
ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat
diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar
akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan
pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya
dalam ekuitas. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali
bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan
kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya
atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan nonpengendali disesuaikan dan
nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan
diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Ketika konsolidasian kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya
dari aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan
nonpengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain
yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara
langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke
kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku).
Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK
55, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan pada
saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.
- 12 -
Page 16
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.g. Kombinasi Bisnis
Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup
kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan
oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi
diakui di dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui
pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
relevan.
Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap
kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang
dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar
pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada
pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan
diskon.
Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik
pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas
aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar
transaksi. Kepentingan nonpengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada
dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.
Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran
adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode
pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi
yang ada pada tanggal akuisisi.
Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan
kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
laba rugi kosolidasian atau dalam pendapatan komprehensif lain (OCI).
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugian nya,
jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.
- 13 -
Page 17
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.
2.h. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim setiap Grup, transaksi dalam mata
uang asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku
pada tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing
dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non moneter yang
diukur pada nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada
tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta
asing yang tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi
konsilidasian interim pada periode saat terjadinya.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari
Bank Indonesia sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.026 15.731
2.i. Transaksi Pihak Berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor):
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain).
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga.
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
berelasi dengan entitas pelapor.
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor.
- 14 -
Page 18
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi
dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan
keuangan konsolidasian interim.
2.j. Kas dan Setara Kas
Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi
yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak
dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.
2.k. Aset Tetap
Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam penyediaan jasa atau untuk tujuan administratif
dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai.
Aset tetap, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method)
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Kendaraan 4
Inventaris Kantor dan Gudang 4
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun dan
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif pada saat
terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau
memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir
ke entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.
Aset tetap yang dihentikan pengakuannya atau yang dijual nilai tercatatnya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan
dalam laba rugi konsolidasian.
2.l. Aset Hak Guna
Aset Hak Guna
Berdasarkan PSAK 73, “Sewa”, aset hak guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, Aset hak guna diukur
pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung awal
yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi
insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan aset
pendasar.
Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penuruan nilai.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan selama
estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Hak - Guna Masa Manfaat
Tanah 2 tahun
Gudang dan Ruko 3 tahun
- 15 -
Page 19
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka jangka pendek dan sewa
untuk aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa
yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam
laporan laba rugi karena sifat operasinya.
2.m. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
terpulihkan atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil
kas atas aset.
Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum
disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.
Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 2e.
2.n. Imbalan Pascakerja
Grup memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya sesuai
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003. Tidak terdapat pendanaan yang
disisihkan oleh Grup sehubungan dengan imbalan pascakerja ini.
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit dengan
penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran
kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika
ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan dalam
penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan
komprehensif lain tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di
ekuitas dan tidak akan direklas ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode
amandemen program. Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode
imbalan pasti dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan
sebagai berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen
dan penyelesaian).
• Beban atau pendapatan bunga neto
• Pengukuran kembali
- 16 -
Page 20
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan
kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan
defisit atau surplus aktual dalam program imbalan pasti Grup. Surplus yang dihasilkan dari
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomik yang tersedia dalam bentuk
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.
2.o. Provisi
Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif)
sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan
kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan
risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan
arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah
nilai kini dari arus kas.
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat
dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa
penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.
2.p. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan melakukan penerapan PSAK 72 yang mensyaratkan
pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
ke pelanggan.
c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah
yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar
jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan
ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
selama periode kontrak.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran
penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena
telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
- 17 -
Page 21
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang dan
tingkat bunga yang berlaku.
Biaya dan Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
2.q. Laba Per Saham
Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba
bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
biasa yang dibeli Kembali.
Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari
estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Penurunan Nilai Aset
Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan
aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai untuk
menentukan nilai sekarang.
- 18 -
Page 22
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
keuangan konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Grup.
Manfaat Karyawan
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan
oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup diakui dalam laporan
keuangan mencerminkan jumlah keseluruhan dari defisit atau surplus program. Walaupun asumsi Grup
dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan
dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja dan asumsi dari aktuaris diungkapkan
dalam Catatan 19.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 16 dan 73, masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Grup ditentukan
berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan
berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset
direviu secara periodik dan disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena
keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset.
Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara
signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena
perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan
yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.
Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna diungkapkan dalam Catatan 9 dan 10.
4. KAS DAN SETARA KAS
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Kas 235.441.875 131.875
Bank
Bank OCBC NISP 1.445.248.317 -
Bank Central Asia 1.052.573.688 -
Bank CIMB Niaga 202.781.120 -
Bank Mandiri 25.396.818 25.521.559
Bank Panin Indonesia 12.136.816 10.899.899
Sub Jumlah 2.738.136.759 36.421.458
Deposito Berjangka
Bank CIMB Niaga 16.452.751.759 -
Bank Pan 6.000.000.000 -
Bank Danamon 1.500.000.000 -
Bank OCBC Indonesia 1.500.000.000 -
Sub Jumlah 25.452.751.759 -
Reksadana
Bank BCA 10.000.000 -
Jumlah 28.436.330.393 36.553.333
- 19 -
Page 23
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Deposito Berjangka pada Bank CIMB Niaga
digunakan sebagai jaminan utang bank (Catatan 16).
Pada tahun 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Deposito Berjangka pada Bank Danamon digunakan
sebagai jaminan utang bank (Catatan 16).
Deposito Berjangka tersebut akan diperbarui secara otomatis dengan perjanjian sebagai berikut:
a) Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor Pelanggan
11280000133915 tanggal 28 Juni 2023
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000001
• Nominal : Rp 813.952.293,20
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 28 Juni 2023 – 28 September 2023
• Suku Bunga : 4,19%
b) Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor Pelanggan
11280000133915 tanggal 28 Juni 2023
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000002
• Nominal : Rp 4.069.761.465,96
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 28 Juni 2023 – 28 September 2023
• Suku Bunga : 4,19%
c) Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor Pelanggan
11280000133915 tanggal 28 Juni 2023
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5600719733000003
• Nominal : Rp 813.952.293,20
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 28 Juni 2023 – 28 September 2023
• Suku Bunga : 4,18%
d) Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor Pelanggan
11280000133915 tanggal 26 Mei 2023
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No. 5001678206000001
• Nominal : Rp 5.827.879.126,57
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 26 Mei 2023 – 26 Agustus 2023
• Suku Bunga : 4%
e) Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka Nomor Pelanggan
11280000133915 tanggal 26 Desember 2022
• No. Deposito Berjangka : CIMB NIAGA No.5001678206000002
• Nominal : Rp 4.927.206.579,94
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26 Desember 2022 –
27 Desember 2023
• Suku Bunga : 4%
f) Berdasarkan Pemberitahuan Pembuatan Deposito Berjangka tanggal 28 September 2022
• No. Deposito Berjangka : DANAMON 003650526811
• Nominal : Rp 1.500.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 28 September 2022 –
28 September 2023
• Suku Bunga : 2,5%
- 20 -
Page 24
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
g) Berdasarkan Pemberitahuan Perpanjangan Deposito Berjangka tanggal 11 April 2023
• No. Deposito Berjangka : OCBC NISP 130820076680
• Nominal : Rp 1.500.000.000
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 11 April 2023 – 11 Maret 2024
• Suku Bunga : 3,10%
h) Berdasarkan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 15 Mei 2023
• No. Deposito Berjangka : Pan Indonesia 0327012
• Nominal : 6.000.000.000
• Jangka Waktu : 3 bulan terhitung mulai tanggal 15 Mei 2023 – 15 Agustus 2023
• Suku Bunga : 3,75%
Reksadana merupakan produk yang diperoleh melalui PT Bank Central Asia Tbk dengan rincian sebagai
berikut :
• Penerbit : PT Batavia Proseperindo Aset Manajemen
• Jenis : Batavia Dana Kas Maxima
• Nominal : 10.000.000
• Jangka Waktu : Tidak ditentukan
• Tingkat Kupon : 3.00 - 3,66% p.a
5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Bank Pan Indonesia 23.750.000.000 -
Jumlah 23.750.000.000 -
Kas yang dibatasi penggunaannya merupakan rekening Bank Garansi pada Bank Pan Indonesia. Bank
tersebut untuk menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Perjanjian akan diperbarui
setiap awal tahun dengan perjanjian sebagai berikut:
a) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100200521BG0001-0005 Tanggal 20 September 2022 Perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100200521BG0001-0004
• Nominal : Rp 5.000.000.000
• Jangka Waktu : 1 tahun (12 bulan) terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 23-12-2023
• Prinsipal : PT Unicharm Trading Indonesia
b) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100061022BG0001-0001 Tanggal 20 September 2022 Perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100061022BG0001
• Nominal : Rp 2.000.000.000
• Jangka Waktu : 6 bulan terhitung mulai tanggal 12-12-2022 s/d 31-08-2023
• Prinsipal : PT Sinar Sosro
c) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100211222BG0002 Tanggal 21 Desember 2022 Perihal Bank
Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100211222BG0002
• Nominal : Rp 750.000.000
- 21 -
Page 25
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
• Jangka Waktu : 1 tahun (12 bulan) terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 23-12-2023
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
d) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100211222BG0001 Tanggal 21 Desember 2022 Perihal Bank
Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100211222BG0001
• Nominal : Rp 700.000.000
• Jangka Waktu : 6 bulan terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 31-07-2023
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
e) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100050419BG004-0009 Tanggal 20 September 2022 Perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100050419BG004-0008
• Nominal : Rp 900.000.000
• Jangka Waktu : 1 tahun (12 bulan) terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 23-12-2023
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
f) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100050419BG003-0009 Tanggal 20 September 2022 Perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100050419BG003-0008
• Nominal : Rp 650.000.000
• Jangka Waktu : 1 tahun (12 bulan) terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 23-12-2023
• Prinsipal : PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture
g) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100200922BG0001-0001 Tanggal 20 September 2022 Perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100200922BG0001
• Nominal : Rp 500.000.000
• Jangka Waktu : 1 tahun (12 bulan) terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 23-12-2023
• Prinsipal : PT Asia Sakti Foods Manufacture
h) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100050419BG002-0009 Tanggal 20 September 2022 Perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100050419BG002-0008
• Nominal : Rp 500.000.000
• Jangka Waktu : 1 tahun (12 bulan) terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 23-12-2023
• Prinsipal : PT Asia Sakti Foods Manufacture
i) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100030220BG0001-0007Tanggal 20 September 2022 Perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100030220BG0001-0006
• Nominal : Rp 10.000.000.000
• Jangka Waktu : 1 tahun (12 bulan) terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 23-12-2023
• Prinsipal : PT Unicharm Trading Indonesia
j) Berdasarkan Perjanjian Nomor 00100150419BG002-0009 Tanggal 20 September 2022 Perihal
Persetujuan Perpanjangan Bank Garansi.
• No. Bank Garansi : 00100150419BG002-0008
• Nominal : Rp 1.250.000.000
• Jangka Waktu : 1 tahun (12 bulan) terhitung mulai tanggal 12-12-22 s/d 23-12-2023
• Prinsipal : PT Energizer Indonesia
- 22 -
Page 26
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
6. PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Toko Susu CS 797.821.588 -
CV Raya Dipta Swastika 659.175.805 -
Natasha Citra II 507.500.403 -
PT Jaya Putra Panipahan 439.398.771 -
PT Scorpicanus Gepi Jovindo 400.165.796 -
PT Blessindo Makmur Sentosa 307.560.963 -
PT Pelanduk Jaya Bersama 292.511.581 -
PT Sinbad Karya Perdagangan 267.401.394 -
CV Jaya Berkat Usaha 172.000.213 -
PT Niceso Sukses Indonesia 150.102.139 -
CV Cahaya Terang 140.886.737 -
PT Selectro Indonesia 124.186.299 -
PT Senyum Pesona Timur 111.428.904 -
Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000) 7.951.315.098 -
Sub Jumlah 12.321.455.691 -
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (499.805.001) -
Jumlah Piutang Pihak Ketiga – Bersih 11.821.650.691 -
Jumlah 11.821.650.691 -
Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Berdasarkan Umur
Belum jatuh tempo 3.614.947.708 -
Jatuh tempo
30 hari 2.708.243.465 -
31 - 60 hari 1.741.334.540 -
61 - 90 hari 933.994.660 -
>90 hari 3.322.935.318 -
Jumlah 12.321.455.691 -
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (499.805.001) -
Jumlah Bersih 11.821.650.691 -
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Saldo Awal 1.011.065.932 -
Penambahan (Pemulihan) Pencadangan (511.260.931) -
Jumlah (499.805.001) -
Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Perusahaan menggunakan model kerugian kredit
ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang
tersebut.
- 23 -
Page 27
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen memutuskan
bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak terdapat
perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih.
7. PIUTANG LAIN-LAIN DARI PIHAK KETIGA
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Principle DCV 6.312.759.151 -
Principle MRV 3.815.721.265 -
Bunga Obligasi 43.031.250 -
Karyawan 10.192.523 -
Lain-lain 104.775.000 -
Jumlah 10.286.479.189 -
Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan Perusahaan yang dilakukan tanpa bunga dan
berjangka waktu kurang dari 12 bulan.
Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang kepada distributor Perusahaan
atas program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus atas pencapaian yang diperoleh
dari Perusahaan.
Piutang Principle Market Return Voucher (MRV) merupakan piutang atas pengembalian barang oleh
Perusahaan kepada pemasok.
8. PERSEDIAAN
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Kebutuhan Ibu dan Anak 10.888.825.768 -
Makanan dan Minuman 5.126.712.983 -
Peralatan Elektronik 4.110.678.417 -
Kecantikan 1.249.779.480 -
Lain-lain 630.789.009 -
Jumlah 22.006.785.657 -
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir periode, manajemen
Perusahaan berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai dan persediaan usang pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki oleh Perusahaan dan tidak terdapat persediaan
yang dikonsinyasikan kepada pihak lain.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 seluruh persediaan Perusahaan tidak diasuransikan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 persediaan diikat dengan Fidusia digunakan sebagai
jaminan utang bank (Catatan 16).
Persediaan lain-lain tersebut adalah barang konsumsi pendamping yang merupakan barang pokok yang
terdiri dari kebutuhan dapur, bumbu masak dan amunitis.
- 24 -
Page 28
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
9. ASET TETAP
30 Juni 2023
Dampak
Saldo Awal Akuisisi Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah - 71.914.730.000 - - 71.914.730.000
Bangunan 817.505.000 24.215.608.000 - - 25.033.113.000
Peralatan Kantor 152.233.200 1.393.108.223 18.059.530 - 1.563.400.953
Kendaraan - 7.126.829.834 - - 7.126.829.834
Jumlah 969.738.200 104.650.276.057 18.059.530 - 105.638.073.787
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan 817.505.000 896.925.900 651.134.200 - 2.365.565.100
Peralatan Kantor 152.233.200 1.290.578.139 42.808.830 - 1.485.620.168
Kendaraan - 5.747.596.785 316.363.275 - 6.063.960.060
Jumlah 969.738.200 7.935.100.824 1.010.306.305 - 9.915.145.328
Nilai Buku - 96.715.175.233 95.722.928.459
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Bangunan 817.505.000 - - 817.505.000
Peralatan Kantor 152.233.200 - - 152.233.200
Jumlah 969.738.200 - - 969.738.200
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan 817.505.000 - - 817.505.000
Peralatan Kantor 152.233.200 - - 152.233.200
Jumlah 969.738.200 - - 969.738.200
Nilai Buku - -
Perusahaan memiliki aset tanah pada 30 Juni 2023 dengan rincian sebagai berikut:
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 3.244 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 2.770 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
dengan luas 1.390 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
dengan luas 195 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
dengan luas 601 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
dengan luas 363 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.011 m2.
- 25 -
Page 29
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.366 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.965 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.220 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 m2.
• Berdasarkan Akta Jual Beli No. 91/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 m2.
Berdasarkan Surat Keterangan (Cover Note) yang dibuat oleh Notaris Ari Indriyani SP., S.H., M.Kn.,
tanggal 6 April 2023 dengan rincian:
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 7/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 80/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 8/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 81/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 9/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 87/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 10/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 89/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 11/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 90/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 12/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 88/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 13/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 86/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 14/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 91/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 15/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 82/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 16/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 83/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 17/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 84/2022
• Surat Keterangan (Cover Note) No. 18/NOT/IV/2023 dengan Akta Jual Beli No. 85/2022
Bahwa sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan ini, Sertifikat Hak Guna Bangunan atas bidang
tanah dan bangunan berdasarkan Akta Jual Beli di atas masih dalam proses pendaftaran pada Kantor
Pertanahan Wilayah Kabupaten Tangerang dan sedang dalam pengajuan Izin Lokasi (IL) dan
Pertimbangan Teknis (PERTEK).
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Beban Pokok Penjualan (Catatan 24) 992.288.021 -
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 27) 18.018.284 -
Jumlah 1.010.306.305 -
10. ASET HAK GUNA
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Harga perolehan 1.786.686.896 -
Akumulasi Penyusutan (878.840.413) -
Jumlah 907.846.483 -
Perusahaan mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan Tn Rustono Fulia berdasarkan tanggal
3 Januari 2020 atas sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya seluas 1860 m2 atas nama
Tn Rustono Fulia yang terletak di Jl. Imam Bonjol KM2.8 No. 228, Karawaci, Tangerang. Masa sewa ini
berlaku selama 10 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan nilai sewa sebesar
Rp 180.000.000 per tahun.
- 26 -
Page 30
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sehubungan dengan perjanjian sewa menyewa seluruhnya dilakukan dengan pihak berelasi yaitu
Tn. Rustono Fulia. Syarat dan ketentuan yang dimaksud atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
• Perjanjian sewa menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun
terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang
dengan jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang akan disepakati kemudian oleh yang
menyewakan dan penyewa.
• Penyewa dilarang menggunakan Objek Sewa selain untuk kantor dan Gudang sebagaimana
disepakati pada Perjanjian Sewa.
• Selama jangka waktu berlakunya perjanjian, Penyewa sama sekali tidak dibenarkan untuk
mengalihkan hak atau menyewakan kembali kepada pihak ketiga dengan alasan apapun juga, tanpa
izin dan persetujuan tertulis dari Pihak pertama.
• Penyewa tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit bangunan tersebut tanpa izin
dan persetujuan dari pihak yang menyewakan.
Alokasi beban amortisasi adalah sebagai berikut:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Beban Pokok Penjualan (Catatan 24) 69.834.345 -
Jumlah 69.834.345 -
11. INVESTASI PADA OBLIGASI
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Bank OCBC NISP 995.000.000 -
Jumlah 995.000.000 -
Merupakan investasi Perusahaan pada Obligasi yang diperoleh melalui Bank OCBC NISP dengan rincian
sebagai berikut:
Penerbit : Pemerintah Republik Indonesia
Nominal Transaksi : Rp 1.000.000.000
Harga (%) : 99,5%
Imbal Hasil/YTM (%) : 6,44352% p.a
Tingkat Kupon (%) : 6,375% p.a
Jangka Waktu : 11 April 2022 s.d 15 April 2032
12. UANG JAMINAN
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Sewa Kantor 27.977.500 27.977.500
Jumlah 27.977.500 27.977.500
- 27 -
Page 31
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
31 Desember
30 Juni 2023 2022
PT Uni-charm Indonesia Tbk 12.814.556.218 -
PT Lucky Mom Indonesia 8.642.234.448 -
PT Assindo Perniagaan Internasional 6.049.949.294 6.049.949.294
PT Asia Sakti Wahid 2.884.983.281 -
PT Macrosentra Niagaboga 2.157.360.389 -
PT Energizer Indonesia 1.994.983.271 -
PT Focus Distribusi Nusantara 1.427.147.825 -
PT Riodi Jaya 1.372.500.000 1.372.500.000
PT Kino Indonesia Tbk 909.214.185 -
PT Miwon Indonesia 535.970.255 -
PT Orion Multi Buana 492.434.000 492.434.000
Kuat Teknik 445.410.000 445.410.000
PT Pembangkit Jawa Bali Services 442.633.400 442.633.400
PT Sinar Sosro 401.456.837 -
PT Mega Lighterindo Internusa 233.750.000 -
PT Multina Inspindo 222.113.717 222.113.717
PT Golden Union Oil 162.999.999 -
PT Sinar Mas Argo Resources & Technology Tbk 81.970.158 -
PT Brands Connection Internasional 81.600.007 -
PT Pawprints Indonesia 79.184.168 -
PT Fullmon Jaya Abadi 21.219.035 -
PT Anugrah 18.591.557 -
PT Serasa Selera Nusantara 5.998.480 -
PT Sinbad Karya Perdagangan 822.647 -
PT Singa Mas Indonesia 154.501 -
Jumlah 41.479.237.672 9.025.040.411
Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga sebagai berikut:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Berdasarkan Umur
Jatuh tempo
30 hari 1.855.399.350 -
31 - 60 hari 29.143.069.831 -
61 - 90 hari 1.455.728.080 -
≥ 90 hari 9.025.040.411 9.025.040.411
Jumlah 41.479.237.672 9.025.040.411
14. UTANG LAIN-LAIN
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Pihak Berelasi
Jangka Pendek
Rustono Fulia 9.656.500.000 -
PT Parama Multidaya 4.606.768.998 3.220.698.998
PT Blessindo Makmur Sentosa 2.000.000.000 -
Yehezkiel Fulia 1.561.700.000 -
Leo Adyanto 1.000.000.000 -
PT Multi Agro Gemilang Plantation 581.075.000 581.075.000
PT Intiputra Bumitirta 450.000.000 -
Sub Jumlah 19.856.043.998 3.801.773.998
- 28 -
Page 32
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Jangka Panjang
Leo Adyanto 39.000.000.000 -
PT Intiputra Bumitirta 17.550.000.000 -
Rustono Fulia 7.180.114.526 -
Sub Jumlah 63.730.114.526 -
Pihak Ketiga
Lain-lain 3.026.719.102 497.590.000
Sub Jumlah 3.026.719.102 497.590.000
Jumlah 86.612.877.626 4.299.363.998
Perusahaan mengadakan perjanjian hutang dengan Rustono Fulia berdasarkan Perjanjian Utang
No.007/PH/RER-RF/VII/2023 pada tanggal 28 April 2023, Rustono Fulia sepakat untuk menyediakan
fasilitas pinjaman kepada perusahaan sebesar Rp 7.000.0000.000 dengan jangka waktu 2 tahun dengan
pengembalian maksimal pada tanggal 28 April 2025.
Perusahaan mengadakan perjanjian hutang dengan Rustono Fulia berdasarkan Perjanjian Utang No.
021-9/PH/II/2022 pada tanggal 20 September 2022, Rustono Fulia sepakat untuk menyediakan fasilitas
pinjaman kepada perusahaan sebesar Rp 15.000.0000.000 dengan jangka waktu 1 tahun dengan
pengembalian maksimal pada tanggal 20 September 2023.
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/01/2023 para pihak menyetujui adendum
perjanjian utang piutang dan sampai dengan 31 Desember 2023 Perusahaan belum melunasi utang
kepada PT Parama Multidaya.
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk berdasarkan Perjanjian
No. MAGP-LAPD/01/2023 tanggal 2 Januari 2023 para pihak menyetujui adendum perjanjian utang
piutang dan sampai dengan 31 Desember 2023 Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Multi
Agro Gemilang Plantation Tbk (Catatan 30).
Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.
Berdasarkan Adendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.
15. BEBAN AKRUAL
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Beban Operasional Lainnya 465.562.048 485.152.048
Gaji dan Tunjangan 365.281.840 365.281.840
Jasa Profesional 262.500.000 783.500.000
Sewa 19.590.000 -
Jumlah 1.112.933.888 1.633.933.888
- 29 -
Page 33
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
16. UTANG BANK
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Bank CIMB Niaga 11.856.735.445
Bank Danamon Indonesia 738.912.546
Jumlah Utang Bank 12.595.647.991
Tingkat Suku Bunga 7,50%-9,75
1) Bank CIMB Niaga
a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 157/OL/SME-CAS/XII/2019 Tanggal 20 Desember 2019
Perihal Persetujuan Pemberian Fasilitas Kartu Kredit
• Plafon : Rp 8.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus e-Chain
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2022 s/d 26-12-2023
• Suku Bunga : 9.75 % p.a
b. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 157/OL/SME-CAS/XII/2019 Tanggal 20 Desember 2019
Perihal Persetujuan Pemberian Fasilitas Kartu Kredit
• Plafon : Rp 13.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung dari tanggal pembukuan
• Suku Bunga : Rate TD + 0,75% p.a
• Jaminan
a) Sertifikat Fiducia atas Tagihan Piutang Dagang produk dari PT Uni-Charm Indonesia atas
nama Rusindo Eka Raya dengan nilai pengikatan sebesar Rp 5.000.000.000.
b) Sertifikat Fiducia atas Tagihan Piutang Dagang dari produk PT Uni-Charm Indonesia atas
nama Rusindo Eka Raya dengan nilai pengikatan sebesar Rp 5.000.000.000.
c) Piutang Dagang (Tagihan) yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 8.000.000.000
d) Piutang Dagang (Tagihan) yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000
e) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 800.000.000
f) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 800.000.000
g) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 4.000.000.000
h) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 5.000.000.000
i) Cash Collateral berupa Deposito sebesar Rp 4.500.000.000
j) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000
k) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 2.000.000.000
l) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 7.000.000.000
m) Persediaan Barang yang diikat dengan Fidusia sebesar Rp 6.500.000.000
n) Deposito sebesar Rp 10.000.000.000
Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan
tertulis terlebih dahulu dari Bank:
a) Perusahaan dilarang menyewakan Agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis
dari Bank CIMB Niaga.
b) Dilarang merubah nilai saham perseroan, susunan pengurus/pemegang saham/
komisaris/direksi dan sifat perusahaan tanpa persetujuan bank CIMB Niaga.
c) Tanpa persetujuan tertulis dari Bank CIMB Niaga, Perusahaan tidak diperkenankan mengubah
status kelembagaan dan melakukan penurunan modal.
- 30 -
Page 34
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 0466/GMA/JKT/07 Tanggal 26 Desember 2007 dengan
perubahan ke 21 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 21 November 2022.
• Plafon : Rp 8.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran Khusus E-Chain
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 26-12-2022 s/d 26-12-2023
• Suku Bunga : Efektif 9,75% per tahun
Dan penambahan fasilitas berupa:
• Plafon : Rp 13.000.000.000
• Jenis Kredit : Pinjaman Rekening Koran
• Jangka Waktu : 12 bulan dari tanggal pembukuan
• Suku Bunga : Rate TD + 0,75%
Agunan yang akan diserahkan:
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000
• Piutang dagang fidusia senilai Rp 5.000.000.000
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 8.000.000.000
• Piutang dagang PT Rusindo Eka Raya senilai Rp 7.000.000.000
• Perjanjian penanggunan perorangan (Rustono Fulia) sebesar Rp 31.000.000.000
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 800.000.000
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.000.000.000
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 5.000.000.000
• Cash Collateral berupa deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 4.500.000.000
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 2.000.000.000
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 7.000.000.000
• Persediaan barang fidusia sebesar Rp 6.500.000.000
• Cash Collateral Bank Garansi sebesar Rp 10.000.000.000
Atas Perjanjian Kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut:
a) Dilakukan Merchandise Inspection setiap 3 (tiga) bulan.
b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir
periode laporan.
c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan invetory kuartalan, maksimal 90
hari setelah akhir kuartal.
d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari Kreditur.
e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank
f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-Ke-Chain
g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada
melalui Surat Pernyataan dan Kuasa e-Chain sesuai format yang ditetap oleh Kreditur
h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK
i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk Principal dengan pembiayaan dari
fasilitas PRK
j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis
dari kreditur
k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu
berdasarkan pertimbangan dan kebijakan kreditur
l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan
pertimbangan dan kebijakan kreditur
m) Dalam hal Debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran Fasilitas Kredit sebelum jatuh
tempo Fasilitas Kredit, maka Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kreditur.
- 31 -
Page 35
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan
yang telah diterima oleh Kreditur baik dari Debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta tanah,
Developer atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang
lunas.
Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan
tertulis terlebih dahulu dari Bank:
a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan
pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik Debitur baik berupa barang bergerak maupun
tidak bergerak;
b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan Debitur kepada pihak lain;
c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban Debitur membayar kepada pihak
lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha Debitur
sehari hari yang tidak mempengaruhi kemampuan Debitur untuk melaksanakan Perjanjian Kredit.
d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Debitur;
e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak
yang setara lainnya;
f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada
pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya;
g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan
peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan.
h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari Kreditur apabila:
• Merubah nilai saham perseroan;
• Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi;
• Menjaminkan kepada pihak ketiga;
• Merubah sifat usaha Perusahaan.
i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke Principal melalui rekening RPK-
K e Chain Kreditur.
j. Debitur dilarang menyewakan Agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
Kreditur.
Perusahaan telah mengajukan permohonan kepada Bank CIMB Niaga untuk melakukan perubahan
susunan pemegang saham debitur dan perubahan susunan direksi dan susunan dewan komisaris di
dalam Surat Permohonan Perubahan Pembatasan, sehubungan dengan PT Rusco Logistic
Internasional dan PT Indoraya Tunggal Pratama sebagai pemegang saham, serta rencana
masuknya PT Leyand International Tbk menjadi pemegang saham mayoritas debitur.
2) Bank Danamon Indonesia
a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor 118 tanggal 30 September 2022 Perihal Pemberian Gadai
Deposito sebagai Agunan Kredit.
• Plafon : Rp 5.000.000.000
• Jenis Kredit : Rekening Koran Passive
• Jangka Waktu : 12 bulan terhitung mulai tanggal 30-09-2022 s/d 30-09-23
• Suku Bunga : 7,50%
• Jaminan:
a) TD same currency ARO P + I atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar
Rp 1.500.000.000
b) Fidusia atas Persediaan atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
c) Fidusia atas Piutang atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
• Ketentuan Tambahan:
a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank
b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal
menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank
- 32 -
Page 36
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-
rugi, segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak
tanggal laporan.
d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
berwenang dari debitur.
17. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP
Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai
berikut:
Pembelian kendaraan bermotor kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 3,59% (flat) dan
jangka waktu 24 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin M087148 kepada PT Astra Sedaya Finance
dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu 23 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin M087082 kepada PT Astra Sedaya Finance
dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu 23 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin MF3PE812TNJ040236 kepada Cimb Niaga
Finance dengan suku bunga 6,90% dan jangka waktu 24 bulan.
Pembelian kendaraan bermotor dengan merk ISUZU/ELF/NLR 55 TLX 4B LIGHT TRUCK kepada
PT Astra Sedaya Finance dengan suku bunga 4,22% (flat) dan jangka waktu 23 bulan.
Jadwal pembayaran utang pembelian aset tetap minimum berdasarkan perjanjian utang pembelian aset
tetap Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022, 2021 dan 2020 adalah sebagai berikut:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Liabilitas Sewa Pembiayaan 219.232.000 -
Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun - -
Nilai sekarang atas Pembayaran minimum
Utang Pembiayaan 219.232.000 -
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun (219.232.000) -
Bagian Jangka Panjang - -
18. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Pajak Pertambahan Nilai-Bersih 273.068.317 -
Pajak Penghasilan:
Entitas Induk
Pasal 21 17.781.415 30.689.500
Pasal 29 67.657.777 -
Jumlah 358.507.509 30.689.500
- 33 -
Page 37
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Pajak Penghasilan Badan
Entitas Induk
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Laba Rugi Sebelum Pajak Penghasilan
Menurut Laporan Laba Rugi 1.488.094.254 (874.983.882)
Koreksi Fiskal:
Beda Temporer
Imbalan Pascakerja 16.565.000 38.118.000
Beda Tetap
Beban Pajak dan Denda Pajak 15.344.750 16.344.750
Pendapatan Bunga (1.611.494) (11.588)
Jumlah Koreksi Fiskal Bersih 30.298.256 54.451.162
Laba (Rugi) Fiskal 1.518.392.510 (820.532.720)
Akumulasi Rugi Fiskal
2021 (152.747.750) (152.747.750)
2022 (2.800.833.371) (820.532.720)
2023 1.518.392.510 -
Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal (1.435.188.611) (973.280.470)
Entitas Anak - AKE
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Rugi Sebelum Pajak Penghasilan
Menurut Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain (1.071.529) (7.601.617.486)
Beda Temporer:
Imbalan Pascakerja - -
Beda Tetap
Pendapatan Bunga (34.994) -
Jumlah Koreksi Fiskal Bersih (34.994) -
Rugi Fiskal (1.106.523) (7.601.617.486)
Akumulasi Rugi Fiskal:
2018 - (66.579.663.886)
2019 - (23.032.063.821)
2020 - (46.509.699.107)
2021 - (105.031.182.387)
2022 (81.896.100.876) (7.601.617.486)
2023 (1.106.523) -
Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal (81.897.207.399) (248.754.226.687)
- 34 -
Page 38
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Entitas Anak - RER
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Laba Sebelum Pajak 315.603.069 513.318.173
Beda Temporer:
Beban Cadangan Kerugian Nilai - 211.462.903
Beban Imbalan Pascakerja 40.691.374 63.080.078
Beda Permanen:
Pendapatan Jasa Giro (1.999.890) (997.431)
Beban yang tidak Dapat dikurangkan menurut fiskal 73.384.032 1.195.510.517
Laba Kena Pajak 427.678.585 1.982.864.240
Pembulatan 427.678.000 1.982.864.000
Beban Pajak Kini 94.089.289 436.230.133
Dikurangi Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka:
Pasal 23 (26.431.512) (1.330.909)
Pasal 25 - (13.284.630)
Jumlah Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka (26.431.512) (14.615.539)
Taksiran Utang Pajak Kini Pasal 29 67.657.777 421.506.794
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi pada 30 Juni 2023 dan 2022 menjadi dasar dalam pengisian SPT
Tahunan Pajak Penghasilan Badan.
c. Pajak Tangguhan
Dibebankan ke
Penghasilan
31 Desember Dikreditkan Komprehensif 30 Juni
2022 ke Laba Rugi Lain 2023
Imbalan Pascakerja 204.709.058 8.952.102 6.140.439 219.801.599
Cadangan Piutang 232.079.313 - - 232.079.313
Penyusutan Aset Tetap 3.072.286 - - 3.072.286
Aset Pajak Tangguhan
Bersih 439.860.657 6.140.439 6.140.439 454.953.198
Dibebankan ke
Penghasilan
31 Desember Dikreditkan Komprehensif 31 Desember
2021 ke Laba Rugi Lain 2022
Imbalan Pascakerja 199.085.732 17.904.205 (12.280.879) 204.709.058
Cadangan Piutang 180.144.007 51.935.306 - 232.079.313
Penyusutan Aset Tetap - 3.072.286 - 3.072.286
Aset Pajak Tangguhan
Bersih 379.229.739 69.839.510 (12.280.879) 439.860.657
- 35 -
Page 39
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja pada 31 Desember 2022 berdasarkan perhitungan aktuaris
independen oleh Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan dan dengan asumsi-
asumsi sebagai berikut:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Jumlah Karyawan 39 6
Tingkat Diskonto (per tahun) 6,95% 6,95%
Tingkat Kenaikan Gaji Tahunan 6.0% 6.0%
Tingat Moralitas TMI V TMI V
Usia Pensiun 55 55
Tabel berikut menyajikan komponen liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Rincian liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah
sebagai berikut:
Mutasi liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Saldo Awal Tahun 500.915.000 565.560.000
Efek Konsolidasi 902.563.209 -
Beban yang Diakui pada Tahun Berjalan 113.078.550 33.130.000
Pendapatan Komprehensif Lain (76.798.588) (97.775.000)
Saldo Akhir Tahun 1.439.758.171 500.915.000
Jumlah beban imbalan pasca kerja karyawan adalah sebagai berikut:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Beban Jasa Kini 70.303.835 40.600.000
Beban Bunga 66.304.715 39.590.000
Biaya Jasa Lalu – Vested (44.104.725) (47.060.000)
.000
Jumlah 92.503.825 33.130.000
Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian.
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu
sama lain karena beberapa dari asumsi dapat berkorelasi.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
sensitivitas dari tahun sebelumnya.
- 36 -
Page 40
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
20. MODAL SAHAM
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Jumlah Modal
Jumlah Persentase Ditempatkan
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Dan Disetor
Layman Holdings Pte Ltd 1.200.000.000 30,26% 120.000.000.000
PT Intiputera Bumitirta 760.254.545 19,17% 76.025.454.500
Keraton Investments Ltd 508.260.231 12,81% 50.826.023.100
Nany Indrawati Susanto 322.438.500 8,13% 32.243.850.000
Leo Andyanto 227.328.700 5,73% 22.732.870.000
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 948.068.163 23,90% 94.806.816.300
Jumlah 3.966.350.139 100% 396.635.013.900
Berdasarkan Akta No. 9 Tanggal 24 Juli 2009 dari Notaris Wahyu Nuransi S.H di Jakarta, yang telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
Keputusan No. AHU-0067019.AH.01.09. Tahun 2009 tanggal 14 Oktober 2009 para pemegang saham
menyetujui modal disetor dan ditempatkan sebesar 3.965.999.000 dengan nominal Rp 100 per lembar
saham.
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR
a) Pengampunan Pajak
Merupakan Tambahan Modal Disetor dari Aset Pengampunan Pajak sesuai dengan Surat
Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-1150/PP/WPJ.07/2017
atas nama PT Leyand International Tbk tertanggal 25 April 2017 dengan rincian aset berupa Kas
sebesar Rp 100.000.000 dan Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan
No. KET-230/PP/WPJ.07/2017 tertanggal 18 Januari 2017 dengan rincian aset berupa Persediaan
sebesar Rp 400.000.000. Jumlah Tambahan Modal Disetor yang merupakan aset pengampunan
pajak per tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 500.000.000.
b) Agio Saham
30 Juni 2023 dan
31 Desember
2022
Agio Saham
Penawaran saham sebesar 3.701.574.800
Saham dengan nilai nominal Rp 100 per lembar
Yang ditawarkan Rp 110 per saham 37.015.748.000
Penawaran saham sebesar 60.000.000
Saham dengan nilai nominal Rp 100 per lembar
Yang ditawarkan Rp 200 per saham 6.000.000.000
Pelaksanaan 1.386.200 waran seri I
Saham dengan nilai nominal Rp 100 per waran
Yang ditawarkan Rp 166 per waran 91.489.200
Pelaksanaan 26.000 waran seri II
Saham dengan nilai nominal Rp 100 per waran
Yang ditawarkan Rp 120 per waran 520.000
Pelaksanaan 351.139 waran seri II
Saham dengan nilai nominal Rp 100 per waran
Yang ditawarkan Rp 120 per waran 7.022.780
Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham (6.766.415.420)
Penerbitan Saham Bonus (4.300.000.000)
Jumlah 32.048.364.560
- 37 -
Page 41
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
22. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Kepentingan Non-Pengendali atas Aset Bersih Entitas Anak:
31 Desember
30 Juni 2023 2022
PT Rusco Logistik International 32.465.948.208 -
Rustono Fulia 30.422.805.144 -
Yehezkiel Fulia 547.172.754 -
Jumlah 63.435.926.106 -
23. PENJUALAN
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Penjualan Energi Listrik - -
Jumlah - -
24. BEBAN POKOK PENJUALAN
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Beban Pokok Penjualan - -
Jumlah - -
25. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Saldo Awal 995.282.505 897.507.505
Penambahan
Pengukuran Kembali Atas Kewajiban
Imbalan Pasti (Catatan 19) 48.887.500 97.775.000
Saldo Akhir 1.044.170.005 995.282.505
26. LABA (RUGI) PER SAHAM
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Laba (Rugi) untuk Perhitungan Laba (Rugi) per saham 1.487.022.725 (8.691.600.933)
Jumlah Saham Lembar Lembar
Jumlah rata-rata saham biasa untuk perhitungan
rugi bersih per saham dasar:
Jumlah saham ditempatkan dan disetor rata-rata
tertimbang saham diperoleh kembali 3.966.350.139 3.966.350.139
Jumlah rata-rata tertimbang saham
untuk perhitungan rugi bersih per saham 3.966.350.139 3.966.350.139
Laba (Rugi) per saham dasar (Rupiah penuh) 0,37 (2,19)
- 38 -
Page 42
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Keperluan Kantor 281.027.737 166.901.300
Gaji dan Tunjangan 275.050.000 508.925.000
Pencatatan Bursa Efek 147.217.600 -
Beban Pajak 84.984.750 65.440.500
Perjalanan Dinas 18.913.750 -
Imbalan Pascakerja (Catatan 19) 16.565.000 38.118.000
Jasa Profesional 14.500.000 60.000.000
Listrik, Air dan Telepon 3.585.000 -
Penyusutan (Catatan 9) 2.047.517 -
Biaya ATK dan Cetakan 1.736.385 -
Perjalanan Dinas - 12.261.000
Lain-lain (Dibawah Rp 100.000.000) - 238.102.450
Jumlah 845.627.739 1.089.748.250
28. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Gain on Purchase Bargain 2.333.000.000 -
Rugi Selisih Kurs - (6.205.532.024)
Jumlah 2.333.000.000 (6.205.532.024)
29. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN
2023 2022
(6 Bulan) (6 Bulan)
Pendapatan Jasa Giro 1.646.488 49.497
Bunga Pinjaman Pihak Ketiga - (1.390.674.178)
Administrasi Bank (1.996.024) (5.695.978)
Jumlah (349.536) (1.396.320.659)
30. IKATAN
PT Leyand International Tbk (Entitas Induk)
PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk mengalami beberapa kali
perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Perjanjian No. MAGP-LAPD/01/2023 para pihak
menyetujui adendum perjanjian utang piutang dan sampai dengan 31 Maret 2023 Perusahaan belum
melunasi utang kepada PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk.
PT Parama Multidaya
Perjanjian utang lain-lain kepada PT Parama Multidaya mengalami beberapa kali perubahan, perubahan
terakhir berdasarkan Perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/01/2023 para pihak menyetujui adendum
perjanjian utang piutang dan sampai dengan 31 Desember 2023 Perusahaan belum melunasi utang
kepada PT Parama Multidaya.
- 39 -
Page 43
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.
Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 002/PFP/LAPD-IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023 dan
yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman No. PSP/LA-IB/V/2023 tanggal
16 Mei 2023 antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui
untuk perjanjian fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000,
dengan jangka waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan.
Pinjaman ini akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak
51% kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.
Berdasarkan Adendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.
PT Asta Keramasan Energi (Entitas Anak)
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Sumatera Utara
Surat perjanjian No. III.PJ/61/KITSU/2007 dan No. 10/AKEP/2007 tanggal 16 Mei 2007 antara PT Asta
Keramasan Energi, dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Sumatera Utara sektor
pembangkit Medan, mengenai jual beli listrik sebesar 65 MWh. Masa kontrak adalah 4 (empat) tahun
sejak tanggal operasi komersil dan menyalurkan energi listrik.
Pembayaran dilakukan oleh PT PLN (Persero) setiap bulan kepada Perusahaan, sebesar jumlah
kuantitas (“kwh”) produksi dikalikan dengan harga tarif per kwh, dikurangi dengan denda (jika ada).
Kontrak ini telah berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan tidak diperpanjang.
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Kalimantan Barat
Surat perjanjian No. 0184.PJ/520/WKB/2007 tanggal 10 Juli 2007 antara PT Asta Keramasan Energi,
entitas anak, dengan PT PLN (Persero) Pembangkit Kalimantan Barat sektor pembangkit Pontianak,
mengenai penyewaan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berbahan bakar
MFO dengan daya 20 MWh. Masa sewa dan pengoperasian adalah 4 (empat) tahun sejak tanggal
operasi komersil.
- 40 -
Page 44
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Masa sewa dan pengoperasian telah diamandemen dari 11 Januari 2018 sampai dengan 10 Juli 2018
sesuai amandemen ke sembilan dengan perjanjian Nomor 0078/HKM.00.01/WKB/2017 tanggal
28 Desember 2017. Pembayaran dilakukan oleh PT PLN (Persero) setiap bulan kepada PT Asta
Keramasan Energi, entitas anak, sebesar jumlah kuantitas (“kwh”) produksi dikalikan dengan harga
pembelian per kwh, dikurangi dengan denda (jika ada).
Kontrak ini telah berakhir pada tanggal 10 Juli 2018 dan tidak diperpanjang.
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Sumatera Selatan
Surat perjanjian No. 121.PJ/611/GMKITSBS/2007 tanggal 30 Oktober 2007 antara PT Asta Keramasan
Energi, entitas anak, dengan PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, mengenai jual beli energi
listrik sebesar 2x50 MW di Keramasan Palembang Sumatera Selatan. Masa kontrak adalah 5 (lima)
tahun sejak tanggal operasi komersil dan menyalurkan energi listrik.
Pembayaran dilakukan oleh PT PLN (Persero) setiap bulan kepada Perusahaan, sebesar jumlah
kuantitas (“kwh”) produksi dikalikan dengan harga tarif per kwh, dikurangi dengan denda (jika ada).
Kontrak ini telah berakhir pada tanggal 30 November 2013 dan tidak diperpanjang.
PT Rusindo Eka Raya (Entitas Anak)
Perjanjian Sewa-Menyewa
1. Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 29 November 2019 antara Perusahaan
dengan Tn. Kurnia Wijaya, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah bangunan ruko unit
C-02 yang terletak di Serang Trade Center, Jalan Raya Serang Cilegon Km 3 No 88 Drangong.
Kecamatan Taktakan, Serang, Banten selama 3 tahun yang dimulai dari 1 Desember 2019 sampai
dengan 30 November 2022 dengan harga sewa sebesar Rp 20.000.000 per tahun.
2. Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 29 November 2019 antara Perusahaan
dengan Tn. Ir Widjaja Prawira, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah bangunan ruko
unit C-03 yang terletak di Serang Trade Center, Jalan Raya Serang Cilegon Km 3 No 88 Drangong,
Kecamatan Taktakan, Serang, Banten selama 3 tahun yang dimulai dari 1 Desember 2019 sampai
dengan 30 November 2022 dengan harga sewa sebesar Rp 20.000.000 per tahun.
3. Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 3 Januari 2020 antara Perusahaan dengan
Tn. Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan
yang berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol Km 2,8, No. 228, Karawaci, Tangerang
selama 10 tahun yang dimulai dari 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan harga
sewa sebesar Rp 180.000.000 per tahun.
4. Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 1 Desember 2020 antara Perusahaan
dengan Tn. Dedy Wijaya, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah bangunan gudang
yang terletak di lingkungan KH. Ishak RT 010 RW 003 Kelurahan Kentileng, Kecamatan Cilegon,
Kota Cilegon selama 1 tahun yang dimulai dari 1 Desember 2020 sampai dengan 30 November
2021 dengan harga sewa sebesar Rp 60.000.000 per tahun.
5. Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 23 April 2020 antara Perusahaan dengan
Ny. Rosmerry, telah terjadi kesepakatan dan dibuat dihadapan Ny Hajjah Erna Yudhaningsih
Sarjana Hukum, Notaris di Kota Cilegon untuk menyewakan sebidang tanah dan bangunan yang
didirikan diatas Sertifikat Hak Milik No 164/Kelurahan Kentileng seluas 738 m2 yang terletak
Kelurahan Ketileng, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Provinsi Banten selama 2 tahun yang di
mulai dari 15 Mei 2020 sampai dengan 14 Mei 2022 dengan harga sewa sebesar Rp 77.500.000
pertahun.
- 41 -
Page 45
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
6. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 1.248/Reg/XI/2021 tanggal 23 November
2021 antara Perusahaan dengan PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture yang diwakilkan oleh
Budi Kusuma, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa
biskuit dan wafer di wilayah Tangerang dan market tradisional (pasar tradisional). Perjanjian ini
berlaku selama 1 tahun.
Syarat dan ketentuan berupa:
• Jaminan Bank Garansi Rp 2.750.000.000
• Mempunyai tempat penyimpanan barang (Gudang) yang cukup besar.
• Tenggang waktu pembayaran 37 hari terhitung sejak tanggal produk tiba di Gudang.
• PT Rusindo Eka Raya tidak diperkenankan untuk menambah principal baru yang sejenis.
7. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No 022/DBA/UCTI-RER/I/2022 tanggal
1 Januari 2022 antara Perusahaan dengan PT Uni – Charm Indonesia, telah terjadi kesepakatan
kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk Sanitary Napkins dengan merek dagang
“Charm’’, baby diapers dan tissue basah dengan merk dagang Mamypoko dan Lifree. Wilayah
distribusi Kota Tangerang dan Kab Tangerang. Perjajian ini berlaku selama 11 bulan berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022.
Syarat dan ketentuan berupa:
• Jaminan untuk pembayaran hutang yaitu, Pembiayaan distributor, Bank Garansi, Ansuransi
• Semua biaya yang mungkin timbul dalam memberikan jaminan akan ditanggung oleh
PT Rusindo Eka Raya.
• PT Rusindo Eka Raya harus memberikan DB Finance sebagai jaminan, harus memberikan
fasilitas auto debit.
• Wajib menyerahkan Laporan kondisi Keuangan setiap akhir tahun.
• Pembayaran harus dilakukan dalam jangka waktu 45 hari setelah produk keluar dari Gudang.
8. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 8 Juli 2019 antara Perusahaan dengan
PT Reckitt Benkiser Indonesia, telah terjadi kesepakatan Kerjasama sebagai distributor non-ekslusif
untuk tujuan menjual produk milik PT Reckitt Benkiser Indonesia yaitu Dettol Strepsill, Durex,
Vanish, Harpic, dengan wilayah pemasaran Tangerang dan Serang. Perjanjian ini berlaku selama 1
tahun.
Syarat dan ketentuan berupa:
• Seluruh bea (termasuk bea impor,sebagaimana yang berlaku), pajak, (termasuk pajak
pertambahan nilai atau biaya lain yang terkait dengan impor produk ke wilayah yang memberi
ijin atasnya ditanggung dan dibayar oleh PT Rusindo Eka Raya
• Pembayaran Produk harus dibayar dalam jangka waktu tempo 35 hari dari tanggal invoice.
Jangka waktu pembayaran telah termasuk 5 hari waktu pengiriman.
• Menyerahkan Jaminan Bank yang tidak dapat ditarik kembali.
• Tidak memproduksi atau mendistribusikan barang yang bersaing
9. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 1 November 2021 antara Perusahaan
dengan PT Macrosentra Niagaboga, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor ekslusif
untuk tujuan menjual produk milik Cimory Group di Area Kodya Tangerang , Kodya Tangerang
Selatan & Kabupaten Tangerang. Wilayah pemasarannya adalah Lokal Store Minimarket,
Supermarket dan Tradisional Market. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Januari
2022 sampai dengan tanggal 31 Desember 2022.
- 42 -
Page 46
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Syarat dan ketentuan berupa:
• PT Macrosentra Niagaboga dan PT Rusindo Eka Raya menetapkan harga dan potongan harga.
• PT Macrosentra Niaga memberikan insentif tambahan kepada PT Rusindo Eka Raya dengan
dasar periode perhitungan dalah setiap 6 (enam) bulan.
• Jangka Waktu Pembayaran (TOP – Term Of Payment) adalah 45 hari kerja terhitung sejak
tanggal terima produk.
• Dalam hal keterlambatan dalam pembayaran pada tanggal jatuh tempo akan dikenakan denda
1,5 % perbulan.
10. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 1 November 2021 antara Perusahaan
dengan PT Macrosentra Niagaboga, telah terjadi kesepakatan Kerjasama sebagai distributor
ekslusif untuk tujuan menjual produk milik Cimory Group di Area Tangerang Kota, Tangerang
Selatan dan Tangerang Kabupaten. Wilayah pemasarannya adalah Lokal Store Minimarket,
Supermarket dan Tradisional Market. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Januari
2022 sampai dengan tanggal 31 Desember 2022.
Syarat dan ketentuan berupa:
• PT Macrosentra Niagaboga dan PT Rusindo Eka Raya menetapkan harga dan potongan harga.
• PT Macrosentra Niaga memberikan insentif tambahan kepada PT Rusindo Eka Raya dengan
dasar periode perhitungan adalah setiap 6 (enam) bulan.
• Jangka Waktu Pembayaran (TOP – Term Of Payment) adalah 45 hari kerja terhitung sejak
tanggal terima produk.
• TOP pelanggan/Outlet ke pihak PT Rusindo Eka Raya adalah maksimal 14 hari kerja sejak
tanggal terima produk.
• Dalam hal keterlambatan dalam pembayaran pada tanggal jatuh tempo akan dikenakan denda
1,5 % perbulan.
11. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 25 Maret 2014 antara Perusahaan
dengan PT Energizer Indonesia yang diwakilkan Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan kerjasama
sebagai distributor untuk menjual produk berupa baterai di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Syarat dan Ketentuan berupa:
• PT Energizer Indonesia dan PT Rusindo Eka Raya menetapkan harga dan potongan harga.
• Penyerahan barang berada di Gudang PT Rusindo Eka Raya.
• PT Rusindo Raya bertanggungjawab penuh atas barang yang telah diterima.
• Penjualan barang harus dilakukan sesuai dengan syarat pembayaran.
• PT Rusindo Eka raya menjamin bahwa PT Energizer Indonesia bebas dari segala tuntutan.
31. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Setara Kas 28.200.888.518 36.421.458
Kas yang Dibatasi Penggunaannya 23.750.000.000 -
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 11.821.650.691 -
Piutang Lain-lain dari Pihak Berelasi 2.095.000.000 -
Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga 10.181.704.189 -
Jumlah Aset Keuangan 76.049.243.398 36.421.458
- 43 -
Page 47
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember
30 Juni 2023 2022
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 41.479.237.672 9.025.040.411
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 85.681.158.524 3.801.773.998
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 3.026.719.102 497.590.000
Beban Akrual 1.112.933.888 1.633.933.888
Utang Bank 12.595.647.991 -
Jumlah Liabilitas Keuangan 143.895.697.177 14.958.338.297
32. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL
a. Manajemen Risiko Modal
Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui
optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan bank (Catatan 4) dan
ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan komprehensif lain, saldo
laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 12).
b. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber
daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk
mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan
pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.
i. Manajemen Risiko Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata
uang asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang
mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.
Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari
aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.
Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
pembukuannya.
ii. Manajemen Risiko Kredit
Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya
yang mengakibatkan kerugian bagi Grup.
Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha
lain-lain. Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang
layak serta terpercaya.
Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan
dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup
memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki
sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus
menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit.
- 44 -
Page 48
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
iii. Manajemen Risiko Likuiditas
Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola
risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus
memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
keuangan.
Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan nonderivatif dengan
periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta
untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
akan diminta untuk membayar.
30 Juni 2023
Kurang dari Lebih dari
Satu Tahun 1 - 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga - - 41.479.237.672 41.479.237.672
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi - - 85.681.158.524 85.681.158.524
Utang Lain-lain kepada
Pihak Ketiga - - 3.026.719.102 3.026.719.102
Beban Akrual 1.112.933.888 - - 1.112.933.888
Utang Bank - - 12.595.647.991 12.595.647.991
Jumlah 1.112.933.888 - 142.782.763.289 143.895.697.177
31 Desember 2022
Kurang dari Lebih dari
Satu Tahun 1 - 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Utang Usaha kepada
Pihak Ketiga - - 9.025.040.411 9.025.040.411
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 675.129.000 3.126.644.998 - 3.801.773.998
Utang lain-lain kepada
Pihak Ketiga 53.990.000 443.600.000 - 497.590.000
Beban Akrual 1.633.933.888 - - 1.633.933.888
Jumlah 2.363.052.888 3.570.244.998 9.025.040.411 14.958.338.297
c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya
karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.
- 45 -
Page 49
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
33. KELANGSUNGAN USAHA
Grup mengalami akumulasi kerugian sebesar Rp 444.117.050.204 pada 31 Maret 2023. Sementara itu
Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Keramasan Palembang Sumatera Selatan, Pembangkit
Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Siantan Kalimantan Barat dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
(PLTD) di Sicanang Medan Sumatera Utara milik PT Asta Keramasan Energi (entitas anak) juga telah
berhenti beroperasi karena kontrak dengan PT PLN (Persero) telah berakhir (Catatan 21). Faktor-faktor
ini mempengaruhi tingkat pendapatan serta pencapaian arus kas Grup serta kemampuan untuk
membayar pinjaman sehingga menimbulkan ketidakpastian tentang kemampuan Grup untuk
mempertahankan kelangsungan usaha. Laporan keuangan konsolidasian tidak mencakup penyesuaian
yang berkaitan dengan pemulihan dan klasifikasi atas aset yang tercatat atau jumlah dan klasifikasi
liabilitas yang mungkin diperlukan dalam hal Grup tidak dapat melanjutkan kegiatan usaha. Perusahaan
pun memiliki beberapa utang dari PT Parama Multidaya dan untuk membayar biaya-biaya perusahaan.
Mengingat PLTG Keramasan Palembang Sumatera Selatan, PLTD Siantan Kalimantan Barat dan
PLTD Sicanang Medan Sumatera Utara telah berhenti beroperasi, manajemen telah memikirkan cara
dan strategi agar Perusahaan dapat tetap bertahan dan bahkan berkembang. Beberapa langkah telah
ditempuh, salah satunya adalah melakukan upaya negosiasi untuk mendapatkan kontrak baru kepada
PT PLN (Persero) dan melakukan restrukturisasi jangka waktu pelunasan pinjaman bank. Per
31 Desember 2021, negosiasi dengan PT PLN (Persero) tidak dilanjutkan. Sebagai tambahan, dengan
adanya pelunasan pinjaman bank, manajemen berkeyakinan Grup dapat melanjutkan kelangsungan
usahanya.
Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya dengan membuat rencana bisnis (business plan) yang komprehensif dan
mengatur rencana aksi strategis korporasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Perusahaan telah mendandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto
(pemegang saham dan pengendali terakhir Perusahaan) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor
PSP-LAPD/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022 dan yang telah diubah dengan Adendum
Perjanjian No. PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana dinyatakan bahwa Perusahaan
akan memperoleh pinjaman dari Leo Andyanto dengan jumlah maksimum sebesar
Rp 40.000.000.000 (Catatan 30).
2. Perusahaan telah mendandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
(pemegang saham pengendali Perusahaan) yang tertuang dalam Perjanjian Nomor 002/PFP/LAPD-
IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023 dan yang telah diubah dengan Adendum Perjanjian No. PSP/LA-
IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023, dimana dinyatakan bahwa Perusahaan akan memperoleh pinjaman
dari PT Intiputera Bumitirta dengan jumlah maksimum sebesar Rp 18.000.000.000 (Catatan 29).
3. Kedua fasilitas pinjaman tersebut di atas akan digunakan Perusahaan untuk keperluan
pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.
4. Pada 30 Juni 2023 Perusahaan telah menerima pinjaman dari Leo Andyanto dan PT Intiputera
Bumitirta dan telah melakukan akuisisi terhadap RER sebesar 51% dari dana tersebut.
Dengan adanya rencana aksi strategis korporasi di atas, Perusahaan telah menyusun proyeksi
keuangan selama 10 tahun ke depan dan meyakini bahwa Perusahaan dapat mempertahankan
kelangsungan usahanya.
- 46 -
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.