Skip to content
Back to announcement

FS Telkom Triwulan II 2023_Bahasa_Rilis.pdf

Financial statement Text extracted TLKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 113

Page 1
Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan entitas anaknya

Laporan keuangan konsolidasian
tanggal 30 Juni 2023 (tidak diaudit) dan untuk periode enam bulan
yang berakhir pada tanggal tersebut (tidak diaudit)
Page 2
                        PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
               PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              TANGGAL 30 JUNI 2023
       DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                                  (TIDAK DIAUDIT)




                                           DAFTAR ISI



                                                                     Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                        1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian            2

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                     3-4   -

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                               5

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                               5-110
Page 3

          
Page 4
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                              LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 Juni 2023 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)

                                                                         Catatan                30 Juni 2023         31 Desember 2022
ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas - bersih                                               3,32,37                         40.521                    31.947
Aset keuangan lancar lainnya - bersih                                     4,32,37                          1.402                     1.349
Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan
 kerugian kredit ekspektasian
   Pihak berelasi                                                         5,32,37                          1.763                     1.620
   Pihak ketiga                                                            5,37                            8.388                     7.014
Aset kontrak - bersih                                                     6,32,37                          2.249                     2.457
Piutang lain-lain - bersih                                                  37                             1.419                       245
Persediaan - bersih                                                          7                             1.118                     1.144
Aset tersedia untuk dijual                                                  11b                                6                         6
Biaya kontrak                                                                9                               697                       671
Pajak dibayar di muka                                                       27a                            2.359                     1.464
Tagihan restitusi pajak                                                     27b                                3                       380
Aset lancar lainnya                                                        8,32                            5.965                     6.760
Jumlah Aset Lancar                                                                                        65.890                    55.057

ASET TIDAK LANCAR
Aset kontrak - bersih                                                     6,32,37                            110                     34
Investasi jangka panjang                                                   10,37                           9.218                  8.653
Biaya kontrak                                                                9                             1.973                  1.741
Aset tetap                                                               11,32,35a                       175.471                173.329
Aset hak-guna                                                               12                            20.673                 20.336
Aset takberwujud                                                            14                             8.105                  8.302
Aset pajak tangguhan - bersih                                               27f                            4.005                  4.117
Aset tidak lancar lainnya                                               13,27,32,37                        5.033                  3.623
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                                                 224.588                220.135
JUMLAH ASET                                                                                              290.478                275.192

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                        15,32,37                             533                       431
  Pihak ketiga                                                            15,37                           14.837                    18.026
Liabilitas kontrak                                                       17a,32                            7.189                     6.295
Utang lain-lain                                                            37                             16.075                       463
Utang pajak                                                                27c                             5.563                     5.372
Beban yang masih harus dibayar                                          16,32,37                          13.717                    15.445
Deposit pada pelanggan                                                     32                              2.846                     2.382
Utang bank jangka pendek                                                18a,32,37                         15.129                     8.191
Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun               18b,32,37                         14.226                     8.858
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun                         12,37                            5.235                     4.925
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                           95.350                    70.388

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                        27f                             1.029                     1.023
Liabilitas kontrak                                                        17b,32                           1.464                     1.561
Liabilitas diestimasi penghargaan masa kerja                                31                             1.111                     1.031
Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan imbalan
  pasca kerja lainnya                                                       30                            11.142                 10.272
Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                             19,32,37                         26.503                 27.331
Liabilitas sewa                                                           12,37                           13.257                 13.736
Liabilitas lainnya                                                                                           271                    588
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                          54.777                 55.542
JUMLAH LIABILITAS                                                                                        150.127                125.930

EKUITAS
Modal saham                                                                 21                             4.953                     4.953
Tambahan modal disetor                                                                                     2.711                     2.711
Komponen ekuitas lainnya                                                    22                             9.558                     9.697
Saldo laba
 Ditentukan penggunaannya                                                   29                            15.337                    15.337
 Belum ditentukan penggunaanya                                                                            91.286                    96.560
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk - bersih                                                                          123.845                129.258
 Kepentingan nonpengendali                                                  20                            16.506                 20.004
JUMLAH EKUITAS                                                                                           140.351                149.262
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                            290.478                275.192

         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.

                                                                    1
Page 5
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
    untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (tidak diaudit)
            (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)


                                                                            Catatan                2023                   2022
PENDAPATAN                                                                   23,32                    73.478                  71.983

BIAYA DAN BEBAN
Beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi                        25,32                      (19.170)                  (17.847)
Beban penyusutan dan amortisasi                                            11,12,14                    (15.948)                  (16.986)
Beban karyawan                                                                24                        (7.844)                   (7.526)
Beban umum dan administrasi                                                 26,32                       (3.331)                   (2.820)
Beban interkoneksi                                                            32                        (3.093)                   (2.647)
Beban pemasaran                                                               32                        (1.656)                   (1.696)
Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan
  nilai wajar atas investasi                                                   10                          412                      294
Penghasilan lain-lain - bersih                                                                             283                       57
(Rugi) laba selisih kurs - bersih                                                                         (112)                     124

LABA USAHA                                                                                              23.019                   22.936

Penghasilan pendanaan                                                          32                          526                       441
Biaya pendanaan                                                                32                       (2.245)                   (1.953)
Bagian laba investasi jangka panjang pada entitas asosiasi                     10                            2                         5

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                                          21.302                   21.429

(BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN                                             27d
  Pajak kini                                                                                            (4.106)                   (4.611)
  Pajak tangguhan                                                                                         (375)                      737
                                                                                                        (4.481)                   (3.874)

LABA PERIODE BERJALAN                                                                                   16.821                   17.555

PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Penghasilan (rugi) komprehensif lain yang akan
 direklasifikasikan ke laba rugi pada periode berikutnya:
Selisih kurs penjabaran                                                        22                         (139)                     141
Bagian penghasilan komprehensif lain entitas asosiasi                         10b                            -                        1
Penghasilan (rugi) komprehensif lain yang tidak akan
 direklasifikasikan ke laba rugi pada periode berikutnya:
Rugi aktuaria program manfaat pasti - bersih                                   30                       (1.428)                      (1)
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - bersih                                                           (1.567)                     141

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN                                                               15.254                   17.696

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                                                                  12.756                   13.310
 Kepentingan nonpengendali                                                     20                        4.065                    4.245
                                                                                                        16.821                   17.555
Jumlah laba komprehensif periode berjalan yang dapat
 diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                                                                  11.189                   13.451
 Kepentingan nonpengendali                                                                               4.065                    4.245
                                                                                                        15.254                   17.696
LABA PER SAHAM DASAR
 (dalam jumlah penuh)                                                          28
 Laba bersih per saham                                                                                  128,77                    134,36
 Laba bersih per ADS (100 saham Seri B per ADS)                                                      12.876,76                 13.436,00




    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.


                                                                   2
Page 6
                                                                       PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                                                             PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                                  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (tidak diaudit)
                                                        (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)

                                                                                                              Diatribusikan kepada pemilik entitas induk
                                                                                                                                               Saldo laba
                                                                                               Tambahan                                                      Belum
                                                                                 Modal           modal              Komponen          Ditentukan           ditentukan         Jumlah        Kepentingan     Jumlah
                         Uraian                                Catatan           saham          disetor           ekuitas lainnya   penggunaannya        penggunaannya        bersih       nonpengendali    ekuitas
Saldo, 1 Januari 2023                                                               4.953           2.711                   9.697           15.337                96.560        129.258          20.004       149.262
Penyesuaian kepentingan nonpengendali                                                   -               -                       -                -                     -              -               26            26
Dividen kas                                                       29                    -               -                       -                -               (16.602)       (16.602)          (7.582)     (24.184)
Modal saham kepentingan nonpengendali
 yang diperoleh kembali                                           1e                    -                 -                    -                   -                     -            -               (7)          (7)
Laba periode berjalan                                             20                    -                 -                    -                   -                12.756       12.756            4.065       16.821
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - bersih                                           -                 -                 (139)                  -                (1.428)      (1.567)               -       (1.567)
Saldo, 30 Juni 2023                                                                 4.953             2.711                9.558              15.337                91.286      123.845           16.506      140.351




                                                   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.

                                                                                                              3
Page 7
                                                                   PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                                                         PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                              LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                            untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (tidak diaudit)
                                                    (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)

                                                                                                          Diatribusikan kepada pemilik entitas induk
                                                                                                                                           Saldo laba
                                                                                             Tambahan                                                      Belum
                                                                              Modal            modal            Komponen           Ditentukan            ditentukan        Jumlah        Kepentingan     Jumlah
                        Uraian                               Catatan          saham           disetor         ekuitas lainnya    penggunaannya         penggunaannya       bersih       nonpengendali    ekuitas
Saldo, 1 Januari 2022                                                            4.953            2.711                 9.395            15.337                 89.250       121.646          23.753       145.399
Penambahan setoran modal dari nonpengendali entitas anak                             -                -                     -                 -                      -             -               45            45
Penyesuaian kepentingan nonpengendali                                                -                -                     -                 -                      -             -               11            11
Dividen kas                                                     29                   -                -                     -                 -                (14.856)      (14.856)          (7.534)     (22.390)
Modal saham yang diperoleh kembali                                                   -                -                     -                 -                      -             -              (82)         (82)
Laba periode berjalan                                           20                   -                -                     -                 -                 13.310        13.310            4.245       17.555
Penghasilan komprehensif lain - bersih                                               -                -                   141                 -                      -           141                -          141
Saldo, 30 Juni 2022                                                              4.953            2.711                 9.536            15.337                 87.704       120.241          20.438       140.679




                                                Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.
                                                                                                          4
Page 8
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                               LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
        Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)

                                                                          Catatan                 2023                      2022
ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASI
 Penerimaan kas dari pelanggan dan operator lain                                                          71.175                     70.244
 Penerimaan dari pendapatan bunga                                                                            522                        443
 Penerimaan restitusi pajak                                                                                   97                      2.281
 Pembayaran kas untuk beban                                                                              (26.753)                   (20.966)
 Pembayaran kas kepada karyawan                                                                           (9.491)                    (7.821)
 Pembayaran pajak penghasilan badan dan final                                                             (5.635)                    (4.919)
 Pembayaran beban bunga                                                                                   (2.291)                    (1.977)
 Pembayaran sewa jangka pendek dan bernilai rendah                           12                           (1.650)                    (1.429)
 Pembayaran pajak pertambahan nilai - bersih                                                                (517)                      (639)
 Penerimaan (pembayaran) kas lainnya - bersih                                                                163                       (273)

Arus kas bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasi                                                    25.620                     34.944

ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI
 Hasil dari klaim asuransi                                                   11                              151                        135
 Hasil dari penjualan aset tetap                                             11                               24                        296
 Penerimaan dividen dari entitas asosiasi                                    10                                -                         10
 Pembelian aset tetap                                                       11,39                        (14.690)                   (16.378)
 Akuisisi tower oleh anak perusahaan                                                                      (1.648)                         -
 Pembelian aset takberwujud                                                 14,39                           (962)                    (1.275)
 Kenaikan (penurunan) uang muka dan aset lainnya                             13                             (257)                       653
 Penambahan investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                 10                             (228)                    (1.048)
 (Penempatan pada) hasil dari aset keuangan lancar lainnya - bersih                                          (59)                        38

Arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan investasi                                                  (17.669)                   (17.569)

ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN
 Pencairan utang bank dan pinjaman lainnya                                  18,19                        21.045                     23.932
 Penerimaan setoran modal pada entitas anak dari pemegang
  saham nonpengendali                                                                                          -                         45
 Pembayaran utang bank dan pinjaman lainnya                                 18,19                         (9.546)                   (15.231)
 Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
  Perusahaan                                                                 21                                -                    (14.856)
 Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
  nonpengendali entitas anak                                                 20                           (7.581)                    (7.534)
 Pembayaran kewajiban sewa                                                                                (3.113)                    (2.063)
 Pembelian saham kembali pemegang saham nonpengendali
  entitas anak                                                               1e                               (7)                         -

Arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan pendanaan                                                     798                     (15.707)

KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                                        8.749                      1.668

DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN
 SETARA KAS                                                                                                (174)                       181

PENYISIHAN KERUGIAN KREDIT EKSPEKTASIAN                                                                       (1)                         -

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE                                          3                          31.947                     38.311

KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE                                         3                          40.521                     40.160




         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.




                                                                    5
Page 9
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM

     a. Pendirian dan informasi umum

       Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“Perusahaan”) pada mulanya
       merupakan bagian dari “Post en Telegraafdienst”, yang didirikan dan beroperasi secara komersial
       pada tahun 1884 berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 7 tanggal 27 Maret
       1884 dan diumumkan dalam Berita Negara Hindia Belanda No. 52 tanggal 3 April 1884.

       Pada tahun 1991, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 1991, status Perusahaan diubah
       menjadi perseroan terbatas milik negara (“Persero”). Entitas induk terakhir Perusahaan adalah
       Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) (Catatan 21).

       Perusahaan didirikan berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, S.H. No. 128 tanggal 24 September
       1991. Akta pendirian tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan
       Surat Keputusan No. C2-6870.HT.01.01.Th.1991 tanggal 19 November 1991 dan diumumkan dalam
       Berita Negara Republik Indonesia No. 5 tanggal 17 Januari 1992, Tambahan No. 210. Anggaran
       Dasar Perusahaan telah beberapa kali diubah, perubahan terakhir dilakukan sehubungan dengan
       kebutuhan Perusahaan untuk melakukan penyesuaian kegiatan usaha dalam Anggaran Dasar
       dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia Tahun 2020.

       Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan di atas sebagaimana dituangkan dalam Akta Notaris
       Ashoya Ratam, S.H., M.Kn. No. 37 tanggal 22 Juni 2022. Perubahan telah diterima dan disetujui oleh
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Keputusan
       Menkumham No. AHU-0044650.AH.01.02. Tahun 2022 tanggal 29 Juni 2022 tentang Persetujuan
       Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Perusahaan Perseroan (Persero)
       PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
       melakukan usaha di bidang penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi, informatika, serta
       optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perusahaan untuk menghasilkan barang
       dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan
       guna meningkatkan nilai Perusahaan dengan menerapkan prinsip Perseroan Terbatas. Untuk
       mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perusahaan dapat menjalankan kegiatan usaha yang
       secara umum meliputi:

       i.   Usaha utama:
            (a) Merencanakan,      membangun,     menyediakan,   mengembangkan,      mengoperasikan,
                memasarkan/menjual/menyewakan, dan memelihara jaringan telekomunikasi dan informatika
                dalam arti yang seluas-luasnya dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan.
            (b) Merencanakan, mengembangkan, menyediakan, memasarkan/menjual, dan meningkatkan
                layanan jasa telekomunikasi dan informatika dalam arti yang seluas-luasnya dengan
                memperhatikan peraturan perundang-undangan.
            (c) Melakukan investasi, termasuk penyertaan modal pada perusahaan lainnya sejalan dengan
                dan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.

       ii. Usaha penunjang:
           (a) Menyediakan jasa transaksi pembayaran dan pengiriman uang melalui jaringan
               telekomunikasi dan informatika.
           (b) Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya yang dimiliki
               Perusahaan, antara lain pemanfaatan aset tetap dan aset bergerak, fasilitas sistem informasi,
               fasilitas pendidikan dan pelatihan, serta fasilitas pemeliharaan dan perbaikan.
           (c) Bekerja sama dengan pihak lain dalam rangka optimalisasi sumber daya informatika,
               komunikasi atau teknologi yang dimiliki oleh pihak lain pelaku industri informatika, komunikasi
               dan teknologi, sejalan dengan dan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.




                                                     6
Page 10
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)
     a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)

       Perusahaan berkedudukan dan berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat, beralamatkan di Jalan Japati
       No. 1, Bandung.

        Perusahaan memiliki beberapa izin penyelenggaraan jaringan dan/atau jasa dari Pemerintah yang
        berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas selama Perusahaan tunduk pada ketentuan
        perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan ketentuan sebagaimana tercantum dalam
        izin-izin tersebut. Untuk setiap izin yang diterbitkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika
        (“Menkominfo”), evaluasi dilakukan setiap tahun dan evaluasi menyeluruh dilakukan setiap lima tahun.
        Perusahaan wajib menyampaikan laporan atas penyelenggaraan jaringan dan/atau jasa berdasarkan
        izin-izin tersebut di atas setiap tahun kepada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan
        Informatika (“DJPPI”), sebelumnya adalah Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (“DJPT”).

        Laporan tersebut meliputi beberapa informasi, seperti kemajuan pengembangan jaringan, pencapaian
        standar kualitas jasa, jumlah pelanggan, pembayaran biaya atas hak penyelenggaraan, dan kontribusi
        pelayanan universal. Sementara, untuk jasa internet teleponi untuk keperluan publik, jasa interkoneksi
        internet, dan jasa akses internet, terdapat tambahan informasi yang dipersyaratkan, seperti kinerja
        operasi, segmen pelanggan, lalu lintas, dan pendapatan bruto.
        Rincian izin-izin tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                             Tanggal penetapan/
                      Izin                     No. Izin                Jenis jasa              perpanjangan
       Izin penyelenggaraan jasa       127/KEP/DJPPI/           Jasa internet teleponi            30 Maret 2016
           internet teleponi untuk       KOMINFO/3/2016           untuk keperluan publik
           keperluan publik
       Izin penyelenggaraan jasa       2176/KEP/M.KOMINFO/      Jasa akses internet           30 Desember 2016
           akses internet                12/2016
       Izin penyelenggaraan jasa       1040/KEP/M.KOMINFO/      Jasa penyediaan konten              16 Mei 2017
           penyediaan konten            16/2017
       Izin penyelenggaraan jasa       1004/KEP/M.KOMINFO/      Jasa interkoneksi internet    26 Desember 2018
           interkoneksi internet         2018
       Izin penyelenggaraan jasa       046/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan sistem                  3 Agustus 2020
           sistem komunikasi data        02/2020                  komunikasi data
       Izin penyelenggaran jasa        022/KEP/M.KOMINFO/       Jasa multimedia layanan         25 Februari 2021
           untuk kategori layanan        02/2021                  IPTV
           IPTV
       Izin penerbit uang elektronik   Izin Bank Indonesia      Penerbit uang elektronik             1 Juli 2021
           dan penyelenggara              23/587/DKSP/Srt/B       dan penyelenggara
           transfer dana                                          transfer dana
       Izin penyelenggaraan            073/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap                  23 Agustus 2021
           jaringan tetap sambungan      02/2021                  sambungan
           langsung jarak jauh                                    langsung jarak jauh
       Izin penyelenggaraan            082/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap                   8 Oktober 2021
           jaringan tetap sambungan      02/2021                  sambungan
           internasional                                          internasional
       Izin penyelenggaraan            094/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap                 9 Desember 2021
           jaringan tetap tertutup       02/2021                  tertutup
       Izin penyelenggaran jaringan    095/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap lokal           9 Desember 2021
           tetap lokal berbasis          02/2021                  berbasis circuit
           circuit switched                                       switched dan packet
                                                                  switched




                                                        7
Page 11
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     b.     Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit, Corporate Secretary, Internal Audit, dan
            Karyawan

            i.   Dewan Komisaris dan Direksi

                 Berdasarkan keputusan yang dibuat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”)
                 yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., No. 35 tanggal 23 Juni 2023
                 dan No. 34 tanggal 18 Juni 2021, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah
                 sebagai berikut:
                                                                  30 Juni 2023            31 Desember 2022
                 Komisaris Utama/                         Bambang Permadi            Bambang Permadi
                 HIDDEN_ROW
                  Komisaris Independen                      Soemantri Brojonegoro      Soemantri Brojonegoro
                 Komisaris Independen                     Wawan Iriawan              Wawan Iriawan
                 Komisaris Independen                     Bono Daru Adji             Bono Daru Adji
                 Komisaris Independen                     Abdi Negara Nurdin         Abdi Negara Nurdin
                 Komisaris                                Arya Mahendra Sinulingga   Arya Mahendra Sinulingga
                 Komisaris                                Marcelino Rumambo Pandin   Marcelino Rumambo Pandin
                 Komisaris                                Ismail                     Ismail
                 Komisaris                                Rizal Mallarangeng         Rizal Mallarangeng
                 Komisaris                                Isa Rachmatarwata          Isa Rachmatarwata
                 Komisaris                                Silmy Karim                -
                 Direktur Utama                           Ririek Adriansyah          Ririek Adriansyah
                 Direktur Enterprise & Business Service   F.M. Venusiana R.          F.M. Venusiana R.
                 Direktur Digital Business                Muhamad Fajrin Rasyid      Muhamad Fajrin Rasyid
                 Direktur Human Capital Management        Afriwandi                  Afriwandi
                 Direktur Keuangan dan
                  Manajemen Risiko                        Heri Supriadi              Heri Supriadi
                 Direktur Network & IT Solution           Herlan Wijanarko           Herlan Wijanarko
                 Direktur Strategic Portfolio             Budi Setyawan Wijaya       Budi Setyawan Wijaya
                 Direktur Wholesale &
                  International Services                  Bogi Witjaksono            Bogi Witjaksono
                 Direktur Group Business Development      Honesti Basyir             -
                 Direktur Consumer Service                -                          F.M. Venusiana R.


          ii.    Komite Audit, Corporate Secretary, dan Internal Audit

                 Susunan Komite Audit, Corporate Secretary, dan Internal Audit Perusahaan adalah sebagai
                 berikut:

                                                                 30 Juni 2023           31 Desember 2022
                 Ketua                                    Bono Daru Adji           Bono Daru Adji
                 Anggota                                  Bambang Permadi          Bambang Permadi
                                                           Soemantri Brojonegoro    Soemantri Brojonegoro
                 Anggota                                  Wawan Iriawan            Wawan Iriawan
                 Anggota                                  Abdi Negara Nurdin       Abdi Negara Nurdin
                 Anggota                                  Emmanuel Bambang Suyitno Emmanuel Bambang Suyitno
                 Anggota                                  Edy Sihotang             Edy Sihotang
                 Corporate Secretary                      Edwin Julianus Sebayang  R. Achmad Faisal
                 Internal Audit                           Daru Mulyawan            Daru Mulyawan

          iii.   Karyawan

                 Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak (secara kolektif disebut “Grup”) pada tanggal
                 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah 20.879 orang dan 20.951 orang.


                                                            8
Page 12
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1. UMUM (lanjutan)

  c.   Penawaran umum efek Perusahaan

       Jumlah saham Perusahaan sesaat sebelum penawaran umum perdana (Initial Public Offering
       atau “IPO”) adalah 8.400.000.000, yang terdiri dari 8.399.999.999 saham Seri B dan 1 saham Seri A
       Dwiwarna yang seluruhnya dimiliki oleh Pemerintah. Pada tanggal 14 November 1995, Pemerintah
       menjual saham Perusahaan yang terdiri dari 933.333.000 saham baru Seri B dan 233.334.000 saham
       Seri B milik Pemerintah kepada masyarakat melalui IPO di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), dan
       penawaran dan pencatatan di Bursa Efek New York (“NYSE”) dan Bursa Efek London (“LSE”) atas
       700.000.000 saham Seri B milik Pemerintah dalam bentuk American Depositary Shares (“ADS”).
       Terdapat 35.000.000 ADS dan masing-masing ADS mewakili 20 saham Seri B pada saat itu.

       Pada bulan Desember 1996, Pemerintah menjual saham Perusahaan sebanyak 388.000.000 saham
       Seri B dan selanjutnya pada tahun 1997, Pemerintah membagikan 2.670.300 saham Seri B sebagai
       insentif bagi para pemegang saham Perusahaan yang tidak menjual sahamnya selama satu tahun
       terhitung sejak tanggal IPO. Pada bulan Mei 1999, Pemerintah kembali menjual 898.000.000 saham
       Seri B.

       Untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, pada
       RUPST Perusahaan tanggal 16 April 1999, para pemegang saham Perusahaan memutuskan untuk
       meningkatkan modal ditempatkan yang berasal dari kapitalisasi sebagian tambahan modal disetor
       melalui pembagian saham bonus sejumlah 746.666.640 lembar saham. Pembagian saham bonus
       kepada para pemegang saham Perusahaan dilakukan pada bulan Agustus 1999. Pada tanggal 16
       Agustus 2007, Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas telah diamendemen
       dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang berlaku
       efektif pada tanggal yang sama. Pemberlakuan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tidak berdampak
       terhadap penawaran umum efek Perusahaan. Perusahaan telah memenuhi ketentuan Undang-
       Undang tersebut.

       Pada bulan Desember 2001, Pemerintah menjual 1.200.000.000 saham atau 11,9% dari jumlah
       saham Seri B yang beredar. Pada bulan Juli 2002, Pemerintah kembali menjual 312.000.000 saham
       atau 3,1% dari jumlah saham Seri B yang beredar.

       Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris A. Partomuan Pohan,
       S.H., LLM. No. 26 tanggal 30 Juli 2004, para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan
       saham Perusahaan untuk Seri A Dwiwarna dan Seri B dari 1 menjadi 2. Untuk 1 saham Seri A
       Dwiwarna dengan nilai nominal Rp500 dipecah menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dengan nilai
       nominal Rp250 dan 1 saham Seri B dengan nilai nominal Rp250. Jumlah modal saham dasar
       Perusahaan setelah pemecahan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 39.999.999.999
       saham Seri B menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 saham Seri B, dan jumlah
       modal saham ditempatkan Perusahaan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan
       10.079.999.639 saham Seri B menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 20.159.999.279 saham Seri B.
       Setelah pemecahan saham, setiap ADS mewakili 40 saham Seri B.

       Pada Rapat Umum Luar Biasa (“RUPSLB”) yang diselenggarakan pada tanggal 21 Desember 2005
       dan RUPST pada tanggal 29 Juni 2007, 20 Juni 2008, dan 19 Mei 2011, para pemegang saham
       Perusahaan menyetujui masing-masing rencana tahap I, II, III, dan IV program Perusahaan untuk
       membeli kembali saham Seri B yang telah diterbitkan.

       Selama periode 21 Desember 2005 sampai dengan 20 Juni 2007, Perusahaan telah melakukan
       pembelian kembali 211.290.500 saham dari publik (program pembelian kembali saham tahap I). Pada
       tanggal 30 Juli 2013, Perusahaan telah menjual seluruh saham tersebut.




                                                   9
Page 13
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1. UMUM (lanjutan)

   c. Penawaran umum efek Perusahaan (lanjutan)

       Pada RUPST tanggal 19 April 2013, sebagaimana diaktakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H.,
       M.Kn., No. 38 tanggal 19 April 2013, para pemegang saham menyetujui perubahan rencana
       Perusahaan atas saham treasuri yang diakuisisi dalam tahap III. Berdasarkan keputusan RUPST
       Perusahaan tanggal 19 April 2013 yang dinyatakan dalam Akta Notaris No. 38 tanggal 19 April 2013
       oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan saham
       Perusahaan untuk Seri A Dwiwarna dan Seri B dari 1 menjadi 5. Untuk 1 saham Seri A Dwiwarna
       dengan nilai nominal Rp250 dipecah menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal Rp50
       dan 4 saham Seri B dengan nilai nominal Rp50. Jumlah modal saham dasar Perusahaan setelah
       pemecahan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 saham Seri B menjadi 1
       saham Seri A Dwiwarna dan 399.999.999.999 saham Seri B. Jumlah modal saham ditempatkan
       Perusahaan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 20.159.999.279 saham Seri B menjadi 1
       saham Seri A Dwiwarna dan 100.799.996.399 saham Seri B. Setelah pemecahan saham, setiap ADS
       mewakili 200 saham Seri B. Efektif tanggal 26 Oktober 2016, Perusahaan melakukan perubahan rasio
       Depositary Receipt dari 1 ADS mewakili 200 saham Seri B menjadi 1 ADS mewakili 100 saham Seri
       B (Catatan 21). Informasi laba bersih per ADS pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
       lainnya konsolidasian telah disesuaikan dengan perubahan rasio ini.

       Pada tanggal 16 Mei dan 5 Juni 2014, Perusahaan telah melakukan pembatalan pencatatan pada
       Bursa Efek Tokyo (“TSE”) dan delisting pada LSE.

       Pada tanggal 30 Juni 2023, seluruh saham Seri B Perusahaan telah dicatatkan pada BEI dan
       38.801.544 ADS telah dicatatkan pada NYSE (Catatan 21).

       Pada tanggal 16 Juni 2015, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Telkom Tahap I Tahun
       2015 masing-masing sebesar Rp2.200 miliar untuk Seri A yang berjangka waktu 7 (tujuh) tahun,
       Rp2.100 miliar untuk Seri B yang berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun, Rp1.200 miliar untuk Seri C
       yang berjangka waktu 15 (lima belas) tahun, dan Rp1.500 miliar untuk Seri D yang berjangka waktu
       30 (tiga puluh) tahun dan masing-masing telah dicatatkan di BEI (Catatan 19b).

      Pada tanggal 21 Desember 2015, Perusahaan menjual sisa saham treasuri tahap III.

      Pada tanggal 29 Juni 2016, Perusahaan menjual saham treasuri tahap IV.

       Pada RUPST tanggal 27 April 2018 yang diaktakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
       No. 54, para pemegang saham menyetujui pembatalan 1.737.779.800 saham treasuri dengan
       mengurangi modal saham Perseroan.




                                                  10
Page 14
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak

       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah mengkonsolidasikan laporan
       keuangan semua entitas anak yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung, sebagai berikut
       (Catatan 2b dan 2d):

       i.   Entitas anak dengan kepemilikan langsung:

                                                                    Tahun                                     Jumlah aset sebelum
                                                                  dimulainya     Persentase kepemilikan*            eliminasi
                                                                    operasi      30 Juni      31 Desember    30 Juni     31 Desember
                Entitas anak                Jenis usaha           komersial       2023            2022        2023            2022
            PT Telekomunikasi      Jasa jaringan dan layanan         1995               65              65      98.235         100.991
             Selular                 telekomunikasi seluler
             (“Telkomsel”)

            PT Dayamitra           Penyewaan menara                 1995                72             72       56.790         56.072
             Telekomunikasi Tbk.    telekomunikasi dan jasa
             (“Mitratel”)           telekomunikasi lainnya

            PT Multimedia          Jasa jaringan telekomunikasi     1998               100            100       19.099         18.710
             Nusantara               dan multimedia
             (“Metra”)

            PT Telekomunikasi      Jasa telekomunikasi dan          1995               100            100       13.794         13.949
             Indonesia               informasi internasional
             International
             (“Telin”)

            PT Sigma Cipta         Jasa konsultasi piranti          1988               100            100        7.935          8.522
             Caraka                  keras, piranti lunak
             (“Sigma”)               komputer, dan pusat
                                     penyimpanan data
                                     (data center)

            PT Telkom Satelit      Telekomunikasi -                 1996               100            100        6.896          6.470
             Indonesia              menyediakan sistem
             (“Telkomsat”)          komunikasi satelit, jasa
                                    dan sarana terkait

            PT Graha Sarana        Pembangunan, perdagangan,        1982               100            100        5.918          5.865
             Duta                   jasa, dan pengangkutan
             ("GSD")                darat

            PT Telkom Akses        Pembangunan, jasa dan            2013               100            100        4.601          5.308
             (“Telkom Akses”)       perdagangan bidang
                                    telekomunikasi

            PT Telkom Data         Data center                      1996               100            100        3.400          3.202
             Ekosistem
             (“TDE”)

            PT Metra-Net           Jasa portal multimedia           2009               100            100        1.714          1.731
             (“Metra-Net”)

            PT Infrastruktur       Pembangunan, jasa dan            2014               100            100        1.495          1.360
             Telekomunikasi         perdagangan bidang
             Indonesia              telekomunikasi
             (“Telkom Infra”)

            PT PINS Indonesia      Jasa dan pembangunan             1995               100            100         814             797
             (“PINS”)                telekomunikasi

            PT Napsindo Primatel   Telekomunikasi -                 1999;               60             60            5              5
             Internasional          menyediakan Network,           berhenti
             (“Napsindo”)           Access Point ("NAP"),         beroperasi
                                    Voice Over Data ("VOD"),        pada
                                    dan jasa terkait lainnya       tanggal
                                                                  13 Januari
                                                                    2006

            *Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
            Semua entitas anak dengan kepemilikan langsung berdomisili di Indonesia.




                                                                  11
Page 15
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak (lanjutan)

        ii.   Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung:

                                                                            Tahun                                           Jumlah aset sebelum
                                                                          dimulainya       Persentase kepemilikan*                eliminasi
                                                                            operasi        30 Juni     31 Desember          30 Juni   31 Desember
                    Entitas anak                   Jenis usaha            komersial         2023           2022              2023         2022
              PT Metra Digital             Jasa perdagangan                  2013               100             100            9.097         9.019
               Investama                     informasi dan teknologi,
               (“MDI”)                       multimedia, hiburan
                                             dan investasi

              Telekomunikasi               Investasi dan layanan              2010               100               100           3.479      2.981
               Indonesia                     telekomunikasi
               International Ltd.
               ("Telin Hong Kong"),
               berdomisili di Hong Kong

              Telekomunikasi               Telekomunikasi dan                 2008               100               100           3.370      3.678
               Indonesia                    jasa terkait
               International Pte. Ltd.
               ("Telin Singapore"),
               berdomisili di Singapura

              PT Infomedia                 Jasa data dan informasi -          1984               100               100           2.370      2.268
               Nusantara                     menyediakan jasa
               (“Infomedia”)                 informasi telekomunikasi
                                             dan jasa informasi
                                             lainnya dalam bentuk
                                             media cetak dan
                                             elektronik, dan jasa
                                             call center

              PT Telkom Landmark           Jasa pengembangan dan              2012                 55               55           2.062      2.100
               Tower                         manajemen properti
               (“TLT”)

              PT Persada Sokka             Penyewaan menara                   2008               100               100           1.545      1.401
               Tama                         telekomunikasi dan jasa
               ("PST")                      telekomunikasi lainnya

              PT Finnet Indonesia          Jasa teknologi informatika         2006                 60               60           1.533      1.248
               (“Finnet”)

              PT Nuon Digital Indonesia    Jasa penjualan konten              2010               100               100           1.241      1.199
               (“Nuon”)                      digital

              PT Metra Digital Media       Jasa informasi                     2013               100               100            964         986
               (“MD Media”)                  telekomunikasi dan
                                             informasi lainnya

              PT Telkomsel Mitra           Jasa konsultan manajemen           2019               100               100            912         945
               Inovasi                       bisnis dan investasi
               (“TMI”)

              PT Telkomsel Ekosistem       Informasi dan teknologi            2021               100               100            874         807
               Digital                       terkait jasa, multimedia,
               ("TED")                       hiburan, dan investasi

              Telekomunikasi              Jasa telekomunikasi,                2012               100               100            821         836
               Indonesia                    jaringan, mobile,
               International                internet, dan data
               (TL) S.A.
               ("Telkomcel"),
               berdomisili di Timor Leste

              PT Administrasi              Jasa administrasi asuransi         2002               100               100            706         632
               Medika                        kesehatan
               (“Ad Medika”)

              PT Swadharma                 Jasa pengisian kas dan             2001                 51               51            452         458
               Sarana Informatika            pemeliharaan ATM
               (“SSI”)


              *Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
              Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.




                                                                         12
Page 16
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak (lanjutan)

        ii.   Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung (lanjutan):

                                                                           Tahun                                          Jumlah aset sebelum
                                                                         dimulainya      Persentase kepemilikan*                eliminasi
                                                                           operasi        30 Juni    31 Desember          30 Juni     31 Desember
                    Entitas anak                  Jenis usaha            komersial         2023          2022              2023           2022
              TS Global                    Jasa satelit                     1996                  70           70               417            566
               Network Sdn. Bhd.
               (“TSGN”),
               berdomisili di Malaysia

              PT Digital Aplikasi Solusi   Jasa sistem komunikasi           2014                 100             100             357         384
               ("Digiserve")

              PT Nusantara Sukses          Jasa dan perdagangan             2014                 100             100             305         301
               Investasi
               (“NSI”)

              PT Graha Yasa Selaras        Jasa pariwisata                  2012                  51              51             285         285
               (”GYS”)

              Telekomunikasi               Jasa telekomunikasi              2014                 100             100             282         294
               Indonesia                     dan informasi
               International Inc.
               (“Telin USA”),
               berdomisili di
               Amerika Serikat

              PT Nutech Integrasi          Jasa penyedia sistem             2001                  60              60             223         273
               (“Nutech”)                    integrator

              PT Graha Telkomsigma         Jasa pengelolaan                 1999                 100             100             222         190
               ("GTS")                       dan konsultasi

              PT Collega Inti Pratama      Perdagangan dan                  2001                  70              70             193         173
               ("CIP")                      jasa

              Telekomunikasi               Jasa telekomunikasi              2013                  70              70             139         125
               Indonesia Intl                dan informasi
               (Malaysia) Sdn. Bhd.
               (”Telin Malaysia”),
               berdomisili di Malaysia

              PT Media Nusantara           Jasa konsultasi                  2012                  55              55             123         116
               Data Global
               ("MNDG")

              PT Teknologi Data            Jasa telekomunikasi dan          2013                 100             100             112            7
               Infrastruktur                 data center
               (“TDI”)

              Telekomunikasi               Jasa telekomunikasi              2013                 100             100              87           33
               Indonesia                     dan informasi
               International
               (Australia) Pty. Ltd.
               (“Telin Australia”),
               berdomisili di Australia

              PT Metra TV                  Jasa penyiaran                   2013                 100             100              46           34
               ("Metra TV")                  berlangganan

              PT Bosnet Distribution       Perdagangan dan                  2012                  60              60              39           36
               Indonesia                    jasa konsultasi
               ("BDI")

              PT Pojok Celebes             Usaha pariwisata                 2008                 100             100              31           33
               Mandiri
               ("PCM")

              PT Metraplasa                Jasa jaringan dan                2012                  60              60              30           30
               (“Metraplasa”)                e-commerce



              *Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
              Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.




                                                                       13
Page 17
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)
     e. Informasi penting lainnya

          i. Perusahaan

             Pada tanggal 27 Juni 2023, Perusahaan telah menandatangani Akta Pemisahan Segmen Usaha
             IndiHome ke Telkomsel yang juga telah disetujui melalui RUPST tanggal 23 Juni 2023. Nilai bisnis
             IndiHome yang dialihkan adalah Rp58.250 miliar. Bersamaan dengan pemisahan IndiHome
             tersebut, Singapore Telecommunication Ltd. (“Singtel“) juga memutuskan untuk turut melakukan
             penyertaan modal dengan melakukan setoran secara tunai kepada Telkomsel sebesar Rp2.713
             miliar. Hal ini menjadikan kepemilikan efektif Perusahaan di Telkomsel menjadi 69,9%, sementara
             kepemilikan Singtel di Telkomsel menjadi 30,1%. Peningkatan modal Telkomsel ini diharapkan
             akan berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2023.

          ii. Mitratel

              Pada tanggal 2 Juni 2022, Mitratel mengumumkan untuk melakukan pembelian kembali saham
              dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp1.000 miliar. Periode pembelian kembali saham Mitratel
              adalah selama tiga bulan dari tanggal 2 Juni 2022 sampai dengan tanggal 2 September 2022.
              Mitratel telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 885.200.000 lembar saham atau
              setara dengan Rp681 miliar. Pada tanggal 6 Maret 2023, Mitratel kembali mengumumkan untuk
              melakukan pembelian kembali saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp1.500 miliar.
              Periode pembelian kembali saham Mitratel dimulai 14 April 2023. Mitratel telah melakukan
              pembelian kembali saham pada tanggal 7 Juni 2023 sampai 30 Juni 2023 sebanyak 10.350.000
              lembar saham atau setara dengan Rp7 miliar.

              Pada tanggal 15 Februari 2023, berdasarkan Perjanjian Jual Beli Bersyarat atau Conditional Sale
              and Purchase Agreement (“CSPA”) Menara Telekomunikasi antara PT Indosat Tbk. (“Indosat”)
              dengan Mitratel, untuk melakukan akuisisi 997 menara telekomunikasi milik Indosat senilai
              Rp1.648 miliar. Mitratel dan Indosat juga menyepakati penyewaan kembali oleh Indosat atas slot
              pada menara telekomunikasi yang dialihkan/diakuisisi kepada Mitratel sebanyak 983 site selama
              10 tahun masa sewa. Penandatanganan akta pengalihan antara Mitratel dengan Indosat telah
              ditandatangani pada tanggal 1 Maret 2023. Perhitungan Purchase Price Allocation ("PPA") masih
              dalam proses oleh KJPP Nirboyo, Dewi Apriyanti and Partners, sebagai penilai independen.

          iii. Sigma

             Berdasarkan Akta Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn. No. 120 tanggal 19 April 2022, Perusahaan
             melakukan transaksi pengambilalihan saham Sigma, sehingga kepemilikan langsung Perusahaan
             pada Sigma menjadi 56,39% dan menyebabkan terdilusinya porsi kepemilikan Metra menjadi
             43,61%.

     f.   Penyelesaian dan kewenangan penerbitan laporan keuangan konsolidasian
          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
          konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah disetujui dan
          diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 28 Juli 2023.




                                                      14
Page 18
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

     Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
     Keuangan (“SAK”) di Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) di
     Indonesia dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) di Indonesia yang dikeluarkan oleh
     Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Badan Pengawas Pasar
     Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan
     Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”, yang terlampir dalam surat KEP-347/BL/2012.

     a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan
        dasar akrual. Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dengan dasar harga perolehan, kecuali
        untuk akun tertentu yang diukur dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan
        yang relevan.

        Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan
        perubahan kas dan setara kas dari kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan.

        Angka-angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini disajikan dalam dan dibulatkan menjadi
        miliaran Rupiah (“Rp”) dan jutaan US$, kecuali dinyatakan lain. Untuk angka-angka dalam laporan
        keuangan konsolidasian ini yang masih mengandung nilai tetapi di bawah Rp1 miliar dan US$ 1 juta
        disajikan dengan angka nol.

        Standar akuntansi baru

        Pada tanggal 1 Januari 2023, Grup menerapkan pernyataan standar akuntansi keuangan dan
        interpretasi standar akuntansi keuangan baru dan revisi yang efektif sejak tanggal tersebut.
        Penyesuaian kebijakan akuntansi Grup telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai dengan
        ketentuan transisi dalam masing-masing standar dan interpretasi. Penerapan standar dan interpretasi
        yang baru dan direvisi tidak menghasilkan perubahan besar terhadap kebijakan akuntansi Grup dan
        tidak memiliki dampak material pada jumlah yang dilaporkan untuk tahun keuangan saat ini atau
        sebelumnya:
        i. Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
        ii. Amendemen PSAK 16: Aset Tetap
        iii. Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
        iv. Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan

        Standar akuntansi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

        Berlaku efektif 1 Januari 2024:

        i. Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
            Amendemen ini mengklarifikasi terkait liabilitas jangka panjang dengan kovenan dan klasifikasi
            liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang.
        ii. Amendemen PSAK 73: Sewa
            Amendemen ini mengatur tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik.




                                                    15
Page 19
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

     b. Prinsip konsolidasi

       Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak di mana
       Perusahaan memiliki kendali. Pengendalian timbul ketika Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal
       hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
       imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Secara spesifik, Grup mengendalikan
       investee jika dan hanya jika Grup memiliki kekuasaan atas investee, eksposur, atau hak atas imbal
       hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan kemampuan untuk menggunakan
       kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil.

       Umumnya, ada dugaan bahwa mayoritas hak suara menghasilkan kontrol. Untuk mendukung
       anggapan ini bila Grup memiliki mayoritas atau kurang dari mayoritas hak suara atau hak serupa dari
       investee, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah
       Grup memiliki kuasa atas investee, termasuk:
       i. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
       ii. Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
       iii. Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.

       Grup menilai kembali apakah Grup mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
       adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Entitas anak dikonsolidasi
       sejak tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak dikonsolidasikan lagi
       sejak tanggal Grup kehilangan pengendalian. Aset, liabilitas, pendapatan, dan beban entitas anak
       yang diperoleh atau dilepaskan selama periode berjalan dimasukkan ke dalam laporan posisi
       keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak
       tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian hingga tanggal sejak Grup kehilangan pengendalian.

       Laba atau rugi dan setiap komponen pendapatan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik
       Perusahaan dan pada kepentingan nonpengendali, meskipun hal ini akan mengakibatkan timbulnya
       saldo defisit pada kepentingan nonpengendali.

       Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, pendapatan dan beban, dan arus kas atas transaksi antar-Grup
       dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasi.

       Saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup:
       i. menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak pada nilai
            tercatatnya ketika pengendalian hilang;
       ii. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali pada entitas anak
            terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian;
       iii. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan
            yang mengakibatkan hilangnya pengendalian;
       iv. mengakui setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal
            hilangnya pengendalian; dan
       v. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan
            laba rugi konsolidasian yang dapat diatribusikan pada Grup.




                                                    16
Page 20
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     c. Transaksi dengan pihak berelasi

       Grup mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang digunakan sesuai
       dengan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
       Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No.KEP-
       347/BL/2012. Pihak-pihak yang dipertimbangkan sebagai pihak berelasi adalah orang atau entitas
       yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya.

       Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 tersebut, entitas berelasi dengan pemerintah
       merupakan entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau dipengaruhi secara signifikan oleh
       pemerintah. Pemerintah dalam hal ini adalah Menteri Keuangan atau Pemerintah Daerah yang
       merupakan pemegang saham dari entitas.

       Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab
       untuk merencanakan, memimpin, dan mengendalikan aktivitas entitas, secara langsung atau tidak
       langsung, termasuk direktur (baik eksekutif maupun bukan eksekutif) dari Grup. Status pihak berelasi
       diperluas sampai dengan manajemen kunci dari entitas anak sampai dengan tingkatan mereka
       mengarahkan operasi entitas anak dengan tingkat keterlibatan minimal dari manajemen Perusahaan.

     d. Kombinasi bisnis dan goodwill

       Kombinasi bisnis dicatat dengan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan diukur sebesar nilai
       wajarnya, yang merupakan agregat dari nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diambil alih, dan
       instrumen ekuitas yang diterbitkan sebagai pertukaran atas pengendalian dari pihak yang diakuisisi.
       Untuk setiap kombinasi bisnis, kepentingan nonpengendali diukur pada nilai wajar atau pada proporsi
       kepemilikan nonpengendali atas aset neto teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Pilihan dasar
       pengukuran dibuat berdasarkan basis tiap transaksi. Biaya terkait akuisisi dicatat sebagai beban pada
       saat timbulnya. Aset dan liabilitas yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi diakui pada nilai wajar
       pada tanggal akuisisi.

       Goodwill awalnya diukur pada harga perolehan, yang merupakan selisih lebih dari nilai agregat
       imbalan yang dialihkan dan nilai yang diakui oleh kepentingan nonpengendali dan nilai kepentingan
       ekuitas yang dimiliki sebelumnya, atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
       yang diambil alih. Jika nilai wajar dari jumlah neto aset yang diakuisisi melebihi nilai agregat imbalan
       yang dialihkan, Grup menilai kembali apakah semua aset yang diakuisisi dan liabilitas yang diambil
       alih sudah diidentifikasi dengan benar dan memeriksa prosedur yang digunakan untuk mengukur nilai
       yang harus diakui pada tanggal akuisisi. Jika hasil penilaian kembali tersebut masih menghasilkan
       selisih lebih atas nilai wajar dari aset neto diakuisisi atas nilai agregat imbalan yang dialihkan, maka
       keuntungan diakui pada laba atau rugi.




                                                      17
Page 21
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     d. Kombinasi bisnis dan goodwill (lanjutan)

        Saat penentuan imbalan dari kombinasi bisnis termasuk imbalan kontinjensi, imbalan kontinjensi ini
        diukur pada nilai wajar saat tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi diklasifikasikan sebagai ekuitas atau
        liabilitas keuangan. Jumlah yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan selanjutnya diukur
        kembali pada nilai wajar di mana perubahan pada nilai wajar tersebut diakui dalam laba rugi atau
        ketika penyesuaian dicatat di luar periode pengukuran. Perubahan pada nilai wajar imbalan kontinjensi
        yang memenuhi persyaratan sebagai penyesuaian periode pengukuran, disesuaikan secara
        retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah
        penyesuaian yang timbul dari informasi tambahan yang didapat selama periode pengukuran, yang
        tidak boleh melebihi satu tahun dari tanggal akusisi, tentang fakta dan kondisi yang ada pada saat
        tanggal akuisisi.
        Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
        kombinasi bisnis terjadi, maka Grup akan melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses
        akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangan konsolidasian. Selama periode pengukuran,
        Grup menyesuaikan secara retrospektif jumlah sementara yang diakui pada tanggal akuisisi untuk
        mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal
        akuisisi dan, jika diketahui, telah berdampak pada pengukuran jumlah yang diakui pada tanggal
        tersebut. Periode pengukuran berakhir segera setelah Perusahaan menerima informasi yang dicari
        tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi atau mempelajari bahwa informasi
        tambahan tidak dapat diperoleh. Namun demikian, periode pengukuran tidak boleh melebihi satu
        tahun dari tanggal akuisisi.
        Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
        kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak diakuisisi pada nilai wajar saat tanggal
        akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan, jika ada, dalam laba rugi.
        Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”, pengalihan aset,
        liabilitas, saham, dan instrumen kepemilikan lain antara entitas sepengendali tidak akan menghasilkan
        suatu laba atau rugi bagi Perusahaan atau entitas individual yang berada dalam Grup yang sama.
        Oleh karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak mengubah substansi ekonomi
        atas kepemilikan aset, liabilitas, saham, atau instrumen kepemilikan lain yang dipertukarkan, aset atau
        liabilitas yang dialihkan harus dicatat berdasarkan nilai buku yang menggunakan metode penyatuan
        kepentingan (pooling-of-interests).
        Dalam pelaksanaan metode penyatuan kepentingan, komponen-komponen laporan keuangan selama
        restrukturisasi terjadi disajikan seolah-olah restrukturisasi tersebut telah terjadi sejak awal periode
        penyajian paling awal. Selisih imbalan yang dibayar atau diterima dengan nilai buku historis terkait
        dengan nilai tercatat dari kepentingan yang diperoleh, setelah memperhitungkan dampak pajak
        penghasilan, diakui secara langsung di ekuitas dan disajikan sebagai “Tambahan Modal Disetor” pada
        bagian ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian.
        Pada saat penerapan awal PSAK 38 (Revisi 2012), seluruh saldo Selisih Nilai Transaksi
        Restrukturisasi Entitas Sepengendali direklasifikasikan ke akun “Tambahan Modal Disetor” pada
        laporan posisi keuangan konsolidasian.

     e. Kas dan setara kas
        Kas dan setara kas di laporan posisi keuangan terdiri dari kas di tangan, kas dan bank, dan deposito
        jangka pendek yang sangat likuid dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang, yang siap dikonversi
        menjadi uang tunai dalam jumlah yang diketahui dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak
        signifikan.

        Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas terdiri kas dan deposito jangka
        pendek, sesuai definisi di atas, setelah dikurangi dengan saldo cerukan bank karena dianggap
        sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan kas Grup.

        Deposito yang jatuh temponya lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih dari satu tahun disajikan sebagai
        “Aset keuangan lancar lainnya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 2u).

                                                      18
Page 22
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   f. Investasi pada entitas asosiasi

       Asosiasi adalah entitas di mana Grup (sebagai investor) memiliki pengaruh yang signifikan. Pengaruh
       signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan terkait kebijakan keuangan dan
       operasional investee, tetapi tidak termasuk kendali atau kendali bersama atas kebijakan operasional
       tersebut. Pertimbangan dalam menentukan pengaruh signifikan sama dengan pertimbangan saat
       menentukan pengendalian atas entitas anak. Kepemilikan 20% atau lebih hak suara investee (dimiliki
       secara langsung atau tidak langsung melalui anak perusahaan) dianggap menimbulkan pengaruh
       signifikan, kecuali dapat dijelaskan secara jelas bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan. Sebaliknya,
       kepemilikan kurang dari 20% hak suara dianggap tidak menimbulkan pengaruh yang signifikan,
       kecuali dapat dibuktikan dengan jelas bahwa sebenarnya terdapat pengaruh signifikan.

       Adanya pengaruh signifikan biasanya akan dibuktikan dengan satu atau beberapa cara sebagai
       berikut:
      i. Keterwakilan dalam dewan direksi dan komisaris atau organ setara dari investee;
      ii. Partisipasi dalam proses pembuatan kebijakan, termasuk partisipasi dalam pengambilan
            keputusan tentang dividen dan distribusi lainnya;
      iii. Transaksi material di antara investor dan investee;
      iv. Pertukaran personil manajerial; atau
      v. Penyediaan informasi teknis penting.

       Grup menghitung investasi pada entitas asosiasi dengan menggunakan metode ekuitas.

       Berdasarkan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi pada awalnya diakui sebesar biaya
       perolehan. Jumlah tercatat investasi disesuaikan untuk mengakui perubahan dalam bagian investor
       atas aset neto entitas asosiasi sejak tanggal akuisisi. Pada saat perolehan investasi, setiap selisih
       antara biaya perolehan investasi dengan bagian investor atas nilai wajar neto aset dan liabilitas
       teridentifikasi dari entitas asosiasi dicatat dengan cara sebagai berikut:
       i. Goodwill yang terkait dengan entitas asosiasi, atau ventura bersama termasuk dalam nilai tercatat
            investasi dan tidak diperkenankan diamortisasi ataupun pengujian penurunan nilai secara
            individu, dan
       ii. Setiap selisih lebih bagian investor atas nilai wajar neto aset dan liabilitas teridentifikasi dari entitas
            asosiasi terhadap biaya perolehan investasi dimasukkan sebagai penghasilan dalam menentukan
            bagian investor atas laba rugi entitas asosiasi pada periode investasi diperoleh.

       Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian Grup atas
       hasil operasi entitas asosiasi. Setiap perubahan dalam penghasilan komprehensif lain entitas asosiasi
       akan disajikan sebagai bagian dari penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Selanjutnya, jika ada
       perubahan yang langsung diakui dalam ekuitas entitas asosiasi, maka Grup mengakui bagiannya atas
       perubahan tersebut dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Laba dan rugi belum direalisasi
       yang berasal dari transaksi antara Grup dan entitas asosiasi dieliminasi sejumlah porsi kepemilikan
       atas entitas asosiasi.

       Grup pada setiap akhir periode pelaporan menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa investasi
       pada entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Apabila hal ini terjadi, Grup menghitung dan
       mengakui nilai penurunan sebagai selisih antara nilai investasi di entitas asosiasi yang dapat
       terpulihkan dan nilai tercatatnya.

       Aset-aset ini termasuk dalam “Investasi jangka panjang” dalam laporan posisi keuangan
       konsolidasian.

       Untuk tujuan pelaporan investasi dengan menggunakan metode ekuitas tersebut, aset dan liabilitas
       kedua perusahaan ini pada tanggal laporan posisi keuangan masing-masing dijabarkan ke dalam
       Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut, sedangkan pendapatan dan
       beban dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs rata-rata selama periode tersebut.
       Selisih kurs akibat penjabaran diakui dan dilaporkan sebagai “Selisih kurs” karena penjabaran laporan
       keuangan pada bagian ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian.

                                                        19
Page 23
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   g. Piutang usaha dan piutang lain-lain

       Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur
       pada biaya perolehan diamortisasi, dikurangi penyisihan kerugian kredit ekspektasian yang dihitung
       berdasarkan estimasi kerugian kredit ekspektasian seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Grup
       telah membentuk penyisihan kerugian kredit ekspektasian berdasarkan tingkat penurunan nilai
       historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara individual, disesuaikan dengan
       faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan
       ekonomi. Piutang dihapuskan pada tahun ditetapkan tidak tertagih (Catatan 2u).

   h. Persediaan

       Persediaan terdiri dari komponen mewakili terminal telepon, kabel, dan suku cadang lainnya.
       Persediaan juga termasuk kartu Subscriber Identification Module (“SIM”), pesawat telepon, modem
       wireless broadband, dan voucer prabayar yang dibebankan pada saat dijual.

       Persediaan diakui sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih.
       Nilai realisasi bersih ditentukan dengan mengestimasi harga jual, dikurangi estimasi biaya penjualan
       atau menentukan biaya penggantian yang berlaku.

       Biaya persediaan meliputi harga beli, bea impor, pajak lainnya, biaya pengangkutan, biaya
       penanganan, dan biaya lainnya yang secara langsung dapat diatribusikan pada perolehannya.

       Harga perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.

       Jumlah penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi bersih dan
       seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
       tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
       realisasi bersih, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban umum dan administrasi pada
       periode terjadinya pemulihan tersebut.

       Provisi persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan setiap jenis persediaan pada
       masa depan.

   i. Beban dibayar di muka

       Beban dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis
       lurus.

   j. Aset tersedia untuk dijual

       Aset (atau kelompok lepasan) diklasifikasikan sebagai aset tersedia untuk dijual ketika nilai
       tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian
       berlanjut dan penjualannya sangat mungkin terjadi. Aset ini dicatat pada nilai yang lebih rendah antara
       jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

       Aset yang memenuhi kriteria untuk diklasifikasikan sebagai aset tersedia untuk dijual direklasifikasi
       dari aset tetap dan penyusutan atas aset tersebut dihentikan.




                                                     20
Page 24
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     k. Aset takberwujud

        Aset takberwujud terutama terdiri dari piranti lunak. Aset takberwujud diakui jika kemungkinan besar
        Grup akan memperoleh manfaat ekonomis masa depan dari aset takberwujud tersebut dan biaya
        perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal.

        Aset takberwujud dicatat berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi
        penurunan nilai, apabila ada. Aset takberwujud diamortisasi selama estimasi masa manfaatnya.
        Periode amortisasi dan metode amortisasi aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah
        setidaknya setiap akhir periode pelaporan. Apabila nilai tercatat aset takberwujud melebihi estimasi
        jumlah terpulihkan, maka nilai tercatat aset tersebut diturunkan menjadi sebesar estimasi jumlah
        terpulihkan.

        Aset takberwujud, kecuali goodwill, diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
        berdasarkan estimasi masa manfaat aset takberwujud sebagai berikut:

                                                                                                      Tahun
        Piranti lunak                                                                                  3-6
        Lisensi                                                                                        3-20
        Aset takberwujud lainnya                                                                       1-30

        Aset takberwujud dihentikan pengakuannya ketika aset tersebut dilepaskan atau ketika tidak terdapat
        lagi manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasan aset tersebut.
        Selisih dalam laporan antara nilai tercatat aset dengan hasil neto yang diterima dari pelepasannya
        diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

     l. Aset tetap

        Aset tetap dinyatakan pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
        nilai, jika ada.

        Biaya perolehan aset tetap terdiri dari: (a) harga perolehan, (b) setiap biaya yang dapat diatribusikan
        secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan, dan (c) estimasi awal
        biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap. Setiap bagian aset
        tetap yang memiliki harga perolehan cukup signifikan terhadap biaya perolehan seluruh aset tetap
        disusutkan secara terpisah.

        Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
        masa manfaat aset tetap sebagai berikut:
                                                                                               Tahun
        Bangunan                                                                                15-50
        Renovasi bangunan sewa                                                                   2-15
        Peralatan sentral telepon                                                                3-15
        Peralatan telegraf, teleks, dan komunikasi data                                          5-15
        Peralatan dan instalasi transmisi                                                        3-40
        Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya                                                  3-20
        Jaringan kabel                                                                           5-25
        Catu daya                                                                                3-20
        Peralatan pengolahan data                                                                3-20
        Kendaraan                                                                                4-8
        Peralatan telekomunikasi lainnya                                                          5
        Peralatan kantor                                                                         2-5
        Peralatan lainnya                                                                        2-5




                                                      21
Page 25
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

  l.   Aset tetap (lanjutan)

       Biaya signifikan sehubungan dengan renovasi bangunan sewa dikapitalisasi dan disusutkan selama
       masa sewa.

       Metode penyusutan, umur manfaat, dan nilai residu dari suatu aset direviu paling tidak setiap akhir
       tahun buku dan disesuaikan jika diperlukan. Berdasarkan reviu umur manfaat aset tetap khususnya
       menara di Indonesia mengalami perubahan dari tahun sebelumnya sejalan perkembangan teknologi
       dan perubahan ekspektasi tingkat pemakaian. Nilai residu dari aset adalah estimasi jumlah yang dapat
       diperoleh Grup dari pelepasan aset, setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan, ketika aset telah
       mencapai umur dan kondisi yang diharapkan pada akhir umur manfaatnya.

       Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran dengan aset non-moneter atau kombinasi aset moneter
       dan non-moneter diukur pada nilai wajar kecuali, (i) transaksi pertukaran tidak memiliki substansi
       komersial, atau (ii) nilai wajar aset yang diterima, dan aset yang diserahkan tidak dapat diukur secara
       andal.

       Suku cadang utama dan suku cadang siap pakai yang diperkirakan dapat digunakan lebih dari
       12 bulan dicatat sebagai bagian dari aset tetap.

       Ketika aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka harga perolehan dan akumulasi
       penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian dan laba atau rugi yang timbul
       dari pelepasan atau penjualan aset tetap diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
       komprehensif lain konsolidasian.

       Piranti keras komputer tertentu tidak dapat dioperasikan tanpa ketersediaan piranti lunak komputer
       tertentu. Dalam kondisi tersebut, piranti lunak komputer dicatat sebagai bagian dari piranti keras
       komputer. Jika piranti lunak komputer berdiri sendiri dari piranti keras komputernya, piranti lunak
       komputer tersebut dicatat sebagai bagian dari aset takberwujud.

       Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
       lain konsolidasian pada saat terjadinya. Pemugaran dan penambahan yang signifikan, dikapitalisasi
       ke akun aset tetap yang terkait.

       Aset dalam pembangunan diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai
       (jika ada), hingga pembangunan selesai, yang kemudian direklasifikasi ke akun aset tetap yang terkait.
       Selama masa pembangunan hingga aset tetap siap untuk digunakan/dijual, biaya pinjaman, yang
       termasuk di dalamnya beban bunga dan selisih kurs yang timbul atas pinjaman yang diperoleh untuk
       membiayai pembangunan aset, dikapitalisasi secara proporsional terhadap rata-rata nilai akumulasi
       pengeluaran selama periode tersebut sepanjang aset tetap tersebut memenuhi definisi aset
       kualifikasian. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika pembangunan selesai, dan aset tetap siap
       untuk digunakan atau dijual.

  m. Sewa

       Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, yaitu jika
       kontrak memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi untuk jangka waktu
       tertentu dengan imbalan pertimbangan. Jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing-
       masing kontrak, kecuali dalam kasus di mana Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi
       perpanjangan kontrak.




                                                     22
Page 26
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

  m. Sewa (lanjutan)

      Grup memilih tindakan praktis yang tersedia berdasarkan pedoman dalam PSAK 73, antara lain:
      • penggunaan tingkat diskonto tunggal untuk portofolio sewa dengan karakteristik yang serupa;
      • akuntansi untuk sewa operasi dengan sisa masa sewa kurang dari 12 bulan sebagai sewa jangka
         pendek;
      • pengecualian biaya langsung awal untuk pengukuran aset hak guna sebagai sewa jangka pendek;
      • penggunaan tinjauan ke belakang dalam menentukan masa sewa di mana kontrak berisi opsi
         untuk perpanjangan atau pemutusan masa sewa;
      • tidak memisahkan komponen non-sewa dari komponen sewa, dan sebagai konsekuensinya Grup
         menganggap seluruh kontrak sebagai sewa; dan
      • untuk tidak mengakui liabilitas sewa dan aset hak guna untuk sewa di mana aset dasar adalah
         aset bernilai rendah (yaitu aset dasar dengan nilai maksimum US$5.000 atau Rp50 juta dalam
         kondisi baru).

       Grup menerapkan definisi sewa dan panduan terkait yang ditetapkan dalam PSAK 73 untuk semua
       kontrak sewa.

        i. Grup sebagai lessee

           Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali
           untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk
           melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset
           yang mendasarinya.

           Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya
           perolehan, dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap
           pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa yang
           diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, biaya restorasi dan pembayaran sewa yang
           dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima.

           Aset hak guna diamortisasi dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek antara
           masa sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:
                                                                                                   Tahun
           Tanah                                                                                    1-33
           Bangunan                                                                                 1-15
           Peralatan dan instalasi transmisi                                                        3-25
           Kendaraan                                                                                 4-8
           Lain-lain                                                                                2-25

           Jika kepemilikan aset sewaan dialihkan ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya mencerminkan
           pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan dihitung menggunakan taksiran masa manfaat
           ekonomis aset. Aset hak guna mengalami penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 Penurunan
           Nilai Aset.

           Liabilitas sewa

           Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari
           pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa termasuk
           pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif
           sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau kurs, dan jumlah yang
           diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga termasuk
           harga pelaksanaan opsi pembelian yang cukup pasti akan dilakukan oleh Grup dan pembayaran
           penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup yang melaksanakan
           opsi untuk mengakhiri. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau kurs
           diakui sebagai beban pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran
           terjadi.

                                                   23
Page 27
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

  m. Sewa (lanjutan)

       i. Grup sebagai lessee (lanjutan)

          Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga
          pinjaman inkremental karena tingkat suku bunga implisit sewa tidak dapat ditentukan dengan
          mudah. Setelah tanggal dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk mencerminkan
          pertambahan bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, jumlah
          tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa,
          perubahan pembayaran sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi untuk membeli aset yang
          mendasarinya.

          Sewa jangka pendek dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan dan sewa aset bernilai rendah,
          serta elemen-elemen sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip
          pengakuan yang ditetapkan oleh PSAK 73 akan diperlakukan sama dengan sewa operasi. Grup
          akan mengakui pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama masa sewa dalam
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

       ii. Grup sebagai lessor

          Berdasarkan PSAK 73, lessor terus mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan atau
          sewa operasi dan memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut secara berbeda. Sewa di mana
          Grup mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan
          suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan, jika tidak maka akan diklasifikasikan
          sebagai sewa operasi. Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal insepsi dan dinilai kembali hanya jika
          ada modifikasi sewa.

          Pada tanggal dimulainya, Grup mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan dengan
          jumlah yang sama dengan investasi bersih dalam sewa dan menyajikannya sebagai piutang sewa
          pembiayaan. Investasi bersih dalam sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk pembayaran
          tetap dalam substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang
          bergantung pada indeks atau kurs, dan jaminan nilai residu yang diberikan kepada lessor oleh
          lessee. Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan opsi pembelian yang cukup pasti
          akan dilakukan oleh lessee dan pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu
          sewa mencerminkan Grup yang menggunakan opsi untuk mengakhiri.

         Sebagaimana disyaratkan oleh PSAK 71, penyisihan kerugian kredit ekspektasian telah diakui
         sebagai piutang sewa dan disajikan sebagai "Piutang lain-lain"

          Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan
          dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          konsolidasian karena sifat operasinya. Biaya langsung awal yang dikeluarkan untuk
          menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset tetap dan
          diakui selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi
          diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya.

          Jika suatu perjanjian mengandung komponen sewa dan non-sewa, Grup menerapkan pendapatan
          PSAK 72 dari kontrak dengan pelanggan untuk mengalokasikan pertimbangan dalam kontrak.
          Pendapatan yang timbul dari sewa operasi dicatat sebagai Pendapatan dari transaksi lessor
          (Catatan 2r).

   n. Beban tangguhan - hak atas tanah

       Hak atas tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali
       dicatat sebagai bagian dari aset tetap dan tidak diamortisasi. Biaya yang terjadi sehubungan dengan
       pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi
       dengan metode garis lurus selama periode legal hak atas tanah atau umur ekonomis tanah, mana
       yang lebih pendek.

                                                   24
Page 28
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     o. Utang usaha

        Utang usaha adalah kewajiban membayar barang dan/atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan
        usaha normal dari pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika
        pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang tersebut disajikan
        sebagai liabilitas jangka panjang.

        Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
        diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.

     p. Pinjaman

        Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
        transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi, selisih
        antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain konsolidasian selama periode pinjaman dengan menggunakan metode
        bunga efektif.

        Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman
        sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya
        ditangguhkan sampai penarikan terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan
        sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk
        jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

     q. Penjabaran valuta asing

        Mata uang fungsional dan mata uang pembukuan Grup adalah Rupiah, kecuali Telekomunikasi
        Indonesia International Ltd., Hong Kong, Telekomunikasi Indonesia International Pte. Ltd., Singapura,
        Telekomunikasi Indonesia International Inc., USA, dan Telekomunikasi Indonesia International S.A.,
        Timor Leste yang menggunakan mata uang Dolar A.S., Telekomunikasi Indonesia International Pty.
        Ltd., Australia yang menggunakan mata uang Dolar Australia, TS Global Network Sdn. Bhd., dan
        Telekomunikasi Indonesia International Sdn. Bhd. yang menggunakan Ringgit Malaysia.

        Transaksi-transaksi dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada
        saat terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas
        moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs beli dan jual yang
        diterbitkan oleh Reuters pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian dengan rincian sebagai
        berikut:
        HIDDEN_ROW




                                                    30 Juni 2023                 31 Desember 2022
                                                Beli            Jual            Beli             Jual
        Dolar A.S. (“US$”) 1                      14.990          14.997          15.567           15.571
        Dolar Australia (“AU$”) 1                 10.025          10.030          10.583           10.589
        Dolar Singapura (“SGD”) 1                 11.108          11.112          11.614           11.622
        Dolar Taiwan Baru (“TWD”) 1               482,80          483,12          508,15           508,47
        Euro (“EUR”) 1                            16.398          16.405          16.623           16.635
        Yen Jepang (“JPY”) 1                      104,29          104,35          118,12           118,17
        Ringgit Malaysia (“MYR”) 1                 3.211           3.216            3.529           3.539
        Dolar Hong Kong (“HKD”) 1                  1.914           1.914            1.996           1.997

        Laba atau rugi selisih kurs yang timbul, baik yang telah maupun yang belum direalisasi, dikreditkan
        atau dibebankan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian periode
        berjalan, kecuali untuk selisih kurs yang timbul dari pinjaman selama pembangunan suatu aset
        tertentu yang memenuhi syarat untuk dikapitalisasi, di mana pinjaman dapat diatribusikan terhadap
        pembangunan aset tersebut (Catatan 2l).




                                                     25
Page 29
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     r. Pengakuan pendapatan dan beban

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
       PSAK 72 menetapkan kerangka kerja yang komprehensif untuk menentukan bagaimana, kapan, dan
       berapa banyak pendapatan yang harus diakui. Standar ini menyediakan model lima langkah tunggal
       untuk penentuan dan pengakuan pendapatan untuk diterapkan pada semua kontrak dengan
       pelanggan. Standar ini juga memberikan panduan spesifik yang mensyaratkan jenis biaya tertentu
       untuk memperoleh dan/atau memenuhi kontrak yang akan dikapitalisasi dan diamortisasi secara
       sistematis yang konsisten dengan pengalihan kepada pelanggan atas barang atau jasa yang terkait
       dengan biaya yang dikapitalisasi.

       Di bawah ini adalah ringkasan kebijakan akuntansi pengakuan pendapatan Grup untuk setiap jenis
       pendapatan:

       i. Mobile

         Pendapatan dari mobile terutama terdiri dari pendapatan dari layanan seluler yang antara lain:
         layanan telepon, layanan interkoneksi, layanan internet dan data, dan layanan Short Messaging
         Service (“SMS”). Layanan tersebut ditawarkan secara pascabayar atau prabayar.

         Untuk layanan prabayar, penjualan paket perdana (juga dikenal sebagai kartu SIM dan voucer
         perdana) dan voucer isi ulang pada awalnya diakui sebagai liabilitas kontrak. Grup mengakui aset
         kontrak untuk penyediaan jasa dari pelanggan pascabayar yang belum ditagih.

         Seluruh pendapatan layanan mobile diakui berdasarkan metode output, baik per penggunaan aktual
         atau estimasi unit yang digunakan (jika layanan dijual berdasarkan paket), karena pelanggan secara
         bersamaan menerima dan mengonsumsi manfaat yang disediakan oleh Grup.

         Untuk layanan yang dijual dalam paket bundel, total penerimaan dari pelanggan dialokasikan untuk
         kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual yang berdiri sendiri untuk setiap produk dan/atau
         layanan. Grup mengestimasi harga jual yang berdiri sendiri menggunakan harga yang berlaku jika
         layanan tersebut dijual dengan basis yang berdiri sendiri. Sebagian besar paket bundel yang dijual
         oleh Grup hanya mencakup layanan yang pada umumnya terselesaikan selama periode waktu yang
         sama. Karena itu, pola pengakuan pendapatan umumnya tidak dipengaruhi oleh alokasi.

         Pembayaran yang diterima dialokasikan antara layanan telekomunikasi yang terjual dan jumlah poin
         yang dikeluarkan, dengan nilai yang dialokasikan ke poin yang setara dengan nilai wajarnya. Nilai
         wajar poin yang dikeluarkan ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan saat poin tersebut
         ditukarkan, berakhir masa berlakunya, atau pada saat program tersebut dihapus.

       ii. Consumer

         Pendapatan dari consumer terutama terdiri dari pendapatan telepon tidak bergerak dan layanan
         Indihome. Pendapatan dari layanan telepon tidak bergerak berasal dari pelanggan yang hanya
         berlangganan layanan telepon tidak bergerak. Sedangkan pendapatan dari layanan Indihome
         berasal dari pelanggan yang berlangganan layanan internet atau paket layanan bundel kombinasi
         layanan consumer (misal telepon, internet dan data, serta TV berbayar). Layanan tersebut
         ditawarkan berdasarkan pascabayar yang ditagih pada bulan berikutnya. Pada tahun 2021, Grup
         telah menerapkan syarat dan ketentuan baru bahwa kontrak dengan pelanggan adalah kontrak
         terbuka dengan minimal 12 bulan dan penalti terminasi dini yang substantif. Periode kontrak
         berdasarkan PSAK 72 selama 12 bulan dan selanjutnya kontrak bulanan.

         Seluruh layanan consumer diakui menggunakan metode output berdasarkan penggunaan aktual
         pelanggan atau waktu yang telah berlalu ketika pelanggan secara bersamaan menerima dan
         mengonsumsi manfaat yang diberikan oleh Grup.



                                                   26
Page 30
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     r. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)

       ii. Consumer (lanjutan)

          Pelanggan mungkin diharuskan membayar biaya di muka pada saat dimulainya kontrak. Biaya di
          muka dianggap sebagai hak material karena pelanggan tidak diharuskan membayar biaya di muka
          ketika pelanggan memperbarui layanan di luar periode kontrak asli. Grup menilai opsi pembaruan
          sebesar pembayaran yang diterima dari biaya di muka untuk layanan instalasi. Grup menangguhkan
          nilai tersebut sebagai liabilitas kontrak dan mengakuinya sebagai pendapatan berdasarkan metode
          garis lurus sepanjang taksiran jangka waktu hubungan dengan pelanggan. Grup memperkirakan
          jangka waktu hubungan dengan pelanggan berdasarkan informasi historis dan tren pelanggan serta
          memperbarui evaluasi tersebut setiap tahun.

       iii. Enterprise

          Pendapatan dari pelanggan enterprise terutama terdiri atas pendapatan dari penyediaan jasa
          telepon, data dan internet, teknologi informasi, dan jasa lainnya (misal manage service, call center,
          e-health, e-payment, dan lain-lain). Beberapa kontrak dengan pelanggan perusahaan dengan
          spesifikasi sesuai pesanan pelanggan.

          Pendapatan dari pelanggan enterprise diakui sepanjang waktu menggunakan metode output
          berdasarkan penggunaan aktual atau waktu yang telah berlalu jika penyediaan layanan tidak
          tergantung pada penggunaan (yaitu menit suara, kilobyte data, dan lain-lain), kecuali untuk
          penjualan barang yang diakui pada waktu tertentu, karena pelanggan secara bersamaan menerima
          dan mengonsumsi manfaat yang diberikan oleh Grup. Pendapatan untuk kewajiban kinerja yang
          dipenuhi pada waktu tertentu diakui ketika pengendalian barang dipindahkan ke pelanggan,
          biasanya ketika pelanggan memiliki fisik barang.

          Beberapa perjanjian dengan pelanggan enterprise ditawarkan sebagai produk bundel. Untuk
          pengaturan yang dibundel, produk dan/atau jasa dalam kontrak dicatat sebagai kewajiban
          pelaksanaan tersendiri ketika secara terpisah dapat diidentifikasi dari janji-janji lain dalam kontrak
          dan pelanggan dapat mengambil manfaat dari produk/jasa itu sendiri. Total pembayaran
          dialokasikan untuk masing-masing kewajiban pelaksanaan yang berbeda yang telah dimasukkan
          dalam kontrak, berdasarkan harga jualnya yang berdiri sendiri. Harga jual yang berdiri sendiri
          ditentukan berdasarkan harga yang dapat diobservasi di mana produk dan/atau jasa individual dijual
          secara terpisah, disesuaikan dengan kondisi pasar dan diskon normal yang sesuai. Ketika harga
          yang dapat diobservasi tidak tersedia, biaya yang diharapkan ditambah pendekatan margin
          digunakan untuk menentukan harga jual yang berdiri sendiri.

          Kontrak tertentu dengan pelanggan enterprise dapat menimbulkan imbalan variabel karena harga
          kontrak tergantung pada peristiwa di masa mendatang (misal kontrak berbasis penggunaan atau
          kontrak berbasis bagi hasil). Dalam memperkirakan imbalan variabel ini, Grup diharuskan untuk
          menggunakan metode nilai yang diharapkan atau metode jumlah yang paling mungkin
          berdasarkan metode yang lebih baik memprediksi jumlah pembayaran yang menjadi haknya. Grup
          menentukan bahwa metode nilai yang paling diharapkan adalah metode yang tepat untuk
          digunakan dalam memperkirakan imbalan variabel untuk satu kontrak dengan sejumlah besar
          kemungkinan hasil.

          Sebelum memasukkan jumlah imbalan variabel dalam harga transaksi, Grup mempertimbangkan
          apakah jumlah imbalan variabel dibatasi. Grup menentukan bahwa taksiran imbalan variabel tidak
          dibatasi berdasarkan pengalaman historisnya, estimasi bisnis, dan kondisi ekonomi saat ini dan
          hanya mencakup imbalan variabel sepanjang kemungkinan besar pembalikan signifikan dalam
          jumlah pendapatan kumulatif yang diakui tidak akan terjadi ketika ketidakpastian terkait dengan
          imbalan variabel selanjutnya diselesaikan.


                                                      27
Page 31
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     r. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)

       iii. Enterprise (lanjutan)

          Ketika pihak lain terlibat dalam menyediakan produk dan/atau jasa kepada pelanggan, Grup
          bertindak sebagai prinsipal jika Grup mengendalikan produk dan/atau jasa yang ditentukan
          sebelum produk dan/atau jasa tersebut ditransfer ke pelanggan. Pendapatan dicatat pada jumlah
          bersih yang diterima (jumlah yang dibayarkan oleh pelanggan dikurangi jumlah yang dibayarkan
          kepada pemasok), ketika, pada dasarnya, Grup telah bertindak sebagai agen dan mendapat komisi
          dari pemasok produk dan/atau jasa yang dijual.

       iv. Wholesale and International Business (“WIB”)

          Pendapatan dari WIB terutama terdiri dari jasa interkoneksi untuk interkoneksi panggilan
          pelanggan operator telekomunikasi lainnya ke pelanggan Grup (panggilan masuk) dan panggilan
          antara pelanggan operator telekomunikasi lainnya melalui jaringan Grup (transit) dan jasa jaringan
          dengan operator telekomunikasi lainnya. Semua jasa ini diakui berdasarkan metode output
          menggunakan basis traffic aktual yang tercatat untuk bulan tersebut.

       Aset kontrak

       Aset kontrak awalnya diakui dari pendapatan atas pengalihan barang atau jasa karena penerimaan
       imbalan masih bersyarat tahapan tertentu atau setelah penyelesaian proyek. Setelah penyelesaian
       syarat tahapan tertentu atau proyek, jumlah yang diakui sebagai aset kontrak direklasifikasi ke piutang
       usaha.

       Aset kontrak dilakukan penilaian penurunan nilai.

       Liabilitas kontrak

       Liabilitas kontrak diakui jika pembayaran diterima atau pembayaran telah jatuh tempo (mana yang
       lebih awal) dari pelanggan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa. Liabilitas kontrak diakui
       sebagai pendapatan ketika Grup melaksanakan kewajiban dalam kontrak (misal mengalihkan kendali
       atas barang atau jasa kepada pelanggan).

       Biaya inkremental untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan pelanggan

       Biaya inkremental untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan pelanggan, yang pada dasarnya
       terdiri dari komisi penjualan dan biaya pemenuhan kontrak, pada awalnya diakui pada laporan posisi
       keuangan konsolidasian sebagai biaya kontrak. Biaya-biaya ini kemudian diamortisasi secara
       sistematis yang konsisten dengan periode dan pola pengiriman produk atau jasa terkait ke pelanggan.
       Biaya yang tidak memenuhi syarat sebagai biaya untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan
       pelanggan dibebankan pada saat terjadinya atau sesuai dengan standar terkait lainnya.

       Setiap akhir tahun pelaporan, Grup melakukan evaluasi apakah terdapat indikasi bahwa biaya kontrak
       yang dikapitalisasi mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai terjadi ketika nilai tercatat biaya
       kontrak melebihi nilai yang diharapkan diterima dari pertukaran barang dan jasa. Ketika terjadi
       penurunan nilai, rugi penurunan nilai diakui di laba atau rugi.

       Pendapatan dari transaksi lessor
       Pendapatan dari transaksi lessor terdiri dari pendapatan dari sewa operasi atas menara
       telekomunikasi dan sewa lainnya. Pendapatan sewa diakui berdasarkan metode garis lurus selama
       masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.
       Beban
       Beban diakui pada saat terjadinya.

                                                     28
Page 32
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     s. Imbalan kerja

       i.    Imbalan kerja jangka pendek

             Seluruh imbalan kerja jangka pendek yang terdiri dari gaji dan imbalan terkait, tunjangan cuti,
             insentif, dan imbalan kerja jangka pendek lain diakui sebagai biaya yang tidak didiskonto saat
             karyawan telah memberikan jasa kepada Grup.

       ii.   Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang lain

             Imbalan pasca kerja terdiri dari program pensiun imbalan pasti yang funded dan unfunded,
             program pensiun iuran pasti, imbalan pasca kerja lainnya, program imbalan kesehatan pasca
             kerja imbalan pasti, program imbalan kesehatan pasca kerja iuran pasti, dan kewajiban
             berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan.

             Imbalan kerja jangka panjang lain terdiri dari penghargaan masa kerja, cuti masa kerja, dan masa
             persiapan pensiun.

             Perhitungan biaya terkait dengan program imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang
             lain dilakukan oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.

             Kewajiban bersih Perusahaan berkaitan dengan imbalan pasti pensiun dan imbalan kesehatan
             pasca kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi imbalan yang akan diperoleh karyawan di
             masa depan sehubungan dengan jasa di masa sekarang dan masa lalu, dikurangi dengan nilai
             wajar dari aset program. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan
             estimasi arus kas keluar di masa depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah,
             yang didenominasi dalam mata uang di mana manfaat akan dibayarkan dan yang mempunyai
             jangka waktu sampai dengan jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban imbalan pasca kerja
             terkait. Obligasi pemerintah digunakan karena tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat
             berkualitas tinggi.

             Aset program adalah aset yang dimiliki oleh program pensiun imbalan pasti dan imbalan
             kesehatan pasca kerja serta polis asuransi yang memenuhi syarat. Aset ini diukur pada nilai wajar
             pada akhir periode pelaporan. Nilai wajar polis asuransi adalah jumlah yang sama dengan
             kewajiban yang terkait (dan dapat dikurangi jika jumlah yang dapat diterima dari polis asuransi
             tidak dapat diperoleh secara penuh).

             Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak batas atas aset
             (tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti
             neto) dan imbal hasil aset program (tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto
             atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto) diakui pada ekuitas melalui penghasilan komprehensif lain
             di periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak diklasifikasikan ke laba rugi di periode
             selanjutnya.

             Biaya jasa lalu diakui di laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara:
             (a) ketika amendemen atau kurtailmen program terjadi; dan
             (b) ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi terkait.

             Bunga neto dihitung dengan mengalikan liabilitas (aset) imbalan pasti neto dengan tingkat
             diskonto.

             Laba atau rugi kurtailmen diakui apabila terdapat komitmen untuk melakukan pengurangan jumlah
             karyawan dalam jumlah yang material yang ditanggung oleh suatu program atau apabila terdapat
             perubahan ketentuan-ketentuan pada suatu program imbalan pasti, di mana bagian yang material
             dari jasa yang diberikan karyawan pada masa depan tidak lagi memberikan imbalan, atau
             memberikan imbalan yang lebih rendah.



                                                       29
Page 33
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     s. Imbalan kerja (lanjutan)

        ii.   Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang lain (lanjutan)
              Laba atau rugi penyelesaian diakui apabila terdapat transaksi yang menghapuskan semua
              kewajiban hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program manfaat
              pasti (selain pembayaran imbalan sesuai dengan ketentuan program dan termasuk dalam asumsi
              aktuaria).

              Untuk program iuran pasti, Perusahaan membayar iuran secara rutin yang merupakan biaya
              berkala bersih untuk periode iuran tersebut dan dicatat sebagai bagian dari beban karyawan ketika
              terutang.

              Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
              menerbitkan siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK
              24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut
              menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis undang-undang
              ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang
              ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision
              Attributing Benefit to Periods of Service IAS 19. Grup telah menerapkan siaran pers tersebut dan
              dengan demikian merubah kebijakan akuntansi terkait atribusi imbalan kerja pada periode jasa
              dari kebijakan yang diterapkan sebelumnya.

              Pada tahun-tahun sebelumnya, Grup mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan
              program imbalan pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga
              usia pensiun. Grup telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk mengatribusikan imbalan
              berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama kali menghasilkan
              imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak akan
              menghasilkan jumlah imbalan yang material di bawah program tersebut.

        iii. Kompensasi berbasis saham
             Perusahaan menjalankan program kompensasi berbasis saham dengan penyelesaian
             menggunakan ekuitas. Nilai wajar dari jasa karyawan yang dikompensasikan dengan saham
             Perusahaan diakui sebagai beban pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
             konsolidasian dan mengkredit akun tambahan modal disetor pada tanggal pemberian
             kompensasi.

        iv. Pensiun dini (“Pendi”)
            Beban Pendi diakui pada saat Grup berkomitmen untuk membayar pesangon Pendi yang timbul
            sehubungan dengan tawaran yang diajukan Grup agar karyawan mengundurkan diri secara
            sukarela. Grup dianggap berkomitmen untuk membayar pesangon Pendi jika, dan hanya jika,
            Grup telah memiliki rencana formal terinci yang tidak dapat dibatalkan.

     t. Pajak

        Pajak Penghasilan (“PPh”)

        Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali pajak penghasilan tersebut sehubungan dengan
        transaksi atau kejadian yang diakui secara langsung di ekuitas di mana pajak penghasilannya diakui
        secara langsung di ekuitas.

        Aset dan liabilitas pajak kini dihitung sebesar jumlah yang diperkirakan dapat diperoleh atau dibayar
        dengan menggunakan tarif dan ketentuan pajak yang telah ditetapkan atau secara substantif
        ditetapkan pada setiap tanggal pelaporan. Manajemen secara periodik mengevaluasi perlakuan pajak
        yang diterapkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT Tahunan”) sehubungan dengan situasi
        di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan
        provisi berdasarkan jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada Otoritas Pajak.

                                                       30
Page 34
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     t. Pajak (lanjutan)

        Pemeriksaan pajak

        Perubahan terhadap liabilitas perpajakan dicatat pada saat diterimanya Surat Ketetapan Pajak
        (“SKP”) atau apabila dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan. Jumlah tambahan
        pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP diakui sebagai pendapatan atau beban dalam
        laba rugi periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan
        pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
        memenuhi kriteria pengakuan aset.

        Pajak tangguhan

        Grup mengakui aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk semua perbedaan temporer antara dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup juga
        mengakui aset pajak tangguhan yang berasal dari manfaat pajak pada masa depan, seperti
        kompensasi rugi fiskal, jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa depan cukup besar
        (probable). Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif
        pajak dan undang-undang pajak pada setiap tanggal pelaporan yang diharapkan berlaku terhadap
        penghasilan kena pajak ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan.

        Jumlah tercatat aset pajak tangguhan direviu pada setiap tanggal pelaporan dan dikurangi apabila
        tidak lagi terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak yang memadai akan tersedia untuk
        mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang
        tidak diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal pelaporan dan akan diakui apabila besar kemungkinan
        bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. Pengurangan
        pajak yang berasal dari pembalikan aset pajak tangguhan dikecualikan dari estimasi laba kena pajak
        masa depan.

        Pajak tangguhan suatu transaksi diakui di luar laba rugi, oleh karena itu pajak tangguhan atas
        transaksi tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain konsolidasian atau diakui langsung di
        ekuitas.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling hapus di laporan posisi keuangan konsolidasian,
        jika dan hanya jika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
        hapus aset dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
        penghasilan yang dikenakan oleh Otoritas Pajak yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau
        entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini
        dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada
        setiap periode masa depan di mana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan
        diharapkan untuk dipulihkan atau diselesaikan.

        Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”)

       Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN kecuali:
        i. PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak,
           yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
           item beban-beban yang diterapkan; dan
       ii. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.




                                                     31
Page 35
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     t. Pajak (lanjutan)

        Ketidakpastian dalam perlakuan pajak penghasilan

        ISAK 34: Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan menyatakan bahwa, pengakuan dan
        pengukuran aset dan liabilitas pajak yang mengandung ketidakpastian perlakuan pajak penghasilan
        ditentukan dengan mempertimbangkan apakah diperlakukan secara terpisah atau bersamaan,
        penggunaan asumsi tentang pemeriksaan atas perlakuan pajak tidak pasti oleh otoritas perpajakan,
        pertimbangan apakah besar kemungkinan Otoritas Pajak akan menerima perlakuan pajak tidak pasti
        dan penilaian kembali pertimbangan atau estimasi yang disyaratkan jika terjadi perubahan fakta dan
        keadaan.

        Jika penerimaan perlakuan pajak dimungkinkan oleh Otoritas Pajak, pengukuran tersebut sejalan
        dengan pengisian pajak penghasilan. Jika penerimaan perlakuan pajak oleh Otoritas Pajak tidak
        memungkinkan, Grup menggunakan jumlah pajak dengan menggunakan metode yang memberikan
        prediksi resolusi yang lebih baik (yaitu jumlah yang paling mungkin atau nilai yang diharapkan).

        Pajak final

        Peraturan perpajakan Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
        final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
        tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

        Pajak final atas jasa konstruksi dan sewa disajikan sebagai bagian dari “Penghasilan lain-lain - bersih”.

     u. Instrumen keuangan

        Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
        Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
        liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.

        i.   Aset keuangan

             Pengakuan dan pengukuran awal

             Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya
             perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”), dan nilai
             wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).

             Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
             kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
             Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau
             saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset
             keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar
             melalui laba rugi, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan
             yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur pada harga transaksi yang
             telah ditentukan berdasarkan PSAK 72.

             Agar aset keuangan dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai
             wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata
             dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai
             Solely Payment of Principal and Interest (”SPPI”) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.

             Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola
             aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan
             dihasilkan dari perolehan arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.



                                                      32
Page 36
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     u. Instrumen keuangan (lanjutan)

        i. Aset keuangan (lanjutan)

           Pengakuan dan pengukuran awal (lanjutan)

           Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
           yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang
           lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau
           menjual aset tersebut.

           Pengukuran setelah pengakuan awal

           Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan ke dalam
           empat kategori:

           (a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)

              Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
              dipenuhi:
              •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                  dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
              •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan
                  arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

              Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
              menggunakan metode suku bunga efektif dan merupakan subjek penurunan nilai.
              Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya,
              dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi
              kas dan setara kas, aset keuangan lancar lainnya, piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset
              tidak lancar lainnya.

           (b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dengan fitur
               reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang)

              Grup mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika
              kedua kondisi berikut dipenuhi:
              • Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
                 mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
              • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
                 tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
                 terutang.

               Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain,
               pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih kurs, dan kerugian penurunan nilai
               diakui pada laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama dengan aset keuangan diukur
               pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada penghasilan
               komprehensif lain. Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau
               kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya
               direklasifikasi ke laba rugi.

              Grup tidak memiliki instrumen utang yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan
              komprehensif lain dengan fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif per
              30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.




                                                   33
Page 37
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     u. Instrumen keuangan (lanjutan)

       i.   Aset keuangan (lanjutan)

            Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)

            (c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tanpa fitur
                reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen
                ekuitas)
                Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
                menyajikan dalam penghasilan komprehensif lain perubahan nilai wajar investasi dalam
                instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang bukan merupakan
                instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level instrumen
                per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke
                laba rugi. Dividen diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah
                ditetapkan, kecuali dividen secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi.
                Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak
                terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi
                investasi jangka panjang pada instrumen keuangan.
            (d) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi meliputi aset keuangan yang dikelola
                untuk diperdagangkan, aset keuangan yang pada saat awal ditetapkan untuk diukur pada nilai
                wajar melalui laba rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk diukur pada nilai
                wajarnya. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diperdagangkan jika
                perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk
                derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali
                derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak
                memenuhi SPPI testing diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
                terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan
                diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
                komprehensif lain, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai
                wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat menghilangkan, atau
                secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau pengakuan.

                Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan diukur pada nilai wajarnya di mana
                keuntungan dan kerugian yang timbul sebagai hasil dari perubahan nilai wajar diakui dalam
                laporan laba rugi. Aset keuangan Grup diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari
                investasi jangka panjang pada instrumen keuangan dan aset keuangan lancar lainnya.

            Kerugian kredit ekspektasian

            Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian untuk seluruh instrumen utang yang
            tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kerugian kredit
            ekspektasian didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai
            dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan
            menggunakan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima
            tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya
            yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.

            Kerugian kredit ekspektasian diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan
            yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran
            penyisihan kerugian dilakukan sejumlah kerugian kredit ekspektasian dalam 12 bulan. Untuk risiko
            kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan
            awal, penyisihan kerugian dilakukan untuk kerugian kredit ekspektasian selama sisa umurnya,
            terlepas dari waktu gagal bayar (sepanjang umurnya).


                                                     34
Page 38
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     u. Instrumen keuangan (lanjutan)

       i.    Aset keuangan (lanjutan)

             Kerugian kredit ekspektasian (lanjutan)

             Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
             kerugian kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko
             kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian
             sepanjang umur. Grup telah membentuk model provisi yang didasarkan pada data historis
             kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) yaitu
             kondisi pelanggan dan lingkungan ekonomi.

             Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi gagal bayar ketika telah menunggak
             lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset
             keuangan dalam keadaan gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan
             bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan
             perluasan persyaratan kredit. Penghapusan piutang usaha dilakukan ketika kecil kemungkinan
             untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan
             telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.

       ii.   Liabilitas keuangan

             Pengakuan dan pengukuran awal

             Liabilitas keuangan diklasifikasikan pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang
             diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman, dan hutang atau sebagai derivatif yang
             ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.

             Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar, dan untuk pinjaman sebesar
             pinjaman yang diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
             langsung.

             Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (a) liabilitas keuangan diukur pada nilai
             wajar melalui laba rugi atau (b) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

             Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar,
             deposit pada pelanggan, pinjaman, pinjaman, dan liabilitas sewa. Pinjaman termasuk utang bank
             jangka pendek, pinjaman penerusan, obligasi, utang bank jangka panjang dan pinjaman lainnya.

             Pengukuran setelah pengakuan awal

             Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

             (a) Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                 Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi adalah liabilitas
                 keuangan yang diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang pada saat awal ditetapkan
                 untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai
                 liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli
                 kembali dalam waktu dekat. Kategori ini mencakup juga derivatif yang tidak ditetapkan
                 sebagai instrumen lindung nilai. Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan
                 sebagai diperdagangkan kecuali derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan
                 efektif. Keuntungan dan kerugian yang timbul diakui dalam laporan laba rugi.

                 Penentuan liabilitas keuangan untuk dapat ditetapkan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                 ditentukan pada saat pengakuan awal, dan hanya jika kriteria-kriteria yang terdapat dalam
                 PSAK 71 terpenuhi. Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan untuk diukur pada nilai wajar
                 melalui laba rugi.

                                                       35
Page 39
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     u. Instrumen keuangan (lanjutan)

        ii.   Liabilitas keuangan (lanjutan)

              Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)

              (b) Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi

                  Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Setelah pengakuan awal, pinjaman
                  diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.
                  Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi hingga liabilitas dihentikan pengakuannya
                  melalui proses amortisasi metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dihitung
                  dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
                  merupakan bagian integral dari metode suku bunga efektif. Amortisasi metode suku bunga
                  efektif diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini secara umum
                  berlaku untuk pinjaman. Informasi lebih lanjut dapat mengacu ke Catatan 19 Pinjaman
                  Jangka Panjang dan Pinjaman Lainnya.

       iii.   Saling hapus instrumen keuangan

              Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan
              posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
              saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk merealisasikan aset
              dan menyelesaikan liabilitas secara simultan. Hak saling hapus harus tidak kontinjen atas
              peristiwa di masa depan dan harus dapat dipaksakan secara hukum terhadap seluruh keadaan
              sebagai berikut:
              (i) situasi bisnis yang normal;
              (ii) peristiwa default; dan
              (iii) peristiwa kepailitan atau kebangkrutan dari Grup dan seluruh pihak lawan.

        iv. Penghentian pengakuan instrumen keuangan

              Grup menghentikan pengakuan aset keuangan saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal
              dari aset keuangan tersebut berakhir, atau saat seluruh resiko dan manfaat dari aset keuangan
              tersebut ditransfer secara substansial kepada pihak lain.

              Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan saat kewajiban kontraktual untuk membayar
              dilepaskan, dibatalkan atau berakhir.

     v. Modal saham yang diperoleh kembali

       Saham diperoleh kembali dicatat dengan menggunakan nilai perolehannya sebagai “Modal Saham
       yang Diperoleh Kembali” dan disajikan sebagai pengurang modal saham. Harga pokok dari
       penjualan/pengalihan saham yang diperoleh kembali dicatat dengan menggunakan metode rata-rata
       tertimbang. Modal saham diperoleh kembali yang dialihkan dalam bentuk kepemilikan saham
       karyawan dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat dan nilai yang diperoleh kembali
       dari penjualan kembali saham treasuri di masa mendatang, diakui sebagai bagian dari tambahan
       modal disetor dalam ekuitas.

     w. Dividen

       Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam
       laporan keuangan konsolidasian pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang
       saham Perusahaan. Untuk dividen interim, Perusahaan mengakui sebagai liabilitas berdasarkan
       keputusan Rapat Direksi dengan persetujuan Rapat Dewan Komisaris.




                                                      36
Page 40
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

      x. Laba per saham dan laba per ADS

         Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
         kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode
         tersebut. Laba per ADS dihitung dengan mengalikan laba per saham dasar dengan 100, yaitu jumlah
         lembar saham per ADS.

         Perusahaan tidak memiliki instrumen keuangan yang berpotensi dilutif.

      y. Informasi segmen

         Informasi segmen Grup disajikan menurut segmen operasi yang telah diidentifikasi. Segmen operasi
         adalah suatu komponen dari entitas:
         i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
              (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
              sama);
         ii. hasil operasinya direviu secara reguler oleh Pengambil Keputusan Operasional (“PKO”) Grup,
              misalnya Dewan Direksi untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada
              segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
         iii. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

      z. Provisi

         Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
         sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut
         mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang
         andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

         Provisi untuk kontrak yang merugi diakui ketika kontrak tersebut menjadi merugi sebesar mana yang
         lebih rendah antara biaya neto memenuhi kontrak dengan denda atau kompensasi yang dibayar jika
         tidak memenuhi kontrak.

     aa. Penurunan nilai aset non-keuangan

         Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
         non-keuangan mengalami penurunan nilai aset. Aset tersebut meliputi atas aset tetap, aset lancar,
         dan aset tidak lancar lainnya, termasuk aset takberwujud. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah
         terpulihkan diestimasi untuk aset individual. Jika tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
         terpulihkan aset individual, maka Grup menentukan jumlah terpulihkan dari Unit Penghasil Kas
         (“UPK”) yang mana aset tercakup (“aset UPK”).

         Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi
         antara nilai wajarnya dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Jika nilai tercatat aset lebih
         besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan
         nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai,
         estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto
         sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas
         aset.

         Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar
         terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang
         sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
         berganda atau indikator nilai wajar lain yang tersedia.

         Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan dibebankan pada operasi berjalan dan disajikan
         sebagai bagian dari laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.



                                                      37
Page 41
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

  aa. Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)

      Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan
      nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya, untuk aset selain goodwill, mungkin tidak ada lagi
      atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka jumlah terpulihkan aset
      tersebut diestimasi. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya, untuk aset
      selain goodwill, dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
      menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Pembalikan
      tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
      tercatat yang telah ditentukan, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai
      yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode sebelumnya. Pemulihan rugi penurunan nilai diakui
      dalam laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

      Penurunan nilai goodwill diuji setiap tahun dan ketika terdapat keadaan yang mengindikasikan adanya
      penurunan nilai. Penurunan nilai untuk goodwill ditentukan dengan menilai jumlah terpulihkan dari
      UPK (atau kelompok UPK) yang mana goodwill tercakup. Jika nilai terpulihkan dari UPK lebih rendah
      dari nilai tercatatnya, maka rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai atas goodwill tidak dapat
      dipulihkan pada periode mendatang.

  ab. Klasifikasi lancar dan tidak lancar

       Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
       klasifikasi lancar dan tidak lancar. Suatu aset disajikan sebagai lancar bila:
       i. akan direalisasi, dijual, atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
       ii. untuk diperdagangkan; atau
       iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
       iv. kas atau setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi
            suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

       Aset yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

       Suatu liabilitas disajikan sebagai lancar bila:
       i. akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
       ii. untuk diperdagangkan;
       iii. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
       iv. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
            setelah tanggal pelaporan.

       Persyaratan liabilitas yang dapat mengakibatkan diselesaikannya liabilitas tersebut dengan
       menerbitkan instrumen ekuitas sesuai dengan pilihan pihak lawan, tidak berdampak terhadap
       klasifikasi liabilitas tersebut.

       Liabilitas yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas tidak lancar.

  ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan

      Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
      keputusan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas
      yang dilaporkan, dan pengungkapan yang menyertainya, dan pengungkapan liabilitas kontinjensi,
      pada akhir periode pelaporan.

      Ketidakpastian tentang asumsi dan perkiraan ini dapat menghasilkan hasil yang memerlukan
      penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode
      mendatang.



                                                      38
Page 42
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

         i. Pertimbangan

            Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
            Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
            konsolidasian:

            Pajak penghasilan

            Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak
            dan jumlah dan timbulnya penghasilan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan
            penyesuaian di masa depan atas penghasilan dan beban pajak yang telah dicatat. Pertimbangan
            juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi
            dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
            usaha normal.

            Grup mengakui liabilitas untuk area pemeriksaan pajak yang diantisipasi berdasarkan estimasi
            apakah tambahan pajak akan terutang. Jika hasil akhir pajak berbeda dengan jumlah yang sudah
            dicatat, selisihnya akan mempengaruhi aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan pada periode
            ditentukannya hasil pajak tersebut.

         ii. Estimasi dan asumsi

            Estimasi dan asumsi terus dievaluasi dan didasarkan kepada pengalaman historis dan faktor-
            faktor lain, termasuk ekspektasi peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi
            yang ada.

            Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan. Estimasi akuntansi yang dihasilkan,
            menurut definisi, jarang yang sama dengan hasil aktualnya. Estimasi dan asumsi pada saat
            tanggal pelaporan yang secara signifikan berisiko menyebabkan penyesuaian material terhadap
            jumlah tercatat aset dan liabilitas selama satu tahun laporan keuangan ke depan dipaparkan di
            bawah ini.

            (a) Imbalan pasca kerja

               Nilai kini kewajiban imbalan pasca kerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan
               dengan dasar aktuaria berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk
               menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan tingkat
               pengembalian investasi. Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas
               imbalan pasca kerja.

               Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan. Tingkat
               diskonto tersebut adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai
               kini dari estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan
               kewajiban. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkan
               tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan
               yang akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
               yang terkait.

               Jika terdapat peningkatan peringkat seperti pada obligasi pemerintah atau penurunan tingkat
               bunga sebagai hasil dari peningkatan kondisi ekonomi, maka akan terdapat dampak material
               terhadap tingkat diskonto yang digunakan dalam menentukan kewajiban pasca kerja.

               Asumsi kunci kewajiban imbalan pasca kerja lainnya sebagian ditentukan berdasarkan
               kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 30 dan 31.



                                                   39
Page 43
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

         ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

            (b) Umur manfaat aset tetap

               Grup mengestimasi umur manfaat aset tetap berdasarkan ekspektasi penggunaan aset oleh
               Grup dengan mempertimbangkan rencana strategi usaha, perkembangan teknologi di masa
               depan, dan perilaku pasar. Estimasi umur manfaat aset tetap adalah berdasarkan pada
               penelaahan Grup secara kolektif terhadap praktik industri, evaluasi teknis internal, dan
               pengalaman untuk aset yang sejenis.

               Grup melakukan reviu atas estimasi umur manfaat sekurang-kurangnya setiap akhir periode
               pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dengan estimasi sebelumnya, yang
               dikarenakan adanya perubahan ekspektasi daya pakai aset akibat pemakaian dan kerusakan
               fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas
               penggunaan aset. Jumlah beban tercatat setiap tahun akan terpengaruh oleh perubahan atas
               faktor-faktor dan situasi tersebut. Perubahan estimasi umur manfaat aset tetap merupakan
               perubahan estimasi akuntansi dan diakui secara prospektif dalam laporan laba rugi pada
               periode perubahan dan periode mendatang.

               Pada tahun 2021, Perusahaan melakukan percepatan penyusutan aset Multi-Service Access
               Node (“MSAN”) sampai tahun 2022. Pada tahun 2022, Grup mengubah estimasi umur
               manfaat menara di Indonesia (Catatan 11).

            (c) Menentukan jangka waktu kontrak dengan opsi perpanjangan dan penghentian - Grup
                sebagai lessee

                Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka waktu sewa yang tidak dapat
                dibatalkan, bersama dengan periode yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang masa
                sewa jika cukup pasti akan dilaksanakan, atau periode yang dicakup oleh opsi untuk
                menghentikan masa sewa, jika cukup pasti untuk tidak dilakukan.
                Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang mencakup opsi perpanjangan dan penghentian.
                Grup menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah akan menggunakan opsi
                untuk memperbarui atau menghentikan sewa, mempertimbangkan semua faktor relevan
                yang menciptakan insentif ekonomi untuk melakukan perpanjangan atau penghentian.
                Setelah tanggal dimulainya sewa, Grup menilai kembali masa sewa jika ada peristiwa atau
                perubahan signifikan dalam kendali yang mempengaruhi kemampuan untuk melakukan atau
                tidak opsi perpanjangan atau penghentian.

            (d) Penyisihan kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan

                Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
                kerugian kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam
                risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian berdasarkan kerugian kredit
                ekspektasian sepanjang kepemilikan aset pada tanggal pelaporan. Grup telah membentuk
                metodologi terkait penyisihan kerugian kredit ekspektasian yang didasarkan pada data
                historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-
                looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
                Untuk deposito berjangka dan instrumen utang, risiko kredit nilai wajar melalui pendapatan
                komprehensif lainnya, Grup menerapkan metode yang disederhanakan. Pada setiap tanggal
                pelaporan, Grup mengevaluasi apakah instrumen utang dianggap memiliki risiko kredit
                rendah dengan menggunakan semua informasi yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang
                berlebihan. Dalam melakukan evaluasi tersebut, Grup menilai kembali peringkat kredit
                internal dari instrumen utang. Selain itu, Grup mempertimbangkan bahwa telah terjadi
                peningkatan risiko kredit yang signifikan ketika pembayaran kontrak lebih dari 30 hari
                tunggakan.

                                                   40
Page 44
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

         ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

           (d) Penyisihan kerugian kredit ekpektasian untuk aset keuangan (lanjutan)

                 Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa piutang lain-lain dan aset
                 keuangan mengalami penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Penyisihan
                 kerugian kredit ekspektasian atas nilai piutang dihitung berdasarkan kondisi terkini dan
                 tingkat ketertagihan historis piutang usaha. Penyisihan ini disesuaikan secara berkala untuk
                 mencerminkan hasil aktual dan taksiran. Rincian atas sifat dan jumlah tercatat terkait
                 penyisihan kerugian kredit ekspektasian diungkapkan pada Catatan 5.

                 Grup juga mengamati perubahan dari keserupaan karakterisik risiko dari piutang usaha
                 tertentu dengan mengevaluasi segmentasi portofolio pelanggan, di mana pelanggan
                 tersebut mungkin terlibat dalam industri bisnis, atau berlokasi di area, yang telah
                 terpengaruh, atau lebih rentan terhadap pandemi. Grup telah mengkaji ulang model yang
                 digunakan untuk menghitung kerugian kredit ekspektasian berdasarkan informasi terkini
                 yang wajar dan terdukung untuk lebih mencerminkan perubahan kondisi saat ini. Metode
                 dan pendekatan akan terus dimonitor dan diperbaharui jika terdapat tambahan informasi
                 yang wajar, terdukung, dan tersedia; termasuk informasi yang bersifat perkiraan masa
                 depan (forward-looking) dan masukan lainnya.

            (e) Pendapatan

                (i)    Pertimbangan penting dalam menentukan kewajiban pelaksanaan, waktu pengakuan
                       pendapatan dan klasifikasi pendapatan

                       Grup menyediakan jasa teknologi informatika dengan spesifikasi sesuai pesanan
                       pelanggan. Produk sesuai pesanan pelanggan terdiri dari berbagai barang dan/atau
                       jasa yang dijual dalam satu rangkaian tidak terpisah untuk memberikan layanan solusi
                       terintegrasi kepada pelanggan. Selain produk sesuai pesanan pelanggan, Grup juga
                       menyediakan beberapa produk standar sebagai bagian dari solusi terintegrasi dalam
                       kontrak dengan pelanggan. Diperlukan pertimbangan yang signifikan dalam
                       menentukan jumlah dan sifat kewajiban pelaksanaan yang dijanjikan kepada pelanggan
                       dalam kontrak tersebut. Jumlah dan sifat kewajiban pelaksanaan akan menentukan
                       waktu pengakuan pendapatan untuk kontrak tersebut.

                       Grup menelaah penentuan kewajiban pelaksanaan berdasarkan kontrak per kontrak.
                       Ketika suatu kontrak yang terdiri dari beberapa barang dan/atau jasa dinilai memiliki
                       satu kewajiban pelaksanaan, Grup menerapkan metode tunggal untuk mengukur
                       tingkat penyelesaian kewajiban pelaksanaan berdasarkan metode pengukuran yang
                       paling menggambarkan ekonomi kontrak, yang dalam banyak kasus adalah
                       berdasarkan waktu.

                       Grup juga menyajikan klasifikasi pendapatan dengan menggunakan pendekatan yang
                       konsisten. Ketika suatu kontrak yang terdiri dari beberapa barang dan/atau jasa dicatat
                       sebagai kewajiban pelaksanaan tersendiri, Grup menyajikan kewajiban pelaksanaan
                       dalam komponen laporan keuangan yang paling mewakili layanan utama Grup, yaitu
                       internet, data, dan jasa teknologi informatika.

                (ii)   Pertimbangan penting dalam menentukan harga jual yang berdiri sendiri

                       Grup menyediakan beragam produk yang berkaitan dengan telekomunikasi dan
                       teknologi. Untuk menentukan harga jual yang berdiri sendiri untuk barang dan/atau jasa
                       yang tidak dapat diamati, Grup menggunakan pendekatan margin biaya ditambah biaya
                       yang diharapkan. Grup menentukan margin yang sesuai berdasarkan data historis.


                                                     41
Page 45
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

         ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

            (f)   Uji penurunan nilai aset tidak lancar dan goodwill

                  Penerapan metode akuisisi dalam suatu kombinasi bisnis mensyaratkan penggunaan
                  estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar
                  wajar aset dan liabilitas yang diakuisisi, termasuk aset takberwujud. Akuisisi bisnis tertentu
                  oleh Grup menimbulkan goodwill, yang tidak diamortisasi namun diuji bagi penurunan nilai
                  setiap tahunnya dan setiap terdapat indikasi penurunan nilai.

                  Perhitungan arus kas masa depan dalam menentukan nilai wajar aset tetap dan aset tidak
                  lancar lainnya dari entitas yang diakuisisi pada tanggal akuisisi melibatkan estimasi yang
                  signifikan. Walaupun manajemen berkeyakinan bahwa asumsi yang digunakan adalah tepat
                  dan memiliki dasar yang kuat, perubahan signifikan pada asumsi tersebut dapat
                  mempengaruhi secara material evaluasi atas nilai terpulihkan dan dapat menimbulkan
                  penurunan nilai sesuai PSAK 48: Penurunan Nilai Aset.

            (g) Pengukuran nilai wajar instrumen keuangan

                  Ketika nilai wajar atas aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan
                  posisi keuangan tidak dapat diukur pada harga kuotasian di pasar aktif, nilai wajar diukur
                  menggunakan teknik penilaian termasuk model arus kas diskonto. Input atas model ini
                  diambil dari pasar yang dapat diobservasi apabila memungkinkan, namun apabila tidak
                  tersedia, sejumlah pertimbangan diperlukan dalam menetapkan nilai wajar. Pertimbangan
                  mencakup input seperti risiko likuiditas, risiko kredit dan volatilitas. Perubahan asumsi yang
                  berkaitan dengan faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar instrumen
                  keuangan yang dilaporkan.

             (h) Akuisisi

                  Grup mengevaluasi setiap transaksi akuisisi untuk menentukan akan diperlakukan sebagai
                  akuisisi aset atau kombinasi bisnis. Untuk transaksi yang diperlakukan sebagai akuisisi aset,
                  harga pembelian dialokasikan untuk aset yang diperoleh, tanpa pengakuan goodwill. Untuk
                  akuisisi yang memenuhi definisi kombinasi bisnis, Grup menerapkan metode akuntansi
                  untuk kombinasi bisnis atas aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih dicatat pada
                  nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan hasil operasi disertakan dengan hasil Grup dari tanggal
                  akuisisi masing-masing.

                  Setiap kelebihan dari harga pembelian dibayar atas jumlah yang diakui untuk aset yang
                  diperoleh dan liabilitas diambil alih dicatat sebagai goodwill. Grup terus mengevaluasi
                  akuisisi yang diperhitungkan sebagai kombinasi bisnis untuk jangka waktu tidak melebihi
                  satu tahun setelah tanggal akuisisi yang berlaku dari setiap transaksi untuk menentukan
                  apakah penyesuaian tambahan diperlukan untuk alokasi harga pembelian yang dibayarkan
                  untuk aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Nilai wajar dari aset yang diperoleh
                  dan liabilitas yang diambil alih biasanya ditentukan dengan menggunakan salah satu
                  perkiraan biaya penggantian atau metode penilaian arus kas diskonto. Ketika menentukan
                  nilai wajar dari aset berwujud yang diperoleh, Grup memperkirakan biaya untuk mengganti
                  aset dengan aset baru dengan mempertimbangkan faktor seperti umur, kondisi, dan masa
                  manfaat ekonomi dari aset. Ketika menentukan nilai wajar dari aset tidak berwujud yang
                  diperoleh, Grup memperkirakan tingkat diskonto yang berlaku dan waktu dan jumlah arus
                  kas masa depan, termasuk tingkat dan persyaratan atas perpanjangan dan pengurangan.




                                                       42
Page 46
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
3. KAS DAN SETARA KAS - BERSIH

                                                                             30 Juni 2023                 31 Desember 2022
                                                                                Saldo                           Saldo
                                                                      Mata uang                       Mata uang
                                                        Mata             asing          Setara           asing          Setara
                                                        uang        (dalam jutaan)      Rupiah      (dalam jutaan)     Rupiah
   Kas                                                   Rp                      -             47                -           11
   Bank
    Pihak berelasi
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (“Bank Mandiri”)  Rp                       -          6.718                -         6.413
                                                      US$                      33            491               49           758
                                                      EUR                       2             35                2            34
                                                      HKD                       2              3                3             5
                                                      JPY                       6              1                6             1
                                                      AU$                       0              0                0             0
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (“BRI”) Rp                        -          6.875                -         2.691
                                                      US$                      11            166               11           179
                                                      TWD                       0              0                -             -
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“BNI”) Rp                        -          5.452                -         4.298
                                                      US$                      12            174                7           111
                                                      SGD                       0              0                0             0
                                                      EUR                       0              0                0             0
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
        ("BTN")                                        Rp                        -         5.331                -         2.713
      Lain-lain                                        Rp                        -            45                -           230
                                                      US$                        -             -                0             0
     Sub-jumlah                                                                           25.291                         17.433

     Pihak ketiga
      PT Bank CIMB Niaga Tbk. (”Bank CIMB Niaga”)       Rp                      -            964                -         1.379
                                                        US$                     9            135                0             5
      The Hongkong and Shanghai Banking
        Corporation Ltd. ("HSBC Hongkong")              US$                    67          1.003               55           861
                                                        HKD                    31             59                5            10
      PT Bank Permata Tbk. (“Bank Permata”)              Rp                     -            361                -           412
      DBS Bank (Hong Kong) Ltd. ("DBS Hong Kong")       US$                    20            301                0             0
                                                        HKD                     0              0                0             0
      PT Bank Permata Tbk. (“Permata Syariah”)           Rp                     -            201                -             0
      JPMorgan Chase & Co.                              US$                    10            153                9           140
      Bank Pembangunan Daerah ("BPD")                    Rp                     -            103                -            75
      Lain-lain                                          Rp                     -            239                0           330
                                                        US$                    16            242               24           375
                                                        SGD                     6             70                7            82
                                                        TWD                    32             16               58            29
                                                        AU$                     2             21                2            23
                                                        MYR                     3             10                5            17
                                                        MMK                   363              3              386             3
                                                        EUR                     0              0                0             0
     Sub-jumlah                                                                            3.881                          3.741

   Jumlah bank                                                                            29.172                         21.174
   Deposito berjangka
    Pihak berelasi
      BNI                                               Rp                      -          1.142                -           378
                                                        US$                    25            382                9           145
      BRI                                               Rp                      -            977                -           845
                                                        US$                    10            149               21           319
      BTN                                               Rp                      -            860                -         1.655
      PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (“BSI”)            Rp                      -            598                -         1.220
      Bank Mandiri                                      Rp                      -            166                -           844
                                                        US$                    26            385               31           489
     Sub-jumlah                                                                            4.659                          5.895




                                                               43
Page 47
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
3.   KAS DAN SETARA KAS - BERSIH (lanjutan)

                                                                          30 Juni 2023                 31 Desember 2022
                                                                             Saldo                           Saldo
                                                                   Mata uang                       Mata uang
                                                     Mata             asing          Setara           asing         Setara
                                                     uang        (dalam jutaan)      Rupiah      (dalam jutaan)     Rupiah
     Deposito berjangka (lanjutan)
      Pihak ketiga
       PT Bank Mega Tbk (“Bank Mega”)                Rp                      -          1.814               -         1.986
                                                     US$                    12            173              12           181
        PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
          Banten Tbk (“BJB”)                          Rp                     -          1.507               -         1.423
        BPD                                           Rp                     -          1.129               -            25
        PT Bank Maybank Indonesia Tbk. ("Maybank")    Rp                     -            279               -           220
                                                     US$                    34            514              14           224
                                                     MYR                     -              -               2             6
        PT Bank Muamalat Indonesia Tbk                Rp                     -            400               -           295
        PT Bank Danamon Indonesia Tbk
          (“Bank Danamon”)                           Rp                      -             -                -            40
                                                     US$                    21           318                9           133
        Bank CIMB Niaga                              Rp                      -           209                -           122
                                                     US$                     -             -               11           168
        Bank Permata                                 Rp                      -           150                -             -
        PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
          ("BTPN")                                   US$                     5             75                -            -
        Lain-lain                                    Rp                      -             52                -           45
                                                     US$                     2             24                -            -
      Sub-jumlah                                                                        6.644                         4.868

     Jumlah deposito berjangka                                                         11.303                        10.763
     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                               (1)                           (1)
     Jumlah                                                                            40.521                        31.947


     Tingkat bunga deposito berjangka per tahun adalah sebagai berikut:

                                                                            30 Juni 2023             31 Desember 2022
     Rupiah                                                                1,95% - 6,50%               1,95% - 6,50%
     Mata uang asing                                                       2,50% - 4,90%               0,25% - 4,05%


     Grup menempatkan sebagian besar kas dan setara kasnya di bank milik negara (pihak berelasi) karena
     mereka memiliki jaringan cabang yang luas di Indonesia dan dipertimbangkan sebagai bank yang sehat
     secara finansial karena dimiliki oleh negara.




                                                            44
Page 48
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
4. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

                                                                                  30 Juni 2023                     31 Desember 2022
                                                                                     Saldo                               Saldo
                                                                          Mata uang                           Mata uang
                                                                             asing           Setara              asing          Setara
                                                           Mata uang    (dalam jutaan)       Rupiah         (dalam jutaan)      Rupiah
     Deposito berjangka
      Pihak berelasi
       BNI                                                   Rp                     -                 129               -                 80
       Bank Mandiri                                          Rp                     -                  40               -                 10
                                                             US$                    5                  75               5                 79
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)       Rp                     -                 137               -                150
      Pihak ketiga
       United Overseas Bank Limited Singapore
        (“UOB Singapore”)                                    US$                   12                 174              12                182
       Standard Chartered Bank (Singapore) Limited
        (“SCB Singapore”)                                    US$                    9                 128               7                102
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 miliar)      Rp                     -                   -               -                 18
                                                             US$                    2                  31               2                 32
     Jumlah deposito berjangka                                                                        714                                653

     Rekening penampungan                                    Rp                     -                 297               -                383
                                                             US$                    1                  18               2                 30
     Jumlah rekening penampungan                                                                      315                                413

     Reksa dana
       Pihak berelasi
                                                                                     -
        Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 miliar)      Rp                                       84               -                81
       Pihak ketiga
        PT Henan Putihrai Asset Management
         (“HPAM”)                                             Rp                     -                289               -                200
     Jumlah reksa dana                                                                                373                                281

     Lainnya (masing-masing di bawah Rp 100 miliar)           Rp                    -                   0               -                  0
                                                             US$                    0                   0               0                  2
                                                             MYR                    0                   0               0                  0
     Jumlah lainnya                                                                                     0                                  2

     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                                        (0)                                (0)
     Jumlah                                                                                      1.402                              1.349


     Seluruh deposito berjangka di atas memiliki tanggal jatuh tempo lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih
     dari satu tahun, dengan tingkat bunga per tahun sebagai berikut:

                                                                                  30 Juni 2023                   31 Desember 2022
     Rupiah                                                                      2,50% - 5,00%                     2,50% - 5,00%
5.
     Mata uang asing                                                             1,95% - 5,41%                     1,95% - 5,06%




                                                                   45
Page 49
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
5.   PIUTANG USAHA - BERSIH
     Piutang usaha berhubungan dengan jasa yang diberikan kepada pelanggan retail dan non-retail, dengan
     rincian sebagai berikut:

     a. Berdasarkan pelanggan

          (i)   Pihak berelasi
                                                                                 30 Juni 2023              31 Desember 2022
                Badan Usaha Milik Negara ("BUMN")                                          2.184                       1.985
                PT Indonusa Telemedia ("Indonusa")                                           386                         385
                Indosat                                                                      374                         175
                Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                              205                         156
                Jumlah                                                                     3.149                       2.701
                Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                   (1.386)                     (1.081)
                Jumlah bersih                                                              1.763                       1.620

          (ii) Pihak ketiga
                                                                                  30 Juni 2023              31 Desember 2022
                Pelanggan individual dan bisnis                                            13.882                     12.517
                Penyelenggara jasa telekomunikasi luar negeri                               1.089                         984
                Jumlah                                                                     14.971                     13.501
                Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                    (6.583)                     (6.487)
                Jumlah bersih                                                               8.388                       7.014

     b.   Berdasarkan umur

          (i)   Pihak berelasi
                                                                                 30 Juni 2023              31 Desember 2022
                Sampai dengan 3 bulan                                                       1.906                      1.522
                3 sampai dengan 6 bulan                                                       304                        183
                Lebih dari 6 bulan                                                            939                        996
                Jumlah                                                                      3.149                      2.701
                Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                    (1.386)                    (1.081)
                Jumlah bersih                                                               1.763                      1.620

          (ii) Pihak ketiga
                                                                                 30 Juni 2023              31 Desember 2022
                Sampai dengan 3 bulan                                                       8.545                      7.116
                3 sampai dengan 6 bulan                                                       926                        481
                Lebih dari 6 bulan                                                          5.500                      5.904
                Jumlah                                                                    14.971                     13.501
                Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                    (6.583)                    (6.487)
                Jumlah bersih                                                               8.388                      7.014

          (iii) Umur total piutang usaha

                                                                    30 Juni 2023                         31 Desember 2022
                                                                  Penyisihan       Tingkat                Penyisihan      Tingkat
                                                       Sebelum kerugian kredit kerugian kredit Sebelum kerugian kredit kerugian kredit
                                                      penyisihan ekspektasian    ekspektasian penyisihan ekspektasian   ekspektasian
                Belum jatuh tempo                          7.024           795           11,3%    6.964            399          5,7%
                Jatuh tempo sampai dengan 3 bulan          3.427           546           15,9%    1.674            349         20,8%
                Jatuh tempo lebih dari 3 bulan sampai
                dengan 6 bulan                             1.230           375           30,5%      664            222         33,4%
                Jatuh tempo lebih dari 6 bulan             6.439         6.253           97,1%    6.900          6.598         95,6%
                Jumlah                                    18.120         7.969                   16.202          7.568




                                                                46
Page 50
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
5.   PIUTANG USAHA - BERSIH (lanjutan)
     b. Berdasarkan umur (lanjutan)

        (iii) Umur total piutang usaha (lanjutan)

           Grup telah membentuk penyisihan kerugian kredit ekspektasian berdasarkan tingkat penurunan
           nilai historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara individual, disesuaikan
           dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan
           lingkungan ekonomi. Grup tidak membedakan piutang usaha pihak berelasi dan piutang usaha
           pihak ketiga dalam menilai jumlah yang jatuh tempo. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
           2022, nilai tercatat piutang usaha Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya
           masing-masing sebesar Rp3.922 miliar dan Rp2.069 miliar. Manajemen berpendapat bahwa
           piutang usaha yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya, termasuk piutang usaha
           yang belum jatuh tempo dan juga tidak diturunkan nilainya, adalah terutang dari para pelanggan
           dengan historis tingkat ketertagihan yang baik dan diharapkan dapat terpulihkan.

     c. Berdasarkan mata uang

        (i) Pihak berelasi
                                                                30 Juni 2023          31 Desember 2022
            Rupiah                                                          3.147                 2.694
            Dolar A.S.                                                          2                     7
            Jumlah                                                          3.149                 2.701
            Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                        (1.386)               (1.081)
            Jumlah bersih                                                   1.763                 1.620


        (ii) Pihak ketiga
                                                                30 Juni 2023          31 Desember 2022
            Rupiah                                                        13.344                12.020
            Dolar A.S.                                                      1.474                1.352
            Dolar Singapura                                                   111                   89
            Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                    42                   40
            Jumlah                                                        14.971                13.501
            Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                        (6.583)              (6.487)
            Jumlah bersih                                                   8.388                7.014

     d. Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian

                                                                30 Juni 2023          31 Desember 2022
        Saldo awal                                                         7.568                 7.802
        Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                               803                  567
        Penghapusbukuan piutang                                              (402)                (801)
        Saldo akhir                                                        7.969                 7.568

        Penghapusbukuan piutang merupakan penghapusbukuan piutang usaha pihak berelasi dan pihak
        ketiga.

        Manajemen berpendapat bahwa saldo penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha
        sudah cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.

        Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang usaha tertentu atas entitas anak masing-
        masing sebesar Rp947 miliar dan Rp1.129 miliar telah dijaminkan dalam beberapa perjanjian
        pinjaman (Catatan 18a dan 19c).




                                                      47
Page 51
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
6.   ASET KONTRAK - BERSIH

                                                                 30 Juni 2023         31 Desember 2022
     Aset kontrak                                                            2.534                 2.610
     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                  (175)                 (119)
     Jumlah bersih                                                           2.359                 2.491
     Lancar                                                                 (2.249)               (2.457)
     Tidak Lancar                                                              110                    34

     Manajemen berpendapat bahwa saldo penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas aset kontrak sudah
     cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya aset kontrak.

     Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

7.   PERSEDIAAN - BERSIH

     Persediaan diakui sebesar nilai realisasi bersih, terdiri atas:

                                                                 30 Juni 2023         31 Desember 2022
     Komponen                                                                 534                    588
     Kartu SIM dan voucer prabayar                                            297                    321
     Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                          343                    294
     Jumlah                                                                 1.174                  1.203
     Provisi atas persediaan usang                                            (56)                   (59)
     Jumlah bersih                                                          1.118                  1.144


     Manajemen berpendapat saldo provisi atas persediaan usang cukup untuk menutup kerugian akibat dari
     penurunan nilai persediaan karena usang.

     Persediaan yang diakui sebagai beban termasuk dalam beban usaha operasi, pemeliharaan, dan
     jasa telekomunikasi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp349 miliar dan
     Rp350 miliar (Catatan 25).

     Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada persediaan yang dijaminkan dalam
     perjanjian pinjaman.

     Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, modul (bagian dari aset tetap) dan komponen dengan
     nilai buku masing-masing sebesar Rp86 miliar dan Rp94 miliar, yang dimiliki oleh Grup telah
     diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian, dan risiko lain. Total nilai pertanggungan pada
     tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp111 miliar.

     Manajemen berkeyakinan nilai pertanggungan asuransi tersebut memadai untuk menutup kemungkinan
     kerugian atas persediaan yang muncul dari risiko yang ditanggung.




                                                        48
Page 52
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
8.   ASET LANCAR LAINNYA
     Rincian dari aset lancar lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni 2023     31 Desember 2022
     Izin penggunaan frekuensi
       dibayar di muka - bagian jangka pendek (Catatan 35c.i)                 3.463               5.289
     Uang muka                                                                1.064                 679
     Gaji dibayar di muka                                                       571                 218
     Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                            867                 574
     Jumlah                                                                   5.965               6.760

9.   BIAYA KONTRAK
     Rincian dari biaya kontrak adalah sebagai berikut:
                                                                           30 Juni 2023
                                                            Biaya             Biaya
                                                          perolehan        pemenuhan         Jumlah
                                                           kontrak           kontrak
     Saldo, 1 Januari 2023                                      1.554                858          2.412
     Amortisasi selama tahun berjalan                            (187)            (1.877)        (2.064)
     Penambahan selama tahun berjalan                             226              2.096          2.322
     Saldo, 30 Juni 2023                                        1.593              1.077          2.670
     Lancar                                                      (379)              (318)          (697)
     Tidak lancar                                               1.214                759          1.973

                                                                         31 Desember 2022
                                                            Biaya              Biaya
                                                          perolehan         pemenuhan        Jumlah
                                                           kontrak            kontrak
     Saldo, 1 Januari 2022                                      1.532                 732         2.264
     Amortisasi selama tahun berjalan                            (338)               (514)         (852)
     Penambahan selama tahun berjalan                             360                 640         1.000
     Saldo, 31 Desember 2022                                    1.554                 858         2.412
     Lancar                                                      (354)               (317)         (671)
     Tidak lancar                                               1.200                 541         1.741

     Tidak ada penyisihan atas penurunan nilai biaya kontrak pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
     2022.

10. INVESTASI JANGKA PANJANG

     Rincian dari investasi jangka panjang adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni 2023     31 Desember 2022
     Instrumen keuangan
       Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
        Ekuitas                                                               8.200               7.624
        Obligasi konversi                                                       886                 884
       Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
        komprehensif lain:
        Ekuitas                                                                  22                  22
                                                                              9.108               8.530
     Entitas asosiasi
      PT Jalin Pembayaran Nusantara ("Jalin")                                   104                 115
      Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                             6                   8
                                                                                110                 123
     Jumlah investasi jangka panjang                                          9.218               8.653


                                                     49
Page 53
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
10. INVESTASI JANGKA PANJANG (lanjutan)

    a. Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan

        Investasi pada ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi jangka
        panjang dalam bentuk saham pada berbagai perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi
        dan teknologi. Grup tidak memiliki pengaruh signifikan dalam perusahaan start-up tersebut.

        Investasi pada ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk investasi pada:
        (i) Investasi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (“GOTO”) oleh Telkomsel. Per tanggal
              30 Juni 2023, Telkomsel menilai nilai wajar investasi di GOTO dengan menggunakan nilai
              pasar saham GOTO sebesar Rp110 per saham. Jumlah keuntungan yang belum direalisasi
              dari perubahan nilai wajar investasi Telkomsel pada GOTO pada tanggal 30 Juni 2023 adalah
              sebesar Rp451 miliar dan disajikan sebagai keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan
              nilai wajar atas investasi dalam laporan laba rugi konsolidasian.
         (ii) Investasi MDI pada berbagai perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi dan
              teknologi. Penambahan investasi pada periode berjalan oleh MDI sebesar Rp203 miliar.

        Investasi pada obligasi konversi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi
        jangka panjang yang dimiliki oleh Telkomsel dan MDI dalam bentuk obligasi konversi pada berbagai
        perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi dan teknologi, yang akan langsung dikonversi
        menjadi saham ketika jatuh tempo.

   b.   Investasi jangka panjang pada entitas asosiasi

        Investasi pada pada entitas asosiasi termasuk investasi pada:
        (i) Jalin sebelumnya adalah entitas anak, pada tanggal 19 Juni 2019, Grup menjual 67,00%
              kepemilikan sahamnya sehingga kepemilikan pada Jalin sebesar 33,00%.
        (ii) PT Fintek Karya Nusantara (“Finarya”) sebesar 24,83%. Finarya sebelumnya adalah entitas
              anak Telkomsel. Kemudian sejak tahun 2019, sehubungan dengan peningkatan modal
              ditempatkan dan disetor pada Finarya oleh berbagai investor, maka Finarya menjadi entitas
              asosiasi Telkomsel.
        (iii) PT Omni Inovasi Indonesia Tbk. (“Omni Inovasi Indonesia”) (sebelumnya PT Tiphone Mobile
              Indonesia Tbk.) sebesar 24,00%. Sejak tahun 2019 manajemen telah mengakui penurunan
              nilai penuh atas investasi pada PT Omni Inovasi Indonesia Tbk.

        Bagian kumulatif rugi atas investasi pada lain-lain yang tidak diakui hingga periode enam bulan yang
        berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp356 miliar dan
        Rp188 miliar.




                                                    50
Page 54
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
11. ASET TETAP

    Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                               Reklasifikasi/
                                                31 Desember 2022   Penambahan   Pengurangan     Translasi       30 Juni 2023
    Harga perolehan:
    Aset tetap pemilikan langsung
      Tanah                                                1.838           27             -               (2)          1.863
      Bangunan                                            18.947          175            (5)             (98)         19.019
      Renovasi bangunan sewa                               1.571           22           (10)             (15)          1.568
      Peralatan sentral telepon                           20.083          257           (12)             252          20.580
      Peralatan telegraf, teleks, dan
        komunikasi data                                    1.583            -             -                -           1.583
      Peralatan dan instalasi transmisi                  171.106        3.054          (755)           3.362         176.767
      Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya             10.804           37             -              (50)         10.791
      Jaringan kabel                                      74.695        1.966            (3)           1.100          77.758
      Catu daya                                           23.276          262          (171)            (114)         23.253
      Peralatan pengolahan data                           20.954          365          (319)             542          21.542
      Peralatan telekomunikasi lainnya                    10.402          421             -              (24)         10.799
      Peralatan kantor                                     2.625           35           (15)            (139)          2.506
      Kendaraan                                              605           47           (13)               -             639
      Peralatan lainnya                                       51            1             -                1              53
      Aset dalam pembangunan                               4.598        8.371             -           (6.045)          6.924
    Jumlah                                               363.138       15.040        (1.303)          (1.230)        375.645


    Akumulasi penyusutan dan penurunan nilai:
    Aset tetap pemilikan langsung
     Bangunan                                              6.228          311             -              (79)          6.460
     Renovasi bangunan sewa                                1.207           72           (10)             (30)          1.239
     Peralatan sentral telepon                            14.100        1.019           (11)             (24)         15.084
     Peralatan telegraf, teleks, dan
        komunikasi data                                    1.582            -             -                -           1.582
     Peralatan dan instalasi transmisi                    97.335        5.933          (572)             (15)        102.681
     Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya               6.041          346             -              (45)          6.342
     Jaringan kabel                                       22.510        1.576            (3)             347          24.430
     Catu daya                                            16.890          910          (164)            (543)         17.093
     Peralatan pengolahan data                            15.490          993          (319)            (112)         16.052
     Peralatan telekomunikasi lainnya                      6.067          857             -              (24)          6.900
     Peralatan kantor                                      2.073          136           (15)            (192)          2.002
     Kendaraan                                               242           27            (7)               -             262
     Peralatan lainnya                                        44            2             -                1              47
     Jumlah                                              189.809       12.182        (1.101)            (716)        200.174
    Nilai buku bersih                                    173.329                                                     175.471




                                                       51
Page 55
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
11.   ASET TETAP (lanjutan)
      Rincian aset tetap adalah sebagai berikut (lanjutan):
                                                  31 Desember                                  Reklasifikasi/    31 Desember
                                                      2021       Penambahan    Pengurangan      Translasi            2022
      Harga perolehan:
      Aset tetap pemilikan langsung
       Tanah                                             1.821            10             -                 7              1.838
       Bangunan                                         17.296           778            (1)              874             18.947
       Renovasi bangunan sewa                            1.477            80           (86)              100              1.571
       Peralatan sentral telepon                        18.324         1.066          (130)              823             20.083
       Peralatan telegraf, teleks, dan
         komunikasi data                                 1.583             -              -                  -            1.583
       Peralatan dan instalasi transmisi               165.621         4.494         (9.501)          10.492            171.106
       Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya          10.528           155             (5)             126             10.804
       Jaringan kabel                                   67.559         7.807             (9)            (662)            74.695
       Catu daya                                        22.035           433           (719)           1.527             23.276
       Peralatan pengolahan data                        19.258           877           (390)           1.209             20.954
       Peralatan telekomunikasi lainnya                  9.121         1.261              -               20             10.402
       Peralatan kantor                                  2.352           157            (85)             201              2.625
       Kendaraan                                           537           100           (165)             133                605
       Peralatan lainnya                                    47             2             (3)               5                 51
       Aset dalam pembangunan                            2.950        16.936              -          (15.288)             4.598
       Jumlah                                          340.509        34.156        (11.094)            (433)           363.138

      Akumulasi penyusutan dan penurunan nilai:
      Aset tetap pemilikan langsung
       Bangunan                                          5.537           632            (1)               60              6.228
       Renovasi bangunan sewa                            1.163           130           (86)                -              1.207
       Peralatan sentral telepon                        12.225         1.985          (127)               17             14.100
       Peralatan telegraf, teleks, dan
          komunikasi data                                1.582             -              -                 -             1.582
       Peralatan dan instalasi transmisi                94.532        12.087         (9.362)               78            97.335
       Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya           5.199           830             (5)               17             6.041
       Jaringan kabel                                   18.735         4.388             (9)             (604)           22.510
       Catu daya                                        15.874         1.699           (712)               29            16.890
       Peralatan pengolahan data                        14.130         1.806           (388)              (58)           15.490
       Peralatan telekomunikasi lainnya                  4.330         1.717              -                20             6.067
       Peralatan kantor                                  1.866           261            (79)               25             2.073
       Kendaraan                                           270            38           (135)               69               242
       Peralatan lainnya                                    40             3             (2)                3                44
       Jumlah                                          175.483        25.576        (10.906)             (344)          189.809
      Nilai buku bersih                                165.026                                                          173.329



      a. Laba dari penjualan aset tetap
                                                                                   2023                          2022
           Hasil penjualan aset tetap                                                          24                         296
           Nilai buku bersih                                                                   (5)                       (109)
           Laba dari pelepasan atau penjualan aset tetap                                       19                         187

      b. Lain-lain
           (i)    Selama tahun 2022, UPK yang menghasilkan proyeksi arus kas masuk adalah sambungan
                  nirkabel tidak bergerak, seluler, dan lainnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi
                  penurunan nilai aset dari UPK tersebut pada tanggal 31 Desember 2022.
           (ii) Bunga pinjaman yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan sejumlah Rp63 miliar dan
                Rp25 miliar masing-masing untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
                dan 2022. Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                layak dikapitalisasi berkisar antara 2,50%-7,62% dan 4,20%-5,54% masing-masing untuk
                periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.
           (iii) Tidak ada rugi selisih kurs yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan untuk periode enam
                 bulan pada tanggal 30 Juni 2023 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
           (iv) Selama periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, Grup telah
                mendapat klaim asuransi atas aset tetap yang hilang dan rusak masing-masing sebesar
                Rp151 miliar dan Rp135 miliar dan dicatat sebagai bagian dari “Penghasilan lain-lain - bersih”
                dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Selama periode
                enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, nilai tercatat aset tetap tersebut
                masing-masing sebesar Rp151 miliar dan Rp122 miliar, telah dibebankan dalam laporan laba
                rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
                                                          52
Page 56
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)

    b. Lain-lain (lanjutan)

       (v) Pada tahun 2022, umur manfaat menara yang dimiliki oleh Grup diubah dari 30 tahun menjadi 40
           tahun. Dampak pengurangan beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 dan estimasi untuk tahun 2023 masing-masing adalah sebesar Rp93 miliar
           dan Rp373 miliar. Menara disajikan sebagai bagian dari peralatan dan instalasi transmisi.

       (vi) Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, peralatan Telkomsel dengan nilai tercatat
            bersih masing-masing sebesar Rp6 miliar akan ditukarkan, dan oleh karenanya peralatan
            tersebut direklasifikasi sebagai aset tersedia untuk dijual pada laporan posisi keuangan
            konsolidasian. Pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan tahun
            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, peralatan Telkomsel dengan nilai tercatat bersih
            masing-masing sebesar Rp909 miliar telah ditukarkan dengan peralatan PT ZTE Indonesia. Tidak
            ada penyisihan atas penurunan nilai aset tersedia untuk dijual pada tanggal 30 Juni 2023 dan
            31 Desember 2022.

       (vii) Di tahun 2021, Perusahaan memutuskan untuk menghentikan penggunaan aset MSAN dan
             melakukan percepatan penyusutan aset MSAN yang telah terdepresiasi penuh pada tahun 2022.
             Dampak percepatan penyusutan aset MSAN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
             31 Desember 2022 adalah sebesar Rp1.494 miliar. Aset MSAN disajikan sebagai bagian dari
             jaringan kabel.

       (viii) Grup memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di berbagai daerah di Indonesia dengan
              status Hak Guna Bangunan (“HGB”) berjangka waktu 8-50 tahun yang akan habis masa
              berlakunya antara tahun 2023 sampai dengan tahun 2071. Manajemen berkeyakinan bahwa
              tidak akan terdapat kesulitan untuk memperpanjang hak atas tanah pada saat berakhirnya hak
              tersebut.

       (ix) Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap milik Grup kecuali tanah, dengan
            nilai tercatat bersih masing-masing sebesar Rp168.190 miliar dan Rp172.112 miliar telah
            diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian, gempa bumi dan risiko lainnya, termasuk
            gangguan bisnis, dengan jumlah keseluruhan pertanggungan masing-masing sebesar Rp33.452
            miliar dan Rp36.319 miliar, HKD10 juta, SGD373 juta, dan MYR72 juta dan MYR54 juta dan first
            loss basis masing-masing sebesar Rp2.750 miliar. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai
            pertanggungan asuransi tersebut memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset
            yang dipertanggungkan.

       (x) Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tingkat persentase penyelesaian aset dalam
           pembangunan adalah masing-masing sekitar 78,16% dan 55,91% dari nilai kontrak dengan
           perkiraan penyelesaian masing-masing sampai Desember 2025 dan Agustus 2025. Saldo aset
           dalam pembangunan tersebut terutama terdiri dari bangunan, peralatan dan instalasi transmisi,
           jaringan kabel, dan catu daya. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat hambatan yang
           dapat mempengaruhi penyelesaian aset dalam pembangunan.

       (xi) Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 seluruh aset yang dimiliki Perusahaan telah
            dijaminkan dalam perjanjian obligasi (Catatan 19b). Aset tetap entitas anak tertentu dengan biaya
            perolehan masing-masing sebesar Rp17.706 miliar dan Rp18.370 miliar telah dijaminkan dalam
            beberapa perjanjian pinjaman (Catatan 18a dan 19c).

       (xii) Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap
             Grup yang telah disusutkan secara penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar
             Rp77.710 miliar dan Rp67.979 miliar. Grup saat ini sedang melakukan modernisasi aset jaringan
             untuk menggantikan aset tetap yang sudah disusutkan secara penuh.

      (xiii) Pada tahun 2022, nilai wajar tanah dan bangunan Grup masing-masing sebesar Rp49.014 miliar.




                                                    53
Page 57
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
12. ASET HAK-GUNA

   Nilai tercatat aset hak-guna yang diakui dan mutasi selama periode berjalan:

                                                               Peralatan
                                                              dan instalasi
                                   Tanah        Bangunan       transmisi       Kendaraan       Lain-lain      Jumlah
   Saldo, 1 Januari 2022              4.002            729          13.120            410              208       18.469
   Penambahan                         1.169            121            8.205           488               23       10.006
   Pengurangan dan reklasifikasi       (217)            17           (2.399)         (197)               8       (2.788)
   Beban penyusutan                    (867)          (204)          (4.067)         (178)             (35)      (5.351)
   Saldo, 31 Desember 2022            4.087            663          14.859            523              204       20.336
   Penambahan                           661             44            3.968            80                2        4.755
   Pengurangan dan reklasifikasi         (29)          (23)          (1.722)         (105)               0       (1.879)
   Beban penyusutan                    (474)           (81)          (1.828)         (139)             (17)      (2.539)
   Saldo, 30 Juni 2023                4.245            603          15.277            359              189       20.673


   Nilai tercatat liabilitas sewa dan rincian mutasinya adalah sebagai berikut:

                                                                           30 Juni 2023          31 Desember 2022

   Saldo, 1 Januari                                                                  18.661                      16.387
   Akrualisasi bunga                                                                    456                         931
   Penambahan (Catatan 39a)                                                           4.755                      10.006
   Pengurangan                                                                       (5.380)                     (8.663)
   Saldo                                                                             18.492                      18.661
   Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                          (5.235)                     (4.925)
   Bagian jangka panjang                                                             13.257                      13.736


   Jatuh tempo pembayaran liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
                                                                                                     30 Juni 2023

   Kurang dari 1 tahun                                                                                            5.953
   1-5 tahun                                                                                                      8.464
   Lebih dari 5 tahun                                                                                             6.699
   Jumlah pembayaran sewa                                                                                        21.116
   Bunga                                                                                                         (2.624)
   Nilai kini atas pembayaran sewa                                                                               18.492
   Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                                      (5.235)
   Bagian jangka panjang                                                                                         13.257

   Grup menyewa beberapa aset termasuk tanah, bangunan, peralatan dan instalasi transmisi, kendaraan,
   dan lain-lain yang digunakan dalam operasi, yang pada umumnya memiliki masa sewa antara 1 dan 33
   tahun.

   Grup juga memiliki sewa tertentu dengan jangka waktu dua belas bulan atau kurang dan nilai sewa
   bernilai rendah. Grup menerapkan 'sewa jangka pendek' dan 'sewa aset bernilai rendah' sebagai
   pengecualian untuk sewa ini. Tidak ada kontrak sewa dengan pembayaran sewa variabel.

   Rincian beban terkait sewa selama periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan 2022 adalah
   sebagai berikut:

                                                                                2023                      2022
   Beban penyusutan                                                                    2.539                      2.540
   Beban sewa jangka pendek                                                            1.626                      1.398
   Beban bunga sewa                                                                      456                        375
   Beban sewa aset bernilai rendah                                                        24                         31




                                                         54
Page 58
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

   Rincian dari aset tidak lancar lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                        30 Juni 2023          31 Desember 2022
   Izin penggunaan frekuensi dibayar di muka - setelah
     dikurangi bagian jangka pendek (Catatan 35c.i)                                2.184                     1.291
   Beban dibayar di muka                                                             980                       446
   Tagihan restitusi pajak - setelah dikurangi
     bagian jangka pendek (Catatan 27b)                                              910                       621
   Uang muka                                                                         503                       781
   Uang jaminan                                                                      128                       144
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                                   328                       340
   Jumlah                                                                          5.033                     3.623


14. ASET TAKBERWUJUD

   Rincian aset takberwujud adalah sebagai berikut:

                                                                                                Aset
                                                                                           takberwujud
                                                 Goodwill     Piranti lunak   Lisensi         lainnya     Jumlah
    Nilai tercatat bruto:
     Saldo, 1 Januari 2023                           1.492          19.779          620          1.491      23.382
     Penambahan                                          -           1.067           13              4       1.084
     Pengurangan                                         -            (372)        (130)             -        (502)
     Reklasifikasi/translasi                             -             (21)         (11)            (3)        (35)
     Saldo, 30 Juni 2023                             1.492          20.453          492          1.492      23.929
    Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai:
     Saldo, 1 Januari 2023                            (402)        (13.616)        (152)          (910)     (15.080)
     Beban amortisasi                                    -          (1.074)         (27)           (45)      (1.146)
     Pengurangan                                         -             371            2              -          373
     Reklasifikasi/translasi                             -              17            9              3           29
     Saldo, 30 Juni 2023                              (402)        (14.302)        (168)          (952)     (15.824)
    Nilai buku bersih                                1.090           6.151          324            540        8.105



                                                                                                Aset
                                                                                           takberwujud
                                                 Goodwill     Piranti lunak   Lisensi         lainnya     Jumlah
    Nilai tercatat bruto:
     Saldo, 1 Januari 2022                           1.492          17.458          174          1.512      20.636
     Penambahan                                          -           2.527          440             49       3.016
     Pengurangan                                         -            (175)           -            (70)       (245)
     Reklasifikasi/translasi                             -             (31)           6              -         (25)
     Saldo, 31 Desember 2022                         1.492          19.779          620          1.491      23.382
    Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai :
     Saldo, 1 Januari 2022                            (402)        (11.714)        (125)          (889)     (13.130)
     Beban amortisasi                                    -          (2.063)         (26)           (91)      (2.180)
     Pengurangan                                         -             175            -             70          245
     Reklasifikasi/translasi                             -             (14)          (1)             -          (15)
     Saldo, 31 Desember 2022                          (402)        (13.616)        (152)          (910)     (15.080)
    Nilai buku bersih                                1.090           6.163          468            581        8.302




                                                       55
Page 59
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
14. ASET TAKBERWUJUD (lanjutan)

   (i) Goodwill timbul dari akuisisi Sigma (2008), Admedika (2010), data center PT Bina Data Mandiri
       (“BDM”) (2012), Contact Centres Australia Pty. Ltd. (2014), MNDG (2015), Melon dan PT Griya
       Silkindo Drajatmoerni (“GSDm”) (2016), TSGN dan Nutech (2017), SSI, CIP, dan Telin Malaysia
       (2018), PST (2019), dan Digiserve (2021).

   (ii) Sisa periode amortisasi dari aset takberwujud piranti lunak untuk periode yang berakhir pada tanggal
        30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing 1-6 tahun. Beban amortisasi diakui
        sebagai bagian dari “Beban penyusutan dan amortisasi” dalam laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain konsolidasian.

   (iii) Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah tercatat bruto dari aset takberwujud yang
         telah diamortisasi seluruhnya dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp9.921 miliar
         dan Rp9.640 miliar.


15. UTANG USAHA

   Rincian utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023         31 Desember 2022
   Pihak berelasi
    Pembelian peralatan, barang, dan jasa                                      245                     262
    Utang kepada penyelenggara telekomunikasi lainnya                          288                     169
   Sub-jumlah                                                                  533                     431

   Pihak ketiga
    Pembelian peralatan, barang, dan jasa                                   10.625                  14.453
    Utang kepada penyelenggara telekomunikasi lainnya                        2.933                   2.231
    Beban pemakaian frekuensi radio, beban hak
      penyelenggaraan, dan Kewajiban Pelayanan Universal
      ("KPU")                                                                1.279                   1.342
   Sub-jumlah                                                               14.837                  18.026
   Jumlah                                                                   15.370                  18.457

   Utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023         31 Desember 2022
   Rupiah                                                                  13.165                16.727
   Dolar A.S.                                                               2.157                 1.636
   Lain-lain                                                                   48                    94
   Jumlah                                                                  15.370                18.457

   Syarat dan ketentuan atas utang usaha di atas:
   a. Utang usaha tidak dikenakan bunga dan secara umum diselesaikan dalam jangka waktu 1 tahun.
   b. Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi pihak berelasi.
   c. Lihat Catatan 37b.v untuk manajemen risiko likuiditas Grup.




                                                   56
Page 60
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
16. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR

   Rincian beban yang masih harus dibayar adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni 2023      31 Desember 2022
   Operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi                              8.410              8.183
   Umum, administrasi, dan pemasaran                                           2.706              3.067
   Gaji dan tunjangan                                                          2.393              4.014
   Beban bunga dan administrasi bank                                             208                181
   Jumlah                                                                     13.717            15.445

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.


17. LIABILITAS KONTRAK

   a. Liabilitas kontrak jangka pendek

                                                                     30 Juni 2023      31 Desember 2022
       Uang muka pelanggan Mobile                                              4.292               3.577
       Uang muka pelanggan WIB                                                 1.454               1.188
       Uang muka pelanggan Enterprise                                          1.034               1.126
       Uang muka pelanggan Consumer                                              248                 233
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                           161                 171
       Jumlah                                                                  7.189               6.295

   b. Liabilitas kontrak jangka panjang

                                                                     30 Juni 2023      31 Desember 2022
       Uang muka pelanggan Consumer                                              842                 844
       Uang muka pelanggan WIB                                                   562                 700
       Uang muka pelanggan Enterprise                                             60                  17
       Jumlah                                                                  1.464               1.561

       Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.


18. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN PINJAMAN JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
    DALAM SATU TAHUN

   a. Utang bank jangka pendek

                                                                                 Saldo terutang
      Kreditur                                                         30 Juni 2023    31 Desember 2022
      Pihak berelasi
       Bank Mandiri                                                           7.767               3.483
       BNI                                                                    2.028                 979
       BRI                                                                    1.000                   -
      Sub-jumlah                                                             10.795               4.462
      Pihak ketiga
       PT Bank HSBC Indonesia ("HSBC")                                        1.731               1.836
       MUFG Bank ("MUFG")                                                     1.059               1.349
       Bank of China                                                          1.000                   -
       PT Bank DBS Indonesia ("DBS")                                            475                 475
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                           69                  69
      Sub-jumlah                                                              4.334               3.729
      Jumlah                                                                 15.129               8.191


                                                    57
Page 61
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN PINJAMAN JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
    DALAM SATU TAHUN (lanjutan)

   a. Utang bank jangka pendek (lanjutan)

      Beberapa informasi lain yang signifikan terkait utang bank jangka pendek pada tanggal 30 Juni 2023
      adalah sebagai berikut:

                                               Total                              Periode
                                             fasilitas    Jatuh tempo fasilitas pembayaran       Tingkat suku bunga
                         Peminjam         (dalam miliar)*      pinjaman            bunga              per tahun        Jaminan**
      Mandiri
      2018 - 2022         Telkomsela,             8.100           26 Juli 2023 -    Bulanan,          3,85% - 9,00%        Piutang
                       Nutech, Mitratel                            10 Mei 2024      Kuartalan                           usaha dan
                                                                                                                         aset tetap
      2020                      Finnet             500             20 Juli 2023     Bulanan                 1 bulan      Tidak ada
                                                                                                     JIBOR + 1,30%
      BNI
      2014 - 2022        Perusahaan,              3.350   26 September 2023 -       Bulanan           5,70% - 8,50%        Piutang
                         GSD, Sigmab                           9 Januari 2024                                           usaha dan
                                                                                                                         aset tetap
      2017 - 2021           Metranet,             1.135     18 Februari 2024 -      Bulanan         1 bulan JIBOR +        Piutang
                         Telkom Infra,                            6 Juni 2024                         2,00% - 2,50%         usaha
                           Infomediac
      BRI
      2022                Perusahaan              2.000     7 September 2023        Bulanan                   5,70%     Tidak ada
      HSBC
      2014                    Sigmad,f             400     17 November 2023         Bulanan        Under BLR 7,40%        Piutang
                                                                                                                           usaha
      2018 - 2019       Sigmae, Metra,            2.053     31 Oktober 2023 -       Bulanan,                1 bulan     Tidak ada
                       PINS, Metranet,                      31 Januari 2024 -       Kuartalan        JIBOR + 0,80%
                           Telkomsat,                                                                       3 bulan
                                 GSD                                                                 JIBOR + 1,00%
      MUFG Bank
      2018 - 2019          Infomedia,             1.430      31 Oktober 2023        Bulanan                 1 bulan     Tidak ada
                          Metra, GSD,                                                                JIBOR + 0,70%
                          Telkom Infra
      Bank of China
      2020                Perusahaan              1.000      23 Oktober 2023        Kuartalan                3 bulan    Tidak ada
                                                                                                      JIBOR - 1,50%
      DBS
      2018               Telkom Infra,             475             31 Juli 2023     Bulanan                 1 bulan     Tidak ada
                            Infomedia                                                                JIBOR + 1,20%
      *
        Disajikan dalam mata uang asal.
      ** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan.
      a
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 5 Mei 2023.
      b
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 28 Juli 2022 dan 6 Januari 2023.
      c
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 28 Maret 2018 dan 6 Juli 2018.
      d
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 16 Juli 2018, 17 November 2021 dan 7 November 2022.
      e
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 23 April 2021.
      f
         Perpanjangan otomatis jika belum dilunasi.

      Sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian, Grup diharuskan untuk menaati semua persyaratan atau
      batasan seperti adanya batasan bahwa Perusahaan harus memiliki kepemilikan saham mayoritas
      paling sedikit 51% terhadap anak perusahaan dan mempertahankan rasio-rasio keuangan. Pada
      tanggal 30 Juni 2023, Grup telah memenuhi ketentuan mengenai rasio keuangan tersebut.

       Fasilitas utang bank yang diperoleh Grup digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis usaha.

   b. Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun

                                                            Catatan                30 Juni 2023           31 Desember 2022
      Pinjaman penerusan (two-step loans)                    19a                                    93                 118
      Utang bank                                              19c                               13.290               7.788
      Pinjaman lainnya                                       19d                                   843                 952
      Jumlah                                                                                    14.226               8.858




                                                             58
Page 62
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA

                                                          Catatan            30 Juni 2023           31 Desember 2022
   Pinjaman penerusan (two-step loans)                     19a                               41                   91
   Obligasi                                                19b                            4.793               4.793
   Utang bank                                               19c                          21.669              22.085
   Pinjaman lainnya                                        19d                                -                  362
   Jumlah                                                                                26.503              27.331

   Jadwal pembayaran pokok utang pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                      Tahun
                             Catatan     Jumlah           2024        2025              2026       2027     Selanjutnya
   Pinjaman penerusan
    (two-step loans)           19a             41             41             -               -          -              -
   Obligasi                    19b          4.793              -         2.099               -          -          2.694
   Utang bank                  19c         21.669          3.299         6.127           4.904      2.845          4.494
   Pinjaman lainnya            19d              -              -             -               -          -              -
   Jumlah                                  26.503          3.340         8.226           4.904      2.845          7.188

   a. Pinjaman penerusan (two-step loans)

       Pinjaman penerusan (two-step loans) adalah pinjaman tanpa jaminan yang diperoleh Pemerintah
       yang kemudian diteruskan kepada Perusahaan. Pinjaman yang diperoleh hingga bulan Juli 1994
       dicatat dan terutang dalam Rupiah berdasarkan kurs pada tanggal penarikan pinjaman. Pinjaman
       yang diperoleh setelah bulan Juli 1994 terutang dalam mata uang asalnya dan keuntungan atau
       kerugian selisih kurs yang terjadi ditanggung oleh Perusahaan.

                                                              30 Juni 2023                        31 Desember 2022
                                                             Saldo terutang                         Saldo terutang
                                                      Mata uang                             Mata uang
                                                         asing            Setara               asing             Setara
                  Kreditur              Mata uang   (dalam jutaan)        Rupiah          (dalam jutaan)         Rupiah
      Bank luar negeri                     Yen                1.152              120                1.536               181
                                           Rp                     -               14                    -                28
      Jumlah                                                                     134                                    209
      Bagian yang jatuh tempo
       dalam satu tahun (Catatan 18b)                                            (93)                                   (118)
      Bagian jangka panjang                                                       41                                      91



                                                            Periode jadwal       Pembayaran             Tingkat bunga
                    Kreditur                  Mata uang      pembayaran            bunga                  per tahun
      Bank luar negeri                          Yen          Semesteran          Semesteran                2,95%
                                                 Rp          Semesteran          Semesteran                7,125%

      Pinjaman tersebut ditujukan untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan sarana penunjang
      telekomunikasi. Pinjaman ini akan dilunasi dalam angsuran semesteran dan jatuh tempo pada
      berbagai tanggal sampai dengan tahun 2024.

      Sejak 2008, Perusahaan telah menggunakan seluruh fasilitas pinjaman penerusan dan periode
      penarikan pinjaman penerusan tersebut telah berakhir.

      Perusahaan diharuskan untuk mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
      a. Rasio projected net revenue to projected debt service harus melebihi 1, 2:1 untuk pinjaman
         penerusan yang berasal dari Bank Pembangunan Asia (“ADB”).
      b. Pendanaan dari sumber internal (laba sebelum penyusutan dan biaya pendanaan) harus melebihi
         20% dari rata-rata jumlah pengeluaran barang modal tahunan untuk pinjaman penerusan yang
         berasal dari ADB.

      Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah memenuhi ketentuan rasio-rasio tersebut di atas.

                                                          59
Page 63
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   b. Obligasi
                                                                            Saldo terutang
                                                                 30 Juni 2023         31 Desember 2022
      2015
         Seri B                                                               2.100                       2.100
         Seri C                                                               1.200                       1.200
         Seri D                                                               1.500                       1.500
      Jumlah                                                                  4.800                       4.800
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                              (7)                         (7)
      Bagian jangka panjang                                                   4.793                       4.793

      Tahun 2015
                                                                                            Periode     Tingkat
                       Pokok                    Tempat        Tanggal                     pembayaran   bunga per
          Obligasi     utang       Penerbit    pencatatan      terbit      Jatuh tempo       bunga       tahun
       Seri A             2.200   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2022    Kuartalan    9,93%
       Seri B             2.100   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2025    Kuartalan    10,25%
       Seri C             1.200   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2030    Kuartalan    10,60%
       Seri D             1.500   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2045    Kuartalan    11,00%
       Total              7.000


      Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
      Perusahaan baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang
      akan ada dikemudian hari (Catatan 11b.xi). Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi ini
      adalah PT Bahana TCW Investment Management (“Bahana TCW”), PT BRI Danareksa Sekuritas,
      PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk. Sedangkan bertindak sebagai Wali
      Amanat adalah Bank Permata. Perusahaan menerima hasil penerbitan obligasi ini pada tanggal
      23 Juni 2015.

      Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi,
      seluruhnya akan dipergunakan untuk pengembangan usaha: broadband, backbone, metro network,
      regional metro junction, information technology application and support, dan akuisisi beberapa
      perusahaan baik dalam lingkup domestik maupun internasional.

      Pada tanggal 30 Juni 2023, peringkat obligasi Perusahaan yang diberikan oleh Pefindo adalah idAAA
      (Triple A).

      Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, Perusahaan dipersyaratkan untuk menaati semua
      pembatasan, termasuk mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
      (a) Debt to equity tidak lebih dari 2:1.
      (b) EBITDA terhadap beban bunga tidak kurang dari 4:1.
      (c) Debt service coverage minimal sebesar 125%.

      Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah memenuhi ketentuan mengenai rasio-rasio tersebut di
      atas.




                                                    60
Page 64
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   c. Utang bank
                                                                             30 Juni 2023                   31 Desember 2022
                                                                            Saldo terutang                    Saldo terutang
                                                                      Mata uang                         Mata uang
                                                                         asing          Setara             asing          Setara
      Kreditur                                     Mata uang        (dalam jutaan)      Rupiah        (dalam jutaan)      Rupiah
      Pihak berelasi
       BNI                                               Rp                     -          6.826                   -          5.472
       Bank Mandiri                                      Rp                     -          3.817                   -          4.381
       BSI                                               Rp                     -          2.016                   -             22
       BRI                                               Rp                     -          1.182                   -          1.409
      Sub-jumlah                                                                          13.841                             11.284
      Pihak ketiga
       BCA                                               Rp                     -          9.478                  -           9.757
       Bank Sindikasi                                    Rp                     -          2.500                  -             680
                                                         US$                   14            205                 17             265
        Bank CIMB Niaga                                  Rp                     -          2.174                  -           2.221
                                                         US$                    4             59                  4              61
        DBS                                              Rp                     -          1.500                  -           1.500
        Bank Permata                                     Rp                     -          1.417                  -           1.021
        Bank of China                                    Rp                     -          1.000                  -           1.000
        BJB                                              Rp                     -          1.000                  -               -
        HSBC                                             Rp                     -            688                  -             750
        MUFG Bank                                        Rp                     -            500                  -             500
        Bank Danamon                                     Rp                     -            364                  -             455
        PT Bank ANZ Indonesia ("Bank ANZ")               Rp                     -            154                  -             198
        UOB Singapore                                    US$                    9            128                 13             205
        Lain-lain (masing-masing
         di bawah Rp100 miliar)                           Rp                    -             25                  -              60
                                                         MYR                    9             29                 10              34
      Sub-jumlah                                                                          21.221                             18.707
      Jumlah                                                                              35.062                             29.991
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                                         (103)                              (118)
                                                                                          34.959                             29.873
      Utang bank yang jatuh tempo dalam satu
       tahun (Catatan 18b)                                                               (13.290)                            (7.788)
      Bagian jangka panjang                                                               21.669                             22.085


      Informasi lain yang signifikan terkait utang bank pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:

                                                         Pembayaran
                                               Total       periode
                                             fasilitas     berjalan                      Periode
                                      Mata    (dalam        (dalam         Jadwal      pembayaran       Tingkat suku
                        Peminjam      Uang    miliar)*     miliar)*      pembayaran       bunga        bunga per tahun     Jaminan**
      BNI
       2018 - 2021          GSD,      Rp       1.332                3    2021 - 2024      Bulanan,        5,75% - 8,75%      Piutang
                        Telkomsel                                                         Kuartalan                            usaha
        2013 - 2021   Perusahaan,     Rp       7.525            780      2018 - 2033      Bulanan,               1 bulan     Piutang
                            GSD,                                                          Kuartalan     JIBOR + 2,25%;     usaha dan
                      TLT, Sigma,                                                                       3 bulan JIBOR +          aset
                           Mitratel                                                                       1,70% - 1,85%         tetap
      Bank Mandiri
       2017 - 2020    Perusahaan,     Rp       6.693            564      2019 - 2027      Kuartalan     3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                            GSD,                                                                          1,50% - 1,85%
                           Mitratel
      BSI
       2018 - 2022            SSI,    Rp       2.055                6    2019 - 2024       Bulanan        5,15% - 7,50%    Tidak ada
                         Telkomsel
      BRI
       2017 - 2019      Perusahaan    Rp       2.500            227      2019 - 2026      Kuartalan     3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                                                                                                          1,70% - 1,85%




                                                               61
Page 65
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   c. Utang bank (lanjutan)

      Informasi lain yang signifikan terkait utang bank pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut
      (lanjutan):

                                                           Pembayaran
                                                 Total       periode
                                               fasilitas     berjalan                    Periode
                                       Mata     (dalam        (dalam       Jadwal      pembayaran Tingkat suku
                        Peminjam       Uang     miliar)*     miliar)*    pembayaran       bunga  bunga per tahun       Jaminan**
      BCA
       2022              Telkomsel     Rp        1.500              -    2022 - 2023      Bulanan            6.05% Tidak ada
       2020 - 2022     Perusahaan,     Rp       15.986          1.008    2020 - 2030    Kuartalan,          3 bulan  Piutang
                           Mitratel,                                                   Semesteran    JIBOR + 1,50%    usaha
                         PST, GSD                                                                                   dan aset
                                                                                                                       tetap
      Bank Sindikasi
       2022                 Mitratel   Rp         2.500              0   2024 - 2030   Semesteran            7.68% Tidak ada
       2018                   Telin    US$            0              0   2019 - 2025   Semesteran           6 bulan Tidak ada
                                                                                                      SOFR + 1,25%
      Bank CIMB
       Niaga
       2019 - 2022     GSD, PINS,      Rp         2.500             47   2020 - 2029     Kuartalan   3 bulan JIBOR + Tidak ada
                          Mitratel                                                                     1,30% - 1,95%
        2021 - 2022          Telin     US$            0              -   2024 - 2030   Semesteran             6 bulan Tidak ada
                                                                                                      SOFR + 1,82%
      DBS
       2021                 Mitratel   Rp         3.500              -   2023 - 2028   Semesteran           3 bulan        Aset
                                                                                                     JIBOR + 1,70%        tetap
      Bank Permata
       2020 - 2022          Mitratel   Rp         2.000            104   2021 - 2029   Semesteran    3 bulan JIBOR +       Aset
                                                                                                       1,30% - 1,50%      tetap
      Bank of China
       2019              Telkomsel     Rp         1.000         1.000    2021 - 2023     Kuartalan            5.01% Tidak ada
      BJB
       2023              Telkomsel     Rp         1.000              -   2023 - 2023      Bulanan             5.90% Tidak ada
      HSBC
       2021                 Mitratel   Rp           750             62   2023 - 2028   Semesteran           3 bulan        Aset
                                                                                                     JIBOR + 1,50%        tetap
      MUFG Bank
       2021                 Mitratel   Rp           500              -   2022 - 2028     Kuartalan          3 bulan Tidak ada
                                                                                                     JIBOR + 1,60%
      Bank Danamon
       2022                 Mitratel   Rp           636             91   2022 - 2025     Kuartalan          3 bulan Tidak ada
                                                                                                     JIBOR + 1,50%
      ANZ
       2015             GSD, PINS      Rp           740             44   2020 - 2025     Kuartalan   3 bulan JIBOR + Tidak ada
                                                                                                       1,40% - 2,00%
      UOB Singapore
       2018                    Telin   US$            0              0   2019 - 2024   Semesteran           6 bulan Tidak ada
                                                                                                      SOFR + 1,25%

      * Disajikan dalam mata uang asal
      ** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan.




                                                              62
Page 66
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   c. Utang bank (lanjutan)

       Sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian, Grup diharuskan untuk menaati semua persyaratan atau
       batasan seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan perolehan utang baru,
       termasuk mempertahankan rasio-rasio keuangan. Pada tanggal 31 Desember 2022, Grup telah
       memperoleh persetujuan (waiver) dari pemberi pinjaman untuk tidak mensyaratkan pembayaran
       sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut untuk Metra, Sigma, GSD, dan TLT. Waiver dari
       HSBC, Bank DBS, BNI, dan Bank Mandiri diterima masing-masing pada tanggal 19 Desember 2022,
       22 Desember 2023, 23 Desember 2023, 29 Desember 2022, dan 26 Desember 2022. Pada tanggal
       30 Juni 2023, Grup telah memenuhi ketentuan mengenai rasio keuangan tersebut.

       Fasilitas utang bank yang diperoleh Grup tersebut digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis
       usaha dan keperluan investasi.

   d. Pinjaman lainnya

                                                                                   Saldo terutang
      Kreditur                                                           30 Juni 2023        31 Desember 2022
      PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
       ("Sarana Multi Infrastruktur")                                                    844                       1.315
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                                       (1)                         (1)
      Jumlah                                                                             843                       1.314
      Bagian yang akan jatuh tempo dalam satu
       tahun (Catatan 18b)                                                              (843)                       (952)
      Bagian jangka panjang                                                                 -                        362

      Informasi lain yang signifikan terkait pinjaman lainnya pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai
      berikut:
                                                    Total       Pembayaran
                                                  fasilitas       periode
                                          Mata     (dalam         berjalan        Jadwal         Tingkat suku
                             Peminjam     Uang     miliar)     (dalam miliar)   pembayaran      bunga per tahun   Jaminan
      Sarana Multi
       Infrastruktur
       14 November 2018     Perusahaan     Rp        1.000               110      Semesteran            3 bulan   Tidak ada
                                                                                (2019 - 2023)    JIBOR + 1,75%
        29 Maret 2019*      Perusahaan     Rp        2.836               350      Semesteran            3 bulan   Tidak ada
                                                                                (2020 - 2024)    JIBOR + 1,75%
        29 Maret 2019*       Telkomsat     Rp          164                12      Semesteran            3 bulan   Tidak ada
                                                                                (2020 - 2024)    JIBOR + 1,75%

      * Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 15 Juni 2020.

       Berdasarkan perjanjian tersebut, Perusahaan dan Telkomsat diharuskan memenuhi beberapa
       persyaratan dan ketentuan, di antaranya mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:

       (a) Debt to equity tidak lebih dari 2:1
       (b) Net Debt to EBITDA tidak lebih dari 4:1
       (c) Debt service coverage minimal 125%

       Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan dan Telkomsat telah memenuhi ketentuan mengenai rasio-
       rasio tersebut di atas.




                                                         63
Page 67
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

   Rincian kepentingan nonpengendali adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023          31 Desember 2022
    Kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas anak:
      Telkomsel                                                                 7.261                10.535
      Mitratel                                                                  8.842                 9.038
      Lain-lain                                                                   402                   431
    Jumlah                                                                     16.505                20.004

                                                                        2023                  2022
    Kepentingan nonpengendali atas laba (rugi)
      periode berjalan entitas anak:
      Telkomsel                                                                3.764                 3.986
      Mitratel                                                                   288                   251
      Lain-lain                                                                   13                     8
    Jumlah                                                                     4.065                 4.245


   Entitas anak dengan kepemilikan nonpengendali yang material

   Kepemilikan kepentingan nonpengendali yang dianggap material oleh Perusahaan adalah
   kepemilikan kepentingan nonpengendali atas Telkomsel dan Mitratel. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan
   31 Desember 2022, kepemilikan kepentingan nonpengendali atas Telkomsel masing-masing adalah
   sebesar 35,00% dan 35,00% dan Mitratel sebesar 28,15% dan 28,15%.

   Ringkasan informasi keuangan Telkomsel dan Mitratel disajikan berdasarkan nilai sebelum eliminasi
   antar perusahaan.

   Ringkasan laporan posisi keuangan:

                                                Telkomsel                            Mitratel
                                                      31 Desember                          31 Desember
                                      30 Juni 2023                        30 Juni 2023
                                                          2022                                 2022
   Aset lancar                              12.715           16.290               6.313            7.886
   Aset tidak lancar                        85.520           84.701              50.477           48.185
   Liabilitas jangka pendek                (40.311)         (32.241)            (10.514)         (10.200)
   Liabilitas jangka panjang               (37.255)         (38.708)            (13.213)         (12.064)
   Jumlah ekuitas                           20.669           30.042              33.063           33.807
   Yang dapat diatribusikan kepada:
    Pemilik entitas induk                   13.408             19.507              24.220            24.769
    Kepentingan nonpengendali                7.261             10.535               8.843             9.038




                                                  64
Page 68
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI (lanjutan)

   Entitas anak dengan kepemilikan nonpengendali yang material (lanjutan)

   Ringkasan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain:

                                                     Telkomsel                                     Mitratel
                                               2023            2022                         2023            2022
    Pendapatan                                    44.009          43.586                        4.130           3.726
    Beban operasi                                (29.784)        (28.685)                      (2.349)         (2.175)
    Beban lain-lain - bersih                        (521)           (938)                        (673)           (534)
    Laba sebelum pajak penghasilan                13.704          13.963                        1.108           1.017
    Beban pajak penghasilan - bersih              (2.968)         (2.562)                         (85)           (126)
    Laba periode berjalan                         10.736          11.401                        1.023             891
    Penghasilan (rugi) komprehensif
     lain - bersih                                       -                      -                        -                      -
    Jumlah laba komprehensif
     periode berjalan                            10.736                11.401                   1.023                   891

    Diatribusikan kepada
     kepentingan nonpengendali                    3.764                 3.986                       288                 251
    Dividen yang dibayar kepada
     kepentingan nonpengendali                    7.037                 7.218                       497                 272


   Ringkasan laporan arus kas:
                                                     Telkomsel                                     Mitratel
                                               2023            2022                         2023            2022
    Kegiatan operasi                              15.884          21.759                        3.384           4.384
    Kegiatan investasi                            (5.560)         (5.712)                      (2.952)         (1.068)
    Kegiatan pendanaan                           (13.007)        (16.090)                      (2.958)         (5.427)
    Penurunan bersih
     kas dan setara kas                           (2.683)                     (43)              (2.526)               (2.111)


21. MODAL SAHAM

                                                                                     30 Juni 2023
                                                                                      Persentase             Jumlah modal
   Keterangan                                            Jumlah saham
                                                                                      kepemilikan               disetor
   Saham seri A Dwiwarna
    Pemerintah                                                           1                           0                      0
   Saham seri B
    Pemerintah                                               51.602.353.559                     52,09                2.580
    The Bank of New York Mellon Corporation*                  3.880.154.380                      3,92                  195
    Direksi (Catatan 1b):
     Ririek Adriansyah                                            5.482.255                          0                      0
     Bogi Witjaksono                                              3.676.500                          0                      0
     Afriwandi                                                    3.719.000                          0                      0
     Heri Supriadi                                                3.716.500                          0                      0
     FM Venusiana R                                               7.353.000                          0                      0
     Herlan Wijanarko                                             3.719.000                          0                      0
     Muhamad Fajrin Rasyid                                        3.676.500                          0                      0
     Budi Setyawan Wijaya                                         3.951.500                          0                      0
     Honesti Basyir                                                 240.004                          0                      0
    Komisaris (Catatan 1b):
     Isa Rachmatarwata                                            1.751.700                         0                    0
     Marcelino Rumambo Pandin                                     1.751.700                         0                    0
     Ismail                                                       1.751.700                         0                    0
     Arya Mahendra Sinulingga                                     1.799.200                         0                    0
     Rizal Mallarangeng                                           1.751.700                         0                    0
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                   43.535.368.401                     43,99                2.178
   Jumlah                                                    99.062.216.600                    100,00                4.953


                                                    65
Page 69
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
21. MODAL SAHAM (lanjutan)

                                                                                         31 Desember 2022
                                                                                                                    Jumlah modal
   Keterangan                                                     Jumlah saham          Persentase kepemilikan
                                                                                                                       disetor
   Saham seri A Dwiwarna
    Pemerintah                                                                      1                           0                  0
   Saham seri B
    Pemerintah                                                         51.602.353.559                       52,09            2.580
    The Bank of New York Mellon Corporation*                            3.889.668.580                        3,93              194
    Direksi (Catatan 1b):
     Ririek Adriansyah                                                      1.156.955                           0                  0
     Budi Setyawan Wijaya                                                     275.000                           0                  0
     Afriwandi                                                                 42.500                           0                  0
     Herlan Wijanarko                                                          42.500                           0                  0
     Heri Supriadi                                                             40.000                           0                  0
    Komisaris (Catatan 1b):
     Arya Mahendra Sinulingga                                                  87.500                          0                 0
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                             43.568.550.005                      43,98             2.179
   Jumlah                                                              99.062.216.600                     100,00             4.953

   *The Bank of New York Mellon Corporation bertindak sebagai lembaga penyimpanan untuk saham ADS Perusahaan.


   Perusahaan hanya menerbitkan 1 saham Seri A Dwiwarna yang dimiliki oleh Pemerintah dan tidak dapat
   dialihkan kepada siapapun, dan mempunyai hak veto dalam RUPS Perusahaan berkaitan dengan
   pengangkatan dan penggantian Dewan Komisaris dan Direksi, penerbitan saham baru, serta perubahan
   Anggaran Dasar Perusahaan.


22. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA

                                                                                     30 Juni 2023               31 Desember 2022
    Selisih transaksi akuisisi kepemilikan kepentingan
     nonpengendali pada entitas anak                                                                 8.358                 8.358
    Selisih kurs karena penjabaran                                                                     771                   910
    Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas asosiasi                                               386                   386
    Laba belum direalisasi atas kepemilikan efek
     yang tersedia untuk dijual                                                                          6                     6
    Komponen ekuitas lainnya                                                                            37                    37
    Jumlah                                                                                           9.558                 9.697




                                                                  66
Page 70
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
23. PENDAPATAN

   Grup memperoleh pendapatan dari lini produk utama sebagai berikut:

                           2023                  Mobile        Consumer       Enterprise       WIB         Lain-lain       Pendapatan konsolidasian
    Pendapatan telepon
      Selular                                        4.950             -                -           81                 -                      5.031
      Telepon tidak bergerak                             -           334              285           59                 -                        678
    Jumlah pendapatan telepon                        4.950           334              285          140                 -                      5.709
    Pendapatan interkoneksi                            143             -                -        4.320                 -                      4.463
    Pendapatan data, internet, dan
      jasa teknologi informatika
      Internet dan data seluler                    35.209                 -                -           -               -                     35.209
      Internet, komunikasi data, dan
         jasa teknologi informatika                      -             78           3.669        1.090              -                         4.837
      SMS                                            1.782              -              15            -              -                         1.797
      Lain-lain                                         31              -             978          476             99                         1.584
    Jumlah pendapatan data, internet,
      dan jasa teknologi informatika               37.022              78           4.662        1.566             99                        43.427
    Pendapatan jaringan                                 2               -             594          620              -                         1.216
    Pendapatan Indihome                                 -          12.847           1.542            -              -                        14.389
    Layanan lainnya
      Call center service                                  -            -             660              -            -                           660
      Manage service dan terminal                          -            -             433              1            -                           434
      E-health                                             -            -             354              -            -                           354
      E-payment                                            3            -             236              -            -                           239
      Lain-lain                                           49           21             513            159          492                         1.234
    Jumlah layanan lainnya                                52           21           2.196            160          492                         2.921
    Jumlah pendapatan dari
      kontrak dengan pelanggan                     42.169          13.280           9.279        6.806            591                        72.125
    Pendapatan dari transaksi lessor                    -               -               -        1.353              -                         1.353
    Jumlah pendapatan                              42.169          13.280           9.279        8.159            591                        73.478
    Penyesuaian dan eliminasi                           -               3               5           (3)          (402)
    Pendapatan eksternal sesuai yang disajikan
      di segmen operasi                            42.169          13.283           9.284        8.156            189


                           2022                  Mobile        Consumer       Enterprise       WIB         Lain-lain       Pendapatan konsolidasian
    Pendapatan telepon
      Selular                                        6.207             -                -           18                 -                      6.225
      Telepon tidak bergerak                             -           393              304           92                 -                        789
    Jumlah pendapatan telepon                        6.207           393              304          110                 -                      7.014
    Pendapatan interkoneksi                            133             -                -        4.089                 -                      4.222
    Pendapatan data, internet, dan
      jasa teknologi informatika
      Internet dan data seluler                    33.196                 -                -           -               -                     33.196
      Internet, komunikasi data, dan
         jasa teknologi informatika                      -           196            3.413        1.114              -                         4.723
      SMS                                            2.281             -               22            -              -                         2.303
      Lain-lain                                          -             -              796          406            101                         1.303
    Jumlah pendapatan data, internet,
      dan jasa teknologi informatika               35.477             196           4.231        1.520            101                        41.525
    Pendapatan jaringan                                 2               -             661          434              -                         1.097
    Pendapatan Indihome                                 -          12.460           1.371            -              -                        13.831
    Layanan lainnya
      Call center service                                  -            -             531             24            -                           555
      Manage service dan terminal                          -            -             550              9            -                           559
      E-health                                             -            -             341              -            -                           341
      E-payment                                            -            -             165              -            -                           165
      Lain-lain                                            -           32             542            194          383                         1.151
    Jumlah layanan lainnya                                 -           32           2.129            227          383                         2.771
    Jumlah pendapatan dari
      kontrak dengan pelanggan                     41.819          13.081           8.696        6.380            484                        70.460
    Pendapatan dari transaksi lessor                    -               -               -        1.523              -                         1.523
    Jumlah pendapatan                              41.819          13.081           8.696        7.903            484                        71.983
    Penyesuaian dan eliminasi                           -              (6)              5           (2)          (375)
    Pendapatan eksternal sesuai yang disajikan
      di segmen operasi                            41.819          13.075           8.701        7.901            109


   Manajemen mengharapkan bahwa sebagian besar transaksi yang dialokasikan untuk kontrak yang
   belum diselesaikan pada tanggal 30 Juni 2023 akan diakui sebagai pendapatan selama periode-periode
   pelaporan berikutnya. Kewajiban pelaksanaan yang belum terpenuhi pada tanggal 30 Juni 2023, bagian
   yang diharapkan dapat direalisasi dalam satu tahun adalah sebesar Rp6.244 miliar dan bagian yang
   lebih dari satu tahun adalah sebesar Rp3.449 miliar.

   Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa yang tidak dapat dibatalkan sebagai lessor.
   Perjanjian tersebut meliputi sewa jaringan, peralatan telekomunikasi serta tanah dan bangunan. Sewa
   ini memiliki jangka waktu antara 1 hingga 10 tahun. Semua sewa termasuk klausul untuk memungkinkan
   revisi atas biaya sewa setiap tahun sesuai dengan kondisi pasar yang berlaku. Penyewa juga diharuskan
   untuk memberikan jaminan nilai residu pada properti yang disewa.

   Tidak ada pendapatan dari pelanggan utama yang melebihi 10% dari total pendapatan untuk periode
   enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan 2022.
   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
                                                   67
Page 71
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
24. BEBAN KARYAWAN

   Rincian dari beban karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                      2023                 2022
   Gaji dan tunjangan                                                        4.999                4.808
   Cuti, insentif, dan tunjangan lainnya                                     1.780                1.694
   Beban pensiun dan imbalan pasca kerja
    lainnya (Catatan 30)                                                       904                  923
   Beban penghargaan masa kerja (Catatan 31)                                   142                   87
   Lain-lain                                                                    19                   14
   Jumlah                                                                    7.844                7.526

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

25. BEBAN OPERASI, PEMELIHARAAN, DAN JASA TELEKOMUNIKASI

   Rincian dari beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi adalah sebagai berikut:

                                                                      2023                 2022
   Operasi dan pemeliharaan                                                  11.254               10.739
   Beban pemakaian frekuensi radio (Catatan 35c.i)                            3.674                3.210
   Sewa sirkit dan Customer Premise Equipment ("CPE")                         1.501                1.263
   Beban hak penyelenggaraan dan KPU (Catatan 15)                             1.312                1.262
   Listrik, gas, dan air                                                        441                  451
   Beban pokok penjualan kartu SIM, voucer,
    dan periferal (Catatan 7)                                                   349                  350
   Manajemen proyek                                                             263                  224
   Sewa kendaraan dan fasilitas pendukung                                       149                  166
   Asuransi                                                                     126                  101
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                              101                   81
   Jumlah                                                                    19.170               17.847

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian dari beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:

                                                                      2023                 2022
   Beban umum                                                                1.192                1.087
   Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                     859                  705
   Jasa profesional                                                            333                  314
   Perjalanan                                                                  207                  164
   Pelatihan, pendidikan, dan rekrutmen                                        161                  128
   Rapat                                                                       153                  119
   Sumbangan sosial                                                            125                  101
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                             301                  202
   Jumlah                                                                    3.331                2.820

    Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.




                                                    68
Page 72
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN
   a. Pajak dibayar di muka
                                                             30 Juni 2023           31 Desember 2022
       Perusahaan:
         Pajak penghasilan ("PPh")
           Pasal 22 - Pembelian barang                                         -                   1
           Pasal 23 - Penyerahan jasa                                          -                  97
         PPN                                                                   -                   -
       Entitas anak:
         PPh
           PPh Badan                                                       71                       3
           Pasal 4(2) - Pajak final                                        49                      24
           Pasal 22 - Pembelian barang                                      2                       -
           Pasal 23 - Penyerahan jasa                                     262                      16
         PPN                                                            1.975                   1.323
       Jumlah pajak dibayar di muka                                     2.359                   1.464
       Bagian jangka pendek                                            (2.359)                 (1.464)
       Bagian jangka panjang (Catatan 13)                                   -                       -
   b. Tagihan restitusi pajak
                                                              30 Juni 2023          31 Desember 2022
       Perusahaan
        PPh Badan                                                              -                  19
        PPh 21                                                                 1                   3
        PPN                                                                  163                 155
       Entitas anak
        PPh
         PPh Badan                                                           476                  578
         Pasal 23 - Penyerahan jasa                                            -                    8
        PPN                                                                  273                  238
       Jumlah tagihan restitusi pajak                                        913                1.001
       Bagian jangka pendek                                                   (3)                (380)
       Bagian jangka panjang (Catatan 13)                                    910                  621
   c. Utang pajak
                                                              30 Juni 2023          31 Desember 2022
      Perusahaan:
       PPh
        Pasal 4(2) - Pajak final                                           31                      50
        Pasal 21 - PPh pribadi                                            359                      79
        Pasal 22 - Pembelian barang                                         3                       7
        Pasal 23 - Penyerahan jasa                                         34                      48
        Pasal 25 - Angsuran PPh Badan                                      13                     190
        Pasal 26 - PPh Wajib Pajak Luar Negeri                          1.068                       5
        Pasal 29 - PPh Badan                                              101                     575
       PPN                                                                510                     244
       PPN atas Pemungutan Pajak ("WAPU")                                 181                     286
                                                                        2.300                   1.484
      Entitas anak:
       PPh
        Pasal 4(2) - Pajak final                                          142                     287
        Pasal 21 - PPh pribadi                                            154                     206
        Pasal 22 - Pembelian barang                                         3                       5
        Pasal 23 - Penyerahan jasa                                         96                      68
        Pasal 25 - Angsuran PPh Badan                                     567                     260
        Pasal 26 - PPh Wajib Pajak Luar Negeri                            187                     262
        Pasal 29 - PPh Badan                                              994                   1.782
       PPN                                                                561                     493
       PPN WAPU                                                           559                     525
                                                                        3.263                   3.888
      Jumlah utang pajak                                                5.563                   5.372

                                                 69
Page 73
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut:
                                                                 2023                     2022
       Kini
         Perusahaan                                                         747                   1.094
         Entitas anak                                                     3.359                   3.517
                                                                          4.106                   4.611
       Tangguhan
        Perusahaan                                                          356                    (177)
        Entitas anak                                                         19                    (560)
                                                                            375                    (737)
       Beban pajak penghasilan bersih                                     4.481                   3.874

       Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan dengan estimasi laba kena pajak untuk periode
       enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                     2023                  2022
      Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian                       21.302                21.429
      Penambahan kembali eliminasi konsolidasian                         11.653                11.988
      Laba konsolidasian sebelum pajak penghasilan
       dan eliminasi                                                      32.955                33.417
      Dikurangi: laba entitas anak sebelum pajak penghasilan             (19.054)              (19.670)
      Laba sebelum pajak penghasilan sebelum dikurangi
       pajak penghasilan atas pajak final - Perusahaan                    13.901                 13.747
      Dikurangi: penghasilan yang telah dikenakan pajak final               (296)                  (203)
      Laba sebelum pajak penghasilan setelah dikurangi
       penghasilan atas pajak final - Perusahaan                          13.605                 13.544
      Perbedaan temporer:
      Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                260                     90
      Pendapatan instalasi tangguhan                                          12                    115
      Sewa                                                                   (13)                     8
      Provisi imbalan karyawan                                              (353)                  (674)
      Hak atas tanah, aset tak berwujud dan lainnya                           18                     10
      Beban pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya
       berkala bersih                                                     (1.201)                   (33)
      Perbedaan nilai buku aset tetap menurut akuntansi
       dan pajak                                                            (805)                  939
      Beban yang masih harus dibayar dan
       provisi persediaan usang                                               30                    37
      Biaya kontrak                                                           62                    65
      Jumlah perbedaan temporer bersih                                    (1.990)                  557
      Perbedaan tetap:
      Beban imbalan kesehatan pasca kerja berkala - bersih                   121                   127
      Sumbangan                                                              121                   125
      Imbalan karyawan                                                        10                   100
      Beban untuk mendapatkan pendapatan obyek
       Pajak penghasilan final                                                97                      -
      Bagian laba bersih entitas asosiasi dan entitas anak                (8.223)                (8.961)
      Lain-lain                                                               20                    159
      Jumlah perbedaan tetap bersih                                       (7.854)                (8.450)
      Penghasilan kena pajak - Perusahaan                                  3.761                  5.651
      Beban pajak penghasilan kini                                           715                  1.074
      Beban pajak penghasilan final                                           32                     20
      Jumlah beban pajak penghasilan kini - Perusahaan                       747                  1.094
      Beban pajak penghasilan kini - entitas anak                          3.359                  3.517
      Jumlah beban pajak penghasilan kini                                  4.106                  4.611


                                                  70
Page 74
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut (lanjutan):

      Rekonsiliasi antara pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak perusahaan
      19% terhadap laba sebelum pajak penghasilan setelah dikurang pendapatan yang dikenakan pajak
      final dan beban pajak bersih pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
      adalah sebagai berikut:
                                                                      2023                  2022
      Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian                           21.302                21.429
      Dikurangi pendapatan yang dikenakan
       pajak final - bersih konsolidasian                                    (3.195)               (2.741)
                                                                             18.107                18.688

      Beban pajak penghasilan dihitung pada tarif
       Perusahaan                                                             3.440                 3.551
      Perbedaan pada tarif pajak entitas anak                                   377                   403
      Beban yang tidak dapat dikurangkan untuk tujuan
       perpajakan                                                               509                   529
      Beban pajak penghasilan final                                              32                    15
      Penyesuaian pajak tangguhan                                               (28)                    -
      Pajak tangguhan yang tidak diakui                                           4                     -
      Lain-lain                                                                 147                  (624)
      Beban pajak penghasilan bersih                                          4.481                 3.874

      Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang No. 7/2021 tentang Harmonisasi
      Peraturan Perpajakan (UU HPP). Dalam Bab III Pasal 3 UU HPP telah mengatur perubahan UU Pajak
      Penghasilan di antaranya perubahan Pasal 17 ayat (1) huruf b yang mengatur bahwa tarif pajak yang
      diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap
      sebesar 22% (dua puluh dua persen) yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022, dan bagi wajib pajak
      badan berbentuk perseroan terbatas dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan
      pada bursa efek di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan tertentu dapat
      memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif seharusnya.

      Perusahaan telah menerapkan tarif pajak PPh Badan sebesar 19% untuk periode enam bulan yang
      berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Entitas
      anak menerapkan tarif pajak sebesar 22% untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30
      Juni 2023 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

      Perusahaan akan menyampaikan perhitungan penghasilan kena pajak dan beban pajak penghasilan
      kini di atas dalam SPT Tahunan PPh Badan untuk tahun fiskal 2022 kepada Otoritas Pajak dan
      dilaporkan berdasarkan peraturan yang berlaku.
   e. Pemeriksaan pajak

       (i) Perusahaan

          PPh dan PPN Tahun 2015

          Pada tanggal 25 April 2017, Otoritas Pajak menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
          (“SKPLB”) PPh Badan senilai Rp147 miliar, SKPKB PPN senilai Rp13 miliar (termasuk denda
          Rp4,1 miliar), SKPKB PPN WAPU senilai Rp6 miliar (termasuk denda Rp1,5 miliar), dan SKPKB
          PPN atas Pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean senilai Rp55,3 miliar (termasuk denda
          Rp16,8 miliar). Perusahaan juga menerima STP atas PPN senilai Rp34 miliar, PPN WAPU senilai
          Rp7 miliar, dan PPN atas Pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean senilai Rp8 miliar.
          Perusahaan setuju untuk menerima putusan pemeriksaan senilai Rp17 miliar atas PPh Badan,
          mengalihkan perhitungan pajak atas realisasi ganti rugi migrasi Flexi senilai Rp42 miliar yang
          sebelumnya dilaporkan pada SPT PPh Badan tahun 2015 ke SPT PPh Badan tahun 2016.

                                                  71
Page 75
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

       (i) Perusahaan (lanjutan)

          PPh dan PPN Tahun 2015 (lanjutan)

           Perusahaan juga menerima ketetapan kurang bayar PPN, kurang bayar PPN WAPU, serta STP
           PPN WAPU senilai Rp26 miliar. Bagian yang telah diterima telah dibebankan pada laporan laba
           rugi dan komprehensif lain konsolidasian tahun 2017. Atas bagian yang tidak disetujui, pada
           tanggal 24 Juli 2017 Perusahaan mengajukan Surat Keberatan kepada Otoritas Pajak atas
           SKPLB PPh Badan senilai Rp210,5 miliar dan PPN atas pemanfaatan JKP dari Luar Daerah
           Pabean senilai Rp55,3 miliar.
           Pada tanggal 3 dan 22 Mei 2018, Otoritas Pajak menerbitkan surat keputusan keberatan atas
           SKPLB PPN atas pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean yang mengurangkan jumlah pajak
           yang masih harus dibayar senilai Rp54,6 miliar dan mengabulkan seluruh keberatan yang
           diajukan Perusahaan. Perusahaan telah menyetujui hasil proses keberatan dari Otoritas Pajak
           atas SKPLB PPN atas pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean senilai Rp793 juta dan telah
           diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun 2018. Pada
           tanggal 18 Juli 2018, Otoritas Pajak menerbitkan Surat Keputusan Keberatan atas SKPLB PPh
           Badan yang menambah jumlah pajak yang masih harus diterima senilai Rp76 miliar. Atas
           keputusan keberatan tersebut, pada tanggal 10 Oktober 2018 Perusahaan mengajukan banding.
           Pada tanggal 8 Juli 2020, Perusahaan menerima putusan banding dari Pengadilan Pajak atas
           sengketa PPh Badan tahun 2015. Pengadilan Pajak mengabulkan sebagian permohonan
           banding yang diajukan Perusahaan. Pada tanggal 9 September 2020, Perusahaan menerima
           pengembalian atas restitusi tambahan lebih bayar PPh Badan hasil putusan banding senilai
           Rp90,9 miliar.
           Pada tanggal 26 Oktober 2020, Perusahaan menerima pemberitahuan dari Pengadilan Pajak
           bahwa DJP mengajukan Peninjauan Kembali terhadap Putusan Banding atas sengketa PPh
           Badan tahun 2015. Pada tanggal 2 Desember 2020, Perusahaan mengajukan kontra memori
           peninjauan kembali sebagai jawaban atas permohonan peninjauan kembali tersebut. Perusahaan
           selanjutnya merespon dengan mengirimkan Kontra Memori Peninjauan Kembali Nomor
           Tel. 167/KUOOO/COP-1 0000000/2020 pada Tanggal 2 Desember 2020 ke Mahkamah Agung
           ("MA") melalui Sekretariat Pengadilan Pajak. Keseluruhan berkas Memori Peninjauan Kembali
           yang diajukan oleh Pemohon PK (DJP) dan berkas Kontra Memori Peninjauan Kembali yang
           dikirimkan oleh Termohon PK (Telkom) telah diteruskan oleh Sekretariat Pengadilan Pajak ke MA
           tanggal 13 Desember 2022 dengan surat pengantar nomor PKMA-1594/XII/PAN.Wk/2022.

          Pada tanggal 25 Mei 2023, Mahkamah Agung menerbitkan Putusan nomor 1365/B/PK/Pjk/2023
          yang menolak permohonan peninjauan kembali DJP. Dengan demikian untuk seluruh kewajiban
          pajak tahun 2015 telah berkekuatan hukum tetap melalui Penerbitan Putusan MA serta telah
          melewati masa daluwarsa penetapan pajak sebagaimana ketentuan perundang-undangan
          perpajakan.
          PPh dan PPN tahun 2018
          Pada tanggal 16 Desember 2020, Perusahaan menerima SKP dan STP atas hasil pemeriksaan
          all taxes tahun 2018. Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan SKPLB PPh Badan senilai Rp101,5
          miliar, SKPKB PPh Pasal 21 senilai Rp1,9 miliar (termasuk denda Rp573,9 juta), SKPKB PPh
          Pasal 23 senilai Rp4 juta (termasuk denda Rp1,2 juta) dan SKPLB PPN Masa Januari sampai
          dengan Agustus dan Oktober sampai dengan Desember senilai Rp85,3 miliar. Selain itu,
          Direktorat Jenderal Pajak juga menerbitkan SKPKB PPN Masa September senilai Rp240,5 miliar
          (termasuk denda Rp59,5 miliar). SKPKB PPN WAPU senilai Rp15,17 miliar (termasuk denda
          Rp4,6 miliar) dan STP PPN WAPU senilai Rp1,2 miliar. Perusahaan setuju untuk menerima
          koreksi pajak pemeriksa atas PPh Badan senilai Rp1,1 miliar, kurang bayar PPh Pasal 21 senilai
          Rp1,9 miliar, kurang bayar PPh 23 senilai Rp4 juta, kredit pajak PPN senilai Rp4,8 milliar, STP
          PPN WAPU senilai Rp1,2 miliar, kurang bayar PPN WAPU senilai Rp15,17 miliar. Koreksi yang
          telah disetujui telah dibebankan pada laporan laba rugi tahun 2020.


                                                  72
Page 76
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

       (i) Perusahaan (lanjutan)

          PPh dan PPN tahun 2018 (lanjutan)

          Perusahaan tidak menyetujui koreksi pemeriksa pajak yang mengenakan PPN atas transaksi
          penyerahan komponen space segment aset dalam konstruksi (“ADK”) Satelit Merah Putih kepada
          Telkomsat. Pada bulan Maret 2021, Perusahaan telah mengajukan surat keberatan pajak ke
          Otoritas Pajak atas koreksi pemeriksa pajak tersebut. Pada tanggal 4 Maret 2022, keberatan yang
          diajukan Perusahaan telah dikabulkan melalui surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor
          KEP-00253/KEB/PJ/WPJ.19/2022. Pada tanggal 8 April 2022, Perusahaan telah menerima
          pengembalian senilai Rp270,4 miliar sesuai dengan Surat Keputusan tersebut. Dengan demikian,
          atas semua jenis pajak tahun 2018 Perusahaan telah menerima seluruh putusan yang bersifat
          final dan berkekuatan hukum tetap.

          PPN tahun 2019

          Pada tanggal 12 Mei 2022, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan
          atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Januari s.d Desember 2019. Pada tanggal
          30 November 2022, Perusahaan menerima SKPKB dan STP PPN WAPU Masa Januari sampai
          dengan Desember 2019 senilai Rp6,3 miliar (termasuk denda Rp3,1 miliar) serta SKPLB PPN
          Dalam Negeri Masa Januari sampai dengan Desember 2019 senilai Rp60,8 miliar. Perusahaan
          setuju untuk menerima koreksi pajak pemeriksa dan telah melakukan pembebanan atas denda
          dan koreksi pemeriksaan pada laporan laba rugi tahun 2022. Dengan demikian, atas jenis pajak
          PPN tahun 2019 Perusahaan telah menerima putusan yang bersifat final dan berkekuatan hukum
          tetap.

          Pada tanggal 12 April 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan
          untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan atas PPh Badan dan PPh
          Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak 2019. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
          keuangan ini, proses pemeriksaan pajak masih berlangsung.

          PPN tahun 2020

          Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan
          Lapangan atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Mei 2020. Pada tanggal 10 Maret
          2023, Perusahaan telah menerima SKPKB dan STP PPN WAPU Masa Mei 2020 senilai
          Rp0,6 miliar (termasuk denda Rp0,3 miliar), SKPN dan STP PPN JKP dari Luar Daerah Pabean
          senilai Rp0,1 miliar, dan SKPLB PPN Dalam Negeri Masa Mei 2020 senilai Rp0,3 miliar.
          Perusahaan setuju untuk menerima koreksi pajak pemeriksa dan telah melakukan pembebanan
          atas denda dan koreksi pemeriksaan pada laporan laba rugi tahun 2023.

          Pada tanggal 13 Maret 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan
          Lapangan atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Januari sampai dengan April,
          Juli, September dan November sampai dengan Desember 2020. Pada tanggal 20 Juni 2023,
          Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan
          kewajiban perpajakan atas PPh Badan, PPN dan PPh Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak
          2020. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan ini, proses pemeriksaan atas seluruh
          jenis pajak masih berlangsung.

          PPN dan PPh tahun 2021

          Pada tanggal 20 Juni 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan untuk
          menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan atas PPh Badan, PPN dan PPh
          Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak 2021. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
          keuangan ini, proses pemeriksaan pajak masih berlangsung.




                                                  73
Page 77
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

       (ii) Telkomsel

          PPh dan PPN Tahun 2014

          Pada Mei 2019, Telkomsel menerima SKPKB dan STP untuk tahun fiskal 2014 senilai Rp150,6
          miliar (termasuk denda Rp54,6 miliar). Telkomsel menerima atas bagian senilai
          Rp16,5 miliar dan telah mencatat sebagai beban dalam laporan laba rugi konsolidasian tahun
          2019. Telkomsel juga telah membayar sebesar Rp99,1 miliar dan mencatat sebagai tagihan
          restitusi pajak. Pada Agustus 2019, Telkomsel mengajukan keberatan kepada Otoritas Pajak
          senilai Rp134,1 miliar.

          Pada Juli 2020, Telkomsel menerima surat keputusan keberatan dari Otoritas Pajak yang
          menerima sebesar Rp27,2 miliar dan menolak keberatan sebesar Rp106,8 miliar. Pada Agustus
          2020, Telkomsel menerima restitusi pajak sebesar Rp27,2 miliar. Pada September 2020,
          Telkomsel mengajukan banding ke Pengadilan Pajak atas PPh Badan, pajak penghasilan, dan
          PPN tahun 2014.

           Pada bulan April dan Mei 2022, Telkomsel menerima Putusan Pengadilan Pajak atas kurang
           bayar PPh dan PPN tahun 2014 yang menerima sepenuhnya banding Telkomsel sebesar Rp66
           miliar. Telkomsel menerima pengembalian pajak pada bulan Mei dan Juni 2022, dan
           membebankan bagian yang ditolak tersebut sebesar Rp3,6 miliar sebagai beban pada laporan
           laba rugi konsolidasian tahun 2022.

          Pada bulan Agustus 2022, Telkomsel menerima pemberitahuan bahwa Otoritas Pajak telah
          mengajukan Peninjauan Kembali ke MA atas PPN tahun 2014 sebesar Rp8 miliar. Telkomsel
          telah mengajukan kontra memori peninjauan kembali pada September 2022.

           Pada bulan Januari, Februari dan Maret 2023, MA menolak sepenuhnya permohonan peninjauan
           kembali yang diajukan oleh Otoritas Pajak atas masa pajak PPN 2014 sebesar Rp8,23 miliar.
           Dengan demikian, perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (in-kracht) dan tidak ada
           tambahan utang pajak untuk tahun pajak 2014.

           Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, hasil banding PPh
           Badan belum diterima.

          PPh dan PPN Tahun 2015

          Pada Agustus 2019, Telkomsel menerima SKPKB dan STP untuk tahun fiskal 2015 senilai
          Rp384,8 miliar (termasuk denda Rp54,6 miliar) dan telah dibayar penuh pada tanggal
          28 Agustus 2019. Atas nilai tagihan sebesar Rp34,6 miliar dibebankan pada laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lainnya dan saldo tersisa senilai Rp350,2 miliar dicatat sebagai tagihan
          restitusi pajak. Pada September 2019, Telkomsel mengajukan keberatan kepada Otoritas Pajak
          senilai Rp350,2 miliar.

          Pada Juli 2020, Telkomsel menerima surat keputusan keberatan dari Otoritas Pajak yang menolak
          semua keberatan Telkomsel. Pada September 2020, Telkomsel mengajukan banding ke
          Pengadilan Pajak atas PPh Badan, pajak penghasilan, dan PPN tahun 2015 sebesar Rp350,2
          miliar.

          Pada bulan April dan Mei 2022, Telkomsel menerima Putusan Pengadilan Pajak atas kurang
          bayar PPh dan PPN tahun 2015 yang menerima sebagian banding Telkomsel sebesar Rp52,9
          miliar. Telkomsel menerima pengembalian pajak pada bulan April dan Mei 2022 dan
          membebankan bagian yang ditolak tersebut sebesar Rp3 miliar sebagai beban pada laporan laba
          rugi konsolidasian tahun 2022.



                                                   74
Page 78
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)
       (ii) Telkomsel (lanjutan)
            Pada bulan Agustus 2022, Telkomsel menerima pemberitahuan bahwa Otoritas Pajak telah
            mengajukan uji materi ke MA atas putusan Pengadilan Pajak tentang PPN. Telkomsel
            mengajukan kontra memorandum untuk peninjauan kembali pada Agustus 2022.
            Pada bulan Januari, Februari dan Maret 2023, MA menolak sebagian permohonan peninjauan
            kembali yang diajukan oleh Otoritas Pajak atas beberapa masa pajak PPN 2015 sebesar Rp19,60
            miliar. Dengan demikian, perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (in-kracht) dan tidak
            ada tambahan utang pajak untuk tahun pajak 2015.
            Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, hasil banding PPh
            Badan dan Peninjauan Kembali untuk sisa masa pajak PPN belum diterima.

            PPh dan PPN Tahun 2018
            Pada September 2022, Telkomsel menerima SKPKB dan STP atas PPN, PPN barang kena pajak
            dan PPh pasal 26 untuk tahun fiskal 2018 sebesar Rp159,8 miliar (termasuk denda Rp48,6 miliar).
            Pada tanggal yang sama, Telkomsel juga menerima SKPLB PPN atas jasa kena pajak sebesar
            Rp40 miliar.
            Pada Oktober 2022, Telkomsel membayar dan menerima sebagian ketetapan pajak PPh Badan
            sebesar Rp164,79 juta dan mencatatnya sebagai beban dalam laporan laba rugi konsolidasian.
            Telkomsel juga membayar sisa ketetapan pajak PPh Badan dan PPN sebesar Rp57,03 miliar,
            setelah dikurangi lebih bayar PPN sebesar Rp40,05 miliar. Telkomsel mencatatnya sebagai
            tagihan restitusi pajak di laporan posisi keuangan konsolidasian.
            Pada Desember 2022, Telkomsel mengajukan keberatan kepada Otoritas Pajak sebesar
            Rp119,54 miliar untuk PPh Badan, PPN dan PPh. Sampai dengan tanggal pengesahan laporan
            keuangan konsolidasian ini, hasil keberatan belum diterima.

   f. Aset dan liabilitas pajak tangguhan

       Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut:
                                                                       Aset dan liabilitas pajak tangguhan    (Dibebankan) dikreditkan ke
                                                                         pada laporan posisi keuangan              laporan laba rugi
                                                                        30 Juni 2023 31 Desember 2022            2023             2022
       Perusahaan
       Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                    935                885                50              17
       Beban pensiun dan beban imbalan pasca
         kerja lainnya berkala - bersih                                           995                981              (228)                 (6)
       Perbedaan nilai buku aset tetap menurut
         akuntansi dan pajak                                                      676                806              (130)             249
       Provisi imbalan karyawan                                                   225                292               (67)            (128)
       Pendapatan instalasi tangguhan                                             206                203                 3               22
       Hak atas tanah, aset takberwujud, dan lainnya                               26                 23                 3                2
       Beban yang masih harus dibayar dan provisi
         persediaan usang                                                           91                 85                 6              7
       Sewa                                                                          (4)                (1)              (3)             1
       Biaya kontrak                                                               (38)               (49)              11              12
       Aset pajak tangguhan Perusahaan - bersih                                 3.112              3.225              (355)            176
       Telkomsel
       Provisi imbalan karyawan                                                 1.313              1.220                93                6
       Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                    179                144                35               16
       Sewa                                                                       254                468              (214)            (176)
       Pengukuran nilai wajar
         atas instrumen-instrumen keuangan                                          (7)                (7)                -            550
       Perbedaan nilai buku aset tetap menurut
         akuntansi dan pajak                                                    (1.346)            (1.445)              99             119
       Amortisasi lisensi                                                         (149)              (146)               (3)              2
       Instrumen-instrumen keuangan lainnya                                       (117)              (119)                2              41
       Aset pajak tangguhan Telkomsel - bersih                                     127                115               12             558
       Aset pajak tangguhan entitas anak lainnya - bersih                          766                777              (12)              36
       Liabilitas pajak tangguhan entitas anak lainnya - bersih                 (1.029)            (1.023)             (20)             (33)
       Beban (manfaat) pajak tangguhan                                                                                (375)            737
       Aset pajak tangguhan - bersih                                             4.005              4.117
       Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                      (1.029)            (1.023)



                                                                  75
Page 79
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   g. Administrasi
      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait
      dengan investasi pada entitas anak dan entitas asosiasi atas liabilitas pajak tangguhan yang belum
      diakui adalah masing-masing sebesar Rp17.292 miliar dan Rp23.915 miliar.
       Realisasi dari aset pajak tangguhan tergantung kepada kemampuan Grup dalam menghasilkan laba
       fiskal di masa depan. Meskipun tidak ada jaminan atas realisasi tersebut, Grup yakin bahwa
       kemungkinan besar aset pajak tangguhan tersebut akan terealisasi melalui pengurangan atas laba
       fiskal masa depan ketika perbedaan temporer terpulihkan. Jumlah aset pajak tangguhan tersebut
       diperkirakan dapat terealisasi, namun bisa berkurang jika laba fiskal di masa depan lebih kecil dari
       pada yang diestimasikan.

      Di bulan Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-undang No. 7/2021 tentang Harmonisasi
      Peraturan Perpajakan, yang antara lain mengatur tarif pajak penghasilan dan PPN. Mulai 1 Januari
      2022, Grup menerapkan tarif pajak penghasilan atas penghasilan kena pajak karyawan sesuai ayat
      (1) huruf a Pasal 17 Bab III, serta mulai 1 April 2022 tarif PPN berubah menjadi 11%. Perusahaan
      memastikan kesiapan surrounding billing system, aspek administrasi dan legal atas transaksi, serta
      membangun koordinasi yang intensif antar unit yang terkait untuk mempersiapkan penerapan aturan
      tersebut.

      Pada bulan Februari 2022, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 9/2022 tentang
      Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah No. 51/2008 tentang Pajak Penghasilan atas
      Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi. Perusahaan memastikan aspek administrasi dan legal atas
      transaksi dan membangun koordinasi yang solid antar unit terkait untuk mempersiapkan penerapan
      aturan tarif pajak penghasilan untuk usaha jasa konstruksi yang diatur dalam pasal 3 ayat (1)
      peraturan tersebut.

      Pada bulan Juni 2023, Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan No. 66/PMK.03/2023
      tentang Perlakuan PPh atas Penggantian atau Imbalan Sehubungan Dengan Pekerjaan atau Jasa
      yang Diterima atau Diperoleh Dalam Bentuk Natura dan/atau Kenikmatan. Perusahaan memastikan
      aspek administrasi dan legal atas transaksi, serta membangun koordinasi yang intensif antar unit yang
      terkait untuk mengimplementasikan aturan tersebut.


28. LABA PER SAHAM DASAR

   Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada
   pemilik entitas induk sebesar Rp12.756 miliar dan Rp13.310 miliar dengan jumlah rata-rata tertimbang
   saham yang beredar sejumlah 99.062.216.600 masing-masing untuk periode enam bulan yang berakhir
   pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022. Jumlah rata-rata tertimbang juga memperhitungkan rata-rata
   tertimbang atas dampak transaksi modal saham yang diperoleh kembali dalam perubahan transaksi
   pembelian saham kembali selama periode berjalan.

   Laba per saham dasar masing-masing sejumlah Rp128,77 dan Rp134,36 (dalam jumlah penuh) untuk
   periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.

   Perusahaan tidak memiliki instrumen keuangan yang berpotensi dilutif untuk periode enam bulan yang
   berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.




                                                   76
Page 80
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
29. DIVIDEN KAS DAN CADANGAN UMUM
   Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam. S.H., M.Kn.,
   No. 29 tertanggal 27 Mei 2022 para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas
   untuk tahun buku 2021 sebesar Rp14.856 miliar (Rp149,97 per lembar saham). Perusahaan melakukan
   pembayaran dividen kas pada 30 Juni 2022.
   Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam. S.H., M.Kn.,
   No. 73 tertanggal 30 Mei 2023 para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas
   untuk tahun buku 2022 sebesar Rp16.602 miliar (Rp167,59 per lembar saham). Perusahaan melakukan
   pembayaran dividen kas pada 5 Juli 2023.
   Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan
   cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
   Saldo laba dicadangkan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
   adalah sebesar Rp15.337 miliar.

30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA
   Rincian liabilitas manfaat pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya adalah sebagai berikut:

                                                    Catatan        30 Juni 2023       31 Desember 2022
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan
    imbalan pasca kerja lainnya
    Pensiun
      Perusahaan - funded                            30a.i.a
       Manfaat pasti                                30a.i.a.i                 4.293                    4.234
       Manfaat tambahan                             30a.i.a.ii                   47                       44
      Perusahaan - unfunded                          30a.i.b                    521                      522
      Telkomsel                                       30a.ii                  4.492                    4.275
    Liabilitas diestimasi manfaat pensiun                                     9.353                    9.075
    Imbalan kesehatan pasca kerja                       30b                     515                        -
    Imbalan pasca kerja lainnya                         30c                     267                      268
    Imbalan tunjangan masa kerja                        30d                       1                        1
    Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-
      Undang Ketenagakerjaan                            30e                 1.006                     928
   Jumlah                                                                  11.142                  10.272

   Beban manfaat pensiun yang diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
   konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                    Catatan            2023                     2022
   Beban pensiun
    Perusahaan - funded                              30a.i.a
     Manfaat pasti                                  30a.i.a.i                  345                       378
     Manfaat tambahan                               30a.i.a.ii                   2                         0
    Perusahaan - unfunded                            30a.i.b                    28                        30
    Telkomsel                                         30a.ii                   312                       292
   Beban pensiun berkala, bersih                       24                      687                       700
   Beban imbalan kesehatan pasca kerja
    berkala, bersih                                    24,30b                  121                       127
   Beban imbalan pasca kerja lainnya                   24,30c                   11                        12
   Beban imbalan tunjangan masa kerja                  24,30d                    1                         1
   Beban pensiun berdasarkan Undang-Undang
    Ketenagakerjaan                                    24,30e                   84                        83
   Jumlah                                                                      904                       923




                                                  77
Page 81
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat, perubahan aset program, status pendanaan,
   dan nilai bersih yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian serta komponen biaya dan
   jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya untuk periode enam bulan yang berakhir pada
   tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022:

                                                                      Funded                                     Imbalan kesehatan
                                                                    Manfaat pasti                                     pasca kerja
                                                     Perusahaan                       Telkomsel                       Perusahaan
                                                                                                              Liabilitas         Aset
                                              Liabilitas         Aset         Liabilitas        Aset          imbalan          program
                                              manfaat          program        manfaat         program        kesehatan        kesehatan
                                              pensiun          pensiun        pensiun         pensiun        pasca kerja     pasca kerja      Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2023                     23.136          (18.902)          5.128          (853)          12.878          (12.878)        8.509
   Beban jasa                                          166               -             163             -                 -               -          329
   Beban bunga (pendapatan bunga)                      803            (660)            149             -               456            (459)         289
   Beban administrasi program                           (65)            65               -             -                 -            121           121
   Beban tambahan manfaat
     kesejahteraan                                      50               -               -             -                -                -           50
   Jumlah yang dibebankan
     pada laba rugi                                   954            (595)            312              -             456             (338)          789

   (Keuntungan) kerugian aktuarial atas:
     Perubahan asumsi pengalaman                      113                -               -             -              (14)               -           99
     Perubahan asumsi demografi                         -                -               -             -                -                -            -
     Perubahan asumsi keuangan                      1.770                -               -             -             809                 -        2.579
   Pengembalian aset program pensiun
     (setelah dikurangi nilai yang termasuk
     dalam beban bunga bersih)                           -           (622)               -             -                -            (314)         (936)
   Penghasilan bunga dari batas atas aset                -              -                -             -                -               4             4
   Perubahan pada batas atas aset                        -              -                -             -                -             (88)          (88)
   Jumlah yang dibebankan pada
   penghasilan komprehensif lain                    1.883            (622)               -             -             795             (398)        1.658

   Kontribusi pemberi kerja                              -          (1.511)              -             -                -                -        (1.511)
   Kontribusi peserta program pensiun                    9              (9)              -             -                -                -             -
   Pembayaran imbalan dari
     aset program                                     (975)            975           (95)              -                -                -           (95)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                        (50)              -              -              -           (289)             289             (50)
   Saldo akhir, 30 Juni 2023                       24.957          (20.664)         5.345           (853)         13.840          (13.325)        9.300
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun
     pada akhir periode                             4.293                           4.492                            515                          9.300




                                                                      Funded                                     Imbalan kesehatan
                                                                    Manfaat pasti                                     pasca kerja
                                                     Perusahaan                       Telkomsel                       Perusahaan
                                                                                                              Liabilitas         Aset
                                              Liabilitas         Aset         Liabilitas        Aset          imbalan         program
                                              manfaat          program        manfaat         program        kesehatan       kesehatan
                                              pensiun          pensiun        pensiun         pensiun        pasca kerja     pasca kerja      Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2022                      23.838         (18.947)          5.020            (832)        13.416          (12.778)       9.717
   Beban jasa                                          178              -             326               -                -               -         504
   Beban bunga (pendapatan bunga)                    1.635         (1.347)            328             (58)            982             (933)        607
   Beban administrasi program                            -             63                -              -                -            164          227
   Beban tambahan manfaat
     kesejahteraan                                      65               -               -              -                -               -           65
   Jumlah yang dibebankan
     pada laba rugi                                  1.878          (1.284)           654             (58)            982             (769)       1.403

   (Keuntungan) kerugian aktuarial atas:
     Perubahan asumsi pengalaman                      (737)              -              (1)             -            (730)               -       (1.468)
     Perubahan asumsi demografi                          -               -              (1)             -               -                -           (1)
     Perubahan asumsi keuangan                         (30)              -             (67)             -            (136)               -         (233)
   Pengembalian aset program pensiun
     (setelah dikurangi nilai yang termasuk
     dalam beban bunga bersih)                            -           300            (186)            37                 -             (69)          82
   Perubahan pada batas atas aset                         -             -               -              -                 -             84            84
   Jumlah yang dibebankan pada
     penghasilan komprehensif lain                    (767)           300            (255)            37             (866)             15        (1.536)

   Kontribusi pemberi kerja                              -            (719)              -              -                -               -         (719)
   Kontribusi peserta program pensiun                   19             (19)              -              -                -               -            -
   Pembayaran imbalan dari
     aset program                                   (1.767)         1.767            (291)              -                -               -         (291)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                         (65)             -              -               -             (654)             654         (65)
   Saldo akhir, 31 Desember 2022                     23.136        (18.902)         5.128            (853)         12.878          (12.878)       8.509
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun
     pada akhir periode                              4.234                          4.275                                -                        8.509




                                                                         78
Page 82
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat, perubahan aset program, status pendanaan,
   dan nilai bersih yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian serta komponen biaya dan
   jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya untuk periode enam bulan yang berakhir pada
   tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022:

                                                                                                                                            Perusahaan dan
                                                                                    Perusahaan                                                entitas anak
                                                                                            Imbalan                  Imbalan               Kewajiban pensiun
                                                                               Manfaat     pasca kerja                khusus                undang-undang
                                                         Unfunded             tambahan       lainnya                masa kerja              ketenagakerjaan           Jumlah
    Saldo awal, 1 Januari 2023                                 522                   44            268                       1                           928             1.763
    Beban jasa                                                  11                     0             3                        -                            71               85
    Beban bunga                                                 17                     2             8                        -                             3               30
    Jumlah yang dibebankan
     pada laba rugi                                               28                      2               11                          -                        74              115

    (Laba) rugi aktuaria diakui pada penghasilan
      komprehensif lainnya                                            (2)                 3                 6                         -                         4               11
    Pembayaran imbalan oleh
      Perusahaan                                                 (27)                    (2)              (18)                    -                              -              (47)
    Saldo akhir, 30 Juni 2023                                   521                     47               267                      1                          1.006           1.842



                                                                                                                                           Perusahaan dan
                                                                                  Perusahaan                                                 entitas anak
                                                                                          Imbalan                    Imbalan              Kewajiban pensiun
                                                                              Manfaat    pasca kerja                  khusus               undang-undang
                                                         Unfunded            tambahan      lainnya                  masa kerja             ketenagakerjaan            Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2022                                  613                    -          300                         4                          926              1.843
   Beban jasa                                                   24                   37            8                         1                            78               148
   Beban bunga                                                  34                    -           17                          -                            -                51
   Jumlah yang dibebankan
    pada laba rugi                                               58                     37                25                  1                                78             199

   (Laba) rugi aktuaria diakui pada penghasilan
     komprehensif lainnya                                        (55)                     7              (14)                     -                            (13)            (75)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                                  (94)                    -               (43)                 (4)                              (63)           (204)
   Saldo akhir, 31 Desember 2022                                522                     44              268                   1                               928            1.763


   Komponen beban pensiun berkala bersih untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
   2023 dan 2022:
                                                                                                                                                         Perusahaan dan
                                                                                Perusahaan                                                Telkomsel      anak perusahaan
                                                                                                      Imbalan                                               Kewajiban
                                                                                         Imbalan        pasca        Imbalan                                 penisiun
                                          Manfaat         Manfaat                       kesehatan       kerja         khusus               Manfaat        undang-undang
   2023                                    pasti         tambahan         Unfunded      pasca kerja    lainnya      masa kerja              pasti        ketenagakerjaan      Jumlah
   Beban jasa                                 166                0              11                 -          3              1                  163                    81        425
   Beban bunga                                143                2              17                (3)         8               -                 149                      3       319
   Beban bunga pada batas atas aset               -               -              -                3           -               -                    -                     -         3
   Beban administrasi program                     -               -              -             121            -               -                    -                     -       121
   Beban tambahan manfaat kesejahteraan          50               -              -                0           -               -                    -                     -        50
   Beban pensiun berkala bersih               359                2              28             121          11               1                  312                    84        918
   Dibebankan kepada entitas anak
     berdasarkan perjanjian                       (14)            -                -               -            -             -                    -                     -          (14)
   Beban pensiun berkala bersih
     dikurangi jumlah yang dibebankan
     kepada entitas anak                       345               2               28             121         11               1                  312                    84        904



                                                                                                                                                         Perusahaan dan
                                                                                   Perusahaan                                                  Telkomsel anak perusahaan
                                                                                                          Imbalan                                           Kewajiban
                                                                                         Imbalan            pasca          Imbalan                           penisiun
                                          Manfaat          Manfaat                      kesehatan           kerja           khusus              Manfaat   undang-undang
   2022                                    pasti          tambahan          Unfunded    pasca kerja        lainnya        masa kerja             pasti   ketenagakerjaan Jumlah
   Beban jasa                                  117                 -              13              -                   3            1                146               83   363
   Beban bunga                                 160                 -              17            24                    9            -                146                -   356
   Beban administrasi program                    36                -                -          103                    -            -                   -               -   139
   Beban tambahan manfaat kesejahteraan          65                -                -             -                   -            -                   -               -    65
   Beban pensiun berkala bersih
     dikurangi jumlah yang dibebankan
     kepada entitas anak                        378                   -           30            127                  12                    1           292              83       923




                                                                                  79
Page 83
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun

       i. Perusahaan

         (a) Funded

             (i) Manfaat pasti

                Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti bagi karyawan tetap yang
                mulai bekerja sebelum 1 Juli 2002. Program pensiun ini diatur di dalam undang-undang
                pensiun Indonesia dan dikelola oleh Dana Pensiun Telkom (“Dapen”). Pengelolaan Dana
                Pensiun sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun dan Arahan Investasi yang ditetapkan oleh
                Pendiri dilaksanakan oleh Dewan Pengurus. Dewan Pengurus diawasi oleh Dewan
                Pengawas yang terdiri dari perwakilan Perusahaan dan peserta.

                Manfaat pensiun yang dibayar dihitung berdasarkan gaji pokok pada saat mulai pensiun dan
                masa kerja karyawan. Karyawan yang ikut serta dalam program pensiun ini membayar
                kontribusi 18% (sebelum Maret 2003: 8,4%) dari gaji pokok ke dana pensiun. Perusahaan
                memberikan kontribusi kepada Dapen untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
                30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah
                masing-masing sebesar Rp1.511 miliar dan Rp719 miliar.

                Risiko yang terekspos pada program manfaat pasti adalah risiko seperti volatilitas aset dan
                perubahan imbal hasil obligasi. Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat diskonto
                yang merujuk kepada tingkat imbal hasil obligasi pemerintah, jika imbal hasil aset program
                lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit program. Penurunan imbal hasil obligasi
                pemerintah akan meningkatkan liabilitas program, walaupun hal ini akan saling hapus secara
                sebagian dengan kenaikan dari nilai obligasi program yang dimiliki. Perusahaan memastikan
                bahwa posisi investasi telah diatur dalam kerangka asset-liability matching (“ALM”) yang
                telah dibentuk untuk mencapai hasil jangka panjang yang sejalan dengan liabilitas pada
                program pensiun imbalan pasti. Dalam kerangka ALM, tujuan Perusahaan adalah untuk
                menyesuaikan aset-aset dan liabilitas pensiun dengan berinvestasi pada portofolio yang
                terdiversifikasi dengan baik dalam menghasilkan tingkat pengembalian yang optimal,
                dengan mempertimbangkan tingkat risikonya. Investasi pada program telah terdiversifikasi
                dengan baik, sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan memberikan dampak material
                bagi seluruh kelompok aset.




                                                   80
Page 84
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)
       i. Perusahaan (lanjutan)
         (a) Funded (lanjutan)
             (i) Manfaat pasti (lanjutan)

                Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset program manfaat pasti terdiri dari:

                                                                  30 Juni 2023                         31 Desember 2022
                                                       Harga kuotasian     Tidak memiliki     Harga kuotasian    Tidak memiliki
                                                        di pasar aktif    harga kuotasian      di pasar aktif   harga kuotasian
                Kas dan setara kas                                1.207                   -              1.320                  -
                Instrumen ekuitas:
                  Keuangan                                        1.707                   -             1.638                   -
                  Barang konsumen primer                            510                   -               505                   -
                  Bahan baku                                        235                   -               271                   -
                  Infrastruktur                                     683                   -               639                   -
                  Energi                                            123                   -               141                   -
                  Teknologi                                          52                   -                89                   -
                  Perindustrian                                     373                   -               315                   -
                  Barang konsumen non-primer                        115                   -               115                   -
                  Properti dan real estate                          109                   -                98                   -
                  Kesehatan                                         212                   -               208                   -
                  Transportasi dan logistik                          11                   -                 8                   -
                Reksadana berbasis saham                            379                   -               410                   -
                Instrumen keuangan pendapatan tetap:
                  Obligasi korporasi                                  -              2.662                  -               3.117
                  Obligasi pemerintah                            10.007                  -              7.884                   -
                  Reksadana pendapatan tetap                          -                122                  -                 122
                  Midterm notes                                       -                100                  -                 100
                  Efek beragun aset                                   -                 18                  -                  30
                  Sukuk                                               -              1.130                  -               1.090
                Saham non-publik:
                  Penempatan langsung                                 -                368                  -                 368
                Properti                                              -                186                  -                 187
                Lainnya                                               -                354                  -                 247
                Jumlah                                           15.723              4.940             13.641               5.261


                Aset program pensiun termasuk di dalamnya saham Seri B yang dikeluarkan oleh
                Perusahaan dengan nilai wajar Rp349 miliar dan Rp336 miliar, yang mewakili 1,69% dan
                1,78% dari total aset program pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, dan
                obligasi yang dikeluarkan oleh Perusahaan dengan nilai wajar masing-masing senilai Rp355
                miliar dan Rp348 miliar mewakili masing-masing 1,72% dan 1,84% dari total aset per tanggal
                30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
                Perkiraan pengembalian ditentukan berdasarkan ekspektasi pasar untuk pengembalian
                keseluruhan masa liabilitas dengan mempertimbangkan perpaduan portofolio dari aset
                program. Hasil aktual aset program adalah Rp1.217 miliar dan Rp984 miliar masing-masing
                untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang
                berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang
                diterbitkan tanggal 14 Januari 2014 mengenai kebijakan pendanaan Dapen, Perusahaan
                tidak akan memberikan kontribusi ke Dapen bila Rasio Kecukupan Pendanaan (“RKD”)
                Dapen di atas 105%. Berdasarkan laporan keuangan Dapen pada tanggal 30 Juni 2023,
                RKD Dapen di bawah 105% sehingga Perusahaan akan memberikan kontribusi pemberi
                kerja ke program pensiun manfaat pasti.

                Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 30 September 2022, tentang
                Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Telkom, Perusahaan menetapkan bagi para
                pensiunan yang berhenti selain karena Hukuman Disiplin, Pensiun Dini, dan Atas
                Permintaan Sendiri dan menerima Manfaat Pensiun kurang dari Rp1 juta per bulan diberikan
                kenaikan Manfaat Pensiun bulanan menjadi Rp1 juta. Pada tahun 2023 dan 2022,
                Perusahaan memberikan manfaat kesejahteraan tambahan kepada Pensiunan dan
                penerima manfaat pensiun dari peserta yang memasuki masa pensiun sebelum 30 Juni
                2002 masing-masing sebesar Rp50 miliar dan Rp65 miliar.



                                                            81
Page 85
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

       i. Perusahaan (lanjutan)

         (a) Funded (lanjutan)
             (i) Manfaat pasti (lanjutan)
                 Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan
                 pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing
                 tertanggal 21 Juli 2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja,
                 FSAI. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 30
                 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022
                 Tingkat diskonto                                         6,50%              7,25%
                 Tingkat kenaikan kompensasi                              8,00%              8,00%
                 Tabel tingkat kematian di Indonesia                       2019                2019

             (ii) Manfaat Tambahan

                 Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 30 September 2022, tentang
                 Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Telkom, Perusahaan menyelenggarakan
                 Program Manfaat Lain Iuran Pasti (“PMLIP”) dalam bentuk Manfaat Tambahan. Peserta
                 PMLIP berhak menerima Manfaat Pensiun Berkala tiap bulan sesuai dengan ketentuan
                 dalam Peraturan Dana Pensiun. Dana Manfaat Tambahan bersumber dari iuran Manfaat
                 Tambahan Pemberi Kerja dan dana penyisihan hasil pengembangan investasi apabila
                 tercapai RKD di atas 102% dan tingkat pengembalian investasi (“ROI”) di atas suku bunga
                 aktuaria untuk pendanaan. Iuran Manfaat Tambahan Pemberi Kerja untuk setiap peserta
                 PMLIP ditetapkan sebesar Rp120 ribu untuk periode iuran 12 bulan yang dihitung secara
                 proporsional sesuai dengan jumlah penerimaan.

                 Penilaian aktuaria untuk program Manfaat Tambahan dilakukan berdasarkan perhitungan
                 pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing
                 tertanggal 21 Juli 2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja,
                 FSAI. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal
                 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022
                 Tingkat diskonto                                         6,50%              7,25%
                 Tabel tingkat kematian di Indonesia                       2019                2019

                 Aset program untuk manfaat tambahan telah disisihkan sejak 2018 sesuai persetujuan
                 Dewan Pengawas. Pada tanggal 30 Juni 2023, kewajiban manfaat tambahan telah dilunasi
                 sepenuhnya kepada penerima pensiun dan tidak ada kewajiban tambahan yang disisihkan
                 karena persyaratan pengakuan manfaat tambahan sebagaimana tersebut di atas belum
                 terpenuhi.

         (b) Unfunded
            Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti tanpa pendanaan dan program
            pensiun iuran pasti untuk karyawannya. Program pensiun iuran pasti diselenggarakan bagi
            karyawan tetap yang mulai bekerja pada atau setelah tanggal 1 Juli 2002. Program ini dikelola
            oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”). Kontribusi Perusahaan kepada DPLK
            dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji karyawan di mana untuk periode enam bulan
            yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar Rp27 miliar dan Rp48 miliar.




                                                  82
Page 86
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

      i. Perusahaan (lanjutan)

         (b) Unfunded (lanjutan)

            Sejak tahun 2007, Perusahaan memberlakukan manfaat pensiun berdasarkan penyeragaman
            bagi peserta sebelum 20 April 1992 dan peserta sejak 20 April 1992 yang mulai diterapkan bagi
            karyawan yang akan pensiun terhitung sejak 1 Februari 2009. Pada tahun 2010, Perusahaan
            menggantikan penyeragaman dengan Manfaat Pensiun Sekaligus (“MPS”). MPS diberikan bagi
            karyawan yang telah mencapai usia pensiun, kematian, atau cacat sejak 1 Februari 2009.

            Perusahaan juga menyelenggarakan manfaat bagi karyawan yang akan memasuki masa
            persiapan pensiun, di mana karyawan tidak aktif selama periode 6 bulan sebelum mencapai
            usia pensiun yakni 56 tahun yang disebut dengan Masa Persiapan Pensiun (“MPP”). Selama
            periode tersebut, karyawan tetap menerima manfaat-manfaat yang diselenggarakan bagi
            pegawai aktif, di antaranya termasuk, namun tidak terbatas pada gaji regular, kesehatan, cuti
            besar, bonus, dan manfaat-manfaat lainnya. Mulai tanggal 1 April 2012, karyawan harus
            mengajukan permohonan MPP terlebih dahulu dan tanpa permohonan maka dianggap tetap
            akan bekerja sampai dengan masa pensiun.

             Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan
             pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing tertanggal
             21 Juli 2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI. Asumsi
             dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
             Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                   30 Juni 2023       31 Desember 2022
            Tingkat diskonto                                                6,50%          7,00%-7,25%
            Tingkat kenaikan kompensasi                              6,10%-8,00%           6,10%-8,00%
            Tabel tingkat kematian di Indonesia                              2019                 2019

      ii. Telkomsel

          Telkomsel menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti bagi karyawannya. Berdasarkan
          program ini, karyawan berhak atas imbalan pensiun yang ditentukan berdasarkan gaji pokok
          terakhir atau gaji bersih yang diterima (tidak termasuk tunjangan fungsional) dan masa kerjanya.
          Program pensiun tersebut dikelola oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (“Jiwasraya”),
          perusahaan asuransi jiwa milik negara, melalui suatu kontrak asuransi anuitas. Hingga tahun
          2004, karyawan berkontribusi pada program ini sebesar 5% dari gaji pokok bulanan mereka,
          sementara Telkomsel menanggung sisa besaran kontribusi yang diharuskan menurut program
          tersebut. Sejak tahun 2005, Telkomsel telah menanggung sepenuhnya besaran kontribusi
          tersebut.

          Pada tanggal 23 April 2021, Telkomsel dan Jiwasraya sepakat untuk mengakhiri kontrak program
          asuransi tersebut dan menandatangani perjanjian restrukturisasi. Perjanjian tersebut
          menggantikan program manfaat dari anuitas menjadi manfaat lumpsum. Berdasarkan perjanjian
          ini, kedua belah pihak sepakat untuk menentukan nilai tunai pada tanggal pengakhiran yang
          terbagi menjadi nilai tunai untuk peserta aktif dan peserta pasif masing-masing sebesar Rp857
          miliar dan Rp73 miliar. Terdapat potongan 5% dari nilai tunai untuk peserta aktif, maka 95% dari
          Rp857 miliar (atau setara dengan Rp814 miliar) ditambah Rp73 miliar akan menjadi jumlah yang
          selanjutnya diambil alih oleh IFG Life pada saat perjanjian dengan IFG Life menjadi efektif dan
          karenanya, perjanjian restrukturisasi akan berakhir. Pada tanggal 31 Desember 2022, nilai tunai
          peserta aktif sebesar Rp853 miliar.




                                                  83
Page 87
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

       ii. Telkomsel (lanjutan)

           Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan pada
           tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 dengan laporan tertanggal masing-masing 28 Februari 2023
           dan 24 Maret 2022 yang dilakukan oleh KKA Halim dan Rekan, aktuaris independen yang
           berasosiasi dengan Milliman, dan KKA Santhi Devi dan Ardianto Handoyo, aktuaris independen
           yang berasosiasi dengan WTW. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen
           pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:

                                                                                   2022                  2021
          Tingkat diskonto                                                                7,15%                 7,00%
          Tingkat kenaikan kompensasi                                                     8,00%                 8,00%
          Tabel tingkat kematian di Indonesia                                              2019                  2019

   b. Imbalan kesehatan pasca kerja

      Perusahaan menyelenggarakan program imbalan kesehatan pasca kerja untuk semua karyawannya
      yang sudah bekerja sebelum tanggal 1 November 1995 dengan masa kerja 20 tahun atau lebih pada
      saat pensiun, dan anggota keluarganya yang memenuhi syarat. Ketentuan untuk masa kerja selama
      20 tahun ini tidak berlaku bagi karyawan yang memasuki masa pensiun sebelum tanggal 3 Juni 1995.
      Program ini tidak berlaku bagi karyawan yang mulai bekerja pada Perusahaan sejak tanggal
      1 November 1995. Program jaminan kesehatan pasca kerja tersebut dikelola oleh Yayasan
      Kesehatan Telkom (“Yakes Telkom”).

       Program imbalan kesehatan pasca kerja iuran pasti diselenggarakan bagi karyawan tetap yang mulai
       bekerja pada atau setelah tanggal 1 November 1995 atau karyawan dengan masa kerja kurang dari
       20 tahun pada saat pensiun. Perusahaan tidak memberikan kontribusi ke Yakes Telkom untuk periode
       enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
       31 Desember 2022. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset program terdiri dari:

                                                        30 Juni 2023                        31 Desember 2022
                                             Harga kuotasian      Tidak memiliki   Harga kuotasian    Tidak memiliki
                                              di pasar aktif     harga kuotasian    di pasar aktif   harga kuotasian
      Kas dan setara kas                                  617                  -              1.085                  -
      Instrumen ekuitas:
        Keuangan                                        1.379                 -              1.368                   -
        Barang konsumen primer                            440                 -                114                   -
        Bahan baku                                        239                 -                264                   -
        Infrastruktur                                     623                 -                598                   -
        Energi                                            121                 -                221                   -
        Teknologi                                          21                 -                 63                   -
        Perindustrian                                     290                 -                185                   -
        Barang konsumen non-primer                        116                 -                457                   -
        Properti dan real estate                          113                 -                 95                   -
        Kesehatan                                         199                 -                233                   -
        Transportasi dan logistik                           7                 -                  3                   -
      Reksadana berbasis ekuitas                          600                 -              1.035                   -
      Instrumen keuangan pendapatan tetap:
        Obligasi pemerintah                               850                 -                 82                   -
        Reksadana pendapatan tetap                      7.267                 -              6.761                   -
      Saham non-publik:
        Penempatan privat                                  -               443                   -                398
      Jumlah                                          12.882               443              12.564                398




                                                          84
Page 88
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   b. Imbalan kesehatan pasca kerja (lanjutan)

       Aset program Yakes Telkom juga termasuk saham Seri B yang diterbitkan Perusahaan dengan nilai
       wajar sebesar Rp331 miliar dan Rp228 miliar yang merupakan 2,48% dan 1,76% dari keseluruhan
       aset program masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Perkiraan
       pengembalian ditentukan berdasarkan ekspektasi pasar untuk pengembalian keseluruhan masa
       liabilitas dengan mempertimbangkan perpaduan portofolio dari aset program. Hasil aktual aset
       program adalah Rp652 miliar dan Rp839 miliar masing-masing untuk periode enam bulan yang
       berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

      Penilaian aktuaria untuk program imbalan kesehatan pasca kerja dilakukan berdasarkan perhitungan
      pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing tertanggal 21 Juli
      2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI. Asumsi dasar aktuaria
      yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
      sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022
      Tingkat diskonto                                                    6,75%              7,25%
      Tingkat pertumbuhan beban kesehatan untuk tahun depan               7,00%              7,00%
      Tingkat tren beban kesehatan                                        7,00%              7,00%
      Tahun tingkat tren beban kesehatan tercapai                          2022               2022
      Tabel tingkat kematian di Indonesia                                  2019               2019

   c. Imbalan pasca kerja lainnya

       Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja lainnya dalam bentuk uang tunai yang dibayarkan pada
       saat karyawan pensiun atau saat pemutusan hubungan kerja atau meninggal dunia. Imbalan pasca
       kerja lainnya tersebut adalah Biaya Fasilitas Perumahan Terakhir (“BFPT”) dan Biaya Perjalanan
       Pensiun dan Purnabhakti (“BPP”) dan Pesangon Meninggal Dunia (“Pesangon MD”). Pesangon MD
       diberikan kepada karyawan yang meninggal dunia dengan besaran sebanyak 12 kali gaji terakhir.

      Penilaian aktuaria untuk program imbalan pasca kerja lainnya dilakukan berdasarkan perhitungan
      pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing tertanggal 21 Juli
      2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI. Asumsi dasar aktuaria
      yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
      sebagai berikut:

                                                                30 Juni 2023      31 Desember 2022
      Tingkat diskonto                                                   6,25%              6,75%
      Tabel tingkat kematian di Indonesia                                 2019                2019

   d. Imbalan khusus masa kerja

      Perusahaan memberikan Tunjangan Khusus Masa Kerja kepada karyawan dengan kriteria karyawan
      yang diangkat sebelum 1 Juli 2002 dan memiliki masa kerja lebih dari 30 tahun serta berakhir
      hubungan kerja setelah 19 September 2019. Jumlah tercatat liabilitas imbalan khusus masa kerja
      pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp1 miliar dan
      Rp1 miliar. Beban tunjangan masa kerja yang dibebankan adalah sebesar Rp1 miliar dan Rp1 miliar
      masing-masing untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.




                                                 85
Page 89
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   e. Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan

       Berdasarkan Undang-Undang No. 11 tahun 2020 mengenai Ketenagakerjaan, Perusahaan dan
       entitas anak diharuskan untuk memberikan manfaat pensiun minimum, jika belum dipenuhi oleh
       program pensiun yang diselenggarakan, kepada para karyawannya yang mencapai usia pensiun.
       Jumlah tercatat liabilitas tambahan ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-
       masing sebesar Rp1.006 miliar dan Rp928 miliar. Beban pensiun yang dibebankan adalah sebesar
       Rp84 miliar dan Rp83 miliar masing-masing untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30
       Juni 2023 dan 2022.

   f. Profil jatuh tempo atas liabilitas manfaat pasti

       Waktu perkiraan pembayaran manfaat dan rata-rata tertimbang durasi atas liabilitas manfaat pasti
       untuk tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                  Perkiraan pembayaran manfaat
                                           Perusahaan
                                        Funded                                       Imbalan        Imbalan        Imbalan
                                Manfaat       Manfaat                               kesehatan      pasca kerja    pasca kerja
      Jangka waktu               pasti       tambahan    Unfunded      Telkomsel    pasca kerja      lainnya     UUCK (Telkom)

      30 Juni 2023
      Dalam 10 tahun kedepan      21.486            40        667           5.111          8.308           310              67
      Dalam 10-20 tahun           16.268            31        233          11.178         12.929           126             414
      Dalam 20-30 tahun           10.089            17        454           7.827         11.845            81             526
      Dalam 30-40 tahun            3.963             6         75             473          5.205             4              59
      Dalam 40-50 tahun              800             1          -               -            876             -               -
      Dalam 50-60 tahun               66             -          -               -             51             -               -
      Dalam 60-70 tahun                1             -          -               -              5             -               -
      Dalam 70-80 tahun                -             -          -               -              1             -               -

      Rata-rata tertimbang
      durasi atas liabilitas
      manfaat pasti            8,73 tahun   8,73 tahun   5,73 tahun    9,45 tahun    12,59 tahun   4,67 tahun     11,58 tahun

      31 Desember 2022
      Dalam 10 tahun kedepan      21.232            40        705           5.111          8.092           324              59
      Dalam 10-20 tahun           16.485            31        229          11.178         12.746           123             414
      Dalam 20-30 tahun           10.414            18        430           7.827         12.019            83             497
      Dalam 30-40 tahun            4.209             6         96             473          5.491             6              80
      Dalam 40-50 tahun              882             1          -               -            970             -               -
      Dalam 50-60 tahun               77             -          -               -             59             -               -
      Dalam 60-70 tahun                2             -          -               -              6             -               -
      Dalam 70-80 tahun                -             -          -               -              1             -               -

      Rata-rata tertimbang
      durasi atas liabilitas
      manfaat pasti            8,48 tahun   8,48 tahun   5,52 tahun    9,45 tahun    12,40 tahun   4,62 tahun     11,69 tahun




                                                             86
Page 90
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

    g. Analisis sensitivitas

       Perubahan 1% pada tingkat diskonto dan tingkat gaji akan memberikan dampak atas liabilitas manfaat
       pasti pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                   Tingkat diskonto                      Tingkat gaji
                                          Peningkatan 1%      Penurunan 1%    Peningkatan 1%     Penurunan 1%
                                            Jumlah peningkatan (penurunan)      Jumlah peningkatan (penurunan)
      Sensitivitas
      30 Juni 2023
      Didanai:
        Manfaat pasti                              (2.312)            2.759              251                (240)
      Tidak didanai                                   (25)               28               28                 (25)
      Telkomsel                                      (452)              516              563                (501)
      Imbalan kesehatan pasca kerja                (1.548)            1.869            1.852              (1.563)
      Imbalan pasca kerja lainnya                     (12)               13                3                  (3)
      Imbalan pasca kerja UUCK (Telkom)               (10)               11               32                 (28)

      31 Desember 2022
      Didanai:
        Manfaat pasti                              (1.948)            2.291              268                255
      Tidak didanai                                   (24)               27               29                 (27)
      Telkomsel                                      (430)              491              536               (477)
      Imbalan kesehatan pasca kerja                (1.413)            1.703            1.629              1.380
      Imbalan pasca kerja lainnya                     (12)               13                -                   -
      Imbalan pasca kerja UUCK (Telkom)                (8)               10               27                 (24)

       Analisis sensitivitas dilakukan dengan menggunakan metode yang mengekstrapolasi dampak atas
       liabilitas manfaat pasti sebagai akibat perubahan atas asumsi utama yang muncul pada akhir tahun
       pelaporan.

       Hasil sensitivitas tersebut di atas menentukan dampak secara individu atas liabilitas manfaat pasti
       masing-masing program pada akhir tahun. Dalam kenyataannya, setiap program bergantung pada
       beberapa hal eksternal lain yang dapat menyebabkan liabilitas manfaat pasti bergerak baik searah
       maupun berlawanan, dan sensitivitas setiap program dapat berubah secara bervariasi dari waktu ke
       waktu.

       Tidak terdapat perubahan metode dan asumsi yang digunakan dalam menghitung analisis sensitivitas
       dari periode sebelumnya.


31. PENGHARGAAN MASA KERJA (“LONG SERVICE AWARDS” atau “LSA”)

   Telkomsel dan Telkomsat memberikan penghargaan dalam bentuk uang tunai atau sejumlah hari cuti
   tertentu kepada karyawan yang telah memenuhi syarat masa kerja tertentu, termasuk LSA dan Long
   Service Leaves (“LSL”). LSA diberikan saat karyawan mencapai kelipatan tahun tertentu atau saat
   pemutusan hubungan kerja. LSL dalam bentuk sejumlah hari cuti atau uang tunai, tergantung persetujuan
   manajemen, diberikan kepada karyawan yang memenuhi syarat masa kerja dan dengan usia minimum
   tertentu.

   Liabilitas yang timbul sehubungan dengan penghargaan ini ditentukan berdasarkan perhitungan aktuaria
   dengan menggunakan metode Projected Unit Credit sebesar Rp1.111 miliar dan Rp1.031 miliar masing-
   masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Manfaat yang dibebankan adalah sebesar
   Rp142 miliar dan Rp87 miliar masing-masing untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
   30 Juni 2023 dan 2022 (Catatan 24).




                                                        87
Page 91
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

   a. Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak berelasi

       Rincian hubungan dan sifat akun/transaksi dengan pihak berelasi yang signifikan adalah sebagai
       berikut:
       Pihak Berelasi                           Hubungan                         Sifat Saldo Akun/Transaksi
       Pemerintah                      Pemegang saham utama        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
         Menteri Keuangan                                            telekomunikasi lainnya, biaya pendanaan, dan
                                                                     investasi pada instrumen keuangan
       BUMN                            Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
                                                                     telekomunikasi lainnya, beban operasi, dan
                                                                     pembelian aset tetap
       Indosat                         Entitas sepengendali        Pendapatan interkoneksi, pendapatan sewa jaringan,
                                                                     pendapatan atas penggunaan satelit transponder,
                                                                     beban interkoneksi, beban penggunaan fasilitas
                                                                     telekomunikasi, beban operasional dan
                                                                     pemeliharaan, dan beban atas penggunaan data
                                                                     jaringan sistem komunikasi
      PT Pertamina (Persero)           Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, dan
       (“Pertamina”)                                                 pendapatan jasa telekomunikasi lainnya
      Bank milik negara                Entitas sepengendali        Penghasilan pendanaan dan biaya pendanaan
      BNI                              Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
                                                                     telekomunikasi lainnya, penghasilan pendanaan, dan
                                                                     biaya pendanaan
      BRI                              Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
                                                                     telekomunikasi lainnya, penghasilan pendanaan, dan
                                                                     biaya pendanaan
      PT Garuda Indonesia (Persero)    Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan
        (“Garuda Indonesia”)                                         jasa telekomunikasi lainnya
      PT Perusahaan Listrik Negara     Entitas sepengendali        Pendapatan jasa internet dan data, dan pendapatan
        (“PLN”)                                                       jasa telekomunikasi lainnya, dan beban listrik
      Bahana TCW                   “   Entitas sepengendali        Reksa dana
      Sarana Multi Infrastruktur       Entitas sepengendali        Pinjaman lainnya dan biaya pendanaan
      Omni Inovasi Indonesia           Entitas asosiasi            Distribusi kartu SIM dan voucer prabayar
      Finarya                          Entitas asosiasi            Beban pemasaran dan distribusi kartu SIM dan voucer
                                                                      prabayar
       Padi UMKM                       Entitas berelasi lainnya    Beban jasa operasional dan pemeliharaan, beban
                                                                      pencairan piutang, beban pelatihan, beban
                                                                      pengamanan internal, beban pengembangan
                                                                      dan penelitian, beban cetak dan printing, beban
                                                                      rapat, beban umum dan administrasi lainnya,
                                                                      beban promosi, beban iklan, beban fee
                                                                      penjualan, beban customer education, dan
                                                                      beban pemasaran
      Direksi                          Personil manajemen kunci    Gaji dan fasilitas
      Komisaris                        Personil pengawas           Gaji dan fasilitas

      Jumlah saldo dari piutang dan utang usaha pada akhir tahun bebas dari bunga dan penyelesaiannya
      akan terjadi dalam bentuk kas. Tidak ada jaminan yang disediakan atau diterima untuk setiap piutang
      dan utang usaha dengan pihak berelasi. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup
      mencatat peningkatan (penurunan) atas kerugian penurunan nilai piutang usaha dari pihak berelasi
      sebesar Rp305 miliar dan Rp(57) miliar. Penilaian ini dilakukan di setiap tahun dengan menilai status
      masa kini dari piutang yang ada dan historis penagihan piutang yang lalu.




                                                              88
Page 92
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   b. Transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi

                                                    2023                                     2022

                                                            % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                       Jumlah                  pendapatan       Jumlah              pendapatan
      Pendapatan
       Pemegang saham utama
        Pemerintah                                79                    0,11               31                0,04
       Entitas sepengendali
        Indosat
        Pertamina                                 808                   1,10           576                   0,80
        BNI                                       386                   0,53           400                   0,56
        Garuda Indonesia                          288                   0,39           265                   0,37
        BRI                                       162                   0,22            40                   0,06
        Lain-lain (masing-masing                  122                   0,17            90                   0,13
          di bawah Rp100 miliar)                  637                   0,87           947                   1,31
       Sub-jumlah                               2.403                   3,28         2.318                   3,23
       Entitas berelasi lainnya                    18                   0,02            17                   0,02
       Entitas asosiasi                             4                   0,01             6                   0,01
      Jumlah                                    2.504                   3,42         2.372                   3,30

                                                    2023                                     2022
                                                       % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                       Jumlah                beban              Jumlah                beban
      Beban
       Entitas sepengendali
        PLN                                     1.289                    2,53            1.214                2,45
        Indosat                                   270                    0,53              268                0,54
        Lain-lain (masing-masing
          di bawah Rp100 miliar)                  266                    0,52              260                0,53
       Sub-jumlah                               1.825                    3,58            1.742                3,52
       Entitas berelasi lainnya
        Padi UMKM                                296                     0,58             293                 0,59
        Lain-lain (masing-masing
          di bawah Rp100 miliar)                   31                    0,06               85                0,17
       Sub-jumlah                                 327                    0,64              378                0,76
       Entitas asosiasi                            63                    0,12               88                0,18
      Jumlah                                    2.215                    4,34            2.208                4,46

                                                    2023                                     2022
                                                       % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                                          penghasilan                              penghasilan
                                       Jumlah              pendanaan            Jumlah              pendanaan
      Penghasilan pendanaan
       Entitas sepengendali
        Bank milik negara                        152                    28,90             266                60,32
      Jumlah                                     152                    28,90             266                60,32


                                                    2023                                     2022
                                                       % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                       Jumlah           biaya pendanaan         Jumlah           biaya pendanaan
      Biaya pendanaan
       Pemegang saham utama
        Pemerintah                                  3                    0,13                6                0,31
       Entitas sepengendali
        Bank milik negara                        566                    25,21             459                23,50
        Sarana Multi Infrastruktur                47                     2,09              60                 3,07
      Jumlah                                     616                    27,43             525                26,88




                                                       89
Page 93
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   b. Transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi (lanjutan)

                                                    2023                                  2022

                                                         % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                       Jumlah                pembelian       Jumlah               pembelian
      Pembelian aset tetap
       Entitas sepengendali                       25                 0,17               62                0,46
      Jumlah                                      25                 0,17               62                0,46

                                                    2023                                  2022
                                                       % terhadap jumlah                     % terhadap jumlah
                                       Jumlah             pendapatan         Jumlah             pendapatan
      Distribusi kartu SIM dan
       voucer
       Entitas asosiasi
         Omni Inovasi Indonesia                  465                 0,63              506                0,70
         Finarya                                  87                 0,12                -                   -
      Jumlah                                     552                 0,75              506                0,70


   c. Saldo dengan pihak berelasi

                                              30 Juni 2023                       31 Desember 2022
                                                      % terhadap jumlah                   % terhadap jumlah
                                       Jumlah                aset            Jumlah              aset
       Kas dan setara kas
         (Catatan 3)                        29.950                  10,31         23.328                  8,48
       Aset keuangan lancar lainnya
         (Catatan 4)                             465                 0,16              400                0,15
       Piutang usaha - bersih
         (Catatan 5)                            1.763                0,61             1.620               0,59

       Aset kontrak
        Pemegang saham utama
         Pemerintah                               23                 0,01               24                0,01
        Entitas sepengendali                     256                 0,09              248                0,09
        Entitas asosiasi                           1                 0,00                1                0,00
        Entitas berelasi lainnya                   1                 0,00                1                0,00
       Jumlah                                    281                 0,10              274                0,10

       Aset lancar lainnya                        52                 0,02               98                0,04
       Aset tidak lancar lainnya                   8                 0,00               15                0,01

                                              30 Juni 2023                       31 Desember 2022
                                                      % terhadap jumlah                  % terhadap jumlah
                                       Jumlah              liabilitas        Jumlah            liabilitas
      Utang usaha (Catatan 15)
       Pemegang saham utama
         Menteri Keuangan                           0                 0,00                0                0,00
       Entitas sepengendali
         BUMN                                     179                 0,12             197                 0,16
         Indosat                                  237                 0,16             140                 0,11
         Lain-lain                                 32                 0,02              37                 0,03
       Sub-jumlah                                 448                 0,30             374                 0,30
       Entitas berelasi lainnya                    85                 0,06              57                 0,05
      Jumlah                                      533                 0,36             431                 0,35




                                                    90
Page 94
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   c. Saldo akun dengan pihak berelasi (lanjutan)

                                                 30 Juni 2023                        31 Desember 2022
                                                         % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                          Jumlah              liabilitas         Jumlah            liabilitas
       Beban yang masih harus
        dibayar
        Pemegang saham utama
          Pemerintah                                1                0,00                 1                0,00
        Entitas sepengendali
          BUMN                                     48                0,03                57                0,05
          Bank milik negara                        70                0,05                74                0,06
          Lain-lain                                 1                0,00                 2                0,00
        Sub-jumlah                                119                0,08               133                0,11
       Jumlah                                     120                0,08               134                0,11

       Liabilitas kontrak
         Pemegang saham utama
          Pemerintah                               20                0,01                34               0,03
         Entitas sepengendali
          BUMN                                    190                0,13               170               0,13
          Lain-lain                                 0                0,00                 0               0,00
         Sub-jumlah                               190                0,13               170               0,13
         Entitas asosiasi                           5                0,00                 2               0,00
         Entitas berelasi lainnya                   1                0,00                 3               0,00
       Jumlah                                     216                0,14               209               0,16

       Deposit pada pelanggan                      19                0,01                 19              0,02
       Utang bank jangka pendek
        (Catatan 18)                            10.795               7,19              4.462              3,54
       Pinjaman penerusan
        (Catatan 19a)                             134                0,09                209              0,17
       Utang bank jangka panjang
        (Catatan 19c)                           13.841               9,22             11.284              8,96
       Pinjaman lainnya
        (Catatan 19d)                             843                0,56              1.314              1,04


   d. Perjanjian signifikan dengan pihak berelasi

      i.    Pemerintah

            Perusahaan memperoleh pinjaman penerusan dari Pemerintah (Catatan 19a).

      ii.   Indosat

            Perusahaan mengadakan perjanjian dengan              Indosat     untuk   menyelenggarakan     jasa
            telekomunikasi internasional kepada masyarakat.

            Perusahaan juga mengadakan perjanjian interkoneksi dengan Indosat antara jaringan telepon
            tidak bergerak (“Public Switched Telephone Network” atau “PSTN”) milik Perusahaan dan jaringan
            telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dalam rangka penyelenggaraan jasa Indosat
            Multimedia Mobile serta penyelesaian hak dan liabilitas interkoneksi terkait.

            Perusahaan juga mengadakan perjanjian dengan Indosat untuk interkoneksi jaringan
            telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dengan PSTN Perusahaan, yang
            memungkinkan pelanggan masing-masing perusahaan untuk melakukan panggilan domestik
            antara jaringan telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dan jaringan tidak bergerak
            Perusahaan, serta memungkinkan pelanggan Indosat untuk mengakses jasa SLI Perusahaan
            dengan menekan “007”.




                                                     91
Page 95
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   d. Perjanjian signifikan dengan pihak berelasi (lanjutan)

       ii. Indosat (lanjutan)

           Perusahaan selama ini menangani pembuatan kuitansi tagihan dan melakukan penagihan kepada
           pelanggan untuk Indosat, Indosat secara bertahap akan mengambil alih kegiatan tersebut dan
           melakukan sendiri penerbitan kuitansi tagihan dan melakukan penagihan secara langsung.
           Perusahaan menerima kompensasi dari Indosat yang dihitung sebesar 1% dari jumlah yang ditagih
           oleh Perusahaan terhitung sejak tanggal 1 Januari 1995, ditambah dengan beban pemrosesan
           tagihan yang ditetapkan sebesar jumlah tertentu untuk setiap data (record). Pada tanggal
           11 Desember 2008, Perusahaan dan Indosat sepakat untuk memberlakukan tarif biaya layanan
           SLI, besaran tarif tersebut telah memperhitungkan besaran kompensasi penerbitan kuitansi
           tagihan dan penagihan. Kesepakatan ini berlaku efektif di tahun berjalan dan berlaku selanjutnya
           sampai ada berita acara kesepakatan baru.

          Pada tanggal 18 Desember 2017, Perusahaan dan Indosat menandatangani amendemen atas
          perjanjian kerja sama interkoneksi untuk jaringan tidak bergerak (lokal, Sambungan Langsung
          Jarak Jauh (“SLJJ”), dan internasional) dan jaringan bergerak dalam rangka implementasi liabilitas
          tarif berbasis biaya berdasarkan Peraturan Menkominfo No. 8 tahun 2006. Amendemen ini berlaku
          efektif mulai 1 Januari 2018.

          Telkomsel juga mengadakan perjanjian dengan Indosat untuk menyelenggarakan jasa
          telekomunikasi internasional kepada pelanggan jaringan bergerak selular GSM.

          Perusahaan menyediakan layanan sirkit langganan kepada Indosat dan entitas anaknya, yaitu
          PT Indosat Mega Media dan PT Aplikanusa Lintasarta (“Lintasarta”). Saluran ini dapat digunakan
          perusahaan-perusahaan tersebut untuk hubungan telepon, telegraf, data, teleks, faksimili, atau
          jasa telekomunikasi lainnya.

       iii. Lain-lain

          Perusahaan mengadakan perjanjian dengan Lintasarta untuk penggunaan transponder satelit atau
          kanal frekuensi satelit telekomunikasi sirkit langganan Perusahaan.

   e. Remunerasi personil manajemen kunci dan pengawas

       Personil manajemen kunci adalah Direksi Perusahaan dan personil pengawas adalah Dewan
       Komisaris.
       Perusahaan memberikan remunerasi dalam bentuk honor dan fasilitas untuk keperluan tugas
       operasional Dewan Komisaris dan imbalan kerja jangka pendek berupa gaji dan fasilitas untuk
       keperluan tugas operasional Direksi. Jumlah tunjangan tersebut adalah sebagai berikut:

                                                   2023                                 2022
                                                    % terhadap jumlah                     % terhadap jumlah
                                       Jumlah             beban             Jumlah              beban
      Direksi                                237               0,46%              230                0,46%
      Dewan Komisaris                         97               0,19%               89                0,18%

       Jumlah yang disajikan pada tabel di atas adalah jumlah yang diakui sebagai beban selama periode
       laporan keuangan.




                                                    92
Page 96
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
33. SEGMEN OPERASI

   Grup memiliki empat segmen utama yang dilaporkan, yaitu mobile, consumer, enterprise, dan WIB.
   Segmen mobile menyediakan produk mobile voice, SMS, value added service, dan mobile broadband.
   Segmen consumer menyediakan jasa Indihome (terdiri dari jasa telepon tidak bergerak, TV berbayar, dan
   internet), dan jasa telekomunikasi lainnya yang diberikan kepada pelanggan perumahan. Segmen
   enterprise menyediakan solusi end-to-end ke pelanggan korporat dan institusional. Segmen WIB
   menyediakan jasa interkoneksi, sewa sirkit, satelit, Very Small Aperture Terminal (“VSAT”), broadband
   access, teknologi informasi, data, dan jasa internet yang diberikan ke operator telekomunikasi lainnya
   dan pelanggan internasional. Segmen lain-lain menyediakan produk digital content (music dan game),
   big data, Business to Business (“B2B”) Commerce, serta financial service yang diberikan kepada
   pelanggan perorangan maupun korporasi. Tidak terdapat segmen operasi yang digabungkan dalam
   menentukan laporan segmen.

   Manajemen memantau hasil operasi unit bisnis secara terpisah untuk tujuan pengambilan keputusan
   tentang alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dinilai berdasarkan laba atau rugi
   usaha segmen yang diukur sesuai dengan laba atau rugi usaha dalam laporan keuangan konsolidasian.
   Namun demikian, kegiatan pendanaan dan pajak penghasilan tidak dievaluasi secara terpisah dan tidak
   dialokasikan ke segmen operasi.

   Pendapatan dan beban segmen meliputi juga transaksi antarsegmen operasi dan dinilai sebesar nilai
   yang dipercaya manajemen untuk merepresentasikan nilai pasar.

                                                                                           2023
                                                                                                                             Penyesuaian
                                                                                                                Total            dan        Jumlah
                                Mobile       Consumer      Enterprise         WIB            Lain-lain         segmen         eliminasi  konsolidasian
   Hasil segmen
   Pendapatan
     Pendapatan eksternal        42.169         13.283         9.284            8.156               189          73.081              397             73.478
     Pendapatan antarsegmen       1.736             96        12.482           10.178             1.043          25.535          (25.535)                 -
   Jumlah pendapatan segmen      43.905         13.379        21.766           18.334             1.232          98.616          (25.138)            73.478

   Hasil segmen                  14.757          4.380            (66)          4.541              (550)         23.062           (1.760)            21.302
   Informasi lain
   Pembelian barang modal         (5.299)       (2.998)        (2.788)         (3.881)                  (4)      (14.970)            (70)           (15.040)
   Penyusutan dan amortisasi     (10.437)       (2.888)        (1.855)         (3.080)                  (9)      (18.269)          2.321            (15.948)
   Provisi diakui selama
     periode berjalan              (128)          (249)          (419)              (20)                (3)        (819)             16                (803)



                                                                                           2022                               liminasi
                                                                                                                            Penyesuaian
                                                                                                               Total            dan              Jumlah
                                Mobile       Consumer       Enterprise        WIB           Lain-lain         segmen         eliminasi        konsolidasian
    Hasil segmen
    Pendapatan
      Pendapatan eksternal        41.819         13.075            8.701        7.901               109         71.605               378            71.983
      Pendapatan antarsegmen       1.687             88           11.349        9.265             1.368         23.757           (23.757)                -
    Jumlah pendapatan segmen      43.506         13.163           20.050       17.166             1.477         95.362           (23.379)           71.983

    Hasil segmen                  14.813          3.168                 217     4.770             (451)         22.517           (1.088)            21.429
    Informasi lain
    Pembelian barang modal         (5.968)       (3.281)          (2.477)      (1.732)               (2)       (13.460)              (35)           (13.495)
    Penyusutan dan amortisasi     (10.428)       (4.062)          (1.985)      (2.636)               (9)       (19.120)            2.134            (16.986)
    Provisi diakui selama
     periode berjalan                 (99)         (206)            (417)            21              (3)          (704)                   8           (696)




                                                                    93
Page 97
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

   Penyesuaian dan eliminasi:

   a. Rekonsiliasi pendapatan:

                                                                2023                    2022
       Jumlah pendapatan segmen                                          98.616                 95.362
       Pendapatan dari segmen non-operasi lainnya                           397                    378
       Eliminasi antarsegmen                                            (25.535)               (23.757)
       Pendapatan konsolidasi                                            73.478                 71.983


   b. Rekonsiliasi hasil segmen:

                                                                2023                    2022
       Jumlah hasil segmen                                              23.062                 22.517
       Rugi usaha dari segmen non-operasi lainnya                         (896)                  (906)
       Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                               853                  1.325
       Penghasilan pendanaan                                               526                    441
       Biaya pendanaan                                                  (2.245)                (1.953)
       Bagian laba investasi jangka panjang
        pada entitas asosiasi                                                2                      5
       Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasi                       21.302                 21.429


   c. Rekonsiliasi pembelian barang modal:

                                                                 2023                   2022
       Jumlah pembelian barang modal segmen                             (14.970)               (13.460)
       Pembelian barang modal dari
        segmen non-operasi lainnya                                          (70)                   (35)
       Pembelian barang modal konsolidasi                               (15.040)               (13.495)


   d. Rekonsiliasi penyusutan dan amortisasi:

                                                                 2023                   2022
       Jumlah penyusutan dan amortisasi segmen                          (18.269)               (19.120)
       Penyusutan dan amortisasi dari segmen
        non-operasi lainnya                                                (128)                  (133)
       Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                              2.449                  2.267
       Penyusutan dan amortisasi konsolidasi                            (15.948)               (16.986)


    e. Rekonsiliasi provisi diakui selama periode berjalan:

                                                                 2023                   2022
       Jumlah provisi diakui segmen                                        (819)                  (704)
       Provisi diakui selama periode berjalan dari
        segmen non-operasi lainnya                                           (1)                    (7)
       Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                                 17                     15
       Provisi yang diakui selama
        periode berjalan konsolidasian                                     (803)                  (696)




                                                     94
Page 98
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

   Informasi geografis:

                                                                     2023                      2022
    Pendapatan eksternal
     Indonesia                                                              69.607                       69.573
     Luar negeri                                                             3.871                        2.410
    Jumlah                                                                  73.478                       71.983

   Informasi terkait pendapatan di atas didasarkan pada lokasi pelanggan.

   Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan utama yang melebihi 10% dari total pendapatan pada periode
   enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan 2022.

                                                                 30 Juni 2023           31 Desember 2022
    Aset operasional tidak lancar
     Indonesia                                                            180.684                     178.424
     Luar negeri                                                            2.892                       3.207
    Jumlah                                                                183.576                     181.631

   Aset operasional tidak lancar untuk tujuan segmen ini terdiri dari aset tetap dan aset takberwujud.

34. TARIF JASA TELEKOMUNIKASI

   Berdasarkan UU No. 36 tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun 2000, tarif penyelenggaraan
   jaringan dan/atau jasa telekomunikasi ditetapkan oleh penyelenggara berdasarkan jenis tarif, struktur,
   dan dengan mengacu pada formula batasan tarif jasa telekomunikasi yang ditetapkan oleh Pemerintah.

   a. Tarif telepon tidak bergerak

       Pemerintah telah mengeluarkan formula penyesuaian tarif yang diatur dalam Peraturan Menkominfo
       No. 5/2021 tanggal 31 Maret 2021 tentang “Penyelenggaraan Telekomunikasi”. Peraturan ini
       menggantikan peraturan sebelumnya Peraturan Menkominfo No. 15/PER/M.KOMINFO/4/2008
       tanggal 30 April 2008.

       Berdasarkan peraturan tersebut, struktur tarif jasa teleponi dasar yang disalurkan melalui jaringan
       tetap terdiri dari:
       i. Biaya aktivasi
       ii. Biaya berlangganan bulanan
       iii. Biaya penggunaan, dan
       iv. Biaya fasilitas tambahan.

   b. Tarif telepon selular

       Pada tanggal 31 Maret 2021, Menkominfo mengeluarkan Peraturan Menkominfo No. 5/2021 yang
       memberikan pedoman penetapan tarif seluler dengan formula yang terdiri dari biaya elemen jaringan
       dan biaya aktivitas layanan ritel.

       Berdasarkan peraturan Menkominfo No. 5/2021, tarif selular untuk penyelenggaraan jasa
       telekomunikasi yang terhubung melalui jaringan selular bergerak terdiri dari:
       i. Tarif jasa teleponi dasar
       ii. Tarif jelajah, dan/atau
       iii. Tarif jasa multimedia

       dengan struktur tarif sebagai berikut:
       i. Biaya aktivasi
       ii. Biaya berlangganan bulanan, dan/atau
       iii. Biaya penggunaan.

                                                    95
Page 99
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
34. TARIF JASA TELEKOMUNIKASI (lanjutan)

   c. Tarif interkoneksi

       Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (“BRTI”), dalam suratnya No. 262/BRTI/XII/2011 tanggal
       12 Desember 2011, memutuskan untuk mengubah tarif interkoneksi SMS menjadi berbasis biaya
       dengan tarif maksimal sebesar Rp23 per SMS efektif sejak tanggal 1 Juni 2012 dan berlaku untuk
       seluruh operator penyelenggara telekomunikasi.
       Berdasarkan       surat    Direktur    Jenderal   Penyelenggaraan    Pos    dan     Informatika
       No. 118/KOMINFO/DJPPI/PI.02.04/01/2014 tanggal 30 Januari 2014, Direktur Jenderal
       Penyelenggaraan Pos dan Informatika memutuskan untuk menerapkan tarif interkoneksi baru yang
       berlaku efektif sejak 1 Februari 2014 sampai dengan 31 Desember 2016 dan dapat dievaluasi setiap
       tahun oleh BRTI. Sebagai tindak lanjut, Perusahaan dan Telkomsel diminta untuk menyampaikan
       usulan Dokumen Penawaran Interkoneksi (“DPI”) kepada BRTI untuk dievaluasi.

       Selanjutnya, BRTI melalui suratnya No. 60/BRTI/III/2014 tanggal 10 Maret 2014 dan
       No. 125/BRTI/IV/2014 tanggal 24 April 2014 menyetujui revisi DPI Telkomsel dan Perusahaan terkait
       tarif interkoneksi. Melalui surat tersebut, BRTI juga menyetujui perubahan tarif interkoneksi SMS
       menjadi Rp24 per SMS.

       Pada tanggal 18 Januari 2017, BRTI melalui suratnya No. 20/BRTI/DPI/I/2017 dan
       No. 21/BRTI/DPI/I/2017, memutuskan untuk tetap memberlakukan tarif interkoneksi sesuai dengan
       DPI Perusahaan dan Telkomsel tahun 2014 sampai dengan tarif interkoneksi yang baru ditetapkan.

   d. Tarif sewa jaringan

       Pada tahun 2008 Direktur Jendral Pos dan Telekomunikasi Indonesia menerbitkan peraturan No. 115
       tahun 2008 yang mengatur tentang Perjanjian Dokumen Jenis Layanan Sewa Jaringan, Tarif Layanan
       Sewa Jaringan, Kapasitas Tersedia Layanan Sewa Jaringan, Kualitas Layanan Sewa Jaringan, dan
       Prosedur Penyediaan Layanan Sewa Jaringan yang Dimiliki oleh Penyedia Layanan Sewa Jaringan
       Dominan sesuai dengan usulan Perusahaan. Selanjutnya, berdasarkan peraturan Menkominfo
       No. 5/2021, Pemerintah mengatur bentuk, jenis, struktur dan perhitungan tarif untuk jasa yang
       berhubungan dengan sewa jaringan.

   e. Tarif jasa lainnya

       Tarif sewa satelit, jasa teleponi, dan multimedia lainnya ditentukan oleh penyedia layanan dengan
       memperhitungkan berbagai pengeluaran dan harga pasar. Pemerintah hanya menetapkan formula
       tarif untuk layanan teleponi dasar. Tidak ada aturan untuk tarif atas jasa-jasa lainnya.




                                                  96
Page 100
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN

   a. Pembelian barang modal

       Pada tanggal 30 Juni 2023, jumlah ikatan pembelian barang modal adalah sebesar
       Rp9.024 miliar dan US$240 juta.

       Jumlah di atas termasuk perjanjian-perjanjian signifikan berikut:

         Pihak yang terkait dengan kontrak        Tanggal perjanjian     Bagian yang signifikan dari perjanjian
                                                                         Perjanjian dan Pengadaan Development
                                                                         and Rollout Agreement ("DRA") dan
                                                 12 September 2019 -
         Telkomsel dan PT Phincon                                        Technical Support Agreement ("TSA")
                                                 12 September 2024
                                                                         Customer Relationship Management
                                                                         ("CRM") Solution System Integrator
         Telkomsel, PT Ericsson Indonesia,
                                                 1 Februari 2021 -       Perjanjian Pengadaan Radio Ultimate
         PT Huawei Tech Investment, dan
                                                 31 Januari 2024         Solution ("ROA") dan TSA
         PT ZTE Indonesia
         Perusahaan dan PT Mastersystem          3 Juni 2021 -           Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
         Infotama                                27 September 2023       Ekspan IP Backbone Platform Cisco
         Telkomsel, PT Sempurna Global
                                                                         Perjanjian Pengadaan Next Generation of
         Pratama, PT Lintas Teknologi            1 September 2021 -
                                                                         Gateway GPRS Support Node ("GGSN")
         Indonesia, dan PT Ericsson              1 September 2024
                                                                         (Virtualized EPC)
         Indonesia
         Telkomsel, Amdocs Software                                      Perjanjian Online Charging System
                                                 8 Oktober 2021 -
         Solutions Limited Liability Company,                            (“OCS”) dan Service Control Points
                                                 8 Oktober 2024
         dan PT Application Solutions                                    (“SCP”) System Solution Development
         Telkomsel dan PT Application            8 Oktober 2021 -
                                                                         Perjanjian TSA untuk OCS dan SCP
         Solutions                               8 Oktober 2024
         Telkomsat dan Thales Alenia Space       28 Oktober 2021 -       Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
         France ("TAS")                          27 Oktober 2037         Sistem Satelit HTS 113BT
         Telkomsel dan PT Ericsson               13 Februari 2022 -      Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
         Indonesia                               12 Februari 2025        ROA dan TSA
         Telkomsel dan PT Lintas Teknologi       13 Februari 2022 -      Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
         Indonesia                               12 Februari 2025        ROA dan TSA
         Telkomsel dan PT Huawei Tech            24 Maret 2022 -
                                                                         Perjanjian Pengadaan GGSN
         Investment                              24 Maret 2025
         Telkomsat dan Space Exploration
                                                 19 April 2022 -         Perjanjian Pengadaan Jasa Peluncuran
         Technologies Corporation
                                                 30 Juni 2025            Satelit HTS 113BT
         ("SpaceX")

   b. Perjanjian pinjaman dan fasilitas kredit lainnya

       (i)   Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan memiliki fasilitas bank garansi untuk jaminan penawaran
             (tender bond), pelaksanaan (performance bond), pemeliharaan (maintenance bond), setoran
             jaminan, dan uang muka (advance payment bond) berbagai proyek Perusahaan, dengan rincian
             sebagai berikut:
             78




                                                        Akhir periode
             Kreditur           Jumlah fasilitas           fasilitas     Mata uang asal    Fasilitas yang digunakan
             BRI                                500     14 Maret 2024          Rp                                24
             BNI                                500     31 Maret 2024          Rp                                98
             Bank Mandiri                       500   23 Desember 2023         Rp                               109
             Jumlah                           1.500                                                             231




                                                         97
Page 101
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   b. Perjanjian pinjaman dan fasilitas kredit lainnya (lanjutan)

       (ii)   Pada tanggal 30 Juni 2023, Telkomsel memiliki fasilitas bank garansi untuk berbagai macam
              proyek sebagai berikut:
                                                        Akhir periode
              Kreditur           Jumlah fasilitas         fasilitas       Mata uang asal   Fasilitas yang digunakan
              BRI                             1.000   25 September 2023        Rp                              618
              BNI                             2.100   11 Desember 2023         Rp                            1.432
                                              3.100                                                          2.050


              Fasilitas bank garansi dengan BRI dan BNI sebagian besar untuk performance bond dan surety
              bond of radio frequency (Catatan 35c.i)
       (iii) Telin memiliki fasilitas bank garansi sebesar US$15 juta atau setara dengan Rp225 miliar dari
             Bank Mandiri dan telah diperbaharui pada tanggal 23 Desember 2022 dengan batas kredit
             maksimum sebesar US$25 juta atau setara dengan Rp375 miliar. Fasilitas ini berakhir pada
             tanggal 23 Desember 2023. Pada tanggal 30 Juni 2023, Telin tidak terdapat pinjaman fasilitas
             bank garansi.
   c. Lainnya
       (i) Penggunaan frekuensi radio
              Berdasarkan UU Telekomunikasi No. 36 Tahun 1999 dan Surat Keputusan Menkominfo
              No. 025/TEL.01.02/2022 Tahun 2022 tanggal 28 Januari 2022, Menkominfo memberikan hak
              kepada Telkomsel untuk:
              1. Layanan telekomunikasi bergerak dengan pita frekuensi radio di 800 MHz, 900 MHz,
                 1.800 MHz, 2,1 GHz, dan 2,3 GHz; dan
              2. Layanan telekomunikasi dasar.
              Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 509 Tahun 2016, No. 1896 Tahun 2017, No. 806
              Tahun 2019, No. 620 Tahun 2020, No. 178 Tahun 2021 dan No. 479 Tahun 2022, No. 90 Tahun
              2023 Telkomsel disyaratkan antara lain hal lain, untuk:
              1. Menyerahkan setiap tahunnya performance bond sebesar Rp20 miliar dan surety bond
                 sebesar Rp617,15 miliar untuk pita frekuensi 2,1 GHz.
              2. Mengeluarkan surety bond setiap tahunnya sebesar Rp1,03 triliun untuk pita frekuensi
                 2,3 GHz.
              3. Mengeluarkan surety bond setiap tahunnya sebesar Rp360 miliar untuk pita frekuensi
                 2,3 GHz Blok A dan C.
              4. Membayar iuran tahunan Biaya Hak Penyelenggara (“BHP”) yang dihitung berdasarkan
                 formula tertentu selama jangka waktu lisensi sebagaimana ditetapkan dalam Surat
                 Keputusan. BHP terutang pada saat diterimanya Surat Pemberitahuan Pembayaran dari
                 DJPPI. Iuran tahunan BHP terutang sampai dengan berakhirnya periode lisensi.

              Berikut adalah izin penggunaan frekuensi radio pada Telkomsel, atas izin tersebut Telkomsel
              terutang BHP setiap tahun hingga masa lisensi berakhir:

              1. Pita frekuensi radio 800 MHz, 900 MHz, dan 1.800 MHz

                    Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 620 Tahun 2020, terkait dengan
                    perpanjangan penetapan pita frekuensi radio 800 MHz, 900 MHz, dan 1.800 MHz, sehingga
                    Telkomsel harus membayar biaya penggunaan frekuensi tahunan pada tahun 2020 sampai
                    2030.




                                                        98
Page 102
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Lainnya (lanjutan)

       (i) Penggunaan frekuensi radio (lanjutan)

           Berikut adalah izin penggunaan frekuensi radio pada Telkomsel, atas izin tersebut Telkomsel
           terutang BHP setiap tahun hingga masa lisensi berakhir (lanjutan):

           2. Pita frekuensi radio sampai 2,1 GHz

              Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 191 Tahun 2013, tentang penetapan
              Perusahaan sebagai pemenang seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,1 GHz pada rentang
              1.970 - 1.975 MHz berpasangan dengan 2.160 - 2.165 MHz, Kementerian memberikan izin
              penggunaan pita frekuensi radio sampai dengan 18 Maret 2023.

              Pada tanggal 27 Februari 2023, Menkominfo mengeluarkan Surat Keputusan No. 90 Tahun
              2023 untuk memperpanjang lisensi sampai 18 Maret 2033, kemudian dilakukan penataan
              ulang menjadi frekuensi 1.975 - 1.980 MHz berpasangan dengan 2.165 - 2.170 MHz sesuai
              Surat Keputusan Menkominfo No. 76 Tahun 2023.

              Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 509 Tahun 2016, tentang perpanjangan
              penetapan pita frekuensi radio 2,1 GHz pada rentang 1.940 - 1.945 MHz berpasangan dengan
              2.130 - 2.135 MHz, Menkominfo menyetujui izin perpanjangan kepada Telkomsel sampai
              dengan 28 Maret 2026. Pada Februari 2023, berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo
              No. 76 Tahun 2023 dilakukan penataan ulang menjadi frekuensi 1.970 - 1.975 MHz
              berpasangan dengan 2.160 - 2.165 MHz.

              Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 806 Tahun 2019 (sebelumnya diatur melalui
              Surat Keputusan Menkominfo No. 356 Tahun 2018), tentang perpanjangan penetapan pita
              frekuensi radio 2,1 GHz pada rentang 1.935 - 1.940 MHz berpasangan dengan 2.125 - 2.130
              MHz, Menkominfo memberikan izin perpanjangan kepada Telkomsel sampai dengan
              30 September 2029. Pada Februari 2023, berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 76
              Tahun 2023 dilakukan penataan ulang menjadi frekuensi 1.960 - 1.970 MHz berpasangan
              dengan 2.155 - 2.160 MHz.

              Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 479 Tahun 2022, Telkomsel ditunjuk sebagai
              pemenang lelang atas hak penggunaan pita frekuensi radio 2,1 GHz pada rentang
              1.975 - 1.980 MHz berpasangan dengan 2.165 - 2.170 MHz terhitung sejak 11 Januari 2023.
              Pada Februari 2023, berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 76 Tahun 2023 dilakukan
              penataan ulang menjadi frekuensi 1.960 - 1.965 MHz berpasangan dengan 2.150 - 2.155
              MHz.

           3. Pita frekuensi radio sampai 2,3 GHz

              Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 1896 tahun 2017, tentang penetapan
              PT Telekomunikasi Selular sebagai pemenang seleksi atas hak penggunaan pita frekuensi
              radio 2,3 GHz pada rentang 2.300 - 2.330 MHz.

           4. Pita frekuensi radio sampai 2,3 GHz Blok A dan C

              Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 178 tahun 2021, tentang penetapan
              PT Telekomunikasi Selular atas hak penggunaan pita frekuensi radio 2,3 GHz pada rentang
              2.300 - 2.390 MHz, Telkomsel diharuskan membayar BHP untuk blok frekuensi A dan C
              sampai dengan 2030. Pada September 2021, frekuensi tersebut dilakukan penataan ulang
              menjadi frekuensi 2.330 - 2.340 MHz untuk Blok A dan 2.340 - 2.350 MHz untuk Blok C.




                                                    99
Page 103
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Lainnya (lanjutan)

       (i) Penggunaan frekuensi radio (lanjutan)

           Berikut adalah izin penggunaan frekuensi radio pada Telkomsel, atas izin tersebut Telkomsel
           terutang BHP setiap tahun hingga masa lisensi berakhir (lanjutan):

          4. Pita frekuensi radio sampai 2,3 GHz Blok A dan C (lanjutan)

              Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 487 Tahun 2022, Telkomsel mendapat
              pengalihan hak penggunaan pita frekuensi radio 2,3 GHz dari PT Berca Hardayaperkasa sejak
              18 November 2022. Pada Februari 2023, berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 92
              Tahun 2023 dilakukan penataan ulang menjadi frekuensi 2.340 - 2.355 MHz dan 2.330 - 2.360
              MHz pada area tertentu.

              Pada April 2023, Telkomsel menerima Surat Keputusan Menkominfo No. 188 Tahun 2023
              yang memberikan persetujuan kepada Telkomsel untuk mengalihkan sebagian hak
              penggunaan spektrum frekuensi radio 2,3 GHz dari hasil Surat Keputusan Menkominfo
              No. 487 Tahun 2022 kepada PT Smartfren Telecom Tbk.

       (ii) Perjanjian kerjasama spektrum frekuensi radio

           Menkominfo memberikan persetujuan atas kerja sama penggunaan spektrum frekuensi radio
           kepada Telkomsel dan PT Kereta Cepat Indonesia China (“KCIC”) melalui Surat Keputusan
           No.B-171/M.KOMINFO/SP.01.01/03/2023 tanggal 17 Maret 2023 mengenai Persetujuan Kerja
           Sama Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio pada rentang 891-895 MHz berpasangan dengan
           936-40 MHz, dengan jangka waktu sampai dengan tanggal 14 Desember 2030.

           Sebagai akibat dari perjanjian ini, KCIC akan membayar sejumlah kompensasi kepada Telkomsel
           yaitu kompensasi biaya penggunaan tahunan sebesar Rp878 miliar per tahun, biaya jaringan
           pengganti sebesar Rp1.250 miliar, serta biaya operasional dan perawatan tambahan.

           Pada tanggal 30 Juni 2023, Telkomsel telah mengakui angsuran pertama untuk biaya jaringan
           pengganti dan biaya penggunaan tahunan masing-masing sebesar Rp937 miliar dan Rp99 miliar.

       (iii) Pembayaran sewa minimum masa depan sewa operasi

           Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa dengan pihak ketiga maupun pihak
           berelasi yang tidak dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut meliputi sewa jaringan, peralatan
           telekomunikasi serta tanah dan bangunan dengan jangka waktu bervariasi berkisar 1 sampai
           dengan 10 tahun yang akan berakhir bervariasi antara tahun 2023 hingga 2032. Periode sewa
           menyewa dapat diperpanjang berdasarkan perjanjian oleh kedua belah pihak.

           Jumlah pembayaran dan penerimaan sewa minimum di masa yang akan datang untuk perjanjian
           sewa operasi adalah sebagai berikut:
                                                30 Juni 2023            31 Desember 2022
           Kurang dari 1 tahun                                2.836                       2.582
           1-5 tahun                                          9.315                       8.354
           Lebih dari 5 tahun                                 5.692                       5.107
           Jumlah                                            17.843                      16.043




                                                   100
Page 104
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Lainnya (lanjutan)

       (iv) KPU

           Pada tanggal 27 Desember 2011, Telkomsel (atas nama Konsorsium Telkomsel, konsorsium
           yang dibentuk dengan Mitratel pada 9 Desember 2011) ditunjuk oleh Balai Penyedia dan
           Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (“BPPPTI”) (sekarang Badan
           Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (“BAKTI”)) sebagai penyedia Program KPU di daerah
           perbatasan dengan total harga sebesar Rp261 miliar.

           Pada tahun 2015, program tersebut dihentikan. Pada Januari 2016, Telkomsel mengajukan klaim
           arbitrase ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (“BANI”) terkait penyelesaian dari sisa piutang
           atas penyelenggaraan program tersebut.

           Pada tanggal 22 Juni 2017, Telkomsel menerima surat keputusan BANI No. 792/1/ARB-
           BANI/2016 yang menginstruksikan BAKTI untuk membayar kompensasi kepada Telkomsel
           sebesar Rp218 miliar, dan sampai penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini Telkomsel
           telah menerima pembayaran dari BAKTI sebesar Rp91 miliar (sebelum pajak) dan sisa
           kompensasi masih belum dibayarkan.

           Menkominfo menerbitkan Peraturan Menkominfo No. 5 Tahun 2021 tanggal 31 Maret 2021 yang
           menggantikan peraturan sebelumnya terkait kebijakan program KPU. Peraturan tersebut
           mengharuskan penyelenggara telekomunikasi untuk memberikan kontribusi sebesar 1,25% dari
           pendapatan kotor penyelenggaraan telekomunikasi (dengan mempertimbangkan piutang tidak
           tertagih dari penyelenggaraan telekomunikasi dan/atau beban interkoneksi dan/atau beban
           ketersambungan dan/atau pendapatan yang tidak diperhitungkan sebagai pendapatan kotor
           penyelenggara telekomunikasi) untuk pengembangan KPU.

           Berdasarkan Surat Keputusan No. 827/KOMINFO/BAKTI.31/KS.1/10/2021 tanggal 4 Oktober
           2021 BAKTI memberikan kepada Telkomsel sebagai mitra kerjasama operasi (“KSO”) untuk
           delapan paket KSO, yang meliputi Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua Barat,
           Papua Barat Tengah, Papua Tengah Utara, dan Papua Timur Selatan untuk periode tahun 2021
           sampai dengan 2031.




                                                  101
Page 105
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
36. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING

    Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut:

                                                                                                    30 Juni 2023
                                                                         Dolar A.S.         Yen Jepang        Lain-lain*           Setara Rupiah
                                                                       (dalam jutaan)      (dalam jutaan) (dalam jutaan)          (dalam miliaran)
    Aset
    Kas dan setara kas                                                          312,21                 5,72              14,52               4.904
    Aset keuangan lancar lainnya                                                 28,36                    -               0,01                 426
    Piutang usaha
      Pihak berelasi                                                              0,14                    -                  -                  2
      Pihak ketiga                                                               98,13                    -              10,16              1.627
    Aset kontrak                                                                 27,88                    -                  -                419
    Piutang lain-lain                                                             0,85                    -               1,04                 28
    Aset lancar lainnya                                                           0,81                    -               0,46                 19
    Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                            399,72                    -               9,09              6.129
    Aset tidak lancar lainnya                                                     0,48                    -               0,54                 15
    Jumlah aset                                                                 868,58                 5,72              35,82             13.569
    Liabilitas
    Utang usaha
      Pihak berelasi                                                              (0,03)                 -                   -                  (0)
      Pihak ketiga                                                              (143,62)            (73,50)              (2,71)             (2.205)
    Utang lain-lain                                                               (1,05)                 -               (1,53)                (40)
    Beban yang masih harus dibayar                                               (35,04)             (3,91)              (2,10)               (557)
    Uang muka pelanggan                                                           (3,11)                 -               (0,07)                (47)
    Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun                    (15,27)           (767,90)              (4,82)               (382)
    Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                                 (17,06)           (383,95)             (27,98)               (717)
    Liabilitas lainnya                                                            (2,00)                 -               (3,46)                (38)
    Jumlah liabilitas                                                           (217,18)         (1.229,26)             (42,67)             (3.986)
    Aset (liabilitas) bersih                                                     651,40          (1.223,54)              (6,85)              9.583



                                                                                                 31 Desember 2022
                                                                         Dolar A.S.         Yen Jepang      Lain-lain*             Setara Rupiah
                                                                       (dalam jutaan)      (dalam jutaan) (dalam jutaan)          (dalam miliaran)
   Aset
   Kas dan setara kas                                                           261,09                5,74               13,60               4.298
   Aset keuangan lancar lainnya                                                  27,06                   -                0,02                 427
   Piutang usaha
     Pihak berelasi                                                               0,47                   -                   -                   7
     Pihak ketiga                                                                86,06                   -                8,24               1.481
   Aset kontrak                                                                  30,91                   -                   -                 486
   Piutang lain-lain                                                              0,92                   -                1,11                  32
   Aset lancar lainnya                                                            0,30                   -                0,46                  13
   Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                             372,84                   -                6,22               5.907
   Aset tidak lancar lainnya                                                      0,43                   -                0,55                  17
   Jumlah aset                                                                  780,08                5,74               30,20              12.668
   Liabilitas
   Utang usaha
     Pihak berelasi                                                              (0,13)                  -                   -                  (2)
     Pihak ketiga                                                              (104,25)             (25,34)              (5,82)             (1.728)
   Utang lain-lain                                                               (1,58)                  -               (2,93)                (70)
   Biaya yang masih harus dibayar                                               (39,41)              (5,21)              (2,31)               (657)
   Uang muka pelanggan                                                           (2,39)                  -               (0,11)                (38)
   Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun                    (15,78)            (767,90)              (4,72)               (413)
   Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                                 (24,75)            (767,90)             (30,60)               (958)
   Liabilitas lainnya                                                            (2,00)                  -                   -                 (33)
   Jumlah liabilitas                                                           (190,29)          (1.566,35)             (46,49)             (3.899)
   Aset (liabilitas) bersih                                                     589,79           (1.560,61)             (16,29)              8.769

   *Aset dan liabilitas dalam mata uang asing lain-lain disajikan dalam setara Dolar A.S. dengan menggunakan kurs beli dan jual yang diterbitkan oleh
   Reuters pada akhir periode pelaporan.


   Aktivitas Grup memiliki kemungkinan terhadap berbagai risiko keuangan termasuk dampak perubahan
   harga pasar surat utang dan efek, nilai tukar mata uang asing, dan tingkat bunga.




                                                                      102
Page 106
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN

    a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan

       i. Klasifikasi

        (a) Aset keuangan
                                                                                          30 Juni 2023            31 Desember 2022
            Biaya perolehan diamortisasi
             Kas dan setara kas                                                                      40.521                       31.947
             Aset keuangan lancar lainnya                                                             1.029                        1.268
             Piutang usaha                                                                           10.151                        8.634
             Piutang lain-lain                                                                        1.419                          245
             Aset tidak lancar lainnya                                                                  164                          186
            FVTPL
             Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                                         9.087                         8.508
             Aset keuangan lancar lainnya                                                               373                            81
            FVTOCI
             Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                                            22                           22
            Jumlah aset keuangan                                                                     62.766                       50.891

        (b) Liabilitas keuangan
                                                                                          30 Juni 2023            31 Desember 2022
            Liabilitas keuangan yang diukur pada
             biaya perolehan diamortisasi
             Utang usaha                                                                            15.370                        18.457
             Utang lain-lain                                                                        16.075                           463
             Beban yang masih harus dibayar                                                         13.717                        15.445
             Deposit pada pelanggan                                                                     35                            44
             Utang bank jangka pendek                                                               15.129                         8.191
             Pinjaman penerusan (two-step loans)                                                       134                           209
             Obligasi                                                                                4.793                         4.793
             Utang bank jangka panjang                                                              34.959                        29.873
             Pinjaman lainnya                                                                          843                         1.314
             Liabilitas sewa                                                                        18.492                        18.661
            Jumlah liabilitas keuangan                                                             119.547                        97.450

       ii. Nilai wajar

          Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan nilai buku dan nilai wajar instrumen keuangan
          Perusahaan, selain dari itu nilai wajar instrumen keuangan dipertimbangkan mendekati nilai buku
          sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan:

                                                                                           Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan
                                                                                                           menggunakan
                                                                                          Harga pasar aset       Input     Input signifikan
                                                                                           atau liabilitas    signifikan      yang tidak
                                                                                            sejenis pada     yang dapat          dapat
                                                             Jumlah nilai                    pasar aktif    diobservasi      diobservasi
          30 Juni 2023                                         tercatat     Nilai wajar       (level 1)        (level 2)       (level 3)
          FVTPL
          Aset keuangan lancar lainnya                               373           373                373               -                -
          Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan         9.087         9.087              2.615               -            6.472
          FVTOCI
          Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan            22            22                   -              -               22
          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
            perolehan yang diamortisasi
            Pinjaman:
              Pinjaman penerusan (two-step loans)                    134          132                   -               -              132
              Obligasi                                             4.793        5.697               5.697               -                -
              Utang bank jangka panjang                           34.959       34.649                   -               -           34.649
              Pinjaman lainnya                                       843          840                   -               -              840
            Liabilitas sewa                                       18.492       18.492                   -               -           18.492
          Jumlah                                                  68.703       69.292               8.685               -           60.607




                                                                103
Page 107
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

       ii. Nilai wajar (lanjutan)

          Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan nilai buku dan nilai wajar instrumen keuangan
          Perusahaan, selain dari itu nilai wajar instrumen keuangan dipertimbangkan mendekati nilai buku
          sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan (lanjutan):

                                                                                           Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan
                                                                                                           menggunakan
                                                                                          Harga pasar aset      Input     Input signifikan
                                                                                           atau liabilitas   signifikan      yang tidak
                                                                                            sejenis pada    yang dapat          dapat
                                                             Jumlah nilai                    pasar aktif    diobservasi     diobservasi
          31 Desember 2022                                     tercatat     Nilai wajar       (level 1)       (level 2)       (level 3)
          FVTPL
          Aset keuangan lancar lainnya                                 81           81                 81              -                 -
          Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan          8.508        8.508              2.172              -             6.336
          FVTOCI
          Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan             22           22                   -             -                22
          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
            perolehan yang diamortisasi
            Pinjaman:
              Pinjaman penerusan (two-step loans)                     209          207                  -              -               207
              Obligasi                                              4.793        5.614              5.614              -                 -
              Utang bank jangka panjang                            29.873       29.860                  -              -            29.860
              Pinjaman lainnya                                      1.314        1.311                  -              -             1.311
            Liabilitas sewa                                        18.661       18.661                  -              -            18.661
            Liabilitas lainnya                                        170          170                  -              -               170
          Jumlah                                                   63.631       64.434              7.867              -            56.567


         Per 31 Desember 2022, terdapat perpindahan hirarki nilai wajar atas aset keuangan dari level 2
         dan level 3 ke level 1 dengan pertimbangan terdapat quoted price dalam keadaan pasar aktif untuk
         aset identik yang dapat diakses pada tanggal pengukuran. Sehingga aset keuangan tersebut dapat
         dikategorisasikan sebagai level 1. Aset keuangan tersebut berupa investasi jangka panjang dalam
         bentuk saham pada GOTO sebesar Rp2.159 miliar dan pada PT Global Sukses Solusi Tbk.
         sebesar Rp13 miliar.

          Kerugian atas pengukuran nilai wajar yang diakui pada laba rugi dan penghasilan komprehensif
          lain konsolidasian selama periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 senilai
          Rp(93) miliar.

          Rekonsiliasi saldo awal dan akhir untuk investasi yang nilai wajarnya diukur dengan input signifikan
          yang tidak dapat diobservasi (level 3) untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
          30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah:

                                                                                    30 Juni 2023               31 Desember 2022
          Saldo awal                                                                          6.358                        4.762
          Laba (rugi) yang diakui dalam laporan laba rugi
           dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian                                           (93)                           282
          Pembelian/penambahan                                                                       229                          1.338
          Penjualan/pengurangan                                                                        -                            (24)
          Saldo akhir                                                                              6.494                          6.358




                                                                104
Page 108
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

       iii. Pengukuran nilai wajar

            Nilai wajar adalah jumlah suatu aset dapat ditukarkan, atau suatu liabilitas dapat diselesaikan,
            antara berbagai pihak secara arm’s length transaction.
            Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu tahun atau kurang
            (kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset lancar lainnya, utang usaha, utang
            lain-lain, beban yang masih harus dibayar, dan utang bank jangka pendek), dan aset tidak lancar
            lainnya dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak
            signifikan.
            Nilai wajar aset keuangan jangka panjang (aset tidak lancar lainnya (piutang jangka panjang dan
            kas dibatasi penggunaannya) dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari
            pendiskontoan yang tidak signifikan.

            Grup menentukan pengukuran nilai wajar untuk tujuan pelaporan dari tiap kelas aset dan liabilitas
            keuangan berdasarkan metode dan asumsi sebagai berikut:
            (a) Nilai wajar pada laporan laba rugi, terdiri dari saham, reksadana, obligasi korporasi dan
                Pemerintah, dan obligasi konversi. Saham dan reksadana yang aktif diperdagangkan di pasar
                dinyatakan pada nilai wajarnya dengan menggunakan kuotasi harga pasar atau jika tidak
                dikuotasi, ditentukan menggunakan teknik penilaian. Nilai wajar dari obligasi konversi
                ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Obligasi korporasi dan Pemerintah
                dinyatakan pada nilai wajar dengan referensi harga dari surat berharga yang sejenis pada
                tanggal pelaporan.
            (b) Nilai wajar liabilitas keuangan jangka panjang diestimasikan dengan mendiskontokan arus kas
                kontraktual masa depan dari tiap liabilitas pada tingkat suku bunga yang ditawarkan kepada
                Grup untuk liabilitas sejenis yang jatuh temponya bisa diperbandingkan oleh para pelaku bank
                Grup, kecuali untuk obligasi yang didasarkan pada harga pasar.

            Estimasi nilai wajar bersifat judgemental dan melibatkan batasan-batasan yang beragam,
            termasuk:
            (a) Nilai wajar disajikan tidak mempertimbangkan dampak fluktuasi mata uang di masa depan.
            (b) Estimasi nilai wajar tidak selalu mengindikasikan nilai yang Grup akan catat pada saat
                pelepasan/penghentian aset dan liabilitas keuangan.

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan

       Aktivitas Grup mengandung berbagai macam risiko keuangan, seperti risiko pasar (termasuk risiko
       nilai tukar mata uang asing, risiko harga pasar, dan risiko tingkat suku bunga), risiko kredit, dan risiko
       likuiditas. Secara keseluruhan, program manajemen risiko keuangan Grup bertujuan untuk
       meminimalkan kerugian atas nilai aset dan liabilitas yang dapat timbul dari pergerakan nilai tukar mata
       uang asing dan pergerakan tingkat suku bunga. Manajemen mempunyai kebijakan tertulis untuk
       manajemen risiko valuta asing yang sebagian besar melalui penempatan deposito berjangka dan
       lindung nilai untuk mengantisipasi risiko fluktuasi valuta asing untuk jangka waktu 3 sampai dengan
       12 bulan.

       Fungsi manajemen risiko keuangan dijalankan oleh Unit Corporate Finance di bawah kebijakan-
       kebijakan yang disetujui oleh Direksi. Unit Corporate Finance mengidentifikasi, mengevaluasi, dan
       melakukan aktivitas lindung nilai risiko-risiko keuangan.

       i.    Risiko nilai tukar mata uang asing

             Grup rentan terhadap risiko nilai tukar mata uang asing atas transaksi penjualan, pembelian, dan
             pinjaman yang didenominasi dalam mata uang asing. Transaksi yang didenominasi dalam mata
             uang asing terutama dalam Dolar A.S. dan Yen Jepang. Eksposur risiko nilai tukar mata uang
             asing Grup tidak material.



                                                     105
Page 109
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

       i.   Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan)

            Risiko kenaikan nilai tukar mata uang asing terhadap liabilitas Grup diharapkan dapat saling
            hapus dengan dampak dari nilai tukar atas deposito berjangka dan piutang dalam mata uang
            asing yang ditetapkan minimal 25% dari liabilitas jangka pendek dalam mata uang asing yang
            terutang.

            Tabel di bawah ini menggambarkan eksposur aset dan liabilitas keuangan Grup terhadap risiko
            nilai tukar mata uang:

                                              30 Juni 2023                        31 Desember 2022
                                      Dolar A.S.        Yen Jepang          Dolar A.S.       Yen Jepang
                                    (dalam miliar)     (dalam miliar)     (dalam miliar)    (dalam miliar)
            Aset keuangan                      0,87               0,01               0,78               0,01
            Liabilitas keuangan               (0,22)             (1,23)             (0,19)             (1,57)
            Eksposur bersih                    0,65              (1,22)              0,59              (1,56)

            Analisis sensitivitas

            Penguatan Dolar A.S. dan Yen Jepang, sebagaimana diindikasikan di bawah, terhadap Rupiah
            pada 30 Juni 2023 akan menurunkan ekuitas dan laba atau rugi sebesar jumlah yang ditunjukkan
            di bawah. Analisis ini didasarkan pada varian nilai tukar mata uang asing yang Grup
            pertimbangkan sebagai sangat mungkin terjadi pada tanggal pelaporan. Analisis mengasumsikan
            bahwa seluruh variabel lain, pada khususnya tingkat bunga, tidak berubah.

                                                                                       Ekuitas/ laba (rugi)
            30 Juni 2023
            Dolar A.S. (penguatan 1%)                                                                    98
            Yen Jepang (penguatan 5%)                                                                    (6)

            Pelemahan Dolar A.S. dan Yen Jepang terhadap Rupiah pada 30 Juni 2023 akan mempunyai
            dampak yang setara tetapi berlawanan terhadap jumlah yang ditunjukkan di atas, pada dasar
            seluruh variabel lain tidak berubah.

      ii.   Risiko harga pasar

            Grup rentan terhadap perubahan dalam harga pasar atas utang dan ekuitas terkait aset keuangan
            yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari
            perubahan nilai wajar pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diakui
            pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lainnya.

            Kinerja aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi Grup dimonitor secara
            berkala, bersama dengan penilaian secara teratur mengenai keterkaitannya dengan rencana
            strategis jangka panjang Grup.

            Pada tanggal 30 Juni 2023, manajemen mempertimbangkan risiko harga untuk aset keuangan
            yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi adalah tidak material dalam hal dampak yang
            mungkin terjadi pada laba rugi dan total ekuitas dari perubahan dalam nilai wajar yang sangat
            mungkin terjadi.




                                                     106
Page 110
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

       iii.   Risiko tingkat suku bunga

              Pergerakan tingkat suku bunga diawasi untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap posisi
              keuangan. Pinjaman dalam berbagai tingkat suku bunga menyebabkan Grup terpapar risiko
              tingkat suku bunga (Catatan 18 dan 19). Untuk mengukur risiko pasar atas pergerakan suku
              bunga, Grup melakukan analisis pada pergerakan marjin suku bunga dan pada profil jatuh tempo
              aset dan liabilitas keuangan berdasarkan jadwal perubahan suku bunga.

              Pada tanggal pelaporan, profil risiko tingkat bunga pinjaman yang dikenakan bunga milik Grup
              adalah sebagai berikut:

                                                                        30 Juni 2023         31 Desember 2022
              Pinjaman bunga tetap                                              (41.972)              (27.767)
              Pinjaman bunga mengambang                                         (32.378)              (35.274)

              Analisis sensitivitas untuk pinjaman bunga mengambang
              Pada 30 Juni 2023, penurunan (kenaikan) 25 poin dasar pada tingkat bunga pinjaman bunga
              mengambang akan menaikkan (menurunkan) ekuitas dan laba atau rugi masing-masing sebesar
              Rp81 miliar. Analisis mengasumsikan bahwa seluruh variabel lain, pada khususnya nilai tukar
              mata uang asing, tidak berubah.

       iv. Risiko kredit

              Tabel di bawah ini menggambarkan eksposur maksimum risiko kredit atas aset keuangan Grup:

                                                                        30 Juni 2023        31 Desember 2022
              Kas dan setara kas                                                 40.521               31.947
              Aset keuangan lancar lainnya                                        1.402                1.349
              Piutang usaha                                                      10.151                8.634
              Piutang lain-lain                                                   1.419                  245
              Aset tidak lancar lainnya                                             164                  186
              Jumlah                                                             53.657               42.361

              Grup rentan terhadap risiko kredit terutama dari piutang usaha dan piutang lain-lain. Risiko kredit
              dikendalikan dengan pengawasan terus menerus atas saldo dan penagihan. Risiko kredit yang
              berasal dari saldo bank dan institusi keuangan dikelola oleh Grup melalui Unit Corporate Finance
              sesuai dengan kebijakan tertulis dari Grup.

              Grup menempatkan sebagian besar kas dan setara kasnya di bank milik pemerintah karena bank
              milik pemerintah memiliki jaringan cabang terluas di Indonesia dan dipertimbangkan sebagai
              bank terpercaya. Oleh karena itu, penempatan ini bertujuan untuk meminimalisasi kerugian
              secara finansial yang berasal dari potensi kegagalan dalam pembayaran dari bank dan institusi
              keuangan.

              Risiko kredit pelanggan dikelola dengan memantau saldo piutang dan penagihannya secara
              berkala. Piutang usaha dan piutang lain-lain tidak memiliki suatu konsentrasi utama risiko kredit
              di mana tidak ada saldo piutang pelanggan yang melebihi 3,33% dari piutang usaha dan
              piutang lain-lain pada tanggal 30 Juni 2023 (31 Desember 2022: 4,33%).

              Manajemen yakin akan kemampuannya untuk mengawasi dan mempertahankan eksposur risiko
              kredit yang minimal, di mana Grup telah menyediakan provisi yang memadai untuk menutupi
              kerugian yang timbul dari piutang yang tidak tertagih berdasarkan data kerugian historis.




                                                      107
Page 111
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

       v.   Risiko likuiditas

            Risiko likuiditas timbul apabila Grup mengalami kesulitan untuk memenuhi liabilitas keuangan
            ketika liabilitas keuangan tersebut jatuh tempo.

            Manajemen risiko likuiditas berarti menjaga kecukupan saldo kas dalam upaya pemenuhan
            liabilitas keuangan Grup. Grup secara terus menerus melakukan analisis untuk mengawasi rasio-
            rasio likuiditas laporan posisi keuangan, seperti antara lain: rasio lancar dan rasio debt equity
            terhadap persyaratan-persyaratan yang diharuskan perjanjian utang.

            Berikut adalah analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran
            kontraktual yang tidak didiskontokan:

                                             Nilai buku Arus kas                                                 2027 dan
                                              tercatat   wajib      2023       2024       2025       2026       selanjutnya
            30 Juni 2023
            Utang usaha                        15.370    (15.370)   (15.370)          -          -          -             -
            Utang lain-lain                    16.075    (16.075)   (16.075)          -          -          -             -
            Beban yang masih harus dibayar     13.717    (13.717)   (13.717)          -          -          -             -
            Deposit pada pelanggan                 35        (35)       (35)          -          -          -             -
            Pinjaman
              Utang bank jangka pendek         15.129    (15.129)   (15.129)          -          -          -             -
              Pinjaman penerusan
                (two-step loans)                  134       (137)       (96)       (41)         -          -             -
              Obligasi                          4.793     (9.842)      (510)      (255)    (2.574)      (293)       (6.210)
              Utang bank jangka panjang        34.959    (41.343)   (15.506)    (4.180)    (7.468)    (5.754)       (8.435)
              Pinjaman lainnya                    843       (875)      (875)         -          -          -             -
            Liabilitas sewa                    18.492    (21.116)    (5.953)      (798)    (2.957)    (2.565)       (8.843)
            Jumlah                            119.547   (133.639)   (83.266)    (5.274)   (12.999)    (8.612)      (23.488)


                                             Nilai buku Arus kas                                                 2027 dan
                                              tercatat   wajib      2023       2024       2025       2026       selanjutnya
            31 Desember 2022
            Utang usaha                        18.457    (18.457)   (18.457)          -          -          -             -
            Utang lain-lain                       463       (463)      (463)          -          -          -             -
            Beban yang masih harus dibayar     15.445    (15.445)   (15.445)          -          -          -             -
            Deposit pada pelanggan                 44        (44)       (44)          -          -          -             -
            Pinjaman
              Utang bank jangka pendek          8.191     (8.191)    (8.191)          -          -          -             -
              Pinjaman penerusan
                (two-step loans)                  209       (216)      (123)       (93)         -          -             -
              Obligasi                          4.793    (10.096)      (509)      (510)    (2.574)      (293)       (6.210)
              Utang bank jangka panjang        29.873    (36.301)   (10.020)    (8.346)    (6.871)    (4.874)       (6.190)
              Pinjaman lainnya                  1.314     (1.394)    (1.027)      (367)         -          -             -
            Liabilitas sewa                    18.661    (22.053)    (5.893)    (4.545)    (2.766)    (2.258)       (6.591)
            Liabilitas lainnya                    170       (196)       (20)       (44)       (44)       (44)          (44)
            Jumlah                             97.620   (112.856)   (60.192)   (13.905)   (12.255)    (7.469)      (19.035)


            Perbedaan antara nilai buku tercatat dengan arus kas wajib merupakan nilai bunga. Nilai bunga
            dari pinjaman mengambang ditentukan berdasarkan tingkat suku bunga efektif pada tanggal
            pelaporan.




                                                        108
Page 112
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
38. MANAJEMEN MODAL

   Struktur modal Grup adalah sebagai berikut:

                                                 30 Juni 2023                 31 Desember 2022
                                            Jumlah          Bagian           Jumlah       Bagian
     Utang jangka pendek                       15.129           7,63%              8.191     4,26%
     Utang jangka panjang                      59.221          29,88%             54.850    28,52%
     Total utang                               74.350          37,51%             63.041    32,78%
     Ekuitas yang dapat diatribusikan
      kepada pemilik                             123.845        62,49%          129.258      67,22%
     Jumlah                                      198.195       100,00%          192.299     100,00%

   Tujuan Grup dalam pengelolaan permodalan adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha Grup
   guna memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang kepentingan
   lainnya serta menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya modal.

   Secara berkala, Grup melakukan penilaian utang untuk menilai kemungkinan pembiayaan kembali
   kewajiban yang ada dengan yang baru yang memiliki biaya yang lebih efisien yang akan mengarahkan
   pada biaya utang yang lebih optimal. Dalam kasus kas menganggur dengan kesempatan investasi
   terbatas, Grup akan mempertimbangkan membeli kembali saham-sahamnya atau membayar dividen
   kepada para pemegang sahamnya.

   Sebagai tambahan untuk patuh kepada pembatasan-pembatasan utang, Grup juga menjaga struktur
   modalnya pada tingkat yang diyakini tidak akan membahayakan peringkat kredit dan yang hampir setara
   dengan pesaingnya.

   Rasio utang terhadap ekuitas (perbandingan utang dengan bunga bersih terhadap total ekuitas) adalah
   rasio yang dimonitor oleh manajemen untuk mengevaluasi struktur modal Grup dan mengkaji efektifitas
   utang Grup. Grup memonitor tingkat utangnya untuk meyakinkan bahwa rasio utang terhadap ekuitas
   sesuai atau di bawah rasio yang ditetapkan dalam pinjaman kontraktual dan bahwa rasio tersebut
   sebanding atau lebih baik daripada entitas industri telekomunikasi lain dalam area regional.

   Rasio utang terhadap ekuitas Grup pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                            30 Juni 2023         31 Desember 2022
   Jumlah utang dengan bunga                                          74.350                63.041
   Dikurangi: kas dan setara kas                                     (40.521)              (31.947)
   Utang bersih                                                       33.829                31.094
   Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik                   123.845              129.258
   Rasio utang bersih terhadap ekuitas                               27,32%                24,06%

   Sebagaimana disajikan dalam Catatan 19, Grup dipersyaratkan untuk memelihara rasio utang terhadap
   ekuitas dan rasio debt service coverage tertentu oleh pemberi pinjaman. Untuk periode yang berakhir
   pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup sudah memenuhi beberapa persyaratan modal
   yang telah diberlakukan secara eksternal.




                                                 109
Page 113
                                  PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                       PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
     Tanggal 30 Juni 2023 dan untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
39. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

        a. Aktivitas non-kas investasi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan
           2022 adalah sebagai berikut:
                                                                              2023              2022
           Penambahan aset tetap melalui:
             Utang usaha                                                           3.145              2.814
             Kapitalisasi bunga                                                       63                 25

                        Penambahan aset hak-guna melalui
                          liabilitas sewa (Catatan 12)                                                         4.755                1.406

                        Penambahan aset takberwujud melalui:
                          Utang usaha                                                                              380                444
        b. Perubahan dalam kenaikan liabilitas dari kegiatan pendanaan adalah sebagai berikut:

                                                                                                 Perubahan non-tunai
                                                                                          Perubahan              Perubahan
                                                              1 Januari 2023   Arus kas valuta asing Sewa baru     lainnya     30 Juni 2023
                        Utang bank jangka pendek                      8.191        6.938           -          -             -        15.129
                        Pinjaman penerusan (two step loans)             209          (65)        (10)         -             -           134
                        Obligasi                                      4.793            -           -          -             -         4.793
                        Utang bank jangka panjang                    29.873        5.098         (26)         -            14        34.959
                        Pinjaman lainnya                              1.314         (472)          -          -             1           843
                        Liabilitas sewa                              18.661       (3.113)        (30)     4.755        (1.781)       18.492
                        Jumlah liabilitas dari
                          aktivitas pendanaan                        63.041          8.386       (66)      4.755         (1.766)     74.350
1.      REKLASIFIKASI




40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN

        a. Pada tanggal 7 Juli 2023 dan 21 Juli 2023, Telkomsel melunasi sebagian pinjaman jangka pendek
           dan pinjaman jangka menengah kepada Mandiri, BSI, BNI, BCA dan BJB sebesar Rp6.500 miliar.
        b. Pada tanggal 20 Juli 2023, Telkomsel melakukan penarikan pinjaman dari BSI sebesar Rp500 miliar.
        c. Pada tanggal 26 Juli 2023, Mitratel melakukan akuisisi 90 menara telekomunikasi milik PT Triview
           Geospatial Mandiri senilai Rp121 miliar.
        d. Pada tanggal 28 Juli 2023, Perusahaan melakukan penarikan pinjaman dari Bank HSBC Indonesia
           sebesar Rp800 miliar.




                                                                               110

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.13 MB
Published28 Jul 2023
Pages113
Characters522,498
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result