Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 42
Page 1
Nomor Surat 54/KEL-Corsec/III/2023
Nama Emiten PT Kencana Energi Lestari Tbk.
Kode Emiten KEEN
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Kencana Entitas Induk Indonesia Belum 4.991 PENUH USD 99.87
Energi Beroperasi
Sejahtera
2 PT Kencana Pemasokan Indonesia Belum 5.249 PENUH USD 99.67
Energi Solar kelistrikan Beroperasi
3 PT Modal Entitas Induk Indonesia 2006 Beroperasi 3.435.258 PENUH USD 99.99
Khas
Indonesia
4 PT Modern Entitas Induk Indonesia 2016 Beroperasi 977.370 PENUH USD 99.95
Kencana
Makmur
5 PT Sumatra Pemasokan Indonesia Belum 31.390.449 PENUH USD 90.0
Energi Lestari kelistrikan Beroperasi
6 PT Energy Pemasokan Indonesia 2008 Beroperasi 113.333.144 PENUH USD 75.0
Sakti Sentosa kelistrikan
7 PT Bangun Pemasokan Indonesia 2011 Beroperasi 138.545.410 PENUH USD 98.4
Tirta Lestari kelistrikan
8 PT Bangun Entitas Induk Indonesia 2018 Beroperasi 6.583.819 PENUH USD 98.0
Hidro Energi
9 PT Sumber Entitas Induk Indonesia 2019 Beroperasi 2.156.072 PENUH USD 99.98
Tirta Energi
10 PT Kencana Pemasokan Indonesia 2019 Beroperasi 805.780 PENUH USD 99.8
Energi kelistrikan
Matahari
11 PT Nagata Pemasokan Indonesia 2013 Beroperasi 43.379.955 PENUH USD 74.42
Dinamika kelistrikan
Hidro Madong
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Kencana Energi Lestari Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Kencana Energi Lestari Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Kencana Energi Lestari Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas KEEN Entity code
Nomor identifikasi entitas AA913 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J4. Utilities Subsector
Industri J41. Electric Utilities Industry
Subindustri J411. Electric Utilities Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,026.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
5,636,976 3,899,283
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
6,655,131 3,814,125
penggunaannya lancar
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current other financial
5,711,039 8,066,798
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
3,542,623 4,937,195
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
76,379 94,250
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
15,327,147 11,383,369
berelasi related parties
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
224,799 152,346
lancar
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
139,794 128,984
lancar
Jumlah aset lancar 37,313,888 32,476,350 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 5,613,678 2,320,955 funds
lancar
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya receivables
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya pihak berelasi 1,532,338 1,534,499 receivables related
parties
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
0 54,661
asosiasi associates
Uang muka tidak lancar 1,055,448 764,519 Non-current advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current other
286,885,052 275,552,637
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 10,333 14,909 Deferred tax assets
Properti investasi 795,421 821,429 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
719,250 415,854
equipment
Goodwill 1,362,996 1,362,996 Goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
617,715 800,879
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 298,592,231 283,643,338 Total non-current assets
Jumlah aset 335,906,119 316,119,688 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Page 5
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
6,575,270 3,737,842
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
5,327,340 4,138,692
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
12,582 25,386
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
691,476 1,618,496
berelasi related parties
Utang dividen 1,600,000 0 Dividends payable
Beban akrual jangka Current accrued
154,858 196,080
pendek expenses
Utang pajak 296,043 372,777 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 8,776,052 5,901,503
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 725,361 688,263 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 0 728,127
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
24,158,982 17,407,166
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
37,390,148 36,220,114
tangguhan
Utang pihak berelasi Non-current due to
8,485,652 8,367,876
jangka panjang related parties
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 68,569,243 53,479,568 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
1,323,403 1,560,002
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 10,512,836 23,633,396 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 390,775 379,947 post-employment
Page 6
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
126,672,057 123,640,903
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 150,831,039 141,048,069 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 28,583,019 28,583,019 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
52,628,696 52,628,696
disetor capital
Penjabaran laporan Translation adjustment
5,526,130 5,015,819
keuangan
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas 2,117,275 2,117,275 Changes of Equity in
Entitas Anak/Asosiasi Subsidiary/Associates
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 70,731 70,731 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 72,639,500 64,655,743 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
161,565,351 153,071,283
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
23,509,729 22,000,336
non-pengendali
Jumlah ekuitas 185,075,080 175,071,619 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
335,906,119 316,119,688
ekuitas
Page 7
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
24,555,831 20,363,778
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 7,713,004 ) ( 4,225,378 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 16,842,827 16,138,400 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 1,943,035 ) ( 1,572,882 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 2,742,287 ) ( 2,540,524 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
546,770 ( 1,183,622 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan ( 54,661 ) ( 44,408 ) associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Pendapatan lainnya 68,302 428,713 Other income
Beban lainnya ( 186,416 ) ( 21,600 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
12,531,500 11,204,077
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 1,618,290 ) ( 1,724,378 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
10,913,210 9,479,699
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 10,913,210 9,479,699 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Penyesuaian reklasifikasi Reclassification
selisih kurs penjabaran, adjustments on exchange
690,251 608,516
setelah pajak differences on translation,
after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 690,251 ( 608,516 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 11,603,461 8,871,183 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
9,583,757 6,818,497
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 1,329,453 2,661,202 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 10,094,068 6,621,625 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 1,509,393 2,249,558 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Page 8
Laba per saham dasar Basic earnings per share diatribusikan kepada attributable to equity pemilik entitas induk owners of the parent entity Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per dasar dari operasi yang 0.0026 0.0019 share from continuing dilanjutkan operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih Transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Penjabaran laporan Kepentingan
Saham biasa Perubahan Ekuitas Entitas ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor keuangan non-pengendali
Anak/Asosiasi penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference Due to Changes
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Translation adjustment of Equity in Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Subsidiary/Associates
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 28,583,019 52,628,696 5,015,819 2,117,275 70,731 64,655,743 153,071,283 22,000,336 175,071,619 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 28,583,019 52,628,696 5,015,819 2,117,275 70,731 64,655,743 153,071,283 22,000,336 175,071,619 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 9,583,757 9,583,757 1,329,453 10,913,210 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 510,311 510,311 179,940 690,251 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 1,600,000 ) ( 1,600,000 ) ( 1,600,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 28,583,019 52,628,696 5,526,130 2,117,275 70,731 72,639,500 161,565,351 23,509,729 185,075,080 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan selisih kurs Kepentingan
Saham biasa dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor penjabaran non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of exchange Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital differences on equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
translation non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 28,583,019 52,628,696 5,425,414 2,117,275 70,731 53,475,001 142,300,136 21,142,076 163,442,212 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 28,583,019 52,628,696 5,425,414 2,117,275 70,731 53,475,001 142,300,136 21,142,076 163,442,212 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 6,818,497 6,818,497 2,661,202 9,479,699 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 196,873 ) ( 196,872 ) ( 411,644 ) ( 608,516 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 1,350,000 ) ( 1,350,000 ) ( 500,000 ) ( 1,850,000 ) Distributions of cash dividends
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 80,373 80,373 Stock subscription from non-controlling interests
Posisi ekuitas, akhir periode 28,583,019 52,628,696 5,228,542 2,117,275 70,731 58,943,498 147,571,761 22,972,007 170,543,768 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
18,723,358 9,710,881
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 9,876,985 ) ( 6,461,155 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 1,268,862 ) ( 925,452 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
7,577,511 2,324,274
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
80,643 39,052
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 129,949 )
penghasilan badan income tax
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
7,528,205 2,363,326
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 301,346 ) ( 35,118 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,641,295 )
entitas anak subsidiaries
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 301,346 ) ( 1,676,413 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 24,366,975 1,348,072 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 3,358,073 ) ( 2,980,010 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 351,344 ) ( 329,349 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
3,438,208 827,271
borrowings
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 18,510,055 )
lainnya
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from
( 6,133,729 ) ( 842,788 )
penggunaannya dari aktivitas financing activities
pendanaan
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
( 2,198,861 ) 6,003,988
berelasi parties
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 500,000 )
aktivitas pendanaan activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 2,742,287 ) ( 2,540,524 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
Page 12
kas lainnya dari aktivitas 80,373 from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 5,489,166 ) 1,067,033
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
1,737,693 1,753,946
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
3,899,283 1,323,199
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
5,636,976 3,077,145
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian PT Kencana Energi Lestari Tbk dan Entitas Anak disusun Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan Standar statements
Akuntansi Keuangan (?PSAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK-IAI?) dan dan
Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan ("OJK"). Grup memilih menyajikan
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam satu laporan dan menyajikan
tambahan pengungkapan sumber estimasi ketidakpastian pada Catatan 3 serta pengelolaan modal
pada Catatan 26. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, kecuali
bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait
atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan
efektif tanggal 1 Januari 2022. Grup telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar
bahwa Grup akan terus mempertahankan kelangsungan usaha. Laporan keuangan konsolidasian,
kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan
konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas
konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas
dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang penyajian yang digunakan untuk
penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Dolar AS, yang merupakan mata uang fungsional
Grup, kecuali BHE dan Entitas Anak, STE, MKM, MKI, KEM dan Entitas Anak dan KES. Mata uang
fungsional BHE dan Entitas Anak, STE, MKM, MKI, KEM dan Entitas Anak dan KES adalah Rupiah.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Principles of consolidation
entitas-entitas (termasuk entitas yang terstruktur) yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak
langsung oleh Perusahaan. Laporan keuangan Entitas Anak disusun dengan periode pelaporan yang
sama dengan Perusahaan Induk. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan
keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain. Entitas
anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh
pengendalian, sampai dengan tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap
ada ketika Perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari
setengah kekuasaan suara entitas. Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika
Grup memiliki seluruh hal berikut ini: a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan
kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan investee); b. Eksposur atau hak atas imbal hasil
variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya
atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Ketika Grup memiliki kurang dari hak
suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam
menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut: a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik
hak suara yang lain; b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain; dan c. Hak suara dan hak
suara potensial Grup. Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan
Page 14
keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas anak perusahaan dan
berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan
beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai
dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak. Laba atau rugi dan setiap
komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham entitas induk Grup
dan pada kepentingan non pengendali (?KNP?), bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai
saldo defisit. Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum
direalisasi dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas berkaitan
dengan transaksi antar anggota Grup akan dieliminasi secara penuh dalam proses konsolidasi. Bila
diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansinya
sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian
yang diakuisisi atas nilai tercatat aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau
kerugian pelepasan KNP juga dicatat pada ekuitas. Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa
kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas
entitas anak, maka Grup: a. menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas
anak; b. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; c. menghentikan pengakuan akumulasi
selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, jika ada; d. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
e. mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; f. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan
sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba rugi; dan g. mereklasifikasi bagian induk atas
komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula
menjadi persyaratan jika Grup akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait. KNP
mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian , terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk. Jumlah tercatat dari kepemilikan Grup dan kepentingan nonpengendali
disesuaikan untuk mencerminkan perubahan kepentingan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara
jumlah tercatat kepentingan nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar
atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas dan setara kas yang meliputi deposito berjangka dengan jangka Cash and cash equivalents
waktu tiga bulan atau kurang dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya dan
dapat segera dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang signifikan. Kas dan setara kas yang
dibatasi penggunaannya yang akan digunakan untuk membayar kewajiban yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun disajikan sebagai ?Dana yang Dibatasi Penggunaannya? sebagai bagian dari
aset lancar pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Kas dan setara kas yang akan digunakan
membayar kewajiban yang akan jatuh tempo lebih dari satu tahun dari akhir periode pelaporan
disajikan sebagai ?Dana yang Dibatasi Penggunaannya? sebagai bagian dari aset tidak lancar pada
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya Trade and other receivables
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain (?FVTOCI?), dan nilai wajar
melalui laba rugi (?FVTPL?). Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika
kedua kondisi berikut dipenuhi: ? Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk
memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan ? Persyaratan
kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari
Page 15
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely
payment of principal and interest (?SPPI?) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis
Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan
untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis tersebut menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari
memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Aset keuangan Grup terdiri
dari kas dan setara kas, aset keuangan dari konsesi jasa yang belum ditagihkan, piutang usaha,
piutang lain-lain, dana yang dibatasi pengunaannya dan uang jaminan tunai (disajikan sebagai aset
tidak lancar lain-lain). Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Persediaan N/A Inventories
Properti investasi Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau untuk kenaikan harga atau Investment property
keduanya, dan yang tidak ditempati oleh perusahaan-perusahaan di Grup konsolidasian
diklasifikasikan sebagai properti investasi. Properti investasi juga mencakup properti yang sedang
dikonstruksi atau dikembangkan untuk digunakan sebagai properti investasi di masa depan. Properti
investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi
penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat
termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika
kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat ekonomis 20
tahun. Penambahan selanjutnya dikapitalisasi ke nilai tercatat aset hanya ketika ada keuntungan
ekonomi di masa yang akan datang dapat dinikmati oleh Grup dari penambahan tersebut dan hal
tersebut dapat diukur secara andal. Biaya perbaikan dan perawatan lainnya akan menjadi biaya saat
terjadi. Ketika bagian dari properti investasi digantikan, nilai tercatat dari bagian yang digantikan
tersebut akan dihapus. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis
di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dalam tahun terjadinya
penghentian atau pelepasan tersebut. Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik,
dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer
dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual. Untuk
transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, biaya yang diperhitungkan untuk
akuntansi selanjutnya adalah nilai wajar pada tanggal perubahan penggunaan. Jika properti yang
digunakan sendiri oleh Grup menjadi properti investasi, Grup mencatat properti tersebut sesuai dengan
kebijakan aset tetap sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan penggunaannya.
Aset tetap Grup memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap. Aset tetap dinyatakan Fixed assets
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan
termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria
Page 16
pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke
dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua
biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba
rugi pada saat terjadinya. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan
atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi pada tahun aset
tersebut dihentikan pengakuannya. Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan
ditinjau dan disesuaikan, setiap akhir tahun, bila diperlukan.
Tanah belum dikembangkan N/A Undeveloped land
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset
diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Rugi penurunan nilai diakui
sebagai rugi tahun berjalan, kecuali untuk aset non-keuangan yang dicatat dengan nilai penilaian
kembali. Rugi penurunan nilai akan dipulihkan jika terdapat perubahan dalam taksiran yang digunakan
untuk menentukan nilai aset non-keuangan yang dapat dipulihkan (recoverable amount). Rugi
penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai sebatas nilai tercatat aset non-keuangan tidak boleh
melebihi nilai terpulihkannya maupun nilai tercatat yang seharusnya diakui, setelah dikurangi
depresiasi atau amortisasi, jika tidak ada pengakuan rugi penurunan nilai aset non-keuangan.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
Beban tangguhan N/A Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau Trade payables and other liabilities
(ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan grup terdiri dari
utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar, utang bank jangka pendek, dan
pinjaman jangka panjang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya
perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam kontrak Revenue and expense recognition
dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Perusahaan
mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan.
Pendapatan penjualan tenaga listrik diakui berdasarkan energi listrik (kWh) yang dipasok kepada PT
Perusahaan Listrik Negara (Persero) (?PLN?) dengan menggunakan formula tarif yang ditetapkan
dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (?PPA?). Formula tarif terdiri dari komponen A-E yang
mencakup Pengembalian Biaya Modal (Komponen A), Biaya Tetap Operasi dan Pemeliharaan
(Komponen B), Biaya Air dan Lainnya (Komponen C), Biaya Variabel Operasi dan Pemeliharaan
(Komponen D) dan Biaya Transmisi (Komponen E). Pendapatan jasa Pendapatan diakui pada saat
Page 17
jasa diberikan. Pendapatan bunga Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode suku
bunga efektif (SBE), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau
penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat, sebesar nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas
keuangan. Pendapatan dividen Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika hak pemegang saham
untuk menerima pembayaran ditetapkan. Pendapatan sewa Pendapatan sewa yang timbul dari sewa
operasi dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa dan diakui dalam pendapatan sesuai
dengan sifat operasinya. Beban Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).
Penjabaran mata uang asing Akun-akun BHE dan Entitas Anak, STE, KEM dan Entitas Anak, KES, MKI dan MKM (yang Foreign currency translation
pembukuannya menggunakan mata uang Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional entitas
ini) kemudian dijabarkan ke dalam Dolar AS yang merupakan mata uang penyajian, dengan
menggunakan prosedur sebagai berikut: (a) aset dan liabilitas untuk setiap laporan posisi keuangan
yang disajikan (termasuk komparatif) dijabarkan menggunakan kurs penutup pada tanggal laporan
posisi keuangan tersebut; (b) penghasilan dan beban untuk setiap laporan laba rugi dan komprehensif
lain (termasuk komparatif) yang dijabarkan diterjemahkan menggunakan rata-rata kurs tengah Bank
Indonesia dimana kurs tersebut, untuk tujuan praktis, mendekati nilai tukar pada tanggal transaksi; dan
(c) semua selisih kurs yang dihasilkan diakui dalam Penghasilan Komprehensif Lain pada akun
?Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan?.
Transaksi dengan pihak berelasi Suatu pihak dianggap berelasi dengan Grup jika: a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang Transactions with related parties
mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: (i) memiliki pengendalian atau pengendalian
bersama atas Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau (iii) personil manajemen kunci
Grup atau entitas induk Grup. a. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi salah satu hal
berikut: (i) Entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). (ii) Satu entitas
adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya). (iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv)
Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
dari entitas ketiga. (v) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
dari salah satu Grup atau entitas yang terkait dengan Grup. (vi) Entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a). (vii) Orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci
Perusahaan (atau entitas induk dari Perusahaan). (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana
entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci
kepada entitas atau kepada entitas induk dari entitas. Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali Income taxes
untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui langsung ke ekuitas, dalam hal ini diakui
sebagai penghasilan komprehensif lainnya. Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak
yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak
tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat
Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku
membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Bunga dan denda untuk kekurangan atau kelebihan
pembayaran pajak penghasilan, jika ada, dicatat sebagai bagian dari ?Beban Pajak Penghasilan?
Page 18
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Jumlah tambahan pokok
dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (?SKP?) diakui sebagai pendapatan
atau beban dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan,
kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang
ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset.
Pinjaman Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau Borrowings
(ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan grup terdiri dari
utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar, utang bank jangka pendek, dan
pinjaman jangka panjang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya
perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi.
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif), sebagai Provisions
akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah
liabilitas tersebut dapat dibuat. Ketika Grup mengharapkan sebagian atau seluruh provisi diganti, maka
penggantian tersebut diakui sebagai aset yang terpisah tetapi hanya pada saat timbul keyakinan
pengantian pasti diterima. Beban yang terkait dengan provisi disajikan secara neto setelah dikurangi
jumlah yang diakui sebagai penggantiannya. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak
terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas
tersebut, maka provisi dibatalkan. Aset dan kewajiban kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian. Liabilitas kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian, kecuali
kemungkinan arus keluar sumber daya yang mewujudkan manfaat ekonomi bersifat kecil. Aset
kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian di mana kemungkinan besar terjadi
arus masuk manfaat ekonomi.
Imbalan kerja karyawan Grup mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Employee benefits
Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan Undang-undang No.
11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Berdasarkan PSAK No. 24 (Revisi 2013), perhitungan
estimasi beban dan liabilitas imbalan kerja berdasarkan Undang-Undang ditentukan dengan metode
penilaian aktuaria ?Projected Unit Credit?. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto,
yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain, terdiri dari: i. Keuntungan dan kerugian aktuaria; ii.
Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto liabilitas
(aset); dan ii. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam
bunga neto atas liabilitas (aset). Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang
diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya.
Keuntungan dan kerugian aktuaria yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi
aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas pada penghasilan komprehensif lainnya pada tahun di
mana terjadinya perubahan tersebut. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian
suatu program imbalan pasti diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi. Terkait adanya siaran
pers DSAK IAI ?Pengatribusian Imbalan Periode Jasa? pada bulan April 2022, Grup mengubah
kebijakan terkait atribusi imbalan pensiun pada periode jasa sesuai ketentuan dalam PSAK 24 untuk
pola fakta umum dari program pensiun berbasis UU Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021. Dampak
perubahan perhitungan tersebut adalah tidak material terhadap Grup, sehingga dibukukan seluruhnya
pada laporan keuangan konsolidasian pada tahun berjalan.
Laba per saham Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode/tahun berjalan yang dapat Earnings per share
Page 19
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
beredar pada periode yang bersangkutan. Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi saham biasa
yang bersifat dilutif pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 dan oleh karenanya, laba per saham
dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian .
Dividen Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan Dividends
keuangan konsolidasian pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham
Perusahaan.
Pelaporan segmen Segmen adalah komponen yang dapat dibedakan dari Grup yang terlibat baik dalam menyediakan Segment reporting
produk-produk tertentu (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi
tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.
Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
kepada segmen dan menilai kinerjanya. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk
hal-hal yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat
dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo
dan transaksi antar perusahaan dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.
Instrumen keuangan derivatif N/A Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru Penerapan dari standar, interpretasi baru/revisi standar berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari The implementation of new statements of
2022, tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh accounting standards
yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya. - PSAK 73
(Amendemen) Sewa: Konsesi Sewa terkait COVID-19 setelah 30 Juni 2021 - PSAK 22 (Amendemen)
Kombinasi Bisnis: Referensi ke Kerangka Konseptual - PSAK 57 (Amendemen) Provisi, Liabilitas
Kontinjensi dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat menggunakan metode akuisisi. Biaya suatu akuisisi diakui sebagai Business combination
penjumlahan atas imbalan yang dialihkan, yang diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan
jumlah atas kepentingan non-pengendali dientitas yang diakuisisi. Biaya akuisisi yang terjadi
dibiayakan dan dicatat sebagai beban pada periode berjalan. Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi
yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas
tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang relevan. Selisih lebih antara penjumlahan imbalan
yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk kepentingan non-pengendali dengan aset teridentifikasi
dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai goodwill. Dalam kondisi sebaliknya, Grup
mengakui selisih kurang tersebut sebagai keuntungan dalam laba rugi pada tanggal akuisisi.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar aktif, jika ada, ditentukan Determination of fair value
dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan (bid or ask prices) pada penutupan
perdagangan pada akhir periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif,
nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan
Page 20
transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan
memahami (recent arm?s length market transactions), mengacu kepada nilai wajar terkini instrumen
lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lain. Bila
nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara
handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Untuk setiap entitas, Grup menentukan mata uang fungsional dan pos-pos yang termasuk dalam Foreign currency transactions and balances
laporan keuangan setiap entitas diukur menggunakan mata uang fungsional tersebut. Transaksi dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam Dolar AS dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.
Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam
Dolar AS dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal
tersebut. Laba atau rugi dari selisih kurs mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang Dolar AS diakui dalam laba rugi periode berjalan.
Efek-efek N/A Securities
Investasi jangka pendek N/A Short-term investment
Aset hak guna Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup mengakui Right of use assets
aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Grup
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah. Untuk
sewa-sewa tersebut, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis lurus
selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat
penyewa dari aset sewa. Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran
sewa yang dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset
hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan
nilai. Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa,
merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut
diperhitungkan dalam asset hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi
persediaan.
Properti investasi Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau untuk kenaikan harga atau Investment properties
keduanya, dan yang tidak ditempati oleh perusahaan-perusahaan di Grup konsolidasian
diklasifikasikan sebagai properti investasi. Properti investasi juga mencakup properti yang sedang
dikonstruksi atau dikembangkan untuk digunakan sebagai properti investasi di masa depan. Properti
investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi
penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat
termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika
Page 21
kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat ekonomis 20
tahun. Penambahan selanjutnya dikapitalisasi ke nilai tercatat aset hanya ketika ada keuntungan
ekonomi di masa yang akan datang dapat dinikmati oleh Grup dari penambahan tersebut dan hal
tersebut dapat diukur secara andal. Biaya perbaikan dan perawatan lainnya akan menjadi biaya saat
terjadi. Ketika bagian dari properti investasi digantikan, nilai tercatat dari bagian yang digantikan
tersebut akan dihapus. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis
di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dalam tahun terjadinya
penghentian atau pelepasan tersebut. Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik,
dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer
dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual. Untuk
transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, biaya yang diperhitungkan untuk
akuntansi selanjutnya adalah nilai wajar pada tanggal perubahan penggunaan. Jika properti yang
digunakan sendiri oleh Grup menjadi properti investasi, Grup mencatat properti tersebut sesuai dengan
kebijakan aset tetap sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan penggunaannya.
Goodwill Goodwill merupakan selisih lebih antara biaya perolehan investasi entitas anak, entitas asosiasi atau Goodwill
bisnis dan nilai wajar bagian Grup atas aset neto entitas anak/entitas asosiasi atau bisnis yang dapat
diidentifikasi pada tanggal akuisisi. Goodwill diuji penurunan nilainya setiap tahun dan dicatat sebesar
biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi penurunan nilai. Kerugian penurunan nilai atas goodwill
tidak dapat dipulihkan. Keuntungan dan kerugian pelepasan entitas mencakup jumlah tercatat goodwill
yang terkait dengan bisnis yang dijual.
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh Investment in associates
signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.
Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian
dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, sesuai dengan PSAK 58 Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang
Dihentikan. Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi diakui di laporan posisi keuangan
konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian
kepemilikan Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi yang terjadi
setelah perolehan. Ketika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi melebihi kepentingan Grup pada
entitas asosiasi (yang mencakup semua kepentingan jangka panjang, yang secara substansi,
membentuk bagian dari investasi bersih Grup dalam entitas asosiasi), Grup menghentikan pengakuan
bagiannya atas kerugian selanjutnya. Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Grup mempunyai
kewajiban bersifat hukum atau konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas sejak tanggal saat
investee menjadi entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas
nilai wajar bersih dari aset yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosiasi yang diakui pada
tanggal akuisisi diakui sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi dan diuji
penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan Grup dari nilai wajar
bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian
kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada periode diperolehnya investasinya. Persyaratan dalam
Page 22
PSAK 48 ?Penurunan Nilai Aset? diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap
penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi. Bila diperlukan, jumlah tercatat
investasi (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 Penurunan Nilai Aset,
sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi
antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya.
Aset takberwujud N/A Intangible assets
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Piutang dan utang asuransi N/A Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing receivables
Aset konsesi Grup menerapkan ISAK No. 16 ?Perjanjian Konsesi Jasa? dan ISAK No. 22 ?Perjanjian Konsesi Jasa: Concession assets
Pengungkapan? atas Power Purchase Agreement (?PPA?) dengan PT Perusahaan Listrik Negara
Persero (?PLN?). Perjanjian konsesi jasa adalah perjanjian dimana pemerintah atau badan lain
(?pemberi konsesi?) memberikan kontrak untuk menyediakan jasa publik kepada entitas sektor swasta
(?operator?). Perjanjian tersebut sering disebut perjanjian konsesi jasa ?bangun-operasi-serah?,
rehabilitasi-operasi-serah atau ?publik-ke-swasta?. Dalam perjanjian itu, operator membangun
infrastruktur yang digunakan untuk menyediakan jasa publik serta mengoperasikan dan memelihara
infrastruktur tersebut untuk jangka waktu tertentu. Operator dibayar atas jasa yang diberikan selama
periode perjanjian. Perjanjian diatur oleh suatu kontrak yang menetapkan standar kinerja, mekanisme
penyesuaian harga, dan pengaturan untuk menengahi perselisihan. Dalam beberapa hal, operator
mungkin dapat mengembangkan infrastruktur yang telah tersedia. Ciri umum perjanjian konsesi jasa
adalah: ? Pemberi konsesi merupakan entitas sektor publik, termasuk badan Pemerintah, atau entitas
sektor swasta yang telah diberikan tanggung jawab atas jasa tersebut. ? Operator bertanggung jawab
setidaknya untuk sebagian pengelolaan infrastruktur dan jasa terkait dan tidak hanya bertindak sebagai
agen untuk kepentingan pemberi konsesi. ? Kontrak menetapkan harga awal yang akan dikenakan
oleh operator dan mengatur perubahan harga selama periode perjanjian jasa. ? Operator diwajibkan
Page 23
untuk menyerahkan infrastruktur kepada pemberi konsesi pada akhir periode perjanjian dalam kondisi
yang telah ditentukan, dengan sedikit atau tanpa imbalan tambahan, terlepas dari pihak yang awalnya
membiayai infrastruktur. Perjanjian PPA antara PLN dan Grup memenuhi definisi perjanjian konsesi
jasa dimana PLN bertindak sebagai pemberi konsesi dan Grup sebagai operator. Dalam perjanjian
konsesi jasa, Grup tidak mengakui aset tetap yang digunakan untuk memberikan jasa yang disepakati.
Aset tetap tersebut dianggap sebagai milik PLN dan Grup mengakui aset keuangan selama Grup
memiliki hak kontraktual tanpa syarat untuk menerima kas dari PLN, atas jasa konstruksi dan
pemeliharaan aset konsesi (the capacity payment). Aset keuangan dicatat sebagai "Pinjaman dan
Piutang" sesuai dengan PSAK No. 71. Pada saat akhir masa konsesi, seluruh akun yang berhubungan
dengan hak konsesi dihentikan pengakuannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
penghentian atau pelepasan aset konsesi diakui dalam laba rugi.
Liabilitas atas kontrak N/A Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain N/A Deposits from customers and deposits from
other banks
Obligasi subordinasi N/A Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali N/A Securities purchased under resell agreements
Saham treasuri N/A Treasury stock
Modal saham Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan kepada masyarakat Share capital
disajikan sebagai pengurang dari ?Tambahan Modal Disetor? pada bagian ekuitas dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian .
Page 24
Pengaturan pembayaran berbasis saham N/A Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan kepada masyarakat Stock issuance cost
disajikan sebagai pengurang dari ?Tambahan Modal Disetor? pada bagian ekuitas dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian .
Instrumen keuangan Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau Financial instruments
(ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan grup terdiri dari
utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar, utang bank jangka pendek, dan
pinjaman jangka panjang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya
perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai N/A Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah akhir tahun yang memerlukan penyesuaian dan menyediakan informasi tambahan Events after reporting period
tentang posisi Grup pada tanggal pelaporan (adjusting event) tercermin dalam laporan keuangan
konsolidasian. Peristiwa setelah akhir tahun yang tidak memerlukan penyesuaian diungkapkan dalam
laporan keuangan konsolidasian apabila material.
Penerapan standar akuntansi baru Penerapan dari standar, interpretasi baru/revisi standar berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari Adoption of new accounting standards
2022, tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh
yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya. - PSAK 73
(Amendemen) Sewa: Konsesi Sewa terkait COVID-19 setelah 30 Juni 2021 - PSAK 22 (Amendemen)
Kombinasi Bisnis: Referensi ke Kerangka Konseptual - PSAK 57 (Amendemen) Provisi, Liabilitas
Kontinjensi dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian, standar, interpretasi dan Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif amendemen-amendemen atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang telah diterbitkan namun belum effective
berlaku efektif, dengan penerapan dini diizinkan, adalah sebagai berikut: Efektif untuk periode yang
dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023: - Amendemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan
Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?. - PSAK 16
(Amendemen) Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan - PSAK 25 (Amendemen)
Page 25
Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi -
PSAK No. 1 (Amendemen) Penyajian Laporan Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi - PSAK
46 (Amendemen), ?Pajak Penghasilan?: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari
Transaksi Tunggal Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024: -
Amendemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?: Liabilitas Jangka Panjang dengan
Kovenan - Amendemen PSAK No. 73, ?Sewa?: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik Sampai
dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan standar,
amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui
atau diestimasi oleh manajemen.
Utang pembiayaan konsumen Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau Consumer financing liabilities
(ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan grup terdiri dari
utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar, utang bank jangka pendek, dan
pinjaman jangka panjang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya
perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi.
Page 26
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
121,549 (2) 121,547
dimiliki langsung improvement, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
280,371 141,804 422,175
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
126,542 ( 1,508 ) 125,034
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly
432,782 44,131 ( 38,788 ) 438,125
langsung owned
Dimiliki langsung 961,244 185,935 ( 40,298 ) 1,106,881 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 221,624 ( 221,624 ) 0 Building, right of use assets
Aset hak guna 221,624 0 ( 221,624 ) 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
212,954 212,954
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian 212,954 212,954 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
1,182,868 398,889 ( 261,922 ) 1,319,835
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
107,094 7,205 114,299
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
53,204 31,403 84,607
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
92,008 10,677 102,685
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly
316,584 21,198 ( 38,788 ) 298,994
langsung owned
Dimiliki langsung 568,890 70,483 ( 38,788 ) 600,585 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 198,124 23,500 ( 221,624 ) 0 Building, right of use assets
Aset hak guna 198,124 23,500 ( 221,624 ) 0 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
767,014 93,983 ( 260,412 ) 600,585
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
Page 27
415,854 719,250 equipment
Page 28
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
112,364 9,185 121,549
dimiliki langsung improvement, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
192,888 87,483 280,371
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
112,050 14,532 ( 40 ) 126,542
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
330,306 104,438 ( 1,962 ) 432,782
dimiliki langsung
Dimiliki langsung 747,608 215,638 ( 2,002 ) 961,244 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 154,144 67,480 221,624 Building, right of use assets
Aset hak guna 154,144 67,480 221,624 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
901,752 283,118 ( 2,002 ) 1,182,868
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
79,633 27,461 107,094
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
24,347 28,857 53,204
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
75,527 16,481 92,008
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
295,761 22,785 ( 1,962 ) 316,584
dimiliki langsung
Dimiliki langsung 475,268 95,584 ( 1,962 ) 568,890 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 130,131 67,993 198,124 Building, right of use assets
Aset hak guna 130,131 67,993 198,124 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
605,399 163,577 ( 1,962 ) 767,014
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
296,353 415,854
equipment
Page 29
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal pelaporan digunakan untuk menunjang aktivitas operasi Disclosure of notes for property, plant and
Grup. Aset-aset tersebut belum disusutkan penuh. Tidak terdapat aset yang sudah didepresiasi penuh equipment
namun masih digunakan dalam operasi Grup. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
kendaraan Grup telah diasuransikan terhadap semua risiko kerusakan dengan PT Asuransi Raksa
Pratikara, PT KSK Insurance, PT Sompo Insurance Indonesia, PT Asuransi Astra Garda Oto dan PT
Asuransi Umum BCA, pihak ketiga, dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar
Rp6.865.650.000 dan Rp6.041.250.000. Manajemen Grup berpendapat bahwa aset tetap pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 telah diasuransikan secara memadai. Pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022, kendaraan tertentu digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang
diperoleh Grup (Catatan 16). Berdasarkan hasil evaluasi manajemen Grup, tidak terdapat peristiwa
atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30
Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Page 30
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture Industry
Page 31
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Page 32
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Makan dan minuman 19,890 39,480 Food and beverage
Material 91,469 93,150 Material usage
Pengangkutan dan bongkar muat 58,682 50,063 Freight and handling costs
Upah, tenaga kerja langsung 217,500 211,764 Wages and direct labor
Depresiasi 82,084 36,417 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 297,039 244,212 Repairs and maintenance
Beban utilitas 22,321 20,394 Utilities expense
Biaya pabrikasi lainya 183,446 198,372 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 972,431 893,852 Total production cost
Harga pokok produksi 972,431 893,852 Cost of goods manufactured
Biaya konstruksi atas proyek Construction of cost of
6,640,625 3,286,820
konsesi concession project
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
99,948 44,706
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
7,713,004 4,225,378
pendapatan
Page 33
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 34
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 20,900,570 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
USD 56,444,725 59,381,071 USD
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi (0) (0) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 0 0 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
8,776,052 5,901,503
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 68,569,243 53,479,568 Long-term bank loans
Page 35
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pinjaman Jangka Panjang 1. Utang Bank a. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (?Mandiri?) PT Energy Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Sakti Sentosa (?ESS?) Pada tanggal 18 Desember 2020, ESS mengadakan perjanjian pinjaman
dengan Mandiri untuk memperoleh fasilitas kredit investasi non-revolving yang memiliki batas kredit
sebesar AS$30.000.000. Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan aset eksisting di Pembangkit
Listrik Tenaga Air (?PLTA?) Pakkat kapasitas 3x6 MW di Sumatera Utara. Fasilitas ini akan berakhir
pada tanggal 31 Desember 2030, termasuk periode ketersediaan sampai dengan tanggal 31
Desember 2022. Fasilitas ini dikenakan tingkat bunga 5,25% per tahun dan dapat berubah
sewaktu-waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh Mandiri. ESS dikenakan biaya provisi dan
biaya structuring sebesar AS$150.000 pada saat penandatanganan perjanjian. Untuk periode enam
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, ESS telah membayar fasilitas pinjaman ini sebesar
AS$1.272.000. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
adalah masing-masing sebesar AS$24.084.000 sebelum dikurangi biaya transaksi pinjaman yang
belum diamortisasi sebesar AS$16.721 dan AS$25.356.000 sebelum dikurangi biaya transaksi
pinjaman yang belum diamortisasi sebesar AS$21.555. Fasilitas pinjaman dari Mandiri di atas dijamin
dengan: ? Proyek yang dibiayai berupa tanah, bangunan, dan mesin-mesin PLTA Pakkat dengan bukti
kepemilikan Sertifikat Hak Guna Bangunan (?SHGB?) No. 3,4,5,6,7,8,9 atas nama ESS diikat dengan
hak tanggungan minimal sebesar Rp314.000.000.000 (Catatan 6); ? Mesin-mesin PLTA Pakkat, diikat
fidusia minimal sebesar Rp223.000.000.000; Tanah dan bangunan di Jalan Majapahit No. 26Q dan
26R Jakarta atas nama Henry Maknawi, diikat hak tanggungan minimal sebesar Rp5.000.000.000; ?
Tanah dan bangunan di Jalan Bypass Nusa Dua, Benoa atas nama Henry Maknawi akan diikat
sebesar Rp145.000.000.000; ? Piutang dari PLN akan diikat dengan jaminan sebesar
Rp20.000.000.000 (Catatan 7); ? Hak tagih klaim asuransi akan diikat dengan jumlah jaminan sebesar
Rp420.000.000.000; ? Gadai saham Perusahaan atas nama PT Paramata Indah Lestari, Henry
Maknawi, Jeanny Maknawi, Johan Maknawi, Eddy Maknawi, Ratna Maknawi; dan ? Pengalihan Hak
Pengusahaan (step in right) yang mencakup kuasa yang tidak dapat ditarik kembali kepada Bank untuk
dapat menunjuk pihak ketiga sebagai operator PLTA Pakkat. Selama perjanjian kredit, ESS harus
menjaga rasio keuangan, antara lain Debt Service Coverage Ratio (?DSCR?) minimal 1 (satu), Current
Ratio (?CR?) minimal 100% yang tercermin di laporan keuangan dan Debt Equity Ratio maksimal
300% sampai dengan fasilitas kredit lunas. ESS harus memberi tahu Mandiri dalam atau
selambat-lambatnya 14 hari jika ESS membagikan dividen kepada pemegang saham. Pada tanggal 11
Juli dan 28 December 2022, ESS memberitahukan kepada Mandiri mengenai pembagian dividen
kepada pemegang saham masing-masing sejumlah AS$2.000.000, dan AS$2.500.000 yang telah
dibagikan pada tanggal 29 Juni dan 28 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa seluruh
kepatuhan telah dipenuhi pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. PT Bangun Tirta
Lestari (?BTL?) i. Pada tanggal 19 Januari 2021, BTL mengadakan perjanjian pinjaman dengan
Mandiri untuk memperoleh fasilitas kredit investasi non-revolving yang memiliki batas kredit sebesar
AS$40.000.000. Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan aset eksisting di Pembangkit Listrik Tenaga
Air (?PLTA?) Air Putih kapasitas 3x7 MW di Bengkulu. Fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 31
Desember 2030, termasuk periode ketersediaan sampai dengan tanggal 31 Desember 2022. Fasilitas
ini dikenakan tingkat bunga 5,25% per tahun dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan
Page 36
ketentuan yang berlaku oleh Mandiri. BTL dikenakan biaya provisi dan biaya structuring sebesar AS$200.000 dan juga dikenakan biaya administrasi sebesar Rp25.000.000 pada saat penandatanganan perjanjian. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, BTL telah membayar fasilitas pinjaman ini sebesar AS$1.676.000. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar AS$32.398.000 sebelum dikurangi biaya transaksi pinjaman yang belum diamortisasi sebesar AS$20.554 dan AS$34.074.000 sebelum dikurangi biaya transaksi pinjaman yang belum diamortisasi sebesar AS$27.374. Fasilitas pinjaman dari Mandiri di atas dijamin dengan: ? Tanah, bangunan, mesin dari sarana pelengkap lainnya yang terletak di Bengkulu dengan bukti kepemilikan. Nilai aset dibawah akan diikat dengan hak tanggungan sebesar Rp620.000.000.000 (Catatan 6): a. SHGB No. 00001/2013 dengan luas 59.509 m2 atas nama BTL. b. SHGB No. 00002/2014 dengan luas 140.580 m2 atas nama BTL. ? Hak tagih klaim asuransi akan diikat dengan jumlah jaminan sebesar Rp560.000.000.000; ? Piutang dari PLN akan diikat dengan jaminan sebesar Rp24.000.000.000 (Catatan 7); ? Gadai saham Perusahaan atas nama PT Paramata Indah Lestari, Henry Maknawi, Jeanny Maknawi, Johan Maknawi, Eddy Maknawi dan Ratna Maknawi; ? Pengalihan Hak Pengusahaan (step in right) yang mencakup kuasa yang tidak dapat ditarik kembali kepada Bank untuk dapat menunjuk pihak ketiga sebagai operator PLTA Air Putih. Selama perjanjian kredit, BTL harus menjaga rasio keuangan, antara lain Debt Service Coverage Ratio (?DSCR?) minimal 1 (satu), Current Ratio (?CR?) minimal 100% yang tercermin di laporan keuangan sejak tahun 2021 dan Debt Equity Ratio maksimal 300% yang tercermin di laporan keuangan sejak tahun 2022 sampai dengan fasilitas kredit lunas. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, BTL telah memenuhi semua persyaratan pinjaman jangka panjang sebagaimana diatur dalam perjanjian pinjaman atau telah memberi tahu pemberi pinjaman sebagaimana disyaratkan dalam perjanjian pinjaman. PT Nagata Dinamika Hidro Madong (?NDHM?) Pada tanggal 28 April 2023, NDHM mengadakan perjanjian pinjaman dengan Mandiri untuk memperoleh fasilitas kredit investasi non-revolving yang memiliki batas kredit sebesar Rp350.000.000.000. Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan aset eksisting di PLTMH Madong kapasitas 2x5 MW di Sulawesi Selatan. Fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 28 April 2033, termasuk periode ketersediaan sampai dengan tanggal 30 April 2023. Fasilitas ini dikenakan tingkat bunga 7,50% per tahun dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh Mandiri. NDHM dikenakan biaya provisi dan biaya structuring sebesar 0,5% dari limit kredit dan juga dikenakan biaya administrasi sebesar Rp25.000.000 pada saat penandatanganan perjanjian. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, NDHM telah membayar fasilitas pinjaman ini sebesar AS$410.073. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar AS$21.002.768 sebelum dikurangi biaya transaksi pinjaman yang belum diamortisasi sebesar AS$102.198. Fasilitas pinjaman dari Mandiri di atas dijamin dengan: ? Tanah, bangunan, mesin dari sarana pelengkap lainnya yang terletak di Bengkulu dengan bukti kepemilikan. Nilai aset dibawah akan diikat dengan hak tanggungan sebesar Rp350.000.000.000 (Catatan 6): ? Hak tagih klaim asuransi akan diikat dengan jumlah jaminan sebesar Rp45.000.000.000; ? Piutang dari PLN akan diikat dengan jaminan sebesar Rp20.000.000.000 (Catatan 7); ? Gadai saham Perusahaan atas nama PT Bangun Hidro Energi, PT Sumber Tirta Energi, PT Citra Indo Energi, dan PT Karya Hidro Energi. Selama perjanjian kredit, NDHM harus menjaga rasio keuangan, antara lain Debt Service Coverage Ratio (?DSCR?) minimal 1 (satu), yang tercermin di laporan keuangan sejak tahun 2023 dan Debt Equity Ratio maksimal 300% yang tercermin di laporan keuangan sejak tahun 2023 sampai dengan fasilitas kredit lunas. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, NDHM telah memenuhi semua persyaratan pinjaman jangka panjang sebagaimana diatur dalam perjanjian pinjaman atau telah memberi tahu pemberi pinjaman sebagaimana disyaratkan dalam perjanjian pinjaman. Selama periode perjanjian kredit, ESS, BTL dan NDHM tanpa pemberitahuan tertulis kepada Mandiri tidak boleh
Page 37
melakukan aktivitas tertentu antara lain membuat perjanjian utang, hak tanggungan, atau menjaminkan dalam apapun aset ESS, BTL dan NDHM termasuk hak atas tagihan dengan pihak lain, melakukan merger, akuisisi, menjual aset maksimal Rp2.000.000.000, mengadakan perubahan modal, pemegang saham dan kepemilikan saham, kecuali a) pengurus baru tidak temasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia, b) perubahan kepemilikan dimana keluarga Maknawi tetap sebagai ultimate majority shareholder, c) Bank Mandiri diberitahu secara tertulis terkait dengan peningkatan modal dasar atau modal disetor, memperoleh fasilitas kredit dengan tujuan penggunaan yang sama dengan Mandiri, membuat suatu perikatan, perjanjian, atau dokumen lain yang bertentangan dengan Perjanjian Kredit, membagikan dividen, memindahtangankan barang jaminan, melunasi utang ESS, BTL dan NDHM kepada pemegang saham dan mengambil bagian modal/ekuitas untuk kepentingan di luar usaha dan kepentingan pribadi.
Page 38
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 20,900,570 2033-04-28 0.075 Floating IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
USD 56,444,725 2030-12-31 0.0525 Floating USD
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 59,381,071 2030-12-31 0.0525 Floating USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Page 39
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 6,575,270 6,575,270 3,737,842 3,737,842 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 6,575,270 3,737,842 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 3,737,842 Currency Creditor bank name
Page 40
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bangun Tirta Lestari (?BTL?) BTL menandatangani perjanjian pinjaman dengan Mandiri dan Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek memperoleh fasilitas kredit sebagai berikut: i. Non-Revolving (uncommitted) ?Kredit Agunan Surat
Berharga? diperoleh pada tanggal 31 Juli 2019 dengan fasilitas kredit sebesar Rp8.800.000.000.
Fasilitas ini digunakan untuk membiayai modal kerja BTL. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal
30 Januari 2020 dan dapat diperpanjang untuk metode pembayaran penuh. Fasilitas ini dikenakan
bunga sebesar tingkat suku bunga deposito berjangka +1,50% per tahun. Pada tanggal 27 Juni 2023,
Mandiri setuju untuk memperpanjang tanggal jatuh tempo yang semula tanggal 30 Juli 2023 menjadi
tanggal 30 Juli 2024. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka sebesar Rp10.000.000.000 atas
nama ESS (Catatan 13). Selama masa pinjaman, ESS tidak dapat menjaminkan deposito berjangka
tersebut kepada pihak mana pun. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 adalah masing-masing sebesar AS$585.652 dan AS$559.405. ii. Non-Revolving
(uncommitted) ?Kredit Agunan Surat Berharga? diperoleh pada tanggal 27 September 2021 dengan
fasilitas kredit sebesar Rp15.000.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk membiayai modal kerja BTL.
Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 26 September 2023 dan dapat diperpanjang untuk metode
pembayaran penuh. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar tingkat suku bunga deposito berjangka yang
dijaminkan +1,50% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka sebesar
Rp15.000.000.000 atas nama ESS (Catatan 13). Selama masa pinjaman, ESS tidak dapat
menjaminkan deposito berjangka tersebut kepada pihak mana pun. Pada tanggal 26 September 2022,
Mandiri setuju untuk memperpanjang tangal jatuh tempo yang semula tanggal 27 September 2022
menjadi tanggal 26 September 2023. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar AS$998.270 dan AS$953.531. iii. Non-Revolving
(uncommitted) ?Kredit Agunan Surat Berharga? diperoleh pada tanggal 9 Desember 2021 dengan
fasilitas kredit sebesar Rp15.000.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk membiayai modal kerja
Perusahaan. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 8 Desember 2022 dan dapat diperpanjang
untuk metode pembayaran penuh. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar tingkat suku bunga deposito
berjangka yang dijaminkan + 1,50% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka
sebesar Rp15.000.000.000 (Catatan 13) atas nama ESS. Selama masa pinjaman, ESS tidak dapat
menjaminkan deposito berjangka tersebut kepada pihak mana pun. Pada tanggal 7 December 2022,
Mandiri setuju untuk memperpanjang tangal jatuh tempo yang semula tanggal 9 Desember 2022
menjadi tanggal 8 Desember 2023. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar AS$998.270 dan AS$953.531. iv. Non-Revolving
(uncommitted) ?Kredit Agunan Surat Berharga? diperoleh pada tanggal 21 Juni 2022 dengan fasilitas
kredit sebesar Rp20.000.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk membiayai modal kerja Perusahaan.
Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juni 2023 dan dapat diperpanjang untuk metode
pembayaran penuh. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar tingkat suku bunga deposito berjangka yang
dijaminkan + 0,50% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka sebesar
Rp20.000.000.000 (Catatan 13) atas nama ESS. Selama masa pinjaman, ESS tidak dapat
menjaminkan deposito berjangka tersebut kepada pihak mana pun. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar AS$1.331.026 dan
AS$1.271.375. v. Non-Revolving (uncommitted) ?Kredit Agunan Surat Berharga? diperoleh pada
Page 41
tanggal 16 Juni 2023 dengan fasilitas kredit sebesar Rp20.000.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk membiayai modal kerja Perusahaan. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2024 dan dapat diperpanjang untuk metode pembayaran penuh. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar tingkat suku bunga deposito berjangka yang dijaminkan + 0,50% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka sebesar Rp20.000.000.000 (Catatan 13) atas nama ESS. Selama masa pinjaman, ESS tidak dapat menjaminkan deposito berjangka tersebut kepada pihak mana pun. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 sebesar AS$1.331.026. vi. Non-Revolving (uncommitted) ?Kredit Agunan Surat Berharga? diperoleh pada tanggal 27 Juni 2023 dengan fasilitas kredit sebesar Rp20.000.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk membiayai modal kerja Perusahaan. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 26 Juni 2024 dan dapat diperpanjang untuk metode pembayaran penuh. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar tingkat suku bunga deposito berjangka yang dijaminkan + 0,50% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka sebesar Rp20.000.000.000 (Catatan 13) atas nama ESS. Selama masa pinjaman, ESS tidak dapat menjaminkan deposito berjangka tersebut kepada pihak mana pun. Saldo pinjaman untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 sebesar AS$1.331.026. Selama masa perjanjian pinjaman, BTL tanpa pemberitahuan tertulis kepada Mandiri tidak diperkenankan melakukan kegiatan antara lain: ? menerima pinjaman dari pihak manapun; ? menjadi penjamin dari pihak ketiga ? mengadakan penyertaan baru dalam perusahaan lain dan atau turut membiayai perusahaan-perusahaan lain; ? membagikan bonus atau dividen ? menjaminkan perusahaannya kepada pihak lain; ? menjaminkan perusahaannya kepada pihak lain; ? peleburan, penggabungan, pengambil alihan, atau pembubaran; ? mengadakan ekspansi usaha dan atau investasi baru
Page 42
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR bunga deposito IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
berjangka yang
6,575,270 1 Tahun Floating
dijaminkan + 1,50%
per tahun.
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR bunga deposito IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
berjangka yang
3,737,842 1 Tahun Floating
dijaminkan + 1,50%
per tahun.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.