Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 40
Page 1
Nomor Surat 061/GHM/DIR/VII/23
Nama Emiten PT Grand House Mulia Tbk
Kode Emiten HOMI
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Grand House Mulia Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Grand House Mulia Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Grand House Mulia Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas HOMI Entity code
Nomor identifikasi entitas AB002 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor H. Properties & Real Estate Sector
Subsektor H1. Properties & Real Estate Subsector
Industri H11. Real Estate Management Industry
& Development
Subindustri H111. Real Estate Development Subindustry
& Management
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
5,327,265,625 6,153,884,928
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
2,527,152,835 1,868,121,954
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Aset real estat lancar Current real estate
144,366,304,648 143,897,645,315
assets
Persediaan lancar Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
926,192,575 456,617,538
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar atas Current advances on
771,985,956 886,077,610
investasi investments
Jumlah aset lancar 153,918,901,639 153,262,347,345 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 45,765,455,897 50,881,925,400 funds
lancar
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
20,833,750,000 20,275,000,000
lancar atas investasi on investments
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
40,750,586,990 40,598,649,232
aset tetap property and
equipment
Aset tetap Property, plant, and
250,766,302 304,751,565
equipment
Jumlah aset tidak lancar 107,600,559,189 112,060,326,197 Total non-current assets
Jumlah aset 261,519,460,828 265,322,673,542 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
6,031,560,081 8,752,247,666
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
2,083,462,595 2,948,889,288
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
87,836,124,546 91,548,674,275
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
128,487,948 233,602,409
pendek expenses
Utang pajak 13,379,937,776 11,535,286,368 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
Page 5
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 13,626,686,656 21,426,686,657
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 0 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
123,086,259,602 136,445,386,663
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 8,780,800,000 1,843,200,000 loans
bank
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 109,195,000 109,195,000 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
8,889,995,000 1,952,395,000
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 131,976,254,602 138,397,781,663 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 78,750,000,000 78,750,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
40,588,033,379 40,588,033,379
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 250,000,000 250,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 9,845,232,040 7,226,915,715 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
129,433,265,419 126,814,949,094
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
109,940,807 109,942,785
non-pengendali
Jumlah ekuitas 129,543,206,226 126,924,891,879 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
261,519,460,828 265,322,673,542
ekuitas
Page 6
[2322000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by nature - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
22,594,273,665 25,507,359,359
usaha
Beban konstruksi ( 13,248,687,440 ) ( 15,000,918,028 ) Construction expenses
Beban lainnya ( 3,840,982,575 ) ( 5,786,768,243 ) Other expenses
Pendapatan keuangan 349,559,411 505,124,966 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 2,670,991,873 ) ( 2,727,903,323 ) Interest and finance costs
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
3,183,171,188 2,496,894,731
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 564,856,841 ) ( 637,683,984 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
2,618,314,347 1,859,210,747
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 2,618,314,347 1,859,210,747 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 5,327,000 remeasurement of defined
manfaat pasti, sebelum benefit obligation, before
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 5,327,000 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 5,327,000 income, before tax
sebelum pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, setelah 5,327,000 income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 2,618,314,347 1,864,537,747 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
2,618,316,325 1,859,229,995
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 1,978 ) ( 19,248 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 2,618,316,325 1,864,556,995 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 1,978 ) ( 19,248 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Page 7
Laba per saham dasar Basic earnings per share diatribusikan kepada attributable to equity pemilik entitas induk owners of the parent entity Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per dasar dari operasi yang 1.66 1.18 share from continuing dilanjutkan operations
Page 8
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
78,750,000,000 40,588,033,379 250,000,000 7,226,915,715 126,814,949,094 109,942,785 126,924,891,879
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 78,750,000,000 40,588,033,379 250,000,000 7,226,915,715 126,814,949,094 109,942,785 126,924,891,879 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 2,618,316,325 2,618,316,325 ( 1,978 ) 2,618,314,347 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 78,750,000,000 40,588,033,379 250,000,000 9,845,232,040 129,433,265,419 109,940,807 129,543,206,226 Equity position, end of the period
Page 9
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
78,750,000,000 40,588,033,379 452,950,726 119,790,984,105 109,948,839 119,900,932,944
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 78,750,000,000 40,588,033,379 452,950,726 119,790,984,105 109,948,839 119,900,932,944 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 1,859,229,995 1,859,229,995 ( 19,248 ) 1,859,210,747 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 5,327,000 5,327,000 5,327,000 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 78,750,000,000 40,588,033,379 2,317,507,721 121,655,541,100 109,929,591 121,765,470,691 Equity position, end of the period
Page 10
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
24,217,755,762 36,890,199,800
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 12,748,097,662 ) ( 16,954,894,985 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 1,303,239,000 ) ( 2,394,593,851 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 6,641,199,817 ) ( 2,525,482,732 )
untuk beban operasi operating activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
3,525,219,283 15,015,228,232
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 558,750,000 ) ( 10,375,000,000 ) purchase of property and
equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
(0) ( 57,628,000 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 210,000,000 )
tanah dalam pengembangan land for development
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 768,750,000 ) ( 10,432,628,000 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 732,000,000 3,418,740,000 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 4,315,088,586 ) 2,192,562,219 Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
(0) ( 17,116,966 )
pembiayaan liabilities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 3,583,088,586 ) 5,594,185,253
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 826,619,303 ) 10,176,785,485
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
6,153,884,928 14,129,544,447
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
5,327,265,625 24,306,329,932
akhir periode cash flows, end of the period
Page 11
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai dengan PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?. Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian, statements
dan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur dengan dasar
sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya seperti Principles of consolidation
diungkapkan pada Catatan 1c. Kendali diperoleh bila Perusahaan terekspos atau memiliki hak atas
imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee.
Kas dan setara kas Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan bank, piutang Cash and cash equivalents
usaha dan dana yang dibatasi penggunaannya
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan Trade and other receivables
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali efek diskontonya tidak material,
setelah dikurangi cadangan kerugian kredit ekspektasian. Piutang usaha dihapusbukukan pada tahun
piutang usaha tersebut dipastikan tidak tertagih
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi taksiran
biaya penyelesaian dan taksiran biaya untuk melaksanakan penjualan. Biaya perolehan ditentukan
dengan metode rata-rata. Penurunan nilai persediaan ditetapkan untuk mengurangi nilai tercatat
persediaan ke nilai realisasi neto dan penurunannya diakui sebagai rugi pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Persediaan real estate terdiri dari tanah dalam
pengembangan dan bangunan dalam konstruksi. Biaya perolehan tanah dalam pengembangan
meliputi biaya perolehan tanah untuk pengembangan (Catatan 2j), biaya pengembangan langsung dan
tidak langsung yang dapat diatribusikan pada kegiatan pengembangan real estate. Biaya
pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang
tidak dapat dijual lainnya, dialokasikan kepada area yang dapat dijual. Biaya perolehan bangunan
dalam konstruksi akan dipindahkan menjadi bangunan pada saat selesai dikonstruksi.
Aset tetap Grup memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya Seluruh aset tetap Fixed assets
awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-biaya tambahan
Page 12
yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya
aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah pengakuan awal, aset tetap
dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika
ada. Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
manfaat aset tetap sebagai berikut: (i) Peralatan dan perabotan kantor 4 tahun (ii) Kendaraan 8 tahun
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan
sepenuhnya. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak
ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto
hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun dimana aset tersebut dihentikan
pengakuannya. Pengeluaran yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti biaya perbaikan dan
pemeliharaan, dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada
saat terjadinya. Dalam situasi dimana dapat dibuktikan secara jelas bahwa pengeluaran tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis yang diharapkan diperoleh dari penggunaan aset tetap
tersebut di masa datang yang melebihi kinerja normalnya, maka pengeluaran tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Pada setiap akhir tahun pelaporan, nilai residu, manfaat
ekonomis dan metode penyusutan dievaluasi, dan jika sesuai keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset
diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jika nilai tercatat aset lebih
besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami penurunan nilai dan
rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa
depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang
mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Penelaahan
dilakukan pada akhir setiap tahun pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi
bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam tahun sebelumnya akan
dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di
tahun mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak
terdapat indikasi atas penurunan nilai aset non-keuangan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas untuk utang usaha dan beban akrual dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah nosional), Trade payables and other liabilities
yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisis sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak Revenue and expense recognition
dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan
Page 13
merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
berbeda ke pelanggan. 3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan
yang berhak diperoleh suatu Grup sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang
bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat
diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin. 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi
dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki
kendali atas barang atas jasa tersebut). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara,
sebagai berikut: a) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau b)
Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Pendapatan diukur
berdasarkan nilai yang diharapkan dapat diterima Grup atas pengalihan unit rumah yang dijanjikan
kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagihkan atas nama pihak ketiga. Pendapatan diakui
ketika Grup telah memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan mengalihkan unit rumah yang dijanjikan
kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan menerima pengendalian atas unit rumah tersebut. Jumlah
pendapatan yang diakui adalah sebesar jumlah yang dialokasikan untuk bagian dari kewajiban
pelaksanaan yang terpenuhi. Uang muka yang diperoleh dari pelanggan diakui sebagai liabilitas
kontrak dan disajikan dalam akun ?Uang Muka Pelanggan?. Beban diakui pada saat terjadinya (asas
akrual).
Transaksi dengan pihak berelasi Grup mempunyai transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan pada PSAK 7 Transactions with related parties
(Revisi 2010), ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Seluruh transaksi dan saldo yang material
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang
relevan.
Pajak penghasilan Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang Income taxes
bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas
transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.
71/2008 tanggal 4 November 2008, efektif tanggal 1 Januari 2009, penghasilan atas transaksi
penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dikenai pajak final. Pajak final atas
penghasilan yang menjadi subyek pajak final diakui proporsional dengan jumlah pendapatan yang
diakui pada tahun berjalan. Selisih antara jumlah pajak final yang telah dibayar dengan jumlah yang
dibebankan sebagai beban pajak final pada laba rugi diakui sebagai pajak dibayar di muka atau utang
pajak. Grup menyajikan beban pajak final sebagai pos tersendiri. Selisih nilai tercatat aset atau
liabilitas yang berhubungan dengan pajak final dengan dasar pengenaan pajaknya, tidak diakui
sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang Provisions
akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomis dan estimasi yang andal mengenai
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan
Page 14
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar
sumber daya yang mengandung manfaat ekonomis untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi
dipulihkan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan berdasarkan metode akrual. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek termasuk upah, gaji, bonus dan insentif. Grup memberikan imbalan pasca
kerja sesuai dengan ketentuan dari Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (?PP 35/2021?) untuk
mengimplementasikan provisi pada ayat 81 dan ayat 185 (b) dari Undang-undang No. 11/2020 tentang
Cipta Kerja. PP 35/2021 menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan
pensiun, sehingga pada dasarnya, program pensiun berdasarkan PP 35/2021 adalah program manfaat
pasti. Program pensiun manfaat pasti adalah program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan
pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, biasanya berdasarkan beberapa faktor
seperti usia, masa kerja atau kompensasi. Liabilitas imbalan pasti yang diakui di laporan posisi
keuangan konsolidasian adalah nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal pelaporan yang dihitung
oleh aktuaris independen menggunakan metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti
ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa depan dengan menggunakan
tingkat suku bunga Obligasi Pemerintah dalam mata uang yang sama dengan mata uang imbalan yang
akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo pensiun
yang bersangkutan. Biaya jasa lalu diakui segera dalam laba atau rugi. Keuntungan dan kerugian
aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuarial segera diakui
seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lain dalam tahun terjadinya. Akumulasi saldo
pengukuran kembali dilaporkan pada akun saldo laba. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau
penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi.
Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari kondisi berikut terpenuhi: i. Menunjukkan komitmennya untuk
mengurangi secara signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh program; atau, ii. Mengubah
ketentuan dalam program imbalan pasti yang menyebabkan bagian yang material dari jasa masa
depan pekerja tidak lagi memberikan imbalan atau memberikan imbalan yang lebih rendah.
Penyelesaian program terjadi ketika Grup melakukan transaksi yang menghapuskan semua liabilitas
hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program imbalan pasti.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang
bersangkutan. Grup tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal
30 Juni 2023 dan 2022, dan oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Apabila jumlah saham biasa yang
beredar meningkat tanpa disertai peningkatan sumber daya, maka jumlah saham biasa yang beredar
sebelum peristiwa tersebut disesuaikan dengan perubahan proporsional atas jumlah saham beredar
seolah-olah peristiwa tersebut terjadi pada permulaan dari periode sajian paling awal.
Pelaporan segmen Segmen adalah komponen yang dapat dibedakan dari entitas yang terlibat baik dalam menyediakan Segment reporting
produk-produk tertentu dan jasa (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dan jasa dalam
lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari
segmen lainnya. Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada
pengambil keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber
daya kepada segmen dan menilai kinerjanya. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen
termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang
dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum
saldo dan transaksi antar perusahaan dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi. Informasi
keuangan dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen dalam mengevaluasi
Page 15
kinerja setiap segmen dan menentukan pengalokasian sumber daya. Sehubungan dengan ini,
informasi segmen pada laporan keuangan konsolidasian disajikan berdasarkan pengklasifikasian
umum atas daerah pelayanan sebagai segmen geografis. Rincian informasi segmen tersebut
diungkapkan dalam Catatan 25.
Penentuan nilai wajar Grup mengukur aset keuangan dan liabilitas keuangan, pada nilai wajar setiap tanggal pelaporan. Grup Determination of fair value
juga mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, aset dan liabilitas yang diperoleh melalui
kombinasi bisnis pada nilai wajar. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari Unit Penghasil Kas
(?UPK?) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, dan aset keuangan tertentu pada
NWPKL. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi: a. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau b. Jika tidak
terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Pasar
utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup. Nilai wajar dari
aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomis dengan
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia
untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable)
yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable). Semua
aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian
dikategorikan dalam hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut: i) Tingkat 1 - Harga
kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. i) Tingkat 2 - Teknik
penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau tidak langsung. ii)
Tingkat 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable).
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaat dengan Prepaid expenses
menggunakan metode garis lurus.
Modal saham Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, susunan pemegang saham dan komposisi Share capital
kepemilikan saham Perusahaan berdasarkan laporan dari Biro Administrasi Efek, PT Raya Saham
Registra, adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Jumlah Saham/ Number of Shares PT Graha
Mulia Indotama 819.000.000 Tan Ping (Komisaris Utama) 189.000.000 Suryadi (Wakil Direktur Utama)
126.000.000 Velliana Tanaya (Direktur Utama) 63.000.000 Masyarakat (masing-masing di bawah 5
persen) 378.000.000 Jumlah 1.575.000.000 Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa Perusahaan tanggal 2 Juni 2022 yang dinyatakan dalam Akta Notaris Bastian Harijanto,
SH, MKn No. 2 pada tanggal yang sama, para pemegang saham Perusahaan memutuskan untuk
menyetujui pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1 banding 2 atau dari nilai
Page 16
nominal sebesar Rp 100 per saham menjadi Rp 50 per saham. Perubahan tersebut telah diterima dan
dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0245992 tanggal 6 Juni 2022. Berdasarkan Surat dari BEI No.
5-04628/ BEI.PPI/06-2022 tanggal 9 Juni 2022, BEI menyetujui permohonan Perusahaan untuk
pencatatan penambahan jumlah saham hasil pemecahan nilai nominal saham Perusahaan dan
terhitung sejak tanggal 20 Juni 2022, saham Perusahaan yang dicatatkan di BEI sebelum dan setelah
pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham menjadi sebagai berikut: Jumlah Saham/ Nilai Nominal/
Number of Shares Par Value 787.500.000 Rp 100
Biaya emisi efek ekuitas Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran umum saham perdana Perusahaan kepada Stock issuance cost
masyarakat dikurangkan langsung dengan hasil emisi saham tersebut dan disajikan sebagai
pengurang akun tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menambah nilai aset keuangan bagi satu entitas dan Financial instruments
liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain. 1) Aset Keuangan a) Pengakuan dan Pengukuran
Awal Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya
transaksi, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (?NWLR?). Piutang
usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Grup telah
menerapkan cara praktis, yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72. Agar
aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (?NWPKL?), aset keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata
dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPB?) dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai
uji SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen. b) Pengukuran Selanjutnya Pengukuran selanjutnya
dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset keuangan seperti berikut ini: (i)
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) (ii) Aset keuangan pada NWPKL
(instrumen utang) (iii) Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi keuntungan dan kerugian
kumulatif setelah pelepasan (instrumen ekuitas) (iv) Aset keuangan pada NWLR c) Penghentian
Pengakuan Aset keuangan (atau, sesuai dengan kondisinya, bagian dari aset keuangan atau bagian
dari kelompok aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan dari
laporan posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika: ? Hak untuk menerima arus kas dari aset telah
berakhir, atau ? Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau menanggung
kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa penundaan yang
material kepada pihak ketiga berdasarkan kesepakatan ?pass-through?, dan salah satu dari (a) Grup
telah mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b) Grup tidak
mengalihkan maupun tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat atas aset,
tetapi telah mengalihkan kendali atas aset. d) Penurunan Nilai Grup mengakui penyisihan kerugian
kredit ekspektasian (?KKE?) untuk semua instrumen utang yang bukan diukur pada NWLR dan
kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual menurut
kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Grup, yang didiskontokan dengan
perkiraan SBE orisinal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan
yang dimiliki atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam
ketentuan kontrak. 2) Liabilitas Keuangan a) Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan
diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR, utang
dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung nilai yang efektif,
Page 17
sesuai dengan kondisinya. Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal
dan, dalam hal liabilitas keuangan diklasifikasi sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar
setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Grup menetapkan liabilitas
keuangannya sebagai utang dan pinjaman, seperti utang bank, utang usaha, beban akrual dan utang
jangka panjang. b) Pengukuran Selanjutnya Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan ditentukan
oleh klasifikasinya sebagai berikut: (i) Liabilitas keuangan pada NWLR (ii) Liabilitas keuangan pada
biaya perolehan diamortisasi (utang dan pinjaman) yang terbagi : - Utang dan Pinjaman Jangka
Panjang yang Dikenakan Bunga - Utang dan Akrual c) Penghentian Pengakuan Suatu liabilitas
keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak berakhir atau
dibatalkan atau kadaluarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain
dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau
modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal
dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
keuangan tersebut diakui pada laba rugi. d) Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan
liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus atas
jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi Events after reporting period
mengenai posisi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian
(peristiwa penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian.
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian
(peristiwa nonpenyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian.
Penerapan standar akuntansi baru Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan revisi yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2023: - Adoption of new accounting standards
Amandemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang pengungkapan kebijakan akuntansi
yang mengubah istilah ?signifikan? menjadi ?material? dan memberi penjelasan mengenai kebijakan
akuntansi material; - Amandemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang klasifikasi
liabilitas; - Amandemen PSAK 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan
Kesalahan? tentang definisi ?estimasi akuntansi? dan penjelasannya; - Amandemen PSAK 16, ?Aset
Tetap? tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan; dan - Amandemen PSAK 46, ?Pajak
Penghasilan? tentang pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal
yang diadopsi dari Amandemen IAS 12, ?Income Tax? regarding Deferred Tax related to Assets and
Liabilities arising from a Single Transaction. Implementasi dari standar akuntansi keuangan revisi
tersebut di atas tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan
tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan konsolidasian di tahun berjalan atau
tahun sebelumnya.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar akuntansi keuangan baru dan revisi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia tetapi belum berlaku efektif untuk tahun yang berakhir pada effective
tanggal 31 Maret 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh Grup adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024: ? Amandemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan
Keuangan? tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan; dan ? Amandemen PSAK 73, ?Sewa?
tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik. Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari
2025: ? PSAK 74, ?Kontrak Asuransi?; dan ? Amandemen PSAK 74, ?Kontrak Asuransi? tentang
Page 18
penerapan awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi Komparatif. Manajemen sedang mengevaluasi
dampak dari penerapan standar akuntansi keuangan baru dan revisi tersebut dan belum menentukan
dampaknya terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Utang pembiayaan konsumen Perusahaan melakukan perjanjian pembiayaan konsumen dengan PT BCA Finance, perusahaan Consumer financing liabilities
pembiayaan pihak ketiga, untuk perolehan kendaraan yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga)
tahun, dengan jaminan kendaraan yang bersangkutan.
Page 19
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, gross
315,152,768 315,152,768
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
626,300,000 626,300,000
langsung
Dimiliki langsung 941,452,768 941,452,768 Directly owned
Kendaraan bermotor, aset hak Motor vehicle, rights of use
0 0
guna assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
941,452,768 941,452,768
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, accumulated
186,151,203 25,485,263 211,636,466
dimiliki langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
450,550,000 28,500,000 479,050,000
langsung
Dimiliki langsung 636,701,203 53,985,263 690,686,466 Directly owned
Kendaraan bermotor, aset hak Motor vehicle, rights of use
0 0
guna assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
636,701,203 53,985,263 690,686,466
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
304,751,565 250,766,302
equipment
Page 20
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
209,504,768 105,648,000 315,152,768
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
626,300,000 626,300,000
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 209,504,768 105,648,000 626,300,000 941,452,768 Directly owned
Kendaraan bermotor, aset Motor vehicle, rights of use
626,300,000 ( 626,300,000 ) 0
hak guna assets
Aset hak guna 626,300,000 ( 626,300,000 ) 0 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
835,804,768 105,648,000 0 941,452,768
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
143,798,094 42,353,109 186,151,203
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned accumulated depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
59,326,389 391,223,611 450,550,000
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 143,798,094 101,679,498 391,223,611 636,701,203 Directly owned
Kendaraan bermotor, aset Motor vehicle, rights of use
379,358,333 11,865,278 ( 391,223,611 ) 0
hak guna assets
Aset hak guna 379,358,333 11,865,278 ( 391,223,611 ) 0 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
523,156,427 113,544,776 0 636,701,203
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
312,648,341 304,751,565
equipment
Page 21
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Penyusutan aset tetap dibebankan ke beban umum dan administrasi masing-masing sebesar Rp Disclosure of notes for property, plant and
53.985.263 hingga 30 Juni tahun 2023 dan Rp 113.544.776 pada 2022 (Catatan 23). Pada tanggal 30 equipment
Juni 2023, kendaraan tidak diasuransikan. Pada tanggal 31 Desember 2021, kendaraan diasuransikan
terhadap risiko pencurian dan risiko lainnya kepada perusahaan asuransi pihak ketiga dengan nilai
pertanggungan sebesar Rp 446.000.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan.
Perusahaan melakukan perjanjian pembiayaan konsumen dengan PT BCA Finance, perusahaan
pembiayaan pihak ketiga, untuk perolehan kendaraan yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga)
tahun, dengan jaminan kendaraan yang bersangkutan.
Page 22
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Akun ini merupakan pendapatan dari penjualan unit rumah di Parkville Serpong, Gunung Sindur, Disclosure of notes for revenue
Bogor, Jawa Barat dengan rincian sebagai berikut: 30 Juni/June, 2023 (Tidak Diaudit/Unaudited) Tipe
73/60 8.457.564.890 Tipe 63/60 13.317.602.249 Tipe 66/60 819.106.526 Jumlah 22.594.273.665
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, tidak terdapat pendapatan
kepada pihak berelasi dan tidak terdapat pendapatan kepada satu pelanggan yang melebihi 10 persen
dari jumlah pendapatan.
Page 23
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari produk Product revenue 1
Tipe 73/60 8,457,564,890 15,283,360,749
1
Pendapatan dari produk Product revenue 2
Tipe 63/60 13,317,602,249 10,223,998,610
2
Pendapatan dari produk Product revenue 3
Tipe 66/60 819,106,526
3
Pendapatan dari Product revenue
22,594,273,665 25,507,359,359
produk
Tipe pendapatan 22,594,273,665 25,507,359,359 Type of revenue
Page 24
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 2,527,152,835 1,868,121,954 1 - 30 days Overdue
Umur 2,527,152,835 1,868,121,954 Aging
Jatuh tempo Umur 2,527,152,835 2,527,152,835 1,868,121,954 1,868,121,954 Aging Due status
Page 25
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas Disclosure of notes for trade receivables
utang bank (Catatan 12). Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen tidak
membentuk cadangan kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha karena manajemen
berkeyakinan bahwa seluruh piutang usaha tersebut dapat tertagih seluruhnya dan terdapat jaminan
unit rumah atas piutang usaha tersebut.
Page 26
[2621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - Property Industry
Page 27
[2621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - Property Industry
Page 28
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Persediaan Tanah Dalam Land under development
88,063,445,835 87,337,146,386
Pengembangan inventory
Bangunan dalam Building under
56,302,858,813 56,560,498,929
konstruksi construction
Aset real estat lancar 144,366,304,648 143,897,645,315 Current real estate assets
Page 29
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan tidak diasuransikan. Tanah dalam Disclosure of notes for inventories
pengembangan merupakan tanah di Jalan Raya Pengasinan No. 99, Gunung Sindur, Bogor, Jawa
Barat, atas nama Perusahaan yang telah dibangun unit rumah dan sebagian telah selesai menjadi unit
perumahan Parkville Serpong. Pada saat pembangunan rumah telah selesai dan diserahkan kepada
pelanggan, maka bagian tanah dalam pengembangan terkait dikurangkan dan dibebankan sebagai
beban pokok pendapatan sedangkan bagian dari bangunan dalam konstruksi direklasifikasi menjadi
beban pokok pendapatan selanjutnya tanah dalam pengembangan terkait disesuaikan dengan sisa
area yang dimiliki dan belum terjual. Tanah dalam pengembangan digunakan sebagai jaminan atas
utang bank (Catatan 12). Berdasarkan hasil penelaahan, manajemen berkeyakinan tidak ada kondisi
atau keadaan yang mengindikasikan terjadinya penurunan nilai atas persediaan.
Page 30
[2640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Property Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 206,887,836 1,481,104,787 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 1,158,405,203 821,780,503 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 718,169,556 646,003,998 31 - 60 days
Umur 1,876,574,759 1,467,784,501 Aging
Jatuh tempo Umur 2,083,462,595 2,948,889,288 Aging Due status
Page 31
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh nilai tercatat utang usaha Grup Disclosure of notes for trade payables
berdenominasi Rupiah Indonesia. Akun ini merupakan liabilitas Grup atas pekerjaan konstruksi unit
perumahan Parkville Serpong kepada pemasok pihak ketiga dengan rincian sebagai berikut: 30
Juni/June, 2023 (Tidak Diaudit/Unaudited) PT Jakpon Mitra Selaras - PT Anugerah Marsada Sejahtera
302.605.650 PT Saka Jagad Pratama 193.887.500 Lain-lain 1.586.969.445 Jumlah 2.083.462.595
Page 32
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Biaya pelaksanaan proyek 13,248,687,440 15,000,918,028 Project implementation costs
Jumlah biaya produksi 13,248,687,440 15,000,918,028 Total production cost
Harga pokok produksi 13,248,687,440 15,000,918,028 Cost of goods manufactured
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
13,248,687,440 15,000,918,028
pendapatan
Page 33
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Rincian beban pokok pendapatan atas penjualan unit rumah di Parkville Serpong, Gunung Sindur, Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan Bogor, Jawa Barat adalah sebagai berikut: 30 Juni/June, 2023 (Tidak Diaudit/Unaudited) Tipe 73/60
4.989.963.285 Tipe 63/60 7.775.451.305 Tipe 66/60 483.272.850 Jumlah (Catatan 6) 13.248.687.440
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, tidak terdapat pembelian
kepada pihak berelasi. Seluruh pekerjaan konstruksi unit rumah dikerjakan oleh PT Jakpon Mitra
Selaras, pihak ketiga.
Page 34
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank lokal lainnya IDR 22,407,486,656 23,269,886,657 IDR Other local banks
Mata uang 22,407,486,656 23,269,886,657 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 22,407,486,656 23,269,886,657 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 22,407,486,656 23,269,886,657 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 22,407,486,656 23,269,886,657 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
13,626,686,656 21,426,686,657
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 8,780,800,000 1,843,200,000 Long-term bank loans
Page 35
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Ganesha Tbk(?Ganesha?) Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 26 tanggal 29 Juli 2021 Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang yang dibuat di hadapan Hilda Yulistiawati, SH, Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh fasilitas
Short-Term Loan (?STL?) dari Ganesha sebesar Rp 9.993.072.210 yang akan digunakan untuk
pembangunan unit perumahan Parkville Serpong. Fasilitas kredit tersebut berlaku untuk jangka waktu
1 (satu) tahun sampai dengan tanggal 29 Juli 2022 dan dikenakan bunga sebesar 11 persen per tahun.
Berdasarkan Akta Perubahan Perjanjian Kredit No. 145 tanggal 24 Februari 2022 yang dibuat di
hadapan Christina Dwi Utami, SH, MHum, MKn, Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh
tambahan fasilitas STL 2 dan 3 masing-masing sebesar Rp 4.267.166.702 dan Rp 3.318.907.435 yang
digunakan untuk pembangunan unit perumahan Parkville Serpong. Fasilitas kredit STL 2 dan 3
diberikan untuk jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan sampai dengan tanggal 24 Februari 2024
serta dikenakan bunga sebesar 11 persen per tahun. Berdasarkan Surat No. 178/KCU-ADK/IX/2022
tanggal 22 September 2022, Ganesha menyetujui hal-hal sebagai berikut: a. Perpanjangan jangka
waktu fasilitas STL sampai dengan tanggal 29 Juli 2023. b. Penambahan fasilitas kredit STL 4, 5 dan 6
masing-masing sebesar Rp 5.376.630.057, Rp 10.241.200.107 dan Rp 6.774.635.150 untuk
pembangunan unit perumahan Parkville Serpong. Fasilitas kredit tersebut diberikan untuk jangka waktu
24 (dua puluh empat) bulan sejak tanggal penjanjian kredit dan dikenakan bunga sebesar 11 persen
per tahun. Fasilitas-fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: - Tanah dalam pengembangan atas proyek
unit perumahan Parkville Serpong yang terletak di Gunung Sindur, Bogor (Catatan 6). - Piutang usaha
Perusahaan terkait dengan proyek Parkville Serpong (Catatan 5). Berdasarkan perjanjian kredit,
Perusahaan tanpa persetujuan dari Ganesha antara lain dilarang untuk bertindak sebagai penjamin
atas utang pihak ketiga dan melakukan penjualan aset yang menjadi jaminan. Pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, saldo fasilitas STL yang digunakan oleh Perusahaan adalah sebagai
berikut: 2023 Jangka pendek: STL 2.883.426.060 STL 2 2.350.426.350 STL 3 797.705.671 Jumlah
jangka pendek 6.031.560.081 Jangka panjang: STL 4 4.300.800.000 STL 5 4.480.000.000 Jumlah
Jangka Panjang 8.780.000.000 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - Unit Usaha Syariah
(?BTNS?) Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 002.SP3/MSY/ TGR/II/2018 tanggal 28 Februari 2018,
Perusahaan memperoleh fasilitas pembiayaan konstruksi dari BTNS sebesar Rp 74.000.000.000.
Tujuan fasilitas kredit ini adalah untuk keperluan pembiayaan proyek unit perumahan Parkville
Serpong. Fasilitas kredit ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar 9 persen per tahun dan akan jatuh
tempo pada tanggal 30 Maret 2022 dengan jadwal pembayaran pokok kredit sesuai proyeksi arus kas
yang disepakati. Berdasarkan Surat No. 16/TGR/COMC/VII/2021 tanggal 29 Juli 2021, BTNS
menyetujui restrukturisasi fasilitas pembiayaan konstruksi dengan memberikan perpanjangan jangka
waktu kredit Perusahaan sampai dengan tanggal 19 Desember 2023 dan mengubah jumlah angsuran
pengembalian pokok pinjaman. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo fasilitas
pembiayaan konstruksi yang terutang masing-masing adalah sebesar Rp 13.626.686.656 dan Rp
21.426.686.657. Fasilitas kredit ini dijamin dengan: - Tanah dalam pengembangan atas proyek
Parkville Serpong yang terletak di Gunung Sindur, Bogor (Catatan 6). - Jaminan pribadi dari Komisaris
Utama dan Direktur Utama Perusahaan (Catatan 16). - Piutang usaha Perusahaan terkait dengan
proyek Parkville Serpong (Catatan 5). Selama jangka waktu pinjaman, Perusahaan harus tetap
menjaga rasio agunan minimal 125 persen dan rasio utang terhadap ekuitas (DER) di bawah 500
Page 36
persen pada setiap pencairan. Berdasarkan perjanjian kredit, Perusahaan tanpa persetujuan dari BTNS dilarang melakukan hal-hal antara lain sebagai berikut: - Melakukan penggabungan (merger), akuisisi, konsolidasi dengan atau membeli semua atau sebagian harta atau modal saham perusahaan lain, menjual, menyewakan, mengalihkan semua atau bagian terbesar dari hartanya, kecuali untuk kegiatan bisnis yang biasa dan membubarkan diri; - Menjual, mengalihkan, menjamin, atau membebankan saham-saham dari pemegang saham kepada pihak manapun; - Memberi pinjaman kepada pihak lain atau pemegang saham dan pengurus kecuali karena berhubungan dengan bisnis Perusahaan; dan - Mengikatkan diri sebagai penjamin, menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud apapun kepada pihak lain. Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman yang ditetapkan dalam perjanjian pinjaman tersebut di atas.
Page 37
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Page 38
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank lokal lainnya IDR 6,031,560,081 8,752,247,666 IDR Other local banks
Mata uang 6,031,560,081 8,752,247,666 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 6,031,560,081 8,752,247,666 Currency Creditor bank name
Page 39
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Ganesha Tbk(?Ganesha?) Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 26 tanggal 29 Juli 2021 Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek yang dibuat di hadapan Hilda Yulistiawati, SH, Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh fasilitas
Short-Term Loan (?STL?) dari Ganesha sebesar Rp 9.993.072.210 yang akan digunakan untuk
pembangunan unit perumahan Parkville Serpong. Fasilitas kredit tersebut berlaku untuk jangka waktu
1 (satu) tahun sampai dengan tanggal 29 Juli 2022 dan dikenakan bunga sebesar 11 persen per tahun.
Berdasarkan Akta Perubahan Perjanjian Kredit No. 145 tanggal 24 Februari 2022 yang dibuat di
hadapan Christina Dwi Utami, SH, MHum, MKn, Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh
tambahan fasilitas STL 2 dan 3 masing-masing sebesar Rp 4.267.166.702 dan Rp 3.318.907.435 yang
digunakan untuk pembangunan unit perumahan Parkville Serpong. Fasilitas kredit STL 2 dan 3
diberikan untuk jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan sampai dengan tanggal 24 Februari 2024
serta dikenakan bunga sebesar 11 persen per tahun. Berdasarkan Surat No. 178/KCU-ADK/IX/2022
tanggal 22 September 2022, Ganesha menyetujui hal-hal sebagai berikut: a. Perpanjangan jangka
waktu fasilitas STL sampai dengan tanggal 29 Juli 2023. b. Penambahan fasilitas kredit STL 4, 5 dan 6
masing-masing sebesar Rp 5.376.630.057, Rp 10.241.200.107 dan Rp 6.774.635.150 untuk
pembangunan unit perumahan Parkville Serpong. Fasilitas kredit tersebut diberikan untuk jangka waktu
24 (dua puluh empat) bulan sejak tanggal penjanjian kredit dan dikenakan bunga sebesar 11 persen
per tahun. Fasilitas-fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: - Tanah dalam pengembangan atas proyek
unit perumahan Parkville Serpong yang terletak di Gunung Sindur, Bogor (Catatan 6). - Piutang usaha
Perusahaan terkait dengan proyek Parkville Serpong (Catatan 5). Berdasarkan perjanjian kredit,
Perusahaan tanpa persetujuan dari Ganesha antara lain dilarang untuk bertindak sebagai penjamin
atas utang pihak ketiga dan melakukan penjualan aset yang menjadi jaminan. Pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, saldo fasilitas STL yang digunakan oleh Perusahaan adalah sebagai
berikut: 2023 Jangka pendek: STL 2.883.426.060 STL 2 2.350.426.350 STL 3 797.705.671 Jumlah
jangka pendek 6.031.560.081 Jangka panjang: STL 4 4.300.800.000 STL 5 4.480.000.000 Jumlah
Jangka Panjang 8.780.000.000
Page 40
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.