Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 73
Page 1
Nomor Surat 073/WOOD/07/2023
Nama Emiten PT Integra Indocabinet Tbk
Kode Emiten WOOD
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Belayan Industri Hak Kalimantan 1972 Beroperasi 318.978 JUTAAN IDR 99.32
River Timber Pengelolaan Timur
Hutan
2 PT Intertrend Industri Mebel Sidoarjo 1993 Beroperasi 2.199.078 JUTAAN IDR 99.79
Utama
3 PT Interkraft Industri Mebel Sidoarjo 2002 Beroperasi 1.129.719 JUTAAN IDR 99.53
4 PT Intera Industri Mebel Sidoarjo 2012 Beroperasi 1.175.437 JUTAAN IDR 99.89
Indonesia
5 PT Inter Kayu Perusahaan Sidoarjo 2015 Beroperasi 16.594 JUTAAN IDR 80.0
Mandiri Induk
6 PT Narkata Industri Hak Kalimantan 1978 Beroperasi 57.156 JUTAAN IDR 99.0
Rimba Pengelolaan Timur
Hutan
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Integra Indocabinet Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Integra Indocabinet Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Integra Indocabinet Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas WOOD Entity code
Nomor identifikasi entitas AA767 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E2. Household Goods Subsector
Industri E21. Household Goods Industry
Subindustri E211. Home Furnishings Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Type of listed securities
Bond
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
31,898,556,933 267,209,720,278
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
40,000,000,000
penggunaannya lancar
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
583,286,580,788 344,715,352,244
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
5,598,956,330 7,401,450,105
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
142,516,817,211 8,504,275,347
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
167,275,102,384 145,270,612,188
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 2,384,590,626,864 2,515,305,043,174 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
3,854,473,750 7,119,769,484
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
1,133,275,351,980 1,071,335,459,967
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
30,377,883,720 34,893,655,046
lancar
Jumlah aset lancar 4,482,674,349,960 4,441,755,337,833 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Other non-current
36,209,521,862 34,738,883,363
lancar lainnya advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
44,138,740,252 44,138,740,252
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 18,091,705,000 18,091,705,000 Deferred tax assets
Properti investasi 237,719,939,700 237,719,939,700 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
1,982,193,128,794 2,002,881,849,097
equipment
Aset hak guna 71,525,224,913 88,431,900,344 Right of use assets
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
63,673,509,388 48,929,308,218
pajak tidak lancar refund
Aset tidak lancar Other non-current
42,888,724,146 39,657,602,947
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 2,496,440,494,055 2,514,589,928,921 Total non-current assets
Jumlah aset 6,979,114,844,015 6,956,345,266,754 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
1,519,840,724,213 1,536,030,897,378
pendek
Page 5
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
76,076,670,586 86,964,658,029
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
1,682,644,674 8,000,000
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
267,153,197 3,464,080,461
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
1,687,432,939
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
11,408,984,377
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
32,570,410,703 26,096,129,333
pendek expenses
Utang pajak 21,861,695,599 17,678,905,818 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 115,820,323,709 119,378,375,343
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 18,811,731,966 23,415,760,234 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
1,786,931,354,647 1,826,133,223,912
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
44,433,956,482 40,528,333,941
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 389,373,370,503 419,583,600,084 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
16,308,745,468 18,177,703,289
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 655,422,599,157 654,464,137,403 payable
obligasi
Liabilitas jangka Long-term sukuk
206,530,000,000 206,530,000,000
panjang atas sukuk
Pendapatan Non-current deferred
ditangguhkan jangka 176,188,124 revenue
panjang
Page 6
Kewajiban imbalan 36,221,899,477 30,144,678,737 Long-term
pasca kerja jangka post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
1,348,290,571,087 1,369,604,641,578
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 3,135,221,925,734 3,195,737,865,490 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 643,750,000,000 643,750,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
314,164,475,737 314,164,475,737
disetor capital
Saham treasuri ( 89,957,290,800 ) ( 49,643,362,000 ) Treasury stocks
Cadangan revaluasi 827,979,368,101 829,992,529,801 Revaluation reserves
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 35,212,945,688 35,212,945,688 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Komponen ekuitas Other components of
240,482,082,937 154,481,082,937
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 792,735,214,664 792,735,214,664 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 1,070,618,868,029 1,029,733,872,012 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
3,834,985,664,356 3,750,426,758,839
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
8,907,253,925 10,180,642,425
non-pengendali
Jumlah ekuitas 3,843,892,918,281 3,760,607,401,264 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
6,979,114,844,015 6,956,345,266,754
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,274,234,177,155 3,135,630,836,509
usaha
Beban pokok penjualan dan ( 2,022,756,123,619 Cost of sales and revenue
( 884,401,570,076 )
pendapatan )
Jumlah laba bruto 389,832,607,079 1,112,874,712,890 Total gross profit
Beban penjualan ( 126,673,782,702 ) ( 542,683,053,401 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 76,458,691,092 ) ( 97,099,377,268 )
expenses
Pendapatan keuangan 3,353,745,495 1,723,669,105 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 122,165,630,008 ) ( 114,546,242,439 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 11,953,180,279 ) 20,890,338,294
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 25,933,413,845 9,293,218,137 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
81,868,482,338 390,453,265,318
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 43,478,036,521 ) ( 90,357,456,200 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
38,390,445,817 300,095,809,118
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 38,390,445,817 300,095,809,118 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif 38,390,445,817 300,095,809,118 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
39,663,834,317 299,892,358,129
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 1,273,388,500 ) 203,450,989 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 39,663,834,317 299,892,358,129 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 1,273,388,500 ) 203,450,989 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 6.25 47.13 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Saham treasuri Cadangan revaluasi kembali program imbalan ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Revaluation reserves remeasurements of defined Non-controlling interests Equity
transactions earnings earnings parent entity
benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 643,750,000,000 314,164,475,737 ( 49,643,362,000 ) 829,992,529,801 35,212,945,688 154,481,082,937 792,735,214,664 1,029,733,872,012 3,750,426,758,839 10,180,642,425 3,760,607,401,264 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 643,750,000,000 314,164,475,737 ( 49,643,362,000 ) 829,992,529,801 35,212,945,688 154,481,082,937 792,735,214,664 1,029,733,872,012 3,750,426,758,839 10,180,642,425 3,760,607,401,264 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 39,663,834,317 39,663,834,317 ( 1,273,388,500 ) 38,390,445,817 Profit (loss)
Distribusi dividen kas ( 792,000,000 ) ( 792,000,000 ) ( 792,000,000 ) Distributions of cash dividends
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through treasury stock
( 40,313,928,800 ) ( 40,313,928,800 ) ( 40,313,928,800 )
saham tresuri transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 86,001,000,000 86,001,000,000 86,001,000,000 Exercise of convertible instruments
Transaksi ekuitas lainnya ( 2,013,161,700 ) 2,013,161,700 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 643,750,000,000 314,164,475,737 ( 89,957,290,800 ) 827,979,368,101 35,212,945,688 240,482,082,937 792,735,214,664 1,070,618,868,029 3,834,985,664,356 8,907,253,925 3,843,892,918,281 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Saham treasuri Cadangan revaluasi kembali program imbalan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya ditentukan penggunaannya non-pengendali
pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Revaluation reserves remeasurements of defined Non-controlling interests Equity
transactions earnings earnings parent entity
benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 636,250,000,000 299,314,475,737 851,790,673,688 30,786,631,583 149,812,014,950 298,467,152,229 1,365,509,997,477 3,631,930,945,664 10,606,808,304 3,642,537,753,968 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 636,250,000,000 299,314,475,737 851,790,673,688 30,786,631,583 149,812,014,950 298,467,152,229 1,365,509,997,477 3,631,930,945,664 10,606,808,304 3,642,537,753,968 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 299,892,358,129 299,892,358,129 203,450,989 300,095,809,118 Profit (loss)
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through treasury stock
( 49,643,362,000 ) ( 49,643,362,000 ) ( 49,643,362,000 )
saham tresuri transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 636,250,000,000 299,314,475,737 ( 49,643,362,000 ) 851,790,673,688 30,786,631,583 149,812,014,950 298,467,152,229 1,665,402,355,606 3,882,179,941,793 10,810,259,293 3,892,990,201,086 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,025,824,728,610 3,002,800,028,318
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
( 1,139,303,355,599 ( 2,688,741,475,597
pemasok atas barang dan goods and services
) )
jasa
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 113,478,626,989 ) 314,058,552,721
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
3,353,745,495 1,723,669,105
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 80,055,283,342 ) ( 119,929,038,992 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 49,775,622,766 ) ( 151,642,852,600 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 26,719,361,800 9,451,829,958 from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 213,236,425,802 ) 53,662,160,192
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
10,251,628,748 15,814,137,340
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 21,192,976,446 ) ( 52,184,286,916 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 10,941,347,698 ) ( 36,370,149,576 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 2,405,701,849,312 2,553,635,394,582 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 2,753,478,571,614 ( 2,844,087,979,320 Payments of bank loans
) )
Penerimaan liabilitas sewa Proceeds from finance lease
11,563,663,784
pembiayaan liabilities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 15,769,025,840 ) ( 15,899,102,010 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from bonds payable
250,000,000,000
obligasi
Pembayaran utang obligasi ( 42,180,000,000 ) Payments of bonds payable
Penerimaan sukuk 109,030,000,000 Proceeds from sukuk
Pembayaran sukuk ( 52,500,000,000 ) Payments of sukuk
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
Page 11
dana yang dibatasi restricted funds from
40,000,000,000
penggunaannya dari aktivitas financing activities
pendanaan
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuing other
86,001,000,000
instrumen ekuitas lainnya equity instruments
Penerimaan dari penjualan Proceeds from sales
(pembelian) saham tresuri ( 40,313,928,800 ) ( 49,643,362,000 ) (purchases) of treasury
stocks
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 792,000,000 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 30,339,766,667 ) ( 7,084,553,399 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 308,990,443,609 ) ( 87,165,938,363 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 533,168,217,109 ) ( 69,873,927,747 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
226,407,484,051 90,083,912,069
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 1,147,782,484 ) ( 3,955,417,640 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
( 307,908,515,542 ) 16,254,566,682
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali untuk laporan arus kas Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian konsolidasian, dan dasar pengukuran dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk akun statements
tertentu yang diukur dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan yang relevan.
Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan
penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas mencakup kas, bank dan
deposito yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan tidak dijaminkan setelah dikurangi
cerukan. Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah
(?Rp?), yang merupakan mata uang fungsional Kelompok Usaha.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian terdiri dari laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya. Principles of consolidation
Pengendalian didapat ketika Kelompok Usaha terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel
dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil
tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Secara khusus, Kelompok Usaha mengendalikan
investee jika, dan hanya jika, Kelompok Usaha memiliki seluruh hal berikut ini: ? kekuasaan atas
investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk mengarahkan
aktivitas relevan dari investee; ? eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya
dengan investee; dan ? kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk
mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Ketika Kelompok Usaha memiliki kurang dari hak suara
mayoritas, Kelompok Usaha dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam
menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee, termasuk: ? pengaturan kontraktual dengan
pemegang hak suara yang lain; ? hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain; dan ? hak suara
dan hak potensial Kelompok Usaha. Kelompok Usaha menilai kembali apakah investor mengendalikan
investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga
elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Kelompok Usaha memiliki
pengendalian atas entitas anak dan berhenti ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas
entitas anak. Aset, liabilitas, pendapatan dan beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas
selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
dari tanggal Kelompok Usaha memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Kelompok Usaha
menghentikan pengendalian atas entitas anak. Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan
komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham entitas induk Kelompok Usaha dan pada
kepentingan non-pengendali (?KNP?), walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit. Bila diperlukan,
penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansinya sesuai
dengan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, pendapatan, beban
dan arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Kelompok Usaha akan dieliminasi secara
penuh dalam proses konsolidasi. Seluruh akun dan transaksi antar perusahaan yang material,
termasuk keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi, jika ada, dieliminasi untuk mencerminkan
posisi keuangan dan hasil operasi Kelompok Usaha sebagai satu kesatuan usaha. Laporan keuangan
entitas anak disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan. Perubahan kepemilikan
di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Kelompok
Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka: ? menghentikan pengakuan aset (termasuk
Page 13
goodwill) dan liabilitas entitas anak; ? menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; ?
menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran yang dicatat di ekuitas, bila ada; ? mengakui
nilai wajar pembayaran yang diterima; ? mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; ?
mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi; ?
mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam
penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Kelompok Usaha
akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait. Rugi entitas anak yang tidak dimiliki
secara penuh diatribusikan pada KNP bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung kepada Perusahaan, yang masing-masing
disajikan dalam laba atau rugi dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah
dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Perubahan dalam bagian
kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat
sebagai transaksi ekuitas (dalam hal ini transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik).
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank serta deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan Cash and cash equivalents
atau kurang pada saat ditempatkan dan yang tidak dijadikan sebagai jaminan dan dibatasi dalam
penggunaannya. Bank yang dijaminkan atau dibatasi penggunaannya disajikan sebagai bagian dari
?Dana yang dibatasi penggunaannya.?
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha dan piutang lain-lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya Trade and other receivables
perolehan diamortisasi dan penyertaan saham diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Inventories
Biaya perolehan ditetapkan berdasarkan metode rata-rata yang meliputi harga pembelian, biaya
konversi dan biaya-biaya lainnya yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut, serta
membawanya ke lokasi dan kondisinya yang sekarang. Barang jadi dan barang dalam proses meliputi
alokasi beban pabrikasi tetap dan variabel, sebagai tambahan atas bahan baku dan tenaga kerja
langsung. Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi
dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melakukan
penjualan. Penyisihan atas persediaan usang atau penurunan nilai persediaan, jika ada, ditetapkan
berdasarkan penelaahan kondisi fisik dan tingkat perputaran persediaan.
Tanaman produktif - Bearer plants
Properti investasi Properti investasi Kelompok Usaha terdiri dari tanah yang dikuasai Kelompok Usaha untuk Investment property
menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan bukan untuk digunakan dalam
kegiatan produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam
kegiatan usaha sehari-hari. Properti investasi ? tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk
Page 14
biaya transaksi dikurangi penurunan nilai, jika ada, dan tidak disusutkan. Jumlah tercatat termasuk
bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria
pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi. Properti
investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat
diharapkan pada saat pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut. Pengalihan ke properti
investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan
berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya
pembangunan atau pengembangan. Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual. Untuk pengalihan dari properti investasi ke properti yang
digunakan sendiri, Kelompok Usaha menggunakan metode biaya pada tanggal perubahan
penggunaan. Jika properti yang digunakan Kelompok Usaha menjadi properti investasi, Kelompok
Usaha mencatat properti investasi tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap sampai dengan saat
tanggal terakhir perubahan penggunaannya.
Aset tetap Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai revaluasi, dikurangi akumulasi penyusutan untuk Fixed assets
bangunan. Revaluasi akan dilakukan dengan keteraturan yang cukup regular untuk memastikan bahwa
jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai
wajar pada akhir periode pelaporan. Frekuensi revaluasi tergantung perubahan nilai wajar dari suatu
aset tetap yang direvaluasi. Jika aset tetap mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan dan
fluktuatif, maka revaluasi secara tahunan perlu dilakukan. Revaluasi secara tahunan tidak perlu
dilakukan apabila perubahan nilai wajar tidak signifikan, sehingga revaluasi setiap tiga atau lima tahun
sekali dianggap cukup. Surplus revaluasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi
dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi aset tetap. Namun, kenaikan tersebut diakui dalam laba
rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat revaluasi yang pernah diakui
sebelumnya dalam laba rugi. Surplus/defisit revaluasi aset tetap yang dipindahkan secara berkala
setiap periode ke saldo laba adalah sebesar perbedaan antara jumlah penyusutan berdasarkan nilai
revaluasian aset dengan jumlah penyusutan berdasarkan biaya perolehan aset tersebut. Selanjutnya,
akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasian dieliminasi terhadap jumlah tercatat bruto dari aset
dan jumlah tercatat neto setelah eliminasi disajikan kembali sebesar jumlah revaluasian dari aset
tersebut. Pada saat penghentian aset, surplus/defisit revaluasi untuk aset tetap yang dijual dipindahkan
ke saldo laba. Defisit revaluasi diakui dalam laba rugi. Namun penurunan nilai tersebut diakui dalam
surplus revaluasi aset tetap sepanjang tidak melebihi saldo surplus revaluasi untuk aset tersebut. Aset
tetap, kecuali tanah dan bangunan, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan aset tetap meliputi: (a) harga
pembelian, (b) biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
dan kondisinya sekarang, dan (c) estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan dan restorasi
lokasi aset (jika ada). Setiap bagian dari aset tetap dengan biaya perolehan yang signifikan terhadap
jumlah biaya perolehan aset, disusutkan secara terpisah. Pada saat pembaharuan dan perbaikan yang
signifikan dilakukan, biaya tersebut diakui ke dalam nilai tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai
suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan
lainnya yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dibebankan langsung pada operasi berjalan.
Penyusutan dimulai saat aset tetap tersedia untuk digunakan dan dihitung dengan menggunakan
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat aset sebagai berikut: Bangunan 10-25 tahun,
Sarana dan prasarana 10 tahun, Instalasi listrik 8-20 tahun, Mesin dan peralatan 4-16 tahun, Alat-alat
Page 15
berat 8 tahun, Kendaraan dan inventaris 4-8 tahun. Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, masa
manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah oleh manajemen, dan jika perlu disesuaikan
secara prospektif. Perubahan dalam umur masa manfaat aset yang diharapkan dan nilai sisa menjadi
pertimbangan untuk modifikasi periode depresiasi dan jumlah terdepresiasi yang diperlukan sebagai
perubahan dalam estimasi akuntansi. Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna
Usaha (?HGU?), Hak Guna Bangunan (?HGB?) dan Hak Pakai (?HP?) ketika tanah diperoleh pertama
kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun ?Aset tetap? dan tidak diamortisasi.
Biaya yang terjadi sehubungan dengan perpanjangan atau pembaharuan hak-hak tersebut di atas
diakui sebagai aset yang ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur
manfaat ekonomis tanah, periode mana yang lebih pendek. Aset dalam penyelesaian dinyatakan
sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan aset
dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset
tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya. Jumlah tercatat aset tetap
dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan
yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan nilai tercatat dari
aset) dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dalam tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Tanah belum dikembangkan - Undeveloped land
Aset biologis Aset biologis diukur pada pengakuan awal dan pada akhir periode berdasarkan nilai wajar dikurangi Biological assets
biaya untuk menjual kecuali ketika nilai wajar tidak dapat diukur dengan andal. Kelompok Usaha
mengukur Hutan Tanaman Industri (HTI) pada nilai perolehan karena manajemen yakin parameter
yang digunakan pada pengukuran nilai wajar tidak dapat diandalkan. Aset biologis merupakan
biaya-biaya sehubungan dengan kegiatan pengembangan HTI dalam daur pertama, kecuali beban
umum dan administrasi yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan tersebut, dikapitalisasi dan
ditangguhkan pembebanannya sampai saat HTI yang bersangkutan menghasilkan/siap ditebang, serta
disajikan pada akun ?Aset biologis? di laporan keuangan konsolidasian.
Perkebunan plasma - Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap tanggal pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
non-keuangan mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka Kelompok Usaha
membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut untuk menentukan kerugian penurunan nilai (jika
ada). Jika tidak mungkin mengestimasi jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan secara individual,
Kelompok Usaha akan mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas aset (?UPK?). Estimasi
jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
dengan nilai pakai dari aset atau UPK tersebut. Ketika jumlah terpulihkan suatu aset non-keuangan
(?UPK?) di bawah nilai tercatatnya, maka nilai tercatat aset (?UPK?) diturunkan menjadi sebesar nilai
Page 16
terpulihkannya dan kerugian penurunan nilai yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Beban tangguhan Biaya/iuran yang terjadi untuk memperoleh ?Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK)?, Deferred charges
seperti biaya Hak Pengusahaan Hutan (?HPH?), analisis mengenai dampak lingkungan, foto udara
dan rencana karya pengusahaan hutan, ditangguhkan dan diamortisasi selama sisa masa manfaat
masing- masing IUPHHK tersebut dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu
IUPHHK.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha dan liabilitas lain-lain diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Trade payables and other liabilities
wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Kelompok Usaha
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi Revenue and expense recognition
lima langkah analisa sebagai berikut: ? Identifikasi kontrak dengan pelanggan; ? Identifikasi kewajiban
pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan; ? Penetapan harga
transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Kelompok Usaha
membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah
jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak; ? Alokasi harga transaksi ke setiap
kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang
atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual
berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin; ? Pengakuan
pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). Untuk
penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada saat
pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik waktu). Kelompok
Usaha mengakui pendapatan atas kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu hanya jika
entitas dapat mengukur kemajuan secara wajar terhadap penyelesaian penuh atas kewajiban
pelaksanaan. Dalam beberapa keadaan, Kelompok Usaha mungkin tidak dapat mengukur hasil
kewajiban pelaksanaan secara wajar, tetapi Kelompok Usaha memperkirakan untuk memulihkan biaya
yang terjadi dalam memenuhi kewajiban pelaksanaan. Dalam keadaan tersebut, Kelompok Usaha
mengakui pendapatan hanya sejumlah biaya yang terjadi sampai waktu tertentu di mana Kelompok
Usaha dapat mengukur hasil kewajiban pelaksanaan secara wajar. Beban diakui pada saat terjadinya
(accrual basic).
Penjabaran mata uang asing - Foreign currency translation
Page 17
Transaksi dengan pihak berelasi Kelompok Usaha mengungkapkan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk Transactions with related parties
komitmen, dalam laporan keuangan konsolidasian. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai
relasi dengan Kelompok Usaha jika mereka: (i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas
Kelompok Usaha; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Kelompok Usaha; atau (iii) merupakan personil
manajemen kunci Kelompok Usaha atau entitas induk dari Perusahaan. Suatu pihak dianggap berelasi
dengan Kelompok Usaha jika: (a) langsung, atau tidak langsung yang melalui satu atau lebih
perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian
bersama dengan, Kelompok Usaha; (ii) memiliki kepentingan dalam Kelompok Usaha yang
memberikan pengaruh signifikan atas Kelompok Usaha; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas
Kelompok Usaha; (b) suatu pihak adalah entitas asosiasi Kelompok Usaha; (c) suatu pihak adalah
ventura bersama di mana Kelompok Usaha sebagai venturer; (d) suatu pihak adalah anggota dari
personil manajemen kunci Kelompok Usaha; (e) suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari
individu yang diuraikan dalam butir (a) atau (d); (f) suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan,
dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan oleh atau di mana hak suara signifikan dimiliki oleh,
langsung maupun tidak langsung, individu seperti diuraikan dalam butir (d) atau (e); atau (g) suatu
pihak adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari Kelompok Usaha atau
entitas yang terkait dengan Kelompok Usaha. Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang
disetujui oleh kedua belah pihak, di mana persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi
lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo signifikan
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang
relevan.
Pajak penghasilan Aset atau liabilitas pajak penghasilan kini yang berasal dari periode berjalan dan periode sebelumnya Income taxes
dicatat sebesar jumlah yang diharapkan dapat dipulihkan dari atau dibayarkan kepada Kantor Pajak
yang besarnya ditentukan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku atau secara
substantif telah berlaku. Beban pajak kini dihitung berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak untuk
tahun yang bersangkutan. Pengaruh pajak untuk suatu tahun dialokasikan pada operasi tahun
berjalan, kecuali untuk pengaruh pajak dari transaksi yang langsung dibebankan atau dikreditkan ke
ekuitas. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang diambil Kelompok Usaha sehubungan
dengan situasi di mana interpretasi diperlukan untuk peraturan perpajakan yang terkait dan
menetapkan provisi jika diperlukan. Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan
Surat Ketetapan Pajak (?SKP?) diakui sebagai pendapatan atau beban dalam operasi periode
berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan
denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria
pengakuan aset. Pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer
antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada
akhir periode pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk setiap perbedaan temporer kena
pajak. Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
fiskal belum dikompensasi, sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia
untuk dimanfaatkan dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum
dikompensasi. Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan direviu pada setiap akhir periode pelaporan dan
diturunkan ketika tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang
memungkinkan semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi. Penelaahan
dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak diakui
sebelumnya dan aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
mendatang akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan. Pajak tangguhan yang
terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. Pos pajak tangguhan diakui
terkait dengan transaksi yang mendasarinya baik dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung
Page 18
ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan
secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak
tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan yang sama.
Pinjaman - Borrowings
Provisi Provisi diakui jika Kelompok Usaha memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat Provisions
konstruktif) jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan jumlah
kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Seluruh provisi ditelaah pada setiap tanggal
pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan
besar tidak terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan
kewajiban tersebut, maka provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Kelompok Usaha mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang Employee benefits
Cipta Kerja No. 11 tahun 2020, Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021, dan PSAK No. 24, ?Imbalan
Kerja?. Berdasarkan Undang-Undang dan peraturan tersebut, Kelompok Usaha diharuskan untuk
membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak kepada
karyawan apabila persyaratan yang ditentukan tersebut terpenuhi. Beban pensiun Kelompok Usaha
ditentukan melalui perhitungan aktuaria dengan menggunakan metode projected-unit-credit dan
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Pengukuran kembali terdiri atas
keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan
pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan komprehensif lain
pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi
atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Bunga neto dihitung dengan
menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Kelompok Usaha
mengakui perubahan berikut pada liabilitas imbalan kerja pada akun "Beban Umum dan Administrasi"
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian: i. Biaya jasa terdiri atas biaya
jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (kurtailmen) tidak rutin, dan; ii.
Beban atau penghasilan bunga neto.
Laba per saham Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun/periode berjalan yang dapat Earnings per share
didistribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar
selama tahun/periode yang bersangkutan. Apabila jumlah saham biasa yang beredar meningkat tanpa
disertai peningkatan sumber daya, maka jumlah saham biasa yang beredar sebelum peristiwa tersebut
disesuaikan dengan perubahan proporsional atas jumlah saham beredar seolah-olah peristiwa tersebut
terjadi pada permulaan dari periode sajian paling awal.
Dividen Berdasarkan akta notaris Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (?RUPS?) No. 2 tanggal Dividends
15 Juli 2022 dari notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., para pemegang saham telah menyetujui
penggunaan alokasi laba bersih tahun 2021 sebagai berikut: - Membagikan 7,66 persen dividen tunai
sebesar Rp 40.867.780.204 atau Rp 6,5 per saham. - Sejumlah Rp 494.268.062.435 ditetapkan
sebagai dana cadangan sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan. - Sisa laba bersih akan
digunakan untuk keperluan modal kerja Perusahaan dan disajikan sebagai saldo laba yang belum
Page 19
ditentukan penggunaannya. Berdasarkan akta notaris Risalah Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (?RUPS?) No. 5 tanggal 12 Agustus 2021 dari notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn.,
para pemegang saham telah menyetujui penggunaan alokasi laba bersih tahun 2020 sebagai berikut: -
Membagikan 5,06 persen dividen tunai sebesar Rp 15.906.250.000 atau Rp 2,5 per saham. - Sejumlah
Rp 298.467.152.229 ditetapkan sebagai dana cadangan sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan.
- Sisa laba bersih akan digunakan untuk keperluan modal kerja Perusahaan dan disajikan sebagai
saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.
Pelaporan segmen Segmen adalah komponen dari Kelompok Usaha yang dapat dibedakan yang terlibat dalam Segment reporting
penyediaan produk-produk tertentu (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dalam
lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan manfaat yang berbeda dari
segmen lainnya. Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada
pengambil keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber
daya kepada segmen dan menilai kinerjanya. Pendapatan, beban, hasil usaha, aset dan liabilitas
segmen termasuk item-item yang dapat didistribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta
hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut. Segmen
ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Kelompok Usaha dieliminasi sebagai bagian dari proses
konsolidasi.
Instrumen keuangan derivatif - Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru Standar akuntansi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (?DSAK?), untuk The implementation of new statements of
laporan keuangan konsolidasian tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. Kelompok Usaha telah accounting standards
menerapkan standar yang dipandang relevan dengan pelaporan keuangan. Berlaku efektif 1 Januari
2022: ? Amandemen PSAK No. 22: ?Kombinasi bisnis tentang referensi ke kerangka konseptual?; ?
Amandemen PSAK No. 57: ?Provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset kontinjensi tentang kontrak
memberatkan - Biaya memenuhi kontrak?; ? Penyesuaian tahunan PSAK No. 71: ?Instrumen
keuangan?; dan ? Penyesuaian tahunan PSAK No. 73: ?Sewa?. Implementasi dari standar-standar
tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Kelompok Usaha
dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan konsolidasian di tahun berjalan
atau tahun sebelumnya.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Kelompok Usaha
memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada
proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya
akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi. Ketika melakukan
akuisisi atas sebuah bisnis, Kelompok Usaha mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang
diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan Determination of fair value
dibayarkan untuk mentransfer suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual suatu aset atau
mentransfer liabilitas terjadi. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan
Page 20
untuk aset atau liabilitas tersebut. Kelompok Usaha harus memiliki akses ke pasar utama. Nilai wajar
aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
ekonomi terbaiknya. Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan
di mana tersedia kecukupan data untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang
dapat diobservasi yang relevan dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah yang Foreign currency transactions and balances
berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan
oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada periode/tahun yang
bersangkutan. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain - Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - Placements with Bank Indonesia and other
banks
Efek-efek - Securities
Investasi jangka pendek - Short-term investment
Aset hak guna Pada tanggal permulaan sewa, Kelompok Usaha mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak Right of use assets
guna diukur pada biaya perolehan, di mana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,
ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan
untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi
yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima. Aset hak-guna
kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang
lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Page 21
Properti investasi Properti investasi Kelompok Usaha terdiri dari tanah yang dikuasai Kelompok Usaha untuk Investment properties
menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan bukan untuk digunakan dalam
kegiatan produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam
kegiatan usaha sehari-hari. Properti investasi ? tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk
biaya transaksi dikurangi penurunan nilai, jika ada, dan tidak disusutkan. Jumlah tercatat termasuk
bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria
pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi. Properti
investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat
diharapkan pada saat pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut. Pengalihan ke properti
investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan
berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya
pembangunan atau pengembangan. Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual. Untuk pengalihan dari properti investasi ke properti yang
digunakan sendiri, Kelompok Usaha menggunakan metode biaya pada tanggal perubahan
penggunaan. Jika properti yang digunakan Kelompok Usaha menjadi properti investasi, Kelompok
Usaha mencatat properti investasi tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap sampai dengan saat
tanggal terakhir perubahan penggunaannya.
Goodwill Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih Goodwill
nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut lebih rendah dari
nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui pada laba rugi sebagai
keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen melakukan penilaian atas
identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Setelah pengakuan
awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan
pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Kelompok Usaha yang diharapkan akan
bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.
Investasi pada entitas asosiasi Investasi Kelompok Usaha pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas Investment in associates
asosiasi adalah suatu entitas di mana Kelompok Usaha mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai
dengan metode ekuitas, nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Kelompok
Usaha atas laba atau rugi neto, dan penerimaan dividen dari investee sejak tanggal perolehan.
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian Kelompok
Usaha atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada
ekuitas dari entitas asosiasi, Kelompok Usaha mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan
mengungkapkan hal ini, jika relevan dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Keuntungan atau
kerugian yang belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Kelompok Usaha dengan
entitas asosiasi dieliminasi pada jumlah sesuai dengan kepentingan Kelompok Usaha dalam entitas
asosiasi. Kelompok Usaha menentukan apakah diperlukan untuk mengakui rugi penurunan nilai atas
investasi Kelompok Usaha dalam investasi pada entitas asosiasi. Kelompok Usaha menentukan
apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan bahwa investasi dalam entitas asosiasi
Page 22
mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini, Kelompok Usaha menghitung jumlah penurunan nilai
berdasarkan selisih antara nilai terpulihkan atas investasi pada entitas asosiasi dan nilai tercatatnya
dan mengakuinya dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Aset takberwujud - Intangible assets
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses
Piutang dan utang asuransi - Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen - Consumer financing receivables
Aset minyak dan gas bumi - Oil and gas properties
Aset eksplorasi dan evaluasi - Exploration and evaluation assets
Aset konsesi - Concession assets
Page 23
Liabilitas atas kontrak - Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain - Deposits from customers and deposits from
other banks
Obligasi subordinasi - Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali - Securities purchased under resell agreements
Liabilitas pembongkaran aset restorasi area - Asset abandoment and site restoration
Saham treasuri Saham treasuri diakui dengan menggunakan metode nilai nominal dan dikurangi dari ekuitas. Treasury stock
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan, atau pembatalan
instrumen ekuitas Perusahaan tidak diakui dalam laba rugi. Selisih antara jumlah tercatat dan
penerimaan dari penjualan saham treasuri di masa yang akan datang, diakui sebagai bagian dari
tambahan modal disetor pada ekuitas.
Modal saham Rincian pemegang saham Perusahaan dan persentase kepemilikannya pada tanggal 31 Maret 2023 Share capital
dan 31 Desember 2022 berdasarkan catatan yang dibuat PT Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek
adalah sebagai berikut: Pada tahun 31 Maret 2023 jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh PT
Integra Indo Lestari sejumlah 4,573,835,000 lembar saham dengan persentase kepemilikan 71,05
persen dengan nilai 457,383,500,000. Jumlah saham ditempatkan dan disetor Stephanie Kane Ilham
sejumlah 10,000,000 lembar saham dengan persentase kepemilikan 0,15 persen dengan nilai
1,000,000,000. Jumlah saham ditempatkan dan disetor Halim Rusli sejumlah 25,000,000 lembar
Page 24
saham dengan persentase kepemilikan 0,39 persen dengan nilai 2,500,000,000. Jumlah saham
ditempatkan dan disetor Widjaja Karli sejumlah 20,000,000 lembar saham dengan persentase
kepemilikan 0,31 persen dengan nilai 2,000,000,000. Jumlah saham ditempatkan dan disetor Sjany
Tjandra sejumlah 10,000,000 lembar saham dengan persentase kepemilikan 0,15 persen dengan nilai
1,000,000,000. Jumlah saham ditempatkan dan disetor Wang Sutrisno sejumlah 10,000,000 lembar
saham dengan persentase kepemilikan 0,15 persen dengan nilai 1,000,000,000. Jumlah saham
ditempatkan dan disetor oleh masyarakat sejumlah 1,705,301,600 lembar saham dengan persentase
kepemilikan 26,51 persen dengan nilai 170,530,160,000. Saham treasuri sejumlah 83,363,400 lembar
dengan persentase sebesar 1,29 persen dengan nilai 8,336,340,000. Sedangkan Rincian pemegang
saham Perusahaan dan persentase kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021
berdasarkan catatan yang dibuat PT Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek adalah sebagai berikut:
Pada tahun 2022 jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh PT Integra Indo Lestari sejumlah
4,573,835,000 lembar saham dengan persentase kepemilikan 71,05 persen dengan nilai
457,383,500,000. Jumlah saham ditempatkan dan disetor Stephanie Kane Ilham sejumlah 10,000,000
lembar saham dengan persentase kepemilikan 0,15 persen dengan nilai 1,000,000,000. Jumlah saham
ditempatkan dan disetor Halim Rusli sejumlah 25,000,000 lembar saham dengan persentase
kepemilikan 0,39 persen dengan nilai 2,500,000,000. Jumlah saham ditempatkan dan disetor Widjaja
Karli sejumlah 20,000,000 lembar saham dengan persentase kepemilikan 0,31 persen dengan nilai
2,000,000,000. Jumlah saham ditempatkan dan disetor Sjany Tjandra sejumlah 10,000,000 lembar
saham dengan persentase kepemilikan 0,15 persen dengan nilai 1,000,000,000. Jumlah saham
ditempatkan dan disetor Wang Sutrisno sejumlah 10,000,000 lembar saham dengan persentase
kepemilikan 0,15 persen dengan nilai 1,000,000,000. Jumlah saham ditempatkan dan disetor oleh
masyarakat sejumlah 1,713,515,800 lembar saham dengan persentase kepemilikan 26,63 persen
dengan nilai 171,351,580,000. Saham treasuri sejumlah 75,149,200 lembar dengan persentase
sebesar 1,17 persen dengan nilai 7,514,920,000. Perusahaan menerbitkan program MESOP pada
tanggal 12 Agustus 2022 sejumlah 75,000,000 lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp 298 per
saham. Pada tanggal 15 Agustus 2022 jumlah saham tersebut efektif dicatatkan di Bursa Efek
Indonesia. MESOP tersebut menghasilkan tambahan modal disetor di atas nilai nominal sebesar Rp
14.850.000.000. Perubahan peningkatan modal ditempatkan dan disetor berdasarkan program
MESOP ini dicatat di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.03-0007286
tanggal16 Januari 2023 sehingga modal saham meningkat dari Rp 636.250.000.000 menjadi Rp
643.750.000.000.
Pengaturan pembayaran berbasis saham - Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Biaya-biaya emisi yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan dikurangkan Stock issuance cost
langsung dari ?Tambahan Modal Disetor? yang diperoleh dari penawaran efek tersebut.
Instrumen keuangan Aset Keuangan Pengakuan dan pengukuran awal Kelompok Usaha mengklasifikasikan aset Financial instruments
keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) aset
Page 25
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Aset keuangan Kelompok Usaha terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan penyertaan saham diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Kelompok Usaha tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kelompok Usaha menggunakan 2 (dua) metode untuk mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu model bisnis Kelompok Usaha dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan (?SPPI?). Pengujian SPPI Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Kelompok Usaha menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI. Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon). Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Kelompok Usaha menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan seperti mata uang di mana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga ditetapkan. Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga atas saldo SPPI. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair Value through Profit or Loss (?FVTPL?). Penilaian model bisnis Kelompok Usaha menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Kelompok Usaha mengelola kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya. Model bisnis Kelompok Usaha tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti: ? Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci; ? Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola; ? Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih); ? Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari penilaian Kelompok Usaha. Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan skenario ?worst case? atau ?stress case?. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan, Kelompok Usaha tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPI?) dari jumlah pokok terutang. Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan dan (b) persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai
Page 26
wajar, di mana keuntungan atau kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi. Penghasilan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan diakui sebagai ?Pendapatan keuangan?. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian sebagai ?Kerugian penurunan nilai?. Metode Suku Bunga Efektif (?SBE?) SBE adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. SBE adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari SBE, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih aset keuangan pada saat pengakuan awal. Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari aset keuangan FVTPL. Penurunan nilai aset keuangan Kelompok Usaha mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (?KKE?) untuk semua instrumen utang yang tidak dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. KKE didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Kelompok Usaha, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual. KKE dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, KKE disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (KKE seumur hidup). Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Kelompok Usaha menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung KKE. Oleh karena itu, Kelompok Usaha tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan KKE seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Kelompok Usaha telah menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor- faktor perkiraan masa depan yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Kelompok Usaha menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat 90 hari. Namun, dalam kasus tertentu, Kelompok Usaha juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Kelompok Usaha tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Kelompok Usaha. Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual. Liabilitas Keuangan Pengakuan dan pengukuran awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas
Page 27
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi. Liabilitas
keuangan Kelompok Usaha terdiri dari utang bank dan lembaga keuangan bukan bank, utang usaha,
utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya diamortisasi. Kelompok Usaha tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi. Pengukuran selanjutnya Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang
dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada
tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam
bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas
tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Biaya perolehan diamortisasi
dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai ?Beban
keuangan? dalam laba rugi. Penghentian pengakuan Suatu liabilitas keuangan dihentikan
pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari
liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan
tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas
keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada
laba rugi.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai - Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah akhir periode laporan yang memberikan informasi tambahan terkait posisi Kelompok Events after reporting period
Usaha pada periode laporan keuangan (adjusting events) diungkapkan dalam laporan keuangan
konsolidasian. Peristiwa setelah periode laporan keuangan yang bukan merupakan adjusting events
telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian apabila material.
Penerapan standar akuntansi baru Standar akuntansi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (?DSAK?), untuk Adoption of new accounting standards
laporan keuangan konsolidasian tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. Kelompok Usaha telah
menerapkan standar yang dipandang relevan dengan pelaporan keuangan. Berlaku efektif 1 Januari
2022: ? Amandemen PSAK No. 22: ?Kombinasi bisnis tentang referensi ke kerangka konseptual?; ?
Amandemen PSAK No. 57: ?Provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset kontinjensi tentang kontrak
memberatkan - Biaya memenuhi kontrak?; ? Penyesuaian tahunan PSAK No. 71: ?Instrumen
keuangan?; dan ? Penyesuaian tahunan PSAK No. 73: ?Sewa?. Implementasi dari standar-standar
tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Kelompok Usaha
dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan konsolidasian di tahun berjalan
atau tahun sebelumnya.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun - Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif effective
Page 28
Utang pembiayaan konsumen - Consumer financing liabilities
Page 29
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Reklasifikasi aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
1,147,563,793,818 1,147,563,793,818
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 650,783,512,591 1,774,999,999 652,558,512,590 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 422,255,542,201 35,869,404,864 ( 9,023,944,517 ) 449,101,002,548 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
189,703,260,247 189,703,260,247
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 28,953,921,931 837,847,209 29,791,769,140 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
90,926,778,176 2,867,000,000 ( 3,946,574,937 ) 89,847,203,239
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
176,806,022,681 176,806,022,681
langsung
Dimiliki langsung 2,706,992,831,645 39,574,252,073 ( 12,970,519,454 ) 1,774,999,999 2,735,371,564,263 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
( 10,691,935,219 ) 1,729,430,104 ( 1,774,999,999 ) ( 10,737,505,114 )
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 8,610,767,028 651,760,281 9,262,527,309 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
18,478,863,599 3,245,516,528 21,724,380,127
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
16,397,695,408 5,626,706,913 ( 1,774,999,999 ) 20,249,402,322
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
2,723,390,527,053 45,200,958,986 ( 12,970,519,454 ) 2,755,620,966,585
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
Page 30
fasilitasnya, dimiliki 178,472,016,994 23,201,780,301 201,673,797,295 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 179,490,437,395 18,509,899,931 ( 1,091,511,306 ) 196,908,826,020 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
186,189,938,400 937,264,202 187,127,202,602
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 23,618,065,615 1,204,907,733 24,822,973,348 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
69,145,550,058 3,819,334,516 ( 1,623,705,074 ) 71,341,179,500
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
83,592,669,494 7,961,189,532 91,553,859,026
langsung
Dimiliki langsung 720,508,677,956 55,634,376,215 ( 2,715,216,380 ) 773,427,837,791 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
720,508,677,956 55,634,376,215 ( 2,715,216,380 ) 773,427,837,791
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,002,881,849,097 1,982,193,128,794
equipment
Page 31
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
1,122,447,043,813 5,540,000,000 19,576,750,005 1,147,563,793,818
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 616,414,847,666 29,600,000 34,339,064,925 650,783,512,591 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 400,274,118,548 51,373,932,088 ( 38,170,849,055 ) 8,778,340,620 422,255,542,201 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
189,703,260,247 189,703,260,247
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 26,288,036,609 2,764,287,658 ( 98,402,336 ) 28,953,921,931 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
93,384,825,045 6,613,214,186 ( 9,071,261,055 ) 90,926,778,176
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
138,660,704,661 25,184,651,469 12,960,666,551 176,806,022,681
langsung
Dimiliki langsung 2,587,172,836,589 91,505,685,401 ( 47,340,512,446 ) 75,654,822,101 2,706,992,831,645 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
40,269,909,040 17,411,919,008 ( 68,373,763,267 ) ( 10,691,935,219 )
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 7,125,591,003 8,766,234,859 ( 7,281,058,834 ) 8,610,767,028 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
254,330,326,700 1,868,476,599 ( 237,719,939,700 ) 18,478,863,599
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
301,725,826,743 28,046,630,466 ( 237,719,939,700 ) ( 75,654,822,101 ) 16,397,695,408
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
2,888,898,663,332 119,552,315,867 ( 285,060,452,146 ) 2,723,390,527,053
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 133,192,204,863 45,279,812,131 178,472,016,994 improvement, directly accumulated
Page 32
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 163,988,570,383 26,683,197,067 ( 11,181,330,055 ) 179,490,437,395 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
181,454,484,990 4,735,453,410 186,189,938,400
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 21,443,937,464 2,271,257,487 ( 97,129,336 ) 23,618,065,615 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
67,025,661,525 7,273,786,015 ( 5,153,897,482 ) 69,145,550,058
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
69,809,589,612 13,783,079,882 83,592,669,494
langsung
Dimiliki langsung 636,914,448,837 100,026,585,992 ( 16,432,356,873 ) 720,508,677,956 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
636,914,448,837 100,026,585,992 ( 16,432,356,873 ) 720,508,677,956
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,251,984,214,495 2,002,881,849,097
equipment
Page 33
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada periode Juni 2023 dan 2022, penambahan aset tetap termasuk reklasifikasi dari aset dalam Disclosure of notes for property, plant and
penyelesaian masing-masing sebesar Rp 1.774.999.999 dan Rp 75.654.822.101. Pada periode Juni equipment
2023 dan 2022, penambahan aset tetap termasuk reklasifikasi dari aset hak-guna dengan biaya
perolehan masing-masing sebesar Rp 30.354.916.580 dan Rp 22.292.620.744 dan akumulasi
penyusutan masing-masing sebesar Rp 7.590.146.064 dan Rp 5.273.088.324. Pada periode Juni 2023
dan 2022, penambahan aset tetap termasuk reklasifikasi dari uang muka pembelian masing-masing
sebesar Rp 3.225.712.970 dan Rp 22.265.005.418. Pada tahun 2022, terdapat reklasifikasi aset dalam
penyelesaian ke properti investasi sebesar Rp 237.719.939.700. Nilai wajar tanah dan bangunan
ditentukan dengan menggunakan metode pendekatan pasar dan biaya. Hal ini berarti penilaian yang
dilakukan oleh penilai didasarkan pada harga pasar aktif, yang disesuaikan secara signifikan untuk
perbedaan pada sifat, lokasi dan kondisi dari tanah dan bangunan yang dinilai. Nilai wajar tanah dan
bangunan didasarkan pada penilaian yang dilakukan oleh KJPP Pung?s Zulkarnain & Rekan dan
KJPP Hari Utomo & Rekan, penilai independen yang terdaftar pada OJK dalam laporannya
masing-masing tanggal 16 November 2018 dan 28 Desember 2018. Pada tanggal 31 Desember 2022,
aset tetap tertentu telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.265.631.650.564, di mana menurut pendapat
manajemen nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari risiko
tersebut.
Page 34
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Reklasifikasi aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Reclassifications of right of Right of use assets, end
beginning period assets use assets period
Nilai perolehan, kotor Mesin, aset hak guna Machinery, right of use Carrying amount, gross
91,785,070,850 8,633,833,860 ( 27,574,916,580 ) 72,843,988,130
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
13,090,469,213 657,424,054 ( 2,780,000,000 ) 10,967,893,267
hak guna right of use assets
Aset hak guna 104,875,540,063 9,291,257,914 ( 30,354,916,580 ) 83,811,881,397 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Mesin, aset hak guna Machinery, right of use Carrying amount,
13,692,648,543 2,656,871,917 ( 6,822,854,436 ) 9,526,666,024
assets accumulated depreciation
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
2,750,991,176 776,290,912 ( 767,291,628 ) 2,759,990,460
hak guna right of use assets
Aset hak guna 16,443,639,719 3,433,162,829 ( 7,590,146,064 ) 12,286,656,484 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 88,431,900,344 71,525,224,913 Right of use assets Carrying amount
Page 35
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Reklasifikasi aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Reclassifications of right of Right of use assets, end
beginning period assets use assets period
Nilai perolehan, kotor Mesin, aset hak guna Machinery, right of use Carrying amount, gross
94,728,818,435 16,490,373,159 ( 19,434,120,744 ) 91,785,070,850
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
12,570,469,213 3,378,500,000 ( 2,858,500,000 ) 13,090,469,213
hak guna right of use assets
Aset hak guna 107,299,287,648 19,868,873,159 ( 22,292,620,744 ) 104,875,540,063 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Mesin, aset hak guna Machinery, right of use Carrying amount,
11,365,360,392 6,390,798,350 ( 4,063,510,199 ) 13,692,648,543
assets accumulated depreciation
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
2,083,018,350 1,877,550,951 ( 1,209,578,125 ) 2,750,991,176
hak guna right of use assets
Aset hak guna 13,448,378,742 8,268,349,301 ( 5,273,088,324 ) 16,443,639,719 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 93,850,908,906 88,431,900,344 Right of use assets Carrying amount
Page 36
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau Disclosure of notes for right of use assets
perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset hak-guna pada tanggal 30 Juni 2023.
Page 37
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Integriya Related party 1
2,914,167,140 8,426,914,942
Dekorindo
Pihak berelasi 2 PT Alam Mentari Related party 2
1,274,051,550 1,518,409,630
Sejahtera
Pihak berelasi 3 PT Integra Indo Related party 3
2,580,226
Lestari
Pihak berelasi 4,190,798,916 9,945,324,572 Related parties
Pihak ketiga lainnya Lain-lain 1,270,043,378,239 3,125,685,511,937 Other third parties
Pihak ketiga 1,270,043,378,239 3,125,685,511,937 Third parties
Tipe pihak 1,274,234,177,155 3,135,630,836,509 Type of parties
Page 38
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan - Disclosure of notes for revenue
Page 39
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Manufaktur - Product revenue 1
produk 1 Building 558,845,543,662 2,182,616,341,696
Component
Pendapatan dari Manufaktur - Product revenue 2
475,057,224,201 407,678,437,775
produk 2 Knock Down
Pendapatan dari Manufaktur - Set Product revenue 3
214,805,637,125 461,949,698,826
produk 3 Up
Pendapatan dari Product revenue 4
Kehutanan 25,525,772,167 83,386,358,212
produk 4
Pendapatan dari Product revenue
1,274,234,177,155 3,135,630,836,509
produk
Tipe pendapatan 1,274,234,177,155 3,135,630,836,509 Type of revenue
Page 40
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Manufaktur - Domestic revenue 1
domestik 1 Building 12,631,015,944 31,743,525,146
Component
Pendapatan dari Manufaktur - Domestic revenue 2
9,679,341,234 6,106,824,431
domestik 2 Knock Down
Pendapatan dari Manufaktur - Set Domestic revenue 3
10,293,518,999 10,756,431,824
domestik 3 Up
Pendapatan dari Domestic revenue 4
Kehutanan 25,525,772,167 83,386,358,212
domestik 4
Pendapatan Domestic revenue
58,129,648,344 131,993,139,613
domestik
Pendapatan dari Manufaktur - Export revenue 1
ekspor 1 Building 546,214,527,718 2,150,872,816,550
Component
Pendapatan dari Manufaktur - Export revenue 2
465,377,882,967 401,571,613,344
ekspor 2 Knock Down
Pendapatan dari Manufaktur - Set Export revenue 3
204,512,118,126 451,193,267,002
ekspor 3 Up
Pendapatan ekspor 1,216,104,528,811 3,003,637,696,896 Export revenue
Sumber pendapatan 1,274,234,177,155 3,135,630,836,509 Source of revenue
Page 41
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 Hampton Lumber Party 1
662,874,664,726
Sales
Pihak 2 Costco Wholesale Party 2
328,827,922,299
Corporation
Pihak 3 Target Store 271,540,621,366 Party 3
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 271,540,621,366 991,702,587,025 more than 10%
10%
Page 42
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 30,297,078,796 36,490,223,667 IDR Third party
USD 558,482,493,571 313,486,390,756 USD
Mata uang 588,779,572,367 ( 5,492,991,579 ) 583,286,580,788 349,976,614,423 ( 5,261,262,179 ) 344,715,352,244 Currency
Pihak berelasi IDR 5,598,956,330 7,401,450,105 IDR Related party
Mata uang 5,598,956,330 5,598,956,330 7,401,450,105 7,401,450,105 Currency
Page 43
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
431,204,109,380 258,224,361,032
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 68,012,216,922 9,798,127,537 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 23,537,166,160 14,942,516,102 31 - 60 days
61 - 90 hari 26,544,187,808 13,662,576,657 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
45,080,848,427 60,750,483,200
days
Umur 163,174,419,317 99,153,703,496 Aging
Jatuh tempo Umur 594,378,528,697 ( 5,492,991,579 ) 588,885,537,118 357,378,064,528 ( 5,261,262,179 ) 352,116,802,349 Aging Due status
Page 44
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Counterparty Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
name, trade impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables receivables
Pihak ketiga Pihak lainnya Others, Third party
Lain-lain 588,779,572,367 349,976,614,423
counterparty
Rincian pihak List of
588,779,572,367 ( 5,492,991,579 ) 583,286,580,788 349,976,614,423 ( 5,261,262,179 ) 344,715,352,244
counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Integriya Rank 1, Related party
5,256,569,419 7,000,227,215
Dekorindo counterparty
Pihak 2 PT Alam Rank 2,
Mentari 341,124,603 401,222,890 counterparty
Sejahtera
Pihak 3 PT Intega Rank 3,
1,262,308
Indo Lestari counterparty
Rincian pihak List of
5,598,956,330 5,598,956,330 7,401,450,105 7,401,450,105
counterparty
Page 45
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 35,875,991,642 43,891,673,772 Domestic
International 558,502,537,055 313,486,390,756 International
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik 594,378,528,697 ( 5,492,991,579 ) 588,885,537,118 357,378,064,528 ( 5,261,262,179 ) 352,116,802,349 domestic or international
atau international
Page 46
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 5,261,262,179 4,406,287,114 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
231,729,400 854,975,065
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 5,492,991,579 5,261,262,179 trade receivables, ending
period
Page 47
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pada tanggal 31 Desember 2022, piutang usaha sebesar Rp 658.063.000.000 dan US$ 3.125.000 Disclosure of notes for trade receivables
dijadikan jaminan utang bank dan lembaga keuangan bukan bank dan utang obligasi dan sukuk
mudharabah. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang usaha masing-masing
pelanggan pada akhir periode pelaporan, manajemen berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan
nilai piutang usaha di atas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas nilai piutang tersebut.
Page 48
[1621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 49
[1621100] Notes to the financial statements - Notes Payable Interest Information - General Industry
Page 50
[1621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas wesel bayar - Disclosure of notes for notes payable
Page 51
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 604,363,247,886 665,045,715,891 Finished goods
Barang dalam proses 447,723,984,938 453,947,094,750 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
1,326,880,171,566 1,400,815,635,363
pembantu
Suku cadang 3,953,432,117 4,256,188,709 Spareparts
Barang dalam perjalanan 9,144,249,282 Inventories in transit
Persediaan, kotor 2,392,065,085,789 2,524,064,634,713 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 7,474,458,925 ) ( 8,759,591,539 )
persediaan of inventories
Persediaan 2,384,590,626,864 2,515,305,043,174 Inventories
Persediaan lancar 2,384,590,626,864 2,515,305,043,174 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
8,759,591,539 8,667,622,308
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan ( 1,285,132,614 ) 91,969,231 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
7,474,458,925 8,759,591,539
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 52
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 31 Desember 2022, persediaan tertentu telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran Disclosure of notes for inventories
dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 2.269.043.332.001, di mana
menurut pendapat manajemen nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian dari risiko tersebut. Pada tanggal 31 Desember 2022, persediaan sebesar Rp
2.087.558.000.000 dan US$ 1.000.000 digunakan sebagai jaminan atas utang bank dan lembaga
keuangan bukan bank dan utang obligasi dan sukuk mudharabah. Berdasarkan penelaahan terhadap
kondisi fisik dan tingkat perputaran persediaan pada akhir periode pelaporan, manajemen berpendapat
bahwa penyisihan atas penurunan nilai persediaan di atas cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian atas nilai persediaan tersebut.
Page 53
[1634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 1
Integra Indocabinet IDR 407,820,000,000 13 April 2024 10.25 Fixed Rate
Tahap I
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 2
Integra Indocabinet IDR 197,470,000,000 25 Maret 2025 9 Fixed Rate
Tahap II
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 3
Integra Indocabinet IDR 52,530,000,000 25 Maret 2027 9.75 Fixed Rate
Tahap II Seri B
Nama obligasi 657,820,000,000 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 1
Integra Indocabinet IDR 407,820,000,000 13 April 2024 10.25 Fixed Rate
Tahap I
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 2
Integra Indocabinet IDR 197,470,000,000 25 Maret 2025 9 Fixed Rate
Tahap II
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 3
Integra Indocabinet IDR 52,530,000,000 25 Maret 2027 9.75 Fixed Rate
Tahap II Seri B
Nama obligasi 657,820,000,000 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2023 31 December 2022
Total obligasi, kotor 657,820,000,000 657,820,000,000 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 2,397,400,843 ) ( 3,355,862,597 ) Unamortized bond issuance cost
Page 54
Total utang obligasi, bersih 655,422,599,157 654,464,137,403 Total bonds payable, net Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 655,422,599,157 654,464,137,403 Long-term bonds payable
Page 55
[1634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Obligasi Perusahaan yang dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B Disclosure of notes for bonds payable
dengan penawaran masing-masing 100 persen dari jumlah pokok Obligasi. Rincian Obligasi yang telah
didistribusikan kepada masyarakat adalah sebagai berikut: Seri A sebesar Rp 197.470.000.000 dengan
tingkat bunga tetap sebesar 9 persen per tahun yang dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu tiga
(3) tahun; dan Seri B sebesar Rp 52.530.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75 persen per
tahun yang dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu lima (5) tahun. Obligasi Perusahaan yang
dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B dengan penawaran
masing-masing 100 persen dari jumlah pokok Obligasi. Rincian Obligasi yang telah didistribusikan
kepada masyarakat adalah sebagai berikut: Seri A sebesar Rp 42.180.000.000 dengan tingkat bunga
tetap sebesar 9 persen per tahun yang dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu 370 hari; dan Seri
B sebesar Rp 407.820.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25 persen per tahun yang
dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu tiga (3) tahun.
Page 56
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 65,425,740,141 79,587,575,324 IDR Third party
CNY 665,933,863 196,695,800 CNY
EUR 400,531,446 EUR
USD 9,584,465,136 7,180,386,905 USD
Mata uang 76,076,670,586 86,964,658,029 Currency
Pihak berelasi IDR 1,682,644,674 8,000,000 IDR Related party
Mata uang 1,682,644,674 8,000,000 Currency
Page 57
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 75,818,745,169 75,543,576,642 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 204,672,039 7,380,607,089 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 562,199,327 2,193,101,492 31 - 60 days
61 - 90 hari 232,552,474 583,878,840 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 941,146,251 1,271,493,966 More than 90 days
Umur 1,940,570,091 11,429,081,387 Aging
Jatuh tempo Umur 77,759,315,260 86,972,658,029 Aging Due status
Page 58
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak lainnya Lain-lain 76,076,670,586 86,964,658,029 Others, counterparty Third party
Rincian pihak 76,076,670,586 86,964,658,029 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Integriya Dekorindo 1,668,778,489 8,000,000 Rank 1, counterparty Related party
Pihak 2 PT Integra Indo Lestari 13,866,185 Rank 2, counterparty
Rincian pihak 1,682,644,674 8,000,000 List of counterparty
Page 59
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Utang usaha merupakan utang tanpa jaminan dan tidak dikenakan bunga. Disclosure of notes for trade payables
Page 60
[1644000a] Notes to the financial statements - Sukuk - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
Nama sukuk Mata uang Total sukuk, kotor Jatuh tempo sukuk Imbal hasil Jenis imbal hasil
Sukuk name Currency Total sukuk, gross Due date for sukuk Profit sharing rate Profit sharing type
Nama sukuk 1 Sukuk Mudharabah Sukuk name 1
Berkelanjutan I Integra
IDR 97,500,000,000 13 April 2024 10.25 Fixed Rate
Indocabinet Tahap I
Seri B
Nama sukuk 2 Sukuk Mudharabah Sukuk name 2
Berkelanjutan I Integra
IDR 83,800,000,000 25 Maret 2025 9 Fixed Rate
Indocabinet Tahap II
Seri A
Nama sukuk 3 Sukuk Mudharabah Sukuk name 3
Berkelanjutan I Integra
IDR 25,230,000,000 25 Maret 2027 9.75 Fixed Rate
Indocabinet Tahap II
Seri B
Nama sukuk 206,530,000,000 Sukuk name
31 December 2022
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
Nama sukuk Mata uang Total sukuk, kotor Jatuh tempo sukuk Imbal hasil Jenis imbal hasil
Sukuk name Currency Total sukuk, gross Due date for sukuk Profit sharing rate Profit sharing type
Nama sukuk 1 Sukuk Mudharabah Sukuk name 1
Berkelanjutan I Integra
IDR 97,500,000,000 13 April 2024 10.25 Fixed Rate
Indocabinet Tahap I
Seri B
Nama sukuk 2 Sukuk Mudharabah Sukuk name 2
Berkelanjutan I Integra
IDR 83,800,000,000 25 Maret 2025 9 Fixed Rate
Indocabinet Tahap II
Seri A
Nama sukuk 3 Sukuk Mudharabah Sukuk name 3
Berkelanjutan I Integra
IDR 25,230,000,000 25 Maret 2027 9.75 Fixed Rate
Indocabinet Tahap II
Seri B
Page 61
Nama sukuk 206,530,000,000 Sukuk name
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
30 June 2023 31 December 2022
Total sukuk, kotor 206,530,000,000 206,530,000,000 Total sukuk, gross
Total sukuk, bersih 206,530,000,000 206,530,000,000 Total sukuk, net
Liabilitas jangka panjang atas sukuk 206,530,000,000 206,530,000,000 Long-term sukuk
Page 62
[1644100] Disclosure of Notes to the financial statements - Sukuk - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas sukuk Sukuk Mudharabah Perusahaan yang dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Sukuk Mudharabah Disclosure of notes for sukuk
Seri A dan Sukuk Mudharabah Seri B dengan penawaran masing-masing 100 persen dari jumlah
pokok Sukuk Mudharabah. Rincian Sukuk Mudharabah yang telah didistribusikan kepada masyarakat
adalah sebagai berikut: Seri A sebesar Rp 83.800.000.000 dengan indikasi pendapatan bagi hasil
sebesar 9 persen per tahun yang dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu tiga (3) tahun; dan Seri
B sebesar Rp 25.230.000.000 dengan indikasi pendapatan bagi hasil sebesar 9,75 persen per tahun
yang dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu lima (5) tahun. Sukuk Mudharabah Perusahaan
yang dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Sukuk Mudharabah Seri A dan Sukuk Mudharabah Seri
B dengan penawaran masing-masing 100 persen dari jumlah pokok Sukuk Mudharabah. Rincian
Sukuk Mudharabah yang telah didistribusikan kepada masyarakat adalah sebagai berikut: Seri A
sebesar Rp 52.500.000.000 dengan indikasi pendapatan bagi hasil sebesar 9 persen per tahun yang
dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu 370 hari; dan Seri B sebesar Rp 97.500.000.000 dengan
indikasi pendapatan bagi hasil sebesar 10,25 persen per tahun yang dibagikan per tiga (3) bulan,
berjangka waktu tiga (3) tahun.
Page 63
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 1,339,414,591,785 1,468,758,228,723 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 358,204,795,977 1,159,898,411,631 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 1,264,172,372,322 1,339,414,591,785 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 433,447,015,440 1,289,242,048,569 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 110,999,272,641 225,727,059,869 Wages and direct labor
Biaya pabrikasi lainya 207,578,736,394 325,047,995,599 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 752,025,024,475 1,840,017,104,037 Total production cost
Barang setengah jadi awal 453,947,094,750 516,015,807,630 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 447,723,984,938 451,053,765,103 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 758,248,134,287 1,904,979,146,564 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 665,045,715,891 482,765,473,214 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 65,470,967,784 106,336,045,189 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 604,363,247,886 471,324,541,348 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
884,401,570,076 2,022,756,123,619
pendapatan
Page 64
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok - Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan
Page 65
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in foreign Bank loan, amount in foreign
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 6,708,333,330 6,708,333,330 10,708,333,330 10,708,333,330 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 6,708,333,330 10,708,333,330 Currency
Bank Negara Indonesia IDR 449,513,750,000 449,513,750,000 496,581,250,000 496,581,250,000 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 449,513,750,000 496,581,250,000 Currency (Persero) Tbk
Bank Danamon Indonesia IDR 29,189,426,277 29,189,426,277 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 29,189,426,277 Currency Tbk
Bank lokal lainnya IDR 48,971,610,882 48,971,610,882 2,482,965,820 2,482,965,820 IDR Other local banks
Mata uang 48,971,610,882 2,482,965,820 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 505,193,694,212 538,961,975,427 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 505,193,694,212 538,961,975,427 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 505,193,694,212 538,961,975,427 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
115,820,323,709 119,378,375,343
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 389,373,370,503 419,583,600,084 Long-term bank loans
Page 66
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pada tanggal 6 September 2021, Perusahaan memperoleh Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang fasilitas kredit investasi refinancing dan kredit skema PEN dengan batas maksimum masing-masing
sebesar Rp 315 miliar dan Rp 100 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8 persen per tahun pada
tahun 2022. Fasilitas ini terutang dalam angsuran bulanan masing-masing sampai dengan September
2029 dan November 2024. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan atau rasio keuangan yang sama
dengan fasilitas jangka pendek. Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 sebesar Rp
66.875.000.000. PT Bank Danamon Indonesia Tbk Pada tanggal 5 Agustus 2019, Perusahaan, ITK,
dan ITR memperoleh fasilitas kredit berupa kredit angsuran berjangka dengan batas maksimum
sebesar Rp 100 miliar. Pada tanggal 26 Desember 2019, batas maksimum fasilitas diturunkan menjadi
sebesar Rp 60 miliar. Fasilitas ini terutang dalam angsuran bulanan sampai dengan Desember 2025
dengan masa tenggang 6 bulan. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 9,25 persen-9,5 persen per tahun
pada tahun 2022. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan atau rasio keuangan yang sama dengan
fasilitas jangka pendek. Fasilitas ini telah dilunasi pada 1 Februari 2023. Pembayaran pokok pinjaman
pada tahun 2022 sebesar Rp 13.333.333.334. PT BCA Finance Pada tahun 2018-2021, Perusahaan
mengadakan perjanjian kredit kepemilikan kendaraan yang terutang dalam angsuran bulanan sampai
dengan 2021-2025. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 3,75 persen-5,99 persen per tahun pada
tahun 2022. Pembayaran pokok pinjaman pada periode tahun 2022 sebesar Rp 342.636.175. Entitas
anak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pada tanggal 6 September 2021, ITR, entitas anak,
memperoleh fasilitas kredit investasi refinancing dengan batas maksimum sebesar Rp 190 miliar.
Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8 persen per tahun pada tahun 2022. Fasilitas ini terutang dalam
angsuran bulanan sampai dengan September 2029. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan atau
rasio keuangan yang sama dengan fasilitas jangka pendek. Pembayaran pokok pinjaman pada tahun
2022 sebesar Rp 23.760.000.000. PT Bank Maspion Indonesia Tbk Pada tanggal 25 Januari 2023,
ITR, entitas anak memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas fixed loan anuitas dengan batas
maksimum sebesar Rp 50 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8,5 persen per tahun pada tahun
2023. Fasilitas ini untuk jangka waktu selama 60 bulan. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan
yang sama dengan fasilitas jangka pendek. PT Bank Central Asia Tbk Pada tanggal 12 April 2019,
INT, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit investasi dengan batas maksimum sebesar Rp 40 miliar.
Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 10,25 persen per tahun pada tahun 2022 dan terutang dalam
angsuran bulanan sampai dengan April 2024. Fasilitas ini dijamin dengan persediaan dan aset tetap
tertentu milik INT dan corporate guarantee dari Perusahaan. Entitas anak terikat dengan beberapa
batasan, antara lain: ? Rasio lancar minimum 1x. ? Rasio debt to equity maksimum 1x. ? Rasio debt
service coverage minimum 1,25x. Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 adalah sebesar Rp
8.000.000.000. PT BCA Finance Pada tahun 2018-2022, ITR, ITK, BRT dan INT, entitas anak,
mengadakan perjanjian kredit kepemilikan kendaraan dengan angsuran bulanan hingga tahun 2025.
Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 3 persen-7,49 persen per tahun pada tahun 2022. Pembayaran
pokok pinjaman pada tahun 2022 sebesar Rp 989.442.022. PT Clipan Finance Indonesia Tbk Pada
tahun 2022, ITR, entitas anak, mengadakan perjanjian kredit kepemilikan kendaraan dengan angsuran
bulanan hingga tahun 2024. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 2,68 persen per tahun pada tahun
2022. Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 adalah sebesar Rp 158.841.968. Kepatuhan atas
Page 67
Syarat-syarat Pinjaman Pada tanggal 30 Juni 2023, Kelompok Usaha telah memenuhi semua persyaratan pinjaman-pinjaman tersebut di atas seperti disebutkan dalam perjanjian kredit terkait atau memperoleh surat pernyataan pelepasan tuntutan (waiver) sebagaimana diperlukan.
Page 68
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 69
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam mata Utang bank jangka pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Central Asia Tbk IDR 365,682,739,008 365,682,739,008 96,641,228,132 96,641,228,132 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 365,682,739,008 96,641,228,132 Currency
Bank Mandiri (Persero) IDR 96,200,000,000 96,200,000,000 50,000,000,000 50,000,000,000 IDR Bank Mandiri (Persero)
Tbk Mata uang 96,200,000,000 50,000,000,000 Currency Tbk
Bank Negara Indonesia IDR 604,058,839,718 604,058,839,718 958,183,286,742 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk USD 1,833,044 28,835,613,591 USD (Persero) Tbk
Mata uang 604,058,839,718 987,018,900,333 Currency
Bank Danamon Indonesia IDR 115,355,849,934 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 115,355,849,934 Currency Tbk
Bank lokal lainnya IDR 449,124,333,467 449,124,333,467 279,149,418,979 279,149,418,979 IDR Other local banks
USD 317,770 4,774,812,020 500,000 7,865,500,000 USD
Mata uang 453,899,145,487 287,014,918,979 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,519,840,724,213 1,536,030,897,378 Currency Creditor bank name
Page 70
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pada tanggal 6 September 2021, Perusahaan memperoleh Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek fasilitas kredit modal kerja berupa RC terbatas, kredit modal kerja plafon, RC terbatas tranche B, kredit
modal kerja plafon tranche B, letter of credit/SKBDN dan treasury line (untuk Perusahaan, ITR, ITK dan
INT) dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 20 miliar, Rp 90 miliar, Rp 230 miliar, Rp
380 miliar, US$ 6 juta dan US$ 2 juta. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8 persen per tahun pada
tahun 2022. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 16 September 2023 dan dijamin dengan aset
tetap tertentu milik Perusahaan, ITR dan INT serta piutang usaha dan persediaan milik Perusahaan
dan ITR. Kelompok Usaha wajib menjaga ketentuan atau rasio keuangan sebagai berikut: ? Rasio
lancar minimum 1x. ? Rasio debt service coverage minimum 100 persen. ? Rasio debt to equity
maksimum 2,5x. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pada tanggal 22 November 2022, Perusahaan dan
ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas kredit modal kerja revolving, pre export
financing, non cash loan dan treasury line dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 100
miliar, US$ 10 juta, US$ 3 juta dan US$ 5 juta. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8,5 persen per
tahun pada tahun 2022 dan akan jatuh tempo pada tanggal 22 November 2023. Fasilitas ini dijamin
dengan aset tetap tertentu milik Perusahaan, piutang dan persediaan milik NKT, BRT, ITK dan INT
serta corporate guarantee dari NKT, BRT, ITK dan INT. Pada tanggal 31 Desember 2022, fasilitas
kredit hanya digunakan oleh Perusahaan saja. Kelompok Usaha wajib menjaga ketentuan atau rasio
keuangan sebagai berikut: ? Rasio lancar minimum 1x. ? Debt/EBITDA maksimum 4,5x. ? EBITDA to
interest ratio minimum 1,25x. PT Bank Maspion Indonesia Tbk Pada tanggal 12 Maret 2021,
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran dan demand loan dengan
batas maksimum masing-masing sebesar Rp 5 miliar dan Rp 25 miliar. Pada tanggal 25 Januari 2023,
Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran dan demand loan
dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar dan Rp 35 miliar. Fasilitas ini dibebani
bunga sebesar 8,5 persen per tahun pada tahun 2023 dan akan jatuh tempo pada tanggal 13
November 2023. Fasilitas ini dijamin dengan persediaan milik INT, ITR dan ITK, aset tetap tertentu
milik Kelompok Usaha serta corporate guarantee dari Perusahaan. PT Bank Central Asia Tbk Pada
tanggal 8 Januari 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran
dengan batas maksimum sebesar Rp 30 miliar. Pada tanggal 27 Desember 2022, Perusahaan
memperoleh tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas time loan revolving dengan batas maksimum
sebesar Rp 40 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 0,6 persen per tahun untuk fasilitas kredit
time loan revolving dan 9,25 persen per tahun untuk fasilitas rekening koran pada tahun 2023. Fasilitas
ini akan jatuh tempo masing-masing pada tanggal 13 Juli 2023 dan 29 Desember 2023. Fasilitas ini
dijamin dengan rekening giro milik Perusahaan, persediaan dan aset tetap tertentu milik Perusahaan,
ITR, INT, IIL dan sebagian direksi Perusahaan. Perusahaan terikat dengan beberapa batasan, antara
lain: ? Rasio lancar minimum 1x. ? Rasio debt service coverage minimum 1,25x. ? Rasio debt to equity
maximum 1x. PT Bank Danamon Indonesia Tbk Pada tanggal 5 Agustus 2019, Perusahaan dan entitas
anaknya, ITR dan ITK, memperoleh fasilitas kredit berupa rekening koran (hanya untuk Perusahaan),
demand loan dan omnibus trade finance dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 20
miliar, Rp 70 miliar dan US$ 7,5 juta (tersedia dalam mata uang Rupiah dan US$). Pada tanggal 28
Desember 2020, terjadi perubahan batas maksimum fasilitas omnibus trade finance menjadi Rp
Page 71
137.750.000.000 (tersedia dalam mata uang Rupiah dan US$). Pada tanggal 29 November 2021, terjadi perubahan batas maksimum fasilitas omnibus trade finance menjadi Rp 116.450.000.000 (tersedia dalam mata uang Rupiah dan US$). Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8,75 persen-9,5 persen per tahun untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah dan 4,25 persen-5,75 persen per tahun untuk pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat pada tahun 2022. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 28 Agustus 2023 dan dijamin dengan aset tetap tertentu milik Kelompok Usaha. Fasilitas ini telah dilunasi pada 1 Februari 2023. Kelompok Usaha wajib menjaga ketentuan atau rasio keuangan sebagai berikut: ? Debt/EBITDA maksimum 3,5x. ? Inventory turnover maksimum 500 hari. ? Trade receivables turnover maksimum 120 hari. ? Rasio debt service coverage minimal 1,25x. Entitas anak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pada tanggal 6 September 2021, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit modal kerja berupa RC terbatas, RC terbatas tranche B, kredit modal kerja plafon dan kredit modal kerja plafon tranche B dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar,Rp 85 miliar, Rp 75 miliar dan Rp 170 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8 persen per tahun pada tahun 2022. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 6 September 2023. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan atau rasio keuangan yang sama dengan fasilitas yang diterima oleh Perusahaan. PT Bank Maspion Indonesia Tbk Pada tanggal 5 November 2020, INT, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran, fixed loan dan demand loan dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar, Rp 30 miliar dan Rp 30 miliar. Pada tanggal 25 Januari 2023, INT memperoleh tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas demand loan dan fixed loan dengan batas maksimum masing-masing menjadi sebesar Rp 110 miliar dan Rp 50 miliar. Pada tanggal 5 November 2020, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran, fixed loan dan demand loan dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar, Rp 30 miliar dan Rp 30 miliar. Pada tanggal 12 November 2021, ITR merubah batas maksimum fasilitas rekening koran dan demand loan masing-masing menjadi sebesar Rp 25 miliar dan Rp 120 miliar. Pada tanggal 25 Januari 2023, ITR memperoleh tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas demand loan dengan batas maksimum menjadi sebesar Rp 170 miliar. Pada tanggal 3 Februari 2021, ITK, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran dan fixed loan dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 5 miliar. Pada tanggal 25 Januari 2023, ITK memperoleh tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas demand loan dengan batas maksimum sebesar Rp 30 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8,5 persen per tahun pada tahun 2023. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 13 November 2023. Fasilitas ini dijamin dengan persediaan milik INT, ITR dan ITK, aset tetap tertentu milik Kelompok Usaha serta corporate guarantee dari Perusahaan. PT Bank Central Asia Tbk Pada tanggal 12 April 2019, INT, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran, time loan revolving dan kredit ekspor dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar, Rp 15 miliar dan Rp 30 miliar. Pada tanggal 8 Januari 2021, INT memperoleh tambahan batas maksimum fasilitas rekening koran menjadi Rp 25 miliar dan fasilitas time loan revolving dialihkan menjadi fasilitas kredit multi sebesar Rp 25 miliar. Pada bulan Agustus 2020, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas letter of credit usance dengan batas maksimum sebesar US$ 1.000.000. Pada tanggal 12 Juli 2021, ITR memperoleh tambahan batas maksimum menjadi US$ 3.500.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 13 Juli 2023 dan dibebani bunga sebesar 9,25 persen per tahun pada tahun 2023. Fasilitas ini dijamin dengan fasilitas yang diterima oleh Perusahaan. PT Bank ICBC Indonesia Pada tahun 2020, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit pre-export financing non-LC dengan batas maksimum sebesar US$ 1.500.000. Pada tanggal 24 September 2021, ITR memperoleh penurunan batas maksimum fasilitas menjadi US$ 1.000.000. Pada tanggal 20 September 2022, ITR memperoleh penurunan batas maksimum menjadi US$ 500.000. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 6,25 persen per tahun pada tahun 2022 dan akan jatuh tempo pada tanggal 26 September 2023. Fasilitas ini dijamin dengan piutang usaha dan persediaan tertentu
Page 72
milik ITR dan jaminan pribadi dari Halim Rusli dan Widjaja Karli. Di samping itu, ITR diwajibkan memelihara rasio debt to equity maksimum 3x.
Page 73
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.