Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 62
Page 1
Nomor Surat 096/VII/2023/WDA
Nama Emiten Cardig Aero Services Tbk
Kode Emiten CASS
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Cardig Jasa Jakarta 2013 Beroperasi 3.494 JUTAAN IDR 100.0
Aero Sarana pengelolaan
Dirgantara bandara udara
2 PT Purantara Jasa Boga Jakarta 2001 Beroperasi 97.306 JUTAAN IDR 78.33
Mitra Angkasa
Dua
3 Anugrah Investasi Singapura 0 - 21.535 JUTAAN IDR 100.0
Gemilang Pte
Ltd
4 PT Arang Restoran Bali 2015 Beroperasi 409 JUTAAN IDR 92.23
Agung Graha
5 PT Jakarta Pelatihan Tangerang 2011 Beroperasi 32.049 JUTAAN IDR 51.0
Aviation Penerbangan
Training
Center
6 PT Cinta Jasa Jakarta 0 - 212 JUTAAN IDR 80.0
Airport Flores Pengelolaan
Bandar Udara
7 PT Jasa Jasa Jakarta 1984 Beroperasi 944.070 JUTAAN IDR 50.1
Angkasa penunjang
Semesta angkutan
udara
8 PT JAS Aero Jasa Jakarta 2003 Beroperasi 138.729 JUTAAN IDR 51.0
Engineering perbengkelan
Services pesawat
udara
9 PT Cardig Jasa Jakarta 2011 Beroperasi 11.779 JUTAAN IDR 100.0
Anugra Manajemen
Sarana Fasilitas
Bersama
10 PT Cardig Jasa Boga Jakarta 2011 Beroperasi 70.183 JUTAAN IDR 100.0
Anugrah
Sarana
Catering
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Cardig Aero Services Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Cardig Aero Services Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Cardig Aero Services Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas CASS Entity code
Nomor identifikasi entitas AA599 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J1. Transportation Infrastructure Subsector
Industri J11. Transport Infrastructure Industry
Operator
Subindustri J111. Airport Operators Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15.02600 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
-
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review - Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
185,895 351,786
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
316,596 225,591
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
370 655
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
6,282 4,989
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
143,190 134,400
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 21,643 16,130 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
36,188 11,437
lancar
Uang muka lancar 12,376 9,583 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
7,699 5,575
lancar
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
14,436 8,345
lainnya assets
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified
10,906
diklasifikasikan sebagai as held-for-sale
dimiliki untuk dijual
Jumlah aset lancar 755,581 768,491 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
234,900 237,600
parties
Aset pajak tangguhan 23,665 27,156 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
430,902 410,732
equipment
Aset hak guna 106,919 128,945 Right of use assets
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
7,591 7,555
pajak tidak lancar refund
Goodwill 14,874 14,874 Goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
87,180 90,882
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 906,031 917,744 Total non-current assets
Jumlah aset 1,661,612 1,686,235 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
113,862 113,128
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
8,002 9,909
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Page 5
Utang lainnya pihak Other payables
3,709 6,212
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
52,936 53,688
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
20,666 17,721
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
333,906 362,248
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 33,204 19,636 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 78,111 123,637 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 32,132 58,043 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas yang secara Liabilities directly
langsung berhubungan associated with
dengan aset tidak non-current assets or
lancar atau kelompok disposal groups
lepasan yang classified as
19,379
diklasifikasikan held-for-sale or as
sebagai dimiliki untuk held-for-distribution to
dijual atau dimiliki owners
untuk didistribusikan
kepada pemilik
Jumlah liabilitas Total current
695,907 764,222
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
1,665 2,165
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
51,861 37,680
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 114,170 119,555 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
167,696 159,400
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 863,603 923,622 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Page 6
Saham biasa 208,695 208,695 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
( 170,033 ) ( 170,033 )
disetor capital
Cadangan selisih kurs Reserve of exchange
penjabaran ( 1,886 ) ( 4,176 ) differences on
translation
Komponen ekuitas Other components of
43,768 43,768
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 41,739 41,739 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 470,729 390,886 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
593,012 510,879
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
204,997 251,734
non-pengendali
Jumlah ekuitas 798,009 762,613 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,661,612 1,686,235
ekuitas
Page 7
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,003,512 771,191
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 791,593 ) ( 621,088 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 211,919 150,103 Total gross profit
Pendapatan keuangan 30,311 32,261 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 6,118 ) ( 9,833 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 10,698 ) 4,456
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Keuntungan (kerugian) lainnya 13,812 ( 15,007 ) Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
239,226 161,980
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 62,196 ) ( 40,669 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
177,030 121,311
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from discontinued
( 1,979 ) 0
dihentikan operations
Jumlah laba (rugi) 175,051 121,311 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 5,592 ) 3,336 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 5,592 ) 3,336 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, 4,490 ( 3,567 ) exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 4,490 ( 3,567 ) that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 1,102 ) ( 231 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 173,949 121,080 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
Page 8
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
83,165 52,191
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 91,886 69,120 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 82,133 52,173 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 91,816 68,907 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 40 25 share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 40 25 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan nilai
Cadangan keuntungan Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Cadangan selisih kurs wajar aset keuangan nilai Cadangan pembayaran Cadangan lindung nilai Kepentingan ekuitas Transaksi dengan pihak Komponen transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada kembali program imbalan Cadangan lainnya Ekuitas Entitas dengan pihak diatribusikan kepada entitas Proforma ekuitas Ekuitas
keuangan penjabaran wajar melalui pendapatan berbasis saham arus kas lainnya non-pengendali lainnya ekuitas lainnya ditentukan penggunaannya ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas pasti Anak/Asosiasi non-pengendali induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in fair
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity
Reserve of exchange value of fair value through Reserve of share-based Reserve of remeasurements Difference Due to Changes of Other transactions with Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves from investments in equity Reserve of cash flow hedges Other reserves Other equity interests transactions with Proforma equity Non-controlling interests Equity
differences on translation other comprehensive income payments of defined benefit plans Equity in Subsidiary/Associates non-controlling interests transactions earnings earnings entity
instruments non-controlling interests
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 208,695 0 ( 170,033 ) 0 0 0 0 0 ( 4,176 ) 0 0 0 0 0 0 0 0 43,768 0 0 41,739 390,886 510,879 0 251,734 762,613 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 208,695 0 ( 170,033 ) 0 0 0 0 0 ( 4,176 ) 0 0 0 0 0 0 0 0 43,768 0 0 41,739 390,886 510,879 0 251,734 762,613 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 83,165 83,165 91,886 175,051 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 2,290 ( 3,322 ) ( 1,032 ) ( 70 ) ( 1,102 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 0 0 Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas (0) ( 138,553 ) ( 138,553 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis Increase (decrease) in equity through share-based payment transactions
0 0
saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 Increase (decrease) in equity through transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) Changes in non-controlling interests due to disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to disposal of a discontinued
(0) (0)
dihentikan operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to partial disposal of interests in
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya (0) (0) subsidiaries without loss of control
pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to other transactions with
0 0
kepentingan non-pengendali non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) Elimination of deficit in connection with quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 0 Stock options exercised
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK 0 0 Retrospective adjustment of PSAK implementation
Transaksi ekuitas lainnya 0 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 208,695 0 ( 170,033 ) 0 0 0 0 0 ( 1,886 ) 0 0 0 0 0 0 0 0 43,768 0 0 41,739 470,729 593,012 0 204,997 798,009 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan nilai
Cadangan keuntungan Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Cadangan selisih kurs wajar aset keuangan nilai Cadangan pembayaran Cadangan lindung nilai Kepentingan ekuitas Transaksi dengan pihak Komponen transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada kembali program imbalan Cadangan lainnya Ekuitas Entitas dengan pihak diatribusikan kepada entitas Proforma ekuitas Ekuitas
keuangan penjabaran wajar melalui pendapatan berbasis saham arus kas lainnya non-pengendali lainnya ekuitas lainnya ditentukan penggunaannya ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas pasti Anak/Asosiasi non-pengendali induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in fair
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity
Reserve of exchange value of fair value through Reserve of share-based Reserve of remeasurements Difference Due to Changes of Other transactions with Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves from investments in equity Reserve of cash flow hedges Other reserves Other equity interests transactions with Proforma equity Non-controlling interests Equity
differences on translation other comprehensive income payments of defined benefit plans Equity in Subsidiary/Associates non-controlling interests transactions earnings earnings entity
instruments non-controlling interests
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 208,695 0 ( 170,033 ) 0 0 0 0 480 0 0 0 0 0 0 43,768 0 0 41,739 259,897 384,546 0 199,170 583,716 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 208,695 0 ( 170,033 ) 0 0 0 0 0 480 0 0 0 0 0 0 0 0 43,768 0 0 41,739 259,897 384,546 0 199,170 583,716 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 52,191 52,191 69,120 121,311 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 1,801 ( 1,819 ) ( 18 ) ( 213 ) ( 231 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 0 0 Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas (0) ( 112,999 ) ( 112,999 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis Increase (decrease) in equity through share-based payment transactions
0 0
saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 Increase (decrease) in equity through transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) Changes in non-controlling interests due to disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to disposal of a discontinued
(0) (0)
dihentikan operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to partial disposal of interests in
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya (0) (0) subsidiaries without loss of control
pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to other transactions with
0 0
kepentingan non-pengendali non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) Elimination of deficit in connection with quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 0 Stock options exercised
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK 0 Retrospective adjustment of PSAK implementation
Transaksi ekuitas lainnya 0 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 208,695 0 ( 170,033 ) 0 0 0 0 0 2,281 0 0 0 0 0 0 0 0 43,768 0 0 41,739 310,269 436,719 0 155,078 591,797 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
976,286 745,310
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 491,835 ) ( 399,059 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 322,228 ) ( 235,743 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
162,223 110,508
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
2,353 3,123
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 3,234 ) ( 6,605 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 104,543 ) ( 68,116 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
56,799 38,910
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
492 376
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 48,857 ) ( 8,956 )
aset tetap property and equipment
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 1,343 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 48,365 ) ( 7,237 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank (0) ( 34,348 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 35,772 ) ( 25,764 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan utang pemegang Proceeds from due to
0
saham stockholders
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 138,553 ) ( 112,999 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 174,325 ) ( 173,111 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
Page 12
bersih kas dan setara kas ( 165,891 ) ( 141,438 )in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
351,786 427,483
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
0 0
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
185,895 286,045
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan statements
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) dan Peraturan-Peraturan serta
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK. Kebijakan ini
telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika dinyatakan lain.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan basis akrual,
menggunakan dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang disajikan
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut. Laporan arus kas konsolidasian yang disajikan dengan menggunakan metode langsung,
menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas
operasi, investasi, dan pendanaan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas anak Principles of consolidation
seperti disebutkan pada Catatan 1c. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas
imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, investor
mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini: i) Kekuasaan atas
investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk mengarahkan
aktivitas relevan dari investee, ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya
dengan investee, dan iii) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk
mempengaruhi jumlah imbal hasil. Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara
mayoritas atas suatu investee, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan
dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee, termasuk: i) Pengaturan
kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee, ii) Hak yang timbul atas pengaturan
kontraktual lain, dan iii) Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup. Grup menilai ulang
apakah pengendaliannya melibatkan investee jika fakta dan keadaan menunjukkan bahwa ada
perubahan pada satu atau lebih dari tiga elemen kontrol. Konsolidasi entitas anak tersebut dimulai
pada saat Grup memperoleh kendali atas entitas anak tersebut dan berhenti pada saat Grup
kehilangan kendali atas entitas anak tersebut. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban entitas anak
tersebut yang diakuisisi selama periode berjalan termasuk dalam laporan keuangan konsolidasian
sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai dengan tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas
anak tersebut. Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan
pada pemilik entitas induk dan pada kepentingan non-pengendali (?KNP?), walaupun hal ini akan
menyebabkan saldo KNP yang defisit. Apabila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap
laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup. Seluruh aset dan
liabilitas, ekuitas, penghasilan dan beban dan arus kas atas transaksi antar anggota Grup dieliminasi
sepenuhnya pada saat konsolidasi. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas
anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila
kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset
(termasuk goodwill), liabilitas, dan komponen lain dari ekuitas terkait, dan selisihnya diakui pada laba
rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
Page 14
Kas dan setara kas Setara kas termasuk kas, kas di bank (rekening giro), dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam Cash and cash equivalents
jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang digunakan sebagai jaminan atau
tidak dibatasi penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Pengakuan dan Pengukuran Awal Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai Trade and other receivables
wajarnya ditambah biaya transaksi, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi (?NWLR?). Piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan,
dimana Grup telah menerapkan cara praktis, yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai
PSAK 72, seperti diungkapkan pada Catatan 2q. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melaui penghasilan komprehensif lain (?NWPKL?), aset
keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPB?)
dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat
instrumen. Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana mereka
mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus
kas akan dihasilkan dari penerimaan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.
Pengukuran Selanjutnya Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam
empat kategori: ? Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang), ? Aset
keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang),
? Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas
pelepasan (instrumen ekuitas), dan ? NWLR. Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung
kepada klasifikasi masing-masing aset keuangan seperti berikut ini: Aset keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi (instrumen utang) Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan
diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: ? Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan
tujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual, dan ?
Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
merupakan SPPB dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?) dan menjadi
subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset dihentikan
pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainya. Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi termasuk piutang usaha dan lain-lain dan pinjaman kepada pihak-pihak
berelasi, aset lancar lain-lain, dan aset tidak lancar lain-lain. Aset keuangan (atau, sesuai dengan
kondisinya, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama
dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika:
? Hak untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir Atau ? Grup telah mengalihkan haknya untuk
menerima arus kas dari aset atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima
tersebut secara penuh tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga berdasarkan kesepakatan
?pass-through?, dan salah satu dari (a) Grup telah mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan
manfaat atas aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan maupun tidak memiliki secara substansial atas
seluruh risiko dan manfaat atas aset, tetapi telah mengalihkan kendali atas aset. Ketika Grup telah
mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah menandatangani
kesepakatan ?pass-through?, Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup masih
mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Grup tidak mengalihkan maupun
seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak mengalihkan
kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya.
Page 15
Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait
diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih
rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Grup
untuk membayar kembali.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul
sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha
biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat
penjualan. Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya
pemulihan tersebut.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Fixed assets
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen. Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
tersebut. Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga
perolehannya dan tidak disusutkan. Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk
digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus dan
saldo menurun ganda berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset sebagai berikut:
Tahun/Years Bangunan dan renovasi bangunan sewa 4-20 Peralatan operasi 4-25 Kendaraan
bermotor 4-8 Instalasi dan komunikasi 8 Peralatan dan perabot kantor 1-8 Beban pemeliharaan dan
perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam
jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar kemungkinan bagi
Perusahaan manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang
ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset terkait. Aset tetap dalam
penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban pinjaman dan
biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam penyelesaian
tersebut (jika ada). Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun ?Aset tetap? yang
bersangkutan pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset
tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan sampai memenuhi syarat pengakuan sebagai aset tetap
seperti diungkapkan di atas. Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat
pelepasan atau ketika tidak terdapat lagi manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari
penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan
tersebut (yang ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah
tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan. Pada
setiap akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu,
metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai Trade payables and other liabilities
liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai
Page 16
instrumen lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, sesuai dengan kondisinya. Semua liabilitas
keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas keuangan dilklasifikasi
sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung. Grup menetapkan liabilitas keuangannya sebagai utang dan pinjaman,
seperti utang usaha dan lain-lain, beban akrual, dan liabilitas sewa. Pengukuran selanjutnya dari
liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: Liabilitas keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman) (i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan
Bunga Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya amortisasi
dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi dan komisi atau biaya
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan
pada laba rugi. (ii) Utang dan Akrual Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-lain jangka pendek,
biaya masih harus dibayar dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah
tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya. Penghentian Pengakuan Suatu
liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda,
atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau
modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal
dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui ketika pengendalian jasa dialihkan kepada Revenue and expense recognition
pelanggan dengan jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan Grup sebagai imbalan atas
jasa tersebut. Pengendalian dialihkan dari waktu ke waktu karena pelanggan secara bersamaan
menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh Grup. Grup secara umum menyimpulkan
bahwa Grup bertindak sebagai prinsipal dalam pengaturan pendapatannya Liabilitas kontrak adalah
kewajiban untuk mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan dimana Grup telah menerima
imbalan (atau jumlah imbalan yang jatuh tempo) dari pelanggan. Jika pelanggan membayar imbalan
sebelum Grup mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan, liabilitas kontrak diakui pada saat
pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal). Liabilitas kontrak diakui
sebagai pendapatan pada saat Grup melaksanakan berdasarkan kontrak. Beban diakui pada saat
terjadinya dengan dasar akrual.
Penjabaran mata uang asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat transaksi dengan Foreign currency translation
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang
fungsional?). Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah Rupiah, kecuali untuk JATC
yang memiliki mata uang fungsional Dolar Amerika Serikat (?AS$?). Transaksi dalam mata uang asing
dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs
jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk
periode yang bersangkutan, dan laba rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi
periode yang bersangkutan. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, nilai tukar yang digunakan
adalah sebagai berikut: 2022 2021 1 Dolar Amerika Serikat (AS$) 15.731 14.269 1 Dolar Australia
(AU$) 10.580 10.344 1 Dolar Singapura (SG$) 11.659 10.534 1 Euro (EUR) 16.712 16.127 Akun-akun
dari entitas anak dengan mata uang fungsional selain Rupiah dijabarkan dari mata uang fungsionalnya
Page 17
menjadi Rupiah dengan dasar sebagai berikut: a) Aset dan liabilitas, baik moneter maupun
non-moneter, dijabarkan dengan menggunakan kurs penutup. b) Pendapatan dan beban dijabarkan
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi atau, bila memenuhi syarat, kurs
rata-rata periode tersebut. c) Selisih kurs yang terjadi disajikan sebagai ?Penghasilan komprehensif
lain - selisih kurs penjabaran laporan keuangan? sebagai bagian dari ekuitas sampai pelepasan
investasi neto yang bersangkutan. Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas
di dalam Grup menetapkan mata uang fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan
dari setiap entitas diukur berdasarkan mata uang fungsional tersebut.
Transaksi dengan pihak berelasi ?Perusahaan dan entitas anaknya mempunyai transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi Transactions with related parties
yang diuraikan pada PSAK 7: Pengungkapan pihak-pihak berelasi. Semua transaksi dan saldo yang
material dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 27.
Pajak penghasilan Pajak Penghasilan Kini Aset dan liabilitas pajak kini diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat Income taxes
direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat Perusahaan beroperasi dan menghasilkan
pendapatan kena pajak. Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban
operasi lain karena tidak dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.
Pinjaman Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai Borrowings
liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai
instrumen lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, sesuai dengan kondisinya. Semua liabilitas
keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas keuangan dilklasifikasi
sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung. Grup menetapkan liabilitas keuangannya sebagai utang dan pinjaman,
seperti utang usaha dan lain-lain, beban akrual, dan liabilitas sewa. Pengukuran selanjutnya dari
liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: Liabilitas keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman) (i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan
Bunga Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya amortisasi
dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi dan komisi atau biaya
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan
pada laba rugi. (ii) Utang dan Akrual Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-lain jangka pendek,
biaya masih harus dibayar dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah
tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya. Penghentian Pengakuan Suatu
liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda,
atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau
Page 18
modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal
dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
Provisi Provisi diakui bila Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat Provisions
peristiwa masa lalu dan kemungkinan besar penyelesaian kewajiban menyebabkan arus keluar sumber
daya serta jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Jumlah yang diakui sebagai
provisi merupakan estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini
pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan berbagai risiko dan ketidakpastian yang
selalu mempengaruhi berbagai peristiwa dan keadaan. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus
kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari
arus kas tersebut. Jika sebagian atau seluruh pengeluaran untuk menyelesaikan provisi diganti oleh
pihak ketiga, maka penggantian itu diakui hanya pada saat timbul keyakinan bahwa penggantian pasti
akan diterima jika Grup menyelesaikan kewajiban. Penggantian tersebut diakui sebagai aset yang
terpisah. Jumlah yang diakui sebagai penggantian tidak boleh melebihi provisi. Provisi ditelaah pada
setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika
arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka
provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan dan entitas anak tertentu menyelenggarakan program manfaat pasti yang meliputi seluruh Employee benefits
karyawan yang berhak. Para karyawan mengkontribusikan 5,4% dari penghasilan pensiun dan
Perusahaan dan entitas anak tertentu diharuskan untuk menyediakan kekurangannya berdasarkan
perjanjian kerja bersama. Aset dana pensiun dikelola oleh Dana Pensiun Cardig Group. Dana Pensiun
Cardig Group didirikan berdasarkan surat keputusan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia
No. KEP-446/KKM.10/2012 tanggal 4 September 2012. Grup juga mencatat penyisihan manfaat
tambahan selain program dana pensiun tersebut di atas untuk memenuhi dan menutup imbalan
minimum yang harus dibayar kepada karyawan-karyawan sesuai dengan Undang-Undang
Ketenagakerjaan yang berlaku. Penyisihan tambahan tersebut diestimasi dengan menggunakan
perhitungan aktuarial metode ?Projected Unit Credit?. Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan
dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi keuangan dengan pengaruh langsung didebit
atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya.
Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Biaya jasa lalu harus
diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara: i) ketika amandemen program atau kurtailmen
terjadi; dan ii) ketika Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait. Bunga
neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja.
Perusahaan mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun ?Beban Pokok
Penjualan? dan ?Beban Umum dan Administrasi? pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain: i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian
atas penyelesaian (curtailment) tidak rutin, dan ii) Beban atau penghasilan bunga neto. Pengukuran
kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial,
imbal hasil atas aset program dan setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain. Siaran Pers mengenai "Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa"
yang diterbitkan pada bulan April 2022 Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia ?DSAK IAI?) menerbitkan materi penjelasan atas persyaratan pengatribusian
imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee
Benefits. Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program
pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola
fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee (?IFRIC?)
Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service IAS 19. Grup telah menerapkan materi
Page 19
penjelasan tersebut dan dengan demikian merubah kebijakan akuntansi terkait atribusi imbalan kerja
pada periode jasa dari yang kebijakan yang diterapkan sebelumnya pada laporan keuangan
konsolidasian Grup pada tanggal 31 Desember 2021 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut. Pada tahun-tahun sebelumnya, Grup mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan
program imbalan pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga usia
pensiun. Pada tahun 2022, berdasarkan materi penjelasan tersebut, Grup telah mengubah kebijakan
akuntansinya untuk mengatribusikan imbalan berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika
jasa pekerja pertama kali menghasilkan imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa
pekerja selanjutnya tidak akan menghasilkan jumlah imbalan yang material dibawah program tersebut.
Namun, perubahan tersebut tidak berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar
dalam suatu periode.
Pelaporan segmen Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi dalam lima divisi operasi penunjang, antara lain, jasa Segment reporting
penerbangan dan pergudangan, jasa rilis dan perbengkelan pesawat udara, jasa catering, jasa
manajemen fasilitas dan jasa pelatihan penerbangan yang dikelola secara independen oleh
masing-masing pengelola segmen yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen.
Para pengelola segmen melaporkan secara langsung kepada manajemen Perusahaan yang secara
teratur mengkaji laba segmen sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya ke masing-masing
segmen dan untuk menilai kinerja segmen. Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen
terdapat dalam Catatan 32, termasuk faktor yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen yang
dilaporkan dan dasar pengukuran informasi segmen.
Penerapan standar akutansi baru Grup menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau yang direvisi yang berlaku efektif untuk The implementation of new statements of
periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, termasuk standar yang direvisi berikut ini: accounting standards
Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis - Rujukan ke Kerangka Konseptual Amendemen ini
mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka Konseptual Pelaporan
Keuangan. Secara umum, amendemen PSAK 22: ? Menambahkan deskripsi terkait ?liabilitas dan
liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup PSAK 57 atau ISAK 30?. ? Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi
yang telah diakui pada tanggal akuisisi. ? Menambahkan definisi aset kontinjensi dan perlakuan
akuntansinya. Amendemen PSAK 22 ini berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022 dengan
penerapan dini diperkenankan dan amandemen ini tidak memiliki dampak pada pelaporan keuangan
Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali. Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan
Aset Kontijensi tentang Kontrak Merugi-Biaya Memenuhi Kontrak Amendemen PSAK 57 mengatur
biaya-biaya untuk memenuhi kontrak merugi terdiri dari biaya yang terkait langsung dengan kontrak,
dimana terdiri dari: 1. biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut, dan 2. alokasi biaya lain
yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak. Amendemen ini berlaku efektif pada tanggal 1
Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan dan amandemen ini tidak memiliki dampak pada
pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali. Penyesuaian Tahunan 2020 ? PSAK
71: Instrumen Keuangan Amandemen ini mengklarifikasi biaya yang diperhitungkan entitas dalam
mengevaluasi apakah persyaratan yang dimodifikasi dari suatu liabilitas keuangan menyebabkan
penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Biaya
tersebut hanya mencakup yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman,
termasuk fee yang dibayarkan atau diterima baik oleh peminjam atau pemberi pinjaman atas nama
Page 20
pihak lain. Amandemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan namun tidak memiliki dampak pada
pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali. Penyesuaian Tahunan 2020 ? PSAK
73: Sewa Amendemen terhadap Contoh Ilustrasi 13 yang merupakan bagian dari PSAK 73 dengan
menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian perbaikan properti sewaan oleh pesewa untuk
mengatasi potensi kebingungan mengenai perlakuan insentif sewa yang mungkin timbul karena cara
insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut. Amendemen ini diterapkan secara prospektif
terhadap pengukuran nilai wajar pada atau setelah awal periode pelaporan tahunan pertama yang
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022. Amendemen ini tidak mempunyai pengaruh terhadap
laporan keuangan konsolidasian Grup.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup memilih apakah
mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah
bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas
keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi
terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara
bertahap, Grup mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang
diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan.
Setiap imbalan kontinjensi yang akan ditransfer oleh perusahaan pengakuisisi akan diakui pada nilai
wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali dan penyelesaian selanjutnya adalah diperhitungkan dalam ekuitas. Goodwill awalnya diukur
dengan biaya perolehan (menjadi kelebihan agregat dari pertimbangan yang ditransfer dan jumlah
yang diakui untuk KNP dan kepentingan sebelumnya yang dimiliki atas aset dan liabilitas yang dapat
diidentifikasi yang dapat diidentifikasi). Jika nilai wajar aset bersih yang diakuisisi melebihi
pertimbangan agregat yang ditransfer, Grup akan menilai ulang apakah telah mengidentifikasi dengan
benar semua aset yang diperoleh dan semua liabilitas diasumsikan dan menelaah prosedur yang
digunakan untuk mengukur jumlah yang akan diakui pada tanggal akuisisi. Jika penilaian kembali
tersebut masih menghasilkan selisih antara nilai wajar aktiva bersih yang diperoleh dengan
pertimbangan agregat yang ditransfer, maka keuntungan tersebut diakui dalam laba rugi. Setelah
pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.
Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup yang diharapkan
akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak
yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan
operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan
atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan terhadap bagian dari UPK yang ditahan. Kombinasi bisnis entitas
sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepentingan, dimana selisih antara
jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto entitas yang diakuisisi diakui sebagai
bagian dari akun "Tambahan Modal Disetor" pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Dalam
menerapkan metode penyatuan kepentingan tersebut, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang
bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang
bergabung berada dalam kesepengendalian.
Page 21
Aset hak guna Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk Right of use assets
digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan
aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul di awal, dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa
yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek
antara sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut: Tahun/Years Tanah 20 Land Peralatan
operasional 4-15 Operational equipments Bangunan 1-5 Building Kendaraan bermotor 1-4 Motor
vehicles Jika kepemilikan aset pendasar sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya
perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka penyusutan aset
hak-guna dihitung menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna juga dievaluasi untuk
penurunan nilai (Catatan 2m).
Goodwill Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Goodwill
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup memilih apakah
mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah
bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas
keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi
terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara
bertahap, Grup mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang
diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan.
Setiap imbalan kontinjensi yang akan ditransfer oleh perusahaan pengakuisisi akan diakui pada nilai
wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali dan penyelesaian selanjutnya adalah diperhitungkan dalam ekuitas. Goodwill awalnya diukur
dengan biaya perolehan (menjadi kelebihan agregat dari pertimbangan yang ditransfer dan jumlah
yang diakui untuk KNP dan kepentingan sebelumnya yang dimiliki atas aset dan liabilitas yang dapat
diidentifikasi yang dapat diidentifikasi). Jika nilai wajar aset bersih yang diakuisisi melebihi
pertimbangan agregat yang ditransfer, Grup akan menilai ulang apakah telah mengidentifikasi dengan
benar semua aset yang diperoleh dan semua liabilitas diasumsikan dan menelaah prosedur yang
digunakan untuk mengukur jumlah yang akan diakui pada tanggal akuisisi. Jika penilaian kembali
tersebut masih menghasilkan selisih antara nilai wajar aktiva bersih yang diperoleh dengan
pertimbangan agregat yang ditransfer, maka keuntungan tersebut diakui dalam laba rugi. Setelah
pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.
Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup yang diharapkan
akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak
yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan
operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan
atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan terhadap bagian dari UPK yang ditahan. Kombinasi bisnis entitas
sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepentingan, dimana selisih antara
jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto entitas yang diakuisisi diakui sebagai
bagian dari akun "Tambahan Modal Disetor" pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Dalam
menerapkan metode penyatuan kepentingan tersebut, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang
Page 22
bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang
bergabung berada dalam kesepengendalian.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing beban dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Liabilitas atas kontrak Liabilitas kontrak adalah kewajiban untuk mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan dimana Contract liabilities
Grup telah menerima imbalan (atau jumlah imbalan yang jatuh tempo) dari pelanggan. Jika pelanggan
membayar imbalan sebelum Grup mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan, liabilitas kontrak
diakui pada saat pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal).
Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat Grup melaksanakan berdasarkan kontrak.
Penerapan standar akuntansi baru Grup menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau yang direvisi yang berlaku efektif untuk Adoption of new accounting standards
periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, termasuk standar yang direvisi berikut ini:
Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis - Rujukan ke Kerangka Konseptual Amendemen ini
mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka Konseptual Pelaporan
Keuangan. Secara umum, amendemen PSAK 22: ? Menambahkan deskripsi terkait ?liabilitas dan
liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup PSAK 57 atau ISAK 30?. ? Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi
yang telah diakui pada tanggal akuisisi. ? Menambahkan definisi aset kontinjensi dan perlakuan
akuntansinya. Amendemen PSAK 22 ini berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022 dengan
penerapan dini diperkenankan dan amandemen ini tidak memiliki dampak pada pelaporan keuangan
Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali. Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan
Aset Kontijensi tentang Kontrak Merugi-Biaya Memenuhi Kontrak Amendemen PSAK 57 mengatur
biaya-biaya untuk memenuhi kontrak merugi terdiri dari biaya yang terkait langsung dengan kontrak,
dimana terdiri dari: 1. biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut, dan 2. alokasi biaya lain
yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak. Amendemen ini berlaku efektif pada tanggal 1
Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan dan amandemen ini tidak memiliki dampak pada
pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali. Penyesuaian Tahunan 2020 ? PSAK
71: Instrumen Keuangan Amandemen ini mengklarifikasi biaya yang diperhitungkan entitas dalam
mengevaluasi apakah persyaratan yang dimodifikasi dari suatu liabilitas keuangan menyebabkan
penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Biaya
tersebut hanya mencakup yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman,
termasuk fee yang dibayarkan atau diterima baik oleh peminjam atau pemberi pinjaman atas nama
pihak lain. Amandemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan namun tidak memiliki dampak pada
pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali. Penyesuaian Tahunan 2020 ? PSAK
73: Sewa Amendemen terhadap Contoh Ilustrasi 13 yang merupakan bagian dari PSAK 73 dengan
menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian perbaikan properti sewaan oleh pesewa untuk
mengatasi potensi kebingungan mengenai perlakuan insentif sewa yang mungkin timbul karena cara
insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut. Amendemen ini diterapkan secara prospektif
terhadap pengukuran nilai wajar pada atau setelah awal periode pelaporan tahunan pertama yang
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022. Amendemen ini tidak mempunyai pengaruh terhadap
laporan keuangan konsolidasian Grup.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasi Accounting standards issued but not yet
Page 23
belum berlaku efektif Grup namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan effective
standar yang dipertimbangkan relevan terhadap Grup pada saat standar tersebut berlaku efektif, dan
dampak penerapan standar tersebut terhadap posisi dan kinerja keuangan Perusahaan masih
diestimasi pada tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian. Kecuali disebutkan lain, Grup
tidak mengharapkan adopsi pernyataan tersebut di masa depan memiliki dampak signifikan terhadap
laporan keuangan konsolidasiannya. Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 Amendemen
PSAK 16: Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan Amandemen ini tidak
memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang diproduksi saat membawa
aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat beroperasi sesuai dengan
intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya, entitas mengakui hasil dari
penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item tersebut, dalam laba rugi.
Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif untuk aset tetap yang tersedia untuk digunakan
pada atau setelah awal dari periode sajian paling awal dimana entitas pertama kali menerapkan
amandemen tersebut. Amandemen tersebut diperkirakan tidak akan berdampak material terhadap
pelaporan keuangan Grup. Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan Tentang Klasifikasi
Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang Amandemen ini menentukan persyaratan
untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang dan menjelaskan:
1) hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan, 2) hak untuk menangguhkan
pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan, 3) klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh
kemungkinan entitas akan menggunakan hakya untuk menangguhkan liabilitas, dan 4) hanya jika
derivatif melekat pada liabilitas konversi tersebut adalah suatu instrumen ekuitas, maka syarat dan
ketentuan dari suatu liabilitas konversi tidak akan berdampak pada klasifikasinya. Amandemen
tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
2023 dan diterapkan secara retrospektif. Amandemen tersebut diekspektasikan tidak akan berdampak
material terhadap pelaporan keuangan Grup. Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan
tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi Amandemen ini memberikan panduan dan contoh untuk
membantu entitas menerapkan pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi.
Amandemen tersebut bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan
akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan
akuntansi 'signifikan' entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material'
entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas
dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen ini berlaku efektif
pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 dengan penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang
menilai dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pengungkapan
kebijakan akuntansi Grup. Amandemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi
Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi Amandemen tersebut memperkenalkan
definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan
perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amandemen tersebut juga mengklarifikasi
bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi
akuntansi. Amandemen tersebut berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023 dan berlaku untuk
perubahan kebijakan akuntansi dan perubahan estimasi akuntansi yang terjadi pada atau setelah awal
periode tersebut. Penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari
amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup. Amandemen
PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang Timbul Dari
Transaksi Tunggal Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak
tangguhan pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi
Page 24
perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa. Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 dengan penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup. Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan Amendemen ini mengklarifikasi bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal pelaporan yang akan memengaruhi klasifilasi liabilitas sebagai lancar atau tidak lancar. Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 dengan penerapan dini diperkenankan. Entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang pada periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 secara retrospektif sesuai dengan PSAK 25. Jika entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) pada periode yang lebih awal setelah terbitnya amandemen PSAK 1 (Desember 2022) tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan, maka entitas juga menerapkan amandemen PSAK 1 (Desember 2022) pada periode tersebut. Jika entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) untuk periode sebelumnya, maka entitas mengungkapkan fakta tersebut. Amandemen PSAK 73: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik Amandemen PSAK 73 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan. Amandemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan.
Page 25
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Entitas anak Penurunan
Aset tetap, Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi Aset tetap,
baru aset (pemulihan)
awal periode aset tetap aset tetap tetap keuangan aset aset tetap akhir periode
tetap nilai aset tetap
tetap
Property, plant, Translation New Impairment Property,
Addition in Disposals in Reclassifications of Revaluation of
and equipment, adjustment in subsidiaries in (recovery) of plant, and
property, plant, property, plant, property, plant, and property, plant,
beginning property, plant, property, plant, property, plant, equipment,
and equipment and equipment equipment and equipment
period and equipment and equipment and equipment end period
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying
19,910 ( 1,378 ) ( 647 ) 17,885
perolehan, langsung amount, gross
kotor Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
191,567 822 3,420 ( 1,138 ) 194,671
langsung improvement, directly
owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 790,576 12,203 ( 10,943 ) 25,809 ( 660 ) 816,985 equipment, directly
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
0 0
langsung directly owned
Alat pengangkutan, Transportation
dimiliki langsung 0 0 equipment, directly
owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 63,836 779 ( 233 ) 1,283 65,665 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle, directly
bermotor, dimiliki 28,566 ( 23 ) (1) 28,542 owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0
langsung owned
Menara BTS Tower, directly
telekomunikasi, 0 0 owned
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Page 26
Optik, dimiliki 0 0 directly owned
langsung
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 90,506 4,017 4,612 99,135 Infrastructure, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0 0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0 0
langsung owned
Dimiliki langsung 1,184,961 17,821 ( 11,176 ) 33,723 ( 2,446 ) 0 0 (0) 1,222,883 Directly owned
Mesin, aset hak Machinery, right of
0 0
guna use assets
Alat pengangkutan, Transportation
aset hak guna 0 0 equipment, right of
use assets
Alat berat, aset hak Heavy equipment,
0 0
guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of use
0 0
hak guna assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of use
0 0
guna assets
Kapal, aset hak Vessels, right of use
0 0
guna assets
Menara BTS Tower, right of
telekomunikasi, 0 0 use assets
aset hak guna
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Optik, aset hak 0 0 right of use assets
guna
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure, right of
aset hak guna use assets
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0 0
aset hak guna right of use assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
0 0
guna assets
Aset hak guna 0 0 0 0 0 0 (0) 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0 0
penyelesaian construction
Mesin dan alat Machinery and heavy
berat, dalam 0 0 equipment, assets
penyelesaian under construction
Page 27
Menara BTS Tower, assets
telekomunikasi, 0 0 under construction
dalam
penyelesaian
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Optik, dalam 0 0 assets under
penyelesaian construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, Infrastructure, assets
0 0
dalam under construction
penyelesaian
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
dalam 0 0 assets under
penyelesaian construction
Lainnya, dalam Others, assets under
23,269 31,615 ( 43,630 ) 11,254
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
23,269 31,615 (0) ( 43,630 ) 0 0 0 (0) 11,254
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,208,230 49,436 ( 11,176 ) ( 9,907 ) ( 2,446 ) 0 0 (0) 1,234,137
equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying
depresiasi fasilitasnya, dimiliki leasehold amount,
132,496 3,581 ( 2,841 ) ( 659 ) 132,577
langsung improvement, directly accumulated
owned depreciation
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 495,707 24,369 ( 10,497 ) ( 10,985 ) ( 655 ) 497,939 equipment, directly
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
0 0
langsung directly owned
Alat pengangkutan, Transportation
dimiliki langsung 0 0 equipment, directly
owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 59,194 1,466 ( 98 ) ( 738 ) 59,824 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle, directly
bermotor, dimiliki 26,562 338 ( 17 ) (1) 26,882 owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0
langsung owned
Page 28
Menara 0 0 BTS Tower, directly
telekomunikasi, owned
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Optik, dimiliki 0 0 directly owned
langsung
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 83,539 2,602 ( 128 ) 86,013 Infrastructure, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0 0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0 0
langsung owned
Dimiliki langsung 797,498 32,356 ( 10,595 ) ( 14,709 ) ( 1,315 ) 0 0 (0) 803,235 Directly owned
Mesin, aset hak Machinery, right of
0
guna use assets
Alat pengangkutan, Transportation
aset hak guna 0 equipment, right of
use assets
Alat berat, aset hak Heavy equipment,
0
guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of use
0
hak guna assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of use
0
guna assets
Kapal, aset hak Vessels, right of use
0
guna assets
Menara BTS Tower, right of
telekomunikasi, 0 use assets
aset hak guna
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Optik, aset hak 0 right of use assets
guna
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 Infrastructure, right of
aset hak guna use assets
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
aset hak guna right of use assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
0
guna assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
Page 29
penyelesaian 0 construction
Mesin dan alat Machinery and heavy
berat, dalam 0 equipment, assets
penyelesaian under construction
Menara BTS Tower, assets
telekomunikasi, under construction
0
dalam
penyelesaian
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Optik, dalam 0 assets under
penyelesaian construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, Infrastructure, assets
0
dalam under construction
penyelesaian
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
dalam 0 assets under
penyelesaian construction
Lainnya, dalam Others, assets under
0
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
797,498 32,356 ( 10,595 ) ( 14,709 ) ( 1,315 ) 0 0 (0) 803,235
equipment
Nilai Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
410,732 430,902
perolehan equipment
Page 30
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Entitas anak Penurunan
Aset tetap, Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi Aset tetap,
baru aset (pemulihan)
awal periode aset tetap aset tetap tetap keuangan aset aset tetap akhir periode
tetap nilai aset tetap
tetap
Property, plant, Translation New Impairment Property,
Addition in Disposals in Reclassifications of Revaluation of
and equipment, adjustment in subsidiaries in (recovery) of plant, and
property, plant, property, plant, property, plant, and property, plant,
beginning property, plant, property, plant, property, plant, equipment,
and equipment and equipment equipment and equipment
period and equipment and equipment and equipment end period
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying
18,816 0 ( 248 ) 0 1,342 19,910
perolehan, langsung amount, gross
kotor Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
193,382 213 ( 6,980 ) 2,593 2,359 191,567
langsung improvement, directly
owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 775,543 1,052 ( 6,075 ) 19,330 726 790,576 equipment, directly
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
0
langsung directly owned
Alat pengangkutan, Transportation
dimiliki langsung 0 equipment, directly
owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 67,141 16,017 ( 15,057 ) ( 4,907 ) 642 63,836 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle, directly
bermotor, dimiliki 27,100 1,465 (0) 0 1 28,566 owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0
langsung owned
Menara BTS Tower, directly
telekomunikasi, 0 owned
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Page 31
Optik, dimiliki 0 directly owned
langsung
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 85,612 4,688 ( 14 ) 220 0 90,506 Infrastructure, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0
langsung owned
Dimiliki langsung 1,167,594 23,435 ( 28,374 ) 17,236 5,070 0 0 (0) 1,184,961 Directly owned
Mesin, aset hak Machinery, right of
0
guna use assets
Alat pengangkutan, Transportation
aset hak guna 0 equipment, right of
use assets
Alat berat, aset hak Heavy equipment,
0
guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of use
0
hak guna assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of use
0
guna assets
Kapal, aset hak Vessels, right of use
0
guna assets
Menara BTS Tower, right of
telekomunikasi, 0 use assets
aset hak guna
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Optik, aset hak 0 right of use assets
guna
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 Infrastructure, right of
aset hak guna use assets
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
aset hak guna right of use assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
0
guna assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0
penyelesaian construction
Mesin dan alat Machinery and heavy
berat, dalam 0 equipment, assets
penyelesaian under construction
Menara BTS Tower, assets
Page 32
telekomunikasi, 0 under construction
dalam
penyelesaian
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Optik, dalam 0 assets under
penyelesaian construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, Infrastructure, assets
0
dalam under construction
penyelesaian
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
dalam 0 assets under
penyelesaian construction
Lainnya, dalam Others, assets under
3,480 28,471 (0) ( 8,682 ) 0 23,269
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
3,480 28,471 (0) ( 8,682 ) 0 23,269
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,171,074 51,906 ( 28,374 ) 8,554 5,070 0 0 (0) 1,208,230
equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying
depresiasi fasilitasnya, dimiliki leasehold amount,
125,729 9,124 ( 3,693 ) 1,336 132,496
langsung improvement, directly accumulated
owned depreciation
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 460,703 29,620 ( 5,478 ) 10,144 718 495,707 equipment, directly
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
0
langsung directly owned
Alat pengangkutan, Transportation
dimiliki langsung 0 equipment, directly
owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 77,323 2,779 ( 15,039 ) ( 6,506 ) 637 59,194 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle, directly
bermotor, dimiliki 25,002 1,559 (0) 0 1 26,562 owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0
langsung owned
Menara BTS Tower, directly
Page 33
telekomunikasi, 0 owned
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Fiber Optic Network,
Optik, dimiliki 0 directly owned
langsung
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 66,003 17,550 ( 14 ) 0 0 83,539 Infrastructure, directly
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0
langsung owned
Dimiliki langsung 754,760 60,632 ( 24,224 ) 3,638 2,692 0 0 (0) 797,498 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
754,760 60,632 ( 24,224 ) 3,638 2,692 0 0 (0) 797,498
equipment
Nilai Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
416,314 410,732
perolehan equipment
Page 34
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Disclosure of notes for property, plant and
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan equipment
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen. Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
tersebut. Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga
perolehannya dan tidak disusutkan. Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk
digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus dan
saldo menurun ganda berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset sebagai berikut:
Tahun/Years Bangunan dan renovasi bangunan sewa 4-20 Peralatan operasi 4-25 Kendaraan
bermotor 4-8 Instalasi dan komunikasi 8 Peralatan dan perabot kantor 1-8 Beban pemeliharaan dan
perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam
jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar kemungkinan bagi
Perusahaan manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang
ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset terkait. Aset tetap dalam
penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban pinjaman dan
biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam penyelesaian
tersebut (jika ada). Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun ?Aset tetap? yang
bersangkutan pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset
tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan sampai memenuhi syarat pengakuan sebagai aset tetap
seperti diungkapkan di atas. Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat
pelepasan atau ketika tidak terdapat lagi manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari
penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan
tersebut (yang ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah
tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan. Pada
setiap akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu,
metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
Page 35
[3612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Penjabaran Penurunan
Aset hak Entitas anak Aset hak
Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi aset (pemulihan)
guna, periode baru aset hak guna, periode
aset hak guna aset hak guna hak guna keuangan aset hak guna nilai aset hak
awal guna akhir
hak guna guna
Right of use Translation New Impairment
Revaluation of Right of use
assets, Addition in right Disposals in right Reclassifications of adjustment in subsidiaries in (recovery) of
right of use assets, end
beginning of use assets of use assets right of use assets right of use right of use right of use
assets period
period assets assets assets
Nilai perolehan, Mesin, aset hak Machinery, right of Carrying amount,
92,134 9 (0) ( 15,297 ) 0 0 0 (0) 76,846
kotor guna use assets gross
Alat Transportation
pengangkutan, 18,076 2,344 (0) 0 0 0 0 (0) 20,420 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
107,649 22,272 ( 262 ) 0 0 0 (0) 129,659
hak guna use assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
guna use assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of
8,335 0 (0) 0 0 0 0 (0) 8,335
guna use assets
Aset hak guna Right of use
226,194 24,625 ( 262 ) ( 15,297 ) 0 0 0 (0) 235,260
assets
Akumulasi Mesin, aset hak Machinery, right of Carrying amount,
32,082 4,629 36,711
depresiasi guna use assets accumulated
Alat Transportation depreciation
pengangkutan, 12,516 2,721 15,237 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0 0 0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
48,020 22,948 70,968
hak guna use assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of
0 0 0
guna use assets
Page 36
Kapal, aset hak 0 0 0 Vessels, right of
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of
4,631 794 5,425
guna use assets
Aset hak guna Right of use
97,249 31,092 0 0 0 0 128,341
assets
Nilai perolehan Aset hak guna Right of use Carrying amount
128,945 106,919
assets
Page 37
[3612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Penjabaran Penurunan
Aset hak Entitas anak Aset hak
Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi aset (pemulihan)
guna, periode baru aset hak guna, periode
aset hak guna aset hak guna hak guna keuangan aset hak guna nilai aset hak
awal guna akhir
hak guna guna
Right of use Translation New Impairment
Revaluation of Right of use
assets, Addition in right Disposals in right Reclassifications of adjustment in subsidiaries in (recovery) of
right of use assets, end
beginning of use assets of use assets right of use assets right of use right of use right of use
assets period
period assets assets assets
Nilai perolehan, Mesin, aset hak Machinery, right of Carrying amount,
93,809 8,522 ( 1,642 ) ( 8,555 ) 92,134
kotor guna use assets gross
Alat Transportation
pengangkutan, 15,925 8,082 ( 5,931 ) 18,076 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
82,114 67,826 ( 42,291 ) 107,649
hak guna use assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of
0
guna use assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of
8,335 8,335
guna use assets
Aset hak guna Right of use
200,183 84,430 ( 49,864 ) ( 8,555 ) 0 0 0 (0) 226,194
assets
Akumulasi Mesin, aset hak Machinery, right of Carrying amount,
26,894 10,469 ( 1,642 ) ( 3,639 ) 32,082
depresiasi guna use assets accumulated
Alat Transportation depreciation
pengangkutan, 11,328 7,119 ( 5,931 ) 12,516 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
51,323 38,253 ( 41,556 ) 48,020
hak guna use assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of
0
guna use assets
Page 38
Kapal, aset hak 0 Vessels, right of
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of
3,043 1,588 4,631
guna use assets
Aset hak guna Right of use
92,588 57,429 ( 49,129 ) ( 3,639 ) 0 0 0 (0) 97,249
assets
Nilai perolehan Aset hak guna Right of use Carrying amount
107,595 128,945
assets
Page 39
[3612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk Disclosure of notes for right of use assets
digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan
aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul di awal, dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa
yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek
antara sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut: Tahun/Years Tanah 20 Land Peralatan
operasional 4-15 Operational equipments Bangunan 1-5 Building Kendaraan bermotor 1-4 Motor
vehicles Jika kepemilikan aset pendasar sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya
perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka penyusutan aset
hak-guna dihitung menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna juga dievaluasi untuk
penurunan nilai (Catatan 2m).
Page 40
[3616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties -
Infrastructure Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga lainnya 1,003,512 771,191 Other third parties
Pihak ketiga 1,003,512 771,191 Third parties
Tipe pihak 1,003,512 771,191 Type of parties
Page 41
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui ketika pengendalian jasa dialihkan kepada Disclosure of notes for revenue
pelanggan dengan jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan Grup sebagai imbalan atas
jasa tersebut. Pengendalian dialihkan dari waktu ke waktu karena pelanggan secara bersamaan
menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh Grup. Grup secara umum menyimpulkan
bahwa Grup bertindak sebagai prinsipal dalam pengaturan pendapatannya Liabilitas kontrak adalah
kewajiban untuk mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan dimana Grup telah menerima
imbalan (atau jumlah imbalan yang jatuh tempo) dari pelanggan. Jika pelanggan membayar imbalan
sebelum Grup mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan, liabilitas kontrak diakui pada saat
pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal). Liabilitas kontrak diakui
sebagai pendapatan pada saat Grup melaksanakan berdasarkan kontrak. Beban diakui pada saat
terjadinya dengan dasar akrual.
Page 42
[3617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Infrastructure
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product name Sales and revenue Sales and revenue
Pendapatan dari jasa 1 Cargo and ground Service revenue 1
789,051 650,904
handling services
Pendapatan dari jasa 2 Catering services 132,139 74,121 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Aircraft release and Service revenue 3
maintenance 78,058 34,550
services
Pendapatan dari jasa 4 Aviation training Service revenue 4
4,264 7,583
services
Pendapatan dari jasa 5 Facility Service revenue 5
management 0 4,033
services
Pendapatan dari jasa 1,003,512 771,191 Service revenue
Pendapatan dari Product revenue
0 0
produk
Tipe pendapatan 1,003,512 771,191 Type of revenue
Page 43
[3618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source -
Infrastructure Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan domestik Other domestic
1,003,512 771,191
lainnya revenue
Pendapatan domestik 1,003,512 771,191 Domestic revenue
Pendapatan ekspor 0 0 Export revenue
Sumber pendapatan 1,003,512 771,191 Source of revenue
Page 44
[3620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 247,811 151,693 IDR Third party
SGD 2,274 4,479 SGD
USD 108,334 115,478 USD
Mata uang 358,419 ( 41,823 ) 316,596 271,650 ( 46,059 ) 225,591 Currency
Pihak berelasi SGD 370 655 SGD Related party
Mata uang 370 (0) 370 655 (0) 655 Currency
Page 45
[3620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 262,986 186,551 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 32,658 19,011 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 14,926 6,244 31 - 60 days
Lebih dari 60 hari 48,219 60,499 More than 60 days
Umur 95,803 85,754 Aging
Jatuh tempo Umur 358,789 ( 41,823 ) 316,966 272,305 ( 46,059 ) 226,246 Aging Due status
Page 46
[3620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 lain -lain 358,419 271,650 Rank 1, counterparty Third party
Rincian pihak 358,419 ( 41,823 ) 316,596 271,650 ( 46,059 ) 225,591 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 SIA Engineering Rank 1, counterparty Related party
370 385
Company Ltd
Pihak 2 SATS Airport Rank 2, counterparty
0 270
Services Pte. Ltd
Rincian pihak 370 (0) 370 655 (0) 655 List of counterparty
Page 47
[3620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Infrastructure Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 46,059 51,147 trade receivables, beginning
period
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 180 ) ( 1,177 ) allowance for impairment of trade
receivables
Dihapusbukukannya cadangan Written off of movement of
penurunan nilai piutang usaha ( 4,056 ) ( 3,911 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 41,823 46,059 trade receivables, ending
period
Page 48
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pengakuan dan Pengukuran Awal Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai Disclosure of notes for trade receivables
wajarnya ditambah biaya transaksi, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi (?NWLR?). Piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan,
dimana Grup telah menerapkan cara praktis, yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai
PSAK 72, seperti diungkapkan pada Catatan 2q. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melaui penghasilan komprehensif lain (?NWPKL?), aset
keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPB?)
dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat
instrumen. Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana mereka
mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus
kas akan dihasilkan dari penerimaan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.
Pengukuran Selanjutnya Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam
empat kategori: ? Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang), ? Aset
keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang),
? Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas
pelepasan (instrumen ekuitas), dan ? NWLR. Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung
kepada klasifikasi masing-masing aset keuangan seperti berikut ini: Aset keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi (instrumen utang) Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan
diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: ? Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan
tujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual, dan ?
Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
merupakan SPPB dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?) dan menjadi
subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset dihentikan
pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainya. Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi termasuk piutang usaha dan lain-lain dan pinjaman kepada pihak-pihak
berelasi, aset lancar lain-lain, dan aset tidak lancar lain-lain. Aset keuangan (atau, sesuai dengan
kondisinya, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama
dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika:
? Hak untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir Atau ? Grup telah mengalihkan haknya untuk
menerima arus kas dari aset atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima
tersebut secara penuh tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga berdasarkan kesepakatan
?pass-through?, dan salah satu dari (a) Grup telah mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan
manfaat atas aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan maupun tidak memiliki secara substansial atas
seluruh risiko dan manfaat atas aset, tetapi telah mengalihkan kendali atas aset. Ketika Grup telah
mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah menandatangani
kesepakatan ?pass-through?, Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup masih
mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Grup tidak mengalihkan maupun
seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak mengalihkan
kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya.
Page 49
Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Grup untuk membayar kembali.
Page 50
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Suku cadang 13,854 12,714 Spareparts
Lainnya 7,789 3,416 Other inventories
Persediaan, kotor 21,643 16,130 Inventories, gross
Persediaan 21,643 16,130 Inventories
Persediaan lancar 21,643 16,130 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of Real
0 0
Penurunan Nilai Aset Real Estat Estate Assets, beginning balance
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) of allowance
penyisihan penurunan nilai aset 0 0 for impairment of real estate
real estat assets
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
Penurunan Nilai Aset Real 0 0 Real Estate Assets, ending
Estat balance
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
0 0
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 0 0 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
0 0
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 51
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Disclosure of notes for inventories
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul
sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha
biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat
penjualan. Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya
pemulihan tersebut.
Page 52
[3640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 113,862 113,128 IDR Third party
Mata uang 113,862 113,128 Currency
Pihak berelasi IDR 8,002 9,909 IDR Related party
Mata uang 8,002 9,909 Currency
Page 53
[3640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Lainnya 113,862 113,128 Rank 1, counterparty Third party
Rincian pihak 113,128 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 SATS Airport Services Rank 1, counterparty Related party
0 4,892
Pte. Ltd
Pihak 2 SATS Catering Pte. Ltd. 4,658 2,217 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Cardig Garda Rank 3, counterparty
1,353 464
Utama
Pihak 4 SIA Engineering Rank 4, counterparty
1,345 369
Company Ltd
Pihak 5 PT Cardig International 109 1,063 Rank 5, counterparty
Pihak 6 PT Avia Jaya Indah 58 888 Rank 6, counterparty
Pihak 7 PT Cardig Express Rank 7, counterparty
0 16
Nusantara
Pihak 8 Koperasi Karyawan Rank 8, counterparty
Cardig International 479 0
Group
Rincian pihak 8,002 9,909 List of counterparty
Page 54
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai Disclosure of notes for trade payables
liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai
instrumen lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, sesuai dengan kondisinya. Semua liabilitas
keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas keuangan dilklasifikasi
sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung. Grup menetapkan liabilitas keuangannya sebagai utang dan pinjaman,
seperti utang usaha dan lain-lain, beban akrual, dan liabilitas sewa. Pengukuran selanjutnya dari
liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: Liabilitas keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman) (i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan
Bunga Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya amortisasi
dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi dan komisi atau biaya
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan
pada laba rugi. (ii) Utang dan Akrual Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-lain jangka pendek,
biaya masih harus dibayar dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah
tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya. Penghentian Pengakuan Suatu
liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda,
atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau
modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal
dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
Page 55
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Bahan baku yang digunakan 0 0 Raw inventory used
Jumlah biaya produksi 0 0 Total production cost
Harga pokok produksi 0 0 Cost of goods manufactured
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
791,593 621,088
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
791,593 621,088
pendapatan
Page 56
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 57
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 0 0 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi (0) (0) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 0 0 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
0 0
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 0 0 Long-term bank loans
Page 58
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai
instrumen lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, sesuai dengan kondisinya. Semua liabilitas
keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas keuangan dilklasifikasi
sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung. Grup menetapkan liabilitas keuangannya sebagai utang dan pinjaman,
seperti utang usaha dan lain-lain, beban akrual, dan liabilitas sewa. Pengukuran selanjutnya dari
liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: Liabilitas keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman) (i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan
Bunga Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya amortisasi
dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi dan komisi atau biaya
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan
pada laba rugi. (ii) Utang dan Akrual Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-lain jangka pendek,
biaya masih harus dibayar dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah
tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya. Penghentian Pengakuan Suatu
liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda,
atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau
modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal
dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
Page 59
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Page 60
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 61
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 62
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.