Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1
Nomor Surat 023/ITIC-OFFICE/VII/2023
Nama Emiten PT Indonesian Tobacco Tbk.
Kode Emiten ITIC
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Indonesian Tobacco Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Indonesian Tobacco Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Indonesian Tobacco Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas ITIC Entity code
Nomor identifikasi entitas AA897 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor D. Consumer Non-Cyclicals Sector
Subsektor D3. Tobacco Subsector
Industri D31. Tobacco Industry
Subindustri D311. Tobacco Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
1,383,522,924 1,582,680,952
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
10,130,720,750 6,329,896,725
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 129,210,119,839 144,613,274,032 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
292,038,302 158,799,123
lancar
Jumlah aset lancar 141,016,401,815 152,684,650,832 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
4,562,500,000 20,000,000
aset tetap property, plant and
equipment
Aset pajak tangguhan 1,309,141,301 1,273,759,735 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
392,935,741,251 394,722,927,720
equipment
Aset hak guna 3,346,231,432 4,461,641,908 Right of use assets
Aset tidak lancar Other non-current
39,406,300 44,332,087
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 402,193,020,284 400,522,661,450 Total non-current assets
Jumlah aset 543,209,422,099 553,207,312,282 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
79,742,343,587 79,905,823,666
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
25,406,590,855 24,271,670,983
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
907,359,406 833,632,677
pendek expenses
Utang pajak 3,464,279,532 4,791,428,315 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
0 0
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 27,031,661,000 31,751,676,746
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of consumer
tempo dalam satu financing payables
Page 5
tahun atas utang 934,066,819 528,497,415
pembiayaan
konsumen
Liabilitas Other current
non-keuangan jangka 2,228,812,832 2,136,187,523 non-financial liabilities
pendek lainnya
Jumlah liabilitas Total current
139,715,114,031 144,218,917,325
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 24,406,428,653 35,562,251,278 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas utang consumer financing
1,451,414,192 989,668,998
pembiayaan payables
konsumen
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 5,950,642,276 5,789,816,978 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas Other non-current
non-keuangan jangka 1,187,400,265 2,325,454,385 non-financial liabilities
panjang
Jumlah liabilitas Total non-current
32,995,885,386 44,667,191,639
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 172,710,999,417 188,886,108,964 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 47,036,000,000 47,036,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
37,906,140,000 37,906,140,000
disetor capital
Cadangan revaluasi 244,898,776,605 244,898,776,605 Revaluation reserves
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 500,000,000 0 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 40,157,506,077 34,480,286,713 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
370,498,422,682 364,321,203,318
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 370,498,422,682 364,321,203,318 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
543,209,422,099 553,207,312,282
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
142,886,982,824 127,495,292,636
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 107,193,469,834 ) ( 94,267,510,047 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 35,693,512,990 33,227,782,589 Total gross profit
Beban penjualan ( 3,351,934,970 ) ( 3,482,372,764 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 10,620,585,271 ) ( 9,745,369,036 )
expenses
Pendapatan keuangan 1,486,410 595,150 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 6,753,261,835 ) ( 7,702,084,877 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 13,534,458 ) 2,740,664
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 60,772,056 Other income
Beban lainnya ( 192,792,702 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
15,016,454,922 12,108,499,024
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 4,229,017,576 ) ( 3,371,721,621 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
10,787,437,346 8,736,777,403
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 10,787,437,346 8,736,777,403 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 119,720,536 147,962,231 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan ( 26,338,518 ) ( 32,551,691 ) that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 93,382,018 115,410,540 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 93,382,018 115,410,540 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 10,880,819,364 8,852,187,943 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
10,787,437,346 8,736,777,403
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Page 7
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 10,880,819,364 8,852,187,943 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 11.47 9.29 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa Cadangan revaluasi ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
47,036,000,000 37,906,140,000 244,898,776,605 34,480,286,713 364,321,203,318 364,321,203,318
period
Posisi ekuitas, awal periode 47,036,000,000 37,906,140,000 244,898,776,605 34,480,286,713 364,321,203,318 364,321,203,318 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 10,787,437,346 10,787,437,346 10,787,437,346 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 93,382,018 93,382,018 93,382,018 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 500,000,000 ( 500,000,000 ) 0 0 Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 4,703,600,000 ) ( 4,703,600,000 ) ( 4,703,600,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 47,036,000,000 37,906,140,000 244,898,776,605 500,000,000 40,157,506,077 370,498,422,682 370,498,422,682 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa Cadangan revaluasi ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
47,036,000,000 37,906,140,000 229,415,462,340 10,321,906,847 324,679,509,187 324,679,509,187
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 47,036,000,000 37,906,140,000 229,415,462,340 10,321,906,847 324,679,509,187 324,679,509,187 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 8,736,777,403 8,736,777,403 8,736,777,403 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 115,410,540 115,410,540 115,410,540 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 47,036,000,000 37,906,140,000 229,415,462,340 19,174,094,790 333,531,697,130 333,531,697,130 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
139,086,158,799 134,389,458,209
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
1,486,410 595,150
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 80,678,265,351 ) ( 89,577,534,292 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 18,311,352,736 ) ( 16,533,143,402 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
40,098,027,122 28,279,375,665
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 6,152,081,795 ) ( 5,210,831,292 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
33,945,945,327 23,068,544,373
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 4,562,500,000 ) (0) purchase of property, plant
and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 531,916,354 ) ( 358,929,268 )
aset tetap property, plant and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 5,094,416,354 ) ( 358,929,268 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 0 301,102,395 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 16,039,318,450 ) ( 13,334,171,706 ) Payments of bank loans
Pembayaran utang Payments of consumer
( 445,626,238 ) ( 487,137,686 )
pembiayaan konsumen financing payables
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 4,703,600,000 ) (0)
aktivitas pendanaan activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 6,662,142,313 ) ( 7,860,280,815 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 1,200,000,000 ) ( 1,200,000,000 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 29,050,687,001 ) ( 22,580,487,812 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
Page 11
bersih kas dan setara kas ( 199,158,028 ) 129,127,293 in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
1,582,680,952 2,547,308,222
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
1,383,522,924 2,676,435,515
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan Keuangan Interim Perseroan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar statements
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan
Regulator Pasar Modal. The Companys Interim Financial Statements have been prepared and
presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards comprising the Statements of
Financial Accounting Standards (PSAK) and Interpretations of Financial Accounting Standards (ISAK)
issued by the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of Accountants and the
Sharia Accounting Standards Board of the Indonesian Insitute of Accountants and Capital Market
Regulatory Regulations. Laporan Keuangan Interim disusun berdasarkan basis Akrual, kecuali Laporan
Arus Kas, dengan menggunakan konsep Biaya Historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam
Catatan atas Laporan Keuangan yang relevan. The Interim Financial Statements have been prepared
based on the Accrual basis, except for the Statements of Cash Flows, using the Historical Cost
concept, except as disclosed in the relevant Notes to the Financial Statements. Laporan Arus Kas
Interim menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan serta disusun berdasarkan metode Langsung. The Interim
Statements of Cash Flows present receipts and disbursements of cash on hand and in bank classified
into operating, investing and financing activities and are prepared using the Direct method. Mata uang
pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Interim adalah mata uang Rupiah
yang merupakan mata uang fungsional Perseroan. The reporting currency used in the preparation of
the Interim Financial Statements is Indonesian Rupiah, which is the Company?s functional currency.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha adalah jumlah piutang atas penjualan atau jasa yang diberikan sehubungan dengan Trade and other receivables
kegiatan usaha. Bila pembayaran diharapkan akan diterima dalam jangka waktu satu tahun atau
kurang, maka diklasifikasikan sebagai aset lancar. Bila tidak, disajikan sebagai aset tidak lancar. Trade
receivables are amounts due from customers for sales or services performed in the ordinary course of
business. If collection is expected in one year or less, they are classified as current assets. If not, they
are presented as non-current assets. Piutang usaha pada awalnya diakui pada nilai wajar dan
kemudian diukur dengan menggunakan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
Suku Bunga Efektif, dikurangi dengan cadangan penurunan nilai. Trade receivables are recognized
initially at fair value and subsequently measured at amortized cost using the Effective Interest Rate
method, less provision for impairment. Akun cadangan digunakan ketika Perseroan melakukan
estimasi yang objektif bahwa Perseroan tidak dapat menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan
persyaratan awal. A provision account is used when the Company performs an objective estimation
that the Company will not be able to collect all amounts due according to the original terms of the
receivables.
Persediaan Persediaan dibukukan berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Biaya perolehan persediaan ditentukan dengan menggunakan metode Rata-rata Bergerak kecuali
untuk persediaan pita cukai yang biayanya ditentukan dengan metode Identifikasi Khusus. Inventories
are stated at the lower of cost and net realizable value. Cost of inventories is computed using the
Page 13
Moving Average method except for the excise tape inventory whose cost is determined using the
Specific Identification method. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha
normal, dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan beban penjualan. Net realizable value is the
estimated selling price in the normal business activities, less the estimated completion costs and selling
expenses. Cadangan penurunan nilai persediaan dilakukan untuk mengurangi nilai tercatat menjadi
nilai realisasi neto dan ditentukan berdasarkan hasil penelahaan terhadap keadaan persediaan.
Provision for impairment of inventories is made to reduce the carrying value of inventories to their net
realizable value and determined based on the results of a review of the inventories condition.
Aset tetap Tanah, bangunan, mesin dan kendaraan dibukukan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai Fixed assets
wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang
terjadi setelah tanggal Revaluasi. Revaluasi dilakukan maksimal setiap 3 tahun untuk memastikan
bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan
menggunakan nilai wajar pada tanggal Laporan Posisi Keuangan. Land, buildings, machinery and
vehicles are stated at their revalued amounts, being the fair value at the date of revaluation, less any
subsequent accumulated depreciation and subsequent accumulated impairment losses. Revaluation is
made for a maximum of every three years to ensure that the carrying amount does not differ materially
from that which would be determined using the fair value at the Statement of Financial Position date.
Pada tanggal revaluasi, akumulasi penyusutan dieliminasi dengan nilai tercatat bruto aset. On the
revaluation date, the accumulated depreciation was eliminated against the gross carrying amount of the
assets. Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah, bangunan, mesin dan kendaraan diakui pada
penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasian
kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam
hal ini kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan
dalam laba rugi. Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari revaluasi seluruh aset tetap dibebankan
ke laba rugi apabila penurunan tersebut melebihi saldo surplus revaluasi aset yang bersangkutan, jika
ada. Any increase arising from the revaluation of land, building, machinery and vehicles is recognized
in other comprehensive income and accumulated in equity under the heading of revaluation surplus,
except to the extent that it reverses a revaluation decrease, for the same asset which was previously
recognized in profit or loss, in which case the increase is credited to profit and loss to the extent of the
decrease previously charged. A decrease in carrying amount arising from the revaluation of all the fixed
assets is charged to profit or loss to the extent that it exceeds the balance, if any. Surplus revaluasi
yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba pada saat aset tersebut
dihentikan pengakuannya. The revaluation surplus that has been presented in equity is directly
transferred to retained earnings when the asset is derecognized. Aset tetap lainnya dibukukan
berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika
ada. Other fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation and impairment losses, if any.
Bangunan disusutkan dengan menggunakan metode Garis Lurus dengan taksiran masa manfaat 20
tahun. Buildings are depreciated using the Straight-line method with the estimated useful lives of 20
years. Aset tetap lainnya, disusutkan dengan menggunakan metode Saldo Menurun berdasarkan
taksiran masa manfaat keekonomian masing-masing aset tetap sebagai berikut: Other fixed assets are
depreciated using the Double Declining method over the estimated useful lives of the assets as follows:
Mesin 8 tahun Perabotan dan Peralatan 4 tahun Kendaraan 5 - 8 tahun Hak atas tanah dinyatakan
sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi, karena manajemen berpendapat bahwa kemungkinan
besar hak atas tanah tersebut dapat diperbarui/diperpanjang pada saat masa berlakunya telah
berakhir. Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan tanah dan tidak diamortisasi. Biaya terkait dengan pembaharuan hak atas
tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum atau umur ekonomi
Page 14
tanah mana yang lebih pendek. Land rights are stated at cost and not amortized, as the management
believes that the land rights will be renewed/extended when they expire. Legal costs of land rights
when the land was acquired initially are recognized as part of the cost of the land and not amortized.
The legal renewal costs of land rights are recognized as intangible asset and are amortized over the
shorter of the rights legal life and land?s economic life. Masing-masing jenis hak atas tanah dianalisa
untuk menentukan apakah hak atas tanah tersebut harus dicatat sebagai aset tetap atau aset
hak-guna tergantung pada substansi ekonomik yang mendasari kepemilikan hak atas tanah. Jika hak
atas tanah tersebut tidak secara efektif memberikan pengendalian atas aset pendasar, melainkan
hanya memberikan hak untuk menggunakan aset pendasar, transaksi tersebut dicatat sebagai sewa
berdasarkan PSAK 73, Sewa. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah,
maka hak atas tanah tersebut dicatat sebagai aset tetap berdasarkan PSAK 16 Aset Tetap. Each of
the land rights is analyse d to determine whether it should be accounted for as either a fixed asset or a
right-of-use asset, depending on the underlying economic substance of the landrights ownership. If the
landrights do not effectively provide control of the underlying assets, but only give the rights to use the
underlying assets, they are accounted for as leases under PSAK 73, Leases. If the landrights are
substantially similar to those of land purchases, they are accounted for as fixed assets under PSAK 16
Fixed Assets. Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset
atau sebagai aset yang terpisah, sebagaimana seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar
Perseroan akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut dan
biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai yang terkait dengan penggantian komponen
tidak diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba rugi selama periode dimana
biaya-biaya tersebut terjadi. Subsequent costs are included in the asset's carrying amount or
recognized as a separate asset, as appropriate, only when it is probable that future economic benefits
associated with the item will flow to the Company and the cost of the item can be measured reliably.
Amounts related to component replacement are not recognized. Repairs and maintenance costs are
charged to profit or loss during the period in which they are incurred. Nilai residu, umur manfaat aset
dan metode penyusutan ditelaah, dan jika perlu disesuaikan, pada setiap akhir periode pelaporan. The
residual values, useful lives and methods of depreciation are reviewed, and adjusted prospectively if
appropriate, at each financial year-end. Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya, maka nilai
tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari akun aset tetap dan keuntungan atau kerugian
yang dihasilkan diakui dalam laba rugi tahun berjalan. When fixed assets are derecognized, their
carrying values and the related accumulated depreciation are removed from the accounts and any
resulting gain or loss is reflected in profit or loss for the year.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat Impairment of non-financial assets
kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat
dipulihkan. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat aset dengan
jumlah terpulihkannya. Non-financial assets are reviewed for impairment whenever events or changes
in circumstances indicate that the carrying amount may not be recoverable. An impairment loss is
recognized for the amount by which the carrying amount of the asset exceeds its recoverable amount.
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan
nilai pakai aset. Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang
menghasilkan arus kas terpisah. Recoverable amount is the higher of its fair value less cost to sell or
its value in use of the assets. For the purposes of assessing impairment, assets are grouped at the
lowest levels for which there are separately identifiable cash flows. Pada setiap akhir periode
pelaporan, aset non-keuangan, yang telah mengalami penurunan nilai ditelaah untuk menentukan
apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan nilai, maka langsung
diakui dalam laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang telah diakui
Page 15
sebelumnya. At each reporting date, non-financial assets that suffered impairment are reviewed for
possible reversal of the impairment. Recoverable amount is immediately recognized in profit or loss,
but not in excess of any accumulated impairment loss previously recognized.
Pengakuan pendapatan dan beban Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perseroan melakukan analisa transaksi melalui lima Revenue and expense recognition
langkah analisa berikut: In determining the revenue recognition, the Company performs a transaction
analysis through the following five steps of assessment: 1. Mengindentifikasi kontrak dengan
pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut: (a) kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam
kontrak; (b) Perseroan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran
dari barang yang akan dialihkan; (c) kontrak memiliki substansi komersial; (d) besar kemungkinan
Perseroan akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan. Identify contracts with customers with
certain criteria as follows: (a) the contract has been agreed by the parties involved in the contract; (b)
the Company can identify the rights of relevant parties and the term of payment for the goods to be
transferred; (c) the contract has commercial substance; (d) it is probable that the Company will receive
benefits for the goods transferred. 2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak ke
pelanggan. Identify the performance obligations in the contract to the customer. 3. Menentukan harga
transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, potongan penjualan, pajak ekspor dan pungutan ekspor,
yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang yang dijanjikan
ke pelanggan. Determine the transaction price, net of discounts, returns, trade allowances, export tax
and export levies, which an entity expects to be entitled in exchange for transferring promised goods to
a customer. 4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan
menggunakan dasar harga jual dari setiap barang yang dijanjikan di kontrak. Allocate the transaction
price to each performance obligation on the basis of the selling prices of each goods promised in the
contract. 5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau
pada suatu waktu tertentu). Recognize revenue when the performance obligation is satisfied (over time
or at a point in time) Pendapatan diakui pada titik waktu tertentu. Pendapatan dari penjualan barang
jadi diakui pada saat pengendalian atas barang jadi telah berpindah kepada pelanggan. Revenue is
recognized at a point in time. Revenue from the sales of finished goods is recognized when control is
transferred to a customer. Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Expenses are recognized
as incurred (Accrual Basis).
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku Foreign currency translation
pada saat transaksi terjadi. Transactions during the year using foreign currencies are recorded based
on the prevailing exchange rate at the time the transaction occurs. Aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank
Indonesia yang berlaku pada akhir periode pelaporan. Laba atau rugi kurs yang timbul dari transaksi
dan penyesuaian aset dan liabilitas dalam mata uang asing tersebut dikreditkan atau dibebankan
dalam laba rugi tahun berjalan. Foreign currency monetary assets and liabilities are translated into
Indonesian Rupiah at Bank Indonesia middle rates of exchange prevailing at the end of reporting
period. Any resulting gain or loss on the transaction and adjustment of the foreign currency assets and
liabilities is credited or charged to profit or loss for the year.
Transaksi dengan pihak berelasi Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi didefinisikan sebagai berikut: Related parties are Transactions with related parties
defined as follows: a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perseroan
(entitas pelapor) jika orang tesebut: A person or a close member of the person's family is related to the
Company (the reporting entity) if that person: i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas
entitas pelapor; Has control or joint control over the reporting entity; ii. Memiliki pengaruh signifikan
atas entitas pelapor; atau Has significant influence over the reporting entity; or iii. Personil manajemen
kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. Is a member of the key management personnel
Page 16
of the reporting entity or of a parent of the reporting entity. b) Suatu entitas berelasi dengan entitas
pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: An entity is related to the reporting entity if any of the
following conditions applies: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang
sama (artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain). The
entity and the reporting entity are members of the same company (which means that each parent,
subsidiary and fellow subsidiary is related to the others). ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau
ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). One entity is an
associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a company
of which the other entity is a member). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak
ketiga yang sama. Both entities are joint ventures of the same third parties. iv. Satu entitas adalah
ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity. v.
Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas
pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang
menyelenggara-kan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. The
entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an
entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring
employers are also related to the reporting entity. vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a). The entity is controlled or jointly controlled by a
person identified in a). vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf a) i) memiliki pengaruh signifikan atas
entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). A person identified in a)
i) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the
entity (or of a parent of the entity). viii. Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan
bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor
atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. The entity, or any member of a group of which it is a
part, provides of key management personnel services to the reporting entity or to the reporting entity's
parent. Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua
belah pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi yang dilakukan
dengan pihak-pihak tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak
berelasi diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Related party transactions are made
based on terms agreed by the parties, which may not be the same as those of the transactions
between unrelated parties. All significant transactions and balances with related parties are disclosed in
the relevant Notes to the Financial Statements.
Pajak penghasilan Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laba rugi tahun berjalan, Income taxes
kecuali jika pajak penghasilan tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui ke
penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas. Current tax and deferred income tax are
recognized as income or expense in profit or loss for the year, except to the extent that it relates to
items recognized to other comprehensive income or directly to equity. Beban pajak kini ditentukan
berdasarkan penghasilan kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
tarif pajak yang berlaku. The current tax expense is determined based on the taxable income in the
period calculated based on the prevailing tax rates. Pajak tangguhan diakui menggunakan metode
Liabilitas atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dengan dasar pengenaan
pajaknya. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset
pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal,
sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa
datang. Deferred tax is recognized using the Liability method on the temporary differences between the
Page 17
tax bases of assets and liabilities and their carrying amounts for financial reporting purposes at the end
of the reporting period. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences and
deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences and accumulated fiscal
losses, to the extent that it is probable to be utilized to reduce future taxable profit. Pajak tangguhan
dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substantial telah berlaku pada
akhir periode pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset atau liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan
penyisihan dan/atau penyesuaian kembali dari seluruh perbedaan temporer, termasuk perubahan tarif
pajak dibebankan atau dikreditkan pada laba rugi periode berjalan. Deferred income tax is calculated at
the tax rates that have been enacted or substantively enacted at the end of the reporting period.
Changes in the carrying amount of deferred tax assets or liabilities due to a provision and/or
readjustment to all temporary differences are credited or charged to profit or loss for the period. Aset
dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum
untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan
tersebut terkait dengan entitas yang sama dan otoritas perpajakan yang sama. Deferred tax assets and
liabilities are offset if a legally enforceable right exists to set off current tax assets against current
income tax liabilities and the deferred taxes relate to the same taxable entity and the same taxation
authority. Untuk setiap entitas pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan akumulasi rugi pajak yang
masing-masing dapat berupa aset atau liabilitas disajikan dalam jumlah bersih untuk masing-masing
entitas tersebut. For each of the entities the tax effects of temporary differences and fiscal loss carry
forwards each of which can be either an asset or a liability are presented on a net basis for each of
these entities. Pendapatan, beban dan aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (PPN),
kecuali PPN yang timbul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan, maka PPN
tersebut diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari beban yang
bersangkutan. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN. Revenues, expenses
and assets are recognized net of the amount of Value Added Tax (VAT), except for VAT arising from
the purchase of assets or services that cannot be credited, the VAT is recognized as part of the
acquisition cost of the asset or as part of the expense. Receivables and payables presented including
the VAT amount. Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan surat ketetapan
pajak diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali jika diajukan
upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan denda ditangguhkan
pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset. Additional principal amount of tax and
penalties established by the tax assessment letter is recognized as income or expense in profit or loss
for the year, unless there are further proposed remedies. An additional amount of principal outstanding
taxes and penalties are deferred when they meet the asset recognition criteria.
Imbalan kerja karyawan Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan pensiun Employee benefits
yang akan diberikan, biasanya berdasarkan satu faktor atau lebih seperti usia, masa kerja, atau
kompensasi. A defined benefit plan is a pension plan that defines an amount of pension benefit to be
provided, usually as a function of one or more factors such as age, years of service, or compensation.
Perseroan harus menyediakan imbalan pensiun dengan jumlah minimal sesuai dengan
Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) No. 11/2020 atau Kontrak Kerja Bersama (KKB), mana
yang lebih tinggi. Karena UU Cipta Kerja atau KKB menentukan rumus tertentu untuk menghitung
jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU Cipta Kerja atau
KKB adalah program pensiun imbalan pasti. The Company is required to provide a minimum amount of
pension benefits in accordance with Job Creation Law (the Job Creation Law) No. 11/2020 or the
Collective Labor Agreement (the CLA), whichever is higher. Since the Job Creation Law and the CLA
set the formula for determining the minimum amount of benefits, in substance pension plans under the
Job Creation Law or the CLA represent defined benefit plans. Liabilitas program pensiun imbalan pasti
Page 18
yang diakui di Laporan Posisi Keuangan adalah nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal akhir
pelaporan dikurangi nilai wajar aset program. The liability recognized in the Statements of Financial
Position in respect of the defined benefit pension plan is the present value of the defined benefit
obligation at the reporting date less the fair value of plan assets. Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh
aktuaris independen menggunakan metode Proyeksi Kredit Unit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti
ditentukan dengan mendiskonto estimasi arus kas keluar masa depan menggunakan tingkat bunga
obligasi pemerintah (dengan pertimbangan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat
berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan
waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan.
The defined benefit liability is calculated by independent actuaries using the Projected Unit Credit
method. The present value of the defined benefit liability is determined by discounting the estimated
future cash outflows using interest rates of government bonds (considering currently there is no deep
market for high-quality corporate bonds) that are denominated in the currency in which the benefit will
be paid, and that have terms to maturity approximating the terms of the related pension liability. Biaya
jasa kini dari program pensiun imbalan pasti diakui dalam laba rugi pada beban imbalan kerja dimana
mencerminkan peningkatan liabilitas imbalan pasti yang dihasilkan dari jasa karyawan dalam tahun
berjalan. The current service cost of the defined benefit plan is recognized in the profit or loss in
employee benefit expenses which reflect the increase in the defined benefit liability resulting from the
employees? service in the current year. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari
penyesuaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan
komprehensif lain yang merupakan bagian dari saldo laba pada periode di mana terjadinya perubahan
tersebut. Actuarial gains and losses arising from experience adjustments and changes in actuarial
assumptions are charged or credited to other comprehensive income and presented as part of retained
earnings in the period in which they arise. Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Termination Benefits
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Perseroan memberhentikan hubungan kerja
sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja menerima penawaran mengundurkan diri
secara sukarela dengan kompensasi imbalan pesangon. Perseroan mengakui pesangon pemutusan
kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Perseroan tidak dapat lagi menarik tawaran
atas imbalan tersebut; dan when the Company can no longer withdraw the offer of those benefits; and
(ii) ketika Perseroan mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berasal dalam ruang lingkup PSAK 57
dan melibatkan pembayaran pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk
mengundurkan diri secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur when the Company
recognizes costs for a restructuring that is within the scope of PSAK 57 and involves the payment of
termination benefits. In the case of an offer being made to encourage voluntary redundancy, the
termination benefits are measured based on the number of employees expected to accept the offer.
Benefits falling due more than 12 months after the reporting date are discounted to their present value.
Berdasarkan jumlah karyawan yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh
tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya. Termination
benefits are payable when employment is terminated by the Company before the normal retirement
date, or whenever an employee accepts voluntary redundancy in exchange for these benefits. The
Company recognizes termination benefits at the earlier of the following dates:
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan dengan jumlah rata-rata Earnings per share
tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Basic earnings per share is
calculated by dividing the net income for the period with the weighted average number of ordinary
shares outstanding during the year. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, Perseroan tidak mempunyai
efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif, sehingga laba per saham dilusian tidak dihitung dan
disajikan pada Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain. As of June 30, 2023 and 2022,
Page 19
the Company had no potential dilutive ordinary shares, accordingly there was no diluted earnings per
share calculated and presented in the Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income.
Dividen Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan No. 61 tanggal 23 Mei Dividends
2023 dari Notaris Rini Yulianti, S.H., pemegang saham perseroan menyetujui pembagian dividen tunai
dari tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 4.703.600.000 atau Rp 5
per saham dan cadangan umum sebesar Rp 500.000.000. Perseroan telah melakukan pembayaran
dividen tunai pada tanggal 23 Juni 2023. Based on the Minutes of Annual Stockholders General
Meeting No. 61 dated May 23, 2023 of Public Notary Rini Yulianti S.H., the stackholders agreed to
distribute a cash dividend for the years ended December 31, 2022 amounting to Rp 4,703,600,000 or
Rp 5 per share and approve the appropriation of general reserve amounting Rp 500,000,000. The
company has already paid the cash dividend on June 23, 2023.
Pelaporan segmen Segmen adalah bagian khusus dari Perseroan yang terlibat dalam menyediakan produk dan jasa Segment reporting
dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang
berbeda dari segmen lainnya. A segment is a distinguishable component of the Company engaged in
providing products and services within a particular economic environment (geographical segment),
which is subject to risks and rewards that are different from those in other segments.
Penerapan standar akutansi baru Berikut adalah standar, amandemen dan penyesuaian standar baru, yang berlaku efektif sejak dan The implementation of new statements of
setelah tanggal 1 Januari 2023, tidak memberikan dampak yang material terhadap Laporan Keuangan accounting standards
Interim tahun berjalan: The following new standard, amendments and improvements which are
effective from and after January 1, 2023 had no material effect on the amounts reported for the current
periods Interim Financial Statements: - Amandemen PSAK 1, Penyajian Laporan Keuangan tentang
Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang. Amendment to PSAK 1,
Presentation of Financial Statements: Classification of Liabilities as Current or Non-current. -
Amandemen PSAK 16, Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
Amendment to PSAK 16, Property, Plant and Equipment proceeds before Intended Use. - Penyesuaian
Tahunan 2021 atas PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan, PSAK 13, Properti Investasi, PSAK 48,
Penurunan Nilai Aset, PSAK 66, Pengaturan Bersama dan ISAK 16, Penjanjian Konsesi Jasa. 2021
Annual Improvements to PSAK 1 Presentation of Financial Statements, PSAK 13, Investment Property,
PSAK 48, Impairment of Assets, PSAK 66, Joint Arrangements and ISAK 16, Service Concession
Arrangements. - Amandemen PSAK 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi. Amendment to PSAK 25, Accounting Policies,
Changes in Accounting Estimates and Errors on Definition of Accounting Estimates. - Amandemen
PSAK 46, Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari
Transaksi Tunggal. Amendment to PSAK 46, Income Taxes on Deferred Tax Related to Assets and
Liabilities Arising from a Single Transactions. Standar, amandemen dan penyesuaian baru yang telah
diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2023
adalah sebagai berikut: New standards, amendments and improvements issued but not yet effective for
the financial year beginning January 1, 2023 are as follows: - PSAK 74, Kontrak Asuransi. PSAK 74,
Insurance Contracts. Pada tanggal pengesahan Laporan Keuangan Interim, manajemen masih
mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar, amandemen dan penyesuaian baru
tersebut terhadap Laporan Keuangan Interim Perseroan. As of the authorization date of these Interim
Financial Statements, management is still evaluating the potential impact of the adoption of these new
standards, amandements and improvements on the Company?s Interim Financial Statements.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku Foreign currency transactions and balances
pada saat transaksi terjadi. Transactions during the year using foreign currencies are recorded based
Page 20
on the prevailing exchange rate at the time the transaction occurs. Aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank
Indonesia yang berlaku pada akhir periode pelaporan. Laba atau rugi kurs yang timbul dari transaksi
dan penyesuaian aset dan liabilitas dalam mata uang asing tersebut dikreditkan atau dibebankan
dalam laba rugi tahun berjalan. Foreign currency monetary assets and liabilities are translated into
Indonesian Rupiah at Bank Indonesia middle rates of exchange prevailing at the end of reporting
period. Any resulting gain or loss on the transaction and adjustment of the foreign currency assets and
liabilities is credited or charged to profit or loss for the year.
Biaya emisi efek ekuitas Biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perseroan kepada publik dikurangkan Stock issuance cost
langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal disetor dalam
Laporan Posisi Keuangan. Biaya emisi yang terjadi sebelum pencatatan saham perdana, dicatat
sebagai biaya ditangguhkan. Cost incurred in a connection with the issuance of shares of the Company
to the public is deducted directly with the result of issuance and presented as deduction to additional
paid-in capital in the Statements of Financial Position. Stock issuance cost that occurs before the initial
listing of shares, is recorded as deferred charges.
Instrumen keuangan Aset Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement Pada saat Financial instruments
pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajarnya, dan dalam hal aset keuangan tidak diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan tersebut. At initial
recognition, they are measured at fair value, plus, in the case of financial assets not at fair value
through profit or loss, transaction costs that are directly attributable to the acquisition or issuance of the
financial assets. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
atau Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI), aset keuangan harus menghasilkan
arus kas yang semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari pokok belum dilunasi.
Penilaian ini disebut sebagai uji SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen. In order for a financial
asset to be classified and measured at amortized cost or Fair Value through Other Comprehensive
Income (FVOCI), it needs to give rise to cash flows that are solely payments of principal and interest
(SPPI) on the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the SPPI test and is
performed at an instrument level. Model bisnis Perseroan untuk mengelola aset keuangan mengacu
pada bagaimana mereka mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pendapatan arus kas kontraktual, penjualan aset
keuangan, atau keduanya. The Company?s business model for managing financial assets refers to
how it manages its financial assets in order to generate cash flows. The business model determines
whether cash flows will result from collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or
both. Perseroan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori berikut: (i) biaya perolehan
diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan (iii) nilai wajar melalui laba rugi.
The Company classifies its financial assets in the following categories: (i) amortized cost, (ii) fair value
through other comprehensive income, and (iii) fair value through profit or loss. Biaya Perolehan
Diamortisasi Amortized Cost Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua
kondisi berikut terpenuhi: Financial assets are measured at amortized cost if both of the following
conditions are met: - Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan The financial asset is held within a
business model with the objective to hold financial assets in order to collect contractual cash flows; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok yang terutang. The contractual terms of
the financial asset give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and
interest on the amount outstanding. Kas dan bank dan piutang usaha kepada pihak ketiga Perseroan
Page 21
termasuk dalam kategori ini. The Company?s cash on hand and in banks and trade receivables from third parties were included in this category. Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain Fair Value through Other Comprehensive Income Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi berikut terpenuhi: Financial assets are measured at fair value through other comprehensive Income if both of the following conditions are met: - Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan The financial asset is held within a business model with the objective to be fulfilled by obtaining contractual cash flows and selling financial assets; and - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok yang terutang. The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the amount outstanding. Perseroan tidak memiliki aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. The Company had no financial assets at fair value through other comprehensive income. Nilai Wajar melalui Laba Rugi Fair Value through Profit or Loss Semua aset keuangan yang tidak diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Termasuk aset keuangan derivatif (kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung nilai yang ditunjuk dan efektif). Pada pengakuan awal, Perseroan dapat membuat penetapan yang tak terbatalkan atas aset keuangan yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau pada nilai wajar melalui laba rugi jika hal tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan yang dapat timbul dari pengukuran aset dan liabilitas. All financial assets not measured at amortized cost or fair value through other comprehensive income are measured at fair value through profit or loss. This includes derivative financial assets (except for a derivative that is a financial guarantee contract or a designated and effective hedging instrument). On initial recognition, the Company may irrevocably designate a financial asset that otherwise meets the requirements to be measured at amortized cost or at fair value through other comprehensive income or at fair value through profit or loss if doing so eliminates or significantly reduces an accounting mismatch that would arise from the measurement of assets and liabilities. Perseroan tidak memiliki aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. The Company had no financial assets at fair value through profit or loss. Perseroan menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal, dan jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir periode pelaporan. The Company determines the classification of their financial assets after initial recognition and, if allowed and appropriate, re-evaluate this designation at the end of each reporting period. Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measuremen (i) Biaya Perolehan Diamortisasi Amortized Cost Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif (EIR) dan diuji untuk penurunan nilai. Laba dan rugi diakui pada laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainya. Financial assets at amortized cost are subsequently measured using the Effective Interest Rate (EIR) method and are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset is derecognized, modified or impaired. Aset keuangan Perseroan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk piutang usaha kepada pihak ketiga. The Company?s financial assets at amortized cost included trade receivables from third parties. (ii) Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain Fair Value through Other Comprehensive Income Perubahan nilai wajar aset keuangan - instrumen utang ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga (termasuk biaya transaksi menggunakan metode Suku Bunga Efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian dan keuntungan dan kerugian dari selisih kurs diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan,
Page 22
keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi. All movements in the fair value of financial assets - debt instruments are taken through other comprehensive income, except for the recognition of impairment gains or losses, interest revenue (including transaction costs by applying the Effective Interest Rate method), gains or loss arising on derecognition and foreign exchange gains and losses which are recognized in profit or loss. When the financial asset is derecognized, the cumulative fair value gain or loss previously recognized in other comprehensive income is reclassified to profit or loss. (iii) Nilai Wajar melalui Laba Rugi Fair Value through Profit or Loss Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai, diakui dalam laba rugi dan disajikan bersih dalam laba rugi di dalam penghasilan/(beban) lain-lain dalam periode kemunculannya. A gain or loss on a debt investment that is subsequently measured at fair value through profit or loss and is not part of a hedging relationship is recognized in profit or loss and presented net in profit or loss within other income/(expenses) in the period in which it arises. Penghentian Pengakuan Derecognition Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir. Pada penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat dan jumlah imbalan yang diterima dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain diakui dalam laba rugi. A financial asset is derecognized when the contractual rights to receive the cash flows from the assets has expired. On derecognition of a financial asset in its entirety, the differences between the carrying amount and the sum of the consideration received and any cumulative gains or losses that had been recognized in other comprehensive income is recognized in profit or loss. Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets Perseroan mengakui penyisihan Kerugian Kredit Ekspektasian (ECL) untuk semua instrumen utang yang bukan pada nilai wajar melalui laba rugi dan kontrak jaminan keuangan. ECL ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Perseroan, didiskonto pada estimasi suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian dari ketentuan kontrak. The Company recognizes an allowance for Expected Credit Loss (ECL) for all debt instruments not held at fair value through profit or loss and financial guarantee contracts. ECLs are based on the difference between the contractual cash flows due in accordance with the contract and all the cash flows that the Company expects to receive, discounted at an approximation of the original effective interest rate. The expected cash flows include any cash flows from the sale of collateral held or other credit enhancements that are integral to the contractual terms. ECL diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan awal, ECL diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, terlepas dari jangka waktu gagal bayar (ECL sepanjang umurnya). ECLs are recognized in two stages. When there have been significant increases in credit risks since initial recognition, ECLs are provided for credit losses that result from default events that are possible within the next 12-months (a 12-month ECL). But, when there have been significant increases in credit risks since initial recognition, a loss allowance is recognized for credit losses expected over the remaining life of the asset, irrespective of timing of the default (a lifetime ECL). Karena piutang usaha tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Perseroan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perseroan tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Perseroan membentuk matriks pencadangan
Page 23
berdasarkan kerugian kredit masa lalu, disesuaikan dengan faktor-faktor spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi masa depan yang relevan. Because its trade receivables do not contain significant financing component, the Company applies a simplified approach in calculating ECL. Therefore, the Company does not track changes in credit risk, but instead recognizes a loss allowance based on lifetime ECL at each reporting date. The Company establishes a provision matrix that is based on its historical credit loss experience, adjusted for forward-looking factors specific to the debtors and the economic environment. Liabilitas Keuangan Pengakuan Awal dan Pengukuran Initial Recognition and Measurement Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perseroan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Financial liabilities are classified as financial liabilities at fair value through profit or loss or financial liabilities at amortized cost. The Company determines the classification of its financial liabilities at initial recognition. Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi. Financial liabilities are initially measured at fair value. Transaction costs that are directly attributable to the acquisition of financial liabilities (other than financial liabilities at fair value through profit or loss) are added to or deducted from the fair value of the financial liabilities, as appropriate, on initial recognition. Transaction costs directly attributable to the acquisition of financial liabilities at fair value through profit or loss are recognized immediately in profit or loss. Liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari utang bank, utang usaha kepada pihak ketiga, liabilitas sewa, beban akrual dan liabilitas pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perseroan tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. The Companys financial liabilities consisted of bank loans, trade payables to third parties, lease liabilities, accrued expenses and consumer financing loans classified as financial liabilities at amortized cost. The Company had no financial liabilities measured at fair value through profit or loss. Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode EIR. After initial recognition, interest-bearing financial liabilities are subsequently measured at amortized cost using the EIR method. Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi EIR. At the reporting dates, accrued interest expenses are recorded separately from the associated borrowings within the current liabilities section. Gains and losses are recognized in profit or loss when the liabilities are derecognized as well as through the EIR amortization process. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari EIR. Amortisasi EIR dicatat sebagai Beban Keuangan dalam laba rugi. Amortized cost is calculated by taking into account any discount or premium on acquisition and fee or costs that are an integral part of the EIR. The EIR amortization is included in Finance Costs in profit or loss. Penghentian Pengakuan Derecognition Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa. A financial liability is derecognized when the obligation under the contract is discharged or canceled or has expired. Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas liabilitas keuangan yang telah dimiliki, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
Page 24
dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba atau rugi. When an existing
financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the
terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as a
derecognition of the original liability and the recognition of a new liability, and the difference in the
respective carrying amount is recognized in profit or loss. Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting
of Financial Instruments Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan nilai netonya
disajikan dalam Laporan Posisi Keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
simultan. Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount is reported in the
Statements of Financial Position, if there is a currently enforceable legal right to offset the recognized
amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the
liabilities simultaneously. Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments Nilai
wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan dalam pasar aktif pada setiap tanggal pelaporan
ditentukan berdasarkan referensi harga pasar kuotasian, tanpa dikurangi biaya transaksi. The fair value
of financial instruments that are actively traded in organized financial markets is determined by
reference to quoted market prices without deducted by transaction costs at the end of the reporting
period. Untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan dalam pasar aktif, nilai wajarnya
ditentukan berdasarkan teknik penilaian yang sesuai. Teknik penilaian tersebut meliputi transaksi pasar
wajar terkini, referensi kepada nilai wajar kini instrumen keuangan lainnya yang secara substansi
adalah serupa, analisa arus kas diskonto, atau model penilaian lainnya. For financial instruments
where there is no active market, fair value is determined using valuation techniques. Such techniques
may include using a recent arm?s-length market transaction, reference to the current fair value of
another instrument that is substantially the same, discounted cash flow analysis, or other valuation
models. Jika nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat
ditentukan secara wajar, instrumen keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya. When
the fair value of the financial instruments not traded in an active market cannot be reliably determined,
such financial instruments are recognized and measured at their carrying amounts.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Sampai dengan tanggal penyelesaian Laporan Keuangan Interim oleh manajemen Perseroan, tidak Events after reporting period
ada peristiwa penting setelah periode pelaporan. Up to the date of the Interim Financial Statements
were completed by the Companys management, there was no significant events after the reporting
period.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar, amandemen dan penyesuaian baru yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut: New standards, effective
amendments and improvements issued but not yet effective for the financial year beginning January 1,
2023 are as follows: - PSAK 74, Kontrak Asuransi. PSAK 74, Insurance Contracts.
Page 25
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 337,864,000,000 337,864,000,000 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
32,682,000,000 158,282,415 32,840,282,415
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
16,609,000,000 54,954,955 16,663,954,955
langsung directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
1,485,313,359 0 1,485,313,359
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
7,456,000,000 1,651,619,820 9,107,619,820
langsung
Dimiliki langsung 396,096,313,359 1,864,857,190 397,961,170,549 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
396,096,313,359 1,864,857,190 397,961,170,549
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, accumulated
0 819,080,343 819,080,343
dimiliki langsung improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
0 1,770,463,466 1,770,463,466
langsung directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
1,373,385,639 27,981,945 1,401,367,584
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
0 1,034,517,905 1,034,517,905
langsung
Dimiliki langsung 1,373,385,639 3,652,043,659 5,025,429,298 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
1,373,385,639 3,652,043,659 5,025,429,298
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
394,722,927,720 392,935,741,251
equipment
Page 26
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penurunan
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Revaluasi aset tetap (pemulihan) nilai aset
periode tetap tetap periode
tetap
Property, plant, and Impairment (recovery)
Addition in property, Disposals in property, Revaluation of property, Property, plant, and
equipment, beginning of property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
327,454,000,000 0 10,410,000,000 (0) 337,864,000,000
kotor langsung gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
32,680,000,000 357,153,785 1,291,412,537 ( 1,646,566,322 ) 32,682,000,000
langsung improvement, directly
owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 17,466,000,000 416,984,091 2,535,221,116 ( 3,809,205,207 ) 16,609,000,000 equipment, directly
langsung owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 1,452,333,359 32,980,000 0 (0) 1,485,313,359 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 6,396,000,000 2,083,257,207 ( 686,000,000 ) 1,246,680,612 ( 1,583,937,819 ) 7,456,000,000 directly owned
langsung
Dimiliki langsung 385,448,333,359 2,890,375,083 ( 686,000,000 ) 15,483,314,265 ( 7,039,709,348 ) 396,096,313,359 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
385,448,333,359 2,890,375,083 ( 686,000,000 ) 15,483,314,265 ( 7,039,709,348 ) 396,096,313,359
equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki leasehold accumulated
1,646,566,322 ( 1,646,566,322 ) 0
langsung improvement, directly depreciation
owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 3,809,205,207 ( 3,809,205,207 ) 0 equipment, directly
langsung owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 1,267,539,959 105,845,680 (0) 1,373,385,639 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 1,794,954,486 ( 211,016,667 ) ( 1,583,937,819 ) 0 directly owned
Page 27
langsung
Dimiliki langsung 1,267,539,959 7,356,571,695 ( 211,016,667 ) ( 7,039,709,348 ) 1,373,385,639 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
1,267,539,959 7,356,571,695 ( 211,016,667 ) ( 7,039,709,348 ) 1,373,385,639
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
384,180,793,400 394,722,927,720
equipment
Page 28
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi telah dieliminasi dengan nilai tercatat bruto aset Disclosure of notes for property, plant and
revaluasi yang disajikan dalam eliminasi. The accumulated depreciation as of the revaluation date has equipment
been eliminated against the gross carrying amount of the revaluated assets presented in elimination.
Jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan hingga tanggal
30 Juni 2023 sebesar Rp 1.542.804.109 (31 Desember 2022: Rp 1.543.229.109). The total gross fixed
assets which had been fully depreciated and were still being used until June 30, 2023 amounted to Rp
1,542,804,109 (December 31, 2022: Rp 1,543,229,109). Jumlah tercatat dari aset tetap dengan
menggunakan model Biaya per 30 Juni 2023 adalah sebesar Rp 175.799.370.046 (31 Desember 2022:
Rp 174.114.479.213). The carrying value of fixed assets using the Cost model as June 30, 2023
amounted to Rp 175,799,370,046 (December 31, 2022: Rp 174,114,479,213). Aset tetap telah
diasuransikan terhadap risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 43.244.665.625.
Manajemen akan menyesuaikan nilai pertanggungan tersebut agar memadai untuk menutupi
kemungkinan kerugian yang timbul atas risiko yang dipertanggungkan. Fixed assets have been insured
against other risks with insurance coverage of Rp 43,244,665,625. Management will adjust the
insurance coverage that is adequate to cover possible losses arising from such risks. Penilaian atas
nilai wajar tanah, bangunan, mesin dan kendaraan dilakukan oleh KJPP Felix Sutandar dan Rekan
pada tanggal 31 Desember 2022 dalam Laporan No. 00246/2.0072-00/PI/04/0129/1/II/2023 dan No.
00247/2.0072-00/PI/04/0129/1/II/2023 tanggal 21 Februari 2023 sebesar Rp 394.611.000.000.
Pendekatan penilaian menggunakan pendekatan Biaya dan pendekatan Pasar untuk nilai wajar tanah,
bangunan dan mesin dan untuk kendaraan menggunakan pendekatan Pasar. The valuations of the fair
values of land, buildings, machinery and vehicles were performed by KJPP Felix Sutandar dan Rekan
on December 31, 2022 in Reports No. 00246/2.0072-00/PI/04/0129/1/II/ 2023 and No.
00247/2.0072-00/PI/04/0129/1/II/ 2023 dated February 21, 2023 amounting to Rp 394,611,000,000.
The valuation used the Cost approach and Market approach for the fair values of land, buildings and
machinery and for the vehicles used the Market approach. Tanah dan bangunan digunakan sebagai
jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. Land and
buildings are used as collateral for credit facilities obtined from PT Bank Woori Saudara Indonesia
1906 Tbk. Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan
yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022. Based on management?s evaluation, there were no events or changes in circumstances
indicating any decline in the fixed asset value as of June 30, 2023 and December 31, 2022.
Manajemen Perseroan juga berpendapat terdapat perubahan estimasi masa manfaat dan perubahan
yang signifikan dalam ekspektasi pola konsumsi manfaat ekonomi masa depan (metode penyusutan)
terhadap aset tetap tertentu. The Company?s management also believes that there were a changes in
the estimated useful lives and significant changes in the expected pattern on the future useful life
benefit consumption (depreciation method) of certain fixed assets.
Page 29
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna
akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 8,990,010,859 8,990,010,859 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 8,990,010,859 8,990,010,859 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 4,528,368,951 1,115,410,476 5,643,779,427 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 4,528,368,951 1,115,410,476 5,643,779,427 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 4,461,641,908 3,346,231,432 Right of use assets Carrying amount
Page 30
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna
akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 4,528,368,951 4,461,641,908 8,990,010,859 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 4,528,368,951 4,461,641,908 8,990,010,859 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 2,264,184,476 2,264,184,475 4,528,368,951 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 2,264,184,476 2,264,184,475 4,528,368,951 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 2,264,184,475 4,461,641,908 Right of use assets Carrying amount
Page 31
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Perseroan melakukan perjanjian sewa gudang yang terletak di Klaten, Jawa Tengah seluas 16.000 M2 Disclosure of notes for right of use assets
kepada Djonny Saksono, Direktur Utama Perseroan untuk jangka waktu 2 tahun dan telah
diperpanjang untuk jangka waktu 2 tahun. The Company entered into a warehouse rental agreement
which located at Klaten, Central Java covering an area of 16,000 M2 with Djonny Saksono, the
Company?s President Director, for a period of 2 years and has been extended for a period of 2 years.
Page 32
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pada periode 30 Juni 2023 dan 2022, tidak ada penjualan kepada pihak berelasi. In the periods June Disclosure of notes for revenue
30, 2023 and 2022, there were no sales to related parties.
Page 33
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Tembakau Iris 142,242,836,135 127,005,187,568
domestik 1
Pendapatan domestik 142,242,836,135 127,005,187,568 Domestic revenue
Pendapatan dari Export revenue 1
Tembakau Iris 644,146,689 490,105,068
ekspor 1
Pendapatan ekspor 644,146,689 490,105,068 Export revenue
Sumber pendapatan 142,886,982,824 127,495,292,636 Source of revenue
Page 34
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 UD Citra Prima Party 1
16,129,542,851 13,969,760,000
Distributor
Pihak 2 PD Setia Mandiri 15,862,899,000 12,297,173,000 Party 2
Pihak 3 CV Sinergi Padi 14,060,082,102 15,102,144,000 Party 3
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 46,052,523,953 41,369,077,000 more than 10%
10%
Page 35
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 10,130,720,750 6,329,896,725 1 - 30 days Overdue
Umur 10,130,720,750 6,329,896,725 Aging
Jatuh tempo Umur 10,130,720,750 (0) 10,130,720,750 6,329,896,725 (0) 6,329,896,725 Aging Due status
Page 36
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of Trade receivables impairment of Trade receivables
trade receivables gross gross
trade receivables trade receivables
Pihak ketiga Pihak 1 CV Harapan Rank 1, counterparty Third party
2,811,000,000 966,500,000
Prima Lestari
Pihak 2 UD Citra Prima Rank 2, counterparty
1,501,500,000 0
Distributor
Pihak 3 CV Faromas Rank 3, counterparty
679,460,000 0
Timor Distributor
Pihak 4 CV Niaga Rank 4, counterparty
630,100,000 0
Makmur Bertiga
Pihak 5 CV Aman Jaya 569,887,500 0 Rank 5, counterparty
Pihak 6 CV Sinergi Padi 569,887,500 569,887,500 Rank 6, counterparty
Pihak 7 PT Senja Indah Rank 7, counterparty
569,887,500 1,139,775,000
Timika
Pihak 8 PT Mariat Utama 566,543,750 0 Rank 8, counterparty
Pihak 9 CV Sarana Rank 9, counterparty
Sumber 400,000,000 594,000,000
Sejahtera
Pihak 10 PT Surya Rank 10,
0 594,000,000
Wenang Indah counterparty
Pihak lainnya Lain lain Others, counterparty
dibawah 1,832,454,500 2,465,734,225
500.000.000
Rincian pihak 10,130,720,750 10,130,720,750 6,329,896,725 (0) 6,329,896,725 List of counterparty
Page 37
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Seluruh piutang usaha dalam mata uang rupiah. All of trade receivable were in rupiah. Berdasarkan Disclosure of notes for trade receivables
hasil penelaahan dan pengalaman manajemen, Perseroan tidak mengalami kesulitan atas kolektibilitas
piutang usaha, sehingga tidak dilakukan cadangan penurunan nilai piutang pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022. Based on management?s review and experience, the Company did not
encounter difficulty in collecting its receivables, therefore no provision for impairment of receivables
was provided as of June 30, 2023 and December 31, 2022.
Page 38
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 3,992,244,214 6,026,671 Finished goods
Barang dalam proses 6,414,276,497 5,575,496,407 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
115,762,732,910 136,390,977,918
pembantu
Suku cadang 1,426,930,605 1,223,442,275 Spareparts
Pita cukai 1,197,761,327 912,594,387 Excise duty ribbon
Lainnya 416,174,286 504,736,374 Other inventories
Persediaan, kotor 129,210,119,839 144,613,274,032 Inventories, gross
Persediaan 129,210,119,839 144,613,274,032 Inventories
Persediaan lancar 129,210,119,839 144,613,274,032 Current inventories
Page 39
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah Disclosure of notes for inventories
pertanggungan sebesar Rp 160.000.000.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut memadai untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul atas risiko yang
dipertanggungkan. Inventories have been insured against fire and other risk with insurance coverage of
Rp 160,000,000,000. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible
losses arising from such risks. Berdasarkan hasil penelaahan kondisi persediaan pada akhir tahun,
manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada cadangan penurunan nilai persediaan yang perlu dibentuk
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Based on the results of inventory review at
year-end, management believes that no provision for inventory impairment should be made as of June
30, 2023 and December 31, 2022.
Page 40
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 18,148,414,841 17,580,991,502 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 7,258,176,014 6,690,679,481 1 - 60 days
Umur 25,406,590,855 24,271,670,983 Aging
Jatuh tempo Umur 25,406,590,855 24,271,670,983 Aging Due status
Page 41
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 UD Nyoto Permadi 2,763,721,950 0 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 Eko Handoko 2,711,264,031 2,778,851,500 Rank 2, counterparty
Pihak 3 CV Constity National Rank 3, counterparty
2,645,478,975 0
Tobacco Indonesia
Pihak 4 PT Jerindo Sari Utama 2,362,611,145 5,649,637,802 Rank 4, counterparty
Pihak 5 CV Budi Jaya Sentosa 1,588,235,294 3,740,146,556 Rank 5, counterparty
Pihak 6 Mulyono 375,000,000 1,253,565,000 Rank 6, counterparty
Pihak 7 Rendi Istanto 196,386,031 1,553,072,500 Rank 7, counterparty
Pihak lainnya Lain - lain dibawah Rp Others, counterparty
12,763,893,429 9,296,397,625
1.000.000.000
Rincian pihak 25,406,590,855 24,271,670,983 List of counterparty
Page 42
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Seluruh utang usaha dalam mata uang Rupiah. All of trade payables were in Rupiah. Disclosure of notes for trade payables
Page 43
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 136,390,977,918 114,871,425,032 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 56,062,273,060 64,420,860,580 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 115,762,732,910 113,672,537,246 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 76,690,518,068 65,619,748,366 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 11,739,890,223 10,607,340,282 Wages and direct labor
Biaya pabrikasi lainya 9,008,281,626 8,078,175,944 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 97,438,689,917 84,305,264,592 Total production cost
Barang setengah jadi awal 5,575,496,407 3,751,048,795 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 6,414,276,497 6,128,522,710 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 96,599,909,827 81,927,790,677 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 6,026,671 175,468,200 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 3,992,244,214 1,944,290,624 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
14,579,777,550 14,108,541,794
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
107,193,469,834 94,267,510,047
pendapatan
Page 44
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Seluruh pembelian dilakukan dengan pihak ketiga. All purchases were made with third parties. Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan
Page 45
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in foreign Bank loan, amount in foreign
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
currency currency
Bank lokal lainnya IDR 51,438,089,653 51,438,089,653 67,313,928,024 67,313,928,024 IDR Other local banks
Mata uang 51,438,089,653 67,313,928,024 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 51,438,089,653 67,313,928,024 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 51,438,089,653 67,313,928,024 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 51,438,089,653 67,313,928,024 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
27,031,661,000 31,751,676,746
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 24,406,428,653 35,562,251,278 Long-term bank loans
Page 46
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 5 Juli 2022 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Perseroan memperoleh fasilitas pembiayaan umum dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
yang akan digunakan untuk modal kerja dengan nilai plafond sebesar Rp 15.000.000.000. Fasilitas ini
jatuh tempo pada 5 Juli 2026. Tingkat bunga per tahun yang dibebankan sebesar 9,25 persen. Based
on Credit Agreement Deed No. 2 dated July 5, 2022 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., the
Company obtained a general financing facility from PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a
credit limit amounting to Rp 15,000,000,000 to be used for working capital. This facility will mature on
July 5, 2026. The annual interest is charged at 9.25 persen. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44
tanggal 17 Februari 2022 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., dan telah diperbaharui dengan Akta
Perjanjian Kredit No. 45 tanggal 17 Februari 2023 dari Notaris yang sama, Perseroan memperoleh
fasilitas pembiayaan umum dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan
untuk tambahan modal kerja dengan sisa pokok utang sebesar Rp 16.333.333.333. Fasilitas ini jatuh
tempo pada 18 Februari 2027. Tingkat bunga per tahun yang dibebankan sebesar 9,25 persen. Based
on Credit Agreement Deed No. 44 dated February 17, 2022 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H.,
M.Kn., which has been amended by Credit Agreement Deed No. 45 dated February 17, 2023 of the
same Public Notary, the Company obtained a general financing facility from PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk with a remaining principal loan amounting to Rp 16,333,333,333 to be used for
additional working capital. This facility will mature on February 18, 2027. The annual interest is charged
at 9.25 persen. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 3 tanggal 19 Februari 2019 dari Notaris Maya
Hasanah, S.H., M.Kn., dan telah diperbarui dengan Akta Perjanjian Kredit No. 43 tanggal 17 Februari
2023 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., Perseroan memperoleh fasilitas pembiayaan umum dari
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk tambahan modal kerja
dengan sisa pokok utang sebesar Rp 16.686.927.922. Fasilitas ini jatuh tempo pada 19 Februari 2024.
Tingkat bunga per tahun yang dibebankan sebesar 9,25 persen. Based on Credit Agreement Deed No.
3 dated February 19, 2019 of Public Notary Maya Hasanah, S.H., M.Kn., which has been amended by
Credit Agreement Deed No. 43 dated February 17, 2023 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn.,
the Company obtained an additional general financing facility from PT Bank Woori Saudara 1906 Tbk
with a remaining principal loan amounting to Rp 16,686,927,922 to be used for additional working
capital. This facility will mature on February 19, 2024. The annual interest is charged at 9.25 persen.
Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: The credit facilities are secured with: a. Sebidang tanah
berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya termasuk bangunan, baik yang telah ada maupun yang
akan ada yang menurut sifat dan peruntukannya merupakan satu kesatuan dengan bidang tanah
tersebut, dengan Hak Guna Bangunan (HGB) No. 195/Kelurahan Purwantoro seluas 6.720 m2 yang
terletak di Jalan Letnan Jenderal S. Parman No. 92, Malang dan terdaftar atas nama Perseroan. a. A
plot of 6,720 m2 land along with everything thereon including the building, existing and to exist which
according to its nature and purpose is an integral part of the plot of land, with Building Use Rights
(HGB) No. 195/Kelurahan Purwantoro located at Jalan Letnan Jenderal S. Parman No. 92, Malang and
registered on behalf of the Company. b. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di atasnya
termasuk bangunan, baik yang telah ada maupun yang akan ada yang menurut sifat dan
peruntukannya merupakan satu kesatuan dengan bidang tanah tersebut, dengan HGB No.
Page 47
297/Kelurahan Purwantoro seluas 9.940 m2 yang terletak di Jalan Letnan Jenderal S. Parman No. 92, Malang dan terdaftar atas nama Perseroan. b. A plot of 9,940 m2 land along with everything thereon including the building, existing and to exist which according to its nature and purpose is an integral part of the plot of land, with HGB No. 297/Kelurahan Purwantoro located at Jalan Letnan Jenderal S. Parman No. 92, Malang and registered on behalf of the Company. c. Jaminan pribadi Djonny Saksono. c. Personal guarantee from Djonny Saksono. - Perseroan tidak diperkenankan untuk melakukan antara lain, namun tidak terbatas pada hal-hal dibawah ini dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis: - The Company is not permitted to conduct, among others, but not limited to the following matters, by obtaining prior written approval: a. Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak lain. a. Bind itself as a guarantor for other parties. b. Menerima pinjaman baru dari kreditur lain atau lembaga keuangan lainnya, kecuali transaksi dagang yang lazim dan fasilitas bank lain yang sudah ada saat ini. b. Receive new loans from other creditors or other financial institutions, except the usual trade transactions and other bank facilities that already exist today. c. Melakukan investasi jangka panjang dalam bentuk obligasi dan saham yang belum likuid yang diperdagangkan di bursa saham tanpa sepengetahuan dari pihak bank. c. Make long-term investments in bonds and shares that are not liquid traded on the stock exchange without the knowledge of the bank. Perseroan wajib menjaga rasio keuangan yaitu penjualan tahun 2023 meningkat 4 persen dari penjualan 2022. Penjualan periode enam bulan 2023 meningkat sebesar Rp 15.391.690.188 atau 12,07 persen dari periode enam bulan 2022. The Company is required to maintain financial ratio i.e. sales in 2023 to increase by 4 persen from 2022. Sales in six-month periods 2023 increased by Rp 15,391,690,188 or 12.07 persen from six-months periods 2022.
Page 48
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam mata Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
uang asing jangka panjang panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term bank
currency loan loan
Bank lokal lainnya IDR 19 Februari 2024 - 18 9.25 - 9.5 persen p.a in IDR Other local banks
51,438,089,653
Februari 2027 arrear
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam mata Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
uang asing jangka panjang panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term bank
currency loan loan
Bank lokal lainnya IDR 19 Februari 2024 - 18 9.25 - 9.5 persen p.a in IDR Other local banks
67,313,928,024
Februari 2027 arrear
Page 49
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam mata Utang bank jangka pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank lokal lainnya IDR 79,742,343,587 79,742,343,587 79,905,823,666 79,905,823,666 IDR Other local banks
Mata uang 79,742,343,587 79,905,823,666 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 79,742,343,587 79,905,823,666 Currency Creditor bank name
Page 50
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 19 Februari 2019 dari Notaris Maya Hasanah, S.H., Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek M.Kn. yang telah diperpanjang dengan Akta Perjanjian Kredit No. 42 tanggal 17 Februari 2023 dari
Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman rekening koran dari PT
Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan digunakan untuk tambahan modal kerja dengan
limit maksimal Rp 80.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada 19 Februari 2024. Tingkat bunga per
tahun yang dibebankan sebesar 9,00 persen. Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated February
19, 2019 of Public Notary Maya Hasanah, S.H., M.Kn which has been extended with Credit Agreement
Deed No. 42 dated February 17, 2023 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., the Company
obtained an overdraft credit facility from PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a maximum
limit amounting to Rp 80,000,000,000 to be used for additional working capital. This facility matured on
February 19, 2024. The annual interest was charged at 9.00 persen.
Page 51
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
nilai dalam mata uang asing jangka pendek pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term bank Interest rate short-term bank
in foreign currency loan loan
Bank lokal lainnya IDR 79,742,343,587 19 Februari 2024 9,00 Persen IDR Other local banks
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
nilai dalam mata uang asing jangka pendek pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term bank Interest rate short-term bank
in foreign currency loan loan
Bank lokal lainnya IDR 79,905,823,666 19 Februari 2023 9,25 Persen IDR Other local banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 8
instance.zip
done
ITIC-LKQ2-2023.pdf
done
inlineXBRL.zip
done
FinancialStatement-2023-II-ITIC.xlsx
done