Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 97
Page 1
Page 2
DAFTAR ISI
LAPORAN KEUANGAN PT. BANK SULUTGO 30 JUNI 2023
Halaman
Pernyataan Direksi
Laporan Posisi Keuangan 1-2
Laporan Laba Rugi 3
Laporan Arus Kas 4
Laporan Perubahan Ekuitas 5
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi 6 - 93
Page 3
AHSG beEama membangun lndonesia
SURAT PER}TYATAAIY DIREKSI
TENTA}IG
TAFIGGT]NGJAWAB ATAS LAPORAN KEUANGA}{
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAII SULAWESI UTARA GORONTALO
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 30 JUNI2023 DAN 2022
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Maudy Revino Pepah
Alamat Kantor : Jl. Sam Ratulangi No. 9 Manado 951 l l
Jabatan : Direktur Utama
Nomor Telepon :0431-861759 I 043 1-8514s1
Alamat Rumah Lingkungan II Kelurahan Winangun Dua Kecamatan Malaiayang
Kota Manado Sulawesi Utara
Nama Joubert Rosano Jacobus Dondokambey
Alamat Kantor Jl. Sam Ratulangi No. 9 Manado 951I I
Jabatan Direktur Umum
Nomor Telepon 043 I -8617 59 I A$ t-85 145 I
Alamat Rumah Desa Paslaten Jaga II Kecamatan Likupang Selatan
Kabupaten Minahasa Utara - Sulawesi Utara
Menyatakan bahwa;
1' Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan pT Bank pembangunan
Daerah Sulawesi Utara Gorontalo;
2' Laporan Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia;
a. Semua informasi dalam Laporan Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo
telah dimuat secara lengkap dan benar;
b' Laporm Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Suiawesi Utara Gorontalo tidak mengandung
informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan infornrasi atau fakta
material;
4. Kami bertanggungjawab atas sistem pengendalian internal PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Utara
Gorontalo.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Atas nama dan mewakili Direksi,
Manador 24 JafiZAZJ
t,riii,,l,
i\:r. !.!i -:r:11
i=7.F..1=
.,7,:ir1,.
ilL 20
MAUDY RE\rINO PEPAH JOUBERT R J. DONI}OKAMBEY
Direktur Utama Direktur Umum
Kantor Pusat
Jl. Sam Ratulangi No. 9 Manado 951 1 1, lndonesia
Telp. (0431) 888659 Fax. (0431) 854522
www.banksulutgo.co.id
Page 4
KATA PENGANTAR
Sehubungan dengan transparansi dan publikasi Laporan Keuangan Bank dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I
PT. Bank SulutGo, bersama ini disampaikan Laporan Keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2023 dan ii Desen,ber 2022.
Penyusunan Laporan Keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 disusun oieh
manajemen bank sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang tidak diaudit. Informasi
keuangan untuk tahun yang berakhir 3l Desember )022 disusun oleh manajemen bank sesuai Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Hananta Budianto & Rekan dalam
laporannya tertanggal 3 I Januari 2023 yang menyatakan bahw'a bahrva Laporan Keuangan PT. Bank
Pembanguanan Daerah Sulawesi {Jtara Gorontalo telah disajikan secara rvajar dalan: semria hal yang material
serta kinerja keuangan dan arus kasnva sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di indonesia.
Demikian Laporan Keuangan ini disusun kiranya dapat memberikan gambaran perkembangan usaha dari
PT" Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara fiorontalo untuk periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2021"
Manado, 24 Juli2023
PT, BANK SULUTGO
JOUBERT R. J. DONI}OKAMBEY
DirekturUmum
Page 5
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Catatan (Unaudited) (Audited)
ASET
Kas 4 234,911,634,750 350,494,627,850
Giro Pada Bank Indonesia 5 1,888,043,204,977 2,396,301,898,798
Giro pada Bank Lain
Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
6 32,099,838,555 7,402,381,342
masing-masing Rp. 1.568.684,- pada 30 Juni 2023 dan Rp.
1.747.614,- per 31 Desember 2022
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
7 700,000,000,000 1,350,000,000,000
masing-masing Rp. 0,- pada 30 Juni 2023 dan Rp. 0,- per 31
Desember 2022
Surat-Surat Berharga
Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
8 269,426,224,607 555,115,289,409
masing-masing Rp. 0,- pada 30 Juni 2023 dan Rp. 0,- per 31
Desember 2022
Tagihan Atas Surat Berharga Dengan Janji Untuk Dibeli Kembali
Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
9 - -
masing-masing Rp. 0,- pada 30 Juni 2023 dan Rp. 0,- per 31
Desember 2022
Tagihan Atas Surat Berharga Dengan Janji Untuk Dijual Kembali 10
Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
1,976,421,090,000 1,693,168,330,000
masing-masing Rp. 0,- pada 30 Juni 2023 dan Rp. 0,- per 31
Desember 2022
Kredit Yang Diberikan
Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
11 13,775,403,656,917 13,235,186,972,615
masing-masing Rp. 249.789.117.903,- per 30 Juni 2023 dan Rp.
266.372.847.301,- per 31 Desember 2022
Penyertaan
Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar
12 968,252,850 968,252,850
masing-masing Rp. 9.247.150,- pada 30 Juni 2023 dan Rp.
9.247.150,- pada 31 Desember 2022
Aset Tetap, Inventaris, Aset Lease dan Aktiva dalam Penyelesaian
Setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp.
13 503,196,201,345 446,351,994,676
221.229.874.143,- pada 30 Juni 2023 dan Rp. 209.523.188.493,-
pada 31 Desember 2022
Aset Pajak Tangguhan 14 26,900,611,980 26,900,611,980
Aset Lain-Lain 15 260,010,187,604 110,324,071,157
JUMLAH ASET 19,667,380,903,585 20,172,214,430,676
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
1
Page 6
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Catatan (Unaudited) (Audited)
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Segera 16 247,605,391,155 218,715,569,647
Simpanan Nasabah 17
Giro 2,500,511,554,253 2,521,620,917,519
Tabungan 2,620,008,223,086 2,534,144,471,067
Deposito 10,856,616,858,684 11,132,527,568,454
Simpanan dari Bank Lain 18 90,166,766,969 473,592,410,272
Kewajiban Repo 19 - -
Surat Berharga Yang Diterbitkan 20
Setelah dilakukan set-off dengan Biaya Emisi Obligasi Yang
747,111,291,513 746,655,179,643
Ditangguhkan sebesar Rp. 2.888.708.487,- pada 30 Juni 2023 dan
Rp. 3.344.820.357,- pada 31 Desember 2022
Pinjaman Yang Diterima 21 500,000,000,000 500,000,000,000
Hutang Pajak 22 48,200,384,540 25,176,153,737
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 23 118,808,503,979 122,275,509,000
Liabilitas Lainnya 24 73,236,487,686 62,639,734,633
Liabilitas Estimasi 24 3,464,756,646 5,369,692,604
JUMLAH LIABILITAS 17,805,730,218,511 18,342,717,206,577
EKUITAS
Modal Saham
Modal Dasar :
Saham jumlah 50.000.000 lembar, nominal Rp. 100.000,- per
saham pada 30 Juni 2023 dan Saham jumlah 15.000.000 lembar,
nominal Rp. 100,000,- per saham pada 31 Desember 2022
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh :
Jumlah saham 12.610.222 lembar dan 10.975.231 lembar
25 1,261,022,200,000 1,097,523,100,000
pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nominal Rp. 100,000,-
Modal Disetor Lainnya 1,951,321,007 76,091,021,007
Agio Saham 26 11,965,836,253 11,965,836,253
Laba (Rugi) Komprehensif Lainnya 27 97,956,812,221 97,956,812,221
Saldo Laba
Yang Telah Ditentukan Penggunaannya 343,445,095,557 304,558,383,971
28
Yang Belum Ditentukan Penggunaannya 145,309,420,036 241,402,070,647
JUMLAH EKUITAS 1,861,650,685,074 1,829,497,224,099
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 19,667,380,903,585 20,172,214,430,676
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
2
Page 7
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Dalam Rupiah)
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Catatan (Unaudited) (Unaudited)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga
Bunga 29 1,053,934,326,077 997,067,461,296
Jumlah Pendapatan Bunga 1,053,934,326,077 997,067,461,296
Beban Bunga
Beban Bunga 30 (398,547,899,029) (357,379,212,589)
Jumlah Beban Bunga (398,547,899,029) (357,379,212,589)
Jumlah Pendapatan Bunga-Bersih 655,386,427,048 639,688,248,707
BEBAN PENYISIHAN PENURUNAN NILAI ASET PRODUKTIF
DAN NON PRODUKTIF 36 12,312,600,221 (383,313,345)
Jumlah Pendapatan (Beban) Non Operasional 12,312,600,221 (383,313,345)
PENDAPATAN (BEBAN) OPERASIONAL LAINNYA
Pendapatan Lain-Lain 31 68,154,715,588 53,161,150,053
Personalia 32 (333,182,044,498) (315,700,317,215)
Kerugian Terkait Risiko Operasional 33 (50,000) (2,633,365,440)
Umum dan Administrasi 34 (169,125,154,915) (165,197,547,026)
Beban Premi Program Penjaminan Pemerintah 35 (16,630,795,524) (17,091,785,556)
Perubahan Nilai Wajar Aset Keuangan Diperdagangkan 37 - -
Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya - Bersih (450,783,329,350) (447,461,865,184)
LABA OPERASIONAL 216,915,697,919 191,843,070,179
PENDAPATAN (BEBAN) NON OPERASIONAL
Pendapatan Non Operasional 38 359,381,869 2,276,278,170
Beban Non Operasional 39 (30,980,951,537) (31,976,870,945)
Jumlah Pendapatan (Beban) Non Operasional (30,621,569,667) (29,700,592,775)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 186,294,128,251 162,142,477,404
PENGHASILAN (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Pajak Tangguhan - -
Pajak Kini (40,984,708,215) (35,671,345,029)
Jumlah Beban Pajak Penghasilan (40,984,708,215) (35,671,345,029)
LABA PERIODE BERJALAN 145,309,420,036 126,471,132,375
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK PENGHASILAN
Pos-Pos Yang Tidak Akan Direklasifikasikan Ke Laba-Rugi
Keuntungan (kerugian) Revaluasi Aset tetap - -
Keuntungan (kerugian) aktuarial program manfaat pasti - -
Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan
komprehensif lainnya - -
Jumlah Pos-Pos Yang Tidak Akan Direklasifikasikan Ke Laba-Rugi - -
Pos-Pos Yang Tidak Akan Direklasifikasikan Ke Laba-Rugi
Keuntungan (kerugian) dari aset keuangan yang diklasifikasikan
tersedia untuk dijual - -
Jumlah Pos-Pos Yang Tidak Akan Direklasifikasikan Ke Laba-Rugi - -
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN PERIODE BERJALAN
SETELAH PAJAK PENGHASILAN - -
TOTAL LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 145,309,420,036 126,471,132,375
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
3
Page 8
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
Modal ditempatkan Modal disetor Agio Saham Keuntungan/(Kerugian) Keuntungan/(Kerugian) Keuntungan/(Kerugian) Pajak Penghasilan Saldo Laba Jumlah
Yang Belum Direalisasi
Dari Efek-Efek Yang Aktuarial Program Terkait Keuntungan
dan disetor lainnya Diukur pada Nilai Wajar Yangg Telah Ditentukan Penggunaannya Yang belum ditentukan ekuitas
Dalam OCI Revaluasi Aktiva Tetap Manfaat Pasti Program Imbal Pasti Cadangan umum Cadangan tujuan penggunaannya
Saldo 1 Januari 2022 1,024,413,400,000 11,241,355,724 24,835,571,522 - 189,192,362,563 (119,051,943,277) 19,922,369,395 264,070,688,608 - 162,053,043,899 1,576,676,848,434
Deviden - - - - - - - - - (121,565,348,536) (121,565,348,536)
Deviden Saham - - - - - - - - - - -
Pengesahan RUPS Menjadi
Modal Disetor 12,869,735,269 - (12,869,735,269) - - - - - - - -
Agio Saham - - - - - - - - - - -
Cadangan Umum & Tujuan - - - - - - - - - - -
Tambahan Modal Disetor - - - - - - - 40,487,695,363 - (40,487,695,363) -
Reklasifikasi 60,239,964,731 64,849,665,283 - - - - - - - - 125,089,630,014
Total Laba Periode Berjalan - - - - - - - - - 241,402,070,647 241,402,070,647
Total Laba Komprehensif
Tahun Berjalan - - - - - 10,120,543,000 (2,226,519,460) - - - 7,894,023,540
-
Saldo 31 Desember 2022 1,097,523,100,000 76,091,021,007 11,965,836,253 - 189,192,362,563 (108,931,400,277) 17,695,849,935 304,558,383,971 - 241,402,070,647 1,829,497,224,099
- - - - - - - - - - -
Saldo 1 Januari 2023 1,097,523,100,000 76,091,021,007 11,965,836,253 - 189,192,362,563 (108,931,400,277) 17,695,849,935 304,558,383,971 - 241,402,070,647 1,829,497,224,099
Deviden - - - - - - - - - (194,515,359,061) (194,515,359,061)
Deviden Saham - - - - - - - - - - -
Pengesahan RUPS Menjadi
Modal Disetor 163,499,100,000 (80,516,200,000) - - - - - - - - 82,982,900,000
Agio Saham - - - - - - - - - - -
Cadangan Umum & Tujuan - - - - - - - 38,886,711,586 - (38,886,711,586) -
Tambahan Modal Disetor - 6,376,500,000 - - - - - - - - 6,376,500,000
Dana Tanggung Jawab Sosial - - - - - - - - - (8,000,000,000) (8,000,000,000)
& Lingkungan
Total Laba Periode Berjalan - - - - - - - - - 145,309,420,036 145,309,420,036
Total Laba Komprehensif
Tahun Berjalan
- - - - - - - - - - -
Saldo 30 Juni 2023 1,261,022,200,000 1,951,321,007 11,965,836,253 - 189,192,362,563 (108,931,400,277) 17,695,849,935 343,445,095,557 - 145,309,420,036 1,861,650,685,074
- - - - - - - - - - -
TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
FALSE FALSE FALSE TRUE TRUE TRUE TRUE FALSE TRUE TRUE
5
Page 9
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
LAPORAN ARUS KAS
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Dalam Rupiah)
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pendapatan bunga 1,053,934,326,078 997,067,461,297
Pembayaran bunga (398,547,899,029) (357,379,212,589)
Pembayaran beban karyawan (300,235,045,330) (280,332,219,294)
Pembayaran beban umum dan administrasi (185,756,000,439) (184,922,698,022)
Penerimaan lainnya 92,539,772,717 68,500,086,570
Pembayaran beban lainnya (30,980,951,537) (31,976,870,945)
Pembayaran pajak (73,931,707,384) (71,039,442,950)
Arus kas sebelum perubahan aset dan liabilitas operasi 157,022,495,075 139,917,104,068
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi
Surat-surat berharga 285,689,064,802 (222,456,446,961)
Tagihan Atas Surat Berharga Dengan Janji Dibeli Kembali - -
Tagihan Atas Surat Berharga Dengan Janji Dijual Kembali (283,252,760,000) (104,729,544,461)
Kredit yang diberikan (540,216,684,303) (190,627,198,856)
Aset lain-lain (149,230,004,577) (85,777,114,505)
Kenaikan (penurunan) dalam liabilitas operasi
Liabilitas segera 28,889,821,508 136,887,153,959
Simpanan nasabah (211,156,321,018) 1,171,966,468,346
Simpanan dari bank lain (383,425,643,304) (42,292,658,988)
Kewajiban Repo - -
Pembayaran pinjaman yang diterima - -
Liabilitas lainnya 44,369,849,709 50,960,785,674
Kas Bersih yang diperoleh (digunakan) untuk Aktivitas Operasi (1,051,310,182,106) 853,848,548,277
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (68,557,281,707) (56,181,575,109)
Penyertaan - -
Kas Bersih yang diperoleh (digunakan) untuk Aktivitas Investasi (68,557,281,707) (56,181,575,109)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari obligasi yang diterbitkan - -
Agio saham - -
Biaya emisi obligasi - -
Pembayaran dividen (194,515,359,061) (121,565,348,536)
Penerimaan tambahan setoran modal 89,359,400,000 54,000,000,000
Kenaikan (Penurunan) Cadangan - -
Tanggung jawab sosial perusahaan (24,120,806,833) (23,368,679,997)
Penerbitan (Pelunasan) obligasi yang diterbitkan - -
Kas Bersih yang diperoleh (digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan (129,276,765,894) (90,934,028,533)
KENAIKAN KAS DAN SETARA KAS (1,249,144,229,707) 706,732,944,635
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 4,104,198,907,989 2,520,589,301,534
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 2,855,054,678,282 3,227,322,246,169
Kas dan Setara Kas Pada Akhir Periode Terdiri Dari :
Kas 234,911,634,750 231,586,925,850
Giro pada Bank Indonesia 1,888,043,204,977 1,291,626,029,627
Giro pada Bank Lain 32,099,838,555 8,675,290,692
Penempatan pada Bank Lain-Jangka Waktu Jatuh Tempo - 125,000,000,000
< 3 bulan dari tanggal jatuh tempo
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia 700,000,000,000 1,570,434,000,000
< 3 bulan dari tanggal jatuh tempo
2,855,054,678,282 3,227,322,246,169
4
Page 10
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
1. UMUM
a. Pendirian Bank
PT Bank Sulut (Bank) dahulu bernama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara didirikan dengan nama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
Utara Tengah berdasarkan akta No. 88 tanggal 17 Maret 1961 oleh Raden Hadiwido, S.H., Notaris pengganti dari Raden Kadiman S.H., Notaris di
Jakarta yang diperbaiki dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 22 tanggal 4 Agustus 1961 oleh Raden Kadiman S.H., Notaris di Jakarta dan
Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 46 tanggal 10 Oktober 1961 oleh Raden Hadiwido S.H., pengganti dari Raden Kadiman S.H., Notaris di
Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan penetapan No. J.A.5/109/6 tanggal 13 Oktober
1961.
Anggaran dasar Bank telah mengalami beberapa kali perubahan, diantaranya berdasarkan Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi
Utara No. 1 tahun 1999 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dari Perusahaan Daerah menjadi
Perseroan Terbatas (PT) yang telah disahkan dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 584.61-174 tanggal 11 Maret 1999, dan
diundangkan dalam Lembaran Daerah Propinsi Sulawesi Utara Seri D No. 01/1999 tanggal 12 April 1999, memutuskan hal-hal antara lain tentang
perubahan status bentuk badan hukumnya dari Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan peningkatan modal dasar.
Perubahan anggaran dasar tersebut di atas telah diaktakan dengan akta No. 7 tanggal 14 April 1999 oleh Joanes Tommy Lasut, S.H., Notaris di
Manado yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C-8298.HT.01.01.TH'99 tanggal 14 Mei 1999 dan
telah didaftarkan dalam daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kotamadya Manado dengan No. 83/BH/18.05/V/1999 tanggal 21 Mei
1999, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63 tanggal 6 Agustus 1999 dan Tambahan Berita Negara Republik
Indonesia No. 4772.
Perubahan anggaran dasar Bank berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Sulut yang diadakan tanggal 18 Mei
2009 dan dilanjutkan tanggal 27 Mei 2009, yang diaktakan melalui akta No. 67 tanggal 12 Juni 2009 oleh M.S.E. Pangemanan, S.H., Notaris di
Manado mengenai peningkatan modal dasar dari Rp 300.000.000.000,- menjadi Rp 500.000.000.000,-. Akta perubahan anggaran dasar tersebut
telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-37607. AH. 01. 02. Tahun 2009 tanggal
6 Agustus 2009.
Perubahan anggaran dasar Bank berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Sulut yang diadakan tanggal 28
September 2012 yang diaktakan melalui akta No. 6 tanggal 1 Oktober 2012 oleh M.S.E. Pangemanan, S.H., Notaris di Manado mengenai
peningkatan modal dasar dari Rp 500.000.000.000,- menjadi Rp 1.000.000.000.000,-. Akta perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-62074.AH.01.02 Tahun 2012 tanggal 5 Desember 2012.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasarnya, Bank berusaha dalam bidang perbankan dan jasa keuangan lainnya yang dapat dilakukan oleh suatu bank
berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.
Berdasarkan Akte RUPS No. 72 Tanggal 22 Mei 2015 menyetujui perubahan nama perseroan PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara atau
juga PT. Bank Sulut sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat 1 anggaran dasar Perseroan, diubah menjadi PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
Utara Gorontalo atau disebut juga PT. BANK SULUT GO (BSG). Direksi perseroan telah menyampaikan perubahan nama tersebut kepada Bank
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, serta pihak-pihak eksternal lainnya.
Berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-215/PB.12/2015 Tanggal 28 September 2015 Perihal Penetapan Penggunaan Izin Usaha PT. Bank
Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo dan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 17/KDK.03/2015 Tanggal 23
September 2015 Tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara menjadi izin usaha atas
nama PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo, serta Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.
AHU-0935695.AH.01.02. Tahun 2015 Tanggal 23 Mei 2015 Tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT. Bank
Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo menyetujui perubahan nama perseroan yang semula PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
Utara atau juga PT. Bank Sulut diubah menjadi PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo atau disebut juga PT. BANK SULUTGO
(BSG).
Berdasarkan Akte RUPS No. 16 Tanggal 12 Oktober 2015 oleh notaris M.S.E. Pangemanan SH., Notaris di Manado menyetujui peningkatan modal
dasar perseroan dari semula Rp. 1.000.000.000.000,- (satu trilyun rupiah) menjadi Rp. 1.500.000.000.000,- (satu trilyun lima ratus milyar rupiah).
Akta perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
0943848.AH.01.02 Tahun 2015 tangal 13 Oktober 2015. Akte RUPS No. 17 Tanggal 12 Oktober 2015 oleh notaris M.S.E. Pangemanan SH.,
Notaris di Manado menyetujui penghapusan agio saham dalam setiap setoran modal. Selain itu kapitalisasi seluruh agio saham yang tersaji dalam
portofolio neraca per 31 Desember 2015 sebesar Rp. 62.917.906.000,- sebagai saham bonus dan dibagikan kepada semua pemegang saham secara
proporsional berdasarkan harga nominal saham perseroan yaitu Rp. 100.000,- untuk satu lembar saham.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo
(BANK SULUTGO) Nomor : 11 tanggal 09 Februari 2023, Edmund Lodi Mangowal, SH., Mkn, Notaris Kota Manado, para pemegang saham
menyetujui dan mengesahkan perubahan anggaran dasar Perseroan sehubungan dengan peningkatan modal dasar menjadi Rp. 5.000.000.000,- (lima
triliun rupiah) yang terbagi atas 50.000.000 (lima puluh juta) lembar saham.
6
Page 11
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
b. Program Rekapitalisasi
Sejalan dengan jatuhnya industri perbankan di Indonesia pada tahun 1997, Bank menjadi salah satu Bank Pembangunan Daerah yang mengikuti
Program Rekapitalisasi karena mempunyai risiko Liabilitas Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) lebih dari 8%. Dengan mengacu kepada
Peraturan Pemerintah No. 84 tahun 1998 tentang Program Rekapitalisasi Bank Umum serta Surat Keputusan Bersama menteri Keuangan dan
Gubernur Bank Indonesia No. 53/KMK.017/1999 dan No. 31/12/KEP/GBI tanggal 8 Februari 1999 tentang Pelaksanaan Program Rekapitalisasi
Bank Umum dan Surat Keputusan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia No. 135/KMK.017/1999 dan 32/17/KEP/GBI tanggal 9 April
1999 tentang Pelaksanaan Program Rekapitalisasi Bank Pembangunan Daerah, pada tanggal 7 Mei 1999, Bank telah menandatangani Perjanjian
Rekapitalisasi antara Pemerintah Republik Indonesia, Bank Indonesia dan Bank dengan syarat dan ketentuan antara lain sebagai berikut :
- Pemegang saham pengendali wajib melakukan setoran modal secara tunai sebesar Rp 4.621.000.000,- atau sebesar 20% dari kekurangan
modal.
- Pemegang saham Bank menyetujui keikutsertaan Pemerintah dalam permodalan Bank dengan jumlah penyertaan modal sebesar Rp
18.482.000.000,- atau sejumlah 80% dari kekurangan modal.
- Bank wajib membeli Surat Utang Pemerintah yang dimiliki oleh Bank Indonesia (Obligasi Pemerintah Republik Indonesia).
- Bank wajib mengalihkan kredit/aset secara hukum kepada Assets Management Unit (AMU) di Badan Penyehatan Perbankan Nasional
(BPPN) dengan harga nihil yaitu :
1) Kredit yang tergolong macet
2) Kredit yang semua tergolong macet namun telah direstrukturisasi
3) Aset yang sudah dihapusbukukan yang menjadi milik BPD akibat dari penyelesaian kredit.
Pada tanggal 31 Desember 2004, Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Keuangan telah menjual kembali (divestasi) seluruh kepemilikan
saham di Bank Sulut dengan nilai penjualan sebesar Rp 30.916.776.697,- (tiga puluh milyar sembilan ratus enam belas juta tujuh ratus tujuh puluh
enam ribu enam ratus sembilan puluh tujuh rupiah). Bersamaan dengan penjualan saham tersebut, Pemerintah juga melunasi Surat Utang Negara
yang dibeli dalam rangka rekapitalisasi tersebut. Penjualan saham dan pelunasan obligasi tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada Keputusan
Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 543/KMK/06/2003 tentang Divestasi Saham Negara Dalam Rangka Penyertaan Modal Negara Dan
Pelunasan Obligasi Negara Pada Bank Pembangunan Daerah Peserta Program Rekapitalisasi.
c. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dan Karyawan
Berdasarkan Akte Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Bank Sulawesi Utara Gorontalo No. 06 tanggal 18 Maret 2021, Notaris Edmund
Lodi Mangowal, SH., M.Kn, Notaris di Manado; yang dilangsungkan tanggal 18 Maret 2021; para pemegang saham menyetujui Perubahan Susunan
Pengurus Periode 2021 - 2025 dengan memberhentikan dengan hormat seluruh Dewan Direksi Perseroan terhitung mulai ditutupnya rapat ini dan
pada saat itu juga mengangkat Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan untuk periode tanggal 18-03-2021 sampai dengan 18-03-2025
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Edwin Harminto Silangen
Komisaris : Max Kembuan
Komisaris : Marhany Victor Poly Pua
Komisaris : Buhari Mokoagow
Komisaris : Fedriyanto Koniyo
Dewan Direksi
Direktur Utama : Maudy Revino Pepah
Direktur Kepatuhan : Pius Sefrianto Lande Batara
Direktur Operasional : Louisa Jeane Parengkuan
Direktur Umum : Joubert Rosano Jacobus Dondokambey
Direktur Pemasaran : Machmud Turuis
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Bank Sulawesi Utara Gorontalo No. 11 tanggal 09 Februari 2023, Notaris
Edmund Lodi Mangowal, SH., M.Kn, Notaris di Manado; yang dilangsungkan tanggal 09 Februari 2023; para pemegang saham menyetujui dan
mengesahkan rotasi jabatan Direksi Perseroan, sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Edwin Harminto Silangen
Komisaris : Max Kembuan
Komisaris : Marhany Victor Poly Pua
Komisaris : Buhari Mokoagow
Komisaris : Fedriyanto Koniyo
Dewan Direksi
Direktur Utama : Maudy Revino Pepah
Direktur Kepatuhan : Machmud Turuis
Direktur Operasional : Louisa Jeane Parengkuan
Direktur Umum : Joubert Rosano Jacobus Dondokambey
Direktur Pemasaran : Pius Sefrianto Lande Batara
7
Page 12
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
c. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dan Karyawan (lanjutan)
Susunan Komite Audit, Komite Nominasi & Renumerasi, dan Sekertaris Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut:
Komite Audit
Ketua Komite Audit : Marhany Victor Poly Pua
Anggota : Perry Sondakh
Anggota : Rudy S. Iksan
Anggota : Mieke Pangkong
Anggota : Jeffy Korengkeng
Komite Nominasi & Renumerasi
Ketua Komite R & N : Fedriyanto Koniyo
Anggota : Max Kembuan
Anggota : Oske Kaligis (Ex-Officio Pemimpin Divisi Human Capital)
Komite Pemantau Risiko
Ketua Komite Pemantau Risiko : Buhari Mokoagow
Anggota : Asiano Gamy Kawatu
Anggota : Tiernney G. Waani
Anggota : Refli Ngantung
Anggota : Bart Senduk
Anggota : Robbynson H. Rorong
Anggota : Rudiyanto Katili (Ex-Officio Pemimpin Divisi Manajemen Risiko)
Sekertaris Perusahaan
Sekertaris Perusahaan : Heince Jusva Rumende (Ex-Officio Pemimpin Corporate Secretary )
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, perusahaan memiliki karyawan masing-masing sejumlah 1.771 orang dan 1.786 orang. Jumlah
ini telah dikurangi karyawan PT. Bohusami Sukses Global yang merupakan perusahaan outsorching yang pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 masing-masing sejumlah 329 orang dan 299 orang.
d. Jaringan Kantor
Bank berkantor pusat di Jl. Sam Ratulangi No. 9 Manado, Sulawesi Utara. Pada tanggal 30 Juni 2023 mempunyai 1 kantor pusat, 1 kantor wilayah
Gorontalo, dan 26 kantor cabang, sedangkan 31 Desember 2022 mempunyai 1 kantor pusat, dan 26 kantor cabang yang tersebar di seluruh
Kabupaten dan Kotamadya di Propinsi Sulawesi Utara, Propinsi Gorontalo, Propinsi DKI Jakarta, dan Propinsi Jawa Timur. Saat Laporan Keuangan
ini diterbitkan, Bank sedang melakukan relokasi Kantor Pusat yang semula di Jl. Sam Ratulangi No. 9 Manado, Sulawesi Utara ke Jl. Pierre Tendean
Kompleks Marina Plaza Boulevard Manado, Sulawesi Utara.
e. Penawaran Umum Obligasi
Obligasi Bank Sulut I diterbitkan tahun 1990 dengan nilai nominal sebesar Rp 10.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap per tahun sebesar 17%.
Obligasi ini telah jatuh tempo dan dilunasi tanggal 20 April 1995.
Obligasi Bank Sulut II diterbitkan tahun 1993 dengan nilai nominal sebesar Rp 20.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap per tahun sebesar 15%.
Obligasi ini telah jatuh tempo dan dilunasi tanggal 30 Desember 1998.
Obligasi Bank Sulut III diterbitkan tanggal 29 April 2005 dengan nilai nominal sebesar Rp 200.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap per tahun
sebesar 12,75%. Obligasi ini memiliki jangka waktu lima tahun yang berakhir pada tanggal 12 Mei 2010. Obligasi ini telah dilunasi.
Pada tanggal 30 Maret 2010, Bank telah menerbitkan Obligasi Bank Sulut IV sebesar Rp 390.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap per tahun
sebesar 12% dan Obligasi Subordinasi Bank Sulut I sebesar Rp 10.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap sebesar 12,20%. Obligasi ini memiliki
jangka waktu lima tahun yang berakhir pada tanggal 9 April 2015.
Bank Sulut telah menerbitkan Obligasi V efektif pada tanggal 31 Desember 2014 dengan nilai nominal sebesar Rp. 750.000.000.000,- dengan
tingkat bunga tetap sebesar 11,90%. Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi.
Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Januari 2015, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh
tempo obligasi adalah pada tanggal 8 Oktober 2019.
Bank SulutGo telah menerbitkan Obligasi Berlelanjutan I Tahap I efektif pada tanggal 07 September 2021 dengan nilai nominal sebesar
Rp. 750.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,80%. Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal
pembayaran bunga obligasi. Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 07 Desember 2021, sedangkan pembayaran bunga
obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi adalah pada tanggal 07 September 2026.
8
Page 13
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)
Kebijakan-kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan oleh Perseroan dalam penyusunan laporan keuangan interim diterapkan secara konsisten
dengan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk periode yang berakhir 30 Juni 2023, kecuali untuk penerapan beberapa
Pernyataan/Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan yang telah direvisi dan berlaku sejak tanggal 1 Januari 2015 seperti yang diungkapkan pada
catatan 2.d.
a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan Keuangan interim Perseroan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan Keuangan interim disusun berdasarkan konsep biaya historis, kecuali untuk akun-akun tertentu yang disajikan berdasarkan kebijakan
akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan keuangan Bank untuk periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 disusun sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan (SAK) yang berlaku umum di Indonesia yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), SEOJK No. 34/SEOJK.03/2021 tentang
Buku Panduan Akuntansi Perbankan bagi Bank Umum Konvensional (BPAK) yang diterbitkan atas kerjasama IAI dengan Otoritas Jasa Keuangan
dan praktek-praktek industri perbankan yang berlaku, serta peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No.
VIII.G.7 yang merupakan lampiran Surat Keputusan Ketua BAPEPAM No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang Pedoman Penyajian
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung yang dimodifikasi dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, investasi
jangka pendek likuid lainnya dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai jaminan atas
pinjaman yang diterima serta tidak dibatasi penggunaannya.
Mata uang yang digunakan dalam laporan keuangan adalah mata uang rupiah. Angka yang disajikan dalam laporan keuangan dinyatakan dalam
rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan secara khusus.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang
mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi, dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan kegiatan saat ini, hasil aktual mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi
semula.
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi
Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan. Revisi atas taksiran akuntansi diakui pada periode dimana taksiran tersebut
direvisi dan periode-periode yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut.
Informasi mengenai hal-hal signifikan yang terkait dengan ketidakpastian estimasi dan pertimbangan signifikan dalam penerapan kebijakan
akuntansi yang signifikan terhadap laporan keuangan dijelaskan di catatan 3.
d. Perubahan Kebijakan Akuntansi
Standar, perubahan dan interpretasi yang berlaku efektif tanggal 1 Januari 2015
Berikut ini adalah standar, perubahan dan interpretasi yang berlaku efektif tanggal 1 Januari 2015 dan mempunyai pengaruh terhadap laporan
keuangan interim Perseroan:
a. PSAK No. 1 (Revisi 2013), “Penyajian Laporan Keuangan”
b. PSAK No. 4 (Revisi 2013), “Laporan KeuanganTersendiri”
c. PSAK No. 15 (Revisi 2013), “Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama”
d. PSAK No. 24 (Revisi 2013), “Imbalan Kerja”
e. PSAK No. 46 (Revisi 2014), “Pajak Penghasilan”
f. PSAK No. 48 (Revisi 2014), “Penurunan Nilai Aset”
g. PSAK No. 50 (Revisi 2014),“Instrumen Keuangan: Penyajian”
h. PSAK No. 55 (Revisi 2014),“Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”
i. PSAK No. 60 (Revisi 2014),“Instrumen Keuangan: Pengungkapan”
j. PSAK No. 65 (Revisi 2013), “Laporan Keuangan Konsolidasian”
k. PSAK No. 66, “Pengaturan Bersama”
l. PSAK No. 67, “Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain”
m. PSAK No. 68, “Pengukuran Nilai Wajar”
n. PSAK No. 71, “Instrumen Keuangan”
o. PSAK No. 73, “Sewa”
p. ISAK No. 15 (Revisi 2014), “Batas Aset Imbalan Pasti, Persyaratan Pendanaan Minimum, dan Interaksinya”
q. ISAK No. 26 (Revisi 2014), “Penilaian Ulang Derivatif Melekat”
9
Page 14
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
d. Perubahan Kebijakan Akuntansi (lanjutan)
PSAK 1 – Penyajian Laporan Keuangan (Revisi 2013)
Pada 27 Agustus 2013, DSAK IAI menerbitkan penyesuaian atas PSAK 1 yang efektif tanggal 1 Januari 2015. Berikut adalah penyesuaian yang
terdapat pada PSAK 1 (Revisi 2013)
- Perubahan judul untuk ”Laporan Laba Rugi Komprehensif” menjadi “Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain”
- Kewajiban menyajikan informasi komparatif minimum.
Penghasilan komprehensif lain dikelompokkan berdasarkan sifat yaitu penghasilan komprehensif yang akan direklasifikasi lebih lanjut ke
Laba Rugi dan penghasilan komprehensif yang tidak akan direklasifikasi lebih lanjut di Laba Rugi
PSAK 4 – Laporan Keuangan Tersendiri (Revisi 2013)
DSAK IAI menerbitkan penyesuaian atas PSAK 4 yang efektif tanggal 1 Januari 2015. Penyesuaian pada PSAK 4 adalah perubahan ruang lingkup
pengaturan dari sebelumnya laporan keuangan konsolidasian dan laporan keuangan tersendiri menjadi hanya laporan keuangan tersendiri.
PSAK 15 - Investasi pada Entitas Asosiasi (Revisi 2013)
DSAK IAI menerbitkan penyesuaian atas PSAK 15 yang efektif tanggal 1 Januari 2015. Berikut adalah penyesuaian yang terdapat pada PSAK 15
(Revisi 2013):
- Ruang lingkup PSAK 15 adalah investor dengan pengendalian bersama atau pengaruh signifikan atas investee .
- Pengecualian penerapan metode ekuitas untuk investasi yang dimiliki baik langsung atau tidak langsung.
PSAK 24 – Imbalan Kerja (Revisi 2013)
DSAK IAI menerbitkan penyesuaian atas PSAK 24 yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2015. Berikut adalah penyesuaian yang terdapat pada
PSAK 24 (Revisi 2013) :
- Penghapusan metode koridor untuk pengakuan keuntungan/kerugian aktuarial atas perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti.
- Pengakuan keuntungan/kerugian aktuarial dalam Penghasilan Komprehensif lain.
- Penegasan terkait dengan komponen biaya jasa lalu dan komponen biaya imbalan pasti
PSAK 46 – Pajak Penghasilan (Revisi 2014)
DSAK IAI menerbitkan penyesuaian atas PSAK 46 yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2015. Penyesuaian yang terdapat pada PSAK 46
(Revisi 2014) adalah penghapusan pengaturan mengenai pajak final dan pengaturan khusus terkait dengan pengakuan denda yang dimuat dalam
Surat Ketetapan Pajak
PSAK 50 – Instrumen Keuangan: Penyajian (Revisi 2014)
DSAK IAI menerbitkan penyesuaian atas PSAK 50 yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2015. Berikut adalah penyesuaian yang terdapat pada
PSAK 50 (Revisi 2014):
- Penghapusan pengaturan pajak penghasilan terkait deviden.
- Penambahan pengungkapan terkait dengan saling hapus aset dan liabilitas keuangan.
PSAK 55 – Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran (Revisi 2014)
DSAK IAI menerbitkan penyesuaian atas PSAK 55 yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2015. Berikut adalah penyesuaian yang terdapat pada
PSAK 55 (Revisi 2014) :
- Penambahan persyaratan pengukuran atas derivatif melekat yang akan dipisahkan.
- Penambahan persyaratan penghentian instrumen lindung nilai.
PSAK 60 – Instrumen Keuangan Pengungkapan (Revisi 2014)
DSAK IAI menerbitkan penyesuaian atas PSAK 60 yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2015. Berikut adalah penyesuaian yang terdapat pada
PSAK 60 (Revisi 2014):
- Penambahan persyaratan pengungkapan atas saling hapus antara aset keuangan dan liabilitas keuangan.
- Penambahan persyaratan pengungkapan atas aset keuangan alihan yang tidak dihentikan pengakuannya secara keseluruhan.
PSAK 65 – Laporan Keuangan Konsolidasian
DSAK IAI menerbitkan PSAK 65 tentang Laporan Keuangan Konsolidasian yang berlaku per 1 Januari 2015. Berikut adalah pokok-pokok
pengaturan dalam PSAK 65:
- Perubahan definisi pengendalian dan elemen pengendalian
- Pengaturan mengenai kekuasaan tanpa hak suara mayoritas.
- Pengecualian konsolidasi untuk entitas investasi
PSAK 66 – Pengaturan Bersama
DSAK IAI menerbitkan PSAK 66 tentang Pengaturan Bersama yang berlaku per 1 Januari 2015. Berikut adalah pokok-pokok pengaturan dalam
PSAK 66:
- Definisi pengaturan bersama yang mencangkup operasi bersama dan ventura bersama.
- Perlakukan akuntansi untuk operasi bersama dan ventura bersama.
10
Page 15
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
d. Perubahan Kebijakan Akuntansi (lanjutan)
PSAK 67 – Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain
DSAK IAI menerbitkan PSAK 67 tentang Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain yang berlaku per 1 Januari 2015. Berikut adalah pokok-
pokok pengaturan dalam PSAK 67:
- Pengungkapan terkait dengan pertimbangan dan asumsi signifikan dalam menentukan bahwa suatu entitas memiliki suatu pengendalian.
- Pengungkapan terkait komposisi kelompok usaha dan kepentingan yang dimiliki oleh kepentingan non pengendali.
- Pengungkapan mengenai sifat dan risiko yang terkait dengan kepentingan entitas dalam entitas terstruktur yang dikonsolidasikan.
- Pengungkapan kepentingan dalam entitas anak yang tidak dikonsolidasikan (entitas investasi)
PSAK 68 – Pengukuran Nilai Wajar
DSAK IAI menerbitkan PSAK 68 tentang Pengukuran Nilai Wajar yang berlaku per 1 Januari 2015. Berikut adalah pokok-pokok pengaturan dalam
PSAK 68:
- Definisi dan kerangka pengukuran nilai wajar.
- Pengukuran nilai wajar aset non keuangan dengan mempertimbangkan highest and best use.
- Teknik penilaian yang digunakan dalam mengukur nilai wajar.
- Pengungkapan kepentingan dalam entitas anak yang tidak dikonsolidasikan (entitas investasi)
PSAK 71 – Instrumen Keuangan
DSAK IAI menerbitkan PSAK 71 tentang Instrumen Keuangan yang berlaku per 1 Januari 2020. Berikut adalah pokok-pokok pengaturan dalam
PSAK 71:
- Klasifikasi dan kategori pengukuran instrumen keuangan yaitu: model bisnis dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik kontraktual
cash flow.
- Impairment (penurunan nilai) yang meliputi rugi ekspektasian (expected credit loss); Tahapan penurunan nilai: 12 months (stage 1) dan
lifetime (stage 2 dan 3); Memperhitungkan eksposur off balance sheet ; • Memperhitungkan forward looking macroeconomic.
- Hedge accounting yang meliputi: keterkaitan antara lindung nilai dan manajemen risiko; manajemen pengakuan keuntungan dan kerugian
dari fluktuasi pasar
PSAK 73 – Sewa
DSAK IAI menerbitkan PSAK 73 tentang Sewa yang berlaku per 1 Januari 2020. Berikut adalah pokok-pokok pengaturan dalam PSAK 73:
- Unsur-unsur kontrak sewa yaitu Jangka waktu sewa > 12 bulan, Entitas menentukan masa sewa sebagai periode sewa yang tidak dapat
dibatalkan; nilai aset pendasar dari suatu kontrak sewa aset > IDR 70 juta; aset tersebut dapat di identifikasikan dengan jelas; dan adanya hak
untuk mengendalikan yang diberikan kepada penyewa.
- Jika memungkinkan, di dalam kontrak disebutkan tingkat diskonto (suku bunga implisit) selama jangka waktu sewa. Namun jika tidak, dapat
menggunakan suku bunga inkremental yaitu Suku bunga pinjaman inkremental penyewa Suku bunga yang akan dibayar oleh penyewa untuk
meminjam selama masa serupa, dan dengan jaminan yang serupa, dana yang diperlukan untuk memperoleh aset yang memiliki nilai yang
serupa dengan aset hak-guna dalam lingkungan ekonomik yang serupa.
e. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset keuangan Perseroan terutama terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank
lain, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali, kredit dan tagihan lainnya.
Liabilitas keuangan Perseroan terutama terdiri dari liabilitas segera, simpanan dari nasabah, simpanan dari bank-bank lain, pinjaman yang diterima,
obligasi yang diterbitkan, dan utang subordinasi.
e.1. Klasifikasi
Sesuai dengan PSAK No. 71, Perseroan mengklasifikasikan aset keuangannya ke dalam kategori pengukuran sebagai berikut pada saat
pengakuan awal berdasarkan sifat dan tujuannya:
i Nilai wajar dalam laporan laba rugi (Fair value through profit and loss) ;
ii Nilai wajar dalam pendapatan komprehensif lainnya (Fair value through other comprehensive income) ;
iii Biaya perolehan diamortisasi (Amortized cost) ;
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori pengukuran sebagai berikut pada saat pengakuan awal berdasarkan sifat dan
tujuannya:
i Nilai wajar dalam laporan laba rugi (Fair value through profit and loss) ;
ii Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya (Fair value through other comprehensive income) ;
iii Biaya perolehan diamortisasi (Amortized Cost) ;
Aset keuangan diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
i aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual; dan
ii persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran
pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang (kriteria solely payments of principal and interest / SPPI).
Aset keuangan diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
i aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset
keuangan; dan
ii persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memenuhi kriteria SPPI
11
Page 16
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
e. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)
Aset keuangan diukur pada Nilai Wajar Dalam Laporan Laba Rugi Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk
diklasifikasikan sebagai diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi (amortised cost) atau Nilai Wajar Melalui Penghasilan
Komprehensif Lain (Fair value through other comprehensive income) , diklasifikasikan sebagai diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba
Rugi (Fair value through profit and loss) .
Liabilitas keuangan dapat dikategorikan sebagai:
Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi
i Liabilitas keuangan yang memenuhi salah satu kondisi yang sama dengan kondisi penetapan aset keuangan dalam kategori Diukur
pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi.
ii Liabilitas keuangan yang masuk kategori Diperdagangkan antara lain mencakup:
- Liabilitas derivatif yang tidak dilaporkan sebagai instrumen lindung nilai;
- Liabilitas untuk menyerahkan aset keuangan yang dipinjam oleh short seller , yaitu bank yang menjual aset keuangan yang dipinjamnya
meski belum memiliki aset tersebut;
- Liabilitas keuangan yang diterbitkan dengan suatu intensi untuk dibeli kembali dalam waktu dekat (misalnya instrumen utang yang
memiliki pasar aktif, dimana penerbitnya dapat membeli kembali instrumen tersebut dalam waktu dekat, tergantung pada perubahan
nilai wajarnya); dan
- Liabilitas keuangan yang merupakan bagian dari portofolio instrument keuangan tertentu yang dikelola bersama-sama dan atas
bagian tersebut ditemukan bukti adanya pola ambil untung jangka pendek terkini.
Liabilitas keuangan yang diterbitkan ditetapkan untuk Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi meskipun tidak dimaksudkan untuk
diperjualbelikan.
Bank dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk mengukur lialibilitas keuangan yang diterbitkan pada nilai wajar melalui
laba rugi jika penetapan ini menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:
i Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (accounting mismatch) yang
timbul dari pengukuran aset atau liabilitas keuangan dengan dasar yang berbeda-beda.
ii Sekelompok liabilitas keuangan yang diterbitkan dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar sesuai manajemen
risiko atau strategi investasi yang terdokumentasi.
Liabilitas lainnya
Liabilitas keuangan selain yang memenuhi kriteria Liabilitas keuangan dalam kategori Diukur pada Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi.
e.2. Pengakuan
Perseroan pada awalnya mengakui kredit yang diberikan dan simpanan pada tanggal perolehan. Pembelian dan penjualan aset keuangan yang
lazim (regular) diakui pada tanggal perdagangan dimana Perseroan memiliki komitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
Semua aset dan liabilitas keuangan lainnya pada awalnya diakui pada tanggal perdagangan dimana Perseroan menjadi suatu pihak dalam
ketentuan kontraktual instrumen tersebut.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan atau liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar ditambah (untuk instrumen keuangan yang tidak
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi setelah pengakuan awal) biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan
aset keuangan atau penerbitan liabilitas keuangan. Pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung
pada klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan suatu aset keuangan atau penerbitan
suatu liabilitas keuangan dan merupakan biaya tambahan yang tidak akan terjadi apabila instrumen keuangan tersebut tidak diperoleh atau
diterbitkan. Untuk aset keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan aset, sedangkan untuk
liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari jumlah utang yang diakui pada awal pengakuan liabilitas. Biaya transaksi tersebut
diamortisasi selama umur instrumen berdasarkan metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga untuk biaya
transaksi sehubungan dengan aset keuangan atau sebagai bagian dari beban bunga untuk biaya transaksi sehubungan dengan liabilitas
keuangan.
e.3. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi
Biaya perolehan diamortisasi dari Instrumen keuangan dalam kategori Biaya Perolehan Dimortisasi (Amortized Cost) pada saat pengakuan
awal diukur sebesar nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut dikurangi/ditambah pendapatan dan/atau beban yang dapat diatribusikan
secara langsung pada saat pengakuan awal. Untuk pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan dalam kategori Biaya
Perolehan Dimortisasi (Amortized Cost) diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi (amortized cost) , yaitu nilai pada saat pengakuan awal
ditambah/dikurangi pembayaran pokok, ditambah/dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif.
12
Page 17
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
e. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)
e.3. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi (lanjutan)
Tingkat suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau
liabilitas keuangan (atau kelompok aset keuangan atau kewajiban keuangan) dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau
beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran
atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh jumlah tercatat netto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, entitas
mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut (seperti
pelunasan dipercepat, opsi beli (call option) dan opsi serupa lainnya), namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di masa datang.
Perhitungan ini mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan
bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh premi atau diskon lainnya. Secara umum arus kas dan perkiraan
umur dari kelompok instrumen keuangan yang serupa dapat diestimasi secara handal. Namun demikian, dalam kasus yang jarang terjadi,
apabila tidak mungkin mengestimasi arus kas atau perkiraan umur instrumen keuangan (atau kelompok instrumen keuangan) secara andal,
maka entitas menggunakan arus kas kontraktual selama periode kontraktual dari instrumen keuangan (atau kelompok instrumen
keuangan) tersebut.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup biaya transaksi (Catatan 2e.2) dan seluruh imbalan/provisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau
diterima yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
e.4. Pengukuran nilai wajar
Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI) yaitu Instrumen keuangan dalam kategori Nilai Wajar Melalui Penghasilan
Komprehensif Lain (FVOCI) pada saat pengakuan awal diukur sebesar nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut dikurangi/ditambah
pendapatan dan/atau beban yang dapat diatribusikan secara langsung pada saat pengakuan awal. Untuk pengukuran setelah pengakuan
awal, Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI) diukur sebesar nilai wajar setelah ditambah/dikurangi pembayaran
pokok, ditambah/dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan/kerugian yang timbul
dari perubahan nilai wajar diakui secara langsung dalam Ekuitas atau Other Comprehensive Income (OCI).
Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL) yaitu Instrumen keuangan dalam kategori Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL) pada saat
pengakuan awal diukur sebesar nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut. Pendapatan dan/atau beban yang terjadi pada saat pengakuan
awal diakui langsung sebagai pendapatan atau beban.Untuk pengukuran setelah pengakuan awal, Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL)
diukur sebesar nilai wajar. Sebesar nilai wajar. Keuntungan/kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui secara langsung dalam
Laba/Rugi.
Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI) yaitu Instrumen keuangan dalam kategori Nilai Wajar Melalui Penghasilan
Komprehensif Lain (FVOCI) pada saat pengakuan awal diukur sebesar nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut dikurangi/ditambah
pendapatan dan/atau beban yang dapat diatribusikan secara langsung pada saat pengakuan awal. Untuk pengukuran setelah pengakuan
awal, Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI) diukur sebesar nilai wajar setelah ditambah/dikurangi pembayaran
pokok, ditambah/dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan/kerugian yang timbul
dari perubahan nilai wajar diakui secara langsung dalam Ekuitas atau Other Comprehensive Income (OCI).
Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL) yaitu Instrumen keuangan dalam kategori Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL) pada saat
pengakuan awal diukur sebesar nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut. Pendapatan dan/atau beban yang terjadi pada saat pengakuan
awal diakui langsung sebagai pendapatan atau beban.Untuk pengukuran setelah pengakuan awal, Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL)
diukur sebesar nilai wajar. Sebesar nilai wajar. Keuntungan/kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui secara langsung dalam
Laba/Rugi
Mulai tanggal 1 Januari 2015, nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction ) antara pelaku pasar (market participants ) pada tanggal
pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan dimana Perseroan memiliki akses pada
tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen
tersebut. Suatu pasar dianggap aktif jika transaksi atas aset dan liabilitas terjadi dengan frekuensi dan volume yang memadai untuk
menyediakan informasi penentuan harga secara berkelanjutan.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, Perseroan menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang
dapat diobservasi dan relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian yang dipilih
menggabungkan semua faktor yang diperhitungkan oleh pelaku pasar dalam penentuan harga transaksi.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar dari pembayaran yang
diberikan atau diterima. Jika Perseroan menetapkan bahwa nilai wajar pada pengakuan awal berbeda dengan harga transaksi dan nilai wajar
tidak dapat dibuktikan dengan harga kuotasian di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik atau berdasarkan teknik penilaian yang
hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi, maka nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal disesuaikan
untuk menangguhkan perbedaan antara nilai wajar pada saat pengakuan awal dan harga transaksi. Setelah pengakuan awal, perbedaan
tersebut diakui dalam laba rugi berdasarkan umur dari instrumen tersebut namun tidak lebih lambat dari saat penilaian tersebut didukung
sepenuhnya oleh data pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi ditutup.
13
Page 18
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
e. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)
e.4. Pengukuran nilai wajar (Lanjutan)
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai wajar memiliki harga penawaran dan harga permintaan, maka Perseroan mengukur aset dan
posisi long berdasarkan harga penawaran dan mengukur liabilitas dan posisi short berdasarkan harga permintaan.
Kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar, yang terekspos risiko pasar dan risiko kredit yang dikelola
oleh Perseroan berdasarkan eksposur netonya baik terhadap risiko pasar ataupun risiko kredit diukur berdasarkan harga yang akan diterima
untuk menjual posisi net long (atau dibayar untuk mengalihkan posisi net short ) untuk eksposur risiko tertentu. Penyesuaian pada level
portofolio tersebut dialokasikan pada aset dan liabilitas individual berdasarkan penyesuaian risiko relatif dari masing-masing instrumen
individual di dalam portofolio.
Sebelum 1 Januari 2015, nilai wajar adalah nilai dimana suatu aset dapat dipertukarkan, atau suatu liabilitas diselesaikan antara pihak yang
memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar (arm’s length transaction ) pada tanggal pengukuran.
Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen
tersebut. Suatu pasar dianggap aktif jika harga kuotasi sewaktu- waktu dan secara berkala tersedia dan mencerminkan transaksi pasar yang
aktual dan aktif dalam suatu transaksi yang wajar.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar dari pembayaran yang
diberikan atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut ditentukan dengan perbandingan terhadap transaksi pasar
terkini yang dapat diobservasi dari suatu instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi atau pengemasan ulang) atau berdasarkan suatu teknik
penilaian yang variabelnya hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi.
Jika harga transaksi memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat pengakuan awal, maka instrumen keuangan pada awalnya diukur
pada harga transaksi dan selisih antara harga transaksi dan nilai yang sebelumnya diperoleh dari model penilaian diakui dalam laba rugi
setelah pengakuan awal tergantung pada masing-masing fakta dan keadaan dari transaksi tersebut namun tidak lebih lambat dari saat
penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi ditutup. Nilai wajar mencerminkan risiko
kredit atas instrumen keuangan dan termasuk penyesuaian yang dilakukan untuk memasukkan risiko kredit Perseroan dan pihak lawan, mana
yang lebih sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari model penilaian akan disesuaikan untuk mempertimbangkan faktor-faktor lainnya,
seperti risiko likuiditas atau ketidakpastian model penilaian, sepanjang Perseroan yakin bahwa keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan
mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam penetapan harga suatu transaksi.
Aset keuangan dan posisi long diukur menggunakan harga penawaran; liabilitas keuangan dan posisi short diukur menggunakan harga
permintaan. Jika Perseroan memiliki posisi aset dan liabilitas dimana risiko pasarnya saling hapus, maka Perseroan dapat menggunakan nilai
tengah dari harga pasar sebagai dasar untuk menentukan nilai wajar posisi risiko yang saling hapus tersebut dan menerapkan penyesuaian
terhadap harga penawaran atau harga permintaan terhadap posisi terbuka bersih (net open position ), mana yang lebih sesuai.
e.5. Penghentian Pengakuan
Perseroan menghentikan pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut
kadaluwarsa, atau Perseroan mentransfer seluruh hak untuk menerima arus kas kontraktual dari aset keuangan dalam transaksi dimana
Perseroan secara substansial telah mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan yang ditransfer. Setiap hak atau
liabilitas atas aset keuangan yang ditransfer yang timbul atau yang masih dimiliki oleh Perseroan diakui sebagai aset atau liabilitas secara
terpisah. Perseroan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa.
Dalam transaksi dimana Perseroan secara substansial tidak memiliki atau tidak mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan, Perseroan menghentikan pengakuan aset tersebut jika Perseroan tidak lagi memiliki pengendalian atas aset tersebut. Hak dan
kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam transfer tersebut diakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer
dimana pengendalian atas aset masih dimiliki, Perseroan tetap mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar keterlibatan berkelanjutan,
dimana tingkat keberlanjutan Perseroan dalam aset yang ditransfer adalah sebesar perubahan nilai aset yang ditransfer.
Perseroan menghapusbukukan aset keuangan dan cadangan kerugian penurunan nilai terkait, pada saat Perseroan menentukan bahwa aset
keuangan tersebut tidak dapat ditagih. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan informasi seperti telah terjadinya perubahan
signifikan pada posisi keuangan debitur/penerbit aset keuangan sehingga debitur/penerbit aset keuangan tidak lagi dapat melunasi
kewajibannya, atau hasil penjualan agunan tidak akan cukup untuk melunasi seluruh eksposur kredit yang diberikan.
e.6. Saling Hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika Perseroan
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk
menyelesaikan secara neto atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Pendapatan dan beban disajikan dalam
jumlah bersih hanya jika diperkenankan oleh standar akuntansi.
f. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas meliputi deposito dan investasi jangka pendek lainnya yang jatuh tempo sama atau kurang dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal
penempatan dan tidak dijadikan jaminan.
14
Page 19
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
g. Giro Pada Bank Indonesia dan Pada Bank Lain
Giro pada Bank Indonesia, BI Fast dan Giro pada Bank Lain diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi (amortized cost) . Giro pada Bank
lain dan Bank Indonesia dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi (amortized cost) mengunakan suku bunga efektif, dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai.
Giro pada Bank Indonesia telah dihitung berdasarkan PBI No. 7/29/PBI/2005 tanggal 6 September 2005 yang telah diubah dengan PBI No.
10/19/PBI/2008 tanggal 14 Oktober 2008, selanjutnya diubah dengan PBI No. 10/25/PBI/2008 tanggal 23 Oktober 2008, selanjutnya diubah dengan
PBI No. 12/19/PBI/2010 tanggal 4 Oktober 2010, diubah dengan PBI No. 15/15/PBI/2013 tanggal 24 Desember 2013, diubah dengan PBI No.
17/11/PBI/2015 tanggal 25 Juni 2015 serta SE BI No. 17/17 DKMP tanggal 26 Juni 2015, diubah dengan PBI No. 18/14/PBI/2016, diubah dengan
PBI No.20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, PBI No. 22/3/PBI/2020 tanggal 24 Maret 2020 dan PBI No. 22/4/PBI/2020 tanggal 26 Maret 2020
tentang Insetif Bagi Bank Yang Memberikan Penyediaan Dana Untuk Kegiatan Ekonomi Tertentu Guna Mendukung Penanganan Dampak
Perekonomian Akibat Wabah Virus Corona, PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal 01 Mei 2021, dan terakhir diubah lewat PADG No
24/8/PADG/2022 tentang Perubahan Kedelapan atas PADG No. 20/10/PADG/2018. Berdasarkan peraturan tersebut GWM dalam rupiah ditetapkan
sebesar menjadi 7,5% (mulai berlaku 01 Juni 2022), dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Secara harian sebesar 0%; dan
b. Secara rata-rata untuk:
- Tahap pertama sebesar 7,5%
- Tahap kedua sebesar 9%
h. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain, terdiri dari FASBI (Fasilitas Simpanan Bank Indonesia), Call Money , dan Term Deposit.
Penempatan pada Bank Indonesia dan pada Bank lain diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi (amortized cost). Penempatan pada
Bank Indonesia dan pada Bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi mengunakan suku bunga efektif, dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai.
i. Surat-surat berharga
Efek-efek atau surat berharga terdiri dari Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Obligasi Pemerintah dan Obligasi Corporate .
SBI diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi (amortized cost) , sedangkan Obligasi Pemerintah dan Obligasi Corporate
diklasifikasikan sebagai diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (fair value through profit and loss) .
Surat-Surat Berharga yang diklasifikasikan sebagai diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi pada saat pengakuan awal dan setelah pengakuan
awal diakui dan diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang terjadi diakui langsung pada laba rugi periode berjalan.
Semua perubahan nilai wajar Surat-Surat Berharga yang diklasifikasikan sebagai diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi diakui sebagai bagian
dari pendapatan bersih dari transaksi perdagangan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian yang
direalisasi pada saat penghentian pengakuan aset keuangan dan liabilitas keuangan untuk diperdagangkan diakui dalam laba rugi periode berjalan.
Surat Berharga yang diklasifikasikan sebagai amortized cost (biaya perolehan diamortisasi) pada mulanya diukur pada nilai wajar ditambah biaya
transaksi dan setelah pengakuan awal dicatat pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai, jika ada.
j. Kredit Yang Diberikan
Kredit yang Diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disetarakan dengan kas, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-
meminjam dengan debitur yang mewajibkan debitur untuk melunasi hutang berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai amortized cost (biaya perolehan diamortisasi).
Kredit yang Diberikan pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan merupakan
biaya tambahan untuk memperoleh aset keuangan tersebut dan setelah pengakuan awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai.
Kredit yang diberikan dalam rangka pembiayaan bersama (kredit sindikasi) dicatat sesuai dengan porsi kredit yang risikonya ditanggung oleh Bank
dinyatakan sebesar biaya perolehan diamortisasi.
Kredit yang direstrukturisasi dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah diantara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai tunai
penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi dengan nilai tunai
penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif. Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas masa
depan yang ditetapkan dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian pokok kredit dan penghasilan bunga secara proporsional. Setelah
tanggal 1 Januari 2010 saat persyaratan kredit telah dinegosiasi ulang, penurunan nilai yang ada diukur dengan menggunakan suku bunga efektif
awal yang digunakan sebelum persyaratan diubah dan kredit tidak lagi diperhitungkan sebagai menunggak. Manajemen secara berkelanjutan
mereview kredit yang restrukturisasi untuk meyakinkan terpenuhinya seluruh kriteria dan pembayaran dimasa depan. Kredit akan terus menjadi
subyek penilaian penurunan nilai individual atau kolektif, dihitung dengan menggunakan suku bunga efektif awal.
15
Page 20
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
k. Penyertaan
Penyertaan saham merupakan penanaman dana dalam bentuk saham pada perusahaan non-publik yang bergerak di bidang jasa keuangan yang tidak
melalui pasar modal untuk tujuan jangka panjang.
Penyertaan diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang.
Untuk penyertaan saham dengan persentase kepemilikan di bawah 20% dicatat dengan metode biaya. Dengan metode ini, penyertaan saham dicatat
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan penyisihan kerugian. Pendapatan dividen diakui pada saat keputusan pembagian dividen diumumkan.
Bank yang mempunyai persentase kepemilikan 20% sampai dengan 50% dicatat dengan menggunakan metode ekuitas (Equity Method) . Dengan
metode ini, investasi dicatat sebesar biaya perolehan dan disesuaikan dengan bagian Bank atas laba atau rugi bersih pada masing-masing perusahaan
asosiasi sesuai dengan jumlah persentase pemilikan dan dikurangkan dengan penerimaan deviden sejak tanggal perolehan.
Bank merencanakan untuk menjual seluruh saham pada PT BPR Prisma Dana, karena rencana Bank untuk menambah modal menjadi pemegang
saham mayoritas ditolak oleh PT BPR Prisma Dana. Sejak tahun 2012 Bank telah melakukan penjualan sebagian saham PT BPR Prisma Dana
sehingga penyertaan nya menjadi dibawah 20%. Untuk itu pada laporan keuangan tahun 2012 Bank mengunakan metode biaya atas penyertaan PT
BPR Prisma Dana.
Penyertaan dalam bentuk saham dicatat berdasarkan harga perolehannya dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Cadangan kerugian
penurunan nilai dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 40/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 tentang Penilaian
Kualitas Aset Bank Umum.
l. Aset Tetap dan Aset Lease
Aset Tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Semua aset tetap kecuali tanah dan bangunan (penyusutan
bangunan menggunakan metode garis lurus), disusutkan dengan menggunakan saldo menurun berdasarkan taksiran masa manfaat aset tetap sebagai
berikut :
Jenis Aset Presentase
Bangunan 5%
Kendaraan 25-50%
Mesin kantor 25%
Perabot kantor / rumah dinas 25-50%
Inventaris lainnya 25-50%
Hardware komputer 50%
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif pada saat terjadinya pemugaran dan penambahan dalam jumlah
signifikan dikapitalisasi. Nilai buku aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual, dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang
bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi dilaporkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun yang bersangkutan.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan
ke akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.
Perubahan kebijakan akuntansi PSAK No.16 (Revisi 2011) "Aset Tetap" disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
Indonesia pada bulan November 2011, dan berlaku untuk laporan keuangan dengan periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2012 Bank
telah menerapkan metode biaya, sehingga aset tetap Bank dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi
penurunan nilai aset, jika ada.
Pada setiap tanggal pelaporan, nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan dikaji ulang, dan jika diperlukan, akan disesuaikan dan diterapkan
sesuai dengan ketentuan SAK yang berlaku.
Sesuai dengan PSAK No. 47 "Akuntansi Tanah", semua biaya dan beban yang terjadi sehubungan dengan perolehan hak atas tanah antara lain biaya
perijinan, biaya survey dan pengukuran lokasi, biaya notaris dan pajak yang berhubungan dengan hal tersebut, ditangguhkan dan disajikan secara
terpisah dari biaya perolehan hak atas tanah. Selain itu hak atas tanah tidak diamortisasi kecuali memenuhi kondisi-kondisi tertentu yang telah
ditentukan.
Bank memiliki kebijakan kapitalisasi aset tetap dengan nilai minimum sebesar Rp 5.000.000,- (nilai penuh).
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi penyusutannya dihapuskan dari akun tersebut. Keuntungan
atau kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi.
16
Page 21
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
l. Aset Tetap dan Aset Lease (lanjutan)
Sesuai dengan PMK 191/PMK.10/2015 Tentang Penilaian Kembali Aktiva Tetap Untuk Tujuan Perpajakan, Bank telah melaksanakan revaluasi atas
aktiva tetap oleh KJPP Toto Suharto & Rekan. Proses revaluasi dilaksanakan selama bulan Desember 2016 dan keuntungan atas revaluasi aset tetap
telah dipindahbukukan pada tanggal 30 Desember 2016.
Pada Tahun 2020 Perseroan telah melakukan perhitungan aset tanah dan bangunan melalui KJPP Teguh Hermawan Yusuf & Rekan pada laporan
nomor file 01713/2.0009-00/PI/07/0020/1/IV/2020 pada tanggal 22 April 2020 dengan nomor STTD 037/NB.122/STTD-P/2017, yang
ditandatangani oleh Teguh Hermawan SE, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert), Tanggal efektif revaluasi adalah 5 Februari 2020, seperti yang diungkapkan
pada catatan nomor 12., sehingga mendapatkan keuntungan atas revaluasi aset tetap tersebut sebesar Rp. 4.834.893.000,-
Aset lease/Aset sewa
Suatu kontrak sewa merupakan, atau dapat dikategorikan mengandung sewa PSAK 73 jika kontrak tersebut
i Mempunyai jangka waktu sewa >12 bulan (PSAK 73 lampiran A Daftar Istilah “Sewa jangka pendek”), dan
ii Nilai aset pendasar dari suatu kontrak sewa aset > IDR 70 juta (IFRS USD 5000),
iii Aset tersebut dapat diidentifikasikan dengan jelas, yaitu:
- Ditetapkan secara eksplisit atau secara implisit
- Pesewa tidak dapat mengganti aset tersebut (pesewa tidak memiliki hak substitusi substantive)
- Bagian kapasitas aset secara fisik dapat dibedakan
iv Pihak penyewa diberikan hak untuk mengendalikan, di mana penyewa:
- Penyewa secara substantial mendapat manfaat ekonomik dari penggunaan aset
- Penyewa mengarahkan penggunaan aset
- Bagian kapasitas aset secara fisik dapat dibedakan
v Penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu sewa untuk dipertukarkan dengan imbalan tertentu yang disepakati.
Revaluasi Aset
Bank dapat menggunakan model revaluasi (revaluation model) sebagai dasar kebijakan akuntansi aset tetap apabila nilai wajar aset tetap dapat
diukur dengan andal dan diterapkan konsisten untuk kelompok aset yang sejenis. Aset tetap yang diukur menggunakan model revaluasi dicatat pada
jumlah revaluasian, yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai setelah tanggal
revaluasi. Nilai Revaluasi adalah Nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan setelah
revaluasi.
Revaluasi Aset Tetap adalah Penilaian kembali aset tetap perusahaan, yang diakibatkan adanya kenaikan/penurunan nilai aset tetap tersebut di
pasaran atau karena rendahnya nilai aset tetap dalam laporan keuangan perusahaan yang disebabkan oleh devaluasi atau sebab lain, sehingga nilai
aset tetap dalam laporan keuangan tidak lagi mencerminkan nilai yang wajar. Aset tetap yang dapat direvaluasi meliputi, tanah, bangunan, dan
bukan bangunan, dengan syarat tidak dimaksudkan untuk dialihkan. Model Revaluasi Setelah pengakuan sebagai aset, aset tetap yang nilai wajarnya
dapat diukur secara andal dicatat pada jumlah revaluasian, yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi rugi penurunan nilai setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup reguler untuk memastikan
bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dengan jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada akhir periode pelaporan.
Jika jumlah tercatat aset meningkat akibat revaluasi, maka kenaikan tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam
ekuitas pada bagian surplus revaluasi. Akan tetapi, kenaikan tersebut diakui dalam laporan laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset
yang sama akibat revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam laba rugi. Jika jumlah tercatat aset turun akibat revaluasi, maka penurunan
tersebut diakui dalam laba rugi. Akan tetapi, penurunan nilai tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain sepanjang tidak melebihi saldo
surplus revaluasi untuk aset tersebut. Penurunan nilai yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain tersebut mengurangi jumlah akumulasi
dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi.
m. Aset Lain-Lain
Aset lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus diterima, uang muka dan biaya dibayar dimuka, agunan yang diambil alih, persediaan barang
cetakan dan beban ditangguhkan emisi obligasi.
Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai bersih yang dapat direalisasi. Selisih lebih saldo kredit diatas nilai netto yang dapat direalisasi dari
Agunan yang Diambil alih dibebankan kedalam akun Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset. Selisih nilai agunan yang diambil alih dengan hasil
penjualannya diakui sebagai keuntungan atau kerugian pada saat agunan tersebut dijual.
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan Nilai
Aset Keuangan
Pada setiap tanggal pelaporan, Perseroan mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa aset keuangan yang tidak dicatat pada nilai wajar
melalui laba rugi telah mengalami penurunan nilai. Aset keuangan mengalami penurunan nilai jika bukti obyektif menunjukkan bahwa peristiwa
yang merugikan telah terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa tersebut berdampak pada arus kas masa datang atas aset keuangan
yang dapat diestimasi secara handal.
Bukti obyektif bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai meliputi wanprestasi atau tunggakan pembayaran oleh debitur, restrukturisasi kredit
oleh Perseroan dengan persyaratan yang tidak mungkin diberikan jika debitur tidak mengalami kesulitan keuangan, indikasi bahwa debitur atau
penerbit akan dinyatakan pailit, hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat kesulitan keuangan, atau data yang dapat diobservasi lainnya yang
terkait dengan kelompok aset keuangan seperti memburuknya status pembayaran debitur atau penerbit dalam kelompok tersebut, atau kondisi
ekonomi yang berkorelasi dengan wanprestasi atas aset dalam kelompok tersebut.
17
Page 22
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan Nilai
Aset Keuangan (lanjutan)
Perseroan menentukan bukti penurunan nilai atas aset keuangan secara individual dan kolektif. Evaluasi penurunan nilai secara individual dilakukan
terhadap aset keuangan yang signifikan secara individual. Semua aset keuangan yang signifikan secara individual yang tidak mengalami penurunan
nilai secara individual dievaluasi secara kolektif untuk menentukan penurunan nilai yang sudah terjadi namun belum diidentifikasi. Aset keuangan
yang tidak signifikan secara individual akan dievaluasi secara kolektif untuk menentukan penurunan nilainya dengan mengelompokkan aset
keuangan tersebut berdasarkan karakteristik risiko yang serupa. Aset keuangan yang dievaluasi secara individual untuk penurunan nilai, dan dimana
kerugian penurunan nilai diakui, tidak lagi termasuk dalam penurunan nilai secara kolektif.
Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara kolektif, Perseroan menggunakan model statistik dari tren probability of default di masa lalu, waktu
pemulihan dan jumlah kerugian yang terjadi, yang disesuaikan dengan pertimbangan manajemen mengenai apakah kondisi ekonomi dan kondisi
kredit saat ini mungkin menyebabkan kerugian aktual lebih besar atau lebih kecil daripada yang dihasilkan oleh model statistik. Tingkat wanprestasi,
tingkat kerugian dan waktu pemulihan yang diharapkan di masa datang secara berkala dibandingkan dengan hasil aktual yang diperoleh untuk
memastikan bahwa model statistik yang digunakan masih memadai.
Kerugian penurunan nilai atas aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diukur sebesar selisih antara nilai tercatat aset keuangan
dengan nilai kini estimasi arus kas masa datang yang didiskontokan dengan menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan tersebut.
Perhitungan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang atas aset keuangan dengan agunan (collateralised financial asset ) mencerminkan arus kas
yang dapat dihasilkan dari pengambilalihan agunan dikurangi biaya-biaya untuk memperoleh dan menjual agunan, terlepas apakah pengambilalihan
tersebut berpeluang terjadi atau tidak. Kerugian yang terjadi diakui pada laba rugi dan dicatat pada akun cadangan kerugian atas aset keuangan yang
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi. Ketika peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai menyebabkan jumlah kerugian penurunan nilai
berkurang, kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui harus dipulihkan dan pemulihan tersebut diakui pada laba rugi periode berjalan.
Jika persyaratan kredit, piutang atau investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo dinegosiasi ulang atau dimodifikasi karena debitur atau penerbit
mengalami kesulitan keuangan, maka penurunan nilai diukur dengan suku bunga efektif awal yang digunakan sebelum persyaratan diubah.
Sesuai dengan PSAK 71, konsep perhitungan kerugian kredit di masa mendatang (Expected Credit Loss, “ECL”) akan mewajibkan Bank untuk
mencadangkan adanya potensi kerugian kredit dari seluruh aset keuangan yang dimiliki.
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian untuk aset yang diukur pada nilai amortisasi (Amortized Cost) dan Nilai Wajar melalui Penghasilan
Komprehensif Lain (FVOCI) dibagi menjadi 3, sebagai berikut:
i Stage 1
Pada stage ini, Bank mengakui kerugian kredit ekspektasian 12 bulan atas aset keuangan. Perhitungan ECL untuk aset-aset yang
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi (amortized cost) ataupun nilai wajar dalam pendapatan komprehensif lainnya (fair
value through other comprehensive income) akan diklasifikasikan sebagai stage 1 apabila belum ada adanya penurunan kualitas kredit atau
hal-hal yang memicu adanya peningkatan signifikan akan risiko kredit.
ii Stage 2
Pada stage ini, mengakui kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya atas aset keuangan yang tidak memburuk.
Perhitungan ECL untuk aset-aset yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi (amortized cost) ataupun nilai wajar dalam
pendapatan komprehensif lainnya (fair value through other comprehensive income) akan diklasifikasikan sebagai stage 2 apabila memenuhi
kriteria berikut :
- Day Past Due (DPD) sudah lebih dari 30 hari dan kurang dari 90 hari,
- Perubahan antara rating saat pertama kali pengakuan aset keuangan dan pelaporan yang melebihi nilai threshold tertentu.
iii Stage 3
Pada stage ini, mengakui kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya atas aset keuangan yang memburuk.
Perhitungan ECL untuk aset-aset yang diklasifikasikan sebagai AC ataupun FVOCI akan diklasifikasikan sebagai stage 3 apabila DPD sudah
lebih dari 90 hari.
Aset Non-Keuangan
Nilai tercatat aset non-keuangan Perseroan, selain aset pajak tangguhan, dikaji pada setiap tanggal pelaporan untuk menentukan ada tidaknya
indikasi penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, aset yang tidak dapat diuji secara individual dapat digabungkan ke dalam
kelompok aset terkecil yang menghasilkan arus kas masuk dari penggunaan berkelanjutan yang sebagian besar independen dari arus kas masuk dari
aset lainnya (Unit Penghasil Kas atau “CGU”). Jika terdapat indikasi adanya penurunan nilai tersebut, maka nilai terpulihkan aset diestimasi.
Kerugian penurunan nilai diakui jika nilai tercatat suatu aset atau CGU melebihi estimasi nilai terpulihkannya. Nilai terpulihkan suatu aset adalah
nilai yang terbesar antara nilai pakai aset atau CGU dan nilai wajar dikurangi biaya penjualan. Dalam penentuan nilai pakai aset, estimasi arus kas
masa depan didiskontokan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini atas nilai waktu dari uang dan
risiko yang terkait dengan aset yang bersangkutan.
Kerugian penurunan nilai atas aset non-keuangan yang diakui pada periode sebelumnya dikaji pada setiap tanggal pelaporan keuangan untuk menilai
apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya telah menurun atau tidak ada lagi. Kerugian penurunan nilai
dibalik jika terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan. Jumlah kerugian penurunan nilai yang dibalik tidak
boleh menyebabkan nilai aset melebihi nilai tercatat neto setelah penyusutan atau amortisasi, seandainya tidak ada kerugian penurunan nilai yang
diakui.
o. Liabilitas Segera
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya liabilitas atau diterima perintah dari pemberi amanat, baik dari masyarakat maupun dari bank lain.
Liabilitas segera disajikan sebesar jumlah yang akan dibayarkan atau diselesaikan.
Liabilitas segera diklasifikasikan sebagai liablitas keuangan lain dan dihitung berdasarkan biaya perolehan diamortisasi.
18
Page 23
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
p. Simpanan Nasabah
Simpanan Nasabah terdiri dari Giro, Tabungan dan Deposito Berjangka.
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat melalui cek,
ATM, atau dengan cara pemindahbukuan dengan bilyet Giro atau sarana perintah pembayaran lainnya.
Tabungan merupakan simpanan berjangka yang penarikannya hanya dapat dilakukan melalui counter dan ATM.
Deposito Berjangka merupakan simpanan nasabah yang penarikanya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara
nasabah dan bank.
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi mengunakan metode suku
bunga efektif.
q. Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dari Bank lain terdiri dari liabilitas terhadap Bank lain di dalam negeri dalam bentuk giro, tabungan, sertifikat deposito dan deposito
berjangka. Simpanan dari Bank lain dinyatakan sesuai jumlah liabilitas terhadap Bank lain.
Simpanan Dari Bank Lain diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi mengunakan metode
suku bunga efektif.
r. Pinjaman yang Diterima
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima dari bank lain dan pihak lain dengan liabilitas pembayaran kembali sesuai dengan
persyaratan perjanjian pinjaman.
Pinjaman yang Diterima diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode
suku bunga efektif.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi terkait dengan pengakuan awal pinjaman yang diterima dan
biaya transaksi merupakan bagian tidak terpisahkan dari metode suku bunga efektif.
s. Perpajakan
Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak tanguhan. Beban pajak diakui pada laba rugi, kecuali untuk komponen yang diakui secara
langsung di ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain.
Pajak kini terdiri dari estimasi utang atau restitusi pajak atas laba atau rugi kena pajak untuk periode yang bersangkutan dan penyesuaian terkait
dengan utang atau restitusi pajak tahun-tahun sebelumnya. Pajak kini diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial
telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Pajak tanguhan diakui atas perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan pelaporan keuangan, dan nilai yang digunakan
untuk tujuan perpajakan. Pajak tanguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan untuk diterapkan atas perbedaan temporer pada
saat pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan. Metode ini juga mengharuskan
pengakuan manfaat pajak masa depan, seperti kompensasi rugi fiskal, apabila besar kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat direalisasi.
Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima, atau apabila diajukan keberatan dan atau banding, maka koreksi diakui
pada saat keputusan atas keberatan atau banding itu diterima.
Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima, atau apabila diajukan keberatan dan atau banding, maka koreksi diakui
pada saat keputusan atas keberatan atau banding itu diterima.
Manajemen juga dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak dimasa depan sebesar jumlah yang diestimasikan akan dibayarkan
kekantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable .
t. Surat Berharga yang Diterbitkan
Surat Berharga Yang diterbitkan merupakan obligasi yang diterbitkan oleh Bank SulutGo yang terdiri dari seri I, II, III, IV, V, dan Obligasi
Berkelanjutan I Tahap I.
Surat Berharga Yang diterbitkan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi mengunakan
metode suku bunga efektif.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi terkait dengan pengakuan awal Surat Berharga Yang
diterbitkan dan biaya transaksi merupakan bagian tidak terpisahkan dari metode suku bunga efektif.
Biaya transaksi merupakan biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran emisi atau obligasi Bank dengan tingkat bunga tetap kepada
masyarakat yang harus dikurangkan langsung dari hasil emisi dalam rangka menentukan hasil emisi neto obligasi Bank yang diterima. Selisih antara
hasil emisi neto dengan nilai nominal obligasi Bank diakui sebagai diskonto atau premium dan diamortisasi selama jangka waktu obligasi Bank
tersebut dengan menggunakan metode bunga efektif.
Obligasi yang diterbitkan dicatat sebesar nilai nominal dikurangi saldo diskonto yang belum diamortisasi.
19
Page 24
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
u. Imbalan Pasca Kerja
Liabilitas imbalan pasca-kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan pasca- kerja di masa depan yang timbul dari jasa
yang telah diberikan oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan nilai wajar aset program dana pensiun. Perhitungan dilakukan
oleh aktuaris independen dengan metode projected-unit- credit .
Mulai tanggal 1 Januari 2015, ketika imbalan pasca-kerja berubah, porsi imbalan sehubungan dengan jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada
masa lalu, dibebankan atau dikreditkan segera dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian aktuaria diakui sebagai penghasilan komprehensif lain
pada periode dimana hal tersebut terjadi.
Sebelum tanggal 1 Januari 2015, ketika imbalan pasca-kerja berubah, porsi imbalan sehubungan dengan jasa yang telah diberikan oleh karyawan
pada masa lalu dibebankan atau dikreditkan dalam laba rugi dengan menggunakan metode garis lurus selama rata-rata masa kerja karyawan hingga
imbalan pasca-kerja menjadi hak karyawan (vested ). Porsi imbalan pasca-kerja yang telah menjadi hak karyawan diakui segera sebagai beban dalam
laba rugi. Keuntungan atau kerugian aktuaria diakui sebagai penghasilan komprehensif lain pada periode dimana hal tersebut terjadi.
v. Pendapatan dan Beban Bunga
Pendapatan dan Beban Bunga untuk semua instrumen keuangan yang dikenakan suku bunga diakui dalam laporan laba rugi dengan mengunakan
suku bunga efektif.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan
umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan
atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, bank mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di masa datang. Perhitungan ini mencakup seluruh
komisi, provisi, dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku
bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh premi atau diskon lainnya.
Penerimaan tunai atas kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan atau macet digunakan terlebih dahulu untuk mengurangi pokok kredit.
Kelebihan penerimaan dari pokok kredit diakui sebagai pendapatan bunga dalam laporan laba rugi komprehensif.
w. Pendapatan Provisi dan Komisi
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan langsung dengan kegiatan pinjaman, atau pendapatan provisi dan komisi yang berhubungan dengan
jangka waktu tertentu, diamortisasi sesuai dengan jangka waktu kontrak menggunakan metode suku bunga efektif dan diklasifikasikan sebagai
bagian dari pendapatan bunga pada laporan laba rugi.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit atau suatu jangka waktu diakui sebagai pendapatan pada saat
terjadinya transaksi sebagai pendapatan operasional lainnya.
x. Transaksi Dengan Pihak Berelasi
Efektif tanggal 1 Januari 2011, Perusahaan menerapkan PSAK No. 7 (Revisi 2010), “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. PSAK revisi ini
mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan keuangan konsolidasian dan
juga diterapkan terhadap laporan keuangan secara individual. Tidak terdapat dampak signifikan dari penerapan PSAK yang direvisi tersebut
terhadap laporan keuangan konsolidasian.
1. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut :
a) Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
b) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut :
a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya
terkait dengan entitas lain).
b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
e) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait
dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifkasi dalam huruf (a).
g) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau
entitas induk dari entitas).
Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan syarat dan kondisi yang sama dengan pihak ketiga
ataupun tidak diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
20
Page 25
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
y. Laba per Saham
Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 56 tentang "Laba Per Saham". Laba usaha dan laba bersih per saham dihitung
dengan membagi laba usaha dan laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang dari jumlah saham Bank yang beredar pada tahun yang
bersangkutan.
z. Segmen Operasi
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
1. Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait
dengan transaksi dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
2. Hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
3. Tersedianya informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Sesuai dengan PSAK No. 5 tentang Segmen Operasi, Bank mengungkapkan, menyajikan, dan menjalankan segmen usaha tunggal, yaitu segmen
usaha konvensional. Pengambil keputusan operasional disesuaikan dengan BPP Kewenangan yang dimiliki oleh Bank. Pengambil keputusan
operasional tertinggi adalah Direksi Bank.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN
a. Sumber utama atas ketidakpastian estimasi
a.1. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan.
Evaluasi atas kerugian penurunan nilai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dijelaskan pada Catatan 2n.
Cadangan kerugian penurunan nilai terkait dengan pihak lawan spesifik dalam seluruh cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk atas
tagihan yang penurunan nilainya dievaluasi secara individual berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas nilai tunai arus kas yang
diharapkan akan diterima. Dalam mengestimasi arus kas ini, manajemen membuat pertimbangan mengenai kondisi keuangan dari pihak
lawan dan nilai bersih yang dapat direalisasi dari agunan yang diterima. Setiap aset yang mengalami penurunan nilai dievaluasi, dan strategi
penyelesaian serta estimasi arus kas yang dapat diperoleh disetujui secara independen oleh Unit Risiko.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif meliputi kerugian kredit yang melekat pada portofolio tagihan dengan
karakteristik ekonomi yang serupa ketika terdapat bukti obyektif bahwa telah terjadi penurunan nilai tagihan dalam portofolio tersebut namun
penurunan nilai secara individu belum dapat diidentifikasi. Dalam menentukan perlunya pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai
kredit secara kolektif, manajemen mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas kredit, besarnya portofolio, konsentrasi kredit dan faktor-
faktor ekonomi. Dalam mengestimasi cadangan yang diperlukan, asumsi-asumsi dibuat untuk menentukan model kerugian bawaan dan untuk
menentukan parameter input yang diperlukan, berdasarkan pengalaman historis dan kondisi ekonomi saat ini. Ketepatan dari cadangan yang
dihitung ini tergantung pada seberapa tepat estimasi arus kas masa depan untuk menentukan cadangan individual serta asumsi model dan
parameter yang digunakan dalam menentukan penyisihan kolektif.
a.2. Penentuan nilai wajar
Dalam menentukan nilai wajar atas aset keuangan dan liabilitas keuangan dimana tidak terdapat harga pasar yang dapat diobservasi,
Perseroan harus menggunakan teknik penilaian seperti dijelaskan pada Catatan 2e.4. Untuk instrumen keuangan yang jarang diperdagangkan
dan tidak memiliki harga yang transparan, nilai wajarnya menjadi kurang obyektif dan karenanya, membutuhkan tingkat pertimbangan yang
beragam, tergantung pada likuiditas, konsentrasi, ketidakpastian faktor pasar, asumsi penentuan harga, dan risiko lainnya yang
mempengaruhi instrumen tertentu.
b. Pertimbangan akuntansi yang penting dalam menerapkan kebijakan akuntansi Perseroan.
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam menerapkan kebijakan akuntansi Bank meliputi:
b.1. Penilaian instrumen keuangan
Kebijakan akuntansi Perseroan untuk pengukuran nilai wajar dibahas pada Catatan 2e.4. Informasi mengenai nilai wajar dari instrumen
keuangan diungkapkan pada Catatan 34 b
b.2 Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Kebijakan akuntansi Perseroan memberikan keleluasaan untuk menetapkan aset dan liabilitas keuangan ke dalam berbagai kategori pada saat
pengakuan awal sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku berdasarkan kondisi tertentu:
- Dalam mengklasifikasikan aset keuangan dan liabilitas keuangan ke dalam kelompok “diperdagangkan”, Perseroan telah menetapkan
bahwa aset dan liabilitas keuangan tersebut sesuai dengan definisi aset dan liabilitas dalam kelompok diperdagangkan yang dijabarkan
pada Catatan 2e.
- Dalam mengklasifikasikan investasi pada surat berharga sebagai “diukur pada biaya perolehan”, Perseroan telah menetapkan bahwa
investasi tersebut telah memenuhi persyaratan klasifikasi sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2k.
21
Page 26
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
4. KAS
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
Kas 144,777,818,750 257,241,027,850
Kas pada ATM 90,133,816,000 93,253,600,000
Jumlah Kas 234,911,634,750 350,494,627,850
5. GIRO PADA BANK INDONESIA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
Giro pada Bank Indonesia 1,639,964,728,497 2,294,008,995,307
BI FAST 248,078,476,480 102,292,903,490
Jumlah Giro Pada Bank Indonesia 1,888,043,204,977 2,396,301,898,798
Giro wajib minimum yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing menggambarkan
11,97% dan 5,24% dari jumlah dana pihak ketiga yang dihimpun oleh Bank atau masing-masing sebesar Rp. 1.233.148.000.000,- dan Rp.
1.435.402.000,-
Giro Wajib Minimum Bank telah sesuai dengan PBI No. 7/29/PBI/2005 tanggal 6 September 2005 yang telah diubah dengan PBI No.
10/19/PBI/2008 tanggal 14 Oktober 2008, selanjutnya diubah dengan PBI No. 10/25/PBI/2008 tanggal 23 Oktober 2008, selanjutnya diubah dengan
PBI No. 12/19/PBI/2010 tanggal 4 Oktober 2010, diubah dengan PBI No. 15/15/PBI/2013 tanggal 24 Desember 2013, diubah dengan PBI No.
17/11/PBI/2015 tanggal 25 Juni 2015 serta SE BI No. 17/17 DKMP tanggal 26 Juni 2015, diubah dengan PBI No. 18/14/PBI/2016, diubah dengan
PBI No.20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, PBI No. 22/3/PBI/2020 tanggal 24 Maret 2020 dan PBI No. 22/4/PBI/2020 tanggal 26 Maret 2020
tentang Insetif Bagi Bank Yang Memberikan Penyediaan Dana Untuk Kegiatan Ekonomi Tertentu Guna Mendukung Penanganan Dampak
Perekonomian Akibat Wabah Virus Corona, PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal 01 Mei 2021 dan terakhir diubah PADG No 24/3/PADG/2022
tentang Perubahan Kedelapan atas PADG No. 20/10/PADG/2018.
6. GIRO PADA BANK LAIN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
Bank Pemerintah
PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk 8,529,548,797 4,006,622,632
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk 388,436,547 328,540,235
PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk 289,668,959 349,083,305
Jumlah bersih 9,207,654,303 4,684,246,172
Bank Swasta Devisa
PT. Bank Mega, Tbk 1,162,104,469 1,294,395,668
PT. Bank Central Asia, Tbk 209,000,000 208,997,350
PT. Bank Maybank Indonesia, Tbk 21,522,648,467 1,216,489,766
Jumlah bersih 22,893,752,936 2,719,882,784
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (1,568,684) (1,747,614)
Jumlah Giro Pada Bank Lain 32,099,838,555 7,402,381,342
Suku bunga rata-rata per tahun giro tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing 1,5%.
Seluruh giro pada bank lain tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 digolongkan sebagai lancar.
22
Page 27
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
a. Klasifikasi penempatan pada bank lain berdasarkan jenis penempatan
Bank Indonesia Intervensi dan Term Deposit Bank Indonesia 700,000,000,000 1,350,000,000,000
Deposito berjangka - -
Deposito on call - -
Tabungan - -
Interbank call money - -
700,000,000,000 1,350,000,000,000
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai - -
Jumlah Penempatan Pada Bank Lain 700,000,000,000 1,350,000,000,000
b. Klasifikasi penempatan pada bank lain berdasarkan bank
Deposito
Bank BPR
PT. BPR Kartika Matuari Tomohon - -
Jumlah bersih - -
Interbank Call Money
Bank Pemerintah
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk - -
PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk - -
Bank Pembangunan Daerah
PT. Bank DKI Jakarta - -
PT. Bank Jambi - -
PT. Bank Sulawesi Selatan - -
PT. Bank Maluku - -
PT. Bank Sulawesi Tenggara - -
PT. Bank Sumatera Selatan & Bangka Belitung - -
Jumlah bersih - -
Deposito on call
Bank Pemerintah
PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk - -
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk - -
PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk - -
Bank Swasta Devisa
PT. Bank Panin, Tbk - -
PT. Bank Mayapada, Tbk - -
Jumlah bersih - -
Tabungan
Bank Pemerintah
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - -
Jumlah bersih - -
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai - -
Jumlah Penempatan Pada Bank Lain - -
c. Klasifikasi penempatan pada bank lain berdasarkan kolektibilitas
Seluruh penempatan pada Bank Lain tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 digolongkan sebagai lancar.
23
Page 28
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
8. SURAT-SURAT BERHARGA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
a. Klasifikasi surat-surat berharga berdasarkan jenis penerbit
Biaya Perolehan Diamortisasi (Amortized Cost) :
Pemerintah Negara Republik Indonesia - Seri FR 074 49,248,131,443 49,207,313,144
Pemerintah Negara Republik Indonesia - Seri FR 045 9,362,266,419 9,339,490,220
Pemerintah Republik Indonesia - Seri FR 058 50,082,941,647 50,302,096,073
Pemerintah Republik Indonesia - Seri FR 059 20,463,977,999 20,550,573,771
Pemerintah Republik Indonesia - Seri FR 098 25,554,483,133 -
Pemerintah Republik Indonesia - Seri FR 062 31,434,494,737 31,340,474,275
Pemerintah Republik Indonesia - Seri FR 063 - 311,357,033,687
Pemerintah Republik Indonesia - Seri FR 064 29,441,751,788 29,385,017,972
Pemerintah Republik Indonesia - Sukuk PBS 004 35,527,280,942 35,364,685,611
Pemerintah Republik Indonesia - PBS 005 18,310,896,499 18,268,604,656
269,426,224,607 555,115,289,409
Diukur Pada Nilai Wajar Dalam Pendapatan Komprehensif Lainnya (Fair Value Through Other Comprehensive Income) :
MNC Reksadana Terproteksi - -
BNI Reksadana Terproteksi - -
Pemerintah Republik Indonesia - FR 084 - -
Pemerintah Republik Indonesia - FR 085 - -
- -
Diukur Pada Nilai Wajar Dalam Laporan Laba Rugi (Fair Value Through Profil and Loss) :
Pemerintah Republik Indonesia - Seri FR 065/Madani/MDR - -
Pemerintah Republik Indonesia - Seri VR 026/CIMB - -
- -
Jumlah Surat-Surat Berharga 269,426,224,607 555,115,289,409
b. Klasifikasi surat-surat berharga berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga
Suku Bunga Tanggal
Penerbit Jenis
Per Tahun Jatuh Tempo
Biaya Perolehan Diamortisasi (Amortized Cost):
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia FR 0045 9.75% 15-May-37
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia FR 0074 7.50% 15-Aug-32
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia FR 0058 8.25% 15-Jun-32
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia FR 0059 7.00% 15-May-27
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia FR 0062 6.38% 15-Apr-42
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia FR 0064 6.13% 15-May-28
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia PBS 004 6.10% 15-Feb-37
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia PBS 005 6.750% 15-Apr-43
Obligasi Pemerintah Negara Republik Indonesia FR 0098 7.120% 15-Jun-38
24
Page 29
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
b. Klasifikasi surat-surat berharga berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga (lanjutan)
Suku Bunga Tanggal
Penerbit Jenis
Per Tahun Jatuh Tempo
Diukur Pada Nilai Wajar Dalam Pendapatan Komprehensif Lainnya (Fair Value Through Other Comprehensive Income):
c. Klasifikasi surat-surat berharga berdasarkan kolektibilitas
Seluruh penempatan pada surat-surat berharga pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 digolongkan sebagai lancar.
d. Klasifikasi surat-surat berharga berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh tempo
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Kurang dari 1 tahun - 311,357,033,687
1-5 tahun 49,905,729,787 20,550,573,771
Lebih dari 5 tahun 219,520,494,820 223,207,681,951
Jumlah Surat-Surat Berharga 269,426,224,607 555,115,289,409
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai - -
Jumlah Surat-Surat Berharga Bersih 269,426,224,607 555,115,289,409
9. TAGIHAN ATAS SURAT BERHARGA DENGAN JANJI UNTUK DIBELI KEMBALI (REPO)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
a. Klasifikasi tagihan atas surat berharga dengan janji dijual kembali terdiri dari:
Repo kepada Bank Indonesia - -
Jumlah Tagihan Atas Surat Berharga Dengan Janji Untuk Dijual Kembali - -
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai - -
Jumlah Tagihan atas Surat Berharga Dengan Janji untuk dijual kembali - Bersih - -
b. Klasifikasi tagihan atas surat berharga dengan janji dibeli kembali berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga (lanjutan)
Jenis Price Haircut Price RR SUN Maturity
c. Klasifikasi Repo berdasarkan kolektibilitas
Seluruh repo surat-surat berharga pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 digolongkan sebagai lancar.
25
Page 30
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
10. TAGIHAN ATAS SURAT BERHARGA DENGAN JANJI UNTUK DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
a. Klasifikasi tagihan atas surat berharga dengan janji dijual kembali terdiri dari:
VR 0037 - 558,586,500,000
VR 0064 46,315,005,000 95,118,860,000
VR 0057 - 279,065,850,000
VR 0046 - 288,124,200,000
VR 0034 - 286,961,700,000
VR 0065 - 185,311,220,000
VR 0094 326,086,965,000 -
VR 0083 46,809,565,000 -
VR 0048 47,714,030,000 -
VR 0049 46,532,735,000 -
VR 0085 232,444,240,000 -
VR 0080 139,968,390,000 -
VR 0077 232,341,500,000 -
VR 0067 285,410,100,000 -
VR 0034 382,737,280,000 -
VR 0064 190,061,280,000 -
VR 0069 - -
VR 0072 - -
VR 0071 - -
FR0081 GMRA - -
Jumlah Tagihan Atas Surat Berharga Dengan Janji Untuk Dijual Kembali 1,976,421,090,000 1,693,168,330,000
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai - -
Jumlah Tagihan atas Surat Berharga Dengan Janji untuk dijual kembali - Bersih 1,976,421,090,000 1,693,168,330,000
b. Klasifikasi tagihan atas surat berharga dengan janji dijual kembali berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga (lanjutan)
Jenis Price Haircut Price RR SUN Maturity
VR 0064 99.880% 5.00% 94.930% 23 Juni 2023
VR 0083 99.980% 7.50% 92.482% 2-Feb-24
VR 0048 99.920% 5.00% 94.923% 9-Feb-24
VR 0049 99.940% 7.50% 92.439% 16-Feb-24
VR 0094 99.980% 7.50% 92.478% 23-Feb-24
VR 0085 99.910% 7.50% 92.409% 1-Mar-24
VR 0064 99.920% 7.50% 92.416% 8-Mar-24
VR 0085 99.950% 7.50% 92.450% 1-Apr-24
VR 0085 99.960% 7.50% 92.459% 6-Jul-23
VR 0080 99.970% 7.50% 92.473% 12-Apr-24
VR 0077 99.920% 7.50% 92.419% 26-Apr-24
VR 0077 99.950% 7.50% 92.446% 10-May-24
VR 0094 99.950% 7.50% 92.446% 17-May-24
VR 0067 99.900% 5.00% 94.898% 30-Jun-23
VR 0034 99.950% 5.00% 100.004% 3-Jul-23
VR 0064 99.880% 5.00% 94.879% 7-Jul-23
c. Klasifikasi Reverse Repo berdasarkan kolektibilitas
Seluruh penempatan pada reverse repo pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 digolongkan sebagai lancar.
26
Page 31
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
a. Menurut Jenis Kredit
Kredit Modal Kerja Biasa 37,883,748,235 73,469,249,628
Kredit Modal Kerja Mikro 106,675,087,359 118,944,208,329
Kredit Modal Kerja KUK 4,260,399,901 3,441,598,375
Kredit Modal Kerja Rekening Koran 356,399,685,037 325,443,333,331
Kredit Modal Kerja KUR 98,707,839,133 80,135,845,510
Kredit Investasi Biasa 308,131,822,374 341,206,558,102
Kredit Investasi Mikro 169,798,708,620 184,759,885,636
Kredit Investasi KUK 9,095,793,614 7,129,075,280
Kredit Investasi KUR 130,474,030,453 113,759,805,179
Kredit Konsumtif 12,779,436,899,045 12,253,027,089,930
KPR 24,328,761,049 243,170,615
Jumlah 14,025,192,774,820 13,501,559,819,916
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (249,789,117,903) (266,372,847,301)
Jumlah Kredit Yang Diberikan 13,775,403,656,917 13,235,186,972,615
Suku bunga rata-rata per tahun untuk tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar 13.37%
Kredit konsumtif merupakan kredit yang diberikan untuk Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan
Gorontalo, semua kredit tersebut dijamin oleh PT Asuransi Jiwa Askrida, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) (Persero), PT Asuransi Umum
Bumiputera Muda 1967 (BUMIDA), PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI), PT Asuransi Jasa Raharja Putera (JP-Insurance), Perusahaan Umum
(Perum) Jaminan Kredit Indonesia
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
b. Menurut Jenis Kolektibilitas
Lancar 13,572,906,380,607 13,065,682,822,257
Dalam Perhatian Khusus 58,120,580,185 43,792,179,527
Kurang Lancar 6,586,282,737 3,724,004,909
Diragukan 10,776,009,275 7,381,046,180
Macet 376,803,522,016 380,979,767,043
Jumlah 14,025,192,774,820 13,501,559,819,916
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (249,789,117,903) (266,372,847,301)
Jumlah Kredit Yang Diberikan 13,775,403,656,917 13,235,186,972,615
27
Page 32
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN - LANJUTAN
c. Menurut sektor ekonomi
30 Juni 2023
(Unaudited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
Konsumtif 12,659,012,510,322 44,657,942,460 4,592,139,966 9,430,663,541 86,072,403,805 12,803,765,660,094
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (16,506,563,371) (2,148,313,634) (369,927,433) (663,358,176) (13,315,831,442) (33,003,994,056)
Diberikan
Jumlah - Bersih 12,642,505,946,951 42,509,628,826 4,222,212,533 8,767,305,365 72,756,572,363 12,770,761,666,038
Perikanan 19,889,547,550 702,684,137 124,877,246 - 1,730,931,644 22,448,040,577
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (474,874,682) (103,728,480) (105,746,493) - (525,187,590) (1,209,537,245)
Diberikan
Jumlah - Bersih 19,414,672,868 598,955,657 19,130,753 - 1,205,744,054 21,238,503,332
Pertanian 45,942,141,874 884,570,447 48,825,898 569,943,693 1,958,080,051 49,403,561,963
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,171,582,285) (191,390,491) (13,702,334) (91,767,099) (439,932,513) (1,908,374,722)
Diberikan
Jumlah - Bersih 44,770,559,589 693,179,956 35,123,564 478,176,594 1,518,147,538 47,495,187,241
Peternakan 55,540,240,952 698,003,585 732,181,693 16,155,782 2,242,905,034 59,229,487,046
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,961,659,294) (114,731,918) (217,257,687) (4,159,724) (1,321,434,303) (3,619,242,926)
Diberikan
Jumlah - Bersih 53,578,581,658 583,271,667 514,924,006 11,996,058 921,470,731 55,610,244,120
Pertambangan 61,037,532,454 - - - - 61,037,532,454
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,906,301,601) - - - - (1,906,301,601)
Diberikan
Jumlah - Bersih 59,131,230,853 - - - - 59,131,230,853
Industri 64,158,092,420 2,375,468,428 264,626,925 42,729,626 10,473,110,552 77,314,027,951
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (2,167,972,108) (879,591,940) (9,770,891) (9,107,860) (4,992,368,761) (8,058,811,560)
Diberikan
Jumlah - Bersih 61,990,120,312 1,495,876,488 254,856,034 33,621,766 5,480,741,791 69,255,216,391
Listrik dan Air 1,146,059,828 - - - 91,522,364 1,237,582,192
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (16,531,000) - - - (60,878,213) (77,409,213)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,129,528,828 - - - 30,644,151 1,160,172,979
Konstruksi 96,579,303,299 112,192,354 - - 195,484,114,197 292,175,609,850
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (15,236,663,868) (97,008,542) - - (122,157,332,046) (137,491,004,456)
Diberikan
Jumlah - Bersih 81,342,639,431 15,183,812 - - 73,326,782,151 154,684,605,394
Perdagangan 221,639,695,455 3,962,129,711 738,559,376 344,461,893 49,551,005,081 276,235,851,516
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (10,736,179,786) (1,530,011,706) (499,044,029) (70,999,972) (24,975,747,530) (37,811,983,023)
Diberikan
Jumlah - Bersih 210,903,515,669 2,432,118,005 239,515,347 273,461,921 24,575,257,551 238,423,868,493
Pengangkutan 128,308,832,440 2,792,229,866 85,071,633 355,333,273 21,002,804,002 152,544,271,214
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (10,234,536,259) (552,857,685) (23,212,349) (46,677,955) (2,173,019,405) (13,030,303,653)
Diberikan
Jumlah - Bersih 118,074,296,181 2,239,372,181 61,859,284 308,655,318 18,829,784,597 139,513,967,561
28
Page 33
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
c. Menurut sektor ekonomi (lanjutan)
30 Juni 2023
(Unaudited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
-
Jasa-jasa dunia usaha 43,115,878,226 1,126,232,132 - 16,721,467 4,061,485,760 48,320,317,585
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,999,087,779) (357,345,560) - (3,349,072) (2,557,032,641) (4,916,815,052)
Diberikan
Jumlah - Bersih 41,116,790,447 768,886,572 - 13,372,395 1,504,453,119 43,403,502,533
Jasa sosial masyarakat 176,536,545,788 809,127,065 - - 4,135,159,526 181,480,832,379
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (4,378,163,483) (183,902,733) - - (2,193,274,180) (6,755,340,396)
Diberikan
Jumlah - Bersih 172,158,382,305 625,224,332 - - 1,941,885,346 174,725,491,983
Jumlah Kredit
Yang diberikan 13,572,906,380,607 58,120,580,185 6,586,282,737 10,776,009,275 376,803,522,016 14,025,192,774,820
Jumlah Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (66,790,115,516) (6,158,882,689) (1,238,661,216) (889,419,858) (174,712,038,624) (249,789,117,903)
Jumlah Kredit Yang
Diberikan - Bersih 13,506,116,265,091 51,961,697,496 5,347,621,521 9,886,589,417 202,091,483,392 13,775,403,656,917
13,572,906,380,607 58,120,580,185 6,586,282,737 10,776,009,275 376,803,522,016 14,025,192,774,820
(66,790,115,516) (6,158,882,689) (1,238,661,216) (889,419,858) (174,712,038,624) (249,789,117,903)
13,506,116,265,091 51,961,697,496 5,347,621,521 9,886,589,417 202,091,483,392 13,775,403,656,917
- - - - - -
- - - - - -
TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE # TRUE
29
Page 34
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
c. Menurut sektor ekonomi (lanjutan)
31 Desember 2022
(Audited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
-
Konsumtif 12,122,607,488,988 34,479,733,539 3,472,358,196 6,193,240,911 86,528,440,923 12,253,281,262,556
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (26,082,844,961) (1,673,742,974) (269,882,080) (685,292,311) (17,511,608,301) (46,223,370,627)
Diberikan
Jumlah - Bersih 12,096,524,644,027 32,805,990,565 3,202,476,116 5,507,948,600 69,016,832,622 12,207,057,891,929
Perikanan 18,062,610,119 128,288,892 - 26,815,631 1,477,293,512 19,695,008,154
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (338,634,109) (21,442,153) - (8,532,640) (535,289,832) (903,898,734)
Diberikan
Jumlah - Bersih 17,723,976,010 106,846,739 - 18,282,991 942,003,680 18,791,109,420
Pertanian 41,362,183,703 1,304,823,770 9,506,069 - 798,238,604 43,474,752,146
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (978,086,007) (158,610,057) (2,810,156) - (481,804,928) (1,621,311,148)
Diberikan
Jumlah - Bersih 40,384,097,696 1,146,213,713 6,695,913 - 316,433,676 41,853,440,998
Peternakan 56,414,549,186 865,847,197 91,278,705 179,475,835 1,941,955,621 59,493,106,544
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,858,843,119) (164,083,704) (61,192,535) (15,186,797) (1,348,848,112) (3,448,154,267)
Diberikan
Jumlah - Bersih 54,555,706,067 701,763,493 30,086,170 164,289,038 593,107,509 56,044,952,277
Pertambangan 76,258,114,566 1,500,018,252 - - - 77,758,132,818
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (2,778,523,827) (1,410,166,909) - - - (4,188,690,736)
Diberikan
Jumlah - Bersih 73,479,590,739 89,851,343 - - - 73,569,442,082
Industri 68,961,068,611 167,887,379 - 10,210,034 10,793,454,991 79,932,621,015
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (2,247,890,105) (41,162,074) - (2,788,554) (5,295,413,604) (7,587,254,337)
Diberikan
Jumlah - Bersih 66,713,178,506 126,725,305 - 7,421,480 5,498,041,387 72,345,366,678
-
Listrik dan Air 1,463,662,195 - - 95,522,364 - 1,559,184,559
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (56,935,861) - - (63,173,281) - (120,109,142)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,406,726,334 - - 32,349,083 - 1,439,075,417
Konstruksi 92,068,811,809 1,050,000,000 - - 197,138,834,445 290,257,646,254
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (15,754,105,034) (699,042,146) - - (123,379,166,053) (139,832,313,233)
Diberikan
Jumlah - Bersih 76,314,706,775 350,957,854 - - 73,759,668,392 150,425,333,021
Perdagangan 348,946,584,966 3,434,063,057 150,861,939 695,703,018 53,380,611,665 406,607,824,646
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (18,349,052,100) (1,088,184,019) (46,846,287) (309,036,106) (29,330,055,188) (49,123,173,700)
Diberikan
Jumlah - Bersih 330,597,532,866 2,345,879,038 104,015,652 386,666,912 24,050,556,477 357,484,650,946
Pengangkutan 11,228,436,383 - - 8,030,937 19,246,125,979 30,482,593,299
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (212,466,467) - - (7,043,810) (1,559,895,797) (1,779,406,074)
Diberikan
Jumlah - Bersih 11,015,969,916 - - 987,127 17,686,230,182 28,703,187,225
30
Page 35
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
c. Menurut sektor ekonomi (lanjutan)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
Jasa-jasa dunia usaha 135,573,724,792 29,248,403 - 51,776,369 4,138,184,159 139,792,933,723
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (3,694,170,491) (6,344,942) - (22,428,953) (2,693,547,710) (6,416,492,096)
Diberikan
Jumlah - Bersih 131,879,554,301 22,903,461 - 29,347,416 1,444,636,449 133,376,441,627
Jasa sosial masyarakat 92,735,586,939 832,269,038 - 120,271,081 5,536,627,144 99,224,754,202
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (2,457,836,848) (57,076,436) - (35,984,284) (2,577,775,639) (5,128,673,207)
Diberikan
Jumlah - Bersih 90,277,750,091 775,192,602 - 84,286,797 2,958,851,505 94,096,080,995
Jumlah Kredit
Yang Diberikan 13,065,682,822,257 43,792,179,527 3,724,004,909 7,381,046,180 380,979,767,043 13,501,559,819,916
Jumlah Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (74,809,388,929) (5,319,855,414) (380,731,058) (1,149,466,736) (184,713,405,164) (266,372,847,301)
Jumlah Kredit Yang
Diberikan - Bersih 12,990,873,433,328 38,472,324,113 3,343,273,851 6,231,579,444 196,266,361,879 13,235,186,972,615
31
Page 36
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN - LANJUTAN
d. Menurut jenis kredit
30 Juni 2023
(Unaudited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
-
KI Biasa 245,061,380,130 1,002,403,334 - - 59,946,712,083 306,010,495,547
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (13,682,284,847) (180,087,432) - - (14,114,369,950) (27,976,742,229)
Diberikan
Jumlah - Bersih 231,379,095,283 822,315,902 - - 45,832,342,133 278,033,753,318
KI Kredit Mitra Usaha Kecil - - - - 162,593,033 162,593,033
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (48,406,170) (48,406,170)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 114,186,863 114,186,863
KI Kredit Mitra Usaha Mikro - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KI KUK 5,585,762,837 708,159,862 - - 1,619,420,760 7,913,343,459
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (147,050,971) (138,040,887) - - (423,693,496) (708,785,354)
Diberikan
Jumlah - Bersih 5,438,711,866 570,118,975 - - 1,195,727,264 7,204,558,105
KI Mikro - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KK Biasa 8,450,585,264,087 20,566,679,175 3,095,350,860 5,486,309,071 60,557,623,649 8,540,291,226,842
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (10,818,615,010) (537,133,366) (149,212,296) (298,098,079) (8,376,148,991) (20,179,207,742)
Diberikan
Jumlah - Bersih 8,439,766,649,077 20,029,545,809 2,946,138,564 5,188,210,992 52,181,474,658 8,520,112,019,100
KK KPR Bank Sulut - - - - 234,256,206 234,256,206
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (152,198,138) (152,198,138)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 82,058,068 82,058,068
KK Lainnya 576,778,536,061 2,891,086,929 337,322,886 1 5,491,332,952 585,498,278,829
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,109,044,175) (1,075,097,203) (139,305,582) (1) (1,871,865,898) (4,195,312,859)
Diberikan
Jumlah - Bersih 575,669,491,886 1,815,989,726 198,017,304 - 3,619,467,054 581,302,965,970
KMK Biasa 2,469,444,433 - - 250,000,000 18,587,823,259 21,307,267,692
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (579,026,992) - - (59,181,649) (2,600,737,954) (3,238,946,595)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,890,417,441 - - 190,818,351 15,987,085,305 18,068,321,097
KMK KUK 2,310,902,723 32,370,295 - - 1,917,126,883 4,260,399,901
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (74,664,768) (12,484,834) - - (642,911,422) (730,061,024)
Diberikan
Jumlah - Bersih 2,236,237,955 19,885,461 - - 1,274,215,461 3,530,338,877
32
Page 37
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit (lanjutan)
30 Juni 2023
(Unaudited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
-
KMK Mikro 196,527,772 - - - 41,805,551 238,333,323
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (10,249,222) - - - (10,666,063) (20,915,285)
Diberikan
Jumlah - Bersih 186,278,550 - - - 31,139,488 217,418,038
KMK Mikro Penjaminan - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KMK Mikro Tanpa Agunan - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KMK Rekening Koran Biasa 38,687,127,649 200,224,992 99,893,149 - 36,977,842,674 75,965,088,464
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (2,111,998,893) (137,930,264) (66,974,779) - (26,455,650,073) (28,772,554,009)
Diberikan
Jumlah - Bersih 36,575,128,756 62,294,728 32,918,370 - 10,522,192,601 47,192,534,455
KMK Rekening Koran Kontraktor 87,786,660,613 - - - 162,681,961,319 250,468,621,932
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (15,546,635,612) - - - (114,935,385,008) (130,482,020,620)
Diberikan
Jumlah - Bersih 72,240,025,001 - - - 47,746,576,311 119,986,601,312
KMK Agunan Deposito 16,053,162,438 - - - - 16,053,162,438
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (113,667,685) - - - - (113,667,685)
Diberikan
Jumlah - Bersih 15,939,494,753 - - - - 15,939,494,753
KUR Mikro Investasi 56,092,418,865 2,386,807,380 167,049,825 281,769,252 621,422,884 59,549,468,206
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (3,137,240,359) (514,071,520) (42,825,443) (74,957,493) (247,708,440) (4,016,803,255)
Diberikan
Jumlah - Bersih 52,955,178,506 1,872,735,860 124,224,382 206,811,759 373,714,444 55,532,664,951
KUR Mikro Modal Kerja 55,649,643,795 1,983,821,914 202,007,988 350,554,501 551,618,034 58,737,646,232
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (3,111,429,523) (409,476,276) (53,380,950) (83,917,133) (180,606,290) (3,838,810,172)
Diberikan
Jumlah - Bersih 52,538,214,272 1,574,345,638 148,627,038 266,637,368 371,011,744 54,898,836,060
KUR Kecil Investasi 66,477,643,856 4,042,221,591 - - 404,696,800 70,924,562,247
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (396,781,499) (435,886,599) - - (139,961,918) (972,630,016)
Diberikan
Jumlah - Bersih 66,080,862,357 3,606,334,992 - - 264,734,882 69,951,932,231
KUR Kecil Modal Kerja 36,319,722,410 2,501,511,028 786,840,680 - 362,118,783 39,970,192,901
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (8,894,422,122) (2,146,012,267) (681,879,420) - (289,766,039) (12,012,079,848)
Diberikan
Jumlah - Bersih 27,425,300,288 355,498,761 104,961,260 - 72,352,744 27,958,113,053
33
Page 38
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit (lanjutan)
30 Juni 2023
(Unaudited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
-
KK Cash Collateral 15,001,000,000 - - - - 15,001,000,000
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (20,569,563) - - - - (20,569,563)
Diberikan
Jumlah - Bersih 14,980,430,437 - - - - 14,980,430,437
KK Pensiunan PNS 1,076,055,471,935 4,099,372,168 315,917,224 130,560,221 2,186,082,372 1,082,787,403,920
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (488,610,551) (53,082,289) (37,521,334) (17,172,748) (265,489,640) (861,876,562)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,075,566,861,384 4,046,289,879 278,395,890 113,387,473 1,920,592,732 1,081,925,527,358
Kredit Konsumtif Umum 57,058,521,414 1,077,432,834 37,278,426 264,732,678 3,436,491,544 61,874,456,896
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (329,144,665) (102,548,523) (14,002,827) (99,011,232) (1,014,946,074) (1,559,653,321)
Diberikan
Jumlah - Bersih 56,729,376,749 974,884,311 23,275,599 165,721,446 2,421,545,470 60,314,803,575
KK Pejabat Publik 108,369,829,287 2,371,800,800 - 430,075,093 3,942,063,849 115,113,769,029
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (413,589,528) (72,496,812) - (53,115,610) (521,358,788) (1,060,560,738)
Diberikan
Jumlah - Bersih 107,956,239,759 2,299,303,988 - 376,959,483 3,420,705,061 114,053,208,291
KI KUP - - - - 85,553,022 85,553,022
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (11,436,309) (11,436,309)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 74,116,713 74,116,713
KMK Mikro Sejahtera - - - - 2,364,184,885 2,364,184,885
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (698,208,364) (698,208,364)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 1,665,976,521 1,665,976,521
KMK Kecil Sejahtera - - - - 66,619,993 66,619,993
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (13,527,810) (13,527,810)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 53,092,183 53,092,183
KI Mikro Sejahtera 3,137,240 - - - 1,032,446,670 1,035,583,910
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (84,260) - - - (269,722,427) (269,806,687)
Diberikan
Jumlah - Bersih 3,052,980 - - - 762,724,243 765,777,223
KI Kecil Sejahtera - - - - 8,359,256 8,359,256
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (938,434) (938,434)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 7,420,822 7,420,822
KSU Perseorangan Umum 1,143,200,906 - - - 22,966,968 1,166,167,874
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,243,202) - - - (3,938,544) (5,181,746)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,141,957,704 - - - 19,028,424 1,160,986,128
34
Page 39
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit (lanjutan)
30 Juni 2023
(Unaudited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
KPNS Pra Purnabakti 2,121,975,159,846 13,205,606,180 766,270,570 3,118,986,477 9,941,121,918 2,149,007,144,991
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (3,015,068,173) (300,247,257) (27,134,415) (195,960,506) (1,052,446,432) (4,590,856,783)
Diberikan
Jumlah - Bersih 2,118,960,091,673 12,905,358,923 739,136,155 2,923,025,971 8,888,675,486 2,144,416,288,208
KPNS Pra THT 3,240,200,000 126,409,659 40,000,000 - - 3,406,609,659
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (4,123,881) (3,049,376) (2,750,979) - - (9,924,236)
Diberikan
Jumlah - Bersih 3,236,076,119 123,360,283 37,249,021 - - 3,396,685,423
KSU Untuk Tokoh Lembaga 29,591,934,580 - - - 260,464,347 29,852,398,927
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (19,758,519) - - - (57,438,937) (77,197,456)
Diberikan
Jumlah - Bersih 29,572,176,061 - - - 203,025,410 29,775,201,471
KMK Kredit Usaha Pegawai - - - - 33,913,596 33,913,596
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (1,444,513) (1,444,513)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 32,469,083 32,469,083
KI Agunan Deposito 1,019,857,122 - - - - 1,019,857,122
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (31,193,906) - - - - (31,193,906)
Diberikan
Jumlah - Bersih 988,663,216 - - - - 988,663,216
KI Kredit Mitra Pegawai 166,517,976,014 37,067,435 235,415,376 373,899,791 1,238,761,123 168,403,119,739
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (408,524,461) (128,373) (2,000,525) (2,857,320) (34,026,892) (447,537,571)
Diberikan
Jumlah - Bersih 166,109,451,553 36,939,062 233,414,851 371,042,471 1,204,734,231 167,955,582,168
KPR Sejahtera FLPP 24,094,504,843 - - - - 24,094,504,843
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (33,338,736) - - - - (33,338,736)
Diberikan
Jumlah - Bersih 24,061,166,107 - - - - 24,061,166,107
KMK Kredit Mitra Pegawai 100,572,177,319 451,368,218 492,741,076 86,514,023 1,524,242,168 103,127,042,804
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (162,673,268) (10,677,752) (19,762,508) (4,886,367) (146,292,900) (344,292,795)
Diberikan
Jumlah - Bersih 100,409,504,051 440,690,466 472,978,568 81,627,656 1,377,949,268 102,782,750,009
KMK Pinjaman Berjangka - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
35
Page 40
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit (lanjutan)
30 Juni 2023
(Unaudited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
KMK Standby Loan Kontraktor - - - - 489,404,509 489,404,509
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (127,707,093) (127,707,093)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 361,697,416 361,697,416
KI Lembaga Agama 2,035,773,805 - - - - 2,035,773,805
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (114,283,138) - - - - (114,283,138)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,921,490,667 - - - - 1,921,490,667
KSU THL 10,682,309,585 319,554,715 - - - 11,001,864,300
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (9,841,739) (4,658,808) - - - (14,500,547)
Diberikan
Jumlah - Bersih 10,672,467,846 314,895,907 - - - 10,987,363,753
KPBS Pra Purnabakti 14,978,642,725 - - - - 14,978,642,725
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (28,523,129) - - - - (28,523,129)
Diberikan
Jumlah - Bersih 14,950,119,596 - - - - 14,950,119,596
KUR Super Mikro Investasi 311,476,058 24,544,797 3,395,932 2,608,167 9,620,761 351,645,715
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (17,675,773) (5,163,142) (254,745) (261,720) (2,195,587) (25,550,967)
Diberikan
Jumlah - Bersih 293,800,285 19,381,655 3,141,187 2,346,447 7,425,174 326,094,748
KUR Super Mikro Modal Kerja 777,100,565 92,136,879 6,798,745 - 2,870,165 878,906,354
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (44,120,204) (20,609,709) (1,655,413) - (844,030) (67,229,356)
Diberikan
Jumlah - Bersih 732,980,361 71,527,170 5,143,332 - 2,026,135 811,676,998
KK PPPK 169,457,935,053 - - - - 169,457,935,053
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (215,092,500) - - - - (215,092,500)
Diberikan
Jumlah - Bersih 169,242,842,553 - - - - 169,242,842,553
KMK - Linkage Angsuran 29,965,974,641 - - - - 29,965,974,641
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,699,544,642) - - - - (1,699,544,642)
Diberikan
Jumlah - Bersih 28,266,429,999 - - - - 28,266,429,999
Jumlah Kredit Diberikan 13,572,906,380,607 58,120,580,185 6,586,282,737 10,776,009,275 376,803,522,016 14,025,192,774,820
Jumlah Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (66,790,115,516) (6,158,882,689) (1,238,661,216) (889,419,858) (174,712,038,624) (249,789,117,903)
Jumlah Kredit Yang
Diberikan - Bersih 13,506,116,265,091 51,961,697,496 5,347,621,521 9,886,589,417 202,091,483,392 13,775,403,656,917
36
Page 41
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit
31 Desember 2022
(Audited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
-
KI Biasa 275,482,309,124 957,407,403 - - 59,606,779,818 336,046,496,345
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (15,077,438,223) (127,246,236) - - (14,477,315,443) (29,681,999,902)
Diberikan
Jumlah - Bersih 260,404,870,901 830,161,167 - - 45,129,464,375 306,364,496,443
KI Kredit Mitra Usaha Kecil - - - - 242,871,178 242,871,178
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (82,280,386) (82,280,386)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 160,590,792 160,590,792
KI Kredit Mitra Usaha Mikro - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KI KUK 3,963,660,630 331,433,619 - 63,973,516 1,745,826,825 6,104,894,590
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (117,718,081) (9,178,087) - (13,273,339) (482,557,502) (622,727,009)
Diberikan
Jumlah - Bersih 3,845,942,549 322,255,532 - 50,700,177 1,263,269,323 5,482,167,581
KI Mikro - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KK Biasa 8,071,617,330,845 17,811,460,057 2,786,851,940 4,404,137,174 60,670,392,590 8,157,290,172,606
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (15,921,997,714) (552,359,347) (198,780,111) (293,386,107) (10,360,139,277) (27,326,662,556)
Diberikan
Jumlah - Bersih 8,055,695,333,131 17,259,100,710 2,588,071,829 4,110,751,067 50,310,253,313 8,129,963,510,050
KK KPR Bank Sulut 7,465,955 - - 10,964,624 224,740,036 243,170,615
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (151,875) - - (7,861,385) (143,647,688) (151,660,948)
Diberikan
Jumlah - Bersih 7,314,080 - - 3,103,239 81,092,348 91,509,667
KK Lainnya 603,363,135,638 776,569,736 2 1 5,914,644,304 610,054,349,681
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,370,230,744) (244,114,150) (2) (1) (2,402,361,723) (4,016,706,620)
Diberikan
Jumlah - Bersih 601,992,904,894 532,455,586 - - 3,512,282,581 606,037,643,061
KMK Biasa 2,986,111,105 1,500,018,252 - - 18,595,248,259 23,081,377,616
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (669,792,715) (1,410,166,909) - - (2,640,988,681) (4,720,948,305)
Diberikan
Jumlah - Bersih 2,316,318,390 89,851,343 - - 15,954,259,578 18,360,429,311
KMK KUK 1,286,547,857 39,015,122 - - 2,116,035,396 3,441,598,375
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (44,916,576) (10,980,742) - - (601,231,710) (657,129,028)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,241,631,281 28,034,380 - - 1,514,803,686 2,784,469,347
37
Page 42
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit (lanjutan)
31 Desember 2022
(Audited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
-
KMK Mikro 16,666,664 - - - 84,881,378 101,548,042
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (771,330) - - - (29,453,093) (30,224,423)
Diberikan
Jumlah - Bersih 15,895,334 - - - 55,428,285 71,323,619
KMK Mikro Penjaminan - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KMK Mikro Tanpa Agunan - - - - 29,347,792 29,347,792
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (21,835,949) (21,835,949)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 7,511,843 7,511,843
KMK Rekening Koran Biasa 39,143,462,341 800,000,000 - - 38,907,992,674 78,851,455,015
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (3,220,944,086) (365,279,124) - - (31,495,535,982) (35,081,759,192)
Diberikan
Jumlah - Bersih 35,922,518,255 434,720,876 - - 7,412,456,692 43,769,695,823
KMK Rekening Koran Kontraktor 81,605,628,334 1,050,000,000 - 95,522,364 163,840,727,618 246,591,878,316
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (15,090,240,562) (699,042,146) - (63,173,281) (114,926,999,119) (130,779,455,108)
Diberikan
Jumlah - Bersih 66,515,387,772 350,957,854 - 32,349,083 48,913,728,499 115,812,423,208
KMK Agunan Deposito 49,222,310,096 - - - - 49,222,310,096
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (202,127,798) - - - - (202,127,798)
Diberikan
Jumlah - Bersih 49,020,182,298 - - - - 49,020,182,298
KUR Mikro Investasi 48,832,096,612 878,001,755 98,137,215 319,452,348 406,158,249 50,533,846,179
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (2,339,802,171) (219,033,983) (31,326,822) (124,976,535) (208,016,566) (2,923,156,077)
Diberikan
Jumlah - Bersih 46,492,294,441 658,967,772 66,810,393 194,475,813 198,141,683 47,610,690,102
KUR Mikro Modal Kerja 44,102,478,544 1,015,113,991 84,321,206 67,469,144 326,479,632 45,595,862,517
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (2,113,181,339) (241,730,422) (26,599,034) (19,775,282) (127,772,997) (2,529,059,074)
Diberikan
Jumlah - Bersih 41,989,297,205 773,383,569 57,722,172 47,693,862 198,706,635 43,066,803,443
KUR Kecil Investasi 61,928,123,091 890,862,652 6,199,450 253,694,231 147,079,576 63,225,959,000
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (554,722,195) (72,590,020) (1,263,589) (67,363,475) (145,402,404) (841,341,683)
Diberikan
Jumlah - Bersih 61,373,400,896 818,272,632 4,935,861 186,330,756 1,677,172 62,384,617,317
KUR Ritel Modal Kerja 33,691,553,968 506,969,074 62,988,842 189,805,803 88,665,306 34,539,982,993
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (7,824,158,881) (460,957,915) (51,659,533) (153,891,254) (72,824,813) (8,563,492,396)
Diberikan
Jumlah - Bersih 25,867,395,087 46,011,159 11,329,309 35,914,549 15,840,493 25,976,490,597
38
Page 43
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit (lanjutan)
31 Desember 2022
(Audited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
-
KK Cash Collateral 11,511,296,372 - - - - 11,511,296,372
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (24,412,103) - - - - (24,412,103)
Diberikan
Jumlah - Bersih 11,486,884,269 - - - - 11,486,884,269
KK Pensiunan PNS 1,037,947,115,225 5,043,134,162 14,549,761 118,759,021 2,415,641,945 1,045,539,200,114
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,177,505,113) (292,965,718) (4,798,789) (44,453,686) (860,119,097) (2,379,842,403)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,036,769,610,112 4,750,168,444 9,750,972 74,305,335 1,555,522,848 1,043,159,357,711
Kredit Konsumtif Umum 56,743,419,246 616,908,640 74,975,806 730,328,590 2,795,155,901 60,960,788,183
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (376,468,365) (127,919,818) (31,480,941) (267,106,300) (982,515,057) (1,785,490,481)
Diberikan
Jumlah - Bersih 56,366,950,881 488,988,822 43,494,865 463,222,290 1,812,640,844 59,175,297,702
KK Pejabat Publik 164,317,398,120 2,401,149,310 - - 4,587,354,620 171,305,902,050
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,354,097,657) (84,979,443) - - (1,066,652,181) (2,505,729,281)
Diberikan
Jumlah - Bersih 162,963,300,463 2,316,169,867 - - 3,520,702,439 168,800,172,769
KI KUP - - - - 160,061,757 160,061,757
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (52,083,767) (52,083,767)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 107,977,990 107,977,990
KMK Mikro Sejahtera 6,397,620 - - - 3,017,782,410 3,024,180,030
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (239,381) - - - (890,785,766) (891,025,147)
Diberikan
Jumlah - Bersih 6,158,239 - - - 2,126,996,644 2,133,154,883
KMK Kecil Sejahtera - - - - 126,344,353 126,344,353
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (29,938,920) (29,938,920)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 96,405,433 96,405,433
KI Mikro Sejahtera 19,863,019 - - 2,223,721 1,349,504,685 1,371,591,425
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (453,978) - - (1,993,654) (292,860,294) (295,307,926)
Diberikan
Jumlah - Bersih 19,409,041 - - 230,067 1,056,644,391 1,076,283,499
KI Kecil Sejahtera - - - - 36,830,276 36,830,276
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (5,609,392) (5,609,392)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 31,220,884 31,220,884
KSU Perseorangan Umum 161,394,380 - - - 22,966,968 184,361,348
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,209,982) - - - (4,464,192) (5,674,174)
Diberikan
Jumlah - Bersih 160,184,398 - - - 18,502,776 178,687,174
39
Page 44
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit (lanjutan)
31 Desember 2022
(Audited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
KPNS Pra Purnabakti 1,971,857,687,245 7,494,260,793 595,980,687 929,051,501 9,677,161,237 1,990,554,141,464
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (5,445,291,825) (356,583,693) (34,822,237) (72,484,832) (1,549,755,834) (7,458,938,421)
Diberikan
Jumlah - Bersih 1,966,412,395,420 7,137,677,100 561,158,450 856,566,669 8,127,405,403 1,983,095,203,043
KPNS Pra THT 705,000,000 - - - - 705,000,000
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (1,502,154) - - - - (1,502,154)
Diberikan
Jumlah - Bersih 703,497,846 - - - - 703,497,846
KSU Untuk Tokoh Lembaga 23,865,586,837 336,250,841 - - 209,381,311 24,411,218,989
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (47,466,847) (14,820,805) - - (138,230,402) (200,518,054)
Diberikan
Jumlah - Bersih 23,818,119,990 321,430,036 - - 71,150,909 24,210,700,935
KMK Kredit Usaha Pegawai - - - - 76,337,407 76,337,407
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (8,095,222) (8,095,222)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 68,242,185 68,242,185
KI Agunan Deposito 781,309,512 - - - - 781,309,512
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (20,336,207) - - - - (20,336,207)
Diberikan
Jumlah - Bersih 760,973,305 - - - - 760,973,305
KI Kredit Mitra Pegawai 180,825,408,007 1,076,521,836 - - 1,106,339,513 183,008,269,356
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (981,226,464) (18,287,440) - - (49,804,732) (1,049,318,636)
Diberikan
Jumlah - Bersih 179,844,181,543 1,058,234,396 - - 1,056,534,781 181,958,950,720
KPR Sejahtera FLPP 24,538,329,845 - - - - 24,538,329,845
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (52,327,916) - - - - (52,327,916)
Diberikan
Jumlah - Bersih 24,486,001,929 - - - - 24,486,001,929
KMK Kredit Mitra Pegawai 113,033,653,446 249,863,127 - 179,475,835 1,358,533,909 114,821,526,317
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (409,351,354) (7,814,641) - (15,186,797) (174,649,390) (607,002,182)
Diberikan
Jumlah - Bersih 112,624,302,092 242,048,486 - 164,289,038 1,183,884,519 114,214,524,135
KMK Pinjaman Berjangka - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
40
Page 45
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dalam Rupiah)
d. Menurut jenis kredit (lanjutan)
31 Desember 2022
(Audited)
Dalam
Lancar Perhatian Kurang Diragukan Macet Jumlah
Khusus Lancar
KMK Standby Loan Kontraktor - - - - 1,089,224,509 1,089,224,509
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - (388,221,983) (388,221,983)
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - 701,002,526 701,002,526
KI Lembaga Agama - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KSU THL - - - - - -
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai - - - - - -
Diberikan
Jumlah - Bersih - - - - - -
KPBS Pra Purnabakti 14,408,005,721 - - - - 14,408,005,721
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (32,462,553) - - - - (32,462,553)
Diberikan
Jumlah - Bersih 14,375,543,168 - - - - 14,375,543,168
KUR Super Mikro Investasi 317,154,091 17,239,157 - 7,027,389 1,773,943 343,194,580
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (15,196,520) (3,804,775) - (2,077,157) (679,985) (21,758,437)
Diberikan
Jumlah - Bersih 301,957,571 13,434,382 - 4,950,232 1,093,958 321,436,143
KUR Super Mikro Modal Kerja 830,599,209 - - 9,160,918 1,501,668 841,261,795
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (39,798,371) - - (2,463,651) (575,617) (42,837,639)
Diberikan
Jumlah - Bersih 790,800,838 - - 6,697,267 926,051 798,424,156
KK PPPK 141,564,323,557 - - - - 141,564,323,557
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (277,720,113) - - - - (277,720,113)
Diberikan
Jumlah - Bersih 141,286,603,444 - - - - 141,286,603,444
KI - Linkage Angsuran 5,000,000,000 - - - - 5,000,000,000
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (4,127,736) - - - - (4,127,736)
Diberikan
Jumlah - Bersih 4,995,872,264 - - - - 4,995,872,264
Jumlah Kredit Diberikan 13,065,682,822,257 43,792,179,527 3,724,004,909 7,381,046,180 380,979,767,043 13,501,559,819,916
Jumlah Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (74,809,388,929) (5,319,855,414) (380,731,058) (1,149,466,736) (184,713,405,164) (266,372,847,301)
Jumlah Kredit Yang
Diberikan - Bersih 12,990,873,433,328 38,472,324,113 3,343,273,851 6,231,579,444 196,266,361,879 13,235,186,972,615
41
Page 46
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (Lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
d. Menurut Jangka Waktu
Berdasarkan sisa umur jatuh tempo
Kurang dari 1 tahun 550,806,397,974 482,378,019,691
1 tahun hingga 2 tahun 430,544,275,137 551,046,588,707
2 tahun hingga 5 tahun 1,658,961,323,312 1,587,155,343,833
Lebih dari 5 tahun 11,384,880,778,397 10,880,979,867,684
Jumlah 14,025,192,774,820 13,501,559,819,916
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (249,789,117,903) (266,372,847,301)
Jumlah Kredit Yang Diberikan 13,775,403,656,917 13,235,186,972,615
Berdasarkan Perjanjian
Kurang dari 1 tahun 312,655,355,327 324,122,569,192
1 tahun hingga 2 tahun 46,308,535,352 48,178,934,435
2 tahun hingga 5 tahun 976,102,859,298 954,736,598,156
Lebih dari 5 tahun 12,690,126,024,844 12,174,521,718,133
Jumlah 14,025,192,774,820 13,501,559,819,916
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (249,789,117,903) (266,372,847,301)
Jumlah Kredit Yang Diberikan 13,775,403,656,917 13,235,186,972,615
Sesuai dengan Surat Bank Indonesia No. 22/1/Dsta/Srt/B Tanggal 03 Januari 2020 Perihal Penyesuaian Tata Cara Pengisian Laporan Bulanan Bank
Umum dan Integrasi Pelaporan BI-Anatsena terkait implementasi PSAK 71 dan PSAK 73, dan Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S17/PB.11/2020
Tanggal 14 Februari 2020 Hal Perlakuan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Dalam Perhitungan ATMR Risiko Kredit sesuai PSAK 71,
maka:
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Tata Cara Pengisian sesuai
Secara Individual Diisi dengan CKPN atas aset kurang baik (stage 2) dan CKPN atas aset tidak baik
(stage 3) sesuai kriteria PSAK 71
Secara Kolektif Diisi dengan CKPN atas aset baik (stage 1) dan sesuai kriteria PSAK 71.
Kolektibilitas Lancar Dalam Perhatian Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet
Bucket Rating 1, Rating 2 Rating 3, Rating 4 Rating 5 Rating 6, Rating 7 Rating 8
Rating 1: 0 Hari
Rating 3: 31 - 60 Hari; Rating 6: 121 - 150 Hari;
DPD Rating 2: 1 - 30 Rating 5: 91 - 120 Hari Rating 8: > 180 Hari
Rating 4: 61 - 90 Hari Rating 7: 151 - 180 Hari
Hari;
Staging Stage 1 Stage 2 Stage 3
CKPN LBU Kolektif Individual
Kredit yang diberikan dijamin dengan deposito, agunan yang diikat dengan hak tanggungan, surat kuasa untuk hipotik, atau menjual atau jaminan
jaminan yang lain yang umumnya diterima bank.
Perhitungan rasio kredit non perfoming terdiri dari kredit dengan kolektibilitas (kurang lancar, diragukan dan macet) adalah :
NPL - Gross
Jumlah 394,165,814,028 392,084,818,132
Persentase 2.81% 2.90%
NPL - Netto
Jumlah 217,325,694,330 205,841,215,174
Persentase 1.55% 1.52%
Berdasarkan pada peraturan Bank Indonesia No. 3/PBI/2001 tanggal 26 Desember 2001, rasio untuk kredit non - performing adalah setinggi-tingginya 5
% dari jumlah kredit yang diberikan oleh Bank.
Bank telah membentuk tim dari Department Special Asset Management (SAM) menangani kredit bermasalah melalui SK Direksi.
42
Page 47
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (Lanjutan)
Dalam upaya penanganan kredit bermasalah Bank senantiasa menjaga dan memelihara kualitas kredit serta meminimalisir resiko kredit. Untuk itu
bank melakukan upaya penyelamatan dan penyelesaian terhadap kredit-kredit bermasalah yang mencakup penagihan, restrukturisasi kredit,
pengalihan debitur atau kompensasi, pencairan agunan, pengajuan klaim kepada perusahaan asuransi kredit, penyerahan pengurusan kredit kepada
PUPN/BUPLN atau Pengadilan Negeri, hapus buku kredit dan atau cara-cara lain yang dapat ditempuh berdasarkan ketentuan perundang-undangan
yang berlaku.
12. PENYERTAAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
Penyertaan saham pada :
PT. BPR Prisma Dana 977,500,000 977,500,000
Harga perolehan 977,500,000 977,500,000
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (9,247,150) (9,247,150)
.
Jumlah Penyertaan - Bersih 968,252,850 968,252,850
Berdasarkan Akta No. 01 Tanggal 01 Desember 2022 yang dibuat dihadapan Kristianto Naftali Poae, SH., M.Kn, notaris di Manado, Perusahaan
melakukan tambahan setoran modal dari pajak deviden tahun buku 2022 dan hibah saham kepemilikan Tn. Jopie Henrikus Lumintang kepada Ny.
Astrid Marcella Lumintang dan Tn. Gerald Fredrik Maynard Lumintang masing-masing sebesar 2.000 lembar saham, sehingga susunan kepemilikan
saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022 sebagai berikut:
Jumlah Persentase
Nama Pemegang Saham Jumlah (Rp)
Saham Kepemilikan
Tn. Jopie Henrikus Lumintang 47,289 81.92% 23,644,500,000
Ny. Dorothea Samola 3,211 5.56% 1,605,500,000
Ny. Astrid Marcella Lumintang 2,000 3.46% 1,000,000,000
Tn. Gerald Fredrik Maynard Lumintang 2,000 3.46% 1,000,000,000
PT. BPD Sulawesi Utara Gorontalo 1,955 3.39% 977,500,000
Koperasi Serba Usaha Prisma 654 1.13% 327,000,000
Koperasi Unit Daerah Ayamen 186 0.32% 93,000,000
Koperasi Unit Daerah Kami Uman 186 0.32% 93,000,000
Tn. Johanis Untu 173 0.30% 86,500,000
Tn. H. Hanafi Sako 70 0.12% 35,000,000
Jumlah 57,724 100% 28,862,000,000
Sehubungan dengan adanya persetujuan penambahan modal ditempatkan dan disetor tersebut, PT Bank SulutGo tidak melakukan penambahan atas
kepemilikan saham pada PT BPR Prisma Dana sehingga mengakibatkan kepemilikan saham di perseroan ini terdelusi dari persentase kepemilikan
saham sebesar 7,59% menjadi sebesar 3,46%. PT Bank SulutGo menyatakan setuju dan tidak keberatan dengan adanya setoran tambahan tersebut.
Berdasarkan tindakan tersebut penyertaan pada PT BPR Prisma Dana tidak lagi menggunakan metode ekuitas tetapi menggunakan metode biaya
karena penyertaan yang dimiliki untuk dijual dalam jangka pendek.
Sehubungan dengan membaiknya kondisi/kinerja PT. BPR Prisma Dana, Bank melakukan perbaikan kualitas Penyertaan dari Kualitas ”5” menjadi
Kualitas ”1” dengan pertimbangan sebagai berikut:
a. Pada Tanggal 15 Maret 2019, PT. BPR Prisma Dana melakukan pembagian deviden atas kinerja tahun 2018 senilai Rp. 87.167.298
b. Pada Tanggal 05 April 2019, PT. BPR Prisma Dana melakukan pembagian deviden atas kinerja tahun 2012 senilai Rp. 123.223.390,-
Deviden tersebut sempat ditahan oleh PT. Prisma Dana atas permintaan Bank Indonesia saat itu karena kondisi penurunan CAR PT. BPR
Prisma Dana.
c. Pada tanggal 13 Februari 2020, PT. BPR Prisma Dana melakukan pembagian deviden atas kinerja tahun 2019 senilai Rp. 498.010.412,-
d. Pada tanggal 23 April 2021, PT. BPR Prisma Dana melakukan pembagian deviden atas kinerja tahun 2020 senilai Rp. 844.997.504,-
e. Pada tanggal 26 April 2022, PT. BPR Prisma Dana melakukan pembagian deviden atas kinerja tahun 2021 senilai Rp. 292.272.741,-
f. Pada tanggal 11 Mei 2023, PT. BPR Prisma Dana melakukan pembagian deviden atas kinerja tahun 2022 senilai Rp. 362.624.955,-
43
Page 48
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
13. ASET TETAP, INVENTARIS, ASET LEASE DAN AKTIVA DALAM PENYELESAIAN
Akun ini terdiri dari :
30 Juni 2023
(Unaudited)
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Revaluasi Reklasifikasi Saldo Akhir
Harga perolehan
Hak atas tanah 183,847,366,298 - - - - 183,847,366,298
Bangunan 74,473,547,400 - - - 4,068,077,000 78,541,624,400
Kendaraan 3,549,791,688 48,220,000 16,300,000 - - 3,581,711,688
Mesin kantor 48,636,686,296 45,080,000 141,588,678 - - 48,540,177,618
Perabot kantor 14,553,371,506 173,946,000 - - 3,833,617,641 18,560,935,147
Inventaris lainnya 41,287,460,308 118,616,880 - - 2,452,779,500 43,858,856,688
Hardware komputer 70,905,796,015 604,840,620 - - 1,239,592,250 72,750,228,885
Software/Peranti Lunak - 307,749,720 - 2,691,674,520 2,999,424,240
Aset Lease 96,900,882,860 - 2,225,331,665 - - 94,675,551,195
Aset dalam penyelesaian 121,713,891,410 69,642,048,830 - - (14,285,740,911) 177,070,199,329
Jumlah 655,868,793,781 70,940,502,050 2,383,220,343 - - 724,426,075,488
Akumulasi penyusutan
Bangunan 4,052,387,996 1,870,561,164 - - - 5,922,949,160
Kendaraan 3,210,738,350 108,184,752 16,300,000 - - 3,302,623,102
Mesin kantor 45,558,497,565 838,932,791 181,256,677 - - 46,216,173,679
Perabot kantor 12,588,021,165 1,050,897,933 123,825,000 - - 13,515,094,098
Inventaris lainnya 33,299,404,678 2,186,467,715 333,333,899 - - 35,152,538,495
Hardware komputer 60,069,050,222 3,149,310,422 158,628,994 - - 63,059,731,650
Software/Peranti Lunak - 678,144,502 - - - 678,144,502
Aset Lease 50,738,699,129 16,931,155,665 14,287,235,336 - - 53,382,619,458
Jumlah 209,516,799,105 26,813,654,944 15,100,579,906 - - 221,229,874,143
Nilai buku 446,351,994,676 503,196,201,345
31 Desember 2022
(Audited)
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Koreksi Reklasifikasi Saldo Akhir
Harga perolehan
Hak atas tanah 183,847,366,298 - - - - 183,847,366,298
Bangunan 67,973,626,400 6,511,081,000 11,160,000 - - 74,473,547,400
Kendaraan 3,669,217,188 37,695,000 157,120,500 - - 3,549,791,688
Mesin kantor 48,342,120,936 294,565,360 - - - 48,636,686,296
Perabot kantor/rumah dinas 14,143,345,056 410,026,450 - - - 14,553,371,506
Inventaris lainnya 38,907,477,981 2,379,982,327 - - - 41,287,460,308
Hardware komputer 64,977,917,681 5,927,878,334 - - - 70,905,796,015
Aset Lease 89,413,637,972 11,381,023,922 3,893,779,034 - - 96,900,882,860
Aset dalam penyelesaian 26,935,749,200 94,778,142,210 - - - 121,713,891,410
Jumlah 538,210,458,712 121,720,394,603 4,062,059,534 - - 655,868,793,781
Akumulasi penyusutan
Bangunan 631,675,699 3,421,037,840 325,544 - - 4,052,387,996
Kendaraan 3,192,019,830 289,775,049 271,056,529 - - 3,210,738,350
Mesin kantor 44,417,162,360 1,564,184,685 422,849,480 - - 45,558,497,565
Perabot kantor/rumah dinas 11,320,110,906 1,458,988,479 191,078,220 - - 12,588,021,165
Inventaris lainnya 29,808,414,033 4,380,673,354 889,682,710 - - 33,299,404,678
Hardware komputer 54,042,787,994 6,794,056,160 767,793,931 - - 60,069,050,222
Aset Lease 41,820,540,275 32,948,916,679 24,030,757,826 - - 50,738,699,129
Jumlah 185,232,711,098 50,857,632,247 26,573,544,240 - - 209,516,799,105
Nilai buku 352,977,747,614 446,351,994,676
44
Page 49
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
13. ASET TETAP, INVENTARIS, ASET LEASE DAN AKTIVA DALAM PENYELESAIAN (Lanjutan)
Bank membukukan hasil revaluasi tanah dan bangunan atas seluruh kepemilikan tanah dan bangunan sesuai dengan hasil KJPP Dasa'at, Yudistira &
Rekan pada tanggal 21 Desember 2021 dari hasil penilaiaan perusahaan mendapatkan keuntungan atas revaluasi aset tetap tersebut sebesar Rp
27.310.760.350,-.
Bank membukukan hasil revaluasi tanah dan bangunan yang berada di Kantor Cabang Kotamobagu, sesuai dengan hasil KJPP Teguh Hermawan Yusuf
& Rekan pada laporan nomor file 01713/2.0009-00/PI/07/0020/1/IV/2020 pada tanggal 22 April 2020 dengan nomor STTD 037/NB.122/STTD-P/2017,
yang ditandatangani oleh Teguh Hermawan SE, M.Ec., Dev., MAPPI (Cert), Tanggal efektif revaluasi adalah 5 Februari 2020, dimana pendekatan nilai
yang digunakan adalah pendekatan pasar (Market Approach) dan penilaiaan biaya (Cost Approach), dimana dalam penilaiaan telah memenuhi
kesesuaian dengan peraturan No. VIII.C.4, dampak penilaiaan mendapatkan keuntungan atas revaluasi aset tetap tersebut sebesar Rp
4.834.893.000,-.
Bank membukukan hasil revaluasi tanah dan bangunan atas seluruh kepemilikan tanah dan bangunan, sesuai dengan hasil KJPP Dasa'at, Yudistira &
Rekan pada laporan nomor file 00293/2.0041-04/PI/07/0584/1/XII/2021 pada tanggal 21 Desember 2021, yang ditandatangani oleh Suhada ST, M.Ec.,
Dev., MAPPI (Cert), Tanggal efektif revaluasi adalah 21 Desember 2020, dimana pendekatan nilai yang digunakan adalah pendekatan pasar (Market
Approach) dan penilaiaan biaya (Cost Approach), dimana dalam penilaiaan telah memenuhi kesesuaian dengan peraturan No. VIII.C.4, dampak
penilaiaan mendapatkan keuntungan atas revaluasi aset tetap tersebut sebesar Rp 28.528.302.151,-.
Sesuai dengan SK Direksi PT Bank Sulut No.078/SK-UMM/DIR/XI/2012 tentang panitia penghapusan dan pelelangan inventaris PT Bank Sulut tahun
2012 memutuskan:
1. Membentuk panitia penghapusan dan pelelangan inventaris milik PT Bank Sulut dengan susunan dan personalia sebagaimana disebut dalam
lampiran.
2. Tugas panitia adalah meneliti administrasi daftar inventaris dan pembukuannya, membuat berita acara atas jurnal pembukuan inventaris yang
dihapus buku, lelang dan dimusnahkan, memeriksa dan menilai kembali aset, melakukan penyetoran atas hasil lelang ke rekening PT Bank Sulut,
menyampaikan laporan hasil penghapusbukuan dan hasil pelelangan kepada Direksi.
3. Dalam melaksanakan tugasnya, panitia penghapusan dan pelelangan bertanggung jawab kepada Direksi.
4. Tempat pelaksanaan lelang akan dilaksanakan di kantor dimana inventaris tersebut berada.
5. Segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya keputusan Direksi ini dibebankan pada anggaran pendapatan dan biaya PT Bank Sulut.
6. Keputusan direksi ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan, jika terdapat kekeliruan akan diadakan perubahan sebagaimana
mestinya.
Berikut adalah informasi pokok lainnya sehubungan dengan aset tetap pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
1. Tidak terdapat hambatan dalam kelanjutan penyelesaian aset, rugi penurunan nilai aset yang di akui dalam laba rugi dan ekuitas, aset tetap yang
tidak digunakan sementara, dihentikan dari penggunaan aktif dan diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, perubahan estimasi masa guna
dan/atau metode penyusutan menurut jenis aset tetap, kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai, dan aset tetap yang menjadi jaminan
2. Bank tidak memiliki aset yang dikapitalisasi dengan biaya pinjaman yang memenuhi kriteria kualifikasian, jumlah biaya selama periode tahun
berjalan, dan tarif untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
3. Bank masih menggunakan aset tetap yang sudah disusutkan penuh untuk menunjang operasional.
4. Bank memliki komitmen kontraktual dalam perolehan aset tetap.
5. Bank melakukan revaluasi aset tetap.
6. Tidak ada aset yang berasal dari hibah.
7. Tidak ada aset tetap yang tidak dipakai sementara dan dijaminkan oleh Bank.
8. Tidak memiliki aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
Tidak terdapat aset tetap yang dijaminkan oleh Bank pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
14. ASET PAJAK TANGGUHAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Saldo Aset Pajak Tangguhan 26,900,611,980 26,900,611,980
15. ASET LAIN-LAIN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
Bunga yang masih harus diterima :
Bunga Kredit 78,830,901,319 80,519,556,934
Bunga Antar Bank - -
Bunga Surat Berharga 3,940,890,776 5,989,229,544
Bunga Atas Tagihan Surat Berharga Janji Dijual Kembali (ReverseRepo) 19,743,786,994 677,549,763
Biaya dibayar dimuka :
Sewa Dibayar Dimuka & Biaya Lainnya Dibayar Dimuka 93,807,076,374 12,319,713,212
Uang Muka PPH Pasal 25 31,202,711,591 -
45
Page 50
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
15. ASET LAIN-LAIN (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Lain-lain :
Agunan Yang Diambil Alih - -
PPA Non Produktif -/- - -
Persediaan barang cetakan dan Persediaan Perlengkapan Kantor 7,836,193,665 8,014,457,289
Piutang Manfaat Pensiun Pengurus Bank - -
Kecurangan Internal Dalam Penyelesaian - -
Aset terbengkalai - -
Lain-lain 24,648,626,885 2,803,564,415
Jumlah Aset Lain-Lain 260,010,187,603.60 110,324,071,156.90
16. LIABILITAS SEGERA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
Titipan lainnya 157,350,033,945 134,957,458,675
Bunga yang masih harus dibayar 26,471,999,133 29,613,244,863
Bonus dan kesejahteraan karyawan 14,510,511,762 11,438,342,578
Liabilitas dalam rangka capital lease 33,499,684,760 33,962,644,645
Lain-lain 15,773,161,555 8,743,878,885
Jumlah Liabilitas Segera 247,605,391,155 218,715,569,647
Titipan Lainnya diantaranya digunakan untuk pembayaran pajak, listrik, dan telepon yang dilakukan oleh pihak ketiga melalui bank serta dana pihak
ketiga berupa deposito yang sudah jatuh tempo
17. SIMPANAN NASABAH
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Giro 2,500,511,554,253 2,521,620,917,519
Tabungan 2,620,008,223,086 2,534,144,471,067
Deposito :
- Deposito 10,856,616,858,684 11,132,527,568,454
- Deposito on call - -
Jumlah Simpanan Nasabah 15,977,136,636,023 16,188,292,957,040
Tingkat suku bunga rata-rata simpanan nasabah adalah sebagai berikut :
Giro 0% - 2.25% 0% - 2.25%
Tabungan 0% - 6.00% 0% - 3.50%
Deposito :
- Deposito 3.00% - 6.75% 3.00% - 7.25%
- Deposito on call - -
Rincian Deposito Berjangka berdasarkan jangka waktu adalah sebagai berikut :
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
1 bulan 1,622,186,605,068 2,334,904,974,266
3 bulan 3,469,550,195,500 3,963,235,568,500
6 bulan 2,659,051,461,600 2,384,588,761,600
12 bulan 3,105,828,596,516 2,449,798,264,088
10,856,616,858,684 11,132,527,568,454
46
Page 51
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
18. SIMPANAN DARI BANK LAIN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Giro 5,238,663,190 5,893,488,392
Tabungan 59,828,103,779 98,748,921,880
Deposito :
- Deposito 25,100,000,000 18,950,000,000
- Deposito on Call - -
Interbank Call Money - 350,000,000,000
Jumlah Simpanan Dari Bank Lain 90,166,766,969 473,592,410,272
47
18. SIMPANAN DARI BANK LAIN (Lanjutan)
Tingkat suku bunga rata-rata simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut :
Giro 0% - 2.25% 0% - 2.25%
Tabungan 0% - 3.50% 0% - 3.50%
Deposito berjangka
- Deposito 2.75 - 4.75% 2.75 - 4.5%
- Deposito on Call - -
- Interbank Call Money - 5.35 - 5.95%
19. KEWAJIBAN REPO
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
Kewajiban Repo Kepada Bank Indonesia - -
Jumlah Kewajiban Repo - -
20 SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri atas :
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I PT. Bank SulutGo 750,000,000,000 750,000,000,000
Biaya emisi obligasi ditangguhkan (2,888,708,487) (3,344,820,357)
Jumlah Surat Berharga Yang Diterbitkan 747,111,291,513 746,655,179,643
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Bank Sulut yang diadakan tanggal 23 Oktober 2009 yang diaktakan dengan akta
No. 146 tanggal 30 Oktober 2009 oleh M.S.E Pangemanan, SH. notaris di Manado. Para pemegang saham menyetujui dan mensahkan kenaikan total
nilai emisi Obligasi Bank Sulut IV menjadi sebesar Rp. 500.000.000.000 dengan rincian Obligasi Bank Sulut IV dengan jumlah sebanyak-
banyaknya Rp. 450.000.000.000 dengan jangka waktu paling lama lima tahun dan Obligasi Subordinasi Bank Sulut I dengan jumlah
Rp. 50.000.000.000 dengan jangka waktu paling lama sepuluh tahun. Obligasi ini telah dinyatakan efektif oleh Badan Pengawas Pasar Modal
(BAPEPAM-LK) sesuai dengan surat S-2825/BL/2010 tanggal 30 Maret 2010. Dari jumlah obligasi yang di tawarkan, obligasi yang telah terjual
sebesar Rp. 400.000.000.000 terdiri dari Obligasi Bank Sulut IV sebesar Rp. 390.000.000.000 dan Obligasi Subordinasi Bank Sulut I sebesar Rp.
10.000.000.000. Harga Obligasi Bank Sulut IV dan Obligasi Subordinasi Bank Sulut I adalah 100% dari nilai nominal obligasi. Bertindak sebagai
wali amanat Obligasi Bank Sulut adalah PT. Bank Negara Indonesia.
Pembayaran bunga obligasi baik untuk Obligasi Bank Sulut IV maupun Obligasi Subordinasi Bank Sulut I dilakukan setiap 3 (tiga) bulan.
Pembayaran bunga pertama dilakukan pada tanggal 9 Juli 2010 dan pembayaran bunga terakhir untuk Obligasi IV adalah pada tanggal 9 April 2015.
Bunga obligasi dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat terhitung sejak tanggal distribusi obligasi secara elektronik (yang juga merupakan
tanggal emisi), dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) hari dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) hari. Bunga tersebut akan
dibayarkan oleh bank kepada pemegang obligasi melalui pemegang rekening KSEI pada tanggal pembayaran bunga yang bersangkutan.
47
Page 52
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
20. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (Lanjutan)
Berdasarkan surat dari PT. Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) No. Ref. 1449/PEF-Dir/XI/2010 tanggal 11 November 2010 hasil pemeringkat
atas Obligasi Bank Sulut IV tahun 2010 adalah idA- (Single A Minus, Stable Outlook).
Berdasarkan surat dari PT. Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) No. Ref. 1448/PEF-Dir/XI/2010 tanggal 11 November 2010 hasil pemeringkat
atas Obligasi Subordinasi Bank Sulut I Tahun 2010 adalah idBBB+ (Triple B Plus; Stable Outlook).
Obligasi Bank Sulut IV dijamin dengan jaminan khusus berupa tagihan yang timbul dari kredit yang diberikan Bank kepada nasabah-nasabah
dengan kategori lancar sesuai dengan peraturan Bank Indonesia, dengan ketentuan bahwa nilai penjaminan yang harus diberikan oleh Bank adalah
sekurang-kurangnya sebesar 125% dari jumlah pokok obligasi yang terhutang oleh Bank kepada Pemegang obligasi. Bank berkewajiban untuk
mempertahankan nilai obyek jaminan fidusia sekurang-kurangnya sebesar 125% dari jumlah pokok obligasi yang terhutang oleh Bank kepada
pemegang obligasi yang berlaku selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari Kalender sejak tanggal Emisi dan Wali Amanat berkewajiban
mendaftarkan akta jaminan fidusia pada kantor Pendaftaran Fidusia Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam waktu
30 (tiga puluh) hari Kalender sejak penandatanganan akta jaminan fidusia.
Obligasi Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan
tidak dimasukkan dalam program Penjaminan Bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau lembaga penjaminan lainnya sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan merupakan kewajiban Perseroan yang disubordinasi, akan tetapi dan dengan tidak
mengurangi ketentuan tersebut dalam Pasal 5.2 dan Pasal 9.4 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi dijamin dengan seluruh harta
kekayaan Bank baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan
ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Pada tanggal 11 September 2013 Perusahaan melakukan buy back atas Obligasi IV bank sulut 2010, hal ini dilakukan karena kondisi pasar saat itu
yang cenderung mengalami koreksi sejak tri-II tahun 2013 sebagai faktor akibat dari laju kondisi perekonomian global maupun nasional dan
berbagai indikator perekonomian seperti inflasi yang berada diluar ekspektasi, disamping itu dollar yang menguat terhadap rupiah. Meskipun
pemerintah saat itu telah mengambil berbagai kebijakan dalam rangka memperbaiki sendi perekonomian salah satunya di bidang moneter dengan
mengintervensi berbagai instrumen pasar, suku bunga, GWM namun belum dapat mendongkrak pasar obligasi dan membawa angin segar bagi para
investor untuk masuk. Penurunan nilai pasar obligasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh Bank Sulut untuk melakukan buy back .
Dari hasil penjelasan tersebut dan hasil analisis manajemen, maka penawaran penjualan Obligasi IV bank sulut senilai Rp 19.000.000.000,- oleh PT
Am Capital securities dapat dipertimbangkan karena menguntungkan bagi Perusahaan dengan kondisi sebagi berikut :
a. Benefit & Cost Ratio untuk buy back dengan price tersebut adalah sebesar 64,647 %.
b. Mekanisme pembelian kembali (buy back ) dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan perjanjian perwaliamanatan (tidak lebih 5 % dari
nominal obligasi).
c. Proses dan mekanisme melibatkan instansi terkait yang berkompeten yakni OJK, WALIAMANAT, BEI dan KSEI.
d. Pembelian kembali dengan maksud untuk disimpan atau dijual kembali.
e. Dilaksanakan sesuai dengan teknis dan mekanisme pasar serta teknis bank yang berlaku.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 137 tanggal 24 Juni 2013 dibuat dihadapan M.S.E. Pangemanan, S.H., Notaris di Manado, para
pemegang saham Bank memutuskan dan menyetujui Penerbitan Obligasi Bank Sulut V sebesar Rp 750.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap
sebesar 11,90%. Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi. Pembayaran bunga
obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Januari 2015, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi adalah
pada tanggal 8 Oktober 2019. Obligasi ini telah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan surat nomor S-419/D.04/2014
tanggal 31 Desember 2014.
Obligasi ini dijamin dengan jaminan khusus berupa tagihan yang timbul dari kredit yang diberikan Perseroan kepada nasabah-nasabah Perseroan
dengan kategori lancar sesuai dengan peraturan Bank Indonesia. Jaminan yang diberikan tersebut adalah sesuai dengan nilai jaminan pada Tanggal
Emisi sekurang-kurangnya sebesar 125% (seratus dua puluh lima persen) dari jumlah Pokok Obligasi (Obyek Fidusia) dan Perseroan dengan ini
berjanji dan mengikatkan diri untuk menandatangani akta Jaminan Fidusia pada tanggal yang akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian
Perwaliamanatan. Perseroan berkewajiban untuk mempertahankan nilai obyek Jaminan Fidusia sekurang-kurangnya sebesar 125% (seratus dua
puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi yang terhutang oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang berlaku terus selama jangka waktu
Obligasi. Apabila nilai Obyek Fidusia kurang dari 125% (seratus dua puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi yang masih terhutang, maka
Perseroan berkewajiban menyetor uang tunai sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat 6.2.18 Perjanjian Perwaliamanatan.
1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan, Perseroan dapat melakukan pembelian kembali (buy back ) untuk sebagian atau seluruh Obligasi sebelum
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Pembelian Kembali (buy back ) dapat dilakukan apabila Perseroan tidak dalam keadaan lalai atas pembayaran
Jumlah Terhutang. Penjelasan lebih lanjut dari Pembelian Kembali (buy back ) dapat dilihat pada Bab XVI Prospektus ini mengenai Keterangan
Tentang Obligasi.
Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, dan untuk memenuhi ketentuan Peraturan Bapepam dan LK No.IX.C.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
No. KEP-42/PM/2000 tanggal 27 Oktober 2000 tentang Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran
Umum dan Peraturan Bapepam dan LK No. IX.C.11 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP 712/BL/2012 tanggal 26 Desember
2012 tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh PT Fitch
Ratings Indonesia (“Fitch”).
Bank telah menerbitkan Obligasi dengan nama "Penawaran Umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan I Bank SulutGo" sebanyak-banyaknya
sebesar Rp. 1.000.000.000.000,- (satu triliun rupiah). Dimana pada Tahap I, Bank telah menerima dana Obligasi sebesar Rp. 750.000.000.000,-
(tujuh ratus lima puluh miliar) rupiah dengan suku bunga 7.80% per tahun.
Seluruh dana yang diperoleh dari Obligasi ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya akan dipergunakan Perseroan untuk ekspansi kredit.
48
Page 53
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
a. Klasifikasi pinjaman yang diterima terdiri dari:
Pinjaman dari Pemerintah (Departemen Keuangan) - -
Pinjaman dari Bank Indonesia - -
Pinjaman dari PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) 500,000,000,000 500,000,000,000
Pinjaman dari Bank Lain yang terdiri dari:
PT. Bank DKI, Tbk - -
Jumlah Pinjaman Yang Diterima 500,000,000,000 500,000,000,000
b. Klasifikasi pinjaman yang diterima berdasarkan maturity dan suku bunga
Tanggal Tanggal Suku Bunga
Bank
Mulai Jatuh Tempo Per Tahun
PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) 19 September 2022 19 September 2025 6.25%
Pinjaman yang diterima tersebut merupakan kerjasama PT. Bank SulutGo dengan PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) yang merupakan
Lembaga Jasa Keuangan yang memiliki tugas membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan, yang salah satu kegiatan
usahanya adalah memberikan Fasilitas Pinjaman kepada lembaga penyalur kredit/pembiayaan sektor perumahan dan pemukiman dengan agunan
berupa hak tagih. Pinjaman yang diterima ini akan dipergunakan dalam rangka pemberian fasilitas pinjaman kredit multiguna konsumtif.
22. PERPAJAKAN
a. Hutang Pajak
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
PPh Pasal 21 12,766,735 10,689,206,424
PPh Pasal 22 - -
PPh Pasal 23 205,697,694 425,544,329
PPh Pasal 29 Tahun 2022 - 8,394,589,334
PPh Pasal 29 Tahun 2023 40,984,708,215 -
PPh Pasal 4 (2) 6,221,642,158 5,321,868,525
PPN 775,569,738 344,945,125
Jumlah Hutang Pajak 48,200,384,540 25,176,153,737
b. Rekonsiliasi fiskal
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif dengan taksiran
penghasilan kena pajak (rugi pajak) untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
49
Page 54
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
22. PERPAJAKAN
b. Rekonsiliasi fiskal (lanjutan)
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Laba sebelum manfaat (beban) pajak 186,294,128,251 162,142,477,404
Perbedaan temporer :
Jasa produksi, kesejahteraan pegawai, dan tantiem - -
Pemulihan penyisihan aset produktif yang tidak
diperkenankan oleh pajak - -
Imbalan pasca kerja - -
Jumlah perbedaan temporer : - -
Perbedaan permanen
Rapat dan pertemuan - -
Pemeliharaan rumah dinas dan kendaraan dinas - -
Sewa rumah dinas - -
Pengobatan - -
Listrik, telepon, dan air - -
Majalah dan surat kabar - -
Representasi dan jamuan - -
Pembinaan pegawai - -
Perayaan, rekreasi, dan olahraga - -
Sumbangan kepada karyawan - -
Sumbangan dan zakat - -
Pajak-pajak (sanksi administrasi, denda, bunga, dll) - -
Penyisihan penurunan nilai aset keuangan - -
Pembayaran uang lainya - -
Non operasional lainnya - -
Biaya promosi - -
Corporate social responsibility - -
Selisih CKPN - PPAP - -
Penyusutan Bangunan Kantor - -
Biaya Operasional Lainnya - -
Koreksi negatif
Penyusutan Bangunan Kantor - -
Selisih CKPN - PPAP - -
Jumlah perbedaan permanen - -
Jumlah koreksi fiskal - -
Laba fiskal 186,294,128,251 162,142,477,404
Laba fiskal (Dibulatkan) -
Taksiran penghasilan kena pajak
22% x Laba Fiskal 40,984,708,215 35,671,345,029
Jumlah taksiran pajak penghasilan 40,984,708,215 35,671,345,029
Pajak dibayar dimuka
PPh Pasal 25 -
PPh Pasal 23 - -
Jumlah taksiran pajak penghasilan 40,984,708,215 35,671,345,029
50
Page 55
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
23. IMBALAN PASCA KERJA
Bank membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 24 ("PSAK No. 24 (Revisi
2013)") sesuai dengan Ketetapan Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021 tanggal 2 Februari 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih
Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja ("PP No. 25/2021") dan Perjanjian Kerja Bersama. Penilaian aktuaria atas
liabilitas imbalan pasti dan imbalan pensiun pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 dihitung oleh PT RAS Aktuaria Consulting dengan No.
526/RAZ-BSG/XI/2022 pada tanggal 16 November 2022 dan No. 132/RAZ-BSG/I/2022 pada tanggal 10 Januari 2022. Jumlah karyawan yang
berhak atas imbalan pasca kerja tersebut pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah 1.771 dan 1.711 orang.
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Saldo Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 118,808,503,979 122,275,509,000
24. LIABILITAS LAINNYA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
Pendapatan diterima dimuka 1,986,872,830 2,062,191,630
Setoran jaminan 397,496,826 487,214,981
Setoran angsuran pinjaman 688,769,178 57,100
Lain-lain 70,163,348,853 60,090,270,923
Jumlah Kewajiban Lainnya 73,236,487,686 62,639,734,633
25. LIABILITAS ESTIMASI
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Akun ini terdiri dari :
ECL atas longgar tarik kredit yang diberikan 960,010,345 2,591,783,095
ECL atas bank garansi 2,504,746,301 2,777,909,509
Jumlah Liabilitas Estimasi 3,464,756,646 5,369,692,604
26. MODAL SAHAM
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Terbatas PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo
(BANK SULUTGO) Nomor : 10 tanggal 09 Februari 2023, Edmund Lodi Mangowal, SH., Mkn, Notaris Kota Manado, seluruh pemegang saham
dengan suara bulat memutuskan :
I. 1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan mengenai jalannya Perseroan selama Tahun Buku 2022.
2. Menyetujui dan mengesahkan tentang Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2023 sampai dengan tahun 2025 termasuk rencana relokasi
Kantor Cabang Jakarta, Pengadaan Lahan Parkir Kantor Pusat BSG, Lahan Parkir Kantor Cabang Tomohon, pembangunan Gedung
Kantor Cabang Melonguane dan pembangunan Gedung Kantor Cabang Kotamobagu.
II. Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2022.
Sehubungan dengan persetujuan Rapat atas Laporan tahunan mengenai jalannya Perseroan selama Tahun Buku 2022, maka rapat:
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hananta Budianto &
Rekan, serta Rapat memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi Perseroan atas semua
tindakan kepengurusan dan pelaksanaan kewenangan oleh Direksi serta Dewa Komisaris Perseroan atas semua tindakan pengawasannya
selama Tahun Buku 2022.
2. Menyetujui penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2022 sebesar Rp. 241.402.070.648,- sebagai berikut
a. Sejumlah 80,00% dari laba bersih perseroan atau sebesar Rp. 193.121.656.518,- dibagikan kepada Pemegang Saham sebagai deviden
secara proporsional berdasarkan share saham per 31-12-2022, dengan rincian sebagai berikut:
- Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara, sebesar Rp. 70.817.711.445,- (tujuh puluh miliar delapan ratus tujuh belas juta tujuh ratus sebelas
ribu empat ratus empat puluh lima rupiah);
51
Page 56
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
26. MODAL SAHAM (Lanjutan)
- PT. Mega Corpora, sebesar Rp. 45.383.589.282 (empat puluh lima miliar tiga ratus delapan puluh tiga juta lima ratus delapan puluh
sembilan ribu dua ratus delapan puluh dua rupiah) dan kompensasi DSM sebesar Rp. 74.834.385,- (tujuh puluh empat juta delapan ratus
tiga puluh empat ribu tiga ratus delapan puluh lima rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Boalemo, sebesar Rp. 8.478.040.721,- (delapan miliar empat ratus tujuh puluh delapan juta empat puluh ribu
tujuh ratus dua puluh satu rupiah);
- Pemerintah Propinsi Gorontalo, sebesar Rp. 10.969.310.090,- (sepuluh miliar sembilan ratus enam puluh sembilan juta tiga ratus
sepuluh ribu sembilan puluh rupiah) dan kompensasi DSM sebesar Rp. 43.015.788 (empat puluh tiga juta lima belas ribu tujuh ratus
delapan puluh delapan rupiah);
- Koperasi Karyawan Bank Sulut, sebesar Rp. 7.338.622.946,- (tujuh miliar tiga ratus tiga puluh delapan juta enam ratus dua puluh dua
ribu sembilan ratus empat puluh enam rupiah) dan kompensasi DSM sebesar Rp. 690.868.765,- (enam ratus sembilan puluh juta delapan
ratus enam puluh delapan ribu tujuh ratus enam puluh lima rupiah);
- Pemerintah Kota Gorontalo, sebesar Rp. 5.986.771.352,- (lima miliar sembilan ratus delapan puluh enam juta tujuh ratus tujuh puluh
satu ribu tiga ratus lima puluh dua rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Minahasa, sebesar Rp. 4.828.041.413,- (empat miliar delapan ratus dua puluh delapan juta empat puluh satu ribu
empat ratus tiga belas rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Gorontalo, sebesar Rp. 4.538.358.928,- (empat miliar lima ratus tiga puluh delapan juta tiga ratus lima puluh
delapan ribu sembilan ratus dua puluh delapan rupiah);
- Pemerintah Kota Manado, sebesar Rp. 4.403.173.769,- (empat miliar empat ratus tiga juta seratus tujuh puluh tiga ribu tujuh ratus enam
puluh sembilan rupiah) dan kompensasi DSM sebesar Rp. 567.431.697,- (lima ratus enam puluh tujuh juta empat ratus tiga puluh satu
ribu enam ratus sembilan puluh tujuh rupiah);
- Pemerintah Kota Bitung, sebesar Rp. 4.190.739.946,- (empat miliar seratus sembilan puluh juta tujuh ratus tiga puluh sembilan ribu
sembilan ratus empat puluh enam rupiah) dan kompensasi DSM sebesar Rp. 1.442.622 (satu juta empat ratus empat puluh dua ribu
enam ratus dua puluh dua rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, sebesar Rp. 3.997.618.290,- (tiga miliar sembilan ratus sembilan puluh tujuh juta enam ratus
delapan belas ribu dua ratus sembilan puluh rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Pohuwato, sebesar Rp. 3.244.443.830,- (tiga miliar dua ratus empat puluh empat juta empat ratus empat puluh
tiga ribu delapan ratus tiga puluh rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, sebesar Rp. 2.800.264.020,- (dua miliar delapan ratus juta dua ratus enam puluh empat
ribu dua puluh rupiah) dan kompensasi DSM sebesar Rp. 3.600.557 (tiga juta enam ratus ribu lima ratus lima puluh tujuh rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, sebesar Rp. 2.298.147.713,- (dua miliar dua ratus sembilan puluh delapan juta seratus empat
puluh tujuh ribu tujuh ratus tiga belas rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebesar Rp. 2.085.713.890,- (dua miliar delapan puluh lima juta tujuh ratus tiga belas ribu
delapan ratus sembilan puluh rupiah);
- Pemerintah Kota Tomohon, sebesar Rp. 2.259.523.381,- (dua miliar dua ratus lima puluh sembilan juta lima ratus dua puluh tiga ribu
tiga ratus delapan puluh satu rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, sebesar Rp. 1.409.788.093,- (satu miliar empat ratus sembilan juta tujuh ratus
delapan puluh delapan ribu sembilan puluh tiga rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, sebesar Rp. 1.351.851.596,- (satu miliar tiga ratus lima puluh satu juta delapan ratus lima
puluh satu ribu lima ratus sembilan puluh enam rupiah);
- Pemerintah Kota Kotamobagu, sebesar Rp. 1.796.031.406,- (satu miliar tujuh ratus sebilan puluh enam juta tiga puluh satu ribu empat
ratus enam rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, sebesar Rp. 1.062.169.111,- (satu miliar enam puluh dua juta seratus enam puluh
sembilan ribu seratus sebelas rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, sebesar Rp. 888.359.620,- (delapan ratus delapan puluh delapan juta tiga ratus lima puluh
sembilan ribu enam ratus dua puluh rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, sebesar Rp. 1.004.232.614,- (satu miliar empat juta dua ratus tiga puluh dua ribu enam ratus
empat belas rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, sebesar Rp. 811.110.957,- (delapan ratus sebelas juta seratus sepuluh ribu sembilan ratus lima
puluh tujuh rupiah) dan kompensasi DSM sebesar Rp. 961.748,- (sembilan ratus enam puluh satu ribu tujuh ratus empat puluh delapan
rupiah) ;
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, sebesar Rp. 656.613.632,- (enam ratus lima puluh enam juta enam ratus tiga belas ribu enam
ratus tiga puluh dua rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, sebesar Rp. 521.428.473,- (lima ratus dua puluh satu juta empat ratus dua puluh
delapan ribu empat ratus tujuh puluh tiga rupiah) dan kompensasi DSM sebesar Rp. 11.540.982,- (sebelas juta lima ratus empat puluh
ribu sembilan ratus delapan puluh dua rupiah) ;
b. Sejumlah 20 % dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar Rp. 48.280.414.130,- (empat puluh delapan miliar dua ratus delapan puluh juta
empat ratus empat belas ribu seratus tiga puluh rupiah) digunakan sebagai berikut:
52
Page 57
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
26. MODAL SAHAM (Lanjutan)
- Sebesar Rp. 8.000.000.000,- (delapan miliar rupiah) digunakan sebagai tambahan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Perseroan tahun 2023;
- Sebesar Rp. 1.393.702.544,- (satu miliar tiga ratus sembilan puluh tiga juta tujuh ratus dua ribu lima ratus empat puluh empat rupiah)
digunakan untuk membayar kompensasi Dana Setoran Modal sampai dengan tanggal 31-12-2022;
- Sisanya sebesar Rp. 38.886.711.586,- (tiga puluh delapan miliar delapan ratus delapan puluh enam juta tujuh ratus sebelas ribu lima
ratus delapan puluh enam rupiah) digunakan untuk menambah Cadangan Perseroan;
3. Pemberian Jasa Produksi, Kesejahteraan Pegawai, dan Tantiem sebagai berikut:
a. Menyetujui pemberian Jasa Produksi dan insentif Kesejahteraan Pegawai dalam jumlah keseluruhan sebesar 25%, yang terdiri dari Jasa
Produksi sebesar 10% dan insentif Kesejahteraan Pegawai perseroan sebesar 15% dihitung dari laba bersih perseroan Tahun Buku
2022;
b. Menyetujui pemberian Tantiem kepada Anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan dalam jumlah keseluruhan sebesar 11% dari
laba bersih perseroan tahun buku 2022;
c. Jasa produksi, insentif kesejahteraan pegawai, dan tantiem dibebankan pada tahun buku 2023;
d. Perhitungan Jasa Produksi dan insentif Kesejahteran Pegawai, bonus untuk pegawai bagi masing-masing yang berhak dan
pembayarannya dilakukan oleh Direksi, sedangkan Tantiem bagi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi ditentukan bersama Dewan
Komisaris dan Direksi;
III. Menyetujui dan menetapkan total Dana Tanggung Jawab Sosial dan Keuangan Berkelanjutan di tahun 2023 sebesar Rp. 40.000.000.000,-
(empat puluh miliar rupiah). Dari jumlah tersebut sebesar Rp. 8.000.000.000,- (delapan miliar rupiah) disisihkan dari laba bersih Tahun
Buku 2022, dan sebesar Rp. 32.000.000.000,- (tiga puluh dua miliar rupiah) dibebankan pada Laba Operasional Tahun 2023, dengan rincian:
1. Sebesar Rp. 38.000.000.000,- (tiga puluh delapan miliar rupiah) dibagikan kepada seluruh pemegang saham dengan metode pembagian
secara proporsional berdasarkan share saham terakhir, dengan rincian sebagai berikut:
- Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara, sebesar Rp. 13.635.000.000,- (tiga belas miliar enam ratus tiga puluh lima juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Boalemo, sebesar Rp. 1.451.000.000,- (satu miliar empat ratus lima puluh satu juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Minahasa, sebesar Rp. 827.000.000,- (delapan ratus dua puluh tujuh juta rupiah);
- Pemerintah Propinsi Gorontalo, sebesar Rp. 2.199.000.000,- (dua miliar seratus sembilan puluh sembilan juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Gorontalo, sebesar Rp. 779.000.000,- (tujuh ratus tujuh puluh sembilan juta rupah);
- Pemerintah Kota Manado, sebesar Rp. 994.000.000,- (sembilan ratus sembilan puluh empat juta rupiah);
- Pemerintah Kota Bitung, sebesar Rp. 747.000.000,- (tujuh ratus empat puluh tujuh juta rupiah);
- Pemerintah Kota Gorontalo, sebesar Rp. 1.025.000.000,- (satu miliar dua puluh lima juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, sebesar Rp. 684.000.000,- (enam ratus delapan puluh empat juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Pohuwato, sebesar Rp. 556.000.000,- (lima ratus lima puluh enam juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, sebesar Rp. 706.000.000,- (tujuh ratus enam juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebesar Rp. 357.000.000,- (tiga ratus lima puluh tujuh juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, sebesar Rp. 392.000.000,- (tiga ratus sembilan puluh dua juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, sebesar Rp. 241.000.000,- (dua ratus empat puluh satu juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, sebesar Rp. 232.000.000,-(dua ratus tiga puluh dua juta rupiah);
- Pemerintah Kota Kotamobagu, sebesar Rp. 309.000.000,-(tiga ratus sembilan juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, sebesar Rp. 182.000.000,- (seratus delapan puluh dua juta rupiah);
- Pemerintah Kota Tomohon, sebesar Rp. 508.000.000,- (lima ratus delapan juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, sebesar Rp. 168.000.000,-(seratus enam puluh delapan juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, sebesar Rp. 151.000.000,- (seratus lima puluh satu juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, sebesar Rp. 112.000.000,- (seratus dua belas juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, sebesar Rp. 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah);
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, sebesar Rp. 173.000.000,- (seratus tujuh puluh tiga juta rupiah);
- PT. Mega Corpora, sebesar Rp. 9.432.000.000,- (sembilan miliar empat ratus tiga puluh dua juta rupiah);
- Koperasi Karyawan Bank Sulut, sebesar Rp. 2.020.000.000,- (dua miliar dua puluh juta rupiah);
2. Sebesar Rp. 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah) digunakan untuk Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan yang dikelola oleh Perusahaan,
sesuai dengan amanat POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik.
IV. Menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan Audit Laporan
Keuangan Perseroan Tahun Buku 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo
(BANK SULUTGO) Nomor : 11 tanggal 09 Februari 2023, Edmund Lodi Mangowal, SH., Mkn, Notaris Kota Manado, para pemegang saham
dengan suara bulat memutuskan :
I. Menyetujui dan mengesahkan Dana Setoran Modal sejumlah Rp. 163.499.100.000,- (seratus enam puluh tiga miliar empat ratus sembilan
puluh sembilan juta seratus ribu rupiah) untuk disahkan menjadi modal disetor dan akan mengubah komposisi saham (Struktur Modal
Disetor) Perseroan, dengan rincian:
53
Page 58
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
26. MODAL SAHAM (Lanjutan)
1 Daerah Propinsi Sulawesi Utara, sebanyak 4.524.711 (empat juta lima ratus dua puluh empat ribu tujuh ratus sebelas) saham, dengan
nilai nominal seluruhnya sebesar Rp. 452.471.100.000,- (empat ratus lima puluh dua miliar empat ratus tujuh puluh satu juta seratus
ribu rupiah rupiah);
2 PT. Mega Corpora, sebanyak 3.129.849 (tiga juta seratus dua puluh sembilan ribu delapan ratus empat puluh sembilan) saham, dengan
nilai nominal seluruhnya sebesar Rp. 312.984.900.000,- (tiga ratus dua belas miliar sembilan ratus delapan puluh empat juta sembilan
ratus ribu rupiah);
3 Daerah Propinsi Gorontalo, sebanyak 729.785 (tujuh ratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus delapan puluh lima) saham, dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp. 72.978.500.000,- (tujuh puluh dua miliar sembilan ratus tujuh puluh delapan juta lima ratus ribu
rupiah);
4 Daerah Kabupaten Boalemo, sebanyak 481.612 (empat ratus delapan puluh satu ribu enam ratus dua belas) saham, dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp. 48.161.200.000,- (empat puluh delapan miliar seratus enam puluh satu juta dua ratus ribu rupiah);
5 Koperasi Karyawan PT. Bank SulutGo, sebanyak 670.068 (enam ratus tujuh puluh ribu enam puluh delapan) saham, dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp. 67.006.800.000,- (enam puluh tujuh miliar enam juta delapan ratus ribu rupiah);
6 Daerah Kota Gorontalo, sebanyak 340.243 (tiga ratus empat puluh ribu dua ratus empat puluh tiga) saham, dengan nominal seluruhnya
sebesar Rp. 34.024.300.000,- (tiga puluh empat miliar dua puluh empat juta tiga ratus ribu rupiah);
7 Daerah Kabupaten Minahasa, sebanyak 274.336 (dua ratus tujuh puluh empat ribu tiga ratus tiga puluh enam) saham, dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp. 27.433.600.000,- (dua puluh tujuh miliar empat ratus tiga puluh tiga juta enam ratus ribu rupiah);
8 Daerah Kabupaten Gorontalo, sebanyak 258.386 (dua ratus lima puluh delapan ribu tiga ratus delapan puluh enam) saham, dengan nilai
seluruhnya sebesar Rp. 25.838.600.000,- (dua puluh lima milyar delapan ratus tiga puluh delapan juta enam ratus ribu rupiah);
9 Daerah Kota Manado, sebanyak 330.030 (tiga ratus tiga puluh ribu tiga puluh) saham, dengan nominal seluruhnya sebesar Rp.
33.003.000.000,- (tiga puluh tiga miliar tiga juta rupiah);
10 Daerah Kota Bitung, sebanyak 248.043 (dua ratus empat puluh delapan ribu empat puluh tiga) saham, dengan nilai nominal seluruhnya
sebesar Rp. 24.804.300.000,- (dua puluh empat miliar delapan ratus empat juta tiga ratus ribu rupiah);
11 Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, sebanyak 226.996 (dua ratus dua puluh enam ribu sembilan ratus sembilan puluh enam) saham,
dengan nominal seluruhnya sebesar Rp. 22.699.600.000,- (dua puluh dua miliar enam ratus sembilan puluh sembilan juta enam ratus
ribu rupiah);
12 Daerah Kabupaten Pohuwato, sebanyak 184.585 (seratus delapan puluh empat ribu lima ratus delapan puluh lima) saham, dengan
nominal seluruhnya sebesar Rp. 18.458.500.000,- (delapan belas miliar empat ratus lima puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah);
13 Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, sebanyak 234.411 (dua ratus tiga puluh empat ribu empat ratus sebelas) saham, dengan
nominal seluruhnya sebesar Rp. 23.411.100.000,- (dua puluh tiga miliar empat ratus empat puluh satu juta seratus ribu rupiah);
14 Daerah Kabupaten Bone Bolango, sebanyak 130.154 (seratus tiga puluh ribu seratus lima puluh empat) saham, dengan nominal
seluruhnya sebesar Rp. 13.015.400.000,- (tiga belas miliar lima belas juta empat ratus ribu rupiah);
15 Daerah Kota Tomohon, sebanyak 168.547 (seratus enam puluh delapan ribu lima ratus empat puluh tujuh) saham, dengan nominal
seluruhnya sebesar Rp. 16.854.700.000,- (enam belas miliar delapan ratus lima puluh empat juta tujuh ratus ribu rupiah);
16 Daerah Kabupaten Sangihe, sebanyak 118.483 (seratus delapan belas ribu empat ratus delapan puluh tiga) saham, dengan nominal
seluruhnya sebesar Rp. 11.848.300.000,- (sebelas miliar delapan ratus empat puluh delapan juta tiga ratus ribu rupiah);
17 Daerah Kota Kotamobagu, sebanyak 102.528 (seratus dua juta lima ratus dua puluh delapan) saham, dengan nominal seluruhnya sebesar
Rp. 10.252.800.000,- (sepuluh miliar dua ratus lima puluh dua juta delapan ratus ribu rupiah);
18 Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, sebanyak 80.014 (delapan puluh ribu empat belas) saham, dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp. 8.001.400.000,- (delapan miliar satu juta empat ratus ribu rupiah);
19 Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, sebanyak 77.102 (tujuh puluh tujuh ribu seratus dua) saham, dengan nilai nominal seluruhnya
sebesar Rp. 7.710.200.000,- (tujuh miliar tujuh ratus sepuluh juta dua ratus ribu rupiah);
20 Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, sebanyak 60.234 (enam puluh ribu dua ratus tiga puluh empat) saham, dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp. 6.023.400.000,- (enam miliar dua puluh tiga juga empat ratus ribu rupiah);
21 Daerah Kabupaten Talaud, sebanyak 57.347 (lima puluh tujuh ribu tiga ratus empat puluh tujuh) saham, dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp. 5.734.700.000,- (lima miliar tujuh ratus tiga puluh empat juta tujuh ratus ribu rupiah);
22 Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara, sebanyak 50.010 (lima puluh ribu sepuluh) saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp. 5.001.000.000,- (lima miliar satu juta rupiah);
23 Daerah Kabupaten Minahasa Utara, sebanyak 55.854 (lima puluh lima ribu delapan ratus lima puluh empat) saham, dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp. 5.585.400.000,- (lima miliar lima ratus delapan puluh lima juta empat ratus ribu rupiah);
24 Daerah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), sebanyak 37.170 (tiga puluh tujuh ribu seratus tujuh puluh) saham, dengan nilai
nominal seluruhnya sebesar Rp. 3.717.000.000,- (tiga miliar tujuh ratus tujuh belas juta rupiah);
25 Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, sebanyak 39.724 (tiga puluh sembilan ribu tujuh ratus dua puluh empat) saham,
dengan nilai nominal sebesar sebanyak Rp. 3.972.400.000,- (tiga miliar sembilan ratus tujuh puluh dua juta empat ratus ribu rupiah);
II. 1. Pembentukan tim internal Perseroan untuk melakukan pengkajian terkait bentuk kerja sama yang selanjutnya akan dituangkan dalam
letter of intent (LOI) yang akan dibahas bersama pada RUPS - LB lanjutan pada tahun 2023 sehubungan dengan rencana pelaksanaan
Kelompok Usaha Bank (KUB).
2. Menyetujui dan mengesahkan perubahan anggaran dasar Perseroan sehubungan dengan peningkatan modal dasar menjadi Rp.
5.000.000.000,- (lima triliun rupiah) yang terbagi atas 50.000.000 (lima puluh juta) lembar saham.
III. Menyetujui dan mengesahkan rotasi jabatan Direksi perseroan dengan rincian sebagai berikut:
1. Tuan Machmud Turuis, tersebut di atas, dari jabatan lama yaitu Direktur Pemasaran, menjadi Direktur Kepatuhan;
2. Tuan Pius Sefrianto Lande Batara, tersebut di atas, dari jabatan lama yaitu Direktur Kepatuhan, menjadi Direktur Pemasaran;
54
Page 59
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
26. MODAL SAHAM (Lanjutan)
Sehubungan dengan adanya konversi dana setoran modal menjadi saham, sehingga menyusun kembali rincian para pemegang saham jumlah saham
dan nilai masing masing saham yang ditempatkan dan disetor oleh pemegang saham. Komposisi modal PT Bank SulutGo pada tanggal 30 Juni 2023
adalah sebagai berikut :
Jumlah Persentase
Nama Pemegang Saham Jumlah (Rp)
Saham Kepemilikan
Provinsi Sulawesi Utara 4,524,711 35.88% 452,471,100,000
Provinsi Gorontalo 729,785 5.79% 72,978,500,000
Pemda Kab/Kota di Sulawesi Utara
Kabupaten Minahasa 274,336 2.18% 27,433,600,000
Kabupaten Bolaang Mongondow 234,411 1.86% 23,441,100,000
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 39,724 0.32% 3,972,400,000
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur 80,014 0.63% 8,001,400,000
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara 60,234 0.48% 6,023,400,000
Kabupaten Minahasa Tenggara 50,010 0.40% 5,001,000,000
Kota Kotamobagu 102,528 0.81% 10,252,800,000
Kabupaten Sangihe 118,483 0.94% 11,848,300,000
Kabupaten Minahasa Selatan 77,102 0.61% 7,710,200,000
Kabupaten Minahasa Utara 55,854 0.44% 5,585,400,000
Kota Manado 330,030 2.62% 33,003,000,000
Kota Bitung 248,043 1.97% 24,804,300,000
Kota Tomohon 168,547 1.34% 16,854,700,000
Kabupaten Talaud 57,347 0.45% 5,734,700,000
Kabupaten Sitaro 37,170 0.29% 3,717,000,000
Pemda Kab/Kota di Gorontalo
Kota Gorontalo 340,243 2.70% 34,024,300,000
Kabupaten Gorontalo 258,386 2.05% 25,838,600,000
Kabupaten Boalemo 481,612 3.82% 48,161,200,000
Kabupaten Pohuwato 184,585 1.46% 18,458,500,000
Kabupaten Bone Bolango 130,154 1.03% 13,015,400,000
Kabupaten Gorontalo Utara 226,996 1.80% 22,699,600,000
Koperasi Karyawan PT. Bank Sulut 670,068 5.31% 67,006,800,000
PT. Mega Corpora 3,129,849 24.82% 312,984,900,000
Jumlah 12,610,222 100.00% 1,261,022,200,000
Konversi dana setoran modal menjadi saham dilakukan pada tanggal 22 Februari 2023 dan bank akan melaporkan perubahan kepemilikan dan
penambahan modal disetor tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 22 Februari 2023.
55
Page 60
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
26. MODAL SAHAM (Lanjutan)
Sehubungan dengan adanya konversi dana setoran modal menjadi saham, sehingga menyusun kembali rincian para pemegang saham jumlah saham
dan nilai masing masing saham yang ditempatkan dan disetor oleh pemegang saham. Komposisi modal PT Bank SulutGo per 31 Desember 2022
adalah sebagai berikut :
Jumlah Persentase
Nama Pemegang Saham Jumlah (Rp)
Saham Kepemilikan
Provinsi Sulawesi Utara 4,024,711 36.67% 402,471,100,000
Provinsi Gorontalo 623,876 5.68% 62,387,600,000
Pemda Kab/Kota di Sulawesi Utara
Kabupaten Minahasa 274,336 2.50% 27,433,600,000
Kabupaten Bolaang Mongondow 159,411 1.45% 15,941,100,000
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 29,724 0.27% 2,972,400,000
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur 80,014 0.73% 8,001,400,000
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara 60,234 0.55% 6,023,400,000
Kabupaten Minahasa Tenggara 50,010 0.46% 5,001,000,000
Kota Kotamobagu 102,528 0.93% 10,252,800,000
Kabupaten Sangihe 118,483 1.08% 11,848,300,000
Kabupaten Minahasa Selatan 77,102 0.70% 7,710,200,000
Kabupaten Minahasa Utara 45,854 0.42% 4,585,400,000
Kota Manado 250,030 2.28% 25,003,000,000
Kota Bitung 238,043 2.17% 23,804,300,000
Kota Tomohon 128,547 1.17% 12,854,700,000
Kabupaten Talaud 57,347 0.52% 5,734,700,000
Kabupaten Sitaro 37,170 0.34% 3,717,000,000
Pemda Kab/Kota di Gorontalo
Kota Gorontalo 340,243 3.10% 34,024,300,000
Kabupaten Gorontalo 258,386 2.35% 25,838,600,000
Kabupaten Boalemo 481,612 4.39% 48,161,200,000
Kabupaten Pohuwato 184,585 1.68% 18,458,500,000
Kabupaten Bone Bolango 130,154 1.19% 13,015,400,000
Kabupaten Gorontalo Utara 226,996 2.07% 22,699,600,000
Koperasi Karyawan PT. Bank Sulut 417,058 3.80% 41,705,800,000
PT. Mega Corpora 2,578,777 23.50% 257,877,700,000
Jumlah 10,975,231 100.00% 1,097,523,100,000
Konversi dana setoran modal menjadi saham dilakukan pada tanggal 22 Maret 2022 serta adanya reversal agio atas setoran modal dari Pemerintah
Daerah Propinsi Gorontalo dan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, maka bank melaporkan perubahan kepemilikan dan penambahan modal
disetor tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 24 Maret 2022.
56
Page 61
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
26. MODAL SAHAM (Lanjutan)
Rincian Modal Disetor lainnya per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut :
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nama Pemegang Saham (Unaudited) (Audited)
DSM - Provinsi Sulawesi Utara 68,269 68,269
DSM - Kabupaten Minahasa 37,538 37,538
DSM - Kabupaten Bolaang Mongondow 77,058 7,500,077,058
DSM - Kabupaten Gorontalo 21,613 21,613
DSM - Kota Manado 95,464 8,000,095,464
DSM - Kota Gorontalo 58,248 58,248
DSM - Kabupaten Sangihe 89,631 89,631
DSM - Kota Bitung 22,729 1,000,022,729
DSM - Kabupaten Boalemo 78,435 78,435
DSM - Kota Tomohon 9,523 9,523
DSM - Kabupaten Minahasa Selatan 24,494 24,494
DSM - Kabupaten Pohuwato 49,430 49,430
DSM - Kabupaten Minahasa Utara 86,890 1,000,086,890
DSM - Kabupaten Bone Bolango 68,057 68,057
DSM - Kabupaten Gorontalo Utara 87,964 87,964
DSM - Koperasi Karyawan Bank Sulut 1,950,099,447 20,874,599,447
DSM - Kabupaten Talaud 97,793 97,793
DSM - Kabupaten Siau Tagulandang Biaro 32,374 32,374
DSM - PT. Mega Corpora 29,589 31,124,329,589
DSM - Provinsi Gorontalo 64,504 5,590,964,504
DSM - Kota Kotamobagu 21,512 21,512
DSM - Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 31,514 1,000,031,514
DSM - Kabupaten Bolaang Mongondow Timur 4,064 4,064
DSM -Kabupaten Bolaang Mongondow Utara 4,064 4,064
DSM - Kabupaten Minahasa Tenggara 60,803 60,803
Jumlah 1,951,321,007 76,091,021,007
27. AGIO SAHAM
Rincian agio saham per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut :
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Saldo Agio Saham Lama 11,965,836,253 24,835,571,522
Kapitalisasi Agio Saham Ke Modal - (12,869,735,269)
Sisa Agio Saham 11,965,836,253 11,965,836,253
Tambahan Agio Dari Deviden Saham dan DSM - -
Jumlah 11,965,836,253 11,965,836,253
57
Page 62
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
28. LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAINNYA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Rincian saldo laba (rugi) lainnya adalah sebagai berikut :
Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar aset keuangan
tersedia untuk dijual - -
Keuntungan Revaluasi Aset Tetap 189,192,362,563 189,192,362,563
Keuntungan (Kerugian) Aktuarial Program Imbal Pasti (108,931,400,277) (108,931,400,277)
Pajak penghasilan terkait dengan penghasilan komprehensif lain 17,695,849,935 17,695,849,935
Jumlah 97,956,812,221 97,956,812,221
29. SALDO LABA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Rincian saldo laba yang ditahan adalah sebagai berikut :
Yang belum ditentukan penggunaannya
Laba bersih tahun lalu - -
Laba Ditahan - -
Laba bersih tahun berjalan 145,309,420,036 241,402,070,647
Jumlah 145,309,420,036 241,402,070,647
Yang telah ditentukan penggunaannya
Cadangan tujuan - -
Cadangan umum 343,445,095,557 304,558,383,971
Jumlah 343,445,095,557 304,558,383,971
58
Page 63
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
30. PENDAPATAN BUNGA
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Pendapatan
Akun ini terdiri
bungadaridiperoleh
: dari :
Kredit yang diberikan 949,135,929,971 918,805,580,435
Penempatan pada Bank Indonesia 10,429,189,714 19,985,896,787
Penempatan pada Surat Berharga 14,618,891,430 10,270,347,096
Penempatan pada Bank Lain 7,235,007,487 134,686,450
Pendapatan Bunga Lainnya 72,515,307,475 47,870,950,527
Jumlah Pendapatan Bunga 1,053,934,326,077 997,067,461,296
31. BEBAN BUNGA
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Beban
Akun ini
Bunga
terdiri
terdiri
dari :dari :
Deposito 315,205,898,152 274,790,671,783
Obligasi 29,250,000,000 29,301,198,630
Tabungan 16,568,151,732 19,722,537,927
Giro 20,730,154,932 31,717,920,131
Bank Lain 1,118,543,647 1,846,884,118
Pinjaman yang diterima 15,625,000,002 -
Beban Bunga Lainnya 50,150,564 -
Jumlah Beban Bunga 398,547,899,029 357,379,212,589
32. PENDAPATAN LAIN-LAIN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Akun ini terdiri dari :
Administrasi 68,072,134,400 53,106,773,176
Lain-lain 82,581,188 54,376,877
Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya 68,154,715,588 53,161,150,053
Pendapatan administrasi merupakan pendapatan yang diterima oleh Bank atas administrasi kredit, administrasi pembukaan rekening untuk tabungan dan
giro. Termasuk didalamnya fee atas jasa bank sebagai bank persepsi.
33. BEBAN PERSONALIA
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Akun ini terdiri dari :
Gaji dan upah 87,939,979,668 87,175,445,768
Tunjangan 215,990,362,595 194,402,873,879
Honorarium 8,990,813,861 9,426,594,315
Pendidikan dan latihan 9,760,888,374 11,695,403,253
Imbalan Pasca Kerja 10,500,000,000 13,000,000,000
Jumlah Beban Personalia 333,182,044,498 315,700,317,215
34. KERUGIAN TERKAIT RISIKO OPERASIONAL
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Akun ini terdiri dari :
Kerugian terkait risiko operasional 50,000 2,633,365,440
Jumlah Biaya Terkait Risiko Operasional 50,000 2,633,365,440
59
Page 64
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
35. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Akun ini terdiri dari :
Beban bunga capital lease 2,241,874,563 2,671,685,891
Beban amortisasi atas aset lease 16,931,155,665 16,754,160,160
Beban sewa 4,549,759,815 4,410,113,986
Beban profesional 3,693,136,717 4,570,112,534
Beban asuransi 10,244,323,591 11,695,285,750
Beban pajak kendaraan, bumi bangunan, dan lainnya 298,583,919 6,871,992,823
Beban pemeliharaan dan perbaikan 6,209,757,375 5,311,672,391
Beban penyusutan aktiva tetap dan inventaris 9,882,499,279 8,712,208,957
Beban amortisasi emisi obligasi dan lainnya 456,111,870 456,111,870
Beban barang dan jasa 78,006,939,753 69,383,846,475
Beban promosi 4,116,504,391 3,105,760,868
Beban perjalanan dinas 14,179,681,479 12,625,187,583
Beban bank 17,865,788,625 18,280,544,985
Beban lain-lain 449,037,873 348,862,753
Jumlah Beban Umum dan Administrasi 169,125,154,915 165,197,547,026
36. BEBAN PREMI PROGRAM PENJAMINAN PEMERINTAH
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Akun ini terdiri dari :
Premi Asuransi Penjaminan Pihak III/LPS 16,630,795,524 17,091,785,556
Jumlah Biaya Premi Program Penjaminan Pemerintah 16,630,795,524 17,091,785,556
37. PENYISIHAN PENURUNAN NILAI ASET KEUANGAN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Akun ini terdiri dari penyisihan penurunan nilai aset produktif atas:
Penempatan Antar Bank 1,349,879 754,152
Surat Berharga - -
Kredit yang diberikan 19,306,687,095 24,241,454,641
Penyertaan - -
Transaksi Rekening Administratif - Garansi yang diberikan 13,831,036,265 33,222,629,761
Transaksi Rekening Administratif - Longgar tarik atas kredit yang diberikan 541,761,709 382,192,142
Dikurangi koreksi cadangan penurunan nilai aset produktif atas:
Penempatan Antar Bank (1,528,809) (247,858)
Surat Berharga - -
Kredit yang diberikan (29,714,172,428) (28,017,467,029)
Penyertaan - -
Transaksi Rekening Administratif - Garansi yang diberikan (14,104,199,473) (28,078,933,864)
Transaksi Rekening Administratif - Longgar tarik atas kredit yang diberikan (2,173,534,459) (1,367,068,600)
Jumlah Penyisihan Penurunan Aktiva Produktif (12,312,600,221) 383,313,345
38. PERUBAHAN NILAI WAJAR ASET KEUANGAN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Akun ini terdiri dari :
Kerugian perubahan nilai wajar aset keuangan diperdagangkan - -
Dikurangi
Keuntungan perubahan nilai wajar aset keuangan diperdagangkan - -
Jumlah MTM Surat Berharga Diperdagangkan - -
60
Page 65
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
PENDAPATAN (BEBAN) NON OPERASIONAL
39. PENDAPATAN NON OPERASIONAL
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Penerimaan Klaim Asuransi Kerugian Operasional - -
Sewa - -
Penjualan Aktiva Tetap & Inventaris 11,220,602 74,517,487
Lain-lain 348,161,267 2,201,760,683
Jumlah 359,381,869 2,276,278,170
40. BEBAN NON OPERASIONAL
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Kerugian Penjualan Aset Tetap - -
Denda-denda 2,000,000 -
Lain-lain 30,978,951,537 31,976,870,945
Jumlah 30,980,951,537 31,976,870,945
Jumlah Pendapatan (Beban) Non Operasional (30,621,569,667) (29,700,592,775)
41. INFORMASI MENGENAI KOMITMEN DAN KONTIJENSI
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
a. Komitmen
Kewajiban komitmen
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum digunakan 242,042,469,999 219,714,562,772
b. Kontinjensi
Tagihan kontinjensi
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 209,271,370,182 203,326,388,131
Kewajiban kontinjensi
Garansi yang diberikan 91,065,104,913 86,931,598,625
61
Page 66
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
42. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum pada periode yang berakhir 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
Komponen Modal
a Modal Inti
Modal Disetor 1,261,022,200,000 1,097,523,100,000
Cadangan tambahan modal 463,258,945,494 435,461,540,611
b Modal Pelengkap
Faktor-faktor yang memenuhi persyaratan modal pelengkap 98,650,475,000 94,890,975,000
Jumlah 1,822,931,620,494 1,627,875,615,611
Penyertaan - -
Total Modal Untuk Resiko Kredit dan Operasional 1,822,931,620,494 1,627,875,615,611
Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) Untuk
Resiko Kredit dan Operasional 9,246,770,351,385 9,800,885,291,281
Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) Untuk - -
Resiko Pasar
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 19.71 16.61
Untuk Resiko Kredit, Pasar & Operasional
43. INFORMASI MENGENAI RASIO KEUANGAN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
a. Rasio Kinerja
1 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 19.71 16.61
2 Aset produktif bermasalah dan aset non produktif bermasalah
terhadap total aset produktif dan aset non produktif 2.37 2.72
3 Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 2.37 2.72
4 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan
terhadap aset produktif 1.53 1.86
5 NPL gross 2.81 3.43
6 NPL net 1.55 1.82
7 Return on Asset (ROA) 1.92 1.65
8 Return on Equity (ROE) 17.28 16.84
9 Net Interest Margin (NIM) 7.73 7.59
10 Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 80.88 81.73
11 Cost to Income Ratio (CIR) 71.72 72.26
12 Loan to Deposit Ratio (LDR) 87.78 78.77
b. Kepatuhan (Compliance )
1 Persentase pelanggaran BMPK
i. Pihak terkait - -
ii. Pihak tidak terkait - -
Persentase pelampauan BMPK
i. Pihak terkait - -
ii. Pihak tidak terkait - -
2 Giro Wajib Minimum (GWM)
i. GWM Utama Rupiah 11.97 3.95
ii. GWM Valuta Asing - -
3 Posisi Devisa Netto (PDN) secara keseluruhan - -
62
Page 67
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
44. PERATURAN-PERATURAN BARU YANG TELAH DITERBITKAN
Peraturan-peraturan baru yang telah terbit dan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut:
1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun 2022 tanggal 26 Desember 2022 perihal Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
2 Selain KPMM berdasarkan profil risiko, bank wajib membentuk tambahan modal sebagai penyangga (buffer) sebagai berikut:
a. Bank yang tergolong sebagai Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti 2, Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti 3, dan Kelompok Bank
berdasarkan Modal Inti 4 wajib membentuk Capital Conservation Buffer sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) huruf a.
b. Seluruh Bank wajib membentuk Countercyclical Buffer sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) huruf b;
c. Bank yang ditetapkan sebagai Bank Sistemik wajib membentuk Capital Surcharge untuk Bank sistemik sebagaimana dimaksud dalam Pasal
3 ayat (3) huruf c.
Peraturan-peraturan baru yang telah terbit dan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut:
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun 2022 tanggal 26 Desember 2022 perihal Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank
Umum. yang merupakan perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016 perihal
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank Umum.
- Capital Conservation Buffer adalah tambahan modal yang berfungsi sebagai penyangga (buffer) apabila terjadi kerugian pada periode
krisis, ditetapkan sebesar 2,5% dari ATMR;
- Countercyclical Buffer adalah tambahan modal yang berfungsi sebagai penyangga (buffer) untuk mengantisipasi kerugian apabila
terjadi pertumbuhan kredit perbankan yang berlebihan sehingga berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan. Ditetapkan dalam
kisaran sebesar 0% sampai dengan 2,5% dari ATMR, berdasarkan penetapan otoritas yang berwenang;
- Capital Surcharge untuk Domestic Systemically Important Bank adalah tambahan modal yang berfungsi mengurangi dampak negatif
terhadap stabilitas sistem keuangan dan perekonomian apabila terjadi kegagalan bank yang berdampak sistemik melalui peningkatan
kemampuan Bank dalam menyerap kerugian. Ditetapkan dalam kisaran 1% sampai dengan 2,5% dari ATMR. Otoritas Jasa Keuangan
menetapkan besarnya persentase Capital Surcharge untuk Bank sistemik.
Bank wajib menyediakan modal inti (Tier 1) paling rendah sebesar 6% dari ATMR dan modal inti utama (Common Equity Tier 1) paling
rendah sebesar 4,5% dari ATMR, baik secara individual maupun secara konsolidasi dengan entitas anak. Pemenuhan rasio modal inti dan
modal inti utama sampai dengan tanggal 31 Desember 2014 masih menggunakan komponen modal inti Indonesia No. 14/18/PBI/2012
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
b. POJK No. 37/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 dan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 31 Desember 2020 tentang Transparansi
dan Publikasi Laporan Bank.
Peraturan ini mengatur ketentuan mengenai penyusunan, pengumuman dan penyampaian Laporan Publikasi Bulanan, Laporan Publikasi
Triwulanan, Laporan Publikasi Tahunan dan Laporan Publikasi Lainnya.
c. Surat Edaran Bank Indonesia No.17/11/DKSP tanggal 1 Juni 2015 perihal Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
Peraturan ini mengatur penggunaan Rupiah dalam setiap transaksi yang dilakukan di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, baik
dilakukan oleh penduduk maupun bukan penduduk, transaksi tunai maupun non tunai, sepanjang dilakukan di Wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Peraturan ini berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2015.
d. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2021 Tanggal 31 Desember 2021 tentang Buku Pedoman Akuntansi bagi Bank Umum Konvensional. Termasuk
penerapan PSAK 71 mengenai Instrumen Keuangan: pengakuan dan pengukuran; PSAK 72 mengenai Pendapatan dari kontrak dengan
pelanggan; PSAK 73 mengenai Sewa. Penerapan ini untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2020.
Penerapan dini diperkenankan. Jika entitas memilih untuk menerapkan dini Pernyataan ini, entitas harus mengungkapkan fakta tersebut dan
menerapkan semua persyaratan dalam Pernyataan ini pada waktu yang sama.
Entitas menerapkan Pernyataan ini secara retrospektif sesuai dengan PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan.
Pernyataan ini tidak diterapkan untuk item yang telah dihentikan pengakuannya pada tanggal penerapan awal.
Ketentuan Transisi untuk Akuntansi Lindung Nilai. Ketika entitas pertama kali menerapkan Pernyataan ini, entitas dapat memilih sebagai
bagian kebijakan akuntansinya untuk menerapkan persyaratan dalam Bab 6 dari PSAK 71 ini atau terus menerapkan persyaratan akuntansi
lindung nilai sesuai PSAK 55 untuk seluruh hubungan lindung nilainya. Hal ini dikarenakan PSAK 71 belum mengakomodir persyaratan
terkait macro hedging .
e. POJK No. 12/POJK.03/2019 tanggal 04 April 2019 tentang Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem Pelaporan Otoritas Jasa Keuangan
Bank wajib melaporkan laporannya sebagaimana yang diatur dalam POJK tersebut pada aplikasi pelaporan Otoritas Jasa Keuangan, yang
implementasinya akan dilakukan secara bertahap terhadap masing-masing laporan
f. POJK No. 31/POJK.03/2019 tanggal 02 Desember 2019 tentang Kewajiban Pemenuihan Ratio Pengungkit Bank Umum
Rasio Pengungkit atau Leverage Ratio yang selanjutnya disebut Rasio Pengungkit adalah perbandingan antara modal inti dengan total
eksposur. Bank wajib menyediakan Modal Inti yang memadai berdasarkan Total Eksposur yang tercatat pada laporan posisi keuangan serta
laporan komitmen dan kontinjensi. Bank wajib memenuhi Rasio Pengungkit sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling rendah sebesar 3%
(tiga persen) setiap waktu.
63
Page 68
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
44. PERATURAN-PERATURAN BARU YANG TELAH DITERBITKAN (Lanjutan)
g. SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Operasional
Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
Perhitungan wajib dilakukan untuk posisi akhir bulan Desember 2022.
h. POJK No. 12/POJK.03/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum
Konsolidasi Bank dilakukan melalui skema:
- Penggabungan, Peleburan, atau Integrasi;
- Pengambilalihan yang diikuti dengan Penggabungan, Peleburan, atau Integrasi;
- Pembentukan KUB terhadap Bank yang telah dimiliki;
- Pembentukan KUB karena Pemisahan UUS; atau
- Pembentukan KUB karena Pengambilalihan.
Bank wajib memenuhi Modal Inti minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Modal Inti minimum sebagaimana paling sedikit
Rp3.000.000.000.000,00 (tiga triliun rupiah).
Modal Inti minimum sebagaimana dimaksud wajib dipenuhi paling lambat tanggal 31 Desember 2022. Dengan tahapan sebagai berikut:
- Rp1.000.000.000.000,00 (satu triliun rupiah) paling lambat tanggal 31 Desember 2020;.
- Rp2.000.000.000.000,00 (dua triliun rupiah) paling lambat tanggal 31 Desember 2021; dan
- Rp3.000.000.000.000,00 (tiga triliun rupiah) paling lambat tanggal 31 Desember 2022
Bagi Bank milik pemerintah daerah wajib memenuhi Modal Inti minimum paling sedikit Rp3.000.000.000.000,00 (tiga triliun rupiah) paling
lambat tanggal 31 Desember 2024.
i. SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021 tanggal 07 Oktober 2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan
Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
Perhitungan wajib dilakukan untuk posisi akhir bulan Januari 2023.
j. SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022 tanggal 07 Desember 2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar
Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
Perhitungan wajib dilakukan untuk posisi akhir bulan 01 Januari 2024.
45. INFORMASI TAMBAHAN PSAK 71 INSTRUMEN KEUANGAN
Sehubungan dengan implementasi PSAK 71 Instrumen Keuangan, Bank telah menggunakan Cadangan Perseroan (Cadangan Umum dan Cadangan
Tujuan) sebesar Rp. 198.466.712.331,- (seratus sembilan puluh delapan miliar empat ratus enam puluh enam juta tujuh ratus dua belas ribu tiga ratus
tiga puluh satu rupiah) agar saldo CKPN atas Instrumen Keuangan yang dimiliki Bank sesuai dengan perhitungan implementasi PSAK 71 Bank. Hal
tersebut telah diakomodir dan disetujui oleh para pemegang saham, seperti yang tercantum dalam Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa Nomor : 02 tanggal 02 Maret 2020, Notaris Ambat Stientje, SH., Mkn, Notaris Kota Manado.
Berdasarkan hasil Post Implementation Review (PIR) yang telah dilakukan terhadap implementasi PSAK 71 Instrumen Keuangan, terdapat
penyempurnaan dan penyesuaian Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) sebagai berikut:
1 Penyempurnaan teknis perhitungan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) tidak akan merubah Tarif Probability of Default , Tarif Loss
Given Default , Skala Forward Looking Adjustment serta tarif Discount Factor . Perhitungan data historis untuk mendapatkan tarif tetap
menggunakan tarif yang sama dengan saat penerapan yaitu tarif triwulan I dan akan disesuaikan jika dilakukan penyesuaian tarif dalam tahun depan
(evaluasi tahunan).
2 Pembentukan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) 12 bulan tetap sama mengingat teknik penetapan saldo EAD adalah sama yaitu
sebesar outstanding debitur per bulan laporan.
3 Pembentukan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) Life Time disempurnakan yaitu pada perhitungan existing "menggunakan saldo
bulan laporan dan saldo pada akhir tahun-tahun berikutnya sampai dengan jatuh tempo. Pada perhitungan penyempurnaan, pembentukan Cadangan
Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) life time "menggunakan saldo cash flow pembayaran (pokok dan bunga) sampai dengan tanggal jatuh tempo
sesuai dengan kontrak pembiayaan.
4 Berdasarkan analisis, hasil perhitungan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) life time dengan menggunakan cash flow lebih sesuai
dengan ketentuan PSAK 71 Instrumen Keuangan dan juga dinilai lebih sesuai dengan Profil Risiko kredit PT. Bank SulutGo.
5 Model penyempurnaan yang menggunakan pendekatan secara Cash Flow telah sesuai secara best practice dan juga telah diterapkan di beberapa
bank.
64
Page 69
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
45. INFORMASI TAMBAHAN (Lanjutan)
6 Jika hal ini diimplementasikan sejak 01 Januari 2020 (Awal implementasi PSAK 71 Instrumen Keuangan akan terjadi kelebihan penggunaan
Cadangan Modal perseroan sebesar Rp. 22.135.995.122,-) yang wajib dikembalikan oleh Bank ke rekening tersebut, dan tidak boleh menjadi
Pendapatan tahun berjalan.
7 Untuk bulan Januari 2021, akan dilakukan perubahan tarif dengan menggunakan tarif September 2020 dan hal ini akan berdampak pada
peningkatan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) karena dasar penggunaan tarif secara tahunan.
8 Menetapkan kriteria significant loan adalah sebagai berikut:
- Data terakhir selama 3 (tiga) tahun Data terakhir selama 3 (tiga) tahun/36 (tiga puluh enam) bulan;
- Baki debet lebih dari Rp. 3.000.000.000,- (tiga miliar rupiah);
- Pengelompokkan fasilitas kredit tersebut berdasarkan umur tunggakan berada dalam kondisi rating 5 sampai dengan rating 8.
9 Minimum kriteria non significant loan adalah sebagai berikut:
- Data terakhir selama 3 (tiga) tahun Data terakhir selama 3 (tiga) tahun/36 (tiga puluh enam) bulan;
- Baki debet kurang dari atau sama dengan Rp. 3.000.000.000,- (tiga miliar rupiah);
- Pengelompokkan fasilitas kredit tersebut berdasarkan umur tunggakan berada dalam kondisi rating 1 sampai dengan rating 8.
- Baki debet lebih dari Rp. 3.000.000.000,- (tiga miliar rupiah) namun berada pada kondisi rating 1 sampai dengan rating 4.
10 CKPN dibentuk dengan metode Expected Credit Loss Model yang terdiri atas 2 (dua) jenis berdasarkan signifikansi dari aset tersebut, yaitu:
a. One year (satu tahun) excpected credit loss , dengan minimun kriteria:
- Kredit dengan kualitas berada pada stage 1 (performing loan dengan DPD 0 sampai dengan 30 hari); dan
- Tidak terdapat bukti peningkatan risiko kredit secara signifikan.
b. Lifetime expected credit loss , dengan minimum kriteria:
- Kredit dengan kualitas berada pada stage 2 (under performing portofolio dengan DPD 31 sampai dengan 90 hari); dan stage 3 (non
performing portofolio dengan DPD diatas 90 hari); dan
- Terdapat bukti peningkatan risiko kredit secara signifikan.
65
Page 70
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
`
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
46. EKSPOSUR RISIKO
Berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
30 Juni 2023
(Unaudited)
Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak
No Kategori Portofolio
< 1 tahun > 1 tahun s.d 3 tahun > 3 tahun s.d 5 tahun > 5 tahun Non Kontraktual Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 4,888,778 - - - - 4,888,778
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - 58,419 104,767 - - 163,186
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan Kepada Bank 339,764 - 44,247 - - 384,011
5. Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6. Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan Lainnya - - - - - -
7. Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas dan Instrumen Modal Lainnya - - - - 978 978
8. Kredit Beragun Rumah Tinggal 755 327 3,684 29,351 - 34,117
9. Kredit Beragun Properti Komersial - - 1,013 789 - 1,802
10. Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah dan Konstruksi - - - - - -
11. Kredit Pegawai/Pensiunan 18,873 141,429 503,739 11,902,878 - 12,566,920
12. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 66,296 49,120 144,249 498,355 - 758,020
13. Tagihan Kepada Korporasi 98,349 49,788 88,677 39,530 - 276,345
14. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 57,077 6,309 8,705 145,236 - 217,326
15. Aset Lainnya - - - - 561,038 561,038
TOTAL 5,469,891 305,392 899,082 12,616,140 562,016 19,852,521
66
Page 71
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
`
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
46. EKSPOSUR RISIKO
Berdasarkan sisa jangka waktu kontrak (lanjutan)
31 Desember 2022
(Audited)
Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak
No Kategori Portofolio
< 1 tahun > 1 tahun s.d 3 tahun > 3 tahun s.d 5 tahun > 5 tahun Non Kontraktual Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 6,080,942 - - - - 6,080,942
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - 68,600 119,207 - - 187,807
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan Kepada Bank 158,379 - 25,503 - - 183,882
5. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - 24,593 - 24,593
6. Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - -
7. Kredit Pegawai/Pensiunan 5,023 154,508 483,774 11,373,116 - 12,016,420
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 16,336 35,572 116,038 351,995 - 519,940
9. Tagihan Kepada Korporasi 106,664 6,344 71,903 362,616 - 547,527
10. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 54,560 5,996 10,046 135,239 - 205,841
11. Aset Lainnya - - - - 676,111 676,111
TOTAL 6,421,903 271,019 826,470 12,247,559 676,111 20,443,063
67
Page 72
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
43. EKSPOSUR RISIKO (Lanjutan)
Berdasarkan sektor ekonomi
30 Juni 2023
Berdasarkan Sektor Ekonomi
Tagihan berupa
Surat
Tagihan Kepada Bank Tagihan kepada Kredit untuk Tagihan Kepada
No Kategori Portofolio / Portfolio Category Tagihan Kepada Berharga/Piutang
Tagihan Kepada Pembangunan Tagihan Kepada Tagihan berupa Perusahaan Efek Kredit Beragun Kredit Beragun Pengadaan Tanah, Kredit Pegawai / Usaha Mikro, Tagihan Kepada Tagihan Yang
Entitas Sektor Subordinasi, Aset Lainnya Total
Pemerintah Multilateral dan Bank Covered Bond dan Lembaga Rumah Tinggal Properti Komersial Pengelolaan Tanah Pensiunan Usaha Kecil dan Korporasi Telah Jatuh Tempo
Publik Ekuitas dan
Lembaga Internasional Keuangan Lainnya dan Konstruksi Portofolio Ritel
Instrumen Modal
Lainnya
1. Pertanian, kehutanan, dan perikanan - - - - - - - 1,229 317 - - 122,322 - 4,705 - 128,572
2. Pertambangan dan penggalian - - - - - - - - - - - 1,371 59,770 - - 61,141
3. Industri pengolahan - - - - - - - 607 - - - 31,413 35,057 5,769 - 72,846
4. Pengadaan listrik, gas, uap, dan udara dingin - - - - - - - - - - - 665 - 31 - 695
5. Pengelolaan air, limbah, dan daur ulang sampah - - - - - - - - - - - 487 - - - 487
6. Konstruksi - - - - - - - - - - - 15,605 85,212 73,327 - 174,144
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan
7. - - - - - - - 5,332 938 - - 223,673 56,775 25,088 - 311,807
perawatan mobil dan sepeda motor
8. Pengangkutan dan pergudangan - - - - - - - - - - - 11,248 - 18,005 - 29,253
9. Penyediaan akomodasi dan makan minum - - - - - - - 1,278 210 - - 77,973 39,530 1,195 - 120,186
10. Informasi dan komunikasi - - - - - - - - - - - 755 - - - 755
11 Aktivitas keuangan dan asuransi - - - 384,011 - - 978 - - - - - - 6 - 384,995
12 Real estate - - - - - - - 265 - - - 2,676 - 967 - 3,908
13 Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis - - - - - - - - - - - 2,813 - 44 - 2,857
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak
14 opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan, dan penunjang - - - - - - - - - - - 8,067 - 501 - 8,568
usaha lainnya
Administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan
15 - 163,186 - - - - - - - - - - - - - 163,186
sosial wajib
16 Pendidikan - - - - - - - - - - - 320 - 11 - 331
17 Aktivitas kesehatan manusia dan sosial - - - - - - - - - - - 6,361 - - - 6,361
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi - - - - - - - 881 337 - - 62,484 - 1,565 - 65,267
19 Jasa lain - - - - - - - - - - - - - - - -
20 Aktivitas rumah tangga sebagai pemberi kerja - - - - - - - - - - - 3,649 - 366 - 4,015
21 Aktivitas badan internasional - - - - - - - - - - - - - - - -
22 Bukan lapangan usaha - - - - - - - 24,525 - - 12,566,920 186,138 - 85,746 - 12,863,329
23 Lainnya 4,888,778 - - - - - - - - - - - - - 561,038 5,449,816
TOTAL 4,888,778 163,186 - 384,011 - - 978 34,117 1,802 12,566,920 758,020 276,345 217,326 561,038 19,852,521
68
Page 73
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
43. EKSPOSUR RISIKO (Lanjutan)
Berdasarkan sektor ekonomi
31 Desember 2022
No Berdasarkan Sektor Ekonomi
Tagihan Kepada Bank
Kategori Portofolio / Portfolio Category Tagihan Kepada Usaha
Tagihan Kepada Tagihan Kepada Entitas Pembangunan Kredit Beragun Rumah Kredit Beragun Properti Kredit Pegawai / Tagihan Kepada Tagihan Yang Telah
Tagihan Kepada Bank Mikro, Usaha Kecil dan Aset Lainnya Total
Pemerintah Sektor Publik Multilateral dan Tinggal Komersial Pensiunan Korporasi Jatuh Tempo
Portofolio Ritel
Lembaga Internasional
1.
Pertanian, kehutanan, dan perikanan - - - - - - - 117,517 842 2,071 - 120,430
2.
Pertambangan dan penggalian - - - - - - - 366 76,183 - - 76,549
3.
Industri pengolahan - - - - - - - 28,336 42,036 5,505 - 75,877
4.
Pengadaan listrik, gas, uap, dan udara dingin - - - - - - - 730 271 32 - 1,034
5.
Pengelolaan air, limbah, dan daur ulang sampah - - - - - - - 470 - 326 - 796
6.
Konstruksi - - - - - - - 7,638 85,957 73,760 - 167,354
7.
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan perawatan mobil dan
- - - - - - - 176,358 102,621 23,176 - 302,155
sepeda motor
8.
Pengangkutan dan pergudangan - - - - - - - 10,192 1,222 17,687 - 29,101
9.
Penyediaan akomodasi dan makan minum - - - - - - - 67,331 42,615 1,366 - 111,312
10.
Informasi dan komunikasi - - - - - - - 716 - - - 716
11
Aktivitas keuangan dan asuransi - - - 183,882 - - - - - 7 - 183,889
12
Real estate - - - - 24,593 - - 2,768 - 1,019 - 28,380
13
Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis - - - - - - - 3,240 - 7 - 3,247
14
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi,
- - - - - - - - - - - -
ketenagakerjaan, agen perjalanan, dan penunjang usaha lainnya
15
Administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib - 187,807 - - - - - - - - - 187,807
16
Pendidikan - - - - - - - 40 - 14 - 54
17
Aktivitas kesehatan manusia dan sosial - - - - - - - 5,671 - - - 5,671
18
Kesenian, hiburan, dan rekreasi - - - - - - - 708 - 23 - 731
19
Jasa lain - - - - - - - - - - - -
20
Aktivitas rumah tangga sebagai pemberi kerja - - - - - - - 97,859 3,904 3,121 - 104,884
21
Aktivitas badan internasional - - - - - - - - - - - -
22
Bukan lapangan usaha - - - - - - 12,016,420 - 191,876 77,727 - 12,286,023
23
Lainnya 6,080,942 - - - - - - - - - 676,111 6,757,053
TOTAL 6,080,942 187,807 - 183,882 24,593 - 12,016,420 519,940 547,527 205,841 676,111 20,443,063
69
Page 74
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
46. EKSPOSUR RISIKO
Berdasarkan wilayah
30 Juni 2023
(Unaudited)
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
No Kategori Portofolio
Manado & Minahasa Bolaang Mongondow Sangihe & Talaud Gorontalo Jawa Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 4,888,778 - - - - 4,888,778
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 104,767 - 58,419 - - 163,186
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan Kepada Bank 384,011 - - - - 384,011
5. Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6. Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan Lainnya - - - - - -
7. Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas dan Instrumen Modal Lainnya 978 - - - - 978
8. Kredit Beragun Rumah Tinggal 4,221 132 2,736 21,158 5,870 34,117
9. Kredit Beragun Properti Komersial - - 317 353 1,133 1,802
10. Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah dan Konstruksi - - - - - -
11. Kredit Pegawai/Pensiunan 5,452,514 2,019,975 1,681,745 3,388,686 24,000 12,566,920
12. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 389,626 150,302 53,973 139,911 24,208 758,020
13. Tagihan Kepada Korporasi 149,847 - - 29,418 97,079 276,345
14. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 127,887 18,030 10,062 60,167 1,180 217,326
15. Aset Lainnya 561,038 - - - - 561,038
TOTAL 12,063,668 2,188,438 1,807,251 3,639,694 153,469 19,852,521
31 Desember 2022
(Audited)
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
No Kategori Portofolio
Manado & Minahasa Bolaang Mongondow Sangihe & Talaud Gorontalo Jawa Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 6,080,942 - - - - 6,080,942
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 119,207 - 68,600 - - 187,807
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan Kepada Bank 183,882 - - - - 183,882
5. Kredit Beragun Rumah Tinggal 3,595 - - 20,998 - 24,593
6. Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - -
7. Kredit Pegawai/Pensiunan 5,240,875 1,943,455 1,616,201 3,192,038 23,851 12,016,420
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 235,175 123,647 40,589 106,648 13,880 519,940
9. Tagihan Kepada Korporasi 307,868 27,168 12,952 58,760 140,779 547,527
10. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 120,697 16,707 10,424 56,865 1,148 205,841
11. Aset Lainnya 676,111 - - - - 676,111
TOTAL 12,968,352 2,110,977 1,748,767 3,435,310 179,658 20,443,063
70
Page 75
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
47. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan
Berdasarkan wilayah
30 Juni 2023
(Unaudited)
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
No Keterangan
Manado & Minahasa Bolaang Mongondow Sangihe & Talaud Gorontalo Jawa Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan (Non Impaired) 12,022,614 2,161,566 1,845,535 3,565,457 174,838 19,770,011
2. Tagihan Yang Mengalami Peningkatan/Pemburukan Risiko Kredit - - - - - -
a. Belum Jatuh Tempo 26,352 10,965 5,563 17,842 1,379 62,100
b. Telah Jatuh Tempo 235,243 26,896 13,952 114,747 3,329 394,166
3 Cadagan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) - Stage 1 38,445 6,870 4,464 16,947 3,345 70,071
4 Cadagan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) - Stage 2 2,594 1,524 234 1,684 318 6,354
5 Cadagan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) - Stage 3 107,356 8,866 3,889 54,580 2,149 176,840
5 Tagihan Yang Telah Dihapus Buku - - - - - -
TOTAL 12,432,604 2,216,686 1,873,637 3,771,257 185,358 20,226,277
31 Desember 2022
(Audited)
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
No Keterangan
Manado & Minahasa Bolaang Mongondow Sangihe & Talaud Gorontalo Jawa Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan (Non Impaired) 13,128,755 2,088,110 1,786,538 3,375,604 185,177 20,564,184
2. Tagihan Yang Mengalami Peningkatan/Pemburukan Risiko Kredit - - - - - -
a. Belum Jatuh Tempo 21,096 7,189 1,807 13,453 1,040 44,584
b. Telah Jatuh Tempo 231,769 28,177 14,859 113,766 3,515 392,085
3 Cadagan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) - Stage 1 43,048 8,750 5,407 18,936 4,050 80,190
4 Cadagan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) - Stage 2 3,518 314 104 1,019 366 5,320
5 Cadagan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) - Stage 3 111,072 11,470 4,435 56,900 2,366 186,244
6 Tagihan Yang Telah Dihapus Buku - - - - - -
TOTAL 13,539,258 2,144,009 1,813,151 3,579,677 196,513 21,000,853
71
Page 76
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
47. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan
Berdasarkan wilayah
30 Juni 2023
(Unaudited)
Berdasarkan Sektor Ekonomi
No Berdasarkan Sektor ekonomi Yang Mengalami Penurunan Nilai
Cadagan Kerugian Penurunan Cadagan Kerugian Penurunan Cadagan Kerugian Penurunan Tagihan Yang Telah Dihapus
Tagihan (Non Impaired)
Nilai (CKPN) - Stage 1 Nilai (CKPN) - Stage 2 Nilai (CKPN) - Stage 3 Buku
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 122,145 2,300 7,424 3,608 410 2,719 -
2. Pertambangan dan Penggalian 61,159 - - 1,904 - - -
3. Industri pengolahan 64,350 5,393 10,780 2,170 880 5,011 -
4. Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 665 - 92 15 - 61 -
5. Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah 487 - - 1 - - -
6. Konstruksi 106,924 114 195,484 15,237 97 122,157 -
7. Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 5,656,560 3,990 50,634 14,008 1,725 25,541 -
8. Pengangkutan dan Pergudangan 10,839 678 19,556 284 237 1,550 -
9. Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 117,183 2,120 1,888 9,941 311 693 -
10. Informasi dan Komunikasi 736 23 - 9 4 4 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 69,922 - 10 1,709 - 3 -
12 Real Estat 2,941 - 2,845 37 - 1,878 -
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 2,733 107 61 75 27 17 -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang
14
Usaha Lainnya
7,370 1,027 1,163 188 330 662 -
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 252,397 - - 2,803 - - -
16 Pendidikan 320 - 55 4 - 44 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 6,361 - - 146 - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 63,218 827 3,521 1,400 184 1,955 -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja 3,649 - 559 25 - 194 -
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - - - - - -
22 Bukan Lapangan Usaha 12,659,013 45,521 100,095 16,507 2,148 14,349 -
23 Lainnya 561,038 - - - - - -
TOTAL 19,770,011 62,100 394,166 70,071 6,354 176,840 -
19,770,011 62,100 394,166 70,071 6,354 176,840 -
- - - - - - -
31 Desember 2022
(Audited)
Berdasarkan Sektor Ekonomi
No Berdasarkan Sektor ekonomi Yang Mengalami Penurunan Nilai
Cadagan Kerugian Penurunan Cadagan Kerugian Penurunan Cadagan Kerugian Penurunan Tagihan Yang Telah Dihapus
Tagihan (Non Impaired)
Nilai (CKPN) - Stage 1 Nilai (CKPN) - Stage 2 Nilai (CKPN) - Stage 3 Buku
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 116,573 2,317 4,525 3,176 344 2,454 -
2. Pertambangan dan Penggalian 76,453 1,515 - 2,779 1,410 - -
3. Industri pengolahan 71,496 169 10,804 2,248 41 5,298 -
4. Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 1,001 - 96 54 - 63 -
5. Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah 470 - 890 2 - 565 -
6. Konstruksi 97,399 1,079 197,139 15,754 699 123,379 -
7. Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 243,812 2,950 51,854 13,975 1,011 28,679 -
8. Pengangkutan dan Pergudangan 11,226 - 18,328 205 7 990 -
9. Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 117,405 513 2,373 9,746 70 1,007 -
10. Informasi dan Komunikasi 716 - - 7 - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 204,903 11 6 - 3 -
12 Real Estat 2,768 - 2,896 35 - 1,877 -
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 3,217 29 24 74 6 17 -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang
14 - - - - - -
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 266,920 - - 3,237 - -
16 Pendidikan 40 - 58 2 - 44
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 5,671 - - 153 - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 708 - 36 9 - 13
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja 101,146 847 6,858 2,644 57 3,388
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya - - - - - -
22 Bukan Lapangan Usaha 12,199,399 35,164 96,194 26,083 1,674 18,467
23 Lainnya 7,042,861 - - - - -
TOTAL 20,564,184 44,584 392,085 80,190 5,320 186,244 -
20,564,184 44,584 392,085 80,190 5,320 186,244 -
- - - - - - -
72
Page 77
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
48. Risiko Kredit - Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
30 Juni 2023 30 Juni 2022
(Unaudited) (Unaudited)
No Keterangan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Stage 1 Stage 2 Stage 3
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Saldo awal CKPN 80,190 5,320 186,244 90,777 15,573 215,267
2. Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan (Net) - - - - - -
2.a. Pembentukan CKPN Pada Periode Berjalan 20,720 1,433 - 8,764 - -
2.b. Pemulihan CKPN Pada Periode Berjalan (30,840) (400) (9,403) - (6,268) (2,093)
- - - - - -
CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas tagihan pada periode
3.
berjalan
- - - - - -
4. Pembentukan (pemulihan) lainnya CKPN pada periode berjalan (Net) - - - - - -
Saldo Akhir CKPN 70,071 6,354 176,840 99,542 9,304 213,174
19,770,011 62,100 394,166 70,071 6,354 20,302,701
73
Page 78
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
49. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat - Bank secara Individual
30 Juni 2023
Tagihan Bersih
Lembaga Pemeringkat Peringkat Jangka panjang Peringkat Jangka Pendek
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BB+ s.d BB- B+ s.d B- Kurang dari B- A-1 A-2 A-3 Kurang dari A-
Standard and Poor's
BBB- 3
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BB+ s.d BB- B+ s.d B- Kurang dari B- F1+ s.d F1 F2 F3 Kurang dari
Fitch Ratings
BBB- F3
Kategori Portofolio Tanpa
Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3 Baa1 s.d Baa3 Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 Kurang dari P-1 P-2 P-3 Kurang dari P- Total
Moody's Peringkat
B3 3
AAA (idn) AA+(idn) s.d A+(idn) s.d. A- BBB+(idn) s.d BB+(idn) s.d B+(idn) s.d B- Kurang dari B- F1+(idn) s.d F2(idn) F3(idn) Kurang dari
PT Fitch Ratings Indonesia
AA-(idn) (idn) BBB-(idn) BB-(idn) (idn) (idn) F1(idn) F3(idn)
idAAA idAA+ s.d idA+ s.d id A- id BBB+ s.d id id BB+ s.d id id B+ s.d id B- Kurang dari idA1 idA2 idA3 s.d id A4 Kurang dari
PT Pemeringkat Efek Indonesia
idAA- BBB- BB- idB- idA4
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 4,888,778 - - - - - - - - - - - 4,888,778
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - - - - 163,186 163,186
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - - - - - - - - - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 384,011 - - - - - - - - - - - 384,011
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - - - - - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan
6 - - - - - - - - - - - - -
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas dan
7 - - - - - - - - - - - 978 978
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - - - - - - - 34,117 34,117
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - - - - - - - 1,802 1,802
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah dan
10 - - - - - - - - - - - - -
Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - - 12,566,920 12,566,920
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
12 - - - - - - - - - - - 758,020 758,020
13 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - - - - - - - 276,345 276,345
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - - - 217,326 217,326
15 Aset Lainnya - - - - - - - - - - - 561,038 561,038
TOTAL 5,272,789 - - - - - - - - - - 14,579,732 19,852,521
74
Page 79
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
49. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat - Bank secara Individual (lanjutan)
31 Desember 2022
Tagihan Bersih
Lembaga Pemeringkat Peringkat Jangka panjang Peringkat Jangka Pendek
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BB+ s.d BB- B+ s.d B- Kurang dari B- A-1 A-2 A-3 Kurang dari A-
Standard and Poor's
BBB- 3
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BB+ s.d BB- B+ s.d B- Kurang dari B- F1+ s.d F1 F2 F3 Kurang dari
Fitch Ratings
BBB- F3
Kategori Portofolio Tanpa
Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3 Baa1 s.d Baa3 Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 Kurang dari P-1 P-2 P-3 Kurang dari P- Total
Moody's Peringkat
B3 3
AAA (idn) AA+(idn) s.d A+(idn) s.d. A- BBB+(idn) s.d BB+(idn) s.d B+(idn) s.d B- Kurang dari B- F1+(idn) s.d F2(idn) F3(idn) Kurang dari
PT Fitch Ratings Indonesia
AA-(idn) (idn) BBB-(idn) BB-(idn) (idn) (idn) F1(idn) F3(idn)
idAAA idAA+ s.d idA+ s.d id A- id BBB+ s.d id id BB+ s.d id id B+ s.d id B- Kurang dari idA1 idA2 idA3 s.d id A4 Kurang dari
PT Pemeringkat Efek Indonesia
idAA- BBB- BB- idB- idA4
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 6,080,942 - - - - - - - - - - - 6,080,942
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - - - - 187,807 187,807
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
3 - - - - - - - - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 35,686 - - - - - - - - - - 148,196 183,882
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - - - - - - - 24,593 24,593
6 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - - - - - - - - -
7 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - - 12,016,420 12,016,420
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
8 - - - - - - - - - - - 519,940 519,940
Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - - - - - 547,527 547,527
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - - - 205,841 205,841
11 Aset Lainnya - - - - - - - - - - - 676,105 676,105
TOTAL 6,116,628 - - - - - - - - - - 14,326,429 20,443,057
75
Page 80
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
50 Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR Beban Modal
0% 20% 45% 50% 75% 85% 100% 150% 250% Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan Kepada Pemerintah 2,892,613 - - - - - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - 103,711 - - - - - 51,856 4,833
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 6,990 338,352 - - 23,144 - - - - 85,028 7,925
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - - - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 - - - - - - - - - - -
Lembaga Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas dan Instrumen Modal - - - - - - - - 978 2,445 228
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - 24,525 9,512 - - - 26,479 2,468
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 1,802 - - - 1,532 143
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
10 - - - - - - - - - - -
Tanah dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - 12,566,920 - - - - - 6,283,460 585,618
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
12 24,333 - - - 172,258 538,618 - - - 587,019 54,710
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 12,647 - - - - - 219,238 - - 219,238 20,433
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - 55,089 - - 26,858 135,379 - 257,471 23,996
15 Aset Lainnya - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 2,936,583 338,352 - 12,725,720 219,927 549,932 246,096 135,379 978 - 7,514,527 700,354
B Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - 59,474 - - - - - 29,737 2,771
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 6,379 - - - 9,145 - - - - 6,859 639
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan Lainnya
- - - - - - - - - - -
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas dan Instrumen Modal - - - - - - - - - - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - 80 - - - 68 6
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - - - - - - -
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
10 - - - - - - - - - - -
Tanah dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
12 147 20,152 - - - 2,513 - - - 6,166 575
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 15,601 25,381 - - - - 3,477 - - 8,553 797
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif 22,127 45,533 - 59,474 9,145 2,593 3,477 - - - 51,383 4,789
C Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1,996,165 - - - - - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
5 - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
6 - - - - - - - - - - -
dan Portofolio Ritel
7 Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Counterparty Credit
1,996,165 - - - - - - - - - - -
Risk
76
Page 81
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
50 Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR Beban Modal
0% 20% 25% 40% 45% 50% 75% 100% 150% Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan Kepada Pemerintah 4,387,097 - - - - - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - 108,693 - - - 54,347 5,049
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 155,601 - - - 5,003 - - - 33,622 3,123
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - 24,593 - - - - - - 6,148 571
6 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - - - - - - -
7 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 12,016,421 - - - 6,008,211 558,163
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8 5,803 - - - - - 509,301 - - 381,976 35,486
Kecil dan Portofolio Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi 51,339 - - - - - - 452,962 - 452,962 42,080
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 4,112 - - - - - - - 201,729 302,594 28,111
11 Aset Lainnya 350,495 - - - - - - 324,638 978 326,105 30,295
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 4,798,846 155,601 24,593 - - 12,130,117 509,301 777,600 202,707 - 7,565,963 702,878
B Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - 79,114 - - - 39,557 4,106
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 130 - - - - 20,500 - - - 10,250 952
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - - - - - - -
6 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - - - - - - -
7 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8 36 4,140 - - - - 659 - - 1,322 123
Kecil dan Portofolio Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi 1,767 39,325 - - - - - 2,134 - 9,999 929
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif 1,933 43,465 - - - 99,614 659 2,134 - - 61,128 6,110
C Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1,693,846 - - - - - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
5 - - - - - - - - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
6 Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Counterparty
1,693,846 - - - - - - - - - - -
Credit Risk
77
Page 82
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
51 Pengungkapan Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
30 Juni 2023
No. Kategori Portofolio Bagian Yang Dijamin Dengan
Tagihan Bersih Bagian Yang Tidak Dijamin
Agunan Garansi Asuransi Kredit Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) = (3)-[(4)+(5)+(6)+(7)]
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan Kepada Pemerintah 2,892,613 - - - 2,892,613
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 103,711 - - - 103,711
3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - -
4 Tagihan Kepada Bank 368,487 6,990 - - 361,497
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan Lainnya
6 - - - - -
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas dan Instrumen Modal Lainnya
7 978 - - - 978
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 34,037 - - - 34,037
9 Kredit Beragun Properti Komersial 1,802 - - - 1,802
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah dan Konstruksi - - - - -
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 12,566,920 - - - 12,566,920
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
12 735,209 24,333 - - 710,876
13 Tagihan Kepada Korporasi 231,885 12,647 - - 219,238
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 217,326 - - - 217,326
15 Aset Lainnya 561,038 - - - 561,038
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 17,714,006 43,970 - - 17,670,036
B Eksposur Transaksi Rekening Adminsitratif
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 59,474 - - - 59,474
3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - -
4 Tagihan Kepada Bank 15,524 6,379 - - 9,145
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan Lainnya - - - - -
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas dan Instrumen Modal Lainnya - - - - -
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 80 - - - 80
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - -
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah dan Konstruksi - - - - -
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - -
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 22,811 147 20,152 - 2,512
13 Tagihan Kepada Korporasi 44,460 15,601 25,381 - 3,478
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - -
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif 142,349 22,127 45,533 - 74,689
C Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1,996,165 - - - 1,996,165
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - -
3 Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - -
4 Tagihan Kepada Bank - - - - -
5 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
6
7 Tagihan kepada Korporasi - - - - -
Total Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk) 1,996,165 - - - 1,996,165
TOTAL (A+B+C) 19,740,890
78
Page 83
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio Bagian Yang Dijamin Dengan
Tagihan Bersih Bagian Yang Tidak Dijamin
Agunan Garansi Asuransi Kredit Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) = (3)-[(4)+(5)+(6)+(7)]
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan Kepada Pemerintah 4,387,097 - - - 4,387,097
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 108,693 - - - 108,693
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional
3 - - - - -
4 Tagihan Kepada Bank 163,252 2,649 - - 160,603
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal 24,593 - - - 24,593
6 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - -
7 Kredit Pegawai/Pensiunan 12,016,421 - - - 12,016,421
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
8 515,104 5,803 - - 509,301
9 Tagihan kepada Korporasi 504,301 51,339 - - 452,962
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 205,841 4,112 - - 201,729
11 Aset Lainnya 676,111 350,495 - - 325,616
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 18,601,413 414,398 - - 18,187,015
B Eksposur Transaksi Rekening Adminsitratif
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 79,114 - - - 79,114
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional
3 - - - - -
4 Tagihan Kepada Bank 20,630 130 - - 20,500
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - -
6 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - -
7 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
8 4,836 36 4,140 - 660
9 Tagihan kepada Korporasi 43,226 1,767 39,325 - 2,134
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - -
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif 147,806 1,933 43,465 - 102,408
C Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1,693,846 - - - 1,693,846
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional
3 - - - - -
4 Tagihan Kepada Bank - - - - -
5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - -
6 Tagihan kepada Korporasi - - - - -
Total Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1,693,846 - - - 1,693,846
TOTAL (A+B+C) 20,443,065 416,331 43,465 - 19,983,269
79
Page 84
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
52 Pengungkapan Perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar - Bank secara Individu
1. Eksposur Aset di laporan posisi keuangan, kecuali eksposur sekuritisasi
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
ATMR Setelah
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK ATMR Setelah MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 2,892,613 - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia 2,892,613 - - - - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 103,712 51,856 51,856 - - -
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan Kepada Bank 368,487 90,271 85,028 - - -
a. Tagihan Jangka Pendek 338,352 67,670 67,670 - - -
b. Tagihan Jangka Panjang 30,135 22,601 17,358 - - -
5. Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6. Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan Lainnya - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas dan Instrumen Modal
7. 978 2,445 2,445 - - -
Lainnya
a. Surat Berharga/Piutang Subordinasi - - - - - -
b. Instrumen Ekuitas 978 2,445 2,445 - - -
c. Instrumen Modal Lainnya - - - - - -
d. Penyertaan dalam Rangka Program Nasional - - - - - -
8. Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 34,037 26,479 26,479 - - -
9. Kredit Beragun Properti Komersial 1,802 1,532 1,532 - - -
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah dan Konstruksi - - - - - -
11. Kredit Pegawai atau Pensiunan 12,566,920 6,283,460 6,283,460 - - -
12. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 735,209 606,314 587,019 - - -
13. Tagihan Kepada Korporasi 231,885 231,885 219,238 - - -
14. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 217,326 257,472 257,472 - - -
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang tidak bergantung dari arus kas properti
a. 3,194 3,194 3,194 - - -
b. Eksposur Lainnya 214,132 254,278 254,278 - - -
15. Aset Lainnya 561,038 326,126 326,126 - - -
a. Uang tunai, emas, dan commemorative coin 234,912 - - - -
b. Aset tetap dan inventaris neto 323,805 323,805 323,805 - - -
c. Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) - - - -
d. Antar kantor neto - - - - -
e. Lainnya 2,321 2,321 2,321 -
TOTAL 17,714,007 7,877,840 7,840,655 - - -
2. Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif, kecuali eksposur sekuritisasi.
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
ATMR Setelah
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK ATMR Setelah MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - - - - - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 59,474 29,737 29,737 - - -
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5. Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan Lainnya 15,524 11,643 6,859 - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang 15,524 11,643 6,859 - - -
6. Kredit Beragun Rumah Tinggal 80 68 68 - - -
7. Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - -
8. Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
9. Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah dan Konstruksi - - - - - -
10. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 22,811 19,389 6,166 - - -
11 Tagihan Kepada Korporasi 44,460 44,460 8,553 - - -
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang tidak bergantung dari arus kas properti
a. - - - - - -
b. Eksposur Lainnya - - - - - -
TOTAL 142,349 105,297 51,383 - - -
80
Page 85
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Rupiah)
3. Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kategori Portofolio ATMR Setelah
No Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK ATMR Setelah MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 1,996,165 - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia 1,996,165 - - - - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5. Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Keuangan Lainnya - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
6. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - - -
7. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
TOTAL 1,996,165 - - - - -
4. Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Setelmen (settlement risk)
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jenis Transaksi Faktor Pengurang Faktor Pengurang
No Nilai Eksposur ATMR Nilai Eksposur ATMR
Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Delivery versus payment - - - -
a. Beban Modal 8% (5-15 hari) - - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari) - - - -
2. Non-delivery versus payment - - -
TOTAL - - - - - -
5. Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jenis Transaksi Faktor Pengurang Faktor Pengurang
No ATMR ATMR
Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode External Rating Base Approach (ERBA) - -
2. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode Standardized Approach (SA) - -
3. Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang Modal Inti Utama - -
TOTAL - - - -
6. Eksposur Derivatif
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
ATMR Setelah
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK ATMR Setelah MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - - - - - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - - -
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
7. Eksposur tertimbang dari Credit Valuation Adjustment (CVA risk weighted assets ) - - - - - -
TOTAL - - - - - -
7 Total Pengukuran Risiko Kredit (1+2+3+4+5+6)
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) 7,892,038 -
FAKTOR PENGURANG ATMR RISIKO KREDIT:
Selisih lebih antara cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dan (B)
1,25% ATMR untuk Risiko Kredit
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B) (C)
TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL (D)
81
Page 86
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
52 Pengungkapan Perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar - Bank secara Individu
1. Eksposur Aset di laporan posisi keuangan, kecuali eksposur sekuritisasi
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
ATMR Setelah
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK ATMR Setelah MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - 4,387,096 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - - - 4,387,096 - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - 108,693 54,347 54,347
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan Kepada Bank - - - 163,252 34,152 33,622
a. Tagihan Jangka Pendek - - - 158,249 31,650 31,120
b. Tagihan Jangka Panjang - - - 5,003 2,502 2,502
5. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - 24,593 6,148 6,148
6. Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - -
7. Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - 12,016,420 6,008,211 6,008,211
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel - - - 515,104 386,328 381,976
9. Tagihan Kepada Korporasi - - - 504,301 504,301 452,962
10. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - 205,841 308,762 302,594
a. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
b. Selain Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - 205,841 308,762 302,594
11. Aset Lainnya - - - 676,111 324,638 326,105
a. Uang tunai, emas, dan commemorative coin - - - 350,495 -
b. Penyertaan (selain yang menjadi faktor pengurang modal) - - 978 1,467
1) Penyertaan modal sementara dalam rangka restrukturisasi kredit - -
2) Penyertaan kepada perusahaan keuangan yang tidak terdaftar di bursa - - - 978 1,467 1,467
3) Penyertaan kepada perusahaan keuangan yang terdaftar di bursa - -
c. Aset tetap dan inventaris neto - - - 324,638 324,638 324,638
d. Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) - -
e. Antar kantor neto - - - -
f. Lainnya - -
TOTAL - - - 18,601,411 7,628,354 7,565,965
2. Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif, kecuali eksposur sekuritisasi.
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
ATMR Setelah
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK ATMR Setelah MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - - - - - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - 79,114 39,557 39,557
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional
4. Tagihan kepada Bank - - - 1 - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - 130 26 -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - 20,500 10,250 10,250
5. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
6. Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - -
7. Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - 4,836 3,627 1,322
9. Tagihan Kepada Korporasi - - - 43,226 43,226 9,999
10. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - 3,310 4,965 4,634
a. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
b. Selain Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
TOTAL - - - 147,806 96,686 61,128
82
Page 87
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
###
(Disajikan Dalam Rupiah)
3. Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kategori Portofolio ATMR Setelah
No Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK ATMR Setelah MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - 1,693,846 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - - - 1,693,846 - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - - -
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
TOTAL - - - 1,693,846 - -
4. Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Setelmen (settlement risk)
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jenis Transaksi Faktor Pengurang Faktor Pengurang
No Nilai Eksposur ATMR Nilai Eksposur ATMR
Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Delivery versus payment - - - -
a. Beban Modal 8% (5-15 hari) - - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari) - - - -
2. Non-delivery versus payment - - -
TOTAL - - - - - -
5. Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jenis Transaksi Faktor Pengurang Faktor Pengurang
No ATMR ATMR
Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode External Rating Base Approach (ERBA) - -
2. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode Standardized Approach (SA) - -
3. Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang Modal Inti Utama - -
TOTAL - - - -
6. Eksposur Derivatif
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
ATMR Setelah
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK Tagihan Bersih ATMR Sebelum MRK ATMR Setelah MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - - - - - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - - - - - -
4. Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - - - - - -
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
7. Eksposur tertimbang dari Credit Valuation Adjustment (CVA risk weighted assets ) - - - - - -
TOTAL - - - - - -
7 Total Pengukuran Risiko Kredit (1+2+3+4+5+6)
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - 7,627,093
FAKTOR PENGURANG ATMR RISIKO KREDIT:
Selisih lebih antara cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dan (B)
1,25% ATMR untuk Risiko Kredit
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B) (C)
TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL (D)
83
Page 88
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
53 Pengungkapan Risiko Operasional - Bank secara Individual
(dalam jutaan rupiah)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
No. Pendekatan Yang Digunakan Komponen Indikator Bisnis Pendapatan Bruto (Rata-rata 3 tahun
Beban Modal ATMR Beban Modal ATMR
(KIB) terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Indikator Dasar 200,701 108,379 1,354,732 1,178,457 176,769 2,209,607
Total 200,701 108,379 1,354,732 1,178,457 176,769 2,209,607
54 Laporan Eksposur Risiko dan Ratio Leverage
PERIODE
No Keterangan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
Jumlah Jumlah
Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi
1 19,920,070 20,139,643
(nilai gross sebelum dikurangi CKPN).
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank,
lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau
entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi
2 N/A N/A
keuangan harus dikonsolidasikan namun diluar
cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau
aset syariah yang mendasari (underlying ) yang telah
dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi
persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam
peraturan perundang-undangan OJK mengenai
Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi
3 - -
Aset bagi Bank Umum.
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang
mendasari (underlying ) tersebut telah dikurangkan
dari total aset di neraca pada laporan keuangan
publikasi (baris nomor 1) maka baris ini diisi sebesar
0 (nol).
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
4 penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka N/A N/A
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai
komponen neraca berdasarkan standar akuntansi
5 - -
keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total
eksposur dalam Rasio Leverage .
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan
6 aset keuangan secara regular dengan menggunakan
metode akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi dalam fasilitas
cash pooling yang memenuhi persyaratan
7
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif.
Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities
9 Financing Transaction (SFT) sebagai contoh
transaksi reverse repo.
Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening
10 Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan 333,108 306,979
Faktor Konversi Kredit (FKK).
Prudent valuation adjustments berupa faktor
11 pengurang modal dan Cadangan Kerugian Penurunan (454,969) (496,879)
Nilai (CKPN)
12 Penyesuaian lainnya (jika ada)
Total Eksposur dalam Perhitungan Rasio
13 19,798,208 19,949,743
Leverage
84
Page 89
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
54 Laporan Eksposur Risiko dan Ratio Leverage (lanjutan)
(dalam juta rupiah)
Periode
Keterangan
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan yang
tercatat dalam neraca, namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur
1 19,920,070 20,139,643
SFT.
*Menggunakan nilai gross sebelum dikurangi CKPN.
Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
2 dan penyediaan agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam - -
neraca karena adanya penerapan standar akuntansi.
(Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi
3 - -
derivatif).
(Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang telah dicatat
4 - -
sebagai aset dalam neraca Bank).
(Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi
5 (249,800) (310,131)
yang berlaku).
(Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1) sebagaimana
6 dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban (201,704) (174,859)
penyediaan modal minimum bank umum).
Total Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
7 19,468,565 19,654,653
(Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat
8 variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang - -
memenuhi persyaratan tertentu.
Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh
9
transaksi derivatif.
(pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central clearing
10 N/A N/A
counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit
(Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan
12 - -
add-on untuk transaksi penjualan kredit derivatif)
Total Eksposur Transaksi Derivatif
13 - -
(Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12)
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan
16 Current Exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT
Total Eksposur SFT
18 - -
(Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17)
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi.
19 333,108 306,979
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
(Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
20 - -
kontijensi dan Faktor Konversi Kredit (FKK))
(Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi
21 (3,465) (11,889)
yang berlaku).
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
22 329,643 295,090
(Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21)
Modal dan Total Ekposur
23 Modal Inti (Tier 1) 1,724,281 1,532,985
24 Total Eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 19,798,208 19,949,743
Rasio Leverage
25 Nilai Rasio Leverage (Kolom 23 ÷ Kolom 24) 8.71% 7.68%
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3% 3%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage N/A N/A
85
Page 90
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
54 Template KM1: Key metrics secara Konsolidasi
No. Deskripsi 30 Juni 2023 31 Maret 2023 31 Desember 2022 30 September 2022 30 Juni 2022
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 1,724,281 1,648,505 1,725,053 1,592,651 1,532,985
1a Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK 71 secara Penuh N/A N/A N/A N/A N/A
2 Modal Inti (Tier 1) 1,724,281 1,648,505 1,725,053 1,592,651 1,532,985
2a Modal inti Tier 1 dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK 71 secara Penuh N/A N/A N/A N/A N/A
3 Total Modal 1,822,932 1,745,198 1,820,384 1,690,985 1,627,876
3a Total Modal dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK 71 secara Penuh N/A N/A N/A N/A N/A
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 9,246,770 9,090,239 9,836,114 10,076,340 9,800,885
4a Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (pre-floor ) N/A N/A N/A N/A N/A
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 18.65% 18.13% 17.54% 15.81% 15.64%
5a CET1 dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK 71 secara Penuh (%) N/A N/A N/A N/A N/A
5b Rasio CET1 (rasio pre-floor ) (%) N/A N/A N/A N/A N/A
6 Rasio Tier 1 (%) 18.65% 18.13% 17.54% 15.81% 15.64%
6a Rasio Tier1 dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK 71 secara Penuh (%) N/A N/A N/A N/A N/A
6b Rasio Tier 1 (rasio pre-floor ) (%) N/A N/A N/A N/A N/A
7 Rasio Total Modal (%) 19.71% 19.20% 18.51% 16.78% 16.61%
7a Rasio Total Modal dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK 71 secara Penuh (%) N/A N/A N/A N/A N/A
7b Rasio Total Modal (ratio pre-floor ) (%) N/A N/A N/A N/A N/A
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
9 Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%) 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2.5%) (%) 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
12 Komponen CET1 untuk buffer
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 19,798,208 19,273,047 19,771,944 20,244,132 19,949,743
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
14
rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
Nilai Rasio pengungkit sesuai dengan Basel III dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK 71 secara Penuh. (%) (baris 2a
14a N/A N/A N/A N/A N/A
/ baris13)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
14b
dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
14c rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities Financing Transaction
(SFT) secara gross
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
14d
dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow )
17 LCR (%)
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)
20 NSFR (%)
Analisis Kualitatif
86
Page 91
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
47. Perbedaan Antara Cakupan Konsolidasi Dan Mapping Pada Laporan Keuangan Sesuai SAK Dengan Kategori Risiko Sesuai Dengan Ketentuan OJK Kategori Risiko
30 Juni 2023
(Unaudited)
a b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Tidak mengacu
pada
persyaratan
permodalan
atau
Nilai tercatat sebagaimana Sesuai kerangka Sesuai Sesuai berdasarkan
tercantum dalam publikasi Nilai tercatat berdasarkan Sesuai kerangka risiko counterparty credit kerangka kerangka risiko pengurangan
laporan keuangan prinsip kehati-hatian kredit risk sekuritisasi pasar modal
Indonesia
Aset
Kas 234,912 234,912 -
Penempatan pada Bank Indonesia 2,588,043 2,588,043 -
Penempatan pada bank lain 32,101 32,101 6,420
Tagihan spot dan derivatif - - -
Surat berharga yang dimiliki 269,426 269,426 -
Repo - - -
Reverse repo 1,976,421 1,976,421 -
Tagihan akseptasi - -
Kredit yang diberikan 14,025,193 14,025,193 7,444,412
Pembiayaan syariah - - -
Penyertaan modal 978 978 2,444
Aset keuangan lainnya - - -
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (249,800) (249,800)
a. Surat berharga - -
b. Kredit (249,789) (249,789) -
c. Lainnya (11) (11) -
Aset tidak berwujud 2,999 2,999 2,321
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (678) (678) -
Aset tetap dan inventaris 544,356 544,356 323,805
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (220,552) (220,552)
Aset non produktif - -
a. Properti terbengkalai - -
b. Aset yang diambil alih - -
c. Rekening tunda - -
d. Aset antar kantor - -
Aset lainnya 463,981 463,981 61,250
Total aset 19,667,381 19,667,381 7,840,653
Kewajiban
Giro 2,500,512 2,500,512
Tabungan 2,620,008 2,620,008
Deposito 10,856,617 10,856,617
Uang elektronik - -
Liabilitas kepada Bank Indonesia - -
Liabilitas kepada Bank Lain 90,167 90,167
Liabilitas spot dan derivatif/forward - -
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali
(repo) - -
liabilitas akseptasi - -
Surat berharga yang diterbitkan 747,111 747,111
Pinjaman/pembiayaan yang diterima 500,000 500,000
Setoran jaminan 397 397
Liabilitas antar kantor - - -
Liabilitas lainnya 490,918 490,918
Kepentingan minoritas (minority interest) - -
Total kewajiban 17,805,730 17,805,730
Ekuitas
Modal disetor 1,261,022 1,261,022
a. Modal dasar 5,000,000 5,000,000
b. Modal yang belum disetor -/- (3,738,978) (3,738,978)
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - -
Tambahan modal disetor 13,917 13,917
a. Agio 11,966 11,966
b. Disagio -/- - -
c. Modal sumbangan - -
d. Dana setoran modal 1,951 1,951
e. Lainnya - -
Penghasilan komprehensif lainnya 97,957 97,957
a. Keuntungan 206,888 206,888
b. Kerugian -/- (108,931) (108,931)
Cadangan 343,445 343,445
a. Cadangan umum 343,445 343,445
b. Cadangan tujuan - -
Laba/rugi 145,309 145,309
a. Tahun-tahun lalu - -
b. Tahun berjalan 145,309 145,309
c. Dividen yang dibayarkan -/- -
Total ekuitas 1,861,651 1,861,651
Total kewajiban dan ekuitas 19,667,381 19,667,381
Kewajiban komitmen dan kewajiban kontijensi
Kewajiban komitmen 242,042 242,042 42,277
Kewajiban kontijensi 91,065 91,065 9,107
Total kewajiban komitmen dna kontijensi 333,108 333,108 51,384
Analisis Kualitatif
87
Page 92
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
47. Perbedaan Antara Cakupan Konsolidasi Dan Mapping Pada Laporan Keuangan Sesuai SAK Dengan Kategori Risiko Sesuai Dengan Ketentuan OJK Kategori Risiko (lanjutan)
31 Desember 2022
(Audited)
a b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Tidak mengacu
pada
persyaratan
permodalan
atau
Nilai tercatat sebagaimana Sesuai kerangka Sesuai Sesuai berdasarkan
tercantum dalam publikasi Nilai tercatat berdasarkan Sesuai kerangka risiko counterparty credit kerangka kerangka risiko pengurangan
laporan keuangan prinsip kehati-hatian kredit risk sekuritisasi pasar modal
Indonesia
Aset
Kas 350,495 350,495 -
Penempatan pada Bank Indonesia 3,746,302 3,746,302 -
Penempatan pada bank lain 7,404 7,404 1,481
Tagihan spot dan derivatif - - -
Surat berharga yang dimiliki 555,115 555,115 -
(Repo ) - - -
(Reverse repo ) 1,693,168 1,693,168 -
Tagihan akseptasi - -
Kredit yang diberikan 13,501,560 13,501,560 7,208,739
Pembiayaan syariah - - -
Penyertaan modal 978 978 1,466
Aset keuangan lainnya - - -
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (266,384) (266,384)
a. Surat berharga - -
b. Kredit (266,373) (266,373) 199,474
c. Lainnya (11) (11) -
Aset tidak berwujud - - -
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- - - -
Aset tetap dan inventaris 534,155 534,155 324,638
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (209,517) (209,517)
Aset non produktif - -
a. Properti terbengkalai - -
b. Aset yang diambil alih - -
c. Rekening tunda - -
d. Aset antar kantor - -
Aset lainnya 258,939 258,939 29,639
Total aset 20,172,214 20,172,214 7,765,437
Kewajiban
Giro 2,521,621 2,521,621
Tabungan 2,534,144 2,534,144
Deposito 11,132,528 11,132,528
Uang elektronik - -
Liabilitas kepada Bank Indonesia - -
Liabilitas kepada Bank Lain 473,592 473,592
Liabilitas spot dan derivatif/forward - -
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali
(repo) - -
liabilitas akseptasi - -
Surat berharga yang diterbitkan 746,655 746,655
Pinjaman/pembiayaan yang diterima 500,000 500,000
Setoran jaminan 487 487
Liabilitas antar kantor - - -
Liabilitas lainnya 433,689 433,689
Kepentingan minoritas (minority interest) - -
Total kewajiban 18,342,717 18,342,717
Ekuitas
Modal disetor 1,097,523 1,097,523
a. Modal dasar 1,500,000 1,500,000
b. Modal yang belum disetor -/- (402,477) (402,477)
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - -
Tambahan modal disetor 88,057 88,057
a. Agio 11,966 11,966
b. Disagio -/- - -
c. Modal sumbangan - -
d. Dana setoran modal 76,091 76,091
e. Lainnya - -
Penghasilan komprehensif lainnya 97,957 97,957
a. Keuntungan 206,888 206,888
b. Kerugian -/- (108,931) (108,931)
Cadangan 304,558 304,558
a. Cadangan umum 304,558 304,558
b. Cadangan tujuan - -
Laba/rugi 241,402 241,402
a. Tahun-tahun lalu - -
b. Tahun berjalan 241,402 241,402
c. Dividen yang dibayarkan -/- -
Total ekuitas 1,829,497 1,829,497
Total kewajiban dan ekuitas 20,172,214 20,172,214
Kewajiban komitmen dan kewajiban kontijensi
Kewajiban komitmen 219,715 219,715 52,435
Kewajiban kontijensi 86,932 86,932 8,693
Total kewajiban komitmen dna kontijensi 306,646 306,646 61,128
Analisis Kualitatif
88
Page 93
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
48. Komposisi Permodalan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
No Komponen
(Unaudited) (Audited)
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus ) 1,274,939 1,350,891
2 Laba ditahan 145,309 241,402
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 532,637 493,751
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 N/A N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 1,952,886 2,086,044
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment )
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading book - -
8 Goodwill N/A N/A
9 Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights ) - -
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability - -
11 Cash-flow hedge reserve - -
12 Shortfall on provisions to expected losses - -
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi - -
14 Peningkatan/ penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) - -
15 Aset pensiun manfaat pasti - -
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan Posisi Keuangan) - -
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain - -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi secara - -
ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10%
modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan - -
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di atas batasan
10%)
20 Mortgage servicing rights - -
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas batasan 10%, net - -
dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: - -
23 investasi signifikan pada saham biasa financials - -
24 mortgage servicing rights - -
25 pajak tangguhan dari perbedaan temporer - -
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
26a. Selisih PPKA dan CKPN (201,704) (168,780)
26b. PPKA non produktif - -
26c. Aset Pajak Tangguhan (26,901) (26,901)
26d. Penyertaan - -
26e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - -
26f. Eksposur sekuritisasi - -
26g. Lainnya - -
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya - -
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment ) terhadap CET 1 (228,605) (195,680)
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 1,724,281 1,890,364
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus ) - -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi - -
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi - -
33 Modal yang termasuk phase out dari AT 1 - -
34 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM - -
secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out - -
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment - -
89
Page 94
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
48. Komposisi Permodalan
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment )
37 Investasi pada instrumen AT 1 sendiri - -
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain - -
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi secara - -
ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10%
modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan - -
konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
41a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain - -
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya - -
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment ) terhadap AT 1 - -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 1,724,281 1,890,364
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus ) - -
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 - -
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM - -
secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out - -
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling tinggi 98,650 95,331
sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2 ) sebelum faktor pengurang 98,650 95,331
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment )
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri - -
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain - -
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan - -
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak
memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan
threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)
Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan, keuangan, dan asuransi yang - -
berada di luar lingkup konsolidasi peraturan dan, yang mana bank tidak memiliki lebih dari
10% dari saham biasa entitas yang dikeluarkan: jumlah yang sebelumnya ditunjuk untuk batas
5% tetapi yang tidak lagi memenuhi syarat (hanya untuk Bank Sistemik G-SIBs)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas keuangan dan asuransi di - -
luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
56a. Sinking fund - -
56b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain - -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment ) Modal Pelengkap - -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 98,650 95,331
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 1,822,932 1,820,384
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 9,246,770 9,836,114
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal
(Capital Buffer )
61 Rasio CET 1 (persentase terhadap ATMR) 18.65% 19.22%
62 Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR) 18.65% 19.22%
63 Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR) 19.71% 18.51%
64 Buffer ( persentase terhadap ATMR) N/A N/A
65 Capital Conservation Buffer N/A N/A
66 Countercyclical Buffer N/A N/A
67 higher loss absorbency requirement N/A N/A
68 Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk memenuhi Buffer (persentase - -
terhadap ATMR)
Untuk kantor cabang dari Bank yang berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana Usaha yang
ditempatkan dalam CEMA (diungkapkan sebagai persentase dari ATMR) yang tersedia untuk
memenuhi Buffer .
90
Page 95
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
48. Komposisi Permodalan
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya pada entitas keuangan lain N/A N/A
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan pendekatan N/A N/A
standar (sebelum dikenakan cap )
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar N/A N/A
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan pendekatan IRB N/A N/A
(sebelum dikenakan cap )
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan
2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities )
82 Cap pada AT 1 yang temasuk phase out N/A N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities )
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities )
Analisis Kualitatif
91
Page 96
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
49. Rekonsiliasi Permodalan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Unaudited) (Audited)
Neraca Konsolidasi dengan cakupan Neraca Konsolidasi dengan cakupan
konsolidasi berdasarkan ketentuan konsolidasi berdasarkan ketentuan
Neraca Publikasi kehati-hatian Neraca Publikasi kehati-hatian
Indonesia
Aset
Kas 234,912 234,912 350,495 350,495
Penempatan pada Bank Indonesia 2,588,043 2,588,043 3,746,302 3,746,302
Penempatan pada bank lain 32,101 32,101 7,404 7,404
Tagihan spot dan derivatif - - - -
Surat berharga yang dimiliki 269,426 269,426 555,115 555,115
Repo - - - -
Reverse repo 1,976,421 1,976,421 1,693,168 1,693,168
Tagihan akseptasi - - - -
Kredit yang diberikan 14,025,193 14,025,193 13,501,560 13,501,560
Pembiayaan syariah - - - -
Penyertaan modal 978 978 978 978
Aset keuangan lainnya - - - -
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (249,800) (249,800) (266,384) (266,384)
a. Surat berharga - - - -
b. Kredit (249,789) (249,789) (266,373) (266,373)
c. Lainnya (11) (11) (11) (11)
Aset tidak berwujud 2,999 2,999 - -
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (678) (678) - -
Aset tetap dan inventaris 544,356 544,356 534,155 534,155
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (220,552) (220,552) (209,517) (209,517)
Aset non produktif - - - -
a. Properti terbengkalai - - - -
b. Aset yang diambil alih - - - -
c. Rekening tunda - - - -
d. Aset antar kantor - - - -
Aset lainnya 463,981 463,981 258,939 258,939
Total aset 19,667,381 19,667,381 20,172,214 20,172,214
Kewajiban
Giro 2,500,512 2,500,512 2,521,621 2,521,621
Tabungan 2,620,008 2,620,008 2,534,144 2,534,144
Deposito 10,856,617 10,856,617 11,132,528 11,132,528
Uang elektronik - - - -
Liabilitas kepada Bank Indonesia - - - -
Liabilitas kepada Bank Lain 90,167 90,167 473,592 473,592
Liabilitas spot dan derivatif/forward - - - -
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali
-
(repo) - - -
liabilitas akseptasi - - - -
Surat berharga yang diterbitkan 747,111 747,111 746,655 746,655
Pinjaman/pembiayaan yang diterima 500,000 500,000 500,000 500,000
Setoran jaminan 397 397 487 487
Liabilitas antar kantor - - - -
Liabilitas lainnya 490,918 490,918 433,689 433,689
Kepentingan minoritas (minority interest) - - - -
Total kewajiban 17,805,730 17,805,730 18,342,717 18,342,717
Ekuitas
Modal disetor 1,261,022 1,261,022 1,097,523 1,097,523
a. Modal dasar 5,000,000 5,000,000 1,500,000 1,500,000
b. Modal yang belum disetor -/- (3,738,978) (3,738,978) (402,477) (402,477)
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - - - -
Tambahan modal disetor 13,917 13,917 88,057 88,057
a. Agio 11,966 11,966 11,966 11,966
b. Disagio -/- - - - -
c. Modal sumbangan - - - -
d. Dana setoran modal 1,951 1,951 76,091 76,091
e. Lainnya - - - -
Penghasilan komprehensif lainnya 97,957 97,957 97,957 97,957
a. Keuntungan 206,888 206,888 206,888 206,888
b. Kerugian -/- (108,931) (108,931) (108,931) (108,931)
Cadangan 343,445 343,445 304,558 304,558
a. Cadangan umum 343,445 343,445 304,558 304,558
b. Cadangan tujuan - - - -
Laba/rugi 145,309 145,309 241,402 241,402
a. Tahun-tahun lalu - - - -
b. Tahun berjalan 145,309 145,309 241,402 241,402
c. Dividen yang dibayarkan -/- - - -
Total ekuitas 1,861,651 1,861,651 1,829,497 1,829,497
Total kewajiban dan ekuitas 19,667,381 19,667,381 20,172,214 20,172,214
Kewajiban komitmen dan kewajiban kontijensi
Kewajiban komitmen 242,042 242,042 219,715 219,715
Kewajiban kontijensi 91,065 91,065 86,932 86,932
Total kewajiban komitmen dna kontijensi 333,108 333,108 306,646 306,646
Analisis Kualitatif
92
Page 97
PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI UTARA GORONTALO
Catatan Atas Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)
50. Perbedaan Utama Antara Eksposur Sesuai Ketentuan Kehati-Hatian dengan carrying values sesuai standar akuntansi keuangan
30 Juni 2023
(Unaudited)
a b c d e
Item sesuai:
Kerangka
Kerangka Counterparty
Total Kerangka risiko kredit sekuritisasi credit risk Kerangka risiko pasar
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana
dilaporkan pada
template LI1) 19,667,381 7,840,653 19,667,381
Nilai tercatat liabilitas
sesuai lingkup
sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana
dilaporkan pada
template LI1) 17,805,730 - 17,805,730
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif 333,108 51,384 333,108
Perbedaan valuasi
Perbedaan antara
netting rules , selain
dari yang termasuk
pada baris 2.
Perbedaan provisi
Perbedaan
prudential filters
….
Nilai eksposur
yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Analisis Kualitatif
31 Desember 2022
(Audited)
a b c d e
Item sesuai:
Kerangka
Kerangka Counterparty
Total Kerangka risiko kredit sekuritisasi credit risk Kerangka risiko pasar
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana
dilaporkan pada
template LI1) 20,172,214 7,765,437 20,172,214
Nilai tercatat liabilitas
sesuai lingkup
sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana
dilaporkan pada
template LI1) 18,342,717 - 18,342,717
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif 306,646 61,128 436,669
Perbedaan valuasi
Perbedaan antara
netting rules , selain
dari yang termasuk
pada baris 2.
Perbedaan provisi
Perbedaan
prudential filters
….
Nilai eksposur
yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Analisis Kualitatif
93
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.