Back to announcement
Checklist Laporan Keuangan Panin Bank 0623.PDF
Financial statement Text extracted PNBNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 115
Page 1
Page 1 of 115
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (√) diisi pada kolom ‘Ada’ apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom ‘Keterangan’ ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda √) diisi pada kolom ‘Tidak Ada’
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (√) diisi pada kolom ‘N/A’.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank Pan Indonesia Tbk
Bidang Usaha Perbankan
Jenis penawaran Umum N/A
30 Juni 2023 30 Juni 2022 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik N/A N/A Imelda & Rekan
Nama Partner N/A N/A Fonny Alimin
Opini Akuntan N/A N/A Audit tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A N/A
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2
Page 2 of 115
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di
Pasar Modal”
Data Keuangan Penting Rp Juta
Periode laporan keuangan 30 Juni 2023 30 Juni 2022 31 Desember 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 7.349.771 6.873.395 13.906.210
Laba (rugi) bruto 4.752.378 5.001.724 9.948.750
Laba (rugi) usaha/operasional 2.586.631 1.994.105 4.072.933
EBT 2.626.159 2.033.434 4.088.893
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 2.099.189 1.603.747 3.273.010
Laba (rugi) komprehensif 2.472.674 715.074 2.649.978
Laba Per saham (dasar) 72,22 64,88 126,28
Laba Per saham (dilusian) 72,22 64,88 126,28
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 208.219.041 200.171.062 212.431.881
Jumlah Aset Lancar - - -
Jumlah Aset Tidak Lancar - - -
Jumlah Liabilitas 143.811.147 141.341.552 151.844.644
Jumlah Liabilitas Jangka - - -
Pendek
Jumlah Liabilitas Jangka - - -
Panjang
Jumlah Ekuitas 52.995.459 48.781.190 50.716.094
Page 3
Page 3 of 115
Modal Disetor 2.408.765 2.408.765 2.408.765
Saldo Laba 35.943.284 32.278.851 34.199.727
Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (%) 37,40% 37,01% 32,35%
ROA 2,18% 1,99% 1,91%
ROE 7,53% 7,13% 6,89%
Ebitda thd pendapatan (%) 35,73% 29,58% 29,40%
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak
relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan
pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk
memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan
Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode
4 Laporan arus kas selama periode
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang
disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi
secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos
laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos
dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan
Page 4
Page 4 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Ketentuan Umum
1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan
urutan sebagai berikut:
a. gambaran umum Perusahaan;
Diungkapkan dalam
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi catatan 1
signifikan yang diterapkan; Diungkapkan dalam
c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan catatan 2,3
posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan Diungkapkan dalam
ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian catatan 5 s/d 61
laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di
bagian manapun dalam laporan keuangan; dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami
laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
2. menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata
“sebagian”.
3. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos
mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan,
dan alasan dijaminkan.
4. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan
nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Diungkapkan dalam
1. Gambaran Umum Perusahaan catatan 9,13,14,15
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan Diungkapkan dalam
1) Riwayat ringkas perusahaan; catatan catatan
Diungkapkan 19
dalam
catatan 1a
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan Diungkapkan dalam
catatan 1a
dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara;
Page 5
Page 5 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang Diungkapkan dalam
dijalankan pada periode pelaporan; catatan 1a
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; Diungkapkan dalam
catatan 1a
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal Diungkapkan dalam
perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara catatan 1a
signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat
dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan
kapasitas produksinya; dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok Diungkapkan dalam
usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat catatan 1a
diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media Perusahaan bukan
merupakan industri
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. media
8) Khusus Industri Jalan Tol Perusahaan bukan
merupakan industri
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari jalan tol
penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Perusahaan bukan
merupakan industri
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. asuransi dan
pembiayaan
10) Khusus untuk Industri Perbankan Diungkapkan dalam
catatan 1a
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada),
serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip
syariah (jika ada).
Page 6
Page 6 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Perusahaan bukan
merupakan industri
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. minyak dan gas bumi dan
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : pertambangan umum
a) Area Eksplorasi, meliputi:
Nama lokasi;
Nama pemilik izin lokasi;
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya;
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik
izin lokasi; dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset
Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan;
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
Nama lokasi;
Nama pemilik ijin lokasi;
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik
ijin lokasi;
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak
yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan
eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan
posisi keuangan.
12) Khusus Industri Kehutanan Perusahaan bukan
merupakan industri
Yang harus diungkapkan antara lain: kehutanan
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa
manfaat HPH; dan
c) sisa umur HPH.
Page 7
Page 7 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: Diungkapkan dalam
catatan 1c
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk
penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia;
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan;
3) Bursa tempat Efek dicatatkan; dan
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang
diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai
dengan periode pelaporan terakhir.
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus Diungkapkan dalam
(EBK) catatan 1b
1) Yang
Namaharus diungkapkan
entitas antara
anak dan/atau EBKlain:
yang dikendalikan baik secara
langsung maupun tidak langsung;
2) Tempat kedudukan;
3) Jenis usaha;
4) Tahun beroperasi secara komersial;
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda);
6) Total Aset; dan
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila
entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung
melalui entitas anak, lebih dari 50% (lima puluh perseratus) hak
suara yang sah;
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung
lebih dari 50% (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara
potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian;
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila
laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan
keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal
laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal
atau periode yang berbeda;
Page 8
Page 8 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan
entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam
bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau
uang muka;
e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian
kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka
entitas induk harus mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang
dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas
anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian;
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan;
(3) jumlah harga yang diterima;
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan; dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Diungkapkan dalam
catatan 1a
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan
komisaris, dan komite audit;
2) Cakupan manajemen kunci; dan
Page 9
Page 9 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata
jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara
konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan Diungkapkan dalam
catatan 60
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Diungkapkan dalam
catatan 3a
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah
disusun dan disajikan sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan Diungkapkan dalam
catatan 3b
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis
(historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto
(net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk
laporan arus kas.
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: Diungkapkan dalam
catatan 3e
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak;
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang
fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan;
dan
c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Page 10
Page 10 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Diungkapkan dalam
Manajemen catatan 4
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi
signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan,
pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan;
2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang
dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi
ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka
2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan
jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan
akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai
berikut:
Page 11
Page 11 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1) Prinsip-prinsip konsolidasi Diungkapkan dalam
catatan 3c
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-
pos entitas induk dan entitas anak;
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam
laporan keuangan entitas induk;
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa
kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas
entitas anak;
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan
penyajian kepentingan nonpengendali; dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas
yang dikonsolidasi telah dieliminasi.
2) Kombinasi bisnis Diungkapkan dalam
catatan 3d, 3y
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode
yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill;
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang
ada di Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon;
(2) akuisisi secara bertahap; dan
(3) imbalan kontinjensi.
3) Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan Diungkapkan dalam
komponen kas dan setara kas. catatan 3b, 3k
Page 12
Page 12 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
4) Instrumen Keuangan Diungkapkan dalam
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk catatan 3g, 3h, 3i
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori,
termasuk perlakuan atas biaya transaksi;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan
setiap kategori;
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan;
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen
keuangan;
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan
penurunan nilai dari aset keuangan;
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan;
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung
nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1),
angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib
ditambahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
atas instrumen keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi
lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain: catatan 3m
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Page 13
Page 13 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Sukuk yang diterbitkan Tidak terdapat Sukuk
yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;
(4) posisi penyajian Sukuk; dan
(5) akad syariah yang digunakan
5) Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro catatan 6
wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Diungkapkan dalam
Indonesia dan Bank Lain.
catatan 3l
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan Diungkapkan dalam
pada Bank Indonesia dan Bank Lain. catatan 3m
6) Piutang Reverse Repo
Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, catatan 3ai
metode pencatatan dan pengukurannya.
7) Khusus Industri Perbankan Tidak terdapat obligasi
rekapitalisasi pemerintah
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah; dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
Page 14
Page 14 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
Diungkapkan dalam
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan; catatan 12
(2) Dasar penyajian atas kredit; Diungkapkan dalam
catatan 3p
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko Diungkapkan dalam
portofolio kredit; catatan 57
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika
ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit. Diungkapkan dalam
catatan 57
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas
catatan 3r
tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
Diungkapkan dalam
catatan 3ab, 20
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang Diungkapkan dalam
diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat catatan 3ab, 20
ditagih; dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi Diungkapkan dalam
penjualan agunan. catatan 3ab, 20
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Merupakan akun milik
entitas anak.
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain: Diungkapkan dalam
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan catatan 3s, 14
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset Diungkapkan dalam
pembiayaan konsumen dari konsumennya. catatan 3s, 14
Page 15
Page 15 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
10) Anjak Piutang Diungkapkan dalam
catatan 3ac, 13
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
b) Penyajian transaksi anjak piutang;
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan
jumlah bersih piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan
kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan).
11) Sewa
Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain: catatan 3t
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa;
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau
sewa operasi; dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee
dan/atau lessor.
12) Persediaan : Tidak terdapat akun
persediaan pada industri
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang perbankan
digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan Perusahaan bukan
HTI Dalam Pengembangan merupakan industri
kehutanan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada
negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
Page 16
Page 16 of 115
No Keteranga Ada Tidak N/A Keterangan
n Perusahaan bukan
b) Khusus Industri Perkebunan
merupakan industri
Tanaman Perkebunan perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan,
tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah
menghasilkan;
(2) Dasar penilaian dan pengukuran;
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan
ke tanaman telah menghasilkan;
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan;
dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan Perusahaan bukan
merupakan industri
Hewan Ternak peternakan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian;
(b) Metode amortisasi (deplesi); dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika
ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah
menjadi hewan ternak telah menghasilkan.
Page 17
Page 17 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain: Diungkapkan dalam
a) pengakuan awal Aset Tetap; catatan 3w, 4, 18
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;
c) pengelompokan Aset Tetap;
d) metode penyusutan yang digunakan;
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap;
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan;
g) penghentian pengakuan;
h) nilai residu; dan
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi
umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir
periode pelaporan.
14) Investasi pada Entitas Asosiasi
Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat
catatan 3u
investasi pada asosiasi.
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Tidak terdapat transaksi
bagian partisipasi dalam
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat
ventura bersama
bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.
16) Pola Kerjasama Tidak terdapat transaksi
pola kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama;
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul; dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.
Page 18
Page 18 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
17) Aset Tak Berwujud
Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain : catatan 3y, 19
a) pengakuan awal Aset Takberwujud;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud;
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat
terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur
manfaatnya;
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud;
e) metode amortisasi yang digunakan;
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan
g) riset dan pengembangan (jika ada).
Tidak terdapat riset dan
pengembangan
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Tidak terdapat transaksi
aset tidak lancar atau
Yang harus dijelaskan antara lain: kelompok lepasan yang
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar dimiliki untuk dijual
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual; dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki
untuk dijual.
19) Properti Investasi : Tidak terdapat properti
investasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi;
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk
model biaya; dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
Page 19
Page 19 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Perusahaan bukan
merupakan industri gas
Aset Minyak dan Gas Bumi dan minyak bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat
bruto;
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian
kembali aset (revaluasi);
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain: Diungkapkan dalam
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan catatan 3z
kemungkinan terjadinya penurunan nilai; dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera Saldo liabilitas segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. tidak material untuk
Simpanan Nasabah diungkapkan lebih rinci
Yang harus dijelaskan antara lain:
Diungkapkan dalam
a) Penjelasan atas simpanan; dan
catatan 3ae
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Page 20
Page 20 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan Diungkapkan dalam
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. catatan 3af
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan Diungkapkan dalam
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
catatan 3ag
23) Provisi Diungkapkan dalam
catatan 3ak
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui; dan
b) dasar penentuan nilai provisi.
24) Utang Repo
Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode catatan 3ah
pencatatan dan pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Perusahaan tidak
bergerak di industri ini
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan;
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan; dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
Page 21
Page 21 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
26) Khusus Industri Pertambangan Umum Perusahaan tidak
bergerak di industri ini
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang
masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak
untuk Area of Interest yang bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang
sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan
bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya
produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan
kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan
penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur
ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar Diungkapkan dalam
pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang catatan 3aj, 3ak
ada; dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan
pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan
serta beban terkait.
Page 22
Page 22 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan
metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk
menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi Perusahaan tidak
bergerak pada industri ini
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang
belum merupakan pendapatan;
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktif; dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui,
klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun
belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim; dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate Perusahaan tidak
bergerak di industri ini
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan
Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real
Estat;
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih
rendah dari nilai tercatat proyek;
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real
Estat;
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar
pada estimasi kini; dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
Page 23
Page 23 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
28) Program Loyalitas Pelanggan Diungkapkan dalam
catatan 3ar
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas
pelanggan
29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain: catatan 3e
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang
asing;
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran
aset dan liabilitas moneter; dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan
saldo dalam mata uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Diungkapkan dalam
Yang harus dijelaskan antara lain: catatan 3f dan 48
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan
31) Hibah Pemerintah Tidak terdapat transaksi
hibah pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang
metode penyajian dalam laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak Diungkapkan dalam
tangguhan; catatan 3ao
b) ketentuan mengenai saling hapus;
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak
tangguhan.
Page 24
Page 24 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
33) Imbalan Kerja Diungkapkan dalam
catatan 3an
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang
diselenggarakan oleh Perusahaan;
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan
kerugian aktuarial; dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan
penyelesaian.
34) Saham Treasuri Diungkapkan dalam
catatan 30
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan
pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham
treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham Tidak terdapat transaksi
pembayaran berbasis
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi
saham
pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas
dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi Tidak terdapat transaksi
kuasi reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman Tidak ada transaksi biaya
pinjaman untuk biaya
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya
perolehan aset
pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset
kualifikasian
kualifikasian.
Page 25
Page 25 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
38) Segmen Operasi Diungkapkan dalam
catatan 3aq
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen
untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham Diungkapkan dalam
catatan 3ap
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham
dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
1) Kas dan Setara Kas
Unsur kas dan setara kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
dilaporkan dalam laporan
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga; arus kas. Rincian lebih
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta detail dari masing-masing
jenis mata uang asing; unsur setara kas
diungkapkan di masing-
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode masing akun.
pelaporan; dan
Tidak ada saldo yang
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak
signifikan yang tidak
dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat
dapat digunakan oleh
manajemen.
kelompok usaha
Page 26
Page 26 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis catatan 5
mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis Diungkapkan dalam
mata uang (nilai dalam mata uang original); dan catatan 6 dan 51
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi
Diungkapkan dalam
GWM bank pada saat periode pelaporan.
catatan 6
c) Giro pada Bank Lain Diungkapkan dalam
catatan 7
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang;
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai; Tidak terdapat cadangan
kerugian penurunan nilai
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-
masing giro;
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak
yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
Tidak terdapat cadangan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan kerugian penurunan nilai
penurunan nilai.
Page 27
Page 27 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Diungkapkan dalam
catatan 8
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang;
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan Diungkapkan dalam
nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai catatan 57
(unimpaired);
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan;
Tidak terdapat cadangan
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang kerugian penurunan nilai
mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;
Tidak terdapat dana yang
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, diblokir
bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan
diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari Tidak terdapat dana yang
otoritas yang berwenang; dan
tidak dapat dicairkan
pada bank bermasalah
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan Tidak terdapat cadangan
penurunan nilai. kerugian penurunan nilai
Page 28
Page 28 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;
b) jumlah piutang menurut debitur;
c) jumlah piutang menurut mata uang;
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai;
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan
kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang;
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau
keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak
dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan
alasan dijaminkan;
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif;
dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer,
meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan
ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian; dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi Perusahaan bukan
merupakan industri
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
asuransi
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.
Page 29
Page 29 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Piutang Reasuransi Perusahaan bukan
merupakan industri
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
asuransi
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi;
(3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.
5) Khusus Industri Pembiayaan Industri Pembiayaan
(Clipan) merupakan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen entitas anak Perusahaan
sehingga pengungkapan
Yang harus diungkapkan antara lain:
atas akun Piutang
Pembiayaan Konsumen
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan
tidak dijelaskan secara
(contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-
detail.
lain);
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen;
Diungkapkan dalam
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan
catatan 14
transaksi kerja sama pembiayaan bersama
(4) penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka
transaksi di atas;
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui;
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan
atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan
berdasarkan objek pembiayaan;
Page 30
Page 30 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau
digunakan sebagai jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain: catatan 13
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan
recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan
pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan
anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah
piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam
perjanjian anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Industri Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain: (Clipan) merupakan
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; entitas anak Perusahaan
sehingga pengungkapan
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang atas akun Piutang Sewa
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di Pembiayaan tidak
samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan dijelaskan secara detail
nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode
pelaporan, untuk setiap periode berikut: Diungkapkan dalam
(a) kurang dari satu tahun catatan 13
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima;
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat
lessor;
Page 31
Page 31 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Piutang Sewa Operasi Tidak terdapat transaksi
piutang sewa operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan
dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap
periode berikut;
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada
periode; dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
6) Khusus Kontrak Konstruksi Tidak terdapat transaksi
kontrak kontruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi; dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Tidak terdapat transaksi
tagihan bruto kepada
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto pelanggan
dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakui;
c) kerugian yang terjadi; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 32
Page 32 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
8) Piutang Reverse Repo Diungkapkan dalam
catatan 11
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali
Efek;
c) Nama pihak/counterparty;
d) Lokasi Efek jaminan;
e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan Tidak terdapat cadangan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). kerugian penurunan nilai
9) Agunan Yang Diambil Alih Diungkapkan pada
catatan 3ab, 20
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih
dengan saldo piutang yang tidak tertagih; dan
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.
10) Piutang Dividen dan Bunga Diungkapkan dalam
catatan 20
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan
dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain.
11) Piutang Lain-Lain Diungkapkan dalam
catatan 20
Yang harus diungkapkan antara lain: Piutang lain-lain
merupakan transaksi
a) Rincian jenis dan jumlah piutang;
entitas anak berupa
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan piutang karyawan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. sehingga tidak dibentuk
CKPN
Page 33
Page 33 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya
yang bersifat lancar maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang Diungkapkan di masing-
dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. masing akun aset
keuangan
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian Diungkapkan pada
investasinya; catatan 54
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan Diungkapkan pada
berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan catatan 37, 9
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode Diungkapkan pada
suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada catatan 35
nilai wajar melalui laba rugi;
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang Diungkapkan pada
belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo; catatan 9
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). Diungkapkan pada
catatan 9
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset
keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib
Tidak terdapat
diungkapkan:
reklasifikasi asset
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori; keuangan
(b) alasan reklasifikasi; dan
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh
tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok
tersedia untuk dijual.
Page 34
Page 34 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan
untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi Diungkapkan pada
yang terkait dengan penjaminan tersebut; catatan 13,14
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), Diungkapkan pada
termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang catatan
mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak 9,11,12,13,14,15,16,17
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual,
termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi;
dan
(10)jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang
direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.
13) Khusus Deposito Diungkapkan dalam
catatan 8
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito
tersebut.
14) Khusus Investasi pada Sukuk Diungkapkan dalam
catatan 9
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah;
b) tujuan model usaha yang digunakan;
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya;
dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
Page 35
Page 35 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tidak terdapat transaksi
khusus Obligasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Rekapitalisasi Pemerintah
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga;
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
d) Informasi penting lainnya.
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Diungkapkan pada
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan catatan 9
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada
Diungkapkan pada
pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai
catatan 37
laba atau rugi periode berjalan
17) Khusus Wesel Tagih
Diungkapkan dalam
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran
catatan 9
tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan
asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
18) Khusus Industri Asuransi Perusahaan bukan
merupakan industri
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana
asuransi
jaminan.
19) Pinjaman Polis Perusahaan bukan
merupakan industri
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: asuransi
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang;
b) Tingkat suku bunga.
Page 36
Page 36 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
20) Khusus Industri Perbankan
Kredit Diungkapkan dalam
catatan 12
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi
dan jangka waktu serta kolektibilitas;
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama
periode berjalan;
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan;
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan Perusahaan membentuk
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia; cadangan kerugian
penurunan nilai sesuai
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio dengan PSAK 55 (revisi
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang 2006)
telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangan kerugian
penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan
kolektibilitas;
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik
selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi;
Tidak terdapat pembelian
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, kredit dari BPPN
jika ada;
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
l) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai.
Page 37
Page 37 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Diungkapkan dalam
catatan 16
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang,
dan jatuh tempo;
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah
cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan;
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga;
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai tagihan akseptasi
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: Tidak terdapat akun
persediaan
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat
menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan;
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar
dikurangi biaya untuk menjual;
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode
berjalan;
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan;
(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai
yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai
persediaan yang diturunkan;
Page 38
Page 38 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk
persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan; dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima
jaminan, dan alasan dijaminkan; dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan Perusahaan bukan
merupakan Industri
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut Perhotelan
klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman;
(2) Perlengkapan; dan
(3) Barang Dagangan.
c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: Perusahaan bukan
merupakan Industri Real
(a) Tanah Matang; Estat
(b) Unit Bangunan; dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual
belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui,
termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.
Page 39
Page 39 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan;
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah
untuk pengembangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media Perusahaan bukan
merupakan Khusus
Tambahan pengungkapan antara lain: Industri Media
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi);
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak);
(3) Barang promosi dan barter (media cetak); dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit Perusahaan bukan
merupakan Khusus
Tambahan pengungkapan antara lain: Industri Rumah Sakit
(1) Obat-obatan;
(2) Perlengkapan medis (disposable); dan
(3) Persediaan lainnya
g) Khusus Industri Peternakan Perusahaan bukan
merupakan Khusus
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut Industri Peternakan
klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan
Page 40
Page 40 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut
klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan
ternak belum menghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap
kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir;
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah
menghasilkan;
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan
atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang;
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup;
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat
cadangan kematian atau metode penghapusan langsung;
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan
asuransi; dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak
yang menerima jaminan.
Page 41
Page 41 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
23) Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) Biaya Dibayar Dimuka Tidak diungkapkan secara
rinci karena tidak material
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan
nilai;
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan
dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat
memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari
satu tahun;
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset
yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai
dengan SAK yang berlaku; dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki
untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan
pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau
kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki
untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah
diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual; dan
Page 42
Page 42 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak
menjual;
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan
tersebut; dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan
periode sajian sebelumnya.
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang;
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai
serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan
piutang;
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai; dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal
tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) Investasi pada Entitas Asosiasi Diungkapkan dalam
catatan 17, 3u
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi;
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan,
beserta alasannya;
c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang
kuotasi harganya tersedia;
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah
agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi;
Page 43
Page 43 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan
memiliki lebih dari 20% (dua puluh perseratus) hak suara atau hak
suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung;
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi,
Entitas asosiasi
ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan
menggunakan periode
metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan
yang sama dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
Perusahaan
berbeda;
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan
entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya,
apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas
rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian
tersebut maupun secara kumulatif;
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi
bersama-sama dengan investor lain;
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban
bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi;
dan
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual
atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan
metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan,
dan laba atau rugi.
28) Khusus Industri Konstruksi Perusahaan tidak
bergerak pada industri
Jaminan konstruksi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan
dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang
mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 44
Page 44 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
29) Khusus Industri Kehutanan Perusahaan tidak
bergerak pada industri
HTI dan HTI dalam pengembangan kehutanan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan
HTI, yang disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal;
b) Penyisihan periode berjalan;
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
d) Saldo akhir.
30) Khusus Industri Jalan Tol Perusahaan tidak
bergerak pada industri
Hak Bagi Hasil Tol jalan tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan
hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol;
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya;
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan; dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak
bagi hasil tol.
31) Khusus Industri Perkebunan Perusahaan tidak
bergerak pada industri
Tanaman Perkebunan perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis
tanaman;
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman
untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir;
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam;
Page 45
Page 45 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi
penanaman;
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling
sedikit 2 tahun; dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal
terjadi depresiasi luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir;
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti
Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang
bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma);
dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.
32) Khusus Industri Peternakan Perusahaan tidak
bergerak pada industri
Hewan Ternak Produksi – Berumur Panjang peternakan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum
menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok
selama paling tidak 2 tahun terakhir;
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan;
Page 46
Page 46 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) Kondisi hewan ternak;
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi
dan risiko yang ditutup;
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung;
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada;
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika
ada; dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.
33) Properti Investasi Tidak terdapat properti
investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan,
model Nilai Wajar atau model biaya;
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam
menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi;
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh
bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena
sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan;
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan
penilaian terakhir;
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti
Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak
menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut; dan
Page 47
Page 47 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam
laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok
aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang
menggunakan model Nilai Wajar;
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti
Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan;
dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau
mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar,
selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a)
ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi;
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan
secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan
dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:
(1) umur manfaat;
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan
Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian
dan alokasi beban penyusutan;
Page 48
Page 48 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan
rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang
berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan
sendiri; dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan;
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
(3) estimasi saat penyelesaian;
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian;
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti
Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk
properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap Diungkapkan dalam
catatan 3w, 18
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah
berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung
dan/atau aset sewa pembiayaan;
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset
Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian
dan alokasi beban penyusutan;
Page 49
Page 49 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui Tidak terdapat rugi
dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada); penurunan nilai
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap;
Tidak terdapat komitmen
kontraktual dalam
perolehan aset tetap
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang
mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang
dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara
terpisah pada laporan laba rugi komprehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang
harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah
revaluasian;
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
Nilai Wajar aset;
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset
tersebut dicatat dengan model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan
distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus Tidak terdapat aset tetap
diungkapkan antara lain: dalam proses
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan; pembangunan
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
(3) estimasi saat penyelesaian;
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada);
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap
dalam pembangunan; dan
Page 50
Page 50 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara;
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah
disusutkan penuh dan masih digunakan;
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif
dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap
apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat;
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari
Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya;
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar
diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan
menurut jenis AsetTetap;
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya
penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai;
Tidak terdapat Aset Tetap
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang
menerima jaminan dan alasan penjaminan; dan yang dijaminkan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta
pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
Page 51
Page 51 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Perusahaan bukan
merupakan industri
Aset Minyak dan Gas Bumi minyak dan gas bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu
minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated
acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan,
peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas
dalam pengerjaan;
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan;
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan; dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung
hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas
tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.
36) Aset Tak Berwujud Diungkapkan dalam
catatan 19
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi;
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba
rugi komprehensif;
c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset
Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
Page 52
Page 52 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan; dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi;
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung
penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang
dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas;
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap
Aset Tak berwujud yang material terhadap laporan keuangan
Perusahaan;
g) Aset Tak berwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan
awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku,
diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
(2) jumlah tercatatnya; dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model
biaya atau model revaluasi;
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang
kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud
yang menjadi jaminan untuk Liabilitas;
i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud;
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi;
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam
mengestimasi Nilai Wajar aset;
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya
Aset tersebut dicatat dengan model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan
distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.
Page 53
Page 53 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Perusahaan bukan
Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi merupakan industri gas
Lingkungan Hidup Tangguhan dan minyak bumi dan
pertambangan umum
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan
tentang :
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan dan pengurangan;
(3) Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area
of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan
pengurangan, dan saldo akhir; dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi,
dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi
pertambangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah
tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang
terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan
lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio
aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya;
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada);
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan;
Page 54
Page 54 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya
produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya
evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan
tersebut, serta metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
(b) Saldo awal;
(c) Penambahan/pengurangan;
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan
pengembangan yang masih berjalan;
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan
manajemen tidak dapat dipulihkan;
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang
ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya
produksi; dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi
bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus
diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan
untuk tiap-tiap Area of Interest.
Page 55
Page 55 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b. Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak
berelasi;
b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan.
2) Provisi Tidak terdapat akun
tersendiri untuk provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek
karena pencatatan
dan provisi jangka panjang.
berdasarkan PSAK 55
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode;
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan;
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama
periode bersangkutan;
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas
jumlah yang belum digunakan;
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai
kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari
setiap perubahan tingkat diskonto;
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat
terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi;
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar
sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal
diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut.
Page 56
Page 56 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3) Beban akrual
Diungkapkan pada
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama
catatan 27
beban yang belum jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian liabilitas segera
tidak material untuk
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan
diungkapkan secara rinci
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain: Tidak terdapat utang repo
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada
transaksi repo;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali
Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi Tidak terdapat kontrak
konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari
setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus
dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakui;
c) kerugian yang dialami; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 57
Page 57 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
Diungkapkan dalam
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak catatan 21
ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito;
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya,
misalnya diblokir atau dijaminkan; dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik
rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: Diungkapkan dalam
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu; catatan 22
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito;
dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, Tidak terdapat simpanan
misalnya diblokir atau dijaminkan. bermasalah
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa Perusahaan bukan
merupakan industri
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan asuransi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi;
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;
(3) Rincian berdasarkan mata uang;
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
Page 58
Page 58 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi
dan pihak ketiga;
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung;
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi;
(2) Jumlah menurut tertanggung;
(3) Jumlah menurut mata uang; dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum
dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi;
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan;
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan
pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
Page 59
Page 59 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi
dan pihak ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur;
(3) Jumlah menurut jenis mata uang;
(4) Jumlah menurut umur utang; dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham;
(2) Dasar perhitungan; dan
(3) Saldo menurut usia.
Page 60
Page 60 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
catatan 46
10) Utang Pajak
Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain: catatan 26
a) jenis dan jumlahnya; dan
b) informasi mengenai ketetapan pajak.
11) Khusus Industri Pembiayaan Tidak terdapat kewajiban
anjak piutang
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan
recourse; dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh
tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian
anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi Tidak terdapat kontrak
konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang
diterima.
13) BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang Laporan keuangan
Perusahaan berdasarkan
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka likuiditas sehingga tidak
panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga terdapat bagian lancar dari
keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. liabilitas jangka panjang
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
Diungkapkan dalam
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku catatan 27
untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka
pendek dan jangka panjang;
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang Diungkapkan pada
dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; masing-masing akun
liabilitas keuangan
Page 61
Page 61 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori; Diungkapkan pada
catatan 54
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan; dan Diungkapkan pada
catatan 35
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Diungkapkan pada
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi catatan 24, 25, 28
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Tidak terdapat
Yang harus diungkapkan antara lain : restrukturisasi utang
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan
dan penyelesaian utang;
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak
pajak penghasilan yang terkait;
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan
aset yang diakui selama periode tersebut; dan
15) (4) Industri
Khusus Jumlah utang kontinjen
Gas dan Minyakyang
Bumidimasukkan dalam nilai tercatat Perusahaan bukan
utang yang telah direstrukturisasi. merupakan industri gas
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup dan minyak bumi
yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) Khusus Industri Pertambangan Umum Perusahaan bukan
merupakan industri
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan pertambangan umum
Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk Tidak terdapat aset atau
dijual. kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau
kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat
digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Page 62
Page 62 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Liabilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Tidak terdapat utang
Yang Harus diungkapkan antara lain :
pihak berelasi non-usaha
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang;
b) jumlah utang menurut mata uang; dan
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
Utang bank dan lembaga
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan keuangan dijelaskan
dan jenis mata uang; dalam catatan 25
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; (pinjaman yang diterima)
c) tanggal jatuh tempo;
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan;
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk
jumlah dan tujuan perolehannya;
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk
masing-masing fasilitas pinjaman;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default);
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan;
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan
pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau
pembatasan perolehan utang baru; dan
Page 63
Page 63 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga
jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua
belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi
sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan
pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain
itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa
depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk
setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun;
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan
(3) lebih dari 5 (lima) tahun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode
tersebut;
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan
yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang
tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal
laporan posisi keuangan;
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta
amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan
penyewaan kembali (sale and leaseback); dan
Page 64
Page 64 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi
perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-
syaratnya; dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
Diungkapkan dalam
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
catatan 24
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat;
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance);
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas
surat berharga yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain: catatan 25
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset
bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt
covenance);
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance;
Page 65
Page 65 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari Tidak terdapat fasilitas
pinjaman dibawah tingkat
pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih
bunga pasar
rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain: Berdasarkan surat edaran
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas; Bank Indonesia, maka
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; Perusahaan tidak
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode diwajibkan lagi untuk
membentuk estimasi
berjalan;
kerugian komitmen dan
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank
pada saat periode pelaporan; dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Perusahaan bukan
merupakan industri gas
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup dan minyak bumi
Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(1) Saldo awal;
(2) Penyisihan yang dibentuk;
(3) Pengeluaran yang terjadi; dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
Page 66
Page 66 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas
bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar
akuntansi keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya
material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan
dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah;
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan dan Pengurangan;
(3) Saldo akhir.
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Diungkapkan dalam
catatan 46
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain: Untuk perhitungannya
(1) gambaran umum mengenai jenis program. hanya dilakukan pada
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan saat laporan keuangan
diaudit oleh Kantor
pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama
periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: Akuntan Publik
(a) biaya jasa kini;
(b) biaya bunga;
(c) iuran oleh peserta program;
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang
penyajian;
(f) imbalan yang dibayarkan;
(g) biaya jasa lalu;
(h) kombinasi bisnis;
(i) curtailment; dan
(j) penyelesaian.
Page 67
Page 67 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang
dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan
jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai;
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program
serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara
terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan
pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program;
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang
diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang
penyajian;
(d) iuran oleh pemberi pekerja;
(e) iuran oleh peserta program;
(f) imbalan yang dibayarkan;
(g) kombinasi bisnis; dan
(h) penyelesaian;
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana
dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program
sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas
yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui
dalam laporan posisi keuangan;
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan;
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset,
dikarenakan oleh batasan dalam SAK;
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK;
dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
Page 68
Page 68 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal
berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini;
(b) biaya bunga;
(c) hasil yang diharapkan dari aset program;
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK;
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih
metode koridor 10% (sepuluh per seratus);
(f) biaya jasa lalu;
(g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan
penyelesaiannya; dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK;
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain
yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK;
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang
diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal
Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan
Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari
aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada,
instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset
lain;
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh
Perusahaan;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan
tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara
keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program;
Page 69
Page 69 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil actual
atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir
periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang
absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase
dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto;
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset
program untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan;
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset;
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan
dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa
program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan);
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria;
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase
dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari
biaya kesehatan pascakerja periodik neto; dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya
kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi
yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase
kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun
sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program
dan surplus atau defisit pada program; dan
Page 70
Page 70 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau
persentase dari liabilitas program pada akhir
periode pelaporan; dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau
persentase dari aset program pada akhir periode
pelaporan;
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan
secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam
program selama periode tahunan dimulai setelah periode
pelaporan;
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi
risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan
sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk
pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa
tidak ada kebijakan seperti itu;
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti
neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:
(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan
pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut;
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai
dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan
praktik informal yang menimbulkan kewajiban
konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban
imbalan pasti; dan
(iii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk
periode sesuai SAK informasi tentang program secara
keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir
(2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.
Page 71
Page 71 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus Diungkapkan dalam
catatan 46
mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk
program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah
imbalan kerja jangka panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja;
dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24) Utang Obligasi Diungkapkan dalam
catatan 24
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam
rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan;
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok
obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada;
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default); dan
h) persyaratan penting lainnya.
Page 72
Page 72 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
25) Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah
yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk,
termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah
yang digunakan;
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari;
(c) nilai nominal;
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran
nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah);
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau
pembayaran imbalan atau bagi hasil;
(g) jangka waktu;
(h) tujuan penerbitannya; dan
(i) persyaratan penting lain;
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan;
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan;
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan; dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau
Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).
Page 73
Page 73 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
26) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain: Diungkapkan dalam
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan catatan 28
kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya;
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi;
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default);
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan;
dan
f) persyaratan penting lainnya.
27) Obligasi Konversi Tidak terdapat obligasi
konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal
jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa
tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi
rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh
tempo serta persyaratannya, dan penalti;
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan
memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise
price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang
obligasi konversi;
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan;
g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok
obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
Page 74
Page 74 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default);
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui
penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama
pembeli;
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
l) keberadaan fitur derivatif melekat; dan
m) persyaratan penting lainnya
c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: Diungkapkan dalam
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode; catatan 30
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada
setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan
pembayaran kembali atas modal; dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak
opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan
persyaratan;
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam
ekuitas;
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah
lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima perseratus) atau
lebih;
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan
(3) Pemegang saham lainnya;
Page 75
Page 75 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham
tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait,
dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS);
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi
agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran
Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi; dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka
ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan
modal;
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Diungkapkan pada
Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan catatan 1c
yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain: Tidak terdapat
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor; pergerakan pada saldo
b) Uraian sumber agio saham; tambahan modal disetor
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas;
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor;
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya;
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas
sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang
berkombinasi;
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-
entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak
bersifat sementara;
Page 76
Page 76 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Tanggal efektif transaksi;
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk
dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut;
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis
dan jumlah imbalan yang terjadi;
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta
selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan
yang diserahkan atau diterima; dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan
informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah
dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan
kembali;
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas
atau bisnis yang dikombinasikan;
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan
kembali.
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain : catatan 31
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian
yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan;
(2) Nama entitas anak; dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi;
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian; dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada
saat hilangnya Pengendalian.
Page 77
Page 77 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
4) Saham Treasuri Diungkapkan pada
catatan 30
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau
pengurangan modal disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai
saham treasuri yang diperoleh;
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai
pengurangan modal disetor;
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali
serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan
saham treasuri; dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) Saldo Laba Diungkapkan pada
catatan 34 dan Laporan
Yang harus diungkapkan antara lain: Perubahan Ekuitas
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada);
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan
RUPS yang terkait; dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap
pos cadangan.
6) Waran Tidak terdapat waran
yang beredar
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran;
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran;
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa);
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya;
dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
Page 78
Page 78 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
7) Pendapatan Komprehensif Lainnya Diungkapkan dalam Laporan
Laba Rugi Komprehensif
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan Konsolidasian dan catatan 33
masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.
8) Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham Diungkapkan dalam
nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak catatan 32
dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas
induk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain : Pendapatan Perusahaan
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui yang bergerak di bidang
selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: perbankan dijelaskan
dalam tabel di laporan
(1) Penjualan barang;
keuangan (pendapatan
(2) Penjualan jasa; bunga)
(3) Bunga;
(4) Royalti; dan/atau
(5) Dividen;
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga;
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama;
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang
melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari pendapatan;
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa
yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika
ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga;
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
Page 79
Page 79 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan
dalam periode berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan
kontrak yang diakui dalam periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap
penyelesaian kontrak;
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir
periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang
diakui sampai tanggal pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang diterima; dan
(c) Jumlah retensi;
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-
masing sebagai Aset dan Liabilitas;
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan,
diungkapkan secara terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan;
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai
agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya;
dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh
Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang
antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto;
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
(c) Total pendapatan neto.
Page 80
Page 80 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif;
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif;
c) Masa berlaku tarif;
d) Besaran tarif; dan
e) Perjanjian lain yang terkait.
3) Khusus Industri pembiayaan
Diungkapkan pada
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: catatan 35
a) Pendapatan pembiayaan konsumen;
b) Pendapatan anjak piutang; dan
c) Pendapatan sewa.
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat
inap, rawat jalan dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi;
b) Subsidi tidak mampu; dan
c) Selisih perhitungan klaim.
5) Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Page 81
Page 81 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi;
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus,
taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan
atas dasar kepemilikan armada tersebut.
6) Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa
interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang
dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.
7) Khusus Industri
Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan)
premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) Khusus Industri
Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian
pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi;
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah
ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan
tol tersebut harus diungkapkan.
Page 82
Page 82 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
9) Khusus Industri Perbankan Diungkapkan pada
catatan 35
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah;
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi
yang diakui;
c) Efek-efek; dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok
produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku;
(2) Biaya tenaga kerja; dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% (sepuluh
perseratus) dari pendapatan; dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa
yang dijual.
11) Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan;
b) Beban jasa pelayanan;
Page 83
Page 83 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Beban pegawai;
d) Beban penyusutan sarana medis;
e) Beban pemeliharaan sarana;
f) Beban asuransi;
g) Beban langganan daya dan jasa;
h) Beban depresiasi.
12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan)
estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat,
diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis
asuransi.
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis
investasi.
13) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
Page 84
Page 84 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
14) Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori Beban usaha Perusahaan
fungsinya, yaitu antara lain: yang bergerak di bidang
a) Beban penjualan; perbankan dijelaskan
b) Beban distribusi; dan dalam tabel di laporan
keuangan (beban bunga)
c) Beban umum dan administrasi.
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga catatan 36
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban Diungkapkan dalam
catatan 38
provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
16) Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan catatan 40
nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen,
Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Diungkapkan pada
Yang harus diungkapkan antara lain : catatan 38, 39, 43
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
Page 85
Page 85 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan
metode suku bunga efektif;
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui
sesuai SAK yang berlaku; dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang
asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai
penyesuaian terhadap bunga;
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen
keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia
untuk dijual;
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai
Wajar melalui laba rugi; dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang
bertujuan untuk lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura
Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Diungkapkan pada
Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode catatan 17
ekuitas; dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang
dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah.
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis catatan 40
aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat- Diungkapkan dalam
catatan 9
surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
Diungkapkan pada
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. catatan 37
Page 86
Page 86 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
19) Pendapatan Komprehensif Lain
Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain: catatan 33
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset
Takberwujud;
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti;
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan;
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual;
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai
dalam rangka lindung nilai arus kas; dan bagian pendapatan
komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini; Diungkapkan dalam
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang catatan 44
berasal dari periode lalu;
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari
perbedaan temporer dan pembalikannya;
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan
perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan
yang baru;
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui
sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang
digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan;
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau
pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan;
dan
Page 87
Page 87 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan
kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam
laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif;
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi
yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen
pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan
komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama;
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba
akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil
perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku; atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak
yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku;
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode
akuntansi sebelumnya;
f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum
dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam
laporan keuangan;
g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi
pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum
diakui;
Page 88
Page 88 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara
sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi;
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan
(3) laba kena pajak;
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan
tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak
yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar
dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan;
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi
pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada
laporan posisi keuangan untuk periode sajian; dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam
laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan
jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam
laporan posisi keuangan;
l) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan
selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap
periode sajian;
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada
pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan
sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak
diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset
pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak
pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis;
Page 89
Page 89 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat
pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan
yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal
akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung
pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi
laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan
perbedaan temporer kena pajak yang telah ada; dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode
sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan
terkait.
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba
per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut Diungkapkan dalam
terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas catatan 45
induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi
laba per saham;
b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai
penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian,
dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham;
c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara
kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa
depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk
periode sajian;
Page 90
Page 90 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen
berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK
yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan
secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut
seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan; dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain: Diungkapkan dalam
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak catatan 48
berelasi, yang jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk
transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat;
dan/atau
(2) lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal disetor
untuk transaksi dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga
terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi
serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud;
c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan
hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai
transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan
keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total
pendapatan dan beban terkait;
Page 91
Page 91 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau
Liabilitas, termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah
terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan,
untuk penyelesaian; dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima;
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan
kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang
usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan
nilai, jika dilakukan pembentukan;
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing
kategori berikut:
(1) entitas induk;
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh
Signifikan terhadap entitas;
(3) entitas anak;
(4) entitas asosiasi;
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer;
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas
induknya; dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. Diungkapkan pada
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota catatan 42
atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga
sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-
masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek;
(2) imbalan pascakerja;
Page 92
Page 92 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya;
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
Tidak ada entitas yang
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat berkaitan dengan
hubungannya dengan Perusahaan; pemerintah
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual
signifikan; dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara
individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif
atas luasnya transaksi tersebut.
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
Diungkapkan dalam
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata catatan 51
uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional;
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing;
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata
uang fungsional;
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk
selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi; dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain
dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah,
serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
periode.
Page 93
Page 93 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain : Diungkapkan dalam
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama catatan 3z
periode tertentu untuk suatu aset ind`ividual, termasuk goodwill
atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau
pembalikan rugi penurunan nilai;
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama Diungkapkan pada
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang catatan 40
didalamnya tercakup rugi penurunan nilai;
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba
rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi
komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai
yang dibalik;
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut;
dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian
yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama
periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan
untuk setiap kelompok aset.
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi,
dan Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi;
Page 94
Page 94 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode
berjalan; dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal
jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta
tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan
informasi yang andal dan relevan;
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap
periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode
sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis
dilakukan, maka diungkapkan alasannya; dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis
untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode
sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu;
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
Page 95
Page 95 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis
dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu
dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif
tidak praktis.
26) Kombinasi Bisnis
Tidak terdapat kombinasi
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk bisnis yang terjadi selama
setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: periode pelaporan
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi;
(2) tanggal akuisisi;
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan
Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk
masing-masing kombinasi bisnis;
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh;
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan
tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh
Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill
yang diakui;
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang
dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok
utama imbalan;
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi;
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan
jumlah pembayaran; dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila
kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan
mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam
hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka
pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut;
Page 96
Page 96 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh
berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang
diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang
lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang;
(b) jumlah piutang bruto kontraktual; dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus
kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih;
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok
utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih;
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan
saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi;
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar
tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan
peristiwa masa depan; dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk
estimasi penggantian tersebut;
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai
Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b)
angka (4) terkait perikatan dan kontijensi; dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam
laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan
tersebut diakui; dan
Page 97
Page 97 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan
keuntungan;
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki
kurang dari 100% (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas
pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar
pengukurannya; dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan
dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan
nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur
pada Nilai Wajar;
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara
bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas
pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi
segera sebelum tanggal akuisisi; dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai
hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari
kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis
dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk
mengakui keuntungan atau kerugian tersebut;
(16) Informasi sebagai berikut:
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang
diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam
laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan;
dan
Page 98
Page 98 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil
penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-
olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak
awal periode pelaporan.
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan
periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi
wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang material atau secara kolektif material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai
untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau
jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan,
maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai;
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang
akuntansi awalnya belum selesai; dan
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran
yang diakui selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan
Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset
imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan
menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas
tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk
setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian;
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan
alasan perubahan tersebut; dan
(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan
untuk mengukur imbalan kontinjensi;
Page 99
Page 99 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada;
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir
periode pelaporan;
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian
yang diakui pada periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau
liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada
periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya; dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan
untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil
penggabungan;
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam
pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis; dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara
keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan
unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan;
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh; dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain : Diungkapkan dalam
a) pengungkapan pada level segmen; catatan 52
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
Page 100
Page 100 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasi segmen dilaporkan; dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari
setiap segmen dilaporkan;
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk
pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas
segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya;
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau
rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan
unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan keuangan Perusahaan;
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan
jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan
kepada:
i. negara domisili Perusahaan; dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan
memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu
negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah,
termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada
Negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi
akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan; dan
Page 101
Page 101 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan
memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual
jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan
secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan
eksternal tunggal mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau
lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:
(a) fakta;
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan
dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan;
dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen
yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan
disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi)
operasi yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba
rugi komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak
dari operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait; dan
Page 102
Page 102 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar
setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset
atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi
yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas
induk.
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
Diungkapkan dalam
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai catatan 3o dan 10
dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya
(non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi;
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif
wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif
dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung
nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi
berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau
lain-lain;
(2) pihak lawan transaksi (counterparties);
(3) tanggal jatuh tempo;
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal
laporan posisi keuangan;
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi
derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut;
Page 103
Page 103 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung
nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas
dan jenis transaksi yang dilindung nilai; dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung
nilai, disebutkan tujuannya.
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan
liabilitas keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara
yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai Diungkapkan pada
catatan 54
tercatat dalam laporan posisi keuangan; dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam Diungkapkan dalam
menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. catatan 3j dan 54
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan
dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan;
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya;
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau
dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal
penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas
kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
Page 104
Page 104 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas
kontinjensi lainnya secara terpisah;
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari
komitmen lainnya;
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam
pengendalian bersama entitas; dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian
bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan
tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya;
dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas
jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan
beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama.
33) Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain : catatan 58
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan
manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda;
Page 105
Page 105 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan;
dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya;
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan
dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan
pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah
direalisasi; dan
iv. sanksi-sanksi;
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: Diungkapkan dalam
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, catatan 50
yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga
untuk pihak yang dijamin;
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan;
(c) periode berlakunya jaminan; dan
(d) nilai jaminan;
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C,
cerukan bank; dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain : catatan 58
(1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait;
Page 106
Page 106 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) jumlah yang diperkarakan;
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum
(legal opinion); dan
(d) dampak keuangan;
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan,
misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat
tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya;
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak
serta jumlah pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak
(keberatan atau banding);
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi;
(b) estimasi dari dampak keuangannya;
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah
atau waktu arus keluar sumber daya; dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma;
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
Page 107
Page 107 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
35) Manajemen Risiko Keuangan
Diungkapkan dalam
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan catatan 57
para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas
risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam
pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko
sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan
yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan
nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai;
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan
nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo
kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap
periode arus kas; dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko
likuiditas;
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis
risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode
pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap
jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.
36) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain: Diungkapkan dalam
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada catatan 55
tanggal laporan posisi keuangan;
Page 108
Page 108 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain: Diungkapkan dalam
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata catatan 51
uang pada tanggal laporan posisi keuangan;
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank
Indonesia;
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi catatan 53
jaminan atas dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing
catatan 47
aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat,
pengelolaan investasi dan reksadana.
37) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-
reorganisasi yang meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi
keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun
berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan
pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan
prospek usaha di masa mendatang;
Page 109
Page 109 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah
kuasi- reorganisasi;
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan
liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun
saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10
tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal
Diungkapkan dalam
Yang harus diungkapkan antara lain : catatan 55
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan
dalam mengelola permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal;
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan
diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang
disyaratkan oleh pihak eksternal; dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola
permodalannya;
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai
modal;
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode
sebelumnya;
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan
dari pihak eksternal (jika ada); dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak
eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak
memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk
dalam laporan arus kas.
Page 110
Page 110 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
40) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik
untuk jangka pendek ataupun jangka panjang;
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis
saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan
ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian;
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk
setiap kelompok opsi saham;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata
tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode
pelaporan;
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak
untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode;
f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang
hal-hal sebagai berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang
Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi
tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur; dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas
tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang
pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain
yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham);
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi
Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
Page 111
Page 111 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
41) Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan;
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal
pelaporan; dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.
42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
b) Jenis Akad Asuransi Syariah;
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit
Asuransi Syariah; dan
d) Zakat.
43) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi;
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya;
c) Rasio keuangan penting;
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau
kelangsungan hidup perusahaan.
44) Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);
Page 112
Page 112 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH
dan iuran wajib lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan
pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan
dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya untuk kelestarian alam);
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan
biayanya;
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman
pada periode berjalan dan akumulasinya; dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta
pemeliharaannya; dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan
akumulasinya.
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode
pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan,
maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan
entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan
keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya
tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah
periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian
peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya;
Page 113
Page 113 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) sifat peristiwa; dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan
bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat.
46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan
Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau
peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah
diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:
Diungkapkan pada
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut; catatan 2
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan
kebijakan akuntansi;
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan
baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa
dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.
47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian
pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi;
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang
direklasifikasi; dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk
dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut
direklasifikasi.
Page 114
Page 114 of 115
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
48) Hibah Pemerintah Tidak ada transaksi hibah
pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus
mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan
keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas
bantuan pemerintah yang telah diakui.
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain Laporan keuangan
konsolidasian Perusahaan
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan disusun seusai dengan
keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK SAK dan tidak
untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain dimaksudkan untuk
atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. digunakan di Negara lain
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara
lain;
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi
keuangan beserta penjelasannya; dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi
komprehensif beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di
negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti
ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan
tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
Page 115
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.