Back to announcement
20230725_SILO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31354204_lamp2.pdf
Other Text extracted SILOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Untuk Segera Diterbitkan
PRESS RELEASE
25 Juli 2023
Siloam mencatat tingkat pertumbuhan dua digit dan mempertahankan
momentum pertumbuhan dalam periode musim Lebaran
Ikhtisar Keuangan dan Operasional 1H2023 vs 1H2022:
• Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih masing-masing tercatat sebesar Rp4,09 triliun, Rp1,21
triliun, dan Rp516 miliar, masing-masing tumbuh 19,1%, 47,6%, dan 142,5% dari tahun
sebelumnya.
• Jumlah pasien rawat inap, hari rawat inap, dan rawat jalan pada 1H2023 tercatat sebesar 142.961
pasien, 451.518 hari, dan 1.835.666 pasien, masing-masing tumbuh 33,7%, 22,7%, dan 29,9%
dibandingkan 1H2022.
Ikhtisar Keuangan dan Operasional 2Q2023 vs 2Q2022:
• Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih masing-masing tercatat sebesar Rp2,04 triliun, Rp607
miliar, dan Rp259 miliar, masing-masing tumbuh 21%, 47,7%, dan 133,6% dari 2Q2022.
• Jumlah pasien rawat inap, hari rawat inap, dan rawat jalan pada 2Q2023 tercatat sebesar 71.645
pasien, 226.204 hari, dan 910.407 pasien, dan masing-masing tumbuh 28,6%, 20,3%, dan 27,5%
dibandingkan dengan 2Q2022.
PT Siloam International Hospitals Tbk ("Siloam" atau "Perseroan"; kode saham: "SILO")
Jakarta, 25 Juni 2023 - Siloam mengumumkan kinerja keuangan dan operasional untuk semester pertama
tahun 2023 pada hari ini. Siloam melanjutkan momentum pertumbuhannya dan membukukan
pertumbuhan Pendapatan dan EBITDA sebesar dua digit dari tahun ke tahun meskipun terdapat libur
Lebaran yang panjang pada 2Q2023. Pencapaian ini didorong oleh peningkatan volume pasien dalam
prosedur operasi kompleks yang menyebabkan Average Revenue per Day (ARPD) yang lebih tinggi.
Melalui keberhasilan implementasi strategi Siloam 5.0 yang kuat, Siloam berhasil mengatasi faktor
musiman pada kuartal 1 dan 2 tahun 2023. Jumlah pasien dari 6 kelompok spesialisasi utama yaitu, Ibu &
Anak, Neurologi, Kardiologi, Ortopedi, Urologi, dan Onkologi pada 2Q2023 terus bertumbuh dari tahun
ke tahun. Hal ini menyebabkan ARPD yang lebih tinggi untuk setiap kelompok spesialisasi yang masing-
masing tumbuh sebesar 38,4%, 11,9%, 28,2%, 29,8%, 9,5%, dan 12,6% dari tahun ke tahun. Hal ini berhasil
dicapai meskipun terjadi penurunan hari kerja produktif pada kuartal 2 tahun 2023.
Siloam telah berhasil mempertahankan payer mix yang optmial. Pada 1H2023, sekitar 83% dari total
Pendapatan berasal dari pasien pribadi dengan lebih dari 50% pendapatan berasal dari klien korporasi
dan asuransi. Kontribusi pendapatan dari BPJS stabil di sekitar 18% pada 1H2023.
Page 2
Kemampuan digital Siloam seperti express check-out, digitalisasi rekam medis, layanan laboratorium dan radiologi digital, tele-chat dan tele-konsultasi tetap mempertahankan keunggulannya. Pada 1H2023, saluran digital Siloam yang meliputi fitur Live Chat, WhatsApp, dan tele-chat dari MySiloam App terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan mencatat lebih dari 300 ribu pemesanan Rawat Jalan atau berkontribusi sekitar 19% dari total Rawat Jalan di 1H2023. Aplikasi MySiloam sendiri telah diunduh lebih dari 1,7 juta kali dan mencatat lebih dari 1,3 juta sesi per Juni 2023. Siloam terus berinvestasi dalam meningkatkan kualitas layanan untuk memberikan pengalaman pasien yang lancar dan mudah. Siloam telah berhasil mentransformasi perjalanan pasien rawat jalan dengan menerapkan single queue line di mana pasien hanya perlu mengambil satu nomor antrian selama kunjungan mereka di rumah sakit untuk pendaftaran, farmasi, dan kasir. Hingga 1H2023, fitur ini telah diimplementasikan di 39 rumah sakit dan telah berhasil mengurangi waktu tunggu konsultasi sebesar 25% dan mengurangi waktu tunggu di kasir sebesar 14% dibandingkan dengan data sebelumnya. Selain berhasil mengoperasikan 41 rumah sakit di 23 provinsi dan manajemen telah berkomitmen untuk menambah 1-2 rumah sakit per tahun dengan fokus pada segmen premium. Sejalan dengan strategi ini, Siloam telah mengumumkan pembelian tanah di Surabaya dan Jakarta, masing-masing senilai Rp90 miliar (tidak termasuk PPN) dan Rp306,8 miliar (tidak termasuk PPN). Luas tanah yang dibeli Siloam di Surabaya adalah sebesar 4.442m2 dan terletak di Kelurahan Keputih dan Kelurahan Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur. Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia dan merupakan kota terpadat dan paling maju di Jawa Timur. Sejalan dengan strategi Siloam untuk meningkatkan eksistensi di pasar premium, Siloam telah membeli sebidang tanah di daerah Manyar, Surabaya, untuk membangun rumah sakit baru dengan kapasitas 100 tempat tidur. Luas tanah yang dibeli Siloam di Jakarta adalah sebesar 7.135m2 dan berlokasi di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan. Siloam merupakan pemimpin di segmen premium di wilayah inti Jakarta dan Tangerang dan akan terus memperkuat posisinya. Sejalan dengan strategi Siloam untuk terus memperkuat segmen pasar premium, Siloam membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan, untuk membangun rumah sakit baru dengan kapasitas 200 tempat tidur. Rumah sakit ini berpeluang untuk melayani pasien internasional kelas atas seperti warga negara asing (WNA) yang tinggal di kawasan tersebut. Siloam mencatat peningkatan volume Rawat Inap dan Rawat Jalan. Pada 2Q2023, jumlah pasien rawat inap meningkat 28,6% menjadi 71.645 pasien dibandingkan dengan 55.704 pasien pada 2Q2022. Hari Rawat Inap pada 2Q2023 tercatat sebesar 226.204 hari atau meningkat 20,3% dari tahun sebelumnya. Siloam telah melayani 910.407 Pasien Rawat Jalan pada 2Q2023 atau meningkat 27,5% dibandingkan dengan 714.079 Pasien Rawat Jalan pada 2Q2022. Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, Jumlah Pasien Rawat Inap dan Jumlah Hari Rawat Inap meningkat 0,5% dan 0,4%. Kunjungan Pasien Rawat Jalan pada 2Q2023 hanya turun 1,6% dibandingkan dengan 1Q2023 meskipun terdapat libur Lebaran pada bulan April 2023.
Page 3
Siloam membukukan Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih yang lebih tinggi pada 1H2023 dibandingkan dengan 1H2022. Siloam mencatat Pendapatan sebesar Rp4,09 triliun pada 1H2023, meningkat 19,1% dibandingkan dengan 1H2022. EBITDA pada 1H2023 sebesar Rp1,2 triliun atau meningkat sebesar 47,6% dari tahun sebelumnya. Marjin EBITDA pada 1H2023 meningkat menjadi 29,6% dibandingkan dengan 23,9% pada 1H2022. Perusahaan melaporkan Laba Bersih sebesar Rp516 miliar pada 1H2023 atau meningkat 142,5% dibandingkan dengan 1H2022. Marjin Laba Bersih pada 1H2023 meningkat dua kali lipat menjadi 12,6% dibandingkan dengan 6,2% pada 1H2022. Pada 2Q2023, Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih meningkat masing-masing sebesar 21%, 47,7%, dan 133,6% dari tahun ke tahun. Jika dibandingkan dengan faktor musiman yang sama pada kuartal ke-2, Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih menunjukkan CAGR positif sebesar 13%, 35,3%, dan 301,2% dari 2Q2019 hingga 2Q2023. Arus Kas Operasional Perseroan tetap kuat pada 1H2023 dan dibukukan di jumlah Rp553 miliar. Perseroan terus menerapkan inisiatif efisiensi biaya sepanjang tahun 2023 dan telah menghemat sekitar Rp58 miliar per 1H2023, sejalan dengan ekspektasi Perseroan. Sambutan dari Presiden Direktur Siloam: Presiden Direktur Siloam, Bapak Benny Haryanto, berkomentar: "Siloam terus menunjukkan ketangguhannya dan membukukan hasil keuangan dan operasional yang signifikan pada kuartal kedua tahun 2023. Manajemen terus mendorong efisiensi dan profitabilitas di setiap rumah sakit dan berhasil mengatasi faktor musiman selama 2 kuartal terakhir. Siloam juga telah berinvestasi secara signifikan dalam kemampuan digitalnya untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi pasien serta meningkatkan pengalaman berobat di rumah sakit kami. Kami juga berupaya untuk meningkatkan eksistensi kami di area premium di Indonesia. Melalui upaya-upaya gabungan ini, para pemegang saham dapat mengharapkan pertumbuhan bisnis yang tinggi dan pada akhirnya nilai perusahaan yang lebih tinggi. Saya menantikan kesempatan lainnya untuk melaporkan kepada Anda mengenai pencapaian Siloam di sepanjang tahun 2023 dan seterusnya." Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: Jimmy Rambing (WA 0811 180 805) Tentang Siloam Hospitals Group PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam Hospitals”) merupakan jaringan rumah sakit swasta di Indonesia yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia. Memulai bisnis pada tahun 1996, saat ini Siloam Hospitals mengelola dan mengoperasikan 41 rumah sakit, terdiri dari 15 rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan 26 rumah sakit yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Ambon. Siloam Hospitals Group juga mengoperasikan 66 Siloam Clinic. Visi Siloam Hospitals adalah menyediakan pelayanan kesehatan dengan kualitas internasional dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat dalam skala nasional yang berlandaskan kasih Ilahi menjadi dasar bagi Siloam Hospitals untuk tanggap pada transformasi sosial yang dinamis di Indonesia. Misi Siloam Hospitals adalah menjadi pilihan terpercaya untuk layanan kesehatan holistik berkelas dunia, pendidikan kesehatan, dan riset. Siloam Hospitals merupakan pelopor akreditasi Joint Commission International (JCI) untuk rumah sakit di Indonesia. JCI merupakan lembaga akreditasi internasional berpusat di Amerika Serikat yang fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.
Page 4
Untuk informasi lebih lanjut tentang Siloam Hospitals, kunjungi www.siloamhospitals.com. Pernyataan Pelepasan Tanggung Jawab: Siaran Pers ini disiapkan oleh Siloam Hospitals dan disebarluaskan hanya untuk menyampaikan informasi yang bersifat umum. Siaran Pers ini tidak dimaksudkan untuk suatu kalangan atau tujuan tertentu dan bukan merupakan rekomendasi terkait saham Siloam Hospitals. Tidak ada jaminan yang diberikan mengenai kelengkapan maupun kepastian informasi yang dimuat. Seluruh pendapat dan perkiraan yang dicantumkan dalam Siaran Pers ini merupakan pendapat kami pada tanggal ini dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Siloam Hospitals tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin dialami pihak manapun karena sebagian atau seluruh isi Siaran Pers ini, Siloam Hospitals beserta perusahaan-perusahaan yang terafiliasi termasuk karyawan-karyawan dan agen-agennya tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kealpaan, kelalaian atau ketidaktepatan apapun juga yang dapat terjadi. Pernyataan Bersifat Prediktif: Beberapa pernyataan dalam Siaran Pers ini bersifat atau mungkin bersifat prediktif. Penyataan-pernyataan tersebut umumnya memuat kata-kata seperti “akan”, “berharap”, “mengantisipasi” atau sejenisnya. Sesuai dengan sifatnya, pernyataan prediktif mengandung risiko serta ketidakpastian yang mungkin dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda dengan apa yang dijelaskan di dalam Siaran Pers ini. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda termasuk tetapi tidak terbatas pada: situasi ekonomi, sosial dan politik di Indonesia; situasi industri kesehatan di Indonesia; situasi pasar; penambahan beban peraturan di Indonesia, termasuk peraturan terkait lingkungan dan biaya pemenuhan peraturan; fluktuasi nilai tukar mata uang asing; perkembangan suku bunga, biaya modal dan ketersediaan modal; harga permintaan dan penyediaan yang diantisipasi terkait jasa kesehatan kami serta pengeluaran modal terkait dan investasi lainnya; biaya konstruksi; ketersediaan jasa kesehatan; kompetisi dari perusahaan-perusahan maupun lokasi-lokasi lain; perubahan dalam permintaan pelanggan; perubahan dalam biaya operasional, termasuk gaji karyawan, upah dan pelatihan, perubahan kebijakan publik dan pemerintah; kemampuan kami untuk tetap kompetitif; kondisi finansial, strategi bisnis serta rencana-rencana dan target-target yang ditetapkan manajemen kami untuk pengerjaan di masa depan; pengadaan pemasukan di masa depan; pemenuhan peraturan lingkungan dan remediasi. Apabila antara lain satu atau lebih dari risiko-risiko maupun ketidakpastian-ketidakpastian yang disebutkan di atas terjadi, hasil nyata dapat berbeda secara materil daripada yang diperkirakan, diantisipasi atau diproyeksi. Secara khusus namun tidak terbatas, biaya modal dapat meningkat, proyek dapat ditunda dan peningkatan produksi yang diantisipasi, kapasitas atau pelaksaan, mungkin tidak seluruhnya akan terjadi. Sekalipun kami meyakini bahwa harapan-harapan manajemen kami yang tertuang dalam penyataan-pernyataan bersifat prediktif adalah masuk akal berdasarkan informasi yang kami miliki pada saat ini, kami tidak dapat memberikan jaminan bahwa harapan-harapan ini dapat menjadi kenyataan. Tidak seharusnya anda bergantung pada pernyataan-pernyataan tersebut secara serta-merta. Bagaimanapun, pernyataan- pernyataan ini berlaku hanya pada tanggal saat dinyatakan, dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pembaharuan atau revisi, sekalipun tersedia informasi baru, kejadian-kejadian baru atau apapun juga.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.