PT Siloam International Hospitals Tbk.
listed issuer 593 attachments mirroredOverview
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) adalah operator jaringan rumah sakit dan klinik di Indonesia yang menyediakan layanan kesehatan bagi pasien BPJS maupun non-BPJS. Dalam paparan publik tahunannya, perusahaan menyebut dirinya termasuk penyedia layanan kesehatan terbesar di Indonesia dan berfokus pada jangkauan layanan, mutu klinis, serta pengalaman pasien.
Siloam memperoleh pendapatan terutama dari layanan rumah sakit, termasuk rawat inap, rawat jalan, tindakan bedah, diagnostik, dan layanan spesialis. Pasiennya mencakup peserta BPJS, pasien dengan asuransi swasta atau korporasi, serta pasien yang membayar sendiri. Strategi yang disampaikan perusahaan mencakup pengembangan layanan klinis, digital health, peningkatan kapasitas, dan pengelompokan rumah sakit berdasarkan kebutuhan segmen pasien.
- Kantor pusat
- Gedung FK UPH, Lantai 32, Jl. Boulevard Sudirman No. 1688, Lippo Village, Tangerang 15811, Indonesia.
- Website
- www.siloamhospitals.com
- Tercatat di BEI
- 12 September 2013; kode saham SILO.
- Pemegang saham terbesar
- SIGHT INVESTMENT 64,04% dan MEGAPRATA MA KARYA 20,60% per 31 Agustus 2026.
- Jaringan
- Laporan tahunan 2025 yang dirujuk dalam hasil pencarian web mencatat 41 rumah sakit dan 7.906 tempat tidur; 30 rumah sakit menerima pasien JKN.
Industri
Layanan kesehatan, khususnya penyedia layanan rumah sakit dan klinik.
Posisi: Perusahaan menyebut dirinya termasuk penyedia layanan kesehatan terbesar di Indonesia. Paparan publik juga menekankan jaringan yang tersebar di berbagai provinsi dan kota; sumber yang tersedia tidak menetapkan pangsa pasar atau peringkat yang terukur.
- Permintaan layanan kesehatan dan kebutuhan rawat inap maupun rawat jalan.
- Komposisi pasien BPJS dibandingkan pasien asuransi swasta, korporasi, dan pembayaran mandiri.
- Ketersediaan dokter, tenaga kesehatan, tempat tidur, dan fasilitas klinis.
- Investasi teknologi medis, mutu klinis, serta keselamatan pasien.
- Persaingan antarjaringan rumah sakit dan kemampuan memperluas jaringan.
Pesaing: HEAL MIKA SRAJ Primaya Hospital EMC Healthcare Awal Bros
Grup & pengendali
Pengendali: SIGHT INVESTMENT, pemegang 64,04% saham menurut data pemegang saham 31 Agustus 2026.
Grup: Terafiliasi dengan kelompok usaha Lippo.
MEGAPRATA MA KARYA tercatat sebagai pemegang saham terbesar kedua dengan 20,60%; keduanya merupakan entri pemegang saham yang berbeda.
Sejarah
- 1996Didirikan pada 27 Agustus 1996 menurut hasil pencarian web.
- 2013Tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 12 September 2013 dengan kode saham SILO, menurut hasil pencarian web.
- 2026Dalam paparan publik tahunan, perusahaan menguraikan strategi Next Generation Siloam, penguatan layanan klinis, digital health, dan ekspansi jaringan.
Layanan rumah sakit dan klinik
Layanan rawat inap, rawat jalan, tindakan bedah, diagnostik, dan pelayanan klinis bagi pasien BPJS maupun non-BPJS.
Layanan spesialis
Layanan unggulan seperti kardiovaskular, digestif, kanker/onkologi, saraf dan bedah saraf, ortopedi, serta fertilitas; layanan tertentu tersedia di rumah sakit tertentu.
Produk & merek lain
- Instagram https://www.instagram.com/siloamhospitals/
- LinkedIn https://www.linkedin.com/company/siloamhospitalsgroup/
- Aplikasi MySiloam https://mysiloam.siloamhospitals.com/
Hanya tautan yang muncul di dokumen atau hasil pencarian yang ditampilkan.
Ringkasan AI dari dokumen emiten dan web; periksa sumbernya.
Intinya, beli SILO?
SILO sedang bereaksi terhadap akuisisi besar portofolio properti rumah sakit: prospek ekspansi ada, tetapi harga melemah dan risiko pendanaan serta eksekusi masih perlu dicermati.
Rp 1.955 (2026-09-25)
· 1H -4,6%
· 1M -0,3%
· 1B -11,1%
· 3B -7,3%
· vs IHSG 1B -8,5%
· 52mg 1.830–2.880
Laba bersih Kuartal II / Second Quarter: 609.45B609,453,000,000
(+27,9% YoY)
Kenapa turun?
Harga turun 11,14% dalam sebulan dan 7,35% dalam tiga bulan, menjadi Rp1.955 pada 25 September—dekat dengan batas bawah 52 minggu Rp1.830. Pergerakan sangat volatil: volume melonjak pada 18 September, harga sempat pulih setelah RUPSLB, lalu turun lagi setelah akuisisi tahap pertama diumumkan selesai.
- sedang Rencana akuisisi portofolio properti rumah sakit dari First REIT diumumkan sebelum penurunan 9–11 September; ketidakpastian skala transaksi dan pendanaan mungkin menekan sentimen, tetapi hubungan sebab-akibat tidak dapat dipastikan. [1] [2]
- sedang Lonjakan volume ekstrem pada 18 September dan kenaikan 21–23 September terjadi di tengah perhatian pasar pada transaksi dan RUPSLB; saham kemudian melemah setelah penyelesaian akuisisi tahap pertama diberitakan. [1] [2] [3]
- rendah IHSG ikut turun pada 25 September, tetapi penurunan SILO 4,63% lebih dalam; pada beberapa hari pergerakan besar sebelumnya, IHSG justru relatif datar atau bergerak berlawanan, sehingga faktor pasar saja tidak cukup menjelaskan volatilitas.
Alasan
- Bisnis masih menunjukkan pertumbuhan: laporan sampai 30 Juni 2026 mencatat pendapatan Rp6.763,4 miliar, dibanding Rp6.104,9 miliar pada periode pembanding yang ditampilkan.
- Akuisisi dapat memperluas kendali atas aset rumah sakit, tetapi nilai tahap pertama Rp3,47 triliun dan rencana transaksi total sekitar Rp6,91 triliun membuat manfaatnya bergantung pada harga, pendanaan, dan hasil operasional aset.
- Persetujuan penjaminan fasilitas hingga Rp14,5 triliun menambah alasan untuk memantau beban pendanaan dan dampaknya terhadap neraca.
- Harga sudah turun tajam dalam sebulan, tetapi belum ada bukti dari data yang tersedia bahwa tekanan jual selesai; pantulan beberapa hari setelah RUPSLB telah berbalik.
- Data laba yang disajikan perlu dibaca hati-hati: angka laba usaha dan laba bersih tampak sama, sehingga kualitas serta rincian kinerja sebaiknya dikonfirmasi dari laporan lengkap.
Katalis
- Penyelesaian tahap berikutnya dari transaksi, yang direncanakan paling lambat 31 Maret 2027, dapat memperjelas skala dan integrasi portofolio. [1]
- Laporan keuangan berikutnya dapat menunjukkan apakah pertumbuhan pendapatan berlanjut dan apakah akuisisi memberi kontribusi operasional yang terukur.
Risiko
- Pendanaan akuisisi dan penjaminan dalam jumlah besar dapat meningkatkan beban keuangan atau membatasi fleksibilitas neraca. [1] [2]
- Integrasi aset, biaya transaksi, dan hasil operasional yang lebih rendah dari harapan dapat membuat manfaat akuisisi tertunda atau tidak sebanding dengan nilai pembelian. [1]
- Volatilitas dan lonjakan volume yang tajam meningkatkan risiko pergerakan harga spekulatif; data yang diberikan tidak memastikan adanya katalis fundamental untuk setiap lonjakan.
- Kepemilikan terkonsentrasi pada dua pemegang saham terbesar, sekitar 84,64% menurut data 31 Agustus 2026, dapat membatasi likuiditas saham yang tersedia di pasar.
Riwayat prediksi SILO Semua →
| 25 Sep 26 | TAHAN | — | 1.955 | +0,0% | Berjalan |
Bukan rekomendasi investasi — analisis AI dari keterbukaan informasi, harga dan berita. Periksa sumbernya sebelum mengambil keputusan.
Chart IDX · harian (EOD)
Musiman kinerja per tahun vs rata-rata
Pengumuman terbaru 25
Financial position Kuartal II / Second Quarter · Tidak Diaudit / Unaudit
| Figure (IDR) | 30 Jun 2026 | 31 Mar 2026 | 31 Dec 2025 | 30 Sep 2025 |
|---|---|---|---|---|
| Report posisi keuangan | ||||
| Total assets | 15.83T15,832,534,000,000 | 15.32T15,324,866,000,000 | 14.50T14,498,064,000,000 | 13.93T13,925,822,000,000 |
| Current assets | 3.60T3,596,776,000,000 | 3.42T3,415,717,000,000 | 3.34T3,339,212,000,000 | 3.03T3,032,864,000,000 |
| Non-aktif assets | 12.24T12,235,758,000,000 | 11.91T11,909,149,000,000 | 11.16T11,158,852,000,000 | 10.89T10,892,958,000,000 |
| Total liabilities | 5.29T5,289,391,000,000 | 5.10T5,100,510,000,000 | 4.57T4,569,095,000,000 | 4.35T4,352,774,000,000 |
| Equity | 10.54T10,543,143,000,000 | 10.22T10,224,356,000,000 | 9.93T9,928,969,000,000 | 9.57T9,573,048,000,000 |
| Paid-in capital | 162.58B162,576,000,000 | 162.58B162,576,000,000 | 162.58B162,576,000,000 | 162.58B162,576,000,000 |
| Retained earnings | 4.48T4,475,050,000,000 | 4.17T4,174,336,000,000 | 3.89T3,894,368,000,000 | 3.56T3,556,938,000,000 |
| Laba rugi komprehensif | ||||
| Revenue | 6.76T6,763,399,000,000 | 3.28T3,277,776,000,000 | — | 9.43T9,425,533,000,000 |
| Operating profit | 609.45B609,453,000,000 | 293.57B293,572,000,000 | — | 797.12B797,122,000,000 |
| Net profit | 609.45B609,453,000,000 | 293.57B293,572,000,000 | — | 797.12B797,122,000,000 |
| Comprehensive income | 609.45B609,453,000,000 | 293.57B293,572,000,000 | — | 814.09B814,090,000,000 |
| EPS basic / diluted | 44.7100 / 44.7007 | 21.5600 / 21.5500 | — / — | 58.6310 / 58.6220 |
| Rasio keuangan · derived | ||||
| Current ratio | 72.17% | 71.27% | 78.60% | 74.46% |
| ROA | 3.85% | 1.92% | — | 5.72% |
| ROE | 5.78% | 2.87% | — | 8.33% |
From the XBRL instance filed with IDX. Ratios are derived from the figures above, so they may differ in the last decimal from the issuers's own rounding.
What the company owns Property, plant and equipment, net of depreciation
| Asset class | Share | Net | Bruto | Depreciation |
|---|---|---|---|---|
| BUILDING Building Leasehold Improvement | 2.97T2,969,238,000,000 | 4.55T4,548,151,000,000 | 1.58T1,578,913,000,000 | |
| LAND Land | 2.70T2,703,679,000,000 | 2.70T2,703,679,000,000 | — | |
| BUILDING Building Assets Under Construction | 1.87T1,865,703,000,000 | 1.87T1,865,703,000,000 | — | |
| MACHINERY Machinery Equipment | 1.24T1,244,892,000,000 | 4.49T4,490,779,000,000 | 3.25T3,245,887,000,000 | |
| FURNITURE Furniture Office Equipment | 259.81B259,814,000,000 | 1.36T1,357,688,000,000 | 1.10T1,097,874,000,000 | |
| MACHINERY Machinery Heavy Equipment Assets Under Construction | 19.57B19,573,000,000 | 19.57B19,573,000,000 | — | |
| VEHICLE Motor Vehicle | 7.27B7,269,000,000 | 39.58B39,584,000,000 | 32.31B32,315,000,000 |
Classes an issuers does not report are absent rather than zero — a company that leases all its land simply omits it.
Total assets over time
Asset transactions 8 Material, affiliated and conflict-of-interest deals
| Date | Type | Asset | Object | Value | % equity | Counterparties |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 24 Sep 2026 | Informasi/Fakta Material | Other | Penjelasan terlampir | — | — | — |
| 14 Aug 2026 | Transaksi Material | Other | Uraian Informasi terlampir | — | — | — |
| 1 Apr 2026 | Informasi/Fakta Material | Other | sesuai lampiran | — | — | — |
| 25 Apr 2025 | Transaksi Afiliasi | Land | pembelian dua bidang tanah | 42.20B42,199,800,000 currency not stated | — | PT Siloam International Hospitals Tbk PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk +1 more |
| 13 Jan 2025 | Transaksi Material | Other | Berdasarkan LOI, Perseroan telah menyampaikan proposal clipped by the IDX form — full text in the attachment | — | — | — |
| 27 Jun 2024 | Transaksi Afiliasi | Land | Sebidang tanah dengan total luas tanah 2.023 m2 clipped by the IDX form — full text in the attachment | 43.49B43,494,500,000 currency not stated | — | PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) LPKR |
| 26 Apr 2024 | Transaksi Afiliasi | Land | real property, tanah kosong (tanah parkiran) seluas clipped by the IDX form — full text in the attachment | 103.68B103,680,000,000 currency not stated | — | PT Paragon City |
| 26 Apr 2024 | Transaksi Afiliasi | Land | Sebidang tanah dan 2 unit ruko dengan total clipped by the IDX form — full text in the attachment | 279.88B279,880,000,000 currency not stated | — | PT Lippo Karawaci Tbk ("LPKR") LPKR |
Values marked “currency not stated” come from the IDX cover form, which gives a bare number. Several issuers state USD there, so these are not assumed to be rupiah.
Shareholder register from filings as last reported to IDX · the register below is the authoritative source
| Holder | Shares | Stake | Reporteran | Per | Open filing |
|---|---|---|---|---|---|
|
SIGHT INVESTMENT COMPANY PTE L…
control
|
8,324,093,832 | 64.00% | 2 | 30 Jan 2026 | Open filing |
| David Utama | 2,100,000 | 0.02% | 31 Aug 2026 |
| Meng Kuan Phua | 1,671,614 | 0.01% | 31 Aug 2026 |
| Phua Meng Kuan | 340,000 | 0.00% | 31 Aug 2026 |
| MEGAPRATA MA KARYA | 2,679,256,980 | 20.60% | 31 Aug 2026 |
| SIGHT INVESTMENT | 8,329,093,832 | 64.04% | 31 Aug 2026 |
| PRIME HEALTH | 0 | 0.00% | 31 Dec 2024 |
RUPS
Board
| Andy Nugroho Purwohardono | Komisaris | since May 2023 |
| Sigit Prasetya | Komisaris | since Nov 2024 |
| Benny Haryanto Djie | Direktur | since Nov 2024 |
| Gabriele Isacco Tironi | Direktur | since Nov 2024 |
| Phua Meng Khuan (Daniel Phua) | Direktur | since May 2023 |
| Richard Kidarsa | Direktur | since Nov 2024 |
| SURYA TATANG | Direktur | since Nov 2024 |
| Atiff Ibrahim Gill | Direktur | since May 2023 |
| James Tobias Hall | Komisaris Independen | since Nov 2024 |
| Dr. Kartini Syahrir | Komisaris Independen | since May 2023 |
| Dr. Yasonna H. Laoly, S.H., M.Sc. | Presiden Komisaris | since Nov 2024 |
| David Utama | Presiden Direktur | since Nov 2024 |
Change terbaru
Backup status
- Attachments
- 593
- Mirrored
- 593
- Pending
- 0
Ownership filings on this issuer
30 Jan 2026 SILO SIGHT INVESTMENT COMPANY … 8,318,473,832 → 8,324,093,832 +5,620,000 64.00%
| Type | Shares | Price | Class | Date | Purpose |
|---|---|---|---|---|---|
| Pembelian | 5,620,000 | 2593.00 | Saham Biasa | 28 Jan 2026 | Investasi |
17 Dec 2025 SILO SIGHT INVESTMENT COMPANY … 8,251,973,832 → 8,318,473,832 +66,500,000 63.97%
| Type | Shares | Price | Class | Date | Purpose |
|---|---|---|---|---|---|
| Pembelian | 66,500,000 | 2400.00 | Saham Biasa | 15 Dec 2025 | Investasi |