Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 24
Page 1
Checklist Peraturan No. VIII.G.7
tentang
Pedoman Penyajian Laporan Keuangan
Petunjuk Pengisian Checklist:
1. Tanda (√) diisi pada kolom ‘Ada’ apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi
persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ‘Keterangan’
ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
2. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang
diharuskan maka tanda (√) diisi pada kolom ‘Tidak Ada’.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki akun-akun tertentu sehingga tidak wajib
memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (√) diisi pada kolom ‘N/A’.
4. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan
dan Akuntan.
Data Umum
Nama Emiten PT Charnic Capital Tbk dan Entitas Anak
Bidang Usaha Aktivitas Perusahaan Holding
Jenis penawaran Umum Saham
30 Juni 2023* 2022*
Nama KAP - KAP Johannes
Juara & Rekan
Nama Partner - Hari Manurung,
CPA
Opini Akuntan - Opini tanpa
modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - -
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan dalam prospektus/pernyataan
pendaftaran.
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab
√
Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
√
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
halaman 1 dari 24 halaman
Paraf:
Page 2
Data Keuangan Penting
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Periode laporan keuangan (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)
Laba Rugi
Pendapatan Usaha (69.434.140.404) (4.270.643.756)
Laba Usaha (71.113.655.125) (5.778.960.357)
EBITDA (70.528.301.317) (4.451.619.847)
Laba Bersih (71.717.529.350) (5.004.632.879)
Laba Bersih Per saham (dasar) (110,14) (7,69)
Laba Bersih Per saham (dilusian) N/A N/A
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Periode laporan keuangan
(Tidak Diaudit) (Diaudit)
Laporan posisi keuangan
Jumlah Aset 193.629.544.514 264.563.648.104
Jumlah Aset Lancar 178.121.779.559 239.395.978.430
Jumlah Aset Tidak Lancar 15.507.764.955 25.167.669.674
Jumlah Liabilitas 1.878.427.122 1.084.867.459
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.774.745.122 981.185.459
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.03.682.000 103.682.000
Jumlah Ekuitas 191.751.117.392 263.478.780.645
Modal Disetor 65.115.000.000 65.115.000.000
Tambahan Modal Disetor 17.828.775.999 17.828.775.999
Penghasilan Komprehensif Lain 170.054.000 170.054.000
Saldo Laba 108.636.306.646 180.364.950.646
Ekuitas yang diatribusikan kepada
191.750.136.645 -
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali 980.747 -
Rasio Keuangan
Rasio Lancar (%) 10036 24399
ROA (%) -27 -19
ROE (%) -27 -19
Ebitda thd pendapatan (%) 101,58 99
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya,
kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau
Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan
sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK
atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada
checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman
Akuntansi Perusahaan Efek.
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan Posisi Keuangan √ Hal 1 - 2
2 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif √ Hal 3
Lain
3 Laporan Perubahan Ekuitas √ Hal 4
4 Laporan Arus Kas √ Hal 5
5 Catatan Atas Laporan keuangan √ Hal 6 – 51
halaman 2 dari 24 halaman
Paraf:
Page 3
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1) Catatan atas Laporan Keuangan memberikan penjelasan √ Catatan 1, 2
mengenai gambaran umum perusahaan, ikhtisar dan 3
kebijakan akuntansi, penjelasan pos-pos laporan
keuangan dan informasi penting lainnya.
2) Catatan atas Laporan Keuangan harus disajikan secara √ Catatan 4 -
sistematis. Setiap pos dalam Laporan Posisi Keuangan, 23
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain,
Laporan Perubahan Ekuitas, dan Laporan Arus Kas harus
berkaitan dengan informasi yang ada dalam Catatan atas
Laporan Keuangan.
3) Catatan atas Laporan Keuangan mengungkapkan:
a) Informasi tentang dasar penyusunan laporan keuangan √ Catatan 2
dan kebijakan akuntansi yang dipilih dan diterapkan dan 3
terhadap peristiwa dan transaksi yang penting;
b) Informasi yang diwajibkan dalam PSAK tetapi tidak √
disajikan dalam Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba
Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain, Laporan
Perubahan Ekuitas dan Laporan Arus Kas; dan
c) Informasi tambahan yang tidak disajikan dalam Laporan √
Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain, Laporan Perubahan Ekuitas dan
Laporan Arus Kas tetapi diperlukan dalam rangka
penyajian secara wajar.
4) Untuk pos-pos yang nilainya material, harus dirinci dan √ Catatan 4 -
dijelaskan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. 23
Sedangkan untuk pos-pos yang bersifat khusus untuk
industry tertentu, harus dirinci dan dijelaskan pada
Catatan atas Laporan Keuangan tanpa
mempertimbangkan materialitasnya.
5) Untuk pos yang merupakan hasil penggabungan √ Catatan 4 -
beberapa akun sejenis dirinci dan dijelaskan sifat dari 23
unsur utamanya dalam Catatan atas Laporan Keuangan.
6) Catatan atas Laporan Keuangan harus menunjukkan √ Catatan 19
secara terpisah jumlah dari setiap jenis transaksi dan
saldo dengan para direktur, pegawai, komisaris,
pemegang saham utama, dan Pihak-pihak yang
mempunyai hubungan istimewa sebagaimana dimaksud
dalam angka 2 huruf j peraturan ini. Ikhtisar terpisah
tersebut diperlukan untuk piutang, hutang, penjualan atau
pendapatan dan beban. Apabila jumlah transaksi untuk
masing-masing kategori tersebut dengan Pihak tertentu
melebihi Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah), maka
jumlah tersebut harus disajikan secara terpisah dan nama
Pihak tersebut wajib diungkapkan.
7) Pengungkapan dengan menggunakan kata “sebagian” √
tidak diperkenankan untuk menjelaskan adanya bagian
dari suatu jumlah. Pengungkapan hal tersebut harus
menyatakan nilai atau persentasenya.
8) Aktiva yang dijaminkan harus diungkapkan dalam √ Catatan 7
penjelasan masing-masing pos. Apabila aktiva dan 8
perusahaan diasuransikan, harus diungkapkan jenis dan
nilai aktiva yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi. Dalam hal tidak diasuransikan,
harus diungkapkan alasannya.
9) Peraturan ini tidak menentukan bentuk penyajian Catatan √
atas Laporan Keuangan. Namun demikian,
pengungkapannya mencakup tetapi tidak terbatas pada
halaman 3 dari 24 halaman
Paraf:
Page 4
unsur-unsur yang diuraikan dalam huruf b berikut ini.
a Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1) Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain adalah:
a) Pendirian perusahaan
(1) Riwayat ringkas perusahaan; √ Catatan 1
(2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan √ Catatan 1
terakhir, pengesahan Departemen Hukum dan
Perundang-undangan dan atau nomor dan tanggal Berita
Negara yang bersangkutan;
(3) Bidang usaha utama perusahaan sesuai anggaran dasar √ Catatan 1
dan kegiatan utama perusahaan pada periode
pelaporan;
(4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama √ Catatan 1
kegiatan usaha; dan
(5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara √ Catatan 1
komersial. Apabila perusahaan melakukan ekspansi atau
penciutan usaha secara signifikan pada periode laporan
yang disajikan, harus disebutkan saat dimulainya operasi
komersial dari ekspansi atau penciutan perusahaan dan
kapasitas produksinya.
b) Penawaran Umum Efek Perusahaan √ Catatan 1
Penjelasan penawaran umum efek perusahaan yang
meliputi tanggal efektif penawaran umum perdana,
kebijakan / tindakan perusahaan yang dapat
mempengaruhi efek yang diterbitkan (corporate action)
sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode
pelaporan terakhir, jenis dan jumlah efek yang
ditawarkan pada saat penawaran terakhir, dan tempat
pencatatan efek perusahaan.
c) Struktur Perusahaan dan Anak Perusahaan
Menjelaskan struktur perusahaan yang menggambarkan
perusahaan dan anak perusahaan yang dimiliki
perusahaan baik secara langsung maupun tidak
langsung. Penjelasan tersebut mencakup hal-hal
sebagai berikut:
(1) Nama perusahaan yang dimiliki; √ Catatan 1
(2) Tempat kedudukan perusahaan; √ Catatan 1
(3) Jenis usaha; √ Catatan 1
(4) Tahun beroperasi secara komersial; √ Catatan 1
(5) Persentase kepemilikan; √ Catatan 1
(6) Total aset; dan √ Catatan 1
(7) Informasi penting lainnya yang berkaitan dengan anak √
perusahaan, seperti alasan tidak dikonsolidasikannya
laporan keuangan anak perusahaan, dampak
penggunaan kebijakan akuntansi yang berbeda oleh
anak perusahaan dan proporsi unsur-unsur yang terkait
dengan kebijakan akuntansi tersebut.
d) Karyawan, direksi dan komisaris
Yang harus diungkapkan adalah :
(1) Nama anggota direksi dan dewan komisaris; dan √ Catatan 1
(2) Jumlah karyawan pada akhir periode atau rata-rata √ Catatan 1
jumlah karyawan selama periode yang bersangkutan.
halaman 4 dari 24 halaman
Paraf:
Page 5
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2) Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) Dasar pengukuran dan penyusunan laporan
keuangan
(1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan √ Catatan 2
nilai historis (historical cost), nilai kini (current cost), nilai
realisasi (realizable value), nilai wajar (fair value)
berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.
(2) Dasar penyusunan laporan keuangan yaitu dasar akrual √ Catatan 2
kecuali untuk laporan arus kas.
(3) Mata uang pelaporan yang digunakan dan alasan √ Catatan 2
menggunakan mata uang pelaporan selain rupiah.
Apabila terdapat perubahan mata uang pelaporan,
diungkapkan alasannya, kurs yang digunakan dalam
pengukuran kembali atau penjabaran, dan ikhtisar
neraca dan laporan laba rugi yang disajikan sebagai
perbandingan dalam mata uang sebelumnya.
(4) Alasan perubahan periode pelaporan. √
b) Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi meliputi, tetapi tidak terbatas pada
hal-hal sebagai berikut:
(1) Prinsip-prinsip konsolidasi; √ Catatan 2b
(2) Kas dan setara kas; √ Catatan 2f
(3) Investasi dalam Efek; √
(4) Investasi non Efek; √
(5) Penyisihan piutang; √ Catatan 2d
dan 3
(6) Persediaan; √
(7) Aktiva tetap; √ Catatan 2g
(8) Sewa guna usaha; √
(9) Kerjasama operasi; √
(10) Aktiva dalam penyelesaian; √
(11) Aktiva tidak berwujud; √
(12) Aktiva lain-lain; √
(13) Penurunan nilai aktiva; √
(14) Penggabungan usaha; √
(15) Pengakuan pendapatan; √ Catatan 2l
(16) Transaksi dan saldo dalam mata uang asing; √ Catatan 2e
(17) Instrumen derivatif; √
(18) Pajak penghasilan; √ Catatan 2m
(19) Program pensiun; √ Catatan 2n
(20) Restrukturisasi hutang bermasalah; √
(21) Biaya pinjaman; √
(22) Segmen usaha; dan √ Catatan 2q
(23) Laba (rugi) per saham. √
3) Penjelasan atas Pos-pos Laporan Keuangan
Penjelasan atas pos-pos laporan keuangan disusun
dengan memperhatikan urutan penyajian Neraca,
Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas dan
Laporan Arus Kas, serta informasi tambahan.
a) Aktiva
(1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Unsur kas dan setara kas pada pihak yang mempunyai √ Catatan 4
hubungan istimewa dan pihak ketiga;
halaman 5 dari 24 halaman
Paraf:
Page 6
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama √ Catatan 4
bank serta jenis mata uang asing; dan
(c) Kisaran tingkat bunga dari setara kas selama periode √ Catatan 4
pelaporan.
(2) Investasi Jangka Pendek
Pengungkapan investasi jangka pendek dipisahkan
antara deposito dan surat berharga (Efek)
(a) Untuk deposito, harus diungkapkan hal-hal sebagai √ Catatan 4
berikut:
Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak yang mempunyai hubungan istimewa;
Kisaran tingkat bunga;
Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing;
dan
Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas
pencairan deposito tersebut.
(b) Pengelompokkan Efek sesuai kategori (diperdagangkan, √ Catatan 5
dimiliki hingga jatuh tempo, tersedia untuk dijual) dan
dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak yang
mempunyai hubungan istimewa:
Yang harus diungkapkan:
Nilai wajar agregat. (marked to market);
Metode dan asumsi yang digunakan dalam
menentukan nilai wajar Efek;
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari
pemilikan efek tersedia untuk dijual;
Biaya perolehan termasuk jumlah premi dan diskonto
yang belum diamortisasi, untuk efek dimiliki hingga
jatuh tempo;
Metode amortisasi yang digunakan;
Peringkat efek hutang berikut nama pemeringkat
(jika ada); dan
Uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual
atau memindahkan kelompok efek.
(3) Wesel Tagih √
Yang harus diungkapkan antara lain pihak penerbit,
kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan
uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).
(4) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jumlah piutang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak √
yang mempunyai hubungan istimewa;
(b) Jumlah piutang menurut mata uang; √
(c) Jumlah piutang menurut umur; √
(d) Jumlah penyisihan piutang ragu-ragu, beban penyisihan √
dan penghapusan piutang;
(e) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah √
penyisihan;
(f) Piutang yang dijaminkan dan nama pihak yang √
menerima jaminan; dan
(g) Informasi piutang yang telah dijual secara with recourse, √
meliputi:
jumlah yang dialihkan, beban bunga, retensi, jatuh
tempo dan ikatan penting lain yang diatur dalam
perjanjian,
jaminan yang diberikan (bila ada).
halaman 6 dari 24 halaman
Paraf:
Page 7
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain adalah :
(a) Rincian jenis dan jumlah piutang; √
(b) Jumlah penyisihan piutang ragu-ragu, beban penyisihan √
dan penghapusan piutang; dan
(c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah √
penyisihan.
(6) Persediaan
Yang harus diungkapkan antara lain adalah:
(a) Total nilai tercatat persediaan dan nilai tercatat menurut √
klasifikasi barang jadi, barang dalam proses, bahan baku
dan pembantu, serta bahan persediaan lain sesuai
dengan industrinya;
(b) Jumlah penyesuaian atas penurunan nilai persediaan; √
(c) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan √
nilai persediaan yang diturunkan;
(d) Jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan rusak √
atau usang;
(e) Persediaan yang dijaminkan dan nama pihak yang √
menerima jaminan;
(f) Nilai persediaan yang diasuransikan, nilai √
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup;
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah √
pertanggungan asuransi;
(h) Penjelasan mengenai kerugian persediaan yang √
jumlahnya material atau sifatnya luar biasa;
(i) Nilai tercatat persediaan yang dijadikan jaminan; dan √
(j) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi dan tingkat √
kapitalisasi yang dipergunakan, untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aktiva tertentu (qualifying asset).
(7) Pajak Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain adalah:
(a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing √ Catatan 18a
pajaknya; dan
(b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan √
dan statusnya.
(8) Biaya Dibayar di Muka √
Yang diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan
jumlah.
(9) Aktiva Lancar Lain lain √
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut
jenis dan jumlah.
(10) Piutang Hubungan Istimewa
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian jenis, nama pihak yang memiliki hubungan √
istimewa, dan jumlah piutang;
(b) Alasan dan dasar pembentukan penyisihan; √
(c) Jumlah penyisihan dan penghapusan piutang; dan √
(d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah √
penyisihan.
(11) Investasi Pada Perusahaan Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Nama perusahaan dan persentase kepemilikan; dan √
(b) Rekonsiliasi nilai tercatat penyertaan pada awal dan √
akhir periode dengan memperlihatkan bagian laba rugi
yang diakui dan dividen yang diperoleh pada periode
berjalan serta penurunan permanen nilai penyertaan.
halaman 7 dari 24 halaman
Paraf:
Page 8
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(12) Investasi Jangka Panjang Lain
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian menurut jenis investasi, seperti investasi dalam √ Catatan 6
Efek hutang dan Efek ekuitas, investasi dalam properti
dan investasi lainnya;
(b) Pemisahan antara investasi pada pihak ketiga dan pihak √
yang mempunyai hubungan istimewa untuk investasi
dalam Efek hutang dan Efek ekuitas, investasi dalam
properti dan investasi lainnya;
(c) Untuk Efek ekuitas yang tersedia untuk dijual harus √
diungkapkan:
Nilai wajar agregat;
Metode dan asumsi yang digunakan dalam
menentukan nilai wajar Efek; dan
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi.
(d) Pengungkapan investasi jangka panjang dalam Efek √
hutang (dimiliki hingga jatuh tempo dan tersedia untuk
dijual) sebagai berikut:
Rincian menurut penerbit, nilai nominal, diskonto
atau premium yang belum diamortisasi, nilai tercatat,
tingkat bunga, dan tanggal jatuh tempo;
Efek yang pembayarannya dijamin dengan hipotik
atau jaminan lain;
Persyaratan efek hutang;
Nilai wajar agregat;
Metode dan asumsi yang digunakan dalam
menentukan nilai wajar Efek;
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari
efek tersedia untuk dijual; dan
Peringkat efek hutang berikut nama pemeringkatnya.
(e) Uraian tentang alasan pengambilan keputusan menjual √
atau memindahkan kelompok efek;
(f) Pengungkapan investasi dalam Efek yang menggunakan √
metode biaya adalah :
Nama perusahaan dan persentase yang dimiliki, nilai
tercatat penyertaan;
Alasan tidak dapat ditentukannya nilai wajar Efek;
dan
Rekonsiliasi nilai tercatat penyertaan pada awal dan
akhir periode yang memperlihatkan penambahan
dan pengurangan penyertaan serta penurunan
permanen nilai penyertaan.
(g) Pengungkapan investasi dalam properti meliputi jenis, √ Catatan 8
lokasi, biaya perolehan dan nilai wajarnya;
(h) Pengungkapan investasi jangka panjang lainnya meliputi √ Catatan 8
jenis dan nilai wajarnya;
(i) Apabila investasi jangka panjang dijaminkan, syarat dan √ Catatan 8
kondisi yang berdampak signifikan terhadap perusahaan,
harus diungkapkan baik jumlah maupun pihak penerima
jaminan;
(j) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya √
penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai;
(k) Rugi penurunan nilai yang diakui selama periode √
berjalan dan komponen Laporan Laba Rugi dimana
kerugian tersebut dilaporkan. Pengungkapan dilakukan
untuk setiap jenis investasi; dan
halaman 8 dari 24 halaman
Paraf:
Page 9
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(l) Pemulihan kerugian penurunan nilai yang diakui selama √
periode berjalan dan komponen Laporan Laba Rugi
dimana kerugian tersebut dilaporkan. Pengungkapan
dilakukan untuk setiap jenis investasi.
(13) Aktiva Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Pemilikan Langsung
Rincian aktiva tetap menurut jenis dan akumulasi √ Catatan 7
depresiasi, serta jumlah depresiasi pada tahun
berjalan;
Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir √ Catatan 7
periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan;
Aktiva tetap yang dijaminkan dan nama pihak yang
menerima jaminan; √
Nilai aktiva tetap yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup; √
Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah
pertanggungan asuransi;
Jika dilakukan penilaian kembali pada periode yang √
disajikan, harus diungkapkan:
Dasar hukum; √
Tanggal efektif (persetujuan dari Direktorat
√
Jenderal Pajak);
Nama penilai independen;
√
Dasar/metode yang digunakan untuk
menentukan nilai reval uasi ; √
Nilai tercatat setiap jenis aktiva tetap; dan
Selisih penilaian kembali setiap jenis aktiva √
tetap.
Pengungkapan menurut jenis aktiva tetap yang √
mengalami perubahan estimasi masa guna dan
atau metode depresiasi; √
Pengungkapan nilai buku, hasil penjualan bersih,
keuntungan (kerugian) dari aktiva tetap yang dijual; √
Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan
terjadinya penurunan nilai atau pemulihan √
penurunan nilai;
Rugi penurunan nilai yang diakui selama periode √
berjalan dan komponen Laporan Laba Rugi dimana
kerugian tersebut dilaporkan; dan
Pemulihan kerugian penurunan nilai yang diakui √
selama periode berjalan dan komponen Laporan
Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan.
(b) Aktiva Sewa Guna Usaha
Rincian jenis aktiva sewa guna usaha berdasarkan √
nilai tunai seluruh pembayaran sewa guna usaha
selama masa sewa ditambah nilai sisa (harga opsi)
yang harus dibayar pada akhir masa sewa guna
usaha. Di samping itu dijelaskan mengenai
akumulasi depresiasi masing-masing kelompok
aktiva sewa guna usaha dan jumlah depresiasi pada
tahun berjalan; dan
Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir √
periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.
halaman 9 dari 24 halaman
Paraf:
Page 10
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(c) Aktiva KSO √
Rincian aktiva berdasarkan jenis dan jumlah aktiva
yang dikelola;
Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir
periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan; dan
Penjelasan mengenai biaya perolehan, akumulasi
depresiasi masing-masing kelompok aktiva dan
jumlah depresiasi pada tahun berjalan.
(d) Aktiva Dalam Penyelesaian √
Rincian aktiva yang sedang dalam penyelesaian;
Persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
Estimasi saat penyelesaian proyek;
Hambatan kelanjutan penyelesaian proyek; dan
Penjelasan mengenai jumlah biaya pinjaman yang
dikapitalisasi pada periode pelaporan.
(14) Aktiva Tak Berwujud √
Yang harus diungkapkan antara lain jenis, sumber
terjadinya, biaya perolehan dan jumlah amortisasi.
(15) Aktiva Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain adalah :
(a) Rincian aktiva lain-lain; √
(b) Sifat dan uraian penting dari aktiva yang bersangkutan; √
(c) Amortisasi beban tangguhan; √
(d) Alasan perubahan klasifikasi aktiva yang sebelumnya √
tidak termasuk dalam aktiva lain-lain; dan
(e) Untuk jenis aktiva tetap yang sudah tidak dapat √
digunakan secara aktif dan dimiliki untuk tujuan dijual
(scrapped): nilai tercatat dan nilai realisasi bersih.
b) Kewajiban
Kewajiban Lancar
(1) Pinjaman Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain adalah:
(a) Rincian hutang berdasarkan jenis hutang, nama kreditur, √
jenis mata uang serta nilainya;
(b) Kisaran tingkat bunga dan saat jatuh tempo; √
(c) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk akun-akun √
yang berhubungan;
(d) Persyaratan lain yang penting, seperti adanya √
pembatasan pembagian dividen, pembatasan perolehan
hutang baru dan ketentuan mengenai rasio keuangan;
(e) Penjelasan mengenai kondisi hutang (misalnya kondisi √
default); dan
(f) Untuk transaksi anjak piutang with recourse, harus √
diungkapkan kewajiban anjak piutang, retensi, bunga
yang belum diamortisasi dan kewajiban anjak piutang
bersih.
(2) Wesel Bayar
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam √
rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, dan
tingkat bunga;
(b) Penjelasan tentang jaminan dan persyaratan lain; dan √
(c) Penjelasan mengenai kondisi wesel bayar (misalnya √
kondisi
default ).
halaman 10 dari 24 halaman
Paraf:
Page 11
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Hutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Pemisahan antara hutang usaha pada pihak ketiga √
dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa;
(b) Rincian hutang berdasarkan jenis mata uang serta √
nilainya;
(c) Sifat dari transaksi; dan √
(d) Jaminan yang diberikan oleh perusahaan dengan √
menunjuk akun-akun yang berhubungan.
(4) Hutang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jenis dan jumlahnya; dan √ Catatan 18b
(b) Informasi mengenai ketetapan pajak. √
(5) Beban Masih Harus Dibayar √
Yang harus ungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari
unsur utama beban yang belum jatuh tempo.
(6) Kewajiban Lancar Lain-lain
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian menurut jenis dan jumlahnya; √
(b) Untuk kewajiban jangka panjang yang default: pokok √
pinjaman dan bunga, alasan penyebab default, dan
langkah-langkah penyelesaian;
(c) Untuk garansi produk: jenis produk, sifat garansi dan √
masa berlakunya garansi; dan
(d) Untuk beban tangguhan atas perjanjian kepegawaian √
seperti jaminan kesehatan masa pensiun: uraian
mengenai jaminan dan jumlah pegawai yang berhak atas
jaminan tersebut.
Kewajiban Tidak Lancar
(7) Pinjaman Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian hutang berdasarkan nama bank, jenis mata uang √
serta nilainya;
(b) Kisaran tingkat bunga dan saat jatuh tempo; √
(c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 √
(dua belas) bulan;
(d) Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, √
termasuk jumlah dan tujuan perolehannya;
(e) Penjelasan mengenai kondisi hutang (misalnya √
restrukturisasi hutang, kondisi default);
(f) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk akun-akun √
yang berhubungan;
(g) Persyaratan lain yang penting seperti adanya √
pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio
tertentu dan atau pembatasan perolehan hutang baru;
(h) Pengungkapan informasi sehubungan dengan kewajiban √
berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam
jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal neraca
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka
panjang, antara lain adalah:
Nama bank dan jumlahnya; dan
Ringkasan perjanjian lama dan baru yang meliputi
tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman,
tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
(8) Hutang Sewa Guna Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian perusahaan sewa guna usaha (lessor) dan nilainya; √
halaman 11 dari 24 halaman
Paraf:
Page 12
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Jumlah angsuran sewa guna usaha tahunan yang harus √
dibayar paling tidak untuk 2 (dua) tahun berikutnya,
bagian bunga dan nilai tunainya;
(c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam 12 (dua √
belas) bulan;
(d) Jaminan yang diberikan sehubungan dengan transaksi √
sewa guna usaha;
(e) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta √
amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan
dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan
(f) Ikatan-ikatan penting yang dipersyaratkan dalam √
perjanjian sewa guna usaha (major covenants).
(9) Hutang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian mengenai: jenis, nilai nominal dan nilai tercatat √
dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo,
jadual pembayaran bunga, tingkat bunga, serta tempat
pencatatan;
(b) Peringkat dan nama pemeringkat (jika ada); √
(c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 √
(dua belas) bulan;
(d) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan √
perusahaan;
(e) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan √
hutang pokok obligasi (jika ada) dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan;
(f) Persyaratan lain yang penting, seperti adanya √
pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio
tertentu, dan atau pembatasan perolehan hutang baru;
dan
(g) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan √
perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
hutang.
(10) Program Pensiun
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Program pensiun yang diikuti, apakah Program Pensiun √ Catatan 11
Iuran Pasti atau Program Pensiun Manfaat Pasti;
(b) Apabila perusahaan menyelenggarakan program √
pensiun iuran pasti :
Gambaran umum tentang program pensiun,
pengelola dana pensiun, persentase iuran yang
menjadi kontribusi perusahaan, manfaat, karyawan
yang ikut menjadi peserta program pensiun dan lain-
lain;
Jumlah beban (iuran) pensiun periode berjalan dan
jumlah iuran pensiun yang masih harus dibayar; dan
Hal-hal penting lainnya yang berhubungan dengan
program pensiun yang dapat mempengaruhi daya
banding laporan keuangan periode berjalan dan
periode sebelumnya.
(c) Apabila perusahaan menyelenggarakan program √ Catatan 11
pensiun manfaat pasti :
Gambaran umum tentang program pensiun,
manfaat, karyawan yang ikut menjadi peserta
program pensiun, dan pengelolanya;
Kebijakan pendanaan;
halaman 12 dari 24 halaman
Paraf:
Page 13
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Rincian beban pensiun yang terdiri dari beban jasa
kini, amortisasi beban jasa lalu, amortisasi koreksi
dan bunga atas beban pensiun yang masih harus
dibayar, jangka waktu amortisasi beban jasa lalu;
Asumsi dan metode aktuarial yang digunakan
aktuaris, nilai wajar aktiva bersih dana pensiun dan
selisih lebih (kurang) antara kewajiban aktuarial dan
nilai wajar aktiva bersih;
Rekonsiliasi beban pensiun yang masih harus
dibayar (dibayar dimuka);
Bila dilakukan perubahan metode aktuarial, alasan
perubahan, jumlah penyesuaian perubahan
terhadap laporan keuangan periode sajian, dan
jumlah penyesuaian yang berhubungan dengan
masa sebelum periode sajian;
Tanggal penilaian aktuaria terakhir, nama aktuaris,
dan frekuensi penilaian dilakukan; dan
Hal-hal penting lain yang berhubungan dengan manfaat
pensiun, termasuk dampak pembubaran, pengurangan
peserta yang dapat mempengaruhi daya banding
laporan keuangan.
(11) Kewajiban Tidak Lancar Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Jenis, jumlah, tingkat bunga dan tanggal jatuh tempo; √
(b) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam 12 (dua √
belas) bulan; dan
(c) Uraian mengenai nama kreditur dan sifat kewajiban √
jangka panjang tersebut dan jaminan yang terkait
dengan menunjuk akun-akun yang berhubungan.
(12) Hutang Subordinasi √
Yang perlu diungkapkan antara lain nama kreditur, sifat
ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran
tingkat bunga.
(13) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat √
dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo,
jadwal pembayaran bunga, tingkat bunga, serta tempat
pencatatan;
(b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain √
meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi
sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti;
(c) Efek dilusi jika seluruh obligasi dikonversikan, dengan √
memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan
(exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut
pandang pemegang obligasi konversi;
(d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan efek √
dilusinya;
(e) Peringkat dan nama pemeringkat; √
(f) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 √
(dua belas) bulan;
(g) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan √
perusahaan;
(h) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan √
hutang pokok obligasi (jika ada) dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan;
(i) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan √
halaman 13 dari 24 halaman
Paraf:
Page 14
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
perusahaan dalam memenuhi persyaratan penerbitan,
kondisi hutang; dan
(j) Dalam hal perusahaan menerbitkan obligasi konversi √
tanpa melalui penawaran umum juga harus diungkapkan
tujuan penerbitan dan nama pembeli.
c) Hak Minoritas √
Yang perlu diungkapkan antara lain rincian bagian
pemegang saham minoritas atas aktiva bersih anak
perusahaan untuk masing-masing anak perusahaan.
d) Ekuitas
(1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Uraian jenis-jenis saham perusahaan; √ Catatan 12
(b) Susunan pemegang saham, yaitu: √ Catatan 12
Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih;
Nama Direktur dan Komisaris yang memiliki saham;
dan
Pemegang saham lainnya dengan mengungkapkan
jumlah saham, persentase pemilikan dan jumlah
nilai nominal untuk masing-masing pemegang
saham tersebut;
(c) Jika terjadi perubahan modal saham dalam tahun √ Catatan 12
berjalan:
keputusan yang berhubungan dengan
perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Perundang-
undangan dan keputusan RUPS;
sumber peningkatan modal saham, antara lain
dari kapitalisasi agio, modal sumbangan dan
tambahan modal disetor lainnya, selisih
penilaian kembali aktiva tetap dan saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum
dengan dan tanpa Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (right issue dan private placement),
pelaksanaan waran, konversi obligasi dan
sebagainya;
Metode pencatatan dan jumlah lembar saham
yang diperoleh kembali, dalam hal terjadi
perolehan kembali saham yang telah diterbitkan;
dan
Tujuan perubahan modal saham, antara lain
dalam rangka ekspansi, pelunasan hutang, atau
pemenuhan kecukupan modal bagi perbankan.
(d) Dalam hal hanya sebagian saham perusahaan yang √
dicatat di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham
yang dicatat dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
(2) Tambahan Modal Disetor
(a) Agio saham: diuraikan sumber agio saham selama √ Catatan 13
periode yang disajikan.
(b) Biaya emisi efek ekuitas: dirinci berdasarkan penerbitan √ Catatan 13
efek ekuitas.
(c) Modal sumbangan: dirinci jenis aktiva dan jumlah. √
(d) Selisih kurs atas modal disetor: diuraikan sifat dan asal √
akun.
(e) Modal disetor lainnya: diuraikan sifat dan asal akun ini. √ Catatan 13
(3) Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
halaman 14 dari 24 halaman
Paraf:
Page 15
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) Jumlah beda nilai tukar bersih dan rekonsiliasinya pada √
awal dan akhir periode;
(b) Alasan untuk menggunakan mata uang yang berbeda √
jika mata uang pelaporan berbeda dengan mata uang
negara tempat perusahaan berdomisili;
(c) Alasan untuk setiap perubahan dalam mata uang √
pelaporan;
(d) Jika terdapat suatu perubahan dalam klasifikasi suatu √
kegiatan usaha luar negeri yang signifikan, perusahaan
harus mengungkapkan:
alasan dan sifat perubahan dalam klasifikasi;
dampak perubahan atas klasifikasi modal pemegang
saham; dan
dampak pada laba (rugi) bersih untuk setiap periode
sebelumnya jika perubahan klasifikasi terjadi pada
periode sebelumnya yang paling awal.
(4) Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak
Perusahaan / Perusahaan Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Transaksi yang menimbulkan selisih transaksi √
perubahan ekuitas anak perusahaan /perusahaan
asosiasi;
(b) Jumlah selisih transaksi perubahan ekuitas yang √
menjadi bagian perusahaan setelah memperhitungkan
dampak pajaknya; dan
(c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan √
investasi.
(5) Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
Sepengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jenis, nilai buku dan harga pengalihan untuk aktiva, √
kewajiban, saham atau instrumen kepemilikan lainnya
yang dialihkan;
(b) Tanggal transaksi restrukturisasi antara entitas √
sepengendali; dan
(c) Nama entitas terkait. √
(6) Saldo Laba √
Yang perlu diungkapkan antara lain adalah alasan dan
jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),
perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan
persetujuan RUPS yang terkait, misalnya jumlah dividen
yang dibayarkan, saldo laba yang ditentukan
penggunaannya, dan lain-lain.
(7) Waran
Yang perlu diungkapkan antara lain :
(a) Jenis waran (waran pisah, waran lekat, dan waran √
bebas);
(b) Dasar penentuan nilai wajar waran; √
(c) Nilai waran pisah yang belum dan tidak dilaksanakan √
(kadaluwarsa);
(d) Jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta √
dampak dilusinya; dan
(e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. √
(8) Kompensasi Berbasis Saham
Yang perlu diungkapkan antara lain :
(a) Penjelasan mengenai program kompensasi, termasuk √
persyaratan umum program kompensasi seperti :
halaman 15 dari 24 halaman
Paraf:
Page 16
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Persyaratan pemberian hak kompensasi;
Periode maksimum opsi; dan
Jumlah saham yang ditetapkan untuk opsi atau
instrumen ekuitas lainnya.
(b) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi √
untuk setiap kelompok opsi;
(c) Rata-rata tertimbang nilai wajar opsi pada tanggal √
pemberian kompensasi yang diberikan alam suatu
periode;
(d) Jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar pada √
tanggal pemberian kompensasi dari instrumen ekuitas
selain opsi yang diberikan dalam suatu periode;
(e) Penjelasan mengenai metode dan asumsi signifikan √
yang digunakan dalam suatu periode untuk
mengestimasi nilai wajar opsi;
(f) Jumlah beban kompensasi yang diakui untuk program √
kompensasi berbasis saham;
(g) Perubahan persyaratan signifikan dari program √
kompensasi yang sedang berjalan; dan
(h) Rentang harga eksekusi, rata-rata tertimbang harga √
eksekusi, dan rata-rata tertimbang
e) Laba Rugi
(1) Penjualan Bersih / Pendapatan Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Penjualan bersih kepada pihak yang mempunyai √ Catatan 16
hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; dan √ Catatan 16
(c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang √ Catatan 16
melebihi 10% dari pendapatan.
(2) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Beban pokok produksi yang dirinci: √
Biaya bahan baku;
Biaya tenaga kerja; dan
Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir barang
jadi.
(b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi √
10% dari pendapatan.
(3) Beban Usaha √ Halaman 3
Yang harus diungkapkan antara lain rincian beban
penjualan, dan beban umum dan administrasi.
(4) Penghasilan (Beban) Lain-lain
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian penghasilan (beban) lain-lain dan jumlahnya; √ Halaman 3
(b) Rincian beban keuangan yang merupakan bagian beban
lain-lain, sebagai berikut: Halaman 3
Jumlah beban keuangan, yang dirinci sebagai
berikut:
Bunga; √
Selisih kurs bersih atas penanaman dan
pinjaman dalam mata uang asing (sepanjang
selisih kurs bersih tersebut merupakan √
penyesuaian terhadap biaya bunga);
Amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka
(forward contract) yang bertujuan untuk lindung √
nilai; dan
halaman 16 dari 24 halaman
Paraf:
Page 17
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Amortisasi biaya perolehan pinjaman, seperti √ Halaman 3
biaya konsultan, biaya provisi, biaya komitmen
dan sebagainya.
Dikurangi beban keuangan yang dikapitalisasi; √
Jumlah beban keuangan yang dibebankan pada √
periode berjalan;
Ditambah (dikurangi) kerugian (keuntungan) transaksi
derivatif yang tidak bertujuan untuk lindung nilai √
(hedging); dan
Jumlah beban keuangan dan kerugian (keuntungan)
transaksi derivatif yang dibebankan pada periode √
berjalan.
Jika terjadi depresiasi atau apresiasi, maka disajikan
rincian perhitungan keuntungan atau kerugian selisih √
kurs, demikian juga kebijakan pembebanan yang
dilakukan.
(c) Untuk laba atau rugi penjualan surat berharga yang
harus diungkapkan adalah rincian untuk setiap klasifikasi
investasi efek hutang dan ekuitas:
Efek tersedia untuk dijual √
penerimaan dari penjualan efek;
keuntungan (kerugian) yang direalisasikan; dan
rugi akibat penurunan permanen nilai efek.
Efek diperdagangkan
keuntungan(kerugian) pemilikan efek yang telah
maupun belum direalisasikan. √ Catatan 15
Efek dimiliki hingga jatuh tempo
√
keuntungan (kerugian) pemilikan efek yang telah
maupun belum direalisasikan; dan
rugi akibat penurunan permanen nilai efek.
(5) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Unsur-unsur beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari √ Catatan 18
pajak kini dan pajak tangguhan;
(b) Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dengan √ Catatan 18
hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif yang berlaku
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak
yang berlaku;
(c) Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini √
dengan cara sebagai berikut:
Laba sebelum pajak menurut akuntansi.
Ditambah / dikurangi koreksi positif atau negatif
(dirinci).
Laba Kena Pajak (sesuai SPT).
(d) Perhitungan beban dan hutang pajak kini dengan √
menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan pajak yang berlaku;
(e) Pernyataan bahwa Laba Kena Pajak (LKP) hasil √
rekonsiliasi telah sesuai dengan SPT;
(f) Untuk setiap kelompok perbedaan temporer dan setiap √
kelompok rugi yang dapat dikompensasi ke tahun
berikut:
Rincian aktiva dan kewajiban pajak tangguhan yang
disajikan pada neraca untuk setiap periode
penyajian; dan
Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang
diakui pada laporan laba rugi apabila jumlah tersebut
halaman 17 dari 24 halaman
Paraf:
Page 18
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
tidak terlihat dari jumlah aktiva atau kewajiban pajak
tangguhan yang diakui pada neraca.
(g) Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) √
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan
dan sisa rugi yang dapat dikompensasi ke
periode berikut yang tidak diakui sebagai aktiva
pajak tangguhan;
(h) Jumlah aktiva pajak tangguhan dan sifat bukti yang √
mendukung pengakuannya, jika:
penggunaan aktiva pajak tangguhan tergantung
pada apakah laba fiskal yang dapat dihasilkan pada
periode mendatang melebihi laba dari realisasi
perbedaan temporer kena pajak yang telah ada; dan
perusahaan telah menderita kerugian pada periode
berjalan atau periode sebelumnya.
(i) Beban pajak yang berasal dari: √
Keuntungan (kerugian) atas penghentian operasi; dan
Laba (rugi) dari aktivitas normal operasi yang tidak
dilanjutkan untuk periode pelaporan, bersama dengan
jumlah periode akuntansi sebelumnya yang disajikan pada
laporan keuangan.
(j) Jumlah pajak kini dan pajak tangguhan yang √
langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas;
(k) Beban (penghasilan) pajak yang berasal dari pos-pos √
luar biasa yang diakui pada periode berjalan; dan
(l) Penjelasan mengenai tarif pajak yang berlaku dan √
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode
sebelumnya (apabila terjadi perubahan tarif pajak sesuai
peraturan yang berlaku).
(6) Pos Luar Biasa √
Harus diungkapkan antara lain sifat dan jumlah dari
setiap unsur pos luar biasa, nilai pajak penghasilan yang
terkait, dan nilai bersihnya.
(7) Hak Minoritas atas Laba Bersih Anak Perusahaan √
Yang perlu diungkapkan antara lain rincian bagian
pemegang saham minoritas atas laba bersih anak
perusahaan untuk masing-masing anak perusahaan.
(8) Laba (Rugi) Bersih Per Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Jumlah laba (rugi) yang digunakan sebagai pembilang √ Catatan 14
dalam penghitungan laba (rugi) per saham dasar dan
dilusian, rekonsiliasinya dengan laba (rugi) bersih untuk
satu periode; dan
(b) Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar yang √ Catatan 14
digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba
(rugi) per saham dasar dan dilusian.
f) Transaksi Hubungan Istimewa
Hal-hal yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Dirinci jumlah masing-masing pos aktiva, kewajiban, √ Catatan 19
penjualan dan pembelian (beban) kepada pihak yang
mempunyai hubungan istimewa beserta persentasenya
terhadap total aktiva, kewajiban, penjualan dan
pembelian (beban);
(2) Apabila jumlah dari setiap transaksi atau saldo untuk √ Catatan 19
masing-masing kategori tersebut dengan pihak tertentu
melebihi Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah), maka
jumlah tersebut harus disajikan secara terpisah nama
dan hubungan pihak tersebut wajib diungkapkan;
halaman 18 dari 24 halaman
Paraf:
Page 19
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Penjelasan transaksi yang tidak berhubungan dengan √ Catatan 19
kegiatan usaha utama dan jumlah hutang /piutang
sehubungan dengan transaksi tersebut;
(4) Sifat hubungan, jenis dan unsur transaksi hubungan √ Catatan 19
istimewa;
(5) Kebijakan harga dan syarat transaksi serta pernyataan √
apakah penerapan kebijakaan harga dan syarat tersebut
sama dengan kebijakan harga dan syarat untuk
transaksi dengan pihak ketiga; dan
(6) Alasan dan dasar dilakukannya pembentukan √
penyisihan Piutang Hubungan Istimewa.
g) Aktiva dan Kewajiban dalam Mata Uang Asing
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing √ Catatan 21
serta ekuivalennya dalam rupiah;
(2) Posisi neto dari aktiva dan kewajiban dalam mata uang √
asing;
(3) Rincian kontrak valuta berjangka dan equivalen dalam √
rupiah.
(4) Kebijakan manajemen resiko mata uang asing; dan √ Catatan 21
(5) Apabila lindung nilai tidak dilakukan, alasan untuk tidak √
melakukannya.
h) Perubahan Akuntansi dan Koreksi Kesalahan
(1) Mendasar
Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Hakekat dan alasan perubahan estimasi akuntansi; √
(b) Jumlah perubahan estimasi yang mempengaruhi periode √
berjalan; dan
(c) Pengaruh estimasi terhadap periode mendatang. Jika √
penghitungan pengaruh terhadap periode mendatang
tidak praktis kenyataan tersebut harus diungkapkan
(2) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Hakikat, alasan dan tujuan dilakukannya perubahan √
kebijakan akuntansi;
(b) Jumlah penyesuaian perubahan kebijakan akuntansi √
terhadap periode berjalan dan periode sebelumnya yang
disajikan kembali;
(c) Jumlah penyesuaian yang berhubungan dengan masa √
sebelum periode yang tercakup dalam informasi
komparatip; dan
(d) Kenyataan bahwa informasi komparatip telah dinyatakan √
kembali atau kenyataan bahwa untuk menyatakan
kembali informasi komparatip dianggap tidak praktis.
(3) Kesalahan Mendasar
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Hakekat kesalahan mendasar; √
(b) Jumlah koreksi untuk periode berjalan dan periode- √
periode sebelumnya;
(c) Jumlah koreksi yang berhubungan dengan periode- √
periode sebelum periode yang tercakup dalam informasi
komparatip; dan
(d) Kenyataan bahwa informasi komparatip telah dinyatakan √
kembali atau kenyataan bahwa informasi komparatip
tidak praktis untuk dinyatakan kembali.
halaman 19 dari 24 halaman
Paraf:
Page 20
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
i) Penggabungan Usaha
(1) Untuk semua penggabungan usaha, harus diungkapkan:
(a) Nama dan penjelasan tentang perusahaan yang √
bergabung;
(b) Tanggal efektif penggabungan usaha untuk tujuan √
akuntansi; dan
(c) Operasi atau kegiatan usaha yang telah diputuskan √
untuk dijual atau dihentikan akibat penggabungan usaha
tersebut.
(2) Untuk penggabungan usaha yang merupakan akuisisi,
harus diungkapkan:
(a) Persentase saham berhak suara yang diperoleh; √
(b) Biaya perolehan dan penjelasan tentang harga beli yang √
telah dibayar atau terhutang secara kontinjen;
(c) Sifat dan jumlah penyisihan untuk beban restrukturisasi √
dan beban penutupan pabrik yang timbul akibat akuisisi
dan diakui pada tanggal akuisisi; dan
(d) Pengaruh dari akuisisi dan penjualan atau pengalihan √
penyertaan pada anak perusahaan terhadap posisi
keuangan dan hasil usaha konsolidasi tahun berjalan
dan sebelumnya
(3) Apabila dari akuisisi menyebabkan timbulnya goodwill
maka harus diungkapkan:
(a) Rekonsiliasi goodwill dan akumulasi amortisasi goodwill √
pada awal dan akhir periode;
(b) Metode dan periode amortisasi yang dilakukan; √
(c) Alasan dan pertimbangan yang digunakan apabila masa √
manfaat lebih dari 5 (lima) tahun; dan
(d) Apabila goodwill tidak diamortisasi dengan metode garis √
lurus, metode yang digunakan serta alasan metode
tersebut dianggap lebih tepat.
(4) Untuk penggabungan usaha yang merupakan penyatuan
kepemilikan harus diungkapkan:
(a) Penjelasan dan jumlah saham yang diterbitkan, serta √
persentase saham berhak suara setiap perusahaan yang
dipertukarkan untuk melaksanakan penyatuan
kepemilikan tersebut;
(b) Jumlah aktiva dan kewajiban yang diserahkan oleh √
perusahaan;
(c) Pendapatan penjualan, pendapatan operasional lainnya, √
pos luar biasa, dan laba (rugi) bersih dari masing-masing
perusahaan untuk periode sebelum penggabungan,
yang termasuk dalam laba (rugi) bersih yang disajikan
dalam laporan keuangan gabungan; dan
(d) Penjelasan bahwa laporan keuangan telah disajikan √
kembali (restated), seolah-olah penggabungan usaha
telah terjadi sejak awal periode pelaporan yang
disajikan.
j) Informasi Segmen Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Gambaran aktivitas masing-masing segmen industri dan √ Catatan 22
komposisi masing-masing wilayah geografis yang
dilaporkan. Untuk menentukan apakah suatu segmen
harus dilaporkan tersendiri, digunakan kriteria
materialitas;
(2) Untuk setiap segmen industri dan geografis yang
dilaporkan :
halaman 20 dari 24 halaman
Paraf:
Page 21
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) Penjualan atau pendapatan operasi lainnya, dibedakan √ Catatan 22
antara pendapatan yang dihasilkan dari pelanggan di
luar perusahaan dan pendapatan dari segmen lain;
(b) Laba (rugi) usaha per segmen √ Catatan 22
(c) Aktiva segmen yang digunakan dinyatakan dalam jumlah √ Catatan 22
uang atau sebagai persentase dari jumlah aktiva; dan
(d) Dasar penetapan harga antar segmen. √
(3) Untuk unsur-unsur yang dilaporkan, disajikan rekonsiliasi √ Catatan 22
antara seluruh segmen dengan laporan keuangan;
(4) Perubahan dalam penentuan segmen dan kebijakan
akuntansi yang digunakan dalam pelaporan informasi
segmen yaitu :
(a) Uraian mengenai hakekat dan alasan perubahan; dan √
(b) Pengaruh dari perubahan sepanjang informasi dapat √
ditentukan secara wajar.
(5) Apabila terjadi penghentian atau penjualan suatu
segmen usaha, harus diungkapkan:
(a) Segmen yang dihentikan atau dijual; √
(b) Tanggal dan alasan penghentian atau penjualan; dan √
(c) Nilai jual dan atau nilai tercatat serta pajak yang terkait √
dalam transaksi penghentian atau penjualan segmen
usaha.
k) Instrumen Derivatif
Bagi entitas yang memiliki atau menerbitkan instrumen
derivatif:
(1) Pengelompokan instrumen derivatif sesuai dengan √
tujuannya yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya
(non lindung nilai) seperti spekulasi.
(2) Untuk tiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok √
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai di
atas diungkapkan:
(a) Hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi √
berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau
lain-lain;
(b) Pihak lawan transaksi (counterparties); √
(c) Tanggal jatuh tempo; √
(d) Nilai keseluruhan kontrak dan nilai wajar pada tanggal √
neraca;
(e) Beban atau pendapatan pada periode pelaporan; √
(f) Pos aktiva dan atau pasiva yang dilindung nilai; dan √
(g) Persyaratan penting lainnya. √
(3) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan √
perusahaan melakukan transaksi derivatif dan strategi
perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut.
(4) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi √
lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai
aktiva/kewajiban dan jenis transaksi yang dilindungi.
(5) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu √
lindung nilai, disebutkan tujuan dari aktivitas derivatif.
Kerja Sama Operasi (KSO)
l)
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; √
(2) Lokasi aktiva KSO dan jangka waktu pengelolaan; √
(3) Hak dan kewajiban dari masing-masing partisipan KSO √
berkenaan dengan perjanjian KSO;
(4) Ketentuan tentang perubahan perjanjian KSO (bila ada); √
(5) Perhitungan atau penentuan hak bagi pendapatan/hasil KSO; √
halaman 21 dari 24 halaman
Paraf:
Page 22
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(6) Perhitungan beban atau penghasilan KSO yang timbul √
dari pembayaran bagi pendapatan/hasil; dan
(7) Metode dan periode amortisasi hak bagi pendapatan √
KSO
m) Perikatan dan Kontinjensi
(1) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Perikatan yang meliputi: √
Perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan
manajemen, teknis, royalti
Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
Periode berlakunya perikatan;
Dasar penentuan kompensasi dan denda;
Jumlah beban atau pendapatan pada periode
pelaporan; dan
Pembatasan-pembatasan lainnya.
Kontrak/perjanjian yang memerlukan penggunaan
dana di masa yang akan datang, seperti:
pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi:
Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
Periode berlakunya perikatan;
Nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang
telah direalisasi; dan
Sanksi-sanksi.
(b) Pemberian jaminan/garansi: √
Pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima
jaminan, yang dipisahkan antara pihak yang
mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga
untuk pihak yang dijamin;
Latar belakang dikeluarkannya jaminan;
Periode berlakunya jaminan; dan
Nilai jaminan.
(c) Fasilitas kredit yang belum digunakan, seperti fasilitas √
L/C,
bank overdraft; dan
(d) Lain-lainnya. √
Uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-
batasannya.
(2) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan:
(a) Untuk perkara/sengketa hukum: √
Pihak-pihak yang terkait;
Jumlah yang diperkarakan; dan
Latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat
hukum (legal opinion).
(b) Untuk Peraturan Pemerintah yang mengikat perusahaan √
seperti: masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian
singkat tentang peraturan dan dampaknya terhadap
perusahaan; dan
(c) Kemungkinan kewajiban pajak tambahan: √
Jenis ketetapan/tagihan pajak, jenis pajak, tahun
pajak serta jumlah pokok dan denda/bunganya; dan
Sikap perusahaan terhadap ketetapan/tagihan pajak
(keberatan, banding dsb-nya).
halaman 22 dari 24 halaman
Paraf:
Page 23
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
n) Restrukturisasi Hutang Bermasalah
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan √
dan penyelesaian hutang;
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi hutang dan √
dampak pajak penghasilan yang terkait;
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas √
pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut;
dan
(4) Jumlah hutang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai √
tercatat hutang yang telah direstrukturisasi.
o) Informasi Penting Lainnya √
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah
dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang
mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti
peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan.
p) Peristiwa setelah Tanggal Neraca
Yang harus diungkapkan adalah:
(1) Uraian peristiwa misalnya tanggal terjadinya, sifat √
peristiwa, dan jumlah moneter yang mempengaruhi
akun-akun laporan keuangan; dan
(2) Dalam hal terjadi peristiwa yang mempengaruhi √
penyajian laporan keuangan secara keseluruhan,
misalnya: merger dan akuisisi, pelepasan segmen
usaha, divestasi anak perusahaan, maka harus disajikan
informasi keuangan proforma seakan-akan transaksi
tersebut telah terjadi pada tanggal neraca terakhir atau
pada awal periode laporan keuangan terakhir yang
disajikan.
q) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi
Keuangan dan Peraturan Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan mengenai standar akuntansi keuangan dan √ Catatan 2a
peraturan baru yang akan diterapkan dan mempengaruhi
aktivitas perusahaan; dan
(2) Estimasi dampak penerapan standar akuntansi √ Catatan 2a
keuangan dan peraturan baru tersebut.
r) Reklasifikasi √
Harus diungkapkan antara lain mengenai sifat, jumlah,
dan alasan reklasifikasi untuk setiap pos dalam tahun
buku sebelum tahun buku terakhir yang disajikan dalam
rangka laporan keuangan komparatif.
halaman 23 dari 24 halaman
Paraf:
Page 24
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Disclosure tambahan
Apabila emiten/perusahaan publik mengungkapkan
selain dari yang diatur VIII.G.7, namun diharuskan
oleh ketentuan Standar Akuntansi Keuangan, maka
kolom ini disediakan untuk mengakomodir perihal
dimaksud.
Jakarta, 25 Juli 2023
Anton Santoso
Direktur Utama
halaman 24 dari 24 halaman
Paraf:
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.