Back to announcement
20230711_RONY_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31340310_lamp1.pdf
Other Text extracted RONYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PT. AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk
Noble House #36 – 11
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav. E4.2 No.2. Mega Kuningan
Jakarta Selatan 12950
No. 004/AESLER/OJK-IDX/VII/2023
Jakarta, 6 Juli 2023
Kepada Yth.
Divisi Penilaian Perusahaan 1 – PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tower 1 Lt 6
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190
PERIHAL : Permintaan Penjelasan Surat No. S-05299/BEI.PP1/07-2023
Dengan hormat,
Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang telah diberikan
oleh PT Bursa Efek Indonesia kepada PT. Aesler Group Internasional Tbk (“Perseroan”) dan untuk
menindaklanjuti surat No. S-05299/BEI.PP1/07-2023 tertanggal 5 Juli 2023 perihal Permintaan
Penjelasan, maka bersama ini kami sampaikan penjelasan kami, yaitu sebagai berikut:
Permintaan Penjelasan
PT Aesler Group Internasional (RONY)
1. Merujuk kepada Informasi yang disampaikan pada pertemuan tanggal 14 Juni 2023 disampaikan
bahwa hingga periode audit berakhir auditor tidak menerima bukti yang cukup atas akun
perpajakan Perseroan, namun pada Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa pada tanggal 9
Mei 2023 Perseroan menyampaikan bahwa Perseroan telah melaksanakan kewajiban perpajakan
sampai pada periode berjalan 2023 sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah
menyampaikan surat keterangan fiskal. Atas hal tersebut Bursa meminta Perseroan untuk
menyampaikan bukti SPT Masa atas PPh dan PPN yang terkait dengan bisnis Perseroan maupun
Surat Setoran Pajak untuk tahun Buku 2022.
Jawaban:
Bukti pelaporan pajak ataupun bukti setoran pajak akan kami lampirkan pada file
terpisah dari surat ini. Berikut link untuk data pajak:
https://drive.google.com/file/d/16N6K54N9YWyKJQtADqZ6NyMCl410Tm/view?us
p=drive_link.
2. Terkait dengan penghapusan uang muka aset tetap dan uang muka proyek pada Laporan
Keuangan Tahunan 2022, Bursa meminta penjelasan dari Auditor Perseroan atas hal-hal sebagai
berikut:
a. Prosedur yang dilakukan oleh Auditor dalam melakukan pengetesan saldo awal untuk akun
uang muka aset tetap dan uang muka proyek mengingat adanya pergantian auditor pada tahun
buku 2022.
b. Prosedur apa yang dilakukan oleh Auditor untuk memastikan adanya saldo uang muka aset
tetap dan uang muka proyek pada laporan keuangan 31 Desember 2021.
c. Hal apa yang mendasari Auditor untuk memastikan bahwa uang muka aset tetap dan uang
muka proyek tersebut dapat dibebankan secara keseluruhan pada tahun buku 2022.
Jawaban:
a. Prosedur yang dilakukan oleh Auditor dalam melakukan pengetesan saldo awal
untuk akun uang muka aset tetap dan uang muka proyek adalah dengan
Page 2
PT. AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk
Noble House #36 – 11
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav. E4.2 No.2. Mega Kuningan
Jakarta Selatan 12950
melakukan pengetesan saldo awal dan membandingkan saldo awal pada general
ledger dengan saldo yang tertera pada audit report tahun 2021.
b. Auditor telah melakukan pengecekan saldo awal seperti yang dijelaskan pada
point a diatas dan Kami juga telah melakukan pengecekan (vouching) mutasi
pada general ledger tahun berjalan apabila ada penambahan atau pengurangan
pada tahun berjalan. Selain itu kami juga melakukan kunjungan ke lokasi kantor
untuk melihat asset-aset yang berada di lokasi untuk melihat secara fisik.
c. Hal yang mendasari Auditor untuk memastikan bahwa uang muka aset tetap
dan uang muka proyek tersebut dapat dibebankan secara keseluruhan pada
tahun buku 2022 yaitu karena adanya surat persetujuan dari Perusahaan bahwa
uang muka tersebut akan dibebankan karena kelengkapan dokumen pendukung
yang diberikan perusahaan kepada auditor tidak lengkap, sehingga agar tidak
dikecualikan dari opini maka Manajemen perusahaan harus membebankan.
3. Berdasarkan hasil dengar pendapat dengan Perseroan dan tanggapan Auditor poin 2c, apa dasar
yang digunakan Perseroan dalam mencatatkan saldo uang muka aset tetap dan uang muka proyek
dalam Laporan Keuangan sejak periode 30 Juni 2020 – 31 Desember 2021 mengingat pada saat
Audit Laporan Keuangan 31 Desember 2022 Auditor tidak mendapatkan kelengkapan dokumen
atas pencatatan akun tersebut?
Jawaban:
Perseroan mencatat saldo uang muka aset tetap dan uang muka proyek dengan
dasar saat itu baru mulai dilakukan pengerjaan secara bertahap dan belum ada
penyelesaian atas pekerjaan tersebut. Terkait dokumentasi yang kurang lengkap
perlu kami akui hal tersebut dikarenakan banyak personil dari Perseroan yang
mengajukan resign pada saat masa-masa Pandemi Covid-19 dimana banyak
pekerjaan administrasi yang sulit diselesaikan karena diterapkannya PPKM/Work
From Home sehingga banyak pekerjaan administratif yang terbengkalai yang
berakibat dokumentasi menjadi tidak rapi. Kemudian untuk dokumentasi yang bisa
ditemukan mulai dirapikan oleh personil Perseroan yang baru saat ini.
4. Berdasarkan penelaahan Bursa atas saldo piutang dan saldo pendapatan pada laporan keuangan
per 30 September 2022 dan 31 Desember 2022 diketahui bahwa terdapat peningkatan saldo
piutang usaha dari PT Pollux Barelang Megasuperblok sebesar Rp5,6 miliar dari periode laporan
keuangan per 30 September 2022, namun angka tersebut tidak sejalan dengan peningkatan
pendapatan per 31 Desember 2022 yang hanya meningkat sebesar Rp725 juta.
Bursa meminta penjelasan atas penyebab terjadinya ketidaksesuaian tersebut dan koreksi atas
Laporan Keuangan 30 September 2022..
Jawaban:
Terkait saldo piutang usaha per laporan 30 September 2022 di bagian notes no. 5
terdapat sedikit kekeliruan dalam hal detail breakdown per customer sehingga
terkesan pada laporan 31 Desember 2022 terjadi lonjakan nilai piutang dari PT
Pollux Barelang Megasuperblok sebesar 5,6 M. Seharusnya pada laporan per
September 2022 nilai piutang PT Pollux Barelang Megasuperblok sekitar 11 M an.
Dalam hal diperlukan koreksi atas laporan per 30 September 2022 maka Perseroan
siap untuk melakukan penyesuaian.
Page 3
PT. AESLER GRUP INTERNASIONAL Tbk
Noble House #36 – 11
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav. E4.2 No.2. Mega Kuningan
Jakarta Selatan 12950
5. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2023 Perseroan tidak membukukan pendapatan,
Bursa meminta penjelasan Perseroan mengenai upaya yang sedang dilakukan Perseroan untuk
menjaga Going Concern serta realisasinya hingga saat ini.
Jawaban:
Perseroan terus berupaya untuk melakukan kesepakatan kontrak-kontrak baru di
tahun berjalan untuk memperbaiki kinerja Perseroan. Saat ini ada beberapa
kontrak baru yang mulai akan dikerjakan antara lain kontrak pengerjaan fit out
unit office di kawasan mega kuningan, pengerjaan desain arsitektur private
residence berlokasi di kawasan teuku umar, dan ada juga jasa Perencanaan Desain
Arsitektur, Struktur, BQ dan MEP untuk proyek Sentul House yang berlokasi di
Sentul. Detail lebih lanjut akan kami tambahkan informasi di laporan keuangan Q2
2023.
6. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik
Jawaban:
Perseroan akan segera mengungkapkan jika terdapat informasi/fakta/kejadian
penting lainnya kepada public.
Demikian hal ini kami sampaikan. Atas perhatian dan bimbingannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT. AESLER GROUP INTERNASIONAL Tbk
Direksi,
Teny Siti Febryani
Direktur Utama
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.