Back to announcement
20230710_ARCI_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_31339598_lamp1.pdf
Other Text extracted ARCISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
No: 0042/ARCHI/7/2023/G
LAPORAN KEGIATAN EKSPLORASI
PT Archi Indonesia Tbk.
30 Juni 2023
Page 2
No: 0042/ARCHI/7/2023/G
PT Archi Indonesia Tbk. (“Perseroan” atau “ARCI”) merupakan Perusahaan yang memiliki
100% kepemilikan di Tambang Emas Toka Tindung, suatu tambang pure-play emas (pure-
play gold producer) yang terletak kurang lebih 35 km arah timur laut dari ibukota daerah,
Manado, di Sulawesi Utara, Indonesia, melalui Entitas Anak yang dimiliki sepenuhnya, PT
Meares Soputan Mining (“MSM”) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (“TTN”).
Tambang Emas Toka Tindung terdiri dari 2 (dua) Kontrak Karya jangka panjang yang meliputi
wilayah total seluas 39.817 hektar yang terbentang di dalam dua wilayah administrasi, yaitu
Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung, Sulawesi Utara (Gambar 1). Kontrak Karya-
Kontrak Karya tersebut berlaku sampai dengan tahun 2041 dan dipegang oleh MSM dan TTN.
Sesuai dengan Perubahan Undang-Undang Pertambangan, MSM dan TTN mendapatkan
jaminan perpanjangan Kontrak Karya 2 (dua) kali lagi dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan
Khusus (“IUPK”), masing-masing perpanjangan untuk jangka waktu maksimum selama 10
tahun.
Gambar 1. Peta Lokasi Kontrak Karya MSM dan TTN
Kegiatan Eksplorasi yang dilakukan oleh Perseroan, melalui Entitas Anak, yaitu MSM dan
TTN, pada periode Januari 2023 sampai Juni 2023 difokuskan pada kegiatan pemetaan,
program pengambilan contoh tanah dan geofisika IP di area Greenfield, dan pemetaan semi
detail sampai detail pada area Brownfield di Proyek Koridor Barat. Kegiatan pengeboran
Eksplorasi dan pengembangan Sumber Daya Emas (Gold Resource Definition) di Proyek
Koridor Barat dan pengeboran Eksplorasi di bagian Koridor Timur, seperti yang ditunjukan
pada peta di bawah (Gambar 2).
Page 3
No: 0042/ARCHI/7/2023/G
Berikut adalah rincian biaya kegiatan Eksplorasi untuk periode Januari 2023 sampai dengan
Juni 2023:
Biaya kegiatan Eksplorasi untuk periode Januari 2023 adalah sebesar AS$634.084
atau setara dengan sekitar Rp9,5 Milliar.
Biaya kegiatan Eksplorasi untuk periode Februari 2023 adalah sebesar AS$529.113
atau setara dengan sekitar Rp8,1 Milliar.
Biaya kegiatan Eksplorasi untuk periode Maret 2023 adalah sebesar AS$693.085 atau
setara dengan sekitar Rp10,4 Milliar.
Biaya kegiatan Eksplorasi untuk periode April 2023 adalah sebesar AS$754.416 atau
setara dengan sekitar Rp11,1 Milliar.
Biaya kegiatan Eksplorasi untuk periode Mei 2023 adalah sebesar AS$732.189 atau
setara dengan sekitar Rp11,0 Milliar.
Biaya kegiatan Eksplorasi untuk periode Juni 2023 adalah sebesar AS$666.046 atau
setara dengan sekitar Rp10,0 Milliar.
Sehingga total biaya kegiatan Eksplorasi untuk periode Januari 2023 sampai dengan Juni
2023 adalah sebesar AS$4.010.933 atau setara dengan sekitar Rp60,2 Milliar.
Sedangkan perincian kegiatan pengeboran yang dilakukan didalam wilayah Kontrak Karya
selama periode Januari 2023 sampai Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Pada periode Januari 2023, ARCI melakukan pengeboran inti sekitar 26 titik bor
dengan total kedalaman sekitar 5.508,6 meter.
Pada periode Februari 2023, ARCI melakukan pengeboran inti sekitar 42 titik bor
dengan total kedalaman sekitar 4.561,3 meter.
Pada periode Maret 2023, ARCI melakukan pengeboran inti sekitar 11 titik bor dengan
total kedalaman sekitar 2.581,1 meter.
Pada periode April 2023, ARCI melakukan pengeboran inti sekitar 11 titik bor dengan
total kedalaman sekitar 2.851,6 meter.
Pada periode Mei 2023, ARCI melakukan pengeboran inti sekitar 16 titik bor dengan
total kedalaman sekitar 3.991,6 meter.
Pada periode Juni 2023, ARCI melakukan pengeboran inti sekitar 10 titik bor dengan
total kedalaman sekitar 2.140,0 meter.
Sehingga total kegiatan pengeboran yang dilakukan untuk periode Januari 2023 hingga Juni
2023 adalah 116 titik bor inti dengan total kedalaman 21.634,2 meter.
Kegiatan pengeboran Sumber Daya Emas dan Eksplorasi yang dilakukan menggunakan
metode pengeboran Diamond Drilling (“DD”) dan Reverse Circulation (“RC”) yang
diselesaikan melalui perjanjian/kontrak dengan PT Maxidrill Indonesia. Detail jumlah
pengeboran dan meter pengeboran untuk masing-masing metode pengeboran ditampilkan
dalam Tabel 1.
Page 4
No: 0042/ARCHI/7/2023/G
Tabel 1. Statistik Pengeboran Bulanan, Kuartalan, dan Semesteran Tahun 2023 berdasarkan
prospek dan jenis pengeboran.
Diamond Drilling (DD) Reverse Circulation (RC)
Periode Prospek Jumlah Titik Meter Jumlah Titik Meter
Bor Pengeboran Bor Pengeboran
Blambangan 5 1.341,1 13 2.164,0
Januari 2023 Toka 1 195,0 2 277,0
Wesco 5 1.531,5 - -
Sub Total 11 3.067,6 15 2.441,0
Toka 3 299,6 34 2.916,0
Februari 2023 Wesco 5 1.345,7 - -
Sub Total 8 1.645,3 34 2.916,0
Toka 3 662,7 - -
Maret 2023 Marawuwung 1 432,3 - -
Wesco 7 1.486,1 - -
Sub Total 11 2.581,1 - -
Kuartal I tahun
Total 30 7.294,0 49 5.357,0
2023
Marawuwung 4 737,2 - -
April 2023 Wesco 5 1.269,3 - -
Wiau 2 845,1 - -
Sub Total 11 2.851,6 - -
Blambangan 3 690,3 - -
Marawuwung 3 919,2 - -
Mei 2023 Wesco 6 1.327,1 - -
Wiau 4 1.055,0
Sub Total 16 3.991,6 - -
Blambangan 4 791,9 - -
Juni 2023 Wesco 4 1.138,8 - -
Wiau 2 209,3 - -
Sub Total 10 2.140,0 - -
Kuartal II tahun 37 8.983,2 - -
2023
Semester (S1)
Total 67 16.277,2 49 5.357,0
2023
Page 5
No: 0042/ARCHI/7/2023/G
Gambar 2. Peta perkembangan pengeboran yang dilakukan pada periode Januari 2023 sampai
dengan Juni 2023
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.