Skip to content
Back to announcement

20230707_GOOD_Laporan Informasi dan Fakta Material_31338890_lamp1.pdf

Other Text extracted GOOD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 19

Page 1
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517             Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com            Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560




                                     LAPORAN RINGKAS
                                  STUDI KELAYAKAN BISNIS
                                 PENAMBAHAN BIDANG USAHA
                                     (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 46442)
                                                            PADA
                                               PT SINARNIAGA SEJAHTERA



                                  No. : 00095/2.0126-00/FS/05/0338/1/VI/2023




                                                                                                                        1
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 2
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



Perihal         : Laporan Ringkas
                  Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha pada PT Sinarniaga Sejahtera.

Yth.
PT Sinarniaga Sejahtera,
Jl. Wahab Affan No. 135 RT. 002 RW. 002,
Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria,
Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat - 17132.

Dengan hormat,

Berdasarkan Perjanjian Nomor 011/KJPP-AS/SNS-1KBLI/FS/V/2023 tanggal 15 Mei 2023, antara PT
Sinarniaga Sejahtera (PT SNS) sebagai Pemberi Tugas dengan KJPP Asrori & Rekan (KJPP ASR) sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik, kami telah melaksanakan penugasan penyusunan Studi Kelayakan Bisnis
Penambahan Bidang Usaha PT Sinarniaga Sejahtera, yaitu Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) 46442, kelompok yang mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional atau jamu dan
suplemen kesehatan untuk manusia (selanjutnya disebut Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang
Usaha). Berkenaan dengan hal tersebut, kami telah menyampaikan Laporan Studi Kelayakan Bisnis
Penambahan Bidang Usaha tersebut kepada Pemberi Tugas dengan Nomor: 00095/2.0126-
00/FS/05/0338/1/VI/2023, tanggal 26 Juni 2023. Sesuai dengan permintaan Pemberi Tugas, berikut
kami kemukakan Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha dimaksud. Laporan
Ringkas ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Laporan Lengkap Studi Kelayakan
Bisnis Penambahan Bidang Usaha.

1.      LATAR BELAKANG

PT Sinarniaga Sejahtera (“PT SNS” atau “Perseroan”) merupakan perseroan tertutup (closely held)
dengan status Penanaman Modal Asing (PMA), yang merupakan anak usaha dari PT Garudafood Putra
Putri Jaya Tbk. (PT GPPJ), yang merupakan perusahaan terbuka (Tbk), dengan kepemilikan saham
sebanyak 54,95%, sedangkan kepemilikan saham lainnya adalah Greatwall Capital Pte. Ltd. sebesar
34,00%, dan lain-lain (yang memiliki kepemilikan di bawah 5%) sebesar 11,05%.

Berdasarkan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Nomor Induk Berusaha (NIB) PT SNS No.
8120004702473, tanggal diterbitkan 27 Juli 2018 dengan perubahan ke-58 tanggal 9 Juli 2022, yang
ditandatangani secara elektronik oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal,
PT SNS memiliki Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 46339, dengan judul KBLI
Perdagangan Besar Makanan dan Minuman Lainnya, dengan kegiatan usaha yang telah memiliki Izin
Usaha Efektif (sebagaimana diterbitkan oleh Sistem OSS sebelum implementasi UU No. 11 Tahun 2020
tentang Cipta Karya).

                                                                                                                    2
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 3
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



Sehubungan dengan adanya penambahan bidang usaha pada PT SNS yaitu Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (KBLI) 46442, kelompok yang mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional
atau jamu dan suplemen kesehatan untuk manusia, sehingga jumlah KBLI dari yang sebelumnya
sebanyak 1 KBLI tambah menjadi 2 KBLI. Oleh karena itu, sesuai POJK No. 17/POJK.04/2020, tentang
Transaksi Material dan Perubahan Bidang Usaha, PT SNS sebagai anak usaha PT Garudafood Putra Putri
Jaya, Tbk (PT GPPJ) harus menyiapkan Studi Kelayakan Bisnis atas penambahan Bidang Usaha. Untuk
Menyusun Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha, PT SNS telah menunjuk KJPP Asrori &
Rekan untuk melakukan penyusunan Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha dengan KBLI
46442 tersebut.

2.      STATUS DAN KUALIFIKASI PENILAI

Penilai yang mendapatkan penugasan Penyusunan Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT
SNS adalah Kantor Jasa Penilai Publik Asrori & Rekan (disingkat KJPP ASR), merupakan Persekutuan yang
menjalankan usaha dalam bidang penilaian Properti dan Bisnis termasuk Studi Kelayakan Bisnis, sesuai
dengan Peraturan Menteri Keuangan RI No. 101/PMK.01/2014 tentang Jasa Penilai Publik sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 56/PMK.01/2017 dan Nomor
228/PMK.01/2019. KJPP Asrori & Rekan sebelumnya bernama KJPP Asrori, Hentriawan & Rekan, dan
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No. 375/KM.1/2015, tanggal 5 Mei 2015, berubah nama
menjadi KJPP Asrori & Rekan dengan Nomor Izin Usaha 2.15.00126.

Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan di
bawah koordinator Penilai berizin atau penanggung jawab Penyusunan Studi Kelayakan. Tim penugasan
Penyusun Studi Kelayakan dalam posisi untuk memberikan Pendapat atas Kelayakan Bisnis Penambahan
Bidang Usaha ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak, tidak mempunyai benturan kepentingan
dengan subjek dan/atau objek Studi Kelayakan, serta tim penugasan memiliki kompetensi untuk
melakukan penugasan penyusunan Studi Kelayakan.

3.      PEMBERI TUGAS

Pemberi Tugas adalah PT Sinarniaga Sejahtera (selanjutnya disebut PT SNS), dengan alamat kantor di Jl.
Wahab Affan No. 135, RT/RW 002/002, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi,
Provinsi Jawa Barat, 17132, No. Telepon: (021) 8843210, No. Fax: -, alamat email:
legal.sns@garudafood.co.id, berdasarkan Perjanjian Studi Kelayakan Penambahan Bidang Usaha PT
Sinarniaga Sejahtera, Nomor: 011/KJPP-ASR/SNS-1KBLI/FS/V/2023, tanggal 15 Mei 2023, antara PT SNS
dengan KJPP ASR, tentang penyusunan Studi Kelayakan Penambahan Bidang Usaha.




                                                                                                                    3
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 4
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



4.      PENGGUNA LAPORAN

Laporan ini akan digunakan oleh PT.SNS, beralamatkan di Jl. Wahab Affan No. 135, RT/RW 002/002,
Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, 17132, No.
Telepon: (021) 8843210, No. Fax: -, alamat email: legal.sns@garudafood.co.id, sesuai dengan maksud
dan tujuannya, dan oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk tujuan lainnya. Selain itu, juga akan
digunakan oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK) Pasar Modal. Segala akibat yang timbul karena
penggunaan laporan di luar kepentingan tersebut yang dilakukan oleh PT.SNS sebagai Pemberi Tugas
dan sebagai Pengguna Laporan, bukan menjadi tanggung jawab KJPP ASR.

5.      OBJEK STUDI KELAYAKAN

Objek Studi Kelayakan Bisnis adalah PT.SNS sehubungan dengan adanya penambahan bidang usaha,
dengan alamat kantor di Jl. Wahab Affan No. 135, RT/RW 002/002, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan
Medan Satria, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, 17132, No. Telepon: (021) 8843210, No. Fax: -, alamat
email: legal.sns@garudafood.co.id.

6.      JENIS MATA UANG YANG DIGUNAKAN

Mata uang yang akan digunakan dalam Laporan Studi Kelayakan Bisnis ini adalah Rupiah (Rp), karena
Laporan Keuangan menggunakan mata uang Rupiah.

7.      MAKSUD DAN TUJUAN STUDI KELAYAKAN

Maksud dari penyusunan Studi Kelayakan Bisnis ini adalah menyiapkan dokumen Studi Kelayakan untuk
memberikan pendapat atas Kelayakan Usaha Penambahan Bidang Usaha atau Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (KBLI) 46442, kelompok yang mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional
atau jamu dan suplemen kesehatan untuk manusia, sehingga jumlah KBLI dari yang sebelumnya
sebanyak 1 KBLI tambah menjadi 2 KBLI, dari berbagai aspek kelayakan, dengan tujuan untuk
kepentingan Otoritas Jasa Keuangan (OJK") Pasar Modal, utamanya untuk Keterbukaan Informasi.
Penugasan ini tidak digunakan di luar konteks atau tujuan penugasan tersebut.

8.      TANGGAL STUDI KELAYAKAN

Tanggal Studi Kelayakan Bisnis adalah 31 Desember 2022, sama dengan tanggal laporan Keuangan yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik. Tanggal Studi Kelayakan Bisnis adalah tanggal pada saat pendapat,
hasil Studi Kelayakan Bisnis, atau perhitungan manfaat ekonomi dinyatakan.




                                                                                                                    4
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 5
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



9.      BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNG JAWAB KEPADA PIHAK SELAIN PEMBERI
        TUGAS

Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selama tidak menyimpang dari peraturan
dan hukum yang berlaku.

10.     PENYUSUNAN STUDI KELAYAKAN DILAKUKAN BERDASARKAN SPI & SEOJK

Penilaian akan dilakukan sesuai dengan KEPI dan SPI-Edisi VII-2018, Edisi Revisi SPI 330, POJK 35, POJK
17, dan SEOJK 17.

11.     PROSEDUR PENYUSUNAN LAPORAN

Penyusunan Studi Kelayakan Bisnis ini dilakukan melalui prosedur atau langkah-langkah tertentu. Setiap
langkah-langkah dihubungkan dan dikonfirmasikan satu dengan yang lainnya, sehingga menghasilkan
suatu studi yang komprehensif. Langkah-langkah penyusunan Studi Kelayakan Bisnis ini adalah sebagai
berikut:

1)    Pengumpulan Data
      Pengumpulan data dapat dilakukan dengan melakukan cara inspeksi, penelaahan, penghitungan
      dan analisis, serta memastikan bahwa penilaian sudah dilakukan dengan cara yang benar.

2)    Pengolahan dan Analisis Data
      Metode pengolahan dan analisis data dari masing-masing aspek atau bab pembahasan dilakukan
      dengan berbagai metode yaitu (1) kajian literatur; (2) penelaahan data dan informasi; (3) memilih
      data dan informasi; (4) mereview atas data dan informasi yang diperoleh; (5) menganalisis
      permintaan dan penawaran industri sesuai jenis industrinya; (6) analisis deskriptif kualitatif; (7)
      menganalisis kinerja keuangan perseroan s.d 31 Desember 2022; (8) mereview dan menyusun
      proyeksi keuangan perseroan sesuai kebutuhan; (9) menganalisis kelayakan usaha keuangan
      menggunakan pendekatan free cash flow to the firm, dengan parameter IRR, NPV, break even
      point, profitabilitas (overall profitability), dan parameter kelayakan bisnis lainnya.

3)    Penyusunan Laporan
      Hasil kajian literatur, penelaahan, pemilihan, review atas data dan informasi yang
      diperoleh, serta analisis-analisis, selanjutnya dituangkan dalam buku Laporan Studi
      Kelayakan Bisnis/Usaha dengan sitematika pembahasan tertentu.




                                                                                                                    5
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 6
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



12.     LINGKUP DAN SISTEMATIKA PEMBAHASAN

Studi Kelayakan tersebut disusun berdasarkan lingkup dan sistematika pembahasan yang
dikelompokkan menjadi beberapa Bab, yaitu Bab 1: Pendahuluan; Bab 2: Aspek Pasar; Bab 3: Aspek
Teknis; Bab 4: Aspek Pola Bisnis; Bab 5: Aspek Model Manajemen; Bab 6: Aspek Keuangan; Bab 7:
Kesimpulan dan Saran.

13.     ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

Laporan Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha ini dilakukan dengan asumsi dan kondisi
pembatas sebagai berikut:
a) Laporan Studi Kelayakan merupakan hasil analisis KJPP Asrori & Rekan (ASR) atas rencana PT SNS
    yang juga dimaksudkan untuk digunakan sebagai pemenuhan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”)
    serta Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018, POJK 17 dan SEOJK 17;
b) Penyusunan laporan Studi Kelayakan Bisnis ini merupakan intepretasi kami atas data dan informasi
    yang diperoleh dan tersedia yang kami anggap benar pada saat penysunan laporan ini dilakukan.
    Asumsi-asumsi yang digunakan mungkin tidak lagi berlaku apabila terjadi sesuai atau kondisi
    tertentu yang memengaruhi ketepatan asumsi-asumsi tersebut, seperti diberlakukannya
    peraturan-peraturan pemerintah yang baru maupun perubahan-perubahan penting di manajemen,
    bidang politik, teknologi, sosial dan ekonomi;
c) Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian sebagai akibat dari kesalahan opini atau kesimpulan
    yang terjadi karena adanya data atau informasi PT SNS yang relevan dan signifikan pengaruhnya
    terhadap opini atau kesimpulan kami, yang tidak dan/ atau belum kami terima dari PT SNS;
d) Kami berasumsi bahwa PT SNS mentaati semua peraturan yang ditetapkan Pemerintah, khususnya
    yang terkait dengan operasi perusahaan, baik di masa lalu maupun di masa mendatang;
e) Kami tidak melaksanakan pemeriksaan terhadap legalitas aset yang dimiliki oleh PT SNS. Kami
    berasumsi bahwa tidak ada masalah legalitas berkenaan dengan aset-aset PT SNS, baik saat ini
    maupun di masa yang akan datang;
f) Kami berasumsi bahwa PT SNS telah dan akan memenuhi kewajiban berkenaan dengan
    perpajakan, retribusi pungutan-pungutan, dan/atau kewajiban lainnya sesuai dengan peraturan
    yang berlaku;
g) Kami telah melakukan penelahaan atas dokumen yang digunakan dalam proses penyusunan Studi
    Kelayakan Bisnis ini;
h) Kami mengandalkan sepenuhnya data-data dan informasi dari manajemen, adapun laporan
    keuangan perseroan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik, kami peroleh dari manajemen
    perseroan atau Pemberi Tugas;
i) Data dan informasi diperoleh dari sumber dan data yang dapat dipercaya;
j) Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
    proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaian (fiduiary duty);

                                                                                                                    6
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 7
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



k) Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan studi Kelayakan dan kewajaran proyeksi
   keuangan;
l) Kami menyatakan bahwa dalam penyusunan Studi Kelayakan Bisnis ini, kami telah bertindak secara
   objektif dan independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang
   memberi Penugasan dan Objek Penilaian. Kami tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan
   baik sekarang maupun yang akan datang berkaitan dengan penugasan ini. Imbalan yang kami
   terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi hasil opini yang disimpulkan dalam Studi Kelayakan
   Bisnis ini.
m) Kami menyatakan bahwa perhitungan dan analisis dalam Studi Kelayakan Bisnis ini telah dilakukan
   dengan benar;
n) Kami bukan konsultan yang berkompetensi masalah lingkungan hidup, dan karenanya tidak
   bertanggung jawab terhadap setiap kewajiban aktual atau potensial yang terkait dengan
   permasalahan lingkungan;
o) Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non disclaimer opinion;
p) Penilai bertanggung jawab pada laporan Studi Kelayakan Bisnis ini dan kesimpulan akhir dari
   laporan ini.

14.     HASIL ANALISIS KELAYAKAN MASING-MASING ASPEK

Hasil analisis kelayakan atas masing-masing aspek adalah sebagai berikut:

14.1 Analisis Kelayakan Aspek Pasar
14.1.1 Lingkungan Eksternal Perseroan
1) Lingkungan eksternal makro Perseroan merupakan lingkungan tidak langsung.
     a. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 sebesar 5,31% (yoy), tahun 2021 sebesar 3,69%
        (yoy), sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 mengalami kontraksi minus 2,07% secara
        year on year (yoy). Sedangkan inflasi Indonesia pada tahun 2022 sebesar 5,51%, tahun 2021
        sebesar 1,86% atau naik dibandingkan inflasi tahun 2020 sebesar 1,68% yoy. Angka ini lebih
        rendah jika dibandingkan inflasi tahun 2019 sebesar 2,72% yoy (BPS).
     b. Selain kondisi perkenomian Indonesia, faktor lain yang berpengaruh terhadap pasar makanan,
        minuman dan obat tradisional Indonesia adalah faktor teknologi, kebijakan pemerintah/faktor
        politik, kekuatan sosial budaya, dan kekuatan lingkungan (lingkungan alam).
2) Lingkungan eskternal mikro Perseroan merupakan lingkungan langsung industri dan lingkungan
     persaingan.
     a. Pengolahan makanan dan minuman adalah salah satu industri yang paling matang di Indonesia,
        dengan sejumlah besar bisnis bersaing untuk penjualan. Sebagian besar adalah usaha kecil atau
        mikro, meskipun sejumlah kecil perusahaan besar mendominasi pasar, seperti PT Indofood CBP
        Sukses Makmur Tbk (ICBP), Wings Group, dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, anak
        perusahaan Tudung Group.

                                                                                                                    7
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 8
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



     b. Pangsa pengeluaran pangan menurut daerah tempat tinggal. Pangsa pengeluaran pangan di
         perkotaan dan di pedesaan mempunyai pola yang berbeda. Sebagian besar pengeluaran
         penduduk di pedesaan untuk makanan, sedangkan di perkotaan untuk bukan makanan. Pangsa
         pengeluaran pangan Maret 2021 sebesar 49,25 persen, mengalami sedikit naik dibandingkan
         Maret 2020 sebesar 49,22 persen. Pangsa pengeluaran ini dipengaruhi pangsa pengeluaran
         pangan di pedesaan yang juga mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pola
         naiknya pengeluaran untuk makanan mengindikasikan ketahanan pangan yang kurang baik
         karena mencerminkan daya beli atau akses pangan yang makin rendah dan tingkat
         kesejahteraan semakin menurun. Pandemi Covid-19 pada bulan Maret 2021 masih terasa di
         daerah pedesaan. Berbeda dengan di perkotaan, pangsa pengeluaran turun dibandingkan
         dengan tahun sebelumnya, berarti mulai ada perubahan. Sedikit berbeda dengan pola pangsa
         pengeluaran pangan dari tahun 2017-2019, menurut daerah tempat tinggal terlihat bahwa
         pangsa pengeluaran pangan selalu menurun baik di perkotaan maupun pedesaan.
14.1.2 Lingkungan Internal Perseroan
a. PT Sinarniaga Sejahtera (PT SNS) yang merupakan anak perusahaan dari PT GPPJ, PT SNS
     mendistribusikan semua produk yang dihasilkan PT GPPJ ke seluruh Indonesia. Selain produk dari
     PT GPPJ tersebut, produk yang didistribusikan oleh PT SNS adalah produk yang dihasilkan oleh
     principle dari perusahaan afiliasi seperti PT Tudung Putra Putri Jaya (perusahaan induk), PT Suntory
     Garuda Beverage, PT Hormel Garudafood Jaya, PT Mulia Boga Raya, Tbk., dan PT Garuda Elang
     Nusantara.
b. Berdasarkan kinerja penjualan PT SNS mulai 2018 hingga 2022 terlihat bahwa nilai penjualan
     mengalami pertumbuhan yang cenderung naik, kecuali tahun 2020 penjualannya mengalami
     penurunan. Hal ini memberikan indikasi bahwa strategi penjualan/pemasaran yang dijalankan
     perseroan cukup baik dan berhasil. Selain itu, strategi yang akan dilakukan perusahaan untuk
     menambah bidang usaha baru dalam lini bisnis yang terkait dan hampir sama dengan bisnis
     existing, merupakan strategi diversifikasi dengan menambah pelanggan baru yaitu PT Jaya Mitra
     Kemilau (“PT JMK”) dan PT SOHO Global Health (“PT SOHO”).
c. Di Indonesia saat ini, terdapat beberapa perusahaan distribusi makanan dan minuman olahan
     maupun makanan dan minuman tradisional seperti jamu (obat tradisional) herbal dll, yang
     merupakan pesaing dari PT SNS, antara lain PT Angsana Dwitunggal distributor Alanabi, PT
     Multiverse Anugerah Chemindo, PT Bina Mitra Jaya Bersama, PT Subur Anugerah Indonesia, PT
     Hinsa Sejahtera Indonesia, CV Wisnu JKW, PT Moringa Organik Lombok, dan CV Vitorio Jaya.
d. Seiring dengan prospek perekonomian Indonesia yang diprediksi akan tumbuh lebih tinggi pada
     tahun 2023 dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan memperhatikan kondisi peluang dan
     tantangan lingkungan ekternal perusahaan serta memperhatikan kekuatan dan kelemahan
     lingkungan internal PT SNS, maka kinerja Industri Makanan dan Minuman pun termasuk obat
     tradisional diproyeksikan akan terus meningkat. Tingkat konsumsi rumah tangga dan investasi yang
     semakin baik merupakan faktor penting dalam menggerakkan pertumbuhan Industri Makanan dan
     Minuman serta obat tradisional, sehingga kesinambungan bisnis (business sustainability) PT SNS
     terus terjaga.
                                                                                                                    8
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 9
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



e.    Terkait dengan rencana penambahan bidang usaha baru, merupakan strategi bisnis pengembangan
      perseroan melalui diversifikasi terkait bisnis existing (diversification into related businesses).
      Strategi diversifikasi terkait bisnis existing dengan menambah bidang usaha baru melibatkan
      perseroan di sekitar bisnis di mana ada kecocokan strategis yang baik di seluruh aktivitas rantai
      nilai yang sesuai. Cocok strategis ada setiap kali satu atau lebih aktivitas membentuk rantai nilai
      bisnis yang berbeda cukup mirip untuk menyajikan peluang untuk lintas bisnis berbagi atau
      mentransfer sumber daya dan kemampuan yang memungkinkan dalam kegiatan, artinya, ini
      menyiratkan adanya kesamaan lintas bisnis yang penting secara kompetitif antara bisnis existing
      dengan penambahan bidang usaha baru.
f.    Selain itu, perseroan telah memiliki tenaga pembelian barang dagangan, Pengelolaan
      penyimpanan, penjualan barang dagangan, pengiriman dan distribusi barang dagangan hingga ke
      pelanggan. Sumber daya lainnya yang mendukung aktivitas rantai nilai terkait lintas bisnis adalah
      nama distributor yang sudah pengalaman dan kredibilitas yang telah memiliki hubungan yang baik
      antara principle dengan agen pemasaran yaitu PT SNS yang merupakan anak perusahaan PT GPPJ.

14.2 Analisis Kelayakan Aspek Teknis
a. PT Sinarniaga Sejahtera (PT SNS) sebagai distributor resmi dari produk PT Garudafood Putra Putri
    Jaya, Tbk. (PT GPPJ), bertanggung jawab untuk mendistribusikan produk PT GPPJ ke seluruh
    wilayah distribusi secara eksklusif sesuai dengan ketentuan, syarat-syarat bisnis, penjualan dan
    perdagangan, yaitu: (1) PT SNS tidak berhak melakukan pendistribusian produk sejenis milik
    pesaing, (2) wajib membentuk struktur organisasi modern market department beserta Gudang
    dan/atau Depo tersendiri terpisah di wilayah distribusi tertentu berdasarkan kesepakatan antara
    PT GPPJ dan PT SNS.
b. Depo merupakan kantor PT SNS yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan produk milik PT GPPJ
    dan sebagai kantor penjualan PT SNS lengkap dengan tim penjualannya untuk coverage area yang
    telah ditentukan oleh PT SNS.
c. PT GPPJ sebagai produsen barang dagangan, bertanggung jawab untuk mengirimkan produk
    pesanan PT SNS ke Depo-depo milik PT SNS, Sub Distributor (perusahaan atau orang yang ditunjuk
    PT SNS untuk membantu penjualan dan pendistribusian produk, memiliki tim penjualan, armada,
    dan Gudang serta memiliki coverage area yang telah ditentukan oleh PT SNS), Star Outlet (SO)
    (kelompok grosir terdaftar di PT SNS yang mendapat perlakukan khusus dari PT SNS, karena grosir
    dimaksud mempunyai potensi untuk membeli produk-produk PT GPPJ dalam jumlah besar,
    mempunyai riwayat pembayaran yang baik, mempunyai banyak pelanggan yang tersebar merata di
    suatu atau beberapa wilayah, memiliki armada, serta memiliki coverage area yang tidak
    ditentukan).
d. Tata cara penanganan produk, dilakukan berdasarkan “door to door” system, dimana jika
    penyerahan produk telah dilakukan oleh PT GPPJ kepada dan sudah diterima PT SNS di tempat
    Depo, Sub Distributor dan SO, maka tanggung jawab atas produk beralih dari PT GPPJ kepada PT
    SNS.

                                                                                                                    9
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 10
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



e. PT SNS sebagai distributor wajib secara terus menerus menjamin kelancaran pendistribusian dan
   penjualan produk secara merata dan tepat waktu sampai ke titik-titik distribusi yang telah
   ditentukan PT SNS dan PT GPPJ.
f. PT SNS dan PT GPPJ sendiri merupakan dua perusahaan yang berada dibawah satu holding
   company yaitu Tudung Group. PT SNS berperan penting menentukan perkembangan produk PT
   GPPJ dalam hal membawa produk hingga dapat sampai ke tangan konsumen di Indonesia. Produk
   yang telah dipasarkan oleh PT GPPJ diantaranya kacang, biskuit, minuman, dan sebagainya.
g. Untuk dapat memenuhi tuntutan serta permintaan pasar terhadap produk PT GPPJ hingga wilayah-
   wilayah pelosok di seluruh Indonesia, PT SNS memiliki beberapa Region seperti Region DKI, Region
   Jawa Barat, Region Bali & Nusa Tenggara dan beberapa Region lainnya.
h. Setiap Region membawahi sejumlah Depo yang bertugas melayani ratusan ribu outlet pelanggan di
   seluruh Indonesia. Jaringan distribusi PT SNS didukung dengan infrastruktur teknologi yang
   terintegrasi dari Gudang, tenaga kerja, pemesanan, pengiriman barang hingga penagihan.
i. PT SNS sebagai perusahaan distributor untuk mendukung kegiatan operasinya dilengkapi dengan
   sumber daya berupa fasilitas fisik dan non fisik yang tersebar di wilayah Indonesia berupa:
j. Kantor pusat PT SNS di Jalan Wahab Affan, No. 135, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan
   Satria, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, 17132, No. Telepon: (021) 8843210, No. Fax: -, alamat
   email: legal.sns@garudafood.co.id.
k. Fasilitas pergudangan sebanyak 115 Gudang (Depo) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia
   yang dibagi menjadi 4 Area, yakni (1) Area-1 Sumatera Bagian Selatan (Sumsel, Lampung,
   Bengkulu), Sumatera Bagian Tengah (Jambi, Riau, Sumatera Barat) & Sumatera Bagian Utara
   (Sumatera Utara); (2) Area-2 Jawa Barat, Banten & Kalbar; (3) Area-3 Bali, Nusa Tenggara, Jawa
   Tengah & Jawa Timur; dan (4) Area-4 Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan,
   Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara & Gorontalo.
l. Kendaraan yang tersebar di Area dan Region seluruh Indonesia adalah kendaraan kecil milik PT SNS
   sebanyak 401 unit, kendaraan besar (CDD & CDE) 543 unit milik PT SNS, dan forklift dengan status
   sewa sebanyak 49 unit.
m. Pada saat ini PT SNS memiliki lebih dari 125 Depo dan 160 Sub-Distributor dan Agen, dan saat ini PT
   SNS memiliki lebih dari 280.000 pelanggan aktif (per Januari 2023). Produk-produk yang
   didistribusikan oleh PT SNS adalah produk-produk usaha existing PT GPPJ dan produk tambahan
   bidang usaha yang akan diproduksi oleh PT JMK dan PT SOHO, dimana kedua jenis produk yang
   dihasilkan oleh kedua perusahaan dan yang didistribusikan oleh PT SNS tersebut adalah produk
   yang berbeda.

14.3 Analisis Kelayakan Aspek Pola Bisnis
a. Pola bisnis perusahaan menetapkan logika bagaimana strateginya akan membuat/menciptakan
    nilai bagi perusahaan atau pelanggan menghasilkan pendapatan yang cukup untuk menutupi biaya
    dan merealisasikan keuntungan. Pola bisnis yang dijalankan oleh PT Sinarniaga Sejahtera (PT SNS)
    adalah bisnis distributor. Sebagai distributor, PT SNS tidak perlu memproduksi bahan mentah

                                                                                                                    10
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 11
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



      menjadi barang jadi, akan tetapi PT SNS perlu menjalin kerjasama dengan pemasok barang jadi
      atau perusahaan manufaktur sebagai principle yang memproduksi barang dagangan untuk
      didistribusikan hingga sampai pada konsumen.
b.    Sampai dengan saat ini, PT SNS sebagai distributor telah bekerjasama dengan membuat suatu
      Perjanjian Kerjasama antara PT SNS sebagai distributor dan PT GPPJ/PT Mulia Boga Raya Tbk.
      sebagai principle yang menjual produknya untuk dipasarkan kepada konsumen.
c.    Keunggulan kompetitif yang telah diraih PT SNS selama 5 tahun terakhir, dapat dilihat dari kinerja
      keuangan PT SNS khususnya laporan laba rugi perusahaan pada 5 tahun terakhir di mana
      perusahaan mendapatkan keuntungan yang setiap tahun cenderung naik, kecuali tahun 2020.

14.4 Analisis Kelayakan Aspek Model Manajemen
a. PT SNS merupakan perseroan tertutup (closely held) dengan status Penanaman Modal Asing
    (PMA), yang merupakan anak usaha dari PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (PT GPPJ), yang
    merupakan perusahaan terbuka (Tbk), dengan kepemilikan saham sebanyak 54,95%, sedangkan
    kepemilikan saham lainnya adalah Greatwall Capital Pte. Ltd. Sebesar 34,00%, dan lain-lain (yang
    memiliki kepemilikan di bawah 5%) sebesar 11,05%.
b. Komisaris dan Direksi PT SNS merupakan orang yang berpengalaman dalam bidang usaha
    perdagangan umum, sehingga hal ini sangat membantu dalam menjalankan kelangsungan
    pelaksanaan Penambahan Bidang Usaha PT SNS.
c. Jumlah tenaga kerja yang ada saat ini di PT SNS terdiri dari tenaga kerja tetap (permanen) sebanyak
    3.777 orang, tenaga kerja harian lepas sebanyak 77 orang, dan tenaga kerja alih daya (outsourcing)
    sebanyak 760 orang. Dengan adanya rencana penambahan bidang usaha, tidak ada penambahan
    jumlah tenaga kerja baru, tenaga kerja yang telah tersedia pada usaha existing akan lebih
    dioptimalkan dan akan ditingkatkan kompetensinya melalui pendidikan dan pelatihan.
d. Berdasarkan data dan informasi dari PT SNS, sampai dengan saat ini PT SNS telah memiliki Merek
    Terdaftar sebagai kekayaan intelektual yaitu (1) Merek: SNS, Nomor Pendaftaran: IDM000341667,
    Kelas: 29 (berdasarkan Nice Classification edisi 9) dan (2) Merek: SNS, Nomor Pendaftaran:
    IDM000302934, Kelas:35 (berdasarkan Nice Classification edisi 9).
e. Dalam operasional bisnis distributor PT SNS, terdapat beberapa risiko yang perlu dikendalikan dan
    diminimalisir sesuai jenis risikonya, antara lain adalah (1) risiko fluktuasi nilai tukar Rupiah
    terhadap mata uang asing; (2) risiko tingkat suku bunga pinjaman bank; (3) risiko kelancaran
    pembayaran pokok kredit; dan (4) risiko operasional bisnis distributor PT SNS, termasuk kredibilitas
    dan kewajaran business plan, risiko saldo kas dan setara kas, risiko lama piutang usaha, risiko
    likuiditas perseroan, risiko struktur permodalan perseroan, risiko kehandalan fasilitas prasarana
    dan sarana produksi distribusi PT SNS.




                                                                                                                    11
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 12
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517                     Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com                    Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



14.5 Analisis Kelayakan Aspek Keuangan

14.5.1 Analisis Kelayakan Usaha Penambahan Bidang Usaha

1)    Analisis Kelayakan Usaha (NPV, IRR, BCR dan Payback Period) Penambahan Bidang Usaha

Hasil analisis kelayakan usaha nilai tambah (incremental) atas penambahan bidang usaha dapat dilihat
pada Tabel 1 sebagai berikut.

Tabel 1: Analisis Kelayakan Usaha Nilai Tambah Penambahan Bidang Usaha (Rp 000)
                                                                                    Periode Tetap                           Periode
                Uraian                   31/12/2022
                                                            2023        2024          2025        2026          2027        Terminal
Outlays (Initial Investment)
  Capital Expenditure                                           -           -           -              -             -           -
  Perubahan Modal Kerja Bersih                             (422.605) (1.797.607) (1.478.371)      (635.893)     (773.403)   (773.403)
  Jumlah Outlays                                           (422.605) (1.797.607) (1.478.371)      (635.893)     (773.403)   (773.403)
Proceeds
  Laba bersih                                              646.464     3.809.374    6.162.180    7.190.764    8.452.682 8.959.843
  Pertumbuhan laba bersih                                                              61,76%       16,69%       17,55%     6,00%
  Ditambah penyusutan & amortisasi                               0             0            0            0            0         0
  Ditambah biaya bunga * (1-T)                                   0             0            0            0            0         0
  Jumlah proceeds                                          646.464     3.809.374    6.162.180    7.190.764    8.452.682 8.959.843
Free Cash Flow (FCF)                                       223.859     2.011.766    4.683.809    6.554.871    7.679.279 8.186.440
Pertumbuhan FCF (g)                                                                   132,82%       39,95%       17,15%     6,60%
Discount Rate (WACC)                                         13,15%       13,15%       13,15%       13,15%       13,15%
Terminal Cap Rate (WACC-g)                                                                                        6,55%
Tahun                                                            1,0          2,0          3,0          4,0          5,0
Discount Factor                                                0,88         0,78         0,69         0,61         0,54
Terminal Value                                                                                              125.055.343
Jumlah Free Cash Flow                                      223.859     2.011.766    4.683.809    6.554.871 132.734.622
Analisis Kelayakan Incremental
1) Net Present Value (NPV)                                 197.849     1.571.438    3.233.543    3.999.479    71.578.621
    Jumlah NPV                             80.580.930
2) Internal Rate of Return (IRR)                     -
3) Benefit to Cost Ratio (BCR) atau
    Profitabilitas Index (IP)                     23,36
4) Payback Period                              0 tahun      0 bulan



Berdasarkan perhitungan dalam Tabel 1 di atas dapat diketahui sebagai berikut:

Analisis Net Present Value (NPV)
Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan terhadap rencana penambahan bidang usaha ini,
ternyata NPV pada discount rate 13,15% menunjukkan nilai "Positif" sebesar Rp80.580.930.000 dengan
demikian proyek ini Layak dan Menguntungkan.

Analisis Internal Rate of Return (IRR). Mengingat bahwa dalam penambahan bidang usaha baru ini,
perseroan tidak ada penambahan investasi baru, dan perubahan modal kerja bersih yang diperlukan
lebih kecil dari proceeds [laba bersih + penyusutan dan amortisasi + bunga (1-tarif pajak)], sehingga hasil
analisis pengujian menggunakan parameter IRR tidak bisa dilakukan.

                                                                                                                                        12
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 13
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517                Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com               Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



Analisis Payback Period. Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan, ternyata perseroan
sudah mampu mengembalikan seluruh investasi termasuk modal kerja awal dalam jangka waktu kurang
dari setahun.

Analisis Benefit to Cost Ratio (BCR). Menurut pengujian yang dilakukan pada indikator BCR, ternyata
proyek ini, menunjukkan nilai 23,36 pada discount rate sebesar 13,15% atau lebih "besar" dari 1 (satu).
Dengan demikian proyek ini Layak dan Menguntungkan.

2)    Analisis Titik Impas (Break Even Analysis) Penambahan Bidang Usaha

Untuk mengetahui BEP penambahan bidang usaha, dalam tabel 2 di bawah ini dapat dilihat perhitungan
BEP sebagai berikut:

Tabel 2: Analisis Break Even Point (BEP) Penambahan Bidang Usaha (Rp000)
                  Keterangan                      2023          2024          2025          2026          2027
a.   Sales                                      21.818.294 113.403.135 189.458.397 222.123.107 261.819.176
b.   Variable Cost                             (20.640.402) (106.704.872) (178.526.832) (209.350.208) (246.793.298)
c.   Contribution Margin (c=a-b)                 1.177.893     6.698.262    10.931.565    12.772.898    15.025.878
d.   Contribution Margin (%) (d=c/a)                  5,40%         5,91%         5,77%         5,75%         5,74%
e.   Variable Cost / Sales (e=b/a)                  -94,60%       -94,09%       -94,23%       -94,25%       -94,26%
f.   Fixed Cost                                   (531.429)   (2.888.889)   (4.769.385)   (5.582.134)   (6.573.197)
g.   BEP Penjualan (g=f/(1-e)                      273.086     1.488.401     2.455.534     2.873.691     3.383.694
h.   BEP Penjualan Rata-rata                     2.094.881
i.   BEP to Sales Ratio (i=f/c)                      45,12%        43,13%        43,63%        43,70%        43,75%
j.   BEP to Sales Ratio Rata-rata                    43,86%


Berdasarkan perhitungan BEP dalam Tabel 2 di atas, BEP penjualan rata-rata selama 5 tahun ke depan
adalah sebesar Rp2.094.881.000.

3)    Analisis Rasio Keuangan Penambahan Bidang Usaha

Pada garis besarnya proyeksi analisis rasio keuangan perseroan sehubungan penambahan bidang usaha
dapat dilihat pata Tabel 3 sebagai berikut.

Tabel 3: Analisis Rasio Keuangan Periode Tetap Penambahan Bidang Usaha
                    Rasio                       Satuan     2023         2024         2025         2026         2027
 A. Rasio Likuiditas
 1. Current Ratio                                 kali      1,418         1,558        1,794        2,136        2,421
 2. Cash Ratio                                    kali      0,145         0,280        0,518        0,860        1,145



                                                                                                                           13
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 14
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517                     Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com                    Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



Lanjutan Tabel 3:
                   Rasio                       Satuan           2023         2024         2025         2026        2027
B. Rasio Rentabilitas/Profitabilitas
1. Gross Profit Margin Ratio                       %         13,80%          14,31%       14,17%       14,15%       14,14%
2. Net Profit Margin Ratio                         %          2,96%           3,36%        3,25%        3,24%        3,23%
3. Return on Investment (ROI)                      %         37,81%          39,25%       32,94%       27,53%       24,22%
4. Return on Equity (ROE)                          %        100,00%          85,49%       58,04%       40,38%       32,19%


4)    Analisis Sensitivitas Penambahan Bidang Usaha

Berdasarkan analisis sensitivitas dengan melakukan perubahan asumsi-asumsi penurunan dan kenaikan
target penjualan dan biaya usaha sebesar 2,5%, 5%, 7,5%, 10% seperti tabel 4 menunjukkan bahwa
proyek atau usaha ini lebih sensitif terhadap perubahan penurunan dan kenaikan beban usaha.

Tabel 4: Analisis Sensitivitas Penambahan Bidang Usaha
                 Variabel                  WACC            IRR           NPV (Rp 000)            BCR       Payback Period
1.   Asumsi Normal                         13,15%           -             80.580.930          23,36       0 tahun 0 bulan
2.   Penjualan
     Turun 10%                             13,15%           -             72.268.413          21,06       0 tahun 0 bulan
     Turun 7,5%                            13,15%           -             74.361.893          21,64       0 tahun 0 bulan
     Turun 5,0%                            13,15%           -             76.445.076          22,22       0 tahun 0 bulan
     Turun 2,5%                            13,15%           -             78.518.058          22,79       0 tahun 0 bulan
     Naik 2,5%                             13,15%           -             82.739.139          23,96       0 tahun 0 bulan
     Naik 5,0%                             13,15%           -             84.784.221          24,53       0 tahun 0 bulan
     Naik 7,5%                             13,15%           -             86.929.396          25,12       0 tahun 0 bulan
     Naik 10%                              13,15%           -             88.956.940          25,69       0 tahun 0 bulan
3.   Beban Usaha
     Turun 10%                             13,15%           -            100.898.269          29,00       0 tahun 0 bulan
     Turun 7,5%                            13,15%           -            95.754.249           27,57       0 tahun 0 bulan
     Turun 5,0%                            13,15%           -            90.699.254           26,17       0 tahun 0 bulan
     Turun 2,5%                            13,15%           -            85.716.025           24,79       0 tahun 0 bulan
     Naik 2,5%                             13,15%           -            75.602.594           21,98       0 tahun 0 bulan
     Naik 5,0%                             13,15%           -            70.562.619           20,58       0 tahun 0 bulan
     Naik 7,5%                             13,15%           -            65.459.561           19,17       0 tahun 0 bulan
     Naik 10%                              13,15%           -            60.453.694           17,78       0 tahun 0 bulan


Berdasarkan analisis sensitivitas dengan melakukan perubahan asumsi-asumsi penurunan dan kenaikan
target penjualan dan biaya usaha sebesar 2,5%, 5%, 7,5%, 10% seperti tabel 6.17 di atas menunjukkan
bahwa proyek atau usaha ini lebih sensitif terhadap perubahan penurunan dan kenaikan beban usaha.



                                                                                                                                14
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 15
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517                         Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com                        Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



14.5.2 Analisis Kelayakan Usaha Existing

1)    Analisis Kelayakan Usaha (NPV, IRR, BCR dan Payback Period) Usaha Existing

Hasil analisis kelayakan atas usaha existing dapat dilihat pada Tabel 5 sebagai berikut.

Tabel 5: Analisis Kelayakan Usaha Existing (Rp Juta)
                                                                                       Periode Tetap                                 Periode
                Uraian                 31/12/2022
                                                           2023           2024              2025         2026           2027         Terminal
Outlays (Initial Investment)
  Capital Expenditure                               -    (50.000.000) (36.250.000) (57.000.000) (57.000.000) (107.750.000)           (107.750.000)
  Perubahan Modal Kerja Bersih                      -    (77.255.768) (101.386.939) (102.985.504) (151.551.315) (120.881.719)        (120.881.719)
  Jumlah Outlays                                    -   (127.255.768) (137.636.939) (159.985.504) (208.551.315) (228.631.719)        (228.631.719)
Proceeds
  Laba bersih                                       -    56.453.595      86.050.367     119.260.833    174.482.624    213.994.922    214.422.912
  Pertumbuhan laba bersih                                                                     38,59%         46,30%        22,65%          0,20%
  Ditambah penyusutan & amortisasi                  -     43.948.517     35.117.428      34.605.756     32.358.093     29.093.490     29.093.490
  Ditambah biaya bunga * (1-T)                      -       (761.841)    (1.192.048)       (770.469)      (595.993)      (427.554)      (427.554)
  Jumlah proceeds                                   -     99.640.272    119.975.748     153.096.120    206.244.724    242.660.859    243.088.849
Free Cash Flow (FCF)                                -    (27.615.497)   (17.661.191)     (6.889.384)    (2.306.591)    14.029.139     14.457.129
Pertumbuhan FCF (g)                                                                          -60,99%        -66,52%      -708,22%          3,05%
Discount Rate (WACC)                         13,15%           13,15%         13,15%           13,15%         13,15%        13,15%
Terminal Cap Rate (WACC-g)                                                                                                 10,10%
Tahun                                            0,0             1,0             2,0             3,0            4,0            5,0
Discount Factor                              1,0000          0,8838          0,7811          0,6904         0,6102         0,5393
Terminal Value                                                                                                        143.193.012
Jumlah Free Cash Flow                           -        (27.615.497)   (17.661.191)     (6.889.384)    (2.306.591)   157.222.152
Analisis Kelayakan Usaha Existing
1) Net Present Value (NPV)                      -        (24.406.903)   (13.795.570)     (4.756.197)    (1.407.375)    84.783.794
    Jumlah NPV                           40.417.749       40.417.749
2) Internal Rate of Return (IRR)            19,855%           36,61%
3) Benefit to Cost Ratio (BCR) atau
    Profitabilitas Index (IP)                    1,02
4) Payback Period                            5 tahun         4 bulan



Berdasarkan perhitungan dalam Tabel 5 di atas dapat deketahui hasil analisis kelayakan usaha existing
sebagai berikut:

Analisis Net Present Value (NPV). Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan terhadap usaha
existing ini, ternyata NPV pada discount rate 13,15% menunjukkan nilai "Positif" sebesar
Rp40.417.749.000 dengan demikian usaha existing menguntungkan.

Analisis Internal Rate of Return (IRR). Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan terhadap
usaha existing ini, ternyata IRR usaha existing sebesar 19,855% lebih besar dari discount rate 13,15%
dengan demikian proyek ini menguntungkan.

Analisis Payback Period. Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan, ternyata perseroan
sudah mampu mengembalikan seluruh investasi dan perubahan modal kerja bersih dalam jangka waktu
5 tahun dan 4 bulan.


                                                                                                                                                     15
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 16
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517                Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com               Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560




Analisis Benefit to Cost Ratio (BCR). Menurut pengujian yang dilakukan pada indikator BCR, ternyata
proyek ini, menunjukkan nilai 1,02 pada discount rate sebesar 13,15% atau lebih "besar" dari 1 (satu).
Dengan demikian usaha existing menguntungkan.

2)    Analisis Titik Impas (Break Even Analysis) Usaha Existing

Hasil perhitungan BEP usaha existing adalah sebagai berikut.

Tabel 6: Analisis Break Even Point (BEP) Usaha Existing (Rp000)
                Keterangan                     2023            2024              2025            2026             2027
a. Sales                                  10.593.090.274 11.847.726.264 13.266.893.000 14.848.736.017 16.297.561.586
b. Variable Cost                         (10.145.741.977) (11.343.500.019) (12.699.337.440) (14.189.502.562) (15.566.274.605)
c. Contribution Margin (c=a-b)               447.348.297      504.226.245      567.555.561      659.233.454      731.286.981
d. Contribution Margin (%) (d=c/a)                  4,22%            4,26%            4,28%            4,44%            4,49%
e. Variable Cost / Sales (e=b/a)                  -95,78%          -95,74%          -95,72%          -95,56%          -95,51%
f. Fixed Cost                               (395.160.337)    (418.175.877)    (448.294.728)    (484.750.830)    (517.292.059)
g. BEP Penjualan (g=f/(1-e)                  201.842.084      213.633.952      229.046.653      247.877.883      264.582.053
h. BEP Penjualan Rata-rata                   231.396.525
i. BEP to Sales Ratio (i=f/c)                      88,33%           82,93%           78,99%           73,53%           70,74%
j. BEP to Sales Ratio Rata-rata                    78,90%


BEP Penjualan rata-rata untuk usaha existing selama 5 tahun ke depan adalah sebesar
Rp231.396.525.000.

3)    Analisis Rasio Keuangan Usaha Existing

Pada garis besarnya proyeksi analisis rasio keuangan usaha existing perseroan dapat dilihat pata Tabel 7
sebagai berikut.

     Tabel 7: Analisis Rasio Keuangan Periode Tetap Usaha Existing
                        Rasio                      Satuan    2023         2024          2025       2026        2027
     A. Rasio Likuiditas
     1. Current Ratio                                 kali     1,074       1,157        1,242       1,385        1,509
     2. Cash Ratio                                    kali     0,042       0,020        0,012       0,009        0,021
     B. Rasio Rentabilitas/Profitabilitas
     1. Gross Profit Margin Ratio                      %      8,44%        8,47%         8,47%      8,54%        8,54%
     2. Net Profit Margin Ratio                        %      0,50%        0,73%         0,91%      1,18%        1,32%
     3. Return on Investment (ROI)                     %      4,04%        6,60%         8,46%     11,39%       12,59%
     4. Return on Equity (ROE)                         %     10,36%       14,59%        16,82%     19,75%       19,50%




                                                                                                                                16
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 17
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517                       Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com                      Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560




14.5.3 Analisis Kelayakan Usaha Setelah Penambahan Bidang Usaha

1)    Analisis Kelayakan Usaha (NPV, IRR, BCR dan Payback Period) Setelah Penambahan Bidang Usaha

Hasil analisis kelayakan usaha setelah penambahan bidang usaha (usaha existing dan penambahan
bidang usaha) dapat dilihat pada Tabel 8 sebagai berikut.

Tabel 8: Analisis Kelayakan Usaha Setelah Penambahan Bidang Usaha (Rp Juta)
                                                                                   Periode Tetap                                  Periode
                Uraian                   31/12/2022
                                                           2023          2024           2025          2026          2027          Terminal
Outlays (Initial Investmen)
  Capital Expenditure                                     (50.000.000) (36.250.000) (57.000.000) (57.000.000) (107.750.000)      (107.750.000)
  Perubahan Modal Kerja Bersih                            (77.678.374) (103.184.546) (104.463.875) (152.187.208) (121.655.122)   (121.655.122)
  Jumlah Outlays                                         (127.678.374) (139.434.546) (161.463.875) (209.187.208) (229.405.122)   (229.405.122)
Proceeds
  Laba bersih                                              57.100.059    89.859.741 125.423.013 181.673.388 222.447.604          223.382.755
  Pertumbuhan laba bersih                                                                   39,58%       44,85%        22,44%          6,00%
  Ditambah penyusutan & amortisasi                         43.948.517    35.117.428    34.605.756    32.358.093    29.093.490     29.093.490
  Ditambah biaya bunga * (1-T)                               (761.841)   (1.192.048)     (770.469)     (595.993)     (427.554)      (427.554)
  Jumlah proceeds                                         100.286.736 123.785.121 159.258.300 213.435.488 251.113.540            252.048.691
Free Cash Flow (FCF)                                      (27.391.638) (15.649.425)    (2.205.575)    4.248.280    21.708.418     22.643.569
Pertumbuhan FCF (g)                                                                        -85,91%     -292,62%       410,99%          4,31%
Discount Rate (WACC)                                           13,15%        13,15%         13,15%       13,15%        13,15%
Terminal Cap Rate (WACC-g)                                                                                              8,84%
Tahun                                                               1,0          2,0            3,0          4,0           5,0
Discount Factor                                                   0,88         0,78           0,69         0,61          0,54
Terminal Value                                                                                                    256.257.579
Jumlah Free Cash Flow                                     (27.391.638) (15.649.425)    (2.205.575)    4.248.280 277.965.997
Analisis Kelayakan setelah Penambahan Bidang Usaha
1) Net Present Value (NPV)                                (24.209.054) (12.224.132)    (1.522.654)    2.592.104 149.896.256
    Jumlah NPV                            114.532.519     114.532.519
2) Internal Rate of Return (IRR)               29,854%         65,90%
3) Benefit to Cost Ratio (BCR) atau
    Profitabilitas Index (IP)                       1,06
4) Payback Period                               5 tahun        2 bulan




Berdasarkan perhitungan dalam Tabel 8 di atas hasil analisis kelayakan usaha setelah penambahan
bidang usaha adalah sebagai berikut:

Analisis Net Present Value (NPV). Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan terhadap usaha
existing ini, ternyata NPV pada discount rate 13,15% menunjukkan nilai "Positif" sebesar
Rp114.532.519.000 dengan demikian usaha existing menguntungkan.

Analisis Internal Rate of Return (IRR). Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan terhadap
usaha existing ini, ternyata IRR usaha existing sebesar 29,854% lebih besar dari discount rate 13,15%
dengan demikian proyek ini menguntungkan.

Analisis Payback Period. Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan, ternyata perseroan
sudah mampu mengembalikan seluruh investasi dan perubahan modal kerja bersih dalam jangka waktu


                                                                                                                                                 17
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 18
KJPP ASRORI & REKAN
Bidang Jasa: Penilaian Properti dan Bisnis
Wilayah Kerja: Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia
Nomor Izin Usaha KJPP: 2.15.0126
Kantor Pusat:
The Boulevard Office, Lt. 2, No. 2F1
Jl. H.Fachrudin No.5, Jakarta 10250
Phone (021) 31991514, 31991516, Fax (021) 31991517                 Kantor Cabang: Jl. Pos Pengumben Komplek Bulog No. 15,
Email: kjppasrori@gmail.com; asrori_laras@yahoo.com                Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11560



5 tahun dan 2 bulan.

Analisis Benefit to Cost Ratio (BCR). Menurut pengujian yang dilakukan pada indikator BCR, ternyata
proyek ini, menunjukkan nilai 1,06 pada discount rate sebesar 13,15% atau lebih "besar" dari 1 (satu).
Dengan demikian usaha existing menguntungkan.

2)    Analisis Titik Impas (Break Even Analysis) Setelah Penambahan Bidang Usaha

Berdasarkan perhitungan BEP dalam Tabel 9 di bawah, BEP penjualan rata-rata untuk usaha setelah
adanya penambahan bidang usaha selama 5 tahun ke depan adalah sebesar Rp233.495.927.000.

Tabel 9: Analisis Break Even Point (BEP) Setelah Penambahan Bidang Usaha (Rp 000)
                Keterangan                    2023             2024             2025             2026             2027
a. Sales                                  10.614.908.569 11.961.129.398 13.456.351.397 15.070.859.123 16.559.380.762
b. Variable Cost                         (10.166.382.379) (11.450.204.891) (12.877.864.272) (14.398.852.771) (15.813.067.903)
c. Contribution Margin (c=a-b)               448.526.190      510.924.507      578.487.126      672.006.353      746.312.859
d. Contribution Margin (%) (d=c/a)                  4,23%            4,27%            4,30%            4,46%            4,51%
e. Variable Cost / Sales (e=b/a)                  -95,77%          -95,73%          -95,70%          -95,54%          -95,49%
f. Fixed Cost                               (395.691.766)    (421.064.766)    (453.064.113)    (490.332.964)    (523.865.255)
g. BEP Penjualan (g=f/(1-e)                  202.116.025      215.127.002      231.508.315      250.757.084      267.971.210
h. BEP Penjualan Rata-rata                   233.495.927
i. BEP to Sales Ratio (i=f/c)                      88,22%           82,41%           78,32%           72,97%           70,19%
j. BEP to Sales Ratio Rata-rata                    78,42%


3)    Analisis Rasio Keuangan Setelah Penambahan Bidang Usaha

Pada garis besarnya proyeksi analisis rasio keuangan setelah penambahan bidang usaha perseroan
dapat dilihat pata Tabel 10 sebagai berikut.

     Tabel 10: Analisis Rasio Keuangan Periode Tetap Setelah Penambahan Bidang Usaha
                        Rasio                      Satuan     2023        2024         2025        2026        2027
     A. Rasio Likuiditas
     1. Current Ratio                                 kali     1,075       1,160        1,249       1,396        1,524
     2. Cash Ratio                                    kali     0,042       0,022        0,018       0,021        0,040
     B. Rasio Rentabilitas/Profitabilitas
     1. Gross Profit Margin Ratio                      %       8,46%       8,53%        8,55%       8,62%        8,63%
     2. Net Profit Margin Ratio                        %       0,50%       0,76%        0,94%       1,21%        1,35%
     3. Return on Investment (ROI)                     %       4,09%       6,84%        8,78%      11,66%       12,82%
     4. Return on Equity (ROE)                         %      10,47%      15,12%       17,43%      20,15%       19,79%




                                                                                                                                18
Laporan Ringkas Studi Kelayakan Bisnis Penambahan Bidang Usaha PT SNS
Page 19

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.47 MB
Published7 Jul 2023
Pages19
Characters65,025
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result