Skip to content
Back to announcement

20230704_UNTR_Informasi Transaksi Afiliasi_31336800_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 47

Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN

  PT UNITED TRACTORS TbK

       Tanggal Penilaian

      31 Desember 2022
Page 2
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
DESMAR, SUSANTO, SALMAN DAN REKAN
PROPERTY VALUATION, BUSINESS VALUATION & ADVISORY
Licence No. 2.17.0142, KMK 420/KM.1/2022, Wilayah Kerja Negara Republik Indonesia
                                                                                                                          DSS&R
                                                                                                                          P   A   R   T   N   E   R   S

                                                                                                                              A Valuation Firm

Jakarta, 19 Juni 2023


Kepada Yth.
Direksi

PT. United Tractors Tbk
Jl. Raya Bekasi KM 22, Cakung
Jakarta Timur 13910

No. Laporan : 00061/2.0142-00/BS/03/0177/1/VI/2023
Hal         : Pendapat Kewajaran


Dengan hormat,

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT UNITED TRACTORS Tbk


Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No. 0003/2.0142-00/PP-B/DSS-01/0177/1/2023
tertanggal 18 Januari 2023, KJPP Desmar, Susanto, Salman dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP
DSSR” atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT United Tractors Tbk (selanjutnya disebut
“Perseroan”) untuk memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan rencana transaksi
pinjaman Perseroan kepada PT Acset Indonusa Tbk (selanjutnya disebut “ACSET”) untuk pembiayaan
modal kerja dengan jumlah maksimum sebesar Rp325.000.000.000 (tiga ratus dua puluh lima miliar
Rupiah) dengan tingkat suku bunga sebesar JIBOR + 1,5% atau setara dengan 7,70% per tahun
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

Perseroan saat ini beroperasi sebagai perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat berat, adapun
anak-anak perusahaan Perseroan bergerak dalam beberapa bidang usaha yaitu kontraktor
penambangan, pertambangan, industri konstruksi dan energi. ACSET merupakan salah satu entitas
anak Perseroan yang bergerak di bidang pembangunan dan jasa konstruksi.

Latar belakang dan alasan atas Rencana Transaksi ini adalah sebagai back up fasilitas pembiayaan yang
dapat digunakan ACSET untuk proyek-proyek baru yang akan dilakukan oleh ACSET. Pada tahun 2022,
Laporan Keuangan ACSET mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,04 triliun atau turun sebesar 30,6%
dari tahun sebelumnya yang dibukukan sebesar Rp1,49 triliun. Selain mengalami penurunan
pendapatan, pada tahun 2022 ACSET membukukan kerugian Rp451,6 miliar. Saat ini ACSET tidak
memiliki fasilitas pinjaman pemegang saham dari Perseroan. Fasilitas pinjaman pemegang saham dari
Perseroan sebesar Rp4.000.000.000.000 (empat triliun Rupiah) dengan tingkat suku bunga JIBOR+2,5%
yang sebelumnya dimiliki ACSET sudah habis masa berlakunya sejak 18 Agustus 2022. Dengan adanya
Rencana Transaksi ini, Perseroan berharap dapat memberikan pembiayaan modal kerja kepada ACSET
dengan tingkat suku bunga yang lebih kompetitif, mengingat saat ini tingkat suku bunga untuk
pembiayaan modal kerja dari perbankan terutama pada Bank Persero berada pada kisaran 8,29% p.a
(per annum), sehingga dengan tingkat suku bunga fasilitas pinjaman pemegang saham ini, ACSET dapat
memenuhi kebutuhan modal kerjanya untuk membiayai proyek konstruksi khususnya di sektor
infrastruktur yang merupakan kontributor utama dalam usahanya dan diharapkan juga dapat
mengurangi beban bunga ACSET sehingga lebih efisien dan efektif ditengah kondisi yang sedang
dihadapi saat ini.
                               Gedung TRANKA 2nd Floor, Jl. Raya Pasar Minggu Km. 17,5 No. 17, Jakarta 12520, Indonesia
                                        ▪ Phone (62 21) 7982579/ 7980085 / 7987062 ▪ Fax (62 21) 7987082
                                                               ▪ e-mail: info@dssr.co.id
                                                                    www.dssr.co.id
                                         Kantor Pusat : Jakarta (PB) Kantor Cabang : Surabaya (P) Jambi (PS)
Page 3
                                                                                   DSS&R
                                                                                    P   A   R   T    N    E
                                                                                            A Valuation Firm
                                                                                                               R   S
                                                                                                                       `




Objek analisis pendapat kewajaran dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi pinjaman Perseroan kepada ACSET untuk pembiayaan modal kerja dengan jumlah
maksimum sebesar Rp325.000.000.000 (tiga ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat suku
bunga sebesar JIBOR + 1,5% atau setara dengan 7,70% per tahun.

Analisis kewajaran dilaksanakan per tanggal 31 Desember 2022, parameter dan laporan keuangan yang
digunakan dalam analisis menggunakan data per 31 Desember 2022.

Dalam melakukan analisis, sebagai dasar dan pertimbangan bagi kami dalam memberikan pendapat
kewajaran atas transaksi tersebut, kami melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan data
sebagaimana diberikan oleh manajemen Perseroan, yang mana kami mengasumsikan bahwa informasi
dan data yang telah diberikan oleh manajemen Perseroan adalah benar, lengkap, dapat diandalkan
dan tidak menyesatkan. Kami tidak melakukan audit ataupun verifikasi secara mendetail atas semua
informasi dan data yang telah diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan
dengan demikian kami tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab apabila informasi
dan data yang diberikan tersebut menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

Pendekatan dan metode penilaian yang kami gunakan dalam menilai kewajaran atas Rencana
Transaksi Perseroan adalah dengan menggunakan metodologi analisis kualitatif dan analisis
kuantitatif. Analisis kualitatif berupa analisis terhadap latar belakang, manfaat serta risiko atas
Rencana Transaksi, analisis terhadap pihak-pihak yang melakukan transaksi dan hubungan keterkaitan
antara pihak-pihak yang melakukan transaksi, serta analisis terhadap kondisi industri dan prospek
industri atau bidang usaha yang dijalankan oleh Perseroan. Analisis kuantitatif berupa analisis kinerja
keuangan Perseroan dan ACSET, analisis terhadap laporan keuangan proforma serta analisis
inkremental dengan membandingkan proyeksi keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi
dan proyeksi keuangan Perseroan tanpa adanya Rencana Transaksi.

Rencana Transaksi ini merupakan transaksi yang mengandung unsur transaksi afiliasi sebagaimana
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
dan Transaksi Benturan Kepentingan, karena dari segi kepemilikan saham, Perseroan merupakan
pemegang 82,17% saham ACSET secara tidak langsung melalui PT Karya Supra Perkasa (selanjutnya
disebut “KSP”), dari segi susunan kepengurusan juga dapat diketahui bahwa terdapat hubungan afiliasi
antara Perseroan dengan ACSET dikarenakan terdapat kesamaan anggota Dewan Komisaris dan Direksi
pada Perseroan dan ACSET. Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi material bagi Perseroan
karena nilai Rencana Transaksi yang mencapai Rp325 miliar adalah kurang dari 20% dari jumlah ekuitas
Perseroan yang sebesar Rp89,5 triliun berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan.

Secara kualitatif, dalam hal prospek bisnis Perseroan kedepan, dapat dilihat bahwa dalam jangka
panjang diperkirakan prospek bisnis Perseroan tetap kuat. Badan Energi Internasional (IEA)
memperkirakan konsumsi batubara global akan tetap pada tingkat yang sama dalam beberapa tahun
ke depan, Prospek harga emas diperkirakan kembali cerah pada tahun 2023 setelah harga terus naik
dengan konsisten dari titik terendah US$1.664 per troy ons pada Oktober 2022. Pada sektor industri
kontruksi nasional, meskipun menghadapi tantangan berat sebagai dampak dari perlambatan ekonomi
global, dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik pada tahun 2022 menumbuhkan harapan
bahwa pasar konstruksi nasional pada tahun 2023 akan mengalami pertumbuhan meskipun tidak
terlalu besar. Adapun prospek lini usaha Perseroan yang bergerak dalam bidang energi baru
terbarukan disinyalir akan mengalami pertumbuhan, hal ini antara lain terlihat dari adanya persetujuan
Just Energy Transition Partnership (JETP) yang disepakati di perhelatan G20 Bali 2022 yang


 LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                 2
Page 4
                                                                                    DSS&R
                                                                                    P   A   R   T    N    E
                                                                                            A Valuation Firm
                                                                                                               R   S
                                                                                                                       `




menargetkan puncak emisi sebesar 290 juta ton CO2e dan target bauran energi baru terbarukan 34%
di 2030. Permintaan pembangkit energi baru terbarukan dari industri juga diprakirakan semakin
meningkat. Sejumlah industri padat energi seperti semen, pemurnian dan pengolahan mineral, dan
pertambangan, serta data center sudah siap meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan.
Rencana Transaksi ini akan memberikan manfaat dan keuntungan bagi Perseroan dikarenakan rencana
pemberian fasilitas pinjaman kepada ACSET dengan tingkat bunga sebesar JIBOR + 1,5% atau setara
dengan 7,70% per tahun, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tingkat suku bunga deposito pada
bank Persero dengan tenor yang sama yang sebesar 3,64%. Selain itu dengan adanya dukungan
pembiayaan modal kerja dari Perseroan dengan bunga kompetitif, ACSET selaku anak usaha Perseroan
akan mampu menangkap peluang bisnis pada sektor kontruksi yang diproyeksikan masih mengalami
pertumbuhan dengan beban keuangan yang bersaing sehingga hal tersebut akan dapat mengurangi
beban keuangan ACSET yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang positif bagi Perseroan.
Disamping manfaat yang akan diperoleh Perseroan atas Rencana Transaksi ini, terdapat pula risiko
yang dihadapi oleh Perseroan, risiko tersebut berkaitan dengan risiko ACSET dalam menjalankan
kegiatan usahanya yang dapat mempengaruhi pencapaian target pendapatan dan keuangannya
sehingga berdampak pada kemampuan ACSET untuk membayar kembali fasilitas pinjaman yang telah
diberikan oleh Perseroan.

Secara kuantitatif, mengacu pada laporan keuangan Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir, dapat
dilihat bahwa pertumbuhan pendapatan bersih Perseroan secara CAGR (Compound Annual Growth
Rate) selama 5 (lima) tahun terakhir tercatat sebesar 9,9%. Pada tahun 2022 pendapatan bersih
Perseroan mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan yaitu sebesar 55,6% sebagai akibat
meningkatnya volume penjualan dan harga penjualan rata-rata batubara. Adapun rata-rata margin
laba bersih yang dihasilkan oleh Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebesar 13,6%, hal ini
menunjukkan bahwa secara finansial kinerja keuangan Perseroan cukup baik. Rencana Transaksi
pinjaman pemegang saham kepada ACSET juga memberikan manfaat dan kontribusi bagi peningkatan
profitabilitas Perseroan, hal ini terlihat dalam incremental analysis yang telah kami lakukan, dimana
untuk rasio profitabilitas, secara rata-rata dapat diketahui bahwa margin laba bersih, ROA, maupun
ROE Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi diproyeksikan sedikit lebih baik dan mengalami
peningkatan bila dibandingkan dengan tanpa adanya Rencana Transaksi. Dari sisi solvabilitas, dengan
adanya Rencana Transaksi, secara rata-rata total komposisi liabilitas / tingkat leverage Perseroan lebih
baik bila dibandingkan dengan tanpa adanya Rencana Transaksi, hal ini terlihat dari rata-rata rasio
solvabilitas yang lebih rendah dengan adanya Rencana Transaksi bila dibandingkan rata-rata rasio
solvabilitas tanpa adanya Rencana Transaksi.

Adapun dampak keuangan secara konsolidasi dari Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh
Perseroan, mengacu pada laporan keuangan proforma terlihat bahwa rencana transaksi akan
menyebabkan posisi aset lancar Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp325 miliar dari posisi
sebelumnya, dimana penurunan tersebut sebagai akibat adanya pengurangan kas dan setara kas
Perseroan yaitu dari semula sebesar Rp78,9 triliun menjadi Rp78,6 triliun. Pada bagian laba/(rugi)
Perseroan, Rencana Transaksi tidak memiliki dampak pada proforma laba/(rugi) Perseroan.

Dengan demikian, berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek
yang terkait dalam rangka menentukan dampak positif secara kualitatif maupun kuantitatif dari
Rencana Transaksi yang akan dilakukan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi yang akan
dilakukan oleh Perseroan berupa pemberian fasilitas pinjaman sebesar Rp325 miliar kepada ACSET
dengan tingkat suku bunga sebesar JIBOR + 1,5% atau setara dengan 7,70% per tahun adalah Wajar.




 LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                 3
Page 5
                                                                                DSSruR
                                                                                 e1\!N!:lll




Kami menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami bertindak
sebagai pihak independen yang tidak terikat dengan kepentingan apapun, baik saat ini maupun di masa
datang terkait dengan usaha Perseroan maupun atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan.

Demikian laporan pendapat kewajaran ini kami sampaikan, atas kerjasama dan kepercayaan yang telah
diberikan kepada kami untuk penugasan ini kami ucapkan terima kasih.




Hormat kami,
K'PP DESMAR, SUSANTO, SAIMAN DAN REKAN
Rekan




              A
              Jasa
        . SUSANTO SALMAN         REKAN



NIPP Bisnis                 177
MAPPI             : 05-5-01864
STTD              : PB-421PM.2/2OL8




TAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS TbK
                                                                                              E
Page 6
                                                                                                                              DSS&R
                                                                                                                               P   A   R   T    N    E
                                                                                                                                       A Valuation Firm
                                                                                                                                                          R   S
                                                                                                                                                                  `




DAFTAR ISI
SURAT PENGANTAR ................................................................................................................................ 1
DAFTAR ISI............................................................................................................................................... 5

BAB I       PENDAHULUAN ..................................................................................................................... 6
    1.1     Uraian Mengenai Penugasan................................................................................................. 6
    1.2     Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan .................................................................. 6
    1.3     Tanggal Penilaian (cut off date) dan Masa Berlaku Laporan ................................................. 6
    1.4     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran .......................................................... 6
    1.5     Objek Analisis Pendapat Kewajaran ...................................................................................... 6
    1.6     Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen
            Terkait Rencana Transaksi ..................................................................................................... 6
       1.7 Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran ..................................................................................... 7
       1.8 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Perundang-undangan ........................... 7
       1.9 Sumber Data dan Informasi................................................................................................... 7
       1.10 Metodologi Analisis Kewajaran Rencana Transaksi .............................................................. 8
       1.11 Pernyataan indepedensi Penilai ............................................................................................ 9

BAB II          TINJAUAN DAN ANALISIS TRANSAKSI ................................................................................ 10
    2.1         Latar Belakang Rencana Transaksi ...................................................................................... 10
    2.2         Maksud dan Tujuan Rencana Transaksi .............................................................................. 10
    2.3         Objek Rencana Transaksi ..................................................................................................... 10
    2.4         Bentuk Transaksi ................................................................................................................. 10
    2.5         Identifikasi Pihak-pihak yang Bertransaksi .......................................................................... 11
    2.6         Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi ............................................ 18

BAB III         ANALISIS TENTANG KEWAJARAN TRANSAKSI ................................................................... 21
    3.1         Pendekatan dan Metode Analisis Yang Digunakan ............................................................ 21
    3.2         Analisis atas Rencana Transaksi. ......................................................................................... 21
    3.3         Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi ........................................................................... 23
    3.4         Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi ........................................................................ 33
    3.5         Analisis Kewajaran atas Rencana Transaksi ........................................................................ 40
    3.6         Kesimpulan .......................................................................................................................... 42

ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
PERNYATAAN PENILAI




 LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                                                            5
Page 7
                                                                                  DSS&R
                                                                                  P   A   R   T    N    E
                                                                                          A Valuation Firm
                                                                                                             R   S
                                                                                                                     `




                                              BAB I

                                          PENDAHULUAN


1.1   Uraian Mengenai Penugasan

      Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No. 0003/2.0142-00/PP-B/DSS-01/0177/1/2023
      tertanggal 18 Januari 2023, KJPP Desmar, Susanto, Salman dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP
      DSSR” atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT United Tractors Tbk (selanjutnya disebut
      “Perseroan”) untuk memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan rencana transaksi
      pinjaman Perseroan kepada PT Acset Indonusa Tbk (selanjutnya disebut “ACSET”) untuk
      pembiayaan modal kerja dengan jumlah maksimum sebesar Rp325.000.000.000 (tiga ratus dua
      puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat suku bunga sebesar JIBOR + 1,5% atau setara dengan
      7,70% per tahun (selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

1.2   Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

      Pemberi tugas dan Pengguna Laporan dalam hal ini adalah sebagai berikut :

      Nama Perseroan : PT United Tractors Tbk
      Bidang Usaha   : Kegiatan usaha utama Perseroan adalah bergerak di bidang penjualan dan
                       penyewaan alat berat beserta pelayanan purna jual.
      Alamat         : Jalan Raya Bekasi Km. 22, Cakung, Jakarta Timur 13910 Indonesia.
      Nomor Telepon : (021) 24579999
      Nomor Fax      : (021) 460-0657, 460-0677, 460-0655
      Contact Person : Bpk. Ramandhika
      Email          : ramandhika@unitedtractors.com
      Website        : www.unitedtractors.com

1.3   Tanggal Penilaian (Cut Off Date) dan Masa Berlaku Laporan

      Analisis kewajaran dilaksanakan per tanggal 31 Desember 2022, parameter dan laporan keuangan
      yang digunakan dalam analisis menggunakan data per 31 Desember 2022. Masa berlaku laporan
      pendapat kewajaran ini adalah sampai dengan tanggal 30 Juni 2023.

1.4   Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

      Pendapat kewajaran ini diberikan dalam rangka memenuhi Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020
      tanggal 2 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

1.5   Objek Analisis Pendapat Kewajaran

      Objek analisis pendapat kewajaran dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran terkait
      dengan Rencana Transaksi.

1.6   Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Rencana Transaksi

      Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh Manajemen Perseroan terkait dengan Rencana
      Transaksi antara lain adalah sebagai berikut :


  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              6
Page 8
                                                                                DSS&R
                                                                                 P   A   R   T    N    E
                                                                                         A Valuation Firm
                                                                                                            R   S
                                                                                                                    `




       Manajemen memilih untuk melakukan transaksi dengan ACSET, dikarenakan ACSET
        merupakan pihak terafiliasi jadi secara bisnis dapat menguntungkan grup dan pemegang
        saham Perseroan.

       Dana yang diperoleh dari Rencana Transaksi ini akan dipergunakan oleh ACSET untuk
        membiayai modal kerja, khususnya pelaksanaan proyek-proyek baru yang akan dilakukan oleh
        ACSET dan bukan untuk tujuan lain.

       Perseroan melihat bahwa Rencana Transaksi ini bertujuan untuk memberikan pembiayaan
        modal kerja ACSET yang lebih kompetitif, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban
        keuangan ACSET ditengah kondisi yang sedang dihadapi saat ini.

1.7   Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran

      Sehubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
      Afiliasi dan Benturan Kepentingan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35 /POJK.04/2020
      tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, maka dalam penugasan
      laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, kami telah melakukan analisis melalui
      pendekatan dan prosedur penilaian atas Rencana Transaksi yang mencakup hal hal sebagai
      berikut:

      a. Melakukan analisis atas Rencana Transaksi.
      b. Melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi.
      c. Melakukan analisis atas kewajaran nilai transaksi
      d. Melakukan analisis dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap
         kepentingan pemegang saham.
      e. Memberikan opini terhadap kewajaran Rencana Transaksi.

1.8   Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Perundang-undangan

       Undang-Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
       Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi
        atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.17/POJK.04/2020 tanggal 21 April 2020 tentang
        Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
        Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
        Benturan Kepentingan.

1.9   Sumber Data dan Informasi

      a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun
         yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dengan angka perbandingan 31 Desember 2021
         yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan
         dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
         hal yang material.
      b. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2021 dan untuk tahun
         yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dengan angka perbandingan 31 Desember 2020


  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                             7
Page 9
                                                                                DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                   `




        yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan pendapat bahwa
        laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     c. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2020 dan untuk tahun
        yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dengan angka perbandingan 31 Desember 2019
        yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan pendapat bahwa
        laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     d. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2019 dan untuk tahun
        yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dengan angka perbandingan 31 Desember 2018
        yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan pendapat bahwa
        laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     e. Laporan Keuangan Konsolidasian ACSET pada tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang
        berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dengan angka perbandingan 31 Desember 2021 yang
        telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan pendapat bahwa laporan
        keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     f. Laporan Keuangan Konsolidasian ACSET pada tanggal 31 Desember 2021 dan untuk tahun yang
        berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dengan angka perbandingan 31 Desember 2020 yang
        telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan pendapat bahwa laporan
        keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     g. Laporan Keuangan Konsolidasian ACSET pada tanggal 31 Desember 2020 dan untuk tahun yang
        berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dengan angka perbandingan 31 Desember 2019 yang
        telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan pendapat bahwa laporan
        keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     h. Laporan Keuangan Konsolidasian ACSET pada tanggal 31 Desember 2019 dan untuk tahun yang
        berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dengan angka perbandingan 31 Desember 2018 yang
        telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan pendapat bahwa laporan
        keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     i. Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan dan entitas anak sebelum dan
        setelah pelaksanaan Rencana Transaksi.
     j. Draft Keterbukaan Informasi (KI) yang perlu diketahui Publik sehubungan dengan Rencana
        Transaksi Perseroan.
     k. Draft Final Perjanjian Pinjaman antara Perseroan dengan ACSET.
     l. Hasil wawancara dengan manajemen Perseroan dan pihak lain yang kami anggap layak dan
        relevan guna mengumpulkan dan menganalisis data dan informasi untuk keperluan proses
        penilaian.
     m. Data dan informasi pendukung lainnya dari pihak eksternal Perseroan baik dari media cetak
        maupun media elektronik mengenai kondisi pasar dan industri.

1.10 Metodologi Analisis Kewajaran Transaksi

     Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
     analisis melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi yang mencakup hal–hal
     sebagai berikut:

     a. Analisis atas Rencana Transaksi Perseroan.
     b. Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi Perseroan.
     c. Analisis atas kewajaran Rencana Transaksi Perseroan.




  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                            8
Page 10
                                                                              DSS&R
                                                                              P   A   R   T    N    E
                                                                                      A Valuation Firm
                                                                                                         R   S
                                                                                                                 `




1.11 Pernyataan Independensi Penilai

     Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP DSSR bertindak secara independen
     tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan Perseroan maupun ACSET
     ataupun pihak-pihak lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan maupun ACSET. KJPP DSSR juga
     tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan
     pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
     manapun. Imbalan yang Kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang
     dihasilkan dari proses analisis kewajaran ini.




  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                          9
Page 11
                                                                                  DSS&R
                                                                                  P    A   R   T    N    E
                                                                                           A Valuation Firm
                                                                                                              R   S
                                                                                                                       `




                                               BAB II

                            TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI


2.1   Latar Belakang Rencana Transaksi

      ACSET merupakan salah satu perusahaan konsruksi yang bergerak di bidang pembangunan dan
      jasa konstruksi. Alasan dilakukannya transaksi ini adalah sebagai back up fasilitas pembiayaan
      yang dapat digunakan ACSET untuk proyek-proyek baru yang akan dilakukan oleh ACSET.

      Pada tahun 2022, Laporan Keuangan ACSET mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,04 triliun atau
      turun sebesar 30,6% dari tahun sebelumnya yang dibukukan sebesar Rp1,49 triliun. Selain
      mengalami penurunan pendapatan, pada tahun 2022 ACSET membukukan kerugian Rp451,6
      miliar.

      Saat ini ACSET tidak memiliki fasilitas pinjaman pemegang saham dari Perseroan. Fasilitas
      pinjaman pemegang saham dari Perseroan sebesar Rp4.000.000.000.000 (empat triliun Rupiah)
      dengan tingkat suku bunga JIBOR+2,5% yang sebelumnya dimiliki ACSET sudah habis masa
      berlakunya sejak 18 Agustus 2022.

2.2   Maksud dan Tujuan Rencana Transaksi

      Rencana penurunan tingkat suku bunga pinjaman pemegang saham ini bertujuan untuk
      memberikan pembiayaan modal kerja ACSET yang lebih kompetitif, sehingga diharapkan dapat
      mengurangi beban keuangan ACSET ditengah kondisi yang sedang dihadapi saat ini.

2.3   Objek Rencana Transaksi

      Objek transaksi dalam hal ini adalah rencana pemberian fasilitas pinjaman pemegang saham
      Perseroan kepada ACSET berupa pembiayaan modal kerja dengan jumlah fasilitas pokok pinjaman
      sebesar Rp325.000.000.000 (tiga ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat suku bunga
      sebesar JIBOR + 1,5% atau setara dengan 7,70% per tahun.

2.4   Bentuk Transaksi

      a. Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi

         Berdasarkan Draft Perjanjian Pinjaman tentang Fasilitas Pinjaman antara Perseroan dengan
         ACSET, besaran fasilitas pinjaman pemegang saham dari Perseroan adalah sebesar
         Rp325.000.000.000 (tiga ratus dua puluh lima miliar Rupiah). Adapun nilai fasilitas pinjaman
         terhadap ekuitas Perseroan per 31 Desember 2022 berdasarkan Laporan Keuangan
         Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan
         adalah sebagai berikut:

         Tabel 1. Unsur Transaksi Material
                                                      Nilai           Jumlah Ekuitas
                     Rencana Transaksi                                                              (%)
                                                Rencana Transaksi       Perseroan
          Pinjaman                                325.000.000.000   89.513.825.000.000               0,36%




  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                               10
Page 12
                                                                                    DSS&R
                                                                                     P   A   R   T    N    E
                                                                                             A Valuation Firm
                                                                                                                R   S
                                                                                                                         `




         Mengacu pada tabel diatas, diketahui bahwa ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp89,5 triliun
         dan Rencana Transaksi adalah sebesar Rp325 miliar, dengan perhitungan tersebut, Rencana
         Transaksi ini tidak memenuhi unsur transaksi material karena total nilai Rencana Transaksi
         dibandingkan dengan nilai ekuitas Perseroan kurang dari 20,00% sebagaimana dimaksud
         dalam (butir 1 pasal 3) POJK 17 Tahun 2020, sehingga Rencana Transaksi tersebut bukan
         merupakan transaksi material.

      b. Unsur Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan dalam Rencana Transaksi

         Rencana Transaksi melibatkan beberapa pihak yang menunjukkan hubungan afiliasi baik dari
         segi kepemilikan saham maupun dari segi kesamaan manajemen, sedangkan secara
         kepentingan ekonomis dari masing-masing pihak maupun pihak afiliasi lain secara ekonomis
         tidak terdapat benturan kepentingan antara Perseroan dan ACSET. Direksi dan Dewan
         Komisaris Perseroan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama menyatakan bahwa
         Rencana Transaksi tidak mengandung Transaksi Benturan Kepentingan.

2.5   Identifikasi Pihak-Pihak yang Bertransaksi

      a. PT United Tractors Tbk (“Perseroan”)

         Riwayat Singkat

         Perseroan didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama PT Inter Astra
         Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69, dihadapan Djojo Muljadi, S.H.. Akta
         Pendirian tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
         Keputusan No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran Berita
         Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973. Anggaran Dasar Perseroan telah
         mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan Anggaran Dasar terakhir terkait
         dengan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sebagaimana
         dituangkan dalam Akta No. 79 tanggal 8 April 2022 yang dibuat dihadapan Jose Dima Satria,
         S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah mendapat pemberitahuan penerimaan
         pemberitahuan perubahan anggaran dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
         Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 19 April 2022 No. AHU- 0028206.AH.01.02.
         tahun 2022.

         Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan dikendalikan oleh
         induk perusahaannya PT Astra International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia.
         Pemegang saham terbesar PT Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd.,
         perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah anak perusahaan
         dari Jardine Matheson Holdings Ltd., perusahaan yang didirikan di Bermuda.

         Domisili Perseroan

         Kantor pusat Perseroan berlokasi di Jakarta, Indonesia, dengan kantor-kantor pendukung
         tersebar di berbagai provinsi dan kota di Indonesia. Saat ini, Perseroan memiliki 20 kantor
         cabang, 32 site supports, 6 kantor perwakilan dan 54 support point serta berbagai titik layanan
         lainnya. Kantor pusat Perseroan beralamat di Jalan Raya Bekasi Km. 22, Cakung, Jakarta –
         13910 Indonesia.




  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                 11
Page 13
                                                                                      DSS&R
                                                                                       P    A    R   T    N    E
                                                                                                 A Valuation Firm
                                                                                                                    R   S
                                                                                                                             `




     Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham

     Susunan kepemilikan saham Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 berdasarkan laporan
     yang diberikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan PT Raya Saham Registra adalah
     sebagai berikut:

      Tabel 2. Struktur Kepemilikan Saham Perseroan
                                              Jumlah Lembar       Jumlah Nominal
                Pemegang saham                                                              (%)
                                                 Saham               (Rp. Juta)
       PT Astra International Tbk               2.219.317.358              554.829          59,50%
       Masyarakat dan lainnya (< 5%)            1.412.491.778              353.090          37,86%
       Saham treasuri                              98.326.000                24.582             2,64%
       Jumlah                                   3.730.135.136              932.534         100,00%
     * Pada tanggal laporan pendapat kewajaran ini dikeluarkan, susunan pemegang saham UNTR tidak mengalami
       perubahan

     Susunan Pengurus Perseroan

     Pada tanggal 31 Desember 2022, susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Audit
     Perseroan adalah sebagai berikut:

     Dewan Komisaris:

     Presiden Komisaris           : Djony Bunarto Tjondro
     Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
     Komisaris                    : Djoko Pranoto Santoso
     Komisaris                    : Benjamin Herrenden Birks
     Komisaris Independen         : Paulus Bambang Widjanarko
     Komisaris Independen         : Nanan Soekarna

     Direksi:

     Presiden Direktur              : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
     Direktur                       : Iman Nurwahyu
     Direktur                       : Loudy Irwanto Ellias
     Direktur                       : Idot Supriadi
     Direktur                       : Iwan Hadiantoro
     Direktur                       : Edhie Sarwono

     Komite Audit :

     Ketua                          : Paulus Bambang Widjanarko
     Anggota                        : Arietta Adrianti
     Anggota                        : Purnama Setiawan




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                       12
Page 14
                                                                               DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                    `




     Dalam penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi per tanggal 31 Desember 2022, terdapat
     kejadian penting yang diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian
     sampai dengan tanggal laporan dikeluarkan yang tidak mempengaruhi hasil penilaian yaitu:
     Per 12 April 2023, berdasarkan Akta No. 51 tanggal 12 April 2023 dari Notaris Jose Dima Satria
     S.H., M.Kn., terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi
     sebagai berikut:

     Dewan Komisaris:

     Presiden Komisaris           : Djony Bunarto Tjondro
     Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
     Komisaris                    : Djoko Pranoto Santoso
     Komisaris                    : Benjamin Herrenden Birks
     Komisaris Independen         : Paulus Bambang Widjanarko
     Komisaris Independen         : Nanan Soekarna

     Direksi:

     Presiden Direktur           : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
     Direktur                    : Loudy Irwanto Ellias
     Direktur                    : Idot Supriadi
     Direktur                    : Iwan Hadiantoro
     Direktur                    : Edhie Sarwono
     Direktur                    : Widjaja Kartika

     Kegiatan Usaha

     Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan dan entitas anak (bersama-sama disebut “Grup”)
     meliputi penjualan dan penyewaan alat berat (“Mesin konstruksi”) beserta pelayanan purna
     jual; penambangan dan kontraktor penambangan; rekayasa, perencanaan, perakitan, dan
     pembuatan komponen mesin, alat, peralatan, dan alat berat; pembuatan kapal serta jasa
     perbaikannya; penyewaan kapal dan angkutan pelayaran; industri konstruksi; pembangkit
     listrik; dan industri perikanan.

     Produk dan Jasa yang Ditawarkan Perseroan

     Perseroan merupakan anak usaha dari PT Astra International Tbk (Astra), salah satu grup usaha
     terbesar dan terkemuka di Indonesia dengan jaringan layanan menjangkau berbagai industri
     dan sektor. Saat ini Perseroan telah berkembang menjadi salah satu pemain utama di sektor
     dan industri dalam negeri, melalui enam pilar bisnis yang dimilikinya. Berikut adalah enam
     pilar bisnis Perseroan:

     1. Mesin Konstruksi

         Pilar mesin konstruksi menawarkan penjualan alat berat dan alat transportasi beserta
         suku cadang, attachment dan jasa terkait lainnya. Produk-produk yang ditawarkan adalah
         dari merek terpercaya, yaitu Komatsu, UD Trucks, Scania, Bomag dan Tadano.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              13
Page 15
                                                                               DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                    `




     2. Kontraktor Penambangan

         Perseroan menjalankan usaha kontraktor penambangan melalui PT Pamapersada
         Nusantara (PAMA). PAMA merupakan kontraktor spesialis yang menyediakan jasa
         penambangan komprehensif kepada pemilik tambang, sehingga dapat membantu
         mereka memproduksi batubara guna memenuhi permintaan dalam dan luar negeri.

     3. Pertambangan Batubara

        Di sektor pertambangan, Perseroan terus memperluas portofolio usahanya. Sejak tahun
        2017 Perseroan melalui PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) mengusahakan tambang
        batubara kokas (coking coal) di Kalimantan Tengah. SMM diperkirakan memiliki cadangan
        batubara sebanyak 63 juta ton.

     4. Pertambangan Emas

        Di akhir tahun 2018, Perseroan melalui anak usaha PT Danusa Tambang Nusantara (DTN)
        mengakuisi 95% kepemilikan atas PT Agincourt Resources (PTAR), perusahaan yang
        bergerak di bidang eksplorasi, penambangan, dan pengolahan mineral emas di Sumatra
        Utara. Perseroan menjalankan pilar bisnis pertambangan emas melalui PTAR. PTAR
        mengoperasikan tambang emas Martabe yang berlokasi di provinsi Sumatra Utara.

     5. Industri Konstruksi

        Segmen usaha industri konstruksi dijalankan melalui PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) yang
        diakuisisi oleh Perseroan pada tahun 2015. ACSET yang telah berdiri sejak 1995, memiliki
        rekam jejak serta kompetensi tinggi dalam jasa konstruksi dan fondasi untuk pekerjaan
        bangunan, sipil dan maritim. Proyek-proyek penting ACSET antara lain pusat perbelanjaan
        dan perhotelan Pacific Place, Thamrin Nine, Gandaria City, Kota Kasablanka, West Vista
        Jakarta, Alila Seminyak, dan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II sepanjang 36,4 kilometer.

     6. Energi

        Sejak tahun 2017, Perseroan melalui anak perusahaan PT Bhumi Jati Power (BJP)
        membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Jepara, Jawa
        Tengah. BJP membangun dua unit baru pembangkit listrik tenaga uap Tanjung Jati B (unit
        5 & 6) menggunakan teknologi ultrasupercritical yang efisien dan ramah lingkungan
        (kapasitas pembangkit 2x1.000 MW).

     Pasar Geografis

     Perseroan memiliki jaringan luas yang terdiri dari 20 kantor cabang, 32 site support, serta 6
     kantor perwakilan dan 54 support point yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

     Kondisi Operasional Perseroan Serta Hasil yang Telah Dicapai

     Per 31 Desember 2022, Perseroan membukukan pendapatan bersih konsolidasian sebesar
     Rp123,6 triliun, meningkat 55,6% dibandingkan Rp79,5 triliun di tahun 2021. Sejalan dengan
     peningkatan pendapatan bersih, laba bersih Perseroan naik 116,8% menjadi Rp22,9 triliun,
     dari Rp10,6 triliun. Penjualan alat berat segmen mesin konstruksi mencatat peningkatan


LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              14
Page 16
                                                                               DSS&R
                                                                               P   A   R   T    N    E
                                                                                       A Valuation Firm
                                                                                                          R   S
                                                                                                                   `




     volume penjualan Komatsu sebesar 86% menjadi 5.753 unit dari 3.088 unit. Penjualan suku
     cadang dan jasa pemeliharaan meningkat 33% menjadi Rp10,4 triliun. Keseluruhan, segmen
     mesin konstruksi membukukan pendapatan sebesar Rp36,5 triliun atau meningkat 60% year
     on year.

     Segmen kontraktor penambangan membukukan pendapatan bersih 42,7% lebih tinggi
     menjadi Rp47,4 triliun, dengan produksi batubara 116 juta ton dan 954 juta bcm pemindahan
     lapisan penutup, segmen pertambangan batubara mencatat peningkatan volume penjualan
     batubara sebesar 9,9 juta ton, dengan pendapatan yang meningkat 127% menjadi Rp31,1
     triliun didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata. Segmen pertambangan emas
     membukukan pendapatan Rp7,7 triliun, turun 7,9%, dengan volume penjualan emas mencapai
     286 ribu ounces. Segmen industri konstruksi membukukan pendapatan Rp949 miliar, turun
     34,9%. Segmen energi membukukan pendapatan sebesar Rp34,0 miliar.

     Kontraktor penambangan memberikan kontribusi sebesar 38% terhadap pendapatan bersih
     konsolidasian Perseroan, diikuti oleh mesin konstruksi sebesar 30%, 25% dari pertambangan
     batubara, 6% dari pertambangan emas, 1% dari industri konstruksi, dan kurang dari 1% dari
     energi.

   b. PT Acset Indonusa (“ACSET”)

     Riwayat Singkat

     ACSET didirikan berdasarkan Akta Notaris Ny. Liliana Arif Gondoutomo, S.H., No. 2 tanggal 10
     Januari 1995, Notaris di Bekasi. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
     Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-3460.HT.01.01.TH.95 tanggal 22 Maret
     1995 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 76 tanggal 22
     September 1995, Tambahan Berita Negara No. 7928.

     Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan
     Anggaran Dasar terakhir terkait dengan penyusunan kembali Pasal 3 anggaran dasar Perseroan
     perihal Maksud dan Tujuan sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020,
     sehingga Pasal 3 anggaran dasar Perseroan sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 75
     tanggal 6 April 2022 oleh Jose Dima Satria S.H., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan. Perubahan
     ini telah mendapatkan persetujuan sebagaimana dinyatakan dalam Keputusan Menteri
     Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat No. AHU-0032172.AH.01.02.
     Tahun 2022 tanggal 11 Mei 2022.

     ACSET memulai aktivitas usaha komersialnya sejak tahun 1995. Pada tanggal 31 Desember
     2022, ACSET memiliki 369 karyawan tetap (tidak diaudit). Entitas induk langsung ACSET adalah
     PT Karya Supra Perkasa, yang merupakan entitas anak PT United Tractors Tbk, keduanya
     didirikan dan berdomisili di Indonesia. Entitas induk utama adalah PT United Tractors Tbk.

     Domisili ACSET

     ACSET berdomisili di ACSET Building Jl. Majapahit No. 26, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta
     10160 Indonesia.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                             15
Page 17
                                                                                          DSS&R
                                                                                           P    A   R   T    N    E
                                                                                                    A Valuation Firm
                                                                                                                       R   S
                                                                                                                                `




     Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham

     Komposisi pemegang saham ACSET per tanggal 31 Desember 2022, adalah sebagai berikut:

     Tabel 3. Struktur Kepemilikan Saham ACSET
                                                 Jumlah Lembar        Jumlah Nominal
                  Pemegang saham                                                                (%)
                                                    Saham                (Rp. Juta)
         PT Karya Supra Perkasa                   10.415.808.885              1.041.581         82,17%
         Masyarakat (< 5%)                         2.259.351.115                225.935         17,83%
         Jumlah                                   12.675.160.000              1.267.516        100.00%
          Pada tanggal laporan pendapat kewajaran ini dikeluarkan, susunan pemegang saham ACSET tidak mengalami
           perubahan



     Susunan Pengurus ACSET

     Pada tanggal 31 Desember 2022 susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Audit
     Perseroan adalah sebagai berikut:

     Dewan Komisaris

     Presiden Komisaris            : Frans Kesuma
     Komisaris                     : Iwan Hadiantoro
     Komisaris                     : Tan Tiam Seng Ronnie
     Komisaris Independen : Buntoro Muljono
     Komisaris Independen : Wiltarsa Halim

     Direksi

     Presiden Direktur                   : Idot Supriadi
     Direktur                            : Hilarius Arwandhi
     Direktur                            : David Widjaja
     Direktur                            : Soeharsono Tjatur Nugroho
     Direktur Independen                 : Djoko Prabowo

     Komite Audit

     Ketua                               : Buntoro Muljono
     Anggota                             : Wiltarsa Halim
     Anggota                             : Handy Effendy Halim

     Pada tanggal laporan pendapat kewajaran ini dikeluarkan, susunan Direksi dan Dewan
     Komisaris ACSET tidak mengalami perubahan.

     Kegiatan Usaha

     Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar ACSET, maksud dan tujuan ACSET` ialah berusaha dalam
     bidang jasa pelaksana konstruksi. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, ACSET



LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                          16
Page 18
                                                                                DSS&R
                                                                                 P   A   R   T    N    E
                                                                                         A Valuation Firm
                                                                                                            R   S
                                                                                                                     `




     menjalankan kegiatan usaha termasuk namun tidak terbatas pada konstruksi gedung,
     konstruksi jalan raya, pemasangan pondasi dan tiang pancang dan lain-lain.

     Produk dan Jasa yang Ditawarkan ACSET

     Berikut adalah uraian mengenai beberapa produk dan jasa yang ditawarkan oleh ACSET
     melalui bisnis usaha yang dimilikinya:

         Spesialis di Bidang Fondasi

          ACSET memiliki spesialisasi dalam pengerjaan fondasi dan dinding diafragma. ACSET
          mampu mengerjakan fondasi berdiameter besar (hingga 2.1 m), deep bored piles (100 m),
          dan dinding diafragma. ACSET juga telah mengembangkan pelayanan pengerjaan fondasi
          hingga meliputi pengerjaan ground engineering dan soil improvement untuk
          merestrukturasi kondisi tanah yang kurang baik.

         Spesialis di Bidang Pembongkaran

          ACSET telah mengembangkan usaha pada bisnis pembongkaran sistematis (controlled-
          demolition) untuk gedung tingkat tinggi di lokasi distrik bisnis yang padat. Hal ini dapat
          meningkatkan nilai aset properti yang dimiliki pelanggan.

         Konstruksi Bangunan

          ACSET telah memposisikan diri sebagai kontraktor untuk berbagai proyek bangunan
          gedung berkualitas premium.

         Konstruksi Sipil

          ACSET telah memperluas kemampuan bisnis di ranah konstruksi sipil serta mendapatkan
          berbagai proyek terkait pengerjaan infrastruktur dan pembangkit listrik.

         Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP)

          ACSET telah mengembangkan pelayanan jasa konstruksi secara menyeluruh untuk
          memberikan pelayanan yang terpadu. Beberapa pengembangan jasa konstruksi yang
          diimplementasikan oleh ACSET meliputi jasa Mekanikal, Elektrikal dan Plumbing (MEP).

         Jasa Penunjang Konstruksi

          ACSET menyediakan jasa penunjang konstruksi yang meliputi sistem formwork, concrete
          pumping, serta penyewaan passenger hoist dan tower crane.

         Perdagangan

          ACSET menyediakan peralatan proyek konstruksi dalam bentuk penjualan alat berat,
          meliputi stationery concrete pump, mobile concrete pump, passenger hoist, drilling rig,
          crawler crane, dan tower crane. Dalam memenuhi aspek layanan purna jual, ACSET juga
          menyediakan jasa perawatan terhadap peralatan-peralatan tersebut.


LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                               17
Page 19
                                                                                  DSS&R
                                                                                  P   A   R   T    N    E
                                                                                          A Valuation Firm
                                                                                                             R   S
                                                                                                                      `




         Pasar Geografis

         Dalam melakukan kegiatan usahanya, ACSET mengandalkan jaringan pemasaran yang tersebar
         di seluruh wilayah di Indonesia.

         Kondisi Operasional ACSET serta Hasil yang Telah Dicapai

         Segmen operasi ACSET dikelompokkan berdasarkan aktivitas usaha yang dikerjakan, antara
         lain segmen konstruksi, jasa penunjang konstruksi dan perdagangan. Segmen jasa konstruksi
         memperoleh pendapatan bersih sebesar Rp912,9 miliar pada tahun 2022. Hasil ini mengalami
         penurunan sebesar 30,2% dari Rp1,3 triliun di tahun 2021. Segmen jasa penunjang konstruksi
         mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp80,6 miliar, menurun 52,7% atau setara dengan
         Rp89,8 miliar apabila dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp170,4 miliar. Adapun Pendapatan
         dari segmen perdagangan di tahun 2022 tercatat mengalami peningkatan cukup signifikan
         sebesar 168,5% dari Rp16,1 miliar di tahun 2021 menjadi Rp 43,3 miliar di tahun 2022. Pada
         tahun 2022 pendapatan bersih ACSET 65% diperoleh dari transaksi dengan pihak ketiga dan
         35% dari transaksi dengan pihak berelasi.

2.6   Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

      Berikut adalah beberapa poin penting perjanjian serta persyaratan yang telah disepakati terkait
      dengan Perjanjian Pinjaman antara Perseroan selaku Pemberi Pinjaman (selanjutnya disebut
      “Kreditur”) dan ACSET selaku Penerima Pinjaman (selanjutnya disebut sebagai “Debitur”)

      1. Pinjaman

         a. Kreditur memberikan atau akan memberikan Pinjaman yang dapat ditarik oleh Debitur
            dengan syarat: (i) Debitur telah memperoleh persetujuan sesuai dengan Anggaran Dasar
            Debitur, (ii) Debitur telah menyampaikan sebelumnya Pemberitahuan Penarikan sesuai
            dengan syarat dan ketentuan Perjanjian ini, dan (iii) Debitur memenuhi segala ketentuan
            peraturan yang berlaku terkait transaksi ini.
         b. Penarikan atas Pinjaman hanya dapat dilakukan selama Periode Ketersediaan Dana dan
            sepanjang fasilitas pokok Pinjaman masih tersedia. Periode Ketersediaan Dana dapat
            diperpanjang sesuai kesepakatan Para Pihak.
         c. Debitur boleh meminjam kembali sebagian atau seluruh Pinjaman yang telah dibayarkan
            atau dibayarkan kembali secara dipercepat selama Periode Ketersediaan Dana.
         d. Bunga akan dibayarkan oleh Debitur kepada Kreditur pada Tingkat Suku Bunga yang
            dihitung dan dibayarkan sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Lampiran 1
            Perjanjian ini.

      2. Jangka Waktu Dan Pembayaran

         a. Debitur harus membayar Pinjaman kepada Kreditur berdasarkan kondisi arus kas Debitur,
            sebagaimana tergambarkan dari laporan arus kas Debitur. Kreditur dapat dan berhak untuk
            menentukan Tanggal Pembayaran berdasarkan laporan arus kas Debitur dan/atau
            pertimbangan Kreditur sendiri, Tanggal Pembayaran mana akan diberitahukan secara
            tertulis 5 (lima) Hari Kerja sebelumnya kepada Debitur.
         b. Dengan tetap memperhatikan ketentuan di atas, Kreditur berhak mendapatkan
            pembayaran dengan segera dengan jangka waktu sesuai dengan diskresi atau ketetapan



  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              18
Page 20
                                                                                 DSS&R
                                                                                 P   A   R   T    N    E
                                                                                         A Valuation Firm
                                                                                                            R   S
                                                                                                                     `




         Kreditur atas Pinjaman dan atas bunga yang terutang dari Debitur pada saat terjadinya
         Keadaan Tidak Mampu Membayar.
      c. Debitur berhak untuk melakukan pembayaran dipercepat atas seluruh atau sebagian dari
         Pinjaman pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran bunga Pinjaman dengan
         menyampaikan pemberitahuan tertulis 5 (lima) hari sebelumnya kepada Kreditur atas
         maksudnya tersebut. Untuk setiap pemberitahuan pembayaran dipercepat yang telah
         diberikan tidak dapat ditarik kembali dan Debitur wajib untuk melakukan pembayaran
         dipercepat sesuai dengan pemberitahuan.
      d. Seluruh pembayaran kepada Kreditur berdasarkan Perjanjian ini tidak dapat dilakukan set-
         off, disanggah atau dikurangi namun tetap memperhatikan ketentuan peraturan
         perundang-undangan di bidang perpajakan sehubungan dengan pajak penghasilan
         (withholding tax) atas bunga berdasarkan Perjanjian ini.
      e. Dengan tetap memperhatikan seluruh ketentuan Perjanjian ini, Debitur dapat mengajukan
         permintaan perpanjangan Periode Ketersediaan Dana dan Kreditur akan melakukan
         peninjauan kembali atas permohonan tersebut.
      f. Meskipun Perjanjian telah berakhir sesuai dengan Pasal 3.1, Debitur tetap berkewajiban
         melakukan segala pemenuhan kewajiban dalam Perjanjian ini yang belum terpenuhi.

   3. Penghitungan Dan Bukti Utang

      a. Kreditur harus menyimpan catatan pembukuan yang membuktikan jumlah uang yang
         terutang oleh Debitur berdasarkan Perjanjian ini sesuai dengan cara-cara yang biasa
         dilakukan oleh Kreditur.
      b. Dalam setiap upaya hukum atau proses peradilan yang timbul atau sehubungan dengan
         Perjanjian ini, setiap informasi yang tercantum dalam catatan pembukuan yang disimpan
         sesuai dengan ketentuan Pasal 4.1 dan catatan pembukuan Kreditur akan menjadi bukti
         yang utama yang tidak dapat disanggah kebenarannya atas keberadaan dan jumlah dari
         kewajiban Debitur.

   4. Pajak

      Seluruh Pajak yang dapat dibayarkan sehubungan dengan pembayaran yang dilakukan oleh
      Debitur berdasarkan Perjanjian ini harus ditanggung oleh Kreditur. Jika Debitur secara hukum
      diwajibkan untuk melalukan setiap pemotongan atau pemungutan Pajak terhadap setiap
      jumlah yang akan dibayarkan oleh Debitur berdasarkan Perjanjian ini, Debitur harus secara
      patut dan tepat waktu melakukan pemotongan atau pemungutan tersebut, membayarkan
      jumlah terkait kepada otoritas pajak terkait, dan menyediakan bukti pembayaran tersebut
      kepada Kreditur. Jumlah keseluruhan yang akan dibayarkan oleh Debitur kepada Kreditur
      harus dikurangi sebesar pemotongan atau pemungutan tersebut.

   5. Ketidak Berlakuan Sebagian

      Apabila pada setiap waktu suatu ketentuan dari Perjanjian ini menjadi tidak sah, tidak berlaku
      atau tidak dapat dilaksanakan dalam hal apapun sesuai dengan hukum yang berlaku ataupun
      kebijakan dari pemerintah atau otoritas tertentu, maka ketentuan tersebut sepanjang
      diharuskan oleh hukum, dipisahkan dari Perjanjian ini dan menjadi tidak berlaku sepanjang
      dimungkinkan dan ketentuan lainnya dari Perjanjian ini tidak akan terpengaruh dan tetap
      berlaku.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                               19
Page 21
                                                                              DSS&R
                                                                               P   A   R   T    N    E
                                                                                       A Valuation Firm
                                                                                                          R   S
                                                                                                                   `




   6. Pemberitahuan

      Setiap pemberitahuan berdasarkan Perjanjian ini wajib dibuat secara tertulis (termasuk
      perintah atau permohonan). Setiap pemberitahuan yang diberikan oleh salah satu pihak akan
      dianggap telah diberikan secara benar apabila dikirimkan melalui pos tercatat ke alamat
      kantor yang tercatat atau apabila dikirimkan melalui faksimili ke nomor yang tertera pada
      Lampiran 1 (sebagaimana diubah dengan pemberitahuan tertulis dari waktu ke waktu).

   7. Pengalihan

      Kreditur dapat mengalihkan sebagian atau seluruh hak-haknya berdasarkan Perjanjian dengan
      ketentuan bahwa penerima pengalihan tersebut wajib tunduk pada seluruh syarat dan
      ketentuan dalam Perjanjian ini.

   8. Pelaksanaan Hak

      Setiap pihak dapat melaksanakan haknya atau kewenangannya secara terpisah atau
      bersamaan dengan hak dan kewenangan lainnya. Pelaksanaan seluruh atau sebagian hak atau
      kewenangan oleh suatu pihak tidak akan menghalangi pelaksanaan lebih lanjut dari hak atau
      kewenangan lainnya. Kegagalan atau keterlambatan suatu pihak untuk melaksanakan atau
      menunda melaksanakan hak atau kewenenangannya tidak menghalangi pihak lainnya untuk
      melaksanakan hak atau kewenangan lainnya.

   9. Hukum Dan Yurisdiksi

      Perjanjian ini diatur dan ditafsirkan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan Para
      Pihak sepakat dan setuju untuk tunduk pada yuridiksi hukum negara Republik Indonesia.

      Tidak ada perubahan atas Perjanjian ini (atau dokumen apapun yang merujuk pada Perjanjian
      ini) akan berlaku kecuali dituangkan secara tertulis (yang mana, untuk tujuan ini, tidak
      termasuk pada surat elektronik) dan ditandatangani oleh atau atas nama masing-masing dari
      Para Pihak.

   10.Penyelesaian Perselisihan

      a. Para Pihak sepakat apabila terjadi perselisihan sehubungan dengan adanya Perjanjian
         Pinjaman ini, Para Pihak akan menyelesaikan secara musyawarah selama jangka waktu 30
         (tiga puluh) hari kalender.

      b. Apabila musyawarah tidak mencapai kata mufakat, Para Pihak sepakat untuk memilih
         Pengadilan Negeri Jakarta Timur.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                             20
Page 22
                                                                                DSS&R
                                                                                 P   A   R   T    N    E
                                                                                         A Valuation Firm
                                                                                                            R   S
                                                                                                                     `




                                                 BAB III

                       ANALISIS TENTANG KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI


3.1   Pendekatan dan Metode Analisis yang Digunakan

      Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, Kami telah melakukan
      analisis melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi yang mencakup hal–hal
      sebagai berikut:

      a. Analisis atas Rencana Transaksi.
      b. Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi.
      c. Analisis kewajaran Rencana Transaksi.

3.2   Analisis atas Rencana Transaksi

      a. Pihak-pihak yang melakukan transaksi dan hubungan keterkaitan antar pihak.

         Pihak-pihak yang melakukan transaksi

         Sebagaimana disampaikan pada bab sebelumnya, bahwa pihak-pihak yang melakukan
         transaksi dalam rencana transaksi pemberian fasilitas pinjaman ini adalah Perseroan selaku
         pihak pemberi pinjaman dan ACSET selaku pihak penerima pinjaman.

         Hubungan keterkaitan antara pihak-pihak yang melakukan transaksi

         Hubungan dari segi kepemilikan saham




                         Grafik 1. Hubungan kepemilikan saham Perseroan dan ACSET

         Berdasarkan diagram komposisi pemegang saham Perseroan dan ACSET di atas dapat
         diketahui bahwa Perseroan merupakan induk dari PT Karya Supra Perkasa dan ACSET.
         Perseroan memiliki 100% saham pada PT Karya Supra Perkasa dan secara tidak langsung
         memiliki 82,17% saham ACSET, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan afiliasi
         antara Perseroan dan ACSET dari segi kepemilikan saham, dimana Perseroan memiliki saham
         ACSET secara tidak langsung melalui PT Karya Supra Perkasa.

  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                             21
Page 23
                                                                                  DSS&R
                                                                                  P   A   R   T    N    E
                                                                                          A Valuation Firm
                                                                                                             R   S
                                                                                                                      `




     Hubungan dari segi kepengurusan

     Berdasarkan data susunan pengurus Perseroan sebagaimana tercantum dalam Bab II bagian
     2.4 huruf (a) mengenai Susunan Pengurus Perseroan, dan data susunan pengurus ACSET
     sebagaimana tercantum dalam Bab II bagian 2.4 huruf (b) mengenai Susunan Pengurus ACSET,
     maka berikut kami sajikan tabel kesamaan hubungan kepengurusan antara Perseroan dengan
     ACSET:

     Tabel 4. Hubungan kepengurusan antara Perseroan dan ACSET
                                                                        Jabatan
        No.               Nama Pengurus
                                                         Perseroan                        ACSET
         1.   Franciscus Xaverius Laksana Kesuma    Presiden Direktur       Presiden Komisaris
         2.   Idot Supriadi                         Direktur                Presiden Direktur
         3.   Iwan Hadiantoro                       Direktur                Komisaris

     Berdasarkan tabel hubungan kepengurusan antara Perseroan dan ACSET sebagaimana
     tersebut di atas dapat diketahui bahwa terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan
     ACSET dari segi kepengurusan, dikarenakan terdapat kesamaan anggota Dewan Komisaris dan
     Direksi pada Perseroan dan ACSET.

   b. Skema Rencana Transaksi pinjaman modal kerja oleh Perseroan

     Perseroan akan memberikan fasilitas pinjaman sebesar Rp325 miliar kepada ACSET dengan
     tingkat suku bunga sebesar JIBOR + 1,5% atau sebesar 7,70% per tahun dan selanjutnya dana
     tersebut secara khusus akan digunakan sebagai modal kerja guna mendukung kegiatan
     operasional ACSET.




                                  Grafik 2. Skema Rencana Transaksi




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                22
Page 24
                                                                                  DSS&R
                                                                                  P   A   R   T    N    E
                                                                                          A Valuation Firm
                                                                                                             R   S
                                                                                                                      `




      c. Analisis manfaat Rencana Transaksi bagi Perseroan

         Pemberian pinjaman kepada ACSET akan memberikan manfaat dan keuntungan bagi
         Perseroan dikarenakan rencana Pemberian pinjaman kepada ACSET dengan tingkat bunga
         sebesar 7,70% lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tingkat suku bunga deposito Bank
         Persero dengan tenor 1 bulan yang sebesar 3,64%. Selain itu dengan adanya dukungan
         pembiayaan modal kerja dari Perseroan dengan bunga kompetitif, ACSET selaku anak usaha
         Perseroan akan mampu menangkap peluang bisnis pada sektor kontruksi yang diproyeksikan
         masih akan melanjutkan momentum pertumbuhan dengan beban keuangan yang bersaing.
         Hal tersebut akan meningkatkan pertumbuhan kinerja keuangan ACSET yang pada akhirnya
         akan memberikan kontribusi yang positif bagi Perseroan.

      d. Analisis risiko Rencana Transaksi bagi Perseroan

         Berikut adalah beberapa risiko yang mungkin muncul sehubungan dengan Rencana Transaksi
         Perseroan :

          Risiko kondisi perekonomian nasional

            Perkembangan permintaan akan jasa kontruksi sedikit banyak dipengaruhi oleh kondisi
            perekonomian nasional. Kondisi perekonomian nasional yang stabil dan cenderung menuju
            ke arah perbaikan akan berdampak pada aspek kondusif pada dunia usaha. Kemajuan suatu
            perusahaan akibat dari semakin membaiknya kondisi perekonomian nasional akan semakin
            meningkatkan permintaan di sektor industri kontruksi sejalan dengan kebutuhan akan
            pembangunan proyek – proyek infrastruktur. Sebaliknya, kondisi perekonomian yang tidak
            stabil cenderung ke arah merosotnya kondisi perekonomian nasional akan berdampak
            pada kemunduran dalam dunia usaha.

          Risiko tidak tercapainya target pendapatan serta keuangan ACSET

            Risiko ini berkaitan dengan supply demand terhadap jasa konstruksi yang ditawarkan oleh
            ACSET. Persaingan pada sektor industri kontruksi yang kompetitif dan harga material
            konstruksi yang masih belum stabil dan fluktuatif dimana hal ini akan berdampak pada
            kemampuan ACSET untuk membayar kembali pinjaman kepada Perseroan.

          Risiko kegagalan pembayaran

            Risiko ini berkaitan dengan adanya kemungkinan kegagalan pembayaran dari pemilik
            proyek atas pemberian jasa konstruksi oleh ACSET yang diakibatkan oleh ketidakmampuan
            pemilik proyek membayar jasa konstruksi ataupun wanprestasi yang dilakukan oleh ACSET
            sendiri.

3.3   Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

      Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi dilakukan dengan melihat kondisi perekonomian dan
      tinjauan terhadap kinerja industri bidang usaha yang dijalankan Perseroan serta melihat potensi
      atau prospek usaha Perseroan kedepannya.




  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              23
Page 25
                                                                              DSS&R
                                                                              P   A   R   T    N    E
                                                                                      A Valuation Firm
                                                                                                         R   S
                                                                                                                  `




   a. Tinjauan Ekonomi Makro Indonesia

     Pertumbuhan Ekonomi Global

     Pertumbuhan ekonomi global semakin melambat dari prakiraan sebelumnya. Hal ini
     disebabkan oleh fragmentasi politik dan ekonomi yang belum usai serta pengetatan kebijakan
     moneter yang agresif di negara maju. Koreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi yang cukup
     besar dan disertai dengan meningkatnya risiko potensi resesi terjadi di Amerika Serikat (AS)
     dan Eropa. Penghapusan Kebijakan Nol-Covid (Zero Covid Policy) di Cina diprakirakan akan
     menahan perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Secara keseluruhan, Bank Indonesia
     menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2023 menjadi 2,3% dari prakiraan
     sebelumnya sebesar 2,6%. Tekanan inflasi global terindikasi mulai berkurang sejalan dengan
     melambatnya pertumbuhan ekonomi global, meskipun tetap di level tinggi seiring dengan
     masih tingginya harga energi dan pangan, berlanjutnya gangguan rantai pasokan, dan masih
     ketatnya pasar tenaga kerja terutama di AS dan Eropa. Sejalan dengan tekanan inflasi yang
     melandai, pengetatan kebijakan moneter di negara maju mendekati titik puncaknya dengan
     suku bunga diprakirakan masih akan tetap tinggi di sepanjang 2023.

     Tabel 5. Pertumbuhan PDB Dunia




     Ketidakpastian pasar keuangan global juga mulai mereda sehingga berdampak pada
     meningkatnya aliran modal global ke negara berkembang. Tekanan pelemahan nilai tukar
     negara berkembang juga berkurang.

     Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

     Perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berlanjut didorong oleh permintaan domestik
     yang semakin kuat. Pertumbuhan ekonomi 2022 diprakirakan bias ke atas dalam kisaran 4,5-
     5,3% didorong oleh kuatnya kinerja ekspor serta membaiknya konsumsi rumah tangga dan
     investasi non-bangunan. Pada 2023, pertumbuhan ekonomi diprakirakan berlanjut, meskipun
     sedikit melambat ke titik tengah kisaran 4,5-5,3%, sejalan dengan menurunnya prospek
     pertumbuhan ekonomi global. Konsumsi rumah tangga diprakirakan akan tumbuh lebih tinggi
     sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca penghapusan kebijakan
     Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Investasi juga diprakirakan akan
     membaik didorong oleh membaiknya prospek bisnis, meningkatnya aliran masuk Penanaman


LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                            24
Page 26
                                                                                DSS&R
                                                                                 P   A   R   T    N    E
                                                                                         A Valuation Firm
                                                                                                            R   S
                                                                                                                     `




     Modal Asing (PMA), serta berlanjutnya penyelesaian Program Strategis Nasional (PSN). Ekspor
     diprakirakan tumbuh lebih rendah akibat melambatnya ekonomi global, meskipun akan
     termoderasi dengan permintaan dari Cina.

     Tabel 6. Pertumbuhan PDB Sisi Pengeluaran




     Neraca Pembayaran Indonesia

     Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diprakirakan mencatat surplus dan mendukung
     ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. Pada tahun 2022, surplus transaksi berjalan
     diprakirakan dalam kisaran 0,4%-1,2% dari PDB dan melebihi defisit transaksi modal dan
     finansial akibat ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir
     Desember 2022 tetap tinggi, yakni 137,2 miliar dolar AS, setara pembiayaan 6,0 bulan impor
     atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas
     standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor (Grafik 3). Pada tahun 2023, NPI
     diprakirakan tetap baik dengan transaksi berjalan yang terjaga dalam kisaran surplus 0,4%
     sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Sementara itu, neraca transaksi modal dan finansial
     diprakirakan mencatat surplus didukung oleh aliran masuk modal asing dalam bentuk
     Penanaman Modal Asing (PMA) dan investasi portofolio (Grafik 4), sejalan dengan persepsi
     positif investor terhadap prospek ekonomi nasional. Hal ini terindikasi dari aliran modal asing
     yang masuk kembali ke pasar keuangan domestik memasuki awal tahun 2023. Hingga 17
     Januari 2023, investasi portofolio mencatat net inflows sebesar 4,6 miliar dolar AS.

             Grafik 3. Cadangan Devisa                      Grafik 4. Aliran Modal Asing




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                               25
Page 27
                                                                                DSS&R
                                                                                 P   A   R   T    N    E
                                                                                         A Valuation Firm
                                                                                                            R   S
                                                                                                                     `




     Inflasi

     Inflasi menurun lebih cepat dari yang diprakirakan. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada
     akhir 2022 tercatat sebesar 5,51% (yoy) (Grafik 5), jauh lebih rendah dari prakiraan sesuai
     dengan Consensus Forecast 6,5% (yoy) pasca penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
     bersubsidi pada September 2022. Demikian pula inflasi inti tercatat rendah pada akhir 2022
     yaitu sebesar 3,36% (yoy) jauh lebih rendah dari prakiraan Bank Indonesia sebesar 4,61%
     (yoy). Penurunan inflasi IHK dan inti tersebut sebagai hasil koordinasi yang sangat erat antara
     Pemerintah dan Bank Indonesia melalui respons kebijakan moneter Bank Indonesia yang front
     loaded, pre-emptive, dan forward looking, didukung dengan pengendalian inflasi bahan
     pangan bergejolak (volatile food) melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan
     (GNPIP).

               Grafik 5. Inflasi IHK dan Komponen             Grafik 6. Ekspektasi Inflasi




     Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi inti tetap berada dalam kisaran 3,0±1% pada
     semester I 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) kembali ke dalam sasaran 3,0±1%
     pada semester II 2023. Bank Indonesia akan terus memperkuat respons kebijakan moneter,
     serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah guna memastikan penurunan dan terkendalinya
     inflasi tersebut.

     Nilai Tukar Rupiah

     Nilai tukar Rupiah menguat sehingga mendukung stabilitas perekonomian. Rupiah pada awal
     2023 mengalami apresiasi, dimana sampai 18 Januari 2023 menguat 3,18% secara point to
     point dan 1,20% secara rerata dibandingkan dengan level Desember 2022. Penguatan Rupiah
     tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan apresiasi mata uang sejumlah negara
     berkembang lainnya, seperti Filipina (2,08% ytd), Malaysia (2,04% ytd), dan India (1,83% ytd)
     (Grafik 7). Penguatan tersebut didorong oleh aliran masuk modal asing ke pasar keuangan
     domestik sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi domestik yang
     tetap baik dengan stabilitas yang terjaga, imbal hasil aset keuangan domestik yang tetap
     menarik, dan ketidakpastian pasar keuangan global yang sedikit mereda (Grafik 8). Ke depan,
     Bank Indonesia memprakirakan Rupiah terus menguat sejalan prospek ekonomi yang semakin
     baik dan karenanya akan mendorong penurunan inflasi lebih lanjut. Kebijakan stabilisasi nilai
     tukar Rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) diperkuat dengan
     operasi moneter valas, termasuk implementasi instrumen berupa term deposit (TD) valas dari
     Devisa Hasil Ekspor (DHE) sesuai mekanisme pasar.


LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                               26
Page 28
                                                                               DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                    `




          Grafik 7. Rupiah Vs Negara Kawasan       Grafik 8. Aliran Modal ke negara berkembang




     Suku Bunga

     Suku bunga perbankan mengalami kenaikan, namun masih kondusif untuk mendukung
     pemulihan ekonomi. Di pasar uang, suku bunga IndONIA pada 18 Januari 2023 naik 222 bps
     dibandingkan dengan level akhir sebelum kenaikan BI7DRR di bulan Juli 2022 menjadi sebesar
     5,02%, sejalan dengan kenaikan BI7DRR dan penguatan strategi operasi moneter Bank
     Indonesia. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek meningkat 55 bps, sedangkan imbal hasil SBN
     tenor jangka panjang tetap terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan pada Desember 2022
     tercatat 3,97% atau meningkat 108 bps dibandingkan dengan level Juli 2022, sementara suku
     bunga kredit Desember 2022 tercatat 9,15% atau meningkat 21 bps dibandingkan dengan level
     Juli 2022. Kenaikan suku bunga perbankan yang terbatas tersebut dipengaruhi oleh masih
     longgarnya likuiditas perbankan, termasuk karena dukungan kebijakan Bank Indonesia yang
     memberikan insentif Makroprudensial berupa pengurangan GWM bagi bank yang
     menyalurkan kredit kepada sektor prioritas dan inklusif (Grafik 10). Bank Indonesia akan terus
     mendorong perbankan untuk membentuk suku bunga kredit yang efisien, akomodatif, dan
     kompetitif yang dapat mendukung pemulihan ekonomi.

       Grafik 9. Suku Bunga Kebijakan BI dan indoNIA       Grafik 10. Suku bunga perbankan




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              27
Page 29
                                                                                DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                    `




   b. Tinjauan Industri

      Industri Batubara

      Harga batubara terus meningkat sepanjang tahun 2022. Sejak awal tahun, harga batubara
      berfluktuasi namun trennya terus menguat melanjutkan tren positif sejak tahun 2021. Pada
      Januari 2022, harga batubara Newcastle berada di level US$223 per ton dan pada Desember
      2022 berada di level US$402 per ton. Artinya, terjadi kenaikan sebesar 81% sejak Januari 2022
      dan 367% jika dibandingkan dengan harga pada Januari 2021 sebesar US$86 per ton. Kenaikan
      harga paling tajam terjadi beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.
      Saat itu harga batubara yang masih di level US$239 per ton, lalu melonjak ke US$440 per ton
      pada 2 Maret 2022. Harga sempat terkoreksi kembali sebesar US$253 per ton pada 29 Maret
      2022. Setelah itu, harga batubara kembali naik hingga mencapai level tertinggi US$458 per ton
      pada 5 September 2022.

      Sebagai produsen batubara terbesar ketiga Dunia setelah Cina dan India serta eksportir nomor
      satu dunia, Indonesia mendapat windfall profit dari kenaikan harga batu bara dunia.
      Berdasarkan laporan Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), peningkatan
      permintaan terjadi dari pasar tradisional dan non-tradisional di tengah tensi geopolitik yang
      masih tinggi hingga akhir tahun 2022. Pembeli tradisional dengan porsi konsumsi besar seperti
      India dan Cina membeli batu bara dengan persentase yang lebih tinggi dari sebelumnya.

      Mengacu pada data Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian Energi dan Sumber
      Daya Mineral (ESDM), realisasi produksi batu bara Indonesia tahun 2022 sebesar 685 juta ton
      atau 103% dari target sebesar 663 juta ton dan naik 12% dari realisasi produksi tahun 2021.
      Sedangkan realisasi penjualan ekspor sebesar 313 juta ton atau 63% dari target sebesar 497
      juta ton. Adapun realisasi DMO (Domestic Market Obligation) sebesar 129 juta ton dari total
      kebutuhan domestik sebesar 231 juta ton.

      Industri Konstruksi

      Setelah melalui masa pandemi selama dua tahun, pelaku usaha konstruksi berharap tahun
      2022 menjadi momentum meningkatnya peluang bagi pasar konstruksi. Nilai konstruksi untuk
      proyek gedung diprediksi akan mencapai Rp157 triliun pada 2022, didorong oleh pertumbuhan
      sector perumahan dan industri. Sektor lainnya seperti hotel, retail, dan perkantoran, sudah
      mulai menunjukkan pertumbuhan positif sejak paruh kedua tahun 2021. Hal ini
      menumbuhkan optimisme pasar konstruksi.

      Infrastruktur masih menjadi tulang punggung dan salah satu pendorong utama pasar
      konstruksi. Nilai konstruksi infrastruktur pada tahun 2022 diperkirakan mencapai Rp107
      triliun. Pemerintah semakin mengandalkan sektor swasta untuk mengambil bagian dalam
      pengembangan, pembiayaan, dan pengelolaan proyek infrastruktur besar.

      Sampai akhir tahun 2022 nilai konstruksi nasional mencapai Rp315 triliun. Nilai tersebut
      melampaui nilai konstruksi tahun 2019 atau sebelum pandemi sebesar Rp279 triliun. Namun
      secara keseluruhan, perkembangan pasar industri konstruksi belum begitu baik. Industri
      konstruksi harus menghadapi berbagai tantangan berat sebagai dampak pertumbuhan
      ekonomi global yang rendah. Kenaikan harga bahan baku dan BBM, inflasi yang tinggi,
      kenaikan suku bunga, serta melambatnya pertumbuhan ekonomi yang menahan pendapatan



LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              28
Page 30
                                                                                   DSS&R
                                                                                    P   A   R   T    N    E
                                                                                            A Valuation Firm
                                                                                                               R   S
                                                                                                                        `




     riil dan daya beli, membuat aktivitas konstruksi melambat. Hal ini mendorong sejumlah proyek
     konstruksi termasuk pengembang properti untuk menjadwal ulang proyek mereka.

     Menurut laporan BPS, lapangan usaha konstruksi terkontraksi pada triwulan I 2022 sebesar -
     1,24% dan tertekan lebih dalam lagi pada triwulan II 2022 sebesar -6,05%. Kontraksi itu
     terutama disebabkan realisasi pengadaan semen yang mengalami penurunan. Bidang usaha
     konstruksi baru mencatat pertumbuhan positif pada triwulan III 2022 sebesar 4,72% karena
     adanya peningkatan kegiatan infrastruktur yang didukung oleh kenaikan impor bahan baku
     konstruksi seperti semen dan kaca. Selain itu, realisasi fisik aktivitas konstruksi juga lebih baik
     dibandingkan triwulan sebelumnya sejalan dengan peningkatan indeks nilai konstruksi.

     Industri Emas

     Tahun 2022 menjadi momentum yang baik bagi komoditas emas. Diawali dengan harga
     US$1.816 per troy ons pada Januari 2022, harga emas terus menunjukkan tren menguat.
     Puncaknya terjadi pada Maret 2022 di mana harga emas menyentuh US$1.948 per troy ons
     setelah invasi Rusia ke Ukraina. Konflik Rusia-Ukraina membuat harga komoditas melonjak dan
     mendorong investor beralih ke investasi emas untuk mengamankan aset investasi mereka.

     Menutup tahun 2022, harga emas semakin tinggi sebagai imbas dari pelemahan imbal hasil
     surat utang pemerintah AS bertenor 10 tahun setelah mencapai level puncak selama enam
     minggu. Harapan pasar bahwa The Fed akan memperlambat kenaikan suku bunga acuan dan
     pelonggaran kebijakan Zero-COVID Cina serta kekhawatiran akan resesi global kembali
     memberikan sentimen positif yang mendukung pemulihan harga emas mendekati US$1.800
     per troy ons pada akhir tahun 2022. Permintaan fisik untuk emas mengalami peningkatan
     tetapi secara historis tetap lemah. Permintaan perhiasan dari Cina sedikit meningkat dalam
     beberapa bulan terakhir menyusul pelonggaran pembatasan terkait pandemi, sementara
     impor di India meningkat menjelang kenaikan bea masuk dari 7,5% menjadi 12,5%. Sejumlah
     bank sentral juga terus meningkatkan cadangan emas.

     Industri Energi

     Indonesia telah berperan aktif dalam upaya mitigasi emisi global untuk mengantisipasi
     perubahan iklim dengan mencanangkan target mencapai net zero emission pada tahun 2060
     atau lebih cepat. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah menetapkan ekonomi
     hijau sebagai strategi utama transformasi ekonomi jangka menengah dan panjang. Komitmen
     Indonesia tersebut ditunjukkan dengan memberikan perhatian penuh pada pengembangan
     energi baru terbarukan.

     Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 yang dikeluarkan oleh
     Kementerian ESDM, hingga 2030 pemerintah memproyeksikan penambahan kapasitas
     pembangkit listrik sebesar 40.600 megawatt (MW). Dari total penambahan tersebut, sebesar
     20.900 MW atau 51,6% merupakan pembangkit listrik energi baru terbarukan. Sisanya sebesar
     19.700 MW atau 48,4% merupakan pembangkit listrik batu bara, gas dan bahan bakar minyak
     (BBM). RUPTL 2021-2030 adalah salah satu bukti konkret atas komitmen pemerintah dalam
     transisi menuju energi hijau dimana porsi pengembangan energi baru terbarukan lebih besar
     dari energi fosil.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                  29
Page 31
                                                                               DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                    `




     Pemerintah menargetkan pada 2060 seluruh pembangkit listrik di Indonesia sudah berasal dari
     energi baru terbarukan. Secara bertahap, Kementerian ESDM akan mendorong penggunaan
     PLTS Atap, menghentikan pembangkit listrik berbasis batu bara, dan mengkonversi
     penggunaan bahan bakar diesel ke gas. Pembangunan pembangkit listrik energi baru
     terbarukan terus berjalan dengan target kapasitas 20,92 GW. Sebagian besar atau 74% masih
     dalam perencanaan, 15,7% dalam tahap konstruksi, dan 1,8% sudah beroperasi.
     Pembangunan pembangkit listrik energi baru terbarukan tersebar di wilayah Sumatera,
     Kalimantan, Sulawesi, Maluku Papua dan Nusa Tenggara, serta Jawa Madura Bali.

     Namun sejumlah pengamat menilai, laju pertumbuhan kapasitas energi baru terbarukan
     masih berjalan lambat. Pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia belum on track
     dengan target 23% bauran energi baru terbarukan di tahun 2025 yang tertuang dalam
     Kebijakan Energi Nasional/Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014. Untuk mencapai
     target, kapasitas pembangkit energi baru terbarukan minimal harus mencapai 24.000 MW
     atau sekitar 2-3 GW penambahan kapasitas setiap tahunnya.

     Mengutip laporan Indonesia Energy Transition Outlook (IETO) 2023 yang dirilis Institute for
     Essential Services Reform (IESR), dari pengukuran kesiapan bertransisi (transition readiness
     framework) memperlihatkan bahwa kesiapan Indonesia untuk transisi energi masih rendah.
     Porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi primer Indonesia pada tahun 2022 justru
     menurun dari 11,5% pada 2021 menjadi 10,4%. Hal ini terjadi karena porsi batubara meningkat
     menjadi 43%. Target 23% energi baru terbarukan pada 2025 akan sulit diraih jika pemerintah
     tak memperkuat komitmen politik terhadap pengembangan energi baru terbarukan.

   c. Prospek Usaha Perseroan dan ACSET

     Bank Dunia dalam laporan World Bank Global Economic Prospects pada Januari 2023
     memproyeksikan pertumbuhan global akan melambat menjadi 1,7% pada tahun 2023. Laju
     pertumbuhan ini akan menjadi yang terlemah dalam hampir tiga dekade, setelah ancaman
     resesi global yang disebabkan oleh pandemi pada tahun 2020 dan krisis keuangan global pada
     tahun 2009. Prakiraan ini sebagian besar mencerminkan kekhawatiran atas kebijakan
     pengetatan moneter yang lebih agresif, memburuknya kondisi pasar keuangan global, dan
     menurunnya kepercayaan investor.

     Di sisi lain, ekonomi Cina akan segera membaik pada tahun 2023 sebagai dampak dari
     penghapusan kebijakan Zero-COVID dan upaya Pemerintah Cina untuk menyelamatkan sektor
     properti yang nyaris runtuh. Pemulihan Cina akan mendorong ekonomi kawasan Asia dan
     negara pengekspor komoditas menjadi lebih stabil mengingat Cina adalah pengimpor
     komoditas yang dominan.

     Ketegangan geopolitik akan terus menjadi risiko terbesar bagi ekonomi global. Di saat perang
     Rusia- Ukraina belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, friksi AS dan Cina atas Taiwan,
     dan meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea, kemungkinan akan membuat investor
     tetap menahan diri. Solusi untuk mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina tetap sulit ditemukan. Hal
     ini berarti tidak ada solusi bagi efek lanjutan dari konflik ini pada pasokan global komoditas
     energi dan bahan pangan.

     Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan tahunannya pada Desember 2022
     memperkirakan konsumsi batubara global akan tetap pada tingkat yang sama dalam beberapa
     tahun ke depan jika tidak ada upaya masyarakat dunia yang lebih kuat untuk beralih ke


LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              30
Page 32
                                                                                DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                    `




     ekonomi rendah karbon. Harga gas yang tinggi dan gangguan pasokan energi Dunia pada tahun
     2022 menjadi penyebab sejumlah negara beralih ke batubara yang relatif lebih murah.
     Menurut IEA, pembangkit listrik berbahan bakar batubara global akan mencapai rekor baru
     sekitar 10,3 terawatt-jam (TWH) di tahun 2023. Akibatnya, penggunaan batubara global akan
     meningkat sebesar 1,2%, atau mencapai lebih dari 8 miliar ton dalam satu tahun untuk
     pertama kalinya. Peningkatan permintaan batu bara terbesar diperkirakan terjadi di India
     sebesar 7%, diikuti oleh Uni Eropa sebesar 6% dan Cina sebesar 0,4%. Permintaan batu bara
     Eropa meningkat karena lebih banyak peralihan dari gas ke batu bara karena harga gas yang
     tinggi dan pasokan gas Rusia masih terbatas.

     Prospek harga emas diperkirakan kembali cerah pada tahun 2023 setelah harga terus naik
     dengan konsisten dari titik terendah US$1.664 per troy ons pada Oktober 2022. Harga emas
     diprediksi akan terus meningkat, tetapi pergerakannya akan berfluktuasi dipengaruhi oleh
     berbagai sentimen seperti tekanan inflasi, kebijakan suku bunga acuan, hingga respons pasar
     keuangan terhadap ancaman resesi global. Seiring dengan berkembangnya kondisi global,
     diperkirakan investor akan mengalihkan asetnya ke emas sebagai instrumen paling diminati.
     Bank sentral di banyak negara pun mulai meningkatkan jumlah cadangan emas. Permintaan
     pasar akan emas didorong oleh tingginya inflasi global yang diiringi oleh berkurangnya
     kesempatan kerja. Stagflasi akan memacu investor membeli emas dalam jumlah besar. Selain
     itu, kebijakan yang dilakukan beberapa negara termasuk Indonesia untuk menerbitkan bank
     emas atau bullion bank juga turut memacu terjadinya booming emas.

     Industri Konstruksi nasional masih menghadapi tantangan berat sebagai dampak dari
     perlambatan ekonomi global. Tingkat inflasi yang tinggi, kenaikan suku bunga, hingga kenaikan
     bahan baku diperkirakan akan menahan aktivitas konstruksi. Meskipun demikian,
     pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik pada tahun 2022 menumbuhkan harapan bahwa
     pasar konstruksi nasional pada tahun 2023 akan mengalami pertumbuhan meskipun tidak
     terlalu besar. Konstruksi nasional yang mencakup sektor bangunan dan sipil diperkirakan
     mencapai nilai Rp333,0 triliun pada tahun 2023, meningkat 5,8% dari tahun 2022 sebesar
     Rp314,8 triliun dengan komposisi 52,7% sector bangunan dan 47,3% sektor sipil. Sektor
     bangunan diperkirakan mencapai nilai Rp175,5 triliun dengan proyek residensial dan industrial
     sebagai kontributor terbesar terhadap total nilai konstruksi bangunan masing-masing sebesar
     31,28% dan 25,02%. Sedangkan proyek komersial (ritel dan perkantoran) diyakini akan
     tumbuh di tahun 2023.

     Proyek residensial seperti rumah tapak akan tumbuh dominan diikuti oleh apartemen yang
     pembangunannya sebagian besar merupakan kolaborasi pelaku konstruksi nasional dengan
     pengembang properti asing. Sementara proyek industrial diharapkan akan tumbuh didukung
     dengan kebijakan pemerintah menaikkan target investasi dari Rp1.200 triliun pada 2022
     menjadi Rp1.400 triliun. Pemerintah juga mendorong pengembangan kawasan industri baru
     di wilayah-wilayah yang sudah terkoneksi oleh jalan-jalan tol baru, sehingga menarik investor
     asing sehingga menciptakan wilayah pertumbuhan baru. Hal ini membuat para pengembang
     berlomba membangun kawasan industri.

     Sektor sipil diperkirakan mencapai nilai Rp157,5 triliun pada tahun 2023. Proyek-proyek
     infrastruktur dan transportasi akan menjadi penopang terbesar dengan nilai Rp136,26 triliun.
     Proyek tersebut termasuk infrastruktur utama seperti jalan, jembatan, bendungan,
     pelabuhan, pekerjaan sipil, dan pembangkit listrik. Sedangkan untuk sektor sipil lainnya yakni
     proyek utilitas, diprediksi akan meraih nilai konstruksi sebesar Rp21,19 triliun.



LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              31
Page 33
                                                                                DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                    `




     Ada sejumlah sentimen positif yang dapat mempengaruhi prospek pertumbuhan energi baru
     terbarukan di tahun 2023. Komitmen pemerintah untuk meningkatkan energi baru terbarukan
     semakin kuat untuk mengejar target 23% di tahun 2025. Hal ini antara lain terlihat dari adanya
     persetujuan Just Energy Transition Partnership (JETP) yang disepakati di perhelatan G20 Bali
     2022 yang menargetkan puncak emisi sebesar 290 juta ton CO2e dan target bauran energi
     baru terbarukan 34% di 2030. Pencapaian target 23% juga akan dikejar melalui optimalisasi
     pengoperasian pembangkit energi baru terbarukan yang sudah terjadwal di RUPTL PLN dan di
     luar PLN, serta pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN).

     Permintaan pembangkit energi baru terbarukan dari industri juga semakin meningkat.
     Sejumlah industri padat energi seperti semen, pemurnian dan pengolahan mineral, dan
     pertambangan, serta data center sudah siap meningkatkan penggunaan energi baru
     terbarukan. Selain pemanfaatan PLTS Atap, pembangunan PLTS ground mounted, dan PLTS
     Terapung menjadi solusi cepat bagi sejumlah industri. Sejumlah industri nasional telah
     mencanangkan upaya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca melalui pemanfaatan energi
     baru terbarukan dan efisiensi energi. Komitmen ini terlihat pada Indonesia Net Zero Summit
     2022 pada November 2022. Industri yang menggunakan boiler dengan bahan bakar batubara
     atau gas berpeluang mensubstitusinya dengan biomassa atau sumber energi baru terbarukan
     lainnya untuk menghasilkan green heat. Konversi ini akan meningkatkan penggunaan energi
     baru terbarukan non-listrik.

   d. Analisis Dampak Leverage pada Keuangan Perseroan

     Berikut adalah analisis dampak leverage Perseroan terkait pinjaman yang akan diberikan:

     Tabel 7. Rasio Leverage Keuangan Perseroan
                Rasio Leverage              2023        2024       2025        2026                  2027

       Rasio Liabilitas Terhadap Aset        32,5%       29,5%      27,0%       23,9%                 22,8%
       Rasio Liabilitas Terhadap Ekuitas     48,2%       41,8%      36,9%       31,4%                 29,5%
      Sumber : Manajemen

     Mengacu pada tabel rasio diatas dapat dilihat bahwa rasio leverage Perseroan mengalami
     perbaikan di masa yang akan datang, dimana pada akhir masa proyeksi, rasio liabilitas
     terhadap aset maupun rasio liabilitas terhadap ekuitas semakin membaik dengan pencapaian
     rasio di akhir masa proyeksi masing-masing sebesar 22,8% dan 29,5% dibandingkan rasio
     leverage Perseroan per 31 Desember 2022 yang tercatat masing-masing sebesar 36,3% dan
     56,9%.

   e. Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perseroan

     Analisis dampak likuiditas dilakukan untuk melihat likuiditas keuangan Perseroan di masa yang
     akan datang. Likuiditas Perseroan dalam masa proyeksi dapat dilihat dari rasio lancar, rasio
     cepat, dan rasio kas sebagai berikut:




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              32
Page 34
                                                                                                DSS&R
                                                                                                P    A   R   T    N    E
                                                                                                         A Valuation Firm
                                                                                                                            R    S
                                                                                                                                      `




         Tabel 8. Proyeksi Likuiditas Keuangan Perseroan
                       Rasio Likuiditas               2023          2024          2025         2026                   2027

           Rasio lancar                                    1,8             2,0          2,2          2,6                        2,8
           Rasio cepat                                     1,4             1,5          1,7          1,9                        2,2
           Rasio kas                                       0,6             0,7          0,8          1,0                        1,1
         Sumber : Manajemen

         Berdasarkan tabel proyeksi rasio likuiditas tersebut, dapat dilihat bahwa Rencana Transaksi ini
         tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap posisi likuiditas Perseroan, likuiditas
         Perseroan diproyeksikan tetap mengalami peningkatan dimana posisi rasio lancar, rasio cepat,
         dan rasio kas Perseroan sepanjang periode proyeksi secara rata-rata masing-masing adalah
         sebesar 2,3x, 1,7x, dan 0,8x, mengalami perbaikan dibandingkan dengan pencapaian historis
         Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir, dimana rasio lancar, rasio cepat, dan rasio kas
         Perseroan masing-masing tercatat sebesar 1,7x, 1,4 x, dan 0,7x.

3.4   Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

      Analisis kuantitatif atas rencana transaksi merupakan analisis penilaian yang dilakukan terhadap
      kinerja keuangan perusahaan secara historis yang meliputi analisis terhadap kinerja keuangan
      serta analisis rasio keuangan Perseroan, cash management analysis, incremental analysis, serta
      analisis terhadap proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan.

      a. Analisis Kinerja Keuangan Perseroan

         Tabel 9. Kinerja Keuangan Perseroan                                                                     (Rp. Miliar)

              Laporan Posisi Keuangan            2018            2019            2020         2021                    2022

           Aset Lancar                            55.652          50.827         44.196        60.604                 78.930
           Aset Tidak Lancar                      60.629          60.886         55.605        51.957                 61.548
           Total Aset                            116.281         111.713         99.801       112.561              140.478
           Liabilitas Jangka Pendek               48.786          32.586         20.944        30.489                 42.037
           Liabilitas Jangka Panjang              10.445          18.018         15.710        10.249                      8.927
           Total Liabilitas                       59.230          50.603         36.654        40.739                 50.964
           Ekuitas                                57.051          61.110         63.147        71.823                 89.514
         Source : Laporan Keuangan Audit Perseroan 2018 - 2022

         Total Aset

         Jumlah aset Perseroan per 31 Desember 2022 sebesar Rp140,5 triliun, mengalami peningkatan
         sebesar 24,8% dari Rp112,6 triliun pada periode yang sama tahun 2021. Peningkatan jumlah
         aset terutama disebabkan adanya peningkatan pada aset lancar sebesar Rp18,3 triliun dan
         peningkatan aset tidak lancar sebesar Rp9,6 triliun dibandingkan dengan periode yang sama
         pada tahun sebelumnya.




  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                              33
Page 35
                                                                               DSS&R
                                                                                P   A   R   T    N    E
                                                                                        A Valuation Firm
                                                                                                           R   S
                                                                                                                    `




     Aset lancar

     Aset lancar Perseroan tercatat sebesar Rp78,9 triliun hingga akhir tahun 2022, naik 30,2%
     dibandingkan Rp60,6 triliun pada tahun 2021. Peningkatan terbesar terjadi pada akun piutang
     usaha - pihak ketiga sebesar Rp5,5 triliun atau 47,1% dan pada akun persediaan yang
     mengalami peningkatan sebesar Rp5,9 triliun atau sebesar 62,8% dibandingkan dengan posisi
     piutang dan persediaan pada tahun sebelumnya.

     Aset Tidak Lancar

     Aset tidak lancar mengalami peningkatan sebesar 18,5%, dari sebelumnya tercatat sebesar Rp
     51,9 triliun menjadi Rp61,5 triliun pada akhir tahun 2022. Peningkatan aset tidak lancar
     terbesar terjadi pada aset tetap yang mengalami peningkatan hingga Rp3,2 triliun atau 15,7%
     dari tahun sebelumnya serta peningkatan yang terjadi pada investasi pada entitas asosiasi dan
     ventura yang mengalami kenaikan hingga 104,4% atau Rp2,6 triliun dibandingkan dengan
     tahun sebelumnya.

     Total Liabilitas

     Jumlah liabilitas Perseroan pada akhir tahun 2022 tercatat sebesar Rp50,9 triliun naik 25,1%
     dibandingkan Rp40,7 triliun tahun 2021. Secara komposisi, liabilitas Perseroan didominasi oleh
     liabilitas jangka pendek sebesar Rp42,0 triliun atau 82,5% dari jumlah liabilitas, sedangkan
     liabilitas jangka panjang sebesar Rp8,9 triliun atau 17,5% dari jumlah liabilitas.

     Liabilitas Jangka Pendek

     Liabilitas jangka pendek Perseroan tercatat mengalami peningkatan sebesar 37,9% dari Rp
     30,5 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp42,0 triliun pada akhir tahun 2022. Peningkatan
     liabilitas jangka pendek terutama disebabkan oleh peningkatan utang usaha sebesar Rp10,3
     triliun atau 72,0% dari Rp14,3 triliun pada 2021 menjadi Rp 24,6 triliun.

     Liabilitas jangka Panjang

     Berbanding terbalik dengan peningkatan liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang
     Perseroan justru tercatat mengalami penurunan 12,9% dari Rp10,2 triliun pada tahun 2021
     menjadi Rp8,9 triliun di akhir tahun 2022. Penurunan liabilitas jangka panjang terutama
     disebabkan oleh penurunan saldo pinjaman bank jangka panjang sebesar Rp2,5 triliun.

     Ekuitas

     Ekuitas Perseroan pada akhir tahun 2022 tercatat sebesar Rp89,5 triliun, naik 24,6% dari Rp
     71,8 triliun pada tahun 2021. Peningkatan ekuitas disebabkan oleh penambahan saldo laba
     belum dicadangkan sebesar Rp14,6 triliun menjadi Rp 71,1 triliun dari Rp 56,5 triliun pada
     tahun 2021 serta adanya peningkatan akibat selisih kurs dari penjabaran laporan keuangan
     sebesar Rp3,2 triliun.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                              34
Page 36
                                                                                DSS&R
                                                                                 P    A   R   T    N    E
                                                                                          A Valuation Firm
                                                                                                             R   S
                                                                                                                      `




      Tabel 10. Laporan Laba Rugi Perseroan                                                       (Rp. Miliar)

             Laporan Laba/Rugi               2018            2019     2020     2021                    2022

       Pendapatan Bersih                      84.625         84.430   60.347   79.461               123.607
       Beban Pokok Pendapatan                 63.515         63.200   47.357   59.796                  88.849
       Laba Bruto                             21.110         21.231   12.989   19.665                  34.759
       Laba Usaha                             16.770         16.605    8.294   14.876                  29.133
       Laba Bersih                            11.498         11.135    5.632   10.608                  22.994
     Source : Laporan Keuangan Audit Perseroan 2018 - 2022

     Pendapatan Bersih

     Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp123,6 triliun, naik 55,6% dari Rp79,5
     triliun pada tahun 2021. Kenaikan pendapatan bersih disebabkan adanya peningkatan kinerja
     pada sebagian segmen usaha Perseroan. Segmen usaha kontraktor penambangan
     memberikan kontribusi sebesar Rp47,4 triliun, naik 42,7% dari Rp 33,2 triliun pada tahun 2021.
     Segmen usaha mesin konstruksi sebesar Rp36,5 triliun, naik 60,2% dari Rp22,8 triliun, segmen
     usaha pertambangan batubara sebesar Rp31,1 triliun, naik 127,0% dari Rp13,7 triliun, segmen
     usaha pertambangan emas sebesar Rp7,6 triliun, turun 7,9% dari Rp8,3 triliun dan segmen
     usaha industri konstruksi sebesar Rp 949,1 miliar turun 34,9% dari Rp1,5 triliun pada tahun
     sebelumnya. Secara persentase, kontribusi terbesar segmen usaha terhadap pendapatan
     bersih Perseroan adalah bersumber dari segmen usaha kontraktor penambangan dengan nilai
     kontribusi sebesar 38,3% dari pendapatan bersih Perseroan pada tahun 2022.

     Beban Pokok Pendapatan

     Seiring dengan meningkatnya pendapatan bersih Perseroan, hingga akhir tahun 2022 jumlah
     beban pokok pendapatan Perseroan mengalami peningkatan sebesar 48,6% dari Rp59,8 triliun
     menjadi Rp88,8 triliun pada tahun 2022.

     Laba Kotor

     Meningkatnya pendapatan operasional Perseroan sepanjang tahun 2022 yang diikuti dengan
     meningkatnya beban pokok pendapatan, mengakibatkan laba kotor Perseroan juga tercatat
     mengalami peningkatan sebesar 76,8% yoy menjadi Rp34,7 triliun dari tahun 2021 yang
     tercatat sebesar Rp19,6 triliun.

     Laba Usaha

     Laba usaha diperoleh dari selisih laba kotor terhadap beban usaha. Pada tahun 2022,
     Perseroan mencatatkan laba usaha sebesar Rp29,1 triliun, naik sebesar 95,8% dibanding tahun
     2021 yang tercatat sebesar Rp14,9 triliun.

     Laba Bersih

     Laba bersih tahun berjalan pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp22,9 triliun, naik 116,8% dari
     Rp10,6 triliun pada tahun 2021. Laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik
     entitas induk sebesar Rp21,0 triliun, naik 104,3% dari Rp10,3 triliun pada tahun 2021.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                35
Page 37
                                                                                   DSS&R
                                                                                   P    A   R   T    N    E
                                                                                            A Valuation Firm
                                                                                                               R   S
                                                                                                                        `




     Tabel 11. Laporan Arus Kas Perseroan                                                                (Rp. Miliar)

                Laporan Laba/Rugi                   2018      2019      2020           2021                    2022

       Arus Kas dari Aktivitas Operasi               18.960    9.436     18.557        23.285                  32.892
       Arus Kas dari Aktivitas Investasi           (27.731)   (9.758)   (2.594)        (3.159)            (10.401)
       Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan              1.121    (831)    (7.834)        (7.420)            (18.653)
       Kenaikan (Penurunan) Kas Bersih              (7.650)   (1.152)     8.129        12.706                   3.837
       Kas dan Setara Kas Awal Tahun                 20.831   13.438     12.091        20.499                  33.322
       Dampak Selisih Kurs                              257    (195)       279              117                 1.123
       Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                13.438   12.091     20.499        33.322                  38.282
     Source : Laporan Keuangan Audit Perseroan 2018 - 2022

     Berikut adalah hal-hal penting dalam arus kas Perseroan berdasarkan data laporan arus
     keuangan Perseroan sebagaimana disajikan pada tabel diatas:

     • Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada akhir tahun 2022 sebesar Rp 32,9
       triliun, naik Rp 9,6 triliun dari posisi saldo akhir tahun 2021 sebesar Rp23,3 triliun. Arus kas
       masuk diperoleh dari penerimaan dari pelanggan sebesar Rp118,5 triliun, penerimaan
       bunga sebesar Rp822,4 miliar, penerimaan dari kelebihan pembayaran pajak lain-lain
       sebesar Rp288 miliar dan penerimaan dari kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan
       sebesar Rp522,8 miliar. Sedangkan arus kas keluar meliputi pembayaran kepada pemasok
       dan lain-lain sebesar Rp70,6 triliun, pembayaran kepada karyawan sebesar Rp9,3 triliun,
       pembayaran biaya keuangan sebesar Rp723,6 miliar dan pembayaran pajak penghasilan
       badan sebesar Rp6,6 triliun.

     • Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada akhir tahun 2022 sebesar
       Rp10,4 triliun, naik Rp7,2 triliun dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp3,2 triliun. Arus kas
       masuk dari aktivitas investasi berasal dari penerimaan atas penjualan aset tetap sebesar
       Rp341,1 miliar, penerimaan dari pinjaman kepada pihak berelasi Rp931,6 miliar,
       penerimaan dari pinjaman kepada pihak ketiga Rp426,5 miliar, penarikan kas dan deposito
       pada bank yang dibatasi penggunaannya Rp316,6 miliar dan penerimaan dividen Rp123,7
       miliar. Sedangkan arus kas keluar yang signifikan adalah perolehan aset tetap sebesar Rp7,8
       triliun dan penambahan pinjaman kepada pihak berelasi sebesar Rp1,3 triliun.

     • Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat sebesar Rp18,6 triliun,
       terutama digunakan untuk pembayaran pinjaman bank jangka pendek dan jangka panjang
       sebesar Rp8,3 triliun, pembayaran pokok liabilitas sewa sebesar Rp961,9 miliar,
       pembayaran uuntuk pembelian saham treasuri sebesar Rp3,2 triliun, dan pembayaran
       dividen sebesar Rp7,2 triliun. Sebaliknya. Perseroan memperoleh pinjaman bank jangka
       pendek sebesar Rp888 miliar dan penambahan modal dari kepentingan non-pengendali
       sebesar Rp17,6 miliar.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                  36
Page 38
                                                                              DSS&R
                                                                              P   A   R   T    N    E
                                                                                      A Valuation Firm
                                                                                                         R   S
                                                                                                                  `




   b. Analisis Rasio Keuangan Perseroan

     Rasio-Rasio

     Ratio Analysis atau analisis rasio merupakan salah satu bentuk teknis analisis laporan
     keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dari posisi
     keuangan dan laba rugi secara individu atau kombinasi antara keduanya. Berikut adalah grafik
     berbagai macam rasio keuangan yang kami gunakan dalam analisis rasio keuangan Perseroan.




     Rasio Likuiditas

     Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh
     mana kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
     keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah :

     1. Rasio Lancar (current ratio)
        Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan utang lancar. Rasio ini
        bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar suatu perusahaan
        dapat menjamin utang jangka pendek dari kreditur. Secara umum semakin tinggi rasio
        lancar maka semakin aman suatu perusahaan. Rata-rata rasio lancar Perseroan selama 5
        (lima) tahun terakhir adalah sebesar 1,7 kali. Hingga akhir Desember 2022 rasio lancar
        Perseroan mencapai sebesar 1,9 kali.

     2. Rasio Cepat (quick ratio)

        Rasio cepat pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama dengan rasio lancar, namun
        sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang menghitung seluruh aset
        lancar kurang tajam, oleh karena itu beberapa pos seperti persediaan yang dianggap
        kurang lancar dikeluarkan dalam perhitungan rasio cepat. Rata-rata rasio cepat Perseroan
        selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebesar 1,4 kali. Hingga akhir Desember 2022 rasio
        cepat Perseroan mencapai sebesar 1,5 kali.

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                            37
Page 39
                                                                                  DSS&R
                                                                                  P   A   R   T    N    E
                                                                                          A Valuation Firm
                                                                                                             R   S
                                                                                                                      `




     3. Rasio Kas (cash ratio)

        Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas
        Perseroan berkisar antara 0,3 hingga 1,1 kali.

     Rasio Solvabilitas (leverage)

     Rasio solvabilitas (leverage) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu
     perusahaan untuk melunasi utang-utangnya. Adapun rasio yang termasuk dalam kategori ini
     adalah rasio total utang terhadap total ekuitas (liabilities to total equity) dan rasio utang
     terhadap total aset. Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total
     ekuitas atau modal suatu perusahaan dan total aset perusahaan. Rasio satu menunjukkan
     jumlah utang sama dengan jumlah ekuitas ataupun aset. Rasio liabilities to total equity dan
     rasio liabilities to total asset Perseroan untuk periode 31 Desember 2022 masing-masing
     sebesar 56,9% dan 36,3%. Adapun rata-rata rasio liabilities to total equity dan rasio liabilities
     to total asset Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir masing-masing adalah sebesar 71,7%
     dan 41,1%.

     Rasio Profitabilitas

     Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
     laba. Beberapa rasio yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah :

     1. Rasio marjin laba kotor (gross profit margin ratio)

        Rasio ini mengukur tingkat profitabilitas suatu produk atau jasa sebelum dikurangi oleh
        beban beban yang lainnya. Rasio marjin laba kotor Perseroan secara rata-rata selama 5
        (lima) tahun terakhir adalah sebesar 24,9%. Hingga akhir Desember 2022 rasio laba kotor
        mencapai 28,1%.

     2. Rasio marjin laba operasi (operating profit margin ratio).

        Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat laba yang dihasilkan dari aktivitas operasional
        suatu perusahaan. Rasio marjin laba usaha atau laba operasi Perseroan hingga akhir
        Desember 2022 adalah sebesar 23,6% dengan rata-rata rasio laba operasi Perseroan
        selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebesar 19,1%.

     3. Rasio marjin laba bersih (net profit margin ratio)

        Rasio ini mengukur hasil akhir dari seluruh aktivitas suatu perusahaan. Rasio ini juga
        menggambarkan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba bersih. Rasio
        marjin laba bersih Perseroan untuk periode 31 Desember 2022 adalah sebesar 18,6%
        mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 13,4%.
        Secara rata-rata rasio laba bersih Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebesar
        13,6%.

     4. Rasio laba atas aset (return on asset)

        Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
        menghasilkan laba. Rasio laba atas aset Perseroan untuk periode 31 Desember 2022
        mencapai 16,4%, sedangkan rata-rata rasio laba atas aset selama 5 (lima) tahun terakhir
        tercatat lebih tinggi yakni 10,3%.

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                38
Page 40
                                                                               DSS&R
                                                                               P   A   R   T    N    E
                                                                                       A Valuation Firm
                                                                                                          R   S
                                                                                                                   `




     5. Rasio laba atas ekuitas (return on equity)

         Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
         diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas
         Perseroan untuk periode 31 Desember 2022 adalah sebesar 25,7% dimana hal ini lebih
         tinggi dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebesar 14,8%. Adapun rata-rata rasio
         laba atas ekuitas Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebesar 17,6%.

   c. Analisis terhadap Proforma Laporan Keuangan setelah Rencana Transaksi Dilakukan

     Berikut adalah laporan keuangan Proforma Perseroan sebelum dan sesudah rencana transaksi
     per 31 Desember 2022:

     Tabel 12. Proforma Laporan Posisi keuangan Perseroan                                           (Rp miliar)
                                              Audited                              Proforma
            Laporan Posisi Keuangan                            Transaksi
                                         31 Desember 2022                      31 Desember 2022
       Aset Lancar                                    78.930          (325)                           78.605
       Aset Tidak Lancar                              61.548               -                          61.548
       Total Aset                                    140.478          (325)                         140.153
       Liabilitas Jangka Pendek                       42.037          (325)                           41.712
       Liabilitas Jangka Panjang                       8.927               -                              8.927
       Total Liabilitas                               50.964          (325)                          50.639
       Ekuitas                                        89.514               -                         89.514


     Tabel 13. Proforma Laporan Laba Rugi Perseroan                                                 (Rp miliar)
                                              Audited                              Proforma
                 Laporan Laba/Rugi                             Transaksi
                                         31 Desember 2022                      31 Desember 2022
       Pendapatan usaha                              123.607               -                        123.607
       Beban pokok pendapatan                         88.849               -                          88.849
       Laba bruto                                     34.759               -                          34.759
       Laba usaha                                     29.133               -                          29.133
       Laba Bersih                                    22.994               -                         22.994


     Mengacu pada laporan keuangan proforma diatas dapat dilihat bahwa Rencana Transaksi yang
     akan dilakukan oleh Perseroan akan menyebabkan posisi aset lancar Perseroan akan
     mengalami penurunan sebesar Rp325 miliar dari posisi sebelumnya (berdasarkan Laporan
     Keuangan Konsolidasian Periode 31 Desember 2022 yang telah diaudit), yaitu dari semula
     sebesar Rp78,9 triliun menjadi Rp78,6 triliun, dimana penurunan tersebut sebagai akibat
     adanya pengurangan kas dan setara kas Perseroan. Adapun pada bagian laba/(rugi) Perseroan,
     Rencana Transaksi tidak memiliki dampak pada proforma laba/(rugi) Perseroan.

   d. Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi

     Kemampuan untuk menyelesaikan kewajiban perlu dukungan kemampuan pengelolaan kas.
     Adapun posisi kas Perseroan tanpa dan dengan adanya Rencana Transaksi adalah sebagai
     berikut:

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                             39
Page 41
                                                                                      DSS&R
                                                                                       P    A   R   T    N    E
                                                                                                A Valuation Firm
                                                                                                                   R   S
                                                                                                                            `




         Tabel 14. Cash Management                                                                        (Rp miliar)

                       Proyeksi Kas               2023         2024        2025      2026                    2027

          Kas tanpa Rencana Transaksi              23.518      24.340      27.350     31.145                 37.308
          Kas dengan Rencana Transaksi             23.438      24.142      27.076     30.882                 37.046
         Sumber : Manajemen

         Berdasarkan data proyeksi di atas, diketahui bahwa pergerakan kas pada periode proyeksi
         dengan adanya Rencana Transaksi menunjukkan penurunan dibandingkan dengan pergerakan
         kas pada periode proyeksi tanpa adanya Rencana Transaksi, namun tidak terlalu signifikan
         dimana penurunan kas secara rata-rata sebesar 0,7%.

         Financial Covenant

         Dalam Draft Perjanjian Pinjaman tentang Fasilitas Pinjaman antara Perseroan dengan ACSET,
         tidak terdapat financial covenant yang diatur.

3.5   Analisis Kewajaran Atas Rencana Transaksi

      Analisis Kewajaran atas Rencana Transaksi Perseroan dilakukan melalui analisis perbandingan
      tarif bunga dari instrumen investasi keuangan yang lain serta dengan melihat adanya incremental
      atau nilai tambah yang dapat dihasilkan oleh Perseroan sehubungan dengan adanya transaksi
      tersebut.

      a. Analisis Perbandingan Tarif Bunga

         Analisis perbandingan tarif bunga dilakukan dengan membandingkan tingkat suku bunga
         pinjaman yang diberikan dengan tarif bunga simpanan deposito yang berlaku di pasar
         khususnya pada Bank Persero. Hal ini berdasarkan pada analisis dimana subtansi pinjaman
         merupakan subsitusi investasi Perseroan kepada entitas anak dalam rangka untuk membantu
         anak perusahaan dalam menjalankan operasionalnya. Berikut grafik perbandingan tarif bunga
         pinjaman dengan tarif bunga simpanan deposito pada Bank Persero per 31 Desember 2022 :

         Tabel 15. Perbandingan Tarif Suku Bunga
                                            Tingkat Suku Bunga (%/tahun)
          Jangka Waktu
                              Deposito Rupiah    Kredit Modal Kerja     Rencana Transaksi
             1 bulan               3,64%
             3 bulan               3,78%
             6 bulan               4,11%
            12 bulan               4,71%
            24 bulan               5,65%
            Rata-rata              4,38%               8,29%                 7,70%
         Sumber : Bank Indonesia




  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                    40
Page 42
                                                                                 DSS&R
                                                                                 P   A   R    T    N   E
                                                                                         A Valuation Firm
                                                                                                            R    S
                                                                                                                      `




      Berdasarkan tabel tersebut diatas. maka dapat diketahui bahwa tingkat suku bunga atas
      fasilitas pinjaman pemegang saham yang diberikan oleh Perseroan kepada ACSET yakni JIBOR
      + 1,5% atau ekuivalen dengan 7,70% lebih tinggi bila dibandingkan dengan tingkat suku bunga
      deposito 1 bulan yang tersedia di pasar yakni 3,64% sehingga hal ini dapat memberikan
      keuntungan bagi Perseroan, selain itu dari sisi pembiayaan modal kerja ACSET, dapat dilihat
      bahwa tingkat suku bunga atas fasilitas pinjaman pemegang saham yang diberikan oleh
      Perseroan kepada ACSET lebih rendah bila dibandingkan dengan tingkat suku bunga kredit
      modal kerja jika ACSET melakukan pinjaman ke pihak ketiga dalam hal ini perbankan yaitu
      sebesar 8,29% sehingga hal ini dapat menghemat beban keuangan ACSET yang pada akhirnya
      juga dapat memberikan keuntungan bagi Perseroan selaku induk perusahaan.

   b. Analisis Nilai Tambah

      Analisis Nilai Tambah atau (Incremental Analysis) dilakukan dengan membandingkan antara
      proyeksi rasio keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi dengan proyeksi rasio
      keuangan Perseroan tanpa adanya Rencana Transaksi. Asumsi proyeksi keuangan baik dengan
      adanya Rencana Transaksi maupun tanpa adanya Rencana Transaksi yang digunakan dalam
      hal ini mengacu pada rencana usaha (business plan) yang dibuat oleh manajemen Perseroan.
      Berikut adalah proyeksi rasio keuangan Perseroan yang meliputi rasio likuiditas, rasio
      profitabilitas, serta rasio solvabilitas untuk periode 5 (lima) tahun kedepan dengan adanya
      Rencana Transaksi dan tanpa adanya Rencana Transaksi :

     Tabel 16. Proyeksi rasio keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi
                                                                                                       Rata-
                Rasio Keuangan             2023     2024      2025     2026          2027
                                                                                                       rata
       Rasio Likuiditas (x)
       Rasio Lancar                           1,8       2,0      2,2       2,6               2,8                2,3
       Rasio Cepat                            1,4       1,5      1,7       1,9               2,2                1,7
       Rasio Kas                              0,6       0,7      0,8       1,0               1,1                0,8


       Rasio Profitabilitas (%)
       Margin Laba Kotor                   24,02%   22,32%    23,29%   23,73%        23,79%            23,43%
       Margin Laba Usaha                   19,07%   17,28%    18,24%   18,63%        18,66%            18,38%
       Margin Laba Bersih                  13,77%   12,85%    13,45%   13,78%        13,76%            13,52%
       ROA                                 11,10%   10,00%    10,20%   10,22%         9,84%            10,27%
       ROE                                 16,46%   14,18%    13,96%   13,43%        12,75%            14,16%


       Rasio Solvabilitas (%)
       Rasio Liabilitas Terhadap Aset      32,53%   29,46%    26,95%   23,91%        22,76%            27,12%
       Rasio Liabilitas Terhadap Ekuitas   48,22%   41,76%    36,89%   31,42%        29,47%            37,55%




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                               41
Page 43
                                                                                      DSS&R
                                                                                      P   A   R    T    N   E
                                                                                              A Valuation Firm
                                                                                                                 R    S
                                                                                                                           `




        Tabel 17. Proyeksi rasio keuangan Perseroan tanpa adanya Rencana Transaksi
                                                                                                            Rata-
                    Rasio Keuangan             2023      2024      2025      2026         2027
                                                                                                            rata
          Rasio Likuiditas (x)
          Rasio Lancar                             1,8      2,0       2,2       2,6               2,9                2,3
          Rasio Cepat                              1,4      1,5       1,7       1,9               2,2                1,7
          Rasio Kas                                0,6      0,7       0,8       1,0               1,1                0,8


          Rasio Profitabilitas (%)
          Margin Laba Kotor                    24,02%    22,32%   23,29%    23,73%        23,79%            23,43%
          Margin Laba Usaha                    19,07%    17,28%   18,24%    18,63%        18,66%            18,38%
          Margin Laba Bersih                   13,76%    12,84%   13,42%    13,77%        13,76%            13,51%
          ROA                                  11,09%     9,98%   10,16%    10,20%         9,83%            10,25%
          ROE                                  16,45%    14,17%   13,94%    13,43%        12,75%            14,15%


          Rasio Solvabilitas (%)
          Rasio Liabilitas Terhadap Aset       32,57%    29,56%   27,10%    24,06%        22,91%            27,24%
          Rasio Liabilitas Terhadap Ekuitas    48,31%    41,96%   37,18%    31,69%        29,71%            37,77%


         Berdasarkan tabel proyeksi rasio keuangan diatas dapat dilihat bahwa dari sisi likuiditas,
         kondisi likuiditas Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi maupun tanpa adanya Rencana
         Transaksi diproyeksikan tidak mengalami perubahan yang berarti. Dari sisi solvabilitas, dengan
         adanya Rencana Transaksi, secara rata-rata total komposisi liabilitas / tingkat leverage
         Perseroan lebih baik bila dibandingkan dengan tanpa adanya Rencana Transaksi, hal ini terlihat
         dari rata-rata rasio solvabilitas yang lebih rendah dengan adanya Rencana Transaksi bila
         dibandingkan rata-rata rasio solvabilitas tanpa adanya Rencana Transaksi. Untuk rasio
         profitabilitas, secara rata-rata dapat diketahui bahwa margin laba bersih, ROA, maupun ROE
         Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi diproyeksikan sedikit lebih baik dan mengalami
         peningkatan bila dibandingkan dengan tanpa adanya Rencana Transaksi.

3.6   Kesimpulan

      Secara kualitatif, dalam hal prospek bisnis Perseroan kedepan, dapat dilihat bahwa dalam jangka
      panjang diperkirakan prospek bisnis Perseroan tetap kuat. Badan Energi Internasional (IEA)
      memperkirakan konsumsi batu bara global akan tetap pada tingkat yang sama dalam beberapa
      tahun ke depan, Prospek harga emas diperkirakan kembali cerah pada tahun 2023 setelah harga
      terus naik dengan konsisten dari titik terendah US$1.664 per troy ons pada Oktober 2022. Pada
      sektor industri kontruksi nasional, meskipun menghadapi tantangan berat sebagai dampak dari
      perlambatan ekonomi global, dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik pada tahun
      2022 menumbuhkan harapan bahwa pasar konstruksi nasional pada tahun 2023 akan mengalami
      pertumbuhan meskipun tidak terlalu besar. Adapun prospek lini usaha Perseroan yang bergerak
      dalam bidang energi baru terbarukan disinyalir akan mengalami pertumbuhan, hal ini antara lain
      terlihat dari adanya persetujuan Just Energy Transition Partnership (JETP) yang disepakati di
      perhelatan G20 Bali 2022 yang menargetkan puncak emisi sebesar 290 juta ton CO2e dan target


  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                  42
Page 44
                                                                                   DSS&R
                                                                                    P   A   R   T    N    E
                                                                                            A Valuation Firm
                                                                                                               R   S
                                                                                                                        `




   bauran energi baru terbarukan 34% di 2030. Permintaan pembangkit energi baru terbarukan dari
   industri juga semakin meningkat. Sejumlah industri padat energi seperti semen, pemurnian dan
   pengolahan mineral, dan pertambangan, serta data center sudah siap meningkatkan penggunaan
   energi baru terbarukan. Rencana Transaksi ini akan memberikan manfaat dan keuntungan bagi
   Perseroan dikarenakan rencana Pemberian fasilitas pinjaman kepada ACSET dengan tingkat
   bunga sebesar JIBOR + 1,5% atau setara dengan 7,70% per tahun, lebih tinggi dibandingkan
   dengan rata-rata tingkat suku bunga deposito pada bank Persero dengan tenor yang sama yang
   sebesar 3,64%. Selain itu dengan adanya dukungan pembiayaan modal kerja dari Perseroan
   dengan bunga kompetitif, ACSET selaku anak usaha Perseroan akan mampu menangkap peluang
   bisnis pada sektor kontruksi yang diproyeksikan masih mengalami pertumbuhan dengan beban
   keuangan yang bersaing sehingga hal tersebut akan dapat mengurangi beban keuangan ACSET
   yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang positif bagi Perseroan. Disamping manfaat
   yang akan diperoleh Perseroan atas Rencana Transaksi ini, terdapat pula risiko yang dihadapi oleh
   Perseroan. Risiko tersebut berkaitan dengan risiko ACSET dalam menjalankan kegiatan usahanya
   yang dapat mempengaruhi pencapaian target pendapatan dan keuangannya sehingga
   berdampak pada kemampuan ACSET untuk membayar kembali fasilitas pinjaman yang telah
   diberikan oleh Perseroan.

   Secara kuantitatif, mengacu pada laporan keuangan Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir,
   dapat dilihat bahwa pertumbuhan pendapatan bersih Perseroan secara CAGR (Compound Annual
   Growth Rate) selama 5 (lima) tahun terakhir tercatat sebesar 9,9%. Pada tahun 2022 pendapatan
   bersih Perseroan mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan yaitu sebesar 55,6% sebagai
   akibat meningkatnya volume penjualan dan harga penjualan rata-rata batubara. Adapun rata-rata
   margin laba bersih yang dihasilkan oleh Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebesar
   13,6%, hal ini menunjukkan bahwa secara finansial kinerja keuangan Perseroan cukup baik.
   Rencana Transaksi pinjaman pemegang saham kepada ACSET juga memberikan manfaat dan
   kontribusi bagi peningkatan profitabilitas Perseroan, hal ini terlihat dalam incremental analysis
   yang telah kami lakukan, dimana untuk rasio profitabilitas, secara rata-rata dapat diketahui
   bahwa margin laba bersih, ROA, maupun ROE Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi
   diproyeksikan sedikit lebih baik dan mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tanpa
   adanya Rencana Transaksi. Dari sisi solvabilitas, dengan adanya Rencana Transaksi, secara rata-
   rata total komposisi liabilitas / tingkat leverage Perseroan lebih baik bila dibandingkan dengan
   tanpa adanya Rencana Transaksi, hal ini terlihat dari rata-rata rasio solvabilitas yang lebih rendah
   dengan adanya Rencana Transaksi bila dibandingkan rata-rata rasio solvabilitas tanpa adanya
   Rencana Transaksi.

   Adapun dampak keuangan secara konsolidasi dari Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh
   Perseroan, mengacu pada laporan keuangan proforma terlihat bahwa rencana transaksi akan
   menyebabkan posisi aset lancar Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp325 miliar dari posisi
   sebelumnya, dimana penurunan tersebut sebagai akibat adanya pengurangan kas dan setara kas
   Perseroan yaitu dari semula sebesar Rp78,9 triliun menjadi Rp78,6 triliun. Pada bagian laba/(rugi)
   Perseroan, Rencana Transaksi tidak memiliki dampak pada proforma laba/(rugi) Perseroan.

   Dengan demikian, berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh
   aspek yang terkait dalam rangka menentukan dampak positif secara kualitatif maupun kuantitatif
   dari Rencana Transaksi yang akan dilakukan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
   yang akan dilakukan oleh Perseroan berupa pemberian fasilitas pinjaman sebesar Rp325 miliar
   kepada ACSET dengan tingkat suku bunga sebesar JIBOR + 1,5% atau setara dengan 7,70% per
   tahun adalah Wajar.



LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                  43
Page 45
                                                                                   DSS&R
                                                                                    P   A   R   T    N    E
                                                                                            A Valuation Firm
                                                                                                               R   S
                                                                                                                        `




                          ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

 1. Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non disclaimer opinion.
 2. Semua data, pernyataan beserta Informasi yang kami terima dari manajemen dan data atau
     informasi yang tersedia untuk publik khususnya mengenai data ekonomi dan industri, dianggap
     benar dan diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
 3. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
     pendapat kewajaran.
 4. Laporan pendapat kewajaran ini ditujukan untuk memenuhi kepentingan Pasar Modal dan
     pemenuhan peraturan OJK dan tidak untuk kepentingan perpajakan atau kepentingan lain
     diluar kepentingan Pasar Modal.
 5. Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
     keandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang
     diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada hakikatnya
     adalah benar, lengkap dan tidak menyesatkan, dan kami tidak bertanggung jawab untuk
     melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. KJPP DSSR juga
     bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-
     fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak
     lengkap atau menyesatkan.
 6. Kami mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat kewajaran ini sampai dengan
     tanggal terjadinya rencana aksi korporasi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh
     secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan pendapat
     kewajaran ini. Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
     memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
     peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.
 7. Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam maupun di luar
     pengadilan) yang berkaitan dengan Objek penilaian tidak menjadi tanggung jawab kami.
 8. Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang berkaitan
     dengan kondisi Objek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya bukan menjadi
     tanggung jawab kami.
 9. Laporan Pendapat Kewajaran ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
     dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan sebagai
     dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan pendapat kewajaran ini
     semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan kemampuan yang kami miliki.
 10. Nilai dicantumkan dalam satuan mata uang Rupiah dan/atau ekuivalennya atas permintaan
     pemberi tugas.
 11. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan
     penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP Desmar,
     Susanto, Salman dan Rekan.
 12. Laporan Pendapat Kewajaran ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas sesuai
     dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian. Semua materi yang
     terdapat dalam laporan hasil penilaian ini baik secara keseluruhan atau sebagian termasuk
     didalamnya menyangkut referensi, opini nilai, nama dan afiliasi professional dari penilai dilarang
     untuk dipublikasikan tanpa persetujuan tertulis dari Penilai.




LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS Tbk                                                                  44
Page 46
                                                                                  DS$*R.-

                                      PERNYATAAN PENILAI


 Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai lndependen, kami yang bertanda
 tangan di bawah inimenerangkan bahwa :

  L. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai dengan
       pemahaman terbaik dari Penilai.
  2. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Penilaian.
  3. Perkiraan nilaiyang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesionaltelah disajikan sebagai
       kesimpulan nilai.
  4. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
  5. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
       diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
  6. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi Objek
       penilaian.
  7.   Penilai tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap
       Objek penilaian yang dinilai.
  8.   lmbalan jasa Penilaitidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
  9.   Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah dibuat
       dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian lndonesia (SPl), Kode Etik Penilai tndonesia
       (KEPI), serta Peraturan OJK Nomor 35 /POJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan
       Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
  10. Tidak seorangpun selain yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
       bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian ini.


                                 Penilai                                  Tanda TSngan
        Penanggung Jawab:
        Desmar Dam Sitompul, S.E., M.M., Mappi(Cert)
        lzin Penilai Bisnis No. : 8-1..09.00177
        MAPPI No.               : 05-5-0L864
        STTD   No.            : STTD.PB-42/PM.212O78
        Pemeriksa;
        Abdun Nasir, S.E.
           No.
        MAPPI                  : 16-1-06676
        RMK                    : RMK-2017.O1532

        Penilai:
        Septian Eka Saputra, S.E.
        MAPPI No.              : 17-P-07905
        RMK                    : RMK-2021.03805

        Penilai:
        Rola Saut Parulian, S.E.
           No.
        MAPPI                   : 20-P-10551
        RMK                    : RMK-2022.O4278




TAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT UNITED TRACTORS TbK
                                                                                              E
Page 47

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.53 MB
Published4 Jul 2023
Pages47
Characters157,485
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 12147 ms 12 Sep 2026 22:10
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'SHARES',
             'description': 'dalam hal ini adalah rencana pemberian fasilitas '
                            'pinjaman pemegang saham'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dalam hal ini adalah rencana pemberian fasilitas pinjaman '
                'pemegang saham',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result