Skip to content
Back to announcement

20230704_OMRE_Public Expose_31336756_lamp3.pdf

Other Text extracted OMRE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1
                                                         PT INDONESIA PRIMA PROPERTY Tbk.
                                Jalan Jend. Sudirman Kav. 34, Jakarta Pusat 10220, Phone : (62-21) 5091 3988 (Hunting)




                            NOTULEN PUBLIC EXPOSE
                       PT INDONESIA PRIMA PROPERTY Tbk
                                 (“Perseroan”)


Hari/tanggal       : Selasa, 27 Juni 2023
Waktu              : Pk. 15.20 WIB s/d selesai
Tempat             : Ruang Rapat Sakura - Grand Tropic Suites’ Hotel
                     Jl.Let. Jend. S. Parman kav.3, Slipi - Jakarta

Yang Hadir        :
-Manajemen Perseroan      : Direktur : Bapak Agus Gozali
                            Direktur : Bapak Hartono
                            Direktur : Bapak Chandraja Harita
 Accounting Manager       : Bapak Danny Kartadinata
 Corporate Secretary      : Ibu Neneng Nurdjanah

-Undangan                 : Wartawan dan para tamu undangan
                            (daftar hadir terlampir)


ACARA PUBLIC EXPOSE :

Acara Public Expose Perseroan dimulai pada pukul 15.20 WIB, dibuka dengan kata
sambutan oleh Ibu Neneng Nurdjanah kepada para undangan yang hadir, kemudian
memberikan informasi bahwa pelaksanaan Public Expose Tahunan Perseroan ini bersifat
wajib sesuai dengan ketentuan V.1 dan V.2 Peraturan Nomor I-E tentang kewajiban
Penyampaian Informasi, Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor
Kep-306/BEJ/07-2004 tanggal 19 Juli 2004.

Selanjutnya Ibu Neneng Nurdjanah memperkenalkan Direksi Perseroan dan perwakilan
dari Manajemen Perseroan yang hadir, yaitu Bapak Agus Gozali, Bapak Hartono dan
Bapak Chandraja Harita, selaku para Direktur, serta Bapak Danny Kartadinata selaku
Accounting Manager.

Kemudian Ibu Neneng Nurdjanah mempersilahkan Bapak Danny Kartadinata untuk
memulai paparan mengenai Riwayat Perseroan.


 Riwayat Perseroan

  Perseroan didirikan berdasarkan Akta Nomor 31 tanggal 23 April 1983, dengan nama
  PT Triyasa Tamihan. Selanjutnya nama Perseroan berubah menjadi PT Ometraco
  Realty dan pada tahun 1996 berubah menjadi PT Indonesia Prima Property Tbk sampai
  dengan saat ini.

  Perseroan memiliki kegiatan usaha terutama di bidang properti dan melakukan investasi
  pada anak-anak perusahaan Perseroan. Selanjutnya ruang lingkup kegiatan usaha
  utama meliputi bidang persewaan perkantoran, pusat perbelanjaan, apartemen, hotel
  dan pembangunan perumahan beserta segala fasilitasnya.



                                                                                                           1
Page 2
 Komposisi Permodalan per tanggal 31 Desember 2022

  Modal dasar Perseroan sebesar Rp. 1.900.000.000.000,-
  Modal yang ditempatkan dan disetor adalah sebesar Rp. 745.000.000.000,- yang terdiri
  dari :
  •     495.000.000 saham seri A dengan nominal Rp. 1.000,-
  • 1.250.000.000 saham seri B dengan nominal Rp. 200,-

  Para pemegang saham :
  a. First Pacific Capital Group Limited sebesar 66,22%
  b. Masyarakat sebesar 33,78%


 Segmen-segmen Usaha

  Berikut sektor-sektor usaha Perseroan :

  1. Apartemen :

    Apartemen Puri Casablanca yang sangat strategis di segitiga emas antara Kuningan
    dan Jenderal Sudirman, tepatnya berlokasi di Jalan Casablanca, Jakarta Selatan.
    Apartemen ini terdiri dari 4 (empat) tower dan dikelilingi banyak properti serta pusat
    perbelanjaan, sehingga banyak diminati oleh ekspatriat. Apartemen Puri Casablanca
    memiliki room sebanyak 234 unit untuk disewakan. Perseroan saat ini fokus pada
    sewa dan penjualan unit-unit Apartemen Puri Casablanca.

  2. Perhotelan :

    a. Grand Tropic Suites’ Hotel yang terletak di Jakarta Barat
       Grand Tropic Suites’ Hotel merupakan sebuah hotel bintang 4 yang memiliki total
       189 kamar berkonsep apartemen, dengan pilihan unit-unit yang terdiri dari satu,
       dua dan tiga kamar. Grand Tropic Suites’ Hotel banyak diminati karena lokasinya
       yang sangat strategis, bersebelahan dengan beberapa sekolah/universitas dan
       pusat perbelanjaan.

    b. Novotel Surabaya Hotel & Suites yang terletak di Surabaya
       Novotel Surabaya Hotel & Suites merupakan sebuah hotel bintang 4 dengan total
       kamar sebanyak 215 unit. Novotel Surabaya Hotel & Suites daya tarik tersendiri
       karena bernuansa resort seluas kurang lebih 2 (dua) hektar di tengah kota
       Surabaya.

  3. Pusat Perbelanjaan :

    a. Mal Blok M yang terletak di Jakarta Selatan
       Mal Blok M merupakan mal pertama di sentra bisnis Jakarta Selatan yang
       berlokasi strategis dan unik karena berada tepat di bawah terminal Blok M dan
       dekat dengan stasiun MRT.

    b. Plaza Parahyangan yang terletak di Bandung
       Plaza Parahyangan menjadi salah satu pusat Distro yang sangat terkenal di
       kalangan remaja Bandung, sehingga banyak pengusaha di bidang Distro/pakaian
       yang membuka usahanya di Plaza Parahyangan.




                                                                                             2
Page 3
  4. Perumahan :

     Perumahan Bukit Tiara yang terletak di Tangerang.
     Pengembangan perumahan dan area komersial “Bukit Tiara”, hingga saat ini
     Perseroan telah membangun perumahan sederhana bagi masyarakat dan karyawan
     pabrik yang ada di sekitarnya.


 Kinerja Keuangan per Desember 2022 :

  1. Pendapatan Usaha

    Bapak Danny Kartadinata menjelaskan bahwa pada tahun 2022 pendapatan
    Perseroan meningkat dibandingkan tahun 2021, dari sebelumnya tahun 2021
    sebesar Rp 85,19 Miliar menjadi Rp 88,29 Miliar.

  2. Pendapatan Segmen Usaha

    Pada tahun 2022, terlihat peningkatan pendapatan yang cukup tinggi dari segmen
    usaha Perseroan yaitu pada sektor Perhotelan, sedangkan sektor Apartemen dan
    Pusat Perbelanjaan mengalami penurunan.

    Pendapatan sektor Perhotelan meningkat dari sebelumnya sebesar Rp 29,12 Miliar
    di tahun 2021, menjadi sebesar Rp 38,12 Miliar di tahun 2022. Pendapatan pada
    sektor Perumahan juga terjadi peningkatan dari sebelumnya sebesar Rp 520 Juta di
    tahun 2021, menjadi sebesar Rp 4,25 Miliar di tahun 2022.

    Sedangkan pendapatan pada sektor Apartemen dan Pusat Perbelanjaan di tahun
    2022 masing-masing sebesar Rp 18,62 Miliar dan Rp 27,3 Miliar, mengalami
    penurunan dari tahun 2021 yaitu masing-masing sebesar Rp 27,30 Miliar dan
    Rp 28,25 Miliar.

  3. Laba Bruto & Laba (Rugi) Komprehensif

    Pada tahun 2022, Perseroan memperoleh laba bruto sebesar Rp 37,95 Miliar dan
    mengalami kerugian sebesar Rp 229,13 Miliar.

  4. Aset dan Ekuitas

    Di tahun 2022 terjadi sedikit penurunan pada Aset dan Ekuitas Perseroan, total Aset
    Perseroan sebesar Rp 3,989 Triliun, sedangkan Aset di tahun 2021 sebesar
    Rp 4,109 Triliun dan Total Ekuitas Perseroan di tahun 2022 adalah sebesar Rp 3,162
    Triliun, sedangkan Ekuitas Perseroan di tahun 2021 sebesar Rp 3,391 Triliun.


 Right Issue / Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II
  (PMHMETD II)

  Pada akhir tahun 2022, Perseroan menawarkan 1.200.211.000 lembar saham baru
  seri B dengan nilai nominal Rp 200/lembar saham dan harga pelaksanaan HMETD
  sebesar Rp 500/lembar saham.

  Perseroan melakukan registrasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pelaksanaan
  PMHMETD II sebanyak tiga kali yaitu pada tanggal 14 Oktober 2022, 14 November
  2022 dan 6 Desember 2022, hingga akhirnya memperoleh pernyataan efektif dari OJK
  pada tanggal 15 Desember 2022.


                                                                                          3
Page 4
  Pada pelaksanaan PMHMETD II, PT Manning Development (MD) menjadi pembeli siaga
  atas seluruh sisa saham setelah periode HMETD dan pemesanan saham tambahan
  berakhir, dengan mengkonversi piutang kepada Perseroan. Proses PMHMETD II selesai
  pada tanggal 16 Januari 2023, dengan memperoleh opini kewajaran atas konversi utang
  MD pada tanggal 18 Januari 2023.


 Tantangan

  Tantangan terbesar Perseroan pada saat ini yang merupakan masih akibat dari
  Pandemi Covid-19, membawa dampak sebagai berikut :
  1. Meningkatnya kewajiban (liabilitas) Perseroan antara lain karena Pandemi Covid-19
     yang menyebabkan turunnya pendapatan.
  2. Masih lemahnya permintaan pada segmen hunian vertikal (apartemen).


 Penanggulangan

  Adapun langkah-langkah penanggulangan yang dilakukan Perseroan untuk menghadapi
  tantangan adalah sebagai berikut :
  1. Memperkuat struktur modal melalui pelaksanaan PMHMETD II yang diselesaikan
     pada tanggal 16 Januari 2023.
  2. Menunda peluncuran proyek properti hingga pasar hunian vertikal membaik dengan
     tetap menjaga efisiensi biaya.


 Planning/Rencana di tahun 2023

  Berikut adalah rencana yang sedang dan akan dilakukan oleh Perseroan di tahun 2023 :

  1. Plaza Parahyangan

    Pelaksanaan renovasi di Plaza Parahyangan sampai saat ini masih dalam proses,
    untuk memberikan penyegaran dan suasana baru. Salah satunya dengan merubah
    sebagian besar area Ground Floor menjadi area Food and Beverage.

  2. Mal Blok M

    Di Blok M Mall, Perseroan masih akan tetap fokus pada bisnis bursa penjualan mobil
    bekas beserta onderdilnya.

  3. Grand Tropic Suites’ Hotel

    Merenovasi bagian lobi hotel agar terlihat lebih fresh dan merenovasi ruang
    pertemuan untuk meningkatkan bisnis, serta akan dilakukan renovasi per lantainya
    secara bertahap.

  4. Puri Casablanca

    Perseroan akan memprioritaskan penyewaan unit jangka panjang/long lease dengan
    masa sewa minimal satu atau dua tahun, karena akan membuat cara sewa dan
    pendapatan yang lebih stabil.




                                                                                         4
Page 5
  5. Novotel Surabaya Hotel & Suites

     Perseroan akan memprioritaskan untuk memperbaiki dan merenovasi seluruh aspek-
     aspek keselamatan dan fasilitas-fasilitas di dalam hotel,
     Meningkatkan fasilitas, terutama fokus pada Wedding Venue & Facilities yang akan
     menarik pasar untuk melangsungkan acara pernikahan di Novotel Surabaya Hotel &
     Suites. Selain itu, Perseroan juga akan meningkatkan fasilitas di kamar type Suites,
     peningkatan fasilitas publik lainnya seperti kolam renang dan restauran.


Setelah paparan selesai kepada para wartawan dan tamu undangan dipersilahkan untuk
mengajukan pertanyaan mengenai paparan tersebut.


 Berikut tanya jawab :

  1. Pertanyaan dari Bapak Aris (Kontan) :
     - Apa saja dan kemana saja alokasi dari dana Right Issue hingga saat ini?
     - Adakah capex yang sudah disiapkan untuk strategi renovasi?
     - Berapa target pertumbuhan laba bersih serta bagaimana cara untuk mencapai
       target tersebut?

     Jawaban dari Manajemen Perseroan :

     Bapak Hartono

     Pada prospektus disebutkan bahwa Perseroan melakukan Right Issue untuk
     penambahan dana sebesar ± Rp 600 miliar, dengan alokasi terbesar adalah
     pelunasan utang Perseroan kepada salah satu pemegang saham sebesar Rp 578
     miliar, untuk biaya emisi sebesar Rp 4 miliar dan sisanya Rp 18 miliar untuk biaya
     operasional perusahaan Perseroan, dimana kondisi saat ini seluruh dananya sudah
     terpakai.

     Untuk capex, Perseroan menyiapkan dana renovasi untuk mempertahankan recurring
     revenues baik hotel maupun mal, mengingat usia properti yang sudah memerlukan
     peremajaan. Dana capex tahun 2023 yang dialokasikan Perseroan adalah sekitar
     Rp 20 miliar, untuk renovasi Plaza Parahyangan, Grand Tropic Suites’ Hotel dan
     Novotel Surabaya Hotel & Suites. Kegiatan renovasi dilangsungkan secara bertahap
     sehingga properti tetap bisa beroperasi.

     Target pertumbuhan revenue di tahun 2023 lebih untuk kembali ke kondisi revenue
     tahun 2019 sebelum Pandemi Covid-19. Target Perseroan terbesar masih
     terkendala, karena untuk meningkatkan revenue tidak bisa hanya mengandalkan dari
     pendapatan dari hotel dan mal, namun Perseroan harus menjual properti.

     Proyek properti Perseroan berkonsep mixed-use dengan penjualan apartemen,
     dimana pasar apartemen saat ini masih lemah. Target utama Perseroan adalah
     proyek Wisma Sudirman yang saat ini gedungnya sudah demolished. Perseroan
     berharap bisa memulai proyek secepatnya setelah pemilihan Presiden atau setelah
     pembentukan kabinet baru.




                                                                                            5
Page 6
2. Pertanyaan dari Bapak Doli (sandipost.com) :
   - Bagaimana cara Perseroan meningkatkan kembali pendapatan yang menurun
     akibat dari Pandemi Covid-19, mengingat Perseroan juga memiliki utang?
   - Apakah Perseroan memiliki antusiasme dalam membangun perumahan untuk
     kalangan menengah ke bawah, agar mendukung generasi rumah bisa membeli
     rumah?

  Jawaban dari Manajemen Perseroan :

  Bapak Hartono

  Pendapatan Perseroan mengalami penurunan sebagai dampak Pandemi Covid-19.
  Beruntung pemegang saham mayoritas masih memiliki komitmen dalam mendukung
  kegiatan Perseroan.

  Jika dilihat dari sisi aset dan liabilitas, liabilitas Perseroan hanya sekitar Rp 800 miliar
  dibandingkan dengan total aset yang mencapai lebih dari Rp 3.9 triliun, dan jumlah
  utang berkurang setelah pelaksanaan PMHMETD II seperti bisa dilihat pada laporan
  keuangan Perseroan per Maret 2023. Secara prospek, Perseroan memiliki tanah di
  Sudirman seluas 1,6 Ha sehingga kemungkinan untuk dikembangkan ke depannya
  sangat besar.

  Untuk pasar menengah ke bawah, sejak tahun 2000 Perseroan sudah
  mengembangkan perumahan Bukit Tiara di Tangerang yang letaknya di pinggir tol
  antara Cikupa dan Bitung. Target perumahan Bukit Tiara tersebut adalah karyawan
  pabrik, dengan program subsidi hingga bebas PPN. Perseroan juga memiliki rencana
  menambah proyek pengembangan perumahan seperti Bukit Tiara.

3. Pertanyaan dari Ibu Elisabeth (bungkarnomerdeka.com) :
   - Adakah perubahan susunan pengurus pada Perseroan?
   - Adakah rencana peluang bisnis menjelang pemilihan presiden tahun 2024?
     Karena biasanya hotel sangat dibutuhkan contohnya untuk pelaksanaan munas
     dan sebagainya.

  Jawaban dari Manajemen Perseroan :

  Ibu Neneng Nurdjanah

  Sedikit informasi, sebelum acara Public Expose ini diselenggarakan, Perseroan telah
  melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada hari ini dan
  pada RUPS Tahunan tersebut tidak ada perubahan susunan Direksi maupun Dewan
  Komisaris Perseroan.

  Bapak Agus Gozali

  Terhadap peluang bisnis menjelang pemilihan presiden tahun 2024, Perseroan
  melakukan perbaikan fasilitas-fasilitas di sektor perhotelan terutama MICE (Meeting,
  Incentive, Convention and Exhibition) untuk menarik bisnis dari pelaksanaan rapat
  maupun pernikahan, karena 50% pendapatan dari bisnis hotel adalah berasal dari
  Food & Beverage. Renovasi akan terus dilakukan secara bertahap dimulai dari lobi.

4. Pertanyaan dari Bapak Erwin (mediaindonesia.co.id) :
   - Apa saja hasil dari RUPS Tahunan? Apakah ada pembagian dividen?
   - Apakah Perseroan memberikan alokasi dana untuk CSR?




                                                                                                 6
Page 7
     Jawaban dari Manajemen Perseroan :

     Ibu Neneng Nurdjanah

     Perseroan melaksanakan RUPS Tahunan dengan agenda rutin yang tiap tahun
     diselenggarakan antara lain pengesahan Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan
     Perseroan untuk tahun buku 2022, penetapan hasil bersih Perseroan, pemberian
     kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk akuntan publik independen
     yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2023, serta
     penyampaian laporan hasil pelaksanaan Right Issue. Perseroan tidak membagikan
     dividen kepada para pemegang saham, mengingat di tahun 2022 Perseroan masih
     mengalami kerugian sebesar Rp 229 Miliar.

     Pelaksanaan CSR Perseroan tidak hanya dilaksanakan oleh holding, namun juga
     melalui unit-unit usaha Perseroan, sehingga alokasi dana CSR tidak ditentukan dan
     hanya berdasarkan kebutuhan saja.

  5. Pertanyaan dari Bapak Darwin (Cakrawala Merah) :
     - Apa saja strategi yang dilakukan oleh Perseroan untuk menjaga stabilitas atau
       mencari partner bisnis baru, mengingat Perseroan menunda launching
       produk/proyek baru?
     - Apa saja strategi khusus dari Perseroan untuk meningkatkan kembali penurunan
       pendapatan khususnya pada sektor mal dan hotel?

     Jawaban dari Manajemen Perseroan :

     Bapak Hartono

     Perseroan melakukan konsolidasi dan persiapan-persiapan untuk memulai proyek.
     Dari sisi bisnis, Mal Blok M sudah tidak feasible jika hanya mempertahankan
     kondisi saat ini. Perseroan sudah mempersiapkan rencana pengembangan kembali
     Mal Blok M dengan konsep mixed development karena lokasinya yang strategis,
     sehingga akan ada apartemen juga dengan target penjualan di harga yang tidak
     terlalu mahal, mengingat status tanahnya Hak Pakai. Perseoran juga memiliki
     rencana pengembangan terhadap tanah Sudirman dengan konsep mixed
     development yang akan terhubung langsung dengan stasiun MRT Bendungan Hilir.

Selanjutnya Ibu Neneng Nurdjanah mempersilahkan lagi kepada para undangan yang hadir
untuk mengajukan pertanyaan.

Karena tidak ada lagi pertanyaan, maka acara paparan publik ditutup pada pukul 15.50
WIB dengan ucapan terima kasih kepada para wartawan dan undangan yang hadir atas
partisipasinya.


Jakarta, 4 Juli 2023
PT Indonesia Prima Property Tbk




Neneng Nurdjanah
Corporate Secretary



                                                                                         7

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.41 MB
Published4 Jul 2023
Pages7
Characters17,563
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result