Back to announcement
FinancialStatement-2022-Tahunan-BULL.pdf
Financial statement Text extracted BULLSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 34
Page 1
Nomor Surat 039/BULL/DIR/IDX/VII/2023
Nama Emiten PT Buana Lintas Lautan Tbk.
Kode Emiten BULL
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk Tahun Bulan yang berakhir pada 31/12/2022 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT BULL Tidak aktif Indonesia Tidak aktif 35.516 PENUH USD 100.0
Lautan Line
2 PT Bayu Tidak aktif Indonesia Tidak aktif 1.006.735 PENUH USD 100.0
Lestari
Tanaya
3 PT Garuda Tidak aktif Indonesia Tidak aktif 375.690 PENUH USD 100.0
Unggul
Nasional
4 PT Diamond Pengoperasia Indonesia 2006 Aktif 5.147.541 PENUH USD 100.0
Maritime n & pemilikan
kapal
5 Hammerhead Pengoperasia Marshall 2021 Aktif 6.152.904 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
6 Swordfish Tidak aktif Marshall Tidak aktif 105 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd Islands
7 Ravenclaw Pengoperasia Marshall 2021 Aktif 8.018 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
8 BULL Tidak aktif Singapura Tidak aktif 4.003.125 PENUH USD 100.0
International
Holding Pte
Ltd
9 PT Onyx Tidak aktif Indonesia Tidak aktif 12.078.177 PENUH USD 100.0
Maritime
10 PT Gemilang Jasa Indonesia 2004 Aktif 10.448.142 PENUH USD 100.0
Bina Lintas Keagenan
Tirta Perkapalan
11 PT Ruby Pengoperasia Indonesia 2009 Aktif 17.616.231 PENUH USD 100.0
Maritime n & pemilikan
kapal
12 PT Naga Pengoperasia Indonesia 2020 Aktif 15.803.711 PENUH USD 100.0
Sinar Maritim n & pemilikan
kapal
13 Aquanus Pengoperasia Singapura 2020 Aktif 46.048 PENUH USD 100.0
Maritime Pte n & pemilikan
Ltd kapal
14 BULL Tidak aktif Singapura Tidak aktif 26 PENUH USD 100.0
International
Shipping Pte
Ltd
15 Godam Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 1.173 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
16 Thundercat Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 36.837.095 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
17 Lionheart Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 5.580.427 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
18 PT Banyu Pengoperasia Indonesia 1991 Aktif 7.727.966 PENUH USD 40.0
Laju Shipping n & pemilikan
kapal
19 PT Sapphire Pengoperasia Indonesia 2009 Aktif 43.476.021 PENUH USD 100.0
Maritime n & pemilikan
kapal
20 PT Citrine Pengoperasia Indonesia 2006 Aktif 28.261.517 PENUH USD 100.0
Maritime n & pemilikan
kapal
21 Maza Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 707.311 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
Page 2
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
22 PT Emerald Pengoperasia Indonesia 2006 Aktif 55.756.846 PENUH USD 100.0
Maritime n & pemilikan
kapal
23 PT Berlian Jasa Indonesia 2018 Aktif 1.482.416 PENUH USD 100.0
Dumai keagenan
Logistics
24 BULL Tidak aktif Singapura Tidak aktif 1.456 PENUH USD 100.0
Maritime Inc
Pte Ltd
25 Nightcrawler Pengoperasia Marshall 2021 Aktif 921 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
26 Gundala Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 4.022.609 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
27 BLT Shipping Investasi British Virgin 2011 Aktif 114.493 PENUH USD 100.0
Corporation Islands
28 BULL Tidak aktif Singapura Tidak aktif 2.624 PENUH USD 100.0
Maritime
Capital Pte
Ltd
29 PT Anjasmoro Tidak aktif Indonesia Tidak aktif 22.466 PENUH USD 100.0
Maritime
30 Kapten Caroq Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 13.101 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
31 Mandala Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 1.355 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
32 PT Mahameru Pengoperasia Indonesia 2014 Aktif 159.928.338 PENUH USD 100.0
Nusa Mentari n & pemilikan
kapal
33 BULL Tidak aktif Singapura Tidak aktif 0 PENUH USD 100.0
International
Maritime Pte
Ltd
34 PT Nusa Pengoperasia Indonesia 2014 Aktif 56.549.733 PENUH USD 100.0
Bhakti n & pemilikan
Jayaraya kapal
35 PT Pearl Pengoperasia Indonesia 2006 Aktif 67.825.714 PENUH USD 100.0
Maritime n & pemilikan
kapal
36 Diamondback Tidak aktif Marshall 2021 Tidak aktif 11.116.636 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd Islands
37 Thunderbolt Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 10.806 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
38 Sembrani Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 39.155.663 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
39 Moondragon Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 3.736.107 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
40 Timberwolf Pengoperasia Marshall 2020 Aktif 28.989 PENUH USD 100.0
Maritime Ltd n & pemilikan Islands
kapal
41 PT Topaz Jasa Indonesia 2018 Aktif 1.723.574 PENUH USD 100.0
Maritime keagenan
perkapalan
42 PT Jade Tidak aktif Indonesia Tidak aktif 0 PENUH USD 100.0
Maritime
43 PT BLT Tidak aktif Indonesia Tidak aktif 94 PENUH USD 100.0
International
Group
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Buana Lintas Lautan Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Buana Lintas Lautan Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 3
[1000000] General information
Informasi umum General information
31 December 2022
Nama entitas PT Buana Lintas Lautan Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BULL Entity code
Nomor identifikasi entitas AA580 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A11. Oil & Gas Industry
Subindustri A112. Oil & Gas Storage & Subindustry
Distribution
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Tahunan / Annual
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2022 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan December 31, 2022 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2021 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya December 31, 2021 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2020 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,385.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Diaudit / Audited Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Wajar Dengan Pengecualian / Type of auditor's opinion
Qualified
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu Catatan 37 atas laporan emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan keuangan konsolidasian paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 1 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Nilai wajar aset tetap untuk Key Audit Matters Paragraph
kapal Seperti dijelaskan pada
Catatan 2, 3 dan 11 atas
laporan keuangan
konsolidasian, Grup
Page 4
menerapkan model revaluasi
untuk pengukuran aset tetap
untuk kapal. Sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, frekuensi revaluasi
bergantung pada perubahan
nilai wajar dari aset tetap yang
direvaluasi. Jika nilai wajar aset
yang direvaluasi berbeda
secara material dengan nilai
tercatat, maka revaluasi
lanjutan disyaratkan. Nilai wajar
kapal ditentukan berdasarkan
kombinasi pendekatan
perbandingan pasar dan
pendekatan pendapatan.
Proses penilaian sangat
judmental dan kompleks, serta
didasarkan asumsi dan estimasi
yang signifikan pada khususnya
mengenai data pembanding
pasar tersedia, tingkat diskonto,
tingkat inflasi dan masa manfaat
kapal. Manajemen melakukan
perikatan dengan penilai
independen untuk memberikan
opini atas perhitungan nilai
wajar kapal.
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
3 Juli 2023
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Tanubrata Sutanto Fahmi Current year auditor
Bambang dan Rekan
Nama partner audit tahun berjalan Kasner Sirumapea, S.E., Ak, Name of current year audit signing
CPA partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
1
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Tanubrata Sutanto Fahmi Prior year auditor
Bambang dan Rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Bambang Subagyo, S.E., CPA
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 5
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
31 December 2022 31 December 2021
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
8,550,746 8,038,133
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
259 55
penggunaannya lancar
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current other financial
10,277,022
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
26,846,467 27,932,083
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
10,911,618 1,855,902
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 4,822,733 7,204,712 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
23,274,685 31,228,004
lancar
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
1,757,583 1,497,955
lancar
Jumlah aset lancar 76,164,091 88,033,866 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 186,143 233,290 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
239,058,352 477,464,286
equipment
Goodwill 33,017,000 33,017,000 Goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
29,149,857 3,199,936
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 301,411,352 513,914,512 Total non-current assets
Jumlah aset 377,575,443 601,948,378 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
10,164,562 13,275,824
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
33,747,778 37,414,871
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
6,755,401 4,721,382
ketiga third parties
Liabilitas keuangan Other current financial
2,733,726
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
7,940,373 18,186,162
pendek expenses
Utang pajak 17,401,867 16,612,167 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
Page 6
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 37,182,220 137,644,815
tahun atas utang
bank
Jumlah liabilitas Total current
115,925,927 227,855,221
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 140,454,039 260,417,591 loans
bank
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 1,888,659 2,501,961 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
142,342,698 262,919,552
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 258,268,625 490,774,773 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 283,174,570 278,405,143 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
88,287,570 86,807,827
disetor capital
Saham treasuri ( 635,282 ) ( 635,282 ) Treasury stocks
Cadangan revaluasi 55,330,887 15,931,837 Revaluation reserves
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 309,523,121 ) ( 271,416,444 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
116,634,624 109,093,081
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
2,672,194 2,080,524
non-pengendali
Jumlah ekuitas 119,306,818 111,173,605 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
377,575,443 601,948,378
ekuitas
Page 7
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
31 December 2022 31 December 2021
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
113,848,872 179,032,246
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 89,334,351 ) ( 137,563,618 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 24,514,521 41,468,628 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 11,149,495 ) ( 8,395,222 )
expenses
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
2,688,881 512,866
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Beban lainnya ( 59,308,293 ) ( 264,485,191 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 43,254,386 ) ( 230,898,919 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 129,894 ) ( 19,986 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari Total profit (loss) from
( 43,384,280 ) ( 230,918,905 )
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 43,384,280 ) ( 230,918,905 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya, setelah pajak income, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains (losses)
atas keuntungan on revaluation of
45,810,775 ( 14,604,160 )
(kerugian) hasil property and equipment,
revaluasi aset tetap, after tax
setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran remeasurement of
70,617 597,806
kembali kewajiban defined benefit
manfaat pasti, setelah obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 45,881,392 ( 14,006,354 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya, 45,881,392 ( 14,006,354 ) comprehensive income,
setelah pajak after tax
Jumlah laba rugi Total comprehensive income
2,497,112 ( 244,925,259 )
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas ( 43,975,950 ) ( 227,943,319 ) parent entity
induk
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke non-controlling interests
kepentingan 591,670 ( 2,975,586 )
Page 8
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan ke 1,905,442 ( 241,949,673 ) attributable to parent entity
entitas induk
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan ke attributable to
591,670 ( 2,975,586 )
kepentingan non-controlling interests
non-pengendali
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent
entity
Laba (rugi) per saham ( Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.0031497095867803293 ( 0.0174 ) share from continuing
dilanjutkan ) operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham ( Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi 0.0031497095867803293 ( 0.0174 ) per share from
yang dilanjutkan ) continuing operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
31 December 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa Saham treasuri Cadangan revaluasi ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Revaluation reserves Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 278,405,143 86,807,827 ( 635,282 ) 15,931,837 ( 271,416,444 ) 109,093,081 2,080,524 111,173,605 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 278,405,143 86,807,827 ( 635,282 ) 15,931,837 ( 271,416,444 ) 109,093,081 2,080,524 111,173,605 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 43,975,950 ) ( 43,975,950 ) 591,670 ( 43,384,280 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 45,810,775 70,617 45,881,392 45,881,392 Other comprehensive income
Penerbitan saham biasa 4,768,056 1,478,097 6,246,153 6,246,153 Issuance of common stocks
Pelaksanaan waran 1,371 1,646 3,017 3,017 Exercise of warrants
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to disposal
( 613,069 ) ( 613,069 ) ( 613,069 )
pelepasan entitas anak of subsidiaries
Transaksi ekuitas lainnya ( 6,411,725 ) 6,411,725 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 283,174,570 88,287,570 ( 635,282 ) 55,330,887 ( 309,523,121 ) 116,634,624 2,672,194 119,306,818 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2021
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa Saham treasuri Cadangan revaluasi ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Revaluation reserves Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 274,654,309 80,219,723 ( 635,282 ) 47,793,475 ( 61,328,409 ) 340,703,816 9,328,465 350,032,281 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 274,654,309 80,219,723 ( 635,282 ) 47,793,475 ( 61,328,409 ) 340,703,816 9,328,465 350,032,281 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 227,943,319 ) ( 227,943,319 ) ( 2,975,586 ) ( 230,918,905 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 14,604,160 ) 597,806 ( 14,006,354 ) ( 14,006,354 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 4,272,355 ) ( 4,272,355 ) Distributions of cash dividends
Penerbitan saham biasa 3,478,505 6,261,309 9,739,814 9,739,814 Issuance of common stocks
Pelaksanaan waran 272,329 326,795 599,124 599,124 Exercise of warrants
Transaksi ekuitas lainnya ( 17,257,478 ) 17,257,478 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 278,405,143 86,807,827 ( 635,282 ) 15,931,837 ( 271,416,444 ) 109,093,081 2,080,524 111,173,605 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
31 December 2022 31 December 2021
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
107,858,699 187,646,780
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 65,391,710 ) ( 73,440,879 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 20,436,017 ) ( 35,335,221 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 58,076 ) ( 109,592 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
21,972,896 78,761,088
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 40,701,444 ) ( 36,038,439 )
aktivitas operasi activities
Pengembalian (penempatan) Repayment (placement) of
( 985,189 ) 2,249,783
uang jaminan refundable deposits
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 19,713,737 ) 44,972,432
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 18,642,624 ) ( 8,326,245 ) purchase of property and
equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
35,991,322 60,293,963
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 7,146,044 ) ( 77,408,074 )
aset tetap property and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
10,251,285 ( 7,415,477 )
investasi jangka pendek short-term investments
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
( 204 ) 31,724
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from disposal of
48,390
entitas anak subsidiaries
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 92,642 )
entitas anak subsidiaries
Penerimaan bunga dari Interests received from
1,349,770 46,925
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
21,851,895 ( 32,869,826 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 56,032,477 135,953,212 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 61,016,539 ) ( 155,827,421 ) Payments of bank loans
Page 12
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
6,246,153 9,739,814
saham biasa common stocks
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuing other
3,017 599,124
instrumen ekuitas lainnya equity instruments
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 4,272,355 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
1,265,108 ( 13,807,626 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
3,403,266 ( 1,705,020 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
8,038,133 9,785,793
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 42,640 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kenaikan (penurunan) kas dan Other increase (decrease) in
( 330,730 )
setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
8,550,746 8,038,133
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
31 December 2022
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan statements
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesiadan Dewan Standar Akuntansi Syariah - Ikatan Akuntan
Indonesia serta peraturan regulator pasar modal dan peraturan terkait yang diterbitkan oleh Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) untuk entitas yang berada dibawah pengawasannya, khususnya Peraturan No.
VIII.G.7 tanggal 25 Juni 2012 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dengan dasar kelangsungan usaha
dengan anggapan bahwa Grup mampu melaksanakan rencana manajemen, mengelola usahanya dan
risiko keuangan dengan berhasil serta memiliki sumber daya yang memadai untuk melanjutkan
kelangsungan operasionalnya di masa datang. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan
arus kas konsolidasian, telah disusunberdasarkan akrual. Laporan keuangan konsolidasian telah
disusun berdasarkan biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang disusun berdasarkan pengukuran
seperti diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Prinsip-prinsip konsolidasi Ketika Perusahaan mengendalikan investee, akan diklasifikasikan sebagai entitas anak. Perusahaan Principles of consolidation
mengendalikan investee jika ketiga unsur berikut ini dipenuhi: (a) kekuasaan atas investee, (b)
eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari investee, dan (c) kemampuan untuk menggunakan
kekuasannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil. Pengendalian dinilai kembali jika fakta
dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap setiap unsur pengendalian. Pengendalian
de facto terdapat pada situasi ketika Perusahaan memiliki kemampuanpraktis untuk mengarahkan
aktivitas yang relevan dari investee tanpa memegang haksuara mayoritas. Dalam penentuan
terdapatnya pengendalian de facto, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
relevan termasuk, ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif baik ukuran dan penyebaran pihak
lain yang memegang hak suara, hak suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan dan oleh pihak lain,
pengaturan kontraktual lain, dan pola kehadiran dalam pemilihan hak suara. Konsolidasian entitas
anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atasentitas anak dan dihentikan pada saat
Perusahaan kehilangan pengendalian entitasanak. Secara khusus, pendapatan dan beban entitas
anak yang diakuisisi atau dilepasselama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dari tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian sampai dengan
tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas dan setara kas yang tidak dibatasi pengunaannya dan tidak Cash and cash equivalents
dijaminkan sebagai jaminan utang yang mudah dikonversi pada jumlah yang diketahui dalam kas dan
memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan. Kas yang dibatasi penggunaannya dan atau
digunakan jaminan diklasifikasi sebagai bagian aset lancar karena jatuh temponya kurang dari 12
bulan setelah akhir periode pelaporan.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup timbul terutama dari penyediaan barang dan Trade and other receivables
jasa kepada pelanggan (misalnya piutang usaha), tetapi juga termasuk jenis aset keuangan non
ekuitas. Aset pada awalnya diakui pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang berkaitan langsung
Page 14
dengan akuisisi atau penerbitan, dan kemudian dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi penyisihan kerugian. Piutang usaha diukur pada
jumlah imbalan yang diharapkan oleh Grup berhak dalam pertukaran transfer barang atau jasa yang
dijanjikan kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga, dan piutang
usaha tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan pada saat pengakuan awal aset.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, manayang lebih Inventories
rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode ?first-in, firstout? (FIFO).
Penyisihan untuk persediaan yang usang, jika diperlukan, disajikan berdasarkan hasil penelaahan
terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada akhir tahun.
Aset tetap Kapal dicatat menggunakan model revaluasi yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasidikurangi Fixed assets
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi.
Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup untuk memastikan bahwa nilai tercatat tidak
berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal
pelaporan. Penyusutan kapal dihitung menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
manfaat dari kapal yaitu 5 - 35 tahun atau tarif penyusutan sebesar 2,85% - 20%. Penurunan nilai
tercatat yang berasal dari revaluasi kapal dibebankan dalam laba rugi apabila penurunan tersebut
melebihi saldo akun surplus revaluasi kapal yang berasal dari revaluasi kapal sebelumnya. Penyusutan
atas nilai revaluasian kapal dibebankan ke laba rugi. Sejalan dengan penggunaan kapal oleh Grup,
surplus revaluasi kapal dipindahkan ke defisit sebesar perbedaan jumlah penyusutan berdasarkan nilai
revaluasian kapal dengan jumlah penyusutan berdasarkan biaya perolehan kapal. Bilakemudian kapal
yang telah direvaluasi dijual atau dihentikan penggunaannya, saldo surplus revaluasi tersisa
dipindahkan langsung ke defisit.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup mereviu nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan Impairment of non-financial assets
apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
tersebut, jumlah yang dapat dipulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
penurunan nilai (apabila ada). Apabila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah yang dapat
dipulihkan atas suatu aset individu, Grup mengestimasi jumlah yang dapat dipulihkan dari unit
penghasil kas atas aset. Apabila dasar alokasi yang rasional dan konsisten dapat diidentifikasi, aset
korporat juga dialokasikan ke unit penghasil kas individu, atau jika alokasian dinyatakan ke kelompok
terkecil dari unit penghasil kas yang merupakan dasar alokasi yang rasional dan konsisten dapat
diidentifikasi. Rugi penurunan nilai diakui langsung dalam laba rugi, kecuali aset tersebut dicatat
sebesar nilai revaluasi, di mana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi.
Jika rugi penurunan nilai kemudian dibalik, nilai tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditambahkan
menjadi estimasi jumlah terpulihkan setelah revisi, tetapi kenaikan nilaitercatat tidak melebihi nilai
tercatat yang telah ditetapkan sebelum rugi penurunan nilaidiakui atas aset (atau unit penghasil kas)
pada tahun-tahun sebelumnya.
Beban tangguhan Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui pada saat nilai tercatat suatu aset atau liabilitas dalam Deferred charges
laporan posisi keuangan konsolidasian berbeda dengan dasar pengenaan pajaknya, kecuali untuk
perbedaan yang timbul dari; pengakuan awal goodwill, pengakuan awal suatu aset atau liabilitas dalam
suatu transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba
akuntansi maupun laba kena pajak, dan investasi pada entitas anak, asosiasi dan ventura bersama
dimana Grup mampu mengendalikan pembalikan perbedaan temporer dan kemungkinan besar
perbedaan temporer tidak akan dibalik di masa datang yang dapat diperkirakan. Pengakuan aset pajak
tangguhan dibatasi untuk hal-hal yang besar kemungkinan bahwa jumlah laba kena pajak akan
Page 15
tersedia terhadap perbedaan yang dapat digunakan. Jumlah aset atau liabilitas ditentukan dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan
dan diharapkan berlaku pada saat liabilitas (aset) pajak tangguhan diselesaikan (terpulihkan). Aset dan
liabilitas pajak tangguhan di-offset apabila Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
meng-offset aset pajak dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan yang terkait
dengan pajak yang dipungut otoritas pajak yang sama maupun; laba kena pajak yang sama entitas
grup, atau entitas grup yang berbeda yang bermaksud menyelesaikan aset dan libilitas pajak kini
secara neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan libilitasnya secara simultan, dalam setiap
periode masa datang di mana aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau
dipulihkan.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup Trade payables and other liabilities
menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan. Grup menetapkan
klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada
awalnya pada nilai wajar ditambah dalam hal liabilitas keuangan tidak dinyatakan pada FTVPL, biaya
transaksi langsung yang dapat diatribusikan. Liabilitas keuangan Grup diukur kemudian pada biaya
perolehan diamortisasi menggunakan metode bunga efektif atau pada FVTPL. Grup tidak memiliki
liabilitas yang diklasifikasikan pada FVTPL. Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika
dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Perbedaan antara nilai
tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan pembayaran dan jumlah terutang diakui
pada laba rugi. Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup meliputi pinjaman jangka
pendek, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan pinjaman jangka panjang.
Pengakuan pendapatan dan beban Kebijakan akuntansi pendapatan dan beban dibawah ini diterapkan berdasarkan PSAK 72. Grup Revenue and expense recognition
memperoleh pendapatan sewa dengan menempatkan kapal berdasarkan waktu (time charter) dan pool
arrangements. Kewajiban pelaksanaan dalam kontrak pool dan time charter termasuk pengoperasian
kapal. Pendapatan sewa diakui seiring berjalannya waktu pada saat Grup memenuhi kewajiban
berdasarkan waktu yang telah berlalu antara pengiriman kapal ke penyewa dan pengiriman kembali
kapal dari penyewa. Grup mengakui pendapatan freight untuk setiap pelayaran tertentu yang biasanya
dinilai dengan tarif pasar saat ini atau spot dan kemudian disesuaikan dengan kriteria yang telah
ditentukan. Kewajiban pelaksanaan untuk pendapatan freight dimulai saat kapal siap di pelabuhan
muat sampai kargo telah dikirim di pelabuhan bongkar. Pendapatan akan diakui selama durasi
perjalanan antara dua titik, yang diukur menggunakan waktu yang telah berlalu sejak dimulainya
pelaksanaan di pelabuhan muat.Manajemen menilai tahap penyelesaian sebagaimana ditentukan oleh
proporsi dari total waktu yang diharapkan untuk pelayaran yang telah berlalu pada akhir periode
pelaporan sebagai ukuran hasil yang tepat untuk memenuhi kewajiban pelaksanaan ini dan
pendapatan diakui sesuai dengan tahap penyelesaian yang dihitung. Grup juga memperoleh
pendapatan dari jasa perantara, jasa penyimpanan dan layanan manajemen perusahaan kepada
pelanggan. Kewajiban pelaksanaan dalam kontrak ini biasanya terdiri dari kru, manajemen teknis, dan
manajemen komersial yang berpotensi. Kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara bersamaan dan
berturut-turut selama durasi kontrak manajemen, yang diukur dengan menggunakan waktu yang telah
berlalu sejak pelaksanaan. Pertimbangan untuk kontrak semacam itu umumnya terdiri dari biaya
manajemen bulanan tetap, ditambah penggantian kru dan biaya lain untuk kapal yang dikelola. Biaya
manajemen biasanya ditagih setiap bulan. Beban pelayaran yang berhubungan langsung dengan
kontrak termasuk biaya sewa kapal, biaya bahan bakar dan biaya pelabuhan. Biaya kontrak
berdasarkan persentase penyelesaian jalannya pelayaran yang konsisten dengan pengakuan
pendapatan. Persentase penyelesaian ini diperoleh dari waktu yang telah berlalu antara kesiapan
untuk memuat kargo atau pengiriman kapal ke penyewa, dan penyelesaian pembongkaran kargo atau
pengiriman kembali kapal dari penyewa. Biaya kontrak diakui sebagai aset jika mewakili biaya
Page 16
tambahan untuk memperoleh kontrak atau biaya pemenuhan yang (1) terkait langsung dengan kontrak
atau kontrak yang diantisipasi, (2) menghasilkan atau meningkatkan sumber daya untuk digunakan
dalam memenuhi kewajiban berdasarkan kontrak dan (3) diharapkan dapat dipulihkan.
Penjabaran mata uang asing Laporan keuangan individu dari setiap entitas di dalam Grup disajikan dalam mata uang lingkungan Foreign currency translation
ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Untuk tujuan laporan keuangan
konsolidasian, kinerja dan posisi keuangan dari setiap entitas dinyatakan dalam US$, yang merupakan
mata uang fungsional dari Perusahaan dan mata uang penyajian untuk laporan keuangan
konsolidasian. Pada saat penyusunan laporan keuangan setiap entitas individu, transaksi-transaksi
selain mata uang fungsional entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada saat
terjadinya transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos-pos moneter yang didenominasi dalam mata
uang asing dijabarkan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter
yang dinyatakan pada nilai wajar dan didenominasi dalam mata uang asing dijabarkan menggunakan
kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos-pos non-moneter yang diukur
berdasarkan biaya historis dan merupakan mata uang asing tidak dijabarkan. Keuntungan dan
kerugian kurs mata uang asing yang timbul dari mata uang selain US$ diakui pada laba rugi pada
periode saat terjadinya.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor). a) Orang Transactions with related parties
atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: (1)
memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; (2) memiliki pengaruh
signifikan atas entitas pelapor; atau (3) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk
entitas pelapor. b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
(1) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari grup yang sama (artinya entitas induk, entitas anak,
dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain). (2) satu entitas adalah entitas asosiasi atau
ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu grup, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). (3) kedua entitas tersebut
adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (4) satu entitas adalah ventura bersama dari
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (5) entitas tersebut
adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan
program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. (6) entitas yang
dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a). (7) Orang yang
diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). (8)entitas, atau anggota dari kelompok yang
mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci
kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. Transaksi dilakukan
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Seluruh transaksi signifikan dengan
pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan laporan keuangan konsolidasian .
Pajak penghasilan Beban pajak meliputi pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laba rugi, kecuali pajak Income taxes
tersebut terkait dengan pos yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di ekuitas.
Dalam hal ini, pajak juga diakui masing-masing dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di
ekuitas. Peraturan perpajakan di Indonesia menetapkan bahwa penghasilan kena pajak tertentu
dikenakan pajak final. Pajak final yang dikenakan atas jumlah bruto transaksi diterapkan walaupun
pihak-pihak yang melakukan transaksi mengalami kerugian. Pajak final tidak lagi diatur oleh PSAK No.
46. Oleh karena itu, Grup telah memutuskan untuk menyajikan semua pajak final yang timbul dari
pendapatan sewa kapal dan pengangkutan yang diperoleh di Indonesia sebagai pos tersendiri. Beban
pajak kini dihitung berdasarkan peraturan pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku
Page 17
pada tanggal pelaporan. Aset dan/atau liabilitas pajak kini meliputi kewajiban, atau klaim dari, otoritas
pajak terkait dengan periode pelaporan saat ini atau sebelumnya, yang belum dibayar pada akhir
setiap tanggal periode pelaporan. Pajak dihitung sesuai dengan tarif pajak dan peraturan pajak yang
berlaku pada periode fiskal terkait, berdasarkan laba kena pajak untuk periode tersebut. Semua
perubahan aset atau liabilitas pajak kini diakui sebagai komponen beban pajak dalam laba rugi.
Provisi Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai Provisions
akibat peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan
estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dilakukan. Jumlah diakui sebagai provisi
merupakan estimasi terbaik dan pertimbangan yang diperlukan untuk penyelesaian kewajiban pada
akhir periode pelaporan, dengan memperhatikan unsur risiko dan ketidakpastian yang melekat pada
kewajiban. Provisi diukur menggunakan estimasi arus kas penyelesaian kewajiban kini dengan nilai
tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas tersebut. Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomis
untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai
aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan dapat diterima dan jumlah piutang dapat
diukur secara andal. Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian.
Liabilitas kontinjensi diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian kecuali
kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi adalah kecil. Aset kontinjensi tidak diakui di dalam
laporan keuangan konsolidasian, namun diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan
konsolidasian jika terdapat kemungkinan suatu arus masuk manfaat ekonomis mengalir ke dalam
entitas.
Imbalan kerja karyawan Grup memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Peraturan Employee benefits
Perusahaan. Tidak terdapat pendanaan yang disisihkan terkait imbalan pascakerja ini. Perhitungan
program imbalan pascakerja pasti ditentukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit yang
perhitungan aktuarianya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. Keuntungan dan kerugian
aktuaria dari kewajiban imbalan kerja pasti diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada periode
saat terjadi dan dicerminkan secara langsung pada defisit dan tidak akan direklasifikasi pada laba rugi.
Biaya jasa diakui dalam laba rugi, dan termasuk juga biaya jasa kini dan biaya jasa lalu maupun
keuntungan dan kerugian atas kutailmen dan penyelesaian. Biaya bunga diakui dalam laba rugi, dan
dihitung dengan menggunakan suku bunga diskonto yang digunakan untuk mengukur kewajiban
imbalan pasti pada awal periode tahunan atas saldo kewajiban imbalan pasti, dengan
mempertimbangkan pengaruh dari pembayaran imbalan kerja dalam periode berjalan. Keuntungan
atau kerugian yang timbul dari perubahan skema imbalan kerja atau skema kurtailmen diakui langsung
dalam laba rugi.
Laba per saham Rugi per saham dasar dihitung dengan membagi rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode berjalan.
Rugi per saham dilusian dihitung dengan membagi rugi berjalan yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang disesuaikan dengan
dampak semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang Segment reporting
secara regular direviu oleh ?pengambil keputusan operasional? dalam rangka mengalokasikan sumber
daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: a)
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
sama); b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen dan menilai
Page 18
kinerjanya; dan c) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang
digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka tujuan alokasi sumber daya dan
penilaian kinerja Grup lebih spesifik terfokus pada kategori dari setiap produk, yang menyerupai
informasi segmen usaha yang dilaporkan di periode sebelumnya.
Kombinasi bisnis Akuisisi bisnis Grup dicatat dengan menggunakan metode sebagai berikut: Metode akuisisi Biaya Business combination
perolehan atau imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang
meliputi nilai wajar aset yang diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang
diterbitkan, ditambah jumlah kepentingan non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi
bisnis secara bertahap, nilai wajar kepentingan ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi. Imbalan
kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan, dalam
kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian melalui
laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban. Pada saat tanggal akuisisi, aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset
dan liabilitas tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi yang relevan. Goodwill dikapitalisasi
sebagai aset tidak berwujud dengan setiap penurunan nilai tercatat dibebankan pada laba rugi. Jika
nilai wajar aset teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontijensi melebihi nilai wajar imbalan yang
dibayarkan, selisih tersebut dikreditkan secara penuh ke laba atau rugi pada saat tanggal akuisisi.
Grup memiliki pilihan, atas suatu transaksi berdasarkan basis transaksi, untuk pengakuan awal
kepentingan non-pengendali pada pihak pengakuisisi yang merupakan kepentingan kepemilikan dan
memberikan hak kepada pemegangnya bagian secara proporsional aset bersih entitas baik dalam hal
likuidasi maupun nilai wajar pada saat tanggal akuisisi atau, pada proporsi instrumen kepemilikan
dalam jumlah yang diakui dari aset bersih teridentifikasi. Komponen lain kepentingan non-pengendali
seperti opsi saham yang beredar umumnya diukur pada nilai wajar. Grup tidak memilih untuk
mengambil opsi untuk menggunakan nilai wajar dalam akuisisi yang telah selesai sampai dengan saat
ini. Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen, imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar
pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi
bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai
penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait
terhadap goodwill. Apabila akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode
pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses
akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak
pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi
baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui,
akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut. Metode penyatuan kepentingan,
Kombinasi bisnis Grup antara entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan
kepentingan, dimana selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto
entitas yang diakuisisi diakui sebagai bagian dari akun "Tambahan Modal Disetor" pada laporan posisi
keuangan konsolidasian . Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan tersebut, unsur-unsur
laporan keuangan dari entitas yang bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah
terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.
Aset hak guna Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu pada tanggal aset pendasar Right of use assets
tersedia untuk digunakan). Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi setiap akumulasi
penyusutan dan kerugian penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas
sewa. Biaya perolehan aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa diakui, biaya langsung awal yang
dikeluarkan, dan pembayaran sewa dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurang insentif
sewa yang diterima serta jumlah provisi diakui ketika Grup secara kontraktual diwajibkan untuk
Page 19
membongkar, memindahkan, merestorasi tempat dimana aset berada atau merestorasi aset pendasar
ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa. Aset hak guna disusutkan selama jangka
waktu yang lebih pendek antara masa sewa dan masa manfaat dari aset pendasar. Jika sewa
mentransfer kepemilikan aset pendasar atau biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan bahwa
Grup mengharapkan untuk melaksanakan opsi pembelian, aset hak guna terkait disusutkan selama
masa manfaat dari aset pendasar. Penyusutan dimulai sejak tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna
juga dapat mengalami penurunan nilai. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai diungkapkan dalam
Catatan 2m. Aset hak guna Grup disajikan pada pos aset tetap dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian .
Goodwill Akuntansi akuisisi mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi secara ekstensif dalam Goodwill
mengalokasikan biaya perolehan kepada nilai wajar yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas
yang diakuisisi, termasuk aset takberwujud. Sesuai PSAK No. 22, ?Kombinasi Bisnis?, goodwill tidak
diamortisasi dan diuji untuk penurunan nilai setiap tahun. Penentuan apakah goodwill diturunkan
nilainya memerlukan estimasi nilai pakai dari unit penghasil kas dari goodwill telah dialokasikan.
Perhitungan nilai pakai memerlukan Grup mengestimasi arus kas masa datang yang diharapkan yang
timbul dari unit penghasil kas dan kesesuaian tingkat diskonto didalam menghitung nilai kini serta
perkiraan pendapatan, biaya perjalanan, biaya staf dan overhead berdasarkan kondisi pasar saat ini
dan kondisi antisipasi pasar.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Liabilitas atas kontrak Pada awalnya liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal Contract liabilities
tersebut, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga tidak
dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pembayaran sewa termasuk
dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran sewa tetap (termasuk pembayaran tetap
secara substansi), dikurangi dengan piutang insentif sewa; pembayaran sewa variabel yang
bergantung pada indeks atau suku bunga, yang awalnya diukur menggunakan indeks atau suku bunga
pada tanggal permulaan; jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai
residual; harga eksekusi opsi beli, jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi
opsi untuk menghentikan sewa. Liabilitas sewa disajikan sebagai pinjaman jangka panjang dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian. Setelah tanggal permulaan liabilitas sewa diukur dengan
meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas sewa (metode bunga efektif)
dan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang dibayar. Selain itu, jumlah tercatat
liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan dalam masa sewa, perubahan dalam
pembayaran sewa (misalnya perubahan pembayaran di masa datang yang diakibatkan oleh perubahan
indeks atau suku bunga yang digunakan untuk menentukan pembayaran sewa tersebut) atau
perubahan dalam opsi beli aset pendasar.
Modal saham Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasikan sebagai ekuitas hanya jika tidak Share capital
memenuhi definisi liabilitas keuangan atau aset keuangan. Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak
yang memberikan hak residual atas aset entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Modal
saham Perusahaan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil
penerimaan bersih setelah dikurangi biaya emisi saham. Biaya emisi saham disajikan sebagai
Page 20
pengurang tambahan modal disetor dalam ekuitas. Pembelian kembali instrumen ekuitas Perusahaan
(saham treasuri) diakui dan dikurangkan secara langsung dari ekuitas. Keuntungan dan kerugian yang
timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan atau pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan tersebut
tidak diakui dalam laba rugi.
Instrumen keuangan Aset keuangan awalnya diakui pada tanggal perdagangan di dalam laporan posisi keuangan Financial instruments
konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak
instrumen keuangan. Termasuk perdagangan reguler, pembelian atau penjualan aset keuangan yang
memerlukan pengiriman aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di
pasar. Semua aset keuangan awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung, kecuali untuk aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laba
rugi. Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam salah satu kategori berikut (1) biaya perolehan
diamortisasi; (2) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI) dan; (3) nilai wajar melalui
laba rugi (FVTPL). Pengklasifikasian ini tergantung pada model bisnis entitas untuk pengelolaan aset
keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual. Grup memiliki hanya aset keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi pada akhir periode pelaporan. Grup mengukur aset keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki
aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan persyaratan kontraktual aset
keuangan pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan
bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup
timbul terutama dari penyediaan barang dan jasa kepada pelanggan (misalnya piutang usaha), tetapi
juga termasuk jenis aset keuangan non ekuitas. Aset pada awalnya diakui pada nilai wajar ditambah
biaya transaksi yang berkaitan langsung dengan akuisisi atau penerbitan, dan kemudian dinyatakan
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi
penyisihan kerugian.Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari
kas dan setara kas, aset keuangan lancar lainnya, piutang usaha, piutang lain-lain dan uang jaminan
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Grup menghentikan pengakuan aset keuangan hanya
jika hak kontraktual arus kas aset berakhir, atau ketika transfer aset keuangan dan secara substansial
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset ke entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer atau
mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset dan terus
mengendalikan aset yang ditransfer, Grup mengakui kepentingan yang dipertahankan dalam aset dan
liabilitas terkait untuk jumlah yang harus dibayar. Jika Grup mempertahankan secara substansial
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup terus mengakui aset
keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin untuk hasil yang diterima.Persyaratan penurunan
nilai sesuai dengan PSAK 71 didasarkan pada model kerugian kredit ekspektasian (ECL). Grup menilai
dasar forward-looking ECL terkait dengan instrumen utang yang dinyatakan pada biaya perolehan
diamortisasi. Metodologi penurunan nilai diterapkan tergantung pada apakah telah terjadi peningkatan
risiko kredit secara signifikan. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai
dengan kontrak dan semua arus kas yang Grup harapkan untuk menerima, didiskontokan dengan
perkiraan suku bunga efektif asli. Arus kas diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan jaminan
atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.ECL
diakui untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
pengakuan awal aset, ECL dibentuk untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa default yang
mungkin terjadi dalam 12-bulan berikutnya (12-bulan ECL). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi
peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal aset, penyisihan kerugian diakui
untuk kerugian kredit ekspektasian selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL
sepanjang umurnya).
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, manajemen sedang mengevaluasi dampak yang Accounting standards issued but not yet
Page 21
belum berlaku efektif mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amandemen berikut yang telah diterbitkan, namun effective
belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2022 sebagai berikut: Amendemen
PSAK 1, ?Penyajian laporan keuangan? mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan sebagai
lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi
tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya
penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang
dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas. Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi
liabilitas, terutama untuk entitas yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk
menentukan klasifikasi dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.Standar ini
harus diterapkan secara retrospektif sesuai dengan persyaratan dalam PSAK 25, ? Kebijakan
akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan?. Amendemen tersebut akan berlaku efektif
pada 1 Januari 2023 dan penerapan lebih awal diizinkan. Amendemen PSAK 1, ?Penyajian laporan
keuangan? ? pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen PSAK 1 mengharuskan perusahaan
untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi yang material dibandingkan signifikan. Amendemen ini
mendefinisikan apa itu ?informasi kebijakan akuntansi material? dan menjelaskan bagaimana
mengidentifikasi kapan kebijakan akuntansi itu material. Lebih lanjut, amendemen ini mengklarifikasi
bahwa kebijakan akutansi yang tidak material tidak perlu diungkapkan. Apabila diungkapkan, tidak
mengaburkan informasi kebijakan akuntansi material. Amandemen PSAK 16, ?Aset tetap? tentang
hasil sebelum penggunaan yang diintensikan. Amendemen PSAK 25, ?Kebijakan akuntansi,
perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan? ? definisi estimasi akuntansi. Amendemen PSAK 46,
?Pajak penghasilan? ? pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal.
PSAK 74, ?Kontrak asuransi? , Standar ini mengatur tentang relaksasi beberapa ketentuan antara lain
berupa penambahan pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan,
penerapan opsi mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada ketentuan transisi. Standar ini juga
mensyaratkan pemisahan yang jelas antara pendapatan yang dihasilkan dari bisnis asuransi dengan
pendapatan yang berasal dari kegiatan investasi.
Page 22
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Revaluasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property, Revaluation of property, Property, plant, and
equipment, beginning
plant, and equipment plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly Carrying amount, gross
301,587 301,587
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 663,791,573 7,109,893 ( 336,244,454 ) 59,872,138 394,529,150 Vessels, directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
713,547 36,151 ( 2,742 ) 746,956
langsung
Dimiliki langsung 664,806,707 7,146,044 ( 336,247,196 ) 59,872,138 395,577,693 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
764,000 764,000
guna assets
Aset hak guna 764,000 764,000 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
665,570,707 7,146,044 ( 336,247,196 ) 59,872,138 396,341,693
equipment
Akumulasi depresiasi Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly Carrying amount,
227,030 26,135 253,165
dimiliki langsung owned accumulated
Kapal, dimiliki langsung 186,799,638 16,260,877 ( 47,409,400 ) 155,651,115 Vessels, directly owned depreciation
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
570,413 46,843 ( 2,027 ) 615,229
langsung
Dimiliki langsung 187,597,081 16,333,855 ( 47,411,427 ) 156,519,509 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
509,340 254,492 763,832
guna assets
Aset hak guna 509,340 254,492 763,832 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
188,106,421 16,588,347 ( 47,411,427 ) 157,283,341
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
477,464,286 239,058,352
equipment
Page 23
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2021
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penurunan
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Aset tetap, akhir
(pemulihan) nilai
periode tetap tetap tetap periode
aset tetap
Property, plant, and Reclassifications of Impairment (recovery) Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, beginning property, plant, and of property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
period equipment equipment period
Nilai perolehan, Kendaraan bermotor, Motor vehicle, Carrying amount,
424,225 ( 122,638 ) 301,587
kotor dimiliki langsung directly owned gross
Kapal, dimiliki Vessels, directly
780,638,823 77,343,446 ( 135,222,310 ) 43,221,668 ( 102,190,054 ) 663,791,573
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
649,933 64,628 ( 1,014 ) 713,547
langsung owned
Dimiliki langsung 781,712,981 77,408,074 ( 135,345,962 ) 43,221,668 ( 102,190,054 ) 664,806,707 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
764,000 764,000
guna assets
Aset hak guna 764,000 764,000 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
782,476,981 77,408,074 ( 135,345,962 ) 43,221,668 ( 102,190,054 ) 665,570,707
equipment
Akumulasi Kendaraan bermotor, Motor vehicle, Carrying amount,
321,595 28,073 ( 122,638 ) 227,030
depresiasi dimiliki langsung directly owned accumulated
Kapal, dimiliki Vessels, directly depreciation
175,395,117 31,318,491 ( 19,913,970 ) 186,799,638
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
531,809 39,279 ( 675 ) 570,413
langsung owned
Dimiliki langsung 176,248,521 31,385,843 ( 20,037,283 ) 187,597,081 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
254,666 254,674 509,340
guna assets
Aset hak guna 254,666 254,674 509,340 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
176,503,187 31,640,517 ( 20,037,283 ) 188,106,421
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
605,973,794 477,464,286
equipment
Page 24
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2022
Pengungkapan catatan atas aset tetap Kapal Grup dinyatakan sebesar nilai revaluasiannya, yang merupakan nilai wajar pada tanggal Disclosure of notes for property, plant and
revaluasi setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Nilai equipment
revaluasi tanggal 31 Desember 2022 telah direviu oleh manajemen dan didukung oleh laporan penilai
independen KJPP Indriani, Sauvan & Rekan yang ditanda tangani oleh Iin Indriani, tanggal 12 Juni
2023. Pada tanggal 31 Desember 2021, manajemen menetapkan nilai wajar kapal menggunakan nilai
revaluasi pada tanggal 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019 (lihat paragraf dibawah ini) dan
untuk kapal yang dibeli oleh Grup setelah 30 November 2020 dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi
tanggal 30 Juni 2021, yang telah direviu oleh manajemen dan didukung oleh laporan penilai
independen KJPP Herman Meirizki & Rekan yang ditanda tangani oleh Susan Meirizki, tanggal 1
Oktober 2021. Semua penilai independen telah teregistrasi di Otoritas Jasa Keuangan dan penilaian
mengacu kepada Standar Penilaian Indonesia dan Peraturan No. VIII.C.4. Pada tanggal 31 Desember
2022 dan 2021, hirarki nilai wajar seluruh kapal Grup pada level 2. Tidak terdapat transfer hirarki nilai
wajar pada tahun 2022 dan 2021. Nilai wajar kapal ditentukan oleh penilai berdasarkan kombinasi
pendekatan perbandingan pasar yang mencerminkan harga transaksi terakhir untuk kapal yang sejenis
dan pendekatan pendapatan yang mendiskontokan arus kas masa datang. Dalam mengestimasi nilai
wajar kapal, penggunaan tertinggi dan terbaik dari kapal adalah penggunaan saat ini. Hubungan antara
input tidak dapat diobservasi untuk nilai wajar aset kapal adalah lebih tinggi tingkat diskonto digunakan,
semakin rendah nilai wajar dan semakin tinggi tingkat pertumbuhan nilai pasar aset tetap kapal
digunakan, semakin tinggi nilai wajar.
Page 25
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
31 December 2022 31 December 2021
Persediaan 4,822,733 7,204,712 Inventories
Page 26
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2022
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih Disclosure of notes for inventories
rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode ?first-in, first-out? (FIFO).
Penyisihan untuk persediaan yang usang, jika diperlukan, disajikan berdasarkan hasil penelaahan
terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada akhir tahun. Terutama merupakan
persediaan bahan bakar.
Page 27
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
31 December 2022 31 December 2021
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
89,334,351 137,563,618
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
89,334,351 137,563,618
pendapatan
Page 28
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2022
Pengungkapan catatan atas beban pokok Tidak terdapat beban langsung yang dilakukan dengan pihak berelasi. Tidak terdapat beban yang Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan berasal dari pihak tertentu yang melebihi 10% dari beban langsung.
Page 29
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
31 December 2022 31 December 2021
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Pan Indonesia Tbk USD 86,224,657 86,224,657 109,408,697 109,408,697 USD Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 86,224,657 109,408,697 Currency
Bank lokal lainnya IDR 6,179,952 6,179,952 8,296,256 8,296,256 IDR Other local banks
USD 85,231,650 85,231,650 280,357,453 280,357,453 USD
Mata uang 91,411,602 288,653,709 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 177,636,259 398,062,406 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
31 December 2022 31 December 2021
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
37,182,220 137,644,815
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 140,454,039 260,417,591 Long-term bank loans
Page 30
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2022
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Sampai dengan tanggal penerbitan laporankeuangan konsolidasian, manajemen telah Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang mereviuprosedur penyelesaian Grup atas pembayaranutang, dan memastikan keadaan tersebut
tidakakan melanggar perjanjian, sehingga Grup tetapmengklasifikasi pinjaman jangka
panjangberdasarkan skedul pembayaran pinjaman,walaupun Grup tidak dapat memenuhi
rasiokeuangan yang disyaratkan dan ketentuan jaminansesuai dengan perjanjian pinjaman. Nilai
tercatat pinjaman jangka panjang yangdiklasifikasi sebagai liabilitas keuangan yangdiukur pada biaya
perolehan diamortisasi,diperkirakan sama dengan nilai wajarnya karenainstrumen menggunakan suku
bunga mengambangyang di-reprice ke bunga pasar pada ataumenjelang akhir periode pelaporan,
Page 31
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term
bank loan
Utang bank, nilai dalam mata uang
asing
Bank loan, amount in foreign currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 3,135,250 IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Bank lokal lainnya IDR 6,179,952 IDR Other local banks
31 December 2021
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term
bank loan
Utang bank, nilai dalam mata uang
asing
Bank loan, amount in foreign currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 12,334,432 IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Bank lokal lainnya IDR 8,296,256 IDR Other local banks
Page 32
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
31 December 2022 31 December 2021
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 8,263,895 8,263,895 7,502,217 7,502,217 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 8,263,895 7,502,217 Currency
Bank asing lainnya USD 2,270,000 2,270,000 USD Other foreign banks
Mata uang 2,270,000 Currency
Bank lokal lainnya IDR 1,900,667 1,900,667 3,503,607 3,503,607 IDR Other local banks
Mata uang 1,900,667 3,503,607 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 10,164,562 13,275,824 Currency Creditor bank name
Page 33
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
31 December 2022
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pada tanggal 19 April 2022, Perusahaan dan Panin menyetujui restrukturisasi dan perpanjangan Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek fasilitas pinjaman (Catatan 18). Fasilitas PRK-2 sebesar Rp 121 miliar dibatalkan dan jatuh tempo
fasilitas PRK menjadi 16 Oktober 2023 dan dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi Panin. Pada
tanggal 27 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dari PT
Bank Oke Indonesia Tbk dengan jumlah maksimum sebesar Rp 50 miliar. Pinjaman ini merupakan
bagian dari fasilitas pinjaman jangka panjang dari PT Bank Oke Indonesia Tbk (Catatan 18). Fasilitas
pinjaman ini bersifat revolving, digunakan untuk modal kerja, dikenakan dikenakan persentase tertentu
per tahun dengan jangka waktu pinjaman selama 1 tahun. Jangka waktu pinjaman diperpanjang ini
telah diperpanjang, terakhir sampai dengan 31 Agustus 2023. Pada 30 November 2021, entitas anak,
memperoleh fasilitas sewa pembiayaan dari Blossom Ships Limited untuk pembiayaan kapal sebesar
US$ 2.270.000 dengan jangka waktu 6 bulan dan dikenakan bunga pada persentase tertentu per tahun
yang ditinjau secara periodik. Pada tanggal 23 Mei 2022, perhitungan atas 1 kapal sewa dengan
Blossom Ships Limited telah diselesaikan dengan jumlah penyelesaian utang sebesar US$ 2.270.000.
Page 34
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term
bank loans
Utang bank jangka pendek, nilai dalam
mata uang asing
Short-term bank loan, amount in foreign
currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 8,263,895 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Bank lokal lainnya IDR 1,900,667 IDR Other local banks
31 December 2021
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term
bank loans
Utang bank jangka pendek, nilai dalam
mata uang asing
Short-term bank loan, amount in foreign
currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 7,502,217 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.