Skip to content
Back to announcement

20230703_SLIS_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31335910_lamp2.pdf

Other Text extracted SLIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 30

Page 1
                                                                                                                                                                       PROSPEKTUS RINGKAS
                                                                                                              OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI. TIDAK JUGA
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I PT GAYA ABADI SEMPURNA TBK TAHUN 2023

                                                                                                              MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL – HAL
                                                                                                              TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGAR HUKUM.

                                                                                                              PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA, APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN
                                                                                                              DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

                                                                                                              PT GAYA ABADI SEMPURNA TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA,
                                                                                                              DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                                                                                                                             PT GAYA ABADI SEMPURNA Tbk.
                                                                                                                                                                                       Kegiatan Usaha Utama:
                                                                                                                                              Perdagangan Komponen Elektronik Serta Melalui Perusahaan Anak Penyediaan Dan Penjualan
                                                                                                                                                   Kendaraan Ramah Lingkungan Dengan Sumber Daya Energi Listrik (Electric Vehicle)
                                                                                                                                                                                Berkedudukan di Tangerang, Indonesia

                                                                                                                                                      Alamat Kantor:                                     Alamat Kantor dan Pabrik Perusahaan Anak:

                                                                                                                               Jl. Raya Serang KM 14,2 No.8, KP. Pengkolan, Kel. Pasir Gadung,            Jl. Raya Serang KM 14,2 No.8, KP. Pengkolan,
                                                                                                                                             Kec. Cikupa, Kab. Tangerang, Banten                                  Kel. Pasir Gadung, Kec. Cikupa,
                                                                                                                                                     Telp: (021) 45867333                                             Kab. Tangerang, Banten
                                                                                                                                             Website: https://www.gaya-slis.com                                         Telp: (021) 45867333
                                                                                                                                               Email: corporate@gaya-slis.com
                                                                                                                           PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (“PMHMETD I”)
                                                                                                                        KEPADA PEMEGANG SAHAM DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“HMETD”)
                                                                                                              Perseroan melakukan PMHMETD I dengan menerbitkan HMETD kepada para Pemegang Saham Perseroan sebanyak -banyaknya 2.000.000.000 (dua miliar) saham
                                                                                                              biasa atas nama (“Saham Baru”) atau sebesar 50,00% (lima puluh koma nol nol persen) dari modal ditempatkan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD I dengan
                                                                                                              nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) setiap saham. HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan yang tercatat dalam Daf tar Pemega ng Saham
                                                                                                              Perseroan pada tanggal 11 Juli 2023 (recording date) dimana setiap pemilik 1 (satu) saham lama Perseroan akan memperoleh 1 (satu) HMETD. Setiap 1 (satu) HMETD
                                                                                                              memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp168, - (seratus enam puluh delapan
                                                                                                              Rupiah) per saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (“FPPS”). Jumlah dana yan g akan diterima Perseroan
                                                                                                              dari PMHMETD I ini adalah sebanyak-banyaknya Rp336.000.000.000,- (tiga ratus tiga puluh enam miliar Rupiah).

                                                                                                              Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I ini merupakan saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel s erta akan dicatatkan di BEI
                                                                                                              dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku, Saham Baru tersebut memilik i hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen)
                                                                                                              dengan saham-saham Perseroan yang telah disetor penuh. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Sesuai ket entuan Peraturan
                                                                                                              OJK No. 32/POJK.04/2015 sebagaimana terakhir diubah dengan Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 dalam hal Pemegang Saham mempunyai HMETD dalam bentuk
                                                                                                              pecahan, hak atas pecahan saham dan/ atau Ef ek Bersifat Ekuitas lainnya dalam penambahan modal dengan memberikan HMETD terseb ut wajib dijual oleh Perseroan
                                                                                                              dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.

                                                                                                              Selis Investama Indonesia (“SII”) adalah Pemegang Saham Utama Perseroan sekaligus Pemegang Saham Pengendali Perseroan yang me miliki 56,25% (lima puluh
                                                                                                              enam koma dua lima persen) atau sebesar 1.125.000.000 (satu miliar seratus dua puluh lima juta) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memp eroleh
                                                                                                              1.125.000.000 (satu miliar seratus dua puluh lima juta) HMETD. Berdasarkan Surat Pernyataan Dalam Rangka PMHMETD I PT Gaya A badi Sempurna Tbk tanggal 10
                                                                                                              Februari 2023 SII menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh hak yang dimilikinya yaitu sebanyak 1.125.000.000 (satu miliar s eratus dua puluh lima juta) HMETD
                                                                                                              yang diterbitkan dalam rangka PMHMETD I. Terhadap HMETD yang dimilik i SII yaitu sebanyak 1.125.000.000 (satu miliar seratus dua puluh lima juta), tidak akan diambil
                                                                                                              bagian dan dilaksanakan oleh SII serta tidak akan dijual dan dialihkan oleh SII kepada pihak lain selama periode perdagangan PMHMETD I ini.

                                                                                                              Tjoa King Hoa selaku Komisaris Utama dan juga Ultimate Benef iciary Owner sekaligus Pemegang Saham Perseroan yang memiliki 3,75% (tiga koma tuju h puluh lima
                                                                                                              persen) atau sebesar 75.000.000 (tujuh puluh lima juta) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 75.000.000 (tujuh puluh lima juta) saham baru.
                                                                                                              Berdasarkan surat pernyataan kesanggupan dana menyatakan Tjoa King Hoa akan melaksanakan seluruh HMETDnya dan memiliki dana y ang cukup untuk mengambil
                                                                                                              seluruh HMETDnya.

                                                                                                              Apabila saham-saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I tersebut tidak seluruhnya diambil bagian oleh Pemegang Saham atau Pemegang Bukti HMETD, maka
                                                                                                              sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang Saham HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya seperti yang tercant um dalam Sertif ikat Bukti
                                                                                                              HMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Dalam PMHMETD I ini tidak terdapat
                                                                                                              pembeli siaga. Dengan demikian, apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa HMETD yang tidak dilaksanakan maka terhadap seluruh HMETD yang tersisa
                                                                                                              tersebut tidak akan dikeluarkan saham dari portepel.

                                                                                                              Bersamaan dengan PMHMETD I ini, Perseroan juga menerbitkan sebanyak -banyaknya 700.000.000 (tujuh ratus juta) Waran Seri I atau sebanyak -banyaknya 35,00%
                                                                                                              (tiga puluh lima koma nol nol persen) dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat Pernyataan Pendaftaran dalam ra ngka PMHMETD I. Untuk setiap 100
                                                                                                              (seratus) Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD melekat 35 (tiga puluh lima) Waran Seri I bagi pemegang HMETD yang melaksanakan haknya. Setiap pemegang 1
                                                                                                              (satu) Waran Seri I berhak untuk membeli 1 (satu) saham Perseroan dengan Harga Pelaksanaan Waran Seri I Rp600, - (enam ratus Rupiah) per saham, sehingga dana
                                                                                                              hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp420.000.000.000,- (empat ratus dua puluh miliar Rupiah). Bila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai
                                                                                                              habis periode pelaksanaannya maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Saham hasil pel aksanaan HMETD dan hasil pelaksanaan
                                                                                                              Waran Seri I yang ditawarkan melalui PMHMETD I ini seluruhnya merupakan saham yang akan dikeluarkan dari portepel Perseroan d an akan dicatatkan dan
                                                                                                              diperdagangkan PT Bursa Ef ek Indonesia (“BEI”). Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan HMETD dan Waran Seri I ini memiliki hak yang sama dan
                                                                                                              sederajat dalam segala hal, yaitu hak-hak yang berkaitan dengan saham, antara lain, hak suara dalam RUPS, hak atas pembagian dividen, hak atas saham bonus dan
                                                                                                              HMETD.

                                                                                                                                            PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM
                                                                                                               DALAM HAL PARA PEMEGANG SAHAM TIDAK MEMBELI SAHAM DALAM PMHMETD I INI SESUAI DENGAN HMETD YANG MENJADI HAKNYA
                                                                                                               MAKA AKAN MENGALAMI DILUSI KEPEMILIKAN YANG MATERIAL YAKNI SEBESAR 50,00% (LIMA PULUH KOMA NOL NOL PERSEN) SETELAH
                                                                                                               HMETD DILAKSANAKAN DAN MAKSIMUM SEBESAR 57,45% (LIMA PULUH TUJUH KOMA EMPAT PULUH LIMA PERSEN) SETELAH
                                                                                                               PELAKSANAAN HMETD DAN WARAN SERI I SELURUHNYA DILAKSANAKAN.

                                                                                                               RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PERUBAHAN PERATURAN DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH SEHUBUNGAN
                                                                                                               DENGAN IMPOR. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB VI DI DALAM PROSPEKTUS INI.


                                                                                                               PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SURAT KOLEKTIF SAHAM DALAM PMHMETD I DAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AKAN
                                                                                                               DIDISTRIBUSIKAN SECARA ELEKTRONIK YANG AKAN DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK
                                                                                                               INDONESIA.

                                                                                                               TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN ADALAH 27 JULI 2023. HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT
                                                                                                               MENJADI TIDAK BERLAKU LAGI.

                                                                                                               PARA PEMEGANG SAHAM AKAN MENGHADAPI RISIKO TIDAK LIKUIDITAS SAHAM PERSEROAN DI BURSA EFEK INDONESIA DAN TINGKAT
                                                                                                               HARGA SAHAM PERSEROAN DI BURSA EFEK INDONESIA.
                                                                                                                                               Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 03 Juli 2023
Page 2
                                                            JADWAL

 Tanggal RUPSLB                      :   5 Januari 2023   Tanggal Distribusi HMETD                :                     12 Juli 2023
 Tanggal Pernyataan Pendaftaran      :     26 Juni 2023   Tanggal Pencatatan Saham di BEI         :                     13 Juli 2023
 Penawaran HMETD Menjadi Efektif
 Tanggal    Pencatatan   Pemegang          11 Juli 2023   Periode Perdagangan dan Pelaksanaan     :            13 Juli – 27 Juli 2023
 Saham Yang Berhak Atas HMETD                             HMETD
 (Recording Date)
 Tanggal    Terakhir   Perdagangan   :                    Periode Penyerahan Saham Hasil          :            17 Juli – 31 Juli 2023
 Saham Dengan HMETD (Cum-Right)                           Pelaksanaan HMETD
   - Pasar Reguler dan Negosiasi     :     07 Juli 2023   Tanggal Terakhir Pembayaran Pesanan     :                     31 Juli 2023
                                                          Tambahan
   - Pasar Tunai                     :     11 Juli 2023   Tanggal Penjatahan                      :                01 Agustus 2023
 Tanggal Mulai Perdagangan Saham     :                    Tanggal Pengembalian Kelebihan Uang     :                03 Agustus 2023
 Tanpa HMETD (Ex-Right)                                   Pesanan
   - Pasar Reguler dan Negosiasi     :     08 Juli 2023   Periode Perdagangan Waran Seri I        :
   - Pasar Tunai                     :     12 Juli 2023     - Pasar     Reguler   dan     Pasar   :      13 Juli 2023 – 08 Juli 2026
                                                               Negosiasi
                                                            - Pasar Tunai                         :       13 Juli 2023 – 10 Juli 2026
                                                          Periode Pelaksanaan Waran Seri I        :   15 Januari 2024 – 13 Juli 2026
                                                          Akhir Masa Berlaku Waran Seri I         :                      13 Juli 2026


PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (“Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran sehubungan
dengan PMHMETD I kepada pemegang saham dalam rangka penerbitan HMETD kepada Ketua Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) di Jakarta dengan surat No. 018/SLIS/II/2023 tertanggal 10 Februari 2023 sesuai dengan
persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal
Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan OJK No.14/POJK.04/2019 tentang perubahan atas Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015
tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(“POJK No.32/2015”) dan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2015 tentang Bentuk dan Isi Prospektus Dalam
Rangka Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(“POJK No.33/2015”) yang merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Republik Indonesia No.8 Tahun
1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal.

Perseroan, Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal, dalam rangka PMHMETD I ini bertanggung jawab
sepenuhnya atas kebenaran semua informasi atau fakta material, keterangan atau laporan serta kejujuran
pendapat yang disajikan dalam Prospektus ini sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing berdasarkan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta kode etik dan
standar profesinya masing-masing.

Sehubungan dengan PMHMETD I ini, semua pihak, termasuk pihak terafiliasi tidak diperkenankan untuk
memberikan keterangan atau membuat pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak
diungkapkan dalam Prospektus ini tanpa sebelumnya memperoleh persetujuan tertulis dahulu dari Perseroan.

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam PMHMETD I ini tidak mempunyai hubungan Afiliasi
dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan.

Saham hasil pelaksanaan HMETD yang ditawarkan melalui PMHMETD I ini seluruhnya merupakan Saham
Baru yang dikeluarkan dari Portepel Perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia sebanyak-
banyaknya 2.000.000.000 (dua miliar) saham biasa atas nama (“Saham Baru”) atau sebanyak-banyaknya
50,00% (lima puluh koma nol-nol persen) dari total modal ditempatkan atau disetor penuh setelah PMHMETD
I. Saham baru tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham lainnya yang telah dikeluarkan
oleh Perseroan. serta tidak ada pembatasan atas pencatatan saham.

Pada saat diterbitkannya Prospektus ini, total saham Perseroan yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia
adalah sebanyak 2.000.000.000 (dua miliar) saham, sehingga setelah PMHMETD I, total keseluruhan saham
yang akan dicatatkan adalah sebanyak-banyaknya 4.000.000.000 (empat miliar) saham atau 100,00%
(seratus koma nol-nol persen) dari total saham Perseroan setelah pelaksanaan PMHMETD I.

PT Artha Sekuritas Indonesia merupakan pihak yang membantu penyusunan Prospektus PMHMETD I ini dan
menyatakan bahwa telah memberikan persetujuan tertulis mengenai pencantuman nama PT Artha Sekuritas
Indonesia dan tidak akan mencabut persetujuan pencantuman nama dalam Prospektus ini. PT Artha Sekuritas
Indonesia dalam PMHMETD I ini tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana
didefinisikan dalam UUPPSK.
Page 3
 PMHMETD I INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN
 SELAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH NEGARA REPUBLIK
 INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI ATAU DOKUMEN-DOKUMEN LAIN YANG BERKAITAN
 DENGAN PENAWARAN UMUM TERBATAS INI, MAKA PROSPEKTUS ATAU DOKUMEN-DOKUMEN
 TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI SAHAM, KECUALI
 BILA PENAWARAN TERSEBUT, ATAU PEMBELIAN SAHAM TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN
 ATAU BUKAN MERUPAKAN SUATU PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-
 UNDANGAN YANG BERLAKU DI NEGARA TERSEBUT.

 PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH
 PUBLIK DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING DAN RELEVAN YANG TIDAK DIKEMUKAKAN YANG
 MENYEBABKAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL DALAM PROSPEKTUS INI MENJADI TIDAK
 BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.



      PENAWARAN UMUM TERBATAS DALAM RANGKA PENAMBAHAN MODAL DENGAN
              MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I

KETERANGAN TENTANG PMHMETD I

Jenis Penawaran                                  :   Penawaran Umum Terbatas
Tanggal DPS Perseroan yang berhak atas HMETD     :   11 Juli 2023
Tanggal Pencatatan di BEI                        :   13 Juli 2023
Periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD        :   13 – 27 Juli 2023
Jumlah Saham PMHMETD I                               Sebanyak-banyaknya 2.000.000.000 (dua
                                                 :
                                                     miliar) Saham Baru
Nilai Nominal                                    :   Rp50,- (lima puluh Rupiah)
Harga Pelaksanaan HMETD                          :   Rp168,- (seratus enam puluh delapan Rupiah)
Nilai emisi dalam rangka PMHMETD I                   Sebanyak-banyaknya         Rp336.000.000.000,-
                                                 :
                                                     (tiga ratus tiga puluh enam miliar Rupiah)
Rasio PMHMETD I                                      1 (satu) saham lama akan memperoleh 1 (satu)
                                                 :   HMETD dan 1 HMETD berhak untuk membeli 1
                                                     (satu) Saham Baru
Dilusi Kepemilikan                               :   50,00% (lima puluh koma nol nol persen)
Pencatatan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD         :   BEI

KETERANGAN SINGKAT TENTANG WARAN SERI I

Jumlah Waran Seri I yang akan dikeluarkan            Sebanyak-banyaknya 700.000.000 (tujuh ratus
                                                 :
                                                     juta Rupiah) Saham Baru
Rasio Saham Hasil Pelaksanaan          PMHMETD       100:35
                                                 :
dengan Waran Seri I
Harga Pelaksanaan Waran Seri I                   :   Rp600,- (enam ratus Rupiah)
Total Hasil Pelaksanaan Waran Seri I                 Sebanyak-banyaknya      Rp420.000.000.000,-
                                                 :
                                                     (empat ratus dua puluh miliar Rupiah)
Page 4
PROFORMA PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SETELAH PMHMETD I

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum PMHMETD I dan setelah
PMHMETD I dengan asumsi Selis Investama Indonesia tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang
dimilikinya sejumlah 1.125.000.000 (satu miliar seratus dua puluh lima juta), tidak akan diambil bagian dan
dilaksanakan oleh SII serta tidak akan dijual dan dialihkan oleh SII kepada pihak lain selama periode
perdagangan PMHMETD I ini dan Pemegang Saham Perseroan lainnya melaksanakan HMETD yang menjadi
haknya dalam PMHMETD I, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan menjadi
sebagai berikut:

                                              Sebelum PMHMETD I                                 Setelah PMHMETD I
                                                      Jumlah Nilai                                       Jumlah Nilai
           Keterangan
                                   Jumlah Saham     Nominal (Rp 50,-        %       Jumlah Saham       Nominal (Rp 50,-       %
                                                       per saham)                                         per saham)
  Modal Dasar                        6.000.000.000    300.000.000.000                 6.000.000.000     300.000.000.000
  Modal ditempatkan dan disetor
  1. PT Selis Investama Indonesia     1.125.000.000     56.250.000.000     56,25      1.125.000.000       56.250.000.000    39,13
  2. Tjoa Kin Hoa                        75.000.000      3.750.000.000      3,75        150.000.000        7.500.000.000     5,22
  3. Masyarakat*)                       800.000.000     40.000.000.000     40,00      1.600.000.000       80.000.000.000    55,65
  Jumlah Modal ditempatkan dan
  disetor                             2.000.000.000    100.000.000.000 100,00         2.875.000.000      143.750.000.000 100,00
  Jumlah Saham Dalam Portepel         4.000.000.000    200.000.000.000                3.125.000.000      156.250.000.000
*) Kepemilikan masing-masing dibawah 5%.
Catatan: Berdasarkan Daftar Pemegang Saham tanggal 31 Maret 2023 yang dikeluarkan oleh PT Adimitra Jasa Korpora selaku BAE.


Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum PMHMETD I dan setelah
PMHMETD I dengan asumsi Tjoa King Hoa mengambil seluruh HMETD yang dimilikinya sejumlah 75.000.000
(tujuh puluh lima juta) saham dan Pemegang Saham Perseroan lainnya tidak melaksanakan HMETD yang
menjadi haknya dalam PMHMETD I, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan
menjadi sebagai berikut:

                                              Sebelum PMHMETD I                                 Setelah PMHMETD I
                                                      Jumlah Nilai                                       Jumlah Nilai
           Keterangan
                                   Jumlah Saham     Nominal (Rp 50,-        %       Jumlah Saham       Nominal (Rp 50,-       %
                                                       per saham)                                         per saham)
  Modal Dasar                        6.000.000.000    300.000.000.000                 6.000.000.000     300.000.000.000
  Modal ditempatkan dan disetor
  1. PT Selis Investama Indonesia     1.125.000.000     56.250.000.000     56,25      1.125.000.000       56.250.000.000    54,22
  2. Tjoa Kin Hoa                        75.000.000      3.750.000.000      3,75        150.000.000        7.500.000.000     7,23
  3. Masyarakat*)                       800.000.000     40.000.000.000     40,00        800.000.000       40.000.000.000    38,55
  Jumlah Modal ditempatkan dan
  disetor                             2.000.000.000    100.000.000.000 100,00         2.075.000.000      103.750.000.000 100,00
  Jumlah Saham Dalam Portepel         4.000.000.000    200.000.000.000                3.925.000.000      196.250.000.000
*) Kepemilikan masing-masing dibawah 5%.
Catatan: Berdasarkan Daftar Pemegang Saham tanggal 31 Maret 2023 yang dikeluarkan oleh PT Adimitra Jasa Korpora selaku BAE.


PROFORMA PERMODALAN PERSEROAN SETELAH PMHMETD I DENGAN SEBELUM DAN SETELAH
PELAKSANAAN WARAN SERI I

Proforma struktur permodalan Perseroan setelah PMHMETD I dan pelaksanaan Waran Seri I dengan
asumsi. Pemegang Saham Perseroan lainnya melaksanakan Waran Seri I. Maka struktur permodalan dan
pemegang saham Perseroan setelah PMHMETD I dan pelaksanaan Waran Seri I tersaji secara proforma
dalam tabel dibawah ini:

                                                                       Nilai Nominal Rp50.- per saham
                                         Setelah PMHMETD I & Sebelum Pelaksanaan          Setelah PMHMETD I & Setelah Pelaksanaan
                                                         Waran Seri I                                    Waran Seri I
              Keterangan
                                                                 Jumlah                                           Jumlah
                                         Jumlah Saham         Nilai Nominal       %       Jumlah Saham         Nilai Nominal    %
                                                           (Rp50,- per saham)                               (Rp50,- per saham)
Modal Dasar                                 6.000.000.000    300.000.000.000                  6.000.000.000   300.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. PT Selis Investama Indonesia            1.125.000.000      56.250.000.000   39,13      1.125.000.000     56.250.000.000   35,36
 2. Tjoa Kin Hoa                              150.000.000       7.500.000.000    5,22        176.250.000      8.812.500.000    5,54
 3. Masyarakat*)                            1.600.000.000      80.000.000.000   55,65      1.880.000.000     94.000.000.000   59,10
Jumlah Modal ditempatkan dan
disetor                                     2.875.000.000     143.750.000.000 100,00       3.181.250.000     159.062.500.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel                 3.125.000.000     156.250.000.000              2.818.750.000     140.937.500.000
Page 5
Proforma struktur permodalan Perseroan setelah PMHMETD I dan pelaksanaan Waran Seri I dengan asumsi
Tjoa King Hoa mengambil seluruh HMETD yang dimilikinya dan Pemegang Saham Perseroan lainnya tidak
melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD I, maka struktur permodalan dan susunan
pemegang saham Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                                    Nilai Nominal Rp50.- per saham
                                      Setelah PMHMETD I & Sebelum Pelaksanaan          Setelah PMHMETD I & Setelah Pelaksanaan
                                                      Waran Seri I                                    Waran Seri I
              Keterangan
                                                              Jumlah                                           Jumlah
                                      Jumlah Saham         Nilai Nominal       %       Jumlah Saham         Nilai Nominal    %
                                                        (Rp50,- per saham)                               (Rp50,- per saham)
Modal Dasar                              6.000.000.000    300.000.000.000                  6.000.000.000   300.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. PT Selis Investama Indonesia         1.125.000.000      56.250.000.000   54,22      1.125.000.000     56.250.000.000   53,54
 2. Tjoa Kin Hoa                           150.000.000       7.500.000.000    7,23        176.250.000      8.812.500.000    8,39
 3. Masyarakat*)                           800.000.000      40.000.000.000   38,55        800.000.000     40.000.000.000   38,07
Jumlah Modal ditempatkan dan
disetor                                  2.075.000.000     103.750.000.000 100,00       2.101.250.000     105.062.500.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel              3.925.000.000     196.250.000.000              3.898.750.000     194.937.500.000



                                          RENCANA PENGGUNAAN DANA

Dana yang diperoleh dari hasil pelaksanaan PMHMETD I setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan
digunakan oleh Perseroan seluruhnya sebagai setoran modal kepada Perusahaan Anak – PT Juara Bike,
yang selanjutnya akan digunakan untuk modal kerja. Demikian juga dana hasil pelaksanaan Waran Seri I
akan digunakan sebagai setoran modal kepada Perusahaan Anak yang selanjutnya akan digunakan untuk
modal kerja.

                                             IKHTISAR DATA KEUANGAN

Berikut ini adalah Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk
periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Suganda Akna Suhri dan Rekan dan
ditandatangani oleh Drs. Suganda Akna Suhri, CPA, akuntan publik independen, berdasarkan standar audit
yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dalam laporannya masing-masing 28 Maret
2023 dan 26 April 2022 dengan opini audit wajar tanpa modifikasi. Laporan keuangan untuk tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2020, telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rama Wendra dan ditandatangani
oleh Acep Kusmayadi, Ak., CA., CPA., akuntan publik independen, berdasarkan standar audit yang
ditetapkan      oleh     Institut  Akuntan   Publik    Indonesia   (IAPI),   dengan    nomor     laporan
No.00042/3.0360/AU.1/09/05/0202-3/1/IV/2021 tanggal 26 April 2021 dengan opini audit wajar tanpa
modifikasi.

Dan juga untuk laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2020, telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Rama Wendra dan ditandatangani oleh Acep Kusmayadi, Ak., CA., CPA., akuntan publik independen,
berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dalam laporannya

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                                                                                   (dalam Rupiah)
                                                                                     31 Desember
                       Keterangan
                                                                2022                     2021                    2020
ASET
Aset Lancar
Kas dan bank                                                    9.237.382.529           6.200.841.122           5.330.054.481
Investasi jangka pendek                                             5.854.945
Piutang usaha:
    Pihak ketiga – setelah dikurangi cadangan penurunan
    nilai                                                    164.847.888.798         127.088.112.134          139.568.616.457
    Pihak berelasi                                            18.492.870.812          26.828.801.683            4.961.467.480
Piutang lain – lain pihak ketiga                                           -           4.424.164.097                        -
Persediaan – setelah dikurangi
 cadangan penurunan nilai                                    138.985.931.007         164.212.953.572          166.088.492.747
Biaya dibayar di muka                                            527.870.117             493.771.324              587.054.816
Page 6
 Pajak dibayar di muka                                         151.807.783                        -                          -
 Uang muka                                                  50.308.948.122            3.168.265.359                          -
 Jumlah Aset Lancar                                        382.558.554.113        332.416.909.291          316.535.685.981
 Aset Tidak Lancar
 Aset pajak ditangguhkan                                     1.983.328.623          2.323.537.372            2.281.320.717
 Aset tetap – bersih                                        61.490.635.172         60.805.617.603           64.784.306.007
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                   63.473.963.795          63.129.154.975          67.065.626.724
 JUMLAH ASET                                               446.032.517.908        395.546.064.266          383.601.312.705

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS
 Liabilitas Jangka Pendek
 Utang bank                                                 70.552.067.600           80.068.383.805        109.775.775.492
 Utang usaha
    Pihak ketiga                                            16.153.820.906           36.848.371.834          36.969.747.140
    PIhak berelasi                                           1.111.317.633                        -             433.112.057
 Utang lain-lain                                               121.290.000                        -                       -
 Uang muka pelanggan                                         8.261.490.515                        -                       -
 Utang pajak                                                 1.257.318.287            1.657.506.464           3.210.784.737
 Beban akrual                                                1.539.338.461            1.957.078.182           1.948.417.518
 Utang jangka panjang yang jatuh tempo kurang dari satu
 tahun:
    Pinjaman bank                                           19.160.238.840         14.370.179.130           15.160.238.832
    Utang pembiayaan konsumen                                  629.604.150            201.767.556              600.346.884
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                           118.786.486.392        135.103.286.971          168.098.422.660

 EKUITAS
 Modal saham - nilai nominal Rp50 per saham
 Modal dasar sebanyak 6.000.000.000 saham per 31 Desember 2022,
 31 Desember 2021 dan 2020.
 Modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 2.000.000.000 saham
 per 31 Desember 2022, 31 Desember 2021 dan 2020.                 100.000.000.000      100.000.000.000      100.000.000.000
 Tambahan modal disetor lainnya:                                   28.187.500.000       28.187.500.000      28.187.500.000
 Selisih kombinasi bisnis entitas sepengendali                     (6.896.603.697)      (6.896.603.697)     (6.896.603.697)
 Penghasilan komprehensif lainnya                                    (721.188.041)          452.916.836      (283.886.191))
 Saldo Laba
 Sudah ditentukan penggunaannya                                    20.300.000.000       20.000.000.000      20.000.000.000
 Belum ditentukan penggunaannya                                   104.091.748.926       62.228.416.634      37.044.991.579
 JUMLAH                                                           244.961.457.188      203.972.229.773     178.052.001.691
 Kepentingan non pengendali                                            839.823.700         675.550.992         608.281.803
 JUMLAH EKUITAS                                                   245.801.280.888      204.647.780.765     178.660.283.495

 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    446.032.517.908      395.546.064.266     383.601.312.705


LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                                                                                                                 (dalam Rupiah)
                                                                                       31 Desember
                          Keterangan
                                                                     2022                   2021                 2020
Penjualan                                                       487.151.646.729        448.363.550.268      411.798.065.773
Harga Pokok Penjualan                                         (408.009.478.746)      (381.818.269.064)    (341.019.545.555)
Laba Kotor                                                       79.142.167.983         66.545.281.204       70.778.520.218

Beban penjualan                                                 (1.725.911.677)        (3.308.118.714)      (5.208.999.696)
Beban umum dan administrasi                                    (17.160.931.109)       (15.832.757.271)     (14.944.639.052)
Pendapatan (beban) keuangan                                    (11.990.779.464)       (15.243.040.527)     (15.073.831.259)
Pendapatan (beban) lainnya                                        6.145.159.014            486.072.583      (2.850.787.328)
                                                               (24.732.463.236)       (33.897.843.929)     (38.078.257.335)

Laba sebelum pajak penghasilan                                  54.409.704.747         32.647.437.275       32.700.262.883

Beban pajak penghasilan                                        (12.069.399.606)        (7.401.722.626)      (6.203.270.934)

Laba Tahun Berjalan                                             42.340.305.141         25.245.714.649       26.496.991.949

Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Page 7
                                                                                       31 Desember
                            Keterangan
                                                                     2022                   2021                2020
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
 Keuntungan/(kerugian) aktuarial                               (1.521.544.896)             951.003.362        (791.374.000)
 Pajak penghasilan terkait                                         334.739.877           (209.220.740)          174.102.280

Jumlah Laba Komprehensif
  Tahun Berjalan                                               41.153.500.122           25.987.497.271      25.879.720.229

Laba (rugi) yang diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                        42.163.332.291           25.183.425.055      26.465.223.822
  Kepentingan non – pengendali                                    176.972.850               62.289.594          31.768.127
                                                               42.340.305.141           25.245.714.649      26.496.991.949

Laba (rugi) komprehensif yang diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                        40.989.227.416           25.920.228.082      25.852.231.988
  Kepentingan non – pengendali                                    164.272.706               67.269.189          27.488.241
                                                               41.153.500.122           25.987.497.271      25.879.720.229

Laba bersih per saham                                                       21,08                  12,59               13,23



LAPORAN ARUS KAS
                                                                                                                 (dalam Rupiah)
                                                                                    31 Desember
                         Keterangan
                                                              2022                      2021                    2020


Arus Kas dari Aktivitas Operasi:
  Penerimaan kas dari pelanggan                            465.520.046.778            438.905.573.840        402.564.414.723
  Pembayaran kas kepada pemasok                          (438.905.561.669)          (376.483.938.736)      (366.133.945.109)
  Pembayaran kas untuk beban usaha                         (11.147.956.277)            (8.619.407.947)       (10.797.054.695)
  Pemabayaran kepada karyawan                              (16.637.577.522)           (17.004.007.501)       (18.727.699.778)
  Pembayaran bunga pinjaman                                (11.893.332.126)           (14.320.892.277)       (15.073.831.259)
  Pembayaran untuk pajak                                   (11.946.446.939)            (9.206.438.294)        (6.183.432.958)
  Penerimaan kegiatan usaha lainnya                          11.062.410.446                557.219.130          (245.075.958)
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi          (13.948.417.309)             13.828.108.216       (14.596.625.034)

Arus Kas dari Aktivitas Investasi:
  Perolehan aset tetap                                     (3.172.452.845)              (750.640.402)        (1.474.558.810)
  Investasi jangka pendek                                       (5.854.945)
  Hasil Penjualan aset tetap                                   412.493.571                          -             63.636.364
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi        (2.765.814.219)              (750.640.402)        (1.410.922.446)

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:
  Pembayaran dividen                                                                                 -       (1.500.000.000)
  Penerimaan pinjaman bank                                 348.857.049.777             18.377.102.744         46.390.843.661
  Pembayaran dari pinjaman bank                          (372.743.545.112)           (37.261.300.417)        (6.853.419.976)
  Pembayaran pinjaman dari pihak berelasi                    74.442.666.607                          -      (10.808.983.655)
  Penerimaan/(pembayaran) piutang kepada piak berelasi     (30.450.000.000)             7.277.863.386            935.613.437
  Pembayaran sewa pembiayaan                                  (355.398.337)             (600.346.885)        (1.470.168.655)
  Penerimaan/(pembayaran) pinjaman lain-lain                                                         -      (10.000.000.000)
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan         19.750.772.935            (12.206.681.172)         16.693.884.812

Kenaikan bersih kas dan setara kas                          3.036.541.405                870.786.641            686.337.332

Kas dan setara kas pada awal tahun                          6.200.841.122              5.330.054.481          4.643.717.149

Kas dan setara kas pada akhir tahun                         9.237.382.527              6.200.841.122          5.330.054.481



RASIO KEUANGAN PENTING

                                                                                    31 Desember
                       Keterangan
                                                          2022                          2021                    2020
RASIO LIKUIDITAS
Rasio Lancar (%)                                                 322,06                       210,93                   246,05
Rasio Cepat (%)                                                  142,95                        99,63                   118,52

RASIO SOLVABILITAS
Rasio Total Liabilititas Terhadap Aset (X)                           0,45                       0,48                     0,48
Rasio Total Liabilitas Terhadap Ekuitas (X)                          0,81                       0,91                     0,93
Page 8
                                                                                         31 Desember
                        Keterangan
                                                                      2022                   2021         2020
Rasio EBIT terhadap Beban Bunga (X)                                           5,13                 3,14           3,17
Rasio Interest Coverage (X)                                                   1,22                 3,14           3,17
Rasio Debt Service Coverage (X)                                               0,47                 0,33           0,29

RASIO USAHA
Laba/(rugi) tahun berjalan/jumlah asset (%)                                   9,49                 5,94           6,32
Laba/(rugi) tahun berjalan/jumlah ekuitas (%)                                16,74                11,34          12,34
Laba/(rugi) tahun berjalan/Penjualan (%)                                      8,69                 6,42           5,63

RASIO AKTIVITAS
Rasio Perputaran Total Aset (X)                                               1,09                 0,93           1,15
Rasio Perputaran Persediaan (X)                                               2,94                 1,78           2,31
Rasio Perputaran Piutang (X)                                                  2,66                 2,83           2,85

RASIO PROFITABILITAS
Pertumbuhan Penjualan (%)                                                     0,09                 0,09          (0,10)
Margin Laba kotor (%)                                                         0,16                 0,16            0,15
Margin Laba sebelum bunga dan pajak (%)                                       0,14                 0,11            0,12

RASIO KEUANGAN PENTING YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN PINJAMAN

  Rasio Keuangan                 Rasio Perjanjian Kredit                      Rasio Keuangan Perusahaan
                               Lebih besar atau sama dengan 1 (satu)
 EBITDA                                                                      0,33 kali
                               kali
                               Lebih besar atau sama dengan 1 (satu)
 Current Ratio                                                               2,72 kali
                               kali
                               Lebih kecil atau sama dengan 3,25 kali
                               (shareholder loan diasumsikan sebagai
 Debt to Equity Ratio          modal dan apabila lebih besar dari 2,5 kali   0,83 kali
                               maka Debitor harus menambah modal
                               disetor
 Umur persediaan               Maksimal 7 (tujuh) bulan                      5,6 bulan
Page 9
                    ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisa Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

a.   Penjualan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Penjualan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan
sebesar Rp38.788.096.461 atau 8,65% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021, atau dari sebesar Rp448.363.550.268 menjadi sebesar Rp487.151.646.729. Peningkatan
penjualan tersebut disebabkan oleh Peningkatan penjualan terutama disebabkan oleh peningkatan volume
penjualan kendaraan listrik terutama kepada pihak ketiga yaitu PT Beam Mobility Indonesia sebesar
Rp63.128.887.350 atau 100%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Penjualan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar
Rp36.565.484.495 atau 8,88% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020,
atau dari sebesar Rp411.798.065.773 menjadi sebesar Rp448.363.550.268. Peningkatan penjualan tersebut
terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan pihak berelasi terhadap PT Selis Retail Indonesia sebesar
Rp23.630.376.220 atau 90,00%, dimana Perseoran harus memenuhi permintaan PT Selis Retail Indonesia
atas meningkatnya minat kendaraan listrik.

b.   Harga Pokok Penjualan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Harga pokok penjualan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp26.191.209.682 atau 6,86% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp381.818.269.064 menjadi sebesar Rp408.009.478.746
Peningkatan harga pokok penjualan tersebut terutama disebabkan oleh pembelian bahan baku sebesar
Rp25.634.569.284 atau 6,67%, dimana bahan baku tersebut digunakan untuk meningkatkan produksi
Perseroan.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Harga pokok penjualan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami
peningkatan sebesar Rp40.798.723.509 atau 11,96% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp341.019.545.555 menjadi sebesar Rp381.818.269.064.
Peningkatan harga pokok penjualan tersebut disebabkan oleh terjadinya peningkatan pembelian bahan baku
sebesar Rp40.126.786.787, dimana seiring meningkatnya penjualan atas produk Perseroan, Perseroan
melakukan pembelian bahan baku.

c.   Laba Kotor

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Laba kotor Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan
sebesar Rp12.596.886.779 atau 18,93%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021, atau dari sebesar Rp66.545.281.204 menjadi sebesar Rp79.142.167.983. Peningkatan laba
kotor tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan grup secara keselurahan yang lebih besar
dibandingkan peningkatan harga pokok penjualan, peningkatan tersebut terutama disebabkan peningkatan
penjualan kendaraan listrik.
Page 10
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Laba kotor Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar
Rp4.233.239.014 atau 5,98% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020,
atau dari sebesar Rp70.778.520.218 menjadi sebesar Rp66.545.281.204. Penurunan laba kotor tersebut
terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan harga pokok penjualan yang lebih besar dibandingkan
dengan peningkatan penjualan, dimana harga pokok penjualan tersebut terutama digunakan untuk pembelian
bahan baku pembuatan kendaraan listrik.

d.   Beban Penjualan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Beban penjualan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
penurunan sebesar Rp1.582.207.037 atau 47,83% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp3.308.118.714 menjadi sebesar Rp1.725.911.677. Penurunan beban
penjualan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan biaya iklan dan promosi, dikarenakan adanya
pandemic Covid-19 dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka dari itu
kegiatan untuk pameran, pembukaan gerai dan produk launching diminimalisir.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Beban penjualan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan
sebesar Rp1.900.880.982 atau 36,49% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020, atau dari sebesar Rp5.208.999.696 menjadi sebesar Rp3.308.118.714. Penurunan beban
penjualan tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya penurunan beban promosi, gerai penjualan, pameran
dan launching. Yaitu penurunan masing-masing, beban promosi penurunan sebesar Rp403.762.269 atau
22,03%; beban gerai penjualan sebesar Rp945.254.310 atau 2338,09%; beban pameran dan launching
sebesar Rp585.726.597 atau 214,49%. dikarenakan adanya pandemic Covid-19 dan kebijakan Pemberlakuan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka dari itu kegiatan untuk pameran, pembukaan gerai dan
produk launching diminimalisir.

e.   Beban Umum dan Administrasi

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Beban umum dan administrasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
mengalami penurunan sebesar Rp1.328.173.838 atau 8,39%% dibandingkan dengan periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp15.832.757.271 menjadi sebesar Rp17.160.931.109.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan beban-beban yang signifikan diantaranya beban
pemeliharaan, beban perjalanan dinas, penelitian dan pengembangan dan sewa masing-masing sebesar
49,71%, 28,26%, 100,00% dan 40,94%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Beban umum dan administrasi Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami
peningkatan sebesar Rp888.118.219 atau 5,94% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp14.944.639.052 menjadi sebesar Rp15.832.757.271. Penurunan
beban umum dan administrasi tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan beban gaji dan
tunjangan yaitu sebesar Rp2.268.667.763 atau 32,16%
Page 11
f.   Beban Keuangan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Beban keuangan dan administrasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
mengalami penurunan sebesar Rp 3.252.261.063 atau 21,34% dibandingkan dengan periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp15.243.040.527 menjadi sebesar Rp11.990.779.464.
Penurunan beban keuangan tersebut terutama disebabkan oleh beban bunga pinjaman bank yang diiring
dengan penurunan jumlah pinjaman bank.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Beban keuangan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan
sebesar Rp169.209.268 atau 1,12% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020, atau dari sebesar Rp15.073.831.259 menjadi sebesar Rp15.243.040.527. Peningkatan beban keungan
tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan beban bunga pinjaman dan peningkatan beban
administrasi bank.

g.   Pendapatan/ beban lain-lain

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Pendapatan lain-lain Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp5.659.086.431 atau 1164,25%% dibandingkan dengan yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp486.072.583 menjadi sebesar Rp6.145.159.014. Peningkatan
pendapatan lain-lain tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan dampak penyesuaian liabilitas
imbalan kerja sebesar Rp3.121.864.685 atau sebesar 100,00% dan jasa pengiriman sebesar
Rp1.728.823.505 atau sebesar 100,00%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Beban lain-lain Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan
sebesar Rp3.336.859.911 atau 117,05%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020, atau dari sebesar Rp2.850.787.328 menjadi pendapatan lain-lain sebesar Rp486.072.583.
Penurunan beban lain-lain tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya pemulihan cadangan kerugian
penurunan nilai piutang sebesar Rp1.161.126.134 atau sebesar 100,00%.

h.   Laba Sebelum Pajak Penghasilan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
mengalami peningkatan sebesar Rp21.762.267.472 atau 66,66%% dibandingkan dengan periode yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp32.647.437.275 menjadi sebesar
Rp54.409.704.747. Peningkatan laba sebelum pajak tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan laba
kotor sebesar 18,93% dan penurunan beban penjualan dan beban keuangan masing-masing sebesar 47,83%
dan 21,34%
Page 12
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020

Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami
penurunan sebesar Rp52.825.608 atau 0,16%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp32.700.262.883 menjadi pendapatan lain-lain sebesar
Rp32.647.437.275. Penurunan laba sebelum pajak penghasilan tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya
penurunan laba kotor sebesar Rp4.233.239.014 atau 5,98%.

i.   Laba Tahun Berjalan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Laba tahun berjalan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan
sebesar Rp17.094.590.492 atau 67,71% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022, atau dari sebesar Rp25.245.714.649 menjadi sebesar Rp42.340.305.141. Peningkatan laba
tahun berjalan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan nilai penjualan terutama pada entitas anak.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020

Laba tahun berjalan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan
sebesar Rp1.251.277.300 atau 4,72%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020, atau dari sebesar Rp26.496.991.949 menjadi pendapatan lain-lain sebesar
Rp25.245.714.649. Penurunan laba sebelum pajak penghasilan tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya
peningkatan beban pajak penghasilan sebesar Rp1.251.277.300 atau 4,72%

j.   Laba Komprehensif Tahun Berjalan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Laba komprehensif tahun berjalan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
mengalami peningkatan sebesar Rp15.166.002.851 atau 58,36% dibandingkan dengan yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp25.987.497.271 menjadi sebesar Rp41.153.500.122.
Peningkatan laba komprehensif tahun berjalan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan laba tahun
berjalan sebesar Rp17.094.590.492 atau 67,71%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Laba tahun berjalan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan
sebesar Rp107.777.042 atau 0,42%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020, atau dari sebesar Rp25.879.720.229 menjadi pendapatan lain-lain sebesar
Rp25.987.497.271. Peningkatan laba komprehensif tahun berjalan tersebut terutama disebabkan oleh
terjadinya keuntungan actuarial sebesar Rp1.742.377.362 atau 220,17% dan peningkatan beban efek pajak
sebesar Rp383.323.020 atau 220,17%.
Page 13
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

a.   Jumlah Aset

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Jumlah aset Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan
sebesar Rp50.486.453.642 atau 12,76% dibandingkan dengan jumlah aset yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021, atau dari sebesar Rp395.546.064.266 menjadi sebesar Rp446.032.517.908 . Peningkatan
jumlah aset tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan uang muka pembelian sebesar
Rp47.140.682.763 atau 1487,90% dan kas dan bank sebesar Rp3.036.541.407 atau 48,97%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Jumlah aset Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar
Rp15.881.223.310 atau 5,02% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020,
atau dari sebesar Rp316.535.685.981 menjadi sebesar Rp332.416.909.291. Peningkatan jumlah aset
tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya kenaikan piutang pihak berelasi sebesar Rp21.867.334.203
atau 440,74%

b.   Kas dan Bank

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Saldo kas dan bank Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp3.036.541.407 atau 48,97% dibandingkan dengan saldo kas dan bank yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp6.200.841.122 menjadi sebesar Rp9.237.382.529.
Peningkatan kas dan bank tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan saldo deposito berjangka BCA
sebesar Rp1.955.610.024 atau sebesar 100,00%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020

Saldo kas dan bank Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan
sebesar Rp870.786.641 atau 16,34% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020, atau dari sebesar Rp5.330.054.481 menjadi sebesar Rp6.200.841.122. Peningkatan saldo kas dan
bank tersebut terutama disebabkan oleh oleh kenaikan saldo kas dan bank yang berada di bank yang
merupakan hasil dari aktivitas Perseroan.

c.   Piutang usaha

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Piutang usaha Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp29.423.845.793 atau 19,12% dibandingkan dengan piutang usaha yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp153.916.913.817 menjadi sebesar
Rp183.340.759.610. Peningkatan piutang usaha tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan kepada
piutang usaha pihak berelasi, PT Selis Retail Indonesia, sebesar Rp6.369.250.513 atau sebesar 100,00%,
sementara itu terdapat peningkatan nilai piutang usaha pihak ketiga, PT Kobin Bekasi Barat, sebesar
Rp16.234.941.975 atau sebesar 77,02%.
Page 14
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Piutang usaha Perseroan pada yang berakhir tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar
Rp9.386.829.880 atau 6,49% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020,
atau dari sebesar Rp144.530.083.937 menjadi sebesar Rp153.916.913.817. Peningkatan piutang usaha
Perseroan terutama disebabkan oleh oleh kenaikan piutang pihak berelasi sebesar 440,70%.

d.   Persediaan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Persediaan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan
sebesar Rp25.227.022.565 atau 15,36% dibandingkan dengan persediaan yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021, atau dari sebesar Rp164.212.953.572 menjadi sebesar Rp138.985.931.007. Penurunan
persediaan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan saldo bahan baku berupa komponen elektronik dan
persediaan barang jadi masing-masing sebesar Rp21.267.657.381 atau 29,46% dan Rp8.337.529.470 atau
10,23%, sementara itu persediaan berupa barang dalam proses dan bahan pendukung mengalami
peningkatan masing-masing sebesar Rp3.184.128.781 atau 33,57% dan Rp1.194.035.505 atau 115,73%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Persediaan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar
Rp1.875.539.175 atau 1,13% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020,
atau dari sebesar Rp166.088.492.747 menjadi sebesar Rp164.212.953.572. Penurunan persediaan
Perseroan terutama disebabkan oleh oleh penurunan persediaan barang jadi sebesar Rp1.196.060.340 atau
1,47%.

e.   Pajak dibayar dimuka

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Pajak dibayar dimuka Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp151.807.783 atau 100,00% dibandingkan dengan persediaan yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp0 menjadi sebesar Rp151.807.783. Penigkatan tersebut
merupakan kenaikan atas saldo Pajak Pertambahan Nilai (PPN) masukan.

f.   Biaya dibayar dimuka

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Biaya dibayar dimuka Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp34.098.793 atau 6,91% dibandingkan dengan biaya dibayar dimuka yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp493.771.324 menjadi sebesar Rp527.870.117.
Peningkatan biaya dibayar dimuka tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan asuransi dibayar dimuka
sebesar Rp149.025.456 atau 227,48%. Asuransi tersebut terutama merupakan asuransi atas persediaan
yang diasuransikan ke pihak ketiga, yaitu PT Asuransi Umum BCA.
Page 15
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Biaya dibayar dimuka Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan
sebesar Rp93.283.492 atau 15,89% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020, atau dari sebesar Rp587.054.816 menjadi sebesar Rp493.771.324. Penurunan biaya dibayar dimuka
Perseroan terutama disebabkan oleh penurunan biaya sewa dibayar dimuka sebesar Rp37.333.337 atau
8,72% dan penurunan biaya asuransi dibayar dimuka sebesar Rp55.950.155 atau 85,41%.

g.   Aset Pajak tangguhan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Aset pajak tangguhan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
penurunan sebesar Rp340.208.759 atau 14,64% dibandingkan dengan aset pajak tangguhan yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp2.323.537.372 menjadi sebesar Rp1.983.8328.623.
Penurunan aset pajak tangguhan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan aset pajak tangguhan di
Perseroan dan JB.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Aset pajak tangguhan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan
sebesar Rp42.216.655 atau 1,85% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020, atau dari sebesar Rp2.281.320.717 menjadi sebesar Rp2.323.537.372. Peningkatan aset pajak
tangguhan Perseroan terutama disebabkan oleh kenailkan aset pajak tangguhan di JB sebesar Rp13.586.312
atau 1,02%.

h.   Aset Tetap Setelah Dikurangi Akumulasi Penyusutan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp685.017.569 atau 1,13% dibandingkan dengan Aset
tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari
sebesar Rp60.805.617.603 menjadi sebesar Rp61.490.635.172. Peningkatan aset tetap setelah dikurangi
akumulasi penyusutan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan aset tetap berupa kendaraan sebesar
Rp3.446.900.909 atau sebesar 34,39%, peningkatan aset tetap berupa mesin dan peralatan sebesar
Rp1.213.937.340 atau sebesar 7,16% guna memenuhi kebutuhan operasional Perseroan dan entitas anak.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
mengalami penurunan sebesar Rp3.978.688.404 atau 6,14% dibandingkan dengan periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp64.784.306.007 menjadi sebesar Rp60.805.617.603.
Penurunan aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan Perseroan terutama disebabkan oleh kenaikan
beban akumulasi penyusutan sebesar Rp4.729.328.806 atau 31,10%
Page 16
h.   Jumlah Liabilitas

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Jumlah liabilitas Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp9.332.953.519 atau 4,89% dibandingkan dengan jumlah liabilitas yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp190.898.283.501 menjadi sebesar Rp200.231.237.020 .
Peningkatan jumlah liabilitas tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan uang muka dari pelanggan,
utang pembiayaan konsumen dan utang pihak berelasi masing-masing sebesar Rp8.261.490.515 atau
sebesar 100,00%, Rp1.894.485.075 atau sebesar 100,00% dan Rp43.992.666.607 atau sebesar 514,35%.
Sementara itu, terdapat komponen liabilitas yang mengalami penurunan terutama pada utang bank dan utang
usaha pihak ketiga masing-masing sebesar Rp28.676.555.045 atau 23,90% dan Rp20.694.550.928 atau
56,16%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

jumlah liabilitas Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar
Rp14.042.745.709 atau 6,85% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020,
atau dari sebesar Rp204.941.029.210 menjadi sebesar Rp190.898.283.501. Penurunan jumlah liabilitas
tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya penurunan utang bank jangka pendek sebesar
Rp29.707.391.687 atau 27,06% dan utang bank jangka panjang sebesar Rp19.160.238.840 atau 47,99%.

i.   Utang Bank

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Utang bank Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan
sebesar Rp23.886.495.335 atau 17,78% dibandingkan dengan utang bank yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021, atau dari sebesar Rp134.364.466.412 menjadi sebesar Rp110.477.971.077. Penurunan
utang bank tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran fasilitas kredit investasi, installment loan dan term
loan terhadap Bank BCA yang telah jatuh tempo sebesar Rp23.886.495.335.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Utang bank Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar
Rp18.884.197.673 atau 14,05% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020, atau dari sebesar Rp153.248.664.085 menjadi sebesar Rp134.364.466.412. Penurunan utang bank
tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya pembayaran pokok pinjaman pada Bank BCA sebesar
Rp18.377.102.744.

j.   Utang Usaha

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Utang usaha Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan
sebesar Rp19.583.233.295 atau 53,15% dibandingkan dengan utang usaha yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021, atau dari sebesar Rp36.848.371.834 menjadi sebesar Rp17.265.138.539. Penurunan utang
usaha tersebut terutama disebabkan oleh pelunasan kewajiban utang usaha pihak berelasi terhadap, PT
Juara Indonesia, sebesar Rp21.503.673.918 dan juga disbebakan oleh peningkatan atas utang usaha pihak
berelasi, PT Juara Logistik Indonesia, sebesar Rp1.111.317.633.
Page 17
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Utang usaha Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar
Rp554.487.363 atau 1,48% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020,
atau dari sebesar Rp37.402.859.197 menjadi sebesar Rp36.848.371.834. Penurunan utang usaha tersebut
terutama disebabkan oleh terjadinya pelunasan utang usaha pihak berelasi, PT Juara Logistik Indonesia,
sebesar Rp433.112.057 atau 100,00%.

k.   Uang Muka Pelanggan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Uang muka penjualan Grup pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp 8.261.490.515 atau 100% dibandingkan dengan utang atas uang muka pelanggan
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp0 menjadi sebesar Rp8.261.490.515.
Peningkatan uang muka penjualan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pemesanan pembelian
sepeda listrik oleh pihak ketiga dari PT Beam Mobility Indonesia dan PT Bank Mandiri Tbk.

l.   Utang Pajak

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Utang pajak Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan
sebesar Rp400.188.177 atau 24,14% dibandingkan dengan utang pajak yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021, atau dari sebesar Rp1.657.506.464 menjadi sebesar Rp1.257.318.287. Penurunan utang
pajak tersebut terutama disebabkan oleh penurunan utang pajak Perseroan atas Pajak Pertambahan Nilai
(PPN) sebesar Rp306.503.291 atau 100,00% dan atas PPh pasal 29 sebesar, namun disisi lain terdapat
penurunan signifikan pada utang PPh Pasal 29 sebesar Rp527.719.085 atau 77,43%. Penurunan tersebut juga
disebabkan oleh utang pajak Perusaahn Anak atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp362.684.173
atau 90,54%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Utang pajak Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar
Rp1.553.278.273 atau 48,38% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020,
atau dari sebesar Rp3.210.784.737 menjadi sebesar Rp1.657.506.464. Penurunan utang pajak tersebut
terutama disebabkan oleh adanya penurunan utang pajak PPh pasal 29 sebesar Rp1.699.183.924 atau
69,70%.

m. Beban Akrual

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Beban akrual Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan
sebesar Rp417.739.721 atau 21,35% dibandingkan dengan beban akrual yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021, atau dari sebesar Rp1.957.078.182 menjadi sebesar Rp1.539.338.461. Penurunan beban
akrual tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya bunga pinjaman sebesar Rp419.336.093, penurunan
tersebut berbanding lurus dengan adanya pembayaran atas pinjaman.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Beban akrual Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar
Page 18
Rp8.660.664 atau 0,44% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau
dari sebesar Rp1.948.417.518 menjadi sebesar Rp1.957.078.182. Peningkatan beban akrual tersebut
terutama disebabkan oleh adanya peningkatan beban akrual lain-lain sebesar Rp8.660.664 atau 0,44%.,
berupa gaji dan tunjangan.

n. Utang Pembiayaan Konsumen

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Utang pembiayaan konsumen Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
mengalami peningkatan Rp2.322.321.669 atau 1150,99% dibandingkan dengan utang pembiayaan
konsumen yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp201.767.556 menjadi sebesar
Rp2.524.089.225. Peningkatan/penurunan utang pembiayaan konsumen tersebut terutama disebabkan oleh
penambahan utang pembiayaan pengadaan kendaraan guna memenuhi kegiatan operasional perusahaan,
terutama terhadap utang pembiayaan konsumen jangka pendek dan jangka panjang PT BCA Finance, masing-
masing sebesar Rp427.836.594 dan sebesar Rp2.524.089.225.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Utang pembiayaan konsumen Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami
penurunan sebesar Rp398.579.328 atau 66,39% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp600.346.884 menjadi sebesar Rp201.767.556. Penurunan utang
pembiayaan konsumen tersebut terutama disebabkan oleh adanya penurunan utang pembiayaan konsumen
pihak ketiga, PT BCA Finance, sebesar Rp310.880.071 atau 64,34%.

o.   Utang Pihak Yang Berelasi

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Utang pihak yang berelasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp43.992.666.607 atau 514,35% dibandingkan dengan utang pihak yang berelasi yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp8.553.005.017 menjadi sebesar
Rp52.545.671.624. Peningkatan utang tersebut digunakan untuk kebutuhan modal kerja dalam menjalankan
kegiatan operasional dan pembayaran utang bank BCA. sebagaimana termaktub pada No.001/IV/19/TKH
tanggal 15 April 2019 sebagaimana telah di addendum dengan No.001/X/2022/TKH tanggal 31 Oktober 2022.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Utang pihak yang berelasi Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan
sebesar Rp7.277.863.386 atau 570,75% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020, atau dari sebesar Rp1.275.141.631 menjadi sebesar Rp8.553.005.017. Peningkatan utang
pihak yang berelasi tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan utang berelasi kepada pemegang
saham, Tn. Tjoa King Hoa, untuk modal kerja Perseroan.

p.   Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Liabilitas imbalan kerja karyawan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
mengalami penurunan sebesar Rp1.077.158.744 atau 14,72% dibandingkan dengan utang liabilitas imbalan
kerja karyawan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp7.316.088.036 menjadi
sebesar Rp6.238.929.292. Peningkatan liabilitas imbalan kerja karyawan tersebut terutama disebabkan oleh
peningkatan liabilitas imbalan kerja pada JB.
Page 19
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Liabilitas imbalan kerja karyawan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami
peningkatan sebesar Rp263.040.435 atau 3,73% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp7.053.047.601 menjadi sebesar Rp7.316.088.036. Peningkatan
liabilitas imbalan kerja karyawan tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada kewajiban
liabilitas imbalan kerja karyawan pada awal periode sebesar Rp2.001.414.926 atau 39,62%.

q.   Posisi Ekuitas

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021

Posisi ekuitas Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan sebesar Rp41.153.500.123 atau 20,11%% dibandingkan dengan posisi ekuitas yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp204.647.780.765 menjadi sebesar
Rp245.801.280.888. Peningkatan posisi ekuitas tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada
saldo laba sebesar Rp41.863.332.292 atau 67,27%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020

Posisi ekuitas Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar
Rp25.987.497.271 atau 14,55% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020, atau dari sebesar Rp178.660.283.494 menjadi sebesar Rp204.647.780.765. Peningkatan posisi ekuitas
tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada saldo laba sebesar Rp25.183.425.055 atau
67,98%.

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Sumber dan Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Arus kas dari aktivitas operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 31
Desember 2021 dan 31 Desember 2020

Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
sebesar negatif Rp13.948.417.309. Adapun ini disebabkan dari transaksi pembayaran kas kepada pemasok
sebesar Rp438.905.561.669, pembayaran kas untuk beban usaha sebesar Rp11.147.956.277 , pembayaran
kas kepada karyawan sebesar Rp16.637.577.522 , pembayaran bunga pinjaman sebesar Rp11.893.332.126
, dan pembayaran untuk pajak sebesar Rp11.946.446.939 . Pengeluaran tersebut diimbangi dengan kas yang
diperoleh dari penerimaan pelanggan sebesar Rp465.520.046.778 dan penerimaan kegiatan usaha lainnya
sebesar Rp11.062.410.446.

Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 sebesar Rp13.828.108.216. Adapun ini disebabkan dari transaksi pembayaran kas kepada pemasok
sebesar Rp376.483.938.736, pembayaran kas untuk beban usaha sebesar Rp8.619.407.947, pembayaran
kepada karyawan sebesar Rp17.004.007.501, pembayaran bunga pinjaman sebesar Rp14.320.892.277,
pembayaran untuk pajak sebesar Rp9.206.438.294. Pengeluaran tersebut diimbangi dengan kas yang
diperoleh dari penerimaan pelanggan sebesar Rp438.905.573.840 dan penerimaan kegiatan usaha lainnya
sebesar Rp486.072.583.

Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 sebesar negatif Rp14.596.625.034. Adapun ini disebabkan dari transaksi pembayaran kas kepada
pemasok sebesar Rp366.133.945.109, pembayaran kas untuk beban usaha sebesar Rp10.797.054.695,
pembayaran kepada karyawan sebesar Rp18.727.699.778, pembayaran bunga pinjaman sebesar
Rp15.073.831.259, pembayaran untuk pajak sebesar Rp6.183.432.958 dan pembayaran kegiatan usaha
lainnya sebesar Rp245.075.958. Pengeluaran tersebut diimbangi dengan kas yang diperoleh dari penerimaan
pelanggan sebesar Rp402.564.414.723.
Page 20
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Sumber dan Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Arus kas dari aktivitas investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022,
31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020

Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022 sebesar negatif Rp2.765.814.219. Arus kas digunakan untuk aktivitas investasi terutama adalah untuk
perolehan aset tetap sebesar Rp 3.172.452.845 dan untuk investasi jangka pendek sbesar Rp5.854.945.
Pengeluaran kas tersebut juga diimbangi dengan penerimaan kas dari penjualan atas aset, masing-masing
sebesar Rp412.493.571

Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 sebesar Rp750.640.402. Arus kas digunakan untuk aktivitas investasi adalah untuk perolehan aset tetap
sebesar Rp750.640.402.

Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 sebesar Rp1.410.922.446. Arus kas digunakan untuk aktivitas investasi adalah untuk perolehan aset
tetap sebesar Rp1.474.558.810 dan penerimaan kas dari aktivitas investasi diperoleh dari hasil penjualan aset
tetap sebesar Rp63.636.364.

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Sumber dan Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Arus kas dari aktivitas pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022,
31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020

Arus Kas bersih diperoleh dari Aktivitas Pendanaan untuk periode tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 sebesar R19.750.772.935 . Arus kas yang diperoleh berasal dari penerimaan kas dari
pinjaman bank sebesar Rp348.857.049.777,           penerimaan utang dari pihak berelasi sebesar
Rp74.442.666.607. Sedangkan arus kas digunakan untuk pembayaran pinjaman bank sebesar Rp
372.743.545.112 dan pembayaran sewa pembiayaan sebesar Rp355.398.337.

Arus Kas bersih diperoleh dari Aktivitas Pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 sebesar negatif Rp12.206.681.172. Arus kas yang diperoleh berasal dari penerimaan kas dari pinjaman
bank sebesar Rp18.377.102.744, penerimaan piutang dari pihak berelasi sebesar Rp7.277.863.386.
Sedangkan arus kas digunakan untuk pembayaran pinjaman bank sebesar Rp37.261.300.417 dan
pembayaran sewa pembiayaan sebesar Rp600.346.885.

Arus Kas bersih diperoleh dari Aktivitas Pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 sebesar Rp16.693.884.812. Arus kas yang diperoleh berasal dari penerimaan kas dari pinjaman bank
sebesar Rp46.390.843.661 dan penerimaan piutang dari pihak berelasi sebesar Rp935.613.437. Sedangkan
arus kas digunakan untuk pembayaran dividen sebesar Rp1.500.000.000, pembayaran pinjaman bank
sebesar Rp6.853.419.976, pembayaran pinjaman pihak berelasi sebesar Rp10.808.983.655, pembayaran
sewa pembiayaan sebesar Rp1.470.168.655 dan pembayaran pinjaman lain-lain sebesar Rp10.000.000.000.

                                 KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

Riwayat Singkat Perseroan

PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (“Perseroan”) didirikan dengan nama PT Gaya Abadi Sempurna, suatu
Perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, berkedudukan di
Kabupaten Tangerang, didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas Nomor 155 tertanggal 26
September 1996, yang dibuat di hadapan Soekaimi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. C2-20.570 HT.01.01-TH.98, tanggal 16
Page 21
Oktober 1998. (“Akta Pendirian”).

Struktur permodalan dan komposisi susunan pemegang saham Perseroan pada saat pendirian adalah
sebagai berikut:

                                                                  Nilai Nominal Rp100.000,- per Saham
                                                                                 Jumlah Nilai       Persentase
                      Keterangan
                                                           Jumlah Saham        Nominal Saham        Kepemilikan
                                                                                    (Rp)                %
 Modal Dasar                                                          1.000         100.000.000
 Modal Ditempatkan Ditempatkan dan Disetor Penuh:
 1. Ny. Lau Ling Ngin                                                   270           27.000.000           90,00
 2. Teddy Hartono Husein                                                 30            3.000.000           10,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                             300           30.000.000          100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                            700           70.000.000

Pada tahun 2019, Perseroan mengubah status dan nama perusahaannya yang semula berstatus Perseroan
tertutup Perseroan terbuka dengan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan, sebagaimana
termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.11 tanggal 21 Juni 2019 yang dibuat dihadapan Rahayu Ningsih
S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapat persetujuan dari Menkumham berdasarkan keputusannya Nomor
AHU-0032560.AH.01.02 Tahun 2019 tanggal 24 Juni 2019, dan telah diberitahukan kepada Menkumham
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0289739 dan
No. AHU-AH.01.03-0289740 tanggal 24 Juni 2019 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan dengan
Nomor AHU-0097345.AH.01.11. Tahun 2019 tanggal 24 Juni 2019, untuk selanjutnya disebut dengan (“Akta
No.11/2019”).

Akta pendirian Perseroan yang didalamnya memuat Anggaran Dasar Perseroan diubah terakhir kali dengan
perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan adalah sebagaimana dimuat dalam Pernyataan Keputusan
Rapat PT Gaya Abadi Sempurna Tbk No. 19 tanggal 4 Maret 2021 dibuat Satria Amiputra A., S.E., S.Ak.,
S.H., M.E., MAk., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Menkumham berdasarkan
Surat Keputusan No.AHU-0020706.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 5 April 2021 dan didaftarkan dalam Daftar
Perseroan Nomor. AHU-0062329.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 5 April 2021 (“Akta No. 19/2021”).

Maksud dan Tujuan

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang:
   a) Industri Pengolahan;
   b) Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor.

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha
sebagai berikut:

1.   Industri Televisi Dan/Atau Perakitan Televisi, mencakup pembuatan televisi, seperti pesawat penerima
     televisi dan kombinasi, monitor televisi dan pertunjukan. Termasuk perakitan televisi.

2.   Industri Motor Listrik, mencakup usaha pembuatan motor listrik dan komponen/bagiannya, seperti motor
     AC, motor DC, stator, rotor, brush dan commutator , kecuali mesin pembakaran dalam untuk menyalakan
     motor .

3.   Industri Peralatan Listrik Rumah Tangga, mencakup pembuatan selimut listrik, penghisap debu (vacuum
     cleaners), pengkilat lantai (floor polishers), tempat sampah listrik, peralatan untuk mengolah dan
     mempersiapkan makanan (grinders, blenders, pernbuka kaleng, juicers, dan sebagainya) dan peralatan
     listrik Iainnya seperti sikat gigi Iistrik, alat-alat cukur listrik dan alat-alat perawatan tubuh listrik Iainnya,
     pengasah pisau listrik dan sebagainya. Termasuk kulkas (refrigerator), mesin pencuci piring, mesin
     pencuci dan pengering pakaian, unit pembuangan/tempat sampah dan kap ventilasi. Pembuatan mesin
     cuci, mesin pengering dan sejenisnya dalam bentuk yang besar atau untuk kepentingan niaga
     dimasukkan dalam kelompok 28262. Pembuatan mesin jahit baik untuk keperluan rumah tangga maupun
     tidak dimasukkan dalam kelompok 28262.
Page 22
4.   Industri Peralatan Elektrotermal Rumah Tangga, mencakup pembuatan kompor (misalnya oven,
     microwave oven, cookers, hot plates, toasters, pembuat kopi dan teh, frypans, roasters, penggorengan
     dan pemanggang listrik dan hoods dan sebagainya), alat pemanas dan alat masak dengan menggunakan
     arus listrik, kipas angin dan pemanas ruangan. Termasuk industri peralatan elektrotermal rumah tangga,
     seperti alat pemanas air listrik, selimut listrik, alat listrik untuk perawatan rambut (pengering, sisir, sikat,
     pengeriting), setrika listrik, alat resistor pemanas listrik dan Iain-Iain.

5.   Industri Peralatan Listrik Lainnya, mencakup pembuatan dinamo lampu sepeda, dinamo magnetik, busi,
     alat-alat peringatan suara (sirine, klakson, alarm, bel, dan sebagainya) , peralatan sinyal listrik seperti
     alat-alat pengatur Ialu-lintas jaIan raya, jalan kereta api, di pelabuhan laut dan udara dan sinyal untuk
     pejaIan kaki, berbagai peralatan listrik dan elektronik yang tidak termasuk kelompok manapun, seperti
     charger (pengisi) baterai padat, alat pembuka dan penutup pintu listrik, mesin pembersih ultrasonik
     (kecuali untuk laboratorium, dokter gigi) , penyamak kasur (tanning beds), peralatan solid state inverter,
     peralatan rektifikasi, fuel cells, penyuplai daya teregulasi dan tidak teregulasi, UPS (uninterruptible power
     supllies) , supresor gelombang (kecuali untuk distribusi level voltase), kabel peralatan, kabel sambungan,
     perangkat kabel listrik Iainnya yang berpenyekat dan berkonektor, karbon dan grafit elektroda, kontak
     dan produk karbon dan grafit listrik Iainnya, akselerator partikel, kapasitor, resistor , kondenser listrik dan
     komponen sejenisnya, elektromagnet, papan skor listrik, reklame listrik, insulator (penyekat) listrik
     (kecuali penyekat kaca atau porselen) , peralatan patri dan solder listrik, besi solder tangan dan
     pembuatan peralatan modul fotovoltaik (panel surya). Termasuk usaha pembuatan komponen dan
     perlengkapannya.

6.   Industri Peralatan Audio Dan Video Elektronik Lainnya, mencakup pembuatan peralatan elektronika
     untuk rumah tangga, seþerti mikrofon, loudspeaker, headphone, amplifier dan sebagainya. Termasuk
     industri mesin karaoke, headphone (radio, stereo, komputer) dan console video game dan Iainnya.

7.   Industri Bola Lampu Pijar, Lampu Penerangan Terpusat Dan lampu Ultra Violet, Kelompok ini mencakup
     usaha pembuatan macam-macam Iampu pijar untuk penerangan, seperti bohlam tidak termasuk fitting
     dan perlengkapannya, penerangan fotografi (flash bulbs) dan penerangan untuk panggung/lampu sorot
     (spot light). Termasuk lampu ultraviolet dan infrared, lampu senter, penerangan pada alat-alat
     kedokteran. Usaha pembuatan peralatan penerangan pada sepeda dan kendaraan bermotor dimasukkan
     pada kelompok 27403.

8.   Industri Sepeda Motor Roda Dua Dan Tiga, Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan
     secara lengkap dari macam-macam kendaraan bermotor roda dua dan tiga, seperti sepeda motor,
     moped, skuter, bemo, a side-cars dan sejenisnya. Termasuk sepeda yang dilengkapi motor.

9.   Industri Komponen Dan Perlengkapan Sepeda Motor Roda Dua dan Tiga, Kelompok ini mencakup usaha
     pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan tiga, seperti motor
     pembakaran daIam, suspensi dan knalpot.

10. Perdagangan Besar Peralatan dan Perlengkapan Rumah Tangga, mencakup usaha perdagangan besar
    peralatan dan perlengkapan rumah tangga, seperti perabot rumah tangga (furniture) , peralatan dapur
    dan memasak, lampu dan perlengkapannya, elektronik konsumen seperti radio, televisi, perekam dan
    pemutar CD dan DVD, perlengkapan stereo, konsol video game; alat penerangan, bermacam peralatan
    makan minum porselen dan gelas, peralatan sendok, pisau, garpu, peralatan dari kayu, barang dari
    anyaman dan barang dari gabus, wallpaper, karpet dan sebagainnya.

11. perdagangan Besar Alat Olahraga, mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat olahraga
    (termasuk sepeda dan bagian-bagiannya serta aksesorinya).

12. Perdagangan Besar Suku Cadang Elektronik, mencakup usaha perdagangan besar katup dan tabung
    elektronik, peralatan semi konduktor, mikrochip dan IC dan PCB.

13. Perdagangan Besar Alat Permainan Dan Mainan Anak-Anak, mencakup usaha perdagangan besar
    berbagai alat permainan dan mainan anak-anak.

14. Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi, mencakup usaha perdagangan besar peralatan
Page 23
     telekomunikasi, seperti perlengkapan telepon dan komunikasi.

15. Perdagangan Besar Mesin Kantor Dan Industri, Suku Cadang Dan Perlengkapannya. mencakup usaha
    perdagangan besar mesin industri dan mesin kantor kecuali komputer, serta perlengkapannya, seperti
    mesin penggerak mula, turbin, mesin pengolahan kayu dan logam, macam-macam mesin untuk industri
    dan untuk keperluan kantor, mesin pembangkit listrik dan mesin untuk keperluan rumah tangga.
    Termasuk perdagangan besar robot-robot produksi, mesin-mesin Iain yang tidak termasuk dalam Iainnya
    untuk keperluan industri , perdagangan dan navigasi serta jasa Iainnya dan mesin yang dikendalikan
    komputer üntuk industri tekstil serta mesin jahit dan rajut yang dikendalikan komputer.

16. Perdagangan Besar Mesin, Peralatan Dan Perlengkapan lainnya, mencakup usaha perdagangan besar
    mesin dan peralatan serta perlengkapan yang belum diklasifikasikan dalam kelompok 46591 sampai
    dengan 46594, seperti perdagangan besar furnitur kantor, kabel dan sakelar serta instalasi peralatan Iain
    untuk keperluan industri, perkakas mesin berbagai jenis dan untuk berbagai bahan, perkakas mesin yang
    dikendalikan computer dan peralatan dan perlengkapan pengukuran.

Perkembangan Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan

Struktur permodalan Perseroan adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Penyertaan Keputusan Sirkuler
Direksi Perseroan Terbatas Perseroan Nomor 13 tanggal 20 Desember 2019, yang dibuat di hadapan Rahayu
Ningsih, S.h., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah: (i) telah diberitahukan, diterima dan
dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”) sebagaimana dinyatakan
dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Nomor: AHU-AH.01.03-
0376293 tanggal 20 Desember 2019; (ii) telah diberitahukan, diterima dan dicatat dalam database Sistem
Administrasi Badan Hukum Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Kemenkumham sebagaimana
dinyatakan dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Nomor: AHU-AH.01.03-
0376294 tertanggal 20 Desember 2019; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor AHU-
0247328.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 20 Desember 2019. (“Akta No.13/2019”). Struktur permodalan
Perseroan berdasarkan Akta No. 13/2019 adalah sebagai berikut:

 Modal Dasar                  :   Rp 300.000.000.000,- terbagi atas 6.000.000.000 saham masing-masing
                                  Saham dengan nilai nominal Rp50,-
 Modal Ditempatkan            :   Rp 100.000.000.000,- terbagi atas 2.000.000.000 saham masing-masing
                                  Saham dengan nilai nominal Rp50,-
 Modal Disetor                :   Rp 100.000.000.000,- terbagi atas 2.000.000.000 saham masing-masing
                                  Saham dengan nilai nominal Rp50,-

Struktur permodalan Perseroan pada tanggal Prospektus ini, dan dengan susunan pemegang saham
Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 31 Januari 2023 yang diterbitkan oleh PT Adimitra Jasa
Korpora selaku BAE Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                     Nilai Nominal
                                                                   Rp50,- per saham
                        Keterangan                                                                Persentase
                                                          Jumlah Saham         Jumlah Nilai
                                                                                                      (%)
                                                            (lembar)          Nominal (Rp,-)
 Modal Dasar
 Jumlah Modal Dasar                                         6.000.000.000       300.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. Selis Investama Indonesia                               1.125.000.000        56.250.000.000          56,25
 2. Tjoa King Hoa                                              75.000.000         3.750.000,000           3,75
 3. Masyarakat *)                                             800.000.000        40.000.000.000          40,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                 2.000.000.000       100.000.000.000         100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                4.000.000.000       200.000.000.000
*) Kepemilikan masing-masing dibawah 5%.
Page 24
Pengurusan Dan Pengawasan Perseroan

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai
berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama      : Tjoa King Hoa
Komisaris Independen : Budi Setiyadi

Direksi
Direktur Utama          : Edi Hanafiah Kwanto
Direktur                : Wilson alias Wilson Teoh
Direktur                : Wilson alias Wilson Ng

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagaimana diuraikan di atas dimuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 27 tanggal 22 Juli 2022 dibuat
dihadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta.

Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas masing-masing telah sesuai
dengan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik.

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam PMHEMTD I ini adalah sebagai berikut:

 Akuntan Publik                      :    KAP Suganda Akni Suhri & Rekan
 Konsultan Hukum                     :    Fahmy Hoessein & Partners
 Notaris                             :    Rudy Siswanto, SH.,
 Biro Administrasi Efek              :    PT. Adimitra Jasa Korpora

                                   TATA CARA PEMESANAN SAHAM

1.   Pemesan Yang Berhak

Para Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan berhak untuk mengajukan pemesanan
Saham HMETD dalam rangka PMHMETD I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang dengan rasio
sebagai berikut: 1 (satu) Saham Lama Perseroan akan memperoleh 1 (satu) HMETD dimana setiap 1 (satu)
HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per
saham dan dengan Harga Pelaksanaan Rp168,- (seratus enam puluh delapan Rupiah).

Pemesan yang berhak untuk melakukan pembelian saham baru adalah:
a. Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam Sertifikat HMETD atau yang memperoleh
   HMETD secara sah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
b. Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode
   perdagangan HMETD.

Pemesan dapat terdiri atas perorangan, warga negara Indonesia dan/atau asing dan/atau lembaga dan/atau
badan hukum/badan usaha baik Indonesia/asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan
pelaksanaannya.

Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak, maka para
pemegang saham yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya
untuk memperoleh HMETD dan belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan
untuk mendaftar di BAE sebelum batas akhir pendaftaran pemegang saham yaitu tanggal
11 Juli 2023.

Untuk mengurangi interaksi sosial, menjaga jarak fisik (physical distancing) dan menghindari keramaian untuk
meminimalisir penyebaran dan penularan virus corona (covid-19), BAE akan mengarahkan para pemegang
saham yang sahamnya masih dalam bentuk surat kolektif saham (warkat) dapat menghubungi BAE untuk
diberikan pengarahan cara mengkonversi HMETD kedalam sub rekening efek yang dapat dibuka di
perusahaan efek dan atau bank kustodian yang merupakan partisipan dari KSEI. Sehingga pelaksanaan
HMETD dapat dilakukan melalui sistem KSEI.
Page 25
2.   Distribusi Sertifikat Bukti HMETD

Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik ke dalam rekening efek di KSEI melalui rekening efek Anggota Bursa
dan/atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa setelah tanggal
pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 12 Juli 2023. Prospektus dan petunjuk
pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui KSEI yang dapat diperoleh oleh pemegang saham
Perseroan dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.

Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukan dalam Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan Sertifikat Bukti HMETD atas nama pemegang saham, yang dapat diambil oleh pemegang saham
yang berhak atau kuasanya di BAE pada setiap Hari Kerja dan jam kerja mulai tanggal 12 Juli 2023 dengan
membawa:
a. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi pemegang saham perorangan) dan fotokopi anggaran
     dasar serta lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus (bagi pemegang saham badan
     hukum/lembaga). Pemegang saham juga wajib menunjukkan asli dari fotokopi tersebut.
b. Asli surat kuasa (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilengkapi fotokopi
     identitas diri lainnya yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas
     pemberi dan penerima kuasa wajib diperlihatkan).

3.   Prosedur Pendaftaran/Pelaksanaan HMETD

A. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif
   1) Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank
       Kustodian dan membayar Harga Pelaksanaan HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening
       yang khusus ditunjuk oleh KSEI;
   2) Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh
       Anggota Bursa atau Bank Kustodian kepada KSEI, maka:
       a. KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub rekening pemegang HMETD yang
          memberikan instruksi pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan
          fasilitas C-BEST;
       b. Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk
          oleh KSEI, KSEI akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari
          rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI tersebut ke rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan
          pada hari yang kerja berikutnya.
   3) 1 (satu) Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD, KSEI akan
       menyampaikan kepada BAE, dokumen sebagai berikut:
       a. Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI, berikut rincian data pemegang
          HMETD (nomor identitas, nama, alamat, status kewarganegaraan dan domisili) pemegang
          HMETD yang melakukan pelaksanaan HMETD;
       b. Surat atau bukti pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD yang dilakukan oleh KSEI,
          dari rekening bank yang ditunjuk KSEI ke dalam rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan;
       c. Instruksi untuk mendapatkan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD ke dalam
          rekening khusus yang telah disediakan oleh KSEI.
   4) Segera setelah BAE menerima dokumen-dokumen dari KSEI sebagaimana dimaksud dalam butir
       A.3 di atas, BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi
       pelaksanaan HMETD, bukti pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening
       bank khusus berdasarkan data pada rekening bank khusus, serta instruksi untuk mendepositokan
       sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD.
   5) Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari
       KSEI dan uang Harga Pelaksanaan HMETD telah dibayar penuh (in good funds) di rekening bank
       khusus, BAE akan menerbitkan/mendepositokan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD
       ke dalam rekening khusus yang telah disiapkan KSEI, dan KSEI akan langsung mendistribusikan
       Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dengan menggunakan fasilitas CBEST. Selanjutnya,
       setelah melakukan pendistribusian Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD tersebut maka KSEI
       akan memberikan laporan hasil distribusi Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD tersebut kepada
       Perseroan dan BAE.
Page 26
B. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif
    1) Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor pusat BAE.
    2) Pemegang HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif yang akan melakukan pelaksanaan
        HMETD harus membayar Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening bank khusus serta
        menyerahkan dokumen sebagai berikut:
        a. Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
        b. Asli bukti pembayaran Harga Pelaksanaan HMETD;
        c. Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang HMETD (perorangan) yang akan
           melakukan pelaksanaan HMETD (Kartu Tanda Penduduk (”KTP”)/paspor/Kartu Izin Tinggal
           Terbatas (”KITAS”); atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran susunan terakhir anggota
           Direksi/pengurus dari pemegang HMETD (lembaga/badan hukum) yang akan melakukan
           pelaksanaan HMETD;
        d. Asli surat kuasa, jika pelaksanaan HMETD dilakukan oleh pemegang HMETD melalui kuasanya
           dan dilampirkan fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemberi dan penerima kuasa
           (KTP/paspor/KITAS);
        e. Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dimasukkan
           dalam Penitipan Kolektif, maka permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE harus diajukan
           melalui Anggota Bursa atau Bank Kustodian yang ditunjuk dengan menyerahkan dokumen
           tambahan berupa: - Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank
           Kustodian untuk mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan
           Efek atas Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI atas nama
           pemberi kuasa; - Asli formulir penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan
           ditandatangani dengan lengkap.
  3) BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung untuk pelaksanaan HMETD
     sebagaimana dimaksud dalam butir B.2 di atas.
  4) Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima oleh BAE
     dan uang Harga Pelaksanaan HMETD telah dibayar penuh (in good funds) ke dalam rekening bank
     yang ditunjuk oleh Perseroan, BAE akan menerbitkan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD
     dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham (”SKS”), jika pemegang Sertifikat Bukti HMETD tidak
     menginginkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dimasukkan ke dalam Penitipan Kolektif.

4.    Pemesanan Saham Tambahan

     Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD yang terakhir yang
     namanya tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI
     dapat memesan saham tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan
     pembelian saham tambahan dan/atau FPPS Tambahan yang telah disediakan dan menyerahkan kepada
     BAE      paling lambat    hari     terakhir  periode   pelaksanaan   HMETD       yakni  tanggal
     27 Juli 2023.

     a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
     b. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk
        mengajukan permohonan pemesanan pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek
        atas saham hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan
        sehubungan dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas nama pemberi kuasa;
     c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan
        lampiran susunan Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
     d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
        bank tempat menyetorkan pembayaran;
     e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara
        lengkap untuk keperluan pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.

     Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang
     telah didistribusikan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:

     a. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai
        atas nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI
        yang telah melaksanakan haknya melalui sistem C-Best);
     b. Asli formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian
        Saham Hasil Pelaksanaan HMETD oleh BAE;
Page 27
     c. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
        bank tempat menyetorkan pembayaran.

     Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil
     penjatahannya tetap dalam bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan
     menyerahkan dokumen sebagai berikut:

     a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
     b. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan
        dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
     c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan
        lampiran susunan Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
     d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
        bank tempat menyetorkan pembayaran.

     Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut harus telah diterima pada rekening bank Perseroan
     selambat-lambatnya pada tanggal 31 Juli 2023 dalam keadaan tersedia (in good funds). Pemesanan yang
     tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan
     pemesanan.

5.    Penjatahan Atas Pemesanan Saham Tambahan dalam PMHMETD I

Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 01 Agustus 2023 dengan
ketentuan sebagai berikut:

a.    Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah
      seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan
      akan dipenuhi;
b.    Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah
      seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan
      pemesanan saham tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional sesuai dengan
      tambahan pemesanan dari HMETD yang dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang
      meminta pemesanan saham tambahan.

Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajiban dari
pelaksanaan penjatahan saham dalam PMHMETD I ini sesuai dengan POJK No. 14/2019 dan berpedoman
pada Peraturan No. VIII.G.12 paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal penjatahan berakhir.

6.    Persyaratan Pembayaran Bagi Para Pemegang SBHMETD (Di luar Penitipan Kolektif KSEI) Dan
      Pemesanan Saham HMETD Tambahan

Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I bagi pemegang HMETD yang
permohonan pemesanannya diajukan langsung kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh (in good funds)
dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara tunai/cek/bilyet giro/
pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS tambahan dan
pembayaran harus ditransfer ke rekening bank Perseroan (“Bank Perseroan”) sebagai berikut:
                                               Bank BCA
                                          Cabang Kedoya Baru
                                       No. Rekening : 309 018 2233
                                Atas nama : PT Gaya Abadi Sempurna Tbk
Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan cek
atau wesel bank tersebut ditolak oleh bank yang bersangkutan, maka pemesanan pembelian Saham HMETD
dianggap batal. Bila pembayaran dilakukan dengan cek/pemindahbukuan/bilyet giro, maka tanggal
pembayaran dihitung berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/bilyet giro yang dananya telah
diterima baik (in good funds) di rekening Bank Perseroan tersebut di atas.

Untuk pemesanan pembelian Saham HMETD tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang
mana pembayaran tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Bank Perseroan
tersebut di atas paling lambat tanggal 31 Juli 2023 .
Page 28
Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham dalam rangka PMHMETD I ini menjadi
beban pemesan. Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham

Perseroan melalui BAE Perseroan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Saham HMETD akan
menyerahkan bukti tanda terima pemesanan saham yang telah dicap dan ditandatangani kepada pemesan
sebagai tanda bukti pemesanan pembelian Saham HMETD untuk kemudian dijadikan salah satu bukti pada
saat mengambil Saham HMETD. Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI akan mendapat
konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD (exercise) dari C-BEST di KSEI melalui Pemegang
Rekening di KSEI.

8.   Pembatalan Pemesanan Saham

Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham dalam PMHMETD I, baik sebagian atau secara
keseluruhan dengan memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan
pemesanan Saham dalam PMHMETD I akan disampaikan dengan surat pemberitahuan penjatahan dan
pengembalian uang pemesanan kepada anggota bursa/bank kustodian/pemegang saham dalam bentuk
warkat.

Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham HMETD antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan
     Saham HMETD yang tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus;
b. Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran;
c. Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.

Dalam hal terdapat pihak-pihak yang walaupun tidak diperbolehkan untuk melaksanakan HMETD karena
pelaksanaan HMETD ke saham dilarang oleh hukum yang berlaku tetapi tetap melakukan pemesanan Saham
HMETD dan melakukan pembayaran uang pemesanan, maka Perseroan berhak untuk memperlakukan
HMETD tersebut atau dokumentasi HMETD lain yang disampaikan orang pihak tersebut dalam pemesanan
saham baru tidak sah dan mengembalikan seluruh uang pemesanan yang telah dibayarkan tersebut dalam
mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh
Perseroan akan dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan. Pengembalian
uang yang dilakukan sampai dengan tanggal tersebut tidak akan disertai bunga.

9.   Pengembalian Uang Pemesanan

Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan Saham berdasarkan pesanan saham
tambahan atau dalam hal terjadi pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan
sebagian atau seluruh uang pemesanan tersebut dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening
bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan pada tanggal 03 Agustus
2023 atau selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan. Pengembalian uang yang
dilakukan sampai dengan tanggal 03 Agustus 2023 tidak akan disertai bunga.

Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang melebihi 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal Penjatahan,
jumlah uang yang dikembalikan akan disertai denda yang diperhitungkan mulai Hari Kerja ke-3 (tiga) setelah
tanggal Penjatahan sampai dengan tanggal pengembalian uang yang dihitung berdasarkan tingkat suku
bunga rata-rata deposito jangka waktu 1 (satu) bulan pada Bank dimana dana tersebut ditempatkan.
Perseroan tidak dikenakan denda atas keterlambatan pengembalian uang pemesanan saham apabila
keterlambatan tersebut disebabkan oleh kesalahan pemesan pada saat mencantumkan nama bank dan
nomor rekening bank.

Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang melaksanakan haknya melalui KSEI
pengembalian uang pemesanan akan dilakukan oleh KSEI.

10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD

Saham hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui
KSEI akan dikreditkan pada rekening efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD
diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.
Page 29
Saham hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD
sesuai haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambatnya 2 (dua) Hari Kerja
setelah permohonan diterima oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di
rekening bank Perseroan.

Adapun saham hasil penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan tersedia untuk diambil SKS-nya atau
akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif KSEI selambat-selambatnya 2 (dua)
Hari Bursa setelah tanggal penjatahan. SKS baru hasil pelaksanaan HMETD dapat diambil pada setiap hari
kerja (Senin-Jumat, pukul 09.00–15.00 WIB). Pengambilan dilakukan di kantor BAE dengan menyerahkan
dokumen:
a. Asli KTP/paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan);
b. Fotokopi Anggaran Dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan Direksi/Dewan Komisaris atau
     pengurus yang masih berlaku;
c. Asli surat kuasa sah (bagi lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermaterai
     Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/paspor/KITAS dari pemberi dan
     penerima kuasa;
d. Asli bukti tanda terima pemesanan saham.

11. Alokasi Sisa Saham yang Tidak Diambil Oleh Pemegang HMETD

Jika saham-saham yang ditawarkan dalam HMETD ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang
HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang telah melaksanakan
haknya dan telah melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam HMETD,
secara proposional sesuai dengan Sertifikat Bukti HMETD yang telah dilaksanakan. Bilamana setelah
dialokasikan masih terdapat sisa saham dalam PMHMETD I ini maka saham-saham tersebut tidak akan
dikeluarkan dari dalam portepel.

        PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM

Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui situs web Bursa
Efek Indonesia www.idx.co.id dan situs web Perseroan http://www.gaya-slis.com.

a.   Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
     didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-
     masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS
     PMHMETD I, yaitu tanggal 12 Juli 2023. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan tersedia di BAE
     Perseroan.
b.   Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI,
     Perseroan akan menerbitkan SBHMETD atas nama pemegang saham dan dapat mengambil SBHMETD,
     Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya mulai tanggal 13 Juli 2023 dengan menunjukkan asli
     kartu tanda pengenal yang sah (KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopinya serta asli Surat
     Kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan:

                                       PT Adimitra Jasa Korpora
                                         Kirana Boutique Office,
                Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5, Kelapa Gading-Jakarta Utara 14250
                                          Telp. 021 – 29745222
                                          Fax. 021 – 29289961
                                      Email : opr@adimitra-jk.co.id

     Informasi mengenai PMHMETD I ini akan diiklankan pada website Bursa Efek Indonesia dan website
     Perseroan.
Page 30
                                       INFORMASI TAMBAHAN

Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas dari Prospektus ini atau apabila pemegang saham menginginkan
tambahan informasi sehubungan dengan PMHMETD I ini, para pemegang saham dipersilahkan untuk
menghubungi:

                                   PT Gaya Abadi Sempurna Tbk.
                           Jl. Raya Serang KM 14,2 No. 8, Kp. Pengkolan,
            Kelurahan Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
                                        Telp: (021) 45867333
                                 Website: http://www.gaya-slis.com
                                  Email: corporate@gaya-slis.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.7 MB
Published3 Jul 2023
Pages30
Characters128,330
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result