Back to announcement
20230703_SLIS_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31335910_lamp2.pdf
Other Text extracted SLISSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 30
Page 1
PROSPEKTUS RINGKAS
OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI. TIDAK JUGA
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I PT GAYA ABADI SEMPURNA TBK TAHUN 2023
MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL – HAL
TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGAR HUKUM.
PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA, APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN
DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT GAYA ABADI SEMPURNA TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA,
DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.
PT GAYA ABADI SEMPURNA Tbk.
Kegiatan Usaha Utama:
Perdagangan Komponen Elektronik Serta Melalui Perusahaan Anak Penyediaan Dan Penjualan
Kendaraan Ramah Lingkungan Dengan Sumber Daya Energi Listrik (Electric Vehicle)
Berkedudukan di Tangerang, Indonesia
Alamat Kantor: Alamat Kantor dan Pabrik Perusahaan Anak:
Jl. Raya Serang KM 14,2 No.8, KP. Pengkolan, Kel. Pasir Gadung, Jl. Raya Serang KM 14,2 No.8, KP. Pengkolan,
Kec. Cikupa, Kab. Tangerang, Banten Kel. Pasir Gadung, Kec. Cikupa,
Telp: (021) 45867333 Kab. Tangerang, Banten
Website: https://www.gaya-slis.com Telp: (021) 45867333
Email: corporate@gaya-slis.com
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (“PMHMETD I”)
KEPADA PEMEGANG SAHAM DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“HMETD”)
Perseroan melakukan PMHMETD I dengan menerbitkan HMETD kepada para Pemegang Saham Perseroan sebanyak -banyaknya 2.000.000.000 (dua miliar) saham
biasa atas nama (“Saham Baru”) atau sebesar 50,00% (lima puluh koma nol nol persen) dari modal ditempatkan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD I dengan
nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) setiap saham. HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan yang tercatat dalam Daf tar Pemega ng Saham
Perseroan pada tanggal 11 Juli 2023 (recording date) dimana setiap pemilik 1 (satu) saham lama Perseroan akan memperoleh 1 (satu) HMETD. Setiap 1 (satu) HMETD
memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp168, - (seratus enam puluh delapan
Rupiah) per saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (“FPPS”). Jumlah dana yan g akan diterima Perseroan
dari PMHMETD I ini adalah sebanyak-banyaknya Rp336.000.000.000,- (tiga ratus tiga puluh enam miliar Rupiah).
Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I ini merupakan saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel s erta akan dicatatkan di BEI
dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku, Saham Baru tersebut memilik i hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen)
dengan saham-saham Perseroan yang telah disetor penuh. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Sesuai ket entuan Peraturan
OJK No. 32/POJK.04/2015 sebagaimana terakhir diubah dengan Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 dalam hal Pemegang Saham mempunyai HMETD dalam bentuk
pecahan, hak atas pecahan saham dan/ atau Ef ek Bersifat Ekuitas lainnya dalam penambahan modal dengan memberikan HMETD terseb ut wajib dijual oleh Perseroan
dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.
Selis Investama Indonesia (“SII”) adalah Pemegang Saham Utama Perseroan sekaligus Pemegang Saham Pengendali Perseroan yang me miliki 56,25% (lima puluh
enam koma dua lima persen) atau sebesar 1.125.000.000 (satu miliar seratus dua puluh lima juta) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memp eroleh
1.125.000.000 (satu miliar seratus dua puluh lima juta) HMETD. Berdasarkan Surat Pernyataan Dalam Rangka PMHMETD I PT Gaya A badi Sempurna Tbk tanggal 10
Februari 2023 SII menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh hak yang dimilikinya yaitu sebanyak 1.125.000.000 (satu miliar s eratus dua puluh lima juta) HMETD
yang diterbitkan dalam rangka PMHMETD I. Terhadap HMETD yang dimilik i SII yaitu sebanyak 1.125.000.000 (satu miliar seratus dua puluh lima juta), tidak akan diambil
bagian dan dilaksanakan oleh SII serta tidak akan dijual dan dialihkan oleh SII kepada pihak lain selama periode perdagangan PMHMETD I ini.
Tjoa King Hoa selaku Komisaris Utama dan juga Ultimate Benef iciary Owner sekaligus Pemegang Saham Perseroan yang memiliki 3,75% (tiga koma tuju h puluh lima
persen) atau sebesar 75.000.000 (tujuh puluh lima juta) Saham dalam Perseroan dan memiliki hak untuk memperoleh 75.000.000 (tujuh puluh lima juta) saham baru.
Berdasarkan surat pernyataan kesanggupan dana menyatakan Tjoa King Hoa akan melaksanakan seluruh HMETDnya dan memiliki dana y ang cukup untuk mengambil
seluruh HMETDnya.
Apabila saham-saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I tersebut tidak seluruhnya diambil bagian oleh Pemegang Saham atau Pemegang Bukti HMETD, maka
sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang Saham HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya seperti yang tercant um dalam Sertif ikat Bukti
HMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Dalam PMHMETD I ini tidak terdapat
pembeli siaga. Dengan demikian, apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa HMETD yang tidak dilaksanakan maka terhadap seluruh HMETD yang tersisa
tersebut tidak akan dikeluarkan saham dari portepel.
Bersamaan dengan PMHMETD I ini, Perseroan juga menerbitkan sebanyak -banyaknya 700.000.000 (tujuh ratus juta) Waran Seri I atau sebanyak -banyaknya 35,00%
(tiga puluh lima koma nol nol persen) dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat Pernyataan Pendaftaran dalam ra ngka PMHMETD I. Untuk setiap 100
(seratus) Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD melekat 35 (tiga puluh lima) Waran Seri I bagi pemegang HMETD yang melaksanakan haknya. Setiap pemegang 1
(satu) Waran Seri I berhak untuk membeli 1 (satu) saham Perseroan dengan Harga Pelaksanaan Waran Seri I Rp600, - (enam ratus Rupiah) per saham, sehingga dana
hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp420.000.000.000,- (empat ratus dua puluh miliar Rupiah). Bila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai
habis periode pelaksanaannya maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Saham hasil pel aksanaan HMETD dan hasil pelaksanaan
Waran Seri I yang ditawarkan melalui PMHMETD I ini seluruhnya merupakan saham yang akan dikeluarkan dari portepel Perseroan d an akan dicatatkan dan
diperdagangkan PT Bursa Ef ek Indonesia (“BEI”). Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan HMETD dan Waran Seri I ini memiliki hak yang sama dan
sederajat dalam segala hal, yaitu hak-hak yang berkaitan dengan saham, antara lain, hak suara dalam RUPS, hak atas pembagian dividen, hak atas saham bonus dan
HMETD.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM
DALAM HAL PARA PEMEGANG SAHAM TIDAK MEMBELI SAHAM DALAM PMHMETD I INI SESUAI DENGAN HMETD YANG MENJADI HAKNYA
MAKA AKAN MENGALAMI DILUSI KEPEMILIKAN YANG MATERIAL YAKNI SEBESAR 50,00% (LIMA PULUH KOMA NOL NOL PERSEN) SETELAH
HMETD DILAKSANAKAN DAN MAKSIMUM SEBESAR 57,45% (LIMA PULUH TUJUH KOMA EMPAT PULUH LIMA PERSEN) SETELAH
PELAKSANAAN HMETD DAN WARAN SERI I SELURUHNYA DILAKSANAKAN.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PERUBAHAN PERATURAN DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH SEHUBUNGAN
DENGAN IMPOR. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB VI DI DALAM PROSPEKTUS INI.
PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SURAT KOLEKTIF SAHAM DALAM PMHMETD I DAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AKAN
DIDISTRIBUSIKAN SECARA ELEKTRONIK YANG AKAN DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK
INDONESIA.
TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN ADALAH 27 JULI 2023. HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT
MENJADI TIDAK BERLAKU LAGI.
PARA PEMEGANG SAHAM AKAN MENGHADAPI RISIKO TIDAK LIKUIDITAS SAHAM PERSEROAN DI BURSA EFEK INDONESIA DAN TINGKAT
HARGA SAHAM PERSEROAN DI BURSA EFEK INDONESIA.
Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 03 Juli 2023
Page 2
JADWAL
Tanggal RUPSLB : 5 Januari 2023 Tanggal Distribusi HMETD : 12 Juli 2023
Tanggal Pernyataan Pendaftaran : 26 Juni 2023 Tanggal Pencatatan Saham di BEI : 13 Juli 2023
Penawaran HMETD Menjadi Efektif
Tanggal Pencatatan Pemegang 11 Juli 2023 Periode Perdagangan dan Pelaksanaan : 13 Juli – 27 Juli 2023
Saham Yang Berhak Atas HMETD HMETD
(Recording Date)
Tanggal Terakhir Perdagangan : Periode Penyerahan Saham Hasil : 17 Juli – 31 Juli 2023
Saham Dengan HMETD (Cum-Right) Pelaksanaan HMETD
- Pasar Reguler dan Negosiasi : 07 Juli 2023 Tanggal Terakhir Pembayaran Pesanan : 31 Juli 2023
Tambahan
- Pasar Tunai : 11 Juli 2023 Tanggal Penjatahan : 01 Agustus 2023
Tanggal Mulai Perdagangan Saham : Tanggal Pengembalian Kelebihan Uang : 03 Agustus 2023
Tanpa HMETD (Ex-Right) Pesanan
- Pasar Reguler dan Negosiasi : 08 Juli 2023 Periode Perdagangan Waran Seri I :
- Pasar Tunai : 12 Juli 2023 - Pasar Reguler dan Pasar : 13 Juli 2023 – 08 Juli 2026
Negosiasi
- Pasar Tunai : 13 Juli 2023 – 10 Juli 2026
Periode Pelaksanaan Waran Seri I : 15 Januari 2024 – 13 Juli 2026
Akhir Masa Berlaku Waran Seri I : 13 Juli 2026
PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (“Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran sehubungan
dengan PMHMETD I kepada pemegang saham dalam rangka penerbitan HMETD kepada Ketua Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) di Jakarta dengan surat No. 018/SLIS/II/2023 tertanggal 10 Februari 2023 sesuai dengan
persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal
Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan OJK No.14/POJK.04/2019 tentang perubahan atas Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015
tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(“POJK No.32/2015”) dan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2015 tentang Bentuk dan Isi Prospektus Dalam
Rangka Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(“POJK No.33/2015”) yang merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Republik Indonesia No.8 Tahun
1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal.
Perseroan, Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal, dalam rangka PMHMETD I ini bertanggung jawab
sepenuhnya atas kebenaran semua informasi atau fakta material, keterangan atau laporan serta kejujuran
pendapat yang disajikan dalam Prospektus ini sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing berdasarkan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta kode etik dan
standar profesinya masing-masing.
Sehubungan dengan PMHMETD I ini, semua pihak, termasuk pihak terafiliasi tidak diperkenankan untuk
memberikan keterangan atau membuat pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak
diungkapkan dalam Prospektus ini tanpa sebelumnya memperoleh persetujuan tertulis dahulu dari Perseroan.
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam PMHMETD I ini tidak mempunyai hubungan Afiliasi
dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan.
Saham hasil pelaksanaan HMETD yang ditawarkan melalui PMHMETD I ini seluruhnya merupakan Saham
Baru yang dikeluarkan dari Portepel Perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia sebanyak-
banyaknya 2.000.000.000 (dua miliar) saham biasa atas nama (“Saham Baru”) atau sebanyak-banyaknya
50,00% (lima puluh koma nol-nol persen) dari total modal ditempatkan atau disetor penuh setelah PMHMETD
I. Saham baru tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham lainnya yang telah dikeluarkan
oleh Perseroan. serta tidak ada pembatasan atas pencatatan saham.
Pada saat diterbitkannya Prospektus ini, total saham Perseroan yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia
adalah sebanyak 2.000.000.000 (dua miliar) saham, sehingga setelah PMHMETD I, total keseluruhan saham
yang akan dicatatkan adalah sebanyak-banyaknya 4.000.000.000 (empat miliar) saham atau 100,00%
(seratus koma nol-nol persen) dari total saham Perseroan setelah pelaksanaan PMHMETD I.
PT Artha Sekuritas Indonesia merupakan pihak yang membantu penyusunan Prospektus PMHMETD I ini dan
menyatakan bahwa telah memberikan persetujuan tertulis mengenai pencantuman nama PT Artha Sekuritas
Indonesia dan tidak akan mencabut persetujuan pencantuman nama dalam Prospektus ini. PT Artha Sekuritas
Indonesia dalam PMHMETD I ini tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana
didefinisikan dalam UUPPSK.
Page 3
PMHMETD I INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN
SELAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH NEGARA REPUBLIK
INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI ATAU DOKUMEN-DOKUMEN LAIN YANG BERKAITAN
DENGAN PENAWARAN UMUM TERBATAS INI, MAKA PROSPEKTUS ATAU DOKUMEN-DOKUMEN
TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI SAHAM, KECUALI
BILA PENAWARAN TERSEBUT, ATAU PEMBELIAN SAHAM TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN
ATAU BUKAN MERUPAKAN SUATU PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-
UNDANGAN YANG BERLAKU DI NEGARA TERSEBUT.
PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH
PUBLIK DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING DAN RELEVAN YANG TIDAK DIKEMUKAKAN YANG
MENYEBABKAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL DALAM PROSPEKTUS INI MENJADI TIDAK
BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.
PENAWARAN UMUM TERBATAS DALAM RANGKA PENAMBAHAN MODAL DENGAN
MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
KETERANGAN TENTANG PMHMETD I
Jenis Penawaran : Penawaran Umum Terbatas
Tanggal DPS Perseroan yang berhak atas HMETD : 11 Juli 2023
Tanggal Pencatatan di BEI : 13 Juli 2023
Periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD : 13 – 27 Juli 2023
Jumlah Saham PMHMETD I Sebanyak-banyaknya 2.000.000.000 (dua
:
miliar) Saham Baru
Nilai Nominal : Rp50,- (lima puluh Rupiah)
Harga Pelaksanaan HMETD : Rp168,- (seratus enam puluh delapan Rupiah)
Nilai emisi dalam rangka PMHMETD I Sebanyak-banyaknya Rp336.000.000.000,-
:
(tiga ratus tiga puluh enam miliar Rupiah)
Rasio PMHMETD I 1 (satu) saham lama akan memperoleh 1 (satu)
: HMETD dan 1 HMETD berhak untuk membeli 1
(satu) Saham Baru
Dilusi Kepemilikan : 50,00% (lima puluh koma nol nol persen)
Pencatatan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD : BEI
KETERANGAN SINGKAT TENTANG WARAN SERI I
Jumlah Waran Seri I yang akan dikeluarkan Sebanyak-banyaknya 700.000.000 (tujuh ratus
:
juta Rupiah) Saham Baru
Rasio Saham Hasil Pelaksanaan PMHMETD 100:35
:
dengan Waran Seri I
Harga Pelaksanaan Waran Seri I : Rp600,- (enam ratus Rupiah)
Total Hasil Pelaksanaan Waran Seri I Sebanyak-banyaknya Rp420.000.000.000,-
:
(empat ratus dua puluh miliar Rupiah)
Page 4
PROFORMA PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SETELAH PMHMETD I
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum PMHMETD I dan setelah
PMHMETD I dengan asumsi Selis Investama Indonesia tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang
dimilikinya sejumlah 1.125.000.000 (satu miliar seratus dua puluh lima juta), tidak akan diambil bagian dan
dilaksanakan oleh SII serta tidak akan dijual dan dialihkan oleh SII kepada pihak lain selama periode
perdagangan PMHMETD I ini dan Pemegang Saham Perseroan lainnya melaksanakan HMETD yang menjadi
haknya dalam PMHMETD I, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan menjadi
sebagai berikut:
Sebelum PMHMETD I Setelah PMHMETD I
Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp 50,- % Jumlah Saham Nominal (Rp 50,- %
per saham) per saham)
Modal Dasar 6.000.000.000 300.000.000.000 6.000.000.000 300.000.000.000
Modal ditempatkan dan disetor
1. PT Selis Investama Indonesia 1.125.000.000 56.250.000.000 56,25 1.125.000.000 56.250.000.000 39,13
2. Tjoa Kin Hoa 75.000.000 3.750.000.000 3,75 150.000.000 7.500.000.000 5,22
3. Masyarakat*) 800.000.000 40.000.000.000 40,00 1.600.000.000 80.000.000.000 55,65
Jumlah Modal ditempatkan dan
disetor 2.000.000.000 100.000.000.000 100,00 2.875.000.000 143.750.000.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 4.000.000.000 200.000.000.000 3.125.000.000 156.250.000.000
*) Kepemilikan masing-masing dibawah 5%.
Catatan: Berdasarkan Daftar Pemegang Saham tanggal 31 Maret 2023 yang dikeluarkan oleh PT Adimitra Jasa Korpora selaku BAE.
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum PMHMETD I dan setelah
PMHMETD I dengan asumsi Tjoa King Hoa mengambil seluruh HMETD yang dimilikinya sejumlah 75.000.000
(tujuh puluh lima juta) saham dan Pemegang Saham Perseroan lainnya tidak melaksanakan HMETD yang
menjadi haknya dalam PMHMETD I, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan
menjadi sebagai berikut:
Sebelum PMHMETD I Setelah PMHMETD I
Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp 50,- % Jumlah Saham Nominal (Rp 50,- %
per saham) per saham)
Modal Dasar 6.000.000.000 300.000.000.000 6.000.000.000 300.000.000.000
Modal ditempatkan dan disetor
1. PT Selis Investama Indonesia 1.125.000.000 56.250.000.000 56,25 1.125.000.000 56.250.000.000 54,22
2. Tjoa Kin Hoa 75.000.000 3.750.000.000 3,75 150.000.000 7.500.000.000 7,23
3. Masyarakat*) 800.000.000 40.000.000.000 40,00 800.000.000 40.000.000.000 38,55
Jumlah Modal ditempatkan dan
disetor 2.000.000.000 100.000.000.000 100,00 2.075.000.000 103.750.000.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 4.000.000.000 200.000.000.000 3.925.000.000 196.250.000.000
*) Kepemilikan masing-masing dibawah 5%.
Catatan: Berdasarkan Daftar Pemegang Saham tanggal 31 Maret 2023 yang dikeluarkan oleh PT Adimitra Jasa Korpora selaku BAE.
PROFORMA PERMODALAN PERSEROAN SETELAH PMHMETD I DENGAN SEBELUM DAN SETELAH
PELAKSANAAN WARAN SERI I
Proforma struktur permodalan Perseroan setelah PMHMETD I dan pelaksanaan Waran Seri I dengan
asumsi. Pemegang Saham Perseroan lainnya melaksanakan Waran Seri I. Maka struktur permodalan dan
pemegang saham Perseroan setelah PMHMETD I dan pelaksanaan Waran Seri I tersaji secara proforma
dalam tabel dibawah ini:
Nilai Nominal Rp50.- per saham
Setelah PMHMETD I & Sebelum Pelaksanaan Setelah PMHMETD I & Setelah Pelaksanaan
Waran Seri I Waran Seri I
Keterangan
Jumlah Jumlah
Jumlah Saham Nilai Nominal % Jumlah Saham Nilai Nominal %
(Rp50,- per saham) (Rp50,- per saham)
Modal Dasar 6.000.000.000 300.000.000.000 6.000.000.000 300.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. PT Selis Investama Indonesia 1.125.000.000 56.250.000.000 39,13 1.125.000.000 56.250.000.000 35,36
2. Tjoa Kin Hoa 150.000.000 7.500.000.000 5,22 176.250.000 8.812.500.000 5,54
3. Masyarakat*) 1.600.000.000 80.000.000.000 55,65 1.880.000.000 94.000.000.000 59,10
Jumlah Modal ditempatkan dan
disetor 2.875.000.000 143.750.000.000 100,00 3.181.250.000 159.062.500.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 3.125.000.000 156.250.000.000 2.818.750.000 140.937.500.000
Page 5
Proforma struktur permodalan Perseroan setelah PMHMETD I dan pelaksanaan Waran Seri I dengan asumsi
Tjoa King Hoa mengambil seluruh HMETD yang dimilikinya dan Pemegang Saham Perseroan lainnya tidak
melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD I, maka struktur permodalan dan susunan
pemegang saham Perseroan menjadi sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp50.- per saham
Setelah PMHMETD I & Sebelum Pelaksanaan Setelah PMHMETD I & Setelah Pelaksanaan
Waran Seri I Waran Seri I
Keterangan
Jumlah Jumlah
Jumlah Saham Nilai Nominal % Jumlah Saham Nilai Nominal %
(Rp50,- per saham) (Rp50,- per saham)
Modal Dasar 6.000.000.000 300.000.000.000 6.000.000.000 300.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. PT Selis Investama Indonesia 1.125.000.000 56.250.000.000 54,22 1.125.000.000 56.250.000.000 53,54
2. Tjoa Kin Hoa 150.000.000 7.500.000.000 7,23 176.250.000 8.812.500.000 8,39
3. Masyarakat*) 800.000.000 40.000.000.000 38,55 800.000.000 40.000.000.000 38,07
Jumlah Modal ditempatkan dan
disetor 2.075.000.000 103.750.000.000 100,00 2.101.250.000 105.062.500.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 3.925.000.000 196.250.000.000 3.898.750.000 194.937.500.000
RENCANA PENGGUNAAN DANA
Dana yang diperoleh dari hasil pelaksanaan PMHMETD I setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan
digunakan oleh Perseroan seluruhnya sebagai setoran modal kepada Perusahaan Anak – PT Juara Bike,
yang selanjutnya akan digunakan untuk modal kerja. Demikian juga dana hasil pelaksanaan Waran Seri I
akan digunakan sebagai setoran modal kepada Perusahaan Anak yang selanjutnya akan digunakan untuk
modal kerja.
IKHTISAR DATA KEUANGAN
Berikut ini adalah Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk
periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Suganda Akna Suhri dan Rekan dan
ditandatangani oleh Drs. Suganda Akna Suhri, CPA, akuntan publik independen, berdasarkan standar audit
yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dalam laporannya masing-masing 28 Maret
2023 dan 26 April 2022 dengan opini audit wajar tanpa modifikasi. Laporan keuangan untuk tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2020, telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rama Wendra dan ditandatangani
oleh Acep Kusmayadi, Ak., CA., CPA., akuntan publik independen, berdasarkan standar audit yang
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dengan nomor laporan
No.00042/3.0360/AU.1/09/05/0202-3/1/IV/2021 tanggal 26 April 2021 dengan opini audit wajar tanpa
modifikasi.
Dan juga untuk laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2020, telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Rama Wendra dan ditandatangani oleh Acep Kusmayadi, Ak., CA., CPA., akuntan publik independen,
berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dalam laporannya
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2022 2021 2020
ASET
Aset Lancar
Kas dan bank 9.237.382.529 6.200.841.122 5.330.054.481
Investasi jangka pendek 5.854.945
Piutang usaha:
Pihak ketiga – setelah dikurangi cadangan penurunan
nilai 164.847.888.798 127.088.112.134 139.568.616.457
Pihak berelasi 18.492.870.812 26.828.801.683 4.961.467.480
Piutang lain – lain pihak ketiga - 4.424.164.097 -
Persediaan – setelah dikurangi
cadangan penurunan nilai 138.985.931.007 164.212.953.572 166.088.492.747
Biaya dibayar di muka 527.870.117 493.771.324 587.054.816
Page 6
Pajak dibayar di muka 151.807.783 - -
Uang muka 50.308.948.122 3.168.265.359 -
Jumlah Aset Lancar 382.558.554.113 332.416.909.291 316.535.685.981
Aset Tidak Lancar
Aset pajak ditangguhkan 1.983.328.623 2.323.537.372 2.281.320.717
Aset tetap – bersih 61.490.635.172 60.805.617.603 64.784.306.007
Jumlah Aset Tidak Lancar 63.473.963.795 63.129.154.975 67.065.626.724
JUMLAH ASET 446.032.517.908 395.546.064.266 383.601.312.705
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank 70.552.067.600 80.068.383.805 109.775.775.492
Utang usaha
Pihak ketiga 16.153.820.906 36.848.371.834 36.969.747.140
PIhak berelasi 1.111.317.633 - 433.112.057
Utang lain-lain 121.290.000 - -
Uang muka pelanggan 8.261.490.515 - -
Utang pajak 1.257.318.287 1.657.506.464 3.210.784.737
Beban akrual 1.539.338.461 1.957.078.182 1.948.417.518
Utang jangka panjang yang jatuh tempo kurang dari satu
tahun:
Pinjaman bank 19.160.238.840 14.370.179.130 15.160.238.832
Utang pembiayaan konsumen 629.604.150 201.767.556 600.346.884
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 118.786.486.392 135.103.286.971 168.098.422.660
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp50 per saham
Modal dasar sebanyak 6.000.000.000 saham per 31 Desember 2022,
31 Desember 2021 dan 2020.
Modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 2.000.000.000 saham
per 31 Desember 2022, 31 Desember 2021 dan 2020. 100.000.000.000 100.000.000.000 100.000.000.000
Tambahan modal disetor lainnya: 28.187.500.000 28.187.500.000 28.187.500.000
Selisih kombinasi bisnis entitas sepengendali (6.896.603.697) (6.896.603.697) (6.896.603.697)
Penghasilan komprehensif lainnya (721.188.041) 452.916.836 (283.886.191))
Saldo Laba
Sudah ditentukan penggunaannya 20.300.000.000 20.000.000.000 20.000.000.000
Belum ditentukan penggunaannya 104.091.748.926 62.228.416.634 37.044.991.579
JUMLAH 244.961.457.188 203.972.229.773 178.052.001.691
Kepentingan non pengendali 839.823.700 675.550.992 608.281.803
JUMLAH EKUITAS 245.801.280.888 204.647.780.765 178.660.283.495
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 446.032.517.908 395.546.064.266 383.601.312.705
LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2022 2021 2020
Penjualan 487.151.646.729 448.363.550.268 411.798.065.773
Harga Pokok Penjualan (408.009.478.746) (381.818.269.064) (341.019.545.555)
Laba Kotor 79.142.167.983 66.545.281.204 70.778.520.218
Beban penjualan (1.725.911.677) (3.308.118.714) (5.208.999.696)
Beban umum dan administrasi (17.160.931.109) (15.832.757.271) (14.944.639.052)
Pendapatan (beban) keuangan (11.990.779.464) (15.243.040.527) (15.073.831.259)
Pendapatan (beban) lainnya 6.145.159.014 486.072.583 (2.850.787.328)
(24.732.463.236) (33.897.843.929) (38.078.257.335)
Laba sebelum pajak penghasilan 54.409.704.747 32.647.437.275 32.700.262.883
Beban pajak penghasilan (12.069.399.606) (7.401.722.626) (6.203.270.934)
Laba Tahun Berjalan 42.340.305.141 25.245.714.649 26.496.991.949
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Page 7
31 Desember
Keterangan
2022 2021 2020
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan/(kerugian) aktuarial (1.521.544.896) 951.003.362 (791.374.000)
Pajak penghasilan terkait 334.739.877 (209.220.740) 174.102.280
Jumlah Laba Komprehensif
Tahun Berjalan 41.153.500.122 25.987.497.271 25.879.720.229
Laba (rugi) yang diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 42.163.332.291 25.183.425.055 26.465.223.822
Kepentingan non – pengendali 176.972.850 62.289.594 31.768.127
42.340.305.141 25.245.714.649 26.496.991.949
Laba (rugi) komprehensif yang diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 40.989.227.416 25.920.228.082 25.852.231.988
Kepentingan non – pengendali 164.272.706 67.269.189 27.488.241
41.153.500.122 25.987.497.271 25.879.720.229
Laba bersih per saham 21,08 12,59 13,23
LAPORAN ARUS KAS
(dalam Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2022 2021 2020
Arus Kas dari Aktivitas Operasi:
Penerimaan kas dari pelanggan 465.520.046.778 438.905.573.840 402.564.414.723
Pembayaran kas kepada pemasok (438.905.561.669) (376.483.938.736) (366.133.945.109)
Pembayaran kas untuk beban usaha (11.147.956.277) (8.619.407.947) (10.797.054.695)
Pemabayaran kepada karyawan (16.637.577.522) (17.004.007.501) (18.727.699.778)
Pembayaran bunga pinjaman (11.893.332.126) (14.320.892.277) (15.073.831.259)
Pembayaran untuk pajak (11.946.446.939) (9.206.438.294) (6.183.432.958)
Penerimaan kegiatan usaha lainnya 11.062.410.446 557.219.130 (245.075.958)
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi (13.948.417.309) 13.828.108.216 (14.596.625.034)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi:
Perolehan aset tetap (3.172.452.845) (750.640.402) (1.474.558.810)
Investasi jangka pendek (5.854.945)
Hasil Penjualan aset tetap 412.493.571 - 63.636.364
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (2.765.814.219) (750.640.402) (1.410.922.446)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:
Pembayaran dividen - (1.500.000.000)
Penerimaan pinjaman bank 348.857.049.777 18.377.102.744 46.390.843.661
Pembayaran dari pinjaman bank (372.743.545.112) (37.261.300.417) (6.853.419.976)
Pembayaran pinjaman dari pihak berelasi 74.442.666.607 - (10.808.983.655)
Penerimaan/(pembayaran) piutang kepada piak berelasi (30.450.000.000) 7.277.863.386 935.613.437
Pembayaran sewa pembiayaan (355.398.337) (600.346.885) (1.470.168.655)
Penerimaan/(pembayaran) pinjaman lain-lain - (10.000.000.000)
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 19.750.772.935 (12.206.681.172) 16.693.884.812
Kenaikan bersih kas dan setara kas 3.036.541.405 870.786.641 686.337.332
Kas dan setara kas pada awal tahun 6.200.841.122 5.330.054.481 4.643.717.149
Kas dan setara kas pada akhir tahun 9.237.382.527 6.200.841.122 5.330.054.481
RASIO KEUANGAN PENTING
31 Desember
Keterangan
2022 2021 2020
RASIO LIKUIDITAS
Rasio Lancar (%) 322,06 210,93 246,05
Rasio Cepat (%) 142,95 99,63 118,52
RASIO SOLVABILITAS
Rasio Total Liabilititas Terhadap Aset (X) 0,45 0,48 0,48
Rasio Total Liabilitas Terhadap Ekuitas (X) 0,81 0,91 0,93
Page 8
31 Desember
Keterangan
2022 2021 2020
Rasio EBIT terhadap Beban Bunga (X) 5,13 3,14 3,17
Rasio Interest Coverage (X) 1,22 3,14 3,17
Rasio Debt Service Coverage (X) 0,47 0,33 0,29
RASIO USAHA
Laba/(rugi) tahun berjalan/jumlah asset (%) 9,49 5,94 6,32
Laba/(rugi) tahun berjalan/jumlah ekuitas (%) 16,74 11,34 12,34
Laba/(rugi) tahun berjalan/Penjualan (%) 8,69 6,42 5,63
RASIO AKTIVITAS
Rasio Perputaran Total Aset (X) 1,09 0,93 1,15
Rasio Perputaran Persediaan (X) 2,94 1,78 2,31
Rasio Perputaran Piutang (X) 2,66 2,83 2,85
RASIO PROFITABILITAS
Pertumbuhan Penjualan (%) 0,09 0,09 (0,10)
Margin Laba kotor (%) 0,16 0,16 0,15
Margin Laba sebelum bunga dan pajak (%) 0,14 0,11 0,12
RASIO KEUANGAN PENTING YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN PINJAMAN
Rasio Keuangan Rasio Perjanjian Kredit Rasio Keuangan Perusahaan
Lebih besar atau sama dengan 1 (satu)
EBITDA 0,33 kali
kali
Lebih besar atau sama dengan 1 (satu)
Current Ratio 2,72 kali
kali
Lebih kecil atau sama dengan 3,25 kali
(shareholder loan diasumsikan sebagai
Debt to Equity Ratio modal dan apabila lebih besar dari 2,5 kali 0,83 kali
maka Debitor harus menambah modal
disetor
Umur persediaan Maksimal 7 (tujuh) bulan 5,6 bulan
Page 9
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN Analisa Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian a. Penjualan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Penjualan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp38.788.096.461 atau 8,65% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp448.363.550.268 menjadi sebesar Rp487.151.646.729. Peningkatan penjualan tersebut disebabkan oleh Peningkatan penjualan terutama disebabkan oleh peningkatan volume penjualan kendaraan listrik terutama kepada pihak ketiga yaitu PT Beam Mobility Indonesia sebesar Rp63.128.887.350 atau 100%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Penjualan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp36.565.484.495 atau 8,88% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp411.798.065.773 menjadi sebesar Rp448.363.550.268. Peningkatan penjualan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan pihak berelasi terhadap PT Selis Retail Indonesia sebesar Rp23.630.376.220 atau 90,00%, dimana Perseoran harus memenuhi permintaan PT Selis Retail Indonesia atas meningkatnya minat kendaraan listrik. b. Harga Pokok Penjualan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Harga pokok penjualan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp26.191.209.682 atau 6,86% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp381.818.269.064 menjadi sebesar Rp408.009.478.746 Peningkatan harga pokok penjualan tersebut terutama disebabkan oleh pembelian bahan baku sebesar Rp25.634.569.284 atau 6,67%, dimana bahan baku tersebut digunakan untuk meningkatkan produksi Perseroan. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Harga pokok penjualan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp40.798.723.509 atau 11,96% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp341.019.545.555 menjadi sebesar Rp381.818.269.064. Peningkatan harga pokok penjualan tersebut disebabkan oleh terjadinya peningkatan pembelian bahan baku sebesar Rp40.126.786.787, dimana seiring meningkatnya penjualan atas produk Perseroan, Perseroan melakukan pembelian bahan baku. c. Laba Kotor Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Laba kotor Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp12.596.886.779 atau 18,93%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp66.545.281.204 menjadi sebesar Rp79.142.167.983. Peningkatan laba kotor tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan grup secara keselurahan yang lebih besar dibandingkan peningkatan harga pokok penjualan, peningkatan tersebut terutama disebabkan peningkatan penjualan kendaraan listrik.
Page 10
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Laba kotor Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp4.233.239.014 atau 5,98% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp70.778.520.218 menjadi sebesar Rp66.545.281.204. Penurunan laba kotor tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan harga pokok penjualan yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan penjualan, dimana harga pokok penjualan tersebut terutama digunakan untuk pembelian bahan baku pembuatan kendaraan listrik. d. Beban Penjualan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Beban penjualan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp1.582.207.037 atau 47,83% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp3.308.118.714 menjadi sebesar Rp1.725.911.677. Penurunan beban penjualan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan biaya iklan dan promosi, dikarenakan adanya pandemic Covid-19 dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka dari itu kegiatan untuk pameran, pembukaan gerai dan produk launching diminimalisir. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Beban penjualan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp1.900.880.982 atau 36,49% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp5.208.999.696 menjadi sebesar Rp3.308.118.714. Penurunan beban penjualan tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya penurunan beban promosi, gerai penjualan, pameran dan launching. Yaitu penurunan masing-masing, beban promosi penurunan sebesar Rp403.762.269 atau 22,03%; beban gerai penjualan sebesar Rp945.254.310 atau 2338,09%; beban pameran dan launching sebesar Rp585.726.597 atau 214,49%. dikarenakan adanya pandemic Covid-19 dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka dari itu kegiatan untuk pameran, pembukaan gerai dan produk launching diminimalisir. e. Beban Umum dan Administrasi Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Beban umum dan administrasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp1.328.173.838 atau 8,39%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp15.832.757.271 menjadi sebesar Rp17.160.931.109. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan beban-beban yang signifikan diantaranya beban pemeliharaan, beban perjalanan dinas, penelitian dan pengembangan dan sewa masing-masing sebesar 49,71%, 28,26%, 100,00% dan 40,94%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Beban umum dan administrasi Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp888.118.219 atau 5,94% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp14.944.639.052 menjadi sebesar Rp15.832.757.271. Penurunan beban umum dan administrasi tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan beban gaji dan tunjangan yaitu sebesar Rp2.268.667.763 atau 32,16%
Page 11
f. Beban Keuangan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Beban keuangan dan administrasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 3.252.261.063 atau 21,34% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp15.243.040.527 menjadi sebesar Rp11.990.779.464. Penurunan beban keuangan tersebut terutama disebabkan oleh beban bunga pinjaman bank yang diiring dengan penurunan jumlah pinjaman bank. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Beban keuangan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp169.209.268 atau 1,12% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp15.073.831.259 menjadi sebesar Rp15.243.040.527. Peningkatan beban keungan tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan beban bunga pinjaman dan peningkatan beban administrasi bank. g. Pendapatan/ beban lain-lain Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Pendapatan lain-lain Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp5.659.086.431 atau 1164,25%% dibandingkan dengan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp486.072.583 menjadi sebesar Rp6.145.159.014. Peningkatan pendapatan lain-lain tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan dampak penyesuaian liabilitas imbalan kerja sebesar Rp3.121.864.685 atau sebesar 100,00% dan jasa pengiriman sebesar Rp1.728.823.505 atau sebesar 100,00%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Beban lain-lain Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp3.336.859.911 atau 117,05%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp2.850.787.328 menjadi pendapatan lain-lain sebesar Rp486.072.583. Penurunan beban lain-lain tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya pemulihan cadangan kerugian penurunan nilai piutang sebesar Rp1.161.126.134 atau sebesar 100,00%. h. Laba Sebelum Pajak Penghasilan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp21.762.267.472 atau 66,66%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp32.647.437.275 menjadi sebesar Rp54.409.704.747. Peningkatan laba sebelum pajak tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan laba kotor sebesar 18,93% dan penurunan beban penjualan dan beban keuangan masing-masing sebesar 47,83% dan 21,34%
Page 12
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp52.825.608 atau 0,16%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp32.700.262.883 menjadi pendapatan lain-lain sebesar Rp32.647.437.275. Penurunan laba sebelum pajak penghasilan tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya penurunan laba kotor sebesar Rp4.233.239.014 atau 5,98%. i. Laba Tahun Berjalan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Laba tahun berjalan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp17.094.590.492 atau 67,71% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, atau dari sebesar Rp25.245.714.649 menjadi sebesar Rp42.340.305.141. Peningkatan laba tahun berjalan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan nilai penjualan terutama pada entitas anak. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Laba tahun berjalan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp1.251.277.300 atau 4,72%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp26.496.991.949 menjadi pendapatan lain-lain sebesar Rp25.245.714.649. Penurunan laba sebelum pajak penghasilan tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya peningkatan beban pajak penghasilan sebesar Rp1.251.277.300 atau 4,72% j. Laba Komprehensif Tahun Berjalan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Laba komprehensif tahun berjalan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp15.166.002.851 atau 58,36% dibandingkan dengan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp25.987.497.271 menjadi sebesar Rp41.153.500.122. Peningkatan laba komprehensif tahun berjalan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan laba tahun berjalan sebesar Rp17.094.590.492 atau 67,71%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Laba tahun berjalan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp107.777.042 atau 0,42%% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp25.879.720.229 menjadi pendapatan lain-lain sebesar Rp25.987.497.271. Peningkatan laba komprehensif tahun berjalan tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya keuntungan actuarial sebesar Rp1.742.377.362 atau 220,17% dan peningkatan beban efek pajak sebesar Rp383.323.020 atau 220,17%.
Page 13
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN a. Jumlah Aset Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Jumlah aset Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp50.486.453.642 atau 12,76% dibandingkan dengan jumlah aset yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp395.546.064.266 menjadi sebesar Rp446.032.517.908 . Peningkatan jumlah aset tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan uang muka pembelian sebesar Rp47.140.682.763 atau 1487,90% dan kas dan bank sebesar Rp3.036.541.407 atau 48,97%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Jumlah aset Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp15.881.223.310 atau 5,02% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp316.535.685.981 menjadi sebesar Rp332.416.909.291. Peningkatan jumlah aset tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya kenaikan piutang pihak berelasi sebesar Rp21.867.334.203 atau 440,74% b. Kas dan Bank Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Saldo kas dan bank Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp3.036.541.407 atau 48,97% dibandingkan dengan saldo kas dan bank yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp6.200.841.122 menjadi sebesar Rp9.237.382.529. Peningkatan kas dan bank tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan saldo deposito berjangka BCA sebesar Rp1.955.610.024 atau sebesar 100,00%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Saldo kas dan bank Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp870.786.641 atau 16,34% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp5.330.054.481 menjadi sebesar Rp6.200.841.122. Peningkatan saldo kas dan bank tersebut terutama disebabkan oleh oleh kenaikan saldo kas dan bank yang berada di bank yang merupakan hasil dari aktivitas Perseroan. c. Piutang usaha Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Piutang usaha Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp29.423.845.793 atau 19,12% dibandingkan dengan piutang usaha yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp153.916.913.817 menjadi sebesar Rp183.340.759.610. Peningkatan piutang usaha tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan kepada piutang usaha pihak berelasi, PT Selis Retail Indonesia, sebesar Rp6.369.250.513 atau sebesar 100,00%, sementara itu terdapat peningkatan nilai piutang usaha pihak ketiga, PT Kobin Bekasi Barat, sebesar Rp16.234.941.975 atau sebesar 77,02%.
Page 14
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Piutang usaha Perseroan pada yang berakhir tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp9.386.829.880 atau 6,49% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp144.530.083.937 menjadi sebesar Rp153.916.913.817. Peningkatan piutang usaha Perseroan terutama disebabkan oleh oleh kenaikan piutang pihak berelasi sebesar 440,70%. d. Persediaan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Persediaan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp25.227.022.565 atau 15,36% dibandingkan dengan persediaan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp164.212.953.572 menjadi sebesar Rp138.985.931.007. Penurunan persediaan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan saldo bahan baku berupa komponen elektronik dan persediaan barang jadi masing-masing sebesar Rp21.267.657.381 atau 29,46% dan Rp8.337.529.470 atau 10,23%, sementara itu persediaan berupa barang dalam proses dan bahan pendukung mengalami peningkatan masing-masing sebesar Rp3.184.128.781 atau 33,57% dan Rp1.194.035.505 atau 115,73%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Persediaan Perseroan pada yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp1.875.539.175 atau 1,13% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp166.088.492.747 menjadi sebesar Rp164.212.953.572. Penurunan persediaan Perseroan terutama disebabkan oleh oleh penurunan persediaan barang jadi sebesar Rp1.196.060.340 atau 1,47%. e. Pajak dibayar dimuka Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Pajak dibayar dimuka Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp151.807.783 atau 100,00% dibandingkan dengan persediaan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp0 menjadi sebesar Rp151.807.783. Penigkatan tersebut merupakan kenaikan atas saldo Pajak Pertambahan Nilai (PPN) masukan. f. Biaya dibayar dimuka Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Biaya dibayar dimuka Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp34.098.793 atau 6,91% dibandingkan dengan biaya dibayar dimuka yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp493.771.324 menjadi sebesar Rp527.870.117. Peningkatan biaya dibayar dimuka tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan asuransi dibayar dimuka sebesar Rp149.025.456 atau 227,48%. Asuransi tersebut terutama merupakan asuransi atas persediaan yang diasuransikan ke pihak ketiga, yaitu PT Asuransi Umum BCA.
Page 15
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Biaya dibayar dimuka Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp93.283.492 atau 15,89% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp587.054.816 menjadi sebesar Rp493.771.324. Penurunan biaya dibayar dimuka Perseroan terutama disebabkan oleh penurunan biaya sewa dibayar dimuka sebesar Rp37.333.337 atau 8,72% dan penurunan biaya asuransi dibayar dimuka sebesar Rp55.950.155 atau 85,41%. g. Aset Pajak tangguhan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Aset pajak tangguhan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp340.208.759 atau 14,64% dibandingkan dengan aset pajak tangguhan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp2.323.537.372 menjadi sebesar Rp1.983.8328.623. Penurunan aset pajak tangguhan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan aset pajak tangguhan di Perseroan dan JB. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Aset pajak tangguhan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp42.216.655 atau 1,85% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp2.281.320.717 menjadi sebesar Rp2.323.537.372. Peningkatan aset pajak tangguhan Perseroan terutama disebabkan oleh kenailkan aset pajak tangguhan di JB sebesar Rp13.586.312 atau 1,02%. h. Aset Tetap Setelah Dikurangi Akumulasi Penyusutan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp685.017.569 atau 1,13% dibandingkan dengan Aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp60.805.617.603 menjadi sebesar Rp61.490.635.172. Peningkatan aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan aset tetap berupa kendaraan sebesar Rp3.446.900.909 atau sebesar 34,39%, peningkatan aset tetap berupa mesin dan peralatan sebesar Rp1.213.937.340 atau sebesar 7,16% guna memenuhi kebutuhan operasional Perseroan dan entitas anak. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp3.978.688.404 atau 6,14% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp64.784.306.007 menjadi sebesar Rp60.805.617.603. Penurunan aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan Perseroan terutama disebabkan oleh kenaikan beban akumulasi penyusutan sebesar Rp4.729.328.806 atau 31,10%
Page 16
h. Jumlah Liabilitas Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Jumlah liabilitas Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp9.332.953.519 atau 4,89% dibandingkan dengan jumlah liabilitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp190.898.283.501 menjadi sebesar Rp200.231.237.020 . Peningkatan jumlah liabilitas tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan uang muka dari pelanggan, utang pembiayaan konsumen dan utang pihak berelasi masing-masing sebesar Rp8.261.490.515 atau sebesar 100,00%, Rp1.894.485.075 atau sebesar 100,00% dan Rp43.992.666.607 atau sebesar 514,35%. Sementara itu, terdapat komponen liabilitas yang mengalami penurunan terutama pada utang bank dan utang usaha pihak ketiga masing-masing sebesar Rp28.676.555.045 atau 23,90% dan Rp20.694.550.928 atau 56,16%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 jumlah liabilitas Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp14.042.745.709 atau 6,85% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp204.941.029.210 menjadi sebesar Rp190.898.283.501. Penurunan jumlah liabilitas tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya penurunan utang bank jangka pendek sebesar Rp29.707.391.687 atau 27,06% dan utang bank jangka panjang sebesar Rp19.160.238.840 atau 47,99%. i. Utang Bank Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Utang bank Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp23.886.495.335 atau 17,78% dibandingkan dengan utang bank yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp134.364.466.412 menjadi sebesar Rp110.477.971.077. Penurunan utang bank tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran fasilitas kredit investasi, installment loan dan term loan terhadap Bank BCA yang telah jatuh tempo sebesar Rp23.886.495.335. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Utang bank Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp18.884.197.673 atau 14,05% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp153.248.664.085 menjadi sebesar Rp134.364.466.412. Penurunan utang bank tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya pembayaran pokok pinjaman pada Bank BCA sebesar Rp18.377.102.744. j. Utang Usaha Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Utang usaha Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp19.583.233.295 atau 53,15% dibandingkan dengan utang usaha yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp36.848.371.834 menjadi sebesar Rp17.265.138.539. Penurunan utang usaha tersebut terutama disebabkan oleh pelunasan kewajiban utang usaha pihak berelasi terhadap, PT Juara Indonesia, sebesar Rp21.503.673.918 dan juga disbebakan oleh peningkatan atas utang usaha pihak berelasi, PT Juara Logistik Indonesia, sebesar Rp1.111.317.633.
Page 17
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Utang usaha Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp554.487.363 atau 1,48% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp37.402.859.197 menjadi sebesar Rp36.848.371.834. Penurunan utang usaha tersebut terutama disebabkan oleh terjadinya pelunasan utang usaha pihak berelasi, PT Juara Logistik Indonesia, sebesar Rp433.112.057 atau 100,00%. k. Uang Muka Pelanggan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Uang muka penjualan Grup pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp 8.261.490.515 atau 100% dibandingkan dengan utang atas uang muka pelanggan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp0 menjadi sebesar Rp8.261.490.515. Peningkatan uang muka penjualan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pemesanan pembelian sepeda listrik oleh pihak ketiga dari PT Beam Mobility Indonesia dan PT Bank Mandiri Tbk. l. Utang Pajak Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Utang pajak Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp400.188.177 atau 24,14% dibandingkan dengan utang pajak yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp1.657.506.464 menjadi sebesar Rp1.257.318.287. Penurunan utang pajak tersebut terutama disebabkan oleh penurunan utang pajak Perseroan atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp306.503.291 atau 100,00% dan atas PPh pasal 29 sebesar, namun disisi lain terdapat penurunan signifikan pada utang PPh Pasal 29 sebesar Rp527.719.085 atau 77,43%. Penurunan tersebut juga disebabkan oleh utang pajak Perusaahn Anak atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp362.684.173 atau 90,54%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Utang pajak Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp1.553.278.273 atau 48,38% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp3.210.784.737 menjadi sebesar Rp1.657.506.464. Penurunan utang pajak tersebut terutama disebabkan oleh adanya penurunan utang pajak PPh pasal 29 sebesar Rp1.699.183.924 atau 69,70%. m. Beban Akrual Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Beban akrual Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp417.739.721 atau 21,35% dibandingkan dengan beban akrual yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp1.957.078.182 menjadi sebesar Rp1.539.338.461. Penurunan beban akrual tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya bunga pinjaman sebesar Rp419.336.093, penurunan tersebut berbanding lurus dengan adanya pembayaran atas pinjaman. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Beban akrual Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar
Page 18
Rp8.660.664 atau 0,44% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp1.948.417.518 menjadi sebesar Rp1.957.078.182. Peningkatan beban akrual tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan beban akrual lain-lain sebesar Rp8.660.664 atau 0,44%., berupa gaji dan tunjangan. n. Utang Pembiayaan Konsumen Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Utang pembiayaan konsumen Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan Rp2.322.321.669 atau 1150,99% dibandingkan dengan utang pembiayaan konsumen yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp201.767.556 menjadi sebesar Rp2.524.089.225. Peningkatan/penurunan utang pembiayaan konsumen tersebut terutama disebabkan oleh penambahan utang pembiayaan pengadaan kendaraan guna memenuhi kegiatan operasional perusahaan, terutama terhadap utang pembiayaan konsumen jangka pendek dan jangka panjang PT BCA Finance, masing- masing sebesar Rp427.836.594 dan sebesar Rp2.524.089.225. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Utang pembiayaan konsumen Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar Rp398.579.328 atau 66,39% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp600.346.884 menjadi sebesar Rp201.767.556. Penurunan utang pembiayaan konsumen tersebut terutama disebabkan oleh adanya penurunan utang pembiayaan konsumen pihak ketiga, PT BCA Finance, sebesar Rp310.880.071 atau 64,34%. o. Utang Pihak Yang Berelasi Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Utang pihak yang berelasi Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp43.992.666.607 atau 514,35% dibandingkan dengan utang pihak yang berelasi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp8.553.005.017 menjadi sebesar Rp52.545.671.624. Peningkatan utang tersebut digunakan untuk kebutuhan modal kerja dalam menjalankan kegiatan operasional dan pembayaran utang bank BCA. sebagaimana termaktub pada No.001/IV/19/TKH tanggal 15 April 2019 sebagaimana telah di addendum dengan No.001/X/2022/TKH tanggal 31 Oktober 2022. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Utang pihak yang berelasi Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp7.277.863.386 atau 570,75% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp1.275.141.631 menjadi sebesar Rp8.553.005.017. Peningkatan utang pihak yang berelasi tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan utang berelasi kepada pemegang saham, Tn. Tjoa King Hoa, untuk modal kerja Perseroan. p. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Liabilitas imbalan kerja karyawan Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp1.077.158.744 atau 14,72% dibandingkan dengan utang liabilitas imbalan kerja karyawan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp7.316.088.036 menjadi sebesar Rp6.238.929.292. Peningkatan liabilitas imbalan kerja karyawan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan liabilitas imbalan kerja pada JB.
Page 19
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Liabilitas imbalan kerja karyawan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp263.040.435 atau 3,73% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp7.053.047.601 menjadi sebesar Rp7.316.088.036. Peningkatan liabilitas imbalan kerja karyawan tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada kewajiban liabilitas imbalan kerja karyawan pada awal periode sebesar Rp2.001.414.926 atau 39,62%. q. Posisi Ekuitas Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 Posisi ekuitas Perseroan pada periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp41.153.500.123 atau 20,11%% dibandingkan dengan posisi ekuitas yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, atau dari sebesar Rp204.647.780.765 menjadi sebesar Rp245.801.280.888. Peningkatan posisi ekuitas tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada saldo laba sebesar Rp41.863.332.292 atau 67,27%. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Posisi ekuitas Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp25.987.497.271 atau 14,55% dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, atau dari sebesar Rp178.660.283.494 menjadi sebesar Rp204.647.780.765. Peningkatan posisi ekuitas tersebut terutama disebabkan oleh adanya peningkatan pada saldo laba sebesar Rp25.183.425.055 atau 67,98%. ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Sumber dan Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus kas dari aktivitas operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020 Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar negatif Rp13.948.417.309. Adapun ini disebabkan dari transaksi pembayaran kas kepada pemasok sebesar Rp438.905.561.669, pembayaran kas untuk beban usaha sebesar Rp11.147.956.277 , pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp16.637.577.522 , pembayaran bunga pinjaman sebesar Rp11.893.332.126 , dan pembayaran untuk pajak sebesar Rp11.946.446.939 . Pengeluaran tersebut diimbangi dengan kas yang diperoleh dari penerimaan pelanggan sebesar Rp465.520.046.778 dan penerimaan kegiatan usaha lainnya sebesar Rp11.062.410.446. Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp13.828.108.216. Adapun ini disebabkan dari transaksi pembayaran kas kepada pemasok sebesar Rp376.483.938.736, pembayaran kas untuk beban usaha sebesar Rp8.619.407.947, pembayaran kepada karyawan sebesar Rp17.004.007.501, pembayaran bunga pinjaman sebesar Rp14.320.892.277, pembayaran untuk pajak sebesar Rp9.206.438.294. Pengeluaran tersebut diimbangi dengan kas yang diperoleh dari penerimaan pelanggan sebesar Rp438.905.573.840 dan penerimaan kegiatan usaha lainnya sebesar Rp486.072.583. Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar negatif Rp14.596.625.034. Adapun ini disebabkan dari transaksi pembayaran kas kepada pemasok sebesar Rp366.133.945.109, pembayaran kas untuk beban usaha sebesar Rp10.797.054.695, pembayaran kepada karyawan sebesar Rp18.727.699.778, pembayaran bunga pinjaman sebesar Rp15.073.831.259, pembayaran untuk pajak sebesar Rp6.183.432.958 dan pembayaran kegiatan usaha lainnya sebesar Rp245.075.958. Pengeluaran tersebut diimbangi dengan kas yang diperoleh dari penerimaan pelanggan sebesar Rp402.564.414.723.
Page 20
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Sumber dan Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus kas dari aktivitas investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022,
31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020
Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022 sebesar negatif Rp2.765.814.219. Arus kas digunakan untuk aktivitas investasi terutama adalah untuk
perolehan aset tetap sebesar Rp 3.172.452.845 dan untuk investasi jangka pendek sbesar Rp5.854.945.
Pengeluaran kas tersebut juga diimbangi dengan penerimaan kas dari penjualan atas aset, masing-masing
sebesar Rp412.493.571
Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 sebesar Rp750.640.402. Arus kas digunakan untuk aktivitas investasi adalah untuk perolehan aset tetap
sebesar Rp750.640.402.
Arus Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 sebesar Rp1.410.922.446. Arus kas digunakan untuk aktivitas investasi adalah untuk perolehan aset
tetap sebesar Rp1.474.558.810 dan penerimaan kas dari aktivitas investasi diperoleh dari hasil penjualan aset
tetap sebesar Rp63.636.364.
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Sumber dan Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus kas dari aktivitas pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022,
31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020
Arus Kas bersih diperoleh dari Aktivitas Pendanaan untuk periode tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 sebesar R19.750.772.935 . Arus kas yang diperoleh berasal dari penerimaan kas dari
pinjaman bank sebesar Rp348.857.049.777, penerimaan utang dari pihak berelasi sebesar
Rp74.442.666.607. Sedangkan arus kas digunakan untuk pembayaran pinjaman bank sebesar Rp
372.743.545.112 dan pembayaran sewa pembiayaan sebesar Rp355.398.337.
Arus Kas bersih diperoleh dari Aktivitas Pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 sebesar negatif Rp12.206.681.172. Arus kas yang diperoleh berasal dari penerimaan kas dari pinjaman
bank sebesar Rp18.377.102.744, penerimaan piutang dari pihak berelasi sebesar Rp7.277.863.386.
Sedangkan arus kas digunakan untuk pembayaran pinjaman bank sebesar Rp37.261.300.417 dan
pembayaran sewa pembiayaan sebesar Rp600.346.885.
Arus Kas bersih diperoleh dari Aktivitas Pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 sebesar Rp16.693.884.812. Arus kas yang diperoleh berasal dari penerimaan kas dari pinjaman bank
sebesar Rp46.390.843.661 dan penerimaan piutang dari pihak berelasi sebesar Rp935.613.437. Sedangkan
arus kas digunakan untuk pembayaran dividen sebesar Rp1.500.000.000, pembayaran pinjaman bank
sebesar Rp6.853.419.976, pembayaran pinjaman pihak berelasi sebesar Rp10.808.983.655, pembayaran
sewa pembiayaan sebesar Rp1.470.168.655 dan pembayaran pinjaman lain-lain sebesar Rp10.000.000.000.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN
Riwayat Singkat Perseroan
PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (“Perseroan”) didirikan dengan nama PT Gaya Abadi Sempurna, suatu
Perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, berkedudukan di
Kabupaten Tangerang, didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas Nomor 155 tertanggal 26
September 1996, yang dibuat di hadapan Soekaimi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. C2-20.570 HT.01.01-TH.98, tanggal 16
Page 21
Oktober 1998. (“Akta Pendirian”).
Struktur permodalan dan komposisi susunan pemegang saham Perseroan pada saat pendirian adalah
sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100.000,- per Saham
Jumlah Nilai Persentase
Keterangan
Jumlah Saham Nominal Saham Kepemilikan
(Rp) %
Modal Dasar 1.000 100.000.000
Modal Ditempatkan Ditempatkan dan Disetor Penuh:
1. Ny. Lau Ling Ngin 270 27.000.000 90,00
2. Teddy Hartono Husein 30 3.000.000 10,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 300 30.000.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 700 70.000.000
Pada tahun 2019, Perseroan mengubah status dan nama perusahaannya yang semula berstatus Perseroan
tertutup Perseroan terbuka dengan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan, sebagaimana
termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.11 tanggal 21 Juni 2019 yang dibuat dihadapan Rahayu Ningsih
S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapat persetujuan dari Menkumham berdasarkan keputusannya Nomor
AHU-0032560.AH.01.02 Tahun 2019 tanggal 24 Juni 2019, dan telah diberitahukan kepada Menkumham
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0289739 dan
No. AHU-AH.01.03-0289740 tanggal 24 Juni 2019 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan dengan
Nomor AHU-0097345.AH.01.11. Tahun 2019 tanggal 24 Juni 2019, untuk selanjutnya disebut dengan (“Akta
No.11/2019”).
Akta pendirian Perseroan yang didalamnya memuat Anggaran Dasar Perseroan diubah terakhir kali dengan
perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan adalah sebagaimana dimuat dalam Pernyataan Keputusan
Rapat PT Gaya Abadi Sempurna Tbk No. 19 tanggal 4 Maret 2021 dibuat Satria Amiputra A., S.E., S.Ak.,
S.H., M.E., MAk., M.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Menkumham berdasarkan
Surat Keputusan No.AHU-0020706.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 5 April 2021 dan didaftarkan dalam Daftar
Perseroan Nomor. AHU-0062329.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 5 April 2021 (“Akta No. 19/2021”).
Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang:
a) Industri Pengolahan;
b) Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha
sebagai berikut:
1. Industri Televisi Dan/Atau Perakitan Televisi, mencakup pembuatan televisi, seperti pesawat penerima
televisi dan kombinasi, monitor televisi dan pertunjukan. Termasuk perakitan televisi.
2. Industri Motor Listrik, mencakup usaha pembuatan motor listrik dan komponen/bagiannya, seperti motor
AC, motor DC, stator, rotor, brush dan commutator , kecuali mesin pembakaran dalam untuk menyalakan
motor .
3. Industri Peralatan Listrik Rumah Tangga, mencakup pembuatan selimut listrik, penghisap debu (vacuum
cleaners), pengkilat lantai (floor polishers), tempat sampah listrik, peralatan untuk mengolah dan
mempersiapkan makanan (grinders, blenders, pernbuka kaleng, juicers, dan sebagainya) dan peralatan
listrik Iainnya seperti sikat gigi Iistrik, alat-alat cukur listrik dan alat-alat perawatan tubuh listrik Iainnya,
pengasah pisau listrik dan sebagainya. Termasuk kulkas (refrigerator), mesin pencuci piring, mesin
pencuci dan pengering pakaian, unit pembuangan/tempat sampah dan kap ventilasi. Pembuatan mesin
cuci, mesin pengering dan sejenisnya dalam bentuk yang besar atau untuk kepentingan niaga
dimasukkan dalam kelompok 28262. Pembuatan mesin jahit baik untuk keperluan rumah tangga maupun
tidak dimasukkan dalam kelompok 28262.
Page 22
4. Industri Peralatan Elektrotermal Rumah Tangga, mencakup pembuatan kompor (misalnya oven,
microwave oven, cookers, hot plates, toasters, pembuat kopi dan teh, frypans, roasters, penggorengan
dan pemanggang listrik dan hoods dan sebagainya), alat pemanas dan alat masak dengan menggunakan
arus listrik, kipas angin dan pemanas ruangan. Termasuk industri peralatan elektrotermal rumah tangga,
seperti alat pemanas air listrik, selimut listrik, alat listrik untuk perawatan rambut (pengering, sisir, sikat,
pengeriting), setrika listrik, alat resistor pemanas listrik dan Iain-Iain.
5. Industri Peralatan Listrik Lainnya, mencakup pembuatan dinamo lampu sepeda, dinamo magnetik, busi,
alat-alat peringatan suara (sirine, klakson, alarm, bel, dan sebagainya) , peralatan sinyal listrik seperti
alat-alat pengatur Ialu-lintas jaIan raya, jalan kereta api, di pelabuhan laut dan udara dan sinyal untuk
pejaIan kaki, berbagai peralatan listrik dan elektronik yang tidak termasuk kelompok manapun, seperti
charger (pengisi) baterai padat, alat pembuka dan penutup pintu listrik, mesin pembersih ultrasonik
(kecuali untuk laboratorium, dokter gigi) , penyamak kasur (tanning beds), peralatan solid state inverter,
peralatan rektifikasi, fuel cells, penyuplai daya teregulasi dan tidak teregulasi, UPS (uninterruptible power
supllies) , supresor gelombang (kecuali untuk distribusi level voltase), kabel peralatan, kabel sambungan,
perangkat kabel listrik Iainnya yang berpenyekat dan berkonektor, karbon dan grafit elektroda, kontak
dan produk karbon dan grafit listrik Iainnya, akselerator partikel, kapasitor, resistor , kondenser listrik dan
komponen sejenisnya, elektromagnet, papan skor listrik, reklame listrik, insulator (penyekat) listrik
(kecuali penyekat kaca atau porselen) , peralatan patri dan solder listrik, besi solder tangan dan
pembuatan peralatan modul fotovoltaik (panel surya). Termasuk usaha pembuatan komponen dan
perlengkapannya.
6. Industri Peralatan Audio Dan Video Elektronik Lainnya, mencakup pembuatan peralatan elektronika
untuk rumah tangga, seþerti mikrofon, loudspeaker, headphone, amplifier dan sebagainya. Termasuk
industri mesin karaoke, headphone (radio, stereo, komputer) dan console video game dan Iainnya.
7. Industri Bola Lampu Pijar, Lampu Penerangan Terpusat Dan lampu Ultra Violet, Kelompok ini mencakup
usaha pembuatan macam-macam Iampu pijar untuk penerangan, seperti bohlam tidak termasuk fitting
dan perlengkapannya, penerangan fotografi (flash bulbs) dan penerangan untuk panggung/lampu sorot
(spot light). Termasuk lampu ultraviolet dan infrared, lampu senter, penerangan pada alat-alat
kedokteran. Usaha pembuatan peralatan penerangan pada sepeda dan kendaraan bermotor dimasukkan
pada kelompok 27403.
8. Industri Sepeda Motor Roda Dua Dan Tiga, Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan
secara lengkap dari macam-macam kendaraan bermotor roda dua dan tiga, seperti sepeda motor,
moped, skuter, bemo, a side-cars dan sejenisnya. Termasuk sepeda yang dilengkapi motor.
9. Industri Komponen Dan Perlengkapan Sepeda Motor Roda Dua dan Tiga, Kelompok ini mencakup usaha
pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan tiga, seperti motor
pembakaran daIam, suspensi dan knalpot.
10. Perdagangan Besar Peralatan dan Perlengkapan Rumah Tangga, mencakup usaha perdagangan besar
peralatan dan perlengkapan rumah tangga, seperti perabot rumah tangga (furniture) , peralatan dapur
dan memasak, lampu dan perlengkapannya, elektronik konsumen seperti radio, televisi, perekam dan
pemutar CD dan DVD, perlengkapan stereo, konsol video game; alat penerangan, bermacam peralatan
makan minum porselen dan gelas, peralatan sendok, pisau, garpu, peralatan dari kayu, barang dari
anyaman dan barang dari gabus, wallpaper, karpet dan sebagainnya.
11. perdagangan Besar Alat Olahraga, mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat olahraga
(termasuk sepeda dan bagian-bagiannya serta aksesorinya).
12. Perdagangan Besar Suku Cadang Elektronik, mencakup usaha perdagangan besar katup dan tabung
elektronik, peralatan semi konduktor, mikrochip dan IC dan PCB.
13. Perdagangan Besar Alat Permainan Dan Mainan Anak-Anak, mencakup usaha perdagangan besar
berbagai alat permainan dan mainan anak-anak.
14. Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi, mencakup usaha perdagangan besar peralatan
Page 23
telekomunikasi, seperti perlengkapan telepon dan komunikasi.
15. Perdagangan Besar Mesin Kantor Dan Industri, Suku Cadang Dan Perlengkapannya. mencakup usaha
perdagangan besar mesin industri dan mesin kantor kecuali komputer, serta perlengkapannya, seperti
mesin penggerak mula, turbin, mesin pengolahan kayu dan logam, macam-macam mesin untuk industri
dan untuk keperluan kantor, mesin pembangkit listrik dan mesin untuk keperluan rumah tangga.
Termasuk perdagangan besar robot-robot produksi, mesin-mesin Iain yang tidak termasuk dalam Iainnya
untuk keperluan industri , perdagangan dan navigasi serta jasa Iainnya dan mesin yang dikendalikan
komputer üntuk industri tekstil serta mesin jahit dan rajut yang dikendalikan komputer.
16. Perdagangan Besar Mesin, Peralatan Dan Perlengkapan lainnya, mencakup usaha perdagangan besar
mesin dan peralatan serta perlengkapan yang belum diklasifikasikan dalam kelompok 46591 sampai
dengan 46594, seperti perdagangan besar furnitur kantor, kabel dan sakelar serta instalasi peralatan Iain
untuk keperluan industri, perkakas mesin berbagai jenis dan untuk berbagai bahan, perkakas mesin yang
dikendalikan computer dan peralatan dan perlengkapan pengukuran.
Perkembangan Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan
Struktur permodalan Perseroan adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Penyertaan Keputusan Sirkuler
Direksi Perseroan Terbatas Perseroan Nomor 13 tanggal 20 Desember 2019, yang dibuat di hadapan Rahayu
Ningsih, S.h., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah: (i) telah diberitahukan, diterima dan
dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”) sebagaimana dinyatakan
dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Nomor: AHU-AH.01.03-
0376293 tanggal 20 Desember 2019; (ii) telah diberitahukan, diterima dan dicatat dalam database Sistem
Administrasi Badan Hukum Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Kemenkumham sebagaimana
dinyatakan dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Nomor: AHU-AH.01.03-
0376294 tertanggal 20 Desember 2019; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor AHU-
0247328.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 20 Desember 2019. (“Akta No.13/2019”). Struktur permodalan
Perseroan berdasarkan Akta No. 13/2019 adalah sebagai berikut:
Modal Dasar : Rp 300.000.000.000,- terbagi atas 6.000.000.000 saham masing-masing
Saham dengan nilai nominal Rp50,-
Modal Ditempatkan : Rp 100.000.000.000,- terbagi atas 2.000.000.000 saham masing-masing
Saham dengan nilai nominal Rp50,-
Modal Disetor : Rp 100.000.000.000,- terbagi atas 2.000.000.000 saham masing-masing
Saham dengan nilai nominal Rp50,-
Struktur permodalan Perseroan pada tanggal Prospektus ini, dan dengan susunan pemegang saham
Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 31 Januari 2023 yang diterbitkan oleh PT Adimitra Jasa
Korpora selaku BAE Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal
Rp50,- per saham
Keterangan Persentase
Jumlah Saham Jumlah Nilai
(%)
(lembar) Nominal (Rp,-)
Modal Dasar
Jumlah Modal Dasar 6.000.000.000 300.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. Selis Investama Indonesia 1.125.000.000 56.250.000.000 56,25
2. Tjoa King Hoa 75.000.000 3.750.000,000 3,75
3. Masyarakat *) 800.000.000 40.000.000.000 40,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 2.000.000.000 100.000.000.000 100,00
Jumlah Saham Dalam Portepel 4.000.000.000 200.000.000.000
*) Kepemilikan masing-masing dibawah 5%.
Page 24
Pengurusan Dan Pengawasan Perseroan
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tjoa King Hoa
Komisaris Independen : Budi Setiyadi
Direksi
Direktur Utama : Edi Hanafiah Kwanto
Direktur : Wilson alias Wilson Teoh
Direktur : Wilson alias Wilson Ng
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagaimana diuraikan di atas dimuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 27 tanggal 22 Juli 2022 dibuat
dihadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta.
Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas masing-masing telah sesuai
dengan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik.
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam PMHEMTD I ini adalah sebagai berikut:
Akuntan Publik : KAP Suganda Akni Suhri & Rekan
Konsultan Hukum : Fahmy Hoessein & Partners
Notaris : Rudy Siswanto, SH.,
Biro Administrasi Efek : PT. Adimitra Jasa Korpora
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
1. Pemesan Yang Berhak
Para Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan berhak untuk mengajukan pemesanan
Saham HMETD dalam rangka PMHMETD I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang dengan rasio
sebagai berikut: 1 (satu) Saham Lama Perseroan akan memperoleh 1 (satu) HMETD dimana setiap 1 (satu)
HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per
saham dan dengan Harga Pelaksanaan Rp168,- (seratus enam puluh delapan Rupiah).
Pemesan yang berhak untuk melakukan pembelian saham baru adalah:
a. Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam Sertifikat HMETD atau yang memperoleh
HMETD secara sah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
b. Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode
perdagangan HMETD.
Pemesan dapat terdiri atas perorangan, warga negara Indonesia dan/atau asing dan/atau lembaga dan/atau
badan hukum/badan usaha baik Indonesia/asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan
pelaksanaannya.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak, maka para
pemegang saham yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya
untuk memperoleh HMETD dan belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan
untuk mendaftar di BAE sebelum batas akhir pendaftaran pemegang saham yaitu tanggal
11 Juli 2023.
Untuk mengurangi interaksi sosial, menjaga jarak fisik (physical distancing) dan menghindari keramaian untuk
meminimalisir penyebaran dan penularan virus corona (covid-19), BAE akan mengarahkan para pemegang
saham yang sahamnya masih dalam bentuk surat kolektif saham (warkat) dapat menghubungi BAE untuk
diberikan pengarahan cara mengkonversi HMETD kedalam sub rekening efek yang dapat dibuka di
perusahaan efek dan atau bank kustodian yang merupakan partisipan dari KSEI. Sehingga pelaksanaan
HMETD dapat dilakukan melalui sistem KSEI.
Page 25
2. Distribusi Sertifikat Bukti HMETD
Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik ke dalam rekening efek di KSEI melalui rekening efek Anggota Bursa
dan/atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa setelah tanggal
pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 12 Juli 2023. Prospektus dan petunjuk
pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui KSEI yang dapat diperoleh oleh pemegang saham
Perseroan dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.
Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukan dalam Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan Sertifikat Bukti HMETD atas nama pemegang saham, yang dapat diambil oleh pemegang saham
yang berhak atau kuasanya di BAE pada setiap Hari Kerja dan jam kerja mulai tanggal 12 Juli 2023 dengan
membawa:
a. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi pemegang saham perorangan) dan fotokopi anggaran
dasar serta lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus (bagi pemegang saham badan
hukum/lembaga). Pemegang saham juga wajib menunjukkan asli dari fotokopi tersebut.
b. Asli surat kuasa (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilengkapi fotokopi
identitas diri lainnya yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas
pemberi dan penerima kuasa wajib diperlihatkan).
3. Prosedur Pendaftaran/Pelaksanaan HMETD
A. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif
1) Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank
Kustodian dan membayar Harga Pelaksanaan HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening
yang khusus ditunjuk oleh KSEI;
2) Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh
Anggota Bursa atau Bank Kustodian kepada KSEI, maka:
a. KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub rekening pemegang HMETD yang
memberikan instruksi pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan
fasilitas C-BEST;
b. Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk
oleh KSEI, KSEI akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari
rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI tersebut ke rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan
pada hari yang kerja berikutnya.
3) 1 (satu) Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD, KSEI akan
menyampaikan kepada BAE, dokumen sebagai berikut:
a. Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI, berikut rincian data pemegang
HMETD (nomor identitas, nama, alamat, status kewarganegaraan dan domisili) pemegang
HMETD yang melakukan pelaksanaan HMETD;
b. Surat atau bukti pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD yang dilakukan oleh KSEI,
dari rekening bank yang ditunjuk KSEI ke dalam rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan;
c. Instruksi untuk mendapatkan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD ke dalam
rekening khusus yang telah disediakan oleh KSEI.
4) Segera setelah BAE menerima dokumen-dokumen dari KSEI sebagaimana dimaksud dalam butir
A.3 di atas, BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi
pelaksanaan HMETD, bukti pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening
bank khusus berdasarkan data pada rekening bank khusus, serta instruksi untuk mendepositokan
sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD.
5) Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari
KSEI dan uang Harga Pelaksanaan HMETD telah dibayar penuh (in good funds) di rekening bank
khusus, BAE akan menerbitkan/mendepositokan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD
ke dalam rekening khusus yang telah disiapkan KSEI, dan KSEI akan langsung mendistribusikan
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dengan menggunakan fasilitas CBEST. Selanjutnya,
setelah melakukan pendistribusian Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD tersebut maka KSEI
akan memberikan laporan hasil distribusi Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD tersebut kepada
Perseroan dan BAE.
Page 26
B. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif
1) Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor pusat BAE.
2) Pemegang HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif yang akan melakukan pelaksanaan
HMETD harus membayar Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening bank khusus serta
menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
b. Asli bukti pembayaran Harga Pelaksanaan HMETD;
c. Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang HMETD (perorangan) yang akan
melakukan pelaksanaan HMETD (Kartu Tanda Penduduk (”KTP”)/paspor/Kartu Izin Tinggal
Terbatas (”KITAS”); atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran susunan terakhir anggota
Direksi/pengurus dari pemegang HMETD (lembaga/badan hukum) yang akan melakukan
pelaksanaan HMETD;
d. Asli surat kuasa, jika pelaksanaan HMETD dilakukan oleh pemegang HMETD melalui kuasanya
dan dilampirkan fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemberi dan penerima kuasa
(KTP/paspor/KITAS);
e. Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dimasukkan
dalam Penitipan Kolektif, maka permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE harus diajukan
melalui Anggota Bursa atau Bank Kustodian yang ditunjuk dengan menyerahkan dokumen
tambahan berupa: - Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank
Kustodian untuk mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan
Efek atas Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI atas nama
pemberi kuasa; - Asli formulir penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan
ditandatangani dengan lengkap.
3) BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung untuk pelaksanaan HMETD
sebagaimana dimaksud dalam butir B.2 di atas.
4) Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima oleh BAE
dan uang Harga Pelaksanaan HMETD telah dibayar penuh (in good funds) ke dalam rekening bank
yang ditunjuk oleh Perseroan, BAE akan menerbitkan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD
dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham (”SKS”), jika pemegang Sertifikat Bukti HMETD tidak
menginginkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dimasukkan ke dalam Penitipan Kolektif.
4. Pemesanan Saham Tambahan
Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD yang terakhir yang
namanya tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI
dapat memesan saham tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan
pembelian saham tambahan dan/atau FPPS Tambahan yang telah disediakan dan menyerahkan kepada
BAE paling lambat hari terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal
27 Juli 2023.
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk
mengajukan permohonan pemesanan pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek
atas saham hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan
sehubungan dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas nama pemberi kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan
lampiran susunan Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
bank tempat menyetorkan pembayaran;
e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara
lengkap untuk keperluan pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang
telah didistribusikan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai
atas nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI
yang telah melaksanakan haknya melalui sistem C-Best);
b. Asli formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian
Saham Hasil Pelaksanaan HMETD oleh BAE;
Page 27
c. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
bank tempat menyetorkan pembayaran.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil
penjatahannya tetap dalam bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan
menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan
dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan
lampiran susunan Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
bank tempat menyetorkan pembayaran.
Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut harus telah diterima pada rekening bank Perseroan
selambat-lambatnya pada tanggal 31 Juli 2023 dalam keadaan tersedia (in good funds). Pemesanan yang
tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan
pemesanan.
5. Penjatahan Atas Pemesanan Saham Tambahan dalam PMHMETD I
Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 01 Agustus 2023 dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah
seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan
akan dipenuhi;
b. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah
seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan
pemesanan saham tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional sesuai dengan
tambahan pemesanan dari HMETD yang dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang
meminta pemesanan saham tambahan.
Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajiban dari
pelaksanaan penjatahan saham dalam PMHMETD I ini sesuai dengan POJK No. 14/2019 dan berpedoman
pada Peraturan No. VIII.G.12 paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal penjatahan berakhir.
6. Persyaratan Pembayaran Bagi Para Pemegang SBHMETD (Di luar Penitipan Kolektif KSEI) Dan
Pemesanan Saham HMETD Tambahan
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I bagi pemegang HMETD yang
permohonan pemesanannya diajukan langsung kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh (in good funds)
dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara tunai/cek/bilyet giro/
pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS tambahan dan
pembayaran harus ditransfer ke rekening bank Perseroan (“Bank Perseroan”) sebagai berikut:
Bank BCA
Cabang Kedoya Baru
No. Rekening : 309 018 2233
Atas nama : PT Gaya Abadi Sempurna Tbk
Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan cek
atau wesel bank tersebut ditolak oleh bank yang bersangkutan, maka pemesanan pembelian Saham HMETD
dianggap batal. Bila pembayaran dilakukan dengan cek/pemindahbukuan/bilyet giro, maka tanggal
pembayaran dihitung berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/bilyet giro yang dananya telah
diterima baik (in good funds) di rekening Bank Perseroan tersebut di atas.
Untuk pemesanan pembelian Saham HMETD tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang
mana pembayaran tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Bank Perseroan
tersebut di atas paling lambat tanggal 31 Juli 2023 .
Page 28
Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham dalam rangka PMHMETD I ini menjadi
beban pemesan. Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Perseroan melalui BAE Perseroan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Saham HMETD akan
menyerahkan bukti tanda terima pemesanan saham yang telah dicap dan ditandatangani kepada pemesan
sebagai tanda bukti pemesanan pembelian Saham HMETD untuk kemudian dijadikan salah satu bukti pada
saat mengambil Saham HMETD. Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI akan mendapat
konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD (exercise) dari C-BEST di KSEI melalui Pemegang
Rekening di KSEI.
8. Pembatalan Pemesanan Saham
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham dalam PMHMETD I, baik sebagian atau secara
keseluruhan dengan memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan
pemesanan Saham dalam PMHMETD I akan disampaikan dengan surat pemberitahuan penjatahan dan
pengembalian uang pemesanan kepada anggota bursa/bank kustodian/pemegang saham dalam bentuk
warkat.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham HMETD antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan
Saham HMETD yang tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus;
b. Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran;
c. Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.
Dalam hal terdapat pihak-pihak yang walaupun tidak diperbolehkan untuk melaksanakan HMETD karena
pelaksanaan HMETD ke saham dilarang oleh hukum yang berlaku tetapi tetap melakukan pemesanan Saham
HMETD dan melakukan pembayaran uang pemesanan, maka Perseroan berhak untuk memperlakukan
HMETD tersebut atau dokumentasi HMETD lain yang disampaikan orang pihak tersebut dalam pemesanan
saham baru tidak sah dan mengembalikan seluruh uang pemesanan yang telah dibayarkan tersebut dalam
mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh
Perseroan akan dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan. Pengembalian
uang yang dilakukan sampai dengan tanggal tersebut tidak akan disertai bunga.
9. Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan Saham berdasarkan pesanan saham
tambahan atau dalam hal terjadi pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan
sebagian atau seluruh uang pemesanan tersebut dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening
bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan pada tanggal 03 Agustus
2023 atau selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan. Pengembalian uang yang
dilakukan sampai dengan tanggal 03 Agustus 2023 tidak akan disertai bunga.
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang melebihi 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal Penjatahan,
jumlah uang yang dikembalikan akan disertai denda yang diperhitungkan mulai Hari Kerja ke-3 (tiga) setelah
tanggal Penjatahan sampai dengan tanggal pengembalian uang yang dihitung berdasarkan tingkat suku
bunga rata-rata deposito jangka waktu 1 (satu) bulan pada Bank dimana dana tersebut ditempatkan.
Perseroan tidak dikenakan denda atas keterlambatan pengembalian uang pemesanan saham apabila
keterlambatan tersebut disebabkan oleh kesalahan pemesan pada saat mencantumkan nama bank dan
nomor rekening bank.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang melaksanakan haknya melalui KSEI
pengembalian uang pemesanan akan dilakukan oleh KSEI.
10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD
Saham hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui
KSEI akan dikreditkan pada rekening efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD
diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.
Page 29
Saham hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD
sesuai haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambatnya 2 (dua) Hari Kerja
setelah permohonan diterima oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di
rekening bank Perseroan.
Adapun saham hasil penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan tersedia untuk diambil SKS-nya atau
akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif KSEI selambat-selambatnya 2 (dua)
Hari Bursa setelah tanggal penjatahan. SKS baru hasil pelaksanaan HMETD dapat diambil pada setiap hari
kerja (Senin-Jumat, pukul 09.00–15.00 WIB). Pengambilan dilakukan di kantor BAE dengan menyerahkan
dokumen:
a. Asli KTP/paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan);
b. Fotokopi Anggaran Dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan Direksi/Dewan Komisaris atau
pengurus yang masih berlaku;
c. Asli surat kuasa sah (bagi lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermaterai
Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/paspor/KITAS dari pemberi dan
penerima kuasa;
d. Asli bukti tanda terima pemesanan saham.
11. Alokasi Sisa Saham yang Tidak Diambil Oleh Pemegang HMETD
Jika saham-saham yang ditawarkan dalam HMETD ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang
HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang telah melaksanakan
haknya dan telah melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam HMETD,
secara proposional sesuai dengan Sertifikat Bukti HMETD yang telah dilaksanakan. Bilamana setelah
dialokasikan masih terdapat sisa saham dalam PMHMETD I ini maka saham-saham tersebut tidak akan
dikeluarkan dari dalam portepel.
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM
Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui situs web Bursa
Efek Indonesia www.idx.co.id dan situs web Perseroan http://www.gaya-slis.com.
a. Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-
masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS
PMHMETD I, yaitu tanggal 12 Juli 2023. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan tersedia di BAE
Perseroan.
b. Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI,
Perseroan akan menerbitkan SBHMETD atas nama pemegang saham dan dapat mengambil SBHMETD,
Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya mulai tanggal 13 Juli 2023 dengan menunjukkan asli
kartu tanda pengenal yang sah (KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopinya serta asli Surat
Kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan:
PT Adimitra Jasa Korpora
Kirana Boutique Office,
Jl. Kirana Avenue III Blok F3 No. 5, Kelapa Gading-Jakarta Utara 14250
Telp. 021 – 29745222
Fax. 021 – 29289961
Email : opr@adimitra-jk.co.id
Informasi mengenai PMHMETD I ini akan diiklankan pada website Bursa Efek Indonesia dan website
Perseroan.
Page 30
INFORMASI TAMBAHAN
Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas dari Prospektus ini atau apabila pemegang saham menginginkan
tambahan informasi sehubungan dengan PMHMETD I ini, para pemegang saham dipersilahkan untuk
menghubungi:
PT Gaya Abadi Sempurna Tbk.
Jl. Raya Serang KM 14,2 No. 8, Kp. Pengkolan,
Kelurahan Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Telp: (021) 45867333
Website: http://www.gaya-slis.com
Email: corporate@gaya-slis.com
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.